21 Juli 2010

Merasa Laporannya Tak Diproses, Pengacara Warga Meruya Datangi Polda Metro Jaya

Rabu, 21 Juli 2010 17:06 WIB
PUSKOMINFO – Mantan kuasa hukum warga Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, H. Djunaedi, akhirnya mendatangi Penyidik Unit Harda Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Rabu (21/07/2010).

Pasalnya, H. Djunaedi merasa laporannya terkait kasus eksekusi tanah seluas 78 Ha oleh PT Portanigra di Meruya Selatan Kecamatan Kembangan Jakarta Barat, yang dilaporkannya tiga bulan lalu tidak ditindaklanjuti.

H. Djunaedi, tiga bulan lalu telah melaporkan balik direktur PT Portanigra, Purwanto Rachmat, ke Polda Metro Jaya, setelah gugatan PT Portanigra terhadap dirinya selaku Kuasa Hukum H. Djuhri (warga Meruya Selatan) yang dituduh telah mencemarkan nama baik PT. Portanigra, dinyatakan tidak terbukti oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

"Saya khawatir, laporan saya itu tidak dilanjuti. Karena pengalaman 2007 lalu ketika saya melaporkan Direktur PT. Portanigra, Purwanto Rachmat ke Polda Metro Jaya yang diduga kuat membuat keterangan palsu justru malah berbalik saya yang dituntut balik yang membawa saya jadi tersangka dan terdakwa," ujar H. Djunaedi, usai mendatangi penyidik di Mapolda Metro Jaya, Rabu (21/07/2010).

Lebih lanjut H. Djunaedi mengatakan, Dirinya setelah diputus bebas oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat selanjutnya melaporkan balik Direktur PT Portanigra, Purwanto Rachmat, dalam kasus pemalsuan tanda-tangan dan penggelapan. Namun, laporannya hingga saat ini tidak ditindaklanjuti Polda Metro Jaya.

"Hal ini penting untuk ditindak-lanjuti, untuk merehabilitasi nama baik saya di masayarakat, apalagi saya sedang ikut seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," ujar H. Djunaedi.

Ditambahkannya, dirinya selain telah membuat laporan di Polda Metro Jaya, juga telah menempuh laporan ke Bareskrim Mabes Polri.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar