24 Juli 2014

Polres Metro Jakarta Barat Periksa Urine Sopir Bus di Terminal Kalideres

Kamis, 24 Juli 2014 09:09 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat akan melakukan tes urine terhadap ratusan sopir bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Kalideres, sebelum mengantarkan para pemudik ke kampung halamannya masing-masing.

Menurut Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Gembong Yudha, pihaknya akan melakukan tes urine terhadap para sopir sebelum keberangkatan bus, mulai pukul 07.00 WIB-11.00 WIB.

"Pemeriksaan ini dilakukan agar perjalanan mudik menjadi aman, dan terhindar dari kecelakaan yang disebabkan karena lalainya sopir. Dan nanti bisa terlihat pengemudi mana yang positif pakai narkoba," ujar AKBP Gembong kepada wartawan, Kamis (24/7/2014).

Menurut AKBP Gembong, kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi disaat mudik bukan hanya karena akibat kondisi kendaraan yang tak layak untuk beroperasi. "Bisa juga karena kondisi fisik pengemudi yang kurang fit. Sehingga, mengurangi kesadaran dan kewaspadaan pengemudi saat berkendara," bebernya.

"Berkurangnya ketahanan tubuh ini, bisa karena faktor kelelahan, pengaruh mengkonsumsi minuman keras, obat-obatan dan narkotika," lanjutnya.

AKBP Gembong juga menegaskan, jika terbukti ada salah satu sopir positif menggunakan narkoba, pengelola bus diwajibkan untuk mengganti pengemudi tersebut.

"Kita sudah pegang datanya dari masing-masing P.O, pengemudi dan nomor bus yang dikendarai sudah disesuaikan. Ini untuk menghindari pengemudi aplusan," pungkasnya.

Dalam pemeriksaan tersebut, polisi juga bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), Dinas Kesehatan, dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Operasi Ketupat 2014, Polda Metro Jaya Terjunkan 7.276 Personel

Kamis, 24 Juli 2014 08:08 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya mengerahkan ribuan personelnya untuk mengatur arus mudik jelang lebaran Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriyah. 
Hal itu dikatakan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, yang menjelaskan ada sedikitnya 7.276 personil yang diterjunkan dalam Operasi Ketupat Jaya 2014.

"Operasi Ketupat kita kerahkan 7.276 personel, Polda, Polres dibantu TNI, dan Pemda. Seperti, pemadam kebakaran, Jasa Marga dan lainya," kata Kabid Humas kepada wartawan, Rabu (23/7/2014) kemarin.

Menurut Kabid Humas, dalam Operasi Ketupat Jaya 2014 ada 14 posko yang disebar di setiap polres dan 122 pos pengamanan yang digelar di sepanjang jalur padat lalu lintas, keramaian serta pusat perekonomian.

"Ini sudah masuk insert di beberapa tempat. Dimaksudkan supaya dekat dengan masyarakat, sehingga kalau terjadi sesuatu ada polisi di situ dan bisa segera melaporkannya," ujarnya.

Untuk kegiatan operasional nanti sesuai dengan tugas masing-masing terutamadi sekitar lalulintas padat supaya membantu kelancaran pemudik di Jakarta, seperti mudik bareng maupun perlintasan Sumatera dan Banten.

"Pengamanan juga dilakukan ketika calon pemudik melewati Jakarta menuju ke daerah Jawa, maupun sebaliknya," tambahnya.

Tangan Karyawan Pabrik Putus Ditebas Perampok Motor di Tangerang

Kamis, 24 Juli 2014 07:55 WIB
PUSKOMINFO - Seorang karyawan pabrik tangan kanannya putus akibat ditebas perampok karena melawan saat sepeda motornya hendak dirampas di Jalan Raya Cadas,  Kecamatan Priuk, Kota Tangerang, Rabu (23/7/2014) dinihari.

Kapolsek Jatiuwung, Kompol Rully, menjelaskan korban Sunandar, karyawan pabrik dalam perjalanan pulang dari Alam Sutra Serpong mengendarai motor Honda Beat. Ketika melintas di lokasi, dekat PT Jaya Mix, sekira pukul 02:00 WIB dipepet pelaku menggunakan 4 sepeda motor semuanya berboncengan.

Sepeda motor korban dirampas oleh para pelaku, namun korban melawan hingga terjatuh dari sepeda motor. Satu pelaku menggayunkan parang ke tubuh korban mengenai tangan kanan hingga putus.

Meskipun sudah terluka, korban terus berusaha melawan sehingga pelaku membabat tangan kiri Sunandar hingga nyaris putus. Pada saat korban sudah tak berdaya, pelaku membawa kabur sepeda motor korban ke arah Jalan Raya Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Menurut Kapolsek, saat ini korban yang mengalami luka berat itu dirawat di rumah sakit.  “Korban masih dirawat belum bisa dimintai keterangan,” jelasnya sambil menyebutkan petugas sedang mengejar pelakunya.

Selama ini di Jalan Cadas rawan perampok sepeda motor karena suasananya yang sepi pinggir kali dan kawasan pabrik. “Kami imbau warga ekstra waspada bila melintas di daerah itu,” ucap Kapolsek.

PRT Berkomplot Curi Mobil Majikan di Cempaka Putih

Kamis, 24 Juli 2014 07:43 WIB
PUSKOMINFO - Seorang  wanita pembantu rumah tangga (PRT) bersekongkol dengan penjahat, mencuri  mobil milik majikan di Jalan Pramuka, Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, dibekuk polisi, Rabu (23/7/2014) subuh. Mobil berhasil ditemukan 10 jam kemudian oleh polisi di samping perumahan Bintara Jaya, Bekasi Barat.

Tersangka Ren, 44 tahun, asal Cilacap, Jawa Tengah, baru sebulan bekerja  di rumah Deni,35 tahun, majikannya, tak berkutik ketika  dibekuk. “Semula wanita ini tak mengaku saat diintrogasi polisi, namun berbagai rayuan akhirnya tersangka mengakui perbuatannya,” ujar Kapolsek Metro Cempaka Putih, Kompol Tofiq.

Informasi yang dihimpun, sekira pukul 05:00 WIB, wanita pembantu ini mengambil kunci mobil berikut STNK mobil dari dalam tas majikan yang tergantung di dinding ruang tamu. Namun sebelum wanita itu  mengambil  kunci mobil ia terlebih dulu mengontak pria  temannya  untuk datang ke alamat  yang telah diberikan dengan jelas. Karena sudah bersekongkol dengan bandit, pria  yang dihubungi datang tepat waktu.

Saat majikan masih tidur, pembantu itu keluar sambil menyerahkan kunci mobil berikut STNK ke teman pria yang sudah menunggu di luar rumah. Dengan kerja yang rapi dan seakan-akan majikan mau berangkat kerja, warga yang sedang sahur tidak curiga dengan modus pelaku.

Setelah  mobil dibawa kabur teman pembantu itu,  wanita ini bersandiwara  seakan tidak ada kejadian, ia menyapu dan membersihkan semua ruangan kamar kemudian menyuci pakaian majikan.

Saat Deni bangun, melihat  mobil Sedan Accord  warna putih yang diparkir persis di dekat rumah sudah tidak ada. Ia sempat bertanya pada pembantu dan mengaku tidak melihat ada orang di depan. Korban kemudian bertanya kepada tetangganya dan sempat melihat sang pembantu mengobrol dengan seorang pria sambil menyerahkan sesuatu. “Kami kira majikannya  yang keluar bawa mobil itu,” ujar Harno, warga.

Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Metro Cempaka Putih. Petugas dipimpin Kanit Reskrim, AKP Supriyadi segera melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan olah TKP. Setelah 4 jam dimintai keterangan, sang pembantu akhirnya mengakui berkomplot dengan pelaku dan menyebut mobil ada di kawasan Bekasi Barat. Petugas pun mencari mobil itu dan berhasil ditemukan. “Kami masih memburu pelaku lain yang mengambil mobil,” ujar Kanit.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 24 Juli 2014


Kamis, 24 Juli 2014 07:37 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Kamis 24 Juli 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:
 
1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gedung Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Grand Cakung

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Empat Toko di Kebayoran Lama Terbakar

Kamis, 24 Juli 2014 07:28 WIB
PUSKOMINFO - Empat toko ludes dilahap si jago merah di Jalan Masjid Al Muyassarin RT 02/01 Kelurahan Cipulir, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (23/7/2014) malam sekira pukul 20:30 WIB.

Kebakaran menghanguskan empat toko yaitu toko kelontong milik Memet, warung nasi uduk milik Yeyen, kios penjahit ditempati Amar dan warung nasi Padang milik ibu Yus.

Kapolsek Metro Kebayoran Lama, Kompol Riftazudin mengatakan dari keterangan saksi Tika, 34 tahun, pedagang pecel lele, ia melihat asap dari salah satu warung kelontong milik pak Memet.

“Api langsung membesar dan keluar dari jendela depan dan merembet ke tiga warung sebelah,” ujar Kapolsek.

Petugas Sudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana mengerahkan 21 unit mobil DPK untuk menjinakkan api. Api dapat dipadamkan sekira pukul 22:00 WIB. “Tidak ada korban jiwa,  penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” pungkas Kapolsek.

23 Juli 2014

Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya Sediakan Ambulance di Terminal dan Stasiun

Rabu, 23 Juli 2014 13:52 WIB
PUSKOMINFO - Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya membangun tujuh posko kesehatan selama Operasi Ketupat Jaya 2014.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Musyafak mengatakan ketujuh posko kesehatan itu ditempatkan di beberapa stasiun, terminal dan pelabuhan.

"Dalam rangka Operasi Ketupat, kami tempatkan ambulance di poskotis seperti di terminal dan stasiun," kata Kabid Dokkes di Mapolda Metro Jaya, Rabu (23/7/2014).

Kabid Dokkes melanjutkan, beberapa titik yang ditempatkan ambulance yakni di Terminal Kampung Rambutan, Terminal Rawamangun, Terminal Kalideres, Pelabuhan Tanjung Priok, hingga Kemayoran.

Selain menyiapkan ambulance, Biddokkes Polda Metro Jaya juga menyediakan dua paramedis, satu dokter serta satu sopir ambulance.

"Kamu mulai menyiapkan ambulance sejak H-5, itu sudah beroperasi bersama pihak terkait lainnya, seperti Jasa Raharja," tambah Kombes Pol Musyafak.

Polsek Sukmajaya Tangkap 5 Penjudi





judi-sub
Rabu, 23 Juli 2014 13:27 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Sukmajaya menggerebek tempat perjudian tersembunyi di sebuah ruko di Jalan Keadilan Ujung,Sukmajaya,Depok, Rabu (23/7/2014) sekira pukul 03:30 WIB. Sebanyak lima penjudi yang sedang asyik main judi kartu berhasil ditangkap.

Pelaku yang ditangkap yakni II,27 tahun, DF,25 tahun, ID,39 tahun, SS,51 tahun, dan TH,34 tahun.

“Dari lokasi penggerebakan yang dilakukan buser Polsek Sukmajaya, petugas mengamankan alat bukti berupa 2 set kartu gaple, dan uang tunai Rp.450 ribu,”ujar Kapolsek Sukmajaya, Kompol Agus Widodo.

Menurut Kapolsek, para pelaku tertangkap tangan oleh petugas yang tengah melaksanakan patroli dalam rangka operasi cipta kondisi.


“Pada saat sedang patroli kita melihat sebuah ruko sekira pukul 03:30 dalam kondisi terbuka. Kami kira ruko tersebut telah dicuri, ternyata pada saat didekati lima pemuda yang sedang asyik main judi sedang duduk melingkar ,”ungkapnya.

Kapolsek menuturkan, pihaknya akan komitmen tidak hanya selama bulan puasa maupun lebaran tapi dihari-hari bisa akan membasmi segala praktek perjudian.

“Perjudian adalah salah satu kegiatan yang melanggar hukum dan juga salah satu penyakit masyarakat yang perlu diberantas,”tuturnya.

Untuk mempertangggung jawabkan perbuatannya, lanjut Kapolsek, kelima pelaku yang merupakan karyawan swasta ini dikenakan pasal 303 KUHP tentang perjudian. “Pelaku diancam kurungan selama 3 tahun penjara,”tegasnya.

Tabung Gas 3 Kg Meledak di Kembangan, 11 Orang Luka-luka

Rabu, 23 Juli 2014 08:33 WIB
PUSKOMINFO - Sedikitnya 10 orang menderita luka akibat ledakan tabung gas tiga kilogram di Kampung Pasar Minggu RT 02 RW 01 Kelurahan Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (22/7/2014) malam. Kesebelas korban ledakan tabung gas dilarikan ke RS Puri Indah dan beberapa klinik sekitar tempat kejadian.

Informasi yang dihimpun, selepas berbuka puasa sekira pukul 18:30 WIB, pedagang dan pemilik agen gas bernama Herman, 35 tahun, dengan mengendarai sepeda motor membawa 15 tabung gas untuk diantar ke sebuah warung.

Herman mengatakan, waktu dalam perjalanan tidak terjadi apa-apa. Namun saat berhenti di warung Zainudin, 35 tahun, yang akan menerima tabung gas tersebut, salah satu tabung gasnya bocor.

Herman mencium salah satu tabung gasnya bocor lalu mengambil dan merendamnya di bak yang dipenuhi air.

Saat itu, ada sejumlah anak-anak dan orang dewasa  yang menonton. Namun tanpa diketahui sebabnya, tiba-tiba tabung gas meledak dan mengenai anak-anak yang ada di lokasi.

Kapolsek Metro Kembangan, Kompol Heru Agus S Sos, yang datang ke lokasi melakukan Olah TKP belum dapat memastikan penyebab ledakan. Dugaan sementara, kata Kapolsek, saat tabung gas tiga kilogram itu bocor menyebar terkena angin. Apakah meledak karena terkena api berasal dari penjual bakso atau bukan, karena di TKP dekat dengan tukang bakso, masih dalam penyelidikan.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Metro Kembangan AKP Robinson Manurung dan Ipda Anggoro yang berada di tempat kejadian mendata nama-nama korban yang dibawa dan dirawat di RS Puri Indah dan RSUD Cengkareng. Sebelas nama di antaranya:
  1. M. Raihan, 12 tahun
  2. Bagus Permanto, 11 tahun
  3. M.  Febriansyah, 13 tahun
  4. Mirja, 7 tahun
  5. Maulana Malik Ibrahim, 10 tahun.
  6. Yulia, 31 tahun
  7. Lutfi, 3 tahun
  8. Dika, 12 tahun
  9. Afid, 44 tahun
  10. Herman, tukang gas
  11. Syaiful Juhri, 49 tahun

Pria Berusia 60 tahun Tewas di Panti Pijat Saat 'Bercinta'

Rabu, 23 Juli 2014 08:15 WIB
PUSKOMINFO - Seorang lelaki berusia 60 tahun ditemukan tewas disebuah kamar panti pijat Flamboyan di RT 02, RW 06, No 40, Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (22/7/2014) sekira pukul 16.00 WIB.

Pria yang diketahui bernama Joenoes, 60 tahun,  itu tewas usai berhubungan intim dengan seorang wanita pekerja panti pijat tewas dengan posisi terlentang. Tak ditemukan luka ditubuh korban yang menyebabkan nyawanya melayang.

Informasi yang dihimpun, Joenoes merupakan langganan tetap di panti pijat tersebut, sebelum tewas Joenoes memilih terapis bernama Desi, 29 tahun. Korban dipijit selama satu jam, namun usai memijit korban, tubuhnya ditarik oleh korban yang sudah tidak kuat menahan hasrat birahinya.

Dan akhirnya, Desi melayani nafsu pria warga Malaka Duren Sawit, Jakarta Timur itu. Desi pun kaget disaat sedang 'bercinta', tiba-tiba korban langsung mengorok, Desi pun kaget dan langsung melaporkan kepada sang pemilik panti pijit.

Sebelum dipijit, korban sempat mengeluhkan sesak nafas kepada Desi, namun Desi hanya mendengarkan keluh kesah pelanggannya itu. Desi pun tak menyangka korban tewas saat sedang bercinta dengan dirinya.


Atas kejadian itupun, ia langsung melaporkan ke rekan-rekannya dan dilanjutkan ke Polsek Metro Jatinegara. Petugas identifikasi yang datang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Petugas menemukan korban dalam posisi terlentang di atas tempat tidur dengan mengenakan pakaian kaos abu-abu dan celana jeans biru.

Di dalam kamar, polisi menemukan rokok Djarum Super, dan Handbody merk Marina.

Jenazah korban kemudian di bawa ke RSCM, Jakarta Pusat, guna kepentingan otopsi. Kasus ini ditangani Polsek Jatinegara. “Sejauh ini kita tidak menemukan luka ditubuh korban, diduga korban tewas karena sakit,” kata petugas Identifikasi Polsek Metro Jatinegara, Aiptu Suharso.