23 Januari 2010

# Petugas Gabungan Dit Narkoba Polda Metro Jaya dan Polda Banten Gerebeg Rumah Sindikat Pengedar Ganja di Serang Banten, Disita 1,2 Ton

23-01-2010 18:54 WIB
PUSKOMINFO – Sebuah rumah di Komplek Taman Ciruas Permai Blok G2 No. 28 RT 01/05, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, digerebeg Sat Narkoba Polda Metro Jaya dan Polda Banten, Sabtu (23/01/2010) sekitar pukul 07:00 WIB. Rumah yang diketahui milik M. Yulianto tersebut dikontrak oleh Bandar narkoba. Dari rumah itu, Polisi menangkap 3 tersangka berikut barang bukti 24 karung ganja seberat 1,2 ton.

Tersangka yang dibekuk yakni A alias Ibu Rangga, 25 th, Sof , 24 th, dan Jk, 25 th. Dari rumah yang dikontrak pelaku seharga Rp 3,8 juta/tahun, ditemukan 24 karung yang disembunyikan dalam kamar tidur. Saat dibongkar ternyata isi karung ukuran 50 Kg itu adalah ganja kering yang sudah dikemas rapi dengan berbagai ukuran.

Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Drs. Anjan Pramuka Putra mengatakan, terbongkarnya jaringan pengedar ganja ini merupakan hasil dari pengembangan 4 tersangka lainnya yang ditangkap sehari sebelumnya di sekitar Kampung Rambutan, Jakarta Timur.

Keempat pelaku itu, Amralah, 25 th, Su, 25 th, Ju, 27 th, dan SM, 26 th, keempatnya merupakan warga Kampung Rambutan. “Dari 4 pelaku yang kami tangkap, didapatkan barang bukti sebanyak 30 Kg ganja,” terang Kombes Pol. Anjan

Dari keterangan keempat tersangka, polisi akhirnya memperoleh informasi bahwa akan ada pengiriman ganja dari Aceh. Namun barang haram itu tidak langsung dibawa ke Jakarta tapi transit di Komplek Taman Ciruas Permai, Serang, Banten. Berbekal dari keterangan itu, tim anti narkoba yang dipimpin Kompol Suyatno langsung bergerak ke tempat yang disebutkan.

Menurut pengakuan tersangka, ganja senilai Rp 1,5 miliar tersebut hasil kiriman langsung dari Aceh melalui jalan darat. Ganja itu, rencananya akan diedarkan di Jakarta dan Bali.

Sementara itu, penggerebegan di Komplek Taman Ciruas Permai, membuat warga terkejut, mereka tak mengira jika Ibu Rangga yang selama ini mereka kenal sebagai pedagang jeruk, Kota Serang, ternyata sindikat pengedar ganja.

Kepada warga sekitar, tersangka mengaku sebagai pedagang jeruk di Pasar Induk Rawu Kota Serang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar