16 April 2014

Polresta Bandara Soetta Bekuk Tiga Pengedar Narkoba, Sita 42 Kg Ganja

Rabu, 16 April 2014 15:30 WIB
PUSKOMINFO - Tiga tersangka pengedar ganja yang memanfaatkan areal Bandara Soekarno Hatta (Soetta) sebagai tempat transaksi barang haram, digulung petugas Satuan Narkoba Polresta Bandara Soetta, Rabu (16/4/2014). Dari tangan mereka disita barang bukti berupa 42 kg ganja dan 8 gram shabu.

Kasat Narkoba Polresta Bandara Soetta, Kompol Guntur M.Tariq,SIK didampingi Kanit Iptu Bambang Askar, menyatakan, penangkapan ketiga tersangka pengedar ganja dan shabu itu bermula dari informasi adanya peredaran narkoba di Terminal 3 Bandara Soetta.

Petugas kemudian menyamar sebagai pembeli dengan mentranfer sejumlah uang kepada satu tersangka untuk pembelian ganja.”Kami transaksi dengan tersangka di wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat,” jelas Kompol Guntur.

Pancingan tersebut ternyata berhasil dan membuat para pelaku percaya meski transaksi dengan polisi yang menyamar jadi pembeli. Akhirnya, mereka pun janjian ketemuan di kawasan Sukabumi Ilir, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Ternyata saat transaksi, satu pelaku berupaya melawan karena mengetahui kalau pembeli barang haram itu polisi. Petugas terpaksa menembak betis Deny alias Denok. Sedang tersangka lainnya Ozi dan Caak menyerah.

“Kami masih mengembangkan kasus ini,” kata Kompol Guntur.

Mengaku WN Brunai Tipu Pengusaha Indonesia Raup Miliaran Rupiah

Rabu, 16 April 2014 11:36 WIB
PUSKOMINFO - Lima pelaku penipuan, mengaku sebagai WN Brunai Darussalam, ditangkap petugas Polsek Metro Tanah Abang di Hotel Millenium, Selasa (15/4/2014) malam. Komplotan penipu tersebut telah meraup miliaran rupiah dari pengusaha Indonesia yang diajak investasi di bidang elektronik, yang ternyata semua itu fiktif belaka. Korban seperti dihipnotis sehingga mengikuti kemauan mereka, termasuk memberikan ATM untuk dikuras uangnya.

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Kus Subiyantoro MSi mengatakan terungkapnya kasus penipuan yang dilakukan kawanan penipu mengaku sebagai WN Brunai Darussalam ini terungkap tak lama setelah korban melaporkan peristiwa yang menimpanya ke polisi.

“Kasus ini cepat terungkap berkat cepatnya korban melapor. Diperkirakan sudah puluhan orang yang menjadi korban penipuan dengan hasil miliaran rupiah,” ujar AKBP Kus Subiyantoro.

Menurut AKBP Kus Subiyantoro, setelah mendapat laporan, ia bersama Kanit Reskrim, Kompol Ardiansyah terjun langsung ke hotel untuk membekuk para pelaku yang dikenal licin dan profesional tersebut.

Dengan berpakaian preman, Kapolsek memburu pelaku di Hotel Millenium yang menjadi tempat menginap para pelaku. Petugas menyusuri setiap lorong untuk mencari lima pria yang masuk dalam komplotan penipu dan hipnotis itu.

Setelah koordinasi dengan pihak hotel, petugas akhirnya mengetahui kamar yang dipakai pelaku menginap. Petugas langsung menggerebek kamar tersebut dan menangkap para pelaku.

“Kami masih mengembangkan kasus ini,” kata Kapolsek.

Kepada pihak-pihak yang telah menjadi korban penipuan dari kawanan pria mengaku WN Brunai ini, Kapolsek berharap agar segera melaporkan kasusnya ke Polsek Metro Tanah Abang.

Diduga Akibat Percikan Bara Rokok, Kios Tambal Ban Ludes Terbakar

Rabu, 16 April 2014 08:03 WIB
PUSKOMINFO - Si jago merah melalap sebuah kios tambal ban di Jl. Simpang Kramat RT 03/02 Bojong Sari, Sawangan, Kota Depok. Diduga penyebab terbakarnya kios lantaran adanya percikan api dari rokok saat pemilik bengkel, Marjuki, 45 tahun, tengah melayani pelanggan, untuk menambal ban.

Peristiwa terjadi pada Selasa (15/4/2014) sekira pukul 18:00 WIB. Menurut keterangan korban, pada saat ia mengganti ban motor di depan kiosnya, tiba-tiba muncul api dari dalam kios. Api cepat membesar hingga membakar seluruh kios.

Dugaan sementara, penyebab kebakaran akibat adanya percikan api dari puntung rokok kemudian menyambar bensin di lokasi dan langsung membesar.

Api berhasil dipadamkan dalam tempo 20 menit dengan bantuan 2 unit mobil pemadam kebakaran dibantu warga sekitar.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun tak ada barang satupun yang bisa diselamatkan. Kerugian diperkirakan sekira Rp15 juta.

Pembunuh Veni Ryunaoki Ditangkap

Rabu, 16 April 2014 07:39 WIB  
PUSKOMINFO - Polisi menangkap tersangka pembunuh Veni Ryunaoki, yakni Budi Darmawan, 25 tahun, pada Selasa (15/4/2014) sekira pukul 02:00 WIB di Pademangan, Jakarta Utara. Budi Darmawan sehari-hari diketahui bekerja sebagai tukang bangunan. Veni adalah korban pembunuhan di kamar kosnya di Jalan Ampera 4, RT11/08, Pademangan Barat, Jakarta Utara, Jumat (11/4/2014) silam.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara, Ajun Komisaris Besar Daddy Hartady mengatakan, polisi berhasil melacak keberadaan tersangka berdasarkan sinyal telepon genggamnya.

"Pelaku ditangkap di tempat proyek bangunan di Gg 15, Pademangan Barat. Tim reskrim melacak sinyal Blackberry milik korban yang masih menyala," ujar AKBP Daddy di Markas Polsek Pademangan, Selasa (15/4/2014) sore.

AKBP Daddy melanjutkan, pelaku yang diketahui warga Sukabumi tersebut melakukan pembunuhan lantaran tergiur dengan telepon genggam milik korban. Pelaku tengah membutuhkan uang untuk menikahi pacarnya.

Awalnya, pelaku melihat korban sedang berjalan kaki. Ia pun lantas mengikuti korban hingga ke rumah kosnya. Setibanya di rumah kos korban, pelaku tidak langsung melancarkan aksinya. Budi dikatakan memutari rumah kos selama tiga jam. Setelah tiga jam, dan situasi sepi, tersangka pun masuk ke kamar korban melalui jendela kamar.

Setelah masuk ke kamar korban sekira pukul 02:00 WIB, pelaku langsung mematikan lampu kamar. Melihat pelaku masuk, korban sontak berteriak. Namun, pelaku langsung membekap mulut korban.

AKBP Daddy melanjutkan, saat korban berontak dan mengeluarkan suara, para tetangganya sempat menegurnya dengan cara mengetuk pintu kosan. Akan tetapi, korban tidak bisa melawan. Pelaku pun melilit leher korban dengan kabel penyedot udara yang ada di kamar. Tak lama kemudian, korban pun tewas.

Budi mengaku tidak memiliki rencana untuk membunuh korban. Ia panik saat hendak mencuri, korban justru terbangun dari tidurnya dan berteriak.

Sementara itu barang bukti yang berhasil disita adalah 1 buah Blackberry Bold tipe 9900 milik korban, 1 buah iPad milik korban, uang Rp 700.000 dari hasil penjualan Ipad, 1 buah kabel warna putih dengan panjang 2 meter, 1 buah kotak handphone, 1 buah potong baju berwarna krem, 1 potong celana dalam berwarna hitam, 1 buah topi berwarna hijau, dan 1 buah celana pendek.

Akibat perbuatannya pelaku dijerat pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 16 April 2014

Rabu, 16 April 2014 07:24 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK keliling wilayah DKI Jakarta, Rabu 16 April 2014, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:
 
1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Ps. Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : Citraland
STNK: Citraland

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Astra Sunter 2
STNK: Pos Pol Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 12 :00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

15 April 2014

Karyawati Tabrak Motor Penjambret di Tebet, Satu Pelaku Ditangkap

Selasa, 15 April 2014 17:20 WIB
PUSKOMINFO - Takut tas miliknya dirampas, dua karyawati tabrak jambret peseda motor hingga terjungkal di Jalan MT Haryono, Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (15/4/2014) malam sekira pukul 23:30 WIB. Keberanian Iin Nurhayati, 35 tahun, dan Nana Romansyah, 38 tahun, patut diacungi jempol.

Pelaku yang terjungkal bernama Fahmi Riantoni, 32, warga Matraman Salemba Kebon Manggis, Kec. Matraman, Jakarta Timur akhirnya dapat diringkus, sedangkan satu kawanannya, R, berhasil kabur..


Kapolsek Tebet Kompol I Ketut Sudarma didampingi Kanit Reskrim Iptu Budi Setiyono mengatakan korban saat itu sedang mencari kos-kosan di kawasan Tebet dari arah Cawang.

Korban menggunakan sepeda motor Honda Scoppy bernopol B 3834 THS tiba-tiba dipepet motor Satria F bernopol B 3275 TLS berwarna biru oleh dua pelaku di perempatan Pancoran, Jakarta Selatan. Tas korban berwarna coklat berisi uang Rp 4 juta, dua HP Samsung Galaxy S4 dan Blackberry, dan kacamata seharga Rp 7 Juta dirampas.

“Usai dijambret, korban tidak tinggal diam dan mengejar sampai di Kebon Baru, Tebet, Jaksel hingga menabrak pelaku sampai jatuh,” katanya. Kedua korban juga ikut terjatuh.

Usai keempatnya terjungkal dari sepeda motor meski luka-luka, Iin meneriaki maling pelaku hingga masa datang dan mengeroyok kedua pelaku.

“Salah satu pelaku rekannya kabur sampai menyebrang tol arah Cikoko,” tambah Iptu Budi Setiyono.

Petugas Polsek Tebet yang tiba di lokasi langsung menggiring pelaku berikut barang bukti ke Mapolsek Tebet.

Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ungkap Judi Bola Online Beromset 30 Miliar

Selasa, 15 April 2014 17:09 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkap perjudian bola online melalui situs www.sbobet.com. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan, tiga orang ditetapkan sebagai tersangka.

"Tersangka yang ditangkap adalah SG, 38 tahun, AN, 37 tahun, dan DJ, 49 tahun," kata Kombes Pol Rikwanto, Selasa (15/4/2014).

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan mengatakan, ketiga pelaku merupakan agen judi online yang berpusat di luar negeri. Mereka ditangkap di tempat berbeda yaitu di Duren Sawit, Jakarta Timur, dan di wilayah Grogol, Jakarta Barat.

Kasus perjudian itu terungkap melalui laporan masyarakat, mengenai rumah yang dijadikan tempat berjudi melalui media internet di Kampung Pertanian Selatan, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (13/4/2014) lalu. Kemudian, melalui pengembangan polisi seluruh tersangka dapat diringkus.

Judi online ini memiliki peraturan seperti harus membayar uang senilai Rp 50 ribu untuk mendaftar. Setelah itu diberi username dan password agar bisa ikut bertaruh. Minimal taruhan Rp 50 ribu dan maksimal Rp 100 juta.

Pengiriman uang harus melalui rekening, jika mencapai Rp 100 juta. Dan uang kemenangan judi yang diterima pemain pun dikirim melalui rekening. Pembayaran kepada pemain yang menang dilakukan pada Selasa dan Jumat.

AKBP Herry mengatakan, untuk uang pemain yang kalah akan dibiarkan begitu saja, yang nantinya akan dipakai untuk membayar pemain yang menang.

AKBP Herry melanjutkan, para tersangka hanya agen dan pusatnya diduga berada di Kamboja. ''Gaji tersangka hanya Rp 4 juta perbulan, sementara omset ke pusatnya bisa mencapai Rp 30 miliar,'' katanya.

Situs tersebut juga sudah diblokir oleh pihak kepolisian. Selain itu, polisi juga akan melakukan penyelidikan melalui dunia maya terkait situs judi.

Permainan judi bola online tidak begitu sulit. Pemain hanya mendaftar dan memilih pertandingan. Setelah memilih pertandingan, pemain diwajibkan untuk memilih tim yang menang.

Waspada Penipuan Berkedok Kupon Undian Berhadiah di Kemasan Produk Makanan dan Minuman

Selasa, 15 April 2014 16:15 WIB
PUSKOMINFO - Warga masyarakat dihimbau untuk waspada terhadap aksi penipuan berkedok kupon berhadiah di dalam kemasan produk makanan atau minuman tertentu. Pasalnya, pada Jumat (11/4/2014), Patugas Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap penipuan berkedok kupon berhadiah di dalam kemasan produk PT. Nestle Indonesia, Tbk.

Untuk meyakinkan para korbannya, komplotan penipu tidak hanya mencantumkan nama perusahaan, juga mencantumkan foto Dirut PT. Nestle, pejabat dari Departemen Sosial , pejabat notaris, bahkan pejabat  Polda Metro Jaya.

"Modus operandi pelaku dengan cara dicetak dan disebarkan di emperan toko, memasukan cetakan undian ke kemasan salah satu produk susu," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Rikwanto kepada wartawan, di kantornya, Jakarta, Selasa (15/4/2014).

"Setelah itu pelaku mendatangi supermarket berpura-pura jadi pembeli. Kemudian, menyobek kemasan dan memasukkan kupon dan dirapikan kembali," lanjutnya.

Kabid Humas mengimbau, para konsumen lebih berhati-hati kalau ada yang meminta uang sebagai tebusan kupon.

"Untuk para konsumen, agar  lebih berhati-hati kalau ada yang meminta uang tebusan, kupon berhadiah bisa jadi itu penipuan," tandasnya.

Pura-Pura Belanja, Dua Pelaku Curanmor Gasak Tabung Gas dari Toko Kelontong di Pasar Minggu

Selasa, 15 April 2014 14:13 WIB
PUSKOMINFO - Pura-pura membeli tabung gas LPG, dua pria kepergok mencuri di Toko Yayan, Jalan Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (14/4/2014) malam. Namun, aksi pelaku kepergok korban kemudian diteriaki hingga satu pelaku ditangkap dan dihakimi warga.

Pelaku tertangkap bernama Maulana, 31 tahun, warga Mampang Prapatan IV, Jakarta Selatan, sempat diamuk massa lantaran membopong sebuah tabung gas Elpiji 12 kg dari toko kelontong milik Ahmad Sofyan, 49 tahun. Sedang rekan Maulana berhasil meloloskan diri dari kejaran warga.

Peristiwa berawal ketika korban yang sedang mencuci motor di samping toko miliknya mendengar suara gaduh di toko. Saat dicek, ternyata ada dua pria yang mencuri tabung gas saat warung dilayani anak buahnya. Keduanya terlihat hendak kabur membawa tabung gas 12 kg dari tokonya.

Sofyan kemudian teriak maling dan didengar warga. Pelaku pun dikejar dan berhasil ditangkap. Kesal dengan ulah pelaku, massa kemudian menghakiminya.

Petugas Polsek Metro Pasar Minggu dipimpin Kanit Reskrim, AKP Murgiyanto segera mengamankan pelaku dari amuk massa.

“Kami masih memburu pelaku lain yang sudah diketahui identitasnya. Mereka adalah maling sepeda motor dengan modus berpura-pura membeli di toko. Sasaran utamanya adalah sepeda motor, namun mereka hanya bisa menggasak tabung gas,” kata Kapolsek Metro Pasar Minggu, Kompol Adri Desas Furyanto kepada wartawan, Selasa (15/4/2014).

Wanita Tanpa Identitas Tewas Tertabrak Kereta di Pasar Minggu

Selasa, 15 April 2014 09:05 WIB
PUSKOMINFO - Seorang wanita pejalan kaki tewas tersambar KRL ketika akan menyeberang di perlintasan sekitar Jalan Raya Poltangan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Wanita tanpa identitas yang mengenakan baju berwarna merah muda tersebut, tewas seketika dengan luka cukup parah.

Menurut Kapolsek Metro Pasar Minggu, Kompol Adri Desas Furyanto, korban tewas seketika setelah tersambar KRL dari Bogor-Jakarta.

"Ada dua saksi mata yang kami minta keterangannya, mereka melihat korban menyeberang rel tanpa melihat kanan kiri," katanya kepada wartawan, Selasa (15/4/2014).

Mayat korban langsung dibawa ke RSCM untuk diautopsi. Berdasarkan pemeriksaan di TKP, korban adalah wanita diperkirakan berumur 30 tahun, mengenakan baju warna merah muda, celana pendek dan sendal jepit.