30 Juni 2011

Ruas Jalan Kalimalang Macet Di Dua Arah

Kamis, 30 Juni 2011 18:40 WIB
PUSKOMINFO - Kepadatan tampak mulai terjadi di wilayah Jakarta Timur di jam pulang kantor seperti ini, Kamis (30/06/2011) Pukul 18:29 WIB. Seperti yang terlihat pada ruas Kalimalang saat ini.

Pantauan petugas arus kendaraan yang melintas cukup padat mengingat sudah dimulainya jam pulang kerja. Tersendatnya arus lalu lintas terlihat sejak perempatan Pangkalan Jati dan beberapa traffic light hingga perempatan mengarah Perumahan Galaxy dan Traffic Light Bekasi Cyber Park.

Menyikapi hal tersebut pengguna lalu lintas harap bersabar dan tetap tertib dalam berkendara. Patuhilah rambu-rambu lalu lintas.

Polda Metro Jaya Bongkar Judi Online Beromset Miliaran Rupiah di Tanjung Duren Utara

Rabu, 28 Desember 2011 17:12 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Subdit Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya membongkar permainan judi melalui jaringan internet (judi online) yang dioperasikan di kawasan Grogol, Jakarta Barat. Omset bisnis haram itu diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

"Terungkapnya judi online ini berkat penyelidikan anggota melalui jaringan internet dengan sasaran website yang bermuatan judi bola online via internet," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Baharudin Djafar kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Rabu (28/12/2011).

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi mencurigai sejumlah website bermuatan judi online, di antaranya adalah situs www.fastbet99.com. Berdasarkan penyelidikan tersebut, polisi kemudian melakukan penindakan. "Ada satu tersangka yang berhasil ditangkap anggota yakni pria berinisial HO," kata Baharudin.

HO ditangkap di Jl Tanjung Duren Barat 6 No 19 Kelurahan Tanjung Duren Utara Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada 24 Desember 2011 lalu. HO berperan sebagai operator. "Sementara HN selaku pemilik website masih buron," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Subdit Tahbang/Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan mengatakan, dalam mengungkap kasus ini, Polisi telah memperkuat bukti adanya permainan judi via intenet itu, penyidik melakukan penyamaran dengan mendaftarkan diri ke admin website www. fastbet99.com. Setelah masuk ke situs tersebut, administrator kemudian menginstruksikan sejumlah petunjuk bagi member baru.

"Sesuai dengan instruksi admin maka diharuskan untuk melakukan deposit terlebih dahulu," katanya.

Adapun, deposit untuk administrasi judi bola online adalah sebesar Rp 500 ribu. Administrator mewajibkan member yang ingin mengikuti permainan judi bola online itu untuk mentrasfer biaya registrasi sekaligus deposit tersebut ke rekening pelaku.

"Setelah member melakukan transfer uang, maka barulah member ini mendapatkan user id dan password," katanya.

Setelah mendapatkan user id dan password, maka member dapat segera mengikuti permainan judi di situs tersebut. Ada pun, jenis permainan yang ada di dalam situs tersebut di antaranya poker dan judi bola.

Setelah diketahui tempat pengoperasian judi online tersebut, penyidik kemudian melanjutkan penyelidikan dengan menggerebek lokasi di Grogol, Jakarta Barat. Di rumah berlantai dua itu, polisi menyita barang bukti berupa 1 (satu) unit CPU server merk enlight yang berisikan data server website www.fastbet99.com, 1 (satu) buah buku tabungan BCA, 1 (satu) unit macbook pro beserta carger, 1 (satu) unit laptop merk Sony warna silver.

Herry melanjutkan, praktik judi online tersebut telah dilakukan tersangka selama dua bulan lamanya. "Selama satu bulan, omset permainan judi online tersebut bisa mencapai miliaran rupiah," ujar Herry.

Herry menambahkan, pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut. Sementara website tersebut saat ini belum diblokir.

"Servernya sudah dipindahkan ke Philipina, sehingga kita tidak bisa memblokirnya. Kita nanti akan berkoordinasi dengan Mabes Polri," ungkapnya.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Pelaku Curanmor Tembaki Warnet di Cilandak

Jumat, 1 Juli 2011 07:57 WIB
PUSKOMINFO - Pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) melepaskan tembakan ke arah Warnet Kinet, di Jalan DDN II No. 7B Rt. 05/01 Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (30/6/2011) sekira pukul 21:50 WIB. Selanjutnya kabur membawa hasil curiannya Yamaha Mio Nopol B-6875-ERD.

Peristiwa bermula ketika penjaga Warnet, Idham Cholid, 22 tahun, melihat seorang pelaku yang sedang menuntun sepeda motor milik pengunjung warnet. Idham berteriak maling. Namun teriakan Idham disambut dengan tembakan senjata api dari pelaku ke arah warnet. Beruntung, tembakan pelaku hanya mengenai kaca dan tembus ke tembok warnet.

Usai melepaskan tembakan, dengan cepat pelaku membawa kabur hasil curiannya. Pemilik kendaraan, Nurhasanah, 38 tahun, warga Pangkalan Jati Baru, hanya bisa pasrah melihat pelaku membawa kabur sepeda motornya.

Peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Metro Cilandak untuk penyelidikan lebih lanjut.

Perampok Bank Danamon Latumenten Kesulitan Bongkar Brankas

Kamis, 30 Juni 2011 21:40 WIB
PUSKOMINFO - Perampok Bank Danamon Simpan Pinjam Cabang Pembantu Latumenten Jakarta Barat sempat berupaya membongkar brankas berisi uang. Namun upaya itu gagal sehingga hanya menggondol uang yang ada di teler sebanyak Rp46 juta.

Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Metro Tambora, Kompol Hery Dian Dwi Harto di Jakarta, Kamis (30/6/2011). Menurutnya, para perampok yang berjumlah lima orang masih mengenakan helm langsung masuk ke dalam bank, kemudian menyuruh karyawan untuk tiarap dan mengikat mereka.

Kata Kapolsek, Para perampok kemudian hendak mengambil brankas namun tidak berhasil. “Mereka mau ambil uang dalam brankas tapi nggak bisa dibuka,” ujar Hery.

Menurutnya, para perampok juga membawa senjata api. “Tapi belum tahu itu senjata beneran atau hanya mainan.

Perampokan tersebut terjadi Kamis (30/6/2011) sekitar pukul 11:15 WIB. Bank tersebut adalah unit simpan pinjam Bank Danamon Cabang Pembantu Jl. Latumenten Raya 22 A RT 03/09, Kelurahan Angke, Tambora, Jakarta Barat.

Bus TransJakarta Tabrak Biker di Cawang

Kamis, 30 Juni 2011 21:10 WIB
PUSKOMINFO - Lagi, Bus Transjakarta kembali menelan korban. Bus TransJakarta bernopol B-7216-IV menabrak pengendara sepeda motor di di lampu merah Cawang Baru Jl Otista Raya, Jakarta Timur, Kamis (30/6/2011) sekira pukul 17:30 WIB.

Korban bernama Nandi Maulana, 21 tahun, pengendara sepeda motor Honda Supra berwarna merah bernopol B 6992 SDI, yang datang dari arah Cililitan, ketika hendak berbelok ke arah Cawang Baru tiba-tiba ditabrak bus TransJakarta bernomor pintu LRN 34.

Pengendara sepeda motor pun terpental. Beruntung, Biker tersebut tidak mengalami luka yang cukup serius.

Kini, sopir bus Transjakarta dan kondekturnya telah diamankan di Polsek Metro Jatinegara untuk dimintai keterangan. "Sopir bus dan kondekturnya kami periksa di kantor bersama dengan pengendara sepeda motor yang ditabrak," ungkap Ipda Dwi Yanuar, Perwira Unit Polsek Metro Jatinegara.

Polres Metro Jakarta Selatan Bongkar Jaringan Narkoba Internasional

Kamis, 30 Juni 2011 18:11 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan menangkap seorang anggota sindikat narkoba internasional berinisial AS, yang dikendalikan oleh seorang bandar besar berinisial W, dari Hongkong. Dari tersangka AS Polisi menyita sabu, ekstasi, dan happy five senilai kurang lebih 1 miliar.

"Ekstasi didapat dari seorang WNI berinisial W di Hongkong," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Gatot Eddy Pramono kepada wartawan, Kamis (30/6/2011).

Berdasarkan pengakuan tersangka kata Gatot, ekstasi ini juga didapat dari seorang terpidana berinisial H di LP Salemba. Namun, Gatot tidak merinci berapa jumlah barang haram yang diterima AS dari Hongkong dan Salemba.

"H pengendali dari LP Salemba," ujar Gatot.

Namun, Kapolres belum dapat memastikan apakah penyuplai barang haram ke AS merupakan satu jaringan. Modus pengiriman ekstasi bisa sampai ke Jakarta hingga saat ini masih terus didalami oleh petugas.

"Masuknya lewat jalur mana, masih kita dalami," imbuhnya.

AS ditangkap di rumah kontrakannya di Jalan Buncit Raya Gg. Kober, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan pada Rabu 29 Juni kemarin. 1.945 butir ekstasi, sabu sebanyak 4 gram dan happy five 520 butir berhasil diamankan. AS merupakan residivis dalam kasus yang sama.

AS dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Perampokan di Bank Danamon Latumenten

Kamis, 30 Juni 2011 17:43 WIB
PUSKOMINFO - Aksi perampokan terjadi di Bank Danamon di Jalan Lantumenten Raya RT 03 RW 09, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Kamis (30/6/2011) siang, sekira pukul 11:00 WIB. Perampok berhasil merampas uang tunai senilai Rp 47 juta dari laci petugas teller bank.

Pelaku berjumlah lima orang datang dengan menggunakan sepeda motor dan langsung masuk ke dalam bank. Dengan tetap mengenakan helm, para pelaku kemudian menodongkan senjata api ke arah karyawan Bank Danamon, yakni Nuraini, Rizal, Musa, Dian Saputra, dan Ruli. Kelima karyawan yang mendapatkan ancaman dibunuh itu kemudian dimasukkan ke dalam sebuah ruangan dengan kondisi tangan terikat dan mulut dilakban. Pelaku selanjutnya kabur dengan membawa uang yang ada di laci teller sebesar Rp 47 juta.

Petugas Polsek Metro Tambora yang mendapat laporan kemudian segera mendatangi lokasi. Dari lokasi, petugas hanya mendapati barang bukti tali rafia dan lakban yang digunakan pelaku untuk mengikat karyawan.

Kini, petugas Polsek Metro Tambora dan Polres Metro Jakarta Barat masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan para saksi korban. "Sekarang korban masih kami minta keterangan di Polsek. Sedang dibuat laporannya," ujar Kanitreskrim Polsek Metro Tambora, AKP Katma.

Layanan SIM & STNK Keliling

Kamis, 30 Juni 2011 08:53 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan ( STNK ) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kamis (30/6/2011) mulai pukul 08:00 - 14:00 WIB, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Mahkamah Konstitusi
STNK : Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK: Satsiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Jl.Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramatjati

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Bayi Baru Dilahirkan Dibuang di Belakang Masjid Istiqlal

Kamis, 30 Juni 2011 08:38 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat bayi ditemukan warga di Taman Belakang Masjid Istiqlal, Kelurahan Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (29/6/2011) sekira pukul 15:45 WIB.

Mayat bayi berumur satu hari itu pertama kali ditemukan oleh Permana, 29 tahun, yang sedang melintas di lokasi. Oleh Permana, penemuan tersebut selanjutnya dilaporkan ke petugas Polsek Metro Sawah Besar.

Petugas yang datang ke lokasi mendapati sesosok mayat bayi berjenis kelamin laki-laki. Pada bayi masih terdapat ari-arinya. Bayi tersebut terbungkus kain batik dan kain sarung. Petugas menduga bayi tersebut sengaja dibuang orang tuanya sesaat setelah dilahirkan. Mayat selanjutnya dibawa ke RSCM untuk diotopsi. Kasus ini masih dalam penyelidikan Polsek Metro sawah Besar.

Keributan Antar Warga di Tebet, Polisi Jadi Korban Aniaya

Kamis, 30 Juni 2011 08:17 WIB
PUSKOMINFO - Keributan antara warga di Jalan Dr. Saharjo, Manggarai Selatan, Tebet Jakarta Selatan menimbulkan korban, Rabu (29/6/2011). Seorang anggota Polri luka sabetan clurit di lengan kiri.

Peristiwa terjadi sekira pukul 17:30 WIB antara warga Jalan Manggis dan Jalan Sawo Kelurahan Manggarai Selatan, Tebet, Jakarta Selatan. Dalam peristiwa itu, anggota Polsek Metro Tebet, Bripka Eko Budi Wardianto, menjadi korban amukan warga.

Awal kejadian, Bripka Eko Wardianto mendatangi TKP untuk melerai keributan warga di lokasi. Saat itu kedua belah pihak yang bertikai masing-masing membawa sajam berupa clurit, parang dan bambu.

Bripka Eko berusaha memberikan peringatan secara persuasif namun tidak berhasil. Ia pun melepaskan tembakan peringatan ke udara sebanyak 2 kali. Tembakan peringatan itu tidak membuat massa menjadi takut, malah Bripka Eko diserang salah satu warga dengan menggunakan clurit. Bripka Eko disabet dengan clurit hingga luka di bagian lengan kiri.

Dalam keadaan terdesak, Bripka Eko pun menlepaskan tembakan kembali satu kali ke arah tanah sehingga peluru memantul mengenai pelaku di bagian paha dan betis kiri. Pelaku tersebut terakhir diketahui bernama Muhammad Rizki Setiawan, 17 tahun, warga Jalan Sawo III Kelurahan manggarai Selatan, Tebet, Jakarta Selatan.

Kini Bripka Eko dan Muhammad Rizki masih menjalani perawatan di RS. Tebet. Sedangkan kasusnya masih dalam penyelidikan Polsek Metro Tebet.

28 Juni 2011

Sepekan, Polresta Tangerang Kota Sita Lima Senjata Api

Selasa, 28 Juni 2011 17:58 WIB
PUSKOMINFO - Dalam sepekan ini, Polresta Tangerang Kota menyita lima pucuk senjata api ilegal jenis revolver dan air softgun dalam operasi cipta kondisi. Selain itu, Polisi juga menangkap 29 orang tersangka dari 23 kasus kejahatan.

Menurut Kapolresta Tangerang Kota Kombes Tavip Yulianto, operasi yang dilancarkan seminggu ini dalam rangka menciptakan kondisi aman di wilayah Kota TAngerang menjelang HUT Bhayangkara ke 65 yang jatuh pada 1 Juli. Selain senjata api petugas juga menyita senjata tajam dan menangkap preman, pelaku kejahatan Narkoba dan pencuri motor.”Jumlah tersangka ada 29 orang dari 23 kasus kejahatan,” ungkap Kapolres, Selasa (28/6/2011).

Barang bukti senjata api tersebut disita dari pemiliknya saat razia di jalan raya. Diantara pemiliknya ada pengusaha dan anggota Perbakin. “Anggota Perbakim tak boleh membawa senjata ke luar kecuali ada izin dari Kapolri,” jelas Tavip sambil menegaskan meskipun pemiliknya anggota Perbakin atau pengusaha tetap akan diproses sampai pengadilan.

Selain senjata api, petugas juga mengamankan 11 unit sepeda motor dari tersangka pencuri yang beraksi di wilayah Tangerang dan Jakarta. Diakui Kapolres kejahatan meningkat terutama pencurian motor sehingga masyarakat diimbau agar selalu waspada dan meningkatkan pam swakarsa dan siskamling di wilayahnya.

Polresta Bekasi Amankan Truk Kosong Di Tol Cikampek, Diduga Muatan Truk Dicuri Sang Sopir

Selasa, 28 Juni 2011 11:22 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah mobil truk B 9736 NU tidak bermuatan ditemukan di tol Jakarta - Cikampek KM 39, Selasa (27/6/2011) dinihari. Kuat dugaan, muatan truk dikuras oleh sopir yang mengantarnya dan kini belum diketahui keberadaannya.

Penemuan truk tersebut berawal dari kecurigaan Sriyanto, 45 tahun, yang juga merupakan sopir pengangkut bijih besi dengan tujuan yang sama.

Menurut keterangan Sriyanto, truk tersebut mengangkut 21 ton bijih besi yang berangkat dari Anyer banten tujuan Blitar. Truk tersebut berangkat lebih awal dari truk yang dikemudian Sriyanto. Namun, di KM 39, tempat yang biasanya mereka berhenti beristirahat, Sriyanto mendapati truk rekannya dalam keadaan kosong. Sopir dan kernetnya juga menghilang.

Kecurigaan tersebut kemudian dilaporkan ke Petugas PJR yang sedang berpatroli. Petugas polisi jalan raya (PJR) yang mendapat laporan penemuan mobil tak bertuan tersebut segera mendatangi lokasi kejadian dan langsung melaporkan ke Polresta Bekasi.

Kepada petugas, Sriyanto mengatakan sopir dan kernet truk yang ditinggalkan itu baru satu kali membawa bijih besi. "Saya tidak mengenalnya, padahal dari hari Jum'at mobil tersebut jalan dari arah Anyer tujuan Blitar membawa 21 ton bijih besi, dua hari lebih awal dari saya," kata Sriyanto.

Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, mobil truk tersebut kini diamankan di Mapolresta Bekasi. Petugas tengah berkoordinasi dengan Polres Serang Polda Banten untuk mengetahui pemilik truk dan bijih besi yang diduga dibawa kabur sang sopir tersebut.

Apa Yang Harus Dilakukan Bila Terjadi Ledakan Bom ?

Selasa, 28 Juni 2011 10:03 WIB
PUSKOMINFO - Bila terjadi ledakan bom di gedung-gedung perkantoran, pusat-pusat perbelanjan dan lokasi area publik lainnya, langkah-langkah yang harus dilakukan sebagai berikut:
1. Kepada manajer/pimpinan:
- Mengambil alarm system diberlakukan/dibunyikan;
- Memberi instruksi terhadap petugas alarm system untuk melaksanakan langkah-langkah sesuai prosedur keamanan;
- Melakukan koordinasi dengan aparat Polri terdekat untuk meminta bantuan sesuai dengan keadaan yang dihadapi (seperti: bantuan ambulance, PMK, Gegana dll);
- Memberikan dukungan penuh (materiil maupun keterangan) terhadap petugas penyidik/Puslabfor Polri;
- Melaksanakan saran-saran petunjuk yang dianjurkan oleh Polri dalam penyelenggaraan rehabilitasi;
- Tidak memberikan apapun kepada pihak lain yang tidak berkepentingan;
- Mengaudit kejadian yang dialami (orang, materiil, peralatan dan lain-lain);
- Membantu korban baik materiil/non materiil.

2. Kepada karyawan:
- Jangan panik, segera meninggalkan ruangan kerja menuju tempat yang sudah ditentukan (jangan gunakan lift);
- Kenali setiap orang 'asing' yang dicurigai dan beritahu kepada petugas keamanan;
- Hindari tempat kejadian ledakan untuk menghindari kemungkinan terjadinya ledakan bom yang lain agar serta tidak mengganggu kelancaran petugas yang sedang menangani tempat kejadian perkara;
- Ikuti petunjuk petugas pengamanan dalam rangka penyelamatan dan keamanan;
- Siap memberi keterangan kepada petugas Polri dan siap menjadi saksi dalam proses penyelidikan/penyidikan;
- Tidak memberikan keterangan apa pun kepada pihak yang tidak berkepentingan.

3. Kepada petugas Keamanan/Satpam:
- Memberikan pertolongan pertama terhadap korban;
- Amankan TKP agar tidak berubah/terkontaminasi oleh benda/orang lain yang tidak berhubungan dengan bahan peledak;
- Menutup ring luar untuk menghindari kemungkinan pelaku lari atau massa masuk TKP sesuai dengan alarm system;
- Memberhentikan, memriksa dan menahan orang-orang, barang, kendaraan yang dicurigai berkaitan terhadap terjadinya ledakan;
- Memberikan bantuan dan informasi terhadap petugas Polri yang akan melakukan penyelidikan;
- Siap menjadi saksi dalam penyelidikan dan penyidikan Polri;
- Tidak memberikan keterangan apapun kepada yang tidak berkepentingan.

18 Preman Bermodus Juru Pakir PRJ Ditangkap

Selasa, 28 Juni 2011 09:07 WIB
PUSKOMINFO - Polisi mencokok sejumlah juru parkir liar di Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (27/6/2011) malam. Sedikitnya 18 preman yang diduga melakukan pemerasan berhasil diamankan petugas.

Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Polisi Abdul Karim mengatakan penertiban itu dilakukan setelah banyaknya laporan masyarakat yang merasa diperas oleh juru parkir liar di luar arena PRJ.

"Ada 18 orang preman yang berpura-pura menjadi juru parkir berhasil kami amankan," ujar Kabag Ops, Selasa (28/6/2011).

Selain itu, petugas juga menyita sejumlah buku rekapan tagihan mulai dari lahan parkir hingga tagihan pedagang kaki lima yang biasanya mangkal di sekitar area Pekan Raya Jakarta. "Rekaman buku itu didapatkan dari para preman, jumlah tagihannya mencapai Rp 200-300 ribu perhari," ungkap Abdul Karim.

Mayat Perempuan Korban Penganiayaan

Selasa, 28 Juni 2011 07:58 WIB
PUSKOMINFO - Warga Perum Puri Bukit Depok dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan pada Minggu (26/6/2011) sekira pukul 18:00 WIB. Mayat perempuan tanpa identitas itu diduga korban penganiayaan.

Warga menemukan sesoasok mayat di semak-semak pinggir jalan di Perum Puri Bukit Depok Rt. 09/10 Bojong Gede, Depok. Penemuan itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Metro Bojong Gede.

Petugas yang datang ke lokasi mendapati mayat berjenis kelamin perempuan dengan luka di leher akibat jeratan. Petugas menduga korban tewas akibat penganiayaan.

Tidak ditemukan selembar identitas pun dari diri korban. Guna penyelidikan lebih lanjut, Jenazah korban selanjutnya dikirim ke RS. Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Polda Metro Jaya

Selasa, 28 Juni 2011 07:48 WIB
PUSKOMINFO - Berikut ini lokasi bus keliling layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan ( STNK ) Polda Metro Jaya, Selasa (28/6/2011) mulai pukul 08:00 - 12:00 WIB :

1. Jakarta Pusat
SIM : Mahkamah Konstitusi
STNK : Mahkamah Konstitusi

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK: Satsiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Kecamatan Cakung
STNK : Pasar Induk Kramatjati

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

- STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

27 Juni 2011

Kapolsek Koja: Ledakan dari Korek Api Gas

Senin, 27 Juni 2011 16:35 WIB
PUSKOMINFO - Sumber ledakan di Vila Permata Gading, Koja, Jakarta Utara, diduga berasal dari korek api gas. Tidak ada indikasi bahan peledak yang ditemukan di lokasi.

Demikian diungkapkan Kapolsek Metro Koja Komisaris Agung Sudarsana, Senin (27/6/2011). "Indikasi bahan peledak tidak ada. Ledakan berasal dari korek api gas. Mereka kan lagi kerja, mungkin koreknya tergesek-gesek kayu atau batu," kata Kapolsek.

Kapolsek menambahkan bahwa dari lokasi petugas mengamankan sebuah korek api gas yang terbakar di tumpukan bekas ledakan. Ledakan yang terjadi sekira pukul 10:30 WIB itu mengakibatkan satu orang luka bakar ringan di bagian telinga. Tim gegana sudah meninggalkan lokasi dan garis polisi yang semula dipasang di lokasi ledakan sudah dicabut lagi.

Ledakan Terjadi di Villa Permata Gading, Koja Jakarta Utara

Senin, 27 Juni 2011 13:52 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah ledakan terjadi di Villa Permata Gading, Jalan Permata Indah, RT 03/06, Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Senin (27/6/2011) siang. Ledakan kecil itu terjadi pada sebuah rumah yang sedang dibangun.

Kapolsek Metro Koja, Kompol Agung Sudarsana, menuturkan, ledakan terjadi pada pukul 10:30 WIB, di rumah yang hendak dibangun pada sebuah tumpukan material yang didominasi batu-batu.

"Jadi ada rumah lagi dibangun dan di dekat bedeng ada tumpukan kayu dan batu. Seorang tukang lagi mengangkut batu itu, tiba-tiba terjadi ledakan," ujar Kapolsek, Senin (27/6/2011), saat dihubungi wartawan.

Ledakan itu diakui Kapolsek berkekuatan kecil. "Bunyinya persis seperti ban pecah," ujarnya.

Tak lama suara ledakan terjadi, semburan api mulai terlihat di antara tumpukan itu. Akibat semburan itu, seorang kuli bangunan bernama Heru, 25 tahun, menjadi korban. Sebelah tangannya mengalami luka bakar ringan.

"Sampai sekarang kami masih belum tahu penyebabnya apa. Tim gegana sekarang masih meluncur ke lokasi sementara korban dibawa ke Polsek untuk dimintai keterangan," ungkap Kapolsek.

Suami Pembunuh di Rawa Lumbu Bekasi Berhasil Ditangkap

Senin, 27 Juni 2011 12:53 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Reserse Kriminal Polresta Bekasi Kota berhasil membekuk Wahyu bin Damin, pelaku pembunuhan terhadap istrinya, Nasipah, 29 tahun, yang ditemukan tewas terbekap bantal di rumah kontrakannya di Jalan Virus No 77 RT 10 RW 37 Jembatan 13, Kelurahan Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Sabtu (25/6/2011) pukul 06:30 WIB. Wahyu bin Damin, sang suami, mengaku gelap mata karena si istri minta cerai dan mengaku telah punya pria idaman lain yang lebih mapan secara ekonomi serta siap menikahinya.

Wahyu diringkus Satuan Reserse Kriminal Polresta Bekasi Kota, Minggu (26/6/2011) siang, di Jalan Pemuda Rawamangun, Jakarta Timur.

Kepada penyidik, tersangka mengakui perbuatannya dengan cara mencekik leher istrinya sekuat tenaga sekitar 20 menit. "Korban sampai mengeluarkan darah dari bagian hidung," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bekasi Kota Komisaris Dedy Murti Haryadi, Senin 27 Juni 2011.

Menurut pengakuan Wahyu, sejak dua bulan lalu istrinya berubah sikap dan tidak lagi perhatian kepadanya. Dia kemudian menanyakan perihal tersebut ke istrinya. Wahyu sangat kaget mendengar pengakuan istrinya yang terang-terangan menyatakan sudah bosan hidup satu rumah karena sang suami tidak memiliki pekerjaan tetap.

Nasipah yang bekerja sebagai pelayan di suatu tempat hiburan mengaku telah memiliki pria yang siap menikahinya setelah Ramadan tahun ini. Pada Sabtu dini hari saat kejadian, Wahyu terjaga dari tidurnya. Dia menghampiri istrinya yang tidur di ruang depan, menciumi tangannya dan memohon supaya tidak menuntut cerai. Namun, Napisah sudah bertekad akan menyudahi hubungan suami-istri mereka.

Seketika Wahyu emosi. Dia lalu mencekik leher istrinya dan menekan sekuat-kuatnya ke bantal. Tindakan itu dia lakukan hingga korban tak bersuara, matanya terbelalak, dan hidungnya mengeluarkan darah. "Setelah mengetahui istrinya tewas, pelaku kabur menggunakan sepeda motor dan membawa ponsel istrinya," kata Dedy.

Dalam pelariannya, kata Dedy, pelaku sempat berpindah-pindah tempat. Salah satu tempat yang ia singgahi adalah rumah orang tuanya di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan. Pelaku akan dijerat dengan Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 44 atau (3) UU Nomor 23 tahun 2004 tentang pembunuhan.

Gudang PT. Arta Boga Cemerlang (ABC) Dirampok, Brankas Berisi Uang Rp. 55 Juta Digondol Perampok

Senin, 27 Juni 2011 12:26 WIB
PUSKOMINFO - Gudang Perusahaan makanan dan minuman PT Arta Boga Cemerlang (ABC) di Jalan Raya Hasyim Ashari, Cipondoh Kota Tangerang disatroni perampok, Senin (27/6/2011) dinihari. Brankas berisi uang Rp 55 juta digondol perampok.

Peristiwa terjadi sekira pukul 03:00 WIB. Kawanan perampok yang berjumlah empat orang masuk ke dalam gudang ABC dengan cara melompat dari pagar gudang setinggi 2 meter. Selanjutnya, para pelaku menodong dua Satpam, Robert dan Deni. Kedua Satpam tersebut tak berdaya ditodong dengan senjata api dan golok agar tidak teriak.

Para pelaku dengan leluasa mengacak-acak gudang dan mengambil brankas, laptop dan handphone yang ada di gudang tersebut. Setelah para pelaku kabur, kedua Satpam melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Metro Cipondoh.

Selain Satpam Robert dan Deni, Polsek Metro Cipondoh juga telah memeriksa dua orang kasir gudang Edward Rudianto dan Darmini.

"Menurut kedua kasir, uang yang diambil adalah hasil penjualan distribusi produk makanan dan minuman senilai Rp. 55 Juta," kata Kapolsek Metro Cipondoh Komisaris Polisi Arlon Sitinjak.

Kini, petugas tengah mengejar pelaku yang sudah diketahui ciri-cirinya berdasarkan keterangan satpam.

Polisi Bekuk Empat Pelaku Pemalsuan Merk Semen di Kemayoran

Senin, 27 Juni 2011 11:38 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Subdit Industri dan Perdagangan (Indag) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya membekuk empat pelaku pemalsuan merk semen Tiga Roda produksi Indocement, Jumat (24/6/2011) lalu. Dari sebuah gudang di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat, Polisi menyita 520 sak semen 'Tiga Roda' yang diduga palsu.

"Empat tersangka yang ditangkap yakni WK selaku pemilik gudang, ditangkap di Kemayoran, CAS dan AS selaku pembuat kantong semen ditangkap di Cilangkap, Bogor dan YSF penyablon merek, ditangkap di Bogor," ujar Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yan Fitri Halimansyah, Senin (27/6/2011).

Dari para tersangka, polisi menyita 4 mobil (2 truk dan 2 pick up), 520 sak semen, 14.700 kantong sak semen Tiga Roda yang diduga palsu, 14 sekop, 6 corong dan 7 garukan semen. Selain itu, disita juga 11 buku surat jalan, 2 buku mutasi pengiriman barang, 2 buku mutasi penerimaan barang, 800 kantong sak semen polos, 4 buat cetakan merek Tiga Roda dan 2 kaleng cat.

Kepala Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Sandy Nugroho mengatakan, keempat tersangka mengolah semen tersebut dari semen curah. Semen Curah tersebut kemudian mereka kantongi ke dalam kantong palsu dengan merk Tiga Roda. Kantong semen itu dicetak di Cilangkap Bogor. Semen palsu tersebut kemudian dijual ke toko material eceran.

"Jadi mereka diduga melakukan tindak pidana pemalsuan merek," kata Sandy Nugroho.

Kegiatan para tersangka disinyalir telah berlangsung selama 2 tahun. Dalam satu hari, para tersangka mampu menghasilkan 600 kantong semen.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 90 UU No 15 Tahun 2001 tentang merek dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Kebakaran Hanguskan Rumah dan Dua Mobil di Karawaci Tangerang

Senin, 27 Juni 2011 09:11 WIB
PUSKOMINFO - Rumah beserta dua unit mobil ludes terbakar dalam peristiwa kebakaran di Jalan Imam Bonjol No. 69 Rt. 02/07, Sukajadi, Karawaci Kota Tangerang, Senin (27/6/2011) dinihari tadi.

Peristiwa terjadi sekira pukul 00:30 WIB, api yang diduga berasal dari korleting listrik tersebut menghanguskan rumah beserta dua unit mobil milik Hawadi Jaya, 82 tahun.

Api diketahui sudah membesar hingga korban tidak dapat menyelamatkan harta bendanya. Toyota Kijang Inova Nopol B-2431-QC dan truk Mitsubishi Nopol B-9381-PC hangus ikut terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Api berhasil dipadamkan pukul 01:30 WIB dengan bantuan 5 unit mobil pemadam kebakaran. Kasus ini ditangani Polsek Metro Karawaci.

Pedagang Di depan Masjid Istiqlal Dianiaya Pembeli

Senin, 27 Juni 2011 08:53 WIB
PUSKOMINFO - Agus Supriyanto, 23 tahun, pedagang yang biasa menjajakan dagangannya di halaman masjid Istiqlal dianiaya pembeli, Minggu (26/6/2011) pagi. Korban warga Jalan Budimulia, Pademangan Barat, Jakarta Utara ini luka memar di pipi kiri dan kanan.

Peristiwa terjadi sekira pukul 06:30 WIB, korban yang sedang berjualan handset dan Charger HP di lokasi, datang seorang pria tak dikenal membeli Charger HP. Usai membeli Charger, pria tersebut pergi.

Namun tak berapa lama kemudian, pelaku dengan kawan-kawannya mendatangi korban kembali. Pelaku protes dan meminta uangnya untuk dikembalikan karena Charger HP yang dibeli dari korban itu rusak, tidak berfungsi. Cek cok mulut pun terjadi dan pelaku bersama teman-temannya mengeroyok korban hingga korban mengalami luka memar di pipi kiri dan kanan.

Korban yang masih menahan sakit di kedua pipinya kemudian melapor ke Polsek Metro Sawah Besar. Korban dibawa ke RS. Husada untuk dilakukan visum.

Layanan SIM dan STNK Keliling

Senin, 27 Juni 2011 08:49 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan ( STNK ) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Senin (27/6/2011) mulai pukul 08:00 - 12:00 WIB, di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Mahkamah Konstitusi
STNK : Mahkamah Konstitusi

2. Jakarta Utara
SIM : Eror
STNK: Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK: Satsiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramatjati

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

PNS Walikota Jakarta Timur Diduga Curi Gondola

Senin, 27 Juni 2011 08:35 WIB
PUSKOMINFO - MN, 48 tahun, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Walikota Jakarta Timur, ditangkap polisi karena diduga mencuri sebuah gondola (alat bantu untuk membersihkan kaca di gedung bertingkat) senilai Rp 200 juta di kantor Wali Kota Jakarta Timur, Cakung, Jakarta Timur.

"Kami menangkapnya tiga hari yang lalu," kata Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Timur, Didik Heryadi. Pelaku ditangkap di rumahnya di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.

Menurut Didik, pelaku dan seorang rekannya yang juga PNS (kini masih buron) mencuri dan membawa gondola turun dari atas atap gedung A dan B kantor Wali Kota Jakarta Timur. Pelaku memotong-motong gondola menjadi beberapa bagian. "Mereka membawa keluar dengan menggunakan mobil pick-up," kata Didik.

Didik mengatakan penangkapan MN diawali oleh keterangan beberapa saksi di kantor Wali Kota Jakarta Timur. Sedangkan peristiwanya sudah terjadi sekitar empat bulan lalu.

Pemeriksaan sementara, MN mengaku melakukan pencurian karena terdesak kebutuhan ekonomi. Ia melakukan pencurian bekerjasama dengan temannya yang juga PNS di kantor Walikota Jakarta Timur.

Kini PNS rekan MN tersebut tengah diburu polisi. Polisi kesulitan menangkap pelaku itu karena kerap tidak berada di tempat kerja. Tapi secara data absen, ia selalu masuk. "Tinggal menunggu waktu saja," kata Kasubbag Humas.

MN akan dijerat Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang Pencurian, dengan ancaman sembilan tahun penjara.

Bocah 8 Tahun Tewas di Kolam Renang Perum Harapan Baru Regency Bekasi Barat

Senin, 27 Juni 2011 08:00 WIB
PUSKOMINFO - Armansyah, bocah berusia 8 tahun, nyawanya tidak dapat disu tiba di relamatkan karena tenggelam saat berenang di kolam renang Perum Harapan Baru Regency Rt. 08/14, Kota Baru, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Minggu (26/6/2011).

Korban yang tak sadarkan diri, oleh Sunih, 43 tahun dan Elom, 33 tahun, petugas keamanan kolam renang, korban sempat dibawa ke RS. Ananda, tak jauh dari lokasi. Namun baru tiba di rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polresta Bekasi Kota. Petugas yang datang ke lokasi tidak menemukan bekas tanda-tanda penganiayaan. Namun demikian, kini petugas tengah memeriksa beberapa saksi, petugas satpam dan pengelola kolam renang untuk dimintai keterangan atas peristiwa tersebut.

Remaja Ditemukan Tewas di Pinggir Kali Desa Lebakwangi Sepatan

Senin, 27 Juni 2011 07:38 WIB
PUSKOMINFO - Umay Raflih, 16 tahun, ditemukan sudah tak bernyawa di pinggir kali di Kampung Lebakwangi Rt. 01/04 Desa Lebakwangi, Kecamatan Sepatan Timur, Tangerang Banten. Korban diduga tewas tenggelam saat mandi di lokasi, Minggu (26/6/2011) sekira pukul 11:30 WIB.

Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Amin, 30 tahun, korban ditemukan telah meninggal dunia di pinggir kali di lokasi. Oleh Amin, penemuan mayat tersebut dilaporkan ke Polsek Metro Sepatan.

Petugas yang datang ke lokasi melakukan identifikasi tidak menemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Korban diduga tewas akibat tenggelam saat mandi dan terbawa arus hingga akhirnya meninggal dunia.

Jenazah warga kampung Bayur RT 01/04 Lebakwangi Sepatan itu kemudian dibawa ke RSU Tangerang untuk dilakukan otopsi. Kasus ini ditangani Polsek Metro Sepatan.

26 Juni 2011

Tawuran Warga Kembali Terjadi

Jakarta, 26 Juni 2011 11.02 WIB
PUSKOMINFO - Tawuran antar warga kembali pecah di JL. Kramat Jaya Baru Rw 08 dan Rw 01 Johar Baru Jakarta Pusat, menurut keterangan saksi Amri penyebab pasti keributan masih dalam penyelidikan, kedua belah pihak saling bertikai saling melempar batu dan botol kurang lebih selama satu jam. Situasi dapat diatasi oleh pihak kepolisian, dan warga diberikan arahan agar kembali kerumahnya masing-masing dengan tertib, kasus ditangani Polsektro Johar Baru

Pembobolan ATM

Jakarta, 26 Juni 2011 10.48 WIB
PUSKOMINFO - ATM BNI kali ini menjadi sasaran pembobolan para perampok di Jl. Kartini raya No. 27A Kel. Kartini Sawah Besar Jakpus pada pukul 05.00 WIB Sabtu kemarin.
Menurut keterangan Para saksi Wahyudin, Moses, Wiwik dan Hariyadi yang bekerja di BNI Pusat, mereka mengetahui terjadinya pencurian dari sistem jaringan monitoring Bank BNI Pusat yang mana terjadi kerusakan di mesin ATM yang berada di TKP, kemudian saksi bersama-sama mengecek ke TKP dan ternyata mesin ATM berikut uang yang ada didalamnya sudah tidak ada, atas kejadian ini kerugian ditaksir sekitar Rp 137.250.000 dan kasus ditangani Polsektro Sawah Besar

12.000 Ikut Sepeda Santai HUT Bhayangkara ke-65

Minggu, 26 Juni 2011 09:25 WIB
PUSKOMINFO - Sekitar 12.000 Peserta dari berbagai kalangan baik Polri,TNI dan Umum mengikuti sepeda Santai HUT Bhayangkara ke-65 yang diselenggarakan Polda Metro Jaya, Minggu (26/6/2011), pukul 07.00 WIB, di Parkir Timur, Senayan, Jakarta.

Sepeda santai yang dilepas oleh Kapolri Jendral Pol Drs Timur Pradopo ini menempuh jarak 15 Km dari arah Senayan menuju Jl.Jend Sudirman, MH Thamrin, Patung Kuda putar balik ke arah Bundaran Senayan dan finish di Lapangan Timur Senayan.

Sepeda santai dalam rangka HUT Bhayangkara ke-65 yang digelar Polda Metro ini bertabur hadiah. Satu unit Mobil Pick up sebagai hadiah door Prize dan 5 tabungan BRI @ 5 Juta Rupiah, puluhan sepeda, alat elektronik, dan berbagai hadiah menarik lainnya telah disiapkan.Untuk mengikuti acara ini, penyelenggara tak memungut biaya.

Hadiah ini akan diundi hari ini dari kupon yang telah disetor peserta yang berasal dari anggota kepolisian, TNI, dan umum. Usai diundi, hadiah ini bisa langsung dibawa pulang.

25 Juni 2011

Mesin ATM di Indomaret Jalan Kartini Digondol Maling

Sabtu, 25 Juni 2011 18:50 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah mesin anjungan tunai mandiri (ATM) BNI di halaman parkir Alfamart Jalan Kartini Raya, Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, digondol maling, Sabtu (25/6/2011) dini hari.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Muhammad Firman mengatakan berdasarkan keterangan saksi-saksi di lapangan, peristiwa pencurian tersebut berlangsung pada dini hari dan baru diketehui pada pukul 05.00 WIB pagi tadi.

"Berdasarkan keterangan saksi, mesin ATM tersebut diangkut dengan menggunakan sebuah mobil minibus," ujar Kasat Reskrim.

Saat ini, polisi masih menyelidiki beberapa saksi dan mengembangkan kasus pencurian tersebut. Belum diketahui berapa jumlah uang yang masih tersimpan di dalamn ATM tersebut.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan," kata Kasat Reskrim.

Perempuan Tewas Dibekap Bantal, Polisi Kejar Suami Korban

Sabtu, 25 Juni 2011 18:38 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Metro Bekasi Timur menyelidiki kematian seorang perempuan bernama Nasipah, 29 tahun, yang ditemukan tewas terbekap bantal di rumahnya di Jalan Virus No 77 RT 10 RW 37 Jembatan 13, Kelurahan Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Sabtu (25/6/2011) pukul 06:30 WIB.

"Kami masih memeriksa saksi-saksi. Nasipah diduga dibunuh oleh suaminya yang sedang kami kejar yang bernama Wahyu," kata Kapolsek Metro Bekasi Timur Komisaris Yana Darmayana, Sabtu siang.

Jenazah Nasipah pertama kali diketahui dari sang anak yang terbangun dan melihat ibunya tidak bergerak. Padahal, pada malam hari, Nasipah, anak, dan suami tidur bersama.

"Anak itu menangis terus sehingga membuat tetangga datang," kata Kapolsek.

Pelaku pembunuhan diduga suami korban sendiri bernama Wahyu, karena secara kebetulan, tetangga yang juga kakak kandung korban menerima pesan singkat (SMS) yang bertuliskan agar mengecek kondisi anak Nasipah sebab Nasipah sudah dibunuh oleh suami. "Isi SMS (pesan singkat) berbunyi demikian dan kini kami sedang mengejar suami korban," kata Yana.

Keributan FBR dan Warga

Sabtu, 25 Juni 2011 08.30 WIB
PUSKOMINFO - Pada hari Jumat pkl 23.30 WIB terjadi keributan antara FBR dan warga, korban bernama khalil, lukman salid, yuzah dan Ramijan. Menurut keterangan saksi Bripka Yuliandi dan Aiptu Abdul Rahman kejadian berawal dari adanya warga Ambon yang meminjam mobil rental dan kurang dalam pembayarannya, ketika diminta uang sisa pembayarannya mereka tidak terima sehingga terjadi keributan, beberapa korban mengalami luka pada bagian lengan, telapak tangan, jari tangan putus dan dibawa ke RS Kramat Jati untuk mendapatkan pertolongan, kasus ditangani Polsektro Kramat Jati.

Pencurian Mobil

Sabtu,15 Juni 2011
PUSKOMINFO - Telah terjadi pencurian mobil merek Suzuki APV warna Silver Purplish nopol B 1202 EFJ di jalan cempaka putih barat XV Rt 08/12 Cempaka Putih Jakpus, korban bernama Muchlis warga Bungur 1 no 18 harapan baru taman bunga Depok.
Menurut keterangan korban, pada saat ia memarkirkan mobilnya di tkp sudah dalam keadaan terkunci, namun setelah ingin digunakan mobil korban sudah tidak ada, hingga saat ini masih dalam penanganan Polsektro Cempaka Putih

24 Juni 2011

Selama Juni 2011, Polres Metro Jakarta Utara Tangkap 35 Tersangka Narkoba


Jumat, 24 Juni 2011 15:14 WIB
PUSKOMINFO - Selama bulan Juni 2011, jajaran Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara berhasil mengamankan 35 tersangka dengan barang bukti narkoba senilai Rp. 995.638.000,-.

Barang bukti tersebut berupa 252,87 gram ganja, 5,21 gram serbuk heroin seharga Rp4.168.000, sabu 461.66 gram senilai Rp.923.320.000, pil ekstasi 251 butir senilai Rp50 juta, dan psikotropika gol 4 sebanyak 334 butir senilai Rp16.700.000.

"Total barang bukti yang disita senilai 995.638.000. Barang bukti dan 35 tersangka yang diamankan itu tersebar diseluruh wilayah hukum Polres Metro Jakarta Utara," ungkap Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Suparmo, Jum'at (24/6/2011).

Para tersangka dijerat Undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman antara 6 hingga 20 tahun kurungan penjara.

Polres Metro Jakarta Utara Bekuk Anggota Jaringan Narkoba Jakarta - Cina

Jumat, 24 Juni 2011 13:50 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Utara membekuk seorang anggota jaringan pengedar narkotika dari Cina. Pelaku berinisial SU, 38 tahun, ditangkap di Teluk Gong, Pejagalan, Jakarta Utara, awal Juni lalu.

Penangkapan tersangka SU bermula dari pengakuan Melisa, 36 tahun, dan Hendra, 30 tahun, yang tertangkap terlebih dahulu di Penjaringan, Jakarta Utara. Dari kedua pelaku ini petugas menyita 99 butir ekstasi dan 0,90 gram sabu-sabu.

"Pengakuan mereka, barang haram tersebut dibelinya dari SU," ujar Kasat Narkoba Kompol Suparmo, Jumat (24/6/2011).

Kata Suparmo, informasi selanjutnya dikembangkan hingga berhasil menangkap SU di Teluk Gong, Pejagalan. Pengakuan SU, ia mengambil barang langsung dari Cina dan kemudian menjual barang haram tersebut ke sejumlah pengedar di Jakarta. "Sekali kirim dari Cina sebanyak 500 gram (sabu-sabu)," kata Suparmo.

Dari tangan pelaku diamankan 458 gram sabu-sabu dan 318 butir ekstasi. Kini, SU mendekam di tahanan Mapolres Metro Jakarta Utara. Para tersangka terancam Pasal 114 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara seumur hidup atau denda Rp 10 miliar.

Polresta Bandara Soekarno Hatta Gagalkan Upaya Penyelundupan TKI Ilegal

Jumat, 24 Juni 2011 10:19 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandara Soekarno-Hatta berhasil menggagalkan upaya pengiriman tenaga kerja ilegal ke Dubai, Uni Emirat Arab. Tiga orang calo yang akan memberangkatkan dua TKI yang tidak memiliki kelengkapan dokumen ditangkap di Terminal II keberangkatan Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (24/6/2011).

Ketiga calo tersebut berinisial AG alias D, ARS, dan seorang perempuan berinisial M.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Ajun Komisari Besar Reinhard Silitonga mengatakan selain menangkap ketiga calo tersebut, polisi juga mengamankan dua calon TKI berikut barang bukti berupa dua paspor atas nama Masnah binti Kamari Rais, 35 tahun, asal Jepara, Jawa Tengah, dan Wida binti Dadang Ahid, 22 tahun, asal Sukabumi, Jawa Barat. Keduanya adalah calon tenaga kerja yang akan dikirim ke Dubai. Selain itu, disita juga dua tiket pesawat Royan Brunei, empat lembar boarding pass, dua lembar entry permit (izin masuk ke Negara Uni Emirat Arab), dua telepon genggam, dan uang Rp 3,9 juta.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta Komisaris Polisi Roberto Pasaribu mengatakan ketiga calo tersebut memberangkatkan tenaga kerja tanpa melalui Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) dan tidak dilengkapi dokumen keberangkatan. Padahal, sesuai UU RI No. 35 tahun 2004 Pasal 102 dan 103, syarat pemberangkatan TKI harus ada medical check-up, asuransi, Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN), serta perjanjian kerja dan rekomendasi dari BNP2TKI.

Kasat Reskrim menduga masih ada ratusan calon TKI yang sudah jadi korban, namun mereka belum melaporkan ke polisi. Oleh karena diduga banyak terjadi pelanggaran, mulai dari pemalsuan umur calon TKI dan dokumen tidak lengkap, maka Polresta Bandara terus memantau pengiriman TKI melalui bandara.

Pelaku Penembakan dan Penculikan Mahasiswi di Kampung Sawah Ditembak Polisi

Jumat, 24 Juni 2011 09:21 WIB
PUSKOMINFO - Sandi, tersangka penembakan, pengrusakan dan penculik mahasiswi di Kampung Sawah, Jatimurni, Kota Bekasi roboh ditembak saat rumah kontrakannya di bilangan Kebon Jeruk Jakarta Barat, digerebek petugas reserse Polresta Bekasi Kota, Jumat(24/6/2011) dinihari.

Selain mengamankan tersangka Sandi, petugas juga membebaskan Kristin,23 tahun, mahasiswi yang jadi korban penculikan.

Dari rumah kontrakan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa senjata api rakitan dan sejumlah senjata tajam. Kini tersangka Sandi yang kedua kakinya ditembus timah panas itu tengah diperiksa intensif di Mapolresta Bekasi Kota. Petugas juga masih melakukan pengejaran tersangka lainnya.

Diberitakan sebelumnya, sembilan orang mengendarai lima sepeda motor mendatangi rumah Kristin di di Jalan Raya Kampung Sawah Gang Angsana Rt. 07/02 Jatimurni, Pondok Gede, Bekasi, Rabu (22/6/2011) dinihari sekira pukul 00:30 WIB. Para pelaku datang dan langsung menendang pintu dan memecahkan kaca dengan menggunakan pot bunga dan parang. Salah satu pelaku, terakhir diketahui bernama Sandi, langsung menembakkan senjata api sebanyak 2 kali ke arah Yohanes, ayah mahasiswi tersebut.

Tidak hanya itu saja. Setelah mengacak-acak rumah korban, pelaku juga membawa kabur Kristin mahasiswi UKI. Diduga motifnya soal asmara, karena Sandi adalah mantan pacar Kristin.

Bayi 7 Hari Ditinggal Orang Tuanya di RS. Usada Insani

Jumat, 24 Juni 2011 08:15 WIB
PUSKOMINFO - Bayi laki-laki umur diperkirakan 7 hari ditinggal orang tuanya di RS. Usada Insani Jalan KH. Hasyim Ashari, Kota Tangerang. Dengan alasan akan mendaftar di loket pendaftaran, Sang Ibu kabur meninggalkan bayinya.

Peristiwa terjadi pada Rabu (22/6/2011) sekira pukul 20:00 WIB. Saat itu akan terjadi pergantian shift tugas perawat di UGD Rumah sakit. Kemudian datang seorang ibu dengan bayinya dengan kondisi yang cukup memprihatinkan. Oleh perawat Titin dan Lia, bayi diterima untuk ditangani dr. Nathan yang saat itu sedang bertugas. Sementara, sang ibu diminta untuk mendaftar di loket pendaftaran.

Namun setelah beberapa lama ditunggu, sang ibu bayi tersebut tidak kembali. Diduga Ibu bayi tersebut sengaja kabur meninggalkan bayinya. Kini bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut masih berada di RS. Usada Insani. Sementara peristiwa ini dilaporkan ke Polresta Tangerang Kota.

Wartawan Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Mobil

Jumat, 24 Juni 2011 08:07 WIB
PUSKOMINFO - Lagi, seorang wartawan ditemukan meninggal dunia. Kali ini menimpa Joko Supriyanto, wartawan Mingguan Kabar Metro Star, Kamis (23/6/2011) siang.

Korban ditemukan tak bernyawa dengan posisi terleungkup di jok depan mobilnya Kijang kapsul warna silver B-1224-JW, di pinggir jalan Raya Hankam, Cipayung, Jakarta Timur.

Menurut Aiptu Tjutju Suhaeri, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polsek Metro Cipayung, identitas korban diketahui dari SIM dan Kartu Pers yang tertinggal di dalam mobil.

Korban tercatat sebagai pimpinan umum Metro Star. Tjuju memperkirakan Joko sudah tak bernyawa sekitar empat jam, sebelum jasadnya ditemukan.

"Polisi menemukan SIM A dan sebuah kartu pers Metro Star yang berkantor di Jalan Blok Ringin, Cibubur, Jakarta Timur," ujar Aiptu Tjutju Suhaeri.

Dari kondisi jenazah korban yang kaku, korban diperkirakan sudah tak bernyawa sekitar empat jam, sebelum jasadnya ditemukan. Polisi tidak menemukan tanda penganiayaan. Jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan otopsi.

Layanan SIM & STNK Keliling


Jumat, 24 Juni 2011 07:56 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan STNK bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jumat (24/6/2011) mulai pukul 08:00 - 11:00 WIB, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Gd Thamrin City
STNK : Pos Pol Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Tidak Operasi
STNK: Pos Pol Jembatan tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : PERURI Blok M
STNK: Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

- STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

23 Juni 2011

Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Narkoba di Lapas

Kamis, 23 Juni 2011 16:35 WIB
PUSKOMINFO - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar jaringan peredaran narkoba yang dikendalikan narapidana pada salah satu lembaga pemasyarakatan (Lapas).

"Pengendalinya dua warga negara Nigeria yang menghuni salah satu Lapas di Jakarta," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Pol Baharudin Djafar di Jakarta, Kamis 23 Juni 2011. Polda Metro Jaya berhasil mengungkap dua kasus dari sindikat internasional ini.

Pengungkapan pertama yaitu penangkapan terhadap tersangka UI dengan barang bukti 3.934 butir ekstasi dan 550 gram shabu di Jalan Madrasah, Fatmawati, Jakarta Selatan, 9 Juni 2011.

UI mengaku mendapatkan barang haram tersebut, dari warga negara Nigeria yang mendekam di Lapas, berinisial EN dan PT.

Polisi mengembangkan penyelidikan dengan memeriksa dua penghuni Lapas itu, yang mendapatkan kiriman dari seorang warga Nigeria berinisial BT dengan status daftar pencarian orang. "Kami sudah bekerja sama dengan Mabes Polri dan Kepolisian Thailand untuk menangkap tersangka BT," ujar Kabid Humas.

Pengungkapan kedua, Polda Metro Jaya juga menangkap sindikat narkoba berinisial N dan HT dengan barang bukti 1,3 kilogram shabu dan 980 butir ekstasi di wilayah Mangga Besar IX, Tamansari, Jakarta Barat, 16 Juni 2011. Dari pengembangan kasus ini, polisi menemukan dugaan kedua tersangka mendapatkan pasokan narkoba dari buronan BT.

Selain menetapkan lima tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa 4.914 butir ekstasi dan 1,8 kilogram shabu bernilai Rp4,3 miliar.

Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal mati atau seumur hidup atau paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun.

Polsek Metro Pesanggrahan Bekuk Pelaku Curanmor

Kamis, 23 Juni 2011 16:22 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Metro Pesanggrahan berhasil menangkap dua pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) yang beraksi di Jalan Durian, Kelurahan Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (23/6/2011) dinihari.

Dari tangan tersangka Edi, 33 tahun, dan Raden, 24 tahun, disita kunci leter T, gembok yang sudah dirusak dan motor Yamaha B 6818 FXL yang dipakai untuk kejahatan.

Tertangkapnya kedua residivis itu berawal saat petugas dipimpin Kanit Reskrim Polsek Metro Pesanggrahan, AKP Budi Hardjono sedang patroli di Jalan Durian. Ternyata di rumah H.Sunarto, ada seorang pria yang sedang mengutak-atik motor setelah berhasil merusak gembok. Saat hendak ditangkap, rekan pelaku yang berada di atas motor menyuruh temannya untuk kabur. Akhirnya petugas pun mengejar penjahat spesialis motor tersebut.

“Selama kejar-kejaran pelaku sempat dua kali melempar mobil polisi pakai helm dengan tujuan menghambat. Namun kami berhasil menghindar. Setelah dikejar hingga 5 kilometer, Pelaku akhirnya berhasil kami bekuk di daerah Kebon Jeruk,” kata Budi.

Kapolsek Metro Pesanggrahan, Kompol Dermawan Situmorang SH menjelaskan, kedua pelaku curanmor ini merupakan residivis yang sudah belasan kali mencuri motor di wilayah Jakarta dan Banten. “Satu pelaku bahkan baru bebas seminggu lalu dari Lapas Serang,” ujarnya.

Polda Metro Jaya Mendapat 40 Mobil Sentra Pelayanan Masyarakat (SPM) dari Mabes Polri


Kamis, 23 Juni 2011 08:31 WIB
PUSKOMINFO - Di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri tanggal 22 Juni 2011 diadakan Launching Mobil & Gerai Sentra Pelayanan Masyarakat.

Kapolri Jenderal Timur Pradopo dalam sambutannya mengatakan peluncuran Mobil dan Gerai SPM ini dalam rangka mewujudkan Grand Strategi Polri tahap II yaitu membangun kemitraan dengan masyarakat, agar selalu dekat, diperlukan berada ditengah – tengah masyarakat dengan bentuk kegiatan yang nyata di lapangan, terkait hal tersebut maka dibuatlah langkah terobosan dengan menggelar Mobil dan Gerai Sentra Pelayanan Masyarakat sehingga diharapkan akan mampu meningkatkan perlindungan dan pelayanan masyarakat guna terciptanya rasa aman sekaligus membangun kemitraan dengan masyarakat dalam rangka kamtibmas.

Setelah Kapolda Metro Jaya meresmikan 2 Gerai Sentra Pelayanan Mayarakat di Blok M Square dan di Mall Gandaria, Polda Metro Jaya mendapatkan 40 Mobil SPM dari Mabes Polri yang nantinya akan di distribusikan ke Polres jajaran Polda Metro Jaya, Mobil SPM berbentuk minibus dan gerai yang telah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga efektif untuk menerima laporan polisi.

Diharapkan dengan Mobil SPM mampu memberi kemudahan kepada masyarakat apabila ingin melaporkan tindak kejahatan dan membuat laporan Polisi tidak perlu ke kantor Polisi yang kemungkinan jauh dari tempat kejadian tetapi cukup ke mobil SPM terdekat, dan mobil SPM juga nantinya akan ditempatkan di titik – titik keramaian masyarakat seperti acara pertandingan sepak bola, perlombaan olah raga akbar, pertunjukan musik, pesta rakyat, pasar dan sebagainya.

Direncanakan Mobil SPM akan didistribusikan kepada :
1. Kabupaten Bekasi (4 unit)
2. Kota Bekasi (2 unit)
3. Kabupaten Tangerang (2 unit)
4. Kota Tangerang (2 unit)
5. Depok (3 unit)
6. KP3 Laut (1 unit)
7. KP3 Udara (2 unit)
8. Restro Barat (4 unit)
9. Restro Timur (4 unit)
10. Restro Selatan (5 unit)
11. Restro Utara (4 unit)
12. Restro Pusat (5 unit)
13. Divpropam Polri (1 unit)
14. Lemdikpol (1 unit)

Setiap mobil dilengkapi peralatan laptop/PC yang terkoneksi jaringan internet, printer, HT dan HP, genset portabel, senter dan lampu emergency, peta wilayah, daftar alamat objek penting, blanko laporan, ATK dan lain-lain dan setiap Mobil SPM akan diawaki 4 Personil Polri berseragam dengan kemampuan Sabhara tugas umum dan Binmas.

Dalam acara Launching Mobil SPM tersebut Kapolda Metro Jaya menandatangani serah terima Mobil SPM dan penyerahan kunci secara simbolis dari Kapolri. Acara tersebut dihadiri Pejabat Utama Mabes Polri, Pejabat utama Polda Metro Jaya beserta Kapolres Jajaran dan perwakilan dari Polda - Polda lain.

Polsek Metro Taman Sari Razia Preman

Kamis, 23 Juni 2011 08:24 WIB
PUSKOMINFO - Belasan orang tanpa identitas jelas (preman), yang sering mangkal di Stasiun Kota dan Taman Fatahilah Jakarta Barat terjaring operasi oleh petugas Polsek Metro Tamansari.

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka operasi cipta kondisi.”Kegiatan ini sebagai upaya menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat luas,” tegas Kanit Reskrim Polsek Metro Taman Sari AKP Heryanto, Kamis (23/6/2011).

Mereka yang tidak jelas identitasnya itu berpotensi melakukan aksi kriminalitas. "Mereka akan didata dan dilakukan pembinaan, namun jika ada yang terlibat aksi kriminal akan diproses hukum,” ungkapnya.

Kini belasan anak jalanan umumnya, anak-anak punk langsung diamankan ke Polsek Metro Taman Sari.

Pengendara Motor Tewas Setelah Terpeleset dan Jatuh di Pinggir Jalan

Kamis, 23 Juni 2011 08:04 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pengendara sepeda motor terpeleset dan jatuh kemudian tewas saat melintas di Jalan Raya KSU Rt. 03/05 Tirtajaya, Sukmajaya, Depok, Rabu (22/6/2011) sekira pukul 14:20 WIB. Korban bernama Mara Sinaga, 85 tahun, warga Jalan Bahagia Raya Rt. 07/04 Abadijaya, Depok, menghembuskan nafas terakhirnya di lokasi kejadian.

Saat kejadian, korban yang mengendarai sepeda motor di lokasi, tiba-tiba roda motornya keluar jalan aspal. Korban berusaha untuk naik lagi ke badan jalan, namun karena jalan licin dan berbatu sepeda motor korban terpeleset dan jatuh ke samping kiri jalan. Korban pun tak sadarkan diri.

Korban selanjutnya ditolong oleh pengendara sepeda motor lainnya, Agus, 21 tahun, dan kemudian tubuh korban dibaringkan di atas tikar di sebuah bengkel yang ada di pinggir jalan. Saat itu korban masih bernafas. Namun beberapa saat kemudian korban tak bernafas lagi, korban meninggal dunia.

Peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Metro Sukmajaya. Oleh petugas jenazah korban dibawa ke rumah sakit untuk divisum.

Moh. Tasnin Jadi Korban Hipnotis "Pak Haji Gadungan"

Rabu, 21 Desember 2011  07:42 WIB
PUSKOMINFO - Moh. Tasnin, 43 tahun, warga Kemayoran Barat II Rt. 09/05 No. 7C Kemayoran, menjadi korban penipuan modus hipnotis di Jalan Percetakan Negara V Rt. 07/03, Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (20/12/2011) sekira pukul 11:00 WIB. Korban diminta menginjak daun tebu kemudian pundak ditepuk akhirnya tak sadarkan diri. Setelah sadar, sepeda motornya hilang dibawa pelaku.

Korban yang berprofesi sebagai tukang ojek mendapat penumpang seorang laki-laki minta diantarkan ke Rawasari (TKP). Sesampai di lokasi korban diminta untuk menunggu sebentar. Tak berapa lama, datang seorang laki-laki lagi, teman orang yang menyuruh menunggu, dengan berpakaian seorang Haji. Korban dan 'Pak Haji' tersebut kemudian bersalaman.

'Pak Haji' tersebut minta diantarkan ke kebun tebu tak jauh dari lokasi. Korban diminta mengambil daun tebu sepanjang 2 jengkal tangan. Dengan alasan daun tersebut untuk obat sakit perut. Setelah korban mengambil daun tebu sebesar 2 jengkal, korban diminta untuk menginjak daun tebu tersebut. Korban menuruti saja perintah 'pak haji' gadungan tersebut.

Saat menginjak daun tebu, tiba-tiba pundak korban ditepuk pelaku sambil berkata "motor saya bawa ya". Korban sepereti tak sadarkan diri sejenak. Setelah tersadar, sepeda motor korban Honda Vario Nopol B-6035-PNJ telah hilang, diduga dibawa kabur pelaku.

Peristiwa itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Metro Cempaka Putih untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.


Layanan SIM Keliling Polda Metro Jaya

Kamis, 23 Juni 2011 07:40 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan STNK bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kamis (23/06/2011) mulai pukul 08:00 - 14:00 WIB, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Gd Thamrin City
STNK : Pos Pol Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK: Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

- STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

22 Juni 2011

10 Rumah dan 1 Sekolah Terbakar di Jelambar

Rabu, 22 Juni 2011 14:43 WIB
PUSKOMINFO - Api melalap sepuluh rumah dan satu sekolah di Jalan Jelambar Utara, RT 4 RW 6, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (22/6/2011) pagi sekira pukul 09:00 WIB.

Menurut informasi dari Polres Metro Jakarta Barat, kebakaran di pemukiman padat itu diduga akibat korsleting listrik dari salah satu rumah warga yang bernama Haji Adung. Api cepat membesar dan merembet hingga menghanguskan 10 rumah dan satu sekolah Kristen Pancaran Berkat yang berlokasi tepat di belakang rumah Haji Adung.

Api akhirnya berhasil dipadamkan satu jam kemudian setelah diterjunkan 27 unit mobil pemadam kebakaran.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu. Sedangkan kerugian materil belum dapat ditafsir.

Polisi Gerebek Perusahaan PJTKI di Jati Asih Bekasi

Rabu, 22 Juni 2011 14:15 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menggerebek sebuah perusahaan PJTKI yang diduga bermasalah di Jalan Wibawa Mukti II Kilometer 6 Kampung Cakung Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jati Asih, Kota Bekasi, Rabu (22/6/2011) siang.

Ada sekitar 250 orang yang ditampung di tempat penampungan perusahaan di lokasi itu. Namun, hanya ada 12 orang calon TKI yang bermasalah karena belum berusia 21 tahun, buta huruf, dan sakit.

Menurut informasi, PT. Duta Tangguh Selaras itu menampung para tenaga kerja yang akan dikirim ke Arab Saudi. Sebanyak 12 calon Tenaga Kerja Indonesia ((TKI) diamankan dari tempat penampungan tersebut.

Kapolda Metro Jaya Irjen Sutarman sempat mengunjungi lokasi itu pada siang sekira pukul 13:00 WIB tadi. Kapolda pun sempat berdialog dengan calon TKI dan sebagian besar dari mereka tetap berkeinginan berangkat, tidak mau pulang meski pemulangan dibiayai BNP2TKI. “Semua biaya ditanggulangi BNP2TKI, ” ujar Kombes Yunirlan Munir, Kasubdit Pencegahan TKI Ilegal, BNP2TKI.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya mengatakan calon TKI yang belum berusia 21 tahun atau di bawah umur merupakan pelanggaran hukum terkait human trafficking atau perdagangan manusia.

Tips Bila Mendapat Telepon Ancaman Bom

Rabu, 22 Juni 2011 10:27 WIB
PUSKOMINFO - Para operator telepon atau receptionis di gedung-gedung perkantoran biasanya akan panik bila mendapat telepon berupa ancaman bom. Para operator/penerima telepon tidak tahu harus berbuat apa dan bagaimana seharusnya bertindak. Berikut tips bagi operator telepon atau receptionis bila mendapat ancaman melalui telepon:

1. Petugas agar bersikap tenang, wajar dan jangan panik;

2. Pancing penelepon untuk berbicara selama mungkin dengan berbagai pertanyaan untuk mengenali suara penelepon;

3. Ingat pesan-pesan penelepon dan perhatikan suasana lingkungan yang terdengar di telepon misalnya logat bicara penelepon, suara mobil lalu lalang, suara pesawat terbang dan lain-lainnya;

4. Sedapat mungkin pada saat berbicara menghubungi petugas Telkom untuk meminta direkam;

5. Cari apakah ada benda-benda di lokasi yang disebutkan oleh penelepon dan bila ditemukan benda-benda yang mencurigakan jangan disentuh atau dipindahkan;

6. Segera melaporkan ke pihak Manager, Satpam dan Polisi terdekat;

7. Penghuni atau pengunjung gedung segera keluar gedung dengan tertib agar suasana tidak menjadi lebih kacau.

Kapolri Luncurkan Mobil dan Gerai Sentra Pelayanan Masyarakat (SPM) di Lapangan Bhayangkara


Rabu, 22 Juni 2011 09:44 WIB
PUSKOMINFO - Kapolri Jenderal Timur Pradopo launching mobil dan gerai Sentra Pelayanan Masyarakat (SPM) di lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Rabu (22/6/2011).

Sentra Pelayanan Masyarakat ini dibentuk untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sebagai tahap awal, Polri menyiapkan dua gerai SPM di Blok M Square dan Gandaria City. Selain itu juga menyiapkan 40 mobil SPM yang akan ditempatkan diwilayah hukum Polda Metro Jaya.

Pengadaan mobil dan gerai SPM ini sebagai bentuk nyata dari program Polri Partnership and Networking Building antara Polri dan masyarakat dalam memelihara Kamtibmas.

Lagi, Perampok Sepeda Motor Bersenjata Api Beraksi di Depok

Rabu, 22 Juni 2011 09:28 WIB
PUSKOMINFO - Perampok sepeda motor dengan menggunakan senjata api kembali beraksi di wilayah Depok. Kemarin, Yusuf Afriansyah, 30 tahun, tak berdaya ketika dua perampok menodongkan senjata api dan merampas sepeda motor yang diparkir di depan Counter HP miliknya di Kampung Bulak Rt. 03/02 Kalibaru, Cilodong, Depok, Selasa (21/6/2011)sekira pukul 00:15 WIB.

Peristiwa kembali terjadi Rabu (22/6/2011), kali ini menimpa Nurjaman, 25 tahun. Kejadian sekira pukul 02:40 WIB di Warnet Alnet 2 Jalan Palakali Raya Rt. 04/05 Beji, Depok.

Korban didatangi pelaku dan langsung menodongkan senjata api. Kemudian pelaku meminta kunci sepeda motor korban dan langsung kabur membawa sepeda motor korban Kawasaki Ninja 250 RR Nopol B=6223-EVO.

Peristiwa ini dilaporkan dan dalam penyelidikan Polsek Metro Beji.

Sekelompok Pemuda Mengamuk dan Menembak Warga di Kampung Sawah Jatimurni Bekasi

Rabu, 22 Juni 2011 08:30 WIB
PUSKOMINFO - Sekelompok orang bersenjata api mengamuk dan menembak seorang warga di Jalan Raya Kampung Sawah Gang Angsana Rt. 07/02 Jatimurni, Pondok Gede, Bekasi, Rabu (22/6/2011) dinihari sekira pukul 00:30 WIB. Belum jelas motif kejadian tersebut, kini Aparat Polsek Metro Pondok Gede masih mengejar pelaku.

Korban yang luka tembak bernama Johanes Kerans, 47 tahun, luka di siku kiri akibat terserempet peluru dari letusan senjata api pelaku.

Menurut keterangan saksi, Melani, 43 tahun, istri korban, mengatakan pelaku yang berjumlah 9 orang dengan mengendarai 5 unit sepeda motor datang dan langsung menendang pintu dan memecahkan kaca dengan menggunakan pot bunga dan parang. Salah satu pelaku langsung menembakkan senjata api sebanyak 2 kali ke arah korban. Tembakan menrempet siku kiri korban.

Usai mengamuk, para pelaku selanjutnya membawa anak korban bernama Kristin, 24 tahun, yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Petugas Polsek Metro Pondok Gede yang mendapat laporan segera meluncur ke Lokasi kejadian. Di lokasi, petugas menemukan barang bukti sebuah proyektil untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, korban Johanes Kerans yang terluka tembak di siku kiri kini sudah dibawa ke Rumah Sakit terdekat. Sedangkan para pelaku kini masih dalam pengejaran petugas.

Pengedar Heroin di Rutan Cipinang Ditangkap

Rabu, 22 Juni 2011 08:10 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polres Metro Jakarta Timur membekuk seorang pengunjung Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang yang kedapatan menyelundupkan narkotika jenis Heroin, Selasa (21/6/2011) pagi. Penangkapan tersangka berkat laporan dari petugas Satpam Rutan yang curiga terhadap pelaku.

Tersangka TSA ditangkap dengan barang bukti 1 kantong plastik klip narkotika jenis Heroin.

Penangkapan berawal ketika Satpam Rutan, AHR, 26 tahun, yang curiga terhadap seorang pengunjung Rutan yang akan membesuk seseorang, namun tidak jelas tahanan siapa yang akan dibesuknya. Karena curiga, AHR kemudian digeledah dan ditemukan satu kantong plastik klip berisi serbuk putih yang diduga narkotika.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke petugas Polres Metro Jakarta Timur yang kemudian menangkap tersangka. Tersangka berikut barang bukti selanjutnya digelandang ke Mapolres Metro Jakarta Timur untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Gudang Obat PT. SOHO Farmasi Dibobol Maling

Rabu, 22 Juni 2011 08:03 WIB
PUSKOMINFO - Gudang obat milik PT. SOHO Farmasi, Jakarta Timur dibobol maling. Obat sebanyak 2 palet senilai Rp. 500 juta raib.

Peristiwa baru dikatahui pada Selasa (21/6/2011), ketika supervisor gudang, Robertus Eka Kurniawan, 25 tahun, mengecek keberadaan lokasi. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Metro Cakung untuk penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi, obat-obatan tersebut telah hilang sejak 27 Mei 2011. Petugas masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa beberapa saksi yang diduga mengetahui peristiwa hilannya obat-obatan tersebut.

Layanan SIM Keliling Polda Metro Jaya

Rabu, 22 Juni 2011 07:41 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Rabu (22/6/2011) mulai pukul 08:00 - 14:00 WIB, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Gd Thamrin City
STNK : Pos Pol Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK: Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

21 Juni 2011

Mayat Perempuan di Kolong Tol Cilalung Jombang Tangsel adalah Korban Pembunuhan Kekasihnya

Selasa, 21 Juni 2011 16:11 WIB
PUSKOMINFO - Seorang remaja putri berinisial AH, 15 tahun, ditemukan tewas mengenaskan di kolong jembatan Tol Cilalung Rt. 01/10 Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, Minggu (19/6/2011) lalu. Korban dibunuh oleh pacarnya sendiri lantaran mendesak untuk dinikahi.

"Tersangka kesal kepada korban karena meminta pertanggung jawaban untuk dinikahi setelah mereka berhubungan intim," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Gatot Edy Pramono kepada wartawan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa (21/6/2011).

Tersangka ditangkap di warnet Vulkano, Rawa Mekar Jaya, BSD Serpong, Tangerang pada Senin (21/6/2011) pukul 22:30 WIB. Dari tersangka, polisi menyita handphone CDMA warna hitam milik korban dan satu unit motor.

Dijelaskan Gatot, pembunuhan bermula ketika korban dan tersangka berkencan pada Sabtu (19/6/2011) malam. Keduanya dengan menumpang motor Yamaha Vega R datang ke lokasi. Di situ, keduanya kemudian bermesraan.

"Setelah itu, korban kemudian meminta tersangka untuk menikahinya. Namun pelaku kesal sehingga terjadi cekcok mulut," jelas Kapolres.

Kapolres mengatakan, pasangan itu sudah menjalin hubungan sejak 6 Februari 2011 lalu. Kepada penyidik, tersangka mengaku sering diajak untuk menikah.

Hingga malam itu, tersangka yang kesal melampiaskan amarahnya kepada korban. Pelaku membekap mulut korban dan menyumpalnya dengan tas plastik. "Korban kemudian memukul dan menendang kepala, tubuh dan tangan korban," ujar Kapolres.

Tidak hanya itu, tersangka yang sudah gelap mata itu menghantam kepala korban dengan batu. Setelah memastikan korban tewas, tersangka kemudian mengambil handphone CDMA milik korban dan melarikan diri.

Korban ditemukan warga pada Minggu, 19 Juni 2011 lalu. Sesosok mayat perempuan ditemukan tergeletak di Kolong Tol Lintasan Cilalung Rt. 01/10 Kelurahan Jombang, Ciputat Tangerang Selatan, Minggu (19/6/2011) pagi sekira pukul 07:30 WIB.

Mayat pertama kali ditemukan oleh Popon, 37 tahun, warga yang sedang melintas di lokasi. Oleh Popon, penemuan mayat tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Metro Ciputat.

Petugas yang datang ke lokasi mendapati mayat dalam posisi terlentang di kolong tol lintasan Cilalung Jombang tanpa identitas. Pada kepala terdapat luka serta mulut disumpal dengan tas plastik. Mayat perempuan diperkirakan berusia 17 tahun itu mengenakan baju lengan panjang putih, jaket warna merah, celana jeans biru, bersandal jepit warna hijau. Sedangkan ciri-ciri fisik tinggi badan 156 cm, bentuk badan sedang, kulit sawo matang, rambut hitam panjang sebahu.

Selanjutnya korban teridentifikasi sebagai warga Pamulang, Tangerang Selatan setelah polisi mendapat laporan dari warga.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap tersangka. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan jo Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Pemulung Tewas Tersambar Kereta Api

Selasa, 21 Juni 2011 14:48 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pemulung tewas tersambar KRL jurusan Kota – Bekasi di perlintasan kereta di Jalan Kawi-Kawi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (21/6/2011) siang. Lelaki yang belum diketahui identitasnya tersebut, meninggal di lokasi kejadian dengan luka di kepala.

Menurut saksi mata di lokasi kejadian, korban adalah pemulung yang biasa mencari barang rongsokan di sekitar lokasi.

Beberapa saksi melihat korban baru saja menimbang dan menjual barang rongsokannya kepada pengemul. Namun saat menyebrang dirinya tidak mengetahui ada kereta melintas.

Setelah dilakukan identifikasi oleh polisi, jenazah kemudian dibawa ke RSCM untuk diotopsi. Sedangkan kasus kecelakaan itu ditangani Polsek Metro Johar Baru.

Petugas Gabungan Polisi dan Kemenkum HAM Gerebek Gudang Onderdil Palsu di Cipinang Muara

Selasa, 21 Juni 2011 12:47 WIB
PUSKOMINFO - Aparat gabungan dari Mabes Polri dan Dirjen HAKI Kemenkum HAM berhasil menemukan dan menggerebek gudang onderdil palsu di Rt. 15/04, Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (21/6/2011).

Dalam penggerebekan itu, petugas menyita ribuan jenis barang bukti onderdil palsu yang diperuntukkan sepeda motor seperti busi, rantai motor, kopling dan lain sebagainya.

"Dalam menjual produk Aspal (Asli Tapi Palsu) itu, pelaku memasarkannya melalui internet dengan merek ternama tetapi harga lebih murah," ujar seorang petugas usai penggerebekan.

Sementara itu pemilik gudang Hermanto mengaku bahwa onderdil yang dijualnya itu memang bukanlah barang asli. Karena itu ia menjual dengan harga miring dan berbanding 50 persen dari produk asli.

Kini pemilik gudang dan semua barang bukti dibawa petugas ke kantor Kemenkum HAM untuk diteliti lebih lanjut.

Kapolda Resmikan Sentra Pelayan Masyarakat (SPM) di Mall Gandaria City


Selasa, 21 Juni 2011 12:35 WIB
PUSKOMINFO - Setelah dibukanya gerai Sentra Pelayanan Masyarakat di Blok M Square, pada April 2011 lalu, kini Kapolda Metro Jaya, Irjen Sutarman meresmikan kembali gerai Sentra Pelayanan Masyarakat (SPM) di Mall Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (21/6/2011).

Gerai SPM ini terletak di lantai satu pusat perbelanjaan yang terletak di Jalan Arteri Pondok Indah tersebut. Lokasinya yang strategis memudahkan masyarakat untuk menyampaikan laporan yang disampaikan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Gatot Eddy Pramono menjelaskan pembukaan gerai ini merupakan kerja sama antara polisi dengan pengelola Mall Gandaria City dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Mudah-mudahan nanti akan ada lagi Sentra Pelayanan Masyarakat yang lain di mal di wilayah Jakarta Selatan,” kata Kapolres.

Irjen Sutarman mengaku gembira dengan peresmian gerai SPM yang kedua di wilayah Polres Metro Jakarta Selatan. “Polri akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan adanya SPM ini para pengunjung bisa belanja sambil melapor tentang masalah yang ada,” ujarnya.

Resahkan Warga, Dua Penjudi Togel Ditangkap

Selasa, 21 Juni 2011 12:19 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Kepolisian Sektor Metro Pademangan, Jakarta Utara, menangkap tiga pelaku judi togel yang meresahkan warga sekitar Jalan Lodan, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.

"Kita menangkap 2 pelaku sekaligus bandar togel yang menjadi penyakit masyarakat," ujar Kasi Humas Polsek Metro Pademangan Aiptu R Widi Sudiyatno, Selasa (21/6/2011).

Menurut Widi, penangkapan tersebut berdasarkan informasi warga ke petugas kepolisian. Warga merasa resah karena tempat tinggalnya merebak aktivitas perjudian jenis togel.

Dari laporan tersebut, polisi akhirnya menangkap, Rajiman, 44 tahun, beralamat Jalan Lodan Dalam RT 04/08 kelurahan Ancol dengan barang bukti hasil penjualan uang tunai Rp 159 ribu dan sebuah telepon selular.

"Dari pengakuan Rajiman, kemudian dikembangkan dan berhasil ditangkap penadah togelnya yaitu Muhtadi, 35 tahun, dengan barang bukti Rp712 ribu," kata Widi.

Pengembangan selanjutnya, Muhtadi menyebut seseorang bernama Yono yang ikut bekerjasama dalam judi togel tersebut. "Kini petugas tengah mengejar Yono yang masih buron untuk mengungkap jaringan selanjutnya," terangnya.

Tips Menghadapi Teror Bom

Selasa, 21 Juni 2011 11:36 WIB
PUSKOMINFO - Sejak sebuah paket buku berisi bom yang ditujukan kepada Ulil Abshar Abdalla meledak di Utan Kayu, sejumlah ancaman bom terus marak terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Karena itu, Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk waspada menghadapi kemungkinan munculnya bahaya dan ancaman bom.

Berikut ini adalah sejumlah tindakan antisipasi yang dapat Anda lakukan untuk menjaga keamanan di kantor-kantor, gedung, pusat perbelanjaan dan lingkungan sekitar:

1.Kepada Manajer/pimpinan;
- Memasang pesawat telepon yang dapat memonitor telepon pengirim, lebih baik lagi bila dilengkapi alat perekam;
- Melengkapi alat detektor bom pada pintu-pintu masuk;
- Memasang kamera CCTV pada tempat parkir, pintu keluar atau masuk;
- Menyiapkan personel Satpam yang cukup terampil sesuai bobot kerawanan;
- Tingkatkan koordinasi dan kerjasama dengan aparat keamanan/Polri.

2. Kepada Karyawan;
- Mentaati aturan-aturan pengamanan yang telah ditentukan oleh perusahaan;
- Melaporkan siatuasi (keadaan, orang, benda) yang mencurigakan kepada petugas pengamanan perusahaan;
- Selalu siaga terhadap perubahan situasi keamanan;
- Membantu petugas keamanan sesuai kemampuannya;
- Mengamankan asset/barang-barang yang berada dalam lingkungan kerjanya.

3. Kepada Petugas Pengamanan (Satpam);
- Melakukan pemeriksaan terhadap orang, barang, kendaraan, benda-benda dan tempat-tempat yang dicurigai dengan penuh kecermatan dan ketelitian;
- Catat dan laporkan semua perubahan yang diperoleh hasil pemeriksaan kepada atasan/pimpinan;
- Memberikan informasi perkembangan situasi kepada Polri terdekat secara rutin;
- Mengerti dan memahami titik rawan segala bentuk ancaman di lingkungannya;
- Memberikan Early Warning terhadap seluruh penghuni gedung dan Satpam tetangga tentang kemungkinan situasi yang terjadi;
- Selalu melaksanakan koordinasi sesama anggota Satpam;
- Memberikan penjelasan dengan memasang petunjuk-petunjuk tertulis/gambar dan lisan (Public adress) dalam menghadapi ancaman bom.

Tindakan tersebut sangat membantu Aparat Kepolisian dalam menanggulangi dan mendeteksi para pelaku teror bom yang meresahkan masyarakat.

Tujuh Tahun Menikah Tak Dikaruniai Anak, Menculik Anak Tetangga, Berhasil Dibekuk Polsek Metro Sawah Besar

Selasa, 21 Juni 2011 09:03 WIB
PUSKOMINFO - Seorang tukang ojek yang sudah menikah selama 7 tahun tidak dikaruniai anak, akhirnya menculik balita tetangganya di jalan C Gang I Rt. 04/03 No. 4 Kelurahan Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Pelaku bernama Ananta Putra Sanjaya, 22 tahun, akhirnya berhasil ditangkap anggota Polsek Metro Sawah Besar, Selasa (21/6/2011) dinihari.

Ananta Putra Sanjaya adalah tetangga korban, pelaku tinggal di jalan C Rt. 06/03. Pelaku menculik Ilham, 11 bulan, anak pasangan dari Ny Neneng Nasibah,21 tahun, dan Samsul,27 tahun, di depan rumahnya. Saat melakukan aksinya itu, ternyata ada saksi yang melihat pelaku dan langsung melaporkannya ke Polsek Metro Sawah Besar.

Menurut keterangan saksi, pada Minggu (19/6/2011) sore, pelaku terlihat sedang menggendong Ilham dan ketika ditanya pelaku beralasan akan membelikan susu untuk Ilham.

Polisi yang mendapat kabar tersebut langsung bergerak mencari tersangka. Akhirnya pelaku berhasil ditangkap di rumah kosnya di Kampung Duri, Setiakawan, Tambora, Jakarta Barat dan ditemukan juga balita yang diculiknya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dibawa ke Polsek Metro Sawah Besar. Menurut pengakuannya dia menculik hanya ingin memelihara bayi tersebut, karena tersangka yang berprofesi sebagai tukang ojek ini belum juga dikarunia anak selama 7 tahun menikah dengan Ema, istrinya.

Namun menurut Kapolsek Metro Sawah Besar, Kompol Robert Sitinjak, mengatakan tersangka dikenai pasal 83 UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dan akan dikenai kurungan penjara selama 15 tahun.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Polda Metro Jaya

Selasa, 21 Juni 2011 09:00 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Selasa (12/06/2011) mulai pukul 08:00 - 14:00 WIB, di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Gd Thamrin City
STNK : Pos Pol Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK: GD Sampoerna

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Hanya Karena Dipanggil Bogel, Dua Lelaki Baku Hantam

Selasa, 21 Juni 2011 08:24 WIB
PUSKOMINFO - Tidak terima dipanggil 'Bogel', dua lelaki baku hantam di di Jalan Cempaka Baru Timur Rt. 02/04 Kelurahan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (20/6/2011) sekira pukul 18:30 WIB.

Pandi, 25 tahun, dan Ahmad Arifin, 41 tahun, keduanya warga Cempaka Baru yang masih bertetangga ini saling baku hantam hingga Pandi mengalami luka robek di pelipis mata.

Peristiwa terjadi ketika Ahmad Arifin melintas di lokasi. Tiba-tiba Pandi memanggil Arifin dengan teriakan 'Bogel...Bogel....'. Kemudian Arifin berhenti dan menegur Pandi "Ngapain kamu manggil saya dengan panggilan begitu," tanya Arifin.

Cek-cok mulut pun terjadi dan berlanjut dengan baku hantam. Dalam baku hantam itu, Arifin mengalami luka robek di pelipis mata sebelah kanan. Aksi baku hantam kedua lelaki yang masih bertetangga ini kemudian dapat dilerai warga. Namun, Karena luka akibat pukulan Pandi, peristiwa ini dilaporkan Arifin ke Polsek Metro Kemayoran.

Tukang Ojek Korban Perampasan Motor di Fly Over Senen

Selasa, 21 Juni 2011 08:13 WIB
PUSKOMINFO - Lagi, aksi perampasan sepeda motor terjadi. Pelaku menggunakan senjata api menodong dan merampas sepeda motor tukang ojek di Fly Over Senen, Jakarta Pusat, Minggu (19/6/2011) sekira pukul 23:30 WIB.

Korban bernama Usman, 42 tahun, tukang ojek, warga Kramat Jaya No. 147 Johar Baru, Jakarta Pusat. Saat kejadian, korban yang sedang bekerja sebagai tukang ojek sedang membawa penumpang dari Kramat Jaya dengan tujuan Pasar Baru. Saat berada di Fly Over Senen, tiba-tiba dipepet oleh pelaku yang berjumlah dua orang menggunakan Yamaha RX King. Salah satu pelaku menodongkan senjata api ke arah korban memerintahkan agar korban turun dari sepeda motornya.

Pelaku kemudian merampas sepeda motor korban Yamaha Vega Nopol B-6389-PNX dan kabur ke arah Jalan Gunung Sahari.

Korban selanjutnya melapor ke Polres Metro Jakarta Pusat yang kemudian melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Pedagang HP Dirampok di Cilodong Depok

Selasa, 21 Juni 2011 07:42 WIB
PUSKOMINFO - Yusuf Afriansyah, 30 tahun, tak berdaya ketika dua perampok menodongkan senjata api dan merampas sepeda motor yang diparkir di depan Counter HP miliknya di Kampung Bulak Rt. 03/02 Kalibaru, Cilodong, Depok, Selasa (21/6/2011) dinihari tadi sekira pukul 00:15 WIB. Pelaku berhasil membawa kabur Sepeda motor Yamaha Vixion, HP dan uang milik korban.

Saat kejadian, korban bersama rekannya sedang menjaga Counter HP miliknya di lokasi. Tiba-tiba mendengar suara alarm motor berbunyi. Kemudian korban mengecek dan melihat pelaku sedang berusaha mengambil sepeda motor miliknya.

Namun, belum sempat korban menegur pelaku, tiba-tiba datang pelaku lainnya langsung menodongkan senjata api meminta kunci sepeda motor dan mematikan bunyi alarm. Karena ditodong senjata api, korban pun tak berdaya dan menyerahkan kunci motor.

Tidak sampai disitu, sebelum kabur, pelaku juga merampas dompet dan HP korban. Korban mengalami kerugian Yamaha Vixion Nopol B-6613-ENP, uang tunai Rp. 120 ribu dan HP Etos.

Atas kejadian tersebut, korban selanjutnya melapor ke Polsek Metro Sukmajaya untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

20 Juni 2011

Parade Nusantara Macetkan Jalan Ibukota

Senin, 20 Juni 2011 16:05 WIB
PUSKOMINFO - Kehadiran puluhan ribu aparat desa se-Indonesia di depan gedung DPR memacetkan lalu lintas di Jalan Gatot Subroto, Senin (20/6/2011) siang. Massa yang tergabung dalam Persatuan Rakyat Desa Nusantara (Parade Nusantara) tiba di depan kantor DPR untuk melakukan unjuk rasa menuntut pengesahan RUU Pembangunan Desa (RUU Desa).

Informasi dari TMC Dit Lantas Polda Metro Jaya, hingga kini arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto, khususnya dari arah Semanggi menuju Slipi, hampir tak bergerak. Polisi terpaksa mengalihkan kendaraan dari arah Semanggi untuk beralih melalui Jalan Pemuda-TVRI. Hanya sepeda motor yang saat ini diizinkan melintasi ruas jalan tersebut.

Sementara akses dari arah Blok M-Senayan menuju Jalan Gatot Subroto melalui Jalan Pemuda juga ditutup untuk sementara waktu.

Kemacetan memang sudah terlihat sejak arak-arakan para aparat desa itu meninggalkan kantor Kementerian Dalam Negeri sekitar pukul 11.00 WIB menuju Gedung DPR Senayan. Besarnya jumlah anggota Parade Nusantara yang datang ke Jakarta mengakibatkan ruas-ruas jalan utama Ibu Kota yang dilalaui, seperti Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, Jalan Sudirman, hingga Jalan Gatot Subroto mengalami kemacetan.

Kemacetan bertambah parah karena polisi kesulitan mengatur lalu lintas akibat terpisah-pisahnya kelompok tersebut sejak memasuki Jalan Thamrin.

Hingga pukul 16.00 WIB, petugas masih melakukan upaya mengurai kemacetan tersebut.

Penerjun Payung Tewas Terjatuh di Atap Garasi

Senin, 20 Juni 2011 12:25 WIB
PUSKOMINFO - Seorang penerjun payung ditemukan tewas terjatuh di atas atap garasi rumah warga di perumahan Griya Mulya Tama Blok A5/8 RT 1 RW 12, Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (20/6/2011) siang.

Korban diketahui anggota marinir bernama Serka Wahyu Dilianto, 40 tahun, kini sudah dibawa ke RSKO Cilandak.

Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, Nursiyah, pembantu rumah tangga, saat dirinya sedang mengepel di teras, tiba-tiba mendengar suara sesuatu jatuh di atap garasi rumah sang majikan. Setelah dicari sumber suara, ia menemukan seorang penerjun payung yang terjatuh dengan luka parah di leher dan paha.

"Saya lihat lehernya berdarah, paha robek terbelah dua, dan sudah meninggal," ujar Nursiyah.

Saksi mata lainnya, Asmat, seorang tukang kebun di lokasi sempat melihat penerjun payung tersebut payungnya tidak terbuka secara normal sehingga korban jatuh menghujam di atas atap rumah.

Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSKO Cilandak dan lokasi kejadian kini sudah diberi garis polisi.

Setelah Sepuluh Hari Dirawat di RS. Polri, Pelaku Curanmor Akhirnya Tewas

Senin, 20 Juni 2011 09:05 WIB
PUSKOMINFO - Suyanto, 38 tahun, warga Desa Mojoroto, Karang Anyar, Jawa Tengah, tewas di RS. Polri Kramat Jati akibat luka dalam di sekujur tubuhnya karena dikeroyok massa, Minggu (19/6/2011). Suyanto adalah pelaku pencurian sepeda motor di Jalan Nangka Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada tanggal 9 Juni 2011.

Setelah menjalani perawatan selama 10 hari di RS. Polri Kramat Jati, Suyanto akhirnya pada Minggu, 19 Juni 2011 sekira pukul 11:45 WIB menghembuskan nafas terakhirnya.

Saat dibawa Petugas Kepolisian ke RS. Polri Kramat Jati pada 9 Juni 2011, kondisi Suyanto memang sudah kritis akibat dikeroyok massa. Luka terparah pada bagian kepala. Hingga kini kasus masih ditangani Polsek Metro Jagakarsa.

Pencurian Rumah Kosong di Perum Permata Pamulang

Senin, 20 Juni 2011 08:54 WIB
PUSKOMINFO - Pencurian terhadap rumah kosong terjadi di Perumahan Permata pamulang, Jalan Betet 1 Blok A-2 No. 1 Rt. 04/03 Kelurahan Bakti Jaya, Setu, Tangerang Selatan, Minggu (19/6/2011). Barang elektronik, jam tangan dan perhiasan korban bernilai ratusan juta rupiah raib digondol pelaku.

Peristiwa baru dikatahui korban sekira pukul 22:00 WIB, ketika korban M. Imam Alfie Syarien, 25 tahun, tiba dirumahnya. mendapati rumah dalam keadaan acak-acakan. Setelah diperiksa, barang-barang miliknya telah hilang. Korban mengalami kerugian dua buah TV LG 29 inci dan 21 inci, sebuah playstation, Laptop, Handycam, perhiasan emas 9 gram dan 9 jam tangan berbagai merk.

Peristiwa ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek Metro Cisauk untuk penyelidikan lebih lanjut. Petugas yang datang ke lokasi menduga pelaku masuk ke rumah korban dengan cara merusak pintu pagar lalu mencongkel dan mendobrak pintu depan rumah korban. Hingga kini petugas masih menyelidiki kasus tersebut.

Mengaku Polisi, Merampok dan Menculik Korban

Senin, 20 Juni 2011 08:37 WIB
PUSKOMINFO - Aksi perampokan mengaku sebagai anggota Polisi terjadi di sebuah rumah di Jalan Raya Kutabaru Blok B-13/23-24 Pondok Rejeki Rt. 002/005 Pasar Kemis, kabupaten Tangerang, Minggu (19/6/2011) sekira pukul 16:30 WIB. Korban dibawa masuk ke dalam mobil pelaku kemudian dilempar dari mobil di tengah jalan.

Menurut penuturan korban, Li Fa, 32 tahun dan Jan Kong, 33 tahun. Sekira pukul 16:30 WIB, datang 3 orang pelaku yang mengaku sebagai anggota kepolisian yang menuduh korban terlibat kasus narkoba. Pelaku mengacak-acak, menggeledah rumah korban dan mengambil dompet serta barang berharga lainnya.

Kedua korban selanjutnya dibawa ke dalam mobil pelaku jenis Toyota Avanza warna merah Nopol B-1436-JS. Namun Jan Kong, 33 tahun, berhasil meloncat dari mobil dan berteriak rampok hingga warga mengepung mobil pelaku. Karena terdesak, pelaku kemudian melempar korban Li Fa dari mobil. Pelaku selanjutnya kabur dengan membawa hasil jarahannya senilai Rp. 1,5 juta.

Kasus ini masih dalam penyelidikan Polsek Metro Pasar Kemis.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Polda Metro Jaya

Senin, 20 Juni 2011 08:32 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Senin (20/6/2011) mulai pukul 08:00 - 14:00 WIB, di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Gd Thamrin City
STNK : Pos Pol Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK: GD Sampoerna

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati


- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

- STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Mayat Perempuan Korban Pembunuhan

Senin, 20 Juni 2011 08:22 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat perempuan ditemukan tergeletak di Kolong Tol Lintasan Cilalung Rt. 01/10 Kelurahan Jombang, Ciputat tangerang Selatan, Minggu (19/6/2011) pagi sekira pukul 07:30 WIB.

Mayat pertama kali ditemukan oleh Popon, 37 tahun, warga yang sedang melintas di lokasi. Oleh Popon, penemuan mayat tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Metro Ciputat.

Petugas yang datang ke lokasi mendapati mayat dalam posisi terlentang di kolong tol lintasan Cilalung Jombang tanpa identitas. Pada kepala terdapat luka serta mulut disumpal dengan plastik. Mayat perempuan diperkirakan berusia 17 tahun itu mengenakan baju lengan panjang putih, jaket warna merah, celana jeans biru, bersandal jepit warna hijau. Sedangkan ciri-ciri fisik tinggi badan 156 cm, bentuk badan sedang, kulit sawo matang, rambut hitam panjang sebahu.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RS. Fatmawati guna dilakukan Visum. Petugas Polsek Metro Ciputat masih melakukan penyelidikan mayat korban kekerasan tersebut.

19 Juni 2011

Seorang pria 48th Tewas di kamar Hotel Oleh teman wanitanya

Minggu, 19 Juni 2011 13:24 WIB
PUSKOMINFO – Udin Kurung, 48 tahun, warga Gatalamo Maluku Utara, ditemukan tewas di Hotel Classic kamar 202 lantai 2, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu (19/6/2011) dinihari. Korban tewas setelah berkencan dengan seorang wanita di lokasi.

Menurut keterangan saksi, Nur Syamsiah Aini, wanita yang dikencani korban mengatakan korban setelah melakukan persetubuhan dengan dirinya tiba-tiba mengalami kejang-kejang dan mulut si korban mengeluarkan busa dan pada duburnya mengeluarkan kotoran, diduga korban menggunakan obat kuat atau terlalu banyak menggunakannya sehingga fisik nya tidak kuat yang pada akhirnya seperti itu.

Selanjutnya korban di bawa ke RSCM untuk dilakukan Visum. Peristiwa tersebut kini di tangani oleh Sektro Sawah Besar Jakarta Pusat

Plastik Hitam di duga bom

Minggu, 19 Juni 2011 13:00 WIB
PUSKOMINFO – Sebuah paket dalam bungkus kantong plastik berwarna hitam yang diduga bom, yang diketahui oleh saksi yang berada di tkp, di depan Kedubes Australia, menurut keterangan saksi benda yang di duga bom tersebut ditemukan di TKP didalam kantong plastik hitam, kemudian ia melaporkan ke kantor polisi terdekat setelah ia melapor dan tidak lama kemudian datang personil anggota Polisi gegana Polda Metro Jaya yang dipimpin oleh Akp. Julianto untuk melakukan pengecekan dan setelah dilakukan pengecakan pada benda tersebut ternyata hanyalah sampah plastik dan kaleng-kaleng soft drink entah apakah sampah tersebut dibuang dengan sengaja atau di letakan dengan sengaja, kemudian polisi gegana Polda Metro Jaya membawa bungkusan plastik tersebut untuk di jadikan barang bukti.

18 Juni 2011

Kasus Pembunuhan Kepala Cabang PT. AG Sukses Mandiri: Polresta Depok Masih Mengejar Mantan Karyawan

Sabtu, 18 Juni 2011 13:03 WIB
PUSKOMINFO – Polresta Depok akhirnya mendapat titik terang identitas pembunuh Novi, Kepala Cabang PT AG Sukses Mandiri yang ditemukan tewas bersimbah darah dengan lima luka tusukan di sebuah ruko Jalan Proklamasi, RT 03/14, Depok Timur, pada 15 Juni lalu. Petugas kini tengah mengejar mantan karyawan berinisial HI, 19 tahun.

Kasatreskrim Polresta Depok, Komisaris Azhar Nugroho, mengatakan berdasarkan keterangan Lusi, karyawan Novi yang juga menjadi korban penusukan, pelaku adalah mantan karyawan yang telah dipecat Novi, berinisial HI, 19 tahun. HI diduga membunuh Novi lantaran balas dendam dipecat oleh korban. Selain itu HI diduga memaksa korban untuk melunasi komisi hasil penjualan kompor. . "HI bertugas menjual kompor gas. Dan dia ke sana katanya hendak mau tagih utang ke Novi atas SHU yang belum dibayarkan. Jumlahnya diperkirakan Rp 5.000-10.000 dan dia baru sebulan keluar dari kantor itu," ungkap Azhar.

Menurut keterangan saksi-saksi di lokasi, kata Azhar, pelaku merupakan orang yang terakhir dilihat warga meloncat dari lantai tiga ruko korban saat peristiwa penusukan terjadi. Ketika itu, warga juga sempat melihat seorang pria tak dikenal yang melompat dari lantai tiga ruko tanpa mengenakan alas kaki dan kemudian kabur membawa sejumlah dokumen menggunakan angkutan umum ke arah Terminal Depok.

Sejumlah saksi mengatakan saat kejadian, pada Rabu (15/6/2011) siang, saksi dikagetkan dengan suara teriakan dari sebuah ruko penjual kompor gas. Warga yang mendengar teriakan itu, langsung buru-buru masuk ke dalam ruko tersebut.

Di dalam ruko, warga justru melihat korban bernama Lusi dan Novi sudah terjatuh dan bersimbah darah. Novi mengalami luka paling parah dengan luka tusuk di bagian perut, jantung, dan punggung. Sementara Lusi mengalami luka tusuk di bagian perut. Saat keduanya hendak ditolong warga, nyawa Novi tak lagi tertolong. Sedangkan Lusi dilarikan ke RS. Sentra Medika untuk mendapatkan pertolongan .

Jadwal Lokasi Layanan SIM Dan Samsat Keliling

Sabtu, 18 Juni 2011 08:30 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan ( STNK ) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan SIM keliling Hari ini, Sabtu(18/06), terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga pluit
STNK: Graha Gepembri (Kelapa Gading)

3. Jakarta Selatan
SIM : GOR Bulungan
STNK: Satsiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : Citraland Grogol

5. Jakarta Timur
SIM : Kantor Walikota Jakarta Timur
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 12:00

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.