30 Juni 2012

Mobil Elf Tabrak Angkot di Layang Pesing, 1 Tewas

Sabtu, 30 Juni 2012 12:47 WIB
PUSKOMINFO - Kecelakaan lalu lintas mengakibatkan korban meninggal dunia terjadi di Jalan Layang Pesing, Grogol, Jakarta Barat, Sabtu (30/6/2012) pagi. Tabrakan terjadi antara mobil Elf bernopol B 7517 IT dengan Mikrolet 08 bernopol B 1151 WT mengakibatkan satu orang penumpang Elf tewas dalam kejadian ini.

Kepala Satuab Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Sularno, mengatakan, korban yang tewas yakni penumpang mobil Elf meninggal atas nama Castum umur 24 tahun warga Brebes," ucapnya.

Sularno menuturkan, kronologis kejadian kecelakaan tersebut, bermula kendaraan Elf dari arah timur ke barat layang pesing. Ketika di depan pos polisi Pesing, mobil Elf lompat ke jalur kanan dan bertabrakan dengan Mikrolet 08 dari arah berlawanan. Satu penumpang mobil Elf langsung tewas di tempat kejadian.

"Kini korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta Barat. Sedangkan kedua mobil tersebut pun diamankan di Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Daan Mogot," tutup Sularno.

Polres Metro Jakarta Barat Kembali Menggerebek Kampung Ambon

Sabtu, 30 Juni 2012 09:41 WIB
PUSKOMINFO - Petugas dari Polres Metro Jakarta Barat kembali menggerebek sarang narkoba di Komplek Permata, Jalan Berlian No 187, Kelurahan Kedaung Kaliangke, Cengkareng (Kampung Ambon), Jumat (29/6/2012) malam tadi. Polisi mengamankan 65 orang berikut barang bukti 60 gram sabu-sabu senilai Rp 96 juta, 100 alat hisap sabu-sabu, 75 korek api, 48 unit sepeda motor dan 54 buah telepon seluler.

"Penggerebekan ini dimulai sejak pukul 17:00 sampai 22:00 WIB. Selain 65 orang yang diamankan, kami juga menemukan 60 gram sabu-sabu senilai Rp 96 juta, 100 alat hisap sabu-sabu, 75 korek api, 48 unit sepeda motor dan 54 buah telepon seluler," jelas Kapolres Metro Jakarta Barat, Komisaris Besar Suntana, Jumat malam, seusai operasi tersebut.

Ia mengatakan, pihaknya mendapat laporan, bahwa malam ini di Komplek Permata akan terjadi transaksi narkoba.

"Sekitar 75 anggota gabungan dari Polres dan Polsek setempat kami kerahkan," ujarnya.

Sebelumnya, pada 16 Juni 6 2012 pekan lalu, beberapa barang bukti hasil penggerebekkan juga diamankan dari daerah yang sering disebut sebagai "restoran narkoba siap saji" itu. 

Mengenai pembedaan antara pemakai dan pengedar di "restoran narkoba siap saji" ini, Kapolres mengatakan pihaknya akan memilah dan memilih setelah pengembangan penyelidikan nanti.

Perampok Pengusaha Ayam Dibekuk Polres Metro Jakarta Selatan

Sabtu, 30 Juni 2012 09:28 WIB
PUSKOMINFO -  Empat perampok yang biasa beraksi dengan cara memepet korban dan menggasak uang, dibekuk petugas Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (28/6/2012).

Tersangka yang ditangkap yaitu Manto, 42 tahun, Pandi, 40 tahun, Imam, 41 tahun, dan Tardek, 30 tahun. Dari keempat tersangka disita barang bukti dua bilah golok dan dua unit motor yang digunakan untuk beraksi di pinggiran Jakarta.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Hermawan menyatakan, kawanan tersebut sudah tiga kali beraksi di wilayah Ciputat. “Salah satu korbannya adalah seorang pengusaha ayam dengan total kerugian Rp166 juta,” katanya.

Menurut Hermawan, pelaku terakhir menggasak uang milik Acong, pengusaha ayam, pada Sabtu (13/8/2011) di Jalan KH Dewantoro. Ternyata satu pelaku, Manto, mengaku kesal kepada korban karena tidak diterima bekerja di tempat Acong.

“Dalam setiap aksinya, pelaku mengancam korban pakai golok untuk menakut-nakuti,” tandas Hermawan.

29 Juni 2012

Maryanto Tewas Tertimpa Alumunium 300 kg

Jumat, 29 Juni 2012 14:32 WIB
PUSKOMINFO - Kecelakaan kerja menimbulkan korban meninggal dunia terjadi di PT. Incap Altin Utama di kawasan industri Pulo Gadung, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (29/6/2012) pagi. Seorang pekerja, Maryanto, 36 tahun, tewas tertimpa lempeng alumunium seberat lebih dari 300 kilogram saat sedang bekerja di pabrik tersebut.

Kepala Seksi Humas Polsek Metro Cakung, Ipda Sutrisno mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 09:30 WIB. Saat itu, korban ingin mengeluarkan lempengan aluminium dari mobil boks hendak dimasukan ke dalam pabrik menggunakan forklip.

"Tapi posisi mobil boks itu lebih tinggi di depan, jadi pas korban buka pintu belakang, isi mobil boxs berupa lempengan alumunium menimpa dia," ujar Ipda Sutrisno, Jumat (29/6/2012).

Korban yang bekerja sebagai sopir pengangkut alumunium tersebut pun tertimpa lempengan hingga tewas bersimbah darah. Tangan kanan korban pun diketahui putus tersayat lempengan tersebut. Saat peristiwa tersebut, korban diketahui tidak menggunakan peralatan keselamatan kerja seperti helm dan sepatu boot.

\Sutrisno mengungkapkan, jenazah korban yang merupakan warga Sinanggalih RT 04 RW 02, Larangan Sari, Banjar, Jawa Barat tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk diotopsi. Sementara, aktivitas kerja di pabrik tersebut, dihentikan sementara untuk penyelidikan.

Dua Kebakaran Mobil di Bandara Soekarno-Hatta

Jumat, 29 Juni 2012 08:52 WIB
PUSKOMINFO - Dua peristiwa kebakaran mobil terjadi di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (28/6/2012) sore dan malam hari. Tidak ada korban jiwa dalam dua peristiwa tersebut.

Kebakaran mobil pertama terjadi di Terminal 1A Keberangkatan, sekira pukul 15:40 WIB, yang menimpa mobil taksi Limo Diamond No Pol B 1912 ETB yang melintas di jalur 2 Terminal 1A Keberangkatan.

Taksi yang dikendarai Amran Salim, warga Teluk Pucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi itu terbakar usai mengantarkan penumpang di Terminal 1 A Kedatangan.

Kebakaran berawal ketika pengemudi dikejutkan dengan keluarnya asap dari penutup di atas mesin. Selanjutnya, api membesar dan langsung melalap mobil tersebut hingga hangus.

Kebakaran kedua di depan gedung ACS di kawasan bandara sekira pukul 19:30 WIB. Sebuah mobil kijang Innova bernomor polisi B 1097 JKG milik sebuah perusahaan rental mobil terbakar saat melintas di depan gedung Air Chatering Service (ACS).

Karsim, 55 tahun, sopir mobil itu mengatakan, dia baru datang dari Karawaci untuk mengantar seorang warga Kores ke bandara. Saat melintas di depan gedung ACS, tiba-tiba seorang pengemudi sepeda motor memberitahukan bahwa kap mobil mengeluarkan asap.

Mendengar itu, Karsim langsung menghentikan laju mobil guna memeriksa bagian penutup mesin mobil. Dari dalam mesin keluar asap cukup tebal. Melihat kondisi kendaraan seperti itu, Karsim meminta Warga Korea sehera keluar. Tak lama berselang, api muncul dari dalam mesin dan langsung menjalar ke bagian badan kendaraan. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Jumat 29 Juni 2012


Jumat, 29 Juni 2012 08:11 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Jumat, (29/06/2012) terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : mengalami gangguan
STNK: Lap Banteng

2. Jakarta Barat
SIM :  LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM   :Lapangan Bhayangkara Mabes Polri
STNK :Lapangan Bhayangkara Mabes Polri

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan 3 Pluit
STNK : GAPEMBRI Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : PGC Ciililitan
STNK: TMII (Masjid At-tin)

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00 WIB

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Jambret di depan Kedubes Iran Bonyok Dipukuli Warga

Jumat, 29 Juni 2012 07:40 WIB
PUSKOMINFO - Aksi penjambretan terjadi di depan kantor Kedutaan Besar Iran, Jalan HOS Cokroaminoto 110, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (28/6/2012) sore. Aksi kejahatan ini terbilang nekat karena terjadi di depan kantor kedutaan yang memiliki penjagaan ketat.

Menurut keterangan korban, Soheyla Gholamshahi Masoumeh, 56 tahun, warga negara Australia keturunan Iran, mengatakan saat kejadian, ia yang sedang berjalan hendak masuk ke dalam pintu penjagaan Kedubes Iran untuk bertemu seorang rekannya.

"Tiba-tiba saja dia (pelaku) datang dan ambil iPhone saya. Yang hilang hanya iPhone," ungkap Soheyla kepada petugas Polsek Metro Menteng.

Pelaku, lanjutnya, hanya berjalan kaki dan dengan cepat merampas iPhone yang sedang dipegang Sohe. Pelaku kemudian kabur ke Jalan Cimahi. Warga pun mengejar dan mengeroyok pria berusia sekitar 25 tahun itu hingga bonyok.

Polisi yang berjaga di sekitar kedutaan langsung mendatangi pelaku. Pria itu kemudian digiring ke Mapolsektro Menteng. Kepada petugas, pelaku yang mengaku bernama Satria, ia khilaf karena butuh uang untuk menikah.

 "Saya khilaf, saya butuh uang karena kepingin nikah," tuturnya sambil menunduk. Pelaku mengaku sudah dua tahun pacaran dan didesak untuk menikah, sedangkan pekerjaaan sehari-hari hanya sebagai pengamen.


Bandar Judi Bola Ditangkap Aparat Polres Metro Jakarta Utara

Jumat, 29 Juni 2012 07:20 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polres Metro Jakarta Utara menggerebek rumah judi di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Seorang bandar dan dua penjudi disergap saat transaksi taruhan hasil pertandingan Spanyol melawan Portugal Piala Eropa, Rabu (27/6/2012) malam.

Dari bandar bernama Theo, 33 tahun, polisi menyita barang bukti dua HP BlackBerry, rekapan judi bola, dan uang taruhan Rp1,8 juta.

“ Tersangka ditangkap berkat informasi dari warga. Ini bukti nyata kerjasama polisi dengan warga,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol. Mohammad Iqbal, Jumat (29/6/2012).

Bursa taruhan digelar Theo secara langsung dan melalui pesan singkat (SMS). Pesanan penjudi ditulisnya dalam lembaran kertas rekapan serta tercatat di HP-nya. “Dalam satu kali permainan judi bola sedikitnya ada 20 petaruh. Mereka berjudi dengan kisaran Rp500.000 hingga Rp1 juta,” katanya.

Selain itu, lanjut Kapolres, tersangka mengetahui pasaran permainan judi bola melalui sebuah situs di internet. Aturan pembayaran dilakukan dengan uang tunai atau transfer rekening. Penjudi yang menang akan mendapat bayaran sesuai besarnya uang yang dipertaruhkan.

“Hasil uang yang didapat tersangka akan ditransfer ke bandar yang besar berinisial RP yang kini masih dalam buruan kami. Pelaku sudah beraksi 2 tahun dengan omzet sebulan Rp50 juta,” ungkap Kapolres.

Atas perbuatannya itu, pelaku dikenakan Pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman kurungan 5 tahun penjara. “Sampai saat ini kami masih melakukan pengembangan untuk membongkar aliran dana tersangka bandar judi bola lainnya yang masih buron. Kami tidak ingin di Jakarta Utara ada lokasi judi,” tambah Kapolres Mohammad Iqbal.

28 Juni 2012

Polres Kepulauan Seribu Tangkap 36 Imigran Gelap Asal Iran di Pulau Bidadari

Kamis, 28 Juni 2012 20:29 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polres Kepulauan Seribu mengamankan 36 imigran gelap asal Iran di sekitar Pulau Bidadari. 36 Imigran tersebut hendak menyeberang ke Australia untuk mencari suaka politik.

"Seluruh imigran tersebut sudah kita serahkan ke Imigrasi Jakarta Utara untuk diproses di sana," kata Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Djuwito Purnomo, Kamis (28/6/2012).

Djuwito mengatakan, para imigran ini ditangkap pada pukul 06.30 WIB tadi pagi. Dari 36 imigran, 31 di antaranya orang dewasa dan 5 lainnya anak-anak.

Ia melanjutkan, para imigran ini berangkat dari Pantai Marina, Ancol. Mereka menyeberangi pantai dengan menggunakan speed boat yang disewa. Di tengah perjalanan, di Pulai Bidadari, petugas menangkap mereka.

"Rencananya mereka mau ke Krakatau untuk kemudian menuju ke Australia," ungkap Kapolres.

"Dari 36 imigran, hanya 8 orang yang melengkapi diri dengan dokumen keimigrasian," tutup Kapolres.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Bongkar Penggelapan Suku Cadang Sepeda Motor Senilai Rp 1,2 Miliar


Kamis, 28 Juni 2012 20:05 WIB
PUSKOMINFO - Polres Pelabuhan Tanjung Priok membongkar kasus penggelapan spare part (suku cadang) sepeda motor senilai Rp1,2 miliar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (26/6/2012). Tujuh tersangka diringkus terpisah di Jakarta dan luar daerah. 

Ke tujuh tersangka berinisial SDL, NG, RM, DS, SB, AK, dan BY. Selain itu satu tersangka yang masih DPO berinisial RHM sebagai penadah.

“Kasus ini melibatkan sopir truk dan beberapa orang yang menjadi perantara sebagai tersangka. Kami amankan 7 tersangka, dan 1 masih DPO,” kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Wirdhanto Hadicaksono, Rabu (27/6/2012).

Suku cadang motor rantai, gir dan velg yang datang dari Cina tersebut digelapkan sopir kontener ke kawasan pergudangan di Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.

Barang tersebut lalu dijual kepada penadah yang sudah siap menampung di lokasi.

“Seharusnya spare part itu dikirim dari pelabuhan tujuan Kelapa Gading. Kerugian akibat kasus penggelapan ini senilai Rp 1,2 miliar,” kata Wirdhanto.

“Kami masih mendalami tersangka utama dengan terus memeriksa pihak terkait, seperti PT Graha Segara Koja selaku perusahaan pengirim dan pembelinya PT Tiga Sakti Adimulya,” jelas Kasat.

Pencuri HP Tewas Dihakimi Warga

Kamis, 28 Juni 2012 12:39 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria tanpa identitas tewas dikeroyok warga di Jl. Jenderal Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (28/6/2012) pagi. Pria berusia sekira 40 tahun itu tertangkap basah tengah mencuri telepon seluler bermerk Nexian milik Agus, 16 tahun, yang sedang di-charge baterainya.

"Pelaku tanpa identitas Mr X, berusia kurang lebih 40 tahun. Tertangkap massa dan dikeroyok hingga meninggal dunia," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Cempaka Putih, AKP Gozali Luhulima.

AKP Gozali mengatakan peristiwa itu terjadi pada pukul 05.00 WIB. Saat itu, korban bersama 3 orang temannya sedang nonton TV di TKP. Tiba-tiba tersangka langsung mengambil HP korban yang sedang di-charge dan langsung melarikan diri. Melihat itu, korban dan teman-temannya spontan mengejar tersangka sambil berteriak maling. Teriakan tersebut didengar sejumlah warga sekitar. Hingga akhirnya pelaku ditangkap warga.

"Tertangkap dan dikeroyok oleh massa hingga mengalami luka-luka dan meninggal lalu dibawa ke RSCM," ungkapnya.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Kamis 28 Juni 2012

Kamis, 28 Juni 2012 09:54 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Kamis, (28/06/2012) terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK: Lap Banteng

2. Jakarta Barat
SIM :  LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : Blok M Plaza & Gandaria City
STNK :Stasiun Tj.Barat

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan 3 Pluit
STNK : GAPEMBRI Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : PGC Cililitan
STNK: TMII (Masjid At-tin)

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00 WIB

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Perampok Modus Kempes Ban Ditembak Polisi di Kampung Rambutan

Kamis, 28 Juni 2012 09:34 WIB
PUSKOMINFO - Satu dari dua permpok modus kempes ban ditembak polisi, Rabu (27/6/2012) sore. Peristiwa terjadi sekira pukul 17:00 WIB di Jl. Supriyadi depan Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur.

Saat kejadian, korban Soni Widianto, 27 tahun, anggota Ditreskrimum Polda Metro Jaya, sedang melintas di lokasi menggendarai mobil, tiba-tiba pengendara sepeda motor memberitahu bahwa ban mobil nya kempes dan ban serepnya mau lepas.

Mendapat informasi seperti itu, korban berhenti dan keluar mobil untuk mengecek. Namun setelah dicek ternyata tidak ada masalah. Korban melihat salah satu pelaku berada di posisi pintu kiri depan berusaha membuka pintu mobilnya. Mengetahui hal itu, korban langsung memberikan tembakan ke atas.

Pelaku yang berada di pintu kiri langsung mencabut golok, sedangkan satu pelaku lainnya yang berhadapan dengan korban berusaha kabur. Korban selanjutnya melepaskan tembakan ke arah pelaku yang kabur dan mengenai punggung kanan hingga berhasil dibekuk. Satu pelaku berhasil kabur dengan meninggalkan sepeda motornya.

Kini, pelaku yang tertembak mengaku bernama Febriyansyah masih dirawat di RS. Polri Kramat Jati untuk mendapat pertolongan.

PT. San San di Setu Bekasi Dirampok, Pelaku Bawa Kabur Uang Rp. 10 Juta

Kamis, 28 Juni 2012 08:59 WIB
PUSKOMINFO - PT. San San di Kampung Jati RT 03 RW 03 Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Rabu (27/6/2012) dinihari dirampok. Pelaku yang berjumlah 3 orang melumpuhkan dua Satpam kemudian mengambil uang sebesar Rp. 10 juta dari Brankas Kasir.

Peristiwa terjadi sekira pukul 03:00 WIB, pelaku yang diduga berjumlah 3 orang memanjat tembok samping sebelah kiri PT. San San, kemudian melumpuhkan dua orang Satpam yang tengah berjaga, Olim, 35 tahun dan Diing, 30 tahun.

Pelaku memukul kepala Olim dengan menggunakan benda tumpul hingga luka robek 2 cm serta luka memar di mata kiri. Kedua Satpam itu kemudian diikat tangannya dengan tali rapia dan mulut ditutup lakban. 

Usai melumpuhkan kedua Satpam, para pelaku kemudian mengambil brankas yang ada di ruangan kasir berisi uang tunai Rp. 10 juta. Sebelum kabur, pelaku memutuskan kabel telepon, alarm dan mengambil rekaman CCTV. Pelaku kabur melalui pintu gerbang dan melarikan diri menggunakan mobil.

Kasus ini dilaporkan ke Polsek Metro Setu untuk penyelidikan selanjutnya.

Sopir Truk Pasir Ditemukan Tewas di Dalam Truknya Diduga Dibunuh Preman

Kamis, 28 Juni 2012 08:28 WIB
PUSKOMINFO - Pardi, 62 tahun, sopir truk pasir ditemukan telah meninggal dunia di dalam truknya di Jl. Menteng Atas Dalam RT 03 RW 06 Kelurahan Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (27/6/2012) pukul 19:15 WIB. Pardi tewas dengan luka tusuk di bawah ketiak sebelah kanan, diduga akibat ditusuk oleh preman yang memalaknya.

Keterangan saksi rekan korban, Adang, 42 tahun, Aji, 47 tahun, dan Anwar, 41 tahun, mengatakan saat kejadian ketiga saksi  sedang menurunkan pasir dari truk engkel Nopol B-9235-BM yang dikemudikan korban. Ketiganya sempat melihat ada orang yang menghampiri korban yang masih berada di dalam truk kemudian terjadi cekcok mulut. Namun ketiga saksi tidak curiga karena cekcok mulut tidak berlangsung lama dan orang yang menghampiri korban itu selanjutnya pergi.

Ketiga saksi baru mengetahui korban telah meninggal dunia setelah selesai menurunkan pasir dari truk. Setelah dicek, korban mengalami luka tusuk di bagian bawah ketiak kanan. Posisi korban duduk di jok depan truk.

Korban tewas diduga ditusuk oleh orang yang sebelumnya menghampiri korban yaitu preman yang hendak memalak. Diduga karena tidak diberi uang, korban kemudian ditusuk oleh pelaku.

Peristiwa itu dilaporkan dan ditangani Polsek Metro Setiabudi.

27 Juni 2012

Pembunuh Ny.Syamsinar di Tebet Ditangkap di Banjarnegara

Rabu, 27 Juni 2012 15:53 WIB
PUSKOMINFO - Kerja keras petugas Polsek Metro Tebet dan Polres Metro Jakarta Selatan dalam memburu pelaku pembunuh janda pensiunan Bank BNI, Syamsinar, 58 tahun, membuahkan hasil. Pelaku dibekuk di Banjarnegara, Jawa Tengah.

Tersangka bernama Alsantio, 24 tahun, dibekuk setelah sempat buron dua minggu. Dari tangan Alsantio disita sepeda motor Honda Beat warna putih milik korban.

Kepada petugas tersangka mengaku terpaksa membunuh Ny. Syamsinar, karena kesal tidak diberi pinjaman uang dan motor.

"Korban tidak memberikan pinjaman tersebut hingga membuat pelaku kesal. Akhirnya korban dibunuh dengan cara dihantam pakai tabung gas,” kata Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Aswin, Rabu (27/6/2012).

Tersangka, lanjut Aswin, dikenakan pasal 340 KUHP, jo. 338 KUHP, jo. 365 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Sebelumnya diwartakan, Syamsinar, 58 tahun, seorang ibu rumah tangga, warga Jl. N RT 001 RW 011 Nomor 24, Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, temukan tewas bersimbah darah. Jenazahnya ditemukan pertama kali oleh anaknya sendiri, Ivon, 22 tahun, menemukan ibundanya tewas pada Minggu (10/6/2012) pukul 22:30 WIB. Korban ditemukan dalam keadaan tertelungkup di kasur berada di ruang tengah, dari telinga korban mengeluarkan darah dan luka di kepala.

Penemuan Mayat Perempuan Dalam Karung di Duren Sawit

Rabu, 27 Juni 2012 12:14 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat perempuan ditemukan warga di Jl. Raya Pondok Kopi RT 001 RW 003, dekat Banjir Kanal Timur (BKT), Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (27/6/2012).

Menurut Kapolsek Metro Duren Sawit, Komisaris Titiek Setyawati, jenazah yang terbungkus tiga karung berlapis tersebut memiliki ciri-ciri fisik khusus, yaitu berkulit putih, berambut pendek lurus dan memiliki usia sekitar 23 hingga 25 tahun.

"Jenazah memiliki tahi lalat di atas bibir dan dekat mata bawah. Mengenakan baju berwarna merah dengan celana coklat," ujarnya kepada wartawan di lokasi kejadian.

Mayat perempuan malang tersebut dilaporkan pertama kali oleh seorang tukang ojek bernama Mat Sani, 40 tahun, sekira pukul 06:30 WIB. Ia datang ke lokasi setelah diberitahu oleh sopir metro mini 46 jurusan Kampung Melayu-Rawamangun, yang biasa memarkirkan bus di jalan tersebut.

Mayat tersebut dimasukan ke dalam tiga karung. Satu karung berwarna putih untuk menutupi bagian kepala hingga pinggang, satu karung lagi untuk menutupi kaki hingga pinggang. Kemudian satu karung besar berwarna cokelat untuk menutupi seluruh bagian tubuhnya.

Tangan dan kaki wanita tersebut dalam kondisi terikat ke belakang dengan menggunakan tali rafia dan kain. Di beberapa bagian tubuhnya, tampak luka bekas cekikan di lehar, sementara di bagian kepala, ada benjolan. Di tangan, pinggul, dan kaki juga terdapat memar.

Pukul 08:30 WIB, jenazah tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk diotopsi..

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Rabu 27 Juni 2012


Rabu, 27 Juni 2012 08:18 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Rabu, (27/06/2012) terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK: Lap Banteng

2. Jakarta Barat
SIM :  LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : Blok M Plaza & Gandaria City
STNK :Stasiun Tj.Barat

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan 3 Pluit
STNK : GAPEMBRI Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : PGC Cililitan
STNK: TMII (Masjid At-tin)

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00 WIB

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

26 Juni 2012

Pemotor Tewas Terlindas Kontainer di Jalan RE Martadinata Jakarta Utara

Selasa, 26 Juni 2012 21:27 WIB
PUSKOMINFO - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan RE. Martadinata Pos Satu Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (26/6/2012) siang. Pemotor seorang pemuda berinisial DS, 19 tahun,  tewas seketika ditempat kejadian yang hendak menyalip mikrolet dan Truk Kontainer.

"Peristiwa terjadi sekira pukul 13:00 WIB. Korban ketika itu mengendarai motor Vario bernopol B 6913 UUY," ujar Kanit Laka Satlantas Polres Metro Jakarta Utara, AKP Daud Iskandar.

Menurut AKP Daud, saat kejadian korban mau menyalip mikrolet sebelah kanan, dan sebelah mikrolet ada kontainer, jadi dia di tengah. Korban tersenggol mikrolet kemudian terpental ke kanan, masuk kolong truk kontainer dan akhirnya kelindes truk. Korban meninggal seketika di lokasi kejadian karena terlindas kendaraan besar tersebut.

"Truk kontainer yang melindas korban dikendarai oleh Saefudin, dan pengemudi mikrolet tersebut adalah M Sardani," tambahnya.

"Korban langsung dibawa ke RSCM untuk dilakukan visum," tutupnya.

Kepala Satuan Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Mendapat Penghargaan "Law Enforcement Awards 2012"

Selasa, 26 Juni 2012 20:31 WIB
PUSKOMINFO - Visa Security Summit 2012 memberikan penghargaan terhadap kepolisian di negara-negara bagian Asia Pasific, Eropa, Timur Tengah dan Afrika (APECMEA) atas penegakan hukum dalam kejahatan kartu kredit.

Polda Metro Jaya merupakan salah satu lembaga penegakan hukum yang terpilih Visa Security Summit 2012 mendapatkan penghargaan tersebut.

Penghargaan 'Law Enforcement Awards 2012' ini diterima oleh AKBP Herry Heryawan selaku Kepala Satuan Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Penghargaan diberikan di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali pada 21 Juni 2012 lalu.

Visa Security Summit merupakan konferensi tahunan yang diadakan oleh ahli manajemen risiko dari industri pembayaran, regulasi dan juga penegakan hukum di Asia Pasific, Eropa, Timur Tengah dan Afrika yang diselenggarakan setiap tahun. Tahun ini, Visa memilih Bali sebagai lokasi konferensi, di mana lokasi selalu berbeda setiap tahunnya.

General Manager Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI), Steve Martha menyampaikan apresiasinya terhadap Polda Metro Jaya yang telah membantu pihaknya dalam memberantas kejahatan kartu kredit.

Selama kepemimpinannya di Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Herry pernah membongkar kejahatan kartu kredit dengan modus off line pada September 2011 lalu. Modus ini dilakukan dengan cara memanfaatkan mesin EDC (Electronic Data Chapter) yang rusak.

Dalam kasus tersebut, polisi menangkap 13 tersangka. Dalam aksinya, para pelaku berpura-pura mengaku sebagai petugas dari perbankan untuk mengambil mesin EDC yang rusak itu.

Mesin EDC tersebut kemudian digunakan untuk mengambil data TID (Terminal Identification) dan MID (Merchant Identification) dan selanjutnya mempergunakan data tersebut di merchant-merchant untuk berbelanja.

Resmob Polda Metro Jaya juga membongkar kejahatan kartu kredit dengan midus refund fiktif. Modusnya, pelaku seolah-olah melakukan transaksi, namun kemudian transaksi tersebut dibatalkan agar para pelaku dapat mengcopy TID dan MID pada mesin EDC.

Setelah data TID dan MID didapat, pelaku kemudian melakukan refund sehingga memperoleh uang ratusan juta rupiah dari pelbagai jenis kartu kredit.

Mayat Lelaki Tak Dikenal Ditemukan di Pancoran

Selasa, 26 Juni 2012 14:35 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat pria tak dikenal ditemukan warga di dekat Tugu Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2012) pagi. Menurut informasi warga, korban sering terlihat mengamen di seputaran Pancoran.

Informasi dari Kasi Humas Polsek Metro Tebet, Aiptu Broto Suwarno, mengatakan petugas Polsek Metro Tebet menerima informasi tentang penemuan mayat pada sekira pukul 08:30 WIB. Petugas kemudian datang ke lokasi melakukan identifikasi. "Identitasnya belum diketahui, pada diri korban tidak ditemukan kartu identitas ataupun pengenal" kata Aiptu Broto Suwarno.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Dani, 18 tahun, kondektur Metromini S 62 Pasar Minggu-Manggarai. Dani melihat lelaki yang sering mengamen di bus itu terbaring di pinggir kali yang terletak di RT 02 RW 01 Kelurahan Menteng Dalam. Setelah di cek, lelaki berusia sekira 28 tahun itu telah meninggal dunia. Dani kemudian melaporkan penemuannya ke petugas yang ada di sekitar lokasi yang kemudian diteruskan ke Polsek Metro Tebet.

Kapolsek Metro Tebet, Komisaris Suyatno bersama petugas SPK dan Unit Reskrim langsung ke lokasi  setelah mendapat laporan. Di TKP, petugas tidak menemukan kartu identitas atau pengenal apapun pada diri korban. Saat ditemukan, korban dalam posisi telentang.

Korban memiliki ciri-ciri fisik bertubuh kurus, rambut pendek, dan berkulit sawo matang. Pada lengan kiri korban terdapat tato bergambar kembang. Korban mengenakan kaus singlet warna putih, celana panjang warna biru, dan memakai anting di telinga kiri.

"Di mulut mengeluarkan cairan busa warna putih yang sudah mengering. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya, korban meninggal dunia diduga karena sakit," lanjut Aiptu Broto Suwarno.

Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk menjalani visum. Kasus ini selanjutnya ditangani Polsek Metro Tebet yang akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Tukang Ojek Korban Tertabrak KRL di Tebet Terseret Hingga 50 Meter

Selasa, 26 Juni 2012 11:41 WIB
PUSKOMINFO - Tukang ojek yang tertabrak kereta rel listrik (KRL) jurusan Bogor - Jakarta di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2012) pagi terseret kereta hingga 50 meter dari pintu perlintasan.

Abdul Aziz , 40 tahun, Tukang Ojek, Warga Rt 010 Rw 06 Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan bersama penumpang tetangganya Ratna, Perempuan 38 tahun, Ibu Rumah Tangga, tewas seketika akibat tersambar kereta KRl Ekonomi No 814 jurusan Kota ke Bogor, saat menyeberang lintasan kereta Tenda Budi Jaya, Tebet Timur (antara Stasiun Tebet - Stasiun Cawang), Selasa (26/6/2012) sekira pukul 08.00 WIB.

Kapolsek Metro Tebet, Kompol Suyatno,SH yang langsung chek TKP bersama unit Reskrim dan Ka SPK   diketahui Abdul Aziz bersama motornya Yamaha Vega R No. B 6965 SPW hancur terseret hingga 50M dari posisi pintu lintasan Budi Jaya tempat beradanya korban Ratna. 

Saksi Mata, Rojak, 71 tahun, Warga Kebon Baru, penjaga lintasan mengatakan Kereta lewat 2 buah  KRL ekonomi, satu arah dari Bogor - Kota telah lewat didepannya, korban saat akan menyebrang baru roda depan masuk reel. "Saya sudah teriak - teriak  awas kereta  walau  jarak masih jauh namun tidak didengar, akhirnya ya terjadinya tabrakan itu," ujar Rojak kepada petugas Polsek Metro Tebet.

Kedua korban kini sudah di bawa ke RSCM untuk di visum.

Kapolsek Metro Tebet menghimbau kepada warga masyarakat yang menyeberang lintasan agar senantiasa berhenti terlebih dahulu serta senantiasa memperhatikan  kiri - kanan apakah masih ada / tidak kereta yang akan melintas, jangan terburu-buru karena dapat berakibat fatal.

Korban Tewas Tertabrak KRL di Tebet Adalah Tukang Ojek dan Wanita Penumpangnya

Selasa, 26 Juni 2012 11:07 WIB
PUSKOMINFO - Korban kecelakaan, pengendara sepeda motor yang tertabrak kereta rel listrik (KRL) jurusan Bogor - Jakarta di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2012) pagi adalah tukang ojek dan penumpangnya seorang wanita.

“Korban adalah tukang ojek dan penumpangnya wanita yang hendak kerja,” kata Kapolsek Metro Tebet, Kompol Suyatno didampingi Kasi Humas Aiptu Broto Suwarno.

Menurut Suyatno, baik tukang ojek maupun penumpangnya adalah warga Kebon Baru, Tebet Timur. “Korban sudah kami kirim ke RSCM,” katanya.

Peristiwa maut itu terjadi sekira pukul 08:00 WIB. Diperkirakan tukang ojek nekat menerobos perlintasan rel, meski tanda sirine kereta sudah berbunyi. Sementara itu, identitas kedua korban belum diketahui.

Dua Pengendara Sepeda Motor Tewas Tertabrak KRL di Perlintasan Kereta Tebet

Selasa, 26 Juni 2012 09:57 WIB
PUSKOMINFO - Sepeda motor yang tengah melintas tertabrak kereta rel listrik (KRL) di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Kecelakaan ini terjadi antara Stasiun Tebet dan Stasiun Cawang. Dua orang pengendara motor tewas dalam peristiwa itu.

Petugas Polsek Metro Tebet yang dihubungi membenarkan adanya peristiwa tersebut. "Benar ada kecelakaan, namun informasi detailnya belum ada," ujar Brigadir Sugiman, Selasa (26/6/2012).

Brigadir Sugiman mengatakan saat ini petugas dari Polsek Metro Tebet telah berada di lokasi kecelakaan untuk melakukan identifikasi korban.

Diduga Karena Nilai Menurun, Siswi SMK Gantung Diri

Gambar Ilustrasi

Selasa, 26 Juni 2012 09:16 WIB
PUSKOMINFO - Diduga karena prestasi sekolahnya menurun, seorang siswi kelas 1 SMK di Jakarta Timur nekat gantung diri di lantai dua kediamannya, Senin (25/6/2012) siang. Korban gantung diri dengan menggunakan dasi seragam sekolah.

Siti Annisa Salihatin, 16 tahun, dengan masih mengenakan seragam sekolah warna abu-abu dan putih ditemukan tewas tergantung di lantai dua rumahnya di Jl. Sidih RT 04 RW 07, Kampung Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur. Diduga Siti yang akrab disapa Nisa, kecewa saat menerima nilai semester bayangan, menurun drastis. Padahal semester sebelumnya pelajar SMK Pertiwi Jakarta Timur itu duduk di peringkat ke dua terbaik di kelasnya.

Adalah Komarudin, 25 tahun, kakak Nisa, yang pertama menemukan remaja itu tergantung. “Saya mau ambil handuk, tahu-tahu saya lihat adik saya tergantung di plafon tempat jemuran di lantai dua,” ungkapnya. Saat itu, rumah sedang sepi karena orangtua mereka; pasangan Suhar, 54 tahun, dan Jaroh, 50 tahun, tengah jualan buah di Pasar Induk Kramatjati.

Kaget melihat adiknya tak lagi bernyawa, Komarudin, sulung dari empat bersaudara berteriak minta tolong. Tetangga pun berdatangan. Dua tetangga, Nakim dan Idam, bergegas menurunkan tubuh remaja yang tergantung menggunakan dasi yang disambungkan dengan gesper yang biasa dipakainya ke sekolah. Nisa dilarikan ke Klinik Al-Fauzan untuk mendapat pertolongan.

Namun anak ketiga dari empat bersaudara itu sudah tak bernyawa. Atas permintaan keluarga, jenazah tidak dilakukan otopsi dengan alasan kematian Nisa sebagai musibah kecelakaan. Jasadnya dibawa pulang dan disemayamkan di rumah. Meski begitu, polisi tetap meminta keterangan sejumlah saksi. Termasuk keluarga orangtua korban.

Kapolsek Metro Kramatjati, Kompol Imran Gultom, yang datang ke lokasi mengatakan keluarga korban mengungkapkan gadis itu stres setelah mendapat rapot bayangan semestrer 2. Soalnya, nilai pelajarannya merosot drastis.

“Ibu korban mengatakan kemungkinan anaknya malu dengan nilai yang menurun. Jadi, dugaan awal kami, motif korban bunuh diri adalah karena permasalahan nilai sekolahnya.” ungkap Kapolsek.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Selasa 26 Juni 2012


Selasa, 26 Juni 2012 08:24 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Selasa, (26/06/2012) terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK: Lap Banteng

2. Jakarta Barat
SIM :  LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM :TMP.kalibata
STNK :Stasiun Tj.Barat

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan 3 Pluit
STNK : GAPEMBRI Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Dewi sartika cawang
STNK: TMII (Masjid At-tin)

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00 WIB

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Mayat Lelaki di Rawalumbu Diduga Pencuri yang Dikeroyok Massa

Selasa, 26 Juni 2012 08:01 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan di pinggir Jl. Senopati Rt. 04/04, Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Minggu (24/6/2012) malam sekira pukul 23:00 WIB. Keterangan warga sekitar, korban adalah pelaku pencurian yang dikeroyok massa hingga meninggal dunia.

Pada saat anggota Polsek Metro Bekasi Timur ke lokasi mendapati korban sudah meninggal dunia dengan kondisi kepala luka bacok, perut luka beset, dan mata kiri atas luka bacok. Petugas tidak menemukan selembar kartu identitas pun dari lelaki yang mengenakan anting-anting ini.

Menurut keterangan warga sekitar, korban diteriaki maling oleh seseorang kemudian dikeroyok massa hingga meninggal dunia di lokasi.

Jenazah kemudian dikirim ke RSU Kota Bekasi. Petugas Polsek Metro Bekasi Timur masih melakukan penyelidikan kasus ini.

Kecelakaan Kerja di PT. Torabika, Mesin Pemanas Kopi Meledak, Satu Tewas Tiga Luka

Selasa, 26 Juni 2012 07:56 WIB
PUSKOMINFO - Kecelakaan kerja yang menimbulkan korban jiwa terjadi di PT. Torabika Jl. Raya serang KM 12, Desa Sukadamai, Cikupa, Tangerang, Senin (25/6/2012) pukul 08:00 WIB. Satu karyawan tewas dan tiga lainnya luka-luka. 

Korban tewas bernama Dedi Gunardi, 26 tahun, sedangkan yang luka-luka, Nada Irawan, 30 tahun, Syahrono, 19 tahun, dan Andi, 19 tahun.

Keterangan saksi, Wahyudin, 35 tahun, pengawas, mengatakan kecelakaan kerja terjadi karena mesin pemanas kopi yang sedang dioperasikan tiba-tiba meledak hingga melukai para korban. Korban Dedi Gunardi yang mengalami luka cukup parah sedangkan tiga rekannya Nada Irawan, Syahrono dan Andi hanya mengalami luka ringan. Keempat korban dilarikan ke RS. Arya Medika. Namun karena luka yang cukup parah, Dedi Gunardi meninggal dunia di RS. Arya Medika.

Peristiwa dilaporkan dan ditangani Polsek Metro Cikupa. Oleh petugas, jenazah Dedi Gunardi dikirim ke RSU Tangerang guna dilakukan visum. 


Sibuk Melayani Pembeli, Pegadang Nasi Kehilangan Tas

Selasa, 26 Juni 2012 07:41 WIB
PUSKOMINFO - O'om Komariah, 34 tahun, pedagang nasi di warung makan depan gereja Bethel Jl. Karang Anyar Raya, Sawah Besar, Jakarta Pusat, kehilangan tas yang berisi perhiasan emas, uang dan buku tabungan jumlah kerugian diperkirakan Rp. 8 juta.

Peristiwa terjadi Senin (25/6/2012) sekira pukul 12:00 WIB ketika jam makan siang. Korban sedang sibuk melayani pembeli dan akan mengembalikan uang kembalian pembeli, namun tas yang sebelumnya digantungkan di warung nasinya ternyata telah hilang dicuri orang.

Korban berusaha mencari namun tidak juga ditemukan, korban pun melaporkan peristiwa tersebut ke petugas Polsek Metro Sawah Besar. Tas korban berisi gelang emas seberat 10 gram, cincin emas 1 gram, anting emas 1 gram, uang tunai Rp. 1 juta, satu buku tabungan BRI Simpedes, Buku tabungan dan ATM Bank Mandiri serta KTP.

25 Juni 2012

Hendak Daftar SMA, Pelajar Tewas Terlindas Truk di Cengkareng

Senin, 25 Juni 2012 13:27 WIB
PUSKOMINFO - Nasib nahas menimpa seorang pelajar lulusan SMP di Jakarta Barat. Saat melintas di Jl Kamal Raya, Cengkareng, Jakarta Barat, pelajar ini tewas terlindas truk bermuatan gas elpiji, setelah terpeleset jatuh dari sepeda motornya.

"Korban naik motor kepeleset, kena ban belakang truk itu. Sopirnya nggak ngerti korban ada di belakang," kata Kanit Laka Lantas Jakarta Barat, AKP Rahmad Dalizar, Senin (25/6/2012).

Rahmad mengatakan kecelakaan ini terjadi sekira pukul 10.00 WIB di Jl Kamar Raya, Cengkareng, Jakarta Barat. Pelajar tersebut hendak mendaftar ke sekolah menengah tingkat atas dengan mengendarai motor kemudian terpeleset dan jatuh ke kolong truk yang bermuatan gas elpiji.

"Pelajar tersebut seorang laki-laki belum diketahui identitasnya, meninggal di lokasi kejadian kemudian dibawa ke rumah sakit Tangerang," jelasnya.

Menurut Rahmad, anggotanya masih berada di rumah sakit. Rahmad mengaku belum menerima laporan lengkap mengenai kecelakaan ini.

Angkot Ditabrak Kereta, Satu tewas Dua Luka-luka

Senin, 25 Juni 2012 09:18 WIB
PUSKOMINFO - Satu orang tewas dan dua lainnya luka-luka akibat angkot yang ditumpanginya ditabrak kereta api di Perlintasan Kereta Jl. Raya Tanjung Barat, tepatnya di depan Apotik Sari Sakti, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (23/6/2012) pukul 20:15 WIB.

Korban yang tewas di lokasi kejadian bernama Hendi Gunawan, dibawa ke RS. Fatmawati, sedangkan yang luka-luka, Sandu, pengemudi angkot dan satu orang penumpang wanita yang belum diketahui namanya karena shok kini dirawat di RS. JMC Pancoran.

Peristiwa terjadi saat mobil angkot 129 Nopol B-3245-TMO yang dikemudikan Sandu melintas di TKP. Namun mobil angkot tiba-tiba mogok dan tak berapa lama datang kereta api dan menabrak angkot tersebut.

Tidak diketahui penyebab mogoknya mobil angkot tersebut. Petugas Polsek Metro Pasar Minggu tengah memeriksa 2 orang saksi, Ahmad dan Ali Supriyatna, penjaga perlintasan  untuk dimintai keterangannya.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Senin, 25 Juni 2012



Senin, 25 Juni 2012 08:33 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Senin, (25/06/2012) terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK: Lap Banteng

2. Jakarta Barat
SIM :  LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM :TMP.kalibata
STNK :Stasiun Tj.Barat

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan 3 Pluit
STNK : GAPEMBRI Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Dewi sartika cawang
STNK: TMII (Masjid At-tin)

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00 WIB

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Polda Metro Jaya Bekuk Lima Perampok Nasabah Bank

Senin, 25 Juni 2012 07:52 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya berhasil menangkap lima tersangka, dari total enam pelaku perampokan terhadap nasabah bank. Kelima tersangka yang berhasil ditangkap yaitu Anton, 22 tahun, Edy, 37 tahun, AT, 45 tahun, Hari, 36 tahun, dan Doni, 27 tahun. Mereka ditangkap di lima tempat berbeda di Jakarta, Bali, Bandung, Palembang, dan Pekanbaru.

"Satu pelaku, yaitu Rizky, usia 25 tahun, tewas tertembak karena melawan saat akan ditangkap," kata Komisaris Besar Toni Harmanto, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Minggu (24/6/2012). Menurut Dir Reskrimum, Rizky tewas tertembak di Apartemen Gading Asri, Jakarta Utara, pada Kamis, 21 Juni lalu. Penyidik masih mengejar satu pelaku lain, yaitu Muslim alias Guru.

Direktur Reserse Kriminal Umum menuturkan keenam pelaku memiliki peran berbeda dalam melakukan aksinya. Tersangka Rizky merupakan aktor utama di setiap aksi perampokan. Rizky, kata Toni, tidak segan-segan menembak korban bila melakukan perlawanan. Sementara Doni, Edy, dan Anton berperan mengendarai sepeda motor dan merampas barang milik korban.

"Hari merupakan kapten mereka," katanya. Toni menyebutkan para pelaku telah beroperasi sebanyak 15 kali dengan rincian di Jakarta sebanyak 12 aksi, Depok dua aksi, dan Bogor sekali. Total uang yang berhasil dirampok oleh para pelaku sebanyak Rp 800 juta.

Sementara itu, Kepala Sub-Direktorat Kejahatan dan Kekerasan, Ajun Komisaris Besar Helmy Santika, mengatakan pelaku menggunakan dua modus. "Mereka memecahkan ban atau kaca kendaraan korban dan cara lainnya mengikuti korban," kata Helmy. Sebelum melumpuhkan korban, ia melanjutkan, pelaku terlebih dahulu mengintai korbannya di bank.

Dari para tersangka polisi menyita tiga pucuk senjata, puluhan butir peluru, tiga senjata tajam, telepon genggam, uang tunai Rp 50 juta, lima unit sepeda motor, dan dua unit mobil. Menurut Helmy, tiga senjata api yang dipakai tersangka dua merupakan senjata pabrikan dan satu air softgun. "Kami masih lakukan penyidikan dari mana tersangka mendapatkan senjata api ini," kata dia.

Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan Undang-Undang Darurat No. 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api. "Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun," ucap Helmy.

Merampok dengan Berpura-pura Membeli Makanan Ikan Arwana

Senin, 25 Juni 2012 07:31 WIB
PUSKOMINFO - Seorang perampok berhasil dibekuk warga setelah merampok pedagang ikan hias di Jl. Bonjol Rt. 06/02 Kelurahanh Pondok Karya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Minggu (24/6/2012) dinihari.

Menurut keterangan korban, Hamdan Supriyadi, 38 tahun, mengatakan pelaku, Abas Abubakar, 38 tahun, datang dengan berpura-pura sebagai pembeli makanan ikan arwana. Namun pelaku menyemprotkan parfum ke mata korban serta menodongkan sajam ke leher korban. Pelaku kemudian mengikat tangan korban dengan tali rafia dan meminta uang korban. Pelaku mengambil uang korban sebesar Rp. 200 ribu.

Namun, sebelum pelaku kabur, datang seorang warga, R. Harry Sudewo, 53 tahun, memergoki aksi pelaku. Dengan dibantu warga lainnya, pelaku berhasil dibekuk.

Pelaku selanjutnya diserahkan ke petugas Polsek Metro Pondok Aren berikut barang bukti parfum, 3 bilah senjata tajam, lakban dan tali plastik.  

22 Juni 2012

Operasi Nila Jaya 2012, Polda Metro Jaya dan jajarannya Berhasil Ringkus 136 Bandar Narkoba


Jumat, 22 Juni 2012 16:18 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak 547 orang tersangka narkoba ditangkap petugas Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya selama operasi "Nila Jaya 2012". Status tersangka dua orang importir, 136 orang bandar, 407 orang pengedar, dan dua orang lainnya sebagai pengendali peredaran narkoba dari balik penjara.

"Selama 20 hari pelaksanaan Operasi Nila Jaya 2012, di Jakarta, Tangerang, Depok, dan Bekasi, Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap 434 kasus dan menangkap 547 tersangka. Pria sebanyak 531 orang serta wanita 16 orang. Jumlah warga Indonesia ada 545 orang, sedangkan WNA dua orang," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (22/6/2012).

Pada operasi itu, kata Kabid Humas, Polda menangkap dua orang importir, 136 bandar, 407 pengedar, dan dua orang pengendali dari dalam penjara.

Barang bukti yang berhasil disita dari 547 tersangka yakni ganja 47.288.76 gram, heroin 141,49 gram, sabu 55.590 gram, ekstasi 331.809 butir, kokain 998 gram, golongan IV 654 butir, senjata api dua pucuk dan amunisi sebanyak lima butir.

"Jumlah total estimasi harga senilai Rp309.616.430.000 dan diperkirakan dapat menyelamatkan 710.684 jiwa manusia," paparnya.

Sementara itu, Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Nugroho Aji, mengatakan berhasil mengungkap target 100 persen DPO.

"Target operasi kena semuanya. DPO itu, sejak tahun 2010. Jumlah DPO ada 100 orang. Kalau dua orang pengendali dari penjara itu, kami ungkap di penjara Tangerang," kata Nugroho.

Beberapa tersangka yang ditangkap antara lain AF, 27 tahun, dengan barang bukti 14 ribu gram shabu-shabu dan 259 ribu butir ekstasi. Lalu DD, 27 tahun, dengan barang bukti 15,74 gram shabu-shabu, 100 butir ekstasi dan satu pucuk senjata merk Sauer 262 kaliber 9 magazen plus lima butir peluru. Selain itu ada RBF, 44 tahun, warga negara Brazil barang bukti 998 gram kokain; serta SG, 34 tahuh, dengan barang bukti 74.653 butir ekstasi dan 1.731 gram shabu.

Direktorat Polisi Air Polda Metro Jaya Temukan Bangkai Kapal Sepia Jaya yang Tenggelam

Jumat, 22 Juni 2012 13:35 WIB
PUSKOMINFO - Bangkai Kapal Sepia Jaya yang tenggelam di perairan Kepulauan Seribu pada Selasa (19/6/2012) lalu, telah ditemukan. Hal tersebut diungkapkan Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Polisi Perairan Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Kuncung Suyanto, Jumat (22/6/2012).

"Saat ini, proses pengapungan tengah berjalan," katanya. Namun, hingga saat ini enam anak buah kapal (ABK) yang ikut tenggelam belum juga ditemukan. "Kami sudah menyelami bangkai kapal tapi tidak menemukan mayat sama sekali," kata AKBP Kuncung.

AKBP Kuncung mengatakan, kapal nelayan KM Sepia Jaya, dilaporkan tenggelam di koordinat 05.57.100 LS 106.50.190 BT di 1 mil sebelah barat Pulau Damar Besar, Kepulauan Seribu. Sebanyak 6 dari 12 awak kapal nahas itu dilaporkan hilang. Keenam orang yang dilaporkan hilang adalah Rusman, 40 tahun, Rojana, 30 tahun, Sairin, 27 tahun, Imam Said, 25 tahun, Riyanto, 28 tahun, dan Nuad, 60 tahun. Sementara awak yang selamat yakni Irfan, Hakim, Sapriadi, Nano, dan Ali, serta Yastino yang bertindak sebagai nahkoda. Mereka ditolong oleh perahu nelayan yang melintas.

"KM Sepia Jaya berangkat dari Pelabuhan Muara Angke, Senin (18/6/2012) sekira pukul 21:00 WIB. Mereka hendak mencari cumi-cumi di Laut Jawa. Belum sampai lokasi yang dituju, cuaca memburuk. Mereka lalu berlindung di sebelah barat Pulau Damar Besar. Namun ombak semakin besar hingga membalikkan kapal pada Selasa (19/6/2012) dini hari," jelas AKBP Kuncung.

"Cuaca buruk dan gelombang tinggi menjadi kendala yang menyebabkan evakuasi sempat dihentikan. "Tapi kita masih akan melanjutkan evakuasi," ujar Kuncung.

Korban Pura-pura Mati, Perampas Motor Berhasil Dibekuk

Jumat, 22 Juni 2012  13:21 WIB
PUSKOMINFO -Tersangka pelaku perampasan motor di kuburan kelurahan Binong, Curug Kabupaten Tangerang berhasil dibekuk Buser Polsek Metro Curug, Kamis (21/6/2012). Korban yang berpura-pura telah mati kemudian cepat memberikan laporan ciri-ciri pelaku hingga polisi berhasil membekuknya.

Menurut Kapolsek Metro Curug, Kompol Arief Setiawan,SH. pada hari Rabu tanggal 20 Juni 2012 pukul 12:00 WIB di TPU Kampung Peusar, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, telah terjadi pencurian dengan kekerasan 1 unit Sepeda Motor Yamaha Vixion.

Korban bernama Nurdin Kesuma,18 tahun, sedang menunggu kakaknya. Nurdin didatangi pelaku Cecep minta diantar ke Harkit (harapan kita) lalu ke Pasar Malabar, terus minta diantar ke Kampung Peusar dan minta diantar lagi ke tempat sepi di kuburan Kampung Peusar dekat sekolah.

Sesampai di kuburan, pelaku Cecep minta berhenti, lalu pelaku memukul korban dari belakang hingga terjatuh kemudian korban dicekik dengan gesper. Korban berpura-pura mati. Dikira korban sudah meninggal dunia, pelaku pun kabur dengan membawa sepeda motor dan HP milik korban.

Setelah pelaku kabur, korban kemudian melaporkan kejadian itu ke petugas Polsek Metro Curug dengan menyebutkan ciri-ciri pelaku hingga akhirnya petugas berhasil mengejar dan menangkap pelaku.

"Tersangka diancam dengan Pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan, diancam hukuman penjara 12 tahun," tegas Kapolsek.

Operasi Nila Jaya 2012 Polresta Bekasi Kota Ungkap 31 Kasus Narkoba dengan 38 Tersangka

Jumat, 22 Juni 2012 09:44 WIB
PUSKOMINFO – Jajaran Polresta Bekasi Kota berhasil mengungkap 31 kasus dan mengamankan 38 orang tersangka dalam operasi kepolisian Nila Jaya 2012.

Operasi yang dilaksanakan sejak tanggal 1 hingga 20 Juni 2012 dengan sasaran Distributor,Agen, Pengedar dan Pemakai Narkoba ini, petugas menyita barang bukti Ganja seberat 2.563,75 gram dan Shabu seberat 5,36 gram.

Kapolresta Bekasi Kota, Kombes Pol Drs. Priyo Widyanto, MM mengatakan jika dibandingkan dengan hasil Operasi Nila Jaya 2011 maka pada Operasi tahun 2012 ini jumlah kasus yang diungkap mengalami penurunan sekira 8,82 %.

"Tahun 2011 lalu diungkap 34 kasus sedangkan tahun 2012 ini 31 kasus,” ujar Kapolres.

Namun jumlah tersangka mengalami peningkatan, pada tahun 2011 sebanyak 37 tersangka sedangkan tahun 2012 sebanyak 38 tersangka atau meningkat 2,70 %.

Begitu pula barang bukti yang berhasil disita mengalami penurunan. Pada tahun 2011 barang bukti yang berhasil disita berupa Ganja 224.635 gram, heroin 2 gram dan shabu seberat 8 gram, dengan nilai Rupiah sebesar Rp. 689.300.000.

Sedangkan pada tahun 2012 barang bukti yang disita Ganja seberat 2.563,75 gram dan shabu seberat 5,35 gram atau senilai Rp. 136.747.500,-

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Jumat, 22 Juni 2012



Jumat, 22 Juni 2012 08:38 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Jumat, (22/06/2012) terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Thamrin City
STNK: Kantor Pos Ps Baru

2. Jakarta Barat
SIM :  Mall Citraland, Grogol
STNK : Mall Citraland,Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM :TMP.kalibata
STNK :Stasiun Tj.Barat

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan 3 Pluit
STNK : GAPEMBRI Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Dewi sartika cawang
STNK: TMII (Masjid At-tin)

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00 WIB

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Polsek Metro Tanah Abang Bekuk 4 Pelaku Pemalsu STNK

Jumat, 22 Juni 2012 08:10 WIB
PUSKOMINFO - Empat pelaku pemalsu STNK ditangkap oleh aparat Polsek Metro Tanah Abang di wilayah Tebet, Jakarta Selatan. Keempat sindikat pemalsu STNK itu ialah, NA, BS, AS, dan AC.

"Ditangkap pada Rabu (20/6/2012) malam di daerah Tebet," kata Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Suyudi Aryo Seto, Jumat (21/6/2012).

Keempat pelaku diamankan bersama barang bukti berupa satu unit CPU, Monitor, printer dan puluhan lembar STNK Palsu.

Pengakuan para tersangka, dalam setiap pembuatan STNK atau BPKB palsu sindikat ini memasang tarif berkisar Rp 3 sampai 4 juta.

"Kualitas STNK palsu tersebut benar-benar mirip aslinya, sehingga untuk orang awam sangat sulit untuk mengetahuinya," jelas Kapolsek.

Kapolsek menghimbau kepada masyarakat agar waspada terhadap peredaran STNK palsu. Jika hendak membeli mobil, masyarakat hendaknya tidak hanya memeriksa fisiknya, tapi juga kelengkapan surat-suratnya di Polda Metro Jaya.

21 Juni 2012

Polda Metro Jaya Gelar Apel Pasukan dan Simulasi Pemilukada DKI 2012

Kamis, 21 Juni 2012 13:31 WIB
PUSKOMINFO - Dalam rangka pengamanan Pemilukada Provinsi DKI Jakarta, khususnya pada tahap kampanye yang berlangsung mulai 24 Juni hingga 7 Juli dan pemungungtan suara pada 11 Juli 2012, Polda Metro Jaya mengadakan Apel Gelar Pasukan Kesiapan Penganaman dan Simulasi Pengamanan Pemungutan Suara, Kamis (21/6/2012).

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Untung S Rajab selaku inspektur upacara dan simulasi tersebut mengatakan kegiatan yang dilakukan saat ini untuk mengetahui kesiapan Polda dalam pengamanan Pemilukada.

"Ini penting kita lakukan supaya Pemilukada berjalan dengan baik, karena pelaksanaan Pilkada menunjukan bagaimana proses demokrasi Indonesia khususnya di DKI Jakarta," ujar Kapolda di Lapangan Parkir Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, (21/6/2012).

Kapolda menjelaskan, DKI Jakarta merupakan Ibu Kota Negara yang menjadi pusat untuk segalanya. Jadi harus memiliki spesifikasi dalam pengamanan apa pun. "Terlebih, dalam Pemilukada ini yang terpenting adalah bagaimana kita mengajak dan mengajarkan seluruh penduduk DKI untuk ikut memilih dengan melakukan dan menggunakan hak pilihnya," terangnya.

Untung mengimbau kepada seluruh warga DKI Jakarta untuk menggunakan hak pilihnya, dan untuk anggota kepolisian agar tetap menjaga keamanan dengan sebaik-baiknya supaya Pilkada berjalan aman, sukses, dan para calon gubernur harus siap terpilih dan siap tidak terpilih.

"Jadi, apabila terjadi perselisihan supaya diselesaikan konflik pilkada itu dengan dua jalur, yakni asas musyawarah dan jalur hukum melalui pengadilan. Saya meminta agar tidak ada kekerasan dan saya sangat mendambakan demokrasi seperti itu tidak ada kekerasan dan kerusuhan," jelas Untung.

Untung meminta kepada seluruh anggota untuk tetap menjaga staminanya selama menjalankan tugas. "Untuk anggota kepolisian, diharapkkan untuk menyiapkan mental dan fisik dalam hal menjaga keamanan," imbuhnya.

Simulasi yang dilakukan kali ini yakni dari mulai pemungutan suara hingga terjadinya kerusuhan, karena untuk antisipasi jika para simpatisan calon Gubernur tidak menerima hasilnya. Dalam acara ini juga turut dihadiri Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Dahliah Umar dan Ketua Panwaslu DKI Ramdansyah.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Kamis, 21 Juni 2012

Kamis, 21 Juni 2012 09:33 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Kamis, (21/06/2012) terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Mengalami gangguan
STNK: Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Barat
SIM :  Mall Citraland, Grogol
STNK : Mall Citraland,Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM :TMP Kalibata
STNK :Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan 3 Pluit
STNK : GAPEMBRI Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Dewi sartika cawang
STNK: TMII (Masjid At-tin)

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00 WIB

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Bayi Perempuan Masih Hidup Ditemukan di depan Bengkel Besi di Duren Sawit

Headline
Foto : Ilustrasi
Kamis, 21 Juni 2012 09:07 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok bayi mungil masih dalam keadaan hidup ditemukan warga di depan sebuah bengkel besi di pinggir Jalan Kolonel Sugiyono, Duren Sawit, Jakarta Timur pada Kamis (21/6/2012) sekira pukul 02:00 WIB.

Bayi berjenis kelamin perempuan itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Ali Nasution yang sedang melintas.

Belum diketahui siapa orang tua yang tega meninggalkan bayi yang diperkirakan berusia satu minggu dengan berat sekitar 3,8 kilogram dan panjang 4,2 centimeter itu hanya dibalut kain dengan cara dibedong.

Kemudian oleh warga dan dibantu aparat kepolisian, bayi tersebut dibawa dengan mobil patroli polisi ke Puskesmas Duren sawit untuk mendapat perawatan.

Keributan Antar Remaja Tuna Rungu di Kramat Raya Senen

Kamis, 21 Juni 2012 08:44 WIB
PUSKOMINFO - Keributan antar remaja tuna rungu terjadi di Jl. Kramat Raya 42 Rt. 05/07 Kelurahan Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (20/6/2012) pagi sekira pukul 07:30 WIB. Dua remaja mengalami luka memar akibat keributan tersebut.

Kejadian berawal ketika korban, Ham Fei Ing sedang duduk-duduk bersama temannya, Ponco Wahyu Marsudi, di lokasi. Tiba-tiba datang sekira 15 orang pelaku, dua diantaranya dikenal korban. Ham Fei Ing bertanya kepada salah seorang pelaku bernama Natalia Christine Sinambela. Belum sempat terjawab, mendadak dari arah samping kanan, korban dipukuli oleh para pelaku lainnya.

Teman korban, Ponco Wahyu Marsudi, yang ingin melerai keributan tersebut, juga terkena tendangan di bagian dada. Setelah beberapa menit keributan terjadi, para pelaku kabur.

Korban kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Metro Senen untuk penanganan lebih lanjut.

Polsek Metro Tanah Abang Tangkap 8 Pemuda Sedang Pesta Narkoba

Kamis, 21 Juni 2012 08:01 WIB
PUSKOMINFO - Aparat gabungan dari Polres Metro Jakarta pusat dan Polsek Metro Tanah Abang membekuk 8 orang pemuda yang sedang pesta narkoba di Mess Irian Jl. KH. Mas Mansyur Blok B/7 Rt. 11/09 Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (20/6/2012) malam sekira pukul 20:00 WIB. Kini, kedelapan tersangka diamankan di Mapolsek Metro Tanah Abang.

Operasi gabungan ini dilakukan karena adanya informasi masyarakat bahwa di lokasi sering dijadikan tempat transaksi dan pesta narkoba. Informasi ditindaklanjuti dengan operasi gabungan dari Polres dan Polsek dipimpin Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Suyudi Aryo Seto.

Informasi ternyata benar, di lokasi petugas mendapati 8 orang sedang berpesta narkoba. Kedelapan tersangka kemudian digelandang ke Mapolsek Metro Tanah Abang untuk penyelidikan dan penyidikan selanjutnya.

20 Juni 2012

Polda Metro Jaya Buka Gerai Layanan di Thamrin City

Rabu, 20 Juni 2012 15:16 WIB
PUSKOMINFO - Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya kembali membuka gerai baru layanan perpanjangan STNK dan SIM dipusat perbelanjaan. Kali ini gerai layanan tersebut dibuka di kawasan Thamrin City, Jakarta Pusat.

Hadir dalam acara launching gerai samsat tersebut, Sekda Pemprov DKI Jakarta, H Fadjar Panjaitan mewakili Gubernur DKI Jakarta, H Fauzi Bowo, AKBP Latif Usman, Kasubdit Regident, mewakili Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Dwi Sigit Nurmantyias. Sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, maupun Polda Metro Jaya dan tamu undangan lainnya.

Sebalumnya Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya telah membuka di beberapa mall dan pusat perbelanjaan, seperti  Mall Gandaria City, Blok M Square, PGC Cililitan, Mall Artha Gadhing, Mall Taman Palm dan saat ini di Thamrin City.

“Dengan gerai baru ini, masyarakat akan semakin mudah mengurus STNK dan SIM,” ujar Kasubdit Regident Dit Lantas Polda Metro Jaya, AKBP Latif Usman, disela-sela launching, Rabu (20/6/2012).

Diharapkan dengan gerai baru ini, juga bisa mengurai komplain dari masyarakat. Sebab wajib pajak bisa langsung datang sendiri tanpa harus melalui perantara.”Kalau lewat calo kan lama, ini cukup 5 menit urus perpanjangan STNK selesai,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekda Pemprov DKI Jakarta, H Fadjar Panjaitan, menambahkan terobosan yang dilakukan Polda Metro Jaya ini sangat bagus. Karena warga sambil jalan-jalan bisa mengurus surat-surat kendaraan.”Dengan gerai di pusat perbelanjaan warga semakin mudah urus pajak, dan dampaknya penerimaan pajak juga akan semakin meningkat,” jelas H. Fadjar Panjitan.

Semua Cagub-Cawagub DKI Jakarta Teken Kontrak Kampanye Damai di Polda Metro Jaya

Rabu, 20 Juni 2012 14:43 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya mengumpulkan semua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rabu (20/6/2012) pukul 13:00 WIB. Kedatangan seluruh pasangan calon ini ditujukan untuk menandatangani nota kesepahaman kampanye Pilkada damai yang akan dilakukan mulai tanggal 24 Juni 2012 mendatang.

Peserta pilkada yang hadir yakni pasangan Hendardji Supandji-Ahmad Riza Patria, Alex Noerdin-Nono Sampono, Hidayat Nur Wahid, Faisal Basri, Nachrowi Ramli, dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Selain pasangan calon, seluruh tim sukses juga hadir dalam acara yang diselenggarakan di Mainhall Gedung Utama Polda Metro Jaya Jl. Jenderal Sudirman 55, Jakarta.

Dengan disaksikan Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya, Kajati DKI Jakarta, Ketua KPU DKI Jakarta serta Panwaslu DKI Jakarta, para pasangan Cagub dan Cawagub menandatangani kesepakatan yaitu:

1. Bahwa kami masing-masing calon Gubernur dan Wakil Gubernur, siap melaksanakan Pemilukada Provinsi DKI Jakarta tahun 2012 secara jujur dan adil sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

2. Siap bekerjasama dengan instansi dan lembaga penyelenggara Pemilukada (KPU dan Panwaslu Prov. DKI Jakarta) demi suksesnya Pemilukada Prov. DKI Jakarta tahun 2012;

3. Bersama dengan unsur Kepolisian dan aparat keamanan lainnya sanggup menjaga dan menciptakan situasi yang kondusif, aman dan damai serta sanggup mengendalikan massa pendukung, demi suksesnya Pemilukada Prov. DKI Jakarta tahun 2012. Dan apabila terjadi pelanggaran siap diambil tindakan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku;

4. Siap menerima hasil Pemilukada yang disahkan oleh penyelenggara Pemilukada Prov. DKI Jakarta tahun 2012 dan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku;

5. Kami calon Gubernur dan Wakil Gubernur Prov. DKI Jakarta tahun 2012, siap terpilih dan siap tidak terpilih.

Dalam Sebulan, Polresta Tangerang Ungkap 323 Kasus dari 395 Kasus yang Ditangani

Rabu, 20 Juni 2012 13:30 WIB
PUSKOMINFO - Jajaran Reskrim Polres Kota Tangerang berhasil menempati posisi teratas dalam pengungkapan kasus selama bulan Mei kemarin. Dari 395 Kasus yang di terima sebanyak 323 kasus atau 81, 77 % berhasil di selesaikan.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Shinto Silitonga, SH, MH, mengatakan dari 395 Kasus yang diterima oleh jajarannya sebanyak 50 persen diantaranya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Menurutnya, kasus Curanmor masih menjadi kasus yang paling banyak terjadi dan paling banyak kita diungkap di bulan Mei lalu.

Tingginya jumlah pengungkapan kasus oleh jajarannya, kata Shinto, tidak lepas dari komitmen seluruh anggota Reskrim Polresta Tangerang untuk bisa memberikan pelayanan termasuk rasa aman kepada seluruh rakyat yang ada di wilayah Hukum Polresta Tangerang.

"Kami menargetkan agar setiap penyidik mampu menyelesaikan dua perkara dalam sebulan, dan untuk tim lapangan kami bebankan untuk bisa melakukan 2 penangkapan," ujar Kompol Shinto Silitonga.

Sementara Kapolresta Tangerang, Kombes Drs. Bambang Priyo Andogo mengaku sangat bangga atas prestasi yang diraih anggotanya di jajaran Reskrim Polresta Tangerang.  "Saya sangat bangga, walaupun dengan jumlah anggota yang minim, serta dengan luas wilayah yang sangat besar namun jajaran Reskrim Polresta Tangerang dapat mengoptimalkan kinerja mereka sehingga berhasil mengungkap banyak kasus kriminal," kata Kapolres.

Jambret Tabrak Bajaj Terjungkal ke Selokan

Rabu, 20 Juni 2012 11:01 WIB
PUSKOMINFO - Daniel, 40 tahun, seorang jambret berhasil ditangkap warga, di Jalan Tebet Barat X, Jakarta Selatan setelah menabrak Bajaj hingga masuk selokan. Pelaku babak belur dihajar massa.

Korban adalah Nisa, 19 tahun, yang ketika itu bersama ibunya tengah berjalan kaki menuju Rumah Sakit Tebet, Selasa (19/6/2012) sekira pukul 18:00 WIB. Tiba-tiba dari arah belakang datang pelaku yang mengendarai sepeda motor langsung menjambret tas Nisa yang berada di bahu kanan hingga tali tasnya putus. Nisa pun langsung berteriak maling hingga didengar warga. Mereka langsung mengejar penjahat jalanan itu.

Karena panik, pelaku tidak bisa menguasai motornya. Ia langsung menabrak bajaj yang ada di depannya dan jatuh ke selokan.

Melihat hal itu, warga segera menangkap pelaku dan menghakiminya hingga babak belur. Beruntung ada petugas Patroli Sabhara 4024 Polsek Tebet yang sedang melintas.

Dari tangan pelaku disita tas biru milik Nissa berisi uang dan surat penting serta motor Suzuki Shogun Nopol B 6750 SNG yang digunakan untuk beraksi.

“Tersangka kami kenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” kata Kapolsek Metro Tebet, Kompol Suyatno didampingi Kasi Humas, Aiptu Broto Suwarno.

Polres Metro Jakarta Barat Sita Sabu dan Ecstasy Senilai Rp. 81 Miliar dari Gudang di Pademangan Jakarta Utara

 Palmerah196
Rabu, 20 Juni 2012 10:05 WIB
PUSKOMINFO - Tiga bandar besar narkoba jaringan internasional dibekuk aparat Polres Metro Jakarta Barat dan menyita 14 kg shabu dan 200.000 butir ecstasy dari sebuah gudang di Jl. Pademangan Timur Gang IX, Jakarta Utara. Barang haram senilai Rp. 81 miliar itu akan dipasok ke Kampung Ambon.

Ketiga tersangka yaitu Agus, 31 tahun, Hugo, 31 tahun, dan Sunarto, 35 tahun dibekuk di Pademangan, Jakarta Utara, Senin (18/6/2012) dinihari.

“Mereka bagian dari jaringan narkoba China-Malaysia.” ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Drs Suntana MSi didampingi Kasat Narkoba AKBP Gembong Yudha SP, SH.

“Kami masih menyelidiki kemungkinan mereka juga memasok segala jenis narkoba ke Kampung Ambon di Cengkareng.”tambahnya.

Pengungkapan kasus itu bermula dari informasi masyarakat yang menyebutkan transaksi narkoba kerap dilakukan Agus dan Hugo di wilayah Cengkareng. Satu bulan diintai, petugas mendapat informasi keduanya akan bertransaksi. Setelah dibuntuti, keduanya dibekuk di Jl. Pademangan III, Jakarta Utara. Shabu 50 gram dan 900 ekstasi yang akan diedarkan disita petugas.

Dari pemeriksaan terhadap para tersangka, diperoleh informasi bahwa masih ada narkoba lagi yang disimpan di sebuah gudang di Jl. Pademangan Timur Gang IX, Pademangan, Jakarta Utara. Tanpa membuang waktu, petugas pun menggerebek dan menyita barang bukti 200.000 ekstasi dan 14 kg shabu di gudang tersebut.

Ketiga tersangka mengaku barang haram itu berasal dari China dan Malaysia yang dibawa masuk ke Indonesia melalui jalur pelabuhan-pelabuhan kecil  kemudian melalui jaur darat.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Rabu 20 Juni 2012

Rabu, 20 Juni 2012 08:52 WIB 
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Rabu, (20/06/2012) terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Mengalami gangguan
STNK: Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Barat
SIM :  Citraland
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Mengalami gangguan

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan 3 Pluit
STNK : GAPEMBRI Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Mengalami gangguan
STNK: TMII

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00 WIB

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-5296 0770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Polres Metro Jakarta Timur Tembak Penjahat Kambuhan

 pwnjahatkambuhan196
Rabu, 20 Juni 2012 08:33 WIB
PUSKOMINFO - Heru Adi Pratama, 30 tahun, terpaksa ditembak paha kanannya oleh petugas kepolisian dari unit Resmob Polres Metro Jakarta Timur karena berupaya melarikan diri. Heru adalah salah satu pelaku perampok yang ditangkap ketika akan beraksi di Jl. Raya Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (19/6/2012) pagi sekira pukul 09:00 WIB. Namun temannya, Zaenal, 35 tahun, melarikan diri dari kejaran polisi.

Dari tangan Heru, petugas menyita satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver dengan enam butir peluru, kunci leter T serta tiga buah anak kunci yang terdapat di saku celananya.

Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dian Perri, yang didampingi Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Timur, AKP Ujang Rohanda, tersangka Heru ditangkap dipinggir Jl. Raya Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, tepatnya sebelum toko Arundina.

Saat itu petugas memepet kedua pelaku yang menggunakan sepeda motor Yamaha Mio diduga akan melakukan aksinya. Namun petugas yang lebih sigap dapat menghalau aksi perampokan tersebut. “Pelaku kita tangkap tanpa perlawanan, sementara satu pelaku lain melarikan diri dengan memacu kendaraannya,” ujar Dian.

Ketika petugas berupaya menggiring pelaku untuk mencari salah satu temannya, Heru berupaya melarikan diri. Akibatnya paha kanan Heru dihadiahi timah panas petugas. “Pelaku kami tembak karena berupaya melarikan diri,” tutur Dian.

Dari hasil pemeriksaan petugas, Heru diketahui sebagai residivis kasus pencurian kendaraan bermotor dengan kekerasan. Dimana dirinya mengaku sudah dua kali melakukan aksinya di kawasan Setu, Bekasi dan Cilengungsi, Bogor.

Tak hanya itu, Heru juga mengaku baru tiga bulan keluar dari penjara karena tersangkut kasus pencurian ATM sebesar Rp131 juta di Masjid Kubah Mas, Limo, Depok.

“Pelaku juga residivis, yang sudah sering melakukan curanmor dengan mengancam bahkan melukai korbannya,” tambah Kasat.

Kepada petugas Heru mengaku jika dalam setiap aksinya minimal ia mendapatkan hasil sebesar Rp800 ribu digunakan untuk membiayai kebutuhan istri dan seorang anaknya di Banyumas, Jawa Tengah. “Uang yang saya dapat dari hasil mencuri biasanya saya kirim ke kampung untuk anak dan istri saya,” kata Heru.

Heru juga mengaku, aksi pencuriannya baru dilakukan dua kali ini. Semua itu dilakukan karena bujuk rayu temannya karena alasan pekerjaan. “Saya diajak teman saya, karena nggak punya pekerjaan, saya mau saja,” tuturnya.

Sementara untuk senjata api yang dipegangnya, Heru juga mengaku kalau itu merupakan titipan temannya. Senjata itu dipegangnya hanya untuk menakut-nakuti korbannya agar mau menyerahkan sepeda motornya.

“Saya belum pernah menembakan pistol itu, karena hanya untuk menakut-nakuti saja,” ujar Heru.

Atas kasus ini, Heru akan dijerat dengan Undang-Undang Darurat No. 12/1951 atas kepemilikan senjata api. “Ancaman hukumannya 12 tahun penjara,” tutup Kasat.

Pedagang Pakaian Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Di Rukonya, Diduga Korban Perampokan

Rabu, 20 Juni 2012 07:55 WIB
PUSKOMINFO - H. Amirudin, 48 tahun, ditemukan tewas bersimbah darah di rumah toko (ruko) miliknya di Jl. Perum Candrabaga Rt. 27/19 Kelurahan Bahagia Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Rabu (20/6/2012) dinihari tadi. Korban diduga dibunuh oleh perampok yang menyatroni rukonya.

Peristiwa terjadi sekira pukul 02:30 WIB. Awalnya, tetangga korban, Syarifudin, 41 tahun, mendengar teriakan anak korban yang meminta tolong. Syarifudin keluar ruko dan memberitahu tetangga lainnya kemudian mendatangi ruko korban. Saat itu, terlihat isteri korban dalam keadaan mulut ditutup dan diikat dengan kain. Sedangkan korban, H. Amirudin, sudah bersimbah darah di kamar tidurnya dan sudah tidak bernyawa.

Peristiwa kemudian dilaporkan ke Polsek Metro Babelan yang kemudian datang ke lokasi melakukan Olah TKP. Dugaan sementara petugas, H. Amirudin sebagai korban perampokan. Kini petugas tengah melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi yakni isteri, anak dan tetangga korban untuk dimintai keterangannya.

Sedangkan Jenazah H. Amirudin dibawa ke RSUD Bekasi guna dilakukan visum.    

Ditodong Pisau, Motor Dirampas

Rabu, 20 Juni 2012 07:53 WIB
PUSKOMINFO - Arif Hidayat, warga Tapos Rt. 01/01 Tigaraksa, Tangerang menjadi korban perampasan sepeda motor di Desa Matagauru, Tigaraksa, Selasa (19/6/2012) malam sekira pukul 22:10 WIB. Sepeda motor korban Suzuki satria Fu Nopol B-3389-NTC dibawa kabur perampok.

Ketika korban melintas di lokasi, tiba-tiba dipepet pelaku yang mengendarai 2 sepeda motor. Korban ditodong dengan pisau, disuruh turun dari sepeda motor kemudian sepeda motor dirampas pelaku. Kasus dilaporkan dan ditangani Polsek Metro Tigaraksa.

19 Juni 2012

Polres Metro Jakarta Utara Gelar Razia Narkoba, 17 Pengedar Ditangkap

Selasa, 19 Juni 2012 14:57 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Utara merazia tempat yang dianggap rawan peredaran narkoba. Petugas mendatangi rumah kos, kafe dan tempat hiburan lainnya, Minggu (18/6/2012) malam.

Sebanyak 17 pengedar digelandang ke kantor polisi dengan barang bukti aneka jenis narkoba dagangannya.
Razia yang dilakukan 35 personel itu digelar mulai pukul 23:00 WIB. Petugas tidak hanya menggeledah penghuni kos atau pengunjung tempat hiburan tetapi petugas juga memeriksa rumah dan tempat hiburan.

Hal sama dilakukan polisi terhadap sejumlah orang di jalan yang tampak mencurigakan. Seorang wanita 25 tahun, AA, tak berkutik ketika polwan memeriksanya dan menemukan shabu 0,29 gram di saku celananya. Ia mengaku membelinya dari AL, pria yang baru beberapa langkah meninggalkannya. AL pun segera ditangkap dan ditemukan sepaket shabu seberat 0,4 gram dari dompet pria 37 tahun ini.

Keduanya langsung diangkut ke kantor polisi bersama 10 orang lainnya.  Dari mereka disita 14,51 gram ganja, sabu-sabu 1,97 gram, dan heroin 2,05 gram.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Suparmo, mengatakan razia untuk menekan maraknya peredaran narkoba di wilayah Jakarta Utara. “Tiga dari 12 orang yang ditangkap direhabilitasi,” ungkapnya.

Tamu Hotel Aston Tewas Setelah Terjatuh di Kamar Mandi

Selasa, 19 Juni 2012 14:36 WIB
PUSKOMINFO - Seorang tamu Hotel Aston di kawasan Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan  tewas setelah terjatuh di kamar mandi hotel mewah tersebut, Selasa (19/6/2012) pagi.

Korban bernama Rusman Hutapea, 63 tahun, sempat dibawa ke RS Jakarta oleh sang anak Lusiana Hutapea dan karyawan hotel. Namun, baru satu jam dirawat nyawanya tidak bisa diselamatkan.

Peristiwa diketahui ketika Lusiana mendapat kabar melalui telepon dari kakak iparnya,  Eva, yang memberitahu kalau bapaknya ada di kamar mandi di Kamar 410 lantai 4. Setelah tiba di hotel, Lusiana bersama Eva  menghubungi pihak hotel untuk membuka pintu kamar mandi. “Ketika dibuka, ternyata korban sudah dalam posisi pingsan di lantai kamar mandi,” ujar Kanit Reskrim Polsek Metro Setiabudi, AKP Riftazudin.

“Tidak ada ada tanda-tanda penganiayaan dalam tubuh korban. Ia sudah mengeluh sakit sejak dua minggu lalu.” kata Riftazudin.

Menyambut Hari Bhayangkara ke-66 Tahun 2012, Polresta Bandara Soekarno Hatta Lakukan Kerja Bhakti Bersama Masyarakat

Selasa, 19 Juni 2012 14:11 WIB
PUSKOMINFO - Menyambut Hari Bhayangkara ke-66 Tahun 2012, Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengadakan kerja bhakti bersama masyarakat sekitar Bandara.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Drs REYNHARD SILITONGA,SH,M.Si mengatakan kegiatan ini sebagai salah satu bentuk bulan bhakti pelayanan prima menyambut HUT POLRI ke-66 yang dilaksanakan oleh Polresta Bandara Soekarno Hatta.

Kegiatannya berupa gotong royong bersama masyarakat membersihkan wilayah umum/public area pada hari Sabtu tanggal 9 Juni 2012 sekira pukul 07.30 s.d. 09.00 WIB di Area Masjid AL FURQON wilayah cargo Bandara Soekarno Hatta.

Polres Metro Jakarta Barat Gulung Komplotan Pemalsu STNK dan BPKB

Selasa, 19 Juni 2012 13:42 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Unit Ranmor Polres Metro Jakarta Barat berhasil membekuk komplotan pemalsu Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) di Jalan Indraloka IX, Jelambar, Jakarta Barat.

Petugas berhasil menangkap lima tersangka yakni Asep, 32 tahun, Imam, 29 tahun, Jenggo, 42 tahun, Roni, 22 tahun, dan Pipin, 52 tahun, serta mengamankan barang bukti enam unit mobil, tiga unit sepeda motor, mesin pembuat BPKB dan STNK palsu, komputer, lima KTP, dan ijazah palsu serta alat cetak.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes  Pol Suntana Msi, menyatakan terungkapnya kasus ini berawal setelah polisi mendapat laporan tentang pemalsuan BPKP dan STNK yang kemudian digadaikan ke lembaga simpan pinjam.

“Mobil didapat dari rental. Ada juga mobil curian. BPKB dipalsukan dan mobil dijual lagi,” katanya didampingi Kasat Reskrim AKBP Hengky Haryadi Sik MH.

Kapolres menambahkan, pelaku pemalsu BPKB dan STNK merupakan residivis kasus yang sama. “Masing-masing pelaku memiliki peranan tersendiri. Ada yang menjadi marketing, pencetak, penyewa dan penggadai ke lembaga simpan pinjam dan bank,” tandasnya.

Menurut Kapolres, para pelaku dijerat dengan pasal 263 KUHP dan 378 KUHP pemalsuan dan penipuan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.