30 September 2014

Diduga Terlilit Utang Hingga Bangkrut, Pengusaha Gantung Diri

Selasa, 30 September 2014 13:13 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pengusaha, Dian Purba, 48 tahun, warga Jalan Raya Condet RT 10/03, Kramatjati, Jakarta Timur, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Diduga, Purba stres lantaran usahanya bangkrut.
 
"Kejadian Selasa (30/9/2014) pagi tadi sekira pukul 09:45 WIB, korban ditemukan sudah tak bernyawa di sebuah ruko pada alamat tersebut," kata Kapolsek Metro Kramat Jati, Kompol Handini kepada wartawan, Selasa (30/9/2014).
 
Menurut Kapolsek, saat ditemukan urat nadi tangan kiri luka sajam, lidah menjulur, keluar sperma dan dubur mengeluarkan cairan. "Menurut saksi, korban banyak masalah, terlilit utang dan usahanya bangkrut," kata Kapolsek.
 
Saat ini, jenazah Purba sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum.

Truk Terbalik di Bawah Flyover Matraman

Foto: Akun twitter @TMCPoldaMetro 
Foto: Akun twitter @TMCPoldaMetro
 
Selasa, 30 September 2014 07:43 WIB
PUSKOMINFOSebuah kecelakan truk terjadi di kawasan Matraman, Jakarta Timur. Sebuah truk beroda sepuluh terbalik tepat di bawah Flyover Matraman.

"Kecelakaan Truk terguling di bawah Layang Matraman & masih penanganan Polri," tulis akun resmi TMC Polda Metro Jaya, Selasa (30/9/2014).

Kecelakaan tunggal tersebut terjadi sekira pukul 06:00 WIB, saat arus lalu lintas mulai meningkat. Saat ini polisi masih menangani kecelakaan tersebut.

Belum ada laporan mengenai korban jiwa atapun dampak kecelakaan.
Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 30 September 2014


Selasa, 30 September 2014 07:41 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Selasa 30 September 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

29 September 2014

Sedang Dirawat, WNA Gantung Diri di Rumah Sakit

Senin, 29 September 2014 14:57 WIB
PUSKOMINFO - Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Filipina diduga gantung diri di sebuah rumah sakit di wilayah Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan. Belum jelas penyebab WNA yang berprofesi sebagai guru tersebut nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Kanit reskrim Polsek Ciputat, AKP Budi R mengatakan korban berinisial AS, 33 tahun, asal Filipina,dan diketahui merupakan seorang guru.

Berdasarkan informasi, AS masuk rumah sakit pada 23 September 2014 menderita paru-paru.

"Korban gantung diri dengan cara leher dililit dengan kabel colokan tv dan korban gantung diri di breket tv dan baru diketahui sekitar Pukul 05:30 WIB oleh seorang perawat bernama Imas," jelasnya, Senin (29/9/2014).

Petugas RS yang mengetahui adanya pasien yang bunuh diri langsung melapor ke kepolisian Polsek Metro Ciputat dan diteruskan ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Petugas yang melakukan Olah TKP tidak menemukan bekas penganiayaan di tubuh korban. Jenazah kemudian dikirim ke RS Fatmawati untuk dilakukan Visum et Refertum.

Satpam Otaki Pencurian Sepeda Motor (Curanmor) di Ruko Golden Boulevard Serpong

pencuri-motor-1
Senin, 29 September 2014 13:41 WIB
PUSKOMINFO - Seorang satpam mendalangi rentetan aksi pencurian sepeda motor yang dilakukan komplotan asal Rangkasbitung di dalam area Ruko Golden Boulevard, Serpong, Kota Tangerang Selatan. Satpam itu pun dicokok Tim Unit IV Ranmor Polres Kota Tangerang setelah  melumpuhkan dua dari tiga anggota komplotannya dengan‎ timah panas.

Terbongkarnya topeng satpam ruko bernama Yayan,38 tahun, terungkap setelah petugas menangkap Anton,30 tahun, Heru,35 tahun, dan Jumri alias Jakir,45 tahun. Heru dan Jakir terpaksa dihadiahi timah panas di kaki karena mencoba kabur saat akan diborgol.

Ketiganya beberapa kali mencuri motor di Ruko Golden Boulevard, tempat dimana Yayan bertugas.

“Pelaku mengambil motor yang terparkir di dalam ruko. Untuk bisa keluar tanpa tiket parkir, mereka dibantu oknum satpam ruko,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Aris Tri Yunarko kepada wartawan, Senin (29/9/2014) siang.

Kompol Aris menjelaskan, terungkapnya kasus pencurian di Ruko Golden Boulevard itu berawal ketika tim buser pimpinan Kanit Ranmor, Ipda Febby Fahlevi menangkap tiga bandit jalanan di Jalan Raya Serang, Kec. Balaraja, Kab. Tangerang, pada Minggu (28/9/2014) malam.

Saat itu, tim buser yang sedang observasi wilayah mencurigai gerak-gerik dua pengendara sepeda motor di jalan tersebut. Kecurigaan itu ternyata benar, sebilah sajam dan kunci leter T ditemukan petugas di balik jaket dan jok motor yang dibawa pelaku.

Ketika akan dibawa ke kantor polisi, Heru dan Jumri nekat lari dari sergapan petugas yang akan memborgol tangannya. Tak mau kehilangan buruannya, petugas terpaksa menembak kaki kedua alap-alap asal Rangkasbitung, Lebak, Banten itu.

Keduanya yang tersungkur bersimbah darah pada betis kanan itu kemudian dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan medis.

Kepada petugas, komplotan Heru Cs ini mengaku sering mencuri motor di dalam area Ruko Golden Boulevard. Ketika di interogasi cara ketiganya membawa motor curian tanpa karcis parkir, mereka mengaku dibantu Yayan. Dari keterangan itu, tim buser langsung mencokok oknum satpam di kontrakan daerah Serpong, Kota Tangerang.

“Dari tangan komplotan Rangkas ini, kami mengamankan 6 unit sepeda motor hasil curian yang disembunyikan di daerah Pandeglang,” kata Kompol Aris.

Belasan Anggota Geng Motor Jahat Diciduk

Belasan anggota geng motor yang ditangkap dan barang bukti yang disita ditunjukkan di Polda Metro Jaya, Senin (29/9/2014). MTVN/Deny Irwanto
Belasan anggota geng motor yang ditangkap dan barang bukti yang disita ditunjukkan di Polda Metro Jaya, Senin (29/9/2014)
Senin, 29 September 2014 13:31 WIB
PUSKOMINFO - Belasan anggota kelompok geng motor yang sering kali beraksi di Cikarang Utara, Cikarang Barat, Cikarang Selatan, Tambelang serta Sukatani, dibekuk aparat Polresta Bekasi. Mereka tergolong ganas, karena selain mencuri mereka juga tak segan melukai korban. 
"Periode Agustus-September 2014 tersangka yang sudah ditahan 17 orang," kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Sudjarno di Mapolda Metro Jaya, Senin (29/9/2014). 
Wakapolda merinci, lima dari 17 pelaku adalah anggota geng motor Brigez. Enam anggota geng motor Moonracer (M2R) dan enam lainnya anggota XTC. 
Lima anggota Brigez masing-masing berinisial AFD, 23 tahun; MHY, 23 tahun, DE, 25 tahun, HG, 18 tahun dan FW, 21 tahun. 
Enam anggota Moonracer adalah BHJ, 17 tahun, BR, 20 tahun, RJB, 24 tahun, REN, 18 tahun, PAD, 31 tahun dan DW, 16 tahun. 
Sedangkan enam kelompok XTC terdiri dari FK, 19 tahun, ML, 22 tahun, IP, 21 tahun, OPL, 20 tahun, KMG, 23 tahun; dan JMY, 21 tahun. Bersama belasan tersangka tersebut ikut disita pula 15 sepeda motor, 10 senjata tajam, kunci letter T, kartu anggota genk motor, senjata air softgun, dan senjata api rakitan.

"Mereka dikenakan Pasal 365 KUHP, Pasal 170 KUHP dan 363 KUHP. Ancaman di atas 5 tahun penjara," tegas Wakapolda.

Mutasi Jabatan di Lingkungan Polda Metro Jaya

Senin, 29 September 2014 08:35 WIB
PUSKOMINFO - Sejumlah Kapolres di wilayah hukum Polda Metro Jaya, dimutasi. Mutasi jabatan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1883/IX/2014 tertanggal 28 September 2014.

Dalam Surat Telegram Kapolri nomor ST/1883/IX/2014 yang diterbitkan tanggal 28 September 2014 itu, Kapolri memutasi 170 perwira tinggi dan menengah. 


Berikut sejumlah pejabat di jajaran Polda Metro Jaya yang terkena rotasi yakni:

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Riad dimutasikan sebagai Kabid Investigasi Densus 88 Anti Teror Polri. Jabatannya di Polres Metro Tangerang Kota digantikan oleh Kombes Pol Agus Pranoto yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Penindakan Densus 88 AT Polri.

Selanjutnya, AKBP Hengki Haryadi yang menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat dipromosikan sebagai Kapolresta Pelabuhan Tanjung Priok. AKBP Hengki menggantikan posisi AKBP Asep Adi Saputra yang dimutasi sebagai Wakapolres Metro Jakarta Utara.

Sementara itu, Kasubdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Irsan diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Bogor Kota menggantikan AKBP Bahtiar Ujang Purnama. Sedangkan AKBP Bahtiar Ujang diangkat sebagai Wakapolres Metro Jakarta Barat.

AKBP Asep Safrudin yang tadinya Wakapolres Metro Jakarta Barat diangkat sebagai Kapolres Balerang, Polda Kepri. Sementara Kabagbinopsnal Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Luthfi Sulistiawan diangkat sebagai Kapolres Pekalongan.

Pejabat lain di Polda Metro yang mendapatkan promosi sebagai Kapolres yakni AKBP Suyudi Ario Seto. AKBP Suyudi yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbid Paminal Bid Propam Polda Metro Jaya diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Majalengka, Polda Jawa Barat.

Kasubdit I/Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Suwondo Nainggolan mendapatkan promosi sebagai Kapolres Karimun, Polda Kepri. 


Selanjutnya Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Anom Setyadi dipromosikan sebagai Kapolres Purbalingga, Polda Jateng menggantikan AKBP I Ketut Suwitra Adnyana.

Wakil Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Roycke Harry Langie dimutasikan dalam jabatan baru sebagai Kasubag Binfung Set Pus Inafis Bareskrim Polri. Posisinya sebagai Wakil Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya digantikan oleh AKBP Alberd Teddy Benhard Sianipar yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Tanah Karo.‎
Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 29 September 2014

Senin, 29 September 2014 08:09 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Senin 29 September 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id
Tawuran Pemuda di Manggarai, 5 Provokator Diamankan Polsek Metro Tebet
Senin, 29 September 2014 07:55 WIB
PUSKOMINFO - Tawuran dua kelompok pemuda di Jalan Swadaya II, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan kembali terjadi. Petugas kepolisian setempat terpaksa menembakan gas air mata untuk membubarkan aksi tersebut.  

Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Agus Minarno, menyatakan, peristiwa yang terjadi Minggu (28/9/2014) malam sekira pukul 23.00 WIB, merupakan bentrok susulan. Kedua kelompok tersebut sempat bentrok pada Minggu sore.

"Berawal kejadian tawuran sore hari di Jalan Saharjo depan Gang Manggis, namun berhasil dihalau personil Polsek Tebet. Saat anggota sedang patroli di Gang Manggis meletus kembali tawuran antara warga Rw 007 Manggarai dengan RW 09 Manggarai Selatan Gang Bendeng," ujar AKP Agus.

Petugas gabungan yang terdiri dari Brimob Polda Metro Jaya, Dalmas Polres Selatan dan Patroli Polsek Setia Budi, Pancoran dan Mampang berupaya melerai namun tak di hirukan. Petugas terpaksa menembakan gas air mata ke arah massa.

"Tembakan gas air mata tiga kali oleh petugas diarahkan di lokasi tawuran baru dapat dilerai," ungkapnya.

Petugas kemudian menyisir lokasi kejadian dan mengamankan lima orang pemuda yang diduga menjadi provokator dalam peristiwa tersebut. Selain itu, petugas juga mengamankan anak panah sebagai barang bukti.

"Mengenai pemicu tawuran masih dalam penyelidikan Polsek Metro Tebet. Petugas masih bersiaga di lokasi untuk mengantisiapsi tawuran susulan," ucap AKP Agus.

Komplotan Pembuat SIM Palsu Digerebek Polresta Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 29 September 2014 07:40 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Reserse Kriminal Polresta Bandara Soekarno-Hatta menggerebek rumah tempat pembuatan SIM palsu di  Kampung Pasir Salam Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Sabtu(27/9/2014). Dari lokasi, petugas meringkus tersangka RS, 28 tahun berikut alat peralatan pembuat SIM seperti komputer, printer, kertas untuk SIM palsu.

Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Pol CH Pattopoi,SIK Msimengatakan terungkapnya kasus pembuatan SIM palsu bermula dari temuan petugas Satlantas Polresta Bandara Soetta, Jumat (27/9/2014), saat petugas sedang merazia kendaraan di terminal 1 C kawasan Bandara Soetta.

Petugas mencurigai SIM milik pengemudi minibus berinisial R, 25 tahun, SIM B1-Umum miliknya ukuranya tidak sesuai.

 Karena ukuran SIM-nya tak sesuai dan SIM-nya ditanda tangani bukan pejabat berwenang(dirlantas) sehingga R diperiksa dikantor Satlantas.

“Ketika kami periksa, R mengaku bikin SIM-nya di Kronjo dengan biaya Rp1,3 juta,”jelas Kapolres.

Petugas masih mengembangkan kasus ini. Petugas menduga sudah banyak SIM palsu yang dicetak tersangka sehingga pelaku sudah meraup keuntungan puluhan juta.

”Kami masih melacak pemegang SIM palsu yang dicetak tersangka,”tegas Kapolres.