30 September 2013

Polsek Bojong Gede Bekuk Lima Pengedar dan Sita 1 Kg Ganja


Senin, 30 September 2013 15:57 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Bojong Gede Polresta Depok membekuk lima kawanan pengedar ganja untuk wilayah Bogor dan Depok. Dari lima pelaku disita 1 Kg ganja kering siap edar.

Penangkapan para tersangka berawal ketika petugas yang tengah menggelar Operasi Cipta Kondisi mengamankan seorang remaja bernama Ardiansyah, 23 tahun, saat sedang menongkrong di pinggir Jalan Baru, Bambu Kuning, Bojong Gede, Kab. Bogor, Kamis (26/9/2013) malam, yang kedapatan memiliki narkotika jenis ganja.

Menurut Kapolsek Bojong Gede, Kompol Bambang Irianto, dari pengakuan Ardiansyah empat pelaku lainnya ditangkap di beberapa tempat yang berbeda. Yaitu ; Zulhan, 23, warga Kp Kalibata RT. 03/11, Agus Mulyana, 25, warga Kp. Blok Asem RT 03/02 Kelurahan Sukaresmi Tanah Sarelal, Enta Irawan, 31, warga Kp. Cilubang RT 02/08 Setu Gede Bogor Barat dan Nur Suki, 20, warga Bojong Jengkol RT 02/05 Cilebut Barat Sukaraja Bogor.

“Jaringan keempat temannya yang ditangkap bertugas sebagai kurir,”ujar Kapolsek kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (30/9/2013) siang.

Kapolsek mengatakan ganja yang disita 1 Kg . “Perpaketnya diharga sekitar Rp. 50 ribu ada juga hingga Rp. 500 ribu. Keuntungan yang didapatkan dua kali lipat dari penjualan,”katanya.

Dari pengakuan Ardiansyah, ganja diperoleh dari seseorang di wilayah bogor.”Keuntungan dari jual ganja digunakan untuk kebutuhan sehari- hari menompang kebutuhan keluarga,”paparnya.

Polda Metro Jaya Periksa 10 Saksi Terkait Ledakan Granat di Rumah Pola Winson

Rumah seorang pengusaha, Pola Winson, di Tamansari Bali View, 
Jalan Kintamani, Kelurahan Pisangan, Ciputat Timur, menjadi sasaran 
pelemparan granat, Jumat (27/9/2013) pada pukul 03.30 WIB. 
Akibat ledakan itu, kaca rumah bagian kiri hancur. (Foto: Kompas.com)

Hal tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto kepada wartawan, Senin (30/9/2013).

Menurut Kabid Humas, Polisi juga tengah memeriksa kemungkinan pelaku melarikan diri lewat jalan mana. Karena, terdapat beberapa jalan masuk dan keluar pada kompleks Bali View tersebut.

"Penyidik masih menganalisa hal-hal yang berkaitan dengan motif, kejadian dan sistem keamanan kompleks," kata Kabid Humas Rikwanto.

Rumah Winson dilempar granat oleh pelaku tak dikenal pada Jumat (27/9/2013) sekira pukul 03:30 WIB. Pelaku diduga berjumlah dua orang yang menggunakan sepeda motor.

Mayat Lelaki Berkaos YAMAHA Ditemukan Mengambang di Kali Ciliwung Jagakarsa

Senin, 30 September 2013 09:17 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat laki-laki ditemukan mengambang di kali Ciliwung di Gang Sonton RT 003/002 Kelurahan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (30/9/2013) pagi tadi.

Mayat tanpa identitas tersebut ditemukan warga sekira pukul 07:00 WIB. Mayat pertama kali ditemukan oleh Rohadi, 40 tahun, pedagang yang melintas di lokasi melihat mayat yang mengambang dengan posisi tertelungkup.

Penemuan kemudian dilaporkan ke warga sekitar dan diteruskan ke pihak kepolisian Polsek Metro Jagakarsa.

Petugas yang datang ke lokasi melakukan identifikasi tidak menemukan kartu identitas di tubuh korban. Saat ditemukan posisi mayat tertelungkup, kulit sudah mengelupas dan lidah menjulur. Mayat mengenakan baju kaos warna putih bertuliskan YAMAHA dan hanya memakai celana dalam warna hitam. Ciri-ciri korban, tinggi badan 160 cm, rambut hitam lurus pendek, diperkirakan berusia 30 tahun.

Oleh petugas, mayat kemudian dikirim ke RS. Fatmawati guna kepentingan visum. Ditangani Polsek Metro Jagakarsa.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 30 September 2013

Senin, 30 September 2013 08:50 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling hari ini, Senin,  30 September 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan banteng

2. Jakarta Barat
SIM  : Citra Land
STNK: Citra Land

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Gepembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM :  Dealer Honda Jl Dewi Sartika Cawang
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

Jam operasional pelayanan pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

 STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut hubungi Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55 Jakarta Selatan, Telp :  021-52960770 & 021-91304959, Fax : 021-5275090, SMS : 1717 atau email : tmc@lantas.metro.polri.go.id  

Kebakaran di PT. Gosen Pacifik Sukses Makmur Tangerang, Dua Orang Luka Bakar


Senin, 30 September 2013 08:29 WIB
PUSKOMINFO - PT. Gosen Pacifik Sukses Makmur di Kampung Kalisari KM 4 Nomor 7, Kelurahan Uwung Jaya, Kota Tangerang, terbakar. Dua orang mengalami luka bakar dalam peristiwa yang terjadi  Minggu (29/9/2013) malam.

Informasi dari Polsek Metro Jatiuwung, kebakaran pada Pabrik yang memproduksi plastik dan kardus itu diketahui sekira pukul 17:00 WIB. Api diketahui berasal dari bagian gudang roll produksi cefron (Besek Plastik).

Sempat terjadi ledakan disertai api membesar dari area pabrik hingga penduduk sekitar kocar-kacir menyelamatkan diri. Ledakan diduga berasal dari tabung gas di pabrik tersebut.

Api berhasil dipadamkan sekira pukul 22:30 WIB dengan bantuan 14 unit mobil pemadam kebakaran. Terdapat dua orang luka bakar yaitu Ken, 35 tahun, dan Jumiko, 27 tahun, kini keduanya dirawat di RSUD Kota Tangerang.

Ribuan Botol Miras Dimusnahkan Polsek Metro Sawah Besar

Senin, 30 September 2013 08:21 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak 2.300 botol minuman keras (miras) berbagai merek, dimusnahkan Polsek Metro Sawah Besar, Jakarta Pusat. Ribuan botol miras itu, merupakan hasil razia dan sitaan aparat Polsek Metro Sawah Besar selama dua pekan di Kelurahan Gunung Sahari Utara dan Kelurahan Karang Anyar, Jakarta Pusat.

Kapolsek Metro Sawah Besar, Komisaris Polisi (Kompol) Sintho Silitonga mengatakan, pihaknya menyita ribuan botol miras tersebut berkat bantuan aparat rukun warga (RW) yang melakukan pemantauan dan pelaporan terkait penjualan miras tanpa izin.

"Masyarakat sekitar kelurahan itu menjadi resah dengan keberadaan penjualan miras. Penjualannya pun tanpa izin, sehingga kita lakukan penyitaan dan pemusnahan," kata Kapolsek kepada wartawan, Sabtu (28/9/2013).

Sesuai Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol (SIUP MB), mengedarkan miras ilegal melanggar Pasal 32 UU No 3 tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan, pasal 142 UU No 18 tahun 2002 tentang Pangan, dan Pasal 31 Peraturan Menteri Perdagangan RI No 43 tahun 2009 tentang Peredaran Miras.

"Razia akan terus kami lakukan di sekitar Sawah Besar yang tidak mempunyai izin edar. Jika ditemukan akan kita sita," tegas Kapolsek.

Kecelakaan Kerja, Pekerja Pabrik Tewas Terjepit Mesin Pembuang Limbah

Senin, 30 September 2013 08:13 WIB
PUSKOMINFO - Dadang, seorang buruh di PT Pulogadung Stell, Jl. Pulo Lentut Kawasan Industri Pulogadung, Cakung, Jakarta Timur, tewas akibat terjepit mesin pembuang limbah saat bekerja

Peristiwa kecelakaan kerja tersebut terjadi pada Sabtu (28/9/2013) sore.

"Kejadiannya sekitar pukul 15.00 WIB. Saat korban memasang skell dengan skop, kepala korban tersangkut dan terjepit mesin konpaiyer (mesin pembuang limbah)," kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Didik Haryadi, Minggu (29/9/2013).

Kompol Didik menjelaskan, korban langsung meninggal dilokasi kejadian. Didik menuturkan, kondisi warga RT 14 RW 01 Rawaterate Cakung tersebut sangat memprihatinkan.

"Kepala dan tangan kanannya menghitam seperti gosong. Dua orang saksi sudah dimintai keterangannya," lanjutnya.

Untuk kepentingan penyidikan jenazah, korban sudah dibawa ke RSCM untuk divisum. Sementara polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.

Si 'Pilot' Pencongkel Mobil Terpaksa Dilumpuhkan Polsek Kelapa Dua

Senin, 30 September 2013 07:46 WIB
PUSKOMINFO - M. Jafar alias Pilot, 33 tahun, anggota komplotan pencongkel pintu mobil, terpaksa dilumpuhkan kakinya dengan timah panas oleh petugas Polsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Pilot, salah satu anggota komplotan pencongkel pintu mobil yang sering beraksi di wilayah Jabotabek – Bandung itu dilumpuhkan dengan dua butir timah panas di kedua betisnya oleh Tim Anti Bandit Polsek Kelapa Dua karena mencoba kabur ketika diminta menunjukan tempat persembunyian gembong komplotannya di Kampung Bencongan, RT 04/01, Kec. Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu (29/9/2013) malam.

“Tembakan peringatan ke udara tak dihiraukan pelaku. Tindakan tegas terpaksa diambil oleh anggota,” ungkap Kapolsek Kelapa Dua, Kompol R Sulistiyo, SE didampingi Kanit Reskrim Iptu Ade M. Ali kepada Wartawan, Minggu (29/9/2013) malam.

Penangkapan Jafar, kata kapolsek, berawal dari rekaman kamera CCTV di dalam rumah sakit Bethsaida, Gading Serpong, Kelapa Dua, Kab. Tangerang.

Dalam rekaman itu, aksi komplotan pencongkel pintu mobil itu terekam kamera pengintai tengah mencongkel pintu mobil Honda CRV B1915 PO milik Boby Hendry yang diparkir di dalam rumah sakit.

“Tas berisi laptop dan barang elektronik lainnya digasak pelaku. Total kerugian mencapai Rp 60 juta,” kata Kapolsek.

Petunjuk berharga dari rekaman CCTV tak disia-siakan Tim Anti bandit Polsek Kelapa Dua pimpinan Brigadir Ading Asroni. Dalam kurun waktu 24 jam, terang Kapolsek, pihaknya menelusuri keberadaan komplotan pencongkel pintu mobil.

Jafar dibekuk petugas ketika tengah mengembalikan mobil rental yang disewanya untuk beraksi.

Alhamdulillah, kerja keras anggota berbuah hasil. Saat ini tim masih berada diluar memburu pelaku lainnya,” papar Kanit Reskrim Iptu Ade M. Ali.

Kepada petugas, Jafar mengaku sudah puluhan kali beraksi di wilayah Jabotabek hingga Bandung, Jawa Barat. Bapak dua anak itu mengaku diajak sang kapten komplotan berinisial Rb.

Pengakuan Jafar, aksi kejahatan yang dilakukan komplotannya itu dilakukan setiap tiga hari sekali. Mobil yang ditumpangi empat orang pelaku itu selalu berputar-putar keluar masuk pusat perbelanjaan. Mereka biasa mengincar mobil di dalam basement mall.

Mayat Pria Ditemukan Membusuk di Atas Plafon Bank BRI

Senin, 30 September 2013 07:27 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat laki-laki ditemukan dalam keadaan mulai membusuk di sebuah plafon atau eternit kantor Bank BRI di Jalan Teratai Putih, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (29/9/2013), sekira pukul 19:00 WIB.

Mayat diketahui bernama Gunawan alias Gugun, 27 tahun, merupakan seorang pedagang rokok asongan yang sudah bertahun-tahun mangkal di wilayah tersebut. Mayat cepat dikenali pemilik gedung karena diberi kepercayaaan memegang kunci gedung. Gugun tewas diduga karena sengatan listrik.

“Dia (Gugun) dikenal pedagang rokok sudah bertahun tahun, di kawasan tersebut, sampai pemilik gedung mempercayakan megang kunci gedung, karena kalau dia mandi atau apa suka di sana,” kata petugas piket Polsek Metro Duren Sawit, Iptu Tumikam kepada wartawan, Minggu (29/9/2013).

Saat pemeriksaan jasad Gugun, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Petugas hanya menemukan luka bakar di bagian kaki. Saat ditemukan kondisi jenazah sudah mulai membusuk dan mengeluarkan bau tak sedap.Gugun diperkirakan meninggal pada Sabtu 28 September lalu.

“Dia ditemukan dekat kabel listrik blower AC di loteng. Dia diperkirakan meninggalnya kemarin, sekarang mayatnya sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati,” tutupnya.

27 September 2013

Penganiayaan

Jumat, 27 September 2013 10.05 WIB
Tkp : Jl. Raya Sanggrahan bawah jembatan tol Meruya Jakarta Barat.
Korban : Damar Sadewo, 16 Th.
Saksi : Riski 15 Th, Faizin 15 Th, Budi 15 Th dan Boy 15 Th.
Pelaku : Lidik.
Kronologis : Saat korban dan saksi pulang sekolah mengendarai motor bertiga dan melintas di tkp bertemu dengan pelajar Budi Murni sebanyak 9 orang mengendarai motor, kemudian saling serang dan salah satu pelaku membacok korban dengan menggunakan samurai sehingga mengenai lengan kanan dan kiri korban.
Kasus ditangani : Sektro Kembangan.

Pengeroyokan

Jumat, 27 September 2013 09:58 WIB
Tkp : Jl. H. Udin RT11/03 Kembangan Jakarta Barat.
Korban : Choerudin, 30 Th.
Saksi : Burhan, 20 Th.
Pelaku : Lidik.
Kronologis : Saat korban dan saksi sedang berada di dalam mes, tiba-tiba datang 5 orang pelaku masuk ke dalam mes sedangkan korban berada dikamar ganti baju, kemudian korban ditarik pelaku kemudian dipukul dengan menggunakan gitar dan ada yang memukul menggunakan batu bata sehingga korban jatuh dipukul, diinjak-injak sampai korban pingsan. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka robek dibagian kepala, badan memar dan lengan kanan retak.
Kasus ditangani : Sektro Kembangan.

Pencurian dengan kekerasan


Jumat, 27 September 2013 09:48 WIB
Tkp    : Halaman restoran Padang raya Jalan Juanda Raya No. 20 B Jakarta Pusat.
Tgl kejadian : 27 September 2013, pukul 01.05 WIB.
Korban          : Mashuri, 30 Th.
Saksi           : Badrun, 30 Th.
Pelaku           : Lidik.
Kerugian     : Motor Honda No.pol B-6008-PIA.
Kronologis   : ketika korban tiba di tkp, kemudian parkir dan masuk ke dalam restoran, sewaktu korban di dalam, korban mendengar pelaku menyuruh saksi dengan kata-kata “masuk” sambil berusaha membuka kunci motor korban, saat korban keluar lalu pelaku menodongkan senpi ke arah korban sambil membentak “masuk”  karena takut korban langsung masuk, kemudian pelaku berhasil membawa motor korban dan menembakan senjata dan mengenai dinding triplek pajangan minuman yang ada di restoran.
Kasus ditangani     : Sektro Gambir.

26 September 2013

Pencuri Spesialis Rumsong Ditangkap Saat Pesta Narkoba di Cempaka Putih

Kamis, 26 September 2013 13:48 WIB
PUSKOMINFO - Dua pencuri spesialis rumah kosong (Rumsong) bersama pengedar narkoba dibekuk petugas Polsek Metro Johar Baru, ketika sedang pesta shabu di Jalan Cempaka Putih III, Jakarta Pusat, Kamis (26/9/2013) dinihari. Dari tangan mereka disita 0,5 gram shabu dan 3 golok, bong, kunci leter T.

Tersangka bernama Iwan Setiawan,38 tahun, pengedar narkoba diamankan bersama dua pelaku pencurian rumah kosong yaitu Hendrawan,28 tahun, dan M Akbar alias Ocar, 31 tahun.

”Mereka tertangkap berkat informasi dari warga masyarakat,”ujar Kapolsek Metro Johar Baru Kompol Fitria Mega didampangi Kanit Reskrim AKP Supriyadi.

Keterangan yang dihimpun dari TKP, ketiga tersangka ditangkap Kamis (26/9/2013) dinihari tadi sekira pukul 02:00 WIB. Berawal dari laporan masyarakat yang resah melihat tempat kosan milik Bunda, yang selalu ramai di kunjungi anak-anak muda.

Laporan tersebut ditindaklanjuti, petugas dibawah pimpinan Panit Narkoba Ipda M Rasid,SH, segera meluncur ke kosan yang ditempati dua pelaku Rumsong. Petugas dengan sigap meggerebek kosan mendapati tiga pria yang sedang pesta shabu.

Kini ketiga pemakai itu digelandang ke kantor polisi dan dari kamar ditemukan juga shabu serta golok, kunci leter T dan palu.  Dari hasil pemeriksaan ternyata dua dari tiga pelaku bandit rumsong.

“Hendrawan dan M Akbar, bandit spesialis Curanmor, sedang satu pelaku lainnya Iwan Setiawan, pengedar dan pemakai shabu. Mereka tertangkap saat pesta narkoba,” ujar Kapolsek.

Dua pelaku rumsong yang tertangkap terakhir melakukan aksi di kawasan Cempaka Putih yang tak jauh dari kantor polisi. “Ketiga pelaku yang terjaring itu saling kenal bahkan satu daerah. Saat mereka tertangkap lagi pesta narkoba,”ujar Ipda M Rasid.

Saat Bertamu, Pria Warga Korsel Tewas di Rumah Teman

Kamis, 26 September 2013 13:40 WIB
PUSKOMINFO - Seorang WN Korea Selatan bernama Joung Hee, 60 tahun, ditemukan tewas di rumah rekannya di Jalan Radio II, RT 01/04 No.4, Kel.Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (26/9/2013) pagi. Korban ditemukan telah meninggal dunia dengan posisi telungkup di depan kamar mandi di rumah kontrakan milik Lee Geun Hwa.

Keterangan saksi seorang pekerja di rumah Lee Geun Hwa, Adi, menjelaskan korban  baru 3 hari berada di Indonesia untuk keperluan bekerja.  “Hubungan dengan Lee Guen Hwa hanya teman,” katanya.

Petugas Polsek Metro Kebayoran Baru dan Polres Metro Jakarta Selatan yang menyelidiki kasus ini tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Penyebab kematian diduga sementara karena sakit. Langkah yang kami lakukan yakni melakukan olah TKP dan koordinasi dengan Kedubes Korea Selatan,” ujar Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Anom Setyadji.

Samsat Polda Metro Raih Penghargaan Pelayanan Publik Terbaik




Kamis, 26 September 2013 11:16 WIB
PUSKOMINFO - Samsat Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya meraih penghargaan 'Gold Indonesia Brand Champion Award 2013' sebagai insitusi non-kementerian dengan pelayanan terbaik. Tidak tanggung-tanggung, Samsat Direktorat Lalu Lintas ini menyabet 3 kategori sekaligus.

Pemberian penghargaan 'Gold Indonesia Brand Champion Award 2013' ini digelar oleh lembaga periset marketing, Mark Plus. Penganugerahan ini diselenggarakan di Ballroom Hotel Four Season Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa 24 September 2013, yang diberikan secara langsung oleh Presiden Mark Plus, Hermawan Kertajaya.

Dalam penganugerahan itu, Ditlantas Polda Metro Jaya dinobatkan sebagai Most Prefered Policy of Public Institution kategori non-kemeterian.

Adapun, penghargaan yang diberikan ada tiga kategori yakni kategori 'Golden brand champion of most trusted public institution category non ministry', 'Silver brand champion of most prevered policy of public institution category non ministery' dan 'Bronze brand champion of most valuable policy of public institution category non ministery'.

Penghargaan tersebut merupakan hasil riset dan penilaian yang dilaksanakan Mark Plus Insight. Riset dilakukan terhadap masyarakat umum dengan responden sebanyak 700 orang dari usia 20 hingga 59 tahun.

Menanggapi hal itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Chrysnanda Dwi Laksana berharap, dengan penghargaan tersebut pihaknya dapat terus meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

"Semoga bisa mendorong kita berbuat lebih baik dan baik lagi," kata Kombes Chrysnanda.

Dia juga berharap ke depan, pelayanan Samsat lebih bersih dan jauh dari oknum-oknum calo. Ke depan, kata dia, pelayanan di Samsat akan lebih sempurna bila dibantu dengan mengimplementasikan sistem ERI (Electronic Registration and Identification).

ERI merupakan suatu sistem pendataan kendaraan bermotor yang dapat memberikan jaminan legitimasi kendaraan yang sah. "Juga sebagai fungsi kontrol berkaitan dengan penegakan hukum dan forensik kepolisian," imbuh Kombes Chrysnanda.

Ia berharap, pihaknya dapat senantiasa memberikan pelayanan yang prima terhadap masyarakat.

"Pelayanan yang cepat, tepat, akurat, transparan, akuntabel, informatif dan mudah diakses tentunya," pungkasnya.

Terpergok, Pelaku Curanmor Menembak Warga

Kamis, 26 September 2013 09:55 WIB
PUSKOMINFO - Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menembak seorang warga yang memergoki aksi mereka di Jl. Tanah Tinggi IV Gang X Rt 007/07 No. 37 Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (26/9/2013) dinihari tadi. Korban seorang warga bernama Agus Salim, 29 tahun,  mengalami luka tembak di paha kiri.

Informasi dari Polsek Metro Johar Baru, peristiwa terjadi sekira pukul 03:00 WIB, aksi seorang lelaki memakai topi dan masker diketahui oleh seorang warga bernama Calibius, 45 tahun, sedang mengutak-atik sepeda motor yang ada di halaman rumah nomor 23. Karena curiga, Calibius menegur lelaki tersebut. Namun, pelaku langsung melepaskan tembakan satu kali ke arah Calibius yang sedang berada di depan pintu rumahnya. Tembakan mengenai kusen pintu.

Setelah menembak, pelaku kabur dan diteriaki maling oleh Calibius dan warga. Mendengar ada suara maling-maling, salah satu warga bernama Agus Salim keluar rumah. Saat berada di depan pintu, Agus Salim langsung ditembak oleh pelaku mengenai paha sebelah kiri.

Setelah melepaskan tembakan, pelaku yang diperkirakan berjumlah 4 orang dengan menggunakan 2 sepeda motor itu langsung kabur tanpa mendapatkan hasil apapun.

Korban, Agus salim, yang mengalami luka tembak dilarikan ke RS. Islam Cempaka Putih. Sedangkan kasus ini ditangani Polsek Metro Johar Baru.

Diteriaki dan Dikejar Warga, Pistol Perampok Jatuh

Kamis, 26 September 2013 09:03 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah senjata api rakitan jatuh dari penjahat yang kabur setelah diteriaki maling saat akan menggasak sebuah sepeda motor di Jalan Raya Perumahan Pondok Hijau, Bekasi Timur, Selasa (24/9/2013) malam. Senjata api berikut 6 butir pelurunya kemudian diamankan di Polsek Bekasi Timur.

Kapolsek Bekasi Timur Kompol Suyud, saat dimintai keterangan Pos Kota membenarkan telah mengamankan sebuah senjata api rakitan jenis revolver dengan enam butir pelurunya.

Pada Selasa malam sekira pukul 22:00 WIB, penjahat akan melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor di depan sebuah apotek di Perumahan Pondok Hijau. Aksi penjahat ini diketahui warga yang kemudian meneriakinya maling..

Mendengar teriakan si penjahat panik lalu kabur membonceng temannya yang berada di atas motor. Namun senjata api yang dibawa penjahat itu jatuh ditemukan warga lalu diserahkan ke polisi.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 26 September 2013

Kamis, 26 September 2013 08:51 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling hari ini, Kamis,  26 September 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan banteng

2. Jakarta Barat
SIM  : Citra Land
STNK: LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM :  Honda Jl Dewi Sartika Cawang
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

Jam operasional pelayanan pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

 STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut hubungi Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55 Jakarta Selatan, Telp :  021-52960770 & 021-91304959, Fax : 021-5275090, SMS : 1717 atau email : tmc@lantas.metro.polri.go.id 

Mau Nebeng, Pelajar Tewas Terlindas Ban Truk

Kamis, 26 September 2013 08:31 WIB
PUSKOMINFO - Berniat nebeng (menumpang) sebuah truk, seorang pelajar bernama Irvan, 13 tahun,  tewas terlindas roda kiri belakang truk di Jalan I Gusti Ngurah Rai, di depan Stasiun Buaran, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (25/9/2013).

Peristiwa bermula saat Irvan bersama tiga temannya menghentikan truk bernomor polisi B 9970 WC yang melintas dari arah Pondok Kopi ke arah Bekasi sekira pukul 17:30 WIB. Setelah tiga temannya berhasil naik ke atas bak truk, korban terpeleset dan jatuh ke bawah kolong truk.

Warga Penggilingan, RT 04/07, Cakung, Jakarta Timur, itu tewas dalam perjalanan ke Rumah Sakit Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur. Korban mengalami luka berat di kepala.

"Korban mengalami luka di bagian kepala retak, dada memar, kening robek dan lengan kanan memar," ujar Kanit Laka Lantas Satuan Wilayah Jakarta Timur, AKP Agung Budi Leksono.

Sopir truk berinisial HP, 32 tahun, diamankan ke Kantor Unit Laka Lantas Satwil Jakarta Timur untuk dimintai keterangan. Sementara korban meninggal dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk keperluan autopsi.

"Dua orang saksi sudah kami periksa untuk mendalami kasus ini," jelas AKP Agung.

25 September 2013

Disuruh Jaga Rumah, Malah Menjual Barang Milik Majikan

Rabu, 25 September 2013 14:34 WIB
PUSKOMINFO - Diberi kepercayaan menjaga rumah majikan, seorang pria justru membobol rumah tersebut dan membawa kabur sejumlah barang berharga.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Anggur 3, Kel. Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan. Tersangka kemudian menjual barang-barang senilai total Rp60 juta ke penadah dan tukang loak.

Tersangka bernama Jemani, 31 tahun, akhirnya berhasil ditangkap petugas Polsek Metro Cilandak di Terminal Bus Lebak Bulus saat akan pulang ke kampung halaman di Jawa Timur, Selasa (24/9/2013) sore.

Petugas menyita barang bukti hasil kejahatan yang sudah dijual seperti kulkas, AC, TV dan lainnya. Tersangka beserta barang bukti dibawa ke polsek untuk kepentingan penyidikan.

Kapolsek Metro Cilandak, Kompol HM Sungkono, Rabu (25/9/2013) menjelaskan, sejak Oktober 2012, pemilik rumah, Indra, 49 tahun, pindah ke Ponorogo, Jawa Timur. Ia pun menitipkan rumahnya kepada mantan karyawannya, Jemani, dengan mendapat gaji tiap bulannya.

Rupanya Jemani melupakan kepercayaan yang diberikan kepadanya. Pria ini justru menjual harta benda majikan majikannya secara satu persatu. Kasus ini diketahui saat korban main ke Jakarta dan menjumpai rumahnya dalam keadaan berantakan. Korban kemudian melaporkan kasus ini ke Polsek Metro Cilandak.

Petugas dipimpin Kanit Reskrim, AKP Alam Nur berhasil menangkap Jemani setelah memburunya selama 3 hari.

Tiga Pegawai Ditangkap Usai "Nyabu" di Halaman Parkir Kantor Pemkot Bekasi

Rabu, 25 September 2013 12:12 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Reskrim Polsek Bekasi Selatan  menangkap tiga pegawai Pemerintah Kota Bekasi yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Seorang di antaranya berstatus pegawai negeri sipil.

"Satu orang PNS di Dinas Tata Kota, dua orang lainnya berstatus tenaga kerja kontrak di Dinas Tata Kota dan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kota Bekasi," kata Kapolresta Bekasi Kota, Komisaris Besar Priyo Widiyanto, Rabu (25/9/2013).

Menurut Kapolres, petugas Kepolisian Sektor Bekasi Selatan melakukan penangkapan setelah pelaku mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu di halaman parkir kantor Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Kantor tersebut berlokasi di kompleks perkantoran Pemkot Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Senin (23/9/2013).

Dari hasil tes urine, ketiganya positif menggunakan sabu-sabu. Mereka kini ditahan di Mapolsek Bekasi Selatan untuk menjalani rangkaian pemeriksaan.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Bekasi Selatan, Iptu Kasran, mengatakan, ketiga tersangka yaitu FS diketahui berstatus sebagai pegawai negeri sipil, BD yang merupakan tenaga kerja kontrak di Dinas Tata Kota, dan DL sebagai staf di Badan Perizinan Pelayanan Terpadu (BPPT).

"Mereka positif menggunakan narkoba, saat ini statusnya tersangka dan sudah kami tahan," ujar Iptu Kasran saat dihubungi, Rabu (25/9/2013).

Iptu Kasran menjelaskan bahwa penangkapan ketiganya dilakukan setelah kepolisian mendapatkan laporan adanya pesta narkoba di Kantor Pembinaan Kesejahteraan Keluarga, yang berada di kompleks perkantoran Pemkot Bekasi pada Senin (23/9/2013) sekira pukul 15:00 WIB.

"Dari laporan itu kami langsung tindaklanjuti. Hasil penyelidikan di lapangan ditemukan tersangka diduga usai mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu di TKP," ungkapnya.

"Setelah menjalani pemeriksaan, dan tes urine mereka positif menggunakan narkoba," kata Iptu Kasran.

Ketiganya dijerat dengan Undang-Undang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. Saat ini mereka mendekam di sel tahanan Polsek Bekasi Selatan.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 25 September 2013

Rabu, 25 September 2013 09:02 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling hari ini, Rabu,  25 September 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

Jakarta Pusat, layanan SIM di Kantor Pos Pasar Baru dan layanan STNK di Lapangan Banteng.

Jakarta Barat, layanan SIM di Citra Land dan STNK di LTC Glodok

Jakarta Selatan, layanan SIM dan STNK di TMP Kalibata.

Jakarta Utara, layanan SIM dan STNK di Pospol Jembatan 3 Pluit.

Jakarta Timur, layanan SIM di Dealer Honda Jalan Dewi Sartika dan layanan STNK di Pasar Induk, Kramat Jati.

Jam operasional pelayanan pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.

Polres Metro Jakarta Barat Tangkap Otak Penyekap dan Penganiaya Tukang Kopi Kedoya

Rabu, 25 September 2013 08:17 WIB
PUSKOMINFO - Sandy, otak pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap tukang kopi Kedoya dibekuk aparat Polres Jakarta Barat, Selasa (24/9/2013). Tersangka ditangkap di Bali.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Unit Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Martson Marbun. "Sandy ditangkap Selasa pagi sekira pukul 10:00 WIB di Bali, dia diduga sebagai dalang penyekapan ini," kata AKP Marbun kepada wartawan.

Menurut AKP Marbun, tersangka dibekuk di tempat penginapan dimana ia ingin singgah ke Kupang, Nusa Tenggara Timur. "Dia mau kabur ke Kupang," ucapnya.

Kini, kata AKP Marbun, penyidik tengah melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap Sandy di Polres Metro Jakarta Barat.

Sebelumnya, Penyidik telah menetapkan dua tersangka berinisial H dan F, yang telah diringkus lebih dahulu,  pada Minggu 15 September 2013 lalu.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Seorang wanita pedagang kopi asongan, Hernawati, 47 tahun, disekap dan disiksa di sebuah bedeng yang terletak di pinggir Jalan Jakarta-Tangerang, tak jauh dari pintu tol Kebon Jeruk 2, tepat di samping apartemen Kedoya Elok, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, sejak Jumat (13/9/2013) sore hingga Minggu (15/9/2013). Peristiwa tersebut dialaminya setelah tidak mau memberi uang sebesar Rp 100.000 kepada orang yang memerasnya.

Polda Metro Jaya Reka Ulang Penembakan Aipda (Anumerta) Sukardi


Rabu, 25 September 2013 07:48 WIB
PUSKOMINFO - Penyidik Polda Metro Jaya kembali melakukan olah tempat kejadian perkara dengan reka ulang di lokasi tewasnya anggota Provost Polair Baharkam Mabes Polri, Aipda (Anumerta) Sukardi, di depan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (24/9/2013) malam.

"Ada reka ulang oleh Tim Polda Metro Jaya dilokasi kejadian, dari pukul 21.30 WIB hingga 23.30 WIB. tentang posisi, yang pasti dari korban, pelaku, dan proses penembakan terjadi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto saat dihubungi wartawan, Selasa (24/9/2013) malam.

Sebelumnya, anggota Provos Mabes Polri, Aipda (Anumerta) Sukardi tewas ditembak oleh orang tak dikenal tepat di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Selasa (10/9/2013) sekira pukul 22:15 WIB. Aipda Sukardi terkapar setelah diberondong peluru. Ada tiga luka tembak dibagian dada, perut,dan bahu korban.

Korban ditembak ketika sedang melaksanakan tugas pengawalan enam unit truk tronton bermuatan elevator part dari Tanjung Priok, Jakarta Utara, menuju Kuningan, Jakarta Selatan. Pengawalan itu dilakukan oleh korban sendirian dengan menggunakan sepeda motor Honda Supra bernopol B 6671 TXL serta berpakaian dinas lengkap.

Curi Helm, Pria Pengangguran Bonyok Digebuk Warga

Rabu, 25 September 2013 07:37 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria pengangguran, Tri Hutomo, 23 tahun,  bonyok digebuk warga, lantaran terpergok mencuri sebuah helm di Jalan KS Tubun, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2013) sore sekira pukul 15:30 WIB.

Modus pelaku dalam melancarkan aksinya dirinya berpura-pura menjadi siswa kursus di Tekno Motor Akademik yang ada dikawasan tersebut, namun dalam penyamarannya terendus oleh petugas keamanan kursus montir tersebut.

"Kami sebenarnya curiga sudah lama ke pelaku ini. Dia sering terlihat masuk ke tempat kursus," kata Anto, seorang security Tekno Motor Akademik.

Karena banyaknya, laporan yang kehilangan barang berharga di tempat tersebut, namun kecurigaan mengarah ke pelaku yang berpenampilan necis ini, akan tetapi dirinya  tidak mempunyai bukti,  akhirnya Anto membuat jebakan untuk menangkapnya.

"Akhirnya saya buat jebakan dan  ternyata benar pelaku yang mencurinya," ujar Anto.

Melihat pelaku terjebak mengambil sebuah helm, pelaku langsung dihujani bogem mentah bertubi-tubi oleh warga hingga lebam. Beruntung, aksi warga dapat dihentikan setelah datang petugas yang sedang berpatroli, kemudian langsung di giring ke Mapolsek Metro Tanah Abang.

24 September 2013

Panin Plaza Permata Hijau Diancam Bom

Anggota Gegana penjinak bom menyisir lokasi
Penyisiran di lokasi oleh Tim Gegana Polda Metro Jaya

Selasa, 24 September 2013 15:25 WIB
PUSKOMINFO - Panin Plaza, Pertama Hijau, Jakarta Selatan, mendapat ancaman bom, Selasa 24 September 2013. Ancaman tersebut disampaikan oleh seseorang tidak dikenal melalui telepon ke Panin Plaza.

Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, mengatakan bahwa ancaman tersebut terjadi sekira pukul 13:30 WIB. "Ancaman telepon itu diterima oleh salah seorang karyawan yang kemudian melaporkannya," kata Kabid Humas.

Mendapat laporan ada ancaman tersebut, Polres Metro Jakarta Selatan langsung menurunkan tim Jihandak (penjinak bahan peledak)  untuk memeriksa lokasi. "Pencarian hingga kini masih berlangsung," ucapnya.

Kombes Pol Rikwanto menambahkan, terlepas telepon ancaman tersebut benar atau tidak, polisi tetap mengedepankan prosedur standar operasional. Itu untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. "Situasi masih kondusif, karyawan bekerja seperti biasa," ujarnya.

Polda Metro Jaya Bekuk 13 Orang Sindikat Narkoba Internasional Pemasok ke Tempat Hiburan Malam


13 Orang Sindikat Narkoba ke Tempat Hiburan Malam Dibekuk Polisi
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Sudjarno dan Kabid Humas Polda Metro Jaya 
menunjukkan barang bukti narkoba dari sindikat internasional terorganisir 
yang memasok narkoba ke tempat hiburan malam di Jakarta.

Selasa, 24 September 2013 15:06 WIB
PUSKOMINFO - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membekuk 13 orang anggota sindikat Internasional pengedar narkotika jenis ekstasi dan sabu, yang biasa memasok narkoba ke sejumlah tempat hiburan malam di Jakarta.

Dari 13 tersangka, satu diantaranya mesti dilumpuhkan dengan timah panas di paha kanannya. Diantara mereka 4 orang diantaranya adalah perempuan.

Jaringan yang terorganisir ini dibekuk dari sejumlah tempat terpisah di Jakarta mulai 31 Agustus sampai pertengahan September 2013 lalu.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari ke 13 tersangka adalah 151.270 butir ekstasi; 2,5 kg bubuk ekstasi dan 138 gram sabu.

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Sudjarno dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (24/9/2013) menjelaskan total nilai barang bukti narkoba yang disita bila dirupiahkan mencapai Rp 60 miliar lebih.

"Hasil penyitaan barang bukti dari para tersangka apabila dikonversi dengan nilai rupiah, bernilai Rp 60.508.000.000 (enam puluh miliar lima ratus delapan juta rupiah) dan korban yang bisa diselamatkan diperkirakan 187.650 jiwa," kata Wakapolda.

Menurut Wakapolda, jaringan ini dikendalikan oleh 4 orang napi yang mendekam di LP Cipinang, LP Salemba dan LP di Pekalongan, Jawa Tengah.

"Ke empat napi ini mendapat narkoba dari seorang bandar di Malaysia, yang merupakan warga negera Malaysia," katanya.

Wakapolda menjelaskan pihaknya bekerjasama dengan polisi diraja Malaysia untuk menangkap bandar utama ini.

"Setelah kami telusuri, ke empat napi pengendali jaringan ini tidak saling mengenal. Mereka beda kelompok atau sel kecil, tapi satu jaringan dengan mendapat narkoba dari seorang bandar di Malaysia," kata Wakapolda.

600 Gram Sabu Senilai Rp 1,2 Miliar Diselundupkan di dalam Sepatu

Selasa, 24 September 2013 14:25 WIB
PUSKOMINFO - Rudy, 30 tahun, pria asal Pangkal Pinang, ditangkap petugas terminal 1B Bandara Soekarno Hatta, Senin (23/9/2013) sore. Rudy ditangkap karena kedapatan hendak menyelundupkan narkotika jenis sabu seberat 600 gram ke Provinsi Bangka Belitung, yang disimpan di sepatu di dalam tasnya.

Pria yang bertempat tinggal di Bogor itu menyembunyikan sabu di dalam sepatu yang disimpan di tasnya. Ia dibekuk, saat akan terbang ke Pangkal Pinang dengan pesawat Sriwijaya Air pukul 18:10 WIB.

"Dia tinggal di Bogor. Rencananya akan ke Pangkal Pinang," kata Kepala Sub Bagian Humas Polresta Bandara Soekarno Hatta, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Agus Tri kepada wartawan, Selasa (24/9/2013).

AKP Agus Tri menjelaskan, petugas keamanan bandara mulai mencurigai Rudy membawa sabu ketika memeriksa tas yang bersangkutan memakai alat X-ray. Petugas yang melakukan pemeriksaan terhadap barang yang dibawanya, menemukan 600 gram sabu  yang dikemas dalam enam bungkus kecil atau setara dengan Rp 1,2 miliar.

Pelaku dan barang buktinya langsung diamankan Satuan Narkoba Polresta Bandara Soekarno Hatta. Kepolisian kini masih melakukan pendalaman, terkait asal-usul sabu dan peran Rudy dalam sindikat narkoba tersebut.

10 Preman Diamankan dari Terminal Depok

Selasa, 24 September 2013 13:23 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak 10 orang yang diduga preman terjaring razia yang dilakukan Polresta Depok. Mereka terjaring razia di Terminal Depok hari ini, Selasa (24/9/2013) sekira pukul 10:00 WIB.

Razia dilakukan pihak kepolisian di warung-warung sekitar terminal dan pintu keluar masuk terminal. Pasalnya, marak dikabarkan bahwa Terminal Depok banyak beredar preman. Mereka sudah meresahkan masyarakat terutama pengendara dan penumpang.

Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polresta Depok, Kompol Suratno mengatakan, razia digelar untuk memberikan rasa aman pada masyarakat. Kemudian mereka digelandang ke Polresta Depok untuk dimintai keterangan. Dari 10 yang diduga preman itu, hanya beberapa orang saja yang memiliki kartu identitas.

"Kita sedang mintai keterangan. Kalau memang kedapatan melakukan tindak pidana ya akan diproses. Kalau tidak hanya akan diberikan pembinaan dan dilepas," kata Kompol Suratno.

"Kami lakukan razia karena sering mendapat laporan banyak preman di terminal," tambahnya.

Saat ini 10 preman itu masih berada di Polresta Depok untuk dimintai keterangan. Dengan razia rutin itu diharapkan dapat memberi keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama yang kerap berada di Terminal Depok.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 24 September 2013

Selasa, 24 September 2013 09:16 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling hari ini, Selasa,  24 September 2013 terbagi di beberapa lokasi seperti disampaikan pihak TMC Polda Metro Jaya, yaitu:

Jakarta Pusat, layanan SIM di Kantor Pos Pasar Baru dan layanan STNK di Lapangan Banteng.

Jakarta Barat, layanan SIM dan STNK di LTC Glodok

Jakarta Selatan, layanan SIM, dan STNK di TMP Kalibata.

Jakarta Utara, layanan SIM dan STNK di Pospol Jembatan 3 Pluit.

Jakarta Timur, layanan SIM Dealer Honda Jalan Dewi Sartika dan layanan STNK di Pasar Induk, Kramat Jati.

Jam operasional pelayanan pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.

Sedang Konsumsi Putaw di Kosan, Dua Pria Ditangkap Polsek Metro Palmerah

Selasa, 24 September 2013 08:27 WIB
PUSKOMINFO - Yogi Prasetya, 37 tahun dan Ade Mariam, 29 tahun ditangkap petugas Polsek Metro Palmerah saat sedang mengkonsumsi narkotika jenis putaw di kos-kosan mereka di kawasan Jalan Kiapang, Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, Senin (23/9/2013) siang.

Keduanya ditangkap setelah polisi mendapatkan laporan dari warga sekitar. "Ada laporan dari warga yang bilang ke kita kalau kos-kosan itu sering digunakan orang pakai narkoba," kata Kapolsek Metro Palmerah Komisaris Slamet kepada wartawan, Selasa (24/9/2013).

"Saat tertangkap, yang ada cuma mereka berdua dalam satu kamar. Keduanya masih kita periksa untuk pengembangan lebih lanjut," ungkap Kapolsek.

Dari Yogi dan Ade, kata Kapolsek, pihanya menyita barang bukti sejumlah paket putau beserta alat suntiknya.

Saat ini, keduanya telah meringkuk di ruang tahanan Mapolsek Metro Palmerah. Petugas masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap pengedar dan bandarnya.

Petugas Kembali Temukan Jenazah Korban Kebakaran di Kemang Utara

Selasa, 24 September 2013 07:36 WIB
PUSKOMINFO - Petugas kembali menemukan dua jenazah korban tewas dari musibah kebakaran yang terjadi di toko material di Jalan Kemang Utara 9, Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

Petugas gabungan yang melakukan pencarian korban sejak Senin (23/9/2013) menemukan  korban tewas tertimbun reruntuhan puing kebakaran.

Petugas gabungan dari kepolisian, pemadam kebakaran, Dinas Sosial DKI Jakarta, dan tim Tagana melakukan penggalian di bekas reruntuhan puing kebakaran toko material tersebut, sekira pukul 22:30 WIB, menemukan dua jenazah yaitu Santy Tjihara, 31 tahun, bersama anaknya Flona Aurelia, 1,2 tahun.

Saat ditemukan, jenazah Santy dalam posisi tertelungkup sambil membekap bayinya di lantai dasar bangunan.

Oleh petugas, jenazah dibawa ke RSCM untuk dilakukan visum.

Dengan ditemukannya dua korban lagi, maka ada lima korban tewas dalam kebakaran hebat yang menimpa toko bangunan milik Suyanto pada Minggu (22/9/2013) sore. Korban tewas yaitu Lili, 30 tahun, Achung, 35 tahun, Santi, 50 tahun, dan Santy Tjihara, 31 tahun, serta Flona Aurelia, 1,2 tahun.

23 September 2013

Terlibat Tawuran, 15 Remaja Diamankan Polresta Depok

Senin, 23 September 2013 14:27 WIB
PUSKOMINFO - Lima belas orang remaja diringkus aparat Polresta Depok karena kedapatan membawa senjata tajam, Minggu (22/9/2013) dinihari. Mereka ditangkap ketika hendak tawuran antarkampung di kawasan Jalan Pitara, Kota Depok.

Bentrokan yang kerap berlangsung tiap malam Minggu ini sangat meresahkan warga sekitar. Sehingga untuk mengantisipasinya, petugas melaksanakan operasi kepolisian di sekitar lokasi.

Pada Minggu (22/9/2013) malam, petugas yang membubarkan aksi brutal para remaja tanggung ini pun sempat kewalahan. Sedikitnya, 15 remaja berhasil diamankan dalam aksi tawuran kali ini.
        
"Mereka yang kami amankan akan kami periksa. Terutama lima orang yang kedapatan membawa senjata tajam seperti golok dan gir motor," ujar Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Ronald Purba.

Operasi serupa, kata Kompol Ronald, rencananya akan gencar dilakukan dengan disertai penempatan anggota berpakaian preman dan patroli di sejumlah titik rawan tawuran. Ia berharap adanya koordinasi antara warga dengan aparat kepolisian.

Polres Metro Jakarta Barat Tangkap 3 Pengedar dan Sita 30 Kg Ganja

Barang bukti yang disita polisi (Foto: Awaludin/Okezone)
Barang bukti yang disita polisi (Foto: Awaludin/Okezone)
Senin, 23 September 2013 12:52 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menciduk tiga pengedar narkoba jenis ganja di wilayah Jakarta Utara dan Bekasi, pada Rabu 18 September 2013. Dari tangan ketiga tersangka yakni Lucky, 29 tahun, Bobby, 30 tahun dan Julius, 25 tahun, disita barang bukti 30 kg ganja kering dan dua paket sabu.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Gembong Yudha mengatakan penangkapan ketiga pelaku berdasarkan adanya laporan masyarakat, sering terjadi transaksi narkoba di wilayah Tambora.

"Bandar yang bernama Lucky sering melakukan transaksi jual narkoba di kawasan Tambora. Sedangkan dua tersangka Boby dan Julius hanyalah seorang kurir," ujar AKBP Gembong kepada wartawan di Mapolres Metro Jakarta Barat, Senin (23/9/2013).

Berdasarkan informasi masyarakat tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan dan penyamaran sebagai pembeli dengan memesan dua paket sabu kepada Lucky via telepon.

"Kami pesan sabu, dan diantar oleh Julius dan Boby ke Artha Gading Jakarta Utara. Kami langsung mengamankan keduanya, dan mereka mengaku dapat sabu itu dari Lucky yang ada di Koja, Jakarta Utara," tuturnya.

Polisi pun langsung membekuk Lucky di rumahnya kawasan Koja. Dia mengatakan barang haram tersebut disimpan di Desa Mustika Sari RT 02 RW 02, Mustika Sari, Kampung Babakan, Bekasi Kota.

"Di sana kami mendapatkan 30 kilogram ganja," tuturnya.

Menurut pengakuan Lucky, dirinya mendapatkan barang narkoba ganja dari inisial SN yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) berasal dari Aceh. "Lucky dapat barang (ganja) dari SN yang didatangkan dari Aceh, melalui jalur darat," katanya.

Sementara itu, Kepala Unit III Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKP Teddy Rachesna mengatakan, pelaku mengedarkan narkoba tersebut ke wilayah Jabodetabek.

"Mereka mengedarkan di wilayah Jakarta, Bekasi, Bogor dan sekitarnya dengan harga Rp 4 juta per kilogram," ujar AKP Teddy.

Saat ini, ketiganya masih dalam proses penyidikan di Mapolres Metro Jakarta Barat, dan akan dijerat pasal 114 Undang-undang Narkotika Nomor 35 dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Dari 20 Pengeroyok Polisi di Pesing, 2 Pelaku Jadi Tersangka

Senin, 23 September 2013 11:42 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, telah menetapkan dua orang tersangka dari 20 orang yang ditangkap terkait pengeroyokan anggota Sabhara Polda Metro Jaya, Bripda Doni, di wilayah Pesing, Jelambar, Jakarta Barat.

"Dua orang sudah kita tetapkan sebagai tersangka, karena terbukti melakukan pemukulan terhadap anggota polisi," ujar Kanit Krimum Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKP Martson Marbun kepada wartawan di Mapolres Metro Jakarta Barat, Senin (23/9/2013).

Saat ini, kata AKP Marbun, pihaknya masih memburu dua orang pelaku yang melarikan diri sebelum penangkapan tersebut.

"Ada dua pelaku yang masih kami kejar," katanya.

Sebelumnya, anggota Sabhara Polda Metro Jaya, Bripda Doni dikeroyok oleh beberapa preman di wilayah Pesing, Jelambar, Jakarta Barat, Minggu (22/9/2013) malam. Akibatnya, Bripda Doni mengalami luka di bagian kepala.

Informasi yang dihimpun, Bripda Doni dianiaya lantaran sepeda motornya bersenggolan dengan mobil salah satu pelaku, pelaku itu pun tak suka lalu terjadi pertengkaran di lokasi.

Pelaku itu pun memanggil kawan-kawannya dan langsung memukuli Bripda Doni, walaupun korban sudah mengaku sebagai anggota polisi dan sudah meminta maaf, para pelaku itu pun malah menantang dan terus menganiaya korban. Polisi pun langsung menyisir lokasi kejadian, dan berhasil mengamankan 20 orang tersebut.

Polres Metro Jakarta Barat Tangkap 20 Preman Pengeroyok Polisi di Pesing


Senin, 23 September 2013 10:38 WIB
PUSKOMINFO - Tim Pemburu Preman yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Hengki Haryadi menangkap 20 orang preman yang melakukan pengeroyokan terhadap anggota polisi. Mereka ditangkap di daerah Pesing, Jakarta Barat.

"Kita menangkap 20 orang karena mengeroyok anggota polisi. Mereka ditangkap di Komplek Bank Dagang Negara (BDN) di Jalan Daan Mogot Raya, Pesing," ujar Kanit Krimum Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKP Martson Marbun kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (23/9/2013).

AKP Marbun mengatakan, mereka ditangkap tanpa perlawanan. Mereka ditangkap karena mengeroyok Bripda Doni, anggota Sabhara Polda Metro Jaya.

"Awalnya para pelaku naik Mobil Xenia Putih di belakangnya ada motor polisi. Pas ada polisi tidur mobil bukannya maju malah mundur menabrak motor polisi. Sempat terjadi keributan namun akhirnya bisa damai. Namun, saat polisi berada di warung, tak jauh dari lokasi semula, pelaku yang berjumlah 5 orang datang lagi langsung memukuli," ujar AKP Marbun.

AKP Marbun mengatakan, kejadian pengeroyokan terjadi pada Minggu (22/9/2013) pukul 22:00 WIB. Polisi kemudian berhasil menangkap kawanan preman tersebut Senin (23/9/2013) sekira pukul 02:00 WIB.

"Akibat pemukulan korban mengalami luka di kepala. Dan para tersangka sudah digelandang ke Polres Metro Jakarta Barat, saat ini masih menjalani pemeriksaan." imbuh Marbun.

Polres Metro Jakarta Timur Periksa Dua Saksi Terkait Tewasnya Sugeng, Pekerja Proyek Turap Kali Ciliwung

Senin, 23 September 2013 08:16 WIB
PUSKOMINFO - Salah seorang pekerja proyek turap Kali Ciliwung di Fly Over Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, bernama Sugeng, 41 tahun, tewas setelah tertimpa pohon yang tumbang akibat tower crane yang patah, Minggu (22/9/2013).

Tower crane yang berada di lokasi itu tiba-tiba patah dan menimpa pohon. Pohon yang tertimpa tower crane ini kemudian rubuh dan mengenai operator mesin crane itu bernama Sugeng, 41 tahun, yang langsung tewas di lokasi.

Sugeng merupakan warga Kendung RT 003 / RW 012, Jatipurno, Wonogiri, Jawa Timur.

"Korban bertugas mengopersikan mesin crane untuk mengangkut sampah Kali Ciliwung. Tiba-tiba air Ciliwung pasang, mesin crane posisi stand by tiba-tiba tergelincir arus air yang deras. Mesin menimpa pohon dan korban tertimpa pohon yang tumbang oleh mesin crane," kata Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Didik Haryadi, saat dihubungi wartawan, Senin (23/9/2013).

Menurutnya, setelah tertimpa pohon, korban langsung tewas ditempat kejadian dengan beberapa luka di bagian dada, tangan.

Untuk kepentingan penyelidikan, pihak kepolisian juga sudah memeriksa dua orang sanksi yakni Agustoni, 28 tahun yang bertugas selaku operator crane, dan Prianto, 36 tahun.

"Guna dilakukan verifikasi, mayat dibawa ke RSCM," pungkasnya.

Remaja Residivis Curanmor Ditembak Polresta Tangerang

Senin, 23 September 2013 07:58 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polresta Tangerang terpaksa menembak seorang pelaku curanmor bernama Uje, 18 tahun, lantaran berusaha kabur saat akan ditangkap, Sabtu (21/9/2013). Uje merupakan residivis yang dua tahun lalu keluar dari penjara karena ditangkap petugas Polsek Batuceper dengan kasus yang sama, yakni pencurian kendaraan bermotor.

"Uje merupakan residivis yang pernah tertangkap dua tahun lalu di Polsek Batuceper, saat Uje berusia 16 tahun. Dia dikenal lihai dalam mencongkel rumah yang ada motornya," ungkap Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Siswo Yuwono.

Kompol Siswo mengungkapkan, Uje merupakan spesialis pencongkel rumah yang beroperasi di wilayah Kabupaten Tangerang, Bogor dan Depok.

"Dia merupakan kelompok rumpin yang sering melakukan pencurian motor di perumahan dan rumah warga yang kosong," ungkapnya.

Menurut Kompol Siswo, Uje ditangkap di Rumpin, Kabupaten Bogor, setelah hendak ke Depok untuk melakukan aksi balap liar atau 'ngetrek'. Ketika ditangkap, dirinya masih sempat mengelabuhi petugas dengan motor hasil curian yang sudah dimodifikasi.

"Dia akhirnya tak bisa berkutik setelah kita pastikan motornya tanpa surat-surat yang lengkap. Begitu tahu akan ditangkap, dia sempat akan melarikan diri. Petugas kami langsung melumpuhkan dengan ditembak kakinya," kata Kompol Siswo.

Lebih lanjut Kompol Siswo mengatakan, Uje merupakan spesialis pencuri motor jenis Yamaha Jupiter dan Suzuki Satria. Sebab, motor-motor hasil tersebut mudah dijual untuk kebutuhan balap liar.

Selain Uje, petugas juga menangkap seorang rekan Uje, yakni RD, 35 tahun, yang berperan sebagai penadah kendaraan curian.

"Dia sudah melakukan pencurian di 17 TKP di wilayah tempat tinggalnya yakni  Rumpin, Bogor. Saat ini kami masih mengejar dua rekan Uje lagi yang terlibat dalam pencongkelan rumah di Tangerang," pungkasnya.

Bocah SD Tewas Tenggelam di Cikupa

Senin, 23 September 2013 07:44 WIB
PUSKOMINFO - Aldi Ardiansyah,12 tahun, pelajar SD di Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, tewas tenggelam di danau galian Bizz Link di kampung Pulo Cangkir, Kelurahan Sukamulya, Cikupa, Kabupaten Tangerang, Minggu(22/9/2013) sore.

Menurut Kanitreskrim Polsek Cikupa, AKP Toto Daniyanto, korban ditemukan tewas sekira pukul 16:45 WIB. "Keterangan saksi-saksi, korban berenang dengan teman-temannya tapi tenggelam,”jelas Kanit Reskrim.

Korban kemudian dibawa petugas ke RSUD Tangerang. Karena keluarganya menolak diotopsi akhirnya hanya divisum saja kemudian dibawa pulang untuk dimakamkan.

Tiga Orang Tewas dan Satu Belum Ditemukan dalam Kebakaran di Toko Material di Kemang Utara

Senin, 23 September 2013 07:23 WIB
PUSKOMINFO - Tiga orang tewas dan satu korban lagi, bayi berusia dua bulan, belum ditemukan dalam kebakaran di sebuah toko material di Jalan Kemang Utara 9 RT 02/05, Kelurahan Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (22/9/2013) sekira pukul 16:30 WIB.

Para korban itu diduga telah terjebak di dalam toko tersebut. Menurut keterangan saksi-saksi di lokasi, keempat orang itu berada di toko tersebut saat peristiwa kebakaran berlangsung.

Informasi dari Polsek Metro Pancoran, keempat korban meninggal dunia adalah Lili, 30 tahun, Achung, 35 tahun, Santi, 50 tahun, dan seorang bayi berusia 2 bulan, yang hingga kini belum ditemukan.

Keterangan saksi-saksi menyebutkan sumber api berasal dari toko material tersebut. Api kemudian membesar dan menjalar di ruko yang berada di samping toko material. Api dengan cepat membesar sehingga para korban tidak bisa menyelamatkan diri.

Api berhasil dipadamkan sekira pukul 20:00 WIB dengan bantuan 15 unit mobil pemadam kebakaran. Para korban meninggal dunia dikirim ke RSCM.  Hingga kini petugas masih melakukan pencarian terhadap satu orang bayi yang jasadnya belum ditemukan dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Seorang Pria Ditemukan Tewas Penuh Luka Tusuk di Kemayoran

Senin, 23 September 2013 07:10 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria ditemukan tewas dengan penuh luka tusukan di dekat Rusun Dakota, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (22/9/2013) dinihari. Korban bernama Ronald Pattikawa, 29 tahun, diduga tewas akibat dibunuh karena terdapat luka tusuk di dada, perut, tulang rusuk kiri, paha kiri, kaki kanan, pinggang dan tangan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol AR Yoyol, mengatakan, kasus ini masih didalami. Namun, dugaan sementara korban merupakan korban pembunuhan.

"Saksi yang diperiksa sudah tujuh orang, motif belum diketahui. Sebab saat kita ke lokasi, korban sudah ditemukan tewas," kata Kapolres, Minggu (22/9/2013).

Kepolisian yang melakukan olah tempat kejadian perkara masih belum mengetahui pelaku pembunuhan. Namun, dari lokasi kejadian kepolisian menemukan sejumlah barang bukti berupa dua unit telpon genggam, dompet dan jam tangan milik korban, satu unit motor bernomor polisi B 3098 UAM. Barang bukti ini, diharapkan bisa menjadi bahan bukti untuk pengungkapan kasus tersebut.

20 September 2013

Asyik 'Nyimeng', Empat Pemuda Ditangkap

Jumat, 20 September 2013  12:58 WIB
PUSKOMINFO - Empat pemuda yang sedang asyik nyimeng di dekat Gelanggang Olah Raga (GOR) Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dibekuk petugas Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (19/9/2013) malam.

Dari empat tersangka, Yd, Su, Fr dan An, disita satu paket kecil ganja yang digunakan untuk nyimeng. Keempat pemuda ini langsung dijebloskan ke penjara Polres Metro Jakarta Selatan.

Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Aswin menjelaskan, terungkapnya kasus ini setelah petugas mendapat informasi dari warga yang menyebut ada empat pemuda yang dicurigai sedang mengkonsumsi narkoba jenis ganja.

“Petugas segera ke lokasi dan memang benar mereka sedang menghisap ganja. Petugas pun langsung membekuk para pemuda itu,” kata Kompol Aswin.

Keempat tersangka kini masih menjalani pemeriksaan di kantor Polres Metro Jakarta Selatan. Mereka terancam hukuman minimal 4 tahun penjara.

Emuy, Seorang Pelaku Penembakan Briptu Ruslan Tertangkap Setelah Mencuri Motor di Parkiran Alfamart Taman Chrysant Panongan

Jumat, 20 September 2013 10:59 WIB
PUSKOMINFO - Emuy, 18 tahun, seorang pelaku yang turut serta dalam perampasan dan penembakan Briptu Ruslan, anggota Sabhara Mabes Polri, ditangkap Polsek Panongan setelah mencuri sepeda motor di parkiran minimarket Alfamart Taman Chrysant, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang pada Senin (16/9/2013) pagi.

Pelaku tertangkap petugas Polsek Panongan saat tertergok tengah mencuri sepeda motor Yamaha Mio Nopol B-6899-UQU milik Farida, warga Jl. Kebon Bawang Jakarta Utara.

Korban (Farida) yang merupakan karyawati Alfamart memarkirkan sepeda motornya di parkiran minimarket tersebut. Saat kejadian, Farida yang mengira hari itu ia masuk shif pagi, namun setelah mengecek jadwal jam kerja, ia mendapat jadwal shif siang. Sehingga untuk menunggu masuk shif siang, Farida istirahat tidur di kantor belakang Alfamart sedangkan sepeda motor miliknya diparkir di halaman parkir.

Beberapa saat tertidur, sekira pukul 08:00 WIB, Farida dibangunkan temannya dan diberitahu jika sepeda motornya telah hilang dicuri dan pencurinya sudah tertangkap polisi.

Bus AKAP Seruduk Truk di Tol JORR Bambu Apus, Belasan Penumpang Luka

Jumat, 20 September 2013 10:28 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) "Muara Dua Express" bernomor polisi BG 7801 V menyeruduk sebuah truk pengangkut tanah di KM 34 Tol JORR, tepatnya sebelum pintu keluar Bambu Apus, Jakarta Timur, Jumat (20/9/2013) pagi.

Peristiwa yang terjadi sekira pukul 03:00 WIB ini menyebabkan belasan penumpang bus terluka.

Tiga di antaranya termasuk sopir bus yang diketahui bernama Septeddy Putra, 24 tahun, dilarikan ke RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur karena mengalami luka berat.

"Tiga orang korban, yakni sopir, ibu hamil, dan seorang pemuda yang belum teridentifikasi, langsung dibawa ke RS Polri Kramatjati. Sementara busnya dibawa oleh petugas derek ke Kantor Unit Laka Lantas Jakarta Timur di Mapolsek Ciracas," kata Petugas Patroli Jalan Raya Ditlantas Polda Metro Jaya Bripka Kusnadi kepada wartawan saat dihubungi, Jumat (20/9/2013).

Sementara Kanit Laka Satlantas Wilayah Jakarta Timur, Agung Budi Leksono mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus kecelakaan ini. Dikatakan, dua orang telah dimintai keterangan.

"Kami masih mendalami penyebab kecelakaan ini. Dua saksi sedang kami mintai keterangannya," katanya.

Sopir bus yang terjepit di bagian kemudi yang rusak parah berhasil dievakuasi dan dibawa ke RS Polri sekira pukul 06:00 WIB. Sedangkan bus yang ringsek di bagian depan itu langsung dievakuasi ke Polsek Metro Ciracas.

Pelaku Penembakan Briptu Ruslan Ditangkap Polsek Panongan Tangerang

Jumat, 20 September 2013 10:08 WIB
PUSKOMINFO - Satu dari empat pelaku diduga penembak Briptu Ruslan Kusuma, anggota Sabhara Mabes Polri ditangkap petugas Polsek Panongan, Tangerang, Selasa (17/9/2013). Sindikat curanmor asal Lampung Timur itu mengaku turut serta dalam aksi pencurian dan perampasan sepeda motor Briptu Ruslan di Depok lalu.

Hal tersebut diketahui dari pengakuan pelaku bernama Emuy, 18 tahun, saat diperiksa petugas Polsek Panongan. Emuy mengaku turut membantu saat aksi pencurian dan perampasan sepeda motor milik anggota Sabhara Mabes Polri, Briptu Ruslan pada Jumat (13/9/2013).

“Saya ikut ngambil motor ninja warna merah di Depok. Dan korbannya ditembak sama bang Anton (pimpinan komplotan tersebut), tugas saya hanya mengawasi kondisi dari warung kopi yang tidak jauh dari TKP.” ungap Emuy kepada penyidik Polsek Panongan.

Pelaku juga mengaku berangkat ke Depok usai mendapat SMS dari Anton, sesampai disana ada dua orang lagi yakni Dedi dan Uni. Sampai di Depok mereka bergerak, waktu itu Emuy mendapat tugas sebagai joki, dan bertugas mengawasi kondisi sekitar.

Kapolsek Panongan, AKP Endang Kosasih mengatakan, keterangan Emuy harus di uji terlebih dahulu, apakah betul atau hanya rekayasa belaka.

“Kita akan kembangkan terlebih dahulu pengakuan pelaku, tidak begitu saja kami percaya. Kita harus mencari fakta dan saksi-saksi terlebi dahulu,” kata AKP Endang.

Diketahui sebelumnya, kawanan curanmor bersenjata api menembak anggota Shabara Mabes Polri, Briptu Ruslan dan merampas sepeda motor Ninja 250 R milik korban disekitar perumahan Bhakti ABRI, Cimanggis, Depok pada 17 September 2013.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 20 September 2013

Jumat, 20 September 2013 08:51 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling hari ini, Jum'at,  20 September 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan banteng

2. Jakarta Barat
SIM  : LTC Glodok
STNK: LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM :  PGC Cililitan
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Maling Menusuk dan Menyeret Wanita Lansia Saat Terpergok Mencuri di Tanjung Duren

Jumat, 20 September 2013 08:31 WIB
PUSKOMINFO - Salmah, seorang nenek berusia 64 tahun, luka-luka kini dirawat di RS. Sumber Waras akibat ditusuk dan diseret oleh seorang maling berinisial JK, 31 tahun. Saat itu, Salmah memergoki perbuatan JK yang menyatroni rumah korban di Jalan Indraloka RT 08 RW 01, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Rabu (18/9/2013) sore.

"Pelaku masuk ke dalam rumah niat untuk mencuri dan tepergok oleh pemilik rumah karena mengambil sebuah handphone yang tergeletak di meja depan. Pelaku langsung membekap mulut korban dengan tangan," kata Kapolsek Metro Tanjung Duren, Kompol Firman Andreanto kepada wartawan di Mapolsektro Tanjung Duren, Kamis (19/9/2013) kemarin.

Kapolsek menyebutkan, JK kemudian menyeret Salmah dari ruang tengah rumah menuju dapur. Setelah itu, pelaku langsung mengambil pisau dapur dan menusuk perut dan leher Salmah. JK kemudian kabur sambil membawa sebuah telepon genggam dan komputer tablet.

"Korban dibawa ke rumah sakit oleh warga. Pelaku ini adalah teman anak korban, namanya Regen. Jadi kalau kepergok orang lain, dia mengaku mau ketemu anak korban," jelas Kapolsek.

Dari hasil penyidikan, polisi meringkus JK saat sedang "nongkrong" di Jembatan Borobudur, Kamis pagi. Saat ini, JK telah mendekam di ruang tahanan Mapolsek Metro Tanjung Duren.

Mortir Ditemukan Saat Penggalian Septictank di Ruko Serpong Town Square (Setos) Tangerang

Jumat, 20 September 2013 08:12 WIB
PUSKOMINFO - Mortir berbentuk roket ditemukan di Ruko Serpong Town Square (Setos) Blok A-1 No.9 RT 004/002 Kelurahan Penunggangan Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Kamis(19/9/2013) sore.

Menurut keterangan Bayu, pemborong renovasi Ruko berlantai 3 ini, mortir ditemukan oleh pekerja saat menggali septictank bulan Juli lalu. Karena pekerja tak tahu itu mortir sehingga disimpan dibawah tangga.

“Tapi setelah tahu bahwa benda berbentuk lonjong itu mortir, pekerja itu baru melaporkan ke security setempat kemudian diteruskan ke polisi," jelas Bayu kepada petugas Polsek Cipondoh.

Sementara Kapolsek Cipondoh, Kompol Suyono, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan apakah benda yang diduga mortir tersebut masih aktif atau tidak. Pasalnya belum dilakukan penelitian secara spesifik. "Kami serahkan kepada yang berwenang, belum tahu aktif atau tidak," tegasnya.

Gelanggang Olahraga (GOR) Koja Jakarta Utara Roboh, Enam Pekerja Luka

Jumat, 20 September 2013 07:42 WIB
PUSKOMINFO - Gelanggang Olahraga (GOR) Koja yang tengah dibangun di Jalan Balai Rakyat, Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, runtuh, Kamis (19/9/2013) sekira pukul 17:00 WIB. Enam orang dilarikan ke rumah sakit karena tertimpa reruntuhan bangunan. 

Pada saat kejadian, terdapat puluhan pekerja yang sedang meratakan semen yang dicor yang dikeluarkan oleh sebuah truk pengecor. Para pekerja ada yang berada di lantai satu ataupun dua. "Lebih banyak pekerja di lantai dua karena memang yang sedang dicor itu lantai dua," kata beberapa saksi yang dimintai keterangan petugas Polres Metro Jakarta Utara.

Saksi juga mengatakan bahwa proyek pembangunan GOR itu dikerjakan oleh PT Ganiko Adi Perkasa.

Enam orang menjadi korban dalam peristiwa ini. Mereka ditemukan di balik reruntuhan puing-puing bangunan. Keenam korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Pelabuhan, Semper, Jakarta Utara.

Setelah pengecekan dan pengobatan oleh dokter, empat dari enam orang korban sudah diperbolehkan untuk pulang. Mereka disebut hanya mengalami luka ringan.

Sementara itu, dua korban lain masih harus menjalani rawat inap karena mengalami patah tulang pada bagian kaki. Mereka adalah dua di antara para pekerja yang terperosok dari ketinggian enam meter, dari lokasi yang tengah dicor saat bagian itu runtuh.


Sementara itu, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Daddy Hartadi, mengatakan, pihaknya telah memeriksa enam orang saksi dalam insiden tersebut.

Enam saksi tersebut merupakan para pekerja bangunan yang berada di lokasi kejadian. "Kita periksa terhadap enam orang saksi," jelasnya.

Napi LP Salemba Bentrok, Enam Orang Luka

Jumat, 20 September 2013 07:23 WIB
PUSKOMINFO - Dua kelompok narapidana terlibat bentrok di Blok H lantai 2 Lembaga Pemasyarakatan Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (19/9/2013) sekira pukul 18:30 WIB. Bentrokan disebabkan persoalan utang piutang antarnapi.

Kepala Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Tatan Dirsan Atmaja menjelaskan, akibat bentrokan tersebut, enam napi mengalami luka bacokan.

"Empat orang dibawa ke poliklinik Lapas Salemba, dua orang dibawa ke RS Polri karena menderita luka di kepala juga," kata AKBP Tatan.

Informasi yang diperoleh, keributan terjadi antar sesama napi dari blok D dan blok H yang mengakibatkan enam orang mengalami luka. Korban luka yakni Endang Jimi, mengalami luka sayatan di kepala, Firdaus Khan, luka sobek di bahu kanan, Ricky Umbara, luka sayatan di pinggang kiri, Arnando, luka tusuk di pinggul kanan, Tinto, luka sobek di dada kiri, dan Glen, luka tusuk di pinggang kanan.

Setelah kejadian, anggota Polres Metro Jakarta Pusat melakukan penjagaan di rumah tahanan tersebut.

19 September 2013

Polisi Sita Senjata Air Softgun dan Pisau dari Pengendara Motor di Cempaka Putih

Kamis, 19 September 2013 15:14 WIB
PUSKOMINFO - Anggota Polres Metro Jakarta Pusat yang tengah melakukan penyelidikan/observasi wilayah, menangkap seorang pemuda pengendara sepeda motor di depan Rutan Salemba, Jalan Percetakan Negara Raya, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (19/9/2013) dinihari. Saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan, dari balik baju pria itu ditemukan senjata api air softgun berikut pisau lipat.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Tatan Dirsan Atmaja, menuturkan tertangkapnya bandit itu saat polisi melakukan observasi wilayah karena informasi masyarakat belakangan ini sering ada kejahatan penodongan pakai pistol. Berawal dari laporan warga polisi lalu melakukan pengecekan dan razia.

Sekira pukul 03:30 WIB, Personel dipimpin Kanit Kriminal Umum, AKP Ari Susanto, mengecek kelokasi yang disebut-sebut warga setempat. Disaat polisi yang mengendarai motor melakukan observasi, mencurigai sosok pemuda bertubuh kekar naik motor bebek berpapasan dengan petugas yang mengintai.

Karena curiga, polisi lalu menghampiri, namun  pria pengendara motor itu malah mempercepat laju kendaraannya. Mungkin dia sudah tahu  kalau dibuntuti. Polisi pun dengan sigap membekuk dengan cara paksa hingga nyali bandit itu ciut.

Di saat polisi menggeledah  ternyata ditemukan pistol jenis softgun berikut pisau lipat. Kini pemuda berinisial IS itu diamankan ke kantor polisi berikut motor yang dipakai pelaku.

Anggota Reserse Kriminal Polsek Metro Gambir Baku Tembak dengan Pelaku Curanmor

Kamis, 19 September 2013  14:59 WIB
PUSKOMINFO - Anggota Reserse Kriminal Polsek Metro Gambir baku tembak dengan empat pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di Jalan KH Hasyim Asy’ari, tepatnya di dekat Jembatan Layang Roxy, Jakarta Pusat, Kamis (19/9/2013) pagi. Satu pelaku berhasil dibekuk dan tiga pelaku lainnya berhasil kabur.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, insiden berawal saat anak buahnya tengah melakukan operasi di wilayah rawan pencurian bermotor itu.

"Semalam ada tiga anggota Reskrim Polsek Metro Gambir melakukan observasi yang dipimpin Aipda Eko. Tiba-tiba di depan Pos Subsektor Roxy ada orang mencurigakan berhenti menggunakan motor Honda Beat dan Suzuki Satria Fu sebanyak 4 orang," kata Tatan kepada wartawan.

Polisi memberhentikan dan menghampiri para pelaku, namun salah seorang di antaranya justru mengeluarkan tembakan. Petugas membalas tembakan dan mengenai kaki kanannya. Sementara tiga lainnya, kata AKBP Tatan, berhasil kabur ke arah Jalan Gajah Mada. "Satu tersangka yang terakhir diketahui bernama Mutasah kemudian di bawa ke RS Polri Kramatjati," lanjutnya.

Kepada polisi, Mutasah mengaku sering melakukan operasi di daerah tersebut. Dari tangan pelaku petugas mengamankan senjata api Colt Rakitan, peluru 4 butir dan selongsong peluru Kaliber 38, serta kunci motor Honda Vario.

"Ada senjata api rakitan, kemudian peluru dan motor yang diduga hasil curian, adapun para pelaku yang berhasil kabur, yang sudah diketahui identitasnya, kita sedang memburunya," tutupnya.