31 Juli 2012

Perampok Berpura-pura Akan Membeli Rumah, Bius dan Kuras Harta Pemilik Rumah

Selasa, 31 Juli 2012 10:44 WIB
PUSKOMINFO - Komplotan perampok berhasil membawa kabur uang dan perhiasan seorang wanita yang akan menjual rumahnya. Korban bernama  Farida Nurhayati, 56 tahun, dibius oleh dua orang yang berpura-pura akan membeli rumahnya.

Menurut keterangan korban, kejadian pembiusan dan perampokan tersebut terjadi pada Minggu (29/7/2012) lalu. Pelakunya dua orang, yang mengaku bernama Leni dan Anton.

Awalnya, korban menemui kedua pelaku  di restoran Crystal Jade di Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Korban menemui pelaku, karena pelaku menyatakan berminat untuk membeli rumah korban di Taman Duren Sawit, Jakarta Timur, yang akan dijual.

Korban diajak makan pelaku. Seusai makan, korban merasa mengantuk. Setelah itu pelaku mengajak korban untuk ke rumah pelaku yang disebutkan di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Korban lalu diminta naik ke mobil pelaku, mobil Honda CRV warna hitam. Di dalam mobil itu, korban langsung tertidur. Korban baru sadar kembali esok harinya, Senin (30/7/2012) pagi, dan sudah berada di RS Fatmawati. Barang-barang korban pun sudah hilang, yakni uang tunai Rp 12 juta, empat telepon seluler, sepasang giwang bermata berlian, dua buah cincin emas, satu kalung emas, dan dua lembar deposito Bank BCA dan Citybank.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling, Selasa 31 Juli 2012




Selasa, 31 Juli 2012 08:59 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Selasa, 31  Juli 2012 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM :  LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Pos Pol jembatan Tiga Pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Dewi sartika cawang
STNK: TMII

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00 WIB

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Pengamen Tewas Setelah Berkelahi Dengan Pengendara Motor

Selasa, 31 Juli 2012 08:43 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pengamen akhirnya tewas di RS. UKI Cawang setelah berkelahi dengan pengendara sepeda motor di Kampung Asem, Makasar, Jakarta Timur, tepatnya di depan kober Makasar, Senin (30/7/2012) dinihari. Korban bernama Syaiful Bahri, tewas dengan luka robek di pinggang kanan dan perut akibat sabetan senjata tajam.

Keterangan teman korban, Fajar Azhari dan Surya Mardian, kejadiannya sekira pukul 03:30 WIB. Saat itu Fajar dan Surya sedang mengamen di lampu merah Halim. Kemudian datang pengendara sepeda motor langsung menabrak dan memukul Fajar dan Surya. Kedua korban berhasil kabur dari kejaran pelaku.

Kedua korban kemudian menceritakan peristiwa yang baru saja terjadi kepada kepada Saiful Bahri. Oleh Saiful, kedua temannya itu diajak untuk menunjukkan pelaku yang telah menabrak dan memukuli keduanya.

Dengan membawa senjata tajam parang, ketiganya mencari pelaku dan melihat pelaku masih berada di sekitar lokasi. Selanjutnya terjadi perkelahian diantara mereka hingga akhirnya korban Syaiful Bahri mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian perut dan punggung. Korban dilarikan ke RS. UKI, namun korban menghembuskan nafas terakhirnya sesaat setelah tiba di rumah sakit.

Kasus ini dalam penyelidikan Polsek Metro Makasar. 

Hendak Melaksanakan Unras, Daud Ditembak Pengendara Mobil

Selasa, 31 Juli 2012 08:30 WIB
PUSKOMINFO - Daud, 40 tahun, warga Jl. Karet Pasar Baru Barat V, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat tertembak betis kirinya di tanah kosong depan PT. Sinar Bonana Jaya, Karet Tengsin, Tanah Abang, Senin (30/7/2012) siang sekira pukul 13:30 WIB. Korban ditembak oleh pengendara mobil ketika korban hendak melaksanakan unjuk rasa ke Kejati dan Kejagung,  Jakarta Selatan.

Keterangan saksi, Zakaria Matu, 43 tahun dan Lius Mau, 25 tahun, kepada petugas Polsek Metro Tanah Abang mengatakan saat kejadian korban hendak melaksanakan aksi unjuk rasa dengan menggunakan 20 mobil berjumlah 150 orang akan berangkat ke Kejati dan Kejagung RI di Jakarta Selatan. Namun sebelum berangkat, ketika korban sedang berdiri, tiba-tiba terdengar suara letusan tembakan dari dalam mobil warna putih, pengemudi tidak terlihat.

Korban terkapar dengan luka tembak di betis sebelah kiri. Oleh rekan-rekan, korban dilarikan ke RS. Pelni Petamburan untuk mendapatkan pertolongan.

Peristiwa tersebut dilaporkan dan ditangani Polsek Metro Tanah Abang.

30 Juli 2012

Polsek Metro Senen Tangkap 15 Preman dan Pengamen

Senin, 30 Juli 2012 15:23 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak 15 orang  preman dan pengamen, terjaring dalam Operasi Pekat yang diadakan oleh Polsek Metro Senen di Jalan Kramat Bunder, Senen, Jakarta Pusat, Senin (30/7/2012) pagi.

Mereka ditangkap di dalam bus Mayasari Bhakti jurusan Pulogadung-Tanah Abang, saat ditangkap ditemukan pisau di bawah kursi bus tersebut. Namun dari mereka tidak ada yang mengakui senjata tajam tersebut.

Mereka sering meresahkan para penumpang bus dengan berpura-pura sebagai pengamen. Selanjutnya 15 orang tersebut diamankan di Polsek Metro Senen. Operasi Pekat itu langsung dipimpin oleh Wakapolsek Metro Senen, AKP Asmono.

Pengusaha Limbah Dirampok, Uang Rp. 500 juta Dibawa Kabur

Senin, 30 Juli 2012 14:45 WIB
PUSKOMINFO - Harwanto, 58 tahun, seorang pengusaha limbah, dirampok empat pelaku bersenjata tajam, di Jl Kalimalang Selatan RT 011 RW 04, Desa Pasirsari, Cikarang Selatan, Senin (30/7/2012) pagi. Selain uang pembelian limbah scrab sebesar Rp 500 juta dibawa kabur pelaku, korban juga menderita  luka bacok di kedua tangan.

Informasi yang dihimpun, Peristiwa terjadi sekira pukul 09:15 WIB. Harwanto berangkat dari rumahnya di daerah Tambun Selatan menuju Wangunharja, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra X. Saat melintas di Jl Kalimalang Selatan RT 011 RW 04, Desa Pasirsari, Cikarang Selatan, Bekasi, Harwanto dipepet empat pelaku menggunakan dua sepeda motor.

Seorang pelaku langsung membacok tangan korban mengenai jari kelingking kanan dan mengambil tas berisi uang Rp500 juta. Merasa tasnya diambil korban melawan, sabetan golok mengenai jari kelingking kanan hingga nyaris putus tak dihiraukannya, lelaki warga Tambun ini pun  mengejar, namun sabetan golok pelaku  selanjutnya mengenai kedua lengannya, hingga korban ambruk.

Tak ada satu orang pun warga yang menolong karena keberingasan pelaku. Kawanan pelaku kabur ke arah Cibitung, sementara korban dilarikan ke RS Mediros, Cikarang.

Kompol Dedy Murti, Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kabupaten, mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasusnya.

Lokasi Samsat Drive Thru & Gerai Samsat




Senin, 30 Juli 2012 09:06 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang hendak memperpanjang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dengan mudah dan cepat, dapat mendatangi lokasi Samsat Drive Thru dan Gerai STNK yang tersebar di wilayah DKI Jakarta sebagai berikut:

Samsat Drive Thru untuk perpanjangan STNK:
1. Wilayah Jakarta Selatan di Jl. Sudirman No. 55
2. WIlayah Jakarta Timur di Jl. DI. Panjaitan, Kebon Nanas
3. Wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Pusat di Jl. Gunung Sahari (dpn WTC Mangga Dua).4. WIlayah Jakarta Barat di Jl. Daan Mogot KM 14

Lokasi Gerai STNK:
1. Mall Taman Palm Jl. Kamal Raya Outer Ring Road Cengkareng, Jakbar No. Telp 021-5435181
2. PGC (Pusat Grosir Cililitan) Jl. Mayjen Soetoyo No. 76 Cililitan Jaktim Telp 021-30019792
3. Mall Artha Gading Jl. Artha Gading Selatan, Jakut Telp 021-45864131
4. Mall Gandaria City
5. Thamrin City 
Jam Pelayanan:
Untuk Hari Senin s/d Jumat : Mulai Pukul 08.00 s/d 14.00 WIB
Untuk hari Sabtu : Mulai Pukul 08.00 s/d 12.00 WIB

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email: tmc@lantas.metro.polri.go.id

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling, Senin 30 Juli 2012




Senin, 30 Juli 2012 08:51 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Senin, 30  Juli 2012 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM :  LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Pos Pol jembatan Tiga Pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Dewi sartika cawang
STNK: TMII

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00 WIB

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Panti Sosial Karya Wanita Mulya Jaya di Pasar Rebo Dirusak 60 Orang Tak Dikenal, 45 Penghuni Panti Kabur

Senin, 30 Juli 2012 08:35 WIB
PUSKOMINFO - Panti Sosial Karya Wanita Mulya Jaya di Jl. Tat Twan Asi, Komplek Depsos No. 17 Rt. 08/02 Kelurahan Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu (29/7/2012) diserbu dan dirusak oleh sekira 60 orang tak dikenal. Akibatnya 45 orang peserta rehabilitasi melarikan diri dari panti.

Informasi dari Polsek Metro Pasar Rebo, peristiwa terjadi pada Minggu pagi sekira pukul 06:45 WIB. Saat itu panti akan menerima kiriman WTS yang akan direhabilitasi dari wilayah Tangerang. Tiba-tiba datang dua orang pria yang bermaksud akan membesuk siswa rehabilitasi.

Oleh Satpam, Sugiyono, 28 tahun dan Ramlan, 46 tahun, dijelaskan bahwa pada hari Minggu bukan jam besuk. Jam besuk adalah hari Sabtu. Namun kedua orang pria, salah seorang mengaku bernama Wasim, 44 tahun, terus memaksa. Karena tetap tidak diperkenankan, kedua pria tersebut kemudian pergi.

Tak lama kemudian datang sekira 60 orang yang diduga teman-teman kedua pria tadi, mereka memaksa masuk dan berusaha mendorong pintu gerbang panti hingga akhirnya jebol. Akibat pintu jebol, sebanyak 45 orang siswa rehabilitasi itu melarikan diri.

Kini petugas Polsek Metro Pasar Rebo masih melakukan penyelidikan peristiwa tersebut.

29 Juli 2012

Tips Saat Berlibur di Bulan Puasa.


  • Disaat sahur dan berbuka, Konsumsilah makanan yang mengandung gizi dan nutrisi yang tinggi. Tambahan Multivitamin juga perlu untuk menjaga daya tahan Tubuh anda.
  • Sebelum berangkat, Siapkan Barang-barang pribadi termasuk keperluan untuk Ibadah seperti Mukena dan Al Quran.
  • Siapkan juga air mineral untuk jaga-jaga jika terpaksa harus berbuka puasa di tengah perjalanan
  • Berdoalah sebelum berangkat. Kondisi dan situasi diperjalanan tidak bisa diprediksi, kadang ada saja hal-hal yang mengusik kesabaran dan emosi. Itikadkan dalam hati untuk selalu sabar dan tahan emosi dan hawa nafsu agar Ibadah puasa anda tetap terjaga.
  • Isi Kegiatan didalam perjalanan dengan mendengar bacaan Al Quran,lagu-lagu religi, atau rekaman tausiah maupun radio dakwah. serta jangan lewatkan kesempatan untuk bersedekah kepada orang yang membutuhkan selama dalam perjalanan.
  • saat tiba waktu berbuka puasa, Sempatkan istirahat untuk berbuka puasa dengan makanan dan minuman yang manis agar stamina dan tenaga anda pulih kembali. Lalu lakukan ibadah terlebih dahulu, untuk kemudian melanjutkan wisata Anda.

Penemuan Janin Bayi

Waktu Kejadian : Tanggal 28 Juli 2012 jam 13.30 WIB.
TKP : kali Cakung Drain RT 12/08 kel. Cakung Barat Kec. Cakung Jakarta Timur.
Korban : Janin Bayi
Saksi : Suparjo dan Marhadi.
Kronologis Kejadian : Penemuan mayat bayi laki-laki berikut ari-arinya umur kurang lebih 2 hari, selanjutnya mayat bayi dibawa ke RSCM guna ver.
Kasus Ditangani : Sektro Cakung

Pencurian Dengan Kekerasan

Waktu Kejadian : tanggal 28 Juli 2012 jam 03.00 WIB.
TKP : Jl. Benyamin Sueb Raya kel. Pademangan Timur Jakarta Utara.
Korban : Edi Susanto, 23 tahun, alamat : Desa Sikayu RT 01/07 Buayan kebumen Jawa Tengah.
Pelaku : 6 orang tidak dikenal.
Kronologis Kejadian : pelaku memepet korban dan langsung meminta seluruh harta benda korban dengan menggunakan Sajam.
Kerugian : 1 buah sepeda motor Yamaha Vixion tahun 2012 Nopol AA-6784-CD warna merah maroon dan uang tunai Rp.300,000,-
Kasus Ditangani : Sektro Pademangan

Penyalahgunaan Narkotika

Waktu kejadian : 28 Juli 2012 jam 10.30 WIB.
TKP : Proyek depan gedung CIMB Niaga Bintam Sek. VII kel. Pondok Jaya kec. Pd. Aren Kota Tangerang Selatan.
Pelaku : Syafrudin als ketep, 24 tahun, tukang parkir, alamat : Pd. Aren RT 01/01 kel. Perigi Lama Pd. Aren.
Saksi : Pramono, 38 tahun, Polri.
Kronolgis Kejadian : Pelaku kedapatan membawa 2 paket kecil yang terbungkus kertas coklat yang diduga daun ganja kering pada saat penggeledahan didalam kantong celananya.
Kasus Ditangani : Sektro Pondok Aren.




Pengerusakan

Waktu Kejadian : Tanggal 28 juli 2012 pukul 23.00 WIB.
TKP : Kafe De Most Jl. RC Veteran K-8 RT 04/12 Bintaro Kec. Pesanggrahan.
Korban : Kafe De Most.
Pelaku : 100 orang tidak dikenal (lidik).
Saksi : 1). Lukman Hakim 2). Sukri Nakuhaly.
Kronologis Kejadian : Menurut informasi saksi, telah datang massa dengan mengendarai sepeda motor kurang lebih 100 orang dan sebagian langsung masuk kedalam pos security dan langsung memecahkan dinding kaca pos security dengan menggunakan stik golf, dan sebagian masuk kedalam kafe lantai II dan meminta karyawan kafe untuk tutup serta sambil memecahkan beberapa botol minuman keras berbagai merek kurang lebih 20 botol.
Kerugian : Belum bisa ditafsir.
Barang Bukti : Pecohan botol minuman.
Kasus Ditangani : Polrestro Jakarta Selatan

28 Juli 2012

Mayat Lelaki Dengan Luka Bakar Ditemukan di Cikarang





mayatbakar287

Sabtu, 28 Juli 2012 22:57 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat lelaki menderita luka bakar di sekitar wajah dan perut ditemukan warga Kampung Cicau PLN, Desa Cicau, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Sabtu(28/7/2012) siang. Belum diketahui apakah korban pembunuhan atau bukan.

Mayat pertama kali ditemukan warga yang sedang mencari kayu di perbukitan belakang PLN. Warga terkejut melihat sosok lelaki telentang dengan menderita luka bakar di wajah dan perutnya.

Penemuan tersebut selanjutnya dilaporkan warga ke Polsek Metro Cikarang Pusat. Petugas Polsek Metro Cikarang Pusat yang datang ke lokasi memeriksa jasad tersebut. Mayat lelaki tersebut mempunyai ciri-ciri tinggi badan sekira 160 cm, rambut lurus pendek mengenakan celana jeans hitam dan mengenakan jaket kulit warna hitam. Tak ditemukan selembar identitas pun di tubuhnmya.

Kapolsek Metro Cikarang Pusat, AKP M Harahap, mengungkapkan pihaknya masih menyelidiki kasus mayat yang menderita luka bakar tersebut. Menurutnya sekitar 100 meter dari lokasi ditemukan mayat ada bekas ilalang yang terbakar. Namun apakah ini ada kaitannya dengan kondisi mayat luka bakar masih dalam penyelidikan.

Kebakaran di Tambora, Dua Bocah Tewas


 
Sabtu, 28 Juli 2012 22:24 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran hebat melanda kawasan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (28/7/2012) sore. Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat menurunkan 44 unit mobil pemadam kebakaran ke kawasan pemukiman padat tersebut.

Dari informasi yang dihimpun, kedua korban luput dari perhatian orangtuanya saat peristiwa berlangsung. Situasi panik membuat mereka kalut.

Jasad Rama, 4 tahun, ditemukan di ruang tamu rumahnya. Sedangkan Titi Marsiah, 3 tahun, terperangkap dalam WC Umum tak jauh dari kediamannya.Kedua jasad bocah malang itu kini berada di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Saksi mata di lokasi, Maryati, 56 tahun, menjelaskan kobaran api pertama kali terlihat dari salah satu rumah kontrakan di RT 08/07 yang tengah memasak kolak untuk berbuka. “Penghuninya lagi masak kolak, sepertiya dari kompor yang meledak,” tutur perempuan lima anak ini. Dalam hitungan detik api cepat membesar dan menjalari bangunan semi permanen lainnya. Namun demikian, Petugas dari Polres Metro Jakarta Barat masih melakukan penyelidikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

Padatnya lokasi dengan kondisi bangunan rumah yang saling berdempetan memicu kobaran kian hebat, melumat ratusan rumah lainnya tersebar di empat RT berbeda yakni RT 07, 09, 10 dan 12. Setelah lebih dari dua jam berkobar api akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas kebakaran yang menerjunkan 44 unit mobil pemadam.

Sedikitnya 125 rumah ludes di kawasan tersebut. Akibatnya sebanyak 250 kepala keluarga pun terlantar lantaran kehilangan tempat tinggal. Kini mereka memilih mengungsi di pinggiran rel kereta dan kolong fly over.

Kebakaran

Waktu Kejadian : Tanggal 27 Juli 2012 jam 19.30 WIB.
TKP : Kp. Sawah RT 10/05 Kel. Rawa terate Kec. Cakung Jakarta Timur.
Korban : Supardi, 48 tahun, alamat TKP.
Saksi : Sihni, 60 tahun.
Kronologis Kejadian : menurut keterangan saksi, saksi melihat rumah korban dibagian ruang tengah sudah terbakar. Api diduga berasal dari konsleting listrik sehingga menyebabkan terbakarnya rumah korban. Api dapat dipadamkan jam 20.00 WIB dengan bantuan 3 unit Dinas Pemadam Kebakaran.
Korban Jiwa : Nihil.
Korban Luka : Nihil.
Kerugian : Rp.200.000.000,-
Kasus Ditangani : Sektro Cakung 

Pencurian Sepeda Motor

Waktu Kejadian : tanggal 27 Juli 2012 jam 17.30 WIB.
TKP : Halaman parkir toko Kemenangan Jaya Jl. Percetakan Negara Kel. Rawasari  Kec. Cempaka Putih Jakarta Pusat.
Korban : Munawar, M.Si, 55 tahun, alamat : Rawasari Barat VI  Rawasari Barat VI No. E79 A RT 05/01 Kel. Cempaka Putih Timur Kec. Cempaka Putih Jakarta Pusat.
Pelaku : Lidik
Kronologis Kejadian : Menurut keterangan korban, korban mencukur rambut dan memarkirkan sepeda motornya di TKP. Ketika korban hendak pulang, melihat sepeda motornya sudah tidak ada/hilang. Pelaku diduga mengambil sepeda motor korban dengan menggunakan kunci palsu.
Kerugian : 1 9satu) unit sepeda motor Honda Tiger warna hitam Nopol B-944-PMH
Kasus Ditangani : Sektro Cempaka Putih   

Lokasi SIM & STNK Keliling, Sabtu 28 Juli 2012


Sabtu, 28 Juli 2012 06:20 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Sabtu, 28 Juli 2012 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM :  LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Dewi sartika cawang
STNK: TMII

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 12:00 WIB

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

27 Juli 2012

Polresta Bekasi Berhasil Bekuk Lima Perampok Karyawan PT. Hankuk Color Industri, Satu Tewas Tertembak

Jumat, 27 Juli 2012 22:14 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polresta Bekasi berhasil membekuk lima pelaku pencurian dengan kekerasan atas uang gaji karyawan PT Hankuk Color Industri, Neliyana, 33 tahun, di Jalan Jababeka Raya Blok K, 1A, Desa Mangunharja, Kecamatan Cikarang Utara, Bekasi. Satu pelaku tewas ditembak petugas karena berusaha kabur dan menyerang petugas.

Para pelaku masing-masing berinisial Cok, 38 tahun, Teg, 26 tahun, Bam, 34 tahun, Sul dan Ek Sul. Sebelumnya, kelompok yang dipimpin oleh Cok tersebut berhasil merampas uang tunai yang dibawa Neliyana dalam sebuah kantong plastik berwarna putih senilai Rp180 juta.

“Sekitar pukul 12.30 WIB, sebuah mobil Toyota Avanza berwarna silver datang ke lokasi kejadian. Kemudian, seorang wanita turun dari mobil  dan membawa kantong plastik berwarna putih berisi uang. Kemudian, Cok merampasnya dan melarikan diri,” terang Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (27/7/2012).

Petugas kepolisian berhasil meringkus salah satu tersangka kasus perampasan, Cok,  pada Kamis, 26 Juli kemarin. Saat petugas sedang melakukan pengembangan untuk mencari tersangka lainnya, ia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melarikan diri.

“Pada saat petugas  melakukan penangkapan tersangka lain, posisi Cok saat itu berada di dalam mobil bersama dengan anggota. Namun, kesempatan tersebut digunakan olehnya untuk melarikan diri,”ungkap Kabid Humas.

Ia menambahkan, bahwa usaha Cok untuk melarikan diri berhasil dihalangi oleh petugas. Namun, ia melakukan perlawanan sehingga petugas terpaksa menghadiahkan timah panas yang mengenai dada sebelah kiri.

“Kesempatan tersebut  digunakan oleh tersangka untuk melarikan diri. Namun, salah satu petugas berusaha mengejarnya. Tetapi, tersangka berbalik dan berusaha merebut senjata api milik petugas. Usaha tersangka merebut senjata itu gagal. Kemudian, petugas menembakkan tembakannya sebagai tanda peringatan, tapi tersangka tetap melakukan penyerangan. Sehingga, tembakan diarahkan ke tubuh tersangka dan mengenai dada sebelah kirinya,” tambahnya.

Kemudian, tubuh tersangka roboh dan dilarikan ke Rumah Sakit Polri Pusat Kramatjati. Nahas benar nasibnya, nyawa Chok tidak terselamatkan ketika dalam perjalanan ke rumah sakit. “Tersangka dilarikan ke RS Polri Pusat Kramatjati, namun dalam perjalanan, tersangka meninggal dunia”, ujar Kabid Humas.

Sebelumnya diberitakan, Karyawan PT. Hankuk Color Industry menjadi korban perampokan di depan kantor perusahaannya di Jl. Jababeka Raya Blok K1A, Desa Mangunharja, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (10/7/2012) pukul 12:30 WIB. Uang Rp. 180 Juta untuk gaji karyawan dibawa kabur perampok.

Saat kejadian, tiga karyawan, Neliyana, Edward Tulutinoring dan Triyono yang ditugaskan perusahaan untuk membawa uang untuk pembayaran upah karyawan. Namun ketika baru tiba di depan kantor tiba-tiba dari arah belakang datang seorang pelaku yang mengendarai sepeda motor.

Pelaku merampas tas yang berisi dua kantong plastik uang  yang dipegang karyawan. Ketiga karyawan berteriak rampok dan berusaha mengejar pelaku. Pelaku akhirnya terjatuh dari sepeda motor namun berhasil  melarikan diri meninggalkan sepeda motornya tak jauh dari lokasi.

Peristiwa ini dilaporkan dan ditangani Polresta Bekasi. Dari lokasi, petugas mengamankan sepeda motor Yamaha Mio Nopol B-6041-BXU yang ditinggalkan pelaku.

Perampok Gasak Rp 386 Juta dari Pegadaian Jl. Suci Ciracas

Jumat, 27 Juli 2012 21:42 WIB
PUSKOMINFO - Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dian Perri mengungkapkan, total nominal yang digasak kawanan perampok di PT. Pegadaian (Persero) Jl. Suci Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (27/7/2012) siang, bernilai Rp 386 juta.

"Jumlah tersebut terdiri dari uang tunai Rp. 18 juta dan perhiasan berupa emas senilai Rp 368 juta. Jadi totalnya Rp 386 juta," ujarnya saat dihubungi wartawan.

Kasat Reskrim melanjutkan, uang dan perhiasan tersebut adalah milik nasabah yang disimpan di dalam brankas. Brankas tersebut berada di sebuah ruangan dekat meja kasir, tempat salah satu korban bernama Andi Matalata, 31 tahun, dilumpuhkan.

Menurut Kasat Reskrim, pelaku berjumlah delapan orang. Masing-masing memiliki peran berbeda. "Ada delapan orang, satu yang pemimpinnya, sisanya ngikut aja. Dua orang nunggu motor di luar," lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak delapan perampok, menyasar PT Pegadaian (Persero) yang terletak di Jalan  Suci, No. 12A, RT 01 RW 03, Susukan, Ciracas, Jakarta Timur. Salah satu pelaku diketahui menggunakan senjata api.

Para perampok masuk ke dalam Pegadaian dan melumpuhkan dua orang pegawai. Satu scurity bernama Sigit Maryono, 33 tahun, menderita luka tembak di perut sebelah kiri, sementara satu pegawai kasir bernama Andi M, 31 tahun mengalami luka di kepala akibat pukulan benda tumpul. Selain dilukai, korban juga sempat dibuat tak berkutik dengan cara disekap dan diborgol di sebuah ruangan.

Polsek Metro Ciputat Tangkap Perwira Polisi Gadungan



gadungan
Jumat, 27 Juli 2012 14:55 WIB
PUSKOMINFO - Polisi gadungan berpangkat Inspektur Satu (Iptu) mengaku anggota reserse Polresta Depok ditangkap petugas Polsek Metro Ciputat, Kamis (26/7/2012) malam. Dari tangan tersangka Bambang Yulianto, 38 tahun, disita seragam lengkap anggota Polri, dua senjata jenis air soft gun dan kartu anggota palsu.

Penangkapan tersangka berkat laporan dari seorang korban penipuannya, Sunardi, 32 tahun, warga Ciputat. Sunardi melapor ke Polsek Metro Ciputat karena tertipu oleh seorang polisi yang mengaku anggota Reskrim Polresta Depok bernama Iptu Bayu Nugraha.

Karena percaya, Sunardi mau membeli senjata api jenis soft gun yang dijual tersangka sebesar Rp10 juta. Tersangka berjanji akan melengkapi surat-suratnya kemudian.

Sunardi yang kehilangan motor juga mempercayakan penanganan kasusnya kepada tersangka. Untuk jasanya menangkap maling motor itu, tersangka minta bayaran Rp600 ribu.

“Ternyata setelah senjata api dibeli beberapa bulan lalu, surat-suratnya belum juga selesai. Motor yang hilang juga tidak jelas hingga korban melaporkan kasus tersebut ke Polsek Metro Ciputat,” kata Kapolsek Kompol Alip.

Petugas yang menyelidiki kasus ini akhirnya menangkap orang yang mengaku Iptu Bayu Nugroho, yang ternyata bernama Bambang Yulianto, 38 tahun, ditangkap di rumahnya, di Kampung Sawah Lama, Ciputat.

Perum Pegadaian di Jl. Suci Ciracas Dirampok, Satu Pegawai Ditembak

Jumat, 27 Juli 2012 14:12 WIB
PUSKOMINFO - Aksi perampokan dengan menggunakan senjata api kembali terjadi di Jakarta. Kawanan pelaku membobol brankas milik PT. Pegadaian (Persero) di Jalan Suci No. 12A Rt.01/03, Kelurahan Susukan, Ciracas, Jakarta Timur. Selain itu, pelaku juga melukai dua pegawai di dalamnya.

Berdasarkan informasi dari Polsek Metro Ciracas, peristiwa terjadi Jumat (27/7/2012) sekira pukul 11.00 WIB. Pelaku yang berjumlah delapan orang datang dengan mengendarai motor dengan helm tertutup. Saat kejadian, dua orang pegawai menjadi korban serangan pelaku.

Satu satpam bernama Sigit Maryono, 33 tahun,  mengalami luka tembak pada lambung kiri, sementara seorang kasir bernama Andi M, 31 tahun, terluka di bagian kepala akibat pukulan benda tumpul. Keduanya kini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Rebo.

Menurut Kapolsek Metro Ciracas, Kompol Senen, mengatakan berdasarkan keterangan saksi-saksi, saat beraksi kawanan perampok memarkir motor mereka sekitar 50 meter dari lokasi kejadian.

"Iya, dia markir motornya agak jauh. Kronologis belum jelas, apa yang diambil juga belum jelas. Tapi ya namanya pegadaian, mungkin uang dan barang-barang, nanti tunggu ya," ujarnya singkat.

Saat ini petugas dari Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Ciracas dan anggota Polres Metro Jakarta Timur masih melakukan penyelidikan dan Olah Tempat Kejadian Perkara (Olah TKP).

Melawan Arus Lalu Lintas, Dua Remaja Tewas Tertabrak Mobil

Jumat, 27 Juli 2012 10:00 WIB
PUSKOMINFO - Dua pemuda berboncengan mengendarai sepeda motor tewas tertabrak mobil di Jalan Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (27/7/2012) pagi. Kedua pemuda yang belum diketahui identitasnya itu tewas mengenaskan karena terseret mobil sejauh 50 meter.

Menurut polisi lalu lintas yang berjaga di lokasi kejadian, Aiptu Hadi, peristiwa itu terjadi karena kedua korban melintas di jalan dengan melawan arus lalu lintas. Sepeda motor yang dikendarai juga dipacu dengan kecepatan tinggi. Dari arah depan sepeda motor itu datang mobil yang juga dengan kecepatan tinggi. Tanpa dapat dihindari mobil menabrak sepeda motor tersebut.

"Kini kedua korban sudah dikirim ke RS Cipto Mangunkusumo," ujar Hadi.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Jumat, 27 Juli 2012




Jumat, 27 Juli 2012 08:45 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Jumat, 27 Juli 2012 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM :  LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Dewi sartika cawang
STNK: TMII

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 12:00 WIB

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Kunci Rumah Dititipkan ke Tukang, Barang-barang Senilai Rp. 120 Juta Raib

Jumat, 27 Juli 2012 08:26 WIB
PUSKOMINFO - Pencuri berhasil membawa barang-barang senilai Rp. 120 juta dari rumah milik Muhyidin, 45 tahun, di Perumahan Grand Wisata Citrus Garden, Blok CD-10, Desa Lembangjaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (26/7/2012). Rumah yang ditinggal bekerja dan kunci rumah dititipkan kepada tukang yang tengah merenovasi dapur.

Keterangan korban yang melapor ke Polsek Metro Tambun mengatakan ia berangkat kerja pukul 09:00 WIB. Karena sedang ada tukang yang sedang merenovasi dapur, Muhyidin pun menitipkan kunci rumah kepada tukang yang sedang mengerjakan kitchen set.  

Namun, sekira pukul 17:45 WIB, korban pulang mendapati pintu kamar dalam keadaan rusak dan barang-barang yang ada di dalam telah hilang. Korban kemudian melapor ke Polsek Metro Tambun yang mengalami kerugian sekira Rp. 120 juta.

Petugas  yang datang ke lokasi melakukan Olah TKP mendapati bekas tapak kaki terdapat tanah merah yang menyerupai sepatu mengarah ke dapur. Diduga pelaku masuk melalui dapur yang sedang direnovasi. Kini masih dalam penyelidikan Polsek Metro Tambun.

Massa Blokir Jalan Tol Jatibening, Ini Jalur Pengalihan Lalu Lintas

Jumat, 27 Juli 2012 07:52 WIB
PUSKOMINFO - Sekitar 500 orang berdemo di Km 8 tol Jatibening. Massa menutup jalur tol di kedua arah. Bagi Anda yang sudah terlanjur melintas, ada pengalihan lalu lintas.

TMC Polda Metro Jaya, Jumat (27/7/2012) menyampaikan, kendaraan dari tol Priok akan diarahkan menuju tol Jagorawi atau melalui tol dalam Kota.

Sementara, untuk arus lalu lintas dari Cikampek menuju Cawang, dialihkan lewat exit tol Cikunir 2.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi massa ini dimulai pukul 05.30 WIB. Aksi dipicu karena Jasa Marga menutup terminal bayangan di Tol Jatibening. Jasa Marga membangun pagar dan menutup akses warga menuju dalam tol karena dianggap bikin macet.

Massa membakar mobil dan ban-ban bekas milik PT Jasa Marga. Kemacetan hingga pukul 06.00 WIB mencapai Km 16.

26 Juli 2012

Penemuan Mayat

Waktu Kejadian : tanggal 25 Juli 2012 jam 01.30 WIB.
TKP : Jl. Duren TRS GG. I Blok R RT 15/12 Kel. Semper barat, kec. Cilincing Jakarta Utara.
Korban : Syarif, alamat : Kebantenan Cilincing Jakarta Utara.
Saksi : Muki, 48 tahun.
Kronologis Kejadian : telah ditemukan 3 orang yang telah luka-luka akibat menabrak pagar berisi dirumah milik Pak Muhajirin korban meninggal dunia bernama Syarif tergeletak di halaman  dan korban luka bernama Eko dan Andriyanto, menurut keteranan saksi korban dikejar-kejar oleh orang tidak dikenal menggunkana kendaraan Honda Astrea Grand warna hitam dan korban beserta 2 orang temannya menggunakan Yamaha Mio warna hitam Nopol B-6910-USE.
Kasus Ditangani : Sektro Cilincing  

Penipuan

Waktu Kejadian : Tanggal 25 Juli 2012 jam 13.30 WIB, dilaporkan ke Polda jam 18.15 WIB.
TKP : Area parkir gedung BBD, Jl. Imam Bonjol menteng Jakarta Pusat.
Korban : I Nyoman Windiawan, 54 tahun, alamat : Pondok Pekayon Indah Blok CIV No. 11 RT 03/10 Kel. Pekayon Jaya Kec. Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
Pelaku : Dani Susanto, 38 tahun.
Kronologis Kejadian : Korban yang ditawarkan mobil ambulan gratis dari Nokia unutk kantor MBT2TKI dan korban tertarik untuk mengikuti lelang setelah menyerahkan uang tak lama kemudian korban sadar bahwa korban tertipu.
Barang Bukti : Rp.60.000.000,-
Kasus Ditangani : Sektro Gambir

Penculikan dan atau Curat

Waktu Kejadian : Tanggal 25 Juli 2012 jam 22.00 WIB, dilaporkan ke Polda pada tanggal 26 Juli 2012 jam 02.30 WIB.
TKP :Jl. PrimaUjung RT 04/05 Tegal Alur Kalideres Jakarta Barat. 
Korban : Velove, 8 tahun, alamat TKP.
Pelaku : Beni Wiranta.
Pelapor : Christina Widjaja, 33 tahun, alamat TKP.
Saksi : Bintang.
Kronologis Kejadian : Pelaku mendatangi rumah pelapor kemudian merebut korban yang sedang berada di kamar, pelapor berusaha mempertahankan agar korban tidak dibawa namun pelaku memukul dan menendang korban, setelah itu pelaku berhasil membawa korban dan meninggalkan TKP dengan menggunakan sepeda motor milik korban.
Barang Bukti : sebuah STNK dari sepeda motor merk Honda Nopol B-3935-BCE warna orange tahun 2010.
Kasus Ditangani : Polda Metro Jaya  

Dua Pembunuh Pedagang Kelapa yang Tergeletak di Jl Jenderal Sudirman Setiabudi Dibekuk

Kamis, 26 Juli 2012 13:25 WIB
PUSKOMINFO - Dua Pembunuh pedagang kelapa, Warsono, yang mayatnya ditemukan di pinggir Jl Jenderal Sudirman, Setiabudi, Jakarta Selatan, akhirnya dibekuk. Dua pelaku ditangkap di daerah Setiabudi, Jakarta Selatan.

"Benar, dua orang sudah ditangkap", kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Hermawan saat dihubungi wartawan, Kamis (26/7/2012).

Mayat Warsono sebelumnya ditemukan pada Kamis (19/7/2012) sekira pukul 23:45 WIB oleh seorang pejalan kaki di dekat Gedung Bumiputera, Jl Jend. Sudirman, Setiabudi, Jakarta Selatan. Awalnya mayat Warsono belum bisa diidentifikasi petugas karena tidak ada identitas yang melekat di tubuhnya kecuali foto seorang perempuan di dompetnya.

Minggu (21/7/2012), barulah diketahui mayat tersebut bernama Warsono, 25 tahun, warga RT 04/04 Kecamatan Sumber, Cirebon, Jawa Barat. Warsono, diketahui sebagai seorang pedagang kelapa di Pasar Mencos, Setia Budi, Jakarta Selatan. Hasil penyelidikan sementara polisi, korban diduga dianiaya di dekat halte TransJakarta Dukuh Atas. Di dekat halte itu ada tanah lapang.

Polisi awalnya menduga korban dibunuh bukan terkait perampokan. Saat ditemukan, korban mengalami luka tusuk di dada, kepala belakang, pundak, bahu, lengan dan paha yang diduga akibat benda tajam. Namun, tidak ditemukan barang bukti lain seperti alat kejahatan.

Dari tubuh korban hanya ditemukan uang sebesar Rp8.000 di kantung celananya dan di dalam dompetnya ditemukan uang Rp30 ribu serta foto seorang perempuan. 

Karyawan SPBU di Cikarang Dirampok, Uang Rp. 127 Juta Dibawa Kabur 5 Perampok

Kamis, 26 Juli 2012 12:50 WIB 
PUSKOMINFO - Karyawan SPBU di Cikarang, Kabupaten Bekasi, dirampok. Uang senilai Rp 127.630.000, hasil penjualan pom bensin Pasirgombong yang hendak disetor ke bank dirampas 5 perampok.

Korban bernama Udin, 40 tahun, karyawan SPBU yang ditugaskan perusahaan menyetorkan uang ke bank, saat melintas di Jl Niaga Raya, Jababeka II, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Rabu (25/7/2012), pukul 10:30 WIB, tiba-tiba dipepet oleh 5 perampok yang menggunakan 3 sepeda motor. Udin kemudian ditodong dengan senjata tajam parang.

Salah satu pelaku merampas tas yang dibawa Udin. Tas berisi uang Rp 127.630.000, berhasil dirampas pelaku selanjutnya kabur. Peristiwa tersebut dilaporkan ke Polresta Bekasi yang kemudian melakukan Olah TKP.

Kasat Reskrim Polresta Bekasi, Kompol Dedy Murti mengatakan saat ini pihaknya tengah mengejar pelaku. "Sudah ada beberapa pelaku yang dicurigai. Anggota sedang di lapangan," kata Kasat Reskrim, Kamis (26/7/2012).

Menurut Dedy, saat ini sudah ada 3 saksi yang diperiksa polisi. Kawanan perampok tersebut diketahui tidak menggunakan topeng namun memakai helm full face.

Satu Lagi Perampok Pengendara Mobil di Bintaro Berhasil Dibekuk Polsek Metro Pesanggrahan





shorromrampok267
Kamis, 26 Juli 2012 12:13 WIB
PUSKOMINFO - Setelah sempat kabur dua hari, satu lagi pelaku perampokan terhadap Boy Kurniawan, 32 tahun, yang terjadi di pinggir Jalan Bintaro Utara Sektor 1, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (24/7/2012) lalu berhasil ditangkap Polsek Metro Pesanggrahan.

Tersangka bernama Galih Prasetyo alias Gendut, 19 tahun, dibekuk saat sedang mencuci motor di Jalan H.Ridi, Pesanggrahan, tak jauh dari rumahnya.

Kanit Reskrim Polsek Metro Pesanggrahan, AKP Nurdin Abdur Rahman menjelaskan tersangka Gendut merupakan satu komplotan dari dua pelaku yang melancarkan aksinya di Jl Bintaro Utama, Sektor 1, Pesanggrahan Jakarta Selatan, Selasa (24/7/2012) dinihari.

Mereka sudah belasan kali beraksi di wilayah Jakarta Selatan dan sekitarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, 4 perampok bersenjata tajam melancarkan aksinya di Jl Bintaro Utara Sektor 1, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, saat korban, Boy Kurniawan, 32 tahun, sedang menerima panggilan telepon.

Saat melintas di Jalan Bintaro Utara, korban menerima panggilan telepon. Ia pun menepikan mobil yang dikendarai. Pada saat menelepon, tiba-tiba dua sepeda motor yang ditumpangi empat laki-laki mendekati mobilnya. Salah seorang pengendara sepeda motor menghampiri sambil menanyakan sebuah alamat. Pelaku lainnya bolak-balik sambil melihat situasi.

Boy membaca gelagat mencurigakan dari keempat pengendara sepeda motor itu. Namun, sebelum berbuat banyak untuk menghindar dari situasi tersebut, seorang pelaku memecahkan kaca mobilnya dengan celurit.
Melalui kaca jendela yang pecah itu, pelaku menodongkan celurit tersebut ke leher Boy. Pelaku juga memecahkan kaca jendela tengah dan kaca belakang mobil korban.

Perampok lainnya sudah membuka pintu mobil. Saat Boy keluar dari mobil untuk melawan, ia dikeroyok dan terkena celurit pada bagian pergelangan tangan kiri.

Peristiwa tersebut dilihat beberapa orang yang melintas. Mereka turut membantu, sehingga dua pelaku akhirnya dibekuk, berikut sepeda motor tanpa pelat nomor polisi dan sebilah celurit. Sedangkan dua pelaku lainnya berhasil kabur dengan membawa uang korban sebesar Rp.12 juta.

Polres Metro Jakarta Pusat Bekuk Dua Pelaku Perampokan dan Percobaan Pemerkosaan Karyawati di Angkot C01

Kamis, 26 Juli 2012 11:57 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polres Metro Jakarta Pusat menangkap dua dari empat pelaku percobaan pemerkosaan terhadap karyawati di dalam angkutan kota (angkot) C01 di Jalan Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Sedangkan pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

"Iya betul pelaku sudah ditangkap 2 orang sehingga saat ini jumlahnya sudah 3 orang pelaku ," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes AR Yoyol, Kamis (26/7/2012).

Menurutnya, peran kedua pelaku tersebut akan dibeberkan dalam keterangan pers yang diadakan siang nanti di Mapolres Jakarta Pusat. "Kami akan rilis nanti jam dua siang," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang karyawati berinisial Is, 31 tahun, yang baru pulang bekerja dari kawasan Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, luput dari upaya pemerkosaan berkat pertolongan seorang anggota TNI. Korban menumpang angkot C-01 bernomor polisi B 1106 VTX jurusan Cileduk-Senen, pada Senin (23/7/2012) malam sekira pukul 23:00 WIB.

Saat itu, korban baru saja pulang dari tempat kerjanya. Selain sopir, di dalam angkot sudah ada tiga penumpang. Salah satunya diketahui bernama Ari Anggara.

Beberapa saat angkot melaju, tiba-tiba lampu dalam kabin padam. Bersamaan dengan itu, Ari dan dua temannya menyergap korban bahkan sempat menggerayanginya.

Korban langsung meronta dan berteriak sehingga terdengar oleh Nicolas Sandi, 24 tahun, seorang anggota TNI yang kendaraannya beriringan. Melihat kejanggalan itu, Nicolas mengejar angkot tersebut hingga satu pelaku berikut angkot berhasil ditangkap kemudian langsung dilaporkan dan diserahkan ke Polres Metro Jakarta Pusat.

Jambret Berhasil Dibekuk Setelah Ditabrak Korbannya

Kamis, 26 Juli 2012 11:36 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsektro Jagakarsa mengamankan pria berinisial Bsd, pelaku penjambretan di Jalan Pepaya Raya, Kelurahan Jagakarsa, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (25/7/2012) pukul 02:00 WIB.

Menurut Kapolsek Metro Jagakarsa, Kompol Arsalam, Kamis (26/7/2012), Bsd diamankan karena menjambret tas milik seorang perempuan yang tengah mengendarai sepeda motor. Pelaku penjambretan berjumlah dua orang. Mereka mengendarai sepeda motor Honda Beat.

Dikatakan Kapolsek, saat itu, korban sedang melintas di Jalan Pepaya, Jagakarsa. Tiba-tiba pelaku memepet dan menarik tas milik korban yang tergantung di sepeda motor.

"Korban kaget, terus dikejar dan satu jatuh setelah ditabrak," kata Kapolsek.

Pelaku yang jatuh langsung ditangkap warga dan dihakimi hingga babak belur. Anggota kepolisian yang datang ke lokasi kejadian kemudian mengamankan pelaku untuk dibawa Ke Mapolsek Metro Jagakarsa. Sementara satu rekan pelaku yang berhasil kabur kini dalam pengejaran petugas.

25 Juli 2012

Diduga Akan Tawuran Jelang Sahur, 16 Remaja Diamankan Polsek Metro Kebayoran Baru

Rabu, 25 Juli 2012 14:51 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Kebayoran Baru menangkap 16 orang remaja yang diduga akan tawuran menjelang sahur, Rabu (25/7/2012) dinihari. Dari mereka disita lima senjata tajam berupa clurit dan klewang.

Kanit Reskrim Polsek Metro Kebayoran Baru, AKP Andre Librian mengatakan ke-16 remaja ini diduga akan menyerang remaja lainnya. Namun sebelum tawuran pecah petugas berhasil membubarkan dan mengamankan mereka bersama lima senjata tajam berupa clurit serta kelewang.

"Kita menduga mereka mau tawuran, karena itu kita bubarkan. Saat dibubarkan di lokasi kejadian didapatkan senjata tajam," kata Andre Librian, Rabu (25/7/2012).

Menurut Andre, insiden itu terjadi saat menjelang sahur atau sekira pukul 01.30 WIB. saat para remaja ini berkerumun ABG di sekitar Jalan Kirai dan Jalan Prapanca Buntu, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Masyarakat yang merasa diresahkan oleh kerumunan remaja ini kemudian melapor ke Mapolsek Metro Kebayoran Baru. Polisi yang mendapatkan laporan tersebut langsung datang dan mengecek serta membubarkan kerumunan remaja tadi.

Saat ini, lanjut Andre, orang tua ke-16 remaja tersebut sudah dipanggil untuk membina kembali anak-anak mereka. "Orangtuannya sudah kita panggil, nantinya biar dibina lagi oleh orang tua. Kita kasih tahu begini kelakuan anaknya di malam hari," tegasnya.

Pencuri Motor Tewas Menabrak Rumah Saat Dikejar Warga

Rabu, 25 Juli 2012 14:33 WIB  
PUSKOMINFO - Seorang pemuda diduga pencuri motor dengan kecepatan tinggi, tewas setelah motor curian menabrak tembok rumah warga di Jalan Logistik, Koja, Jakarta Utara, Rabu (25/7/2012) dinihari.

Syarif,23 tahun, diduga mengendarai sepeda motor B 6048 UGT dengan kecepatan tinggi karena sedang dikejar oleh warga setelah mencuri sepeda motor yang dikendarainya.

Massa yang mengejarnya berhenti, setelah melihat orang yang dikejarnya menabrak dan dalam kondisinya yang sangat mengenaskan. Tidak lama kemudian, datang petugas polisi dan langsung membawanya ke RS Koja, namun sayang nyawanya tidak dapat diselamatkan hingga akhirnya meninggal dunia. Selanjutnya jasadnya dibawa ke RSCM.

Menurut petugas SPK Polsek Metro Cilincing, Aiptu Sudianto, pemuda tersebut diduga habis melakukan kejahatan, hingga kini petugas masih mencari pemilik sepeda motor yang digunakan pelaku.

Polresta Tangerang Bekuk Bandar Judi Togel

Rabu, 25 Juli 2012 14:14 WIB
PUSKOMINFO - Jajaran Polres Kota Tangerang berhasil mengungkap sindikat perjudian togel. Tiga orang kaki tangan bandar judi togel dengan kelas sedang berhasil dibekuk, kendati belum bisa mengungkap bandar besar lainnya.

Dari penangkapan tersebut polisi berhasil menyita uang sebesar Rp 32 juta dari hasil perjudian jenis togel serta meringkus tiga orang pelaku berinisial TI, 43 tahun, warga Kampung Rawa Macet RT 10/03 kelurahan Ciater Barat Kecamatan Serpong, IS, 40 tahun, warga Kelurahan Parigiyang berperan sebagai penjual dan BN bandar kelas sedang.

“Ini merupakan penangkapan dengan barang bukti uang terbanyak selama kurun waktu setahun belakangan ini,” jelas Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang Kompol Shinto Silitonga Sh, Mh, Rabu (25/7/2012).

Penangkapan tersebut berkat laporan masyarakat yang telah diresahkan dengan keberadaan perjudian jenis togel. Polisi yang mendapat laporan segera menindak lanjuti dan mendapati dua orang berinisial IS dan TI.

“Dari keterangan awal IS dan TI, kami langsung diarahkan kepada BN yang merupakan bandar kelas sedang. TI dan IS menyetorkan uangnya kepada BN yang berada di Cipondoh,” tutur Kasat Reskrim.

Dalam menjalankan bisnis judi togel, tersangka berposisi sebagai pengepul nomor dan uang pasangan. Kemudian, uang dan rekapan nomor pasangan judi togel tersebut disimpan tersangka untuk kemudian disetorkan kepada bos togel di Kelurahan Ciater Serpong. “Tersangka ini, bukan bos besarnya. Dia hanya merekap yang kemudian disetorkan kepada bosnya lagi,” ujar Kasat Reskrim.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, polisi langsung menggerebek kediaman BN yang tak jauh dari tempat ditangkapnya IS dan TI di Kelurahan Parigi Pondok Aren. Dari kediaman BN polisi berhasil menyita uang hasil perjudian togel senilai Rp 32.320.000, dua buku rekapan, kalkulator, satu unit handphone nokia dan satu lembar kertas folio yang digunakan untuk merekap nomor togel.

“Informasi yang didapatkan kedua tersangka pertama, kami langsung mengerebek BN dan mendapatkan uang yang digunakan untuk berjudi togel,” ungkap Shinto.

Akibat perbuatan ketiga tersangka, kini mereka dijerat dengan pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara, sedangkan polisi sendiri terus mengembangkan kasus judi togel ini untuk meringkus bandar besarnya berinisial E yang berada di wilayah Jakarta Selatan.

“Kami akan terus memburu bandar besarnya berinisial E. Hal ini kami lakukan untuk menekan penyakit masyarakat khususnya perjudian,” ujar Shinto.

Asyik Nikmati Ganja Saat Warga Lain Tarawih, Dua Pria Digerebek Polsek Metro Tebet

Rabu, 25 Juli 2012 13:55 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Tebet tangkap pengguna narkotika jenis ganja inisial IR, 26 tahun dan HR, 34 tahun, Warga Trijaya, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (24/7/2012) pukul 21:00 WIB. Keduanya ditangkap ketika sedang asyik menikmati ganja di pinggir kali Jl. Trijaya RW 10 Tebet Barat, Jakarta Selatan, saat warga lain tengah menjalankan ibadah sholat Tarawih.

Kasi Humas Polsek Metro Tebet, Aiptu Broto Suwarno, mengatakan penangkapan kedua pelaku atas informasi warga yang merasa resah dengan keberadaan pelaku penyalahgunaan narkoba yang diterima langsung oleh Kapolsek Metro Tebet, Kompol Suyatno.SH, yang menyebutkan seringnya pelaku mengkonsumsi ganja disaat warga lain tengah menjalankan ibadah sholat Tarawih.

Berbekal informasi tersebut dilakukan penyelidikan oleh Unit Reserse Polsek Tebet. "Ternyata benar, tidak berapa lama melakukan pengintaian petugas berhasil mengendus keberadaan IR dan HR yang sedang asyik nyimeng (menghisap ganja)", ungkap Broto Suwarno.

Tanpa menunggu waktu lama keduanya ditangkap berikut barang bukti ditangannya, setelah dilakukan penggeledahan, petugas kembali menemukan bungkusan kecil kertas koran pada saku celananya. "Saat ditangkap keduanya tidak dapat berkelit lagi karena barang bukti ganja juga ditemukan disakunya, sisa ganja kering dalam bungkus kecil kertas koran 2 peace seharga @ Rp 50.000", kata Broto Suwarno.

Kepada petugas, kedua tersangka mengaku sudah 1 tahun menghisap ganja. "Saya begini karena ada konflik dalam keluarga, berantem dengan istri terus " kata HR dihadapan petugas.

Setelah menjalani test urine di Rumah Sakit Polri Kramatjati, kini kedua tersangka dipastikan tidak dapat merasakan lebaran dengan keluarga, karena meringkuk dalam sel tahanan Polsek Metro Tebet untuk mempertanggung jawabkan perbuatannnya.

Kepada pengguna narkoba ganja ini penyidik Polsek Tebet menjeratnya dengan pasal 111 ayat (1) jo 127 ayat (1)  Undang – undang No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara.

Inilah Identitas Pria dan Wanita Korban Tabrak Lari Taksi di Fly Over Pondok Bambu

Rabu, 25 Juli 2012 11:21 WIB
PUSKOMINFO - Akibat bersenggolan dengan motor hingga akhirnya terjatuh, dua orang pengendara motor tewas terlindas mobil di Jl. Basuki Rahmat, tepatnya di fly over Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (24/7/2012) sekira pukul 22:30 WIB. Kedua korban tewas di tempat kejadian, namun sopir yang melindas korban melarikan diri.

Adapun identitas kedua korban tewas, seorang pria yang mengendarai sepeda motor Honda Kharisma B 3040 EP bernama Marwan, 38 tahun, warga Tebet, Jakarta Selatan. Sedangkan wanita yang dibonceng bernama Dewi Novianti, 25 tahun, alamat Komplek DKI, Malaka, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Kedua korban tewas mengenaskan dengan kepala hancur akibat dilindas taksi. Namun tidak ada yang melihat jelas jenis taksi apa yang melindas kepada kedua korban tersebut.

Saksi mata, Hardi, 35 tahun, mengatakan saat itu dirinya yang tengah duduk-duduk di pinggir jalan melihat sepeda motor yang terjatuh akibat bersenggolan dengan motor yang ada di depannya. Tak berapa lama, taksi berwarna biru yang ada di belakangnya juga melintas, hingga akhirnya melindas kedua korban.

“Ketika terjatuh, kedua helm yang digunakan korban terlepas. Setelah itu kedua kepala korban langsung terlindas mobil,” kata Hardi.

Kejadian tersebut oleh warga dilaporkan ke Polsek Metro Duren sawit yang diteruskan ke Unit Lakalantas Satwil Jakarta Timur yang kemudian datang ke lokasi kejadian mengevakuasi korban. Keduanya pun langsung dibawa ke RSCM untuk di otopsi. Sementara kasus kecelakaan ini ditangani unit Lakalantas Satwil Jakarta Timur.

Kesadaran Pengemudi Angkutan Umum di Jakarta Masih Rendah

Rabu, 25 Juli 2012 10:56 WIB
PUSKOMINFO - Kesadaran pengemudi angkutan umum di wilayah hukum Polda Metro Jaya masih terbilang rendah. Padahal, disiplin berlalu lintas terbilang penting untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan. Ketidakdisiplinan pengemudi angkutan umum ini terbukti dari banyaknya angkutan umum yang terjaring dalam Operasi Patuh Jaya 2012.

Berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya pada tanggal 16-23 Juli 2012, ada 7.727 kasus pelanggaran yang melibatkan angkutan umum. "Paling banyak yang terjadi karena melanggar rambu dan menaikkan dan menurunkan penumpang bukan pada tempatnya," ungkap Kepala Subdit Penegakkan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Sudarmanto, Rabu (25/7/2012) pagi, saat dihubungi wartawan.

Dari 7.727 kasus pelanggaran yang melibatkan angkutan umum itu, jenis pelanggaran yang paling banyak dilakukan adalah melanggar rambu letter P (dilarang parkir) sebanyak 2.927 kasus pelanggaran. Selanjutnya disusul dengan pelanggaran turun atau naik penumpang tidak pada tempatnya sebanyak 2.250 kasus pelanggaran.

Sementara pelanggaran rambu letter S (dilarang berhenti) mencapai 1.734 kasus, menerobos jalur busway 772 kasus, dan omprengan yang menggunakan plat hitam sebanyak 44 kasus. Melihat hal ini, kepolisian mengaku kewalahan dengan tindak disiplin yang dilakukan para pengemudi nakal ini.

"Angkot-angkot itu kebanyakan yang ngetem. Kami sudah imbau, sudah bina, saat mereka membuat SIM (Surat Izin Mengemudi) juga sudah mengerti, tapi kok mereka bangga kalau melanggar. Ini sudah menjadi habbit (kebiasaan) yang susah sekali diubah. Disiplinnya sangat rendah," papar Sudarmanto.

Ia mencontohkan di kawasan interchange Cawang, Jakarta Timur. Di sana, bus-bus berhenti di pinggir jalan untuk mencari penumpang. Jika ditegur petugas, bus itu lalu berjalan namun sengaja diperlambat untuk mengulur-ulur waktu. Hal inilah yang kemudian membuat kawasan Cawang jadi sering macet. Pelanggaran angkutan umum, kata Sudarmanto, juga bahkan terjadi di dalam tol dalam kota, tepatnya di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

"Di sana kami sudah berkoordinasi dengan Jasa Marga untuk dibuat separator tapi tetap bandel. Sudah dibuat pagar, malah dijebol. Jadi, semua usaha itu percuma kalau tidak ada niat untuk disiplin," tuturnya.
Sudarmanto mengatakan, hal lain yang menyebabkan banyak angkutan umum melanggar adalah perilaku para penumpang. Misalnya, banyak penumpang yang memberhentikan angkutan umum di sembarang tempat. "Mereka malas untuk berjalan sedikit saja ke halte. Penumpang juga seharusnya disiplin," katanya.
Kepolisian, kata Sudarmanto, hanya bisa melakukan penegakkan hukum. Oleh karena itu, polisi berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk menindak perusahaan angkutan umum yang membandel.

"Polisi tidak punya wewenang ke organda atau pun perusahaannya. Yang punya wewenang adalah Dishub, makanya kami koordinasi," kata Sudarmanto.

Tabung Gas Meledak di Rumah Warga Pancoran Mas Depok

Rabu, 25 Juli 2012 08:38 WIB
PUSKOMINFO - Ledakan keras terjadi di salah satu rumah warga di Mampang No. 52 Rt. 03/12 Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Selasa (24/7/2012) pukul 11:30 WIB. Sumber ledakan diduga dari tabung gas yang bocor.

Peristiwa terjadi sekira pukul 11:30 WIB, ketika rumah dalam keadaan kosong ditinggal pemiliknya, Ibu Budiyati, 56 tahun, mengantar anak ke sekolah.

Menurut keterangan saksi, Ibu Evi, 40 tahun, tetangga korban mengatakan sekira pukul 11:30 WIB, ia mendengar suara ledakan keras dari arah rumah korban. Ibu Evi kemudian mengecek, melihat genteng rumah korban sudah berantakan dan mengeluarkan asap.

Ibu Evi kemudian bergegas menjemput Ibu Budiyati memberitahukan bahwa di rumahnya telah terjadi ledakan. Setelah dicek ternyata benar, isi rumah korban sudah dalam keadaan berantakan serta kulkas terbakar. Peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Metro Pancoran Mas yang kemudian datang ke lokasi melakukan identifikasi.

Petugas menduga ledakan terjadi karena kebocoran tabung gas yang berada di dapur. Akibat ledakan genteng rumah jebol dan satu unit kulkas terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kini dalam penyelidikan Polsek Metro Pancoran Mas, Polresta Depok.

Perampok Mengaku Polisi Kembali Beraksi di Serpong Tangsel

Rabu, 25 Juli 2012 08:28 WIB
PUSKOMINFO - Perampok yang mengaku anggota Polisi kembali terjadi. Kali ini terjadi di Jl. Graha Raya Depan Perumahan Calesta, Kelurahan Pakujaya, Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (23/7/2012) malam. Korban seorang wanita ditodong dengan senjata api kemudian sepeda motornya dirampas pelaku.

Korban, Romayati, warga Kampung Ceger, Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, ketika melintas di lokasi diberhentikan oleh 2 orang pelaku yang mengaku anggota Polisi. Ketika korban berhenti, pelaku langsung menodongkan senjata api ke arah korban selanjutnya merampas sepeda motor korban.

Pelaku kabur dengan membawa sepeda motor korban  Honda Beat Nopol B-6809-WGK.

Kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Metro Serpong untuk penanganan selanjutnya.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling, Rabu 25 Juli 2012


Rabu, 25 Juli 2012 08:09 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini  Rabu, 25 Juli 2012 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM :  LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Dewi sartika cawang
STNK: TMII

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00 WIB

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Lokasi Layanan SIM Keliling Wilayah Depok




Rabu, 25 Juli 2012 08:03 WIB
PUSKOMINFO - Bagi warga kota Depok yang akan memperpanjang Surat Ijin Mengemudi (SIM) A dan SIM C dengan mudah, dapat mendatangi mobil layanan SIM Keliling, di lokasi sebagai berikut:

1. Senin: Honda Motor Care Jl. Raya Sawangan Pancoran Mas Depok
2. Selasa: Perum Mutiara Depok Jl. Raya Tole Iskandar Sukmajaya
3. Rabu: DTC Maharaja Jl. Raya Sawangan Pancoran Mas Depok
4. Kamis: Ramayana Cinere (Perempatan Dinasti)
5. Jumat: Detos Jl. Raya Margonda
6. Sabtu: Margocity Jl. Raya Margonda
7. Minggu: Ruko Pesona Khayangan Jl. Raya Juanda

Persyaratan :
1. Surat keterangan sehat jasmani & rohani dari Dokter
2. KTP asli dan 4 copy
3. SIM lama

Pelayanan dimulai Pukul 08.00 s/d 13.00 WIB


- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling.

24 Juli 2012

Polres Metro Jakarta Pusat Kejar Empat Pelaku Percobaan Pemerkosaan

 
Angkot C01 yang digunakan pelaku perampokan dan percobaan pemerkosaan

Selasa, 24 Juli 2012 14:36 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat masih memburu empat orang tersangka kasus pencurian dan kekerasan serta percobaan pemerkosaan yang dilakukan di dalam Mikrolet C01 jurusan Senen-Ciledug pada Senin (23/7/2012) tengah malam tadi. 

Demikian diungkapkan Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Angesta Romano Yoyol, Selasa (24/7/2012), saat dihubungi wartawan.

"Dari kasus itu baru ditangkap satu orang atas nama Ari Anggara, sopir mikrolet. Sementara empat orang temannya buron, kami masih kejar para pelaku itu," ujar Yoyol.

Polisi, kata dia, saat ini masih mendalami keterangan dari Ari. Di hadapan penyidik, Ari mengaku sama sekali tidak merencanakan aksinya itu. "Dia bilangnya tiba-tiba saja, ada penumpang masuk langsung disergap. Tapi kami nggak percaya, karena di dalam angkot itu sudah ada empat teman lainnya," ujar Yoyol.

Sejumlah saksi sudah diperiksa aparat kepolisian. Korban yakni Is, 31 tahun, juga sudah dimintai keterangannya meski masih dalam keadaan syok. "Sudah dimintai keterangan tadi sedikit-sedikit karena dia masih syok," ungkap Yoyol.

Diberitakan sebelumnya, seorang karyawati berinisial Is, 31 tahun, nyaris menjadi korban pemerkosaan di dalam angkutan Mikrolet C01 jurusan Ciledug-Senen B 1106 VTX pada Senin (23/7/2012) tengah malam. Saat itu, Is pulang dari tempat kerjanya naik angkot tersebut yang dikemudikan oleh Ari Anggara bersama empat orang lainnya.

Saat Is di dalam mobil, tiba-tiba lampu dalam angkot dimatikan dan para pelaku langsung menyergap, mencekik leher dan juga ada yang meremas payudara sambil mencoba merebut tas korban.

Korban berteriak dan teriakan korban didengar oleh seorang anggota TNI, Nicholas Sandi, yang beriringan dengan mobil pelaku. Angkot tersebut dikejar, tidak lama kemudian, korban didorong keluar angkot oleh para pelaku di Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat depan Gedung Mahkamah Agung. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian inmateriil dan luka memar di leher.

Satu pelaku berikut angkot berhasil ditangkap kemudian langsung dilaporkan dan diserahkan ke Polres Metro Jakarta Pusat.

Tips Menghindari Aksi Kejahatan di Angkot

Selasa, 24 Juli 2012 12:45 WIB  
PUSKOMINFO - Kejahatan datang karena ada kesempatan. Oleh karena itu kita harus waspada dan bisa mencegah agar kejahatan tidak menimpa kita. Pada Ramadhan 1433 H/2012, aksi kriminalitas, baik pencurian, perampokan dan kejahatan lainnya diprediksi meningkat.

Pada Senin (23/7/2012) malam, seorang karyawati yang baru pulang bekerja, nyaris menjadi korban perkosaan di dalam angkutan kota (angkot) di sekitar Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Beruntung, korban, Is, 31 tahun, warga Johar Baru, Jakarta Pusat, berteriak hingga didengar oleh anggota TNI pengendara mobil yang berjalan beriringan sehingga pelaku berhasil ditangkap berikut kendaraannya dan korban luput dari upaya perkosaan dan perampokan.

Untuk mencegah dan mewaspadai hal itu, kita perlu punya tips dan trik ataupun cara agar ketika hal itu datang bisa dihadapi dengan baik.

Berikut tips yang dapat anda lakukan agar terhindar dari kejahatan di angkot:

- Ketika anda bepergian jangan memakai perhiasan dan aksesoris berharga yang mencolok apalagi banyak, lebih baik anda simpan di tempat yang aman.

- Pilihlah angkot yang memakai kaca bening sehingga bisa di lihat dari luar, hal ini di maksud agar misal sewaktu - waktu terjadi kejahatan bisa di lihat dari jendela.

- Pastikan naik angkot yang mempunyai trayek yang sesuai, jangan memilih angkot yang tidak sesuai trayek sehingga mengancam keselamatan anda.

- Apabila ada sesuatu yang mencurigakan segeralah turun dari angkot.

- Jangan sekali - kali tidur di dalam angkot tetaplah berlaga tegar .

- Fokuslah dengan rute angkot yang anda naiki, apabila rute angkot berubah ketempat sepi segeralah turun dari angkot.

- Bawalah alat untuk membela diri seperti alat penyemprot, alat penyemprot yang tidak berbahaya pun akan sangat membantu apabila disemprotkan ke arah mata akan membuat pelaku tak berdaya.

Semoga tips di atas bisa membantu anda mencegah kejahatan yang akhir ini sering meresahkan kita semua.

Pengendara Mobil Dirampok Saat Menelepon di Tepi Jalan Bintaro

Selasa, 24 Juli 2012 09:53 WIB
PUSKOMINFO - Boy Kurniawan, 32 tahun, menjadi korban perampokan saat menelepon di pinggir Jalan Bintaro Utara Sektor 1, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Dua pelaku berhasil ditangkap, namun tas korban yang antara lain berisi uang tunai Rp 12 juta dibawa kabur dua pelaku lainnya.

Aksi perampokan itu terjadi pada Selasa (24/7/2012) sekira pukul 01:00 WIB. Saat melintas di Jalan Bintaro Utara, korban menerima panggilan telepon. Ia pun menepikan mobil yang dikendarai. Pada saat menelepon, tiba-tiba dua sepeda motor yang ditumpangi empat laki-laki mendekati mobilnya. Salah seorang pengendara sepeda motor menghampiri sambil menanyakan sebuah alamat. Pelaku lainnya bolak-balik sambil melihat situasi.

Boy membaca gelagat mencurigakan dari keempat pengendara sepeda motor itu. Namun, sebelum berbuat banyak untuk menghindar dari situasi tersebut, seorang pelaku memecahkan kaca mobilnya dengan celurit.
Melalui kaca jendela yang pecah itu, pelaku menodongkan celurit tersebut ke leher Boy. Pelaku juga memecahkan kaca jendela tengah dan kaca belakang mobil korban.

Perampok lainnya sudah membuka pintu mobil. Saat Boy keluar dari mobil untuk melawan, ia dikeroyok dan terkena celurit pada bagian pergelangan tangan kiri.

Peristiwa tersebut dilihat beberapa orang yang melintas. Mereka turut membantu, sehingga dua pelaku akhirnya dibekuk, berikut sepeda motor tanpa pelat nomor polisi dan sebilah celurit. Sedangkan dua pelaku lainnya berhasil kabur dengan membawa uang korban sebesar Rp.12 juta.

Kedua pelaku yang tertangkap kini diamankan di Mapolsek Metro Pesanggrahan untuk penyelidikan dan penyidikan selanjutnya.

Asep Sunarya Dirampok di Tol Jakarta - Cikampek

Selasa, 24 Juli 2012 08:39 WIB
PUSKOMINFO - Asep Sunarya, menjadi korban perampokan di Tol Jakarta - Cikampek di KM 00.200 Makasar, Jakarta Timur, Senin (23/7/2012) sekira pukul 23:00 WIB. Korban ditemukan petugas PJR dalam kondisi luka robek di perut di dalam mobil pick up miliknya kemudian dibawa ke RS. UKI Cawang, Jakarta Timur.

Menurut keterangan korban, saat kejadian ia sedang mengendarai mobil pick up Suzuki Futura Nopol D-6720-CM ke arah Cikampek, saat di KM 00.200, korban distop seseorang yang tak dikenal. Tanpa curiga, korban pun menghentikan kendaraannya.

Namun tiba-tiba datang 3 orang lainnya naik ke atas bak pick up. Salah satu pelaku menodongkan pisau ke arah perut korban dan meminta dompet dan merampas kunci mobil. Korban berusaha mempertahankan dompetnya, kemudian pelaku menusuk korban hingga luka robek di perut.

Pelaku kabur setelah melihat mobil PJR (Patroli Jalan Raya) 01-914 yang akan datang. Pelaku berhasil membawa kabur dompet korban yang berisi uang Rp. 3 juta dan kunci kontak mobil.

Petugas mendapati korban dengan luka robek di bagian perut, selanjutnya membawa korban ke RS. UKI Cawang, untuk mendapat pertolongan.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling, Selasa 24 Juli 2012

Selasa, 24 Juli 2012 08:36 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Selasa, 24 Juli 2012 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM :  LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Dewi sartika cawang
STNK: TMII

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00 WIB

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Saiful Dirampok Tukang Ojek yang Mengantarnya

Selasa, 24 Juli 2012 08:21 WIB
PUSKOMINFO - Saiful, 48 tahun, warga Jl. Teladan, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menjadi korban perampokan oleh tukang ojek yang mengantarnya di Jl. Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat, Senin (23/7/2012) pukul 23:15 WIB. Pelaku, tukang ojek dan dua orang laki-laki kawanannya berhasil menusuk korban di dada dan perut kemudian merampas HP dan dompet korban.

Menurut keterangan korban, saat kejadian ia  bermaksud pulang ke rumah di Tanah Abang. Ia menumpang ojek dari depan Hotel Sahid Jaya. Sesampai di Jalan Budi Kemuliaan, tukang ojek tiba-tiba menghentikan sepeda motornya. Sesaat kemudian datang seorang pengendara sepeda motor yang ternyata teman tukang ojek tersebut.

Tukang ojek itu lalu menodongkan pisau ke arah korban dan meminta telepon seluler dan dompet. Karena korban mempertahankan dompetnya, pelaku menusuk korban dengan pisau pada bagian perut dan dada.

Saiful yang terkapar ditemukan oleh petugas patroli Polsek Metro Gambir, Patko 103, yang kemudian membawanya ke RSCM untuk mendapatkan pertolongan.

Saat Pulang Kerja, Is Akan Diperkosa Sopir Angkot

Selasa, 24 Juli 2012 08:09 WIB
PUSKOMINFO - Seorang karyawati yang baru pulang bekerja, luput dari upaya perkosaan di dalam angkutan kota (Angkot) di sekitar Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (23/7/2012) malam. Korban, Is, 31 tahun, warga Johar Baru, Jakarta Pusat, berteriak hingga didengar oleh anggota TNI pengendara mobil yang berjalan beriringan sehingga seorang pelaku berhasil ditangkap berikut kendaraannya.

Informasi yang dihimpun, Is menumpang angkot C-01 bernomor polisi B 1106 VTX jurusan Cileduk-Senen dari Senen, sekira pukul 23:00 WIB. Saat itu, Is baru pulang dari tempat kerjanya.

Saat naik ke angkot, selain sopir sudah ada tiga penumpang di dalam angkot tersebut, yang salah seorang kemudian diketahui bernama Ari Anggara. Beberapa saat angkot melaju, tiba-tiba lampu dalam kabin padam. Bersamaan dengan itu, Ari dan dua temannya menyergap Is.

Salah seorang mencekik leher Is dan yang lain menggerayangi. Is pun meronta dan berusaha berteriak.

Teriakan Is didengar Nicolas Sandi, 24 tahun, seorang anggota TNI yang kendaraannya beriringan. Melihat kejanggalan, ia pun mengejar angkot tersebut. Mengetahui kendaraannya dikejar, para pelaku mendorong Is keluar dari angkot di depan Gedung Mahkamah Agung, Jalan Medan Merdeka Utara.
Angkot tersebut berhasil dihentikan dan seorang pelaku berhasil dibekuk oleh Nicolas selanjutnya diserahkan ke petugas Polres Metro Jakarta Pusat.

Petugas Polsek Metro Pancoran Bekuk Tukang Ojek Edarkan Ganja

Selasa, 24 Juli 2012 07:58 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Pancoran, Jakarta Selatan, meringkus seorang tukang ojek yang tertangkap basah mengedarkan narkotika jenis ganja di kawasan Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Tersangka, Ana Manthopany, 28 tahun, dibekuk pada hari Minggu (22/7/2012) sore lalu dengan barang bukti dua kilogram daun ganja siap edar.

Kapolsek Metro Pancoran, Komisaris Lendy Agustinus mengatakan, penangkapan terhadap tersangka berdasarkan informasi dari warga tentang aksi pengedaran narkoba oleh Manthopany. Informasi menyebutkan, profesi tukang ojek menjadi kedok Manthopany untuk menawarkan narkoba kepada calon pembeli.

Setelah mendapat informasi, petugas pun dikirim untuk melakukan pemantauan. Polisi kemudian mendapat kepastian bahwa tersangka memang mengedarkan narkoba. Petugas kemudian dikirimkan untuk menyamar sebagai calon pembeli. Langkah penyamaran petugas rupanya tidak tercium oleh Manthopany. Ia pun setuju saja saat diajak bertransaksi di Pondok Indah sekira pukul 17.30 WIB.

Saat itulah petugas lainnya datang untuk membekuk tersangka. "Setelah ditelusuri, kami tangkap tersangka yang kedapatan tawarkan dua paket daun ganja kering seberat dua kilogram," kata Komisaris Lendy.

Tersangka kemudian diamankan ke Mapolsek Metro Pancoran untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Tersangka akan dijerat Pasal 114 ayat 2 Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

23 Juli 2012

Sebelum Kecelakaan, Pengemudi Mercy Konsumsi Miras

Senin, 23 Juli 2012 14:46 WIB
PUSKOMINFO - Daharshan Sutrisna, 31 tahun, pengemudi mobil sedan Mercy B 1201 BAD yang menabrak 3 orang di Bundaran Hotel Indonesia, Senin dini hari, resmi menjadi tersangka. Berdasarkan hasil pemeriksaan, saat mengemudi pelaku dalam keadaan mabuk setelah mengkonsumsi minuman keras.

"Hasil pemeriksaan sementara di lapangan, pengemudi terpengaruh minuman keras seperti wine, Vodka ya. Di samping itu, tersangka juga akan menjalani tes urine oleh Badan Narkotika Nasional," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Senin (23/7/2012).

Rikwanto menjelaskan, Daharshan sampai saat ini masih belum sadar sepenuhnya, dan petugas akan menahan sopir mobil Mercy itu akibat ulahnya. "Faktanya sudah jelas, pengemudi dengan kecepatan tinggi dan di bawah pengaruh minuman keras. Dari situ yang bersangkutan akan ditahan," jelasnya.

Selain itu, polisi juga menyita satu unit mobil Mercy nomor polisi B 1201 BAD dan 1 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) mobil Mercy atas nama Suwito Nawawi. Kini, polisi masih menyelidiki keterkaitan pemilik mobil dengan pengemudi Daharshan Sutrisna. "Polisi masih menyelidiki hubungan antara tersangka dengan pemilik STNK," singkat

Akibat perbuatannya, Daharshan dikenai pasal 310 dan 311 KUHP dengan ancaman enam tahun sampai 12 tahun penjara.

Seorang Bandar Shabu Dibekuk Polsek Beji

Senin, 23 Juli 2012 12:02 WIB
PUSKOMINFO - Bandar shabu ditangkap petugas Polsek Beji di rumahnya, Kampung Pedurenan, Desa Pabuaran, Kab.Bogor, Minggu (22/7/2012) pagi. Ia kerap beraksi di sepanjang Jalan Baru Pemda Cibinong, Kab.Bogor.

Dari tangan tersangka Sunandar, 34 tahun, disita barang bukti shabu sebanyak 8,53 gram. Barang haram itu diakuinya dipasok seorang wanita berinisial Vi yang saat ini masih diburu polisi.

Kapolsek Beji, AKP Agus Widodo, mengatakan petugas melakukan pengintaian cukup lama untuk dapat menangkap tersangka. “Mulanya kami mendapat informasi masyarakat yang menyebut di daerah itu sering ada transaksi narkoba,” katanya.

Petugas pun berpura-pura ikut nongkrong bersama pemuda lain yang ditengarai menjadi pengguna narkoba kemudian meringkus pelaku yang pernah ditahan di LP Paledang, Bogor, dalam kasus serupa.

Pengemudi Mercy yang Tabrak Orang di Bundaran HI Dites Urine di BNN

Senin, 23 Juli 2012 11:30 WIB
PUSKOMINFO - Polisi menahan pengemudi Mercy, Darsan Sutrisna (31), yang menabrak sejumlah orang di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Untuk mendukung pemeriksaan, Darsan harus menjalani pemeriksan urine dan darah di Badan Narkotika Nasional (BNN).

"Lagi dites urine dan darah di BNN sebagai pendukung untuk pemeriksaan kita apakah murni kecelakaan atau dipengaruhi alkohol. Belum ada hasilnya," ujar Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Sudarmanto, Jakarta, Senin (23/7/2012).

Sudarmanto menerangkan kejadian yang menewaskan satu orang itu terjadi pukul 03:00 WIB dinihari. Darsan melaju dari arah Semanggi ke utara dengan kecepatan tinggi. Darsan pun kehilangan konsentrasi, lantas menabrak orang yang sedang duduk sambil menunggu waktu sahur.

Apel Gelar Pasukan Tertib Ramadhan 1433 H/2012 di Polsek Metro Pademangan Jakarta Utara

Senin, 23 Juli 2012 11:11 WIB  
PUSKOMINFO - Pada Hari Kamis, tanggal 19 Juli 2012, dari pukul 07.30 s/d 08.00  WIB, bertempat di halaman Parkir Bowling Taman Impian Jaya Ancol Jln. Lodan Raya Timur Kel. Ancol Kec. Pademangan Jakarta Utara, telah berlangsung apel Gelar Pasukan Tertib Ramadhan 1433 H / 2012 kesiapan pengamanan selama bulan Ramadhan di wilayah Pademangan Jakarta Utara.