23 April 2009

* Kasus Penggelapan Barang Bukti Ecstasy : Jaksa Esther dan Dara Veranita Kembali Diperiksa Sebagai Tersangka

PUSKOMINFO - Dua jaksa tersangka penjual barang bukti ecstasy, Esther Tanak dan Dara Veranita, memenuhi kewajiban wajib lapor ke Polda Metro Jaya, Kamis (23/4/2009). Keduanya hadir sejak pukul 09.00 WIB dengan didampingi pengacara Petrus K. Toma.

Mereka hadir untuk diperiksa kembali sebagai tersangka. Namun pengacaranya membantah bahwa keduanya diperiksa hanya sebagai saksi.

Penyidik Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya mengenakan wajib lapor setiap Senin dan Kamis kepada dua jaksa usai keduanya dibebaskan akhir pekan lalu. Keduanya dibebaskan lantaran masa penahanan habis 11 April 2009 dan tidak ada ijin perpanjangan masa penahanan dari Jaksa Agung dan Kajati DKI Jakarta.
Kasus penjualan barang bukti itu mencuat setelah pegawai Kepolisian Sektor Pademangan, Zaenanto, tertangkap. Petugas menemukan 100 butir ekstasi di rumah Zaenanto, Jalan Budi Mulya, Pademangan, Jakarta Utara.

Pengembangan kasus, petugas menangkap anggota Kepolisian Sektor Pademangan, Aiptu Irfan. Petugas menemukan 200 butir ekstasi di kantornya. Irfan mengaku mendapatkan obat terlarang itu dari Jaksa Esther dan Jaksa Dara Veranita.

Ratusan butir ekstasi itu diduga didapat Jaksa Esther dari barang bukti kasus narkoba yang tengah ditangani di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar