03 Mei 2016

Guru SD Ditemukan Tewas di Apartemen Taman Kemayoran Condominium, Diduga Lompat dari Lantai 11

Selasa, 3 Mei 2016 12:09 WIB
PUSKOMINFO - Seorang perempuan berinisial AJA, 22 tahun, ditemukan tewas di Apartemen Taman Kemayoran Condominium (TKC), lantai satu tower 3 yang merupakan di tempat tinggalnya tersebut.

"Ya betul, ditemukan tewas pagi tadi sekira pukul 06.30 WIB," kata Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Suyatno, Selasa (2/5/2016).

Sementara itu, Kapolsek Metro Kemayoran Kompol Adri menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan yang tengah berkeliling di apartemen tersebut. Kemudian, petugas menemukan korban sudah tergeletak tak bernyawa di sana.

"Melihat hasil temuan itu, lantas mereka telefon ke Polsek Metro Kemayoran. Hingga saat ini, kita masih lakukan penyelidikan. Dugaan sementara, korban bunuh diri, tapi belum tahu apa penyebabnya," kata Kapolsek saat dihubungi.

Dari informasi yang dihimpun, AJA tinggal bersama dengan orangtuanya. AJA merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang bergama Hindu. "Dari keterangan sementara, profesi korban guru Sekolah Dasar (SD). Korban diduga melompat dari lantai 11," pungkas Kapolsek.

Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) guna pemeriksaan lebih lanjut.

Mulai Hari Ini Polres Kabupaten Tangerang Resmi di Bawah Wilayah Hukum Polda Banten

Selasa, 3 Mei 2016 11:26 WIB
PUSKOMINFO - Pagi ini dilaksanakan upacara serah terima Polres Kabupaten Tangerang dari Polda Metro Jaya ke Polda Banten. Upacara serah terima ini menandakan resminya wilayah hukum Polresta Tangerang akan beralih ke Polda Banten.

Upacara penandatanganan serah terima ini berlangsung di Lapangan Polresta Tangerang di Jl KH Abdul Hamid Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa (3/5/2016).

Hadir dalam acara ini Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto dan Kapolda Banten Brigjen Pol Dofiri, Walikota Tangerang Selatan Airin Rahmi Diany, dan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto dalam amanatnya mengatakan, seiring perkembangan situasi dan daerah demi kelancaran tugas Polri maka dikelurakan Keputusan Kapolri No 75 tanggal 26 Januari 2016 tentang Perubahan Daerah Hukum Kepolisian Daerah Metro Jaya.

Polresta Tangerang yang tadinya memiliki 17 polsek, setelah gabung ke Polda Banten kini tinggal 10 polsek. Semua aset yang ada diwilayah hukum Polresta Tangerang akan masuk dan menjadi tanggung jawab Polda Banten, termasuk pembayaran gaji anggotanya.

Kapolda mengatakan, dengan bergabungnya Polresta Tangerang ke Polda Banten, diharapkan seluruhnya bisa menyesuaikan.

"Saya berharap agar semua bisa menyesuaikan, soal aset dan juga pembayaran gaji. Saya minta agar Polda Banten tidak telat dalam pembayaran gaji anggotanya," ujar Kapolda, Selasa (3/5/2016).

Ditambahkan Kapolda Metro Jaya, bahwa mulai saat ini termasuk keuangan sudah menjadi tanggung jawab Polda Banten. "Bulan Mei ini gaji yang diterima anggota Polresta Tangerang akan diberikan dari Polda Banten," tegasnya kembali.

Kapolda pun berpesan kepada mantan anak buahnya untuk tetap semangat bertugas walau tidak menjadi bagian Polda Metro Jaya lagi. Karena masih dalam ruang lingkup Polri maka harus melaksanakan tugas sesuai aturan yang berlaku.

"Tetap bertugas dengan semangat dan jangan berkecil hati. Karena kita melaksanakan tugas untuk RI. Laksanakan tugas sesuai prosedural. Polisi harus mampu menjadi konsultan yang solutif dan anti KKN," ujar Moechgiyarto selaku inspektur upacara.

Saya berterimaksih sebesar-besarnya. Dengan perpindahan ini saya harap tetap terjalin kerja sama yang sinergis.

Penyerahan Polresta Tangerang meliputi beberapa Polsek di bawahnya yaitu; Balaraja, Cikupa, Tiga Raksa, Cisoka, Mauk, Rajeg, Kresek, Kronjo, Pasar Kemis, dan Panongan. Penyerahan Polresta Tangerang ke Polda Banten juga meliputi sarana dan prasarana, tanah gedung, kendaraan, senjata, kapal, serta SDM. 

Jatanras Polda Metro Jaya Tangkap Sopir dan Kernet Truk Ekspedisi Gelapkan 40 Ton Biji Pinang

Selasa, 3 Mei 2016 11:06 WIB
PUSKOMINFO - Seorang sopir dan kernet truk ekspedisi ditangkap tim Unit I Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Kedua pelaku ini ditangkap karena menggelapkan muatan truk 40 ton biji pinang yang seharusnya dikirim ke Jakarta Utara.

Kanit I Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Gunardi mengatakan pihaknya menangkap dua pelaku bernama Rahmadin dan Hendri setelah mendapat laporan dari perusahaan ekspedisi, PT SM, pada 23 April 2016 lalu.


"Pelaku sebagai sopir ekpedisi dari PT SM diberi tugas untuk mengirimkan 40 ton biji pinang dari Jambi ke pergudangan Marunda Center, Jakarta Utara," ujar Kompol Gunardi, Selasa (3/5/3016).

Sesampainya di Perdugangan Marunda Center, Jakarta Utara, muatan ternyata berkurang 700 Kg. Rupanya, pelaku menggelapkan 700 Kg biji pinang sebelum ia bawa ke pergudangan.

"Tersangka menjual kembali biji pinang tersebut kepada penadah dan penadahnya saat ini masih kita kejar," imbuhnya.

Dari kedua pelaku, polisi menyita 3 unit handphone dan satu buah dompet. Keduanya dijerat dengan Pasal 372 KUHP dan atau 374 KUHP tentang penggelapan. 


Bekas Karyawan Bobol Rumah Majikan, Dibekuk Polsek Metro Cempaka Putih

Selasa, 3 Mei 2016 10:41 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Reskrim Polsek Metro Cempaka Putih Polres Metro Jakarta Pusat meringkus kawanan spesialis perampok rumah kosong. Tiga pelaku berhasil ditangkap bernama Sabam Gonzales, 24 tahun, Sigit Utomo, 33 tahun, dan Bagus Setiawan, 23 tahun.

Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Suyatno menceritakan kejadian tersebut bermula adanya laporan atas kehilangan sejumlah harta benda oleh korban yang bertempat tinggal di Jl. Cempaka Putih, No. 20 RT02/08, Jakarta Pusat.

"Korban kaget setelah pulang kerja rumahnya dibobol maling," kata Suyatno, Selasa (3/5/2016).

Setelah melakukan pemeriksaan sejumlah barang bukti, petugas Polsek Metro Cempaka Putih berhasil mengetahui identitas salah satu pelaku lantaran diketahui pernah bekerja di rumah korban sebagai petugas bersih-bersih. Para pelaku pun diketahui masuk ke dalam rumah dengan cara melompat pagar lalu merusak pintu disaat kondisi rumah sedang sepi.

"Berbekal CCTV akhirnya ketiga pelaku berhasil kita tangkap. Diduga pelaku melakukan aksi tersebut karena sakit hati sebab dipecat beberapa minggu lalu," pungkasnya.

Polsek Metro Johar Baru Tangkap Pencuri Modus Pacari PRT Kemudian Gasak Harta Majikan

Selasa, 3 Mei 2016 10:35 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Metro Johar Baru Polres Metro Jakarta Pusat meringkus seorang pria bernama Hendra Purnomo setelah terbukti mencuri mobil milik Zakariyah Effendi dengan cara mengelabui pembantu rumah tangga (PRT).

Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Suyatno mengatakan, kasus tersebut berawal ketika Hendra berkenalan dengan Imas yang diketahui berprofesi sebagai PRT melalui media sosial. "Imas kerja di rumah sang majikan atas nama Zakariyah Effendi di Jl Kramat Jaya Baru Blok E9 No. 260 Johar Baru," kata Kompol Suyatno, Senin (2/5/2016).

Setelah beberapa hari kemudian, Hendra yang sudah merencanakan niat jahatnya langsung bertandang ke Imas dikala sang majikan sedang bekerja. Kemudian keduanya langsung melakukan hubungan selayaknya suami istri. Namun tanpa disangka, pelaku langsung mengikat Imas dengan menggunakan tali gorden dan tubuhnya dililit dengan menggunakan seprei.

Setelah itu pria asal Kebumen Jawa Tengah tersebut langsung membawa kabur mobil Toyota Kijang milik majikan Imas yang sedang terparkir di garasi.

"Setelah dilakukan penyelidikan anggota berhasil menemukan tempat persembunyian pelaku. Pelaku menjual mobil curian itu ke penadah Ari Purwoko, 34 tahun, yang juga sudah ditangkap petugas di Purwokerto. Saat ini kasus pencurian ini masih dalam pengembangan petugas," tandasnya.

Sering Buat Keributan, Tiga Pemakai Narkoba Dibekuk Polsek Metro Senen

Selasa, 3 Mei 2016 08:01 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Senen bekuk tiga pemuda karena kedapatan memiliki narkotika jenis shabu di Jalan Pramuka Pulo Gundul, Kelurahan Kramat, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (3/5/2016) dinihari.

“Selain jadi pencandu mereka mau betransaksi narkoba. Tidak itu saja, mereka juga selalu buat keributan,” tegas Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Suyatno,SH.

Dari tersangka MR alias Ongen,36 tahun, AT alias Bungur,26 tahun, dan MN alias Pelo,28 tahun, disita sisa shabu 0,30 gram, alat sedot serta uang Rp 200 ribu.

“Mereka beli patungan dari seseorang di lokasi ini,”kata Kapolsek Metro Senen Kompol Kasmono.

Kapolsek menjelaskan, penangkapan ketiga pemuda pengangguran itu dilakukan sekira pukul 02:00 WIB, berawal di lokasi kejadian ada keributan kecil. Beberapa polisi datang untuk melerai keributan agar tidak meluas.

Bersamaan petugas melihat tiga pria yang dicurigai pengguna narkoba. Saat diperiksa ditemukan alat hisap shabu. Karena semakin curiga polisi kemudian memeriksa celana dalam dan ditemukan petugas shabu diduga baru mereka gunakan.

Ketiga pria tersebut kini diamankan di Polsek Metro Senen berikut barang bukti untuk proses penyidikan selanjutnya.

Polsek Cikarang Timur Buru Komplotan Perampok Koperasi

Selasa, 3 Mei 2016 07:43 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Cikarang Timur masih menyelidiki peristiwa perampokan yang terjadi di kantor koperasi "Dwi Tunggal" di Kampung Ciranggon RT 03/01, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang terjadi pada Senin (2/5/2016) pagi.

Kapolsek Cikarang Timur, Kompol Liston Marpaung, mengatakan kasus perampokan yang terjadi di koperasi pada Senin pagi masih diselidiki anggota Reskrim untuk mengungkap para pelakunya.

Sementara dari hasil analisis kepolisian, menurut Kapolsek, sebelum beraksi para pelaku telah memetakan (mapping) lokasi terlebih dulu. Sebab petugas keamanan setempat tidak mengetahui ketika para pelaku masuk ke koperasi perusahaan itu."Semuanya sedang diselidiki," kata Kapolsek.

Kapolsek menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan sementara diduga para pelaku yang beraksi datang menggunakan sebuah mobil Toyota Kijang jenis kapsul."Tapi, tidak terindentifikasi pelatnya," ujarnya.

Namun demikian, Kepolisian akan memeriksa rekaman kamera CCTV di perusahaan tersebut untuk mengungkap para pelaku. "Hasilnya kami belum tahu," katanya.

Adapun dari keterangan korban dan juga saksi di lapangan diperoleh informasi bahwa kawanan pelaku diduga 4 orang itu melakukan aksinya dengan membawa senjata, celurit, linggis dan sepucuk pistol.

"Anggota sedang berusaha maksimal," tambahnya.

"Kemungkinan mereka membaca lokasi sebelum beraksi sehingga pelaku pun tahu betul kondisi tempat itu," tuturnya.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 3 Mei 2016

SIM Keliling

Selasa, 3 Mei 2016 07:32 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa, 3 Mei 2016 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat

- Info Keterangan Lebih Lanjut:Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55 Jakarta Selatan, Telp : 021-52960770, Fax : 021-5275090

02 Mei 2016

Polres Metro Jakarta Timur Bekuk Pembacok Ricky dalam Tawuran Warga di Jatinegara

Senin, 2 Mei 2016 12:44 WIB
PUSKOMINFO -  Tim Resmob Polres Metro Jakarta Timur, akhirnya meringkus pelaku pembacokan dalam tawuran warga RW 11, RW 12 dan RW 13, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (1/5/2016) kemarin. Pelaku berinisial Us alias Umang, 19 tahun, warga RT 08 RW 01.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Muhammad Agung,  mengatakan  pelaku ditangkap Senin (2/5/2016) sekira pukul 04.00 WIB. Semua itu didapat setelah pihaknya memeriksa 16 saksi dalam aksi tawuran itu.

“Alhamdulilah kita berhasil menangkap Us,” kata Kapolres, Senin (2/5/2016).

Menurut kapolres, pelaku sendiri ditangkap di tempat persembunyian di kawasan Pasar Gembrong. Us sendiri diketahui menggunakan senjata tajam dalam tawuran, untuk membacok Ricky.

“Senjata tajam yang mengenai leher kiri korban, juga sudah kami amankan,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Nasriadi mengatakan, pelaku sendiri dalam peristiwa itu merupakan yang berduel satu lawan satu dengan Ricky.

“Jadi dalam aksi tersebut, ada enam pasang pemuda yang berduel, satu orang tewas,” kata Kasat Reskrim.

Menurutnya, Us kebetulan juga pelatih silat, berhadapan dengan Ricky yang disebut cukup disegani (jawara) dalam kelompoknya. Dalam duel itu, Ricky sempat beberapa kali menahan tangkisan celurit pelaku. “Namun, karena sabetan celurit mengenai leher kiri korban, Ricky pun langsung terkapar,” ungkap AKBP Nasriadi.

Akibat perbuatannya Us diancam dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat. “Ancamam hukumannya 15 tahun penjara,” papar AKBP Nasriadi.

Sebelumnya diberitakan, tawuran melibatkan antar-kelompok pemuda terjadi di Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur pada Minggu (1/5/2016) sore. Akibatnya, satu orang bernama Ricky tewas dengan luka bacok.

Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Antisipasi Kemacetan Libur Panjang 5-8 Mei

Truk Tangki Pecah Ban, Jalan Tol Bandara Macet Parah  
Senin, 2 Mei 2016 12;06 WIB
PUSKOMINFO - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa pengaturan arus lalu lintas menjelang libur panjang tanggal 5-8 Mei. Pihak kepolisian memperkirakan lonjakan kendaraan ke luar Jakarta sudah dimulai sejak tanggal 4 Mei sore hari.

Karena itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyusun strategi untuk mengantisipasi kemacetan di ruas tol maupun di berbagai lokasi wisata di Jakarta.

"Kami telah menyiapkan rencana kontijensi mulai dari tahap 1 sampai tahap 3 untuk mengantisipasi kemacetan," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Risyapudin Nursin, Senin (2/5/2016).

Tahap pertama yang dilakukan apabila terjadi antrean hingga 5 km di pintu tol, maka polisi akan melakukan diskresi dengan membuka sistem contra flow.

"Kita buat contra flow ke arah timur dan Jagorawi, nanti kita siapkan 2 lajur buat contra flow," imbuhnya.

Apabila masih terjadi kepadatan, polisi telah berkoordinasi dengan pihak Jasa Marga untuk mengoptimalkan pengambilan tiket di gerbang tol.

"Minta ke Jasa Marga, dalam transaksinya untuk menambah Jasa Marga Putra untuk membagikan kartu tol, jemput bola," imbuhnya.

Tahapan ketiga, apabila dengan dua cara tadi masih terjadi kemacetan, polisi akan menutup pintu masuk tol. Pengendara nantinya akan dialihkan ke jalur alternatif.

"Tahap ketiga kita tutup pintu tol untuk mengantisipasi kepadatan daripada kejebak kemacetan di ruas tol, belum lagi kalau mau buang air jadi susah," katanya.