24 Oktober 2017

5 Tahun Buron, Pria Bunuh Istrinya di Pulogadung Akhirnya Ditangkap Polres Metro Jakarta Timur

Hasil gambar untuk foto kabid humas polda metro jaya
Selasa, 24 Oktober 2017 15:17 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Polres Metro Jakarta Timur berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap istri di wilayah Pulogadung, Jakarta Timur. Pelaku bernama Asep, 40 tahun, tega membunuh istrinya sendiri beberapa tahun yang lalu.

Asep membunuh istrinya, Lilis, 35 tahun, di Taman Pedongkelan yang terletak di dekat patung garuda, kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur pada Minggu (7/6/2012) lalu. Artinya, Asep sudah masuk dalam DPO (daftar pencarian orang) selama kurang lebih lima tahun.

"Asep ditangkap pada Selasa (24/10/2017) sekira pukul 01.00 WIB di gang Kecapi, Jatisampurna, Kota Bekasi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Juwono, Selasa (24/10/2017).

Kabid Humas melanjutkan, saat itu Asep membunuh istrinya dengan cara memukul dengan tangan kosong berkali-kali. "Lalu Asep mencekik korban hingga kehabisan napas lalu meninggal dunia kemudian setelah itu pelaku melarikan diri ke Cirebon, Tangerang, Sumatera (Riau) dan berakhir di Bekasi," lanjut Kabid Humas.

Menurut pengakuan pelaku, pembunuhan tersebut terjadi karena permasalaan rumah tangga. "Pelaku mengatakan, korban sering kedapatan oleh suaminya berselingkuh dan sering tidak pulang kerumah. Suatu saat pelaku mencari korban ketempat-tempat biasanya korban berada dan akhirnya membunuh korban di TKP tersebut," katanya.

Kabid Humas mengatakan, saat ini pelaku telah dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Diduga Korsleting Listrik, Dua Rumah Terbakar di Tanah Merah Koja

Warga bahu-membahu memadamkan api menggunakan air kali. (ilham)
Selasa, 24 Oktober 2017 14:52 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Dua rumah semi permanen di Jalan Perjuangan Tanah Merah RT 20 RW 07, Koja, Jakarta Utara hangus terbakar, Selasa (24/10/2017). Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun warga sempat panik menyelamatkan harta dan bendanya.

Dari keterangan sementara api diduga berasal dari korsleting listrik dari salah satu rumah warga.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan belum bisa memastikan asal api,” kata Kapolsek Metro Koja, Kompol Supriyanto.

Kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 10.00 WIB. Api diketahui tiba-tiba sudah membesar hingga merembet kebangunan sebelahnya. Tiupan angin dan bangunan yang terbuat dari kayu membuat api melumat habis rumah milik Supriyatno dan Budi.

Api baru bisa diatasi satu jam kemudian dengan mengerahkan 6 unit mobil pemadam kebakaran Jakarta utara dibantu warga menggunakan air kali.

Hampir Dua Bulan Buron, Pencuri Modus Pura-pura Menjadi PRT Dibekuk Polres Metro Bekasi Kota

Selasa, 24 Oktober 2017 13:38 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Setelah hampir dua bulan buron, dua pencuri yang beraksi di Perumahan Kemang Pratama Kota Bekasi pada 25 Agustus 2017 lalu akhirnya tertangkap. Mereka mencuri dengan modus berpura-pura menjadi pembantu rumah tangga (PRT).

Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Wijonarko, mengatakan, salah satu pelaku pencurian itu adalah SS, 42 tahun. Dia menawarkan diri kepada pemilik rumah untuk menjadi pembantu rumah tangga. Pemilik rumah yang tak disebutkan namanya, akhirnya menerima SS. Setelah tiga hari bekerja, SS memiliki kesempatan tinggal di rumah itu sendiri. Saat itu, dia mengontak SM (45) dan KS. 

"Kedua temannya ini akhirnya memasuki rumah dibantu dengan SS. Mereka mengambil barang-barang di rumah tersebut seperti sepeda motor, mobil, dan alat elektronik lainnya," kata AKBP Wijonarko.

Kemudian, para pelaku melarikan diri. Saat pemilik rumah kembali, keadaan rumah sudah berantakan dan banyak barang yang hilang. Mereka pun melaporkan pencurian itu ke pihak kepolisian.

Setelah nyaris dua bulan berlalu, polisi menangkap SS dan MS pada Jumat (20/10/2017). Tersangka SM ditangkap di wilayah Jakarta Pusat, sementara SS ditangkap di wilayah Jakarta Selatan.

Dari hasil pemeriksaan, kata AKBP Wijonarko, pelaku melakukan aksinya secara individual, sehingga tidak melibatkan yayasan manapun. Lalu juga kedua tersangka yang berasal dari wilayah Cirebon ini telah berulang kali melakukan modus yang sama.

"Kedua tersangka mengaku sudah tujuh kali melakukan modus seperti ini. Ada laporan juga di Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Kita akan kerja sama dengan wilayah lain, mana kala ada pelaporan polisi yang mirip seperti ini dan akan dikembangkan," kata AKBP Wijonarko.

Dari penangkapan, barang bukti yang telah diamankan adalah satu unit sepeda motor, dua buah kalung, satu buah jam tangan, satu buah dompet, dan satu buah rekaman CCTV di tempat kejadian.

Polisi Berlakukan Uji Coba Sistem Satu Arah di Jalan Melawai Blok M Jakarta Selatan

ssa
Selasa, 24 Oktober 2017 13:02 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Dalam rangka mendukung dan mensukseskan pekan olah raga internasional Asian Games tahun 2018, Ditlantas Polda Metro Jaya akan memberlakukan Sistem Satu Arah (SSA) di sepanjang Jalan Melawai, Blok M, Jakarta Selatan, yang berjarak 400 meter.

Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, uji coba SSA dilaksanakan sejak hari ini Selasa, (24/10/2017) hingga Selasa, (31/10/2017).

Menurutnya, jalan Melawai dilakukan sistem satu arah (SSA) agar tidak terjadi kemacetan dikawasan tersebut karena akan menjadi pusat wisata kuliner dan perbelanjaan bagi para atlet. “Serta untuk meningkatkan kembali kinerja ruas jalan Melawai sebagai kawasan tertib lalu lintas di tingkat kota Jakarta Selatan,” tutur AKBP Budiyanto.

Bersama Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Selatan, Ditlantas Polda Metro Jaya mulai gencar mengurai simpul-simpul kemacetan lalu lintas dengan melaksanakan serangkaian kegiatan terpadu dan berkelanjutan salah satunya SSA ini.

Adapun pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas yang diterapkan sebagai berikut:

1. Jalan Melawai dilakukan sistem satu arah.
2. Untuk kendaraan yang menuju Gandaria dari arah Jalan Iskandarsyah Raya melalui Jalan Wijaya II – Jalan Wijaya 13 – Jalan Barito II, atau melalui Jalan Trunojoyo – Jalan Kyai Maja – Jalan Barito I.
3. Jalan Iskandarsyah Raya, Jalan Wijaya, Jalan Barito I, Jalan Barito II, Jalan Panglima Polim Raya tetap diberlakukan dua arah.
4. Untuk angkutan umum Metromini S.69, S.70, S.71, S.74, S.611, dan Kopaja S.608, S.609, S.613 yang melewati Jalan Melawai berputar melalui Jalan Trunojoyo – Jalan Kyai Maja.
5. Untuk angkutan umum metromini S.72 dan S.610 yang melewati Jalan Melawai berputar melalui Jalan Sultan Hasanudin – Jalan Panglima Polim Raya.

Diharapkan, para pengguna jalan tetap mematuhi peraturan lalu lintas dan tertib dalam berkendara agar tercipta keamanan, keselamatan, dan kenyamanan bersama.

Siaga Banjir, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Apel Gabungan

Kapolres Pelabuhan AKBP AKBP Eko Hadi Santoso  melakukan pengecekan  sejumlah peralatan banjir.(ilham)
Selasa, 24 Oktober 2017 12:28 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Polres Pelabuhan Tanjung Priok gelar apel gabungan siaga banjir di halaman Kantor Perikanan Indonesia Pusat, Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (24/10/2017).

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Eko Hadi Santoso dalam amanatnya menegaskan akan menindak tegas bagi siapapun yang melakukan pelanggaran hukum, apalagi memanfaatkan suasana banjir.

Usai apel Kapolres lalu melakukan pengecekan sejumlah peralatan banjir seperti perahu karet, mobil pemadam kebakaran, rompi dan peralatan lainnya.

“Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Polsek jajaran sudah siap antisipasi penanganan banjir termasuk banjir air rob,” kata Kapolres didampingi Kapolsek kawasan Muara Baru AKP Dwi Susanto.

Kapolres mengatakan, wilayah Pelabuhan Muara Baru merupakan wilayah pesisir pantai meski tidak mengalami banjir namun pihaknya harus siap.

“Apel ini bukan sekedar formalitas tetapi kita harus siap mempersiapkan sarana perlengkapan dalam penanganan dan penanggulangan banjir bersama-sama secara bersinergi aparat kepolisian dan stakeholder di Pelabuhan Muara Baru,” ujarnya.

Dikatakan Kapolres, masyarakat harus ikut berperan dalam menjaga keamanan wilayah. Namun hal itu tak bermaksud menggugurkan kewajiban personel dalam bertugas. “Pada dasarnya masyarakat harus menjadi polisi bagi dirinya sendiri. Tidak hanya berpangku pada Polri karena keterbatasan personel,” kata Kapolres.

Menurut Kapolres, di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok wilayah Muara Baru dan Muara Angke yang menjadi titik rawan terhadap banjir termasuk banjir rob. Untuk itu, kewaspadaan di dua lokasi itu akan lebih dijaga.

“Pada dasarnya seluruh wilayah tugas kami akan diprioritaskan. Terlebih telah dilaksanakan apel gabungan agar personel bersinergis,” ucapnya.

Apel gabungan tersebut diikuti 110 personil gabungan selain jajaran Polres Pelabuhan dan Polsek Muara Baru juga dihadiri Damkar Pelabuhan Muara Baru, Kamla TNI AL, KSOP Pelabuha Muara Baru, PSDKP, Kesehatan Pel Mubar, Security UPT, Pokdar Kamtibmas hingga Pamswakarsa.

Minibus Tabrak 4 Sepeda Motor Ojek Online yang Tunggu Penumpang di dekat Stasiun Cawang


Selasa, 24 Oktober 2017 08:14 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Sebuah minibus Toyota Avanza Nopol B 1211 PZP menabrak empat sepeda motor milik pengemudi ojek online yang tengah menunggu penumpang di Jalan MT Haryono, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (24/10/2017) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam tabrakan tersebut namun semua sepeda motor hancur berantakan.

Informasi yang dihimpun, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi Selasa (24/10/2017) dinihari sekira pukul 00.55 WIB, kecelakaan berawal ketika mobil yang dikemudikan Halim melaju kencang dari arah Pancoran menuju Cawang. Tepat di dekat Stasiun Cawang, kendaraan berjalan oleng hingga menabrak empat sepeda motor.

Pengemudi mobil mengaku dalam kondisi mengantuk saat mengemudi. Namun, banyak saksi melihat pengemudi terlibat kejar-kejaran dengan mobil lain sebelum kecelakaan terjadi.

Sementara itu, polisi yang datang langsung memeriksa para pemilik kendaraan. Sedangkan mobil dan sepeda motor yang rusak dibawa ke Unit Laka Lantas Polda Metro Jaya.

Ditinggal ke Mall, Pasutri Pembantu Rumah Tangga Kuras Perhiasan Majikan di Tangsel

Selasa, 24 Oktober 2017 07:59 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Sepasang suami istri (pasutri), pembantu rumah tangga, berhasil diamankan polisi setelah aksinya melakukan pencurian di rumah majikannya di Jalan Jupiter II No.18 Pisangan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, pada Minggu (15/10/2017) lalu. Keduanya langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian oleh sang majikan.

Suami istri tersebut melakukan aksinya saat sang majikan yang merupakan seorang pengusaha, pergi ke pusat perbelanjaan (Mall) dan rumah dititipkan kepada pelaku dan salah seorang saksi lainnya.

Korban pergi ke sebuah mall di kawasan Senayan, Jakarta hingga malam hari. Ketika pulang dia tidak menemukan para pelaku.

"Saksi pergi ke Senayan City kemudian pada pukul 21.00 WIB saksi pulang kerumah menemukan pelaku (pembantu) sudah tidak ada," ungkap Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Ahmad Alexander Yurikho, Senin (23/10/2017)

Saksi yang curiga kemudian memeriksa barang-barangnya, dan mendapati puluhan harta-bendanya yang disimpam sudah tak ada. Puluhan perhiasan dengan berat kurang lebih ratusan gram dan barang elektronik raib dibawa kabur pelaku.
Barang Bukti Curian Puluhan perhiasan.
"Diketahui 1 unit note book merek HP, 50 gram cincin mas, berlian, 30 gram gelang mas, 25 gram kalung mas, 40 gram giwang mas, dan anting mas, 1 kamera Nikon tidak ada," ungkap Kasat Reskrim.

Oleh korban kemudian pada Kamis (19/10/2017) dilaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ciputat dan Polisi Sabtu (21/10/2017) berbekal informasi yang didapat berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti di wilayah Lebak , Banten.

"Kedua pelaku yang merupakan suami istri dapat ditangkap dan diamankan berikut barang bukti di Kampung Manglid, Desa Cikaret, Cigemblong, Lebak, Banten," katanya.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku diamankan di Polsek Ciputat dan dikenakan pasal 363 KUHP Pidana terkait Pencurian dengan pemberatan dengan ancaman maksimal 8 tahun penjara.

Polsek Metro Matraman Ringkus Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak SD

Hasil gambar untuk foto kekerasan seksual terhadap anak
Selasa, 24 Oktober 2017 07:32 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ- Petugas Polsek Metro Matraman meringkus seorang pria bernama Eddy Sudrajat alias Yongki, 54 tahun, yang diduga sebagai pelaku kekerasan seksual terhadap murid sekolah dasar di Jakarta Timur.

"Tersangka ditangkap di Matraman Jakarta Timur," kata Kepala Bidang Humas 9Kabid Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Senin (23/10/2017) kemarin.

Kabid Humas mengatakan pengungkapan kasus itu berawal saat ibu korban S, 47 tahun, menerima laporan dugaan kekerasan seksual dari guru bimbingan belajar putrinya berinisial B.

Saksi B menunjukkan rekaman video aksi Yongki terhadap murid SD berusia tujuh tahun itu di salah satu tempat bimbingan belajar kepada ibu korban.

Dengan cara bersembunyi, salah satu guru bimbingan belajar itu merekam perbuatan Yongki yang dilakukan pada Jumat (15/9/2017). Berdasarkan video rekaman itu S melaporkan perbuatan tidak senonoh Yongki yang juga staf pengajar bimbingan belajar itu ke Polsek Metro Matraman pada Senin (16/10/2017).

Selanjutnya, petugas Polsek Metro Matraman mendatangi orang tua guna mengantarkan korban menjalani visum. Selanjutnya, petugas kepolisian menangkap tersangka Yongki di kawasan Kayu Manis Matraman Jakarta Timur pada Senin (23/10/2017) kemarin.

Tersangka dijerat Pasal 82 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Polda Metro Jaya Siapkan 800 CCTV untuk Uji Coba Tilang Elektronik Pekan Depan

Hasil gambar untuk foto cctv untuk tilang elektronik
Selasa, 24 Oktober 2017 07:22 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Polda Metro Jaya menyiapkan sebanyak 800 CCTV untuk melakukan perekaman pelanggar sebagai bukti dalam penindakan tilang. Uji coba tilang berdasar rekaman CCTV ini akan dilakukan pada pekan depan.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Halim Pagarra mengatakan, CCTV tersebut akan merekam langsung pelaku pelanggaran lalu lintas dan hasil perekaman dijadikan barang bukti dalam penindakan.

"Penindakan ini dilakukan setelah mendapatkan restu dari Pengadilan Tinggi Jakarta, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dan Pengadilan Tinggi Jakarta Selatan dalam pertemuan beberapa waktu lalu," kata Kombes Halim pada Senin (23/10/2017).

Kombes Halim menuturkan, dengan adanya putusan ini maka surat tilang akan dikirim ke rumah pemilik kendaraan yang melakukan pelanggaran. "Kalau memang tidak dibayar maka akan ditagihkan dalam perpanjangan surat kendaraan beserta denda tilang," jelasnya.

Untuk teknisnya, lanjut Kombes Halim, CCTV akan langsung merekam pelanggar mulai dari mereka yang menerobos lampu merah, melawan arus dan berhenti melewati garis lampu merah serta pelanggaran lainnya.

"Petugas akan memantau melalui CCTV. Jika terjadi pelanggaran, maka akan direkam melalui CCTV kendaraan tersebut. Kemudian, pelat nomor kendaraan difoto dan di-print untuk sebagai bukti tilang," katanya.

Surat tilang tersebut dikirim berdasarkan data yang tertera di STNK. Karena itu, pihaknya saat ini masih fokus duntuk penindakan di wilayah DKI terlebih dahulu. "Kan nantinya banyak juga pelanggar yang dari luar DKI. Tapi sementara kami terapkan terlebih dahulu yang di DKI. Sambil berjalan untuk berintegrasi dengan wilayah lain," tegasya.

Kombes Halim berharap agar CCTV di seluruh Jakarta memiliki teknologi yang lebih baik. Seperti bisa melakukan pembesaran gambar maupun bergerak ke atas, bawah, kanan, dan kiri.

"Saat ini polisi baru memiliki 800 CCTV. Kami akan terus tambah dan berkoordinasi dengan Dishub DKI agar di seluruh titik wilayah DKI memiliki CCTV," ujarnya.

Dengan 800 CCTV yang tersebar diseluruh wilayah DKI diharapkan bisa maksimal dalam menangkap para pelaku pelanggaran. Selain itu pihaknya juga akan segera mengintegrasikan CCTV milik dishub sehingga akan mengcover seluruh Ibu Kota.

Lokasi Layanan Mobil SIM Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 24 Oktober 2017

Selasa, 24 Oktober 2017 07:13 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Berikut lokasi layanan mobil SIM Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa, 24 Oktober 2017, terdapat di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat: Kantor Pos Pasar Baru
2. Jakarta Barat : Citraland Grogol
3. Jakarta Selatan : Pospol Kalibata
4. Jakarta Utara : Pasar Pagi Mangga Dua
5. Jakarta Timur : TMII

- Jam operasional: 07:00 s/d 14:00 WIB 
- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.