30 Maret 2015

Baru Kerja Satu Jam, Amin Curi Pakaian dan Sepeda Motor Majikan

Senin, 30 Maret 2015 11:48 WIB
PUSKOMINFO - Baru bekerja satu jam, Sim On Thin alias Amin, 39 tahun, harus berurusan dengan petugas kepolisian setelah nekat mencuri pakaian dan sepeda motor milik majikannya, Kong Miau Kong, 40 tahun. Aksi itu terjadi di Jalan Krendang Barat RT 02 RW 07, Krendang, Tambora, Jakarta Barat.

Kapolsek Metro Tambora, Kompol Dedy Tabrani, menjelaskan, kejadian tersebut berawal ketika pelaku baru diterima bekerja oleh korban. Lalu, diminta mengantarkan puluhan kodi pakaian pesanan pelanggan dengan menggunakan sepeda motor Honda Supra X hitam bernomor polisi B 3851 EL.

"Pakaian itu tidak diantar, tapi dibawa kabur oleh pelaku ke kontrakannya di Angke," ujar Kapolsek, Senin (30/3/2015).

Lalu, pelaku kembali ke pabrik konveksi tersebut dan meminta kepada korban untuk menginap di tempatnya bekerja. Oleh majikannya dipersilakan. Namun saat pagi hari, korban kaget setelah lokasi konveksi itu terkunci rapat dan sepeda motor yang biasa digunakan untuk mengantar barang pun tak lagi di ruangan.

"Setelah itu, pelaku sudah tidak bekerja lagi, dan korban melapor ke polisi," tuturnya.

Petugas yang mendapat laporan itu langsung bergerak cepat, dan mendapat kabar bahwa pelaku pulang ke kampung halamannya di Kampung Gajluk, Dukuh Lebak, Banten. Saat polisi menggerebek rumahnya, pelaku bersama sang istri Yanti, 26 tahun, serta kedua putrinya Devi, 7 tahun dan Vina, 5 tahun, tengah menghitung pakaian konveksi hasil curian.

"Tersangka juga menggunakan nama palsu, bermodus mencari kerja ingin menguras harta majikannya," jelas Kapolsek.

Kini pria berdarah Tionghoa itu mendekam di balik jeruji Mapolsek Metro Tambora, dan akan dijerat Pasal 363 KUHPidana atas pidana pencurian.

Curi Motor di Kampus, Mahasiswa STT PLN Diciduk Polsek Metro Cengkareng

Senin, 30 Maret 2015 11:45 WIB
PUSKOMINFO - Seorang mahasiswa Sekolah Tinggi Teknik PLN (STT PLN), nekat mencuri sepeda motor di basement kampus, di Jalan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Pelaku bernama Lutfhillah Azis, 19 tahun, terpaksa mencuri karena tergiur saat melihat kunci sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi B 3861 NKL masih tergantung di kontak sepeda motor.

Kapolsek Metro Cengkareng, Kompol Sutarjono mengatakan, ditangkapnya Azis karena ada laporan dari mahasiswa STT-PLN, Fajar Tanjung, 20 tahun, yang kehilangan sepeda motornya pada Rabu 18 Maret sekira pukul 15:40 WIB.

"Pelaku mencuri karena melihat kunci motornya belum di cabut, saat itu sepeda motor langsung dibawa pulang," ujar Kapolsek kepada wartawan, Senin (30/3/2015).

Lalu, lanjut Kapolsek, sepeda motor korban oleh pelaku diubah plat nomornya dan diganti dengan nomor D 3446 KAF.

"Saat kita meminta menunjukan surat kendaraan, dia tidak bisa menunjukan suratnya, dan nomor polisinya palsu," lanjutnya.

Kini mahasiswa semester dua STT-PLN itu, harus menghabiskan masa kuliahnya di penjara Polsek Metro Cengkareng. Ia akan dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman lima tahun penjara. "Dia mengakui motor itu hasil curian dari kampus 10 hari yang lalu," tutupnya.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 30 Maret 2015

Senin, 30 Maret 2015  08:15 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling, Senin 30 Maret 2015, di lima lokasi DKI Jakarta, sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

SIM Keliling Tangerang Kota : Plaza Shinta Karawaci

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

Tiga Kecelakaan di Tol Terjadi Senin Pagi Ini


Embedded image permalink
Senin, 30 Maret 2015 08:00 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak delapan mobil terlibat kecelakaan beruntun di Tol Tangerang KM 15 arah Jakarta pada Senin (30/3/2015) pagi ini.

Informasi dari TMC Polda Metro Jaya, kecelakaan beruntun tersebut tepatnya terjadi di kilometer 15 arah Tomang, Jakarta Barat, sekira pukul 05:55 WIB.

Terlihat, beberapa mobil diantaranya seperti Toyota Avanza/Xenia dihantam pada bagian belakang oleh sebuah mobil jenis MPV. Akibat peristiwa ini, arus lalu lintas dilokasi padat dan dalam penanganan oleh petugas.

Sementara itu, kecelakaan beruntun juga terjadi di Tol Cikarang, arah Tambun, Bekasi. Kecelakaan ini melibatkan lima unit mobil. Belum diketahui penyebab peristiwa ini. Lalu lintas dilokasi dikabarkan padat.

Kemudian, kecelakaan juga terjadi di tol Jagorawi arah Jakarta yang melibatkan dua buah mobil. Tepatnya di kilometer 20. Saat ini dalam penanganan petugas.

Dua Pengedar Ganja Dibekuk Polsek Serpong

Senin, 30 Maret 2015 07:17 WIB
PUSKOMINFO - D‎ua pengedar narkoba jenis ganja di Kota Tangerang Selatan diringkus tim buser Polsek Serpong. Keduanya ditangkap di dua lokasi berbeda yakni di wilayah Serpong dan Cisauk, Minggu (29/3/2015) siang. Sebungkus plastik berisi sabu dan ganja disita petugas dari tangan keduanya.

Kanit Reskrim Polsek Serpong, AKP Toto Daniyanto mengatakan tersangka bernama Suherman alias Acun,25 tahun, dibekuk polisi saat menunggu pembeli sabu di sebuah SPBU German Centre yang berada di Kel. Lengkong Gudang, Kec. Serpong, Tangerang Selatan.

Menurut AKP Toto Daniyanto, penangkapan berawal ketika tim buser melakukan observasi wilayah di Lengkong Gudang. Saat itu, petugas mencurigai gerak gerik Suherman saat berada di pom bensin. Suherman yang mengaku tengah menunggu temannya itu akhirnya pasrah dibawa petugas ke kantor polisi. “Kecurigaan kami terbukti benar. Saat digeledah, kami temukan sabu seberat 0,4 gram di kantong celananya,” ujar Toto .

Dalam pemeriksaan polisi, Acun mengatakan barang haram itu didapat dari Gerry,36 tahun, yang tinggal di wilayah Cisauk, Kabupaten Tangerang. Tak mau membuang waktu, tim buser langsung menggerebek rumah pria asal Solo, Jawa Tengah tersebut. Ganja seberat 0,5 Kg berhasil ditemukan petugas di plafon kamar mandi.

“Kedua pelaku sudah kami bawa ke kantor polisi untuk diperiksa penyidik,” kata AKP Toto Daniyanto.

Keduanya akan dijerat dengan Pasal 112 dan 114 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

27 Maret 2015

Buang Air Kecil di Pinggir Rel, Suyitno Tewas Tersambar KA

Jumat, 27 Maret 2015 14:50 WIB
PUSKOMINFO - Seorang laki-laki ditemukan tewas tersambar kereta di perlintasan kereta api Jalan Stasiun RT 01/01 Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (27/3/2015) pagi. Korban tersambar kereta usai buang air kecil di pinggir rel.

Korban diketahui bernama Suyitno, 57 tahun, asal Yogyakarta, warga Jl. Kramat I RT 07 RW 01 Kelurahan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Kapolsek Metro Kebayoran Lama, Kompol Riftazudin, mengatakan penemuan mayat tersebut terjadi sekira pukul 09:00 pagi. Jasad korban pertama kali diketahui oleh Hambali, 59 tahun, pedagang di lokasi. Menurut keterangan Hambali, saat itu korban sedang buang air kecil di pinggir rel kereta api dekat tiang lampu. Selesai buang air kecil datang kereta api dari arah Serpong menuju ke Kebayoran Lama hingga korban terserempet.

“Sehingga akhirnya korban terpental dan masuk ke selokan hingga mengakibatkan luka pada bagian Kepala dan korban tewas seketika di lokasi kejadian,” kata kapolsek.

Pada saat kejadian korban menggunakan Kaos Abu-abu dan menggunakan Celana Bahan Panjang warna cokelat. Oleh petugas Polsek Metro Kebayoran Lama jenazah korban kemudian dibawa ke RS Fatmawati guna keperluan visum.

Demi Kebutuhan Sehari-hari, Sekuriti Mencuri di Kantornya Sendiri

Jumat, 27 Maret 2015 09:12 WIB
PUSKOMINFO - Dua sekuriti PT Nusantara Card Semesta (NCS), diamankan polisi lantaran mencuri di kantornya sendiri, Kamis (26/3/2015) siang. Tersangka Erick Saputra, 35 tahun dan Samsul Bahri, 29 tahun, mengaku nekat mencuri handphone (HP) di perusahaan jasa pengiriman barang tersebut lantaran terdesak masalah ekonomi.

"Pengakuan pelaku, hasil curiannya (HP) dijual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujar Kapolsek Metro Palmerah, Kompol Darmawan kepada wartawan, Kamis (26/3/2015).

Kapolsek menerangkan kejahatan mereka terkuak setelah  pegawai IT perusahaan resah karena kantornya sering kemalingan.

Pegawai kantor tersebut sudah mencurigai terhadap perilaku para pelaku. Mereka kemudian mengintai kedua pelaku yang kepergok tengah beraksi di dalam kantor.

Pelaku yang tertangkap basah itu lalu digelandang ke petugas Polsek Palmerah untuk diberkas lalu dijebloskan ke dalam sel tahanan Mapolsek. Dari hasil pemeriksaan,  kata Kapolsek, keduanya mengaku sudah empat kali beraksi. Mereka sukses menggondol sedikitnya 13 handphone dari kantor ekspedisi tersebut.

“Modusnya, pelaku sebelum mengambil (handphone) menutupi kamera CCTV kantor dan masuk ke dalam kantor dengan mengambil kartu akses milik salah satu karyawan,” jelas Kapolsek.

Meski demikian, Kapolsek mengatakan tidak semua handphone curian diamankan pihaknya. Beberapa barang hasil curian itu telah dijual pelaku di sebuah lapak kaki lima. "Beberapa barang bukti lainnya masih bisa diselamatkan. Karena pelaku masih menyimpannya di rumah," ujar Kapolsek.

Atas perbuatannya, pelaku terancam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. g.

Tingkatkan Pelayanan, Pemkot Bekasi Bangun Polsek Jatisampurna

 Peletakan batu pertama pembangunan gedung Polsek Jatisampurna, Polresta Bekasi Kota di Perumahan Kranggan RW 15, Kamis (26/3). [SP/Mikael Niman]  
Acara peletakan batu pertama pembangunan gedung Polsek Jatisampurna, Polresta Bekasi Kota di Perumahan Kranggan RW 15, Kamis (26/3/2015).

Jumat, 27 Maret 2015 08:40 WIB
PUSKOMINFO - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Jawa Barat, mulai pembangunan gedung Polsek Jatisampurna yang berlokasi di Perumahan Kranggan RW 15, Kecamatan Jatisampurna. Peletakan batu pertama tanda dimulai pembangunan dilakukan pada Kamis (26/3/2015) kemarin.

Pembangunan gedung Polsek ini, untuk mempermudah pelayanan masyarakat dan mengurangi tanggung jawab Polsek Pondokgede, dalam menjaga keamanan wilayahnya.  

Selama ini, tiga kecamatan yakni Kecamatan Pondokgede, Jatisampurna dan Pondokmelati merupakan wilayah hukum dari Polsek Pondokgede. Idealnya, satu kecamatan berada di bawah naungan satu Polsek.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, menjelaskan tahap awal pembangunan Polsek Jatisampurna menyerap anggaran Rp 800 juta.

Dengan anggaran itu, Polsek yang berdiri di atas lahan 1.000 meter persegi dan memanfaatkan lahan fasos fasum, pembangunan hanya bisa dilakukan untuk satu lantai saja. Rencananya, akan dibangun hingga tiga lantai dengan total biaya mencapai Rp 3,1 miliar hingga tahun 2016 nanti.

"Kekurangan biayanya, pemerintah daerah akan menggandeng 30 perusahaan yang ada di Jatisampurna," ujar Rahmat Effendi.

Rahmat Effendi mengatakan, apabila tidak tercapai dari penggalangan dana perusahaan di sekitar lokasi, Pemkot Bekasi dan DPRD Kota Bekasi akan bersinergi dengan menggunakan anggaran dari APBD.

Sementara itu, Kapolresta Bekasi Kota, Kombes Pol Rudi Setiawan mengatakan, keberadaan Polsek Jatisampurna menjadi kebutuhan masyarakat dan prioritas Polri dalam meningkatkan pelayanan. Nantinya, Polsek Jatisampurna akan diisi sekitar 100 personel.

Saat ini, kekuatan personel Polsek Pondokgede mencapai 164 personel untuk menjaga kamtibmas dari 3 kecamatan yang mencapai 442.419 orang dengan perbandingan 1:2.961 jiwa. Satu personel polisi menjaga sekitar 2.961 orang. 

"Negara maju idealnya 1: 400 jiwa. Anggota Polsek Pondokgede kelebihan beban tugas sehingga pelaksanaan tugas tidak maksimal dijalankan," ujar Kapolres.

Polsek Pamulang Ringkus Tiga Pengedar Ganja


Tiga Warga Ciputat Dibekuk Polisi

Jumat, 27 Maret 2015 08:11 WIB
PUSKOMINFO - Tiga pengedar ganja di kawasan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, dicokok petugas Polsek Pamulang, Kamis (26/3/2015). Dari ketiganya disita ratusan gram ganja yang ditemukan di rumah para pelaku.

"Kami terima laporan adanya praktik peredaran ganja di kawasan Ciputat. Lantas kami mendalami laporan tersebut, ternyata benar," kata Kapolsek Pamulang, Kompol Dody Ferdinand Sanjaya kepada wartawan, Kamis (26/3/2015).

Usai melakukan pendalaman, kata Kapolsek, pihaknya mendapatkan identitas para pelaku tersebut, yakni RG, 21 tahun dan CA, 21 tahun. Keduanya diketahui sebagai warga Kampung Sawah Lama, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

"Mereka kami amankan di kediamannya. Di rumah RG kami temukan satu paket ganja kering seberat 96,34 gram dan satu paket ganja kering berisi 37,36 gr‎am. Sedang di rumah CA ditemukan satu paket ganja kering berat 972 gram,"‎ bebernya.

Usai ditangkap, kata Kapolsek, keduanya diperiksa. Hasil pemeriksaan itu, pihaknya kembali mengantongi identitas dua pelaku lainnya yang di duga sebagai pengedar dari komplotan yang sama, yakni SP dan AS, 28 tahun, yang juga warga Ciputat.

"AS kami tangkap dikediamannya, di rumahnya kami temukan enam bungkus paket ganja. Ada yang berisi 829 gram, 55,30 gram, 5,74 gram, 6,48 gram, 6,50 gram, dan 11,16 gram. Sedang SP, saat kami gerebek rumahnya dia tidak ada. Sampai sekarang SP masih kami kejar," jelas Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, meskipun SP berhasil kabur dari penggerebekan di rumahnya. Pihaknya menemukan tujuh kilogram daun ganja kering di rumahnya.

Kini, ketiga orang tersebut sudah berada di Polsek Pamulang untuk menyelidiki lebih lanjut.

Edarkan Sabu, Pensiunan PNS Dibekuk Polres Metro Jakarta Pusat

Jumat, 27 Maret 2015 08:01 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pensiunan PNS berinisial M alias Pakde, 58 tahun, dibekuk petugas Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, karena mengedarkan sabu. Dari tangan Pakde disita 9,8 gram narkoba jenis sabu.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Robert Sitinjak mengungkapkan, penangkapan Pakde bermula dari keterangan T alias Kebo, 37 tahun, pengedar sabu yang sebelumnya ditangkap di kontrakan di Jalan Peta Selatan, Kalideres, Jakarta Barat pada Jumat 20 Maret lalu. Kebo diamankan bersama barang bukti sabu seberat 3,7 gram.

Usai diamankan, lanjutnya, Kebo pun menjalani pemeriksaan dan mengaku barang haram tersebut didapatkan dari Pakde beberapa hari sebelum penangkapan. Dari keterangan Kebo, polisi menangkap Pakde beserta sabu seberat 9,8 gram dan ekstasi warna hijau seberat 3,34 gram di rumahnya yang beralamat di Jalan Mira Nomor 182 RT 15/07, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu 21 Maret lalu.

“Selain Kebo dan Pakde, kita menangkap lima pengedar lain. Mereka adalah kelompok Kalideres yang narkobanya boleh beli dari Pakde,” ujar AKBP Sitinjak di Polres Metro Jakarta Pusat, Kamis (26/3/2015) kemarin. Lima pengedar yang diringkus di antaranya,  EST, 49 tahun, OH alias Jawa, 20 tahun, M alias Arab, 43 tahun dan WS alias Mr X, 34 tahun.

"Semuanya ditangkap di Gang Laler, Kemayoran, Jakarta Pusat bersamaan. Total sabu yang kita sita dari kelompok Kemayoran dan Kalideres sebanyak 55 gram atau senilai Rp120 juta jika diuangkan,” tutupnya.