31 Desember 2013

Antisipasi Pesta Miras Malam Tahun Baru, Polresta Depok Razia Tempat Hiburan dan Pedagang Miras


Polsek-Beji-Razia-Miras
Selasa, 31 Desember 2013 14:18 WIB
PUSKOMINFO - Untuk menciptakan situasi yang kondusif selama merayakan tahun baru, anggota Satuan Reskrim Polresta Depok melakukan razia di sejumlah tempat hiburan karaoke tanpa ijin dan warung minuman di wilayah Depok, Jawa Barat, Senin (30/12/2013) malam. Hasilnya, petugas berhasil menyita 935 botol miras berbagai jenis merek dari tiga tempat berbeda.

Razia yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Agus Salim bersama 20 anggota reskrim menyita 935 botol berbagai jenis merek dari tiga tempat berbeda.

Kasat Reskrim mengatakan razia dilakukan di Pasar Citayam, Pancoran Mas, di penjual warung minuman milik Daryanto alias Yanto. Petugas menyita 156 botol jenis bir putih bali hai, bir guinnes, dan anker.

Lalu petugas kembali menyita sebanyak 227 minuman keras dari pemilik toko minuman Roykw di Jalan Kartini Pancoran Mas, minuman keras yang disita bir bintang, Blackjack, bir hitam, dan drap bir. Sedangkan untuk di tempat hiburan karoke di Venus Cibubur, Jalan Transyogi Cibubur Harjamukti Cimanggis, kembali menyita 23 dus Bali Hai total 552 botol.

“Razia ini kita lakukan untuk menciptakan situasi yang kondusif selama merayakan tahun baru,”katanya.

Selain minuman keras yang berhasil disita, anggota juga berhasil mengamankan 9 wanita penghibur dari tempat hiburan karaoke venus. “Wanita yang kita amankan hanya sebatas pemberi hiburan dalam karoke, sehingga kita hanya memberikan pembinaan,”ungkapnya.

Kasat mengatakan, para pemilik minuman keras telah menyalahi ijin tentang penjualan secara diam-diam. “Sudah kita data pemilik warung dan diperingati untuk tidak berjualan miras lagi,”paparnya.

Wisata ke Pulau Untung Jawa, Ari Hilang Tenggelam

Selasa, 31 Desember 2013 13:51 WIB
PUSKOMINFO - Ari Tri Wibowo, 16 tahun, warga Kampung Pala Desa Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, tenggelam saat bermain di Pulau Untung Jawa pada Minggu (29/12/2013). Hingga saat ini, Ari belum ditemukan.

Informasi yang diperoleh, saat kejadian Minggu (29/12/2013), Ari bersama 25 temannya sedang liburan di Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu. Pada hari itu, sekira pukul 15:55 WIB, dia dan lima temannya berenang di sekitar pantai timur pulau.

Karena tidak begitu pandai berenang, Ari menggunakan ban renang. Saat berenang, sekira pukul 16:00 WIB, ban yang dipakainya lepas karena terempas ombak.

"Korban sempat berupaya untuk kembali meraih ban renangnya yang terlepas. Tetapi, karena tak berhasil, korban justru tenggelam dan hingga kini belum ditemukan," ujar Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Johanson Ronald kepada Wartawan, Selasa (31/12/2013).

Hingga saat ini, anggota kepolisian dengan bantuan Tim SAR serta warga sekitar masih terus melakukan pencarian terhadap Ari.

Pemandu Karaoke Tewas di Pulogadung Murni Bunuh Diri

Selasa, 31 Desember 2013 12:47 WIB
PUSKOMINFO - Dwi Apriani, 22 tahun, pemandu karaoke yang ditemukan tewas tergantung di kosannya di Jalan Kayu Mas Tengah II, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (30/12/2013) malam, diduga kuat murni bunuh diri. Pasalnya, Polisi tidak menemukan bekas atau tanda penganiayaan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Didik Sugiarto mengatakan dari hasil olah TKP, belum menemukan hal mencurigakan dari lokasi kematian korban.

"Dari TKP tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan terhadap korban," kata AKBP Didik, Selasa (31/12/2013).

Saat itu, lanjut AKBP Didik, korban hanya mengurung diri di dalam kamar. Terungkapnya kejadian tersebut menurutnya setelah teman-teman korban berniat mengajak korban untuk keluar mencari makan.

"Karena tidak ada jawaban, mereka mendobrak pintu dan menemukan korban sudah dalam keadaan menggantung diri," kata AKBP Didik.

Untuk kepentingan penyelidikan, korban langsung dibawa ke RSCM untuk dilakukan autopsi.

Anggota Brimob Terkena Lemparan Batu, 4 Orang Diamankan

Selasa, 31 Desember 2013 10:43 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak empat orang diamankan oleh Polsek Metro Cengkareng, Jakarta Barat lantaran diduga terlibat aksi pelemparan batu yang mengenai Briptu Riswan Permana, anggota Detasemen C Satuan Brimob Polda Metro Jaya, saat melintas di jalan Daan Mogot, Pesing, Jakarta Barat, Senin (30/12/2013) malam.

Kanit Reskrim Polsek Metro Cengkareng, AKP Widodo mengatakan dari hasil pengembangan, anggotanya sudah mengamankan 4 orang dan saat ini masih diperiksa intensif di Mapolsek Metro Cengkareng.

"Hasil pengembangan, 4 orang diamankan dan dimintai keterangannya terkait kejadian tersebut. Empat pelaku diamankan karena mereka ada di lokasi kejadian," tegas AKP Widodo kepada wartawan, Selasa (31/12/2013).

Peristiwa pelemparan batu itu terjadi sekira pukul 23:00 WIB. Peristiwa berawal saat korban usai pulang jaga dan melintas di jalan Daan Mogot, Pesing, Jakarta Barat, Senin (30/12/2013) malam.

"Korbannya bukan akibat pengeroyokan. Tapi terkena lemparan batu. Saat melintas menggunakan sepeda motor di lokasi kejadian, ada tawuran antara Jakmania (Supporter Persija) dengan warga kampung sekitar karena kebetulan saat itu Jakmania usai menonton bola," tutur AKP Widodo

3.351 Personel Polda Metro Jaya Naik Pangkat

Selasa, 31 Desember 2013 09:22 WIB
PUSKOMINFO - Dipenghujung tahun 2013, Polda Metro Jaya memberikan kenaikan pangkat kepada 3.351 personelnya.

Acara pelantikan terhadap personel yang mendapat kenaikan pangkat itu digelar di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya (BPMJ), Selasa (31/12/2013).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, mengatakan dari 3.351 personel yang mendapat kenaikan pangkat, 328 orang diantaranya adalah perwira yaitu AKBP ke Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) 1 orang, dari Kompol ke AKBP 46 orang, AKP naik menjadi Kompol 74 orang, IPTU ke AKP 89 orang, IPDA ke IPTU 82 orang dan Aiptu ke IPDA 36 orang.

Sedangkan personel Bintara/Brigadir yang diberikan kenaikan pangkat sebanyak 3.023 orang.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 31 Desember 2013


Selasa, 31 Desember 2013 08:44 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK Keliling wilayah DKI Jakarta, Selasa 31 Desember 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Ps Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : Citraland Grogol
STNK: Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM   : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM :  PTC Pulogadung 
STNK: Ps Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 11:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

6.500 Petugas Amankan Jakarta Night Festival


6.500 Petugas Amankan Jakarta Night Festival 
Selasa, 31 Desember 2013 08:32 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya bersama instansi terkait mengerahkan 6.500 personel gabungan guna mengamankan perayaan malam Tahun Baru kegiatan "Jakarta Night Festival" (JNF) di sepanjang Jalan MH Thamrin.

"Kita (Polda Metro Jaya) lakukan rapat koordinasi dengan pihak terkait Pemprov (Pemerintah Provinsi) DKI seperti Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Senin (30/12/2013) kemarin.

Kombes Rikwanto mengatakan petugas keamanan akan menempati tempat penyelenggaraan JNF seperti Bundaran Hotel Indonesia (HI), Sarinah, Monumen Nasional (Monas) dan Patung Kuda.

Kombes Rikwanto menuturkan selama kegiatan festival tersebut, Polda Metro Jaya akan memberlakukan "Car Free Night" atau malam bebas kendaraan di sepanjang Jalan MH Thamrin pada Selasa (31/12/2013).

Pemandu Karaoke Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Kos di Pulogadung

Selasa, 31 Desember 2013 07:59 WIB
PUSKOMINFO - Dwi Apriani, 22 tahun, pemandu tempat karaoke, ditemukan tidak bernyawa di lantai dua kamar nomor 5 sebuah kos-kosan di Jalan Kayu Mas Tengah II, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (30/12/2013) siang sekira pukul 13:00 WIB. Korban ditemukan sudah meninggal dunia oleh para teman-temannya dengan kondisi tergantung di pintu kamar mandi kos tersebut.

Keterangan salah satu teman korban, Icha Puspita Sari, 20 tahun, menceritakan, awalnya, ia bersama beberapa teman hendak mengajak Dwi makan siang. Saat pintu diketok, tidak ada jawaban dari perempuan yang akrab disapa Moza itu.

Karena curiga, mereka kemudian meminta bantuan Supardi, salah satu tukang ojek di dekat kos-kosan itu, untuk membantu membuka paksa jendela kamar kos.

Setelah jendela kamar terbuka, mereka lalu membuka pintu kamar tersebut. Alangkah terkejutnya mereka saat menemukan Dwi dalam kondisi tergantung dengan selendang berwarna biru yang telah menjerat leher korban.

Setelah mendapat laporan dari pemilik kos, Petugas Polsek Metro Pulogadung yang mendapat laporan dari pemilik kos langsung mendatangi lokasi kejadian lalu melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Petugas tengah mendalami temuan yang ada di TKP untuk mengetahui latar belakang terjadinya peristiwa gantung diri tersebut," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Didik Sugiarto.

Petugas juga sudah memeriksa sejumlah saksi yang pertama kali menemukan Dwi. Mereka adalah rekan Dwi yang juga penghuni kosan tersebut.

Pola Pengaturan Lalu Lintas Malam Tahun Baru 2014 di Wilayah DKI Jakarta


Selasa, 31 Desember 2013 07:49 WIB
PUSKOMINFO - Dalam rangka mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas pada malam tahun baru 2014 di wilayah DKI Jakarta, berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan Jakarta Car Free Night tahun 2013 dan koordinasi dengan instansi terkait akan dilakukan pengaturan sebagai berikut:

1. Penutupan ruas jalan sepanjang jalan Sudirman - Thamrin, mulai dari Duku Atas sampai dengan Bundaran Patung Kuda (depan Indosat). Akan dilakukan pengalihan arus lalu lintas pada ruas jalan tertentu.

2. Untuk melancarkan arus lalu lintas semua kendaraan belok ke kiri dan menghindari terjadinya perpotongan arus lalu lintas.

3. Tidak menggunakan kendaraan truk, trailler, pickup/kendaraan bak terbuka untuk mengangkut penumpang atau penumpang berada di atas kap bis, angkot dan kendaraan pribadi.

4. Pengendara dan penumpang diwajibkan menggunanakan helm dan tidak membawa penumpang lebih dari 1 (satu) orang.

5. Pengamanan mengedepankan penjagaan, pengaturan, patroli, penerangan lalu lintas serta alih arus lalu lintas untuk menghindari terjadinya penumpukan kendaraan pada lokasi-lokasi tertentu dengan menempatkan personil pada persimpangan jalan, lokasi ibadah, lokasi hiburan atau tempat-tempat tertentu yang menjadi perhatian masyarakat dalam menyongsong tahun baru 2014.

6. Tidak memarkir kendaraan di badan jalan yang dapat menimbulkan kemacetan lalu lintas.

7. Pengaturan lalu lintas di Jl. Jend. Sudirman dan Jl. MH. Thamrin untuk mengatasi kepadatan lalu lintas. 

Berikut Alih Arus di Sekitar Jalan Protokol

Traffic light Harmoni   
1. Penutupan jalan Majapahit   
2. Kendaraan dari arah Utara diarahkan ke Jl. H. Ir. Juanda atau ke arah jalan Suryopranoto

Traffic light Oteva   
1. Penutupan jalan Medan Merdeka Barat arah Selatan   
2. Kendaraan diarahkan menuju Jl. Majapahit - Harmoni

Bundaran Air Mancur   
1. Penutupan Jl. MH. Thamrin arah Selatan dan penutupan jalan Medan merdeka Barat   
2. Kendaraan diarahkan menuju ke Jl. Medan Merdeka Selatan dan ke Jl. Budi Kemuliaan 

Traffic light Kebon Sirih 
1. Penutupan jalan MH. Thamrin arah Utara dan Selatan    
2. Kendaraan diarahkan menuju ke jalan Kebon Sirih arah Timur (ke arah Tugu Tani) dan arah Barat (arah Tanah Abang)

Traffic light Sarinah    
1. Penutupan Jl. MH. Thamrin arah Utara dan Selatan   
2. Kendaraan diarahkan menuju jalan Wahid Hasyim arah Barat/arah Tanah Abang dan ke arah Timur/arah TL sabang

Bundaran HI    
1. Kendaraan diarahkan menuju ke jalan Imam Bonjol - TL Cokro dan seterusnya   
2. Kendaraan diarahkan menuju Jl. Tanjung Karang - Jl. Kendal dan seterusnya

Dukuh Atas   
1. Penutupan Dukuh Atas arah Utara   
2. Kendaraan diarahkan menuju ke TL Dukuh Bawah

Dharmala   
1. Penutupan Jl. Jend. Sudirman arah Utara   
2. Kendaraan diarahkan menuju ke jalan Mas Mansyur - TL Karet - dan seterusnya

Semanggi   
1. Penutupan Jl. Jend. Sudirman arah Utara   
2. Kendaraan diarahkan menuju Jl. Gatot Subroto arah Timur ke Cawang   
3. Kendaraan diarahkan ke arah Selatan (ke arah Blok M)

Bundaran Senayan    
1. Penutupan Jl. Jend Sudirman arah Utara   
2. Kendaraan diarahkan menuju Jl. Hang Tuah   
3. Kendaraan diarahkan menuju ke jalan Sisingamangaraja

Catatan: 
1. Arus kendaraan dari arah Sudirman ke arah Bundaran HI dialihkan ke Jl. Tanjung Karang - Kendal - Latu Harahari dan seterusnya atau Tanjung Karang belok ke kiri arah Blora - kembali lagi ke arah Sudirman dan Semanggi.

2. Arus kendaraan yang datang dari arah Kendal menuju ke Tanjung Karang ditutup dan dialihkan ke arah Blora - ke kiri Sudirman arah Semanggi

3. Arus kendaraan yang datang dari arah Sudirman menuju ke Thamrin dialihkan melalui jalan BNI 46 Galunggung atau jalan pasar Baru Timur - pasar Baru Barat atau Jl. Galunggung - Sultan Agung dan seterusnya.

Dihimbau bagi pengguna jalan agar mematuhi rambu2 lalu lintas yang ada dan mengikuti petunjuk Petugas di lapangan.

30 Desember 2013

Dua Anak Tewas Tenggelam di Kolam Depan Masjid Istiqlal

Senin, 30 Desember 2013 15:18 WIB
PUSKOMINFO - Dua orang anak tewas karena tenggelam saat berenang di kolam depan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Senin (30/12/2013) siang sekira pukul 12:30 WIB. Mereka adalah Hadi, 10 tahun dan Kholik, 10 tahun, warga Jalan Kramat Pulo Dalam 2 Gang 19, Senen, Jakarta Pusat.

Keterangan teman korban, awalnya, Hadi dan Kholik hendak memancing ikan di dalam kolam, bersama 17 temannya. Semula air di dalam kolam terlihat cetek sehingga kedua temannya tersebut berenang. Saat itu sebagian dari mereka asyik memancing ikan di area kolam tersebut.

Lama-kelamaan, air di kali semakin tinggi. Karena Hadi dan Kholik tidak begitu pandai berenang, keduanya kemudian tenggelam.

Tim rescue dari Polres Metro Jakarta Pusat langsung menuju lokasi tak lama setelah mendapat laporan. Namun, keduanya ditemukan sudah tewas sekira pukul 14:00 WIB.

Penjaga Rumah Kos Ditembak Pencuri Sepeda Motor

Senin, 30 Desember 2013 14:55 WIB
PUSKOMINFO - Seorang penjaga rumah kos bernama Sumar, 49 tahun, ditembak kawanan pencuri sepeda motor yang dipergokinya sedang beraksi di sebuah rumah kos di Jalan Tangki, Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (30/12/2013) dinihari tadi. Sumar luka tembak di lengan kanan kini dirawat di Rumah Sakit Husada.

Kanit Reskrim Polsek Metro Taman Sari, AKP Ferio Ginting mengatakan, kejadian sekira pukul 04:55 WIB. Saat kejadian, korban sedang menjaga kos kedatangan dua orang pelaku mencurigakan dan salah satunya masuk ke dalam kosan hendak mencuri sepeda motor. Salah satu pelaku sedang mengutak-ngatik sepeda motor dipergoki korban yang langsung berteriak maling.

"Karena diteriaki maling, pelaku langsung menembak korban mengenai lengan tangan kanan," jelas AKP Ginting.

Usai menembak, kata AKP Ginting, kedua pelaku langsung kabur menggunakan sepeda motor tanpa membawa kabur hasil curiannya.

"Pelaku tidak berhasil membawa target curiannya, sedangkan korban, oleh warga dilarikan ke RS. Husada untuk mendapatkan pertolongan," imbuh AKP Ginting.

Kenalan Via Facebook, Menikah Kemudian Bawa Kabur Uang Istri

Senin, 30 Desember 2013 13:02 WIB
PUSKOMINFO - Zaenal, 31 tahun, ditangkap polisi setelah membawa kabur uang Rp300 juta milik Suhaemah, 36 tahun, perempuan yang dia nikahi setelah berkenalan lewat facebook. Dia ditangkap anggota buser Polsek Metro  Tambora, di sebuah apartemen di Bandung, Jawa Barat.

Kepala Unit Reskrim Polsek Metro Tambora, Iptu Widharma Wijaya, menuturkan modus yang digunakan pelaku dengan menikahi wanita yang dikenalnya lewat jejaring sosial facebook, kemudian menguras harta benda milik istrinya selanjutnya kabur.

Iptu Widharma Wijaya menjelaskan kejadian bermula pada awal Desember 2013, tersangka menikahi korban di Pandeglang, Banten.

"Mereka menikah dan menggelar resepsi di daerah Pandeglang, Banten. Di sana ada orang tua tersangka dan korban, ya layaknya pernikahan pada umumnya," ujar Iptu Wijaya kepada wartawan, Senin (30/12/2013).

Usai melangsungkan pernikahan dengan Suhaemah, mereka kemudian tinggal serumah di kawasan Angke, Tambora, Jakarta Barat. "Rupanya pernikahan itu hanya tipu daya tersangka saja, pelaku kemudian membawa kabur uang korban sekitar Rp300 juta," tuturnya.

Tidak terima uangnya dibawa kabur oleh suaminya, Suhaenah pun melaporkan Zaenal ke Mapolsek Metro Tambora. "Tersangka kami tangkap setelah melakukan pencarian selama 2 Minggu," lanjutnya.

Kini pria berpostur tambun dan bercambang itu mendekam di balik jeruji Mapolsek Tambora. "Saat kami tangkap uang yang dibawa kabur Rp300 juta, hanya sisa Rp300 ribu," tuturnya.

Iptu Wijaya menambahkan, tersangka sudah melakukan aksinya hingga belasan kali. Dan modusnya, tersangka yang bujangan ini berkenalan dengan perempuan lewat situs jejaring sosial Facebook.

"Kalau ada cewek yang naksir dia kawinin kemudian dia kuras hartanya. Dari belasan korban yang dinikahi ada juga yang belum (dikuras)," tutupnya. Pelaku dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan yang ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara.

Diduga Sakit, Pria Ini Ditemukan Tewas Membengkak Di Kontrakannya



 
Senin, 30 Desember 2013 12:34 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria yang diketahui bernama GM. Wisnu Dewanto, 48 tahun, ditemukan sudah tak bernyawa dirumah kontrakannya di Jl. M. Saidi Raya Rt.10/06 Kelurahan Petukangan Selatan, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Minggu (29/12/2013) sekira pukul 19:00 WIB.

Korban diketahui telah meninggal dunia pertama kali oleh Sigit seorang penjual bakso keliling yang hendak menjajakan baksonya kepada korban.

“Dia (korban) langganan saya pak, tadi saya coba tawarkan bakso tapi ga ada jawaban lalu saya tengok lewat jendela kondisi badannya sudah bengkak setelah saya dan warga cek ternyata sudah meninggal” ujar Sigit kepada petugas Polsek Metro Pesanggrahan.

Petugas piket Reskrim Polsek Metro Pesanggrahan yang datang ke lokasi melakukan olah TKP dan identifikasi tidak menemukan tanda atau bekas-bekas penganiayaan pada diri korban. Diduga korban meninggal dunia karena sakit.

Hal ini dikuatkan dengan keterangan dari para tetangga dan keluarga korban yang menyebutkan bahwa korban menderita asma, gula, kolesterol, jantung dan darah tinggi.

Saat ditemukan kondisi korban sudah membengkak. Korban diduga telah meninggal dunia tiga hari lalu. Guna kepentingan penyidikan jenazah korban kemudian dikirim ke RSCM untuk dilakukan visum.

Motif Pembunuhan PSK di taman Sari Karena Pelaku Sakit Hati

Senin, 30 Desember 2013 08:28 WIB
PUSKOMINFO - Agung Rizki, 20 tahun, tersangka pembunuh Aan Aminah mengaku sakit hati pada korban karena selama ini diperlakukan seperti budak disuruh ngepel, cuci baju dan memijit korban di rumah kos tersebut.

Menurut tersangka yang mengaku pacar korban, karena ulah janda satu anak itu sudah keterlaluan, maka pada Selasa (24/12) malam sekira pukul 19:00 WIB, pelaku menusuk rusuk kanan korban empat kali. Tak puas menusuk, Agung Rizki lalu mencekik kekasihnya hingga tewas.

Menurut Kapolsek Metro Taman Sari, Kompol Adi Vivid AB kepada wartawan, pengakuan tersangka itu baru hasil pemeriksaan sementara. “Kami masih terus memeriksa tersangka berkaitan hilangnya harta benda milik korban,” ujar kapolsek yang menambahkan bahwa kasus pembunuhan itu dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Barat.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Aan Aminah ditemukan tewas dalam kondisi sudah membusuk di kamar kosnya di Jalan Mangga Besar 9 RT012 RW 07 Kelurahan Tangki, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, Jumat (27/12/2013) malam. Korban dibunuh pelaku 3 hari sebelum mayatnya ditemukan warga.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 30 Desember 2013

Senin, 30 Desember 2013 07:58 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK Keliling wilayah DKI Jakarta, Senin 30 Desember 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Ps Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : Citraland Grogol
STNK: Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM   : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM :  PTC Pulogadung 
STNK: Ps Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 11:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Luka Tusuk di Tanah Abang

Senin, 30 Desember 2013 07:45 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria paruh baya ditemukan tewas di dalam kamar kostnya di lantai dua, Jalan Kebun Sayur RT 02/07, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (29/12/2013) sore.

Kapolsek Metro Tanah Abang, Kompol Kus Subiyantoro, mengatakan, korban bernama Martogi Marpaung alias Yogi berusia 49 tahun. Di atas perut korban terdapat luka tusukan. Dugaan sementara, pria nahas itu menjadi korban pembunuhan.

Jasad pria itu ditemukan setelah warga mencium bau tak sedap dari kamar kos di Jalan Kebon Sayur RT 02 RW 07 Nomor 2, Tanah Abang itu. Setelah membuka kamar itu, warga mendapati penghuni kamar yang bernama Martogi Marpaung tewas secara mengenaskan.

Penemuan jasad karyawan toko buku ini sontak membuat warga sekitar gempar warga sekitar.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (Olah TKP), polisi menemukan sebilah pisau yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa Yogi. Kini, polisi masih menyelidiki siapa pelaku pembunuhan sadis tersebut.

Dan untuk kepentingan lebih lanjut, jasad pria asal Sumatera Utara ini dievakuasi ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta untuk diotopsi.

Pembunuh PSK di Taman Sari Berhasil Dibekuk di Pemalang Jateng

Senin, 30 Desember 2013 07:33 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Barat berserta Polsek Taman Sari, berhasil menangkap pelaku pembunuhan sadis terhadap wanita pekerja seks komersial (PSK), Aan Aminah, 31 tahun. Jasad Aan Aminah ditemukan sudah mulai membusuk di kamar kosnya di Gang Langgar II No. 32 RT 12/RW 07 Kelurahan Tangki, Tamansari, Jakarta Barat, Jumat (27/12/2013) lalu.

Pelaku diketahui bernama Agung Riski, 20 tahun. Dia ditangkap tanpa perlawanan di kampung halamannya, di Pemalang, Jawa Tengah.

Kapolsek Metro Taman Sari, Kompol Adi Vivid mengatakan, pelaku berhasil ditangkap pada Minggu (28/12/2013) dini hari sekira pukul 00.15 WIB.

"Penangkapan dilakukan di bawah pimpinan Panit Jatanras Iptu Eko Barmula di kampung halamannya," ujar Kapolsek kepada wartawan.

Pelaku diketahui menghabisi nyawa korban di sebuah kamar kos di Gang Langgar II No. 32 RT 12/RW 07 Kelurahan Tangki, Tamansari, Jakarta Barat, pada 24 Agustus lalu sekira pukul 19:30 WIB. Wanita asal Indramayu, Jawa Barat itu baru ditemukan tiga hari kemudian yakni pada tanggal 27 Agustus dengan kondisi mulai membusuk.

Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan untuk mencari tahu motif pelaku melakukan pembunuhan sadis tersebut. Pelaku menghabisi nyawa korban dengan menusuk perut sebelah kanan korban dengan pisau dan mencekik leher korban hingga tewas.

Polda Mertro Jaya Amankan Belasan Wanita Belia Diduga Akan Dipekerjakan Sebagai Wanita Pemijat


brekruk3012

Senin, 30 Desember 2013 07:20 WIB
PUSKOMINFO - Belasan wanita yang sebagian besar masih di bawah umur diamankan aparat Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya dari sebuah ruko di kawasan Pluit, Penjaringan, Minggu (29/12/2013) siang. Ke 17 wanita belia itu diduga akan dipekerjakan sebagai wanita pemijat.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Heru Pranoto mengatakan, belasan wanita itu kini diamankan di Polda Metro Jaya. “Masih akan kita kembangkan,” katanya singkat.

Informasi yang dihimpun, wanita itu sudah ada sekitar satu bulan berada di ruko. Rencananya mereka akan dipekerjakan di sebuah tempat pijat di kawasan Jakarta Utara. Di tempat itu, mereka tengah menjalani pelatihan termasuk berlatih memijat.

4 Pemuda Pencuri Rumsong Dibekuk Polsek Serpong



Empat pelaku pembobol rumah kosong di BSD

Senin, 30 Desember 2013 07:09 WIB
PUSKOMINFO - Empat tersangka pelaku spesialis pencuri rumah kosong (Rumsong), dibekuk jajaran Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Tiga pelaku diantaranya masih dibawah umur, bahkan masih ada pelajar.

Pelaku masing-masing berinisial F alias B berusia 17 tahun, Z alias M berusia 16 tahun dan AY alias M berusia 15 tahun, hanya S alias H yang berusia diatas umur, yakni 21 tahun. Tiga diantara pelaku tersebut masih berstatus pelajar.

Kanit Reskrim Polsek Serpong, AKP Toto Daniyanto mengatakan, para pelaku dalam aksinya terlebih dahulu memantau rumah yang menjadi target dengan berpura-pura menjadi pengamen. Anehnya, mereka pun lolos dari penjagaan petugas keamanan disejumlah perumahan elite. Pengakuan tersangka, mereka telah membobol rumah sebanyak 36 unit.

“Tidak semua mereka lakukan di Serpong. Mereka juga beraksi di Kelapa Dua, Cikupa dan Balaraja. Semua TKP (tempat kejadian perkara) sudah kami cek dan memang benar semua korban mengakui dan bahkan sudah ada LP (laporan polisi)-nya.  Ada juga yang tidak laporan," kata AKP Toto Daniyanto kepada wartawan, Minggu (29/12/2013).

Awal pengungkapan kasus tersebut, ketika salah satu korban melapor dengan dilengkapi dengan hasil rekaman kamera tersembunyi (CCTV) . Petugas kepolisian kemudian berhasil mengembangkan hingga pengungkapan dan penangkapan para tersangka.

"Modus mereka sebelum melakukan aksinya adalah dengan cara menjadi pengamen disiang hari. Dari situ mereka menggambarkan situasi targetnya, kemudian barulah beraksi dimalam hari," paparnya.

AKP Toto menambahkan, para pelaku mencuri apa saja yang berada di rumah kosong itu. Misalnya, burung, laptop, ponsel dan berbagai barang berharga lainnya. Adapun barang-barang hasil curiannya itu dijual ke wilayah Perumnas, di Pasar Malabar. Sebuah tempat dimana ada pembeli dan penjual barang-barang bekas.

“Bahkan ada burung yang senilai Rp20 juta mereka jual hanya Rp250 ribu,” katanya.

Akibat perbuatan para pelaku, mereka dapat terjerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara. "Namun, bagi pelaku yang masih dibawah umur kita tetap kenakan sesuai peradilan anak. Kami juga masih mengejar empat pelaku lainnya," terangnya.

Dia menghimbau kepada masyarakat, agar lebih berhati-hati dalam memperhatikan gerak-gerik setiap orang yang tidak dikenalnya. "Jangan berpikir sekedar sembarang pengamen. Masyarakat harus lebih hati-hati lagi, harus waspada," imbaunya.

Sedangkan pengakuan salah seorang tersangka F, bahwa hasil penjualan barang curian selalu dia kirimkan kepada orangtuanya di Lampung . "Buat kirim ke orang tua setiap bulan, sebagian buat senang-senang sama teman," terangnya.

Dalam penangkapan itu, petugas juga mengamankan barang bukti hasil curian berupa, tiga ekor burung, dua unit ponsel, uang tunai sebesar Rp72 ribu, dua unit laptop , dan satu jam tangan, serta sebilah pisau dan obeng sebagai alat melakukan aksinya.

27 Desember 2013

Tabung Gas 50 Kg Meledak, Restoran Hokben di Lantai 2 Stasiun Gambir Terbakar

Jumat, 27 Desember 2013 10:39 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran terjadi di salah satu restoran cepat saji Hoka Hoka Bento, di lantai dua Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (27/12/2013). Kebakaran yang diduga akibat tabung gas 50 kg meledak itu mengakibatkan dua orang mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Berdasarakan informasi dari Traffic Management Center Polda Metro Jaya, kebakaran terjadi sekira pukul 09:23 WIB dan berada di lantai dua Stasiun Gambir.

Api berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran (Damkar) menerjunkan empat unit mobil Damkar ke lokasi.

Akibat kebakaran di salah satu restoran cepat saji itu, dua orang mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.

“Satu orang mengalami luka serius. Atas nama Jamaludin, Supervisor Hoka Hoka Bento, dan John Henry mengalami luka bakar ringan di tangan kanan,” kata Kapolsek Metro Gambir, Kompol Agung Marlianto kepada wartawan, Jumat (27/12/2013).

Menurut Kapolsek, keduanya dilarikan ke Rumah Sakit Carolus, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat.

Sementara itu mengenai dugaan adanya kebocoran gas hingga tabung meledak dan menyebabkan kebakaran, kata Kapolsek, akan kembali diselidiki oleh tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri.

"Tabung yang meledak 50 kilogram. Api padam 45 menit setelah kejadian,” tambah Kapolsek.

Saat ini perjalanan keretarel listrik (KRL) Commuter Line sudah kembali normal. Begitu pula arus lalu lintas di depan Stasiun Gambir kini sudah lancar.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Jumat 27 Desember 2013


Jumat, 27 Desember 2013 08:06 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK Keliling wilayah DKI Jakarta, Jumat 27 Desember 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Ps Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : Citraland Grogol
STNK: Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM   : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM :  PTC Pulogadung 
STNK: Ps Induk Keramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 11:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Rampas Ponsel, Tiga Anak "Punk" Ditangkap

Jumat, 27 Desember 2013 07:56 WIB
PUSKOMINFO - Tiga anak jalanan yang kerap mengaku anak 'punk'  diringkus petugas Polsek Metro Kebayoran Baru karena tertangkap basah melakukan perampasan dalam Metromini S69 jurusan Blok M-Ciledug, Sabtu (21/12/2013) lalu.

Kapolsek Kebayoran Baru, AKBP Anom Setiadji mengatakan, pihaknya menangkap tiga pemuda, yakni ARH, 24 tahun, AS, 19 tahun, dan AR, 19 tahun, yang mencoba melakukan perampasan sebuah handphone milik Yusnia, 17 tahun.

Kapolsek menjelaskan modus operandi yang digunakan pelaku, awalnya mereka melakukan orasi di dalam bus Metromini dan meminta uang kepada korban. Korban yang mengaku takut itu kemudian mencari uang untuk diberikan. Di saat yang sama salah satu pelaku langsung mengambil ponsel merek Blackberry yang berada di tas korban.

Mengetahui handphonenya dirampas salah seorang pelaku, korban kemudian berteriak. Mendengar teriakan korban, ungkapnya, beberapa orang penumpang lainnya dan warga di sekitar lokasi segera membekuk tersangka hingga akhirnya diamankan petugas di sekitar Jalan Kyai Maja.

Diungkapkan Kapolsek, modus para pelaku dengan melakukan orasi di atas angkutan umum tersebut diakuinya bukan hal yang baru. Tetapi, modus tersebut terbukti efektif karena di saat penumpang takut dan lengah, para pelaku kemudian langsung merampas barang berharga milik korban.

"Berdasarkan pemeriksaan pelaku sudah melakukan aksinya lebih dari tiga bulan di sekitar Blok M dan Ciledug. Mereka selalu menggunakan modus yang sama yaitu berorasi diatas angkutan umum untuk merampas dompet, uang, atau handphone milik penumpang. Kemudian barang-barang rampasan itu dijual di kawasan sekitar Kebayoran Lama," jelasnya.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, para pelaku ditahan di sel tahanan kantor Polsek Metro Kebayoran Baru. Ketiganya dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman maksimal 8 tahun penjara.

Dua Pengedar Ganja Dibekuk Polsek Metro Kebayoran Baru

Jumat, 27 Desember 2013 07:42 WIB
PUSKOMINFO - Dua orang pengedar narkotika jenis ganja berhasil ditangkap anggota Polsek Metro Kebayoran Baru.Kedua pelaku yang ditangkap berinisial LAS, 17 tahun dan ES, 20 tahun, itu bermula saat anggota mengetahui akan adanya transaksi narkoba di Perumahan Kemang Pratama, di Jalan Niaga Raya, Bojong, Rawa Lumbu, Bekasi, Kamis (26/12/2013) sekira pukul 20.00 WIB.

Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Anom Setyadi mengatakan, anggotanya berhasil menangkap kedua orang pelaku, yaitu ES dan LAS. Mereka terbukti sebagai pengedar ganja. Kedua pelaku yang diketahui pengangguran itu berencana menjual ganja seberat 0,5 kilogram itu seharga Rp 1,5 juta kepada seorang pembeli.

Namun belum sempat terjual, lanjutnya, keduanya ditangkap dan digiring petugas bersama barang bukti. Guna penyelidikan lebih lanjut, keduanya masih terus diperiksa dan dimintai keterangan. Keduanya diduga termasuk dalam jaringan peredaran ganja di wilayah Jabodetabek.

"Pemeriksaan sementara diketahui kalau kedua pelaku punya atasan yang diketahui berinisial UC. Anggota masih terus mendalami peran UC dan masih dalam pengejaran," jelas Kapolsek.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal 14 ayat 1 jo 111, ayat 1 jo 132, dan ayat 1 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

26 Desember 2013

Polda Metro Jaya Tangkap Tiga Perampok Minimarket

Kamis, 26 Desember 2013 09:47 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama dengan Polresta Bekasi berhasil meringkus tiga pelaku perampokan minimarket. Ketiga pelaku tersebut ditangkap di tiga lokasi berbeda, yakni di Depok, Cibubur, dan di Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kini ketiganya menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Heru Pranoto saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya penangkapan tersebut.

"Memang kami sudah berhasil menangkap tiga pelakunya, mereka ini melakukan aksi perampokan di minimarket," ucap Kombes Heru, Kamis (26/12/2013).

Direktur mengatakan kini ketiga pelaku masih dalam pengembangan dan diperiksa intensif termasuk juga mengorek informasi terkait pelaku lainnya yang masih dalam perburuan.

Seperti diketahui, dalam kurun waktu empat hari (17 Desember sampai 20 Desember 2013) terjadi 9 kali aksi perampokan minimarket di wilayah hukum Polda Metro Jaya, yakni di Kabupaten Bekasi dan Depok, Jawa Barat.

Pada Selasa (17/12/2013) lalu, tiga minimarket Aflamart di wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi, disatroni perampok. Kemudian Rabu (18/12/2013) malam empat minimarket di Kecamatan Cikarang Barat dan Tambun juga disatroni perampok.Terakhir, Jumat (20/12/2013) dua minimarket di Depok, Jawa Barat juga disatroni perampok. Aksi perampokan tersebut terjadi diatas pukul 22:00 WIB.

Perampok BRI Panongan Tinggalkan Tas Diduga Berisi Bom di Warteg

Kamis, 26 Desember 2013 08:47 WIB
PUSKOMINFO - Polisi telah mengumpulkan sejumlah fakta terkait penemuan bom dalam tas di sebuah warteg di Jalan Korelet, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Berdasarkan keterangan saksi-saksi tas tersebut ditinggalkan oleh perampok sebelum peristiwa perampokan terjadi.

"Sejumlah fakta-fakta di lapangan mengarah ke peristiwa perampokan BRI," ujar Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Irfing Jaya, Kamis (26/12/2013).

Kapolres mengatakan lokasi BRI yang dirampok tidak begitu jauh dari penemuan bom. Keterangan saksi di lokasi penemuan bom dan perampokan BRI memiliki kesamaan.

"Ada kesamaan keterangan dari pemilik warteg dengan nasabah di Bank BRI. Selain itu lokasinya tidak berjauhan sekitar 500 sampai 600 meter," ungkapnya.


Perampokan BRI cabang Panongan terjadi pada Selasa (24/12/2013) sore saat bank akan tutup. Pelaku diduga berjumlah 5 orang. Mereka berhasil menggasak uang sebanyak Rp 570 juta dari bank tersebut. Belum diketahui apakah ada kaitan antara dua peristiwa ini mengingat keduanya terjadi di kawasan yang sama.

Sementara tas berisi bom rakitan itu ditemukan sang pemilik warung. Pemilik warung sempat mengamankan tas tersebut dengan niat akan mengembalikan jika pemilik tas kembali. Namun hingga siang tadi pemilik tas tak datang, pemilik warung mencoba membuka tas. Mengejutkan, ternyata tas berisi bom rakitan.

Pemilik warung tersebut lalu melapor ke polisi. Sekira pukul 16.00 WIB, Tim Gegana tiba dan langsung mentralisir lokasi.

Kapolres menyatakan, analisa sementara bom yang ditemukan di tas ransel di warung milik Saefuri tersebut berjenis low explosive. “Petugas masih menyelidiki komponen bom tersebut,” katanya.

Main Judi Koprok di Malam Natal, 12 Sopir Dicokok Polsek Metro Setiabudi

Kamis, 26 Desember 2013 08:34 WIB
PUSKOMINFO - Sedang asyik main judi koprok saat malam Natal, 12 sopir truk dibekuk petugas Polsek Metro Setiabudi di Gudang Besi Jalan Minangkabau No. 11 RT 02/08, Kelurahan Pasar Manggis, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (25/12/2013) dinihari.

Ke-12 orang pemain judi tersebut merupakan kawanan sopir truk yang biasa mangkal di Kawasan Minangkabau, Setiabudi, Jakarta Selatan. Mereka yang diamankan di antarannya Black, Yanto, Wanto, Yono, jumari, Yudi, Muji, Supri, Joko, Sukro, Mujyono dan Supriyanto.

Kapolsek Metro Setiabudi, AKBP Tri Hartanto, mengatakan,  pemain judi tersebut dibekuk berdasarkan informasi masyarakat yang menyebut di lokasi tersebut sering diadakan arena judi. “Setelah kami telusuri ternyata mereka sedang bermain judi koprok. Mereka pun kami amankan,” kata Kapolsek.

Dari tangan tersangka, disita barang bukti uang tunai senilai Rp3,7 juta,  satu lembar plastik alas judi, 3 buah dadu. Mereka dikenakan pasal 303 KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara.

24 Desember 2013

Perampas Kalung Dihadiahi Timah Panas Polsek Metro Tambora


perampas
Selasa, 24 Desember 2013 14:46 WIB
PUSKOMINFO - Satu dari dua tersangka perampas kalung emas yang sering beraksi menggunakan sepeda motor di wilayah Tambora, ambruk setelah ditembak petugas Polsek Metro Tambora di daerah Jembatan Lima, Jakarta Barat, Selasa (24/12/2013) pagi.

Tersangka yang ditembak kaki kanannya bernama Ade Muhidin, 26 tahun. Sedangkan satu temannya bernama Imam Wahyudi dibekuk tanpa perlawanan.

Menurut Kapolsek Metro Tambora, Kompol Dedy Tabrani Sik, Msi, kawanan perampas kalung, tas atau handphone itu sering beraksi di wilayah Tambora.

”Mereka sudah target operasional kami, karena  mereka meresahkan masyarakat,” ujar Kapolsek didampingi Kanit Reskrin Iptu Wiradharma Jaya SH, Selasa (24/12/2013) siang.

Dua tersangka sebelum beraksi mencari mangsa sasarannya wanita. Mereka keliling, dan setelah ada yang diincar lalu dipepet dan kalung emas yang dipakai korban dirampas.

”Awalnya kami menangkap Imam Wahyudi dan setelah dikembangkan kembali membekuk Ade Muhidin residivis 2 kali masuk Rutan Salemba. Sudah 28 kali curas di Tambora," ujar Kapolsek.


Tersangka Ade Muhidin terpaksa ditembak kakinya karena mencoba melarikan diri saat akan ditangkap. "Keduanya jika berhasil merampas kalung langsung dijual di kawasan Senen, Jakarta Pusat." tambah Kapolsek.

Mohon Bantuan Pencarian, Sunardi Pergi Meninggalkan Rumah Sejak 18 Desember 2013


 
Selasa, 24 Desember 2013 14:36 WIB
PUSKOMINFO - Telah pergi meninggalkan rumah :
  • Nama : SUNARDI
  • Tp/Tgl Lahir : Pati 1966
  • Pekerjaan : Dagang
  • Agama : Islam
  • Alamat : Jl. Bromo Rt.03/07 Kel. Pesanggrahan Kec. Pesanggrahan Jaksel
Informasi yang diperoleh, sebelumnya SUNARDI berpamitan pergi ke toko di Pasar Pesanggrahan pada Rabu 18 Desember 2013 namun sampai saat ini ia belum kembali ke rumah.

Saat pergi meninggalkan rumah, SUNARDI menggunakan pakaian baju warna merah dan celana panjang warna hitam. Ciri-ciri fisik tinggi 165 cm, perawakan agak gemuk, kulit sawo matang dan rambut agak beruban.

Bagi masyarakat yang mengetahui keberadaannya agar menghubungi Polsek Metro Pesanggrahan dinomor : 021 -73886887 atau ibu Wahyuningsih nomor : 08170972315.

Polresta Depok Tetapkan 3 Tersangka Unjukrasa di Depan Kantor Walikota Depok

Selasa, 24 Desember 2013 13:24 WIB
PUSKOMINFO - Penyidik Polresta Depok telah menetapkan tiga tersangka kasus unjukrasa di depan Kantor Walikota Depok, Senin (23/12/2013) kemarin. “Sesuai LP/2579/K/XII/2013/PMJ/Resta Depok, Ketiga tersangka itu adalah SBM, MS dan Jo.

SBM selain menjadi provokator juga sebagai pengguna shabu-shabu,”ujar Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Agus Salim kepada wartawan, Selasa (24/12/2013).

Ketiga tersangka, kata Kasat, ditetapkan dengan pasal penganiayaan dan atau kejahatan terhadap penguasa umum Pasal 351 ayat 4 KUHP dan atau Pasal 213 ayat 1 KUHP.

Berdasar keterangan saksi, SBM terbukti bersalah telah memukul salah satu anggota polisi Bripka Hermando, satuan Shabara. Ia dipukul bagian wajah. “Saat itu tersangka berupaya menerobos masuk barikade anggota namun dihalangi oleh korban. Yang bersangkutan marah kemudian memukul korban dan mengenai wajah. Aksi ini redam setelah dilerai. SBM kami amankan usai unras, dan dua tersangka lainnya berupaya menghalangi maka kami tangkap,” paparnya.

Sebelumnya petugas menemukan alat hisap shabu-shabu berupa bong saat dilakukan pengerebakan di rumahnya, di daerah Rangkapan Jaya, Parung Bingung, Pancoran Mas, Depok, kemarin malam.

“Atas kecurigan petugas yang mengamankan demo, SBM ditangkap dalam keadaan mabuk. Atas kecurigaan itu petugas kemudian mengetes urinenya dan ternyata positif shabu,”ungkapnya.

Petugas Cleaning Service Tewas Akibat Terjepit Lift di Blok M Plaza

Selasa, 24 Desember 2013 12:43 WIB
PUSKOMINFO - Seorang petugas cleaning service bernama Muhammad Anwar, 35 tahun, tewas dalam kecelakaan lift kapsul berkaca transparan di Blok M Plaza, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (24/12/2013) pagi sekira pukul 09:00 WIB.

Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Anom Setiaji mengatakan korban bernama Muhammad Anwar, 35 tahun, warga Gang Mawar RT 11 RW 03 Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Korban merupakan karyawan PT. Primanusa Dutamas, yang mengerjakan membersihkan lift kaca Plaza Blok M.

Menurut keterangan saksi, rekan korban bernama Hasyim Azhari dan Agus Arianto, saat kejadian korban bersama kedua rekannya tengah menaiki lift. Tiba-tiba korban terjepit pinggiran lift yang sedang bergerak hingga terjatuh ke lantai basement. Korban tewas di lokasi kejadian akibat luka kepala pecah.

Peristiwa tersebut kini ditangani Polsek Metro Kebayoran Baru.

Edarkan Kupon Judi Togel, Tiga Lelaki Dibekuk Polsek Mauk

Selasa, 24 Desember 2013 11:52 WIB
PUSKOMINFO - Unit Reskrim Polsek Mauk menangkap tiga orang lelaki yang kedapatan mengedarkan kupon judi togel jenis pakong, ditangkap dirumahnya masing-masing di  wilayah Mauk Kabupaten Tangerang. Ketiga tersangka yakni SH, 32 tahun, SW dan ABD.

Kapolsek Mauk AKP Suhendar mengatakan,  bahwa penangkapan tersangka berawal dari adanya laporan warga yang merasa resah dengan kegiatan mereka.

“Untuk tersangka SH kami lakukan penangkapan di rumahnya di Kampung Kemiri Warakas, RT 01/01, dengan barang bukti uang tunai Rp 62 ribu, dua buku kupon judi togel, buku tafsir mimpi serta dua lembar kode pakong” kata Kapolsek, Selasa (24/12/2013).

Ditambahkan Kapolsek, bahwa tersangka SH ketika dilakukan penggerebekan di rumahnya sedang menulis kupon judi togel. Tidak berselang lama petugas juga berhasil melakukan penangkapan terhadap dua tersangka bandar judi togel, yakni SW dan ABD.
 
"Mereka diamankan petugas saat sedang menulis semua rekapan kupon judi di Kampung Tegal Kunir Lor, Mauk,” ujar Kapolsek.

Dijelaskan bahwa dari tempat penangkapan, petugas mengamankan uang tunai sebesar Rp 564 ribu serta buku kupon judi togel jenis pakong. “Menurut pengakuan tesangka mereka selain mengecerkan langsung kepada pemasang, juga bisa melalui ponsel yang masuk dalam kategori judi online,” jelas Kapolsek.

Menurut Kapolsek, untuk menekan praktek perjudian di wilayahnya, petugas selalu melakukan observasi keliling dengan menggunakan mobil patroli.

 “Untuk wilayah rawan kejahatan biasanya kami lakukan patroli sesering mungkin dan juga pada saat memasuki jam rawan seperti malam dan siang hari,” ujarnya.

Seorang WNA China Coba Bunuh Diri di Kantor UNHCR Jakarta

Selasa, 24 Desember 2013 11:28 WIB
PUSKOMINFO - Seorang perempuan warga negara China melakukan percobaan bunuh diri di Kantor UNHCR, Kebon Sirih, Jakarta, Senin (23/12/2013). Upaya tersebut berhasil digagalkan polisi.

Yang An Li Hue Bei, 35 tahun, perempuan itu, datang ke kantor UNHCR bersama suaminya Xiang Tao Hue Bei, 45 tahun dan anak mereka yang berusia 4 tahun.

"Mereka adalah suami istri beserta seorang anak kecil berusia 4 tahun,"  ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Tatan Dirsan saat dihubungi wartawan, Senin (23/12/2013).

Polisi, kata AKBP Tatan, mendapat laporan sekira pukul 16:00 WIB. Saat itu Sang Isteri, Yang An Li Hue Bei, menempelkan sebilah pisau di nadinya di kantor UNHCR.

Lewat penerjemah, polisi bernegosiasi meminta perempuan itu membatalkan niatnya. Setelah negosiasi yang alot, Yang An Li menyerahkan pisau itu.

Selanjutnya, tutur AKBP Tatan, pasangan suami isteri itu meminta dipanggilkan taksi. Mereka pergi bersama anak mereka menggunakan taksi.

"Mereka enggak jadi bunuh diri. Mereka minta taksi kita kasih, tapi kita enggak tahu maunya apa, " katanya.

Tidak diketahui apa motif keluarga itu mencoba bunuh diri. Mereka juga tidak mengaku saat ditanya tempat tinggalnya.

Belasan Ribu Miras Dimusnahkan Polresta Bekasi Kota

Selasa, 24 Desember 2013 09:11 WIB
PUSKOMINFO - Dalam rangka menyambut tahun baru 2014, Polresta Bekasi Kota bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Bekasi, Jawa Barat memusnahkan barang bukti minuman keras (miras), di Mapolresta setempat, Senin (23/12/2013).  

Kali ini, Satuan Reserse Narkoba Polresta Bekasi Kota memusnahkan barang bukti miras sebanyak 16.463 botol berbagai merk, 3 drum plastik berisi miras oplosan, 3 ember plastik berisi miras oplosan serta 8 galon berisi miras oplosan.  

Barang bukti ini merupakan miras milik tersangka Lindon Limbong dan Suroso yang disita aparat kepolisian sejak Juli hingga Desember 2013.  

Kapolresta Bekasi Kota, Kombes Pol Priyo Widyanto mengatakan pihaknya memusnahkan sedikitnya dua kali melakukan pemusnahan miras yakni menjelang Lebaran dan Natal.  

"Saya meminta jajaran Polsek-polsek untuk setiap hari, wajib melakukan operasi miras di wilayahnya meski cuma mendapatkan satu botol, satu kantong plastik. Kita ingin wilayah Kota Bekasi, tetap kondusif. Sehingga peredaran miras yang dapat mengganggu Kamtibmas, harus dilakukan operasi miras setiap hari," ujar Priyo Widyanto.  

Barang bukti belasan ribu miras tersebut dimusnahkan dengan menggunakan kendaraan alat berat.  

"Semua miras yang dimusnahkan merupakan minuman beralkholol di atas 5 persen," ujar Kasat Narkoba Polresta Bekasi Kota, Kompol Sukardi.  

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang dapat menekan peredaran miras di Kota Bekasi.  

"Kota Bekasi sudah memiliki Perda memperkuat pelaksaan pemusnahan miras. Ke depan, pemerintah daerah semakin bersinergis dalam memberantas peredaran miras di Kota Bekasi," ujarnya.

23 Desember 2013

Hari Ini, Arus Lalu Lintas di Bintaro Permai Berlaku Satu Arah

Senin, 23 Desember 2013 09:41 WIB
PUSKOMINFO - Hari ini, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta dan Ditlantas Polda Metro Jaya akan memberlakukan Sistem Satu Arah (SSA), di kawasan Bintaro Permai, Pesanggrahan Bintaro, Jakarta Selatan.

Hal itu dilakukan untuk meminimalisir tingkat gangguan yang kerap terjadi di perlintasan kereta api Pondok Betung.

"Hari ini Kawasan Bintaro Permai diberlakukan Sistem Satu Arah (SSA)," tulis Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya dalam akun twitternya, Senin (23/12/2013).

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono, Minggu (22/12/2013) mengatakan sistem satu arah itu akan berlaku pada ruas Jalan Bintaro Permai Raya, dari arah Barat menuju Timur (segmen perlintasan rel KA Ulujami sampai dengan Jalan RC Veteran) dan Jalan sejajar tol Jakarta-Tangerang (depan kampus Universitas Moestopo) dari arah Jalan RC Veteran menuju Jalan Bintaro Permai Raya.

Kata Udar, dengan adanya pemberlakukan sistem satu arah pada Jalan Bintaro Permai dan Jalan Sejajar Tol Jakarta-Tangerang tersebut, dan pengguna jalan yang ingin menuju Pondok Betung, Pondok Aren, Pesanggarahan, Ulujami yang selama ini dapat melalui Jalan Bintaro Permai diimbau agar melalui Jalan Kesehatan (via Tanah Kusir), atau melalui Jalan Ulujami Raya (via Cipulir) atau Jalan Mohamad Saidi Raya (via Kostrad).

Selain itu, untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan kenyamanan perjalanan Kereta Api, pada area di sekitar pintu perlintasan KA akan dipasang tanda pengecetan marka 'Yellow Box', marka tersebut menunjukkan area aman yang harus bebas dari antrean kendaraan sewaktu KA melintas.

Kepala Subdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hindarsono mengatakan akan bertindak tegas terhadap pelanggaran. Namun, untuk hari pertama pemberlakuan sistem satu arah baru akan memberikan pengertian kepada pengendara yang belum mengetahui kebijakan baru itu.

”Kami akan berjaga di lokasi sekitar pukul 06.00 untuk pemberlakuan satu arah. Kami belum bisa saklek karena ini baru hari pertama. Kami sosialisasikan dulu. Baru setelah itu kami lakukan penindakan,” katanya.

Lokasi Layanan SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 23 Desember 2013


Senin, 23 Desember 2013 08:36 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling wilayah DKI Jakarta, Senin, 23 Desember 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Ps Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : Citraland Grogol
STNK: Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM   : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM :  PTC Pulogadung
STNK: Ps Induk Keramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Seorang Pedagang Di Stasiun Depok Lama Tewas Tersambar Kereta

Senin, 23 Desember 2013 08:21 WIB
PUSKOMINFO - Vivian, 44 tahun, seorang perempuan yang biasa berdagang di dekat satiun Depok Lama tewas tertabrak kereta api commuter line jurusan Jakarta-Bogor di perlintasan kereta Jl. Dewi Sartika RT 01/14 Kelurahan Depok, Pancoran Mas, Depok, Sabtu (21/12/2013) malam sekira pukul 22:00 WIB.

Informasi petugas Polsek Pancoran Mas mengatakan Vivian, perempuan asal Singkawang, Kalimantan Barat itu adalah seorang pedagang di dekat stasiun Depok Lama. Saat kejadian, korban baru akan pulang ke kediamannya di kawasan Dewi Sartika. Diduga tidak berhati-hati, ketika menyeberang rel dan saat itulah dia tertabrak kereta api jurusan Jakarta-Bogor.

Akibatnya, Vivian mengalami luka berat di kepala dan lecet di sekujur tubuhnya. Korban tewas seketika di lokasi kejadian.

Oleh petugas, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhakti Yuda, Depok, untuk dilakukan visum. Kasus ditangani Polsek Pancoran Mas.

Ayah dan Anak Tewas Tertabrak Kereta Api di Bongkaran Tanah Abang

Senin, 23 Desember 2013 07:56 WIB
PUSKOMINFO - Seorang ayah dan anaknya tewas tertabrak kereta rel listrik (KRL) jurusan Tanah Abang-Manggarai di perlintasan Gedung Hijau, Bongkaran RT 17/14 Kelurahan Kebon Melati, Tanah abang, Jakarta Pusat, Sabtu (21/12/2013) pagi sekira pukul 10:15 WIB. Sang ayah hendak menolong anaknya yang akan tersambar kereta namun ikut tertabrak hingga keduanya meninggal dunia di lokasi.

Informasi dari Polsek Metro Tanah Abang, saat kejadian seorang anak bernama Eko Yulianto, 12 tahun, yang akan menyeberang perlintasan yang tidak jauh dari rumah korban, tiba-tiba melintas kereta rel listrik dari arah Tanah Abang menuju Manggarai. Eko kemudian tertabrak dan terseret sejauh 25 meter.

Sebelum Eko tertabrak, ayah korban, Fahroji, 45 tahun, melihat anaknya yang akan tertabrak kereta, Fahroji berlari dan berteriak hendak menolong anaknya. Nahas, Fahroji  pun tersambar kereta yang sama hingga luka di kepala pecah. Kedua korban tewas seketika di lokasi kejadian.

Peristiwa ditangani Polsek Metro Tanah Abang.

Pencuri Spesialis Rumsong di Kembangan Gondol Uang dan Perhiasan Total Rp 1 Miliar

Senin, 23 Desember 2013 07:36 WIB
PUSKOMINFO - Aksi pencurian di rumah kosong (rumsong) kembali terjadi. Pada Minggu (22/12/2013) kemarin, kawanan pencuri berhasil menggondol uang dan perhiasan hingga Rp 1 miliar, di rumah warga di Jalan Penyelesaian Tomang IV, Blok 69, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat.

Hal itu dikatakan oleh anak pemilik rumah, Aniq Tasya, 19 tahun, kepada petugas Polsek Metro Kembangan, Minggu (22/12/2013).

Kepada petugas, Aniq Tasya menjelaskan ketika ia baru pulang ke rumah, orang tuanya sedang tidak ada di rumah. Setelah ia masuk ke dalam kamar orang tuanya, Aniq mendapati lemari baju orang tuanya dalam keadaan berantakan, jendela dalam keadaan rusak dan isi brankas telah hilang.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Metro Kembangan. Korban mengatakan kehilangan uang sebesar Rp 500 juta dan perhisan emas, seluruh kerugian mencapai Rp. 1 miliar.

Kasus ini masih dalam penyelidikan petugas Polsek Metro Kembangan.

22 Desember 2013

Penerus Jenderal Hoegeng Itu Masih Ada



Minggu, 22 Desember 2013 11.30 Wib
PUSKOMINFO  - Sikap Inspektur Dua (Ipda) Basuki Rahmat patut diacungi jempol. Perwira pertama yang bertugas di Polsek Tanah Abang ini menolak 'uang bensin' ketika salah seorang warga memintanya membantu mencarikan telepon genggam warga tersebut yang hilang.

Adalah Bobi, nama warga tersebut. Pegawai swasta yang berkantor di bilangan Jl MH Thamrin ini baru menyadari ketika telepon genggam yang biasa berada di saku celananya tidak ada setelah turun dari Bajaj, Sabtu (21/12/2013), sekitar pukul 18.00 WIB.

Bobi akhirnya berpikir bagaimana caranya agar telepon yang berisi data-data pekerjaan dan kerabat itu dapat kembali ke tangannya. Akhirnya, dia mendatangi Polsek Tanah Abang, di Jalan Karet Pasar Baru Barat. Kelurahan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

"Awalnya saya pesimis, apakah polisi mau membantu mencari HP saya yang hilang, di tengah kesibukan anggota Polsek yang fokus menjaga Kamtibmas Natal dan Tahun Baru. Apalagi ini hilang, bukan kecopetan, atau kasus jambret, tetapi ketinggalan di Baja di daerah Sarinah," tulis Bobi dalam surat elektronik yang diterima detikcom, Minggu (22/12/2013).

Sesampainya di Polsek Tanah Abang, Bobi langsung berhadapan dengan Ipda Rahmat. Dia menceritakan peristiwa nahas yang menimpanya itu. Dia pun menjelaskan kondisi telepon genggamnya dimana teknologi GPS tersambung dengan laptopnya.

Ipda Basuki pun akhirnya menyanggupi menolong Bobi. Dia dibantu seorang staf Polsek berkeliling Jakarta mencari telepon genggam dengan menggunakan ojek.

Usaha gigih ketiganya rupanya membuahkan hasil. Sinyal GPS menunjukan posisi telepon tersebut di sebuah kawasan padat penduduk di wilayah Petamburan, sekitar pukul 00.00 WIB

"Sebelum itu saya sempat lesu dan resah, karena daerah yang dituju wilayah kumuh pinggir rel kereta yang sangat padat penduduk. Bagaimana cara mencarinya?" ungkap Bobi.

Telepon tersebut rupanya berada di rumah kontrakan si sopir Bajaj, dan mengakui telah menemukan telepon tersebut di jok penumpang Bajaj yang dikendarainya. "Saya bingung cara pakainya," kata Bobi menirukan ucapan sopir tersebut.

Bisa jadi karena tidak tahu menggunakan telepon tersebut, Bobi selalu mendapati tidak ada respon dari yang menemukan ketika dia berupaya menghubungi teleponnya.

Laki-laki asal Bandung ini akhirnya dapat bernafas lega. Telepon genggam berikut data-data yang diperlukannya dapat kembali dengan utuh. Yang membuatnya bangga adalah ketika personel polisi dan staf Polsek Tanah Abang itu tidak meminta sepeser pun 'uang lelah' menelusuri jejak handphone.

"Di tengah isu miring yang menimpa Polri, saya menyatakan bahwa penerus Jendral (alm) Hoegeng masih ada," ujar Bobi.

Dihubungi terpisah, Ipda Basuki mengatakan bahwa apa yang dilakukan dia dan rekan kerjanya di Polsek Tanah Abang adalah sebagai bentuk pelayanan.

"Sudah menjadi tugas kita melayani," kata Kepala Sub Unit 1 Polsek Tanah Abang ini.

Dia menceritakan, ketika menelusuri jejak sinyal telepon Bobi dirinya sempat merasa kesulitan mengejar. "Bajajnya pindah-pindah. Laptop yang dibawa Bobi sempat habis baterai dan sempat kehilangan. Tapi setelah laptopnya nyala kembali kami langsung menuju titik sinyal sesuai petunjuk di laptop itu," kata Basuki.

(Sumber : http://news.detik.com/read/2013/12/22/073322/2448724/10/2/penerus-jenderal-hoegeng-itu-masih-ada )

20 Desember 2013

Pemotor Ditemukan Tewas Tergeletak di Pinggir Jalan, Diduga Korban Tabrak Lari

Jumat, 20 Desember 2013 15:30 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pengendara sepeda motor ditemukan meninggal dunia tergeletak di pinggir jalan  Jalan Jampea, Koja, Jakarta Utara, Jumat (20/12/2013) pagi. Korban bernama Aries Rekowindo, 42 tahun, diduga sebagai korban tabrak lari, saat ditemukan terdapat sepeda motor miliknya Honda Kharisma bernomor polisi B 6487 BAS. 

Korban merupakan warga Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat. Saat ditemukan polisi, korban sudah dalam keadaan tak bernyawa bersama motor Honda Kharisma bernomor polisi B 6487 BAS di samping korban.

"Anggota kita yang sedang patroli menemukan korban sudah dalam keadaan demikian. Penemuannya tadi sekitar pukul 09:30 WIB," ujar Kepala Unit Laka Polres Metro Jakarta Utara, AKP Daud Iskandar.

Menurut AKP Daud, dari keterangan awal yang didapat, Aries kemungkinan merupakan korban tabrak lari. Analisis polisi dengan mempertimbangkan posisi jenazah, luka, dan keterangan awal menunjukkan bahwa peristiwa ini mengarah pada kecelakaan.

Namun demikian, kata AKP Daud, pihaknya belum dapat memastikan detail waktu dan kronologi kejadian karena masih dalam proses penyelidikan.

Polsek Metro Kemayoran Amankan 15 Sepeda Motor 'Bodong'

Jumat, 20 Desember 2013 12:48 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Kemayoran mengamankan 15 sepeda motor tanpa dilengkapi surat-surat alias bodong. Sepeda motor tersebut diamankan saat razia balap liar di Jalan Industri, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (20/12/2013) dinihari.

Kapolsek Metro Kemayoran, Kompol Marupa Sagala menjelaskan motor tersebut sudah dirombak dan tidak dilengkapi dengan surat-surat. Motor itu diduga akan dipakai balapan liar di Jalan Industri, Kemayoran, Jakarta Pusat. "Itu diamankan karena mereka diduga ingin balap liar di Jalan Industri," kata Kompol Sagala, Jumat (20/12/2013).

Penangkapan motor ini berawal dari laporan masyarakat yang resah karena suara knalpot bising.

"Setiap malam memang di jalan itu sering jadi ajang track balap liar. Itu membahayakan dan mengganggu warga sekitar," jelasnya.

Menurut Kapolsek, bagi pemilik kendaraan yang ingin mengambil sepeda motornya, wajib menunjukkan bukti surat kepemilikan kendaraan dan berjanji tidak mengulangi lagi, jika diulangi kendaraan akan ditahan. "Nanti kita foto pengendaranya saat mengambil kendaraan tersebut," ujarnya.

Satuan Jatanras Polda Metro Jaya Tangkap Komplotan Pembobol Rumah Kosong

Jumat, 20 Desember 2013 09:23 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya meringkus empat pelaku spesialis pencurian di rumah kosong.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan komplotan tersebut merupakan spesialis pembobol rumah yang sedang ditinggal penghuninya.

"Kelompok ini sudah lama diintai dan diikuti," kata Kombes Rikwanto, Kamis (19/12/2013).

Kombes Rikwanto menuturkan mereka mencuri rumah Laela Jafar di Jalan Cilandak I Jakarta Selatan pada 13 Desember lalu dan ditangkap keesokan harinya. Modusnya, Y, 43 tahun, mendatangi rumah yang diduga sedang ditinggal penghuninya. Setelah mengetuk pintu atau membunyikan bel sekitar 5-10 menit dan memastikan rumah tersebut memang kosong, S , 47 tahun dan SHS, 36 tahun membongkar gembok dan membuka pintu gerbang.

Setelah gerbang terbuka, H, 34 tahun, kemudian masuk ke dalam rumah dan mengambil barang-barang di dalam rumah. Atas pencurian ini, penyidik menyita uang tunai Rp 25 juta, kunci letter L, obeng, dan aksesoris perhiasan. Selain itu, penyidik juga menyita beberapa pelat nomor bodong dan satu unit mobil Honda Jazz berwarna hitam yang biasa digunakan untuk mengitari komplek-komplek perumahan di wilayah Jakarta Selatan dan Kelapa Gading.

Selama kelompok ini beraksi, kata Kombes Rikwanto, tak ada korban jiwa atas tindak pencurian ini. Alasannya, kelompok yang biasa beroperasi pada siang hari ini akan berpura-pura menanyakan alamat apabila ada orang yang ke luar dari rumah saat bel dibunyikan. "Memang hanya mengincar rumah kosong," ujarnya.

Atas tindak pencurian tersebut, Rikwanto mengatakan keempatnya dijerat Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang Pencurian dengan Pemberatan. "Ancamannya kurungan tujuh tahun," ujarnya.

Kontainer Terbalik, Tol Halim Menuju Tanjung Priok Macet Parah

Jumat, 20 Desember 2013 08:37 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah truk kontainer B 9469 JL terguling tepat di kilometer 00 tol Halim, Cawang mengarah ke Tanjung Priok. Akibatnya, terjadi kemacetan panjang beberapa kilometer sejak pintu tol Bekasi Timur mengarah ke Cawang.

Berdasarkan informasi dari TMC Polda Metro Jaya, Jumat (20/12/2013), truk kontainer terguling tepat dikilometer 00 tol Halim mengarah Tanjung Priok sekira pukul 06:19 WIB. Saat ini polisi tengah melakukan evakuasi truk kontainer tersebut.

Namun, proses evakuasi itu mengakibatkan kemacetan parah. Terlebih kecelakaan terjadi saat jam-jam sibuk saat antrian kendaraan memasuki Tol Dalam Kota begitu padat.

Karena antrian kendaraan yang begitu padat, polisi untuk sementara mengalihkan lalulintas di tol Halim mengarah ke Tanjung Priok ke arah Cawang, namun demikian hingga saat ini Polisi masih terus melakukan evakuasi truk bermuatan peti kemas itu.

Ibu dan Anak Tertabrak Kereta di Bekasi, Sang Anak Tewas

Jumat, 20 Desember 2013 08:07 WIB
PUSKOMINFO - Seorang ibu dan anaknya tertabrak kereta saat melintas di perlintasan rel kereta Kampung Utan RT 04/25 Cibitung, Bekasi, Kamis (19/12/2013) petang sekira pukul 18:00 WIB. Korban tertabrak kereta akibat sepeda motor yang dikendarai korban mati secara tiba-tiba saat di tengah perlintasan.

Informasi Polsek Cikarang Barat, korban adalah seorang ibu bernama Rina, 36 tahun, dan anaknya Rizky Fauzan, 4 tahun. Rina kini masih dirawat di RSUD Bekasi dengan luka di kepala, sedangkan anaknya, Rizky meninggal dunia di lokasi kejadian.

Menurut keterangan saksi di lokasi, korban yang berboncengan sepeda motor menyeberang perlintasan kereta. Namun saat di tengah jalur perlintasan, sepeda motor mati mendadak. Korban yang berusaha menghidupkan sepeda motor, tiba-tiba datang kereta api dari arah Barat langsung menabrak korban.

Peristiwa tersebut ditangani Polsek Cikarang Barat.