31 Agustus 2009

* Panther Hantam Truk Tangki

31-08-2009 15:48 WIB
PUSKOMINFO - Truk tangki ditabrak mobil Isuzu Panther yang baru keluar dari tol Cakung – Cilincing (Cacing), Cilincing, Jakarta Utara, Senin (31/8) siang. Seorang wanita penumpang Panther terluka di wajahnya terkena pecahan kaca mobil.

Kecelakaan berawal ketika Isuzu Panther B-8986-OG yang dikemudikan Huda, 25 th, hendak menyalip mobil trailer yang ada di depannya. Namun, Huda tidak menyangka ternyata di depan ada truk tangki yang sedang berhenti . Kecelakaan pun tak dapat dihindari, mobil yang dikemudikannya menabrak bagian truk yang ditinggal pengemudinya itu.

Akibat kejadian itu, Julaeha, 30 th, menderita luka di bagian wajahnya akibat terkena pecahan kaca.

* Polres Metro Jakarta Selatan Bekuk Pelaku Penipuan Bermodus Beli Motor

31-08-2009 15:26 WIB
PUSKOMINFO – Polres Metro Jakarta Selatan berhasil membekuk pelaku penipuan dengan modus membeli motor. Pelaku bernama Dilip, 40 th, diciduk petugas Polres Metro Jakarta Selatan di rumahnya di Jalan Kehutaman Dalam No 35 RT 6 RW Taman Sari, Jakarta Barat.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Subandi mengatakan, "Kami berhasil menangkap pelaku penipu pembelian sepeda motor dengan menggunakan bukti slip transfer palsu”.

Subandi menjelaskan modus pelaku berawal dengan membaca iklan menjual motor di sebuah koran, kemudian pelaku menghubungi target lewat telepon. Pelaku mendatangi korban dan terjadilah tawar-menawar. Setelah sepakat pelaku minta nomor rekening si penjual motor.

Kemudian pelaku berpura-pura ke bank untuk transfer. Setelah setengah jam pelaku kembali ke pemilik motor dan memberikan tanda bukti transfer palsu, namun korban percaya. Pelaku kemudian pergi dengan membawa motor dan surat-suratnya.

"Jadi setelah korban percaya, pelaku membawa sepeda motor tersebut berikut surat-surat, namun saat korban ngecek ternyata slip transfer itu palsu, transfer kosong," ujar Subandi.

Menurut Subandi, pelaku mengaku telah berhasil menipu para penjual sepeda motor yang diperkirakan berjumlah 100 unit selama 5 tahun.

Kini, Petugas masih memburu tiga kawanan lainnya yang masih buron, sementara Dilip diancam dengan Pasal 378 dan 372 KUHP dengan ancaman hukuman penjara di atas 5 tahun.

* Tabung Gas Meledak, Dua Warga Bekasi Luka Bakar

31-08-2009 15:02 WIB
PUSKOMINFO - Dua warga mengalami luka bakar serius akibat ledakan tabung gas elpiji di rumah Rohadi, yang digunakan sebagai distributor gas di kawasan Bekasi, Jawa Barat, Senin 31 Agustus 2009.

Ledakan gas elpiji itu terjadi di kawasan Perumahan Graha Prima Estate, Blok IA, No 40, RT 1 RW 7 Tambun, Bekasi.

Akibat kejadian ini, sejumlah rumah warga sekitar ikut rusak karena terkena getaran akibat ledakan tersebut, yang terjadi sekitar pukul 10.15 WIB.

Saat ini kedua korban yang diketahui bernama Hidayat dan Cakra sudah dirujuk dari RSUD Bekasi ke RSCM karena luka bakar yang cukup serius di sekujur tubuhnya.

"Diduga penyebab ledakan akibat korban yang merokok saat memindahkan isi tabung gas 3 kg ke tabung 12 kg," ujar petugas Polsek Metro Tambun.

Petugas dari Polsek Metro Tambun masih melakukan penyelidikan peristiwa ledakan tersebut.

* Tiga Perampok Spesialis Penumpang Taksi Dibekuk

31-08-2009 14:54 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Reserse Mobile (Sat Resmob) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, membekuk tiga anggota komplotan perampok spesialis penumpang taksi yang kerap beraksi di kawasan Jakarta Selatan.

Para pelaku adalah Syahrial Nizam, Ebit Lubis dan Harvey, ditangkap pada Minggu 30 Agustus 2009, dini hari. Dari pelaku, petugas menyita mobil plat hitam sewaan yang dilakukan pelaku untuk mengintai calon korbannya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar M Iriawan mengatakan, para pelaku selalu menyewa taksi Golden setiap beraksi. Bersama dengan mobil plat hitam itu, pelaku kemudian mulai mengintai korbannya.

"Targetnya wanita yang pulang bekerja pada malam hari, karena lebih mudah untuk melakukan aksinya. Biasanya para tersangka selalu mengacam korban dengan cara menelanjangi dan memperkosa apabila melawan," ujarnya.

Tersangka mengakui telah melakukan aksinya sebanyak tujuh kali, biasanya mereka beraksi di kawasan perkantoran dan perniagaan, seperti SCBD dan Bursa Efek Jakarta, Jalan Fatmawati dan Kebon Sirih.

Pelaku adalah kelompok yang melakukan perampokan terhadap karyawati bernama Yessy Fausiana, yang terjadi di depan BEJ, kawasan Jalan Jenderal Sudirman, pada Rabu 19 Agustus 2009 lalu. Saat itu korban kehilangan, satu telepon genggam BlackBerry, satu Nokia, cincin emas, jam tangan mewah, uang tunai Rp 200 ribu dan uang tunai Rp. 7 Juta yang diambil dari ATM . Korban ditinggalkan di Jalan Dewi Sartika Cawang Jakarta Timur.

* ANTISIPASI BALAP LIAR, 56 PELANGGAR DITINDAK

Dalam mengantisipasi aksi balap liar di Bulan Suci Ramadhan, Dit. Lantas Polda Metro Jaya melaksanakan apel Gelar Pasukan, Senin (31/8), pukul 00.10 Wib dilapangan parkir Dit Lantas Polda Metro Jaya.

125 personil gabungan dari lima wilayah DKI Jakarta, yaitu 27 Personil dari SatWil Lantas Polres Metro Jakarta Pusat, 22 Personil dari SatWil Lantas Polres Metro Jakarta Barat, 23 Personil dari SatWil Lantas Polres Metro Jakarta Utara, 24 Personil dari SatWil Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, dan 29 Personil dari SatWil Lantas Polres metro Jakarta Timur.

Sebanyak 56 pelanggar ditindak dalam Operasi Pengebutan yang dilakukan Dit. Lantas Polda Metro Jaya beserta jajaran, selain itu Petugas juga berhasil menyita barang bukti berupa SIM 10, STNK 45 dan sepeda motor 1 unit.

Berdasarkan data yang diperoleh TMC, pelanggaran yang banyak dilakukan yaitu para pengendara tidak melengkapi surat-surat kendaraan sebanyak 41 pelanggar, disusul tidak menggunakan helm sebanyak 10 pelanggar dan kelengkapan kendaraan sebanyak 5 pelanggar.

Setelah mengikuti apel seluruh keseluruhan personil sekitar pukul 01.00 Wib disebar kemasing-masing wilayah dan kembali pada pukul 06.00 Wib.

* KEJADIAN 31 AGUSTUS 2009

1. PENCURIAN DENGAN KEKERASAN :

Waktu kejadian : Tanggal 30 Agustus 2009, Pukul 13.00 Wib.
Tkp: Pangkalan Jati Rt 04/05 No.37 Kel. Cipinang Melayu Kec. Makassar JakARTA Timur.
Korban: Wanty Setiowati (34).
Pelaku: 2 Orang laki-laki dalam lidik.
Mo: Pada saat korban membuka pintu pagar rumah di tkp tiba-tiba pelaku keluar dari dalam rumah Bp.Joko yang merupakan tetangga korban kemudian pelaku langsung menodongkan senpi kearah wajah korban dan dipukul menggunakan gagang senpi di bagian kepala sebelah kanan. lalu pelaku merampas tas yang dibawa oleh korban dan melarikan diri menggunakan kendaraan roda dua merk Yamaha kearah Jl Jatiwaringin Cipinang Melayu, selanjutnya korban dibawa ke Rs. Harum untuk VER.
Kerugian: Uang tunai Rp 1.500.000.-, 2 buah HP merk Sony Ericson dan Esia Merdeka, Kartu ATM Bank Bca Dan OCBC NISP, KTP, kartu SIM A dan C.
Ditangani: Sektro Makassar Restro Jakarta Timur.

2. PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN :

Waktu kejadian : tanggal 30 Agustus 2009, Pukul 05.00 Wib.
Tkp: Taman Ratu Blok F I 22 Rt 10/13 Kel. Duri Kepa Kec. Kebun Jeruk Jakarta Barat.
Korban: Elgar Bayu (31).
Pelaku: Lidik.
Mo: Pelaku mengambil kendaraan roda empat milik korban saat diparkir di tkp, diperkirakan pelaku menggunakan kunci palsu.
kerugian: 1 unit kendaraan roda empat merk Toyota Avanza warna hitam No.Pol: B-8760-NS, an. Pt Auskindo Nusantara senilai Rp. 115.000.000.-.
Ditangani : Sektro Kebun Jeruk Restro Jakarta Barat.

30 Agustus 2009

* PENGAMEN DITANGKAP MEMBAWA HEROIN

3 (tiga) bungkus/paket serbuk dalam plastik klip kecil warna bening yang berisi narkotika jenis heroin berhasil disita dari seorang pengamen, AW, 29th.

Di wc umum Kp. Boncos Palmerah Jakarta Barat, pukul 06.30 Wib (28/8) Petugas berhasil mengamankan pelaku yang kedapatan memiliki, menguasai narkotika jenis heroin yang dipegang oleh pelaku.

Kini barang bukti beserta pelaku diamankan di Sektro Kebon Jeruk.

* INFO SIM & STNK KELILING 30 AGUSTUS 2009

Lokasi SIM & STNK keliling hari ini (30/8):

JAKARTA SELATAN : Pintu 7 Senayan Gelora Bung Karno
JAKARTA UTARA : Mega Mall Pluit

Dimulai pukul 08.00 s.d 12.00 WIB.

* 196 PERSONIL DITURUNKAN, PETUGAS TINDAK 90 PELANGGAR

Dalam rangka menciptakan kenyamanan dan ketertiban di wilayah Ibukota, jajaran Dit Lantas Polda Metro Jaya menggelar Operasi Pengebutan yang dilaksanakan secara serentak di lima wilayah DKI Jakarta, dengan sasaran pelanggaran dan kegiatan pengebutan pada bulan Puasa.

Dit Lantas Polda Metro Jaya, menindak 90 pelanggar dengan rincian 18 SIM dan 72 lembar STNK, dalam Operasi Pengebutan, yang digelar pada hari Minggu (30/08) dini hari.

Dalam operasi ini AKP Mujiana selaku Pasiaga TMC Polda Metro Jaya menyebutkan 196 Personil yang diturunkan dalam operasi ini, dilengkapi 28 unit kendaraan roda empat, 40 unit kendaraan roda dua dan 5 unit truk.

Masyarakat diharapkan kerjasamanya dalam operasi ini dengan memberikan informasi adanya aksi balap liar melalui SMS 1717 atau hubungi 021-5276001 (TMC).

* KEJADIAN 30 JULI 2009

1. KEDAPATAN PSIKOTROPIKA
Tanggal kejadian : 28 Agustus 2009 Jam 12.00 WIB
TKP : Parkiran Kost Chandra Jl. TSS Raya No. 56A Tambora Jakbar.
Pelaku : TDM dan TJK.
Saksi : Brigadir Yohanes Paulus.
Kronologis : Pelaku kedapatan memiliki, menggunakan, dan atau membawa Psikotropika jenis Ecstasy.
BB : 2 bungkus plastik berisi 20 butir tablet ecstasy warna merah muda.
Ditangani : Dit Narkoba PMJ

2. PERCOBAAN PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN
Tanggal : 29 Agustus 2009 Jam 08.30 WIB.
TKP : Mekarsari Gg. Muharam I Rt. 02/07 Mangun jaya Selatan Bekasi Kab.
Pelaku : Amir, 26th, Swasta, Al. TKP.
Korban : SS, 30th, Swasta, Al. Jl. Bambu Apus Cipayung Jaktim.
Saksi : Puji, 27th, Pedagang, Al. TKP.
Kronologis : Korban memergoki pelaku sudah berada di dalam rumah kemudian korban memergoki sempat bertanya kepada pelaku " kamu ngapain ada didalam rumah saya ? dan dijawab oleh pelaku " saya mau menawarkan telur " selanjutnya korban melaporkan kepada ketua RT setempat sedangkan saksi mengawasi pelaku. Menurut keterangan pelaku, pelaku masuk dengan cara mencongkel jendela dengan menggunakan tang. Selanjutnya pelaku di bawa ke Polsek Tambun guna pemeriksaan lebih lanjut.
Ditangani : Sektro Tambun.

29 Agustus 2009

*SIM Komunitas


Masyarakat yang akan membuat atau memperpanjang SIM tidak perlu repot datang ke kantor Satpas SIM di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, tapi cukup menunggu di rumah atau kantor, petugas SIM akan datang.
Dalam Sim Komunitas ini Perusahaan atau Komunitas Warga bisa mengajukan permohonan SIM Komunitas dengan syarat – syarat antara lain .

1.bisa mengajukan surat permohonan SIM Komunitas ke Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Up.Direktur Lalu lIntas Polda Metro Jaya .

2.Jumlah pemohon SIM Komunitas maksimal 150 orang dan minimal 30 orang. Dengan Menyebutkan lokasi pelaksanaan pembuatan SIM serta jumlah yang akan mengurus SIM.

3.Surat harus ditandatangani oleh pimpinan perusahaan atau pengurus di RT/RW di kompleks atau perumahan.

4.Menyediakan tempat yang cukup luas karena Pihak Lantas Polda harus membawa dua kendaraan sejenis Bus ke lokasi. Satu Bus untuk ujian teori, satu Bus membawa peralatan praktik SIM.

5.Bagi Pemohon Pembuatan Sim Baru Harus mengikuti ujian namun Bagi pemohon yang akan memperpanjang SIM, cukup melampirkan KTP sesuai identitas di SIM.

6.Waktu pelaksanaan jam kerja, pukul 08.00-16.00.

* KEJADIAN 29 AGUSTUS 2009

01. MD AKIBART TERTABRAK K.A
PD TGL 28 AGUSTUS 2009 JAM 19.10 WIB.
TKP : JL./ I.GUSTI NGURAH RAI CIPINANG MUARA JAKTIM.
KORBAN : MUHIDIN, 50 TH, AL : CIP.JAGAL RT.02/10 PULOGADUNG JAKTIM.
SAKSI ; SITI ARWAH, 45 TH.
KRONOLOGIS: SAKSI MELIHAT KORBAN SEDANG MEMASANG KABEL LAPAK DAGANG DI TKP, KORBAN TERTABRAK K.A DI PERLINTASAN KA. KRI JURUSAN JAKARTA – BEKASI AKIBATNYA KORBAN MENGALAMI LUKA DI WAJAH DAN TUBUH REMUH HINGGA KORBAN MD DI TKP.
BB : VER.
KASUS DITANGANI : SEKTRO JATINEGARA.

02. CURAT
PD TGL 28 AGUSTUS 2009 JAM 03.00 WIB.
TKP : TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH PT.FAJAR PAPER KP.KALIJERU RT.03/02 KALIJAYA CIKARANG BARAT BEKASI.
KORBAN : BADRUDIN, 43 TH, AL : KP.PENGKOLAN RT.03/04 CIKRANG BARAT BEKASI KAB. PELAKU : PY.
KRONOGIS: PELAKU MENGAMBIL SOLAR YG BERADA DLM TANGKI BAHAN BAKAR YANG MOGOK DGN CARA DISEDOT MENGGUNAKAN SELANG WARNA PUTIH SEPANJANG 1.5 (SATU KOMA LIMA) METER DAN BAHAN BAKAR TSB DITAMPUNG DALAM DERIGEN 25 LITER.
KASUS DITANGANI : SEKTOR CIBITUNG.

28 Agustus 2009

* Bacok Dua Polisi, Pencuri Motor Tewas Ditembak

28-08-2009 15:37 WIB
PUSKOMINFO - Dua anggota Unit Ranmor Sat Reskrim Polres Metro Bekasi ambruk dibacok kelompok pencuri kendaraan bermotor (Ranmor) di Kampung Pedurenan Gang H. Abas Rt. 02/07, Kelurahan Jatiluhur, Jatiasih, Bekasi Jumat (28/8) pagi sekitar pukul 05:30 Wib.

Brigadir Asep Ramelan dan Briptu Romeo Willem, kini dirawat di RSU Kota Bekasi. Sedangkan Heri Setiawan, 33 th, satu pelaku tewas di tembak, seorang lainnya kabur.

Menurut keterangan, kedua anggota polisi tersebut sedang melaksanakan observasi bermaksud menangkap pelaku curanmor yang dikenal dengan nama kelompok ‘Jonggol’.

Informasi dari warga masyarakat, kelompok ini biasa beraksi di Bekasi dan sekitarnya. Di lokasi persembunyiannya di Kampung Pedurenan, Kelurahan Jatiluhur, Jatiasih, kedua pelaku berhasil ditemukan.

Anggota Unit Ranmor Sat Reskrim ini pun segera menangkap kedua pelaku, namun pelaku melawan dan membacok kedua Polisi yang akan menangkapnya. Romeo mengalami luka sobek pada bagian pinggang sedalam 3 cm. Sedangkan Asep mengalami luka pada bagian tangan, Bahkan jari telunjuknya hampir putus.

Usai melakukan serangan, tersangka kemudian melarikan diri meski telah diberikan tembakan peringatan. Akhirnya petugas mengarahkan tembakan ke arah pelaku, dan salah seorang tersangka, terakhir diketahui bernama Heri Setiawan, 33 th, warga Kampung Sindangpanon, Sukaresmi, Sukamakmur, Bogor, tewas di tempat kejadian dengan luka tembak di paha kanan dan dada kiri.

Dari lokasi kejadian, Petugas mengamankan barang bukti berupa kunci letter T, celurit dan kampak serta satu sepeda motor Yamaha Vega B-6141-FOP.

Kini kasus masih dikembangkan Polres Metro Bekasi untuk mengungkap jaringan pelaku yang lebih besar.

* Perampok Toko Emas Tewas Ditembak

28-08-2009 09:26 WIB
PUSKOMINFO - Empat dari 6 perampok toko emas di Pesing, Jakarta Barat dan Kosambi, Teluk Naga, Tangerang, tewas ditembak Resmob Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (27/8) tadi malam.

Tersangka bernama Busri, 46 th, dikenal sebagai kapten aksi kejahatan itu, Purwanto, 32 th, Sidik, 34 th, dan Marjo alias Bejo, 36 th, sedangkan dua pelaku lagi yang ditangkap adalah Setiawan, 30 th, dan Arifudin, 32 th.

Pelaku kejahatan itu disergap di tempat terpisah, yakni Bintaro, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kampung Melayu, Jakarta Timur dan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Petugas menyita barang bukti dua pucuk senjata api dari komplotan tersebut.

Komplotan penjahat ini sedikitnya telah dua kali melakukan aksi merampok toko emas di Pesing, Jakarta Barat dengan menggondol perhiasan emas seberat 1.5 Kg, saat umat Islam tengah menunaikan ibadah Shalat Jumat, pada 21 Agustus lalu.

Kemudian di satu toko emas di Kosambi, Teluk Naga, Tangerang, kawanan penjahat ini meraup 6 kg emas. Peristiwanya terjadi Rabu (26/8) lalu. Saat itu, sekitar pukul 13.30 WIB pelaku yang berjumlah 8 orang bersenjata api dan mengendarai empat sepeda motor melumpuhkan penjaga toko emas bernama Warja, 50 th, lalu meraup berbagai perhiasan yang dipajang di etalase selanjutnya kabur ke jalan Raya Kosambi, Teluk Naga, Kabupaten Tangerang.

Kini mayat pelaku dibawa ke rumah sakit untuk otopsi. Sementara dua pelaku lagi masih menjalani pemeriksaan lebih mendalam guna pengembangan lebih lanjut.

* Tips Mengatasi Sress di Tempat Kerja

Stress adalah keadaan jiwa yang paling populer di abad ini. Coba anda ingat-ingat kembali berapa banyak orang yang anda jumpai mengatakan bahwa mereka sedang mengalami stress atau mungkin anda sendiri sedang mengalaminya?
Stress bukan suatu penyakit, tetapi jika anda tidak dapat mengatasinya dalam waktu tertentu, anda akan terkena banyak masalah kesehatan.

Beberapa waktu yang lalu saya membaca sebuah artikel yang mengatakan bahwa :

- Lebih dari 40 juta orang di Eropa atau setidaknya 1 dari 3 orang pekerja mengatakan bahwa mereka mengalami stress di tempat kerja.

- Stress di tempat kerja adalah masalah kedua yang sering terjadi disamping masalah sakit punggung.

- Dari hasil survei juga dikatakan bahwa lebih dari seperempat pekerja absen selama 2 minggu (akumulasi) dalam setahun karena masalah kesehatan yang diakibatkan oleh stress.

Mohon maaf karena saya belum mendapatkan hasil survei di Indonesia, tapi kurang lebih saya perkirakan sama.

Sebelumnya saya akan sampaikan beberapa hal utama yang dapat menyebabkan stress di tempat kerja :

- Kondisi kerja yang selalu berada di bawah tekanan

- Ketidakjelasan tugas yang diberikan

- Permintaan barang yang sangat tinggi

- Kurangnya perencanaan kerja

- Adanya ancaman di kalangan karyawan

- Teriakan dan makian para konsumen

- Teman kerja yang selalu mengganggu

- Ketidaknyamanan fisik, seperti suara mesin yang ribut, ventilasi yang kurang dsb.

- dan yang paling buruk, tidak adanya perbaikan untuk mengatasi masalah-masalah diatas.

Hal-hal ini dapat menimbulkan gangguan kesehatan fisik dan mental seperti : depresi, gelisah, gugup, tidak dapat fokus untuk waktu yang lama dan keletihan yang berkepanjangan.

Jika ada hal-hal diatas yang anda rasakan …. hmmm, saya rasa anda perlu segera merubah aktivitas anda sehari-hari baik di tempat kerja maupun di hidup anda secara keseluruhan.

Berikut adalah 9 tips mengatasi stress di tempat kerja :

1. Rencanakan dengan baik aktivitas anda : apa, mengapa, bagaimana, kapan dan siapa yang bertanggung jawab terhadap tugas-tugas. Penting sekali untuk membuat perencanaan bukan hanya jangka panjang tapi juga jangka pendek (rencana bulanan, rencana harian).

2. Pastinya anda di masa lalu pernah mengalami masalah-masalah di tempat kerja. Coba ingat-ingat kembali adakah cara-cara yang dapat anda gunakan untuk mengatasi masalah yang anda hadapi saat ini.

3. Ikutlah membangun iklim kerja yang menyenangkan, yaitu dengan bersikap terbuka dan berkomunikasi dengan sesama rekan kerja.

4. Pastikan anda mengerti terhadap tugas dan tanggung jawab anda, serta jangan ragu untuk bertanya.

5. Lakukan beberapa kali break untuk beberapa menit selama anda bekerja. Santai dan JANGAN MELAKUKAN APAPUN. Ambil nafas dalam-dalam.

6. Miliki sikap toleransi kepada sesama rekan kerja. Ingatlah bahwa masing-masing orang adalah pribadi yang unik, sebagai contoh : beberapa orang justru berprestasi lebih baik di bawah tekanan sementara sebagian yang lain membutuhkan waktu lebih banyak untuk menyelesaikan pekerjaannya.

7. Delegasikan sebagian tanggung jawab anda kepada anak buah anda.

8. Pertahankan semangat tim anda, misalnya dengan melakukan perayaan-perayaan kecil, berolahraga atau berekreasi bersama.

9. Sediakan lingkungan kerja yang baik. Minimalkan gangguan-gangguan seperti suara, ventilasi, cahaya dan suhu.

Disamping stress di tempat kerja, di kehidupan secara umum kita pun dapat mengalami stress dengan beberapa alasan.(Arswino Sonata)

* Federal Law Enforcement Training Center (FLETC)

Semua petugas utama penegak hukum federal, kecuali FBI, dilatih di Federal Law Enforcement Training Center (FLETC) dekat Brunswick, Georgia. Didirikan pada tahun 1970, biro ini berada di bawah Departemen Keuangan dan merupakan fasilitas pelatihan antarinstansi untuk penyelidik kejahatan federal nasional dan petugas polisi berseragam. Sekitar 16.000 siswa dari hampir 50 negara bagian dan wilayah di Amerika Serikat tiap tahun lulus dari FLETC, fasilitas seluas 1.500 hektare di Glynco dan fasilitas yang lebih kecil di Marana, Arizona.

History (Sejarah)
Kebutuhan akan pelatihan terpadu bagi petugas penegak hukum menjadi suatu hal yang nyata berdasarkan dua penelitian. Penelitian pertama, yang dilakukan oleh Bureau of the Budget (sekarang menjadi Office of Management and Budget) pada tahun 1967, menyimpulkan bahwa ketiadaan pelatihan menyeluruh bagi petugas federal disebabkan oleh kurangnya fasilitas.

Penelitian kedua dilakukan pada tahun 1968 oleh satuan tugas antarinstansi yang mewakili sepuluh departemen eksekutif federal dan lembaga independen dan mengidentifikasikan jenis fasilitas yang dibutuhkan. Kebutuhan pelatihan dasar yang ditujukan pada penyelidik kejahatan serta petugas kepolisian juga diadakan, sebagaimana pelatihan lanjutan yang diperuntukkan bagi petugas penegak hukum dari semua organisasi yang ingin berpartipasi. Pada bulan Mei 1969, Kongres mengalokasikan dana untuk perencanaan dan pembangunan Pusat Pelatihan ini.

Departemen Keuangan ditunjuk sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas FLETC, karena departemen ini memiliki personel yang paling banyak untuk dilatih dan telah mengadakan pelatihan antardepartemen di Law Enforcement Officers School yang dikelolanya. Operasi pelatihan dimulai pada tahun 1970.

Mission (Misi)
Misi FLETC yaitu berfungsi sebagai pusat berbagai macam pelatihan penegakan hukum pemerintahan federal, dengan tanggung jawab khusus sebagai berikut.

• Menyediakan fasilitas, perlengkapan, dan pelayanan bantuan yang diperlukan untuk pelatihan penegakan hukum.

• Mengadakan pelatihan dasar umum dan pelatihan lanjutan bagi petugas organisasi penegak hukum yang berpartisipasi.

• Menyediakan fasilitas dan pelayanan bantuan siswa yang dibutuhkan oleh organisasi yang berpartisipasi untuk mengadakan pelatihan khusus yang akan mereka lakukan sendiri.

• Melakukan riset mengenai kurikulum metode pelatihan penegakan hukum dalam upaya meningkatkan program pelatihan;.

• Menyelenggarakan program khusus untuk petugas penegak hukum daerah dan negara bagian.

• Berdasarkan permintaan, memberikan nasihat dan bantuan kepada organisasi yang berpartisipasi dalam kaitan dengan kebutuhan pelatihan penegakan hukum mereka.

Organization (Organisasi)
FLETC merupakan bagian dari Treasury's Office of Enforcement bersama-sama dengan Bureau of Alcohol, Tobacco, and Firearms, U.S. Customs Service dan U.S. Secret Service. Namun kebijakan, program, standar, pelatihan Glynco dibentuk melalui kerja sama antarinstansi, dengan delapan anggota dewan direksi. Mereka menduduki posisi asisten direktur atau posisi setingkat dan mewakili lembaga utama yang ikut berpartisipasi dalam program FLETC. Direktur FLETC bertindak di bawah pengawasan asisten Direktur Departemen Keuangan untuk penegakan hukum, dan juga sekretaris eksekutif bagi dewan direksi. Di antara yang membantu direktur dalam hal manajemen FLETC adalah direktur deputi dan enam asisten direktur. Pengacara hukum dan kepala staf operasional merupakan staf eksekutif.

Operation (Operasi)
Sementara Glynco merupakan kantor pusat FLETC dan terutama dirancang untuk operasi pelatihan wilayah, pelatihan dalam jumlah terbatas diadakan di tempat lain. Pilihan ini dijalankan jika program yang sedang dilakukan tidak membutuhkan fasilitas khusus dan konsentrasi geografis regional dari para petugas yang akan dilatih lebih ekonomis jika pelatihan diadakan di lokasi lain di luar Glynco.

Pembangunan fasilitas Marana, sekitar 30 mil barat laut Tucson, merupakan hasil permintan Bureau of Indian Affairs (BIA) pada tahun 1984 kepada FLETC untuk turut bertanggung jawab atas BIA Indian Police Academy. Selain fasilitas tersebut, fasilitas Marana saat ini sedang digunakan oleh FLETC dan instansi lain yang ikut berpartisipasi sebagai tempat pelatihan singkat dan tingkat tinggi bagi petugas di wilayah bagian barat Amerika Serikat.

Facilities (Fasilitas)
Fasilitas Glynco terdiri atas dua gedung kelas yang dilengkapi peralatan audiovisual terbaru, area khusus seperti kompleks untuk wawancara dan laboratorium kriminal. tempat latihan menembak dalam dan luar ruangan dengan jarak 100 poin, kompleks pelatihan fisik yang dilengkapi ruangan pelatihan senam, ruangan cardiopulmonary resuscitation, ruangan latihan berat, dan kompleks pelatihan berkendara yang luas, yang mampu melakukan enam kursus instruksi mengendalikan kendaraan secara bersama-sama. Tempat ini juga dilengkapi asrama dan fasilitas pendukung lainnya.

Staffs (Staf)
Staf instruktur FLETC terdiri atas profesional berpengalaman yang mempunyai minimal 5 tahun pengalaman di bidang penegakan hukum. Beberapa instruktur merupakan petugas dan penyelidik federal yang ditugaskan oleh organisasi mereka di pusat pelatihan. Dengan adanya instruktur gabungan ini, baik yang tetap maupun sementara tercipta keseimbangan pengalaman, pengetahuan terbaru dari lapangan, dan campuran berbagai latar belakang yang berbeda.

Students (Siswa)
Sebelum masuk Glynco, siswa harus sudah bekerja sebagai investigator kejahatan federal (juga dikenal sebagai agen khusus) atau petugas polisi di salah satu organisasi yang ikut berpartisipasi: U.S. Secret Service, U.S. Marshal Service, U.S. Custom Service, Immigration and Naturalization Service, Bureau of Alcohol, Tobacco, and Firearms, U.S. Border Patrol, Internal Revenue Service, National Park Service, dan berbagai inspektorat jenderal merupakan bagian dari hampir 60 organisasi federal yang mengikuti latihan di Glynco.

Basic Programs (Program Dasar)
Hampir semua pelatihan yang diselenggarakan di Glynco merupakan pelatihan dasar bagi petugas baru, petugas tingkat pemula. Siswa mengikuti salah satu dari dua belas program dasar yang lamanya berkisar antara 5 hingga 17 minggu, tergantung pada spesialisasi mereka dalam wilayah penegakan hukum. Semua program disajikan melalui kombinasi berbagai metodologi pengajaran seperti konferensi, perkuliahan, peragaan, diskusi, dan latihan praktik yang sering menggunakan permainan peran. Para pemain ini didatangkan dari komunitas lokal dan berperan sebagai korban, saksi, dan tersangka.

Advanced Programs (Program Lanjutan)
Glynco juga memberikan pelatihan lanjutan dan spesialisasi di bidang umum pada dua atau lebih organisasi yang berpartisipasi. Program yang ditawarkan mencapai sekitar 30 program keahlian, mulai dari penggunaan komputer mikro sebagai perangkat investigasi untuk menyelidiki pencurian sumber arkeologi, dari teknik fotografi kelautan tingkat dasar hingga tingkat, dan dari pelatihan instruktur dasar hingga investigasi penipuan komputer dan pemrosesan data. Sejumlah lembaga juga mengadakan program khusus dan lanjutan di Glynco untuk melengkapi kebutuhan pelatihan khusus bagi mereka sendiri. FLETC memberikan pelatihan ini bantuan logistik dengan pemberian makanan, akomodasi, dan transportasi bagi semua siswa serta memelihara dan mengatur penjadwalan fasilitas pelatihan.

State and Local Programs (Program Daerah dan Negara Bagian)
Pada tahun 1982 terdapat beberapa hal yang ditambahkan dalam pelatihan ini. Glynco mulai mengadakan pelatihan untuk petugas lembaga penegak hukum lokal maupun negara bagian melalui program khusus yang disesuaikan dengan kepentingan khusus dari lembaga tersebut. Inisiatif ini merupakan rekomendasi dari Attorney General's Task Force on Violen Crime, yang mengusulkan keahlian dan fasilitas federal yang terdapat di Glynco juga dipergunakan oleh petugas penegak hukum lokal dan negara bagian. Pengelola kursus dan instruktur dari lembaga penegak hukum federal, lokal dan negara bagian dilibatkan dalam kerja sama ini. Contoh dari program ini meliputi penipuan dan operasi keuangan, pencurian kargo, kasus pembakaran yang disengaja demi keuntungan tertentu, dan teknik investigasi penyamaran. Termasuk juga di antaranya seminar mengenai masalah penegakan hukum dan peradilan yang melibatkan anak-anak.
Charles F. Reinkevich

Daftar Pustaka
Goodroe, Charles. "Federal Training for State and Local Police Agencies." Law and Order (March 1985):22-24.
Kuntz, Gregory F. "Development and Implementation of Glynco's Physical Assessment Test." Police Chief (November 1985):22, 24-28, 30.
"More than a Decade of Expansion at Federal Training Centre." Federal Criminal Investigator (Summer 1986).
Phillips, Peter Z. The Organizational Development of the Federal Law Enforcement Training Center from 1967-1979: A case study. Gaithersburg, MD: National Criminal Justice Reference Service, 1983.
Rinkevich, Charles F. dan Patricia H. Hudson. "Juvenile Justice Training at Glynco." Police Chief (Februari 1984):52-53.
Thirtieth Report by the Commitee on Government Operations. Unmet Training Needs of the Federal Investigator and the Consolidated Federal Law Enforcement Training Center, 91st Congress, 2d Session, House Report No 91-1429. August 14, 1970. Washinton, DC: Government Printing Office.

* Kebut-Kebutan Jelang Sahur, 111 orang Ditilang

28-08-2009 09:03 WIB
PUSKOMINFO – Operasi pengebutan yang dilaksanakan jajaran Dit Lantas Polda Metro Jaya pada Jumat (28/8) melibatkan 138 personil gabungan lima wilayah DKI, yang disiapkan khusus untuk mengantisipasi aksi balap liar dibulan Suci Ramadhan.

Operasi yang dimulai pukul 01.00 Wib secara serentak di masing-masing wilayah hingga pukul 06.00 Wib, Petugas berhasil menindak 111 pelanggar dan menyita barang bukti berupa SIM 28, STNK 82 dan sepeda motor 1 unit.

Pelanggaran yang banyak dilakukan yaitu para pengendara tidak melengkapi surat-surat kendaraan sebanyak 89 pelanggar, disusul tidak menggunakan helm sebanyak 17 pelanggar dan kelengkapan kendaraan sebanyak 5 pelanggar.

* Pencurian Dengan Pemberatan

Waktu kejadian : 26 Agustus 2009, Pkl. 17.30 Wib.
Tkp : Jl. Raya Serpong dekat SPBU Kp. Priyangan Kel. PD. Jagung Serpong Utara Tangerang Kab.
Korban : Eko Setiawan, 37th.
Pelaku : Lidik.
Saksi : Ojang, 27th dan Suryadi.
Kronologis kejadian : . Saksi saat itu telah selesai mengirim 912 botol Aqua menggunakan kendaraan roda 4 merk HINO No. Pol. : B-9710-II th 2008 milik PT. Tirta Varia Inti Pratama kemudian hendak kembali bertemu seseorang bernama Eddi di tkp, kemudian saksi berbincang-bincang dan ikut bersama Eddi masuk ke dalam kendaraan roda 4 merk Suzuki Carry No. Pol. : F-1184-WD miliknya tiba-tiba ditengah perjalanan saksi diturunkan di kawasan BSD Serpong. Selanjutnya saksi memberitahu saksi 2 melalui telepon agar mengambil kendaraan roda 4 yang dikemudikannya di tkp untuk dibawa ke Depot Aqua. Setelah sampai di Depot saksi 2 baru mengetahui barang-barang yang berada di dalam kendaraan tersebut telah hilang.
Kerugian : 80 buah gallon Aqua, dongkrak, 4 buah pelek beserta ban yang telah berganti.
Ditangani : Sektro Serpong Tangerang Kab.

* Pencurian Dengan Kekerasan

Waktu kejadian : 27 Agustus 2009, Pkl. 04.10 Wib.
Tkp : Jl. Villa Terusan No. 7 Rt. 05/07 Kel. Pd. Cabe Ilir Kec. Pamulang Tangerang.
Korban : Riana Andika.
Pelaku : 5 orang lidik.
Saksi : Atikah.
Kronologis kejadian : Pelaku berpura-pura menanyakan alamat tiba-tiba pelaku menodongkan sesuatu yang diduga senpi dan mengikat korban dan 6 penghuni lain dengan sumbu kompor dan mengambil barang-barang yang berada di rumah.
Kerugian : 3 unit HP merk blackberry, 5 HP merk NOKIA, 1 unit laptop merk VAIO, 1 kalung emas, 4 cincin, dan uang tunai Rp. 2.200.000,-. Total Rp. 40.000.000,-.
Ditangani : Sektro Pamulang Jakarta Selatan..

* Penyalahgunaan Psikotropika

Waktu kejadian : 27 Agustus 2009 Pkl. 16.30 Wib
Tkp : Jl. Kramat Pulo Kel. Pulo Kec. Senen Jakarta Pusat.
Saksi : Aiptu Tri Atmoko, 43th (Agt. Sektro Senen).
Pelaku : RM, 23th.
Kronologis kejadian : Pelaku kedapatan memiliki, menyimpan dan menggunakan psikotropika jenis lexotan.
Barang bukti : 1 bungkus plastic bening berisi 17 butir tablet warna ungu berlogo Roche diduga psikotropika jenis lexotan.
Ditangani : Sektro Senen Jakarta Pusat.

* LOKASI SIM DAN STNK KELILING

WILAYAH LOKASI
JAKARTA TIMUR STNK Depan Swalayan Makro Pasar Rebo dan SIM di Masjid At-Tien TMII
JAKARTA UTARA SIM dan STNK di Mega Mall Pluit
JAKARTA BARAT SIM Keliling di Dekat SPBU Jl. Joglo Raya dan STNK Keliling di Carefour Puri Indah Kembangan
JAKARTA PUSAT SIM Keliling didepan LTC Glodok Jl. Gajah Mada dan STNK Keliling didepan Gd. Kantor PELNI
JAKARTA SELATAN SIM dikebun Binatang Raguan dan STNK di Pos Pol Taman Makam Pahlawan Kalibata

Informasi dari TMC Dit. Lantas Polda Metro Jaya untuk hari Sabtu (29/8) ini SIM dan SAMSAT keliling beroperasi dari Pkl. 08.00 – 12.00 WIB.

* Seorang Lelaki Ditemukan Tewas Dengan Kepala Remuk

28-08-2009 08:49 WIB
PUSKOMINFO - Seorang laki - laki ditemukan tewas tergeletak di KM 35 A jalan tol JORR Setu arah ke Cikunir.

Korban yang memakai celana jeans dan kaos Hitam ditemukan sudah tewas dengan kondisi kepala remuk.

Menurut keterangan petugas PJR 934, "Di dalam saku celana korban ditemukan kartu identitas bernama Kasdulah, warga Kedoya Utara. Belum diketahui penyebab tewasnya korban, apakah korban tabrak lari atau lainnya”.

Kini kasus penemuan tersebut ditangani oleh petugas Polres Metro Bekasi, katanya.

27 Agustus 2009

* Bagaimana mendeteksi dan mencegah aksi terorisme ?

27-08-2009 13:27 WIB
PUSKOMINFO - Terorisme merupakan kejahatan kemanusiaan yang sangat berbahaya terhadap peradaban, kejahatan luar biasa (Ultra Ordinary Crimes) dan kejahatan terorganisir.

Yang menjadi sasaran aksi terorisme adalah warga sipil untuk menimbulkan ketakutan dan menimbulkan ketidak percayaan sehingga menghambat, merusak bahkan mematikan produktifitas.

Lalu, Bagaimana cara mendeteksi dan mencegah aksi terorisme ?

Pendeteksian dan pencegahan aksi terorisme harus dilakukan secara terpadu dan berkesinambungan dengan gerakan moral, empowering dan edukasi serta penegakkan hukum , sebagai berikut:

1. Melakukan Pemetaan / mapping wilayah dan masalah.

a. Wilayah
Geograpical community / Komunitas berdasarkan territorial / ada batas-batas wilayah, seperti lingkup Kelurahan dan RW / RT.

b. Masalah
Melihat potensi-potensi yang timbul / tumbuh dan berkembangnya aksi terorisme :

- Data penduduk / warga.
- Kegiatan-kegiatan warga
- Tempat kontrakan / kost
- Apartemen / rumah sewa

c. Memberdayakan potensi-potensi yang ada, yaitu adanya keterpaduan untuk sharing data / informasi dan updating data, antara ;

- Polri
- TNI
- Tokoh-tokoh
- Volentir-volentir
- RW / RT

2. Membangun jejaring.

Dalam rangka membangun kerjasama untuk mendeteksi dan mencegah aksi terorisme diperlukan jejaring antara Pemda, Polri, Sektor Bisnis, Media, LSM dan Masyarakat melalui wadah Crisis centre, seperti TMC, Call Centre, dan sebagainya.

Jejaring ini perlu dimulai dari tingkat propinsi, tingkat kota / Kabupaten, Tingkat kecamatan, tingkat Kelurahan, tingkat RW dan tingkat RT yakni komunitas berdasarkan kepentingan / berdasarkan kategorial-kategorial / kegiatan-kegiatan kemasyarakatan sehingga diperlukan komunikasi, koordinasi, control, kendali serta informasi.

3. Empowering (penguatan).

Antara pemangku kepentingan, seperti Pemda, DPRD, Polri, TNI, Instansi-instansi terkait, Media, LSM, Masyarakat dan sebagainya saling mendukung sesuai dengan tugas dan fungsinya dan bukan saling menyalahkan / mencari kesalahan, tetapi bias belajar dari kesalahan.

4. Political Will.

Kebijakan Pemerintah yang didukung para Pemangku Kepentingan yakni melakukan gerakan moral dalam melakukan pendeteksian dan pencegahan terhadap aksi terorisme yaitu membangun system terpadu dan berkesinambungan.

5. Membangun ikon.

Membangun image / kepercayaan kepada Masyarakat bahwa Kota Jakarta aman, nyaman dan bersahabat.

6. Menanamkan semangat Kebangsaan.

Membangun jiwa korsa, kepekaan dan kepedulian serta solidaritas social diantara warga untuk cinta Kebangsaan.

7. Edukasi.

a. Pendidikan secara Formal (Pengembangan pendidikan mulai SD s.d Perguruan Tinggi) dan Non formal.
b. Sosialisasi.
c. Kampanye.
d. Media.

8. Penegakan Hukum.

Penegakkan hukum dilakukan untuk :

a. Menyelesaikan konflik secara beradab.
b. Mencegah agar jangan terjadi konflik lebih luas.
c. Meberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan kepada warga masyarakat, korban dan pencari keadilan.
d. Ada kepatian.
e. Edukasi.

Penegakkan hukum dilakukan oleh aparat penegak hukum, tetapi tetap menunjukan supermasi hukum, memberikan jaminan dan perlindungan HAM, transparansi dan akuntabilitas.

* Truk Tabrak 3 Motor dan 2 Mobil

27-08-2009 12:26 WIB
PUSKOMINFO- Truk Fuso menabrak tiga sepeda motor dan dua mobil di Jalan Plumpang arah Tanjung Priok Jakarta Utara , Kamis ( 27/08) Pukul 11.00 Wib.

Informasi dari TMC Dit Lantas Polda Metro Jaya menyebutkan Truk Foso B-9382-TF menabrak tiga pengendara sepeda motor yaitu B-6962-UDR, B-6533-CCK , B-6130-FML dan menabrak dua kendaraan Kijang B-8461-KJ dan Panther B-8239-TJ.

Kempat orang korban dilarikan ke RS Medika Poll Plumpang.Kronologis kejadian masih dalam penanganan Petugas Laka Jakarta Utara.

* LIMA CARA MENJAGA ISTIQAMAH

Setiap muslim yang telah berikrar bahwa Allah SWT adalah Rabbinya, Islam Agamanya, dan Muhammad SAW adalah Rasulnya, ia harus memahami arti ikrar ini dan mampu merealisasikan nilai-nilai tersebut dalam realitas kehidupannya.

Istiqamah adalah anonim dari thugyan (penyimpangan dan melampaui batas). Ia bisa berdiri di suatu tempat tanpa pernah bergeser, karena “Istiqamah” dan kata “Qama” berdiri. Maka secara etimologi istiqamah berarti tegak lurus. Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia, kata istiqamah diartikan sebagai sikap teguh pendirian dan selalu konsekuen.

Untuk itu Islam mengajarkan untuk memelihara bahkan meningkatkan kualitas keimanan seseorang muslim ada lima cara yang harus diamalkannya, yaitu :

1. Muraqabah
Muraqabah adalah perasaan seseorang akan pentingnya control ilahiah dan kedekatan dirinya dengan Allah SWT. Hal ini diimplementasikan dengan mentaati perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangan-Nya.

2. Mu’ahadah
Mu’ahadah adalah iltizanmya seseorang atas nilai-nilai kebenaran Islam. Hal ini dilakukan karena ia telah berikrar di hadapan Allah SWT.

3. Muhasabah
Muhasabah adalah usaha seseorang hamba untuk melakukan perhitungan dan evaluasi atas perbuatannya, baik sebelum maupun sesudah melakukannya.

4. Mu’aqabah
Muaqabah adalah pemberian sanksi oleh seseorang muslim terhadap dirinya sendiriatas keteledoran yang dilakukannya.

5. Mujahadah

Mujahadah adalah optimalisasi dalam beribadah dan mengimplementasikan seluruh nilai-nilai Islam dalam kehidupannya.
Sesungguhnya jiwa Istiqamah itu dapat dimiliki oleh seseorang, apabila seseorang tersebut mengetahui, menghayati dan mau mengamalkanlima cara tersebut diatas dengan pengamalan keberagaman dalam hidup sehari-hari

* Putri Kapolda Kaltim Jadi Korban Perampokan Kapak Merah

27-08-2009 09:37 WIB
PUSKOMINFO - Anak Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur, Inspektur Jenderal Polisi Mathius Salempang, menjadi korban perampok komplotan kampak merah di depan ITC Cempaka Mas, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (26/8).

Korban yang diketahui bernama Putri, menjadi korban perampokan setelah pulang berbelanja dari Mal ITC Cempaka Mas, Jakarta Pusat, sekitar pukul 14.30 WIB. Saat di Lampu Merah (Traffic Light) Cempaka Mas, mobil Toyota Alphard B-211-O yang dikemudikan Alex, tiba-tiba didatangi lima orang pelaku.

Dua pelaku diantaranya mencongkel kaca spion kiri dan kanan. Setelah berhasil para pelaku langsung kabur.

Kejadian perampokan ini sempat dilihat petugas yang sedang berada di kawasan tersebut. Petugas langsung memperingati pelaku. Karena berusaha melarikan diri, petugas kemudian melumpuhkan pelaku dengan tembakan kearah kaki. Salah satu pelaku berhasil dilumpuhkan dengan tembakan di bagian paha sebelah kiri. Namun, pelaku lainya berhasil melarikan diri.

Pelaku yang diketahui bernama Yuni Imam Safei, 20 tahun, dikirim petugas ke Rumah Sakit Islam Cempaka Putih Jakarta Pusat untuk pengambilan peluru yang bersarang di paha kirinya.

Kasus kini ditangani Polres Metro Jakarta Pusat.

Kebut-kebutan di Jalan, 65 Biker Ditilang

27-08-2009 09:18 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya menggelar operasi untuk memberantas kebut-kebutan di bulan Ramadan. Pada operasi yang digelar di berbagai wilayah Jakarta, Kamis (27/8) dini hari tadi, sebanyak 65 Orang biker ditilang.

Operasi yang dimulai pukul 01.00 Wib hingga pagi tadi mengerahkan 190 Personel kepolisian yang dilengkapi dengan 29 unit mobil, 46 unit motor dan 5 buah truk.

Polisi menindak 65 pelanggar dan menahan 1 motor, 10 lembar SIM dan 54 lembar STNK. "Operasi ini digelar untuk menciptakan kenyamanan selama bulan puasa," kata AKP Mujiana seperti dikutip dari TMC Polda Metro Jaya.

Balapan liar biasanya marak terjadi selama bulan puasa. Aksi kebut-kebutan ini sering menimbulkan kecelakaan dan korban jiwa.

Lokasi-lokasi yang biasa digunakan sebagai ajang balap liar adalah Jakarta Pusat: Jalan Landasan Pacu Kemayoran, Tanah Abang, Karet, Jalan Asia Afrika Senayan, Jalan Pramuka dan Jalan Proklamasi.

Jakarta Selatan: Jalan Cipete, D'Best Fatmawati, depan Universitas Pancasila, Jalan Tanjung Barat, PGA Lebak Bulus, Jalan Buncit Raya, dan Jalan Permata Hijau.

Jakarta Timur: depan Masjid At-Tien TMII, terowongan Kelapa Dua Wetan, Jalan Raya Cibubur, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jalan Basuki Rahmat, dan Jatiwarna.

Jakarta Barat: Jalan Panjang, Jalan Daan Mogot, Depan RS Graha Medika, Jalan Raya Kebon Jeruk.

* Tips Sehat dan Bugar Selama Bulan Puasa

NIAT PUASA
Motivasi yang kuat untuk berpuasa menyebabkan fisik kita siap untuk menghadapi sesuatu yang diakibatkan oleh puasa tersebut. Diketahui bahwa kadar asam lambung orang yang niat puasa lebih rendah dari orang yang kelaparan. Hal ini karena niat(motivasi) puasa menyebabkan penekanan pusat lapar di otak sehingga kita siap menahan lapar sampai waktu berbuka.

TETAP MAKAN SAHUR
Makan sahur penting bagi kita untuk memperoleh cadangan energi dalam melakukan aktifitas keseharian. Bila tidak sahur seseorang akan mudah menjadi hipoglikimia dimana kadar gula dalam darah turun. Hal ini menyebabkan tubuh cepat menjadi lesu, loyo dan mengantuk, bahkan mudah marah.

HINDARI MAKANAN DAN MINUMAN YANG BANYAK MENGANDUNG GULA SAAT SAHUR
Makanan dan minuman yang terlalu banyak mengandung gula akan memacu tubuh memproduksi insulin untuk segera menetralkan kadar gula dalam darah. Akibatnya rasa lapar akan cepat timbul dan badanpun menjadi cepat lemas danlesu. Perbanyak makanan yang mengandung protein tinggi karena protein akan diolah lebih lambat disbanding jenis makanan lain.

SEGERA BERBUKA PUASA PADA WAKTUNYA
Segeralah berbuka dengan makanan yang manis (korma) dan secukupnya, makanan yang manis lebih baik untuk usus yang kosong dan lebih cepat diubah menjadi energi. “Makan dan minumlah kamu jangan berlebihan….”QS 7:31

BEROLAHRAGA DI BULAN RAMADHAN
Salah satu penyabab cepat lelah ketika puasa adalah kebiasaan yang salah ramai-ramai berolahraga sehabis sahur. Waktu yang tepat untuk berolahraga di bulan Ramadhan adalah beberapa jam (1-2 jam) menjelang berbuka puasa dan dianjurkan tidak melakukan olahraga yang terlalu berat.

MENJAGA KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT SELAMA BERPUASA
Ketika puasa semua kegiatan makan dan minum berhenti total sehingga produksi kelenjar air liur mulut berkurang dan mulut menjadi cepat asam dan berbau. Karena itu dianjurkan untuk segera menggosok gigi sehabis makan sahur agar sisa-sisa makanan tidak membusuk di rongga mulut.

Semoga bermanfaat…
Diambil dari leaflet DPD Partai Keadilan Sejahtera Kota Bekasi.

* LOKASI SIM DAN STNK KELILING

WILAYAH LOKASI
JAKARTA TIMUR STNK Depan Swalayan Makro Pasar Rebo dan SIM di Masjid At-Tien TMII
JAKARTA UTARA SIM dan STNK di Mega Mall Pluit
JAKARTA BARAT SIM Keliling di Dekat SPBU Jl. Joglo Raya dan STNK Keliling di Carefour Puri Indah Kembangan
JAKARTA PUSAT SIM Keliling didepan LTC Glodok Jl. Gajah Mada dan STNK Keliling didepan Gd. Kantor PELNI
JAKARTA SELATAN SIM dikebun Binatang Raguan dan STNK di Pos Pol Taman Makam Pahlawan Kalibata

Informasi dari TMC Dit. Lantas Polda Metro Jaya untuk hari Sabtu (29/8) ini SIM dan SAMSAT keliling beroperasi dari Pkl. 08.00 – 12.00 WIB.

* Tol Kebon Jeruk Padat Merayap

27-08-2009 09:06 WIB
PUSKOMINFO - Suasana arus lalu lintas, Kamis (27/8) pagi ini dari Tol Kebon Jeruk menuju Tomang, Jakarta Barat, terpantau padat merayap.

Hal ini diakibatkan oleh tingginya volume kendaraan dan antrean di Gerbang Tol Tomang, sekitar pukul 08:15 Wib.

Berdasarkan pemantauan layar CCTV di TMC ,kepadatan di Tol Kebon Jeruk terutama mulai dari gerbang Tol Kebun Jeruk hingga ke gerbang Tol Tomang yang menuju tol dalam kota.Kecepatan kendaraan hanya bisa dipacu maksimal 0- 10 kilometer per jam.

Petugas Radio TMC ,Bripka Tugiyo , mengatakan, kepadatan di jalur tol ini diakibatkan oleh tingginya volume kendaraan.

Tidak ada hambatan luar biasa misalnya terjadi kecelakaan ataupun kendaraan yang mogok di tol Cawang maupun Tol Kebon Jeruk.

* Tempat Maksiat Di Jakarta Timur Dirazia, 61 Orang Diciduk

27-08-2009 09:02 WIB
PUSKOMINFO – Petugas gabungan antara Polres Metro Jakarta Timur dan Satpol PP, Rabu (26/8) tadi malam merazia lokasi yang sering dijadikan tempat praktek prostitusi di wilayah Jakarta Timur. Sasaran razia beberapa tempat hiburan berupa diskotik pinggir jalan, kawasan terminal Pondok Kopi, Jalan Komarudin Pulogebang dan kawasan Cipinang.

Dari lokasi tersebut, petugas menjaring 61 Warga yang diduga melakukan praktek prostitusi. Dari 61 orang itu, 10 di antaranya lelaki.

Razia yang dipimpin Kapusdal Ops Polres Metro Jakarta Timur AKBP Kuncoro, mulai bergerak sekitar pukul 23:00 Wib hingga pukul 00:30 Wib. Dan berjalan lancar. Razia ini digelar untuk memberantas tempat-tempat maksiat, khususnya di bulan suci Ramadhan ini.

Mereka yang terjaring langsung digelandang ke Panti Sosial Cipayung, setelah didata lebih dahulu oleh petugas. Sebanyak 38 orang diantaranya memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan 13 wanita tanpa kartu identitas. Bahkan seorang perempuan kedapatan sedang hamil muda sekitar 3 atau 4 bulan.

* KEJADIAN 27 AGUSTUS 2009

1. PEMALSUAN

Waktu kejadian : 25 Agustus 2009 Pkl. 20.00 Wib
Tkp : Bandara Soetta.
Saksi : Mana Subastian, karyawan Bea Cukai Bandara Soetta.
Pelaku : Dalam lidik.
Kronologis kejadian : Saksi mendapati barang bukti berupa 1 kolly hologram yang akan dipergunakan untuk STNK dan blanko cek fisik kendaraan bermotor yang diduga palsu yang diserahkan oleh petugas KPBC tipe Madya Pabean Soetta. Barang tersebut dikirim dari Negara Hongkong melalui ekspedisi DHL kepada Mr. HP.
Barang bukti : 1 kolly hologram.
Ditangani : Dit. Reskrim Sus Polda Metro Jaya.

2. KEDAPATAN NARKOTIKA

Waktu kejadian : 25 Agustus 2009, Pkl. 22.00 Wib.
Tkp : Jl. Raya Fatmawati Komp. Ruko D’Best Karaoke Nav Cilandak Jakarta Selatan.
Pelaku : KMI als Aput.
Saksi : AKP Richard (Agt. Sat Narkoba Restro Jakarta Selatan).
Kronologis kejadian : Pelaku kedapatan membawa, memiliki, menyimpan dan menggunakan narkotika jenis ganja yang dikemas dalam kertas warna coklat.
Barang bukti : 2 bungkus narkotika jenis ganja yang dikemas dalam kertas warna coklat seberat 20 gram.
Ditangani : Restro Jakarta Selatan.

3. PENCURIAN DENGAN KEKERASAN

Waktu kejadian : 26 Agustus 2009, Pkl. 11.30 Wib.
Tkp : Jl. AMD V Rt. 04/07 Sawah Lama Ciputat Tangerang.
Korban : Turnadi, 34th, Karyawan, Al. tkp.
Pelaku : 2 orang dalam lidik.
Saksi : Carmiah, 43th, IRT, al. tkp.
Kronologis kejadian : . Pada saat korban sedang mengendarai sepeda motor kemudian berpapasan dengan sepeda motor yang dikendarai oleh pelaku, lalu pelaku memberhentikan korban dan kemudian pelaku membacok lengan kanan korban, lalu pelaku mengambil uang yang ada di dalam kantong jaket milik korban.
Kerugian : Uang tunai senilai Rp. 60.000.000,-.
Ditangani : Sektro CIputat.

26 Agustus 2009

* Biker Tewas Tertabrak KRL

26-08-2009 13:24 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pengendara sepeda motor tewas seketika tertabrak KRL Ekonomi di perlintasan KA depan Kampus IISIP Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (26/8) sekira pukul 08.00 Wib.

Korban tewas bernama Razis Mafazi, 32 th, pengendara sepeda motor Yamaha Yupiter Z No.Pol B 5036 WZ.

Berdasarkan informasi dari TMC Dit Lantas Polda Metro Jaya, kecelakaan tersebut terjadi ketika korban berusaha memutar balik diperlintasan KA tersebut, pada saat korban ditengah perlintasan datang KRL AC Ekonomi 443 dari arah Bogor ke Jakarta dan menabraknya. Korban tewas seketika di lokasi kejadian.

Kasus kecelakaan tersebut kemudian ditangani oleh petugas Unit Laka Polres Metro Jakarta Selatan, jenazah korban kemudian dibawa ke RS Fatmawati untuk dilakukan otopsi.

* LOKASI SIM DAN STNK KELILING

WILAYAH LOKASI
JAKARTA TIMUR STNK Depan Swalayan Makro Pasar Rebo dan SIM di Masjid At-Tien TMII
JAKARTA UTARA SIM dan STNK di Mega Mall Pluit
JAKARTA BARAT SIM Keliling di Dekat SPBU Jl. Joglo Raya dan STNK Keliling di Carefour Puri Indah Kembangan
JAKARTA PUSAT SIM Keliling didepan LTC Glodok Jl. Gajah Mada dan STNK Keliling didepan Gd. Kantor PELNI
JAKARTA SELATAN SIM dikebun Binatang Raguan dan STNK di Pos Pol Taman Makam Pahlawan Kalibata

Informasi dari TMC Dit. Lantas Polda Metro Jaya untuk hari Sabtu (29/8) ini SIM dan SAMSAT keliling beroperasi dari Pkl. 08.00 – 12.00 WIB.

* TIPS MEMBELI DAGING SAPI SEGAR

Saat-saat menjelang hari raya Idul Fitri daging menjadi salah satu komoditi yang paling disorot keberadaannya. Ini wajar mengingat sangat banyak daging terutama daging sapi dipasaran yang ternyata sarat penipuan dan sangat merugikan konsumen. Hasil survey dipasaran ternyata banyak beredar daging sapi mati dan daging sapi glonggongan. Saya beruntung mendapat kesempatan untuk ikut merazia keberadaan daging-daging laknat ini bersama petugas dari dinas peternakan. Hasilnya ternyata masih banyak daging-daging berbahaya ini dijual dipasaran. Nah untuk mencegah agar anda tidak tertipu maka berikut tips untuk memilih daging sapi yang baik:

1. Pertama jika ingin membeli daging sapi segar pilihlah pedagang yang menjual dagingnya dengan cara digantung.

2. Perhatikan warna daging yang hendak anda beli, jika berwarna pucat dan berair (glonggongan) atau berwarna kebiru-biruan(sapi mati) jangan dibeli, pilihlah daging sapi yang berwarna merah tua(ini pertanda daging tersebut masih segar dan aman untuk dikonsumsi).

3. Lempar daging sapi yang anda beli diatas meja dagangan dipasar, jika daging yang anda lempar terasa licin maka jangan dibeli pilih daging yang kesat jika bersentuhan langsung dengan meja.

4. Telitilah urat daging sapi yang anda beli, jangan membeli daging yang uratnya mengembang dan kembung pilihlah daging sapi yang bentuk uratnya wajar tidak mengalami pembengkakan.

5. Terakhir tanya harganya jika terlalu murah(dibawah Rp. 48.000) jangan dibeli.(fahmi)

* PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA

Waktu kejadian : Tgl 24 Agustus 2009 Pkl 18.00 Wib.
TKP : Jl. Raya Krukut depan Steam Motor Rt. 01/06 Limo Depok.
Pelaku : BAH.
Saksi : Firman Mulyadi dan Surya Fren Topan (Agt. Sektro Limo).
Kronologis : Pelaku kedapatan menyimpan, membawa, memiliki serta menguasai narkotika jenis ganja yang disimpan di dalam saku celana serta rumah pelaku. Kemudian pelaku dan barang bukti diamankan.
Barang bukti : 2 buah bungkus kecil berisi ganja dibungkus kertas cokelat, 1 buah kotak berisi 10 bungkus kecil ganja dan 2 bungkus kecil ganja di dalam kotak rokok.
Ditangani : Sektro Limo Depok.

* KEBAKARAN

Waktu kejadian : Tgl 24 Agustus 2009 Pkl 23.30 Wib.
TKP : Kp. Bekasi Jati Rt. 01/26 Margahayu Bekasi Timur.
Korban : Jumadi, 21Th, al. Tkp.
Saksi : Awan.
Kronologis : Korban masuk ke dalam gudang penyimpanan tabung gas, kemudian gas yang berasal dari salah satu tabung gas yang bocor menyambar api yang berasal dari rokok milik korban, akibatnya korban mengalami luka bakar dan dibawa ke Rs. Mitra Keluarga Bekasi Timur, kemudian api menyambar atap gudang dan sekitarnya.
Ditangani : Sektro Bekasi Timur.

* PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN

Waktu kejadian : Tgl 24 Agustus 2009 Pkl 19.00 Wib.
TKP : Jl. Tapir Raya Blok P3 No. 25 Rt. 06/09 Perum Cikarang Baru Ds. Jaya Mukti Cikarang Pusat Kab. Bekasi.
Korban : Deny Posa, 30th, al. Jl. Kancil V/C/127 Perum Cikarang Baru Rt. 4/7 Kerta Jaya Cikarang Timur Kab. Bekasi.
Pelaku : Lidik.
Saksi : Anita Fitria, 27th.
Kronologis : Di TKP dalam keadaan kosong. Pelaku masuk ke TKP dan mengambil barang-barang milik korban berupa uang tunai senilai Rp. 20.000.000,- dan perhiasan senilai Rp. 4.000.000,-, diduga pelaku masuk dengan cara lewat atas genteng dan merusak plafon.
Kerugian : Uang tunai senilai Rp. 20.000.000,- dan perhiasan senilai Rp. 4.000.000,-.
Ditangani : Sektro Cikarang Pusat.

* KEBAKARAN

Waktu kejadian : Tgl 25 Agustus 2009 Pkl 13.15 Wib.
Tkp : Jl. Rs. Polri Rt. 06/04 Kramat Jai.
Korban : Sukamto, 45th dan Jumari, 23th.
Saksi : Supriyanto, 33th.
Kronologis : Korban Jumari sedang menambal ban, kemudian menuangkan bensin ke botol, tiba-tiba api menyambar bensin yang kemudian api membesar dan menyambar kios buah yang ada di sampingnya. Korban mengalami luka bakar di kaki dan pergelangan tangan. Api dapat dipadamkan dengan 1 unit DPK.
Kerugian : Rp. 1.000.000,-.
Ditangani : Sektro Kramat Jati.

25 Agustus 2009

* Kiat Mengenali Daging Tiren dan Sapi Gelonggongan

25-08-2009 14:56 WIB
PUSKOMINFO -Tidak sulit membedakan bentuk fisik daging sapi asli dan gelonggongan. Begitu pula untuk membedakan antara ayam tiren (mati kemaren) dan yang masih segar. Sebaiknya anda mulai jeli, terutama membeli daging untuk keperluan lebaran nanti.

Pedagang ayam tiren dan sapi gelonggongan biasanya mulai marak sejak H-7 lebaran. Biasanya pula pedagangnya itu musiman atau bukan pedagang asli di pasar tersebut. Untuk itu, dihimbau kepada masyarakat untuk hati-hati saat membeli daging, agar tidak terjerumus karena tergiur dengan harga yang murah.

Berikut ciri-ciri fisik ayam tiren dan sapi gelonggongan:

Untuk ayam tiren, biasanya tubuh ayam kebiru-biruan dan kulitnya terlihat pucat. Selain itu berbau anyir dan tetap ada gumpalan darah meski sudah dimasak.

Sementara itu, untuk sapi gelonggongan dagingnya berwarna merah kusam, terasa berat dan berair. Selain itu, dagingnya lembek dan saat dimasak dagingnya menciut. Kalau dagingnya digantung, akan terlihat titik-titik air di dagingnya.

* Seorang Karyawati Ditemukan Tewas di Kamar Kost

25-08-2009 13:22 WIB
PUSKOMINFO – Seorang karyawati sebuah perusahaan swasta berusia 35 tahun, ditemukan tewas di kamar kosnya di Jalan Pengadegan Raya, Pancoran, Jakarta Selatan. Korban bernama Uni, ditemukan tewas di lantai kamarnya hanya mengenakan tank top dan celana dalam.

Mayat korban pertama kali ditemukan Rusmanto, penjaga kos di kawasan itu sekitar pukul 10.00 WIB, Selasa (25/8).

Saksi curiga saat melihat banyak lalat mencium bau busuk dari arah lantai dua kamar kos. Dia kemudian naik dan mencari asal bau tersebut.

Setelah dipastikan, sumber bau berasal dari kamar 15 yang ditempati Uni. Rusmanto yang mengintip dari balik kusen melihat tubuh wanita tergolek di lantai kamar. Karena takut, kejadian ini kemudian dilaporkan kepada pemilik kos, ketua RT dan kemudian dilaporkan ke polisi.

Setelah pintu kamar dibongkar, ditemukan tubuh wanita yang sudah tidak bernyawa, tampak mengenakan tank top merah dan hanya mengenakan pakaian dalam putih.

Petugas Polsek Metro Pancoran masih melakukan indentifikasi terhadap mayat korban. Dari pemeriksaan awal diketahui korban sudah tewas sejak Sabtu kemarin karena tubuh korban sudah membengkak dan berwarna hitam. Mayat korban selanjutnya dikirim ke RSCM untuk otopsi.

* Mayat Bayi Dengan Kepala Hampir Putus Ditemukan di Rumah Kost

25-08-2009 09:24 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok Mayat Bayi baru lahir ditemukan di kamar rumah kost di Jl. Simpang Golf II t. 09/08 Kelurahan Grogol Selatan Kebayoran Lama Jakarta Selatan, Senin (24/8) sore. Kondisi mayat bayi sangat mengenaskan karena kepala hampir putus.

Saksi, Dery Askara, sekitar pukul 14.00 Wib hendak membersihkan kamar rumah kos-kosan, tiba-tiba dikejutkan dengan ditemukannya sesosok mayat bayi dengan kondisi mengenaskan. Mayat bayi tersebut antara badan dan leher hampir terpisah. Diduga bayi tersebut meninggal dunia saat dilahirkan secara paksa tanpa bantuan dokter.

Penemuan tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Metro Kebayoran Lama. Oleh petugas, mayat bayi tersebut dibawa ke Rumah Sakit Bersalin Budi Kemuliaan untuk Visum.

Petugas Polsek Metro Kebayoran Lama mencurigai bekas penghuni kamar kost tersebut berinisial NS, yang belum diketahui keberadaannya.

* Sopir Truk Dibius Penumpang, Truk Berisi 952 Dus Cofee Mix Dibawa Kabur

25-08-2009 09:01 WIB
PUSKOMINFO - Seorang sopir truk Fuso bernama Sukar, 41 th, menjadi korban pembiusan penumpangnya di Pom Bensin Rest Area KM. 39 Tol Jakarta Cikampek, tepatnya di Desa Pasir Tanjung Kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi. Truk dan muatannya dibawa kabur pelaku.

Awalnya, pada Senin (24/8) pagi sekitar pukul 03.00 Wib, Saat berada di Pluit Tanjung Priok hendak ke Cirebon, Korban, Sukar, diberhentikan 2 orang laki-laki tak dikenal . Kedua laki-laki itu minta ijin untuk menumpang di truk yang dikemudikan korban. Tanpa curiga, Sukar mengijinkan kedua laki-laki tersebut.

Setelah tiba di di TKP, tiba-tiba pelaku minta berhenti dengan alasan mual. Untuk menghilangkan rasa mual, pelaku hendak minum kopi. Kemudian pelaku memberikan kopi kepada korban. Setelah minum kopi, tak lama kemudian korban pingsan dan pelaku membawa kabur truk Fuso BK-8724-LF berikut isinya 952 dus cofee mix Indo Cafe.

Korban ditinggalkan di TKP. Kini kasusnya ditangani Polres Bekasi kabupaten.

* KEJADIAN 25 AGUSTUS 2009

1. PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN (R2)

Waktu kejadian : Tanggal 24 Agustus 2009 Pukul 05.00 Wib.
TKP : Halaman parkir Indomart Jl. Mangga Besar Raya 1 Jakarta Pusat.
Korban : Dede Kusnadi (20).
Pelaku : Dalam lidik.
Kronologis : Pelaku mengambil kendaraan roda 2 Yamaha Mio No. Pol. : B-6143-UMR milik korban yang sedang diparkir di tkp dalam keadaan terkunci stang. Diperkirakan pelaku menggunakan kunci palsu.
Ditangani : Sektro Sawah Besar Jakarta pusat.

2. PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN (R4)

Waktu kejadian : Tanggal 24 Agustus 2009 Pukul 03.30 Wib.
TKP : Halaman Parkir Rs. Selaras Ds. Bojong Gede Rt. 07/02 Cikupa Tangerang.
Korban : Karban (38).
Pelaku : Dalam Lidik.
Kronologis : Pelaku mengambil kendaraan roda 4 Suzuki Carry Futurast 150 Pick Up No. Pol. : B-9102-QL milik korban yang sedang diparkir di tkp dalam keadaan terkunci, diperkirakan pelaku mengambil dengan menggunakan kunci palsu
Ditangani : Sektro Cikupa Tangerang Kab.

* TIPS SEHAT, SEGAR SELAMA BERPUASA

kita sudah memasuki bulan suci Ramadhan yang disebut juga bulan puasa. Pada bulan Ramadhan ini, umat muslim diwajibkan untuk berpuasa tidak makan dan minum dari terbit fajar sampai tenggelam matahari.Banyak yang menggunakan alasan tubuh lemas karena kurang makan sehingga berakibat terhadap menurunnya produktivitas kerja sehari-hari. Dengan alasan tersebut, kemudian timbul perilaku tidak sehat yang dilakukan tanpa sadar dan menjadi kebiasaan selama berpuasa.

Agar tidak lemas, timbul kebiasaan makan sahur yang banyak dilanjutkan dengan makan berlebihan saat berbuka, kurangnya konsumsi buah-buahan dan sayuran, tidur seharian sampai tidak berolahraga. Akibatnya, tanpa disadari berat badan terus meningkat dan kondisi tubuh menjadi kurang fit.

SEHAT & SEGAR

Untuk menghindari kebiasaan kurang sehat, perlu pengaturan makan dan minum pada saat sahur atau berbuka puasa, agar tubuh kita tetap sehat dan segar sepanjang hari selama berpuasa.

Pada saat berpuasa bahan makanan penghasil energi utama seperti karbohidrat, lemak, vitamin, mineral, dan protein yang masuk ke tubuh kita relatif tidak sebanyak hari-hari biasa.

Berikut ini beberapa tips khusus saat sahur dan berbuka puasa agar tubuh kita tetap sehat dan segar selama bulan puasa sehingga terhindar dari kebiasaan yang kurang sehat:

Saat Sahur:

* Jangan lupa selalu mengkonsumsi makanan bergizi baik pada saat sahur atau berbuka puasa. Walau menu sederhana, yang penting mengandung lima unsur gizi lengkap seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral.

* Agar Anda mampu menahan rasa lapar, perbanyaklah mengkonsumsi jenis makanan berserat yang banyak terdapat dalam sayur dan buah. Tubuh kita memerlukan waktu lebih lama untuk mencerna makanan yang banyak mengandung serat.

* Upayakan untuk mencegah dehidrasi tubuh dengan banyak minum air putih pada malam hari. Hal ini penting dilakukan, karena pada siang hari aktivitas kita cenderung banyak mengeluarkan keringat baik di luar ruangan atau ruang ber-AC.

* Selain memperbanyak makanan berserat dan makanan yang mengandung protein, sebaiknya Anda juga menyediakan jenis makanan yang mengandung vitamin dan mineral serta makanan tambahan agar tubuh tetap segar bugar sepanjang hari.

* Vitamin yang penting dikonsumsi setiap hari adalah vitamin A, B, dan C. Tapi kalau Anda sudah makan buah berwarna kuning atau merah, sayur berwarna hijau tua, kacang-kacangan, maka tak perlu khawatir kekurangan vitamin tersebut.

* Bagi penderita sakit lambung makanan yang sebaiknya dihindari adalah ketan, mie, daging berlemak, ikan dan daging yang diawetkan, sayuran mentah, sayuran berserat, minuman yang mengandung soda, dan bumbu yang tajam (cuka, cabai, asam). Jenis makanan tersebut bisa menimbulkan gas yang berpengaruh meningkatkan produksi asam lambung.

* Setelah makan sahur jangan langsung tidur. Tubuh memerlukan waktu untuk mencerna makanan.

Saat Berbuka:


* Jangan langsung minum air dingin atau es, sebaliknya biasakanlah berbuka dengan minuman yang hangat. Perut yang kosong bisa menjadi kembung, bila Anda langsung berbuka puasa dengan air dingin, karena asam lambung dalam tubuh kita akan terbentuk semakin banyak.

* Kemudian beristirahatlah kurang lebih satu jam sebelum menyantap hidangan berbuka yang telah dihidangkan. Tujuannya untuk memberikan keseimbangan terlebih dahulu pada pencernaan kita. Ingat, jangan mengkonsumsi makanan berlebihan dan makanan asinan.

* Berbuka puasa hendaknya dilakukan secara bertahap dan tidak terburu-buru agar lambung tidak “kaget”. Dengan demikian kerja lambung tidak terlampau berat karena lambung membutuhkan ruangan kosong untuk mencerna makanan. Untuk meringankan kerja pencernaan, kunyah makanan dengan baik.

* Bagi mereka yang berat badannya melebihi berat badan ideal, sebaiknya selama berpuasa pun tetap menghindari makanan yang tinggi kolesterolnya, misalnya lemak hewan, margarin, mentega. Selain itu, sebaiknya Anda menghindari makanan yang manis-manis, seperti dodol, sirup, cokelat, kue tar, es krim. “Selain lebih banyak mengkonsumsi sayur, buah, dan daging tanpa lemak, pengolahan makanannya pun sebaiknya jangan digoreng.”

* Sedang bagi mereka yang terlalu kurus, selama berpuasa sebaiknya menambah porsi susunya dan menghindari makanan yang sulit dicerna seperti sayuran berserat kasar (daun singkong, daun pepaya).

* Bagi mereka yang berusia lanjut, aturlah pola makan saat berbuka puasa juga secara bertahap. Makanlah jumlah yang lebih sedikit, namun dilakukan beberapa kali.

* Setelah berbuka puasa jangan langsung tidur. Tubuh memerlukan waktu untuk mencerna makanan.

* Raymond Blaine Fosdick

Raymond Blaine Fosdick (1883"1972), pengacara, abdi rakyat, dan penulis, lahir di Buffalo, New York, putra kepala sekolah SMU. Dengan latar belakang keluarga yang berpendidikan, Fosdick memulai pendidikan tinggi di Colgate College, tetapi kemudian pindah ke Princeton, di mana salah satu panutan intelektualnya, Presiden Woodrow Wilson, pernah mengenyam pendidikan di sana. Fosdick meraih gelar sarjana pada tahun 1905 dan pasca sarjana (M.A) pada tahun 1906, dan terpilih menjadi Phi Beta Kappa. New York Law School memberikan gelar LL.B pada tahun 1908. Kemudian Fosdick bekerja di kantor Wali Kota New York yang saat itu dijabat oleh George B. McClellan. Pertama kali bekerja, Fosdick menjabat sebagai asisten dewan perusahaan, dan dua tahun kemudian menjabat komisaris keuangan.

Peristiwa penting selanjutnya yang dialami Fosdick adalah ketika John D. Rockefeller, Jr., atas nama Rockefeller Bureau of Social Hygiene, memintanya untuk melakukan studi ekstensif mengenai organisasi kepolisian di Eropa. Melalui beberapa pertemuan, Rockefeller dan Fosdick setuju untuk menyelidiki lalu-lintas prostitusi budak kulit putih dan kelas Bible (Bible Class). Rockefeller menunjuk Fosdick sebagai pengacara muda untuk proyek yang sangat berarti ini. Fosdick mengkonsentrasikan diri dalam tugasnya, dan pada tahun 1915 tulisannya, “European Police Systems” diterbitkan. Pada autobiografinya, Chronicle of a Generation, Fosdick mengatakan:

Jadwal perjalananku terdiri dari berbagai aktivitas di kota-kota besar di Eropa, kecuali kota-kota besar di Rusia.... Di setiap kota yang aku kunjungi, aku mencoba untuk melihat operasi polisi yang sesungguhnya.... Kesan menarik yang didapatkan dari studi yang aku lakukan di Eropa adalah bahwa administrasi kepolisian merupakan suatu karir yang menarik orang-orang terbaik... sekolah pelatihan yang diperutukkan bagi pegawai baru sangat terstruktur dan tidak terimbangi oleh sekolah pelatihan di Amerika Serikat.

Apresiasi yang disampaikan oleh Fosdick atas kepolisian di kota-kota besar Eropa terus berlanjut dan polisi Amerika terlihat sangat amatir dalam perbandingan. Melalui penjabarannya, buku ini memberikan daya tarik tersendiri di Amerika sendiri, dan telah menarik perhatian yang lebih besar di Eropa. Melalui observasi yang akurat dan penulisan yang fasih, Fosdick telah membuktikan dirinya sebagai penulis yang layak diperhitungkan hingga Rockefeller kemudian meminta Fosdick untuk menulis volume lanjutan, American Police System, yang diterbitkan pada tahun 1920. Untuk tulisan ini, Fosdick mengunjungi 72 kota, dan memberikan gugatan terhadap keseluruhan sistem penegakan hukum di Amerika melalui apa yang dianggap kepolisian Amerika sebagai pena “beracun.”

Di Amerika, siswa kepolisian beranjak dari satu pertengkaran politik menuju ke pertengkaran lain, sering kali dari skandal satu ke skandal lainnya. Fosdick menemukan adanya perubahan kepemimpinan di tingkat manajemen menengah... hanya terdapat sedikit gambaran mengenai tugas polisi sebagai sebuah profesi atau sebagai ilmu yang harus dimatangkan dan dikembangkan.

Tidak cukup hanya itu saja, dia menambahkan:

Setiap departemen kepolisian merupakan kuburan bagi sejumlah proyek dan pengembangan yang apabila dikembangkan lebih lanjut hingga matang dapat membangun kembali tugas polisi di kota... sungguh, apa yang kita miliki ini tidak cukup untuk dapat dibanggakan.

Namun, menurut dia, di kota-kota di Eropa volume kejahatan lebih kecil, karena itu lebih mudah untuk dikelola. Populasi di Eropa lebih homogen dan tingkat kecenderungan kejahatan akibat hambatan asimilasi sosial lebih kecil. Dengan tingkat kejahatan yang harus diberantas berjumlah kecil dan ikatan kekeluargaan yang erat, polisi Eropa dapat mencapai standar profesionalisme yang lebih tinggi. Walaupun demikian, menurut Fosdick, polisi Amerika lebih inferior dibandingkan polisi Eropa.

Buku Criminal Justice in Cleveland, yang diterbitkan pada tahun 1922, tidak memberikan gambaran yang lebih baik daripada buku-buku terdahulunya. Fosdick bekerja sama dengan sepuluh penulis lainnya, seperti Felix Frankfurter dan Roscoe Pound, untuk mengadakan suatu penelitian ilmiah mengenai peradilan pidana di kota Cleveland. Fosdick bahkan mempertegas penjelasannya:

Rendahnya kemampuan intel dan tingkat imajinasi dalam pekerjaan polisi Cleveland terlihat pada ciri penataaan departemen yang tidak teratur... tidak mencukupinya perlengkapan melengkapi ketidakteraturan ini.... kelesuan petugas melengkapi kondisi yang buruk ini.

Kepolisian Cleveland dan kepolisian Amerika lainnya bereaksi keras terhadap pernyataan Fosdick, namun perhatian publik menjadi pendorong untuk dimulainya perubahan dan perbaikan di departemen kepolisian.

Rockefeller sekali lagi meminta Fosdick untuk melakukan penelitian yang menantang. Dia diminta untuk melakukan penelitian menyeluruh mengenai bagaimana berbagai negara di dunia menangani penjualan alkohol. Bekerja sama dengan Albert L. Scott, Fosdick menulis Toward Liquor Control, yang diterbitkan pada tahun 1933. Buku ini memberikan argumentasi yang menyetujui dan sekaligus menentang penjualan minuman keras melalui peraturan dengan suatu perizinan khusus atau sistem kewenangan pemerintah (definisi yang lebih disukai oleh Fosdick dan Scott), mereka mengakui bahwa tidak ada sistem yang sudah baku. Permintaan khusus yang disampaikan oleh Rockefeller untuk melakukan penelitian mengenai usaha minuman keras di Kanada dan beberapa negara di Eropa melengkapi daftar lampiran penelitian ini. Pencabutan Eighteenth Amendement pada tahun 1933, dan ditulisnya buku ini untuk mengantisipasi pencabutan tersebut, telah menghilangkan beban kerja yang telah ditanggung oleh polisi selama 13 tahun masa percobaan.

Kontribusi penting Fosdick mengenai kepolisian hanya merupakan satu sisi karirnya. Hidupnya dipenuhi dengan berbagai keberhasilan lain dan kehormatan. Pada tahun 1916 dia bekerja sama dengan “Black Jack” Pershing di Meksiko menghadapi Pancho Villa. Pada tahun 1917 dia meneliti metode pelatihan militer di Kanada, Inggris, dan Prancis. Apa yang dipelajarinya dia tuliskan lewat bukunya Keeping Our Fighters Fit (1918), yang ditulisnya bersama E.F. Allen, buku yang layak untuk dipelajari, karena Amerika tidak pernah menghadapi konflik dengan kekuatan penuh sejak Perang Saudara. Setelah Perang Dunia I, Presiden Wilson memilih Fosdick untuk mewakili Amerika Serikat pada League of Nations.

Fosdick mengundurkan diri ketika Senat gagal meratifikasi Covenant (1920). Pada tahun 1930 dia terpilih menjadi wali dari tujuh organisasi pelayanan publik: Rockefeller Foundation, Rockefeller Institute for Medical Research, Rockefeller General Education Boards, International Education Boards, Spelman Fund, Brooking Institute, dan National Institute of Public Administration. Pada tahun 1936 Fosdick menjadi presiden Rockefeller Foundation dan General Education Boards. Dipercaya mengelola dana sekitar $200 juta dan Fosdick mengatur keuangannya dengan hati-hati, banyak di antaranya ditujukan untuk dana bantuan pendidikan dan penelitian pencegahan penyakit.

Sebagai penulis 14 buku, Fosdick ternyata seorang komunikator yang baik, ramah, jenaka, dan jenius. Tentu saja, keberadaannya dalam pusat perubahan semakin memperkuat penulisan Fosdick. Sebagai penerima penghargaan Distingushed Service Medal dan dua gelar doktor, komandan di French Legion of Honor, anggota American Academy of Arts and Sciences, dan anggota American Philosophical Society, Fosdick memiliki sederetan kesuksesan yang layak dibanggakan.

Tragedi menimpa Fosdick pada tahun 1932, ketika istri pertamanya menembak sekaligus membunuh kedua anaknya, dan akhirnya bunuh diri. Pada puncak karirnya di tahun 1936, dia menikah lagi dengan Elizabeth Miner.

Daftar Pustaka
Current Biography. February 1945:18"20.
Fosdick, Raymond B. Chronicles of a Generation: An Autobiography. New York: Harper and Brothers, 1958.
______. American Police Systems. Montclair, NJ: Patterson Smith, (1920) 1969.
______. European Police Systems. Montclair, NJ: Patterson Smith, (1915) 1969.
______ dan Albert L. Scott. Toward Liquor Control. New York: Harper and Brothers, 1933
______ et al. Criminal Justice in Cleveland. Montclair, NJ: Patterson Smith, 1968. (Dicetak ulang untuk edisi tahun 1922).
New York Times 41(Juli 19, 1072): 3.

* LOKASI SIM DAN STNK KELILING

WILAYAH LOKASI
JAKARTA TIMUR STNK Depan Swalayan Makro Pasar Rebo dan SIM Mengalami Gangguan
JAKARTA UTARA Mega Mall Pluit
JAKARTA BARAT SIM Keliling di Dekat SPBU Jl. Joglo Raya dan STNK Keliling di Carefour Puri Indah Kembangan
JAKARTA PUSAT SIM Keliling didepan LTC Glodok Jl. Gajah Mada dan STNK Keliling didepan Gd. Kantor PELNI
JAKARTA SELATAN SIM dikebun Binatang Raguan dan STNK di Pos Pol Taman Makam Pahlawan Kalibata

Informasi dari TMC Dit. Lantas Polda Metro Jaya untuk hari Sabtu (29/8) ini SIM dan SAMSAT keliling beroperasi dari Pkl. 08.00 – 12.00 WIB.

24 Agustus 2009

* Berkas Perkara Antasari Azhar Dinyatakan Lengkap (P-21)

24-08-2009 16:10 WIB
PUSKOMINFO - Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Mochammad Iriawan dengan didampingi Kasat Jatanras AKBP Nico Afinta menyatakan bahwa Berkas Perkara Kasus Pembunuhan Direktur PT. Putera Rajawali Banjaran (PRB), Nasrudin Zulkarnaen, dengan tersangka Antasari Azhar dkk, Senin (24/8) sudah lengkap dan dinyatakan P-21.

Hal ini disampaikan Kombes Pol Mochammad Iriawan kepada Wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (24/8)sore.

Dir Reskrimun Polda Metro Jaya selanjutnya mengatakan "Besok sekira pukul 10.00 Wib, Empat tersangka yaitu Antasari Azhar, Wiliardi Wizard, Sigit dan Jerry berikut barang bukti akan diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan".

Sementara itu Kasat Jatanras Dit Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Nico Afinta mengatakan "Antasari Azhar, Wiliardi Wizard dan Sigit akan disidangkan di PN Jakarta Selatan, sedangkan tersangka eksekutor akan disidangkan di PN Tangerang". Mereka dijerat dengan Pasal 340 KUHP.

* Ratusan HP Black Berry Palsu Disita

24-08-2009 13:53 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Industri dan Perdagangan (Sat Indag) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menggerebek sebuah rumah yang dijadikan tempat merakit Handphone palsu di Jalan Jatayu VIII No. GG14 Jelambar, Jakarta Barat, Minggu (23/8) kemarin. Pemilik rumah bernama Kwan alias Tsang Wing ditangkap serta disita ratusan HP Balck Berry palsu berbagai type.

Pengungkapan kasus ini atas informasi dari masyarakat bahwa di rumah tersebut dijadikan gudang sekaligus tempat merakit telepon selular/Handphone. Informasi tersebut ditindaklanjuti dengan penyelidikan.

Ternyata benar, di tempat tersebut petugas mendapati adanya kegiatan mengemas, mempacking, merakit produk telepon selular tanpa dilengkapi Surat Ijn Industri dari Instansi yang berwenang. Kemudian HP tersebut diperdagangkan /dijual kepada konsumen yang tidak mempunyai sertifikat postel serta tidak dilengkapi dengan buku petunjuk dan kartu garansi berbahasa Indonesia.

Handphone yang dirakit menjadi merk Black Berry antara lain dari HP China type 8901, HP China type S 900, HP China type 950, Nokia E71 dan Nokia 5800.

Modus yang digunakan pelaku, mereka membawa HP dari China dalam bentuk komponen keadaan terurai/terpisah. Kemudian komponen tersebut dirakit di TKP dengan dilengkapi aksesoris, baterai, sarung HP. Selanjutnya dikemas dalam kardus sesuai type masing-masing HP lalu dipasarkan di daerah Roxy Mas, Fatmawati dan Cempaka Mas Jakarta.

Dari TKP, petugas menyita barang bukti 5 Box Black Bery, 7 dus Baterai Black Berry, 3 dus Charger Black Berry, 1 dus headset, 1 dus kabel data, 3 dus set Black Berry 8310 siap kemas, 4 laptop, 4 Black Berry type 8520, 1 Box Black Berry type 8910, 1 Box BlackBerry type 8310, 12 Black Berry rusak, Ratusan asesoris dan 1 unit mobil Kijang Inova B-1258-TW.

Pengakuan sementara, pelaku telah melakukan kegiatan tersebut sejak 2 bulan yang lalu.

Kini, tersangka Kwan sedang menjalani proses penyidikan di Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya. Tersangka dijerat dengan Pasal 24 UU RI No. 5/1984 tentang Perindustrian, Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 9 ayat (1) huruf d dan g UU Ri No. 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen, Pasal 32 ayat (1) Jo Pasal 52 UU RI No. 36/1999 tentang Telekomunikasi.

* Marak Penjualan Petasan Saat Ramadhan 1430 Hijriyah, Polda Metro Jaya Gelar Operasi Petasan 2009

24-08-2009 09:18 Wib
PUSKOMINFO – Polda Metro Jaya melaksanakan Operasi Petasan. Operasi ini dilaksanakan karena menjelang dan saat Puasa Ramadhan marak penjualan petasan di pasar-pasar tradisional. Akibat banyaknya peredaran petasan, pada Puasa Ramadhan banyak masyarakat membunyikan petasan sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat.

Operasi Petasan ini akan dilaksanakan setiap hari selama bulan suci Ramadhan, guna memberikan rasa aman kepada masyarakat . Operasi yang dilaksanakan Minggu (23/8), Polda Metro Jaya menurunkan 57 personel.

Berikut hasil dari Operasi Petasan yang dilakukan pada hari Minggu (23/08) yang dihimpun TMC Dit Lantas Polda Metro Jaya:

Pasar Pondok Labu. Cilandak Jaksel Disita :
-33 Bungkus petasan jenis Yahwe
-83 buah ukuran besar jenis Wahwe

Pasar Kebayoran Lama, Jaksel Disita :
- 7 buah petasan Panjang
- 2 buah petasan panjang sedang
- 5 kotak petasan telor naga
- 2 bungkus petasan roket
- 3 bungkus petasan fire ball xl
- 5 dooz petasan Big Sky

Pasar Ciputat, Disita :
- 44 buah petasan janwe
- 14 buah petasan panjang
- 6 buah petasan kupu-kupu
- 1 3 petasan janwe tikus
- 42 buah petasan air mancur
- 15 bua petasan kentut
- 41 petasan banting

Wilayah Pamulang Disita :
-300 petasan janwe dan cabe rawit
- 1.300 buah petasan korek api janwe
- 9.000 buah petasan berbagai jenis
- 5.500 butir petasan berbagai jenis dan ukuran.

* Hari Kedua Operasi Pengebutan, 4 Sepeda Motor Ditahan

24-08-2009 08:47 Wib
PUSKOMINFO - Hari kedua Operasi Pengebutan, yang digelar jajaran Dit Lantas Polda Metro Jaya, Minggu hingga Senin (24/8) dinihari, menindak 21 pelanggar dan menahan 4 kendaraan sepeda motor, 3 lembar SIM dan 14 lembar STNK.

Operasi yang digelar jajaran Dit Lantas Polda Metro Jaya ini dengan sasaran pelanggaran dan kegiatan pengebutan pada bulan Puasa.

Perwira Siaga TMC Dit Lantas Polda Metro Jaya, AKP Mujiana, menuturkan operasi pada Minggu hingga Senin dinihari tadi menurunkan 190 personel dilengkapi dengan kendaraan roda dua sebanyak 28 unit, kendaraan roda dua sebanyak 48 dan 5 unit Truk.

"Operasi pengebutan akan dilaksanakan secara rutin, setiap malam selama Bulan Puasa," tambah Mujiana.

Operasi Pengebutan dilaksanakan serentak oleh petugas di lima wilayah DKI Jakarta, operasi tersebut dimulai pukul 23.00 WIB sampai dengan selesai, tutup Mujiana.

*INFO SIM & STNK KELILING

Info SIM & STNK Keliling

JAKARTA SELATAN SIM : Ragunan / STNK : TMP Kalibata
JAKARTA TIMUR SIM & STNK : Makro Pasar Rebo
JAKARTA PUSAT SIM : LTC Glodok / STNK : Kantor PELNI Gajah Mada
JAKARTA BARAT SIM : Taman Alfa Indah Jl Joglo / STNK : Carefour Puri Kembangan
JAKARTA UTARA SIM & STNK : Mega Mall Pluit

* KEJADIAN 24 AGUSTUS 2009

1. PENCURIAN DENGAN KEKERASAN
Waktu kejadian : Tanggal 23 Agustus 2009 Pukul 19.00 Wib.
TKP : Areal parkir ITC ROXY Mas lantai 1 Jakpus.
Korban : Irwan Njotowidjojo, 43th, Swasta, Al. Jl. Kartini XIII dalam No. 1 Rt. 15/06 Sawah Besar Jakpus.
Pelaku : 4 orang dalam lidik.
Kronologis : Ketika korban hendak pulang dari TKP, tiba-tiba korban di sergap oleh 3 orang tak dikenal dan memukul korban sambil mengaku dari kepolisian. Kemudian korban di bawa masuk ke KR R4 Kijang kapsul warna biru No. Pol. B-1984-VY, ternyata didalam sudah menunggu 1 pelaku lainya yang bertugas sebagai sopir. Selanjutnya pelaku mengambil 31 unit HP dari dalam tas, kalung emas 27 Gram, jam tangan dan uang tunai sebesar Rp. 13.000.000,-, kemudian korban diturunkan di tol Cikampek.
Kerugian : 31 unit HP dari dalam tas serta kalung emas 27 Gram, jam tangan dan uang tunai sebesar Rp. 13.000.000,-
Ditangani : Restro Gambir.

2. KEDAPATAN PSIKOTROPIKA
Waktu kejadian : Tanggal 23 Agustus 2009 Pukul 19.00 Wib.
TKP : Jl. Danau sunter selatan Tj. Priok Jakut.
Pelaku : CG, 30th.
Kronologis : Pelaku kedapatan memiliki, membawa dan atau menggunakan Psikotropika jenis ecstasy.
Barang Bukti : 998 butir ecstasy.
Ditangani : Restro Jakut.

3. PENEMUAN MAYAT (KORBAN PEMBUNUHAN)
Waktu kejadian : Tanggal 23 Agustus 2009 Pukul 12.00 Wib.
TKP : Parkiran PD. Jaya Kramatjati Jaktim.
Korban : Jumhadi, 34th, Pedagang, Al. Kramatjati Rt. 02/11 Jaktim.
Saksi : Hafiz, 25th, Al. Jl. Cilitan Besar Rt. 01/03 Kebon Pala Jaktim.
Kronologis : Korban ditemukan MD di TKP dengan luka robek pada bagian leher akibat sajam. Diduga korban dibunuh. Selanjutnyakorban dibawa ke RS. Soekamto untuk visum.
Ditangani : Sektro Kramatjati.

23 Agustus 2009

* Korban Penganiayaan di Terminal Bus Pulogadung

23-08-2009 09:38 Wib
PUSKOMINFO - Seorang laki-laki bernama Dari, 54 th, dianiaya di Terminal Bus Pulogadung Jakarta Timur. Kejadiannya Sabtu (22/8) malam sekitar pukul 21.12 Wib.

Korban, Dari, dibacok seorang laki-laki karena diduga akibat salah paham. Korban mengalami luka robek di bagian dada.

Pelaku yang terakhir diketahui bernama Noviar berhasil ditangkap warga dan kini telah diamankan di Polsek Metro Pulogadung.

* Federal Bureau of Investigation (FBI)

FBI merupakan divisi investigasi utama di bawah naungan Departemen Kehakiman Amerika Serikat. FBI bertanggung jawab atas pengumpulan dan pelaporan fakta, pencarian saksi, dan pengumpulan bukti dari kasus yang melibatkan yurisdiksi federal. FBI menginvestigasi semua bentuk pelanggaran hukum federal kecuali keputusan perundang-undangan telah menunjuk lembaga federal lain untuk menangani kasus tersebut.

Yurisdiksi FBI meliputi berbagai jenis tingkat pertanggungjawaban dalam bidang kejahatan, sipil, dan keamanan. Empat prioritas yang dibebankan pada FBI dan paling berhubungan langsung dengan masyarakat adalah kejahatan yang terorganisasi, perdagangan narkoba, terorisme, dan kejahatan kerah putih. FBI juga menawarkan pelayanan kerja sama pada lembaga seperti pengenalan sidik jari, pemeriksaan laboratorium, pelatihan polisi, dan National Crime Information Center. FBI berkantor pusat di Washington DC, terdiri atas 10 divisi terpisah, tiga direktur wakil eksekutif, kantor kongres dan urusan publik, serta staf direktur. Investigasi yang dilakukan oleh FBI melibatkan 59 kantor wilayah. Hampir semua personelnya dilatih di Akademi FBI di Quantico, Virginia.

Originis (Awal mula pembentukan FBI)
FBI didirikan pada tahun 1908, ketika Jaksa Agung Charles Bonaparte memerintahkan agar urusan investigasi Departemen Kehakiman dilakukan oleh investigator khusus dalam kelompok kecil. Pada tahun berikutnya, kelompok tersebut diberi nama Bureau of Investigation. Organisasi ini semakin berkembang pada tahun-tahun berikutnya. World War I Selective Service Act dan peraturan spionase memberikan tugas baru. Kemudian Motor Vehicle Theft Act disahkan pada tahun 1919 untuk menghentikan jalur pencurian kendaraan bermotor dari satu negara bagian ke negara bagian lain. Agen FBI merasa tertantang untuk menghentikan kasus tersebut setelah perang berakhir. Pada tahun 1924, Jaksa Umum Harlan F. Stone yang kemudian menjadi kepala pengadilan Amerika Serikat menunjuk J. Edgar Hoover yang berusia 29 tahun untuk menduduki jabatan sebagai direktur biro, tanpa menyadari bahwa nama Hoover akan melekat pada FBI.

Hoover muda menerima penunjukan dirinya dengan sebuah pemahaman bahwa biro yang dipimpinnya merupakan sebuah pusat karier sehingga kemampuan dan karakter yang bagus menjadi persyaratan utama untuk masuk biro dan kinerja serta prestasi yang akan menjadi dasar untuk promosi. Saat itu menjadi hal yang nyata bahwa akan dibutuhkan waktu untuk membangun FBI menuju ke sebuah organisasi investigasi yang efisien untuk memberantas kejahatan. Persyaratan baru untuk agen khusus baru dibuat dan para lulusan universitas diberikan pelatihan di bidang hukum dan akuntansi. Tiap pelamar diperiksa secara keseluruhan sebelum kemudian diterima. Sekolah pelatihan diawali di Washington, DC untuk melengkapi agen khusus dengan metode pendeteksian kejahatan modern. Siswa mendapat pengarahan dalam penggunaan senjata api, taktik membela diri, permasalahan hukum, permasalahan penahanan, bantuan pertama, seni mewawancarai, teknik investigasi, permasalahan laboratorium, tugas sidik jari, persidangan, dan berbagai studi pelanggaran hukum federal yang menjadi bagian dari yurisdiksi FBI. Pelatihan ini dirancang tidak saja untuk memenuhi kebutuhan petugas pemula, tetapi juga dilakukan secara periodik untuk melatih kembali agen FBI sepanjang karirnya.

Seiring dengan tumbuhnya FBI, catatan dan berkasnya semakin berkembang dan setiap tahunnya berbagai macam informasi kriminal menjadi semakin berharga. Pada tahun 1924, Kongres menyetujui pengalihan catatan sidik jari di Leavenworth Federal Prison dan catatan yang dipegang oleh International Association of Chiefs of Police untuk diserahkan kepada FBI. Jumlahnya 810.188 dan menjadi cikal bakal pembentukan divisi identifikasi FBI.

Saat ini, berkat adanya kerja sama dengan organisasi penegak hukum nasional ataupun internasional, divisi ini memiliki kumpulan sidik jari terbesar di dunia. Untuk memberikan bantuan ilmiah dalam investigasi kejahatan, FBI mendirikan laboratorium yang beroperasi sejak tahun 1932. Sejak tahun itu pula, laboratorium ini melakukan beberapa juta pemeriksaan bukti. Oleh karena FBI merupakan agen pencari fakta dan pengumpul fakta, investigasi yang dilakukan menjadi sangat penting dalam membebaskan yang benar dan menghukum yang bersalah. Dari sejumlah contoh yang pernah terjadi yang buktinya tidak langsung telah mamberatkan yang tidak bersalah, penemuan ilmiah FBI telah membebaskan mereka. Laboratorium yang dimiliki oleh FBI merupakan laboratorium kriminal terbesar di dunia.

Pada bulan Juli 1935 sesi pertemuan pertama National Academy FBI diadakan di Washington, DC, dengan perwakilan dari lembaga penegak hukum di tingkat lokal, wilayah, dan negara bagian. Akademi ini didirikan karena kebutuhan mendesak akan instruktur dan administrator yang andal dalam teknik penegakan hukum. Sejak pertama kali didirikan, akademi ini telah meluluskan ratusan polisi dari Amerika Serikat dan beberapa negara asing. Fasilitas baru akademi dibuka pada tahun 1972 di Marine Corps Base di Quantico, Virginia. Kompleks gedung di dalamnya menyajikan suasana sebagaimana sebuah universitas termasuk ruangan kelas, perpustakaan, asrama, ruangan senam, dan beberapa ruangan tambahan lain.

National Crime Information Center (NCIC) FBI, sebuah indeks yang memanfaatkan sistem komputer berskala nasional dan sambungan komunikasi hingga Kanada, merupakan pencapaian luar biasa dalam memerangi kejahatan. Indeks komputer ini menyimpan berbagai informasi yang berhubungan dengan hal-hal, seperti pencurian, senjata yang hilang atau ditemukan kembali, pencurian artikel, buronan, kendaraan curian, pencurian plat nomor, dan pencurian/penggelapan/kehilangan keamanan.

NCIC merupakan salah satu inovasi terbesar dalam penegakan hukum sampai dengan beberapa dekade, terutama karena NCIC membantu aparat penegak hukum dalam menyelesaikan tanggung-jawabnya secara menyeluruh yang mampu menghasilkan risiko pendeteksian setinggi mungkin dalam hal kejahatan. FBI dengan programnya yang bernama “Sepuluh Buronan yang Paling Banyak Dicari” dibuat untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat dalam mengidentifikasi buronan. Pelayanan ini dapat berjalan dengan melibatkan kerja sama dengan surat kabar nasional, majalah, radio, dan stasiun televisi yang dinilai sangat efektif dan merupakan senjata ampuh untuk mengetahui secara pasti keberadaan individu yang menjadi incaran.

Setiap tahun FBI menggelar serangkaian konferensi pada tingkat nasional bagi para administrator penegak hukum dan pemimpin personel untuk membahas berbagai persoalan terkini. Konferensi ini telah menangani beberapa persoalan seperti pemboman dan ancaman bom kelompok ekstrimis, serta kekerasan. Ribuan polisi telah hadir dalam pertemuan penting ini. Pada bulan Januari 1982, Jaksa Agung memberikan FBI yurisdiksi yang sama dengan pendirian Drug Enforcement Administration (DEA) yang bertanggung jawab untuk menangani pelanggaran narkoba. Saat ini, administrator DEA harus bertanggung jawab pada direktur FBI yang melakukan pengawasan umum dalam upaya penegakan hukum bidang narkoba. Agen DEA bekerja bahu-membahu dengan agen FBI di seluruh negeri dalam kasus narkoba—perubahan yang sangat berarti dalam penegakan hukum narkotika.

Critism (Kritik)
Lembaga yang tangguh seperti FBI pasti tidak pernah luput dari kritik. Pada satu sisi, J. Edgar Hoover, direktur yang pernah menjabat lama berupaya keras untuk menciptakan kesan positif dan menyerupai mitos tentang keberadaan FBI. Julukan “G-Men” yang tidak pernah terkalahkan, dan Amerika berutang padanya atas segala upaya yang dia lakukan dalam mengungkap beberapa kejahatan yang dinilai sangat kejam. Dengan membaca buku karangan Andrew Tully, The FBI’s Most Famous Cases, kita akan terhanyut oleh serangkaian pengejaran yang menggetarkan hati. Akan tetapi buku lain, seperti yang ditulis oleh Sanford J.Ungar, FBI: An Uncensored Look Behind the Walls, cukup memberikan tantangan bagi petugas FBI. Kedua jenis buku ini layak dibaca untuk lebih memahami arti penting dan kegunaan lembaga penegak hukum.

Daftar Pustaka
Collins, Frederick L. The FBI in Peace and War. New York: G.P. Putnam’s Sons, 1962.
Cook, Fred J. The FBI Nobody Knows. New York: Macmillan, 1964.
Felt W. Mark. The FBI Pyramid from the Inside. New York:G.P. Putnam’s Sons, 1979.
Overstreet, Hqrry Q. dan Bonaro Overstreet. The FBI in Our Open Society. New York: W.W. Norton, 1969.
The Story of the Federal Bureau of Investigation. Washingtion, DC: U.S. Department of Justice, Federal Bureau of Investigation, 1974.
Tully, Andreaw. The FBI’s Most Famous Cases. New York: William Morroz, 1965.
Ungae, Sanford J. FBI: An Uncensored Look Behind the Walls, Boston: Little, Brown, 1976

* LOKASI SIM DAN STNK KELILING

1. wilayah di Jakarta Pusat di Pintu 7 Senayan.
2. Wilayah di Jakarta utara di Mega Mall Pluit.

Pelayanan perpanjangan di layanan SIM keliling dimulai pukul 08.00-12.00 WIB

* Perampas Sepeda Motor di Bandara Soekarno Hatta, Pelaku Mengaku Anggota Buser

23-08-2009 09:13 Wib
PUSKOMINFO - Pada tanggal 22 Agustus 2009 sekira pukul 09.30 Wib telah terjadi penipuan dan penggelapan sepeda motor di Area cargo Bandara Soekarno Hatta.

Korban Tri Haryono, 29 th, warga Kedaung pamulang Tangerang. Saksi Pandu Kusuma, 21 th. Sedangkan Pelaku masih dalam penyelidikan Kepolisian Bandara Soekarno Hatta.

Awal mula kejadiannya, korban diminta oleh pelaku, yang mengaku anggota Buru Sergap Buser), mengantar untuk membeli ticket.

Namun saat tiba di Gapura Bandara Soekarno Hatta, pelaku meminta korban untuk turun dengan alasan untuk masuk ke dalam tidak bisa dua orang.

Beberapa saat setelah korban turun dari sepeda motor, korban merasa curiga. Namun pelaku sudah membawa lari sepeda motor korban.

Kini kasus ditangani Kepolisian Bandara Soekarno Hatta.

* Pelaku Curanmor Tewas Ditembak Buser Polsek Metro Bantar Gebang Bekasi

23-08-2009 09:06 Wib
PUSKOMINFO - Pada tanggal 22 Agustus 2009 jam 22.00 WIB telah terjadi percobaan pencurian dengan kekerasan sepeda motor. TKP KP. Limusnunggal Rt03/03 Cileungsi Bogor. Pelaku tidak dikenal. Saksi mata, Darta Sujeno, 37 Th, dan Suterdi 33 Th.

Kronologis kejadian pelaku kedapatan sedang melakukan aksinya, kemudian dilakukan penyergapan dan telah diberikan tembakan peringatan namun pelaku mengadakan perlawanan dengan menggunakan senjata dorlok/rakitan, pelaku ditembak kakinya oleh anggota Buser Sektro Bantar Gebang namun pelaku tetap melawan kemudian ditembak bagian dada, korban meninggal dunia pada saat dibawa ke RSU Bekasi .

Barang bukti 1 pucuk senjata dorlok isi 3 peluru, 2 buah kunci T, STNK motor, 6 buah obeng, 2 buah martil, 7 buah tang, senter, jaket, dan kompressor. kasus ditangani oleh Sektro bantar Gebang

Tas Hitam Dikira Bom di Rumah Gories Mere

23-08-2009 09:03 Wib
PUSKOMINFO - Tas Raket Tenis warna hitam ditemukan di depan rumah kediaman Konjem Pol Gories Mere di Komplek Perumahan PTIK Jl. Joko Sutono, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (22/8). Tas tersebut diketahui sekitar pukul 22.30 Wib oleh Sidi Mulyono, petugas keamanan setempat.

Selanjutnya Saksi Sidi Mulyono melaporkan penemuan tersebut ke Polsek Metro Kebayoran Baru, yang selanjutnya didatangkan Tim Gegana Polri dan Densus 88 Anti teror Polda Metro Jaya. Tas tersebut diamankan. Petugas juga melakukan penyisiran di TKP hingga 3 jam namun tidak ditemukan benda yang diduga bahan peledak.

* Nenek 60 Tahun Ditemukan Tewas

23-08-2009 08:56 Wib
PUSKOMINFO - Pada tanggal 22 Agustus 2009 jam 09.00 WIB telah ditemukan mayat, TKP Jl. Ahmad Yani Sukarasa Kota Tangerang. Korban Mr. X 60Th. Saksi Dedi, 40 Th, alamat Jl. Huri Rt04/05 Sukarasa tangerang.

Kronologis kejadian saksi menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tergeletak, korban terjatuh pada saat ingin belanja, korban diduga karena sakit, korban diamankan di pos jaga warga Jl. Kebon Jahe Sukasari Tangerang.

Ciri-ciri korban, berjenis kelamin wanita umur 60 Th, tinggi 150 cm, berbaju biru warna coklat kembang-kembang bercelana pendek warna putih dan berkerudung warna coklat. Kasus ditangani Sektro Tangerang

* Penyalahgunaan Psikotropika

23-08-2009 08:55 Wib
PUSKOMINFO - Pada tanggal 22 Agustus 2009 sekira pukul 13.45 Wib, Petugas Direktorat narkoba Polda Metro Jaya menangkap Fenny Andriyani karena kedapatan memiliki psikotropika jenis shabu.

Fanny ditangkap di Jl. Kedoya Raya Kebon Jeruk jakarta Barat. Dari tangan Fanny, petugas menyita barang bukti shabu seberat 0,5 gram dan 0,4 gran yang terbungkus plastik klip kecil dan disimpan di dalam dompet warna coklat.

Kasusnya ditangani Direktorat Narkoba Polda Metro jaya.

* Penyalahgunaan Psikotropika

23-08-2009 08:49 Wib
PUSKOMINFO - Pada tanggal 22 Agustus 2009 jam 16.55 Wib, telah terjadi penyalahgunaan Psikotropika di Baseman Tower A Apartemen Mediterania Jl. Gajah Mada Taman sari Jakarta Barat.

Pelaku bernama Rafles Dewa Gura ditangkap oleh anggota Dit Narkoba Polda Metro Jaya karena kedapatan, menyimpan, memiliki dan membawa psikotropika jenis Shabu yang dimasukkan ke dalam tiga bungkus plastik klip.

Barang Bukti Shabu dengan berat bruto 1,5 gram dan satu unit HP. Kini kasusnya ditangani Dit Narkoba Polda Metro Jaya.

* Aksi Kebut-Kebutan Menjelang Sahur, 3 Kendaraan Ditahan.

23-08-2009 07:28 Wib
PUSKOMINFO – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melaksanakan operasi penertiban terhadap pengendara sepeda motor yang kebut-kebutan di jalan-jalan Ibukota menjelang sahur pada bulan puasa. Operasi ini dilaksanakan guna menciptakan situasi yang aman dan tertib saat Ramadhan 1430 Hijriyah ini.

"Operasi pengebutan akan dilaksanakan secara rutin, setiap malam selama Bulan Puasa," kata Perwira Siaga TMC Polda Metro Jaya AKP Sugeng Budiono .

Menurut Sugeng, dalam operasi Sabtu hingga Minggu pagi (23/08) ini serentak dilakukan oleh petugas di lima wilayah DKI Jakarta yang dimulai pukul 23.00 WIB sampai dengan selesai, dan berhasil menindak 5 pelaku pelanggaran lalu lintas.

Adapun jenis pelanggarannya adalah tidak memakai helm sebanyak 1 kasus, tidak bisa menunjukan surat-surat 6 perkara, tanpa kelengkapan kendaraan 1 perkara. Barang bukti yang disita petugas berupa 2 SIM, 3 STNK dan 3 unit kendaraan.

* Tips mencegah Curanmor Roda Dua

23-08-2009 04:33 Wib
PUSKOMINFO – Data Statistik Kriminal di wilayah hukum Polda Metro Jaya menunjukkan bahwa kejahatan pencurian kendaraan (curanmor) di ranking pertama. Pada bulan Juli 2009 tercatat rata-rata per harinya sedikitnya 5 unit sepeda motor hilang. Angka itu belum termasuk masyarakat yang tidak melapor kepada Polisi. Untuk mencegah terjadinya pencurian sepeda motor yang marak terjadi, berikut tips yang dapat Anda lakukan :

1. Memasang kunci pengamanan tambahan.

2. Jika memarkirkan motor di halaman atau garasi rumah, usahakan untuk meletakannya di tempat yang paling dalam dan terhalang mobil atau benda lain.

3. Usahakan untuk selalu memarkirkan motor di tempat yang aman, atau mendapat penerangan yang cukup.

4. Memarkirkan motor di area yang bisa terlihat dari kamera keamanan.

5. Jika perlu, kunci motor dengan barang-barang tak bergerak seperti pohon dengan menggunakan rantai untuk pengamanan maksimal.

6. Memasang alarm.

7. Jangan tinggalkan barang-barang seperti helm, jaket, atau barang lainnya di motor.