24 Oktober 2014

Polda Metro Jaya Siapkan 800 Personel Jaga Keamanan "Mandiri Jakarta Marathon 2014"

Jumat, 24 Oktober 2014 15:09 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya menyiapkan sekira 800 personel untuk mengamankan Mandiri Jakarta Marathon 2014, pada Minggu (26/10/2014) mendatang. Nantinya 800 anggota Polisi ini akan disebar ke titik-titik rute Mandiri Jakarta Marathon 2014 yang memiliki titik start dan finish di Silang Monas Barat Daya, Jakarta.

"Kami siapkan untuk pengamanan ada 800 personel. Nanti apabila dibutuhkan bisa ditambah lagi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan, Jumat (24/10/2014).

Kabid Humas mengatakan, 800 personel tersebut, paling banyak dari satuan lalulintas yang nantinya akan mengatur arus lalulintas di titik tertentu. Karena akan adanya pengalihan arus di jalan-jalan yang menjadi rute Mandiri Jakarta Marathon 2014.

Untuk diketahui, sebanyak 14.120 pelari dari dalam maupun luar negeri, akan ikut serta dalam perlombaan Mandiri Jakarta Marathon. Mandiri Jakarta Marathon 2014 akan melombakan lima kategori, yakni Full Marathon 42,195 km, Half Marathon 21 km, 10 km, 5 km, dan Maratoonz yang ditujukan khusus anak-anak.

Seperti pada tahun sebelumnya, rute Mandiri Jakarta Marathon 2014 akan menggunakan jalur seperti di kawasan Kota Tua, Fatahilah Square, Gereja Katedral, Masjid Istiqlal, Monas, dan Bundaran HI.
Lima pelari elite nasional juga dijadwalkan akan ikut meramaikan perburuan menjadi yang tercepat dan bersama dengan lima belas pelari elite dunia. Adapun pelari internasional seperti, Ethiopia, Kenya, Thailand, Malaysia, Australia, dan Jepang juga akan ikut berlari.
Pabrik Minyak Goreng di Bekasi Terbakar
Jumat, 24 Oktober 2014 14:24 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran hebat melanda pabrik minyak goreng PT Bina Karya Prima, Bekasi. Hingga kini petugas pemadam masih melakukan upaya pemadaman.

Saat ini sebanyak 34 unit mobil pemadam kebakran sedang berjibaku memadamkan api di pabrik yang berada di Jalan Raya Bekasi, KM. 27, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.

Sementara, dari Bekasi sendiri sudah mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi, kebakaran mulai terjadi sekira pukul 10:00 WIB. Namun hingga kini api belum berhasil dipadamkan. Laporan adanya korban jiwa, kerugian materi maupun penyebab kebakaran belum diketahui.
Nurhayati Ditemukan Sekarat di Jalan Tol Jakarta - Cikampek 

Jumat, 24 Oktober 2014 09:06 WIB
PUSKOMINFO - Seorang perempuan ditemukan tergeletak dalam kondisi sekarat di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek pada Kamis (24/10/2014) malam. Polisi yang menemukannya mengetahui nama wanita itu Nurhayati.

"Nurhayati ditemukan sudah tergeletak di lajur 3 arah Jakarta menuju Cikampek," ujar Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polresta Bekasi Kota, Ajun Komisaris Siswo, kepada wartawan, Jumat (24/10/2014).

AKP Siswo mengatakan, ketika ditemukan, Nurhayati sudah dalam kondisi luka-luka pada bagian bibir. Selain itu, tangan kiri Nurhayati juga patah dan sudah bersimbah darah. Polisi belum melihat ada indikasi Nurhayati dibuang di tengah jalan tol tersebut.

Dugaan sementara, Nurhayati pada malam itu hendak menyeberang, kemudian dia tertabrak oleh mobil yang tidak dikenal. Tidak diketahui alasan Nurhayati sehingga dia menyeberang di ruas jalan tol tersebut.

Setelah ditemukan, Nurhayati langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Bekasi untuk mendapat pertolongan lebih lanjut. Namun setiba di rumah sakit, Nurhayati dinyatakan telah meninggal dunia.
Polsek Mauk Tangkap Pengedar Togel
Barang bukti yang disita dari pengedar togel di Mauk Tangerang

Jumat, 24 Oktober 2014 08:45 WIB
PUSKOMINFO -  Petugas Buser Polsek Mauk menangkap seorang pengedar kupon judi togel di Desa Tegal Kunir, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Kamis (23/10/2014) malam. Tersangka bernama Saidi, 45 tahun, ditangkap polisi saat menunggu pemasang judi togel di rumahnya. Di lokasi petugas menyita barang bukti berupa uang sebesar Rp 133 ribu dan buku kupon togel.

Kanit Reskrim Polsek Mauk, Aiptu Sutiyo mengatakan penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat tentang adanya kegiatan perjudian yang dilakukan buruh harian tersebut di rumahnya di Kampung Masjid RT 06/12. Informasi itu kemudian ditindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan.

“Pelaku kami tangkap saat menunggu pemasang togel,” kata Aiptu Sutiyo.

Kepada penyidik, tersangka mengaku baru 3 bulan menjadi pengecer kupon togel. Dia mendapat keuntungan 15 persen dari omset berjualan kupon togel. ”Keuntungan yang didapat tidak menentu, tergantung dari omset penjualan kupon togel,”ujar Kanit Reskrim.

Kini Buruh harian yang memiliki 3 orang anak itu masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik, tersangka akan dijerat Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.
Honda Jazz Tabrak Pohon di Jalan Juanda Depok, Dua Tewas dan Empat Luka

Honda Jazz ringsek setelah tabrak pohon di Depok

Jumat, 24 Oktober 2014 08:28 WIB
PUSKOMINFO - Mobil Honda Jazz menabrak pohon di Jalan Juanda, Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jumat (24/10/2014) dinihari sekira pukul 01:30 WIB. Empat orang mengalami luka dan dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kepala SPKT Polresta Depok, Ipda Harianto,SH mengatakan pada saat tugas piket datang seorang warga melaporkan ada kecelakaan. Menanggapi laporan tersebut petugas piket meluncur ke TKP.

“Pada saat anggota ke lokasi, mobil Honda Jazz warna silver sudah posisi terbalik menabrak pohon di kiri jalan. Didapati dua orang tewas di tempat yaitu penumpang dan sopir dan empat orang lainnya mengalami luka-luka dilarikan ke rumah sakit terdekat” ujarnya kepada wartawan, Jumat (24/10/2014).

“Yang meninggal sopir karena tergencet keadaan mobil ringsek, seorang penumpang lainnya terpental ke jalan meninggal dunia, tiga orang lagi dilarikan ke RS. Sentra Medika, Depok. Sedangkan seorang lagi sudah pulang karena mengalami luka ringan,” jelas Ipda Harianto.

Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, mobil Jazz berpenumpang enam orang remaja melaju dari arah Margonda menuju Tol Cijago. Namun seketika menuju jembatan kali pertama Tugu Belimbing, tiba-tiba mobil oleng langsung menabrak pohon sisi kiri jalan hingga terbalik. Keadaan mobil ringsek berat.

Saat ini kasus kecelakaan tunggal tersebut ditangani oleh unit Laka Lantas Polresta Depok. Sedangkan barang bukti berupa mobil sudah disita petugas.
Sipir LP Cipinang Terlibat Narkoba Dicokok Polres Metro Jakarta Timur

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Afrisal bersama sipir kurir narkoba

Jumat, 24 Oktober 2014 07:33 WIB
PUSKOMINFO - Setelah sebelumnya warga berhasil meringkus kurir pengedar sabu yang akan disuplai ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Cipinang. Kali ini, unit narkoba Polres Metro Jakarta Timur akhirnya meringkus sipir yang diduga terlibat sebagai kurir sabu terhadap seorang napi penghuni Lapas Cipinang.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Afrisal menyebutkan, pihaknya dapat meringkus Ir, setelah berkoordinasi dengan pihak lapas. “Sipir berinisial Ir ini akhirnya kami amankan, Rabu (22/10/2014) kemarin,” kata AKBP Afrisal, Kamis (23/10/2014).

Menurut AKBP Afrisal, tersangka Ir sendiri bertugas  membawa masuk kantong plastik berisi 1 kilogram shabu yang ditaruh Gilang, 24 tahun, (pelaku yang ditangkap warga). Pengambilan barang haram itu merupakan perintah dari seorang napi di LP tersebut berinisial YF dan merupakan WN malaysia.

“Ir sendiri mendapatkan imbalan Rp2 juta untuk membawa masuk barang haram tersebut,” tambahnya.

Dari pengakuannya, sipir tersebut sudah dua kali menyelundupkan sabu ke lapas. Hal tersebut dilakukan Ir lantaran ia tergiur dengan upah cukup besar dari pekerjaan yang sangat simpel itu. “Sebelumnya Ir mengambil 200 gram shabu yang diselipkan pelaku yang sama dari atas jembatan penyebrangan,” tuturnya.

Saat ini, kata AKBP Afrisal, pihaknya masih mengembangkan kasus ini. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Dirjen Pemasyarakatan Kemkumham dan pihak Lapas untuk meminta keterangan YF.

”Kami masih terus memburu pelaku lain dengan terus memeriksa YF yang saat ini mendekam di LP Narkotika Cipinang,” katanya.
Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 24 Oktober 2014

Jumat, 24 Oktober 2014 07:30 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Jumat 24 Oktober 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

23 Oktober 2014

Sembilan Komplotan Curanmor Dibekuk Polsek Metro Kelapa Gading, Satu Diantaranya Ditembak
Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Sutriyono, didampingi Kanit Reskrim AKP Remondias memeriksa tersangka dan senpi rakitan.

Kamis, 23 Oktober 2014 15:26 WIB
PUSKOMINFO - Komplotan pencuri kendaraan bermotor (curanmor) diringkus Tim Resmob Polsek Metro Kelapa Gading, Kamis (23/10/2014). Sembilan pelaku diamankan salah satunya terpaksa ditembak lantaran kabur saat ditangkap di Jalan Pelepah Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dari para pelaku, petugas menyita senjata api rakitan berikut peluru, mobil, dua sepeda motor, 9 handphone, satu set kunci leter T dan uang Rp 5 juta.

Kesembilan pelaku adalah Tamrin, 20 tahun, (ditembak), Samat Efen, 22 tahun, Rosidi, 35 tahun (otak pelaku), Safri, 29 tahun, Nanan, 25 tahun, Suhadi, 32 tahun, Nurdin, 22 tahun, Sudir, 34 tahun, dan Rizki, 22 tahun.

Aksi kawanan curanmor ini sudah berlangsung 3 tahun beraksi di kawasan Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Jakarta Utara. Sepeda motor hasil curian kemudian di pasok ke daerah Karawang, Jawa Barat.

Kapolsek Metro Kelapa Gading,  Kompol Sutriyono, mengatakan terungkapnya sindikat curanmor ini ketika tersangka Tamrin beraksi bersama rekannya D, yang berhasil buron, menggunakan sepeda motor Yamaha Mio.

Thamrin yang duduk di boncengan kemudian turun melihat motor Vixon hitam B 4538 TAH terparkir di depan warung jamu Jalan Pelapah Raya.

Saat itu juga, Thamrin langsung menggasak motor vixon menggunakan kunci leter T lalu membawa kabur. Namun aksinya tersebut diketahui pemiliknya, Nata, 52 tahun, yang sedang minum jamu. Spontan Nata berteriak minta tolong sambil berlari mengejar pelaku.

Secara bersamaan melintas anggota Patroli Polsek Metro Kelapa Gading membuat tersangka Thamrin panik hingga terpeleset dan jatuh.

Saat itu juga pelaku langsung mengumbar tembakan ke udara menggunakan pistol rakitan. Petugas yang tak ingin buruannya kabur langsung melumpuhkannya dengan tembakan mengenai betis kiri hingga tersungkur. Sementara rekan tersangka kabur dan kini dalam pengejaran.

“Dari penangkapan ini kita kembangkan dan menangkap 8 rekannya terpisah di kawasan karawang. Sepeda hasil curian di jual Rp 2 hingga 5 juta tergantung sepeda motornya. Dari pengakuan para tersangka sudah 44 kali beraksi,” jelas Kapolsek.
Gugur Dalam Tugas, Dua Anggota Polres Pelabuhan Tanjung Priok Korban Tertabrak KA Naik Pangkat

Kamis, 23 Oktober 2014 15:18 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya memberikan penghargaan kenaikan satu pangkat kepada dua anggota Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Brigadir Polisi Kepala (Bripka) Irwandi Malik dan Brigadir Polisi Triono yang meninggal dunia usai bertabrakan dengan Kereta Api Bahari di perlintasan kereta api, Desa Suci, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

"Kami berikan penghargaan karena korban gugur saat menjalankan tugas," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Kamis (23/10/2014).

Kabid Humas mengatakan bahwa Irwandi mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Aipda dan Triono menjadi Brigadir Polisi Kepala.

Kabid Humas menjelaskan Kedua korban bersama dua anggota lainnya, yakni Iptu Martua Malau dan Briptu Hadi Santoso bertugas mengembangkan kasus penggelapan kontainer berisi 20 ton kacang tanah.

Keempat polisi itu membawa tersangka Nana Mulyana, Wartono, H Ridad, Momon Rukmana dan Rosi guna mengembangkan kasus itu ke Cirebon, Jawa Barat, dan Tegal, Jawa Tengah.

Namun saat menuju Cirebon, kendaraan mobil APV yang ditumpangi anggota dan tersangka itu ditabrak kereta api di Desa Suci Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Rabu (22/10/2014) sekira pukul 14.30 WIB.

Selain menghilangkan nyawa dua anggota kepolisian, kejadian naas itu juga menewaskan Nana dan Wartono.
Polsek Metro Kebon Jeruk Bekuk Empat Kuli Bangunan Pencuri Brankas

Kamis, 23 Oktober 2014 12:18 WIB
PUSKOMINFO - Empat orang kuli bangunan ditangkap tim buser Polsek Metro Kebon Jeruk, setelah kepergok hendak masuk mencuri di ruko kawasan Green Garden, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (22/10/2014) siang.

Kapolsek Metro Kebon Jeruk, Kompol Slamet mengatakan empat orang kuli bangunan yang ditangkap adalah Woro alias Toro, Aji Tarmuji alias Genjit, Makmur, dan Sadam. Mereka sehari-hari bekerja kuli bangunan, namun di saat sepi proyek keempatnya berubah menjadi maling spesialis brankas.

Kapolsek mejelasakan, modus yang digunakan keempat kuli bangunan tersebut, yakni mereka berputar-putar wilayah melakukan pemantuan. "Jika saat mengetuk pintu dan apabila kosong, pelaku masuk melalui atap dan menggasak seluruh barang terutama brankas," jelas Kapolsek kepada wartawan, Kamis (23/10/2014).

Kata Kapolsek, para pelaku kerap melakukan aksi tersebut di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. "Pelaku selalu menggasak brankas yang ada di dalam rumah maupun perkantoran," lanjutnya.

Dalam aksinya, para pelaku menggunakan obeng, tang pemotong besar dan kecil, gergaji, linggis, dongkrak, dan kunci letter T. Kini keempat kuli bangunan tersebut mendekam di balik jeruji besi Mapolsek Kebon Jeruk dan dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman lima tahun penjara.