31 Maret 2011

Sindikat Narkoba Bersenjata Api Dibekuk

Kamis, 31 Maret 2011 14:32 WIB
PUSKOMINFO — Sindikat pengedar narkoba bersenjata api berhasil diringkus Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Senin (21/3/2011) malam. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Anjan Pramuka Putra di Markas Polda Metro Jaya, Kamis (31/3/2011).

Keempat tersangka masing-masing AF alias AP (31), JNL alias JH (37), IND alias AL (24), dan BS (59) beserta barang bukti berupa 621 butir ekstasi, 21 gram sabu, 40 tablet H5, dan sepucuk senjata api berjenis FN 45.

Anjan mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari tertangkapnya AF dan JNL di depan SPBU di Jalan Raya Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat. Keduanya ditangkap berikut barang bukti berupa 10 butir ekstasi.

Berdasarkan hasil interogasi terhadap para tersangka, petugas memperoleh nama IND. Keesokan harinya IND dibekuk di Jalan H Ucang RT 9 RW 9 Tanah Sereal, Jakarta Barat.

"Dari tangan IND diperoleh barang bukti 104 butir ekstasi, 1 gram sabu, dan sepucuk senjata api FN 45,” tutur Anjan.

Selanjutnya polisi juga berhasil menangkap tersangka BS yang diringkus di Apartemen Laguna Tower B, kamar 506 Jalan Pluit Timur, Penjaringan, Jakarta Utara. Dari BS, Polisi menyita barang bukti 507 butir ekstasi, 20 gram sabu, dan 40 butir ekstasi happy five.

"Nilai barang bukti keseluruhan jika dikonversi diperkirakan mencapai Rp 201 juta,” ujar Anjan.

Kini petugas masih melakukan pengejaran terhadap tiga tersangka lainnya yang masih buron. Mereka berinisial MR, PD, dan AP.

Para tersangka akan dijerat UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Khusus untuk tersangka IND, juga dijerat dengan UU Darurat Pasal 1 Nomor 12 tentang Senjata Api dengan ancaman pidana mati, seumur hidup, atau penjara paling singkat lima tahun dan paling lama dua puluh tahun.

Blanko Tilang Elektronik (E-TLE)

Kamis, 31 Maret 2011 09:10 WIB
PUSKOMINFO - Inilah contoh blanko tilang Elektronik (E-TLE) yang akan dikirimkan kepada alamat pelanggar lalu lintas:

Hari Kedua Ops Simpatik Jaya 2011 Jaring 5.960 Pelanggar

Kamis, 31 Maret 2011 09:04 WIB
PUSKOMINFO - Hari kedua Operasi Simpatik Jaya, Ditlantas Polda Metro Jaya telah menilang 4.919 pelanggar. Sedangkan sebanyak 1.031 pelanggar lainnya hanya diberi teguran.

Jumlah penindakan yang tercatat sebanyak 5.950 pelanggar. Dilihat dari jumlah pelanggaran pada hari kedua terjadi peningkatan di banding hari pertama yang hanya 4.571 pelanggar.

Kendaraan roda dua masih mendominasi pelanggaran, sebanyak 3.228 pelanggar, sedangkan pelanggaran yang dilakukan roda empat berjumlah 1.691.

Selain itu jumlah kecelakaan yang terjadi pada hari kedua Selasa (29/03/11) sebanyak 13 kejadian. Korban yang meninggal 1 0rang,luka berat 2 orang, dan luka ringan 20 orang. Sementara itu jumlah kerugian materil mencapai Rp. 15.600.000,-.

Operasi Simpatik Jaya ini digelar dengan tujuan mengajak masyarakat untuk tertib dalam berlalu-lintas. Selain itu, juga untuk pembinaan ke dalam, seperti polisi lalu lintas (polantas) agar humanis ketika menilang.

Lagi, Penghipnotis Bawa Kabur Sepeda Motor di Pisangan Jakarta Timur

Kamis, 31 Maret 2011 08:20 WIB
PUSKOMINFO - Lagi, penghipnotis beraksi di wilayah Pisangan Jakarta Timur. Kali ini penghipnotis berhasil membawa kabur sepeda motor milik Toni Roza, 31 tahun, warga Rawasari Rt. 11/08 Jakarta Pusat.

Peristiwa terjadi Rabu (30/03/2011) sekira pukul 13:00 WIB di Pisangan Baru III Jakarta Timur. Korban yang bertemu di lokasi, tiba-tiba pundak korban ditepuk oleh pelaku. Kemudian korban secara tak sadar menyerahkan sepeda motornya Honda Nopol B-6837-TRM kepada pelaku.

Kasus ini merupakan kedua kalinya di wilayah Pisangan Jakarta Timur. Sebelumnya juga menimpa Suhaidah, 36 tahun, warga Jalan H. Sidik, Pisangan Timur, yang menjadi korban hipnotis di Jalan Pisangan Lama selatan, Pulogadung, Jakarta Timur pada Minggu (27/03/2011) sekira pukul 12:15 WIB. Saat pundaknya ditepuk, tanpa sadar ia menyerahkan tas yang berisi uang Rp. 19 juta.

Polres Metro Jakarta Timur Masih menyelidiki kedua kasus ini.

Polres Metro Jakarta Barat Ringkus Komplotan Pencuri Spion Mobil Mewah

Kamis, 31 Maret 2011 07:56 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat berhasil menggulung komplotan pencuri spesialis spion mobil mewah. Lima orang tersangka berinisial OS, ASW, AN, I, dan BP berhasil diringkus. Dari komplotan itu, Polisi menyita barang bukti berbagai spion mobil Toyota Alphard dan Harrier.

"Mereka sudah puluhan kali melakukan tindak pencurian itu di berbagai wilayah di Jakarta," kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Komisaris Besar Yazid Fanani.

Aksi komplotan ini dibilang sangat berani, karena mereka beraksi pada mobil yang terjebak kemacetan di jalan. "Biasanya mereka beraksi berdua mengendarai sepeda motor menghampiri mobil korban yang terjebak macet dan mematahkan spion lantas kabur," papar Yazid.

Sejumlah jalur dan lampu merah sering dijadikan sasaran aksi tersebut antara lain di lampu merah Slipi, Jakarta Barat dan lampu merah Cempaka Putih, Jakarta Pusat. "Mereka memang memilih tempat yang kemacetannya parah sehingga korban tidak mungkin mengejar," lanjutnya.

Pengakuan para tersangka, spion itu akan dijual lagi ke salah satu penadah di wilayah Taman Sari dengan harga Rp 700 ribu hingga Rp 900 ribu," ujar Kapolres.

Saat ini polisi masih memburu penadah barang curian tersebut yang sudah diketahui identitasnya berinisial GB.

Tabung Gas Meledak, Tukang Las Karbit Tewas

Kamis, 31 Maret 2011 07:30 WIB
PUSKOMINFO - Ismail Marzuki, 62 tahun, tukang las karbit, tewas akibat luka serius terkena serpihan besi tabung yang meledak, Rabu (30/03/2011) sekira pukul 16:00 WIB. Korban yang sedang memperbaiki tabung gas karbit di Jalan Rawa Lindung Rt. 01/04 Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, tabung gas tiba-tiba meledak.

Akibat ledakan tersebut korban, warga Jalan wasis Rt. 04/09 Cipayung itu mengalami luka akibat terkena serpihan tabung. Korban selanjutnya dibawa ke RS. Pasar Rebo untuk mendapat pertolongan. Namun pada Kamis (31/03/2011) dinihari tadi korban meninggal dunia.

Kini kasus tersebut dalam penyelidikan Polsek Metro Cipayung.

30 Maret 2011

Metro Mini 47 Dibakar Massa Setelah Tabrak Pengendara Motor

Rabu, 30 Maret 2011 09:30 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah Metro Mini M-47 Jurusan Senen - Pondok Kopi, hangus dibakar massa akibat menabrak pengendara sepeda motor hingga tewas, Rabu (30/3/2011). Pengendara sepeda motor mengalami luka kini dirawat di RS. Islam Pondok Kopi dan anak yang diboncengi berusia 6 tahun tewas di lokasi kejadian.

Peristiwa terjadi sekira pukul 06:15 WIB di Jalan I Gusti Ngurah Rai dekat stasiun Panjang, Buaran, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur. Metromini 47 bernomor polisi B-7500-Z menabrak pengendara sepeda motor yang memboncengi anaknya berusia 6 tahun. Pengendara sepeda motor mengalami luka sedangkan seorang anak yang dibonceng tewas seketika di lokasi kejadian.

Korban tewas bernama Mohammad Alfian Alfarizi, 6 tahun, kini sudah dibawa ke RSCM. Sedangkan bapaknya belum diketahui identitasnya kini dirawat di RS. Islam Pondok Kopi.

Peristiwa tersebut membuat massa sekitar lokasi mengamuk karena pengemudi Metro Mini kabur setelah menabrak korban. Metro Mini itu pun langsung dibakar massa. Upaya petugas pemadam kebakaran yang berusaha nmemadamkan api dihalangi-halangi massa sehingga tak berani mendekati lokasi.

Hingga kini petugas Sat Lantas Polres Metro Jakarta Timur masih melakukan pengejaran terhadap pengemudi Metro Mini.

Sindikat Pencuri Mobil Mewah Digulung

Rabu, 30 Maret 2011 08:30 WIB
PUSKOMINFO – Sindikat pencuri mobil mewah digulung petugas Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Selasa (29/03/2011). Salah satu mobil yang mereka sikat adalah kendaraan dinas pejabat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

Kepala Subdit Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Nico Afinta, menjelaskan sindikat spesialis pencurian kendaraan roda empat itu ditangkap setelah mendapat pengaduan dari masyarakat yang pernah jadi korban.

Informasi tersebut ditindaklanjuti dan berhasil ditangkap tiga pelaku yaitu JO alias Dodo, YH dan RZ. Mereka ditangkap di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Barat.

Kepada petugas, pelaku telah melakukan pencurian sejak tahun 2009 di wilayah Jakarta, Bekasi dan Tangerang. Dari kawanan sindikat ini disita barang bukti tujuh mobil, termasuk Innova bernomor polisi B-1146-CU milik Kemenlu.

Wanita Tewas Akibat Ditusuk Pengendara Yamaha Mio

Rabu, 30 Maret 2011 08:12 WIB
PUSKOMINFO - Amanda Dewi Setiawan, 16 tahun, warga Taman Kebon Jeruk Blok E-1/171, ditemukan bersimbah darah akibat luka tusuk di perut. Korban ditemukan di pinggir jalan di Taman Meruya Ilir G-9 N0. 5 - 6, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat.

Korban pertama kali ditemukan pertama kali oleh Romi Ravael, 26 tahun, dalam keadaan luka tusuk di perut kanan dan kiri, Selasa (29/03/2011) sekira pukul 16:00 WIB. Oleh Romi, korban kemudian dibawa ke RS. Siloam Kebon Jeruk. Setelah satu jam dalam penangnan rumah sakit korban dinyatakan meninggal dunia.

Menurut keterangan saksi, korban sebelum meninggal dunia mengaku ditusuk oleh orang yang mengendarai sepeda motor Mio.

Kini kasusnya ditangani Polsek Metro Kembangan.

29 Maret 2011

Ada Pria Memanjat Tower BTS, Jalan Raya Ciputat Macet

Selasa, 29 Maret 2011 13:11 WIB
PUSKOMINFO - Jalan Raya Ciputat hingga siang ini masih macet karena banyak pengendara berhenti atau melambatkan laju kendaraannya untuk melihat seorang pria yang memanjat tower BTS di dekat Polsek Metro Ciputat. Aksi pria itu memancing kerumunan warga untuk menonton.

Saat ini, posisi pria tersebut masih di puncak tower. Belum diketahui apakah pria itu hilang ingatan atau memang sengaja hendak bunuh diri.

Yang membuat warga menahan nafas, pemanjat tower itu nekat berayun-ayun bergelantungan dengan satu tangan di ketinggian 30 meter.

Aksi nekat pria itu diketahui sekitar pukul 11.30 WIB. Pemanjat tower itu diketahui mengenakan celana panjang hitam dan kaos putih. Petugas Polsek Metro Ciputat bersama Warga sekitar masih membujuk pria nekad itu untuk turun dari tower.

Tukang Becak Ditemukan Tewas di Becaknya

Selasa, 29 Maret 2011 12:58 WIB
PUSKOMINFO – Kurdi, 60 tahun, tukang becak yang biasa mangkal di sekitar Jl.Petruk, Jl.Tanah Tinggi, Kec.Johar Baru, Jakarta Pusat, ditemukan sudah tak bernyawa di atas becaknya di lokasi Selasa 29/3/2011) sekira pukul 11:00 WIB.

Peristiwa yang sempat menjadi tontonan masyarakat itu, kali pertama diketahui Asnun, 50 tahun, saat hendak mencari rongsokan dan botol plastic bekas, yang curiga melihat korban terduduk kaku dengan mulut terbuka. Ketika diperiksa ternyata korban sudah tak bernyawa.

Petugas Polres Metro Jakarta Pusat yang mendapat laporan selanjutnya meluncur ke lokasi dan melakukan identifikasi. Petugas tidak menemukan adanya luka dan tanda bekas penganiayaan di tubuh korban. Sementara, untuk kepentingan penyidikan jenazah dibawa ke RSCM untuk di visum.

Mekanisme Pengurusan Tilang Elektronik (E-TLE)

Selasa, 29 Maret 2011 09:25 WIB
PUSKOMINFO - Sistem Tilang Elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) akan diberlakukan pada April mendatang. Berikut mekanisme/tata cara pengurusan bila terkena tilang elektronik:

1. Penyidik /petugas Sie Dakgar Subdit. Gakkum Dit Lantas Polda Metro Jaya mengirimkan tilang elektronik & surat pemberitahuan kepada pemilik kendaraan bermotor sesuai daftar kepemilikan ranmor di stnk via pos.

2. Pemilik ranmor/bekas pemilik ranmor &/ pelaku pelanggaran setelah menerima tilang elektronik warna merah untuk :

a. pemilik ranmor sekaligus sebagai pelaku pelanggaran :

1). melaksanakan kewajiban untuk menghadiri sendiri/mewakilkan untuk sidang di Pengadilan negeri Jakarta Pusat & membayar denda kepada Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tersebut sesuai keputusan sidang.

2). tidak hadir / tidak mewakilkan / tidak membayar denda di panitera; maka diwajibkan untuk membayar denda via bank sesuai dengan jumlah denda maksimal yang ditulis dalam tilang elektronik paling lambat 7 (tujuh) hari setelah diterimanya tilang elektronik tsb.

3). segera mengirimkan kembali tilang elektronik yang sudah distempel & ditanda tangani teller bank BRI sebagai bukti telah menitipkan denda di Bank BRI ke alamat : Sie Pelanggaran Subdit Gakkum Dit. Lantas Polda Metro Jaya Jl. MT. Haryono Kav.6 Pancoran – Jaksel (perangko sudah disiapkan Dit. Lantas Polda Metro Jaya).

4). apabila pelaku/wakilnya tidak menghadiri sidang di PN. Jakpus atau tidak menyetorkan denda tsb ke Bank BRI , maka STNK kendaraan tsb akan disita oleh penyidik melalui kantor samsat di mana kendaraan tsb teregistrasi (dilaksanakan blokir & penagihan denda secara paksa dengan besaran sesuai hasil keputusan sidang atas perintah Eksekutor/Jaksa pada saat pemilik ranmor tsb. melakukan penelitian ulang/bayar pajak ranmor di SAMSAT). untuk membuka blokir/bila tidak ingin disita stnk maka wajib segera membayar denda tsb via Bank BRI & bukti setor denda tsb diserahkan kepada petugas samsat.

b. Ranmor sudah dijual /pindah tangan atau ranmor saat itu bukan pemilik yang mengendarai :

1). setelah menerima tilang elektronik & surat pemberitahuan, maka wajib mengisi kolom pernyataan pemilik kendaraan yang menyatakan bahwa ranmor tsb pada jam/hari/tanggal/bulan/tahun dipergunakan oleh seseorang dgn disebutkan identitas lengkap. atau menerangkan bahwa sejak tanggal…bulan…tahun… kendaraan tsb sudah dijual/beralih hak kepada seseorang dengan disebutkan identitas lengkap.

2). kolom pernyataan setelah diisi & dikirimkan kembali ke Sie Gar Subdit Gakkum Dit. Lantas Polda Metro Jaya Jl. MT. Haryono Kav.6 Pancoran – Jaksel (perangko sudah disiapkan Dit. Lantas Polda Metro Jaya). maka penyidik mengirimkan E-TLE kepada pelaku yg berisi perintah untuk membayar denda maksimal via Bank BRI atau hadir sidang di PN. Jakpus.

3). jika dalam 7 (tujuh) hari blangko tilang tsb tidak dikirimkan kembali &/ bukti setor ke bri maka berkas tilang E-TLE dikirim ke PN Jakpus dgn terdakwa pemilik ranmor.

4). petugas subdit gakkum mengirimkan surat permintaan pemblokiran kendaraan tsb pada koord. samsat di mana ranmor tsb teregistrasi & penindakan dilaksanakan dgn melakukan penyitaan STNK dan mewajibkan pemilik ranmor membayar denda tilang sesuai keputusan sidang.

5). selain penyelesaian perkara, pemilik ranmor (yang ke dua atau ke tiga … dst) wajib balik nama.

Hari Pertama Operasi Simpatik, 3.722 Pengendara Ditilang

Selasa, 29 Maret 2011 08:52 WIB
PUSKOMINFO - Kepala Sub Bidang Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Yakub DK, mengatakan, hari pertama digelarnya Operasi Simpatik Jaya jumlah pelanggar yang ditilang mencapai 3.722 dan teguran sebanyak 799. Barang bukti yang disita berupa SIM sebanyak 1.552, berupa STNK sebanyak 2.133, curanmor roda dua sebanyak 35, dan curanmor roda empat sebanyak 2 kendaraan.

Sementara itu, berdasarkan rincian dari petugas penegakan hukum terdapat 533 pelanggaran hukum, Petugas Patwal menindak 173 pengendara, serta Petugas Pengatur (Gatur) berhasil menindak sebanyak 471 orang, serta Polisi Jalan Raya (PJR) sebanyak 161 pelanggaran.

Berdasarkan kategori wilayah, kasus pelanggaran di kawasan Jakarta Pusat tercatat 321 pelanggaran, Jakarta Utara sejumlah 321 pelanggaran, Jakarta Barat sejumlah 217 pelanggaran, Jakarta Selatan sejumlah 281 pelanggaran, Jakarta Timur sejumlah 441 pelanggaran, Tanggerang Kotamadya sejumlah 281 pelanggaran, Tanggerang Kabupaten sejumlah 108 pelanggaran, Bekasi Kotamadya sejumlah 206 pelanggaran dan Bekasi Kabupaten sejumlah 85 pelanggaran, Depok 144 pelanggaran, Bandara Soekarno Hatta sejumlah 56 pelanggaran, dan KP3 Tanjung Priok sebanyak 70 pelanggaran.

Operasi Simpatik Jaya digelar Polda Metro Jaya selama 21 hari kedepan.

Pria Tewas Dalam Bagasi Mobil di Area Parkir Gedung BRI 2

Selasa, 29 Maret 2011 08:38 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria ditemukan tewas di dalam bagasi mobil yang diparkir di Gedung BRI 2, di kawasan Semanggi, Jakarta Pusat. Kesimpulan sementara pria tersebut tewas karena sakit.

ATM, 39 tahun, ditemukan tewas di dalam bagasi mobil Hyundai warna putih bernomor polisi B 1227 WLQ, yang diparkir di Gedung BRI 2 lantai 3, Senin (28/3/2011) sekira pukul 16:30 WIB. "Saat itu satpam gedung yang menemukan pertama kali. Satpam yang sedang patroli melihat mobil ATM pintu dan bagasinya terbuka, begitu didekati, terlihat ATM, awalnya disangka sedang tidur, ternyata dibangunkan tidak bangun dan tidak bergerak," jelas Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Johanson Ronald Simamora.

Mengira ATM sudah tewas, Satpam kemudian menghubungi majikan ATM yang bekerja di Gedung BRI, dan kemudian menghubungi petugas kepoisian. "Petugas melakukan pemeriksaan dan tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan, meski saat ditemukan korban hanya mengenakan celana panjang saja. Posisi korban di bagasi belakang miring ke kanan dan hidung mengeluarkan darah.

Untuk memastikan penyebab kematiannya, Jenazah korban selanjutnya dikirim ke RSCM untuk di visum," tutur Kapolsek.

Perampasan, Pelaku menggunakan Senjata Api

Waktu Kejadian : 28 Maret 2011 Pukul 05:00 WIB
TKP : Jalan Baru PAP, batu Ceper, Kota Tangerang.
Korban : Nini, 41 tahun, alamat Jalan Adi Sucipto Rt. 02/10 Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.
Pelaku : dalam penyelidikan.
Kronologis Kejadian : Saat korban melintas di TKP, tiba-tiba dihadang oleh pelaku dan menodongkan senjata api. Pelaku selanjutnya merampas tas korban yang berisi dompet, sebuah kartu Pass Bandara Soekarno-Hatta, KTP, Dua Handphone, STNK sepeda motor Honda Beat B-6274-CRV.
Kasus Ditangani : Polres Metro Tangerang.

28 Maret 2011

Dua Pekan, Polresta Bekasi Kota Ungkap 20 Kasus Judi

Senin, 28 Maret 2011 15:20 WIB
PUSKOMINFO – Polresta Bekasi Kota beserta Polsek Jajaran selama dua pekan berhasil mengungkap 20 kasus perjudian. Pengungkapan sejak tanggal 14 s.d. 27 Maret 2011 ini menangkap 20 orang tersangka. “Selama dua pekan diungkap 19 kasus judi togel dan 1 kasus judi domino,” ujar Kabag Ops Polresta Bekasi Kota, Komisaris Museni, Senin (28/03/2011).

Dari 20 kasus tersebut, jelas Museni, sebanyak 10 kasus hasil pengungkapan Sat Reskrim Polres, 2 kasus dari Polsek Metro Bekasi Utara, 2 kasus dari Polsek Metro Bantar Gebang, 2 kasus dari Polsek Medan Satria, dan dari Polsek Metro Bekasi Selatan, Bekasi Timur, Pondok Gede dan Jati Asih masing-masing 1 kasus.

“Barang bukti yang disita berupa uang tunai Rp. 82.408.000,- 12 Handphone, puluhan buku rekapan togel, kupon togel, pulpen dan kartu domino,” kata Museni.

Menurut Museni, pihaknya akan terus melakukan pemberantasan berbagai jenis perjudian agar wilayah Bekasi bebas dari penyakit masyarakat tersebut.

Kebakaran Pabrik Plastik di Kalideres Sudah Padam

Senin, 28 Maret 2011 14:59 WIB
PUSKOMINFO - Setelah mengerahkan 28 Unit Mobil Pemadam Kebakaran, si jago merah di pabrik plastik di Jl Prepedan Raya, Kamal, Kalideres, Jakarta Barat, berhasil dipadamkan. Saat ini petugas pemadam masih melakukan proses pendinginan.

Api yang berkobar sejak pukul 10:30 WIB akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 13:50 WIB. Saat ini proses pendinginan masih dilakukan agar api tidak muncul lagi dari tumpukan sisa-sisa kebakaran.

Petugas kepolisian sudah memberi garis polisi di lokasi. Kebakaran ini diduga akibat korsleting listrik yang terjadi di pabrik tersebut. Percikan akibat korsleting listrik itu masuk ke dalam bak tiner sehingga membuat kebakaran hebat. Dalam peristiwa tersebut terdapat 1 karyawan yang mengalami luka bakar di bagian tangan.

Pabrik Plastik Terbakar Di Kalideres

Senin, 28 Maret 2011 12:32 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah pabrik plastik di Jalan Prepedan Raya RW 9 Kelurahan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat terbakar, Senin (28/03/2011). Sebanyak 28 Unit Mobil Pemadam Kebakaran dikerahkan ke lokasi memadamkan api.

Api diketahui berkobar sekira pukul 10:50 WIB. Api sulit dipadamkan mengingat materi yang terbakar adalah plastik. Hingga saat ini petugas bersama-sama warga masih berjibaku memadamkan api.

Belum diketahui penyebab maupun laporan adanya korban jiwa dalam peristiwa ini.

Pelanggaran yang Direkam dalam Tilang Elektronik Sistem E-TLE


Senin, 28 Maret 2011 10:45 WIB
PUSKOMINFO - Sistem Tilang Elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) akan diberlakukan pada April mendatang. Kini upaya-upaya pembenahan peralatan dan perlengkapan sedang dilakukan.

Titik pertama pemasangan alat ini adalah di perempatan lampu merah Sarinah, Jakarta Pusat. Nantinya lokasi itu akan menjadi pilot project.

Adapun jenis-jenis pelanggaran yang akan terekam oleh peralatan E-TLE antara lain:

1. PELANGGARAN MARKA STOP LINE

Melanggar garis batas wajib berhenti saat lampu merah pada traffic light menyala. Hal ini sesuai dengan Pasal 287 ayat (1) jo Pasal 106 ayat (4) huruf b UU LLAJ No 22tahun 2009 dengan sanksi ancaman pidana kurungan 2 (dua) bulan atau denda maksimum Rp 500.000,-

2. MENEROBOS LAMPU MERAH

Melanggar aturan perintah berhenti yang dinyatakan dengan alat pemberi isyarat lalu lintas . Hal ini sesuai dengan Pasal 287 ayat (2) jo Pasal 106 ayat (4) huruf c UU LLAJ No 22 tahun 2009 dengan sanksi ancaman pidana kurungan 2 (dua) bulan atau denda maksimum Rp 500.000,-

3. PELANGGARAN MARKA JALAN KOTAK KUNING (YELLOW BOX JUNCTION)

Melanggar YELLOW BOX JUNCTION . Hal ini sesuai dengan Pasal 287 ayat (1) jo Pasal 106 ayat (4) huruf b UU LLAJ No 22 tahun 2009 dengan sanksi ancaman pidana kurungan 2 (dua) bulan atau denda maksimum Rp 500.000,-

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling

Senin, 28 Maret 2011 09:27 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) maupun Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, mulai pukul 08:00 - 13:30 WIB, di lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kompas Gramedia Palmerah
STNK : Kompas Gramedia Palmerah

2. Jakarta Utara
SIM : Depan Pos Pol Jembatan Tiga
STNK: Depan Pos Pol Jembatana Tiga

3. Jakarta Selatan
SIM : Depan TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok Jl. Gajah Mada
STNK : LTC Glodok Jl. Gajah Mada

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Masjid At-Tien

Layanan SIM Keliling ini hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

Begitu pula STNK Keliling hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Pundak Ditepuk, Tas Berisi Uang Rp. 19 Juta Melayang

Senin, 28 Maret 2011 09:14 WIB
PUSKOMINFO - Suhaidah, 36 tahun, warga Jalan H. Sidik, Pisangan Timur, Jakarta Timur, diduga menjadi korban hipnotis. Saat pundaknya ditepuk, tanpa sadar ia menyerahkan tas yang berisi uang Rp. 19 juta kepada pelaku.

Peristiwa terjadi pada Minggu (27/03/2011) sekira pukul 12:15 WIB di Jalan Pisangan Lama selatan, Pulogadung, Jakarta Timur. Saat itu, tiba-tiba pundak korban ditepuk oleh seseorang dari arah belakang. Kemudian pelaku yang berjumlah dua orang meminta tas dan Handphone yang dipegang korban. Tanda sadar korban pun menyerahkan tas yang berisi uang Rp. 19 Juta dan 2 HP miliknya kepada pelaku.

Korban baru tersadar ketika kedua pelaku telah pergi jauh. Korban selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Metro Pulogadung untuk menangkap pelakunya.

Mayat laki-laki dan Perempuan WN. Iran Ditemukan Mengambang di Perairan Muara Gembong

Senin, 28 Maret 2011 08:51 WIB
PUSKOMINFO - Mayat laki-laki dan perempuan, Warga Negara Iran, ditemukan mengambang di perairan Muara Pecah, Muara Gembong, Bekasi, Sabtu (26/03/2011) siang. Mayat tersebut ditemukan nelayan Muara Gembong dalam kondisi sudah membusuk.

Peristiwa terjadi sekira pukul 13:30 WIB, Nibo, 40 tahun, nelayan yang sedang mencari ikan di perairan Muara Pecah/Muara Gembong, tiba-tiba melihat sesosok mayat laki-laki yang mengambang. Nibo segera menuju ke kantor Polisi terdekat. Namun saat perjalanan, Nibo kembali menemukan sesosok mayat lagi. Kali ini berjenis kelamin perempuan. Mayat itu tidak jauh dari penemuan mayat laki-laki.

Petugas Direktorat Perairan Polda Metro Jaya yang mendapat laporan segera meluncur ke lokasi penemuan selanjutnya melakukan proses evakuasi.

Dari mayat laki-laki ditemukan identitas berupa Paspor bernomor 14198893 yang dikeluarkan oleh Islamic Republic of Iran, atas nama Mansour bin Muhsen, umur 39 tahuh, pekerjaan: Police Iran. Korban memakai celana jeans warna hitam dan baju biru. Kondisi mayat dalam keadaan sudah rusak, bengkak dan membusuk.

Begitu juga pada mayat perempuan, mayat tanpa identitas tersebut kondisinya sudah rusak dan membusuk. Umur diperkirakan 35 tahuh, memakai celana bahan warna coklat dan baju warna krem.

Kini kedua jenazah korban tersebut dudah dikirim ke RSCM guna dilakukan Visum.

Gas 3 Kg Meledak, Kaki Kiri Pemulung Putus

Senin, 28 Maret 2011 08:32 WIB
PUSKOMINFO - Tabung gas 3 Kg meledak hingga menewaskan seorang pemulung di Pinggir Kali Banjir Kanal Timur (BKT) Rt. 18/03 Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur. Korban bernama Jaka, 40 tahun, kaki kirinya putus dan meninggal dunia setelah kompor gas yang dinyalakan mendadak meledak, Minggu (27/3) dini hari.

Peristiwa terjadi pada Subuh sekitar pukul 04.40 WIB, saat Jaka menyalakan kompor gas, namun tiba-tiba meledak. Kondisi Jaka mengenaskan, kaki kirinya putus dan bokongnya berlubang. Saat dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tak tertolong lagi. Ledakan gas 3 kg itu juga mengakibatkan beberapa mobil yang diparkir di pinggir kali mengalami rusak.

"Tidak ada saksi yang melihat peristiwa tersebut, warga sekitar hanya mendengar suara ledakan. Namun setelah diperiksa sumber ledakan terdapat korban yang sudah terkapar meninggal dunia," ujar Kepala Seksi Humas Polsek Metro Cakung, Inspektur Dua Sutrisno.

Saat ini, Polsek Metro Cakung tengah memintai keterangan tiga saksi yang diduga mengetahui peristiwa tersebut. Jenazah korban kini di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk divisum.

AMANAT KAPOLDA METRO JAYA (DIBACAKAN OLEH WAKAPOLDA)


APEL GELAR PASUKAN
OPERASI “SIMPATIK JAYA - 2011”
SENIN, 28 MARET 2011

YANG SAYA HORMATI :
- GUBERNUR DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DAN PEJABAT TERAS PEMDA DKI JAKARTA,
- PANGDAM JAYA DAN PEJABAT TERAS KODAM JAYA,
- PARA PEJABAT TERAS POLDA METRO JAYA,
- HADIRIN, TAMU UNDANGAN YANG SAYA HORMATI DAN PARA PESERTA UPACARA YANG SAYA BANGGAKAN.

ASSALAMUALAIKUM WR. WB
SELAMAT PAGI DAN SALAM SEJAHTERA BAGI KITA SEMUA

PUJI SYUKUR KITA UCAPKAN KEHADIRAT ALLAH YANG MAHA KUASA, BAHWA ATAS RAHMAT DAN KARUNIA-NYA HARI INI KITA BERSAMA - SAMA DAPAT MELAKSANAKAN APEL GELAR PASUKAN SEBAGAI AWAL DIMULAINYA OPERASI KEPOLISIAN BIDANG LALU LINTAS DENGAN SANDI OPERASI KEWILAYAHAN ”SIMPATIK JAYA - 2011”, YANG AKAN DILAKSANAKAN MULAI TANGGAL 28 MARET SAMPAI DENGAN 17 APRIL 2011 SELAMA 21 HARI.

OPERASI ”SIMPATIK JAYA - 2011” INI DILAKSANAKAN SEBAGAI SALAH SATU UPAYA POLDA METRO JAYA DALAM MENGENDALIKAN SITUASI DAN KONDISI LALU LINTAS IBU KOTA JAKARTA DENGAN TUJUAN UNTUK MENCIPTAKAN KEAMANAN, KESELAMATAN, KETERTIBAN DAN KELANCARAN LALU LINTAS.

PARA PESERTA UPACARA YANG SAYA BANGGAKAN
POLDA METRO JAYA SUDAH SERING KALI MELAKSANAKAN OPERASI KEPOLISIAN, BAIK OPERASI KAMTIBMAS MAUPUN OPERASI BIDANG LALU LINTAS, YANG SUDAH MENJADI PROGRAM TETAP POLRI BAIK DI TINGKAT PUSAT DAN DI TINGKAT KEWILAYAHAN SEBAGAI UPAYA UNTUK MENGENDALIKAN KAMTIBMAS MAUPUN KAMSELTIBCAR LANTAS DENGAN MENGEDEPANKAN POLA PREVENTIF EDUKATIF MAUPUN DENGAN POLA OPERASI YANG BERSIFAT REPRESIF NAMUN SELEKTIF DAN SIMPATIK. TENTU SAJA PELAKSANAAN OPERASI KEPOLISIAN TERSEBUT DILAKUKAN BUKAN UNTUK MEMBUAT MASYARAKAT MENJADI TAKUT ATAUPUN RESAH, AKAN TETAPI OPERASI KEPOLISIAN DILAKUKAN DENGAN TUJUAN MEMBERIKAN RASA AMAN KEPADA MASYARAKAT DENGAN TETAP BERPEDOMAN KEPADA HUKUM DAN PERATURAN YANG BERLAKU SEHINGGA ARAH OPERASI TETAP JELAS DAN KONSISTEN UNTUK MENEGAKAN HUKUM DI MASYARAKAT.

SEPERTI TELAH KITA KETAHUI, PERAN KITA SEBAGAI PENEGAK HUKUM MERUPAKAN TUGAS YANG TIDAK RINGAN, SELAIN BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP TEGAK DAN BERWIBAWANYA HUKUM, KITA JUGA BERPERAN SEBAGAI PELAYAN, PELINDUNG DAN PENGAYOM MASYARAKAT, NAMUN SERING KALI JUGA KITA BERHADAPAN DENGAN MASALAH SOSIAL YANG TERJADI DI MASYARAKAT YANG MEMERLUKAN KEHADIRAN POLISI UNTUK MENCIPTAKAN SITUASI DAN KONDISI KAMTIBMAS MAUPUN KAMSELTIBCAR LANTAS.

PARA HADIRIN YANG SAYA HORMATI,
SITUASI ARUS LALU LINTAS JAKARTA AKHIR-AKHIR INI MENJADI MASALAH BAGI MASYARAKAT KHUSUSNYA PENGGUNA JALAN, YANG SUNGGUH MERESAHKAN, HINGGA BEGITU BANYAK PENGGUNA JALAN YANG MENGELUH, MASYARAKAT YANG PROTES DAN GERAM AKAN SITUASI DAN KONDISI LALU LINTAS DI JAKARTA YANG SEOLAH - OLAH SUDAH PADA TITIK JENUH. MASYARAKAT BANYAK DIRUGIKAN DENGAN SITUASI LALU LINTAS YANG DEMIKIAN, BAIK MORIL MAUPUN MATERIL. BERAPA BANYAK WAKTU YANG TERSITA DIJALAN AKIBAT MACET, BERAPA BESAR ONGKOS YANG DIKELUARKAN, BERAPA BANYAK BAHAN BAKAR TERBUANG DAN TINGKAT PENCEMARAN UDARA, DAN SEBERAPA BESAR PENGARUH KONDISI KEJIWAAN MASYARAKAT PENGGUNA JALAN AKIBAT KONDISI LALU LINTAS YANG BURUK, HAL INI MENJADI TANGGUNG JAWAB KITA BERSAMA UNTUK MENGELIMINIR KERESAHAN MASYARAKAT ITU, DAN DAPAT MEMBERIKAN PELAYANAN YANG TERBAIK BAGI MAYARAKAT KHUSUSNYA PENGGUNA JALAN, DENGAN UPAYA MENCIPTAKAN DAN MEMELIHARA SITUASI DAN KONDISI LALU LINTAS YANG AMAN, TERTIB, LANCAR DAN SELAMAT.

BANYAK HAL YANG MENYEBABKAN KONDISI LALU LINTAS DI IBU KOTA JAKARTA INI, ANTARA LAIN TINGKAT PERTAMBAHAN KENDARAAN BERMOTOR YANG SEMAKIN TINGGI, PENATAAN SISTEM ANGKUTAN UMUM YANG BELUM SEMPURNA, PRASARANA JALAN YANG BELUM AKOMODATIF.
PEMBANGUNAN KOTA JAKARTA SECARA FISIK MEMANG TIDAK TERHINDARI DAN SEMAKIN MENINGKAT DI SEGALA BIDANG, HAL INI DILAKUKAN SEBAGAI UPAYA MEMAJUKAN DAN MEMODERNKAN JAKARTA SEBAGAI IBU KOTA NEGARA. SUDAH MENJADI PROGRAM TETAP PEMERINTAH BAIK PUSAT MAUPUN DAERAH UNTUK TERUS MEMBANGUN SEBAGAI SARANA MENCIPTAKAN MASYARAKAT YANG SEJAHTERA DAN MAKMUR.

POLRI DALAM HAL INI POLDA METRO JAYA SEBAGAI APARAT KEAMANAN DAN PENEGAK HUKUM SELALU MENDUKUNG KEGIATAN PEMBANGUNAN DAN PROGRAM PEMERINTAH DAERAH, DENGAN MEMBERIKAN DUKUNGAN BERUPA PENCIPTAAN DAN PEMELIHARAAN KAMTIBMAS SERTA KAMSELTIBCAR LANTAS AGAR PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH TETAP BERLANGSUNG SECARA AMAN DAN LANCAR.

TENTUNYA DIPERLUKAN TINGKAT KOORDINASI YANG INTENSIF DAN TERPADU DALAM MENJALANKAN PROGRAM PEMBANGUNAN ITU, BAIK MULAI DARI PERENCANAAN SEBAGAI TAHAP AWAL, MAUPUN HINGGA TAHAP PENGAWASAN DAN PENGENDALIANNYA, SEHINGGA PROSES PEMBANGUNAN TETAP BERJALAN DENGAN TERENCANA DAN TERKENDALI. HAL INI PENTING MENGINGAT PROSES DAN HASIL PEMBANGUNAN HARUS MEMBERIKAN KEUNTUNGAN DAN PENGARUH YANG POSITIF BAGI MASYARAKAT

SEBAGAI APARAT PELINDUNG, PENGAYOM DAN PELAYAN MASYARAKAT, POLDA METRO JAYA SELALU BERUPAYA MEMBERIKAN YANG TERBAIK KEPADA MASYARAKAT DENGAN MENAMPILKAN KINERJA YANG OPTIMAL DAN KONSISTEN SERTA SELALU MERESPON KERESAHAN MASYARAKAT BAIK AKIBAT DARI SITUASI KAMTIBMAS MAUPUN KAMSELTIBCAR LANTAS YANG MERESAHKAN.

PARA HADIRIN YANG SAYA HORMATI,
TUJUAN PENYELENGGARAAN OPERASI KEPOLISIAN “SIMPATIK JAYA – 2011” INI, SELAIN UNTUK MELINDUNGI, MENGAYOMI DAN MELAYANI MASYARAKAT, JUGA BERTUJUAN MENGATASI KEMACETAN, DAN KECELAKAAN LALU LINTAS DI IBU KOTA JAKARTA, DENGAN MELAKSANAKAN BEBERAPA KEGIATAN KEPOLISIAN LALU LINTAS, BERUPA PENJAGAAN DAN PENGATURAN LALU LINTAS, PATROLI LALU LINTAS, DIKMAS LANTAS, SERTA PENEGAKAN HUKUM SECARA SELEKTIF TERHADAP PELANGGARAN LALU LINTAS SEBAGAI KEGIATAN YANG MENDUKUNG SISTEM PENGENDALIAN LALU LINTAS DENGAN PEMBERIAN NORMA DAN SANGSI YANG BERSIFAT MEMAKSA PENGGUNA JALAN UNTUK SELALU TERTIB DAN TERATUR.

SELAIN ITU OPERASI INI JUGA MELAKUKAN KEGIATAN REKAYASA LALU LINTAS DENGAN MENGINVENTARISIR, MENSURVEI, MENGKAJI, MENGANALISA DAN EVALUASI TERHADAP INFRA STRUKTUR JALAN DAN LALU LINTAS SERTA DAMPAK PEMBANGUNAN YANG MEMPENGARUHI KELANCARAN DAN KETERTIBAN LALU LINTAS, DENGAN MAKSUD UNTUK DAPAT DIKETAHUI MASALAH YANG SEBENARNYA TIMBUL AGAR DAPAT DIJADIKAN BAHAN PENGAMBILAN KEBIJAKAN DAN KEPUTUSAN DALAM UPAYA SOLUSI DAN UPAYA PENGENDALIAN LALU LINTAS DI MASA DEPAN.

SAYA TEKANKAN KEPADA PARA PERSONIL YANG MELAKSANAKAN OPERASI INI UNTUK MENINGKATKAN PATROLI, PENJAGAAN DAN PENGATURAN LALU LINTAS KHUSUSNYA TERHADAP LOKASI-LOKASI ATAU JALAN - JALAN YANG RAWAN MACET, RAWAN PELANGGARAN MAUPUN RAWAN KECELAKAAN.


PARA PESERTA UPACARA SEKALIAN,
KITA KETAHUI BERSAMA BAHWA CUACA KHUSUSNYA DI IBU KOTA JAKARTA DAN SEKITARNYA SAAT INI SANGAT EKSTRIM SEHINGGA HAL INI BERDAMPAK KEPADA SITUASI ARUS LALU LINTAS, UNTUK ITU KEPADA WARGA MASYARAKAT DAN PENGGUNA JALAN, SAYA MENGHIMBAU TETAP BERSABAR DAN MAKLUM AKAN SITUASI KONDISI LALU LINTAS JAKARTA SAAT INI, DENGAN MEMBERIKAN KONTRIBUSI YANG POSISTIF DALAM BERLALU LINTAS. TETAPLAH MENTAATI ATURAN LALU LINTAS DAN MENGIKUTI PETUNJUK PETUGAS DI LAPANGAN.

SAYA BERHARAP OPERASI KALI INI BETUL -BETUL DAPAT MEMBERIKAN MANFAAT YANG BESAR DAN BUKTI YANG NYATA KEPADA MASYARAKAT SECARA UMUM, SEHINGGA DAPAT TERCAPAINYA UPAYA MENCIPTAKAN DAN MEMELIHARA SITUASI DAN KONDISI LALU LINTAS YANG AMAN, TERTIB DAN LANCAR. LAKSANAKAN OPERASI INI DENGAN DEDIKASI DAN PENGABDIAN YANG SETINGGI -TINGGINYA SERTA PENUH RASA TANGGUNG JAWAB DEMI TERCAPAINYA TUJUAN OPERASI INI.

SELANJUTNYA SAYA JUGA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH KEPADA PARA PERSONIL YANG TERLIBAT DALAM OPERASI ”SIMPATIK JAYA – 2011”, JUGA KEPADA PIHAK-PIHAK YANG TERLIBAT DALAM PENYELENGGARAAN OPERASI INI.

DEMIKIAN AMANAT SAYA PADA UPACARA GELAR PASUKAN OPERASI SIMPATIK JAYA 2011 INI, SEMOGA ALLAH YANG MAHA KUASA MERESTUI DAN MEMBERIKAN HIDAYAHNYA KEPADA KITA SEMUA. AMIN.

TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA.
WABILAHITAUFIK WALHIDAYAH,
WASSALAMU’ALAIKUM WR. WB

JAKARTA, 28 MARET 2011
KEPALA KEPOLISIAN
DAERAH METRO JAYA

DRS. SUTARMAN
INSPEKTUR JENDERAL POLISI

27 Maret 2011

Seorang Pemuda Meninggal Dunia Setelah Terserempet Kereta Api

Sabtu, 26 Maret 2011 10:30 WIB
PUSKOMINFO – Telah terjadi kecelakaan,seorang pemuda tewas setelah terserempet Kereta Api di Rel Kereta Api Keramat Sentiong Ujung Senen Jakarta Pusat.

Korban bernama Tanto usia 28 Tahun, Warga Dusun Timur Rt.02/09 Indramayu Jawa Barat, Korban diketahui Seorang saksi H. Nurhaafiz warga keramat Sawah Rt.09/07 Senen Jakarta Pusat. Menurut keterangan saksi korban yang ingin menyebrang melintas Rel Kereta Api, korban tidak mendengar ada kereta yang lewat. Lalu kemudian korban terserempet Lokomotif Kereta Api yang sedang Langsir dari arah Stasiun Senen Jakarta Pusat menuju Jatinegara Jakarta Timur, dan kemudian warga setempat segera melihat dan menolongnya, ternyata korban sudah tewas Mengalami luka di bagian kepala belakang sebelah kanan dan tangan kanan patah.

Kemudian korban dibawa ke RSCM untuk keperluan Visum.

25 Maret 2011

Operasi Berantas Jaya 2011: Polda Metro Jaya Tahan 453 Penjahat

Jumat, 25 Maret 2011 15:15 WIB
PUSKOMINFO – Polda Metro Jaya menahan 453 pelaku kejahatan yang terjaring dalam Operasi Berantas Jaya 2011. Operasi kepolisian yang dilaksanakan jajaran Polda Metro Jaya sejak 7 s.d. 20 Maret 2011, berhasil mengamankan 1.166 orang yang diduga pelaku kejahatan. Namun dari 1.166 orang tersebut yang dilakukan penahanan hanya 453 orang, sedangkan sisanya dilakukan pembinaan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Drs Herry Rudolf Nahak, mengatakan sasaran operasi kepolisian Berantas Jaya adalah pemberantasan berbagai kejahatan seperti pencurian, perampokan, curanmor, dan premanisme serta perjudian.

Operasi yang dilaksanakan selama 14 hari, Polda Metro Jaya dan Polres jajaran berhasil menyita barang bukti 9 senpi, 60 senjata tajam, 90 ranmor roda dua dan empat dan uang tunai hasil kejahatan Rp 32 juta lebih.

Ledakan di Parit Dekat Puspitek Serpong


Jumat, 25 Maret 2011 13:17 WIB
PUSKOMINFO - Ledakan cukup keras terjadi di sebuah parit di pinggir Jl Raya Puspitek, Kampung Muncul Rt. 16/03 Desa Setu, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, sekira pukul 11:00 WIB, Jumat (25/3/2011). Lokasinya sekitar 500 meter dari gerbang Pusat Penelitian Iptek (Puspitek), Serpong.

Beberapa saksi yang mendengar mengatakan suara ledakan seperti ban truk yang pecah, tapi lebih keras.

Petugas Polsek Metro Cisauk yang mendapat laporan segera mendatangi lokasi melakukan olah TKP. Di lokasi, ledakan terjadi di parit hingga semen pada parit terlihat pecah. Petugas juga mendapati pecahan pipa dan lakban. Ketika petugas tiba di lokasi, di dalam parit masih tercium bau belerang. Belum diketahui benda apa yang meledak di tempat itu, lokasi selanjutnya diberi garis polisi. Kini tim Gegana tengah melakukan identifikasi di lokasi.

Mekanisme Tilang Elektronik

Jumat, 25 Maret 2011 09:12 WIB
PUSKOMINFO - Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya akan memberlakukan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) pada April mendatang. Pembenahan peralatan dan perlengkapan sedang dilakukan.

Menurut Wakil Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Tomex Kurniawan, pihaknya akan melakukan uji coba peralatan untuk memaksimalkan kerja alat itu.

Titik pertama pemasangan alat ini adalah di perempatan lampu merah Sarinah, Jakarta Pusat. Nantinya lokasi itu akan menjadi pilot project. "Bila dalam uji coba cukup baik, maka tidak menutup kemungkinan akan dilakukan pemasangan pada tiap perempatan di seluruh wilayah Jakarta," ujarnya.

Tomex memastikan, akan memasang CCTV pada setiap lokasi perempatan yang dipasangi sensor. Tapi dia belum bisa memastikan kapan penindakan akan dimulai. "Kalau memang sudah cukup semuanya, April kita bisa ujicoba penindakannya," tegas dia.

Dalam penindakan, pengendara yang melanggar akan terekam. Setelah itu, foto pelanggar akan langsung terkirim ke Traffic Management Centre (TMC) Polda Metro Jaya, yang kemudian dilanjutkan dengan membuat surat tilang dan langsung dikirim ke pemilik kendaraan.

Nantinya, pemilik kendaraan akan diberi waktu selama tujuh hari untuk mengikuti persidangan atau langsung membayar denda di bank. Apabila pelanggar tidak mengindahkan penilangan, maka akan dilakukan pemblokiran surat tanda nomor kendaraan (STNK).

"Nanti, kalau masih tidak membayar maka kami akan bebankan pada pembayaran pajak kendaraan," jelasnya.

Masyarakat yang telah menjual mobilnya diimbau segera melapor ke Samsat setempat sehingga surat tilang tidak lagi dikirim ke alamat pemilik lama.

Kasubdit Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Yakub DK mengatakan, surat tilang dalam sistem elektronik ini akan langsung dikirimkan ke alamat pemilik kendaraan sesuai yang tertera di STNK.

Karena itu, pemilik kendaraan diimbau segera balik nama jika membeli kendaraan dari pemilik sebelumnya. Yakub menjelaskan, surat tilang dengan sistem elektronik berbeda dengan surat tilang biasa. Pada surat tilang elektronik ini, disertakan dua kolom isian.

Kolom pertama, pemilik kendaraan sesuai tertera pada STNK harus menyebutkan kendaraan tersebut digunakan oleh siapa saat tertangkap kamera melakukan pelanggaran. Sedangkan, kolom kedua, harus diisi jika kendaraan itu sudah dijual, ke siapa dan cantumkan alamat pembelinya.

Selain kawasan Sarinah, Thamrin, sistem E-TLE juga akan diterapkan di kawasan 3 in 1 lainnya seperti Sudirman, Kuningan dan Gatot Soebroto.

Penerapan di kawasan ini sengaja dilakukan untuk mempersiapkan pemberlakuan sistem Electronic Road Pricing (ERP) yang akan menggantikan sistem 3 in 1 sebagai solusi kemacetan Jakarta.

Salah satu pengendara Dedi mengakui, kebijakan E-TLE memang baik. Tapi dirinya berharap kebijakan itu jangan menjadi permainan untuk berbuat curang.

"Kalau memang dilakukan dengan baik kami akan menerimanya," ujarnya. Menurutnya, kebijakan ini tentunya bisa menjadi salah satu peningkatan kedisiplinan warga Jakarta.

Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Dalam Bus

Jumat, 25 Maret 2011 08:43 WIB
PUSKOMINFO - Seorang perempuan tanpa identitas ditemukan tewas di dalam Bus angkutan umum Kopami 12 Jurusan Senen-Kalideres. Korban tewas bersandar di kursi belakang bus.

Peristiwa terjadi Kamis (24/3/2011) sekira pukul 15:30 WIB, di dalan bus Kopami 12 Jurusan Senen-Kalideres ketika berada di sekitar Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

Menurut keterangan beberapa saksi penumpang bus, saat itu korban berada di kursi nomor 2 dari belakang sebelah kanan. Para saksi melihat korban duduknya melorot ke bawah. Penumpang lain memeriksa korban yang ternyata sudah meninggal dunia.

Korban yang diperkirakan berusia 40 tahun tersebut berbadan sedang,rambut keriting seleher, memakai kaos warna pink, celana pendek doreng, alas kaki sandal jepit plastik warna pink. Petugas Polsek Metro Sawah Besar yang melakukan pemeriksaan tidak menemukan bekas atau tanda-tanda penganiayaan. Korban meninggal dunia diduga akibat sakit. Jenazah korban selanjutnya dikirim ke RSCM untuk dilakukan visum.

Lokasi Layanan SIM dan STNK Keliling Polda Metro Jaya

Jumat, 25 Maret 2011 08:37 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) maupun Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, mulai pukul 08:00 - 13:30 WIB, di lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Tidak Beroperasi
STNK : Lapangan Banteng (Depan Hotel Borobudur)

2. Jakarta Utara
SIM : Mega Mall Pluit
STNK: Boulevard Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : Depan TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok Jl. Gajah Mada
STNK : Carrefour Puri Indah Kembangan

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Warnet Dibobol, 33 Unit Monitor LCD Raib Digondol Maling

Jumat, 25 Maret 2011 08:25 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah warnet di Jalan Serdang baru No. 7 Rt. 05/05 Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat, dibobol maling, Kamis (24/3/2011). Sebanyak 33 unit Monitor LCD senilai Rp. 39 Juta raib digondol maling.

Peristiwa baru diketahui pada Kamis pagi sekira pukul 06:30 WIB, ketika pemilik Warnet, Bion Sophianto, akan membuka Warnetnya. Bion melihat pintu Warnet dalam keadaan terbuka. Setelah dicek ternyata barang-barangnya telah hilang.

Menurut keterangan saksi, Eric, 19 tahun, karyawan warnet, sekira pukul 00:00 WIB, saksi menutup warnet tersebut dan menguncinya. Pelaku diduga beraksi setelah saksi menutup warnet tersebut.

Kini kasus ditangani Polsek Metro Kemayoran untuk mengungkap pelakunya.

Jual DVD Porno di Rumah Kost, Dibekuk Polisi

Jumat, 25 Maret 2011 08:10 WIB
PUSKOMINFO - Tiga pemuda yang menjual VCD/DVD Porno di rumah kost dibekuk petugas Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Dari rumah kost tersangka, petugas menyita barang bukti 1.379 keping VCD/DVD Porno Mandarin maupun Barat.

Penangkapan dilakukan pada Kamis (24/3/2011) sekira pukul 12:00 WIB di rumah kost di Jalan Gedong Rt. 02/02 No. 9 Mangga Besar, Taman Sari, jakarta Barat.

Tersangka FS, ES, dan SB selanjutnya digelandang ke Polda Metro Jaya berikut barang bukti 1.379 keping VCD/DVD Porno.

Penangkapan terhadap tersangka ini berkat informasi penghuni kos lainnya yang menyebutkan tersangka telah memperjualbelikan, memperbanyak serta menggandakan film jenis VCD Porno, yang meresahkan masyarakat sekitar. Informasi ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan ternyata informasi tersebut benar. Petugas berhasil membekuk ketiga tersangka. Tersangka akan dijerat dengan UU Perfilman dan UU pornografi.

Bandar dan Pengedar Ecstasy Dibekuk di Tambora

Jumat, 25 Maret 2011 07:50 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil membekuk Bandar dan pengedar Narkoba jenis ecstasy dan sabu di dua lokasi berbeda di Tambora, Jakarta Barat, Kamis (24/3/2011) sore. Petugas selain menyita narkoba juga mengamankan sepucuk senjata api FN.

Pengungkapan berawal dari tertangkapnya dua orang pengedar berinisial AF dan JNL di Depan Pom Bensin Jalan Raya Jembatan Lima, Puri Utara, Tambora, Jakarta Barat, pada pukul 18:40 WIB. Dari kedua pengedar ini, disita barang bukti 10 butir ecstasy yang disimpan dalam bungkus rokok.

Dari hasil pemeriksaan sementara diperoleh informasi bahwa ecstasy tersebut dibelinya dari seseorang di Tanah Sereal, Tambora. Kedua tersangka selanjutnya diminta menunjukkan lokasi yang menjadi bandar ecsatsy.

Dari hasil pengembangan tersebut, petugas berhasil membekuk bandar berinisial I alias Alun. I alias Alun dibekuk di rumahnya di Jalan H. Ucang Rt. 09/09 Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, sekira pukul 19:00 WIB. Dari rumah I, disita barang bukti satu kaleng sabu seberat 0,83 gram, satu kotak kaleng berisi 98 butir ecstasy dan 2,91 gram sabu, sebuah timbangan elektronik, satu bong, dan sepucuk senjata api jenis FN.

Ketiga tersangka kemudian dibawa ke Markas Polda Metro Jaya untuk menjalani penyidikan lebih lanjut. Kini, petugas tengah melakukan pengembangan untuk menangkap jaringan tersangka.

24 Maret 2011

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling

Kamis, 24 Maret 2011 08:45 WIB
PUSKOMINFO - Warga masyarakat yang hendak mengurus SIM dan STNK dengan mudah dapat mendatangi bus Layanan SIM dan STNK Keliling yang disediakan Dit Lantas Polda Metro Jaya, mulai pukul 08:00 - 13:30 WIB, di lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Tidak Beroperasi
STNK : Lapangan Banteng (Depan Hotel Borobudur)

2. Jakarta Utara
SIM : Mega Mall Pluit
STNK: Boulevard Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : Depan TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok Jl. Gajah Mada
STNK : Carrefour Puri Indah Kembangan

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati.

Nissan Serena Terbakar, Sopir Selamat

Kamis, 24 Maret 2011 08:28 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah mobil Nissan Serena Nopol B 1033 SKC terbakar di Gerbang Tol Fatmawati menuju ke arah Kampung Rambutan, Kamis (24/03/2011) pukul 00.55 WIB.

Dugaan sementara penyebab kebakaran akibat mobil yang mengalami korsleting kabel pada mesin.

Beruntung sang pengendara mobil sempat keluar dan menyelamatkan diri. Peristiwa ini sudah ditangani petugas Satlantas dan Jasa Marga.

Bayi 5 Hari Dibuang di Tempat Sampah

Kamis, 24 Maret 2011 08:00 WIB
PUSKOMINFO - Bayi berumur 5 hari ditemukan warga di Tempat Sampah di Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (23/3/2011) sekira pukul 10:00 WIB. Bayi berjenis kelamin perempuan pertema kali ditemukan oleh Juritna, 53 tahun, warga Jalan Limo Gang Madrasah Rt. 03/09 Grogol Utara, yang melintas di lokasi.

Juritna yang melintas mendengar suara tangisan bayi. Setelah dicari asal suara ternyata berasal dari bayi mungil di atas tumpukan sampah.

Oleh Juritna, penemuan tersebut dilaporkan ke warga sekitar dan Ketua RT setempat yang diteruskan ke pihak kepolisian. Bayi yang diperkirakan berumur 5 hari itu tergeletak dibungkus selimut warna pink. Oleh petugas bayi tersebut selanjutnya dititipkan ke bidan klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Tips Aman Berhenti Di Bahu Jalan Tol

Kamis, 24 Maret 2011 07:41 WIB
PUSKOMINFO - Bahu jalan didefinisikan sebagai bagian daerah yang berdampingan dengan jalur lalu-lintas untuk menampung kendaraan yang berhenti atau keperluan darurat. Sesuai Peraturan Pemerintah No. 8 Tahun 1990, bahu jalan ini hanya diperuntukan bagi mobil patroli, ambulans, derek dan mobil yang berhenti karena keadaan darurat seperti mogok. Jadi jelaslah, bahwa mobil yang menggunakan bahu jalan untuk menyalip tidak hanya melanggar peraturan, tapi juga membahayakan keselamatan dirinya sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Parahnya, jika kita mengalami pecah ban atau kerusakan mesin yang mengakibatkan kendaraan harus menepi di bahu jalan, harus ekstra waspada terhadap pengemudi yang sering menggunakan bahu jalan untuk menyalip. Untuk itu perlu diperhatikan beberapa hal sebagai berikut.

1. Berhentikan kendaraan di bahu jalan dengan posisi setengah badan di rumput dan ban sebelah kanan di bahu jalan. Bila memungkinkan tempatkan kendaraan seluruhnya di area rumput.

2. Keluarkan seluruh penumpang dan segera menjauh dari mobil. Ingat, posisi penumpang harus berada di belakang kendaraan di area rumput untuk menghindari tabrakan. Pasalnya di Indonesia bahu jalan berfungsi sebagai jalur cepat karena kurangnya kesadaran akan keselamatan berkendara.

3. Pasang segitiga pengaman dengan jarak 50 meter di belakang mobil agar kendaraan dari arah belakang mengetahui adanya mobil mogok.

4. Jangan mencoba memperbaiki mobil sendiri untuk meminimalkan resiko terjadinya kecelakaan dari arah belakang. Tunggulah mobil patroli yang akan lewat setiap 10 menit sekali untuk meminta bantuan.

5. Setelah selesai dilakukan perbaikan dan kendaraan sudah bisa dikendarai, bergeraklah di bahu jalan hingga kecepatannya mendekati 60 km/jam, sesuai peraturan kecepatan minimal lalu lintas jalan tol. Setelah itu barulah berpindah jalur ke jalur utama jalan tol.

6. Perlu diingat dan diperhatikan juga bila kita mengalami masalah di jalur kanan. Janganlah mencoba menepikan kendaraan ke jalur kiri karena akan berbahaya bila pengguna jalan di belakang tidak siap menerima kendaraan yang melaju ke jalur kiri. Posisikan kendaraan tetap di kanan dan menepi di bahu jalan sebelah kanan dan lakukan prosedur seperti saat berhenti di bahu jalan sebelah kiri.

Pencurian Dengan Kekerasan

Waktu Kejadian : Tanggal 23 Maret 2011 jam 03.00 WIB.
TKP : JL. Raya Bogor KM 37 RT 05/01 Kel. jatijajar Tapos Depok.
Pelaku : Lidik.
Korban : Bahrun, 39 TH, Alamat : Kb. Duren RT 01/03 kalimulya Sukmajaya Depok.
Saksi : herdianto.
Kronologis Kejadian : Menurut keterangan saksi pada saat korban sedang mengendarai sepeda motor di TKP korban ditendang sampai jatuh oleh pelaku dan sepeda motor korban diambil oleh pelaku.
Kerugian : Sepeda motor merk Honda Beat, TH 2009, warna hitam, No Pol B-6653-EOK.
Kasus Ditangani : Sektro Cimanggis.

22 Maret 2011

Mobil Box Terguling, Tol Jakarta Arah Cikampek Macet

Selasa, 22 Maret 2011 15:19 WIB
PUSKOMINFO - Situasi arus lalu lintas di jalan Tol Cawang arah Cikampek sangat padat disebabkan adanya mobil box terguling di KM 41, Selasa (22/3/2011) pukul 15:10 WIB. Akibatnya, lajur satu dan dua jalan tol tersebut tidak dapat dilintasi.

Belum diketahui penyebab maupun korban terjadinya kecelakaan tersebut. Saat ini petugas sudah berada di lokasi dan tengah melakukan proses penanganan untuk mengurai kemacetan.

Sat Resmob Bekuk 2 dari 7 Pelaku Penyerangan Mobil Pengurus PSSI


Selasa, 22 Maret 2011 14:25 WIB
PUSKOMINFO - Berkat batuan tayangan beberapa stasiun televisi, polisi berhasil menangkap dua dari empat pelaku tindak perusakan mobil pengurus PSSI, Andi Darussalam. "Terima kasih kepada media massa yang telah menayangkan peristiwa, karena dari tayangan itu, kami berhasil mengidentifikasi yang dipastikan sebagai pelaku pengrusakan, berhasil kami tangkap," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Herri Rudolf Nahak, Selasa (22/3/2011).

Dir Reskrimum mengatakan dua dari tujuh tersangka yang teridentifikasi berhasil ditangkap dua hari yang lalu. Dua orang tersangka itu bernama Abraham Ulehai dan Domitius. Abraham ditangkap di Jelambar dan Domitius ditangkap di Cengkareng Jakarta Barat. Dari Abraham disita barang bukti sebilah Parang.

Dari tayangan televisi terlihat Abraham yang memukul mobil dari samping kanan dan kiri, sedangkan Domitius menyerang dari depan menggunakan parang ketika menyerang mobil milik Andi Darussalam pada tanggal 4 Maret 2011 lalu. Di dalam tayangan televisi terlihat bahwa pelaku perusakan sebenarnya ada tujuh orang. Lima orang lainnya masih sedang dalam pengejaran polisi.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kita tangkap," ujar Direktur Reskrimum.

Peristiwa perusakan mobil di Kantor KONI terjadi Jumat (3/3/2011) lalu. Mobil milik Andi Darussalam yang dirusak adalah Toyota Alphard.

Perusakan mobil tersebut terjadi usai rapat antara pihak PSSI dengan KONI. Sebelumnya polisi mengamankan 11 orang terkait insiden itu yang semuanya adalah pengawal Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid. Mereka kemudian dibebaskan karena tidak cukup bukti terkait kasus kekerasan itu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya : "Hanya Ada 4 Aksi Teror Bom"

Selasa, 22 Maret 2011 13:44 WIB
PUSKOMINFO - Terkait maraknya aksi teror bom di wilayah DKI Jakarta akhir-akhir ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Baharudin Djafar, mengatakan aksi teror yang berlangsung sejak 15 Maret hingga sekarang di wilayah hukum Polda Metro Jaya hanya ada 4 paket Bom buku yang memiliki rangkaian bahan peledak. "Keempat kejadian itu adalah paket bom buku utan kayu, paket di BNN, di kediaman Yapto dan Ahmad Dhani," ujar Kabid Humas kepada Wartawan saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (22/3/2011).

"Sedangkan yang lainnya bukan bom dan tidak ada kaitannya dengan 4 kasus tersebut di atas," jelas Baharudin. Namun karena ada kecurigaan dari masyarakat dan meminta bantuan pihak kepolisian maka ditindak lanjuti pihak kepolisian dengan pemeriksaan dan melakukan peledakan di lokasi. Setelah diledakkan ternyata bukanlah bom.

Saat ini Polda Metro Jaya telah memeriksa 28 orang terkait penanganan 4 kasus tersebut.

Kabid Humas mengatakan bahwa sketsa wajah yang telah dibuat dan disebarkan ke masyarakat adalah sketsa wajah kurir paket bom pada lokasi Kantor Berita 68 H. "Pembuatan sketsa wajah kurir di kantor BNN tidak dapat dilakukan karena tak ada yang melihat. Untuk di rumah Yapto juga tak dikenali karena menggunakan helm. Dan yang di rumah Ahmad Dhani masih dalam proses penyempurnaan'" jelas Baharudin.

Pajero Terjun dari Jalan Layang

Selasa, 22 Maret 2011 11:43 WIB
PUSKOMINFO - Satu orang tewas dan enam lainnya luka-luka setelah mobil Mitsubishi Pajero bernomor polisi B 11 HMB terjun dari atas jembatan layang tol Pelabuhan Tanjungpriok-Grogol Km 24, Selasa (22/3/2011) dini hari. Diduga sopir mabuk, menyebabkan mobil kehilangan kendali.

"Ada dugaan sopir di bawah pengaruh minuman saat mengemudi. Ditemukan obat kuat di dalam mobil. Tapi, kami masih tetap melakukan penyelidikan," kata Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Sektor Metro Penjaringan, Ajun Komisaris Teddy Hartanto, saat dihubungi wartawan, Selasa di Jakarta.

Menurut keterangan saksi korban, kata Teddy, mobil tersebut melaju di atas jembatan layang tol dari arah Pluit menuju Grogol. Setibanya di suatu belokan sekitar pukul 00:30 WIB, mobil kehilangan kendali dan menerjang pagar pembatas di tepi tol. "Kendaraan pun terjun dari ketinggian 10 meter," kata Teddy.

Dalam peristiwa itu, pengendara sekaligus pemilik mobil, Hamed Bahrun, 51 tahun, warga Jalan Petamburan RT 14 RW 05, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, tewas seketika. Sementara enam korban luka, antara lain Abu Bakar, 39 tahun, Ariana Ahmad, 17 tahun, Lia Prianti, 17 tahun, Fani Susilowati, 16 tahun, Serli Wulandari, 17 tahun, dan Mutia Litianti, 17 tahun. Korban kini berada di RS. Atmajaya, Pluit, Jakarta Utara untuk mendapat perawatan.

Kasus ini ditangani Unit Lakalantas Polsek Metro Penjaringan dan Polres Metro Jakarta Utara.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling

Selasa, 22 Maret 2011 08:45 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) maupun Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, mulai pukul 08:00 - 13:30 WIB, di lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Gd Thamrin City
STNK : Lapangan Banteng (Depan Hotel Borobudur)

2. Jakarta Utara
SIM : Mega Mall Pluit
STNK: Boulevard Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : Depan TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok Jl. Gajah Mada
STNK : Carrefour Puri Indah Kembangan

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Warga Sulawesi Selatan Ditemukan Tewas di kamar Hotel, Diduga Korban Pembunuhan

Selasa, 22 Maret 2011 08:27 WIB
PUSKOMINFO - Robby, 25 Tahun, warga Awotarae Desa Kalola, Wajo, Sulawesi Selatan, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di kamar Hotel Merdeka Kamar No. 7, Jalan Raya Merdeka Rt. 02/02 Pabuaran, Karawaci, Tangerang, Senin (21/3/2011) siang.

Jenazah korban pertama kali ditemukan petugas Hotel, Sopiani, 34 tahun, dan Taufik Rachman, 49 tahun. Sekira pukul 13:00 WIB, kedua saksi menemukan korban di kamar hotelnya kamar 7 telah meninggal dunia dengan posisi tertidur. Kedua tangan terikat kebelakang. Penemuan tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Metro Karawaci.

Petugas yang datang ke lokasi kejadian melakukan Olah TKp dan identifikasi menduga korban tewas akibat dibunuh. Saat ditemukan korban dalam posisi tertidur miring ke kiri. Kedua tangan diikat ke belakang dengan menggunakan tali rafia warna merah dan dibungkus dengan sprai warna putih. Pada kepala korban terdapat luka bekas pukulan benda tumpul.

Dari lokasi petugas mengamankan barang bukti berupa HP Nokia warna hitam, tali rafia warna merah, sebatang kayu ukuran 50 cm dan lakban warna putih. Barang-barang tersebut diamankan untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Operasi Berantas Jaya 2011 : Polsek Metro Pasar Rebo Sita Senpi Rakitan

Selasa, 22 Maret 2011 08:15 WIB
PUSKOMINFO - Lagi, Polsek Metro Pasar Rebo menyita sepucuk senjata api rakitan dari seorang pengendara sepeda motor di Jalan TB. Simatupang, Jakarta Timur, Senin (21/3/2011) pagi. Tersangka diduga sebagai pelaku Curanmor.

Peristiwa terjadi sekira pukul 10:00 WIB, ketika anggota Polsek Metro Pasar Rebo melakukan operasi kepolisian Berantas Jaya 2011 di Jalan TB. Simatupang. AKP Kodirin, Kasat Sabhara Polsek Metro Pasar Rebo melihat pelaku yang mencurigakan, pelaku dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Yupiter MX Nopol B-6942-EPA. Ketika hendak dihentikan, pelaku melarikan diri.

Pengendara sepeda motor tersebut dikejar dan berhasil dihentikan. Petugas pun menggeledah pelaku. Di dalam tas pelaku, petugas menemukan sepucuk senjata api rakitan jenis revolver berikut 6 butir peluru, 2 buah kunci T dan 5 buah anak kunci.

Tersangka berikut barang bukti dibawa ke Polsek Metro Pasar Rebo untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

21 Maret 2011

Polres Metro Jakarta Barat Gulung Sindikat Pengedar Sabu Wilayah Jawa

Senin, 21 Maret 2011 16:58 WIB
PUSKOMINFO -Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil membongkar sindikat jaringan pengedar sabu yang menjadi pemasok sabu di wilayah Pulau Jawa. "Sabu mereka edarkan di wilayah Jawa, terutama Yogyakarta dan Solo," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat, Komisaris Besar Yazid Fanani, Senin (21/3/2011) siang kepada Wartawan.

Kapolres mengatakan pihaknya berhasil menangkap dua orang pengedar di dua lokasi yang berbeda. Tersangka pertama Hendra Manik alias Ucok, 35 tahun, dibekuk polisi di rumahnya di Perumahan Vila Mas Garden Blok A nomor 18, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Bekasi pada Rabu (9/3/2011) lalu.

Dari pengeledahan di rumah Ucok, ditemukan 15 paket sabu seberat total 1 kilogram. Kepada petugas Hendra mengaku bahwa paket sabu tersebut akan dikirim ka Suhartono alias Menot yang berada di Yogyakarta.

Selanjutnya polisi menggiring Hendra untuk menjebak Suhartono dengan berpura-pura mengirim 5 ons paket sabu di bawah jembatan layang Jalan Hadi Sucipto, Yogyakarta. "Saat transaksi itu kami langsung meringkus tersangka," kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, Ajun Komisaris Besar Yossy Runtukahu.

Dari tangan Suhartono polisi menemukan paket sabu seberat 5 ons dan 9 gram sabu. Menurut Yossy, sabu yang diedarkan oleh komplotan ini termasuk sabu kualitas terbaik. "Tapi mereka tidak memproduksi sendiri," katanya. Saat ini polisi masih menyelidiki pabrik sabu yang menjadi pemasok komplotan tersebut.

Kedua tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 2 siubsider pasal 112 ayat 2 Jo pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati atau seumur hidup.

Bengkel Dijadikan Pabrik Ecstasy

Senin, 21 Maret 2011 15:44 WIB
PUSKOMINFO - Polisi gerebek sebuah bengkel sepeda motor dijadikan tempat pembuatan narkoba jenis ekstasi di jalan raya Wisma Harapan, Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Minggu (20/3/2011)dinihari. Dari lokasi petugas menyita barang bukti 40 ribu butir ecstasy dan 60 kg sabu.

Hingga kini petugas berseragam lengkap dari Mapolres Metro Tangerang dan Polda Metro Jaya masih siaga di lokasi bengkel khusus sepeda motor itu. Garis Polisi (Police line) masih terpasang agar warga atau pengguna jasa perbaikan tidak memasuki areal tersebut.

Dalam penggerebekan oleh petugas gabungan dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya tersebut, Polisi berhasil menangkap empat pelaku yang bekerja di bengkel tersebut, tiga diantaranya adalah mekanik yang biasa memperbaiki sepeda motor termasuk pemilik dengan inisial Pendi, 45 tahun. Kini kasusnya ditangani Mabes Polri.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling

Senin, 21 Maret 2011 08:37 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) maupun Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, mulai pukul 08:00 - 13:30 WIB, di lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Gd Thamrin City
STNK : Lapangan Banteng (Depan Hotel Borobudur)

2. Jakarta Utara
SIM : Mega Mall Pluit
STNK: Boulevard Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : Depan TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok Jl. Gajah Mada
STNK : Carrefour Puri Indah Kembangan

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Ribuan DVD Porno Disita dari Mobil Box

Senin, 21 Maret 2011 08:28 WIB
PUSKOMINFO - Ribuan keping DVD bajakan berisi lagu dan film porno siap edar disita polisi dari sebuah mobil box di Jalan Raya RE Martadinata, Ancol Pademangan-Jakarta Utara, Minggu (20/3/2011) siang.

Penggeledahan bermula dari kecurigaan petugas unit Lalulintas, yang melihat mobil Box bermuatan melebihi kapasitasnya. Mobil B 9679 RY tersebut kemudian diberhentikan dan digeledah dan ternyata di dalamnya terdapat sedikitnya 50 dus berisi ribuan cakram optik.

Petugas pun mengamankan barang tersebut berikut pengemudi mobil Box, Purwanto. Kepada petugas, Purwanto mengaku barang bawaannya itu rencana akan dipasarkan di kawasan perniagaan Glodok, Jakarta Barat.

Kini kasusnya dilimpahkan ke jajaran Reskrim Polres Metro Jakarta Utara.

Mayat Laki-laki Tanpa Identitas

Senin, 21 Maret 2011 08:15 WIB
PUSKOMINFO - Mayat seorang laki-laki ditemukan warga di Bawah Jembatan Lama Jalan Raya Bekasi KM 26 Rt. 04/03 Ujung Menteng, Jakarta Timur. KOndisi mayat yang sudah membengkak dan mengeluarkan bau tak sedap tersebut diperkirakan sudah 3 hari berada di lokasi.

Adalah Gunung Jaya, 46 tahun, saksi yang pertama kali menemukan korban sudah meninggal dunia di lokasi.

Saksi kemudian melaporkan penemuan mayat tersebut ke Polsek Metro Cakung. Petugas yang datang ke lokasi mendapati korban meninggal dunia dengan badan yang sudah membengkak, mengeluarkan bau tak sedap. Mayat korban memiliki ciri tinggi badan 155 cm, memakai kaos dan celana panjang warna gelap, dalam posisi terlentang di atas tikar dan bantal. Petugas menduga korban tewas sudah 3 hari yang lalu.

Petugas tidak menemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Korban diduga meninggal akibat sakit. Mayat selanjutnya dikirim ke RSCM untuk divisum.

20 Maret 2011

Kebakaran

Minggu, 20 Maret 2011 10:15 WIB
PUSKOMINFO - Telah terjadi kebakaran pada tanggal 19 Maret 2011 jam 22.30 WIB di PT Kharisma Spare part Perg Miami Blok.CI No.1 Tegal Alur Kalideres Jakbar, korban bernama Adi 50th, menurut keterangan saksi Beni (keamanan PT Kharisma Spare part) api diduga berasal dari Konsleting listrik Dinamo diTKP, api dapat dipadamkan pada pukul 23:45 WIB oleh 1 unit DPK. kerugian materi belum dapat ditaksir dan kasus ditangani Sektro Kalideres.

Penemuan Mayat

Minggu, 20 Maret 2011 09.55 WIB
PUSKOMINFO - Ribet Bagus alias Bandit 18th ditemukan meninggal dunia pada tanggal 19 Maret 2011 jam 03.10 WIB di dalam lemari dirumah kosong yang berada di jl. cipaku I no.85 Petogokan Jaksel, saksi Mohammmad Abdul Afit 24th menuturkan korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia didalam lemari yang ada di TKP, korban MD dalam keadaan mengalami luka memar dibagian mata sebelah kiri dan kepala pecah, korban diduga meninggal akibat penganiayaan, selanjutnya korban dibawa ke RSCM untuk divisum.
barang bukti yang ditemukan yaitu balok kayu warna putih dan pecahan pot bunga dari semen, kasus ditangani oleh Sektro Kebayoran Baru

19 Maret 2011

Pengamen Ditemukan Tewas Dalam Lemari Rumah Kosong

Sabtu, 19 Maret 2011 10:15 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pengamen jalanan ditemukan tewas dalam lemari di sebuah rumah kosong di jalan Wijaya 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (19/3/2011) pagi.

Korban yang dikenal bernama Bandit alias Ribet, 18 tahun, ditemukan tewas mengenaskan dengan luka di kepala dan memar di sekujur tubuhnya bekas hantaman benda tumpul. Korban diduga dikeroyok terlebih dahulu sebelum dibunuh, kemudian jasadnya dibuang dalam lemari.

Saksi mata di lokasi mengatakan Bandit, pengamen yang biasa mangkal di Blok M, sebelumnya terlihat cekcok mulut dengan sejumlah preman di terminal Blok M. Para pelaku yang tidak terima dengan tantangan korban, langsung menghabisi nyawa korban di sebuah rumah kosong yang juga dijadikan tempat berkumpulnya korban dan teman-temannya. Diduga usai menghabisi nyawa korban, jasadnya disembunyikan dalam lemari.

Petugas Polres Metro Jakarta Selatan langsung mengidentifikasi jasad korban, namun polisi belum bisa memastikan motif pengeroyokan yang mengakibatkan korban tewas. Kini petugas tengah memintai keterangan dari beberapa teman korban. Sedangkan jasad korban sudah dikirim ke RSCM Jakarta Pusat untuk otopsi.

18 Orang Positif Gunakan Narkoba di Dua Diskotik di Mangga Besar

Sabtu, 19 Maret 2011 09:58 WIB
PUSKOMINFO - Aparat gabungan dari Polda Metro Jaya dan Mabes Polri Sabtu (19/3/2011) dini hari tadi menggelar razia ke diskotik Exotic dan Zends Karaoke, di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat. Hasilnya, didapatkan 18 orang positif menggunakan narkoba dan seorang kedapatan membawa ekstasi.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Anjan Pramuka Putra, mengungkapkan, dari Exotic, aparat mendapatkan 10 orang yang positif menggunakan narkoba dan satu orang juga kedapatan membawa ekstasi. Sedangkan dari Zends Karaoke, aparat mendapatkan 8 orang yang positif menggunakan narkoba. "Seluruh pelaku sekarang diamankan di Polda Metro," ujar Anjan.

Razia dilakukan sekira 400 personel gabungan dari Ditres Narkoba Polda Metro Jaya, Mabes Polri dan TNI. Razia dimulai pukul 01.00 WIB sampai dengan pukul 02.20 WIB.

Kecelakaan Kerja

Waktu Kejadian : Tanggal 18 Maret 2011 jam 10.00 WIB.
TKP : Gedung YKK Line Proses Anodizing PT. YKK Kec. Curug kab. Tangerang.
Korban : ALI, 20 TH, Alamat : KP. Selagombong.
Saksi : Dede, 23 TH.
Kronologis Kejadian : Korban bersama pekerja lainnya sedang mengerjakan pemasangan besi L untunk pegangan Septi, lalu korban menginjak atap asbes bangunan dan terpelosok jatuh kemudian terbentur besi dibagian kepala. Korban mengalami luka dibagian kepala dan meningal dunia di TKP. Selanjutnya mayat korban dibawa ke RSU Tangerang untuk visum.
kasus Ditangani : Sektor Curug

Jadwal Lokasi SIM Dan STNK Keliling, Sabtu 19 Maret 2011

Sabtu, 19 Maret 2011 08:30 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) maupun Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Beberapa lokasi pelayanan SIM dan STNK keliling hari ini terbagi di beberapa bagian sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Gd Thamrin City
STNK : Lapangan BantengDepan Hotel Borobudur

2. Jakarta Utara
SIM : Mega Mall Pluit
STNK: Boulevard Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : Depan TMP Kalibata
STNK : Depan TMP Kalibata

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok Jl. Gajah Mada
STNK : Carrefour Puri Indah Kembangan

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

- STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Laki-Laki Korban Penganiayaan Mayatnya Dibuang Ke Sungai

Waktu Kejadian : Tanggal 18 maret 2011 jam 03.15 WIB.
TKP : Di dalam sungai Jl. Jenderal Sudirman RT 02/03 Kel. Kranji Kec. Bekasi Barat, KOta Bekasi.
Korban : ALOYSIUS PIETER MARTILO, 41 TH, Alamat : TKP.
Saksi : 1). Supendi, 25TH 2).Tohid, 16 TH.
Pelaku : 4 orang laki-laki tak dikenal (Lidik).
Kronologis Kejadian : menurut keterangan saksi 1, terjadi keributan antara korban dan pelaku kemudian pelaku membuang korban ke sungai. Korban ditemukan sudah meninggal dunia dengan mengalami luka tusuk dibagian punggung sebelah kiri dan luka sobek dibagian mulut. elanjutnya mayat korban dibawa ke RS. Sukamto Kramat Jati untuk visum.
Kasus ditangani : Sekta Bekasi Kota

Penemuan Senpi Genggam Rakitan

Waktu Kejadian : Tanggal 18 Maret 2011 jam 04.35 WIB.
TKP : JL. Imam Bonjol depan Hotel Mantari Kel/Kec Karawaci Kota Tangerang.
Saksi : 1). Bibit, 35 TH 2). RB. Supriyanto, 49 TH, Satpam.
Kronologis Kejadian : Saksi 1 menemukan senpi genggam Revolver rakit/dorlok dan 6 (enam) butir kaliber 22MM di TKP yang semula dikira senjata mainan namun setelah diangkat ternyata berat karena terbuat dari besi kemudian saksi 1 menyerahkan kepada saksi 2 selanjutnya dilaporkan ke Polsek setempat untuk penanganan lebih lanjut.
Kasus Ditangani : Sekta Karawaci

18 Maret 2011

Inilah Sketsa Wajah Kurir Bom Utan Kayu


Jumat, 18 Maret 2011 16:10 WIB
PUSKOMINFO - Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar, Jumat (18/3/2011), di Mabes Polri, mempublikasikan sketsa wajah pengirim atau pengantar atau kurir paket bom buku yang meledak di Kantor Berita 68H, Utan Kayu, Jakarta Timur.

Kabag Penum memaparkan bahwa pengirim paket bom berbentuk buku tersebut memiliki ciri-ciri berusia 30 tahun dan tinggi 165 sentimeter. Selain itu, pengirim itu memiliki tubuh sedang dengan mata sayu. Saat itu ia menggunakan topi hitam dan jaket parasit hitam.

Himbauan Kabid Humas Polda Metro Jaya Menghadapi Paket Barang Mencurigakan

Jumat, 18 Maret 2011 14:17 WIB
PUSKOMINFO - Masyarakat diminta tetap tenang menghadapi paket barang yang mencurigakan. Sebab, rasa panik jadi tujuan utama si pelaku pengiriman paket.

"Kalau kita semua panik, media panik, massa panik, itu tujuan pelaku. Maka, jangankan yang bukan bom, kalau paket itu benar bom, perlu dihadapi dengan sikap tenang agar tidak kejadian, seperti di Utan Kayu," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Baharudin Djafar kepada Wartawan, Jumat (18/3/2011).

Kepada masyarakat yang melihat, mendengar dan mendapat paket atau benda yang mencurigakan, Kabid Humas Polda Metro Jaya menghimbau sebagai berikut:

1. Pastikan kiriman paket tersebut dari sumber pengirim yang jelas, periksa alamat pengirim dan identitas petugas yang mengirim, jika perlu petugas pengirim tersebut difoto.

2. Jika mendapat kiriman paket yang mencurigakan, jangan panik, berusaha untuk bersikap tenang kemudian segera lapor kepada petugas keamanan setempat atau ke petugas kepolisian terdekat.

3. jangan menggeser-geser atau menggoyang-goyang benda tersebut, letakkan di lokasi terbuka jauh dari jarak orang banyak.

4. Apabila di jalanan atau di tempat-tempat umum serta di kendaraann umum ditemukan benda atau barang yang mencurigakan agar tidak menyentuh barang tersebut dan segera melapor kepada petugas keamanan setempat atau pihak kepolisian terdekat.

8 Rumah Kontrakan Ludes Terbakar di Jakasampurna

Jumat, 18 Maret 2011 09:20 WIB
PUSKOMINFO - Rumah kontrakan delapan pintu di Jalan Reformasi RT 10/11, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi ludes terbakar, Kamis (17/3/2011) sekira pukul 19:30 WIB. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa itu, namun kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Api diketahui sudah membesar hingga akhirnya meludeskan rumah kontrakan delapan pintu milik Cecep, 35 tahun.

Menurut keterangan pemilik rumah, peristiwa bermula dari rumah bagian tengah yang di huni Kastoro. Saat kejadian, Kastoro sedang santai di rumah dan terkejut begitu melihat api membesar, dan langsung menyambar ke rumah bagian belakang, samping kanan dan kiri.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena saat kejadian rumah kontrakan yang kebanyakan dihuni para pedagang itu, dalam keadaan kosong. Api berhasil dipadamkan pukul 20:15 WIB dengan bantuan 2 unit mobil pemadam kebakaran. Kasusnya ditangani Polsek Metro Bekasi barat.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling

Jumat, 18 Maret 2011 08:35 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) maupun Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Beberapa lokasi pelayanan SIM dan STNK keliling hari ini terbagi di beberapa bagian sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Gd Thamrin City
STNK : Lapangan BantengDepan Hotel Borobudur

2. Jakarta Utara
SIM : Mega Mall Pluit
STNK: Boulevard Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : Depan TMP Kalibata
STNK : Depan TMP Kalibata

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : Carrefour Puri Indah Kembangan

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Tewas Diduga Tersengat Listrik

Jumat, 18 Maret 2011 07:55 WIB
PUSKOMINFO - Tina, 27 tahun, warga Kampung Karang Jati Rt. 02/01 Desa Sukajaya, Cibitung, Bekasi, ditemukan tewas di lantai 2 "Trio Motor" Jalan Imam Bonjol, Cibitung Bekasi, Kamis (17/3/2011) pagi.

Tina tewas diduga akibat tersetrum listrik ketika sedang memindahkan batang aluminium di lokasi. Kini jenazah korban berada di RSUD Kabupaten Bekasi untuk dilakukan Visum.

Saksi mata, Yopi, 28 tahun, mengatakan saat itu saksi sedang memindahkan batang aluminium, namun batang tersebut tersangkut dan menyentuh kabel tegangan tingi. Korban langsung jatuh dengan kepala membentur asbes.

Kasus tersebut kini dalam penanganan oleh Polsek Metro Cibitung.

17 Maret 2011

Paket Mencurigakan Komunitas Utan Kayu Ternyata Buku Sungguhan

Kamis, 17 Maret 2011 16:19 WIB
PUSKOMINFO - Paket mencurigakan yang dikirimkan ke Komunitas Utan Kayu Jakarta Timur, Kamis (17/3/2011) ternyata buku sungguhan. "Paket itu berisi 3 buku. Ini pengirimannya dari TIKI. Sudah di-confirm dengan yang mengirim itu, betul buku," kata Kapolsek Metro Matraman Kompol Uyun Rafei.

Uyun mengatakan, paket buku tersebut kiriman dari Badan Lingkungan Hidup Provinsi dengan alamat Jl DI Panjaitan, Denpasar, Bali. Paket ini juga ditujukan ke Sekretariat IGRA (Indonesian Grand Regional Award) bukan perorangan seperti paket bom buku sebelumnya.

Uyun mengatakan, meski saat paket buku ini dicek dengan metal detector, mengeluarkan suara. Namun Uyun menyangka suara tersebut bisa saja keluar dari straples buku tersebut.

"Ya kan kalau metal detector itu kan yang agak besi-besi itu juga bunyi. Mungkin saja straples," jelasnya.Tindakan ini, kata Uyun, merupakan tindakan kewaspadaan yang harus dilakukan semua pihak. Paket apa pun yang diterima harus dicek kembali.

Komunitas Utan Kayu Kembali Menerima Paket Buku Mencurigakan

Kamis, 17 Maret 2011 15:15 WIB
PUSKOMINFO - Komunitas Utan Kayu Jakarta Timur, tempat meledaknya bom buku dua hari lalu, pada Kamis (17/3/2011) kembali menerima Satu paket buku yang mencurigakan. Paket yang dikirimkan melalui jasa ekspedisi PT. Tiki itu diterima sekira pukul 13:30 WIB.

Orang yang mengirim datang sekitar pukul 13.30 WIB dengan mengendarai motor Honda Supra Fit."Tadi saat dicek, metal detektor bunyi," ujar Edwin Eleo Putra, petugas keamanan dalam Komunitas Utan Kayu.

Saat ini polisi telah menyimpan paket tersebut di lahan parkir dekat Kedai Tempo. Polisi sendiri memasang garis Polisi di area kawasan dalam Komunitas Utan Kayu. Polisi belum menjinakan bom tersebut karena masih menunggu tim Gegana.

Tindakan Petugas Security Gedung Bila Mendapati Benda Diduga Bom dalam Kendaraan

Kamis, 17 Maret 2011 13:52 WIB
PUSKOMINFO - Bagi petugas Security/Petugas Keamanan/Satpam gedung perkantoran yang menemukan benda mencurigakan yang diduga Bom, yang berada di suatu kendaraan, berikut langkah-langkah yang harus dilakukan :
1. Jangan memindahkan atau mengangkat atau menggeser benda tersebut ke tempat lain.

2. Segera melapor kepada Komandan Regu atau kepada Pimpinan, saat melaporkan kejadian jangan menggunakan alat komunikasi HT, selanjutnya untuk ditindaklanjuti oleh petugas Kepolisian.

3. Kendaraan tersebut agar didorong ke luar areal dan sebaiknya setiap pengelola gedung menyiapkan lokasi "disposal area' yang memenuhi syarat sistem pengamanan.

4. Selama proses penanganan agar kunci kontak kendaraan dicabut dan dipegang oleh Komandan regu, selanjutnya pengemudi dan penumpangnya diamankan di Posko Security atau Pos Satpam.

5. Segera lakukan lokalisasi area TKP dan melarang orang mendekati atau melintas dekat TKP sambil menunggu kedatangan bantuan pihak kepolisian.

6. Kendaraan lain yang terlanjur antri masuk area segera perintahkan untuk mundur keluar dari Pos pemeriksaan dan menjauh dari area TKP.

Nomor Telepon Pengaduan Bom

Kamis, 17 Maret 2011 13:44 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang menemukan benda mencurigakan yang diduga bom, dapat menghubungi kantor Polisi terdekat atau petugas keamanan setempat atau ke nomor telepon:
021-5362537 (Petugas Piket Sat Gegana Polda Metro Jaya - Petamburan)
021-3456229 (Petugas Piket Sat Brimob Polda Metro Jaya - Kwitang)

Toko Emas "Subur" di Pasar Bantar Gebang Dibobol Maling, Emas 2 kg dan Uang Rp. 100 Juta Raib

Kamis, 17 Maret 2011 12:30 WIB
PUSKOMINFO – Toko emas "Subur" di Pasar Bantargebang, Kota Bekasi dibobol maling, Kamis(17/3/2011) pagi. Uang Rp 100 juta dan emas seberat 2 kg dalam brankas raib dibawa pencuri.

Sekira pukul 07.00 WIB, Ny Dewi pemilik toko terkejut ketika akan membuka tokonya melihat rooling door toko dalam keadaan rusak. Ketika diperiksa ternyata etalase toko dalam keadaan berantakan dan brankas rusak.

Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Bantar Gebang. Petugas Polsek Bantar Gebang dan Reskrim Polresta Bekasi Kota yang datang ke lokasi melakukan identifikasi dan Olah Tempat Kejadian Perkara (Olah TKP). Petugas menduga peristiwa pencurian diperkirakan pada malam hari ketika situasi pasar sepi. Peristiwa baru diketahui pagi tadi ketika pemilik toko akan membuka tokonya. Pengakuan Ny. Dewi, pemilik toko, barang yang dibawa kabur pelaku berupa 2 kg emas berbagai jenis dan isi brankas sebesar Rp. 100 juta.

Kini petugas tengah meminta keterangan beberapa saksi antara lain Satpam dan pedagang yang diduga mengetahui peristiwa tersebut.

15 Personel Dit Reskrimum Polda Metro Jaya Mendapat Penghargaan

Kamis, 17 Maret 2011 09:30 WIB
PUSKOMINFO - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Drs. Sutarman, memberikan penghargaan terhadap 15 Personel Sat Jatanras Dit Reskrimum Polda Metro Jaya yang berprestasi mengungkap kasus yang tergolong besar. Piagam penghargaan diberikan pada acara Apel Kamis (17/3/2011) pagi di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.

Ke-15 anggota tersebut yaitu AKBP Nico Afinta Sik,Kasat III Jatanras, Kompol Suryadi M, Kanit V Jatanras, Kompol Ramlin Jamal, SH, AKP Chairul Afdol, Ipda DH Nugroho, Bripka H. Siregar, Bripka Indra Hernawan, Brigadir Suhartono, Briptu Warjoko Sasongko, Bripka Kardiyanto, Briptu Ambonae, Briptu Sukamto, Briptu Anafik dan Bripda Rujimin.

Kelima belas anggota tersebut diberikan penghargaan karena telah berhasil mengungkap beberapa kasus yang tergolong besar dan sulit, antara lain pengungkapan kasus perampokan toko emas Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, dan kasus perampokan pengusaha sapi di tempat pemotongan hewan "Dharma Jaya" jalan Raya Penggilingan Cakung, Jakarta Timur, pada 15 Nopember 2010 lalu.

Kasus tersebut tergolong besar dan tingkat kesulitan yang cukup tinggi karena selain jumlah pelaku yang cukup banyak, melibatkan anggota TNI dan menggunakan senjata api, peristiwa tersebut juga berdampak pada tingkat keresahan masyarakat yang cukup mencekam.

"Mereka telah bekerja keras untuk mengungkap kasus tersebut melebihi kapasitas beban tugasnya. Selain telah bekerja melebihi waktu, prestasinya juga dapat menginspirasi bagi anggota lain untuk bekerja lebih baik lagi," ujar Kapolda Metro Jaya.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling

Kamis, 17 Maret 2011 08:07 WIB
PUSKOMINFO - Warga masyarakat yang hendak mengurus SIM dan STNK dengan mudah dapat mendatangi Bus Layanan SIM dan STNK Keliling Dit Lantas Polda Metro Jaya hari ini, Kamis (17/3/2011), pada pukul 08:00 - 13:00 WIB, di lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Tidak operasi
STNK : Lapangan BantengDepan Hotel Borobudur

2. Jakarta Utara
SIM : Mega Mall Pluit
STNK: Boulevard Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : Depan TMP Kalibata
STNK : Depan TMP Kalibata


4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : Carrefour Puri Indah Kembangan

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Pelayanan STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Pencurian Dengan Menggunakan Senpi

Waktu Kejadian : Tanggal 16 Maret 2011 jam 13.00 WIB.
TKP : JL. Betet 2 No. 22 RT 03/01 kel. Cibodasari Kec. Cibodas Kota Tangerang.
Pelaku : Lidik.
Korban : Hj. SRI SUDIYAH, 60 TH.
Saksi : 1). Hendra, 17 TH. 2). Vina, 17 TH (Pembantu rumah tangga).
Kronologis Kejadian : Pada saksi sedang memberi makan cucu korban di TKP, tiba-tiba pelaku datang masuk ke dalam TKP dan langsung menodongkan Senpi kepada saksi dan cucu korban, kemudian saksi dan cucu korban disekap, diborgol dan diikat dengan menggunakan lakban lalu pelaku mengambil uang tunai dan barang-barang milik korban di TKP. Selanjutnya pelaku berhasil melarikan diri dengan membawa barang-barang milik korban.
Kerugian : Uang tunai senilai RP 20.000.000,- perhiasan emas dan berlian dengan jumlah seluruhnya RP 80.000.000,-
Barang Bukti : 1 (satu) borgol dan lakban.
Kasus ditangani : Sektro Jatiuwung.

Tips Agar Terhindar Dari Tertimpa Pohon


Kamis, 17 Maret 2011 07:22 WIB
PUSKOMINFO - Hujan serta disertai angin kencang membuat banyak pengendara was-was, karena apa banyak musibah terjadi karena fenomena alam ini, dan salah satunya adalah tertimpa pohon.

Jadi apa yang kita harus lakukan sebagai pengendara agar kejadian ini tidak menimpa kita, atau setidaknya meminimalkan resiko agar tidak terkena pohon tumbang.

1. Usahakan parkir di dalam, terutama indoor atau basement parkir yang sudah disediakan pengelola, tapi apabila harus di luar area terbuka usahakan agar tidak dekat-dekat pohon yang rindang.

2. Bila keadaan hujan, berangin kencang, dan macet usahakan tidak terlalu memaksakan perjalanan, usahakan untuk hentikan perjalanan dan tunggu sampai hujan reda ditempat yang aman.

3. Apabila sedang dalam perjalanan dan kondisi macet, hujan, serta berangin, waspada pada pohon sekitar anda, memang tidak hanya pohon, papan reklame, serta petunjuk rambu, bahkan dapat roboh seketika, ketika hujan disertai angin melanda, karena dengan kewaspadaan kita, sewaktu-waktu ada yang roboh disekitar kita, kita dapat keluar dari kendaraan secepatnya.

4. Bila terpaksa harus berkendaraan ketika hujan, berkendaraa lha dengan aman, jangan melaju dengan kecepatan tinggi, usahakan kita menjaga jarak aman pada kendaraan di depan kita, sehingga sewaktu-waktu ada kejadian di depan kita (seperti pohon tumbang red.), kita mempunyai jarak pengereman yang aman.

5. Segera laporkan pada dinas pertamanan setempat apabila anda melihat pohon-pohon yang menurut anda mempunyai resiko besar tumbang sewaktu-waktu atau paling tidak sms ke kepolisian ke no 1717 dengan menyertakan alamat daerahnya, karena apa mencegah lebih baik dari pada sudah terjadi kejadian yang mengenaskan.

6. Berdoa sebelum melakukan perjalanan anda, ini hal kecil yang mungkin kita selalu lupa, maka sempatkan lha 1-2 menit berdoa kepada yang Maha Kuasa agar perjalanan kita diberkahi serta selamat sampai tujuan, karena takdir dan hidup mati kita di tangan Tuhan.

Penganiayaan Berat

Waktu Kejadian : tanggal 16 maret 2011 jam 18.00 WIB.
TKP : Samping Mahkamah Pelayaran JL. Boulevar Timur Peg.2 keapa gading Jakut.
Pelaku : Lidik.
Korban : UMAR YAHYA BIN MADSARI, 38 TH.
Saksi : MIMIN MUKIMIN.
Kronologis Kejadian : Pelaku menganiaya korban hingga meninggal dunia dengan mengalami luka bacok pada bahu kanan, lutut kaki kanan, dada kiri, tangan kiri, pinggul belakang dan punggung. Selanjutnya korban dibawa ke RSCM untuk visum.
Barang Bukti : 1 (satu) kaos warna hitam dan 1 (satu) celana panjang warna krem yang berlumuran darah korban.
Kasus Ditangani : Sektro Kelapa Gading

16 Maret 2011

Lokasi Layanan SIM dan STNK Keliling

Rabu, 16 Maret 2011 10:14 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) maupun Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Beberapa lokasi pelayanan SIM dan STNK keliling hari ini terbagi di beberapa bagian sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Gd Thamrin City
STNK : Lapangan BantengDepan Hotel Borobudur

2. Jakarta Utara
SIM : Mega Mall Pluit
STNK: Boulevard Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : Depan TMP Kalibata
STNK : Depan TMP Kalibata

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : Carrefour Puri Indah Kembangan

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Kepala BNN Juga Mendapat Kiriman Bom

Rabu, 16 Maret 2011 09:53 WIB
PUSKOMINFO - Kepala badan Narkotika Nasional (BNN) yang beralamat di Cawang Jakarta Timur juga mendapat kiriman paket bom, Selasa (15/3/2011). Paket tersebut diterima staf Tata Usaha BNN pada pukul 16:00 WIB.

Paket yang ditujukan kepada Kepala BNN tersebut, oleh staf Tata Usaha, kemudian diserahkan kepada Staf Pribadi (Spri) Kepala BNN untuk diperiksa sebelum diserahkan kepada Ka BNN yang berada di lantai 3.

Setelah paket tersebut dibuka, ternyata sebuah buku yang tidak bisa dibuka, mirip dengan buku bom yang ditemukan di Komunitas Utan Kayu, sehingga Spri Ka BNN melapor kepada Ajudan Ka BNN, Briptu Gravenda. Oleh Briptu Gravenda, benda tersebut selanjutnya dibawa ke ruang rapat VIP di lantai 1 dan segera menghubungi Sat Gegana Korp Brimob Polri. Satu Tim Gegana yang datang melakukan pengamanan area gedung lalu membawa buku bom ke basement dan selanjutnya diledakkan dengan aman.

Bom Dalam Amplop Diledakkan Tim Gegana di Ciganjur

Rabu, 16 Maret 2011 08:31 WIB
PUSKOMINFO - Tim Gegana Polda Metro Jaya akhirnya meledakkan benda yang diduga bom yang dikirimkan dari sesorang pengendara motor, Selasa (15/3/2011) sekira pukul 14:00 WIB. Bom dalam amplop tersebut dikirimkan dari seseorang bernama Busro Jahul yang beralamat Jalan Cikaracak Gang Melati No. 29 Jasinga Bogor. Amplop yang berisi bom tersebut ditujukan kepada Yapto, beralamat Jalan Manggis No. 12A Ciganjur, Jakarta Selatan 12630.

Awalnya, pada Selasa (115/3/2011) sekira pukul 14:00 WIB, saksi Alfiyerdi, 44 tahun, Satpam rumah Yapto di Jalan Benda rt. 10/01 No. 8 Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan mendapat kiriman paket yang diantar seorang pengendara sepeda motor. Paket tersebut, oleh Alfiyerdi, kemudian diantar ke kamar Yapto. Pada pukul 19:00 WIB, Yapto curiga dengan kiriman paket tersebut, yang kemudian menghubungi Kombes Pol Rudi di BNPT (Badan Nasional Pencegahan Terorisme).

Atas informasi tersebut, kemudian didatangkan Tim Gegana. Selanjutnya pada pukul 21:45 WIB, benda mencurigakan tersebut selanjutnya diledakkan di lokasi dengan aman. Kasus masih ditangani Polda Metro Jaya.

Diduga Pelaku Curanmor Ditembak Saat Terjaring Operasi Polsek Metro Pasar Rebo

Rabu, 16 Maret 2011 08:08 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Metro Pasar Rebo menembak seorang pemuda yang dicurigai sebagai pelaku pencurian sepeda motor di Gang Swadaya Rt. 03/08 Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (16/3/2011) dinihari. Pemuda tersebut kabur saat petugas akan memeriksanya dalam Operasi Kepolisian Berantas Jaya 2011. Pelaku bernama Angga Yudistira, 17 tahun, ditembak pada bagian punggung.

Awal kejadiannya, Sekira pukul 00:30 WIB, Petugas Polsek Metro Pasar Rebo yang sedang melaksanakan Operasi Kepolisian Berantas Jaya 2011 yang dipimpin Iptu IG Suwira, di sekitar lokasi mendapati dua pengendara sepeda motor yang berhenti mencurigakan. Dua anggota Polsek Metro pasar Rebo, Briptu Dede Dian dan Bripka Rudi Seto, kemudian menghampiri pengendara sepeda motor tersebut. Namun pengendara sepeda motor B-6361-TWK tersebut kabur.

Kedua petugas berusaha mengejar pelaku dengan menggunakan sepeda motor. Petugas berhasil menabrak pelaku hingga terjatuh. Meski terjatuh, pelaku terus melakukan perlawanan dan akan menembak Briptu Dede. Tak mau keduluan, petugas melepaskan tembakan mengenai punggung salah satu pelaku dan berhasil dibekuk. Satu pelaku lainnya berhasil meloloskan diri.

Dari tangan pelaku yang tertembak, petugas mendapati barang bukti dua buah senjata api rakitan jenis revolver berikut 10 butir peluru, 5 buah kunci T dan sepeda motor Honda Nopol B-6361-TWK.

Kini pelaku masih berada di RS. Polri Kramat Jati untuk selanjutnya dibawa ke Mapolsek Metro Pasar Rebo guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

15 Maret 2011

Mobil Box Terjun Dari Jalan Layang Tol Pluit

Selasa, 15 Maret 2011 09:42 WIB
PUSKOMINFO – Akibat ban meledak, mobil boks bermuatan pampers dan shampo terjun dari jalan layang Tol Pluit, Penjaringan di KM 25 arah Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (15/3/2011).

Dua awak mobil, Legiso, 29 tahun, dan seorang kernetnya, Adul, 30 tahun, luka parah setelah kendaraan bernopol B 9152 Y terjun dari ketinggian sekitar 15 meter dari jalan layang tersebut.

Dari informasi di lokasi kejadian, peristiwa kecelakaan tersebut diduga akibat ban mobil yang datang dari arah Grogol tersebut meledak. ‘Sebelumnya terdengar suara ledakan keras, sepertinya dari ban yang meledak,’ ujar Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Adi Santika.

"Mobil yang melaju dalam kondisi kencang, kemudian oleng hingga tak bisa dikendalikan. Mobil sempat menerjang pembatas tol sebelum akhirnya terjun," lanjut Adi.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling

Selasa, 15 Maret 2011 08:36 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) maupun Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, di lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Off (mengalami gangguan)
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Utara
SIM : Mega Mall Pluit
STNK: Boulevard Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : Taman Makam Pahlawan Kalibata
STNK : Taman Makam Pahlawan Kalibata

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : Puri Mall Kembangan

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

- STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Dalam Sepekan, Polres Metro Jakarta Pusat Ungkap 21 Kasus Perjudian

Selasa, 15 Maret 2011 08:25 WIB
PUSKOMINFO - Dalam sepekan, Polres Metro Jakarta Pusat beserta Polsek Jajarannya berhasil mengungkap 21 kasus perjudian dan menahan tersangka sebanyak 40 orang.

"Ini hasil pengungkapan kasus sejak 7 s/d 14 Maret 2011 yang dilakukan dalam suatu bentuk operasi kepolisian Berantas Jaya 2011," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Tony Surya Putra, Sik., kepada PUSKOMINFO, Selasa (15/03/2011).

Tony mengatakan dari 21 kasus yang berhasil diungkap tersebut terdiri dari 14 kasus judi togel, 5 kasus judi remi, 1 kasus judi ceki dan 1 judi koprok. Selain mengamankan 40 orang tersangka, petugas juga menyita barang bukti berbagai alat judi dan uang tunai Rp. 2.553.000,-.