02 Juli 2015

Kecelakaan Kerja, Karyawan Asal Taiwan Tewas Tertimpa Besi

Kamis, 2 Juli 2015 13:14 WIB
PUSKOMINFO - Seorang karyawan asal Sichuan, Taiwan, tewas akibat tertimpa besi di tempat kerjanya di PT Jakarta Central Asia Steel di Jl. Raya Bekasi KM 21-22, Kelurahan Rawaterate, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (2/7/2015) pagi tadi.

Korban bernama Wang Hai Hong, 40 tahun, tewas akibat luka di bagian dada dan paha kanan, kini jenazahnya dikirim ke RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta untuk dilakukan outopsi.

Informasi dari Perwira Pengawas Polsek Metro Cakung, Ipda Suwarno, peristiwa terjadi sekira pukul 05:30 WIB.

Menurut keterangan saksi seorang karyawan, Zardiwal, 32 tahun, mengatakan saat kejadian korban yang sedang bekerja di ruang operator rooling tiba-tiba tertimpa besi panas yang masih berjalan di mesin rolling.

"Besi yang masih panas menabrak dinding plat sehingga besi berbelok dan mengenai korban," jelas Ipda Suwarno berdasar keterangan saksi Zardiwal.

Korban meninggal dunia di lokasi kejadian dengan luka di bagian dada dan paha sebelah kanan. Kini jenazah sudah dikirim ke RSCM untuk dilakukan outopsi. Kasusnya ditangani Polsek Metro Cakung.


Polda Metro Jaya Terima Hibah 300 Sepeda dan 10 Segway dari Djan Faridz


Kapolda Metro Terima Hibah 300 Sepeda dan 10 Segway dari Djan Faridz  
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Tito Karnavian menerima hibah 300 unit sepeda dan 10 unit segway dari Djan Faridz 
 
Kamis, 2 Juli 2015 10:25 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya menerima hibah barang berupa 300 unit sepeda dan 10 unit segway dari pengusaha Djan Faridz. Penyerahan sepeda dan segway secara simbolis dilakukan Djan Faridz kepada Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Tito Karnavian di lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, Kamis (2/7/2015) pagi.
 
"Jadi ini ada sumbangan dari Bapak Djan Fariz yang merupakan warga negara Indonesia sekaligus warga Jakarta yang peduli tugas-tugas kepolisian dan peduli rasa aman dan nyaman masyarakat," kata Kapolda.

Atas bantuan tersebut, Kapolda menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Djan Faridz. Ia mengatakan, pihaknya akan mempergunakan bantuan tersebut untuk operasional kepolisian.

Kapolda mengatakan, 300 unit sepeda kayuh itu akan dialokasikan ke Direktorat Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polda Metro Jaya untuk dipergunakan sebagai alat transportasi anggota Bhabinkamtibmas. Sepeda tersebut dinilai sangat bermanfaat karena bisa menjangkau warga hingga ke gang-gang sempit untuk melakukan upaya dialogis.

"Sekarang kita lihat sudah berubah, sekarang sudah mulai mobile patroli ke mana-mana, ada jalan tol, sehingga kontak (polisi) dengan masyarakat kurang. Sehingga dengan adanya sumbangan Pak Djan ini, dan saya juga mengharapkan, agar polisi lebih banyak kontak masuk ke dalam gang-gang," papar Kapolda.

Dengan demikian persentuhan aparat polisi dengan masyarakat akan tercipta. Kapolda berharap terjalin hubungan dan komunikasi yang baik antara polisi dan masyarakat sehingga keamanan dan ketertiban masyarakat terjamin.

300 unit sepeda tersebut akan disebar ke Bhabinkamtibmas di 267 kelurahan di DKI Jakarta, sementara 10 unit Segway akan disalurkan ke Ditlantas Polda Metro Jaya untuk patroli saat car free day di HI dan Monas.

Sementara itu, Djan Faridz mengatakan, sebagai seorang pengusaha dirinya tergerak untuk memberikan bantuan ke Polda Metro Jaya karena mengetahui cita-cita Tito yang ingin terjun langsung ke masyarakat. Untuk itu, ia mendukung keinginan Tito dalam mengembangkan programm-programnya, termasuk program Bhabinkamtibmas.

"Beliau punya cita-cita yang luar biasa, jadi polisi itu bukan hanya menindak, tetapi juga melakukan pembinaan dan pencegahan serta beliau juga ingin bersentuhan langsung dengan masyarakat," ungkap petinggi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.

Djan sendiri mengenal Tito saat dirinya menjabat sebagai Menteri Perumahan Rakyat, sedangkan Tito menjabat sebagai Kapolda Papua saat itu. Sebagai menteri, Djan juga pernah membuatkan ribuan perumahan penduduk dan polisi atas upaya lobi-lobi Tito.

"Saya kenal beliau saat jadii Kapolda Papua, pada saat itu saya Menteri Perumahan Rakyat. Kepedulian beliau pada rakyat memang luar biasa, saya sudah kenal dari dulu," tuturnya.

"Jadi begitu beliau punya cita-cita ingin mendekatkan Polri dengan masyarakat, karena dengan cara inilah polisi bisa tahu dimana sarang narkoba, sarang pelacuran dan lain sebagainya, sehingga bisa dilakukan pencegahan sedini mungkin. Saya hargai kemampuan dan cita-ciita beliau, semoga cita-citanya berhasil dan Jakarta aman," tutup Djan.

Puluhan Rumah di Taman Sari Terbakar

Kamis, 2 Juli 2015 08:52 WIB
PUSKOMINFO - Puluhan rumah di Jalan Kampung Jawa, Kebon Sayur, Gang 4 dan 5 RT 03 RW 10 Kelurahan Keagungan, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat terbakar, Rabu (1/7/2015) siang kemarin.

Informasi yang diperoleh dari Polsek Metro Taman Sari, peristiwa terjadi sekira pukul 12:45 WIB. Api diduga berasal dari rumah Ibu Ponah, akibat korsleting listrik, kemudian api membesar dan menjalar hingga menghanguskan 24 rumah lainnya.

Api berhasil dipadamkan sekira pukul 14:30 WIB dengan bantuan 23 unit mobil pemadam kebakaran. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Peristiwa masih dalam penyelidikan Polsek Metro Taman Sari dan Polres Metro Jakarta Barat.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis, 2 Juli 2015


Kamis, 2 Juli 2015 08:38 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM dan STNK Keliling di lima wilayah DKI Jakarta, Kamis, 2 Juli 2015, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : Kalibata
STNK : Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : GAPEMBRI Kelapa Gading
STNK : Pospol Jembatan Tiga Pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

01 Juli 2015

Bayi Lahir di Polda Metro Jaya Diberi Nama Bhayangkariwati

Bayi yang lahir di Polda (Foto: Regina/Okezone)
Yuliana, 30 tahun, melahirkan bayi perempuan di Polda Metro Jaya

Rabu, 1 Juli 2015 14:44 WIB
PUSKOMINFO - Yuliana, 30 tahun, seorang ibu melahirkan bayi perempuan di dalam Bus Murni Jaya jurusan Kampung Rambutan-Merak, saat melintas di depan Polda Metro Jaya, Rabu (1/7/2015) pagi tadi. Beruntung ada anggota Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya yang membantu hingga akhirnya wanita tersebut dilarikan ke Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya.

Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Kombes Pol Musyafak menamai bayi perempuan tersebut dengan nama Syahrini Murti Bhayangkariwarti, dengan panggilan Rini. Diberi nama Bhayangkari karena lahir bertepatan dengan HUT Polri ke-69.

Jumali, 32 tahun, suami dari Yuliana mengaku senang dengan pemberian nama tersebut.

"Kebetulan saya juga belum kepikiran kasih nama apa, dan saya rasa nama yang diberikan Pak Musyafak ini bagus," kata Jumali saat ditemui wartawan di Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Mapolda Metro Jaya, Rabu (1/7/2015).

"Semua nama ada makna dan artinya, dan saya rasa arti nama anak saya bagus," sambung Jumali.

Jumali berharap, jika besar nanti anaknya bisa menjadi Polwan atau paling tidak bisa berguna bagi bangsa, agama dan negara.

Rini lahir sekira pukul 09:30 WIB dengan berat badan 2.900 gram dan panjang 45 cm.

Sebelumnya, bayi Yuliana sudah keluar setengah saat di dalam bus. Belum juga tiba di Gedung Biddokes Polda Metro Jaya, bayi tersebut lahir.

Polresta Bekasi Kota Bekuk Komplotan Pencuri Mobil yang Menyamar Jadi Sopir dan Pembantu

Rabu, 1 Juli 2015 08:12 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polresta Bekasi Kota berhasil membekuk komplotan pencuri mobil yang menyamar menjadi sopir dan pembantu rumah tangga. Mereka membawa kabur dua unit mobil milik majikannya di Perumahan Kemang Pratama, Blok P Nomor 11, RT 01 RW 21, Rawalumbu, Kota Bekasi, pada 8 Juni lalu, saat majikan sedang pergi ke luar negeri.

Namun, jajaran Kepolisian Polresta Bekasi Kota berhasil membekuk pelaku, Irfan Sopian, 25 tahun, bersama dengan dua rekannya yakni Wahyudin, 26 tahun, dan Ujang Soyan, 28 tahun, pada Selasa (30/6/2015). Bahkan, karena berusaha melawan Irfan terpaksa ditembak kakinya sebelah kanan.

"Dia mencoba kabur saat ditangkap petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas," kata Kepala Sub Bagian Humas Polresta Bekasi Kota, Ajun Komisaris Polisi Siswo, Selasa (30/06/2015).

Sementara itu para rekannya, Wahyudin dan Ujang Soyan ditahan karena terbukti berperan sebagai perantara untuk menggadaikan mobil milik korban.

AKP Siswo menjelaskan, kasus pencurian ini berawal saat majikan pelaku yakni Theresia Yuningsih, 74 tahun, sedang pergi ke Malaysia. Irfan yang bekerja sebagai sopir, mengambil kesempatan untuk mencuri mobil korban.

Saat melancarkan aksinya, Irfan dibantu oleh Atang, 30 tahun, yang sampai kini masih diburu polisi. "Mereka lalu membobol kamar pribadi korban untuk mengambil dua unit kunci mobil yang ada di rumah," jelas AKP Siswo.

AKP Siswo melanjutkan, setelah mendapatkan kunci, keduanya langsung membawa mobil korban. Irfan membawa mobil Mitsubishi Pajero Sport bernopol B 1665 KJA sedangkan Atang membawa Toyota Kijang Innova bernopol B 1099 PO.

Selain itu, pelaku juga menggasak beberapa ponsel milik korban. "Setelah mengambil barang korban, pelaku langsung melarikan diri," ungkapnya.

Mengetahui harta bendanya telah raib, lanjut AKP Siswo, korban melaporkan kejadian ini ke polisi. Berbekal laporan korban, polisi langsung melakukan penyelidikan dengan melacak ponsel korban yang dibawa pelaku.

Hasil pelacakan itu terungkap bahwa Irfan sudah berada di Bandung, Jawa Barat. Anggota polisi langsung bergerak mengejar Irfan di sana. Saat ditangkap, Irfan hendak menggadaikan barang hasil curiannya ke Yadi, senilai Rp 50 juta. Keduanya bisa saling kenal, berkat bantuan Wahyudin dan Ujang Soyan.

Pada saat ditangkap, kata AKP Siswo, barang bukti mobil Mitsubishi Pajero sudah berubah warna. Awalnya, berwarna hitam saat ditemukan sudah menjadi putih karena dilapis sticker.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, diduga Irfan bukan kali ini saja melakukan aksi kejahatan dengan modus menjadi pembantu. AKP Siswo menduga tersangka mencari calon korbannya berdasarkan informasi dari mulut ke mulut.

"Modalnya tampang lugu, sehingga calon korban mudah percaya," ucap AKP Siswo.

AKP Siswo menambahkan, tersangka pernah terlibat aksi pencurian sepeda motor di daerah Bandung sebanyak dua kali. Sampai saat ini penyidik masih mengembangkan kasus tersebut.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan hukuman penjara di atas lima tahun.

Truk Terguling di Cibubur, Lalu Lintas Padat

Kecelakaan truk di Cibubur. Foto: Twitter @limwenie 
Rabu, 1 Juli 2015 07:53 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah truk pengangkut barang terguling di Jalan Raya Alternatif Cibubur, Bekasi arah Cileungsi. 
 
Informasi dari TMC Polda Metro Jaya, peristiwa terjadi sekira pukul 06:41 WIB. Akibat peristiwa tersebut arus lalu lintas di sekitar tempat kejadian perkara macet parah. 

"Sekarang sedang proses evakuasi, penanganan petugas," kata Brigadir Tatak, petugas TMC Polda Metro Jaya saat dihubungi wartawan, Rabu (1/6/2015).

"Kronologis dan kerugian juga sedang kami kumpulkan keterangan," tambahnya.

Truk tersebut terguling dengan posisi melintang. Lokasi insiden dekat dengan Cibubur Times Square. Tak ada korban tewas dalam kejadian ini. "Ada korban luka, tak ada korban tewas, kita sedang tangani," ujar Brigadir Tatak.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu, 1 Juli 2015


Rabu, 1 Juli 2015 07:47 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM dan STNK Keliling di lima wilayah DKI Jakarta, Rabu, 1 Juli 2015, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : Kalibata
STNK : Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : GAPEMBRI Kelapa Gading
STNK : Pospol Jembatan Tiga Pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

Delapan Bandar Togel Dibekuk Polresta Depok

delapan bandar togel dibekuk (Foto: Marieska/Okezone)
Delapan bandar togel dibekuk Polresta Depok

Rabu, 1 Juli 2015 07:42 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak delapan bandar judi toto gelap (togel) dibekuk Polresta Depok. Mereka masing-masing berinisial Y, H, A, M, D, J, N, dan K.

Delapan bandar tersebut ditangkap di tiga lokasi berbeda yakni Cimanggis, Beji, dan Sukmajaya. Mereka tetap beraksi bertransaksi saat bulan Ramadhan.

"Polresta Depok memberantas penyakit masyarakat, dilakukan untuk pembersihan gangguan kamtibmas menciptakan lingkungan aman nyaman selama ibadah puasa. Kami tangkap delapan orang diduga bandr togel," tegas Kapolresta Depok, Kombes Pol Dwiyono, kemarin.

Dari tangan seluruh tersangka diamankan barang bukti uang tunai Rp1,6 juta, HP 10 buah, alat diduga digunakan untuk meramal serta buku mimpi. Mereka dijerat Pasal 303 KUHP tentang judi.

30 Juni 2015

HUT Bhayangkara, 1.718 Personel Polda Metro Jaya Naik Pangkat

Selasa, 30 Juni 2015 10:56 WIB
PUSKOMINFO - Dalam rangka HUT Bhayangkara ke-69 tanggal 1 Juli 2015, Pimpinan Polri  memberikan kenaikan pangkat kepada anggota yang berprestasi. Di jajaran Polda Metro Jaya, sebanyak 1.718 personelnya mendapat kenaikan pangkat.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mohammad Iqbal, Selasa (30/6/2015), mengatakan personel yang mendapat kenaikan pangkat itu mulai level bintara hingga perwira menengah (pamen).

Dari 1.718 personel, yang naik pangkat ke Brigadir sebanyak 1.468 personel, ke Perwira Pertama (Pama) sebanyak 119 personel dan ke Pamen sebanyak 121 personel.

Sementara untuk Pamen, yang naik pangkat ke Kompol sebanyak 69 personel, dari Kompol ke AKBP sebanyak 29 personel dan dari AKBP ke Kombes sebanyak 3 personel.

"Untuk yang naik pangkat ke Kombes yaitu Kapolresta Depok Kombes Pol Dwiyono, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Irman Sugema dan Kapolresta Bekasi Kombes Pol Daniel Bolly Tifaona," jelas Kabid Humas.

Upacara korps raport kenaikan pangkat ini digelar di Gedung BPMJ Polda Metro Jaya, pukul 10:00 WIB tadi, dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Tito Karnavian.