31 Januari 2013

Jatanras Polresta Depok Bekuk Tiga Pencuri Indomaret Jl. H. Usman Beji, Satu Pelaku Terpaksa Ditembak Kakinya

Kamis, 31 Januari 2013 11:29 WIB  
PUSKOMINFO - Petugas Polresta Depok berhasil menangkap 3 orang pelaku pencurian di minimarket Iindomaret di Jl. H. Usman RT 02 RW 06, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Depok, Rabu (30/1/2013) sekira pukul 03:30 WIB. Salah satu pelaku terpaksa ditembak kakinya karena melawan saat dibekuk.

Pelaku yang ditangkap adalah Andin Birmadit alias Adit, Agung alias Bogay, dan Deni Primadana.

Penangkapan berawal ketika petugas Unit Jatanras Satreskrim Polresta Depok yang tengah melaksanakan patroli melihat seorang lelaki, terakhir diketahui bernama Andin Birmadit alias Adit, di seberang Indomaret di lokasi. Petugas selanjutnya menangkap Adit dan setelah diinterogasi Adit mengaku mencuri di Indomaret bersama dua temannya. Petugas pun kemudian mengepung Indomaret tersebut dan berhasil menangkap dua pelaku lainnya, yaitu Bogay dan Deni. 

Akan tetapi saat dilakukan pengecekan terhadap barang-barang yang diambil pelaku, Agung alias Bogay melarikan diri. Diberikan tembakan peringatan tiga kali ke udara, Bogay tetap lari sehingga petugas terpaksa melumpuhkan tersangka dengan menembak kaki kanan Bogay. 

Para pelaku berikut barang bukti berupa 5 tas berisi barang-barang Indomaret diamankan ke Mapolresta Depok untuk penyidikan lebih lanjut. 

Dari ketiga pelaku, dua pelaku diantaranya masih di bawah umur. Deni Primadana berusia 17 tahun dan Andin Birmadit berusia 15 tahun. Sedangkan Bogay yang tertembak berusia 24 tahun.

Pria Panjat Tower Listrik di Senayan, Lalin Macet

Kamis, 31 Januari 2013 10:25 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria memanjat tower listrik di depan Ladokgi (Lembaga Kedokteran Gigi) RS AL Mintoharjo, tepat di seberang JCC, Senayan, Jakarta Pusat. Peristiwa ini membuat kemacetan panjang di sekitar lokasi tersebut.

TMC Polda Metro Jaya, Kamis (31/1/2013), menyatakan banyak warga yang melihat aksi nekat pria tersebut. Akibatnya lalu lintas di sekitar Senayan menajdi macet.

Saat ini petugas kepolisian dan pemadam kebakaran berupaya menurunkan pria tersebut. Pemadam kebakaran menggunakan mobil menggunakan tangga mencoba menurunkan pria tersebut. Namun hingga kini upaya petugas tersebut belum berhasil.

Polsek Metro Tebet Bekuk Tiga Jambret di Kereta

Kamis, 31 Januari 2013 08:59 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Tebet Jakarta Selatan bersama warga berhasil membekuk tiga jambret yang beraksi di atas Kereta Listrik (KRL) saat melintas di terowongan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (30/1/2013) siang. Sebelum tertangkap, satu pelaku sempat kabur dengan melompat ke dalam kali.

Informasi dari Polsek Metro Tebet, saat kejadian korban Titin Muarofatin, 41 tahun, dan anaknya tengah menaiki Kereta  Ekonomi Jurusan Tanah Abang - Bogor. Saat melintas di terowongan Manggarai, tiba-tiba kalung liontin yang dipakainya dijambret oleh pelaku hingga terputus. 

Selanjutnya setelah kereta tiba dan berhenti di stasiun Manggarai, korban melaporkan peristiwa yang dialaminya ke petugas Polsek Metro Tebet. Petugas pun kemudian mencari pelaku.

Tak berapa lama, petugas mendapati ketiga pelaku dengan ciri-ciri yang disebutkan korban. Saat hendak ditangkap, ketiga pelaku kabur. Salah satu pelaku bernama Solahudin, kabur dengan terjun ke dalam kali. Namun dengan bantuan warga, ketiga pelaku akhirnya berhasil ditangkap.

Kini ketiga pelaku masih dalam pemeriksaan di Mapolsek Metro Tebet.   

Curi Burung, Babak Belur Dihajar Warga

Kamis, 31 Januari 2013 08:44 WIB
PUSKOMINFO - Terpergok hendak mencuri burung, seorang lelaki ditangkap dan dihajar warga hingga babak belur. Pelaku dalam kondisi lebam kemudian diserahkan ke petugas Polsek Metro Tanjung Duren.

Peristiwa terjadi Rabu (30/1/2013) pagi sekira pukul 10:30 WIB di rumah warga di Jl. Prof. DR. Latumenten II/2 No. 21 RT 07 RW 05 Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Pelaku terakhir mengaku bernama Sayuti, 32 tahun, dipergoki warga sedang menurunkan sangkar burung.

Oleh warga pelaku diteriaki maling. Pelaku yang berusaha kabur tak dapat menghindar dari kepungan warga. Pelaku pun tertangkap dan dihajar warga hingga babak belur.

Pelaku berikut barang bukti seekor burung muray dan sangkarnya kemudian diserahkan ke Polsek Metro Tanjung Duren untuk diproses hukum.

Sedang Belanja, Wahid Tertimpa Gipsum di Loby Gajah Mada Plaza

Kamis, 31 Januari 2013 08:33 WIB
PUSKOMINFO - Abdul Wahid, 41 tahun, warga asal Nusa Tenggara Barat, terluka kini dirawat di RS Husada. Abdul Wahid mengalami luka patah tulang wajah akibat tertimpa papan gipsum ketika sedang berbelanja di Loby Lantai 1 Gajah Mada Plaza, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (30/1/2013) malam sekira pukul 20:30 WIB.

Informasi dari Polsek Metro Gambir menyebutkan korban yang sedang berbelanja di lokasi tiba-tiba Gipsum ukuran 5 x 1,5 meter  yang terpasang di lantai 6 terlepas dan jatuh menimpa korban. Korban menderita luka patah tulang pada wajah dan lengan kanan.

Korban kemudian dilarikan ke RS Husada untuk mendapatkan pertolongan. Sedangkan peristiwa tersebut ditangani Polsek Metro Gambir.


Lokasi SIM & STNK Keliling, Kamis 31 Januari 2013


Kamis, 31 Januari 2013 08:29 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini, Kamis 31 Januari 2013  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos dan Giro Pasar  Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK :  Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Polisi Jembatan 3 Pluit
STNK : Pos Polisi Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM   : Honda Jl Dewi Sartika
STNK : Masjid At-tin TMII

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :     021-52960770 &     021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

30 Januari 2013

Pulang Kerja, Ading Ditemukan Tewas dan Sepeda Motor Raib

Rabu, 30 Januari 2013 14:36 WIB
PUSKOMINFO - Ading Bin Ersin, 43 tahun, ditemukan sudah tidak bernyawa di dekat rumahnya di Kampung Waru Doyong I RT 11 RW 05 Desa Sukabunga Kecamatan Bojongmangu Kabupaten Bekasi, Rabu (30/1/2013) tadi pagi. Ersin diduga tewas sebagai korban perampasan sepeda motor.

Jenazah Ersin ditemukan warga sekira pukul 06:00 WIB, korban tergeletak di pinggir jalan sekitar 50 meter dari rumahnya.

Informasi yang dihimpun, korban pulang dari tempatnya bekerja sekira pukul 01:00 WIB dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra Fit Nopol B-6420-FNX. Namun sekira pukul 06:00 WIB korban sudah ditemukan meninggal dunia di pinggir jalan menuju rumahnya dan sepeda motor miliknya telah hilang.

Petugas Polsek Metro Cibarusah yang mendapat laporan kemudian datang ke lokasi melakukan Olah TKP. Petugas menduga Ersin sebagai korban perampasan sepeda motor. Korban mengalami luka di kepala akibat pukulan benda tumpul.

Untuk kepentingan penyelidikan, jenazah korban kemudian dikirim ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk dilakukan visum.

Lokasi SIM & STNK Keliling, Rabu 30 Januari 2013


Rabu, 30 Januari 2013 08:36 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini, Rabu 30 Januari 2013  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos dan Giro Pasar  Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK :  TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Polisi Jembatan 3 Pluit
STNK : Pos Polisi Jembatan 3 Pluit
 
5. Jakarta Timur
SIM   : Honda Jl Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :     021-52960770 &     021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Banjir Rob di Jl. Gunung Sahari, Lalin Tersendat

Rabu, 30 Januari 2013 08:11 WIB
PUSKOMINFO - Pengguna jalan yang melintas di ruas Jalan Gunung Sahari Raya akan menemui sedikit hambatan. Pasalnya, saat ini dilaporkan terjadi banjir rob setinggi 20 cm, Rabu (30/01/2013) pagi.

Informasi yang diperoleh dari TMC Polda Metro Jaya, banjir rob terjadi tepatnya di depan Mangga Dua Square, dan membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi tampak padat.

Saat ini petugas kepolisian sudah ada di lokasi dan melakukan pengaturan. TMC menghimbau kepada pengguna jalan untuk berhati-hati dan sabar serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Perampok Beraksi di Rumah Kos-Kosan di Pondok Pinang

Rabu, 30 Januari 2013 07:55 WIB
PUSKOMINFO - Perampok berhasil membawa barang dan perhiasan senilai Rp 60 juta dari tiga penghuni rumah kos-kosan di Jl. Ciputat Raya No. 34 RT 05 RW 02 Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (29/1/2013) siang.

Peristiwa yang terjadi sekira pukul 11:00 WIB itu menimpa tiga mahasiswi penghuni rumah kosan bernama Theresia Bella, Risa dan Chichilia, 17 tahun.

Keterangan korban kepada petugas Polsek Metro Kebayoran Lama, saat kejadian, tiba-tiba datang dua orang pelaku masuk ke dalam kos-kosan dan langsung membekap mulut korban dengan menggunakan tangan. Satu pelaku lainnya mengambil barang-barang milik korban berturut-turut dari kamar Theresia, Risa dan Chichilia.

Pelaku berhasil membawa kabur sebuah Tab Galaxy, HP Blackberry, 2 HP Nexian, 5 buah cincin, 4 anting, 2 kalung, 1 Laptop. Jumlah kerugian diperkirakan sebesar Rp 60 juta.

Kasus ini masih dalam penyelidikan Polsek Metro Kebayoran Lama.

Curi Dompet di Warung Pecel Lele, Dua Pemuda Babak belur Dihajar Warga

Rabu, 30 Januari 2013 07:34 WIB
PUSKOMINFO - Lagi, aksi pencurian di warung pinggir jalan kembali terjadi. Kali ini terjadi dan dialami Nurhasanah, 20 tahun, di warung pecel lele di pinggir Jalan RT 05 RW 02 Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (29/1/2013) malam. Dua pelaku berhasil dibekuk warga dan dihakimi hingga babak belur.

Saat kejadian, korban sedang memesan makanan. Sementara, dompet dan HP miliknya diletakkan di atas meja.

Tiba-tiba dari balik spanduk, tangan pelaku mengambil dompet dan HP korban. Korban spontan berteriak maling dan mengejar pelaku. Teriakan korban didengar oleh warga sekitar dan ikut mengejar pelaku.

Pelaku yang berjumlah dua orang menggunakan sepeda motor itu kemudian terjatuh hingga berhasil dibekuk warga. Tak ayal, warga pun menghakimi pelaku hingga babak belur.

Kedua pelaku dalam kondisi babak belur berikut barang bukti kemudian diserahkan ke Petugas Polsek Metro Cengkareng.

Pencuri Gondol 16 Monitor dari Warnet di Jatinegara

Rabu, 30 Januari 2013  07:06 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah warnet milik Azhar, 23 tahun, di Jl Masjid 2 RT 05/04 Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur dibobol pencuri. Pencuri berhasil menggasak 16 perangkat komputer sekaligus CPU yang ada di dalam warnet.

Menurut Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Timur, Komisaris Didik Haryadi, peristiwa baru diketahui pada Selasa (29/1/2013) pagi oleh operator warnet bernama Indra yang hendak membuka warnet yang hanya buka sampai jam 12 tersebut.

Setelah Indra memeriksa seisi warnet yang telah buka selama satu tahun terakhir itu, teralis besi jendela kiri warnet rusak.

Berdasarkan hasil Olah TKP dan keterangan saksi-saksi di lokasi, Petugas menduga pelaku yang lebih dari dua orang masuk dengan terlebih dahulu melalui jendela. Namun karena kesulitan, pelaku kemudian membobol rolling door bagian depan warnet.

Pelaku juga diperkirakan masuk ke dalam warnet khusus game online tersebut sekitar pukul 03.00 WIB hingga 04.00 WIB.

Menurut Kompol Didik, pelaku dalam melakukan aksinya tergolong rapi. Karena saat kejadian, warnet yang lokasinya satu dengan kos-kosan itu, tiga orang yang ngontrak di lantai dua warnet sama sekali tidak mendengar adanya suara yang mencurigakan. Mereka baru mengetahui adanya pencurian pada pagi hari setelah diberitahu warga. Kerugian akibat pencurian itu ditaksir mencapai Rp 15 juta.

"Hingga saat ini kami masih mengejar para pelakunya. Selain itu sejumlah saksi juga masih dimintai keterangan," ujar Kompol Didik.

Jambret Jatuh Ditendang Korbannya di Menteng

Rabu, 30 Januari 2013 07:02 WIB
PUSKOMINFO - Dua pemuda, Atep Firmansyah, 17 tahun dan Rudi Rosadi, 17 tahun, berhasil ditangkap warga setelah menjambret tas wanita di depan Kantor Kecamatan Menteng, Jalan Pegangsaan Barat, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/1/2013). Keduanya dibekuk warga setelah terjatuh ditendang oleh perempuan yang menjadi korban penjambretannya

Kejadian ini bermula ketika Ulfa Nurita dan Febi Julia tengah melintas di depan Kantor Kecamatan Menteng, Jalan Pegangsaan Barat, Menteng, Jakarta Pusat. Tiba-tiba, dua orang penjambret bersepeda motor menarik tas milik korban.

Namun korban yang kaget malah mempertahankan tas miliknya dari tangan para pelaku. Korban yang kesal, kemudian langsung menendang kedua pelaku hingga terjatuh dari motornya. Tidak hanya pelaku, korbanpun juga terjatuh akibat terbawa tas yang ditarik oleh pelaku.

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut akhirnya menangkap Atep Firmansyah dan Rudi Rosadi kemudian dibawa ke Polsek Metro Menteng guna proses penyidikan lebih lanjut. Kedua pelaku sempat menjadi bulan-bulanan massa yang kesal atas ulah kedua remaja tersebut.

Kasubnit Reskrim II Polsek Metro Menteng, Ipda Sutarto membenarkan kejadian tersebut. "Kini kedua pelaku sudah mendekam di sel tahanan. Dari pengakuannya, kedua pelaku sudah dua kali menjambret di wilayah Menteng. Hasilnya mereka gunakan untuk foya-foya. Akibat perbuatannya tersebut, kedua pelaku bisa dijerat Pasal 365 KUHP," ujarnya.

29 Januari 2013

Buruh Gudang Tewas Tertimpa Tripleks Satu Ton di Cakung

Selasa, 29 Januari 2013 15:39 WIB
PUSKOMINFO - Seorang buruh di gudang CV Surabaya, Jl. Swadaya No. 32, Cakung, Jakarta Timur tewas di tempat kerjanya, Selasa (29/1/2013) pagi. Pria bernama Goris, 48 tahun, warga asal Wonosobo, Jawa Tengah itu tewas setelah tertimpa tumpukan tripleks seberat satu ton.

Informasi dari Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Jakarta Timur, Komisaris Didik Haryadi, insiden itu bermula saat korban hendak memindahkan tumpukan tripleks seberat satu ton yang telah dipaketkan dari forklift menuju sebuah truk. Korban pun mengganjalnya dengan sebuah balok.

"Ketika dipindahin dengan cara digeser ke belakang truk, tumpukan tripleks seberat satu ton itu jatuh dan langsung menimpa korban," ujar Kompol Didik, Selasa (29/1/2013) siang.

Akibat tertimpa tumpukan tripleks tersebut, tubuh korban remuk seketika hingga akhirnya korban tewas di lokasi kejadian. Petugas identifikasi dari Polres Metro Jakarta Timur dan Polsek Metro Cakung yang datang ke lokasi melakukan Olah TKP menemukan unsur kelalaian pada diri korban.

"Saat bekerja memindahkan barang itu, korban memang tidak dilengkapi dengan peralatan keselamatan kerja. Hal itu memicu ketika tertimpa, korban tewas," lanjut Kompol Didik.

Oleh petugas, jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan otopsi. Kasus tersebut ditangani Polsek Metro Cakung.

Dua Penjahat Spesialis Rumah Kosong, Ditangkap Polsek Metro Tebet

Selasa, 29 Januari 2013 15:28 WIB
PUSKOMINFO - Dua penjahat spesialis rumah kosong (rumsong) yang sudah belasan kali beraksi, dibekuk petugas Polsek Metro Tebet, Senin (28/1/2013) sore. Sebelum beraksi, pelaku mencari sasanan dengan berpura-pura membawa gerobak dan barang-barang bekas.

Dari tersangka Herman Taufik alias Acong, 25 tahun, dan Janwari, 27 tahun, disita 1 buah obeng, 1 buah kunci inggris, dan 1 buah linggis, 2 vas bunga marmer, 2 lukisan, 1 kamera Olympus, 2 hiasan dinding dan 1 jam tangan.

Kapolsek Metro Tebet, Kompol Nico A. Setiawan SIK menjelaskan, mereka dibekuk di depan rumah kontrakan Jalan Tebet Timur Raya Kec. Tebet, Jakarta Selatan.

“Kawanan ini sudah belasan kali beraksi. Modusnya operandi berpura- pura lewat di depan rumah dengan membawa gerobak dan mencari barang barang bekas,” kata Kapolsek.

Setelah memastikan rumah dalam keadaan kosong, maka pada malam hari antara jam 23.00 – 01.00 WIB dinihari, kedua pelaku kembali ke rumah tersebut dan memanjat pagar.  kemudian mencongkel pintu pakai obeng dan linggis. Selanjutnya mereka mengambil barang barang yang ada di dalam rumah dan dimasukan ke dalam karung lalu ke gerobak.

“Terakhir mereka beraksi  di Jl. Tebet Timur Dalam IV D, dan mengambil barang berupa 1 buah pompa air/jet pump, 1 buah orgen, beberap buah stick golf, 2 buah vas bunga marmer, 2 buah lukisan, 1 buah kamera olympus, 2 buah hiasan dinding dan satu buah jam tangan anak warna pink,” tandas Kapolsek.

Terungkapnya kasus ini setelah polisi melakukan penyelidikan usai mendapat laporan. Dari informasi warga dan penyidikan di lapangan, akhirnya kami berhasil meringkus pelaku,” kata Kompol Nico.

Polsek Metro Cipondoh Bekuk Pelaku Penusukan Ardi

Selasa, 29 Januari 2013 09:01 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Cipondoh berhasil menangkap dua pelaku penusukan terhadap Ardi hingga tewas. Ardi ditusuk pemuda setelah menegur pemuda yang melintas tidak sopan di Jalan Tugu Karya II RT 02 RW 10 Kelurahan Cipondoh Kota Tangerang, Selasa (22/1/2013) silam.

Dua pelaku yang diringkus yakni YK,18 tahun, pelajar SMK di Tangerang dan GN, 27 tahun, dibekuk di tempat persembunyianya di Sepatan Kabupaten Tangerang. Keduanya disangka membunuh Ardi Putra Prasetia, 23 tahun, warga Jl. Kisamaun, Sukasari, Tangerang.

 “Saya sebelumnya dipukuli oleh korban sehingga saya mengadu ke kakak saya Windi,” ucap YK kepada petugas Polsek Metro Cipondoh. Atas pengaduannya itu kakaknya marah lalu mendatangi tempat tongkrongan korban.

Akhirnya korban dan tersangka ribut mulut yang berlanjut penusukan terhadap Ardi hingga tewas. Ardi ditusuk pisau dapur oleh tersangka Windi yang kini msih buron.

Diberitakan sebelumnya, penusukan ini bermula saat korban dan teman-temannya nongkong di Jalan Tugu Karya II Rt 2/10 Kelurahan Cipondoh Selasa malam sekitar pk.21.00. Pada saat itu ada ada seorang pemuda Yuka,17 melintas di tempat korban nongkrong tanpa permisi.

Korban kemudian menegur Yuka yang lewat tanpa permisi tersebut.”Kalo lewat permisi dong,” ucap korban kepada Yuka. Atas teguran itu Yuka tidak senang dan mengadu kepada dua kakaknya yakni GN, 23 tahun dan WN, 24 tahun.

Tersangka WN dan GN lalu mendatangi tempat tongkrongan Ardi (korban). Terjadilah pertengakaran antarmereka. Tapi pertengakaran sempat diredakan. Namun, tersangka WN yang tidak bisa menahan emosi menusuk perut Ardi hingga terkapar di jalan berlumuran darah.

Melihat korban terkapar, dua tersangka kabur meninggalkan tempat kejadian. Sementara korban dilarikan warga ke RS Usada Insani..

”Korban menghembuskan nafas terakhir di ruang ICU,’” jelas Kapolsek Metro Cipondoh Kompol Suyono,SH didampingi Kanitreskrim Ipda Ruri Hadi,SH.

Kedua tersangka kini menjalani pemeriksaan di Mapolsek Metro Cipondoh. “Tersangka kami jerat pasal 170 ayat 2 ke 3e tentang pengeroyokan yang menyebabkan mati orang dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” tegas Kapolsek

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Selasa 29 Januari 2013

Selasa, 29 Januari 2013 07:48 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari  ini,  Selasa 29 Januari 2013  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos dan Giro Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng 

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok 
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata 
STNK :  TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Polisi Jembatan 3 Pluit
STNK : Pos Polisi Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM   : Honda Jl Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 11:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :     021-52960770 &     021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Toko Kelontong Dirampok, Pelaku Lepaskan Tembakan Gasak Puluhan Juta Rupiah

Selasa, 29 januari 2013 07:22 WIB
PUSKOMINFO - Perampokan bersenjata api terjadi di Toko Sembako Bintang Timur di Jalan Rawa Kuning Rt 10/02 No 37, Cakung, Jakarta Timur, Senin (28/1/2013) siang. Perampok yang berjumlah 5 orang menggasak uang puluhan juta rupiah.

Menurut Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Didik Haryadi, mengatakan peristiwa terjadi sekira pukul 13:00 WIB, pelaku datang dengan menggunakan 3 sepeda motor langsung menodong penjaga toko, Wiliam Adinata. Pelaku sempat meletuskan senjata apinya ke udara setelah memukul korban.

Kompol Didik menuturkan, para pelaku dalam menjalankan aksinya tak segan meletuskan senjata api, para korban yang ketakutan tak bisa berbuat banyak saat uang jutaan rupiah digondol maling.

"Di saat bersamaan pelaku lain langsung mengambil uang yang ada di laci, jumlahnya belum diketahui karena korban masih shock," ujarnya.

Menurutnya, dari hasil Olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), polisi mendapati sejumlah barang bukti di antaranya selongsong peluru jenis FN.

"Peristiwa masih dalam penyelidikan, barang bukti satu selongsong peluru jenis FN disita di TKP," paparnya.

28 Januari 2013

Lawan Arah, Toyota Harrier Seruduk Sepeda Motor di Tebet, di Mobil Ditemukan Narkoba

Senin, 28 Januari 2013 13:43 WIB
PUSKOMINFO - Toyota Harrier warna hitam bernomor polisi B 8848 PG yang dikemudikan Hilman Fahmi, menabrak seorang pengendara motor di Jalan Dr. Supomo, Tebet, Jakarta Selatan. Kecelakaan itu terjadi tepat di depan Gedung PT. Binadana, Senin (28/1/2013) sekira pukul 03:35 WIB dini hari tadi.

"HF melaju di Jalan Supomo dari arah utara, merasa dikejar-kejar orang, kemudian mobil melompat ke arah seberangnya dan melaju melawan arus arah utara," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto kepada wartawan, di Mapolda Metro Jaya, Senin (28/1/2013) siang.

Setelah itu, mobil HF menabrak pengendara sepeda motor Suzuki warna merah bernomor polisi L 5237 PF, yang dikendarai Abdul Kholik.

"Akibatnya, Abdul Kholik, pengendara sepeda motor menderita luka sobek pada pelipis kanan, tangan kanan dan kiri lecet, kaki kanan dan kiri luka, sedangkan pembonceng, Bahrul, luka kaki kiri patah, lutut kanan dan kiri lecet," lanjutnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sopir Toyota Harrier, Hilman Fahmi, Polisi menemukan beberapa barang bukti narkoba dan senjata tajam di dalam mobilnya.

"Setelah dilakukan penggeledahan terhadap diri HF, di celana dalamnya ditemukan 32,5 ekstasi, 10 paket sabu, satu paket heroin, satu bungkus kopi, dan satu timbangan sabu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, Senin (28/1/2013).

Selain itu, polisi juga menemukan barang bukti berupa puluhan uang juta rupiah dan beberapa senjata tajam di dalam mobil bernomor polisi B 8848 PG itu.

"Selain itu juga ada uang sebesar Rp23.752.000, tiga HP, bong sabu, miras, dua pisau lipat, dan satu kapak," lanjutnya.

Kata Kabid Humas, kasus kecelakaan itu ditangani oleh Subdit Bin Gakkum Dit Lantas Polda Metro Jaya. Sedangkan  untuk kepemilikan narkoba dan penyalahgunaannya diserahkan ke Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya.

Satu Lagi Tersangka Perampokan Counter HP di Setiabudi Diringkus

Senin, 28 Januari 2013 09:11 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Reskrim Polsek Metro Setiabudi berhasil meringkus satu tersangka anggota komplotan pelaku pencurian dengan kekerasan di sebuah counter Handphone di Pasar Minangkabau, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, yang terjadi pada Sabtu (5/1/2013) lalu.

Pria ini menjadi tersangka kedua dari tiga orang yang sebelumnya diburu Polsek Metro Setiabudi.

"Pada Minggu 27 Januari 2013 sekira pukul 18:00 WIB tertangkap tersangka ke-2 berinisial Mah alias Vijay, 30 tahun. Vijay diamankan di Jalan Sukabumi, Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Setiabudi Kompol Riftajuddin, Senin (28/1/2013).

Kanit Reskrim menjelaskan, Vijay berperan sebagai pelaku yang melakban korban, penjaga konter bernama Wardiman atau Imam, 20 tahun, hingga menyebabkan korban meninggal dunia. "Tersangka berperan melakban korban Imam," kata Riftajuddin.

Tersangka tidak hanya melakban mulut korban, tapi seluruh wajahnya. Akibatnya, korban kemudian kehabisan nafas setelah ditinggalkan para pelaku dan kemudian meninggal dunia.

Sebelumnya, pada tanggal 7 Januari lalu, polisi telah terlebih dahulu mengamankan salah seorang anggota komplotan berinisial ES alias Gewe, 31 tahun.Ia diamankan dari kediamannya di Citayem, Bogor, Jawa Barat. Jejak Gewe terendus dari rekaman CCTV di sebuah minimarket di dekat lokasi kejadian, saat tersangka membeli lakban. Setelah Gewe tertangkap, ia kemudian mengaku perbuatan kriminal tersebut dilakukan bersama dua rekannya.

Selain Gewe dan Vijay, terdapat satu tersangka lain yang masih dalam pengejaran petugas, yakni HER (35).

Ketiga tersangka pelaku melancarkan aksinya di konter Handphone Reza/Opi lebih dari sebulan lalu. Mereka menggasak 25 unit HP merek Cross dari konter yang sedang dijaga Imam. Imam sendiri dilakban hingga tewas akibat kehabisan nafas. Kerugian material akibat perampokan tersebut mencapai Rp 12 juta.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Senin 28 Januari 2013






Senin, 28 Januari 2013 09:04 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari  ini Senin 28 Januari 2013  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos dan Giro Pasar  Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK :  TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Polisi Jembatan 3 Pluit
STNK : Pos Polisi Jembatan 3 Pluit
5. Jakarta Timur
SIM   : Honda Jl Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 11:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :     021-52960770 &     021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Nenek 70 Tahun, Perokok dan Menderita Katarak, Tewas Terbakar di Rumahnya di Kramat Jati

Senin, 28 Januari 2013 08:24 WIB
PUSKOMINFO - Siti Maryam, nenek berusia 70 tahun, ditemukan tewas di rumahnya di Jl. Tanjung Sayang RT 01 RW 08 Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur. Siti Maryam diduga tewas terbakar saat rumahnya dilahap si jagomerah, Senin (28/1/2013) dinihari tadi.

Informasi dari Polsek Metro Kramat Jati, Kebakaran rumah yang dihuni korban terjadi sekira pukul 01:45 WIB. Asal api diduga dari kasur yang terbakar.

Keterangan dari kerabat korban, korban yang sudah lanjut usia tinggal sendirian di rumah tersebut. Korban juga menderita katarak dan perokok berat.

Saat kejadian, diduga korban tengah merokok dan puntung rokok jatuh ke kasur hingga menimbulkan kebakaran. Kini petugas Polsek Metro Kramat jati masih melakukan penyelidikan peristiwa tersebut. Sedangkan jenazah Siti Maryam dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum.  

  

Bungkusan Kado Gegerkan RS Fatmawati Cilandak

Senin, 28 Januari 2013 08:10 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah bungkusan kado membuat geger pengunjung Unit Gawat Darurat (UGD) RS Fatmawati Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (27/1/2013) sekira pukul 20:05 WIB. Pasalnya, bungkusan kado tersebut tergeletak di pintu masuk UGD dan terdapat saklar dan kabel.

Benda mencurigakan tersebut pertama kali ditemukan oleh Eko Wijaya, 40 tahun, karyawan rumah sakit yang melihat bungkusan kado tergeletak di depan pintu masuk UGD. Eko curiga karena bungkusan tersebut ada stop kontak/saklar dan kabel. Eko kemudian melaporkan penemuan itu ke rekannya, Januar Akbar, 22 tahun.

Karena khawatir bungkusan tersebut berisi bom, keduanya kemudian melapor ke Polsek Metro Cilandak, yang selanjutnya mendatangkan Tim Gegana Polda Metro Jaya.

Petugas Gegana yang datang ke lokasi memeriksa bungkusan mencurigakan tersebut. Ternyata bungkusan hanya berisi kain taplak meja, kabel dan saklar. Peristiwa dalam penyelidikan Polsek Metro Cilandak.

27 Januari 2013

Buser Polsek Sawangan Menangkap Bandar Judi Togel

Minggu, 27 Januari 2013 12:59 WIB
PUSKOMINFO - Penggrebekan judi toto gelap (Togel) oleh buser Polsek Sawangan di rumah kontrakan di RT 01/02, Bojong Sari Kota Depok, menangkap bandar sekaligus tiga orang yang sedang asyik masang judi.

Rumah milik Iwan Nudin, 43, selama beberapa bulan rumah dijadikan tempat berkumpul sopir angkot sebagai ajang peruntungan nasib dengan berjudi togel.

Penggrebekan dipimpin oleh Kasubnit Reskrim Polsek Sawangan, Ipda Jajang Rahmat bersama lima anggotanya.

 “Tersangka diamankan yaitu Iwan Setiawan, 42,pedagang minuman yang diduga sebagai bandar. Dan tiga teman lainnya, Iwan Nudin, 43, Rian Dwi Ardiansyah, 27, dan Yuli Sutrisno, 39, sudah ditahan,” ujar Kapolsek Sawangan Kompol Wasimin Minggu (27/1) pagi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap Iwan Setiawan, tersangka baru tiga bulan menjadi bandar Togel. Dalam sehari Setiawan mengaku keuntungan yang didapat Rp 500 ribu.

“Itu tergantung dari orang yang masang nomor togel. Kalau rame bisa jutaan rupiah raup keuntungan . Kebanyakan yang masang kalangan sopir angkut dan warga sekitar,”paparnya kepada petugas penyidik.

Menurut Wasimin, wilayahnya dijadikan sebagai tempat transaksi saja. Bandar besar terdapat di sekitar wilayah Parung. “Pelaku berinisial TM dari Parung masih dalam pengejaran petugas,”tambahnya.

Petugas menyita barang bukti berupa 10 buku kupon togel, satu kalkulator, 4 pulpen uang Rp.. 345 ribu, dan 2 buku tabir mimpi. Tersangka dikenakan pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman pidana selama 5 tahun penjara.

Subdit Resmob Polda Metro Jaya Berhasil Menangkap Tersangka Penculikan Anak Pendangdut Nazar (KDI)

Minggu, 27 Januari 2013 11:18 WIB
PUSKOMINFO - Siti Nurjanah alias Nana (10), anak tiri penyanyi Kontes Dangdut Indonesia KDI) Nazar, saat ditemukan aparat  Subdit Resmob Polda Metro Jaya dalam keadaan terikat dirumah tersangka penculikan Fadlun Haryanto (29) di Jalan S Parman, Narogong , Cileungsi, Kabupaten Bogor.

"Pada saat ditemukan, korban (Nana) dalam keadaan terikat," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Putut Eko Bayuseno, kepada wartawan,  di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (26/1/2013).

Dituturkan Kapolda, berdasarkan laporan polisi LP/46/2013 Polres Tangerang 20 Januari 2013, Muzdalifah yang merupakan ibu kandung Nana dan Nassar, Nana diculik dari depan sekolahnya di SDN 6 Tangerang pada 17 Januari lalu.

"Kemudian guru sekolahnya buat laporan pada hari itu. Kemudian pukul 01.30 WIB dini hari penculik menghubungi orangtua korban bahwa anaknya di bawah kekuasaan penculik dan memperdengarkan suara anaknya kepada orangtuanya, 'Umi... Umi... Minta tolong!'," urai Kapolda.

Setelah memperdengarkan suara Nana, lanjut Kapolda, penculik meminta tebusan uang Rp 4 miliar. Penculik kemudian mengirim berita kepada orangtua Nana melalui SMS berbunyi, "Tunggu permintaan berikutnya, memang yang kamu hadapi ini siapa". "Lalu penculik mengirimkan foto keadaan Nana beserta pesan, 'Kirim sekarang kalau tidak, dibunuh atau dijual'," papar Kapolda.

Seperti telah diwartakan, satu penculik Nana bernama Fadlun Hariyanto (29) akhirnya ditangkap polisi di Jl S Parman, Narogong, Cileungsi Sabtu dini hari pukul 03.30 WIB. Fadlun ditembak lutut kanannya karena hendak kabur.

Polisi Berhasil Menangkap 1 Dari Beberapa Tersangka Pelaku Pembunuhan Di GOR Bekasi

Minggu, 27 Januari 2013 11:04 WIB
PUSKOMINFO - Satu dari beberapa tersangka keributan di area GOR Bekasi, dibekuk oleh petugas Reserse Polresta Bekasi Kota, Jumat (25/1/2013) sore. Tersangka di tangkap dan dibawa ke kantor Polisi oleh petugas.

Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kota Kompol Taufik Hidayat mengatakan bahwa ia membenarkan penangkapan tersebut, namun ia menerangkan masih mengejar para tersangka lainnya, karena baru satu yang tertangkap.

Untuk mengantisipasi adanya keributan susulan, satu Kompi Pasukan Brimob disiagakan di Mapolresta Bekasi Kota, bahkan adanya isu yang akan adanya sweeping dari gabungan Ormas pada etnis tertentu dari insiden perkelaihan yang telah makan korban tersebut.

Namun hal tersebut dijelaskan kepada Kapolresta Bekasi Kota Kombes Pol Priyo Widyanto, Kalau isu itu tidak benar, Bekasi aman, tegasnya.

Posko Kesehatan Diserbu Warga Muara Gembong Untuk Berobat

Minggu, 27 Januari 2013 10:40 WIB
PUSKOMINFO - Polresta Bekasi membuat posko pengobatan gratis untuk korban banjir di Kecamatan Muara Gembong. Sekitar 300 warga yang datang untuk memeriksa kesehatan yang mereka derita.

Posko kesehatan gratis tersebut langsung disambut antusias oleh ratusan warga setempat. Mereka berbondong - bondong mendatangi posko kesehatan tersebut. Penyakit yang diderita warga pasca banjir yakni gatal - gatal, kutu air dan pernapasan.

Seorang warga, Yuli (34) mengaku antri di posko kesehatan untuk memeriksa penyakit yang dialaminya seperti gatal-gatal. "Saya yang menjadi korban banjir, sangat terbantu sekali adanya bantuan kesehatan yang dilakukan oleh Polisi, mudah - mudahan adanya pengobatan gratis ini penyakit saya bisa sembuh," ujarnya.

Kapolresta Bekasi mengatakan jajarannya terus melakukan pembuatan posko di sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi. "Akibat banjir yang dialami warga Muara Gembong paska banjir, banyak warga terserang penyait gatal, kutu air, pusing," jelasnya.

25 Januari 2013

Gegana Ledakkan Benda Mencurigakan Diduga Bom di Bandara Soekarno-Hatta

Jumat, 25 Januari 2013 14:01 WIB
PUSKOMINFO - Tim Gegana Polda Metro Jaya meledakkan dua  tabung yang diduga bom paku di areal Cargo Bandara Soekarno-Hatta. Sebelumnya PT Pos menemukan paket mencurigakan diduga bahan peledak pada Jumat (25/1/2013) dini hari sekira pukul 03:00 WIB.

Informasi dari Polresta Bandara Soekarno Hatta, paket tersebut berisi barang-barang yang mirip dengan rangkaian bom seperti tabung, kabel, dan paku. Pemeriksaan juga sempat dilakukan oleh kepala keamanan Bandara Soekarno-Hatta.

Tas berisi benda mirip bom tersebut gagal masuk mesin elektronik x-ray karena berisi barang yang diduga bom ikan. Barang tersebut dikembalikan ke PT Kantor Pos Udara dan diterima oleh petugas pos udara bernama Sigit dan Witono.

Akhirnya, benda itu pun diletakkan di dalam brankas. Mereka segera menghubungi kantor polisi Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 10.00 WIB.

Paket tersebut rencananya akan dikirimkan untuk seseorang berinisial K dengan nomor kiriman 12200141551 ke alamat Ketanggan Gringsing, Batang, Pekalongan, 51100, kepada sdr "A" (Toko Ratu Tekstil) Jalan Raya Mandala No 148 Merauke 99614. Di depan paket tersebut juga dituliskan informasi bahwa benda tersebut merupakan mesin ikan.

Untuk menghilangkan kekhawatiran penumpang dan mencegah adanya benda-benda mencurigakan lainnya, pihak Polresta Bandara Soekarno-Hatta kemudian melakukan pemeriksaan, mensterilkan lokasi, dan menghubungi pihak gegana.

Setelah petugas Gegana melakukan pemeriksaan, paket tersebut kemudian diledakan pada pukul 11:50 WIB dan 12:05 WIB.

Hingga saat ini lokasi penemuan masih dipasangi garis polisi, sementara Tim Gegana masih melakukan sterelisasi wilayah dan mengumpulkan material sisa ledakan.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling, Jumat 25 Januari 2013

 
Jumat, 25 Januari 2013 09:29 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari  ini, Jumat 25 Januari 2013  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos dan Giro Pasar  Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : Citra Land Grogol
STNK : Citra Land Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK :  TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Gerai samsat Mall Artha Gading lt 1
STNK : Kelapa Gading Gepembri

5. Jakarta Timur
SIM   : Honda Jl Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Pelayanan STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.

Info keterangan lebih lanjut Traffic Management Center (TMC) Dit. Lantas Polda Metro Jaya Telp. 021-52960770 & 021-91304959, Fax : 021-5275090021-5276001, atau SMS 1717.

Banjir Surut , Kantor Satpas SIM Jalan Daan Mogot Kembali Beroperasi

Jumat, 25 Januari 2013 08:21 WIB
PUSKOMINFO - Kantor Satpas SIM di Jalan Daan Mogot , Jakarta Barat mulai beroperasi kembali pada Jumat  (25/01/2012) setelah sebelumnya  tutup selama banjir melanda Jakarta dan sekitarnya. Alhasil Pembuatan surat izin mengemudi (SIM) di Satpas SIM Daan Mogot  yang sebelumnya tidak dapat dilaksanakan, kini dibuka kembali.

Berdasarkan informasi dari TMC Polda Metro Jaya , dibukanya pelayanan SIM di Daan Mogot ini dikarenakan air yang mengenangi kantor SIM sudah surut.

“Sebelumnya kantor Satpas SIM banjir sehingga tidak dapat dilintasi namun sekarang sudah surut dan normal kembali,”ujar Bripka Erwan anggota TMC.

Bagi masyarakat yang ingin membuat atau memperpanjang SIM silahkan mendatangi kantor Satpas SIM di Jalan Daan Mogot dengan membawa persyaratan yang berlaku.

Lelaki Paruhbaya Tewas di Pelukan WTS di Hotel Mercure Taman Sari

Jumat, 25 Januari 2013 07:27 WIB
PUSKOMINFO - Liu Te Hui, lelaki berusia 57 tahun, tewas di pelukan seorang WTS di kamar 1619 Hotel Mercure Jl. Hayam Wuruk, Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat. Diduga Liu tewas akibat terkena serangan jantung saat akan berhubungan badan kedua kalinya.

Informasi dari Polsek Metro Taman Sari, peristiwa terjadi Kamis (24/1/2013) sekira pukul 04:30 WIB. Korban meninggal dunia saat akan berhubungan badan dengan seorang WTS berinisial N, 19 tahun. Ketika akan berhubungan badan untuk kedua kalinya, korban mengerang dengan posisi tengkurap menindih N. Korban kemudian meninggal dunia.

Petugas Polsek Metro Taman Sari yang mendapat laporan tiba di lokasi melakukan identifikasi. Korban yang beralamat di Mess PT Pindo Deli Perawang Tualang, meninggal dunia diduga akibat serangan jantung. Tidak ada tanda atau bekas penganiayaan di tubuh korban. Oleh petugas, jenazah korban selanjutnya dikirim ke RSCM untuk dilakukan visum.

Pencuri Beraksi di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih

Jumat, 25 Januari 2013 07:11 WIB
PUSKOMINFO - Djamaludin, 49 tahun, ditangkap petugas security RS. Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (24/1/2013) pukul 16:00 WIB. Djamaludin ditangkap karena mencuri uang milik pasien yang sedang dirawat di rumah sakit tersebut.

Keterangan korban, Suheri, 43 tahun, kepada petugas mengatakan saat itu ia sedang menunggu keluarganya yang sedang dirawat. Korban yang menaruh tas yang berisi uang Rp 600 ribu di laci penyimpanan, saat diperiksa ternyata telah hilang. Suheri pun kemudian melaporkan kejadian tersebut ke petugas security.

Petugas security kemudian melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung di ruang rawat inap tersebut dan berhasil menangkap pelaku bernama Djamaludin. Pelaku warga asal Indramayu, Jawa Barat itu mengakui perbuatannya. Pelaku berikut barang bukti diserahkan ke Polsek Metro Cempaka Putih untuk diproses hukum selanjutnya.  

Penemuan Granat di Cipayung

Jumat, 25 Januari 2013 06:59 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah granat nanas ditemukan di saluran air belakang rumah warga di Jalan Rambo RT 06 RW 01, Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (24/1/2013) sore. Granat yang masih aktif tersebut kemudian diamankan petugas Gegana Polda Metro Jaya.

Informasi dari Kapolsek Metro Cipayung, Komisaris Ua Triyanto mengatakan, granat tersebut ditemukan oleh salah seorang warga bernama Isan Jana, 35 tahun,  yang tengah melintas di jalan tersebut. Saksi terkejut melihat barang itu teronggok di saluran air belakang rumahnya. Ia pun langsung menghubungi polisi tentang temuan tersebut.

Menurut Kapolsek, saat ditemukan granat  tersebut dalam kondisi berkarat, tetapi masih aktif. Oleh sebab itu, polisi menduga bahwa granat tersebut adalah sisa-sisa perang.

Petugas kemudian mendatangkan Satuan Gegana dan mengamankan granat tersebut ke Polda Metro Jaya.

23 Januari 2013

ATM BRI di Indomaret Jl. Tambak Menteng Digondol Pencuri, Pelaku Lima Orang Terrekam CCTV

Rabu, 23 Januari 2013 12:57 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BRI yang berada di dalam Indomart di Jalan Tambak Raya, Menteng, Jakarta Pusat, digondol oleh kawanan perampok, Rabu (23/1/2013) dinihari tadi. Pelaku mengambil satu box mesin ATM yang belum diketahui jumlah uangnya.

Informasi yang dihimpun, pencurian mesin ATM BRI di dalam Indomart tersebut terjadi sekira pukul 04:30 WIB. Diduga pelakunya berjumlah lima orang yang menggunakan mobil boks, mereka juga memotong kabel alarm. Aksi mereka pun terekam oleh kamera pengintai di dalam Indomart.

Informasi dari Polsek Metro Menteng menyebutkan awal mula kejadian diketahui pukul 04:10 WIB, alarm handphone milik kepala toko Indomaret yang terhubung dengan alarm toko Indomaret berbunyi. Kepala toko kemudian menghubungi Asistennya, Fahri, untuk mengecek toko yang berada di Jl. Tambak Raya No. 61 A RT 07 RW 06 Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat.

Dan sekira pukul 04:30 WIB, Fahri tiba di toko mendapati gembok pintu pagar dan rolling door sudah rusak. Setelah dicek ke dalam toko, satu box mesin ATM BRI juga hilang.

Peristiwa dilaporkan ke Polsek Metro Menteng. Kini petugas tengah melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman CCTV dan meminta keterangan saksi-saksi.

Dari rekaman CCTV diketahui pelaku berjumlah 5 orang laki-laki. Sedangkan jumlah uang yang ada di ATM belum diketahui.


Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling, Rabu 23 Januari 2013

 
Rabu, 23 Januari 2013 08:35 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari  ini Rabu 23 Januari 2013  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos dan Giro Pasar  Baru
STNK : Ofline

2. Jakarta Barat
SIM   : Citra Land Grogol
STNK : Ofline

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK :  Ofline

4. Jakarta Utara
SIM    : Gerai samsat Mall Artha Gading lt 1
STNK : Ofline

5. Jakarta Timur
SIM   : Honda Jl Dewi Sartika
STNK : Ofline

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :     021-52960770 &     021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

Polres Kota Bekasi Peduli Korban Banjir Di Kabupaten Bekasi

Rabu, 23 Januari 2013 08:34 WIB
PUSKOMINFO - Selaras dengan perintah harian Kapolda Metro Jaya, Polresta Bekasi terus berupaya membantu korban banjir di wilayah Kabupaten Bekasi, mulai dari evakuasi warga hingga mengirim bantuan makanan dan kebutuhan lainnya. Dukungan tersebut terus dilakukan guna mensinergikan hubungan antara Polri dan masyarakat.

Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kompol Dedy Murti Sebagai Perwira siaga mengatakan, segala upaya akan dilakukan Polri untuk membantu warga dalam penanganan musibah banjir yang saat ini tengah dihadapi oleh masyarakat Kabupaten Bekasi.

"Dalam musibah banjir tahun 2013 ini, kami sudah menerjunkan ratusan anggota untuk melakukan evakuasi, pengamanan, juga pendistribusian logistik untuk saudara-saudara kita yang menjadi korban banjir," jelasnya Senin 21/01/2013.

Dari semua unit kerja di Polresta Bekasi kata Kompol Dedy, yang didampingi oleh AKP Bambang Kasubbag Humas Polresta Bekasi lebih lanjut mengataklan, dikerahkan agar melayani masyarakat Kabupaten Bekasi.

"Termasuk Babinkamtibmas, juga ibu-ibu Bhayangkari dari semua Polsek ikut melibatkan diri membantu korban banjir," paparnya.

Perwira setingkat Kapolsek lanjut Dedy, wajib turun ditengah masyarakat untuk mendistribusikan bantuan yang masuk dari luar, dan melakukan pengamanan terhadap rumah-rumah warga yang ditinggal karena mengungsi.

Untuk bantuan yang sudah didistribusikan, Polresta Bekasi mengirimkan ratusan dus mie instan, ratusan karung beras, dan kebutuhan makanan siap saji.

"Untuk jumlah yang dikirim saya kurang hafal karena memang banyak sekali yang kami kirim untuk saudara kita yang terkena musibah banjir kali ini," terang mantan Kasat Reskrim Polres Bekasi Kota tersebut.

Sampai beberapa hari kedepan, Polresta Bekasi memastikan akan terus mendistribusikan bantuan logistik berupa sembako dan makanan siap saji, termasuk kebutuhan air bersih.

"Akan kami upayakan terus untuk memobilisasi bantuan logistik, makanan siap saji, juga air bersih, akan kami sinergikan dengan instansi lain secepatnya. Karena tugas kami bukan hanya mengayomi dan melayani masyarakat, tapi juga memperhatikan saudara-saudara kita di Kabupaten Bekasi yang menjadi korban banjir," ujarnya dengan nada rendah.

Menegur Pemuda Tak Sopan, Ardi Tewas Ditusuk

Rabu, 23 Januari 2013 07:47 WIB
PUSKOMINFO - Ardi Putra Prasetya, 23 tahun, warga Jl. Kisamaun, Sukasari, Tangerang tewas setelah tiba di rumah sakit, Selasa (22/1/2013) pukul 21:30 WIB. Korban tewas karena luka tusuk di perut akibat dikeroyok sekelompok pemuda di Jl. Tugu Karya 2 RT 02 RW 10 Cipondoh Kota Tangerang. Sebelumnya, korban menegur seorang pemuda yang melintas di depannya dengan tidak sopan.

Informasi dari Polsek Metro Cipondoh, peristiwa berawal ketika korban menegur seorang pemuda yang melintas di hadapannya dengan tidak sopan. Pemuda tersebut ditegur agar sopan. Namun, pemuda tersebut melawan dan pergi. Tak berapa lama, pemuda tersebut datang lagi bersama teman-temannya langsung mengeroyok korban.

Korban mengalami luka tusuk di bagian perut. Oleh warga sekitar, korban dibawa ke rumah sakit terdekat namun setiba di rumah sakit nyawanya tidak dapat diselamatkan. Peristiwa dilaporkan dan ditangani Polsek Metro Cipondoh.  

Perampok Berpura-pura Merenovasi Rumah Beraksi di Perum Modernland Tangerang

Rabu, 23 Januari 2013 07:24 WIB
PUSKOMINFO - Perampok dengan modus berpura-pura akan merenovasi rumah beraksi di Perum Modernland, Kelapa Indah, Kota Tangerang, Selasa (22/1/2013) siang. Pelaku berhasil menggondol uang dan perhiasan senilai Rp 300 juta.

Peristiwa terjadi sekira pukul 13:15 WIB, pelaku yang berjumlah 3 orang datang dengan mengendarai Toyota Yaris warna putih. Saat kejadian, sang pemilik rumah, H. Lukman (50), sedang tidak ada di rumah. Yang ada di rumah hanya pembantu dan dua tukang yang sedang merenovasi kamar mandi di lantai satu rumah tersebut.

Pelaku masuk ke halaman rumah korban yang pintu pagarnya terbuka. Kepada pembantu rumah, ketiga pelaku mengaku disuruh untuk membuat tempat cuci piring di lantai dua rumah tersebut. Untuk meyakinkan pembantu rumah itu, salah seorang pelaku pura-pura menelepon pemilik rumah. Pembantu rumah tersebut akhirnya percaya dan mengantar ketiga orang itu ke lantai dua.

Di lantai dua, dua orang tersebut mengajak pembantu itu untuk membantu mengukur ruang yang akan dijadikan tempat cuci piring. Sedangkan satu orang lagi menuju sudut ruangan lain dan tak terpantau oleh pembantu yang dibuat sibuk oleh dua orang lainnya. Namun sang pembantu mencoba mencari satu orang lainnya. Betapa kagetnya dia mendapati kamar utama di lantai dua itu dalam keadaan terbuka dan brankas telah dicongkel.

Ketahuan oleh pembantu, ketiga orang itu kabur tanpa bisa dicegah. Mereka menuju mobil dan langsung tancap gas menuju pintu gerbang kompleks dengan melawan arah. Bahkan Satpam perumahan yang berusaha menghalanginya dengan portal, pelaku menembakkan senjata api ke udara dua kali. Pelaku kabur ke arah metropolis.

Korban mengalami kerugian berupa perhiasan emas berlian dan uang dolar seluruhnya senilai Rp 300 juta. Kasus ini ditangani Polsek Metro Tangerang.

Kapolres Metro Jakarta Timur Beri Penghargaan Kepada 72 Personel Reserse Kriminal

Ungkap Kasus Berat, 72 Buser Dapat Penghargaan  
Foto KOMPAS
 
Rabu, 23 Januari 2013 07:08 WIB
PUSKOMINFO - Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Mulyadi Kaharni memberikan penghargaan kepada 72 personel Reserse Kriminal di dua unit dan tiga Polsek di Jajaran Polres Metro Jakarta Timur. Penghargaan diberikan kepada mereka yang berhasil mengungkap kasus berat yang terjadi.
 
Dua unit tersebut adalah Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) serta Unit Reserse Mobil (Resmob). Adapun, tiga polsek itu adalah Polsek Metro Jatinegara, Polsek Metro Cipayung, dan Polsek Metro Cakung.

Kapolres menjelaskan, beberapa waktu terakhir, di wilayah operasi Jakarta Timur terdapat beberapa kasus yang menjadi sorotan publik yang berhasil diungkap. Beberapa kasus itu antara lain perampokan di dalam angkutan kota di Jatinegara, pembunuhan bocah 12 tahun di Cakung, hingga perkosaan bocah 11 tahun yang akhirnya meninggal dunia, yang ditangani PPA Polres Metro Jakarta Timur.

"Jadi memang sudah selayaknya anggota kita diberikan penghargaan seperti ini, Pemimpin akan memberikan reward kepada mereka yang berprestasi, dan sebaliknya yang melakukan pelanggaran mendapat hukuman," ujarnya seusai pemberian penghargaan berupa piagam kepada anggotanya di Lantai VI Polres Metro Jakarta Timur, Selasa (22/1/2013).

Kapolres pun tidak menampik bahwa banyak juga oknum polisi yang melakukan pelanggaran dan mendapatkan hukuman. Oleh sebab itu, Kapolres berharap penghargaan tersebut dapat memacu motivasi anggotanya untuk bekerja maksimal.

22 Januari 2013

Hindari Lubang, Pengendara Sepeda Motor Jatuh ke Jalur Bus TransJakarta, Satu Tewas Satu Kritis

Selasa, 22 januari 2013 09:57 WIB
PUSKOMINFO - Pengendara sepeda motor berboncengan jatuh dan terlindas bus Transjakarta di Jl. Letjen Sutoyo tepat di depan kantor BKN Cililitan, Jakarta Timur, Selasa (22/1/2013) pagi. Pengendara Yamaha Mio bernama Purwanto, 30 tahun, tewas, sedangkan adiknya yang diboncengi, Novita Sari, 20 tahun, kritis setelah jatuh masuk ke kolong bus transjakarta.

Jasad Purwanto kini sudah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk divisum, sedangkan Novita dirawat intensif di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit UKI.

Keterangan  sopir bus transjakarta, Muhammad Rohman, 24 tahun, kepada petugas Dit Lantas Polda Metro Jaya, menerangkan musibah tersebut terjadi sekira pukul 06:35 WIB saat bus yang dibawanya melaju dari arah shelter Cililitan menuju shelter UKI dengan kecepatan sekitar 40 kilometer per jam.

Sepeda motor yang ditumpangi kedua korban di arah yang beriringan tiba-tiba jatuh ke arah jalur bus yang tengah melaju. Saat itu sedang hujan. Diduga korban menghindari lubang kemudian terjatuh ke kanan, sepeda motor tidak jatuh ke jalur bus transjakarta, tetapi tubuh kakak-beradik ini tersungkur ke jalur bus transjakarta. Tubuh kedua korban masuk ke kolong bus transjakarta hingga kedua korban terlindas.

Dua petugas kepolisian dari Penegakan Hukum Polda Metro Jaya, Bripka Herry Manto dan Aiptu Suparyono, mengevakuasi kedua korban ke Rumah Sakit UKI. Jasad Purwanto disemayamkan sementara di kamar jenazah, sedangkan Novita dirawat intensif di Instalasi Gawat Darurat UKI karena kritis.

Berdasarkan KTP, Bripka Herry mengatakan, korban meninggal dunia atas nama Purwanto, 30 tahun, warga Kampung Cikumpa, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, yang bekerja sebagai buruh harian lepas. Korban kritis bernama Novita Sari, 20 tahun, warga Jalan Bhineka IV, Kampung Rambut, Pasir Gunung Selatan, Cimanggis, yang berstatus pelajar.

Kini, sopir bus transjakarta, petugas bus transjakarta, maupun beberapa saksi mata masih diperiksa secara intensif oleh kepolisian.

Polantas Jakarta Selatan Amankan 7 Pelajar STM yang Membajak Metro Mini 69 di Jl Cileduk Raya

Selasa, 22 Januari 2013 09:53 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polantas Polres Metro Jakarta Selatan mengamankan 7 orang Pelajar STM Dayak di kawasan Ulujami, Jakarta Selatan. Pelajar tersebut membajak metromini 69 jurusan Blok M-Ciledug. Diduga pelajar ini hendak melakukan tawuran.

"Diamankan 7 pelajar berikut senjata tajam, terdiri dari 14 besi lancip, 1 buah besi berbentuk gergaji, 1 sangkur, 1 gir, 2 stik golf, dan 2 buah bendera bertuliskan STM Dayak," jelas Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Hindarsono, Selasa (22/1/2013).

Para pelajar ini diamankan pada Senin (21/1/2013) sekira pukul 19:30 WIB di Jl Raya Ciledug Raya. Mereka diamankan oleh unit Tindak Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, yang dipimpin AKP Syahlan, dan dibantu Bripka Daryono, Brigadir Suliadi, Brigadir Bayu Galih, Brigadir Antony, Briptu Shabana Nurdin, dan Aiptu Setiarso.

Kini ketujuh pelajar tersebut masih diperiksa di Mapolres Metro Jakarta Selatan.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 22 Januari 2013


Selasa, 22 Januari 2013 09:03 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari  ini, Selasa 22 Januari 2013  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos dan Giro Pasar  Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : Citra Land Grogol
STNK : Citra Land Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK :  TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Gerai samsat Mall Artha Gading lt 1
STNK : Kelapa Gading Gepembri

5. Jakarta Timur
SIM   : Honda Jl Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :     021-52960770 &     021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Pulang Memancing, Sepeda Motor Dirampas Penumpang Wanita

Selasa, 22 Januari 2013 07:41 WIB
PUSKOMINFO - Agus Riandi, 36 tahun, menjadi korban perampasan sepeda motor saat pulang dari memancing di Samping Tol KM 11 RT 01 RW 01 Kelurahan Parung Jaya, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Senin (21/1/2013) dinihari. Pelaku perempuan yang berpura-pura minta diantar ke suatu tempat.

Peristiwa terjadi sekira pukul 04:00 WIB, sewaktu korban sepulang dari memancing, ada seorang perempuan minta tolong diantar ke Pondok Bahar. Saat melintas di lokasi, korban dicegat 6 orang berboncengan 3 sepeda motor. Korban dihantam dengan benda keras ke arah kepala hingga luka robek di bagian dahi.

Para pelaku kemudian merampas sepeda motor korban Kawasaki Kaze Nopol B-6949-VFB. Ternyata perempuan yang diboncengnya ikut kabur bersama para pelaku ke arah Parung Jaya, Karang Tengah, Kota Tangerang. Perempuan tersebut diduga berkomplot dengan para pelaku.

Peristiwa itu dilaporkan dan ditangani Polsek Metro Cileduk. 

Uang Rp 635 Juta Milik SPBU Rawamangun Dirampok

Selasa, 22 Januari 2013 07:17 WIB
PUSKOMINFO - Aksi perampokan terhadap uang SPBU kembali terjadi. Pada Senin, 21 Januari 2013 sekira pukul 13:50 WIB, uang milik SPBU Rawamangun yang akan disetorkan ke bank dirampok di Jl. Rawamangun Muka, depan Lapangan Golf Rawamangun, Jakarta Timur.

Peristiwa berawal ketika karyawan SPBU, H. Tasan dengan dikawal anggota Koramil Pulogadung, Serma Jumiran dengan mengendarai mobil Daihatsu Nopol B-2845-OI. H. Tasan duduk di samping sopir, sedangkan Serma Jumiran duduk di belakang sopir dengan membawa tas coklat berisi uang .

Sesampai di Lampu Merah depan lapangan Golf Rawamngun, tiba-tiba  datang pelaku menggunakan sepeda motor berboncengan, langsung memecahkan kaca mobil sebelah kanan tengah dengan menggunakan golok. Pelaku selanjutnya mengancam Serma Jumiran dengan senjata api dan merampas tas yang dipegang Serma Jumiran.

Pelaku selanjutnya membawa kabur tas yang berisi uang Rp 635 juta sambil melepaskan tembakan dua kali ke udara.

Peristiwa tersebut kini dalam penyelidikan Polsek Metro Pulogadung. 

Pasutri Tanam 23 Pot Ganja di Rumahnya di Tanjung Duren

Selasa, 22 Januari 2013 07:09 WIB
PUSKOMINFO - Pasangan suami istri digelandang ke Mapolsek Metro Tanjung Duren, Jakarta Barat, Senin (21/1/2013). Keduanya diduga menanam ganja di dalam rumahnya di Jalan Merpati III RT 05 RW 06 nomor 52, Kelurahan Wijayakusuma, Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Menurut Kapolsek Metro Tanjung Duren, Kompol Dwi Indra Laksmana, penangkapan pasutri tersebut, berdasarkan adanya laporan dari masyarakat yang menaruh curiga kepada mereka.

"Barang bukti diduga tanaman ganja sebanyak 23 pot dan 39 batang," kata Kapolsek.

Pasutri yang diamankan diketahui bernama, Rudiyanto, 33 tahun dan Paula Kristella, 33 tahun. Menurut Kapolsek, Paula masih dijadikan saksi.

"Isterinya belum dijadikan tersangka, masih kita jadikan saksi. Pengakuannya kepada kita dia tidak tahu kalau suaminya menanam ganja di dalam rumahnya," pungkasnya.

Saat ini, pasutri tersebut masih diamankan di Mapolsek Metro Tanjung Duren untuk dilakukan pemeriksaan lebih intensif oleh petugas kepolisian.

21 Januari 2013

Dua Mayat Tanpa Identitas Diduga Korban Tenggelam Banjir

Senin, 21 Januari 2013 07:59 WIB
PUSKOMINFO - Dua mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan warga di dua lokasi berbeda di wilayah Jakarta Selatan, Minggu (20/1/2013) pagi. Kedua mayat tersebut diduga korban akibat tenggelam saat banjir.

Penemuan pertama di Jl. YDPP Selatan No. A2 RT 06 RW 02 Cilandak barat, Cilandak, Jakarta Selatan. Mayat seorang laki-laki mengambang di kolam ikan milik Sukiman, 61 tahun.

Sukiman kaget katika ia akan memberi makan ikan di kolamnya sekira pukul 06:30 WIB, melihat sesosok mayat dengan posisi mengambang. Penemuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Metro Cilandak yang kemudian datang ke lokasi melakukan Olah TKP dan Identifikasi. Petugas tidak menemukan kartu identitas di diri korban.

Penemuan mayat kedua di Jl. Bina Marga RT 03 RW 07 Kelurahan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, sekira pukul 09:00 WIB. Saat kejadian, warga sedang membersihkan lumpur pasca banjir. Warga melihat sesosok mayat di pinggir kali. Saat itu masih ada petugas evakuasi yang standby di lokasi.

Usai dilakukan identifikasi, mayat tanpa identitas tersebut kemudian dibawa ke RSCM untuk dilakukan visum. Kasus itu ditangani Polsek Metro Pancoran.

20 Januari 2013

Dit Lantas Polda Metro Jaya Sentuh Para Korban Banjir

Kasubdit Dikyasa AKBP Nurul Megawati dan Kasi Dikmas Kompol Suzanna Benyamin beserta jajaran saat mengunjungi korban banjir di Cawang Pulo Kober, Jakarta Timur, Jumat (18/1/2013) WIB.
PUSKOMINFO - Banjir yang mendera wilayah Jakarta dan sekitarnya sungguh sangat memprihatinkan. Mereka para korban banjir membutuhkan uluran tangan kita untuk meringankan beban, baik itu spiritual maupun material.

Oleh karena itu, sejalan dengan program kerja Dit lantas Polda Metro Jaya menggelar Police Care, jajaran Dikyasa Dit lantas Polda Metro Jaya mengunjungi para korban banjir di Kampung Pulo Manggarai dan Cawang Pulo Kober.

“Kami mengawali kunjungan dan memberikan bantuan ke Kampung Pulo, karena daerah tersebut paling parah terkena banjir. Hampir enam meter. Semoga, kedatangan kami dapat meringankan beban mereka, baik secara spiritual dan material,” ujar Kasubdit Dikyasa AKBP Nurul Megawati melalui Kasi Dikmas Kompol Suzanna Benyamin, Jumat (18/01/2013).

“Dengan kedatangan kami, masyarakat akan merasa lebih diperhatikan, sehingga beban morilnya pun berkurang,” terangnya.

Selanjutnya, kunjungan korban banjir ini pun dilanjutkan ke Cawang Pulo Kober. “Saya tidak menyangka akan dikungjungi Polantas. Terima kasih atas perhatiannya. Ini sangat membantu kami, yang telah kehilangan semuanya,” ujar salah satu korban banjir Ibu Endang.

Selain kunjungan kemanusiaan ini, jajaran Dikyasa juga melakukan penerangan keliling ke sejumlah titik rawan banjir. “Kami melakukan himbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan waspada dalam menghadapi banjir. Kita semua juga berdoa, agar banjir lekas berakhir,” terang Kompol Suzanna Benyamin.

19 Januari 2013

Polda Metro Jaya Beri Bantuan Kepada Korban Banjir


PUSKOMINFO - Korban banjir yang ditampung ditenda tenda pengungsian di beberapa wilayah Jakarta dan Bekasi membuat banyak pihak merasa prihatin, hal ini disampaikan langsung oleh warga DKI Jakarta kepada Polda Metro Jaya.

Sabtu (19/1/2013) dipimpin Karo Ops Polda Metro Jaya, mendatangi sejumlah lokasi penampungan untuk memberi support dan menyalurkan bantuan materil.

Kapolda Metro Jaya melalui Karo Ops Polda Metro Jaya menghimbau kepada masyarakat agar berhati hati bila hendak menyalurkan bantuan kepada korban banjir, jangan percaya dengan sms atau spanduk spanduk ajakan simpati korban banjir, apa bila hendak menyalurkan sebaiknya melalui lembaga lembaga resmi agar bantuan yang sangat diharapkan tersebut sampai dan tepat sasaran.

Hari ini Polda Metro Jaya menerima dan menyalurkan bantuan yang sudah terkumpul diantaranya :

Mei Instan 780 dus, Air meneral 1.200 dus, Susu anak 420 Kaleng, Makanan anak 360 PCS, Biskuit Anak 858 PCS, Minyak Goreng 270 Kantong, Minuman Gelas 48 Dus.

Bantuan warga DKI tersebut dari depan gedung utama Polda Metro Jaya dilepas langsung oleh Kapolda Metro Jaya menuju 6 lokasi pengungsian korban banjir diantaranya :

1. Jakarta Barat
    - Daerah Pesing (Komplek Polri)
    - Daerah Tanjung Duren dan
    - Daan Mogot

2. Jakarta Timur
    - Daerah Kampung Melayu dan
    - Permata II RW. 06

3. Jakarta Pusat
    - Daerah Benhil

4. Jakarta Selatan
    - Daerah Kali Bata dan
    - Daerah Rawajati

5. Jakarta Utara
    - Daerah Penjaringan
    - Daerah Kelapa Gading
    - Daerah Aspol Sunter dan
    - Aspol KP3

6. Bekasi
    - Daerah Jatiasih 4 Lokasi

Samsat Jakarta Barat Peduli Banjir

Pamin STNK Samsat Jakarta Barat Iptu Yayat Supriyatno saat menyerahkan bantuan banjir  di Posko Banjir RW. 03 Desa Koper Eretan, Kelurahan Kober, Kecamanatan Cikande, Kabupaten Serang.
PUSKOMINFO - Bencana banjir yang menimpa beberapa daerah di wilayah hukum Polda Metro Jaya akhir-akhir ini menjadi beban dan musibah yang menimpa warga. Untuk itu, semua pihak pun sepatutnya saling gotong royong membantu meringankan para korban banjir tersebut.

Samsat Jakarta Barat pun tak ketinggalan dalam memberikan dukungan dan bantuannya kepada para korban banjir. Minggu, 13 Januari 2013 lalu, Samsat Jakarta Barat memberikan bantuan bagi korban banjir di lokasi sisi jalan Tol Jakarta Merak km 56, tepatnya di Desa Koper Eretan kelurahan Kober Kecamanatan Cikande, Kabupaten Serang.

Bantuan yang diserahkan langsung oleh Pamin STNK Samsat Jakarta Barat Iptu Yayat Supriyatno tersebut diterima oleh perwakilan masyarakat setempat di Posko Banjir RW. 03, H. Asmari.

Diutarakan Kanit Samsat Jakarta Barat, AKP Argo Wiyono, SH, SIK, kegiatan peduli banjir ini merupakan kegiatan dalam rangkaian mendukung program Dit Lantas Polda Metro Jaya yang mana di bulan Januari ini ditetapkan sebagai bulan kepedulian, peduli terhadap lingkungan, masyarakat, serta peduli terhadap lingkungan kerja kita sendiri.

“Keluarga Besar Samsat Jakarta Barat prihatin dengan bencana banjir di Jakarta dan sekitarnya. Semoga bantuan melalui Program Samsat Jakarta Barat peduli banjir ini dapat bermanfaat bagi saudara kita yang masih berada di tempat pengungsian,” terang AKP Argo Wiyono lulusan Akpol 2003.

PD Bhayangkari Dibawah Pimpinan Ibu Kapolda Metro Jaya Memberikan Santunan Kepada Para Korban Banjir

PUSKOMINFO - Ibu Kapolda Metro Jaya bersama para istri pejabat teras dan ibu - ibu Bhayangkari Polda Metro Jaya mengunjungi rumah warga yang terkena musibah banjir dan memberikan santunan kepada warga korban banjir di tenda pengungsian Kampung Pulo dan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur.

Ibu Kapolda Metro Jaya mengaku sedih dan sangat prihatin atas musibah yang menimpa warga yang terkena banjir, dengan kejadian ini ibu Kapolda Metro Jaya, menghimbau kepada ibu - ibu Bhayangkari jajaran Polda Metro Jaya, turut membantu para pengungsi korban banjir di wilayahnya masing - masing, agar sedikit dapat meringankan beban penderitaan yang mereka alami saat ini.

Dan Ibu Kapolda Metro Jaya juga menghimbau, bagi ibu Bhayangkari jajaran wilayah hukum Polda Metro Jaya, yang tinggal di daerah banjir agar berhati - hati dan waspada jangan sampai menjadi korban dan menderita kerugian yang tidak diinginkan dan lebih besar lagi.

18 Januari 2013

Polsek Metro Balaraja Bekuk Tiga Pembunuh Karyawan PT SGS Balaraja, Pelaku Mantan Pacar Korban

Jumat, 18 Januari 2013 14:57 WIB
PUSKOMINFO -  Aparat Polresta Tangerang dan Polsek Metro Balaraja berhasil membekuk pelaku pembunuhan terhadap seorang karyawan PT SGS Balaraja, Ardi Saputra, 27 tahun. Adi Saputra ditemukan  tewas mengenaskan dengan luka tusuk pada paha dan punggung di semak-semak lapangan di Kampung Kiara RT 11/04 Desa Sentul Jaya, Balaraja pada 20 November 2012 silam. Belakangan terungkap, pelaku adalah mantan pacar korban.

Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Shinto Silitonga menyampaikan bahwa pihaknya telah menangkap pelaku pada Jumat 18 Januari 2013 di Terminal Purwokerto. Pelaku tidak lain adalah mantan pacar korban bernama NF alias Nela, 25 tahun, pacar Nela bernama MHN alias Male, 30 tahun, dan HS alias Heri, 28 tahun.

Kasat Reskrim mengungkapkan, kasus tersebut terungkap setelah penyidik melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi di lokasi.

Dari keterangan saksi-saksi, kata Kasat Reskrim, diketahui ciri-ciri pelaku yaitu 1 orang laki-laki dan 1 orang perempuan.

Menurut Kasat Reskrim, dari hasil analisa TKP dan keterangan saksi-saksi itu kemudian penyidik mendalami motif pembunuhan. Penyidik menduga bahwa motif pembunuhan korban dilatarbelakangi masalah percintaan. "Karena saksi melihat ada perempuan yang lari dari TKP," ujar Shinto.

Analisa penyidik semakin kuat saat penyidik melakukan pencarian kehidupan korban melalui situs jejaring Facebook. Dari Facebook tersebut, diketahui bahwa korban memiliki teman dekat seorang perempuan bernama Nela.

"Kami lalu mengecek rumah kontrakan Nela di Balaraja, namun saat itu Nela sudah tidak lagi berada di kontrakan dan tanpa diketahui posisi pastinya," jelasnya.

Penyidik kemudian mencari informasi mengenai Nela. Belakangan diketahui bahwa Nela sudah punya teman dekat lain, yaitu Male. Saat mencari ke rumah kontrakan, Male juga tidak lagi berada di tempat. Hal ini menjadi kecurigaan penyidik.

Penyidik kemudian mendapat informasi dari saksi lain bahwa Male memiliki keluarga yang tinggal di Blitar. Mendapat informasi tersebut, penyidik Polsek Balaraja kemudian berangkat ke Blitar, namun saat itu Male dan Nela ternyata sudah bergerak ke Banyumas, Jawa Tengah.

Dengan keyakinan penuh bahwa kedua tersangka masih berada di Banyumas, maka penyidik memfokuskan pencarian ke sejumlah terminal untuk mengantisipasi keduanya melarikan diri lebih jauh lagi. Penyidik akhirnya berhasil menangkap tersangka di Terminal Purwokerto.

"Saat itu kedua tersangka terlihat sudah naik bus, hendak melanjutkan pelarian ke Lampung, namun karena bis saat itu masih kosong, akhirnya Male dan Nela turun. Kami berhasil menangkap Male dan Nela pada saat turun dari bus," ungkapnya.

Berdasarkan hasil interogasi terhadap kedua tersangka, pembunuhan itu dilakukan bersama dengan tersangka HS alias Heri. Heri berhasil ditangkap penyidik pada Kamis (17/1/2013) di Blitar.

Sementara itu, Kapolsek Metro Balaraja, Kompol Dodi Prawiranegara mengungkapkan dari hasil penyidikan terhadap ketiga tersangka, diketahui bahwa pembunuhan tersebut dilatarbelakangi rasa cemburu Male kepada korban. "Nela juga mengakui bahwa anak yang dikandungnya saat ini adalah benih dari korban," kata Kapolsek.

Untuk melampiaskan rasa cemburunya, Male membagi tugas para pelaku. Male menyuruh Nela untuk memancing korban bertemu di tanah lapang dekat tempat korban bekerja, sementara Heri menyiapkan pisau yang akan digunakan untuk membunuh korban.

Male berperan sebagai eksekutor dengan menikamkan pisau ke paha dan punggung korban. Pasca dianiaya, korban dibiarkan di lapangan, dan para pelaku melarikan diri dari Balaraja. Sedangkan motor korban ditemukan tidak jauh dari posisi korban, namun handphone korban dirusak oleh pelaku dengan cara dipatahkan.

"Pelaku kami kenakan Pasal 340 KUH Pidana yaitu tentang pembunuhan berencana dengan ancaman pidana 20 tahun penjara," kata Kompol Dodi Prawiranegara.

Ijin Menengok Rumah Kebanjiran, Udin Ditemukan Tewas

Jumat, 18 Januari 2013 14:18 WIB
PUSKOMINFO - Udin, 34 tahun, warga RT 08/08 Kedaung Kaliangke, Cengkareng, Jakarta Barat ditemukan tewas mengambang di rumahnya, Jumat (18/1/2013). Sebelumnya, dia sempat pamit ingin melihat kondisi rumahnya yang terendam banjir.

Menurut Kapolsek Metro Cengkareng, Kompol N Iqbal, Udin ijin kepada keluarganya dari tenda pengungsian untuk melihat kondisi rumahnya yang tergenang banjir sekira pukul 07:00 WIB. Namun hingga pukul 09:00 WIB, korban belum juga kembali ke lokasi penampungan. Adiknya pun curiga dan menyusul ke rumah yang tergenang air.

"Sudah dua jam enggak kembali, jadi adiknya nyusul, saat ditemukan adiknya, Udin sudah tewas mengambang," kata Kapolsek.

Jenazah Udin kemudian dievakuasi. Ia diberangkatkan ke Tanjung Burung Tangerang oleh keluarganya dan dimakamkan sekitar pukul 11:45 WIB.

Kapolsek menjelaskan, pihaknya belum mengetahui penyebab meninggalnya Udin. Ada kemungkinan ia terpeleset atau terkena serangan jantung saat ingin memantau rumah yang tergenang air.


Tukang Bubur Kacang Hijau Tewas Tersetrum Listrik di Tanjung Priok

Jumat, 18 Januari 2013 14:00 WIB
PUSKOMINFO - Didin Saripudin, 35 tahun, penjual bubur kacang hijau, meninggal dunia karena kesetrum listrik saat tengah membuka rolling door warungnya di Jalan Raya Swasembada, Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/1/2013) pagi.

Keterangan kerabat korban, Kiki, mengatakan saat kejadian lokasi digenangi banjir sekitar 20 cm, semata kaki. Ketika korban hendak membuka rolling door warungnya, korban tersetrum listrik. "Saat itu korban memang tidak memakai sandal jadinya kesetrum," kata Kiki.

Akibat banjir, warung bubur yang biasa buka 24 jam itu ditutup pada Kamis lalu. Hari ini, rencananya korban akan membuka kembali warungnya. "Dia habis belanja dan mau membawa masuk belanjaan," ucapnya.

Kiki mengatakan, korban akan dibawa ke Kuningan, Jawa Barat, untuk dikebumikan di sana.

Polisi dan Banjir

Jumat, 18 Januari 2013 10:04 WIB

Polres Metro Jakarta Pusat Bantu Evakuasi  warga

Polisi dan Banjir

Jumat, 18 Januari 2013 09:59 WIB
Polisi gunakan mobil rantis (kendaraan taktis) untuk bantu evakuasi warga yang terjebak banjir di Jakarta Pusat.

Polisi dan Banjir

Jumat, 18 Januari 2013 09:57 WIB

Polisi dan Banjir

Jumat, 18 Januari 2013 09:55 WIB

Akibat Banjir, Kantor Satpas SIM Daan Mogot dan SIM Keliling Tidak Beroperasi

Jumat, 18 Januari 2013 09:29 WIB
PUSKOMINFO - Banjir yang masih menggenangi Jl. Daan Mogot, Jakarta Barat, akibatnya Kantor Satpas SIM Daan Mogot dan SIM Keliling hari ini tidak dapat melayani masyarakat.

Informasi dari TMC Polda Metro Jaya, Jumat (18/1/2013), akibat banjir kantor Satpas SIM Daan Mogot dan SIM Keliling, sementara tidak dapat beroperasi sampai batas waktu yang belum ditentukan. Namun pelayanan Gerai SIM & Samsat tetap beroprasi seperti biasa.

Berikut ini lokasi Gerai SIM di wilayah DKI Jakarta, yang buka dari hari Senin sampai Kamis dari pukul 08.00 – 13.00 WIB & Jumat - Sabtu dari pukul 08.00 - 11.00 WIB :

Gerai SIM di Jakarta Barat : Mall Taman Palem, Jl. Kamal Raya Outer Ring Road Cengkareng, Jakarta Barat.

Gerai SIM di Jakarta Utara: Mall Artha Gading, Jl. Artha Gading Selatan, Jakarta Utara.

Gerai SIM di Jakarta Timur: Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jl. Mayjen Soetoyo No.76, Kramat jati, Cililitan, Jakarta Timur.

Gerai SIM di Jakarta Selatan: Mall Blok M Square ( lantai dasar ) dan Mall Gandaria City.  

Ini Ruas Jalan yang Masih Digenangi Banjir

Jumat, 18 Januari 2013 08:30 WIB
PUSKOMINFO - Jumat (18/1/2013) pagi ini, beberapa ruas jalan di Jakarta masih tergenang air. Kedalaman air pun cukup bervariasi, dimana titik paling dalam mencapai 80 cm.

Dari pantauan di lapangan yang dilakukan TMC Polda Metro Jaya yang dilansir dalam account twitter nya, sebagai berikut:

 - Banjir sekitar 50 cm di Jalan Bangka Jakarta Selatan , saat ini lalu lintas tidak bisa dilintasi kedua arah.

- Banjir sekitar 35 cm di Jalan Cilandak barat , saat ini lalu lintas tidak bisa dilintasi dikedua arah.

- Banjir sekitar 50 cm di Pejagalan Mampang, saat ini lalu lintas tidak bisa dilintasi kedua arah.

- Banjir sekitar 50 cm depan Lotte Mart Kelapa Gading , saat ini lalu lintas tidak bisa dilalui dikedua arahnya.

- Saat ini lalu lintas dari Tomang arah ke Harmoni tidak bisa dilintasi Imbas Banjir di Jatipulo.

- Banjir sekitar 60 cm depan Mangga dua Square, saat ini lalu lintas tidak bisa dilintasi.

- Banjir di depan Mandiri Stasiun Kota, depan stasiun nya masih ± 30-40 cm.

- Banjir Sekitar 65 cm depan Islamic Center Jakut, saat ini lalu lintas tidak bisa dilintasi dikedua arah.

- Banjir sekitar 80 cm di Jalan Abdullah Safii Tebet , saat ini lalu lintas tidak bisa dilintasi dikedua arahnya.

- Banjir sekitar 45 cm di Tol Pulit arah Tomang KM 14.400 (Grogol) , saat ini lalu lintas tidak bisa dilintasi kedua arah. 

- Banjir sekitar 65 cm di Puri Kembangan ke arah Cengkareng, akses jalan masih ditutup.

Sopir Angkot Plat Hitam Dirampok dan Dibuang di Bogor

Jumat, 18 Januari 2013 07:49 WIB
PUSKOMINFO - Wandi alias Somay, sopir angkutan kota (angkot) plat hitam menjadi korban perampokan di Jl. Tubagus Angke, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Selasa (15/1/2013). Korban dibuang di wilayah di Bogor dalam kondisi luka dianiaya pelaku.

Informasi dari Polres Metro Jakarta Barat, peristiwa terjadi sekira pukul 03:30 WIB dinihari. Saat kejadian, korban sebagai sopir angkot berplat hitam sedang mencari penumpang di lokasi.  Kemudian mendapat 3 orang penumpang  laki-laki minta diantar ke wilayah Bogor.  Dalam perperjalanan, korban ditodong dan dianiaya para pelaku hingga luka di sekitar muka dan hidung mengeluarkan darah.

Mobil korban Suzuki Nopol B-7413-IC dirampas pelaku dan korban diturunkan di wilayah Bogor.

Peristiwa tersebut baru dilaporkan korban, Kamis (17/1/2013) sore ke Polres Metro Jakarta Barat.

17 Januari 2013

Polisi dan Banjir

Kamis, 17 Januari 2013, 14.38 WIB
Terjebak Banjir, Nenek Amsinah digendong polisi dari Menara BCA di Jalan Sudirman menuju Hotel Kempinshi, Jakarta, Kamis (17/1/2013).

Polisi dan Banjir

Kamis, 17 Januari 2013, 14.32 WIB
Anggota Polresta Depok mengevakuasi korban banjir

Polisi dan Banjir

Kamis, 17 Januari 2013. 14.26 WIB
Anggota Binmas Polresta Depok mengevakuasi korban banjir

Polisi dan Banjir

Kamis, 17 Januari 2013. 13.36 WIB

Polisi dan Banjir

Kamis, 17 Januari 2013. 13.34 WIB

Polisi dan Banjir

Kamis, 17 Januari 2013 13:32 WIB


Polisi dan Banjir

Kamis, 17 Januari 2013 13:03 WIB
Polantas tengah menebang pohon yang tumbang di TL. Pancoran, yang menghambat arus lalu lintas.

Polisi dan Banjir

Kamis, 17 Januari 2013 13:00 WIB