25 Juli 2014

Objek Vital Dijaga Khusus Saat Libur Lebaran

Jumat, 25 Juli 2014 15:01 WIB
PUSKOMINFO - Pengamanan saat libur Hari Raya Idul Fitri bukan hanya difokuskan pada pemukiman-pemukiman dan rumah ibadah. Direktorat Pengamanan Objek Vital (Dit Pam Obvit) Polda Metro Jaya juga melakukan penjagaan di gedung-gedung perwakilan kedutaan besar negara tetangga selama masa libur Lebaran.

Direktur Pengamanan Obyek Vital Polda Metro Jaya, Kombes Pol Adi Cahyo mengatakan, saat ini masih dalam masa pasca pengumuman hasil Pilpres, musim mudik serta antisipasi adanya isu terorisme. "Semua objek vital kita tetap fokuskan, terutama Kedutaan Besar, kita tempatkan anggota di sana," ujarnya kepada wartawan, Jumat (25/7/2014).

Menurut Dir Pam Obvit, pengamanan kedutaan dilakukan bervariasi. Mulai dari pengamanan per satu kedutaan, juga ada satu gedung yang terdapat lima perwakilan kedutaan. Selain itu, objek vital lainnya yang dijaga adalah gedung-gedung pemerintah, dan tempat-tempat wisata di Jakarta, seperti Ragunan, TMII, dan Ancol.

Kapolda Metro Jaya Himbau Warga Tidak Takbir Keliling

Headline
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dwi Priyatno 
 
Jumat, 25 Juli 2014 14:47 WIB
PUSKOMINFO - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Dwi Priyatno menghimbau warga tidak melakukan takbir keliling karena akan bisa mengganggu ketertiban dan keselamatan dalam berlalu lintas. Apalagi takbir keliling menggunakan truk dan hingga naik ke atasnya.

Menurut Kapolda, takbir yang bagus itu dilakukan di lingkungan rumah seperti di masjid atau mushala.

"Kami sarankan tidak takbir keliling," katanya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (25/7/2014).

Himbauan Polda Metro Jaya ini selalu dilakukan saat akan memasuki Hari Raya Idul Fitri. Sebab, hampir setiap tahun menjelang Lebaran banyak warga yang menyambutnya dengan bertakbiran keliling.

Berdasar data yang ada, takbir keliling tidak hanya menggangu ketertiban dalam berlalu lintas, tidak jarang juga terjadi keributan, kecelakaan lalu lintas dan menimbulkan luka yang disebabkan aksi melempar petasan. Orangtua dan tokoh masyarakat seyogyanya tidak mengizinkan warganya untuk melakukan takbir keliling guna menghindari permasalahan-permasalahan di atas.

Pemudik Motor Tewas Terlindas Bus Damri di Rawamangun

Salip Damri, Pemudik Tewas Terlindas Bus 
Jumat, 25 Juli 2014 13:11 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pemudik motor tewas setelah terlindas bus Damri di Jalan Penggambiran Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (25/7/2014) siang. Korban yang diketahui bernama Saeran, 51 tahun, warga Kayumas Utara, RT 07/RW 09, Pulogadung, Jakarta Timur, itu tewas seketika dengan luka berat di bagian kepala.  

Saksi mata, Joni Sinaga mengatakan peristiwa terjadi sekira pukul 11:30 WIB, Jumat (25/7/2014) siang  Saat itu korban yang mengendarai sepeda motor Honda Supra bernomor polisi F 5634 N, berjalan kencang dan menyalip bus Damri bernomor polisi B 7503 IZ, dari arah kiri.

Nahas, motor Saeran bersenggolan dengan badan bus sehingga terjatuh dan langsung terlindas ban belakang bus jurusan Rawamangun-Bandara Soekarno - Hatta itu.

"Dia mengebut dan nyalip dari arah kiri. Padahal bus Damri jalannya pelan. Begitu kesenggol, langsung jatuh terlindas ban belakang kiri bus," ujar Joni di lokasi.

Saeran diduga hendak dalam perjalan mudik ke kampung halaman. Hal itu terlihat dari barang bawaan korban yang tercecer di jalan.

Polisi yang tiba di tempat kejadian langsung mengamankan sopir dan kernet bus yang belum diketahui identitasnya itu. Sementara jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk keperluan otoupsi.


Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat macet sepanjang satu kilometer karena banyaknya pengendara yang memperlambat laju kendaraan untuk melihat kejadian.

Pekerja Tewas Kesetrum Saat Pasang Baja Ringan di Sukmajaya Depok

Jumat, 25 Juli 2014 12:50 WIB
PUSKOMINFO - Prayitno,42, warga Jalan Jelambar Raya, RT.07/02,No.2, Kel.Jelambar Baru, Kec.Grogol Jakarta Barat, tewas saat bekerja memasang atap baja ringan di rumah warga di Jalan Kapuas Raya No.115, RT.03/18, Abadijaya, Sukmajaya, Kota Depok, Jumat (25/7/2014) pagi. Prayitno tewas kesetrum  aliran listrik karena atap baja ringan yang dipasangnya menempel ke kabel yang teraliri listrik.

“Rumah yang sedang direnovasi korban memasang atap baja ringan. Tanpa sadar ada kabel yang masih dialiri listrik dan menyenggol baja ringan yang sedang dipasang korban lalu langsung tersengat listrik,”ujar Perwira Urusan (Paur) Humas Polresta Depok, IPDA Bagus Suwardi, Jumat (25/7/2014) siang.

Peristiwa terjadi sekira pukul 08:30 WIB. Korban mengalami luka bakar serius dari sengatan listrik tegangan tinggi dari kabel yang ada diatas plafon. Korban meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit Warsito Simpangan Depok.


Dalam peristiwa tersebut anggota reskrim Polsek Sukmajaya telah meminta keterangan sejumlah saksi termasuk pemilik rumah.

“Kejadian ini murni faktor kecelakaan kerja. Korban sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Dan oleh pihak kepolisian setempat sudah menghubungi pihak keluarga untuk mengambil jenasah,”kata IPDA Bagus Suwardi.

 

Mengaku Petugas PLN, Perampok Sekap Satu Keluarga di Serpong

Jumat, 25 Juli 2014 11:34 WIB
PUSKOMINFO - Perampok dengan berpura-pura sebagai petugas PLN, menyatroni dan menyekap keluarga Andi Permana Saputra, 44 tahun, di Perumahan Villa Melati Mas, Blok G V, No 2, RT 027/009, Kelurahan Jelupang, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Kamis (24/7/2014) malam.

Dalam aksinya, pelaku bersenjata tajam itu menyekap seluruh penghuni rumah, di antaranya Andi Permana Saputra dan istrinya Tjian Hong, 43 tahun, serta dua anaknya, Marko Prawira Saputra, 19 tahun dan Dian Angelene, 22 tahun.

Setelah kaki dan tangan para korban diikat dengan tali sepatu, mereka lalu disekap di kamar mandi.

Setelah menyekap penghuni rumah, pelaku menggasak hand phone jenis BlackBerry, Samsung NX, Laptop Acer, sepasang anting, dan 2 cincin emas, juga dompet berisi KTP dan ATM.

Kanit Reskrim Polsek Serpong, AKP Toto Daniyanto ketika dihubungi wartawan, Jumat (25/7/2014), membenarkan adanya laporan terkait peristiwa perampokan tersebut. Menurut dia, kasus perampokan itu dalam penyelidikan. "Sedang kami proses," kata AKP Toto.

 

Kapolda Metro Jaya: Gunakan Contact Center Polri 110 Jika Terjadi Kejahatan


Kapolda Metro: Gunakan Contact Center Polri 110 Jika Terjadi Kejahatan 
Jumat, 25 Juli 2014 10:52 WIB
PUSKOMINFO - Dalam mengantisipasi berbagai tindak kejahatan selama hari raya Idul Fitri 1435 Hijriyah/2014, Polda Metro Jaya melakukan patroli skala besar dan sambang ke lingkungan warga yang dilakukan oleh para Babinkamtibnas.
 
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Dwi Priyatno mengatakan apabila menjadi korban tindak kejahatan ataupun mengetahui adanya tindak kejahatan, ia menghimbau segera menghubungi Contact Center Polri 110.
 
"Di setiap kelurahan ada Babinkamtibmas, kalau ada tindak kejahatan bisa hubungi mereka. Ada juga 110, yang bisa langsung mengetahui lokasi dimana," terang Kapolda, Jumat (25/7/2014).
 
Kapolda berharap masyarakat bisa memanfaatkan Contact Center Polri 110. Agar apabila terjadi kejahatan bisa segera langsung ditindaklanjuti.
 
Contact Center Polri 110 sudah banyak digunakan warga dan ditelepon oleh jutaan warga. Rata-rata warga yang menghubungi 110 ialah mereka yang melaporkan kecelakaan lalu lintas, kemacetan, kriminalitas, tawuran, informasi soal BPKB, SIM, dan STNK serta sisanya meminta pengawalan. Tidak semua laporan diteruskan ke Polres, tetapi ada beberapa persoalan yang diselesaikan di tingkat agen atau penerima telepon masyarakat.

Ibu Rumah Tangga Dijambret, Uang Mudik Rp 13 Juta Raib




ta1s
Jumat, 25 Juli 2014 10:39 WIB
PUSKOMINFO - Ibu rumah tangga menangis saat tas berisi uang belasan juta dan surat penting dijambret penjahat bermotor di Jembatan Kali Ciliwung, Jalan Ir. Juanda, Kel. Bhakti Jaya, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Kamis (24/7/2014) siang. Korban melaporkan kasus ini ke Polresta Depok.

Korban bernama Sri Sukesmi, 48 tahun, warga Pancoran Mas, tampak shock saat melapor ke pos pelayanan lalulintas perempatan Cijago. Petugas kemudian mengantar korban ke Polresta Depok.

Korban menceritakan awal kejadian ketika sedang dalam perjalanan pulang dari bank di Jalan Raya Bogor melewati Jalan Juanda. Sewaktu melewati jembatan kali kedua dari arah Margonda ke Gas Alam, dirinya dipepet seorang pengendara motor lalu tasnya langsung dirampas.”Sebelum memepet dan merampas tas yang sedang ditaruh di depan stang, laju motor saya sempat dihalang-halangi oleh pengendara motor Honda Tiger,” ujarnya kepada petugas.

Pengendara motor yang berhasil membawa kabur tas miliknya dikenali menggunakan jaket hitam dengan tulisan putih di belakang jaket pelaku.


Kapolresta Depok, Kombes Pol Ahmad Subarkah yang menerima langsung laporan korban, mengatakan pihaknya segera merespon kasus ini dan sudah memerintahkan anggotanya melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Sementara, penyidik lainnya, kata Kapolres, mencoba mengidentifikasi pelaku dari keterangan korban. "Anggota reskrim sudah di lapangan melakukan pengejaran terhadap pelaku perampasan," kata Kapolres.

Atas kejadian ini, Kapolres mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati dalam masa mendekati Lebaran, saat membawa barang berharga. Dalam kasus ini, Ia menduga pelaku sudah mengikuti korban usai korban mengambil uang dari bank. "Kami juga aka coba telusuri jalur yang dilewati korban saat melintas," katanya

Sedang Pesta Ganja di Rumah Kosong, 4 Pemuda Dibekuk Polsek Pamulang

Jumat, 25 Juli 2014 09:44 WIB
PUSKOMINFO - Empat pemuda yang diduga sedang pesta ganja di sebuah rumah kosong disergap petugas Polsek Pamulang, Kota Tangsel. Kegiatan mereka terendus setelah petugas yang sedang melakukan patroli pengamanan rumah kosong mencium bau ganja yang dibakar.

Keempat pemuda yang tertangkap tangan sedang mabuk ganja tersebut masing-masing berinisial RA, 22 tahun, MH, 22 tahun, MRP, 22 tahun, dan BEP, 22 tahun.

Kepala Seksi (Kasie) Humas Polsek Pamulang, Aiptu Sucipto mengatakan, ke-empat pemuda tersebut ditangkap saat sedang nongkrong seraya menghisap ganja di Perumahan Pamulang Estate, Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel.

Saat itu, petugas Polsek Pamulang sedang melakukan monitoring wilayah. Sesampainya di lokasi penangkapan, petugas melintas dan mengendus bau asap daun ganja yang dibakar.

Lalu, petugas langsung turun dari mobil dan mengamankan keempat pemuda tersebut. Karena ketakutan, salah satu pelaku kedapatan hendak membuang barang haram tersebut.

Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan dua paket ganja kering siap hisap. Keempatnya langsung digelandang ke Mapolsek Pamulang guna pemeriksaan lebih lanjut.

"Pelaku sudah kita amankan. Masih kita lakukan pengembangan untuk mengungkap penegedar dan pemasoknya," ujar Aiptu Sucito.

Gedung Kemenkeu Terbakar

Jumat,  25 Juli 2014 09:28 WIB
PUSKOMINFO - Tiga ruangan di Gedung RM Notohamiprojo Radius Prawiro, Kementerian Keuangan di Jl Dr Wahidin Raya, Jakarta Pusat, Jumat (25/7/2014) pagi, hangus terbakar.

Informasi dari Polsek Metro Sawah Besar, dalam kebakaran tersebut api melahap tiga ruangan, yaitu dapur, koperasi, dan perpustakaan.

Peristiwa terbakarnya ruangan di lantai 2 itu diketahui sekira pukul 04:00 WIB. Penyebab kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek listrik.

Api berhasil dipadamkan pukul 05:00 WIB dengan mengerahkan 23 unit mobil pemadam kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kini masih dalam penyelidikan Polsek Metro Sawah Besar dan Polres Metro Jakarta Pusat.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 25 Juli 2014


Jumat, 25 Juli 2014 09:20 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Jumat 25 Juli 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:
 
1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gedung Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Grand Cakung

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id