30 November 2010

Pohon Angsana di Kampus UI Salemba Tumbang, Tiga Mobil Hancur

Selasa, 30 Nopember 2010 17:58 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah pohon yang berada di depan Kampus Fakultas Kedokteran UI Salemba selasa (30/11/2010) sekira pukul 13.20 WIB dilaporkan tumbang.

Informasi yang diterima dari Traffic Management Centre Polda Metro Jaya, pohon angsana setinggi 10 meter tumbang dan menimpa 3 kendaraan sekaligus yang sedang berada di sekitar lokasi. Tiga kendaraan tersebut antara lain sebuah mobil sedan B 1954 BM, mobil Carry B 1329 JZ, dan mobil box B 9832 QE.

Selain menimpa tiga mobil yang ada di lokasi, juga mengenai tiang dan kabel listrik serta menghancurkan pagar yang berada di trotoar jalan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini namun kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

2.000 Polisi Amakan Pertandingan Sepak Bola Suzuki AFF Cup 2010

Selasa, 30 Nopember 2010 17:37 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya telah mempersiapkan 2.000 personel gabungan untuk melakukan pengamanan Pertandingan Sepak Bola Suzuki AFF Cup 2010, yang akan dilaksanakan di Gelora Bung Karno, Senayan, jakarta pada tanggal 1 hingga 4 Desember 2010.

Pengamanan dilakukan menjadi tiga arel, mulai dari pertandingan pembukaan antara Thailand vs Laos, yang diikuti Indonesia vs Malaysia. Kedua pertandingan di Grup A itu akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Indonesia.

Personel tersebut merupakan gabungan dari Samapta, Brimob, Reserse, Intel, dan Lalulintas Polda Metro Jaya.

"Nantinya mereka akan ditempatkan di sejumlah titik seperti di tempat kedtangan peserta Bandara Soekarno Hatta, tempat latihan (training field) dan menuju lokasi pertandingan serta tempat pertandingan Gelora ung Karno, Senayan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Boy Rafli Amar, Selasa 30 November 2010.

Menurut Boy, pengamanan akan dibagi dalam tiga ring penjagaan. Ring satu berada di dalam stadion, sedangkan ring dua dan tiga pada titik-titik sekitar lokasi pertandingan.

"Sejumlah kendaraan taktis juga telah dipersiapkan seperti water canon dan barakuda, mengingat pertandingan ini berskala internasional," tambah Boy.

Boy menyakini suasana akan berjalan kondusif saat pertandingan berlangsung karena penonton yang akan datang ke stadion adalah mereka yang memilik tiket.

Pria Terjun dari Lantai 7 Gedung Gajah Mada Plaza

Selasa, 30 November 2010, 17:29 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria lompat dari lantai 7 Gedung Gajah Mada Plaza di Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat. Pria yang diketahui bernama Suhun Sjahril, 60 tahun, warga Tambora, Jakarta Barat itu tewas dalam kondisi mengenaskan.

Peristiwa terjadi Selasa (30/11/2010) sekira pukul 14.55 WIB. Korban tewas dalam kondisi kepala hancur dan bagian tubuh lainnya seperti kaki dan lengan remuk.

Saat ditemukan korban mengenakan kemeja kotak-kotak dan celana warna biru. Saat ini, mayat korban sudah dibawa ambulans menuju Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

enurut keterangan saksi, Nisjaya, petugas keamanan Gajah Mada Plaza, mengatakan korban lompat dari lantai tujuh, lantai paling atas mal.

Petugas Polsek Metro Gambir dan Polres Metro Jakarta Pusat masih menyelidiki peristiwa tersebut apakah korban tewas sengaja bunuh diri atau dibunuh.

Pengendara Motor Tewas Tersambar Kereta Api

Selasa, 30 November 2010 17:23 WIB
PUSKOMINFO — Seorang perempuan pengendara sepeda motor tewas tersambar rangkaian kereta api di pelintasan kereta api Pasar Permai, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (30/11/2010) pagi. Perempuan yang diketahui bernama Maria, 30 tahun, nekat menerobos pintu pelintasan kereta api yang saat itu sudah tertutup.

Menurut keterangan saksi Sukanta, penjaga pelintasan kereta api Bintaro, mengatakan korban tertabrak rangkaian kereta ekonomi jurusan Pondok Ranji-Kebayoran Lama. Menurutnya, korban memaksa melintasi pintu pelintasan saat kereta sudah dekat.

Korban sempat terseret 30 meter dan sepeda motor Yamaha Mio yang dikendarai korban hancur.

Oleh petugas, jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSCM guna keperluan otopsi.

Seorang Anak Perempuan Ditemukan di Ruas Tol Pondok Indah

Selasa, 30 Nopember 2010 10:50 WIB
PUSKOMINFO - Polisi Patroli Jalan Raya (PJR) TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (30/11/2010), menemukan seorang anak perempuan bernama Nabila Amalia Putri. Putri pasangan Haikal Subakti dan Yuliarti itu ditemukan polisi di ruas Jalan Tol Pondok Indah.

Menurut pengakuannya kepada petugas, Nabila bersekolah di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Jannah. Saat ini anak tersebut sudah diamankan di kantor PJR TB Simatupang.

Bagi masyarakat yang merasa kehilangan atau mengenal anak perempuan tersebut, silakan datang ke kantor PJR TB Simatupang secepatnya atau dapat menghubungi TMC di nomor telpon 021-5276001 dan sms 1717.

Tips Menghindari Kebakaran

Selasa, 30 Nopember 2010 09:35 WIB
PUSKOMINFO - Bahaya kebakaran terus mengancam. Tidak hanya korban materi, tetapi akibat kebakaran sudah tak terhitung jiwa yang melayang sia-sia. Seperti kata pepatah, ketika kecil adalah teman namun ketika sudah besar jadi musuh.

Oleh karena itu untuk menghindari kebakaran, seperti yang dikutip dari situs resmi Reskrim-um Polda Metro Jaya ada tipsnya yaitu :

1. Lupakan sinetron.

Jangan pernah meninggalkan aktivitas memasak, kendati sinetron favorit anda sedang diputar di televisi.

2. Cek dan ricek.

Bersihkan kompor atau oven dari sisa-sisa minyak goreng setelah memasak. Jauhkan kompor dari bahan yang mudah terbakar. Periksa kebocoran gas secara teratur minimal tiga hari sekali.

3. Oven sesuai fungsi.

Jangan menyimpan makanan di dalam oven saat tidak digunakan. Biasakan memeriksa isi oven sebelum dihidupkan.

4. Jauhkan korek api dari anak-anak.

Di tangan anak-anak korek api bisa sangat berbahaya. Simpan di tempat yang tinggi agar mereka tidak bisa menjangkaunya.

5. Matikan puntung rokok.

Lalai mematikan puntung rokok, alamat mengundang bahaya kebakaran terutama ketika merokok di dalam kamar tidur

6. Bau asap, bau bahaya

Bila mencium bau asap dari peralatan listrik, matikan segera arus listrik dengan mencabut plug/steker dan perbaiki bila ada kerusakan. Segeralah melakukan pergantian apabila menemukan kabel yang rusak.

7. Gunakan Listrik Secara Aman.

Jangan lakukan ini :
Membuat cabang aliran lebih dari tiga.
Membuat kabel di bawah karpet.
Mengganti sekring / fuse melebihi kapasitas kabel.
Gantilah kabel listrik di rumah bila usianya melebihi 15 tahun.

Pengedar Shabu Diringkus di Rumah Kontrakan

Selasa, 30 Nopember 2010 09:04 WIB
PUSKOMINFO - Joni alias Aseng, pengedar narkotika jenis shabu, ditangkap petugas Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dari rumah kontrakannya di jalan Masda III No. 15 Rt 01/09 Pejagalan, Jakarta Utara, Senin (29/11/2010) pagi.

Pengedar Shabu ini ditangkap berkat informasi dari masyarakat yang menyebutkan bahwa di rumah kontrakan pelaku sering terjadi transaksi jual beli narkotika jenis shabu. Setelah dilakukan penyelidikan ternyata benar dan petugas menggerebek rumah kontrakan tersebut dan menangkap pelakunya.

Setelah dilakukan penggeledahan di rumah kontrakan pelaku, polisi menyita barang bukti narkotika jenis shabu yang jumlahnya belum diketahui. Tersangka berikut barang bukti selanjutnya digelandang ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Lima Perampok Bersenjata Api "Kelompok Demak" Diringkus

Selasa, 30 Nopember 2010 08:33 WIB
PUSKOMINFO - Lima pelaku perampokan bersenjata api yang biasa beraksi di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kabupaten berhasil diringkus. Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita dua pucuk senjata api berserta puluhan butir peluru, empat buah hand phone, tiga buah sepeda motor, sebuah Laptop dan beberapa alat elektronik hasil kejahatan, Senin, (29/11/2010).

Sindikat pelaku kejahatan ini menyebut dirinya "kelompok Demak", karena para pelaku kebanyak berasal dari Demak. Mereka ditangkap di beberapa tempat berbeda. Bahkan dua pelaku yang mencoba melawan saat hendak ditangkap terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di bagian kakinya.

Pelaku perampokan ini terkenal sadis karena dalam setiap aksi perampokan tidak segan-segan melukai korbannya dengan senjata api.

Kelima tersangka tersebut adalah, Sunardi alias Yanto, Sutrisno alias Badur, Somih, Zainal dan Irfan.

"Kelompok ini sangat meresahkan masyarakat, kita tangkap dalam rentang waktu satu bulan di tempat yang berbeda yaitu di wilayah Demak Jawa Tengah, Jonggol Cileungsi Bogor. Dua orang di antaranya terpaksa kami lumpuhkan karena melawan saat hendak ditangkap," ujar Kapolres Metro Bekasi kabupaten, Kombes Pol. Setija Junianta.

Kata Kapolres, pihaknya saat ini masih mengejar otak pelaku perampokan yang masih buron.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling

Selasa, 30 Nopember 2010 08:24 WIB
PUSKOMINFO - Berikut ini lokasi Bus Layanan SIM dan STNK keliling Polda Metro Jaya untuk memperpanjang SIM A, C dan perpanjangan STNK kendaraan anda dengan mudah :

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK : Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Mega Mall Pluit
STNK : Boulevard raya Kelapa gading

3. Jakarta Selatan
SIM : Pos Polisi TMP Kalibata
STNK : depan Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : Carefour Puri Kembangan

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

* Jam Operasional : 08.00-14.00 WIB

* SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM baru dan jika masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa dilayanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jalan Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

Air Soft Gun Diamankan Dari Bandara Soekarno-Hatta

Selasa, 30 Nopember 2010 08:03 WIB
PUSKOMINFO - Dua pucuk Senjata replika diamakan petugas dari Gudang Cargo Garuda Domestik Bandara Soekarno Hatta pada Senin (29/11/2010) pukul 02:30 WIB.

Dani Marpaung, Security Angkasa Pura II Bandara Soekarno Hatta, yang curiga dengan paket bungkusan kardus ukuran 20 x 90 cm yang dikirimkan melalui jasa PT. Pos Indonesia. Bungkusan tersebut selanjutnya dilakukan pemeriksaan dengan X-Ray ternyata berisi satu pucuk Replika M-16 dan sepucuk Replika FN beserta magazen, enam tabung gas, dua baterry, satu 1 charger dan sebuah kotak amunisi.

Paket tersebut akan dikirim ke Makasar Sulawesi Selatan dengan menggunakan pesawat Garuda GA 602. Tertulis si pengirim bernama Brigadir Joni Agung, Markas Brimob Balikpapan dan penerima bernama Sirajuddin dengan alamat Jalan Bakti No. 11 Makasar.

Barang-barang tersebut selanjutnya diamankan petugas Polres Bandara Soekarno Hatta untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Isteri Diduga Dibunuh Suami di Cilincing

Selasa, 30 Nopember 2010 07:34 WIB
PUSKOMINFO - Narsih, 21 tahun, ditemukan tewas di kamar rumahnya di Kampung Sawah Blok F Kelurahan Semper Timur Cilincing, Jakarta Utara, Senin (29/11/2010). Narsih tewas diduga karena dibunuh oleh suaminya sendiri, Helmi Subiko, 25 tahun.

Kematian korban pertama kali diketahui oleh tetangganya, Rismawati, 28 tahun, yang curiga melihat pintu rumah korban terkunci rapat dari dalam. Padahal tidak biasanya seperti itu, korban tak pernah mengunci rumah. Suami korban juga tidak ada. Penasaran, Rismawati pun mengintip dari balik kusen pintu dan melihat korban sudah tergeletak di kamar tidur.

Selanjutnya Rismawati memberitahukan tetangga dan ketua RT setempat. Ketua RT selanjutnya melaporkan hal itu ke petugas Polsek Metro Cilincing.

Petugas Polsek Metro Cilincing yang datang ke lokasi kejadian dengan dibantu warga selanjutnya mendobrak pintu rumah korban, mendapati korban telah tewas dengan luka pada bagian pelipis, mata kiri, luka lecet dan memar di leher serta terdapat goresan kuku.

Oleh petugas, jenazah korban selanjutnya dikirim ke RSCM untuk dilakukan Visum. Sementara suami korban, Helmi Subiko, kini masih dalam pengejaran petugas Polsek Metro Cilincing.

Dari keterangan Rismawati, tetangga korban, antara korban dengan suaminya seperti tidak pernah ada masalah dan tidak pernah kedengaran berantem. "Bahkan pada pagi harinya, saya melihat korban dan pelaku masih bercanda," ujar Rismawati. Dirinya tak menyangka jika pelaku pembunuhan tersebut adalah suami korban sendiri.

29 November 2010

Polsek Metro Cikupa Ringkus Lima Pengedar Ganja, Disita 80 Kg Ganja

Senin, 29 November 2010 13:53 WIB
PUSKOMINFO – Polsek Metro Cikupa meringkus lima orang sindikat pengedar ganja wilayah Jabodetabek. Dari tangan para pelaku, polisi menyita 80 kilo gram ganja kering siap edar.

Kelima pelaku adalah Asep, 25 tahun, Mumu, 27 tahun, Saiful, 25 tahun, Andi, 31 tahun, dan Ucok, 32 tahun. Diduga, masih ada bandar besar yang mengendalikan sepak terjang sindikat tersebut. "Saat ini kami masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap kelima anggota sindikat tersebut," kata Kapolsek Metro Cikupa Ajun Komisaris Yuli Haryudo, Senin (29/11/2010).

Pengungkapan kasus ini, petugas melakukan penyamaran berpura-pura sebagai pembeli, petugas akhirnya berhasil meringkus seorang pengedar kecil dengan partai eceran yaitu Asep dan Mumu pada Rabu (24/11/2010) pukul 12:00 WIB di kawasan Cikupa. Dari tangan keduanya disita ganja sebanyak 500 gram.

Dari kedua tersangka tersebut, petugas selanjutnya melakukan pengembangan dan pada Minggu (28/11/2010) malam, ketiga bandar besar yang biasa menyuplai ganja diwilayah Jabodetabek, berhasil dibekuk di wilayah Rancamaya, Ciawi, Bogor.
Dari tangan ketiga bandar yaitu Saiful, Andi dan Ucok, petugas menyita barang bukti 87 kilogram ganja kering.

Saat ini petugas masih melakukan pengembangan kasus tersebut karena diduga masih ada bandar besar yang mengendalikan sepak terjang sindikat mereka.

Motif Pembunuhan di Cilandak Diduga Perampokan

Senin, 29 Nopember 2010 13:29 WIB
PUSKOMINFO - Edwin, 50 tahun, yang ditemukan tewas mengenaskan di Jalan RA Kartini, di depan Gedung Jamsostek Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (29/11/2010) pagi, diduga merupakan korban perampokan.

"Korban merupakan pedagang kain di Pasar Mede. Diduga dia merupakan korban pembunuhan kawanan perampok, karena saat ditemukan uangnya untuk membeli kain ikut raib, dompet korban hanya berisi kartu identitas saja," ujar Kapolsek Metro Cilandak Kompol Azhar Nugroho, Senin (29/11/2010).

Menurut Azhar, Edwin ditemukan warga dalam kondisi tewas tergeletak dengan luka tusuk di bagian perut. Petugas mendapati sebilah badik yang masih menancap di perut korban.

Keterangan saksi-saksi di TKP, kata Kapolsek, "Pada Minggu (28/11/2010) malam Edwin diketahui mengambil uang dari tokonya. Rencananya, uang tersebut akan digunakan untuk membeli barang dagangan di Pasar Tanah Abang. Saat hendak pulang ke rumah dengan menumpang angkutan umum, sesampai di TKP Edwin diduga dirampok dan dibunuh," jelas Kapolsek.

Penemuan Mayat Korban Pembunuhan

Senin, 29 Nopember 2010 09:38 WIB
PUSKOMINFO - Edwin, 50 tahun, warga Jalan KH. Muhasyim I Rt. 15/06 Cilandak Barat, Jakarta Selatan, ditemukan tewas di Jalan RA. Kartini, Depan Gedung Jamsostek, Cilandak, Senin (29/11/2010) pagi.

Edwin, Lelaki asal Bukit Tinggi ini ditemukan warga sekira pukul 07:15 WIB, telah tewas tergelatak dengan luka tusuk di bagian perut.

"Awalnya petugas piket Polsek Metro Cilandak mendapat telepon dari warga yang menyebutkan ada mayat di dekat gedung Jamsostek," ujar Bripka Risman.

Selanjutnya petugas mendatangi TKP dan melakukan Olah TKP. "Petugas belum dapat mengetahui penyebab tewasnya korban, petugas masih melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara," kata Risman.

Kini jenazah korban sudah dibawa ke RS. Fatmawati untuk dilakukan Visum.

Kedapatan Memiliki Narkotika Jenis Ecstasy

Waktu Kejadian : 27 Nopember 2010 Pukul 14:25 WIB.
TKP : Kamar 415 Hotel Atlantik, Jalan Salemba Raya No. 26 Jakarta Pusat.
Pelaku : 1) Abolfazl Keshavar Zahmadi Azatollah 2) Mohammad Razmi Ramezanali.
Saksi : 1) Aiptu Abad Jaya 2) Bripka Zekky 3) Brigadir Yohanes.
Kronologis Kejadian : Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di TKP sering terjaditindak pidana penyalahgunaan narkotika, maka ditugaskan satu tim petugas untuk melakukan observasi di TKP dan benar bahwa pelaku kedapatan memiliki narkotika. Kemudian pelaku dan barang bukti dibawa ke Polda Metro Jaya guna penyidikan lebih lanjut.
Barang Bukti : 1 bungkus plastik bekas terdapat sisa kristal putih seberat 5 gram, 1 bah timbangan, dan 2 buah sedotan.
Ditangani : Polda Metro Jaya.

Kedapatan memiliki Narkotika Jenis Ecstasy

Waktu Kejadian : 27 Nopember 2010 Pukul 22:30 WIB.
TKP : Halaman Parkir Duta Merlin Plaza, Gambir, Jakarta Pusat.
Pelaku : 1 Khoe Hendy Chandra Kusuma alias Kacit 2) Andy Muhamade Abdilah.
Saksi : 1) Bripka Mashudi Hutapea 2) Brigadir Suyarno.
Kronologis Kejadian : Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di TKP sering terjadi tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis ecstasy maka ditugaskan satu tim petugas melakukan observasi di TKP dan benar bahwa pelaku kedapatan memiliki narkotika jenis ecstasy, dengan barang bukti 1 plastik klip berisi 2 butir ecstasy warna biru dan 1 plastik klip berisi 3 butir ecstasy warna biru serta 1 Handphone.
Ditangani : Polda Metro Jaya.

Kedapatan Membawa Narkotika Jenis Ectasy

Waktu Kejadian : Tanggal 28 Nopember 2010 jam 00.30 WOB, dilaporkan jam 08.00 WIB.
TKP : Depan lobby hotel Alexis JL. RE Martadinata Pademangan Barat Jakuy.
Pelaku : DIMAS ERLANGGA.
Saksi : 1). Bripka Mashudi Hutapea 2). Brigadir Suyarno.
Kronologis Kejadian : Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di TKP sering terjadi tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis ectasy maka diturunkan 1 (satu) tim pimpinan AKP. Tri Murwanto melakukan observasi di TKP dan benar bahwa pelaku kedapatan memiliki narkotika. Kemudian pelaku dan BB dibawa ke Polda Metro Jaya guna penyidikan lebih lanjut.
BB : 1 (satu) plastik klip tablet warna merah berisi 5 (lima) butir narkotika jenis ectasy dan i buah HP Blackberry type 9700 warna hitam.
Kasus Ditangani : Polda Metro Jaya

8 Tips Untuk Para Orang Tua Jika Anak Anda Terlibat Narkoba

1. Bersikap tenang, objektif, dan kendalikan emosi.

2. Bertindaklah secara sportif dan sadar serta dengan tidak menimpalkan seluruh kesalahan pada anak.

3. Penyalahgunaan narkoba biasanya merupakan gejala dari masalah yang sudah berakar/lama. Untuk itu perlu diselidiki dan diatasi secara kekeluargaan dan terbuka.

4. Cari bantuan seorang professional pihak ketiga apabila sulit mengendalikan
diri.

5. Jika anak sudah terjerumus kedalam penyalahgunaan narkoba, sebaiknya anak
tersebut tidak disembunyikan karena akan menyebabkan anak semakin menderita.

6. Jujur terhadap diri sendiri dengan mengakui kesalahan, dan orang tua jangan merasa benar sendiri. Saling memaafkan untuk setiap kesalahan sikap, kata-kata, dan perbuatan dimasa lalu yang menyakitkan.

7. Ajak anak anda untuk berobat atau kepanti-panti rehabilitasi.

8. Janganlah merasa aib jika anak atau keluarga anda menyalahgunakan narkoba karena siapapun dapat terkena hal yang sama.

Kedapatan Membawa Daun Ganja

Waktu Kejadian : Tanggal 29 Nopember 2010 jam 00.40 WIB.
TKP : Depan telkom JL. Letjen Suprapto Cempaka Putih Barat, Jakpus.
Pelaku : 1). DONAL EDWARD ANDRE RAZAK 2). MARIO DONOVAN MANDANG.
Saksi : 1). Briptu. Jepry Yohanes 2). Bripda. M. Jaelani (Anggota Polris Restro Jakpus).
Kronologis Kejadian : Pelaku kedapatan membawa narkotika jenis ganja yang dibuang karena melihat ada razia Kepolisian di TKP, selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan ke Polsek Metro Cempaka Putih guna penyidikan lebih lanjut.
Barang Bukti : 2 (dua) bungkus daun ganja.
Kasus Ditangani : Sektro Cempaka Putih.

Penemuan Handak (Granat)

Waktu Kejadian : Tanggal 28 Nopember 2010 jam 10.30 WIB.
TKP : Gang Pepaya Rt 01/03 Kel. Duren Jaya Bekasi Timur, Bekasi.
Saksi : AGUNG SASMITO, Laki-laki 25 TH.
Kronologis Kejadian : Pada saat saksi membersihkan saluran air yang mampet dengan menggunakan kayu ternyata ada sebuah benda keras ketika diangkat oleh saksi ternyata benda tersebut adalah sebuah granat jenis nanas. Selanjutnya saksi melaporkan ke Polsek setempat kemudian barang bukti diamankan di Polda Metro Jaya.
Barang Bukti : 1 buah granat jenis nanas.
Kasus Ditangani : Sektro Bekasi Timur.

28 November 2010

Media Relations (Hubungan Dengan Media)

Minggu, 28 November 2010 09:14 WIB
PUSKOMINFO - Para pejabat penegak hukum mungkin kelompok kedua setelah politikus yang mengalami kesulitan dalam menghadapi media massa. Buruknya komunikasi polisi-media kerap berujung pada kesalahpahaman, sering kali karena satu pihak tidak sepenuhnya menghargai tugas pihak lainnya. Tidak adanya saling pengertian itu menumbuhkan ketakutan dan kecurigaan. Umumnya pejabat penegak hukum cenderung menganggap wartawan sebagai pengintai yang memata-matai segala sesuatu yang tidak menyangkut urusan mereka.

Sampai ada sindiran bahwa wartawan “tidak pernah membiarkan fakta menjadi cerita yang baik.” Terlebih lagi banyak pejabat penegak hukum percaya bahwa wartawan sangat liberal, permisif, dan gigih mengorek berita atau membuat investigasi polisi terganggu. Biasanya media dengan penuh semangat memberitakan korupsi di tubuh kepolisian, yang hampir selalu menjadi berita utama dan pusat perhatian televisi. Pemberitaan seperti itu acap kali membuat badan penegak hukum bersikap curiga pada wartawan, karena liputan tersebut memperlihatkan borok badan penegak hukum tersebut.

Sebagian masalahnya adalah karena wartawan kerap punya keyakinan bahwa polisi selalu menyembunyikan informasi, atau lebih buruk lagi secara teratur menyiarkan informasi yang tidak akurat. Adakalanya hal ini menyebabkan wartawan ingin “menggali berita” untuk mendapatkan cerita “sebenarnya,” meski pada kenyataannya tidak ada fakta yang perlu dicari lagi.

Ini cenderung memisahkan polisi dan media. Tambahan juga, eksekutif kepolisian yang khawatir ucapannya dikutip secara keliru, cenderung menanggapi dengan sikap hati-hati. Karena itulah eksekutif kepolisian sering dianggap tidak kooperatif. Karena tidak dibangun atas dasar saling percaya, banyak interaksi polisi-media berubah jadi tidak saling bicara, yang memperburuk kesalahpahaman di antara mereka. Ketika hal itu terjadi, wartawan yang memburu berita mungkin tetap terus bekerja dan menulis apa yang dilihatnya. Hal ini memperkuat persepsi penegak hukum bahwa tanpa memandang apa yang ditulis, kisah itu pasti mencerminkan keyakinan personal si wartawan. Maka siklus kecurigaan itu terus berputar.

Undang-undang kebebasan informasi telah diberlakukan di banyak negara bagian. Ketentuan tersebut semula diberlakukan untuk mengawasi penyalahgunaan kekuasaan oleh pemerintah. Tetapi seperti kebanyakan perubahan undang-undang lainnya, hal ini segera diketahui. Seri informasi yang tergolong rahasia dan bermanfaat bagi pemerintah asing dan kejahatan terorganisasi dapat diketahui oleh siapa pun yang membutuhkannya, termasuk media.

Keretakan antara polisi dan media meluas karena deklasifikasi tersebut. Kini wartawan dapat menguji keterangan pejabat penegak hukum dengan bukti terdokumentasi dari investigasi yang baru direncanakan atau sedang berlangsung dan mendapatkan konfirmasinya. Pejabat penegak hukum kemudian membantah pemberitaan investigasi tersebut, sehingga menumbuhkan bibit perpecahan baru di antara polisi dan wartawan. Ketika kerahasiaan dipertaruhkan, peraturan kerap kali diabaikan.

Lokasi SIM dan STNK Keliling

Minggu 28 November 2010 09:13 WIB
PUSKOMINFO - Warga masyarakat yang hendak memperpanjang SIM A dan C serta perpanjangan STNK kendaraannya dengan mudah, dapat mendatangi Bus Layanan SIM dan STNK Keliling Polda Metro Jaya, di lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Off
STNK : Off

2. Jakarta Utara
SIM : Mega Mall Pluit
STNK : Off

3. Jakarta Selatan
SIM : Off
STNK : Off

4. Jakarta Barat
SIM : Pom bensin Jalan Panjang
STNK : Off

5. Jakarta Timur
SIM : Off
STNK : Off

* Jam Operasional : 08.00-12.00 WIB

* SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan Jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jalan Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

* STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

24 Jam Terombang-ambing di Laut, 11 Nelayan Terselamatkan

Minggu, 28 Nopember 2010 08:48 WIB
PUSKOMINFO - Sebelas Nelayan terombang-ambing di laut di sebelah Timur Platform Banowati wilayah pengeboran minyak lepas pantai CNOOC SES LTD, Perairan Pulau Pabelokan, Kepulauan Seribu Utara, Rabu (24/11/2010). Sebelas nelayan tersebut terapung selama 24 jam yang kemudian dapat diselamatkan oleh kapal nelayan yang sedang melintas.

Kesebelas nelayan tersebut adalah Khairudin, Tarlim, Sidik, Zaenal, Haenul Aji, Udin, Sunarto, Mukmin, Subur Makmur, Rasmani dan Sarjono.

Para nelayan tersebut dengan menggunakan KM. Sahabat 4 berangkat dari Kronjo Tangerang menuju Lampung untuk mencari ikan. Kapal yang dinahkodai Khairudin dan Tarlim tersebut, setelah di Perairan Pulau Pabelokan tiba-tiba dihantam ombak besar sehingga kapal menabrak karang. Kapal pun pecah sehingga 2 Nahkoda dan 9 ABK kapal tercebur ke laut.

Mereka teromabng-ambing di laut selama 24 jam hingga akhirnya diselamatkan oleh KM. Sri Bhakti yang melintas dan membawa korban kembali ke Jakarta, yang selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kepulauan Seribu, pada Sabtu (27/11/2010).

Kini, kesebelas nelayan tersebut sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Tips Jitu Mencari Pekerjaan

Minggu, 28 Nopembe 2010 08:47 WIB
PUSKOMINFO - Mencari kerja di masa krisis seperti ini memang tidak mudah. Yang ada malah banyak pekerja yang terpaksa diberhentikan dari perusahaan. Untuk mensiasatinya, sebelum mencari pekerjaan,sebaiknya Anda mempersiapkan diri dulu sebaik mungkin.

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu dipersiapkan ketika akan melamar pekerjaan:

Pertama, siapkan kelengkapan dokumen yang dibutuhkan. Ketidaklengkapan dokumen yang dibutuhkan. Ketidaklengkapan dokumen merupakan salah satu kesalahan fatal yang berakibatnya ditolaknya permohonan kerja. Selain itu, jangan lupa juga menggunakan kertas yang berkualitas baik. Semakin bersih dan rapi dokumen, maka surat lamaran kerja Anda pu akan semakin dihargai.

Kedua, datang tepat waktu. Banyak perusahaan yang tidak menoleransi keterlambatan calon pelamar, khususnya ketika diundang untuk mengikuti serangkaian ujian. Untuk mengatasinya, cobalah Anda survey tempat ujian sehari sebelum ujian berlangsung, sebaiknya Anada datang paling tidak setengah jam lebih cepat.

Ketiga, berbicara dengan jelas dan tenang. tahap wawancara merupakan salah satu tahap yang menentukan ketika melamar pekerjaan. Pada tahap ini, pewancara akan bertanya sesuai dengan isi daftar riwayat hidup yang telah Anda buat. Agar proses wawancara lancar, sebaiknya Anda tidak melebih-lebihkan isi dari daftar riwayat hidup Anda.

Keempat, perbanyak keahlian soft skill Anda. Selain bidang ilmu yang dipelajari semasa kuliah, sebaiknya Anda pun memiliki keahlian lain yang dapat menjadi nilai tambah di perusahaan. salah satu keahlian tersebut adalah keahlian ICT Inforation and computer technology).

Gunakan Handphone Saat Hujan, Tewas Tersambar Petir

Minggu, 28 Nopember 2010 08:36 WIB
PUSKOMINFO - Piki Hartono, 16 tahun, tewas dengan luka lebam di dada akibat tersambar petir, Sabtu (27/11/2010) pukul 15:30 WIB. Korban tersambar petir ketika sedang menggunakan Handphone di dalam kamar rumahnya di Kampung Pulo Kambing Rt. 08/02 Cakung, Jakarta Timur.

Saat kejadian, cuaca memang sedang terjadi hujan lebat disertai petir. Korban yang sedang menggunakan HP di kamarnya tiba-tiba petir menyambar korban hingga korban tak sadarkan diri.

Petugas Polsek Metro Cakung yang datang ke lokasi kejadian, memeriksa korban telah tewas dengan luka lebam di dada. Tidak ada bekas-bekas penganiayaan. Pihak keluarga korban menerima peristiwa itu sebagai suatu musibah dan meminta pihak kepolisian untuk tidak melakukan otopsi terhadap korban.

Tabung Gas Bocor, Empat Luka Bakar

Minggu, 28 Nopember 2010 08:13 WIB
PUSKOMINFO - Empat orang luka bakar akibat sambaran api dari tabung gas yang bocor. Satu orang dilarikan ke RS. Tarakan karena luka bakar serius dan tiga orang lainnya dirawat di Klinik terdekat.

Peristiwa tersebut terjadi di rumah Dakri, 45 tahun, di Jalan Kali Anyar VIII Rt. 09/06 No. 18 Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (27/11/2010) sekira pukul 21:35 WIB.

Saat itu, keluarga Dakri hendak memasak namun tercium bau gas yang menyengat. Takut gas meladak, tabung gas 3 kg itu langsung dibawa ke teras depan rumah. Namun nahas, ketika tabung gas dipindahkan, di teras rumah terdapat kompor minyak yang sedang menyala. Api dari kompor minyak itu pun langsung menyambar gas yang bocor.

Semburan api dari tabung gas mengenai empat orang yang ada di teras rumah. Korban luka bakar yaitu Aris, 24 tahun, Sunarto, 36 tahun, Jaroh, 36 tahun, dan Sadiman, 41 tahun. Keempat korban mengalami luka bakar pada kaki, tangan dan wajah yang selanjutnya dilarikan ke klinik terdekat, Klinik Anggrek.

Korban Sunarto, karena mengalami luka yang cukup serius, selanjutnya dirujuk ke RS. Tarakan.

Kini kasus tersebut ditangani Polsek Metro Tambora.

Operasi Zebra Jaya 2010: Pelanggaran Didominasi Karena Tidak Gunakan Helm Standar SNI

Mingu, 28 Nopember 2010 00:29 WIB
PUSKOMINFO - Operasi Zebra Jaya 2010 yang digelar Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menjaring sebanyak 10.531 kasus pelanggaran karena tak memakai helm berstandar Nasional (SNI). Ini merupakan pelanggaran tertinggi, menduduki posisi pertama.

Menyusul pelanggarang di tempat kedua adalah pengguna sepeda motor yang melawan arus dengan 9,322 kasus.

Selain itu, dari hasil operasi. Polantas mencatat bahwa pengendara sepeda motor merupakan pelanggar terbanyak, dengan menjaring 48.237 khusus pengendara roda dua.
Sementara pelanggaran yang dilakukan angkutan umum selama 17 hari pertama Operasi Zebra Jaya 2010, menjaring sebanyak 6.169 kasus. Terbanyak pelanggaran karena menaik turunkan penumpang sembarangan 6.169 kasus, disusul pelanggaran parkir 5.498 kasus, dan melanggar lampu merah 426 kasus, serta angkutan yang menerobos jalur busway sebanyak 231 kasus.

Khusus kendaraan pribadi, pelanggaran mencapai 6.491 kasus. Kasus terbesar adalah parkir sembarangan 3602 kasus, lewat bahu jalan tol 757 kasus, masuk jalur busway 476 kasus, melanggar lampu merah 292 kasus. Selanjutnya, kelaikan kendaraan 89 kasus, dan menggunakan lampu menyilaukan 6 kasus.

Sedangkan bagi angkutan barang, pelanggarannya sebanyak 3.205 kasus. Pelanggaran didominasi melanggar muatan 1.578 kasus, melanggar rambu parkir 781 kasus. Melanggar bahu jalan mencapai 79 kasus.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Drs Royke Lumowa, MM pun menilai jejak rekam banyaknya kasus ini merupakan salah satu barometer keberhasilan operasi Zebra Jaya 2010. "Sepeda motor banyak melanggar karena keberadaan mereka di Jakarta yang memang sangat banyak, tapi jika banyak penindakannya berarti operasi ini termasuk sukses," jelas Royke.

Sedangkan saat operasi zebra digelar, terdata 49 orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas selama operasi Zebra berlangsung. 39 orang mengalami luka berat dan 248 orang luka ringan. Total kecelakaan selama 17 hari pelaksanaan operasi yakni sebanyak 301 kejadian, dengan kerugian materi mencapai Rp.642.250.000.

Empat Kawanan Pencuri Motor Diringkus Saat Nonton Topeng Bekasi

Minggu, 28 Nopember 2010 00:15 WIB
PUSKOMINFO - Empat lelaki diduga tersangka pencurian kendaraan bermotor dibekuk petugas Polsek Metro Cabangbungin ketika asik nonton acara hiburan rakyat topeng Bekasi di Desa Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Sabtu(27/11/2010) dinihari.

Tersangka Ma, Ka, Ko dan Da masih dalam pemeriksaan petugas. Dari para tersangka, petugas menyita dua sepeda motor dan sepucuk senjata api rakitan.

Penangkapan keempat tersangka pada Sabtu (27/11/2010) sekira pukul 24:30 WIB, lima anggota Polsek Metro Cabangbungin yang mengintai komplotan ini sejak sore hari mendapati mereka sedang menonton hiburan topeng Bekasi di acara hajatan pernikahan.

Saat disergap, seorang dari mereka lari kebelakang panggung membuat penonton acara ini kebingungan. Mengetahui bahwa Polisi sedang meringkus kawanan pelaku Curanmor, warga pun bersama-sama Polisi membekuk tersangka.

Dari tangan satu tersangka ditemukan sepucuk pistol rakitan. Keempat tersangka kemudian digelandang ke Polsek Metro Cabangbungin.

Karyawati Pabrik Tewas Gantung Diri Diduga Karena Asmara

Minggu, 28 Nopember 2010 00:12 WIB
PUSKOMINFO – Reni, 21 tahun, gadis asal Lampung Selatan, nekat gantung diri di rumah kontrakannya di Kampung Bojong Koneng Rt 04/01, Desa Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat. Korban nekat gantung diri diduga karena urusan asmara, Sabtu (27/11/2010).

Peristiwa tewasnya korban yang bekerja di PT Sanyo, Kawasan Industri Gobel Cibitung ini, berawal dari adanya SMS dari korban kepada Ade, 23 tahun, kekasih korban.
Dalam SMS itu, korban akan melakukan aksi bunuh diri. Awalnya, Ade tidak mengindahkan ancaman korban. Namun, mulai curiga ketika Ade kembali mengirimkan jawaban SMS yang tidak dibalas korban.

Merasa khawatir, Ade langsung menuju kontrakan korban. Saat diketuk pintunya, tidak ada jawaban dari dalam rumah. Bersama beberapa warga, Ade langsung mendobrak rumah kontrakan korban.

Saat pintu terbuka, bukan main terkejutnya Ade dan beberapa warga. Pasalnya korban dalam kondisi tergantung di pintu kamar dengan menggunakan tali tas, di dekat mayat ditemukan silet dan obat-obatan yang diduga digunakan korban sebelum melakukan aksi bunuh diri.

Petugas Polsek Metro ibitung yang mendapat laporan dari warga adanya bunuh diri seorang gadis di rumah kontrakan, langsung mendatangi tempat kejadian perkara. Dari hasil identifikasi yang dilakukan petugas polisi tidak ditemukan bekas penganiayaan, polisi hanya menyita silet, obat-obatan dan tali tas yang digunakan korban dalam melakukan aksi bunuh diri.

Dugaan sementara, motif tewasnya korban murni karena gantung diri, namun guna penyelidikan lebih lanjut, jenazah korban dibawa ke rumah sakit untuk kepentingan otopsi. Petugas juga akan memeriksa saksi Ade, kekasih korban.

27 November 2010

Hujan Lebat Timbulkan Kemacetan dan Pohon Tumbang

Sabtu, 27 Nopember 2010 14:56 WIB
PUSKOMINFO - Hujan lebat mengguyur Jakarta siang ini, Sabtu (27/11/2010). Selain menyebabkan kemacetan di jalan-jalan Kota Jakarta, hujan deras ini juga menyebabkan pohon tumbang atau patah rantingnya.

Pantauan Traffic Managemen Centre Polda Metro Jaya sekitar pukul 14.30 WIB mulai terjadi kemacetan di beberapa ruas jalan di Jakarta, antara lain di jalan Tol Dalam Kota, utamanya yang menuju Cawang.

Kepadatan kendaraan terjadi sejak masuk kawasan MT Haryono. Kondisi ini memang disebabkan adanya genangan air yang terjadi di beberapa titik. Akibatnya, laju kendaraan menjadi melambat dan terus membuat penumpukkan kendaraan yang berada di belakangnya.

Kepadatanan juga terjadi di ruas jalan menjelang masuk Kuningan. Sementara arah sebaliknya dari Kuningan hingga MT Haryono tampak lebih lengang.

Sementara itu, Petugas TMC juga menginformasikan adanya pohon tumbang yang menyebabkan kemacetan. Pohon tumbang antara lain di Jalan Rasuna Said, Tebet Timur, dan Cinere, dan Ciputat.

Lokasi Pelayanan SIM & STNK Keliling

Sabtu 27 Nopember 2010 08:52 WIB
PUSKOMINFO - Warga masyarakat yang hendak memperpanjang SIM A dan C serta STNK kendaraan, dapat mendatangi Bus Layanan SIM dan STNK Keliling Polda Metro Jaya di lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK : Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Mega Mall Pluit
STNK : Boulevard Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : Pos Polisi TMP Kalibata
STNK : Pos Polisi TMP Kalibata

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : Mall Puri Kembangan

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

* Jam Operasional : 08.00-15.00 WIB

* Khusus Sabtu dan Minggu : s/d 12.00 WIB.

* Layanan SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM baru dan yang masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa melalui layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jalan Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

* Layanan STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Seorang Wanita Gantung Diri

Sabtu, 27 Nopember 2010 08:38 WIB
PUSKOMINFO - Diduga stres akibat penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh, seorang wanita mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Anggraeni Darman, 46 tahun gantung diri di rumahnya di jalan Duri Permai 2/28 Rt. 13/07 Duri Kepa, Kebon Jeruk, jakarta Barat pada Jumat (26/11/2010) pukul 13:00 WIB.

Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Madun, 60 tahun, Hansip lingkungan setempat, yang mendapati korban sudah tergantung di pintu rumahnya dengan menggunakan tali plastik warna biru. Saat ditemukan korban mengenakan baju kaos merah dan celana pendek kembang-kembang.

Petugas Polsek Metro Kebon Jeruk yang datang ke TKP tidak menemukan bekas-bekas penganiayaan. Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, penyebab korban gantung diri diduga akibat stres karena penyakit yang dideritanya sejak lama tidak kunjung sembuh. Namun, untuk keperluan penyelidikan, jenazah korban dikirim ke RSCM untuk dilakukan Visum et Refertum.

Wanita Sekarat Di Kamar Hotel

Sabtu, 27 Nopember 2010 08:21 WIB
PUSKOMINFO - Seorang wanita ditemukan sekarat di Penginapan DARIZA JAYA Jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 2, Peganggsaan Dua Jakarta Utara, Jumat (26/11/2010) siang.

Korban bernama Erni Hirawati, 42 tahun, ditemukan sekarat dan akhirnya meninggal dunia, di penginapan kamar 323 lantai 3 sekira pukul 13:30 WIB.

Menurut keterangan saksi, R. Bambang Adji Irianto, 52 tahun, saat mereka menginap di hotel DARIZA JAYA, korban sempat mandi dan setelah itu korban mengeluh sesak napas. Saksi minta tolong pada karyawan hotel untuk membawa korban ke RS. Mediros.

Sesampai di RS. Mediros, korban dinyatakan meninggal dunia. Dari mulut korban mengeluarkan busa dan hidung mengeluarkan darah. Diduga korban meninggal dunia akibat sakit.

Kini petugas Polsek Metro Kelapa Gading tengah menyelidiki penyebab kematian korban dengan meminta keterangan saksi-saksi. Untuk keperluan penyelidikan, jenazah korban dikirim ke RSCM untuk dilakukan Visum.

Perkelahian Pelajar, Satu Tewas

Sabtu, 27 Nopember 2010 08:08 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pelajar tewas dengan luka bacok di punggung akibat sabetan clurit. Mangapu Rizki Aritonang, 14 tahun, warga Jalan Nirbaya Rt. 10/02 Pinang Ranti, makasar, Jakarta Timur tewas dalam perjalanan ke RS. Persahabatan, Jumat (26/11/2010) pukul 09:30 WIB.

Menurut keterangan saksi, Rofi, 15 tahun, Mangapu Aritonang tewas setelah terlibat perkelahian dengan Indra Lesmana, 16 tahun, yang juga seorang pelajar, di Jalan Laksamana Rt. 12/05 bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Dalam perkelahian tersebut Mangapu Aritonang mengalami luka bacok pada bagian punggung kiri tembus ke dada akibat sabetan clurit.

Oleh warga sekitar yang menolong segera melarikan korban ke RS. Persahabatan Jakarta Timur, namun dalam perjalanan korban meninggal dunia. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Metro Cipayung.

Oleh petugas, jenazah korban selanjutnya dikirim ke RS. Polri Kramat Jati untuk dilakukan Visum. Kini, petugas tengah mengejar pelaku yang sudah diketahui identitasnya.

Ditinggal Ambil Jemuran, Bayi Menghilang Diduga Diculik


Sabtu, 27 Nopember 2010 07:49 WIB
PUSKOMINFO - Firsansah Erza Gibari, yang biasa dipanggil Erza, 1 tahun 6 bulan, hilang saat ditinggal neneknya mengangkat jemuran di belakang rumah. Erza diduga diculik seseorang dari rumahnya di RT 4 RW 1 Kelurahan Baru, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Anak pertama pasangan Nurhayati, 25 tahun dan Anjar, 26 tahun itu kini masih dalam pencarian aparat Kepolisian Sektor Metro Pasar Rebo.

Menurut keterangan saksi-saksi, Ersa yang biasa dititipkan ke neneknya, Sri Rokayah, 58 tahun, seusai shalat Jumat (26/11/2010) kemarin, dia bersama Salsa, sepupu korban, duduk-duduk di teras sambil menggendong Erza. Karena akan turun hujan, pada pukul 13:30 WIB, ia harus mengambil jemuran di belakang rumah untuk dimasukkan.

Salsa pun membawa Erza masuk ke dalam rumah. Sesaat kemudian, Salsa melihat Gilang yang juga sepupu korban sedang bermain sepeda. Salsa pun keluar rumah ingin meminjam sepeda milik Gilang.

Saat Salsa keluar, pintu rumah rupanya tidak terkunci dan Erza yang bisa merangkak diduga keluar rumah tanpa sepengetahuan nenek dan kedua sepupunya.

Sang nenek, sehabis mengangkat jemuran itu pun keluar, tetapi dia tidak melihat Erza. Sang nenek pun bertanya ke para tetangga untuk menanyakan Erza. Dri diberitahu tukang ojek kalau baru saja ada seorang perempuan tak dikenal yang menggendong bayi naik KWK T-09 Cililitan-Kalisari.

Kini, ayah korban dengan teman dan kerabatnya sedang mencari Erza. Keluarga sudah melaporkan ke kantor Polsek Metro Pasar Rebo untuk mencari korban.

26 November 2010

Empat Rumah Habis Terbakar di Duri Utara Tambora

Jumat, 26 November 2010 09:03 WIB
PUSKOMINFO – Sebanyak empat rumah di RT 010 RW 02 Kel.Duri Utara, Kec.Tambora, Jakarta Barat ludes terbakar, Jumat (26/11/2010) dinihari. Diduga, api berasal dari korsleting listrik di rumah yang merangkap industri garmen.

Peristiwa yang terjadi sekira pkul 01:30 WIB ini sempat membuat panik warga. Pasalnya, lokasi kebakaran berada di pemukiman padat. Warga khawatir api bisa merambat, hingga mereka bahu-membahu memadamkan kobaran api sebelum petugas tiba.

Api baru berhasil dikuasai setelah 23 unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi memadamkan api.

Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, asal api diperkirakan dari rumah seorang warga bernama Nuri yang mempunyai usaha garmen di lantai dua rumahnya.

Untuk sementara, warga yang kehilangan rumah diungsikan di kantor sekretariat RW 02 yang terletak 20 meter dari lokasi. Kasusnya ditangani petugas Polsek Metro Tambora.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling

Jumat 26 Nopember 2010 08:56 WIB
PUSKOMINFO - Warga masyarakat yang hendak memperpanjang SIM A dan C serta pepanjangan STNK kendaraannya, dapat mendatangi Bus Layanan SIM dan STNK Keliling Polda Metro Jaya di lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK : Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Tidak beropeasi (mengalami gangguan)
STNK : Boulevard Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : Pos Pol TMP Kalibata
STNK : Pos Pol TMP Kalibata

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : Mall Puri Kembangan

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

* Jam Operasional : 08.00-15.00 WIB, Khusus Sabtu dan Minggu : s/d 12.00 WIB.

* SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan Jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jalan Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

* STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Lagi, Dua Tukang Instalasi Listrik Tewas di Kelapa Gading

Jumat, 26 Nopember 2010 08:40 WIB
PUSKOMINFO - Lagi, Dua orang tukang yang sedang memasang instalasi listrik tewas tersengat listrik di rumah DR. Toni Purwanta di Jalan Kelapa Lilin VI NG-12 No. 14 Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara, Kamis (25/11/2010) sore.

Kedua korban, Muhaemin Bin Suhari dan Tairin Bin Kasmad, ditemukan tewas diduga akibat tersetrum listrik yang sedang dipasangnya.

Menurut keterangan Saksi, Dede Supriyadi, 24 tahun, kedua korban sedang membetulkan instalasi listrik di rumah majikannya di TKP. Namun, saat kedua orang tersebut bekerja tiba-tiba tersengat listrik hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Untuk mengusut kejadian tersebut, Petugas Polsek Metro Kelapa Gading sudah memeriksa saksi dan mengirim jenazah korban ke RSCM untuk dilakukan Visum.

Tewas Tersengat Listrik

Jumat, 26 Nopember 2010 08:26 WIB
PUSKOMINFO - Hamdan, 27 tahun, ditemukan tewas di atas plafon rumahnya di Kampung Pengarengan Rt. 002/12 Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (25/11/2010) siang kemarin. Korban tewas diduga karena tersengat aliran listrik.

Hamdan pertama kali ditemukan oleh Majar, 49 tahun, oang tua korban, yang curiga karena sudah hampir lebih dari 2 jam korban tidak turun dari atas plafon. Hamdan naik ke atas plafon rumahnya untuk membetulkan instalasi listrik karena bohlam lampu tidak bisa menyala. Namun sudah hampir 2 jam tidak juga selesai. Kemudian Majar, orang tua korban, mengeceknya yang ternyata korban sudah tak bernyawa dengan luka bakar bekas sengatan listrik.

Kasus tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Metro Cakung. Petugas yang melakukan olah tempat kejadian perkara tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan. Jenazah korban selanjutnya dikirim ke RSCM untuk dilakukan Visum.

Ratusan Kilogram Ayam Berformalin Disita Polres Metro Jakarta Barat

Kamis, 25 November 2010 08:18 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengagalkan pendistribusian ratusan kilogram daging dan usus ayam berformalin siap edar di Pasar Tambora, Jakarta Barat, Kamis (25/11/2010) sore. Petugas menyita barang bukti daging dan usus ayam sebanyak 500 kg dari dua pelakunya.

Kedua pelaku, Pur dan Lat, ditangkap saat hendak membawa daging tersebut ke Pasar Tambora, Jakarta Barat dengan menggunakan mobil bak B 9346 IC.

Kepada petugas, tersangka mengaku mendapatkan daging ayam dari berbagai lokasi pemotongan ayam dan meracik serta mengolahnya dengan formalin. Kedua pelaku telah menjalankan aksinya selama tiga tahun.

Untuk keperluan penyidikan, petugas membawa kedua pelaku dan abrang bukti, untuk menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Barat. Pelaku dijerat dengan Pasar 55 Ayat 1 Huruf b/c Undang-Undang Nomor 7 tahun 1996 tentang pangan dengan ancaman penjara lima tahun atau denda sebesar Rp. 600 juta.

Polres Metro Jakarta barat Sita 40.000 DVD Porno

Jumat, 26 Nopember 2010 08:09 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat menyita 40.000 keping DVD porno di kawasan jalan Gajah Mada, Tamansari dan di bawah jembatan Harco Glodok, Jakarta Barat, Kamis (25/11/2010) kemarin.

Dari dua lokasi itu, polisi mengamankan dua tersangka yakni PRM dan HR. Dari tangan HR disita 66 DVD porno serta 40.000 keping DVD di salah satu gudang di Jalan Gajah Mada, Tamansari, Jakarta Barat.

Menurut Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Yazid Fanani, penyitaan DVD porno ini, berawal saat petugas berhasil mengamankan dua pelaku berinisial PRM dan HR, yang kedapatan memiliki puluhan keping DVD porno.

Kedua pelaku kemudian menunjukkan gudang penyimpanan yang berisi puluhan ribu DVD lainnya.

Menurut penuturan PRM, barang berupa DVD porno diambil dari gudang di Jalan Gajah Mada, dan kemudian dijual di sekitar Glodok. "Harganya bervariasi dari 5.000 hingga 12.000. Tergantung bintang film yang memerankan adegan porno tersebut," katanya.

Kedua pelaku mengaku dapat keuntungan hingga satu juta setiap bulan dengan bisnis penggandaan video porno. Atas perbuatannya tersebut, kedua pelaku dikenai pasal 282 KUHP dan pasal 80 UU RI No. 33 tahun 2009 dengan ancaman hukuman di atas satu tahun.

25 November 2010

Lokasi Layanan SIM dan STNK Keliling

Kamis, 25 Nopember 2010 09:06 WIB
PUSKOMINFO - Warga masyarakat yang hendak mengurus SIM dan STNK dengan mudah dapat mendatangi lokasi bus pelayanan SIM Keliling dan STNK Keliling Ditlantas Polda Metro Jaya:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK : Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Tidak beropeasi (mengalami gangguan)
STNK : Boulevard Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : Pos Pol TMP Kalibata
STNK : Pos Pol TMP Kalibata

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : Mall Puri Kembangan

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

* Pelayanan STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Bensin Sambar Tabung Gas, Suami Istri Luka Terbakar

Kamis, 25 Nopember 2010 08:46 WIB
PUSKOMINFO – Sepasang suami isteri, Saluh, 70 tahun dan istrinya, Sukmanah, 60 tahun, warga Kampung Paljaya RT 01/01, Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, terpaksa dilarikan ke RSUD Kota Bekasi, Rabu (24/11/2010) petang. Keduanya mengalami luka bakar serius.

Suami istri itu terbakar ketika Saluh hendak mengisi bensin yang dijual di depan rumahnya. Saluh tidak mengetahui bahwa di dalam rumah istrinya sedang memasak dengan menggunakan gas ukuran tiga kilogram.

Secara tiba-tiba bensin yang sedang diisi Saluh langsung menyambar ke arah istrinya yang sedang memasak, kontan api langsung membesar dan melalap rumah kedua orang tua tersebut.

Saluh terbakar di punggung, tangan, dan kedua kakinya. Sementara Sukmanah terbakar di sekujur tubuh, tangan, kaki, serta wajah dengan luka bakar mencapai 75 persen.

Terkait hal itu, Kapolsek Taruma Jaya AKP Suari mengatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki kasusnya, dan telah mengamankan dua buah gas elpiji tiga kilogram dari tempat kejadian perkara.

Polda Metro Jaya Gelar Operasi Sikat Jaya 2010

Rabu, 24 November 2010 08:18 WIB
PUSKOMINFO - Maraknya aksi kejahatan dengan menggunakan senjata api membuat Polda Metro Jaya kembali menggelar Operasi Sikat Jaya. Sebelumnya Polda menggelar Operasi Pekat Jaya untuk mengurangi premanisme, perjudian, dan kejahatan jalanan.

"Kalau Operasi Pekat Jaya sasarannya preman, sedangkan Sikat Jaya sasarannya kepada pelaku kejahatan bersenjata api, senjata tajam, dan bahan peledak," kata Kepala Bidang Operasi Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sujarno.

Menurut Sujarno, operasi ini dimulai pada Rabu, 24 Nopember dan berakhir pada 23 Desember 2010. "Operasi kali ini dilakukan mengingat aksi kejahatan bersenpi beberapa bulan belakangan ini ramai terjadi," terangnya.

Operasi Sikat Jaya merupakan tindak lanjut dari hasil penyelidikan kasus kejahatan sebelumnya, dengan target yang sudah jelas. "Tentu yang namanya operasi, kita sudah punya target sasaran karena operasi sikat jaya ini sebagai tindak lanjut dari pengembangan penyelidikan kasus kejahatan bersenpi yg selama ini terjadi baik di tingkat polda, polres, dan polsek," ujar Kepala Biro Operasi.

Sopir Taksi Buang Puntung Rokok, Pipa Gas Terbakar

kamis, 25 Nopember 2010 08:05 WIB
PUSKOMINFO - Akibat sopir taksi membuang puntung rokok sembarangan, saluran pipa gas terbakar di Jalan Krekot I Rt. 01/02 Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (24/11/2010) sekira pukul 17:25 WIB.

Menurut keterangan saksi, Haidir, 50 tahun, warga Jalan Krekot II Dalam, percikan api dipicu dari puntung rokok yang dibuang oleh sopir taksi. puntung rokok tersebut dibuang di saluran pipa gas yang disalurkan ke rumah-rumah. Diduga saluran pipa gas bocor sehingga timbul api dan menimbulkan kebakaran.

Menurut Haidir, dirinya sempat mendengar suara ledakan sebanyak 5 kali. Api baru dapat dipadamkan dengan bantuan 2 unit mobil DPK. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara kerugian materi belum dapat ditafsir.

Kini petugas Polsek Metro sawah besar dan Polres Metro Jakarta Barat masih menyelidiki kasus tersebut.

Pembunuhan di Toko Material

Kamis, 25 Nopember 2010 07:46 WIB
PUSKOMINFO - Narsih Binti Wulung, 31 tahun, ditemukan tewas bersimbah darah di Toko Material tempatnya bekerja di kampung Gempol Rt. 12/01 Cakung Timur, Jakarta Timur, kamis (25/11/2010) Dinihari. Pelaku diduga rekannya sendiri yang kini masih dikejar Polisi.

Peristiwa terjadi sekira pukul 00:30 WIB dinihari tadi. Menurut keterangan saksi di lokasi, saksi bernama Yabi, 22 tahun, mendengar teriakan korban minta tolong. Kemudian saksi berpapasan dengan Jamal, 50 tahun, yang diduga sebagai pelaku. Saksi bertanya kepada Jamal tentang keadaan korban namun dijawab tidak terjadi apa-apa. Saat itu, Saksi melihat terdapat bercak darah di wajah Jamal. Jamal pun langsung pergi.

Karena curiga, Yabi menghubungi pemilik toko material untuk mengecek apa yang terjadi di lokasi. Setelah dicek oleh pemilik toko material bersama dengan saksi,didapati korban telah berlumuran darah tanpa busana dalam posisi terlentang.

Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan ke petugas Polsek Metro Cakung. Petugas yang datang ke lokasi kejadian melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara mendapati korban telah meninggal dunia dengan posisi terlentang dan terdapat luka di kepala atas dan kening, diduga akibat bacokan senjata tajam.

Mayat korban selanjutnya dikirim ke RSCM untuk dilakukan visum.

Di TKP, petugas menemukan barang bukti sebilah kapak yang diduga digunakan pelaku untuk membunuh korban.

Kini, petugas Polsek Metro Cakung dan Polres Metro Jakarta Timur tengah mengejar pelaku yang sudah diketahui identitasnya itu.

24 November 2010

Polres Metro Jakarta Barat Ringkus Pelaku Curanmor “Kelompok Indramayu”

Rabu, 24 Nopember 2010 18:27 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat berhasil membekuk kawanan pencuri mobil yang dikenal sebagai "kelompok Indramayu". Kelompok ini ditangkap ketika sedang beraksi di tempat parkir di Jl. Dr. Muardi IV, Grogol, Jakarta Barat.

"Empat pelaku ditangkap saat sedang melakukan askinya. Keempat pelaku tersebut berinisial TY, 25 tahun, SK, 33 tahun, SC, 31 tahun dan AS, 38 tahun, semuanya berasal dari daerah Indramayu, Jawa Barat," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol. Yazid Fanani, Rabu (24/11/2010).

Selain para pelaku pencuri mobil tersebut, petugas juga menangkap satu perantara berinisial DN dan dua penadah. Namun, penadah tersebut akhirnya dibebaskan karena tidak mengetahui bila mobil yang hendak dibeli ternyata barang curian. "Kita masih mengejar satu orang bernama Robert yang berperan sebagai perantara," kata Yazid.

"Ini jaringan pencuri kelompok lama. kita lihat, mereka telah mengambil 10 unit berbagai jenis mobil. Sebagian besar mobil dicuri di tempat parkir. Kita mendapat informasi, setelah berhasil dicuri mobil tersebut dijual kembali di wilayah Jakarta dan luar Pulau Jawa," papar Kapolres.

Kapolres menambahkan, “Kelompok ini dalam mencuri mobil sangat cepat, estimasinya 10 menit bahkan kurang dari itu. Sementara untuk STNK dan BPKB palsu masih dikembangkan penyelidikan, sulit dibedakan dengan yang asli kalau dilihat pakai mata telanjang," tukasnya.

Petugas menyita satu tas peralatan untuk mencuri mobil yang berisi kunci letter T, bor besi dan obeng. Selain itu, petugas juga menyita lima buah STNK palsu. Sementara, 10 mobil hasil kejahatan, yakni mobil berjenis Mitshubisi, dua buah Toyota Avanza, Toyota Kijang Super, Suzuki Futura, dua unit Avanza, Land Cruiser, Inova dan Krista Silver juga diamankan.

Para tersangka akan dijerat dengan pasal 363 dan 480 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan pertolongan jahat dengan hukumannya diatas lima tahun penjara.

Operasi Zebra Polres Metro Jakarta Barat Tindak 314 Pelanggar per Hari

Rabu, 24 Nopember 2010 18:06 WIB
PUSKOMINFO - Operasi Zebra Jaya 2010 di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat yang telah berlangsung 17 hari sejak 8 Nopember lalu rata-rata menjaring 314 pelanggar per hari. Berdasarkan data Satuan Polisi Lalu Lintas Jakarta Barat, jumlah pelanggar yang terjerat jumlahnya berkisar antara 200 hingga 442 per hari.

"Mayoritas pelanggar adalah pengendara sepeda motor," ujar Kepala Satuan Polisi Lalu Lintas Jakarta Barat,Kompol Sungkono, Rabu (24/11/2010).

Untuk hari ini, pemilik kendaraan yang terjerat Operasi Zebra berjumlah 401, dimana 308 merupakan kendaraan roda dua. Dalam operasi hari ini 241 STNK, 157 SIM dan tiga kendaraan roda dua ditahan.

“Kebanyakan pelanggaran adalah melawan arus, sebanyak 231 kasus. Pelanggaran berikutnya yang terbanyak adalah pelanggaran rambu dan tidak memakai helm, masing-masing sebanyak 39 kasus,” ujar Sungkono.

Puluhan Warga Cilincing Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus Acara Syukuran

Rabu, 24 Nopember 2010 13:25 WIB
PUSKOMINFO – Puluhan warga Jalan Sungai Tiram, Marunda Baru, Cilincing, Jakarta Utara dilarikan ke RS. Koja karena keracunan nasi bungkus usai menghadiri acara syukuran 40 hari kelahiran anak tetangganya.

Acara tersebut adalah acara keluarga Alex dalam rangka syukuran 40 hari kelahiran anaknya, di Jalan Sungai Tiram RT 11/02 Kelurahan Marunda Baru, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (23/11/2010) sekira pukul 16:00 WIB. Setelah menyantap nasi bungkus, undangan yang kebanyakan terdiri dari anak-anak dan orang tua tersebut mual-mual dan muntah-muntah.

Warga yang mengalami mual dan muntah setelah menyantap nasi bungkus tersebut selanjutnya dilarikan ke RS. Koja, Jakarta Utara untuk mendapat pertolongan.

Informasi dari Polsek Metro Cilincing, jumlah korban keracunan yang dibawa ke RS. Koja sebanyak 34 orang. 28 orang diantaranya sudah diperbolehkan pulang dan 6 orang lainnya harus menjalani perawatan intensif karena kondisi yang cukup parah.

Saat ini, Polsek Metro Cilincing masih melakukan penyelidikan dengan mengirimkan sisa-sisa makanan yang dikonsumsi para korban untuk dilakukan tes laboratorium.

Lokasi Pelayanan SIM & STNK Keliling

Rabu 24 Nopember 2010 08:45 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi pelayanan SIM dan STNK Keliling Polda Metro Jaya:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK : Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : OFF ( Sedang mengalami gangguan )
STNK : Boulevard Kelapa Gading (Graha Gepembri )

3. Jakarta Selatan
SIM : Pos Pol TMP Kalibata
STNK : Pos Pol TMP Kalibata

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : Mall Puri Kembangan

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

* Jam Operasional : 08.00-14.00 WIB

* SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan Jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jalan Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

* STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Operasi Pekat Jaya : Polres Metro Jakarta Selatan Bekuk 252 Preman

Rabu, 24 Nopember 2010 08:30 WIB
PUSKOMINFO — Sebanyak 252 preman terjaring dalam Operasi Pekat Jaya 2010 yang digelar jajaran Polres Metro Jakarta Selatan selama dua pekan ini. Operasi Pekat Jaya dilakukan dengan sasaran aksi premanisme, kejahatan jalanan, perjudian, dan kejahatan yang meresahkan masyarakat.

Operasi Pekat Jaya yang dilaksanakan jajaran Polres Metro Jakarta Selatan sejak 8 Nopember 2010 di sepuluh wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan berhasil mengamankan tersangka sebanyak 252 orang. Sebanyak 200 orang mendapatkan pembinaan. Sementara 52 lainnya diamankan karena merupakan pelaku kejahatan dan pengguna narkotika.

Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Subandi, mengatakan di wilayah Jakarta Selatan, lokasi yang banyak terjaring preman antara lain di Kecamatan Kebayoran Baru dan Kebayoran Lama.

“Dengan dilakukan operasi ini, sebanyak 30 persen aksi kejahatan jalanan menurun,” ujar Subandi. "Operasi ini masih akan terus berlanjut hingga Natal dan Tahun Baru. Target operasi kita adalah yang mengganggu ketertiban masyarakat. Preman yang telah didata dan tidak terbukti bersalah akan dilepaskan," katanya.

Pemetik dan Penadah Motor Ditangkap

Rabu, 24 Nopember 2010 08:29 WIB
PUSKOMINFO — Maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor, terutama jenis sepeda motor, di wilayah Kota Bekasi direspons oleh pihak Polres Metro Bekasi. Baru-baru ini, Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi menangkap tiga pencuri sepeda motor dan tiga penadahnya.

Ketiga pencuri sepeda motor (pemetik), yang ditangkap itu adalah Basio alias Ario, Tommy, dan Anto. Sementara tiga penadahnya, masing-masing Jaya, Husin, dan Asep. Dari tersangka yang ditangkap itu, polisi mengamankan lima unit sepeda motor yang diduga hasil curian, di antaranya Yamaha Vixion, Yamaha Scorpio, Honda Revo, dan Suzuki Satria FU serta knci T.

Kepada petugas, tersangka mengaku mereka mencari sasaran di wilayah Bekasi, Bogor, dan Jakarta Utara serta Jakarta Timur. Di Bekasi saja mereka diduga sudah dua kali mencuri sepeda motor, yakni di wilayah Bekasi Barat dan Pondok Gede. Sepeda motor curian itu kemudian dijual ke penadah dengan harga mulai Rp 1,5 juta.

Berdasarkan pengakuan tersangka pula, kini petugas masih mengejar dua pelaku lainnya yaitu Ari dan Ultom.

Bocah Tewas Tenggelam

Rabu, 24 Nopember 2010 08:02 WIB
PUSKOMINFO - Seorang bocah berusia 7 tahun ditemukan tewas di kubangan air sedalam 1,5 meter di Jalan R. Sanim Rt. 06/01 Kelurahan Tanah Baru, Beji, Depok, Selasa (23/11/2010) siang kemarin.

Korban bernama Raja Zaki Athalah, 7 tahun, tenggelam ketika bermain dengan teman-temannya. Di lokasi terdapat kubangan air sedalam 1,5 meter. Entah apa sebabnya, korban terperosok ke kubangan itu hingga tenggelam. Teman-teman korban pun berteriak minta tolong.

Oleh saksi, Andi 25 tahun dan Hariri, 32 tahun, selanjutnya korban diangkat dari kubangan. Namun korban sudah tak bernyawa. Selanjutnya oleh petugas Polsek Metro Beji, jenazah korban dikirim ke RS. Bhakti Yudha untuk dilakukan visum.

Kasus ini ditangani Polsek Metro Beji.

Tewas Akibat Minuman Beralkohol

Rabu, 24 Nopember 2010 07:52 WIB
PUSKOMINFO - Helmi, 44 tahun, ditemukan meninggal dunia di samping Polpos Semper, Koja, Jakarta Utara, Selasa (23/11/2010) siang. Helmi tewas diduga karena meminum minuman beralkohol.

Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Oloan Silaen, 31 tahun, sekira pukul 13:30 WIB, mendapati korban sudah meninggal di Simpang Lima Semper, tepatnya di samping Polpos Semper RT 03/04, Kelurahan Tugu, Koja, Jakarta Utara. Penemuan tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Metro Koja.

Petugas yang melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara, tidak menemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Menurut keterangan Saksi, koran diketahui sebelumny meminum minuman beralkohol.

Oleh petugas, Mayat korban selanjutnya dikirim ke RSCM untuk dilakukan otopsi. Kasusnya ditangani Polsek Metro Koja.

Pengedar Heroin Dibekuk

Rabu, 24 Nopember 2010 07:39 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya membekuk seorang pengedar Heroin di Jalan Cideng Barat, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (23/11/2010) siang. Dari tersangka, petugas menyita barang bukti 3 paket plastik Heroin seberat 2,5 gram dan 2 alat hisap (Bong).

Tersangka, Agus Subakir, tak berkutik ketika petugas membekuknya di depan Bank Mandiri Jalan Cideng Barat, Selasa (23/11/2010) sekira pukul 12:00 WIB.

Penangkapan tersangka ini berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di lokasi akan terjadi transaksi narkoba. Dari informasi tersebut selanjutnya petugas melakukan observasi dan ternyata benar hingga pelaku disergap. dari tangan tersangka disita barang bukti 1 paket berisi heroin, 1 kotak plastik yang terdapat 2 bungkus plastik Heroin seberat 2,5 gram dan 2 buah Bong.

Tersangka dan barang bukti digelandang ke Mapolda Metro Jaya untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

23 November 2010

Polres Metro Jakarta Utara Amankan 36 TKI Illegal dan Tangkap Dua Calo

Selasa, 23 Nopember 2010 15:23 WIB
PUSKOMINFO – Polres Metro Jakarta Utara mengamankan 36 orang TKI illegal dan menangkap dua orang pengepul (calo). Mereka diamankan Senin (22/11/2010) kemarin sekitar pukul 17:00 WIB dari lokasi penampungan di Jalan Enggano, Tanjung Priok. Diduga para tenaga kerja itu akan dikirim ke negara tetangga melalui jalur laut.

"Tetapi sejauh ini baru ditemukan pelanggaran administratif karena tidak adanya surat administrasi dan surat izin dari orang tua," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Andap Budi Revianto di depan Balai Pertemuan Polda Metro Jaya usai pengarahan Kapolda pada acara Keroyok Reserse, Selasa (23/11/2010).

Saat ini para TKI masih diamankan di Markas Polres Metro Jakarta Utara. Mayoritas TKI dari Brebes, Jawa Tengah, dan hendak dibawa ke Bangka. "Tetapi tidak tahu untuk dibawa ke negara mana," kata Andap.

Polres Metro Jakarta Utara akan menyerahkan para TKI itu kepada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk proses selanjutnya. Sedangkan dua calo yakni Ar dan Da, akan dikenakan hukuman administratif sesuai Undang-Undang No. 39 Tahun 2004 tentang Tenaga Kerja. "Akan dikoordinasikan dengan Dinas Tenaga Kerjanya," Andap menambahkan.

Menurut Kapolres, pihaknya masih belum menemukan pelanggaran pidana dalam penangkapan tersebut. "Kami masih mendalaminya," katanya.

Polsek Metro Tanjung Priok Bekuk Pencuri Pendrol

Selasa, 23 Nopember 2010 14:57 WIB
PUSKOMINFO – Seorang pemuda pengangguran ditangkap petugas Polsek Metro Tanjung Priok karena kedapatan mencuri potongan besi penjepit rel kereta api, atau disebut pendrol, di lintasan rel kereta Kampung Bahari RW 12, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (22/11/2010) malam.

Tersangka, Slamet Riyadi, 37 tahun, tak berkutik saat anggota Buser Polsek Metro Tanjung Priok membekuk pemuda warga Kebon Pisang, Tanjung Priok, tersebut. Sementara rekan korban, Feri, berhasil lolos dari sergapan polisi.

Penangkapan tersangka bermula dari adanya laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan suara bising dari lokasi, seperti benturan besi dan suara gergaji besi. “informasi itu kami tindaklanjuti dengan mengirimkan anggota buser untuk melakukan penyelidikan dan ternyata benar, pelaku sedang mengambil pendrol dengan cara memukul dengan palu besar, atau memotong dengan gergaji,” ujar Kapolsek Metro Tanjung Priok, Kompol Budhi Herdi.

“Dari tangan tersangka, petugas menyita 17 potong besi pendrol senilai Rp 20 juta,” ucap Kapolsek.

Program Keroyok Reserse: Fungsi Reserse Harus Tetap Berada di Rel yang Benar

Selasa, 23 Nopember 2010 14:38 WIB
PUSKOMINFO – Guna meningkatkan kualitas kinerja satuan reserse di jajaran Polda Metro Jaya, Selasa (23/11/2010) pagi, Polda Metro Jaya mengadakan program “Keroyok Reserse”. Acara yang diselenggarakan di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, dibuka oleh Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Sutarman.

Dalam arahannya di hadapan para personel pengemban fungsi reserse dari jajaran Polda hingga Polres dan Polsek , Kapolda mengatakan ada tiga tahapan internal untuk memampukan para reserse. Pertama mengembalikan hati para polisi untuk berperilaku sebagai pelayan masyarakat yang tidak memihak siapa pun. Kedua, meningkatkan keterampilan dan kemampuan teknik penyelidikan, pemberkasan, hingga pengiriman berkas perkara. Dan ketiga, peningkatan kemampuan fisik anggota.

Tahapan-tahapan itu, kata Kapolda, penting untuk menghadapi tantangan tugas pokok penegakan hukum yang semakin berkembang dan tuntutan masyarakat yang semakin tinggi. "Kita (polisi) harus memiliki satu visi ke depan memenuhi keadilan masyarakat," ujar Kapolda.

Ke depan, dalam upaya penegakkan hukum, fungsi reserse supaya tetap di atas rel yang benar. “Tidak ada lagi rekayasa kasus, tidak ada lagi main-main dengan aturan kemudian membelokkan kasus," kata Kapolda.

Tukang Kredit Barang Keliling Korban Pembiusan

Selasa, 23 Nopember 2010 12:04 WIB
PUSKOMINFO - Tiga tukang kredit barang keliling dibius empat pria yang berpura-pura juga akan pulang kampung. Korban ditemukan oleh Polisi BKPM di depan ATM Bank Mandiri di depan Giant Hypermall di Jalan A Yani Bekasi, dalam keadaan linglung.

Ketiga korban, Oyok, 21 tahun, Jimi, 26 tahun, dan Adi, 31 tahun, yang dalam keadaan teler dibuang pelaku dari mobil Avanza di depan satu pusat perbelanjaan di Jalan A Yani Bekasi, Selasa(23/11/2010) pagi. Uang Rp 10.600.000 berikut tas isi pakaian dan 3 buah HP amblas disikat pelaku.

Menurut Oyok, ia bersama dua temannya dari Bogor hendak pulang ke kampong halamannya di Desa Jatimulya RT 2/2 Sukakendal, Majalengka, Jawa Barat. Dari Bogor mereka naik bus ke Kampung Rambutan dan ketika akan melanjutkan perjalanan, di daerah Pasar Rebo, Jakarta Timur, tak lama datang empat lelaki menghampiri dan mengatakan juga akan pulang ke kampung Majalengka.

Tiga tukang kredit ini pun kemudian diajak bareng menggunakan mobil Avanza. Setelah naik mobil, ketiganya diajak berputar-putar dan diberi minuman jamu dengan alasan agar tidak masuk angin.

Setelah menenggak minuman, Adi dan Jimi langsung terlelap, sementara Oyok teler, kawanan penjahat ini menurunkan ketiga pemuda yang dalam keadaan tak sadarkan diri ini di Jalan A Yani Bekasi hingga ditemukan warga. Petugas BKPM (Balai Kemitraan Polisi dan Masyarakat) membawa korban ke RSU Bekasi.

Kini kasusnya tengah diselidiki Polsek Metro Bekasi Selatan dan Polres Metro Bekasi.

Lokasi Pelayanan SIM Dan STNK Keliling

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK : Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Mega Mall Pluit
STNK : Boulevard Kelapa Gading (Graha Gepembri )

3. Jakarta Selatan
SIM : Pos Pol TMP Kalibata
STNK : Pos Pol TMP Kalibata

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : Mall Puri Kembangan

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional : 08.00-12.00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan Jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jalan Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

- STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Tips Mengkonsumsi Makanan Kaleng

Makanan kaleng kini sangat beraneka ragam mulai dari olahan daging, sayur, buah hingga makanan ringan. Mengemas makanan dalam kaleng merupakan salah satu cara teknologi pengawetan, yaitu dengan melakukan tahapan sterilisasi dengan panas dan tekanan tinggi.

Selain untuk mengawetkan makanan proses ini juga berguna untuk mematangkan makanan, tapi juga dapat mematikan mikroba. Sebagai konsumen, ada baiknya kita mengetahui kiat-kiat saat hendak mengkonsumsi makanan kaleng.

Berikut kiat-kiatnya.

1. Lihat label halal dan ingredients-nya
Lihat label halal secara jelas, bila diproduksi di dalam negeri cek apakah label halalnya sesuai dengan yang disarankan LPPOM MUI. Bila produk impor, cek apakah label halal yang dicantumkan dikeluarkan oleh lembaga sertifikasi yang diakui oleh LPPOM MUI.

Jangan lupa baca ingredients-nya, masalah kehalalan kemungkinan besar dapat terlihat dari bahan dasar yang dipergunakan makanan kaleng tersebut.

2. Pilihlah kemasan kaleng yang tidak bocor, tidak menggembung dan tidak berkarat.
Kemasan kaleng yang bocor bisa terlihat dari adanya noda dengan aroma kaleng yang cukup menyengat. Lihat sekeliling kaleng apakah ada bagian kaleng yang penyoknya diiringi rembesan. Kaleng yang bocor dapat menyebabkan mikroba pembusuk masuk dan mengontaminasi makanan.

3. Perhatikan tanggal kadaluarsa
Tanggal kadaluarsa sering tidak terlihat. Lihat secara jeli apakah masih layak konsumsi atau tidak. Tinggalkan bila ada keterangan kadaluarsa yang meragukan (stempel tanggal kadaluarsa terkesan ditimpah/double).

4. Simpan di tempat yang aman
Baiknya, makanan kaleng hanya digunakan untuk sekali pengolahan. Jika makanan kaleng telah terbuka dan tidak langsung habis, segera pindahkan sisa makanan ke dalam wadah tertutup atau kantong plastik bersih, tutup rapat dan segera simpan dalam freezer.
(Nad/ LPPOM MUI)

Truk Kontainer Terguling, Gerbang Tol Jatiwaringin Padat

Selasa, 23 Nopember 2010 08:15 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah truk kontainer terbalik di dekat pintu keluar tol Jatiwaringin arah Cawang, Selasa (23/11/10), pukul 08.05 WIB.

Saat ini arus lalu lintas disepanjang jalan di dekat pintu keluar tol Jatiwaringin masih tersendat. Hal itu disebabkan posisi kecelakaan berada di lajur tegah jalan, sehingga hanya 1 jalur yang dapat dilintasi dengan perlahan.

Petugas sudah berada di tempat kejadian untuk mengevakuasi kecelakaan tersebut. Diharapkan kepada pengguna jalan untuk tetap berhati-hati.

Pencurian Dengan Kekerasan Menggunakan Senjata Tajam

Waktu Kejadian : 22 Nopember 2010 Pukul 16:00 WIB.
TKP : Jalan Panda 6 Blok C-8 No. 49 Rt. 08/07 Desa Jayamuki, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.
Korban : 1) Purwanto, 34 tahun, 2) Pini, 34 tahun, Pembantu Rumah Tangga.
saksi : Ema, 27 tahun.
Pelaku : Dalam penyelidikan.
Kronologis Kejadian : Pelaku masuk ke dalam TKP kemudian menganiaya dan mengikat korban dngan menggunakan lakban. Selanjutnya pelaku mengambil barang-barang milik korban.
Barang Bukti : Lakban yang digunakan untuk mengikat korban.
Kerugian : 1 Laptop merk DEAL 14E dan 1 Handphone.
Kasus Ditangani : Polsek Metro Cikarang Barat.

Gantung Diri

Waktu Kejadian : 23 Nopember 2010 Pukul 01:30 WIB
TKP : Kelurahan Dukuh Rt. 02/04 Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.
Korban : Samin Bin Endong, 63 tahun.
Saksi : Nanik, 56 tahun.
Kronologis Kejadian : Saksi menemukan korban sudah meninggal dunia di TKP tergantung menggunakan kain sarung di pintu kamar tidur yang kosong. KOrban dalam keadaan lidah menjulur keluar dan mengeluarkan air seni. Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Diduga korban bunuh diri akibat sakit yang diseritanya tidak kunjung sembuh.
Barang Bukti : 1 kain sarung.
Ditangani : Polsek Metro Kramat Jati.

22 November 2010

Pasca Tawuran Antar Warga, Jalan Baladewa Kondusif, 47 Orang Diamankan

Senin, 22 Nopember 2010 15:54 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak 47 warga yang diduga terlibat tawuran antar warga Baladewa dan Tanah Tinggi, Jakarta Pusat berikut barang buktinya kini, Senin (22/11/2010), diamankan di Polres Metro Jakarta Pusat untuk menjalani pemeriksaan.

Suasana pascatawuran yang terjadi Minggu sore antara warga Jalan Baladewa Kiri RW 04 dengan warga Tanah Tinggi RW 05 dan RW 08 Galur, Jakarta Pusat, kini sudah mulai kondusif.

Akibat tawuran tersebut beberapa orang mengalami luka dan sejumlah rumah serta kendaraan hancur karena terkena lemparan batu. Penyebab tawuran yang sering terjadi di wilayah tersebut hingga saat ini belum dapat diketahui secara pasti.

Tips Menghindari Derek Liar Saat Mogok di Jalan Tol

Senin, 22 Nopember 2010 12:03 WIB
PUSKOMINFO – Pepatah “Sudah Jatuh Tertimpa Tangga” kiranya tepat untuk menggambarkan bagi orang yang mengalami kendaraannya mogok di jalan tol, kemudian ditolong oleh petugas Derek liar, yang berpura-pura hendak menolong namun akhirnya memeras.

Berikut beberapa tips buat menghindari derek liar yang menghampiri sewaktu menunggu petugas resmi atau mobil patroli polisi atau montir atau temen kita:

1. Kalau mesin masih bisa menyala (misal mobil mogok karena hal lain seperti kopling jeblos dll), sebaiknya kita tetap di dalam mobil, bilang kalau mesinnya baik-baik saja, cuma menunggu panas/ atau menunggu dingin seperti kebanyakan kasus mobil Eropa.

2. Kalo mesin mati, buka kap, pintu mobil kunci, kita pura-pura goyang-goyangkan kabel busi aja, bilang kalau cuma masalah kabel busi yang longgar, sebentar lagi beres, Pokoknya sampai petugas resmi datang. Derek liar biasanya langsung kabur begitu ada petugas resmi atau patroli polisi.

Truk Berisi Galon air Mineral Tabrak Jembatan. Arus Lalu Lintas Cibubur Macet Total

Senin, 22 Nopember 2010 10:37 WIB
PUSKOMINFO - Truk pengangkut galon air mineral yang menabrak jembatan di Cibubur memicu kemacetan panjang, Senin (22/11/2010) pukul 09.45 WIB.

Pengendara harus antre tiga jam untuk menuju Cileungsi dari Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.

Meski truk tersebut sedang dalam proses penanganan petugas, namun Truk belum bisa dievakuasi hingga kemacetan tak dapat dihindarkan.

Para pengendara diminta agar lebih bersabar dan berhati-hati, atau menghindari ruas jalan ini jika tidak ingin terjebak dalam kemacetan.

Lokasi Pelayanan SIM Dan STNK Keliling

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK : PELNI Gajah Mada

2. Jakarta Utara
SIM : Mega Mall Pluit
STNK : Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : Pos Pol Taman Makam Kalibata
STNK : Pos Pol Taman Makam Kalibata

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : Mall Puri Kembangan

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional : 08.00-12.00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan Jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jalan Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

- STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Inilah Cara Migrasi Atau Menjadi TKI Yang Aman

Menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan bekerja serta hidup di negeri orang selama beberapa tahun bukanlah suatu hal yang mudah. Sebagai TKI Anda juga rentan akan tindak kriminal atau kekerasan, jadi sebisa mungkin Anda tetap waspada dalam keadaan apapun.

Untuk itu, perlulah cara bagaimana supaya menjadi migrasi atau menjadi TKI yang aman. Tips ini kami dapat dari Serikat Buruh Migran Indonesia, semoga berguna :

1. Mencari informasi yang benar dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi setempat mengenai informasi kesempatan pekerjaan di luar negeri.

2. Memberitahukan kepada aparat setempat (Ketua RT/RW/Polisi), tokoh masyarakat, tokoh agama mengenai tawaran kerja yang Anda terima. Anda juga harus mengontak mereka jika Anda kehilangan kontak dengan teman atau kerabat yang kerja di luar negeri.

3. Mintalah surat kontak kerja dan meneliti serta memahami isinya. Dalam surat ini juga harus berisi hak-hak kita seperti besarnya gaji atau tunjangan lain, hari libur, persyaratam dan kewajiban, serta jenis pekerjaan (pelayananm pekerja rumah tangga atau buruh pabrik).

4. Tetaplah menjalin hubungan dengan kerabat yang bekerja di luar daerah atau di luar negeri dan meneliti kebenarannya guna mencegah agar mereka tidak menjadi korban.

Perjudian

Senin, 22 Nopember 2010 07:48 WIB
PUSKOMINFO - Polres Metro Jakarta Timur beserta Polsek Jajaran dalam operasi Pekat Jaya 2010, pada Sabtu dan Minggu, 20 dan 21 Nopember 2010, mengamankan 5 orang penjudi, yang ditangkap dari 3 lokasi berbeda.

Pada Sabtu (20/11/2010), petugas Polres Metro Jakarta Timur menangkap Djoni Salamun dan 2 orang lainnya yang kedapatan sedang bermain judi Bilyar di Jalan MT. Haryono, Kramat Jati, tepatnta di belokan Halim arah BNN. Dari lokasi ini, selain mengamankan 3 pelaku juga menyita barang bukti 2 set Bola Bilyar, 6 stik bilyar, 4 kartu remi dan uang tunai Rp. 96.000,-.

Pada hari yang sama, Petugas Polsek Metro Pulogadung menangkap Sony Muler, yang kedapatan sedang menjual kupon judi togel di terminal bus Pulogadung. Dari tangan tersangka disita barang bukti 11 lembar catatan togel dan uang tunai Rp. 417.000,-.

Sedangkan pada Minggu (21/11/2010), Polres Metro Jakarta Timur mengamankan Man Wi alias Gobang, yang kedapatan sedang merekap judi jenis togel. Man Wi ditangkap di kiosnya di Jalan Kayu Jati II Gang VII No. 31 Rt. 04/04 Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur. dari tersangka disita barang bukti satu lembar rekapan togel dan uang tunai Rp. 351.000,-.

Operasi Pekat Jaya 2010 akan terus dilakukan untuk memberantas segala bentuk kriminalitas penyakit masyarakat.

Tindak Pidana Hak Cipta Pornografi dan Film

Waktu Kejadian : 21 Nopember 2010
TKP : Jalan Pancoran Jaya, Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat.
Pelaku : Rabby Situmeang.
Saksi : Sjaman.
Krnologis Kejadian : Pelaku kedapatan mengcopy, menggandakan atau memperbanyak serta menjual atau menyebarkan berbagi DVD Porno barat dan mandarin dengan sengaja dan tanpa hak.
Barang Bukti : 670 keping DVD Porno Barat dan Mandarin, 1.550 Keping DVD Barat dan Mandarin serta uang hasil penjualan sebesar Rp. 100.000,-
Kasus Ditangani : Polda Metro Jaya.

KEJADIAN 21 NOVEMBER 2010

KEBAKARAN
Waktu Kejadian : 21 November 2010, jam 07.45 WIB
TKP : JL. Mangga Besar XIII, rt. 01/03 No. 8, Mangga Dua Selatan Sawah Besar, Jakarta Pusat
SAKSI : Ade Sutisna, 57 th, Security
MO : Terjadi kebakaran di rumah kost milik Sriwati. Api diketahui berasal dari warung kelontong yang berada di lantai bawah. Api kemudian membakar 1 (satu) unit rumah, KR R4 Honda Jazz No Pol B-8930-PW yg berada di garasi serta KR R2 CBR. api dapat dipadamkan 20 unit DPK
KORBAN JIWA : Nihil
KERUGIAN MATERIIL : Belum dapat ditaksir
KASUS DITANGANI : Sektro Sawah Besar

KERIBUTAN WARGA
Waktu Kejadian : 21 November 2010, 17.00 WIB
TKP : Jl. Baladewa Kiri, Perempatan Kota Paris Tanah Tinggi Jakpus
MO : Terjadi keributan warga antara warga Baladewa Kiri Rw.04 dengan warga Tanah Tinggi Rw.05 dan Rw.08 Galur. Massa dapat dikendalikan pada pukul 18.00 wIB
BB : 1 (satu) buah busur dan anak panah, 3 (tiga) bilah samurai
KASUS DITANGANI : Sektro Johar Baru

TABUNG GAS MELEDAK
Waktu Kejadian : 21 November 2010, 07.30 WIB
TKP : Kp. Patola, Rt.15/09, Ds. Pasir Tanjung Cikarang Pusat Bekasi Kab
SAKSI : Eti, 28 th
MO : Ketika Ema sedang Memasak di dapur, diketahui bahwa tabung gas yang dipakai korban bocor kemudian dibawa korban keluar, namun sudah keburu meledak sehingga korban terluka
KORBAN LUKA : Ema Komalasari, 23th, Hendrik 19th
BB : 2 (dua) buah Tabung gas
KERUGIAN MATERIIL : bangunan dapur rusak
KASUS DITANGANI : Sektro Cikarang Pusat

20 November 2010

Pohon Tumbang Timpa 2 Kendaraan

Sabtu, 20 November 2010 14:06 WIB
PUSKOMINFO -Pohon tumbang menimpang dua kendaraan di depan Lapangan Bola, Jalan Panjang, Jakarta Barat, Sabtu siang pukul 12.20 WIB. Akibatnya arus lalu lintas mulai Lampu Merah Relasi macet dari arah Srengseng hingga Jalan Panjang.

Pohon tumbang tersebut menimpa truk dan Mercy yang sedang melintas di lokasi," ujar Ipda Tarmin, petugas operator TMC Dit lantas Polda Metro Jaya, Sabtu (20/11/2010).

Akibat tertimpa pohon ini, kondisi truk dan Mercy mengalami kerusakan. Untuk truk bernopol B 9822 RU tertimpa di bagian kepala mobil, sedangkan Mercy bernopol B 369 BS tertimpa seluruhnya hingga kondisinya ringsek.

Petugas masih mengevakuasi pohon tumbang tersebut. Akibat arus lalu lintas macet, polisi terpaksa mengalihkannya melalui Jalan Perjuangan dan jalan Arjuna. Dari arah sebaliknya tidak ada pengalihan namun tetap macet karena banyak pengendara memperlambat laju mobilnya karena ingin menonton.

Lokasi Pelayanan SIM & STNK Keliling

Sabtu, 20 November 2010 08:31 WIB
PUSKOMINFO - Warga masyarakat yang hendak memperpanjang SIM A dan C serta perpanjangan STNK kendaraannya, dapat mendatang lokasi pelayanan SIM dan STNK Keliling Polda Metro Jaya, Sabtu (20/11/2010) di loksi-lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK : Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Pluit Village
STNK : Pospol Jembatan Tiga

3. Jakarta Selatan
SIM : Pos Pol Makam Pahlawan Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Diduga Stress Ditinggal Mati Isteri, Pria Paruh Baya Gantung Diri

Sabtu, 20 Nopember 2010 08:17 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria paruh baya nekat bunuh diri dengan cara gantung diri di kamar mandi rumahnya di Jalan Tanah Merdeka 1A, RT 7/4 Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (19/11/2010) sore. Korban gantung diri diduga karena stress akibat ditinggal mati isteri tercinta.

Muslihin, 57 tahun, ditemukan dalam keadaan tergantung menggunakan tambang plastik di kamar mandi tanpa mengenakan pakaian sehelaipun.

Awal kejadian diketahui, Siswanto, keponakan korban yang berada di tempat kejadian. Curiga karena sang paman tidak keluar setelah selama dua jam di kamar mandi. Akhirnya, Siswanto memanggil keluarga lainnya untuk mendobrak kamar mandi, sebelumnya Sang Paman dipanggil-panggil namun tidak ada jawaban.

Karena khawatir terjadi sesuatu, Siswanto kemudian mendobrak pintu kamar mandi dan mendapati pamannya sudah tergantung dan tak bernyawa lagi.

Usai dilakukan olah TKP dan identifikasi korban oleh petugas Polsek Metro Ciracas, tidak ditemukan tanda-tanda penganiyaan fisik pada jasad korban. Pihak keluarga pun meminta pihak kepolisian untuk tidak diotopsi. Setelah disemayamkan rencananya korban akan dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

Polsek Metro Senen Bekuk Dua Pelaku Shabu

Sabtu, 20 Nopember 2010 07:49 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Metro Senen menangkap dua orang penyalahgunaan narkotika jenis Shabu di Jalan Kebon sayur, Mangga Dua, Sawah Besar, jakarta Pusat, Jumat (19/11/2010) sekira pukul 20:00 WIB. Dari saku celana salah satu pelaku disita satu bungkus plastik klip berisi Shabu.

Tersangka Suwandi alias Lepay, 29 tahun dan Hari Ramdani, 29 tahun, tak berkutik setelah petugas menggeledah keduanya. Dari saku celana Hari Ramdani, petugas menemukan satu bungkus plastik klip yang diduga narkotika jenis shabu.

Awalnya, petugas yang sedang melaksanakan observasi di daerah rawan narkoba tersebut, mencurigai dua orang yang gerak-geriknya mencurigakan. Selanjutnya petugas mendekati kedua orang tersebut. Namun kedua orang itu menghindar dan berusaha kabur. Petugas pun segera menyergapnya dan setelah dilakukan penggeledahan petugas menemukan barang bukti narkotika jenis shabu.

Selanjutnya, kedua pelaku digelandang ke Posek Metro Senen untuk penyidikan lebih lanjut.

Truk Tanki Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas

Sabtu, 20 Nopember 2010 07:27 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah truk tanki menabrak pengendara sepeda motor di ruas jalan Yos Sudarso, dekat TL Gotong Royong, Jakarta Utara, Sabtu (20/11/2010) dinihari tadi. Pengendara sepeda motor tewas seketika di lokasi kejadian.

Informasi dari TMC Dit Lantas Polda Metro Jaya, peristiwa terjadi sekira pukul 04.18 WIB. Truk Tanki B 9434 UO menabrak pengendara sepeda motor B 6357 IE, hingga tewas seketika.

Saat ini, jenazah korban yang belum diketahui identitasnya sudah dievakuasi petugas ke RSCM. Pengemudi truk tanki juga sudah ditangani oleh Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Utara.

19 November 2010

Maling Beraksi di Kampus Gunadarma Depok

Jumat, 19 Nopember 2010 14:11 WIB
PUSKOMINFO - Pencuri mengacak-acak Gedung Rektorat, Kampus Universitas Gunadarma, di Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat. Pencuri diduga masuk melalui jendela di lantai tiga gedung tersebut. Pencuri berhasil menggondol computer jinjing, eksternal hardisk dan uang tunai senilai Rp. 2 juta dari empat ruangan yang disatroni di lantai satu dan dua.

Pencurian itu baru diketahui pada Jumat (19/11/2010) pagi, saat pegawai masuk kerja yang mendapati ruangan dalam keadaan berantakan. Setelah diperiksa terdapat barang yang hilang. Atas kejadian tersebut, selanjutnya dilaporkan ke petugas Kepolisian.
Petugas dari Polsek Metro Sawangan yang datang ke lokasi langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara.

Gedung Rektorat tersebut merupakan tempat mahasiswa melegalisasi ijazahnya. Gedung ini terdapat data mahasiswa berupa transkrip nilai dan ijazah. Akibatnya, aktifitas layanan pengurusan ijazah sempat terganggu karena masih diperiksa petugas kepolisian. Pelayanan baru dapat dilakukan pada siang pukul 13:00 WIB.

Hingga kini, petugas belum dapat mengetahui berapa seluruh kerugian akibat pencurian tersebut. Petugas pun belum mengetahui motif dari pencurian tersebut.

Operasi Pekat Jaya 2010: Selama 13 hari Polisi Ungkap 351 Kasus Kejahatan

Jumat, 19 Nopember 2010 10:49 WIB
PUSKOMINFO - Selama 13 hari pelaksanaan Operasi Pekat Jaya 2010, Polda Metro Jaya beserta Polres sejajaran Polda Metro Jaya berhasil mengungkap 351 kasus kejahatan jalanan, premanisme dan perjudian. Dari 351 kasus tersebut, tersangka yang diamankan sebanyak 674 orang, 402 orang diantaranya ditahan dan 272 orang dilakukan pembinaan.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Boy Rafli Amar,pada Jumpa Pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (19/11/2010).

Menurut Kabid Humas, ada sekitar 137 orang yang ditahan karena terlibat kasus premanisme. Sedangkan 266 orang dilakukan pembinaan. "Sebanyak 3 pucuk sejata api dan 26 sejata tajam yang diamankan," ujar Boy Rafli.

Sedangkan untuk kasus kejahatan jalanan (Street crime), tersangka yang ditahan sebanyak 152 orang, dan enam orang dibina.

Selain itu, petugas juga mengungkap 65 kasus perjudian dengan jumlah tersangka 113 orang. "Tersangka kasus Semuanya ditahan," ujarnya.

Sementara total barang bukti yang diamankan petugas berupa 10 pucuk senjata api jenis revolver, dua jenis FN, dan dua pistol mainan. Ada delapan butir peluru.

Operasi Pekat Jaya 2010, dilaksanakan sejak tanggal 8 Nopember dan masih akan dilakukan hingga tanggal 28 Nopember 2010 untuk menekan angka kejahatan yang terus naik di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Polsek Metro Tambora Bekuk Pembunuh Siswa SMK

Jumat, 19 November 2010 10:44 WIB
PUSKOMINFO – Pembunuh siswa SMK saat ada tawuran antarwarga beberapa hari lalu di Jalan KH. Muh. Mansyur RT. 007/009 Kelurahan Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, dibekuk anggota Buser Polsek Metro Tambora di rumah neneknya di Haurgeulis, Indramayu, Jawa Barat, Rabu (17/11/2010).

Tersangka Ahmad Komari, 19 tahun, mengaku menghabisi Andre Mega Buana, 18 tahun, menggunakan klewang milik temannya. Komari, setelah membabat Andre hingga tewas lalu kabur ke Bekasi sebelum kemudian dibekuk polisi di tempat persembunyiannya yang terakhir di Haurgeulis, Indramayu.

Pengakuan tersangka kepada petugas, Dia membacok korban karena upaya membela diri. Sebelumnya, korban terlebih dahulu membacok sikut tangan kanannya, kemudian dibalas dengan membacok punggung korban.

Kapolsek Metro Tambora, Kompol Hery Dian Dwiharto SIK MPP, menyatakan tersangka adalah pelaku tunggal. “Setelah perkaranya selesai diberkas segera kami ajukan ke penuntut umum,” ujarnya.

Penemuan Mayat

Waktu Kejadian : 18 Nopember 2010 Pukul 18:30 WIB.
TKP : Depan Kafe malioboro, Jalan Cileduk Raya Rt. 01/03 Petukangan Selatan, Pesanggrahan, jakarta Selatan.
Korban: Efendi, 30 tahun, alamat Kemanggisan Rt. 10/03 Palmerah, Jakarta Barat.
Saksi : 1) Sutimin, 33 tahun, 2) Parno, 39 tahun, 3) Wartam.
Kronologis Kejadian : Korban diketahui berada di TKP sambil menggunakan pesawat telepon. Saat ada suara petir yang cukup besar, korban tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri. Korban selanjutnya dibawa ke RS. Klinik Petukangan 24 Jam dan oleh Dokter Jaga dinyatakan meninggal dunia.
Kasus Ditangani : Polsek Metro Pesanggrahan.

Pencurian Dengan Kekerasan

Waktu Kejadian: 18 Nopember 2010 Pukul 03:45 WIB.
TKP : PT. Surya Mustika Nusantara, jalan Tipar cakung No. 45 Rt. 04/08 Cakung Barat, jakarta Timur.
Korban : Edi Purwanto dan Hari Riyanto, Security.
Pelaku : Dalam penyelidikan.
Saksi : Cipto, 45 tahun, alamat Kampung Baru, Cakung Barat, Cakung, Jakarta Timur.
Kronologis Kejadian : Pelaku yang berjumlah 5 orang masuk ke dalam TKP dengan cara memanjat tembok. Kemudian 2 orang pelaku menodongkan senjata api, diduga jenis Revolver ke arah Edi Purwanto dan Hari Riyanto. Pelaku mengikat tangan serta melakban mulut korban. Pelaku lainnya masuk ke dalam gudang penyimpanan rokok kemudian membongkar brankas namun pelaku tidak berhasil. Pelaku selanjutnya mengambil sepeda motor milik korban berikut STNK.
Kerugian : Sebuah sepeda motor Honda Tiger B-6618-TPP.
Kasus Ditangani : Polsek Metro Cakung.

Pembunuhan

Waktu Kejadian : 18 Nopember 2010 Pukul 13:00 WIB.
TKP : jalan Gandaria I Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Korban : Samidi, 63 tahun, alamat Gang Subur II Rt. 11/08 Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan.
Pelaku : Wahidin, 21 tahun, alamat Jalan Buntu Rt. 04/09 Larangan Indah, Cileduk.
Saksi : Saefudin, 32 tahun.
Kronologis Kejadian : Terjadi penusukan di TKP yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban. Korban mengalami luka tusuk di dada kiri. Kemudian korban dibawa ke RS. Muhammadiyah dan dinyatakan telah meninggal dunia. Pelaku berikut barang bukti berupa sebilah pisau dapur merk Cendana dan sarung pisau diamankan di Polsek Metro Kebayoran Baru.
Kasus Ditangani : Polsek Metro Kebayoran Baru.

Penemuan Mayat

Waktu Kejadian : 19 Nopember 2010 Pukul 00:30 WIB.
TKP : Rumah Sehat masjid Sunda Kelapa, Jalan Taman Sunda Kelapa, Menteng, jakarta Pusat.
Korban : Muis Lubis, 41 tahun, alamat jalan Pos Utara II No. 5 Rt. 04/05 Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Saksi : DR. Reza Kusuma Wardana, 29 tahun, alamat Jalan DR. Saharjo No. 123A Rt. 03/04 manggarai Selatan, Tebet.
Kronologis Kejadian : Korban ditemukan oleh tukang parkir di depan Masjid Sunda Kelapa dalam posisi tergeletak pada hari Selasa, 16 Nopember 2010, kemudian dirawat di TKP. Kemudian korban dinyatakan meninggal dunia pada hari Jumat, 19 Nopember 2010 Pukul 00:30 WIB disebabkan sakit radang selaput otak. Korban dibawa ke RSCM untuk visum.
Kasus Ditangani : Polsek Metro Menteng.

18 November 2010

Penemuan Bom Rakitan di Kelapa Gading

Kamis, 18 Nopember 2010 15:49 WIB
PUSKOMINFO — Warga Kelapa Gading Jakarta Utara tiba-tiba dikejutkan dengan penemuam bungkusan plastik warna hitam yang diletakkan di depan rumah di atas kandang ayam, Kamis (18/11/2010) sekira pukul 10:30 WIB. Bungkusan yang dikira daging kurban itu ternyata bom rakitan.

Adalah zainal, 42 tahun, warga Jalan Kompi Udin RT 06/05 Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara yang mengira bungkusan plastik warna hitam di depan rumahnya adalah daging kurban. Begitu diambil, ternyata isinya keras tidak lembek seperti daging. Alangkah kagetnya, setelah dibuka ternyata bungkusan plastic itu berisi tabung kecil merah yang tersambung kabel.

Karena khawatir benda itu adalah bom, Zainal kemudian melapor ke RT/RW setempat yang dilanjutkan ke petugas Kepolisian.

Warga sekitar pun berkerumun mendatangi lokasi penemuan tersebut.

Petugas tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Utara dan Polsek Metro Kelapa Gading langsung mengamankan tempat kejadian perkara. Benda yang memang mirip dengan sebuah bom rakitan itu terdiri dari empat tabung berwarna merah dengan diameter 10 cm. Antara tabung satu dan tabung lainnya terhubung dua buah kabel berwarna merah. Terlihat ada satu kabel yang tak terhubung, yang mungkin menyebabkan bom tersebut tak aktif.

Kini benda yang diduga bom rakitan tersebut telah diamankan Tim Gegana Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.