31 Oktober 2013

Demo Buruh, Pengalihan Arus Berlaku Situasional

Kamis, 31 Oktober 2013 11:52 WIB
PUSKOMINFO - Terkait aksi unjuk rasa puluhan ribu buruh menuntut kenaikan upah minimum provinsi (UMP) di sejumlah wilayah hukum Polda Metro Jaya, Kamis (31/10/2013), petugas kepolisian akan memberlakukan pengalihan arus di sejumlah titik apabila memang diperlukan. Pengalihan arus lalu lintas tersebut akan diberlakukan dari dan menuju titik aksi demonstrasi.

"Penutupan jalan sifatnya situasional. Jika memang diperlukan saja," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto, Kamis (31/10/2013).

Terdapat beberapa titik yang menjadi tempat aksi unjuk rasa buruh hari ini. Berikut titik aksi unjuk rasa buruh:

1. Kab Bekasi (EJIP, BIIE/ Hyundai Delta Silicon, Jababeka, MM 2100) diikuti oleh Sekber Buruh dan KSPI /- 30.000 - 40.000 org > Antisipasi Tutup Jalan Tol

2. Kantor DPRD Kab Bekasi & Kantor Kabupaten Bekasi oleh Sekber Buruh, GSBM, FSPMI, SPSI /-1000 orang.

3. Kawasan Industri Kota Tangerang oleh KNGB /- 3500 orang

4. Kawasan Industri Jatiuwung Kota Tangerang oleh Kabut Tangerang 350 orang.

5. PT Cingluh Cikupa, PT. Victori Cingluh. Kab Tangerang oleh Konsolidasi Gerakan Nasional Buruh /-1000 orang

6. Kantor Kabupaten Tangerang oleh SPN 500 orang

7. Kantor Walikota Tangsel oleh SBSI 92 dan KNGB /- 1000 orang

8. Lampu Merah Pemda Tangerang Cikupa oleh FSPMI-KNGB /-5000 orang

9. Bawah Jembatan Tol Bitung Tangerang oleh KSBSI /-300 orang

10. Kawasan Industri Sunter & Kawasan Industri Pulogadung oleh PSP LEM SPSI 3000 orang

11. Kawasan industri Kapuk oleh Sekber Buruh /-2000 orang

12. Area Pelabuhan Tanjung Priok & KBN Cilincing Jakut oleh Forum Buruh DKI Jakarta 2000 orang

13. Depan Pos 9 Pelabuhan Tanjung Priok oleh SBTPI 500 orang

14. Route Gambir, Gunung Sahari, Mangga Besar, Hayam Wuruk oleh Front Tansportasi Jakarta 100 orang.

15. KBN Cakung oleh FBLP 500 orang. 

Diduga Sopir mengantuk Hingga Abaikan Peringatan, Mitsubishi Kuda Tertabrak Kereta di Bekasi

Kamis, 31 Oktober 2013 10:52 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah mobil Mitsubishi Kuda bernomor polisi B2484OX tertabrak kereta api di perlintasan pintu kereta Ampera, Kelurahan Durenjaya RT 6/6, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis (31/10/2013) sekira pukul 07:30 WIB.

Mobil warna hitam ini ringsek, dan pengemudi bernama M Jufri Wahab yang hanya sendiri di mobil itu mengalami luka di bagian leher, kini dirawat di Rumah Sakit Sentosa, Bekasi Timur.

Sejumlah saksi mata menuturkan, mobil yang dikendarai Jufri itu melaju menuju Jalan Juanda. Namun setibanya di perlintasan kereta tanpa palang pintu itu, Jufri tak menghiraukan adanya kereta yang hendak lewat. Mobil Jufri pun tertabrak kereta yang melaju dari arah Jawa menuju Jakarta.

"Bagian belakang mobilnya tertabrak dan terseret sekitar 15 meter. Bagian depan dan belakangnya ringsek," ungkap Aipda Sukino, petugas yang berada di lokasi kejadian.

Aipda Sukino menduga sopir mobil itu tengah mengantuk dan tidak memperhatikan kemungkinan kereta yang akan lewat sehingga menyeberang begitu saja di perlintasan tanpa pintu itu. Padahal, kata Aipda Sukino, petugas jaga perlintasan sudah memberikan peringatan.

Jelang Penerapan Denda Rp 1 Juta, Polisi Sterilisasi Jalur Transjakarta

Kamis, 31 Oktober 2013 09:01 WIB
PUSKOMINFO - Menjelang diberlakukan aturan denda Rp 1 Juta bagi pengendara mobil dan Rp 500 ribu untuk pengendara sepeda motor yang menerobos jalur busway, Kepolisian Ditlantas Polda Metro Jaya, mulai Rabu (30/10/2013) kemarin, melakukan sterilisasi jalur bus Transjakarta di semua koridor dan di sejumlah titik yang dianggap rawan dan memungkinkan terjadinya pelanggaran.

Kasubdit Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Hindarsono mengatakan, sterilisasi jalur bus Transjakarta ini dilakukan serentak di seluruh koridor yang ada. Menurutnya upaya ini sebagai langkah awal pihaknya sebelum nantinya penerapan sanksi denda maksimal diterapkan, pada akhir November 2013 mendatang.

"Mulai hari Rabu (30/10/2013) kemarin sampai 1 bulan kedepan, kami lakukan penertiban dan sterilisasi jalur bus Transjakarta secara lebih intensif. Ini bukan sosialisasi penerapan denda maksimal," kata AKBP Hindarsono kepada wartawan, Kamis (31/10/2013).

Sterilisasi ini, kata AKBP Hindarsono, merupakan langkah awal pihaknya sebagai proses untuk mengubah kebiasaan masyarakat atau pengendara, dimana di sejumlah koridor banyak pengendara yang kerap menerobos jalur Bus Transjakarta.

Menurut AKBP Hindarosno, jika nantinya sanksi denda maksimal untuk penerobos jalur busway benar-benar diterapkan, maka para pengendara sudah terbiasa untuk tidak masuk atau menerobos jalur bus Transjakarta.

Dengan begitu, mereka terhindar dari penindakan pihaknya serta sanksi denda maksimal yang akan diterapkan. "Jadi ini tahap proses saja dan bukan bentuk sosialisasi," katanya.

AKBP Hindarsono menjelaskan, masa sterilisasi selama satu bulan ini, pengendara yang kedapatan melaju atau masuk di jalur bus Transjakarta, tetap ditindak berupa tilang.

"Dan nominal sanksi dendanya masih mengacu pada aturan lama, yakni Rp 50 ribu untuk sepeda motor dan Rp 100 ribu untuk kendaraan roda empat atau lebih," katanya.

Menurutnya, kegiatan sterilisasi intensif yang digelar di semua koridor bus Transjakarya ini melibatkan personel dari Polda Metro Jaya serta dibantu jajaran Polres wilayah setempat.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto menjelaskan, pihaknya optimis sanksi denda maksimal sudah dapat diterapkan paling lambat akhir November mendatang setelah pihak Kejaksaan menerima usulannya.

Dengan denda maksimal, kata Kombes Pol Rikwanto, diharapkan ada efek jera yang dirasakan masyarakat sehingga sterilisasi bus Transjakarta terwujud. Menurutnya denda maksimal berlaku juga bagi aparat penegak hukum lainnya jika kedapatan menerobos jalur bus Transjakarta.

Kabid Humas mengatakan Ditlantas Polda Metro Jaya bersama Dinas Perhubungan DKI dan Garnisun TNI sudah membentuk tim gabungan untuk bertugas menindak aparat nakal yang masuk ke jalur bus Transjakara. "Jadi, tidak ada alasan lagi dan tidak ada pandang bulu. Siapapun yang melanggar akan kami tindak," katanya.

Selain membentuk tim gabungan, menurut Kabid Humas, pihaknya juga membentuk tim pengawas yang bertugas memantau pergerakan petugas di lapangan terhadap kemungkinan pungli atau "main mata", dengan pengendara yang melanggar.

Dengan begitu, katanya, jika nanti masih ada petugas yang kedapatan menerima 'uang damai' pihaknya akan menindak tegas. "Kami juga berharap masyarakat tidak memancing dengan menawarkan damai atau hal-hal seperti itu," kata Kabid Humas.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Kamis 31 Oktober 2013


Kamis, 31 Oktober 2013 08:48 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
 
Berikut lokasi mobil SIM & STNK Keliling Kamis 31 Oktober 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Psr.Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : Citraland
STNK: Citraland

3. Jakarta Selatan
SIM   :TMP Kalibata
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM :  Honda Jl.Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Pengedar Sabu Diringkus di Penjaringan Jakarta Utara

Kamis, 31 Oktober 2013 08:27 WIB
PUSKOMINFO - Polsek Metro Penjaringan meringkus seorang bandar narkoba bernama Romli. Tersangka diringkus di rumahnya di kawasan Jl. Kertajaya IV Penjaringan, Jakarta Utara.

Penangkapan tersangka Romli merupakan hasil pengembangan dari penangkapan Eka, 19 tahun, seorang pekerja seks komersial (PSK) yang ditangkap di Jalan Rawa Bebek, RT 01/14, Penjaringan pada Rabu (30/10/2013) dini hari.

Dari hasil penggeledahan terhadap Eka, petugas menemukan satu paket kecil sabu seberat 0,46 gram yang disimpan dalam saku celananya.

“Rencananya tersangka akan mengkonsumsi sabu itu di rumah temannya,” kata Kapolsek Metro Penjaringan Ajun Komisaris Besar Suyudi Ario Seto kepada wartawan, Rabu (30/10/2013).

Pengakuan tersangka Eka, ia membeli narkoba sebesar Rp 200.000 dari Romli di daerah Kertajaya, Penjaringan. Petugas kemudian melakukan pengembangan dan pengejaran.

Romli diringkus di rumahnya, di Jalan Kertajaya IV, RT09/14, Penjaringan, beberapa jam setelah Eka ditangkap. Dari saku celananya disita tiga paket kecil sabu sebanyak 1,03 gram. Romli mengaku sering melakukan transaksi dengan para konsumennya termasuk Eka di Royal Penjaringan.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan adalah 1,39 gram sabu senilai Rp 1,8 juta. Akibat perbuatannya,  polisi menjerat Eka dengan Pasal 112 Ayat 1 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 4 tahun penjara hingga maksimal 12 tahun.

Sedangkan Romli dijerat Pasal 114 Ayat 1 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagai pengedar dengan ancaman maksimal hukuman penjara seumur hidup dan denda sebesar Rp 8 miliar.

Hingga kini, petugas Polsek Metro Penjaringan masih terus melakukan pengembangan untuk menangkap bandar besar dan jaringan narkoba dari kasus ini.

Polda Metro Jaya Sita Mobil Box Berisi 3 Ton Solar Subsidi

Kamis, 31 Oktober 2013 08:12 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Subdit Sumber Daya Lingkungan (Sumdaling) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menyita tiga ton solar bersubsidi dari sebuah mobil Box yang telah dimodifikasi.

Kasubdit Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Nazli Harahap membenarkan adanya penyelewengan tersebut. Mobil truck Box Mitsubisi PS 110 No. Pol B-9044-GXR yang digunakan untuk mengangkut solar tersebut telah dimodifikasi.

"Penyelewengan solar terjadi di sebuah SPBU di Jalan Inspeksi Kalimalang, Cibitung, Cikarang, Barat Bekasi pada Jumat (25/10/2013) pukul 20:15 WIB," ujar AKBP Nazli Harahap, Kamis (31/10/2013).

AKBP Nazli Harahap menambahkan, modus yang digunakan pelaku penyelewengan tersebut yakni dengan menggunakan mobil truck BOX dimana bak muatannya sudah dimodifikasi berisi plastik persegi empat (kempu) dengan kapasitas kosong 1000 Liter atau 1 Ton.

"Di dalam mobil box itu ada 4 kempu, tapi yang baru terisi 3 kempu, sekitar 3 ton yang kami sita," katanya.

30 Oktober 2013

Polda Metro Jaya musnahkan Ekstasi Senilai Rp 45 Miliar



Rabu, 30 Oktober 2013 13:17 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya memusnahkan sebanyak 118.874 butir ekstasi atau senilai Rp 45 miliar di halaman Gedung Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Rabu (30/10/2013).

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Nugroho Aji menyebutkan narkoba tersebut merupakan hasil tangkapan  dari sindikat narkoba jaringan internasional yang dikendalikan dari Lapas Cipinang Jakarta Timur beberapa waktu lalu.

"Sebanyak 118.874 butir pil ekstasi didapati dari tiga orang tersangka, yaitu berinisial KS, SG, dan JN. Mereka itu dikendalikan oleh oknum narapidana, mereka kita amankan pada bulan lalu," ujar Kombes Nugroho Aji kepada wartawan di Gedung Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (30/10/2013).

Ketiganya, kata Kombes Nugroho, ditangkap di tiga tempat berbeda, yakni di Jalan Jembatan Gambang, Pejagalan, Jakarta Utara, Jalan Arwana Pejagalan, Jakarta Utara, dan Gudang Ruko Cyber DJ Scholl, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

"Ada satu orang tersangka yang kita tembak, karena saat ditangkap mau melarikan diri," tuturnya.

Pemusnahan ratusan ribu ekstasi dilakukan dengan cara dihaluskan dengan dengan blander, dan direbus oleh air panas. Pemusnahaan tersebut juga dihadiri oleh pihak Kejaksaan. 

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 30 Oktober 2013


Rabu, 30 Oktober 2013 09:52 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK Keliling di wilayah DKI Jakarta, hari ini Rabu, 30 Oktober 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Pasar baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : Citraland
STNK: Citraland

3. Jakarta Selatan
SIM   : Kantor KemenhumHAM
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM :  Honda Jl Dewi Sartika Cawang
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan

Pengangguran Edarkan Ganja Ditangkap Polsek Metro Tebet

Rabu, 30 Oktober 2013 09:40 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria pengangguran ditangkap petugas Polsek Metro Tebet di Jalan Asem Baris II, Jakarta Selatan, Selasa (29/10/2013) sore. Pria bernama Iwan, 29 tahun, ditangkap karena mengedarkan narkoba jenis ganja di kawasan Tebet, dengan barang bukti 4 paket kecil dan 2 linting ganja yang disimpan di dalam bungkus rokok di saku celana kanan.

Kanit Reskrim Polsek Metro Tebet, Iptu Budi Setiyono menyatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari adanya laporan masyarakat terkait peredaran narkoba di kawasan Kebon Baru.

Petugas kemudian menyelidiki laporan tersebut. “Ternyata benar, ada seorang pria yang menjadi pengedar ganja dan langsung kami tangkap,” kata Iptu Budi.

Kapolsek Metro Tebet, Kompol I Ketut Sudharma mengungkapkan, tersangka dikenakan pasal 111 ayat 1 jo 114 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

“Tersangka mengaku terpaksa menjadi pengedar ganja karena menganggur. Kami masih mengembangkan kasus ini,” ujar Kapolsek.

Ketahuan, Pencuri Motor Babak Belur Dikeroyok Massa di Cisoka

Rabu, 30 Oktober 2013 08:41 WIB
PUSKOMINFO - Iwan Hermawan , 29 tahun, warga Kampung Kaso, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten, babak belur dihajar puluhan warga setelah kepergok mencuri sepeda motor di Pasar Cisoka, Kabupaten Tangerang, Selasa (29/10/2013) pagi.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 05:30 WIB. Saat kejadian, korban bernama Suhamri ,18 tahun, warga Cibugel, Kecamatan Cisoka, memarkirkan sepeda motornya di pasar Cisoka. Melihat suasana sepi, pelaku langsung nekat mengambil motor korban.

Namun nahas, aksi pencurian itu dipergoki sang pemilik motor yang kemudian mengejar pelaku. Warga sekitar yang mendengar teriakan korban, secara spontan íkut mengejar dan menangkap pelaku.

Pelaku pun dipukuli warga hingga babak belur. Aksi massa mereda setelah petugas dari Polsek Cisoka, datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pelaku yang sudah babak belur kemudian diamankan ke Mapolsek Cisoka.

Kapolsek Cisoka, AKP Agus Hermanto, membenarkan aksi pencurian tersebut. “Tersangka hingga kini belum bisa kami periksa, karena kondisinya masih dalam perawatan medis. Sepeda motor milik korban jenis Satria FU Nopol B 6592 GFF kami amankan untuk dijadikan barang bukti,” kata Kapolsek.‎

Rebut Senjata Polisi, Residivis Bandar Narkoba Ditembak di Tanjung Priok

Rabu, 30 Oktober 2013 08:14 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjungpriok, menggerebek rumah Aki, 37 tahun, bandar Narkoba jenis ganja dan sabu di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Minggu (27/10/2013) dini hari. Saat ditangkap, pelaku melawan dan berusaha merebut senjata petugas hingga akhirnya dilumpuhkan petugas dengan timah panas di kaki kanannya.

Kapolres Pelabuhan Tanjungpriok, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Asep Adi Saputra mengatakan, dalam penggerebekan residivis dengan kasus yang sama tersebut, pelaku bukannya menyerah, namun malah melawan petugas dengan berusaha merebut pistol polisi.

"Anggota kami sudah memberikan tembakan peringatan ke udara, namun karena tersangka tetap melawan makanya anggota menembakan kaki kanannya," kata AKBP Asep.

Kepada polisi, pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek di wilayah Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara ini mengaku sudah menjual barang haram tersebut kurang lebih setahun. Barang haram itu diperolehnya dari wilayahTambora dan Penjaringan yang menjadi perbatasan antara wilayah Jakarta Barat dengan Jakarta Utara," kata Kapolres.

Dari penggerebekan itu, polisi berhasil mengamankan lima paket besar daun ganja seberat 1 kilogram, satu kantong plastik ganja seberat 300 gram, dua paket kecil ganja seberat 3,2 gram dan 3,4 gram serta satu paket kecil sabu sebanyak 0,85 gram.

"Kami masih mengembangkan kasus ini untuk mengungkap bandar besarnya," kata Kapolres lagi.

Main Hujan, 2 Bocah Tewas Tersetrum Listrik di Duren Sawit

Rabu, 30 Oktober 2013 07:53 WIB
PUSKOMINFO - Dua bocah berusia 10 tahun tewas dan tiga lainnya mengalami luka ketika bermain disaat hujan di lapangan basket Perumahan Palem Indah RT 02 RW 14 Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (29/10/2013) sekira pukul 13:15 WIB. Korban  tewas dan luka diduga akibat tersengat arus listrik dari kabel PLN yang terkelupas.

Saat kejadian, kelima bocah kelas V SD Bintara 4 Bekasi itu tengah bermain hujan-hujanan di lapangan basket. Salah seorang bocah memegang tiang lampu dengan kabel yang terkelupas. Melihat temannya kejang-kejang kesetrum, bocah lainnya mencoba menolongnya, namun teman yang lainnya ikut tersengat listrik.

Petugas keamanan pos yang melihat kejadian tersebut langsung membawa korban ke klinik terdekat. Namun dua nyawa bocah tak tertolong dan meninggal dunia.

Diketahui, dua bocah yang meninggal dunia yakni Tasya Amil Fasya dan Erlina Putri Susilo. Sementara tiga lainnya yakni Sri Mulyani, Zilda Nur Haliza dan Rostika Fauzia mengalami luka dan mendapat perawatan di Klinik Sapta Mitra yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.

Kanit Reskrim Polsek Metro Duren Sawit, AKP Chalid Thayib mengatakan, korban tewas setelah memegang pagar besi yang teraliri listrik karena bersentuhan dengan kabel terkelupas.

"Ya, dugaannya pagar lapangan itu teraliri listrik," kata AKP Chalid saat dihubungi wartawan, Rabu (30/10/2013).

Terdapat dua titik sumber listrik yang diduga mengalir pada pagar. Titik pertama merupakan kabel besar yang bersentuhan dengan sebuah tiang besi yang menempel pada pagar. Titik kedua, merupakan aliran listrik yang berada di bagian bawah sebuah got. Listrik yang mengaliri dua titik tersebut langsung dipadamkan untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa.

"Dari bawah ada besi yang sepertinya terkoneksi pagar yang tertanam. Namun ini kita sudah koordinasikan dengan PLN," ujar AKP Chalid.

Atas kejadian tersebut, pihaknya telah memanggil ketua RW, penjaga pos keamanan di samping lapangan, dan juga warga yang pertama menolong para korban untuk dimintai keterangan.

"Kami juga telah berkordinasi dengan PLN untuk memeriksa kabel-kabel yang rusak agar tidak terulang kejadian serupa," ungkapnya.

29 Oktober 2013

Bayi Mungil Dibuang di Samping Rumah Warga di Kaliabang Bekasi Utara


bayi-dibuang
Selasa, 29 Oktober 2013 15:34 WIB
PUSKOMINFO - Bayi mungil berjenis kelamin perempuan, diperkirakan berusia empat hari, ditemukan  di samping rumah warga di Kampung Lokomotif RT 6 RW 5 Kelurahan Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Selasa (29/10/2013) sekira pukul 02:30 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Bekasi Utara, Ipda Yusron mengatakan bayi ditemukan warga sekira pukul 02:30 WIB oleh warga, Mariyam, 47 tahun. Menurut dia, warga itu mendengar tangisan bayi yang berasal dari samping rumahnya.

Karena penasaran, Mariyam lalu mencari sumber suara tangisan tersebut. Mariyam terkejut melihat bayi itu berada di atas kursi. Bayi menangis itu berada di dalam kasur berikut bantalnya.Saat ditemukan, bayi dalam keadaan sehat, bersih dan ari-ari sudah terpotong rapi.

Menurut Ipda Yusron, pihaknya masih melakukan penyelidikan, hasil olah tempat kejadian perkara diduga bayi itu sengaja dibuang dalam kondisi bersih agar diambil olah warga supaya dirawat. “Pembuang bayi itu belum diketahui, kami masih melakukan penyelidikan,” katanya.

Saat ini bayi mungil tersebut dirawat oleh warga sekitar. Sebelum dirawat bayi itu dibawa ke bidan terdekat untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.

Perampok Beraksi di Rumah Dokter di Pejompongan Tanah Abang

Selasa, 29 Oktober 2013 15:15 WIB
PUSKOMINFO - Rumah seorang dokter di Jalan Pejompongan Dalam, RT 004 RW 05, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (29/10/2013) siang disatroni perampok. Empat perampok menggunakan sepeda motor menyekap dua orang pembantu rumah tangga (PRT) dan membawa kabur uang dan perhiasan senilai Rp 120 juta.

Informasi yang dihimpun, peristiwa perampokan terjadi sekira pukul 10:30 WIB. Saat kejadian pemilik rumah Syarif dan Nuraida sedang tidak ada di rumah, yang ada hanya dua orang pembantu, Angel, 20 tahun dan Nina, 27 tahun.

Pelaku yang datang dengan mengendarai dua sepeda motor, dengan berpura-pura menanyakan pemilik rumah kemudian langsung masuk dan menodong kedua pembantu tersebut. Angel dan Nina kemudian disekap oleh pelaku di kamar lantai dua memakai tali warna hitam.

Setelah melumpuhkan kedua pembantu, pelaku membawa kabur perhiasan emas dan berlian serta uang tunai, seluruhnya diperkirakan Rp 120 juta.

Saat ini, Tim Identifikasi dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek Metro Tanah Abang masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa beberapa saksi.

Hujan dan Angin Kencang, Beberapa Pohon Tumbang di Jakarta Selatan

Selasa, 29 Oktober 2013 13:22 WIB
PUSKOMINFO - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah DKI Jakarta, Selasa (29/10/2013) siang tadi menyebabkan beberapa ruas jalan terpantau padat dan pohon tumbang terjadi di beberapa lokasi di wilayah Jakarta Selatan.

Berdasarkan informasi dari Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, kepadatan arus lalu lintas salah satunya terjadi di Tanah Abang menuju Sudirman, Jakarta Pusat serta di ruas Tol Taman Mini menuju Cibubur, Jakarta Timur.

Hujan yang disertai angin kencang juga membuat beberapa pohon tumbang di wilayah Jakarta Selatan, seperti di Jalan TB Simatupang, seberang Garda Oto.

Pohon tumbang juga terjadi di Jalan Pasar Jumat, depan Selapa Polri, serta di Trafic Light Cilandak arah Kampung Rambutan seberang Trakindo.

Selain itu, seperti bisa hujan juga membuat timbulnya genangan seperti yang ada di depan Yayasan Sa'adatuddarain, akibatnya lalu lintas di Mampang Prapatan arah Ragunan padat.

Ruang Kelas SMA Negeri 78 Terbakar

Selasa, 29 Oktober 2013 13:07 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran sempat terjadi di salah satu ruang kelas SMA Negeri 78, Jalan Bhakti IV/1 Komplek Pajak, Kemanggisan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (29/10/2013) sekira pukul 09:00 WIB. Beruntung api bisa cepat dipadamkan, hingga tak menjalan ke bangunan lain.

Keterangan Kasie Sarpas Penanggung Jawab Rehab SMAN 78, Alex Usman kepada petugas menjelaskan api bermula saat salah satu pekerja yang tengah mengerjakan sambungan atap dengan las terpeleset. Saat terpeleset, las yang dipeganggnya menyambar alumunium foil yang menjadi pelapis genting.

Alex Usman juga menjelaskan, kebakaran tidak menghanguskan satu kelas di lantai empat sekolah itu. "Jadi tidak ada kelas yang sampai terbakar, hanya plafon saja. Sudah bisa ditangani langsung," tandasnya.

Tukang Ojek Ditangkap Kedapatan Bawa Sabu

Selasa, 29 Oktober 2013 11:10 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pengojek, MHF alias Cecep, 48 tahun, dibekuk petugas Polres Metro Jakarta Pusat di depan rumahnya di Jalan Kramat Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, Senin (28/10/2013) malam. Cecep ditangkap karena selain jadi pengojek juga merangkap sebagai pengedar narkotika jenis sabu. Dari tersangka disita barang bukti 1,2 gram sabu.

Kanit II Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, AKP Asep Suparman, menuturkan tersangka ditangkap atas informasi dari masyarakat yang menyebutkan kalau si pengojek itu sudah lama sebagai pengedar shabu di kalangan anak muda di Johar Baru.

“Informasinya, dia kalau pulang selalu tengah malam dan membawa narkoba,” kata AKP Asep Suparman.

Begitu dapat info, petugas kemudian melakukan penyelidikan. Setelah diyakini kebenaran info tersebut, pada Senin malam sekira pukul 23:50 WIB, dua anggota polisi melakukan pengintaian dengan menunggu pengojek itu di depan warung yang tak jauh dari rumahnya. Saat tersangka hendak menuju rumah, petugas pun membekuknya. Ketika digeledah, di saku celana pria tersebut ditemukan 5 plastik klip bening berisi sabu seberat 1,2 gram.

Kini tersangka berikut barang bukti diamankan di Mapolres Metro Jakarta Pusat. Kepada petugas tersangka mengaku sudah tiga bulan jadi pengedar narkoba.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 29 Oktober 2013

Selasa, 29 Oktober 2013 08:38 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK Keliling di wilayah DKI Jakarta, hari ini Selasa, 29 Oktober 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Pasar baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : Citraland
STNK: Citraland

3. Jakarta Selatan
SIM   : Kantor KemenhumHAM
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM :  Honda Jl Dewi Sartika Cawang
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan

Bocah Enam Tahun Tewas Nyemplung ke Sumur di Cikupa

Selasa, 29 Oktober 2013 08:09 WIB
PUSKOMINFO - Febriana, bocah perempuan berusia 6 tahun, tewas karena tercebur sumur sedalam 12 meter di Kampung Pulau Cangkir RT 02/02, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin (28/10/2013) siang. Korban langsung tewas di lokasi dan jenazahnya baru berhasil dievakuasi setelah dua jam kemudian.

Informasi dari Polsek Cikupa, peristiwa terjadi sekira pukul 13:30 WIB, saat korban akan bersih-bersih setelah buang air besar dan menimba air. Diduga karena terpeleset, korban masuk ke dalam sumur sedalam 12 meter.
 
Menurut keterangan saksi Saepudin, tetangga korban menjelaskan dirinya sempat mendengar suara teriakan dari dalam sumur, sehingga dia penasaran dan berlari menghampiri sumber suara. Namun, Saepudin hanya mendengar suara sedangkan korban tidak kelihatan, sebab sumurnya dalam dan gelap.

Saepudin kemudian memberitahukan warga sekitar meminta bantuan. Namun setelah dua jam kemudian, korban baru berhasil diangkat dari dalam sumur dan sudah dalam keadaan meninggal dunia. 
 
Menurut Kanit Binmas Polsek Cikupa, AKP Sudjito, kondisi sumur yang gelap diduga menjadi penyebab Febriana terpeleset.
 
Kata AKP Sudjito, atas permohonan pihak keluarga, jenazah korban tidak dilakukan otopsi dan langsung disemayamkan di kediaman orang tuanya.

Dua Pelaku Curanmor Nyaris Dibakar Massa di Setiabudi

Selasa, 29 Oktober 2013 07:47 WIB
PUSKOMINFO - Dua pencuri sepeda motor (Curanmor) babak belur bahkan nyaris dibakar massa saat terpergok mencuri sepeda motor warga di RT 015/04 Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (28/10/2013) sore kemarin. Warga yang mengepungnya akhirnya berhasil menangkap pelaku yakni M.Kholid, 21 tahun, dan Nur Rizky, 20 tahun.

Kesal dengan ulah pelaku, keduanya dihajar massa hingga babak belur. Dalam keadaan tak berdaya, ada warga yang membawa jerigen berisi bensin dan hendak dituangkan ke tubuh pelaku. Namun aksi main hakim warga tersebut dapat dicegah berkat kesigapan anggota Kelompok Sadar Kamtibmas (KSK) dan personel Bhabinkamtibmas Polsek Metro Setiabudi yang tiba di lokasi.

Kedua pelaku yang dalam kondisi babak belur kemudian digelandang ke Mapolsek Metro Setiabudi untuk menjalani penyelidikan dan penyidikan.

Keterangan pemilik sepeda motor, Rian Kurniadi, 31 tahun, kepada petugas menjelaskan,  sekira pukul 16:00 WIB, ia memarkirkan sepeda motor Yamaha Mio B 6244 STJ di depan rumah. Karena haus, dirinya masuk ke dalam. Ternyata ada dua pria yang mengambil motornya. Namun ulah pelaku kepergok warga yang meneriaki maling hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap.

“Pelaku kami kenakan pasal 363 KUHP,” kata Kapolsek Metro Setiabudi, AKBP Tri Suhartanto SiK didampingi Kanit Reskrim, Kompol Riftazudin.

Pelaku Curanmor Tewas Ditembak Buser Polsek Metro Duren Sawit

Selasa, 29 Oktober 2013 07:21 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) tewas ditembak anggota Buser Polsek Metro Duren Sawit di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT) Cakung, Jakarta Timur, Selasa (29/10/2013) dinihari tadi. Pelaku bernama Safarudin, 31 tahun, terpaksa ditembak karena berusaha kabur saat dilakukan pengembangan untuk menunjukkan kawanannya

Informasi dari Polsek Metro Duren Sawit, penembakan dilakukan sekira pukul 00:00 WIB, ketika anggota Buru Sergap (Buser) Polsek Metro Duren Sawit dipimpin Kanit Reskrim, AKP Chalid Thayeb sedang mengembangkan kasus curanmor di lokasi dengan tersangka Safarudin, pelaku curanmor asal Jabung, Lampung Timur.

Saat diminta menunjukkan kawanannya dan sepeda motor hasil kejahatannya, tanpa disangka tersangka berusaha melarikan diri. Tidak mau kawalannya kabur, anggota Buser, Iptu M. Manurung, pun memberikan tembakan peringatan dua kali ke udara.

Namun, tembakan peringatan petugas tidak dihiraukan tersangka hingga petugas terpaksa menembak punggung tersangka hingga ambruk. Nyawa tersangka tidak dapat diselamatkan dalam perjalanan ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Polres Metro Jakarta Pusat Gerebek Laboratorium Pembuat Sabu di Bekasi

Selasa, 29 Oktober 2013 07:11 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polres Metro Jakarta Pusat menggerebek sebuah rumah yang dijadikan laboratorium untuk membuat bahan baku narkoba jenis sabu di perumahan Vila Mutia Kirana Blok C No 11, Jalan Cut Meutia, Rawa Lumbu, Bekasi Timur, Senin (28/10/2013). Seorang warga negara asal Australia turut ditangkap dalam penggerebekan ini.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Angesta Romano Yoyol menerangkan, penemuan laboratorium ini berawal dari pengembangan kasus tertangkapnya pria berinisial ZAK di Apartemen Center Point, Bekasi, pada dua pekan lalu.

Dari tangan ZAK, polisi menemukan barang bukti satu paket sabu dan ratusan tablet ephedrine. Ephedrine merupakan salah satu bahan baku yang digunakan dalam pembuatan sabu. Dari pengakuan ZAK, ephedrine tersebut akan digunakan untuk membuat sabu di laboratorium di perumahan Vila Mutia Kirana.

Dari informasi itu, petugas langsung melakukan penggerebekan ke laboratorium tersebut dan menangkap seorang warga negara Australia berinisial SID. Dari laboratorium tersebut polisi berhasil menemukan puluhan botol cairan metanol yang sudah dicampur pseuedhedrine, pendingin ruangan, dan alat timbang digital dengan nilai keseluruhan mencapai sekitar Rp 1,5 miliar.

"ZAK berperan sebagai pembantu SID untuk meracik bahan yang bisa dijadikan narkoba jenis sabu," terang Kapolres.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sitinjak menjelaskan, tersangka memang khusus menjual prekursor. Prekursor merupakan bahan mentah dalam pembuatan sabu.

"Jadi kelompok ini hanya menjual bahan bakunya saja. Per kilonya bernilai sekitar Rp 50 juta," ujar AKBP Sitinjak.

Menurut pengakuan tersangka kepada penyidik, prekursor tersebut rencananya akan dikirim ke Australia untuk disempurnakan menjadi sabu. Saat ini kedua pelaku mendekam di rumah tahanan Mapolres Metro Jakarta Pusat.

"Dugaan sementara WNA ini menjual bahan untuk disempurnakan dan selanjutnya dijual kembali di Indonesia," pungkasnya. 

28 Oktober 2013

Polda Metro Jaya Bekuk 8 Anggota Sindikat Narkoba Antarprovinsi


 
narkoba-sub
Senin, 28 Oktober 2013 15:22 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya  menggulung 8 anggota sindikat narkoba antarpropinsi yang kerap memasok barang haram itu ke sejumlah daerah di Indonesia. Dalam aksinya, modus pendistribusian narkoba yang dilancarkan komplotan ini adalah dengan menggunakan jasa ekpedisi kereta api.

Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Sudjarno mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi yang menyebutkan ada sebuah paket yang diduga narkoba akan dikirim ke Surabaya. “Paket berisi narkoba itu dikirim oleh tersangka DR yang berhasil kita tangkap di kawasan Tamansari, Jakarta Barat,” ujar Wakapolda, Senin (28/10/2013).

Selanjutnya, dilakukan pengembangan dengan melakukan pengawasan terhadap penerimanya (controlled delivery) di Surabaya.

“Dari situ kita bekuk tersangka BU. Dari pengakuan BU, paket narkoba itu berasal dari dua orang warga Malaysia, AND dan GNW yang kini buronan,” timpal Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Nugroho Aji. Selanjutnya dari hasil pengembangan petugas kembali berhasil meringkus 6 pelaku lainnya dengan barang bukti 6 kilo sabu dan ratusan butir ekstasi senilai Rp13 miliar.

17.286 Personel Polda Metro Jaya Siap Kawal Aksi Mogok Buruh

Senin, 28 Oktober 2013 14:17 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya telah menyiagakan ribuan personelnya untuk menjaga dan mengawal aksi mogok yang dilaksanakan oleh ribuan buruh pada hari ini.

"Sebanyak 17.286 personel sudah disiapkan untuk kawal unjuk rasa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Senin (28/10/2013).

Kabid Humas menjelaskan, personel yang diterjunkan itu diantaranya dari TNI sebanyak 3.280 personel, BKO Mabes Polri 1.882 personel, Satgasres ada 5.950 personel, Satgasda 4.139 personel, BKO Pemda DKI ada 815 personel dan cadangan Mapolres sebanyak 1210 personel.

"Mereka akan diletakan di mogok nasional tempat kerja mereka masing-masing. Selain itu, di semua objek yang dianggap rawan. Saat ini situasi masih kondusif," ujarnya.

Aksi pada hari ini, sebagai bentuk pemanasan menjelang mogok nasional pada 31 Oktober hingga 1 November mendatang.

Meski demikian, tidak semua elemen buruh ikut aksi mogok pada hari ini. Buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPI) Kabupaten/ Kota Bekasi menyatakan tidak akan ikut mogok hari ini.

Sementara elemen buruh yang memutuskan melakukan pemanasan mogok nasional adalah yang tergabung dalam Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia, Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia, dan Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan Minyak Gas Bumi Dan Umum.

Setelah Dirawat 8 Hari, Dua Korban Ledakan Tabung Gas 3 Kg di Pesanggrahan Akhirnya Meninggal Dunia

Senin, 28 Oktober 2013 13:45 WIB 
PUSKOMINFO - Setelah dirawat selama 8 hari di RSCM, dua korban ledakan tabung gas 3 kg di kontrakan tempat pembuatan roti di Jl. M Saidi Raya No. 46 RT 09/01, Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, akhirnya meninggal dunia, Senin (28/10/2013) pagi.

Kedua korban meninggal dunia yakni Mardi, 30 tahun, dan Ramlan, 30 tahun, karena luka bakar yang dideritanya sangat parah mencapai 90%.

“Tim dokter sudah berusaha mengobati keduanya, tapi karena luka yang diderita sangat parah, mereka tidak bisa ditolong,” kata Kanit Reskrim Polsek Metro Pesanggrahan, Ipda Tamba.

Sedang empat korban yang lain yakni Muriman, Supriyanto, Eko dan Mulyono kondisinya membaik dan sudah diperbolehkan pulang.

Sebelumnya, gas 3 kg meledak di kontrakan pembuat roti Jalan M. Saidi No. 46 RT 09/01, Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Minggu (20/10/2013) pagi. Akibatnya, 6 orang di dalam rumah tersebut mengalami luka bakar parah. Kondisi di dalam rumah sangat berantakan namun tidak rusak. Dan seluruh korban langsung dilarikan ke RS Aminah.

Namun karena kondisinya parah, dua di antaranya dirujuk ke RSCM dan meninggal dunia setelah dirawat 8 hari.

Kondektur Metromini Bawa Ganja Ditangkap Polsek Metro Setiabudi

Senin, 28 Oktober 2013 11:50 WIB
PUSKOMINFO - AH, 16 tahun, yang sehari-hari bekerja sebagai kondektur Metromini, ditangkap petugas Polsek Metro Setiabudi karena memiliki 1 paket ganja, Minggu (27/10/2013) malam.

Tersangka ditangkap petugas dipimpin Kanit Reskrim Kompol Riftazudin, saat melaksanakan razia rutin di Jalan Pariaman, Kelurahan Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (28/10/2013) sekira pukul 23:30 WIB.

Ketika digeledah, ditemukan 1 paket ganja yang dibungkus koran dan disembunyikan di dalam saku celananya. Barang itu diakui tersangka akan dipakai bersama rekan-rekannya.

Kapolsek Metro Setiabudi, AKBP Tri Suhartanto menyatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari razia rutin yang dilakukan polisi di sejumlah daerah rawan.

“Petugas mencurigai remaja itu yang gugup saat melihat polisi. Karena itu, kami geledah dan ditemukan ganja,” ujarnya.

Atas perbuatannya, AH dikenakan pasal 111 ayat 1 Jo pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun penjara paling lama 12 tahun penjara atau denda paling sedikit Rp 800 Juta.

Satpam Ditemukan Tewas di Bak Air di Penjaringan

terbunuh
Senin, 28 Oktober 2013 11:30 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria ditemukan tewas bersimbah darah di bak air (kolam) sebuah kantor di Jalan Pluit Timur Raya  No 33, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (28/10/2013) pagi. Korban diketahui bernama, Bustanil Arifin, 30 tahun, bekerja sebagai Satpam di kantor tersebut, tewas akibat luka tusuk senjata tajam di tubuhnya.

Korban warga Angke Indah, Tambora, itu diduga dibunuh. Polisi pun tengah menyelidiki penyebabnya.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Halim, penanggung jawab PT Tutu Kekal, tempat korban bekerja, pada Senin sekira pukul 06:30 WIB. Halim curiga karena tak ada jawaban saat beberapa kali membunyikan klakson dari luar pagar. "Saya turun dari mobil, ternyata gerbang terbuka dan ada ceceran darah," ujar Halim kepada petugas Polsek Metro Penjaringan.

Halim kemudian memanggil ketua RT dan RW setempat untuk ikut masuk ke kantornya. Dia curiga telah terjadi pembunuhan. Benar saja, saat menyusur arah ceceran darah, dia mendapati Arifin tewas dalam posisi telungkup di kolam bagian belakang kantor. Saat ditemukan posisi korban telungkup ke samping, mengenakan celana jeans biru dan tanpa mengenakan baju.

Kapolsek Metro Penjaringan, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Suyudi Ario Seto mengatakan, polisi telah mengidentifikasi lokasi kejadian. "Beberapa saksi dan orang terdekat korban kami panggil untuk pemeriksaan," ujar Kapolsek.

Tidak ada barang yang hilang di kantor perusahaan perkebunan karet tersebut. Namun, sepeda motor korban tak ada di lokasi parkir. Penyidik juga sedang memeriksa rekaman kamera pemantau yang terpasang di sisi luar dan dalam kantor.

Jenazah korban kini dikirim ke RSCM untuk dilakukan autopsi.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 28 Oktober 2013

Senin, 28 Oktober 2013 09:19 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK Keliling di wilayah DKI Jakarta, hari ini Senin, 28 Oktober 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Pasar baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : Citraland
STNK: Citraland

3. Jakarta Selatan
SIM   : Kantor KemenhumHAM
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM :  Honda Jl Dewi Sartika Cawang
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan

Mayat Kepala Pecah Ditemukan Mengambang di Kali Cakung Jakarta Timur

Senin, 28 Oktober 2013 08:05 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat pria ditemukan mengambang di Kali Cakung Drain, tepatnya di pintu air Karapan Sapi Cakung Barat RT 01/09, Cakung, Jakarta Timur, Minggu (27/10/2013) pagi. Saat ditemukan warga, mayat tanpa identitas tersebut kepalanya pecah, diduga sebagai pencuri sepeda motor yang kabur dan tercebur ke kali saat dikejar warga.

Informasi dari Polsek Metro Cakung, mayat ditemukan sekira pukul 06:30 WIB. Saat ditemukan mayat tersebut mengambang di air dengan posisi tertelungkup. Tubuhnya sudah membengkak dan mengeluarkan bau tak sedap. Terdapat luka di kepala pecah.

Tak ada identitas di tubuh pria tersebut. Ciri-cirinya hanya berkaos merah dan hitam, celana jins biru, dan kaos kaki putih.

Menurut keterangan warga sekitar, pria itu diduga adalah pencuri sepeda motor yang kabur saat dikejar warga, Jumat (25/10/2013) lalu. Saat kabur, ia sempat menabrak tukang ojek yang sedang mangkal, kemudian mencoba kabur lagi dengan cara menyeberangi Jalan Raya Bekasi dan terserempet truk kontainer dan terjatuh ke kali.

Waktu itu, warga sempat menunggu pencuri motor itu muncul dari dalam sungai, tetapi ternyata dia tak pernah muncul lagi. Sampai akhirnya ada pria ditemukan tak bernyawa di kali Cakung, warga langsung menduga itu dia pencuri yang tempo hari kabur. Warga makin yakin karena pakaian yang dikenakan sama.

Kini mayat berada di RSCM guna dilakukan autopsi.

Tiga Perampok Satroni Ruko, Sekap Dua Pembantu dan Gasak Uang Rp 100 Juta

Senin, 28 Oktober 2013 07:40 WIB
PUSKOMINFO - Tiga perampok bersenjata api menyatroni sebuah ruko di Jalan Pangeran Jayakarta, Kelurahan mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (27/10/2013) pagi. Dalam aksinya, pelaku berhasil menggasak brangkas berisi uang Rp100 juta dengan menyekap dua pembantu korban yang ada.

Informasi dari Polsek Metro Sawah Besar, perampokan yang terjadi sekira pukul 08:00 WIB tersebut, berlangsung saat pemilik ruko, Adenan, 63 tahun, tidak ada di tempat. Meski demikian dua orang pembantunya, Siti Khodijah dan Susi Susanti, ada di dalam ruko berlantai 4 tersebut.

Tiba-tiba, dua orang tak dikenal berusaha masuk dengan cara mendobrak pintu dan hal itu didengar Khodijah yang tengah mandi di lantai 1.  Mengetahui pintu ruko ada yang membuka paksa, PRT asal tegal tersebut pun bergegas keluar kamar mandi.

Namun, salah pelaku yang telah sigap langsung menodongkan pistol ke arah Khodizah sambil meminta korban tidak berteriak dan masuk kembali ke kamar mandi. Mengetahui ada orang lain di ruko selain Khodijah, satu pelaku naik ke lantai 2 dan minta Susi Susanti turun dan masuk ke kamar mandi.

Setelah melumpuhkan dua pembantu tersebut, pelaku kemudian memasuki semua ruangan yang ada dan membawa brangkas berisi Rp100 juta dari kamar tidur utama di lantai 4. Para pelaku kemudian kabur menggunakan mobil.

Sementara itu, dua korban yang disekap di kamar mandi berhasil melepaskan diri dan menghubungi majikannya kemudian melaporkan ke Polisi. Petugas Polsek Metro Sawah Besar, yang menanganinya langsung melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara).

Kanit Reskrim Polsek Metro Sawah Besar, AKP Reza, mengatakan pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi termasuk dua pembantu korban yang disekap. “Berdasarkan ciri-cirinya, satu pelaku yang menggunakan pistol berbadan gemuk,” jelasnya singkat kepada wartawan.

Lelaki Diduga Anggota Brimob Kedung Halang Ditemukan Tewas Luka Bacok di Pasar Minggu

Senin, 28 Oktober 2013 07:08 WIB
PUSKOMINFO - Seorang lelaki ditemukan tewas berlumuran darah di pinggir jalan, tepatnya di depan Apotek Sari Sakti, Tanjung Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (27/10/2013) sekira pukul 23:30 WIB. Korban yang diduga anggota Brimob Kedung Halang itu mengalami luka bacok di punggung kiri.

Awalnya petugas Polsek Metro Pasar Minggu tidak  menemukan kartu identitas pada pria yang tewas tersebut. Pria yang diperkirakan berumur 40 tahun itu ditemukan bersimbah darah dengan memakai kaos berwarna hijau, dan memakai celana hitam, dengan luka bacok di punggung. Selain itu, petugas juga mengamankan sebuah tas warna hitam milik korban.

"Di tubuh korban tidak ditemukan kartu identitas, baik  di dompet maupun handphone," ujar Kapolsek Metro Pasar Minggu, Kompol Ardi, Senin (28/10/2013).

Namun, sekira pukul 00:00 WIB pihaknya menerima informasi bahwa korban yang tewas diduga anggota Brimob Kedung Halang, Bogor, Jawa Barat bernama Brigadir M. Syarif..

"Itu baru informasi sementara, kami masih melakukan penyelidikan apakah benar anggota atau bukan serta penyebab tewasnya korban. Ada empat orang saksi yang sedang kita periksa," ujar Kapolsek.

Saat ini, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur untuk diautopsi.

25 Oktober 2013

Satu dari Tiga Pencuri Rumsong Tewas Dihajar Massa di Tebet

Jumat, 25 Oktober 2013 15:31 WIB
PUSKOMINFO -  Satu dari tiga pencuri yang menyatrori rumah kosong (rumsong) di Jalan Rasamala 1, Tebet, Jakarta Selatan, tewas dihajar massa, Jumat (25/10/2013) siang.

Tersangka tewas bernama Sata Sutrisno, 48 tahun, warga Blok Rambutan RT 05 RW 04, Cipayung, Depok, meregang nyawa di lokasi dengan luka di sekujur tubuh. Sedang dua rekannya,  Andi,63 tahun, dan Rusli Setioadi, 45 tahun, babak belur dan berhasil diselamatkan petugas Polsek Metro Tebet yang cepat tiba di lokasi.

Aksi pencurian yang terjadi di rumah Maria Bernadetta, 40 tahun, terjadi sekitar pukul 12:15 WIB. Saat itu, korban sedang kerja di kawasan Sudirman. Saat itulah tiga orang pelaku masuk ke rumah korban. Namun aksi mereka kepergok warga yang curiga ada tiga orang asing berada di rumah Maria.

Warga yang curiga kemudian memberitahukan beberapa warga lainnya selanjutnya mengepung rumah korban hingga pelaku tidak bisa kabur.

Satu pelaku dihakimi massa hingga tewas dan dua lainnya sekarat. “Pelaku sebelumnya sudah membius anjing yang menunggu di rumah,” kata Kapolsek Metro Tebet, Kompol I Ketut Sudarma.

Granat Nanas Aktif Ditemukan di Balaraja Tangerang

Jumat, 25 Oktober 2013 12:53 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah benda yang diduga granat masih aktif ditemukan di kawasan PT Holcim, Jalan Raya Serang KM. 24, Kampung Kosambi RT 01/ RW 03, Kelurahan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Jumat (25/10/2013) pagi sekira pukul 06:45 WIB. Granat jenis nanas yang sudah berkarat itu ditemukan di bawah tempat penampungan semen perusahan tersebut.

Berdasarkan informasi, orang yang pertama kali menemukan granat itu adalah Eko Sugianto (35), salah satu karyawan perusahaan itu. Selanjutnya, ia melaporkan kepada pengamanan perusahaan dan diteruskan ke kepolisian Polsek Balaraja.

Kapolsek Balaraja, Kompol Dodi Prawiranegara membenarkan laporan penemuan granat jenis nanas tersebut.

"Benar ada benda yang diduga granat, namun kondisinya sudah berkarat," kata Kapolsek.

Selanjutnya, polisi memasang garis polisi dan berkordinasi dengan Polresta Tangerang serta mendatangkan Tim Gegana. Hingga kini, suasana di sekitar TKP kondusif.

Pembacok Pelajar SMK Wirabuada Ditangkap Polsek Bojong Gede

Jumat, 25 Oktober 2013 11:06 WIB
PUSKOMINFO - Dalam waktu singkat setelah Adi Nugraha, 16 tahun, pelajar kelas 2 SMK Wirabuana tewas disabet celurit, petugas Polsek Bojong Gede berhasil membekuk tiga pelakunya. Ketiga pelaku adalah pelajar SMK Izata.

Awalnya, polisi berhasil menangkap satu pelajar SMK Izata di Jalan Pitara, Pancoran Mas, Depok. Setelah dilakukan pengembangan, polisi kembali menangkap dua pelaku lainnya.

Kapolresta Depok, Kombes Pol Achmad Kartiko memastikan bahwa ketiga pelaku memang pelajar SMK Izata. Ketiganya adalah pelaku yang mengeroyok dan menghajar Adi hingga tewas.

"Kami sudah tangkap tiga orang, ketiganya betul siswa SMK Izata," ungkap Kapolres kepada wartawan, Jumat (25/10/2013).

Kini ketiganya masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Bojong Gede.

Pria Ditemukan Tewas di Jembatan Galur Jakarta Pusat

Jumat, 25 Oktober 2013 10:28 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria yang diketahui bernama Ali Hasan, 40 tahun, warga Jl. Tanah Tinggi Barat RT 03/05 Tanah Tinggi, Johar baru, Jakarta Pusat, ditemukan tewas dengan kondisi luka tusuk di punggung kanan. Jasad korban ditemukan di jembatan antara Kelurahan Galur dan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (25/10/2013) pagi sekira pukul 08:00 WIB.

Saat ditemukan, jasad korban dalam keadaan tergeletak bersimbah darah dalam posisi tengkurap. Korban mengenakan kemeja dan celana berwarna biru.

Saat ini pihak kepolisian Polsek Metro Johar Baru dan Polres Metro Jakarta Pusat masih melakukan olah tempat kejadian perkara. Usai diidentifikasi, jenazah kemudian dibawa ke RSCM guna dilakukan Visum mayat. Polisi juga tengah meminta keterangan isteri dan anak korban.

Informasi sementara yang diperoleh kepolisian, sebelum ditemukan tewas, Ali Hasan terlibat cekcok mulut dengan tetangganya berinisial E dan H.

Pipa Air Bocor, Jalan Kalimalang Macet

Ilustrasi (Foto: Okezone) 
Jumat, 25 Oktober 2013 09:52 WIB
PUSKOMINFO - Kemacetan panjang terjadi di Jalan Raya Kalimalang di sekitar Pasar Ciplak, Jakarta Timur, tepatnya di depan Kantor Balai Besar Ciliwung Cisadane. Selain ramainya kendaraan yang melintas, kemacetan bertambah parah lantaran pipa air milik PT Aetra bocor. Air pun menggenangi ruas jalan tersebut.

Pipa air yang bocor berdiameter 800 milimeter di Instalasi Pompa Tekan Halim, Kalimalang, Halim, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, dan mengeluarkan air dalam debit yang besar sehingga jalan terendam sedalam 15 sentimeter.

Informasi dari Polsek Metro Makasar, sempat terjadi kemacetan parah dimulai dari Cipinang Indah mengarah Halim. Namun, saat ini petugas PT Aetra sudah memperbaiki pipa yang bocor tersebut sehingga air yang sempat menggenangi Jalan Raya Kalimalang sudah mulai surut dan menyisakan lumpur tanah merah di badan jalan. Kemacetan pun sudah mulai cair namun masih ramai.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 25 Oktober 2013

Jumat, 25 Oktober 2013 08:09 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK Keliling di wilayah DKI Jakarta, hari ini Jumat, 25 Oktober 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM  : Citra Land
STNK: Citra Land

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM :  Honda Jl Dewi Sartika Cawang
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan

Waspada Penipuan Berkedok Menawarkan Beasiswa

Jumat, 25 Oktober 2013 07:58 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria dibekuk petugas Polsek Metro Pasar Minggu setelah melakukan serangkaian aksi penipuan dengan modus menawarkan beasiswa palsu kepada korbannya dengan biaya tertentu.

Pelaku ditangkap berinisial DK alias Deva alias Ade, 24 tahun, dan berhasil dibekuk di kawasan Epicentrum, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (24/10/2013) malam.

Menurut Kapolsek Metro Pasar Minggu, Kompol Adri Desas Furyanto, pelaku diperkirakan sudah melakukan aksinya berulang kali selama periode Mei-Agustus dengan jumlah korban lebih dari 25 orang di sekitar kawasan Pancoran dan Pasar Minggu.

"Korban yang melapor baru 8 orang, tapi diperkirakan ada sekitar 25 orang yang menjadi korban aksi penipuan pelaku," ujar Kapolsek, Jumat (25/10/2013).

Kapolsek membeberkan, dalam menjalankan aksinya pelaku menawari korban bantuan untuk mengurus beasiswa dan menjamin bahwa korban akan berhasil memperoleh beasiswa dengan bantuannya. Namun bukan beasiswa yang didapat, para korban justru kehilangan uang yang diminta pelaku dengan dalih untuk membiayai proses pengurusan beasiswa.

Korban terakhir adalah seorang mahasiswa berinisial WK, 20 tahun, yang juga kehilangan uangnya akibat aksi penipuan yang dilakukan pelaku.

"Setelah menerima uang pelaku menghilang dan bea siswa tidak pernah ada. Pelaku memang melakukan ini sebagai mata pencarian," ujar Kapolsek.

Sebagai barang bukti, petugas polisi memperoleh lembaran-lembaran kuitansi dengan masing-masing senilai 4-8 juta rupiah. Diperkirakan pelaku berhasil meraup untung lebih dari 100 juta dari aksi penipuan yang dilakukannya.

Kebakaran di Pemukiman Warga Cawang Kompor Jakarta Timur

Jumat, 25 Oktober 2013 07:40 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran menghanguskan satu rumah tinggal, 5 rumah kontrakan dan 3 sepeda motor di Gang Buntu, Cawang Kompor, Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Cawang, Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis (24/10/2013) malam.  

Api yang mulai terlihat sekira pukul 18:15 WIB, berasal dari salah satu rumah kontrakan. Api kemudian terus membesar hingga merembet dan menghanguskan satu rumah tinggal, 5 rumah kontrakan dan 3 sepeda motor.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 250 juta. Tiga unit motor yang ludes terbakar yakni, Yamaha Vixion berplat nomor B 6246 TVP, Yamaha Jupiter berplat nomor B 6110 UPG, dan Honda Karisma dengan plat nomor B 6545 TCA.

Dugaan sementara kebakaran tersebut disebabkan konsleting listrik di sebuah rumah kontrakan yang sedang ditinggal oleh penghuninya bekerja.

Api berhasil dipadamkan dengan mengerahkan 14 unit mobil pemadam kebakaran dari Sudin PKPB Jaktim sekira pukul 18:15 WIB. Peristiwa ditangani Polsek Metro Kramat Jati dan Polres Metro Jakarta Timur.

Seorang Nenek Tewas dengan Galon di Atas Kepala, Diduga Korban Perampokan

Jumat, 25 Oktober 2013 07:24 WIB
PUSKOMINFO - Seorang nenek bernama Ratnaningsih, 81 tahun, ditemukan tewas dengan kondisi galon di atas kepala, kaki terikat dengan lakban dan tertelungkup di gudang rumahnya di Perum Gading Serpong Kelapa Sawit 12 sektor 1 B Blok BF 8 Nomor 5, Kelurahan Pakulonan Barat Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang, Kamis (24/10/2013).

Wanita tua yang tinggal sendirian itu diduga menjadi korban perampokan lantaran lemari pakaian korban dalam kondisi berantakan.

“Korban merupakan warga Perum Gading Serpong Kelapa Sawit 12 sektor 1 B Blok BF 8 Nomor 5, Kelurahan Pakulonan Barat Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang. Korban baru satu tahun tinggal disana sendirian,” kata Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Irfing Jaya, Kamis (24/10/2013) malam.

Korban pertama kali ditemukan oleh menantunya, Yani, saat akan membawakan makanan untuk korban sekira pukul 16:00 WIB.

“Kepala korban mengeluarkan darah dan luka pada wajah, leher bagian belakang serta leher dililit tali setrika,” ujarnya.

Hingga kini belum diketahui berapa jumlah kerugian yang dialami korban. Jenazah Ratna saat ini sudah dibawa ke RSUD Tangerang untuk dilakukan otopsi.

Polda Metro Jaya Kerahkan 3.600 Personel Amankan Rute Jakarta Mandiri Marathon 2013

Jumat, 25 Oktober 2013 07:17 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya menyiapkan 3.600 personelnya untuk mengamankan rute lomba Mandiri Jakarta Marathon 2013, yang akan digelar di Monas, Minggu (27/10/2013) pagi. Personel gabungan yang terdiri dari Polantas, Sabhara dan Intel Reserse tersebut dikerahkan untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan pada ajang maraton internasional itu.

"Tadinya kami akan menutup total jalan di sepanjang rute dari pukul 02.00 hingga 12.00 WIB. Namun, berdasarkan pengalaman, warga yang memiliki kepentingan tertentu pasti akan mengajukan komplain. Kami pun memutuskan untuk melakukan sistem buka tutup, yaitu penutupan jalan yang sedang dilalui para peserta serta pengalihan arus lalu lintas," kata Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto saat memberikan keterangan pers di Senayan City, Jakarta, Kamis (24/10/2013).

AKBP Budiyanto mengatakan, pihaknya mendukung sepenuhnya acara ini agar dapat berjalan dengan baik. Karena itu, ia memikirkan cara-cara terbaik untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi.

Jakarta Mandiri Marathon 2013 Digelar, Sejumlah Ruas Jalan Dialihkan

Jumat, 25 Oktober 2013 07:03 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Ditlantas Polda Metro Jaya dan Dishub DKI Jakarta akan menutup dan mengalihkan beberapa ruas jalan terkait akan dilaksanakannya Mandiri Jakarta Marathon 2013, yang akan digelar di Monas, pada Minggu (27/10/2013) mendatang. Penutupan dan pengalihan ruas jalan dilakukan agar ajang internasional dengan rute lomba sejauh 42,195 km ini berjalan lancar.

Kepala Bidang Pengendali Operasi Dishub DKI Jakarta, Sunardi Sinaga, dalam keterangan pers di Senayan City, Jakarta, Kamis (24/10/2013), menyebutkan  ruas jalan di Jakarta yang akan menjadi rute lomba dan akan ditutup untuk semua jenis kendaraan mulai pukul 02.00-12.00 WIB, Minggu (27/10/2013) yaitu:

Mulai di Silang Monas Barat Daya-Bundaran Air Mancur Indosat-Jalan Kemuliaan- Abdul Muis- Majapahit-Hayam Wuruk-Pintu Besar Selatan-Kali Besar Timur 3-Kemukus-Lada- Ketumbar- Bank (Beos)-Kota Tua-Hayam Wuruk-Selter Transjakarta Olimo-Harmoni-Juanda-Katedral-  Adipura-Veteran-ke kiri Medan Merdeka Barat-Bundaran Air Mancur Indosat-MH Thamrin- Bundaran HI-Imam Bonjol-ke kanan HR Rasuna Said-Lampu lalin Kuningan ke kiri-Gatot Subroto -memutar lampu lalin Pancoran-Gatot Subroto-Jembatan Semanggi Lurus-sekat 2 ke kiri-  Gerbang Pemuda-lampu lalin Lapangan Tembak ke kiri-Asia Afrika-Hang Tuah-ke kiri CSW-ke kiri  Sisingamangaraja-Bundaran Senayan-Jenderal Sudirman-MH Thamrin-Bundaran Air Mancur Indosat-berakhir di Silang Monas Barat Daya.

Pengalihan arus lalu lintas adalah sebagai berikut:

1. Arus kendaraan dari arah Jembatan Lima menuju Asemka dialihkan ke Jalan Perniagaan jalan layang Tubagus Angke.

2. Arus kendaraan dari arah Penjagalan menuju Asemka dialihkan ke kanan Jalan Perniagaan jalan layang Tubagus Angke atau ke kiri Jalan Perniagaan Tiga-Pintu Kecil dan seterusnya.

3. Arus kendaraan dari arah Pangeran Jayakarta menuju Beos dialihkan ke kiri Jalan Pinangsia Timur-ke kanan Mangga Besar atau kendaraan dari arah Gunung Sahari diputar balik ke depan Mangga Dua Square.

4. Arus kendaraan dari arah Gunung Sahari melalui Jalan RA Kartini dialihkan ke kiri ke Jalan Karang Anyar Utama.

5. Arus kendaraan dari arah KH Hasyim Azhari menuju Gajah Mada dialihkan ke kanan Jalan Cideng Timur atau ke kanan Jalan Sanghaji.

6. Arus kendaraan dari arah Kiai Caringin menuju Harmoni dialihkan ke Cideng Barat maupun Cideng Timur.

7. Arus kendaraan dari arah Jati Baru menuju Abdul Muis atau menuju Kebon Sirih dialihkan ke Cideng Timur atau Jalan KH Mas Mansyur.

8. Arus kendaraan dari arah Jalan KH Samanhudi menuju Hayam Wuruk dialihkan ke Pecenongan ke kiri Juanda-Jalan Pos dan seterusnya atau diputar balik ke arah Gunung Sahari atau dialihkan ke kiri Jalan Krekot Bunder.

9. Arus kendaraan dari arah Kwitang menuju MH Thamrin atau Medan Merdeka Timur dialihkan ke Jalan AM Ridwan Rais-Medan Merdeka Selatan ke kiri Jalan Agus Salim (ke kiri Kebon Sirih atau Wahid Hasyim) atau diputar balik ke Doorbrak Gramedia Kwitang ke arah Senen.

10. Arus kendaraan dari arah Jalan S Parman menuju Jalan Gatot Subroto dialihkan ke kiri Jalan KS Tubun atau ke kanan Palmerah atau Jalan Pejompongan.

11. Arus kendaraan dari arah Jalan Dr Satrio menuju Jalan Jenderal Sudirman diluruskan ke jalan layang Karet-KH Mas Mansyur begitu pun arah sebaliknya.

12. Arus kendaraan dari arah Casablanca maupun dari arah Dr Satrio menuju Jalan HR Rasuna Said diluruskan ke jalan layang Casablanca di kedua arah tersebut.

13. Arus kendaraan dari arah Jalan Galunggung maupun menuju ke Jalan Jenderal Sudirman diluruskan di kedua arahnya.

14. Arus kendaraan dari arah Jalan Diponegoro menuju Jalan Imam Bonjol dialihkan ke kiri Jalan Madiun-ke kanan Jalan Halimun-ke kiri Jalan Sultan Agung atau Jalan Diponegoro ke kiri Jalan Cik Ditiro.

15. Arus kendaraan dari arah Jalan HOS Cokroaminoto dan Jalan Sam Ratulangi menuju Jalan Imam Bonjol dialihkan ke kiri Jalan Sutan Syahrir.

16. Arus kendaraan dari arah tol dalam kota menuju ke barat yang mau keluar di depan Cakra diluruskan keluar depan DPR/MPR.

17. Arus kendaraan dari arah Jalan MT Haryono menuju Jalan Gatot Subroto dialihkan ke kiri Jalan Pasar Minggu Raya atau ke kanan Jalan Prof Dr Supomo dan kendaraan dari Jalan Prof Dr Supomo maupun Pasar Minggu diluruskan atau dialihkan ke Jalan MT Haryono dan kendaraan dari Pasar Minggu bisa dialihkan ke Jalan Duren Tiga.

18. Arus kendaraan dari arah Jalan Mampang Prapatan menuju Jalan HR Rasuna Said dialihkan melalui Jalan Duren Tiga, Jalan Mampang Prapatan 7 (Jalan Bangka) atau Jalan Kapten Tendean - Jalan  Wolter Monginsidi dan seterusnya.

19. Arus kendaraan dari arah Jalan Panglima Polim menuju Jalan Sisingamangaraja dialihkan ke Jalan Melawai-Jalan Sultan Iskandarsyah-Jalan Wijaya 1 atau melalui Jalan Tirtayasa. adapun jalan lainnya melalui Jalan Kiai Maja atau ke Jalan Trunojoyo- Jalan Wolter Monginsidi dan seterusnya.

Sunardi menghimbau masyarakat yang tidak memiliki kepentingan agar tetap di rumah untuk menghindari penumpukan pada jalan yang menjadi pengalihan arus lalu lintas.

24 Oktober 2013

Polsek Bojong Gede Kejar Pembunuh Pelajar SMK Wirabuana

Kamis, 24 Oktober 2013 15:05 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Bojong Gede kini tengah mengejar pelaku pembacokan yang menewaskan Adi Nugraha, 16 tahun, pelajar kelas 2 SMK Wira Buana di Bojonggede, Bogor, Jawa Barat, Kamis (24/10/2013) pagi. Petugas telah mengantongi identitas pelaku, yang sepeda motornya tertinggal di lokasi kejadian.

"Sudah ada satu nama yang kami kantongi berinisial H. Ia kami curigai sebagai salah satu pelaku," kata Kapolsek Bojonggede, Kompol Bambang Irianto.

Menurut Kapolsek, identitas pelaku diketahui setelah polisi berhasil menyita satu motor Honda Spacy yang diduga kuat milik pelaku yang kabur lantaran panik usai membunuh korban.

"Sekarang juga anggota kami sedang melakukan perburuan. Data dan identitas pelaku sudah kami pegang," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tawuran pelajar kembali menelan korban jiwa. Adi Nugraha 16 tahun, pelajar kelas 2 SMK Wira Buana itu tewas dengan kondisi mengenaskan akibat dibacok oleh sekelompok pelajar lain saat akan berangkat sekolah, sekira pukul 08:00 WIB.

Korban dihabisi oleh sejumlah pelajar lain saat melintas di Jalan Raya Kincir, Desa Rawa Panjang, Bojonggede. Menurut keterangan sejumlah saksi, ada empat pelajar lain yang melarikan diri pasca kejadian tersebut.

Kebakaran Hanguskan Rumah Merangkap Counter HP di Petukangan Selatan

Kamis, 24 Oktober 2013 14:24 WIB
PUSKOMINFO - Rumah yang dijadikan usaha Counter HP di Jalan Damai Raya, RT 05/02 No.4, Kelurahan Petukangan Selatan, Jakarta Selatan, habis terbakar, Kamis (24/10/2013) siang.

Api yang berkobar sejak pukul 11:00 WIB sempat membuat panik warga. Pasalnya, mereka khawatir api merambat ke rumah warga. Mereka berupaya memadamkan api sambil menunggu mobil DPK datang.

Petugas pemadam kebakaran dari Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Selatan tiba di tempat sekitar 15 menit berikutnya. Dua unit mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk melokalisir dan memadamkan api. Sekitar 30 menit kemudian, api berhasil dipadamkan tanpa merembet ke rumah sebelahnya.

“Kami masih selidiki penyebabnya, tapi dugaan sementara dari korsleting listrik,” kata Kompol Deddy Arnadi, Kapolsek Metro Pesanggrahan.

Tawuran Pelajar di Bojong Gede, Satu Tewas Dibacok

Kamis, 24 Oktober 2013 13:59 WIB
PUSKOMINFO - Tawuran pelajar kembali menelan korban jiwa. Kali ini, seorang pelajar kelas 2 SMK di Bojonggede, Bogor, Jawa Barat, tewas dengan kondisi mengenaskan akibat dibacok oleh sekelompok pelajar lain saat akan berangkat sekolah, Kamis (24/10/2013) pagi.

Jasad korban yang diketahui bernama Adi Nugraha, 16 tahun, pelajar kelas 2 SMK Wira Buana itu hingga kini masih berada di Rumah Sakit Cintama, Bojonggede.

Informasi dari Polsek Bojong Gede, kasus perkelahian terjadi sekira pukul 08:00 WIB. Saat itu, korban ketika akan berangkat sekolah dengan menggunakan sepeda motor melintas di Jalan Raya Kincir, Desa Rawa Panjang, Bojonggede, tiba-tiba dicegah oleh sekelompok pelajar lain. Korban mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian dada, tangan dan perut.

Menurut keterangan sejumlah saksi, ada empat pelajar lain yang melarikan diri pasca kejadian tersebut. Kasusnya kini ditangani Polsek Bojong Gede, Polresta Depok.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 24 Oktober 2013

Kamis, 24 Oktober 2013 09:53 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK Keliling di wilayah DKI Jakarta, hari ini Kamis, 24 Oktober 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM  : Citra Land
STNK: Citra Land

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM :  Honda Jl Dewi Sartika Cawang
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan

Dua Pelaku Curas Dilumpuhkan Polsek Serpong



Dua Pelaku Curas Terpaksa Ditembus Timah Panas  Petugas Polsek Serpong
Kamis, 24 Oktober 2013 09:50 WIB
PUSKOMINFO - Dua pelaku pencurian dengan kekerasan (curas), yakni JN, 31 tahun dan S, 32 tahun, terpaksa dilumpuhkan betisnya dengan timah panas petugas Polsek Serpong. Dua pelaku yang diketahui sebagai "Kelompok Lampung" ini ditembak petugas lantaran melawan saat ditangkap.

Penangkapan kedua tersangka berawal pada Minggu (21/10/2013), petugas Polsek Serpong menerima laporan korban atas nama Mulyadi warga Wonogiri, Jawa Tengah yang menjadi korban perampokan. Sekira pukul 22:30 WIB dirinya hendak pulang dari tempat kerjanya didatangi kedua pelaku di samping wisma BCA, BSD, Lengkong Gudang, Serpong, Kota Tangsel.

Pelaku S langsung mengalungkan leher korban dengan senjata tajam dan meminta sejumlah barang-barang berharga milik korban.

Setelah berhasil melakukan kejahatannya, pelaku kabur menggunakan motor RX King nopol B 6965 CAB, kabur ke arah Tangerang.

Menerima laporan adanya tindak kejahatan, petugas langsung memburu pelaku. Dan berhasil ditangkap di Perumahan BSD sektor 14, Mekar Jaya, Lengkong gudang, Serpong.

Pada saat hendak dibekuk, pelaku yang dikenal sadis ini melawan petugas dengan mengayunkan sebilah clurit. Tak ayal, pelaku ditembus pelor petugas di bagian betis.

"Kami terpaksa melumpuhkan pelaku karena saat ditangkap melakukan perlawanan," kata Kapolsek Serpong Kompol Muhammad Iqbal, Rabu (23/10/2013).

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan sebilah clurit, selempang, satu unit BlackBerry, kartu ATM dan uang tunai Rp 40.000.

Atas kejahatannya, kedua pelaku dikenakan pasal 365 KHUP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Kawanan Rampok Sadis Dibekuk Polsek Cipondoh

Kawanan Perampok Sadis Ditangkap Polsek Cipondoh 

Kamis, 24 Oktober 2013 09:33 WIB
PUSKOMINFO - Kawanan rampok yang kerap beraksi di wilayah Tangerang ditangkap petugas Polsek Cipondoh. Kelompok rampok yang menamakan  kawan  mereka Lio Atas Community (LAC) itu terkenal sadis karena selalu melukai korbannya dengan senjata tajam.

Para pelaku yang ditangkap yakni AS alias Ompong, 24 tahun, WM alias Tatan, 18 tahun, SR, 25 tahun, FA, 19 tahun, dan RS, 25 tahun. Selain itu juga polisi menangkap penadah barang hasil curian mereka, yakni IN, 57 tahun.

Kapolsek Cipondoh, Kompol Suyono mengatakan, kawanan rampok itu tergolong sadis. Mereka langsung menyerang korbannya saat merampas sepeda motor. Mereka kerap beraksi di wilayah Cipondoh, Alam Sutera, Sawangan, Serpong dan Pondok Aren.

"Para tersangka itu beraksi pada malam hari menjelang subuh. Mereka tidak tanya-tanya lagi, tapi langsung membacok korban. Ada korban yang dibacok di bagian wajah dan ada yang di bagian tangan sampai jarinya putus," ujarnya, Rabu (23/10/2013).

Kapolsek menambahkan, para tersangka yang masih berusia remaja itu belum pernah dipenjara, namun mereka sudah beraksi selama satu tahun. Sebelum beraksi, mereka selalu menenggak miras untuk menambah nyali.

"Mereka sudah berkali-kali beraksi, bahkan sampai lupa jumlahnya. Kemungkinan sudah puluhan kali. Selain merampas motor, mereka juga merampas ponsel atau tas serta barang apa saja yang bernilai," katanya.

Mereka menandai identitas kelompok mereka di plat nomor sepeda motor yang mereka gunakan untuk beraksi. "Kami menduga itu nama tempat atau suatu daerah, bukan geng motor. Masih kita kembangkan," kata Kapolsek.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Cipondoh Iptu Abdul Jana menjelaskan, pelaku menjual motor tersebut kepada penadah di kawasan Ujung Kulon dan Lampung. "Harganya bervariatif tergantung jenis motor dan kondisinya. Harganya berkisar Rp 1,5 - 2 juta," tukasnya.

Penangkapan kawanan rampok sepeda motor itu berawal dari laporan kobannya. Pihaknya langsung melakukan pengembangan dan mendapat informasi mereka akan beraksi di Jalan Raya Gempol, Kelurahan Kunciran, Cipondoh.

"Kemudian tim buser berhasil menangkap tiga orang tersangka AS, WM dan SR. Dari hasil penangkapan tersebut petugas mengamankan barang bukti berupa tiga golok dan dua unit sepeda motor jenis Honda Vario dan Honda Beat. Lalu dikembangkan lagi dan kembali berhasil menangkap dua tersangka lainnya, yaitu FA dan RS," paparnya.

Polsek Cikarang Barat Tangkap Pembunuh Wanita PSK di Rumah Kontrakan kampung Utan Cibitung

Kamis, 24 Oktober 2013 08:37 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Cikarang Barat berhasil mengungkap pelaku pembunuhan terhadap seorang  pekerja seks komersil (PSK) yang mayatnya ditemukan di dalam rumah kontrakan Kampung Utan RT 02/RW 29, Desa Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat  pada Rabu, 9 Oktober lalu.

Kapolsek Cikarang Barat, Kompol Andre Librian mengatakan,  pelaku pembunuhan terhadap PSK ini berhasil diungkap berdasarkan penyelidikan anggotanya.  

"Pelaku diketahui bernama Sukirno, 22 tahun, kami tangkap di Kudus, Jawa Tengah," ujar Kompol Andre Librian kepada wartawan di Mapolsek Cikarang Barat, Rabu (23/10/2013).

Hasil pemeriksaan diketahui, motif pelaku pembunuhan lantaran kesal terhadap korban bernama Elen R, 35 tahun, di rumah kontrakannya, karena korban pernah mengambil handphone dan uang milik pelaku sebesar Rp 1 juta, beberapa waktu lalu.

"Pelaku merasa kesal dan awalnya hanya mengerjai korban di kontrakannya itu. Namun korban melawan dan malah meminta uang kepada pelaku. Kemudian pelaku menghabisi korban dengan sebuah batu besar yang ada di dalam kontrakannya," ungkap Kapolsek.

Kata Kapolsek, korban tewas dengan luka parah di bagian kepala dan sejumlah tubuhnya. Korban mendapat pukulan batu sebanyak 5 kali, dicekik dan mulut korban dibekap dengan kain hingga tewas. "Korban sempat melawan tapi tak berhasil dan akhirnya tewas," imbuhnya.

Pelaku sempat membersihkan darah di lantai kontrakan. Sebelumnya, warga yang curiga dengan keributan di dalam rumah, mengecek ke dalam rumah kontrakan pelaku.

"Saat warga melihat ke dalam, mayat korban ditemukan di kamar mandi. Saat itu juga, pelaku langsung melarikan diri," kata Kapolsek.

Kapolsek mengatakan, berdasarkan keterangan pelaku, sebelum korban dibunuh tidak ada perbuatan hubungan seks antara korban dan pelaku.

"Korban memang telah merencanakan aksi ini untuk mengerjai korban dan akhirnya membunuhnya," imbuhnya.

Kepolisian berhasil menyita barang bukti diantaranya pakaian pelaku, isi tas korban, kain yang digunakan pelaku untuk menyekap mulut korban serta batu kali yang digunakan untuk membunuh korban.

Pelaku terancam Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP dengan ancaman maksimal seumur hidup atau hukuman mati.

Polsek Serpong Sita Ribuan Botol Miras Palsu

Kamis, 24 Oktober 2013 08:14 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Serpong menyita 1.600 botol minuman keras (Miras) merk Mansion House Vodka dan Whisky palsu dari sebuah rumah di Perumahan Villa Melati Mas Blok M4 No. 26, Serpong Utara, Tangerang, Rabu (23/10/2013). Selain menyita miras palsu, petugas juga menangkap pemilik dan 4 pekerjanya.

Kapolsek Serpong, Kompol Muhammad Iqbal, mengatakan pihaknya sudah mengendus, rumah tersebut bukan hanya dijadikan tempat penyimpanan miras palsu, tapi juga sebagai tempat produksi.

"Ada lima orang yang kami tangkap di rumah tersebut yakni MSK, 22 tahun, sebagai peracik, B, 31 tahun, sebagai peracik, AR, 24 tahun, sebagai peracik, FO, 32 tahun,  selaku supir dan ND, 38 tahun, sebagai pemilik," ujar Kapolsek kepada wartawan, Rabu (23/10/2013) kemarin.

Tidak hanya membuat miras palsu dengan kandungan bahan berbahaya, berdasarkan hasil penyelidikan, polisi juga mendapati para pelaku mengemas barang racikannya dengan botol-botol bekas.

Setelah dikemas seperti miras aslinya, pemilik lalu mengedarkan barang racikannya ini ke berbagai agen langganan dan warung di wilayah Tangerang Selatan dan Jakarta Selatan.

Kepada polisi, ND mengaku sudah menjalani usahanya selama dua bulan. Tidak hanya menyita ribuan botol miras siap edar, polisi juga mengamankan alat pengemas, dan uang senilai Rp5,1 juta dari hasil penjualan.

Para pelaku pemalsu merek dagang ini diancam sesuai Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman lima tahun penjara atau Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan dengan ancaman penjara lima tahun.

23 Oktober 2013

ABG Ditangkap Polsek Pancoran Mas Lantaran Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap

Rabu, 23 Oktober 2013 14:14 WIB
PUSKOMINFO - Seorang remaja wanita berinisial DC ditangkap petugas Polsek Pancoran Mas, Depok karena terpergok membuang bayi ke Kali Sengon  di RT 06 RW 010 Kelurahan Pancoran Mas, Depok. Bayi berjenis kelamin perempuan diduga hasil hubungan gelap itu akhirnya tewas.

Penemuan mayat bayi diperkirakan berusia satu hari itu berawal ketika seorang warga yang menjadi saksi mata, Muhammad Afrizal, sekira pukul 04:30 WIB mendengar suara seperti ada benda yang dibuang ke kali. Afrizal kemudian mendekati sumber suara dan menemukan bayi dibungkus kain hijau, kondisinya sudah meninggal dunia. Namun Afrizal tidak melihat orang yang membuang bayi tersebut.

Penemuan itu kemudian dilaporkan ke warga sekitar dan diteruskan ke petugas Polsek Pancoran Mas. 

Kapolsek Pancoran Mas, Kompol Purwadi yang datang ke lokasi kemudian membawa mayat bayi ke Rumah Sakit Bhakti Asih, Depok.

Hasil penyelidikan, diketahui pelakunya  tinggal tak jauh dari tempat dia membuang bayinya yaitu hanya 200 meter dari Kali Sengon di Jalan Pindahan, Pancoran Mas Depok. Kini pelaku masih dirawat di RSUD Depok karena masih lemah usai melahirkan.

"Pelaku sudah diamankan berinisial DC. Pelaku ternyata diketahui masih berusia remaja yakni 16 tahun," ungkap Kapolsek.

"Langkah yang telah dilakukan kami cek TKP, jenazah bayi kami bawa ke RS Polri, dan memeriksa saksi-saksi," tandasnya.

Bawa 4 Linting Ganja, Herlan Ditangkap Operasi Subuh Polsek Metro Pamulang

Rabu, 23 Oktober 2013 13:34 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pemuda bernama Herlan Purnama, 21 tahun, tertangkap kedapatan membawa 4 linting ganja dan pisau kecil saat dilakukan operasi subuh oleh Polsek Metro Pamulang di Jalan Surya Kencana, Pamulang, Rabu (23/10/2013).

Penangkapan dilakukan sekira pukul 04:00 WIB, saat digelar razia yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Metro Pamulang, Iptu Bambang Is terhadap pengendara roda dua dan empat di Jalan Surya Kencana.

Petugas mencurigai seorang pemuda yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio hendak kabur ketika melihat razia tersebut. Mengetahui hal itu, pemuda itu langsung diamankan.

Karena mencurigakan, pemuda ini kemudian diperiksa dan digeledah. Didapati 4 linting ganja yang disimpan dalam saku celananya. Petugas juga memeriksa sepeda motor tersangka dan saat jok sepeda motor dibuka, didapati sebilah badik.

“Kami masih mengembangkan kasus ini, termasuk mengetahui untuk apa pisau tersebut di tangan tersangka,” kata Bambang Is.

Identitas Mayat di Jalan MT Haryono Mulai Terkuak

Rabu, 23 Oktober 2013 09:38 WIB
PUSKOMINFO - Identitas Mr. X yang ditemukan tewas di sisi Jalan MT Haryono, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, akhirnya terkuak. Korban diketahui bernama Muzakar Fajar Al-Sidiq, 23 tahun, warga Berlan RT 006/03 Kebon Manggis, Matraman, Jakarta Timur.

Hal tersebut diketahui setelah Rahayanto, 48 tahun, ayah kandung Fajar mendatangi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Didampingi anggota Polsek Metro Jatinegara, dirinya memastikan bahwa korban pembunuhan itu adalah putra sulungnya. Rahayanto menuturkan, pakaian pantai yang dikenakan korban meyakinkannya bahwa korban adalah Fajar, anaknya.

Menurut Rahayanto, terakhir kali dirinya bertemu dengan Fajar sekira 10 hari lalu sebelum dia berangkat ke Surabaya, untuk bekerja. Saat terakhir bertemu, putra sulungnya itu tidak menceritakan bahwa sedang terlibat masalah. Fajar dikenal sebagai anak yang baik dan tidak mempunyai musuh meski jarang pulang ke rumah.

Selama ini korban masih menganggur. Sebelumnya, dia bekerja sebagai tukang service barang elektronik, tapi entah mengapa akhirnya berhenti.

Sebelumnya diberitakan, sesosok mayat pria tanpa identitas yang ditemukan di depan Indomobil Jalan MT Haryono, Cawang, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (22/10/2013) pagi . Korban tewas dengan luka tembak di kaki kiri dan pinggang kiri. Saat ditemukan, korban mengenakan celana trainning kolor warna biru dan kaos warna hijau. Korban memiliki ciri-ciri berbadan sedang, tinggi badan kurang lebih 160 cm, dan rambut lurus.

Koper Mencurigakan di Depok Berisi Tempat Makanan

Rabu, 23 Oktober 2013 08:41 WIB
PUSKOMINFO - Koper mencurigakan di depan ruko Cano Digital Copy & Printing, Jalan Margonda Raya, No 501, Depok, ternyata hanya berisi tempat makanan. Tim Gegana mengidentifikasi koper warna hitam itu selama empat jam.

Setelah dideteksi koper warna hitam itu pun dinyatakan aman dan dibuka pukul 02:00 WIB. Diduga koper tersebut tak sengaja tertinggal oleh pemiliknya.

"Koper dinyatakan aman dan dibuka. Hasil olah TKP dari Tim Gegana, isi dari tas koper berwarna hitam tempat makanan," kata Kapolresta Depok Kombes Pol Achmad Kartiko, Rabu (23/10/2013).

Selain tempat makanan, kata Kapolres, ditemukan pula kotak kertas dan kantong plastik putih. Pemeriksaan oleh Tim Gegana, lanjutnya, guna mengantisipasi adanya benda-benda berbahaya sesuai laporan masyarakat.

"Isinya kotak-kotak kosong, selanjutnya diamankan ke Polresta Depok dan lokasi dinyatakan aman," tandasnya.

Sebelumnya, Petugas Polresta Depok mendapat laporan penemuan tas koper mencurigakan di depan toko Cano Digital Copy & Printing, Jalan Margonda Raya, No 501, Depok. Tas koper berwarna hitam itu diketahui petugas toko tergelatak sejak pukul 16:00 WIB. namun hingga toko ditutup pukul 22:30 WIB tak ada satupun pengunjung yang mengambil koper warna hitam itu.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 23 Oktober 2013

Rabu, 23 Oktober 2013 08:22 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK Keliling di wilayah DKI Jakarta, hari ini Rabu, 23 Oktober 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM  : Citra Land
STNK: Citra Land

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM :  Honda Jl Dewi Sartika Cawang
STNK: Pasar Induk Kramat Jati
 
Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan

Dua Mayat Ditemukan Tergeletak di Pinggir Rel Kereta Jl. Percetakan Negara Salemba

Rabu, 23 Oktober 2013 08:08 WIB
PUSKOMINFO - Dua mayat ditemukan tergeletak di pinggir rel, Jalan Percetakan Negara, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (22/10/2013) malam, diduga korban tertabrak kereta api (KA).

Informasi dari Polsek Metro Johar Baru, peristiwa terjadi sekira pukul 22:30 WIB. Satu korban perempuan diketahui bernama Poppy Krisnadewi, 14 tahun, warga Jl. Kramat Sawah, Kramat, Senen, Jakarta Pusat. Sedangkan korban lainnya seorang lelaki yang belum diketahui identitasnya.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi, kedua korban merupakan sepasang kekasih, dimana beberapa saat sebelum kejadian, keduanya diketahui memang tengah bermesraan di pinggir rel.

Saat ini kedua korban berada di kamar jenazah RSCM untuk diautopsi. Peristiwa ditangani Polsek Metro Johar Baru.

22 Oktober 2013

Polsek Metro Kebayoran Lama Bekuk Pembunuh Karyawan Toko Plastik

Selasa, 22 Oktober 2013 13:01 WIB
PUSKOMINFO - Misteri pembunuhan yang menimpa karyawan toko plastik, Lilkowi, 17 tahun,  yang diduga dibunuh oleh perampok yang menyatroni tempat usaha bosnya di Pasar Inpres Bata Putih, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (20/10/2013) dinihari lalu, akhirnya terungkap.

Petugas Polsek Metro Kebayoran Lama akhirnya berhasil menangkap tersangka berinisial Km, 21 tahun, Selasa (22/10/2013) dinihari, di tempat persembunyiannya.

Pengakuan sementara tersangka, ia terpaksa membunuh Lilkowi, 17 tahun, karena cemburu kekasihnya berinisial Na, 18 tahun, yang dekat dengan korban. Karena itu, ia menjadi kesal dan berniat membuat perhitungan dengan pria asal Tegal tersebut. Akhirnya, niat itu betul-betul dilaksanakan pada Minggu (20/10/2013) dinihari.

“Nanti sore akan dirilis secara lebih detail tentang pengungkapan kasus ini,” kata Kasi Humas Polsek Metro Kebayoran Lama, Aiptu Sumaryanto.

Sebelumnya, Lilkowi, ditemukan meninggal dunia dengan luka tusuk di dada sebelah kiri. Ia ditemukan rekannya saat akan membuka toko. Petugas Polsek Metro Kebayoran Lama yang mendapat laporan segera melakukan olah TKP dan menemukan pisau lipat berwarna silver bernoda darah, uang yang berserakan dan 2 buah HP, 1 milik korban 1 milik toko. Sedangkan pemilik toko plastik, H.Subur mengaku ada uang yang diambil pelaku sebanyak jutaan rupiah.