31 Mei 2011

Perampok Mesin ATM BRI Cililitan Terekam CCTV

Selasa, 31 Mei 2011 15:27 WIB
PUSKOMINFO - Polisi mulai menemukan titik terang untuk mengungkap kasus pembobolan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) milik BRI Cabang Pembantu Cililitan, di Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur, Selasa (31/5/2011) dini hari. Petugas sudah memiliki gambar wajah perampok dari rekaman kamera pengintai (CCTV).

Dalam gambar itu terlihat tiga orang masuk ke dalam ruangan ATM. Ketiga orang itu diduga sebagai pelaku pencurian. Pelaku diduga membongkar paksa mesin ATM sebelum membawanya kabur menggunakan mobil jenis minibus. Polisi telah mengumpulkan sejumlah barang bukti termasuk sidik jari pelaku.

Hingga saat ini pihak kepolisian maupun BRI belum menginformasikan berapa besar uang yang digondol para perampok dari mesin ATM tersebut. Mesin anjungan tunai mandiri (ATM) milik Bank BRI di Jalan Dewi Sartika, Cililitan, Jakarta Timur, hilang digondol maling, Selasa (31/5/2011) selepas pukul 24:00 WIB.

Menurut keterangan saksi di lokasi, Luwi, anggota Pokdar Kamtibmas, hilangnya ATM tersebut disadari setelah seorang perempuan akan mengambil uang sekira pukul 00:30 WIB.

Luwi kemudian melaporkan hal tersebut kepada petugas keamanan yang menjaga bank tersebut yang diteruskan ke Polsek Metro Kramat Jati.

Kini Polsek Metro Kramat Jati telah memeriksa beberapa orang saksi untuk dimintai keterangannya, termasuk perempuan yang pertama kali mengetahui ATM telah hilang.

Tujuh Rumah Hangus Terbakar di Klender Jakarta Timur

Selasa, 31 Mei 2011 14:05 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak tujuh rumah ludes terbakar di Kampung Sumur RT 11 RW 10, Klender, Duren sawit, Jakarta Timur, Selasa (31/5/2011) sekira pukul 09:30 WIB. Api diduga bersumber dari hubungan pendek arus listrik.

Informasi yang diperoleh dari TMC Polda Metro Jaya menyebutkan, api sangat cepat membesar dan memutar sehingga sekitar tujuh rumah habis hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Api berhasil dipadamkan lebih kurang setengah jam kemudian, setelah Dinas Pemadam Kebakaran DKI menurunkan sekitar lima unit mobil pemadam kebakaran.

Peristiwa ini ditangani Polres Metro Jakarta Timur.

Atasi Kemacetan Jakarta, Dir Lantas Polda Metro Jaya Usulkan Program 'KB'

Selasa, 31 Mei 2011 13:48 WIB
PUSKOMINFO - Untuk mengatasi kemacetan kota Jakarta, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengusulkan satu solusi, yakni program KB. "Program ini bukanlah program Keluarga Berencana untuk mengurangi kelahiran anak, tetapi program KB untuk kurangi kelahiran kendaraan," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Royke Lumowa.

Hal itu ia sampaikan dalam diskusi bertajuk 'Stakeholder Meeting Improving Urban Mobility di Jabodetabek. Diskusi ini digelar oleh Masyarakat Transportasi Indonesia di Gedung Jakarta Media Centre, Jl Kebon Sirih, Selasa (31/5/2011).

Menurut Royke, mengurangi jumlah kendaraan adalah obat mujarab untuk mengatasi kemacetan. Negara-negara maju telah membuktikan hal itu. Selain mengurangi pertambahan kendaraan, pembatasan kendaraan yang berlalu-lalang di jalanan pun perlu dilakukan. "Yang punya mobil dua, keluar satu dulu. Lumayan kan mengurangi bensin," tutur Royke.

Royke mengatakan dengan mengatasi kemacetan maka akan lebih banyak uang yang dapat diselamatkan. Uang itu dapat digunakan untuk berinvestasi pada program lainnya.

Dendam dengan BNN, Ahmad Subandi Merampok

Selasa, 31 Mei 2011 13:34 WIB
PUSKOMINFO - Anggota Reserse Kriminal Polsek Metro Sawah Besar menangkap seorang pelaku perampokan di Jalan Percetakan Negara, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (30/5/2011) malam. Pelaku bernama Ahmad Subandi, 31 tahun, warga Jalan Kartini VII Rt 10/04 Sawah Besar, Jakarta Pusat ini ditangkap setelah pihak kepolisian mendapatkan laporan dari Zulfikar Ramadhan yang menjadi korban perampokan.

Kapolsek Metro Sawah Besar, Kompol JR Sitinjak mengatakan pelaku nekat melakukan aksi tersebut karena ingin balas dendam. "Menurut pelaku, pada tanggal 25 Mei 2011 rumahnya didatangi beberapa orang yang diduga mengaku sebagai petugas Badan Narkotika Nasional (BNN). Orang-orang yang diduga anggota BNN tersebut mengambil beberapa barang-barang berharga di rumah pelaku," kata Sitinjak.

Pelaku kemudian melacak orang-orang yang diduga anggota BNN tersebut dengan menggunakan alat GPS, hingga pelaku mengira korban Zulfikar merupakan salah satu dari orang-orang yang diduga anggota BNN tersebut. Ketika bertemu Zulfikar pelaku mengancam dengan menodongkan sebuah senjata air soft gun. Pelaku selanjutnya mengambil satu unit laptop dan lima unit ponsel milik korban.

"Pelaku melakukan aksinya seorang diri," tambah Sitinjak. Dari tangan pelaku polisi menyita lima unit ponsel, satu unit laptop serta sebuah senjata airsoft gun untuk dijadikan barang bukti.

Hasil Operasi Dian Jaya 2011 Polres Metro Jakarta Utara

Selasa, 31 Mei 2011 12:59 WIB
PUSKOMINFO - Polres Metro Jakarta Utara membekuk 3 orang tersangka pelaku pengoplos solar, dalam Operasi Kepolisian Dian Jaya 2011. Operasi yang digelar sejak 12 hingga 23 Mei 2011 berhasil membekuk 3 orang yang kedapatan mengoplos minyak tanah dengan solar, mengoplos solar dengan bleaching agar kelihatan bening dan memperoleh BBM tanpa dilengkapi ijin usaha.

Ketiga tersangka dibekuk di tiga lokasi berbeda. Tersangka Fat, 40 tahun, ditangkap pada tanggal 12 Mei 2011 di Jl. Baru Barat Rt. 11/5 No. 13B Kel. Kalibaru Kec. Cilincing Jakut. Pelaku diduga telah memperoleh BBM tanpa ijin usaha dari Pertamina dan dalam melakukan penjualan BBM jenis minyak tanah dicampur dengan BBM jenis Solar.

Dari tersangka Fat disita barang bukti 5 drum BBM jenis Solar @ 200 lt dan 3 jerigen BBM jenis solar campur minyak tanah.

Tersangka lainnya adalah GP, ditangkap pada tanggal 20 Mei 2011 di Jl. Jembatan III Pergudangan Muara Karang Blok C2A Kel. Pluit Penjaringan. Pelaku diduga telah memperoleh BBM tanpa ijin usaha. Dari GP, petugas menyita barang bukti 2 drum BBM jenis Solar @ 200 lt, 1 jerigen berisi solar @ 20 lt, selang, corong, Ember dan Uang Rp. 150.000,-

Pada tanggal 23 Mei 2011, petugas juga menangkap seorang wanita berinisial S di Jl. Pulo Besar Rt. 7/9 No. 25 Kel. Sunter Jaya Tg. Priok, Jakut, yang kedapatan mengoplos BBM jenis Solar dengan serbuk bleching agar supaya BBM jenis solar tersebut menjadi bening. Dari lokasi, petugas menyita barang bukti 1 drum BBM jenis Solar @ 200 lt, 3 drum BBM jenis Solar dicampur serbuk bleching @ 200 lt, 2 karung serbuk bleching @ 25 Kg dan 1 buah Bor.

Kini para tersangka dalam proses penyidikan di Polres Metro Jakarta Utara. Tersangka akan dijerat dengan Pasal 54 dan atau Pasal 53 huruf d UURI No. 22 tahun 2001 tentang Migas, dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rp60.000.000.000,00 (enam puluh miliar rupiah).

Manfaat Buah Pare Turunkan Kadar Gula Darah

Selasa, 31 Mei 2011 12:29 WIB
PUSKOMINFO - Buah Pare, yang terkenal karena rasa buahnya yang pahit, namun kini berdasarkan temuan ahli biologi, buah tersebut mengandung khasiat yang sungguh luar biasa dan dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

Ternyata dibalik rasanya yang pahit, pare menyimpan sejuta manfaat untuk kesehatan tubuh manusia.Buahnya yang mengandung Albiminoid,karbohidrat dan zat warna.Daunnya mengandung zat pahit,minyak lemak,asam dammar,protein,besi,kalsium,fosfor,vitamin A,B1 dan C yang terkandung dalam pare,berfungsi untuk menjaga kecantikan kulit.Yaitu menjaga kerusakan kulit yang diakibatkan oleh sengatan utra violet.Ini berarti pare dapat mencegah munculnya noda hitam dan kerutan pada wajah.Sementara akarnya mengandung asam momordial dan asam aleonolat.Sedangkan bijinya mengandung saponin,alkaloid,triterprenoid,dan asam momordial.

Dibeberapa Negara terutama jepang,korea dan china.Selain sebagai makanan,pare juga dimanfaatkan untuk pengobatan.Kadar kalsium didalam pare tergolong tinggi,sehingga mampu menaikkan produksi sel-sel beta dalam pancreas untuk menghasilkan insulin. Bila insulin dalam tubuh mencukupi, mungkin kadar glukosa membanjir dapat dicegah,sehingga kadar glukosa dalam darah akan menjadi normal atau menjadi terkontrol.

Senyawa fitokimia lutein dan likopen didalam pare berkasiat sebagai anti kanker,antibiotika,antivirus,perangsang produksi insulin,penyeimbang tekanan darah dan kadar gula darah,perangsang nafsu makan dan pembasmi cacing usus.

Cara pengobatan Diabetes atau kencing manis menggunakan buah pare yaitu:
Siapkan 200 gram buah pare yang telah dicuci dan diiris tipis-tipis. Rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum air rebusan tersebut tiap hari.

Meski multikhasiat, sebaiknya jangan konsumsi pare secara berlebihan, apalagi buat laki-laki, jika tak mau mengalami gangguan seksual. Konsumsi pare terus-menerus, baik dibikin jus, lalap atau disayur, mengkonsumsi yang berlebihan dapat mematikan sperma, memicu impotensi, merusak buah zakar dan hormon pria, bahkan berpotensi merusak liver.

Bagi wanita hamil, sebaiknya batasi konsumsi pare. Pasalnya, percobaan pada tikus bunting menunjukkan pemberian jus pare menimbulkan keguguran. Nah. Sebaiknya memang konsultasikan dengan dokter sebelum Anda memutuskan konsumsi pare di luar batas normal.

Pencuri Lulusan Monash University Australia, Dibekuk Polres Metro Jakarta Barat

Selasa, 31 Mei 2011 12:07 WIB
PUSKOMINFO - Polres Metro Jakarta Barat membekuk seorang alumni pascasarjana Monash University, Australia, dari tempat indekosnya di Palmerah, Jakarta Barat, Minggu (29/5/2011) lalu. EG alias A alias J, 37 tahun, disangka sebagai spesialis pencuri rumah yang sedang ditinggal pemiliknya.

"Dari hasil penyidikan, diketahui bahwa tersangka telah melakukan lebih dari sepuluh pencurian di beberapa tempat di wilayah Jakarta Barat," kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Komisaris Besar Yazid Fanani.

Dalam melakukan aksinya, EG biasanya menghubungi nomor telepon rumah incarannya terlebih dulu yang didapatkannya melalui operator telepon 108. Lewat sambungan telepon, ia lalu mengaku sebagai pemilik rumah kepada para pembantu rumah tangga yang mengangkat telepon. Kepada para pembantu, ia berpesan bahwa saudaranya nanti akan datang, jadi dia minta dibukakan pintu dan dipersilahkan masuk.

Beberapa saat kemudian, EG yang menguasai Bahasa Inggris, Mandarin, Jepang, dan Korea itu datang dan mengaku bahwa ia merupakan saudara atau teman pemilik rumah seperti yang dimaksud di sambungan telepon. "Penampilannya yang rapi dan necis dengan safari dan jas membuat para pembantu terkecoh," kata Yazid.

Begitu di dalam rumah, EG akan meminta dibuatkan mie instan. Saat itulah, ketika pembantu meninggalkannya sendirian, EG beraksi. Ia mencongkeli pintu kamar dengan linggis dan pahat yang telah disiapkannya.

Yazid mengatakan, polisi menyita sejumlah barang bukti hasil kejahatan EG dari lima rumah di kawasan Taman Sari, Palmerah dan Kembangan. Barang-barang itu adalah sembilan jam tangan berbagai merk, tiga untai kalung emas imitasi, empat buah laptop, satu Blackberry dan satu pistol jenis Walther kaliber 32 beserta surat izinnya.

EG yang mendapat gelar Master of Science (MSc) dari Monash University pada 2001 lalu itu mengaku mencuri karena terdesak. Dia menyatakan tidak punya pekerjaan dan membutuhkan uang untuk membiayai anak dan istrinya di Canberra, Australia.

Bujangan Ditemukan Tewas di Kamar Kontrakan

Selasa, 31 Mei 2011 10:46 WIB
PUSKOMINFO - Seorang lelaki bujang ditemukan warga sudah terbujur kaku di dalam rumah kontrakan di Kampung Lio, RT 02 RW 19, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Senin (30/5/2011) malam.

Sarjono, 27 tahun, ditemukan warga sudah tidak bernyawa dalam posisi terlungkup sekira pukul 21:00 WIB.

Penemuan mayat korban berawal dari kecurigaan warga yang mencium bau busuk dari kontrakan Sarjono. Warga bersama-sama ketua RT setempat kemudian mendobrak pintu kontrakan dan mendapati Sarjono sudah terbujur kaku di dalam kamar tidurnya.

Berdasarkan informasi warga, Sarjono sudah menempati rumah kontrakan tersebut selama 5 tahun. Tinggal seorang diri yang semula rumahnya di daerah Kp. Plered RT. 03/12, Pabuaran Bojong Gede. Keseharian Sarjono dikenal baik oleh warga dan suka bersosialisasi.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Metro Pancoran Mas, AKP.Syah Johan, korban diduga tewas akibat sakit. "Tidak ditemukan bekas atau tanda-tanda penganiayaan," ujar Syah Johan.

Atas permintaan pihak keluarga, jenazah korban tidak dilakukan visum dan akan segera memakamkannya di kampung halamannya Kebumen, Jawa Tengah.

Identitas Mayat di Rawajati Pancoran Masih Gelap

Selasa, 31 Mei 2011 10:24 WIB
PUSKOMINFO - Polsek Metro Pancoran masih menyelidiki kasus penemuan mayat dalam kantong plastik besar di Jalan Rawajati Barat Raya, sekitar Komplek DPR Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (30/5/2011) pukul 06:30 WIB kemarin.

Kanit Reskrim Polsek Pancoran AKP Budi Cahyono, Selasa (31/5/2011) mengatakan, hingga kini petugas belum mengetahui identitas mayat tersebut.

Budi mengatakan, tidak ditemukan tanda-tanda luka tusukan atau pukulan benda tumpul di bagian kepala atau bagian lainnya di tubuh korban. "Tanda-tanda perlawanan juga tidak ada," katanya.

Dugaan korban adalah seorang waria, Budi tidak membantahnya. Sebab dari identifikasi terhadap mayat, meski wajah korban sudah tidak dikenali karena sudah mulai membusuk, tetapi dari rambut yang agak panjang dan dicat kemerah-merahan, serta bentuk kaki agak kecil kurus, "kemungkinan korban adalah waria," ujar Kanit Reskrim.

Saat ini, Polisi berharap ada anggota keluarga yang bisa mengidentifikasi mayat yang memiliki ciri-ciri tinggi Badan 150 cm, mengenakan kaos lengan warna coklat putih, celana pendek hijau biru dan rambut agak panjang bercat kemerah-merahan tersebut.

Ikan Busuk Dikira Bom

Selasa, 31 Mei 2011 08:24 WIB
PUSKOMINFO - Satu Tim Gegana Polda Metro Jaya diturunkan untuk memeriksa benda mencurigakan diduga bom di depan Hotel C-One, Jalan A. Yani, Kelurahan Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (30/5/2011) malam sekira pukul 18:30 WIB.

Awalnya, seorang saksi, Agus Riyanto, 29 tahun, menemukan benda mencurigakan berupa kotak yang dibungkus plastik dan dilakban coklat, yang diduga berisi bahan peledak.

Benda tersebut berada di atas tempat sampah. Benda mencurigakan tersebut ditaruh oleh orang tak dikenal, pada pukul 18:05 WIB, yang datang menggunakan mobil Toyota Yaris Nopol B-1803-NEL. Di dalam mobil tersebut terdapat 2 orang laki-laki dan perempuan yang parkir di samping hotel. Kemudian salah satu orang keluar mobil dan meletakkan benda yang mencurigakan tersebut ke tempat sampah yang ada di lokasi. Setelah meletakkan benda tersebut, mobil pergi.

Karena merasa curiga, Agus kemudian mengecek ke TKP dan melaporkan benda mencurigakan itu ke Polsek Metro Pulogadung selanjutnya mendatangkan Tim Gegana Polda Metro Jaya. Hasil pemeriksaan tim Gegana, benda yang diduga bahan peledak tersebut ternyata berisi ikan yang telah membusuk, serta tidak ditemukan bahan peledak.

ATM BRI Cililitan Hilang Digondol Maling

Selasa, 31 Mei 2011 08:13 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah mesin anjungan tunai mandiri (ATM) milik Bank BRI di Jalan Dewi Sartika, Cililitan, Jakarta Timur, hilang digondol maling.

Menurut keterangan saksi di lokasi, Luwi, anggota Pokdar Kamtibmas, hilangnya ATM tersebut disadari setelah seorang perempuan akan mengambil uang sekira pukul 00:30 WIB, Selasa (31/5/2011).

Luwi kemudian melaporkan hal tersebut kepada petugas keamanan yang menjaga bank tersebut yang diteruskan ke Polsek Metro Kramat Jati. Kini Polsek Metro Kramat Jati telah memeriksa beberapa orang saksi untuk dimintai keterangannya, termasuk perempuan yang pertama kali mengetahui ATM telah hilang.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Polda Metro Jaya

Selasa, 31 Mei 2011 08:06 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Selasa (31/5/2011) mulai pukul 08:00 - 14:00 WIB, di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Grand Indonesia (depan Coffee Bean)
STNK : Lapangan Banteng depan Hotel Borobudur

2. Jakarta Utara
SIM : Jembatan Tiga pluit
STNK: Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok Jl. Hayam Wuruk
STNK : LTC Glodok Jl. Hayam Wuruk

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Masjid At-Tien TMII

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

30 Mei 2011

Sedan Seruduk ATM Bank Permata Setiabudi Atrium Building


Senin, 30 Mei 2011 15:44 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah sedan Honda nopol B 1791 ZH menabrak ATM Bank Permata di gedung perkantoran Setiabudi Atrium Building, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (30/5/2011) siang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Menurut saksi mata di lokasi, peristiwa itu terjadi sekira pukul 14:00 WIB. Pengendara sedan berniat hendak memarkir mobilnya. Tiba-tiba saja mobil tersebut menabrak kaca pembatas dan masuk ke dalam ruang ATM. Diduga sopir salah injak pedal, "Kayaknya mau ngerem, tapi ngegas," ujar seorang petugas di lokasi kejadian.

Beruntung pada saat kejadian, tidak ada orang yang berada di dalam ATM. Kasus ini tengah ditangani petugas Polsek Metro Setiabudi.

Gantung Diri di Duri Kosambi, Diduga Akibat Masalah Keluarga

Senin, 30 Mei 2011 14:24 WIB
PUSKOMINFO - Daud Haryanto, 37 tahun, nekat gantung diri di rumahnya di Pondok Randu RT 04 RW 02 Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (30/5/2011)siang. Dari surat wasiat yang ditinggalkannya, aksi nekat Bapak satu anak ini diduga akibat banyak masalah yang menimpa keluarganya.

"Korban nekat gantung diri karena ada masalah pribadi," kata Kapolsek Metro Cengkareng Kompol Ruslan.

Menurut Kapolsek, sebelum gantung diri, Daud meninggalkan surat wasiat. Isinya adalah "Saya bukan ayah yang baik, bukan suami yang baik buat Bunda. Saya selalu bikin masalah. Jadi mohon maaf."

"Mayat Daud ditemukan sekira pukul 12:30 WIB tergantung di kusen pintu kamar rumahnya dengan menggunakan tali tambang warna putih," ujarnya.

Petugas tidak menemukan adanya bekas penganiayaan di tubuh korban. Jenazah korban selanjutnya dikirim ke RSCM guna dilakukan Visum.

20 Rumah Terbakar di Senen Jakarta Pusat

Senin, 30 Mei 2011 11:23 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak 20 rumah petak di Jalan Kembang Sepatu, RT.08 RW. 01, Kramat Bunder, Senen, Jakarta Pusat, Senin (30/5/2011) pagi, ludes terbakar. Api diduga akibat korsleting listrik dari salah satu rumah warga.

Menurut keterangan petugas, api mulai berkobar dari salah satu rumah warga yang belakangan diketahui bernama Ibu Erna Supit, sedangkan api sendiri dipicu oleh Korsleting arus listrik di rumah tersebut. Sekira pukul 09:30 WIB api berhasil dipadamkan dengan menggunakan 18 Mobil Pemadam Kebakaran.

Sementara itu, hampir sebagian korban tidak dapat menyelamatkan barang-barang berharga miliknya. Mereka berharap bantuan dan perhatian dari pemerintah. Kasus tersebut kini dalam penyidikan Polsek Metro Senen.

Pelaku Curanmor Ditembak Karena Melawan Ketika Hendak Ditangkap

Senin, 30 Mei 2011 10:20 WIB
PUSKOMINFO - Ajat Sudrajat, 31 tahun, ditembak paha kirinya karena melawan petugas ketika hendak ditangkap. Ajat Sudrajat kepergok saat mencuri mobil di Jalan Raya Ceger Rt. 03/01 Kelurahan Ceger, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (28/5/2011) pagi.

Peristiwa terjadi sekira pukul 08:00 WIB, saat itu pelaku yang terakhir diketahui sebagai warga Jalan Kalimantan I Rt. 03/06 Kelurahan Kunciran, Pinang, Tangerang, terlihat sedang membobol pintu mobil di lokasi. Aksi pelaku diteriaki maling oleh warga sekitar. Pelaku yang berusaha kabur kemudian dikepung warga. Saat bersamaan ada anggota Intelkam Polsek Metro Cipayung, Briptu Anjar Yogi Nugroho, yang sedang melakukan observasi. Anggota Polisi itu pun berusaha untuk menangkap pelaku.

Pelaku yang kepepet kemudian menyerang anggota Polisi dengan menggunakan besi. Aksi pelaku terhenti dan ambruk setelah timah panas dari Polisi mengenai paha kirinya.

Pelaku berikut barang bukti selanjutnya dibawa ke Polsek Metro Cipayung untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Kebakaran di Jembatan Lima Tambora, Saat Pemadaman Pencuri Babak Belur Dihajar massa

Senin, 30 Mei 2011 09:48 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran terjadi di Jalan Jembatan Lima RT 02/05 Furi Utara, Tambora, Jakarta Barat, sekitar pukul 02.00 WIB, Senin (30/5/2011). Puluhan rumah hangus terbakar.

Api baru bisa dipadamkan pada pukul 05:30 WIB dengan bantuan 21 unit mobil pemadam kebakaran. Sulitnya upaya pemadaman selain karena bangunan rumah terbuat dari bahan yang mudah terbakar, juga karena padatnya rumah penduduk sehingga mobil pemadam sulit mendekati pusat api. Dalam peristiwa ini dua orang menderita luka-luka akibat terjatuh dari atap ketika bekerja keras memadamkan api.

Pada saat warga sibuk memadamkan api dan menyelamatkan harta bendanya, seorang lelaki ketahuan membawa televisi yang bukan miliknya. Pencuri tersebut babak belur dihajar warga. Beruntung, polisi cepat mengamankan pelaku.

Belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut. Namun dugaan sementara, kebakaran diakibatkan hubungan arus pendek atau korsleting listik di salah satu rumah warga.

Mayat Laki-Laki Dalam Kantong Plastik Besar di Pancoran Jakarta Selatan

Senin, 30 Mei 2011 09:18 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat pria yang dimasukkan dalam kantong plastik sampah ukuran besar ditemukan di Jalan Rawajati Barat Raya, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (30/5/2011) sekira pukul 06:30 WIB. Lokasi tidak jauh dari Komplek Perumahan DPR RI Kalibata.

Korban mengalami luka memar di sekujur tubuh seperti kepala pecah, bibir hancur, pipi lebam dan tangan. Pria yang diperkirakan berusia 25 tahun - 30 tahun ini mengenakan celana pendek warna biru dan kaos singlet warna abu-abu.

Penemuan mayat berawal saat seorang pemulung melihat kantong plastik besar di tumpukan sampah di pinggir jalan Samping Rel Stasiun Kalibata . Ia berniat mengambil isi kantong plastik tersebut. Alangkah kagetnya, ketika dibuka plastik tersebut berisi mayat laki-laki. Saksi pun kemudian melaporkan hal tersebut ke warga sekitar yang diteruskan ke Petugas Polsek Metro Pancoran.

Petugas Polsek metro Pancoran dan Polres Metro Jakarta Selatan usai melakukan identifikasi, selanjutnya membawa mayat tanpa identitas tersebut ke RSCM untuk dilakukan visum.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Polda Metro Jaya

Senin, 30 Mei 2011 08:55 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Senin (30/5/2011), mulai pukul 08:00 - 12:00 WIB, di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Grand Indonesia (depan Coffee Bean)
STNK : Lapangan Banteng depan Hotel Borobudur

2. Jakarta Utara
SIM : Jembatan Tiga pluit
STNK: Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok Jl. Hayam Wuruk
STNK : LTC Glodok Jl. Hayam Wuruk

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Masjid At-Tien TMII

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Kardus Berisi Bantal Gegerkan Warga Malaka Duren sawit

Senin, 30 Mei 2011 08:41 WIB
PUSKOMINFO - Warga Jalan Nusa Indah IV Rt. 09/05 Malaka, Duren Sawit Jakarta Timur digegerkan dengan penemuan empat kardus, Minggu (29/5/2011) sore. Pasalnya, dari empat kardus tersebut terdapat tiga kardus diantaranya mencurigakan yang terbungkus rapi di depan SDN Malaka Jaya 11 Pagi.

Awalnya, Yosep, Penjaga Gereja Santoyohakim, diberitahu oleh pemulung bahwa terdapat empat buah kardus mencurigakan berada di depan sekolah. Salah satu kardus yang terbuka terlihat berisi botol bekas. Namun tiga kardus lainnya terbungkus rapi. Karena curiga, saksi kemudian melaporkan hal tersebut ke petugas Polsek Metro Duren Sawit, yang kemudian didatangkan Tim Gegana.

Tim Gegana dipimpin Bripka Agung selanjutnya melakukan pemeriksaan,. Ternyata kardus tersebut berisi bantal, panci dan setrika bekas. Tidak ditemukan adanya bahan peledak.

Mayat Penderita Epilepsi Ditemukan di Kali Pesanggrahan

Senin, 30 Mei 2011 08:31 WIB
PUSKOMINFO - Jenazah Mustopa, 36 tahun, akhirnya ditemukan Tim SAR di kali pesanggrahan, Samping Pool Taksi Express Bintaro, Jalan RC veteran Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Minggu (29/5/2011)sekira pukul 15:00 WIB. Korban adalah orang yang dilaporkan oleh keluarganya tercebur dan tenggelam di kali pesanggrahan pada tanggal 28 Mei 2011.

Menurut keterangan dari keluarga, korban menderita epilepsi. Pada tanggal 28 Mei 2011, diduga epilepsinya kambuh dan korban tercebur dan tenggelam di kali Pesanggrahan. Oleh pihak keluarga, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Metro Pesanggrahan. Petugas dengan dibantu Tim SAR selanjutnya melakukan pencarian. Baru pada Minggu (29/5/2011) sekira pukul 15:00 WIB, jenazah korban ditemukan telah meninggal dunia.

Atas permintaan pihak keluarga, jenazah korban tidak dilakukan visum. Jenazah dibawa pulang keluarga untuk disemayamkan.

Pegawai Bengkel Pemadam Kebakaran Tewas Terlindas Roda Mobil

Senin, 30 Mei 2011 08:22 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pegawai bengkel Pemadan Kebakaran Lebak Bulus, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, tewas setelah terlindas ban mobil pemadam di halaman tempat kerjanya di Jalan Raya Pasar Jumat, Jakarta Selatan, Minggu (29/5/2011) pagi.

Korban bernama Mansyur, 56 tahun, PNS pemadam bagian bengkel, meninggal dunia dalam perjalanan ke RS. Fatmawati. Korban mengalami luka di bagian wajah, tangan dan dada.

Peristiwa sekira pukul 09:30 WIB, saat korban memperbaiki stster mobil pemadam kebakaran Nopol B-8601-XG. Saat korban berada di bagian bawah mobil, tiba-tiba mobil berjalan sendiri sehingga korban terlindas roda mobil.

Oleh teman-temannya, korban dilarikan ke RS. Fatmawati untuk mendapatkan pertolongan, namun korban meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. Kasus ini ditangani Polsek Metro Kebayoran Lama.

Bocah 14 Tahun Korban Tabrak Lari

Senin, 30 Mei 2011 08:05 WIB
PUSKOMINFO - Rizki Budianto, 14 tahun, Warga Gang Masjid Al Mukharoh RW. 01 Karang Mulya, Cildek, Tangerang, menjadi korban tabrak lari bus Metro Mini di Jalan Taman Aries Kembangan, Jakarta Barat, Minggu (29/5/2011) sekira pukul 10:45 WIB. Korban tewas seketika di lokasi kejadian.

Hingga kini petugas Satlantas Polres Metro Jakarta Barat masih mengejar sopir maut tersebut.

Peristiwa berawal ketika korban yang mengendarai sepeda motor B-4875-SA beriringan dengan pengendara sepeda motor lainnya yang tidak diketahui Nopolnya. Terjadi kebut kebutan antara korban dengan pengendara sepeda motor tersebut. Nahas, saat itu datang bus metro mini B-7948-WA dan langsung menabrak korban hingga korban terjatuh. Korban tewas seketika di lokasi kejadian.

Melihat kondisi korban dan takut amukan massa, sopir bus metro mini segera melarikan diri. Hingga kini sopir masih dalam pengejaran petugas Sat Lantas Polres Metro Jakarta Barat. Sedangkan korban dibawa ke RSCM untuk dilakukan visum.

28 Mei 2011

Kebakaran Pabrik Garmen di Cengkareng

Sabtu, 28 Mei 2011 09:51 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran terjadi di pabrik Garmen di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (28/5/2011). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Kebakaran pabrik Garmen di Jalan Nusa Indah, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng terjadi pada pukul 06:00 WIB dan baru bisa dipadamkan pada pukul 08:30 WIB dengan mengerahkan 22 unit mobil Pemadam Kebakaran. Saat ini petugas masih melakukan pendinginan agar tidak menimbulkan api baru.

Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. Namun, menurut informasi dari petugas Polsek Metro Cengkareng, dugaan sementara kebakaran disebabkan korsleting listrik.

Empat Pencopet Spesialis Dalam Angkot Dibekuk Polsek Metro Penjaringan

Sabtu, 28 Mei 2011 08:41 WIB
PUSKOMINFO - Komplotan pencopet spesialis dalam angkutan kota (Angkot) berhasil dibekuk petugas Polsek Metro Penjaringan, Jumat (27/5/2011). Keempat pelaku dibekuk sesaat setelah beraksi di angkutan umum KWK 01 Jurusan Muara Angke - Grogol, di Jalan Pluit Raya, Penjaringan. Dalam aksinya, kawanan ini didukung dengan mobil sewaan yang digunakan untuk mengangkut para pelaku usai melakukan aksi kejahatannya.

Mereka yang ditangkap masing-masing, Aprijon, 23 tahun, Syahrul, 28 tahun, Agus, 52 tahun, dan Arian, 30 tahun. Sementara satu pelaku lain, Bambang, lolos dari sergapan petugas.

Kepada polisi , pelaku mengaku sudah beberapa kali mencopet di wilayah Tangerang dan Jakarta Barat. Barang hasil copetan dijual ke penadah di Tangerang. "Dalam sehari komplotan ini bisa menghasilkan Rp 400 ribu per orang,” ujar Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Achmad Ibrahim.

Selama ini aksi mereka cukup lancar, sebuah mobil sewaan (rental) jenis Toyota Avanza siap mengangkut personil copet setiap kali usai melakukan aksinya di dalam angkot.

Dari kawanan ini, selain mengamankan sebuah mobil, polisi juga mengamankan tujuh HP, empat dompet, dan sebuah jam tangan yang diduga hasil kejahatan.

“Kita masih kembangkan kasus ini. Dari sarana mobil yang digunakan, terlihat mereka memiliki jaringan yang terorganisir. Kita akan terus tingkatkan patroli di titik-titik rawan,” kata Kapolsek.

Berpapasan Dengan Polisi, Perampok Terjatuh dan Kabur Meninggalkan Hasil Curiannya

Sabtu, 28 Mei 2011 08:24 WIB
PUSKOMINFO - Perampok terjatuh dan kabur dengan meninggalkan tas hasil curiannya dan sepeda motor. Peristiwa terjadi Jumat (27/5/2011) kemarin sekira pukul 01:30 WIB di Tanjakan Underpass Depan PELNI Jalan Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Korban dua wanita yaitu Astrid Rahmawati, 21 tahun, dan Ratna Sari Dewi, 21 tahun. Peristiwa berawal ketika kedua korban yang mengendarai sepeda motor berboncengan, tiba-tiba datang pelaku yang mengendarai Honda Beat warna putih memepet korban. Pelaku berusaha mengambil tas milik korban. Korban pun berusaha mempertahankan tasnya dan terjadi tarik-tarikan sehingga korban terjatuh. Pelaku berhasil merampas tas korban dan kabur.

Nahas, saat bersamaan melintas anggota Polsek Metro Kemayoran yang sedang patroli. Pelaku panik dan berusaha berbalik arah untuk menghindari polisi. Tindakan pelaku menimbulkan kecurigaan petugas sehingga pelaku dikejar. Diduga karena panik, pelaku terjatuh dari sepeda motor dan kabur meninggalkan sepeda motor dan tas hasil curiannya.

Oleh petugas, Sepeda motor pelaku Honda Beat Nopol B-6985-URD berikut tas korban yang berisi dua Handphone dan dompet berisi surat-surat penting kemudian diamankan di Polsek Metro Kemayoran. Sedangkan kedua korban yang terluka dibawa ke RS. Mitra Kemayoran untuk mendapatkan perawatan.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Polda Metro Jaya

Sabtu, 28 Mei 2011 08:22 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)dapat mendatangi bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Sabtu (28/5/2011)mulai pukul 08:00 - 11:00 WIB, di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Gd Thamrin City
STNK : Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Jembatan Tiga pluit
STNK: Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok Jl. Hayam Wuruk
STNK : LTC Glodok Jl. Hayam Wuruk

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Masjid At- Tien TMII

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

27 Mei 2011

Nenek Pemilik Warnet Ditemukan Bersimbah Darah di Tanjung Duren, Diduga Korban Perampokan

Jumat, 27 Mei 2011 15:02 WIB
PUSKOMINFO – Nenek Wahyuni, 78 tahun, pemilik warnet "Mega Game Station" di Jalan Tawakal IX/1, RT 007/07 Tanjung Duren, Jakarta Barat, ditemukan bersimbah darah, Jumat (27/5/2011) pagi sekira pukul 07:30 WIB. Korban kritis dengan luka di tangan dan kepala.

Menurut keterangan saksi, Hadi, 28 tahun, pengguna warnet, mengatakan ketika ia datang ke Warnet sekira pukul 08:00 WIB, menemukan korban sudah bermandi darah. Sedangkan menurut keterangan warga sekitar, sebelum kejadian ada sejumlah warga dan remaja berseragam sekolah yang menyambangi warnet tersebut.

Petugas Polsek Metro Tanjung Duren yang datang ke lokasi melakukan Olah TKP mendapati korban dalam keadaan kritis dengan luka di tangan dan kepala akibat sabetan senjata tajam. "Dugaan sementara, nenek Wahyuni menjadi korban perampokan," ujar Kanit Reskrim Polsek Metro Tanjung Duren, Ajun Komisaris Johari Bule, SH. Pasalnya, kata Johari Bule, uang yang belum diketahui jumlahnya yang ada di laci meja juga hilang.

Kini petugas Polsek Metro Tanjung Duren masih melakukan penyelidikan lebih lanjut kasus tersebut, sedangkan korban yang dalam kondisi kritis kini dirawat di Rumah Sakit Royal Taruna, Jakarta Barat.

Diduga Kesulitan Ekonomi, Satpam Bandara Soekarno-Hatta Tewas Gantung Diri

Jumat, 27 Mei 2011 09:51 WIB
PUSKOMINFO - Arif Faturahman, 36 tahun, ditemukan tak bernyawa tergantung seutas tali setrikaan di kediamannya di Gang Remaja III/2 RT 07 RW 06 Kelurahan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (26/5/2011) sekira pukul 09:00 WIB.

Arif Faturahman ditemukan isterinya, Sri Mulatsih, 30 tahun, sudah meninggal dunia tergantung di pintu kamar ruang tamu rumahnya. Sri Mulatsih kaget, ketika ia baru pulang dari mengantar anaknya bersekolah, menemukan Arif menggantung di ruang tamu. Sri pun kemudian berusaha melepaskan tali setrika yang digunakan sang suami mengakhiri hidupnya. Namun, nyawa Arif sudah tidak tertolong lagi dan tewas di tempat.

Polsek Metro Metro Tebet yang mendapat laporan segera ke loksi kejadian. Berdasarkan keterangan saksi-saksi, petugas menduga keputusan Arif Faturahman mengakhiri hidupnya dikarenakan faktor ekonomi. Arif, yang bekerja sebagai satpam Bandara Soekarno-Hatta ini, ditengarai sedang kesulitan uang.

"Kami menduga faktornya ekonomi, cuma nggak tahu dia sedang punya utang atau tidak," ujar Kapolsek Metro Tebet, Kompol Udik Tanang, Jumat (27/5/2011).

Udik menjelaskan, dari kesaksian keluarga, Arif sudah tiga bulan tidak menerima gaji sebagai satpam Bandara Soekarno-Hatta. "Karena itu kami menduga ini faktor dia bunuh diri," ujar Udik.

Atas permintaan pihak keluarga, jenazah korban tidak dilakukan Visum dan akan segera dimakamkan.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Polda Metro Jaya

Jumat, 27 Mei 2011 09:45 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jumat (27/5/2011) mulai pukul 08:00 - 12:00 WIB, yang terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Gd Thamrin City
STNK : Kantor Pos Pasar baru

2. Jakarta Utara
SIM : Jembatan Tiga pluit
STNK: Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : Off (Mengalami gangguan)
STNK : LTC Glodok Jl. Hayam Wuruk

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Tukang Sayur Belanja Sayuran Dengan Uang Palsu

Jumat, 27 Mei 2011 09:35 WIB
PUSKOMINFO - Seorang ibu penjual sayuran berbelanja sayuran dengan menggunakan uang palsu. Sayuran kemudian dijual kembali dengan harga lebih murah. Ibu tukang sayur itu akhirnya berhasil ditangkap petugas Polsek Metro Bekasi Timur.

Aksi ibu tukang sayur ini terungkap dari kecurigaan beberapa tukang sayuran lainnya, Zulfikri, yang curiga mendapati uang kertas pecahar Rp100 ribu dengan nomor seri yang sama. Uang tersebut berasal dari pelaku, seorang ibu asal Madura bernama Soleha, yang berbelanja sayuran kepadanya.

Kecurigaan tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Metro Bekasi Timur. Pelaku pun berhasil ditangkap di Kampung Gatet, Medan Satria Kota Bekasi, Kamis (26/5/2011).

Dihadapan petugas, Soleha mengaku terpaksa menggunakan uang palsu karena mahalnya harga sayur-mayur seperti cabai. Ia mengaku membeli uang palsu Rp 3 juta dengan Rp 500 ribu uang asli.

"Modus tersangka adalah berbelanja sayuran yang harganya sedang melonjak dengan uang palsu agar mendapatkan keuntungan ganda. Karena sayuran seperti cabai yang dibeli tersangka kemudian akan dijual kembali," ujar Kapolsek Metro Bekasi Timur, Kompol Darmayana, Jumat (27/5/2011).

Dari tersangka, Polisi menyita barang bukti uang palsu 7 lembar uang kertas pecahan Rp100 ribu, 7 lembar uang kertas pecahan Rp 50 ribu dan 19 lembar uang kertas Rp 10 ribu.

Mayat Bayi Baru Dilahirkan Ditemukan di Depan Rumah Warga

Jumat, 27 Mei 2011 08:52 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat bayi yang baru dilahirkan ditemukan warga di Kavling Darussalam Rt. 01/08 Ketapang, Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis (26/5/2011) sekira pukul 13:30 WIB.

Mayat bayi berjenis kelamin perempuan tersebut pertama kali ditemukan oleh Destiawati, 45 tahun. Destiawati kaget melihat bungkusan kantong plastik warna merah di depan rumahnya. Setelah dibuka, kantong plastik tersebut berisi mayat bayi yang masih terdapat ari-arinya.

Peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsekta Cipondoh. Petugas yang datang ke lokasi kemudian membawa mayat bayi ke RSU Tangerang. Petugas menduga bayi tersebut sengaja dibuang orang tuanya setelah baru dilahirkan. Kini petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap orang tua yang tega membuang bayinya tersebut.

Pemuda Ditemukan Koma, Tewas Setelah Tiba di Rumah Sakit

Jumat, 27 Mei 2011 08:38 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pemuda tewas di Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jalan Raya Kebayoran Lama, Kebon Jeruk , Jakarta Barat, Kamis (26/5/2011). Pemuda bernama Yahya Lesmana, 19 tahun, warga Taman Meruya Paza II Blok A 25-26 Kembangan, Jakarta Barat, ditemukan dalam keadaan koma dan tak sadarkan diri serta terdapat luka memar di kepala.

Adalah Edi Maulana, 21 tahun, yang membawa korban ke RS. Medika Permata Hijau. Tidak diketahui hubungan antara Edi Maulana dengan korban sebab setelah mengantar korban ke rumah sakit, Edi Maulana meninggalkan korban begitu saja.

Oleh pihak rumah sakit, meninggalnya korban kemudian dilaporkan ke Polsek Metro Kebon Jeruk.

Petugas yang datang ke rumah sakit selanjutnya melakukan identifikasi. Dari tubuh korban terdapat luka lecet pada wajah dan telapak tangan sebelah kanan serta luka memar di bagian kepala.

Petugas masih menyelidiki motif dari tewasnya korban, apakah korban perampokan atau kecelakaan lalu lintas.

Pemuda Korban Pemerasan di ATM Mandiri Sawah Besar Jakarta Pusat

Jumat, 27 Mei 2011 08:28 WIB
PUSKOMINFO - Carman Sugianto, 21 tahun, menjadi korban pemerasan di ATM Mandiri Jalan H. Samanhudi, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (26/5/2011). Uang Rp. 4 juta di ATM raib dikuras pelaku.

Awal kejadiannya, korban bertemu dengan pelaku yang bernama Erik di jalan. Pelaku menuduh korban telah melakukan sesuatu terhadap anak bos pelaku. Kemudian pelaku membawa korban ke dalam taksi dan mengancam akan membunuh korban.

Di dalam taksi dalam perjalanan, pelaku meminta paksa HP dan kartu ATM berikut PIN-nya. Selanjutnya pelaku mengambil uang korban yang ada di ATM sebesar Rp. 4.050.000, dan sebuah HP.

Atas peristiwa tersebut, korban selanjutnya melapor ke Polsek Metro Sawah Besar untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

26 Mei 2011

Polres Metro Jakarta Selatan Buka Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) di Blok M Square

Kamis, 26 Mei 2011 14:15 WIB
PUSKOMINFO - Polres Metro Jakarta Selatan membuka kantor Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) di area Mall Blok M Square, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Tujuan pendirian gerai SPK tersebut untuk mendekatkan pelayanan kepada warga," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Gatot Pramono, Kamis (26/5/2011).

Ia melanjutkan, pendirian gerai merupakan salah satu langkah jemput bola memberikan layanan kepada masyarakat. "Dengan demikian, masyarakat tak perlu lagi bersusah payah mendatangi kantor polisi yang jaraknya mungkin dapat memakan waktu lama," ujarnya.

Selain untuk membuat kemudahan kepada masyarakat yang ingin melakukan pelaporan, gerai ini juga diharapkan dapat membuat jera pelaku kejahatan di area tersebut. "Kami berharap gerai ini akan memengaruhi psikologis pelaku kejahatan untuk mengurungkan aksi yang hendak dilakukannya," ujar Kapolres.

Untuk tahap awal, Gerai SPK didirikan di di Blok M Square, yakni di lantai UG Blok M Square dan selanjutnya rencana akan dibangun pula gerai-gerai SPK di pusat perbelanjaan di wilayah Jakarta Selatan seperti Gandaria City, Mal Pondok Indah, Cilandak Town Square, dan Mal Casablanca.

Untuk rencana penambahan gerai SPK di pusat perbelanjaan, Kapolres mengatakan bahwa saat ini penawaran kerja sudah mulai dilakukan. Paling dekat, manajemen Gandaria City sudah sepakat untuk membuat gerai SPK pada Juni 2011.

"Mereka sudah kami berikan penawaran kerja sama. Saat ini sedang dilakukan pembangunan gerai SPK di Gandaria City dan direncanakan dapat diresmikan Juni mendatang," ungkapnya.

Main Judi Remi, 4 Sopir Bus Ditangkap

Kamis, 26 Mei 2011 12:35 WIB
PUSKOMINFO – Empat sopir bus Koantas Bima ditangkap petugas Polsek Metro tanah Abang karena kedapatan bermain judi remi di Jalan Aipda KS Tubun, Jakarta Pusat, Kamis (26/5/2011).

Keempat tersangka yaitu, An, 38 tahun, As, 31 tahun, Fer, 22 tahun, dan Ju, 32 tahun, langsung digelandang ke Mapolsek Metro Tanah Abang. Dari tangan mereka, polisi menyita barang bukti 1 set kartu remi dan uang tunai Rp.224 ribu.

Kepada petugas, tersangka mengaku hanya sekedar iseng sambil menunggu penumpang.

Sementara itu, Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Johanson Ronald Simamora mengatakan penangkapan tersebut, dilakukan atas adanya laporan warga yang resah dengan ulah para sopir tersebut.

Kini keempat tersangka tengah menjalani proses penyidikan, mereka akan dikenakan pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Polsek Babelan Bentuk Tiga Tim Terkait Mayat Dengan 14 Tusukan

Kamis, 26 Mei 2011 11:49 WIB
PUSKOMINFO - Polsek Babelan Polresta Bekasi membentuk tiga tim untuk mengungkap misteri tewasnya seorang pria paruh baya tanpa identitas dengan 14 luka tusukan di dada dan leher, yang ditemukan di pinggir Jalan Pertamina Kampung Wates RT. 07 RW. 08 Desa Kedung Jaya, Babelan, Kabupaten Bekasi, Senin (23/5/2011) sekira pukul 05:40 WIB.

“Kami sudah membentuk tiga tim untuk pengembangan kasus ini,” kata Kapolsek Babelan AKP Badari, Kamis (26/5/2011).

Identitas mayat kini sudah diketahui. Korban diketahui bernama Hermanto Chandra, 55 tahun, warga Jalan Raya Harapan Baru, Ruko Taman Harapan Baru Blok A1 No 33, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi.

Diketahuinya identitas korban berawal dari kedatangan salah satu anak korban, Nur Fifah, 27 tahun, ke Mapolsek Babelan, pada hari yang sama sekitar pukul 21:30 WIB. Setelah memastikan jasad korban melalui foto, pihak keluarga yakin kalau pria malang tersebut adalah anggota keluarganya.

Sebelumnya, keluarga korban yang tinggal di Kota Bekasi mengetahui kalau jasad pria paruh baya itu adalah keluarganya berawal dari keluarga korban lainnya yang tinggal di Kalimantan. Saat itu, melalui tayangan televisi, keluarga korban melihat wajah korban meskipun hanya sekilas.

Setelah mendatangi Mapolsek Babelan, keluarga korban yang tinggal di Kota Bekasi juga mendatangi Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur pada malam itu juga. Alhasil, pria yang memiliki usaha di bidang konveksi tersebut adalah benar keluarganya.

Hermanto Chandra diketahui meninggalkan rumah pada Minggu (22/5/2011) sekira pukul 19:00 WIB. Saat itu, korban pergi seorang diri dengan menggunakan mobil Daihatsu Xenia untuk bertemu dengan seseorang. Namun, ia tidak memberitahukan di mana dan dengan siapa pertemuan tersebut.

Kapolsek Babelan mengatakan, dugaan sementara Hermanto Chandra menjadi korban perampokan yang tewas dianiaya. "Karena saat penemuan jasad korban, di lokasi tidak ditemukan mobil, handphone dan dompet korban yang berisi uang tunai sekitar Rp500 ribu,“ ujar Kapolsek.

Dari keterangan saksi-saksi, kata Kapolsek, kini pihaknya tengah mengembangkan kasus dan telah membentuk tiga tim untuk mengungkap kasus ini.

Polsek Pagedangan Tangerang Bekuk Delapan Anggota Sindikat Curanmor, Dua Ditembak

Kamis, 26 Mei 2011 10:16 WIB
PUSKOMINFO - Delapan tersangka spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dibekuk aparat jajaran Polsek Pagedangan Polresta Tangerang, Rabu (25/4/2011). Dua diantaranya terpaksa ditembak kakinya karena berusaha kabur saat hendak ditangkap.

Kedua tersangka yang dilumpuhkan yakni D alias Iyeng, 31 tahun, yang juga pimpinan komplotan tersebut, dan B, 22 tahun. Sementara rekannya adalah, S alias Kodel, 25 tahun, ES, 30 tahun, Sug alias Betmen, 39 tahun, SB alias Genjo, 26 tahun, Sup, 17 tahun, dan Sa alias Jaja, 41 tahun.

Kapolres Kabupaten Tangerang, Komisaris Besar Wahyu Widada mengatakan, kelompok curanmor ini sudah beraksi sejak 2010. Mereka kerap melakukan aksi pencurian di wilayah Pagedangan.

“Mereka menincar motor-motor yang diparkir di luar rumah atau tempat-tempat parkiran motor. Mereka juga kerap mencongkel jendela rumah untuk mencuri motor korbannya. Modus yang dilakukan adalah merusak lubang kunci motor dengan kunci T,” ungkap Kapolres. Hasil curiannya kemudian mereka jual ke penadah dengan harga Rp 2 juta hingga Rp. 3 juta. "Kami masih melakukan pengejaran terhadap penadahnya," ungkap Kapolres.

Sementara itu Kapolsek Pagedangan AKP Hafidh Herlambang mengatakan, para tersangka berhasil di tangkap bedasarkan pengembangan selama satu bulan dari 28 kasus yang dilaporkan warga. Tersangka dibekuk satu persatu di wilayah Pagedangan.

“Dua orang tersangka terpaksa dilumpuhkan karena mencoba melarikan diri,” ujar Kapolsek.

Dari komplotan ini, petugas berhasil menyita 14 unit sepeda motor berbagai jenis dan dua buah kunci leter T dan satu unit komputer.

Satuan Kerja (Satker) Polda Metro Jaya Terima Penghargaan dari Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Propinsi DKI Jakarta


Kamis, 26 Mei 2011 09:37 WIB
PUSKOMINFO - Beberapa Satuan Kerja (Satker) Jajaran Polda Metro Jaya mendapat piagam penghargaan dari Kepala Kantor Direktorat Jenderal Perbendaharaan Propinsi DKI Jakarta sebagai Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran Wilayah (UAPPA-W) dan Un it Akuntansi Kuasa Pengguna Anggaran (UAKPA). Satker Jajaran Polda Metro Jaya tersebut menerima penghargaan atas keberhasil yang telah dijalani dalam pelaksanaan tata kelola keuangannya.

Paiagam penghargaan diterima pada tanggal 24 Mei 2011 bertempat di Kanwil Ditjen Perbendaharaan Propinsi DKI Jakarta.

Adapun satker yang menerima penghargaan yaitu Satker Polda Metro Jaya sebagai peringkat I tingkat UAPPA-W, Brimob Polda Metro Jaya sebagai peringkat I tingkat UAKPA, Polres Metro Jakarta Timur sebagai peringkat II tingkat UAKPA dan Polres Kepulauan Seribu sebagai pewringkat III tingkat UAKPA.

"Satker tersebut telah menunjukkan kinerja terbaik dalam melaksanakan tugas-tugas pengelolaan keuangan negara," ujar Komisaris Besar Jantje Jimmy Tuilan, Kabid Keuangan Polda Metro Jaya, Kamis (26/5/2011).

Piagam penghargaan ini kiranya menjadi contoh teladan bagi satuan kerja lain di lingkungan Polda Metro Jaya untuk meningkatkan kinerja terbaiknya dalam rangka transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara," tutup Kabid Keu Polda Metro Jaya.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Polda Metro Jaya

Kamis, 26 Mei 2011 09:11 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) maupun Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kamis (26/5/2011) mulai pukul 08:00 - 12:00 WIB, di lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Jembatan 3 Pluit
STNK: Jembatan 3 Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : Taman Makam Kalibata
STNK : St Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok Jl. Hayam Wuruk
STNK : LTC Glodok Jl. Hayam Wuruk

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Psr Induk Kramat Jati

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Aparat Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Bekuk 7 Kawanan Perampok Bank

Kamis, 26 Mei 2011 08:25 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya membekuk tujuh kawanan perampok Bank. Ketujuh perampok ditangkap setelah melakukan perampokan sebanyak 5 TKP di wilayah Jawa Tengah dan Indramayu Jawa Barat.

Ketujuh tersangka yang tertangkap yaitu RE, MS, BS, SR, TK, SY dan NS. Sedangkan 10 orang lainnya masih dalam pengejaran petugas (DPO).

Penangkapan berawal dari adanya laporan masyarakat ke Polresta Bekasi Kota dengan nomor laporan: LP/854/25-BG/K/IV/2011/Resta Bks Kota, tanggal 11 April 2011. Laporan tersebut ditindaklanjuti dan diperoleh informasi bahwa ada sekelompok orang yang sangat mencurigakan sedang berada di rumah kontrakan di daerah Gang Pepaya V, Koja dan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Orang tersebut diduga sebagai pelaku perampokan terkait dengan perampokan terhadap H. Inop di Kampung Ciketing Selatan Rt. 01/06 Ciketing Udik, Bantar Gebang Kota Bekasi.

Berdasarkan informasi tersebut, pada Sabtu (24/3/2011), Tim khusus dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan dan pengintaian di lokasi tersebut. Setelah diyakini kebenarannya, petugas kemudian melakukan penangkapan terhadap pelaku RE. Dari tersangka RE disita barang bukti sebilah golok dan mobil Daihatsu Xenia B-8832-GM yang digunakan pelaku untuk kendaraan operasional ketika melakukan kejahatan.

Dari hasil pemeriksaan terhadap RE selanjutnya dikembangkan hingga berhasil menangkap pelaku lainnya di beberapa wilayah, yaitu MS ditangkap 31 April 2011 di Desa Rajabasa Lama, Labuahan Batu, Lampung.

Kemudian ditangkap MB di Jalan Gondrong Petir, Cipondoh, Tangerang, pada tanggal 3 Mei 2011. MB adalah penadah atau orang yang menerima barang titipan hasil kejahatan dari tersangka RE. Dari rumah MB petugas menyita barang bukti sepucuk senjata api revolver berikut amunisi kaliber 38 mm.

Kemudian pada 25 Mei 2011, petugas juga berhasil membekuk 4 pelaku lainnya di Kampung Blok A, Desa Tugu, Kecamatan Lelean, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Keempat tersangka tersebut yaitu TK, SR, NS dan AR.

Dari hasil pemeriksaan, kelompok mereka telah melakukan perampokan di lima TKP yaitu di wilayah Jawa Tengah sebanyak 2 lokasi dan di Indramayu Jawa Barat sebanyak 3 lokasi. Namun, tersangka mengaku dari lima lokasi tersebut hanya 1 lokasi yang mendapatkan hasil kejahatan berupa satu brankas berisi uang tunai sebesar Rp. 1 miliar. Yaitu perampokan di BRI Cabang kandang Haur, Jalan Raya Parean, Desa parean Girang, Kandang Haur, Indramayu, Jawa Barat.

Dari komplotan ini, petugas menyita barang bukti lima buah golok, sepucuk senjata api berikut 5 butir peluru, kunci gembok, dua gunting besar, mobil Escudo B-8831-MS, dua plat nomor, senjata api laras panjang dan beberapa senjata tajam serta alat kejahatan lainnya.

Sembilan Guru SMAN 81 Kondisinya Kritis

Kamis, 26 Mei 2011 07:52 WIB
PUSKOMINFO - Dari 27 orang guru SMA 81 Komplek Kodam, Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur yang mengalami keracunan makanan, Sembilan orang kondisinya kritis dan kini masih dirawat di RS. Harum. Satu dari sembilan guru yang kritis ternyata sedang hamil empat pekan.

Informasi yang diperoleh dari Polsek Metro Makasar, Kesembilan guru yang kondisinya kritis: 1. Retno Novita, 30 tahun, 2. Yenita, 47 tahun, 3. Nur Hayati, 51 tahun, 4. Wagiman, 46 tahun, 5. Budi Astuti, 33 tahun, 6. Ahmad Kartono, 50 tahun, 7. Karya Tama, 44 tahun, 8. Mahroji, 46 tahun, dan 9. Martalina, 38 tahun.

Data yang diperoleh Polsek Metro Makasar, guru SMA Negeri 81 yang diduga keracunan sebanyak 27 orang. Sembilan di antaranya kritis dan harus dirawat di rumah sakit.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, para guru mengalami muntah-muntah setelah mengkonsumsi makanan catering untuk makan siang pada Selasa (24/5/2011) sekira pukul 11:30 WIB, yang disediakan sekolah. Makanan itu dipesan dari Shidel Catering, berisi nasi, telor puyuh, udang, tahu, sayur buncis dan tempe goreng.

Dari 27 orang guru yang dibawa ke RS Harum Kalimalang, sembilan diantaranya harus dirawat karena terus buang air besar, yang dikhawatirkan akan membuat mereka kehabisan cairan. Sedangkan sisanya diperbolehkan pulang.

25 Mei 2011

Sudah 37 Mobil Pemadam Kebakaran Dikerahkan Menjinakkan Api di Tambora

Rabu, 25 Mei 2011 15:06 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak 37 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api dalam peristiwa kebakaran di pemukiman padat penduduk di Jalan Angke Indah Rt. 05/03, Tambora, Jakarta Barat.

Kebakaran yang terjadi sejak pukul 12:00 WIB hingga kini api belum juga padam dan telah menghanguskan sekira 25 unit rumah. Hingga saat ini pula petugas pemadam kebakaran dibantu penduduk masih berupaya memadamkan kobaran api.

Tips Hindari Kebakaran

Rabu, 25 Mei 2011 14:27 WIB
PUSKOMINFO - Menjelang musim kemarau, sering terjadi kebakaran, baik di rumah, kantor, sekolah, gedung dan sebagainya. Banyak penyebab terjadinya kebakaran antara lain akibat korsleting listrik, kompor meledak, dan sebab kelalaian manusia lainnya.

Agar bangunan seperti rumah, kantor, sekolah, gudang dan lain sebagainya tidak terbakar dan menimbulkan kebakaran, maka diperlukan pencegahan kebakaran dengan tips sebagai berikut :

1. Waspada puntung Rokok

Tidak membuang puntung rokok sembarangan. Pastikan rokok telah mati total sebelum dibuang ke tempat sampah.

2. Waspada Pada alat penerang Api

Ketika mati lampu dan menggunakan penerangan api seperti lilin, lampu tempel semprong, petromak dan lainnya maka jangan pernah lalai untuk mengawasi lampu tersebut dan meraruhnya di tempat yang aman. Jangan menaruh di sembarang tempat yang bisa jatuh atau berpindah tempat sehingga bisa membakar benda mudah terbakar yang ada di sekitarnya. Awasi pula penggunaan anti nyamuk bakar.

3. Waspada Anak-Anak Bermain api

Awasi anak-anak agar tidak bermain dengan benda-benda yang berapi atau yang dapat mengeluarkan api. Paling tidak ada orang dewasa yang mengawasi seperti bermain korek api, korek gas, kembang api, petasan, obat nyamuk bakar serta benda-benda yang mengeluarkan api. Anak-anak sangat berpotensi bertindak ceroboh yang bersifat fatal.

4. Waspada & Rawat Perangkat Listrik dan Perangkat Api

Rawat dengan baik dan rutin kompor gas, setrikaan, mejik jar, solder, kabel-kabel listrik dan perangkat listrik dan api lainnya. Jaringan listrik di rumah, kantor, dll jika sudah usang sebaiknya dilakukan penggantian total dengan mengganti seluruh perangkat jaringan listrik dengan yang berkualitas baik demi keamanan sehingga terhindar dari korsleting listrik (hubungan arus pendek).

5. Siapkan Perangkat Pemadam Kebakaran Ringan

Sediakan peralatan pemadam kebakaran ringan yang dengan mudah digunakan jika terjadi kebakaran. Untuk gedung-gedung yang cukup besar siapkan sistem pemadam detektor asap, pemancar air, perangkat penunjang hidup saat kebakaran, hidran, selang penyemprot air, tabung pemadam semprot, dan lain sebagainya. Jangan lupa berikan penyuluhan bagi penghuni bangunan dalam menghadapi bencana kebakaran. Untuk bangunan kecil minimal ada karung yang dapat dibasahi untuk meredam kebakaran ringan / kecil. Siapkan selang panjang atau ember untuk memudahkan menyiram kebakaran dengan air.

6. Melakukan Pembinaan dan Sosialisasi Kebakaran

Berikan penyuluhan kepada seluruh anggota keluarga, pegawai/karyawan kantor, siswa guru sekolah, buruh pabrik, dan sebagainya mengenai penanganan bencana kebakaran yang bisa saja terjadi kapan saja dan di mana saja agar ketika terjadi kebakaran mereka mengerti apa yang harus mereka lakukan. Beritahu nomor telepon polisi dan pemadam kebakaran lokal dan sentral.

Adakan sosialisasi kesadaran bencana kebakaran di lingkungan masyarakat untuk meminimalisir terjadinya kebakaran di lingkungan sekitar. Waspada juga dengan melakukan tindakan-tindakan yang dapat memperkecil resiko kebakaran merembet dari satu bangunan ke bangunan sekitarnya.

Kebakaran Pemukiman Penduduk di Tambora


Rabu, 25 Mei 2011 13:18 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran terjadi di pemukiman padat penduduk di kawasan Tambora, Jakarta Barat. Sebanyak 10 mobil pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk memadamkan api.

Informasi dari TMC Polda Metro Jaya, Rabu (25/5/2011), kebakaran tejadi sekira pukul 12:00 WIB. Lokasi kebakaran terjadi di Jalan Angke Indah Rt. 05/03, Tambora, Jakarta Barat.

Akibat peristiwa ini, arus lalu lintas di sekitar lokasi tersebut mengalami kemacetan. Petugas pemadam kebakaran dibantu penduduk masih berupaya memadamkan kobaran api.

Dikira Benda Berbahaya, Granat Mainan Kejutkan Warga Kalimalang Jakarta Timur

Rabu, 25 Mei 2011 10:59 WIB
PUSKOMINFO - Warga Pangkalan Jati Kalimalang Rt. 04 Rw. 13 Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur dikejutkan dengan penemuan sebuah granat di saluran got pemukiman warga, Selasa (24/5/2011) pagi.

Adalah Dasuki, 41 tahun, ketika sedang membersihkan saluran got di belakang rumahnya, tiba-tiba menemukan benda berupa granat. Penemuannya itu kemudian dilaporkan ke Ketua RT setempat, Rohman, 58 tahun. Kedua saksi tersebut kemudian membawa granat tersebut ke Polsubsektor Cipinang Melayu yang tak jauh dari lokasi penemuan.

Awalnya petugas ragu jika benda itu granat sungguhan, namun untuk menghindari hal-hal yang dapat membahayakan, petugas kemudian mendatangkan tim gegana untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Petugas Gegana Polda Metro Jaya yang datang ke lokasi melakukan pemeriksaan. Ternyata granat tersebut hanya sebuah granat mainan berupa granat plastik yang diisi semen.

Lagi, Mobil Nyemplung ke Kolam Bundaran HI

Rabu, 25 Mei 2011 09:55 WIB
PUSKOMINFO - Peristiwa mobil nyemplung ke kolam bundaran air mancur Hotel Indonesia (HI) kembali terjadi. Kali ini, Rabu (25/5/2011) sekira pukul 03:12 WIB sebuah Toyota Corolla bernopol B 33 BYY mengalami insiden yang sama.

Sebelumnya, telah terjadi beberapa kali insiden serupa, yaitu:

- Tanggal 10 Oktober 2009, sebuah mobil Toyota Avanza berwarna silver metalik juga mengalami hal yang sama. Dua dari empat penumpang mobil nahas tersebut dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk mendapat pengobatan.

- Pada 8 Januari 2011 sebuah sedan Porrsche Boxter B 8707 OM menabrak beton pembatas di Bundaran HI, kemudian kendaraan tercebur ke kolam.

- Kemudian pada Sabtu (22/1/2011) pukul 03:28 WIB, menimpa sebuah Toyota Innova berwarna hitam bernopol B 66 ZB.

- Pada Rabu (18/5/2011) juga terjadi insiden serupa yang menimpa Toyota Avanza bernopol B 8923 JH.

Dari rangkaian peristiwa kecelakaan yang terjadi ini harusnya menjadi perhatian bagi Pemprov DKI Jakarta selaku pemilik aset monumen dan air mancur Bundaran HI untuk membuat pengaman guna mencegah terulangnya peristiwa serupa di kemudian hari.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Polda Metro Jaya

Rabu, 25 Mei 2011 09:02 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Berikut ini adalah pelayanan SIM & STNK keliling hari ini, Rabu (25/5/2011) mulai pukul 08:00 - 13:00 WIB, di lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Gd Thamrin City
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Utara
SIM : Jembatan Tiga pluit
STNK: Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok Jl. Hayam Wuruk
STNK : LTC Glodok Jl. Hayam Wuruk

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Masjid At- Tien TMII

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

Seorang Polisi Tewas Terlindas Truk di Gading Serpong Tangerang

Rabu, 25 Mei 2011 08:33 WIB
PUSKOMINFO - Briptu David Harison tewas mengenaskan akibat tergilas truk di Jalan Boulevard Raya, Golf Gading Serpong, Kampung Pakulonan Barat, Kelapa Dua, Tangerang, Selasa (24/5/2011) sekira pukul 20:30 WIB. Kini jenazah Briptu David masih dilakukan Visum di RSU Tangerang.

Menurut saksi mata di lokasi kejadian, Zainudin, 16 tahun, saat itu korban yang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam B-6659-NBC berjalan beriringan dengan mobil Toyota Avanza. Namun terjadi senggolan antara motor korban dengan Avanza tersebut sehingga korban terjatuh. Di saat bersamaan datang truk fuso yang mengangkut tanah datang dari arah belakang, langsung menggilas korban. Korban tewas seketika di lokasi kejadian.

Petugas Polsek Metro Kelapa Dua sudah mengamankan sopir truk bernama Yunus, 53 tahun, dan kini tengah dimintai keterangannya. Sementara Jenazah Briptu David Harison masih dilakukan visum di RSU. Tangerang.

Tas Berisi Pakaian Kotor Gegerkan Perum Angkasa Puri Jatimekar Bekasi

Rabu, 25 Mei 2011 08:18 WIB
PUSKOMINFO - Tas ransel yang terbuat dari bahan parasut menggegerkan warga sekitar masjid At-Taqwa Perumahan Angkasa Puri, Jatimekar, Jatiasih, Kota Bekasi, Selasa (24/5/2011) sekira pukul 08:00 WIB. Tas tersebut diduga berisi bom.

Adalah Rohayani Nurjanah, 60 tahun, warga jalan Rambutan Perum Angkasa Puri, yang curiga melihat sebuah tas ransel yang terbuat dari parasut warna hitam, tergeletak di depan pintu masjid At-Taqwa. Karena curiga, Rohayani selanjutnya melaporkan penemuannya itu ke Polresta Bekasi Kota yang kemudian didatangkan Tim Gegana Polda Metro Jaya.

Namun, saat Tim Gegana tengah melakukan pemeriksaan sekira pukul 09:00 WIB, datang seorang laki-laki yang mengakui bahwa tas tersebut adalah miliknya. Ternyata tas yang diduga berisi bom tersebut hanya berisi pakaian kotor.

24 Mei 2011

Tips Menghindari Pencurian Motor

Selasa, 24 Mei 2011 15:06 WIB
PUSKOMINFO - Saat ini kasus pencurian kendaraan motor (curanmor) makin marak terjadi. Berbagai modus operandi yang dilakukan pencuri untuk menggasak motor kita. Pelaku Curanmor dapat menggasak motor dalam hitungan menit. Jika tidak hati-hati sedikit saja motor bisa raib. Berikut beberapa tips agar terhindar dari pencurian sepeda motor:

1. Parkir Di Tempat Parkir Resmi Dan Aman

Usahakan untuk selalu parkir di tempat parkir resmi dengan tingkat pengawasan dan keamanan yang tinggi. Kalau bisa pilih saja lokasi parkir yang terdapat petugas yang selalu memeriksa STNK ketika akan meninggalkan tempat parkir, ada tiket bukti parkir, ada kamera pengawas cctv dan banyak petugas keamanan yang menjaga di sekitar tempat parkir.

2. Berikan Tambahan Kunci Pengaman Pada Motor

Kunci sepeda motor Anda dengan kunci-kunci tambahan, contohnya seperti kunci roda, kunci setang rahasia, alarm, gembok, rantai, kunci disc cakram, dan lain sebagainya.

3. Parkir di tempat yang mudah diawasi

Jika memarkir kendaraan di depan rumah baik rumah sendiri atau rumah orang lain serta di tempat umum seperti mini market, sekolah, warung, warnet, wartel, dan lain sebagainya sebaiknya parkir di tempat yang mudah terlihat dari dalam serta pasang mata dan telinga Anda dan jangan sampai lalai karena pencuri sepeda motor hanya butuh kurang lebih satu menit atau kurang untuk menggasak motor Anda.

4. Waspada terhadap Mobil Boks, Pickup dan Truk yang berada di samping motor Anda

Dari beberapa kasus yang terjadi, pelaku curanmor menggunakan jenis mobil-mobil tersebut yang parkir di samping atau sekitar parkir motor Anda. Pencuri sepeda montor dapat dengan cepat menggotong motor Anda dan kemudian membawa kabur motor Anda untuk selama-lamanya.

5. Amankan Barang Berharga Bawaan Anda

Hati-hati pula terhadap barang-barang berharga yang Anda bawa. Jika ada tempat penitipan helm dan jaket segera titipkan di tempat tersebut. Jika Anda khawatir dengan tempat penitipan Anda bisa pasang kotak atau box motor di belakang sepeda motor ada untuk menyimpan barang Anda seperti helm, berkas, jaket, uang, jaket jas hujan, uang / duit, alat mekanik, payung, senter, air minum, baju ganti, dan lain sebagainya.

6. Mengurangi Perhatian Pencuri

Motor yang terlihat bagus, baru dan berdaya jual tinggi dengan sistem pengamanan yang kurang sangat disukai oleh pelaku curanmor. Motor yang sudah kelihatan jelek atau biasa saja dengan pengamanan yang cukup dan bila dijual harganya murah termasuk jenis motor yang cukup aman dari pencurian motor. Menutup motor Anda dengan kain penutup motor dapat mengurangi perhatian pencuri dan akan mempersulit pencuri untuk melaksanakan aksinya. Dengan menutup motor dengan bahan anti air juga dapat melindungi motor dari kehujanan dan terik sinar matahari.

7. Membina Hubungan Baik Dengan Petugas Parkir Dan Tetangga

Untuk lebih aman, jika Anda parkir di tempat yang rutin atau sering misalnya di kampus, kantor, rumah, mini market, warung, dan lain sebagainya Anda bisa pelan-pelan membina hubungan baik dengan orang di sekitarnya. Jika ada waktu ajak petugas parkir ngobrol, nongkrong, dan sebagainya. Kalau punya uang lebih kita bisa kasih uang rokok ke petugas parkir tersebut. Tujuannya adalah agar tukang parkir jadi kenal sama kita dan otomatis kenal dengan motor yang kita pakai. Jika motor kita diusili orang maka dengan cepat tukang parkir akan menyadari dan menindak lanjutinya dengan tegas.

Wilayah Jakarta Pusat Paling Rawan Kasus Curanmor

Selasa, 24 Mei 2011 14:54 WIB
PUSKOMINFO - Wilayah hukum Polres Metro Jakarta Pusat menduduki daerah tertinggi rawan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Berdasarkan data statistik Biro Operasi Polda Metro Jaya hingga April 2011, tercatat 312 kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Pusat, dari total 1.555 kasus yang terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Data yang ada menyebutkan, setiap bulannya wilayah Jakarta Pusat nyaris menduduki peringkat pertama daerah yang memiliki kerawanan kasus Curanmor. Tercatat pada bulan Januari terdapat 546 kasus, tiga tertinggi adalah Jakarta Barat 120 kasus, Jakarta Utara 65 kasus dan Kabupaten Tangerang 62 kasus.

Sementara pada bulan Februari terdapat 301 kasus, yang terdiri dari Jakarta Pusat dengan 40 kasus, Depok dengan 39 kasus, Jakarta Timur 34 kasus. Kemudian pada bulan Maret terdapat 352 kasus, yang terdiri dari Jakarta Pusat dengan 104 kasus, Depok 53 kasus dan Jakarta Selatan 46 kasus.

Sedangkan pada bulan April telah terjadi sebanyak 356 kasus curanmor, dari jumlah tersebut terbagi dari Jakarta Pusat 117 kasus, Depok 43 kasus dan Jakarta Selatan 37 kasus.

Aparat Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat Tembak Pelaku Curanmor di Pintu Gerbang Tol Cilandak

Selasa, 24 Mei 2011 14:10 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat menembak pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) di gerbang pintu tol keluar Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (24/5/2011) sekira pukul 10:00 WIB.

Pelaku ditembak dalam suatu pengejaran pelaku pencurian mobil Avanza bernomor polisi B 1813 PFZ milik Siti Zuhariah, warga Kramat VII, RT 07 RW 01, Kelurahan Kenari, Senen, Jakarta Pusat. Peristiwa pencurian terjadi pada pukul 03:00 WIB.

Atas laporan korban, Petugas kemudian melacak keberadaan mobil melalui GPS, karena di mobil tersebut terpasang alat global positioning system (GPS), polisi pun berhasil mendeteksi keberadaan mobil itu berada di wilayah Condet Batu Ampar, Jakarta Timur.

"Setelah itu aparat polres mengejar ke sana. Pelaku rupanya sadar sedang diikuti, akhirnya dia lari masuk ke tol TB Simatupang," ucap Kapolsek Metro Pasar Minggu Komisaris Sunarto.

Pelaku yang berjumlah satu orang dan belum diketahui identitasnya itu kemudian keluar di gerbang Cilandak. Saat pelaku keluar dari gerbang Cilandak itulah polisi melepaskan tembakan. Pelaku pun tertembak di bagian paha dan pantat sebelah kiri dan selanjutnya dibawa ke RS Polri Sukanto. Sementara mobil milik Siti yang dicuri pelaku dititipkan di Pospol Ampera.

Sopir Dirampok di Tangerang, Dibuang di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Bantar Gebang Bekasi

Selasa, 24 Mei 2011 13:43 WIB
PUSKOMINFO - Seorang Sopir pribadi bernama Sujono, 31 tahun, menjadi korban perampokan di Jalan Raya Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang, Banten, Selasa (24/5/2011) sekira pukul 04:00 WIB. Sujono ditemukan di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Bantar Gebang Bekasi dalam keadaan terikat tangan dan kakinya serta mulut dilakban.

Kapolsek Metro Bantar Gebang Ajun Komisaris Yimmy Kurniawan memaparkan, korban ditemukan sekitar pukul 06:30 WIB oleh seorang anggota satpam di TPAS Bantar Gebang yang masuk wilayah Kampung Ciketing Udik RT 01 RW 06, Kelurahan Ciketing Udik.

Oleh anggota satpam, Sujono kemudian dibawa ke rumah seorang tokoh warga setempat, yang kemudian melaporkan peristiwa perampokan yang dialaminya melalui telepon kepada petugas Polsek Metro Bantar Gebang.

Kepada petugas, Sujono menjelaskan peristiwa perampokan yang dialaminya. Sujono mengatakan, perampok telah merampas mobil Kijang Innova B 8079 QB milik majikannya. Tidak itu saja, kawanan perampok juga merampas tiga telepon seluler dan dompet yang berisi uang miliknya.

Awal kejadiannya, korban yang sedang melintas di Jalan Ciater Serpong, tiba-tiba korban dipepet pengendara mobil. Pelaku mengetok kaca mobil korban. Korban berhenti, saat berhenti datang pelaku yang menodongkan senjata api jenis pistol dan golok. Korban tak berdaya, kemudian pelaku mengikat korban, menutup mata korban dengan lakban, kemudian korban disekap dimasukkan ke dalam mobil pelaku dan dibuang di TPAS Bantar Gebang.

Kini pihak Polsek Metro Bantar Gebang tengah melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan korban dan saksi serta berkoordinasi dengan Polresta Tangerang Kota untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Saat Menjemur Opak, Seorang Kakek Tewas Terjatuh dari Lantai 2 Rumah Kontrakan

Selasa, 24 Mei 2011 09:17 WIB
PUSKOMINFO - Sugiman alias Sumpil, 63 tahun, tewas terjatuh dari lantai 2 rumah kontrakannya di Jalan Rasamala IX RT. 07 RW. 13 Kelurahan Menteng Dalam, Tebet, jakarta selatan, Senin (23/5/2011) pukul 10:00 WIB. Tubuh kakek nahas tersebut jatuh terhempas di depan halaman masjid Al Makmur.

Menurut keterangan saksi, Suwarji, 55 tahun, mengatakan saat itu korban sedang menjemur opak (keripik singkong) di tembok lantai dua kontrakannya yang bersebelahan dengan Masjid Al Makmur. Diduga korban terpeleset kemudian terjatuh ke halaman masjid.

Korban mengalami luka di kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Kepada petugas Polsek Metro Tebet, keluarga korban meminta jenazah korban untuk tidak dilakukan Visum, untuk selanjutnya akan dimakamkan pihak keluarga.

Bus TransJakarta Terbakar di Depan Polres Metro Jakarta Timur

Selasa, 24 Mei 2011 08:44 WIB
PUSKOMINFO - Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa terbakarnya bus TransJakarta. Seluruh penumpang berhasil diselamatkan dari dalam bus TransJakarta yang mengalami kebakaran di jalur Koridor V di Jalan Matraman Raya, tepat di depan Polres Metro Jakarta Timur, Senin (23/5/2011) sore. Sopir bus kini diamankan di kantor pusat TransJ untuk dimintai keterangannya.

Menurut keterangan sopir bus, Kurniawan, 37 tahun, bus terbakar sekira pukul 15:40 WIB. Api diduga berasal dari korsleting kabel pada mesin bagian belakang. Api membesar dan membakar bus nopol B-7604-IX.

Api berhasil dipadamkan dengan bantuan 2 unit mobil pemadam kebakaran. Peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan Polres Metro Jakarta Timur.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Polda Metro Jaya

Selasa, 24 Mei 2011 08:21 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan SIM dan STNK bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Selasa (24/5/2011) mulai pukul 08:00 - 12:00 WIB, di lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Gd Thamrin City
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Utara
SIM : Jembatan Tiga pluit
STNK: Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok Jl. Hayam Wuruk
STNK : LTC Glodok Jl. Hayam Wuruk

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Masjid At- Tien TMII

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

Laki-laki Paruh Baya Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Kampung Wates Babelan

Selasa, 24 Mei 2011 08:08 WIB
PUSKOMINFO - Seorang laki-laki tanpa identitas, umur diperkirakan 50 tahun, ditemukan tewas di pinggir Jalan Pertamina Kampung Wates RT. 07 RW. 08 Desa Kedung Jaya, Babelan, Kabupaten Bekasi, Senin (23/5/2011) sekira pukul 05:40 WIB.

Adalah Nawawi dan Mardi, yang pertama kali menemukan korban sudah tergeletak meninggal dunia. Tubuh korban terdapat luka tusuk.

Penemuan mayat tersebut selanjutnya dilaporkan ke petugas Polsek Metro Babelan. Petugas yang datang ke lokasi mendapati korban telah meninggal dunia dengan 14 luka tusukan di tubuhnya. Korban mengenakan kaos lengan pendek warna abu-abu lurik putih, celana pendek coklat, tanpa alas kaki, berusia kurang lebih 50 tahun, kulit putih, rambut ikal beruban.

Petugas menduga korban tewas akibat dibunuh namun petugas belum dapat memastikan motif dari peristiwa tersebut. Petugas masih melakukan penyelidikan. Dari lokasi kejadian, petugas juga menemukan sebuah kaca mata putih, Lima lembar uang yang terdiri dari satu lembar pecahan Rp. 50 ribu, satu lembar pecahan Rp. 20 ribu, satu lembar Rp. 5000 dan dua lembar pecahan Rp. 2 ribu.

300 Karyawan PT. Shang Jo Fung Keracunan Makanan

Selasa, 24 Mei 2011 07:51 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak 300 orang karyawan PT. Shang Jo Fung yang beramalat di Jalan Raya Serang KM. 13,8 Desa Sukadamai, Cikupa, Tangerang mengalami keracunan makanan, Senin (23/5/2011). Mereka kini dirawat di empat rumah sakit yaitu RS. Selaras, RS. Mulya Insani, RS. Harapan Bunda dan RS. Karya Medika.

Menurut keterangan beberapa karyawan, mereka mual-mual dan muntah setelah menyantap makanan yang disediakan perusahaan. "Makanan Katering itu dipesan dari Bapak Asep Sawawi di Kampung Bunder, Cukupa," ujar Togar, 45 tahun, salah satu karyawan.

Setelah karyawan menyantap makanan, kata Togar, saat istirahat jam makan siang, karyawan merasa pusing, mual dan muntah. Mereka selanjutnya dilarikan ke beberapa rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan. Hingga saat ini beberapa karyawan masih dalam perawatan di empat rumah sakit terdekat.

Petugas Polsek Metro Cikupa yang mendapat laporan selanjutnya melakukan penyelidikan kasus ini.

23 Mei 2011

Diteriaki Maling, Pelaku Curanmor Tembak Korbannya

Senin, 23 Mei 2011 14:29 WIB
PUSKOMINFO - Aksi pencurian dengan menggunakan senjata api kembali terjadi, Senin (23/5/2011) dinihari. Peristiwa terjadi di Jalan Sultan Agung, Guntur, Setiabudi, Jakarta Selatan sekira pukul 01:00 WIB. Pelaku yang berjumlah dua orang melepaskan tembakan ke arak korban saat kepergok dan diteriaki maling hendak mencuri sepeda motor Kawasaki Ninja.

Kejadian berawal ketika pemilik Kawasaki Ninja yang memergoki pelaku yang sedang mengotak-atik sepeda motornya. Lantas, diteriaki maling. Diduga pelaku panik langsung kabur dengan motor curiannya, namun meninggalkan sepeda motor yang digunakan mencuri.

Sebelum kabur, pelaku sempat melepaskan tembakan dan mengenai paha kiri pemilik motor. "Korban pemilik motor Kawasaki Ninja yang belum diketahui identitasnya kini dirawat di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) karena tertembak di paha kiri. Sedangkan pelakunya belum tertangkap," ujar Kapolsek Metro Setiabudi AKBP Aries Syahbudin.

Dari hasil penyelidikan ternyata nomor polisi motor milik pencuri itu diketahui bodong. Kini petugas tengah menyelidiki kasus ini.

Wanita Pengendara Motor Tewas Terlindas Bus TransJakarta di Tomang

Senin, 23 Mei 2011 10:47 WIB
PUSKOMINFO - Pengendara sepeda motor tewas seketika di lokasi kejadian akibat terlindas Bus TransJakarta di jalur busway Koridor 8, daerah Mall Taman Anggrek, tepatnya di depan Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Jalan S. Parman, Jakarta Barat, Senin (23/5/2011) sekira pukul 09:00 WIB.

Korban meninggal dunia adalah seorang perempuan pengendara sepeda motor, belum diketahui identitasnya. Sedangkan pemboncengnya yang juga perempuan, selamat tapi histeris.

Menurut keterangan saksi mata di lokasi, saat itu motor Honda Supra yang dikendarai korban melaju dari arah Grogol dan akan putar balik di kolong jembatan Tomang. Korban kemudian menerobos jalur busway melalui celah separator yang bolong. Namun dia langsung terhantam bus TransJakarta yang datang dari arah belakangnya.

Seketika itu motor oleng dan bus TransJakarta langsung melindas korban. Pembonceng yang juga perempuan langsung histeris, tapi tidak diketahui apakah dia juga terluka.

Kini sopir bus TransJakarta bernama Waldino, sudah diamankan ke Polres Metro Jakarta Barat. Sedangkan korban pengendara sepeda motor dibawa ke RSCM untuk dilakukan visum.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Polda Metro Jaya

Senin, 23 Mei 2011 10:05 WIB
PUSKOMINFO - Bagi warga masyarakat yang hendak mengurus perpanjangan SIM dan STNK, segera mendatangi Bus Layanan SIM & STNK Keliling yang disediakan Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (23/5/2011) mulai pukul 08:00 - 14:00 WIB, di lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM :Tamrin City
STNK : Pos Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Jembatan 3 pluit
STNK: Mall Arta Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : Kali Bata
STNK :Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok Jl. Hayam Wuruk
STNK : LTC Glodok Jl. Hayam Wuruk

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Psr Induk Kramat Jati

Akibat Cemburu, Puluhan Orang Keroyok Seorang Pemuda di Pamulang

Senin, 23 Mei 2011 09:17 WIB
PUSKOMINFO - Puluhan pemuda mengeroyok Fiqh Aminuzal, 21 tahun, hingga babak belur saat berkunjung ke rumah pacarnya, Bunga, 19 tahun, di Jalan H. Taip RT 05/09, Kel. Kedaung, Kec. Pamulang, Tangerang Selatan, Minggu (22/5/2011). Para pelaku diduga didalangi oleh mantan pacar Bunga yang dibakar api cemburu.

Peristiwa terjadi ketika Fiqh Aminuzal yang baru keluar dari rumah Bunga, tiba-tiba didatangi oleh mantan pacar Bunga dan diajak ke Jalan H. Taip RT 05/09, Kel. Kedaung, Kec. Pamulang, Tangerang Selatan. Di lokasi, ternyata sudah menunggu sekira sepuluh orang yang merupakan teman mantan pacar bunga. Di lokasi itu kemudian Fiqh dipukuli hingga babak belur.

Atas peristiwa tersebut, Fiqh dengan ditemani kakaknya Bunga, Santi, 30 tahun selanjutnya melapor ke Polsek Metro Pamulang. Usai membuat laporan, korban melakukan visum ke RS Bhineka Bakti Husada. Korban mengalami luka bocor di bagian kepala, kening bocor, tubuh dan mata kiri memar.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Metro Pamulang Iptu Anis mengatakan hingga kini pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.

Polda Metro Jaya Sita 173 Kg Ganja dari Aceh

Senin, 23 Mei 2011 08:50 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Timur dibantu Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membekuk MD, 35 tahun dan menyita 173 kilogram ganja, Sabtu (21/5/2011), dari dua lokasi di Kota Bekasi, Jawa Barat.

Demikian disampaikan oleh Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Nugroho Aji, Minggu (22/5/2011). Ia mengatakan, kasus ini masih ada hubungannya dengan dua kasus ganja seberat 2,8 ton di Cianjur dan 3,2 ton ganja di Sukabumi, Jawa Barat.

"Oleh karena itu, kasus pengungkapan ganja 173 kilogram ini baru sebagian kecil yang diungkap polisi, kami masih memburu pelaku utamanya dan melakukan koordinasi dengan sejumlah polda,” ujar Dir Narkoba Polda Metro Jaya.

Dir Narkoba memaparkan, sebelum membekuk tersangka, pihaknya telah mengintai pelakunya sejak dua bulan terakhir. Setelah yakin dan mempunyai bukti kuat, petugas selanjutnya melakukan penyergapan dan penggeledahan. Di sebuah rumah di Jalan Raya Bekasi, polisi menyita 17 kilogram ganja. Polisi lalu mengembangkan penyelidikan dan kembali menyita 156 kilogram ganja di lokasi lain di Kota Bekasi, di Perumahan Harapan Jaya.

”Dari kualitas, jenis, serta kemasan ganja yang dibuat, kami pastikan kasus ini berhubungan dengan dua kasus ganja sebelumnya yang telah diungkap polisi. Saat ia menjadi Direktur Narkoba Polda Jabar, ia menyita ganja sebanyak 2,8 ton di Sukabumi, pertengahan tahun lalu. Empat tersangka dibekuk. Setelah itu, awal tahun ini, timnya menyita ganja sebanyak 3.253 kilogram di Cianjur. ”Ada tiga tersangka dalam kasus ini. Pengadilan terhadap mereka masih berlangsung,” ungkapnya.

Perampasan Sepeda Motor di Cikarang, Kepala Korban Dipukul Dengan Besi

Senin, 23 Mei 2011 08:41 WIB
PUSKOMINFO - Lagi, dua remaja menjadi korban perampasan sepeda motor di Cikarang, Bekasi. Kali ini menimpa Ocim Bastian, 19 tahun, warga kampung Teleng Cikarang Utara, kabupaten Bekasi. Peristiwa terjadi pada Minggu (22/5/2011) sekira pukul 03:30 WIB di depan PT. ICI Paints Indonesia, Jalan Jababeka IV Blok V No. 4, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Peristiwa berawal ketika korban, Ocim Bastian, 19 tahun, dan temannya, Marsih, 18 tahun, sedang berboncengan di lokasi. Tiba-tiba pelaku memepet sepeda motor korban lalu pelaku memukul kepala korban dengan menggunakan besi panjang sehingga kepala korban luka robek. Korban pun terjatuh dan pelaku langsung merampas sepeda motor milik korban Honda Vario B-6594-FPH.

Peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Metro Cikarang untuk mengejar pelakunya.

Empat Granat Ditemukan Saat Menggali Septictank di Cakung

Senin, 23 Mei 2011 08:27 WIB
PUSKOMINFO - Empat buah granat jenis nanas dan ratusan peluru ditemukan warga saat menggali lubang septictank di Jalan Puskesmas Kampung Lio Rt. 6/3 Jatinegara Cakung, Jakarta Timur, Minggu (22/5/2011). Granat jenis nanas yang masih aktif tersebut terkubur di kedalaman 50 cm dengan kondisi sudah berkarat.

Adalah Erwin Isbianto, Endang Saputra dan Boy Tusiman, yang pertama kali menemukan granat tersebut. Ketiganya ketika sedang menggali tanah di pekarangan milik R. Hafifah, 73 tahun, untuk membuat lubang septictank, setelah mencapai kedalaman 50 cm mendapati empat buah granat jenis nanas yang sudah berkarat. Selanjutnya ketiga saksi tersebut membawa granat ke dalam gudang rumah tersebut. Alangkah kagetnya, di dalam gudang tersebut juga ditemukan ratusan peluru berbagai jenis.

Penemuan tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Metro Cakung. Petugas Polsek Metro Cakung yang datang ke lokasi mengamankan barang berbahaya tersebut berupa 4 buah granat jenis nanas, peluru kaliber 9 mm sebanyak 179 butir, dan peluru hampa sebanyak 326 butir.

Barang tersebut selanjutnya dibawa ke Markas Detasemen Gegana Polda Metro Jaya untuk penyelidikan lebih lanjut.

Wanita Korban perampasan di Tubagus Angke

Senin, 23 Mei 2011 08:13 WIB
PUSKOMINFO - Dina Nurwisari, 18 tahun, menjadi korban perampasan tas di Jalan Tubagus Angke, Kelurahan Wijaya Kusuma, Jakarta Barat, Minggu (22/5/2011) sekira pukul 13:00 WIB. Tas berisi uang Rp. 2.700.000,- raib dibawa kabur pelaku.

Saat itu, korban bersama temannya yang berboncengan sepada motor sedang melintas di lokasi. Tepat di depan Pom Bensin arah ke Pesing, tiba-tiba dipepet oleh pengendara sepeda motor lalu merampas tas korban yang berisi uang Rp. 2.700.000,-, yang tergantung di depan korban. Pelaku dengan cepat kabur ke arah Pesing.

Atas peristiwa tersebut, korban bersama temannya kemudian melapor ke Polsek Metro Tanjung Duren untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

20 Mei 2011

Akibat Genangan Air, Jalan RS. Fatmawati dan H. Nawi Macet

Jumat, 20 Mei 2011 18:10 WIB
PUSKOMINFO - Akibat hujan lebat, Jumat (20/5/2011) sore, air menggenangi ruas jalan RS. Fatmawati dan H. Nawi, Jakarta Selatan. Imbasnya, arus lalu lintas di ruas jalan tersebut terjadi kemacetan.

Dari informasi yang dihimpun petugas siaga TMC Polda Metro Jaya, hingga pukul 16:45 WIB kendaraan yang melewati genangan tersebut harus berjalan lambat dan menimbulkan antrian panjang.

Pengguna jalan diharap bersabar saat melintas ruas jalan tersebut. Hingga saat ini petugas masih melakukan pengaturan di lokasi agar lalu lintas normal kembali.

Mesin ATM OCBC NISP Kebon Jeruk Dibobol Maling

Jumat, 20 Mei 2011 17:32 WIB
PUSKOMINFO - Mesin anjungan tunai mandiri (ATM) Bank OCBC NISP di Jalan Mangga Raya, Green Ville Blok C Nomor 7B, RT 2 RW 9, Kepa Duri, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dibobol oleh sekelompok orang, Kamis (19/5/2011) malam.

Menurut keterangan saksi mata, Suryadi, petugas Satpam, raibnya mesin ATM itu pertama kali diketahuinya pada Jumat (20/5/2011) pagi sekira pukul 07:00 WIB. Saat ia hendak masuk kerja mendapati mesin ATM telah hilang.

Sedangkan saksi mata lainnya, Aam, mengatakan peristiwa tersebut diduga terjadi antara pukul 23:00 WIB hingga 06:00 WIB. Sebab pada pukul 22:00 WIB, Aam sempat melihat ada petugas yang mengisi mesin ATM itu. "Mungkin di antara pukul 23:00 hingga 06:00 itu kejadiannya," ujar Aam.

Hingga saat ini Petugas Polsek Metro Kebon Jeruk belum bisa memastikan waktu pasti kejadian dan jumlah pelaku. Menurut Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Kebon Jeruk Ajun Komisaris Priyo Utomo, jajarannya sampai saat ini masih mengembangkan kasus itu. "Belum diketahui pasti pelakunya. Kami masih mendalami," ujar Priyo Utomo.

Priyo menduga sebelumnya para pelaku sudah memantau dan melakukan survei di lokasi kejadian sehingga bisa melakukan aksi dengan lancar.

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Bekuk Dua Pengguna Sabu

Jumat, 20 Mei 2011 09:14 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Rabu (18/5/2011)siang, membekuk dua pelaku penyalahgunaan narkotika jenis Sabu di dua tempat berbeda di Tangerang dan Jakarta Selatan.

Tersangka Siska, ditangkap pada pukul 11:00 WIB di depan Grand ITC Permata Hijau, Jakarta Selatan. Dari tangan Siska disita barang bukti satu plastik klip berisi Sabu seberat 49 gram.

Petugas juga menangkap Leo di Jalan Kurincang V Blok GC Pondok Ranji, Tangerang, pada pukul 13:00 WIB. Leo kedapatan membawa narkotika jenis sabu seberat 1 gram, sebuah bong (alat hisap) dan sebuah HP merk Huawei.

Penangkapan terhadap tersangka ini berkat informasi dari masyarakat yang menyebutkan di lokasi tersebut sering terjadi penyalahgunaan narkotika. Informasi tersebut ditindaklanjuti, dua anggota, Bripka Bambang dan Brigadir Romy, selanjutnya melakukan observasi penyelidikan di lokasi. Informasi ternyata benar, didapati dua orang pelaku tersebut yang kemudian dilakukan penangkapan.

Kini kedua tersangka tengah menjalani proses penyidikan di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Tahanan Polsek Metro Sawah Besar Tewas, Diduga Terkena HIV

Jumat, 20 Mei 2011 09:01 WIB
PUSKOMINFO - Andi Wijaya, 33 tahun, tahanan Polsek Metro Sawah Besar, meninggal dunia di RS. Soekanto Kramat Jati Jakarta Timur, Kamis (19/5/2011) sekira pukul 21:45 WIB. Andi Wijaya merupakan tahanan dalam kasus penyalahgunaan Narkotika jenis Sabu, yang ditahan Polsek Metro Sawah Besar sejak 3 April 2011.

Karena sakit, pada tanggal 12 Mei 2011, oleh petugas Polsek Metro Sawah Besar, Andi dibawa ke RS. Polri Kramat Jati dan menjalani perawatan. Namun pada Kamis (19/5/2011) malam kondisi Andi semakin parah dan sekira pukul 21:45 WIB Andi menghembuskan nafas terakhirnya.

Menurut keterangan pihak rumah sakit, Andi diduga menderita penyakit HIV. Kini jenazahnya masih berada di RS. Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum.

Pura-Pura Beli Susu, Tiga Perampok Todong Kasir Indomart, Satu Pelaku Berhasil dibekuk

Jumat, 20 Mei 2011 08:36 WIB
PUSKOMINFO - Aksi perampokan terhadap minimarket Indomart kembali terjadi, Kamis (19/5/2011). Peristiwa terjadi sekira pukul 02:30 WIB di toko Indomart di Rt 01/06 Bintaro, Jakarta Selatan. Tiga Pelaku dengan berpura-pura membeli susu kemudian menodong karyawan dengan senjata gas gun.

Menurut keterangan saksi korban, Andre Sanjaya, 23 tahun, karyawan Indomart, saat itu ia sedang bertugas menjaga toko, datang tiga orang yang ingin membeli susu. Namun tiba-tiba salah satu pelaku menodongkan senjata api ke arah pinggang Andre dan meminta Andre untuk menyerahkan uang yang ada di kasir.

Saat berada di kasir, pelaku terlihat lengah, saat itulah senpi yang dipegang pelaku direbut oleh Andre sehingga terjadi pergumulan dan pelaku terjatuh. Andre dan beberapa karyawan lainnya kemudian mengeroyok pelaku tersebut.

Melihat temannya tertangkap, dua pelaku lainnya pun kabur dengan mengendarai sepeda motor warna putih.

Pelaku yang tertangkap berikut barang bukti 2 kaleng susu Chilkid dan Nutrilon, uang tunai Rp. 90 ribu dan senjata gas gun selanjutnya diserahkan ke petugas Polsek Metro Pesanggrahan untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Polda Metro Jaya

Jumat, 20 Mei 2011 07:57 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) maupun Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jumat 20 Mei 2011, mulai pukul 08:00 - 12:00 WIB, di lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Perpusatakaan Nasional Salemba
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Utara
SIM : Jembatan 3 pluit
STNK: Jl. Boulevard Barat Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : Taman Makam Kalibata
STNK :Lap Ditlantas Polda Metro Jaya

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok Jl. Hayam Wuruk
STNK : Carrefour Puri Indah Kembangan

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Psr Induk Kramat Jati

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

19 Mei 2011

Polsek Metro Gambir Bekuk Empat Pelaku Hipnotis Sindikat Internasional

Kamis, 19 Mei 2011 17:58 WIB
PUSKOMINFO - Polsek Metro Gambir, Jakarta Pusat berhasil membekuk empat pelaku hipnotis sindikat internasional, Kamis (19/5/2011). Dua dari pelakunya merupakan WNA asal Cina, dan dua pelaku lainnya WNI pasangan suami-istri.

Tersangka, Fong You Yun, Cheng Ciong, dan pasutri Siti Aminah als Lili dan Tondi. Dari keempat pelaku, petugas mengamankan sejumlah perhiasan berharga dan uang tunai 100 dollar dengan total keseluruhan mencapai Rp 5 Miliar.

Menurut Kapolsek Metro Gambir, Kompol Hengki Haryadi, Sik, terbongkarnya kasus penipuan tersebut berawal dari adanya laporan Ingrid Wongsong Wong, 53 tahun, warga Petojo, Jakarta Pusat, yang menjadi korban hipnotis.

Saat itu, korban yang merupakan pengusaha pakaian di Pasar Tanah Abang bertemu dengan salah satu pelaku di Pasar Petojo Utara, Jakarta Pusat. Sambil menangis salah satu pelaku, Fong You Yun, mengatakan sedang mencari Shinse, dan minta untuk ditunjukan tempat tersebut.

Namun, bersamaan dengan itu, datang pelaku lainnya dan mengaku tahu tempat pengobatan alternatif tersebut. Ketiganya pun berangkat menggunakan mobil pelaku dengan sopir suami Lili.

Di tengah perjalanan, pelaku kepada korban yang diduga sudah terhipnotis, mengatakan kalau suami dan anaknya akan mendapat musibah. Untuk menghindarinya, pelaku meminta korban menyerahkan harta sebanyak-banyaknya untuk disembahyangkan.

“Dalam keadaan tak sadarkan diri, korban menurut dan kemudian mengambil sejumlah harta yang disimpannya di rumah dan bank,” ujar Kapolsek.

Untuk menyakini korban, pelaku juga memberikan bungkusan plastik hitam yang diyakini sebagai mantra penolak musibah. Agar lebih mujarab, korban diminta membuka bungkusan itu setelah satu minggu kemudian.

“Pelaku terlacak melalui Hp selulernya dan kemudian dibekuk di dua tempat berbeda, di Apartemen Kelapa Gading dan Apartemen Mediterenia Gajah Mada,” ungkap Kapolsek.

"Menurut pengakuan para tersangka, mereka mengaku baru melakukan aksinya. Namun demikian polisi tidak percaya begitu saja sebab dari barang bukti yang didapat, menunjukkan bahwa pelaku beraksi lebih dari sekali,” tegasnya.

Tak hanya itu, pelaku yang merupakan sindikat Indonesia-China-Hongkong, tersebut, akan menjual barang curiaannya ke luar negeri. Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Tak Hiraukan Peringatan, Tomi Tewas Tersambar Kereta Api

Kamis, 19 Mei 2011 11:29 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pejalan kaki tewas tersambar kereta api jurusan Kota-Tanah Abang di perlintasan rel Kereta Api di Jalan Setia Kawan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (19/5/2011). Diduga korban tidak menghiraukan peringatan petugas palang kereta.

Korban diketahui bernama Tomi, 45 tahun, meninggal seketika di lokasi kejadian dengan luka kepala pecah. Tak hanya itu, tubuh lelaki tersebut juga sempat terseret hingga 50 meter.

Menurut keterangan beberapa saksi di lokasi kejadian, korban sebelumnya telah diperingati untuk tidak menyeberang karena ada kereta hendak melintas. Namun, hal itu tidak dihiraukan korban.

Petugas Polsek Metro Gambir yang mendapat laporan langsung meluncur ke lokasi kejadian melakukan Olah TKP. Usai dilakukan identifikasi, jenazah korban kemudian dibawa ke RSCM untuk diotopsi.

Metromini S-77 Menabrak Tiang Listrik di Depan Apartemen Pejaten

Kamis, 19 Mei 2011 11:20 WIB
PUSKOMINFO - Metromini S-77 Jurusan Blok M - Ragunan, menabrak tiang listrik di depan Apartemen Pondok Pejaten Republika mengarah Mangga Besar Pasar Minggu, Kamis (19/5/2011).

Informasi dari petugas Polres Metro Jakarta Selatan, Briptu Roni, peristiwa ini terjadi sekira pukul 10:35 WIB. Bus Metromini S-77 Jurusan Blok M-Ragunan melaju dari arah Ragunan menuju Blok M. Setelah sampai di depan Apartemen Pejaten kendaraan lepas kendali menabrak mobil yang di parkir dan menabrak tiang listrik.

Akibat peristiwa ini arus lalu lintas sempat terhambat di sekitar lokasi karena banyak pengguna jalan memperlambat laju kendaraannya melihat kejadian tersebut. Saat ini bus nahas tersebut dalam penanganan petugas Laka lantas Polres Metro Jakarta Selatan.

Layanan SIM & STNK Keliling Polda Metro Jaya

Kamis, 19 Mei 2011 08:55 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) maupun Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kamis (19/5/2011), mulai pukul 08:00 - 14:00 WIB, di lokasi sebagai berikut :

1. Jakarta Pusat
SIM : Perpusatakaan Nasional Salemba
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Utara
SIM : Jembatan 3
STNK: Jl. Boulevard Barat Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : Taman Makam Kalibata
STNK :St Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok Jl. Hayam Wuruk
STNK : Carrefour Puri Indah Kembangan

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Stasiun Tanjung Barat

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Kebakaran di Gedung Samsat Polda Metro Jaya

Kamis, 19 Mei 2011 08:18 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran terjadi di Gedung Samsat Polda Metro Jaya Jalan Jenderal Sudirman Jakarta Selatan, Kamis (19/5/2011) pagi. Kepulan asap diketahui sekira pukul 06:30 WIB, yang berasal dari lantai 3.

Sebanyak 5 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Api berhasil dipadamkan satu jam kemudian. Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. Namun dugaan sementara disebabkan korsleting listrik di lantai 3 gedung tersebut.

Beruntung, semua dokumen yang ada di Gedung Samsat Polda Metro Jaya berhasil diselamatkan.

"Semua arsip selamat," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Royke Lumowa saat dihubungi, Kamis (19/5/2011) pagi.

Tegur Pengendara Sepeda Motor, Arief Rahman Ditembak.

Kamis, 19 Mei 2011 08:03 WIB
PUSKOMINFO - Arief Rahman, 28 tahun, warga Jalan Penganten Ali, Ciracas, Jakarta Timur luka tembak di pinggang kanan dan kini dirawat di RSUD. Pasar Rebo, Jakarta Timur. Arief Rahman ditembak oleh dua orang pengendara sepeda motor di depan rumahnya, Rabu (18/5/2011) sore sekira pukul 15:30 WIB.

Awal mula kejadian, Arief mencurigai dua pengendara sepeda motor Supra X warna hitam yang berhenti di depan rumahnya. Karena gerak-geriknya mencurigakan, kemudian Arief keluar rumah dan menegur orang tersebut. Namun, orang itu pergi sambil melepaskan tembakan ke arah korban. Korban ambruk dengan luka di pinggang sebelah kanan.

Korban selanjutnya dilarikan ke RSUD. Pasar Rebo untuk mendapatkan pertolongan. Sedangkan kasus ini ditangani Polsek Metro Ciracas untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Mengaku Adik Pemilik Rumah, Perampok Todong PRT

Kamis, 19 Mei 2011 07:46 WIB
PUSKOMINFO - Dengan mengaku sebagai saudara pemilik rumah, perampok gunakan linggis mengancam pembantu rumah tangga selanjutnya menguras perhiasan milik korban senilai Rp. 10 juta. Aksi perampokan ini terjadi sebuah rumah di Jalan Metro Indah I/4 Blok D Rt. 09/04 Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (18/5/2011) pagi kemarin.

Pelaku yang hanya satu orang datang dengan mengaku sebagai adik pemilik rumah, David Gozali, 38 tahun. Karena mengaku adik pemilik rumah, pembantu rumah tangga, Sriningsih, 17 tahun, membukakan pintu gerbang. Namun sang pembantu curiga dan tidak percaya dengan pelaku yang gerak-geriknya mencurigakan. Sang pembantu berusaha untuk menghubungi majikannya. Namun belum sempat terhubung dengan majikan, pelaku mengancam Sriningsih dengan linggis dan mengancam akan membunuhnya.

karena takut, Sriningsih terpaksa menuruti perintah pelaku. Pelaku selanjutnya masuk ke kamar pemilik rumah dengan cara merusak pintu kamar. Kemudian pelaku mengambil perhiasan emas berupa kalung, gelang, anting, liontin yang berada di almari, selanjutnya kabur.

Peristiwa ini dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Utara untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.