30 Agustus 2011

Cara Memperoleh Santunan Jasa Raharja Bagi Korban Kecelakaan Lalu Lintas

Selasa, 30 Agustus 2011 22:54 WIB
PUSKOMINFO - Bagi korban kecelakaan lalu lintas ataupun ahli waris korban yang mengalami kecelakaan, bisa mengajukan klaim kepada Jasa Raharja. Berikut cara memperoleh dana tersebut:

- Para pemohon terlebih dahulu harus mengisi formulir Jasa Raharja. Formulir ini bisa didapatkan di seluruh kantor cabang Jasa Raharja.

- Formulir yang harus diisi adalah formulir singkat kejadian kecelakaan, formulir kesehatan, dan formulir ahli waris.

- Selain harus mengisi formulir tersebut, pemohon juga harus meminta surat laporan dari pihak Kepolisian setingkat Polres.

- Bagi yang tidak memiliki ahli waris, Jasa Raharja tetap akan memberikan santunan berupa biaya penguburan sebesar Rp 2 juta. Biaya penguburan tersebut akan diberikan kepada pihak penyelenggara penguburan.

- Sedangkan bagi yang memiliki ahli waris misalnya anak yang di bawah umur, santunan akan tetap diberikan tetapi harus ada wali pendampingnya.

Amankan Malam Takbiran, Polisi Tutup Akses Takbir Keliling ke Monas

Selasa, 30 Agustus 2011 22:20 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Kepolisian menutup seluruh akses bagi kendaraan takbir keliling menuju lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Selasa (30/8/2011). Penutupan dilakukan sejak pukul 19:00 WIB.

Penutupan diberlakukan di ruas menuju Jl Medan Merdeka Barat dari arah Tugu Tani. Lalu lintas dari Jl Juanda ke Jl Veteran juga ditutup menjelang pintu masuk Masjid Istiqlal.

Polisi juga menutup akses menuju Monas dari Jl Medan Merdeka Selatan, Medan Merdeka Barat dan Utara. Pengunjung tidak diperbolehkan masuk ke Monas maupun memarkirkan kendaraannya di dekat pintu masuk tersebut.

Polisi menerapkan penutupan jalan untuk mengamankan malam takbiran yang berlangsung di Monas. Karena tidak diperbolehkan masuk, warga hanya berkeliling saja di seputar Monas.

Dalam pengamanan malam takbiran tahun ini, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengerahkan 2.000 Personelnya, yang ditempatkan di jalan-jalan protokol yang rawan keramaian dan dilintasi kendaraan, seperti Sudirman, Semanggi, Thamrin, Sisinga mangaraja, Harmoni - kota, dan Harmoni arah Tomang.

Malam Takbiran, Bundaran HI Lalu Lintas Padat


Situasi Malam Takbir Pukul 21:30 WIB

Selasa, 30 Agustus 2011 21:55 WIB
PUSKOMINFO - Hasil pantauan Layar CCTV TMC Ditlantas Polda Metro Jaya pada malam takbiran hingga pukul 21:30 WIB, beberapa ruas jalan di Ibukota dipadati pengendara, baik pengendara sepeda motor maupun kendaraan roda empat.

Wilayah Jakarta Timur, terdapat di depan TMII, depan Tamini Squere hingga perempatan Garuda, Pinang Ranti, Jakarta Timur serta di sekitar Berlan Matraman.

Di wilayah Jakarta Pusat, kepadatan terjadi di sekitar Bundaran HI, Monas, Gambir dan Kwitang.

Sedangkan wilayah Jakarta Selatan relatif lancar, kepadatan sementara hanya terjadi di sekitar Pasar Minggu dan Pancoran.

Pabrik Dodol Ludes Terbakar di Bekasi

Selasa, 30 Agustus 2011 20:46 WIB
PUSKOMINFO - Pabrik dodol di Komplek Ruko Pasar Proyek, Jalan H Juanda RT 2/4, Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, hangus terbakar, Senin (29/8/2011) malam.

Pabrik dodol milik Nandi Setiadi, 63 tahun, ini terbakar sekira pukul 24.00 WIB.

Menurut menantu korban, Denis, tiga hari lalu pabrik tersebut sudah tidak beroperasi lagi. Sudah selesai membuat dodol pesanan dan untuk dijual. Selain itu, di ruko berlantai 3 tersebut tidak ada orang yang menginap karena pegawai sudah mudik semua.

Pemilik pabrik shock karena semua dodol pesanan untuk lebaran yang disimpan di dalam ruko tersebut ludes terbakar.

Api berhasil dipadamkan setelah petugas mengerahkan 5 mobil pemadam kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Bengkel Terbakar di Kramat Jati

Selasa, 30 Agustus 2011 20:34 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah bengkel di depan PLN Kramat Jati, Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, hangus terbakar, Selasa (30/8/2011).

Api yang tidak diketahui asalnya diketahui sudah membesar sekira pukul 18:06 WIB. Saat ini, Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur telah menerjunkan sembilan unit mobil pemadam kebakaran untuk mengendalikan api.

Hingga saat ini petugas masih mencoba memadamkan api. Belum diketahui adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut.

29 Agustus 2011

Pencuri Sembako di Giant Pondok Kopi Dibekuk Setelah Menabrak Pembatas Jalan

Senin, 29 Agustus 2011 09:45 WIB
PUSKOMINFO - Sekawanan perampok menggasak sembako dari sebuah supermarket Giant di Pondok Kopi, Jakarta Timur. Salah seorang perampok berhasil dibekuk, karena mobil yang dipakai aksi perampokan menabrak pembatas jalan ketika kabur dengan melawan arus lalu lintas, Minggu (28/8/2011) sore.

Satu dari empat pelaku perampokan tersebut berhasil ditangkap di Jalan Kolonel Sugiono, Pondok Kopi, Jakarta Timur saat mobil yang digunakan mengangkut hasil curiannya rusak menabrak pembatas jalan di lokasi. Sehingga perampok gagal membawa hasil curiannya.

Seorang pelaku tertangkap dan hampir menjadi bulan-bulanan warga, sementara tiga lainnya berhasil melarikan diri.

Salah seorang pelaku, Kristian, awalnya mengelak dituduh sebagai salah satu pelaku dan dirinya mengaku hanya sebagai sopir mobil. Namun, saat petugas keamanan Giant bernama Anton, mendatanginya. Kristian tidak berkutik dan menyerah dengan mengaku bagian kawanan perampok sembako di Giant, Pondok Kopi tersebut.

Guna menghindari amukan massa, yang semakin memanas. Petugas Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur langsung memasukkan pelaku ke dalam mobil patroli. Petugas juga mengamankan barang bukti mobil pelaku yang berisi sembako yang terbungkus dalam lima kardus hasil curian.

Kasus ini langsung ditangani Polres Metro Jakarta Timur.

Pedagang Dirampok di Jalan, Uang Rp. 11 Juta Dibawa Kabur Perampok

Senin, 29 Agustus 2011 09:21 WIB
PUSKOMINFO - Tjoan Bie, 58 tahun, seorang pedagang, menjadi korban perampokan di Jalan M Toha KM 6.5, Kelurahan Priuk Jaya, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang, Minggu (28/8/2011) sekira pukul 19:00 WIB. Perampok merampas tas korban yang berisi uang tunai Rp 11 juta.

Peristiwa terjadi ketika Tjoan Bie hendak pulang ke rumahnya di Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Priuk. Ketika berada di depan PT Polkrik di Jalan M Toha, dua motor yang sama-sama maju berbarengan, tiba-tiba memotong jalan motor korban dengan salah satu motor itu menyerempet dan pemboncengnya menendang motor korban. Korban pun tidak dapat mengendalikan motornya hingga korban terjatuh.

Saat korban terjatuh, seorang pelaku turun dari sepeda motornya dan menodong korban dan merampas tas. Sempat terjadi tarik-tarikan tas antara korban dan pelaku. Namun korban tak berdaya karena ditodong dengan senjata api jenis pistol hingga merelakan tasnya dibawa kabur pelaku.

Pelaku kabur dengan membawa tas korban yang berisi uang hasil berjualannya sebesar Rp 11 juta, dua buah Handphone, SIM dan dua buah STNK motornya.

Kasus perampokan ini ditangani Polresta Tangerang Kota.

3 in 1 Tidak Berlaku Selama Libur Lebaran


Senin, 29 Agustus 2011 09:15 WIB
PUSKOMINFO - Kawasan pengendalian lalu lintas 3 in 1 tidak berlaku selama libur Lebaran dan cuti bersama. Pembebasan tersebut mulai berlaku hari ini hingga Jumat (2/9/2011).

Di situs TMC Polda Metro Jaya, Senin (29/8/2011), Kasubag Tekinfo Dit Lantas Polda Metro Jaya, Kompol Purwono Pujianto menerangkan pembebasan tersebut dikarenakan pada hari-hari tersebut merupakan hari cuti bersama dan libur nasional Hari Raya Idul Fitri sehingga lalu-lintas pun sepi.

"Makna 3 in 1 itu kan untuk mengurangi kemacetan, jika sepi kendaraan maka tidak masalah," sebutnya.

Pada Senin, 5 September 2011, polisi kembali menerapkan jalur 3 in 1 karena pada waktu itu cuti bersama dan libur nasional sudah habis.

Pada hari biasa, kawasan 3 in 1 berlaku pada beberapa ruas jalan protokol seperti Jalan Sisingamangaraja, Jenderal Sudirman, MH Thamrin, Medan Merdeka Barat, Majapahit, Gajah Mada, Pintu Besar Selatan, Pintu Besar Utara, Hayam Wuruk, dan sebagian Jalan Jenderal Gatot Subroto mulai persimpangan Jalan HR Rasuna Said.

Penerapan 3 in 1 tersebut diberlakukan pada hari kerja, Senin-Jumat setiap pukul 07.00 – 10.00 WIB dan pukul 16.30 – 19.00 WIB.

Lokasi Layanan SIM Keliling Hari Ini


Senin, 29 Agustus 2011 08:50 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi layanan SIM keliling hari ini, Senin (29/8/2011) di beberapa lokasi seperti yang diinformasikan Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya.

1. Jakarta Pusat
SIM: Grand Indonesia

2. Jakarta Utara
SIM: Pos Pol Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM: Taman Makam Pahlawan Kalibata

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM: Dealer Honda Jalan Dewi Sartika

Jam Operasional: Pukul 08.00 - 12.00 WIB.

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM baru dan jika masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

28 Agustus 2011

2 Rumah Mewah Ditinggal Mudik, Ludes Terbakar

Minggu, 28 Agustus 2011 14:02 WIB
PUSKOMINFO – Dua rumah mewah yang ditinggal mudik penghuninya ludes dilalap si jago merah, Minggu (28/8/2011) pagi.

Api dengan cepat membesar dan melahap dua rumah bangunan di Komplek Taman Hidup Baru RT 12/14, Pademangan Barat, Jakarta Utara.

Warga yang panik membantu memadamkan api, karena khawatir merambat ke permukiman warga yang berada dekat di sekitar lokasi rumah mewah tersebut.

Belum diketahui penyebab kebakaran. Namun titik api diduga dari korsleting listrik sebuah rumah yang ditinggal penghuninya.

Api berhasil dipadamkan dengan menggunakan 19 unit mobil pemadam kebakaran. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Kasus ditangani Polsek Metro Pademangan, Jakarta Utara.

Dua Remaja Merampok Dibekuk Polresta Bekasi Kota


Minggu, 28 Agustus 2011 13:51 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polresta Bekasi Kota menangkap dan menahan dua lelaki remaja sebagai tersangka perampokan disertai penganiayaan terhadap seorang ibu di Perumahan Bumiayagara Kelurahan Mustika Jaya, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Sabtu (27/8/2011) malam.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bekasi Kota, Komisaris Dedy Murti Haryadi menyebutkan, kedua tersangka ialah Yulianto, 19 tahun dan Vian, 17 tahun. Keduanya disangka merampok dan menganiaya Erika, 43 tahun, yang sedang sendiri di rumahnya di Perumahan Bumiayagara sekira pukul 19:30 WIB.

Aksi perampokan dan penganiayaan itu dapat digagalkan oleh warga yang mendengar teriakan anak Erika, Rio Satrio, 12 tahun, yang melihat peristiwa itu sepulang dari masjid. Sebelum dipukul dengan gagang celurit oleh perampok, Rio berteriak kencang sehingga warga sekitar datang dan mengepung pelaku.

Karena terkepung warga, Pelaku panik dan tidak bisa melarikan diri. Pelaku akhirnya berhasil dibekuk oleh warga dan polisi, kemudian digelandang ke kantor polisi.

Hari Ini SIM Keliling Hanya Beroperasi di Tiga Tempat


Minggu, 28 Agustus 2011 08:17 WIB
PUSKOMINFO - Untuk memberikan pelayanan terhadap masyarakat, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya tetap membuka Pelayanan SIM kepada masyarakat walaupun pemerintah menetapkan cuti bersama ini minggu (28/8/2011) ini.

Bagi anda yang ingin membuat dan memperpanjang Surat Ijin Mengemudi (SIM) hari ini, Bus Layanan SIM Keliling hanya beroperasi di tiga tempat yaitu:

- Wilayah Jakarta Selatan di Taman Makam Kalibata.
- Jakarta Barat di Jl.Panjang
- Jakarta Utara di Mega Mall Pluit.

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

Satu Lagi, Pembunuh Livia Mahasiswi Binus Ditangkap

Minggu, 28 Agustus 2011 07:56 WIB
PUSKOMINFO — Polres Metro Jakarta Barat kembali menangkap seorang pelaku pembunuhan terhadap Livia Pavita Soelistio, 21 tahun, mahasiswi Bina Nusantara.

Tersangka yang ditangkap itu adalah MS. Penangkapan dilakukan pada Sabtu (27/8/2011) pagi di Jakarta Barat. Hasil pemeriksanaan sementara pelaku berperan membekap dan memegangi tubuh korban.

"Dia yang turut serta ikut membekap dan memegangi korban, sehingga pelaku yang berhasil ditangkap menjadi lima orang tersangka yakni RH, 24 tahun, IN, 22 tahun, SR, 52 tahun, AB, 18 tahun dan MS," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat, Komisaris Besar Setija Junianta.

Namun, lanjut Setija, polisi masih melakukan pengembangan terhadap dugaan pemerkosaan yang dilakukan pelaku.

"Nanti kami cek lagi. Akan kami konfrontir karena belum juga mengaku. Mereka saling lempar," tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Ferdy Sambo menuturkan, MS merupakan sopir Mikrolet M24 jurusan Srengseng-Slipi B 2912 TK.

"Dia sopirnya, bertugas memegang dan membuang korban di Tangerang. Satu orang lainnya masih kami kejar," kata Ferdy.

Seperti diberitakan, Livia Pavita Soelistio diketahui menghilang sejak 16 Agustus 2011 lalu. Pada hari itu, ia berangkat dari rumah menggunakan kemeja putih dan rok hitam menuju Kampus Universitas Bina Nusantara untuk mengikuti ujian.

Usai mengikuti ujian, teman kampus melihat Livia masih berada di lapangan parkir. Keluarga masih bisa mengontak Livia hingga 17 Agustus 2011, namun tidak pernah ada jawaban.

Setelah hari itu, ponsel Livia langsung tidak aktif. Baru, pada Minggu (21/8/2011), seorang warga menemukan sesosok mayat tak beridentitas mirip Livia di selokan dekat kebun di wilayah Cisauk, Tangerang. Keluarga meyakini mayat itu merupakan Livia karena terdapat liontin kalung, rok, dan baju kemeja putih yang sama.

Kebakaran di Penjaringan

Minggu, 28 Agustus 2011 08:00 WIB
PUSKOMINFO - Terjadi Kebakaran di PT TK Plastik dan Milinium Plastik di Jl. Kamal Muara Penjaringan Jakut pada pukul 03:00 WIB kemarin, Korban Ben Ho (60). saksi di TKP Sugianto menuturkan diduga api berasal dari hubungan pendek arus listrik di tempat korban, api berhasil dipadamkan pukul 05:00 WIB dengan bantuan 17 Unit DPK. Korban jiwa tidak ada dan kerugian belum dapat ditaksir, kasus ditangani Sektor Penjaringan.

Pembajakan Kereta Api

Minggu, 28 Agustus 2011 07:00 WIB
PUSKOMINFO - Telah terjadi Pembajakan Kereta Api yang dilakukan oleh Sertu Darso, Oknum TNI AL dan Sugiyanto alamat Rawa Badak Jakarta Utara. Saksi Affan (30), Nanang (22), dan Ragil (21). Peristiwa berawal dari Pelaku naik Kereta Api di bagian Lokomotif dari Stasiun Triji Cirebon lalu pelaku menodongkan pisau ke leher masinis dan memerintahkan masinis menuju Stasiun Haur Geulis Indramayu. Asisten Masinis Bambang melaporkan ke Stasiun Cikampek karena kereta api melanggar aturan perjalanan namun pelaku memaksa kereta api tetap berjalan menuju ke Satasiun Senen, setibanya di Stasiun Senen pelaku dan barang bukti diamankan oleh Anggota Brimob guna pengusutan lebih lanjut. Barang bukti yang didapat berupa Sebilah pisau dan Pistol Air Softgun. Kasus ditangani Polsektro Senen.

27 Agustus 2011

Penemuan Mayat

Sabtu, 27 Agustus 2011 22:00 WIB
PUSKOMINFO - Jumat pukul 05.30 WIB telah ditemukan mayat di Jl. P2 Bandara Soekarno-Hatta oleh Susman dan Ronny, korban meninggal dunia bernama Zainal (56) warga Penjaringan Jakarta Utara.
Menurut keterangan saksi, korban ditemukan meninggal dunia di parkiran didalam sebuah mobil Nissan Grand Livina warna hitam dengan nopol B 1340 UKG, korban segera dilarikan ke kantor kesehatan dan dilakukan pemeriksaan oleh Dokter dan dinyatakan Meninggal Dunia karena sakit, selanjutnya korban dibawa kerumah duka kasus ditangani Polsektro Bandara Soetta.

Pencurian Mobil

Sabtu, 27 Agustus 2011 09:00 WIB
PUSKOMINFO - Telah terjadi pencurian kendaraan R4 merk Toyota Avanza nopol B 1533 FU th 2007 warna silver metalik di parkiran Bank BNI KCU Gambir Jl. Kebon Sirih No 51-53 Menteng Jakpus, sang pemilik kendaraan bernama Herawati (27)dan saksi Kaspan menuturkan, saksi memarkirkan mobil di TKP dalam keadaan terkunci stang dan ditinggal korban masuk kedalam. kemudian korban hendak pergi keluar dan mendapati mobilnya sudah tidak ada di TKP. kasus ditangani Polsektro Menteng.

26 Agustus 2011

Polisi Bekuk Pembunuh Livia Mahasiswi Binus

Jumat, 26 Agustus 2011 14:31 WIB
PUSKOMINFO - Setelah hampir sepekan melakukan penyelidikan pasca penemuan mayat Livia Pavita Soelistio di saluran air di Jalan Baru Rt. 02/01 Desa Suradita, Cisauk, Tangerang, pelaku pembunuhan terhadap mahasiswi Bina Nusantara itu akhirnya ditangkap polisi. Namun, polisi masih melakukan pengembangan untuk penangkapan terhadap pelaku lainnya.

"Betul, tersangka sudah ditangkap. Pelaku yang ditangkap berjumlah dua orang. Namun, kami masih kembangkan pelaku lainnya," kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Komisaris Besar Setija Junianta, Jumat (26/8/2011).

Sementara itu Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Baharudin Djafar, membenarkan kalau polisi tengah mengarah ke pelaku lainnya. Informasi penelusuran itu, dikatakan Baharudin, berasal dari tiga pria yang pernah datang ke kosan Livia.

"Pelakunya lebih dari satu. Dari orang tiga pria itu, kami sudah mendapatkan titik terang siapa saja pelaku-pelakunya. Keterangan dari salah satu dari tiga itulah yang jadi kunci penelusuran ini," kata Baharudin.

Seperti diberitakan, Livia dilaporkan berangkat dari rumah pada tanggal 16 Agustus 2011 dengan menggunakan kemeja putih dan rok hitam menuju kampus Universitas Bina Nusantara untuk mengikuti ujian skripsi.

Usai mengikuti ujian skripsi, teman kampus melihat Livia masih berada di lapangan parkir. Keluarga masih bisa mengontak Livia hingga 17 Agustus 2011, namun tidak pernah dijawab. Setelah tanggal itu, ponsel Livia langsung tidak aktif.

Baru pada Minggu, 21 Agustus 2011, seorang warga menemukan sesosok mayat tak beridentitas mirip Livia di sebuah saluran air sedalam 2 meter di wilayah Cisauk, Tangerang. Keluarga meyakini bahwa mayat itu merupakan Livia karena terdapat liontin kalung yang sama.

Jatuh Tempo Saat Lebaran, Perpanjangan STNK Diberi Dispensasi Hingga 5 September

Jumat, 26 Agustus 2011 12:50 WIB
PUSKOMINFO - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan memberikan dispensasi kelonggaran waktu bagi pemilik kendaraan bermotor yang pajak kendaraannya jatuh tempo bersamaan dengan hari raya Idul Fitri 1432 H.

Menurut Kepala Seksi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Gatot Subroto, bagi masyarakat yang STNKnya jatuh tempo bersamaan dengan hari raya Idul Fitri maka akan diberikan kelonggaran hingga tanggal 5 September 2011, untuk memperpanjang STNK tanpa dikenai denda.

"Kami akan berikan dispensasi bagi masyarakat yang seharusnya memperpanjang STNK pada tanggal 30 dan 31 Agustus, namun karena lebaran kita beri kelonggaran hingga 5 September, hari Senin," ucapnya, Jumat (26/8/2011).

Menurut AKBP Gatot Subroto, alasan diberikannya perpanjangan karena pihaknya memaklumi, jika masih ada warga yang masih merayaan lebaran di kampung halaman selama satu minggu.

Lebih lanjut Gatot mengatakan, pelayanan STNK di Samsat-Samsat sebenarnya sudah dibuka setelah hari kedua Lebaran. Namun pada Kamis dan Jumat itu, aktivitas pengurusan surat kendaraan biasanya masih sepi karena masyarakat masih mudik.

Senin (5/9/2011), kata Gatot, merupakan batas terakhir bagi wajib pajak yang mendapatkan dispensasi. Lewat dari itu, maka wajib pajak dikenakan pinalti denda keterlambatan pembayaran pajak kendaraan.

Pemuda Mengaku Diculik dan Dianiaya Paman Pacarnya, Akhirnya Tewas di Rumah Sakit Koja, Jakarta Utara

Jumat, 26 Agustus 2011 11:15 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pemuda korban penganiayaan ditemukan tergeletak di KBN Cilincing, Jakarta Utara. Dalam keadaan sekarat korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Koja namun nyawanya tak dapat terselamatkan, Jumat (26/8/2011). Sebelum menghembuskan nafas terakhir, lelaki tersebut mengaku sebagai korban penculikan dan penganiayaan paman kekasihnya.

Korban adalah Rudi Safrudin, 19 tahun, warga Kebon Pisang RT 12/12 Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Saat ditemukan petugas keamanan setempat pada Jumat dinihari, korban menderita luka bacok terbuka di wajah kiri, kepala, perut, ketiak serta tangan dan kakinya. Petugas Polsek Metro Cilincing yang mendapat laporan kemudian membawa korban ke RS. Koja, Jakarta Utara untuk mendapat pertolongan. Namun korban menghembuskan nafas terakhirnya di ruang IGD RSUD Koja, Jakarta Utara.

Sebelum tewas korban sempat mengaku kepada petugas bahwa ia diculik sejumlah orang yang salah satunya adalah paman kekasih korban menggunakan mobil jenis mini bus merah. Setelah dianiaya, korban dibuang di sekitar Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Cilincing.

Kini petugas Polsek Metro Cilincing tengah melakukan penyelidikan dan mencari Paman Kekasihnya sebagaimana pengakuan korban sebelumnya, untuk mengungkap kasus ini.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Hari Ini


Jumat, 26 Agustus 2011 09:51 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan ( STNK ) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan SIM keliling Hari ini, Jum'at, 26 Agustus 2011 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Grand Indonesia
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jalan Dewi Sartika
STNK : Masjid At Tien TMII

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 11:00

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Ditinggal Sendirian Di Atas Motor, Balita Tewas Terserempet Truk

Jumat, 26 Agustus 2011 09:27 WIB
PUSKOMINFO - Seorang balita berusia 4 tahun tewas terlindas truk tangki bermuatan minyak kelapa sawit di Jalan Raya Bungur, Kelurahan Kaliabang, Medan satria, Kota Bekasi, Kamis (25/8/2011) siang. Saat kejadian, korban ditinggal di atas motor di pinggir jalan oleh kakaknya berbelanja.

Peristiwa terjadi sekira pukul 13:00 WIB, di samping Pasar Kaliabang, Medan Satria. Korban bernama Bimo Kartono, 4 tahun, anak pasangan Mardyono dan Sri Untari. Bimo tengah diajak kakaknya, Diah Apriyansari dan seorang temannya yang bernama Ida. Bertiga dengan Bimo, ketiganya berangkat ke Pasar Kaliabang dari rumahnya di Pondok Ungu.

Saat ditinggalkan sendirian di atas sepeda motor, arus lalu lintas sedang tersendat dengan kecepatan 20 Km/jam. Namun truk tangki bermuatan minyak kelapa sawit yang dikemudikan Martin menyenggolnya, hingga balita tersebut jatuh dan terlindas ban kanan truk. Korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun nyawa korban tak dapat diselamatkan. Korban meningal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.

Kini pengemudi truk tengah dimintai keterangan di Polresta Bekasi Kota. Kepada petugas Laka lantas, pengemudi truk, Martin Luther mengaku tidak dalam keadaan mabuk saat mengemudi.

Jelang Lebaran, Polresta Tangerang Razia Miras & Judi

Jumat, 26 Agustus 2011 08:41 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak 738 personel Polisi dari Polres Kota Tangerang, Banten, diterjunkan untuk mengamankan arus mudik Lebaran.Dalam operasi Ketupat Jaya 2011 ini, Polresta Tangerang selain melaksanakan pengamanan lebaran di titik-titik keramaian dan rawan tindak kejahatan, juga melakukan razia miras dan petasan yang biasa marak menjelang lebaran.

"Untuk menyambut Lebaran ini, kami akan melaksanakan cipta kondisi. Di antaranya dengan melakukan razia miras dan petasan. Juga perjudian," ujar Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Widada, Jumat (26/8/2011).

Ditambahkan, pihaknya juga akan meningkatkan kegiatan patroli di tengah masyarakat. Mulai H-7 sebelum Lebaran akan melaksanakan operasi ketupat yang mengerahkan 2/3 personelnya, dari total keseluruhan 2.500 personel.

"Anggota yang diterjunkan dalam operasi ketupat ini adalah mereka yang benar-benar siap. Sedikitnya ada 15 Pospam yang terkait dengan arus mudik, dan objek wisata yang menjadi titik konsentrasi pengamanan," terangnya.

Di lapangan, petugas akan dibantu anggota dari Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (Sapol PP), Dinas Kesehatan (Dinkes), Pramuka, dan Pokdar Kamtibmas.

Kantor Samsat Tutup H-2 Hingga H+2 Lebaran

Jumat, 26 Agustus 2011 08:29 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Anda yang hendak mengurus surat-surat kendaraan, sebaiknya memperhatikan informasi ini. Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) yang melayani pajak kendaraan tidak akan melayani mulai 29 Agustus hingga 1 September 2011.

Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) kembali melayani pada Jumat 2 September 2011.

Menurut Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Fadjar Panjaitan, keputusan itu diambil setelah melakukan koordinasi dengan Dirlantas Polda Metro Jaya.

"Kantor Samsat kembali melayani masyarakat pada 2 dan 3 September 2011. Lalu Minggu kembali tidak melayani. Mulai Senin hingga seterusnya akan beroperasi normal seperti hari biasanya," kata Fadjar.

Kepala Dinas Pelayanan Pajak (DPP) DKI Jakarta, Iwan Setiawandi mengatakan liburnya pelayanan pajak di kantor samsat selama empat hari untuk memberikan kesempatan bagi para petugas untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1432 H bersama keluarganya. Serta memberikan kesempatan bagi karyawan yang ingin pulang kampung atau mudik Lebaran.

Slamet Nekat Merampok Toko Emas Seorang Diri

Jumat, 26 Agustus 2011 07:48 WIB
PUSKOMINFO - Slamet Riyadi, 43 tahun, nekat merampok toko emas Modern di Lantai I Blok AKS 47 Metro Atom, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (25/8/2011) sekira pukul 15:00 WIB. Dengan menodongkan senjata "Air Softgun' pelaku berusaha membawa kabur 300 gram kalung emas, namun upayanya gagal, ia berhasil ditangkap Polisi dan warga sekitar.

Aksi nekat Slamet berhasil digagalkan pemilik toko emas, Lina Sastrawinata, 46 tahun, yang berteriak rampok. Saat itu, korban yang sedang menjaga tokonya didatangi pelaku yang berpura-pura akan membeli emas. Korban sempat balik-balik sebanyak 3 kali serta tawar menawar dengan korban.

Pada saat pelaku datang untuk yang ketiga kalinya, pelaku menodongkan pistol ke arah korban dan memerintahkan korban untuk memasukkan perhiasan ke dalam tas pelaku. Setelah itu pelaku kabur. Namun korban berteriak rampok sehingga Polisi yang ada di lokasi dan pengunjung pasar yang memang masih ramai tersebut berdatangan dan mengepung pelaku. Pelaku berhasil ditangkap dan dihakimi warga sekitar. Aksi warga berhasil dihentikan setelah beberapa petugas Polsek Metro Sawah Besar datang mengamankan pelaku.

Petugas mengamankan barang bukti kalung emas seberat 300 gram senilai Rp. 120 juta, sepucuk senjata air softgun, linggis, 2 botol aqua berisi bensin dan sebuah korek api.

Kini pelaku tengah menjalani proses penyidikan lebih lanjut di Mapolsek Metro Sawah Besar.

25 Agustus 2011

Polsek Metro Pancoran Sita 2 Kilogram Ganja dari Pengedar


Kamis, 25 Agustus 2011 12:59 WIb
PUSKOMINFO - Seorang mantan sales toko buku, MSI alias Katel, ditangkap petugas Polsek Metro Pancoran, Jakarta Selatan saat melakukan transaksi narkoba jenis ganja di Cimanggis, Depok. Dari tersangka, polisi menyita barang bukti total 2 kg ganja kering siap edar.

Tersangka ditangkap pada Rabu (24/8/2011) malam. "Dia itu DPO kita, Saat penangkapan, di dalam tas ransel pelaku di temukan satu setengah kilogram ganja," ujar Kapolsek Metro Pancoran, Komisaris Lendy Agustinus.

“Lalu kami segera melakukan pengembangan, saat itu juga menemukan sisanya sebanyak tiga paket seberat 1,5 kilogram di rumah pelaku yang dia simpan di lemari kamarnya,” lanjutnya.

Saat ini petugas masih melakukan pengembangan untuk mengungkap bandar yang memasok ganja kepada MSI dan siapa saja yang membeli barang haram tersebut.

MSI dijerat Pasal 112 jo Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman diatas empat tahun penjara.

Natun Meninggal di Kemayoran Saat Mudik Bareng Sido Muncul

Kamis, 25 Agustus 2011 11:04 WIB
PUSKOMINFO - Seorang calon pemudik meninggal dunia saat akan mudik bareng Sido Muncul di Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (25/8/2011) pagi.

Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya menginformasikan, pemudik yang meninggal tersebut bernama Natun, 57 tahun, warga Boyolali, Jawa Tengah.

Natun adalah seorang peserta yang ikut Mudik Bareng para pedagang jamu yang diselenggarakan PT. Sido Muncul. Mudik bareng tersebut memberangkatkan sekira 19.000 orang dengan tujuan Cirebon, Kuningan, Tegal, Banjar Negara, Wonogiri Yogyakarta dan Solo.

TMC juga menginformasikan, jenazah Natun dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk diperiksa lebih lanjut.

Dua Kebakaran Di Jakarta Utara

Kamis, 25 Agustus 2011 08:38 WIB
PUSKOMINFO - Dua kebakaran terjadi di wilayah Jakarta Utara, Rabu (24/8/2011) malam. Sebuah rumah warga di Komplek Irigasi, Tugu Utara, Koja Jakarta Utara yang terbakar akibat petasan yang jatuh di atap rumah.

Petugas pemadam kesulitan memadamkan api lantaran pusat kebakaran yang sulit dijangkau.

Sementara satunya lagi, kobaran api melanda sebuah gudang di KBN (Kawasan Berikat Nusantara) Cakung-Cilincing.

Belum diketahui jelas penyebab kebakaran gudang tersebut. Petugas terpaksa harus membongkar pagar belakang gudang untuk menjangkau titik api dan memadamkannya. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.

Polres Metro Jakarta Utara Gulung Sindikat pemalsu STNK dan BPKB

Kamis, 25 Agustus 2011 08:25 WIB
PUSKOMINFO - Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara meringkus 7 anggota komplotan pemalsu dokumen surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan buku pemilik kendaraan bermotor (BPKB). Dari lokasi pembuatan, Polisi juga menyita barang bukti berupa 24 lembar STNK palsu, 4 BPKB palsu, 3 unit mobil, 1 unit komputer, 238 lembar kertas STNK, 47 lembar kertas BPKB, dan berbagai alat percetakan.

Selain itu, disita 11 buah stempel Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) dari wilayah Bogor, Bandung, Garut, Jakarta, dan Banten.

Surat-surat yang dibuat komplotan itu nyaris tidak bisa dibedakan dengan surat asli. “Ini kw (kualitas) super, tak bisa dibedakan secara kasat mata,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara, Ajun Komisaris Besar Irwan Anwar, Rabu 24 Agustus 2011.

Menurut Irwan, komplotan ini digulung setelah polisi menangkap seorang tersangka yang menjual kendaraan di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Polisi yang menyamar pura-pura tertarik dan meminta penjual menunjukkan STNK kendaraan.

Sekilas STNK yang ditunjukkan itu tidak memiliki kejanggalan. Tetapi, setelah diperiksa secara detail, polisi memastikan STNK itu palsu. “Kami duga kendaraan yang dijual juga barang curian,” ujar Irwan.

Dari temuan tersebut, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menemukan tempat produksi dokumen palsu yang berada di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Polisi kemudian menangkap anggota komplotan, yaitu Nano Kasno, Azharudin, Asep Saepudin, Yusup Saipul Anwar, Asep Rosiyaman, dan Maksum.

Pengakuan sementara, tersangka mengaku setiap STNK palsu dijual seharga Rp 400 ribu. Sedangkan untuk BPKB dijual Rp 1 juta.

Kini ketujuh tersangka tengah menjalani proses penyidikan di Polres Metro Jakarta Utara.

24 Agustus 2011

Waspada, Jelang Lebaran Marak Peredaran Uang Palsu


Rabu, 24 Agustus 2011 22:49 WIB
PUSKOMINFO - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, peredaran uang palsu mulai marak. Dalam sepekan terakhir, aparat Polres Metro Jakarta Utara telah membongkar dua kelompok produsen dan pengedar uang palsu di wilayahnya. Sabtu malam, 20 Agustus lalu misalnya, polisi berhasil membekuk sepasang suami istri, yakni Hari Santoso dan Aulia Rachmawati di depan Islamic Center, Kelurahan Tugu Utara, Koja.

Sebelumnya, pada 16 Agustus lalu, aparat meringkus tiga orang, yakni Hani, 55 tahun; Alwan Kobi, 49; dan Andi Ikran, 38, secara terpisah. Pertama, Hani diringkus di Mangga Dua Square, Pademangan, saat sedang melakukan transaksi penukaran uang palsu dengan uang asli.

Seperti apa sebenarnya modus para pembuat dan pengedar uang palsu itu?

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Koja, Ajun Komisaris Suteja, Rabu (24/8/2011) mengungkapkan, modus yang digunakan para pelaku cukup unik. Pelaku berbelanja beberapa barang yang berharga sekitar Rp 30 ribu dengan uang asli pecahan Rp 100 ribu. Begitu menerima uang kembalian, pelaku pergi dan menukar uang kembalian Rp 50 ribu asli dengan uang palsu miliknya.

"Setelah itu, mereka kembali ke pedagangnya dan bilang kalau uang kembalian yang mereka terima palsu," kata Kanit Reskrim.

Beberapa pedagang yang curiga kemudian menghadang pelaku dan sempat timbul percekcokan hingga pelaku diamankan oleh kepolisian. Bersama pelaku, polisi menyita 5 lembar uang palsu pecahan Rp 5.000, 19 lembar uang palsu pecahan 10.000, 18 lembar uang palsu pecahan Rp 50.000, satu unit notebook AXIOO, satu unit printer, tinta aneka warna, penggaris, cutter dan beberapa perlengkapan percetakan lain.

Karena peredaran uang palsu marak menjelang hari raya, AKP Suteja menghimbau agar masyarakat lebih waspada saat menerima uang. "harap masyarakat lebih hati-hati," ujarnya.

Ingin Mudik Lebaran, 2 Pria Bobol Bank di Tangerang


Rabu, 24 Agustus 2011 22:24 WIB
PUSKOMINFO - Lantaran terdesak ingin merayakan hari raya Idul Fitri di kampung halaman, dua pria berinisial DM dan R nekat membobol Bank BPR Ragam Dana Kencana di Jalan Cemara Raya, No 34, Rt. 03/20, Cibodasari, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

Nahas, aksi keduanya berhasil digagalkan petugas Polresta Tangerang Kota. Niat merayakan hari raya Idul Fitri di kampung, bersama keluarga pun musnah dan kini harus merayakan Lebaran di balik jeruji besi.

Menurut Kapolresta Tangerang Kota, Kombes Pol Tavip Yulianto, aksi pembobolan bank BPR itu terjadi pada Sabtu, 20 Agustus 2011 sekira pukul 19.00 WIB. Pelaku berhasil masuk ke dalam bank, melalui atap yang di bawahnya terdapat brankas penyimpanan uang.

Kapolres menjelaskan, usaha pembobolan itu sudah dua kali dilakukan hingga akhirnya kedua pelaku berhasil ditangkap. Pertama pelaku masuk ke ruang penyimpanan uang, brangkas tidak bisa dibobol. Karena kekurangan alat. Lalu pelaku pergi mengambil alat dan mulai coba membobol brangkas. Namun, kesempatan kedua ini tidak seberuntung pertama. Saat aksinya yang kedua, pelaku disergap Polisi.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan sejumlah alat bukti. Seperti satu unit laptop Acer, 10 bungkus rokok, linggis, gergaji besi, golok, dan kapak kecil yang awalnya digunakan untuk membobol brangkas.

"Kedua tersangka dikenai pasal 363 KUHP," terang Kapolres.

Polda Metro Jaya Musnahkan Narkoba Senilai Rp 20 Miliar

Rabu, 24 Agustus 2011 22:00 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya memusnahkan barang bukti narkoba senilai Rp 20 miliar lebih. Barang bukti tersebut didapat dari enam tersangka yang ditangkap selama Juni-Juli 2011.

"Sebagaimana amanat Undang-Undang, pemusnahan barang bukti dilakukan pada tahap penyidikan setelah penyidik melakukan pemeriksaan 7 hari dan telah mendapat ketetapan," ujar Wakil Direktur Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Krisno Siregar kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (24/8/2011).

Pemusnahan ini dihadiri pejabat dari kejaksaan dan pengadilan negeri dan disaksikan oleh para tersangka. Pemusnahan dilakukan petugas laboratorium forensik.

"Total yang dimusnahkan 7,7 kilogram sabu dan 350 butir ekstasi hasil pengungkapan bulan Juni hingga Juli 2011," ujar AKBP Krisno Siregar.

Sementara itu, Kepala Subdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Eko Saputro mengatakan, barang bukti tersebut didapat dari kelompok tersangka HR alias CM, NH alias BN dan RH alias IY, YN alias NM alias AF, serta kelompok SG alias HL alias AS dan seorang WN Malaysia berinisial KL alias AN.

"Salah satu tersangka, KL adalah residivis, Polda Metro Jaya sudah menangkapnya 3 kali dan 2 kali oleh Polres Jakarta Barat," ujar Eko.

Keenam tersangka ditangkap di empat lokasi berbeda. Kelompok HR ditangkap di Komplek Pergudangan Bandara, Tangerang dan kelompok SG ditangkap di Apartemen City Lofts, Jl KH Mas Mansyur dan Apartemen Sahid Residence.

Pemusnahan sabu dilakukan dengan cara dilarutkan dalam air panas kemudian dibuang ke kolam pembuangan.

Polda Dirikan Pos Penindakan bagi Pemudik Melanggar

Rabu, 24 Agustus 2011 21:50 WIB
PUSKOMINFO - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mendirikan pos khusus untuk penindakan bagi para pemudik yang melanggar. Penindakan lebih difokuskan kepada para pemudik sepeda motor yang melebihi kapasitas.

Hal ini disampaikan Kepala Bagian Pembinaan dan Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Latif Usman, Rabu (24/8/2011) di Polda Metro Jaya. "Kami siapkan pos khusus untuk melakukan penindakan," katanya.

Menurut AKBP Latif Usman, pos penindakan ini ditempatkan di beberapa titik yang dinilai paling rawan dilalui oleh para pemudik khususnya pemudik bersepeda motor. Titik-titik pos penindakan tersebut ada di Halim, Pulogadung, Pangkalan Jati, Radin Inten, Haji Naman, pertigaan PDAM Kali Malang, dan Kedung Waringin.

Sementara, untuk Jalur Utara ada di Kalideres, Puri Jatake, Bitung, serta Citra Raya. "Pos ini nantinya akan menjadi pusat-pusat pemantauan yang khusus menindak para pemudik yang melakukan pelanggaran," tegasnya.

Pos-pos penindakan ini, Kata Latif Usman, juga merupakan salah satu pos pengamanan yang didirikan untuk memantau arus mudik. Dalam melaksanakan penindakan, selain menilang pihaknya tetap berkomitmen untuk memulangkan kembali para pengendara sepeda motor yang melakukan pelanggaran.

Para pelanggar seperti membawa penumpang berlebih, membawa barang bawaan berlebih, dan sepeda motornya tidak lengkap, nantinya diminta untuk tidak melanjutkan perjalanan kembali, dan diminta untuk kembali ke rumahnya. Seandainya masih membandel maka pihaknya akan melakukan tindakan yang lebih tegas berupa penilangan.

Selain pos khusus, pemeriksaan juga akan dilakukan di Pos Check Point. Disini, pihaknya akan memeriksa kelengkapan mulai dari surat-surat, kondisi kendaraan, dan kesehatan pengendara.

"Kalau tidak lengkap, seperti lampu tidak menyala, rem rusak, ban botak, dan tidak memiliki sim. Kami akan segera meminta pengendara ini untuk kembali dan tidak melanjutkan perjalanan," ujar Latif.

Seandainya mereka tetap nekat, maka di check point selanjutnya akan ditahan kendaraannya sementara pengendara diminta melanjutkan dengan bus atau angkutan umum lainnya.

Tindakan tegas ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan, karena pada tahun 2010 lalu korban jiwa selama mudik lebaran khususnya di wilayah hukum Polda Metro Jaya sebanyak 45 jiwa. Angka ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 33 korban jiwa, dari seluruh korban jiwa tersebut hampir 80 persen adalah pengendara sepeda motor.

Pemilik Warung Jadi Korban Hipnotis di Bekasi

Rabu, 24 Agustus 2011 21:40 WIB
PUSKOMINFO - Pemilik warung makan di depan Kantor Bupati Bekasi menjadi korban hipnotis, Rabu (24/8/2011) siang. Korban kehilangan uang, dompet dan barang-barang berharga lainnya.

Perisitiwa terjadi saat kondisi warung sedang sepi, pemilik warung Mak Aan, 50 tahun, saat itu bertiga dengan kedua anak perempuannya Teh Aan, 29 tahun, dan Imer, 17 tahun, didatangi pelaku dengan dalih hendak makan. Tanpa menaruh rasa curiga ketiganya melayani pelaku dengan baik dan sopan, pelaku yang memiliki perilaku sopan membuat ketiganya tanpa sungkan menerima menemani pelaku mengobrol.

Setelah ketiga orang tersebut berada di bawah pengaruh hipnotis, pelaku langsung meminta ketiganya keluar dari dalam warung. Dan dengan leluasa pelaku menguras harta benda korban tanpa dapat dicegah para korban.

Setelah menguras habis harta benda korban, pelaku langsung melarikan diri tanpa diketahui korban. Ketiga korban baru sadar setelah pelaku melarikan diri dan memeriksa harta benda yang telah dikuras pelaku.

Peristiwa ini dilaporkan dan dalam penyelidikan Polresta Bekasi.

Seorang Lelaki Tewas Tertabrak Kereta di Stasiun Depok

Rabu, 24 Agustus 2011 21:26 WIB
PUSKOMINFO - Seorang lelaki tewas akibat tertabrak Kereta Ekonomi Nomor 5784 dari arah Jakarta menuju Bogor di Stasiun Depok, Rabu (24/8/2011) pukul 17:50 WIB.

Korban bernama Tukimin tertabrak ketika melintas di lajur rel ke empat di lokasi. Pada saat yang bersamaan dari arah utara datang Kereta Ekonomi 5784 yang akan memasuki peron Stasiun Depok. Tidak diketahui penyebabnya hingga korban tertabrak.

Tubuh korban pun terjepit di bawah kereta dan tewas di lokasi kejadian. Warga di sekitar lokasi berusaha mengeluarkan korban dari bawah kereta dan melaporkan kejadian tersebut ke Petugas Polresta Depok yang kemudian mengidentifikasi korban.

Oleh petugas kepolisian, mayat korban selanjutnya dibawa ke Rumah sakit untuk dilakukan otopsi.

Dua Pelaku Pembius Pemudik Lebaran Dibekuk Polisi

Rabu, 24 Agustus 2011 21:11 WIB
PUSKOMINFO – Aparat Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya membekuk dua pelaku pembiusan yang biasa mengincar pemudik lebaran di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (24/8/2011).

Tersangka Sugiyanto alias Ciko dan Sutikno alias Daglek ditangkap di dua tempat berbeda pada Rabu (24/8/2011). Ciko dibekuk di Cikarang, Bekasi, sedangkan Daglek ditangkap di rumahnya di Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur. Dari keduanya, polisi menyita dua laptop, jam tangan, 14 kartu ATM, tujuh dompet, 15 HP, 2 bungkus jamu, tas koper, dan beberapa lembar mata uang asing.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Gatot Eddy Pramono, didampingi Kasubdit Kejahatan Keras, AKBP Helmi Santika, meyebutkan dua tersangka beraksi dengan tiga temannya; Katro, Roni, dan Alek. “Mereka kini dalam buruan kami,” ujarnya.

Mereka ditangkap usai membuang korbannya, Mus, di Cakung. Polisi yang mendapat laporan termasuk ciri khas orang yang membuang korban segera mengejarnya.

Dalam pemeriksaam diketahui yang pernah jadi korban pembius ini di antaranya Heri Subayo dibius pada 2 Agustus, Taronioto dan Ahmad pada 17 Agustus, dan Supradiansyah yang dibius 22 Agustus. Kedua tersangka dijerat pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman penjara lima tahun.

Rumah Bos Pemulung Terbakar, Anak Tewas Terpanggang


Rabu, 24 Agustus 2011 21:00 WIB
PUSKOMINFO - Rumah bos pemulung di Kampung Gombong Pandan, Desa Pasirgombong, Kabupaten Bekasi, Selasa (23/8/2011) hangus terbakar. Dalam peristiwa tersebut seorang remaja berusia 14 tahun tewas terpanggang.

Korban tewas bernama Yoseph, anak yang mengalami keterbelakangan mental itu tak bisa menyelamatkan diri saat api berkobar.

Saksi mata di lokasi menyebutkan saat kejadian Yoseph berada di lantai dua, dia sedang tidur di kamarnya. Sedangkan bapaknya tidur di kamar lantai bawah.

Saksi juga menyebutkan asal api terlihat dari lantai atas rumah pengepul barang rongsokan itu sekira pukul 22:30 WIB. Dengan cepat api membesar. Warga sekitar berusaha memadamkan api dan menyelamatkan korban. Namun, Yoseph tidak dapat diselamatkan dan tewas mengenaskan terpanggang api.

Api berhasil dikuasai petugas pemadam yang datang dengan dua mobil pemadam kebakaran dari Kab. Bekasi sekira pukul 23:30 WIB.

Kasat Reskrim Polresta Bekasi, Kompol Nurrohmad, mengatakan belum bisa meminta keterangan kelurga itu karena masih berduka. Korban dimakamkan di TPU Pasirgombong, Bekasi.

23 Agustus 2011

Suami-Istri Tertangkap Edarkan Uang Palsu di Pasar Malam


Selasa, 23 Agustus 2011 16:06 WIB
PUSKOMINFO – Pasangan suami - isteri ditangkap petugas Polsek Metro Koja saat berbelanja di Pasar malam di kawasan Islamic Center, Jalan Kramat Jaya, Koja, Senin (22/8/2011) malam. Dari hasil pemeriksaan, polisi menyita uang palsu senilai Rp1,6 juta milik pelaku.

Haris, 24 tahun, dan istrinya, Aulia, 18 tahun, dibekuk tak lama usai membeli sepatu dan celana pendek di pasar malam yang digelar di depan Islamic Center. “Mereka sudah tiga bulan memproduksi upal. Diduga upal tersebut sudah dibelanjakan di beberapa wilayah,” ujar Kanit Reskim Polsek Metro Koja, AKP Suteja, Selasa (23/8/2011).

Selain menyita lembaran upal, polisi juga menyita beberapa alat yang digunakan untuk mencetak upal seperti laptop dan mesin printer.

Kini petugas masih melakukan pengembangan untuk mengungkap anggota jaringan tersangka yang mengedarkan dan memasok bahan baku upal.

Warung Tekko di Pasar Festival Setiabudi Terbakar

Selasa, 23 Agustus 2011 09:09 WIB
PUSKOMINFO - Kawasan Pasar Festival, Jalan HR. Rasuna Said Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan diamuk si jago merah. Kebakaran menghanguskan beberapa pertokoan di pusat perbelanjaan itu, Selasa (23/8/2011) dini hari.

Informasi dari petugas operator Polsek Metro Setia Budi, Briptu Nisam, kebakaran diduga berasal dari Restoran Warung Tekko yang berada di lantai dasar kawasan Pasar Festival.

"Api berasal dari cerobong Eksosfan (pembuangan asap) yang korleting," ujar Nisam.

Menurut Nisam, api berhasil dipadamkan pukul 01:45 WIB dengan bantuan 13 unit DPK. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kini masih dalam penyelidikan Polsek Metro Setia Budi.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Hari Ini


Selasa, 23 Agustus 2011 09:00 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan ( STNK ) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan SIM dan STNK keliling Hari ini Selasa, 23 Agustus 2011 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Grand Indonesia
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : Taman Makam pahlawan Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK: LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Masjid At-Tien TMII

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 14:00

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Dua Wanita Tewas Keracunan Jamu di Cikarang

Selasa, 23 Agustus 2011 08:43 WIB
PUSKOMINFO - Dua orang wanita ditemukan tewas di kamar rumahnya di Kampung Cabang Rt. 01/09 Desa Karang Asih, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (22/8/2011) pagi sekira pukul 09:00 WIB. Korban tewas diduga akibat keracunan jamu.

Korban bernama Wiwi Suryani, 43 tahun, Warga Sukamulya Sukatani, Kabupaten Bekasi, dan rekannya Yulia, 42 tahun.

Korban pertama kali ditemukan oleh rekan korban, Friska, 20 tahun, yang mendapati kedua rekannya sudah tergeletak tak bernyawa dengan mulut berbusa dan hidung berdarah. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Metro Cikarang.

Petugas yang datang ke lokasi kejadian melakukan Olah TKP mendapati korban tewas dengan kondisi mulut berbusa dan hidung mengeluarkan darah. Di dekat korban ditemukan gelas yang masih terdapat bekas jamu, sisa kopi dan muntahan korban.

Petugas menduga korban tewas akibat keracunan setelah meminum jamu. Kedua jenazah korban selanjutnya dikirim ke RS. Polri Kramat Jati guna dilakukan Visum untuk penyelidikan lebih lanjut.

Polda Metro Jaya Menangkap 10 Pelaku Penipuan Modus SMS Kuis

Selasa, 23 Agustus 2011 08:27 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya menangkap 10 pelaku penipuan bermodus Short Message Service (SMS) pemenang kuis. Para pelaku sering melakukan penipuan dengan modus menang undian atau korban kecelakaan.

Para pelaku yang tertangkap adalah, RB, MW, RD, SG, HS, DL, IS, F, I, dan AS. Sementara, pelaku yang buron adalah F, S, R dan S. Sedangkan dua pelaku yang buron belum bisa diungkapkan identitasnya.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Baharudin Djafar mengakatan kelompok ini melakukan penipuan di berbagai kota, seperti Jakarta, Bandung, Makasar, Jawa Tengah, Balikpapan, dan kota-kota besar lainnya.

"Biasanya pelaku mengirimkan SMS seperti ‘Anda mendapatkan hadiah dari Telkomsel berupa mobil Innova dan sepeda motor’. Sedangkan modus satunya lagi mengirimkan SMS dengan memberitahu kepada korban kalau anaknya masuk rumah sakit akibat kecelakaan di sekolah dan harus dioperasi," katanya.

Pelaku, dengan mengirimkan SMS seperti itu bisa menerima uang dari korban minimal Rp1,5 juta hingga Rp47 juta.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Gatot Edi Pramono menjelaskan, para pelaku sudah melakukan aksinya selama tiga hingga lima tahun dan berhasil ditangkap pada 7 Agustus lalu. Sementara, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap enam pelaku lainnya.

Gatot menjelaskan, penangkapan pelaku bermula dari laporan korban di Mapolres Bekasi. Dari laporan ini, pihaknya kemudian melakukan penyidikan dari nomor rekening yang buat oleh pelaku. Pihaknya kemudian melakukan bekerja sama dengan bank-bank yang dipakai oleh pelaku. "Dari sini kita temukan titik terang hingga akhirnya berhasil menggiring ke Pelaku," ujarnya.

Untuk menangkap pelaku, pihaknya bekerjasama dengan Polres Banyumas selama satu pekan. Selain di Jawa Tengah, para pelaku ditangkap di tempat yang terpisah yakni Jakarta dan Bandung.

Selama hampir lima tahun melakukan aksi tersebut, sambung Gatot, pelaku berhasil meraup uang korban sebesar Rp230 juta dan uang tersebut sebagian dibelikan emas, jam tangan, dan ponsel di mana barang-barang tersebut sekarang menjadi barang bukti dari para tersangka.

"Saya mengimbau, jika ada SMS menang undian dan adanya keluarga yang kecelakaan harus terlebih dahulu dicek. kalau menang undian, minimal cek ke bank, kalau penipuan kecelakaan segera cek ke anggota keluarga sebelum melakukan instruksi pembayaran tersebut," tegasnya.

22 Agustus 2011

Polsek Metro Koja Tangkap Tiga Pembobol ATM Bank Muamalat Cikeas

Senin, 22 Agustus 2011 11:43 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Metro Koja membekuk 3 orang kawanan pembobol ATM di kawasan Plumpang, Koja, Jakarta Utara, Senin (22/8/2011) dinihari tadi. Para pelaku tertangkap ketika sedang membongkar mesin ATM hasil curiannya dari mesin ATM Bank Muamalat Cikeas.

Penangkapan berawal ketika petugas Polsek Metro Koja yang sedang berpatroli di Plumpang Center mencurigai mobil APV warna krem Nopol F-1081-BM yang mencurigakan di parkir di depan ruko. Setelah mobil tersebut didekati petugas, ternyata ada sekelompok orang yang sedang membongkar brankas di ruko tersebut. Petugas pun kemudian hendak menyergap orang mencurigakan tersebut.

Upaya petugas menangkap pelaku itu pun mendapat perlawanan. Terjadi tembak menembak antara petugas dengan para pelaku yang diperkirakan berjumlah 9 orang.

Dari 9 pelaku, tiga pelaku di antaranya berhasil ditangkap yaitu berinisial ML, FD, dan NN. Dari lokasi petugas menyita barang bukti satu unit mesin ATM berisi uang sekira Rp150 juta dan satu unit mobil APV warna krem bernopol F-1081-BM yang diduga hendak digunakan pelaku untuk melarikan diri.

Kini, Polres Metro Jakarta Utara berkoodinasi dengan Polres Kabupaten Bogor terus melakukan pengejaran terhadap enam pelaku pembobolan mesin ATM Bank Muamalat cabang Cikeas, Bogor yang masih buron.

Mayat Wanita Ditemukan di Saluran Air Desa Suradita Cisauk

Mayat Mirip Livia Pavita Soelistio, Mahasiswi Binus Yang Dilaporkan Hilang

Senin, 22 Agustus 2011 11:07 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat wanita berusia sekira 20 tahun ditemukan di sebuah selokan di Jalan Baru Rt. 02/01 Desa Suradita, Cisauk, Tangerang, Minggu (21/8/2011) sekira pukul 17:30 WIB. Mayat ini memiliki ciri-ciri yang hampir sama dengan Livia Pavita Soelistio, 21 tahun, mahasiswi Universitas Bina Nusantara yang dilaporkan hilang sejak 16 Agustus 2011 lalu.

"Jadi mayatnya pakai baju putih, rok warna hitam, rambutnya sebahu dan pakai kalung yang ada simbol agamanya, ciri-cirinya sama dengan Livia sebagaimana yang disebutkan dalam pemberitaan beberapa media massa," ujar Kapolsek Metro Cisauk, AKP Kemijo, Senin (22/8/2011).

Dia mengatakan, mayat yang ditemukan ini tanpa identitas dan kondisinya sudah membusuk. "Ini mayat lama, sudah tiga sampai empat harian, kondisinya juga sudah bengkak," katanya.

Kini mayat tersebut sudah dibawa ke RSUD Tangerang untuk diotopsi.

Seperti diberitakan di beberapa media massa ibukota, anak tunggal keluarga Yusni Chandra dinyatakan hilang dan telah dilaporkan ke Polsek Metro Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Pihak keluarga sendiri mengaku melakukan kontak terakhir pada 16 Agustus sekira pukul 14.00 WIB. Saat itu Livia mengatakan ingin ke kampus untuk melihat hasil ujian.

Polri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2011 di Monas


Senin, 22 Agustus 2011 10:48 WIB
PUSKOMINFO - Ribuan personil yang merupakan gabungan Polri, TNI, Kementerian Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta menggelar apel pasukan Operasi Ketupat 2011, Senin (22/8/2011), di Lapangan Silang Monas, Jakarta. Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Timur Pradopo.

Dalam apel gelar operasi ketupat 2011 itu hadir pula pejabat terkait seperti Menteri Perhubungan Freddy Numberi, seluruh pejabat tinggi Polri, pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S Rajab.

Untuk mengamankan arus mudik, Polda Metro Jaya dalam Operasi Ketupat Jaya 2011 menurunkan 18.446 personil ditambah dengan bantuan dari petugas Satpol PP, Damkar, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Polsuska yang mencapai 3.000 personil.

Polda Metro Jaya juga telah menyiapkan 128 titik pos pengamanan (pospam) dan pos pelayanan (posyan) yang disiapkan untuk mengamankan perjalanan para pemudik, sopir angkutan, dan kendaraan mudik agar aman dalam perjalanan.

Polsek Metro Taruma Jaya Bekuk Sindikat Pencuri Kabel Listrik PLTGU Muara Tawar

Senin, 22 Agustus 2011 09:49 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Metro Taruma Jaya, Bekasi berhasil membekuk sindikat pencuri kabel listrik PLTGU Muara Tawar, Kabupaten Bekasi, Minggu (21/8/2011). Sepuluh pelaku ditangkap, sedangkan satu orang yang diduga otak pencurian kabur.

Para pelaku yang diamankan di antaranya Namit, Komar, Iding, Jalil dan Hidayat serta lima lainnya yang masih petugas keamanan perusahaan setempat. Dari tangan para pelaku, berhasil disita barang bukti berupa 4 kwintal lebih berupa kabel yang siap jual.

Terungkapnya sindikat pencuri kabel PLTGU Muara Tawar ini, setelah petugas mendapat laporan dari perusahaan listrik tersebut terkait seringnya kehilangan kabel-kabel di dalam perusahaan, yang kerap mengganggu jaringan listrik. Setelah melakukan pemeriksaan beberapa saksi mata dan pengembangan yang dilakukan polisi, akhirnya berhasil mengamankan 10 orang pelaku yang tidak lain merupakan keamanan perusahan PLTGU tersebut.

"Para pelaku yang berjumlah 10 orang ditangkap saat berada di rumahnya masing-masing. Namun, satu pelaku lagi yang diduga otak aksi pencurian, masih kita buru dan sudah diketahui identitasnya" terang Kapolsek Metro Taruma Jaya AKP Suwari.

Kini kesepuluh tersangka masih menjalani proses pemeriksaan di Mapolsek Metro Taruma Jaya.

Pusat Perbelanjaan Carrefour Sunter Terbakar

Senin, 22 Agustus 2011 09:37 WIB
PUSKOMINFO - Pusat perbelanjaan Carrefour di Jalan Danau Sunter Utara, Tanjung Priok, Jakarta Utara, terbakar, Senin (22/8/2011) dini hari. Asal api diduga dari hubungan arus pendek listrik pada alat pendingin buah di lantai dua bangunan berlantai tiga tersebut.

Tidak ada korban dalam musibah tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Asap tebal pertama kali diketahui keluar dari lantai dua, tempat buah dan daging serta bahan makanan lainnya berada, tak lama muncul api dari lantai yang sama. Puluhan petugas pemadam kebakaran yang mengerahkan 24 unit mobil pemadam untuk memadamkan api.

Aparat kepolisian setempat terpaksa menutup arus lalu lintas di salah satu ruas jalan, untuk memberikan kesempatan kepada petugas pemadam agar leluasa bekerja menjinakkan api. Menjelang Subuh, api baru bisa dipadamkan.

Kendati tak sampai ludes, kondisi pusat perbelanjaan tersebut cukup parah. Beberapa bagian bagian bangunan tampak hangus, khususnya di lantai dua dan tiga.

Peristiwa itu kini dalam penanganan Petugas Polsek Tanjung Priok untuk mengusut penyebab pasti kebakaran tersebut.

Hati - Hati, Komplotan Perampok Di Atas Angkot

Senin, 22 Agustus 2011 09:22 WIB
PUSKOMINFO - Lani Wildani, 19 tahun, dan Ida Rosida, 26 tahun, menjadi korban perampokan di atas angkot (angkutan kota) di Jalan Raya Alternatif Cibubur arah Cileungsi, tepatnya di depan Perum Rafles Hill, Harjamukti, Cimanggis, Depok, Sabtu (20/8/2011) sekira pukul 23:00 WIB.

Menurut keterangan korban kepada petugas Polsek Metro Cimanggis mengatakan pelaku yang berjumlah enam orang, lima laki-laki dan seorang perempuan, dengan menggunakan mobil angkot berpura-pura mencari penumpang. Kedua korban tanpa curiga naik angkot pelaku. Namun dalam perjalanan di lokasi kedua korban langsung disekap, tangan diikat. Pelaku kemudian mengambil barang-barang korban yaitu Dua buah HP Blackberry, Satu HP Esia, Lima cincin emas, satu liontin, dua ATM Bukopin, Satu ATM dan buku tabungan BCA, Satu ATM BNI dan Citibank, KTP dan uang tunai sebesar Rp. 500 ribu. Jumlah kerugian sekira Rp. 9 juta.

Kedua korban dibuang di daerah Cileungsi belakang Perum Mutiara Resident. Kasus ini dalam penanganan Polsek Metro Cimanggis, Depok.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Hari Ini


Senin, 22 Agustus 2011 09:19 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan ( STNK ) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan SIM dan STNK keliling Hari ini, Senin (22/8/2011) terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Grand Indonesia
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : Taman Makam pahlawan Kalibata
STNK : Taman Makam Pahlawan Kalibata

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK: LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Masjid At-Tien TMII

- Jam Operasional : Pukul 08:00 - 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

- STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Dua Wanita Tewas Tercebur Septic Tank yang Amblas di Cirendeu Ciputat

Senin, 22 Agustus 2011 09:09 WIB
PUSKOMINFO - Dua Ibu Rumah Tangga tewas akibat tercebur ke dalam Septic Tank yang amblas di rumah mereka di Jalan Gunung Indah IV Rt. 02/01 Kelurahan Cirendeu, Ciputat, Tangerang Selatan, Minggu (21/8/2011) malam sekira pukul 18:30 WIB. Kedua korban tewas dalam perjalanan menuju RS. Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan.

Korban adalah Yayu, 39 tahun dan Hartini. Menurut keterangan saksi-saksi, Supandi, 45 taun, dan Mardalin, 50 tahun, mengatakan kedua korban sedang memasak di dapur namun tiba-tiba septic tank yang berada di dapur amblas dan kedua korban jatuh tercebur ke dalam septic tank tersebut.

Saksi dengan dibantu warga sekitar kemudian melarikan korban ke RS. Fatmawati untuk mendapatkan pertolongan. Namun nyawa keduanya tak dapat terselamatkan. Kedua korban meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.

Kasus ini ditangani Polsek Metro Ciputat.

Sopir Angkot Babak Belur Dihajar Preman Pasar

Senin, 22 Agustus 2011 08:57 WIB
PUSKOMINFO - Togar, 42 tahun, sopir angkot, babak belur dikeroyok preman pasar Ciung Desa Margasari, Tigarakasa, Kabupaten Tangerang, Sabtu (20/8/2011). Warga Jalan Teratai IV Blok B-41/26 Kabupaten Tangerang ini mengalami luka memar pada hidung, pipi, dahi serta mulut mengeluarkan darah akibat dianiaya sejumlah preman yang tidak diberikan uang timer.

Peristiwa terjadi sekira pukul 15:30 WIB saat terjadi pergantian mobil angkot. Korban sebagai sopir cadangan, menolak pelaku yang meminta uang timer, karena uang sudah dibayarkan oleh sopir sebelumnya yang bernama Manalu. Karena tidak diberikan uang timer oleh korban, pelaku bersama teman-temannya mendatangi korban dan menganiaya korban hingga babak belur. Oleh teman-teman sesama sopir angkot, korban kemudian dibawa ke Rumah sakit terdekat untuk Visum selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Tangerang.

Kini Polresta Tangerang masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian untuk menangkap tersangkanya.

21 Agustus 2011

PENGUMUMAN

DIUMUMKAN KEPADA YTH. REKAN-REKAN WARTAWAN CETAK / ELEKTRONIK YANG MELIPUT ACARA GELAR PASUKAN PAM OPS KETUPAT 2011 DI LAPANGAN SILANG MONAS PADA HARI SENIN TANGGAL 22 AGUSTUS 2011 YANG SEHARUSNYA PUKUL 08.30 WIB DIMAJUKAN MENJADI PUKUL 07.00 WIB,
DEMIKIAN UNTUK MENJADI MAKLUM

Tips Aman Tinggalkan Rumah Saat Mudik

1. Sebelum pergi pastikan semua pintu rumah terkunci.

2. Cabut selang gas dan kompor, berbagai alat elektronik serta listrik yang tidak digunakan untuk menghindari arus pendek yang dapat mengakibatkan kebakaran.

3. Titipkan rumah ke tetangga yang tidak mudik. Minta nomor telepon tetangga terdekat yang tidak mudik agar bisa tetap berkomunikasi dan memberitahu jika terjadi sesuatu.

4. Berkoordinasi dengan RT/RW dan petugas keamanan di wilayah kita.

5. Beri uang tips petugas keamanan agar ”lebih” mengawasi rumah kita.

6. Pasang alarm untuk mencegah masuknya penjahat ke rumah kita. Jika perlu, pasang kamera tersembunyi (CCTV) di titik tertentu seperti kamar tidur dan ruang keluarga selama bepergian. Selamat mudik!

Penemuan Proyektil Peluru

Waktu Kejadian : Tanggal 20 Agsutus 2011 jam 18.30 WIB.
TKP : Jl. Muara Baru RT 20/17 Penjaringan Jakarta Utara.
Saksi : Irfan, 50 Tahun.
Kronologis Kejadian : Menurut keterangan saksi, ketika saksi melintas di TKP, saksi menemukan proyektil peluru Senpi seberat 3 KG di tempat pembuangan sampah selanjutnya proyektil tersebut diamankan di Polsek Penjaringan guna penyidikan lebih lanjut.
Barang Bukti : Proyektil peluru Senpi seberat 3 KG.
Kasus Ditangani : Sektro Penjaringan

Penculikan atau Pemerasan

Waktu Kejadian : Tanggal 20 Agustus 2011 jam 11.00 WIB.
TKP : JL. Jamblang Kav. 6 Petukangan Utara Jakarta Selatan.
Korban : Aryana Sari, 43 Tahun, Alamat : TKP.
Saksi : Urip Subekti, Ayu, Fajar Tommy, Gunawan dan Sri.
Pelaku : 4 (empat) orang laki-laki tidak dikenal (dalam lidik).
kronologis Kejadian : menurut keterangan saksi Urip, rumah korban didatangi oleh 4 (empat) orang laki-laki tidak dikenal mengaku petugas Kepolisian menggunakan mobil Toyota Avanza warna merah marun No. Pol B-1258-PFS kemudian korban dan saksi Fajar dibawa paksa oleh pelaku. dan pelaku menelpon saksi Urip untuk meminta uang tebusan sebanyak RP 25.000.000,- dengan ditransfer ke rekening milik korban. Tetapi saksi Urip tidak menuruti permintaan tersebut. Pelaku menelpon saksi Urip untuk meminta tebusan kembali sebesar RP 5.000.000,- namun saksi Urip juga belum menurutinya. Namun kabar terakhir yang diterima saksi Urip bahwa saksi Fajar telah ditinggalkan didaerah Senayan City Jakarta.
Kasus ditangani : Polda Metro Jaya

20 Agustus 2011

Tips Menghindari Pembiusan Saat Mudik Lebaran

Sabtu, 20 Agustus 2011 16:02 WIB
PUSKOMINFO – Menjelang Lebaran, aksi kejahatan dengan modus pembiusan dengan sasaran para pemudik biasanya marak terjadi. Para pelaku biasanya mengincar wanita dan lanjut usia di terminal-terminal, stasiun dan pasar pusat perbelanjaan.

Untuk menghindarinya, berikut beberapa tips untuk dilakukan :

1. Jangan membawa barang terlalu banyak atau mengenakan barang perhiasan yang mencolok. Pemudik hendaknya tidak membawa barang terlalu berlebihan, begitu juga tidak menggunakan perhiasan yang mencolok. Selain merepotkan, hal itu tentunya mengundang pelaku kejahatan untuk melakukan kejahatan.

2. Jangan terlihat bingung bila Anda memasuki terminal atau stasiun. Karena bingung biasanya menjadi sasaran empuk bagi pelaku pembiusan. Bila memerlukan informasi, bertanyalah pada Polisi, Satpam atau petugas keamanan setempat.

3. Hati-hati jika ditawari minuman, makanan atau barang dagangan lainnya. Jangan mudah percaya pada orang yang tak dikenal menawarkan makanan dan minuman. Bisa jadi, makanan atau minuman tersebut sudah dicampur dengan obat bius

4. Jika menjadi korban atau mengetahui kejahatan pembiusan serta kejahatan lainnya, segera melapor ke Pos Polisi terdekat atau menghubungi call Center Pengaduan Polda Metro Jaya:

- DIT RESKRIMUM 021-5234240, HP. 081316161688
- DIT RESKRIMSUS 021-5234077
- DIT RESNARKOBA 021-5234080, HP. 083870006161
- PIKET LAKA LANTAS PANCORAN 021-98898845
- TMC DIT LANTAS 021-5275090
- POSKO ROAD SAFETY 021-5234505, 021-5234115
- PIKET BID HUMAS 021-5234017, FAX 021-5709250, EMAIL: humas.pmj@gmail.com

Polisi Bekuk Tiga Pengedar Uang Palsu di Pademangan


Sabtu, 20 Agustus 2011 15:27 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Metro Pademangan meringkus tiga pelaku pengedar uang palsu (upal) di Mangga Dua Square, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (20/8/2011). Dari tangan pelaku, polisi menyita ratusan lembar pecahan uang Rp. 50 ribu senilai Rp. 10 juta.

Ketiga tersangka adalah Alwan Kobi, 49 tahun, Andi Ikran, 38 tahun, dan seorang ibu rumah tangga bernama Hani, 55 tahun.

Wakapolsek Metro Pademangan, AKP Deddy Kurniawan menjelaskan, pengungkapan kasus upal tersebut berawal dari tertangkapnya Hani di sebuah restoran di sebuah pusat perbelanjaan Mangga Dua Square.

“Hani ditangkap oleh anggota kami yang menyamar sebagai konsumen tersangka Hani,” ujar Wakapolsek. Dari Hani, polisi menemukan 43 lembar upal pecahan Rp50 ribu.

“Dari Hani inilah kita berhasil menangkap dua pelaku lainnya. Kasus ini masih kita kembangkan untuk mengungkap jaringannya,” kata Wakapolsek lagi.

Pengendara Motor Ingin Mudik Gratis ?, Ayo Daftar ke Kantor ASDP Tanjung Priok !

Sabtu, 20 Agustus 2011 14:51 WIB
PUSKOMINFO - Bagi para pemudik menggunakan sepeda motor, agar tidak 'capek' dan membahayakan, kini dapat menggunakan fasilitas mudik gratis dengan menggunakan kapal laut untuk tujuan Tanjung Mas, Semarang, Jawa Tengah.

Hal ini diungkakan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Royke Lumowa, Sabtu (20/8/2011) di Mapolda Metro Jaya. "Sekarang kalau mau bawa motor ke kampung halaman, disediakan satu kapal, tapi tujuannya hanya ke Semarang. Gratis," ujar Dir Lantas.

Dir Lantas mengatakan, fasilitas ini merupakan hasil kerja sama antara Mabes Polri dan Kementerian Perhubungan RI. Rencananya, mudik gratis bagi pengendara sepeda motor ini akan diberangkatkan tanggal 27 Agustus 2011 dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Satu buah kapal tersebut diperkirakan mampu menampung 500 sepeda motor dan 1.500 pemudik sepeda motor.

Bagi para pemudik yang tertarik mengikuti program ini, bisa langsung mendaftarkan diri ke kantor ASDP di Pelabuhan Tanjung Priok pada hingga tanggal 23 Agustus 2011 nanti. Persyaratannya yakni pemudik hanya perlu membawa STNK dan KTP. "Untuk program ini tidak hanya motor yang gratis, tetapi biaya mudik untuk dua orang penumpang juga ditanggung," kata Royke.

Pipa Air Jebol, Underpass Casablanca Banjir


Sabtu, 20 Agustus 2011 13:03 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah pipa air milik PT Palyja di Jl Prof. DR. Satrio jebol. Akibatnya ruas jalan di underpass Casablanca terendam air hingga setinggi 1 meter, Sabtu (20/8/2011).

Hingga siang ini ketinggian genangan air di ruas jalan underpass Caablanca masih sekira 50 cm. Genangan itu membuat beberapa kendaraan yang nekat melintas mengalami mogok.

Bahkan ketinggian air sempat mencapai 1 meter pada pagi tadi. Sehingga arus lalu lintas dari arah Kampung Melayu menuju Tanah Abang maupun sebaliknya mengalami kemacetan.

"Untuk mengatasi kemacetan, terpaksa semua kendaraan dialihkan. Tapi kami juga tidak melarang bagi pengendara yang nekat menerobos banjir di underpass," ujar Kompol H.Salam, Kepala Unit Lalu Lintas Polsek Metro Setiabudi, Sabtu (20/8/2011).

Menurutnya arus kendaraan dari arah Tanah Abang yang melintas di Jl Prof.DR.Satrio menuju Kampung Melayu, dialihkan ke arah Kuningan. Sedangkan kendaraan dari arah Kampung Melayu yang melintas di Jl Casablanca menuju Tanah Abang juga dialihkan ke arah Mampang Prapatan.

Karena pengalihan arus kendaraan dinilai terlalu jauh, maka banyak pengendara yang memaksa untuk menerobos banjir di underpass Casablanca. Akibatnya tak sedikit dari pengendara sepeda motor yang mogok, karena ketinggian air melebihi mesin sepeda motor.

Jebolnya pipa saluran air bersih itu disebabkan oleh pengerjaan proyek pembangunan jalan nontol di sepanjang Jl Prof.DR. Satrio jalur Kampung Melayu-Tanah Abang. Pasalnya, pipa yang berada di dalam tanah itu terkena garukan alat berat pada pembangunan jalan non tol tersebut.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Hari Ini


Sabtu, 20 Agustus 2011 10:10 WIB
PUSKOMINFO - Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi layanan SIM dan STNK keliling hari ini, Sabtu (20/8/2011) di beberapa tempat seperti yang diinformasikan oleh Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya.

1. Jakarta Pusat
SIM :Thamrin City
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jalan Dewi Sartika
STNK : Masjid At Tien TMII

Jam Operasional: Pukul 08.00 - 12.00 WIB.

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Mudik Bareng Yuk..!!!

Sabtu, 20 Agustus 2011 09:31 WIB
PUSKOMINFO - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya hingga saat ini telah menerima 18 permohonan pengawalan "Mudik bersama" dari beberapa penyelenggara Mudik bersama Lebaran 1432 Hijriyah/2011.

Ke-18 penyelenggara Mudik Bersama itu adalah PT. Jasa Raharja, Telkomsel Mudik Mobil, Telkomsel Mudik Kereta Api, Telkomsel Mudik Pesawat, Bank BRI, Paguyuban Jawa Tengah Jabodetabek, PT. Holcim Indonesia, Sido Muncul, PT. Astra Honda Motor, PT. Indofood Sukses Makmur, PT. Yamaha Motor Indonesia, Kompas/Tabloid Otomotif, Giant Hypermart, PT. XL Axiata, PT. Wahana makmur Sejati, PT Indosat dan Bank BNI 46.

Mudik Bersama itu dimulai pada tanggal 24 hingga 27 Agustus 2011.

PT. Jasa Raharja pada 24 Agustus 2011 menyediakan 195 bus di Parkir Timur Senayan Jakarta, untuk membawa pemudik tujuan Jawa Barat yaitu Cirebon, Kuningan, Tasikmalaya, dan Ciamis, tujuan Jawa Tengah. Semarang, Solo, Wonogiri, Tegal, pekalongan, Purwokerto, dan Yogyakarta. Tujuan Jawa Timur yaitu Malang, Madiun, Gresik, Surabaya, serta tujuan Lampung.

Pada 25 Agustus 2011, Telkomsel Mudik Kereta api, akan menyediakan KA Argo Anggrek, Argo Bima, Argo Sembrani, Argo Anggrek Malam. Sekira 1000 Pemudik akan diberangkatkan dari Stasiun Gambir Jakarta Pusat mulai pukul 09:30 WIB.

Operasi Ketupat Jaya 2011, Polisi Siapkan Lokasi Check Point

Sabtu, 20 Agustus 2011 09:29 WIB
PUSKOMINFO - Dalam Operasi Ketupat Jaya 2011 yang digelar Polda Metro Jaya sejak 23 Agustus, Polda Metro Jaya akan menyediakan beberapa ‘check point’ untuk memeriksa laju keluar kendaraan dari Jakarta menuju keluar kota Jakarta.

Beberapa check point yang sudah dipersiapkan di antaranya untuk jalur yang mengarah ke Banten dan Lampung lewat Samsat Jakarta Barat dan Citra Raya, Kabupaten Tangerang.

Sedangkan, untuk jalur yang mengarah ke Jawa Barat dan Jawa Tengah lewat Jalan Gatot Subroto, Traffic Light Monalisa, Traffic Light Ambasador, Kedung Waringin Jalan By Pass Bekasi, dan Mall Grand Cakung, Jakarta Timur.

Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Sujarno, Sabtu (20/8/2011), mengatakan dengan adanya lokasi check point ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan kendaraan bermotor pada musim mudik kali ini, khususnya sepeda motor. "Di lokasi ini kita harap para pengemudi bus dan pengendara sepeda motor juga bisa melakukan tes urine," ujar Sujarno.

Karo Ops menjelaskan, di lokasi check point tersebut nantinya petugas jaga akan memberikan imbauan kepada pengendara sepeda motor yang mengunakan sebagai alat angkutan mudik, sebelum menempuh perjalanan jauh.

"Di sana akan dilakukan sosialisasi kepada penggendara sepeda motor yang digunakan untuk mudik, agar tidak membawa beban lebih atau bonceng lebih dari 2 orang. Motor itu desainnya untuk 2 orang," ucapnya.

300 CCTV Akan Dipasang di Jalur Mudik

Sabtu, 20 Agustus 2011 09:05 WIB
PUSKOMINFO - Untuk mengamankan dan memantau situasi jalur-jalur yang dilalui oleh para pemudik, 300 Closed Circuit Television (CCTV), akan dipasang pada tanggal 20 Agustus 2011.

Menurut Koordinator Traffic Management Center (TMC) Kompol Iwan Saktiadi, pemasangan CCTV ini nantinya akan seiring dengan berdirinya posko pelayanan dan pengamanan untuk Operasi Ketupat Jaya. "Karena ada alat dekoder, selain untuk memantau orang yang akan mudik, CCTV ini juga untuk antisipasi orang yang berlibur pasca Lebaran," ujarnya.

Iwan mengatakan selain disebar di beberapa titik, pemasangan CCTV ini akan difokuskan pada wilayah-wilayah perbatasan di pintu keluar dan masuk bagi pemudik yang akan meninggalkan Jakarta, seperti di Kedung Waringin, Bekasi dan Citra Raya, Tangerang.

"Di sana arus secara keseluruhan tidak hanya roda empat dan bis tetapi banyak sepeda motor. Untuk sepeda motor, kita berikan perhatian khusus karena tingginya angka kecelakaan. Kita bekali penugasan untuk berikan perhatian lebih kepada pengendara bermotor," jelasnya.

300 CCTV yang akan dipasang di 300 titik tersebut berasal dari 159 CCTV milik Pemda DKI Jaya, 105 CCTV milik NTMC, dan 40 CCTV milik TMC Polda Metro Jaya.

Polres Metro Jakarta Pusat Bekuk Bandar Narkoba di Bekasi

Sabtu, 20 Agustus 2011 08:54 WIB
PUSKOMINFO - Mustafa bin M Daud, 39 tahun, ditangkap Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat. Pria bandar narkoba tersebut ditangkap di Jalan Kenanga, Jaka Sampurna, Kota Bekasi, Kamis (18/8/2011).

Pria asal Aceh tersebut ditangkap petugas, hasil pengembangan dari tertangkapnya Tatang alias O'ok, 36 tahun, yang ditangkap di daerah Menteng, Jakarta Pusat. Dari Tatang, petugas menyita barang bukti sabu-sabu seberat 3 gram. Tatang mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari Mustafa.

Dari keterangan Tatang, polisi melakukan pengembangan dan akhirnya pada Kamis (18/8/2011) sekira pukul 11:00 WIB, Mustafa yang juga mantan narapidana kasus ganja tersebut, berhasil ditangkap setelah pelaku diajak untuk bertransaksi.

"Mustafa ditangkap, setelah diajak untuk bertransaksi" ungkap Kasat II Narkoba Polres Jakarta Pusat, AKP Ari Susanto.

Saat ditangkap, pelaku pasrah dan tidak bisa melarikan diri dikarenakan kondisi kakinya yang pincang. Dari tangan Mustafa ditemukan barang bukti 2,2 gram shabu-shabu.

Tersangka akan dijerat pasal 114 ayat 2 UU RI No 35 tahun 2009 dengan ancaman 10 tahun penjara.

Perampok Mengaku Polisi, Kuras Uang Gudang Kain di Cengkareng

Sabtu, 20 Agustus 2011 08:22 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah gudang kain milik perusahaan di Kapuk Muara No. 3 Cengkareng, Jakarta Barat dirampok oleh empat orang yang mengaku Polisi dari Mabes Polri. Uang sebesar Rp. 178 juta dibawa kabur pelaku.

Peristiwa terjadi Jumat (19/8/2011) sekira pukul 13:00 WIB. Ketika korban, Budi Jaya, 34 tahun, bersama karyawannya sedang berada di gudang, tiba-tiba datang empat pelaku masuk dengan menggunakan mobil. Awalnya, para pelaku berpura-pura akan menawarkan kain percak kepada korban. Namun setelah berada di dalam gudang, pelaku menodong korban dan 3 karyawan lainnya sambil mengaku sebagai Polisi dari Mabes Polri.

Para pelaku mengambil uang yang ada di brankas gudang sebesar Rp. 178 juta. Usai mengambil uang, para pelaku kemudian memborgol korban beserta 3 karyawannya, mulut dan wajah korban ditutup dengan lakban.

Korban Budi Jaya dan satu karyawannya kemudian dimasukkan ke dalam mobil pelaku dan kabur. Sesampainya pelaku berada di sekitar wilayah Alam Sutra Serpong, korban dan karyawannya diturunkan di pinggir jalan. Dan pelaku berhasil melarikan diri.

Kini petugas Polres Metro Jakarta Barat masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan saksi korban dan 3 orang karyawannya.

Senjata Api Perampok Jatuh Saat Kabur Membawa Sepeda Motor


Sabtu, 20 Agustus 2011 08:02 WIB
PUSKOMINFO - Perampok berhasil membawa kabur sepeda motor Yamaha Mio milik warga Jalan Manunggal 46 kampung Rawa Gabus Rt. 13/11 Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (19/8/2011) pagi. Namun senjata api pelaku terjatuh saat berusaha kabur dari hadangan warga yang akan mebekuknya.

Peristiwa terjadi sekira pukul 09:15 WIB, korban Mian Andriana, 34 tahun, melihat seorang pelaku yang sedang berusaha mencongkel sepeda motor miliknya. Mian berteriak maling hingga didengar oleh warga sekitar. Seorang warga, Anton Taufik, 49 tahun, berusaha menghadang laju sepeda motor pelaku, namun tidak berhasil.

Ketika pelaku melewati 'polisi tidur', sepeda motor pelaku mengalami oleng dan senjata api milik pelaku terjatuh. Meski demikian, pelaku berhasil kabur dengan membawa sepeda motor korban Yamaha Mio B-3440-BHN.

Peristiwa dilaporkan ke Polsek Metro Cengkareng. Petugas yang datang ke lokasi melakukan Olah TKP dan mengamankan senjata api milik pelaku jenis Revolver berikut 6 butir peluru.

19 Agustus 2011

Polda Metro Jaya Siapkan 18.444 Personel Selama Operasi Ketupat Jaya 2011


Jumat, 19 Agustus 2011 13:36 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya akan mengerahkan 18.444 personel dalam operasi Ketupat Jaya 2011 yang akan digelar mulai tanggal 23 Agustus 2011.

Untuk mengamankan jalannya operasi Ketupat Jaya 2011, Polda Metro Jaya akan menurunkan sebanyak 18.444 personel yang dimiliki. Personel ini akan bekerja sama dengan petugas Satpol PP sebanyak 1.500 personel, Dinas Pemadam Kebakaran 850 personel, TNI 200 Personel dan Dinas Perhubungan 200 personel, Dinas Kesehatan 30 personel dan Pramuka sekira 100 personel.

Dalam operasi ketupat kali ini ada sebanyak 128 titik pos pengamanan (pospam) dan pos pelayanan (posyan) yang disiapkan untuk para pemudik, sopir angkutan, hingga kendaraan mudik agar aman dalam perjalanan.

Polres Metro Jakarta Timur Gerebek Rumah Tempat Mengoplos Gas Elpiji

Jumat, 19 Agustus 2011 11:23 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Timur menggerebek sebuah rumah yang dijadikan tempat mengoplos Gas elpiji di Jalan Griya Wartawan, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (19/8/2011) dinihari. Selain mengamankan satu orang pekerja, petugas juga menyita ratusan tabung gas dan mesin pengoplos gas elpiji.

Informasi dari Polres Metro Jakarta Timur, penggerebekan dilakukan berkat informasi dari masyarakat yang resah dengan aktifitas di rumah tersebut yang selama 2 bulan ini digunakan sebagai tempat mengoplos gas, yang rawan menimbulkan kebakaran. Warga yang resah sudah sering kali menegur pemilik rumah, namun teguran warga tidak dihiraukan.

Dalam penggerebekan itu petugas mengamankan satu orang pekerja yang sedang melakukan aktifitasnya. Sementara empat pekerja lainnya melarikan diri melalui jendela belakang rumah.

Selain menyita ratusan tabung gas dan mesin pengoplos, petugas juga memasang garis polisi di pintu pagar rumah. Kini kasusnya ditangani Polres Metro Jakarta Timur.

Mobil Dibobol di Halaman Parkir 'Giant' Citra Raya Cikupa

Jumat, 19 Agustus 2011 09:34 WIB
PUSKOMINFO - M. Fahri, 32 tahun, kehilangan tas yang berisi uang sebesar Rp. 5,7 juta yang disimpan di dalam mobil ketika sedang berbelanja di Supaermarket 'Giant' Citra Raya Cikupa, Tangerang, Kamis (18/8/2011) sekira pukul 10:30 WIB.

Aksi pencongkel mobil tersebut sempat diketahui penjaga toko dan teriaki maling. namun pelaku berhasil kabur dengan membawa uang korban.

Kejadian tersebut dilaporkan ke petugas Polsek Metro Cikupa yang kemudian datang ke lokasi melakukan Olah TKP. Pelaku mengambil uang milik korban dengan cara merusak kunci pintu mobil Isuzu Panther B-8297-NV. Pelaku berhasil membawa kabur uang korban sebesar Rp. 5.739.400,- yang disimpan di bawah jok mobil.

Petuigas Polsek Metro Cikupa masih melakukan penyelidikan kasus ini.

Kebakaran Hanguskan Lapak barang Bekas, Warteg, Gudang dan Bedeng di Pegadungan

Jumat, 19 Agustus 2011 09:23 WIB
PUSKOMINFO - Api menghanguskan lapak barang bekas, gudang marmer granit, warteg dan dua buah bedeng di Jalan Tanjung Pura Kampung Maja Rt. 001/002 Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (18/8/2011) siang sekira pukul 11:15 WIB.

Asal api diketahui dari salah satu lapak milik Riban, 42 tahun. Api dengan cepat menjalar ke lapak lainnya yang menjual barang-barang bekas yang mudah terbakar, hingga menghanguskan gudang marmer granit, warteg dan dua bedeng.

Api berhasil dipadamkan satu jam kemudian dengan bantuan 10 Unit DPK. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Peristiwa ini dalam penyelidikan Polsek Metro Kalideres.

Selama Operasi Kilat Jaya 2011, Polda Metro Jaya Tangkap 836 Preman

Jumat, 19 Agustus 2011 08:32 WIB
PUSKOMINFO — Polisi mengamankan 836 orang selama Operasi Kilat Jaya yang dilakukan 2-14 Agustus 2011. Operasi ini merupakan cipta kondisi bulan Ramadhan 1432 H. Dari 836 orang yang diamankan, sebanyak 304 orang diantaranya dilakukan penahanan dan sisanya dilakukan pembinaan.

Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sujarno mengatakan, dari 836 orang yang ditangkap polisi selama Operasi Kilat Jaya, hanya 304 orang yang ditahan. Sisanya, 532 orang akan menjalani pembinaan. Orang yang menjalani pembinaan, ia mencontohkan, seperti preman, pak ogah, atau tukang parkir liar.

Dalam Operasi Kilat Jaya 2011 ini, kata Karo Ops, polisi juga menargetkan mengungkap 46 kasus. Namun, yang berhasil terungkap sebanyak 41 kasus atau sebesar 90 persen. Kasus-kasus yang terungkap yakni kasus pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan jumlah tersangka mencapai 65 orang.

Untuk kasus di luar target operasi, polisi mengamankan sekitar 771 orang dari 395 kasus yang terungkap. Ia berharap dengan penangkapan-penangkapan ini angka kejahatan di bulan Ramadhan menurun. "Karena kami berharap pelaku yang ditangkap adalah pemain kambuhan yang beraksi di saat Ramadhan," tutur Sujarno.

Jika dibandingkan kondisi 12 hari sebelum dan selama operasi, terjadi penurunan kejahatan. Berdasarkan data Polda Metro Jaya, tindak pidana kejahatan jalanan (street crime) menurun dari 35 kasus menjadi 19 kasus. Berarti, ada penurun sekitar 46 persen kasus selama berlangsungnya operasi.

Selain itu, kata Sujarno, penurunan juga terlihat pada tindak kejahatan curat dan curas. Untuk kasus curas, terjadi penurunan kasus dari 21 menjadi 15. Sama halnya dengan kasus curat, terjadi penurunan hingga 42 persen.

Penurunan paling besar terjadi pada tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Selama operasi, angkanya bisa ditekan dari 107 kasus menjadi 23 kasus atau turun 79 persen.

Selama 12 hari operasi ini, polisi juga menyita berbagai barang bukti. Di antaranya enam pucuk senjata api. Terdiri dari dua pucuk FN, satu revolver, satu revolver rakitan, satu senjata air shoft-gun, dan satu korek berbentuk senjata berisi peluru asli, 27 bilah senjata tajam berbagai jenis, uang tunai senilai Rp 35,9 juta dan uang palsu sebesar Rp 15,5 juta serta 45 unit kendaraan roda dua yang ikut disita petugas dan dua kendaraan roda empat.

Polisi juga menyita sekitar 7.949 minuman keras berbagai jenis dan sekitar 27.826 petasan.

18 Agustus 2011

Polisi Bongkar Sindikat Pemalsu Buku KIR di Bekasi

Kamis, 18 Agustus 2011 14:40 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polres Metro Jakarta Utara menggerebek rumah tempat pembuatan buku KIR palsu di Kampung Rawa Bebek RT 03/08 No 27, Kelurahan Kota Baru, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Kamis (18/8/2011) siang.

Dari hasil penggerebekan itu polisi mengamankan 6 pelaku, Bari, 45 tahun, sebagai tukang antar jemput pembuat KIR, Jaya, 35 tahun, pembuata izin usaha, Anjani, 40 tahun, pengorder, Asdi, 40 tahun, Asri, 45 tahun, dan Yono, 46 tahun. Asri dan Yono merupakan otak sindikat tersebut.

Selain mengamankan para pelaku, polisi juga mengamankan lima sepeda motor dan ribuan buku KIR palsu yang telah jadi dari berbagai daerah dan propinsi yang berada di Indonesia.

Polisi juga mengamankan satu unit komputer berikut alat cetak KIR ,ribuan stempel dari berbagai provinsi, alat ketrik untuk membuat plat palsu, dan berbagai alat lainnya yang semuanya merupakan alat palsu.

"Terungkapnya kasus KIR palsu ini setelah kita menangkap sebuah truk pengangkut dengan membawa buku KIR diduga palsu, setelah kita periksa ternyata memang palsu. Kasus kemudian kami kembangkan, diketahui ternyata pembuatnya berasal dari daerah kota Bekasi," terang Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Bonaparte.

Selanjutnya, hasil penggerebekan tersebut akan diserahkan ke Polresta Bekasi Kota karena kasus ini berada di wilayah hukum Polresta Bekasi Kota.

CALL CENTER PENGADUAN MASYARAKAT POLDA METRO JAYA

1. DIT RESKRIMUM : (021) 5234240, HP 081316161688
2. JATANRAS : (021) 5234230, 021) 5234491
3. DIT RESKRIMSUS : (021) 5234077
4. PIKET YANMA LAKA : (021) 98898845
5. PANCORAN : 083870006161
6. TMC LANTAS : (021) 5275090
7. POSKO ROAD SAFETY : (021) 5234115
8. DIT RESNARKOBA : (021) 5234080
9. PIKET YANMA LAKA LANTAS PANCORAN : (021) 98898845, HP 083870006161
10.BID HUMAS : (021) 5234017
FAX : 021 7209250
EMAIL : HUMAS.PMJ@GMAIL.COM

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling


Kamis, 18 Agustus 2011 09:03 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan ( STNK ) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan SIM keliling Hari ini, Kamis 18 Agustus 2011 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM :Thamrin City
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : Stekpi Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jalan Dewi Sartika
STNK : Masjid At Tien TMII

- Jam Operasional : Pukul 08:00 - 14:00

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

- STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.