30 Januari 2014

Menurut Informasi Keluarga: Mayat di Bagasi Mobil Itu Feby Lorita


Penemuan mayat wanita di dalam bagasi mobil Nissan March di 
samping TPU Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur. (28/01/14)
Kamis, 30 Januari 2014 09:20 WIB
PUSKOMINFO - Pada Rabu (29/1/2014) kemarin, Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Duren Sawit AKBP Chalid Thayib dan anggota keluarga Feby Lorita melihat kondisi mayat wanita yang ditemukan dalam bagasi mobil Nissan March putih F 1356 KA di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Keluarga kemudian memastikan bahwa mayat itu adalah Febby Lorita, 32 tahun.
"Menurut keluarga, Feby memiliki tato salib di bagian punggung," jelas Chalid saat dihubungi wartawan, Kamis (30/1/2014).

Meski demikian, Polisi tak ingin tergesa-gesa mengambil kesimpulan. Penyidik akan memproses keterangan keluarga itu dengan cara identifikasi. "Ada beberapa cara, misalnya tes DNA, air liur, sidik jari, atau cek gigi," jelasnya.

Hingga saat ini penyidik Polsek Metro Duren Sawit sudah memeriksa sembilan saksi terkait penemuan mayat di bagasi mobil itu. Tiga diantaranya saksi yang berada di tempat kejadian perkara (TKP), sedangkan enam lainnya adalah tetangga Feby di apartemen dan anggota keluarga Feby.

Sebelumnya, polisi juga telah mendapatkan titik terang. Selain mengetahui identitas pemilik mobil, polisi juga menemukan sebuah foto di apartemen tempat Feby tinggal. Dalam foto itu, Feby mengenakan sebuah jam dan gelang giok yang identik dengan jam dan giok yang dikenakan mayat di dalam bagasi mobil tersebut.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 30 Januari 2014

Kamis, 30 Januari 2014 09:12 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling  di wilayah DKI Jakarta, Kamis 30 Januari 2014, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Ps Baru
STNK: Lapangan Banteng 

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK:  LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK : Ragunan

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Jl. Boulevad III Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati
 
Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Usai Makan Pecel Lele di Jagakarsa, Seorang Sopir Taksi Tewas

Kamis, 30 Januari 2014 08:48 WIB
PUSKOMINFO - Seorang sopir taksi bernama Saefudin, 48 tahun, tewas mendadak usai makan  di sebuah warung makan pecel lele di Jl. Raya Lenteng Agung, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (29/1/2014) malam sekira pukul 23:00 WIB.

Warga Kelurahan Serua RT 4 RW 1, Bojong Gede, Kota Depok tersebut, usai menyantap pecel lele di warung tenda depan Masjid At Taqwa Universitas Pancasila, Jagakarsa, Jakarta Selatan, kemudian kejang-kejang dan pingsan.

Petugas Polsek Metro Jagakarsa yang mendapat laporan kemudian memeriksa korban. Saat dilakukan pengecekan, mulut korban mengeluarkan busa dan korban sudah meninggal dunia.

Petugas tidak menemukan bekas atau tanda-tanda kekerasan pada tubuh  sopir taksi Primajasa bernomor polisi B 2192 LU tersebut. Petugas menduga, korban tewas akibat serangan jantung secara mendadak.

Jenazah korban kemudian dikirim ke RS fatmawati untuk dilakukan Visum.

Mobil Tabrak Pembatas Jalan di Tebet

Kamis, 30 Januari 2014 08:32 WIB
PUSKOMINFO - Satu unit mini bus Suzuki Carry menabrak pembatas jalan di Jalan Abdullah Safei depan Pintu Gudang Peluru, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (30/1/2014) dini hari.

Informasi dari  Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya menyebutkan, "Kecelakaan mobil Carry di Jalan Abdulah Safei arah Tebet depan Pintu Gudang Peluru. Mobil menabrak pembatas jalan," rilis TMC Polda Metro Jaya dalam akun twitter.

 Belum diketahui identitas maupun kondisi korban dalam insiden itu. Kasus kecelakaan tunggal itu ditangani Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan.

Pencuri Bobol Sekolah di Pamulang, Puluhan Juta Raib

Kamis, 30 Januari 2014 08:11 WIB
PUSKOMINFO - Pencuri membobol Sekolah Taruna Mandiri di Pamulang II,  Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Rabu (29/1/2014) sekira pukul 01:00 WIB. Dalam aksinya, pelaku berhasil membawa barang curian senilai puluhan juta rupiah.

Kapolsek Pamulang, Kompol Muhammad Nasir mengatakan, total barang dan uang yang hilang mencapai Rp30 juta,  dengan rincian uang tunai Rp 15 juta dan barang elektronik senilai Rp 15 juta.

"Barang berharga seperti laptop, notebook, camera DSLR, dan infokus, senilai Rp 15 juta. Pelaku mencurinya dari beberapa ruang," kata Kapolsek, Rabu (29/1).

Pihaknya menduka, aksi pencurian tersebut dilakukan lebih dari dua orang. Pasalnya ditemukan jejak lebih dari satu orang.  Pelaku dalam aksinya juga masuk melalui ruangan guru dengan mencongkel pintu. Hal ini terlihat ada bekas kerusakan di daun pintu.

"Jelas, ini pasti dilakukan lebih dari dua orang," ucapnya.

Dalam melakukan aksinya, kata dia, pelaku memanfaatkan waktu sepi, yakni dimalam hari.  Sebab sekolah tingkat SD hingga SMA tersebut, pada Selasa (28/1/2014) hingga menjelang petang, suasana sekolah masih sangat ramai, oleh warga dan siswanya yang bermain futsal.

29 Januari 2014

Gagal Rampas Motor, Dua Pelaku Dibekuk Buser Polsek Metro Kembangan



tsk-perampas
Rabu, 29 Januari 2014 14:39 WIB
PUSKOMINFO - Gagal merampas sepeda motor, dua pemuda dibekuk anggota Buser Polsek Metro Kembangan di Jalan Jomas, Srengseng, Jakarta Barat, Rabu (29/1/2014) dinihari. Mereka gagal merampas sepeda motor yang dikendarai Muhammad Hidayatullah.


Kedua pelaku yang dibekuk yakni Fernando, 20 tahun, dan Zulfa, 21 tahun. Sedangkan beberapa teman pelaku yang disebut-sebut sering beroperasi di wilayah Kembangan itu masih dalam pengejaran polisi.

Menurut Kapolsek Metro Kembangan, Kompol Heru Agus S Sos, pada Rabu (29/1/2014) dinihari sekira pukul 02:00 WIB, kedua pelaku melakukan percobaan perampasan  sepeda motor dikendarai Muhammad Hidayatullah , 20 tahun, yang membonceng Kiki, 19 tahun, di Jalan Pengampuan Srengseng, Jakarta Barat.

“Kedua tersangka setelah memepet kendaraan korban lalu mencoba merampas. Tetapi Hidayatullah dengan sekuat tenaga mempertahkannya sehingga kawanan itu gagal merampas lalu tancap gas.

Rupanya korban Hidayatullah dan Kiki mendatangi teman-temannya yang sedang nongkrong di kafe di Perempatan Srengseng. Mereka kemudian segera melapor ke Polsek Metro Kembangan.

“Anggota kami bersama korban dan teman-temannya langsung mencari tersangka.Berkat informasi korban dengan mengenali wajah pelaku, kami akhirnya berhasil membekuk Fernando dan Zulfa", pungkas Kapolsek.

Sedang Kuras Air Masuk ke Rumah, Kasirin Tewas Kesetrum


PB011162 
Rabu, 29 Januari 2014 14:25 WIB
PUSKOMINFO - Kasirin, 40 tahun, seorang satpam kantor pajak, tewas kesetrum listrik saat menguras/membersihkan air yang menggenangi rumahnya di  Jl. Pondok Labu I No.36A RT.008/007 Kel. Pondok Labu, Kec. Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (29/1/2014) pagi sekira pukul 07:00 WIB.

Kapolsek Metro Cilandak, Kompol HM Sungkono, menuturkan korban saat itu sedang menguras air yang masuk ke dalam rumah dibuang keluar menggunakan alat penghisap air.

“Saat sedang bersihkan air banjir, kabel alatnya terkelupas terkena dengan air dan terpegang oleh tangan kanan korban hingga tersetrum,” kata Kapolsek.

Petugas Polsek Metro Cilandak dan Polres Metro Jakarta Selatan mengidentifikasi jasad korban terdapat dua luka bakar pada telapak tangan kanan korban akibat sengatan listrik yang cukup tinggi.

“Kami menghimbau saat sedang banjir agar lebih berhati-hati terhadap listrik, untuk kuras air lebih baik pakai ember saja yang tidak membahayakan keselamatan,” himbau Kompol HM Sungkono.

Jenazah korban selanjutnya dikirim ke RS Fatmawati guna keperluan visum.

Mayat Wanita Dalam Bagasi Nissan March Diduga Pemilik Mobil

Mayat wanita ditemukan di bagasi Nissan March
Rabu, 29 Januari 2014 13:20 WIB
PUSKOMINFO - Identitas pemilik mobil Nissan March putih bernomor polisi F 1356 KA yang terparkir di dekat Taman Pemakaman Umum Pondok Kelapa, Jakarta Timur, tempat ditemukannya mayat wanita berusia 30 tahun, Selasa kemarin, akhirnya terungkap. Dari data yang ditemukan, pemilik mobil tersebut bernama Feby Lorita.

Petugas Polres Metro Jakarta Timur pun menduga mayat wanita itu adalah pemilik mobil tersebut bernama Feby Lorita. "Sejauh ini dugaannya demikian," kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Komisaris Besar Mulyadi Kaharni, Rabu 29 Januari 2014.

Dugaan itu dikuatkan dengan adanya dokumentasi dari para saksi, yaitu mantan suami Feby dan saudara perempuan Feby. Kepala Unit Reskrim Polsek Metro Duren Sawit, Ajun Komisaris Polisi Chalid Thayib mengatakan bahwa para saksi itu sudah mendatangi Mapolsek Metro Duren Sawit.

Dari tangan mereka, polisi menerima foto dan informasi mengenai ciri-ciri fisik Feby.

"Berdasarkan temuan sementara, ada kecocokan antara ciri-ciri pemilik mobil bernama Feby Lorita dan mayat yang ditemukan dalam mobil tersebut. Dari situ kami menduga korban adalah si pemilik mobil, yakni Feby itu sendiri," kata Kompol Chalid.

Bukan hanya itu, keduanya juga mengatakan, Feby memiliki ciri khusus, yaitu tato bergambar salib di bagian punggungnya. Namun untuk memastikan hal itu, Kompol Chalid akan memeriksa mayat itu lebih dulu.

"Bersama saya, kakak Feby Lorita yaitu Evy Lorita akan mengecek langsung ke RS Polri untuk memeriksa apakah di tubuh jenazah ada tato itu atau tidak," ujar Kompol Chalid.

Terungkapnya identitas pemilik mobil itu diketahui setelah kepolisian menelusuri pelat nomer mobil itu di Samsat Bogor. Ditemukan data bahwa Feby Lorita yang juga salah satu warga di Kota Wisata Blok A 4/11 Rt 002 Rw 010, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat adalah pemilik mobil itu.

Namun saat ditelusuri lebih lanjut, pemilik rumah itu bukan lagi Feby. Rumah tersebut sudah berpindah tangan sejak tiga tahun lalu.

Penyidik juga memperoleh informasi, usai menjual rumahnya, Feby tinggal di kawasan Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur. Tapi saat mendatangi rumah itu, diketahui Feby tidak berada di tempat.

Hingga saat ini, kata Kompol Chalid, penyidik telah memeriksa sembilan orang saksi. Para saksi tersebut adalah warga yang berada di sekitar TPU Pondok Kelapa, warga dan penghuni rumah di Gunung Putri dan Cibubur, serta keluarga pemilik mobil.

PRT Ditemukan Tenggelam di Kolam Renang Rumah Majikan

Rabu, 29 Januari 2014 12:33 WIB
PUSKOMINFO - Siti Khoeriyah, 21 tahun, seorang pembantu rumah tangga (PRT0 tewas akibat tenggelam di kolam renang rumah majikannya di Jl. Kemang Selatan IX No.7 Rt.  07/ 02 Kelurahan Bangka, Kecamatan mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (28/1/2014) pagi sekira pukul 09:30 WIB.

Peristiwa tenggelamnya korban pertama kali diketahui oleh Yacob Rohi, sopir di rumah tersebut. Yacob ketika datang ke rumah tidak melihat pembantu rumah tangga yang biasanya ada, selanjutnya Yacob Rohi mencari di sekeliling rumah dan mendapatkan pembantunya terbenam di Kolam renang.

Yacob Rohi kemudian langsung menolong korban, saat diperiksa masih terdapat denyut nadinya, Siti Khoerriyah selanjutnya dilarikan ke Klinik SOS Medika Jl.Puri Sakti No.10 Jakarta Selatan. Namun setelah dirawat beberapa menit di Klinik SOS Medika, nyawa Siti Khoeriyah tidak bisa diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia. Peristiwa kemudian dilaporkan ke Polsek Metro Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Wakapolsek Metro Mampang Prapatan, AKP Yulianto didampingi Kanit Reskrim AKP Nurdin AR yang datang ke TKP melakukan pengecekan di rumah Jl. Kemang Selatan IX No. 7 Rt.07/02 Kelurahan Bangka dan Klinik SOS Medika untuk mengecek kebenarannya.

Surat Keterangan Kematian yang dikeluarkan  Klinik SOS Medika di Jl. Puri Sakti No.10 Jakarta Selatan itu dinyatakan bahwa Siti Khoeriyah meninggal karena tengelam didalam Air. Untuk menindak lanjuti dan penyelidikan lebih lanjut Polsek Metro Mampang memberi rujukan ke RS. Fatmawati untuk diadakan Visum Et Repertum

Asyik Sauna, WN Brazil Tewas di Apartemen Golf Pondok Indah

Rabu, 29 Januari 2014 10:00 WIB
PUSKOMINFO - Sedang asyik sauna bersama istri, lelaki WNA Brazil ditemukan tewas mengapung di kolam renang sauna basement Apartemen Golf Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (28/1/2014) sore sekira pukul 17:00 WIB

Korban bernama Alaylson Ribeiro Pedeira, 86 tahun, ditemukan mengapung di kolam renang basement 1 sauna oleh karyawan setempat. Diperkirakan korban meninggal karena sakit.

Kapolsek Metro Kebayoran Lama, Kompol Riftazudin, mengatakan korban  sebelumnya sauna bareng dengan istrinya di apartemen. “Setelah istrinya keluar duluan dari sauna, namun suaminya tidak keluar hingga akhirnya ditemukan tewas,” katanya.

WNA Brazil yang tinggal di lantai 26 tersebut diduga mengalami sakit. “Tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban, penyebab meninggal diduga karena sakit,” ujar Riftazudin.

Petugas kemudian membawa jasad korban ke RSCM untuk diotopsi.

Beberapa Ruas Jalan Yang Tidak Bisa Dilewati Akibat Banjir Yang Terjadi di Jakarta

Rabu, 29 Januari 2014 09:22 WIB
PUSKOMINFO - Banjir kembali melanda sebagian wilyah Jakarta setelah diguyur hujan sejak Selasa (28/1/2014) malam hingga Rabu pagi. Beberapa ruas jalan bahkan tak dapat dilintasi kendaraan karena genangan terlalu tinggi. Akibatnya, arus lalu lintas tersendat.

Berikut daftar ruas jalan di Jakarta yang untuk sementara tidak dapat dilewati karena banjir, sesuai informasi yang dilansir Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya hingga Rabu pukul 07.00 pagi ini:

1. Jalan Bendungan Hilir Raya, Jakarta Barat. Tinggi genangan 40 cm.

2. Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat. Hanya lajur kanan yang dapat dilintasi.

3. Depan Trisakti, Grogol, Jakarta Barat. Tinggi genangan 30 cm. Kendaraan sejenis sedan disarankan tidak melintas.

4. Jalan Bangka, Jakarta Selatan. Tinggi genangan 50-100 cm. Akses jalan terputus total.

5. Underpass interchange Cawang. Tinggi genangan 60-100 cm, hanya truk yang dapat melintas.

6. Jalan Tendean, Jakarta Selatan. Tinggi genangan 30-50 cm. Kendaraan sejenis sedan disarankan tidak melintas.

7. Jalan Kapuk Raya, Jakarta Utara. Tinggi genangan 30-50 cm, tidak bisa dilintasi semua jenis kendaraan.

8. Jalan Patra Raya, Duri Kepa, Jakarta Barat. Tinggi genangan 50-70 cm, tidak bisa dilintasi semua jenis kendaraan.

9. Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan (depan Kem Chicks). Tinggi genangan 50-60 cm, tidak bisa dilintasi semua jenis kendaraan.

Lokasi SIM & STNK Keliling Rabu, 29 Januari 2014

Rabu, 29 Januari 2014 09:14 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling Rabu, 29 Januari 2014, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Ps Baru
STNK: Lapangan Banteng 

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK:  LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK : Ragunan

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Jl. Boulevad III Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati
STNK: Ps Induk Keramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Polisi Sudah Mengantongi Ciri-ciri Identitas Pelaku Perampokan Bersenjata Api di Komplek PWI Cipinang Muara Jakarta Timur

Rabu, 29 Januari 2014
PUSKOMINFO - Kanit Reskrim Polsek Jatinegara AKP DP Ambarita, mengatakan, dua perampok bersenjata api, gagal mencuri dua sepeda motor, di Jalan Koran No F/91 RT 01/09 Cipinangmuara, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (28/1/2014.

Saat itu, mereka hendak mencuri sepeda motor Honda Supra X polisi B 3736 TXJ dan motor Honda Megapro BE 5171 FQ. "Tapi mereka tidak berhasil, karena motor tersebut digembok dan pakai kunci rahasia, meskipun, mereka sudah berhasil membobol rumah kunci kedua motor itu," katanya.

Kedua pelaku sendiri memiliki ciri-ciri, berbaju kuning, bertopi dan berbadan tegap. Kemudian, satu pelaku lainnya memiliki kulit sawo matang, berbaju hitam dan berambut ikal. "Kami masih lakukan penyelidikan kasus ini," kata Ambarita.

Polisi Akan Periksa Kejiwaan Ayah Yang Membunuh Anak Kandungnya

Rabu, 29 Januari 2014
PUSKOMINFO - Polisi akan melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap seorang bapak Epi Suhendar (28), atas pembunuhan terhadap anak kandungnya Ihsan Fazle Mawla (3) di Bekasi.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto mengatakan, penyidik akan melakukan tes kejiwaan terhadap pelaku yang merupakan leader di PT Mitsuba tersebut.

"Pelaku diperiksa kejiwaan psikologis oleh psikiater untuk mendalami apakah hanya depresi atau hal lain, sehingga membunuh anak atau menganiaya istrinya," kata Rikwanto di kantornya, Selasa, (28/1/2014).

Ia menjelaskan, untuk motif sementara pelaku melakukan aksinya itu karena khawatir dengan pekerjaan kantornya dimana takut tidak memenuhi target, cicilan rumah, dan punya hutang.

"Dari kegalauannya timbul depresi melakukan pembunuhan kepada anaknya, pemeriksaan masih berlangsung," jelas dia.

Sebelumnya diberitakan, seorang bapak tegas membunuh anak kandung dan menganiaya sang istri akibat stres di Perum BCL, Jalan Arjuna, Kabupaten Bekasi, Senin, (27/1/2014).

Sebanyak 348 Pengendara Sepeda Motor Ditilang Polisi Karena Melewati Jalan Layang Non Tol di Daerah Casablanca

Rabu, 29 Januari 2014
PUSKOMINFO - Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Hindarsono mengatakan, para pengendara sepeda motor ini ditilang karena nekat masuk ke Jalan Layang Non Tol (JLNT). Tercatat ada 348 sepeda motor dan satu bajaj ditindak di JLNT. Dari operasi ini ada 178 STNK dan 171 SIM yang disita. Operasi ini sebenarnya sudah sering dilakukan. Namun, karena rendahnya kesadaran masyarakat terhadap rambu dan aturan maka masih banyak penggendara sepeda motor yang melakukan pelanggaran.

Dia menegaskan, pihaknya masih melakukan operasi terhadap pelanggar kendaraan roda dua yang melintas di JLNT Casablanka. Menurutnya, untuk mencegah timbulnya korban jiwa maka pihaknya akan membuat tiga shift operasi yaitu pagi, siang dan sore hari.

Menurutnya, rambu yang terpasang sudah sangat jelas. Ada tanda larangan sepeda motor untuk masuk ke JLNT. Mengapa ada larangan, sebenarnya jalan tersebut sangat berbahaya untuk sepeda motor. Karena, pembatas yang ketinggiannya hanya satu meter dan juga angin kencang dijalan layang tersebut bisa membuat sepeda motor celaka. "Rambunya sudah ada, mestinya mereka bisa mengerti untuk tidak lewat JLNT," tuturnya.

Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto menegaskan, untuk kasus kecelakaan yang menewaskan satu orang yang terjadi pada Senin 27 Januari malam kemarin memang terjadi karena kesalahan pengendara sepeda motor yang memutar arah.

Mestinya, dia bisa lewat dengan mengambil risiko ditilang. "Tapi dia itu ketakutan karena ada sepeda motor yang memutar dan bilang ada razia, padahal tidak ada razia," jelasnya.

Kabid menegaskan, dari saksi-saksi kendaraan roda dua Faisal melawan arah dengan kecepatan tinggi dan tertabrak mobil. Selain itu, Faisal juga tidak memiliki SIM, dia bisa dikenakan Pasal 310 ayat 4 tentang kelalaian dalam lalu lintas yang menyebabkan hilangnya nyawa orang.

Namun, hingga kini Faisal belum diperiksa karena mengalami luka serius di bagian tangan dan kaki. Dia masih dirawat di RS Mitoharjo, Jakarta Selatan. Sementara, istrinya, Windawati meninggal setelah terpental jatuh dari JLNT ketika tabrakan terjadi.

"Siapapun yang melanggar bisa kita tindak, selain pasal 310 ayat 4 UU Lalulintas dan Angkutan Jalan bisa juga dikenakan pasal 287 UU Lalulintas," tukasnya.

28 Januari 2014

Mayat Perempuan di Nissan March dalam Kondisi Terikat, Polisi Sudah Kantongi Identitas Pemilik Mobil


Mayat membusuk di Nissan March (Foto: Isna/Okezone) 
Selasa, 28 Januari 2014 14:52 WIB
PUSKOMINFO - Mayat perempuan di dalam bagasi mobil Nissan March Nopol F 1356 KA ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Tangan kiri dan kedua kaki terikat kabel listrik. Sementara, pihak kepolisian sudah mengantongi identitas pemilik mobil.

Kapolsek Metro Duren Sawit, Kompol Imran Gultom mengatakan, saat ditemukan mayat tersebut digulung menggunakan kain selimut. Pada wajah korban juga ditemukan tanda kekerasan.

"Sudah membusuk, di wajah korban ada tanda kekerasan. Kedua kaki korban diikat bersama dengan tangan kiri dengan kabel listrik dan tali kursi," papar Kapolsek kepada wartawan, Selasa (28/1/2014).

Menurut Kapolsek, kini pihaknya telah mengantongi identitas pemilik kendaraan tersebut. Kendati demikian, Kapolsek enggan mengungkapkan guna pengembangan penyidikan. "Terdaftar pemiliknya warga Bogor. Kita tengah mengejar pelaku," imbuhnya.

Diketahui, mayat wanita yang diperkirakan berusia 30 tahun itu ditemukan di dalam bagasi mobil Nissan March yang terparkir di Jalan Pondok Kopi Raya Ujung, Jakarta Timur atau tepatnya di samping TPU Pondok Kelapa, Selasa apgi sekira pukul 08.00 WIB.

Penemuan tersebut berawal saat seorang warga curiga dengan bau busuk menyengat yang tercium dari dalam mobil. Di sekitar mobil juga terdapat belatung berserakan. Warga akhirnya melaporkan penemuan tersebut pada petugas kepolisian terdekat.

Setelah dibuka paksa, didapati mayat perempuan rambut panjang, kulit putih dan tinggi sekira 160 cm itu terbungkus selimut di dalam bagasi mobil. Mayat yang belum diketahui identitasnya ini mengenakan gaun terusan tank top bermotif kembang kembang merah jambu dengan kemben berwarna hitam. Korban juga memakai gelang giok warna hijau.

Mayat Perempuan Membusuk Ditemukan di Bagasi Mobil Nissan March


Mayat membusuk (Foto: Isna/Okezone) 
Selasa, 28 Januari 2014 11:13 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat perempuan ditemukan membusuk di dalam mobil Nissan March Nopol F 1356 KA yang terparkir di samping TPU Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (28/1/2014) pagi sekira pukul 08:00 WIB. Hingga saat ini polisi masih mencari pemilik mobil sekaligus untuk mengetahui identitas mayat tersebut.

Informasi dari Polsek Metro Duren Sawit, awalnya warga yang melintas penasaran dengan bau menyengat. Ketika dicari sumber bau, ternyata berasal dari mobil. Dari dalam mobil yang terkunci itu, timbul bau menyengat seperti mayat busuk. Warga kemudian melapor ke pihak kepolisian.

Petugas Polsek Metro Duren Sawit yang datang ke lokasi memeriksa mobil, ternyata benar di dalam mobil Nissan March berwarna putih itu terdapat mayat perempuan dalam kondisi yang sudah membusuk. Saat ditemukan mayat berada di bagasi mobil. Mayat tersebut terbungkus kain

Petugas identifikasi Polres Metro Jakarta Timur yang didatangkan ke lokasi, setelah memeriksa jenazah   kemudian mengirim mayat ke RSCM guna dilakukan otopsi. Petugas belum mengetahui penyebab tewasnya korban. Saat ini Petugas tengah mencari pemilik mobil sekaligus untuk mengetahui identitas mayat perempuan tersebut.

Kondisi jalan di sekitar lokasi saat ini terpantau padat karena warga berkerumun. Akibatnya arus lalu lintas dari Jl Pondok Kopi ke arah Kanal Banjir Timur (KBT) terjadi kemacetan.

Polres Kepulauan Seribu Temukan Mayat di Pulau Pari, Diduga Korban KM Sahabat

Selasa, 28 Januari 2014 10:43 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polres Kepuluan Seribu menemukan satu jenazah pria mengambang di dekat pantai Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Senin (27/1/2014) kemarin. Mayat tersebut diduga sebagai salah satu korban tenggelamnya KM Sahabat di Pulau Damar, beberapa waktu lalu.

Awalnya,seorang nelayan yang di dekat pantai melihat jenazah mengambang di pantai Pulau Pari atau kurang lebih 10 hingga 15 mill dari Pelabuhan Tanjung Priok. Jenazah berhasil diangkat memiliki ciri-ciri tinggi 165 cm, mengenakan celana dalam warna coklat, dan tengkorak kepala sudah lepas. Tubuh korban juga sudah bengkak dan berwarna biru. Penyebabnya, diduga karena terlalu lama terendam air.

Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Johanson Ronald mengaku belum bisa memastikan jenazah tersebut merupakan salah satu penumpang KM Sahabat atau bukan. Pasalnya, mayat tersebut harus melalui proses identifikasi Tim DVI Polda Metro Jaya terlebih dulu.

"Setelah teridentifikasi, akan dicocokan dengan data laporan yang sudah tercatat beberapa hari ini," kata Kapolres, Selasa (28/1/2014).

Kapolres menuturkan, proses pencarian korban KM Sahabat masih terus dilakukan. Upaya tersebut masih dilakukan di sekitar laut dan pantai Kepulauan Seribu. Namun, cuaca saat ini masih belum mendukung upaya pencarian ke lokasi karamnya kapal.

Jumlah catatan kehilangan pun dilaporkan belum bertambah. Selain itu, pihak syahbandar juga belum merekomendasikan upaya penelusuran dan penyelaman ke titik tenggelamnya kapal tersebut.

"Karena laporan cuaca kan dapat infonya dari Syahbandar. Nah selama belum ada arahan, kami belum bisa ke lokasi," jelas Kapolres

Sedang Pesta Narkoba di Tempat Kos, Wanita dan Dua Teman Pria Digerebek Polsek Metro Sawah Besar

Selasa, 28 Januari 2014 09:31 WIB
PUSKOMINFO - Dua pemuda bersama seorang wanita yang sedang pesta ganja di kosan Jalan Dwi Warna Gang II, Sawah Besar, Jakarta Pusat, dibekuk petugas Polsek Metro Sawah Besar, Senin (27/1/2014) malam. Petugas juga menyita dua gram ganja kering yang belum terpakai.

Seorang wanita berinsial LNY,18 tahun, tak berkutik ketika ditangkap petugas bersama dua teman prianya SNI,20 tahun, dan ADW,17 tahun. Mereka kini mendekam di tahanan Mapolsek Metro Sawah Besar.

“Satu pelaku ADW, masih berstatus pelajar SMA swasta di Kawasan Tamansari,”ujar Kapolsek Metro Sawah Besar, Kompol Sintho Silitonga.

Menurut Kapolsek, penangkapan ketiga pemakai daun haram itu sekira pukul 20:00 WIB, berawal dari laporan masyarakat yang menyebutkan di kosan salah satu pelaku diduga asyik mengkonsumsi narkoba.

Petugas segera meluncur ke lokasi untuk mengecek kebenaran laporan itu. Informasi ternyata benar, petugas bersama pengurus RT, kemudian menggrebek kosan tersebut. Tiga pengguna narkoba diantaranya wanita diamankan ke kantor polisi. Karena salah satu wanita, tentu dia mendekam si sel khusus wanita sedang dua pelaku lainnya disatukan dengan pelaku kejahatan lainnya.

Suami Isteri Pengendara Motor Terjatuh dari JLNT, Sang Isteri Tewas


Selasa, 28 Januari 2014 09:03 WIB
PUSKOMINFO - Kecelakaan yang memakan korrban jiwa terjadi di jalan layang non tol (JLNT) Tanah Abang - Kampung, Senin (27/1/2014) malam. Pasangan suami - isteri yang mengendarai sepeda motor, Faisal, 28 tahun, dan Windawati atau Wiwin, jatuh dari tol persis di depan ITC Kuningan atau Mall Ambasador, Setiabudi, Jakarta Selatan, sekira pukul 23:30 WIB.

Wiwin yang jatuh dari ketinggian 15 meter itu langsung tewas, kini berada di RSCM. Sedangkan Faisal yang mengalami luka dibawa ke RS. Mintoharjo, Tanah Abang.

Informasi dari Polsek Metro Setiabudi, peristiwa itu terjadi pada saat Wiwin yang diboceng suaminya bernama Faisal sedang melaju dari arah Kampung Melayu menuju Tanah Abang. Tetapi ketika itu di antara gedung Standard Charter dan Le Meridien ada razia polisi. Karena memang jalan layang itu tidak diperuntukkan untuk sepeda motor. Hanya kendaraan roda empat lebih yang boleh melintasi jalan layang nontol itu.

Melihat ada razia di depannya, kemudian Faisal yang sedang memboceng istrinya itu berbalik dan melawan arah. Padahal jalan yang dilaluinya itu hanya satu jalur.

Diduga motor yang ditumpangi oleh Wiwin itu dalam kecepatan tinggi. Ketika ada mobil Honda City dengan nomor polisi B 8542 RS yang melaju dari arah yang berlawanan, motor Honda Beat dengan nomor polisi B 3843 SLA yang dikendarai Faisal pun tertabrak. Suami Isteri itu pun terjatuh ke bawah. Sang Isteri, Windawati, yang tengah hamil 7 bulan itu meninggal dunia di lokasi kejadian.

Petugas dari Polsek Metro Setiabudi dan Laka Lantas Polres Metro Jakarta Selatan yang datang ke lokasi kemudian membawa jenazah Wiwin ke RSCM sedangkan Faisal yang terluka dibawa ke RS Mintoharjo.

"Wiwin langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo (RSCM), Jakarta Pusat. Kemudian Faisal dibawa ke rumah sakit Mintoharjo," ujar Kapolsek Metro Setiabudi, AKBP Tri Suhartanto.

Kapolsek menambahkan, saat ini mobil Honda City dan sepeda motor Honda Beat yang terlibat kecelakaan itu sudah dibawa ke unit laka lantas Polres Metro Jakarta Selatan.

Lima Pengedar Ganja Dibekuk Polsek Sukmajaya Depok

Selasa, 28 Januari 2014 08:37 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Reskrim Polsek Sukmajaya membekuk lima pemuda yang mengedarkan narkoba jenis ganja di kawasan Kelurahan Sukamaju, Cilodong, Kota Depok, Selasa (28/1/2014) dinihari tadi. Kelima  pemuda yang ditangkap yakni DS, 23 tahun, R,18 tahun, RF alias I, 21 tahun, ERS, 16 tahun dan NAJ, 30 tahun. Selain menyita sejumlah paket ganja dan uang tunai, petugas juga menemukan sangkur dari salah seorang pelaku.

“Awalnya kami menangkap empat pelaku yaitu DS, R, RF dan ERS. Berdasarkan pengakuan empat pelaku kami kembali meringkus tersangka NAJ, di kediamannya di daerah Cilodong tanpa ada perlawanan,”ujar Kapolsek Sukmajaya, Kompol Agus Widodo, Selasa (28/1/2014) pagi.

Penangkapan bermula saat polisi melakukan patroli malam pukul 01:30 WIB,. Tim buser itu melihat empat pemuda dengan gelagat mencurigakan sedang berkerumun di tempat gelap. Saat digeledah ternyata sedang mengedarkan ganja,”ungkapnya.

Saat ini petugas masih berupaya mengejar bandar besarnya. “Masih kita dalami untuk menangkap bandar besarnya,”tegas Kapolsek.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 28 Januari 2014

Selasa, 28 Januari 2014 08:26 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Selasa, 28 Januari 2014, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Ps Baru
STNK: Lapangan Banteng 

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK:  LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK : Ragunan

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Jl. Boulevad III Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Baru Ambil Uang, Seorang Wanita Dirampok di Cibitung Bekasi

Selasa, 28 Januari 2014 08:12 WIB
PUSKOMINFO - Maria Olivia, 26 tahun, dibacok perampok kemudian uang yang baru diambilnya dari bank dibawa kabur empat perampok bersepeda motor, Senin (27/1/2014) siang. Korban mengalami luka bacok di tangan dan kehilangan tas berisi uang Rp 13 juta.

Peristiwa terjadi di depan rumah korban di Kampung Cibuntu RT 03/01 Desa Cibuntu, Cibitung, Kabupaten Bekasi.

"Kejadiannya pada Senin (27/1/2014) sekira pukul 13:41 WIB ketika korban sudah berada di depan rumahnya," kata petugas Polsek Cikarang Barat kepada wartawan, Selasa (28/1/2014).

Saat kejadian, korban baru pulang dari bank BCA. Sesampai di depan rumah, saat membuka pagar rumah tiba-tiba datang empat orang pelaku berboncengan dua sepeda motor langsung merebut tas korban. Korban berusaha mempertahankan tasnya, namun salah satu pelaku membacok lengan korban hingga tas yang dipegangnya berpindah tangan. Keempat pelaku langsung kabur.

Petugas Polsek Cikarang Barat masih melakukan penyelidikan kasus ini.

Minum Miras Oplosan, 2 Warga Tanjung Priok Tewas

Selasa, 28 Januari 2014 07:52 WIB
PUSKOMINFO - Akibat meminum minuman keras (miras) oplosan, dua warga Tanjung Priok, Jakarta Utara, tewas setelah mendapat perawatan di rumah sakit. Kedua korban tewas bernama Marcelis Karin, 21 tahun, tewas di RS St. Carolus dan rekannya bernama Polyanus, 48 tahun, tewas di RS. Sulianti Suroso. Mereka adalah warga Jalan Papanggo Raya RT 08/05 Tanjung Priok.

Peristiwa minum-minuman keras itu terjadi pada Sabtu (25/1/2014) lalu. Keduanya minum miras oplosan di perempatan Jl. Warakas VI RT 08/05 Kel. Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Ya kejadiannya Sabtu (25/1/2014) sore, dua orang tewas dan dua orang lainnya masih mengalami kritis,” ujar Kapolsek Metro Tanjung Priok, Kompol Sulastoyo, Selasa (28/1/2014).

Kapolsek mengatakan pesta miras oplosan itu diikuti delapan orang pada Sabtu (25/1/2014), di perempatan Jalan Papanggo Raya. Minuman oplosan tersebut merupakan campuran brandi dan minuman ringan bersoda, yang dijual Rp30 ribu.

Korban Polyanus sempat dibawa ke RS. Carolus dan mendapat perawatan. Namun pada Senin (27/1/2014) pagi sekira pukul 07:00 WIB, Polyanus dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan korban Marcelis yang dirawat di RS. Sulianti Suroso meninggal dunia pada Senin (27/1/2014) sore sekira pukul 15:00 WIB.

Saat ini petugas Polsek Metro Tanjung Priok masih menyelidiki penyebab tewas dan kritisnya orang-orang itu. Polisi juga masih memburu penjual miras yang mereka tenggak.

27 Januari 2014

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Kali Pesanggrahan


Penemuan mayat di rw 05

Senin, 27 Januari 2014 15:16 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat laki laki tanpa Identitas diketemukan warga di dalam Kali Pasanggrahan tepatnya di RT 14/05 Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Senin (27/1/2014) sekira pukul 10:00 WIB.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga (Sarmili)  yang sedang memancing dan tinggal tidak jauh dari lokasi penemuan. Penemuan mayat tersebut kemudian dilaporkan ke Pihak Kepolisian.

Petugas yang datang ke lokasi melakukan pemeriksaan dan identifikasi. Saat ditemukan, korban mengenakan Celana Jeans warna gelap, jaket warna hitam dan mengunakan kaos warna gelap.

Bagi warga yang merasa kehilangan keluarganya dengan ciri yang ditemukan dapat menghubungi petugas Polsek Metro Kebayoran Lama.

Perempuan Hamil 5 Bulan Tewas Ditusuk Suaminya di Rawa Bebek Kota Bekasi

Senin, 27 Januari 2014 15:01 WIB
PUSKOMINFO - Desi Hayatun Nufus (21), seorang perempuan yang tengah hamil ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya yang berada di Kampung Rawa Bebek RT 10/11, Kelurahan Kota Baru, Kota Bekasi, pada Minggu (26/1/2014) malam kemarin.

Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kota, Kompol Nuredy Irwansyah mengatakan, korban tewas setelah ditusuk oleh suaminya sendiri berinisial E. Selain menewaskan Desi, pelaku juga menusuk Fatoyah, 45 tahun, mertuanya sendiri. Namun, nyawa Fatoyah berhasil diselamatkan.

Kompol Nuredy menjelaskan berdasarkan keterangan saksi sebelum ditemukan tewas, korban dan pelaku terlibat pertengkaran.

"Pelaku datang ke rumah korban sekira pukul 21:00 WIB, kemudian terlibat pertengkaran. Kemudian korban berteriak minta tolong, sementara pelaku langsung kabur. Karena curiga, kakak korban kemudian masuk ke dalam rumah dan menemukan korban sudah tewas," jelasnya, Senin (27/1/2014).

Saat ditemukan, Desi tewas dengan luka tusuk pada bagian kepala, leher dan wajahnya. Sementara Fatoyah mengalami luka tusuk pada bagian punggung, namun nyawanya berhasi diselamatkan.
"Fatoyah terluka saat mencoba melerai petengkaran korban dan pelaku," ucapnya.

Kompol Nuredy melanjutkan, saat menghabisi istri dan menganiaya mertuanya, diduga pelaku tidak sendiri. Sebab saat kabur, beberapa saksi melihat pelaku serta dua orang kawannya keluar dari rumah dan langsung menaiki sebuah mobil Daihatsu Sirion berwarna silver.

"Tersangka E dibantu dua pelaku lainnya. Saat ini para pelaku masih dalam pengejaran kepolisian. Sementara motif pelaku belum diketahui," tandasnya.

Diduga Stres Karena Banyak Utang, Ayah Bunuh Anak dan Lukai Istri di Cikarang Utara

Senin, 27 Januari 2014 14:49 WIB
PUSKOMINFO - Diduga mengalami stress akibat banyak utang, seorang ayah tega membunuh anak kandungnya dan melukai istrinya. Peristiwa terjadi di Perum Bumi Citra Lestari Jl. Arjuna 10 Blok B3 No 17, Desa Waluya, Cikarang Utara, Senin (27/1/14) dinihari.

Korban bernama Ikhsan Fazli,3 tahun, meninggal mengenaskan dengan 18 tusukan di sekujur tubuh, sementara sang ibu Cucun,24 tahun, mengalami luka tusuk di kepala dan punggung lalu dibawa ke RS Anita.

Saat Kejadian, warga mendengar ada suara tangisan dari tempat perkara, lalu mereka mendatanginya dan melihat korban sudah terkapar, sedangkan sang ibu sedang meminta tolong. Ketika polisi mendatangi rumah korban pelaku masih berada di TKP sambil memegang pisau yang masih berlumuran darah dan langsung diamankan petugas.

Menurut Kanitserse Polsek Cikarang, AKP Boby, pelaku merupakan ayah kandung korban bernama Evi Suhendar, 29 tahun. Menurut keterangan saksi-saksi, pelaku (Evi Suhendar) sedang mengalami depresi atau stress karena terbebani utang.

17 Januari 2014

Polda Metro Jaya Ungkap Sindikat Pembiusan Sopir Rental

b_300_187_16777215_0___images_2013b_bius_oke1.jpg
Jumat, 17 Januari 2014 15:19 WIB
PUSKOMINFO - Enam tersangka anggota sindikat pembiusan sopir mobil rental diringkus Unit I Subdit Jatantras Direskrimum Polda Metro Jaya. Enam tersangka yakni IR, AN, HEN, REN, ADE dan  AN dibekuk di Bandung Jawa Barat, setelah membius sopir mobil rental di salah satu hotel di Bogor.

Kanit I Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Aries Supriyono kepada wartawan, Jumat (17/1/2014), mengatakan peristiwa pembiusan sopir mobil rental itu terjadi pada Senin (13/1/2014) lalu sekira pukul 22:00 WIB.

Korban sopir mobil rental bernama Amrio Rajagukguk, 20 tahun, mendapat tugas untuk mengantarkan tiga orang pelaku ke daerah Bogor. Mereka berangkat dari Ciledug menuju Bogor dengan menggunakan kendaraan Toyota Avanza Nopol B-1625-SZI.

Setelah sampai di Bogor, mereka kemudian masuk ke Hotel Amalia Cisarua Bogor. Di kamar hotel, sudah ada dua pelaku lainnya yang sudah menunggu. Saat di kamar hotel tersebut, korban diberikan minuman. Namun setelah korban minum tak lama kemudian korban tidak sadarkan diri.

Sampai esok harinya, korban baru sadarkan diri. Setelah korban terbangun, para pelaku sudah meninggalkan hotel dan membawa kabur mobil.

Para pelaku membawa lari kendaraan tersebut ke Bandung, Jawa Barat untuk dijual. Saat itu kendaraan diserahkan kepada tersangka AN untuk dicarikan pembelinya, namun sebelum kendaraan terjual para pelaku berhasil ditangkap polisi.   


Kenal Lewat Facebook, Siswi SMP Diculik Mahasiswa, 6 Hari Dibawa Keliling Tiga Kota

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Sutarmo bersama keluarga korban

Jumat, 17 Januari 2014 15:00 WIB
PUSKOMINFO - Seorang siswi yang masih duduk dibangku kelas tiga SMP di Ciledug, Kota Tangerang diculik mahasiswa. Selama dalam penculikan dengan waktu enam hari, pelaku membawanya ke tiga kota, yakni Temanggung,Wonosobo dan Purwokerto Jawa Tengah.

Pelaku yang bernama Akar alias Gintala Lugaska,28 tahun, mengaku mahasiswa semester lima perguruan tinggi swasta di Yogyakarta itu pun  berhasil dibekuk Satreskrim Polres Metro Tangerang di salah satu rumah makan di Purwokerto,  Rabu (15/1/2014) malam sekira pukul 22.00 WIB.

Menurut Kasatreskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Sutarmo, pelaku bersama korban berinisial I, sempat berpindah-pindah kota di Jawa Tengah dari Temanggung ke Wonosobo kemudian ke Purwokerto.

"Anggota kami lima orang sempat berhari-hari melacak keberadaan tersangka, dan alhamdulillah berhasil menangkap pelaku bersama korban dengan selamat,"ucap AKBP Sutarmo.

Diungkapkan AKBP Sutarmo, kasus penculikan ini berawal dari laporan ibu korban, Melda ke Polsek Ciledug . Dalam laporannya, ibunda korban mengaku anaknya, I, hilang diculik.

Setelah dilakukan penyelidikan ternyata siswi SMP kelas tiga itu dibawa lari oleh pria yang dikenalnya lewat facebook. "Pria yang membawa kabur itu meminta uang tebusan sebesar Rp700 ribu,"jelasnya.

Karena keterbatasan Polsek Ciledug untuk penanganan kasus penculikan yang menggunakan IT, akhirnya Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota mengambil alih penanganan perkara ini dari Polsek Ciledug.

"Kami tugaskan 5 anggota buser melacak pelaku menggunakan IT dan keberadaan tersangka berhasil dideteksi,"jelasnya.

Pelaku meminta uang tebusan sambil mengancam kalau tidak dikirimi uang oleh orangtuanya, anaknya (korban) akan berbadan dua atau akan dibuat hilang anggota tubuhnya. Uang tebusan tersebut pun akhirnya dikirim Rp700 ribu kepada pelaku.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Komisaris Besar Riad pada Jumat (17/1/2014) siang mengatakan, dari pemeriksaan sementara, Gintala mengaku baru satu kali melakukan penculikan dengan modus tersebut.

"Ngakunya ini baru pertama kali. Tapi kami masih lakukan pengembangan. Mana tahu dia sudah kesekian kalinya melakukan ini ke korban lain," ujar Kapolres.

Kapolres mengatakan, polisi akan menelusuri rekam jejak Gintala lewat akun facebook miliknya. "Kami akan buka akunnya, dan akan kami periksa, apakah ada ABG lain yang pernah jadi korban," kata Kapolres.

Pengedar Sabu dari Kampung Ambon ditangkap di Mauk Tangerang

Ilustrasi sabu dan bong

Jumat, 17 Januari 2014 14:49 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Mauk berhasil membekuk tersangka pengedar narkotika jenis sabu di sekitar pintu masuk PLTU Lontar, Kabupaten Tangerang, Kamis (16/1/2014) pagi. Kanit Reskrim Polsek Mauk, Aiptu Sutiyo mengatakan, penangkapan dilakukan pihaknya setelah menadapatkan informasi dari warga yang merasa resah dengan ulah pengedar narkoba di lokasi tersebut.

"Kami segera merespons dengan adanya pengaduan dari masyarakat terkait pelaku pengedar narkoba di sekitar PLTU", tutur Aiptu Sutiyo.

Dari informasi itu, kata Aiptu Sutiyo, pihaknya kemudian melakukan pengembangan ke rumah tersangka yang berada di Kampung Kresek, Kecamatan Kresek.

"Ditemukan barang bukti satu plastik narkotika jenis sabu-sabu di dalam lemari tersangka," katanya.

Tersangka yang bernama Satiri alias Tanjul berikut barang bukti kemudian digelandang ke Mapolsek Mauk untuk proses penyidikan lebih lanjut.

"Tersangka mengaku barang tersebut didapat dari Kampung Ambon, Jakarta Barat," katanya.

Menurut Kanit, pihaknya akan terus melakukan pengembangan terhadap jaringan narkotika yang didapat dari Kampung Ambon tersebut. "Tersangka dikenakan undang-undang penyalahgunaan Narkotika dengan pasal 111, 112 dan 114 dan ancaman hukuman selama kurang lebih empat tahun kuruangan," tandasnya.

Sadim Tewas Terjatuh dari Jembatan Kereta Api Matraman

Jumat, 17 Januari 2014 14:14 WIB
PUSKOMINFO - Sadim, 53 tahun, seorang buruh harian lepas yang ditemukan tewas setelah terjatuh dari jembatan kereta Matraman, Jakarta Timur, Jumat (17/1/2014) pagi sekira pukul 09:00 WIB. Diduga kuat, pria itu jatuh setelah tertabrak kereta.

Saat ditemukan, warga Blok K 2 Kilawang RT 006/002  Desa Heuleut Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majalengka itu jatuh dalam posisi telungkup. Lukanya pun cukup parah terutama di bagian wajah. Korban mengenakan  kaos lengan pendek.

Polisi dari Polsek Metro Matraman dan Polres Metro Jakarta Timur yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP dan identifikasi.

Keterangan saksi di lokasi, sebelum korban terjatuh dari atas jembatan, terdengar suara klakson kencang. Tak lama kemudian, barulah pria nahas itu terjatuh. Korban diduga jatuh setelah tertabrak kereta.

Kini, jenazah korban berada di RSCM untuk diotopsi.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling di Wilayah DKI Jakarta, Jumat 17 Januari 2014


Jumat, 17 Januari 2014 09:25 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK Keliling di wilayah DKI Jakarta, Jumat 17 Januari 2014, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Ps Baru
STNK: Lapangan Banteng 

2. Jakarta Barat
SIM   : Citraland
STNK:  Citraland

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Akibat Guyuran Hujan Semalam, Beberapa Wialayah Jakarta Kembali Digenangi Air


Jumat, 17 Januari 2014 09:20 WIB
PUSKOMINFO - Akibat hujan yang mengguyur DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis (16/1/2014) malam hingga Jumat (17/1/2014) pagi, beberapa wilayah DKI Jakarta kembali digenangi air.

Berikut titik-titik wilayah genangan air yang dihimpun petugas siaga TMC Ditlantas Polda Metro Jaya:

1. Taman Palem Lestari Jakbar (Kompleks 1000 ruko) setinggi 20-30 cm
2. Depan Mall Kelpa Gading Jakut setinggi 20-30 cm
3. Jl Kebantenan Depan Semper Timur Jakut setinggi 20-30 cm
4. Jl Gaya Motor Raya Sunter 2 Jakut setinggi 40 cm 
5. Traffic Light Danau Sunter menuju Kemayoran 20-30 cm
6. Traffic Light Bintang Mas Ancol (RE Martadinata-Gunung Sahari) setinggi 40 cm
7. Sepanjang 100 meter di Exit Tol Plumpang setinggi 40-50 cm
8. Depan Lantamal/WTC Mangga Dua Jl Gunung Sahari setinggi 30-40 cm
9. Jalur kiri depan Pasar Kenari Jakpus setinggi 20 cm
10. Depan Samsat Jl Daan Mogot setinggi 20-30 cm 
11. Depan Taman Modern Jl Raya Bekasi setinggi 15-20 cm
12. Jl Karang Bolong - Ancol Barat 1 dan 2 setinggi 30 cm
13. Depan PT lion metal works Jl Raya Bekasi
14. Perumahan Pondok Ungu Permai 
15. Kawasan Walang Jakut
16. Perumahan Gading Griya Lestari, Pegangsaan dua, Kelapa gading.

Tenggak Miras Oplosan, Dua Pemuda Tewas di Bekasi

Jumat, 17 Januari 2014 09:01 WIB
PUSKOMINFO - Diduga akibat menenggak minuman keras (miras) oplosan, dua orang tewas dan tiga korban lainnya selamat setelah dirawat beberapa hari di rumah sakit.

Peristiwa ini, terjadi di kediaman rumah korban bernama Sulaiman, Kampung Cimuning, RT 01/RW 09, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (14/1/2014) sore dan malam.

Akibatnya, dua orang tewas bernama Sulaiman, 29 tahun dan Lutfi Sukowiyono, 28 tahun. Sedangkan tiga korban lainnya yakni, Barry, 28 tahun, Hendri, 25 tahun dan Haryadi, 40 tahun, nyawanya sempat tertolong setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Menurut Kapolsek Bantargebang, Kompol Tatang, kepolisian masih mendalami kasus ini. Hingga kini, kepolisian belum mengetahui jenis miras yang diminum para korban ini.

"Masih diselidiki kasusnya, benar korban meninggal dua orang," ujar Kapolsek saat dihubungi wartawan, Jumat (17/1/2014).

Sementara itu, dua orang korban lainnya yang selamat saat ini sudah pulang dari rumah sakit dan satu lagi masih. menjalani perawatan di rumah sakit.

"Satu korban atas nama Barry alias Farrah, masih dirawat di Rumah Sakit Abdul Muluk, Cibitung," ujar Kapolsek.

Menurut Kapolsek, peristiwa ini terjadi pada Selasa (14/1/2014) lalu sekira pukul 17:00 WIB. "Mereka berkumpul di rumah Sulaiman untuk minum miras yang dibeli oleh Sulaiman. Sekira pukul 18:00 WIB, mereka bubar," katanya.

Pesta miras ini, kembali dilanjutkan pada malam harinya, sekira pukul 22:00 WIB. Namun mereka pindah ke Bundaran Perumahan Bekasi Timur Regency RT 01/RW 08, Mustikajaya, tidak jauh dari kediaman rumah Sulaiman, hingga pukul 24:00 WIB.

"Mereka minum minuman keras yang dibawa oleh Sulaiman sebanyak dua kali di lokasi yang berbeda. Malam itu, belum terjadi pengaruh pada tubuh mereka," ungkap Kapolsek.

Keesokannya, pada Rabu, (15/1/2014) sekira pukul 22:30 WIB, Sulaiman mulai terasa gejala kesakitan dan berteriak di rumahnya sehingga membuat keluarganya panik.

"Keluarga membawanya ke RSUD Kota Bekasi untuk dirawat. Namun nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal pada Kamis (16/1/2014) dini hari sekira pukul 02:00 WIB," ujar Kapolsek.

Mendengar kabar Sulaiman telah meninggal, sambung Kapolsek, teman yang lainnya panik dan memeriksakan keadaan dirinya.

"Setelah mengetahui korban Sulaiman meninggal dunia, seluruh korban yang lain berobat memeriksakan kondisi mereka," katanya.

Menurut keterangan dokter, kata Kapolsek, Lutfi sempat pulang dari rumah sakit pada Kamis (16/1/2014) sekira pukul 03:30 WIB, karena tidak ada masalah pada dirinya.

"Namun Kamis (16/1/2014) pagi Lutfi kembali dibawa ke Rumah Sakit Rawalumbu dan sempat dirawat," kata Kapolsek.

Nyawa Lutfi juga tidak tertolong, dan dinyatakan meninggal pada Kamis (16/1/2014) sekira pukul 14:00 WIB. Dan langsung dimakamkan sekira pukul 17:00 WIB, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pedurenan, Mustikajaya. Di TPU itu juga, telah dimakamkan korban bernama Sulaiman pada pagi harinya.

"Para korban yang meninggal ini, informasinya yang banyak minum minuman keras," sambung Kapolsek.

Hingga kini, kepolisian belum mengetahui jenis minuman keras yang ditenggak para korban. Hanya korban Sulaiman, yang telah meninggal yang mengetahuinya, karena miras oplosan itu berasal dari Sulaiman.

Hingga kini, kasusnya masih dalam penanganan Polsek Bantargebang.

Kantor Pos di Pulogadung Dirampok, Uang Rp 110 Juta yang Akan Disetor ke Kantor Pusat Dibawa Kabur

Jumat, 17 Januari 2014 08:32 WIB
PUSKOMINFO - Aksi perampokan terhadap Kantor Pos Indonesia kembali terjadi. Kali ini terjadi di sebuah anak cabang Kantor Pos Indonesia yang belokasi di Jalan Pondasi No. 24 Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, pada Kamis (16/1/2014) petang.

Informasi dari Polsek Metro Pulogadung, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 14.55 WIB. Saat itu, karyawan bernama Oken Riyani yang hanya tinggal seorang diri, tengah bersiap-siap untuk berangkat menyetorkan uang hasil kerja ke Kantor Pusat.

Tiba-tiba ia didatangi seorang pelaku yang masih mengenakan helm dan muka tertutup kain, langsung menodongkan senjata api dan menyuruh karyawan itu masuk ke dalam toilet.

Sekira 5 menit di dalam toilet, Oken berhasil mendobrak pintu toilet. Oken mendapati uang sebesar Rp 110 Juta yang akan disetorkan ke Kantor Pusat telah dibawa kabur pelaku.

Saat ini petugas Polsek Metro Pulogadung masih menyelidiki peristiwa tersebut dengan mendalami keterangan saksi Oken Riyani.  



Syarifudin Ditemukan Tewas di Samping Polda Metro Jaya

Jumat, 17 Januari 2014 08:13 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok jenazah laki-laki ditemukan di Jalan Gatot Subroto atau tepatnya di sekitar pintu keluar Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Jenazah bernama Syarifudin ini ditemukan dengan luka parah di kepala.

Jenazah ini ditemukan Kamis (16/1/2014) malam sekira pukul 21:30 WIB. Saat ini jenazah Syarifudin yang diperkirakan berusia 50-an ini berada  di RS Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan visum.

Petugas Polsek Metro Kebayoran Baru telah memeriksa satu orang saksi yang diduga melihat peristiwa tewasnya korban.

Keterangan saksi, sebelum tewas korban dalam posisi menuduk sempat ditendang oleh seseorang hingga berkali-kali. Korban mengalami luka memar di bagian pelipis sebelah kiri. Saat ini, pihak Polsek Metro Kebayoran Baru tengah menyelidiki kasus tersebut.

Pencuri Spesialis Rumah Kosong Nyaris Dibakar Warga

Jumat, 17 Januari 2014 07:37 WIB
PUSKOMINFO - Risky Permana, 23 tahun, nyaris dibakar karena kepergok saat mencuri di rumah yang tengah ditinggal penghuninya di Jalan Isa RT 05/04, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (16/1/2014) malam.

Kapolsek Metro Kebon Jeruk, Komisaris Polisi (Kompol) Slamet mengatakan, pelaku saat itu tengah beraksi di rumah Yuda Ardian sekira jam 23:30 WIB saat pemilik rumah sedang bekerja.

"Pelaku menggunakan sepeda motor Honda Scoopy bawa kunci Inggris, karena Risky tahu rumah korban kosong," kata Kompol Slamet.

Kompol Slamet melanjutkan, begitu tiba di lokasi, pelaku langsung masuk kedalam dan menggondol barang berharga milik Yuda diantaranya, VCD, kamera Sonny seharga Rp 1 juta.

Akan tetapi, aksi pelaku tidak berjalan mulus karena kepergok warga yang sedang Siskamling. Akhirnya, Risky mengalami hantaman geramnya warga.

"Petugas pun datang yang sedang patroli, akhirnya pelaku diamankan dan dibawa ke Polsek," jelas Kapolsek.

Menurut Kapolsek, pelaku merupakan residivis kasus yang sama yakni spesialis rumah kosong. Hal ini dilakukan pelaku lantaran untuk menafkahi anak dan istrinya, karena musim banjir tidak bisa menarik ojek.

"Pelaku ditahan dan dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukumannya diatas lima tahun penjara," tandasnya.

16 Januari 2014

Sedang 'Nyimeng' di Jalan Layang, Satpam Dicokok Polsek Pamulang

ganja-sub
Ilustrasi Ganja

Kamis, 16 Januari 2014 14:29 WIB  
PUSKOMINFO - Seorang satpam dicokok petugas Polsek Pamulang karena kedapatan sedang menggunakan ganja (nyimeng) di Jalan Layang Pertigaan Cabe Golf, Pondok Cabe, Pamulang. Kamis (16/1/2014) dinihari. Dari tersangka Suhadi, 49 tahun, polisi juga menyita barang bukti 16 paket ganja seberat 16 gram kering yang dipecah menjadi tiga bagian.

Kapolsek Pamulang, Kompol M. Nasir, mengatakan penangkapan tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat yang melapor bahwa di lokasi tersebut sering dilakukan penyalahgunaan narkoba.

“Setelah kami telusuri akhirnya kami bekuk S yang sedang memakai narkoba dan barang bukti kami amankan,” kata Kapolsek.

Kemudian Suhadi pun langsung diamankan ke Mapolsek Pamulang. Hingga kini polisi masih menelusuri barang bukti yang didapat dari Suhadi. “Masih kami kembangkan kasus ini,” katanya.

Diduga Kecewa Tak Dibelikan Softlens, Pelajar Nekat Gantung Diri di Sawah Besar Jakarta Pusat

Kamis, 16 Januari 2014 12:11 WIB
PUSKOMINFO - Diduga kecewa tidak dibelikan softlens atau lensa kontak,  seorang remaja laki-laki berusia 18 tahun nekat bunuh diri dengan cara gantung diri di kamar rumahnya di Gang Fajar IV No 5 Kelurahan Kartini, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2014) sekira pukul 08:00 WIB.

Kapolsek Metro Sawah Besar, Kompol Shinto Silitonga, Kamis (16/1/2014), menjelaskan aksi nekat pemuda berinisial F itu diduga karena kekecewaan korban atas permintaan uang untuk membeli softlens.

"Korban marah karena tidak diberi uang dan korban sempat dinasihati oleh tetangganya untuk tidak marah kepada orang tuanya namun korban murung di dalam kamar dan tidak mau makan," jelas Kapolsek.

Namum,  pagi hari korban ditemukan sudah meninggal dunia dalam posisi gantung diri. Kedua orang tua korban kemudian membawa putranya itu ke RS Husada.

Saat ini penyidik meminta Visum Et Repertum pada tubuh korban untuk mengetahui kepastian penyebab matinya korban dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi- saksi untuk mengetahui peristiwa tersebut. Dari Olah TKP yang dilakukan, petugas  menemukan seutas tali rafia yang digunakan untuk gantung diri.

"Kami masih terus dalami kasus ini," tutup Kapolsek.

Polsub Sektor Pluit Timur Diresmikan

 Foto: Taufan Noor Ismailian/detikcom

Kamis, 16 Januari 2014 11:02 WIB
PUSKOMINFO - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Polsub Sektor Pluit Timur yang merupakan bagian dari Polres Metro Jakarta Utara. Gubernur Joko Widodo secara simbolis menyerahkan kunci kantor polisi itu ke Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Putut Eko Bayuseno, Kamis (16/1/2014).

Kedatangan Gubernur bersama Kapolda Metro Jaya yang tiba sekira pukul 08:45 WIB itu disambut sekitar 20 polisi cilik yang berbaris rapi. Pasukan polisi kecil menyambut dan memberi hormat Jokowi. "Hormaaat graaak...!" teriak komandan regu polisi cilik dari SD Bhayangkara Jakarta Utara.

Tidak berapa lama, Jokowi menyerahkan kunci kantor Polsub Sektor Pluit Timur kepada Irjen Pol Putut Eko Bayuseno, sekaligus keduanya melihat penandatanganan penyerahan lahan dari PT Jakarta Propertindo kepada Polres Metro Jakarta Utara dan Polsek Metro Penjaringan.

Irjen Pol Putut Eko Bayuseno juga melakukan tandatangan di atas sebuah prasasti sebagai tanda awal dibukanya kantor Polsub Sektor Pluit Timur.

"Hari ini peresmian Polsub Sektor Pluit Timur. Ini merupakan kebanggaan masyarakat Penjaringan khususnya Pluit Timur," ujar Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol M Iqbal.

Kombes Pol M Iqbal menuturkan, setelah diresmikan, kantor Polsubsektor yang dulunya hanya sebagai Pos Polisi Pluit Timur itu akan dijaga oleh sebanyak 12 personel brigadir polisi. Mereka bertugas membantu mengamankan kawasan Pluit Timur.

"Dan dipimpin oleh seorang perwira dari Polda Metro Jaya yang akan membantu mengamankan kelurahan Pluit Timur yang jumlah penduduknya sekitar 46 ribu jiwa," pungkas Kapolres Metro Jakarta Utara.

Wakasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara Nyaris Tergilas Truk Kontainer

Kamis, 16 Januari 2014 09:53 WIB
PUSKOMINFO - Wakasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Doni Hermawan dan anak buahnya ditabrak truk kontainer di Jalan Cacing depan PT Indofood , saat melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di Jakarta Utara, Rabu (15/1/2014) malam. Akibatnya, tubuh Kompol Doni Hermawan dan Aipda Amirudin, 42 tahun, terpental dan nyaris tergilas truk kontainer bernopol B-9092-HJ.

Beruntung keduanya luput dari maut, kendati menderita luka dalam. Selanjutnya kedua korban dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan.

Wadirlantas Polda Metro Jaya, AKBP Sambodo Purnomo mengatakan kecelakaan yang menimpa anak buahnya itu terjadi sekira pukul 24:00 WIB, saat berupaya mengurai kemacetan yang terjadi di sepanjang jalan Cakung-Cilincing- Priok – Plumpang.

“Karena tidak memungkinkan menggunakan mobil, korban berinisiatif menggunakan sepeda motor yang dikemudikan salah satu anak buahnya, Aipda Amirudin” kata AKBP Sambodo, Kamis (16/1/2014).

Ketika berada di lokasi kejadian, sepeda motor yang ditumpangi Kompol Doni ditabrak truk kontainer yang dikemudikan Abdu Ahdi, 51 tahun, warga Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara.

Kedua polisi penumpang motor pun terpental. Aipda Amirudin, yang membawa sepeda motor bahkan masuk ke dalam kolong truk. Sementara Kompol Doni terjatuh di sebelah kiri motor.  Saat ini pengemudi dan kendaraan truk kontainer diamankan di Unit Laka Lantas Jakarta Timur.

Dua Pencuri Motor Dibekuk Polresta Tangerang

Kamis, 16 Januari 2014 09:25 WIB
PUSKOMINFO  - Satuan Reserse Kriminal Polresta Tangerang menangkap dua pelaku pencurian sepeda motor di kawasan Cikupa Kabupaten Tangerang. Kedua pelaku, Soni dan Bule, dibekuk setelah terbukti melakukan pencurian motor Suzuki Spin milik Ayi Suratman yang mengontrak di kediaman H Encep di Cikupa, Tangerang.

"Kedua pelaku diamankan di Pasar Kotabumi, Pasar Kemis. Pada waktu diamankan pelaku kedapatan membawa sajam jenis badik di pinggang pelaku," kata Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Siswo Yuwono dalam keterangannya, Kamis (16/1/2014).

Peristiwa pencurian itu terjadi pada 8 Januari lalu. Siswo segera memerintahkan Kanit Resmob Iptu Lily Ilhana bergerak melakukan penyelidikan.Setelah dilakukan penyelidikan, Iptu Lily dan tim Resmob yang beroperasi di lapangan dipimpin Brigadir Danu menemukan jejak sepeda motor milik Ayi itu.

Sepeda motor itu sudah berpindah tangan ke tangan Sandi yang akan menjual lagi motor itu ke seseorang di kawasan Cikupa. Atas informasi tersebut, tim Resmob pada Rabu (15/1/2014) kemudian menggerebek transaksi jual beli motor itu.

"Unit Resmob mengamankan Sandi yang kemudian menerangkan bahwa dirinya disuruh menjual sepeda motor tersebut oleh Karung selaku pemilik. Selanjutnya kami berhasil mengamankan Karung yang kemudian menerangkan bahwa dirinya membeli sepeda motor tersebut seharga Rp 1 juta melalui perantara saudara Sidik," terang Iptu Lily.

Dari mulut Sidik, didapatkan informasi bahwa motor Suzuki Spin warna putih keluaran 2009 itu didapat dari hasil kejahatan yang dilakukan Bule dan Soni di kontrakan H Encep.

"Pelaku mengambil motor dengan cara merusak pintu kontrakan korban Ayi. Selanjutnya pelaku mengambil sepeda motor yang berada didalam kontrakan korban," tutur Iptu Lily.

Berbekal informasi itu, Iptu Lily dan tim Resmob bergerak melakukan pengejaran terhadap Soni dan Bule. Hingga kemudian kedua pelaku berhasil diamankan.

"Pelaku akan dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian," tutup Lily.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling di Wilayah DKI Jakarta, Kamis 16 Januari 2014


Kamis, 16 Januari 2014 09:11 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK Keliling di wilayah DKI Jakarta, Kamis 16 Januari 2014, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Ps Baru
STNK: Lapangan Banteng 

2. Jakarta Barat
SIM   : Citraland
STNK:  Citraland

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Hotel Kaisar di Jalan Duren Tiga Kalibata Terbakar

Kamis, 16 Januari 2014 08:59 WIB
PUSKOMINFO - Hotel Kaisar yang terletak di Jalan Duren Tiga, Kali Bata, Jakarta Selatan, terbakar, Kamis (16/1/2014) pagi. Sebanyak 22 unit mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan api.

Peristiwa terjadi sekira pukul 04:50 WIB. Api membakar lantai 8 hotel tersebut.

Informasi dari Polsek Metro Pancoran, dalam peristiwa tersebut terdapat satu orang tamu yang menginap mengalami luka-luka.

"Satu orang luka-luka. Karena dirinya panik saat melihat kobaran api di lantai 8, jadi terkena pecahan kaca," kata Kapolsek Metro Pancoran,  Kompol I Nengah Adi Putra saat dihubungi wartawan, Kamis (16/1/2014).

Kapolsek menjelaskan, api tersebut berhasil dipadamkan sekira pukul 05:30 WIB setelah Sudin pemadam kebakaran mengerahkan 22 unit mobil pemadam.

"Sumber api kita sudah ketahui, yakni dari lantai 7. Saat ini tim labfor masih mencari penyebab pasti timbulnya api," terangnya.

Dua Perampas Motor Ditembak Polsek Cikupa

Kamis, 16 Januari 2014 08:25 WIB
PUSKOMINFO - Dua buruh pabrik cat ditangkap polisi usai merampas sepeda motor milik sepasang kekasih yang sedang berteduh di Ruko Graha Pratama, Perumahan Citra Raya, Cikupa, Kab.Tangerang. Keduanya terpaksa ditembak kakinya karena mencoba kabur saat hendak ditangkap.

Pelaku yakni Saefudin,31 tahun, dan Haris,28 tahun, warga Cukanggalih, Kec. Curug, Kab. Tangerang terpaksa ditembak tim buser Polsek Cikupa lantaran mencoba kabur ketika akan disergap usai merampas sepeda motor Honda Beat B 6669 GHE milik Wandi.

Kapolsek Cikupa, Kompol Brismen Daniel Simanjuntak, mengatakan aksi perampasan itu terjadi pada hari Minggu (12/1/2014) sore. Saat itu korban bersama kekasihnya, Herti, tengah berteduh di pinggir jalan tiba-tiba didatangi kedua pelaku sambil menodongkan pisau ke leher kekasih korban.

Di bawah ancaman senjata tajam, korban terpaksa menyerahkan kunci sepeda motor Honda Beat B 6669 GHE.

Korban baru berteriak minta tolong setelah kedua pelaku melarikan diri usai beraksi.

Tim Buser Polsek Cikupa pimpinan Kanit Reskrim Ipda Sumiran yang sedang melakukan observasi wilayah mendengar teriakan korban kemudian langsung mengejar pelaku. Naas bagi kedua pelaku, sepeda motor yang mereka bawa terjatuh setelah menghajar lubang di tengah jalan.  Setelah terjatuh, kedua pelaku berusaha kabur. Petugas pun memberikan tembakan peringatan ke udara. Polisi terpaksa melumpuhkan kedua pelaku setelah tembakan peringatan tak digubris.

“Melihat kedatangan anggota, mereka mencoba kabur. Pelaku terpaksa kami lumpuhkan dengan timah panas,” ungkap kapolsek.

Kepada petugas, keduanya melakukan perampasan sepeda motor lantaran ingin memiliki sepeda motor. Bermodalkan pisau, keduanya berputar-putar mencari korbannya. “Saat itu lokasi kejadian memang sangat sepi. Hanya ada korban yang sedang berteduh di pinggir jalan,” papar Kapolsek.

Pengedar Narkoba dapat pasokan dari Lapas Nusakambangan Dibekuk Polresta Tangerang

Ilustrasi Daun Ganja 
 
Kamis, 16 Januari 2014 08:15 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Satuan Narkoba Polresta Tangerang membekuk empat pengedar narkoba di wilayah Kabupaten Tangerang. Empat pengedar itu mendapat pasokan narkoba dari  narapidana mati kasus narkoba yang masih mendekam di lapas Nusakambangan.
 
Keempat pengedar yang ditangkap yakni SAP, 30 tahun, W, 32 tahun, IM, 32 tahun dan EH, 33 tahun.

Kasat Resnarkoba Polresta Tangerang, Kompol I Gede Gotia mengatakan, pihaknya awalnya membekuk SAP di Jalan Raya Cisauk-Legok, pada Selasa (14/1/2014) lalu.

"Kemudian dari hasil pengembangan, kami kemudian meringkus tiga pelaku lainnya di Jalan Raya BSD," ungkapnya, Kamis (16/1/2014).

Dia menuturkan, pengedar berinisial EH mendapatkan barang haram jenis sabu tersebut dari salah seorang kurir yang mendapat dari  narapidana mati kasus narkoba berinisial H yang masih mendekam di lapas Nusakambangan.

Menurut dia,  pelaku dijerat pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) sub pasal 111 ayat (2) jo 132 ayat (1) UU RI No.35 tentang narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup dan hukuman mati.

"Barang bukti yang berhasil diamankan yakni dua bungkus plastik sabu seberat 0,23 gram, sebungkus sabu dengan berat 0,34 gram,  sebungkus sabu 1,11 gram dan 20,51 gram sabu serta 1,50 Kg jenis ganja,"paparnya.

15 Januari 2014

Kepergok Curi Spion Mobil, Pelaku Babak Belur Dihajar Warga

Rabu, 15 Januari 2014 16:18 WIB
PUSKOMINFO - Yayat, 28 tahun, babak belur dihajar warga setelah ketahuan mencuri spion mobil yang terparkir di Jalan Empang Bahagia Utara, Jelambar, Grogol Petambutan, Jakarta Barat, Selasa (14/1/2014) malam.

Menurut Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Heru Julianto, pelaku mengambil spion mobil Toyota milik Sidhata, 30 tahun, yang diparkir di depan rumahnya.

"Mobil korban saat itu diparkir di depan rumahnya, pelaku langsung mematahkan spion korban sebelah kanan," ujar Kompol Heru kepada wartawan, Rabu (15/1/2014).

Usai mematahkan spion mobil korban, pelaku mencoba melarikan diri. Namun langkahnya terhenti setelah kepergok pemiliknya, dan berteriak sehingga mengundang puluhan warga yang sedang ramai di lokasi kejadian.

Dan pelaku langsung tertangkap, dan pukulan bertubi-tubi mendarat di wajah dan tubuh pelaku. Beruntung, polisi buser Polsek Tanjung Duren langsung mengamankan pelaku berikut barang bukti.

Pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. "Pelaku masih dilakukan pemeriksaan, dan kasus ini ditangani Polsek Metro Tanjung Duren," pungkasnya.

Mantan Karyawan Toko Bawa Kabur Ratusan Pasang Sepatu

Rabu, 15 Januari 2014 16:08 WIB
PUSKOMINFO - Seorang mantan karyawan toko sepatu, membawa kabur ratusan pasang sepatu bermerk di Mal Kota Casablanca, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (15/1/2014). Dari hasil curiannya, ia menjual dengan harga murah.

Tersangka bernama Ahmad Fajar, 21 tahun, dibekuk petugas Polsek Metro Tebet setelah dipancing disuruh mengambil ijazahnya SMA nya yang tertahan di perusahaan sepatu asal Cina, Wakai, dengan alasan keluar sebagai karyawan.

Kapolsek Metro Tebet, Kompol I Ketut Sudarma, didampingi Kanit Reskrim, Iptu Budi Setiyono mengatakan terungkapnya tersangka yang sejak bekerja beberapa bulan, karyawan itu beroperasi setelah mall sudah tutup.

“Pelaku saat bekerja memegang kunci brankas sepatu, aksinya diketahui oleh CCTV saat mal sudah mau tutup mengambilnya,” kata Iptu Budi.

Pengakuan tersangka, ia sudah melakukan aksinya sejak mulai bekerja pada November 2012 hingga Mei 2013, setiap hari ia membawa sepasang sepatu toko di tas ranselnya. Harga sepatu yang diambilnya berkisar antara Rp300 ribu hingga jutaan rupiah.

“Dari hasil audit toko terlihat 430 sepatu hilang, dan pelaku sempat kabur ke Makassar menjualnya dengan harga murah 60 persen dari harga asli. Ia nekat kembali mencuri dengan status bukan karyawan lagi,” kata Kanit. Tersangka dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman diatas lima tahun.

Residivis Bandar Narkoba Ditangkap Polres Metro Jakarta Selatan, Disita 154 Kg Ganja



bb-ganja-1
Rabu, 15 Januari 2014 16:01 WIB
PUSKOMINFO - Residivis bandar narkoba bersama dua anak buahnya, ditangkap petugas Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan di Jalan M. Kahfi II, Jagakarsa, Rabu (15/1/2013). Petugas menyita 154 kg ganja sebagai barang bukti.

Tersangka yang diamankan yakni Maulana, 25 tahun, Radith, 25 tahun, dan Teguh, 30 tahun. Teguh merupakan residivis untuk kasus yang sama yakni narkoba. Sebelumnya ia hanya pemakai dan pengedar kecil-kecilan alian paket hemat. Namun, kali ini ia mencoba menjadi bandar kelas besar.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Hando Wibowo menjelaskan, terungkapnya kasus ini setelah polisi mendapat informasi dari masyarakat yang menyebut ada seorang pria sering mengedarkan ganja di kawasan Jagakarsa dan Pamulang. Ia kemudian memerintahkan anak buahnya untuk mengintai gerak-gerik tersangka.

Kerja keras petugas membuahkan hasil dan menangkap Radit di Jalan Pondok Cabe, Pamulang, Tangsel, dan disita sebanyak 60 gram ganja. Kemudian petugas mengembangkan kasus ini dan menangkap  Maulana di Cinere, Depok. Petugas menggeledah rumahnya dan menemukan 930 gram ganja.

Dari keterangan Maulana didapat nama Teguh yang mengendalikan bisnis haram tersebut di Jalan M. Kahfi II Kel. Cipedak, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan. Petugas menggerebek kediaman Teguh dan menyita 154 kg ganja.

“Teguh merupakan residivis yang juga pernah ditahan dengan kasus yang sama,” kata Hando. Para tersangka dikenakan pasal 114 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Serang Polisi Dengan Badik, Gembong Penjahat Monas Ditembak

Rabu, 15 Januari 2014 15:53 WIB
PUSKOMINFO - Satu dari dua penjahat yang biasa beraksi di kawasan Monas, Jakarta Pusat, ambruk ditembak petugas Polres Metro Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2014) pagi. Satu tersangka yakni Yuli Subarto, 18 tahun, terpaksa dilumpuhkan timah panas karena menyerang polisi menggunakan badik saat akan ditangkap. Sedangkan satu tersangka lagi, Dicky, 18 tahun, langsung menyerah saat meliaht temannya terkena peluru petugas.

Tersangka yang ditembak, Yuli, dilarikan ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timru, untuk mendapat perawatan. Sedang Dicky dibawa ke kantor Polres Metro Jakarta Pusat untuk dimintai keterangan.

“Kedua pelaku ini memang tergolong sadis, mereka ti dak segan-segan melukai siapa aja jika aksinya di halang-halangi,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Tatan Dirsan Atmaja,Sik, didampingi Kanit Resmob AKP Mustakim.

Menurut AKBP Tatan, pelaku sudah belasan kali beraksi di kawasan Monas dan mengincar pengunjung yang berjalan sendiri atau berdua bersama kekasihnya di tempat sepi baik pada pagi maupun malam hari.

Dalam aksinya, mereka langsung menodong pakai senjata tajam dan nekat melukai korban jika melawan. Mereka dikenal dengan nama ‘Kelompok Monas’.

Terungkapnya kasus ini setelah polisi mendapat laporan dari para korban yang ditodong oleh dua penjahat muda ini. Kasat reskrim kemudian memerintahkan anggotanya untuk memburu pelaku. Penyelidikan petugas membuahkan hasil, pelaku pun berhasil ditangkap. “Namun karena menyerang polisi saat akan ditangkap, satu tersangka terpaksa kami lumpuhkan,” ujar Kasat.

Dari tangan mereka disita HP BlackBerry dan uang tunai Rp 47 ribu milik korban. “Pelaku kami kenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun penjara,” katanya.

Meski Hujan Deras, Empat Rumah Warga Jatinegara Kaum Terbakar

Rabu, 15 Januari 2014 09:40 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran menghanguskan empat rumah penduduk di Jl. Gang Remaja II RT 06/04 Kel. Jatinegara Kaun, Kec. Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (14/1/2014) malam. Pada saat kejadian, meskipun terjadi hujan deras yang mengguyur kawasan Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur, tidak membuat kobaran api padam. Api justru bertambah besar.

Informasi dari Polsek Metro Pulogadung, berdasar keterangan saksi-saksi, api berasal dari rumah Agus.  Api kemudian membesar hingga menjalar ke tiga rumah warga lainnya antara lain rumah milik Usman dan Matsani.

Api berhasil dipadamkan sekira pukul 19:15 WIB dengan bantuan 21 unit mobil pemadam kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kasus masih dalam penyelidikan Polsek Metro Pulogadung dan Polres Metro Jakarta Timur.

Pabrik Aluminium di Pulogadung Terbakar


Rabu, 15 Januari 2014 09:33 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran terjadi di sebuah pabrik aluminium milik PT Aluminium Company Extrusion Indonesia atau Alcomexindo yang berada di Kawasan Jakarta Industrial Estate Pulo Gadung (JIEP), Jakarta Timur, Rabu (14/1/2014) dinihari.

Informasi dari Polsek Metro Cakung, peristiwa kebakaran terjadi sekira pukul 02:08 WIB, Rabu (15/1/2014), yang terbakar adalah pabrik aluminium yang terletak di Jalan Raya Pulo Gadung Nomor 4.

Sebanyak 32 Dinas Pemadam Kebakaran diturunkan.

Dugaan sementara, kebakaran diakibatkan adanya korsleting listrik di salah satu ruangan. "Berdasar keterangan saksi-saksi, kebakaran berasal dari ruang produksi dan diduga ada korsleting. Api langsung membesar," kata petugas Polsek Metro Cakung.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian belum dapat diperkirakan. Kasus ini ditangani Polsek Metro Cakung dan Polres Metro Jakarta Timur.