30 Agustus 2013

Ini Foto Pelaku Penembakan Terhadap Polisi di Pondok Aren


Foto dua orang pelaku penembakan terhadap 4 polisi di tiga tempat di Tangerang Selatan, Banten, yaitu Nurul Haq alias Jeck (28) dan Hendi Albar (30) saat diperlihatkan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (30/8/2013).

Jumat, 30 Agustus 2013 15:28 WIB 
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya merilis foto 2 pelaku penembakan terhadap anggota polisi di Pondok Areng, Tangerang. Keduanya kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) nomor satu. Polisi akan menyebarluaskan foto kedua DPO ini.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Jumat (30/8/2013), kedua pelaku bernama Nurul Haq alias Jeck dan Hendi Albar.

Kabid Humas merinci informasi, Nurul Haq, pria kelahiran Jakarta, 16 September 1985 dengan status menikah dan mempunyai satu orang anak. Pendidikan terakhir Akademi Diploma III.

Sementara Hendi Albar kelahiran Kendal, 7 Juli 1983 dengan status menikah dan mempunyai 3 orang anak. Kedua pelaku diduga kuat masih berada di Pulau Jawa. Tim khusus kepolisian tengah mengejar keduanya.

Kabid Humas mengatakan, keduanya merupakan ahli dalam pembuatan senjata api rakitan, bom pipa, dan pernah mendapat pelatihan di Gunung Sawal, Ciamis, Jawa Barat. Kesimpulan, keduanya merupakan pelaku yang sama di tiga tempat, berdasarkan uji balistik, kendaraan, keterangan saksi, dan modus.

"Nurul Haq yang mengemudikan motor dan Hendi Albar yang melakukan penembakan," kata Kombes Pol Rikwanto.

Kedua orang tersebut, kata Kombes Rikwanto, pernah terlibat dalam sejumlah aksi kejahatan seperti pembacokan dua anggota polisi di Bekasi pada Maret 2012, dua kasus perampokan di Bandung, yaitu di peristiwa perampokan uang untuk setoran ATM di Cililin pada April 2013 dan perampokan kantor Pos di Cibaduyut pada Mei 2013, serta perampokan terhadap toko emas di Tambora, Jakarta Barat, pada Maret 2013.

Kata Kombes Rikwanto, saat ini kedua pelaku belum tertangkap dan berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO). Polisi meminta agar foto maupun informasi keduanya dapat segera disebarluaskan ke masyarakat.

"Bagi masyarakat yang melihat dapat lapor ke kami dengan sms ke 1717 atau telepon ke 110. Bisa juga call center ke 08873517351," imbau Kabid Humas.

Berikut 4 insiden penembakan yang meneror anggota polisi di wilayah hukum Polda Metro Jaya yang terjadi selama dua pekan terakhir.

1. Aipda Patah Saktiyono ditembak oleh 2 orang pria misterius, saat melintas tepat di depan Sekolah Al-Path, Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu (27/7/2013) subuh lalu. Saat itu, Patah hendak melakukan apel pagi di kantornya di Polsek Metro Gambir. Anggota Polantas Gambir ini ditembak dari belakang oleh pelaku. Korban pun tersungkur, tepat di depan sebuah masjid yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi penembakan. Tembakan pelaku mengenai punggung korban dan tembus hingga ke dada kirinya. Beruntung korban bisa terselamatkan setelah dilarikan ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Saat ini, kondisi korban berangsur membaik.

2. Kemudian, peneror juga menembak Aiptu Dwiyatno di depan RS Sari Asih, Tangerang Selatan, pada Rabu (7/8/2013) subuh lalu. Saat itu, anggota Binmas Polsek Metro Cilandak hendak mengisi kegiatan ceramah di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Korban tertembak di bagian kepala oleh pelaku yang berboncengan menggunakan sebuah motor. Korban pun tewas seketika di lokasi kejadian.

3. Selanjutnya, rumah milik AKP Tulam di Perum Banjar Wijaya Blok B49 No 6 RT 02/07 Cluster Yunani, Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, pada Selasa (13/8/2013) ditembak oleh orang mistrerius. Pelaku menembaki rumah korban dengan menggunakan senjata air softgun. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kaca-kaca di pintu rumah korban mengalami kerusakan akibat peristiwa ini. Belum diketahui pelaku, maupun motif penembakan terhadap anggota reserse Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya ini.

4. Yang terakhir, dua anggota polisi Aiptu Kus Hendratna dan Bripka Ahmad Maulana, juga tewas ditembak oleh 2 orang pria misterius di depan Masjid Bani Umar, Jalan Graha Raya Bintaro, Kelurahan Perigi Baru, Pondok Aren, Tangerang Selatan, pada Jumat (16/8/2013) lalu.

Cleaning Service Gedung Pemprov DKI Jakarta Tewas Terpeleset di Lantai 14

Jumat, 30 Agustus 2013 13:03 WIB
PUSKOMINFO - Supena, 47 tahun, salah satu cleaning service Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tewas lantaran terpeleset di toilet lantai 14 gedung Blok G Pemprov DKI Jakarta, Kamis (29/8/2013).

Salah satu rekan korban menuturkan, saat itu memang Supena sampai malam berada di tempat kerja sedangkan rekan yang lain sudah pulang sesuai jam kerja yakni pukul 17.00 WIB.

"Biasanya kalau ada cleaning service yang masih bertahan hingga malam itu menginap karena rumah tinggal jauh," ujarnya di Balaikota, Jumat (30/8/2013).

Ia menuturkan, korban datang ke Jakarta atas dasar inisiatif sendiri serta sering menginap tidur disini, terkadang seminggu sekali baru pulang.

"Kemarin dia disini sampai malam, setengah sembilan malam dia ke kamar mandi lantai 14 terus jatuh dan langsung dibawa ke RS Tarakan," ujarnya.

Setelah terjatuh, Pena sempat dilarikan ke RS Tarakan, Jakarta Pusat. Namun, nyawanya tak tertolong. Jenazah Pena langsung dibawa ke rumah keluarganya di Bogor.

Pena meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.

Mendagri Laporkan M. Nazaruddin ke Polda Metro Jaya

Jumat, 30 Agustus 2013 10:05 WIB
PUSKOMINFO - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi melaporkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M Nazaruddin, ke Polda Metro Jaya, Jumat (30/8/2013). Pelaporan terkait 'kicauan' M. Nazaruddin yang menyatakan Mendagri menerima uang suap pada proyek KTP elektronik (e-KTP).

Mendagri tiba di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya sekira pukul 09:35 WIB. Mendagri mengenakan batik cokelat lengan panjang dan celana warna hitam, segera masuk untuk membuat laporan.

Wartawan yang sudah 'menyemut' di depan kantor SPKT Polda Metro Jaya sempat melontarkan pertanyaan maksud kedatangannya. Mantan Gubernur Sumatera Barat itu mengatakan akan melaporkan M. Nazaruddin. "Mau melaporkan Nazar," katanya singkat.

Polres Metro Jakarta Timur Ciduk Otak Pengeroyokan Polantas di KBT

Jumat, 30 Agustus 2013 09:28 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polres Metro Jakarta Timur menangkap otak pengeroyokan terhadap anggota Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Timur, Brigadir Cahyadi Firmansyah, 29 tahun. Pria berinisial BD, 30 tahun, dibekuk polisi bersama tiga tersangka lainnya, yakni TT, AG, dan CN, di rumahnya di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.

Sebelumnya, polisi juga sudah mengamankan tiga tersangka, yakni AP, EW, dan DS. Kini ketujuh tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Metro Jakarta Timur.

"Kami kembali mengamankan empat tersangka pengeroyokan polisi. Dari keempat orang itu, salah satunya berinisial BD merupakan otaknya," kata Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Didik Haryadi, Jumat (30/8/2013).

Keterangan sementara, kata Kompol Didik, pelaku BD kesal terhadap polisi karena sering ditilang. "BD mengaku sakit hati, ia yang merupakan sopir angkot sering ditilang polisi. Saat kejadian, tersangka tahu korban adalah polisi. Sebab, saat itu korban mengenakan kaos dan celana polisi," jelas Kompol Didik.

Diberitakan sebelumnya, usai bertugas di Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Timur, Brigadir Cahyadi Firmansyah bermaksud pulang. Saat mobil korban melintas di Kanal Banjir Timur, ia dihadang segerombolan pemuda. Seorang pelaku kemudian langsung menggebrak mobil korban.

Korban lalu keluar dari dalam mobil dan menanyakan persoalan. Namun, belum sempat dijawab, tiba-tiba pelaku lain langsung menyerang dan memukuli Cahyadi. Mendapat serangan mendadak, korban tak sempat menghindar. Bahkan salah seorang pelaku langsung memukulkan botol ke kepala korban.

Akibatnya, korban mengalami luka pada mata kiri dan tangan kanan. Karena luka yang diderita korban cukup parah, akhirnya Cahyadi dilarikan ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk mendapat perawatan.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Jumat 30 Agustus 2013

Jumat, 30 Agustus 2013 09:05 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling hari ini Jumat, 30  Agustus  2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM :Kantor Pos Ps Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM  : Citraland Grogol
STNK: LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit 
STNK:Jl Boulevard Klp Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya Bekuk Komplotan Perampokan Mobil Rental

Jumat, 30 Agustus 2013 08:56 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap komplotan pelaku perampokan serta pemalsuan surat kendaraan dengan modus mobil rental di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Dari 12 orang pelaku yang berhasil ditangkap, mereka mempunyai peran yang berbeda-beda di komplotan itu.

"Ada 12 pelaku, itu ada curas, pemalsuan surat, penggelapan, dan berbagai modus operandi," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Slamet Riyanto di Mapolda Metro Jaya, Kamis (29/8/2013).

Kombes Slamet menjelaskan, pihaknya telah membentuk tim dengan melibatkan anggota lalu lintas juga karena lebih punya feeling untuk mengecek mana kendaraan resmi dan tidak resmi. "Ada satu kasus kendaraan Fortuner lewat dan Polantas mencurigakaan, setelah dikejar itu kendaraan curian nomor plat tidak dengan peruntukannya," ujarnya.

Menurutnya, untuk lokasi yang rawan memang daerah perbatasan yakni Tangerang serta wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Sementara, Kasubdit V Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ari Ardian mengatakan, ada 7 orang tersangka pemalsuan surat, sopir 3 orang, pelaku curas 1 dan rental 1 orang.

"Mereka biasanya menjual ke daerah dan pelosok-pelosok, bahkan ada indikasi ke seberang pulau. Ada 52 mobil berbagai modus yang mereka dapatkan dalam waktu sebulan," tukas AKBP Ari.

Diungkapkan AKBP Ari, pelaku yang berhasil ditangkap adalah Pendi, Ari, Ismail Latif, Manuputi, Bob/Sup, Jon, L Tan, Moh, Hol, Ton dan TYT. "Penadahnya ada, ada yang memang kena tipu, modusnya gadai, mereka menerima saja korbannya. Rata-rata mereka residivis," ujarnya lagi.

Atas perbuatannya, polisi menjerat pasal 363 KUHP dan pasal 372 KUHP ancaman diatas lima tahun penjara.

Polantas Polresta Depok Isi Acara MOS SMK Putra Bangsa, Beji

Jumat, 30 Agustus 2013 08:32 WIB
PUSKOMINFO - Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas khususnya di kalangan pelajar, Unit Dikyasa Satlantas Polresta Depok, memberikan sosialisasi Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas kepada siswa baru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Putra Bangsa, Beji, Depok. Kegiatan tersebut digelar dalam Masa Orientasi Siswa (MOS) terhadap 350 siswa baru sekolah tersebut.

"Materi yang kita berikan mencakup tentang etika berlalu lintas di jalan raya, seperti penggunaan helm standar, menyalakan lampu utama, dan berkendara dengan baik dan benar," ujar anggota Unit Dikyasa Polresta Depok, Aiptu Ponco Budiyanto kepada wartawan di lapangan SMK Putra Bangsa, Kamis (29/8/2013) kemarin.

Ia mengatakan, sosialisasi ini akan dilakukan secara berkelanjutan kepada setiap siswa terkait masih tingginya angka kecelakaan dikalangan pelajar. "25 persen dari kecelakaan lalulintas adalah usia pelajar antara 15 sampai 17 tahun," tuturnya.

Beberapa faktor yang menyebabkan kecelakaan, di antaranya mulai dari kurangnya kesadaran orangtua serta masalah system transportasi yang perlu dibenahi.

Selain itu, masih banyak ditemukan pelanggaran yang dilakukan pengendara di kalangan pelajar, diantaranya tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), dan tidak mematuhi peraturan.

"Dengan sosialisasi ini diharapkan siswa SMK Putra Bangsa bisa disiplin dalam berkendara, mematuhi peraturan, serta dapat menjadi pelopor dalam keselamatan berlalu lintas," tandasnya.

Total Hasil Razia Angkutan Umum Hari Kedua Kemarin, 21 Kendaraan Dikandangkan

Jumat, 30 Agustus 2013 07:58 WIB
PUSKOMINFO - Setelah mengandangkan 14 bus angkutan umum yakni 3 Bus Mayasari Bhakti, 2 Metromini, 7 Kopaja, 1 bus AKAP Dewi Sri dan 1 Izusu Elf dalam operasi kelayakan angkutan umum di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur, dan di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (29/8/2013) siang, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, juga mengandangkan 7 kendaraan di Terminal Kampung Melayu, Kamis sore.

Ini berarti pada Kamis, ada 21 kendaraan angkutan umum yang dinilai tak laik jalan dikandangkan Ditlantas Polda Metro Jaya.

Hal itu diungkapkan Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Hindarsono, Kamis (29/8/2013) malam.

AKBP Hindarsono menjelaskan operasi di Terminal Kampung Melayu digelar mulai pukul 14:00 WIB sampai pukul 16:00 WIB.

AKBP Hidarsono merinci di Terminal Kampung Melayu arah selatan, pihaknya menilang 69 angkutan umum dengan baran bukti 4 SIM, 56 STNK, 5 surat tanda uji kendaraan dan mengandangkan 3 angkutan umum.
"Kendaraan yang kami tahan 2 kopaja dan 1 mikrolet. Selain surat tak lengkap, kelaikan jalan kendaraan diragukan," katanya.

Sementara di Terminal Kampung Melayu arah utara, pihaknya menilang 31 kendaraan dengan barang bukti 1 SIM, 26 STNK, dan mengandangkan 4 angkutan umum.

"Satu kopaja dan 3 mikrolet kami kandangkan. Ini berarti di terminal kampung melayu ada 7 angkutan umum yang kami kandangkan," katanya.

Totalnya, kata AKBP Hindarsono, untuk operasi di Terminal Kampung Melayu ada 90 angkutan umum yang ditilang dengan mengandangkan 7 kendaraan.

Sebelumnya Kamis siang, Ditlantas Polda Metro Jaya, mengandangkan 14 bus angkutan umum yakni 3 Bus Mayasari Bhakti, 2 Metromini, 7 Kopaja, 1 bus AKAP Dewi Sri dan 1 Izusu Elf dalam operasi kelayakan angkutan umum di di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur, dan di Terminal Kalideres, Jakarta Barat. Total angkutan umum yang ditindak dengan ditilang di dua lokasi itu, ada 65 kendaraan termasuk 14 kendaraan yang dikandangkan. Untuk barang bukti, selain 14 kendaraan yang dikandangkan juga disita 39 STNK, 8 surat uji kir dan 4 SIM.

Kata AKBP Hindarsono, operasi terhadap angkutan umum akan digelar sampai Jumat (30/8/2013).

Polisi Sita Puluhan Anak Panah & Sajam di Lokasi Tawuran Antarwarga Cipinang


Foto: (Isnaini/Okezone) 
Jumat, 30 Agustus 2013 07:46 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak 175 personil gabungan dari Polres Metro Jakarta Timur dan 10 Polsek di Jajaran Polres Metro Jakarta Timur merazia senjata tajam di perkampungan Cipinang Jagal dan Kebon Singkong, Jakarta Timur. Puluhan anak panah dan senjata tajam berhasil diamankan dalam razia tersebut.  

Petugas memulai razia dari pukul 16.30 WIB hingga pukul 17.45 WIB dengan menyisiri sepanjang rel kereta hingga ke dalam pemukiman warga Cipinang Jagal dan menyisir sepanjang bantaran kali hingga ke pemukiman warga Kebon Singkong.

Kapolsek Metro Pulogadung, Kompol Zulham Effendi mengatakan, puluhan anak panah dan berbagai jenis senjata tajam ditemukan di sekitar area pemukiman warga yakni di pinggir rel kereta dan kandang ayam.

"Barang bukti yang kami amankan, 60 anak panah, empat buah gancu, dua golok, dua buah cutter, tiga buah alat pelontar anak panah dan sauparang berukuran besar," ujar Kompol Zulham kepada wartawan di Mapolsek Metro Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (29/8/2013) malam.

Dikatakan Kapolsek, pihaknya masih mencari pemilik senjata tajam yang ditemukan sekaligus menyelidiki penyebab tawuran yang kerap terjadi di dua kampung tersebut. Zulham mengaku telah melakukan tiga kali pertemuan yang melibatkan tokoh masyarakat dari dua kampung tersebut untuk upaya damai namun tawuran masih saja terjadi.
 
"Dimohon kesadaran masyarakat, agar tidak terlibat tawuran. Kami masih mencari dalang pemicu tawuran tersebut," imbuhnya.

29 Agustus 2013

Razia Angkutan Umum Tidak Layak Jalan, 14 Kendaraan Ditahan dari Terminal Kalideres dan Pulogadung

Kamis, 29 Agustus 2013 13:56 WIB
PUSKOMINFO - Dalam razia yang dilakukan Ditlantas Polda Metro Jaya terhadap angkutan umum yang tidak layak jalan, pada terminal Kalideres dan Pulogadung, Kamis (29/8/2013) siang tadi, sebanyak 14 angkutan umum terpaksa dikandangkan, sedangkan 65 kendaraan lainnya ditilang.

Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Hindarsono mengatakan, razia yang dilakukannya sejak pukul 08:00 WIB hingga 10:00 WIB, sebanyak 14 kendaraan telah mereka tahan dari dua lokasi berbeda, yakni Terminal Kalideres dan Pulogadung.

"Dari kalideres 12 unit kendaraan dengan rincian tiga bus Mayasari Bhakti, dua Metro Mini dan tujuh Kopaja," kata AKBP Hindarsono kepada wartawan, Kamis (29/8/2013). Sedangkan di Terminal Pulogadung, pihaknya juga menahan satu bus PO Dewi Sri dan satu buah kendaraan minibus jenis Isuzu Elf.

"Total kami tilang 65 kendaraan dengan barang bukti 4 SIM, 39 STNK, 8 STUK dan 14 kendaraan," ungkapnya.

Jumlah ini sendiri, tambah AKBP Hindarsono, adalah hasil sementara dari operasi yang sudah mereka gelar sejak pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 10.00 WIB. "Rencananya siang ini kami akan kembali lakukan razia," pungkasnya.

Pamit Hendak Bertemu Anak, Pembantu Rumah Tangga (PRT) Tewas Tersambar Kereta

Asyik menelepon, wanita cantik tewas tersambar kereta 
Kamis, 29 Agustus 2013 12:56 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pembantu rumah tangga, Zuliyati Murodhiyah, 33 tahun, tewas  tertabrak Kereta Api Nomor 1124 di pintu perlintasan kereta Stasiun Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (29/8/2013) sekira pukul 10:00 WIB.

Informasi yang dihimpun, korban yang berasal dari daerah Karang Anyar, Magelang, Jawa Tengah tersebut tengah sibuk dengan handphonenya saat melintas di perlintasan rel kereta api.

"Menurut keterangan saksi mata, saat itu korban sedang menelepon makanya tidak mengetahui adanya kereta datang. Korban langsung meninggal dunia," kata seorang petugas Polsek Metro Kebayoran Lama saat dihubungi wartawan, Kamis (29/9/2013)

Pihak kepolisian Polsek Metro Kebayoran Lama sudah menghubungi majikannya yang sedang ada di kantornya di Cidodol, Kebayoran Lama. Tak lama kemudian, majikannya hadir dan mengecek kebenaran jenazah Zuliyati.

Kini jenazah Zuliyati dan barang bawaannya sudah dibawa ke RS Fatmawati oleh polisi dan majikannya.

Keterangan majikan korban, pada Kamis pagi korban pamit hendak menemui anaknya di daerah Bekasi. Namun Kamis siang mendapat kabar korban meninggal dunia kecelakaan. Majikan Zuliyati juga mengatakan akan menghubungi keluarga pembantunya itu di Magelang.

Hari Kedua, Polantas Gelar Razia Angkutan Umum di Terminal Kalideres dan Pulogadung

Kamis, 29 Agustus 2013 10:33 WIB
PUSKOMINFO - Untuk menertibkan sejumlah angkutan umum yang tidak layak jalan, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, hari ini kembali menggelar razia terhadap seluruh angkutan umum yang ada di Jakarta.

Pada hari kedua razia angkutan umum ini, Kamis (29/8/2013), petugas akan melakukannya di Terminal Kalideres Jakarta Barat dan Terminal Pulogadung Jakarta Timur.

"Hari ini sasarannya di Kalideres Jakarta Barat dan Pulogadung Jakarta Timur," kata Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Hindarsono saat dihubungi wartawan, Kamis (29/8/2013).

Menurut AKBP Hindarsono,  razia ini akan terus dilakukan untuk menekan angka kecelakaan yang disebabkan kondisi angkutan yang tidak layak serta ketidaklengkapan surat kendaraan. Sanksi dikandangkan akan dilakukan bagi angkutan yang kondisinya tidak layak.

"Nantinya kami akan langsung kandangkan bila angkutan umum itu tidak layak dan surat-surat kendaraan tidak lengkap, termasuk pengemudi yang tidak memiliki SIM," tegasnya.

Sebelumnya, pada Rabu (28/8/2013) kemarin, di terminal Pasar Minggu, polisi menindak 24 pengemudi angkutan umum dan menyita 19 STNK, sebuah SIM, dan 4 kendaraan umum. Dan di terminal Lebak Bulus, didapatkan hasil 5 kendaraan yang ditilang, 2 SIM, dan 8 STNK.

Usai Menjambret, Dimas Ditabrak Mobil Saat Dikejar Korbannya

Kamis, 29 Agustus 2013 09:59 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pemuda bernama Dimas Aprian, 20 tahun, luka-luka kini dirawat di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, karena  tertabrak mobil saat ia mencoba melarikan diri seusai menjambret kalung emas milik Jhon Carven, 21 tahun, di Jalan KH Mansyur, Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (28/8/2013) sore.

Kapolsek Metro Tambora, Komisaris Polisi (Kompol) Dedi Tabrani mengatakan, saat itu Jhon sedang mengendarai sepeda motor. Dia kemudian melihat dari spion sebelah kanan dan ada seorang laki-laki yang membuntuti.

"Korban berjalan ngebut, pelaku pun ikut ngebut, lalu korban pelan kembali, pelaku pun ikut pelan," kata Kapolsek.

Tak lama kemudian, kata Kapolsek, dari sebelah kiri Dimas langsung menarik kalung yang dipakai Jhon. Pelaku kemudian memasukkan kalung itu ke dalam kantong jaket sebelah kiri. Namun, Jhon tidak tinggal diam, Jhon lalu mengejar pelaku.

"Karena panik, pelaku memotong jalan dan melawan arus, kemudian menabrak trotoar sehingga terjatuh. Pelaku tertabrak mobil dari lawan arah," ujar Kapolsek.

Kapolsek mengatakan, pelaku kemudian langsung dilarikan ke RS Sumber Waras, Jakarta Barat dan saat ini sudah dipindahkan ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. "Ia terancam akan dikenakan Pasal 365 KUHP untuk Pencurian dengan Kekerasan," imbuh Kompol Dedi.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Kamis 29 Agustus 2013


Kamis, 29 Agustus 2013 09:01 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling hari ini Kamis, 29  Agustus  2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM :Kantor Pos Ps Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM  : Citraland Grogol
STNK: LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit 
STNK:Jl Boulevard Klp Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Polsek Metro Penjaringan Ringkus Tiga Pelaku Pemalak dan Penusuk Sopir Mobil Box

Kamis, 29 Agustus 2013 08:50 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Resmob Polsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara, yang tengah patroli, Rabu (28/8/2013) sore, meringkus tiga pemuda usai menikam sopir mobil box di lampu merah Jalan Jembatan III, Penjagalan, Penjaringan, Jakarta Utara. Akibat pengeroyokan itu, sopir mobil box, Sutanto Karim, 42 tahun, mengalami luka tusuk di perut bagian kiri.

Tiga pelaku yang diamankan yaitu Asep, Komar dan Rohim. Sementara, otak penusukan Sogrok masih diburu polisi. “Kita masih memburu rekan pelaku yang juga otaknya,” kata Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Afrizal.

Kapolsek menjelaskan, kejadian tersebut berawal, ketika korban, Sutanto Karim tengah mengendarai mobil boks yang ditemani kernetnya, Andi. Saat kendaraan korban berhenti di lampu merah Jembatan III, tiba-tiba pelaku Sogrok dan Asep mendatangi korban dan langsung memalak meminta uang.

Lantaran tak diberi uang, kedua pelaku langsung menarik korban keluar yang saat itu duduk di bangku kemudi mobil dan memukulnya. Melihat aksi pemukulan, kedua pelaku yang lain, yakni Komar dan Rohim juga turut memukul korban.

Karena korban melawan, salah satu pelaku, yakni Sogrok langsung menusuk korban menggunakan sebilah pisau hingga korban tersungkur. “Korban mengalami luka tusuk di perut sebelah kiri dan luka sobek pada bagian kepala,” kata Kapolsek.

Beruntung saat kejadian, anggota Resmob Polsek Metro Penjaringan yang tengah berpatroli dan langsung meringkus korban tanpa perlawanan. Sementara korban yang tersungkur dirujuk langsung ke Rumah Sakit Atmajaya, Penjaringan. Namun satu pelaku, Sogrok berhasil lolos. Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan sebilah pisau yang digunakan pelaku untuk menusuk korban.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 170 dan 351 KUHP dengan hukuman penjara di atas lima tahun penjara.

Jasad Janin Ditemukan Mengambang di Sungai Ciliwung Setiabudi

Kamis, 29 Agustus 2013 08:29 WIB
PUSKOMINFO - Jasad janin berusia sekitar 6 bulan ditemukan sedang terhanyut di aliran Sungai Ciliwung di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (28/8/2013) petang. Janin berjenis kelamin laki-laki itu masih terdapat ari-arinya.

"Jasad janin tersebut kini berada di RSCM, Salemba, Jakarta Pusat untuk diotpsi," kata Kapolsek Metro Setiabudi, AKBP Tri Suhartono saat dihubungi, Kamis (29/8/2013).

Kapolsek mengatakan jasad janin bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh warga, Warto, 59 tahun, sekira pukul 16:30 WIB. Jasadnya mengambang di sungai yang dimasukkan ke dalam tas kresek warna hitam. Diperkirakan tas kresek yang membawa janin tersebut berasal dari arah Jakarta Timur, yaitu dari arah Manggarai dan Kampung Melayu. Kini masih dalam penyelidikan Polsek Metro Setiabudi. 

Puluhan Angkot Terjaring Operasi di Jakarta Selatan

Kamis, 29 Agustus 2013 08:21 WIB
PUSKOMINFO - Puluhan angkutan kota (angkot) terjaring operasi angkutan umum yang diselenggarakan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya, Rabu (28/8/2013). Operasi dilakukan di Terminal Pasar Minggu dan Terminal Lebak Bulus di Jakarta Selatan.

Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum (Kasubdit Bin Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hindarsono mengatakan, sebagian besar pengemudi angkutan umum tersebut ditilang karena tidak memiliki kelengkapan surat izin mengemudi, surat tanda nomor kendaraan (STNK), dan melanggar peraturan lalu lintas.

Dalam operasi Rabu (28/8/2013) kemarin, polisi menyita barang bukti berupa 27 STNK, 3 SIM, dan 9 kendaraan. ”Sembilan kendaraan angkutan umum dari berbagai jenis terjaring dari dua terminal di kawasan Jakarta Selatan,” kata AKBP Hindarsono, Kamis (29/8/2013).

Di Terminal Pasar Minggu, polisi menindak 24 pengemudi angkutan umum dan menyita 19 STNK, sebuah SIM, dan 4 kendaraan umum. Di Terminal Lebak Bulus, didapatkan hasil lima kendaraan yang ditilang, 2 SIM, dan 8 STNK.

28 Agustus 2013

Temu Kangen di Diskotik Millenium, Muti Tewas Diduga Overdosis Narkoba

Rabu, 28 Agustus 2013 14:29 WIB
PUSKOMINFO - Seorang wanita yang tengah menghadiri acara temu kangen dengan teman-temannya di diskotik Millenium Jalan Gajah Mada, Gambir, Jakarta Pusat, mengalami kejang-kejang kemudian meninggal dunia, Rabu (28/8/2013) dinihari. Korban bernama Muti Christiani, 34 tahun, tewas diduga akibat overdosis mengkonsumsi narkoba.

Petugas SPK Polsek Metro Gambir, Iptu Untung Sutrisno mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, rekan korban, sekira pukul 01:20 WIB, korban Muti Christiani, 34 tahun, warga De Lationos Christer Santiago Blok F6/22 BSD Kelurahan Rawa Buntu, Serpong, Tangerang, saat itu bersama teman-temannya sedang asyik mengadakan temu kangen dengan teman lama di salah satu ruangan di Diskotek Millenium.

Mereka sambil menikmati makanan dan minum asyik bersukaria karena teman satu sekolah sudah sekian lama tak bertemu dan saat itu mereka sedang bergoyang menikmati alunan musik.

Namun tak lama kemudian. Korban jatuh dan merasa pusing lalu dibawa ke salah satu ruangan sambil diberi minum air putih, karena tubuhnya kejang-kejang, oleh rekan-rekannya korban kemudian dibawa ke RSUD Tarakan. Namun naas, dalam perjalanan wanita PNS di Pemda Tangerang itu meninggal dunia.

Sementara petugas Polsek Metro Gambir yang mendapat laporan kemudian mendatangi rumah sakit dan segera mengevakuasi jenazah wanita itu. Setelah dilakukan identifikasi, mayat wanita itu kemudian dikirim ke RSCM untuk dilakukan Outopsi.

Kini petugas Polsek Metro Gambir masih memeriksa beberapa saksi, rekan korban, untuk dimintai keterangannya.

Kardus Mencurigakan Gegerkan Mapolsek Metro Tanjung Duren

Rabu, 28 Agustus 2013 13:18 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah kardus mencurigakan diletakkan orang tak dikenal di depan Markas Polsek Metro Tanjung Duren. Peningkatan kewaspadaan terhadap keamanan markas kepolisian saat ini, dengan penemuan barang mencurigakan tersebut membuat geger polisi di dalam Polsek.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Metro Tanjung Duren, AKP Budi Setiadi, barang mencurigakan tersebut ditemukan sekira pukul 12:30 WIB. Tidak diketahui siapa yang menaruh barang tersebut. Petugas pun langsung mengamankan barang tersebut.

"Saat dibuka isinya Ikan Asin dan Pakaian," kata AKP Budi saat dikonfirmasi, Rabu (28/8/2013).

AKP Budi mengatakan, sampai sekarang polisi masih mencari tahu siapa pemilik barang tersebut. Dan isi barang tersebut saat ini masih berada di Mapolsek Metro Tanjung Duren.

"Kita akan selidiki, siapa yang menaruh barang itu," ujar AKP Budi.

Bocah 8 Tahun Tewas Tercebur Sumur Tua Bongkaran Tanah Abang

Rabu, 28 Agustus 2013 13:00 WIB
PUSKOMINFO - Seorang bocah lelaki berusia 8 tahun ditemukan tewas tercebur sumur tua di lokalisasi Bongkaran Tanah Abang, Jakarta Pusat. Korban bernama Agung Saputra, warga Jalan Jati Pinggir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, diketahui tidak pulang sejak Selasa malam dan ditemukan telah meninggal dunia di dalam sumur, Rabu (28/8/2013) pagi .

"Semalam dia menghilang, kami sempat mencarinya tapi tidak ketemu. Setelah pagi baru ditemukan di dalam sumur," kata Cepi, tetangga korban, kepada wartawan, Rabu (28/8/2013).

Warga menduga korban terjatuh dalam sumur tua dan langsung tewas seketika. Sumur tersebut mempunyai kedalaman lima meter. Dulu warga memanfaatkan sumur itu untuk mandi. Namun kini sumur tersebut sudah tidak terpakai lagi.

Anak ketiga dari pasangan Aris dan Rastiyem tersebut rencananya akan dimakamkan di kampung halaman orangtuanya di Indramayu, Jawa Barat. Keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dan kasusnya kini ditangani Polsek Metro Tanah Abang.

Mutasi Jabatan di Lingkungan Polda Metro Jaya

Rabu, 28 Agustus 2013 11:45 WIB
PUSKOMINFO - Berdasarkan surat telegram rahasia Nomor STR/2185/VIII/2013 tanggal 27 Agustus 2013, diketahui beberapa pejabat baik setingkat Kasat Reskrim, Kasubdit, Kasat Binmas, dan Kapolsek dimutasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, membenarkan adanya mutasi di tubuh Polda Metro Jaya.

Menurut Kabid Humas, beberapa pejabat di jajaran Polda Metro Jaya hingga ke lingkup Polres dan Polsek mengalami mutasi demi penyegaran dalam tugas dan pekerjaanya. "Ya memang ada sejumlah pejabat yang dimutasi untuk penyegaran kerja," kata Kombes Rikwanto kepada wartawan, Rabu (28/8/2013).

Berikut beberapa pejabat yang mengalami mutasi :

1. AKBP Rahmat, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat diangkat dalam jabatan baru sebagai Penyidik Madya Ditresnarkoba Polda Metro Jaya

2. AKBP Tatan Dirsan Atmaja, Kapolsek Metro Gambir diangkat menjadi Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat.

3. AKBP Arief Rachman, Kasubdit Indag Direktorat Reserse Kriminal khusus Polda Metro Jaya menempati jabatan baru sebagai Kapolsek Metro Gambir.

4. AKBP Ruddi Setiawan, Kasat Binmas Polres Metro Tangerang Kota menempati jabatan baru sebagai Kasubdit Indag  Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

5. AKBP Didik Sugiarto, Pamen Polda Metro Jaya menempati jabatan baru sebagai Kasat Binmas Polres Metro Tangerang Kota.

6. AKBP Yulius Audie Sonny Latuheru, Kasubdit IV/ Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal khusus Polda Metro Jaya menempati jabatan baru sebagai Kasubdit Ranmor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

7. AKBP Edy Suwandono, Kasubdit II / Fismondev  Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menempati jabatan baru sebagai  Kasubdit IV/ Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal khusus Polda Metro Jaya.

8. AKBP Arie Ardian, Kasubdit Ranmor  Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menempati jabatan baru sebagai Kasubdit II / Fismondev  Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

9. Kompol Haris Hadis, Pamendik Polda Metro Jaya menjadi  Analis Kebijakan Pertama Dit Binmas Polda Metro Jaya.

Lomba Polisi Cilik Kapolda Metro Jaya Cup akan Digelar di Laguna Central Park Jakarta Barat

Rabu, 28 Agustus 2013 09:00 WIB
PUSKOMINFO - Lomba Polisi Cilik jajaran Polda Metro Jaya akan digelar di Laguna Central Park Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat, pada 7 September 2013 mendatang. Lomba memperebutkan piala 'Kapolda Metro Jaya Cup' ini diselenggarakan oleh Polres Metro Jakarta Barat, sebagai Koordinator Pelaksana adalah Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Hirbak Wahyu Setiawan, Sik.

Menurut AKBP Hirbak Wahyu Setiawan,  lomba Polisi Cilik ini akan diikuti 13 grup peserta dari masing-masing Polres di Jajaran Polda Metro Jaya. Nantinya akan dipilih 3 grup peserta terbaik sebagai pemenang 1, 2 dan 3 serta 10 grup kategori hiburan. Piala pemenang akan diserahkan oleh Kapolda Metro Jaya.

Dalam lomba tersebut, kata AKBP Hirbak, juga dimeriahkan pertunjukkan marching band, lenong bocah dari Polres Metro Jakarta Barat, dan menghadirkan penyanyi cilik, Umay. "Penyanyi cilik, Umay, nanti juga akan berduet dengan putri bapak Kapolda," kata Wakapolres.

Wakapolres juga mengajak masyarakat luas untuk menyaksikan acara yang digelar di Laguna Central Park Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat, Sabtu (7/9/2013) mendatang.

Mulai Hari Ini, Ditlantas Polda Metro Jaya Gelar Razia Angkutan Umum

Rabu, 28 Agustus 2013 08:26 WIB
PUSKOMINFO - Aparat kepolisian Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mulai hari ini,  Rabu, 28 Agustus, akan menggelar razia terhadap angkutan umum. Razia dilakukan karena seringnya kecelakaan disebabkan kondisi angkutan yang tidak layak serta ketidaklengkapan surat kendaraan. Sanksi dikandangkan akan dilakukan bagi angkutan yang kondisinya tidak layak.

Kasubdit Gakkum Dirlantas Polda Metro Jaya, AKBP Hindarsono mengatakan , operasi tersebut digelar untuk meminimalisir maraknya kecelakaan yang melibatkan angkutan umum.

“Nantinya kami akan langsung kandangkan bila angkutan umum itu tidak laik dan surat-surat kendaraan tidak lengkap, termasuk pengemudi yang tidak memiliki SIM,” kata AKBP Hindarsono.

“Kami melihat banyak pengusaha angkutan umum yang tidak mempedulikan keselamatan penumpang, atas dasar itu lah kami melakukan operasi ini,” sambungnya.

Selama ini, pihaknya juga banyak menemukan pelanggaran mulai dari supir yang tidak mempunyai SIM, tidak adanya lampu penerangan dan banyak faktor keselamatan yang diabaikan. “Kemarin kita tindak dengan tilang, tapi banyak yang tidak jera dan terus beroperasi dengan angkutan tersebut. Maka, kali ini tindakan tegas berupa penahanan kendaraan akan dilakukan,” tuturnya.

Selain itu, kata AKBP Hindarsono, pihaknya akan melibatkan petugas yang berpakaian preman untuk melakukan pendataan terhadap tingkah laku supir selama membawa kendaraannya. Menurutnya, petugas berpakaian preman tersebut akan berpura-pura menjadi penumpang kemudian mencatat apa saja manuver berbahaya serta kelengkapan kendarannya. “Nantinya catatan itu akan kami laporkan ke instansi lainnya untuk dilakukan penindakan lanjutan,” ujarnya

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Rabu 28 Agustus 2013

Rabu, 28 Agustus 2013 08:12 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling hari ini Rabu, 28 Agustus 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM  : Citraland Grogol
STNK: Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit 
STNK: Pospol Jembatan Tiga Pluit  

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi sartika
STNK: Masjid At-Tiin TMII

Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Polres Metro Jakarta Selatan Terjunkan 434 Personel Pengamanan Demo Lurah Lenteng Agung

Rabu, 28 Agustus 2013 07:49 WIB
PUSKOMINFO - Polres Metro Jakarta Selatan menyiagakan 434 personel kepolisian untuk pengamanan unjuk rasa yang digelar Forum Penolak Penempatan Lurah Lenteng Agung di depan Kantor Kelurahan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang dilaksanakan pada hari ini Rabu (28/8/2013). Aksi unjuk rasa itu terkait penolakan penempatan Susan Jasmine Zulkifli yang terpilih sebagai Lurah Lenteng Agung pada program lelang jabatan beberapa bulan lalu.

Kapolsek Metro Jagakarsa, Kompol Herawati, mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemkot terkait dan akan menyiagakan sebanyak 34 orang petugas kepolisian yang berasal dari Polsek Metro Jagakarsa. Selain itu, penjagaan juga dilakukan dengan bantuan personel dari BKO Polres Metro Jakarta Selatan sebanyak 400 orang.

Pengerahan personel sebanyak itu, menurut Kapolsek, bertujuan untuk memastikan aksi unjuk rasa berjalan tertib dan lancar.

"Beberapa petugas akan ditempatkan di bagian depan gerbang dan bagian dalam Kantor Kelurahan. Petugas juga disiagakan di Jalan raya untuk mengatur arus lalu lintas dari dan menuju Kantor Kelurahan Lenteng Agung," kata Kapolsek saat dihubungi wartawan, Selasa (27/8/2013) malam.

Mengenai jumlah massa yang rencananya akan berkumpul dan berorasi di depan Kantor Kelurahan Lenteng Agung, mulai pukul 07:00 WIB sampai pukul 17:00 WIB itu, diungkapkannya, mencapai sebanyak 400 orang.

"Menurut surat permohonan unjuk rasa yang sudah dilaporkan ke kantor, diketahui ada sekitar 400 orang warga. Tapi belum bisa dipastikan jumlah warga yang akan datang," jelasnya.

27 Agustus 2013

Siswi SMP Diperkosa Empat Pemuda di Cengkareng, Dua Pelaku Sudah Ditangkap

Selasa, 27 Agustus 2013 12:54 WIB
PUSKOMINFO - Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP), menjadi korban pemerkosaan oleh empat orang remaja di lahan kosong, Perumahan Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (26/8/2013) malam. Dua dari empat pelaku berhasil ditangkap setelah orangtua korban melapor ke Polsek Metro Cengkareng.

Gadis berinisial FN, 14 tahun, warga Cengkareng, Jakarta Barat itu, kini mengalami syok akibat peristiwa keji tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Metro Cengkareng, AKP Khoiri membenarkan adanya kejadian tersebut dan telah menangkap dua orang pelakunya. Sementara dua pelaku lagi yang identitasnya sudah dikantongi dalam pengejaran petugas.

Menurutnya, polisi langsung bergerak cepat usai menerima laporan dari orang tua korban. Dua orang pelaku yang kini masih dalam pemeriksaa yakni IR, 18 tahun, dan AS, 19 tahun, ditangkap di kediaman masing-masing di wilayah Bambu Larangan, Jakarta Barat.

"Kasusnya sudah kami limpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Barat, karena menyangkut anak-anak," kata AKP Khoiri, Selasa (27/8/2013).

Menurut AKP Khoiri, korban dan salah satu pelaku sudah saling mengenal, hingga akhirnya dikenalkan dengan tiga pelaku lainnya. "Baru ketemu, terus dikenalin oleh sesama temannya," lanjutnya.

Pemerkosaan itu, kata AKP Khoiri, terjadi saat salah satu pelaku dan korban janjian untuk bertemu dan berencana akan jalan-jalan di wilayah Cengkareng. Saat di lokasi kejadian korban dipaksa melayani nafsu bejat mereka dan digilir secara bergantian.

"Berangkat dari Kosambi pelaku memboncengi korban dengan menggunakan sepeda motor, dan teman-temannya menyusul dan kemudian diperkosa di TKP," tutupnya.

Ribut Saat Main Futsal, Medi Tewas Diclurit

Selasa, 27 Agustus 2013 10:01 WIB
PUSKOMINFO - Ribut saat pertandingan futsal, seorang pemuda tewas setelah dibacok di lapangan Futsal Dahlia, di Pasar Rusun Bumi Cengkareng Indah, Cengkareng Timur, Jakarta Barat, Senin (26/8/2013) kemarin sore.

Korban bernama Medi Maulana, 16 tahun, menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Cengkareng, karena luka parah di bagian bokong dan bahu.

"Pelakunya sudah kami amankan bernama Rojani," ujar Kanit Reskrim Polsek Metro Cengkareng, AKP Khoiri, Selasa (27/8/2013).

Informasi yang dihimpun, kejadian berawal ketika Medi dan kawan-kawan bertanding melawan kelompok Rojani, 19 tahun, sekira pukul 17:30 WIB. Di dalam pertandingan Medi kerap memukul dan menendang Rojani. Lantaran kesal, usai pertandingan Rojani langsung mengambil clurit di rumahnya yang tak jauh dari tempat Futsal.

Balik ke tempat Futsal, Rojani membawa clurit dan langsung menghujamkan bacokan ke tubuh Medi di tengah lapangan Futsal. Kawan korban yang melihat temannya terkapar panik, dan langsung melarikannya ke RSUD Cengkareng. Namun, Medi hanya dapat bertahan beberapa jam dan menghembuskan nafas terakhirnya.

Satu jam kemudian Rojani ditangkap oleh petugas Polsek Metro Cengkareng dipimpin Kanit Reskrim AKP Khoiri.

Kapolsek Metro Cengkareng, Kompol Ikbal Simatupang mengatakan, pengakuan sementara pelaku sakit hati pada korban.

Polisi Cilik Jajaran Polda Metro Jaya akan Dilombakan

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Selasa 27 Agustus 2013

Selasa, 27 Agustus 2013 08:17 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling hari ini Selasa, 27  Agustus  2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM  : Citraland Grogol
STNK: Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit 
STNK: Pospol Jembatan Tiga Pluit   

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi sartika
STNK: Masjid At-Tiin TMII

Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Polres Metro Jakarta Barat Gagalkan Penyelundupan Narkoba Antarpulau

Selasa, 27 Agustus 2013 07:46 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menangkap delapan orang tersangka sindikat pengiriman narkoba jenis sabu dan ganja, saat arus mudik Lebaran periode bulan Agustus 2013. Para tersangka ditangkap di empat kota berbeda, yakni Makasar, Palembang, Samarinda, dan Palu.

Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Hirbak W Setiawan mengatakan, para pelaku kami tangkap dalam kurun waktu bulan Juli sampai Agustus 2013.

Menurut Wakapolres, modus operandi yang digunakan pelaku dengan menggunakan titipan paket untuk mengirim narkoba ke Jakarta. "Untuk mengelabui petugas, para tersangka mengirimkan paket kiriman yang disimpan pada benda-benda seperti memakai speaker aktif, handuk, jaket, dan sepatu.," ujar AKBP Hirbak kepada wartawan, Senin (26/8/2013) kemarin.

Di Palembang, kata AKBP Hirbak, polisi menangkap KP dengan barang bukti 3 paket sabu dengan berat 300 gram. Lalu di Palu, polisi menangkap tersangka RZ, RD, AF, dan GP serta diamankan sabu seberat 248 gram.

Sedangkan di Samarinda, polisi menangkap tersangka JN, RS, dan K serta disita satu ons sabu dan satu kilogram ganja. Di Makasar, polisi mengamankan sabu seberat satu kilogram, sementara tersangka masih dalam pengejaran polisi.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Gembong Yudha mengatakan, dari hasil penangkapan ini pihaknya telah menyita 2.696 gram (2,7 kg) narkoba jenis sabu, dan Ganja 1.000 gram (1 kg), dengan omzetnya Rp.4.046.500.000.  "Para tersangka juga mengelabui petugas polisi, disaat arus mudik maupun arus balik, makanya disimpan di dalam benda-benda," ujar AKBP Gembong.

26 Agustus 2013

Jambret Tewas Setelah Sepeda Motornya Tabrak Trotoar

Senin, 26 Agustus 2013 15:35 WIB
PUSKOMINFO - Dua penjambret muda ini bernasib sial. Seorang tewas dan satu lagi luka parah ketika motor yang mereka kendarai menabrak trotoar di Jalan Gajah Mada, depan Wisma 63 Krukut, Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (26/8/2013) pagi. Keduanya kabur setelah dikejar polisi dan warga saat beraksi menjambret HP.

Tersangka yang tewas bernama Bilizi, 18 tahun, warga Kampung Luar Batang, Jakarta Utara dan temannya yang luka parah, Andri Riyanto, 18 tahun, warga Jalan Muara Baru , Penjariangan, Jakarta Utara hingga Senin siang masih berada di RS Polri Kramat Jati

Informasi yang diperoleh, kedua remaja tersebut sebelumnya menjambret HP milik Edi Priyanto, 34 tahun, Senin dinihari sekira pukul 00:40 WIB. Korban berteriak sehingga mengundang perhatian warga dan polisi yang sedang patroli wilayah.

Anggota buser terus mengejar pelaku yang kabur dengan sepeda motor sampai ke tikungan Jalan Pancoran. Rupanya karena panik, Bilizi tidak bisa menguasai laju sepeda motornya. Di Jalan Gajah Mada, tepatnya di depan Wisma Krukut, motor itu menabrak trotar. Kedua jambret itu terpental Bilizi tewas dengan luka parah sedangkan Andri Riyanto menderita kaki patah.

Kedua jambret itu dilarikan ke RS Polri, Kramat Jati, namun sekira pukul 10:00 WIB tadi pagi Bilizi tewas.

Kasus ini ditangani Polsek Metro Taman Sari.

Rumah Sindikat Curanmor Digerebek, Tiga Senpi Disita



ditangkap-1
Senin, 26 Agustus 2013 15:27 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara menyita 3 senpi dari rumah sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kampung Pulau Kapuk, Mekar Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Minggu (26/8/2013) malam. Petugas menyita tiga senpi dari rumah kontrakan, Ajang Supratna alias Oseng, 43 itu, satu diantaranya pistol rakitan, sisanya dua pistol Air Shoft Gun.

Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Afrizal mengatakan, penangkapan sindikat curanmor itu berawal dari tersangka Ismi, 23 tahun, yang ditangkap usai beraksi menggasak motor Xeon milik HD, di Teluk Gong, Jalan Teri, RT016/12, Penjaringan, Jakarta Utara. “Pelaku kepergok anggota saat bertugas, setelah dilakukan pendalaman tersangka mengaku rekannya ada di kawasan Cikarang,” kata Kapolsek.

Dipimpin Kanit Reskrim, AKP RM Jauhari, kemudian melakukan pengejaran. Petugas lalu menggrebek rumah kontrakan tersangka Oseng di Kampung Pulau Kapuk, Mekar Mukti, Cikarang. Dari rumah itu petugas menyita 3 pucuk senpi rakitan jenis pistol menggunakan peluru tajam kaliber 5,5 mm, dan dua pistol jenis FN Air Shof Gun menggunakan peluru gotri tembaga.

“Pistol Air Sof Gun itu tidak memiliki izin anggota Perbakin. Sementara senpi rakitan itu jenis M16 yang menggunakan peluru tajam 5,5 mm,” ujar Kapolsek.

Selain mengamankan 3 senpi, dua peluru tajam, satu kotak peluru gotri tembaga, juga disita satu set kunci leter T dan tiga sepeda motor.

“Kasus ini masih kita kembangkan karena dua rekan pelaku identitasnya . Para tersangka setiap beraksi sudah kita ketahui. Mereka ini beraksi selalu menggunakan senpi dan sudah 30 kali beraksi,” katanya.

Atas perbuatannya, pelaku jerat pasal UU darurat thn 1951 Pasal 1 ayat 1, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara dan pasal 363 KUHP tentang pencurian ancaman diatas 5 tahun penjara.

Motor Dirampas, Tukang Ojek Nyaris Tewas Ditusuk Penumpangnya

Senin, 26 Agustus 2013 11:41 WIB
PUSKOMINFO - Romli, 38 tahun, warga Ciputat yang berprofesi sebagai tukang ojek nyaris tewas setelah seorang perampok yang berpura-pura sebagai penumpang menikamnya dengan pisau sangkur dari belakang.

Peristiwa penusukan ini terjadi pada Senin (26/8/2013) sekira pukul 04:00 WIB di kawasan Cinangka, Depok.

Peristiwa berawal ketika korban, Ramli, tukang ojek yang sering mangkal di Jalan KH Dewantara, Pamulang, mendapat penumpang yang minta diantar ke daerah Parung, Bogor. Namun dalam perjalanan pelaku meminta untuk diantarkan ke daerah Duren Mekar, Bojong Sari, Kota Depok.

Sebelum sampai di tujuan, di tempat yang sepi, tiba-tiba korban ditusuk oleh pelaku dari belakang. Korban mengalami sekali tusukan di leher, dan empat kali tusukan di punggung luka sedalam 15 cm.

Setelah menusuk korban dan meninggalkannya di lahan kosong Duren Mekar, pelaku membawa kabur sepeda motor korban Yamaha Jupiter MX warna biru Tahun 2000.

Peristiwa tersebut dilaporkan dan ditangani Polsek Sawangan. Dari lokasi, petugas mendapatkan barang bukti senjata tajam jenis sangkur yang masih berlumuran darah di tanah kosong tidak jauh dari korban

Dua Pemakai dan Pengedar Ganja Ditangkap Polsek Metro Sawah Besar

Senin, 26 Agustus 2013 09:13 WIB
PUSKOMINFO - Dua remaja pemakai dan seorang pengedar ganja diamankan aparat Polsek Metro Sawah Besar, dibekuk polisi secara terpisah di Jalan Mangga Besar IX, Tangki,Tamansari Jakbar dan Casablanka, Kuningan,Jaksel, Minggu (25/8/2013) dinihari.

Menurut Kapolsek Metro Sawah Besar Kompol Shinto Silitonga, kedua remaja berinisial IW, 16 tahun dan DR, 15 tahun ditangkap ketika sedang asyik menikmati 5 gram ganja di lahan parkir depan diskotik kawasan Jalan Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat.

Penangkapan kedua remaja tersebut karena adanya keluhan dari warga sekitar yang melaporkan kepada polisi.

"Kedua orang itu ditangkap Minggu (25/8/2013) pukul 03:30 WIB. Berawal dari laporan warga, bahwa kedua anak tersebut dinilai sering meresahkan lingkungan sekitar, jika sudah dalam keadaan mabuk," kata Kapolsek, Senin (26/8/2013).

Kapolsek menjelaskan, kedua remaja itu sudah putus sekolah, dan keduanya juga sering memalak pemilik warung ketika sehabis mabuk ganja.

Dari keterangan kedua remaja tersebut mengaku kalau barang haram itu diperolehnya dari seseorang berinisial EM, 34 tahun, yang tinggal di Gedung Menara Prima Casablanca, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Berkat informasi dari pemuda tersebut, tiga jam kemudian polisi berhasil menangkap EM.

"Dari tangan EM didapatkan barang bukti ganja seberat 10 gram. Ketiganya akan dikenai hukuman," tegas Kapolsek.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Senin 26 Agustus 2013

Senin, 26 Agustus 2013 08:27 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling hari ini Senin, 26  Agustus  2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM  : Citraland Grogol
STNK: Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit 
STNK: Pospol Jembatan Tiga Pluit   

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Masjid At-Tiin TMII

Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Akibatkan 2 Orang Tewas, Pedagang Miras Oplosan Ditangkap Polsek Metro Pademangan

Senin, 23 Agustus 2013 08:05 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Pademangan mengamankan seorang pedang minuman keras (miras) oplosan di Jalan Budi Mulia, RT 014 RW 013, Kelurahan Pademangan Barat, Jakarta Utara. Tersangka bernama Robert Sudrajat ditangkap karena miras yang telah dioplosnya telah menimbulkan korban dua orang meninggal dunia.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Daddy Hartady, mengatakan penangkapan Robert Sudrajat karena adanya laporan warga yang telah meminum minuman keras (miras) oplosannya hingga meninggal dunia. Korban yaitu Supriyadi, 39 tahun, dan Ray Setiawan, meninggal dunia setelah menenggak miras oplosan yang diminum dari warung Robert Sudrajat. Keduanya sempat menjalani perawatan di rumah sakit, namun tak tertolong.

"Dia (Supriyadi) membeli minuman keras jenis gingseng di warung milik Robert Sudrajat. Sedangkan Ray Setiawan, membeli satu botol seharga Rp50 ribu juga di Robert," kata AKBP Daddy Hartady.

AKBP Daddy menambahkan, korban membeli miras oplosan "maut" itu pada Jumat, dini hari. Sedangkan kondisi Ray saat ini dalam keadaan kritis dan harus dirawat. "Ray Setiawan kritis dan dirawat di ruang ICU," tutur dia.

Kata dia, sehari-harinya, Robert membuka lapak miras oplosan di Jalan Budi Mulia, RT 014 RW 013, Kelurahan Pademangan Barat.

"Robert Sudrajat diamankan dan pihak kepolisian sudah melakukan penggeledahan di tokonya," jelasnya.

Dari penggeledahan tersebut, sambung dia, petugas mengamankan jeriken berisi arak, botol miras, dan gingseng yang telah dioplos dan siap jual.

"Menurut tersangka, seluruh minuman dicampur lalu dimasukan ke jeriken ukuran 30 liter dan didiamkan selama satu hari dan akhirnya menjadi minuman Ginseng," ujarnya.

Robert dijerat dengan Pasal 146 ayat 2 jo Pasal 140 jo Pasal 86 ayat 2 Undang-Undang nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan, subsider Pasal 136 jo Pasal 75 ayat 1 Undang-Undang nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan dan atau Pasal 196 jo Pasal 98 ayat 2 dan 3 Undang-Undang nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dan atau Pasal 204 KUHPidana dengan ancaman pidana di atas lima tahun.

2 Orang Tertembak dalam Tawuran Pemuda di Pasar Rebo

Senin, 26 Agustus 2013 07:38 WIB

PUSKOMINFO - Tawuran antar pemuda warga Komplek Menzikon TNI AD dengan warga yang diduga dari Ciracas, Jakarta Timur, pecah pada Minggu 25 Agustus 2013 dini hari 

Peristiwa terjadi di Komplek Menzikon RT 01/08 Kelurahan Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu (25/8/2013) sekira pukul 02:00 WIB. Akibat peristiwa itu, dua orang tertembak senjata api, satu diantaranya tewas, dan satu orang lagi mendapati luka karena sabetan senjata tajam.

Dua orang yang tertembak adalah M. Rizky, 19 tahun, dan M. Syaifullah, 16 tahun, bertempat tinggal di Cipayung RT 001 RW01 kelurahan Cipayung, Jakarta Timur. M. Syaifullah akhirnya meninggal dunia dengan luka tembak di punggung.

“Luka tembak bagian punggung sebelah kanan dan meinggal dunia,” ungkap Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Timur Didik Haryadi, kepada wartawan, Senin (26/8/2013).

Sedangkan dua orang lainnya yang hingga kini masih dirawat. Mereka adalah Muhammad Rizky, 19 tahun, dengan alamat di Jalan Cempaka RT 005 RW09, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Jakarta Timur yang terluka tembak pada paha sebelah kanan dirawat di RS Tugu Ibu serta Zulham Harahap, 38 tahun adalah pegawai swasta yang bertempat tinggal di Komplek Menzikon TNI AD RT001 RW10 Kelurahan Pekayon, Pasar Rebo.

“Zulham Harahap luka pada kaki sebelah kiri akibat senjata tajam,” terang Kompol Didik.

Kompol Didik menjelaskan, kronologi kejadian bermula sekira pukul pukul 01:00 WIB, salah seorang pemuda, Valentino bersama tiga rekan wanitanya mengantar Danang kerumahnya di komplek Menzikon TNI AD Jalan Raya Bogor RT 001 RW10 Pasar Rebo, Jakarta Timur.

“Pada saat melintas di pos RW1 komplek Menzikon, banyak anak muda nongkrong dan menggoda cewek rekan Valentino. Dan saat pulang, Vallentino dicegat dan dikeroyok kelompok pemuda komplek Menzikon," jelasnya.

Tak terima dengan apa yang diterima Valentino, sekira pukul 02:00 WIB, datang gerombolan pemuda sekira 20 orang yang merupakannya teman-temannya bermaksud balas dendam.

“Namun di jembatan pintu gerbang Menzikon sudah di hadang oleh warga komplek Menzikon TNI AD, sehingga terjadi tawuran dan lanjut dibubarkan oleh anggota jaga markas Menzikon dengan meletuskan tembakan senpi sehingga kelompok pemuda kabur dan dikejar sampai depan Polsek Metro Pasar Rebo dan pihak anggota polsek memisahkan dan mereka bubar,” kata Kompol Didik.

Dari keributan itu, sambung Didik, mengakibatkan beberapa korban mengalami luka. “Kasus ini ditangani Polsek Metro Pasar Rebo,” tandasnya.

21 Kios Ludes Terbakar di Pasar Palmerah


Senin, 26 Agustus 2013 07:22 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak 21 kios kios lapak di lantai 2 Pasar Palmerah, Kelurahan Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (25/8/2013) dini hari ludes dilalap si jagomerah. Kebakaran tersebut ditengari karena korsleting panel boks gardu listrik. Dalam kejadian tersebut tidak ada korban dan akibat kebakaran tersebut kerugian ditaksir miliaran rupiah.

Informasi dari Polsek Metro Tanah Abang, peristiwa itu terjadi sekira pukul 03:20 WIB di lantai 2 Pasar Palmerah. Kondisi Pasar Palmerah lantai 2 saat itu dalam keadaan sepi lantaran aktivitas jual beli belum dimulai. Namun, asap tebal yang terlihat membuat beberapa pedagang sayur yang ada di bawah menjadi panik. Kebetulan saat kobaran api melalap bangunan tersebut belum ada aktifitas perdagangan.

Berdasar keterangan saksi-saksi di lokasi, api pertama kali terlihat di lantai 2 yang sudah dipenuhi dengan asap. Kemudian api terus membesar. Sebanyak 27 unit mobil pemadam kebakaran dari tiga wilayah dikerahkan untuk memadamkan api.

Petugas pemadam sempat  mengalami kesulitan dalam memadamkan api lantaran sumber air yang cukup jauh dari lokasi. Sumber air yang ada di dalam pasar tidak cukup untuk memadamkan api.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materi ditaksir miliaran rupiah.

23 Agustus 2013

2.694 Personel Polda Metro Jaya Siap Amankan Konser Musik Metallica

Jumat, 23 Agustus 2013 14:46 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya telah menyiapkan 2.694 personel gabungan untuk mengamankan konser band legendaris Metallica, yang digelar pada hari Minggu 25 Agustus 2013 mendatang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan, dalam konser yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta tersebut, akan menerjunkan anggota kepolisian dari berbagai unsur.

"Untuk pengamanan konser Metallica, ada sekitar 2.694 personel yang dilibatkan. Ini gabungan dari Polda Metro dan Polres serta Polsek setempat," kata Kombes Rikwanto saat dihubungi wartawan, Jumat (23/8/2013).

Dia menegaskan, nantinya anggota tersebut akan disebar ke berbagai titik pengamanan yang telah ditentukan sebelumnya, baik di dalam area konser maupun di halaman luar.

"Ini untuk memastikan semuanya aman dan masyarakat bisa menikmati konser dengan nyaman," tegasnya.

Truk Membawa AC Terbakar di Tol Jati Asih

 
Jumat, 23 Agustus 2013 14:15 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah truk bernomor polisi B 8039 DD mengangkut AC terbakar di kilometer 39 Jati Asih arah Kampung Rambutan, Jumat (23/8/2013) sekira pukul 10:30 WIB. Penyebab kebakaran sementara diduga akibat korsleting listrik.

Api secara tiba-tiba muncul dari mesin kendaraan dan membuat sopir menempikan truk di lokasi kejadian.
"Sebab kejadian menurut pengakuan pengemudi diperkirakan dari aliran arus pendek listrik," kata Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar M Jazuri, saat dihubungi wartawan, Jumat (23/8/2013).

Truk yang bermuatan perangkat elektronik AC itu pun terbakar pada bagian bak dan menghanguskan muatan yang dibawanya. Jazari mengatakan, petugas pemadam kebakaran kemudian dihubungi untuk upaya pemadaman api pada truk yang terbakar itu di lokasi kejadian.

Akibat peristiwa itu sempat terjadi  kemacetan hingga empat kilometer. "Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, kini masih dalam penanganan petugas," ujar AKBP Jazuri.

Pegawai Restoran Bakoel Soenda Tewas Terjepit Lift

Jumat, 23 Agustus 2013 13:31 WIB
PUSKOMINFO - Kecelakaan kerja menimbulkan korban meninggal dunia terjadi di Restoran Bakoel Soenda di Jalan Hartono Boulevard, Kelapa Indah, Kota Tangerang. Seorang karyawan bernama Patahudin, 19 tahun, tewas akibat terjepit lift saat menurunkan makanan di restoran tersebut, Kamis (22/8/2013).

Informasi dari Kepala SPK Polsek Tangerang, Aiptu Amir Mahmud mengatakan pada Kamis (22/8/2013) pukul 12:30 WIB, ia mendapat telepon dari warga yang memberitahukan telah terjadi kecelakaan kerja di restoran Bakoel Soenda.

Petugas Polsek Tangerang dengan dipimpin Wakapolsek, AKP Efendi, kemudian datang ke lokasi melakukan identifikasi. Didapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia terjepit lift di lantai 2, yang digunakan untuk menurunkan makanan.

Keterangan saksi, Siti Khusnul Khotimah, karyawati restoran mengatakan, saat kejadian korban sedang menurunkan makanan dari lantai 4 ke lantai dasar. Ketika lift sedang turun, terlihat korban ingin melihat melalui jendela. namun lift masih dalam keadaan berjalan sehingga kepala korban terjepit hingga pecah mengeluarkan darah. Korban tewas di lokasi kejadian.

Dari lift, petugas mendapati dua buah nampan, dua piring berisi nasi dan lauk serta 6 gelas berisi minuman.

Oleh petugas, jenazah warga Kampung Jambu Bulakan RT 03/01Cinangka, Serang, Banten itu kemudian dibawa ke RSUD Tangerang guna dilakukan visum.  

Maling Berpura-pura Petugas PLN Tewas Dikeroyok Warga Perumahan Bukit Sawangan Indah

Jumat, 23 Agustus 2013 13:16 WIB
PUSKOMINFO - Pencuri dengan modus berpura-pura menjadi pegawai PLN, tewas setelah ditangkap dan dikeroyok warga di Perumahan Bukit Sawangan Indah Blok D 18/22 RT 004/05 Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Depok, Jumat (23/8/2013) pagi.

Pelaku diketahui bernama Tasaidi, 31 tahun, warga Dusun III RT 016/08 Ujung Gebang, Kecamatan Susukan, Cirebon, Jawa Barat, tewas dikeroyok warga setelah kepergok mencuri laptop.

Awalnya, Tasaidi berpura - pura menjadi pegawai PLN untuk mengecek listrik di rumah korban bernama Isti di Perumahan Bukit Sawangan Indah Blok D 18/22 RT 004/05 Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Depok. Tasaidi pun dipersilakan masuk oleh pembantu Isti.

Saat masuk ke dalam rumah, Tasaidi nekat mencuri laptop merk Toshiba dan membawa kabur dengan naik sepeda motor. Aksi Tasaidi ternyata dipergoki oleh Isti. Isti pun berteriak dan mengejar Tasaidi yang sudah berada di atas sepeda motor.

Isti berhasil mengejar pelaku dan membuat Tasaidi terjatuh dan masuk ke parit. Namun, Tasaidi tetap gigih dan kabur. Melihat hal itu, Isti langsung meneriaki maling laptop itu. Warga yang berada di sekitar lokasi, langsung mengepung pelaku dan menangkapnya. Warga yang geram dengan aksi pelaku menghujaninya dengan pukulan. Tasaidi akhirnya tewas di lokasi kejadian.

Kabagops Polresta Depok, Kompol Suratno membenarkan kasus tersebut. "Peristiwa itu dilaporkan ke Polresta Depok, kini jenazah pelaku sudah dibawa ke RSUD Depok," ujarnya.

Perampok Beraksi di KBT, Sepasang Kekasih Dibacok

Jumat, 23 Agustus 2013 10:50 WIB
PUSKOMINFO - Aksi perampokan sepeda motor terjadi di kawasan Kanal Banjir Timur (KBT), Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (23/8/2013) dini hari. Dua pelaku bertopeng itu berhasil membawa kabur sepeda motor setelah melukai korbannya dengan senjata tajam.

Peristiwa terjadi sekira pukul 02:40 WIB, saat itu sepasang kekasih, Andri, 34 tahun dan Siti Khotijah, 34 tahun, tengah berboncengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vega R bernomor polisi B 6743 TXU hendak pulang ke rumah di Kampung Bojong, Duren Sawit, Jakarta Timur, sepulangnya membeli nasi uduk di kawasan Pulo Jahe, Cakung, Jakarta Timur.

Saat melintas di Jalan KBT, keduanya dipepet oleh dua pelaku yang berboncengan dengan sepeda motor. Pelaku langsung menyerang Andri dengan membacok kepala dan menusuk pinggang Siti dengan parang, hingga keduanya terjatuh. Setelah itu, pelaku langsung merampas dan kabur membawa sepeda motor milik korban.

Kapolsek Metro Duren Sawit, Kompol Imran menjelaskan, kedua korban mengalami luka bacok ringan. Andri yang merupakan sekuriti perumahan komplek AL itu mengalami luka dibagian kepala dan lengan tangan kiri, sedang Siti yang berprofesi sebagai pembantu rumah tangga di komplek yang sama mengalami luka tusuk di bagian pinggang sebelah kiri.

"Keduanya dibawa ke klinik terdekat untuk mendapat pengobatan, tapi sekarang sudah pulang ke rumah masing-masing, sudah memberikan keterangan," ungkap Kompol Imran saat dihubungi wartawan.

Dikatakan Kapolsek, saat ini pihaknya tengah memburu kedua pelaku dengan keterangan yang minim dari korban. Korban tidak dapat mengenali pelaku karena kedua pelaku menggunakan topeng hitam. Ditambah kondisi jalanan pada malam hari yang minim penerangan.

Tawuran Antar Warga di Cipinang Diduga Diprovokasi Warga Luar Kampung

Jumat, 23 Agustus 2013 09:25 WIB
PUSKOMINFO - Kapolsek Metro Pulogadung, Kompol Zulham Effendi mengatakan, pemicu tawuran antar pemuda Cipinang Jagal dan pemuda Kebon Singkong di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (23/8/2013) dini hari tadi diduga akibat diprovokasi dari warga luar kampung tersebut.

Menurut Kapolsek, berdasar keterangan warga, tawuran berawal dari perusakan pagar pembatas yang terbuat dari bambu pemisah dua kampung tersebut. Saat itu, aksi provokasi terjadi, beberapa warga luar kampung berteriak menuduh pemuda Kebon Singkong berniat menyerang pemuda Cipinang Jagal.

"Pemuda Kebon Singkong dengan Cipinang Jagal memang sering tawuran, tapi kali ini diprovokasi warga lain kampung. Pemuda Kebon Singkong menyerang dan merusak pagar pembatas," ujar Kapolsek kepada wartawan, Jumat (23/8/2013).

Diperoleh informasi, kata Kapolsek, seorang pemuda Cipinang Jagal harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan, Rawamangun, Jakarta Timur setelah dikeroyok tiga pemuda dengan menggunakan senjata tajam jenis parang dan samurai. Pemuda yang diketahui bernama Hamzah  Alkatery, 22 tahun, mengalami luka bacok pada bagian lengan kiri dan pergelangan kaki kanan.

"Satu korban luka bernama Hamzah sekarang masih dirawat di Rumah Sakit Persahabatan," ungkap Kapolsek.

Dikatakan Kapolsek, saat ini puluhan petugas disiagakan untuk mengantisipasi aksi serangan balasan.

"Belum ada yang diamankan, masih diselidiki,"imbuhnya.

10 Rumah Asrama Brimob di Ciputat Hangus Terbakar

Jumat, 23 Agustus 2013 08:42 WIB
PUSKOMINFO - Sepuluh rumah asrama Brimob Detasemen C di Aspol Blok F1 RT 03 RW 12, Ciputat, Tangerang Selatan, ludes dilahap si jago merah, Kamis (22/8/2013) malam.

Api diketahui sudah membesar berasal dari rumah yang dihuni Sarmiyem di Jl. Barata I Blok F.1 Nomor 111 Rt 03/12 sekira pukul 23:30 WIB, warga sekitar kemudian berusaha memadamkan api dengan menyiramkan air, namun api tidak berhasil dipadamkan dan makin membesar.

Sekira pukul 24:00 WIB, datang 8 unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi memadamkan api. Api baru berhasil dipadamkan pada Jumat (23/8/2013) dinihari sekira pukul 01:10 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut namun sepuluh rumah hangus terbakar. Peristiwa ditangani Polsek Metro Ciputat.

Kirim Solar Subsidi ke Pabrik, Truk Ditangkap Polsek Metro Duren Sawit


bbmsub228
Jumat, 23 Agustus 2013 08:17 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah truk yang sudah dimodifikasi seperti tangki bermuatan solar yang akan dikirim ke sejumlah pabrik di kawasan Pulogadung, diamankan petugas Polsek Metro Duren Sawit saat mengelar razia di Jalan I Gusti Ngurah Ray, Klender, Jakarta Timur, Kamis (22/8/2013). Sopir berikut truknya yang berisi puluhan liter solar diamankan.

Kapolsek Metro Duren Sawit, Kompol Imran Gultom mengatakan, penangkapan terhadap truk itu bermula ketika pihaknya menggelar operasi rutin di Jalan I Gusti Ngurah Ray, Klender, Jakarta Timur. Saat itu melintas truk warga kuning Nopol B 9741 KDB melintas di lokasi.

“Anggota langsung menyetop kendaraan tersebut lalu memeriksa ternyata membawa solar. Saat kami, pengemudi yang berinisial TM, 39 tahun, ditanya surat ijin ternyata tidak ada makanya kami akan amankan,”kata Kapolsek.

Diungkapkan Kapolsek, dari pengakuan tersangka solar itu dibelimya dari kawasan Pulogadung dengan harga normal yakni Rp 5.500/liter. Oleh pelaku solar tersebut akan dijual kembali ke pabrik-pabrik dengan harga antara Rp 7 ribu hingga Rp 7,500/liter.

Aksi ini sudah dilakukan oleh pelaku hampir empat bulan terakhir ini. Rata-rata peminatnya itu sejumlah perusahaan besar yang ada di kawasan Pulogadung dan Cakung. “Saat ini kami masih mendalami kasus ini untuk mengungkap siapa penadahnya,” kata Kapolsek.

Aksi itu sudah dijalani tersangka selama empat bulan. Tersangka melakukan pengiriman setelah pihaknya mendapat order dari calon pembelinya.

Dari tangan tersangka polisi menyita barang bukti truk B 9741 KDB dan solar sebanyak 90 liter.Tersangka akan dijerat Undang-Undang Migas No.22/2001 tentang penyalahgunaan pengangkutan/niaga Bahan Bakar Minyak yang disubsidi pemerintah, dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Jumat 23 Agustus 2013

Jumat, 23 Agustus 2013 07:59 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling hari ini, Jumat 23 Agustus 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM  : LTC Glodok
STNK: LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit 
STNK: Pospol Jembatan Tiga Pluit   

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi sartika
STNK: Masjid At-Tiin TMII

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Menginap di Rumah Kerabat Bawa Airsoftgun, Toni Ditangkap Polisi di Bojonggede Depok

Jumat, 23 Agustus 2013 07:52 WIB
PUSKOMINFO - Kepolisian di Jajaran Polda Metro Jaya kini tengah gencar merazia senjata jenis air soft gun. Setelah menggerebek toko air soft gun milik istri kedua tersangka teroris Abu Sofyan, Nurmalasari di Tugu, Cimanggis, Depok, polisi kini menangkap seseorang yang diduga memiliki air soft gun di Bojonggede, Depok.

Toni yang sedang menginap di rumah saudaranya, Lilis, di Kampung Lio RT 02/11, Kedung Waringin, Bojonggede, ditangkap anggota Polsek Bojonggede karena membawa air soft gun.

Penggrebekan itu dilakukan pada Kamis (22/8/2013) sekitar pukul 10.30 WIB.

"Anggota kami melakukan penggrebekan. Diamankan sebuah pistol air soft gun. Kasus ini akan dilimpahkan ke Polresta Depok," kata Kapolsek Bojonggede, Kompol Bambang Irianto.

Polisi menyita 1 pucuk senpi dari tangan Toni. Pria tersebut diketahui  baru menginap satu malam di rumah kerabatnya.

Pelaku Curanmor Tewas dalam Baku Tembak dengan Buser Polresta Depok


Dari identitas yang ditemukan, bandit yang tewas bernama Zaenal, 35 tahun, warga Dusuan Negri Agung, RT 05/06, Kabupaten Lampung Timur. Senjata api rakitan jenis revolver berikut enam buah kunci letter T juga ditemukan dari pelaku. Zaenal terkapar dengan perut dan kaki kanan tertembus peluru.

Baku tembak berlangsung di depan gudang ikan di Jalan Kebayunan, Tapos, Kota Depok. Di lokasi ini memang dikenal rawan pencurian motor dan dalam sebulan ini sudah tiga kali terjadi pencurian.

Kapolresta Depok Kombes Achmad Kartiko menjelaskan, tujuh petugas gabungan buser (buru serga) dari Polsek Cimanggis dan Polres Depok, melakukan patroli menggunakan mobil Avanza. Daerah Tapos menjadi target patroli karena kerap terjadi aksi kriminal.

Dari kejauhan, petugas melihat empat pria berkendaraan dua sepeda motor dengan gerak-gerik mencurigakan. Empat lelaki itu mendekati sebuah sepeda motor milik Sunardi, 35 tahun, yang diparkir di depan gudang. “Di antara pelaku kemudian mengutak-atik motor,” kata kapolres.

Petugas pun bergerak mendekat, namun belum dekat satu pelaku langsung mengacungkan senjata api ke arah polisi. Baku tembak terjadi, anggota buser berlindung di balik mobil patroli, polisi pun menembak satu pelaku.

Sementara itu, tiga pelaku meloloskan diri menggunakan dua sepeda motor Yamaha Mio.

Kata Kapolres, dari aksi baku tembak tersebut dua pelaku kena tembak. Satu dibagian kaki, dan satu dibagian punggung serta kaki, sementara dua pelaku lainnya kabur ke arah Gunung Putri, Bogor.

“Kita masih melakukan pengembangan terhadap sindikat pelaku yang tewas tersebut. Dugaan kuat para sindikat ini kerap beraksi di daerah Tapos khususnya Kebayunan,” kata Kapolres.

Paket Mencurigakan di Taman Meruya Ternyata Tas Olahraga

Jumat, 23 Agustus 2013 07:10 WIB
PUSKOMINFO - Warga Taman Villa Meruya digegerkan penemuan paket mencurigakan yang diletakkan di depan rumah di Jalan Flamboyan, Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (22/8/2013) sekira pukul 16:00 WIB.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan diurai oleh Tim Gegana Polda Metro Jaya, Kamis (22/8/2013) sore, ternyata berisi sebuah tas olahraga. Paket ditujukan kepada pemilik rumah tersebut.

Kapolsek Metro Kembangan,  Komisaris Heru Agus mengatakan, paket itu dikirim oleh sebuah perusahaan di Bukit Golf Mediterania, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Barat. Namun, di paket tersebut tidak tertulis nama pengirim.

"Saat menerimanya, pemilik rumah tidak merasa sedang memesan paket apa pun," ujar Kapolsek.

Karena tak ada identitas jelas pada paket itu, pemilik rumah melaporkannya ke Mapolsek Metro Kembangan, yang kemudian ditindaklanjuti ke tim dari Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Polda Metro Jaya.

Saat tim dari Jihandak datang, paket berbentuk kardus tersebut langsung diamankan di Mapolsek Metro Kembangan. Setelah diperiksa, baru diketahui bahwa paket itu berisi sebuah tas olahraga berwarna hitam.

22 Agustus 2013

Korban Miras Oplosan di Jakarta Pusat Menjadi 13 Orang Tewas

Kamis, 22 Agustus 2013 10:37 WIB
PUSKOMINFO - Berawal dari miras oplosan yang dibuat oleh tukang jamu bernama Rendy, 49 tahun, 13 orang kehilangan nyawa. Malaikat maut menjemput satu per satu dari mereka di RS Islam Cempaka Putih dan RSCM.

Informasi dari Polres Metro Jakarta Pusat, hingga hari ini Kamis 22 Agustus 2013, jumlah korban miras oplosan tersebut yang meninggal dunia sebanyak 13 orang (10 di RS Islam Cempaka Putih dan 3 di RSCM), kondisi kritis 6 0rang (4 di RSCM dan 2 di RS Islam Cempaka Putih) dan sudah pulang ke rumah masing-masing 3 orang. 

Berikut identitas korban yang tewas dan kritis dari dua rumah sakit: 

a. di RSCM 

Meninggal Dunia: 
1. Roni Marpaung, 42 th, alamat : Pancoran Mas Rt. 01/02 Depok. Masuk tgl 20-8-2013 pukul 19.55 Wib,Pulang 21-8-2013 pukul 16.00 wib.

2. Steven, 44 th, alamat Johar baru Jakpus. Masuk tgl 19-8-2013 pukul 05.58 Wib.

3. Ali swara , 40 th, alamat kramat pulo gundul Rt. 7/13 tanah tinggi Johar Baru. Masuk tgl 19-8-2013 pukul 13.30 Wib.


Kritis:
1. Surya Angga Dinata, alamat jln Menteng tenggulum RT.06/010 Menteng Jakpus, Masuk ke RSCM tgl 21 agustus 2013 pukul 06.53 wib. 

2. Mulyadi 50 th, alamat Menteng Jaya Rt.016 /01 Menteng Jakpus. Masuk tgl 19 Agustus 2013 pukul 16.34 Wib. 

3. Moh hadi alamat jl. Kramat lontar gg III J(4/7)  RT. 019/01 Paseban Senen Jakpus.  Masuk tgl 19-8-2013 jam 16.34 Wib. 

4. Amin Mawardi , 44 th, al. Jl. H. Murtadho VIII Rt.018/06 Paseban Senen Jakarta Pusat. Masuk tgl 19-8 -2013. 

Pulang:
1. Supriyadi, 34 th, alamat Menteng Jaya Rt.010/008 Menteng Jakpus. Masuk 18-8-2013 jam 08.39 wib.

2. Dian Permana, 23 tahun, alamat Jl. Baladewa Kiri RT.15/03 Tanah Tinggi Johar Baru jakpus. Masuk tgl 20-8-2013 jam 00.29 Wib. Pulang tgl 21 -8-2013.

3. Wahyu Andiansyah, 33 th, alamat jl. Kramat Pulo Gundul Rt.010/10 Tanah Tinggi Johar Baru Jakpus. Masuk tgl 19-8-2013 pukul 09.00 Wib. Pulang tgl 21-08-2013 pukul 15.00 Wib. 


b. di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih: 

Meninggal Dunia:
1. ANDI FERDIAN LUBIS, 26 Th, al. Jl. Kawi2 atas RT. 016/08 Kel. Johar Baru Jak-Pus (Masuk Rumah Sakit hari Minggu, 18 Agustus 2013 sekira pukul 15.50 wib dan Meninggal sekira pukul 16.10 wib. 

2. SUTRISNO,33 th, al. Jl .Bungur gg. G Rt.011/001 Kel. Senen Jak-Pus Masuk Rs Islam hari Minggu, 18 Agustus 2013, sekitar pukul 18.50 WIB dan meninggal sekira pukul 19.05 WIB. 

3. SARIFUDIN, 37 Th, al. H. JIUNG Rt.015/02 No.487 Kel. Utan Panjang Jak-Pus (Masuk RS Islam hari Minggu, 18 Agustus 2013 sekitar Pukul 22.20 wib dan Meninggal sekira pukul 22.35 WIB diambil paksa keluarga tgl.19 Agustus 2013 pukul 10.00 Wib. 

4. JOKO PITONO, al. Jl. Serdang Baru Rt.006/05 Kel. Serdang Jak-Pus masuk  Senin, 19 Agustus 2013 sekitar pukul 05.00 wib. 

5. MUSTOFA, 31 Th, al. Jl. Utan Panjang III Rt.009/06 No.15 Kel. Utan Panjang Jak-Pus.Senin, 19 Agustus 2013 sekitar pukul 05.00 wib.

6. SAFARI, 40 th,  Sumut Batu RT 11 /01 kel Sumur Batu Kemayoran Jakpus  masuk hari Senin  19  Agustus 2013, jam 06 20  Wib, MD jam 06 45 WIB. 

7. SOPIAN,24 September 1985, Islam, Rawa tengah Rt.11/05 Galur Jp sekira Senin tgl.19 Agustus jam 06.30 Wib, dan meninggal 11.00 Wib. 

8. MARFIN,31 tahun, Jl. Rawa selatan.V Rt.10/04 Kp.Rawa johar baru Jp. Masuk senin tgl 19 sekitar pukul 21.00 Wib, dan meninggal hari Selasa tgl 20 Agustus 2013 sekira pukul 03.00 Wib. 

9. ISHAK MAULANA , 29 tahun, alamat Jl. Kali baru timur 6 rt rt 02/09 kel Utan Panjang Kemayoran   Jak-pus masuk tgl.19 agustus jam.20 30 Wib dan Meninggal tgl 20 agustus 2013 02.35 Wib. 

10. ZAINUDIN, 46 tahun, alamat jl Remaja III komp PAM rt  15/08 no. 6 Cempaka Baru, Kemayoran Jak Pus masuk tgl 19 agustus 2013 jam 11 00 meninggal jam 17 30 wib. 

Kritis:
1. HERI SURYANTO, 31 tahun, warga Kampung Irian I Rt 01/16 Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat.

2. DJUMADI, 59 tahun, warga Cempaka baru Timur 10 RT 10/01 Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat. 

Penyidik Polres Metro Jakarta Pusat telah mengamankan dan memeriksa penjual miras oplosan tersebut bernama Rendy, 49 tahun,  warga Rusun Tahap III Lt.2/19 Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat.Randy menjual jamu di Toko Jamu Gin-Su di Jl.Remaja III No.12 Rt.03/08 Cempaka Baru, Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Barang Bukti yang telah disita berupa sisa alkohol dalam jerigen, jerigen bekas Alkhol, Jamu beras kencur dan sisa minuman anggur

Menurut keterangan tersangka, miras oplosan tersebut berupa alkohol Musrni 96% dicampur air (diberi nama Ginseng) dan jika dicampur susu disebut Ginseng-Susu (Ginsu) bisa campur beras kencur dan anggur 


Tersangka Rendy ditahan di Mapolres Metro Jakarta Pusat terhitung mulai hari Rabu (21/8/2013) kemarin.

Tersangka dijerat Pasal 146 ayat 2 Jo Pasal 140 Jo Pasal 86 ayat (2) subsider Pasal 136 Jo Pasal 75 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.