18 Desember 2012

Polres Metro Jakarta Selatan Sita 264 Kg Ganja dari 4 Pengedar


ganja-sub
Selasa, 18 Desember 2012 14:56 WIB
PUSKOMINFO - Genderang perang terhadap narkoba terus ditabuh jajaran Polres Metro Jakarta Selatan. Ini terbukti dengan diringkusnya empat pengedar narkoba. Total barang bukti yang disita 264 kg ganja.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Wahyu Hadiningrat menjelaskan, pengungkapan pertama dilakukan Unit Narkoba Polsek Metro Jagakarsa pada 15 Desember 2012 lalu berhasil membongkar peredaran narkotika jenis ganja dengan barang bukti ganja sebanyak 218 kg dari dua pelaku berinisial HS, 21 tahun, dan MS, 28 tahun.

"Pada tanggal 15 Desember, berhasil ditangkap HS, diamankan 5 Kg ganja yang dimasukkan dalam tas travel bag," ujar Kapolres di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa (18/12/2012).

HS ditangkap sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan Sukur RT 11/05 Kelurahan Lenteng Agung Jakarta Selatan. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap HS, terungkap bahwa HS memperoleh ganja tersebut dari MS.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan lanjutan dan berhasil menangkap MS sekitar pukul 16.00 WIB di jalan Agung Raya I RT 007/07 Lenteng Agung, dengan barang bukti yang berhasil diamankan adalah 213 kg ganja yang dibungkus dan dipres dengan lakban.

Dalam pemeriksaan lanjutan terhadap MS, tersangka mengaku ganja tersebut ia peroleh dari Y yang saat ini masih dalam daftar pencarian orang (DPO). Diduga Y berperan sebagai bandar dalam jaringan peredaran ganja tersebut.

Sedang petugas Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan menangkap BMP, 22 tahun, dan ES, 42 tahun, di Jalan Arteri Pondok Indah, dengan barang bukti 44,9 kg ganja.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Farlin Lumbantoruan, mengatakan dengan terungkapnya kasus ini maka sekitar 15 ribu jiwa terselamatkan dari pemakaian barang haram ini.

Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan pasal 114 (2) sub 111 (2) Undang-undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal hukuman mati.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar