30 Juli 2013

Polda Metro Jaya Dirikan 111 Pos Pengamanan Lebaran 2013

Selasa, 30 Juli 2013 10:54 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya selama Operasi Ketupat 2013, mendirikan 111 pos pengamanan (Pospam) di sepanjang jalur mudik mulai dari perbatasan Jakarta dengan Banten dan Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, mengatakan 111 pospam tersebut akan diisi oleh 15 personel kepolisian yang terdiri dari satuan lalu lintas dan satuan Sabhara.

"111 pospam ini akan didirikan di sepanjang jalur mudik yang melalui wilayah hukum Polda Metro Jaya. Tak hanya itu, pospam juga didirikan di sejumlah titik, yaitu tempat perbelanjaan, terminal, stasiun kereta, pelabuhan, dan bandara," ungkap Kabid Humas, Selasa (30/7/2013) di silang Monas.

Sementara itu untuk masing-masing Polres akan didirikan 13 posko dan satu posko di Polda Metro Jaya. Posko ini didirikan untuk meminimalisasi angka kriminalitas selama sebelum dan sesudah lebaran. Dan untuk mengkordinir pospam yang ada.

Berikut data 111 pos pengamanan tersebut :
Polres Jakarta Pusat : 7 pos
Polres Jakarta Utara : 3 pos
Polres Jakarta Barat : 7 pos
Polres Jakarta Selatan : 19 pos
Polres Jakarta Timur : 10 pos
Polres Metro tangerang : 5 pos
Polrestra Tangerang : 11 pos
Polres Metro Bekas : 12 pos
Polrestra Bekasi : 14 pos
Polres Depok : 9 pos
Polres Pelabuan Tanjung Priok : 5 pos
Polres Kepulauan Seribu : 4 pos
Polres Bandara Soetha : 5 pos.

Operasi Ketupat, Polda Metro Jaya Fokus Jaga Rumah Kosong

Selasa, 30 Juli 2013 10:44 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya menyiagakan 3.200 personel dalam Operasi Ketupat Lebaran 2013. Ribuan personel itu difokuskan untuk menjaga rumah kosong yang ditinggal mudik pemiliknya.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, mengatakan Operasi Ketupat dimulai 2-16 Agustus 2013. Pada tanggal itu seluruh personel disiagakan. Semua anggota tidak diperkenankan mengambil cuti.

"Kalau di wilayah lain disiagakan untuk menjaga jalur mudik. Tapi khusus Polda Metro disiagakan untuk menjaga rumah kosong yang ditinggal pemudik," kata Kombes Rikwanto kepada wartawan di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (30/7/2013).

Selain itu, kata dia, Polri menyiapkan 111 pos pengamanan. Seluruh kantor Polres di tiap wilayah dijadikan sebagai pusat koordinasi.

"Supaya masyarakat yang melakukan mudik bisa aman disediakan 111 pos pengamanan sepanjang Jalur Pantura (Pantai Utara). Pokso di Polres sebagai koordinatornya," ucap Kombes Rikwanto.

Kombes Rikwanto menuturkan, di sepanjang jalur mudik, polisi juga menyiagakan personelnya di tiap 200 meter. "Jumlah satgas tahun ini meningkat. Ini ada kebijakan baru tidak ada cuti di operasional dan lembaga pendidikan, jadi setiap 200 meter disiagakan petugas," katanya.

Lokasi Layanan SIM Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 30 Juli 2013

 
Selasa, 30 Juli 2013 09:42 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM Keliling hari ini,  Selasa 30 Juli 2013, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Barat
SIM : Citraland Grogol
 
3. Jakarta Selatan
SIM : Museum Mabes Polri

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit 

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi sartika

Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Polsek Metro Jatinegara Sita 1.560 Botol Miras

Selasa, 30 Juli 2013  09:30 WIB
PUSKOMINFO - Polsek Metro Jatinegara berhasil mengamankan 1.560 botol minuman keras (Miras) dalam operasi cipta kondisi menjelang hari raya Lebaran di sebuah toko yang menyimpan berbagai jenis minuman keras di Gang Mayong, Prumpung, Jakarta Timur, Senin (29/7/2013) sore.

"Kami amankan 1.560 botol dari SS selaku pemilik, dalam rangka Operasi Cipta Kondisi menjelang Lebaran," kata Kepala Polsektro Jatinegara, Komisaris Suminto, Selasa (30/7/2013).

Dalam penggerebekan itu, petugas menyita berbagai merek minuman keras diantaranya berjenis Kampiun, Nyuport, Kinlin, dan Anggur Cap Orang Tua.

"Sekarang orangnya lagi diperiksa. Ini kan minuman keras, jadi nanti akan dikenakan Perda sama undang-undang kesehatan. Nanti dilihat lagi kalau ada pasal lain yang bisa dikenakan," katanya.

Kapolsek menjelaskan, barang bukti 1.560 botol minuman keras berbagai merek tersebut kini diamankan di Mapolsek Metro Jatinegara untuk dimusnahkan.

"Akibat perbuatannya pelaku terancam hukuman 90 hari kurungan atau 3 bulan penjara. SS juga terancam denda maksimal Rp 50 juta dari perbuatannya tersebut," katanya.

Perampok Gagal Bawa Kabur Brankas Kantor Pegadaian Pekayon Pasar Rebo


Suara Alarm Gagalkan Perampokan Pegadaian


Selasa, 30 Juli 2013 08:59 WIB
PUSKOMINFO - Tiga orang perampok gagal membawa kabur brankas kantor Pegadaian UPC Pekayon di Jalan Raya Bogor KM 27 RT 02/04 Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (29/7/2013) siang. Para perampok panik dan kabur setelah alarm di kantor itu berbunyi kencang.

Peristiwa terjadi sekira pukul 11:40 WIB. Pelaku yang berjumlah 3 orang datang dan masuk ke dalam kantor langsung menodongkan senjata api ke arah kasir, Ardani, 42 tahun, dan dua karyawan lainnya, Abdul Rozak, 36 tahun, dan Antoni, 28 tahun.

Salah satu pelaku meminta Ardani menunjukkan brankas penyimpanan uang. Ardani bukannya menunjukkan brankas tetapi menuju ke depan dan menekan tombol alarm hingga berbunyi kencang.  Mendengar alarm yang berbunyi kencang membuat ketiga pelaku panik dan takut.  Pelaku sempat memukul Ardani dengan gagang senjata api di bagian kepala hingga terluka. Ketiga pelaku pun kabur tanpa membawa hasil rampokan. 

Sebelum kabur dengan sepeda motor, pelaku sempat menembakkan senjata api ke udara sebanyak dua kali.

Petugas Polsek Metro Pasar Rebo yang datang ke lokasi melakukan penyelidikan dan Olah TKP mendapati barang bukti sebutir peluru jenis Colt 38 dan sebuah selongsong jenis FN. 

Nenek 84 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Rumahnya

Selasa, 30 Juli 2013 08:49 WIB
PUSKOMINFO - Seorang nenek berusia 84 tahun, Amalidar Larose, ditemukan sudah meninggal dunia di kamar tidur rumahnya, Komplek Bukit Nusa Indah Jalan Nusa Indah Kav 18 No 45 RT 01/17 Sarua, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (29/7/2013) sekira pukul 14:30 WIB.

Peristiwa itu pertama kali dilaporkan Hirwana, tetangga Amalidar, yang waktu itu mencium bau tak sedap dari dalam rumah. Hirwana kemudian memberitahu humas RW setempat dan setelah dilakukan pengecekan ternyata Amalidar sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Peristiwa kemudian dilaporkan ke petugas Polsek Metro Ciputat. Saat polisi datang, posisi Amalida tertelungkup di lantai dekat ranjang tidur. Berdasarkan pemeriksaan pada tubuh korban dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), tidak ditemukan adanya tanda kekerasan.

"Dugaan sementara, korban meninggal dunia karena sakit, tapi proses outopsi tetap dilakukan," kata Kapolsek Metro Ciputat, Kompol Burhannudin.

Proses outopsi dilakukan di RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan.

Pencuri Motor Tewas Dihakimi Massa di Jatinegara

Selasa, 30 Juli 2013 08:13 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pencuri sepeda motor, Ferry Ardiansyah, tewas dihajar massa setelah terpergok dan ditangkap massa saat mencuri di depan rumah warga di Jalan Basuki Rahmat RT 06/02, Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (29/7/2013) sekira pukul 20:35 WIB. Ferry tewas dalam perjalanan ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Keterangan korban, Kosim Nurseha, 22 tahun, peristiwa terjadi saat korban yang memarkirkan sepeda motornya di depan rumah, kemudian ditinggal masuk ke dalam untuk mengganti pakaian. Setelah selesai mengganti kaos, korban keluar rumah melihat sepeda motornya sedang dinaiki pelaku.

Korban pun mengejar pelaku hingga tertangkap. Pelaku sempat menodongkan senjata korek api mirip senjata api namun oleh korban ditendang hingga senpi pelaku terjatuh.

Korban berteriak maling hingga warga sekitar berdatangan dan meringkus pelaku. Ferry pun menjadi bulan-bulanan warga. Puluhan bogem mentah dan tendangan terus diarahkan kepadanya.

Aksi main hakim ratusan warga semakin tak terhindarkan. Meski pelaku sudah sekarat, warga juga sempat mengancam akan membakar pelaku. Pelaku kemudian dibawa ke kantor RW 14, warga yang murka masih menyeret korban sambil terus memukuli dan menginjak-injaknya.

Petugas Polsek Metro Jatinegara yang datang setengah jam setelah kejadian kemudian mengamankan pelaku berikut barang bukti satu kunci T, 8 kunci palsu, dan senjata korek api mainan. Oleh petugas, pelaku kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan. Namun naas, nyawa Ferry tak dapat diselamatkan saat dibawa menggunakan mobil polisi menuju RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

29 Juli 2013

Suami Bunuh Istri di Jagakarsa

Senin, 29 Juli 2013 15:20 WIB
PUSKOMINFO - Lismini, 25 tahun, tewas dibunuh suaminya di rumah kontrakannya di Jalan M Kahfi II RT 04/04, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (29/7/2013) dini hari. Andri, 32 tahun, sang suami, tega membunuh istrinya karena didorong rasa cemburu.

Peristiwa terjadi sekira pukul 03:00 WIB. Pelaku akhirnya menyerahkan diri ke Mapolsek Metro Jagakarsa sekira pukul 13:00 WIB. Petugas polsek kemudian mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP.

Saat ditemukan, korban telah meninggal dunia dalam posisi terlentang di sisi tempat tidur merapat ke arah tembok.

Menurut Kapolsek Metro Jagakarsa, Komisaris Polisi Herawaty, berdasar keterangan beberapa saksi dan Olah TKP, pelaku tega membunuh istrinya diduga karena didorong rasa cemburu.

"Diduga pelaku membunuh korban karena cemburu, itu dari hasil pemeriksaan SMS dan buku harian korban," ujar Kapolsek di lokasi kejadian, Senin (29/7/2013).

"Keterangan tetangga juga mengatakan Lismini kerap bertengkar dengan suaminya Andri," kata Kapolsek.

Informasi yang dihimpun, keduanya sudah memiliki anak bernama Nisa yang baru berusia 4 tahun dan tinggal di rumah neneknya.

Pelayanan Samsat Libur 5 Hingga 11 Agustus 2013


 
samsat297
Senin, 29 Juli 2013 14:45 WIB
PUSKOMINFO - Pelayanan administrasi kendaraan bermotor di seluruh kantor Samsat di wilayah Polda Metro Jaya tidak beroperasi selama masa Libur lebaran yaitu sejak 5 hingga 11 Agustus 2013. Layanan akan kembali dibuka atau beroperasi mulai 12 Agustus 2013.

Kepala Bagian Registrasi dan Identifikasi (Kabag Regident) Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Latif Usman mengatakan, penutupan pelayanan selama sepekan itu didasarkan pada surat edaran Pemprov DKI.

“Jadi mulai tanggal 5 Agustus sampai 11 Agustus, tidak ada pelayanan di kantor Samsat. Kami mulai beroperasi lagi mulai tanggal 12 Agustus 2013,” kata AKBP Latif, Senin (29/7/2013).

Menurut AKBP Latif, bagi pemilik kendaraan yang pajaknya jatuh tempo bertepatan dengan hari libur dan cuti bersama, bisa melakukan pembayaran sebelumnya atau pada saat Samsat kembali buka di 12 Agustus 2013. “Batas akhirnya di 12 Agustus 2013 dan tidak dikenakan denda,” katanya.

Terpidana Mati Kendalikan Bisnis Narkotika Diungkap Ditresnarkoba Polda Metro Jaya


Senin, 29 Juli 2013 14:25 WIB
PUSKOMINFO - Tujuh orang kawanan sindikat pengedar narkotika jenis sabu dan ekstasi dibekuk Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dari sejumlah tempat di Jakarta sejak 6 Juli 2013 lalu.

Dari tujuh orang yang dibekuk, seorang di antaranya adalah perempuan. Mereka adalah AI, BW, JRW, DW, MT, HR dan seorang perempuan berinisial NDS, 35 tahun.

Terungkap bahwa kawanan ini dikendalikan oleh Jerry Wong alias E Wee Hok, seorang narapidana narkotika di LP Cipinang yang divonis hukuman mati pada 2012. Jerry merupakan warga negara asal Malaysia.

Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Sudjarno dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (29/7/2013) mengatakan terungkapnya tujuh orang kawanan ini, merupakan hasil pengembangan dari ditangkapnya Jerry Wong pada tahun 2012 lalu dengan barang bukti 350 Kg sabu.

"Walaupun sudah divonis mati, dari dalam LP yang bersangkutan masih mampu mengendalikan jaringannya untuk menyelundupkan dan mengedarkan sabu di Indonesia," kata Wakapolda.

Selain dikendalikan oleh Jerry, kata Wakapolda, seorang napi lainnya yakni Edy Setiawan yang divonis 4,6 tahun penjara dan baru menjalani hukuman 2 tahun, juga turut serta mengendalikan 7 orang sindikat ini.

Menurut Wakapolda, barang bukti yang disita dari seluruh pelaku di beberapa lokasi penangkapan adalah 10, 576 kg sabu dan 500 butir ekstasi dengan nilai total sekitar Rp 22,250 miliar.

"Dengan barang bukti yang cukup banyak ini, kami sinyailir kawanan ini sudah beberapa kali beroperasi," kata Brigjen Sudjarno.

Brigjen Sudjarno menjelaskan kualitas sabu yang diamankan dari kawanan ini adalah sabu terbaik dengan sandi kualitas sabu jenis madu. "Sabu mereka adalah yang paling mahal dan kualitas terbaik. Sabu diselundupkan dari Malaysia," kata Wakapolda.

Dari pemeriksaan terhadap tujuh kawanan ini serta dua pengendali di LP Cipinang, diketahui ada dua orang asal Malaysia yang menjadi DPO pihaknya. Mereka adalah AGU dan AH. Peran keduanya, kata Wakapolda, dari merekalah sabu dan ekstasi yang didapat 7 orang kawanan ini.

"Kami sedang berkoordinasi dengan kepolisian Malaysia untuk membekuk mereka," kata Brigjen Sudjarno.

Polres Metro Jakarta Selatan Musnahkan 10.333 Botol Miras


Polres Metro Jakarta Selatan melakukan pemusnahan miras 
Senin, 29 Juli 2013 13:58 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak 10.333 botol minuman keras (miras) dimusnahkan Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (29/7/2013). Minuman tersebut didapatkan dalam operasi selama bulan Ramadan ini.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Wahyu Hadiningrat, mengatakan, miras ini didapatkan dari hasil kerjasama antara pihaknya dengan organisasi masyarakat.

"Kami menyampaikan bahwa kami dengan organisasi masyarakat sudah bekerjasama. Ini bentuk tranparansi yang kami sajikan," ujar Kapolres, Senin (29/7/2013) di kantornya.

Kapolres menambahkkan, minuman keras ini disita berbagai wilayah di Jakarta Selatan sejak satu minggu sebelum Ramadan hingga tanggal 28 Juli 2013.

Daerah Tebet dan sekitarnya, lanjut Kapolres, menjadi wilayah yang paling banyak menjual miras ilegal. Kebanyakan, miras ini didapat dari warung-warung kelontong yang tidak mempunyai izin untuk menjualnya. Dari penyitaan tersebut, 4 orang pelaku sudah menjalani proses hukum.
Mereka dijerat Pasal 5 Kepres No 3/1997 tentang pengawasan minuman beralkohol.

Sementara itu, Kapolsek Metro Tebet, Kompol Nico Andreano mengakui, kawasannya ini paling banyak kedapatan miras. Sebab, kawasan tersebut memang menjadi tempat berkumpulnya anak-anak muda. Dia juga bekerja sama dengan masyarakat untuk melaporkan tempat-tempat yang menjual miras tersebut.

"Kita juga mendapatkan laporan dari ulama-ulama setempat yang mengetahui penjualan miras tersebut," kata Kompol Nico.

Pembunuh Suami Istri di Neglasari Tangerang Berhasil Dibekuk di Palembang

Pelaku pembunuhan suami istri (Foto: Amba Dini/Okezone) 
Senin, 29 Juli 2013 13:23 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Reserse dan Kriminal Polres Metro Tangerang Kota akhirnya berhasil menangkap pelaku pembunuhan sepasang suami istri (pasutri), Solih dan Cenil, yang jenazahnya ditemukan di belakang rumahnya di  RT 02/06 Jalan Perkutut 3, Desa Cikahuripan, Kelurahan Neglasari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, yang terjadi pada 10 Juli 2013. 
 
Pelaku pembunuhan yang ditangkap adalah STB bin AL Trisponi, 40 tahun, warga Kota Palembang dan JN bin Misi, 50 tahun, sebagai penadah sepeda motor yang dirampas dari korban.
 
Dari pemeriksaan terungkap motif pelaku membunuh korban karena kesal ditagih utang sebesar Rp 400 ribu di depan isteri dan mertuanya.
 
"Motif pembunuhan adalah masalah utang piutang sebesar Rp400 ribu. Pelaku kesal kepada korban karena korban menagih utangnya pada korban di depan istri dan mertuanya," kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombespol Riad, Senin (29/7/2013).

Saat melangsungkan aksinya, pelaku mempergunakan cutter untuk menggorok korban atas nama Solih. Sementara, istri Solih yang bernama Cenil dibenturkan ke pohon hingga tidak sadarkan diri dan keduanya diselamkan dalam kubangan yang ada di belakang rumah korban.

Dijelaskan Kapolres, awalnya pelaku STB menunggu korban di depan rumah korban yang malam itu sedang ke pasar untuk berjualan. Setelah korban datang sempat terjadi cekcok antara korban dengan pelaku. Korban lalu masuk kerumah dan mengambil cutter, tetapi setelah duel, cutter yang awalnya di tangan korban berhasil diambil pelaku hingga akhirnya pelaku berhasil menyayat leher korban.

"Melihat suaminya tewas di tangan pelaku, istri korban lalu memukul pelaku dengan bambu, melihat ada perlawanan pelaku lalu menjambak dan membenturkan korban ke pohon hingga tidak sadar. Lalu pelaku menyeret korban. Ke belakang rumah korban dan menyelamkannya di belakang parit," jelas dia.

Setelah membunuh korbannya, STB lalu mengambil sepeda motor milik korban dan menjualnya kepada seorang penadah berinisial JN bin MS sebesar Rp2.500.000.

Pelaku lalu melarikan diri ke Palembang untuk menghilangkan jejak, tapi keberadaan pelaku berhasil diendus polisi dan berhasil diringkus di Palembang. Setelah dicocokkan DNA pelaku dari sisa puntung rokok, polisi akhirnya bisa memastikan pelaku adalah pembunuh korban.

Sebagaimana diberitakan, pasangan suami istri (Pasutri) ditemukan tewas dengan kondisi yang mengenaskan pada Kamis (11/7/2013) siang di belakang rumahnya diduga korban perampokan.

Korban adalah Solih, 40 tahun, dan Cenil, 50 tahun, warga RT 02/06 Jalan Perkutut 3, Desa Cikahuripan, Kelurahan Neglasari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, yang berprofesi sebagai petani.

Berdasarkan hasil olah TKP, petugas kepolisian menemukan luka gorok pada leher korban bernama Solih. 

Pemerkosa, Perampok, dan Pembunuh Wanita Yang Ditemukan Tewas Dengan Muka Hancur di Ciputat Dibekuk Subdit Jatanras Polda Metro Jaya

Senin, 29 Juli 2013 10:38 WIB
PUSKOMINFO - Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil membekuk pelaku pemerkosaan, perampokan dan pembunuhan terhadap wanita yang jasadnya ditemukan di kebun kosong Komplek Gama Setya, Jalan Bola Basket Atas, RT 06/02, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu (17/7/2013) lalu.

Tersangka yang dibekuk adalah KH alias Kus, 16 tahun, warga Pamulang, Tangerang Selatan, dibekuk di rumahnya, di Pasar Bukit Pamulang 2 RT 07/RW 13, Benda Baru, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, pada  Jumat (26/7/2013), pukul 07:15 WIB.

"Ia kami tangkap di rumahnya, di Pasar Bukit Pamulang 2 RT 07/RW 13, Benda Baru, Pamulang, Kota Tangerang Selatan," ungkap Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Herry Heryawan, Senin (29/7/2013).

AKBP Herry menjelaskan, awalnya pelaku menghubungi korban lewat layanan pesan singkat (short message service/sms) untuk mengajak bertemu. SW pun datang dengan Yamaha Mio berwarna putih-merah.

Setelah bertemu korban, tersangka merayu dan memaksa korban berhubungan badan. Korban pun menyerah. Usai berhubungan intim, KH mencekik dan memukul kepala korban dengan tangan kosong.

Untuk memastikan korban tewas, KH mengambil bongkahan puing yang ia hantamkan ke kening dan dagu SW. Peristiwa terjadi pada hari Senin (15/7/2013).

"Hasil otopsi Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, menyebutkan, korban mati lemas karena cekikan. Ada luka lecet dan memar pada kepala dan patah tulang pada tulang hidung, rahang atas, rahang bawah, dahi, pelipis kanan atas, serta tulang rongga mata kanan," ucap Herry.

Selanjutnya, KH membuang jenazah korban di satu tanah kosong di sebelah perumahan Gama Setia RT 006/002 Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Telepon genggam dan sepeda motor Yamaha Mio yang dibawa SW diambil.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Sesosok mayat perempuan tanpa identitas dengan kondisi muka hancur ditemukan warga di kebun kosong Komplek Gama Setya, Jalan Bola Basket Atas, RT 06/02, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (17/7/2013).

Mayat perempuan yang diperkirakan berusia 40 tahun ini, tewas dengan posisi badan telungkup dan muka hancur. Saat ditemukan, korban masih menggunakan kaos warna hitam, celana panjang cokelat, serta memiliki warna kulit putih, dan tinggi sekira 157 sentimeter dengan posisi tertumpuk sampah.

Mayat pertama kali ditemukan oleh Fatimah, 38 tahun,  salah seorang warga yang mencium bau bangkai saat hendak mengambil daun pisang di kebon yang terletak di belakang Komplek Gama RT 06/2. Setelah mengecek sekeliling, ia menemukan sesosok tubuh manusia. Penemuan kemudian dilaporkan ke petugas Polsek Ciputat.

Kapolsek Ciputat, Kompol Burhanudin saat dikonfirmasi memperkirakan mayat wanita yang ditemukan telah tewas kurang lebih lima hingga tujuh hari. Pasalnya, beberapa bagian tubuh sudah hancur.

"Bagian wajah sudah hancur, diperkirakan sudah tewas lima hingga tujuh hari. Untuk saat ini baru bisa diperkirakan mayat tersebut korban pembunuhan

Terungkap kemudian, mayat tersebut tak lain adalah mayat SW yang beralamat di Jalan H Saleh RT 03 RW 02 Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan.

Saksi lain, Adih, menjelaskan, hari Senin (15/7/2013), sekira pukul 10.00 WIB, ia sempat bertemu KH di tanah kosong sebelah Perumahan Gama Setia. Kata KH, ia sedang mencari daun pisang dan daun singkong. Adih pun meninggalkan KH.

Tak berapa lama, Adih bertemu dengan SW yang hendak ke tanah kosong. Saat ditanya Adih untuk apa ke tanah kosong, SW menjawab hendak mencari KH. Adih lalu memberi tahu, KH sedang berada di gubuk di tanah kosong tersebut.

Sebagai barang bukti, polisi menyita satu setel pakaian korban, kaus lengan pendek warna hitam, bra warna hitam, celana bahan warna coklat, dan celana dalam warna putih, serta bongkahan puing yang digunakan tersangka untuk memukul kepala korban.

Lokasi Layanan SIM Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 29 Juli 2013

 
Senin, 29 Juli 2013 09:44 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM Keliling hari ini,  Senin 29 Juli 2013, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru

2. Jakarta Barat
SIM : Citraland Grogol
 
3. Jakarta Selatan
SIM : Museum Mabes Polri

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit 

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi sartika

Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Sepatu Tertinggal, Perampok dan Penusuk Pembantu di Tebet Ditangkap Polisi

Senin, 29 Juli 2013 09:33 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Metro Tebet menangkap Muhammad Jaelani, 21 tahun, pelaku perampokan dan penusukan terhadap Sri Astuti, 20 tahun, pembantu rumah tangga di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Pelaku menusuk Sri lantaran kepergok saat hendak merampok rumah majikannya pada Jumat (26/7/2013).

Kapolsek Metro Tebet, Komisaris Nico A Setiawan, menjelaskan pelaku ditangkap di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Minggu (28/7/2013) sekira pukul 03:50 WIB. Identitas pelaku diketahui setelah penyidik memeriksa saksi dan rekaman CCTV di rumah korban.

"Identitas pelaku diketahui dari keterangan salah satu rekan korban yang mengetahui barang bukti sepatu pelaku yang tertinggal. Kebetulan sepatu itu milik temannya. Dan dikuatkan dengan rekaman CCTV," ujar Kapolsek.

Kapolsek mengungkapkan, pada Jumat (26/7/2013) lalu, pelaku hendak merampok rumah mewah di kawasan Tebet. Pelaku melakukan aksinya saat sahur sekira pukul 03:00 WIB. Saat itu aksi pelaku dipergoki Sri, pembantu rumah tangga.

Awalnya Sri curiga karena mendengar suara berisik di depan rumah. Dia pun segera ke depan pintu. Ketika dibuka, rupanya ada seorang pria yang akan mencongkel rumah majikannya. Karena panik, pelaku langsung menyekap dan menusuk Sri.

"Korban ditusuk tujuh kali. Di bagian leher satu kali, di bagian tangan tiga kali, di bagian rusuk tiga kali. Setelah menusuk, pelaku langsung melarikan diri tanpa jadi merampok," kata Kapolsek.

Pelaku Curanmor Tewas Ditembak Buser Polsek Cikupa

Senin, 29 Juli 2013 09:07 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) terpaksa ditembak petugas Buru Sergap (Buser) Polsek Cikupa karena menodongkan senjata api rakitan kepada petugas saat hendak disergap, Sabtu (27/7/2013).

Menurut Kapolsek Cikupa, Kompol Bresman Daniel Simanjuntak, didampingi kanitreskrim AKP Toto D, penembakan tersangka pelaku curanmor Mulyadi alias Edy Kulon pada Sabtu pagi sekira pukul 05:00 WIB di Bundaran Perumahan Citra Raya,Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Tersangka bersama rekannya ketika itu sedang beraksi mengotak-atik kunci motor honda beat merah B.3304 NWO yang diparkir dihalaman alfamart di wilayah perumahan Citra Raya,Cikupa. Namun aksi tersangka ini dipergoki pemilik motor sehingga diteriaki maling.. Teriakan didengar anggota. Polsek Cikupa yang sedang observasi di daerah itu. Tersangka berusaha kabur mengendarai motor Suzuki satria hitam B.6950 PNF.

Petugas yang sudah geram dengan aksi pencurian motor langsung mengejar pelaku. Karena pelaku menodongkan senjata api kepada anggota buser sehingga ditembak paha dan dadanya hingga tewas ditempat.

Petugas menyita senpi rakitan jenis revolver dan enam butir pelurunya, kunci leter T ada 12 beserta gagangnya.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Irfing Jaya mendukung tindakan tegas yang dilakukan anggotanya “pelaku kejahatan keras apalagi pakai senpi harus ditindak tegas,” ujar Kapolres.

Tji Ahwa Ditemukan Tewas di Dalam Ruko, Diduga Korban Pembunuhan

Senin, 29 Juli 2013  08:51 WIB
PUSKOMINFO - Tri Marjanah alias Tji Ahwa, 46 tahun, ditemukan tewas di dalam rumahnya yang dijadikan rumah toko (ruko) di Kompleks Duta Harapan Indah (DHI) blok RR No 10 lantai 3 Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (28/7/2013) dinihari sekira pukul 01:15 WIB. Diduga korban tewas dibunuh akibat hantaman benda tumpul di kepalanya setelah sebelumnya diikat.

Tji Ahwa ditemukan tewas didalam kamarnya dengan posisi tertelungkup dan kondisi tangan terikat, mulut dilakban dan terdapat luka di bagian kepala. Polisi menduga korban tewas akibat pukulan di bagian kepala.

“Dugaan awal kami korban tewas dibunuh, namun semua masih dalam pemeriksaan petugas,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Mohammad Iqbal, Senin (29/7/2013).

Dijelaskan Kapolres, diketahuinya korban tewas bermula saat anak korban, Sarifudin, 22 tahun, berniat akan menjemputnya pada Sabtu (27/7/2013) lalu. Namun  curiga melihat pintu rolling door tokonya terkunci rapat anak korban kebingungan. “Telepon selular korban juga tak bisa dihubungi,” ucapnya.

Sarifudin akhirnya langsung mendatangi Lie Oktavianus yang merupakan pemegang kunci ruko untuk mengecek ke dalam. Betapa terkejutnya, ia melihat sang ibu sudah tewas dengan kondisi tangan terikat dan luka dibagian kepala di lantai 3 ruko. “Petugas dari Polsek Metro Penjaringan langsung dikerahkan untuk mengecek tempat kejadian,” ujar Kapolres.

Untuk mengungkap kejadian tersebut, empat orang saksi langsung diperiksa polisi. Tak hanya itu, CCTV yang ada disekitar ruko juga ikut dibawa untuk membongkar siapa dalang aksi tersebut. “Kasus ini dalam penyelidikan kami, keterangan dari beberapa saksi terus kita gali,” tambah Kapolres.

Sementara itu, jenazah korban saat ini berada di RSCM untuk kepentingan otopsi. Sementar kasus tersebut ditangani Polsek Metro Penjaringan.

Pabrik Plastik Daur Ulang Terbakar di Tangerang

Senin, 29 Juli 2013 08:40 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah pabrik plastik daur ulang di Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, ludes terbakar, Minggu (28/7/2013) siang. Api diduga berasal dari konsleting listrik di gudang penyimpanan.

Keterangan beberapa saksi, karyawan pabrik, mengatakan api berasal dari gudang kemudian menjalar ke bagian pabrik lainnya.

Kobaran api dan kencangnya tiupan angin sempat membuat petugas pemadam kebakaran kesulitan untuk memadamkan api . Api baru dapat di padamkan setelah 10 unit mobil pemadam kebakaran dari Kota dan Kabupaten Tangerang di terjunkan ke lokasi kejadian.

Informasi yang dihimpun tak ada karyawan yang terjebak saat peristiwa kebakaran terjadi. Namun, kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

26 Juli 2013

Preman di Gelora Bung Karno Ditangkap Resmob Polda Metro Jaya

Jumat, 26 Juli 2013 15:35 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak 22 preman yang kerap meminta uang parkir di areal Senayan dan Gelora Bung Karno diangkut oleh petugas Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kamis (25/7/2013) sore. Dari tangan mereka, polisi menyita barang bukti uang senilai Rp931.000.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Jumat (26/7/2013), mengatakan 22 preman tersebut ditangkap dalam Operasi Cipta Kondisi, selain itu juga karena adanya laporan masyarakat tentang aksi premanisme di Senayan.

"Operasi dilakukan pukul 17:00 hingga 20:30 WIB, di sekitaran parkiran Senayan GBK yakni di parkir Tennis Indoor GBK, parkiran pintu 1 Bundaran Patung Panah dan parkiran Istora pintu 1 Senayan," ujar Kombes Rikwanto.

Menurut Kabid Humas, modus yang dilakukan para preman itu ialah minta uang parkir secara paksa antara Rp5.000 sampai Rp20.000.

"Dari 22 orang yang ditangkap, 16 orang diantaranya dilakukan penahanan. Mereka bisa dikenakan pasal 368 dan 335 KUHP mengenai pemerasan dan perbuatan tidak menyenangkan," katanya.

Pergoki Maling, Perut Pembantu Ditusuk di Tebet

Jumat, 26 Juli 2013 14:35 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pembantu rumah tangga, Sri Astuti, 20 tahun, ambruk ditikam pencuri yang beraksi di rumah majikannya di Jalan Rambutan, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (26/7/2013) dinihari tadi.

Sri Astuti menderita luka tusukan di perut sebelah kiri kini berada di RSCM untuk mendapat perawatan. Sedang pelaku kabur tanpa mendapat hasil apa-apa karena takut ditangkap massa.

Informasi dari Polsek Metro Tebet, peristiwa terjadi sekira pukul 03:30 WIB, Sri sedang makan sahur di rumah bosnya, Herwan. Saat itulah tiba-tiba ia mendengar suara berisik di depan rumah.

Karena curiga, ia segera ke depan pintu. Ketika dibuka, rupanya ada seorang pria yang akan mencongkel rumah majikannya.

Sri pun teriak maling hingga membuat panik pelaku. Merasa kesal, pelaku tiba-tiba mengeluarkan pisau dan menusuk perut korban. Setelah itu pelaku langsung kabur.

Sang majikan yang melihat pembantunya jadi korban penusukan segera membawanya ke RSCM.
“Pelaku kabur tanpa mendapat hasil. Namun petugas tetap menyelidiki kasus ini,” kata Kasi Humas Polsek Metro Tebet, Aiptu Recky.

Butuh Tambahan Penghasilan, Satpam Minimarket Nyambi Pengedar Narkoba

satpam1
Jumat, 26 Juli 2013 13:47 WIB
PUSKOMINFO - Butuh tambahan penghasilan untuk biaya hidup sehari-hari, satpam mini market di kawasan Pondok Betung, Tangerang Selatan nyambi jual ganja. Namun perbuatan yang dilakukan sejak enam bulan lalu diendus polisi. Pelaku pun dibekuk petugas Polsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (25/7/2013) malam.

Dari tangan tersangka Hasan Basri, 35 tahun, disita satu paket shabu seharga Rp700 ribu.

Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Dermawan Situmorang menyatakan, terungkapnya kasus ini berawal saat petugas mendapat informasi dari masyarakat yang menyebut ada satpam nyambi jual narkoba.

Ia kemudian memerintahkan Aiptu Haryono untuk menyelidiki informasi tersebut. “Setelah dilakukan penyelidikan dan pengintaian ternyata benar dia hendak mengantar pesanan shabu, kemudian ditangkap” ujar Kapolsek.

Kepada petugas, tersangka mengaku mendapat gaji sebesar Rp70 ribu sehari di mini market tempat ia bekerja. Namun karena kebutuhan meningkat, Hasan terpengaruh bujukan teman untuk mengedarkan shabu. Untuk setiap paket shabu yang terjual, ia mendapat upah Rp50 ribu.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Buka Puasa Bersama Tahanan

Jumat, 26 Juli 2013 13:04 WIB  
PUSKOMINFO - Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Asep Adisaputra, mengadakan acara buka puasa bersama tahanan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (25/7/2013). Kegembiraan terpancar dari wajah puluhan tahanan yang menyambut gembira dan penuh syukur. Suasana akrab pun sangat telihat dalam silaturahmi itu.

“Kita ingin berbagi bersama saudara-saudara kita di tahanan. Kami ingin membuktikan bahwa puasa itu mendekatkan kita semuanya. Peduli dengan saudara-saudara kami apapun kondisinya, yatim, duafa, dan di masjid, termasuk saudara-saudara kami yang sedang berada di sini,” kata Kapolres.

Dalam kegiatan ini Asep berharap dapat memberikan kebahagiaan dan pencerahaan bagi tahanan yang bertaubat. “Kita harap dengan puasa, mereka bisa terbahagiakan, tercerahkan. Dalam agama Islam orang bisa berbuat salah, tapi yang paling baik adalah justru kalau mereka mau bertaubat,” kata Kapolres.

Kapolres Buka Puasa Bareng Tahanan
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Asep Adisaputra, saat memberikan sambutan sebelum buka puasa bersama bareng tahanan .

“Kegiatan ini akan rutin kita lakukan hingga akhir Bulan Ramadan tahun ini. Ini sebagai bentuk kepedulian dan berbagi berkah dari kita kepada sesama, “ sambungnya.

Salah satu tahanan, Tohir, 38 tahun, mengatakan, sangat senang ikut menikmati buka buasa bersama polisi.  “Kami merasa diperhatikan dan ternyata masih ada yang peduli dengan kami,” ungkapnya.

Tohir terpaksa harus mendekam di tahanan lantaran keterlibatannya menggelapkan biji plastik sebanyak satu truk. Selama bulan puasa, jelas Ayah 3 anak ini, puasa yang dilakukannya di dalam tahanan belum ada yang batal.

“Alhamdulillah, Pak. Puasa saya belum ada yang bolong. Saya bertekat puasa kali ini harus penuh hingga lebaran nanti,” ujarnya.

Selama berada di ruang tahanan, ia dan tahanan lainnya mendapat siraman rohani dua kali seminggu oleh ustad. “Kita dibimbing dan banyak mendapatkan pelajaran agama," ujar Tohir.

Selain mendapat bimbingan agama, Tohir mengajak rekan-rekannya di tahanan untuk menunaikan sholat, termasuk sholat tarawih kemudian yasinan dan tadarusan.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Jumat 26 Juli 2013



Jumat, 26 Juli 2013 08:49 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling hari ini Jumat, 26 Juli 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Pospol Jembatan Tiga Pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Dewi Sartika
STNK : Masjid At-Tiin, TMII

Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Polrestro Jakarta Selatan Tembak Mati Pencuri Mobil

Jumat, 26 Juli 2013 08:11 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polres Metro Jakarta Selatan terpaksa menembak mati DF, 34 tahun, satu dari empat orang komplotan pelaku pencurian mobil, karena berusaha melawan petugas saat hendak ditangkap.

"Satu pelaku DF ditembak karena melawan petugas," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Polisi Novi Nurohmad, Jumat (26/7/2013).

Sedangkan tiga tersangka lainnya, IW, 28 tahun, S, 47 tahun dan AR, 48 tahun, kini sudah diamankan polisi.

Penangkapan tersebut berawal dari laporan pencurian mobil Toyota Avanza hitam nomor polisi B 1624 WFJ milik LAM saat tengah diparkir di ruko Jalan Bangka 2, No 43, Pela Mampang, Jakarta Selatan, Minggu (16/7/2013) malam.

Petugas kemudian menangkap AR dan S yang belakangan diketahui berperan sebagai penadah hasil curian.

Setelah dilakukan pengembangan, petugas kemudian berhasil membekuk dua tersangka lainnya di sebuah restoran kawasan Banten, Serang.

Kemudian, polisi meminta mereka menunjukkan tempat penyimpanan alat-alat yang digunakan untuk mencuri mobil di Lebak Bulus. Di tengah jalan, tersangka DF menyerang petugas dan hendak kabur sehingga polisi menembaknya.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui komplotan pencuri ini sudah melakukan aksi berulang kali di beberapa tempat. Antara lain, di Mampang sebanyak lima kali, Lebak bulus lima kali, Klender lima kali dan Bekasi.

"Sedikitnya 20 kali pelaku telah beraksi selama ini. Mereka juga tidak segan melukai orang lain jika kepergok dalam menjalankan aksinya," kata Kasat Reskrim.

Mobil hasil curian dijual ke beberapa daerah. Antara lain, Lampung dan Jawa. Mereka sudah menjual puluhan mobil selama menjalankan aksinya, satu unit mobil mereka jual antara Rp 30 juta hingga Rp 40 juta.

Dari para tersangka, petugas menyita empat unit mobil, yaitu Avanza B 1693 UKW, Toyota sedan B 1508 LJ, Avanza hitam B 1785 SFX, serta Xenia B 1512 TFT.

Kini, mereka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dan Pasal 480 KUHP tentang dan atau bertautan dengan para penadah dengan ancaman 11 tahun penjara.

25 Juli 2013

Resmob Polda Metro Jaya Ringkus Lima Perampok Gembos Ban

Kamis, 25 Juli 2013 14:52 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap lima dari enam anggota komplotan perampok gembos ban yang kerap mengincar nasabah bank. Kelimanya dibekuk tak lama usai beraksi merampas tas  milik penumpang Toyota Kijang Innova di kawasan Jababeka, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto mengatakan komplotan yang didalangi ARM, 35 tahun, yang kini masih buron itu kerap mengincar pengendara mobil yang baru keluar dari bank.

“Mereka menilai orang yang keluar dari bank pasti habis mengambil uang dalam jumlah besar,” kata Kombes Rikwanto kepada Wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (25/7/2013).

Dalam aksinya, mereka sengaja menempelkan paku khusus di mobil yang akan mereka incar. “Keenam pelaku berbagi tugas, salah satunya adalah ada yang  menempelkan paku di mobil yang akan dijadikan sasaran. Aksi itu dilakukan saat mobil parkir di bank,” ujar Kabid Humas didampingi Kasubdit Resmob AKBP Adex Yudiswan.

Aksi terakhir dilakukan komplotan ini terhadap Gohel Praful Chandra, pengendara Kijang Innova B 1793 FFJ yang baru keluar Bank BCA  di kawasan Jababeka. Sekitar 200 meter mobil keluar dari bank, korban menghentikan laju kendaraannya lantaran salah satu roda mengalami gembos.

“Saat itu pelaku beraksi ketika korban sedang mengganti ban. Sebuah tas berisi dokumen dan laptop disambar pelaku dari dalam mobil, mereka mengira tas tersebut berisi uang,” kata AKBP Adex.

Setelah kejadian itu korban melapor ke polisi. “Kita langsung melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus lima pelaku yakni SA, PP, SS, HH, dan DC,” pungkasnya.

Polsek Pesanggrahan Sita 137 Botol Miras


 
miras-sub
Kamis, 25 Juli 2013 13:22 WIB
PUSKOMINFO - Memasuki minggu kedua puasa, petugas Polsek Pesanggrahan terus melakukan razia minuman keras (miras). Dalam operasi kepolisian Cipta Kondisi pada Rabu (24/7/2013) malam, petugas menyita miras sebanyak 137 botol dari berbagai tempat pedagang jamu.

Lokasi yang disisir petugas dalam mencari miras yakni warung-warung jamu di kawasan Petukangan Utara, Petukangan Selatan, Ulujami yang dijual secara eceran.

Miras yang disita di antaranya bermerek Intisari, Anggur Putih, Anggur Merah, Ciu, Anggur Kolesom  dan lainnya.

“Sebenarnya itu untuk jamu, tapi banyak yang disalahgunakan oleh remaja,” kata Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Dermawan Situmorang SH didampingi Kasie Humas Aiptu Ahmad Yani.

Menurut Dermawan, terhadap pedagang jamu diberi arahan dan imbauan agar tidak menjual miras lagi. “Bila tetap membandel akan diproses hukum,” ujarnya.

Mengaku Anggota Resmob, Seorang Pemuda Ditangkap Resmob Polda Metro Jaya

Kamis, 25 Juli 2013 11:46 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pemuda, berinisial EUE, mengaku anggota Resmob dibekuk aparat Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya di Kompleks Perumahan Modernhill, Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Saat ditangkap, polisi gadungan  tersebut menggunakan pakaian dinas lengkap dengan pangkat Brigadir dan mengenakan senjata airsoft gun.

"Kami tangkap kemarin atas laporan warga. Saat ditangkap tersangka berpakaian lengkap," ungkap Kanit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Hendry Sitepu, saat dihubungi wartawan, Kamis (25/7/2013).

Kompol Hendry menjelaskan, ditangkapnya warga Tangerang Selatan ini bermula dari laporan warga sekitar yang mengatakan tersangka suka mengenakan pakaian lengkap anggota polisi dan mengaku berasal dari Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

"Kepada Satpam perumahan Perumahan Modernhill, tersangka mengaku anggota Resmob Polda Metro Jaya," ujar Kompol Hendry.

Merasa curiga, lanjutnya, warga sekitar melapor ke Polda Metro Jaya dan petugas Resmob langsung mendatangi  Kompleks Perumahan Modern Hill dan menangkapnya.

"Hasil pemeriksaan, motifnya untuk menakut-nakuti dan gaya-gayaan di TKP. Dan mengaku baru beberapa bulan," imbuhnya.

Kendati demikian, lanjutnya, pihaknya sedang melakukan pemeriksaan intensif  terhadap tersangka apakah ada orang yang menjadi korban pemerasan atau kejahatan lainya.

Dari tangan tersangka polisi menyita senjata airsoft gun dan baju dinas lengkap kepolisian dengan pangkat Brigadir. "Pakaian di beli dari Senen," ujarnya.

Tersangka dijerat dengan  UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951, karena memilik senjata airsoft gun tanpa ijin dan  228 KUHP tentang tentang penggunaan tanda jabatan, dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Kamis 25 Juli 2013



Kamis, 25 Juli 2013 09:42 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling hari ini Kamis, 25 Juli 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Pospol Jembatan Tiga Pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Dewi sartika
STNK : Masjid At-Tiin, TMII

Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Nenek 73 Tahun Tewas Tertabrak Kereta di Cipayung Depok

Kamis, 25 Juli 2013 09:31 WIB
PUSKOMINFO - Suparti, nenek berusia 73 tahun, tewas setelah tertabrak kereta di Gang Gandaria I RT 01 RW 03 Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, Depok, Rabu (24/7/2013) sore.

Menurut keterangan saksi Supangat, dia melihat korban (Suparti) tertabrak kereta saat menyebrang rel sekira pukul 16:30 WIB. Korban habis belanja dari warung mau pulang ke rumahnya. Namun saat diteriaki warga, Suparti tidak mendengar hingga tertabrak KRL Commuter Line.

Jenazah korban, akhirnya dibawa ke rumah duka untuk persiapan pemakaman keluarga. Kasus tersebut kini ditangani oleh Polsek Pancoranmas Depok untuk penyelidikan.

24 Juli 2013

Dua Perampok Ranmor Bersenjata Api Tewas Ditembak Polisi di Danau Sunter Tanjung Priok

Rabu, 24 Juli 2013 14:15 WIB
PUSKOMINFO – Dua dari empat rampok kendaraan bermotor menggunakan senjata api (senpi) tewas ditembak anggota Polres Metro Jakarta Utara, usai beraksi di Jalan Danau Sunter Selatan, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (24/7/2013) pagi. Dari tangan pelaku polisi menyita dua senpi rakitan jenis revolver, 10 Kunci Letter T, peluru, senjata tajam, sepeda motor dan handphon.

Dua pelaku yang ditembak mati adalah Minak Batin Saparudin, 24 tahun, warga Dusun V, RT05/05, Negara Batin Jabung, Lampung Timur, dan Radin Kemas Jani, 24 tahun , warga Jabung, RT 01/03 Jabung, Lampung Timur.

Kedua pelaku ditembak ketika akan ditangkap sekira pukul 07:45 WIB, saat melintas di Jalan Danau Sunter Selatan, Tanjung Priok. Polisi curiga melihat gerak-gerik keduanya saat berpapasan dengan anggota sedang ovservasi wilayah.

“Saat dihentikan mereka justru melawan dan satu pelaku mengacungkan pistol lalu mengumbar tembakan ke petugas,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Mohammad Iqbal.

Anggota kemudian melakukan pengejaran dan saat ingin disergap pelaku kembali melawan dengan kembali mengeluarkan senpi. “Kita terpaksa lakukan tindakan tegas. Karena sangat berbahaya bagi keselamatan anggota dan warga yang melintas di lokasi,” ungkap Kapolres.

Kedua pelaku tewas di tempat akibat proyektil menembus dadanya. Petugas kemudian membawa keduanya ke RS Polri untuk dilakukan identifikasi.

Selain dua pucuk senpi berisi 4 peluru, polisi juga menyita sepeda motor Honda Beat Nopol B 6936 PVI yang dipakai tersangka. Selain itu senjata tajam juga ditemukan dibalik bajunya. “Mereka mungkin lagi mengincar targetnya, keburu kita gagalkan,” sambung Kapolres.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Daddy Hartadi, menambahkan kasus ini merupakan pengembangan dari kasus perampokan sepeda motor milik Suwarman, 30 tahun, warga Jalan Balimatraman, RT11/7, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, yang terjadi di Kampung Dao, Ancol, Pademangan, beberapa waktu lalu.

Di lokasi petugas berhasil meringkus pelakunya, Ahmad Dani, 27 tahun, warga Jalan Mangga dua VIII, RT 12/5, Ancol dan Dedi Maulana, 31 tahun, warga Kp. Marga Luyu, RT01/10 Cipendeuy Bandung Jabar. Kedua pelaku merupakan rekan tersangka yang ditembak mati petugas.

AF Membunuh Megawati Karena Kesal Didesak Menikah

Rabu, 24 Juli 2013 13:59 WIB
PUSKOMINFO -  Misteri tewasnya Megawati, 19 tahun, warga Kampung Ciatuy, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, akhirnya terungkap. Polisi dalam waktu 48 jam, pada Rabu (23/7/2013), berhasil membekuk pelaku pembunuhan, yang tak lain kekasih korban berinisial AF, 19 tahun.

Kapolsek Tigaraksa, Kompol Parmono mengatakan berdasarkan penyelidikan sementara diketahui bahwa pelaku (AF), warga Desa Tapos, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, itu membunuh karena kesal terhadap korban yang selalu mendesak untuk dinikahi.

“Pelakunya adalah teman dekatnya berinisial AF. Berdasarkan pengakuan pelaku, ia tega menghabisi nyawa kekasihnya lantaran korban terus mendesak AF untuk menikahi korban setelah keduanya menjalin hubungan selama satu tahun,’ jelas Kapolsek.

AF membunuh kekasihnya setelah melakukan pertemuan di lokasi ditemukannya korban, pada Minggu (21/7/2013), sempat terjadi cek cok di antara keduanya. Lantaran kesal terus didesak untuk menikah, AF lalu kalap dan memukul korban dengan batu batako sebanyak tiga kali ke kepala korban hingga tersungkur.

“Setelah korbannya jatuh, pelaku lalu menendang motor korban hingga menindih badan korban,” tuturnya kembali.

Sementara itu, AF di hadapan penyidik mengakui bagaimana ia membunuh korban. “Dia memaksa saya untuk menikahinya, saya belum siap untuk menikah. Kami bertengkar dan terjadi seperti sekarang ini” kata AF dihadapan petugas penyidik.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya AF dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Dalam Waktu 48 Jam, Polsek Tigaraksa Bekuk Pembunuh Megawati

Rabu, 24 Juli 2013 12:07 WIB
PUSKOMINFO - Kasus pembunuhan terhadap Megawati,19 tahun, gadis remaja yang ditemukan tewas di Parit samping SMA Negeri 2 Kabupaten Tangerang, pada Senin (22/7/2013) lalu, akhirnya terkuak. Pelaku berinisial AF, 19 tahun, adalah kekasih korban.

AF, berhasil ditangkap polisi di dalam rumahnya di daerah Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Rabu (24/7/2013) pagi.

“Alhamdulillah, kasus ini akhirnya kami ungkap dalam waktu 48 jam,” ungkap Kapolsek Tigaraksa, Kompol Pramono, Rabu (24/7/2013).

Namun Kapolsek belum dapat mengungkapkan latar belakang pembunuhan tersebut, karena saat ini AF masih menjalani pemeriksaan secara intensif oleh tim penyidik Polsek Tigaraksa.

Seperti diberitakan sebelumnya, Megawati, 19 tahun,  warga Kampung Ciatuy, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Senin (22/7/2013) dinihari ditemukan tewas di Parit samping SMA Negeri 2 Kabupaten Tangerang.

Korban ditemukan dengan posisi tertelungkup. Diduga korban tewas karena dibunuh. Pasalnya, di wajah korban terdapat luka tusuk. Di lokasi, polisi menemukan sepeda motor Honda Vario Nopol B 3695 NNM milik korban serta potongan batako yang diduga untuk membunuh korban.

Dari keterangan keluarga korban, sebelum ditemukan tewas, korban dihubungi teman dekatnya untuk bertemu.

Operasi Cipta Kondisi, Polsek Metro Gambir Tangkap Kurir Narkoba, Sita 50 Butir Ekstasi

Rabu, 24 Juli 2013 09:30 WIB
PUSKOMINFO - Dalam operasi kepolisian Cipta Kondisi, petugas Polsek Metro Gambir menangkap seorang pria yang kedapatan membawa 50 butir narkoba jenis ekstasi di Jalan Hayam Wuruk, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (23/7/2013) dinihari. Dari pengakuan tersangka bernama Awal Mahmu, 33 tahun, ekstasi itu akan dikirimnya ke diskotik di kawasan Hayam Wuruk.

Kapolsek Metro Gambir, AKBP Tatan Dirsam Atmaja, mengatakan oparasi Cipta Kondisi dilakukan Polsek Metro Gambir, pada Selasa malam melibatkan 24 anggota. Operasi yang dimulai pukul 00:00 WIB, petugas melihat seorang pria sedang nongkrong mencurigakan. Dua petugas kemudian mendatanginya, namun pria tersebut menghindar dan hendak kabur.

Karena curiga, pria tersebut kemudian dibekuk. Saat digeledah, petugas menemukan puluhan butir pil setan dari balik baju pria berkulit hitam itu. Sempat menjadi tontonan massa yang mau sahur karena pelaku meronta saat petugas mengiringnya ke Mapolsek Metro Gambir.

Kata Kapolsek, saat ini pihaknya masih mengejar sang pengedar barang haram tersebut.

Polres Metro Jakarta Barat Bikin Percontohan RW Bebas Narkoba


Rabu, 24 Juli 2013 09:05 WIB
PUSKOMINFO - Untuk menekan peredaran maupun penggunaan narkoba di wilayah Jakarta Barat, Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat membentuk 8 RW percontohan bebas narkoba. Sebagai percontohan, di tiap polsek di Jakarta Barat terdapat satu RW percontohan bebas narkoba.

"Ini untuk menekan angka peredaran maupun penggunaan narkoba di Jakarta Barat. Program ini juga ingin menumbuhkan pola pikir masyarakat terhadap bahaya narkoba sejak usia dini yang dimulai dari lingkungan masyarakat," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Fadil Imran, Selasa (23/7/2013).

Kedelapan RW percontohan bebas nakorba yang sudah dibentuk yaitu:
RW 01 Kelurahan Tangki, Tamansari
RW 03 Kelurahan Roa Malaka, Tambora
RW 03 Kelurahan Tanjung Duren Utara, Tanjung Duren
RW 03 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng
RW 04 Kelurahan Kalideres, Kalideres
RW 04 Kelurahan Kembangan Utara, Kembangan
RW 06 Kelurahan Kelapa Dua, Kebon Jeruk, dan 
RW 16 Kelurahan Kemanggisan, Palmerah.

"RW-RW yang kami pilih karena angka kasus narkobanya lebih tinggi dibanding wilayah RW lainnya," kata Kapolres.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Gembong Yudha menambahkan, pemilihan RW dalam program ini berdasarkan catatan kriminal yang dimiliki Polres Metro Jakarta Barat. "Jadi, pembentukan RW bebas narkoba memang diprioritaskan pada RW-RW yang memiliki catatan peredaran dan penggunaan narkobanya cukup tinggi dibanding RW lainnya," tandasnya.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Rabu 24 Juli 2013



Rabu, 24 Juli 2013 08:46 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling hari ini Rabu 24 Juli 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Pospol Jembatan Tiga Pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Dewi sartika
STNK : Masjid At-Tiin, TMII

Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Polresta Depok Sita Ratusan Botol Miras & Petasan

Rabu, 24 Juli 2013 08:07 WIB
PUSKOMINFO - Jajaran Polresta Depok menyita 394 botol miras berbagai merk pada operasi kepolisian  Cipta Kondisi pengamanan menjelang hari raya Lebaran, Selasa (23/7/2013) malam. 

Rata-rata miras tersebut disita dari berbagai warung kelontong dan toko jamu. Dalam razia itu, pemilik miras juga ikut diamankan untuk dilakukan pembinaan.

"Pada Selasa malam kemarin, kami amankan 51 orang untuk dibina," ujar Kabagops Polresta Depok, Kompol Suratno, Rabu  (24/07/2013).

Selain miras, Polresta Depok juga menyita senjata tajam, mengamankan beberapa preman, dan juga merazia ratusan butir petasan.

Kapolresta Depok, Kombes Pol Achmad Kartiko mengatakan razia akan terus dilakukan, indikatornya saat ini sudah jarang terdengar letusan petasan di Depok.

"Sekarang sudah mulai jarang kan ada terdengar bunyi petasan, karena kami terus merazia, kami sudah sita dari Sawangan 138 butir petasan, Cimanggis 114 butir petasan, Pancoranmas 161 butir petasan, dan Bojonggede 278 butir petasan," ungkap Kapolres.

Menurut Kapolres, pada giat operasi Cipta Kondisi bulan ini, jajarannya berhasil menyita 394 botol miras, 150 bungkus, 164 kaleng oleh Polresta Depok, 118 botol oleh Polsek Cimanggis, dan 19 botol oleh Polsek Beji. Serta diamankan satu bilah celurit, serta 41 preman dan tukang parkir liar.

23 Juli 2013

Preman Berpistol Ditangkap Saat Main Judi Koprok di Warung Kopi

Selasa, 23 Juli 2013 14:54 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap preman berinisial AS di sebuah warung kopi di Kampung Cimahi RT 03/02 Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Dari tersangka AS, polisi menyita sebuah senjata api rakitan beserta 10 butir peluru.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, AS diamankan bersama tujuh orang lainnya saat berkumpul diduga hendak main judi koprok di lokasi pada Minggu, 21 Juli 2013 lalu.

"Saat anggota sedang melakukan Operasi Cipta Kondisi di Bekasi, ada sekelompok yang diduga akan main judi, delapan pemain digeledah. Setelah dilakukan penggeledahan, satu orang di antaranya didapati senjata api," kata Kabid Humas saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (23/7/2013).

Dari tersangka AS, disita sepucuk senjata api rakitan jenis revolver S&W berikut 10 butir peluru. "Senjatanya rakitan, tetapi kondisinya bagus," ucap Kabid Humas.

Atas kepemilikan senjata api, AS dijerat dengan Pasal 1 ayat (1) UU Darurat No 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api dengan ancaman 12 tahun penjara.

Kabid Humas melanjutkan, penindakan ini merupakan rangkaian kegiatan Operasi Cipta Kondisi yang digelar jajaran Polda Metro Jaya, Polres dan Polsek. Sasaran operasi adalah preman, senjata tajam, senjata api, perkelahian kampung, kebut-kebutan, miras dan tempat hiburan yang buka di bulan Ramadan.

Sementara itu, Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Adex Yudiswan mengungkapkan, AS dikenal sebagai preman.

"Dia ketua preman di kawasan perindustrian Jababeka. Anggotanya dia ada 25 orang," kata AKBP Adex.

Mengenai motif kepemilikan senjata api oleh tersangka, AKBP Adex mengatakan tersangka memiliki senjata tersebut untuk menakut-nakuti warga sekitar.

"Katanya untuk jaga diri juga, tetapi ini akan kita dalami lagi. Apakah tersangka memiliki senjata itu untuk melakukan kejahatan, akan kita dalami lagi dalam proses pemeriksaan," jelasnya.

AS juga diduga membekingi praktik perjudian jenis koprok di lokasi. "Jadi kalau ada yang macam-macam, dia yang maju," ungkapnya.

Selanjutnya, AKBP Adex mengungkapkan, terhadap 7 orang yang diamankan bersama AS, tidak dilakukan penahanan. Pasalnya, mereka tidak melakukan judi saat polisi mengamankan mereka.

"Saat petugas datang ke lokasi, mereka saat itu hanya berkumpul tapi tidak bermain judi. Mereka ada di lokasi yang sama, duduk ngariung, dan lapaknya dilipat. Namun, petugas tetap mengamankan peralatan judi seperti lapak judi koprok dan 2 alat pengocok dadu yang ada di lokasi," jelasnya.

Dua Dari Empat Pelaku Penggelapan Biji Plastik Diringkus

Selasa, 23 Juli 2013  14:29 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya meringkus dua dari empat pelaku penggelapan bijih plastik sebanyak 8 ton. Kedua pelaku disergap di Pulogadung, Jakarta Timur pada Senin (22/7/2013) malam. Sementara dua pelaku lain masih dalam perburuan petugas.

“Dua pelaku yang ditangkap yaitu S alias O adalah sopir, dan A alias D kernet truk,” ungkap Kanit Resmob, Kompol Hendry Sitepu kepada wartawan, Selasa (23/7/2013).

Kompol Hendry menjelaskan, kejadian tersebut bermula dari laporan korban PT Hextar Chemical Indonesia pada bulan Juni lalu bahwa biji plastik sebanyak 8 ton atau senilai Rp 170 juta  dari Cikarang yang rencananya akan dibawa ke Cengkareng, digelapkan oleh pelaku.

Atas laporan perusahaan yang bergerak di bidang plastik tersebut aparat Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan dan akhirnya dua dari empat pelaku dibekuk.”Kami masih mengejar dua pelaku lainnya,” imbuhnya.

Hasil hasil pemeriksaan diketahui dalam aksinya pelaku, sopir dan kernet, bekerjasama dengan dua orang lagi yang masih DPO polisi.

“Modusnya berpura-pura sebagai sopir, namun dalam perjalanan sopir dan kernet diturunkan di Tol Cikarang dan kemudian mobil dan biji plastik dibawa kabur kemudian dijual ke penanah. Seakan-akan mereka dirampok,” ungkapnya.

Kedua pelaku dijerat dengan pasal 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman diatas 5 tahun penjara.

Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan Bekuk Dua Pengedar Ganja



 
barbuk237
Selasa, 23 Juli 2013 11:07 WIB
PUSKOMINFO - Dua pengedar ganja ditangkap petugas Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan di Jalan Damai Ujung, Cipete, dan Radio Dalam, Kebayoran Baru, Senin (22/7/2013) malam.

Dari tangan tersangka Syarifudin alias Udin, 35 tahun, disita 15,5 gram ganja. Sedang dari tersangka Mawardi disita 3,29 gram ganja.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Kus Subiantoro menjelaskan, terungkapnya kasus ini berawal saat polisi dapat informasi dari warga yang menyebut ada pengedar ganja yang ‘bermain’ di kawasan Cipete.

Informasi ditindaklanjuti, dengan dipimpin Ipda Warja kemudian dilakukan penyelidikan. “Tersangka Udin akhirnya kami tangkap di Jalan Damai Ujung, Cipete, berikut barang bukti. Di lain pihak, petugas kami yang lain juga menangkap tersangka Mawardi di Radio Dalam, Kebayoran Baru,” ujar Kasat.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Selasa 23 Juli 2013


Selasa, 23 Juli 2013 09:29 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling hari ini Selasa 23 Juli 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK :  Lapangan Banteng 

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : Kampus APP dekat Polsek Jagakarsa
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit 
STNK : Pospol Jembatan Tiga Pluit 

5. Jakarta Timur
SIM : Jl.Dewi sartika
STNK : Masjid AT-Tien TMII

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Polsek Metro Tanah Abang Razia 50 PSK



































































Selasa, 23 Juli 2013 08:50 WIB
PUSKOMINFO - Puluhan pasangan mesum terjaring razia Cipta Kondisi yang dilakukan oleh Polsek Metro Tanah Abang dari sejumlah hotel kelas melati di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (23/7/2013) dinihari.

Dalam operasi kepolisian yang berlangsung singkat itu, petugas mengamankan 50 pasangan kemudian dibawa ke Mapolsek Metro Tanah Abang untuk dilakukan pendataan.

Truk Gandeng Berisi 45 Ton Jagung Terbalik di Bekasi

Selasa, 23 Juli 2013  08:31 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah mobil truk gandeng bermuatan jagung terbalik di depan pusat perbelanjaan Giant Hypermart, Jalan Achmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin (22/07/2013), malam.

Mobil bernopol N 8830 US yang dikemudikan Didin, 45 tahun, bersama kernetnya Hamdi, 21 tahun, datang dari Surabaya ingin menuju Cileungsi. Namun ketika melintas, saat ingin berbelok, bak gandengan terlepas dan terbalik. "Saya hendak berbelok namun tiba-tiba gandengan terlepas," terang Didin kepada petugas di lokasi, Selasa (23/7/2013).

Saat ini truk masih dalam penanganan petugas Polresta Bekasi Kota dan menunggu sejumlah orang untuk membantu mengangkat barang muatan seberat 45 ton.

Didin mengaku sudah mengemudikan kendaraannya dalam keadaan normal. Dugaan sementara, truk terbalik karena muatan terlalu berat.

22 Juli 2013

Megawati Ditemukan Tewas di Parit, Diduga Korban Pembunuhan

Senin, 22 Juli 2013 14:44 WIB
PUSKOMINFO - Megawati, 19 tahun,  warga Kampung Ciatuy, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Senin (22/7/2013) dinihari ditemukan tewas di Parit samping SMA Negeri 2 Kabupaten Tangerang.

Korban ditemukan dengan posisi tertelungkup. Diduga korban tewas karena dibunuh. Pasalnya, di wajah korban terdapat luka tusuk.

Kanit Reskrim Polsek Tigaraksa, IPTU Muis Nasution mengatakan korban ditemukan seorang warga yang melintas, Senin (22/7/2013) dinihari sekira pukul 03:00 WIB. “Korban  ditemukan tewas oleh warga di lahan kosong Samping SMA Negeri 2 dengan luka lebam dan luka tusuk di bagian wajah dan untuk dugaan sementara korban dibunuh. Belum diketahui apakah ada barang korban yang hilang atau tidak," jelasnya.

Di lokasi, polisi menemukan sepeda motor honda Vario milik korban serta potongan batako yang di duga untuk membunuh korban. "Motifnya masih kami selidiki. Tapi sepeda motor korban tidak dibawa kabur, sepertinya motifnya bukan perampokan," ungkapnya.

Sahur On The Road, Polsek Pasar Kemis Tangkap 5 Bandit

Senin, 22 Juli 2013 10:58 WIB
PUSKOMINFO - Lima bandit jalanan diciduk anggota Polsek Pasar Kemis, Tangerang, Banten, saat menggelar sahur on the road bersama warga di Kecamatan Pasar Kemis, Tangerang, Senin (22/7/2013).

Kapolsek Pasar Kemis, Kompol Afroni Sugiarto, mengatakan, polisi menangkap satu pelaku pencurian motor, Amay, 24 tahun, dan empat bandit pencurian kabel antena.

"Saat Amay ditangkap dan dilakukan penggeledahan terdapat kunci letter T di kantongnya. Kami tangkap karena gerak geriknya sudah mencurigakan," ujar Kapolsek, Senin (22/7/2013).

Menurut Kompol Afroni, Amay merupakan residivis dengan kasus yang sama di Lembaga Pemasyarakat (LP) Pemuda, namun bebas pada Maret 2013.

Polisi menyita barang bukti sepeda motor Yamaha Mio berikut kunci letter T milik Amay.

Ia terancam dijerat dengan Pasal 363 dan 480 KUHP ancaman hukuman penjara di atas lima tahun.

Selain menangkap Amay, kata Kapolsek, polisi dan warga juga menangkap empat pelaku pencurian di pabrik antena di Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis.

"Tersangka MT dan teman-temannya, ditangkap oleh warga saat sedang beraksi di Pabrik Antena," ujar Kapolsek.

Jalan Jatinegara Macet Imbas Motor Parkir di Jalur Lambat



Senin, 22 Juli 2013 09:38 WIB
PUSKOMINFO - Hujan deras dengan intensitas sedang yang mengguyur Jakarta sejak tadi malam, kawasan Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, dilanda banjir. Ruas jalanan Jatinegara Timur juga digenangi air setinggi hampir 30 sampai 50 Centimeter. Kemacetan pun tak bisa dihindarkan lagi.

Genangan air tersebut membuat arus lalu-lintas dari arah Kampung Melayu menuju Matraman, mengalami kemacetan. Lalu-lintas macet karena genangan air kira-kira panjangnya hampir 700 meter, Senin (22/7/2013).

Kemacetan juga disebabkan karena banyak sepeda motor penduduk sekitar yang diparkir di jalur lambat Jalan Jatinegara Timur. Motor-motor itu diungsikan oleh pemiliknya karena rumahnya sempat tergenang air tadi pagi.

Polisi juga sudah mengerahkan petugas untuk mengatur arus lalu-lintas di lokasi. Sementara itu kondisi cuaca di lokasi tersebut masih gerimis.

Rampok Motor Bersenjata Api Beraksi di Dua Lokasi di Depok

Senin, 22 Juli 2013 09:16 WIB
PUSKOMINFO - Aksi kawanan pencuri sepeda motor bersenjata api kembali beraksi di wilayah Depok. Aksi perampokan di wilayah ini bahkan terjadi hingga dua kali pada Jumat (19/7/2013) lalu.
       
Aksi pertama dilakukan di sebuah toko cat di kawasan Jalan Raya Tapos Jumat malam, sekira pukul 20.00 WIB. Pelaku yang berjumlah dua orang menodongkan pistol ke arah pegawai toko bernama Rahman dan mengancam akan menembak jika berteriak.
      
Tak butuh waktu lama, pelaku berhasil menggasak satu motor Yamaha Mio milik Rahman. Warga yang melihat sempat berupaya melakukan pengejaran namun gagal lantaran pelaku kembali menodongkan pistolnya. Tidak ada korban jiwa dalam kasus ini.

Aksi perampokan kedua terjadi di kawasan RT 02 RW 23, Tapos, Depok, tidak jauh dari lokasi sebelumnya. Pelakunya juga dua orang dan menurut saksi mengenakan pakaian busana muslim.
      
Kedua pelaku sempat mengumbar tembakan sebanyak dua kali. Korban, Waluyo, 40 tahun, yang sempat mengejar pelaku merelakan motor Honda Beat miliknya karena pelaku kembali mengancam untuk menembak.

Kasus itu masih dalam penyidikan aparat Polresta Depok. Polisi masih mendalami keterangan para saksi guna memburu si pelakunya. Polisi belum dapat memastikan apakah kawanan ini satu komplotan atau tidak.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Senin 22 Juli 2013


Senin, 22 Juli 2013 09:09 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling hari ini Senin 22 Juli 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK :  Lapangan Banteng 

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : Kampus APP dekat Polsek Jagakarsa
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit 
STNK : Pospol Jembatan Tiga Pluit 

5. Jakarta Timur
SIM : Jl.Dewi sartika
STNK : Masjid AT-Tien TMII

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Tips Mencegah Aksi Kejahatan di Bulan Ramadhan

Senin, 22 Juli 2013 08:39 WIB
PUSKOMINFO - Tindak kejahatan di daerah ibukota Jakarta menjelang Ramadhan dan Idul fitri setiap tahun mengalami kenaikan. Salah satu tindak kejahatan yang marak saat Ramadhan adalah aksi perampokan.

Polda Metro Jaya mencatat tingkat kejahatan, khususnya perampokan atau pencurian dengan kekerasan dari tahun ke tahun ada kenaikan sekitar 1-2 persen. Pada awal Januari 2013 hingga awal Juli 2013, tercatat ada 76 laporan aksi perampokan. Selama minggu pertama bulan Ramadan saja, sudah ada 18 kasus perampokan.

Sebab itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto menghimbau agar masyarakat selalu waspada terutama di bulan Ramadhan. Beberapa tindak kriminal meningkat ketika memasuki bulan puasa.

"Selama Ramadhan memang beberapa fenomena kejahatan yang muncul di antaranya copet, tukang geser barang di pasar dan mall, jambret, rampok, hipnotis, dan pencurian rumah kosong," jelas Kabid Humas, Senin (22/7/2013).

Untuk dapat terhindar dari aksi kejahatan tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya memberikan beberapa tips yaitu:

* Pada kasus pencurian dan perampokan, warga yang ingin menyetor uang ke bank, penyetoran uang hasil SPBU, mengambil gaji karyawan, uang THR dihimbau agar meminta pengawalan kepolisian. Dan untuk pemilik toko emas dan pegadaian diharapkan agar lebih meningkatkan pengamanannya.

* Untuk kasus pencurian rumah kosong, warga dihimbau untuk lebih meningkatkan pengamanan di lingkungan rumah. Jika akan meninggalkan rumah dalam waktu lama, warga diimbau agar tidak hanya mengunci rumahnya, tetapi juga menitipkan rumah pada  sekuriti tempat tingggal atau tetangga yang tidak mudik.

* Menghindari tindak pencopetan atau pencurian, warga diimbau untuk tidak menggunakan perhiasan mencolok, menggunakan HP, BB, atau alat komunikasi lainnya di tempat ramai. Karena kondisi itu seolah-olah "mengundang" pelaku untuk melakukan kejahatan.

* Diharapkan jangan lengah ketika membawa tas, karena bisa saja dijambret. Karena isi tas bisa diambil dengan cara tas disobek menggunakan cutter atau silet. Usahakan tas selalu ada di depan terlebih saat berada di antrian atau berdesakan.

Hati-hati, Ada Genangan Air Senin Pagi Ini

Senin, 22 Juli 2013 08:18 WIB 
PUSKOMINFO - Pasca hujan dengan intensitas sedang pada Senin (22/07/2013)pagi ini , beberapa ruas jalan di Ibukota pun banyak yang tergenang. Alhasil kepadatan pun lalu lintas masih terjadi disejumlah ruas jalan.

Berikut informasi yang dihimpun dari Twitter TMC Polda Metro Jaya,  mengenai titik genangan air di beberapa lokasi dan situasi lalu lintasnya:
  1. Central Park , 40 cm Jakarta Barat.
  2. Jayamik Kantor Pos 30 cm Jakarta Barat
  3. Banjir 30 Cm sepanjang 75 meter di seberang Indosiar Jl. Daan Mogot dan lalin tersendat
  4. Pasar Cipete 20 cm Jaksel, Perempatan Fatmawati arah ke Antasari lalu lintas padat
  5. Terowongan Manggarai 30 Jaksel
  6. Pasar Cipete 20 cm Jaksel, Perempatan Fatmawati arah ke Antasari lalu lintas padat
  7. Terowongan Manggarai 30 Jaksel
Selain itu, diharapkan pengendara untuk menghindari pohon-pohon besar yang terdapat di sekitar anda. Berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame untuk menghindari terpaan hujan deras termasuk sangat berbahaya. Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan.

Dua Perampok Spesialis Rumah Mewah Ditembak, Satu Tewas

Senin, 22 Juli 2013 08:08 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya meringkus tiga dari lima anggota komplotan perampok spesialis rumah mewah yang kerap beraksi di wilayah Serpong, Bekasi dan Jakarta. Dari ketiga pelaku yang dibekuk, satu orang terpaksa ditembak mati lantaran mencoba kabur dari sergapan petugas.

Pelaku yang tewas berinisial AS, 45 tahun, penjahat ini tewas dengan luka tembak di punggung tembus ke dada. Sementara satu pelaku lain, KJ, 29 tahun, juga terpaksa dilumpuhkan petugas dengan timah panas di bagian kaki kanan. Sedangkan satu pelaku lagi, FK, 29 tahun, menyerah tanpa perlawanan.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan mengatakan ketiganya disergap di sebuah rumah kontrakan di kawasan Serpong, Tangerang. “Kelompok ini merupakan spesialis perampok rumah mewah. Aksi terakhir dilakukan di sebuah rumah mewah di daerah Serpong,” katanya.

AKBP Herry menambahkan, komplotan ini berjumlah lima orang yang dua di antaranya masih dalam perburuan.

19 Juli 2013

Hendak di PHK, Tukang Kebon Bacok Majikan 35 Kali

Jumat, 19 Juli 2013 15:00 WIB
PUSKOMINFO - Kesal karena hendak di PHK, seorang tukang kebon kalap dan membacok majikannya sebanyak 35 kali. Rizky Nurfazar, 18 tahun, tukang kebon, membacok Ir. Jimmy, 40 tahun, dengan menggunakan golok lantaran tidak puas dengan penilaian yang diberikan bosnya itu.

Kasus yang menimpa Ir. Jimmy terjadi di  Perumahan Bona Indah Blok A 9 RT 04/05 Kel. Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Jumat 31 Mei 2013 sekira pukul 02:15 WIB. Beruntung, meski mengeluarkan banyak darah, nyawa korban berhasil diselamatkan dokter.

Kapolsek Metro Cilandak, Kompol Sungkono menuturkan motif kejadian karena pelaku sakit hati karena akan dipecat. "Motif pada awalnya sakit hati. Keduanya saling kenal, kebetulan mereka itu bos dengan karyawan," kata Kompol Sungkono di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2013).

Kapolsek menjelaskan saat itu korban sedang tidur pulas di kamarnya. Tiba-tiba Rizky membabi buta menghujamkan goloknya ke arah Jimmy.  Korban coba menyelamatkan diri dan mencari tahu siapa yang menyerangnya.

Saat gorden kamar korban terbuka, terlihat jelas pelakunya adalah Rizky.

Pelaku baru sebulan terakhir bekerja pada korban. Kasus tersebut terungkap lantaran korban yang sudah kritis masih bisa berjalan dan menyelamatkan diri ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.

Keterangan pun bisa didapat petugas dari korban hingga akhirnya pelaku berhasil dibekuk.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan dua unit BlackBerry dan sebuah motor Yamaha Jupiter milik korban. "Pelaku sempat melarikan diri ke Bandung membawa uang tunai Rp40 juta. Namun uang tersebut sudah habis," pungkas Kapolsek.

Polsek Metro Tambora Tangkap Penusuk Pemuda Depan Warteg di Krendang Selatan

Pembunuhan

Jumat, 19 Juli 2013 13:31 WIB
PUSKOMINFO - Satu dari tiga penjahat yang menusuk seorang pemuda di depan warung makan di Kampung Krendang Selatan RT 14/06 Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (18/7/2013) dinihari kemarin. 

Tersangka Saiful alias Iful, 26 tahun, warga Jembatan Besi, Jakarta Barat, kepada petugas mengaku menusuk dada korban lalu merampas hpnya. Ia beraksi bersama dua temannya Diki, 22 tahun, dan Ikbal, 24 tahun, tapi mereka masih dalam pengejaran petugas.

 Kapolsek Metro Tambora, Kompol Dedy Tabrani S.ik, mengatakan, kasus pembunuhan menimpa seorang pemuda yang belakangan diketahui bernama Fiki, 21 tahun, terungkap Jumat dinihari berdasarkan keterangan beberapa saksi mata di tempat kejadian, menyebutkan bahwa salah satu pelaku bernama Syaiful alias Iful.

“Tersangka Syaiful menusuk lantaran marah melihat korbannya melawan,” jelas Kapolsek yang mengatakan tersangka masih diperiksa terus karena tak menutup kemungkinan ia bersama dua temannya yang buron banyak melakukan aksi penodongan di wilayah Tambora.

Sebagaimana diketahui, mayat Fiki ditemukan pada Kamis (18/7/2013) dinihari sekira pukul 03:30 WIB, di saat warga tengah sahur, korban tergeletak di depan warung nasi Tegal di Jalan Krendang Selatan, Jakarta Barat. Semula korban tidak dikenal, tapi Kamis sore diketahui bernama Fiki, warga Jembatan Besi, Jakarta Barat.

Polisi Bekuk Pembunuh Perempuan di Hotel Boutique Kebayoran Lama

Jumat, 19 Juli 2013 13:03 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polres Metro Jakarta Selatan menangkap pelaku pembunuhan terhadap seorang perempuan yang ditemukan tewas di kamar mandi Ruang Meeting Lantai 4 Hotel Sentra Boutique di Jl. Ciledug Raya RT 08/10 Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Kamis 27 Juni 2013 lalu.

Korban diketahui bernama Risdianti, 28 tahun, dan pelaku pembunuhan adalah selingkuhan korban bernama Bakti Abadi, 38 tahun.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Wahyu Hadingrat mengatakan pelaku pembunuhan bernama Bakti Abadi, mengaku sakit hati dengan korban lantaran didesak untuk segera dinikahi. "Jadi pelaku ini adalah selingkuhan korban. Dia kesal dengan korban," ujar Kapolres, Jumat (19/7/2013).

Kapolres menambahkan, antara korban dengan pelaku sudah menjalin hubungan selama enam bulan. Keduanya juga diketahui sudah memiliki keluarga masing- masing. Tetapi korban tetap minta dinikahi oleh pelaku.

"Korban tidak hamil, tapi dia minta kepada pelaku untuk meninggalkan anak dan istrinya lalu menikahi korban Risdianti," kata Kapolres.

Pelaku, lanjut Kapolres, sudah merencanakan pembunuhan ini sebelumnya. Saat itu, pelaku menghubungi korban dan meminta untuk bertemu di hotel Boutique kamar 403.

"Di situ pelaku sekap korban dengan selendang yang ada di atas kasur hotel sampai meninggal. Korban meninggal kehabisan nafas," jelas Kapolres.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara. Sedangkan barang bukti disita di antaranya sepotong selendang, sepasang sandal, baju korban, 3 lembar brosur, 4 kartu nama, dan 1 sepeda motor. 


Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sesosok mayat wanita ditemukan di kamar mandi Ruang Meeting Lantai 4 Hotel Sentra Butiq di Jl. Ciledug Raya RT 08/10 Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Saat ditemukan jenazah hanya mengenakan separuh pakaian dan kondisinya sudah mulai membusuk. 

Petugas Polsek Metro Kebayoran Lama dan Unit Identifikasi Polres Metro Jakarta Selatan yang datang ke lokasi melakukan Olah TKP dan identifikasi terhadap mayat seorang wanita diperkirakan berusia 35 tahun. Saat ditemukan korban mengenakan celana panjang merah jambu kembang-kembang dan baju merah kembang.

Posisi korban dalam keadaan tertelungkup dengan kepala di bawah dan kaki berada di atas WC. Sedangkan kaki kanan di lantai dimana celana bagian kaki kiri sudah terlepas, sedangkan yang kanan masih terpakai.