27 Juni 2016

Polsek Cilincing Tembak Pencuri Gerobak Pedagang Helm

Senin, 27 Juni 2016 15:15 WIB
PUSKOMINFO - Muhammad Amin alias Tule, 25 tahun, dibekuk Sat Reskrim Polsek Cilincing di kediamannya di Kampung Karang Tengah, Desa Pusaka Rakyat RT 001/001, Tarumajaya,Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (26/6/2016) malam. Tule merupakan pelaku perampokan terhadap pedagang helm di Jalan BKT RT 001/09, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis (23/6/2016) lalu.

Penangkapan yang didahului dengan tembakan ke arah kaki pelaku ini berawal dari adanya informasi dari korban yang merupakan pedagang helm sekaligus warga Kampung Dua RT 001/02, Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi, yakni Albarudin, 37 tahun,

Diketahui, pada Kamis 23 Juni 2016 sekira pukul 02.00 WIB, sebanyak dua gerobak berisi 101 lebih helm berbagai merk, raib digondol maling, di lokasi berdagangnya, di Jalan BKT RT 001/09, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.

Sebagaimana Laporan Polisi Nomor Pol : 113/K/ VI/ 2016/ Sek Cilincing, 25 Juni 2016 sesuai Pasal 363 KUHPidana, Polsek Cilincing langsung menindaklanjuti laporan tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Cilincing, AKP Andry Soeharto mengatakan, pihaknya langsung melakukan pengembangan dan penyelidikan mendalam.

"Kami langsung mencari keberadaan pelaku (Tule). Berkat informasi yang kami himpun, pelaku ini kami temukan di kediamannya, namun sempat melakukan perlawanan dengan mengeluarkan sebilah pisau. Terpaksa, timah panas kami berikan dan mengarah ke kaki kiri pelaku.

Sementara, itu pelaku lainnya yang merupakan rekan Tule, yakni berinisial T berhasil melarikan diri," papar AKP Andry, Senin (27/6/2016).

Di tangan pelaku, ditemuka barang bukti 1 buah mata kunci T yang digunakan untuk membuka kunci gerobak dan 101 buah helm milik dagangan korban atau pun pelapor.

AKP Andry menambahkan, pelaku terhitung sudah dua kali melakukan tindak kejahatan perkara pencurian dan kekerasan.

"Dia ini, residivis perkara 365 KUHPidana, dan baru keluar pada bulan September 2015 lalu dari Lapas di Nusakambangan, dengan kejahatan yang sama. Sementara, berdasarkan pengakuan pelaku, pisau yang kerap dibawanya untuk justru untuk menyambung kehidupan sehari-hari dengan melakukan tindak curat-curas di Kawasan Bekasi-Cilincing. Pisau itu dibeli dan sudah dipersiapkan matang-matang," jelasnya.

Dikatakan AKP Andry kembali, pelaku lainnya yang merupakan rekan pelaku untuk melakukan pencurian helm milik Albarudin, yakni T, hingga kini masih dalam pengejaran kepolisian. Sementara maksud dan tujuan pelaku mencuri helm, diakui Andry berniat untuk dijual, dan hasilnya untuk biaya kebutuhan Bulan Suci Ramadhan, hingga Hari Raya Idul Fitri tiba.

Polres Metro Jakarta Selatan Tembak Perampok Gedung Perkantoran di Pancoran

Senin, 27 Juni 2016 09:49 WIB
PUSKOMINFO - Dua perampok sebuah Gedung Perkantoran PT Zetka Group yang bergerak dibidang disitributor semen, di Jalan Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (11/6/2016) kemarin berhasil ditangkap jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan. Salah satu dari pelaku, ditembak di bagian kaki kiri karena melawan saat diamankan petugas.

Kedua pelaku yaitu Deny Kusmayadi, 36 tahun dan Sunarto, 33 tahun. Sedangkan dua pelaku lainnya masih diburu dan dijadikan Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh pihak kepolisian. Mereka diamankan pihak kepolisian di Kavling Pusurta TNI Desa Cibuntu Jalan Jawa No 08 Rt 02/04, Tambun, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (11/6/2016).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Eko Hadi Santoso mengatakan Deny Kusmayadi saat ini berada di Rumah Sakit. Dia ditembak karena mencoba melawan saat ditangkap oleh anggota Polres Metro Jakarta Selatan.

"Kedua pelaku yang berhasil kita amankan sudah ada di Polres kita masih periksa intensif untuk mendapatkan pelaku lainnya. Kita masih melakukan pengejaran dua pelaku lainnya," kata AKBP Eko Hadi Santotso, Minggu (26/6/2016).

Modus para pelaku yang merupakan pengangguran tersebut adalah berkeliling dengan menggunakan mobil. Hal itu dilakukan untuk penggambaran. Setelah mengetahui terget aman, pelaku kemudian langsung beraksi.

"Pelaku sudah dua kali melakukan aksi perampokan dan kami masih mengembangkan kasus tersebut," ucapnya.

Sebelumnya, komplotan perampok itu beraksi di sebuah perkantoran Zetka Jalan Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (11/6/2016) lalu jam 4 pagi. Saat itu, pelaku Deny Kusmayadi yang masuk dengan melompat pagar langsung menodongkan golok kepada Sarif, 39 tahun, sekuriti perusahaan yang sedang tidur.

Kemudian, pelaku langsung mengikat korban. Aksinya pelaku sempat terlihat oleh office boy kontor itu yang langsung melaporkan ke sekuriti lainnya. Namun pada saat sekuriti lainnya datang, para pelaku semakin beringas dengan mengacak-ngacak isi kantor tersebut.

"Saat itu tersangka langsung menggasak barang berharga kantor. empat monitor komputer karyawan pun dibawa," tutur dia.

Setelah melakukan aksinya pelaku langsung melarikan diri. Nahas, topi dan jaket yang digunakan pelaku tertinggal dilokasi kejadian. Polisi yang saat itu langsung melakukan olah tempat kejadian menangkap dua pelaku.

"Dari penangkapan pelaku, polisi berhasil mengamankan berupa CCTV, Dua Hp milik korban dan pelaku, Mobil Xenia, topi dan Jaket. Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman 9 tahun penjara," ucapnya.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 27 Juni 2016

Senin, 27 Juni 2016 08:33 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin, 27 Juni 2016 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : Tidak Beroperasi
STNK :LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Jembatan 3 Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. 
SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat

- Info Keterangan Lebih Lanjut:Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55 Jakarta Selatan, Telp : 021-52960770, Fax : 021-5275090

Polres Metro Jakarta Barat Bongkar Pengiriman Shabu Dalam Power Bank

Polres Metro Jakarta Barat Bongkar Pengiriman Shabu Dalam Power Bank
Senin, 27 Juni 2016 08:20 WIB
PUSKOMINFO - Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap sindikat penyelundup narkoba asal Tiongkok. Dalam melakukan aksinya, para sindikat narkoba itu mengemas sabu menggunakan power bank atau penyimpan daya sebagai kemasannya.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Rudy Herianto Adi Nugroho, mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan Vahri Mustari di Jalan BTP, Blok M No 9 Makassar, Sulawesi Selatan pada 21 April lalu.

Saat itu, polisi menyita barang bukti lima paket sabu, yang masing-masing 0,5 kilogram lebih atau 518 gram. Sabu ini didapat dari Yulianti dan Tony Kamil.

"Kemudian pada Selasa (14/6/2016) tersangka Yulianti dan Tony Kamil ditangkap di kosan Alton 50, kamar 3, Kramat, Jakarta Pusat, dengan barang bukti satu paket plastik sabu 50 gram yang akan dikirim pada Vahri Mustari," ujar Kombes Pol Rudy di Mapolres Metro Jakarta Barat, Jumat (24/6/2016) sore.

Menurut Kombes Pol Rudy, semua pelaku ini merupakan jaringan yang sama, dan bisa saja memiliki jaringan yang lebih besar. Mereka saling terkait, kedua tersangka mengaku semua sabu didapatkan dari Getsdheli.

Setelah menggali keterangan dari mereka, Kombes Pol Rudy melanjutkan, akhirnya penyidik mengendus keberadaan Getsdeli dalam waktu kurang dari 10 hari.

"Kami menangkap tersangka Getshdeli Rabu (22/6) di Apartemen Center Point Tower C, Lantai 16 Nomor 22, Bekasi Barat. Ditemukan kembali empat kotak kardus besar berisi 551 power bank yang berisikan sabu 22.040 gram (22 kg)," jelas Kombes Pol Rudy.

Titik terang jaringan ini mulai terungkap setelah Gestdeli masuk penjara. Ia tak mau sendirian menanggung hukuman.Dari mulut Gestdeli, kata Kombes Pol Rudy, polisi menemukan warga negara asing (WNA) bernama Izzu.

Namun, barang haram asal Tiongkok itu masih sulit diungkap. Mereka lenyap tak berbekas."Tersangka Getshdeli mengaku sudah mendapatkan keuntungan Rp 40 juta selama menjadi kurir," ujar Kombes Pol Rudy. Ia menambahkan, puluhan kilogram sabu itu bernilai sekitar Rp 30 miliar.

Markas Komplotan Pencuri Asal Lampung Digerebek Polsek Bantargebang

Senin, 27 Juni 2016 08:09 WIB
PUSKOMINFO - Anggota Buru Sergap (Buser) Unit Reskrim Polsek Bantargebang, Polresta Bekasi Kota, menggerebek markas komplotan spesialis pencurian rumah kosong dan pencurian sepeda motor di Kampung Padurenan  RT 01/RW 01 Kelurahan Padurenan, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (25/6/2016). Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan tiga orang pelaku.

"Ketiga diamankan anggota Polsek Bantargebang, kemarin malam," ujar Kasubbag Humas Polresta Bekasi Kota, Iptu Evi Fatna.

Ketiga pelaku asal Lampung itu adalah Rohman, 40 tahun, Nuryadin, 32 tahun dan Dedy, 25 tahun.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa empat unit sepeda motor, lima paket anak kunci, satu buah gagang kunci "letter" T serta tiga buah anak kuncinya. Sepeda motor diduga hasil curian sedangkan seperangkat kunci "letter" T digunakan pelaku untuk menggasak motor korban.

Iptu Evi menjelaskan, awal penangkapan para pelaku bermula saat anggota Buser Polsek Bantargebang  melakukan observasi dan mendapat informasi dari masyarakat bahwa di lokasi kediaman mereka dijadikan markas berkumpulnya pelaku pencurian asal Lampung.

Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti polisi dan mengamankan ketiga pelaku berikut barang bukti.

"Setelah para pelaku diinterogasi, diketahui hasil kejahatan dikirim ke Lampung. Para pelaku sudah tiga kali mengirim sepeda motor hasil curian ke Lampung," pungkasnya.

Pelaku bakal dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, dan terancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun.

Tiga Anggota Komplotan Begal Lampung Dibekuk Polsek Kelapa Dua

Senin, 27 Juni 2016 07:46 WIB
PUSKOMINFO - Jajaran petugas dari Polsek Kelapa Dua berhasil menangkap komplotan begal yang kerap beraksi di wilayah Tangerang. Komplotan begal ditangkap di tempat persembunyiannya di ‎Kampung Ciatut, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Senin (27/6/2016) dini hari tadi.

Dalam penyergapan itu, polisi berhasil meringkus tiga tersangka yaitu Arif, 20 tahun, Vebra, 17 tahun, dan Edi, 20 tahun. Ketiganya dikenal dengan sebutan komplotan begal Lampung-Palembang. Dari tangan mereka, polisi menyita lima unit sepeda motor curian, kunci leter T beserta tujuh mata kunci dan sebilah golok. Ketiganya kini masih diperiksa intensif di Mapolsek Kelapa Dua.

"Mau kita kembangkan lagi. Diduga masih banyak komplotan lainnya," kata Kapolsek Kelapa Dua Kompol Zainal Ahzab.

Kapolsek menjelaskan, penangkapan sindikat curanmor oleh anggotanya itu bermula dari kecurigaan masyarakat terhadap gerak-gerik pelaku. Laporan tersebut kemudian diselidiki tim buser pimpinan Panitreskrim Ipda Harahap. ‎

Saat disergap, pelaku kedapatan tengah membongkar motor curian di tempat persembunyiannya."Warga curiga pelaku sering membawa sepeda motor ke kontrakan. Motornya selalu berbeda-beda," jelas Kompol Zainal.

Kepada petugas, komplotan begal ini mengaku selama dua bulan telah 15 kali mencuri sepeda motor milik warga. Dengan menggunakan leter T, sindikat Curanmor 'Lampung-Palembang' ini kerap mengincar sepeda motor yang terparkir di depan rumah maupun minimarket.

"Pelaku mengaku sudah 15 kali beraksi di daerah Kelapa Dua, Serpong, Pagedangan, Cengkareng dan Tangcity, Kota Tangerang," pungkas Kapolsek.

Saat ini kasusnya masih dalam pengembangan dan ditangani oleh Polsek Kelapa Dua.

26 Juni 2016

Polres Metro Jakarta Barat Tangkap Pembunuh Edi Suprianto

Minggu, 26 Juni 2016 23:10 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polres Metro Jakarta Barat berhasil menangkap George, pelaku pembunuhan terhadap Edi Suprianto di Cengkareng, Jakarta Barat.

Penangkapan terhadap pelaku berdasarkan informasi. Kepolisian pun langsung bergerak cepat, kurang dari 24 jam pasca pembunuhan pelaku langsung ditangkap di kediamannya tanpa perlawanan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Didik Sugiarto menjelaskan, kejadian berawal saat pelaku melintas di pos ojek menggunakan sepeda motor. Pelaku melihat korban lalu menegurnya. Tak terima ditegur, korban menantang pelaku yang dikenal memiliki sifat tempramental.

"Pelaku tidak senang dan langsung mengambil pisau yang disimpan di bawah jok motor lalu pelaku langsung menendang perut korban dan menusuk perut korban dengan menggunakan pisau," ujar AKBP Didik di kantornya, Minggu (26/6/2016).

Usai ditusuk, korban sempat melarikan diri ke arah Perumahan Cengkareng Indah Blok Dc RT 05 RW 14 Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat.Saat korban sedang berjalan, pelaku kembali menusuk korban kearah perut dan leher sehingga korban jatuh dan meninggal dunia. Pelaku pun kabur dengan menggunakan sepeda motor miliknya.

Atas perbuatannya, pelaku dikenai Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan kurungan penjara maksimal 5 tahun.

24 Juni 2016

3 Wartawan Gadungan Diciduk Peras Pasangan Mesum

Jumat, 24 juni 2016 14:48 WIB
PUSKOMINFO - Tim Subdit IV Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap oknum wartawan gadungan yang melakukan pemerasan.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Hendy F Kurniawan menerangkan, ada tiga oknum wartawan yang ditangkap dan dua warga sipil yang berpura-pura sebagai polisi.

"Tersangka masing-masing berinisial GS (wartawan gadungan), CS (wartawan gadungan), FSS (wartawan gadungan), MGH (sipil), NH (sipil), dan AB yang mengaku sebagai polisi," kata AKBP Hendy dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (24/6/2016).

Mereka ditangkap lantaran melakukan pemerasan terhadap salah seorang pengusaha. Modusnya, para pelaku mengintai target di hotel transit Tomang khususnya para pasangan yang check-in di hotel tersebut.

Ketika telah menemukan target maka pelaku membagi tugas, ada yang mengikuti perempuan dan ada yang mengikuti laki-laki untuk mencari tahu profil target, dari hasil surveilance maka yang akan diperas adalah yang memiliki pasangan resmi (istri/suami) apabila masih perjaka/duda atau gadis/janda tidak jadi sasaran.

"Para pelaku dengan masing-masing peran, sebagai wartawan, sebagai polisi, dimana korban kalau tidak mau diberitakan di koran atau dibawa ke kantor polisi harus membayar ke pelaku sejumlah Rp300 juta namun korban baru menyanggupi Rp 50 juta," ungkapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, para pelaku mereka melakukan pemerasan sudah 6 kali dengan lokasi hotel yang berbeda-beda.

"Pelaku dijerat pasal 368 KUHP dengan ancaman diatas 5 tahun penjara," tegas AKBP Hendy.

Gudang Piala di Ciputat Ludes Terbakar


Jumat, 24 Juni 2016 14;36 WIB
PUSKOMINFO - Gudang tempat usaha pembuatan piala di Jalan Merpati RT 3/1, Kelurahan Sawah, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada hari Jumat (24/6/2016)sekira pukul 09.00 WIB ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut, namun pemilik gudang yakni Surono menaksir kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Api diduga berasal dari korsleting arus listrik di bagian depan ruang gudang. Kemudian api dengan cepat membesar membakar atap rumah.

“Kejadiannya begitu cepat terjadi, api langsung membesar,” ujar Ardianto seorang saksi mata di lokasi kejadian. Tidak lama, satu unit sepeda motor merk Suzuki Spin, 2 drum bahan kimia dan ratusan barang-barang yang merupakan cindera mata ikut terbakar.

 Kasubbag Humas Polres Kota Tangsel, AKP Mansuri membenarkan peristiwa tersebut. “Api dapat dipadamkan sekira pukul 10.30 WIB setelah tiga unit Dinas Pemadam Kebakaran Jaksel dan 11 unit armada Pemadam dari Kota Tangsel turut memadamkan,” katanya.

Polres Metro Jakarta Pusat Tangkap Lima Penipu Mengaku Pengusaha Asal Brunei Darussalam

Jumat, 24 Juni 2016 13:14 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Unit V Resmob Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat menangkap lima pelaku penipuan di Bundaran Hotel Indonesia, Menteng Jakarta Pusat, Rabu (22/6/2016).

"Tersangka mengaku sebagai pengusaha dari Brunei dan pengusaha Pertamina," kata Kompol Suyatno, Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Jumat (24/6/2016).

Kompol Suyatno mengatakan, lima tersangka berinisial, S, SW, SA, ER, dan SE menemui korban di Bundaran HI Jakarta Pusat. Dengan tipu daya korban diajak berputar ke Roxi serta diminta untuk menunjukkan ATM serta saldo di rekening korban sehingga tersangka dapat mengetahui PIN korban.

Setelah itu ATM korban ditukar tersangka dan tersangka menguras isi ATM korban dengan cara menarik tunai, transfer, dan membeli dollar. "Kerugian korban bernominal sekitar Rp 209.001.000," kata Kompol Suyatno.

Tersangka diamankan beserta barang bukti berupa rekaman CCTV (ATM), rekening koran, 2 buah kartu ATM, dan 1 unit mobil Avanza.Untuk sementara, para pelaku dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Pusat. Mereka disangkakan Pasal 363 tentang Pencurian dengan Pemberatan dan atau Pasal 378 KUHP tentang Penipuan.