30 November 2011

Kedubes Korea Selatan Berikan Penghargaan kepada Polda Metro Jaya

Rabu, 30 November 2011 15:14 WIB
PUSKOMINFO - Kedutaan Besar Korea Selatan memberikan penghargaan kepada Kepolisian Daerah Metro Jaya atas pengungkapan kejahatan yang melibatkan WN Korea Selatan. Pemberian penghargaan itu ditindaklanjuti dengan peningkatan kerjasama kepolisian antar kedua negara.

Kapolda Metro Jaya Irjen Untung S Rajab mengatakan, Kepolisian Korea Selatan dan Polri dalam hal ini Polda Metro Jaya akan bekerjasama dengan melakukan pendidikan dan pelatihan bagi kedua kepolisian," ujar Kapolda Metro Jaya, Rabu (30/11/2011).

Adapun, dalam pemberian penghargaan yang berlangsung di Mapolda Metro Jaya, Selasa (29/11) kemarin, Duta Besar Korea Selatan H.E Kim Young Sun menyerahkan piagam kepada Kasat Reskrim Polda Metro Jaya AKBP Helmy Santika. Hadir dalam acara tersebut, atase kepolisian Korea Selatan, Lee Hee Sung serta Ketua dan Wakil Korea Association, Seung Eun Ho dan Song Chang Geun.

Kapolda menyampaikan, Kedubes Korea Selatan mengapresiasi Polda Metro Jaya yang telah mengungkap sejumlah kasus kejahatan yang baik pelaku maupun korbannya melibatkan WN Korea Selatan.

"Piagam ini diserahkan langsung kepada anggota kami yang berhasil mengungkap kejahatan terhadap WN Korea Selatan," katanya.

Diantaranya yakni kasus penculikan terhadap dua WN Korea Selatan, Bak Minje alias Kang Chul Seo dan Lim Keung Chun pada Februari 2011 lalu. Tiga tersangka yang juga merupakan WN Korea Selatan berhasil ditangkap pada April 2011 di kawasan Sukabumi, Jawa Barat.

Saat itu, korban disekap dan dianiaya oleh para pelaku hingga mengakibatkan korban kritis. Para tersangka juga pernah melakukan kejahatan serupa pada 2003 lalu hingga mengakibatkan korbannya tewas akibat dianiaya.

Kapolda sendiri menyambut baik kerjasama tersebut. Kapolda mengatakan, pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan terhadap warga negara asing.

Hari Kedua Operasi Zebra Jaya 2011, 5.709 Pengendara Ditilang

Rabu, 30 November 2011 14:29 WIB
PUSKOMINFO - Dua hari pelaksanaan Operasi Zebra Jaya 2011, Selasa (29/11/2011), Polda Metro Jaya menilang 5.709 pengendara, sebanyak 998 pengendara diberikan teguran.

"5.709 Pengendara yang ditilang, sedangkan yang diberi teguran mencapai 998 pengendara," kata Kepala Subdit Penegakan Hukum (Gakkum) Direktoral Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Sudarmanto, Rabu (30/11/2011).

Sudarmanto mengatakan, dari 5.709 kasus, pelanggaran masih didominasi oleh pengendara motor. Pada hari kedua operasi sebanyak 3.700 pengendara motor ditilang.
"Pelanggaran ini bermacam-macam, paling banyak menerobos lampu merah," kata dia.

Pelanggaran lainnya yang dilakukan pemotor yakni tidak menggunakan helm, melawan arus dan melanggar rambu lalu lintas.

Sementara itu, pelanggaran yang dilakukan pengendara mobil pribadi sebanyak 627 pengendara. "Pelanggarannya biasanya menerobos jalur busway dan rambu lalu lintas," katanya.

Adapun, barang bukti yang disita di hari kedua yakni 2.210 SIM, 3.429 STNK, 62 motor dan 5 unit mobil. "Kerugian materi mencapai Rp 13 miliar," ujarnya.

Operasi Zebra Jaya 2011 digelar sejak 28 November hingga 11 Desember 2011. Sasaran operasi yakni kendaraan yang melakukan pelanggaran.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling, Rabu 30 November 2011


Rabu, 30 November 2011 08:51 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin  perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)  bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Rabu, 30 November 2011 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Gedung Thamrin City
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Depan Graha GAPEMBRI Jl. Boulevard Barat Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok Jl. Hayam Wuruk
STNK : Mall Citra Land

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Masjid AT'TIN TMII

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 14:00 WIB

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Wanita Jadi Korban Perampokan Di Dalam Taksi

Rabu, 30 November 2011 08:28 WIB
PUSKOMINFO -  Seorang wanita penumpang taksi menjadi korban perampokan di jalan S. Parman Jakarta Barat, Sabtu (26/11/2011) malam. Korban bernama Veronica Banowati, 46 tahun, dirampok tiga garong yang diduga berkomplot dengan sopirnya. Kawanan itu menguras Rp15 juta melalui ATM-nya di tiga bank.

Veronica Banowati, 46 tahun, melaporkan perampokan yang menimpanya ke Polsek Kembangan, Selasa (29/11/2011) sore.

Menurut warga Kembangan Utara, Jakarta Barat, ini, pada Sabtu (26/11/2011) sekira pukul 20:00 WIB, ia mencegat taksi. Sesaat setelah masuk, tiga pria tak dikenal ikut menerobos masuk ke dalam taksi. Selanjutnya ketiga bandit memaksa sopir masuk jalan tol arah Tomang lalu berbalik ke Jalan S Parman, Grogol.

Sesampainya di Jalan Latumenten, kawanan yang memaksanya menyebut nomor PIN ATM BCA milik korban. Uang Rp15 juta diambil dari tiga tempat berbeda. Puas mendapat harta yang diinginkan, korban ditinggal di daerah itu.

Kapolsek Metro Kembangan, Kompol Drs Sutoyo, mengatakan masih mendalami kasus tersebut. “Kami tengah mencari saksi-saksi,” kata kapolsek yang menyayangkan korban yang hanya mengenali warna tapi tak mengenali taksi yang ditumpanginya

Sepuluh Anak dan Dua Pedagang Luka-luka Tertimpa Tembok Yayasan Al-Ijtihad Bekasi Barat

Rabu, 30 November 2011 07:50 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak 10 anak yang sedang bermain dan 2 pedagang tertimpa tembok yang roboh milik Yayasan Al-Ijtuhad  di Jalan Masjid Al Ikhlas Rt. 05/10, Kranji, Bekasi Barat, Kota Bekasi,Selasa (29/11/2011) pukul 12:15 WIB. Tembok setinggi 2 meter dan panjang 12 meter tersebut tiba-tiba roboh dan menimpa korban hingga luka berat dan luka ringan.

Informasi dari Polsek Metro Bekasi Barat, korban yang luka luka yakni:
1. Alfi Sahrin, 10 tahun.
2. Diva, 12 tahun.
3. Ramdhani, 11 tahun.
4. Kirana, perempuan, 3 tahun.
5. Kasimin, 64 tahun, pedagang.
6. Ayu Ardian, perempuan, 8 tahun.
7. Andrian, 8 tahun.
8. Herni, perempuan, 7 tahun.
9. Arda, 5 tahun.
10. Samsul Bahri, 7 tahun.
11. M. Rizki Ardiansyah, 10 tahun.
12. Wahyudi, 30 tahun, pedagang.

Seluruh korban mengalami luka-luka selanjutnya dikbawa ke RSU Kota Bekasi untuk perawatan. Sedangkan peristiwa ini dalam penyelidikan Polsek Metro Bekasi Barat.

29 November 2011

Dua Hari operasi Zebra Jaya 2011, Polres Metro Tangerang Kota Tilang 747 Kendaraan


Polisi Lalu-lintas Polda Metro jaya.

 Selasa, 29 November 2011 17:00 WIB
PUSKOMINFO - Selama dua hari pelaksanaan Operasi Zebra Jaya 2011 di wilayah Kepolisian Resor Metro (Polrestro) Tangerang Kota, Senin (28/11/2011) dan Selasa (29/11/2011), sebanyak 747 kendaraan ditilang.

Kendaraan-kendaraan itu ditilang di sejumlah titik jalan, antara lain di Jalan Sudirman, MH Thamrin, HOS Cokroaminoto, Daan Mogot, M Yamin, dan Jalan Serang Raya.

"Operasi penindakan palanggaran lalu-intas dalam Operasi Zebra Jaya 2011 akan berlangsung hingga 11 Desember mendatang," kata Kepala Satuan Lalu-lintas Polrestro Tangerang Kota, Ajun Komisaris Besar Pamudji, Selasa (29/11/2011).

Dari hasil razia itu, sebanyak 385 pelanggar Surat Izin Mengemudi (SIM), 362 pelanggar Surat Tanda Naik Kendaraan (STNK), serta  8 roda empat dan 18 roda dua disita.

"Kebanyakan pelanggar adalah pengguna roda dua. Mereka kebanyakan ditilang akibat tak menggunakan helm, tidak menyalakan lampu, bonceng tiga, melawan arus lalulintas, dan tak melengkapi surat berkendaraan," kata Pamudji.

Gelar operasi itu melibatkan 152 petugas kepolisian dan ratusan personel gabungan dari Dinas Perhubungan Kota Tangerang dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat.

Tujuan operasi kepolisian tersebut, kata Pamudji, untuk meningkatkan kepatuhan berkendaraan, menekan angka kecelakaan, dan juga mengurai kemacetan akibat kelakukan mengemudi yang tidak tertib.

Disinggung soal jumlah kecelakaan di Kota Tangerang, Pamudji menjelaskan, setiap bulan terjadi 3-4 kecelakaan yang menyebabkan korban jiwa. "Angka itu masih tergolong normal. Akan tetapi akan kami tekan sampai dibatas rendah, yakni antara 1-2 kecelakaan dengan korban jiwa," ucap Pamudji.

Polda Metro Jaya Bekuk Perampok Mobil ATM di Apotik Tania Duren Sawit

Selasa, 29 November 2011 15:42 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Metro Jaya meringkus dua dari empat perampok mobil uang pengisi ATM BCA yang terjadi di Apotek Tania, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (15/5/2011) lalu. Dua pelaku yakni, AD dibekuk di wilayah Depok dan AS di Bogor Jawa Barat. Sementara itu, dua pelaku lainnya yakni B dan AS masih dalam pengejaran petugas.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Gatot Eddy Pramono kepada wartawan, Selasa (29/11/2011) siang.  "Dua pelaku sudah kami tangkap, AD dibekuk pada dua Minggu lalu di tempat persembunyiannya di Depok dan setelah seminggu kemudian dibekuk AS di Bogor," ungkap Direktur Reskrimum.

Gatot menjelaskan, tertangkapnya dua perampok tersebut bermula dari informasi masyarakat yang dipercaya bahwa pelaku perampok uang milik Bank BCA diperkirakan berisi Rp 460 juta yang akan dilansir ke ATM itu berada di Depok. Atas informasi tersebut polisi segera ke tempat persembunyian pelaku. Saat itu, polisi langsung menangkap Adiguna alias AD.

Lebih jauh Kombes Gatot mengatakan, hingga kini polisi masih memburu dua pelaku lainnya yakni B dan AS. "Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini dapat dibekuk," ujarnya.

Dari tangan AD dan AS, polisi tidak menemukan uang hasil kejahatan tersebut, pengakuan mereka uang tersebut habis digunakan untuk foya-foya.

Seperti diberitakan sebelumnya, mobil yang sedang membawa uang Rp 460 juta yang hendak disetorkan ke Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BCA dirampok, Minggu (15/5/2011) malam.

Rencananya mobil tersebut akan menyetorkan uang ke ATM BCA yang terletak di Jalan Robusta, Pondok Kopi, Jakarta Timur. Peristiwa tersebut berawal ketika pengemudi beserta teknisi dan seorang petugas keamanan tengah melakukan pengisian uang ke ATM tersebut.

Tiba-tiba para pelaku masuk ke dalam mobil dan membawa kabur kendaraan tersebut. Saksi mata di lokasi kejadian mengatakan bahwa dirinya sempat mendengar cekcok di dalam mobil.

Terdengar seorang yang berjaga di dalam mobil mengaku sebagai kepolisian. Setelah itu, mobil pun langsung dibawa kabur ke arah Jalan Basuki Rahmat.

Sejumlah saksi yang berhubungan langsung diperiksa polisi yakni, Sopir mobil Yunizar Simbolon, sekuriti Ahmad, dan Hendrik Gunawan, serta teknisi pengisi ATM Zulfikar.

Pengecer Togel Ditangkap Polsek Metro Tebet

Selasa, 29 November 2011 10:28 WIB
PUSKOMINFO - Polsek Metro Tebet menangkap seorang pengecer kupon judi toto gelap (togel) di Kampung Bali Matraman, Manggarai, Jakarta Selatan, Senin (28/11/2011) malam.

Kapolsek Metro Tebet, Kompol Suyatno SH menjelaskan, terungkapnya kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebut ada kegiatan togel di tempat tersebut. Petugas dipimpin Kanit Reskrim, AKP Samuel Meitry kemudian menyelidiki informasi tersebut. Setelah yakin, petugas langsung menangkap Gunawan.

Dari tangan tersangka disita buku rekapan togel dan uang tunai Rp81 ribu. Kepada petugas, tersangka mengaku bingung membiayai empat anak dan istri, hingga akhirnya ia nekat menjadi pengecer togel. Kegiatan ini ia lakoni baru empat bulan lalu.

Pembantu Rumah Tangga Bawa Kabur Cincin Berlian Majikan

Selasa, 29 November 2011 09:15 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Tebet mengamankan seorang pembantu rumah tangga  (PRT) yang membawa kabur cincin berlian milik majikannya di Jl Tebet Timur Dalam IV A / 21 Rt 01 Rw 011 Kelurahan Tebet Timur Jakarta Selatan. Tersangka  bernama Dedeh Siti Aminah, 32 tahun, dislaporkan dan diserahkan ke petugas setelah dijemput dari kampung halamannya di  Cibugel RT 003 RW 01 Kecamatan Cibugel Kabupaten Sumedang Jawa Barat, Senin (28/11/2011).

Kejadian berawal dari Korban Ny Wijaya, Jl Tebet Timur Dalam IV A / 21 Rt 01 Rw 011 Kelurahan Tebet Timur Jakarta Selatan, yang mencari pembantu atas perantara Mulyana tetangga korban. Mulyana kemudian memperkenalkan tersangka untuk bekerja sebagai pembantu rumah tangga, mulai bekerja awal Oktober 2011.

Baru kerja 2 bulan gerak gerik sangat mencurigakan,  pada saat Ny Wijaya akan berangkat ke gereja Minggu (20/11/2011), korban hendak emakai cincin berlian peninggalan orang tuanya, ternyata cincin sudah tidak ada di tempat perhiasan di dalam almari . 

Sebelumnya, pada hari sabtu tersangka ijin mau beli pulsa namun sampai hari minggu tidak kembali.  Korban curiga yang mencuri perhiasannya adalah pembantunya Dedeh Siti Aminah. Korban kemudian menghubungi Mulyana selaku perantara atas kejadian hilangnya cincin berlian, kemudian Mulyana pulang ke kampung tempat tinggal tersangka ( Sumedang ) dan kemudian tersangka di bawa ke Jakarta.

Selanjutnya Ny Wijaya melaporkan ke Polsek Tebet untuk di proses secara hukum. "Kepada Petugas, tersangka mengaku telah mencuri perhiasan majikannya dan  cincin berlian tersebut sudah di jual tersangka di Sumedang dan Tangerang," Ujar Kasi Humas Polsek Metro Tebet, Aiptu Broto Suwarno .

Menurut Kasi Humas, tersangka akan dikenakan pasal 362 KUHP dengan sangsi kurungan diatas 5 thn penjara kasus dalam Penyidikan Polsek Tebet

Sementara itu, Kapolsek Metro Tebet Komisaris Polisi Suyatno,SH menghimbau kepada warga masyarakat apabila mencari pembantu ruamah tangga harus mengetahui kejelasan identitas baik pembantu maupun perantara, serta agar selektif dalam memilih pembantu rumah tangga sehingga kasus di atas tidak terulang kembali.

Kopling Rusak, Bus PPD Ditabrak KRL Ekonomi di Perlintasan KA Cipinang Lontar

Selasa, 29 November 2011 07:46 WIB
PUSKOMINFO - Akibat kerusakan pada kopling, bus PPD berhenti mendadak dan ditabrak kereta rel listrik di pelintasan kereta api di Cipinang Lontar, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (28/11/2011) pukul 21:00 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa karena bus dalam keadaan kosong hendak pulang ke pool.

"Bus rusak di bagian depan kiri dan sudah ditarik ke pool bus di Jalan Bekasi Timur, Jatinegara Kaum," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metropolitan Jakarta Timur Ajun Komisaris Besar Sudarsono.

Peristiwa terjadi sekira pukul 21.00 WIB, bus PPD Nopol B-7243-BX jurusan Cililitan-Tanjung Priok hendak melintasi pelintasan KA di Cipinang Lontar untuk menuju pool di Jalan Bekasi Timur. Bus itu tidak berpenumpang sebab sudah menyelesaikan trayeknya.

Bagian depan bus sudah masuk ke pelintasan, tetapi tiba-tiba kopling mengalami gangguan sehingga persneling tidak berfungsi dan bus berhenti mendadak. Pada saat itu, KRL Ekonomi jurusan Kota-Bekasi mendekat.

Sopir dan kernet bus PPD yang mengetahui ada KRL datang segera melompat dan menyelamatkan diri.

Tabrakan pun tidak bisa terhindari. KRL menyenggol bagian depan kiri bus sehingga kendaraan ini rusak. Tabrakan itu tidak membuat gangguan perjalanan KRL.

"Bus kemudian ditarik dengan menggunakan mobil derek ke pool," kata Sudarsono.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Hari ini Selasa 29 November 2011

Selasa, 29 November 2011 07:42 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin  perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Selasa, 29 November 2011 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Gedung Thamrin City
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Depan Graha GAPEMBRI Jl. Boulevard Barat Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok Jl. Hayam Wuruk
STNK : Mall Citra Land

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Masjid AT'TIN TMII

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 14:00 WIB

Layanan SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

Begitu pula layanan STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

28 November 2011

Polda Metro Jaya Gelar Pasukan Operasi Zebra Jaya 2011

Senin, 28 November 2011 11:22 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya menggelar pasukan Operasi Zebra Jaya 2011, Senin (28/11/2011) pagi di lapangan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Operasi Kepolisian Zebra Jaya 2011 akan dilaksanakan selama 14 hari mulai 28 November hingga 11 Desember 2011.

Operasi kepolisian ini dilaksanakan untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran (Kamtibselcar) lalu lintas di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Dengan mengedepankan tindakan edukatif, persuasif dan refresif, operasi kepolisian ini bertujuan untuk mengeliminir tingkat pelanggaran yang menimbulkan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas di jalan raya, akibat ketidaktertiban pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor dan angkutan umum.

Dari data yang ada di Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, jumlah sepeda motor di wilayah hukum Polda Metro Jaya saat ini mencapai 9.682.427 unit. Sedangkan data pelanggaran lalu lintas oleh pengendara sepeda motor tahun ini hingga Oktober 2011 mencapai 606.237 pelanggaran.

Dalam gelar pasukan Operasi Zebra Jaya 2011 yang dipimpin oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol DR. Untung S. Rajab juga dilakukan pemberian penghargaan terhadap anggota Polda Metro Jaya yang berprestasi di bidang tugasnya, yang memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Mereka yang diberikan penghargaan antara lain dalam pengungkapan kasus narkoba jaringan internasional dan jaringan narkoba di lembaga pemasyarakatan, penangkapan pelaku perampasan kendaraan dan penangkapan pelaku pembobol mesin ATM Bank Mandiri Cikeas.


Kadi Golf Royale Jakarta Jatuh Terpelanting dari Park Car

Senin, 28 November 2011 08:35 WIB
PUSKOMINFO - Dua Kadi  wanita jatuh terpelanting ketika sedang bekerja membantu pemain golf di Lapangan Golf Royale Jakarta, Halim Perdana Kusuma, Jakarta T imur, Minggu (27/11/2011) siang sekira pukul 12:30 WIB. Kedua kadi bernama Rika Yulhidayat dan Sherly Susila, mengalami luka memar di kepala akibat terjatuh dari mobil park car di areal golf tersebut.

Informasi yang diperoleh dari Polsek Metro Makasar, saat kejadian kedua korban tengah mendampingi pemain golf, Mr. Jhon Lee. Mr. Jhon Lee yang mengendarai mobil park car, sedangkan kedua korban berdiri di belakang mobil.

Saat mobil berbelok di tikungan, kedua korban yang berada di belakang terpelanting dan jatuh hingga Rika mengalami luka robek pada bagian kepala dan Sherly luka memar di kepala.

Kedua korban selanjutnya dilarikan ke RS. Harum Sisma Medika, Kalimalang, Jakarta Timur, untuk mendapat pertolongan. Peristiwa ini ditangani Polsek Metro Makasar.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling, Senin 28 November 2011

Senin, 28 November 2011 08:08 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)  bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling Hari ini,Senin 28  November 2011 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:
1. Jakarta Pusat
SIM : Gedung Thamrin City
STNK : Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Depan Graha GAPEMBRI Jl. Boulevard Barat Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : Season City
STNK : Citra Land Grogol

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

Pelayanan STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Info keterangan lebih lanjut Traffic Management Center (TMC) Dit. Lantas Polda Metro Jaya Telp. : 021-5276001, atau SMS 1717.

Mobil Patroli Polisi Ditabrak Taksi

Senin, 28 November 2011 07:40 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah mobil patroli dari Polsek Metro Kembangan ditabrak taksi di Jalan Bau Taman Aries, depan Ruko Grand Aries Niaga, Kembangan, Jakarta Barat, Minggu (27/11/2011) dinihari. Mobil patroli yang sedang berhenti tiba-tiba ditabrak taksi hingga dua anggota Polsek metro Kembangan terluka dan dilarikan ke RS. Siloam untuk mendapat pertolongan.

Peristiwa terjadi Minggu (27/11/2011) sekira pukul 01:00 WIB, Mobil patroli Nopol 73347-VII yang sedang berhenti untuk melakukan pemantauan, tiba-tiba dari arah samping datang taksi Nopol B-1435-DU yang dikemudikan Hadi Budi Mulia, 56 tahun, dan menabrak mobil patroli Polsek Metro Kembangan tersebut. Akibatnya dua anggota Polsek Metro Kembangan, Aiptu Margono, 48 tahun, dan Bripka Sutrisno, 48 tahun mengalami luka di bagian tangan.

Oleh anggota Polsek Metro Kembangan lainnya, kedua korban dilarikan ke RS. Siloam untuk mendapatkan pertolongan. Mobil Taksi B-1435-DU dan pengemudinya diamankan ke Polsek Metro Kembangan.

27 November 2011

Kapolda Metro Jaya Lomba Mancing dengan Wartawan

Minggu, 27 November 2011 21:07 WIB
PUSKOMINFO - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S Rajab menggelar lomba memancing bersama puluhan wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Polri (FWP) di Bumi Perkemahan Cibubur Jakarta Timur, Minggu (27/11/2011). Acara lomba yang dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan silahturahmi.

Dalam sambutannya Kapolda menyampaikan, pentingnya silahturahmi dibangun antara polisi dengan wartawan. Ia menekankan tidak ada artinya polisi mengungkap kejahatan tanpa diketahui oleh masyarakat. "Masayarakat perlu tau, apakah kejahatan itu bisa diungkap, itu lah pentingnya wartawan menyampaikan ke masyarakat melalui medianya," ujarnya.

Katanya lagi, acara silahturahmi tersebut perlu terus dibangun, pasalnya, polisi dan wartawan sibuk dengan aktifitas formal. "Sebagi mitra perlu dibangun hubungan silahturahmi," imbuhnya.

Hubungan silahturahmi itu katanya yang paling cocok adalah dengan cara bermain sehingga bisa saling lebih mengenal antar sesama. "Orang dari kecil hingga dewasa perlu bermain, ya, semacam mancing ini," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Koordinator Forum Wartawan Polri (FWP) Edy Saputra Hasibuan dalam sambutannya menyambut baik wadah silahturahmi tersebut. Ia juga sependapat dengan Kapolda, selama ini polisi dan wartawan bertemu dalam forum-forum formal sehingga diperlukan pertemuan non formal.

"Ya, selama ini kita sibuk dengan tugas masing-masing dan wadah ini menambah hubungan lebih baik lagi," ujar wartawan Pos Kota ini.

Dalam lomba memancing tersebut dimenangkan oleh Sadono Priyo, wartawan Suara Karya dengan hasil pancingan ikan terberat 7, 6 kilogram per ekornya. Sedang jumlah ikan terberat dimenangkan Tio, wartawan Pos Kota dengan total hasil pancingakan 80 kilogram ikan.

Dalam acara itu juga diberikan door prize dengan hadiah menarik seperti sepeda motor, sepeda, handphone, teve dan barang elektronik lainnya.

Polda Metro Jaya Tangkap Penculik Ibu dan Anak di Senen

Minggu, 27 November 2011 20:00 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Subdit Resmob Dit Reskrimum Polda Metro Jaya menangkap dua kawanan penculik ibu dan anak  di Kramat Pulo Gang VI RT 04/03, Senen, Jakarta Pusat. Kedua tersangka bernama Frid Reviali dan Ateng, ditangkap karena menculik istri dan anak Jemiardi, dengan alasan Jemiardi sebagai informan polisi yang mengakibatkan seorang temannya ditangkap.

Kasubdit Resmob Dit Reskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Herry Heryawan mengatakan, kedua tersangka ditangkap pada Minggu (27/11/2011) sore di rumah tersangka Ateng di Kramat Pulo Gang VI RT 04/03, Senen, Jakarta Pusat.

Herry menjelaskan, penangkapan kedua tersangka berdasarkan laporan Jemiardi yang melaporkan bahwa istrinya, Sri Jumainah dan anaknya Anis Karmila, 7 tahun, telah diculik oleh kedua pelaku. Sri dan Anis diculik kedua tersangka di rumahnya di kawasan Senen, Jakarta Pusat pada Jumat (25/11/2011) sore lalu.

"Atas kejadian tersebut, Jemiardi kemudian melaporkannya ke Polda Metro Jaya pada Sabtu, 26 November 2011," katanya.

Adapun, motif pelaku menculik kedua korban karena dendam kepada Jemiardi. Kedua pelaku menuduh Jemiardi merupakan informan polisi yang mengakibatkan salah satu temannya ditahan di Polda Metro Jaya.

"Mereka mengira pelapor adalah informan yang mengakibatkan teman pelaku bernama Ari ditangkap polisi," kata dia.

Ari sendiri kini ditahan di Mapolda Metro Jaya atas kasus pencopetan. Ia ditangkap beberapa pekan lalu.

"Pelaku kemudian membawa secara paksa istri dan anak pelapor di rumahnya. Selanjutnya, kedua korban disekap di rumah pelaku, Ateng," katanya.

Setelah menculik kedua korban, pelaku kemudian menghubungi Jemiardi. Kepada Jemiardi, kedua pelaku mendesak agar mengeluarkan Ari dari tahanan Mapolda Metro Jaya.

"Mereka mengancam Jemiardi kalau tidak melepaskan Ari, maka istri dan anaknya tidak akan dipulangkan," ungkap Herry.

"Mereka saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya," kata Herry.

Jalan RE Martadinata Terendam Rob 5 cm Hingga 40 cm

Minggu, 27 November 2011 15:50 WIB
PUSKOMINFO - Pengendara yang menuju Ancol dan beberapa daerah lainnya di Jakarta Utara sebaiknya menghindari Jalan RE Martadinata di ruas pertigaan Jalan Danau Sunter. Di ruas itu, Jalan RE Martadinata terendam rob sepanjang 150 meter dengan kedalaman 5 cm hingga 40 cm.

Genangan rob di jalan itu diakibatkan oleh luapan air Kali Ancol yang naik karena air laut pasang. Hingga pukul 15.00, banjir rob belum surut.

Ruas Jalan Danau Sunter Barat arah Sunter ke Tanjung Priok juga terendam rob. Itu pun disebabkan luapan air dari Kali Sentiong yang terhubung dengan Kali Ancol. Kondisi itu menghambat arus lalu lintas kendaraan. Beberapa pengendara bahkan harus menuntun motor karena mesinnya mati terendam banjir rob.

Lokasi Layanan Bus SIM Keliling, Minggu 27 November 2011


Minggu, 27 November 2011 08:58 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang tidak sempat memperpanjang SIM A dan C pada hari kerja, untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut Satpas SIM Dit Lantas Polda Metro Jaya pada hari Minggu (27/11/2011) mengoperasikan tiga unit mobil layanan SIM keliling yang di tempatkan di dua wilayah Jakarta.

Informasi dari Perwira Simling IPTU Estu , hari ini Minggu (27/11/2011) mobil pelayanan SIM keliling beroperasi tiga wilayah Ibukota Jakarta, diantaranya :

- Jakarta Pusat : Lapangan Banteng (Depan Istiqal)

-Jakarta Utara  : Mega Mal pluit ( Depan Pos Pol)

-Jakarta Barat  : Jalan Panjang ( Depan Alfa Midi)

Persyaratan Perpanjangan SIM di Unit Mobil SIM keliling:
1. KTP Asli
2. SIM Asli
3. Mengisi Formulir yang di Sediakan Petugas

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui jadwal SIM dan SAMSAT keliling bisa menghubungi TMC Dit Lantas Polda Metro Jaya melalui SMS ke 1717 atau melalui telp 021-5275090/ 527 6001.

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan di Kali Ciliwung Jagakarsa

Minggu, 27 November 2011 08:41 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat bayi perempuan ditemukan di Kali Ciliwung, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Sabtu (26/11/2011) pagi. Diduga bayi tersebut dibuang oleh orang tuanya.

Penemuan bayi tersebut sempat membuat geger warga sekitar. Menurut keterangan saksi, Arif, 35 tahun, mayat bayi tersebut ditemukan menyangkut di kali. “Saya lagi mau buang sampanh saya lihat ada bayi yang mengambang langsung saya laporin ke warga sekitar,” kata Arif.

Peristiwa tersebut diketahui sekira pukul 10:00 WIB, kemudian petugas Polsek Metro Jagakarsa datang ke lokasi untuk mengidentifikasi mayat bayi tersebut.

Menurut Kapolsek Jagakarsa Kompol Horas Sianturi,  bayi yang tewas itu diperkirakan berusia baru lahir.
“Bayi malang itu tewas diperkirakan usai baru lahir,” ujar Kapolsek.

Lalu mayat bayi tersebut di larikan ke RS Fatmawati guna keperluan visum.

Seorang Lagi Tersangka Pengeroyok Raafi Ditangkap


FACEBOOK Raafi Aga Winasya Benyamin

 
Minggu, 27 November 2011 08:04 WIB
PUSKOMINFO - Seorang lagi tersangka pengeroyok siswa SMA Pangudi Luhur, Raafi Aga Winasya Benyamin, 17 tahun,  ditangkap, Sabtu (26/11/2011) pukul 20:00 WIB. Ia berinisial R, 27 tahun.

Demikian diungkapkan Kepala Subdit Umum Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Helmy Santika, Minggu (27/11/2011).

"Dia kami tangkap Sabtu pukul 20:00 WIB di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan. Maaf, tentang bagaimana proses penangkapannya, sementara ini kami rahasiakan dulu sampai tersangka utamanya ditangkap," ucap Helmy.

"Tersangkanya sekarang ada di ruang tahanan Polres Metro Jakarta Selatan," tambah Helmy.

Sebelumnya, Selasa (22/11/2011), Polres Metro Jakarta Selatan, menangkap H, 24 tahun, T, 27 tahun, dan F, 25 tahun, sebagai tersangka pengeroyok Raafi. Sementara sampai sekarang penikamnya belum ditangkap.

Raafi tewas ditusuk oleh seseorang yang belum diketahui di Shy Rooftop, Kemang, Jakarta Selatan. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (5/11/2011) dini hari, sekitar pukul 02:00 WIB, saat tempat hiburan itu sedang ramai pengunjung.

Korban, saat itu sedang menghadiri sebuah acara bersama teman-temannya. Diduga sempat terjadi keributan dengan seorang pengunjung di lokasi kejadian itu. Korban sempat dibawa ke RS. Siaga Pasar Minggu namun meninggal dunia dalam perjalanan karena kehabisan darah.

26 November 2011

Polda Metro Jaya Razia Derek Liar Hingga 27 Desember 2011


Foto : Petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Metro Jaya sedang menindak derek liar yang beroperasi di Tol Dalam Kota.

Sabtu, 26 November 2011 21:03 WIB
PUSKOMINFO - Salah satu keluhan yang mendominasi pengguna jalan tol di Jakarta adalah semakin maraknya peredaran derek liar. Sebab, dalam operasinya, derek tidak resmi ini kerap melakukan pemerasan.

Menanggapi situasi tersebut, bekerja sama dengan pihak pengelola jalan tol PT Jasa Marga TBK, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggelar Operasi Penertiban Derek Liar, mulai tanggal 24 November sampai dengan 27 Desember 2011. Adapun sasaran utamanya adalah ruas Tol Dalam Kota dan Tol Sedyatmo.

"Operasi ini bertujuan untuk menekan serta meminimalisir pemerasan oleh derek liar terhadap masyarakat yang mobilnya mogok di jalan tol," ujar Wakasat PJR Polda Metro Jaya, Kompol Budiono SE.

"Kami juga menghimbau kepada para masyarakat agar lebih jeli dalam mengenali derek, dan berani menolak penggunaan derek liar," sambungnya.

Dalam Operasi ini, Sat PJR mengerahkan 14 personil PJR Polda Metro Jaya, 2 Brimob, 2 Satgas, serta dibantu 4 anggota patroli layanan jalan tol oleh PT. Jasa Marga TBK. Metode operasinya adalah dengan memberhentikan derek liar yang tengah beroperasi dan memprosesnya sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Derek liar biasanya diawaki lebih dari dua orang, serta tidak memiliki tulisan Derek Gratis pada bagian samping mobil. Dengan demikian diharapkan masyarakat bisa lebih pintar saat membutuhkan derek di ruas tol dan catat nomor polisi derek tersebut untuk dijadikan catatan apabila nantinya terjadi pemaksaan dan pemerasan," ungkap AKP. Wagino Sos, selaku Kaur Min PJR.

"Penindakan dilakukan dengan cara humanis serta tetap dalam koridor hukum terkait UU Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan No. 22 Tahun 2009," sambungnya.

Sebagai informasi, pihak pengelola jalan tol sendiri telah memberikan pelayanan derek gratis hingga pintu tol terdekat untuk pengemudi yang mengalami mogok, maupun hal lainnya yang menyebabkan mobil tak lagi dapat melaju di jalan tol. Pengguna jalan tol dapat dengan mudah mengenali mobil derek ini lantaran bertuliskan Derek Gratis Hingga Pintu Tol Terdekat.

Polsek Metro Kebayoran Lama Tangkap 3 Pencongkel Spion Mobil Mewah

Sabtu, 26 November 2011 09:27 WIB
PUSKOMINFO - Kepolisian Sektor Metropolitan Kebayoran Lama menangkap 3 orang pelaku pencuri spesialis spion mobil mewah. Ketiganya biasa beroperasi di kemacetan dan lampu merah di wilayah Jakarta Selatan.

"Ketiganya ditangkap saat sedang beraksi di lampu merah Permata Hijau, Jumat 25 November 2011 sekira pukul 22:00 WIB," kata Kanit Reskrim Polsektro Kebayoran Lama, AKP Prayitno, Sabtu (26/11/2011).

Tiga pencongkel tersebut adalah F, 20 tahun, warga Tanah Tinggi, A, 19 tahun, warga Ancol, dan I, 25 tahun, warga Pademangan. "Mereka memanfaatkan situasi lalu lintas macet dan langsung mematahkan sasaran (spion) yang dikemudikan korban," ujar Prayitno.

Dari ketiga pelaku, Polisi menyita 2 buah spion Toyota Harrier. Selain Toyota Harrier, pelaku mengaku menargetkan pencongkelan spion Toyota Alpard.

"Pengakuan tersangka, satu buah spion mereka jual Rp 600-650 ribu di bilangan Gambir," kata Prayitno.

Sehari sebelumnya, Polsektro Kebayoran Lama juga menangkap seorang pelaku pencongkelan spion mobil mewah berinisial R, 30 tahun. Tersangka R ditangkap di saat beraksi di Arteri Jl Sultan Iskandar Muda, Pondok Indah.

Kesiapan Polda Metro Jaya Antisipasi Banjir

  Perlengkapan pendukung siaga banjir SAR Polda Metro Jaya

Sabtu, 26 November 2011 09:01 WIB
PUSKOMINFO - Memasuki akhir November ini, tiga tim SAR Polda Metro Jaya sudah disiagakan untuk mengantisipasi terjadinya banjir di wilayah DKI Jakarta. Dua kendaraan taktis dan peralatan untuk mendukung kegiatan SAR pun dalam keadaan siap dioperasikan.

Kepala Seksi Pengamanan dan Penyelamatan, Subdirektorat Tugas Umum Direktorat Shabara Polda Metro Jaya, Komisaris Wagimin menjelaskan, personel SAR seluruhnya ada 30 orang yang dibagai jadi tiga tim.

"Kami berharap bencana banjir tidak terjadi, namun tetap kami sudah siaga banjir, walaupun apel kesiapsiagaan bencana banjir akan digelar 30 November mendatang," jelas Kompol Wagimin kepada wartawan Kompas, Ratih Prahesti, Jumat (25/11/2011).

Kompol Wagimin juga memperlihatkan dua kendaraan taktis (rantis) yang khusus diperuntukan untuk kegiatan operasi SAR, yang dalam kondisi baik. Kendaraan taktis tersebut dilengkapi dengan peralatan atau barang-barang pendukung lainnya, mulai dari tenda, perahu karet, pelampung, gergaji mesin, generator set, sampai kantong mayat. Rantis yang disebut Darfy, istimewanya adalah mampu menembus genangan air atau banjir sedalam 1,5 meter dan mampu mengevakuasi 10 orang sekaligus.

Ditunjukkan juga ruang posko siaga banjir, tempat tim SAR piket dan istirahat. Kompol Wagimin mengungkapkan, 30 polisi khusus untuk personel tim SAR, seluruhnya sudah dibekali dan dilatih melakukan SAR di air dan darat. Pelatihan rutin terakhir dilaksanakan selama tiga hari di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, untuk SAR laut, pekan kemarin, katanya.

"Satu rantis lagi yang kami sebut Ferrari, memiliki peralatan untuk mengangkat material seberat 2 ton dan merenggakkan kendaraan yang bertubrukan, termasuk memiliki peralatan menggergaji plat baja," ungkap Wagimin.

Ia menambahkan, peralatan pendukung SAR lain seperti perahu karet, pelampung, generator set, gergaji, sampai kantung mayat pun sudah dicek dan siap digunakan.

"Namun, operasi SAR kami adalah SAR terbatas, sesuai dengan rantis dan peralatan yang kami miliki. Kami tidak sampai memiliki peralatan dan keahlian untuk membuka dapur umum dan SAR kebakaran gedung tinggi," jelas Wagimin.

Lokasi Layanan Bus SIM & STNK Keliling, Sabtu, 26 November 2011



Sabtu, 26 November 2011 08:53 WIB
PUSKOMINFO - Warga masyarakat yang hendak mengurus perpanjangan  SIM dan STNK, dapat mendatangi lokasi layanan Bus SIM Keliling dan STNK Keliling yang disediakan Dit Lantas Polda Metro Jaya, Sabtu (26/11/2011) di lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Gedung Thamrin City
STNK : Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Depan Graha GAPEMBRI Jl. Boulevard Barat Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : Season City
STNK : Citra Land Grogol

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Keramat Jati

Pelayanan STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Info keterangan lebih lanjut Traffic Management Center (TMC) Dit. Lantas Polda Metro Jaya Telp. : 021-5276001, atau SMS 1717.

25 November 2011

Istri Mau Melahirkan, Adhar Nekat Nyolong Motor

    Ilustrasi pencurian motor

Jumat, 25 November 2011 20:13 WIB
PUSKOMINFO - Kepepet butuh biaya untuk istri melahirkan, suami nekat mencuri sepeda motor. Ketika mendorong kendaraan curian, pelaku diteriaki maling oleh pemilik motor sehingga pelaku ditangkap warga dan dihajar hingga babak belur.

Tersangka Adhar, 23, warga Serang, Banten, mengaku khilap mencuri Yamaha Vixion B 3521 BHF milik Dasuki, 27 tahun, yang sedang diparkir di depan rumah kost di Jalan Lada , Pinangsia, Jakarta Barat, Kamis (24/11/2011) pagi.

Di hadapan petugas Polsek Metro Tamansari, pelaku mengaku ia kepepet karena setelah berhenti bekerja di restoran Mangga Besar, ia tidak punya pekerjaan lain. Sedangkan istrinya akan melahirkan yang butuh banyak uang. Namun saat Adhar mendorong motor curian diketahui pemilik sehingga diteriaki maling. Tersangka pun ditangkap massa dan dihajar hingga bonyok.

“Saya mencuri sepeda motor itu karena kuncinya masih menempel,” kata tersangka kepada Kanit Reskrim Polsek Metro Tamansari, AKP Suhermanto SIK.

Kapolsek Metro Tamansari, AKBP Irsan SIK, mengatakan pihaknya masih mengembangkan kasus pencurian sepeda motor tersebut.

Wartawan Majalah TIRO Ditembak di Bintaro

Jumat, 25 November 2011 19:58 WIB
PUSKOMINFO - Seorang wartawan yang bekerja untuk Majalah TIRO. Matroji Dianswara, hampir tertembak oleh orang tak dikenal saat melintas di Jalan Deplu Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, Jumat (25/11/2011) sekira pukul 13:00 WIB. Pelaku sebanyak empat orang diduga akan merampas sepeda motor yang dikendarai Matroji.

"Motifnya perampasan sepeda motor. Pelakunya empat orang," kata Kombes Baharudin Djafar, Kabid Humas Polda Metro Jaya kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya Jakarta, Jumat (25/11/2011).

Matroji dibuntuti kawanan pelaku yang mengendarai dua sepeda motor jenis Jupiter MX dan Vega R saat melintas di Jalan Deplu Raya, Bintaro, sekira pukul 13:00 WIB siang ini. Salah seorang pelaku sempat mengarahkan senjata api ke tubuh Matroji. "Untungnya meleset, kena lampu depan motornya," terang Kombes Baharudin.

Sejauh ini motif yang terungkap masih terbatas pada perampasan motor. Namun, Polsek Pasanggrahan yang menanganai kasus ini masih mengembangkan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui kemungkinan adanya motif lain di balik penembakan tersebut.

Diduga Hendak Mencuri, Penebar Ranjau Paku Dikeroyok Massa di Kebayoran Lama

Jumat, 25 November 2011 14:22 WIB
PUSKOMINFO - Satu dari dua pelaku kejahatan jalanan dengan modus menebarkan ranjau paku ke ban mobil korbannya, ditangkap usai beraksi di Jalan Ciputat Raya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (25/11/2011) siang.

Tersangka Ferry Jaya, 41 tahun, sempat dihakimi massa yang kesal dengan ulahnya. Beruntung saat massa hendak bertindak lebih jauh, diselamatkan petugas Polsek Metro Kebayoran Lama yang sedang patroli.

Peristiwa terjadi sekira pukul 13:00 WIB, korban Syamsul Nugroho, 53, tengah mengendarai mobil Toyota Rush nopol F 1676 HE menuju Simprug. Tiba-tiba ban mobil belakang sebelah kiri kempes. Ternyata ban itu terkena dua tusukan ranjau kaku.

Korban kemudian menepikan mobilnya untuk mengganti ban yang bocor. Namun sebelum mengganti ban, ia mengunci pintu pintu pakai kunci kontak alarm.

Belum lagi Syamsul menambal ban, tiba-tiba secara diam-diam, ada dua pria yang akan membuka pintu mobil. Sial bagi pelaku, alarm mobil berbunyi kencang hingga membuat pelaku panik.

Warga yang melihat kejadian ini langsung mengejar pelaku dan berrhasil menangkap satu dari dua pelaku. Tersangka kemudian dihakimi hingga babak belur. Beruntung, pelaku dapat diamankan dari amuk massa oleh petugas Polsek Metro Kebayoran Lama yang sedang berpatroli.

Kapolsek Metro Kebayoran Lama, Kompol I Wayan Gede Ardana menyatakan masih memburu pelaku lain yang sudah diketahui identitasnya.

Akibat Hujan dan Angin di Jakarta Utara, Pohon Tumbang Timpa Toyota Avanza

Jumat, 25 November 2011 14:08 WIB
PUSKOMINFO - Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Jakarta Utara, Jumat (25/11/2011) mengakibatkan pohon tumbang di Jalan Cakung Cilincing (Cacing) Raya sekira pukul 10:30 WIB. Pohon tumbang tersebut juga menimpa satu unit Toyota Avanza bernopol B-1933-PFZ dan tiang penerangan jalan umum (PJU). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun pemilik mobil diperkirakan mengalami kerugian hingga belasan juta rupiah.

Imam Asnawi, 34 tahun, pemilik mobil Avanza yang tertimpa pohon menuturkan, sebelum kejadian, ia tengah melintas dari arah Tanjungpriok menuju Bekasi. Namun, saat melintas di Jalan Cacing Raya tiba-tiba saja sebuah tiang PJU berikut pohon tumbang menimpa mobil yang dikendarainya.

"Saat melintas memang tengah hujan deras dengan angin yang bertiup kencang. Tiba-tiba saja, bagian depan mobil saya tertimpa tiang PJU dan pohon yang tumbang," ujar Imam yang ditemui wartawan di lokasi, Jumat (25/11/2011).

Akibat peristiwa itu, bagian depan mobil milik Imam mengalami penyok serta kaca depannya pecah. "Beruntung, sayanya masih selamat. Tapi, mobil saya jadi rusak," katanya.

Sementara itu, Staff Seksi Jalur Hijau Sudin Pertamanan Jakarta Utara, Muhammad Kasudi di lokasi kejadian menuturkan, pohon yang tumbang merupakan jenis flamboyan dengan tinggi sekitar 10 meter dan berdiameter 40 sentimeter.

"Tidak hanya itu, akar pohon itu juga terangkat karena hembusan angin yang kencang serta hujan deras. Kami langsung mengevakuasi pohon tumbang tesebut," kata Kasudi.

Untuk mengevakuasi bangkai pohon dan tiang PJU, dikatakan Kasudi, pihaknya mengerahkan tujuh personil yang dibantu lima petugas Sudin Perhubungan Jakarta Utara.

Kasudi mengatakan, korban pohon tumbang akan mendapat biaya penggantian dari Dinas Pertamanan DKI dengan menyertakan surat laporan kejadian dari polisi setempat.

"Korban pohon tumbang mendapatkan asuransi dari Dinas Pertamanan DKI," kata Kasudi.

Caroline Loncat karena Takut Orangtua Marah Soal Kabur Dengan Pacar

Jumat, 25 November 2011 13:20 WIB
PUSKOMINFO - Penyebab Caroline Oktavianie Tamboto, 19 tahun, yang meloncat dari lantai 9 Kondominium Golf Karawaci Town Richmond mulai terkuak. Korban rupanya ketakutan karena ketahuan kabur dengan pacar selama tiga hari.

Hal tersebut diungkapkan Kapolsektro Kelapa Dua, AKP Bambang Hari Wibowo kepada wartawan saat ditemui di kantornya, Jumat (25/11/2011) siang.

"Korban memang sejak SMP menjalin hubungan dengan pacarnya secara backstreet. Sebelum terjun, dia sempat kabur dengan pacarnya selama 3 hari," ujar Kapolsek.

Menurut Bambang, sebelum terjun, Caroline mengetahui ibunya telah menunggu di apartemen. Ibunya telah mengetahui soal kaburnya Caroline bersama sang pacar, Hendra, yang kini bekerja di Auto 2000.

"Korban ketakutan dimarahi, akhirnya lompat dari lantai 9," katanya.

Hasil olah TKP petugas Polres Metro Kabupaten Tangerang, diketahui terdapat luka pada bagian kepala dan tulang kaki Caroline patah.

"Itu karena lompat dari lantai 9. Kami tidak mendapati indikasi lain. Luka korban murni karena lompat, ada saksi yang melihatnya," kata Kapolsek.

Keluarga korban merupakan warga Jalan Kenanga No 16 RT 8/12, Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Tangerang. Ibunda korban bernama Nana Soekamto, 40 tahun dan ayahnya bernama Albert Tamboto, 45 tahun. Korban saat ini berstatus sebagai mahasiswi Universitas Pelita Harapan (UPH), jurusan Bahasa Inggris semester 4.

"Korban tinggal di apartemen bersama temannya. Keluarganya tinggal di Karawang. KTP korban juga di Karawang," kata Kapolsek.

Lagi, Seorang Remaja Putri Bunuh Diri Lompat dari Lantai 9 Kondominium Golf Karawaci Town Richmond

Jumat, 25 November 2011 08:38 WIB
PUSKOMINFO - Caroline Oktavianie Tamboto, 19 tahun, nekat bunuh diri dengan terjun bebas dari lantai 9 Kondominium Golf Karawaci Town Richmond Jalan Jenderal Sudirman Boulevard 2000 Lippo Vilage, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Rabu (24/11/2011) malam sekira pukul 20:00 WIB. Korban tewas seketika terhempas di lantai dasar dengan posisi tertelungkup.

Menurut keterangan Cindy Stephanie Tamboto, 21 tahun, kakak korban mengatakan korban tiba-tiba melompat dari lantai 9 hingga jatuh ke lantai dasar kondominium. Tidak diketahui penyebab mengapa korban nekat bunuh diri tersebut.

Petugas Polsek Metro Kelapa Dua yang mendapat laporan kemudian meluncur ke lokasi dan melakukan Olah TKP dan identifikasi. Setelah dilakukan Olah TKP, jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Tangerang untuk dilakukan visum.

Kini petugas Polsek Metro Kelapa Dua masih memintai keterangan dari beberapa saksi termasuk Cindy, kakak korban yang diduga mengetahui peristiwa tragis tersebut. 

Alay Ditembak Betisnya di Sawah Besar

Jumat, 25 November 2011 08:15 WIB
PUSKOMINFO - NC alias Alay, 35 tahun, terpaksa ditembak polisi karena melarikan diri saat hendak ditangkap. Petugas Polsek Metro Sawah Besar terpaksa menembak betis kaki kiri Alay saat penggerebekan di sebuah rumah kost di Jalan Pintu Air V Rt. 03/02 Kelurahan Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (24/11/2011) malam.

Penggerebekan dilakukan setelah Polisi mendapat laporan warga bahwa di lokasi sering terjadi tindak penyalahgunaan narkoba. Informasi selanjutnya ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan observasi. Informasi ternyata benar, sekira pukul 21:00 WIB, tersangka Alay, sedang menggunakan narkotika jenis shabu.

Dengan dibantu pengelola rumah kost, petugas pun menggerebek tersangka. Namun tersangka rupanya telah mengetahui jika ada polisi yang akan menangkapnya. Tersangka berusaha kabur. Tidak mau buruannya kabur, Polisi kemudian melepaskan tembakan peringatan ke udara. Tersangka tidak menghiraukannya sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan menembak kaki kiri tersangka.

Saat digeledah di kamar kost tersangka, petugas menemukan barang bukti sebungkus kecil narkoba jenis shabu, sebungkus kecil ganja, satu buah bong (alat hisap) dan sebuah korek api.

Tersangka berikut barang bukti selanjutnya digelandang ke Polsek Metro Sawah Besar untuk penyidikan lebih lanjut.

Lokasi Layanan Bus SIM & STNK Keliling, Jumat, 25 November 2011

Jumat, 25 November 2011 08:11 WIB
PUSKOMINFO - Warga masyarakat yang hendak mengurus perpanjangan  SIM dan STNK, dapat mendatangi lokasi layanan Bus SIM Keliling dan STNK Keliling yang disediakan Dit Lantas Polda Metro Jaya, Jumat (25/11/2011) di lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Gedung Thamrin City
STNK : Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Depan Graha GAPEMBRI Jl. Boulevard Barat Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : Season City
STNK : Citra Land Grogol

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Keramat Jati

Pelayanan STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Info keterangan lebih lanjut Traffic Management Center (TMC) Dit. Lantas Polda Metro Jaya Telp. : 021-5276001, atau SMS 1717

Tawuran Pelajar di Gambir, Satu Tewas Satu Kritis


Jumat, 25 November 2011 07:48 WIB
PUSKOMINFO - Aksi tawuran pelajar antarsekolah di wilayah Jakarta Pusat, kembali memakan korban jiwa Kamis (24/11/2011) petang. Aksi tawuran di jembatan layang Jl.KH. Hasyim Ashari, Kec.Gambir, Jakarta Pusat mengakibatkan seorang pelajar tewas setelah terkena clurit di dada kiri hingga mengenai jantung dan satu orang lainnya kritis kini dirawat di RS. Sumber Waras.

Rival Edryan Syahraini, 16 tahun, pelajar kelas 2 STM Boedi Oetomo, warga Tangerang, Banten, tewas dalam perjalanan ke rumah sakit akibat kehabisan darah.

Menurut keterangan salah satu rekan korban, Daus, 14 tahun, kejadian berawal saat mereka naik bus Daya Santosa No. 157 kurusan Senen - Cimone. Ketika berada di TKP, tepatnya di depan ITC Roxymas, korban dicegat pelajar lainnya sekira 20 orang. Korban yang yang ketakutan sempat melarikan diri, namun terus dikejar.

“Posisi Rival ada di belakang saya, namun ia sempat terjatuh dan pelaku langsung menclurit korban tepat di dadanya,” terangnya di kamar jenazah RS.Sumber Waras. Melihat kejadian itu, para pelajar yang melakukan penyerangan langsung melarikan diri.

Dalam aksi tawuran tersebut, Anjar Anas, 15 tahun,  juga mengalami luka sabetan clurit. Anjar luka pada bagian kepala kiri dan punggung kanan. Kini Anjar masih dirawat di RS. Sumber Waras.

Kapolsek Metro Gambir, Kompol Hengki Haryadi didampingi Kanit Reskrim, Kompol Taufiq, mengatakan tiga orang saksi telah dimintai keterangan. “Satu pelajar telah diamankan, namun pelaku utamanya masih dalam pengejaran,” ungkapnya.

24 November 2011

Mantan TKW Ditemukan Tewas di Wisma Raja Sayang

Kamar tempat Siti Kurniasih, 39 tahun, ditemukan meninggal dunia di Wisma Raja Sayang, Jalan MT Haryono Kavling 28, Jakarta Timur, Kamis (24/11/2011).  

Kamis, 24 November 2011 13:45 WIB
PUSKOMINFO - Seorang mantan Tenaga Kerja Wanita (TKW), Siti Kurniasih, 39 tahun, ditemukan tewas di sebuah kamar di Wisma Raja Sayang, Cawang, Kramatjati, Jakarta Timur, Rabu (23/11/2011) malam tadi.

Menurut pemilik dan pengelola Wisma Raja Sayang, Teuku Raja Sayang, 59 tahun. Kamis (24/11/2011) siang menyatakan, jenazah Siti Kurniasih saat ditemukan dalam kondisi terlentang dengan pakaian hitam di kamar lantai bawah. Jenazah perempuan asal Magelang, Jawa Tengah, itu ditemukan Rabu (23/11/2011) sekira pukul 22.30 WIB.

Menurut Teuku Raja Sayang, bau busuk sudah tercium dari dalam kamar Siti bahkan sejak empat hari belakangan. Pada awalnya tidak ada yang curiga, dan menganggap bau tersebut berasal dari bangkai binatang.

"Tapi kok baunya tidak hilang, malahan makin menjadi, akhirnya para penghuni melaporkan hal ini ke pengelola gedung," katanya.

"Karena curiga bau busuk berasal dari jenazah manusia, saya dan penghuni berinisiatif memanggil polisi untuk membuka pintu. Setelah dibuka, Siti sudah meninggal dan mengeluarkan bau," ujar Teuku Raja Sayang.

Polisi tidak menemukan tanda-tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban. Dugaan sementara Siti meninggal dunia karena sakit.

Siti yang merupakan kelahiran Magelang itu diketahui baru saja pulang dari Saudi Arabia Agustus 2011 lalu, setelah menyelesaikan kontrak kerjanya sebagai TKW. Sedangkan dikamar tersebut korban sudah tinggal sejak Oktober lalu, diantar oleh seorang petugas keamanan Kedutaan Saudi Arabia, yang terletak tepat di sebelah wisma.

"Dia menyewa kamar di sini katanya menunggu pengurusan visa," kata Teuku Raja Sayang. Siti menyewa kamar sejak 8 Oktober 2011 dengan pembayaran tersendat.

Terakhir Siti terlihat pada Jumat lalu (18/11/2011), dalam kondisi pucat seperti orang yang menderita sakit, tubuhnya kurus. Siti juga menolak ditawari makan.

Jenazah Siti selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Polri RS Soekanto, Kramatjati, Jakarta Timur, untuk diperiksa penyebab kematiannya. Kasus tersebut kini ditangani oleh Polsek Metro Kramatjati.

Dua Minggu Pisah Ranjang, Ompen Nekat Gantung Diri

Kamis, 24 November 2011 08:01 WIB
PUSKOMINFO - Ompen, 59 tahun, nekat gantung diri di rumahnya di Bojong Menteng RT. 02/02 Bojong Menteng, Rawalumbu, Kota Bekasi, Rabu (23/11/2011) siang. Penyebab gantung diri diduga karena korban pisah ranjang dengan isterinya dan penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh.

Jenazah Ompen pertama kali ditemukan oleh Ade, 39 tahun, saudara korban, yang baru menjemput anak dari sekolah, mendapati korban dalam keadaan tergantung di kusen pintu ruang tengah dengan menggunakan tambang plastik. Peristiwa kemudian dilaporkan ke Polsek Metro bekasi Timur.

Kepada petugas Polsek Metro Bekasi Timur, Ade mengatakan bahwa sebelumnya korban mengaku  sudah dua minggu ini pisah ranjang dengan isterinya. Korban juga menderita penyakit batuk-batuk dan nyeri di pundak.

Oleh petugas, jenazah korban dibawa ke RSUD Bekasi untuk dilakukan Visum.

Permukiman Padat di Kemayoran Terbakar

Kamis, 24 November 2011 07:48 WIB
PUSKOMINFO -  Kebakaran terjadi di pemukiman padat penduduk di RT 06/013 Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Jakarta Pusat. Puluhan rumah kontrakan ludes dilahap api, Kamis (24/11/2011) subuh dinihari.

Api yang berkobar sejak pukul 04.00 WIB membuat kaget warga yang berhamburan keluar rumah menyelamatkan diri maupun harta bendanya.

Warga menyatakan, tidak mengetahui asal api, api diketahui sudah membesar hingga membakar puluhan petak rumah kontrakan. “Kerasnya angin serta banyaknya bangunan yang terbuat dari kayu membuat api cepat menyambar bangunan lain,” kata beberapa warga di lokasi.

Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta maupun Jakarta Pusat menerjunkan 15 unit mobil DPK untuk memadamkan api hingga api dapat dikuasai sekira pukul 05:30 WIB.

Kapolsek Kemayoran, Kompol Sudanto yang ada di lokasi menyatakan masih menyelidiki penyebab kebakaran apakah dari korsleting listrik atau lainnya.

Lokasi Layanan Bus SIM & STNK Keliling, Kamis, 24 November 2011

Kamis, 24 November 2011 07:44 WIB
PUSKOMINFO - Warga masyarakat yang hendak mengurus perpanjangan  SIM dan STNK, dapat mendatangi lokasi layanan Bus SIM Keliling dan STNK Keliling yang disediakan Dit Lantas Polda Metro Jaya, Kamis (24/11/2011) di lokasi sebagai berikut:


1. Jakarta Pusat
SIM : Gedung Thamrin City
STNK : Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Depan Graha GAPEMBRI Jl. Boulevard Barat Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : Season City
STNK : Citra Land Grogol

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Keramat Jati


Pelayanan STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Info keterangan lebih lanjut Traffic Management Center (TMC) Dit. Lantas Polda Metro Jaya Telp. : 021-5276001, atau SMS 1717

23 November 2011

Pengendara Motor Tertabrak Trailer, Satu Tewas Satu Luka

Rabu, 23 November 2011 15:44 WIB
PUSKOMINFO - Satu dari dua pengendara sepeda motor tewas setelah kendaraan yang mereka kendarai ditabrak bus trailer bermuatan alat berat di Jalan Raya Cilincing, Koja, Jakarta Utara, Rabu (23/11/2011). Trailer tersebut menabrak setelah mencoba menghindari trailer lainnya yang datang dari arah berlawanan dan melaju oleng.

Sepeda motor Yamaha Vixion B 3463 BHQ yang dikemudikan Abang, 30 tahun, ringsek dan masuk ke dalam kolong truk trailer Nopol B-9276-YN yang dibawa Kunartoyo, 42 tahun. Akibatnya Abang tewas seketika akibat terlindas truk, sedangkan temannya yang dibonceng, Sakri, 32 tahun, menderita luka cukup parah di bagian kepalanya.

Usai menabrak, Kunartoyo berinisiatif lari ke Pospol Kresek Koja untuk menghindari amukan massa.

Kepada petugas Satlantas Polres Metro Jakarta Utara, Kunartoyo menjelaskan, tindakan dirinya membanting stir ke kiri jalan spontan dilakukan setelah dari arah depan meluncur trailer bermuatan bahan kimia yang dibawa Suherman, 32, berjalan tak terkendali.

“Trailer itu menabrak pembatas jalan dan nyelonong ke arah berlawanan. Menghindari tabrakan saya langsung banting stir ke kiri,” katanya.

Kunartoyo tak menyadari di sebelah kirinya terdapat sepeda motor tengah melaju pelan. “Motor itu terseret dan masuk ke kolong mobil. Kecelakaan ini murni bukan salah saya Pak,” ujarnya lagi.

Petugas Satlantas Polres Metro Jakarta Utara kemudian mengevakuasi jasad korban ke RSCM. Sementara, Kunartoyo dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Utara. Sedangkan Suherman, sopir trailer penyebab kecelakaan dibawa ke RSUD Koja lantaran ikut terluka di bagian kepala.

Tiga Pelaku Pengeroyokan Raafi Resmi Ditahan

Rabu, 23 November 2011 15:28 WIB
PUSKOMINFO - Polres Metro Jakarta Selatan resmi menahan tiga pelaku penganiayaan hingga tewas terhadap Raafi Aga Winasya Benyamin, 17 tahun, di di Shy Rooftop, Kemang, Jakarta Selatan, pada 5 November 2011 lalu.

"Ada tiga orang yang ditangkap dan telah diperiksa intensif, ketiga orang itu sekarang menjadi tersangka dan ditahan di Polres Jaksel," ujar Kabid Humas Polda, Baharudin Djafar kepada wartawan di Polrestro Jakarta Selatan, Rabu (23/11/2011).

Lebih lanjut, Kabid Humas menjelaskan ketiga orang ini ditangkap di tempat yang berbeda, di Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Pusat. Ketiga tersangka adalah, M alias T, 27 tahun, FJ alias B, 25 tahun, dan H, 24 tahun.

"Pasal yang disangkakan pada mereka adalah 170 junto 351 (3) KUHP. Untuk selanjutnya nanti dari penyidik Polda dan Polres Metro Jakarta Selatan akan mengembangkan kasus ini sampai terungkap tuntas," kata Kabid Humas.

Dari penyidikan, polisi telah memintai keterangan 47 saksi, dan menyita beberapa barang bukti, di antaranya dua baju warna merah dan hitam, enam celana jeans, dua buah hardisk CCTV, 11 handphone, satu ikat pinggang, satu t-shirt hitam, satu sendal slop, dan empat pasang sepatu.

Pembunuhan Siswa SMA Pangudi Luhur, Tidak Ada Kaitannya dengan Ormas

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Baharudin Djafar, Kapolrestro Jaksel Komisaris Besar Imam Sugianto, dan Kasatreskrim Polrestro Jaksel Ajun Komisaris Besar Budi Irawan, di Markas Polres Jaksel, Rabu (23/11/2011)

Rabu, 23 November 2011 14:44 WIB
PUSKOMINFO - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Baharudin Djafar mengatakan, kasus penusukan siswa SMA Pangudi Luhur, Raafi Aga Winasya Benyamin, 17 tahun, tidak ada hubungannya dengan ormas tertentu seperti yang selama ini santer diberitakan. Hal tersebut dikatakan kepada wartawan, Rabu (23/11/2011) di Polrestro Jakarta Selatan.

"Saya sudah katakan berulang kali, ini tidak ada kaitannya dengan ormas atau latar belakang tertentu," kata Kabid Humas.

Kabid Humas juga berjanji bahwa kasus yang ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Polrestro Jakarta Selatan tersebut akan diusut hingga tuntas. Penyidik akan mengembangkan kasus hingga tuntas. Apabila ada informasi kepada penyidik, maka dia berharap agar hal itu disampaikan kepada penyidik kepolisian.

Raafi Aga Winasya Benyamin adalah siswa kelas III SMA Pangudi Luhur, Jakarta Selatan, yang menjadi korban penusukan oleh pelaku tak dikenal di Shy Rooftop, Kemang, Jakarta Selatan, pada 5 November 2011 lalu.  Raafi ditusuk di bagian perut dengan luka selebar 10 cm. Ia kemudian langsung dibawa ke sebuah rumah sakit di kawasan Pasar Minggu. Naas, nyawanya tak tertolong saat dalam perjalanan.

Lima jaringan Curanmor di Wiayah Depok Berhasil Diungkap

Rabu, 23 November 2011 12:03 WIB
PUSKOMINFO -  Polresta Depok dan jajarannya dalam Operasi Kepolisian Sikat Jaya 2011 berhasil mengungkap lima kelompok jaringan pencurian sepeda motor (Curanmor) yang beraksi di wilayah hukum Polresta Depok. Dari lima kelompok jaringan Curanmor ini ditangkap 7 tersangka dengan barang bukti 30 unit sepeda motor berbagai merk dan 5 truk potongan spare part sepeda motor yang telah dipreteli pelaku.

Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Depok, Kombes Pol. Mulyadi Kaharni kepada PUSKOMINFO Bid Humas Polda Metro Jaya, Rabu (23/11/2011).

"Jaringan mereka telah melakukan pencurian sepeda motor sejak tahun 2007," ujar Kapolres.

Jaringan pertama adalah Kelompok HD dan MR. Tersangka telah melakukan beberapa kali Pencurian dengan Pemberatan (Curanmor roda dua) di wilayah Sawangan Depok , Leuiliang dan Ciampea Bogor, kelompok ini dalam aksinya melakukan pencurian pada malam hari dari jam 01 .00 wib s/d 05.00 WIB atau pada saat ada hiburan dangdut. Dari kelompok HD dan MR ini petugas menyita 10 Unit sepeda motor berbagai merk dan jenis. 


Jaringan kedua, Kelompok NY. Dalam melakukan aksinya, tersangka NY bersama temannya inisial UT ( DPO ) dan KS (DPO), mereka beroperasi diwilayah Bojong Gede Dan Bogor. Kelompok ini dalam aksinya beroperasi pada jam 22.00 s/d 05.00 WIB. Dari hasil interogasi terhadap tersangka didapatkan keterangan bahwa tersangka telah melakukan beberapa kali Pencurian dengan Pemberatan (Curanmor roda dua) diwilayah  Depok sebanyak 4 (empat) kali dan 7 kali di wilayah Bogor.


Modus operandi yang dilakukan kelompoknya, dengan cara para pelaku merusak kunci kontak sepeda motor yang diparkir di pinggir jalan dengan kunci model Leter T dan selanjutnya sepeda motor dibawa kabur oleh Tsk inisial UT dan KS yang kini masih buron (DPO). Dari tersangka NY, Polisi menyita barang bukti 2 (dua) unit  sepeda motor  jenis yamaha Mio Soul dan Suzuki FU. 

Kemudian jaringan ketiga ditangkap WYD. WYD dalam melakukan aksinya bersama tersangka lain inisial BCR ( DPO ) dan IB (DPO) mereka beroperasi diwilayah Sawangan, Pancoran Mas , Bojong Gede dan Bogor. Kelompok ini dalam aksinya beroperasi pada jam 01.00 s/d 06.00 WIB. Dari hasil interogasi terhadap tersangka didapat keterangan bahwa tersangka telah melakukan beberapa kali Pencurian dengan Pemberatan (Curanmor roda dua) di wilayah  Depok sebanyak 16( enam belas) kali dan  di wilayah Bogor tidak ketahui.


Modus Operandi kelompok WYD adalah dengan cara para pelaku merusak kunci kontak sepeda motor yang diparkir di pinggir jalan dengan kunci model Leter T dan selanjutnya sepeda motor di jual kepada inisial SP  seharga 1,8 juta per unit lalu di dijual lagi kepada inisial BY seharga 2 juta selanjutnya oleh BY kendaraan tersebut di Pretelin ( dibongkar ). Kemudian dijual dalam keadaan potongan/terurai  kepada Inisial P,  M dan A ( DPO).

Hasil introgasi / pemeriksaan dari Tsk inisial BY telah melakukan pembokaran sepeda motor diduga hasil curian sebanyak kurang lebih 80 (delapan puluh) unit sepeda motor berbagai merk. Namun petugas hanya berhasil menyita barang bukti 14 (empat belas) unit sepeda motor berbagai  jenis dan merk dan 5 (lima) truk potongan spare part sepeda motor diduga barang hasil curian yang telah dipreteli ( bongkar).

Kelompok yang ke empat adalah SRB dan YJ yang melakukan Curanmor di wilayah Cimanggis. Modus yang dilakukan pelaku masuk kedalam rumah dengan cara mencongkel jendela kemudian mengambil sepeda motor. 

Dan kelompok kelima, ditangkap tersangka IS. Tersangka mengaku telah melakukan 3(tuga) kali pencurian sepeda motor  di wilayah  Sukmajaya. dari tersangka IS disita barang bukti 3 unit sepeda motor.

Kini Polresta Depok masih berusaha melakukan pengembangan untuk menangkap dan mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor yang telah meresahkan warga masyarakat Depok  "kami sudah memiliki data-data jaringan pelaku yang belum ditangkap," ujar Kapolres.

Toko Golden Plus Collection Blok M Terbakar

Rabu, 23 November 2011 09:24 WIB
PUSKOMINFO - Toko Golden Plus Collection di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan hangus terbakar, Selasa (22/11/2011) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Peristiwa terjadi sekira pukul 23:15 WIB. Api membakar sebagian dinding yang terbuat dari triplek. "Diduga api berasal dari korsleting listrik," ujar petugas Polsek Metro Kebayoran Baru saat dihubungi PUSKOMINFO Bid Humas Polda Metro Jaya, Rabu (23/11/2011).

Api berhasil dipadamkan setengah jam kemudian dengan menggunakan 4 tabung pemadam api yang ada di lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Jumlah kerugian materi belum bisa ditafsir.

Mr X yang Tewas di GBK Ternyata Aprilianto Eko Wicaksono

Rabu, 23 November 2011 09:12 WIB
PUSKOMINFO - Mayat remaja laki-laki tanpa identitas yang tewas bersama Reno Soeharto Alviano di Gelora Bung Karno saat hendak menyaksikan laga final Indonesia versus Malaysia di SEA Games XXVI ternyata Aprilianto Eko Wicaksono, 14 tahun, warga Tanggerang, Banten.

"Identitasnya telah diketahui dan telah diambil keluarga," kata petugas kamar jenasah RSCM, Rabu (23/11/2011).

Eko diambil keluarga sekitar pukul 19:30 WIB dari kamar jenasah untuk selanjutnya dimakamkan keluarga. "Baru malam tadi sekitar jam setengah delapan," katanya.
 
Aprilianto Eko Wicaksono tewas saat hendak menyaksikan laga final Indonesia-Malaysia di stadion GBK. Dia diduga terhimpit dan terinjak-injak saat hendak masuk ke GBK. Selain Eko, Reno, warga Kramat Jati, Jakarta Timur, yang juga sebagai drumer grup band Ahmad Dani juga tewas.

Lagi, Pedagang Ditodong Perampok, Uang Rp 30 Juta Dibawa Kabur

Rabu, 23 November 2011 08:34 WIB
PUSKOMINFO - Lagi, seorang pedagang kelontong menjadi korban perampokan. Kali ini menimpa Lim Sauw Fung, 48 tahun, dirampok di depan tokonya di Kampung Kadu, Desa Kadu Rt. 01/08 Curug, Kabupaten Tangerang, Selasa (22/11/2011) sore.

Korban yang baru menutup tokonya sekira pukul 17:10 WIB, ketika hendak memasukkan uang hasil penjualan ke dalam jok motornya, tiba-tiba datang dua orang laki-laki (pelaku) langsung menodongkan senjata api ke leher korban. Korban tak berdaya, pelaku selanjutnya merampas uang milik korban dan kabur dengan menggunakan sepeda motor.

Peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Metro Curug yang kemudian datang ke lokasi melakukan penyelidikan. Petugas menduga pelaku sebelumnya telah mempelajari kebiasaan korban, kapan saatnya korban tutup toko dan menyimpan uang.

Rumah Pedagang Dibobol Maling, Emas 85 gram dan Uang Rp 4 Juta Digasak Pelaku

Rabu, 23 November 2011 08:18 WIB
PUSKOMINFO - Rumah seorang pedagang di Jalan Taruna Raya I No. 20A Rt. 06/02 Kel. Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat dibobol maling, Selasa (22/11/2011). Korban Pritam, 43 tahun, mengalami kerugian 85 gram emas, HP dan uang tunai Rp. 4 juta.

Peristiwa diketahui sekira pukul 10:30 WIB, saat isteri korban, Kristina Dewi, 36 tahun, baru pulang selesai menjemput anaknya dari sekolah. Kristina mendapati pintu rumah sudah dalam keadaan rusak, setelah ia masuk ke dalam kamar, lemari pakaian sudah berantakan dan emas serta uang yang disimpan di dalam lemari hilang.

Kristina kemudian melaporkan kejadian ini kepada suaminya yang sedang berada di toko yang kemudian dilanjutkan ke Polsek Metro Kemayoran untuk penyelidikan lebih lanjut.

Ditinggal Buang Air Kecil di Rumah Kosong, Sepeda Motor Dicuri Maling

Rabu, 23 November 2011 08:05 WIB
PUSKOMINFO - Sial bagi Saikun, 40 tahun, warga Jalan Kemiri Jaya Rt. 06/01 Beji, Depok, kehilangan sepeda motor Honda B-6350-EWA. Belum sekira 5 menit, sepeda motornya yang ditinggal untuk buang air kecil raib dicuri orang.

Peristiwa terjadi pada Selasa (22/11/2011) kemarin sekira pukul 09:00 WIB, di Jalan Raden Saleh, Menteng, Jakarta Pusat.

Saat kejadian, korban yang mengendarai sepeda motor dari Cikini hendak pulang ke Depok, sesampai di lokasi korban terpaksa harus buang air kecil. Korban pun berhenti di lokasi karena melihat ada bangunan kosong.  Sepeda motor ditinggal di depan bangunan kosong dan korban masuk ke dalam untuk kencing. Selesai buang air kecil, korban kembali ke sepeda motornya ternyata telah hilang.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Metro Menteng untuk penyelidikan lebih lanjut. 

Lokasi Layanan Bus SIM & STNK Keliling, Rabu 23 November 2011

Rabu, 23 November 2011 08:01 WIB
PUSKOMINFO - Warga masyarakat yang hendak mengurus perpanjangan  SIM dan STNK, dapat mendatangi lokasi layanan Bus SIM Keliling dan STNK Keliling yang disediakan Dit Lantas Polda Metro Jaya di lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Gedung Thamrin City
STNK : Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Depan Graha GAPEMBRI Jl. Boulevard Barat Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : Season City
STNK : Citra Land Grogol

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Keramat Jati

Pelayanan STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Info keterangan lebih lanjut Traffic Management Center (TMC) Dit. Lantas Polda Metro Jaya Telp. : 021-5276001, atau SMS 1717

22 November 2011

Kapolda Metro Jaya Melayat ke Rumah Reno

Pemakaman Jenazah Reno di TPU Cipinang Asem, Kebon Pala, Jakarta Timur

Selasa, 22 November 2011 13:02 WIB
PUSKOMINFO - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S Rajab di dampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Baharudin Djafar beserta jajarannya pagi tadi melayat ke rumah almarhum Reno Soeharto Alpian, 20 tahun.

Reno adalah korban tewas akibat berdesak-desakan di Stadion GBK saat akan menyaksikan pertandingan Indonesia vs Malasia, Senin (21/11/2011) kemarin malam.

Kapolda mengucapkan belasungkawa kepada Ibunda Reno, Mini Apriliani. Ia turut prihatin dengan kejadian yang dialami Reno yang hendak mendukung Timnas U-23 tapi malah meregang nyawa.

"Kita turut berduka cita, niat jadi suporter berbuntut musibah, tidak satupun orang mau dapat musibah," papar Kapolda pada Ibunda Reno, Selasa (22/11/2011).

Kapolda berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran. "Kita mendoakan supaya Arwah di terima di sisi-NYA, dan keluarga diberi kesejahteraan," tambah Kapolda.

Seperti diketahui, Reno Soeharto Alpian, 20 tahun, suporter Timnas U23 tewas karena berdesak-desakan saat masuk pintu Sektor 15 Stadion Utama Gelora Bung Karno, demi menyaksikan laga final antara Timnas Indonesia U-23 melawan Malaysia kemarin malam.

Saat ini jenazah Reno telah dimakamkan di pemakaman umum Cipinang Asem, Kebon Pala, Jakarta Timur.

Polisi Tangkap 3 Pembunuh Siswa SMA Pangudi Luhur

Selasa, 22 November 2011 12:47 WIB
PUSKOMINFO - Polres Metro Jakarta Selatan menangkap tiga orang yang diduga mengeroyok hingga tewas Raafi Aga Winasya Benyamin, 17 tahun, Siswa SMA Pangudi Luhur yang ditusuk di Shy Rooftop, Kemang Jakarta Selatan pada 5 November 2011 lalu. Ketiga pelaku yaitu H, T, dan F alias Bacol, ditangkap di rumahnya masing-masing, Selasa (22/11/2011) pagi.

H ditangkap di rumahnya di Jalan Biak, Jakarta Pusat, T di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, dan Bacol di Ancol, Jakarta Utara.

Ketiganya ditangkap setelah polisi memiliki cukup bukti bahwa mereka yang mengeroyok Raafi di Shy Rooftop, yang berbuntut pada kematian pelajar kelas III SMA Pangudi Luhur Jakarta itu.

Polisi mengawali pemeriksaan terhadap ketiganya dengan fokus pada masalah pengeroyokan.

Lokasi Layanan Bus SIM & STNK Keliling, Selasa 22 November 2011

Selasa, 22 November 2011 08:29 WIB
PUSKOMINFO - Warga masyarakat yang hendak mengurus perpanjangan  SIM dan STNK, dapat mendatangi lokasi layanan Bus SIM Keliling dan STNK Keliling yang disediakan Dit Lantas Polda Metro Jaya di lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Gedung Thamrin City
STNK : Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Depan Graha GAPEMBRI Jl. Boulevard Barat Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : Season City
STNK : Citra Land Grogol

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Keramat Jati

Pelayanan STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Info keterangan lebih lanjut Traffic Management Center (TMC) Dit. Lantas Polda Metro Jaya Telp. : 021-5276001, atau SMS 1717

Enam Copet HP Diamankan di Stadion GBK Senayan


Selasa, 22 November 2011 08:19 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak enam orang copet diamankan pihak keamanan saat laga Final sepakbola SEA Games di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (21/11/2011) malam.

"Copet ada 6 di GBK semuanya sudah diamankan," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Gatot Edi Pramono, di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2011) malam.

Modus yang dilakukan, kata Gatot, para pencopet ini memanfaatkan pintu masuk. Pasalnya di pintu masuk, para penonton masuk secara berdesak-desakan. "Saat berdesakan itulah dimanfaatkan oleh copet," jelasnya.

Gatot mengatakan, enam orang copet tersebut kebanyakan adalah pencuri telepon genggam. "Hanya HP tak ada dompet," jelasnya.