28 Juni 2013

Polda Metro Jaya Menduga Bajing Loncat Gondol Dinamit sebagai Sembako


Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto

Jumat, 28 Juni 2013 15:38 WIB
PUSKOMINFO - Aparat kepolisian menduga para pelaku yang mengambil ratusan dinamit di Bogor, Jawa Barat, adalah bajing loncat. Ada kemungkinan, para banjing loncat itu menyangka dinamit sebagai sembako.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, sampai saat ini belum ada hasil penyidikan yang mengarah ke pelaku lain selain bajing loncat.

"Kemungkinan si pelaku yang mengambil barang tersebut menduga barang berharga atau sembako atau yang lainnya, tidak menduga bahan peledak," kata Kombes Rikwanto, Jumat (28/6/2013), di Mapolda Metro Jaya.

Kombes Rikwanto menjelaskan, sejumlah titik di jalur yang dilewati truk yang membawa bahan peledak tersebut adalah jalur utama distribusi sembako yang sering dimanfaatkan bajing loncat untuk melakukan aksinya.

Adapun jalur yang dilewati truk adalah berangkat dari Subang (Jawa Barat) singgah di Marunda dan Cilincing (Jakarta Utara), melewati tol di Serpong (Tangerang), dan sampai akhirnya tiba di Bogor. Dinamit diketahui hilang saat truk sudah sampai ke tujuan, yaitu tepatnya di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Kamis (27/6/2013) pukul 07.30 WIB.

"Seluruh rute yang dilewati truk yang membawa bahan peledak tersebut adalah TKP. Mulai berangkat dari Subang, kemudian mampir di Marunda dan Cilincing, kemudian lewat tol Serpong dan sampai ke Bogor, di situ semua TKP. Jadi Polda Jawa Barat, Polres yang ada di sekitar jalan Subang, Polres Jakarta Utara, Polres Tangerang, dan Bogor semua ikut melakukan pencarian," ungkap Kombes Rikwanto.

Pihak kepolisian sedang melakukan pencarian terhadap dua kotak dinamit, masing-masing berisi 125 batang yang dinyatakan hilang Kamis pagi. Sempat muncul kekhawatiran di tengah masyarakat bahwa dinamit-dinamit yang hilang dicuri kelompok-kelompok tertentu yang memiliki keahlian memanfaatkan bahan peledak.

Polda Metro Jaya Akan Musnahkan Narkoba Senilai Rp 150 Miliar

Jumat, 28 Juni 2013 15:26 WIB
PUSKOMINFO - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya akan memusnahkan  berbagai jenis narkoba dari hasil tangkapan beberapa bulan terakhir. Narkoba yang bakal dimusnakan, diperkirakan bernilai Rp 150 miliar.

"Rencananya pemusnahan dilakukan Rabu tanggal 3 Juli mendatang. Narkoba yang dimusnahkan kurang lebih senilai Rp 150 miliar," ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Nugroho Aji, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (28/6/2013).

Kombes Nugroho menuturkan, barang haram yang akan dimusnahkan merupakan tangkapan  beberapa bulan terakhir, dari sejumlah bandar dan pengedar narkoba yang berhasil dibekuk.

Menurutnya, barang bukti narkoba terdiri dari beberapa jenis, di antaranya sabu, ekstasi, ganja, dan jenis obat berbahaya lain.

Rencananya, papar Kombes Nugroho, pemusnahan narkoba dilakukan oleh Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Putut Eko Bayuseno, dan akan dihadiri pihak Kejati DKI Jakarta serta Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Pemusnahan narkoba, menurut Kombes Nugroho, akan dilakukan dengan cara dibakar di tungku pembakaran di area pemusnahan dan dokumen milik Angkasa Pura, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Polsek Metro Bojong Gede Bekuk Tiga Penculik Mahasiswa Universitas Pakuan

Jumat, 28 Juni 2013 15:15 WIB
PUSKOMINFO - Jajaran Polsek Metro Bojonggede membekuk tiga pelaku penculik Rendi Agustiana, 20 tahun, mahasiswa Universitas Pakuan Bogor. Salah satu pelaku diketahui merupakan tetangga korban.

Kapolsek Metro Bojonggede, Kompol Bambang Irianto mengatakan, Ade langsung menculik Rendi di kawasan Universitas Pakuan, Bogor. Korban diculik dengan angkutan kota (angkot) hingga diajak berputar-putar dan disekap di rumah istri muda Ade.

"Waktu ketemu diculik langsung dibawa ke rumah istri muda, lalu mobilnya ditinggal di Nanggerang, Bojonggede. Diculik awalnya pakai angkot di wilayah Bogor," ujarnya kepada wartawan di kantornya, Jumat (28/06/2013).

Selanjutnya, tersangka membawa Rendi ke Hotel Selarong di Puncak Bogor juga menggunakan angkot. Dengan tangan terikat borgol dan mulut disekap, mereka selanjutnya menyekap Rendi di dalam kamar hotel selama satu hari satu malam.

"Pertama pakai angkot sempat negosiasi antara kedua tersangka.
Saat ini semua lagi razia angkot untuk mencari angkot yang dipakai pelaku," paparnya.

Di dalam kamar hotel, kata Bambang, pelaku juga dipukuli dan disekap. Sementara ibunda korban sudah menangis mencemaskan kondisi anaknya.

"Barang bukti yang disita mobil, lakban, borgol, celurit, HP, dan uang tunai sisanya Rp 3 juta, Rp2 juta lagi sudah dibelanjakan," ungkapnya.
 
Ketiga tersangka saat ini sudah mendekam di tahanan Polsek Bojonggede. Sementara barang bukti mobil BMW milik Rendi masih diamankan di Polsek Metro Bojonggede.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling DKI Jakarta, Jumat 28 Juni 2013

Jumat, 28 Juni 2013 08:39 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling hari ini Jumat, 28 Juni 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Depan Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK:  LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM   : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM   : Pol Pos Jembatan 3 Pluit
STNK :Pol Pos Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM   : Mabes TNI AU Cilangkap
STNK:  Masjid At-Tin TMII

Jam Operasional: 08:00 s/d 11:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C.  Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Jelang Ramadhan, Polantas Gelar Operasi Patuh

Jumat, 28 Juni 2013 07:59 WIB
PUSKOMINFO - Menjelang bulan puasa, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya bakal menggelar Operasi Kepolisian Patuh Jaya 2013, yang dilaksanakan pada 4 Juli sampai 13 Juli mendatang.

Hal itu dikatakan Kabag Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Budiyanto, Kamis (27/6/2013).

Menurut AKBP Budiyanto, operasi ini dilakukan agar para pengedara kendaraan roda dua menjadi lebih taat dan patuh dalam berkendara.

Sementara, Wakil Direktur Lalu Lintas Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Sambodo Purnomo mengatakan di awal bulan Juli nanti, pihak kepolisian dari Ditlantas Polda Metro Jaya akan melakukan Operasi Patuh Jaya untuk menghadapi bulan puasa yang akan dilanjutkan dengan Operasi Ketupat sepekan sebelum lebaran. ''Awalnya kita akan Operasi Patuh Jaya awal Juli,'' katanya.

Menurut AKBP Sambodo Purnomo, salah satu sasaran utama dalam operasi patuh ini adalah menilang pengendara motor yang melintas di trotoar.

Penindakan ini, kata AKBP Sambodo, berdasarkan banyaknya laporan masyarakat pengguna trotoar yang mengaku jengkel karena kerap kali bersinggungan dengan sepeda motor yang naik ke trotoar.

Menurut AKBP Sambodo, penilaian masyarakat ini dijadikan pertimbangan untuk mengalihkan perhatian ke pelanggaran yang dilakukan kendaraan roda dua. ''Ya perimbangan dari laporan masyarakat yang kesal,'' katanya.

AKBP Sambodo bersama pihaknya sudah memetakan titik-titik rawan masuknya sepeda motor ke trotoar. Namun AKBP Sambodo belum ingin memberitahukannya sekaligus langkah yang diambil atau solusinya.

AKBP Sambodo mengatakan, tindakan berupa peneguran hingga penilangan bagi sepeda motor yang memasuki trotoar akan dilakukan awal Juli.

AKBP Sambodo mengatakan, pengalihan fokus ke sepeda motor karena program mikro rekayasa lalu lintas atau pengalihan arus di 15 titik sudah berhasil dilakukan.

Menurut Sambodo, 15 titik tersebut akan dipatenkan dengan waktu yang bersifat situasional. ''15 titik sudah paten,'' katanya.

Sebelumnya, 15 titik rekayasa lalu lintas dilakukan sebagai proyek mikro pihak kepolisian untuk mengurai kemacetan dan ketidakpastian keputusan pelaksanaan Electronic Road Pricing (ERP) oleh Pemerintah Daerah DKI.

AKBP Sambodo mengatakan, metode 15 titik itu terdiri dari buka tutup arus, ada yang berupa tidak boleh ke kanan, seperti Jalan Wijaya (Jakarta Selatan), tidak boleh lurus tapi harus belok kiri, ada yang contraflow dan lain-lain. 

Ke-15 titik tersebut adalah:
1. Jakarta Selatan di 'U Turn' Marga Guna
2. Jakarta Selatan di Jalan Pangeran Antasari
3. Jakarta Selatan di Jalan Prapanca
4. Jakarta Selatan di Jalan Iskandasyah
5. Jakarta Selatan di Jalan Radio Dalam
6. Jakarta Pusat seputar pertigaan Raden Saleh
7. Jakarta Utara seputar pertigaan Hotel Aston
8. Jakarta Barat seputar Mall Citralen Barta
9. Jakarta Timur di Jalan Raya Bekasi Cakung
10. Seputaran KP3 Tanjung Priok Jalan Ambon
11. Bandara soetta di seputaran parkir P1 dan P2 untuk Internasional dan Domestik.
12. Bekasi Kota di Jalan Kali Malang
13. Bekasi Kabupaten di Pertingaan Lema Abang, dan pertigaan Tol Cikarang Barat
14. Depok di FO UI depan Detos, dan Margo serta di depan Terminal Depok
15. Tangerang di Pintu Air 10, Pertigaan Jalan Hanafi, Simpang Tujuh Tangerang, pertigaan SPBK, simpang Gading Seprong, seputaran Alam Sutra Melati Raya, Simpang Tekno dan Simpang Viktor.

Kebakaran di Tempat Usaha Sablon di Pademangan

Jumat, 28 Juni 2013 07:42 WIB
PUSKOMINFO - Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah rumah yang dijadikan tempat usaha sablon di Jalan Pademangan VI Gang 34 RT 15/01 Pademangan Timur, Jakarta Utara, Kamis (28/6/2013). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebaran yang disebabkan korsleting listrik tersebut.

Informasi dari Polsek Metro Pademangan, peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 20:30 WIB dan berhasil dipadamkan sekira pukul 21:00 WIB dengan bantuan 23 unit mobil pemadam kebakaran.

Asal api diduga akibat korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sedangkan kerugian materiil belum dapat diperkirakan, masih dalam penyelidikan Polsek Metro Pademangan.

Residivis Kasus Narkoba Dibekuk Polsek Metro Sawangan

Jumat, 28 Juni 2013 07:33 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Metro Sawangan Polresta Depok menangkap seorang bandar ganja di wilayah Cawang, Jakarta Timur. Pelaku berinisial JO, 33 tahun, ditangkap berikut barang bukti 4 kg ganja kering siap edar.

“Anggota kami telah berhasil menangkap bandar ganja di wilayah Cawang, Jakarta Timur. Hal itu berkat adanya laporan dari masyarakat,” kata Kapolsek Metro Sawangan, Kompol Djumadi, Kamis (27/06/2013).

Dia menambahkan, dari tangan pelaku berhasil ditemukan barang bukti berupa empat kilogram ganja kering ditambah tiga paket dan paket sabu seberat dua gram.

“Pelaku berinisial JO (33), dari Cawang kemudian kami kembangkan ke wilayah Cikarang yang tak lain adalah kontrakannya. Di sana kami menemukan empat kilogram ganja kering dan sabu,” paparnya.

JO merupakan residivis. Dikatakan Kapolsek, pelaku pernah dipenjara di Lapas Bekasi pada 2001-2009. Saat bebas, dia menjalankan profesinya kembali sebagai bandar narkoba.

“Awalnya pelaku mau melakukan transaksi di wilayah Depok, namun anggota kami langsung menjemputnya di wilayah Cawang, tepatnya di bawah kolong jembatan,” jelasnya.

Atas perbuatannya itu, JO terancam hukuman lima tahun penjara atau paling lama 12 tahun sesuai Undang-Undang Narkotika nomor 35 tahun 2009. “Dari hasil pengembangan ada satu orang yang kini menjadi DPO kami,” ungkapnya.

27 Juni 2013

Wanita Muda Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Hotel di Kebayoran Lama

Kamis, 27 Juni 2013 15:39 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat wanita ditemukan di kamar mandi Ruang Meeting Lantai 4 Hotel Sentra Butiq di Jl. Ciledug Raya RT 08/10 Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Saat ditemukan jenazah hanya mengenakan separuh pakaian dan kondisinya sudah mulai membusuk. Petugas Polsek Metro Kebayoran Lama dan Unit Identifikasi Polres Metro Jakarta Selatan masih melakukan penyelidikan penyebab tewasnya wanita diperkirakan berusia 35 tahun itu.

Informasi dari petugas SPK Polsek Metro Kebayoran Lama, Aiptu Joko Pujono, awalnya sekira pukul 11:00 WIB, petugas Polsek Metro Kebayoran Lama mendapat telepon dari warga yang melaporkan adanya penemuan mayat tersebut.

Petugas kemudian datang ke lokasi melakukan Olah TKP dan identifikasi. Mayat adalah seorang wanita diperkirakan berusia 35 tahun. Mengenakan celana panjang merah jambu kembang-kembang dan baju merah kembang.

Saat ditemukan korban dalam keadaan tertelungkup dengan kepala di bawah dan kaki berada di atas WC. Sedangkan kaki kanan di lantai dimana celana bagian kaki kiri sudah terlepas, sedangkan yang kanan masih terpakai.

Kondisi korban, bagian muka sudah membusuk dan mengeluarkan bau tidak sedap.

Usai dilakukan identifikasi, mayat kemudian dikirim ke RS. Fatmawati untuk dilakukan Visum. Kasus ini dalam penanganan Polsek Metro Kebayoran Lama.

Satpam Proyek bangunan Ditemukan Tewas dengan Luka Bacok di Kepala


Kamis, 27 Juni 2013 11:46 WIB
PUSKOMINFO - Seorang petugas keamanan (Satpam) ditemukan tewas dengan luka bacok di bagian belakang kepalanya ditemukan tergeletak di depan pos keamanan sebuah proyek bangunan di Jalan KH Zainul Arifin, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (27/06/2013) dini hari.  

Mayat tersebut diketahui bernama, Arwani, warga RW 01, Kelurahan Petojo Utara, Gambir. Korban sehari-hari bekerja sebagai petugas keamanan di proyek bangunan tersebut.

Kapolsek Metro Gambir, AKBP Tatan, membenarkan adanya penemuan sesosok mayat laki-laki tersebut. Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan olah TKP.

Menurut keterangan saksi di lokasi, kata AKBP Tatan, pada sekira pukul 03:00 WIB dini hari tadi, Arwani masih terlihat melaksanakan tugasnya. Dia masih sempat menerima kiriman pasir. Namun setelah sekira pukul 04:00 pagi ada seorang istri kuli menemukan kalau Arwani sudah tergeletak di depan pos keamanan.

"Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan dan olah TKP, nanti datanya bisa di-upgrade," pungkasnya.

Mayat Lelaki Tanpa Identitas di Depan Gerbang Masjid Istiqlal

Kamis, 27 Juni 2013 09:40 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat laki-laki ditemukan tergeletak di trotoar pintu keluar Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2013) pagi tadi. Kapolsek Metro Sawah Besar, Komisaris Shinto Silitonga mengatakan, mayat laki-laki tersebut diketahui bernama Suroso, 50 tahun, seorang tunawisma.

"Identitas diri tidak ditemukan, namun dikenali oleh beberapa orang sekitar Masjid Istiqlal bernama Suroso," ujar Kapolsek saat dihubungi wartawan, Kamis (27/6/2013).

Kata Kapolsek, dugaan sementara korban tewas akibat penyakit yang dideritanya. "Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," lanjutnya.

Saat ini, jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangungkusumo, Jakarta Pusat, untuk diautopsi. 


"Saat ini tiga orang saksi sedang dimintai keterangannya," tutupnya.

Polda Metro Jaya Ringkus 3 Perampok Toko Emas di Riau

Kamis, 27 Juni 2013 09:26 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polda Metro Jaya berhasil menangkap tiga dari sembilan pelaku perampokan enam kilogram emas di sebuah toko di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, beberapa waktu lalu.

"Polda Metro Jaya juga memantau kasus ini dan akhirnya di Jakarta, tepatnya di Cengkareng dan Bekasi tertangkap BW alias M, 28 tahun, IW alias W, 27 tahun dan seorang perempuan inisialnya AO, 21 tahun," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (26/6/2013).

Kabid Humas menuturkan, ketiga pelaku ini merupakan bagian dari perampok toko emas di Kampar yang kabur ke Jakarta.

"Kita duga mereka juga melakukan kejahatan di wilayah Polda Metro Jaya dan sekitarnya. Beberapa tertangkap dan mengalihkan ke Sumatera, Palembang dan Jambi. Informasi dari Polres Kampar mereka telah melakukan beberapa kali merampok toko emas di Riau dan Jambi," tuturnya.

Ditambahkannya, Polda Metro Jaya hanya membantu penangkapan saja, dan karena TKP-nya di toko emas, di Riau, maka ketiga tersangka diserahkan ke Polres Kampar, Riau.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling DKI Jakarta, Kamis 27 Juni 2013

Kamis, 27 Juni 2013 08:59 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling hari ini Kamis , 27 Juni 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Depan Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK:  LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM   : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM   : Pol Pos Jembatan 3 Pluit
STNK :Pol Pos Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM   : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK:  Masjid At-Tin TMII

Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C.  Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Pria Tewas di Apartemen Laguna dengan Kepala Terpisah Diduga Bunuh Diri

Kamis, 27 Juni 2013 08:52 WIB
PUSKOMINFO - Mayat laki-laki dengan kepala terpisah dari tubuhnya ditemukan di areal Apartemen Laguna, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (26/6/2013) sore.

Diketahui korban bernama Ng Puntiong, 52 tahun, yang berprofesi sebagai tukang service Air Conditioner (AC). Ia merupakan warga Jelambar, Jakarta Barat.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol M Iqbal menjelaskan bahwa korban tewas akibat bunuh diri dengan cara melompat dari atas Apartemen Laguna.

Berdasarkan keterangan seorang saksi bernama Sugiatno kepada polisi, dirinya telah menemani Ng Puntiong melakukan service AC di daerah Mangga Besar, Jakarta Barat.

Kemudian korban mengajak Sugiatno ke Apartemen Laguna untuk menemui temennya yang tidak diketahui.

"Sesampai di parkiran apartemen, saksi (Sugiatno) disuruh menunggu di lapangan parkir kemudian korban (NG Puntiong) berjalan sendiri ke apartemen tanpa membawa peralatan service AC," ungkap Kapolres kepada wartawan, Rabu (26/6/2013).

Setelah satu jam menunggu, Sugiatno tidak mendapatkan kabar dari Ng Puntiong sampai akhirnya diketahui meninggal.

"Saksi (Sugiatno) mengetahui korban telah meninggal dunia di teras lantai 2 dalam kondisi kaki dan tangan patah, serta kepala putus terpisah," ujarnya.

Kepolisian menduga korban meninggal bunuh diri dengan cara melompat dari atas apartemen Laguna.

"Dugaan sementara korban bunuh diri melompat dari lantai atas apartemen Laguna," katanya.

Mayat Gadis Remaja Ditemukan dengan Tangan Terikat di Sawah

Kamis, 27 Juni 2013 08:37 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat gadis remaja, Wanti, 17 tahun, ditemukan di sawah di Desa Kedung Dalem, RT 15/04, Kampung Tegal, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten. Korban sempat menghilang dari rumah sehari sebelumnya.

Jenazah korban ditemukan pertama kali oleh Syarif dan Bhakri, pemilik sawah di Desa Kedung Dalem. Penemuan mayat itu bermula saat keduanya ingin melihat sawahnya. Namun, mereka terkejut dengan sesosok tubuh wanita yang tertidur di sawah.

Setelah didekati, keduanya memastikan sesosok wanita tersebut sudah menjadi  mayat, karena tergeletak tak bergerak dan kondisi tangan terikat. Syarif dan Bhakri langsung berteriak meminta tolong hingga mengundang warga berdatangan. Sebagian warga melaporkan kejadian itu ke Polsek Metro Mauk.

Kapolsek Metro Mauk, AKP Suhendar, mengatakan, diduga korban tewas karena dibunuh karena ditemukan luka memar di bagian leher. "Korban kita bawa ke RSUD untuk diautopsi guna penyelidikan lebih lanjut," kata AKP Suhendar, Rabu (26/6/2013).

Menurut Kapolsek, korban sempat hilang satu hari, karena kemarin ada laporan mengenai orang hilang dengan ciri-ciri seperti korban. "Laporan tersebut tertuang dalam nomor B/02/VI/2013/Sek Mauk" katanya.

26 Juni 2013

Polda Metro Jaya Himbau Ormas Tidak Lakukan Sweeping Tempat Hiburan Malam Saat Ramadhan



Rabu, 26 Juni 2013 15:22 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya menghimbau kepada organisasi masyarakat (ormas) agar tidak melakukan sweeping terhadap tempat hiburan malam dan main hakim sendiri di bulan Ramadhan 2013.

"Karena sudah ada aturan dari Pemda yang mengatur mengenai jam operasional dan sajian yang ditawarkan," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto kepada wartawan, Rabu (26/6/2013).

''Jadi tidak perlu ada sweeping. Kalau ditemukan ada tempat hiburan yang melanggar peraturan, jangan main hakim sendiri, laporkan ke kami dan akan kami tindak," lanjut Kombes Rikwanto. 

Kombes Rikwanto mengatakan, dalam waktu dekat Polda Metro Jaya akan berkomunikasi dengan para pengusaha hiburan malam, Pemda DKI, tokoh masyarakat, dan ormas. Tujuannya, antara lain, untuk membicarakan tentang aturan selama bulan puasa.

Seffudin Terkena Peluru Nyasar dari Pencuri Motor di Serpong Tangerang

Rabu, 26 Juni 2013 14:39 WIB
PUSKOMINFO - Seffudin Sudarmadi, 32 tahun, warga Serpong Tangerang, terkena peluru yang ditembakkan oleh pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di sekitar Stasiun Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (25/6/2013) malam.

"Korban diduga terkena peluru nyasar pelaku pencurian motor," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Serpong, Inspektur Dua Polisi (Ipda) Sumiran, Rabu (26/6/2013) siang.

Peristiwa itu bermula ketika korban tengah berboncengan dengan anaknya untuk menjemput istrinya di Stasiun Rawa Buntu sekira pukul 19:30 WIB. Ketika sampai di Taman Kanak-kanak Permata Gemilang, Kencana Loka Blok G Sektor 12 BSD City, Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, dekat stasiun, korban mendengar teriakan 'rampok' di sekitar kompleks perumahan di sekitar lokasi kejadian.

Disaat bersamaan terdengar suara letusan yang diduga berasal dari senjata api. Tak berapa lama, korban merasakan kejanggalan di tubuhnya. Bapak dua orang anak ini langsung menyadari jika dirinya terkena tembakan. Khawatir dengan keselamatan kedua anaknya, Seffudin pun kembali ke rumahnya untuk mengantar anaknya pulang terlebih dahulu sebelum akhirnya mendatangi RS. Eka Hospital BSD.

Menurut Ipda Sumiran, pelaku pencurian motor sempat mencuri sebuah sepeda motor Yamaha Mio di dekat lokasi kejadian. Namun, aksinya ketahuan oleh pemilik sepeda motor. Pelaku kemudian melarikan diri dengan melepas tembakan hingga mengenai Seffudin yang tak jauh dari lokasi pencurian.

Akibat kejadian itu, Seffudin mengalami luka tembak di dekat ketiak kanan. Malam itu juga ia menjalani operasi pengangkatan peluru kaliber 22 mm di RS Eka Hospital. Siang ini korban diperbolehkan pulang ke rumahnya.

Ipda Sumiran menyatakan, petugas masih menyelidiki kasus pencurian bersenjata api tersebut dengan memeriksa saksi mata di lokasi kejadian.

Anak Laki-laki 2,5 Tahun Adalah Satu dari Empat Korban Tewas Kebakaran Toko Plastik di Pejagalan

Rabu, 26 Juni 2013 12:13 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran meludeskan satu toko kantong plastik dan menewaskan empat orang di Jalan Kepiting 19, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu 26 Juni 2013. Salah satu korban tewas adalah seorang anak laki-laki berusia 2,5 tahun.

Informasi dari Polsek Metro Penjaringan, api baru bisa dipadamkan sekira pukul 10:00 WIB, dengan bantuan dari mobil damkar dari Jakarta Barat, Jakarta Utara dan DKI Jakarta.

Setelah api padam, petugas kemudian memeriksa seluruh bagian bagunan, didapati empat orang yang ikut terbakar diduga karena tidak bisa menyelamatkan diri. 

Adapun identitas empat korban tersebut adalah Tan Ai Ceng, 60 tahun, perempuan, Lini, 30 tahun , Ade Yan, 2,5 tahun, laki-laki, dan Parni, 35 tahun, perempuan. Jenazah mereka sudah dibawa ke RSCM guna dilakukan outopsi.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Polsek Metro Penjaringan.

Toko Plastik di Teluk Gong Terbakar, Empat Orang Tewas, Satu Kritis

Rabu, 26 Juni 2013 11:39 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah toko plastik di kawasan Teluk Gong, Pejagalan, Jakarta Utara, terbakar. Kebakaran ini mengakibatkan empat orang dalam toko tersebut meninggal dunia dan satu orang kritis.

Belum diketahui identitas keempat korban meninggal dunia karena tengah dievakuasi dan petugas juga masih berada di lokasi kejadian.

Informasi yang dihimpun, jasad keempat orang tersebut ditemukan di kamar mandi toko. Diduga sebelum tewas, korban mencoba menyelamatkan diri ke kamar mandi. Namun ternyata nyawa mereka tak terselamatkan.

Informasi yang diperoleh, ada lima orang yang terjebak dalam kobaran api dalam kebakaran tersebut. Namun satu orang bisa meloloskan dari dari kobaran api dengan memanjat ke atas owning.

Kobaran api mulai membesar sekira pukul 09:00 WIB. Petugas mengirimkan 22 mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan kobaran api di toko plastik itu. Hingga berita ini dilansir, proses pemadaman masih dilakukan petugas.

Operasi Nila Jaya 2013, Polresta Bekasi Kota Bekuk 50 Pengedar Narkoba

Rabu, 26 Juni 2013 09:01 WIB
PUSKOMINFO - Operasi kepolisian dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba "Nila Jaya 2013" yang berlangsung sejak 1 Juni hingga 20 Juni 2013, Jajaran Polresta Bekasi Kota berhasil membekuk 50 pengedar dan pengguna narkoba. Polisi juga menyita barang bukti sebanyak 82.108,5 gram ganja kering dan 35,6 gram shabu.

Kasat Narkoba Polresta Bekasi Kota, Kompol Sangadi, mengatakan, pelaksanaan Operasi Nila Jaya berlangsung sejak 1 Juni hingga 20 Juni 2013. Hasilnya polisi membekuk sebanyak 50 orang tersangka pengedar maupun pengguna narkoba.

“Ada beberapa tersangka yang residivis. Dibanding operasi tahun lalu, kasus yang diungkap meningkat. Tahun lalu kami mengungkap 31 LP (Laporan Polisi), sekarang sebanyak 35 LP,” kata Kompol Sangadi, Rabu (26/6/2013).

Kompol Sangadi mengatakan, hasil pengungkapan paling jauh polisi mengejar tersangka hingga ke wilayah Cianjur, Jawa Barat. Dari tangan tersangka T, polisi mengamankan sebanyak 2 kilogram ganja kering siap edar.

“Kami juga menangkap dua orang TO (Target Operasi) kepolisian. Mereka Caling dan Rudi alias Jimi,” katanya.

Dua orang TO tersebut kata dia, sudah lama diincar oleh polisi, sedangka rekannya sudah mendekam di tahanan terlebih dahulu.

“Wilayah peredaran narkoba yang dikendalikan tersangka ini di sejumlah tempat di Kota. Meski mereka tinggal di Kabupaten Bekasi,” tandasnya.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Rabu 26 Juni 2013

Rabu, 26 Juni 2013 08:38 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling hari ini Rabu, 26 Juni 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Depan Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK:  LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM   : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM   : Pol Pos Jembatan 3 Pluit
STNK :Pol Pos Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM   : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK:  Masjid At-Tin TMII

Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C.  Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Truk Bermuatan Minyak Goreng Dirampok di Tol Cikarang

Rabu, 26 Juni 2013 08:11 WIB
PUSKOMINFO - Aksi perampokan truk di jalan Tol di kawasan Cikarang Bekasi kembali terjadi. Pada Selasa (25/6/2013) dinihari sekira pukul 00:30 WIB, sebuah truk bermuatan minyak goreng merk Bimoli dirampok di Gerbang Tol Cikarang Utama, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Saat kejadian, truk yang dikemudikan Topik Hidayat, 24 tahun, dan kernet, Azis Nurohman, 20 tahun, sedang istirahat di lokasi untuk mendinginkan ban mobil. Tiba-tiba datang pelaku yang mengendarai truk Fuso warna hijau dengan memarkirkan kendaraannya di samping truk korban.

Pelaku yang berjumlah 5 orang langsung menodong kedua korban. Keduanya korban diikat tangannya dengan tali rafia. Mata dan mulut korban ditutup dengan lakban, selanjutnya korban dibawa pelaku dengan menggunakan truk korban.

Kedua korban dibuang pelaku di wilayah Cikarang Pusat. Sedangkan truk yang bermuatan minyak goreng merk Bimoli milik PT. Salim Ivomas Pratama, Nopol B-9447-TYU dibawa kabur perampok.

Peristiwa tersebut dilaporkan dan ditangani Polsek Metro Cikarang Utara.

Polres Metro Jakarta Barat Ringkus 2 Penodong Pengendara Motor

Rabu, 26 Juni 2013 07:59 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Patroli Polres Metro Jakarta Barat menangkap Sopian dan Pampam saat keduanya merampas sepeda motor milik Firdaus, di Jalan Strategis, Joglo, Jakarta Barat.

Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Indra Siregar mengatakan, kedua pelaku tersebut memberhentikan korban disaat melintas dilokasi kejadian. Pelaku tidak hanya mengambil sepeda motor korban, keduanya pun mengambil dompet beserta Hand phone korban, dan mengancam dengan samurai dan pisau lipat.

"Disaat kejadian, kebetulan ada anggota kita yang sedang patroli disekitar lokasi, dan langsung mengamankan dua pemuda tersebut," ujar Kompol Indra kepada wartawan di Mapolres Metro Jakarta Barat, Selasa (26/6/2013).

Namun, kata Kompol Indra, ada dua orang pelaku lagi yang melarikan diri saat hendak ditangkap. "Ada dua orang DPO yakni, Kodoy dan Toge, mereka masih dalam pengejaran petugas," tuturnya.

Selain mengamankan dua pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa 1 bilah samurai dan 1 buah pisau lipat berwarna silver. Kedua tersangka dikenakan pasal 365 KUHP terkait tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

Tiga Bulan Buron, Perampok Monas Ditangkap Polsek Metro Sawah Besar di Depan Istiqlal

Rabu, 26 Juni 2013 07:43 WIB
PUSKOMINFO - Setelah buron selama tiga bulan, seorang perampok yang kerap beraksi di sekitar kawasan Monumen Nasional akhirnya ditangkap petugas Polsek Metro Sawah Besar. Tersangka NH, 27 tahun, dibekuk di belakang Stasiun Juanda, depan masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Senin (24/6/2013).

Menurut Kapolsek Metro Sawah Besar, Komisaris Shinto Silitonga mengatakan, NH ditangkap karena melakukan pencurian dengan kekerasan di sekitar Monas.

Ia melakukan aksinya dengan modus mendekati korban. Bersama teman-temannya, pelaku menodongkan senjata tajam dan meminta seluruh harta yang dimiliki korban, seperti telepon genggam dan dompet.

Komplotan ini terakhir kali diketahui menjalankan aksinya pada bulan Maret lalu. Saat itu NH bersama ketiga temannya melakukan perampokan di sebuah halte bus depan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, pada 14 Maret 2013 sekitar pukul 04.15 WIB. Ketiga pelaku lainnya sudah berhasil ditangkap terlebih dahulu oleh Polsek Gambir. Namun, NH melarikan diri dari kejaran polisi.

"Korbannya waktu itu bernama Safei. Saat itu korban sedang bersama adiknya menunggu keluarga lainnya dari Brebes. Karena korban melawan, lalu tersangka menusuk punggung korban sebelah kiri, dan kemudian melarikan diri," kata Kapolsek, Selasa (24/6/2013)

"Dari tangan tersangka, disita barang bukti berupa satu bilah pisau lipat, panjangnya 15 sentimeter," ujarnya.

Akibat perbuatannya, NH dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara.

25 Juni 2013

Residivis Sembunyikan 5,5 Kilogram Ganja di Kontrakan Ditangkap Polsek Metro Pasar Kemis

Selasa, 25 Juni 2013 12:03 WIB
PUSKOMINFO - Doni Nurhadi alias Ujang, residivis kasus curanmor, diringkus aparat Polsek Metro Pasar Kemis, Tangerang. Doni diciduk karena menyimpan ganja kering seberat 5,5 kilogram di kontrakannya di Kampung Pangodokan Cemara, Desa Kuta Baru, Pasar Kemis, Tangerang, Banten.

Kapolsek Metro Pasar Kemis, Komisaris Afroni S, mengatakan penangkapan tersangka berkat laporan dari masyarakat. "Kami dapat informasi dari masyarakat, Ujang menyimpan ganja. Saat kontrakannya digerebek, ternyata benar dia menyimpan ganja siap edar seberat 5,5 kilogram," ungkap Kapolsek, Selasa (25/6/2013).

Kapolsek menuturkan, dulu tersangka juga pernah ditahan di Mapolsek Metro Pasar Kemis dalam kasus curanmor. Kemudian, berdasarkan keterangan tersangka, dia mengaku mendapatkan barang haram dari Kampung Ambon, Jakarta Barat.

Polisi juga menemukan barang bukti lain berupa 19 ample daun ganja kering, selinting daun ganja kering, dan sebuah timbangan digital kecil.

Tersangka yang merupakan pengedar, dijerat Undang-undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sakit Jantung, Tersangka Pemalsu BPKB Meninggal Dunia Saat Diperiksa

Selasa, 25 Juni 2013 08:42 WIB
PUSKOMINFO - Lantaran sakit jantung, seorang tersangka yang tengah diperiksa berinisial TT, 47 tahun, meninggal dunia di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Minggu (23/6/2013) dini hari.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Noviana Tursanurohmad menuturkan, TT merupakan tersangka untuk kasus pemalsuan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). "Sabtu sekira pukul 21:00 WIB kemarin saya memang menangkap pelaku kasus pemalsuan BPKB. Dari 4 yang ditangkap, satu orang mengalami kejang-kejang saat diinterogasi," kata Kasat Reskrim, Senin (24/6/2013) petang kepada wartawan di Mapolres Metro Jakarta Selatan.

Kompol Novi menuturkan, pelaku yang mengalami kejang-kejang tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Keluarga TT langsung dihubungi dan datang dari Ciamis. "Istri pelaku bilang memang suaminya tersebut punya penyakit jantung," ujar Novi.

Kompol Novi mengatakan, keluarga tidak menginginkan jenazah TT untuk diautopsi. Jenazah TT kemudian dibawa pulang keluarganya ke Ciamis, Jawa Barat. Adapun tiga tersangka yang merupakan rekan TT, sesama pelaku pemalsuan BPKB, masih ditahan di Mapolres Metro Jaksel untuk menjalani penyidikan.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Selasa 25 Juni 2013

Selasa, 25 Juni 2013 08:30 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling hari ini Selasa, 25 Juni 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Depan Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK:  LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM   : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Kereta Api Tanjung Barat

4. Jakarta Utara
SIM   : Pol Pos Jembatan 3 Pluit
STNK :Pol Pos Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM   : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK:  Masjid At-Tin TMII

Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C.  Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Dua Pemasok Ganja Ditangkap di Tangerang

Selasa, 25 Juni 2013 08:21 WIB
PUSKOMINFO - Dua orang kurir ganja yang biasa beroperasi di Jakarta dan Tangerang, berhasil ditangkap Sat Narkoba Polsekta Tangerang. Dari tangan mereka didapatkan 3 kilogram ganja siap edar.

Kedua pelaku tersebut adalah Saipudin alias udin, 27 tahun, warga asal Tanjung Priuk, Jakarta Utara dan Edo Jaelani alias Beta, 36 tahun, warga asal Ambon, ditangkap di tempat yang berbeda.

Udin ditangkap di Jalan Gatot Subroto, Jatiuwung, Kota Tangerang, pada Jumat 21 Juni lalu.

Kanit Reskrim Polsekta Tangerang, Ipda Eko Hanindito mengatakan, sebelum penangkapan tersebut, pihaknya terlebih dahulu mendapat laporan adanya transaksi narkoba di wilayah tersebut.

"Kami lakukan penyamaran dan menjebak pelaku. Dan benar saja, kami berhasil menangkap satu pelaku atas nama Udin dan mengamankan 2 Kg ganja," kata Ipda Eko, Senin (24/6/2013).

Dari Udin, polisi kembali berhasil mengantongi satu nama kurir lainnya, hingga akhirnya berhasil menangkap Edo Jaelani alias Beta dengan ganja hampir 1 kilogram.

Sementara itu, Udin mengatakan dirinya mengaku hanya disuruh mengantarkan barang haram tersebut oleh seseorang dengan upah Rp200 ribu. "Saya baru sekali ini, dan hanya disuruh mengantar saja dan di beri upah Rp200 ribu," katanya.

Kini petugas masih mengembangkan kasus untuk memburu bandar besar yang memasok barang haram tersebut ke pengecer-pengecer seperti kedua tersangka.

Kedua tersangka dijerat pasal 114 Undang-undang (UU) nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Hendak Perbaiki Listrik, Petugas PLN Tewas Tersetrum

Selasa, 25 Juni 2013 07:57 WIB
PUSKOMINFO - Hendra Gunawan, 38 tahun, seorang petugas operasional PT. PLN tewas tersetrum listrik saat memperbaiki lampu penerangan jalan di Jalan Pademangan IV Gang 5 RT 04 RW 08 Pademangan Timur, Jakarta Utara, Senin (24/6/2013) petang. Korban tewas dengan posisi tergantung di atas tiang listrik setinggi lima meter.

Menurut keterangan rekan korban, Dapit Somantri dan Tatang, mengungkapkan, kejadian nahas yang menimpa Indra terjadi sekira pukul 16.30 WIB. Saat itu korban diketahui tengah memerbaiki kabel yang terkelupas di atas tiang listrik. Tak lama, Indra tidak sengaja memegang kabel dan terkena setruman listrik.

Karena pinggang korban diikat sabuk pengaman, korban tidak terpental tapi dia tewas di atas tiang listrik dengan posisi tergantung, kaki di atas dan kepalanya di bawah.

Kapolsek Metro Pademangan, Kompol Andri Ananta mengatakan, saat dievakuasi, kondisi jenazah mengalami luka bakar di bagian tubuhnya. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk diautopsi.

"Kami sudah memanggil temanya untuk dimintai keterangan di polsek," ucap Andri.

Polsek Metro Cempaka Putih Tangkap Pengedar Sabu di Kemayoran

Selasa, 25 Juni 2013 07:49 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Metro Cempaka Putih berhasil menangkap seorang pengedar narkoba di sebuah rumah kos di Jalan Utan Panjang III, Kemayoran, Jakarta Pusat. Dari tangan tersangka, disita barang bukti 24 gram sabu dan 7 gram heroin.

Menurut Kapolsek Metro Cempaka Putih Komisaris Fitria Mega, tersangka HD sudah menjadi target operasinya. HD ditangkap di rumah kos tanpa perlawanan.

"Tersangka ini sudah menjadi target kita sekitar dua minggu. Setelah mendapat informasi, polisi langsung menyisir ke rumah kos-kosan tersangka," ujarnya, Senin (24/6/2013).

Kapolsek menjelaskan, penangkapan ini berawal dari pengejaran yang dilakukan polisi terhadap HD. Polisi sudah mengikuti tersangka sejak dari Jalan Percetakan Negara. Tersangka sempat mengetahui dirinya tengah diikuti, lalu ia sempat membuang barang bukti sabu seberat satu gram.

"Ketika membuang, petugas menemukan sabu yang sudah dibuang itu," kata Fitria.

Ketika HD sudah berada di kediamannya, polisi langsung menggerebek tempat tinggal milik tersangka. Dalam penggerebekan itu, polisi menemukan barang bukti 24 gram sabu dan tujuh gram heroin berwarna kecoklatan.

"Bedasarkan pengakuan pelaku, barang tersebut hanya titipan. Saat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut," ucap Kapolsek.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, HD dijerat dengan Pasal 114 dan 112 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

24 Juni 2013

Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ungkap Sindikat Curanmor, Dua Pelaku Tewas Ditembak

Senin, 24 Juni 2013 14:07 WIB
PUSKOMINFO - Anggota Sub Direktorat Ranmor (Subdit Ranmor) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap sindikat pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang biasa beraksi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Petugas menembak mati dua di antara empat tersangka komplotan ini, berinisial ZN alias J dan DD alias ML di daerah Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (23/6/2013).

"Seorang pelaku yang ditindak tegas, berperan sebagai 'kapten' dari kelompok tersebut," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Slamet Riyanto di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (24/6/2013).

Ia mengatakan dua tersangka lainnya yang berhasil ditangkap petugas, yakni CS alias LN dan PM berperan sebagai pengawas lokasi dan pembawa hasil kejahatan untuk diperjualbelikan.

Kepala Subdirektorat Kendaraan Bermotor Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Arie Ardian mengatakan kelompok berasal dari Indramayu, Jawa Barat tersebut, membawa senjata api saat mencuri mobil.

Ia menjelaskan kelompok pencuri mobil pimpinan ZN alias J menyasar mobil yang parkir di pinggir jalan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Berdasarkan pengakuan pelaku, katanya, mereka butuh waktu lima menit untuk membawa kabur mobil.

"Mereka (pencuri) hanya butuh waktu 5 menit. Rata-rata mereka mengincar kendaraan di parkiran," ujar AKBP Ari Ardian.

Biasanya, hasil pencurian akan dijual ke penadah di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan kadangkala ke luar Pulau Jawa. "Pada umumnya dijual ke wilayah Cikampek," katanya.

Bahkan pelaku biasanya tidak segan-segan melakukan tindakan kekeraan kepada korbannya.

Selain menangkap pelaku, polisi menyita barang bukti berupa dua mobil, satu kunci "T", satu gunting, satu set alat bor, sejumlah plat nomor palsu, satu pucuk senjata api jenis Revolver dan lima butir peluru kaliber 22.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Senin 24 Juni 2013

Senin, 24 Juni 2013 08:35 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling hari ini Senin, 24 Juni 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Depan Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK:  LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM   : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Kereta Api Tanjung Barat

4. Jakarta Utara
SIM   : Pol Pos Jembatan 3 Pluit
STNK :Pol Pos Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM   : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK:  Masjid At-Tin TMII

Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C.  Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id


Ditinggal ke Gereja, Rumah Dibobol Maling

Senin, 24 Juni 2013 07:56 WIB
PUSKOMINFO - Ditinggal pergi beribadah ke gereja, sebuah rumah di Jl. Dwi Warna Raya II/20 RT 01 RW 09 Kelurahan Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, dibobol maling, Minggu (23/6/2013). Korban kehilangan barang dan uang total seluruhnya Rp.18 juta.

Peristiwa yang menimpa keluarga Harley Wahyudi Tantra, 48 tahun, itu terjadi saat rumahnya kosong, ketika korban bersama isteri dan empat anaknya pergi beribadah ke gereja Katedral. Korban mendap[at kabar dari Ketua RW bahwa ada empat orang tidak dikenal keluar dari rumah korban.

Tetapi karena korban sedang ibadah maka korban meneruskan ibadah sampai selesai. Saat korban sampai di rumah ternyata pintu pagar rumah gemboknya telah rusak dan kunci pintu depan juga rusak. Setelah korban masuk ke dalam, memeriksa rumah ternyata beberapa barang berharga dan uang telah hilang. Korban mengalami kerugian sekira Rp.18 juta.

Peristiwa ini dilaporkan dan ditangani Polsek Metro Sawah Besar.

Kimos Ditemukan Tewas Tenggelam di Kali Mookevart Cengkareng

Senin, 24 Juni 2013 07:45 WIB
PUSKOMINFO - Dede alias Kimos, 46 tahun, ditemukan telah tewas akibat tenggelam di Kali Mookevart, Jl. Daan Mogot depan pabrik biskuit RT 07 RW 02, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (23/6/2013).

Menurut Kanit Reskrim Polsek Metro Cengkareng, AKP Khoiri, korban yang merupakan warga Pintu Air Kedoya Selatan, RT 07 RW 02, sejak pagi tidak ditemukan di tempat kerjanya yang bergerak di bidang daur ulang limbah.

"Pemilik daur ulang tersebut mencari di sekitar TKP yang berbatasan langsung denga kali atau berada di pinggir kali, namun tidak di temukan," ujar Khoiri.

Namun, pada saat pemilik daur ulang tersebut membuang sampah di kali, dirinya mendapatkan ada bayangan tangan.

"Saksi bersama istrinya memberi tahu warga, dan akhirnya korban di angkat bersama warga dan anggota polisi," lanjutnya.

Diduga korban tenggelam sewaktu sedang membuang hajat dan terpeleset lalu tercebur ke sungai yang berlumpur. Korban tidak bisa berenang hingga akhirnya tenggelam dan meninggal dunia.

Selanjutnya, kata Khoiri, pihak keluarga telah membuat pernyataan untuk tidak menuntut siapapun. Dan saat ini korban sudah berada di rumah duka.

"Kita masih mintai beberapa keterangan saksi," tutupnya.

22 Juni 2013

Castri Utami Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang Ditemukan di Tol TMII Mengaku Dibius dengan Jamu


Sabtu, 22 Juni 2013 16:10 WIB
PUSKOMINFO - Castri Utami, 30 tahun, Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang ditemukan tak sadarkan diri di KM 5, tol Taman Mini Indonesia Indah, Makasar, Jakarta Timur, Jumat (21/6/2013) pukul 22:30 WIB oleh petugas kepolisian, mengaku dirampok dam dibius dengan menggunakan jamu.

Setelah sadarkan diri di ruang perawatan RS Polri, Kramat Jati, Sabtu (22/6/2013) siang, kepada petugas Polsek Metro Makasar, Castri mengaku tak sadarkan diri setelah minum jamu.  Castri mengatakan, saat itu ia baru pulang dari Taiwan, seusai bekerja sebagai TKW.

"Pas di Bandara Soekarno-Hatta, saya kenalan dengan Ridwan dan seorang perempuan, Tami, yang berusia 30an tahun," kata Castri yang ditemani kerabatnya di ruangan tersebut.

Saat itu, lanjut Castri, ia ditawari menumpang kendaraan yang disewa Ridwan. Castri yang akan pulang ke Brebes, Jawa Tengah pun ikut dalam mobil tersebut.

"Di mobil, pas ke luar tol, mobilnya berhenti karena sopirnya ngaku masuk angin. Lalu dia beli jamu di pinggir jalan," katanya.

Lalu, Ridwan pun kembali ke mobil dan membawakan jamu kepada Castri dan penumpang lainnya. Setelah minum jamu tersebut, mobil kembali melaju. Tapi tak lama kemudian, Castri mengaku mengantuk.

"Sadar-sadar saya udah di rumah sakit, barang-barang saya yang hilang uang 3.000 Taiwan, 320 dolar Amerika, 3 ponsel, 1 iPad, perhiasan kalung, gelang, serta anting, dan 1 koper berisi pakaian dan makanan," jelasnya.

Ini Rencana Pengalihan Arus Lalu Lintas Jakarta Night Festival

Sabtu, 22 Juni 2013 10:36 WIB
PUSKOMINFO - Jakarta Night Festival atau Malam Muda Mudi dalam rangka HUT Kota Jakarta ke-486 yang akan digelar pada hari Sabtu 22 Juni 2013, akan ada 8 Panggung yang disediakan di sepanjang Jl. MH Thamrin hingga Bunderan HI.

Dengan lokasi sebagai berikut:
1. Jl. Sunda yang terletak di sebelah Pusat Perbelanjaan Sarinah Jakarta Pusat: Slank
2. Jl. Sabang akan ada penampilan Band Jamrud dan Steven and The Coconut Trees
3. Hotel Pullman dengan Hiburan musik Blues
4. Bundaran HI dengan hiburan Dangdut, Campur sari, dan Rock n Roll
5. Di sebelah Ex Plaza, Panggung hiburan Jazz
6. Di depan Gedung Jaya Panggung Disco
7. Di depan Bank Indonesia Panggung hiburan Keroncong Tugu
8. Hiburan Utama di Panggung Transcorp di Tenggara Monas diisi oleh: Band Kotak, Bondan & Fade 2 Black, Opera Van Java, Soimah, Bolot dan Mpok Nori.

Disepanjang ruas jalan yangg menjadi lokasi acara akan diberlakukan larangan penggunaan Kendaraan bermotor dengan tujuan: mengurangi kecelakaan lalu lintas, kepadatan lalu lintas serta polusi udara sehingga pengguna jalan merasa nyaman untuk merayakan HUT Kota Jakarta tanpa menggunakan kendaraan bermotor.

Pengalihan akan dilakukan secara bertahap mulai dari pukul 16:00 WIB dan pengalihan total pada pukul 19:00 WIB.

Adapun pengalihan arus lalu lintas sebagai berikut:

1.  Pergerakan dari Selatan - Utara 

A. SISI BARAT : Jl. Jend. Sudirman - Jl. Karet Pasar Baru timur - Jl. KH. Mansyur - Jl. Jatibaru - Jl. Abdul Muis -    Jl. Majapahit  - Jl. Gajah Mada dan seterusnya.

Bila di lakukan penutupan Sudirman arah ke Semanggi maka diarahkan melalui:

A. Jl. Jend Sudirman - Jl. Gatot Subroto - Jl. Letjen S Parman - Tomang Raya - Kyai Caringin - Suryopranoto - Jl. Gajah Mada dan seterusnya atau
B. Jl. Jend. Sudirman - Jl. Gatot Subroto - Jl. Penjernihan - Jl. KH. Mas Masyur - Jl. Abdul Muis - Jl. Majapahit - Jl. Gajah Mada dan seterusnya.

B. SISI TIMUR : Jl. Jend Sudirman - Jl. Galunggung - Jl. HOS Cokroaminoto - Jl. Menteng Raya - Jl. Ridwan Rais - Jl. Merdeka Timur - Jl. Merdeka Utara - Jl. Majapahit - Harmoni - Jl. Gajah Mada dan seterusnya.

Bila di lakukan penutupan Sudirman arah Semanggi maka diarahkan melalui :

Jl. Jend Sudirman - Jl. Gatot subroto - Jl. HR Rasuna Said - Jl. HOS Cokroaminoto - Jl. Wahid Hasyim - Jl. Menteng raya - Jl. Ridwan Rais - Jl. Merdeka Timur - Jl. Merdeka Utara - Jl. Majapahit - Jl. Hajah Mada dan seterusnya.

2. Pergerakan dari Utara - Selatan

A. SISI BARAT : Jl. Hayam Wuruk - Jl. Suryo pranoto - Jl. Kyai Caringin - Jl. Tomang raya - Jl. Letjen S. Parman - Jl. Gatot Subroto - Jl. Jend Sudirman dan seterusnya.

atau

Jl. Veteran - Jl. Merdeka Utara - Jl. Abdul Muis - Jl. KH Mas Mansyur - Karet Psr Baru timur - Dukuh Bawah - Jl. Jend Sudirman dan seterusnya.

B. SISI TIMUR :  Jl. Merdeka Timur - Jl. Ridwan rais - Jl. Menteng Raya - Jl. Cut Mutia - Jl. Sam Ratulangi - Jl. HOS Cokropranoto - Jl. Imam Bonjol - Jl. Pamekasan - Jl. MH Thamrin - Jl. Jend Sudirman

Apabila Tosari dilakukan penutupan total maka dialihkan melalui :

Jl. Merdeka Timur - Jl. Ridwan Rais - Jl. Menteng Raya - Jl. Cut Mutia - Jl. Sam Ratulangi - Jl. HOS Cokroaminoto - Jl. Rasuna Said - Jl. Kapt Tendean - Jl. Gatoto Subroto - Jl. Jend Sudirman.

Sedangkan areal parkir kendaraan untuk pengunjung telah disediakan lokasi-lokasi parkir yaitu  di Lapangan IRTI, Parkir Timur Senayan, Lapangan Parkir Polda Metro Jaya, Parkir off Street (Gedung dan Mall) yang ada di sepanjang Lokasi Malam Bebas Kendaraan Bermotor, Lapangan Banteng dan Masjid Istiqlal.

Dewi Sartika Bunuh Bayinya Lantaran Diejek Keluarga

Sabtu, 22 Juni 2013 10:21 WIB
PUSKOMINFO - Hasil penyidikan sementara oleh penyidik gabungan Polres Metro Jakarta Selatan dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Dewi Sartika yang tega membunuh anaknya sendiri dengan menenggelamkan ke dalam tempayan, Kamis (20/6/2013), disebabkan sakit hati sering diejek oleh keluarganya.

"Pelaku ini merasa sakit hati, diejek oleh keluarga besarnya. Jadi dia tega berbuat begitu," ungkap  Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan, Sabtu (22/6/2013).

AKBP Herry menambahkan, penyebab pelaku sakit hati yakni karena keluarga besarnya kerap mengejek korban merupakan hasil hubungan di luar nikah.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, Fany Setiawan, bayi yang baru berumur 43 hari ditemukan tidak bernyawa dalam tempayan di dapur rumahnya di Gang H Saiyan RT 02/01, Kelurahan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Kamis (20/6/2013).

Bayi Faby ditemukan tewas, setelah sang paman korban, Chaerudin, 38 tahun, mendapat SMS berisi ancaman pada Kamis (20/6/2013) sekira pukul 04.30 WIB. Dalam pesan singkat itu, si pengirim SMS misterius menyatakan bahwa korban telah meninggal.

"Mati Juga kan kebukti kan omongan gw, gw ga pernah main main bukan umi gue yg mati, tapi anak ade lo".

Saat menerima sms itu, Chaerudin yang sedang di luar rumah, langsung ke rumah korban di Gang H Saiyan RT 02/01 No 30 Pondok Ranji Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan. Saat itu, ia melihat seluruh anggota keluarga lengkap, lalu ia melanjutkan istirahatnya.

Namun, sekira pukul 07:00 WIB, tiba-tiba terdengar suara jeritan dari dapur rumah. Chaerudin pun menuju ke sumber suara. Alangkah kagetnya Chaerudin ketika melihat Faby sudah tewas di dalam tempayan. 

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Sabtu 22 Juni 2013

Sabtu, 22 Juni 2013 09:00 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling hari ini Sabtu, 22 Juni 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Depan Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK: LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM   :TMP Kalibata
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM   : Pol Pos Jembatan 3 Pluit
STNK:Pol Pos Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM   : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Masjid At-Tin TMII

Jam Operasional: 08:00 s/d 11:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C.  Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Bayi yang Ditemukan Tewas dalam Tempayan di Ciputat Diduga Dibunuh Ibunya Sendiri

Sabtu, 22 Juni 2013 07:28 WIB
PUSKOMINFO - Bayi berusia 43 hari, Faby Setiawan, yang ditemukan tewas dalam tempayan di dapur rumahnya di Gang H Saiyan RT 02/01 No 30 Pondok Ranji Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, diduga dibunuh oleh ibu kandungnya sendiri, Dewi Sartika, 22 tahun. Kini tersangka sudah diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan untuk menyidikan selanjutnya.

Kasubdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan, saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (22/6/2013), membenarkan hal ini.

"Ya betul. Tersangka sudah diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan guna penyidikan lebih lanjut," kata AKBP Herry.

Belum diketahui apa motif tersangka hingga tega melakukan perbuatan tersebut. Penyidik, kata Herry, tengah memeriksa tersangka dengan intensif.

Atas perbuatannya ini, tersangka dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.

Bayi Faby ditemukan tewas, setelah sang paman korban, Chaerudin, 38 tahun, mendapat SMS berisi ancaman pada Kamis (20/6/2013) sekira pukul 04.30 WIB. Dalam pesan singkat itu, si pengirim SMS misterius menyatakan bahwa korban telah meninggal.

"Mati Juga kan kebukti kan omongan gw, gw ga pernah main main bukan umi gue yg mati, tapi anak ade lo".

Saat menerima sms itu, Chaerudin yang sedang di luar rumah, langsung ke rumah korban di Gang H Saiyan RT 02/01 No 30 Pondok Ranji Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan. Saat itu, ia melihat seluruh anggota keluarga lengkap, lalu ia melanjutkan istirahatnya.

Namun, sekira pukul 07:00 WIB, tiba-tiba terdengar suara jeritan dari dapur rumah. Chaerudin pun menuju ke sumber suara. Alangkah kagetnya Chaerudin ketika melihat Faby sudah tewas di dalam tempayan.

TKI Wanita Korban Penganiayaan Ditemukan di Tol Taman Mini

Sabtu, 22 Juni 2013 07:17 WIB
PUSKOMINFO - Seorang wanita bernama Casri Utami, 30 tahun, yang diketahui berprofesi sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ditemukan tergeletak di KM 5 Tol Taman Mini, Jakarta Timur.

Informasi yang dihimpun, korban ditemukan oleh petugas Jasa Marga pada Jumat malam sekira pukul 22.30 WIB kemudian dilaporkan ke petugas PJR Jagorawi. Oleh petugas PJR, korban kemudian diserahkan ke Polsek Metro Makasar, Jakarta Timur. Wanita tersebut merupakan korban penganiayaan lantaran tubuh korban dipenuhi luka.

Korban diketahui sebagai TKI yang bekerja di Taiwan. Saat ditemukan, korban dalam keadaan tak sadar dan hanya membawa dompet yang berisi KTP daerah Brebes, Jawa Tengah, KTP dari Negara Taiwan dan kartu ID Card tenaga kerja luar negeri. Sedangkan barang bawaan korban telah hilang.

Mengingat korban tidak sadarkan diri dan mengalami luka-luka, oleh petugas Polsek Metro Makasar, korban kemudian dibawa ke RS Polri, Kramat Jati untuk mendapatkan perawatan. Kasus ini ditangani Polsek Metro Makasar.

21 Juni 2013

Pria Linglung Ini Bawa Uang Rp 66 Juta


 
Seorang pria berusia sekitar 50 tahun ditemukan dalam keadaan linglung di Jalan Raya Manunggal Kelapa Dua, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (21/6/2013).

Jumat, 21 Juni 2013 13:44 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria berusia sekitar 50 tahun ditemukan dalam keadaan linglung di Jalan Raya Manunggal Kelapa Dua, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (21/6/2013) siang. Yang mencengangkan, pria yang belum diketahui identitasnya itu membawa tas berisi uang Rp 66 juta.

"Tepatnya, pria ini membawa Rp 66.717.000, di dalam tasnya juga terdapat HP dan rokok," kata Komisaris Polisi Suwanda, Kapolsek Metro Ciracas, Jumat (21/6/2013).

Menurut Kapolsek, pria itu ditemukan pertama kali oleh Ketua RT 03/02 Wasino di depan rumah Jalan Raya Manunggal Kelapa Dua, Ciracas. Saat ditemukan, pria tadi tampak linglung dan sulit berkomunikasi.

"Tapi beruntung warga yang menemukan kooperatif dan langsung membawanya ke Mapolsek Metro Ciracas untuk melaporkannya. Mr X ini sulit berkomunikasi, dia terlihat linglung," kata Kapolsek.

Pria tersebut mengenakan kaos hitam bertuliskan 'Ilustration now,' celana panjang hitam, dan sandal hitam.
Kulitnya gelap. Ia memakai jam tangan warna perak di tangan kiri. Rambutnya hitam, berkumis, dan berjanggut putih.

Pencuri Modus Pecah Kaca Mobil Babak Belur Dihajar Warga


Jumat, 21 Juni 2013 13:22 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pencuri spesialis modus pecah kaca mobil babak belur dihajar warga. Aksinya diketahui ketika mencuri barang berharga di dalam mobil Toyota Innova milik Haryanta Ganda Saputra, di Jalan Tanjung Duren Raya RT14 RW007, Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat.

Pelaku yang ditangkap warga bernama Heru Wisnu, 28 tahun, dalam kondisi babak belur kemudian diamankan Buser Polsek Metro Tanjung Duren.

"Mobil korban saat itu sedang terparkir di depan rumahnya. Kemudian salah seorang warga mendengar ada suara pecah kaca mobil," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Tanjung Duren, AKP Budi Setiadi, Jumat (21/6/2013).

Warga langsung berbondong-bondong menuju lokasi suara tersebut. Kemudian mendapati dua orang bandit sedang berusaha mengambil barang berharga korban.

Informasi yang dihimpun, Heru beraksi dengan seorang rekannya, yang langsung melarikan diri setelah aksi mereka kepergok warga. Heru tak bisa mengelak setelah puluhan warga mengepungnya.

Selain mengamankan pelaku, polisi menyita barang bukti seperti tas warna hitam dan pecahan kaca mobil Toyota Innova Nopol F 1028 SO dan Tas warna Hitam berisi Buku-buku. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pria penggangguran itu dikenakan Pasal 363 tentang Pencurian.

"Saat ini kami masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini," tutup AKP Budi.

Ini Panggung Hiburan Jakarta Night Festival

Jumat, 21 Juni 2013 09:35 WIB
PUSKOMINFO - Jakarta Night Festival alias Malam Muda Mudi yang menjadi bagian Hari Ulang Tahun Kota Jakarta ke-486, akan dimeriahkan dengan panggung hiburan pada Sabtu (22/6/2013). Ada 8 Panggung yang disediakan di sepanjang Jl. Thamrin hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Berikut 8 panggung yang disediakan :

1. di Jl. Sunda, yang terletak di sebelah pusat perbelanjaan Sarinah, akan menampilkan grup musik Slank.

2. di Jl. Sabang, akan menampilkan Band Jamrud dan Steven and The Coconut Tress.

3. Hotel Pullman, menampilkan hiburan musik blues.

4. Bundaran HI, menampilkan hiburan dangdut, campursari dan rock and roll.

5. di sebelah Ex Plaza, menampilkan musik Jazz.

6. di depan Gedung Jaya, menampilkan musik disco.

7. di depan Bank Indonesia, memapilkan grup musik Keroncong Tugu.

8. Panggung hiburan utama di panggung Transcorp yaitu di sebelah Tenggara Monas, akan  menampilkan Band Kotak, Bondan & Fade 2 Black, Opera Van Java, Soimah, Bolot dan Mpok Nori.

Polsek Pelabuhan Kalibaru Tangkap Pengepul BBM dan Sita 6,6 Ton Solar

Jumat, 21 Juni 2013 09:13 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Pelabuhan Kalibaru mengungkap praktik penimbunan solar seberat 6,6 ton yang disimpan di dalam 220 jerigen plastik. Solar tersebut, didapat petugas dari praktik jemput kapal di tengah laut. Dari kasus ini, petugas mengamankan seorang wanita berinisial N, 37 tahun.

"Istilahnya kencingan. Jadi kapal-kapal nelayan dan kapal besar yang mendekati pelabuhan, ditiriskan ke kapal nelayan lainnya," kata Kabid Humas Polda Kombes Pol Rikwanto, di halaman Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (20/6/2013).

Kabid Humas menuturkan, hasil penimbunan BBM bersubsidi, itu kemudian dijual tersangka kepada nelayan dengan harga tinggi.

"BBM subsidi dijual dengan kapal yang ada dengan harga industri. Ada yang ambil dari kapal, dan tempat tertentu yang dijual ke tersangka. Kemudian, tersangka menjual kembali dengan harga bervariasi," tuturnya.

Sementara Kapolsek Kalibaru, Kompol Sukamto mengutarakan, praktik penimbunan solar ini dilakukan tersangka, lima bulan menjelang kenaikan BBM.

"Jerigen berisi solar itu ditimbun tersangka N di dalam gudang di belakang rumahnya. Peran tersangka di sini sebagai pengepul," tukasnya.

Kapolsek melanjutkan, saat ini tersangka bersama barang bukti 220 jerigen plastik dari berbagai ukuran, dengan berat total 6,6 ton telah diamankan. Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 53 huruf c, dan d, UU RI nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak Gas dan Bumi.

"Ancaman hukumannya pidana, penjara tiga tahun dan denda Rp30 miliar," tutupnya.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Jumat 21 Juni 2013

Jumat, 21 Juni 2013 09:01 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling hari ini Jum'at, 21 Juni 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Depan Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK: LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM   :TMP Kalibata
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM   : Pol Pos Jembatan 3 Pluit
STNK:Pol Pos Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM   : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Masjid At-Tin TMII

Jam Operasional: 08:00 s/d 11:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C.  Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Enam Orang Luka-luka Akibat Mesin Setrika Uap (Boiler) Meledak

Jumat, 21 Juni 2013 08:41 WIB
PUSKOMINFO - Ledakan keras terjadi di Apartemen City Park Tower Do Nomor 59 RT 006 RW 014 Kelurahan Cengkareng Timur, Jakarta Barat, Kamis (20/6/2013) pagi pukul 08:30 WIB. Ledakan bersumber dari mesin setrika uap (boiler) saat dinyalakan oleh salah satu karyawan Loundry di apartemen tersebut. Akibat ledakan tersebut, 6 orang karyawan loundry mengalami luka-luka.

"Lokasi adalah kamar apartemen yang dijadikan tempat usaha loundry milik Sucipto, 31 tahun", kata anggota Polsek Metro Cengkareng saat dihubungi, Jumat (21/6/2013).

Apartemen tersebut digunakan untuk usaha Loundry "Dai Ci To", yang mempekerjakan 4 orang karyawan.

Peristiwa bermula ketika salah satu karyawan, Koliah, 24 tahun, akan menghidupkan mesin setrika uap (boiler). Saat dinyalakan tiba-tiba timbul ledakan keras hingga mengakibatkan tembok jebol dan retak-retak.

Dalam peristiwa itu 6 orang mengalami luka-luka, termasuk pemilik usaha Loundry, Sucipto. Peristiwa ditangani Polsek Metro Cengkareng.

Tasrik Kena Peluru Nyasar Saat Buser Polsek Metro Kemayoran Baku Tembak Dengan Pelaku Curanmor

Jumat, 21 Juni 2013 08:07 WIB
PUSKOMINFO - Tasrik, 36 tahun, warga Jl. Kepu gang 8 Bungur, Kemayoran, Jakarta Pusat terkena peluru nyasar saat petugas Buru Sergap (Buser) Polsek Metro Kemayoran menyergap dua pelaku curanmor di Jl. Kepu Selatan Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2013) siang. Tasrik mengalami luka terserempet peluru nyasar pada bagian paha kanan kini dirawat di RS. Mitra Kemayoran.

Belum diketahui sumber peluru tersebut, apakah dari anggota atau dari perampok, karena pada saat kejadian terjadi saling tembak antara perampok dengan anggota Buser Polsek Metro Kemayoran.

Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 12:30 WIB, berawal dua anggota Buser Polsek Metro Kemayoran, Bripka Firman dan Briptu Nurdiyanto, tengah melakukan observasi lapangan. Mengingat sebelumnya telah dua kali terjadi pencurian sepeda motor di Jl. Kepu Selatan, yaitu tanggal 12 dan 15 Juni 2013.

Saat melakukan observasi tersebut, anggota Buser melihat dan mencurigai 2 orang pelaku, terakhir diketahui bernama Ferdy dan Abu Bakar, yang sedang menuntun sepeda motor Honda Beat Nopol R-2819-ZE, diduga hasil curian.

Ketika akan ditangkap, kedua orang yang dicurigai tersebut kemudian melakukan perlawanan dengan cara mengeluarkan senpi dan menembak ke arah Bripka Firman dan Briptu Nurdiyanto.

Tembakan pelaku tersebut dibalas dengan tembakan ke arah pelaku namun hanya menyerempet bagian kepala pelaku bernama Ferdy. Ferdy dan Abu Bakar pun berhasil diringkus.

Setelah itu, baru diketahui ada korban lain bernama Tasrik yang mengalami luka terserempet peluru nyasar pada bagian paha kaki kanan. tasrik kemudian dibawa ke RS. Mitra Kemayoran untuk mendapatkan pertolongan. Sedangkan kedua pelaku berikut barang bukti sepeda motor Honda Beat Nopol R-2819-ZE hasil curian dan senjata api rakitan jenis revolver diamankan ke Mapolsek Metro Kemayoran untuk penyelidikan dan penyidikan selanjutnya.

Kini petugas dari Bid Propam Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber peluru nyasar yang mengenai Tasrik.

Polda Metro Jaya Kerahkan 6.000 Personel Amankan Jakarta Night Festival

Jumat, 21 Juni 2013 07:57 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya menurunkan 6.000 personel untuk mengamankan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 486 DKI Jakarta pada 22 Juni 2013 nanti dengan menggelar Jakarta Night Festival.

Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (20/6/2013).

Menurut Kabid Humas, 6.000 personel yang akan diturunkan itu akan ditempatkan di beberapa titik di sepanjang jalan dimana Jakarta Night Festival digelar, yakni di sepanjang Jalan MH Thamrin mulai dari Patung Sudirman hingga Patung Kuda.

Kombes Rikwanto mengatakan untuk pola pengamanannya, kepolisian akan mendirikan beberapa pos pengamanan maupun patroli menggunakan sepeda, sepatu roda maupun mobil golf.

"Untuk pengamanannya tidak jauh berbeda dengan pengamanan saat Jakarta Night festival jelang tahun baru 2013 lalu. Mungkin ada beberapa perbaikan. Kalau mengenai tekhnik masih akan dirapatkan kembali," kata Kombes Rikwanto.

Polres Metro Jakarta Selatan Tangkap 2 Perampok Warga Lampung

Jumat, 21 Juni 2013 07:38 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polres Metro Jakarta Selatan berhasil menangkap dua dari lima pelaku perampokan warga lampung, SKR, yang terjadi pada April 2013. SKR ditipu dan dirampok AG dan tiga rekannya yaitu SR, DMT dan ED, dalam perjalanan dari Lampung ke Jakarta.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Noviana Tursanurohmad mengatakan di Jakarta pada Kamis (20/6/2013), SR dan DMT ditangkap di Cibitung, Bekasi, pada Selasa (18/6/2013), sementara AG dan ED masih buron.

Kompol Noviana menjelaskan, awalnya AG mengajak SKR berbisnis di Jakarta. Menurut Noviana, AG meminta SKR menyediakan modal Rp 200 juta dan menjanjikan keuntungan dua kali lipat.

SKR dan AG, lanjut Noviana, berangkat ke Jakarta menggunakan satu mobil, yang disediakan AG. Noviana menerangkan, dalam mobil itu juga ada seorang teman SKR yaitu MS dan tiga teman AG yaitu SR, DMT, dan ED.

"Total mereka semua berenam dan ED yang menyetir," jelas Kompol Noviana.

Ketika rombongan berada di jalan tol kawasan Pesanggrahan, menurut Noviana, AG dan rekan-rekannya mengancam SKR dan MS untuk menyerahkan seluruh barang miliknya.

"Dua orang ini ditinggalkan begitu saja di tol, sedangkan para pelaku kabur. Mereka kemudian melaporkan kejadian yang mereka alami ke Polsek Pesanggrahan," terang Noviana.

Para pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan masa hukuman di atas10 tahun.

20 Juni 2013

Bayi Berusia 43 Hari Ditemukan Tewas di Dalam Tempayan

Kamis, 20 Juni 2013 13:58 WIB
PUSKOMINFO - Fany Setiawan, bayi yang baru berumur 43 hari ditemukan tidak bernyawa dalam tempayan di dapur rumahnya di Gang H Saiyan RT 02/01, Kelurahan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Kamis (20/6/2013) tadi pagi oleh keluarganya.

Sebelum menemukan jenazah Fany Setiawan, Chaerudin, paman korban mendapatkan sms teror.

Chaerudin sempat mendapat sms yang berisi  "Mati Juga kan kebukti kan omongan gw, gw ga pernah main main bukan umi gue yg mati, tapi anak ade lo" tulis seseorang dalam pesan sms kepada Chaerudin sekitar pukul 04.30 WIB.

Akan tetapi, Chaerudin baru membaca pesan yang dikirimkan nomer yang tidak dikenalnya sekitar pukul 06.15 WIB. Karena khawatir Chaerudin lalu menuju rumah adiknya, Dewi Sartika, 23 tahun. Dan benar, saat masuk rumah adiknya yang juga ditempati kedua orang tuanya tidak terkunci.

Chaerudin lalu membangunkan ibu korban dan mencari keberadaan korban yang hilang dari tempat tidur. Dan sekira pukul 07:00 WIB korban ditemukan di tempayan dalam keadaan meninggal dunia. Keluarga korban lalu melaporkan kasus tersebut ke Polsek Metro Ciputat.

Petugas identifikasi Polres Metro Jakarta Selatan yang datang ke lokasi melakukan Olah TKP selanjutnya membawa jenazah bayi yang baru berumur 43 hari itu untuk dilakukan otopsi.

"Untuk sementara kami belum bisa banyak memberikan keterangan. Kami akan melakukan autopsi untuk mengetahui penyebab korban meninggal," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Nopi Rohmad. 

Bersihkan Bak Penyulingan Air Laut di Ancol, Empat Pekerja Tewas Empat Luka

Kamis, 20 Juni 2013 12:25 WIB
PUSKOMINFO - Empat orang pekerja tewas dan empat lainnya luka-luka saat membersihkan bak penyulingan air laut menjadi air tawar (Sea Water Reverse Osmosis) di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Rabu (19/6/2013) sore kemarin. Dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan dua lagi meninggal dunia di RS. Suliyanti Saroso dan RS. Satyanegara.

Informasi dari Polres Metro Jakarta Utara, peristiwa terjadi sekira pukul 17:00 WIB. Korban yang meninggal dunia di lokasi kejadian bernama Surya, 30 tahun, dan  Purnama, 26 tahun. Sedangkan korban meninggal di rumah sakit bernama Miftahudin, meninggal dunia di RS. Suliyanti Saroso dan Sugiyanto, 23 tahun, meninggal dunia di RS, Satyanegara.

Sedangkan korban yang mengalami luka-luka adalah Mulyana dan Sunaryo dirawat di RS. Suliyanto Suroso, serta Ahmad Nurdi, 31 tahun dan Anim Caur, 40 tahun, dirawat di RS. Satyanegara.

Menurut keterangan saksi-saksi di lokasi, saat kejadian 2 orang korban, Surya dan Purnama, sedang berusaha membuka penutup pipa. Namun setelah dibuka, pipa tersebut mengeluarkan bau amoniak sehingga kedua korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Melihat kejadian tersebut, rekan-rekan korban berusaha menolong. Namun nahas, mereka pun menjadi korban akibat bau amoniak tersebut. Jumlah korban seluruhnya sebnyak 4 orang meninggal dunia dan 4 orang lainnya luka-luka.

Kini peristiwa masih dalam penyelidikan Polres Metro Jakarta Utara. Dua orang saksi sudah dimintai keterangannya untuk mengetahui penyebab peristiwa tersebut.  

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling, Kamis 20 Juni 2013

Kamis, 20 Juni 2013 08:43 WIB
PUSKOMINFO - Bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling hari ini Kamis, 20 Juni 2013 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Depan Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK: LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM   :TMP Kalibata
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM   : Pol Pos Jembatan 3 Pluit
STNK:Pol Pos Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM   : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Masjid At-Tin TMII

Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C.  Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id