24 November 2014

Polsek Metro Cilincing Ringkus Dua dari Tiga Pembunuh Rekan Sendiri


Foto- Kanit Reskrim Polsek Cilincibg, AKP Andri Suharto memeriksa dua tersangka pembunuh rekannya sendiri diamankan di Polsek Cilincing. (ilham)
Kanit Reskrim Polsek Metro Cilincibg, AKP Andri Suharto memeriksa dua tersangka pembunuh rekannya yang jenazahnya dibuang di BKT Rorotan, Minggu (2/11/2014) lalu. 
 
Senin, 24 November 2014 12:56 WIB
PUSKOMINFO - Dua dari tiga pelaku pembunuh remaja yang ditemukan membusuk di pinggir kali Banjir Kanal Timur (BKT), Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara diringkus anggota Polsek Cilincing, Senin (24/11/2014). Dua tersangka yakni AB,16 tahun dan MT, 15 tahun, tak lain merupakan rekan korban sendiri. Satu rekan tersangka lagi, AJ masih diburu petugas.
 
Korban, Samu’un, 17 tahun, warga Kampung Bali Tanggul RT 01/17, Segara Makmur, Tarumajaya, Bekasi tewas akibat jeratan rantai di bagian lehernya. “Para tersangka melakukan pembunuhan ingin menguasai sepeda motor Mio Soul milik korban,” kata Kapolsek Metro Cilincing, Kompol Edi Purnawan.
 
Terungkapnya kasus pembunuhan itu berawal dari ditangkapnya tersangka AB, warga Jalan Harapan Mulya Tahap 1, Tarumajaya, Bekasi melakukan pencurian motor di Cilincing. Dari hasil penyelidikan petugas menemukan kesamaan nama dan foto AB dengan pelaku pembunuh Samu’un.
 
“Kami lakukan pemeriksaan, tapi AB tidak mengakuinya. Namun dari hasil pengembangan kita tangkap rekannya, MT di Pos sentul RT04/09, Balaraja Barat, Tangerang dan mengakui ikut membunuh Samu’un,” ujar Kapolsek.
 
Keterangan, MT tersebut membuat AB tidak bisa menghindar lagi dan mengakui bahwa ikut membunuh dengan cara menjerat leher korban menggunakan kalung rantai motor, sekitar pukul:02.00 WIB dinihari.
 
“Awalnya korban, AB dan MT jalan bersama menggunakan seped motor di Tarumajaya, tapi ditengah jalan ban motor AB bocor. Dan korban sempat mendorong motor tersangka pakai kaki sambil jalan naik motor,” tukas Kapolsek.
 
“Di tengah jalan korban dan tersangka bertemu dengan AJ (DPO), mereka kemudian ke jalan perumahan Bojong Mas, Tarumajaya. Di situ korban dihabisi dan mayatnya dibonceng dipegangi dan dikenakan helem. Kemudian dibuang dipinggir BKT,” sambung Kapolsek, sembari mengatakan untuk menutupi identitas korban para tersangka melucuti pakaiannya hingga tinggal celana dalam.

Rekan tersangka, AJ sebagai otak pembunuhan hingga kini masih dilakukan pengejaran oleh petugas.

“Dari keterangan tersangka aksi perampasan sepeda motor yang sering terjadi di BKT ternyata dilakukan kawanan tersebut. Untuk pakaian korban kita temukan 500 meter dari lokasi pembuangan mayat,” tambah Kanit Reskrim Polsek Metro Cilincing, AKP Andri Suharto.

Karena lokasi pembunuhan berada di Tarumajaya, Polsek Cilincing melimpahkan kasus tersebut ke Polsek Tarumajaya untuk pengembangan selanjutnya.

Seperti diberitakan, Sesosok mayat lelaki ditemukan warga di pinggir kali BKT, Sungai Kendal RT 05 RW 08 Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (2/11/2014) pagi. Saat ditemukan mayat tanpa identitas itu dalam keadaan telanjang dan hanya mengenakan celana dalam warna abu-abu. Saat ditemukan, wWajah korban tidak dapat dikenali karena kulit kepala telah mengelupas akibat membusuk dalam posisi telungkup di sampah ditumpukan sampah.

Dihajar Truk, Tiga Orang Tewas Saat Boncengan Sepeda Motor

Senin, 24 November 2014 11:40 WIB
PUSKOMINFO - Tiga orang tewas saat berboncengan sepeda motor dihajar truk trailer di Jalan Kapuk Kamal Muara 4, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (24/11/2014) pagi. Tiga korban tersebut tidak diketahui namanya, lantaran tidak ditemukan identitasnya.

Kecelakaan terjadi sekira pukul 06:30 WIB, saat kejadian ketiga korban melaju menggunakan motor B 6412 GBG. Persis di depan PT Budi Muara Text, tiba-tiba dihajar truk trailer B 9892 UCC.


Ketiga korban yang terdiri dari 1 pria dan perempuan dewasa berusia sekitar dua puluhan itu tewas bersama seorang bocah lelaki yang turut membonceng di motor.

Namun sayangnya, pihak kepolisian belum mengetahui identitas korban yang ditabrak oleh truk trailer yang dikemudikan oleh Jepri Priatna.

Kanit Lantas Polsek Metro Penjaringan, Kompol Sugeng, mengatakan para korban yang tewas belum diketahui identitasnya. Hal itu dikarenakan tidak ditemukan identitas pada korban.

“Petugas kita masih lakukan penanganan. Korbannya, 1 pria dan wanita dewasa serta 1 anak sudah dievakuasi ke RSCM untuk otopsi,” ujarnya.

Dikatakan Kompol Sugeng, saat ini pihak Kepolisian masih menghimpun keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui bagaimana kecelakaan terjadi. Sopir dan kendaraan yang menabrak pun sudah diamankan ke unit laka lantas untuk dimintai keterangan.

“Kita menduga mereka sekeluarga. Saat ini petugas kita masih lakukan olah TKP di lokasi,” tandasnya.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 24 November 2014

sim.jpg















Senin, 24 November 2014  07:54 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Senin 24 November 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

23 November 2014

Pesta Ganja di Ruang Karaoke, 10 Pemuda Diamankan Polsek Metro Pamulang

Minggu, 23 November 2014 20:44 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Pamulang mengamankan 10 pemuda saat sedang pesta ganja di kamar karaoke di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (22/11/2014) malam.

Sebelumnya, polisi mencium bau ganja di dalam ruang karaoke yang berisi 10 pemuda tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Metro Pamulang, AKP Sainan Lubis membenarkan penangkapan ke-10 pemuda tersebut.

"Saat ini para pemuda itu masih menjalani pemeriksaan, guna penyelidikan lebih lanjut," kata AKP Sainan kepada wartawan, Minggu (23/11/2014).

Saat diamankan, menurut dia, sembilan pemuda diduga menjadi pengguna. Sedangkan satu orang terbukti kedapatan membawa barang terlarang itu.

“Hingga saat ini kami masih memintai keterangan dari sejumlah pekerja tempat hiburan malam, guna mengungkap bisa masuknya barang haram tersebut,” terangnya.


Nongkrong di Rel Sambil Gunakan Earphone, Dua ABG Tewas Disambar Cirebon Ekspres

Minggu, 23 November 2014 20:36 WIB
PUSKOMINFO - Asyik nongkrong di rel sambil mendengarkan musik gunakan earphone, dua ABG di Bekasi tewas tersambar kereta api Cirebon Ekspres.

Peristiwa maut tersebut terjadi di perlintasan kereta yang berada di Kampung Bojong Koneng, Telagamurni, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Sabtu (22/11/2014) malam sekira pukul 20:30 WIB.


Kedua remaja yang tewas adalah M Zamiardi Fazri, 14 tahun dan Muhfid Rohmat, 15 tahun.

Keterangan saksi-saksi di lokasi, saat kejadian kedua korban bersama teman-temannya sedang asyik mendengarkan musik pakai earphone.

Saat keduanya asyik bermain, tiba-tiba dari arah barat KA Cirebon Ekspres, jurusan Gambir-Cirebon melintas dengan kecepatan tinggi. Bahkan, warga sudah meneriaki korban bahwa ada kereta yang akan lewat, namun korban hanya tertawa sambil mendengarkan musik.

Alhasil, kata dia, kedua korban kaget setelah kereta mendekat kemudian teserempet dan jatuh. Warga berusaha menolong korban yang terserempet tersebut. Namun, kedua korban tewas di lokasi kejadian dan petugas membawanya ke RSUD Kabupaten Bekasi.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas Polresta Bekasi Kabupaten, Iptu Makmur membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, korban tewas berjumlah dua orang dan masih remaja.

”Dugaan sementara korban tak mendengar ada kereta akan melintas,” katanya.

Saat ini, kata dia, jenasah kedua korban sudah diambil pihak keluarga untuk segera dikebumikan. Kasus ini ditangani Polsek Cikarang Barat dan Polresta Bekasi Kabupaten.

Polresta Bekasi Kota Bekuk Pembuat Uang Palsu Beromzet Miliaran Rupiah

Minggu, 23 November 2014 20:25 WIB
PUSKOMINFO - Unit Reskrim Polresta Bekasi Kota menangkap sembilan pelaku pengedar uang palsu beromzet miliaran rupiah, di wilayah Bekasi Timur, Kota Bekasi. Mereka ditangkap berikut barang pembuatan uang palsu tersebut.

Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan dua mesin cetak pembuat uang palsu, printer, komputer, tinta, serta kertas yang dijadikan bahan pembuat uang palsu.

Tertangkapnya sembilan tersangka pembuat uang palsu ini, oleh pihak Kepolisian disebutkan hasil laporan dari masyarakat. Pasalnya, peredaran uang palsu tersebut sudah meresahkan masyarakat di wilayah Kota Bekasi.

Tak lama mendapat laporan, polisi langsung mencium lokasi pembuatan bisnis haram tersebut. Polisi langsung menggerebek sebuah rumah di wilayah Bekasi Timur, Kota Bekasi yang dijadikan tempat pembuatan uang palsu tersebut.

"Iya benar, sudah kami tangkap," kata Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kota, Kompol Ujang Rohanda, saat dihubungi wartawan, Sabtu (22/11/2014).

Namun, Kompol Ujang tak mau banyak berkomentar atas hasil penangkapan yang dilakukan pada Jumat 21 November 2014, malam. Dia hanya mengatakan, baru akan membeberkan penangkapan ini Senin 24 November mendatang.
"Rencananya, Senin baru akan kami rilis kasus penangkapan uang palsu ini," paparnya.

Saat ini kesembilan pelaku masih dalam pemeriksaan pihak Kepolisian, untuk kepentingan pengembangan. Kabarnya, masih ada beberapa tersangka lain yang dalam pengejaran pihak Mapolresta Bekasi Kota.

22 November 2014

Polsek Metro Pademangan Bekuk Pengedar Narkoba di Tempat Hiburan

Sabtu, 22 November 2014 21:19 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Pademangan membekuk seorang pengedar narkoba yang kerap beraksi di tempat hiburan malam di wilayah Jakarta Utara.Pria yang diketahui bernama Hendri Gunawan, 44 tahun, dibekuk di Jalan Aladin Fajar Raya Blok 3A Kelurahan Penjagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Tersangka Hendri dibekuk pada Jumat (21/11/2014) dinihari, usai pulang dari tempat hiburan malam. Saat polisi membekuk Hendri, dari dalam kantong celananya, polisi menemukan satu kantong plastik klip berukuran sedang berisi sabu seberat 26,12 gram dan 39 butir ecstasy.

Dihadapan polisi, Hendri mengaku sudah setahun mengedarkan barang haram tersebut. Untuk mengelabui polisi, Hendri mengirimkan barang haram itu menggunakan jasa kurir tukang ojek.

"Saya pakai kurir ojek dalam mengedarkan, dengan upah Rp 200.000 sampai Rp 300.000 untuk sekali antar," ujar Hendri kepada petugas.

Hendri mengakui, mendapatkan barang haram tersebut dari rekannya yang berada di Jakarta Barat, kemudian narkoba tersebut diedarkan ke jaringannya melewati jasa tukang ojek.

"Jika ada permintaan, mereka tidak bertemu dengan saya hanya berkomunikasi lewat handphone," katanya.

Sementara itu, Kapolsek Metro Pademangan, Kompol Benny Alamsyah, mengatakan ditangkapnya Hendri berdasarkan hasil laporan dari warga sekitar. Warga di sana mengaku kerap melihat tersangka pulang dini hari dan dikenal tertutup dengan warga sekitar.

Berbekal informasi itu, kata Kapolsek, polisi langsung melakukan pengintaian. Saat pelaku keluar dari tempat hiburan berupa cafe, polisi langsung menciduk tersangka. "Saat di jalan langsung kita bekuk dia (tersangka)," kata Kapolsek.

Kapolsek menjelaskan, saat digeledah polisi mengamankan beberapa barang bukti. Kemudian polisi melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah tersangka di Jalan Bakti Mulia RT 06/02 Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.

Dalam penggeledahan di rumah tersangka, pihak kepolisian menemukan beberapa barang bukti seperti uang Rp 1.680.000, lima bungkus plastik klip kecil berisikan Narkotika jenis sabu dengan jumlah berat 2,96 gram.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Undang-undang No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun.

Bengkel Las Ludes Terbakar di Kalibata

Sabtu, 22 November 2014 20:57 WIB
PUSKOMINFO - Bengkel las Sinar Jaya di Jalan Warung Jati Timur, RT 04 RW 09, Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (22/11/2014) sore, ludes terbakar. Kebakaran disebabkan tiner yang terkena percikan api dari proses pengelasan sebuah teralis di bengkel itu.

Kasi Humas Polsek Metro Pancoran, Bripka Rubiyanto mengatakan, saat kejadian empat orang karyawan bengkel las milik Yanto M sedang melakukan pengelasan teralis di bengkel tersebut.

"Ada sebuah tiner di samping saksi, Mulyadi, 30 tahun. Saat mengelas, percikan apinya mengenai tiner tersebut. Tiba-tiba saja api pun membesar dengan cepat dan membakar seluruh bengkel," ujarnya.


Namun, kata Bripka Ruby, tidak terdapat korban jiwa atas insiden tersebut. Sebab, saat api membesar, keempat orang karyawan itu langsung lari keluar bengkel.

"Api akhirnya dapat dipadamkan menggunakan lima unit mobil damkar pada sekira pukul 15:10 WIB. Sedang saat ini, kami masih mengumpulkan informasi terkait kerugiannya. Tapi, diperkirakan kerugiannya mencapai ratusan juta rupiah," tutupnya.

Polda Metro Jaya Kerahkan 2.700 Polantas untuk Operasi Zebra Jaya 2014

Sabtu, 22 November 2014 20:41 WIB
PUSKOMINFO - Sedikitnya jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan mengerahkan 2.700 personel dalam rangka Operasi Zebra Jaya 2014 yang mulai digelar pekan depan.

Personil kepolisian yang bertugas akan disebar di sejumlah lokasi yang dinilai sebagai titik rawan pelanggaran lalu lintas.

"Personel yang diturunkan sebanyak 2.700 Personel, mulai tanggal 26 November sampai 9 Desember 2014," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Restu Mulya Budiyanto, Sabtu (22/11/2014).

Berdasarkan peta yang telah digambarkan, wilayah Ibukota terdapat cukup banyak yang menjadi lokasi rawan pelanggaran lalu lintas. Seperti halnya di kawasan Lenteng Agung, Kampung Melayu, Joglo, Dukuh Atas dan Slipi.

"Kebanyakan melawan arus (lalu lintas) untuk sepeda motor. Parahnya lagi kalau melawan arus juga tidak pakai helm. Kalau di Slipi kebanyakan bus-bus yang menaikan dan menurunkan penumpang," ujarnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga tidak menutup kemungkinan akan menindak kendaraan yang dilarang melintas di jalur Bus Transjakarta.

"Termasuk kegiatan bersayap, menerobos jalur busway. Ini dilakukan di kegiatan rutin yang ditingkatkan," tambahnya.

Tabrak Pengendara Sepeda Motor, Bus TransJakarta Diamuk Massa

Sabtu, 22 November 2014 20:29 WIB
PUSKOMINFO - Seorang wanita pengendara sepeda motor tertabrak bus Transjakarta di perempatan lampu merah jalan Buncit 4, Jakarta Selatan, Sabtu (22/11/2014) siang.

Tri Ratu Martini, wanita yang menjadi korban kecelakaan ini mengatakan kejadian tersebut disebabkan bus Transjakarta dari arah Mampang Prapatan menuju Ragunan menerobos lampu lalu lintas.

"Dia yang salah, padahal lampu giliran dia sudah merah," kata Tri Ratu kepada petugas kepolisian.

Ratu mengatakan, kejadian tersebut begitu cepat. Parahnya, sepeda motornya sempat terseret beberapa meter dari lokasi kejadian.

"Motor saya nyangkut di depan kolong bus, saya sendiri berhenti keseret karena ada pembatas jalan," ujar Tri Ratu.

Peristiwa yang terjadi sekira pukul 12:30 WIB tersebut membuat Ratu mengalami luka-luka, terutama pada bagian kaki, tangan dan kepala. Demikian juga dengan sepeda motor yang rusak karena terseret.

Kecelakaan yang melibatkan bus Trans Jakarta, di wilayah Buncit, memang bukan kali pertama. Bahkan, usai Ratu tertabrak, massa yang melihat dan berada di sekitar lokasi geram, serta merusak bus milik pemerintah kota DKI Jakarta tersebut.

Akibatnya, kaca bagian belakang bus Trans Jakarta pecah karena terkena timpukan batu.

Beruntung saat kejadian, petugas patroli sedang melintas, dan sang sopir bus Trans Jakarta yang diketahui bernama Komang Putra, langsung diamankan guna menghindari amukan massa.

"Ini aksi spontanitas masa langsung, tapi begitu kita datang, kita langsung evakuasi penumpang, korban, dan juga tersangka," kata petugas patroli, Heru M.A.

Heru menyatakan, korban yang mengalami luka-luka langsung dilakukan perawatan.

"Korban, saksi dan tersangka akan kita mintai keterangan guna penyelidikan lebih lanjut," katanya.