18 November 2017

Polda Metro Jaya Ungkap Jaringan Narkoba Pemasok ke Tempat Hiburan

Polisi Bekuk Penyuplai Narkoba ke Tempat Hiburan

Sabtu, 18 November 2017 06:01 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pihaknya mengamankan lima orang jaringan narkoba penyuplai/pemasok ke tempat-tempat hiburan, yang diberi nama Jaringam AJ.

Dari lima orang ini, satu diantaranya perempuan yang kerap memasok narkoba kebeberapa tempat hiburan malam di kawasan Jakarta.

Kelima orang ini dibekuk subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dibeberapa lokasi berbeda dalam kurun waktu dua bulan. Penangkapan ini untuk antisipasi maraknya peredaran narkoba menjelang tahun baru.

"Pengungkapan kelompok ini bermula saat tim yang dipimpin Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvjin Simanjuntak melakukan penangkapan terhadap pelaku berinisial PAN pada 25 September 2017 di kawasan Rawamangun, Pulo Gadung, Jakarta Timur," katanya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (17/11/2017) sore.

Dari tersangka PAN polisi mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu 102 gram, 1 handphone, dan 1 timbangan. Dari informasi PAN polisi lakukan pengembangan dan dilakukan penangkapan terhadap tersangka AL.

"AL di tangkap pada 17 Oktober 2017 di sebuah kontrakan di Jalan Cempaka Raya, Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat. Dari AL polisi amankan barang bukti sabu 9,14 gram, ekstacy 27 butir, 1 handpone, dan uang sisa penjualan Rp200 ribu," ujarnya.

Dari keterangan AL polisi kembali menangkap anggota jaringan ini yakni tersangka AJ yang ditangkap di kontrakannya kawasan Sawangan, Depok, Jawa Barat, Sabtu, 4 November 2017.

Dari tangan AJ yang merupakan pimpinan jaringan ini polisi amankan barang bukti sabu 5,42 gram, 2 handpone, 1 timbangan, catatan penjualan, dan 1 ATM.

"Kemudian penangkapan berlanjut kepada tersangka LL yang merupakan seorang wanita pada Rabu, 8 November 2017, di depan loby sebuah hotel dikawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Dari tangan LL polisi amankan barang bukti ketamin 5,3 gram, 3 cangklong, 1 handphone, dan 13 korek api gas," bebernya.

Terakhir, berdasarkan keterangan LL polisi membekuk AW pada Kamis, 9 November 2017, di sebuah parkiran apartemen Jalan Pluit Karang Ayu B1, Penjaringan, Jakarta Utara.

Dari AW didapat 485 butir ekstasi, 170 kapsul ekstasi, 530 bungkung happy five, 1000 kapsul kosong, 1 buah bong, dan uang sebanyak Rp 125.850.000.

"Menariknya AW ini penyuplai narkotik ke tempat hiburan di Jakarta. Sedang kami dalami tempat hiburan apa saja. Ini jadi atensi Polda Metro Jaya berkaitan tersangka AW," ungkapnya.

Sementara Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvjin Simanjuntak mengatakan, jaringan ini bertransaksi dari tangan ke tangan sedangkan penerima masih buron namun pihaknya sudah mengantongi identitas. "Jaringan ini kami sebutkan jaringan AJ," kata dia.

Berdasarkan barang bukti transaksi jaringan ini sudah dua bulan memasok narkoba ke beberapa tempat hiburan malam, meski tidak disebutkan lokasi tempat hiburan malam tersebut dengan alasan masih pengembangan.

"Baru dua bulan itu kami lihat dari beberapa catatan buku yang ada inisial. Ini masih kita dalami prosesnya untuk dua bulan ke tempat hiburan," tandasnya.

Para pelaku diancam Pasal 114 tentang tindak pidana narkotika dengan ancaman 20 tahun pidana.

17 November 2017

Enam Rumah Terbakar di Tanjung Priok

Jum'at, 17 November 2017 19:20 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Enam rumah di lokasi padat penduduk di Jalan Enim Raya, Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (17/11/2017) sore, hangus terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, api diduga berasal dari korsleting listrik rumah milik H. Dayat.

Kebakaran terjadi, sekira pukul 16.00 WIB. Asap disertai api tiba-tiba muncul dari lantai 3 rumah H Dayat. Api semakin membesar lantaran tiupan angin yang kencang sehingga merembet ke rumah di sebelahnya. Warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

Petugas pemadam kebakaran yang turun ke lokasi baru bisa mengatasi kobaran api satu jam kemudian. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam perostiwa tersebut. Peristiwa ditangani Polsek Metro Tanjung Priok Polres Metro Jakarta Utara.

“Asal api masih dilakukan penyidikan hasilnya menunggu puslafor Mabes,” kata Kapolsek Metro Tanjung Priok, Kompol Jimmy Martin.

Pabrik Tiner di Jatiuwung Kebakaran Diduga Akibat Korsleting Listrik

Pabrik Tiner Terbakar di Tangerang Akibat Tersambar Petir

Jum'at, 17 November 2017 18:50 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kebakaran terjadi di sebuah pabrik pembuatan tiner di Jatiuwung, Tangerang, Jumat (17/7/2017). Api dikabarkan pertama kali muncul pada pukul 13.30 WIB.

Kebakaran yang berlokasi di PT Mustika Caraka Laksana, Jatiuwung, Kota Tangerang diduga terjadi akibat korsleting listrik.

"Api diduga sementara dari korsleting listrik," kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Harry Kurniawan dalam keterangan tertulis, Jumat.

Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran berupaya memadamkan kobaran api di sana. Adapun penyebab sulitnya pemadaman api lantaran objek yang terbakar merupakan bahan pembuatan atau penyulingan tiner.

Kapolres mengatakan, polisi dan petugas pemadam kebakaran tengah melakukan evakuasi warga di sekitar pabrik. Sebab di belakang pabrik tersebut merupakan pemukiman penduduk.


  • "Sampai sekarang kerugian baik personil maupun materi belum bisa diidentifikasi," kata Kapolres.

Wakapolresta Depok Resmikan Pos Lalu Lintas Dinasti Cinere

Wakapolresta Depok AKBP Faizal Ramadhani memotong pita meresmikan Pos Lalulintas Dinasty Limo disaksikan Kapolsek dan Kasat Lantas Polresta Depok. (Angga)
Jum'at, 17 November 2017 14:03 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Wakapolresta Depok, AKBP Faizal Ramadhani meresmikan Pos Lalulintas Dinasti Cinere, Kota Depok, Jumat (17/11/2017) pagi. Keberadaan pos ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengatur kemacetan.

“Keberadaan Pos Lalulintas ini berada di tengah Kota perbatasan antara Depok dengan Jakarta Selatan salah satu perlintasan yang kerap dilandai kemacetan. Dengan adanya pos lantas ini anggota dapat bekerja maksimal dalam pelayanan ke masyarakat,”ujarnya kepada wartawan usai potong pita disaksikan Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna, Kasat Lantas Polresta Depok Kompol Sutomo, Kapolsek Limo AKP Iskandar, serta PJU Polresta Depok di lokasi, Dinasty, Cinere , Kota Depok. 

AKBP Faizal menambahkan agar anggota khususnya polantas dapat menggunakan dan merawat pos lantas. “Keberadaan pos lantas selain berguna untuk menjaga kamtibmas juga sebagai tempat istirahat anggota. Untuk itu rawat dan jaga keberadaan pos lalu lintas ini sekaligus dapat digunakam bersama unsur masyarakat dalam membentuk sinergitas,”tuturnya.

Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Limo Iptu Nanang Wahyu menambahkan pihaknya mendapat bantuan dari CSR berupa satu unit sepeda motor untuk kendaraan operasional pengurai kemacetan. 

“Proses renovasi pos lalulintas ini memakan waktu selama 7 bulan, bantuan dari beberapa pihak unsur masyarakat. Diharapkan anggota Polsek Limo khususnya Lantas dapat melayani masyarakat lebih baik lagi dalam mengatur lalulintas.” ungkapnya.

Mengaku Kapten Kapal Tanker, Ternyata Narapidana yang Lagi Cuti

Mengaku Kapten Kapal Tanker, Ternyata Narapidana yang Lagi Cuti
Jum'at, 17 November 2017 07:58 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Jajaran Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, meringkus lelaki berinisial VDO, 21 tahun, lantaran mengaku sebagai kapten kapal dan menipu korbannya.

Menurut Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Pol Arief Rahman, peristiwa bermula dari perkenalan pelaku dengan seorang wanita yang menjadi korbannya, Angle. Mereka saling berkenalan melalui jejaring sosial Sweet Ring sejak Oktober 2017. Sang wanita pun terpincut dengan rayuan kapten kapal gadungan ini.

"Dari awal perkenalan, yang bersangkutan mengaku seorang kapten kapal tanker yang tengah berlayar dari Singapura menuju Aceh," ungkap Kapolres di Mapolresta Bandara Soetta, Tangerang, Kamis (16/11/2017).

Beberapa hari setelah berkenalan, pelaku menyatakan suka dengan korban, dan berkeinginan untuk menikahi Angle. Karena disambut baik, pelaku pun melancarkan aksinya. Aksi tipu-tipu lantas digelar.

"Beberapa kali korban diminta mentransfer sejumlah uang oleh pelaku. Korban pun mengabulkan dan telah mentransfer uang sejumlah Rp 27 juta lebih kepada yang bersangkutan dengan berbagai alasan," papar Arief.

Korban akhirnya curiga, lantaran pelaku kembali meminta uang Rp 33 juta lebih. Korban akhirnya memberanikan diri melaporkan yang ia alami ke Mapolresta Bandara Soetta.

Mendapat laporan tersebut, Tim Garuda yang dipimpin Ipda Marvel bergerak cepat. Tidak butuh waktu lama, narapidana Rutan Kelas I Kebonwaru Bandung yang mendapat izin cuti ini, diringkus di rumah kontrakannya di Kecamatan Astana Anyar Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/11/2017).

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit handphone, satu bundel rekening koran Bank Mandiri atas nama saksi, satu SIM A, satu buku tabungan dan Kartu ATM Bank BNI milik tersangka, satu buku tabungan BNI milik tersangka, serta dua SIM card.

"Atas perbuatannya, pelaku dapat dikenakan pasal berlapis, yakni pasal 369 dan pasal 378 KUHP, dengan ancaman penjara paling lama 8 tahun," papar Kapolres.

Lokasi Layanan Mobil SIM Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jum'at 17 November 2017

Jum'at, 17 November 2017 07:19 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Berikut lokasi layanan mobil SIM Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jum'at, 17 November 2017, terdapat di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat: Kantor Pos Pasar Baru
2. Jakarta Barat : LTC Glodok
3. Jakarta Selatan : Gd. Sampoerna Strategic
4. Jakarta Utara : Pasar Pagi Mangga Dua
5. Jakarta Timur : Honda Jl. Dewi Sartika

- Jam operasional: 07:00 s/d 14:00 WIB 
- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.

16 November 2017

Ninawati Tewas Diduga Lompat dari Lantai 38 Apartemen Callia Pulogadung

Kamis, 16 November 2017 18:41 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Seorang wanita bernama Ninawati ditemukan tewas di Apartemen Callia, Pulogadung, Jakarta Timur. Nina diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari lantai 38.

"Dia diduga melompat dari lantai 38," kata Kapolsek Pulogadung Kompol Sukadi kepada wartawan di lokasi, Kamis (16/11/2017).

Kapolsek  mengatakan mayat Nina ditemukan pertama kali sekira pukul 14.00 WIB. Nina diduga memang sudah berniat bunuh diri.

"Ninawati ini akan membeli apartemen di sini, dari tiga hari sudah ke sini. Lalu dia memberikan DP Rp 1 juta. Lalu dia bilang ke pemasaran ingin melihat kamar yang dipesan. Setelah diantar ke lantai 38, dia minta untuk ditinggal. Tak lama kemudian, dia melompat," ungkap Kapolsek.

Kapolsek belum dapat  memastikan secara pasti motif Nina bunuh diri. Polisi akan memeriksa suami korban.

"Untuk sementara, murni bunuh diri. Mungkin nanti kita akan periksa juga suami korban. Kebetulan sudah di lokasi," kata Kapolsek.

Sementara itu, sejak pukul 16.00 WIB, terlihat beberapa polisi berada di area dalam apartemen. Dari kejauhan tampak atap depan lobi apartemen jebol. Tak lama kemudian, mobil ambulans masuk ke area apartemen. Selama proses evakuasi, wartawan tidak diperbolehkan masuk ke lokasi. Sekira pukul 16.45 WIB, mayat dibawa menggunakan ambulans. Polisi menyebut mayat dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.

Polsek Metro Sawah Besar Tangkap Dua Pengedar Sabu

Barang buktiyang disita petugas Unit Reserse Narkoba Polsek Sawah Besar yang berhasil membekuk dua pria berinisial R dan P pada Rabu (15/11/2017) makam. Keduanya dibekuk saat melakukan transaksi narkoba jenis sabu-sabu di kawasan Sawah Besar Jakarta Pusat.

Kamis, 16 November 2017 17:35 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Unit Reserse Narkoba Polsek Metro Sawah Besar berhasil membekuk dua pria berinisial R dan P di Sawah Besar menyusul dugaan bahwa kedua pria ini melakukan transaksi narkoba jenis sabu-sabu.

R ditangkap di depan SMA Negei 20 Jalan Krekot Bunder, Sawah Besar Jakarta Pusat pada Rabu (15/11/2017) pukul 18.30 WIB.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Sawah Besar, AKP Agus Ahmad Kurnia menjelaskan, penangkapan berawal dari laporan warga kepada Polsek Sawah Besar bahwa di lingkungan mereka sering terjadi tranksasi narkoba.

"Iya benar, kami menerima laporan dari masyarakat bahwa di sekitar lokasi sering terjadi transaksi narkoba," ujar AKP Agus saat dikonfirmasi, Kamis (16/11/2017).

Setelah menerima laporan, Tim Reserse Narkoba bergerak untuk melakukan penyelidikan. Saat penyelidikan berlangsung, petugas mendapati adanya pria yang gerak-geriknya mencurigakan.

"Awalnya ada laki-laki dengan gerak gerik yang mencurigakan. Kemudian petugas menangkap dan melakukan penggeledahan. Benar ditemukan satu bungkus plastik berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 0,20 gram yang disembunyikan dalam topi R," sambung AKP Agus.

Setelah dilakukan pemeriksaan, akhirnya R mengaku asal sabu-sabu itu diperoleh, yakni dari seorang pria berinisial P. Polisi pun langsung begerak mengejar P yang kemudian diketahui sebagai bandar narkoba.

Tak lama kemudian, kata AKP Agus Ahmad Kurnia, polisi berhasil menangkap P di Jalan Kartini III Dalam, Sawah Besar Jakarta Pusat. Dari tangan P, polisi mengamankan barang bukti berupa dua bungkus plastik berisi sabu dengan berat 0,50 gram.

Kedua pelaku ini disangkakan pasal 112 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan saat ini sudah mendekam di sel tahanan Polsek Sawah Besar.

Hilang Kendali, Bambang Tewas Setelah Tabrak Trotoar dan Pohon di Pasar Minggu

Kamis, 16 November 2017 14:00 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Seorang pengendara sepeda motor bernama Bambang Suryanto, 38 tahun, tewas setelah hilang kendali dan menabrak pohon di Jalan Raya Pasarminggu, Pasarminggu, Jakarta Selatan, Kamis (16/11/2017) dinihari.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Sunar membenarkan adanya peristiwa itu.

"Kejadiannya Kamis (16/11/2017) sekira pukul 02.00 WIB. Korban langsung meninggal di lokasi," kata AKP Sunar, Kamis pagi.

AKP Sunar memaparkan, Bambang kala itu sedang mengendarai sepeda motor Honda Vario B 4662 BEK. Tepat di depan Bank BRI Kalibata, Bambang yang sedang melaju kencang mendadak hilang keseimbangan. "Motor korban lalu oleng ke kiri, lalu menabrak trotoar. Tubuh korban lalu terpelanting, dan menabrak pohon. Korban tewas dengan luka parah di kepala," kata AKP Sunar.

Jenazah Bambang, yang belakangan diketahui merupakan warga Cengkareng Timur, Jakarta Barat, dibawa ke RS Fatmawati.

Rambu Roboh, Tol Cawang Arah Cikampek Macet Parah


Kamis, 16 November 2017 09:04 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Tol Jakarta menuju Cikampek dilanda kemacetan parah. Hal ini menyusul adanya insiden jatuhnya tiang penyanggap rambu elektronik di KM 15 Tol Bekasi Timur. Bahkan imbas dari kemacetan tersebut, pihak kepolisian meniadakan contra flow.

"Dampak gangguan di KM 15 Tol Bekasi ,arah Cilampek kepadatan sdh sampai Cawang,sehingga contraflow ditiadakan," tulis akun twitter TMC Polda Metro Jaya.

Dari informasi yang dihimpun, tiang rambu elektronik tersebut jatuh pada pukul 02:20 WIB. Rambu terjatuh saat ada dipasang di KM 15 Tol Bekasi Timur arah ke Cikampek.

Akibat dari kondisi ini, pengemudi harus terjebak hingga berjam-jam lamanya.

"Hindari melintas di Tol Jakarta-Cikampek macet tidak bergerak atau parkir, masih ada penanganan rambu yang ambruk di KM 15," tulis akun TMC Polda Metro Jaya.