30 April 2013

Polresta Tangerang Tangkap Tiga Pemilik Air Softgun Ilegal

Selasa, 30 April 2013 12:39 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Satuan Reskrim Polresta Tangerang menangkap tiga pengusaha limbah sepatu di wilayah Bitung, Kabupaten Tangerang, karena membawa dan menyimpan senjata air softgun ilegal. Tersangka yakni Muhammad Ridwan, 35 tahun, Muhamad Zakyudin Alfathy, 39 tahun, dan Muhamad Darimi, 36 tahun, ketiganya masih mempunyai hubungan keluarga.

"Para tersangka masih mempunyai hubungan keluarga yaitu keponakan. Mereka membawa softgun ilegal," ujar Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Shinto Silitonga, Selasa (30/4/2013).

Ketiganya ditangkap di tempat berbeda. Dari hasil pemeriksaan, diketahui para tersangka bekerja sebagai wiraswasta dalam bidang perdagangan limbah sepatu di Bitung. Menurut pengakuannya, mereka membeli air softgun untuk menambah kepercayaan diri dan penampilan.

"Serta jaga-jaga dari ancaman pihak lain yang mungkin menganggu mereka dalam bisnis tersebut. Mereka membelinya dengan harga Rp 3 juta- 3,8 juta," ucap Kasat Reskrim.

Dari tangan ketiga tersangka, polisi menyita 3 pucuk airsoft gun dengan jenis kaliber berbeda seperti jenis M84 kaliber 6 mm dan jenis MRP kaliber 4,5 mm. Kini polisi juga tengah mengejar penyuplai sotfgun ke tangan tersangka.

Tersangka akan dikenai pasal 1 ayat 1 UU Darurat No.12 tahun 1951 tentang senjata api dan bahan peledak dengan ancaman hukuman lebih dari 7 tahun penjara.

Dari 11 yang Ditangkap, Hanya 1 Anggota Hercules Jadi Tersangka

Selasa, 30 April 2013 11:22 WIB
PUSKOMINFO - Dari 11 orang anggota kelompok Hercules yang ditangkap petugas Polres Metro Jakarta Barat, Senin (29/4/2013) pagi kemarin, hanya 1 orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Satu orang kita jadikan tersangka, atas nama Bruno," ujar Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Barat, AKP Martson Marbun, Selasa (30/4/2013).

AKP Marbun mengatakan, Bruno terbukti melanggar UU Darurat Pasal 51 Tahun 51 tentang perbuatan meresahkan masyarakat. "Dia terancam 10 tahun penjara," ujarnya.

AKP Marbun mengatakan, untuk kesepuluh orang lainnya tidak dibebaskan. Melainkan polisi melakukan pembinaan terhadap kesepuluh orang tersebut.

"Dan untuk DPO masih dalam tahap pengejaran," imbuh AKP Marbun.

Sebelumnya diberitakan, Aparat Polres Metro Jakarta Barat menangkap 11 orang anggota Hercules di daerah Kapuk, Cengkareng pada Senin (29/4/2013) sekira pukul 01:00 WIB. Kesebelas orang tersebut ditangkap karena membakar sebuah lapak warga dan merusak dua mobil di daerah tersebut.

Polisi Peduli Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan

Polisi Peduli Penghuni LP
Selasa, 30 April 2013 11:02 WIB
PUSKOMINFO - Program Polisi Peduli Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan ditandatangani dan diluncurkan di Kota Bekasi, Selasa (30/4/2013).

Kerja sama ditandatangani oleh Kepala Kepolisian Resor Kota Bekasi Kota Komisaris Besar Priyo Widyanto, Komandan Komando Distrik Militer 0507/Bekasi Letnan Kolonel Infanteri Aditya Nindra Pasya, dan Kepala LP Kelas IIA Bekasi Slamet Prihantara.

Acara turut dihadiri oleh pejabat teras Kejaksaan Negeri Bekasi, Kejaksaan Negeri Cikarang, dan Kantor Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Kapolresta Bekasi Kota mengharapkan, program dapat membantu warga binaan tidak kambuh atau berbuat kejahatan selepas keluar dari LP.

Sementara itu, Kepala LP Kelas IIA Bekasi, Slamet Prihantara mengatakan, kerjasama seperti ini perlu dikembangkan lebih luas. "Warga binaan harus dipedulikan," katanya.

Sopir Indomaret Dirampok, Uang Rp 40 Juta Raib Digondol Perampok

Selasa, 30 April 2013 09:57 WIB
PUSKOMINFO - Rahmat Hidayat, 21 tahun, sopir Indomaret, dirampok di Jl. Perintis Kemerdekaan, tepat di depan gedung ASMI, Kelurahan Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (29/4/2013) dinihari. Perampok berhasil menggondol uang milik Indomaret sebesar Rp 40 juta yang ditaruh di dalam mobil.

Kepada petugas, Rahmat Hidayat  mengatakan peristiwa terjadi ketika ia mengendarai mobil membawa uang milik Indomaret dari Ancol menuju Cakung. Namun sesampai di Jl. Perintis Kemerdekaan (TKP), mobil Mitsubishi Nopol B-9242-ZN yang dikendarainya dipepet oleh dua mobil pelaku hingga ia berhenti mendadak. Tiba-tiba dari mobil pelaku datang 3 orang langsung menodongkan senjata api.

Rahmat pun kemudian dibawa ke mobil pelaku. Mata korban ditutup dan tangan serta kaki diikat. Selanjutnya korban dibawa berkeliling dan diturunkan di samping Tol Kalimalang 2.

Korban setelah berhasil melepaskan ikatan selanjutnya menelepon ke PT Indomaret memberitahukan peristiwa yang dialaminya. Petugas Indomaret pun kemudian mendatangi korban selanjutnya melapor ke Polresta Bekasi Kota.

Karena Tempat Kejadian Perkara di wilayah Jakarta Timur maka Polresta Bekasi Kota kemudian menghubungi Polres Metro Jakarta Timur. Mendapat informasi, petugas Resmob Polres Metro Jakarta Timur langsung mengecek ke TKP dan menemukan mobil yang digunakan korban, Mitsubishi Nopol B-9242-ZN, namun setelah dilakukan pengecekan ternyata uang sebanyak Rp 40 juta yang ada di dalam mobil telah hilang.

Hingga kini petugas Polres Metro Jakarta Timur masih memeriksa Rahmat Hidayat untuk mengungkap kasus tersebut.    

Hendak Setor ke Bank, Tas Berisi Uang Tunai Rp 460 Juta Dijambret di Melawai

Selasa, 30 April 2013 08:19 WIB
PUSKOMINFO - Joko Prihatin, 40 tahun,  dijambret saat akan menyetor uang ke Bank BCA Melawai, di Jalan Melawai Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (29/4/2013) pukul 13.55 WIB. Tas berisi uang tunai Rp 460 Juta dibawa kabur dua orang penjambret.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto membenarkan peristiwa tersebut. "Uang tersebut hasil setoran dari sejumlah gerai KFC yang akan disetor ke Bank BCA," katanya.

Dua orang pelaku berboncengan motor Suzuki Satria, yang mengemudikan motor berbadan gemuk, yang membonceng dan mejambret tas korban, berbadan kurus. Sukses menjambret tas korban, pelaku tancap gas ke arah Jalan Barito.

Keterangan korban saat melapor ke Polsek Metro Kebayoran Baru menjelaskan, saat kejadian korban tiba di jalan depan bank sekira pukul 13.35 WIB. Lalu, korban mengambil tas berisi uang yang disimpan di bagian belakang mobil. Uang itu dibawa ke bagian tengah mobil dan dihitungnya.

Uang kemudian dimasukkan ke dalam tas. Korban keluar dari mobil sambil menenteng tas tersebut, menuju kantor bank. Saat sedang berjalan itu, tiba-tiba pengendara motor merampas dan membawa kabur tas tersebut.

Empat Siswa SLTA Tersangka Perampok dan Pembunuh Pedagang Gorengan di Jati Asih

Selasa, 30 April 2013  08:03 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polresta Bekasi Kota menangkap dan menahan empat remaja berstatus siswa SLTA sebagai tersangka perampokan dan pembunuhan terhadap Agus Sarianto, 30 tahun. Agus Sarianto adalah pedagang gorengan yang dirampok dan dibacok hingga tewas di di Jalan Jatiasih Raya, RT 010 RW 08 Kelurahan Jatiasih, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Minggu (28/4/2013) antara pukul 03.15 dan pukul 03.45.

Tersangka yang ditangkap adalah RN, 17 tahun, KC, 17 tahun, AK, 18 tahun, dan A, 18 tahun. Keempat remaja tersebut ditangkap di empat lokasi berbeda di Kota Bekasi. Salah satu tersangka, A, terpaksa ditembak kakinya karena melawan petugas dan berusaha kabur.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Bekasi Kota, Komisaris Nuredi Firmansyah dalam jumpa pers gelar perkara pada Senin (29/4/2013) mengatakan, keempat tersangka adalah siswa SLTA. Namun, para tersangka diketahui jarang masuk sekolah sehingga status kesiswaannya mungkin sudah tidak bertahan lagi.

Berdasarkan pengakuan tersangka kepada penyidik, keempat siswa itu ternyata merupakan komplotan perampok. Mereka sudah beraksi minimal 15 kali di wilayah Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Jakarta Timur (Cakung, Ciraras, dan Cijantung). Sasaran komplotan ini adalah pengendara sepeda motor.

Kompol Nuredi memaparkan, petugas bergegas melacak dan memburu keempat tersangka setelah perampokan terhadap korban bernama Agus tadi. Lelaki, warga Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi, itu dirampok dan ditemukan sekarat di saluran air. Agus terluka di kepala dan ulu hati akibat dibacok pelaku dengan celurit karena melawan dan berusaha mempertahankan sepeda motor yang hendak dirampas.

Sebelum perampokan terjadi, Agus melintas di Jalan Jatiasih Raya. Tiba-tiba Agus dipepet oleh empat orang yang berboncengan naik sepeda motor. Pembonceng menenteng celurit. Agus terjatuh karena dipepet. Pelaku kemudian mendekati Agus dan memaksa lelaki itu menyerahkan sepeda motornya. Namun, Agus melawan sehingga disabet dengan celurit.

Saat itu, keempat pelaku dibikin panik oleh Agus. Sebabnya, Agus sempat berteriak minta tolong. Warga mendengar teriakan Agus itu sehingga datang. Kedatangan warga membuat pelaku kabur dan berpencar. Bahkan, pelaku meninggalkan sepeda motornya juga sepeda motor Agus.

Warga dengan cepat menghubungi petugas Kepolisian Sektor Jatiasih dan menolong Agus. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Mitra Keluarga, Bekasi Barat, Kota Bekasi. Di sinilah Agus menghembuskan nafas terakhir akibat perdarahan luar biasa dan tidak tertolong. Jenazah Agus kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Raden Said Sukanto (RS Polri), Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk diotopsi. 

Sementara itu, keberuntungan ada di petugas Polsek Metro Jatiasih yang bereaksi setelah menerima informasi adanya perampokan. Dalam perjalanan menuju tempat kejadian perkara, petugas mendapat informasi mencurigakan bahwa ada seorang pemuda memaksa masuk rumah warga untuk membersihkan diri dan pakaian yang ada bercak darah. Rumah warga itu tidak jauh dari lokasi kejadian.

Petugas mendatangi rumah warga, mendekati, dan menanyai remaja itu. Namun, yang ditanya panik dan coba kabur sehingga ditangkap. Si remaja yang ternyata RN pun mengaku telah merampok seseorang. Dari pengakuan RN, petugas mengetahui bahwa aksi itu dilakukan oleh empat orang. Kemudian, petugas berhasil melacak dan menangkap A di suatu rumah kontrak di Wismajaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi.

A ternyata pemimpin komplotan perampok tersebut. Saat akan membawa A, datang lagi dua remaja yang kebetulan dicari petugas yakni KC dan AK. Dengan demikian, lengkaplah para pelaku perampokan itu ditangkap. Di luar empat siswa tadi, ternyata komplotan A masih beranggotakan tiga orang lagi yang diketahui berinisial T, J, dan S.

Ketiganya ini belum dipastikan apakah juga berstatus siswa SLTA atau dewasa. Namun, A menyatakan, ketiga tersangka yang kini buron itu juga terlibat dalam pelbagai aksi perampokan yang mereka jalankan.

Menurut pengakuan tersangka A, hasil rampokan mereka gunakan untuk biaya hidup dan bayar kontrakan. Satu sepeda motor hasil perampokan akan dijual kepada penadah senilai minimal Rp 2 juta. Hasil perampokan nantinya dibagi rata dengan anggota komplotan. Namun A bungkam saat ditanya identitas penadah dan lokasi penjualan hasil perampokannya.

Dalam setiap aksi, A yang siswa SMK swasta di Bekasi Timur itu ternyata selalu berperan sebagai eksekutor atau yang melukai korban. Kebengisan itu diduga karena posisinya sebagai pemimpin komplotan.

Tindakan komplotan ini memenuhi unsur pelanggaran Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Aksi mereka mengakibatkan korban meninggal dunia. Komplotan ini terancam hukuman penjara seumur hidup.

29 April 2013

Polda Metro Jaya Kerahkan 23.000 Personel Amankan Hari Buruh 1 Mei

Senin, 29 April 2013 10:25 WIB
PUSKOMINFO - Peringatan Hari Buruh sedunia yang akan jatuh pada tanggal 1 Mei akan mendapatkan pengawalan dari aparat kepolisian. Khusus untuk wilayah DKI Jakarta, Polda Metro Jaya mengerahkan kurang lebih 23.000 personel agar jalannya peringatan Hari Buruh sedunia itu berlangsung aman dan tertib.

""Untuk personel ada 23.000, yang kami kerahkan merupakan gabungan dari polda, polres, dan polsek. TNI juga akan dilibatkan," kata Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Putut Eko Bayuseno, usai menyambut Menteri Pemberdayaan Perempuan, Linda Agum Gumelar, di acara talk show "Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak" di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya (BPMJ), Senin (29/4/2013) pagi.

Menurut Kapolda, titik fokus pengamanan  di daerah Sudirman, Thamrin, dan sampai ke Istana. Jalur ini merupakan jalur utama yang selalu dilalui massa demo. Selain itu pengamanan juga dilakukan di gedung DPR.

Personel yang diterjunkan itu, kata Kapolda, untuk melayani para buruh yang akan melakukan aksi dalam artian memberikan pengamanan dan pengawalan berlangsungnya aksi.

"Mereka akan melaksanakan perayaan, kami sebagai aparat keamanan akan melayani kegiatan itu, memberikan pengamanan, pengaturan lalulintas dan pengawalan," ujar Kapolda.

Mengenai pastinya jumlah buruh yang akan melakukan aksi, Kapolda mengatakan belum memastikan jumlahnya. Namun koordinasi dengan para pimpinan serikat buruh sudah dilakukannya dan mereka menyepakati aksi unjuk rasa akan dilangsungkan secara damai tidak anarkis. "Mereka berjanji tidak melakukan kekerasan," kata Kapolda.

Rusak Mobil Warga, 11 Anak Buah Hercules Ditangkap Polisi di Cengkareng

Senin, 29 April 2013 08:40 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polres Metro Jakarta Barat menangkap 11 orang preman anak buah Hercules yang melakukan pengrusakan mobil dan pembakaran lapak barang bekas di Jl. Kapuk Raya No. 1, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (25/4/2013) lalu. Saat ini kesebelas preman tersebut diperiksa di Mapolres Metro Jakarta Barat.

Menurut Kasat Reskrim Jakarta Barat, AKBP Hengki Haryadi 11 orang tersebut ditangkap Senin (29/4/2013) dinihari tadi sekira pukul 01.00 WIB. Mereka ditangkap karena melakukan penyerangan terhadap satu orang warga di daerah Kapuk, Cengkareng pada Kamis (25/4/2013) malam lalu.

"Mereka anggota Hercules, Bobi cs. Mereka ditangkap karena membakar lapak milik seorang warga dan dua mobilnya dirusak pakai sajam pada Kamis (25/4/2013) malam lalu," ujar AKBP Hengki Haryadi, Senin (29/4/2013).

Saat kejadian, kawanan preman tersebut menghancurkan dua mobil yaitu jenis Carry dan Katana. Komplotan tersebut merusak menggunakan golok. Mereka juga melakukan pembakaran lapak tempat penyimpanan barang bekas.

AKBP Hengki mengatakan, pihaknya masih terus memburu kawanan-kawanan premanisme yang mengganggu masyarakat. "Masih ada yang kami curigai dan kami masih mencari," ujarnya.

Hari ini Gedung Cyber Crime Polda Metro Jaya Diresmikan

Senin, 29 April 2013 08:31 WIB
PUSKOMINFO - Gedung Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Metro Jaya akan diresmikan, Senin (29/4/2013) pagi ini sekira pukul 10.00 WIB.

Rencananya peresmian gedung yang terletak di lantai dua, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya itu akan diresmikan oleh Kapolda Metro Jaya, Kabareskrim Polri dan Polisi Federal Australia atau Australian Federal Police (AFP).

Gedung Cyber Crime tersebut merupakan bantuan dari Polisi Federal Australia, dalam rangka kerjasama mengungkap kejahatan Cyber Crime yang akhir-akhir ini meningkat di Ibu kota.

Bantuan yang diberikan tersebut diantaranya peralatan dan tenaga ahli untuk mengungkap kejahatan Cyber Crime.

Mayat Tanpa Identitas Luka Bakar Ditemukan di BKT

Senin, 29 April 2013 07:48 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan tewas dengan luka bakar sekujur tubuhnya di sisi trase kering Banjir Kanal Timur (BKT) tepatnya di Jl. Kolonel Sugiyono RT 18/ RW 06, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (28/4/2013) petang sekira pukul 16.30 WIB.

Kapolsek Metro Duren Sawit, Komisaris Imran Gultom mengatakan mayat tersebut diduga adalah korban pembunuhan dan pembakaran. Karena pada dada korban terdapat luka tusuk dan dari kondisi ilalang dan pepohonan disekitar jenazah juga tampak terbakar. Kuat dugaan mayat dibakar di lokasi kejadian.

"Tapi apakah dibunuh sebelum dibakar, itu masih dalam penyelidikan kita lagi. Nanti kita tunggu pemeriksaan selanjutnya," kata Imran.

Imran menjelaskan, dugaan semantara ciri-ciri jenazah yang dapat diidentifikasi pihaknya adalah laki-laki dengan usia antara 35 - 40 tahun, dan tinggi badan sekitar 170 cm. Selain dengan tubuh hangus terbakar dengan wajah sulit dikenali, kondisi mayat saat ditemukan lidahnya menjulur. Pada lengan kiri korban juga terdapat tatto bergambar bunga.

Jenasah pertama kali ditemukan oleh Ajid, 65 tahun, warga sekitar. Saat itu Ajid tengah melintas di trase kering BKT dikejutkan dengan keberadaan mayat yang hangus. Menurut Ajid, saat itu di lokasi kejadian tidak ada orang sama sekali. Ajid kemudian melapor ke ketua RT setempat dan diteruskan ke kepolisian.

28 April 2013

Kebakaran

Waktu Kejadian : tanggal 27 April 2013 jam 10.00 WIB.
TKP : Bank Dana Asia Jl. Panglima Polim No. 20 Kec. Keb. Baru Jakarta Selatan.
Saksi : M. Husen, 48 tahun.
Kronologis Kejadian : telah terjadi kebakaran di lantai IV di TKP yang mana gedung dalam keadaan kosong dan arus listrik dalam keadaan mati, api diketahui sekira jam 11.30 WIB oleh satu unit DPK, asal api masih belum diketahui.
Kerugian : Korban jiwa nihil dan kerugian materiil belum bisa ditaksir.

Ditemukan Mayat Bayi Laki-Laki Di Taman Jalur Hijau

Waktu Kejadian : Tanggal 27 April 2013 jam 13.30 WIB.
TKP : Taman Jalur Hijau Jl. Perintis Kemerdekaan Wilayah Kel. Kelapa Gading Barat, Kec. Kelapa Gading Jakarta Utara.
Korban : Bayi Laki0laki (belum diketahui identitasnya)
Saksi : M. Sanin, 45 tahun.
Kronologsi Kejadian : Telah ditemukan mayat bayi di dalam tas warna merah dalam kondisi terbalut kain beding setelah dilakukan pemeriksaan mayat bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki umur 4 bulan dalam kandungan dugaan sementara bahwa bayi yersebut hasil pengguguran kandungan, selanjutnya jenazah bayi tersebut dibawa ke RSCM guna dilakukan ver.
Kasus Ditangani : Sektro kelapa Gading

Penemuan Mayat Di Bantaran Kali Ciliwung

Waktu Kejadian : Tanggal 27 April 2013 jam 07.00 WIB.
TKP : Dermaga kapal Karet Bantaran Kali Ciliwung Kel. Kebon Melati Kec. Tanah Abang Jakarta Pusat.
Korban : Fahrezi, 7 tahun, alamat : Kp. Pulo RT 13/02 No. 13 Kel. Kampung Melayu Kec. jatinegara Jakarta Timur.
Saksi : Ronny Yus, 44 tahun dan Ahmad Maulana, 37 tahun.
Kronologis Kejadian : Menurut keterangan saksi Ronny, saksi melihat ada sesuatu yang mengapung dan tersangkut di TKP kemudian saksi mendekati dan diketahui yang tersangkut seorang mayat laki-laki dan pada saat ditemukan kondisi korban sudah membengkak dan hanya menggunakan celana pendek dan menurut keterangan saksi Ahmad Maulanana (Paman Korban) pada hari kamis sekira jam 17.00 WIB korban telah terjatuh dan terseret ke dalam bantaran Kalimalang di daearah Kamung Pulo, selanjutnya jenazah korban dibawa ke RSCM guna dilakukan ver.
Kasus Ditangani : Sektro Tanah Abang.

27 April 2013

Ruko Terbakar

Waktu Kejadian : Tanggal 26 April 2013 jam 20.30 WIB.
TKP : Ruko Poris Paradis Blok B/9 N 3 dan 2 RT 01/10 Kel. Cipondoh Indah Kec. Cipondoh Kota Tangerang.
Korban : Lucky, 40 Tahun, alamat : TKP.
Saksi : 1. Dani, 35 tahun (security ruko)  2. Tedy, 49 tahun.
Kronologis Kejadian : Menurut keterangan saksi, pada saat saksi 1 (satu) sedang berjaga di ruko, saksi mendengar suara ledakan kemudian saksi 1 (satu) mendatangi asal ledakan tersebut, sesampainya di TKP saksi 1 (satu) melihat korban keluar dari dalam ruko dengan posisi badan terbakar dan berteriak sehingga korban mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya, selanjutnya korban dibawa oleh saksi dengan menggunakan taxi ke rumah sakit Husada Insani, atas kejadian tersebut menghanguskan 2 unit ruko, diduga api berasal dari ledakan motor yang berada di dalam ruko, jam 21.50 WIB api dapat dipadamkan dengan bantuan 10 unit DPK.
Kasus Ditangani : Sektro Cipondoh  

Ditemukan Meninggal Dunia Di Kamar Mandi

Waktu Kejadian : Tanggal 26 April 2013 jam 19.00 WIB.
TKP : PT. Global Management Speed Plaza Blok B No. 18-19 RT 06/03 Kel. Gunung Sahari Utara Kec. Sawah Besar Jakarta Pusat.
Korban : Mirah, 48 Tahun, alamat : Panggung RT 10/03 Ds. Panggung Kec. Barat Magetan Jawa Timur.
Saksi : Sudjoyo dan Emboh Susanto.
Kronologis Kejadian : Menurut keterangan saksi, korban ditemukan di TKP dengan posisi tertelungkup di atas mesin pompa air, pada saat itu korban hendak ke kamar mandi untuk buang air kecil, kemudian korban berteriak minta tolong dan dibantu oleh saksi untuk mematikan saklar listrik, selanjutnya korban diangkat ke kursi, setelah itu saksi menghubungi rumah sakit dan seteah dokter datang diketahui korban sudah meninggal dunia, selanjutnya korban dikirim ke RSCM guna visum.
Kasus Ditangani : Sektro Sawah Besar  

Pencurian Sepeda Motor

Waktu Kejadian : Tanggal 26 April 2013 jam 19.30 WIB.
TKP : Jl. Cempaka Putih Tengah IV No. 10 A RT 05/05 Cempaka Putih Jakarta Pusat.
Korban : 1. Abdul Haris Ilhamsyah, 19 Tahun.  2. Salman.
Pelaku ; Dalam Lidik.
Saksi : Ako Al Bewok, 44 Tahun.
Kronologis Kejadian : Menurut keterangan korban, sepeda motor korban diparkir di dalam halaman kos dalam keadaan terkunci stang dan saat itu korban sedang berada di ruang tengah, kemudian korban mendengar suara gaduh dan berusaha melihat, ketika korban melihat dari balik kaca tiba-tiba langsung ditodong oleh pelaku dengan menggunakan yang diduga senjata api jenis pistol dan sepeda motor korban 1 (satu) yang sebelumnya terparkir berdekatan dengan sepeda motor milik korban 2 (dua) sudah tidak ada/hilang, kemudian korban 1 (satu) lari ke lantai 2 dan saat kembali ke lantai bawah ternyata sepeda mototr korban 2 (dua) juga sudah tidak ada/hilang.
Kerugian : Rp. 31.000.000,-
Kasus Ditangani : Sektro Cempaka Putih  

Kebakaran Kafe

Waktu Kejadian : Tanggal 27 April 2013 jam 03.30 WIB.
TKP : Kafe GM. Jl. Ir. H. Juanda Kel. Cisalak Kec. Sukmajaya Depok.
Korban : Hermanto (pemilik Kafe)
Saksi : 1. Agustin, 30 tahun.  2. Nurhasan, 30 tahun.
Kronologis Kejadian : Saksi (Agustin) yang tinggal bersebelahan dengan kafe MG melihat kobaran api dibagian rung belakang kafe, kemudian saksi membangunkan suaminya (Nurhasan) yang berusaha memadamkan api di kafe tersebut namun api semakin membesar. Akhirnya api dapat dipadaman satu jam kemudian oleh 2 unit DPK Kota Depok atas peristiwa tersebut kafe yang bangunannya semi permanen dengan luas sekitar 8 X 10 meter persegi habis terbakar rata yang diudga dari hubungan arus pendek listrik.
Kerugian : Belum bisa ditaksir.
Kasus Ditangani : Polsek Sukmajaya

26 April 2013

Perampok Spesialis Penumpang Taksi Ditembak Resmob Polresta Tangerang

Jumat, 26 April 2013 14:35 WIB
PUSKOMINFO - Dua perampok spesialis penumpang taksi ditembak petugas Tim Resmob Unit IV Ranmor Polresta Tangerang ketika mencoba kabur saat penyergapan.

Tersangka bernama Zulheri Alias Kamba, 43 tahun,  diringkus petugas di Jalan Raya Serang, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, sedangkan Edi Hendra alias Pincang, 32 tahun, dibekuk di rumah kontrakannya di Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.  

"Tindakan tegas kami lakukan karena kedua tersangka berusaha kabur ketika disergap di tempat persembunyiannya," ungkap Kanit Ranmor Polresta Tangerang, Iptu David Kanitero, Jumat (26/4/2013).  

Iptu David Kanitero menjelaskan, penangkapan kedua perampok sadis tersebut berdasarkan keterangan korban bernama Maya dan Ayu. Kedua karyawati swasta itu dirampok di dalam taksi oleh lima orang pelaku di daerah Perumahan BSD, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (12/4/2013) lalu.

"Pada saat dibawa berputar-putar, para pelaku meminta PIN ATM kedua korban. Karena takut dilukai, korban pun memberikan nomor PIN ATM nya," papar Iptu David.  

Pada kejadian tersebut, pelaku berhasil menguras harta korban berupa empat buah HP, perhiasan dan uang tunai Rp 7 juta. Seusai menguras harta korban, komplotan Kamba Cs itu membuang kedua karyawati swasta di depan Pintu Tol TB Simatupang, Jakarta Selatan.  

Dari laporan kedua karyawati tersebut, tim Resmob Unit Ranmor yang dipimpin Aipda Bambang Riswanto mendapat informasi lokasi persembunyian dan berhasil membekuk kedua perampok spesialis penumpang taksi. 

Zulheri Alias Kamba, satu dari dua perampok spesialis penumpang taksi yang diringkus ternyata merupakan residivis kambuhan. Di hadapan petugas yang memeriksanya, Kamba yang juga masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Metro Jaya (PMJ) mengaku sudah memulai debut kejahatannya sejak 1990-an.  

Bahkan, Kamba juga mengaku pernah ditahan di LP Salemba dalam kasus serupa. Namun, hukuman itu tidak membuatnya kapok. Selama menjalani masa penahanan, Kamba justru membuat kelompok baru, termasuk Edi Hendra alias Pincang yang ditangkap bersamanya.   Sepanjang 2012 saja, Kamba mengaku sudah beraksi sebanyak 8 kali di lokasi berbeda, di antaranya di kawasan Serpong, BSD, Pondok Indah, dan Kuningan.   

Untuk sekali aksi, Kamba dan komplotannya yang terkenal sadis ini bisa meraup antara Rp 10 juta sampai Rp 50 juta. Hasil rampokan itu selalu dibagi rata.

Penyebab Kecelakaan yang Mengakibatkan Ustadz Uje Meninggal Dunia: Murni Human Error

Jumat, 26 April 2013 13:59 WIB
PUSKOMINFO - Kepolisian memastikan bahwa kecelakaan tunggal yang mengakibatkan meninggalnya Ustaz Jeffry Al Buchori di ruas Jalan Gedong Hijau Raya, Pondok Indah, Jumat sekitar pukul 01.00 WIB, murni kelalaian pengemudi. Ayah empat anak itu disebut memacu kendaraannya lumayan tinggi.

"Kecepatan lumayan tinggi, namun korban tidak dapat menguasai kendaraannya. Mungkin sedang mengantuk. Jadi ini murni human error," kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Hindarsono, Jumat (26/4/2013).

Menurut Kasat Lantas, lokasi kejadian juga bukan black spot (rawan laka lantas). Kondisi permukaan jalan baik dan penetangan jalan bagus

Saat menabrak pohon, kata AKBP Hindarsono, helm Uje terlepas dan kacanya pecah. Tubuhnya terpental ke jalan sejauh 3-4 meter, sedangkan motor terpental sejauh 30 meter.

Setelah itu, Uje ditolong oleh seorang rekannya dibantu dua orang warga setempat dan dibawa ke RS Pondok Indah. Dia hanya dirawat sekitar 30 menit sampai akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

"Saat korban jatuh kendaraan masih sempat melaju sejauh 30 meter. Jadi korban meninggal di rumah sakit bukan di TKP. Helm yang dipakai standar cukup bagus cuma tipe half face. Kacanya pecah dan kemudian terlepas. Kendaraan juga rusak parah di bagian depan. Korban luka parah di wajah sebelah kiri," ujar AKBP Hindarsono.

Setelah meninggal Dokter UGD di RS Pondok Indah merujuk untuk melakukan visum di RS Fatmawati. Namun pihak keluarga menolak.

Setelah itu, jenazah Uje langsung dibawa ke rumah duka di Perumahan Bukit Mas, Jalan Rempoa Raya, Bintaro. "Karena keinginan dan permintaan keluarga jadi kita turuti," jelas AKBP Hindarsono.

Polisi telah memeriksa tiga saksi, yakni Andri Silitonga yang merupakan petugas keamanan di kompleks sekitar lokasi kejadian, Sarmidi yang penjaga warung tidak jauh dari lokasi kejadian dan Dhani yang merupakan pengawal Uje.

"Dhani menggunakan motor bebek biasa dan dia yang mendampingi korban dalam perjalanan itu," terang AKBP Hindarsono.

Adapun kondisi motor Kawasaki ER6N dengan nomor polisi B 3590 SGQ yang dikendarai oleh Ustaz Jeffry rusak parah di bagian depan.

Bocah 7 Tahun Hanyut di Kali Ciliwung

Jumat, 26 April 2013 08:43 WIB
PUSKOMINFO - Seorang bocah berusia tujuh tahun bernama Iswan Farezi terbawa arus saat asyik berenang di Kali Ciliwung bersama enam temannya di kawasan Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis (25/4/2013) siang.

Saat itu, korban yang masih duduk di bangku kelas 2 Sekolah Dasar (SD) itu sedang berenang mengikuti rakit di sekitar tempat tinggalnya di RT 14/02 Kampung Melayu bersama Fahrezi, Fahreza, Isika Putri, Nadiva, Syahrul dan Egi Apriadi.

Namun karena aliran Kali Ciliwung yang terlalu deras mengakibatkan dua bocah hanyut terbawa arus yakni Isika dan Iswan.

"Kejadiannya Kamis (25/4/2013) siang kemarin. Dua anak hanyut, tapi satu anak bernama Isika berhasil ditolong sama warga. Satunya lagi si Iswan hilang terbawa arus," kata Iptu Ambarita, Kanit Reskrim Polsek Metro Jatinegara kepada wartawan, Jumat (26/4/2013).

Menurutnya, korban bernama Isika berhasil ditolong oleh warga bernama Radiyanto, 40 tahun, yang saat itu tak jauh dari lokasi hanyutnya korban. Sayangnya, korban bernama Iswan sudah lebih dulu tenggelam sehingga tak berhasil ditolong.

Sampai Jumat pagi ini, sejumlah petugas dari kepolisian, Tim SAR serta warga setempat pun masih melakukan penyisiran di sepanjang Kali Ciliwung mulai dari kawasan Kampung Pulo hingga menuju Pintu Air Manggarai.

Lokasi SIM dan STNK Keliling Hari Jum'at, 26 April 2013

Jumat, 26 April 2013 08:13 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Jum'at, 26 April 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   :Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lap.Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    :LTC GLODOK
STNK : LTC GLODOK

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Gangguan (Komputer Error)
STNK :  Pos Polisi Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM   : Honda Dewi Sartika
STNK : Masjid AT-TIIN TMII

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Ustaz Jeffry Al Buchori Meninggal Dunia karena Kecelakaan

Ustaz Jeffry Al Buchori Meninggal karena Kecelakaan
Jumat, 26 April 2013 07:47 WIB
PUSKOMINFO - Ustaz Jeffry Al Buchori atau lebih akrab disapa Uje dikabarkan meninggal dunia , Jumat (26/4/2013) dini hari. Ustaz Uje meninggal dunia karena mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Kabar meninggalnya Uje pertama kali muncul dalam akun Twitter TMC Polda Metro Jaya pada Jumat (26/4/2013) dinihari. Akun Twitter @TMCPoldaMetro tersebut berbunyi  "03:28 Kecelakaan Pemotor Kawasaki E650 B 3590 SGQ menabrak pohon di Jl. Gedong Hijau 7 Pdk Indah, korban meninggal & msh penanganan." Tak lama berselang menyusul tweet, "03:47 Kecelakaan Pemotor Kawasaki B 3590 SGQ di Jl. Gedong Hijau 7 Pdk Indah, korban meninggal dunia a/n Bpk Jefri Al Buchori."

Kondisi sepeda motor yang dikendarai ustaz Uje itu juga dipublikasikan dalam akun Twitter @TMCPolda Metro.

Informasi yang dihimpun, sekira pukul 03.00 WIB, jenazah Uje sudah dibawa keluarganya menuju rumah duka, beralamat di Kompleks Bukit Mas Narmada III Blok 1/11 Bintaro, Rempoa, Jakarta Selatan.

Rencananya almarhum akan dimakamkan di TPU Karet Bivak selepas shalat Jumat. Selain di rumah duka, jemaah Uje akan menggelar shalat gaib setelah shalat Jumat di Masjid Istiqlal Jakarta Pusat.

Polsek Metro Serpong Tembak Pencuri Bermodus Pecah Kaca Mobil

Jumat, 26 April 2013 07:26 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Unit Reskrim Polsek Metro Serpong menangkap komplotan pencuri bermodus pecah kaca mobil. Salah satu dari tiga tersangka terpaksa ditembak di betis kaki kanan, karena coba melawan saat ditangkap.

Kapolsek Metro Serpong, Kompol Leganek Mawardi, mengatakan penangkapan ketiga penjahat bermula ketika mereka sedang beroperasi di area parkir Indomaret Versailles, Kelurahan Rawabuntu, Kecamatan Serpong, 16 April 2013.

"Saat itu kebetulan mobil patroli sedang melintas dan memergoki mereka sedang beraksi. Maka dikejar, akhirnya dua pelaku bisa ditangkap, dan satu kabur," ungkapnya.

Salah satu tersangka bernama Hendra Kurniawan, 22 tahun alias Kribo, yang bertindak sebagai eksekutor atau yang memecahkan kaca mobil jenis BMW warna hitam, saat dikejar sempat hendak menikam petugas Reskrim Polsek Metro Serpong dengan obeng.

Dengan sigap, petugas Reskrim menembak betis kanan Hendra. Penjahat bertato langsung tersungkur. Melihat temannya tersungkur, Khoirul, 22 tahun, langsung menyerah.

Khoirul yang bertindak sebagai joki tidak berkutik, ketika kedua tangannya diborgol. Sedangkan Darmono bin Suyono, yang bertindak sebagai pengintai, langsung kabur.

"Kami sempat mencari dia ke berbagai tempat. Akhirnya kami tangkap dia di rumah kontrakannya di daerah Pondok Aren, Rabu 24 April kemarin," ucap Kapolsek, Kamis (25/4/2013)..

Berdasarkan pengakuan tersangka, kata Kapolsek, mereka sudah sekitar 40 kali mencuri dengan modus pecah kaca mobil di wilayah Tangerang.

25 April 2013

Sabeni Ditemukan Sudah Menjadi Tulang di Kebon Kacang

Kamis, 25 April 2013 15:21 WIB
PUSKOMINFO - Sabeni bin Rasmin, warga Kampung Pulo Ngandang, Desa Sindang Sari, Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, ditemukan sudah menjadi tulang belulang di Jalan Kebon Kacang 12 RT 08 RW 03, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (25/4/2013) .

"Ditemukan mayat sudah jadi kerangka tulang belulang. Lokasi kejadian di tanah kosong, Kebon Kacang, Tanah Abang. Korban bernama Sabeni," ujar Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang, Kompol Windarto.

Dia menjelaskan, korban diketahui sudah lama sakit dan pekerjaannya setiap hari menjebak burung dan mancing ikan di kali tak jauh dari lokasi kejadian.
 
"Tulang korban ditemukan pertama kali oleh saksi Suripto. Saksi  ingin memberi makan korban, karena dia sudah lama sakit," katanya lagi.

Namun, saat itu Suripto terkejut melihat korban sudah menjadi tulang. Celana korban ditemukan di bedeng yang terletak tidak jauh dari penemuan kerangka korban.

"Saksi kemudian melaporkan penemuan kerangka itu ke Polsek Metro Tanah Abang dan kini  kerangka Sabeni telah dibawa ke RSCM guna diidentifikasi lebih lanjut," pungkas Kanit Reskrim.

Pohon Tumbang di Depan PGC Timpa Sepeda Motor


(Foto: Isnaini/Okezone) 
Kamis, 25 April 2013 15:05 WIB
PUSKOMINFO - Akibat hujan deras yang disertai angin kencang, Kamis (25/4/2013) siang, sebuah pohon Angsana setinggi lima meter yang berada di Jalan Mayjen Sutoyo, Cililitan, Jakarta Timur, tumbang dan menimpa sebuah sepeda motor Honda Supra X bernomor polisi B 3070BHX milik Kimson, 29 tahun,  yang tengah berteduh di bawah pohon tersebut.

Pohon yang persis berada di sisi depan pintu keluar Pusat Perbelanjaan Pusat Grosir Cililitan (PGC) tersebut roboh sekira pukul 13:00 WIB.

Tidak hanya menimpa motor, batang pohon berdiameter 1 meter itu juga menimpa rambu lalu lintas yang berada tepat di sampingnya, akibatnya, rambu penunjuk jalan itu ikut roboh.  Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kini petugas tengah menangani pohon tumbang tersebut agar tidak menimbulkan kemacetan di lokasi.

Jadwal Lokasi SIM Keliling Wilayah Kota Tangerang, bulan April 2013

Kamis, 25 April 2013 09:39 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat di wilayah Tangerang yang hendak mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Polres Metro Tangerang Kota.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM keliling Bulan April 2013  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. SENIN      : Plaza Shinta Karawaci

2. SELASA  : Pos Pol Pinang Perumahan Buana gardenia Pinang

3. RABU      : Taman Cibodas Jatiuwung

4. KAMIS    : Tangerang City

5. JUM'AT   : City Mall Ps. Baru Tangerang

6. SABTU    : Metropolis Modernland

7. MINGGU   : Tangerang City

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00 WIB

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM Polres Metro Tangerang Kota.

Info Keterangan Lebih Lanjut, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55 Jakarta Selatan, Telp : 021- 5296 0770 / 021- 5579 5962 , Fax : 021-5275090, SMS : 1717, email : tmc@lantas.metro.polri.go.idAlamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya .

Lokasi SIM & STNK Keliling, Kamis 25 April 2013

Kamis, 25 April 2013 09:12 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Kamis, 25 April 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   :Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lap.Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Polisi Jembatan 3 Pluit
STNK :  Pos Polisi Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM   : Honda Dewi Sartika
STNK : Masjid At-Tien TMII

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Pekerja Bangunan Tewas Tertimpa Tiang Pancang di Tanjung Priok


Kamis, 25 April 2013 08:37 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pekerja bangunan, Suyanto, 19 tahun, Warga Desa Keteleng, RT 02/01, Geleduh, Batang, Jawa Tengah. Dia tewas setelah tertimpa tiang pancang yang di potongnya di tempat kerjanya di Jalan Gaya Motor I, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (24/4/2013) siang.

Peristiwa terjadi sekira pukul 10:00 WIB. Saat kejadian korban tengah memotong tiang pancang setinggi 2 meter. Namun tiba-tiba tiang tersebut roboh dan menimpanya.

Kanit Reskrim Polsek Metro Tanjung Priok, AKP Sutikno, mengatakan Suyanto saat memotong tiang tersebut tidak memperhitungkan posisi tiang yang menjulang ke atas.

Menurutnya, tiang yang terbuat dari besi tersebut langsung menimpa kepala Sariyanto dan menyebabkan luka parah yang cukup hebat. Melihat kondisi tersebut, rekannya langsung melarikannya ke Rumah Sakit Sayta Negara di Sunter. Namun, nyawanya tak tetolong.

Petugas Polsek Metro Tanjung Priok telah memeriksa tiga rekan korban untuk dimintai keterangannya. Sedangkan jenazah Suyanto dikirim ke RSCM untuk dilakukan autopsi.

"Kami telah melakukan olah TKP dan memeriksa ketiga rekan korban yang tewas karena kecelakaan kerja. Korban juga sudah kami bawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk diautopsi," pungkasnya.

24 April 2013

Tiga Pencuri Angkot Dibekuk Polresta Depok, Dua Pelaku Ditembak Kakinya



Rabu, 24 April 2013  15:05 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Reserse Kriminal Polresta Depok berhasil membekuk 3 anggota komplotan pencuri angkutan kota (Angkot). Dua diantaranya, Adi, 29 tahun dan Saiful, 29 tahun, terpaksa ditembak kakinya karena melawan saat akan dibekuk. Satu pelaku lainnya, Toni, 30 tahun, dibekuk tanpa perlawanan.

"Dua pelaku dilumpuhkan dengan timah panas lantaran nekat melawan petugas saat akan diringkus," kata Wakasat Reskrim Polresta Depok Kompol I Gusti Ayu kepada wartawan di Mapolresta Depok, Jl Raya Margonda, Rabu (24/4/2013).

Adi dan Saiful ditembak di bagian kaki saat akan dibekuk di kawasan Jalan Boulevard, Grand Depok City, Depok Jawa Barat, Selasa (23/4/2013) sekira pukul 23:00 WIB.

Polisi menyita 1 unit angkot hasil curian jurus D 02 Depok II-Terminal, 2 badik untuk melawan petugas dan menganiaya korbannya, obeng, 2 STNK angkot dan 3 ponsel.

Kepada petugas, para pelaku mengaku dalam melakukan aksinya mereka mempunyai peran masing-masing. Adi berperan sebagai perusak kunci kontak, Saiful sebagai pengawas di lapangan dan Toni berperan sebagai penjual hasil curian.

Angkot yang dicuri, umumnya sedang terparkir bebas di pinggir jalan. Lokasi sasaran biasanya di kawasan Jalan Proklamasi Depok II dan Margonda Raya.

Angkot curian dijual seharga Rp 3 juta per unit. Uangnya mereka bagi rata dengan alasan untuk kebutuhan sehari-hari. Dari hasil penyelidikan sementara, pelaku telah banyak melancarkan aksinya hingga puluhan kali.

Tersangka diancam dengan pasal 363 KUHP dengan hukuman di atas 5 tahun penjara. Saat ini, polisi tengah memburu satu pelaku lainnya berinisial AN yang berperan sebagai penadah barang curian.

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Jalan Tol JORR

Rabu, 24 April 2013 14:10 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria tanpa identitas ditemukan tidak bernyawa di Jalan Layang Tol JORR Km 22, tak jauh dari Gerbang Tol Fatmawati 2 mengarah ke Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (24/4/2013) sekira pukul 12:30 WIB. Belum diketahui penyebab tewasnya korban, apakah bunuh diri dengan cara melompat atau lainnya.

Keterangan dari saksi Muhammad, petugas pintu Gerbang Tol Fatmawati 2, jasad korban pertama kali diketahui pengguna jalan sekira pukul 12:30 WIB sudah tergeletak dengan posisi tertelungkup di jalan masuk pintu Gerbang Tol tersebut.

Petugas Polsek Metro Cilandak dan Polres Metro Jakarta Selatan yang menerima laporan kemudian datang ke lokasi melakukan identifikasi. Petugas tidak menemukan kartu identitas pada diri korban. Petugas menduga korban terjatuh dari ketinggian 4 atau 5 meter, namun belum dapat memastikan apakah korban terjatuh karena melompat sendiri atau didorong oleh orang lain.

Oleh petugas, jenazah korban kemudian dibawa ke RS Fatmawati untuk dilakukan outopsi. Adapun ciri-ciri korban adalah berambut cepak, menggunakan kaos lengan pendek warna hitam, jeans biru, berpostur sedang dengan tinggi sekira 170 cm dan berkulit sawo matang.

Dua Penodong Spesialis di Kereta Ditangkap

Rabu, 24 April 2013 13:44 WIB
PUSKOMINFO - Dua pelaku penodongan yang sudah belasan kali beraksi di atas kereta api, Nano, 23 tahun dan Andrianof, 26 tahun, ditangkap petugas di stasiun Pondok Ranji, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Dalam aksinya, pelaku kerap mengelabui petugas dan penumpang dengan berpura-pura sebagai pengamen.

Menurut Wakapolsek Metro Pesanggrahan AKP Yajianto, kedua pelaku ditangkap pada Selasa (23/4/2013) di atas kereta ekonomi jurusan Kota - Rangkasbitung.

Saat kejadian, korban Mardani, 22 tahun, yang naik kereta ekonomi jurusan Kota-Rangkasbitung, tiba-tiba didatangi enam pria yang langsung melakukan intimidasi dan menodongkan pisau ke arahnya.

"Khawatir akan keselamatan dirinya, korban pasrah saat pelaku meminta dua HP kesayangannya. Selain itu, mereka mengambil uang sebesar Rp 50 ribu yang ada di kantong bajunya," kata Wakapolsek, Rabu (24/4/2013) siang.

Setelah mendapat hasil kejahatannya, para pelaku pindah ke gerbong yang lain. Namun setibanya di Stasiun Pondok Ranji, dua pelaku ditangkap petugas Polsuska yang mendapat laporan dari penumpang yang sempat melihat aksi mereka, sedangkan empat pelaku lainnya kabur.

"Petugas Polsuska kemudian menghubungi Polsek Metro Pesanggrahan. Kami kemudian menjemput pelaku dan membawa ke Polsek untuk diperiksa lebih lanjut. Kami masih memburu empat pelaku lain," jelas Wakapolsek.

Dari para tersangka, polisi menyita satu unit Tablet Samsung Galaxy Note dan HP Nokia Lumia milik Mardani yang sudah sempat akan dibawa kabur para pelaku. Para pelaku akan dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Suami Tusuk Isteri Hingga Tewas di Bekasi Utara

Rabu, 24 April 2013 10:59 WIB
PUSKOMINFO - Seorang suami tega menusuk istrinya hingga tewas di kediamannya di Harapan Jaya, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Rabu (24/4/2013) pagi. Korban Sally Qodriah, 28 tahun, tewas sebelum mendapat pertolongan di Rumah Sakit Ananda. Sedangkan pelaku, Yoni, 34 tahun, berhasil dibekuk warga beberapa saat setelah penusukan, kini diamankan di Mapolsek Metro Bekasi Utara.

Masyarakat mengetahui pembunuhan itu, karena teriakan ibunda korban yang melihat anaknya ditusuk.
Masyarakat dan kerabat keluarga yang ada di lokasi kemudian membekuk tersangka. Korban sempat dibawa ke RS Ananda untuk diselamatkan, tetapi terlambat. Korban tewas dengan sejumlah luka tusuk.

Petugas Polsek Metro Bekasi Utara yang mendapat laporan kemudian datang ke lokasi mengamankan tersangka berikut barang bukti.

Dari tangan tersangka, petugas menyita sebilah pisau dapur dengan ceceran darah. Belum diketahui dengan jelas apa yang mendorong Yoni membunuh istri. Namun, keduanya sudah pisah ranjang sebulan ini.

Pulang Dari Pasar, Sri Tewas Ditabrak Kereta

Rabu, 24 April 2013 09:17 WIB
PUSKOMINFO - Seorang ibu rumah tangga bernama Sri Gamiati, 39 tahun, tewas mengenaskan setelah ditabrak kereta api barang di palang pintu perlintasan liar, Rawabebek RT 06/10, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Selasa (23/4/2013) dinihari sekira pukul 04:55 WIB. 

Salah satu saksi mata di lokasi, Rukiyah, 53 tahun, mengatakan, Sri saat itu baru pulang dari pasar usai belanja. Korban mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Jupiter Z Nopol B 3118 KEA dan melewati perlintasan kereta. Diduga korban terjebak di tengah rel, saat bersamaan kereta api barang dari arah Bekasi menuju Jakarta melintas. Korban pun tertabrak.

“Sepeda motornya ringsek terseret kereta sampai 15 meter,” ujarnya kepada petugas, Selasa (23/4/2013).  

Saat itu polisi yang datang langsung mengevakuasi tubuh korban ke pinggir rel dan selanjutnya dibawa ke RSUD Kota Bekasi untuk dilakukan autopsi.

Dari hasil identifikasi petugas rumah sakit, korban tewas dengan kondisi mengenaskan. Tubuhnya terpotong menjadi empat bagian diantaranya kedua kaki, tangannya putus, dan kepalanya hancur. Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi untuk keperluan autopsi.

Guru SD Tertangkap Edarkan Sabu, Polisi Sita 48 kg Ganja dari Temannya


Jadi Guru 12 Tahun Malah Tertangkap Jualan Sabu
Rabu, 24 April 2013 09:01 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Taman Sari menangkap Rahardi bin Suhardi, seorang guru olahraga Sekolah Dasar di Jakarta Utara karena mengedarkan narkotika jenis Sabu. Dari pengakuan tersangka, petugas kemudian membekuk 4 bandar ganja dan menyita 48 kg ganja kering siap edar.

Rahardi ditangkap anggota kepolisian Polsek Tamansari pada Sabtu (20/4/2013). Dari penangkapan tersebut, polisi menyita satu mobil Suzuki APV, uang hasil penjualan sabu senilai ratusan ribu rupiah, dan satu unit BlackBerry.

Pengakuan tersangka, dirinya sudah 12 tahun menjadi guru olahraga sekolah dasar di Jakarta Utara. Dari pekerjaannya itu, dia mendapatkan gaji Rp 2 juta per bulan.

"Saya sudah 12 tahun jadi guru. Kalau pakai sabunya baru sebulan," kata Rahardi bin Suhardi di Mapolsek Tamansari, Selasa (23/4/2013). Sebelum menjadi guru, dia mengaku pernah menjadi sopir pribadi.

Melalui pesan Blackberry milik Rahardi, polisi mengetahui penjualan ganja berskala besar. Kemudian polisi menangkap teman guru tersebut di sebuah kamar kos di Tambora dengan barang bukti 48 kilogram ganja.

Dari penuturan Rahardi, dia hanya pengguna dan pengedar sabu. Adapun ganja itu diedarkan oleh temannya, BS, 27 tahun. Saat ditanya apakah Rahardi menjual barang haram tersebut kepada murid ataupun teman seprofesinya, Rahardi tidak mau menjawab.

Saat ini polisi masih melakukan pengembangan kasus untuk menangkap bandar sabu dan ganja tersebut.

Terkait kasus ini, polisi menangkap empat orang pengedar narkoba dengan barang bukti 48 kilogram ganja. Para pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 juncto 111 ayat (2) dan 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara.

Wanita Tanpa Identitas Tewas Terserempet Kereta di Lenteng Agung

Rabu, 24 April 2014 08:43 WIB
PUSKOMINFO - Seorang wanita tanpa identitas tewas terserempet kereta rel listrik (KRL) saat tengah berjalan menyusuri pinggiran rel di Gang Guru RT 06 RW 02, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (23/4/2013) malam sekira pukul 19:30 WIB.

Salah seorang saksi mata, Imin Sugiyarto, 40 tahun, menjelaskan, korban diketahui saat kejadian tengah berjalan bersama dua orang temannya menyusuri rel mengarah ke Pasar Minggu. Namun, tiba-tiba KRL dari arah Bogor-Jakarta melintas dan menyerempet korban sehingga membuat tubuhnya terempas. Korban tewas di tempat kejadian perkara.

Petugas Polsek Metro Jagakarsa yang datang ke lokasi melakukan identifikasi tidak menemukan kartu identitas pada korban. Di saku celana korban hanya ditemukan uang sebesar Rp 55.000.

Korban tewas dengan luka di kepala itu kemudian dibawa ke RS. Fatmawati guna dilakukan visum et refertum.

Lokasi SIM & STNK Keliling, Rabu 24 April 2013

Rabu, 24 April 2013 08:23 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Rabu, 24 April 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   :Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lap.Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Polisi Jembatan 3 Pluit
STNK :  Pos Polisi Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM   : Honda Dewi Sartika
STNK : Masjid At-Tien TMII

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

23 April 2013

Imbas Kebakaran, Arus Lalin di Jalan Kebon Sirih Macet Parah

Selasa, 23 April 2013 08:11 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi macet parah.

Informasi dari TMC Polda Metro Jaya, Selasa (23/4/2013), kemacetan parah terjadi di Jalan Kebon Sirih yang mengarah ke Tugu Tani. Arus lalu lintas dari Senen ke arah ke Gambir terpaksa dialihkan ke Cikini. Akibatnya, penumpukan kendaraan tidak terhindarkan.

Sebelumnya, kebakaran melanda permukiman padat penduduk di wilayah Kebon Sirih, Jakarta Pusat dini hari tadi. Lokasi kebakaran terletak di Gang Menteng, RT 06/RW 07 Gondangdia, tepatnya seberang gedung MNC Tower, Jakarta Pusat.

Sebanyak 27 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Informasi dari Polsek Metro Menteng, hingga kini belum menerima laporan adanya korban jiwa maupun nilai kerugian materi akibat kebakaran tersebut.

Polisi Temukan Senjata Air Softgun di Mobil Honda Jazz yang Kecelakaan

Selasa, 23 April 2013 07:58 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polresta Bekasi Kota mengamankan sepucuk senjata Air Softgun dari seorang pengendara Mobil Honda Jazz setelah terlibat kecelakaan di Jalan KH Anwar, depan Ruko Kalimas, Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (22/4/2013) sore. Senjata Air Softgun tersebut tidak dilengkapi surat yang sah.

Petugas kemudian mengamankan pemilik air softgun bernama Adi Suryantoro ke Polresta Bekasi Kota untuk dimintai keterangannya.

Informasu yang diperoleh dari Polresta Bekasi Kota, peristiwa terjadi sekira pukul 14:30 WIB. Pelaku (Adi Suryantoro) yang mengendarai Honda Jazz Nopol B-8128-WJ, saat melintas dilokasi mengalami kecelakaan. Oleh petugas Polresta Bekasi Kota, mobil dan pengendaranya diperiksa. Saat diperiksa, petugas menemukan sepucuk senjata air softgun jenis FN warna hitam yang tersimpan di dalam mobil pelaku.

Senjata air softgun bernomor ASSY934646765490 PM US 9MM - Armed Force 65490 tersebut tidak dilengkapi dengan surat yang sah.

Kini, Adi Suryantoro masih menjalani pemeriksaan di Mapolresta Bekasi Kota.  

Lokasi SIM & STNK Keliling, Selasa 23 April 2013

Selasa, 23 April 2013 07:49 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Selasa, 23 April 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   :Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lap.Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Polisi Jembatan 3 Pluit
STNK :  Pos Polisi Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM   : Honda Dewi Sartika
STNK : Masjid At-Tien TMII

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

22 April 2013

Lima Pengedar Ganja Dibekuk Polsek Metro Kebayoran Lama, Pelaku Juga Tanam Pohon Ganja


poonganja224
Senin, 22 April 2013 15:20 WIB
PUSKOMINFO - Lima pengedar ganja di wilayah Jakarta Selatan dibekuk petugas Polsek Metro Kebayoran Lama di Jalan Tanah Baru, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (21/4/2013) malam. Selain menyita 1,4 kg ganja siap edar, petugas juga menyita tiga batang pohon ganja yang ditanam salah seorang pelaku.

Kapolsek Metro Kebayoran Lama, Kompol Imam Yulistianto, menyatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari ditangkapnya seorang pemuda pemakai ganja di Jalan Tanah Baru, Grogol Utara, berinisial RR, 20 tahun.

Dari RR itu kemudian ditangkap berturut-turut TR,33 tahun, SK,22 tahun, M,23 tahun, dan MH, 34 tahun. Dari mereka disita narkotika jenis ganja dengan berat total 1,4 Kg yang terdiri dari ganja kering maupun tiga tanaman dalam pot. ”Jika dalam kurs rupiah kurang lebih senilai Rp 8 Juta,” jelas Kapolsek.

Tersangka akan dijerat Pasal 114 Ayat 1 jo 111 a UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun atau maksimal 20 tahun penjara.

Polda Metro Jaya Tembak Mati Dua Perampok ATM BRI Limo Depok

Senin, 22 April 2013 13:38 WIB
PUSKOMINFO - Tim Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkap perampokan mesin ATM BRI Limo Depok dan sejumlah perampokan di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Tiga pelaku terpaksa ditembak karena melawan petugas, dua diantaranya tewas.

"Dari enam pelaku yang ditangkap, dua ditembak hingga meninggal dunia dimana satu orang merupakan kapten dan satu pelaku mengalami luka tembak di kaki," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto di saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (22/4/2013).

Ia menjelaskan, enam pelaku yang ditangkap yakni Yulianto sebagai kapten ditembak tewas, Muhammad Harun juga ditembak hingga tewas, Edo, Dedi Samsudi, Boyke dan Andi Saputra.

"Dua orang tewas ditembak karena mencoba melarikan diri dan pelaku Boyke ditembak kakinya, sedangkan pelaku lain berhasil ditangkap," terangnya.

Dikatakan Kabid Humas, pelaku tersebut telah melakukan aksinya di Depok, koperasi Lampung, ruko Klender, pool taksi Duren Sawit termasuk juga Cikini, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.Mereka berhasil menggondol uang ratusan juta serta emas 500 gram.

"Pada 6 April 2013 mereka beraksi di ATM BRI Limo, lalu bulan Maret 2013 beraksi di pool taksi Duren Sawit, ruko Klender dan bulan April 2013 juga beraksi di koperasi Lampung," tuturnya.

Kini, petugas masih memburu orang yang diduga komplotan mereka berinisial Turi dan Gor, dimana modus operandinya dengan cara mencongkel pintu pakai linggis sasaran ATM dan rumah-rumah penghuni. "Kami masih cari beberapa komplotan mereka," ujar Kabid Humas.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun penjara. "Selain pelaku, petugas juga menyita barang bukti 1 unit brankas ATM BRI, 1 pucuk senpi, 4 butir peluru, 5 buah linggis, 1 gunting besar, 1 samurai, dan 1 unit mobil," ungkapnya.

Polres Metro Jakarta Utara Bekuk Pengedar Kosmetik Ilegal Dijual Via Online

Senin, 22 April 2013 12:36 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polres Metro Jakarta Utara menangkap pengedar barang kosmetik ilegal di Jl Raya Sunter Permai depan rumah sakit Sulyati Suroso, Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (20/4/2013) sekira pukul 01:00 WIB. Dari sebuah mobil Panter warna silver bernomor polisi B 1500 EVE disita lima dus sabun ilegal.

"Saat digeledah, di dalam mobil Panter warna silver Nopol B 1500 EVE ditemukan bukti lima dus sabun merek RICE Milk yang tidak ada izin edar," ujar Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Suparmo, Senin (22/4/2013).

Tersangka pengedar kosmetik ilegal yang ditangkap tersebut berinisial HT, 40 tahun.

Selain itu, kata AKBP Suparmo, pihaknya juga menyita 48 jenis produk obat-obatan dan kosmetika di Toko Olieku di Kelurahan Meruya Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat.

Menurut AKBP Suparmo, peredaran barang terlarang tersebut dijual secara online melalui media internet, dan dipasarkan ke sejumlah daerah di Indonesia. HT mengaku telah melakukan kegiatan tersebut sejak September 2012.

"Ini jualnya online dan untuk dikirimkan ke yang mesan, seperti Jakarta, Solo, Makassar. Dia punya gudang dan HT saat ini masih terus dalam pemeriksaan dan pengembangan," kata AKBP Suparmo.

Dia menjelaskan, barang kosmetik tersebut banyak berasal dari China, dan dipasarkan ke toko-toko kosmetik yang tersebar di Jakarta.

Untuk mengetahui dampak dari kosmetik terlarang tersebut, pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). "Sebagian ambil dari Asemka, tapi kebanyakan barang-barang ini asalnya dari China. Efek samping, kita masih nunggu hasil laboratorium (BPOM)," tutur Kasat Narkoba.

Akibat perbuatannya tersebut, HT diancam hukuman 15 tahun penjara.

Dalam Semalam, Polres Metro Jakarta Timur Ringkus 3 Pengedar Ganja

Senin, 22 April 2013 11:31 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Timur meringkus tiga pengedar ganja sekaligus dalam satu malam pada Sabtu (20/4/2013) malam hingga dini hari. Ketiganya dibawa ke kantor polisi demi mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kepala Subbagian Humas Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Didik Haryadi mengungkapkan, penangkapan ketiga pengedar itu berkat adanya laporan dari masyarakat akan peredaran narkotika di wilayah Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur. Tim pun melakukan penyelidikan atas laporan itu.

"Pukul 20.30 WIB kita tangkap tersangka yang pertama atas nama Dody Andreas Franata, 19 tahun, bersama barang bukti. Status pengangguran," ujar Kompol Didik kepada wartawan, Minggu (21/4/2013).

Dody ditangkap di sebuah lapangan Sabumi, Kampung Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur, saat tengah menunggu pembeli. Namun sayang, Polisi hanya berhasil menemukan tiga linting daun ganja siap hisap dengan berat 2,52 gram. Di rumah pun, tidak ditemukan lagi barang bukti.

Hasil pemeriksaan, Dody mengaku mendapatkan ganja itu dari Mirza Naufa, 20 tahun, sebagai salah satu rekan yang beroperasi di wilayah yang sama. Mirza yang juga berstatus pengangguran itu pun ditangkap beberapa jam kemudian di rumahnya, dekat dengan rumah Dody. Di dalam rumahnya, sebanyak 19, 68 gram ganja berhasil disita.

Tak berhenti sampai di situ, Mirza menyebut salah seorang rekan bandar ganja lainnya saat diinterogasi Polisi, yakni bernama Ilham Budiman, 20 tahun, yang juga berstatus tak punya pekerjaan.

Pukul 02.00 WIB, Polisi menjemput dari rumah Ilham di Gang Sampurna, Kelurahan Tengah, Kramat Jati. "Di tangan Ilham, barang buktinya agak banyak, yaitu 79 gram ganja yang sudah siap diedarkan. Tiga orang tersangka dan barang buktinya masing-masing pun kita amankan," lanjut Kompol Didik.

Kini, ketiganya diperiksa di Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Timur. Mereka diancam Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 111 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun.

Setelah Buron Selama Empat Tahun, Pembunuh Isteri di Cengkareng Akhirnya Ditangkap

Senin, 22 April 2013 10:28 WIB
PUSKOMINFO - Setelah sempat buron selama empat tahun, pelaku pembunuhan istri muda di Cengkareng, Jakarta Barat, pada 27 Juni 2009, silam akhirnya ditangkap. Pelaku bernama Marsan alias Macong, 32 tahun, ditangkap anggota buser Polsek Metro Cengkareng, di wilayah Baros, Serang, Banten, pada hari Sabtu 20 April 2013, malam.

Macong terlibat hukum, karena telah membunuh istrinya, Desi Retmiyanti, 24 tahun, di kediamannya di Jalan Kamal Raya RT 12, RW 08, Cengkareng, Jakarta Barat.

"Selama ini (buron) dia tinggal di rumah istri tuanya di wilayah Baros, Serang, Banten," ujar Kanit Reskrim Polsek Metro Cengkareng, AKP Khoiri kepada wartawan, Minggu (21/4/2013).

Penangkapan Macong sendiri, kata Khoiri, disaat sedang beraktivitas seperti biasa yaitu sebagai pengatur sound system untuk acara-acara besar.

"Pas ditangkap, dia memang sempat berontak (melawan) karena memang badannya sangat besar," tuturnya.

Selama dalam pelariannya, lanjut Khoiri, Macong bekerja serabutan dan berpindah-pindah tempat agar tidak terlacak, mulai dari daerah Banten hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mancong, kata Khoiri, menghabisi nyawa istrinya dengan cara memukulnya dengan menggunakan tangan kosong, mencekik lehernya dengan tali, dan membenturkan kepala istrinya ke lantai sebanyak lima kali.

"Setelah korban sempat dibawa ke Rumah Sakit oleh pelaku, dengan menggunakan angkot sewaannya. Namun, setelah sampai Rumah Sakit, nyawa korban tidak tertolong lagi," lanjutnya.

Setelah kejadian, polisi juga mengalami kesulitan untuk menangkap pria yang sempat bekerja sebagai satpam itu, karena mendapatkan perlindungan dari pihak keluarganya.

"Pihak keluarga juga menghalang-halangi upaya polisi dalam mencari jejak pelaku," lanjutnya.

Polisi pun langsung menyebarkan sketsa wajah Macong dan akhirnya menerima informasi dari masyarakat, bahwa ada yang melihat keberadaannya diwilayah Banten.

"Sebelumnya, kami memang harus mencari waktu yang tepat, jadi ketika sedang mempersiapkan sound system dia (Macong) langsung kami tangkap," katanya.

Saat ini, Macong sudah mendekam di tahanan Polsek Metro Cengkareng untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Dia akan dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 340 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkam kematian, dan terancam hukuman diatas lima tahun penjara.

Lokasi SIM & STNK Keliling, Senin 22 April 2013

 
Senin, 22 April 2013 10:19 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Senin 22 April 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM :Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lap.Banteng

2. Jakarta Barat
SIM :Citra Land Grogol
STNK : Citra Land Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pos Polisi Jembatan 3 Pluit
STNK : Pos Polisi Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00 WIB

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Dikira Sedang Istirahat, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Dalam Mobil

Senin, 22 April 2013  07:45 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria bernama R. Jhonny Sujendi, 54 tahun, ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam mobilnya di depan Rumah Makan Pondok Gurame Jalan Raya RRI Kampung Serap, Tirtajaya, Sukmajaya, Minggu (21/4/2013), sekira pukul 10:00 WIB. Warga sempat mengira korban sengaja tengah beristirahat di mobilnya.

"Korban ditemukan oleh saksi Nardi dan Sarmin, warga sekitar, sudah dalam keadaan tak bernyawa. Kami belum menemukan adanya tanda-tanda kekerasan, barang-barang korban juga masih utuh," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Sukmajaya, AKP Syah Johan.

Saat ditemukan, mobil korban maupun AC tetap menyala, sedangkan ban belakang sebelah kirinya terlihat bocor. Posisi jenazah dalam keadaan seperti tertidur posisi miring ke kiri. Polisi belum dapat memastikan penyebab meninggalnya korban.

Dari keterangan keluarga korban, korban baru saja menempuh perjalanan dari luar kota. Korban baru saja menempuh perjalanan dari Sukabumi, Jawa Barat. Jasad korban dibawa ke RS Polri Kramatjati untuk dilakukan visum. 

"Kami akan dalami kasusnya. Apakah sakit atau bukan masih menunggu hasil visum," pungkasnya.

Pekerja Tewas Terjatuh dari Lantai 9 Proyek The Mansion Mega Kuningan

Senin, 22 April 2013 07:31 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pekerja bangunan tewas terjatuh dari lantai 9 proyek The Mansion Mega Kuningan, Kelurahan Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (21/4/2013).

Kanit Reskrim Polsek Metro Setiabudi, Kompol Riftajudin menjelaskan, korban diketahui bernama Novi, laki-laki, usia 20 tahun. Adapun peristiwa kecelakaan kerja tersebut terjadi sekira pukul 10:30 WIB.

"Korban diduga jatuh dari lantai 9 ke lantai dasar pada saat bekerja memasang plafon/GRC di proyek The Mansion," kata Kanit Reskrim.

Menurut Kanit Reskrim, pihaknya sudah meminta keterangan beberapa saksi terkait kecelakaan ini, mereka di antaranya rekan-rekan korban, Haris Siswanto dan Abdul Andi, Karyawan Garuda Prima Group Kuningan Mansion.

Polisi juga sudah melakukan cek tempat kejadian perkara, memanggil tim identifikasi Polres Metro Jakarta Selatan, melakukan visum, serta melakukan pemeriksaan sejumlah saksi.

Dikatakan Kanit Reskrim, korban juga sempat dibawa ke RS Jakarta sekira jam 11.10 WIB, namun korban sudah dalam keadaan meninggal. "Korban diduga mengalami luka di kepala bagian belakang, patah pada pergelangan tangan kanan, luka pada telapak kaki kanan," katanya.

Korban kemudian di bawa ke RSCM untuk kepentingan visum. Kasus ini sendiri masih ditangani Polsek Metro Setiabudi.

20 April 2013

Penemuan Mayat Anak 6 Tahun Tewas Mengambang di Waduk Grogol

PUSKOMINFO - Malangnya nasib Ismaya Viky Prabowo (6). Anak ke 6 dari 6 bersaudara itu ditemukan tewas di Waduk Grogol, Latumenten, Jakarta Barat. Viky ditemukan sudah tak bernyawa setelah hilang saat hujan mengguyur Jakarta kemarin malam.

Kejadian menurut saksi mata"Semalem dia bermain air di pinggiran waduk. Terus ada warga lihat dia mau ambil bola saat itu sudah dibilangin entar jatuh. Eh malah galakan dia," ujar paman korban Saiful saat ditemui dirumah duka di Jalan Semeru 2 RT8 RW9, Grogol Petamburan, Jakbar, Jumat (19/4/2013).

Anak dari Zainal Asikin (40) dan Umayah (40) ini ditemukan mengambang sekitar pukul 15.00 WIB oleh petugas waduk yang hendak bersihkan sampah. Saat ditemukan korban dikira boneka oleh petugas.

"Dia tersangkut dijaring-jaring, saat itu petugas waduk yang lagi bersihin mengira dia boneka taunya itu si Viky," ujar Saiful.

Saiful mengatakan, semalam keluarga sudah mencari kemana-mana namun tidak ditemukan. Keluarga saat itu mengira korban sedang bermain di warung internet dekat rumah.

Dari pihak kepolisian menduga korban meninggal dunia karena tenggelam di waduk, selanjutnya korban di bawa oleh pihak keluarga untuk dimakamkan, karena menolak untuk dilakukan otopsi dan rencananya dari pihak keluarga korban, jenazah akan dimakamkan sabtu 20 april 2013 di Tangerang.


Lokasi SIM dan STNK Keliling

PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Sabtu, 20 April 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1.Jakarta Pusat
SIM   : Lapangan Parkir Timur Senayan
STNK : Lap.Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    :Citra Land Grogol
STNK : Citra Land Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Polisi Jembatan 3 Pluit
STNK : Gapembri Klp Gading

5. Jakarta Timur
SIM   : Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Pelayanan STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.Info keterangan lebih lanjut Traffic Management Center (TMC) Dit. Lantas Polda Metro Jaya Telp. : 021-5276001, atau SMS 1717