31 Juli 2011

Tips Tetap Bugar dan Produktif Saat Menjalankan Ibadah Puasa


Minggu, 31 Juli 2011 13:12 WIB
PUSKOMINFO - Tidak terasa beberapa waktu lagi umat muslim akan melaksanakan ibadah puasa ramadhan. Agar kondisi tetap bugar dan produktif dalam menjalankan ibadah puasa, berikut tips yang dapat dilakukan sehingga ibadah yang kita jalankan dapat maksimal:
1. Jangan lupa selalu mengkonsumsi makanan bergizi baik pada saat sahur atau berbuka puasa. Walaupun menu sederhana, yang penting mengandung lima unsur gizi lengkap seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral.

2. Upayakan untuk mencegah dehidrasi tubuh dengan banyak minum air putih pada malam hari. Hal ini penting dilakukan, karena pada siang hari aktivitas kita cenderung banyak mengeluarkan keringat baik di ruangan terbuka atau ber – AC.

3. Agar Anda mampu menahan rasa lapar, perbanyaklah mengkonsumsi jenis makanan berserat yang banyak terdapat dalam sayur dan buah. Tubuh kita memerlukan waktu lebih lama untuk mencerna makanan yang banyak mengandung serat.

4. Bagi penderita sakit lambung makanan yang sebaiknya dihindari adalah ketan, mie, daging berlemak, ikan dan daging yang diawetkan, sayuran mentah, minuman yang mengandung soda, dan bumbu yang tajam (cuka, cabai, asam). Jenis makanan tersebut bisa menimbulkan gas yang berpengaruh meningkatkan produksi asam lambung.

5. Sedangkan bagi penderita diabetes bisa mengkonsumsi nasi merah. Saat berbuka makanlah makanan ringan yang berkalori cukup. Perhatikan juga asupan obat-obatan, jangan sampai beresiko pada hipoglikemi (kadar gula terlalu rendah).

6. Jika memungkinkan lakukan olahraga ringan menjelang berbuka puasa, dengan melakukan olahraga ringan, niscaya tubuh Anda akan lebih fit dalam menghadapi sebulan penuh berpuasa.

7. Pada saat berbuka, awali buka puasa Anda dengan makanan atau minuman hangat dan manis seperti kolak ataupun minuman manis lainnya. Tapi ingat, jangan mengkonsumsi minuman yang mengandung soda, karena dapat menimbulkan akibat buruk bagi perut Anda. Berbuka puasa hendaknya dilakukan secara bertahap dan tidak terburu-buru agar lambung tidak “kaget”. Dengan demikian kerja lambung tidak terlampau berat. Untuk meringankan kerja pencernaan, kunyah makanan dengan baik.

8. Vitamin yang penting dikonsumsi setiap hari adalah vitamin A, B, dan C. Vitamin tersebut terdapat pada buah berwarna kuning atau merah, sayur berwarna hijau tua, dan kacang-kacangan.

Dengan tetap produktif dan giat bekerja, hal ini merupakan wujud syukur dan penghargaan atas nikmat pekerjaan yang kita peroleh, yang juga merupakan ibadah.

Kebakaran

Waktu Kejadian : Tanggal 30 Juli 2011 jam 20.30 WIB.
TKP : Lt. 9 tempat penampungan air dan mess karyawan Hotel Banyuwangi Sintera JL. H. Samanhudi No. 32B-34 Sawah Besar Jakarta Pusat.
Saksi : Kukuh Mugiyono dan Sarmili.
Kronologis Kejadian : Menurut keterangan saksi, saksi mencium bau kabel terbakar dan melihat kamar no. 1 mengeluarkan asap, tidak lama kemudian api menyala membesar dan membakar 4 (empat) kamar mess karyawan yang terbuat dari triplek. Pukul 21.30 WIB api dapat dipadamkan dengan bantuan 27 unit DPK.
Kerugiam : Belum bisa ditafsir.
Kasus Ditangani : Sektro Sawah Besar.

30 Juli 2011

Komunikasi dan Informasi

Oleh: Chryshnanda Dwilaksana

Sabtu, 30 Juli 2011 20:14 WIB
PUSKOMINFO - Komunikasi dan informasi adalah perekat dan mata hati bagi cakrawala berpikir untuk memanusiakan manusia. Namun sayangnya, komunikasi dan informasi kadang dipandang sebagai sebelah mata atau pelengkap penderita, dibutuhkan tetapi tidak diinginkan. Dalam birokrasi patrimonial yang tidak rasional, bagian atau fungsi penting yang berfungsi sebagai cara untuk mengangkat citra dibiarkan kering dan layu. Orang diberi seabrek tugas beban namun tanpa dukungan political will hingga anggaran disediakan seadanya.

Komunikasi boleh diibaratkan sebagai jembatan hati untuk saling memahami selain sebagai peredam konflik dan saluran-saluran untuk menyuarakan isi hati. Dengan komunikasi yang baik akan terbangun sistem yang baik dalam rangka membangun jejaring dan kemitraan.

Komunikasi dan informasi dapat juga menjadi ikon kemajuan ilmu pengetahuan dan modernitas. Berbagai upaya peningkatan kinerja bersumber pada kemajuan komunikasi dan informasi. Sebagai inti birokrasi sebuah negeri, siapa yang lebih banyak menguasai informasi dan menguasai komunikasinya, dialah yang unggul karena dipastikan dapat mewujudkan layanan yang cepat, tepat, akurat, akuntabel, dan transparan.

Pada birokrasi yang korup, bagian ini setengah dimatikan karena akan mematikan previlage ndoro-ndoro yang kuno, feodal, dan korup tadi. Apalagi mereka yang dipilih berdasarkan maju tak gentar membela yang membayar, pasti orang-orang ini anti akan kemajuan di bidang komunikasi dan informasi. Mengapa demikian? Dapat dipastikan komunikasi dan informasi akan membongkar segala borok dan tipu muslihat si korup tadi karena sistem modern ini bisa menjadi bagian dari reformasi birokrasi.

Kemajuan di bidang komunikasi dan informasi seharusnya menjadi agen bagi kemajuan reformasi birokrasi di segala bidang. (Sumber: Kenapa Mereka Takut dan Enggan Berurusan Dengan Polisi; Sebuah catatan harian Chrysnanda DL)

Lima Kapolres Jajaran Polda Metro Jaya Dimutasi

Sabtu, 30 Juli 2011 10:51 WIB
PUSKOMINFO - Lima Kepala Kepolisian Resor Metropolitan (Kapolrestro) dan Direktur Reserse Kriminal di lingkungan Polda Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) menjalani mutasi.

Mutasi perwira menengah kepolisian tersebut, berdasarkan Surat Telegram Rahasia (STR) bernomor STR/1525/VII/2011 dan STR/1526/VII/2011 tertanggal 29 Juli 2011.

Pejabat yang mutasi, yakni Komisaris Besar Polisi (Kombespol) Angesta Romano Yoyol menjadi Kapolrestro Jakarta Pusat menggantikan Kombespol Hamdidin yang mengikuti Sekolah Perwira Tinggi (Sespati).

Kapolrestro Bekasi Kabupaten, Kombespol Setija Junianta menggantikan Kombespol Yazid Fanani sebagai Kapolrestro Jakarta Barat, karena Yazid mengikuti Sespati.

Sedangkan posisi Kapolrestro Kabupaten Bekasi diisi Kombespol Wahyu Hadiningrat yang sebelumnya menjabat Kepala Satgaswil Jabar Densus 88 Mabes Polri.

Kapolrestro Jakarta Selatan Kombespol Gatot Edy Pramono menjadi Direskrimum Polda Metro Jaya menggantikan Kombespol Herry Rudolf Nahak yang mengisi posisi Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK).

Jabatan Kapolrestro Jakarta Selatan di tempati Kombespol Imam Sugianto sebelumnya menjadi Kapolrestro Bekasi Kota.

Kombespol Priyo Widyanto menjadi Kapolrestro Bekasi Kota, sedangkan Kapolrestro Depok Kombespol Ferry Abraham menjadi Kabag Paminal Provos Divpropam Polri.

Kapolrestro Depok diisi Kombespol Mulyadi Kaharni dan Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombespol Yan Fitri Halimansyah diganti Kombespol Sufyan Syarif.

Sementara, Yan Fitri menjadi Kabagrenma Robinops Bareskrim Polri.

Pencurian Dengan Kekerasan

Waktu Kejadian : Tanggal 29 Juli 2011 jam 12.05 WIB.
TKP : Komp. Bulog JL. Yanatera 17/38 Rt 05/11 kel. Jatimelati Kec. Pondok Melati, Kota Bekasi.
Korban : Drs. Sri Narbito SH, MH, 48 Tahun, Alamat : Jl. Raya Hankam RT 04/05 Kel. Jatimurni Kec. Pondok Melati Kota Bekasi.
Saksi : 1). Yuyun Purnamawati, 30 TH 2). Sukiyem, 45 YH.
Pelaku : Lidik.
Kronologis Kejadian : Pelaku yang tidak dikenal berjumlah 8 (delapan) orang datang dengan menggunakan 2 (dua) buah mobil menawarkan CCTV kepada korban, kemudian pelaku masuk ke dalam TKP dan mengeluarkan sajam berupa golok dan celurit. Pelaku mengikat korban dan berhasil melarikan diri dengan membawa perhiasan emas, berlian dan uang tunai milik korban.
Kasus Ditangani : Sekta Pondok Gede

Keributan Antar Warga

Waktu Kejadian : Tanggal 29 Juli 2011 jam 23.30 WIB.
TKP : JL. Rawa Sawah RT 01/08 KP. Rawa Johar Baru Jakarta Pusat.
Korban : Hartoko, 28 Tahun, Alamat : JL. Rawa Sawah RT 03/02 KP. Rawa Johar Baru Jakarta Pusat.
Saksi : 1). Amir. 2). Sumardi.
Kronologis Kejadian : Keributan warga terjadi antara warga RT 08 Kel. Galur dengan Kota Paris Tanah Tinggi Johar Baru dengan menggunakan batu bata dan Sajam, sehingga mengakibatkan 1 (satu) orang mengalami luka pada punggung karena sabetan celurit dan masih dalam keadaan menancap di tubuh korban. 10 menit kemudian keributan warga dapat dikendalikan oleh petugas di TKP.
Barang Bukti : Batu bata dan celurit.
Kasus Ditangani : Sektro Johar Baru

29 Juli 2011

Jelang Ramadhan, Polresta Tangerang Kota Juga Musnahkan Miras dan Petasan

Jumat, 29 Juli 2011 16:27 WIB
PUSKOMINFO - Menjelang bulan Ramadhan, Polresta Tangerang Kota, Jumat (29/7/2011), juga melakukan pemusnahan kepada 7.000 botol minuman keras (miras) dan 5.000 boks petasan yang merupakan barang-barang ilegal. Acara pemusnahan dilakukan sekira pukul 11:00 WIB, dibuka oleh Kapolresta Tangerang Kota, Komisaris Besar Tavip Yulianto.

"Miras dan petasan ini hasil razia yang telah dilakukan anggota kepolisian terhitung 12 hari dari tanggal 16 Juli 2011," ujar Kapolres.

Pada Ramadhan 1432 Hijriyah ini Polresta Tangerang Kota tidak hanya melakukan pemusnahan miras dan petasan ilegal saja, tapi bekerja sama dengan Satpol PP Kota Tangerang akan melakukan pemeriksaan ke klub-klub malam, guna merazia narkoba dan obat-obat terlarang. "Menciptakan kondisi Kota Tangerang yang kondusif selama bulan Ramadhan adalah tujuan khusus dari operasi ini," ujar Tavip

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Tangerang, Imam Pudjahendra berpesan, agar tidak ada ormas-ormas yang melakukan kegiatan sweeping liar. "Itu tugas polisi dan dibantu oleh kami," katanya.

Tidak hanya itu, Imam menegaskan bahwa selama bulan Ramadhan nanti, pihaknya akan merazia para pedagang kaki lima yang ilegal, yang tidak memiliki tempat tetap untuk berjualan yang berjualan sejak pagi pukul 08:00 hingga pukul 15:30 WIB.

Awal Puasa, Polda Metro Jaya Gelar Operasi Kilat Jaya

Jumat, 29 juli 2011 16:13 WIB
PUSKOMINFO - Untuk menjaga keamanan selama bulan puasa, Polda Metro Jaya menyiapkan Operasi Kilat Jaya 2011 yang akan digelar mulai 2 - 14 Agustus 2011. Operasi Kepolisian ini akan dilakukan seluruh jajaran Polda Metro Jaya, mulai dari kepolisian sektor, kepolisian resor, hingga Polda Metro Jaya, dikerahkan untuk mengamankan bulan Ramadhan.

Kepala Biro Operasional Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sujarno, Jumat (29/7/2011), mengatakan, angka kriminalitas jalanan (street crime) diprediksi akan meningkat seiring dengan kebutuhan yang meningkat pula selama bulan puasa.

"Prediksinya begini, selama puasa dan menjelang Idul Fitri pasti banyak kebutuhan. Kriminalitas juga dipengaruhi dengan kebutuhan yang semakin meningkat sehingga kami gelar Operasi Kilat Jaya," ujar Karo Ops.

"Adapun sasaran operasi adalah street crime, premanisme, curat (pencurian dengan pemberatan), curas (pencurian dengan kekerasan), termasuk petasan dan miras dan rumah kosong," kata Sujarno.

Pada bulan Ramadhan tahun lalu, yang jatuh pada September 2010, aksi pencurian dengan pemberatan terjadi sebanyak 439 kasus atau rata-rata terjadi 14 kasus dalam sehari. Aksi curas pada bulan yang sama terjadi sebanyak 73 kasus atau rata-rata 2-3 kasus per hari. Jumlah kasus pencurian kendaraan bermotor saat itu tercatat sebanyak 728 kasus atau rata-rata 23-24 kasus per hari.

Pada Juni 2011, aksi curat terjadi 572 kasus dan aksi curas sebanyak 67 kasus. Kejahatan curanmor tercatat sebanyak 385 kasus. Jumlah ini diprediksi meningkat pada Ramadhan nanti.

Jelang Puasa, Polresta Bekasi Kota Musnahkan Narkoba dan Miras

Jumat, 29 Juli 2011 10:34 WIB
PUSKOMINFO - Ratusan kilogram ganja dan ribuan botol minuman keras dimusnahkan di depan Polresta Bekasi Kota, Jumat (29/7/2011) pagi. Dengan disaksikan berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan Kota Bekasi, barang haram tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar.

"Ini merupakan barang bukti kejahatan narkotika yang berhasil disita kepolisian Kota Bekasi dalam berbagai razia minuman keras dan narkotika," ujar Kasat Narkoba Polresta Bekasi Kota, Kompol Sangadi.

Terdiri dari 422,5 Kilogram ganja, 67,5 Gram heroin, 75,4 Gram sabu, 12 butir ekstasi, dan 6.868 botol minuman keras.

Berbagai elemen yang hadir dalam pemusnahan tersebut di antaranya Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi, Komandan Kodim 0507 Bekasi, Ketua Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Kapolresta Bekasi Kota, dan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Kota Bekasi.

Ketua FPI, Murhali Barda mengapresiasi pemusnahan barang bukti kejahatan narkoba tersebut dan mengatakan hal itu menjadi bukti kinerja kepolisian.

"Ini adalah bukti kerja kepolisian Kota Bekasi dalam pemberantasan minuman keras dan juga narkotika. Pemusnahan ini juga dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan agar tidak ada lagi minuman keras dan peredaran narkotika berkurang," paparnya.

Belasan Rumah Hangus Terbakar di Penjaringan


Jumat, 29 Juli 2011 09:03 WIB
PUSKOMINFO - Api menghanguskan sebelas rumah di RW 10 Kelurahan Rawa Bebek, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (29/7/2011) dinihari.

Menurut Petugas Polsek Metro Penjaringan, Briptu Suriman, kebakaran terjadi sejak pukul 01:00 hingga pukul 01:30 WIB. Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik dari salah satu rumah warga di pemukiman padat penduduk tersebut.

Suriman mengatakan, sebanyak belasan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. "Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan kerugian materi akibat kebakaran tersebut belum dapat ditaksir," ujar Suriman.

Pelajar di Kemayoran Tertangkap Bawa Clurit dan Pedang


Jumat, 29 Juli 2011 08:30 WIB
PUSKOMINFO - Dua pelajar diamankan Petugas Polsek Metro Kemayoran di depan Masjid Al Amir Jalan Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (28/7/2011) siang. Putra Afandi, 17 tahun, dan Choirul Mobin, 17 tahun, ditangkap petugas karena kedapatan membawa senjata tajam Celurit dan pedang, diduga akan digunakan untuk tawuran.

Penangkapan kedua pelajar tersebut berawal dari kecurigaan anggota Polsek Metro Kemayoran, yang melihat pelaku berboncengan naik sepeda motor Honda Beat Nopol B-6409-TOL yang gerak geriknya mencurigakan. Pengendara sepeda motor tersebut kemudian diberhentikan dan dilakukan penggeledahan. Dari jok motor ditemukan tas ransel yang berisi senjata tajam celurit dan pedang.

Kedua pelajar tersebut berikut barang bukti digelandang ke Mapolsek Metro Kemayoran untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Layanan SIM & STNK Keliling Polda Metro Jaya


Jumat, 29 Juli 2011 08:27 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan ( STNK ) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan SIM dan STNK keliling Hari ini, Jumat, 29 Juli 2011 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Grand Indonesia
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Utara
SIM & STNK: Pos Pol Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : Makam pahlawan Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM & STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional : Pukul 08:00 - 14:00

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

- STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

ABK Kapal Motor Srigandi Terjatuh Ke Laut Kepulauan Seribu

Jumat, 29 Juli 2011 08:12 WIB
PUSKOMINFO - Makruddin, 40 tahun, Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Motor Srigandi 03, hingga kini belum ditemukan. Makruddin hilang akibat terjatuh dari Kapal di Perairan Sebelah Barat Pulau Laki Kepulauan Seribu Selatan, Kamis (28/7/2011) sekira pukul 00:05 WIB.

Menurut keterangan saksi, Harianto, 32 tahun, dan Mu'i Eka, 36 tahun, rekan korban, mengatakan saat kejadian korban sedang tertidur dekat Kopel mesin. Tiba-tiba terdengar suara gaduh dari Kopel mesin yang rusak. Namun, korban rupanya kaget dan terbangun kemudian terjatuh ke laut.

Hingga kini petugas dari Direktorat Polisi Perairan Polda Metro Jaya masih melakukan pencarian terhadap korban.

PRT Bawa Kabur Perhiasan Majikan Senilai Rp. 60 Juta

Jumat, 29 Juli 2011 07:50 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pembantu rumah tangga (PRT) membawa kabur perhiasan milik majikannya di Jalan Pangeran Jayakarta 46 No. G3 Rt. 09/07 Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Sang majikan, Ny. Novelita, mengalami kerugian senilai Rp. 60 Juta.

Peristiwa terjadi pada Kamis (28/7/2011) siang kemarin sekira pukul 11:00 WIB. Pelaku Esih Sukaesih, pembantu rumah tangga, saat sang majikan sedang berolah raga di luar rumah, pelaku melarikan diri dengan terlebih dahulu pamit kepada korban akan membuang sampah. Namun setelah ditunggu-tunggu, Esih tidak kembali lagi ke rumah.

Karena curiga, Ny. Novelita bergegas memeriksa kamarnya ternyata perhiasan miliknya yang ada di almari telah hilang. Korban kehilangan perhiasan emas dan berlian, sebuah kartu ATM BCA, sebuah kunci safety box bank Mega, sebuah buku tabungan bank Bumiarta, buku tabungan bank Mega. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp. 60 juta.

Kini petugas Polsek Metro Sawah Besar tengah mengejar sang pembantu warga Dukuh Pejaten Rt. 03/03 Kelurahan Rejosari Barat, Batang, Jawa Tengah tersebut.

Kini

28 Juli 2011

Pokdar Kamtibmas Gagalkan Perampokan di Kebayoran Baru


Kamis, 28 Juli 2011 22:09 WIB
PUSKOMINFO - Berkat bantuan anggota Kelompok Sadar (Pokdar) Kamtibmas, aksi perampokan berhasil digagalkan. Kawanan perampok yang berjumlah 6 orang menyatroni sebuah rumah mewah di Jalan Cikatomas II No. 31 Rt. 04/04 Rawa Barat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (28/7/2011). Namun, aksi perampok gagal karena diketahui oleh anggota Pokdar Kamtibmas dan bersama warga sekitar akhirnya 5 perampok berhasil dibekuk.

Aksi perampokan terjadi sekira pukul 10:30 WIB. Saat itu, rumah milik H Sofyan, pengusaha penyewaan alat pesta hanya ditinggali dua pembantu wanita.

"Pelaku datang dengan berpura-pura hendak menyewa alat pesta," ujar Kapolsek Metro Kebayoran Baru, Kompol Hando Wibowo.

Setelah seorang pembantu membukakan pintu, salah seorang pelaku lalu mengalungkan celurit ke leher korban. Korban kemudian dipaksa kembali masuk ke dalam rumah dan menyekapnya di sebuah ruangan.

Pelaku lalu mengambil brankas di dalam kamar pemilik rumah dengan cara menggotongnya. Namun aksi perampok tidak berlangsung mulus. Aksinya itu diketahui oleh salah satu karyawan korban. Karyawan tersebut kemudian berlari keluar meminta pertolongan warga. Dan saat itu ada anggota Pokdar Kamtibmas yang segera menghubungi petugas kepolisian.

"Lima pelaku berhasil ditangkap berkat bantuan masyarakat yang menjadi anggota Kelompok Sadar (Pokdar) Kamtibmas, sedangkan satu pelaku yang mengendarai mobil berhasil kabur," ujar Kapolsek.

Kapolsek mengatakan, mobil pelaku ditemukan sekitar 1 kilometer dari lokasi.

Hasil pemeriksaan, kata Kapolsek, Salah satu pelaku merupakan mantan pembantu di rumah tersebut. "Sehingga pelaku sudah mengetahui situasi dan kondisi di rumah korban," katanya.

Kini, kelima pelaku tengah menjalani penyidikan di Mapolsek Metro Kebayoran Baru. Para pelaku dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Untuk Bayar Uang Kuliah, Mahasiswa Coba Bobol ATM Ditangkap


Kamis, 28 Juli 2011 21:34 WIB
PUSKOMINFO - Seorang mahasiswa di Jakarta, HI, 20 tahun, ditangkap security ketika sedang membobol mesin ATM BNI di dalam kompleks Universitas Dharma Persada, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Kamis (28/7/2011). Pelaku mengaku sedang kesulitan membayar uang kuliah.

Peristiwa ini bermula saat HI, 20 tahun, mahasiswa sebuah perguruan tinggi, mendatangi ATM BNI di Universitas Dharma Persada pada Kamis (28/7/2011) sekira pukul 14:30 WIB.

Bergaya seolah hendak mengambil uang, HI justru mencongkel mesin penyimpan uang dengan palu dan martil. "Security yang curiga karena dengan suara gaduh dari dalam ATM langsung ke arah sumber suara itu," ujar Kapolsek Metro Duren Sawit, Kompol Titik.

Melihat orang di dalam ATM sedang mencongkel mesin, petugas security langsung menghampiri. Sadar aksinya diketahui, HI langsung melarikan diri dan meninggalkan sepeda motornya di depan ATM.

"Pelaku akhirnya berhasil diringkus, karena pada saat itu banyak petugas kami yang berjaga di lokasi. Tidak ada uang yang berhasil diambil," ucap Kapolsek.

HI langsung digelandang ke Polsek Metro Duren Sawit. Saat diperiksa, HI mengaku sedang kesulitan biaya untuk kuliah. "Dia bilang butuh uang untuk kuliah," ucap Titik.

Pelaku akan dijerat pasal 53 KUHP tentang Percobaan Pencurian dengan ancaman hukuman 4-5 tahun penjara.

Hari Pertama Puasa, Semua Tempat Hiburan Wajib Tutup


Kamis, 28 Juli 2011 16:04 WIB
PUSKOMINFO - Untuk menjaga kekhidmatan ibadah puasa bagi umat Muslim, seluruh tempat hiburan yang berada di Jakarta diwajibkan tutup pada 31 Juli-2 September 2011. Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Baharudin Djafar, Kamis (28/7/2011), di Polda Metro Jaya.

"Penutupan dilakukan pada satu hari sebelum bulan Ramadhan dan dibuka kembali pada dua hari setelah Lebaran. Kami harapkan semua pengusaha bisa mematuhi aturan ini," ujar Baharudin.

Namun, ada beberapa jenis tempat hiburan yang masih diperbolehkan buka, yaitu tempat karaoke, tempat biliard, dan live music. "Tempat-tempat itu juga boleh buka, tapi pada jam tertentu, yakni pukul 20:30 - 01:30 WIB," ujar Kabid Humas.

Selain itu, katanya, pada hari-hari tertentu, seperti satu hari sebelum bulan puasa, malam Nuzulul Quran, dan hari raya Idul Fitri, semua tempat hiburan diminta tutup tanpa terkecuali.

"Pada hari-hari itu wajib ditutup tanpa terkecuali," kata Baharudin.

Menurutnya, apabila ada tempat hiburan malam yang tetap beroperasi saat jam ibadah puasa, petugas Satuan Polisi Pamong Praja berwenang untuk menyegel tempat hiburan tersebut. Perda Nomor 10 Tahun 2004 menyebutkan, tempat hiburan malam harus membatasi jadwal operasionalnya.

Janin Bayi Ditemukan di Kali Bekasi

Kamis, 28 Juli 2011 15:51 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok janin bayi ditemukan warga mengambang di Kali Bekasi, tepatnya di depan tempat hiburan malam ‘STMJ', Jalan Sersan Aswan RT 07/07, Rawa Semut, Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis (28/7/2011) siang

Janin tersebut ditemukan oleh Wawan saat mencari ikan di Kali Bekasi, sekira pukul 12:00 WIB. Wawan kemudian melaporkan penemuan janin itu ke Polsek Metro Bekasi Timur.

Petugas yang datang ke lokasi menemukan jasad janin bayi yang sudah membusuk. Jenis kelamin janin belum diketahui. Diperkirakan janin tersebut telah dibuang sejak tiga hari yang lalu dan kini telah dibawa ke RSUD Kota Bekasi.

Aparat Polresta Bekasi Kota Tangkap Pencetak Uang Palsu


Kamis, 28 Juli 2011 15:42 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Satuan Reserse Kriminal Polresta Bekasi Kota menangkap seorang wanita pencetak uang palsu saat melakukan aktifitasnya di rumah kontrakan di Kav Agraria Jalan Utama Raya, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Rabu (27/7/2011) sore. Tersangka Loisa Nurjanah Siregar, 51 tahun, diamankan berikut barang bukti uang palsu puluhan juta berikut alat pembuat uang palsu.

Kepala unit Kriminal Khusus Satreskrim Polresta bekasi Kota, AKP Zaky Nasution SH Sik MH, mengatakan ditangkapnya wanita pembuat uang palsu ini berkat adanya informasi dari masyarakat bahwa di lokasi dicurigai sebagai tempat pembuatan uang palsu. Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan pengintaian ke rumah kontrakan yang dicurigai tersebut.

Informasi ternyata benar maka sekira pukul 17:00 WIB, petugas langsung menggerebek rumah kontrakan itu dan tersangka Ny Loisa sedang membuat pencetakan uang palsu.

Tersangka berikut barang bukti sejumlah uang palsu dan peralatan pembuatan uang palsu digelandang ke mapolresta Bekasi Kota. “Tersangka akan kami jerat pasal 244 dan pasal 245 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara,” papar AKP Zaki.

Mayat Tersangkut di Pintu Air Kalimalang, Diduga Korban Pembunuhan

Kamis, 28 Juli 2011 12:27 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat laki-laki ditemukan tersangkut di pintu air Kalimalang, Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, Kamis (28/7/2011) sekira pukul 09:00 WIB. Mayat tanpa identitas tersebut diduga korban pembunuhan karena terdapat sejumlah luka tusukan senjata tajam di beberapa bagian tubuhnya.

Mayat yang diduga mengambang dari arah Bekasi itu pertama kali ditemukan warga sekira pukul 09:00 WIB. Saat ditemukan korban dalam posisi berdiri, tidak mengenakan baju dan mengenakan celana panjang warna hitam. Penemuan selanjutnya dilaporkan ke Polsek Metro Makasar.

Petugas yang datang ke lokasi mengidentifikasi mayat. Mayat tanpa identitas tersebut terdapat luka tusukan di bagian leher, telinga kiri robek. Selain itu ada sejumlah bekas pukulan di bagian muka. Mayat diduga korban pembunuhan.

Kini mayat tanpa identitas itu dibawa ke RS Pusat Polri RS. Sukanto, Kramatjati untuk diotopsi.

Pengendara Motor Jadi Korban Perampasan di Halte PLN Cempaka Putih

Kamis, 28 Juli 2011 08:28 WIB
PUSKOMINFO - Djanuarso Suwarjo, 28 tahun, warga Jalan Jambu Air VIII Bekasi Barat, menjadi korban perampasan di Jalan Jenderal A. Yani Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (27/7/2011) sekira pukul 21:45 WIB. Barang-barang milik korban senilai Rp. 4 juta dirampas pelaku.

Korban yang sedang melintas di lokasi, tepatnya di depan halte PLN, dipepet oleh pengendara sepeda motor. Pelaku menuduh korban telah menabrak motor pelaku. Cek cok mulut pun terjadi. Pelaku kemudian mengeluarkan senjata mirip pistol hingga korban ketakutan. Pelaku selanjutnya merampas barang milik korban yang ada di jok motor selanjutnya kabur. Korban kehilangan barang senilai Rp. 4 juta.

Peristiwa itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Metro Cempaka Putih untuk penyelidikan lebih lanjut.

Tawuran Pelajar di Tebet, Satu Tewas

Kamis, 28 Juli 2011 08:09 WIB
PUSKOMINFO - Satu pelajar tewas dalam aksi tawuran pelajar di Gang Sawo Jalan DR. Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (27/7/2011) pukul 13:50 WIB. Korban Nur Arifin, 17 tahun, warga Menteng Dalam, Jakarta Selatan, tewas dengan luka tusuk di dada kanan.

Menurut keterangan rekan korban, sebelumnya terjadi tawuran antara pelajar SMK Satya Bhakti dengan pelajar SMA 66 Kampung Melayu. Dalam aksi tawuran tersebut, korban ditemukan tergeletak dengan luka tusuk di dada.

Oleh rekan-rekannya, korban selanjutnya dilarikan ke RS. Agung Manggarai namun nyawa korban tidak dapat terselamatkan. Korban tewas dalam perjalanan ke rumah sakit akibat kehabisan darah.

Oleh petugas Polsek Metro Tebet, jenazah korban selanjutnya dikirim ke RSCM untuk dilakukan visum guna penyelidikan lebih lanjut.

Dua Warga Ditembak Perampok di Jelambar Baru Grogol

Kamis, 28 Juli 2011 07:36 WIB
PUSKOMINFO - Fatah dan Edi mengalami luka tembak di rusuk dan tangan kiri ditembak perampok yang merampas tas di depan Fotocopy UDM di Rt 03/01, Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (27/7/2011) siang sekira pukul 13:30 WIB.

Pelaku yang berjumlah empat orang diketahui oleh korban sedang merampas tas milik seorang ibu rumah tangga bernama Ngan Weliana di TKP. Korban berusaha menolong ibu tersebut sehingga terjadi tarik menarik tas antara pelaku dan korban. Namun naas, pelaku pengeluarkan senjata api dan menembak korban hingga korban, Fatah, mengalami luka tembak di tulang rusuk dan tangan kiri. Dan korban Edi luka tembak di pinggang.

Para pelaku berhasil kabur membawa tas milik Ngan Weliana yang berisi 2 buah HP. Sedangkan korban oleh warga dilarikan ke RS. Atmajaya untuk mendapatkan pertolongan.

Kasus ini dilaporkan dan ditangani Polsek Metro Tanjung Duren.

27 Juli 2011

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Menyita 11.391 butir Ecstasy


Rabu, 27 Juli 2011 12:58 WIB
PUSKOMINFO - Sindikat perdagangan narkoba digulung petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya di Jalan Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat. Sebanyak 11.391 butir ecstasy dan shabu senilai Rp 3,5 miliar disita.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Drs Nugroho Adji menjelaskan dalam kasus ini enam orang ditangkap di tempat berbeda yaitu di Kemayoran, Jakarta Pusat dan Pluit, Jakarta Utara.

Menurut Nugroho, barang bukti yang disita antara lain ecstasy 11.391 butir, 295 gram shabu, dan dua unit HP.

Sedangkan Kasubdit 1 Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Toni Surya Putra mengatakan pihaknya masih mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringannya yang lebih besar.

Mayat Laki-laki Ditemukan Membusuk di Kali Cikeas


Rabu, 27 Juli 2011 12:40 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan warga di Kali Cikeas, Perumahan Pondok Gede Permai, RT 04/08, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Rabu (27/7/2011) pagi. Kondisi korban sudah membengkak dan jasad sedikit rusak.

Mayat pertama kali ditemukan warga sekitar yang hendak membuang sampah di Kali Cikeas, sekira pukul 08:30 WIB. Warga melihat mayat terlentang tanpa celana dan sudah kaku di pinggir kali, selanjutnya melaporkan penemuan tersebut ke polisi.

Petugas identifikasi dari Polresta Bekasi Kota yang melakukan pemeriksaan tidak menemukan selembar kartu identitaspun pada mayat. Tubuh korban sudah dalam kondisi bau, kulit mengelupas dan membengkak, hanya mengenakan kaos cokelat bertuliskan Wrangler di dada, tanpa menggunakan celana.

Korban diketahui memiliki ciri-ciri wajah bulat, rambut pendek, namun tidak ada ciri khusus. Jasad korban selanjutnya dievakuasi ke RSCM Jakarta untuk dilakukan outopsi.

Satlantas Polresta Bekasi Kota Tindak 7.175 Pelanggar Lalu Lintas

Rabu, 27 Juli 2011 12:30 WIB
PUSKOMINFO - Operasi Patuh Jaya 2011 yang dilakukan Satlantas Polresta Bekasi Kota berhasil menindak 7.175 Pelanggar Lalu Lintas, yang terdiri dari 3.378 pelanggar kena tilang, 2.767 surat disita dan 1.030 teguran.

Sepeda motor yang disita mencapai 14 unit, sedangkan kendaraan roda empat terdapat 2 unit.

"Kebanyakan pelanggar dalam operasi ini adalah pengendara sepeda motor, karena ketika ditilang kebanyakan tidak mempunyai SIM," kata Kapolresta Bekasi Kota, Kombes Pol Imam Sugianto, Rabu (27/7/2011).

Menurut Kapolres, operasi yang dijalankan mulai tanggal 11-24 Juli tersebut berhasil mengurangi kemacetan dan pelanggaran lalu lintas di Kota Bekasi.

Operasi Patuh Jaya 2011, Polresta Depok Tindak 6.087 Pelanggar Lalu Lintas

Rabu, 27 Juli 2011 11:52 WIB
PUSKOMINFO - Hasil operasi Patuh Jaya 2011 Polresta Depok yang berlangsung sejak 11 hingga 24 Juli 2011, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Depok menindak 6.087 pengendara yang melanggar peraturan lalulintas jalan.

Angka pelanggaran di kota Depok tersebut masih tergolong rendah dibadingkan di wilayah hukum Polda Metro Jaya lainnya.

Dari grafik pertahun, kesadaran pengendara meningkat. Namun masih ada saja pelanggar yang kurang tertib. “Grafik yang ada menunjukkan kesadaran pengendara terhadap ketertiban berkendara meningkat,” ujar Kasat Lantas Polresta Depok Kompol Slamet Widodo.

Jumlah pelanggaran meliputi, akibat kesalahan lain 3.612 kasus, melawan arus 52 kasus, tidak memakai helm 2.256 kasus, Tanda Nomor Kendaraan (TNKB) tidak sesuai spect 118 kasus, dan pelanggaran marka jalan dan garis sebanyak 36 kasus.

“Kami juga menindak pemilik mobil pribadi 59 kasus. Mereka ditindak karena tidak mengenakan sabuk pengaman. Sedangkan marka ada 8 kasus dan lain-lain sekitar 46 tindak pelanggaran,” kata Slamet.

Kasat lantas menghimbau masyarakat tidak hanya tertib berlalu lintas pada saat polisi melaksanakan Operasi Patuh Jaya saja, tetapi pada hari-hari biasa masyarakat juga dapat mematuhi rambu lalu lintas untuk keamanan dan keselamatan bersama.

Perampok Sopir Taksi di Cibitung Tertangkap di Garut Jawa Barat

Rabu, 27 Juli 2011 09:24 WIB
PUSKOMINFO - Setelah berhasil melarikan diri usai merampok sopir taksi, Minggu (24/7/2011) malam lalu. Tersangka Umar, 35 tahun, ditangkap tim Reskrim Polsek Metro Cibitung saat bersembunyi di rumah saudaranya di Kampung Bobot, Desa Slawi, Kecamatan Lembang Linangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Penangkapan Umar dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Metro Cibitung, Ipda Sumantri. Keberhasilan itu berkat pengembangan tertangkapnya Yudi, 34 tahun, rekan Umar saat merampok Agus Salim, sopir taksi yang ditumpangi keduanya mulai dari Rawa Semut, Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Minggu (24/7/2011) malam lalu.

"Pelaku kita tangkap saat berada di rumah saudaranya bernama Awang di daerah Kampung Bobot, Desa Slawi Kecamatan Lembang Linangan, Garut. Saat ditangkap, pelaku sempat bersembunyi di tempat tidur saudaranya," ujar Kanit Reskrim, Ipda Sumantri, Selasa (26/7).

Umar tak dapat menghindar saat disergap di kamar tidur. Meski sempat mengelak mengakui ikut merampok sopir taksi, namun saat diperiksa, ditemukan handphone milik korban yang sempat diambilnya.

"Pelaku tidak dapat mengelak dan langsung kita gelandang dari kediaman saudaranya," tambah Sumantri.

Perampokan taksi tersebut terjadi pada hari Minggu (24/7) malam. Saat kejadian, kedua pelaku Umar bersama Yudi menumpang taksi yang dikemudikan Agus Salim dari Rawa Semut Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Kemudian merampok taksi setelah sampai di Desa Cibuntu, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Rekan Umar, Yudi sempat dihajar massa setelah Agus Salim berteriak dan memberikan perlawanan. Sementara Umar berhasil melarikan diri.

Perampok dan Pembunuh Pelajar SMA di Sepatan Ternyata Tetangga

Rabu, 27 Juli 2011 08:53 WIB
PUSKOMINFO - Tersangka perampokan disertai pembunuhan pelajar SMA di Kampung Pondok Kelor, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang ternyata tetangga korban, kakek berusia 61 tahun bernama Rahmat.

Menurut Kapolsek Metro Sepatan AKP Sunaryo, pelaku ditangkap di rumahnya tak jauh dari rumah korban di Rt 02/04 Sepatan Timur, Selasa (26/7/2011). Menurut pengakuan tersangka, ia semula bernat mencuri tapi kepergok korban Subangun Yoris Setiawan pelajar SMA kelas tiga itu digorok lehernya hingga nyaris putus.

Tersangka yang bekas jagal kambing dan jualan sate ini kepada petugas mengaku sakit hati kepada orangtua korban,karena saat bekerja sering dimarahi. Di rumah korban kakek ini bekerja pemotonng kayu untuk membikin valet (kotak kayu).

Karena sakit hati itulah, kakek yang sudah memiliki beberapa cucu ini berniat mencuri di rumah Subangun. Pencurian itu dilakukan pada 22 Juli dengan mencongkel jendela belakang rumah. Saat sudah di rumah,aksinya dipergoki Subangun.

Karena panik aksinya dipergoki, akhirnya Rahmat membacok Subangun yang di rumah sendirian karena ditinggal orangtuanya kondangan di Subang. Usai membunuh, tersangka mencuri perhiasan emas 30 gram, uang tunai Rp 3 juta dan HP dua unit.

Tersangka kini masih diperiksa di Polsek Metro Sepatan. “Tersangka kami kenakan dua pasal yakni 365 KUHP pencurian dengan kekeasan dan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara,”jelas Kapolsek.

Layanan SIM dan STNK Keliling Polda Metro Jaya


Rabu, 27 Juli 2011 08:27 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan ( STNK ) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan SIM dan STNK keliling Hari ini, Rabu 27 Juli 2011 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Grand Indonesia
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Utara
SIM & STNK: Pos Pol Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : Makam pahlawan Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM & STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Masjid At-Tin TMII

- Jam Operasional : Pukul 08:00 - 14:00

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

- STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Perampasan Motor di depan PT. Tong Bau, Sepatan Timur

Rabu, 27 Juli 2011 08:12 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pengendara sepeda motor menjadi korban perampasan di Kampung Bayur Rt. 05/01 Desa Kedaung Barat, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, tepatnya di depan PT. Tong Bau. Korban, Edo Handoko, 19 tahun, ditodong empat perampas dengan golok kemudian sepeda motor miliknya dibawa kabur para pelaku.

Peristiwa terjadi pada Selasa (26/7/2011) kemarin sekira pukul 04:05 WIB. Edo handoko yang pulang dari kantor dengan mengendarai sepeda motor melintas di lokasi dipepet oleh seorang pelaku yang mengendarai motor Mio warna biru dan berhelm. Korban berhenti, tiba-tiba pelaku mengambil kunci kontak motor korban sambil mengancam korban dengan golok. Tak lama kemudian datang 3 orang pelaku lainnya dan merampas sepeda motor korban.

Sepeda motor korban Yamaha Yupiter-Z Nopol B-6606-CRR dibawa kabur pelaku. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Metro Sepatan untuk penyelidikan lebih lanjut.

26 Juli 2011

Polsek Metro Pademangan Bekuk Bandar dan Pengecer Judi Togel

Selasa, 26 Juli 2011 15:26 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Metro Pademangan membekuk seorang bandar dan pengecer judi toto gelap (togel) di kawasan Pademangan, Jakarta Utara, Senin (26/7/2011) malam.

Kasi Humas Polsek Metro Pademangan Aiptu Widi Sudiyatno, Selasa (26/7/2011), mengatakan, Tadi malam petugas menangkap Djap Meliana, ibu rumah tangga yang menjadi pengecer judi togel".

"Sebelumnya, kami juga menangkap seorang bandar togel bernama Rusna Hakim, 50 tahun, saat ini masih dalam pemeriksaan," katanya.

Menurut Widi, saat ini Polsek Metro Pademangan giat melaksanakan operasi cipta kondisi menjelang bulan Ramadhan agar tercipta situasi Kamtibmas yang aman saat Ramadhan dan Idul Fitri 1432 Hijriyah. Sasarannya adalah berbagai tindak kriminal, terutama yang menjadi penyakit masyarakat seperti judi, minuman keras dan prostitusi.

Perampok Penusuk PRT di Rawalumbu Bekasi Dibekuk


Selasa, 26 Juli 2011 14:50 WIB
PUSKOMINFO - Tersangka perampok yang menusuk pembantu rumah tangga di rumah dokter di Perumahan Taman Narogong Indah Blok A9 No 4 RT 09/07 Pengasinan, Rawalumbu, Bekasi Timur, ditangkap dua jam setelah kejadian. Ru, 23 tahun, yang juga tetangga korban dan bekerja sebagai karyawan agen gas elpiji dan air isi ulang, ditangkap 500 meter dari lokasi kejadian.

“Kami mencurigai ada orang yang melihat dia manjat dari belakang rumah korban,” ujar Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kota, Kompol Dedy Murti. Dedy menyebutkan pelaku ternyata memang mau mencuri di rumah dokter itu, namun pembantu rumah tangga keburu memergoki.

Kasat juga menyebutkan sementara ini motif pelaku yang hanya seorang diri itu murni mau mencuri, namun karena kepergok Eni, sang pembantu dia kalap lalu menusuk leher korban. Sementara itu dokter Dian Yulianti, majikan korban mengaku belum tahu barang apa yang hilang.

Sebelumnya diberitakan pembantu di rumah dokter, dibacok kawanan perampok di Perumahan Taman Narogong Indah Blok A9 No 4 RT 09/07 Pengasinan, Rawalumbu, Bekasi Timur, Selasa pagi. Eni, 27 tahun, pembantu rumah tangga luka parah setelah dibacok pelaku . “Korban teriak dan berjalan merangkak dari dalam rumah ke teras,” ujar Edi, 34 tahun, saksi mata.

Korban saat ini sedang dirawat di RS. Rawalumbu. Sedangkan pemilik rumah dr. Dian Yulianti, juga sudah dimintai keterangan oleh petugas Polresta Bekasi Kota.

Bus Transjakarta Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas di Gunung Sahari

Selasa, 26 Juli 2011 13:10 WIB
PUSKOMINFO - Kecelakaan yang melibatkan bus transjakarta kembali terjadi pada Selasa (26/7/2011) pukul 07.45 WIB. Seorang pejalan kaki tewas tertabrak bus transjakarta ketika ia melintas di depan Golden Butik Hotel, Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

Korban bernama Komariah, 57 tahun, warga Sunter, Jakarta Utara, itu langsung tewas di lokasi kejadian dan kini sudah dibawa ke RSCM untuk dilakukan outopsi.

Informasi dari Polres Metro Jakarta Pusat, sopir bus Transjakarta JET-049 bernama Priyono sudah dimintai keterangannya. Menurut keterangan Priyono, dirinya tidak melihat pejalan kaki yang tiba-tiba melintas. Priyono sempat mengerem mendadak begitu melihat pejalan kaki melintas di jalur bus transjakarta. Namun, tabrakan tidak bisa terhindari.

PRT Bersimbah Darah Gagalkan Perampokan Rumah Majikan


Selasa, 26 Juli 2011 12:06 WIB
PUSKOMINFO - Eni, 27 tahun, seorang pembantu rumah tangga (PRT) ditusuk perampok yang menyatroni rumah majikan di Perum Taman narogong Indah Rt. 09/07, Jembatan Dua, Rawalumbu, Kota Bekasi, Selasa (26/7/2011) sekira pukul 08:30 WIB. Ia ditusuk di bagian leher kanan hingga darah berceceran di lantai, dari dapur hingga halaman rumah.

Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, Edi, mengatakan ketika ia sedang melintas di depan rumah, ia melihat korban merangkak dengan bersimbah darah sambil berteriak minta tolong. Edi kemudian meminta bantuan warga sekitar. Sebagian warga membawa korban ke RS. Rawalumbu, dan warga lainya melapor ke Polsek Metro Bekasi Timur.

Petugas dari Polsek Metro Bekasi Timur dan identifikasi Polresta Bekasi Kota datang ke lokasi kejadian melakukan olah TKP. Diduga pelaku kabur sebelum sempat mengambil barang-barang di rumah tersebut. Pelaku kabur melalui tempat menjemur pakaian yang berada di dalam rumah tersebut. Di TKP Polisi menemukan sebilah pisau dapur bersimbah darah yang diduga digunakan pelaku untuk menusuk leher Eni.

Hingga saat ini petugas masih melakukan penyelidikan. Majikan korban yang berprofesi sebagai dokter umum, dr Dian Yulianti, juga dimintai keterangan di Mapolresta Bekasi Kota.

Layanan SIM dan STNK Keliling Polda Metro Jaya


Selasa, 26 Juli 2011 08:32 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan ( STNK ) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan SIM keliling Hari ini, Selasa 26 Juli 2011 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Grand Indonesia
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Utara
SIM & STNK: Pos Pol Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : Makam pahlawan Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM & STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Masjid At-Tin TMII

- Jam Operasional : Pukul 08:00 - 14:00

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

- STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Dua Aksi Perampasan Motor di Waktu dan Lokasi Yang Bersamaan

Selasa, 26 Juli 2011 08:17 WIB
PUSKOMINFO - Dua aksi perampasan sepeda motor terjadi di Jalan PLTU Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (25/7/2011) pukul 03:30 WIB. Naasnya, kejadian tersebut dalam waktu dan lokasi yang sama.

Peristiwa pertama menimpa Wulan Apriani Fitri, 24 tahun, warga Jalan Belimbing, Cilincing, Jakarta Utara ini diancam dengan akan ditembak dan sepeda motor Kawasaki AX125B Nopol B-6438-USQ dibawa kabur pelaku.

Awal kejadian, korban yang sedang melintas di lokasi memperlambat kecepatan motornya karena melihat ada korban kecelakaan di lokasi. Namun tiba-tiba salah satu pelaku menghadang korban dan mengancam akan menembak korban. Pelaku kemudian merampas sepeda motor korban.

Tak lama kemudian, di lokasi yang sama juga menimpa Herman, 29 tahun, warga Jalan Kalibaru Barat I Cilincing ini juga ditodong empat pelaku yang menggunakan golok. Korban diancam dan sepeda motornya dirampas, Yamaha Mio Nopol B-6647-URK.

Kedua korban selanjutnya melapor ke Polres Metro Jakarta Utara. Petugas yang datang ke lokasi menduga pelaku menggunakan modus berpura-pura terjadi kecelakaan sehingga para pengendara sepeda motor memperlambat kendaraannya. Kemudian korban ditodong dan dirampok. Kini petugas tengah melakukan penyelidikan kasus tersebut.

25 Juli 2011

Sat Reskrim Polsek Metro Pesanggrahan Bekuk Empat Pelaku Curanmor


Senin, 25 Juli 2011 14:38 WIB
PUSKOMINFO - Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Pesanggrahan menangkap empat pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) di sebuah rumah dekat Masjid Darul Fallah Kelurahan Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu (23/7/2011). Dari empat pelaku disita barang bukti 6 unit sepeda motor, 1 tas ransel, 2 kunci T, 1 gunting, 1 senter, 4 anak kunci motor dan beberapa onderdil kendaraan Suzuki Satria Fu.

Tersangka yakni FS, 27 tahun, IS, 21 tahun, NA, 38 tahun, dan BMP, 25 tahun.

Pengungkapan berawal pada hari Sabtu (23/7/2011) sekira pukul 03:30 WIB, ketika anggota Unit Reskrim Polsek Metro Pesanggrahan sedang melakukan observasi di wilayah Petukangan Utara, tepatnya di dekat Masjid Darul Fallah. Petugas mencurigai dua orang laki-laki, yakni FS dan IS, keduanya dicurigai sedang melakukan aksi percobaan pencurian. Kedua orang tersebut pun digeledah dan didapati barang bukti berupa alat untuk melakukan kejahatan berupa kunci T, gunting, senter dan anak kunci.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka IS mengaku ia sering melakukan aksi pencurian bersama temannya FS dan dua orang rekannya lainnya bernama NA, 38 tahun dan BMP, 25 tahun. Petugas kemudian melakukan penyergapan terhadap NA dan BMP.

Dari hasil pemeriksaan pula, tersangka mengakui jika kelompoknya adalah pelaku pencurian sepeda motor di Indomaret jalan Cileduk Raya Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada tanggal 18 Agustus 2010.

"Ketika dicocokkan dengan rekaman kamera CCTV, tersangka FS, IS dan NA adalah pelaku pencurian di Indomaret Cileduk Raya," ujar Kasi Humas Polsek Metro Pesanggrahan, AKP Achmad Yani kepada PUSKOMINFO, Senin (25/7/2011).

Kini petugas Polsek Metro Pesanggrahan masih melakukan pengembangan untuk mengungkap anggota kelompok tersangka yang masih buron. Sebab menurut pengakuan para tersangka, mereka sering berganti-ganti pasangan dalam melakukan aksinya.

,

Operasi Patuh Jaya 2011 Berakhir, 100.930 Pelanggar Lalu Lintas Ditindak

Senin, 25 Juli 2011 14:23 WIB
PUSKOMINFO - Operasi Patuh Jaya 2011 yang digelar Polda Metro Jaya selama 14 hari sejak tanggal 11 hingga 24 Juli 2011 berhasil menindak 100.930 pelanggar lalu lintas. Dari jumlah tersebut 68.072 pelanggar adalah kendaraan roda dua, sisanya dari angkutan umum dan mobil pribadi.

“Kendaraan roda dua mendominasi pelanggaran terutama, melanggar rambu lalulintas dan lawan arus,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Baharuddin Djafar, Senin (25/7/2011).

Selain itu dengan adanya Operasi Patuh Jaya jumlah kecelakaan juga berhasil ditekan. Dari sebelum operasi dilakukan jumlah kecelakaan mencapai 295 kejadian, namun saat ini hanya 209 kecelakaan.

“Dengan adanya operasi mengkin pengendara juga lebih berhati-hati sehingga jumlah kecelakaan selama 14 hari juga turun hingga 76 kejadian,” ungkapnya.

Kerugian material, juga mengalami penurunan. Sebelum dilakukan operasi kerugian mencapai Rp 860 juta sedangkan saat ini hanya Rp 558 juta. ”Kerugian akibat kecelakaan maupun yang lainnya juga dapat diturunkan,” tegasnya.

Diduga Over Dosis, Pemuda Ditemukan Tewas di Kamar Kos dengan Mulut Berbusa

Senin, 25 Juli 2011 12:46 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat laki-laki, usia 32 tahun, ditemukan tewas di dalam kamar kos di Jl Kemuning Raya, RT 3 RW 7, Utan Kayu, Matraman, Jakarta Timur, Minggu (24/7/2011) malam. Korban tewas diduga akibat overdosis narkotika.

"Saat ditemukan mulut korban berbusa," kata Kapolsek Metro Matraman Kompol Djoko Santoso.

Mayat korban pertama kali ditemukan oleh dua orang rekannya yang biasa nongkrong bareng. Kecurigaan bermula ketika korban berinisial AN tidak muncul Sabtu malam kemarin. Dua rekan korban juga tidak bisa menghubungi Handphone AN.

Karena penasaran, pada Minggu malam sekira pukul 19:30 WIB kedua rekan korban tersebut menyambangi kamar kontrakan korban. Dari jendela kamar yang terbuka terlihat korban sudah tergeletak dengan mulut menggeluarkan busa.

Kedua rekan korban langsung memberitahukan ibu kos yang selanjutnya diteruskan kepada pihak kepolisian.

Petugas yang datang melakukan olah TKP menemukan dua buah jarum suntik dan bekas obat-obatan yang berada di samping tubuh korban. Tidak ada bekas tanda penganiayaan di tubuh korban. Dugaan sementara korban tewas akibat over dosis obat. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSCM untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Tips Tetap Bugar dan Produktif Saat Menjalankan Ibadah Puasa

Senin, 25 Juli 2011 12:33 WIB
PUSKOMINFO - Tidak terasa beberapa waktu lagi umat muslim akan melaksanakan ibadah puasa ramadhan, dimana pada saat yang bersamaan juga harus tetap melakukan aktivitas sehari-hari termasuk bekerja di kantor atau lapangan.

Problem klasik yang selalu kita hadapi dalam menjalankan ibadah puasa biasanya mengantuk, lemas dan haus, apalagi jika suhu udara di luar yang panas. Bagaimanapun, puasa memang bukan alasan untuk bermalas – malasan di tempat kerja. Jangan sampai dengan berdalih ibadah, kita jadi mengesampingkan tugas – tugas rutin kantor yang menjadi tanggung jawab kita.

Berikut tips kesehatan agar kondisi tetap bugar dan produktif kendati tengah berpuasa :
1. Jangan lupa selalu mengkonsumsi makanan bergizi baik pada saat sahur atau berbuka puasa. Walaupun menu sederhana, yang penting mengandung lima unsur gizi lengkap seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral.

2. Upayakan untuk mencegah dehidrasi tubuh dengan banyak minum air putih pada malam hari. Hal ini penting dilakukan, karena pada siang hari aktivitas kita cenderung banyak mengeluarkan keringat baik di ruangan terbuka atau ber – AC.

3. Agar Anda mampu menahan rasa lapar, perbanyaklah mengkonsumsi jenis makanan berserat yang banyak terdapat dalam sayur dan buah. Tubuh kita memerlukan waktu lebih lama untuk mencerna makanan yang banyak mengandung serat.

4. Bagi penderita sakit lambung makanan yang sebaiknya dihindari adalah ketan, mie, daging berlemak, ikan dan daging yang diawetkan, sayuran mentah, minuman yang mengandung soda, dan bumbu yang tajam (cuka, cabai, asam). Jenis makanan tersebut bisa menimbulkan gas yang berpengaruh meningkatkan produksi asam lambung.

5. Sedangkan bagi penderita diabetes bisa mengkonsumsi nasi merah. Saat berbuka makanlah makanan ringan yang berkalori cukup. Perhatikan juga asupan obat-obatan, jangan sampai beresiko pada hipoglikemi (kadar gula terlalu rendah).

6. Jika memungkinkan lakukan olahraga ringan menjelang berbuka puasa, dengan melakukan olahraga ringan, niscaya tubuh Anda akan lebih fit dalam menghadapi sebulan penuh berpuasa.

7. Pada saat berbuka, awali buka puasa Anda dengan makanan atau minuman hangat dan manis seperti kolak ataupun minuman manis lainnya. Tapi ingat, jangan mengkonsumsi minuman yang mengandung soda, karena dapat menimbulkan akibat buruk bagi perut Anda. Berbuka puasa hendaknya dilakukan secara bertahap dan tidak terburu-buru agar lambung tidak “kaget”. Dengan demikian kerja lambung tidak terlampau berat. Untuk meringankan kerja pencernaan, kunyah makanan dengan baik.

8. Vitamin yang penting dikonsumsi setiap hari adalah vitamin A, B, dan C. Vitamin tersebut terdapat pada buah berwarna kuning atau merah, sayur berwarna hijau tua, dan kacang-kacangan.

Dengan tetap produktif dan giat bekerja, hal ini merupakan wujud syukur dan penghargaan atas nikmat pekerjaan yang kita peroleh, yang juga merupakan ibadah.

Sopir Taksi Gagalkan Perampokan di Cibitung

Senin, 25 Juli 2011 11:04 WIB
PUSKOMINFO - Agus Salim, 38 tahun, seorang sopir taksi warga Kampung Kaleng Kendal RT 3/6 Desa Sukamaju, Kecamatan Tambelang Kabupaten Bekasi berhasil menggagalkan aksi perampok yang menodongnya di daerah Cibitung Kabupaten Bekasi, Minggu (24/7/2011) malam. Dalam ancaman dua penjahat yang merampoknya, ia berani melawan dan berhasil menangkap salah satu pelaku yang kemudian menjadi bulan-bulanan warga.

Perampokan terjadi saat korban sedang melintas menggunakan taksi B 2056 QR dengan dua penumpang yang dibawa dari daerah Rawa Semut, Margahayu Bekasi Timur, Kota Bekasi. Sesampai di tujuan, kedua penumpang memintanya memarkir taksi. Saat korban lengah, seorang pelaku langsung menjerat leher Agus Salim dan mengancam akan menembaknya jika melawan. Satu pelaku lainnya mengambil handphone dan uang satoran saya sebesar Rp400.000.

Di saat satu pelaku menguras harta bendanya, dengan reflek korban langsung berbalik dan melawan. Pertarungan tak seimbang pun terjadi, beruntung secara tiba-tiba ada kendaraan yang lewat dan dengan spontan korban langsung berteriak meminta tolong dan satu pelaku langsung diamankan.

Mengetahui salah satu pelaku tertangkap, warga yang sudah tersulut emosi langsung menghajar pelaku hingga babak belur. Namun petugas Polsek Cibitung cepat tiba di lokasi dan langsung menyelamatkan nyawa pelaku. Korban dan pelaku dibawa ke Polsek Metro Cibitung untuk penyidikan lebih lanjut.

Sedangkan satu pelaku yang melarikan diri masih diburu petugas.

Layanan SIM & STNK Keliling Polda Metro Jaya


Senin, 25 Juli 2011 08:43 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan ( STNK ) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan SIM keliling Hari ini, Senin 25 Juli 2011 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Utara
SIM & STNK: Pos Pol Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : Makam pahlawan Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM & STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Masjid At-Tin TMII

- Jam Operasional : Pukul 08:00 - 14:00

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

- STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Kebakaran Ruko Lantai 4 di Kedoya Duri Kebon Jeruk


Senin, 25 Juli 2011 08:32 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran juga terjadi di sebuah ruko di Jalan Kedoya Duri No. 56A Rt. 08/01 Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin, (25/7/2011) dinihari tadi. Api menghanguskan satu lantai beserta peralatan kantor di Lantai 4 ruko tersebut.

Menurut keterangan saksi, Supardi, mengatakan ketika dirinya sedang berada di lantai bawah sekira pukul 01:00 WIB, ia mendengar suara ledakan dari lantai 4. Tak lama kemudian muncul api dan dengan cepat membesar seluruh isi ruangan di lantai 4 yang berisi peralatan kantor.

Asal api diduga akibat korsleting listrik. Api berhasil dipadamkan pukul 01:30 WIB dengan bantuan 8 unit mobil pemadam kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian materi belum bisa ditafsir. Ditangani oleh Polsek Metro Kebon Jeruk.

Api Hanguskan 4 Petak Rumah Kontrakan di Batuceper Tangerang

Senin, 25 Juli 2011 08:21 WIB
PUSKOMINFO - Api menghanguskan empat petak rumah kontrakan di Jalan Poris Indah Rt. 02/03 batuceper, Kota Tangerang, Minggu (24/7/2011) malam. Rumah kontrakan bekas toko material milik H. Inal, 41 tahun, itu terbakar diduga akibat hubungan pendek arus listrik.

Api diketahui sudah membesar sekira pukul 20:00 WIB yang berasal dari salah satu petak rumah kontrakan tersebut. Api berhasil dipadamkan pukul 21:30 WIB dengan bantuan 7 unit mobil pemadam kebakaran.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun kerugian materi diperkirakan puluhan juta rupiah.

24 Juli 2011

Wanita Kurir Narkoba Dikendalikan dari Rutan Pondok Bambu

Minggu, 24 Juli 2011 21:48 WIB
PUSKOMINFO - Seorang Wanita jadi bandar shabu yang dikendalikan dari Rutan Pondok Bambu dibekuk aparat Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat. Pelaku dibekuk di Jalan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (23/7/2011) malam.

“Pelaku dibekuk dari hasil pengembangan di Johar Baru,”tegas Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Apollo Sinambela.

Aksi wanita cantik yang sudah masuk DPO, ditangkap berawal dari Salman, yang ketangkap Selasa (19/7/2011) lalu di Johar Baru. Dari tangan tersangka Ratna,25 tahun, polisi menyita 20 gram shabu dan satu paket heroin yang tersimpan di dalam sepatu.

Kanit II Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKP Ari Susanto, mengatakan awalnya polisi membekuk Salman, pria asal Aceh, saat bertransaksi narkoba bersamaan dengan aksi tawuran warga di Johar Baru. Salman mengaku jika asal mula barang itu didapat dari Ratna, kurir yang biasa memasok narkoba dan dikendalikan dari bandar yang kini mendekam di Rutan Pondok Bambu.

Sekira pukul 22:00 WIB, dua anggota Polwan didampingi AKP Ari Susanto, membawa Salman, untuk menunjukan keberadaan wanita bernama Ratna ke kawasan Manggarai. Melihat kedatangan polisi, Ratna, sempat kabur namun berhasil dibekuk petugas polwan.
Ketika tas berikut celana wanita ini digeledah, tak menemukan barang bukti tapi setibanya di Mapolres Metro Jakarta Pusat, polisi wanita itu memeriksa telapak sepatu tersangka ditemukan barang haram siap untuk diedarkan.

“Tersangka sudah lama jadi kurir narkoba yang dikendalikan dua wanita berinsial Hen dan Wen, dari Rutan Pondok Bambu, dalam waktu dekat polisi akan koordinasi dengan petugas yang ada disana,” tegas AKBP Apollo Sinambela.

Hari Minggu, Polantas Polresta Bekasi Kota Patroli dengan Bersepatu Roda


Minggu, 24 Juli 2011 21:29 WIB
PUSKOMINFO - Setiap hari Minggu, Polantas dari sat Lantas Polresta Bekasi Kota melaksanakan patroli dengan bersepatu roda. Seperti pada Minggu (24/7/2011) ini, sebanyak 18 anggota Sat Lantas Polresta Bekasi Kota melaksanakan patroli dengan bersepatu roda dan seragam lengkap berwarna biru bergaris putih dan bertuliskan Satuan Lalu Lintas Polresta Bekasi Kota di bagian punggungnya.

"Kami berpatroli mengawasi dan memantau kegiatan masyarakat. Patroli seperti biasa, bedanya hanya pakai sepatu roda, jadi sekalian olahraga," ungkap AKP Erna Ruswing Andari, Kanit Dikyasa Polantas Polresta Bekasi Kota, Minggu (24/7/2011).

Patroli Polisi Sepatu Roda untuk pertama kalinya digelar pada Minggu (10/7/2011) lalu. Bermodal ketrampilan yang cukup profesional dan memberikan pelayanan yang ramah, Polisi Sepatu Roda Sat Lantas Bekasi Kota ini pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Untuk sementara patroli berseparu roda ini digelar hanya pada acara car free day yang biasa dilakukan setiap hari Minggu. Car Free Day ini merupakan sebuah program untuk mengajak masyarakat berbaur, berolahraga, dan mengurangi polusi.

"Karenanya, pengamanan dan pelayanan Polantas pun harus sejalan dengan misi tersebut, tidak boleh menggunakan kendaraan bermotor. Itu yang menjadi dasar terbentuknya Polisi Sepatu Roda di Bekasi Kota ini" papar Kasat Lantas Polresta Bekasi Kota, Komisaris Polisi Twedi AB S.sos, SIK.

Meskipun anggota polantas tidak memiliki dasar menggunakan sepatu roda, mereka di wajibkan bisa menggunakan sepatu roda. Oleh karena itu, sejak tiga bulan lalu mereka sudah berlatih di GOR Bekasi, dan hinggi kini latihan pun masih berjalan.

Sehingga diharapkan ke depan, patroli bersepatu roda ini bukan hanya saat car free day semata. Tetapi juga pada tugas patroli lainnya.

Lelaki Pengendara Sepeda Motor bersama Kekasihnya Bawa Ganja Terjaring Operasi Cipta Kondisi

Minggu, 24 Juli 2011 21:09 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pengendara motor ditangkap petugas, karena kedapatan membawa ganja. Saat petugas polisi menggelar Operasi Cipta Kondisi, Minggu (24/7/2011) dinihari.

Operasi Cipta Kondisi dilakukan dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman menjelang bulan puasa dan idul fitri 1432 Hijriyah/2011. Dalam operasi ini, Polsek Metro Tanah Abang juga melibatkan aparat Kecamatan dan Koramil setempat. Operasi pada Minggu (24/7/2011) malam sasaran utamanya adalah warga negara asing berkulit hitam yang tinggal di wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Razia terhadap warga negara asing berkulit hitam ini dilakukan karena kebanyakan mereka tidak memiliki dokumen lengkap. Namun dari operasi dokumen WNA ini, tidak satu pun warga negara asing yang diamankan petugas.

Aparat gabungan tersebut kemudian bergerak ke Jembatan Tinggi, Tanah Abang, Jakarta Pusat merazia minuman keras dan pengendara yang melintas di jalan tersebut. Alhasil, petugas menemukkan satu paket ganja dari salah satu pengendara motor. Petugas kemudian membawa sang pria dan wanita yang terjaring razia karena kedapatan membawa ganja tersebut.

"Seorang pria dan kekasihnya kita bawa ke Polsek untuk diproses lebih lanjut" ungkap AKBP Johansson, Kapolsek Metro Tanah Abang.

Nanang Gantung Diri di Kamar Mandi


Minggu, 24 Juli 2011 20:42 WIB
PUSKOMINFO - Nanang Kurniawan, 26 tahun, warga RT 09/05 No.47 Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur ditemukan tewas gantung diri di kamar mandi rumahnya, Minggu (24/7/2011).

Nanang ditemukan pertama kali oleh Arifin, 21 tahun, adik kandungnya dalam keadaan sudah tergantung. Kemudian Arifin berteriak memanggil ayahnya untuk segera menurunkan kakaknya yang telah tewas tergantung di kamar mandi.

Kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Metro Cakung yang segera datang ke lokasi kejadian melakukan Olah TKP. Dari jenazah korban, Polisi menemukan surat wasiat. "Surat wasiat tersebut bertuliskan 'Innalillahi Wainaillaihi Rojiun, Laillaha Ilallah. Biarkan saya dengan Allah'," ujar Kasi Humas Polsek Metro Cakung Ipda Sutrisno.

Saat ini surat wasiat tersebut masih dalam penyelidikan. Belum diketahui surat wasiat itu maksudnya apa dan ditujukan ke siapa. "Kami masih cari penyebabnya, mengapa ia bisa gantung diri. Apakah karena faktor ekonomi atau masalah hubungan percintaan," tutur Sutrisno.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling, Sabtu 21 Januari 2012

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling, Jumat 20 Januari 2012


Sabtu, 21 Januari 2012 09:12 WIB
PUSKOMINFO - Warga Jakarta dan sekitarnya yang ingin  perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)  bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini, Sabtu, 21 Januari 2012 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK : Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Pos Pol Jembatan 3 Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : St Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat jati

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 12:00 WIB
Persyaratan :
Perpanjangan SIM
- SIM lama
- KTP
Perpanjangan STNK
- KTP/SIM
- BPKB
- STNK
-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru, SIM hilang dan jika masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.
-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

23 Juli 2011

Cegah Kejahatan, Kapolresta Bekasi Kota Sambangi Warga

Sabtu, 23 Juli 2011 22:53 WIB
PUSKOMINFO - Untuk mencegah aksi kejahatan di menjelang bulan Puasa, berbagai kegiatan dilakukan aparat kepolisian. Polresta Bekasi Kota misalnya, mereka menyambangi warga di wilayah pinggiran yang rawan kejahatan, seperti Jatiasih, Jati Sampurna, Pondok Melati, dan Pondok Gede.

Kapolresta Bekasi Kota, Kombes Pol Imam Sugianto, mengungkapkan untuk mengantispasi adanya aksi kejahatan, pihaknya sedang mengoptimalkan kegiatan preventif dengan menyambangi warga. “Kami menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat sebagai kepanjangan mendukung kebijakan Kapolda Metro Jaya,” katanya.

Untuk kapolresta dan pejabat utama, kata Kombes Imam, berkunjung ke warga satu kali dalam seminggu. Namun untuk seluruh kapolsek dan jajaran minimal mendatangi warganya tiga kali dalam seminggu.

Bahkan operasi rutin di jalan lebih diperketat lagi yakni dua kali dalam sehari. “Semoga warga yang melaksanakan ibadah puasa lebih khusuk menjalaninya,” paparnya.

Polresta Bekasi Kota Gerebek Pabrik Tabung Gas Illegal

Sabtu, 23 Juli 2011 22:35 WIB
PUSKOMINFO - Berawal dari penangkapan sebuah truk bermuatan 300 tabung gas ukuran 12 Kg di Narogong, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Sebuah gudang pembuatan tabung gas ilegal berukuran 12 Kg dan 3 Kg digerebek Aparat Satuan Reserse Kriminal Polresta Bekasi Kota, Jumat (22/7/2011).

Penggerebekan berawal dari tertangkapnya sebuah truk yang mengangkut 300 tabung gas yang diduga palsu, saat petugas Polres Kota Bekasi menggelar razia Jum'at (22/7/2011)pagi. 300 tabung gas tersebut hendak dikirim ke berbagai agen dari pabriknya. Sopir truk mengaku jika tabung gas tersebut berasal dari pabrik yang berlokasi di Kampung Cinyosok RT 2/2 Pasir Angin, Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor. Polisi pun segera menggerebek pabrik tersebut.

Saat digerebek, polisi mendapati sembilan orang pekerja yang sedang membuat tabung gas. "Cara membuat tabung gas didapat secara otodidak, yakni dengan proses disirkum, dilas, di-air test, dicat dan disablon. Lantas terakhir pemasangan valve (katup)," ujar Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kota, Kompol Dedy Murti sesuai penuturan seorang pekerja pada pabrik tabung gas tersebut.

Meskipun berbahaya, para pekerja tidak merasa khawatir, padahal bayarannya tidaklah besar. Menurut keterangan, pabrik tersebut milik seorang berinisial JS, berdiri sejak 2009 dan tidak memiliki surat resmi berupa nomor registrasi tabung.

"Nomor SNI tidak terpasang di tabung serta kondisi las pada tabung dikhawatirkan membahayakan. Kalaupun ada nomor registrasi, nomor tersebut diduga palsu, karena pemilik gudang (JS) tidak bisa menunjukkan surat-surat resmi pembuatan tabung gas ukuran 3Kg dan 12Kg," kata Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kota.

Dalam sehari, pabrik tersebut bisa menghasilkan 300-600 tabung gas dan dipasok ke Tanjung Priok, Jakarta Utara. Diduga, maraknya kebocoran tabung gas akibat pembuatannya yang tak sesuai standar SNI.

Seni Mural dalam Operasi Patuh Jaya 2011 Polda Metro Jaya


Sabtu, 24 Juli 2011 21:53 WIB
PUSKOMINFO - Sungguh kreatif, Kepolisian Daerah Metro Jaya dalam Operasi Patuh Jaya 2011 ini tidak hanya menitik beratkan kepada penindakan terhadap para pelanggar lalu lintas saja namun juga memberikan sosialisasi tentang pentingnya aksi keselamatan di Jalan Raya. Melalui seni mural, Polantas Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Adira Insurance melukis pesan-pesan keselamatan lalu lintas di tiang penyangga tol di bawah tol Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (23/7/2011).

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Drs Royke Lumowa mengatakan, lukisan - lukisan yang berisikan pesan-pesan Keselamatan ini diharapkan tidak hanya bergantung di penyangga -penyanga jalan tol atau pun dinding jalan raya saja namun juga terpatri didalam diri setiap pengendara yang membacanya.

"Lukisan - lukisan ini tidak hanya terpampang di penyangga tol saja namun juga harus dapat menembus hingga dalam hati setiap pengendara sehingga tersadarkan untuk patuh dan tertib dalam berlalu lintas," ujar Kombes Pol Drs. Royke Lumowa saat membuka acara ceremonial Mural aksi keselamatan di Pancoran, Jakarta Selatan.

Hal yang sama diungkapkan juga oleh Direktur Utama Asuransi Adira, Willy Suwandi Dharma, dimana dengan aksi mural ini dapat menciptakan Prilaku Positif bagi keselamatan para pengendara baik bagi diri sendiri maupun keluarganya.

"Pengendara secara sepintas dapat melihat pesan -pesan keselamatan ini , semoga hal ini menciptakan prilaku Positif dalam berkendara," ujarnya.

Rencananya, aksi mural ini tidak hanya di Pancoran, Jakarta Selatan, tetapi dilakukan serentak di lima wilayah Ibukota lainnya. "Sekitar 15 Penyangga Tol yang terbagi di lima wilayah DKI Jakarta akan dilukis berisikan pesan- pesan keselamatan lalu lintas," tambahnya.

Dalam acara ini turut hadir juga para pejabat penting dilingkungan Ditlantas PMJ diantaranya Kasubdit Dikyasa AKBP Kanton Pinem,MM, Kasubdit Gakkum AKBP Sudarmanto, SH, MH dan Kasi Dikmas Kompol Susana Benyamin, SH serta perwira ditlantas lainnya. Acara ini dimeriahkan juga dengan kehadiran artis dan band ibukota diantara Derby Romero, Band Girliez dan Nyawa Band serta artis lainnya.

Mayat Laki-Laki Bertato Mengambang di Kali Banjir Kanal Barat Tambora

Sabtu, 23 Juli 2011 21:24 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat laki-laki ditemukan mengambang di Kali Banjir Kanal Barat, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (23/7/2011) siang. Mayat tanpa identitas tersebut terdapat tato di tangan kiri dan kondisi babak belur bekas penganiayaan.

Adalah Ade Suherman, 34 tahun, warga sekitar yang menemukan mayat tersebut mengatakan, saat itu dirinya tengah melintas di sisi kali Kanal Banjir Barat. Tiba-tiba matanya tertuju pada sesosok benda yang mengambang di Kali Kanal Banjir Barat. Setelah didekati benda tersebut ternyata mayat manusia.

Penemuan tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Metro Tambora yang langsung datang ke lokasi melakukan identifikasi. Tidak ditemukan kartu identitas pada jenazah yang diperkirakan berusia 30 tahun tersebut. Jenazah memakai kaos putih bergaris hitam dan memakai celana jeans pendek. Pada badan jenazah misterius tersebut terdapat sebuah tato batik yang berada di tangan sebelah kiri dan mukanya dalam kondisi babak belur.

Saat ini mayat bertato tersebut berada ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo Jakarta untuk keperluan autopsi.

22 Juli 2011

Ditinggal Ortu Kondangan, Pelajar Tewas Digorok Perampok

Jumat, 22 Juli 2011 13:34 WIB
PUSKOMINFO - Subangun Yoris Setiawan, 16 tahun, ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Kampung Pondok Kelor Rt. 02/01 Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, dengan luka gorok di leher. Korban diduga dibunuh perampok karena emas 30 gram dan uang Rp 2 juta milik orangtuanya raib.

Jasad pelajar SMA Kelas 3 itu ditemukan kedua orang tuanya, Kristian dan Yeni, di ruang tamu rumah dengan luka gorokan di leher nyaris putus, Jumat (22/7/2011) dini hari sekira pukul 03:00 WIB. Saat itu kedua orang tua korban baru kembali dari acara keluarga di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Keduanya terkejut karena pintu rumah tidak terkunci dan lampu dalam keadaan mati.

Dalam keadaan gelap, Kristian berusaha ke arah saklar lampu. Namun kaki Kristian merasakan basah terkena air. Begitu lampu dinyalakan, alangkah kagetnya, ternyata lantai rumah basah dengan darah dan didapati putranya tewas bersimbah darah.

Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Metro Sepatan yang langsung melakukan olah TKP.

Menurut keterangan saksi, Aang, Paman korban yang tinggal tidak jauh dari rumah korban, ia tidak tahu kejadian sebelumnya, karena saat itu Yoris ditinggal sendirian di rumah ketika kedua orang tuanya berangkat kondangan ke Curug sejak pukul 16:00 WIB, Kamis kemarin. Dirinya baru tahu kejadiannya setelah kedua orang tua korban berteriak minta tolong mendapati putranya telah tewas.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Widada menduga peristiwa tersebut adalah perampokan yang disertai pembunuhan. Sebab menurut keterangan orang tua korban terdapat barang yang hilang berupa emas 30 gram, uang Rp 2 juta diduga dibawa perampok.

"Kita masih menyelidiki berapa jumlah pelaku dan modusnya. Jumlah kerugian juga belum diketahui. Kita harus memeriksa beberapa saksi," ujar Kapolres.

Cucu Main Korek Api, Rumah Hangus Terbakar


Jumat, 22 Juli 2011 10:45 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran sepertinya tak pernah sepi di wilayah Jakarta. Setiap hari antara 3 hingga 4 kali terjadi kebakaran di wilayah Ibukota. Kemarin kebakaran terjadi dipicu seorang anak yang bermain api di rumah neneknya di Jalan H. Hanafi Rt. 06/03 Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (21/7/2011) sore sekira pukul 14:30 WIB.

Peristiwa terjadi di rumah lantai dua milik Ramlan, 68 tahun, ini dipicu seorang anak kecil yang tidak lain cucu pemilik rumah tersebut. Sang cucu bersama kakaknya bermain bakar-bakaran di lantai dua rumah neneknya, dengan membakar kertas.

Karena merasa kepanasan, keduanya lalu membuang kertas itu. Nahas, kertas yang mereka buang jatuh di atas kasur. Api pun dengan cepat membakar kasur tersebut. Beberapa menit kemudian, api membesar dan merembet membakar atap rumah.

Sang nenek yang mendengar teriakan cucunya bergegas ke lantai dua dan melihat api sudah membesar membakar atap rumah. Melihat api yang semakin membesar, pemilik rumah yang dibantu warga bahu membahu berupaya memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya. Karena di dalam rumah banyak, alat-alat yang mudah terbakar, api pun akhirnya dengan cepat melahap rumah tersebut.

Api berhasil dipadamkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran datang memadamkan api sekira pukul 15:00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun pemilik rumah ditaksir mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Jambret Babak Belur Dihajar Warga di Kalideres

Jumat, 22 Juli 2011 08:45 WIB
PUSKOMINFO - Fahmi, 21 tahun, babak belur dihajar warga karena tertangkap menjambret tas di Jalan Jembatan Ancol Rt. 01/09 Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (21/7/2011) sekira pukul 20:30 WIB.

Saat kejadian, korban Jana Setiawan, 52 tahun dan rekannya Lie Him lan sedang mengendarai sepeda motor melintas di lokasi. Namun tiba-tiba korban dipepet oleh dua pelaku yang mengendarai sepeda motor berboncengan. Pelaku langsung merampas tas korban.

Korban pun berteriak rampok hingga warga sekitar langsung mengejar pelaku. Seorang pelaku yang dibonceng, berhasil ditarik oleh warga hingga terjatuh dan ditangkap warga. Sedangkan satu pelaku yang mengendarai sepeda motor berhasil kabur.

Pelaku yang tertangkap (Fahmi) langsung dihakimi warga hingga babak belur. Beruntung, petugas dari Polsek Metro Penjaringan yang sedang patroli mengamankan tersangka hingga terselamatkan dari amuk warga.

Kini tersangka berikut barang bukti diamankan di Polsek Metro Penjaringan untuk penyidikan lebih lanjut.

Rumah Warga India Dilalap Si Jago Merah


Jumat, 22 Juli 2011 08:31 WIB
PUSKOMINFO - Satu rumah milik Raju Dariani, warga negara India, di Komplek 300 E Rt. 01/02 Pancoran Jakarta Selatan, ludes dilalap si jago merah, Kamis (21/7/2011) malam sekira pukul 23:10 WIB. Api juga menghanguskan dua mobil Honda Jazz dan Kijang Inova milik korban.

Rumah dua lantai tersebut terbakar diduga akibat kosletik listrik di ruang garasi depan rumah tersebut. Api cepat membesar hingga menghanguskan rumah dan dua unit mobil yang ada digarasi yaitu Honda Jazz Nopol B-1435-XS dan Toyota Kijang Inova Nopol B-1574-LG.

Api baru bisa dipadamkan pukul 00:20 WIB dengan bantuan 15 unit mobil pemadam kebakaran.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Peristiwa ini ditangani Polsek Metro Pancoran.

Layanan SIM & STNK Keliling Polda Metro Jaya


Jumat, 22 Juli 2011 08:24 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan SIM dan STNK keliling hari ini Jumat 22 Juli 2011 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK : Lap Banteng

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 12:00

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Lagi Akibat Terlilit Hutang, Ibu Muda Bunuh Diri

Jumat, 22 Juli 2011 07:49 WIB
PUSKOMINFO - Lagi, seorang ibu muda nekat bunuh diri dengan menceburkan diri ke sumur. Korban bunuh diri diduga akibat tak sanggup menanggung hutang.

Susanti, 17 tahun, warga kampung Ciherang Rt. 07/05 Sukatani, Depok, nekat menceburkan diri ke dalam sumur di rumahnya pada Kamis (21/7/2011). Korban ditemukan oleh Aryanto, suami korban, sekira pukul 06:10 WIB. Korban selanjutnya diangkat dari dalam sumur sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Petugas Polsek Metro Cimanggis yang datang ke lokasi tidak menemukan bekas-bekas penganiayaan. Diduga korban tewas akibat sengaja menceburkan diri ke dalam sumur.

Keterangan yang diperoleh dari saksi-saksi di lokasi, korban sebelumnya memang sering mengeluh akibat hutang yang ditanggungnya semakin banyak.

Atas permintaan keluarga korban, jenazah tidak dilakukan visum.

21 Juli 2011

Kesulitan Ekonomi, Ibu Dua Anak Gantung Diri


Kamis, 21 Juli 2011 15:14 WIB
PUSKOMINFO - Teriakan seorang bocah membuat kaget seluruh penghuni rumah kontrakan di Kampung Pengasinan RT 004/017 Rawalumbu, Kota Bekasi, Kamis (21/7/2011) pagi sekira pukul 05:30 WIB. Bocah itu adalah anak Rosmayanti, 30 tahun, yang tewas tergantung di kamar rumah kontrakannya. Anak korban teriak dan lari ke rumah tetangga sambil menangis bilang mamanya meninggal dunia gantung diri.

Para tetangga pun berdatangan dan menjumpai korban sudah meninggal dunia tergantung di kamar depan dan kakinya menjuntai di atas kedua anaknya biasa tidur.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Metro Bekasi Timur yang langsung datang ke lokasi kejadian melakukan Olah TKP. Berdasarkan hasil Olah TKP dan penyelidikan, polisi menduga korban tewas akibat bunuh diri. Korban nekad mengakhiri hidupnya dengan cara mengikat leher dengan tali jemuran dan ujung satunya diikat ke kaso kamar.

Penyebab korban bunuh diri diduga karena tidak sanggup menanggung beban ekonomi.

Menurut keterangan Andi, 40 tahun, kakak korban, Rosmayati memang sering mengeluh banyak utang dan ekonominya selalu kekurangan. Suami korban seorang sopir angkot di Jakarta yang pulangnya seminggu sekali. Untuk membantu suami menghidupi dua orang anaknya, korban bekerja sebagai karyawati pabrik di Bulak Kapal Bekasi.

Tidak Menyalakan Lampu Siang Hari Dominasi Pelanggaran di Jakarta Selatan

Kamis, 21 Juli 2011 13:18 WIB
PUSKOMINFO - Operasi Patuh Jaya 2011 digelar Polda Metro Jaya dan jajarannya di beberapa lokasi rawan Kamtibselcarlantas, seperti pagi ini Kamis (21/7/2011), Satwil Lantas Jakarta Selatan melaksanakan operasi kepolisian di Jalan Raya TB Simatupang depan Gedung Antam, Jakarta Selatan.

Penindakan yang berlangsung dari pukul 08:00 WIB s/d 11:00 WIB tadi langsung dipimpin oleh AKP Juwartono selaku Kanit Lantas Jagakarsa dan 7 Personil Satwil Jakarta Selatan. Selain di Lebak Bulus, Jalan TB Simatupang tepatnya didepan gedung Antam merupakan salah tempat penindakan dalam operasi patuh 2011.

Kasat Lantas Jakarta Selatan AKBP Supriyanto mengatakan kawasan antam merupakan salah satu tempat penindakan dimana hal ini disebabkan banyaknya ditemukan angkutan umum yang tidak melengkapi surat-surat kelengkapan kendaraannya maupun kendaraan roda dua yang tidak menyalakan lampu pada siang hari.

Dalam penindakan ini sebanyak 57 kendaraan berhasil ditiilang dengan barang bukti SIM 15 , STNK 41 dan 1 unit sepeda motor. Pelanggaran didominasi oleh pengendara kendaraan roda dua yang tidak menyalakan lampu di siang hari .

Sementara itu Kanit Lantas Jagakarsa AKP Sumartono menambahkan, Salah satu pelanggaran yang mencolok yang ditindak ialah motor tidak menyalakan lampu siang hari dan sering berpindahnya lajur kendaraan dari arah Pasar Minggu yang akan masuk langsung menuju Pintu masuk tol Jagakarsa.

“ini sangat membahayakan kerena menutup akses jalan arteri kendaraan dari Ragunan yang turun langsung ke bawah Jagakarsa atau langsung masuk tol . Oleh karena itulah lokasi depan Gd. Antam ini dipilh,” ujarnya.

AKP Sumartono menghimbau kepada pengendara kendaraan khsususnya roda dua untuk selalu membawa kelengkapan administrasi kendaraannya dan selalu menyalakan lampu pada siang hari.

Pengedar Simpan Ganja di Jok Motor, Terjaring Operasi Polsek Metro Pesanggrahan

Kamis, 21 Juli 2011 12:05 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Metro Pesanggrahan menangkap seorang pengedar narkotika jenis ganja dalam operasi cipta kondisi di Jalan Bintaro Utama, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (19/7/2011) siang. Dari jok motor pelaku, polisi menyita ganja kering seberat 650 gram.

Petugas Polsek Metro Pesanggrahan yang sedang melaksanakan Operasi Cipta Kondisi di lokasi, petugas mencurigai dan kemudian menghentikan pengendara Honda Beat Nopol B-6739-WBP untuk ditanyakan kelengkapan surat-surat kendaraan. Namun, pengendara motor tersebut melarikan diri meninggalkan kendaraannya.

"Setelah motor diperiksa, di jok motor tersebut petugas mendapati sebuah kantong plastik hitam yang terbungkus koran, ternyata berisi narkotika jenis ganja kering," ujar Kasi Humas Polsek Metro Pesanggrahan, Aiptu Achmad Yani.

Kata Achmad Yani, Petugas pun kemudian mengejar pelaku dan berhasil menangkapnya di pinggir kali dekat tukang buah di Jalan Bintaro Utama. Pelaku berikut barang bukti selanjutnya dibawa ke Mapolsek Metro Pesanggrahan.

"Hasil pemeriksaan, tersangka bernama MY alias C, 40 tahun, mengaku memperoleh ganja tersebut dari U pada hari Selasa (19/7/2011) pagi. MY juga mengaku sudah 5 kali memperoleh ganja dari U dan untuk pembayarannya menyusul dengan cara mentranfer uang ke rekening milik U di Bank BCA," jelas Achmad Yani.

Kini petugas tengah mengembangkan kasus ini untuk menangkap tersangka U. Tersangka akan dijerat Pasal 111 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Cihuy....Patroli Sabhara Polda Metro Jaya Dilengkapi Handphone


Kamis, 21 Juli 2011 09:47 WIB
PUSKOMINFO - Untuk memudahkan masyarakat menghubungi petugas kepolisian, kini Petugas Patroli Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya dilengkapi dengan Handphone pengaduan atau laporan masyarakat. Mobil sedan patroli Dit Sabhara Polda Metro Jaya dilengkapi dengan Handphone yang tertera di punggung/kaca belakang mobil patroli.

"Mulai saat ini, petugas Patroli Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya dilengkapi dengan Handphone agar masyarakat lebih mudah menghubungi petugas kepolisian apabila mengetahui, melihat atau mengalami tindak kriminal," ujar Wakil Direktur Sabhara Polda Metro Jaya AKBP Bonar Marpaung, saat melakukan pemeriksaan kesiapan kendaraan partoli di halaman Dit Sabhara, Kamis (21/7/2011) pagi.

Menurut AKBP Bonar Marpaung, setiap mobil patroli Dit Sabhara telah dilengkapi dengan peralatan penunjang antara lain Handphone untuk memudahkan masyarakat memberikan pengaduan atau laporan, perlengkapan P3K, peralatan Tindakan Pertama di TKP (TPTKP), kantong mayat dan sebagainya. "Saat ini baru terdapat pada 21 unit mobil patroli yang dimiliki Dit Sabhara Polda Metro Jaya, dan akan terus ditambah secara bertahap," ujar Wadir Sabhara.

"Upaya ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari program quick respons Patroli Sabhara yang dilaksanakan Polri, juga dalam upaya mengantisipasi tindak kriminal yang diperkirakan meningkat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri," jelas Wadir Sabhara.

Sementara itu, Kasubdit Gasum Dit Sabhara Polda Metro Jaya, AKBP Lalu Iwan, Sik, mengatakan kelengkapan mobil patroli tersebut dimaksudkan bila masyarakat membutuhkan bantuan atau pertolongan polisi dan kebetulan ada sedan patroli yang melintas, masyarakat dapat segera menghubungi ke nomor handphone yang tertera di kaca belakang mobil patroli.

Layanan SIM & STNK Keliling Polda Metro Jaya


Kamis, 21 Juli 2011 08:45 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan SIM dan STNK keliling Hari ini Kamis, 21 Juli 2011, mulai pukul 08:00 - 12:00 WIB, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK : Lap Banteng

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Belasan Pasangan Mesum Terjaring Di Hotel

Kamis, 21 Juli 2011 08:20 WIB
PUSKOMINFO - Belasan pasangan mesum tertangkap petugas Satpol PP dan Polsek Metro Tanah Abang dalam razia di beberapa hotel di Tanah Abang. Ditemukan juga sejumlah pengunjung yang kedapatan membawa senjata tajam dan narkotika.

Mereka tak dapat berkutik ketika petugas gabungan menggeledah kamar satu per satu secara tiba-tiba. Sejumlah pasangan tertangkap basah sedang beradegan mesum pun tak dapat mengelak. Mereka pun tak dapat menunjukkan surat nikah saat diminta petugas.

Sempat terjadi adu mulut antara seorang pria penghuni kamar 301 dengan petugas. Ia menolak diperiksa dan tak mau dibawa, meski akhirnya petugas tetap menggelandangnya ke mobil polisi.

"Operasi Cipta Kondisi ini sengaja kami gelar guna menciptakan kondisi yang aman dan nyaman menjelang datangnya bulan suci Ramadhan," ujar Kapolsek Metro Tanah Abang, Kompol Johanson.

Belasan pasangan di luar nikah tersebut selanjutnya diangkut petugas dengan mobil ke Mapolsek Tanah Abang. Untuk selanjutnya didata dan diserahkan ke Satpol PP. Sementara dua pria yang membawa alat hisap narkotika dan senjata tajam diproses Polsek Metro Tanah Abang.

Usai makan Malam, Pengusaha Dirampok dan Dianiaya

Kamis, 21 Juli 2011 08:01 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pengusaha dirampok dan dianiaya, selanjutnya dibuang di pintu tol Bitung Tangerang. Mobil Mitsubishi Pajero sport berikut STNK, HP dan laptop korban dibawa kabur perampok.

Peristiwa terjadi pada Selasa (19/7/2011) malam sekira pukul 21:30 WIB. Korban bernama Sugiyanto, usai membeli makanan di Jalan Boulevard Raya, Gading Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, didatangi empat pelaku yang langsung menodong dengan pisau ke arah leher korban. Korban diperintahkan pindah ke jok mobil belakang. Kemudian kemudi dikuasai pelaku. Selanjutnya korban dengan mobilnya dibawa kabur pelaku.

Dalam perjalanan, korban dianiaya. Bahkan kedua telapak tangan korban disayat dan ditusk pelaku. Korban selanjutnya dibuang pelaku di pintu tol Bitung Tangerang. Sedangkan mobil Mitsubishi Pajero Sport Nopol B-128-BDI berikut STNK, HP Blackberry, HP Nokia dan Laptop korban dibawa kabur pelaku.

Kasus ini baru dilaporkan pada Kamis (21/7/2011) ke Polsek Metro Kelapa Dua untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.