28 April 2017

Polsek Metro Kemayoran Ringkus 2 Pelaku Curanmor yang Kerap Beraksi di Kawasan PRJ

Jumat, 28 April 2017 10:47 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Polsek Metro Kemayoran menangkap dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap beraksi di kawasan PRJ Kemayoran. Dua pelaku yakni Ali, 22 tahun dan Rio, 23 tahun, ditangkap saat menjual sepeda motor curian di Jalan Jembatan Bendungan Jago pada Kamis (27/4/2017) malam.

Kapolsek Metro Kemayoran, Kompol M Rosid menjelaskan, kedua pelaku merupakan komplotan pencuri kendaraan bermotor yang kerap beraksi di kawasan Kemayoran ."Mereka biasanya mencuri di sekitar PRJ Kemayoran. Masih ada tiga pelaku lainnya yang kita kejar," kata Kapolsek kepada wartawan, Jumat (28/4/2017).

Kapolsek melanjutkan, barang bukti satu sepeda motor Yamaha Mio yang hendak dijual ternyata milik Oki Isyana seorang pengunjung PRJ.

Menurut Kapolsek, penangkapan kedua tersangka berawal polisi mendapatkan informasi bahwa di Jembatan Bendungan Jago sering terjadi transaksi sepeda motor tanpa surat-surat alias bodong. Polisi pun langsung terjun ke lokasi melakukan penyelidikan. Ternyata benar, petugas mendapati pelaku sedang transaksi sepeda motor curian. 

"Pelaku menghubungi penadah dan janjian untuk transaksi. Kepada petugas mereka mengaku telah mencuri 15 motor. Para tersangka masih kami mintai keterangan untuk perkembangan lebih lanjut," tutur Kapolsek.

Kapolsek menghimbau kepada warga masyarakat, khususnya pengunjung PRJ Kemayoran, agar lebih waspada saat memarkirkan kendaraan. Tambahkan pengaman tambahan supaya tidak menjadi korban berikutnya.

"Masyarakat harus waspada jika memarkirkan kendaraanya. Pakai gembok tambahan dan parkir di lokasi resmi," ujar kapolsek. 

Polsek Metro Penjaringan Selidiki Praktik Pungli di RPTRA Kalijodo

Polisi Selidiki Praktik Pungli di RPTRA Kalijodo
Jumat, 28 April 2017 08:57 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Polsek Metro Penjaringan Polres Metro Jakarta Utara tengah menyelidiki kasus dugaan pungutan liar (pungli) di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara. Polisi menduga uang yang terkumpul dari hasil pungli diperkirakan mencapai puluhan juta per bulan.

Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Bismo Teguh Prakoso mengatakan, dugaan pungli diketahui dari laporan warga yang diminta uang parkir. Selain itu, para pedagang yang berada di sekitar lokasi juga menjadi ladang pungli. 

“Pemerasan parkir dengan memanfaatkan lahan parkir yang ada. Pintu parkir di tempat tersebut juga rusak,” kata Kapolsek kepada wartawan, Kamis 27 April 2017 kemarin. 

Kapolsek mengungkapkan, pelaku pungli meminta iuran Rp 3 Juta kepada 70 pemilik tenda pedagang. Selain itu, setiap pedagang juga ditarik uang iuran kebersihan ilegal sebesar Rp 10.000 per hari. 

“Kita melakukan penyelidikan terus menerus untuk mengetahui aliran pengumpulan dana dari pedagang yang membuka tenda warung di RPTRA Kalijodo,” katanya. 

Kapolsek menuturkan, pihaknya terbuka dengan segala informasi yang dilaporkan oleh masyarakat untuk mengungkap tuntas praktik pungli di Taman Kalijodo. Polisi segera melakukan tindakan. 

Kapolsek mengatakan pengawasan juga dilakukan petugas bantuan dari satuan Brimob dan unit Sabhara Polda Metro Jaya serta TNI AL."Semoga seterusnya dalam kondisi aman seperti harapan masyarakat," katanya.

Polsek Bekasi Kota Amankan Seorang Pria Kedapatan Bawa Ganja


Ilustrasi

Jumat, 28 April 2017 08:38 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Petugas Polsek Bekasi Kota mengamankan seorang pria bernama Hendri Juandi, 31 tahun, karena kedapatan membawa narkotika jenis ganja.
Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, penangkapan tersangka dilakukan di Villa Town House Jalan Kemakmuran, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, pada Rabu 26 April 2017 lalu.
“Tersangka diamankan berikut dengan barang bukti narkotika jenis ganja seberat 2,34 gram,” ujar Kompol Erna Ruswing.
Penangkapan tersangka, berawal dari informasi masyarakat terkait adanya transaksi narkotika di lokasi penangkapan. Kemudian anggota me‎nuju ke lokasi dan mendapatkan seorang laki-laki dengan ciri-ciri yang sudah dikantongi polisi. Dengan memperlihatkan surat tugas, anggota polisi menggeledah tersangka dan didapat satu bungkus kertas cokelat berisi ganja.
“Bungkus kertas cokelat yang berisi ganja disimpan di dalam kantong celana depan sebelah kiri,” ucapnya.
Ganja tersebut didapat dengan cara membeli dari temannya, bernama Ompong yang saat ini masih buron. Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 111 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara minimal empat tahun.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 28 April 2017

Jumat, 28 April 2017 08:16 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat, 28 April 2017 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : Museum Mabes Polri
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan 3 Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat

Kapolda Metro Jaya Minta Pemkot Depok Memperbanyak Kamera CCTV


Jumat, 28 April 2017 08:04 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan meminta Pemerintah Kota Depok memperbanyak kamera pengawas atau CCTV. Menurut Kapolda, CCTV terbilang efektif membantu polisi mengungkap tindak pidana kejahatan.

Kapolda mengatakan, kamera pengawas yang terpasang di Kota Depok terbilang sedikit. Baru ada 60 titik yang tersebar di 11 kecamatan. "Makasar paling maju. Di sana ada ribuan CCTV. Bahkan, dapat menjangkau hingga empat kilometer, dan bisa di-zoom," ucap Kapolda di acara "Depok Police Expo", di Mall Margocity, Depok, Kamis (27/4/2017) kemarin.

Menurut Kapolda, kamera pengawas atau CCTV merupakan alat yang sangat penting. Ada beberapa kasus yang berhasil diungkap berkat bantuan CCTV, antara lain kasus pembunuhan satu keluarga di Pulomas, Jakarta Timur.

"CCTV secara cepat akan merekam semua peristiwa yang terjadi disekitarnya," ujar Kapolda.

Untuk itu, Kapolda menyarankan Wali Kota Depok membuat kebijakan. Setiap mengeluarkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), warga diimbau memasang kamera pengawas.

"Saya usulkan Bapak Wali Kota supaya gedung-gedung dilengkapi CCTV," kata Kapolda.

Pada kesempatan yang sama Kapolda juga memuji kegiatan Depok Police Expo yang digelar Polresta Depok. Bahkan, Kapolda mengaku akan membuat peraturan agar acara semacam ini diselenggarakan setiap tahun.

"Masyarakat menjadi paham dan bisa melakukan banyak hal. Terima kasih kepada Polresta Depok yang telah mengadakan kegiatan ini. Terima kasih juga kepada pihak-pihak yang membantunya," ujar Kapolda.

Kapolda meminta siapa pun nanti yang mempimpin Polresta Depok diwajibkan menyelenggarakan kegiatan Depok Police Expo. "Saya akan buatkan peraturan. Siapa pun kapolresnya harus ada kegiatan Depok Police ini. Saya minta untuk dilakukan setiap tahun," kata Kapolda.

Polsek Kawasan Kalibaru Ungkap Kasus Pencurian Kontainer Modus Palsukan Dokumen

Kontainer Sering Hilang di Depo, Tiga Pelaku Dibekuk Polsek Kawasan Kalibaru
Jumat, 28 April 2017 07:42 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Unit Reskrim Polsek Kawasan Kalibaru Polres Pelabuhan Tanjung Priok hasil menangkap pelaku pencurian kontainer dengan modus memalsukan dokumen DO (delivery order). Ada tiga orang yang diringkus diantaranya KR, 31 tahun SU alias LW, 32 tahun dan SA, 31 tahun.

"Ketiga pelaku diringkus di tempat berbeda dan kasus ini diketahui hasil pengembangan oleh anggota Unit Reskrim Polsek Kalibaru. Ketiga pelaku itu KR diciduk di Pabrik Peleburan besi PT Budi Dharma di Jalan Semper Kebantenan, Cilincing, Jakarta Utara, SU alias LW diketahui pelaku utama diciduk di Jalan Akses Marunda beserta SA ditangkap di Jalan Akses Marunda atau tepatnya bawah kolong jembatan," papar Kanit Reskrim Polsek Kawasan Kalibaru, AKP Martua Malau, Kamis (27/4/2017) kemarin.

Sementara itu, Kapolsek Kawasan Kalibaru, Kompol Eko Setia Budi mengungkapkan dari penangkapan yang dilakukan, berawal laporan korban yang merupakan Pelapor dari pihak PT GTM, pada Minggu (23/4/2017).Tak ingin disebut nama dan identitas korban, Kapolsek mengatakan korban tersebut mengatakan beberapa kali kontainer yang ada di depo penitipan hilang yang tanpa sepengetahuan perusahaan.

"Sehingga dari hasil pengembangan anggota di lapangan di tangkap tiga pelaku itu, beserta pengakuan pelaku modus operandi kejahatan ini, dilakukan dengan cara memalsukan dokumen Delivery Order, untuk mengeluarkan kontainer yang ada di depo penitipan. Kemudian dibawa menggunakan kendaraan trailer dan langsung masuk pabrik untuk dilebur," jelas Kapolsek.

Kapolsek mengatakan kembali, pengakuan ketiga pelaku, sudah puluhan kontainer yang diambil dari penitipan menggunakan DO Palsu. Selain itu, saat ini baru ada dua korban yang merasa dirugikan yaitu PT GTM dan PT Dwipa.

"Saat ini ketiga tersangka ditangani oleh pihak Unit Reskrim Polsek KawasanKalibaru. Kasus tersebut masih dalam pengembangan apakah masih ada pelaku lain yang terlibat. Lalu untuk barang bukti yang berhasil diamankan antara lain Kendaraan Trailer B-9092-UEL, Trailer B-9164-UEM, Trailer B-9671-JH, Trailer B-9813-DL, 2 unit Kontainer ukuran 40 feet dan 4 unit kontainer ukuruan 20 feet," jelas Kapolsek.

Ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 263 KUHP dan atau 378 KUHP dengan ancaman hukuam lebih dari 5 tahun penjara.

27 April 2017

Ibu Rumah Tangga Ditemukan Tewas Gantung Diri di Koja

Kamis, 27 April 2017 08:37 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Puji, 30 tahun, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara ditemukan tewas gantung diri di rumahnya pada Rabu (26/4/2017) sore.

Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Sungkono mengatakan, dari keterangan suami Puji, Cecep, 33 tahun, sekira pukul 17.25 WIB ia tiba di rumah sehabis bekerja.

Cecep berusaha memanggil Puji yang diduga berada di dalam rumah. Saat itu pintu rumah dalam keadaan terkunci.

Merasa curiga karena tak dibuka, Cecep mendobrak pintu rumah dan bergegas mencari Puji. Saat membuka pintu kamar, Cecep terkejut melihat Puji yang sudah tewas gantung diri. Cecep segera menurunkan tubuh Puji dan melarikan ke Rumah Sakit Pelabuhan Tugu.

"Dinyatakan telah meninggal dunia dan korban di bawa kembali ke rumah," ujar Kompol Sungkono. 

Kini jasad Puji telah dibawa ke RSCM untuk dilakukan visum. Peristiwa ditangani Polsek Metro Koja.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 27 April 2017

Kamis, 27 April 2017 08:12 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis, 27 April 2017 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : Pospol Kalibata
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan 3 Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat

26 April 2017

Mayat Korban Pembunuhan Ditemukan Mengambang di Kali CBL

Mayat dengan Leher Tersayat Mengambang di Kali CBL
Rabu, 26 April 2017 15:15 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Sesosok pria ditemukan tewas mengambang di Kali Cikarang Barat Laut (CBL), Kampung Pasar Beras RT 3/5, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Rabu (26/4/2017) siang. 

Polisi menduga pria tanpa identitas tersebut tewas akibat dibunuh karena terdapat luka sayatan senjata tajam di bagian leher dan luka lebam di bibir diduga akibat hantaman benda tumpul. 

”Korban ditemukan warga sekira pukul 11.30 WIB,” kata Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi, Kompol Kunto Bagus.

Menurut Kompol Kunto Bagus, korban kali pertama ditemukan oleh seorang warga bernama Tia yang sedang melintas di Kali CBL. Saat itu, Tia melihat sosok seperti boneka tiba – tiba menyembul dari dalam air. Setelah diperhatikan, ternyata sosok manusia sudah tidak bernyawa.

Melihat hal itu, kemudian Tia melaporkan kepada warga lainya dan diteruskan kepada petugas kepolisian.

Petugas yang datang ke lokasi langsung mengevakuasi korban. ”Korban ditemukan dalam kondisi telungkup mengapung di air,” ungkapnya.

Kompol Kunto mengatakan, berdasarkan hasil identifikasi sementara ditemukan luka sayatan di leher korban dan luka lebam di wajah korban. Dia memperkirakan korban sudah meninggal selama tiga hari dan usia diperkirakan kurang lebih 40 tahun.

Saat ini, jasad korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi guna kepentingan otopsi dan penyelidikan.”Tidak ditemukan identitas di tubuh korban, dugaan kami sementara ada yang tidak wajar dalam kematian korban,” tukasnya.

Selundupkan 2 Kg Sabu, WN Nigeria Ditembak Mati Polisi

Rabu, 26 April 2017 14:55 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap penyelundupan narkotika jenis sabu asal Guangzhou China. Modus yang digunakan pelaku dengan memasukan sabu ke dalam sepatu wanita dan dikirim melalui jasa ekspedisi melalui pelabuhan laut Talang Duku, Jambi.

Dalam pengungkapan kasus ini petugas berhasil menangkap  pria WN Nigeria Douglas Hope Onyebuchi alias Kabaka dan seorang wanita WNI berinisial TSI di sebuah rumah kos di Jl Cengkir Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Tersangka kedapatan menyimpan 2 kg sabu di kosan tersebut.

"Ada barang dari Guangzhou lewat laut dengan ekspedisi tertentu di mana kita tahu barangnya berupa sendal yang dalamnya ada sabu-sabu. kemudian kita buntuti mobil tersebut ke luar ekspedisi,” ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M. Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (26/4/2017).

Dikatakan Kapolda, TSI membuka kamar kost di Jalan Kelapa Cengkir Raya Blok CL nomor 8, Kelapa gading, Jakarta Utara. Tempat itu digunakan untuk menaruh barang.

"Jadi dia hanya buka kamar saja dan menyuruh pelayan rumah kost memasukan barang ke kamarnya tapi yang bersangkutan hanya mengawasi dari jauh sampai sekira 2 hari," sambungnya.

Kapolda menambahkan, pembuntutan berlanjut dengan mengikuti TSI menuju apartemen tempat TSI dan Kabaka tinggal di Kelapa Gading, Tower Dahlia. Dari apartemen TSI pergi memakai mobil kijang untuk mengambil barang di rumah kostnya.

Tanpa diketahui tersangka, sudah ada anggota kepolisian yeng menyewa kamar  kost juga di rumah tersebut.Setelah tersangka masuk kemudian dilakukan penggerebekan.

“Setelah paket dibuka, isi dari paket ini ada yang diberi tanda karet, berisi narkoba. Terdapat barang bukti sabu sejumlah 2 kilogram sabu,” terang Kapolda.

Namun, pemilik barang, WNA Nigeria, Kabaka meninggal setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Polri akibat tertembak karena melawan petugas saat ditangkap.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.