31 Oktober 2011

Pembunuh Roud Lutol Zumroh Awalnya Berniat Memperkosa

Senin, 31 Oktober 2011 14:14 WIB
PUSKOMINFO - Kadiman alias Jangkung alias Obleh, 31 tahun, pelaku pembunuhan Roud Lutol Zumroh, awalnya berniat memperkosa dengan cara menerobos kamar kos korban. Namun karena korban berusaha teriak, pelaku panik sampai akhirnya membunuh korban.

Berdasarkan pengakuan pelaku kepada Polisi di Polda Metro Jaya, ia awalnya memang hanya ingin memperkosa perempuan yang sudah ditaksirnya itu. Niat mesum tersebut mulai dilakukan pada hari Senin (24/10/2011) sekitar pukul 09:00 WIB, dimana ia diam-diam masuk ke kamas kos korban di Gang Ajid RT 06/01 Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat.

"Pintunya memang tidak terkunci. Dia kaget melihat saya ada di kamarnya. Karena dia mau teriak, saya berusaha menutup mulutnya dengan dibekap," kata Kadiman kepada petugas, Senin (31/10/2011).

Karena panik, ujar Kadiman, ia lalu membanting perempuan tersebut dan mencekik leher korban hingga patah. Walaupun melihat korban sudah tak bergerak, Kadiman masih khawatir kalau-kalau Zumroh masih hidup.

Ia pun akhirnya menyumpal mulut korban dengan syal agar kalaupun sampai sadar, korban tak bisa teriak. Selain itu, korban juga diikat tangan dan kakinya dengan kain. Lalu untuk memastikan korban benar-benar tewas, Kadiman menjerat leher korban dengan kain panjang.

Pengakuan Kadiman, ia tidak jadi memperkosa korban karena korban sudah meninggal. "Saya nggak jadi (memperkosa). Sudah jadi mayat, nggak tega juga," ucap Kadiman.

Kadiman juga mengaku kabur membawa kunci motor dan ponsel korban dan membawa motor Honda Beat berwarna buru. "Kalau kunci kamar, saya buang di jalan saat menuju Indramayu," ujarnya.

Polisi sendiri mulai mencurigai Kadiman karena ia diketahui pernah menaruh hati pada korban. Kadiman yang juga tinggal bersebelahan di rumah kos tersebut, belakangan tak pernah kelihatan lagi batang hidungnya sejak kasus pembunuhan tersebut terungkap.

Pembunuh Roud Lutol Zumroh di Rumah Kos Cempaka Putih Ditangkap

Senin, 31 Oktober 2011 11:19 WIB
PUSKOMINFO - Petugas gabungan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Polsek Metro Cempaka Putih berhasil menangkap Kadiman alias Jangkung alias Obleh, 31 tahun, tersangka pembunuh Roud Lutol Zumroh, 26 tahun, yang ditemukan  tewas di rumah kos di Gang Ajid RT 06/01 Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, Jumat (28/10/2011) lalu. Jangkung ditangkap dalam pelariannya ke Indramayu, Jawa Barat.

"Tersangka sudah ditangkap semalam. Sekarang dia ditahan di Polda Metro Jaya," kata Kepala Kepolisian Sektor Metro Cempaka Putih Komisaris Adhie Santika, Senin (31/10/2011).

Seperti diberitakan sebelumnya, korban Roud Lutol Zumroh, yang berprofesi sebagai perawat di  salah satu rumah sakit di Jakarta Timur ditemukan tewas dalam kondisi terikat kedua kaki, tangan dan leher terjerat serta luka lebam pada wajah. Diduga, korban sudah dihabisi pelaku beberapa hari sebelum ditemukan. Selain itu, sepeda motor dan ponsel korban juga raib diduga dibawa kabur pelaku.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Hari Senin 31 Oktober 2011



Senin, 31 Oktober 2011  09:01 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)  bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling Hari ini Senin , 31 Oktober 2011 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK : Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK :TMP Kalibata

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : Citra Land

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Pasar Kramat jati.

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 14:00

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Seorang Wanita Ditemukan Tewas di Rumah Kos di Kebon Sirih Jakarta Pusat

Senin, 31 Oktober 2011 08:59 WIB
PUSKOMINFO - Ummu Hanifah, 27 tahun, warga Jalan Pekayon Ragunan Masar Minggu, Jakarta Selatan, ditemukan tewas di sebuah rumah kos yang terletak di Jalan Kebon Sirih Barat Dalam I Rt. 07/02 Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (30/10/2011) pagi. Korban diduga tewas akibat bunuh diri sebab korban dengan luka bakar dan di dekat jenazah ditemukan botol bekas minyak tanah dan korek api.

Petugas Polsek metro Menteng yang datang ke lokasi melakukan olah TKP mendapati korban tewas dengan luka bakar pada bagian kepala hingga pangkal perut. Posisi korban tidur miring ke kanan. Korban mengenakan baju long dress hitam serta celana pendek ketat warna hitam.

Petugas menduga korban tewas akibat bunuh diri dengan cara membakar diri dengan menggunakan minyak tanah. Sebab didekat jenazah korban, petugas menemukan botol plastik ukuran 330 ml bekas minyak tanah dan sebuah korek api.


"Jasad korban dibawa ke RSCM untuk kepentingan otopsi," ujar Kanit Reskirm Polsek Metro Menteng, AKP Janus..

"Motifnya masih diselidiki. Dari lokasi ditemukan ada minyak tanah dan korek api yang diduga digunakan untuk melakukan membakar diri," ucap Janus.

Pekerja Proyek PT. Gemilang Utama Karya Dirampok di Serpong Tangerang

Senin, 31 Oktober 2011 08:18 WIB
PUSKOMINFO - Sihagustar, 35 tahun, karyawan PT. Gemilang Utama Karya, menjadi korban perampokan di lokasi proyek yang sedang dikerjakannya di wilayah Kampung Cilenggang, Serpong, Kota Tangerang, tepatnya di belakang stasiun Rawa Buntu, Tangerang Selatan, Minggu (30/10/2011) dinihari.

Pelaku yang berjumlah 7 orang datang langsung melumpuhkan para pekerja yang sedang tertidur pulas. Para pelaku menyerang karyawan dengan menggunakan kayu kaso dan kunci roda. Para pelaku selanjutnya mengikat para karyawan dengantali rafia serta melakban mulut korban.

Selanjutnya para pelaku mengambil dompet korban jumlah sekitar Rp. 10 juta, HP dan final grip sebelah kanan alat berat beco.

Pelaku selanjutnya kabur ke arah semak-semak arah tol BSD. Kasus ini dilaporkan dan ditangani Polsek Metro Serpong.

Perampokan Menggunakan Senjata Api di Cempaka Putih

Senin, 31 Oktober 2011 08:06 WIB
PUSKOMINFO - Aksi perampokan dengan menggunakan senjata api kembali terjadi. Kali ini terjadi di sebuah rumah di Jalan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (30/10/2011) pagi sekira pukul 08:00 WIB. Pelaku yang berjumlah lima orang langsung menyergap sopir dan pembantu di rumah tersebut.

Usai melumpuhkan sopir, para pelaku selanjutnya masuk ke rumah dalam rumah dan mengikat pemilik rumah, Harry Hutauruk, 72 tahun dan pembantu rumah tangga. Tangan dan kaki diikat serta mulut dilakban. Harry Hutauruk sempat melakukan perlawanan, namun usahanya sia-sia karena pelaku memukul pipi korban dengan senjata api.

Para pelaku selanjutnya menguras barang-barang milik korban berupa uang tunai Rp. 20 juta, STNK dan kunci kontak mobil Toyota Camry, ATM Bank Mandiri, ATM CIMB Niaga, Kartu kredit City Bank, HP Nokia E-600, Nokia E-610, Blackberry, Kalung 10 gram, Cincin 10 gram, Jam Tangan Rolex dan 5 jam tangan lainnya.

Kasus ini dilaporna dan dalam penyelidikan Polres Metro Jakarta Pusat.

30 Oktober 2011

Pencongkel Kaca Spion Mobil Mewah Dibekuk di Depan Mall Taman Anggrek Jakarta Barat

Minggu, 30 Oktober 2011 10:50 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Metro Tanjung Duren membekuk pencuri spesialis pencongkel kaca spion mobil mewah di Jalan S Parman, Jakarta Barat. Kali ini pelaku berhasil diamankan tak lama usai kejadian.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Tanjung Duren AKP Teddy Rachesna mengatakan korban pencongkelan kaca spion mobil melapor sekira pukul 16.30 WIB pada Sabtu 29 Oktober kemarin. .

“Ada yang melapor kesini dan langsung kita amankan, saat ini barang bukti dua buah Spion mobil Alphard,” ujar Kanit Reskrim, Minggu (30/10/2011). 

Pelaku diketahui bernama Sanim bin Suganda, 24 tahun, warga Jalan Bala dewa, Johar Baru, Jakarta Pusat ditangkap pada Sabtu malam. Sanim memang sering beraksi disekitar Jalan S Parman atau di depan Mall Taman Anggrek.

Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana paling lama tujuh tahun penjara.

29 Oktober 2011

"Debt Collector" Bank Danamon Tewas Diterjang Peluru Maling

Sabtu, 29 Oktober 2011 20:33 WIB
PUSKOMINFO - Sugeng Widodo, 37 tahun, seorang debt collector Bank Danamon, yang berusaha mengejar pencuri, justru tewas mengenaskan setelah sepeda motornya hilang kendali dan menghantam trotoar di Jalan Perumnas Klender Raya, Malaka Sari, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu, (29/10/2011) sekitar pukul 16.30 WIB tadi.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Sudharsono mengatakan, kejadian tersebut berawal saat korban yang merupakan warga Paseban, Senen, Jakarta Pusat, baru tiba di kantornya di Bank Danamon cabang Malaka Sari. Saat itu, korban mendapati dua orang laki-laki dengan gerak-gerik mencurigakan berada di lahan parkir Bank tersebut. Sugeng pun memberanikan diri menyambangi kedua orang itu.

Kepada Sugeng, salah seorang laki-laki itu mengaku bahwa mereka tengah menunggu teman mereka dari dalam Bank. Sugeng pun percaya dan ia akhirnya masuk ke dalam bank untuk mencari orang yang dimaksud laki-laki tersebut.

Tak lama kemudian, sejumlah karyawan Bank pun keluar untuk mengenali wajah dua orang laki-laki itu. Namun, yang mereka temukan justru motor Honda Supra X dengan nomor Polisi B 6537KZQ, milik seorang karyawan bank bernama Deni Santosa , 34 tahun, tengah ditumpangi seseorang tak dikenal dengan keadaan mesin menyala. Sontak, karyawan bank yang kaget menyaksikan kejadian itu langsung meneriaki sang pencuri sambil berusaha mengejar.

Karena diteriaki dan dikejar banyak orang, si pencuri pun langsung kabur dengan membonceng sebuah sepeda motor yang dikendarai rekannya.

Namun, Sugeng tak mau menyerah, Ia memutuskan mengejar kedua pelaku tersebut dengan sepedamotor Honda Beat miliknya yang bernomor polisi B 6926 TXM. Di tepi jalan Perumnas klender Raya, salah seorang pelaku melepaskan tembakan ke arah Sugeng beberapa kali, dan salah satunya bersarang di bahu sebelah kiri Sugeng. Sang debt collector pun langsung kehilangan kendali dan menghantam trotoar jalan. "Korban langsung tewas di tempat," kata Sudharsono.

Mayat Wanita Terikat di Rumah Kos Cempaka Putih

Sabtu, 29 Oktober 2011 20:11 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat wanita diduga korban pembunuhan ditemukan di dalam kamar kos di Gang Ajid RT 06/01 Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, Jumat (28/10/2011). Kapolsek Metro Cempaka Putih, Komisaris Adhie Santika, mengungkapkan korban diduga dianiaya sebelum akhirnya tewas di sebuah kamar kos.

Petugas yang melakukan identifikasi dan Olah TKP menduga  wanita bernama Roud Lutol Zumaroh yang berasal dari Kudus, Jawa Tengah itu, sudah meninggal lebih dari dua hari lalu.

Korban yang berprofesi sebagai perawat di  salah satu rumah sakit di Jakarta Timur ini juga diduga sebagai korban perampokan karena sepeda motor miliknya ikut raib.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi terikat kedua kaki, tangan dan leher serta luka lebam pada wajah. "Sepertinya karena sudah busuk berhari-hari makanya mukanya lebam," tutur Kapolsek Metro Cempaka Putih, Sabtu (29/10/2011).

Menurut Adhie, luka lebam di bagian wajah korban diduga bukan karena benda tumpul tapi karena proses pembusukan. Ia menduga korban tewas akibat jeratan di leher dan mulut itu. "Korban tewas karena kehabisan oksigen," ujarnya.

Namun demikian, kata Kapolsek, untuk memastikan penyebab kematiannya, jasad korban dikirim ke  Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk dilakukan otopsi. Petugas Polsek Metro Cempaka Putih juga tengah meminta keterangan pemilik rumah kos, orang yang pertama kali menemukan jasad korban.

Mayat Laki-laki Menyangkut di Kali Cisadane Tangerang

Sabtu, 29 Oktober 2011 19:18 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat laki-laki ditemukan menyangkut di jembatan pintu 10 Kali Cisadane dekat kantor PDAM Kota Tangerang, Sabtu (29/10/2011) siang. Mayat tanpa identitas tersebut kondisinya sudah membusuk dan sulit dikenali.

Mayat pertama kali ditemukan oleh Satpam PDAM bernama Asep kemudian dilaporkan ke polisi.

Petugas identifikasi dari Polresta Tangerang Kota tidak menemukan selembar identitas pun dari korban. saat ditemukan mayat bercelana kolor warna merah dan kaos crem bergaris hitam. "Ciri-ciri fisik, usia diperkirakan 50 tahun, mayat berambut cepak." kata Kapolsek Neglasari, Kompol Nezim Yusuf.

Kapolsek menduga korban sudah meninggal beberapa hari lalu karena kondisi mayat sudah membusuk dan sulit untuk dikenali.

Kapolsek juga mengatakan belum bisa memastikan apakah mayat tersebut korban pembunuhan atau tercebur ke sungai. Untuk menyelidiki kematian korban, mayatnya dibawa petugas ke RSU Tangerang untuk diotopsi. Kasusnya ditangani Polsekta Neglasari.

Serah Terima Tiga Jabatan di Polda Metro Jaya

Sabtu, 29 Oktober 2011 18:35 WIB
PUSKOMINFO - Tiga jabatan di lingkungan Polda Metro Jaya, Sabtu (29/10/2011) pagi, diserahterimakan. Ketiga pejabat yang berganti yakni Direktur Lalu Lintas, Kapala SPN Lido, dan Kepala Polres Metro Kepulauan Seribu.

Acara serah terima jabatan ketiganya berlangsung di aula utama gedung Polda Metro Jaya, dipimpin Kapolda Metro Jaya Irjen Pol DR Untung S Rajab.

Direktur Lalu Lintas dari Komisaris Besar Royke Lumowa kepada Kombes Edy Sigit Darmantyas, Kepala SPN Lido dari Kombes Bambang Priyo Anggodo kepada AKBP M Iqbal, dan Kepala Polres Metro Kepulauan Seribu dari AKBP Hero Henrianto kepada AKBP Djuwito.

Kapolda Metro Jaya dalam amanatnya menegaskan bahwa pergantian pimpinan merupakan hal biasa dalam upaya penyegaran organisasi. Ia juga mengingatkan bahwa polisi adalah pelayan masyarakat. Dengan pergantian pejabat ini diharapkan pelayanan prima kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.

Lokasi pelayanan Mobil SIM & STNK keliling, Sabtu 29 Oktober 2011

Sabtu, 29 Oktober 2011 08:37 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)  bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling Hari ini, Sabtu, 29 Oktober 2011 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : PRJ Jakarta International Expo Hall A
STNK : Psr Baru

2. Jakarta Utara
SIM : -
STNK : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Keramat Jati

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 12:00 WIB

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Samsat Jakarta Barat Berikan Penghargaan Untuk Anggota Berprestasi


Kanit STNK Wilayah Jakarta Barat AKP Leganek Mawardi, SH, SIK, M.Si. saat memberikan penghargaan kepada anggotanya yang berprestasi. (dok: Samsat Jakbar)

Sabtu, 29 Oktober 2011 07:40 WIB
PUSKOMINFO - Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Wilayah Jakarta Barat memberikan apresiasi bagi anggotanya yang berprestasi. Apresiasi ini diperuntukkan bagi anggota yang berdedikasi tinggi dan teliti dalam bekerja serta tanggap dalam merespon permasalahan pelayanan Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor.

Untuk periode 2011 ini, predikat tersebut diraih oleh tiga anggota, yakni Aiptu Endro Harsono petugas entry data BBN I, Bripka Adhar petugas pendaftaran BBN II, dan PHL Hasanudin staff tata usaha Samsat Wilayah Jakarta Barat.

Penghargaan serta hadiah diberikan langsung oleh Kanit STNK Wilayah Jakarta Barat AKP Leganek Mawardi, SH, SIK, M.Si. dalam Apel Pagi, Rabu (26/10/2011), dengan disaksikan oleh para Kasi BBN-KB dan Pamin Unit STNK Samsat Wilayah Jakarta Barat. Dalam kesempatan yang sama, Kanit STNK Wilayah Jakarta Barat tersebut mengutarakan jika reward ini merupakan bagian dalam mendukung program Revitalisasi Polri menuju Pelayanan Prima.

"Untuk penilaian anggota berprestasi ini meliputi berbagai faktor, seperti Kedisiplinan, pengetahuan, kerapihan, keterampilan, dan Zero Complain. Dan penilaiannya pun dilakukan oleh tiga unsur, yakni Pamin, rekan kerja, dan masyarakat," ujar AKP Leganek.

"Reward ini merupakan bagian dari upaya kami dalam mendukung program Revitalisasi Polri menuju Pelayanan Prima yakni pelayanan yang berorientasi pada kecepatan, kemudahan, akuntabel, dan tidak diskriminatif." kata Leganek.

"Hal ini juga dimaksudkan untuk memberikan Reward and Punishment, kepada anggota yang baik kita berikan penghargaan dan bagi yang bermasalah kami berikan sanksi sesuai dengan tingkat kesalahannya, secara periodik sebagai implementasi pola pembinaan personil Samsat Wilayah Jakarta Barat," pungkas mantan Kasubsi Tangerang kota tersebut. (Samsat Jakbar/Danar)

SatLantas Bekasi Kota Terapkan Ruang Khusus Sepeda Motor di TL Ahmad Yani


Sabtu, 29 Oktober 2011 06:34 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Lalu Lintas Polresta Bekasi Kota akan menerapkan ruang khusus sepeda motor di Traffic Light jalan Ahmad Yani persisnya depan Bekasi Cyber Park, Bekasi Barat dan Traffic Light di jalan Haji Mulyadi Djoyomartono, Bekasi Timur. Ruang khusus sepeda motor adalah area untuk sepeda motor di belakang garis stop di sebuah traffic light.

Menurut Kasat Lantas Bekasi Kota Kompol Twedy AB melalui Kanit Dikyasa AKP Erna Ra, fungsi ruang khusus sepeda motor ini sangat banyak. Selain mengatasi kemacetan juga mengurangi pelanggaran penerobosan marka dan traffic light hingga akhirnya dapat menurunkan angka kecelakaan.

"Adanya ruang khusus sepeda motor ini secara otomatis akan menempatkan sepeda motor berada di depan mobil ketika antri di sebuah traffic light. Dengan begitu, hal ini akan mengurangi adanya pelanggaran penyerobotan marka dan traffic light oleh sepeda motor," ujar AKP Erna.

"Ketika pelanggaran berkurang, pasti korelasinya bakal menurunkan angka kecelakaan. Selain itu, keberadaan ruang khusus sepeda motor ini juga jelas mengurangi kemacetan," tambahnya

Ruang khusus sepeda motor ini nantinya akan berwujud marka dengan bentuk bujur sangkar dengan warna kuning atau orange yang di dalamnya ada gambar sepeda motor. Rencananya, ruang khusus sepeda motor ini akan mulai diterapkan di TL Ahmad Yani dan TL Haji pada awal bulan November 2011.

"Bila dilihat dari bentuk dan gambarnya, maka para pengendara akan dengan mudah mengenalinya. Warna garisnya terang dan di dalamnya ada gambar sepeda motor. Tentu mudah untuk dimengerti. Selain itu, kami jajaran dikyasa juga akan gencar menyosialisasikannya lewat media massa, radio, maupun spanduk," papar AKP Erna.

Selain akan menerapkan ruang khusus sepeda motor, Sat Lantas Bekasi Kota juga sudah menerapkan jalur kiri sepeda motor dan jalur khurus buat sepeda di jalan Ahmad Yani. Dan tentunya semua inovasi ini terus digali demi terciptanya kelancaran dan keselamatan dalam berlalu lintas.(TMC)

28 Oktober 2011

Tangan Nasabah Bank Ekonomi Dibacok Perampok Hingga Putus

Jumat, 28 Oktober 2011 16:51 WIB
PUSKOMINFO - Perampokan terhadap nasabah bank kembali terjadi di Jakarta. Kali ini seorang nasabah Bank Ekonomi di kawasan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara yang jadi sasaran. Korban bernama Suwandi, 41 tahun, karyawan Gaya Motor Cakung dibacok perampok hingga lengannya putus.

Peristiwa perampokan terjadi sekira pukul 11:30 WIB, Jumat (28/10/2011). Saat itu Suwandi usai mengambil uang Rp 100 juta dengan mengendarai sepeda motor sendirian. Baru sekitar 2 Km berjalan persisnya di depan RS Gading Pluit, sebuah sepeda motor yang dikendarai 2 pria memepet motornya.

"Pelaku perampasan itu mencoba mengambil tas berisi uang dari tangan korban," ujar Kapolsek Metro Kelapa Gading, AKBP Donny Adityawarman.

Suwandi berusaha mempertahankan tasnya hingga terjadi tarik-tarikan. Hingga akhirnya perampok itu membacok lengan kanan Suwandi hingga putus. Tangan kanan korban, mulai dari lengan putus.

"Korban, dengan tas di selempang berisi uang Rp 100 juta kemudian menjatuhkan diri dari motor dan berlari ke pos keamanan RS Gading Pluit," jelas Donny.

Pelaku gagal membawa tas berisi uang itu. Dengan menggunakan motor, 2 pelaku yang memakai helm dan berboncengan itu melarikan diri. Sedang korban kini masih menjalani perawatan di RS Gading Pluit.

Tukang Pijat Tewas Dibunuh Tetangganya di Cibarusah Bekasi

Jumat, 28 Oktober 2011 09:00 WIB
PUSKOMINFO - Sugiyono alias Jigong, 41 tahun, yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang pijat, tewas dibunuh tetangganya di Kampung Curug, Jl. Raya Cibarusah Rt. 01/03 Desa Cibarusah Kota, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Kamis (27/10/2011) sekira pukul 20:30 WIB. Korban luka bacok di kepala dan punggung hingga tewas di lokasi kejadian.

Pelaku bernama Irfan, berhasil ditangkap kini tengah diperiksa di Mapolsek Cibarusah. Menurut keterangan saksi-saksi di lokasi, terjadi kejara-kejaran antara pelaku dan korban, selanjutnya terjadi perkelahian diantara mereka. Dalam perkelahian tersebut, pelaku menusuk korban dengan senjata tajam ke bagian kepala dan punggung hingga korban tewas di lokasi kejadian

Petugas Polsek Cibarusah yang datang ke lokasi mendapati korban telah tewas dengan luka di kepala belakang, punggung kiri atas dan punggung bawah akibat senjata tajam. Jenazah korban selanjutnya dikirim ke RS. Polri Kramat Jati untuk dilakukan otopsi.

Kini pelaku sudah berhasil ditangkap dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolsek Cibarusah.

Lokasi Pelayanan SIM & STNK Keliling, Jumat 28 Oktober 2011


Jumat, 28 Oktober 2011 08:43 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)  bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling Hari ini Jumat, 28 Oktober 2011 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : PRJ Kemayoran
STNK : Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : offline
STNK : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : Depan kantor Depkumham
STNK : offline

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Pasar Kramat jati.

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 12:00

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Polres Metro Jakarta Selatan Tangkap Tiga Pelaku Pemerkosa Gadis Tunagrahita

Jumat, 28 Oktober 2011 08:37 WIB
PUSKOMINFO - Polisi berhasil menangkap tiga pelaku yakni AM, GP dan JM pemerkosa gadis penyandang tunagrahita atau keterbelakangan mental EH, 21 tahun, pada Kamis (24/10/2011).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Budi Irawan mengatakan, ketiganya ditangkap dirumahnya masing-masing di Jalan Masjid, Cidodol, Grogol Selatan, Kebayoran Lama. "Ketiganya melakukan pemerkosaan secara bergiliran di dalam mobil," ujarnya kepada wartawan, Kamis (27/10/2011).

Budi menjelaskan peristiwa yang menimpa EH, terjadi pada Minggu (23/10/2011) sekira pukul 05:00 WIB. Saat itu korban sedang membuang sampah di samping TK Muhamadiyah 28, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

JM lalu mengajak korban jalan-jalan dengan menggunakan mobil Kijang dengan Nopol B8303 GT. JM melakukan perbuatan bejat disekitar Jalan Swadaya, Kebayoran Lama.

Usai puas dengan birahinya, AM yang megang kemudi lalu pindah ke belakang. "Saat korban mau menggunakan pakaian dilarang AM lalu memperkosanya. Tak hanya AM dan JM, GP juga ikut memperkosa korban," jelas Budi.

JM yang belum puas, kembali melakukan hasrat bejatnya untuk kedua kalinya. Kini ketiganya harus merasakan akibat perbuatannya, mereka dijerat Pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Sindikat Pemalsu Kartu Kredit Dibekuk Polres Metro Jakarta Selatan

Jumat, 28 Oktober 2011  08:24 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan menangkap pemimpin sindikat pemalsu kartu kredit dan mengejar 6 orang pelaku lainnya anggota sindikat tersebut, Kamis (27/10/2011) kemarin.

Tersangka ZM alias JUL dan kawan-kawan ini menggunakan data pemilik kartu kredit, kemudian digunakan untuk menghubungi Customer Care BII. Dengan data yang dipegang, pelaku mengaku sebagai nasabah atas nama MY yang meminta perubahan data telepon dan alamat tempat tinggal.

"Alasan minta diubah karena kartu kreditnya hilang sehingga butuh kartu baru dengan alamat yang baru pula," ucap Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Budi Irawan.

Saat ditanya mengenai data oleh customer service untuk dilakukan verifikasi, pelaku sanggup menjawab dengan benar karena sudah terlebih dulu memegang data pemilik kartu. Permohonan pembuatan kartu baru dan perubahan data pun akhirnya disetujui.

Pada tanggal 10 Oktober 2011 kartu kredit diserahkan ke alamat nasabah atas nama MY yang sudah diubah. Pelaku sudah menyiapkan KTP dan surat kuasa palsu, seolah-olah benar dari MY.

"Kartu itu akhirnya didapat ZM dan digunakan untuk transaksi pembelian rokok senilai Rp 1,8 juta," tutur Budi.

Pihak BII merasa curiga dengan surat kuasa karena belum ada tanda tangan penerima. BII lalu melaporkan kasus ini ke Polrestro Jakarta Selatan. ZM berhasil diringkus, sedangkan 6 orang temannya yang bertugas sebagai pemalsu KTP masih buron, yakni SD, AD, KM, CW, SB, dan DT.

Tersangka ZM dijerat dengan Pasal 363 KUHP dan atau Pasal 263 KUHP dan atau Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 KUHP. Barang bukti yang disita yakni 10 unit ponsel, 12 KTP palsu, data MY, kartu kredit BII, 1 lembar sales draft kartu kredit BII platinum, 2 surat tanda terima BII, surat kuasa palsu, dan uang tunai senilai Rp 500.000 hasil kejahatan.

Polisi juga masih menelusuri asal-muasal data nasabah kartu kredit yang dimiliki pelaku. Berdasarkan keterangan sementara, pelaku mengaku tidak bekerja sama dengan orang dalam.

"Dia bilang tidak dari bank. Tetapi, sementara soal data nasabah ini masih kami dalami lagi sambil mengejar  enam orang yang buron itu," tandasnya.

Ditinggal Beli Bakso, Sepeda Motor Hilang di Halaman Sekolah Budi Mulia

Jumat, 28 Oktober 2011 08:03 WIB
PUSKOMINFO - Apes bagi Siti Rehana, 36 tahun, baru ditinggal sebentar untuk membeli Bakso, sepeda motornya hilang dicuri di halaman parkir Sekolah Budi Mulia, Jalan Mangga Besar Raya, Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (27/10/2011) siang. Sepeda motor berikut uang Rp. 14 juta yang ada di jok motor raib diambil pencuri.

Peristiwa terjadi sekira pukul 11:10 WIB, saat korban hendak menjemput anaknya di sekolah tersebut. Korban memarkirkan sepeda motornya di lokasi dengan mengunci stang. Namun tanpa menggunakan kunci pengaman tambahan. Korban warga Jalan Badila II Tangki, Taman sari ini kemudian pergi membeli bakso di kantin sekolah. Korban juga menaruh dompetnya di dalam jok sepeda motor.

Usai membeli bakso, korban kembali mendapati motornya tidak ada di lokasi. Korban mengalami kerugian Honda Supra X Nopol. B-6754-BYU serta dompet yang berisi uang Rp. 14 juta, STNK, SIM C dan KTP korban..

Kasus ini dilaporkan dan ditangani Polsek Metro Sawah Besar, Jakarta Pusat.

27 Oktober 2011

Lokasi layanan SIM & STNK Keliling, Kamis, 27 Oktober 2011

Kamis, 27 Oktober 2011 08:21 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)  bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling Hari ini Kamis, 27 Oktober 2011 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK : pasar Baroe

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : Depan kantor Depkumham
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Masjid At-Tin TMII

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Pencuri Sepeda Ontel Tewas Dikeroyok Massa di Kelapa Gading

Kamis, 27 Oktober 2011 08:11 WIB
PUSKOMINFO - Tjhai Husin, 31 tahun, ditemukan tewas di Jalan Tabah Raya No. 1 Kelapa Gading Barat, depan Kodamar Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (26/10/2011) sore. Tjhai tewas akibat dikeroyok massa karena mencuri sepeda ontel milik warga.

"Husin mengambil laptop, handphone dan sepeda ontel di rumah warga," kata Kapolsek Metro Kelapa Gading Kompol Donny Adityawarman, Kamis  (27/10/2011).

Kapolsek mengatakan, Tjhai beraksi di rumah Wawan di Jl Terampil, Kelapa Gading, Jakarta Utara sekira pukul 14.00 WIB.

Donny mengatakan, saat itu seorang saksi bernama Budi Prasetyo melihat Tjhai menaiki sepeda onthel milik tetangganya, Wawan. Budi yang mengetahui Wawan dan keluarganya sedang tidak ada di rumah, langsung mencurigai Tjhai. "Tersangka lalu dikejar dan diteriaki maling," kata Kapolsek.

Warga lain yang mendengar teriakan itu, kemudian ikut mengejar Tjhai hingga tertangkap. Tjhai pun menjadi bulan-bulanan massa. Oleh anggota Marinir, pelaku yang sudah tak berdaya diamankan ke pos penjagaan kompleks perumahan. Namun pelaku akhirnya meninggal dunia di lokasi.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki kasus ini. Sejumlah saksi dimintai keterangan dalam peristiwa tersebut.

Menuduh Menyerempet, Tas di Jok Mobil Disambar Pencuri

Kamis, 27 Oktober 2011 07:52 WIB
PUSKOMINFO - Rita, 34 tahun, warga Jalan Delima I No. 109 Lubang Buaya, Jakarta Timur menderita kerugian matrial sekitar Rp 25 juta pada Rabu (26/10/2011) pagi kemarin. Tas miliknya yang ditaruh di jok mobil depan dirampas pengendara motor yang mengaku diserempet mobil korban.

Informasi dari Polsek Metro Cempaka Putih, korban dengan mengendarai mobil  melintas di Jalan Cempaka Putih Raya, Jakarta Pusat. Tiba-tiba enam orang yang mengendarai tiga buah motor memepet mobilnya.

Mereka menuduh mobil Rita, Honda Stream, telah menyerempet salah satu motornya. Dengan niat baik untuk menyelesaikan permasalah itu, walaupun tidak merasa telah menyerempet motor, Rita lalu menghentikan laju mobilnya di Jalan Cempaka Putih Barat, belakang Hotel Grand Cempaka.

Ketika korban bermaksud keluar dari mobil dengan membuka pintu mobil, tiba-tiba seorang pembonceng motor di antara mereka, juga membuka pintu kiri depan mobilnya. Penjahat itu lalu mengambil tas korban yang ditaruh di jok mobil. Kemudian, komplotan rampok itu kabur berpencar.

Isi tas korban antara lain sebuah laptop Sony Vaio, satu eksternal hardisk Tosiba, satu berkas hasil investigasi KNKT, satu berkas berta acara pemeriksaan hasil penelitian, uang tunai Rp 3,2 juta, serta KTP, beberapa kartu ATM dan credit card, SIM, dan STNK. Total kerugian material korban sekitar Rp 25 juta.

26 Oktober 2011

Polda Metro Jaya Buka "Call Center" Mayat Perempuan Muara Angke

Rabu, 26 Oktober 2011 22:16 WIB
PUSKOMINFO - Kasubdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Helmy Santika, Rabu (26/10/2011), mengatakan peran serta masyarakat penting untuk mengungkap kasus mayat perempuan di Muara Angke, Jakarta Utara.

"Kami butuh bantuan masyarakat untuk mengungkap siapa dia. Ini penting. Setelah diungkap akan lebih mudah bagi kami mencari pelakunya," ujar Helmy.

Polda Metro Jaya membuka call center di nomor 0816782000. Apabila masyarakat ada yang mengenali ciri-ciri fisik korban bisa langsung menghubungi nomor itu.

Sebagai informasi, saat ditemukan mayat perempuan itu mengenakan celana jeans dengan atasan kemeja lengan pendek warna hitam garis-garis yang sudah terbuka serta mengenakan Bra warna putih. Korban diduga memiliki bayi dan tengah menyusui karena dari payudara korban keluar air susu.

Adapun ciri-ciri fisik korban yakni usia diperkirakan 20 tahunan, rambut lurus, dan kulit sawo matang. Saat ditemukan, di tubuh korban terdapat luka lecet di bagian tangan, kepala belakang mengeluarkan darah, bibir pecah, dan leher terjerat tali tambang warna putih.

Jenderal Penipu Dibekuk Polda Metro Jaya

Rabu, 26 Oktober 2011 21:36 WIB
PUSKOMINFO  – Sindikat penipu dengan modus mencatut nama jenderal dan beberapa Kapolda berhasil dibekuk petugas Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Rabu (26/10/2011). Dua dari empat pelaku diciduk di apartemen kawasan Cengkareng, Jakarta Barat setelah meraup uang hasil kejahatan lebih dari Rp5 miliar.

Tersangka Hamka, 45 tahun, dan Usman, 38 tahun, bersama dua temannya yang masih buron,sudah dua tahun melakukan aksi penipuan. Mereka meminta uang kepada pengusaha dengan mengatasnamakan beberapa Jenderal Polisi dan Kapolda. Salah satu Kapolda yang dicatut adalah Irjen Pol Drs Hadiatmoko, Kapolda Jawa Timur.

Komplotan ini juga sering mengaku sebagai Julian Pasha, juru bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Pangdam dan Menteri. Kepada pengusaha yang dihubungi, penipu ulung ini juga mengaku Jenderal yang bisa membantu pengusaha memenangkan tender proyek.

Kepala Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Helmy Santika, menjelaskan komplotan penipu ini ditangkap setelah salah seorang korbannya melapor ke Polda Metro Jaya. Salah satu korbannya adalah Andry Gustamar,  pengusaha yang baru saja memenangkan tender untuk pengadaan barang dan jasa di Dinas Perumahaan DKI Jakarta.

Saat itu, Andry dihubungi komplotan ini dengan alasan meminjam uang setelah memenangkan proyek dari Dinas Perumahan DKI Jakarta sebesar Rp200 juta. Karena percaya, Andry lalu menyerahkannya.
Beberapa hari kemudian, korban kembali dihubungi pelaku dengan minta uang Rp250 juta hingga Rp300 juta bila ingin dapat proyek yang lebih besar.

Setelah uang berkali-kali dikirim ke nomor rekening pelaku, belakangan korban baru sadar bila dirinya ditipu. Atas kejadian ini, Andry mengadu ke Polda Metro Jaya.

Atas pengaduan itu, petugas Subdit Reserse Umum Polda Metro Jaya menangkap pelaku di apartemen mewah di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp150 juta, sejumlah HP, sejumlah simcard yang digunakan, dan lapotop disita sebagai barang bukti.

Helmy Santika mengatakan sebelum mencatut, pelaku lebih dulu membuat KTP palsu dan membuka rekening di beberapa bank atas nama Jenderal dan Pejabat disesuaikan dengan sasaran yang menjadi targetnya.

Perempuan di Laut Muara Angke Tewas Akibat Ditenggelamkan

Rabu, 26 Oktober 2011 20:53 WIB
PUSKOMINFO - Jasad perempuan tak beridentitas yang ditemukan mengambang di laut Muara Angke, Jakarta Utara, diduga tewas karena ditenggelamkan, bukan dijerat. Hal ini disampaikan Kasubdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Helmy Santika, Rabu (26/10/2011), di Mapolda Metro Jaya.

"Dari hasil otopsi disimpulkan korban mati bukan karena jeratan tambang, tapi karena tenggelam," ungkap Helmy.

Ia menjelaskan, saat ditenggelamkan, korban masih dalam keadaan bernapas. Hal ini karena dari hasil otopsi, di dalam paru-paru korban terdapat air pasir dan material. "Ini menunjukkan saat masuk ke dalam air, dia masih bernapas," tuturnya.

Selain itu, kata Helmy, luka lebam akibat benda tumpul yang ada di bagian muka korban juga dipastikan bukan disebabkan benturan tetapi karena penganiayaan.

Mayat perempuan tanpa identitas di Muara Angke, Jakarta Utara, ditemukan pada Minggu. Mayat itu ditemukan mengambang oleh seorang nelayan.

Saat ditemukan, mayat tersebut mengenakan celana jeans dengan atasan kemeja lengan pendek warna hitam garis-garis yang sudah terbuka. Bra putih yang dikenakan korban pun menyembul keluar.

Korban diduga memiliki bayi dan tengah menyusui karena dari payudara korban keluar air susu. Ciri-ciri fisik perempuan malang ini berusia 20 tahunan, rambut lurus, dan kulit sawo matang. Saat ditemukan, di tubuh korban terdapat luka lecet di bagian tangan, kepala belakang mengeluarkan darah, bibir pecah, dan leher terjerat tali tambang warna putih.

Kecelakaan di Menara Batavia Akibat Tali Pengaman Putus

Rabu, 26 Oktober 2011 20:30 WIB
PUSKOMINFO - Fachrudin, 33 tahun, pekerja yang tewas karena  jatuh dari gondola Menara Batavia diduga karena tali pengaman yang dipakainya putus. Dugaan itu muncul berdasarkan keterangan saksi-saksi rekan korban yang menyaksikan kejadian naas tersebut.

Keterangan saksi Kadarman, rekan korban, mengatakan saat kejadian dia berada di lantai 29 untuk membantu korban. Kadarman melihat korban masih mengenakan helm dan tali pengaman. "Padahal, dia sudah mengenakan helm dan tali pengaman. Tapi mungkin tali tidak kuat," kata Kadarman.

Kapolsek Metro Tanah Abang Ajun Komisaris Besar Johanson Simamora mengatakan, Fahrudin sebenarnya bukan terjatuh dari atas gondola, melainkan di puncak gedung, lantai 33, untuk memindahkan tali sling. "Namun, saat mencoba memindahkan tali sling, dia terpeleset dan jatuh ke lantai 29," ujar Johanson.

Sedangkan menurut Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Metro Resor Pusat Komisaris Aslan, yang ikut melakukan Olah TKP mengatakan korban tercatat sebagai karyawan di  Jakarta Global Service. Korban meninggal karena tubuhnya  membentur pembatas gedung serta lampu sorot. Pelipis kanannya bocor sedangkan tangan kanan dan kaki kiri patah. "Korban jatuh dengan posisi tertelungkup dan masih mengenakan helm," kata Aslan.

Tim identifikasi menemukan adanya sisa tali pengaman yang terikat di tali sling. Aslan menduga tali pengaman yang mengikat pinggang Fahrudin terputus sehingga ayah dua anak itu terhempas saat terpeleset dari puncak gedung. "Kalau tali tidak putus, maka saat terpeleset korban akan tergantung pada tali pengaman. Tapi kenapa putus, itu masih diselidiki," ujar Aslan.

Perampasan Motor di Fly Over Casablanca, Tebet Jakarta Selatan

Rabu, 26 Oktober 2011 17:51 WIB
PUSKOMINFO - Aksi perampasan sepeda motor terjadi  Fly Over Casablanca Tebet Jakarta  Selatan, Rabu (26/10/2011) sekira pukul 03:30 WIB. Korban bernama Teguh Nugroho, 20 tahun, karyawan  warga Kuningan Timur RT 02 RW 01 Setia Budi Jakarta Selatan terkapar di jalanan, sepeda motor Honda Beat miliknya dibawa kabur pelaku.

Menurut Kasi Humas Polsek Metro Tebet, Aiptu Broto Suwarno, mengatakan peristiwa terjadi sekira pukul 03:30 WIB, petugas piket Polsek Metro tebet mendapat informasi dari masyarakat yang melaporkan  terjadi perampasan motor di Fly Over Casablanca Tebet Jakarta selatan. Kemudian Kapolsek Metro Tebet Komisaris Suyatno,SH langsung memerintahkan kepada Kanit Reskrim AKP Samuel dan Piket Pawas Kanit Intelkam AKP Febriman Sarlase,SE beserta team Unit Reskrim melaksanakan cek TKP, di TKP korban Teguh Nugroho terlihat terkapar di jalan.

Informasi yang diperoleh, kata Broto Suwarno, saat kejadian korban pulang kerja dari Cikini melintas di Jl Fly over Casablanca Menteng Tebet Jaksel  di pepet oleh 3 sepeda motor 5 orang, ban depan sepeda motor korban ditendang pelaku hingga korban terjatuh, korban sempat melakukan perlawanan dengan para tersangka. Pelaku mengayunkan golok namun di tangkis oleh korban dan terkena jari jempol kanan, melihat korban jatuh motor di bawa kabur oleh tersangka, jenis kendaraan Motor Honda Beat New Merah No Pol B 6493 SXU.

Oleh petugas, korban yang terkapar dilarikan ke RS. Cempaka Putih untuk mendapatkan pertolongan. Kasus ini masih dalam penyidikan Polsek Metro Tebet.

Aksi Perampokan Nasabah Bank Terjadi di Siang Bolong

Rabu, 26 Oktober 2011 14:13 WIB
PUSKOMINFO  – Aksi perampokan terhadap nasabah bank kembali terjadi. Kali ini terjadi di siang bolong di  Ruko Sentral Niaga blok C, Harapan Indah, Bekasi, Rabu (26/10/2011) siang sekitar pukul 12:00 WIB. Korban pasangan suami-istri,  Irsan,60 tahun, dan Silviawati,56 tahun, warga Perum Boulevard Hijau, Pejuang, Medan Satria, Bekasi setelah mengambil uang dari Bank BCA.

Menurut keterangan saksi, Tia,28 tahun, anak korban, kedua orang tuanya pergi ke Bank BCA dengan menggunakan mobil Toyota Avanza warna hitam. Setelah mengambil uang sebanyak 80 ribu Dolar Singapura dan Amerika Serikat dari Bank BCA, korban pergi ke Ruko Sentral Niaga untuk fotocopy. ayahnya, Irsan turun dari mobil, sedangkan ibu Silviawati menunggu di dalam mobil.

Tak berapa lama, tiba-tiba dua orang perampok menghampiri Silviawati yang hanya sendiri di dalam mobil.
Pelaku tanpa basa-basi langsung meminta tas dengan paksa sambil menodongkan pistol. Karena takut, istri korban pun memberinya dan spontan dia lalu berteriak minta tolong.

Dari teriakan itu membuat suaminya yang tengah memfotocopy, lari mengejar pelaku, namun sayang justru dia ditembak sebanyak 2 kali. Yang pertama meleset, sedang tembakan kedua mengenai pelipis kiri korban. Irsan pun langsung jatuh berlumuran darah, saat pelaku akan menembakan yang ketiga kalinya ke arah korban, Silviawati, istri korban, mohon kepada pelaku jangan menembak lalu perampok tersebut melarikan diri dengan sepeda motor jenis bebek.

Dalam waktu singkat, warga sekitar berdatangan dan membawa korban ke RS Citra Harapan untuk mendapatkan pertolongan. Uang 80 ribu dolar Singapura, beberapa kartu ATM, 4 handphone, dan surat-surat berharga dibawa penjahat.

Kasusnya ditangani oleh Polsek Medan Satria.

Gondola di Menara Batavia Jatuh, 1 Pekerja Tewas

Rabu, 26 Oktober 2011 12:41 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah gondola jatuh dan tersangkut di Lantai 29 Menara Batavia, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (26/10/2011) pukul 09:30 WIB. Peristiwa gondola jatuh ini menyebabkan satu pekerja tewas dan satu lainnya luka.

Menurut informasi sementara dari Polsek Metro Tanah Abang, gondola yang sedang ditumpangi dua pekerja membersihkan kaca jatuh hingga tersangkut di lantai 29. Dalam kejadian itu seorang pekerja  bernama Fachrudin, warga Ciputat, Tangerang Selatan, tewas di lokasi kejadian. Satu rekan korban mengalami luka kini sudah dibawa ke rumah sakit.

Kini petugas dari Polsek Metro Tanah Abang masih berada di lokasi melakukan Olah TKP.

Hendak Berangkat Kerja, Karyawan Dibacok Perampok

Rabu, 26 Oktober 2011 11:37 WIB
PUSKOMINFO - Seorang karyawan yang baru berjalan 100 meter dari rumahnya hendak berangkat kerja dirampok di depan Sekolah Bina Siswa, Perum Harapan Baru, Bekasi Barat, Rabu (26/10/2011) pagi sekira pukul 05:00 WIB. Korban bernama  Wahidin,50 tahun, warga Jalan Aster 6 Perum Harapan Baru, Kota Baru, Bekasi Barat, luka bacok di bagian leher.

Peristiwa berawal ketika korban yang sedang berjalan kaki hendak berangkat kerja kira-kira 100 meter dari rumahnya, tiba-tiba ada 2 orang pengendara sepeda motor bertanya ke korban jalan ke arah Kranji. Namun belum sempat korban menjawab, salah satu pelaku mengeluarkan golok lalu menyerangnya. Korban yang bekerja di bagian konstruksi bangunan di Karawang, Jawa Barat, pun berusaha membela diri hingga mengalami luka bacok di bagian leher. Sedang satu pelaku lainnya menyikat dompet korban yang berisi uang Rp 80 ribu, handphone, dan surat-surat berharga.

Korban langsung teriak minta tolong, namun pelaku sudah keburu kabur menggunakan sepeda motor. Oleh warga, korban pun langsung dilarikan ke RS Ananda Bekasi, untuk mendapatkan pertolongan.

Peristiwa ini ditangani oleh Polsek Metro Bekasi Barat.

Api Membakar Karpet di Hanggar 3 Area GMF Bandara Soekarno-Hatta

Rabu, 26 Oktober 2011 10:55 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran terjadi di Hanggar 3 Area Garuda Maintenance Facility (GMF) Bandara Soekarno-Hatta, Selasa  (25/10/2011) dinihari tadi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, api yang diduga dari korsleting listrik pada dispenser hanya membakar karpet yang ada di ruangan tersebut.

Keterangan beberapa karyawan di lokasi, kepulan asap diketahui muncul pada pukul 02:00 WIB di salah satu ruangan. Saat diperiksa terdapat api yang membakar tumpukan karpet yang ada di ruangan itu. Dengan cepat api membesar karena membakar karpet yang memang mudah terbakar.

Asal api diduga dari  dispenser yang ada di ruangan tersebut. Sebab menurut keterangan beberapa saksi, awal mula munculnya asap dan api berasal dari kabel dispenser, percikan api kemudian membakar karpet selanjutnya api membesar. 

Api berhasil dipadamkan satu jam kemudian dengan menggunakan 7 unit mobil pemadam kebakaran. Kini Polres Bandara Soekarno-Hatta masih memeriksa 4 orang saksi yang diduga mengetahui penyebab kebakaran tersebut.

Polisi Gerebek Rumah Kos Dijadikan Tempat Penggandaan DVD Porno di Senen

Rabu, 26 Oktober 2011 08:43 WIB
PUSKOMINFO  – Tempat kos di Jalan Paseban Raya, Senen, yang disulap menjadi tempat menggandakan  DVD porno digerebek petugas Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (25/10/2011). Sebanyak 340 keping  DVD  porno dibintangi artis Jepang berikut alat pengganda disita.

Tersangka bernama Dede, 32 tahun, mengaku sudah melakoni profesi tersebut selama setahun. “Pelaku ahli komputer. Dia  pemain tunggal, yang kadang  mengirim DVD ke daerah lewat salah satu cargo pengiriman barang  ternama di Jakarta,” ujar Lakhar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Hendro Pandowo, didampingi Kanit Krimsus AKP Aris Tri Yunarko.

Menurut Hendro Pandowo, sekitar pukul 09:00 WIB, polisi  mendapat inforamasi dari warga setempat yang curiga di lokasi sering dikunjungi sekelompok anak muda. Berdasarkan kecurigaan itu, petugas segera mengecek tempat kos tersebut. Polisi berpakaian preman itu segera menggedor kamar yang dikontrak Dede. Pelaku pun tak berkutik ketika polisi menemukan ratusan keping DVD yang sudah diisi film porno dan  siap untuk dikirim ke daerah Jawa Barat dan sekitarnya.

Pelaku dan barang bukti selanjutnya digelandang ke Mapolres Metro Jakarta Pusat untuk penyidikan lebih lanjut.

Lokasi SIM & STNK Keliling Rabu, 26 Oktober 2011


Rabu, 26 Oktober 2011 08:19 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)  bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling Hari ini Rabu, 26 Oktober 2011 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK : pasar Baroe

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : Depan kantor Depkumham
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Masjid At-Tin TMII

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 12:00

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Dua Perampok Bawa Kabur Sepeda Motor di Sepatan Tangerang

Rabu, 26 Oktober 2011 08:17 WIB
PUSKOMINFO - Aksi perampokan terhadap pengendara sepeda motor kembali terjadi di wilayah Sepatan Tangerang. Kemarin,  Ahmad, 28 tahun, warga Kampung Pengasinan Rt. 01/03 Periuk Jaya Tangerang, ditodong dua orang perampok di KM 8,5 kampung Sulang Rt. 05/04 Sepatan Tangerang, Selasa (25/10/2011). Sepeda motor Yamaha Mio B-6035-CQR dibawa kabur perampok.

Menurut keterangan saksi di lokasi, saat itu korban dihadang oleh dua orang pelaku langsung menodongkan golok ke arah korban dan meminta paksa sepeda motor korban. Korban berusaha mempertahankan sepeda motornya. Salah satu pelaku membacok kepala korban, namun korban menangkis sehingga korban mengalami luka di bagian lengan.

Korban yang tidak berdaya kemudian sepeda motornya dibawa kabur pelaku. Oleh warga sekitar, korban dilarikan ke rumah sakit terekat. Sedangkan peristiwa ini dilaporkan dan ditangani Polsek Metro Sepatan.

Lagi, Bus Transjakarta Terlibat Kecelakaan Dengan Sepeda Motor


Rabu, 26 Oktober 2011 08:05 WIB
PUSKOMINFO - Kecelakaan yang melibatkan Bus Transjakarta kembali terjadi. Pagi ini sebuah Bus Transjakarta dengan nopol B 7472 IX menabrak pengendara sepeda motor B 3270 QB di layang pesing sekira pukul 06:58 WIB, Rabu (26/10/2011).

Dugaan sementara penyebab kecelakaan akibat sang supir dalam keadaan mengantuk ketika berkendara sehingga ia tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya.

Akibat dari kejadian ini, sang pengendara motor mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RS Sumber Waras. Sedangkan pengemudi bus Transjakarta dimintai keterangan di Satlantas Polres Metro Jakarta Barat.

25 Oktober 2011

Polisi Menyamar Jadi Penumpang, Tangkap Dua Copet di KRL

Selasa, 25 Oktober 2011 14:46 WIB
PUSKOMINFO - Dengan menyamar sebagai penumpang KRL, petugas Polsek Metro Pasar Minggu membekuk dua pencopet yang sedang beraksi di atas KRL di kawasan Pasar Minggu Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2011) siang. Kedua tersangka Jodi alias Bento, 19 tahun dan Agustiawan dibekuk ketika sedang mengambil HP milik penumpang kereta.

“Keduanya tertangkap tangan sedang mengambil HP milik penumpang kereta yakni Ali Kurnia dan Ismanto,” kata Kapolsek Metro Pasar Minggu, Kompol Sunarto.

Kapolsek menyatakan dibekuknya kedua pencopet itu terkait dilaksanakannya Operasi Sikat Jaya yang bertujuan menumpas aksi tindak kejahatan pecurian, pencopetan maupun premanisme.

Petugas dipimpin Kanit Reskrim Polsek Metro Pasar Minggu, AKP Margiyanto berpura-pura menjadi penumpang kereta. Saat melihat aksi pelaku, petugas pun bergerak dan membekuknya. Dari tersangka Jodi alias Bento, disita  HP merek Nokia X 6, sedang dari tersangka Agustiawan diamankan HP merek Soni Ericsson.

Kapolsek menghimbau kepada penumpang kereta untuk hati-hati jika ada di atas kereta. "Hindari dari pegang-pegang HP di pinggir pintu karena dapat mengundang pelaku untuk beraksi,” kata Sunarto.

Gadis ABG Gantung Diri Karena Pacar Tewas Kecelakaan

Selasa, 25 Oktober 2011 08:29 WIB
PUSKOMINFO – Nurhasanah, 16 tahun, ditemukan tak bernyawa dengan leher tergantung sarung di pintu belakang rumahnya di kampung Pulo Rt. 02/01 Desa Kedung waringin, Bojong Gede, Depok, Senin (24/10/2011) sekira pukul 17:30 WIB. Nurhasanah nekat gantung diri diduga tak mampu memendam rasa sedih karena pacarnya tewas akibat kecelakaan.

Kematian gadis ABG lulusan SD yang dipanggil Alvi  itu diketahui ibunya, Juarti, 45 tahun sekira pukul 17:30 WIB. Ia curiga melihat pintu rumah terkunci dari dalam. Padahal, anaknya itu sendirian di dalam rumah. Kekhawatiran itu membawanya mengadu ke tetangga. Pintu pun dibuka paksa. Juarti teriak histeris  mendapati putri tercintanya tergantung di belakang rumah. Warga sekampung pun geger.

Menurut Juarti, dua hari sebelum gantung diri, anaknya itu pamit keluar rumah untuk mencari tahu kabar Rendy. Disebutkan, pacar anaknya itu tewas akibat kecelakaan di Manggarai, Jakarta Selatan. “Sejak itu Avi terlihat sedih. Ia terlihat lebih banyak diam,” ucapnya.

Kasi Humas Polsek Metro Bojong Gede, Aiptu Mahmud, mengatakan petugas yang memeriksa korban menemukan secarik surat wasiat di saku celana korban. “Dalam surat itu tertulis korban tidak dapat hidup tanpa kekasihnya, Rendy. Korban juga meminta maaf kepada orangtuanya,” jelas Mahmud.

Polisi tak menemukan bekas aniaya di tubuh korban. Atas permintaan keluarga, jenazah tidak dilakukan otopsi.

Lokasi Layanan SIM dan STNK Keliling, Selasa 25 Oktober 2011


Selasa, 25 Oktober 2011 08:09 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)  bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling Hari ini Selasa, 25 Oktober 2011 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK : Lapangan Banteng depan Hotel Borobudur

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : STEKPI Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Masjid At-Tien TMII

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 12:00

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

CV. Fans Jaya Panongan Tangerang Dirampok, Brankas Berisi Rp. 55 Juta Dibawa Kabur Perampok

Selasa, 25 Oktober 2011 08:05 WIB
PUSKOMINFO - CV. Fans Jaya yang berlokasi di Kampung Jatiwaringin Rt. 003/04 Kelurahan Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, disatroni perampok, Senin (24/10/2011) dinihari. Perampok berhasil membawa kabur brankas yang berisi uang Rp. 55 Juta dan Cincin emas 50 gram.

Peristiwa terjadi sekira pukul 02:30 WIB, tiba-tiba pelaku yang berjumlah lebih dari dua orang menyergap petugas Satpam, Boni Fransius Gultom, 44 tahun, dengan mengikat kedua tangan dan kakinya. Para pelaku kemudian masuk ke dalam pabrik dan mengambil brankas yang ada di dalam kantor.

Pelaku selanjutnya kabur dengan membawa sebuah brankas yang berisi uang Rp. 55 juta dan 7 buah cincin emas seberat 50 gram. Kasus ini dilaporkan dan dalam penyelidikan Polsek Metro Panongan.

Kebakaran di Jembatan Lima Tambora Hanguskan 10 Toko dan Satu Gudang

Selasa, 25 Oktober 2011  07:54 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran telah menghanguskan 10 toko dan satu gudang perabotan plastik di RT 06/02, Sawah Lio, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (25/10/2011) dinihari tadi. Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik di toko Sinar Asia milik Kim Liong.

Api dengan cepat membesar karena toko tersebut berisi bahan-bahan terbuat dari plastik yang memang mudah terbakar. Petugas mengerahkan 30 mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api. Hingga pukul 05:00 WIB petugas masih berjibaku memadamkan api.

Belum diketahui apakah ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Petugas Polsek Metro Tambora masih menyelidiki kasus ini. Namun hingga pagi ini arus lalulintas di lokasi kejadi masih ditutup dan di beberapa rua jalan menuju Jembatan Lima macet total.

24 Oktober 2011

Rumah Dijadikan Pabrik Plastik Ludes Terbakar

Senin, 24 Oktober 2011 21:57 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah rumah yang dijadikan pabrik plasik pembungkus makanan di Komplek Irigasi Lama Jalan Irida Dalam Timur I. Kelurahan Bekasi Jaya, Bekasi Timur, hangus terbakar, Senin(24/10/2011) malam.

Api diketahui sudah membesar sekira pukul 20:00 WIB dari rumah milik Yohanes yang digunakan sebagai industri rumahan pembuatan plastik pembungkus makanan. Sementara Yohanes saat itu sedang keluar rumah mencari makan.

Dua unit mobil pemadam kebakaran yang datang ke lokasi segera melakukan penyemprotan. Selang setengah jam kemudian kobaran api berhasil dijinakkan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Petugas Polsek Metro Bekasi Timur dengan memintai keterangan beberapa warga maupun Yohanes pemilik rumah.

Gara-Gara Dagangannya Dibilang Mahal, Penjual Tanaman Hias Pukul Pembeli Hingga Tewas

Senin, 24 Oktober 2011 21:23 WIB
PUSKOMINFO - Setelah buron selama tiga minggu, aparat Polres Metro Tangerang kota akhirnya berhasil membekuk RM, 20 tahun, penjual tanaman hias di kawasan persawahan, Kampung Ciputat, RT 01/2, Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Warga Kampung Ciputat RT 02/05, Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, itu telah membunuh seorang pembeli tanaman hias, JM, 46 tahun, lantaran sakit hati harga pohon yang dijualnya dibilang terlalu mahal.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Rahmat didampingi Kapolsek Metro Ciledug Kompol Sukiman, Senin (24/10/2011) mengatakan, setelah memukul korban hingga tewas, RM kemudian mengambil HP dan dompet milik korban. Kemudian RM melarikan diri dan menjadi buronan selama 3 minggu.

Kasat Reskrim  menjelaskan, peristiwa berawal ketika korban JM, warga Jalan Rasapala VII/40, RT 09/13, Menteng Dalam, Jakarta Selatan, hendak membeli pohon di lapak milik RM di kawasan persawahan, Kampung Ciputat, RT 01/2, Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Sabtu (1/10/2011) lalu, sekira pukul 14:00 WIB.
"Korban sempat mengitari tempat penjualan pohon milik tersangka untuk melihat-lihat. Kemudian korban menanyakan harga. Saat mengetahui harga yang ditawarkan tersangka, korban marah-marah karena harga tersebut terlalu mahal," kata Rahmat.

Perkataan JM tersebut membuat RM tersinggung dan emosi. Saat JM hendak pergi meninggalkan tempat penjualan pohon tersebut, tersangka langsung mengambil bambu dan memukul tengkuk JM satu kali hingga jatuh. "Saat korban mencoba lari, tersangka memukul kepalanya sekali lagi hingga tewas. Tersangka mengalami luka berat di kepala," terang Rahmat.

Setelah membunuh korban, RM mengambil HP dan dompet milik korban dan melarikan diri. "Setelah mendapat laporan, petugas kita melakukan penyelidikan. Korban berhasil kita tangkap di rumahnya setelah menghilang selama 3 minggu," kata Rahmat.

Kepada petugas, RM mengaku nekat membunuh JM karena ia merasa kesal dengan perkataan korban. "Dia bilang, tiap beli sama lo dikasih mahal melulu, sudah kita putus hubungan saja, nggak mau beli lagi," ucapnya menirukan perkatan korban.

Sementara itu, Kapolsek Metro Ciledug Kompol Sukiman mengatakan, tersangka akan dijerat pasal 338 dan 365 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan penjara maksimal 15 tahun.


Siswa SMP 108 Cengkareng Tewas Terjatuh Dari Truk di Daan Mogot

Senin, 24 Oktober 2011 17:01 WIB
PUSKOMINFO - Seorang siswa kelas 2 SMP, tewas terlindas truk trailer di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, setelah sebelumnya terpeleset dari atas truk, Senin (24/10/2011) sekira pukul 14:10 WIB.

"Siswa SMP itu mau menumpang di truk trailer namun terpeleset sehingga jatuh, kemudian terlindas truk," kata Wakasat Lantas Jakarta Barat AKP Kristanto.

Pelajar kelas 2 SMP 108 Cengkareng bernama Rahmad Iriansyah, 14 tahun, hendak menumpang ke atas truk trailer Nopol L-9547-UY yang sedang melintas di depan kantor Imingrasi Jakarta Barat menuju lampu merah Cengkareng. Namun naas, dia terpeleset kemudian terlindas trukdan tewas seketika di lokasi kejadian.

Kini jenazah korban sudah dikirim ke RSCM, sedangkan sopir truk diamankan di Satwil Lantas Polres Metro Jakarta Barat" kata Kristanto.

Buruh Bangunan Tewas Tertimpa Besi

Senin, 24 Oktober 2011 09:06 WIB
PUSKOMINFO - Yadi Mulyadi, 18 tahun, seorang buruh tewas seketika akibat tertimpa besi saat menurunkan besi dari truk di tempatnya bekerja di Perum Sumarecon Jalan pangeran Jayakarta Kelurahan Harapan Mulya, Medan Satria, Kota Bekasi, Minggu (23/10/2011) sekira pukul 21:00 WIB.

Menurut keterangan saksi Ade Marsudi, 25 tahun, rekan korban, mengatakan saat kejadian korban dan saksi sedang menurunkan besi dari atas truk. Korban memberikan aba-aba kepada saksi sambil memegang besi tersebut. Namun nahas, besi yang dipegang korban terlepas dan menimpa kepala korban.

Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Ananda tidak jauh dari lokasi. Namun nyawa korban tak tertolong. Korban meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. Korban tewas diduga akibat gegar otak, karena dari mulut korban mengeluarkan darah.

Kasus ini ditangani Polsek Metro Medan satria.

Lokasi Layanan SIM dan STNK Keliling, Hari Ini


Senin, 24 Oktober 2011 08:45 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)  bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling Hari ini Senin, 24 Oktober 2011 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK : Lapangan Banteng depan Hotel Borobudur

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : STEKPI Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Masjid At-Tien TMII

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 12:00

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Tiga Mayat Bocah Ditemukan Penjala Ikan di Kali Cibitung

Senin, 24 Oktober 2011 08:41 WIB
PUSKOMINFO - Tiga mayat bocah laki-laki ditemukan pencari ikan saat menjala ikan di Kampung Cibitung Pedurenan Rt. 01/05 Kelurahan Pedumrenan Kecamatan MustikaJaya Kota Bekasi, Minggu (23/10/2011) sore. Ketiga bocah berumur 8 tahun tersebut diduga tewas akibat tenggelam.

Adalah So'in, 50 tahun dan Rapin, 25 tahun, yang sedang menjala ikan di TKP. Tiba-tiba jala milik So'in tersangkut sesuatu. Setelah diangkat, alangkah kagetnya So'in, ternyata jalanya mengenai kepala manusia. Disaat yang bersamaam, jala milik Rapin juga tersangkut benda yang berat. Dan setelah jala diangkat ternyata terdapat jasad manusia.

Belum lagi kagetnya hilang, Kedua penjala ikan tersebut menemukan lagi jasad bocah yang sudah meninggal dunia. Sehingga mayat yang ditemukan 3 orang anak laki-laki.

Sontak penemuan mayat tersebut membuat geger warga sekitar. Berita cepat tersebar dan diperoleh kabar dari warga Perum Bekasi Timur Regency bahwa 3 orang anak mereka pergi bermain sejak pagi dan hingga sore belum juga pulang.

Informasi tersebut ternyata benar, setelah warga mengangkat  tiga jenazah bocah malang tersebut, diketahui bahwa mayat tersebut adalah Rehan, 8 tahun, Salafi Maylafaz, 8 tahun, dan Rizki maulana, 8 tahun. Ketiga anak bertetangga itu tinggal di Perum Bekasi Timur Regency Blok N-10 No. 22 Rt. 03/07 Kelurahan Burangkeng Kecamatan Setu Kota Bekasi. Salafi tinggal di Blok N-8 Nomor 9 sedangkan Rizki Maulana di Blok N-8 Nomor 10.

Penemuan ketiga mayat tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Metro bantar Gebang. Petugas yang datang ke lokasi melakukan penyelidikan menduga ketiga anak tersebut tewas akibat tenggelam. Petugas tidak menemukan tanda bekas0bekas penganiayaan.

Lagi, Ditemukan Mayat Wanita Korban Pembunuhan di Tempat Pelelangan Ikan Muara Angke Penjaringan

Senin, 24 Oktober 2011 08:14 WIB
PUSKOMINFO - Saat ini Polsek Kawasan Sunda Kelapa sudah memeriksa dua saksi mata terkait ditemukannya sesosok mayat wanita di kolam laut, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muara Angke, wilayah Baterean, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (23/10/2011).

Saksi yang diminitai keterangan adalah Kamaludin, 28 tahun dan Mumuh, 33 tahun, pencari kerang asal Bogor, orang yang pertama kali menemukan mayat wanita yang diperkirakan berusia 20 tahun itu.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Kawasan Sunda Kelapa AKP Hadi Suripto, korban diduga dibunuh dan mayatnya dibuang di kolam laut.

Mayat yang ditemukan memakai kemeja lengan pendek warna hitam dengan memakai celana jeans biru tersebut, ditemukan kali pertama oleh dua orang pencari kerang. "Saat itu kondisi mayat dalam posisi tengkurap," ujarnya.

Kondisi mayat tanpa identitas tersebut saat ditemukan, lehernya terjerat dengan tali tambang kecil warna putih. "Diduga korban tewas dijerat. Diperkirakan mayat dibunuh sekitar empat hingga lima jam dan kemudian dibuang ke dalam dam," ujarnya.

Usai dihabisi, wanita tersebut diperkirakan dibuang dini hari oleh pelaku. Saat ditemukan, dari saku celana korban ditemukan uang logam pecahan Rp 500 dan kunci pintu.

Dari pemeriksaan mayat korban, ditemukan luka lecet ditangan kiri dan pelipis kiri memar. Mayat wanita berambut panjang sebahu itu, bibirnya terluka. "Mayat tersangkut batu pemecah gelombang dengan jarak 300 meter dari pinggir kolam," terang Hadi.

23 Oktober 2011

Polisi Ciduk Belasan Preman di Gelora Bung Karno

Minggu, 23 Oktober 2011 11:14 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Metro Tanah Abang menciduk sedikitnya 18 preman di area parkiran kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat. Mereka ditengarai melakukan aksi pemalakan terhadap pengendara yang parkir di kawasan Senayan.

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Johanson R. Simamora mengatakan kegiatan ini merupakan rangkaian dari Operasi Sikat Jaya 2011, kemudian terkait juga dengan pengamanan SEA Games ke-26 sehingga kita sterilisasi lokasi.

Kapolsek mengatakan, dalam operasi tersebut pihaknya mengamankan 18 orang pria. Operasi dilakukan pada Sabtu, 22 Oktober 2011 mulai pukul 14.00-17.00 WIB, dengan melibatkan puluhan anggota gabungan dari Polres Jakarta Pusat dan Polsek Tanah Abang, baik petugas berseragam maupun petugas berpakaian preman.

Belasan preman yang diamankan tersebut ditenggarai telah melakukan pemalakan terhadap warga yang parkir di sekitar Gelora menyusul maraknya laporan masyarakat yang merasa diresahkan oleh ulah preman tersebut. "Preman tersebut ditengarai memungut uang parkir secara paksa," ujar Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap belasan pria tersebut. Mereka kini masih ditahan di Mapolsek Tanah Abang. "Mereka masih kami interogasi dulu, apakah mereka melakukan tindak pidana atau tidak," kata dia.

Penemuan Granat Nanas

Waktu Kejadian : Tanggal 22 Oktober 2011 jam 11.45 WIB.
TKP : Rest area Pinang Point KM 13-400 Pinang Tangerang Kota.
Pelaku : Lidik.
Saksi : Syahroni, Briptu Gofur, Bripda Rengga.
Krobnologis Kejadian : Menurut keterangan saksi , saksi Syahroni menemukan barang berupa besi yang diduga granat tangan jenis nanas. Kemudian saksi melaporkan ke PJR Bitung. Selanjutnya Tim Gegana Polda Metro Jaya tiba di TKP. Kemudian barang tersebut diamankan ke Mako Brimob Petamburan.
Barang Bukti : 1 buah granat tangan jenis nanas.
Kasus Ditangani : Rsetro Tangerang Kota

Pengeroyokan

Waktu Kejadian : Tanggal 22 Oktober 2011 jam 23.30 WIB.
TKP : Jl. Pangeran Jayakarta GG. Budi Rahayu III RT 03/09 mangga Dua Selatan Kec. Sawah Besar Jakarta Pusat.
Korban : Sulaeman, 36 tahun.
Pelaku : Yudi als Gojo cs.
Kronologis Kejadian : menurut keterangan korban, korban menegur pelaku mengenai penggadaian sepeda motor milik anak korban hingga terjadi cekcok mulut, setelah itu pelaku pergi dan memanggil rekannya (Latok dan Acoy) kemudian Yudi mengeluarkan golok dan bersama Latok memukuli korban hingga terluka pada bagian bibir atas dan mata sebelah kiri memar sedangkan Acoy hanya mengancam korban dengan kata-kata "gue tebas lo", atas kejadian ini kobran korban melakukan visum di RS. Husada
Kasus Ditangani : Sektro sawah Besar. 

Pencurian Dengan Kekerasan

Waktu Kejadian : Tanggal 22 Oktober 2011 jam 19.30 WIB.
TKP : Jl. K.H Zainul Arifin Gambir Jakarta Pusat.
Korban : Marroby, 16 Tahun, Alamat : Tanah Sereal I Dalam No. 4 RT 04/15 Tambora Jakarta Barat.
Saksi : Nasrul Jamil dan Nardi.
Pelaku : Hambali Lubis dan Andri.
Kronologis Kejadian : Menurut keterangan saksi, pelaku menuduh korban bahwa korban telah melakukan penganiayaan/menyayat teman pelaku dengan pisau lipat. Tiba-tiba pelaku merampas HP korban dan langsung kabur. Korban mengejar dan menarik baju pelaku. Lalu pelaku memukul korban pada bagian hidung dan telinga kanan. Lalu ada petugas yang melintas dan mengamankan pelaku.
Kerugian : Senilai RP6.000.000
Barang Bukti : Sarung HP Nokia E7 warna putih dan 1 unit sepeda motor merk Yamaha Mio Soul, warna merah.
Kasus Ditangani : Sektro Gambir

Gedung Telkomsel Duren Sawit Terbakar

Minggu, 23 Oktober 2011 01:28 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran terjadi di lantai dasar Gedung Pusat Telekomunikasi Telkomsel, di Jalan. Radin Inten 2 No. 7, RT 09/10,  Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (22/10/2011) sekira pukul 15:15 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik tersebut.

Keterangan Kepala Humas Pusat Telekomunikasi Telkomsel, Ricardo Indra, mengatakan,  kebakaran hanya terjadi pada lantai dasar gedung dan membakar peralatan teknis cadangan yang belum terpakai.

“Isi dari gedung berlantai delapan ini kebanyakan peralatan cadangan yang belum terpakai. Jadi tidak akan berdampak pada pelanggan telkomsel,” terangnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sedangkan untuk memadamkan api, petugas mengerahkan 14 unit mobil pemadam kebakaran dari Sudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Timur.

Dugaan sementara, kebakaran ini diakibatkan hubungan arus pendek arus listrik. Namun petugas dari Polsek Metro Duren sawit masih melakukan penyelidikan dan belum dapat menyimpulkan jumlah kerugian materi yang diderita oleh PT Telkomsel.

Sedang Bersepeda 3 Bocah Tewas Ditabrak Truk

"Truk Ludes Dibakar Massa, Sopir dan Kenek Babak Belur Dihakimi Warga"

Minggu, 23 Oktober 2011 01:02 WIB
PUSKOMINFO - Tiga bocah yang sedang bermain sepeda tewas terlindas truk di lapangan bola, Jalan Pantai Indah Ujung, RT 13/13 Kelurahan Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (22/10/2011) malam. Massa yang marah langsung membakar truk dan menghakimi sopir dan kenek truk tersebut.

Korban tewas yakni Alfin, 4 tahun, Ikbal, 4 tahun dan satu bocah lainnya yang diperkirakan umur 6 tahun belum dikenal karena bukan warga sekitar.

Keterangan saksi, Idrus, paman Alfin, menjelaskan peristiwa tragis yang menimpa ketiga bocah tersebut terjadi sekira pukul 18:30 WIB. Saat itu, mereka baru selesai bermain sepak bola di lapangan bersama anak-anak lainnya. “Karena sudah malam, mereka naik sepeda untuk kembali ke rumah,” katanya.

Rupanya tak jauh dari lapangan, melaju truk yang baru menurunkan muatan kayu. Ternyata truk itu sedang dibawa kenek Agus, 31 tahun,  yang masih belajar mengemudikan mobil. Diduga, karena tidak menguasai kendaraan, truk tersebut langsung menabrak ketiga bocah malang ini.

Akibatnya fatal, tubuh ketiga korban tergilas truk dan tewas di lokasi kejadian. Warga yang melihat kejadian ini segera menghentikan truk. Mereka mengamankan sopir dan kenek. Massa pun menghakimi keduanya hingga babak belur.

Sebagian warga lainnya merusak truk. Entah siapa yang memulai, massa yang kesal dengan ulah kenek itu langsung membakar truk hingga ludes diamuk si jago merah.

Petugas Polres Jakarta Utara dan Polsek Cilincing yang menangani kasus ini mengamankan sopir dan kenek truk agar tidak terjadi aksi massa lebih jauh. Sedangkan jenazah ketiga bocah dikirim ke RSCM untuk diotopsi.

22 Oktober 2011

Polda Metro Jaya Terus Lakukan Optimalisasi Pelayanan BPKB One Day Service


Foto : Masyarakat saat mengurus BPKB di Polda Metro Jaya. (Dok.Danar/TMC)

Sabtu, 22 Oktober 2011 09:42 WIB
PUSKOMINFO - Cepat, akurat, dan transparan merupakan dimensi pokok dalam mengukur kualitas pelayanan. Dan seksi pelayanan BPKB Polda Metro Jaya pun terus bertekad memenuhi ketiga unsur tersebut dengan mengoptimalkan pelayanan BPKB One Day Service (pelayanan satu hari kelar).

Menurut Kepala Seksi BPKB Polda Metro Jaya Kompol Iwan Saktiadi SIK melalui Pamin Pendaftaran Iptu Akhmad Syafiq, pihaknya akan terus mengoptimalkan pelayanan one day service. Berbagai inovasi terus dikembangkan sehingga masyarakat merasa nyaman dan puas ketika mendapatkan pelayanan BPKB.

"Pagi masuk, sore sudah jadi. Kami terus mengoptimalkan pelayanan BPKB one day service yang dilakukan secara cepat, tepat dan akuntabel. Seluruh jajaran pelayanan BPKB bekerja secara profesional dan cepat dengan standar sertifikat ISO 9001- 2008," ujar Iptu Syafiq.

"Salah satu bukti kecepatan pelayanan BPKB, khususnya di BBN 1 (Kendaraan Baru), adalah terjadi adanya penumpukan BPKB yang sudah disahkan. Hal ini dikarenakan para pemohon kadang baru mengambil BPKB selang 2 sampai 4 hari setelah pendaftaran. Padahal, proses BPKB sudah selesai dalam satu hari," tambahnya.

Menurut Syafiq, cepatnya proses pelayanan BPKB saat ini tidak terlepas dari adanya inovasi di setiap loket pelayanan. Dia mencotohkan, pada proses entri data, pengerjaannya sudah digitalisasi dan on line langsung dengan agen tunggal pemegang merek (ATPM). Selain itu, proses verifikasi juga telah menggunakan sistem barcode.

"Untuk entri data, dengan adanya digitalisasi proses dan on line dengan ATPM, memudahkan petugas BPKB untuk mengambil data yang sudah dimasukan di ATPM dengan tetap terjamin validasi keamanannya. Dan akhirnya, entri data untuk satu permohonan BPKB baru pun membutuhkan waktu tidak lebih dari satu menit. Sudah cepat, akurat pula," terang Iptu Syafiq.

"Adapun hal yang mempercepat pelayanan lainnya adalah proses verifikasi dengan barcode. Selain itu, untuk BBN I, penandatanganan pengesahan BPKB juga sudah digitalisasi dengan dilengkapi keamanan stampel konvensional," tambahnya.

Syafiq menambahkan, semua proses pengerjaan pada pelayanan BBN 1 juga termonitor dalam satu komputer. Artinya, berapa berkas yang sudah mendaftar, masuk pada proses entri data, verifikasi, print (cetak), dan pengesahan dapat termonitor setiap saat.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Hari Ini

Sabtu, 22 Oktober 2011 09:36 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)  bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling Hari ini, Sabtu 22 Oktober 2011 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : STEKPI Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Keramat Jati

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 11:00

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Meninggal Dunia Dihakimi Massa

Waktu Kejadian : Tanggal 21 Oktober 2011 jam 17.00 WIB.
TKP : Kp. Tanah Unguk Ds. Sari Mukti Kec. Cibitung Bekasi.
Korban : Edi Sukarnain, 3o Tahun, Buruh, Alamat : Dusun III Ds. Sukaraja Kec. Karang Jaya Kab. Musi Rawas.
Saksi : Surahman dan Jamaludin.
Kronologis Kejadian : Korban tertangkap tangan melakukan pencurian kemudian dihakimi oleh massa yang menakibatkan korban mengalami luku-luka diantaranya luka memar diseluruh tubuh, luka lebam dibagian wajah, hidung mengeluarkan darah, luka bocor dibagian kepala. Selanjutnya korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati, korban meninggal dunia.
Kasus Ditangani : Sektro Cikarang

Pengeroyokan

Waktu Kejadian : Tanggal 21 Oktober 2011 jam 21.30 WIB.
TKP : Jl. Cempaka Putih Raya depan Pizza HUT Delivery (PHD), Cempaka Putih Jakarta Pusat.
Korban : Reginald Mahendra. 17 Tahun, Pelajar, Alamat : Jl. Mustika II/15 RT 13/03 Sumur Batu Kemayoran Jakarta Pusat.
Pelaku : 3 (tiga) orang laki-laki tidak dikenal.
Saksi : Haikal.
Kronologis Kejadian : Pada saat korban sedang mengendarai sepeda motor dan melintas di TKP, korban melihat ada orang yang sedang memukuli body mobil dengan stik golf, namun korban menghiraukannya, tiba-tiba orang yang memukuli mobil tadi memberhentikan korban dan langsung mengambil kunci kontak sepeda motor korban, lalu saksi datang menghampiri korban dan menanyakan apa yang terjadi dan saksi langsung mengejar orang yang mengambil kunci kontak sepeda motor korban tersebut, sekembalinya saat tiga orang tersebut memberikan kunci kontak sepeda motor, korban langsung dipukuli hingga mengalami luka lecet di wajah, memar di pelipis kiri, dan luka lecet di kaki kanan.
Kasus Ditangani : Sektro Cempaka Putih 

21 Oktober 2011

Operasi Sikat Jaya 2011, Polda Metro Jaya Sita Senpi dan Sajam

Jumat, 21 Oktober 2011 22:52 WIB
PUSKOMINFO - Jajaran Polda Metro Jaya berhasil mengamankan sejumlah senjata api dan senjata tajam dalam operasi dengan sandi "Sikat Jaya 2011" yang digelar sejak 1 Oktober lalu.

"Barang bukti yang berhasil disita, satu FN berikut tiga butir peluru, dua air softgun, tiga senjata laras panjang, satu senapan angin kaliber 3,5 dan satu senjata mainan," kata Kepala Biro Operasional Polda Metro Jaya Kombes Pol Sujarno di Mapolda Metro Jaya, Jumat (21/10/2011).

Selain mengamankan senjata api, barang bukti lainnya yang berhasil disita dari tangan pelaku kejahatan adalah 117 senjata tajam, 113 kendaraan roda dua dan 16 roda empat hasil curanmor, telepon genggam sebanyak 141 unit, minuman keras 163 botol dan uang sebanyak Rp47.908.000.

Seperti diketahui, Jajaran Polda Metro Jaya menggelar operasi Sikat Jaya 2011 selama 30 hari, sejak 1 Oktober lalu. Dalam operasi ini, polisi berupaya menangkap 65 pelaku kejahatan yang sudah menjadi Target Operasi (TO).

Kendati baru menangkap 45 TO dalam 20 hari terakhir, polisi berhasil mengungkap 559 kasus. Dengan rincian 41 kasus kasus pencurian dengan kekerasan, 207 kasus pencurian dengan pemberatan, 21 kasus pencurian kendaraan bermotor, 7 kasus pencongkelan kaca spion mobil, satu kasus tebar paku, 18 kasus pencopetan dan kasus-kasus lainnya.

Sebelum Dibunuh, Wanita Dalam Kardus di Koja Disetubuhi Dulu

Jumat, 21 Oktober 2011 22:39 WIB
PUSKOMINFO - Rahmat Awivi, 25 tahun, tersangka pembunuhan Hertati, 35 tahun , mayat dalam kardus di Koja dan ER, 6 tahun, mayat dalam koper di cakung, sebelum melakukan aksi sadisnya, korban disetubuhi dulu.

Hal itu diungkapkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Gatot Edy Pramono, Jumat (21/10/2011) saat Jumpa Pers di Mapolda Metro Jaya.

Tersangka Rahmat membunuh korban bersama temannya, Kriswahyudi. Aksi pembunuhan sadis itu dilakukan di rumah kontrakan korban di kawasan Sukapura, Jakarta Utara pada Kamis (13/10/2011) malam.

"Korban ini hamil 3 minggu. Karena diminta pertanggungjawaban, Rahmat ini merencanakan pembunuhan itu karena dia sudah punya pacar juga," jelas Gatot.

Pada Kamis (13/10/2011) malam sebelum membunuh korban, Rahmat  yang berada di rumah orangtuanya di Jl Balai Rakyat V/8 RT 006/003 Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara menghubungi tersangka Kriswahyudi yang merupakan temannya.

"Kriswahyudi diminta datang untuk mengambil surat sakit karena Rahmat saat itu beralasan besoknya, Jumat nggak akan masuk kerja karena sakit," kata Gatot.

Rahmat kemudian meminta Kriswahyudi untuk menemuinya di rumah kontrakan Hertati di Sukapura, Jakarta Utara. Setelah berada di rumah korban, tersangka meminta agar Kriswahyudi mengajak ER keluar, di depan kontrakan.

"Sementara tersangka Rahmat melakukan hubungan intim dengan korban," kata Gatot.

Setelah selesai berhubungan intim, Rahmat kemudian mengambil pisau dapur dan langsung menusuk perut korban. Korban kemudian dibekap mulutnya.

"Korban kemudian menjerit minta tolong, sehingga kedengaran oleh anak korban," kata dia.

ER kemudian berlari ke dalam rumah untuk mencari tahu suara teriakan yang dikenalinya sebagai ibunya itu. Saat itu, ER melihat kalau ibunya sudah berlumuran darah.

"Kemudian tersangka meminta temannya untuk membekap mulut anak korban agar tidak berteriak," ujarnya.

Setelah itu, Rahmat menguasai anak korban lalu menyuruh Kriswahyudi untuk keluar rumah. Setelah temannya keluar, Rahmat kemudian mencekik ER hingga tewas," ujarnya.

Sub Direktorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Berhasil Membekuk Pembunuh Mayat Dalam Kardus di Koja

Jumat, 21 Oktober 2011 21:47 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Subdirektorat Kejahatan dengan Kekerasan ( Subdit Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap dua pelaku pembunuhan yang mayatnya dibuang di dalam kardus di Koja Jakarta Utara dan mayat anak perempuan di dalam Tas Koper di Cakung Jakarta Timur, Jumat (21/10/2011).

Ternyata, mayat yang ditemukan dalam kardus di Koja bernama Hertati, 35 tahun dan yang ditemukan di Cakung adalah anak Hertati bernama Eryati Sari, 6 tahun.

Sedangkan tersangka pembunuhnya adalah Rahmat Awivi, 25 tahun bersama temannya, Kris Wahyudi, 26 tahun.

Ertati dan Eryati adalah ibu dengan anaknya yang tinggal di kamar sewaan di Sukapura, Koja, Jakarta Utara. Mayat Ertati ditemukan di dalam kardus televisi di Koja pada Jumat siang, sedangkan Eryati ditemuka di dalam tas koper di Cakung pada Sabtu sore.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Eddy Gatot Purnomo, Jumat (21/10/2011) malam, mengatakan, kedua tersangka ditangkap di tempat kerjanya di sebuah pabrik jok kendaraan di Sunter, Jakarta Utara, pada Jumat pagi.

"Pengakuan tersangka R membunuh karena koban meminta pertanggungjawabannya sebab korban hamil. Anaknya dibunuh karena melihat pelaku bersama tersangka K membunuh ibunya," katanya.

"Ibu dan anak itu dibunuh di rumah kontrakan mereka. Ibunya dulu pada pukul 02.30 WIB kemudian baru anaknya," ungkap Kombes Gatot Edy Purwanto, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, saat memberikan keterangan pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (21/10/2011) malam.

Sang ibu yang disebutkan bernama Hertati, 35 tahun, adalah wanita asal Lampung. Korban baru dua bulan berada di Jakarta bersama anaknya yang berusia enam tahun. Hertati sendiri masih memiliki dua anak yang tinggal bersama keluarganya di Lampung.

Informasi tentang korban diperoleh dari adik kandungnya yang menghubungi call center yang dibuka pihak kepolisian. Polisi kemudian mengembangkan informasi tersebut dan menggabungkan dengan data yang diperoleh dari masyarakat. Dari laporan-laporan yang masuk, polisi akhirnya berhasil membekuk dua orang tersangka pelaku.

Pelaku sempat berupaya mengelabui pihak kepolisian dengan menyatakan masih ada tersangka lainnya yang belum tertangkap. Namun, dari hasil pemeriksaan lanjutan dan sejumlah laporan, polisi memastikan hanya R dan K yang menjadi pelaku dalam kasus tersebut.

Cara Selamat Setelah Terkena Ranjau Paku


  1. Bila terasa ada yang tak beres dengan ban, jangan memeriksa ban atau berhenti di tempat sepi. Lebih baik paksakan tetap jalan sambil mencari tempat yang lebih aman. Misalnya, SPBU, restoran atau hotel. Memang ada risiko velg dan ban rusak, tapi risiko ini jauh lebih murah apalagi bila di dalam mobil kita ada barang-barang berharga.
  1. Setelah menemukan tempat, memarkir mobil di kawasan yang lebih ramai (aman), dan memastikan ban memang kempes, jangan coba ganti ban sendiri. Lebih baik minta bantuan tukang tambal ban agar kita bisa tetap waspada mengawasi barang-barang berharga yang ada di dalam mobil
  1. Khusus untuk Anda yang kebetulan terpaksa berkendara pada malam hari yang sepi, disarankan agar tetap konsentrasi dan melaju dengan cepat. Kecepatan rendah, apalagi bila kita sendirian dan seperti sedang bingung, mengundang penjahat memasang jeratnya.
  1. Selama berkendara, perhatikan terus kondisi sekitar. Waspadalah bila ada pengendara yang mencurigakan. Bisa jadi, Anda sedang dibuntuti dan disergap saat berhenti di tempat sepi.
  1. Simpan barang-barang berharga Anda dalam mobil dengan baik agar tidak mudah terlihat dari luar. Semakin terlihat, semakin mengundang aksi penjahat.

Lokasi SIM dan STNK Keliling

Jumat, 21 Oktober 2011 08:19 WIB
PUSKOMINFO - Bagi Masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)  bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling Hari ini, Jumat 21 Oktober 2011 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : STEKPI Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Keramat Jati

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 14:00

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.