29 November 2013

Pemuda Tanpa Identitas Tewas Luka Tikam di Senen

Jumat, 29 November 2013 15:30 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pemuda tewas akibat luka tikam di pintu keluar Plaza Atrium Jalan Senen Raya, Jakarta Pusat, Jumat (29/11/2013) dinihari. Korban pria tanpa identitas itu dikirim petugas ke RSCM untuk diotopsi.

Ciri-ciri korban, berusia sekitar 22 tahun, kulit hitam diduga dari daerah tertentu di Indonesia bagian timur, rambut keriting, mengenakan celana panjang jeans, berkaos biru, memakai sepatu ket. Sementara dua saksi Satpam dimintai keterangan di Polsek Metro Senen.

Berdasar keterangan Satpam, sebelum tewas, diduga pria tersebut ribut dengan orang yang berasal dari Indonesia Bagian Timur. "Diduga sesama teman satu kampung, namun apa yang diributkan belum diketahui diduga mereka itu cekcok setelah mereka dari Atrium,” ujar Kapolsek Metro Senen Kompol Kartono,SH.

Kapolsek menjelaskan berdasar keterangan yang dihimpun, sekira pukul 01:00 WIB, saat itu korban berjalan bersama rekan-rekannya, namun semenjak turun dari tangga ekskalator, pelaku sama rekannya itu tidak ada menunjukkan bahwa mereka itu cekcok.

Namun begitu mendekati pintu keluar persis tak jauh dari halte busway, tiba-tiba saja mereka cekcok bahkan saling pukul, karena menduga mereka bercanda eh nggak taunya tiba-tiba saja korban ambruk sambil memegang leher minta tolong.

Peristiwa itu dilihat oleh dua satpam Atrium, korban histeris minta tolong sambil memegang leher yang kena tusuk, kemudian petugas keamanan itu lalu menghubungi polisi.

Petugas Polsek Metro Senen yang tiba di lokasi segera membawa korban dalam kondisi sekarat ke RSPAD Gatot Subroto, namun naas, dua jam kemudian pria itu sudah tak tertolong akhirnya meninggal dunia karena kehabisan darah.

Petugas Polsek Metro Senen kemudian mengirim jenazah pria itu ke RSCM, sementara satpam dimintai keterangan sedang pelaku yang diduga temannya juga kabur. “Diduga motif nya berlatar masalah sepele, dan kemungkinan dompet diambil pelaku untuk menghilangkan jejak," kata Kapolsek.

Dua Bandar Togel Dibekuk Polsek Sepatan

Jumat, 29 November 2013 15:19 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Sepatan meringkus dua bandar judi toto gelap (togel) di wilayah Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Kedua bandar togel yang berhasil ditangkap masing-masing bernama, Acep, 23 tahun dan Iyas, 27 tahun. Keduanya ditangkap di rumahnya masing-masing di wilayah Kampung Sarakan, Desangan Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Kapolsek Sepatan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Hidayat Iwan, mengatakan, kedua tersangka merupakan jaringan baru dan sudah beroperasi dan membandari togel di masyarakat. Namun menurut AKP Hidayat, pihaknya masih memburu bandar besar jaringan ini yang belum tertangkap.

"Ya, tersangka ini jaringan baru. Karena tidak ada keterkaitan dengan tersangka yang sudah kita tangkap sebelumnya. Dalam sehari, kedua bandar ini ‎bisa menghabiskan dua sampai tiga buku kupon dengan omset mencapai Rp3 juta. Kami juga sudah mengantongi identitas bandar besarnya saat ini yang bersangkutan masih kita kejar," jelasnya, Jumat (29/11/2013).

Dari tangan tersangka, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa, empat buah buku kupon, uang tunai sebesar Rp272 ribu serta balpoin dan lembar rekapan.

Menurut Kapolsek, dalam kurun waktu satu bulan terakhir ini, pihaknya berhasil meringkus sedikitnya 10 pelaku judi togel, baik itu pengecer hingga bandar di wilayah Sepatan.

"Para tersangka dapat dijerat pasal 303 KUHP, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara," pungkasnya.

Hari Pertama Operasi Zebra Jaya 2013, Sebanyak 3.733 Kendaraan Ditilang

Jumat, 29 November 2013 13:03 WIB
PUSKOMINFO - Pada hari pertama pelaksanaan Operasi Zebra Jaya 2013, Kamis (28/11/2013), petugas Ditlantas Polda Metro Jaya meninalng 3.733 kendaraan yang kedapatan melakukan pelanggaran.

Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Budianto, mengatakan selain menilang 3.733 kendaraan pihaknya juga melakukan 1.638 teguran kepada pengendara dalam operasi hari pertama tersebut.

"Penindakan dengan tilang sebanyak 3.733 kendaraan dan teguran berjumlah 1.638," kata Budianto kepada wartawan, Jumat (29/11/2013). Menurutnya dalam hari pertama Operasi Zebra itu akan dua kasus kecelakaan dengan satu orang korban luka berat dan satu orang lainnya luka ringan.

"Korban meninggal dunia nihil. Kerugian materil sebesar Rp11 juta," paparnya.

Selain penindakan, petugas juga melakukan kegiatan preventif saat operasi Zebra itu. "Jumlah kegiatan preventif sebanyak 1.732. Berupa, pengaturan kendaraan 873, penjagaan 506, pengawalan 30, dan patroli 323," ujarnya.

Selain itu juga petugas melakukan kegiatan preemtif atau imbauan sebanyak 559 kegiatan.

Operasi Zebra 2013 ini akan digelar selama dua pekan mulai Kamis (28/11/2013) hingga Rabu (11/12/2013) mendatang.

Pelaku Pencurian Babak Belur Dikeroyok Massa Setelah Tertangkap Jatuh dari Atap

Jumat, 29 November 2013 10:42 WIB
PUSKOMINFO - Pelaku pencurian menjadi bulan-bulanan warga setelah tertangkap diduga akan melakukan pencurian motor di Jalan Aseli RT 10/01, Nomor 5, Kelurahan Cipedak, Jagakarsa. Satu dari dua pelaku berinsial E, 20 tahun, ditangkap setelah terjatuh dari atap saat berusaha kabur.

Kejadian ini diketahui sekira pukul 19:30 WIB, ketika E bersama temannya M datang menggunakan motor Jupiter Z Plat B 6906 ZAN. Mereka langsung masuk ke rumah, namun sang pemilik rumah inisial A memergoki aksi tersebut. Keduanya pun langsung diteriaki maling dan dikejar oleh warga.

Kapolsek Jagakarsa Kompol Herawaty yang dikonfirmasi mengatakan, kedua pelaku ini sempat kabur dengan cara memanjat ke atap rumah dengan cara meloncat.

"Dua orang ini kabur dan naik ke atap rumah. Mereka lari dari atap ke atap hingga akhirnya E jatuh karena gentengnya jeblos. Kemudian diamankan warga. Sementara M berhasil kabur," kata Kompol Herawaty.

E pun langsung diamankan ke Mapolsek Jagakarsa untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. Sementara M, masih belum diketahui. "E pun menjadi bulan-bulanan warga, wajahnya bonyok," ujarnya.

Bersama E, juga diamankan motor pelaku Jupiter Z, tas warna coklat, dan kunci letter T. Kasus ini pun masih di dalami oleh Polsek Jagakarsa.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 29 November 2013



Jumat, 29 November 2013 09:36 WIB 
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling Jumat,  29 November 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Pasar Baru
STNK:Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : Citraland Grogol
STNK: Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM   : TMP Kalibata
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM :  Dealer Honda Jl.Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Penghuni Apartemen Kalibata City Tewas Membusuk

Jumat, 29 November 2013 09:26 WIB
PUSKOMINFO - Warga Apartemen Kalibata City dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang sudah membusuk di kamar 10AL, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2013) malam. Diduga korban meninggal karena sakit.

Jasad pria berinisial RDT, 50 tahun, diperkirakan sudah empat hari tewas. “Petugas yang menyelidiki kasus ini tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada diri korban,” kata Kanit Reskrim Polsek Metro Pancoran, AKP Suroto.

Berdasarkan keterangan tetangga dan satpam apartemen, RDT diketahui penyewa di apartemen tersebut. Tidak ada sanak keluarga, dan korban tinggal seorang diri sejak menyewa di kamar tersebut. “Ia pernah cerita menderita penyakit gula. Kami menduga ia meninggal karena sakit,” ungkap AKP Suroto.

Untuk mengetahui penyebab kematian, petugas membawa jasad korban ke RSCM guna dilakukan otopsi.

28 November 2013

Sepeda Motor Tertinggal di TKP, Dalam Tempo 6 Jam Perampok Ibu Hamil di Tangerang Dibekuk Polsek Pasar Kemis

Kamis, 28 November 2013 14:03 WIB
PUSKOMINFO - Dalam tempo 6 jam, petugas Polsek Pasar Kemis berhasil membekuk pelaku perampokan terhadap seorang ibu yang tengah hamil 2 bulan, Nesa Rantiri, 26 tahun, yang dirampok di rumahnya Perum Kota Bumi Blok C20 No 15 Pasar Kemis, Tangerang, Rabu (27/11/2013) pagi sekira pukul 09:30 WIB.

Tersangka bernama Wandi, 39 tahun, terpaksa ditembak polisi karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

Kapolsek Pasar Kemis, Kompol Afroni mengatakan penangkapan tersangka berawal dari diketahuinya identitas sepeda motor milik pelaku yang tertinggal di TKP.

Awalnya tersangka datang ke rumah korban, berpura-pura mengabarkan bahwa suami korban mengalami kecelakaan. Korban yang mendapat kabar tersebut panik, kemudian naik ke lantai 2 rumahnya untuk mengambil dompet dengan maksud menyusul suaminya ke rumah sakit.

"Setelah korban turun dari tangga, tersangka langsung menyekap korban dan mencekik leher korban," ujar Afroni.

Korban kemudian berontak dan melakukan perlawanan. Mendapat perlawanan dari korban, tersangka lalu membenturkan kepala korban ke lantai sehingga korban sempoyongam. Akibat peristiwa ini, korban mengalami luka pada bagian leher dan telinga.

"Kemudian korban berteriak meminta pertolongan warga, sehingga akhirnya tersangka kabur dan diteriaki maling," imbuhnya.

Warga yang mendengar teriakan kemudian datang berhamburan ke arah rumah korban. Panik dan takut aksinya diketahui warga, tersangka langsung melarikan diri dengan meninggalkan sepeda motornya di depan rumah korban.

Petugas Polsek Pasar Kemis yang mendapat laporan kemudian mengidentifikasi motor tersangka, hingga akhirnya berhasil menemukan alamat pemilik motor atas nama tersangka sendiri di Kelurahan Juru Mudi, Kecamatan Benda, Tangerang. Setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya menemukan tersangka yang saat itu hendak pulang ke rumahnya, sekira pukul 15:30 WIB.

"Kemudian kita berupaya menangkap tersangka, tetapi dia malah kabur dan melakukan perlawanan sehingga kita lakukan tembakan peringatan. Tetapi tersangka tidak mengindahkan, selanjutnya melakukan penembakan terukur dan tersangka tertembak di bagian kakinya," paparnya.

Dari tersangka, polisi menyita barang bukti berupa satu unit motor, tas berisi 1 belati dan sebilah golok. Tersangka dijerat dengan Pasal 53 jo 365 dan 351 KUHP dengan ancaman di atas 5 tahun penjara.

Mulai Hari Ini, Polda Metro Jaya Gelar Operasi Zebra Jaya 2013

Kamis, 28 November 2013 11:50 WIB
PUSKOMINFO - Mulai hari ini, Kamis (28/11/2013), Polda Metro Jaya menggelar Operasi Zebra Jaya yang diselenggarakan hingga 14 hari mendatang yaitu tanggal 11 Desember 2013.

Kapolda Metro Jaya Irjen Putut Eko Bayuseno mengatakan, kegiatan ini sebagai wujud keseriusan pemerintah terhadap berbagai permasalahan lalu lintas yang terjadi.

"Untuk itu, pemerintah telah menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2013 tentang Program Dekade Aksi Keselamatan Jalan," kata Kapolda, Kamis (28/11/2013).

Kapolda menjelaskan, program ini berjutujuan mewujudkan keselamatan berlalu lintas di jalan raya meliputi, manajemen keselamatan jalan, jalan yang berkeselamatan, kendaraan yang berkeselamatan, perilaku pengguna jalan yang berkeselamatan, dan penangan pra maupun pasca kecelakaan.

"Guna mewujudkan program tersebut, Polri khususnya polisi lalu lintas (polantas) didukung oleh satuan fungsi lainnya, dengan melibatkan para pemangku kepentingan akan melakukan Operasi Zebra Jaya 2013," jelas Kapolda.

Lebih lanjut Kapolda mengatakan, operasi ini diselenggarakan sebagai upaya cipta kondisi menjelang Natal 2013 dan perayaan tahun baru 1 Januari 2014, sekaligus langkah startegis menjelang pelaksanaan Pemilu 2014 yang sebagian tahapannya sudah berlangsung tahun ini.

"Ini serentak dilaksanakan oleh polda seluruh Indonesia, dengan mengedepankan pola operasi dan cara bertindak penegakan hukum, yang didukung oleh tindakan preventif dan preemtif untuk menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas," tandasnya.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 28 November 2013




Kamis, 28 November 2013 09:00 WIB 
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling Kamis,  28 November 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Pasar Baru
STNK:Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : Citraland Grogol
STNK: Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM   : TMP Kalibata
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM :  Dealer Honda Jl.Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Lagi, Perampok Tembak Pengendara Nissan Terano di Serpong

Kamis, 28 November 2013 08:38 WIB
PUSKOMINFO - Empat perampok menggunakan dua sepeda motor menembak dua pengendara Nissan Terano di Jalan Jombang Raya, Kelurahan Lengkong Gudang Timur, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Rabu (27/11/2013) malam sekira pukul 20:30 WIB. Kedua korban luka tembak dan kehilangan uang tunai Rp 20 juta dan sebuah Laptop.

Keterangan korban, Robby Angkasamudra, 35 tahun, dan Amri Zulkarnaen, 41 tahun, kepada petugas Polsek Serpong mengatakan saat kejadian ia sedang mengendarai Nissan Terano Nopol B 7919 NI, melintas di lokasi tiba-tiba dipepet oleh 4 orang tak dikenal mengendarai dua sepeda motor.

Salah satu pelaku berteriak meminta korban untuk berhenti. Karena curiga jadi korban perampokan, korban tidak berhenti dan mempercepat laju kendaraannya. Namun upaya korban terhenti setelah para pelaku menembaki kedua korban dari arah samping. Robby mengalami luka tembak di lengan kanan, dan Amri luka tembak di bagian punggung.

Setelah korban terhenti, salah satu pelaku membuka pintu mobil dan mengambil tas berisi uang Rp 20 juta yang diletakkan di jok belakang dan sebuah Laptop merk Compac. Selanjutnya para pelaku kabur.

Dengan dibantu warga, korban dibawa ke RS. Eka Hospital BSD untuk mendapat pertolongan selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Serpong.     

2 Pengemudi Nissan Terano Ditembaki Orang Tak Dikenal di Pondok Aren

Kamis, 28 November 2013 08:00 WIB
PUSKOMINFO - Dua orang pengemudi Nissan Terano menjadi sasaran penembakan orang tak dikenal di Jalan Pondok Betung Raya RT 01/05, Kelurahan Pondok Betung, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang, tepatnya di depan ruko Mie Aceh, Rabu (27/11/2013) malam. Polisi belum mengetahui kedua korban maupun pelaku penembakan tersebut.

Informasi dari Polsek Pondok Aren yang telah meminta keterangan 2 orang saksi di lokasi, penembakan tersebut terjadi sekira pukul 20:15 WIB.

Penembakan bermula saat kendaraan jenis Nissan Terano datang dan parkir di depan ruko Mie Aceh. Kemudian turun dua orang pria berumur sekira 40 tahun memesan mie dan kemudian masuk kembali ke dalam mobil.

Tak beberapa lama kemudian, mobil jenis Toyota Avanza dan motor Honda Beat berwarna putih dikendarai dua orang datang dan parkir di belakang Terano. Sementara motor Honda Beat parkir di samping Terano.

Kemudian pelaku turun dari motor dan langsung menembakkan senjata ke arah Terano sebanyak empat kali. Selanjutnya mobil Avanza dan Honda Beat pergi meninggalkan TKP.

Begitu juga pengendara Nissan Terano yang jadi korban penembakan langsung pergi dari lokasi.

Dari lokasi, Petugas Polsek Pondok Aren mengamankan dua proyektil yang terdiri dari satu peluru tajam dan satu peluru karet.

27 November 2013

Besok, Polda Metro Jaya Gelar Operasi Zebra Jaya

Rabu, 27 November 2013 11:28 WIB
PUSKOMINFO - Untuk meningkatkan ketertiban dan displin berlalulintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya,  mulai Kamis, 28 November digelar Operasi Zebra Jaya 2013.

Wakil Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya, AKBP Sambodo menuturkan, operasi Zebra Jaya 2013 akan berlangsung mulai tanggal 28 November sampai dengan 11 Desember 2013.

"Sasarannya kelengkapan kendaraan dan yang lainnya," kata AKBP Sambodo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (26/11/2013).

Operasi ini akan dilakukan diseluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya. Sasaran lainnya dari operasi ini adalah meningkatkan kesadaran akan keselamatan berkendara kepada masyarakat.

Sementara, Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Budianto menuturkan, operasi lalu lintas selama kurang lebih dua pekan tersebut akan dilaksanakan oleh 2.884 personel yang akan dibagi disejumlah titik di Jakarta.

Operasi ini mengarah kepada penanganan pelanggaran melawan arus, sterilisasi jalur Transjakarta, parkir liar serta kendaraan yang menaikkan dan menurunkan tidak di tempatnya. "Kita juga akan lakukan penanganan pengembalian fungsi trotoar," tegasnya.

AKBP Budianto melanjutkan, dalam penanganan pelanggaran tersebut, polisi akan menggunakan tindakan preventif yang merupakan tindakan pencegahaan sebelum pengendara melakukan pelanggaran dan tindakan preemtif yakni menekankan pada pengimbauan. "Polanya 10 persen preemtif, dan 10 persen preventif dan 80 persen penegakan hukum," tukasnya.

Polresta Tangerang Bekuk Bandar Sabu

Rabu, 27 November 2013 08:33 WIB
PUSKOMINFO - RH, 30 tahun, salah seorang pemasok shabu terbesar di wilayah Tangerang Raya, berhasil diringkus petugas Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Kota Tangerang, di rumah kontrakannya di Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Dari penyergapan tersebut, petugas menemukan barang bukti narkotika jenis shabu seberat 0,5 ons dengan estimasi nilai uang sebesar Rp90 juta.

Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polres Kota Tangerang, Kompol I Gede Ghotia mengatakan, penangkapan tersangka merupakan rangkaian dari pengembangan petugas setelah sebelumnya berhasil menangkap NS, 31 tahun, pengedar sabu di daerah Serpong, Kota Tangsel. Dari tangan NS diamankan barang bukti satu bungkus sabu senilai Rp1,6 juta.

"Hasil pemeriksaan, NS mengaku mendapat pasokan shabu oleh RH. Dari pengakuan NS, kemudian kita melakukan pengembangan dan kita berhasil menangkap RH," ungkap Kompol I Gede Ghotia kepada wartawan, Selasa (26/11/2013).

Dari hasil pemeriksaan polisi, terungkap bahwa RH adalah merupakan bandar shabu jaringan Jakarta Timur. RH yang juga mantan Satpam di perumahan BSD itu biasa menyuplai shabu ke beberapa daerah di wilayah Tangerang Raya.

Sementara, Wakil Kepala Satuan (Wakasat) Narkoba Polres Kota Tangerang, AKP Wempy Santoso menambahkan, sebelum menangkap dua tersangka pengedar sabu NS dan RH, polisi juga membekuk seorang pengedar ganja, IH, 41 tahun, dikawasan Perumahan Citra Raya, Kabupaten Tangerang.

"Tersangka IH ditangkap beserta barang bukti dua bungkus daun ganja kering senilai Rp 1,4 Juta," katanya.

AKP Wempy menegaskan, Sat-Narkoba Polres Kota Tangerang, akan terus mengumandangkan perang terhadap peredaran narkoba di wilayah hukumnya.

"Kami akan terus menekan peredaran narkoba. Sekecil apapun informasi mengenai penyalahgunaan narkoba akan segera kami tindak lanjuti," pungkasnya.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 27 November 2013




Rabu, 27 November 2013 08:12 WIB 
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling Rabu,  27 November 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Pasar Baru
STNK:Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : Citraland Grogol
STNK: Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM   : TMP Kalibata
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM :  Dealer Honda Jl.Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Rampok Bersenpi Satroni Kantor Pos di Tangerang

Rabu, 27 November 2013 08:05 WIB
PUSKOMINFO - Kawanan perampok bersenjata api, beraksi di sebuah anak cabang Kantor Pos Indonesia yang belokasi di Jalan Rasuna Said, Kampung Cipete Pakojan, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Selasa (26/11/2013).perampok berpistol menyatroni anak cabang Kantor Pos Indonesia di Jalan Rasuna Said, Kampung Cipete Pakojan, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Selasa (26/11/2013).

Dalam aksinya, pelaku sukses menggasak uang puluhan juta, setelah sebelumnya sempat melumpuhkan seorang dan menyekap karyawan yang tengah bersiap-siap untuk pulang.

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa terjadi sesaat sebelum kantor pos tersebut tutup. Saat itu, di dalam kantor pos hanya ada seorang karyawan yang tengah bersiap untuk pulang.

"Katanya, pelaku empat orang. Dua orang masuk dan langsung menodong korban pakai pistol. Kaki korban diikat sedangkan mulutnya ditutup pakai lakban. Setelah menggasak uang, pelakunya langsung kabur," ujar Usman (35), warga sekitar lokasi seperti dikutip dari trustkota.com.

Kejadian itu baru diketahui warga, setelah korban yang masih dalam kondisi kaki terikat, berupaya keluar dari kantor pos itu dengan cara menggulingkan badan.

"Untungnya, tukang bangunan disamping ruko sempat melihat korban, dan langsung memanggil warga sekitar untuk menolong,” kata Usman lagi.

Ditanya soal kerugian, Usman mengaku tidak mengetahui pasti. "Ada yang bilang enam puluh juta, ada juga yang bilang enam puluh tujuh juta," ujarnya. 

Sementara, Kapolsek Cipondoh Komisaris Polisi (Kompol) Suyono yang dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tentang peristiwa perampokan itu. **Baca juga: Hari Ini Dokter IDI Bakal Demo di Tugu Adipura.

“Iya benar, ada peristiwa itu. Dan, diduga perampokan karena korbannya diikat. Saat ini, kasusnya masih kami selidiki,” kata Suyono.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 15:00 WIB. Saat itu, karyawan yang hanya tinggal seorang diri, tengah bersiap-siap untuk pulang.

Tiba-tiba, ia didatangi dua orang tidak dikenal, yang langsung menodongkan senjata api dan menyuruhnya untuk masuk ke dalam, serta langsung mengikat kaki, tangan dan melakban mulut korban.

Seorang warga yang rumahnya tidak jauh dari lokasi mengatakan kawanan perampok diduga berjumlah empat orang, yang dua masuk kedalam dan yang dua lagi berjaga-jaga di luar.

Aksi perampokan itu baru diketahui setelah para perampok kabur. Tukang alat-alat yang berada di samping ruko melihat seorang karyawan Kantor Pos guling-gulingan keluar dari dengan kaki terikat dan mulut disumpal lakban. Tukang alat-alat itu kemudian memanggil warga lainnya untuk menolongnya.

Belum diketahui berapa jumlah uang yang berhasil digasak pelaku.

Sementara itu, Kapolsek Cipondoh, Komisaris Polisi (Kompol) Suyono membenarkan adanya peristiwa perampokan yang terjadi diwilayah hukumnya itu.

“Iya benar, ada peristiwa itu. Dan unsur dugaan perampokannya memang ada, karena korbannya diikat, saat ini kasusnya masih diselidiki” kata Kompol Suyono

Wakapolda Bali Meninggal Dunia Diduga Karena Serangan Jantung

Rabu, 27 November 2013 07:30 WIB
PUSKOMINFO - Wakil Kepala Polda Bali, Brigjen Pol I Putu Dewa Anom, ditmukan meninggal dunia di Hotel Kartika Chandra, Jl. Jend. Gatot Subroto, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (26/11/2013) sekira pukul 14:20 WIB. Dugaan sementara, korban meninggal dunia karena serangan jantung.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, mengatakan tim Dokkes Polda Metro Jaya sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban."Dugaan sementara, almarhum meninggal dunia karena serangan jantung yang dideritanya," kata Kabid Humas di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa 26 November 2013.

Dijelaskannya, sebelum ditemukan meninggal dunia, sekira pukul 11:10 WIB, sopir dinasnya mencoba menghubungi lewat ponsel sebanyak dua kali. Namun tak dijawab. 

Sopir dinas bersama manajemen hotel kemudian membuka pintu kamar. Saat itu Brigjen Pol I Putu Dewa Anom sudah ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Tubuhnya telentang di atas tempat tidur.

Sopir dinas lantas melapor ke pihak kepolisian. Setelah itu, dokter dari Polda Metro melakukan pemeriksaan dan kemudian memastikan Brigjen Pol I Putu Dewa sudah meninggal dunia.

Sebelum meninggal, Wakapolda Bali itu menghadiri rapat koordinasi Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dengan Polri di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin 25 November 2013.

Ia mengatakan korban masuk dan menginap di Hotel Kartika Chandra sejak Minggu (24/11/2013) siang dan rencananya keluar Selasa (24/11/2013) siang.
 
Brigjen Pol I Putu Dewa Anom menjabat Wakapolda Bali sejak April 2013 menggantikan Brigadir Jenderal I Ketut Untung Yoga Anna. Sebelumnya  dia pernah meniti karier di Lembaga Pendidikan dan Kepolisian.

Diduga Hendak Mencuri Motor, Karsudin Babak Belur Dikeroyok Massa di Bekasi




longmassa2611
Rabu, 27 November 2013 07:14 WIB
PUSKOMINFO - Karsudin, 25 tahun, babak belur dihajar warga Kampung Ampera Jalan Ir Juanda, Kota Bekasi, Selasa(26/11/2013) dinihari. Aksi amuk massa terjadi karena pria ini kedapatan akan mencuri sepeda motor warga di lokasi.

Beruntung, aksi massa dapat dicegah setelah petugas Polsek Bekasi Timur datang ke lokasi sehingga nyawa pelaku dapat diselamatkan.

Keterangan pemilik rumah, Oki Maulana,24 tahun, ketika ia pulang kerja sekira pukul 02:00 WIB, saat akan masuk rumah, kaget melihat seorang lelaki diduga akan mencuri sepeda motornya. Saat ditangkap pelaku mengaku tukang bangunan yang bekerja didekat rumah korban. Namun setelah dikonfirmasi ternyata tetangga tak merenovasi rumah. Kecurigaan korban membuat pelaku nekat melarikan diri hingga berhasil ditangkap massa.

Warga yang sudah geram dengan ulah lelaki bertato itu langsung menghajarnya ramai-ramai hingga babak belur.

Petugas Polsek Bekasi Timur datang ke lokasi lalu memintai keterangan korban maupun warga setempat. Oleh petugas, tersangka yang sudah babak belur dilarikan ke rumah sakit.

26 November 2013

Kedapatan bawa Shabu, Pengamen Ditangkap Polsek Metro Senen Saat Razia Di Atas Bus

Selasa, 26 November 2013 15:17 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pengamen di atas bus diciduk petugas Polsek Metro Senen yang sedang melaksanakan operasi kejahatan di atas bus (Jabus) di perlintasan rel KA Jl. Letjen Suprapto, Senen, Jakarta Pusat, Senin (26/11/2013) tengah malam. Pengamen bernama Dede Rosadi, 28 tahun, ditangkap karena dari dalam saku celana petugas menemukan barang haram 1 gram shabu.

“Operasi kejahatan dalam bus akan terus kami lakukan, apalagi mengingat jelang Natal dan pertukaran tahun pelaku kejahatan diprediksi akan meningkat,” ujar Kapolsek Metro Senen, Kompol Kartono,SH, Selasa (26/11/2013).

Pada razia yang dilakukan Senin (25/11/2013) malam sekira pukul 21:00 WIB, tertangkap seorang pria pengamen di atas bus yang ternyata juga sebagai kaki tangan pengedar narkoba.  “Pria pengangguran ini hanya berkedok ngamen, dia itu kami kenal kaki tangan pengedar narkoba yang sering mangkal di diskotek di kawasan Jalan Mangga Besar,” tegas Kapolsek.

Sementara itu, Panit Narkoba Polsek Metro Senen, Ipda Haryadi Prabowo mengungkapkan tertangkapnya  pria pengamen itu ketika petugas Polsek Metro Senen sedang melakukan operasi cipta kondisi di perbatasaan antara Johar Baru dan Cempaka Putih, polisi yang mencurigai bus maupun kendaraan lain selalu diberhentikan untuk meriksa penumpang.

Namun ketika bus Mayasari datang dari Pulogadung melintas di lokasi, petugas segera memberhentikan dan memeriksa pria penumpang yang dicuriga, saat petugas meriksa sejumlah penumpang, seorang pria mulai gelisah berusaha menerobos barisan polisi yang berada di pintu mobil.

Dan tak pelak lagi, ketika pria pengamen diperiksa di atas sempat lolos dari periksaan, namun ketika turun dari angkutan umum itu, lelaki pengamen itu kembali diperiksa polisi setelah keluar dari bus, ketika petugas dengan teliti menggeledah barang bawaan dan tubuh korban, barulah petugas Ipda Haryadi Prabowo menemukan barang haram di dalam saku celana pendek yang dikenakan pengamen itu.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya itu, kini pria berkedok ngemen itu digelandang ke Mapolsek Metro Senen untuk penyelidikan dana penyidikan selanjutnya.

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kantin di Universitas Pancasila Terbakar

Selasa, 26 November 2013 12:46 WIB
PUSKOMINFO - Kantin yang berada di dalam Fakultas Teknik Universitas Pancasila, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, terbakar, Selasa (26/11/2013) dini hari tadi.

Informasi dari Polsek Metro Jagakarsa, peristiwa terjadi sekira pukul 02:00 WIB. Yang terbakar berupa delapan petak kantin dan satu kantor koperasi.

Asal api diduga akibat korsleting listrik di salah satu kantin. Api cepat merembet ke kantin-kantin lainnya dan ruang kantor koperasi di kampus tersebut. Api berhasil dipadamkan sekira pukul 03:00 WIB dengan bantuan 12 unit mobil pemadam kebakaran. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Petugas Polsek Metro Jagakarsa masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Tiang Lampu di Yos Sudarso Ditabrak Mazda, Petugas PLN Jatuh dan Meninggal Dunia

Selasa, 26 November 2013 12:31 WIB
PUSKOMINFO - Dua petugas yang sedang berada di atas tiang memperbaiki lampu PLN terjatuh akibat ditabrak mobil Mazda dengan nomor polisi B 1738 PKR di Jalan Yos Sudarso, tepat depan Kampus Institut Bisnis Indonesia (IBI), Jakarta Utara, Selasa (26/11/2013) dini hari. Satu orang meninggal dunia dan satu lagi luka-luka kini dirawat di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Informasi yang dihimpun, pada Selasa sekira pukul 03:00 WIB, pengemudi Mazda bernama Santoso itu melaju dari arah Cempaka Putih menuju Tanjung Priok, tiba-tiba menabrak tiang lampu PLN yang sedang diperbaiki kedua petugas PLN yakni Maulana, 24 tahun dan Ahmad, 23 tahun. Keduanya pun terjatuh.

Korban bernama Maulana langsung meninggal dunia di tempat. Sedangkan Ahmad yang terluka dibawa ke Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat untuk mendapatkan pertolongan.

"Maulana merupakan warga Jalan Polo Besar RT 02/11 No. 7, Sunter Jaya, Tanjung Priok , Jakarta Utara. Sedangkan Ahmad merupakan warga Kampung Pedurenan RT 08/03, Jati Luhur, Jati Asih, Bekasi," kata Kanit Laka Polres Metro Jakarta Utara, AKP Daud Iskandar, Selasa (26/11/2013).

Kini, kata AKP Daud, Santoso sang pengemudi Mazda, sedang menjalani pemeriksaan guna mengetahui apakah Santoso dalam keadaan sadar atau terpengaruh minuman alkohol serta obat-obatan terlarang saat mengemudikan mobil.

Akibat Selang Bocor, Tabung Gas 3 Kg Meledak hancurkan Plafon dan Genteng Dapur

Selasa, 26 November 2013 11:20 WIB
PUSKOMINFO - Ledakan keras terjadi di sebuah rumah di Jalan Fajar Baru V No 1 Rt. 05/ 08 Cengkareng Timur, Jakarta Barat, Senin (25/11/2013) malam. Ledakan diakibatkan selang kompor tabung gas 3 kg bocor. Akibat peristiwa tersebut plafon dapur bersama gentengnya hancur berantakan .

Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Heru Julianto SH mengatakan peristiwa ledakan tabung gas tersebut terjadi di rumah keluarga Yudi Trisyanto, 40 tahun. Saat itu, ia bermaksud mau masak air. Namun bersamaan nyalanya kompor ternyata selang yang menghubungkan ke tabung gas tiga kilogram itu bocor.

Bunyi ledakan terdengar sangat keras dan akibatnya plafon di bagian dapur bersama gentengnya berantakan.

Kompol Heru mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sedangkan kerugian materi belum bisa ditaksir.

Spesialis Pencuri Toko Burung Diringkus, Satu Terpaksa Ditembak

 
Selasa, 26 November 2013 11:03 WIB
PUSKOMINFO - Tiga penjahat spesialis pencuri burung, dibekuk petugas Polsek Batuceper, Kota Tangerang, Senin (25/11/2013). Salah satu pelaku terpaksa ditembak karena mencoba melawan saat akan ditangkap sekira pukul 04:30 WIB.

Pelaku yang ditembak adalah adalah Hanafi Tiofik, 42 tahun. Dia ditangkap bersama dua rekannya Taufik Saleh, 37 tahun dan Yusup, 34 tahun, saat akan mencuri toko burung di Jalan Halim Perdana Kusuma, RT 02/04, Kelurahan Kebon Besar, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang. 
 
"Salah satu pelaku terpaksa ditembak telapak kakinya, karena hendak menyerang petugas Buser dengan golok saat hendak ditangkap," kata Kapolsek Batu Ceper Kompol Krismi Widodo.

Sebelumnya, menurut Kompol Krismi, para pelaku yang sebenarnya berjumlah 4 orang, sempat berhasil membobol toko burung milik Budi di Perumahan Taman Royal 1, Jalan Cendana 8 no 28, RT 05/15, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Pelaku berhasil membawa tiga burung yakni satu jenis Murai dan dua Kenari.

"Jadi semalam itu dua TKP yang mereka disatroni. TKP pertama berhasil, tapi TKP ke dua kepergok anggota Buser yang sedang patroli," katanya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Batu Ceper, AKP Abdul Gani mengatakan, mereka merupakan komplotan spesialis pencuri burung hias atau burung yang punya suara merdu di toko-toko burung. Sedikitnya ada 15 TKP yang pernah mereka curi.

"Mereka kerap mencuri di wilayah Batu Ceper, Cipondoh dan Benda. Modusnya yakni dengan mencongkel gembok toko menggunakan tang saat dini hari, lalu memasukkan burung ke dalam kantong kain yang sudah mereka bawa," katanya.

AKP Gani menambahkan, untuk mengelabuhi orang, mereka membawa peralatan pencuriannya di dalam tas alat pancing juga membawa pancingannya. Selain itu mereka juga membawa satu buah golok untuk berjaga-jaga. "Jadi kalau ditanya orang, mereka mengaku mau mancing atau pulang mancing," katanya.

Pengakuan tersangka Taufik, komplotannya baru beraksi selama dua minggu. Satu burung hasil curian biasa di jual Rp 175 ribu hingga - Rp 300 ribu. "Uangnya buat beli susu anak," katanya di hadapan petugas.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancamannya kurungan penjara sekitar lima tahun.

Tunawisma "Tangan Buntung" Tertangkap Mencuri di Pasar Minggu

Selasa, 26 November 2013 10:52 WIB
PUSKOMINFO - Seorang tunawisma dengan kondisi tangan kiri buntung, nekat membobol sebuah rumah di Gang Langgar Kebagusan Kecil RT 03 RW 03, Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (26/11/2013) dini hari tadi.

Pelaku bernama Candra Ritonga, 24 tahun, beraksi bersama seorang temannya masuk ke rumah Saidi NW, 39 tahun, dan menggasak beberapa barang berharga korban.

Menurut Kapolsek Pasar Minggu, Komisaris Adri Desas Furyanto, pelaku masuk ke dalam rumah korban berjumlah dua orang melalui jendela.

"Barang yang diambil dompet, handphone dan jam tangan," ujar Kapolsek kepada wartawan, Selasa (26/11/2013).

Kata Kapolsek, pelaku kepergok korban ketika mendengar suara gaduh di luar kamar kemudian korban keluar dan mendapati para pelaku lari menerobos jendela.

"Korban berteriak maling, kemudian ada beberapa warga yang sedang melakukan siskamling," tutur Kapolsek.

Warga pun mengejar para pelaku namun nahas hanya Candra yang tertangkap oleh warga, sedangkan temannya berhasil melarikan diri.

Saat ini, Candra sudah mendekam di Mapolsek Metro Pasar Minggu, dan akan dikenai pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Polsek Metro Tanah Abang Bekuk Preman Bongkaran


Selasa, 26 November 2013 10:42 WIB
PUSKOMINFO - Polsek Metro Tanah Abang membekuk dua pria diduga preman di Bongkaran Jalan Jembatan Tinggi, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (26/11/2013) dinihari. Dua pria yang membawa golok dan badik itu belakangan diketahui bernama Yuda Guntara,28 tahun, dan Adek Imran,30 tahun, kini diamankan di Mapolsek Metro Tanah Abang berikut dua sepeda motor tanpa plat nomer.

Kapolsek Metro Tanah Abang, Kompol Kus Subiantoro, menuturkan operasi yang melibatkan 20 anggota gabungan yang dikendalikan Kanit Provos AKP Jamuda Manurung, berlangsung sekira pukul 00:30 WIB.
Petugas yang hanya memfokuskan kawasan tempat prostitusi yang selama ini rawan kejahatan. Wilayah angker kejahatan itu diobok-obok dari jembatan hingga pinggiran rel KA.

Di dekat tenda biru, polisi berhasil mengamankan dua pria yang diduga jagoan bongkaran dan ketika petugas mengeledah keduanya, ditemukan senjata tajam dari balik baju, kini ke dua pria tersebut digelandang ke kantor polisi.

Sementara di atas jembatan, petugas juga mengamankan dua sepeda motor tanpa plat nomer, kini kendaraan roda itu juga diamankan ke kantor polisi. “Kendaraan ini akan kami bebaskan jika pemilik datang dengan membawa kelengkapan kendaraannya," ujar Kapolsek.

Polsek Metro Kebayoran baru Bekuk Pelaku Curanmor Mengaku Anggota Polisi


   
Selasa, 26 November 2013 09:10 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Kebayoran Baru  berhasil menangkap dua  orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang mengaku anggota Polisi. Kedua pelaku berinisial OHP, 19 tahun, warga Pamulang Barat, Pamulang, Tangerang Selatan, dan RG, 26 tahun,  warga Rawa Kalong Gunung Sindur Bogor, keduanya di tangkap di Jl Mataram I, Kelurahan Selong, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, pada Senin (25/11/2013) dinihari.

Informasi yang dihimpun dari Polsek Metro Kebayoran Baru,  pengungkapan kasus berawal dari  adanya laporan korban perampasan sepeda motor yang terjadi pada  hari Senin (25/11/2013) dinihari sekira pukul 03:00 WIB.

Korban Hendika, 17 tahun dan Syahriadi, 21 tahun, yang tengah  mengendarai sepeda Motor Yamaha MioJ warna putih No Pol B 3222 SHK melintas di jalan mulai dari kemang ke arah Jl Mataram I Kebayoran Baru,  tiba tiba di pepet oleh dua pelaku yang  juga menendarai sepeda motor Honda Beat warna Oranye No Pol B 6241 WAJ. Kedua pelaku menghentikan kendaraan korban  yang tidak  menggunakan helm, kemudian  dengan mengaku sebagai anggota Polisi, yang sedang melaksanakan  razia narkoba, kemudian menanyakan kepada korban surat-surat kendaraan. 

Namun korban curiga sehingga korban balik bertanya mana  Kartu Tanda Anggota Polisi. Cek-cok mulut pun terjadi hingga akhirnya terjadi perkelahian antara korban dengan pelaku RG  menggunakan tongkat dan pisau karter. Korban mengalami luka di telinga terkena sabetan pelaku. 

Saat terjadi perkelahian, tersangka OHP berhasil membawa kabur sepeda motor korban. Seldangkan  tersangka RG berhasil dilumpuhkan korban berikut  sepeda motor yang di gunakannya. Korban selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Metro Kebayoran Baru ,

Dari hasil pemeriksaan tsk RG didapat alamat OHP kemudia team buser melaksanakan pengejaran dan berhasil menangkap OHP berikut barang bukti sepeda motor mio J milik korban di rumahnya Pamulang Tangsel 25/11/2013 sekitar jam 09.00wib

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya para Pelaku dan Barang Bukti diamankan di Polsek Metro Kebayoran Baru  guna diproses lebih lanjut.

Polsek Metro Tebet Bekuk Pengedar Shabu


jashabu2611
Selasa, 26 November 2013 08:05 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Tebet menangkap seorang pengedar narkoba jenis shabu yang biasa beroperasi di wilayah Tebet Timur, Jakarta Selatan. Pelaku bernama Irwansyah, 28 tahun, dibekuk di Kampung Balimatraman, Jakarta Timur, Senin (25/11/2013) malam.

Kapolsek Metro Tebet, Kompol I Ketut Sudharma menjelaskan, terungkapnya kasus ini setelah pihaknya mendapat laporan dari masyarakat yang menyebut ada pengedar narkoba di kawasan Tebet Timur.

Ia pun memerintahkan anak buahnya Bripka Robert Manalu dan Bripka Evin Susanto menyelidiki informasi tersebut. Akhirnya setelah mengintai sehari, Irwansyah berhasil ditangkap. Dari tangan Irwansyah disita satu paket shabu yang disimpan di saku celana.

Kepada petugas, pelaku mengaku mengedarkan shabu karena sudah lama menjadi pengangguran. Ia pun kemudian nekat menjadi pengedar narkoba. Usahanya itu baru dijalani selama sebulan.

“Tersangka kami jerat dengan pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun,” kata kapolsek.

25 November 2013

Pelaku Curanmor Ditembak di Depan Rumah sakit Saat Hendak Mengambil Hasil Curiannya

Senin, 25 November 2013 10:39 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Medansatria, Kota Bekasi, Jawa Barat berhasil membekuk seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Pelaku sempat berusaha melarikan diri sehingga petugas menembakan timah panas di kaki pelaku, Sabtu (23/11/2013) dinihari.

Pelaku diketahui bernama Robi, 23 tahun, warga Kaliabang Nangka, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, berhasil diamankan jajaran Resrim Polsek Medansatria, di sebuah rumah sakit di daerah Seroja saat hendak mengambil hasil curiannya.

Pelaku sengaja menitipkan hasil curiannya ini di rumah sakit tersebut. Setelah dirasa keadaan sudah aman, barulah pelaku membawa hasil curiannya ini.

Kanit Reskrim Polsek Medansatria, Iptu Untung Riswaji, menjelaskan penangkapan pelaku ini berdasarkan pantauan anggota di lapangan setelah mendapati laporan pada sore hari terjadi aksi pencurian di daerah Kalibaru, Medansatria.

"Setelah ada laporan, kami langsung ke lapangan dan melakukan penyelidikan. Kami menangkap pelaku yang saat itu menaruh barang curiannya di rumah sakit," imbuh Kanit, Minggu (24/11/2013).

Setelah menangkap Robi, petugas mendapatkan satu nama lain yang merupakan komplotannya yakni, pelaku berinisial B, warga yang tinggal di Kampung Kalibaru RT 05/RW 02, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi, Jawa Barat. Tanpa membung waktu, petugas pun langsung melakukan pengembangan terhadap pelaku berinisial B tersebut.

"Pelaku yang dibilang ternyata tidak ada. Malahan si pelaku (Robi) ingin melarikan diri. Jadi, kami tembak karena dia mau kabur," ujar Iptu Untung.

Berdasar catatan kriminal yang ada, Robi adalah seorang residivis kasus yang sama dan baru keluar dari Lapas Bulak Kapal tiga minggu yang lalu. Sebelumnya dirinya menjadi tahanan Polresta Bekasi Kota karena terlibat 12 kasus kejahatan curanmor di wilayah Kota Bekasi dan sekitarnya.

"Divonis pengadilan atas perbuatannya hanya 1,2 tahun kurungan penjara," katanya.

Kini dirinya kembali mendekam di sel tahanan Mapolsek Medansatria dan dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.

Sementara itu, petugas mengamankan dua kendaraan sepeda motor dan sudah diamankan di Mapolsek Medansatria.

Peluru dan Granat Aktif Ditemukan Bocah di Bekasi

Senin, 25 November 2013 10:29 WIB
PUSKOMINFO - Seorang bocah berusia 8 tahun menemukan sejumlah peluru dan satu granat manggis yang masih aktif di Kampung Rawa Bambu RT 03/RW 09, Jalan Mawar 6, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (24/11/2013) sekira pukul 12:00 WIB.

Tim Gegana Polda Metro Jaya datang ke lokasi dan mengevakuasi barang-barang tersebut sekira pukul 15:30 WIB. Selanjutnya, Tim Geganan membawa sejumlah amunisi tersebut, yang ditemukan di pinggir kali.

Kapolsek Medansatria, Kompol Dubbel Manalu, mengatakan ditemukan peluru berjumlah 31 butir di antaranya adalah peluru jenis FN kaliber 72 mm sebanyak 22 butir dan 9 buah peluru kaliber 38 mm jenis Revolver, serta satu granat jenis manggis.

"Semuanya masih aktif dan granat masih ada pemicunya," ungkap Dubbel.

Pihak kepolisian menduga plastik yang berisi sejumlah peluru dan satu buah granat ini sengaja dibuang di lokasi dan kini pihaknya masih menyelidiki pemilik dari barang tersebut.

Penemuan peluru dan granat tersebut berawal ketika seorang bocah berusia 8 tahun bernama Nanang bersama teman-temannya saat mencari ikan, menemukan bungkusan yang setelah dicek ternyata berisi puluhan peluru. Nanang bersama temannya kemudian melapor ke Ketua RT setempat.

Oleh Ketua RT setempat, laporan diteruskan ke pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.

22 November 2013

ABG Hanyut Saat Buang Hajat di Kali Ciliwung Manggarai, Jenazahnya Ditemukan di Tanah Abang



Jumat, 22 November 2013 16:02 WIB
PUSKOMINFO - Seorang remaja lelaki hanyut saat buang hajat di Kali Ciliwung, Manggarai, Jakarta Selatan. Jenazah ABG berumur 16 tahun ini ditemukan mengambang di Jembatan Tinggi, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2013) sekira pukul 12:00 WIB.

"Tadi sudah ada keluarganya yang ke sini," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang Kompol Santoso di lokasi penemuan jenazah, Jumat (22/11/2013).

Kompol Santoso mengatakan, ABG ini terjatuh saat buang hajat di Sungai Ciliwung di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, pada Rabu (20/11/2013) lalu. "Menurut informasi dia hanyut saat buang hajat di Ciliwung," katanya. Sungai Ciliwung di kawasan Manggarai cukup dalam dan lebar.

Penemuan jenazah ini membuat banyak warga di kawasan ini menyemut. Hal ini sempat membuat lalu lintas di sekitar lokasi penemuan jenazah macet cukup panjang.

PRT Penculik Anak Majikan Ditangkap Resmob Polda Metro Jaya

Jumat, 22 November 2013 15:41 WIB  
PUSKOMINFO - Aparat Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, berhasil meringkus Rahmawati alias Wati, 19 tahun, seorang Pembantu Rumah Tangga (PRT) yang menculik anak majikannya, Afnan, 6 tahun, putri ketiga dari Lukman, yang diculik pada 20 Oktober 2013 lalu.

"Pelaku bernama Rahmawati ditangkap Senin (4/11/2013) sekira pukul 24.00 WIB di kontrakannya di Jl Bungur, Kampung Rambutan, Jakarta Timur," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Jumat (22/11/2013) di Mapolda Metro Jaya.

Kabid Humas Rikwanto menambahkan, saat ditangkap, Rahmawati sedang berada di dalam kontrakannya. Sedang tidur bersama dengan teman prianya, RD.

"Pelaku dikenakan pasal 330 dan 328 KUHP dengan ancaman lebih dari 5 tahun," ucap Kabid Humas.

Untuk diketahui, Lukman melaporkan penculikan terhadap Afnan yang diculik oleh pembantunya ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Minggu malam (20/11/2013).

Menurut keterangan dari Lukman, putri ketiganya itu hilang dari kediamannya pada Minggu pagi.

"Putri saya ini diduga diculik oleh PRT yang baru bekerja di rumah kami," tuturnya di Mapolda Metro Jaya.

Sebelum membuat laporan ke Polda Metro, dirinya sudah melapor ke Polsek Pondok Gede, Kota Bekasi. Oleh polsek, ia diarahkan melapor ke Polresta Bekasi Kota. Akhirnya, Lukman memutuskan langsung melapor ke Polda Metro Jaya.

Pria berkacamata tersebut menuturkan, hilangnya Afnan itu bersamaan dengan menghilangnya Wati, yang baru bekerja di rumahnya.

"Yang kali pertama tahu anak saya hilang itu adalah istri saya. Beberapa barang Wati masih di rumah. Tapi dompet dan ponselnya tidak ada. Nomor teleponnya aktif, tapi kalau dihubungi tidak ada jawaban," tandasnya.

Afnan sendiri sudah ditemukan, Minggu (20/10/2013) malam itu juga sekira pukul 23.00 WIB di Cirebon Jawa Barat. Saat ditemukan Afnan seorang diri tanpa bersama Rahmawati.

Tuna Wisma Ditemukan Meninggal Dipinggir Kali Pesanggrahan


 

Jumat, 22 November 2013 15:28 WIB 
PUSKOMINFO – Sesosok jenazah pria tanpa identitas ditemukan warga terbujur kaku di pinggiran kali Pesanggrahan Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (22/11/2013) siang.
Petugas Polsek Metro Pesanggrahan yang mendapat laporan penemuan mayat langsung datang ke lokasi kejadian.  

Setelah diselidiki jenazah yang diperkirakan berusia 50 tahun tersebut diketahui bernama Sarip merupakan seorang tuna wisma yang sering berada di daerah tersebut.  

Saat dilakukan Olah TKP dan meneliti kondisi mayat, petugas tidak ditemukan adanya tanda-tanda akibat penganiayaan. Dugaan sementara korban meninggal karena sakit. Selanjutnya jenazah oleh petugas dibawa ke RSCM untuk dilakukan visum.

Pengedar Ganja Ditangkap di Halaman Parkir Rumah Sakit Fatmawati

Jumat, 22 November 2013 14:22 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pengedar narkoba jenis ganja dibekuk petugas Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (22/11/2013) dinihari. Tersangka bernama Moro Ardiyanto, 25 tahun, ditangkap di halaman parkir rumah sakit Fatmawati, dengan cara petugas menyamar sebagai pembeli.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Hando Wibowo menyatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari info masyarakat yang menyebut adanya pengedar narkoba yang beraksi di kawasan Cilandak.

Ia pun memerintahkan anak buahnya untuk menyamar dan berpura-pura hendak membeli ganja. Cara ini cukup jitu, terbukti pelaku tidak curiga dan menjadikan halaman parkir rumah sakit sebagai tempat transaksi.

“Setelah disepakati, pelaku berhasil ditangkap dengan barang bukti ganja di tangan,” ujarnya.

Dari tangan tersangka,  disita 1 paket ganja seberat 2 gram dan 1 linting ganja siap pakai. Kini tersangka masih menjalani pemeriksaan di Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan.

Asyik 'Nyimeng' di Kuburan, 4 Pemuda Ditangkap

Jumat, 22 November 2013 13:51 WIB
PUSKOMINFO - Empat pemuda yang sedang asyik pesta ganja alias nyimeng, di TPU (Taman Pemakaman Umum) Karet Bivak Jalan Penjernihan, Tanah Abang, Jakarta Pusat dibekuk petugas Polsek Metro Tanah Abang, Jumat (22/11/2013) dinihari.

Keempat tersangka yakni Akbar,20 tahun, Susanto,19 tahun, Dimas,19 tahun, dan Tiiyo,20 tahun, keempatnya warga Jalan Karet Pasar Baru Barat, Tanah Abang, Jakarta Pusat kini mendekam di balik teralis Polsek Metro Tanah Abang, dari tangan mereka disita barang bukti 5 batang rokok sudah dicampur ganja.

“Mereka ini kami tangkap karena penjaga kuburan melapor cepat ke kantor polisi,” tegas Kapolsek Tanah Abang Kompol Kus Subiayantoro,Sik. Ke empat pelaku itu ternyata sudah sering menggunakan narkoba.

Keterangan yang dihimpun, sekira pukul 01:00 WIB, seorang penjaga kuburan melihat dan mencurigai ada empat pemuda yang sedang nongkrong persis di makam seseorang. Setelah didekati, ternyata mereka sedang mengkonsumsi narkoba jenis ganja. Penjaga kuburan tersebut kemudian melapor ke Polsek Metro Tanah Abang.

Petugas yang mendapat laporan itu segera menuju ke lokasi. Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang Kompol Santoso, bersama rekannya Iptu Bambang tiba di lokasi melihat keempat pria itu sedang pesta ganja dengan menghisap rokok beramai-ramai.

Petugas pun kemudian membekuk keempat pemuda tersebut dan menggiringnya ke Mapolsek Metro Tanah Abang. Setibanya keempat pemuda itu di kantor polisi, petugas masih menemukan 5 batang lagi rokok filter sudah bercampur ganja.

Pengakuan para tersangka, barang haram itu diperolehnya dengan membeli dari temannya di Johar Baru, Jakarta Pusat. Kini petugas masih mengembangkan kasus tersebut.

Sedang 'Nyuntik' di Mobil, Pemuda Ditangkap Polsek Metro Matraman

Jumat, 22 November 2013 13:41 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Matraman menangkap seorang pemuda berinisial BAW, yang sedang menggunakan narkoba dengan cara menyuntikkan narkoba ke dalam tubuh di dalam sebuah mobil Toyota Avanza warna hitam bernomor polisi B 1571 BRH di dekat jembatan Gunung Antang, Jl Raya Matraman, Jakarta Timur, Jumat (22/11/2013).

Menurut Kanit Reskrim Polsek Metro Matraman AKP Joel Sitorus, Jumat (22/11/2013), mengatakan awal ditangkapnya BAW berawal dari kecurigaan seorang polisi lalu lintas di lokasi, sekira pukul 11:30 WIB..

Mobil Toyota Avanza hitam B 1571 BRH terparkir di dekat jembatan. Lalu petugas mengetuk pintu kaca pengemudi dan melihat pengemudi sedang menyuntikkan zat adiktif jenis putaw di lengan kiri. Saat ditangkap, jarum suntik masih menancap di tangan kirinya. Petugas langsung membawa BAW ke kantor polisi di Polsek Metro Matraman.

Dari pengakuan BAW, dia mengaku mendapatkan putaw dengan membeli dari seseorang. Keterangan BAW itu masih didalami oleh petugas.

Saat menangkap BAW, petugas selain menyita alat suntik dan bungkus putaw, di dalam mobil BAW juga ditemukan kapas, cairan pembersih dan pelembab kulit.

Saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolsek Metro Matraman, tersangka terancam hukuman penjara maksimal lima tahun. "Ini kita masih dilakukan penyelidikan mendalam," imbuh Kanit Reskrim.

Diduga Telah Nikah Siri, Bupati Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 22 November 2013 10:05 WIB
PUSKOMINFO - Diduga telah melakukan pernikahan siri dengan pedangdut Novita Anggraini atau yang dikenal dengan Vita KDI, Bupati Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Supian Hadi dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Kamis (21/11/2013) sore..

Supian Hadi dilaporkan oleh istrinya, Hj. Iswanti, yang juga anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, dengan tuduhan melakukan kejahatan perkawinan dan pelanggaran terhadap UU pernikahan dengan nomor LP 4138/XI/2013/PMJ/Dit Reskrimum, tanggal 21 November 2013.

Dalam laporannya, Hj. Iswanti menjelaskan sebenarnya kabar pernikahan itu didengarnya sudah lama, namun ia baru melaporkan ke pihak kepolisian setelah adanya beberapa pemberitaan media massa cetak dan elektronik bahwa Supian Hadi telah menikah lagi dengan wanita lain bernama Novita Anggraini, untuk yang kelima kalinya, dengan mahar Rp 5.000.000.000 (lima miliar rupiah).

Berdasar informasi dari pihak keluarga, pernikahan Supian Hadi tersebut dilakukan di Rawamangun, Jakarta Timur pada bulan April 2012.

Diperoleh informasi pula bahwa saat melakukan pernikahan tersebut, Supian Hadi mengaku berstatus duda selama 9 tahun dan memiliki dua orang anak.

Dengan demikian, pelanggaran yang dilakukan Supian Hadi adalah dengan memalsukan identitasnya saat menikah dan tidak adanya izin menikah dari isteri sahnya.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 22 November 2013



Jumat, 22 November 2013 08:44 WIB 
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling Jumat 22 November 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : Citraland Grogol
STNK: Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM   : TMP Kalibata
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM :  Honda Jl.Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Berusaha Kabur, Pencuri Modus Pecah Kaca Mobil Tewas Ditembak

Jumat, 22 November 2013 08:06 WIB
PUSKOMINFO - Satu dari dua pelaku pencurian modus pecah kaca mobil, tewas ditembak petugas Polsek Metro Ciracas setelah terpergok tengah beraksi di Jalan Lapangan Tembak, Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, tak jauh dari Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta Timur, Kamis (21/11/2013) malam. Satu pelaku terpaksa ditembak karena mencoba melawan dan melarikan diri saat akan ditangkap, sedangkan satu pelaku lagi berhasil buron.

Peristiwa ini bermula dari banyaknya laporan aksi kejahatan pencurian dengan modus pecah kaca mobil di kawasan Ciracas. Dalam menjalankan aksinya, para pelaku memecahkan kaca kendaraan dengan senjata jenis kapak untuk mencuri sejumlah barang berharga.

Kanit Reskrim Polsek Metro Ciracas, Iptu Jupriono mengatakan, atas banyaknya laporan tersebut, pihaknya mencoba memancing pelaku dengan memarkirkan mobil Avanza hitam bernomor polisi B 1189 TOE di lokasi kejadian.

Tak lama kemudian, dua pelaku yang mengendarai sepeda motor mendekati mobil tersebut. Seorang pelaku yang membawa kapak langsung memecahkan kaca di bagian kursi penumpang sebelah kiri.

"Anggota kami pun langsung mendekati pelaku untuk melakukan penangkapan," tuturnya.

Saat akan ditangkap, pelaku yang bertugas mengawasi langsung melarikan diri. Sementara pelaku yang tengah beraksi mencoba melawan petugas dengan kapak yang dibawanya dan melarikan diri.

"Tembakan ke udara yang dilakukan anggota tidak digubris. Pelaku justru berusaha melarikan diri, terpaksa kami lumpuhkan dengan menembak di bagian paha," ungkap Iptu Jupriono.

Pelaku yang telah tertembak di bagian paha terus mencoba melarikan diri. Untuk itu petugas kembali menembak pelaku dan mengenai bagian punggung.

"Kita sempat membawa pelaku ke rumah sakit. Namun pelaku tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit," jelas Jupriono.

Dikatakan, saat ini pihaknya tengah memburu rekan pelaku yang berhasil kabur. Sementara barang bukti berupa kapak bergagang kayu beserta sepeda motor Jupiter MX bernomor polisi B 3930 KEB yang digunakan pelaku telah diamankan di Mapolsek Metro Ciracas.

Puluhan Pelajar Diamankan Saat Tawuran di Jelambar

Jumat, 22 November 2013 07:57 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Tambora mengamankan puluhan siswa yang terlibat tawuran di Jalan Latumenten, Tambora, Jakarta Barat, pada Kamis (21/11/2013). Pelajar tersebut merupakan siswa SMK PORTI Grogol dan SMK BATRI Jelambar.

Kapolsek Metro  Tambora, Komisaris Polisi (Kompol) Deddy Tabarani mengatakan, ada sebanyak 22 orang pelajar yang telah diamankan pada jam 14.00 WIb. Selain itu, pihaknya juga mengamankan beberapa sepeda motor.

"Kami amankan 22 pelajar dan 5 unit sepeda motor," kata Kompol Deddy.

Ia melanjutkan, pihak kepolisian akan melakukan pemanggilan terhadap para orangtua pelajar termasuk juga dari pihak sekolah yang bersangkutan, untuk membuat surat pernyataan.

"Kami minta kepada pihak sekolah dan keluarga membuat perjanjian, serta pernyataan supaya anaknya tidak mengulangi lagi," ujar dia.

Dikatakan oleh Deddy, adapun siswa yang diamankan di Polsek Tambora yakni, Dwi Jaya Rohmat (16), Mochamad Alil (15), Dias Oktar (16), Diki Septian (15), Rusdi Topan (16), Arif W (18), Dony S (16), Gilang R (16), Avep S (16), Roby M (16), Riskiandi (15), M. Iqbal (17), Pupung (15), Ibnu (18), Wahyu (19), Agung (19), Riski (19), Heru (16), Andrian (19), Andrean (17), Herman (17) dan Oki Krisna (15).

Tiga Bandit Spesialis Pecah Kaca Mobil Dibekuk Resmob Polda Metro Jaya

Jumat, 22 November 2013 07:28 WIB  
PUSKOMINFO - Tiga bandit kawanan pencuri dengan modus memecahkan kaca mobil, dibekuk aparat Resmob Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Selasa (19/11/2013). Salah satu pelaku terpaksa ditembak kakinya karena mencoba melawan saat dibekuk petugas.

Tiga kawanan pelaku yang dibekuk yakni IIN, 25 tahun, HAS alias Kakak, 42 tahun dan SU alias YA, 25 tahun. Tersangka IIN terpaksa ditembak petugas di kaki kirinya karena mencoba melawan saat dibekuk. Sementara satu orang anggota kawanan ini yakni GI alias IM masih buron dan dalam pengejaran petugas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (21/11/2013) menuturkan kawanan pencuri spesialis pecah kaca mobil ini sudah beraksi sejak tahun 2006 lalu dan sebagian besar aksinya dilakukan di wilayah Jabodetabek.

Setiap beraksi mereka selalu menggunakan sepeda motor Satria FU dengan berboncengan. Dari pemeriksaan, para bandit ini mengaku sudah beraksi sedikitnya 32 kali di wilayah Jabodetabek dan menyasar sejumlah tempat parkir mobil yang terbuka. Diantaranya di RS Dharmais, Jakarta Barat; di Ancol, Jakarta Utara; di wilayah Cakung, TMII, Kampus UNJ Rawamangun, Cibubur dan Pondokbambu untuk di Jakarta Timur; Manggarai, Jakarta Selatan; RSCM dan Pasar Kenari di Jakarta Pusat; Depok; Pondok Gede, Kranggan, Bantar Gebang, Pekayon di Bekasi; Cibinong dan Cileungsi di Bogor serta di Cimahi, Jawa Barat.

Menurut Kabid Humas, dalam setiap aksinya kawanan ini selalu memonitor dan memantau mobil yang akan disasar terlebih dahulu. "Jika dirasa di dalam mobil ada barang berharga yang bisa diambil seperti laptop, HP, perhiasan atau lainnya, maka mereka beraksi," kata Kabid Humas.

Selain itu, katanya, kawanan ini juga selalu menyasar kendaraan yang tidak dilengkapi alarm. Mereka selalu beraksi dalam waktu sangat singkat yakni hanya sekitar 1 menit.

Terungkapnya kawanan ini berawal dari laporan korban Neng Dini atas tindak pencurian barang berharga di mobilnya saat diparkir di kawasan Alternatif Cibubur tepatnya di samping BCA Bekasi pada 16 November 2013 lalu. "Saat itu korban kehilangan tas berisi HP dan Blackberry," kata Kabid Humas.

Dari olah TKP, saat kejadian itu diketahui pelaku empat orang dan mengendarai 2 sepeda motor Suzuki Satria FU. Cara kerja pelaku yakni SU alias YA berboncengan dan GI alias IM sementara HAS alias kakak berboncengan dengan IIN.

SU dan GI standby diatas motor setelah menentukan sasaran, lalu IIN beraksi memecahkan kaca mobil dengan mencongkelnya serta mengambil barang berharga korban.

Sementara HAS mengawasi keadaan dan siaga membonceng IIN usai beraksi baik berhasil menggasak barang berharga ataupun tidak.

Kabid Humas menjelaskan kawanan spesialis pecah kaca mobil ini kerap meresahkan warga Jakarta dan sekitarnya. "Kami banyak menerima laporan tentang pencurian dengan modus ini," ujarnya.

Untuk 32 aksi yang dilakukan pelaku, kata Kabid Humas, pihaknya masih melakukan inventarisir nilai atau jumlah total barang berharga yang digasak pelaku.

21 November 2013

Keroyok Adik Kelas, 4 Mahasiswa USAHID Ditahan Polsek Tebet

Kamis, 21 November 2013 15:21 WIB
PUSKOMINFO - Diduga melakukan pengeroyokan terhadap mahasiswa semester 1, empat mahasiswa Universitas Sahid (USAHID), Tebet, Jakarta Selatan ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolsek Tebet.

Keempat mahasiswa tersebut, masing-masing berinisial AY, 25 tahun, TY, 20 tahun, FK, 22 tahun dan seorang perempuan NPW, 21 tahun.

Peristiwa pengeroyokan terjadi pada Rabu (20/11/2013) sekira pukul 13:30 WIB di lantai 8 Universitas Sahid Jl. Supomo, Kelurahan Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan. Penyebabnya diduga karena korban, Yoga Saputra, 19 tahun, dituduh telah menjelek-jelekkan organisasi Forum Mahasiswa Demokrasi (Formad) USAHID.

Akibat pengeroyokan tersebut, Yoga Saputra mengalami luka di bagian wajah, hidung berdarah dan perut. Saat ini  para tersangka sudah dilakukan penahanan dan dijerat pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun.

Bikin Video Mesum, 4 Supir Angkot Ditangkap Polsek Sukmajaya


Kamis, 21 November 2013 13:51 WIB
PUSKOMINFO - Pada Rabu (20/11/2013) kemarin, petugas Polsek Sukmajaya menggerebek rumah AS, 55 tahun, juragan Angkot, di Jalan Teluk Bayur, Sukmajaya, Depok. Pasalnya, rumahnya diduga kerap dijadikan tempat mesum anak buahnya. Bahkan, para supir pun diketahui sering merekam adegan mesum dari ABG yang sering dibawanya.

Kapolsek Sukmajaya Kompol Agus Widodo mengatakan, penangkapan ini berdasarkan laporan warga yang resah melihat 'base camp' supir angkot ini, yang sering membawa perempuan ke dalam rumah.

“Selain AS, kami juga menahan 3 sopir angkot, RD, 23 tahun, DTH, 18 tahun, dan SH, 20 tahun,” kata Kapolsek.

Dari pengakuan tersangka, sambungnya, mereka juga merekam adegan mesum melalui ponselnya.

Setidaknya 7 orang ABG yang dieksploitasi, namun file-nya sudah dihapus. “Nanti tim IT yang akan merestore-nya sebagai bukti.”

Dari ketujuh perempuan, baru 2 orang yang diamankan petugas, usianya masing-masing 15 dan 16 tahun. “Yang lain masih dicari untuk dimintai keterangan,” tandas Kapolsek.

Pelaku Penculikan WN China Ternyata TNI Gadungan

Kamis, 21 November 2013 11:02 WIB
PUSKOMINFO - Pihak kepolisian telah berkordinasi dengan pihak Pom TNI, bahwa dua orang tersangka penculikan WN China, ternyata bukanlah anggota TNI, melainkan gadungan.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto mengatakan, setelah didatangkan Pom TNI dan bersama penyidik memeriksa tersangka yang mengaku oknum TNI. Hasilnya bahwa Andi Burhani dan Suparno bukan anggota TNI.

"Mereka hanya mengaku-ngaku saja, untk memperlancar aksinya," kata Kombes Rikwanto, Kamis (21/11/2013).

Ia menjelaskan, pelaku bernama Andi Burhani yang mengaku Kapten Inf (TNI AD) kesatuan Mabes TNI mengalami luka tembak, ternyata merupakan tukang service CCTV didaerah Cengkareng dan pistol yang digunakan jenis air soft gun.

"Begitu juga Suparno, yang mengaku anggota Yonserna Trikora yang mengalami luka tembak betis kanan, ternyata adalah pengangguran dan sering menyupiri Andi Burhani," ujarnya.

Kemudian, kata Kabid Humas, tersangka lainnya yaitu M Pendi, 41 tahun, pekerja swasta mengalami luka tembak pada kaki kanan, Budiman Ramdhani, 33tahun, pekerjaan Satpam dan Rohani, swasta 37 tahun.

"Mereka dalam pemeriksaan sudah melakukan 7 kali pemerasan dan perampokan. Barang bukti berupa 2 senjata api, uang Rp 21 juta, KTA TNI, sangkur, tali, HT, borgol dan lain-lain," tandasnya.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 21 November 2013

Kamis, 21 November 2013 10:42 WIB 
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
 
Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling Kamis 21 November 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : Citraland Grogol
STNK: Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM   : TMP Kalibata
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM :  Honda Jl.Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Komplotan Penculik WN China Dibekuk Polres Metro Jakarta Barat

Kamis, 21 November 2013 10:21 WIB
PUSKOMINFO - Lima anggota komplotan penculik WN China berhasil ditangkap aparat Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (20/11/2013) malam. Modus yang digunakan pelaku, mengaku sebagai tentara selanjutnya melakukan pemerasan dengan sasaran warga negara asing

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Hengki Haryadi mengatakan lima penculik masing-masing Andi, Suparno, Pendi, Rohani dan Budi Ramdani disergap Tim Pemburu Preman di Teluk Naga, Tengerang, Rabu petang. Tiga di antaranya, Andi, Suparno dan Pendi ditembak karena melawan.

Mereka menculik dan menyekap WN China, Zhong Zon Sun, 37 tahun, dan minta tebusan Rp500 juta.

Dalam melakukan aksinya, mereka  mengaku-ngaku sebagai tentara, mereka melakukan pemerasan. Bahkan tiga tahun lalu komplotan ini juga menculik dengan minta tebusan Rp170 juta.


“Setelah tertangkap baru terungkap mereka pernah menculik tiga tahun lalu. Ini berdasarkan laporan korbannya,” jelas AKBP Hengki Haryadi.

Kawanan penculik tersebut tak hanya mengincar warga negara asing yang bekerja di Indonesia. Mereka juga menyasar warga Indonesia yang dinilai berduit. Komplotan ini sebelum beraksi lebih dulu mengamati dan mempelajari aktivitas korbannya.