31 Januari 2012

Polda Metro Jaya Bekuk 3 Perampok Spesialis Nasabah Bank

Selasa, 31 Januari 2012 13:05 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Subdit Tahbang Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil membekuk pelaku perampokan spesialis nasabah bank di dua tempat kejadian perkara (TKP) Cakung dan Medan Satria Bekasi, yang terjadi beberapa waktu yang lalu.

"Khusus komplotan ini ada enam pelaku. P telah ditangkap Polda DIY, AS ditangkap di Polda Jawa Timur, R ditangkap Subdit Tahbang Ditreskrimum Polda Metro Jaya, sementara Z, T, dan M masih buron," ucap Kepala Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Herry Heryawan kepada wartawan, Selasa (31/1/2012).

Herry menjelaskan, dalam aksinya para pelaku selalu bergerombol dengan sasaran para nasabah bank yang baru mengambil uang dengan jumlah yang banyak. Setelah calon korban dipastikan, kemudian pelaku yang lainnya bersiap di luar untuk membuntuti.

"Jadi ada yang tugasnya mengintai di dalam bank yang sekiranya tidak dilengkapi CCTV, mereka berpakaian layaknya pekerja kantoran menggunakan dasi dan kemeja untuk mengelabui. Nanti di depan ada temannya yang sudah bersiap untuk membuntuti pelaku," ucap Herry.

Kemudian setelah situasi aman, pelaku menghentikan kendaraan korban dengan menodongkan senpi dan mengeluarkan tembakan ke udara lalu merampas tas milik korban. "Kalau korban melawan, pelaku tidak segan-segan menembak si korban. Yang di TKP Medan Satria saja korban ditembak sampai meninggal," kata Herry.

Seperti diketahui, aksi gerombolan komplotan ini terjadi di dua TKP, pertama di Cakung Barat, korbannya Sugiyana (49) pada 26 Oktober 2011 yang lalu  pukul 09.15 WIB, tepatnya di Toko Material Cahaya Baru dengan kerugian Rp 85.400.000

TKP kedua di depan foto kopi Sentra Niaga 1 Blok C No. 36 Medan Satrian Bekasi pada Rabu 1 Juni 2011 yang lalu jam 10.22 WIB, korbannya Irzan Harza ditembak kepalanya hingga meninggal dunia.

Atas tindak kejahatannya ini, kata Herry, pelaku dikenakan tindak pidana pencurian dengan kekerasan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman penjara di atas 5 tahun.

Tiga dari Lima Perampok Motor Ditembak Resmob Polres Metro Tangerang Kota

Selasa, 31 Januari 2012 09:42 WIB
PUSKOMINFO - Tim gabungan Resmob Polsek Metro Pondok Aren bersama Resmob Polres Metro Tangerang Kota, menggerebek sebuah rumah yang diduga dijadikan tempat persembunyian komplotan curanmor di kawasan Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Dalam penggerebekan yang dilakukan, petugas berhasil mengamankan lima orang pelaku curanmor yang biasa melakukan aksinya di seputar Pondok Aren dan sekitarnya. Kepada tiga diantaranya, petugas terpaksa menghadiahi timah panas di bagian kakinya.

"Ada yang berusaha kabur saat digerebek, terpaksa kita tembak di bagian kaki. Pelaku pencurian sepeda motor ini sudah belasan kali melakukan aksinya di wilayah Pondok Aren dan Kabupaten Tangerang," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Pondok Aren, Ipda David Yunior Kanitero.

Dijelaskan David, komplotan ini pun terkenal sadis dalam melakukan aksinya, para pelaku tak segan-segan melukai para korbannya saat melakukan aksi kejahatannya.

Sementara itu, para pelaku curanmor yang berhasil diamankan di antaranya Rusi, 24 tahun, Ridwan, 25 tahun,  Julian, 19 tahun, Herman, 25 tahun, dan Mardiansyah, 19 tahun..

Dari tangan para pelaku, petugas berhasil mengamankan 3 unit sepeda motor, 2 kunci letter T, dan 1 kunci letter Y yang disimpan di tempat persembunyiannya.

Rampok Motor Jadi Korban Tabrak Lari, Satu Tewas

Selasa, 31 Januari 2012 08:17 WIB
PUSKOMINFO - Sial bagi dua perampok motor ini, pada pagi hari berhasil merampok sepeda motor, namun pada sore hari menjadi korban tabrak lari dan satu pelaku diantaranya tewas di rumah sakit. Peristiwa ini dialami perampok sepeda motor yang kini dirawat di RS. Pondok Kopi Jakarta Timur.

Pada Senin (30/1/2012) pukul 04:00 WIB, pelaku melakukan perampasan sepeda motor terhadap korban Linda Yunianti Suseno, di Jalan Radin Inten, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur. Saat itu, warga Taman Modern Blok B5 No. 1 Rt. 07/06 Ujung Menteng, Cakung, sedang melintas. Kemudian dipepet oleh dua pelaku hingga korban terjatuh dari sepeda motor. Kemudian sepeda motor Yamaha Mio Nopol B-6337-TWV dibawa kabur pelaku.

Namun pada sore harinya, korban (Linda Yunianti Suseno) mendapat kabar dari petugas Piket Laka Lantas Jakarta Timur bahwa ada dua orang pengendara sepeda motor tidak dikenal, tidak sadarkan diri akibat korban tabrak lari. Di TKP ada sepeda motor Yamaha Mio Nopol B-6337-TWV yang digunakan kedua orang tersebut.

Oleh petugas, kedua orang tersebut selanjutnya dibawa ke RS. Islam Pondok Kopi. Dan sekira pukul 15:30 WIB, petugas mendapat kabar bahwa salah satu korban meninggal dunia.

Jenazah pelaku meninggal dunia kemudian dikirim ke RSCM sedangkan yang luka kini masih dirawat di RS. Pondok Kopi belum dapat dimintai keterangan.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling, Selasa 31 Januari 2012



Selasa, 31 Januari 2012 07:56 WIB
PUSKOMINFO - Warga Jakarta dan sekitarnya yang hendak memperpanjang SIM dan STNK dekat dengan rumah dan tidak menggunakan jasa calo. Silahkan mendatangi Bus SIM dan STNK Kelilling yang beroperasi dilima wilayah Jakarta.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Senin , 31 Januari 2012 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Gedung Thamrin City
STNK : Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Depan Graha GAPEMBRI Jl. Boulevard Barat Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok Jl. Hayam Wuruk
STNK : Mall Ciputra (Citraland) Grogol

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: TMII

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 14:00 WIB

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

30 Penjudi dan Ratusan Botol Miras Diamankan Polsek Metro Tanah Abang

Selasa, 31 Januari 2012 07:44 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak 30 orang tertangkap tangan tengah berjudi Blok G Lantai 3, Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Polisi menyita peralatan judi seperti dadu koprok dan kartu domino.

Mereka lalu digiring ke Polsek Metro Tanah Abang, Senin (30/1/2012) pukul 22.00 WIB.

"Kami tangkap 30 orang, karena mereka tengah berjudi," kata Kepala Polsek Metro Tanah Abang, Ajun Komisaris Besar Johanson Ronald Simamora.

Selain membekuk 30 penjudi, aparat Polsek Metro Tanah Abang juga menangkap lima pedagang minuman keras di kawasan jembatan tinggi bongkaran Tanah Abang, dalam operasi penggerebekan tersebut disita barang buktinya ratusan botol minuman keras.

Kapolsek Metro Tanah Abang  belum dapat menyebutkan nama-nama pelaku perjudian dan pedagang minuman keras itu karena pendataan identitas semua orang yang ditangkap masih berlangsung.

30 Januari 2012

Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Timur Sita Setengah Kilogram Ganja dari 3 Pengedar

Senin, 30 Januari 2012  21:01 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Timur berhasil membekuk tiga orang pengedar narkoba jenis ganja dengan berat setengah kilogram pada Sabtu (28/1/2012). Ketiga orang tersebut diketahui biasa mengedarkan barang haram di wilayah Duren Sawit dan Cakung, Jakarta Timur.

Hal ini diungkapkan Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Timur, Komisaris Polisi Didik Haryadi.

"Pengungkapan kasus ini berawal dari tertangkapnya tersangka Yudi Prasetyo, 19 tahun, yang dibekuk di halaman bioskop Buaran. Lewat pengembangan selanjutnya, akhirnya berhasil ditangkap Herman, 25 tahun, di Jalan Gusti Ngurah Rai, Lapangan Perumnas dan Subur Rudianto, 30 tahun, ditangkap di Bojong Rangkong, Pulogebang, Jakarta Timur," ujar Kompol Didik Haryadi kepada wartawan, Senin (30/1/2012).

Kompol Didik menjelaskan bahwa hasil penangkapan itu berdasarkan laporan dari masyarakat sekitar yang resah dengan peredaran narkoba. Berdasarkan laporan tersebut, ketiga tersangka berhasil dibekuk dan setengah kilogram ganja yang disita dari ketiganya.

Ketiga tersangka akan dijerat pasal 114 (1) sub 111 (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pasal 114 minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun. Sementara pasal 111 minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun.

Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk Kontainer di Kelapa Gading

Senin, 30 Januari 2012  20:49 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah truk kontainer menabrak tiga mobil dan satu motor di exit pintu Tol Sunter, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (30/1/2012) pukul 19:20 WIB. Akibat kejadian itu, seorang pengendara motor tewas dan satu orang pengemudi mobil luka-luka.

"Infomasinya 1 orang pengendara motor meninggal dunia, 1 orang pengemudi mobil luka-luka," kata Kanit Laka Lantas Jakarta Utara, AKP Daud Iskandar.

Menurutnya, kecelakaan tersebut diduga akibat rem truk yang blong. Akibatnya, truk itu menyeruduk 3 mobil di depannya dan 1 motor yang sedang melintas di depan exit tol tersebut.

"Posisinya di pertigaan exit tol Sunter. Kondisi lalu lintas macet akibat kejadian ini," terangnya.

Daud mengatakan, korban yang selamat sedang dimintai keterangan oleh polisi. Saat ini petugas tengah melakukan proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan. "Petugas masih memindahkan mobil, agar jalur tersebut tidak macet," ujarnya.

Lelaki Tua Tewas Bunuh Diri Lompat dari Lantai 7 Gedung Gajah Mada Plaza

Senin, 30 Januari 2012 20:38 WIB
PUSKOMINFO - Aksi bunuh diri dengan cara meloncat dari pusat perbelajaan kembali terjadi. Kali ini, seorang lelaki tua nekat terjun dari lantai 7 Gedung Gajah Mada Plaza, Jakarta Pusat, Senin (30/1/2012) pagi.

Korban bernama Bong Djan Khun, 63 tahun, warga Krendang Indah No.1, RT01 RW 04, Jakarta Barat, tewas dengan tubuh mengenaskan. Polisi yang mendapat laporan langsung meluncur ke lokasi dan melakukan olah TKP.


Kanit Reskrim Polsek Metro Gambir, Kompol Taufiq Asri Mansyur, mengatakan dirinya mendapat kabar sekira pukul 09:30 WIB dan langsung meluncur ke lokasi kejadian.

Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, Budiyono, 39 tahun, satpam gedung mengatakan korban loncat dari lantai tujuh, karena di lantai tersebut ditemukan sandal miliknya.

Usai melakukan Olah TKP, jenazah kemudian dikirim ke RSCM guna dilakukan otopsi. Petugas masih menyelidiki peristiwa tersebut untuk mengungkap motif bunuh diri tersebut.

Polsek Metro Tebet Sita 212 Botol Miras

Senin, 30 Januari 2012 20:27 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Metro Tebet menyita ratusan botol minuman keras berbagai jenis dari sebuah toko milik Ibu Tina di Jl Manggarai Selatan I RT 012 RW 01 Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (29/1/2012).

Menurut Kasie Humas Polsek Metro Tebet, Aiptu Broto Suwarno, Razia dilakukan untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan damai di wilayah Tebet. 

"Menyikapi tindak kejahatan timbul di masyarakat serta kejadian tawuran antarwarga yang dipicu permasalahan sepele, diawali dengan minum minuman keras yang memabukkan," ujar Kasi Humas.

Oleh sebab itu razia tersebut langsung dipimpin oleh Kapolsek Tebet Komisaris Polisi Suyatno beserta pasukan sebanyak 16 personil dari pukul 23.00 hingga 01.00 WIB. Dalam operasi tersebut, disita sebanyak 212 botol miras berbagai  jenis diantaranya Brandi, Anggur Merah, Arak Rajawali, Topi Miring, Vodka, McDonal, Mension.

"Pemilik toko sudah dimintai keterangannya di Mapolsek Metro Tebet," lanjutnya.

Mayat Lelaki Luka Gorok di Leher Ditemukan di TPU Srengseng Sawah

Senin, 30 Januari 2012 09:42 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat lelaki dengan leher nyaris putus yang diduga korban pembunuhan, ditemukan warga di tempat pemakaman umum (TPU) di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (29/1/2012), pukul 07:30 WIB.

Mayat yang diperkirakan berusia 20 tahun itu pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga, Sri Yanto, 30 tahun. Sekira pukul 07.30 WIB, saat Yanto akan mengeluarkan kambing dari kandangnya. Ia melihat ada seorang lelaki tergeletak dan bersimbah darah. Pada lehernya luka menganga seperti nyaris putus. Yanto pun memberitahukan warga lainnya yang diteruskan ke polisi terdekat.

Sejumlah polisi datang ke lokasi kejadian guna penyelidikan. Mayat tertutup kaos, dan menggunakan celana pendek biru. Polisi kemudian memasang garis batas untuk identifikasi mayat. Saat penyelidikan diketahui, pada leher mayat itu terdapat luka menganga seperti nyaris putus.

Keterangan warga di lokasi kepada petugas Polsek Metro Jagakarsa, mengatakan bahwa sekira pukul 02:00 WIB, warga mendengar suara bising motor yang berkecepatan tinggi di TPU yang diduga membuang mayat korban.

Pencuri Motor Tewas Dikeroyok Massa di Cikarang

Senin, 30 Januari 2012 08:20 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pemuda tewas dikeroyok massa di Kampung Tegal Danas Rt. 01 RW. 05 Desa Jayamukti, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jumat (27/1/2012). Pemuda tersebut dikeroyok massa karena kepergok saat mencuri sepeda motor milik warga.

Pemuda tersebut bernama Karjum Junaedi, 20 tahun, tewas dengan luka berat di bagian kepala. Jasadnya dikirim petugas Polsek Metro Cikarang Pusat ke RS Polri Kramatjati.

Menurut keterangan warga di lokasi, seorang pemuda ini dipergoki mencuri sepeda motor Suzuki Satria Fu Nopol B-3568-FDN yang sedang diparkir. Namun aksinya diketahui warga kemudian dikejar hingga tertangkap. Massa kemudian menghakiminya hingga lelaki itu sekarat.

Petugas Polsek Metro Cikarang Pusat yang datang ke lokasi membawa lelaki itu ke rumah sakit. Namun luka parah yang diderita membuat pemuda itu tak kuasa akhirnya menghembuskan nafas terakhir. Kasusnya di tangani Polsek Metro Cikarang Pusat.

Tangan Ditebas, Sepeda Motor Dirampas

Senin, 30 Januari 2012 08:17 WIB
PUSKOMINFO - Aksi perampasan sepeda motor terjadi di Jalan RE. Martadinata, di putaran kolong tol Diamond, Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (28/1/2012) dinihari. Pelaku yang berjumlah 6 orang tersebut menusuk dada dan menebas pergelangan tangan dan jari korban kemudian merampas sepeda motor.

Korban bernama Marimin, 39 tahun, kini dirawat di rumah sakit karena luka tusuk dan sabetan parang perampok yang merampas sepeda motornya.

Keterangan korban kepada petugas Polsek Metro Pademangan, korban yang sedang melintas di lokasi dihadang oleh 6 orang pelaku. Salah satu pelaku menusuk dada korban dan pelaku lainnya menebas pergelangan tangan hingga jari telunjuk kanan putus.

Pelaku kemudian mengambil sepeda motor korban Honda Vario Nopol B-6554-UNH. Korban ditolong warga yang tengah melintas dan dibawa ke rumah sakit terdekat. Peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Metro Pademangan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling, Senin 30 Januari 2012

Senin, 30 Januari 2012 08:02 WIB
PUSKOMINFO - Masyarakat yang ingin  perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)  bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Senin, 30 Januari 2012 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Gedung Thamrin City
STNK : Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Depan Graha GAPEMBRI Jl. Boulevard Barat Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok Jl. Hayam Wuruk
STNK : Mall Ciputra (Citraland) Grogol

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: TMII Masjid Attien

Pelayanan STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Info keterangan lebih lanjut Traffic Management Center (TMC) Dit. Lantas Polda Metro Jaya Telp. : 021-5276001, atau SMS 1717.

Dua Bocah Tenggelam di Kubangan Air di Ciputat

Senin, 30 Januari 2012 08:00 WIB
PUSKOMINFORiki, 4 tahun, dan Abdul Aziz Siregar, 5 tahun,  tewas tenggelam di kubangan air sedalam satu meter di Jalan Suka Bakti 1, RT 4 RW 6, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, Minggu (29/1/2012) sekira pukul 15:00 WIB.

Menurut keterangan warga setempat kepada petugas Polsek Metro Ciputat, kedua bocah itu sebelumnya dicari-cari orangtuanya karena hari sudah sore namun belum juga pulang ke rumah.

Warga pun turut mencarinya. Pencarian sampai ke galian yang luasnya sekitar 150 meter persegi, yang berisi air, dengan kedalaman satu meter. Pasalnya, ada warga yang sempat melihat kedua bocah itu berada tidak jauh dari kubangan air berlumpur tersebut.

Dugaan warga ternyata benar, mereka mendapatkan jasad dua bocah malang tersebut sudah mengambang meninggal dunia. Kedua jasad bocah tersebut kemudian dibawa ke rumah duka. Keluarga masing-masing bocah itu tidak bersedia jasad anaknya diotopsi. Mereka mengatakan menerima kematian anak-anak tersebut sebagai musibah.

28 Januari 2012

Polantas Berikan Penyuluhan kepada 250 Tukang Ojek


Foto : Kasubdit Dikyasa PMJ AKBP Drs. Kanton Pinem saat memberikan penyuluhan tentang seruan mengunakan trotoar untuk kenyamanan para pejalan kaki kepada sekitar 250 pengojek ibukota, bertempat di Pancoran, Jaksel. (Brig Erwan/TMC).
--------------------------------------------------------------

Sabtu, 28 Januari 2012 20:20 WIB
PUSKOMINFO - Trotoar bukan untuk lalu lalang kendaraan roda dua ataupun ngetem ojek . Terlebih untuk pedagang asongan itu sangat dilarang. Trotoar adalah hak pejalan kaki untuk mencapai kesuatu tempat dengan rasa aman dan nyaman. Ayo gunakan trotoar untuk pejalan kaki.

Demikian seruan yang disampaikan oleh Kasubdit Dikyasa AKBP Drs.Kanton Pinem,MM saat memberikan penyuluhan kepada sekitar 250 orang tukang ojek yang biasa mangkal dijalur -jalur protokol ibukota di Pancoran, Jakarta Selatan.

Pinem menambahkan dirinya sering kali menemukan para pengojek di Benhil, Senayan, Semanggi dan Cawang mangkal di trotoar dalam mencari penumpang hal ini tentunya sangat lah melanggar aturan dan mendiskriminasikan hak pejalan kaki .

“Bolehlah mencari penumpang dimana saja, namun jika harus mangkal di halte ataupun trotoar tentu saja ini melanggar aturan dan menggangu pejalan kaki ,”ujar Pinem di Pancoran, Sabtu (28/1/2012).

Oleh karenanya sambung pinem, pihaknya meminta kepada para pengojek dijalur –jalur protokol untuk terus menjaga ketertiban dalam mencari penumpang dan tidak menyalahfungsikan trotoar .

Sosialisasi yang berlangsung secara komunikatif ini dibalut dalam acara santai dan terbuka dimana para pengojek yang berjumlah 25O orang ini dapat bertanya dan berinteraksi langsung dengan para Polisi yang menjadi nara sumber dalam menyampaikan saran maupun kritikannya.

Seperti yang dituturkan oleh seorang pengojek Wanita, Dewi, 36 tahun, dimana dikatakannya bahwa Polisi yang bertugas dilapangan janganlah langsung menindak dengan tilang jika menemukan pelanggaran namun ditegur terlebih dahulu ataupun diberikan peringatan. Karena para pengojek terkadang tidak ingin melanggar namun penumpang yang terkadang ingin cepat sampai tujuan.

“Pak Polisi mohon bijaksana jika dalam menegakkan aturan dijalan raya  , kami ini hanya orang kecil terkadang hanya untuk kebutuhan kami harus melakasanakan pekerjaan ini ,” Ujar Dewi , pengojek yang biasa mangkal di putaran Slipi Jakarta Barat.

Disisi lain, kata Dewi, dirinya sangat mengapresiasi langkah pihak Direktorat lalu Lintas Polda Metro Jaya yang telah mengundang para pengojek untuk diberikan penyuluhan mengenai keselamatan berkendara dijalan raya, sebab selama 4 tahun ia menjalani profesi sebagai tukang ojek, baru kali ini mendapat penyuluhan.

“Ini bagus saya sangat mendukung. Menambah pengetahuan diri saya tentang tingginya denda tilang,” tambahnya sambil tersenyum simpul.

Para pengojek yang hadir dalam sosialisasi ini diantaranya Ojek Benhil, Semanggi, Gelora Bung Karno, Tebet/gelael , UKI Cawang dan Pondok Kopi .

Polres Metro Jakarta Selatan Cegah Bentrok Massa FBR dan PP, Satu Senpi Rakitan Disita

Sabtu, 28 Januari 2012 19:39 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polres Metro Jakarta Selatan berhasil mencegah terjadinya bentrokan antara ormas Forum Betawi Rempug (FBR) dengan Pemuda Pancasila (PP) di sekitar gedung Jamsostek, Jalan Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Dalam aksi tersebut, petugas berhasil mengamankan anggota FBR yang membawa senjata api (Senpi) rakitan.

Menurut Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Imam Sugianto, kedua ormas sempat saling lempar batu di lokasi kejadian. Namun petugas yang datang cepat berhasil melerai kedua ormas yang lama berseteru ini.

"Kemudian kita lakukan penggeledahan, dan saat diperiksa salah satu dari anggota FBR kedapatan membawa senpi rakitan," ujar Kapolres,Sabtu (28/1/2012).

"Orang yang bawa Senpi kita amankan. Indentitasnya belum diketahui," terangnya.

Kapolres juga mengatakan situasi lokasi kini sudah kondusif, namun demikian untuk mengantisipasi agar kejadian tidak terjadi kembali petugas masih melakukan penjagaan di sekitar lokasi. Sedangkan anggota FBR yang kedapatan membawa senpi rakitan sudah digelandang ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk diproses.

Kantor Kelurahan Sawangan Baru Dibobol Maling

Sabtu, 28 Januari 2012 10:54 WIB
PUSKOMINFO – Kantor Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan Depok, Jawa Barat dibobol maling. Pencuri berhasil membawa kabur dua unit CPU, tiga monitor, Kamera jenis SLR dan beberapa perangkat pembuatan e-KTP.

Akibatnya, pelayanan pembuatan e-KTP di wilayah tersebut tidak dapat dilakukan. “Memang benar, kejadian kami perkirakan pada Kamis malam. Beberapa perangkat e-KTP berhasil dibawa kabur oleh maling,” ujar Lurah Sawangan Baru, Muhamad Sahal kepada wartawan Jumat (27/01/12).

M. Sahal mengatakan pelaku diduga melakukan aksinya pada Kamis malam setelah selesai pelayanan e-KTP pada pukul 21:15 WIB, di mana saat itu hujan lebat mengguyur wilayah Sawangan dan kantor dalam keadaan kosong.

“Selesai pelayanan e-KTP pada pukul 21.15, kemudian kantor kosong namun seluruh pintu dan jendela telah rapih terkunci. Penjaga kantor sempat mengontrol keadaan kantor sekitar pukul 23.00 namun tidak sempat sampai masuk ke dalam,” tuturnya.

Menurut M. Sahal, pelaku yang diperkirakan lebih dari satu orang tersebut berhasil masuk lewat jendela belakang yang dicongkelnya. Setelah itu, pelaku masuk ke ruang staf dengan cara merusak gembok. “Mulanya kejadian itu diketahui oleh petugas kebersihan kami,” paparnya.

Ruang e-KTP yang hanya dibatasi dengan skat dari tripleks dan tidak rapat sampai atas itu, membuat pelaku lebih mudah untuk langsung meloncat ke ruang pembuatan e-KTP. Pasalnya, ruangan staf dan e-KTP bersebelahan.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling, Sabtu 28 Januari 2012

Sabtu, 28 Januari 2012 10:09 WIB
PUSKOMINFO - Masyarakat yang ingin  perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)  bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Sabtu, 28 Januari 2012 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Gedung Thamrin City
STNK : Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Depan Graha GAPEMBRI Jl. Boulevard Barat Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok Jl. Hayam Wuruk
STNK : Mall Ciputra (Citraland) Grogol

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

Pelayanan STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Info keterangan lebih lanjut Traffic Management Center (TMC) Dit. Lantas Polda Metro Jaya Telp. : 021-5276001, atau SMS 1717.

Penodong dan Penganiaya di Jatinegara Dibekuk

Sabtu, 28 Januari 2012 09:52 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Jatinegara membekuk satu dari tiga pelaku penodongan telepon genggam Blackberry, di Jalan Otista Raya, Jatinegara, Jakarta Timur.

Pelaku yang diketahui bernama Rusdi Saleh, 29 tahun, warga Jalan Telkom Rt 04 Rw 05, Pedurenan, Mustika Jaya, Bekasi, ditangkap setelah menodong dan mengeroyok Dirky Abdullah, 32 tahun, pada Kamis (26/1/2012) lalu.

"Pelaku bersama kedua orang temannya menodong dan mengeroyok korban serta berhasil mengambil dua hp salah satunya Black berry," kata Kabag Humas Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Didik Haryadi.

Kejadian berawal ketika korban, warga Jalan Kebon Nanas 3, Rt 09 Rw 05, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, lewat depan pom bensin Asia Makmur dan berpapasan dengan pelaku bersama kedua temannya.

"Kemudian pelaku ditodong, karena tidak mau memberikannya korban dipukuli," terang Kompol Didik. Kini, petugas Polsek Metro Jatinegara masih memburu dua pelaku lainnya yang masih buron.

27 Januari 2012

Tiga Pembunuh Pengusaha Asal Surabaya Dibekuk Jatanras Polda Metro Jaya

Jumat, 27 Januari 2012 13:47 WIB
PUSKOMINFO - Seorang warga Surabaya, Jawa Timur ditemukan tewas di dalam kamar 2701 Swiss Bel Hotel Jalan Kartini Raya No. 57, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (26/1/2012) malam sekitar pukul 20.40 WIB. Korban diketahui bernama Tan Hari Tantono,51 tahun, warga Perapen Indah blok A12 Rt 01/02, Kelurahan Perapen Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya.

Korban dibunuh dengan tusukan di bagian leher saat duduk di sofa. Sekarang jenazah korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Sementara itu tiga tersangka pembunuh berhasil ditangkap petugas Subdit Umum Sat Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Mereka adalah Tuce Key, 27 tahun, Ancola Key, dan Candra Key.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Gatot Edy Pramono, membenarkan penangkapan tersebut. "Betul, sudah ditangkap tiga orang," ujar Ditreskrimum kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (27/1/2012).

Informasi yang dihimpun, jenazah korban ditemukan pada Jumat (27/1/2012) dini hari tadi. Korban ditemukan sudah meninggal dunia dengan posisi  terlentang di sofa dan berlumuran darah dengan luka tusuk di leher. Pengusaha peleburan besi itu ditemukan masih mengenakan kaus merah jambu, celana pajang hitam, dan bersepatu hitam.

Saat ini, ketiga pelaku masih diinterogasi oleh penyidik. Kasus tersebut masih dikembangkan aparat polisi. Belum diketahui motif pembunuhan pria asal Surabaya, Jawa Timur itu.

Empat Perampok di atas Angkot Dibekuk, Satu Diantaranya Ditembak

Jumat, 27 Januari 2012  13:21 WIB
PUSKOMINFO - Petugas gabungan dari Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur berhasil membekuk empat perampok spesialis di angkutan kota (Angkot). Karena melawan, satu di antaranya terpaksa ditembak di bagian kaki.

"Empat kawanan perampok itu adalah Agus Widodo, 37 tahun, Iwan Gunawan, 33 tahun, Budi Santoso, 27 tahun, dan Ongen Areu, 37 tahun. Iwan harus dilumpuhkan polisi karena mencoba melawan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto kepada wartawan, Jumat (27/1/2012).

Berdasarkan keterangan para tersangka, komplotan tersebut mengaku telah melakukan aksi perampokan sebanyak dua kali di dalam angkutan kota (angkot) wilayah Jakarta Timur. Aksi pertama pada Jumat (20/4/2012) malam lalu, sekitar pukul 20.00 WIB dan aksi kedua dilakukan empat hari kemudian, yakni Selasa (24/1/2012) malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Berdasarkan dua laporan perampokan tersebut, polisi berhasil membekuk Agus Widodo, Kamis (26/1/2012) pagi di kawasan Ciracas. Dari pengembangan atas Agus, polisi kemudian menangkap Ongen di kawasan Mustika Ratu, Ciracas, Jakarta Timur. Tak lama kemudian, polisi juga membekuk Iwan dan Budi di rumah mereka di kawasan Tanah Merdeka, Ciracas.

Dalam melancarkan aksi jahatnya, tiga pelaku yang membawa senjata tajam berpura-pura menjadi penumpang angkot D 121 jurusan Cileungsi-Kampung Rambutan. Mereka naik dari jalan TB. Simatupang. Sementara pelaku lainnya mengikuti angkot yang akan dibajak dengan mobil Xenia. Saat angkot melewati tempat sepi di depan Cibubur Junction, para pelaku yang berada di dalam angkot mengancam korban, serta merampas semua uang dan barang berharga dengan menggunakan senjata tajam.

Setelah berhasil menggasak barang berharga korbannya, para pelaku turun dari angkot dan naik kendaraan yang dikemudikan temannya, yang sejak awal mengikuti mereka.

Kini ketiga tersangka ditahan di Polres Metro Jakarta Timur, sedangkan Iwan yang ditembak bagian kaki masih dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Keempat perampok tersebut dikenai Pasal 365 tentang perampokan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Polresta Depok Bekuk 2 Pengedar Shabu

Jumat, 27 Januari 2012 11:30 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Satuan Narkoba Polresta Depok berhasil menangkap 2 pengedar shabu di kawasan Citayam Pancoran Mas dan Beji. Dari tersangka AS, 25 tahun, dan A alias C, 32 tahun, disita  empat paket hemat narkotika jenis shabu.

Kasat Narkoba Polresta Depok, Kompol Djitu Martono, mengatakan kedua tersangka diringkus di dua tempat yang berbeda.

AS yang bertindak sebagai pengencer dibekuk di jalan Mangga RT 01/05, Beji sekitar pukul 01:30 WIB. Sedangkan rekannya, A, dibekuk di jalan raya Citayam pukul 12:00 WIB siangnya.

“Mereka kami ringkus berdasarkan hasl laporan warga yang mengaku resah dengan sepak terjang keduanya. Diawali dari laporan itu, kemudian kami melakukan penyidikan dengan menanamkan sejumlah anggota berpakaian preman. Dan benar saja, dari tangan kedua tersangka kami berhasil temukan 4 paket sabu senilai ratusan ribu rupiah,” kata Kasat Narkoba, Jumat (27/1/2012).

Berdasarkan pengakuan tersangka, shabu tersebut diperolehnya dari seorang pria asing di kawasan Kampung Ambon, Jakarta Barat. “Pelaku menjual harga perpaket kecil seharga Rp 150 ribu hingga Rp. 200 ribu,”tambahnya.

Sekarang kedua pelaku harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di dalam sel penjara Polresta Depok.

Lima Pejabat Polda Metro Jaya Dimutasi

Jumat, 27 Januari 2012 10:49 WIB
PUSKOMINFO - Kapolri Jenderal Timur Pradopo memutasi sejumlah perwira tinggi (Pati) hingga perwira menengan (Pamen) Polri, Kamis (26/1/2012) kemarin. Beberapa di antaranya adalah pejabat teras di wilayah Polda Metro Jaya.

Dalam Surat Telegram Rahasia (STR) bernomor: ST/148/I/2012 tanggal 26 Januari 2012, pejabat di Polda Metro Jaya yang dimutasi yakni Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya yang semula dijabat Kombes Gatot Edy Pramono digantikan oleh Kombes Toni Hermanto yang semula sebagai analis kebijakan masya bidang Pidesksus Bareskrim Polri.

Kemudian Direktur Intelkam Polda Metro Jaya Kombes Irlan dimutasikan ke Mabes Polri dalam rangka Pendidikan Lemhanas. Posisi Dir Intelkam Polda Metro Jaya selanjutnya dijabat oleh Kombes Awan Samodra.

Selain itu, Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Kombes Suntana diangkat sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat menggantikan Kombes Setija Juninanta yang dimutasikan ke bagian Analis Kebijakan Madya Bidang Ops Sops Polri (dalam rangka Sespimti). Dirpamobvit kini dijabat oleh Kombes Adi Cahyo.

Kabid Propam Kombes Agusli Rasyid dimutasi sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Wabprof Divpropam Polri. Jabatan Kabid Propam Polda Metro Jaya selanjutnya dijabat oleh Kombes Hari Harnowo.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Jumat 27 Januari 2012

Jumat, 27 Januari 2012 08:50 WIB
PUSKOMINFO - Masyarakat yang ingin  perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)  bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Jumat, 27 Januari 2012 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK : Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gedung GEPEMBRI Klp Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : Mall Citraland

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00 WIB

Persyaratan :
Perpanjangan SIM
- SIM lama
- KTP
Perpanjangan STNK
- KTP/SIM
- BPKB
- STNK

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru, SIM hilang dan jika masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

- Info Keterangan Lebih Lanjut hubungi Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55 Jakarta Selatan, Telp : 021-5296 0770, Fax : 021-5275090, SMS : 1717

Kasus Perkosaan di Kebayoran Lama Ternyata Korban Memberikan Laporan Palsu

Jumat, 27 Januari 2012 08:31 WIB
PUSKOMINFO - Seminggu yang lalu, masyarakat digegerkan dengan pemberitaan pemerkosaan yang menimpa JM alias E, 19 tahun, di pasar Kebayoran Lama dekat rel kereta Kebayoran Lama, Jakarta Selatan yang terjadi Jumat (20/1/2012).

Kini petugas Polres Metro Jakarta selatan dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya membuktikan bahwa laporan kasus Pemerkosaan tersebut  ternyata hanya cerita palsu (laporan palsu).

Laporan palsu tersebut terungkap setelah tersangka yang diduga pelaku pemerkosaan berhasil ditangkap di Solo, Jawa Tengah, Kamis (26/1/2012) kemarin. Tersangka yang ditangkap yakni adalah Suarno alias Iwang, 24 tahun, mahasiswa semester 8 perguruan tinggi di Jakarta Selatan.

Dalam laporan korban ke Polres Metro Jakarta Selatan nomor: 108/K/I/2012/Res Jaksel tertanggal 22 Januari 2012, korban JM alias Eny mengaku diperkosa oleh 5 orang tidak dikenal. Saat itu korban sekira pukul 20:00 wib dari tempat kos di sekitar Cipulir menuju ke Kebayoran Lama dengan naik angkot C01 jurusan Cileduk-Kebaroran Lama. Sesampai di Kebayoran Lama, korban turun dan berjalan ke arah rel kereta api. saat perjalanan korban dicegat oleh 5 orang tak dikenal yang mengajak ngobrol dan menawarkan korban minuman, namun korban menolaknya dan terus berjalan ke sepanjang rel kereta.

Baru sekitar 100 meter korban berjalan, dari arah belakang ada seseorang yang membekap mulut korban dan selanjutnya korban merasakan belakang kepalanya dipukul dengan benda keras hingga korban tidak sadarkan diri.

Korban baru sadar pada Sabtu (21/1/2012) dinihari dan mendapati BH-nya terbuka, tank top serta baju korban terangkat, celana jeansnya sudah terbuka dan merasakan sakit di bagian kemaluannya.

Namun dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka diketahui bahwa itu bukan pemerkosaan tetapi dilakukan atas dasar suka sama suka.

Tersangka menjelaskan bahwa pada hari Jumat (20/1/2012) sekira pukul 21.30 WIB, dia bertemu dengan JM alias Eny di depan halte UIN Syarif Hidayatulah. Kemudian pukul 22.00 WIB mereka berdua jalan-jalan ke danau Situ Gintung.

Saat berada di Situ Gintung, tersangka menghubungi kawannya, untuk pinjam kamar tempat kost. Selanjutnya pada pukul 23.00 WIB, tersangka dan JM pergi ke tempat kos-kosan milik kawannya dan mereka berdua masuk ke dalam rumah kost hingga pukul 24:00 WIB yang selanjutnya terjadi hubungan badan secara berulang-ulang hingga 4 kali.

Pada Sabtu (21/1/2012) pagi sekira pukul 07.00 WIB, mereka berdua keluar dari kost dan sarapan di RM Sabana Murah. Setelah makan, JM kemudian diantar tersangka naik angkot D01 jurusan Kebayoran Lama. sedangkan Iwang pulang ke mess bengkalis di Ciputat. malam harinya, sekira pukul 19.00 WIB, tersangka mengirim SMS kepada JM menanyakan kabar dan keberadaannya, namun tidak ada balasan.

Hingga hari Minggu (22/1/2012) pukul 13.00 WIB, tersangka pergi ke Pacitan, Jawa Timur. Dalam perjalanan, tersangka mendapat SMS dari JM berkali-kali yang bunyinya “kak nanti kalo ada polisi nanya kaka, bilang kalau tanggal 20 itu kita ngk jadi ketemu, soalnya tantenya eny lapor polisi”. SMS yang kedua “tolong jangan sms atau nelp ke nomer eny untuk sementara waktu ini kalau mau aman” Setelah adanya SMS tersebut, Sim Card milik Iwang langsung dibuang dan mereka tidak berkomunikasi lagi.

Polisi dalam mengungkap kasus ini juga diperkuat berdasarkan keterangan 3 orang saksi yang merupakan teman keduanya (teman korban dan tersangka), yang diduga mengetahui peristiwa tersebut.

Saat ini polisi sudah melakukan pemeriksaan psikologi terhadap Eny untuk mengungkap motifnya memberikan Laporan Palsu tersebut.

Terjerembab Jalan Berlubang, Kakak Adik Tewas Terlindas Truk

Jumat, 27 Januari 2012
08:14 WIB
PUSKOMINFO - Jalan berlubang di Jakarta Timur kembali memakan korban. Kali ini menimpa kakak beradik yang terjatuh di kawasan Jalan Raya Bekasi Timur, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (26/1/2012), tewas terlindas truk setelah sebelumnya terjatuh.

Korban bernama Heri Sugianto, 54 tahun,dan Romlah, 46 tahun, keduanya tewas di tempat kejadian dengan kondisi mengenaskan setelah truk kontainer bermuatan split melindasnya. Kedua korban luka di bagian kepala dan perut hingga usus keluar.

Menurut keterangan Irwansyah, 49 tahun, seorang warga di lokasi, mengatakan  pada saat itu motor yang dikendarai korban terjerambab di lubang menganga yang ada di kolong fly over Jatinegara. Diduga karena kondisinya gelap, korban tak mengetahui adanya jalan berlubang. “Setelah terjatuh di jalan berlubang, tubuh kedua korban langsung dilindas roda belakang truk kontainer. Keduanya langsung tewas di tempat,” katanya.

Kini kedua jenazah  korban berada di RSCM untuk dilakukan otopsi. Sedangkan sopir truk kontainer bernama Lili bin Eman beserta truk kontrainer Nopol B-9707-QU diamankan di Unit Laka Satwil Lantas Jakarta Timur.

Kasat Lantas satwil Jakarta Timur, AKBP Sudarsono, mengatakan, kasus kecelakaan ini sedang dalam proses penyelidikan. Jika hasil penyelidikan sang sopir bersalah maka akan dikenai Pasal 359 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara dan atau UU Lalulintas nomor 22/2009 pasal 310 (4) bahwa karena kelalaiannya mengakibatkan orang lain meninggal dunia, diancam hukuman penjara 6 tahun atau denda Rp 12 juta.

“Kasusnya masih kita tangani dan sedang dalam proses penyelidikan. Kedua korban sedang diotopsi di RSCM,” katanya.

26 Januari 2012

Mengaku Polisi, Tabrak Motor dan Rampas Laptop Mahasiswa

Kamis, 26 Januari 2012 14:08 WIB
PUSKOMINFO - Mengaku polisi, seorang pria menodong mahasiswa dengan air softgun replika di Jalan Sultan Agung, Menteng Dalam, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (26/1/2012) dinihari.

Modus operandinya, pelaku sengaja menabrakkan sepeda motor, mengaku sebagai Polisi kemudian meminta ganti rugi selanjutnya menggeledah dan mengambil barang milik korban," ujar Kapolsek Metro Setiabudi, Kompol Hendra Gunawan.

Tersangka bernama  Ade Freyosa Wijaya, 35 tahun, dibekuk petugas Buser Polsek Metro Setiabudi yang sedang berpatroli sekira pukul 02:00 WIB dini hari.

Kejadian berawal ketika Rizky, 20 tahun, bersama Slamet, 21 tahun, warga Palmerah, Jakarta Barat usai mengerjakan tugas kuliah dari tempat foto copy di kawasan Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Saat dalam perjalanan pulang menggunakan sepeda motor, di lokasi tiba-tiba ditabrak seorang pengendara motor Honda Vario bernopol B3927 TCI dari arah belakang.

"Setelah menabrak, pelaku menghentikan korban dengan menodongkan senjata air softgun dan meminta ganti rugi. Pelaku yang mengaku sebagai Polisi kemudian memeriksa tas korban dengan tuduhan membawa narkoba," kata Kapolsek.

Saat pelaku merampas tas korban yang berisi Laptop, datang anggota Buser Polsek Metro Setiabudi karena mendengar teriakan korban. Tersangka tidak menyangka korban berani berteriak dan ada polisi benaran di sekitar lokasi. “Saat diminta menunjukkan kartu identitas polisi, pelaku tidak punya sehingga langsung kami bekuk,” ujar Kanit Reskrim AKP Riftajudin mendampingi Kapolsek Kompol Hendra Gunawan.

Tersangka yang memiliki tato gambar naga di lengan itu kemudian digiring ke Mapolsek Metro Setia Budi beserta barang bukti senjata mainan jenis shoftgun.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling, Kamis 26 Januari 2012



Kamis, 26 Januari 2012 08:50 WIB
PUSKOMINFO - Masyarakat yang ingin  perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)  bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Kamis, 26 Januari 2012 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK : Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gedung GEPEMBRI Klp Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : Mall Citraland

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat jati

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00 WIB

Persyaratan :
Perpanjangan SIM
- SIM lama
- KTP

Perpanjangan STNK
- KTP/SIM
- BPKB
- STNK

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru, SIM hilang dan jika masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

- Info Keterangan Lebih Lanjut hubungi Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55 Jakarta Selatan, Telp : 021-5296 0770, Fax : 021-5275090, SMS : 1717.

Seorang Warga Ditembak Perampok di Kemayoran

Kamis, 26 Januari 2012 08:32 WIB
PUSKOMINFO - Seorang warga ditembak perampok yang akan mengambil sepeda motor milik tetangganya di Jalan Kepu Dalam X, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (26/1/2012) sekira pukul 01:00 WIB. Korban bernama Sucipto, 31 tahun, luka tembak di bahu kanannya, namun berhasil menggagalkan pencurian sepeda motor tersebut.

Informasi dari Polsek Metro Kemayoran menyebutkan, kejadian itu berawal ketika Sucipto dan Muhamad Jamal, 17 tahun, melihat tiga orang yang mencurigakan di depan rumah Sujadi, tetangganya. Rupanya salah satu di antara mereka sedang berusaha mencuri sepeda motor.

Sucipto dan Jamal kemudian berupaya untuk menggagalkan pencurian dengan berteriak sambil melemparkan batu ke arah komplotan itu. Namun naas, teriakan Sucipto itu dibalas pelaku dengan tembakan yang mengenai bahu kanannya. Peristiwa itu pun membuat warga sekitar berdatangan. Banyaknya warga yang berdatangan membuat komplotan pencuri sepeda motor tersebut kabur tanpa membawa hasil curiannya.

Sedangkan Sucipto segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Kasus ini ditangani Polsek Metro Kemayoran.

Angin Puting Beliung Merusak 330 Rumah dan 24 Orang Luka-luka

Kamis, 26 Januari 2012 08:24 WIB
PUSKOMINFO - Angin puting beliung merusak ratusan rumah warga di Pulau Kelapa dan Pulau Harapan, Kepulauan Seribu Utara, Jakarta Utara, Rabu (25/1/2012) sekira pukul 13:00 WIB.

Hujan yang disertai dengan angin puting beliung tersebut sedikitnya merusak 330 rumah warga dan 24 orang mengalami luka-luka akibat tertimpa atap rumah. Namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Peristiwa tersebut ditangani Polrestro Kepulauan Seribu.    

Perampok Bawa Kabur Dua Sepeda Motor Pengunjung Playstation

Kamis, 26 Januari 2012 07:56 WIB
PUSKOMINFO - Tiga perampok bersenjata api berhasil membawa kabur dua sepeda motor milik pengunjung tempat Playstation di Kampung Poncol Rt. 06/02 Desa Pasirsari, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (25/1/2012) dinihari. Peristiwa tersebut ditangani Polsek Metro Cikarang Selatan.

Menurut keterangan saksi, Saefudin, 31 tahun, dan Subur Abdurojak, 21 tahun, peristiwa terjadi sekitar pukul 03:00 WIB, tiga orang pelaku yang mengendarai satu sepeda motor, satu orang tetap berada di motor dan dua orang lainnya masuk ke dalam tempat Playstation sambil menodongkan senjata api ke arah pengunjung yang ada. "Jenis senjatanya seperti revolver," ujar Saefudin. Pelaku kemudian menyuruh seluruh pengunjung untuk tiarap.

Pelaku kemudian menggeledah pengunjung dan mengambil dompet serta kunci sepeda motor pengunjung, Andri dan Yusuf. Setelah itu pelaku kabur dengan membawa sepeda motor milik pengunjung, Kawasaki Ninja Nopol B-3857-FCP milik Andri dan Yamaha Mio Nopol B-6554-FRH milik Yusuf.

Peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Metro Cikarang Selatan untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

25 Januari 2012

Sopir Bajaj Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Jl. Darmawangsa

Rabu, 25 Januari 2012  13:37 WIB
PUSKOMINFO - Hujan lebat yang disertai angin kencang di Ibukota kembali menelan korban jiwa. Kali ini menimpa sopir bajaj Suwarno,50 tahun, saat membawa penumpang dan tertimpa pohon tumbang di Jalan Darmawangsa Raya, Kelurahan Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2012) sekira pukul 10:30 WIB.


Sebuah pohon yang dikenal dengan nama pohon jing jing menimpa bajaj milik Suwarno dan empat mobil lain, yaitu Opel Blazer, Toyota Camry Nopol B 909 IS, Toyota Avanza Nopol B 8659 QQ, dan Chevrolet. Naas, bajaj bernomor B 2946 EL itu ringsek di bagian depan dan melukai Suwarno di bagian muka dan kepala.

Seketika korban tewas setelah lehernya patah. Warga asal Tegal, Jawa Tengah yang tinggal di RT 05 RW 013 Kel. Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan langsung dikirim ke RS Fatmawati. Sedangkan bajaj yang rusak berat dengan nopol B 2946 EL diamankan ke Polres Metro Jakarta Selatan. Adapun seorang penumpang yang shock dilarikan ke RS Pusat Pertamina dengan luka ringan.

Tabrak Gerobak Sampah, Dua Perampas Mobil Dibekuk Warga

Rabu, 25 Januari 2012 08:41 WIB
PUSKOMINFO - Dua pelaku perampas mobil berhasil dibekuk warga di Jalan Tipar Cakung, depan Swalayan Alfa Express Kelurahan Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (24/1/2012) sore. Kedua pelaku yaitu Muhendar, 42 tahun, dan Mujiono, 36 tahun, ditangkap setelah mobil yang dirampasnya menabrak gerobak sampah.

Keterangan Rojaya, 43 tahun, karyawan PT. Adi Sarana Armada, yang menjadi korban perampokan mengatakan peristiwa terjadi sekira pukul 15:45 WIB. Peristiwa berawal ketika Rojaya, 43 tahun, yang ditugaskan perusahaan membawa mobil Honda CRV Nopol B-1596-UJE untuk dibawa ke bengkel di daerah Kelapa Gading. Setelah selesai dari Bengkel, Rojaya bertemu dengan dua pelaku yang hendak menumpang mobil. Kedua tersangka masuk ke dalam mobil. Dalam perjalanan mereka pun mengobrol layaknya teman yang sudah akrab.

Sambil mengobrol, kedua tersangka mengajak Rojaya untuk jalan-jalan. Rojaya berusaha menolak ajakan kedua tersangka dengan alasan tidak tahu situasi jalan. Namun kedua tersangka terus memaksa Rojaya, sehingga tersangka Mujiono mengambil alih kemudi. Rojaya disuruh duduk di samping stir sedangkan satu tersangka lagi, Muhendar, duduk di jok belakang.

Setelah mobil melintas di depan Perum Gading Griya Lestari, Sukapura, tiba-tiba Rojaya ditodong dengan pisau dan leher dililitkan sabuk pengaman. Sesampai di depan Pasar Sukapura, Rojaya berusaha berontak. Karena kondisi tidak stabil, mobil yang dikemudikan tersangka Mujiono menabrak gerobak sampah. Rojaya berteriak rampok dan pelaku berhasil ditangkap warga sekitar.

Kedua tersangka diserahkan ke petugas Polsek Metro Cilincing untuk penyidikan lebih lanjut.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling, Rabu 25 Januari 2012




Rabu, 25 Januari 2012 08:07 WIB
PUSKOMINFO - Warga Jakarta dan sekitarnya yang ingin  perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)  bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Rabu, 25 Januari 2012 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:
1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Pos Pol Jembatan 3 Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : St Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : Season City
STNK : Citraland

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat jati

Pelayanan STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Info keterangan lebih lanjut Traffic Management Center (TMC) Dit. Lantas Polda Metro Jaya Telp. : 021-296 0770, atau SMS 1717

24 Januari 2012

Ansyar, Security PT. Merapi Utama Pharma, Korban Penembakan Akhirnya Meninggal Dunia

Selasa, 24 Januari 2012 13:26 WIB
PUSKOMINFO - Ansyar, 41 tahun, Security PT Merapi Utama Pharma, Jakarta Selatan, korban penembakan perampok Curanmor, akhirnya meninggal dunia pada hari Selasa (24/1/2012) pukul 10:30 WIB. Ansyar meninggal saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan akibat luka tembak

Ansyar ditembak kawanan perampok sepeda motor saat dia mengejar komplotan tersebut, Kamis (19/1/2012) dari Jalan TB Simatupang menuju Jalan Ampera, Jakarta Selatan. Pengejaran tersebut dilakukan ketika dia memergoki perampok itu mengambil sepeda motor rekan kerjanya.

Saat ini jenazah ansyar ada di Instalasi Forensik dan Perawatan Jenazah RS Fatmawati. Kerabat serta rekan kerja Ansyar kini berada Instalasi Forensik dan Perawatan Jenazah RS Fatmawati.

"Sampai saat ini, belum ada permintaan dari penyidik untuk meneliti penyebab kematiannya. Jika tidak ada permintaan tidak akan diperiksa," tutur Kepala Instalasi Forensik dan Perawatan Jenazah RS Fatmawati, dr Andriani.

Ansyar meninggalkan empat anak dan seorang istri.

Polsek Metro Cilincing Bongkar Jaringan Pengedar Uang Palsu

Selasa, 24 Januari 2012 11:06 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Cilincing, Jakarta Utara membekuk empat tersangka pengedar uang palsu dan menyita uang palsu senilai Rp31 juta. Keempat pelaku yakni A, 39 tahun, M, 45 tahun, AS, 42 tahun dan S, 55 tahun, dibekuk di lokasi berbeda di wilayah Bogor dan Sukabumi.

Kapolsek Metro Cilincing, Komisaris Polisi Tuhana mengatakan dari keempat tersangka disita barang bukti uang palsu pecahan Rp. 100.000,- dan Rp. 50.000,- senilai Rp. 31 juta.

Kapolsek menjelaskan pengungkapan berawal dari adanya informasi masyarakat tentang adanya peredaran uang palsu di wilayah Kalibaru. Informasi selanjutnya ditindaklanjuti, kemudian berhasil ditangkap A, 39 tahun,  di rumahnya yang terletak di Gang 2 RT 09, Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.

"Di sana kami mengamankan peredaran uang palsu dengan barang bukti berupa uang palsu pecahan Rp100.000,- sebanyak 10 lembar dan uang Rp50.000,- sebanyak 9 lembar. Totalnya Rp1,45 juta," kata Kapolsek, Selasa (24/1/2012).

Dari pengembangan terhadap tersangka ini, menuju kepada pelaku lainnya di wilayah Sukabumi dan Bogor, Jawa Barat. Berturut-turut berhasil ditangkap M, 45 tahun, yang ditangkap di Desa Bilabong, Kecamatan Bojong Gede, Bogor. Dari tangan M, polisi menyita barang bukti berupa uang palsu dengan pecahan Rp50.000,- senilai total Rp 10 juta.

Lalu dikembangkan lagi menuju kepada tersangka lain yaitu AS, 42 tahun, yang ditangkap di Kampung Tampolok RT 01 RW 02, Desa Tugu Bandung, Sukabumi. Dari Asep polisi menyita uang palsu senilai Rp20 juta.

Tersangka lainnya yang ditangkap adalah S, 55 tahun. "S berperan sebagai perantara dari para tersangka ke yang produksi," kata Kapolsek.

Kini petugas masih terus mengembangkan kasus untuk mengungkap yang memproduksi uang palsu tersebut. Karena dari keempat tersangka tersebut, polisi tidak menemukan adanya alat pencetak uang. "Kami akan mencari percetakan uang palsu ini. "Jadi ada kemungkinan tersangka lain," papar Kapolsek.

Seluruh tersangka kini mendekam di tahanan Mapolsetro Cilincing. Mereka dijerat dengan pasal 245 KUHP tentang peredaran uang palsu. Ancaman hukuman sampai 15 tahun penjara.

Kelompok Pencuri Spesialis Truk Digulung Polsek Metro Cimanggis

Selasa, 24 Januari 2012 09:13 WIB
PUSKOMINFO - Setelah melakukan penyelidikan,  anggota Reskrim Polsek Metro Cimanggis, berhasil menangkap empat tersangka kasus pencurian puluhan truk beraksi di wilayah Jabodetabek, Minggu (22/1/2012).

Empat tersangka itu adalah H, 40 tahun, A, 32 tahun, S, 45 tahun, dan Y, 35 tahun, kini mendekam di sel tahanan Polsek Metro Cimanggis.

Menurut Kapolsek Metro Cimanggis,  Kompol. Firman Andreanto, keempat tersangka diciduk di tempat berbeda, H di Cimanggis Depok, S dan A di Rumpin dan Y daerah Cikarang Kabupaten Bogor.

Dalam penyelidikan anggota, tersangka kerap kali melakukan aksi kejahatan di Kota Depok, Kabupaten Bekasi, Kota Bekas, Tangerang, Jakarta, bahkan sampai ke daerah Cikampek.

Keberhasilan menangkap tersangka dari laporan korban tentang kehilangan kendaraan truk yang diparkir di pinggir jalan. Informasi kemudian  dikembangkan dan berhasil menangkap seorang tersangka H, pemetik truk di lapangan, yang tengah beraksi di Cimanggis. Petugas selanjutnya berturut-turut berhasil membekuk tersangka S, A dan Y.

Pengakuan para tersangka kepada penyidik, kelompok mereka sudah tujuh kali melakukan pencurian truk yang sedang diparkir di pinggir jalan. Dalam aksinya, truk-truk yang mereka curi tidak dijual dalam kondisi utuh. Melainkan dipreteli dan dijual bagian per bagian. Mesin dan suku-cadang yang masih laik pakai dijual eceran, sedangkan yang tak terpakai mereka jual sebagai besi tua.Per unit dari tiap truk tersebut, sindikat ini dapat meraup Rp. 60 juta.

Menurut Kapolsek, pihaknya kini tengah memburu otak pelaku berinisial R. “Kita sudah kantongi identitas dan keberadaannya. Tinggal kita ciduk saja oleh anggota buser.” ujar Kapolsek.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling, Selasa 24 Januari 2012




Selasa, 24 Januari 2012 08:21 WIB
PUSKOMINFO - Warga Jakarta dan sekitarnya yang ingin  perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)  bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Selasa, 24 Januari 2012 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK : Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Pos Pol Jembatan 3 Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : St Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat jati

Pelayanan STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Info keterangan lebih lanjut Traffic Management Center (TMC) Dit. Lantas Polda Metro Jaya Telp. : 021-5296 0770, atau SMS 1717

Dua Perampasan Motor di Jakarta Selatan

Selasa, 24 Januari 2012 08:10 WIB
PUSKOMINFO - Dua peristiwa perampasan sepeda motor terjadi dalam waktu yang bersamaan di wilayah Jakarta Selatan, Senin (23/1/2012) dinihari.

Peristiwa terjadi sekira pukul 03:00 WIB di Jalan Raya lenteng Agung, arah Depok, menimpa Asep RE, 33 tahun, warga Kampung Sengon Rt. 11/10 Pancoran Mas Depok. Keterangan korban kepada petugas Polsek Metro Jagakarsa mengatakan pelaku yang berjumlah 6 orang memepet sepeda motor korban. Selanjutnya pelaku mengambil kunci kontak dan seorang pelaku lainnya mengayunkan sebilah golok mengenai helm korban. Beruntung, sabetan golok pelaku tidak melukai korban, hanya kaca helm pecah.

Korban ketakutan dan membiarkan pelaku membawa kabur sepeda motor miliknya Honda Vario Nopol B-6979-ZAN. Peristiwa ini ditangani Polsek Metro Jagakarsa.

Peristiwa perampasan motor juga terjadi di Jalan TB. Simatupang, dekat POM Bensin Kelurahan Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan sekira pukul 03:10 WIB. Korban Ryan Ramadhan Hidayat, 23 tahun, warga Jalan Taman Apel No. 275 Rt. 08/03 Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Saat kejadian, korban sedang mengendarai sepeda motor dari arah Ragunan menuju Tanjung Barat. Sebelum turunan dekat POM Bensin Jatipadang, korban ditendang oleh pelaku hingga korban terjatuh. Setelah jatuh, korban ditodong dengan golok dan sepeda motor miliknya Honda Vario Nopol B 6682 SYZ dibawa kabur pelaku. Kasusnya ditangani Polsek Metro Pasar Minggu.


23 Januari 2012

Karyawan PT. Noree Indonesia Tewas Kecemplung Kolam Penampungan Limbah

Senin, 23 Januari 2012 11:42 WIB
PUSKOMINFO - Madani, 45 tahun, seorang pekerja perusahaan PT. Noree Indonesia, ditemukan tewas mengapung di penampungan limbah tempatnya bekerja, Minggu (22/1/2012). Petugas Polsek Metro Babelan masih menyelidiki penyebab korban terjatuh hingga tewas.

Mardani tewas di penampungan limbah PT Noree Indonesia di Jalan Raya Babelan, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Peristiwa tewasnya Mardani yang diketahui tinggal di Kampung Pisangan RT 10/06, Desa Satria Mekar, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi itu saat kecurigaan rekan kerjanya yang tidak melihat korban sesaat setelah ijin melihat pengolahan limbah perusahaan.

Kecurigaan para karyawan akhirnya mengarah ke tempat penampungan limbah, dan benar saat didatangi tempat tersebut sepasang sandal korban sudah berada di dalam penampungan limbah yang berkedalaman hingga 4 meter itu.

"Kita langsung mengeringkan penampungan limbah dan ternyata dugaan kita tidak meleset. Korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa di dalam penampungan limbah tersebut" terang Udin, HRD Perusahaan Noree.

Udin langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian, lalu Polsek Metro Babelan yang datang langsung melakukan identifikasi dan langsung membawa jenazah korban ke rumah duka.

"Kita langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian Polsek Metro Babelan. Petugas langsung melakukan identifikasi dan membawa jenazah korban ke rumah duka" tambah Udin.

Sementara pihak keluarga yang mengetahui korban meninggal nampak sangat kecewa kepada pihak perusahaan karena tidak ada sedikitpun perhatian dari perusahaan.

"Saya sangat kecewa dengan perusahaan Noree Indonesia, saat mengetahui keluarga kami meninggal karena jatuh dan tenggelam di dalam penampungan limbah di kawasan perusahaan. Tanpa sedikitpun perhatian dari perusahaan, korban sudah dianggap binatang yang tewas tenggelam kemudian diangkat tanpa ada penanganan sama sekali," kesal Roy Aminudin, 40 tahun, adik korban.

Kini kasusnya dalam penyelidikan Polsek Metro Babelan.

Polisi Lakukan Olah TKP Tabrakan Xenia Maut



Senin, 23 Januari 2012 11:20 WIB
PUSKOMINFO - Personel kepolisian dari Unit Laka Lantas Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) tabrakan kecelakaan "maut" di Halte Gedung Direktorat Pajak di Jalan Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (23/1/2012).

Olah TKP juga menyertakan pihak Jasa Raharja. Belasan personel polisi ini mengamati halte yang satu tempat duduknya hancur.

"Ini masih dalam rangkaian kegiatan penelitian penyidikan olah TKP," kata salah satu polisi kepada wartawan, Senin (23/1/2012).

Selain mengamati, polisi juga mengambil foto halte yang rusak karena hantaman Xenia B 2479 XI yang dikendarai Afriani Susanti, 29 tahun. Warga pun tampak berkerumun di lokasi kecelakaan yang menewaskan sembilan orang. Garis batas polisi masih mengitari halte sepanjang 20 meter.

Sementara, Kepala Cabang Jasa Raharja, DKI Jakarta mengatakan, ikut meninjau lokasi. "Kami ke sini dalam rangkau tinjau lokasi," kata kepala cabang Jasa Raharja, DKI Jakarta Budi Sulityo, Senin (23/1/2012).

Perkara santunan, dia menegaskan kembali, akan memberikan santunan 25 juta untuk korban meninggal dan 10 juta untuk yang dirawat. "Itu paling lambat 7 hari ke depan kepada ahli waris" tambahnya.

Untuk korban yang berada di luar kota, dia memastikan juga dana santunan itu akan turun dan dipastikan diberikan kepada ahli waris yang ditunjuk. "Juga kepada korban yang ada di luar Jakarta akan diberikan ke perwakilan daerah," terangnya.

Usai pemeriksaan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, juga ternyata Afriani positif menggunakan Sabu. Ke tiga orang rekannnya di dalam mobil Daihatsu Xenia "Maut" itu juga mengaku menggunakan narkoba. Sekedar diketahui, malam sebelum kejadian, Afriani melakukan pesta perpisahan seorang temannya yang akan pergi ke Australia.

Selain Narkotika Jenis Sabu, Pengemudi Xenia Maut Juga Konsumsi Ecstasy dan Ganja

Senin, 23 januari 2012 11:02 WIB
PUSKOMINFO - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya sudah selesai meneliti urine pengemudi Xenia maut yang menewaskan 9 orang di Tugu Tani Jalan M. Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat. Hasilnya, Apriani Susanti, 29 tahun, dan tiga penumpang mobil Xenia, yakni Deny Mulyana, 30 tahun, Adistria Putri Grani, 26 tahun, dan Arisendi, 34 tahun, bukan hanya memakai narkoba jenis sabu saja, tetapi juga narkoba jenis lain.

"Keempatnya sempat memakai narkoba jenis ekstasi dan ganja di tempat hiburan," tutur Kabidhumas Polda Metro Kombes Pol Rikwanto di Polda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (23/1/2012).

Rikwanto menjelaskan pula, kondisi Apriani Susanti tidak dalam kondisi yang bagus dalam berkendara. Sehingga dia kehilangan kendali atas mobilnya.

"Tersangka sempat kehilangan konsentrasi," tambahnya.

Sebelum kecelakaan terjadi, perempuan yang bekerja freelance di production house perfilman itu habis menghadiri acara di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Saat kecelakaan mobil dipacu dengan kecepatan hingga 100 Km/Jam. Saat diperiksa Apriani tidak memiliki SIM dan STNK.

Sembilan orang tewas meregang nyawa saat mobil Xenia yang dikemudikan Apriani Susanti menabrak kerumunan orang di sekitaran Tugu Tani, Jakarta Pusat. Berikut nama-nama korban tewas:

1. Moch Hudzaifah alias Ujay, 16 th
2. Firmansyah, 21 th
3. Suyatmi, 51 th
4. Yusuf Sigit; 2,5 th
5. Ari, 16 th
6. Nanik Riyanti, 25 th
7. Fifit Alfia Fitriasih, 18 th
8. Laki-laki, belum diketahui identitasnya umur sekitar 17 th
9. Muhammad Akbar, 23 th.

Inilah Kronologi Tabrakan Maut di Jl Ridwan Rais

Senin, 23 Januari 2012 10:53 WIB
PUSKOMINFO - Mobil Daihatsu Xenia yang menabrak pejalan kaki hingga menewaskan 9 orang dan empat orang lainnya luka-luka, di Jalan M. Ridwan Rais, Tugu Tani, Gambir, Jakarta Pusat, pada Minggu (22/1/2012) pukul 11.00 WIB, menurut keterangan saksi-saksi di lokasi diketahui mobil itu sempat melaju dengan kecepatan tinggi sampai akhirnya oleng dan menabrak 12 orang itu.

Demikian disampaikan salah seorang saksi mata, Suwarto, 54 tahun, saat dimintai keterangan oleh unit Laka Lantas Dit Lantas Polda Metro Jaya, Minggu (22/1/2012). "Mobil itu bukan ngebut lagi tapi sangat kencang dan sempat oleng zig-zag gitu," ucap Suwarto.

Suwarto menjelaskan bahwa mobil itu datang dari arah Gambir menuju ke Tugu Tani. Saat mendekati Tugu Tani, mobil itu oleng kehilangan kendali. Saat hilang kendali, mobil kemudian menabrak para pejalan kaki yang sedang ada di trotoar.

"Mobil nyamber pertama tiga orang, terus sekelompok lagi, terus sekelompok orang lagi. Sampai akhirnya menabrak lagi halte di situ ada anak, ibu-ibu, dan remaja. Semuanya abis pulang dari Monas, mereka ada di trotoar, bukannya nyeberang," papar Suwarto.

Setelah menabrak halte, mobil ternyata tidak berhenti juga. Mobil itu lalu meringsek masuk ke halaman Kementerian Perdagangan. "Saat masuk ke kantor kementerian aja, mobil itu membuat dua orang lagi terpental," tutur Suwarto. Akhirnya, usai masuk kantor kementerian, mobil itu berhenti juga.

Suwarto adalah salah satu pejalan kaki yang beruntung selamat dari kecelakaan maut ini. Padahal, orang-orang sekitarnya sudah terpental dan ada pula seorang anak kecil yang terseret di bawah badan mobil. "Setelah kejadian, saya gemetaran. Ini semua pertolongan yang Maha Kuasa, saya berhasil menghindar. Ini kejadian paling mengerikan," kata Suwarto.

Dikatakannya, usai kecelakaan itu, sebagian besar korban tak bergerak. "Semua tewas di tempat. Yang saya tahu ada enam yang tewas di tempat ada lagi yang sempat dibawa ke rumah sakit. Saya pegangi anak kecil itu sudah nggak bergerak," ungkap Suwarto yang tampak masih syok akan kejadian itu.

Pengemudi Xenia Maut Terbukti Konsumsi Narkoba

Senin, 23 Januari 2012  10:36 WIB
PUSKOMINFO - Pengemudi Daihatsu Xenia maut yang menewaskan sembilan orang dan melukai empat orang, yakni Afriyani Susanti, 29 tahun, terbukti mengkonsumsi sabu-sabu. Tiga penumpang mobil Xenia, yakni Deny Mulyana, 30 tahun, Adistria Putri Grani, 26 tahun, dan Arisendi, 34 tahun, juga terbukti mengkonsumsi narkotika jenis sabu.

"Hasil tes urine, terdapat kandungan amfetamin yang biasa di dalam sabu-sabu," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, Senin (23/1/2012).

Dijelaskan Rikwanto, awalnya Afriyanti mengaku menggunakan ekstasi. Namun setelah dilakukan pengecekan ulang, hasilnya terdapat  kandungan amfetamin.

Efek sabu-sabu itu yang menyebabkan Afriyani kehilangan konsentrasi saat mengemudi, sehingga menabrak belasan orang.

Temuan sabu ini akan ditindaklanjuti pemeriksaan  ke Direktorat Narkoba Pola Metro Jaya

Xenia Tabrak Pejalan Kaki, 9 Tewas Belasan Luka-luka

Senin, 23 Januari 2012  10:33 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak sembilan nyawa melayang dalam insiden Xenia maut di Jalan Ridwan Rais, Jakarta Pusat, Minggu 22 Januari 2012, kemarin. Sementara belasan orang lainnya terluka setelah mobil yang dikemudikan Afriyani Susanti, 29 tahun, warga Tanjung Priok tiba-tiba menghantam sejumlah orang yang sedang berjalan di trotoar dan halte bus depan Tugu Tani.

Saksi mata mengungkapkan, sebelum menghantam para korbannya, Xenia maut meluncur kencang tanpa kendali, bahkan sempat oleng. Kecepatan mobil tidak berkurang setelah belasan korbannya bergelimpangan.
Mobil baru berhenti setelah menabrak sekelompok orang lagi hingga mental dan masuk ke halaman kantor Kementerian Perdagangan.

Semula dalam keterangannya kepada penyidik, Afriyani mengaku rem mobil blong. Saat itu kecepatannya 70 km/jam, melampaui batas maksimal 60 km/jam. Namun keterangan baru yang diperoleh penyidik dari wanita bertubuh subur yang kini ditetapkan sebagai tersangka itu, kecepatan mobil yang dikemudikannya ternyata lebih dari 70 km/jam.

"Tersangka mengakui kecepatan hampir 100 kilometer per jam. Dia pun bukan baru bisa menyetir, tapi dia mengaku sudah bisa menyetir mobil sejak SMA," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di kantor Unit Laka Lantas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu malam.

Tersangka Afriyani Susanti, 29 tahun, terancam hukuman penjara maksimal enam tahun dan denda Rp12 juta. Peristiwa kecelakaan maut tersebut melanggar UU Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, Pasal 283, Pasal 287 ayat 5, Pasal 288 ayat 1 dan 2, Pasal 310 ayat 1, 2, 3 dan 4.

Dia terbukti berkendara tanpa membawa STNK, tak memiliki SIM, merusak fasilitas umum dan menghilangkan nyawa atas kecelakaan itu. Sebanyak sembilan orang telah meninggal dunia, 13 lainnya terluka, satu orang di antaranya dalam kondisi kritis di RSPAD Gatot Soebroto.

22 Januari 2012

Lelaki Tua Ditemukan Tewas di Jatinegara

Minggu, 22 Januari 2012 10:18 WIB
PUSKOMINFO - Seorang lelaki tua tanpa identitas ditemukan tewas di Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (22/1/2012) pagi ini.

Informasi dari Polsek Metro Jatinegara, mayat seorang laki-laki tanpa identitas tersebut ditemukan sekira pukul 05:00 WIB. Tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan pada diri lelaki tersebut. Korban diduga meninggal dunia karena sakit yang dideritanya.

Mayat lelaki diperkirakan berusia sekitar 60 tahun itu kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta untuk dilakukan visum. Peristiwa ini ditangani Polsek Metro Jatinegara.

21 Januari 2012

Kebakaran Kos - Kosan di Mampang

PUSKOMINFO - Telah terjadi kebakaran pada tanggal 20 Januari 2012 jam 12.10 WIB dan dilaporkan ke Polda pada jam 15.05 WIB. Kebakaran terjadi di rumah kos-kosan Jl. Mampang Prapatan XIV NO. 7 B RT. 03/04 Kel. Tegal Parang Kec. Mampang Prapatan Jakarta Selatan.

Menurut keterangan saksi, Sanimah 52 tahun yang beralamat di TKP, api berasal dari kamar lantai atas milik korban, diduga api berasal dari arus pendek listrik. Api dapat dipadamkan pada Jam 12.25 WIB dengan bantuan warga. Korban jiwa nihil, sementara kerugian belum bisa ditafsir. Kasus ini ditangani Polsek Metro Mampang.

Ditlantas Polda Metro Jaya Adakan Sosialisasi Larangan Berpacaran di Flyover

Sabtu, 21 Januari 2012 09:52 WIB
PUSKOMINFO - Penyalahgunaan fungsi flyover sebagai lokasi pacaran kian marak di Jakarta. Situasi di lokasi kian semrawut dengan kehadiran pedagang kaki lima. Padahal, tindakan ini selain menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kemacetan, juga rawan mengakibatkan kecelakaan.

"Fenomena flyover dijadikan tempat pemberhentian hingga berpacaran oleh pengendara roda dua khususnya kalangan pelajar memang sedang marak. Hal ini sangatlah melanggar Undang-Undang Lalu Lintas. Selain mengganggu arus lalu lintas juga berpotensial lahirnya kecelakaan," ujar Kasi Dikmas Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Susana, SH.

Sebagai upaya pencegahan, kini Dit Lantas PMJ mengambil langkah jemput bola dengan melakukan sosialisasi bahwa pacaran di flyover selain mengganggu lalu lintas juga potensial menyebabkan kecelakaan. Baik himbauan, teguran langsung, dan pemasangan spanduk maupun ke sekolah-sekolah kalangan menengah ke atas yang ada di Jakarta.

Sebagai langkah awal, sosialisasi dilaksanakan di  SMU Bunda Kandung di Kawasan Jakarta Selatan. 

"Diharapkan, dengan sosialisasi semacam ini, fenomena berhenti hingga berpacaran di flyover akan terkikir," ujar Kompol Susana.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Sabtu 21 Januari 2012


Sabtu, 21 Januari 2012 09:18 WIB
PUSKOMINFO - Warga Jakarta dan sekitarnya yang ingin  perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)  bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Sabtu, 21 Januari 2012 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK : Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Pos Pol Jembatan 3 Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : St Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat jati

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 12:00 WIB

Persyaratan :
Perpanjangan SIM
- SIM lama
- KTP

Perpanjangan STNK
- KTP/SIM
- BPKB
- STNK

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru, SIM hilang dan jika masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

20 Januari 2012

Bocah SD Tenggelam di Pintu Air Tanah Abang, Hingga Kini Belum Ditemukan


IlustrasiIlustrasi
Jumat, 20 Januari 2012 11:20 WIB
PUSKOMINFO - Seorang bocah Sekolah Dasar (SD) hilang setelah terbawa arus kali di Pintu Air Tanah Abang, Jalan Administrasi I, Jakarta Pusat. Korban yang diketahui bernama Bambang, warga Jalan Petamburan, Tanah Abang ini tenggelam pada Kamis (19/1/2012) kemarin sore.

Saat itu, Bambang bersama teman-temannya tengah bermain bola di lapangan. Korban hendak mengambil bola yang tercebur di kali dekat dia bermain, namun korban terseret arus dan menghilang.

Hingga saat ini, keberadaan korban masih dalam pencarian. Kasus tenggelamanya bocah SD tersebut, ditangani Polsek Metro Tanah Abang.

Wanita Muda Korban Pembunuhan di Victoria Park Residence Karawaci

Jumat, 20 januari 2012 09:09 WIB
PUSKOMINFO - Seorang wanita muda ditemukan tewas bersimbah darah di kamar rumahnya di Victoria Park Residence Jalan Rama Raya 2 Blok 1-3 No. 22 Rt. 01/09 Kelurahan Nusa jaya, Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (19/1/2012) pagi. Korban bernama Ineke Gandaprajitna, 39 tahun, diduga korban pembunuhan.

Jenazah korban pertama kali dari kecurigaan sopir korban, Suyono, 46 tahun, yang melihat ada ceceran darah dari dalam rumah korban. Penghuni rumah tersebut dipanggil-panggil namun tidak ada jawaban. Karena tak ada jawaban, Suyono pun memberitahu warga dan petugas security yang dilanjutkan ke Polsek metro Karawaci.

Petugas Polsek Metro Karawaci bersama warga kemudian memeriksa dan mendobrak pintu kamar dan menemukan korban sudah tewas bersimbah darah. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Tangerang. Sedangkan kasus hingga kini masih dalam penyelidikan Polresta Tangerang Kota dan Polsek Metro Karawaci.

Ansar Ditembak Pelaku Curanmor di Jalan Ampera Raya

Jumat, 20 Januari 2012 08:59 WIB
PUSKOMINFO - Ansar, 42 tahun, petugas security PT. Merapi Utama Farma, menjadi korban penembakan pelaku Curanmor di Jalan TB. Simatupang Rt. 10/01 No. 10 Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta selatan, Kamis (19/1/2012). Ansar berusaha mengejar empat pencuri sepeda motor di parkiran PT. Merapi Utama Farma hingga pelaku terjatuh, namun nahas seorang pelaku menembak mengenai perut tembus pinggul kanannya.

Peristiwa terjadi sekira pukul 14:30 WIB, saat kejadian Ansar dan Abdul Rahman memergoki 4 orang pelaku yang sedang mencuri sepeda motor Honda Beat Nopol B-3540-TEO milik Rahmat Taufik. Ansar berusaha mengejar pelaku dengan menggunakan sepeda motor.

Sesampai di dekat Rumah Makan Sederhana Jalan Ampera Raya, pelaku terjatuh dari motor. Ansar berusaha akan menangkap pelaku, namun salah satu pelaku lainnya menembak Ansar hingga ambruk. Ansar luka tembak pada perut tembus ke pinggul kanan.

Para pelaku selanjutnya kabur ke arah Kemang. Sedangkan korban ditolong warga sekitar dilarikan ke RS. Fatmawati. Hingga kini petugas Polsek Metro Pasar Minggu masih melakukan penyelidikan kasus tersebut.

Polisi Tangkap 2 Perampok di Pasar Tanah Abang

Jumat, 20 Januari 2012  08:40 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Metro Tanah Abang berhasil menangkap dua perampok yang biasa beraksi di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Penangkapan dilakukan setelah mendapat laporan mengenai kasus perampokan di Pasar Tanah Abang.

Tersangka berinisial DA dan MR alias Madon melakukan aksinya di Blok G, lantai 3, Pasar Tanah Abang pada Selasa (17/1/2012) malam. Saat beraksi pelaku menodongkan senjata tajam kepada pegawai di pasar bernama Kodir dan Astolani.

Pelaku mengancam korban dengan menggunakan badik. Karena ketakutan korban pasrah dan menyerahkan 2 HP serta uang sebesar Rp230 ribu kepada pelaku. 

"Kedua tersangka ditangkap Kamis (19/1/2012) siang," kata Kapolsek Tanah Abang, Johanson R Simamora.

Kini petugas masih memburu satu tersangka lagi yang ikut dalam aksi perampokan tersebut. "Ada satu lagi dengan inisial AL," sambungnya.

Tersangka DA dan MR dikenakan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman di atas 5 tahun penjara.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling, Jumat 20 Januari 2012



Jumat, 20 Januari 2012 08:18 WIB
PUSKOMINFO - Warga Jakarta dan sekitarnya yang ingin  perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)  bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Jum'at , 20 Januari 2012 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK : Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Pos Pol Jembatan 3 Pluit

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : St Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat jati

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 14:00 WIB

Persyaratan :
Perpanjangan SIM
- SIM lama
- KTP

Perpanjangan STNK
- KTP/SIM
- BPKB
- STNK

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru, SIM hilang dan jika masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Dirayu Polisi, Perempuan Muda Batal Bunuh Diri

Jumat, 20 Januari 2012 08:13 WIB
PUSKOMINFO - Warga di sekitar Pasar Mampang heboh atas aksi Nia Kusnia. Perempun muda berusia 19 tahun ini berniat bunuh diri dengan cara melompat dari lantai IV, pasar Mampang, Jakarta, Kamis (19/1/2012) malam.

Kapolsek Metro Mampang, Kompol Siswono mengatakan, aksi nekat Nia terjadi sekitar pukul 20:30 Wib. Saat itu, ia memanjat pagar pembatas lantai IV, dan berteriak menyebut nama Yudha dengan menangis.
Beruntung aksi nekat Nia tak berlanjut. Nia luluh setelah polisi merayunya. "Ya dirayu, mbak kan cantik, nggak usah di situ, ayo nanti jatuh," katanya.

Setelah berhasil dirayu, Nia mendadak tak sadarkan diri. Polisi pun segera menolongnya. "Dia (Nia) masih tak sadarkan diri, kita belum bisa mintai keterangan," tandas Kapolsek.

8 Anggota Polres Pelabuhan Tanjung Priok Dapat Penghargaan



Foto:
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Asep Safrudin SiK didampingi Wakapolres memberikan penghargaan kepada Kompol Ipar dan tujuh anggota lainnya yang berhasil menggagalkan penyelundupan 26,8 Kg shabu saat malam Tahun Baru, di terminal Penumpang Pelni. (dwi)

Jumat, 20 Januari 2012 07:59 WIB
PUSKOMINFO - Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Asep Safrudin Sik memberikan penghargaan kepada delapan anggotanya yang berprestasi karena telah menggagalkan penyelundupan 26,8 Kg narkoba jenis shabu-shabu untuk pesta Malam Tahun Baru, di terminal penumpang Pelni.

Keenam anggota yang memperoleh penghargaan tersebut yakni Kompol Ipar Suherman (Kabag Ren Polres Pelabuhan Tg. Priok), Iptu Slamet Riyanto SH (Kanit II Sat Reskrim Polres Pelabuhan Tg. Priok), Aiptu Heri Prasetyo (Ba Polsubsektor Pelni), Aipda Budi Santoso (Ba Sat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok), Bripka Buhari (Ba Polsubsektor Pelni), Briptu Fedrix Yullyas (Ba Sat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Priok), Charlie Dompak. H (Ba Sat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Priok),Fauzi Widi Pratama (Ba Sat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok).

"Penghargaan itu diberikan dalam rangka pembinaan mental dan etika moral anggota," kata Kapolres Asep Safrudin, Kamis (19/1/2012).

AKBP Asep Safrudin meminta kepada seluruh anggota yang lainnya untuk mencontoh kinerja anggota yang telah diberikan penghargaan, karena dengan apa yang telah dilakukan anggota dalam setiap pelaksanaan tugas dengan baik dalam mengayomi, melindungi dan melayani masyarakat, bisa memberikan kontribusi bagi harkamtibmas di lingkungan kerja nya dan bagi bangsa dan negara pada umumnya.

Sebaliknya apabila ada anggota yang tidak melakukan tugasnya dengan baik, tentu tidak akan memberikan kontribusi apa-apa dan bahkan membawa akibat yang tidak baik bagi lingkungan kerja maupun bangsa dan negara pada umumnya maka anggota itu akan mendapat hukuman/punishment.

19 Januari 2012

Polda Metro Jaya Luncurkan Mobil Anti Ranjau Paku

Kamis, 19 Januari 2012 12:33 WIB
PUSKOMINFO - Guna mengatasi maraknya ranjau paku yang terjadi di jalan Ibukota, Polda Metro Jaya pada Kamis (19/1/2012) pagi meluncurkan dua mobil patroli Ditlantas Polda Metro Jaya yang dilengkapi peralatan untuk menyapu ranjau paku.

Menurut Kepala Subdirektorat Keamanan, Keselamatan dan Penegakan hukum (Kasubdit Kamsel dan Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Yakub D Karyawan, mobil itu adalah prototipe Kendaraan Khusus Tim Sterilisasi Ranjau Paku Ditlantas yang baru, yang dimodifikasi dari prasarana operasional yang sudah ada.

"Mobil ini memiliki kemampuan jelajah lebih jauh, lebih aman digunakan di segala cuaca dan situasi, serta hasilnya lebih optimal," ujar AKBP Yakub.

Mobil antiranjau paku tersebut pada bagian bawah bumper depannya dipasang sebatang besi bermagnet yang bisa menarik paku-paku dan logam lain yang terserak di jalan raya sehingga menghindarkan ban dari tusukan paku.