23 Agustus 2016

Polda Metro Jaya Bentuk Satgas Penanggulangan Banjir

Polda Metro Jaya Siap Terjunkan Satgas Waspada Banjir
Selasa, 23 Agustus 2016 08:14 WIB
PUSKOMINFO - Menyikapi curah hujan di Jakarta yang akhir-akhir ini tinggi yang mengakibatkan sejumlah kawasan di Ibu Kota terendam banjir, Polda Metro Jaya membentuk Satgas penanggulangan bencana banjir. Sebanyak enam satuan setingkat kompi (SSK) dari Brimob dan Sabhara disiagakan untuk menanggulangi bencana tersebut.

"Ini kami gelar apel kekuatan untuk menghadapi persiapan banjir. Fungsi itulah nanti yang bekerja keras untuk mengatasi permasalahan bencana termasuk bencana banjir," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Moechgiyarto di Mapolda Metro Jaya, Senin (22/8/2016) kemarin.

Kapolda menjelaskan, titik rawan banjir di wilayah Jakarta saat ini mengalami pergeseran. Dahulu, biasanya wilayah yang dilintasi aliran sungai Ciliwung akan terkena dampak banjir jika curah hujan tinggi. Wilayah tersebut kini sudah tidak terkena banjir.

Sekarang ini, menurut Kapolda, kawasan Petogogan, Cipinang, Pondok Labu dan Pesanggrahan-lah yang tergenang banjir.

Untuk itu, pihaknya akan mengantisipasi hal tersebut dengan menyiagakan personel dan peralatan untuk mengevakuasi para korban banjir.

"Biasanya langganan (banjir) di Kali Ciliwung, sekarang Alhamdulillah Kali Ciliwung itu bisa teratasi, asalkan kita berkoordinasi dengan pihak Bogor tentunya bendungan Katulampa," kata Kapolda.

Kapolda mengatakan, apel persiapan personel dan pengecekan peralatan banjir perlu dilakukan. Agar nanti, jika ada wilayah yang terkena banjir bisa cepat ditanggulangi.

"Makanya kami pikirkan untuk bagaimana nanti quick response-nya. Kami atur pembagiannya, seperti Petogogan, karena itu dekat di Polda biar Polda yang back up. Supaya proses evakuasi korban yang terkena banjir itu bisa cepat dan tepat," kata Kapolda.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 23 Agustus 2016

Selasa, 23 Agustus 2016 08:02 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin, 22 Agustus 2016 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : Pospol Kalibata
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan 3 Pluit
STNK : Mall Arta Gading, Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Tamini Square 
STNK : Tamini Square

- Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat

- Info Keterangan Lebih Lanjut:Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55 Jakarta Selatan, Telp : 021-52960770, Fax : 021-5275090

Motif Pembunuhan Wanita Berkuteks di Kali Ciliwung, Pelaku Kesal Ditagih Utang

Polisi Ungkap Pembunuhan Wanita Berkutek di Ciliwung
Selasa, 23 Agustus 2016 07:39 WIB
PUSKOMINFO - Pelaku pembunuhan terhadap Nur Asih yang jasadnya mengambang di Kali Ciliwung di Perumahan Pesona Khayangan II, RT 8 RW 27, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok akhirnya diringkus petugas Polresta Depok. Pelaku bernama Juned, 21 tahun,  nekat membunuh wanita berkuteks tersebut setelah ditagih utang usai melakukan hubungan intim. 

Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Teguh Nugroho mengatakan, sebelum pembunuhan terjadi pelaku mengajak korban bertemu di salah satu gudang dekat Kali Ciliwung. Di lokasi itulah pelaku dan korban melakukan hubungan intim. 

"Usia melakukan hubungan intim korban mengaih utang kepada pelaku. Utangnya Rp1,5 juta, tapi korban meminta Rp3 juta, ini yang membuat pelaku kesal," kata Kompol Teguh kepada wartawan,  Senin (22/8/2016) kemarin. 

Menurut Kompol Teguh, korban mengancam akan berteriak jika pelaku tidak memberikan uang yang diminta. Pelaku pun kebingungan kemudian mencekik korban hingga tak sadarkan diri.

"Dalam kondisi tak sadarkan diri itu lah korban dibuang pelaku ke kali. Korban sempat terkena batu besar yang ada dekat kali. Kemudian pelaku mendorong tubuh Nur Asih sampai terbawa arus," ujarnya.

Kompol Teguh menuturkan, setelah itu pelaku mengambil barang-barang berharga milik korban berupa dua handphone."Satu handphone  dijual dan satunya lagi dipakai pelaku. Kemudian, barang seperti sandal, kalung imitasi, dan tas make-up dibuang di Kali Ciliwung," katanya.

Atas perbuatannya itu pelaku dijerat Pasal 338 Jo Pasal 365 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman di atas 15 tahun kurungan penjara. Seperti diketahui Nur Asih adalah wanita asal Jambi dan ditemukan tewas beberapa waktu lalu. Nur Asih diketahui sedang hamil saat ditemukan tewas.

22 Agustus 2016

Untuk Kelabui Petugas, Sabu dan Ekstasi Dikemas Dalam Bungkus Makanan Kucing

Polisi Ungkap Sabu dalam Kemasan Makanan Kucing
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono didampingi Wadir Resnarkoba Polda Metro Jaya,saat gelar press release di Media Center Bid Humas Polda Metro Jaya, Senin (22/8/2016).
Senin, 22 Agustus 2016  21:46 WIB
PUSKOMINFO - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, 14.981 butir ekstasi dan 297 gram sabu yang diamankan dari tersangka berinisial OD di Cikokol, Tangerang, ditemukan dalam kemasan makanan kucing, untuk mengelabui petugas.

"Ya jadi dalam kamar hotel (TKP penangkapan) tersebut ekstasi berikut sabu ini disimpan ke dalam kemasan makanan kucing," katanya di Mapolda Metro Jaya, Senin (22/8/2016).

Ia menjelaskan, tersangka OD sudah menjalankan pekerjaan sebagai kurir narkoba selama 4 bulan. Dari penelusuran OD mengaku sudah empat kali menjalankan tugas.
"Yang bersangkutan sudah ada empat kali mengedarkan. Ini berarti sebagian sudah diedarkan," kata Awi.

Diberitakan sebelumnya, Subdit II Direktorat ResNarkoba kembali berhasil mengungkap Peredaran Gelap 14 ribu butir Ekstasi di Apartemen The Modern Golf Tower Hijau Lantai 6 Kamar GE-o6-EA Jalan Hartono Raya Kelurahan Babakan Kecamatan Cikokol Kabupaten Tangerang, Kamis (18/8/2016) sekitar pukul 20.15 WIB.

Saat pengamanan, polisi mengamankan tersangka berinisial OD yang tidak melakukan perlawanan sama sekali.

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Tangkap Pengedar Narkoba Jaringan Medan - Jakarta, Sita 14 Ribu Ekstasi

Polisi Ungkap Sabu dalam Kemasan Makanan Kucing
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono didampingi Wadir Resnarkoba Polda Metro Jaya,saat gelar press release di Media Center Bid Humas Polda Metro Jaya, Senin (22/8/2016).
Senin, 22 Agustus 2016 16:53 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menangkap seorang pengedar narkoba jaringan Medan - Jakarta. Tersangka ditangkap dengan barang bukti 14 ribu Ekstasi di Apartemen The Modern Golf Tower Hijau, Cikokol, Tangerang.

"Lokasi pengamanan di Apartemen The Modern Golf Tower Hijau lantai 6 Kamar GE-o6-EA Jalan Hartono Raya Kelurahan Babakan Kecamatan Cikokol Kabupaten Tangerang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono di Mapolda Metro Jaya, Senin (22/8/2016).

Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan satu orang tersangka dan dari penelusuran telah ditetapkan satu orang sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Tersangka OD alias ODI 55 tahun, warga Pasar Kemis Tangerang Banten dan VL sekarang DPO," jelasnya.

Dari pengungkapan ini, polisi mengamankan total 14.981 Ekstasy dan 297 gram sabu.

"Barang bukti 14.981 pil ekstasi dan tiga bungkus plastik klip di dalamnya berisi sabu total brutto 297,1 gram dan satu buah handphone Smart fren berikut simcard juga satu buah handphone Andromax berikut simcard," jelasnya.

Kabid Humas menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 20.15 WIB. Anggota Timsus Subdit II yang dipimpin oleh AKBP Gembong Yudha melihat tersangka memasuki Apartemen The Modern Golf Tower Hijau Lantai 6 Kamar GE-06-EA dengan gerak gerik mencungakan kemudian di lakukan penangkapan.

"Setelah dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan badan, diamankan seorang laki-laki mengaku bernama OD als ODI," ungkapnya.

Tersangka mengaku mendapatkan sabu dan ekstasi dari seseorang yang berinisial VL yang berada di daerah Medan.

"Sampai saat ini anggota Timsus Subdit II masih melakukan pengejaran terhadap VL," katanya.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009, dipidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun

"Dan pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar subsider 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009, dipidana penjara paling singkat 5 tahun, dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling banyak Rp8 miliar," ungkapnya. 

Hati-hati Perampas Motor dengan Modus Mengaku dari Leasing

Ngaku Jadi Leasing, Begal Ditangkap Di Cengkareng
Senin, 22 Agustus 2016 14:13 WIB
PUSKOMINFO - Berbagai macam cara dilakukan oleh para pelaku kejahatan. Di Cengkareng, Jakarta Barat, para penjahat mengaku dari leasing guna merampas sepeda motor milik korbannya.

Dengan berpura-pura jadi leasing, satu dari tiga pelaku begal bernama Rian Say (19), warga Kapuk, diamankan Polsek Cengkareng Jakarta Barat. Pelaku ditangkap polisi setelah berhasil merampas paksa sepeda motor milik Rivan, 23 tahun, warga Cengkareng di Palem Mutiara, Jalan Bundaran, depan Hotel Aston, Rt 006/014, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Kapolsek Metro Cengkareng Kompol Eka Baasith menceritakan pada saat itu korban sedang mengendarai sepeda motor miliknya jenis Suzuki Satria Fu bernopol F 6946 QM disekitar TKP. "Tiba-tiba korban dikejar dan di pepet oleh pelaku bersama dua orang kawannya yang masih dalam DPO bernama Andre, 28 tahun, warga Cengkareng dan Boy, 30 tahun, warga Cengkareng sambil berboncengan sepeda motor," kata Kapolsek di Jakarta Barat, Senin (22/8/2016).

Kemudian, lanjut Kapolsek, salah seorang pelaku langsung mengaku sebagai leasing dan menuduh korban menunggak cicilan motor selama tiga bulan. Namun, korban langsung melakukan pembelaan dan menjawab motor yang sedang dikendarainya dibelinya secara cash.

"Pelaku mengambil cara lain, dengan meminta STNK, saat korban mengeluarkan STNK dari dompetnya langsung dirampas oleh pelaku berikut kunci kontaknya. Selanjutnya, sepeda motor milik korban langsung di ambil oleh salah seorang pelaku dan korban langsung tetap mengikutinya dengan membonceng," ujarnya.

Kapolsek menambahkan, setelah dalam perjalanan pelaku akan menurunkan korban, namun korban tidak mau dan korban langsung di pukul sekali oleh pelaku mengenai pipinya dan di ancam akan di bunuh jika melawan. 

Namun, korban tetap membonceng sepeda motornya dan langsung berjalan lagi berputar-putar di perumahan Pantai Indah Kapuk.

"Setelah sampai di Perumahan Grisenda korban meminta bantuan Securiti hingga salah seorang pelaku berhasil di tangkap sedangkan dua orang pelaku lainnya berhasil melarikan diri dengan membawa sepeda motor milik korban,"ungkapnya. 

Petugas sekuriti langsung menelepon kepolisian Polsek Cengkareng dan langsung mendatangi TKP untuk mengamankan pelaku dan membawanya ke Mapolsek Metro Cengkareng. Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan.

Polda Metro Jaya Limpahkan Tersangka Korupsi Seragam SD di Kota Depok Senilai Rp3,6 Miliar

Senin, 22 Agustus 2016 13:33 WIB
PUSKOMINFO - Penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melimpahkan tersangka DS, AS, dan DE beserta barang bukti ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat terkait dugaan tindak pidana korupsi seragam sekolah dasar (SD) di Kota Depok, Jawa Barat.

"Diduga ada permainan antara pengusaha dan oknum PNS di Kota Depok," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Fadil Imran di Jakarta Senin (22/8/2016).

Ketiga tersangka itu yakni DS sebagai Pejabat Pembuat Komitmen Pemkot Depok, DE (tim pemeriksa barang Pemkot Depok) dan AS (kontraktor penyedia barang).

Penyidik Polda Metro Jaya mendalami dugaan korupsi itu berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menunjukkan terdapat kerugian negara senilai Rp3,6 miliar terkait pengadaan logistik SD di Depok itu.

Pengadaan seragam dan sepatu murid SD itu mendapatkan kucuran dana bantuan sosial dari APBD Pemerintah Provinsi Jawa Barat 2014.

Penyidik kepolisian menduga pengusaha tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak karena terdapat kekurangan 5.014 seragam dan 9.693 pasang sepatu murid SD.

Sedangkan, dua oknum PNS Pemkot Depok tidak memeriksa spesikasi pengadaan barang yang sesuai kontrak kerja.

Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ferdy Iriawan menambahkan, para tersangka menurunkan kualitas pakaian SD. Tersangka menurunkan kualitas pakaian SD dengan memperbanyak komposisi bahan kapas dan mengurangi bahas polyster sehingga produk seragam tipis dan mudah rusak.

Berdasarkan hasil penyidikan, polisi telah memeriksa 55 orang kepala SDN se-Kota Depok, 12 orang Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Kota Depok, 12 orang pegawai Pemerintah Kota Depok, seorang ahli Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) DKI Jakarta dan 21 orang dari pihak swasta.

Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Tangkap Komplotan Pembobol Kartu Kredit

Senin, 22 Agustus 2016 10:51 WIB
PUSKOMINFO - Subdit IV Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya berhasil membongkar komplotan penjahat yang membobol ratusan Kartu Kredit dengan nilai kerugian lebih Rp 1,5 miliar. Demikian dikatakan Kepala Bidang ( Kabid ) Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol.Awi Setiyono kepada Wartawan di Jakarta, Sabtu (20/8/2016).

Kombes Pol Awi yang didampingi Kanit Subdit IV Cyber Crime, Kompol Khairudin lebih lanjut mengatakan, pembobolan Kartu Kredit milik ratusan orang itu dilakukan dengan menyalahgunakan mesin Elektronic Data Capture (EDC) Bank Rakyat Indonesia ( BRI ) yang disewa dari sejumlah pemilik toko.

Dalam kasus ini pelaku yang berhasil ditangkap 4 orang, sedang tiga orang lagi masuk Daftar Pencarian Orang ( DPO) . Keempat pelaku yang berhasil ditangkap pada bulan Agustus 2016 itu, yakni GMA (pria 28 tahun), ADRF ( pria 33 tahun), DM ( perempuan 42 tahun) dan Y ( perempuan 39 tahun).

Sedang tersangka LE (DPO), RB (DPO) dan AS (DPO). 

Kejahatan tersebut dilakukan komplotan ini antara bulan Mei hingga September 2015. Komplotan ini berbagi tugas, diantaranya menghubungi para pemegang Kartu Kredit dan melakukan bujuk rayu dengan cara menawarkan bonus. 

Aksi kejahatan ini dilakukan komplotan ini di Jakarta Selatan. Sedang para pelaku ditangkap di daerah Bandung, Jawa Barat, sekitar bulan Agustus 2016, kata Kompol Khairuddin.

Para pelaku menawarkan tour dan penginapan hotel dengan harga lebih murah sehingga ratusan pemegang Kartu Kredit terperdaya. Kompol Khairuddin menambahkan, bahwa pengusaha toko yang menyewakan mesin EDC dan Kartu ATM rekening EDC tokonya kepada komplotan ini belum ditetapkan sebagai tersangka.
Penyidik Subdit IV Cyber Crime masih mendalam dan mengembangkan pemeriksaan terhadap para tersangka. Dalam kasus ini, para tersangka dikenakan ancaman hukuman sebagaimana diatur dalam pasal 378 KUHP dan Pasal 3,4,5 Undang-Undang RIvNo.8 Tentang Pemberantasan dan Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Polsek Karawaci Bekuk Begal Tanah Gocap


Senin, 22 Agustus 2016 10:08 WIB
PUSKOMINFO - Pelaku begal yang kerap beraksi di kawasan Tanah Gocap, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, akhirnya dibekuk aparat Polsek Karawaci. Pelaku bernama Firman dilumpuhkan kakinya dengan timah panas karena melawan petugas saat ditangkap.

Kapolsek Karawaci, Kompol Munir Yasi mengatakan, pelaku ditangkap atas laporan salah satu korbannya, Yapto, warga Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang yang dibegal pada Rabu (17/8/2016) sekira pukul 22.00 WIB di Jalan Tanah Gocap.

"Jadi saat korban melintas, tiba-tiba dia dipepet tersangka Firman yang berboncengan dengan rekannya Kevin alias Emon (DPO). Kemudian korban ditarik ke semak-semak dan ditusuk dua kali di leher dan pipi kanan dengan sebilah gunting," katanya, Minggu (21/8/2016).

Setelah korban tidak berdaya, pelaku langsung membawa kabur  sepeda motor  Yamaha Mio Nopol B-6780-GVU milik korban. "Sedangkan korban sendiri diselamatkan warga saat tegeletak di pinggir jalan dengan dilarikan ke Rumah Sakit Sari Asih," jelas Kapolsek.

Kemudian dari laporan korban, aparat Unit Reskrim Polsek Karawaci yang dipimpin Iptu Nurjaya langsung melakukan penyelidikan. Akhirnya petugas berhasil menangkap pelaku Firman saat sedang main internet di warnet Jalan Kisamaun, Kota Tangerang pada Sabtu (20/8/2016) sekirar pukul 21.15 WIB.

"Saat penangkapan pelaku melawan petugas dan mencoba melarikan diri. Kita sempat kasih tembakan peringatan tapi korban tetap kabur, akhirnya terpaksa kita tembak kaki kanannya," ungkap Kapolsek.

Dari tangan tersangka, berhasil diamankan satu buah gunting yang sudah dimodifikasi menjadi runcing sebagai alat penusuk dan STNK sepeda motor korban.

"Melihat senjatanya, kemungkinan pelaku sudah merencanakannya dan sering dilakukannya. Kita masih mendalami kasus ini dan mencari rekan tersangka," tukas Kapolsek.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 22 Agustus 2016

Senin, 22 Agustus 2016 08:43 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin, 22 Agustus 2016 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : Pospol Kalibata
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan 3 Pluit
STNK : Mall Arta Gading, Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Tamini Square 
STNK : Tamini Square

- Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat

- Info Keterangan Lebih Lanjut:Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55 Jakarta Selatan, Telp : 021-52960770, Fax : 021-5275090