28 Februari 2014

Kuli Bangunan Ditemukan Tewas Gantung Diri di Tempatnya Bekerja

Jumat, 28 Februari 2014 15:19 WIB
PUSKOMINFO - Seorang kuli bangunan ditemukan tewas gantung diri di sebuah proyek pembangunan gedung yang sedang dikerjakannya di Jalan Kebayoran Lama, Nomor 2 RT 1 RW 8, Kelurahan Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (28/2/2014) pagi.

Kapolsek Metro Kebon Jeruk, Komisaris Polisi (Kompol) Slamet mengatakan, korban ditemukan di lantai tiga gedung bangunan yang masih dalam tahap pengerjaan.

"Jenis kelaminnya laki-laki dan ditemukan oleh teman-temannya sesama kuli bangunan sekitar pukul 06.30 WIB," kata Slamet kepada wartawan di Jakarta, Jumat (28/2/2014).

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban diketahui bernama Mamad. Ia berusia sekira 25 tahun dan beralamat di Gang Kelinci, Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Seorang teman Mamad, yang juga buruh bangunan, menemukan korban dalam keadaan gantung diri dengan menggunakan kain sarung, kaus merah, dan bercelana pendek.

Saat ini jasad Mamad sudah dibawa ke RSCM untuk diotopsi. Kanit Reskrim Polsek Metro Kebon Jeruk, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Adam Heri Gunawan mengatakan, saat ini empat orang saksi sedang dimintai keterangan. Keempatnya merupakan buruh bangunan teman korban.

Polres Metro Jakarta Barat Musnahkan 99 Kg Ganja dan 290 Gram Sabu

 
Jumat, 28 Februari 2014 15:07 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Reserse Narkoba PolresMetro Jakarta Barat memusnahkan barang bukti narkoba di Polsek Metro Palmerah, Jumat (28/2/2014). Barang bukti yang dimusnahkan 99 kilogram ganja dan 290 gram sabu.

Menurut Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Gembong Yudha, barang bukti yang dimusnahkan ialah hasil pengungkapan bulan Januari sampai Februari 2014.

"Kita hari ini musnahkan Sabu 290 gram, Ganja 99 kilogram, ekstasi 2000 butir, lexotan 200 butir dan alat-alat dan bahan-bahan pembuat narkotika jenis sabu," jelas AKBP Gembong kepada wartawan di Polsek Metro Palmerah, Jumat (28/2/2014).

"Barang bukti ini didapatkan dari pengungkapan 12 kasus dengan tersangka sebanyak 13 orang. Dan satu buah pengungkapan home industri," tutup AKBP Gembong.

Marak Aksi Kriminal, Polresta Bandara Soekarno-Hatta Pasang Stiker Himbauan

Jumat, 28 Februari 2014 14:56 WIB
PUSKOMINFO - Untuk mengantisipasi maraknya aksi kriminalitas di bandara, Polresta Bandara Soekarno-Hatta memasang stiker himbauan yang ditujukan kepada pengguna jasa bandara.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Ch Phattopoi mengatakan, majunya transprotasi massal dalam hal ini perhubungan udara membuat para pelaku kriminal mulai mengembangkan sayapnya hingga ke Bandara ini.

“Sebenarnya sama saja aksi kriminal bisa terjadi dimana saja. Seperti di stasiun, di terminal bus, ya sekarang mungkin mulai bergeser ke bandara,” katanya, Kamis (27/02).

Karenanya, kata dia, pihaknya menghimbau kepada pengguna jasa bandara agar lebih berhati-hati. 

“Kali ini kami mencoba memasang stiker himbauan yang dipasang di pintu check-in dan berbagai macam titik,” katanya.

Dalam stiker tersebut tertulis, pihak kepolisian Bandara Soekarno-Hatta menghibau agar penumpang tidak menempatkan barang berharga ke dalam bagasi.

 “Hal ini untuk mencegah timbulnya kejahatan atau kehilangan sebaiknya barang berharga selalu berada di dekat pengguna jasa bandara. Jangan lengah dan mudah percaya bantuan orang yang baru kenal,” terangnya.

Bawa Kabur Uang Pacar Rp 57 Juta, Polisi Gadungan Dibekuk Polsek Metro Cilandak

Jumat, 28 Februari 2014 10:13 WIB  
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Cilandak membekuk seorang Satpam yang mengaku sebagai anggota Brimob Kelapa Dua berpangkat Briptu, Indra bin JN, 33 tahun. Indra ditangkap karena mengelabui pacarnya dengan meminjam uang sebesar Rp 57 juta dan berjanji akan menikahkannya.

Kapolsek Metro Cilandak, Komisaris Polisi (Kompol) Sungkono mengatakan, pihaknya telah berhasil melindungi masyarakat dengan menangkap seorang Brimob Gadungan pelaku tindak pidana penipuan bernama Indra bin JN, 33 tahun, warga Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Penangkapan tersangka berawal pada bulan Maret 2013, korban seorang perempuan berinisial WN, 34 tahun, karyawati swasta, warga Cilandak Jakarta Selatan, berkenalan dengan pelaku seorang  lelaki berinisial ID Bin JN yang mengaku sebagai Anggota Polisi (Brimob) yang bertugas di Kelapa Dua,Depok.

Saat itu, pelaku mengaku berstatus duda (tidak punya istri karena telah bercerai) dan mengaku mempunyai sebuah rumah pribadi di daerah Bekasi. Bahkan pelaku sudah bertemu dengan orang tua korban dan menjanjikan akan menikahi korban pada bulan Juni 2013, akan memberikan sebuah rumah kepada korban serta tidak akan kembali dengan mantan istrinya sampai mati.

Selanjutnya, pelaku meminjam uang kepada korban dengan alasan untuk biaya mengikuti pendidikan di institusi Polri supaya naik pangkat.

Kemudian beberapa kali korban menyerahkan uang kepada pelaku secara bertahap. "Pinjamnya bertahap, pertama tanggal 8 Maret 2013 sebesar Rp 1,2 juta. Kemudian, pelaku pinjam sampai Rp 57 juta," kata Kapolsek di Jakarta, Kamis, (27/2/2014).

"Tapi janji manis pelaku tidak terealisasi, akhirnya korban melaporkan dugaan penipuan ke kepolisian setempat," tambah Kapolsek.

Atas laporan tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan. Ternyata  pelaku bukanlah anggota Polisi (Brimob) melainkan bekerja sebagai Satpam sebuah Perusahaan Swasta di daerah Prapanca Jakarta Selatan dan masih mempunyai istri yang syah.

Kapolsek menuturkan, pihaknya menangkap pelaku di kafe kawasan Kemang, Jakarta Selatan pada Rabu, (26/2/2014) malam.

"Petugas juga menyita senjata mainan korek gas, kople, satu set seragam polisi dengan baretnya, 10 lembar bukti transfer uang," tukasnya.

Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat pasal 378 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 28 Februari 2014

Jumat, 28 Februari 2014 09:18 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI  Jakarta, Jumat 28 Februari 2014 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Thamrin City
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK:  LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK :   TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 15 :00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Penumpang Metromini S69 Ditemukan Tewas di Dalam Bus

Jumat, 28 Februari 2014 08:55 WIB
PUSKOMINFO - Seorang lelaki, penumpang Metromini S 69, ditemukan telah meninggal dunia di dalam bus yang ditumpanginya, saat melintas dari Kebayoran Lama menuju Terminal Blok M, Kamis (27/2/2014). Belum diketahui apa penyebab kematian pria yang diketahui bernama Moh Jaohir, 53 tahun, tersebut.

“Ditemukan meninggal dunia dalam Metromini S69 dengan nopol B 7601 VK saat melintas dari Kebayoran Lama menuju terminal Blok M," ujar Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Anom Setyadji, kepada wartawan, Kamis (27/2/2014).

Menurut keterangan sopir Metromini, Handi Wijaya, 31 tahun, mengatakan korban naik Metromini yang dikemudikannya dari Kebayoran Lama tanjakan Flyover ke arah Blok M, duduk di bangku nomor 2 dari belakang.

Sedangkan kesaksian Rahwanto, kernet Metromini mengatakan sebelum meninggal, korban sempat mengalami kejang-kejang di dalam perjalanan. Dan sesampainya di terminal Blok M, korban sudah meninggal dunia.

Atas kejadian tersebut, saksi langsung melapor kepada petugas Kepolisian terdekat. Tidak ada tanda kekerasan di tubuh saat petugas melakukan pemeriksaan di tubuh korban.

"Korban telah dibawa ke RS Fatmawati Jakarta Selatan untuk divisum. Sementara barang korban yaitu dompet hitam berisi uang Rp 169 ribu, KTP, Topi dan Hp diamankan di Mapolsek Metro Kebayoran Baru," tutup Kapolsek.

Polres Metro Jakarta Utara Ringkus 5 Pelaku Penyekapan Pasutri di Koja

Jumat, 28 Februari 2014 08:50 WIB
PUSKOMINFO - Jajaran Reskrim Polres Metro Jakarta Utara mengamankan 5 pelaku penyekapan pasangan suami istri di Perumahan Tugu Permai, Blok A1 No 1, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara. Adapun Pasutri tersebut disekap oleh pelaku selama 5 hari.

Diketahui kedua pasangan suami istri (pasutri) ini atas nama Yuslinarwati, 41 tahun dan Iwan Angkasa, 38 tahun. Keduanya disekap selama 5 hari di rumah pelaku dimana diantara pelaku juga merupakan pasutri atas nama Arif, 38 tahun dan Wuri, 38 tahun. Serta ketiga pelaku sisanya merupakan adik Arif yaitu Wijo, Salim, dan Sutisna.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Daddy Hartadi mengatakan penyekapan suami istri ini dilakukan selama 5 hari sejak 8 hingga 12 Februari 2014 di rumah pelaku. Selama penyekapan korban banyak mengalami siksaan fisik maupun psikis.

"Korban saat disekap tangan diborgol, kalau buang air harus berdua dan pintunya juga dalam keadaan terbuka," ujar AKBP Daddy kepada wartawan, Kamis (27/2/2014).

AKBP Daddy menjelaskan pada hari kelima, pukul 13.00 WIB, pasutri tersebut berhasil kabur. Mereka berhasil kabur dengan membuka borgol dan memotong teralis jendela di lantai 2 rumah tersangka menggunakan sendok.

"Kedua korban loncat dari lantai 2 rumah pelaku, tapi akibatnya Yuslinar mengalami patah tulang rusuk dan kakinya terkilir, Itu lantai 2 tingginya sekitar 3-4 meter," jelasnya.

Usai kabur dari rumah pelaku, korban langsung melaporkan kejadian penyekapan tersebut ke Polres Metro Jakarta Utara. Setelah mendapatkan laporan dari korban, polisi langsung bergerak menuju ke TKP dan melakukan penangkapan terhadap pelaku.

AKBP Daddy menuturkan, diduga pelaku melakukan penyekapan akibat menilai korban telah menggelapkan uang pelaku sebesar Rp 300 juta rupiah. Uang tersebut dijanjikan korban untuk bisnis pengadaan beras.

Para pelaku akan dikenakan pasal 328 dan atau pasal 333 KUHP terkait penculikan dan atau tanpa hak merampas kemerdekaan orang lain, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Polsek Metro Palmerah Bekuk Bandar Narkoba

Jumat, 28 Februari 2014 08:30 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Narkoba Polsek Metro Palmerah meringkus seorang bandar narkoba, di rumahnya Jalan Kiapang RW 03, Kelurahan Kota Bambu Selatan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat. Tersangka bernama MK alias Elung, 28 tahun, ditangkap ketika sedang menghitung uang hasil transaksi narkoba.

"Pelaku ini bandar, dia kami tangkap saat menghitung uang hasil transaksi narkoba," ucap Kapolsek Metro Palmerah, Kompol Sukatma kepada wartawan, Kamis (27/2/2014).

Diungkapkan Kapolsek, penangkapan tersangka berawal adanya laporan dari masyarakat yang mengatakan ada transaksi narkoba di kediaman pelaku.

Lalu petugas menuju ke rumah pelaku dan mendapati pelaku sedang asyik menghitung uang hasil berjualan barang haram narkoba.

Kemudian saat digeledah, polisi menemukan barang bukti narkoba di kantong celana jeans milik tersangka, dan di dalam rumahnya.

Dari tangan tersangka polisi juga menyita uang hasil penjualan narkoba Rp 3.400.000, 1 paket sabu 0,24 gr, 1 paket putau 1,37gram, 2 bungkus plastik klip, 1 bungkus sedotan.

"Kami juga menyita 1 potong celana jeans untuk simpan narkotika, 1 buah bong, 1 buah sendok putau, 3 buah cangklong, dan 1 unit Handphone," kata Sukatma.

Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Metro Palmerah.

Komplotan Pembius TKI di Bandara Soekarno-Hatta Diringkus


biiius1
Jumat, 28 Februari 2014 08:11 WIB
PUSKOMINFO - Komplotan pembius Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang beroperasi di Bandara Soekarna Hatta (Soetta), Tangerang diringkus petugas Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (27/2/2014). Pelaku membius TKI yang hendak pulang kampung halaman.

Empat pelaku yang ditangkap yakni RSN, 48 tahun,  TSR,38 tahun, SPT,27 tahun, an AM,37 tahun, mengaku sudah 5 kali membius TKI lalu menguras harta korbannya hingga ratusan juta rupiah.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Dhany Aryanda,dalam melakukan aksinya pelaku berkeliaran di sekitar terminal bandara menyamar sebagai TKI yang juga datang dari luar negeri.

“Pelaku mendekati calon korban, setelah kenal diajak pulang bareng pakai mobil pelaku,” jelasnya.

Ketika korban sudah berhasil dibujuk lalu diajak ke mobil pelaku. Korban di jalan dikasih minuman yang dicampur obat bius. Korban terakhir Iwan Haryanto, anak buah kapal (ABK) yang baru tiba dari Qatar. Ia akan pulang ke Purwokerto, Jawa Tengah, ditawari tumpangan mobil Toyota Avanza yang juga akan ke Purwokerto. Karena tak curiga, korban ikut mobil pelaku.

Dalam perjalanan, satu pelaku tersangka RN pura-pura sakit masuk angin. Dan mengajak korban untuk minum jamu di kedai di wilayah kecamatan Benda, Tangerang, yang tak jauh dari Bandara Soetta.

Di kedai itu tersangka RNS mencampurkan obat tidur merk apazol 10 butir ke jamu yang diminum korban. Usai minum jamu korban mulai pusing kepalanya. “Pada saat pusing tersangka meminta kartu ATM korban dan nomor PIN-nya,” kata Dhany Aryanda didampingi Kasubbag Humas AKP Agoes Sunarto.

Pelaku kemudian menguras uang korban Rp20 juta dari ATM dan membuang korban di pinggir jalan wilayah Tangerang.

Korban dalam keadaan pingsan ditolong warga untuk melaporkan kasus yang menimpanya ke polisi.

Polresta Bandara soetta setelah mendapat laporan langsung bergerak melacak pelaku. Petugas Resmob Polresta Bandara dipimpin Kanit Resmob Ipda Wayan berhasil meringkus 2 tersangka RN dan TSR di terminal 2. Kemudian dari pengakuannya, petugas berhasil menangkap SPT dan AM di Slipi Jakarta Barat dan Pangkalan Asem, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

“Mereka kami kenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara,” kata Kasat.

Sementara, Kapolresta Bandara Soetta,  Kombes Pol CH Patoppoi, MSi mengimbau kepada TKI yang baru datang dari luar negeri agar berhati-hati dalam mencari angkutan ke kampungnya. “Jangan mudah percaya orang yang baru dikenal lalu mengajak pulang bareng,”  jelasnya.

27 Februari 2014

Brigadir Syarif Kiat Dianiaya Pria Mabuk di Taman Sari

Kamis, 27 Februari 2014 12:18 WIB
PUSKOMINFO - Seorang anggota polisi dari Polsek Metro Tamansari, Brigadir Syarif Kiat, dianiaya oleh pria yang tengah mabuk di Jalan Hayam Wuruk, Maphar, Taman Sari, Jakarta Barat, Rabu (26/2/2014) sore kemarin. Akibatnya, Brigadir Syarif Kiat mengalami patah tulang pada telunjuk tangan kirinya.

Pelaku diketahui bernama Soleman Mabel Toaseba, 27 tahun, warga Km 10 RT 03, Kuburan Lama, Sorong, Papua.

Kapolsek Metro Taman Sari, AKBP Adi Vivid menjelaskan penganiayaan anggota tersebut bermula dari adanya laporan masyarakat ada beberapa orang sedang mabuk dan mengganggu warga sekitar.

"Dua anggota buser kami mendatangi lokasi, dan berusaha menenangkan tiga orang yang mabuk," ujar Kapolsek kepada wartawan, Kamis (27/2/2014).

Bukannya menurut, tapi ketiga orang tersebut semakin beringas, dan menyerang anggota buser Polsek Metro Tamansari.

"Mereka semakin beringas, dan menyerang petugas dengan melakukan pegeroyokan, kemudian terjadi pergumulan yang mengakibatkan jari telunjuk Brigadir Syarif Kiat mengalami patah," lanjutnya.

Usai menyerang polisi, kata Kapolsek, para pelaku melarikan diri. Selang beberapa menit polisi mengendus keberadaan salah satu pelaku, dan akhirnya ditangkap.

Sekira 30 menit kemudian keberadaan salah satu tersangka diketahui, dan dilakukan upaya penangkapan, namun masih memberikan perlawanan dengan menyerang petugas.

"Saat hendak diamankan oleh anggota, pelaku melemparkan batu ke kaki anggota, akhirnya tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kaki kanannya," kata Kapolsek.

Saat ini tersangka diamankan di Polsek Metro Tamansari.

Enam Perampok Kantor Pegadaian dan Curanmor Ditangkap Resmob Polda Metro Jaya


Kamis, 27 Februari 2014 08:54 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap enam orang pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) dan perampokan kantor pegadaian di wilayah Jakarta serta Tangerang. Pelaku ditangkap di sebuah hotel di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/2/2014) lalu.

Kepala Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Adex Yudiswan mengatakan, enam orang pelaku yang diamankan yaitu Joni Ismail bin Effendi, 22 tahun, Emron bin Karto, 22 tahun, Sajudin alias Ijeng, 28 tahun, Dedi Gunawan, 21 tahun, Yusrizal alias Andika Pratama, 25 tahun, dan Samsul Haris bin Sudarsono, 33 tahun.

"Masih ada tiga orang pelaku yang buron, diantaranya Iwan, Anto, dan Kuncen," kata AKBP Adex kepada wartawan di Jakarta, Rabu (26/2/2014).

AKBP Adex menuturkan, penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat bahwa terjadi pencurian sepeda motor di Jalan Raya Serpong, Nomor 8, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Kamis (13/2/2014).

"Pelaku ditangkap ketika istirahat di hotel di kawasan Puncak, Bogor sedang membagi uang hasil kejahatannya. Kami selidiki dari keterangan saksi dan rekaman kamera closed circuit television (CCTV) yang terpasang di lokasi perkara," jelas dia.

AKBP Adex menjelaskan, para pelaku ini merupakan kelompok dari Lampung, dimana setiap menjalankan aksinya kerap dilengkapi senjata api rakitan untuk melumpuhkan korbannya apabila ada yang melawan.

"Pelaku mengaku sudah delapan kali berhasil mencuri sepeda motor, kemudian dijual dengan harga murah kepada penadah. Mereka sudah terbentuk sejak tahun 2012," ujarnya.

Menurutnya, dua dari enam orang pelaku yang ditangkap itu ternyata juga terlibat dalam aksi perampokan Kantor Pegadaian Cabang Tanjung Barat di Jl Poltangan Raya RT01/04, Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan yang terjadi 15 Oktober 2012 lalu.

"Pelakunya ada empat orang tapi masih ada dua orang yang DPO, yaitu Yusrizal, Emron, Iwan, dan Anton," tandasnya.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa dua pucuk senjata api rakitan, satu mobil Toyota Avanza, satu unit sepeda motor Honda Beat, satu sepeda motor Honda Supra X, dua bilah pisau, dua gagang berikut empat kunci letter T, lima telepon genggam, dan uang tunai Rp248 ribu.

"Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 365 ayat 2 dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara," tegas AKBP Adex.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 27 Februari 2014

Kamis, 27 Februari 2014 08:43 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI  Jakarta, Kamis 27 Februari 2014 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Thamrin City
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK: LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK :  TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 15 :00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Perampok Sepeda Motor Bersenpi Beraksi di Jatinegara

Kamis, 27 Februari 2014 08:27 WIB
PUSKOMINFO - Perampok menggunakan senjata api beraksi di Jalan Bekasi Barat VI, RT 02/RW 02, Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur. Pelaku berjumlah empat orang membawa kabur sepeda motor Yamaha bernomor polisi B 3130 TWF milik Anggi Rainaldo Wahidan, 20 tahun.

Informasi dari Polres Metro Jakarta Timur, aksi perampokan terjadi pada Rabu (26/2/2014) sekira pukul 22:50 WIB. Saat itu, Anggi yang beru pulang kerja memarkirkan sepeda motornya di halam rumah. Saat itu di depan rumah ada adik korban, Monica Iza Dewani, 15 tahun bersama temannya.

Tak lama kemudian, adik korban pergi untuk mengantar temannya ke depan gang rumahnya. Namun usai mengantar, Monica melihat sepeda motor kakanya telah dibawa lari oleh pelaku. Spontan, Monika berteriak rampok.

Empat perampok yang menggunakan dua sepeda motor secara berboncengan itu sempat melepaskan tembakan ke arah Monica. Beruntung tembakan tersebut meleset.Pelaku berhasil membawa sepeda motor korban.

Peristiwa tersebut ditangani Polres Metro jakarta Timur.

26 Februari 2014

4 Toko Sembako di Cibodas Tangerang Hangus Terbakar

Rabu, 26 Februari 2014 13:46 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran menghanguskan empat toko sembako  di Jalan Perak Raya, Perumnas 2, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Rabu (26/2/2014) dini hari.

Kebakaran yang diduga disebabkan korsleting listrik ini tidak memakan korban jiwa. Namun, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, peristiwa terjadi sekira pukul 01:30 WIB. Api diduga berasal dari warung tegal (warteg) yang berada di samping toko sembako. Warga setempat langsung berteriak ketika melihat api sudah merambat ke toko sembako.

Api dengan cepat membesar hingga melahap empat toko sembako hingga ludes. Kobaran api baru bisa dipadamkan satu jam setelah empat unit mobil kebakaran Kota Tangerang tiba dilokasi kejadian.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Peristiwa ditangani Polres Metro Tangerang Kota.

Kepergok Curi Timbangan Tukang Sayur, Pemuda Pengangguran Babak Belur Digebuki Warga

Rabu, 26 Februari 2014 13:37 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pemuda berinisial IW, 27 tahun, babak belur dihajar warga karena terpergok mencuri  timbangan jarum milik pedagang sayur di depan pos RW 01, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (25/2/2014) malam.

Menurut Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Herru Julianto, pelaku telah mengambil timbangan milik Sugiri, 36 tahun, seorang pedagang sayur.

"Pelaku mengambil timbangan sayur korban yang diletakkan di atas gerobak sayur," ujar Kompol Herru kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (26/2/2014).

Namun nahas, aksi pelaku kepergok oleh korban dan sejumlah warga sekitar. Alhasil, pukulan bertubi-tubi pun mendarat telak di wajah serta tubuh pelaku hingga babak belur.

Oleh warga, pelaku langsung digiring ke Mapolsek Metro Cengkareng untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Kini pria pengangguran itu mendekam di balik jeruji dan akan dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Baku Tembak Dengan Polisi, Gembong Curanmor Tewas

Rabu, 26 Februari 2014 13:04 WIB
PUSKOMINFO - Setelah dikejar-kejar kemudian terjadi baku tembak dengan polisi di Jalan Raya Serang, Kampung Kawidaran, Cikupa, Kabupaten Tangerang, seorang gembong curanmor bersenjata api tewas tertembak. Sedangkan pelaku lainnya roboh bersimbah darah ketika mencoba kabur dari sergapan petugas.

Gembong Curanmor asal Lampung Timur, Fendi Pradana,25 tahun, merenggang nyawa setelah dua butir timah panas milik tim buser IV Ranmor Polresta Tangerang pimpinan Aipda Bambang R bersarang di bagian punggung dan pinggang. Sedangkan pelaku lainnya, Yuda Setyawan,20 tahun, menyerah usai dilumpuhkan di bagian kaki.

Dari komplotan curanmor ini, polisi menyita sepucuk senjata api rakitan jenis revolver beserta 4 butir peluru, dua unit sepeda motor Honda Beat hasil kejahatan, dan kunci leter T.

Kanit Ranmor Satreskrim Polresta Tangerang, Iptu David Kanitero mengungkapkan dalam aksinya, Fendi Cs selalu membawa senjata api rakitan dan tak segan melukai korbannya.

Sepak terjang komplotan curanmor asal Lampung ini mencuri motor di wilayah Tangerang membuat petugas memasukan nama Fendi Cs ke dalam Target Operasi (TO) Tim IV Ranmor Polres Kota Tangerang.

“Anggota kami mengikuti dan memburu Fendi Cs ini selama satu bulan,” ungkap Iptu David Kanitero.

Aksi terakhir Fendi Cs mencuri motor, kata Iptu David, rupanya sudah tercium anggotanya. Ketika akan menjual sepeda motor Honda Beat A 3572 RJ hasil curiannya di wilayah Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, tim buser pimpinan Aipda Bambang R kemudian melakukan pengejaran dengan mengikuti kedua alap-alap motor asal Lampung tersebut.

Dalam pengejaran tersebut, Fendi tiba-tiba mengeluarkan senpi rakitan dan menembak petugas yang berada di belakang sepeda motornya. Tembakan pelaku membuat petugas terpaksa mengarahkan moncong senjatanya ke arah punggung gembong curanmor. Tindakan tegas petugas itu membuat keduanya tersungkur ke aspal.

“Fendi tewas di lokasi kejadian, sedangkan Yuda kami lumpuhkan karena mencoba lari,” papar Iptu David.

Oleh petugas Jasad Fendi kemudian dibawa petugas ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, sedangkan Yuda digelandang ke Polres Kota Tangerang untuk mempertanggungjawabkab perbuatannya.

“Kami masih mengembangkan untuk menangkap komplotan pelaku lainnya,” katanya.

Polsek Metro Tanjung Priok Bekuk Penusuk Budiman Abdul Fatah

Rabu, 26 Februari 2014 08:34 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Reskrim Polsek Metro Tanjung Priok berhasil membekuk pelaku penusukan terhadap Asep Budiman Abdul Fatah, 36 tahun, yang tewas ditusuk pengendara sepeda motor di Jl Ancol Selatan, Sunter Agung, Tanjung Priok, Selasa (25/2/2014) dinihari kemarin.

Pengakuan tersangka bernama Al Ayubi alias Alki, 19 tahun, ia tidak terima karena ditegur saat sepeda motornya nyaris menabrak korban di pinggir jalan.

Pengakuannya, keributan bermula ketika ia berboncengan sepeda motor Honda Scoopy dengan dua rekannya Desi, 20 tahun, dan Bayu, 22 tahun. Saat itu, Alki yang dalam keadaan mabuk hendak mengantar Bayu pulang ke rumahnya di kawasan Sunter Agung sekaligus ingin kembali membeli minuman keras di Taman BMW, Papanggo, Tanjung Priok.

Ketika melintas di Jl Ancol Selatan, sekira pukul 01:30 WIB, Alki melihat korban Asep Budiman Abdul Fatah, 36 tahun, dan sejumlah temannya sedang nongkrong sambil membakar sampah di pinggir jalan. Sepeda motornya nyaris menabrak korban.

Spontan, Asep marah lalu menegur tersangka. Tidak terima ditegur, tersangka turun lalu terjadilah cek-cok mulut hingga berujung duel. Karena melihat jumlah lawan yang lebih banyak, tersangka lari namun dikejar oleh korban. Tersangka balik menyerang lalu menusuk dada dan punggung kiri korban.

Alki kabur begitu melihat korban tersungkur berlumuran darah di jalan sembari membuang barang bukti badik ke Kali sunter.

Rekan-rekan korban, termasuk rekan pelaku, membawa korban ke RS Sulianti Saroso. Dalam perjalanan Asep tewas akibat luka tusuk di jantungnya.

Anggota Polsek Metro Tanjung Priok dipimpin Kanit Reskrim Iptu Samsono, mengejar pelaku berdasarkan keterangan dari dua rekan tersangka. Sekitar delapan jam setelah penusukan, tersangka diringkus di tempat persembunyiannya di taman, tepat di belakang Mal Sunter.

Selain mengamankan baju korban, polisi juga menyita sepeda motor Scoopy B 6633 USY yang digunakan tersangka.

“Kita masih mencari badik yang dibuang tersangka di kali Sunter. Tersangka pernah ditahan selama tiga tahun dalam kasus narkoba dengan barang bukti 0,2 gram shabu-shabu,” kata Kapolsek Metro Tanjung Priok, Kompol Sulastoyo.

Polresta Bekasi Kota Tangkap 4 Wartawan Pemeras

Rabu, 26 Februari 2014 08:08 WIB
PUSKOMINFO - Empat orang mengaku sebagai wartawan dibekuk aparat Satuan Reserse Kriminal Polresta Bekasi Kota karena diduga melakukan aksi pemerasan terhadap seorang pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, Selasa (25/2/2014).

Keempat tersangka yakni Rudi Siagian, Romli S, Jauara Aritonang dari surat kabar mingguan MJ, dan Jeckson H. Gultom dari media online RO.

Mereka ditangkap di sebuah rumah makan di Jalan Sersan Mayor Marzuki, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, saat meminta uang dari korban sekira pukul 13:30 WIB. Dari mereka disita barang bukti berupa uang tunai Rp 5 juta dan beberapa kartu identitas wartawan media mingguan.

Menurut keterangan korban, H, 50 tahun, ia dituduh berselingkuh di sebuah penginapan di Puncak, Bogor, beberapa waktu lalu. Karena itu, pelaku mengancam akan menulis berita bila tak menyerahkan uang Rp 100 juta.

Setelah bernegoisasi, antara korban dan pelaku menjalin kesepakatan. Korban menyanggupi akan memberikan uang Rp 25 juta. Saat itu, korban hanya bisa memberikan uang Rp 2 juta dan sisanya akan diberikan kemudian.

Korban pun melaporkan peristiwa pemerasan tersebut ke Polresta Bekasi Kota. "Tidak benar saya berselingkuh," kata H.

Kepala Unit Keamanan Negara Satuan Reskrim Polresta Bekasi Kota, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Mugi mengatakan pihaknya telah menangkap empat orang pelaku untuk dimintai keterangan ihwal dugaan pemerasan tersebut. "Karena korban akan memberi uangnya, kemudian kami jebak pelaku," kata AKP Mugi.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 26 Februari 2014


Rabu, 26 Februari 2014 07:30 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI  Jakarta, Rabu 26 Februari 2014 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Sekretariat MA Jalan Jenderal Ahmad Yani Kav.58
STNK: Lapangan Banteng 

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK: LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK :  TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 15 :00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

25 Februari 2014

Gelapkan Muatan Senilai Rp 1 Miliar, Sopir Truk Ditangkap Resmob Polda Metro Jaya

Selasa, 25 Februari 2014 16:14 WIB
PUSKOMINFO - Seorang sopir truk ditangkap petugas Resmob Polda Metro Jaya, karena melakukan penggelapan muatan kontainer berisi 21 karton kain popin, dan 1798 kain katun milik PT Tokai Texprint Indonesia (PT TTI).

Kanit 5 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Handik Susain mengatakan, pelaku yang bernama Azis merupakan sopir truk freelance di CV Berkah Abadi Makmur, total muatan PT TTI yang digelapkannya senilai Rp1 miliar. Selain menangkap Aziz, polisi juga menangkap dua tersangka lainnya sebagai perantaran yakni Syaiful dan Moh Ali yang ditangkap di Bitung, Kab Tangerang pada 15 Februari 2014 pukul 16.00 WIB.

AKP Handik melanjutkan, kasus penggelapan atau yang biasa dikenal dengan belokan muatan kontainer ini terjadi pada 16 Desember 2013 lalu. Kejadian bermula saat PT TTI menyewa satu unit truk kontainer pada PT Lucky Express (LE)untuk mengangkut muatan dari Bekasi ke Pelabuhan Tanjung Priok.

"Tapi armada truk kontainer PT LE sudah terpakai dan PT LE menyewa satu unit truk kontainer pada CV berkah abadi makmur (CV BAM)," ujarnya kepada Wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (25/2/2014).

Saat itu, CV BAM memiliki satu unit kontainer yang belum disewa namun tidak ada sopirnya. Sehingga CV BAM menyewa sopir freelance yakni tersangka Azis untuk mengemudikan kontainer.

"Tersangka Azis ini ternyata tidak punya SIM, identitas dia juga tidak jelas. Dia diminta jadi supir karena sering nongkrong di eksedisi itu. Dalam hal ini ada kecerobohan dari pihak ekpedisi," katanya.

Seharusnya kain itu dibawa dari Bekasi ke Tanjung Priok untuk diimport ke Jepang. Seharusnya kontainer tiba di pelabuhan Tanjung Priok pada 16 Desember 2013 tapi nyatanya tidak sampai. "Oleh tersangka Azis kontainer dibelokkan ke Tangerang. Dan melalui dua tersangka lainnya kain itu dijual ke penadah besi tua yang saat ini masih DPO bernama Qodri," katanya.

Selain menangkap tiga tersangka, polisi juga menyita beberapa barang bukti yakni tiga unit HP dan tiga lembar sample kain yang digelapkan. Atas perbuatannya ketiga tersangka dikenakan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan.

7 Rumah Petak di Sawah Besar Ludes Terbakar

Selasa, 25 Februari 2014 16:00 WIB
PUSKOMINFO - Tujuh rumah petak di Jalan Kelinci III RT 15/2 Kelurahan Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, ludes diamuk si jago merah. Api dapat dipadamkan dengan bantuan 23 unit mobil kebakaran.

“Dalam musibah itu tidak yang korban jiwa, dan asal api pertama sekali berasal dari lantai dua rumah milik Thio Sit Bun alias Abun,49,”ujar Kapolsek Metro Sawah Besar Kompol Sintho Silitonga,SIK,Msi.

Informasi yang dihimpun, peristiwa diketahui sekira pukul 11:00 WIB. Api diketahui dari rumah milik Abun, diduga akibat korsleting listrik. Api kemudian merembet ke rumah lainnya hingga menghanguskan 6 rumah lainnya.yang dihuni Agus, Didi, Ayon, Mie Chen dan Ahen.

Berkat kesigapan petugas bersama warga yang menggunakan air got menyiram api, hingga membuat kobaran berangsur-angsur padam

Sementara dari tempat kejadian, Petugas Polsek Metro Sawah Besar memintai dua orang saksi untuk diperiksa seputar kejadian kebakaran itu.


Barang Bukti Narkoba Dua Polres Dimusnahkan di Bandara Soekarno-Hatta

 
Selasa, 25 Februari 2014 12:18 WIB
PUSKOMINFO - Barang bukti narkotika jenis sabu-sabu, ganja dan heroin, hasil pengungkapan kasus oleh Polres Metro Tangerang dan Polres Bandara Soekarno- Hatta dimusnahkan, Kamis (20/2/2013).
 
Pemusnahan dilakukan dengan membakar barangbukti dengan tabung insinerator yang berlokasi di kawasan Bandara Soekarno- Hatta.

Hasil pengungkapan Polresta Bandara Soekarno- Hatta diantaranya 11,4 kilogram sabu-sabu, 800,5 gram heroin dan 500 gilogram ganja.

Barang bukti ini didapatkan dari 13 tersangka yang diantaranya 7 tersangka warga Indonesia, 4 warga Malaysia, 1 warga Thailand dan 1 warga Afrika Selatan.

“Untuk nilai barang saya nggak mau nyebutkan. Menurut saya narkotika tidak ada harganya,” ujar Kasat Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta, AKP Guntur M Thariq.
 
Sedangkan hasil pengungkapan Polres Metro Tangerang, jumlah barang bukti adalah 500 kilogram ganja kering dan 100 gram sabu-sabu.

“Nilai estimasi untuk ganja Rp 1,2 miliar dan sabu-sabu Rp 150 juta,” kata Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kompol Ade Rahmat Idnal.
 
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Riad mengatakan, untuk barang bukti jenis ganja sebanyak 500 kg didapat dari lima tersangka yang merupakan jaringan asal aceh. Lima pelaku tersebut pelaku diantaranya dua pengedar dan tiga pengendali di dalam Lapas Tangerang.

“Ganja ini dari Aceh untuk diedarkan di wilayah Tangerang. Pangsa pasarnya semua kalangan, termasuk pelajar. Pengungkapan ini pun berawal dari tertangkapnya salah satu pelajar di Kota Tangerang yang mengkonsumsi ganja,” ujar Kapolres.
 
Menurut Kapolres, narkoba sudah beredar ke seluruh kalangan, baik itu warga kaya atau miskin serta pejabat atau masyarakat biasa.

“Diharapkan pengungkapan terus dilakukan dan ditingkatkan untuk meminimalisir peredaran di wilayah Tangerang,” tukasnya.

Polda Metro Jaya Kerahkan 6.180 Personel Amankan HUT Organisasi Buruh KSPSI

Selasa, 25 Februari 2014 10:05 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya telah menyiapkan 6.180 personel untuk pengamanan aksi buruh Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) yang akan memenuhi kawasan Senayan, Jakarta Pusat, untuk memperingati Hari Ulang Tahunnya yang ke 41. Aksi akan dimulai sekira pukul 09.00 WIB, Selasa (25/2/2014).

Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan pihaknya menyiapkan 6.180 personel polisi untuk mengamankan kegiatan tersebut.

"6.180 Orang ini terdiri dari Satgasda 2.359 personel, Satgasres 2.910 personel, BKO Mabes Polri 663 personel, BKO TNI 200 personel dan BKO Pemda 48 personel," kata Kabid Humas.

Adapun, personel pengamanan disebar ke objek unjuk rasa, yakni di depan DPR dan Istora Senayan, lokasi yang dipilih sebagai tempat peringatan HUT KSPSI.

Bayi Perempuan Dibuang di Depan Warung Bakmi

Selasa, 25 Februari 2014 09:33 WIB
PUSKOMINFO - Bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan warga tergeletak di depan warung Bakmi Pesona, Jalan Ir. Juanda, Ruko Pesona View Blok B6, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Senin (24/2/2014) malam.

Menurut Kapolsek Sukmajaya, Kompol Agus Widodo, bayi ditemukan sekira pukul 21:00 WIB, saat pelaku yang diduga ibu bayi menggunakan sepeda motor Honda Vario terliat menaruh sesuatu benda di depan Bakmi Pesona.

“Security ruko sekaligus saksi Veri Bahron melihat perempuan di atas motor Vario membuang sesuatu. Setelah perempuan itu pergi, security ruko menghampiri ternyata saat dilihat bayi perempuan yang diselimuti kain,”ujar Kapolsek.

Saat ditemukan, bayi yang diperkirakan berusia 3 hari itu menggunakan pakaian dan juga selimut. Bayi tersebut memiliki berat sekira 1,7 kilogram.

Antisipasi agar bayi tidak terjadi apa-apa, anggota membawa bayi tersebut ke Klinik Naura Medika untuk mendapatkan perawatan itensif dr. Berlian,”beber Kapolsek.

Hingga kini, kata Kapolsek, pihaknya dibantu anggota unit PPA Polresta Depok, tengah melakukan penggejaran terhadap pelaku yang membuang bayi. “Sebanyak tiga orang saksi telah kita minta keterangan. Selanjutnya akan menyelidiki motor pelaku yang membuang bayi,”tegasnya.

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 25 Februari 2014

Selasa, 25 Februari 2014 09:18 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK Keliling wilayah DKI Jakarta,  Selasa 25 Februari 2014 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Thamrin City
STNK: Lapangan Banteng 

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK: LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK :  TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol jembatan 3 pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Keramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 15 :00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Perempuan Tewas Gantung Diri di Kebayoran Baru

Selasa, 25 Februari 2014 08:35 WIB
PUSKOMINFO - Seorang perempuan, diketahui bernama Ana Zaitun, 52 tahun, ditemukan tewas dengan cara gantung diri di Gang Banyumas, RT 14/02 Kelurahan Gandaria, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (24/2/2014) malam sekira pukul 20.30 WIB.

Ibu rumah tangga yang beralamat di Pisangan Timur Raya, Pulogadung, Jakarta Timur, itu mengikat lehernya dengan seutas tali rafia.

Korban pertamakali ditemukan oleh adiknya, Zamzam Nurjaman, 30 tahun, dalam keadaan leher terjerat tali tambang plastik posisi tergantung. Oleh Zamzam, korban diturunkan kemudian dilarikan ke RS Fatmawati. Namun, sesampai di rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Belum dapat dipastikan motif aksi nekat perempuan malang ini. "Adik korban telah dimintai keterangannya di Polsek Metro Kebayoran Baru,” kata Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Aswin, Selasa (25/2/2014).

Kini, kasus tersebut masih ditangani Polsek Metro Kebayoran Baru.

24 Februari 2014

Miliki Narkoba, Ahok Ditangkap Polsek Metro Sawah Besar

Senin, 24 Februari 2014 14:52 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria berinisial JT alias Ahok, 34 tahun, ditangkap petugas Polsek Metro Sawah Besar karena menyimpan Narkoba jenis sabu dalam bungkus permen, di Jalan Karang Anyar Raya, atau tepatnya di depan Stasiun Kereta Api Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Kapolsek Metro Sawah Besar Komisaris Shinto Silitonga mengatakan, pihaknya yang sedang melakukan operasi Cipta Kondisi pada hari Minggu, (23/2/2014) sekira pukul 01:00 WIB dan mencurigai pelaku yang membawa bungkus permen.

"Begitu dicek, tersangka menyimpan ekstasi dibalik lipatan topi dan sabu didalam bungkus permen," katanya, Senin, (24/2/2014).

Ia menjelaskan, petugas langsung melakukan pemeriksaan di Polsek Sawah Besar dan didapat informasi, kalau Ahok juga menyimpan sabu di rumahnya di Tambora, Jakarta Barat. "Tersangka dan barang bukti diamankan di Polsek Sawah Besar untuk diproses hukum," ujarnya.

Kapolsek mengatakan, barang bukti yang diamankan yaitu 1 buah tas kecil warna merah yang didalamnya berisi 1 paket plastik berisi 10 butir ekstasi berlogo 7, 1 buah kaleng permen didalamnya terdapat 3 paket plastik berisi sabu seberat 3,7 gram, 1 buah kaleng permen di dalamnya terdapat 3 paket plastik berisi sabu seberat 1,1 gram.

Selain itu, ada 6 bungkus permen dimana didalamnya berisi sabu dengan berat total 6,6 gram, 1 unit alat timbang (skill)- 1 buah plastik berisi plastik klip ukuran kecil, 1 set alat penghisap sabu yang terbuat dari botol plastik merk Ades.

"Tersangka dipersangkakan Pasal 114 UURI No. 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara," tandasnya

Sedot Air Pakai Pompa Saat Banjir, Agus Tewas Kesetrum

Senin, 24 Februari 2014 11:50 WIB
PUSKOMINFO - Agus, 35 tahun, tewas setelah tersengat listrik di kediamannya di Jalan Adi Karya, RT 13 RW 05, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (24/2/2014) pagi tadi.

Kapolsek Metro Kebon Jeruk, Kompol Slamet mengatakan, sebelum tersengat listrik korban mencoba menyedot air dengan pompa karena banjir yang melanda kawasan Adi Karya.

"Korban lagi mau nyedot air pakai pompa, karena rumahnya kebanjiran," ujar Kompol Slamet, Senin (24/2/2014).

Saat ingin memasukan kabel pompa, kata dia, korban langsung tersengat listrik dan terkapar. Keluarga dan warga yang melihat korban terkapar, langsung dilarikan ke Puskesmas Duri Kepa yang tak jauh dari lokasi. Namun, nahas nyawa korban tak tertolong dan menghembuskan napas terakhirnya di Puskesmas.

"Jenazahnya sudah disemayamkan di rumah duka," tutup Kapolsek.

Polsek Ciledug Bekuk Pelaku Pembacokan Pelajar

Senin, 24 Februari 2014 09:16 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Buru Sergap (Buser) Polsek Ciledug berhasil membekuk pelaku pembacokan pelajar di tempat persembunyiannya di Parung Panjang, Bogor,Minggu (23/2/2014).

Kapolsek Ciledug, Kompol Imam Santoso mengatakan tersangka berinisial Lu, 22 tahun, yang  sempat buron selama tiga minggu akhirnya berhasil ditangkap di Parung Panjang, Bogor  pada Minggu (23/2/2014).

Kapolsek mengatakan peristiwa pembacokan terhadap korban, Adit, pelajar di Ciledug terjadi pada 31 Januari lalu di wilayah kelurahan Parung Serab perbatasan wilayah Ciledug dengan kecamatan Pondok Aren Tangsel.

Korban yang tergeletak di jalan dengan luka bacok leher bagian belakang dilarikan ke rumah sakit Fatmawati Jakarta Selatan. Namun, karena lukanya parah, korban akhirnya meninggal dunia.

Kapolsek menyatakan, pihaknya masih mendalami apakah ada pelaku lainnya, masih dikembangkan.

“Tersangka kami jerat pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan hingga menyebabkan matinya orang diancam hukuman diatas 6 tahun,” tegasnya

Lokasi Layanan SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 24 Februari 2014

Senin, 24 Februari 2014 08:46 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK Keliling wilayah DKI Jakarta,  Senin 24 Februari 2014 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Thamrin City
STNK: Lapangan Banteng 

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK: LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK :  TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol jembatan 3 pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Keramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 15 :00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Dua Mayat Mengambang di Kolam Pemancingan Perum Shangrila Indah Pesanggrahan

Senin, 24 Februari 2014 08:17 WIB
PUSKOMINFO - Dua jenazah ditemukan mengambang di empang atau kolam pemancingan ikan di Perumahan Shangrila Indah II, RT 05 RW 06, Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu (22/2/2014) malam.

Korban adalah  Cahya Adiputra, 13 tahun, seorang pelajar kelas 5 SDN 06 Petukangan, warga Jalan Kemajuan IV RT 05 RW 04, Petukangan Selatan. Satunya lagi, seorang kusir delman bernama Syarifudin, 32 tahun, warga Desa Mampang RT 04 RW 01, Pancoran Mas Depok.

Jenazah keduanya ditemukan oleh warga setempat dalam waktu yang bersamaan. Diduga korban tewas akibat terseret arus deras saat banjir menggenang Jalan Swadarma, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Aswin, mengatakan kronologi kejadian berawal ketika korban Cahya, bermain di pinggir kolam pemancingan ikan, sekira pukul 17.00 WIB, Sabtu.
"Tiba-tiba, ia tercebur dan tenggelam. Saat ditemukan warga, korban sudah meninggal dunia. Korban langsung dibawa ke rumah duka, karena pihak keluarga tak ingin korban divisum," katanya.

Menurut Kompol Aswin, untuk Syarifudin, 32 tahun, kusir delman, warga Desa Mampang RT 04 RW 01, Pancoran Mas Depok yang tewas, saat kejadian korban sedang menuntun delman melewati pinggiran kolam atau empang, sekira pukul 18.30 WIB.

"Tiba-tiba, kudanya mengamuk dan korban tercebur ke dalam kolam bersama dengan delman dan kudanya," tutur Kompol Aswin.

Diduga tak bisa berenang, korban pun meninggal dunia. Selain itu, kuda kesayangannya juga ikut meregang nyawa. Saat ditemukan, korban sudah meninggal dunia. "Diduga, korban tak bisa berenang dan tenggelam," katanya.

Mayat Wanita Setengah Bugil Ditemukan Warga di Tengah Sawah

Senin, 24 Februari 2014 07:41 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat perempuan ditemukan tewas dalam kondisi hanya menggunakan bra dan celana dalam di tengah sawah Kampung Tegal Luhur, Desa Cibatu RT 04 RW 02, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (23/02/2014) siang. Mayat wanita itu diduga sebagai korban pembunuhan karena pada tubuh korban ditemukan beberapa luka bekas penganiayaan.

Mayat wanita itu pertama kali ditemukan oleh tiga orang petani yang hendak bekerja di sawah, yakni Efendi, 55 tahun, Asim, 43 tahun, dan Tein, 55 tahun. Ketiganya kemudian melaporkan penemuan itu ke Ketua RT setempat dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Menurut keterangan Wakasat Reskrim Polresta Bekasi Kabupaten, AKP Suwardi menjelaskan, pihaknya yang melakukan olah tempat kejadian perkara (Olah TKP) tidak menemukan kartu identitas pada mayat tersebut.

"Korbannya wanita tanpa identitas, ditemukan dengan memakai baju tanktop warna orange. Celana Dalam warna hitam. bra hitam," katanya.

Dikatakan AKP Suwardi, ditemukan beberapa luka di tubuh korban diantaranya, luka lebam kepala bagian belakang. Kepala samping kiri kanan lebam. Lidah Menjulur menggigit.

Lanjut dia, ciri-ciri korban adalah, tinggi sekitar 153 cm berat 55 kg, umur diperkirakan 25 tahun, "Korban memakai kutek warna putih di bagian kaki," ujarnya.

Saat ini mayat berada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk proses otopsi guna penyelidikan lebih lanjut. "Kami sendiri masih melakukan penyelidikan di lokasi untuk mencari saksi-saksi lain guna mengungkap kasus tersebut," tuturnya.

Hingga saat ini kasus ditangani oleh Polsek Cikarang Selatan dan Polresta Bekasi Kabupaten untuk tindak lanjut.

21 Februari 2014

ABG Ditangkap Warga Ketika Hendak Bobol Toko HP di Pasar Minggu

Jumat, 21 Februari 2014 14:27 WIB
PUSKOMINFO - Seorang remaja berinisial RSB, 18 tahun, tertangkap warga saat melakukan aksi pencurian di sebuah toko aksesoris handphone, di Jalan Holtikultura, Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat, (21/2/2014) dinihari.

Kapolsek Metro Pasar Minggu, Kompol Adri Desas Furyanto mengatakan, peristiwa itu terjadi sekira jam 01:15 WIB. Pelaku beraksi bersama seorang kawanya berisial I. Saat itu, pelaku RSB melompat pagar dan merusak pintu counter handphone milik ABD, 40 tahun. Sedangkan tersangka I mengawasi dari luar. "Kini I masih dalam pengejaran anggota karena belum tertangkap," katanya.

Kapolsek melanjutkan, saat beraksi ada warga yang memergoki pelaku tersebut ketika jaga malam. Akhirnya, saksi CBN, 37 tahun, berteriak sehingga pelaku RSB panik dikepung. "Pelaku I berhasil kabur dan tersangka RSB berhasil diamankan," jelas Kapolsek.

Setelah itu, pelaku dibawa ke Polsek Metro Pasar Minggu untuk dimintai keterangan lebih lanjut. "Barang bukti yang diamankan berupa 16 striker plastik antigores HP dan 4 buah HP Blackberry, kerugian sekitar Rp 8 juta," tandasnya.

Pasangan Muda Mudi Pesta Ganja di Mobil Rental Ditangkap Polsek Metro Cempaka Putih

Jumat, 21 Februari 2014 13:43 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Cempaka Putih menangkap sepasang muda-mudi yang sedang pesta ganja di dalam mobil Toyota Avanza saat melintas di Jalan Letjen Soeprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2014) pagi tadi. Keduanya dibekuk saat polisi sedang melaksanakan operasi cipta kondisi di lokasi.

Kanit Reskrim Polsek Metro Cempaka Putih, AKP Supriyadi, mengatakan  pelaku yang ditangkap bernama Bagus, 22 tahun, warga Warakas, Jakarta Utara dan Anggraeni, 22 tahun, warga Cikarang, Bekasi. Dari tangan keduanya, polisi menemukan dua linting ganja dan beberapa linting yang telah digunakan.

"Keduanya menggunakan mobil jenis Avanza yang merupakan mobil rental. Setelah digeledah kita menemukan ganja kering sisa pakai. Menurut pengakuan mereka, ganja itu dipakai berdua di dalam mobil," ungkapnya.

Berdasarkan keterangan pelaku bernama Bagus, saat itu dia menjemput pacarnya di rumahnya di Cikarang. Setelah itu mereka memakai ganja di sepanjang jalan dari Cikarang sampai ke Jakarta Pusat.

"Setelah kita tes urine, keduanya positif memakai ganja. Selanjutnya kita proses dan kita tahan," ucap AKP Supriyadi.

ASG, Korban Penusukan Teman Kencan di Cilandak Akhirnya Meninggal Dunia

Jumat, 21 Februari 2014 13:24 WIB
PUSKOMINFO - ASG, korban penikaman oleh teman kencannya di kamar kosnya,  Jalan Persatuan No.17 RT.006/009 Kelurahan Cilandak Barat Kecamatan Cilandak Jakarta Selatan, akhirnya meninggal dunia, Jumat (21/2/2014) pagi. ASG, 27 tahun, menghembuskan nafas terakhir di RS Fatmawati, Jakarta Selatan, sekira pukul 07:00 WIB.

Kapolsek Metro Cilandak, Kompol HM Sungkono, Jumat (21/2/2014) siang mengatakan, motif pembunuhan ini pelaku berinisial RA alias W bin ZA, 23 tahun, dendam karena korban menagih utangnya. Pelaku pun menghampiri korban yang sedang tidur dan menusuknya hingga sekarat. Namun karena terlalu banyak mengeluarkan darah, korban akhirnya meninggal setelah sempat dirawat di RS Fatmawati.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sat kejadian sekira pukul 01:30 WIB, korban sendirian di dalam kamar kosannya, tiba-tiba datang pelaku  yang sudah dikenal, karena memang ada hubungan kencan, dengan alasan untuk curhat sambil memijat-mijat pundak korban yang sedang tiduran dalam posisi terlentang. 

Namun tiba-tiba pelaku langsung menusuk dada korban menggunakan sebilah pisau dapur, yang sudah dipersiapkan pelaku. Pelaku kemudian merampas (menarik) kalung emas dari leher korban. 

Korban pun berteriak sambil melakukan perlawanan sehingga terjadi saling cekik antara korban pelaku. Pelaku berhasil kabur membawa kalung emas milik korban, sedangkan korban oleh warga dibawa ke RS. Fatmawati untuk mendapat pengobatan. 

Petugas Polsek Metro Cilandak yang mendapat laporan kemudian melakukan pengecekan di TKP dan pemeriksaan kondisi korban di RS. Fatmawati Jakarta, langsung melakukan pencarian dan pengejaran terhadap Pelaku. 

Akhirnya pada hari itu juga sekira pukul 11:00 WIB, pelaku berhasil ditangkap petugas di Pelabuhan Merak Banten pada saat bermaksud hendak menyeberang pulang ke kampung halamannya Lampung Timur. 


“Tersangka kami kenakan pasal 365 KUHP jo.pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,” kata kapolsek.

Rampok Bertopeng Beraksi di Rumah WN Korsel di Cipayung

Rumah WN Korea yang dirampok (Foto: Isnaini/Okezone) 
Rumah WN Korea yang dirampok
 
Jumat, 21 Februari 2014 11:17 WIB
PUSKOMINFO - Sekelompok perampok bertopeng menyatroni rumah milik warga negara Korea Selatan, Mr Choi Ungsu, 43 tahun, di Premier Estate Blok L15 Jalan H. Karim, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (21/2/2014) dinihari.

Pelaku yang diduga berjumlah tiga orang itu menerobos masuk rumah dengan mencongkel pintu menggunakan linggis.

Kapolsek Metro Cipayung, Komisaris Polisi (Kompol) UA Triyanto mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 02:30 WIB. Ketiga perampok berhasil masuk kompleks dengan cara membobol tembok pembatas komplek setinggi tiga meter yang berada tak jauh dari rumah korban.



"Setelah itu pelaku masuk menggunakan pintu samping dan mengikat ke empat penghuni rumah, Mr Choi, istri serta kedua anaknya," ujar Kapolsek.

Pelaku yang membawa senjata tajam berjenis pisau memaksa istri korban untuk membukakan brankas yang berisi harta berharga korban. Pelaku berhasil membawa kabur uang tunai sekira Rp12,5 juta, USD5.800 dan enam buah telepon genggam, serta sejumlah perhiasan senilai USD150.

Usai melakukan aksinya pelaku melarikan diri melalui tembok pembatas komplek yang dibobol sebelumnya. Korban yang dapat melepaskan ikatan sekira pukul 04:30 WIB kemudian melapor ke Mapolsek Cipayung. Hingga kini, petugas masih menyelidiki dan mengejar para pelaku.

Pedagang Mie Ayam Merangkap Pengecer Togel Ditangkap Polsek Metro Tanjung Priok

Jumat, 21 Februari 2014 10:58 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pedagang mie ayam, Sarijan, 60 tahun, ditangkap petugas Polsek Metro Tanjung Priok, Kamis (20/2/2014). Sarijan ditangkap karena merangkap sebagai pengecer judi toto gelap (togel) ke pelanggannya di Jalan Cemara, RT12/06, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Dari laci dagangannya, polisi menyita barang bukti handphone, rekapan togel, tafsir mimpi dan uang Rp 35 ribu.

Kanit Reskrim Polsek Metro Tanjung Priok, Iptu Samsono mengatakan pengecer judi togel tersebut ditangkap berawal dari laporan masyarakat yang sedang membeli mie ayam, bahwa sering terlihat kakek dua cucu itu menjual togel.

Laporan itu kemudian ditindak lanjuti anggota Polsek Metro Tanjung Priok dengan menyamar sebagai pembeli.

Sekira pukul: 16:30 WIB, tersangka asal Boyolali itu didapati sedang berkomunikasi handphon dengan pelanggannya untuk memasang nomor taruhan.

“Ketika sedang menulis di rekapannya, tersangka langsung kita tangkap. Kita juga sita buku mimpi dan uang 35 ribu rupiah hasil penjualan judi togel,” ujar Iptu Samsono.


“Selama ini dia selalu sembunyi-sembunyi penjual togel. Dan kegiatan tersangka sudah cukup lama menjual judi togel di lokasi dagangannya. Kita masih lakukan pengembangan terhadap bandar besar judi togel yang disebut tersangka,” tambah Kanit Reskrim.

Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun.

Mengaku Sakit Hati, Teman Kencan Ditusuk dan Diambil Kalungnya


P2201786 
Jumat, 21 Februari 2014 09:43 WIB
PUSKOMINFO - Mengaku sakit hati, seorang teman kencan sejenis tega menusuk dan merampas kalung pasangannya, di rumah kost Jl. Persatuan No.17 RT.006/009 Kelurahan Cilandak Barat Kecamatan Cilandak Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2014) dinihari sekira pukul 01:30 WIB. Pelaku berhasil ditangkap petugas Polsek Metro Cilandak, beberapa jam kemudian.

Korbannya seorang laki-laki berinisial ASG, 27 tahun, asal Medan. Sedangkan pelaku adalah teman kencan korban, yang juga seorang laki-laki berinisial RA alias W bin ZA, 23 tahun, asal Lampung Timur.

Saat itu, sekira pukul 01:30 WIB, korban sendirian di dalam kamar kosannya, tiba-tiba datang pelaku  yang sudah dikenal, karena memang ada hubungan kencan, dengan alasan untuk curhat sambil memijat-mijat pundak korban yang sedang tiduran dalam posisi terlentang. 

Namun tiba-tiba pelaku langsung menusuk dada korban menggunakan sebilah pisau dapur, yang sudah dipersiapkan pelaku. Pelaku kemudian merampas (menarik) kalung emas dari leher korban. 

Korban pun berteriak sambil melakukan perlawanan sehingga terjadi saling cekik antara korbn pelaku. Pelaku berhasil kabur membawa kalung emas milik korban, sedangkan korban oleh warga dibawa ke RS. Fatmawati untuk mendapat pengobatan. 

Petugas Polsek Metro Cilandak yang mendapat laporan kemudian melakukan pengecekan di TKP dan pemeriksaan kondisi Korban di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati Jakarta, langsung melakukan pencarian dan pengejaran terhadap Pelaku. 

Akhirnya pada hari itu juga sekira pukul 11:00 WIB, pelaku berhasil ditangkap petugas di Pelabuhan Merak Banten pada saat bermaksud hendak menyeberang pulang ke kampung halamannya Lampung Timur. 

Pengakuan sementara, pelaku merasa sakit hati dengan korban, karena selama ini dirinya dijanjikan akan diberikan uang namun hingga sekarang tidak pernah diberikan. 

Kini tersangka berikut barang bukti sebilah pisau diamankan di Mapolsek Metro Cilandak untuk proses penyidikan.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 21 Februari 2014

Jumat, 21 Februari 2014 09:17 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Jumat 21 Februari  2014, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : Citraland Grogol
STNK: Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK :  TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan 3 pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 15 :00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Polda Metro Jaya Bekuk Sindikat Narkoba Jaringan Malaysia - Indonesia

Jumat, 21 Februari 2014 08:15 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil membekuk tujuh tersangka pengedar narkoba jenis sabu-sabu, jaringan Internasional, Mayasia - Indonesia, pada 4 Febuari lalu.

Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Nugroho, mengatakan ketujuh sindikat Malaysia-Indonesia, bermodus mengunakan body pack saat mendistribusikan barang haram tersebut. Dari tangan para tersangka, polisi berhasil menyita narkoba jenis sabu-sabu seberat 6,5 Kg.

Menurut Kombes Pol Nugroho, kasus itu merupakan hasil pengembangan kasus sebelumnya, setelah mengungkap jaringan narkoba asal China-Hongkong-Indonesia, yang di ketahui juga dikendalikan oleh seorang tahanan narapidana di salah salah satu LP yang ada di Jakarta.

"Pengungkapan tersebut, berawal dari kasus-kasus yang sama yang berhasil kita ungkap," katanya kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (20/2/2014)..

Setelah dikembangkan, diketahui pada tanggal 4 Februari 2014 ada seorang sindikat internasional akan membawa narkotika jenis sabu dari Malaysia ke Aceh dengan menggunakan kapal laut. Dan dari Aceh ke Jakarta menggunakan pesawat garuda dengan modus body pack," jelasnya.

Saat penangkapan salah satu dari tujuh orang pelaku pengedar tersebut, SYM terbukti kedapatan narkotika jenis sabu yang disembunyikan dalam sepatu seberat satu ons. Setelah petugas melakukan pengamanan dan pemeriksaan terhadap SYM mengaku bahwa dirinya di perintah oleh seseorang WNA Malaysia berinisial AT dan MN yang kini masih buronan (DPO), dengan imbalan sebesar Rp20 juta.

Selain AT dan MN, pihaknya juga mendapatkan informasi bahwa ada dua orang warga negara lainnya yakni Taiwan yang turut mengedarkan narkotika sabu-sabu di Jakarta Barat.

"Selanjutnya dua warga negara Taiwan tersebut dilakukan penangkapan yakni berinisial HHY, di Apartement Hayam Huruk Jakarta Barat dengan barang bukti 50 gram sabu. Sedangkan LYA ditangkap di Apartement Jalan Gajah Mada Jakbar dengan barang bukti 5 gram sabu," katanya.

Dari dua pelaku asal Taiwan, HHY dan LYA, pelaku AT dan MN yang berada di Malaysia akan kembali melakukan pengiriman narkoba jenis sabu dengan modus body pack, melalui dua tersangka lainya GGL dan YDR dan berhasil di bekuk petugas dengan barang bukti 6,3 Kg sabu.

Berdasarkan pengakuan pelaku, barang haram tersebut dikirimkan ke daerah Surabaya dan Palangkaraya, dengan mengunakan jasa pengiriman. Setelah melakukan pengecekan di dua wilayah tersebut, petugas kembali membekuk HRT dengan barang bukti 1 ons sabu ditangkap di Surabaya pada 17 Februari 2014 dan tersangka ADE sebagai pengawal ditangkap di jalan Mangga Besar dengan barang bukti sepucuk senjata api dengan 5 buah peluru karet.

Kini kelima tersangka tersebut saat ini ditahan diruang tahanan Mapolda Metro Jaya, untuk diproses hukum, dan akan dijerat pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 yo pasal 132 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana mati dan paling lama 20 tahun penjara serta denda maksimal Rp 10 miliar.

20 Februari 2014

Lokasi Layanan Mobil SIM Dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 20 Februari 2014

PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Kamis 20 Februari  2014, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:


1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Ps baru
STNK: Lapangan Banteng 

2. Jakarta Barat
SIM   : Citraland Grogol
STNK: Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK :  Kecamatan Pasar Minggu

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol jembatan 3 pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Keramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 15 :00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

6 Pelaku Penyekapan & Pemerasan Yang Mengaku Sebagai Anggota Polda Metro Jaya Berhasil Diringkus

Kamis, 20 Januari 2014
PUSKOMINFO - Aparat Sat Resmob Dit Reskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap 6 orang pelaku pemerasan dan penyekapan yang mengaku sebagai anggota Polda Metro Jaya. Para tersangka kerap melakukan pemerasan terhadap korban yang baru pulang dari tempat hiburan malam seperti diskotik.

Polisi gadungan ini memeras korban bernama Kelvin Santoso. Korban pun diperas untuk membayar uang Rp 100 juta. Kemudian para tersangka mengambil uang tunai Rp 50 juta. Dan sisanya memalui transfer ke rekening yang telah dipersiapkan para tersangka. 

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan, pelaku yang ditangkap yaitu Christ Persulessy, Edi Setiono mantan anggota Polri, Bambang Riwayadi residivis, Marhadi, Irvan Dadi, Bayu Rizal. 

"Masih ada dua orang yang DPO yaitu Sularno, dan Black," ujarnya Rabu, (19/2/2014).

Sementara itu, Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Adex Yudiswan, menyampaikan sasaran para pelaku sebagian besar adalah orang-orang yang keluar dari tempat hiburan. "Sasarannya, sebagaian besar orang yang keluar dari diskotik. Lalu, berpura-pura melakukan penggeledahan. Kalau tak ditemukan barang bukti, mereka mengeluarkan sprint (surat perintah) narkoba palsu. Jika ditemukan pisau, mengeluarkan sprint Reskrim," ungkapnya.

Menurutnya, otak pelaku dari komplotan itu bernama Sularno, mantan anggota Polri yang dipecat tahun 2003, dengan pangkat terakhir Ajun Komisaris Polisi. Ketua kelompoknya berinisial S, mantan anggota polisi. Saat ini masih DPO. Mereka sudah menjalankan aksinya sejak tahun 2009. Kalau tersangka Christ, merupakan residivis dengan kasus yang sama. Ia pernah ditangkap Polres Jakarta Barat tahun 2006 dan divonis 1 tahun 2 bulan penjara," jelasnya.

Dengan penangkapan ini, Polda Metro Jaya mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dengan polisi gadungan. Apabila berurusan dengan petugas kepolisian, warga diminta berani untuk menanyakan surat tugas, nama, jabatan dan nama pimpinannya terlebih dulu. Hal ini untuk mewaspadai oknum yang mengaku sebagai polisi yang kerap memeras warga.
Para tersangka kerap melakukan pemerasan terhadap korban yang baru pulang dari tempat hiburan malam seperti diskotik. - See more at: http://www.delapan6.com/read/7591-6-polisi-gadungan-berhasil-ditangkap#sthash.RoEBXoZM.dpuf 
Para tersangka kerap melakukan pemerasan terhadap korban yang baru pulang dari tempat hiburan malam seperti diskotik. - See more at: http://www.delapan6.com/read/7591-6-polisi-gadungan-berhasil-ditangkap#sthash.SxsrrI4h.dpuf
Para tersangka kerap melakukan pemerasan terhadap korban yang baru pulang dari tempat hiburan malam seperti diskotik. - See more at: http://www.delapan6.com/read/7591-6-polisi-gadungan-berhasil-ditangkap#sthash.SxsrrI4h.dpuf
Para tersangka kerap melakukan pemerasan terhadap korban yang baru pulang dari tempat hiburan malam seperti diskotik. - See more at: http://www.delapan6.com/read/7591-6-polisi-gadungan-berhasil-ditangkap#sthash.SxsrrI4h.dpuf

Warga Negara China Buronan Interpol Beijing Berhasil Diringkus Dit Reskrimum Polda Metro Jaya

Kamis, 20 Februari 2014
PUSKOMINFO - Dit Reskrimum Polda Metro Jaya berhasil meringkus seorang warga negara Tiongkok, Huang Zhang Bao (43), terkait tindak pidana penipuan, perbankan dan money loundry. Pelaku berhasil ditangkap di Apartemen Regata Tower Montecarlo, Pantai Mutiara, Jakarta Utara, Selasa (18/2).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan, Huang sudah berada di Indonesia sejak Maret 2012. "Selama di Indonesia tersangka selalu berpindah-pindah tempat," ujar Rikwanto, Rabu (19/2), di Mapolda Metro Jaya.

Keberadaan Huang terdeteksi penyidik Polda Metro Jaya yang bekerjasama dengan Interpol. Penyidik Interpol Indonesia, AKBP Jajang Mulyat di Mapolda Metro Jaya, Rabu (19/2) mengataan, Huang kabur  ketika red notice belum diterbitkan. Karenanya Huang sempat tak terdeteksi. Huang, kata Jajat, bisa masuk ke Indonesia karena menggunakan paspor milik kakaknya. "Dan itu fotonya memang mirip," tegasnya.

Tak hanya itu, Hauang selama di Indonesia ternyata menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) palsu. "Dia juga sempat membuat KTP baru dengan identitas baru," ujar Jajang. Namun, upaya Huang untuk mengelabui polisi dengan berbagai macam cara itu kandas. Polda Metro dan Interpol Indonesia berhasil melacak keberadaan Huang.

Menurut Jajang, dalam penelusuran pihaknya sempat menduga Huang berada di Bandung, Jawa Barat. Namun, pendalaman terus dilakukan sehingga keberadaan buronan Interpol Tiongkok itu diketahui ada di apartemen Regata Tower Montecarlo, Jakut.

Jajang menambahkan Huang akan segera  dideportasi dan dikembalikan ke negara asalnya. Sementara istri dan anak Huang sama sekali tak terlibat dengan kasus itu. Karenanya Huang akan lebih dulu dipulangkan ke negara asalnya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut. "Makanya nanti yang akan dibawa ke China bapaknya dulu, keluarganya sementara di Indonesia," kata Jajang.

19 Februari 2014

Tertangkap Curi Motor, Dua Pelajar SMP Nyaris Dibakar Massa

Rabu, 19 Februari 2014 11:07 WIB
PUSKOMINFO - Dua pelajar SMP nyaris dibakar massa setelah tertangkap tangan mencuri motor Honda Scoopy di Kampung Sugutamu, Kelurahan Bhaktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Selasa (18/2). Beruntung, meski sudah disiram bensin, aksi warga berhasil digagalkan petugas Polresta Depok yang sedang patroli.

Tersangka berinisial T, 15 tahun, dan Y, 14 tahun, tampak shock karena nyawa mereka hampir melayang akibat amuk massa. Apalagi, tubuh keduanya sudah disiram bensin dan tinggal disulut api.

Informasi yang dihimpun, saat itu, T bersama Y yang merupakan pelajar SMP Swasta di wilayah Depok secara diam-diam mengincar sepeda motor Honda Scoopy nopol B 6419 EZG milik Novianti yang diparkir di dekat rumahnya, Kampung Sugutamu, Sukmajaya, Kota Depok.

Sepeda motor yang sedang dipanaskan di halaman rumah itu berhasil didorong pelaku. Namun, saat membuka pintu gerbang, pemilik rumah memergokinya dan meneriakinya maling.

Teriakan tersebut didengar warga yang langsung mengejar kedua ABG tersebut. Karena sudah dikepung dari segala penjuru dan semakin banyak massa, keduanya tidak bisa bergerak leluasa dan berhasil ditangkap.

Kesal dengan ulah pelaku, warga kemudian menghakiminya. Puas menghajar kedua pelajar ini, warga hendak membakar keduanya. Mereka mengambil bensin dan menyiramkan ke tubuh mereka. Beruntung, polisi yang ditelpon cepat tiba di lokasi dan berhasil menyelamatkan mereka. Kedua tersangka kemudian dibawa ke Mapolresta Depok untuk menjalani pemeriksaan

Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Agus Salim mengatakan, nyawa pelaku berhasil tertolong setelah korban segera menelepon petugas terhadap aksi pelaku yang mencuri motornya. “Kalau terlambat sedikit saja, nggak tahu nasib mereka karena warga sudah kesal dengan ulah pencuri motor,” ujarnya.

Kompol Agus Salim mengungkapkan, modus pelaku memanfaatkan kelengahan korban. “Pengakuan pelaku baru sekali melakukan pencurian motor. Alasan mencuri motor hanya untuk dimiliki saja supaya dapat bergaya di kalangan tongkrongan pelaku,” katanya.

“Pelaku terancam pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan sepeda motor, diancam dengan hukuman 5 tahun. Karena usia pelaku masih dibawah umur, kita tahan di sel tahanan anak-anak, ” pungkas Kasat.

Dua Hari Penertiban Jalur Busway, 465 Pengendara Ditilang

Rabu, 19 Februari 2014 10:50 WIB
PUSKOMINFO - Sejak Senin (17/2/2014) sampai Selasa (18/2/2014), petugas Ditlantas Polda Metro Jaya menindak 465 pengendara yang menerobos jalur bus Transjakarta. Mereka diberikan tindakan tilang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, menjelaskan dalam dua hari terakhir yakni Senin dan Selasa, Subdit Penegakkan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya telah menilang hingga 465 pengendara baik roda dua maupun roda empat yang menerobos jalur busway.

Kabid Humas menjelaskan pada Senin (17/2/2014) ada 147 penerobos busway yang ditilang. Sementara pada Selasa (18/2/2014) ada 318 pengendara.

"Jadi dalam dua hari, totalnya ada 465 pengendara yang ditilang karena terobos busway," kata Kabid Humas, Rabu (19/2/2014).

Pada Rabu (19/2/2014) ini, Subdit Penegakkan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya kembali melakukan penertiban penerobos busway di sejumlah titik diantaranya di Jalan Buncit Raya, Mampang dan di kawasan Duren Tiga.

Sementara, menurut Kasubdit Penegakkan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Hindarsono, mengatakan, pihaknya tidak pandang bulu dalam melakukan penindakan terhadap penerobos busway ini. Menurutnya dalam penertiban Rabu (19/2/2014) pagi pihaknya melakukan penindakan terhadap staf PBB warga negara Amerika Serikat berinisial EJH. Sebab EJH yang mengendarai sepeda motor trail coklat B 1624 SIO menerobos busway di Jalan Buncit Raya.

"Kami buatkan surat ke kementerian luar negeri untuk ditindaklanjuti. Ini sebagai bentuk teguran," kata AKBP Hindarsono.

Menurutnya, sampai Rabu pagi ini sudah 30 an pengendara baik roda empat maupun roda dua yang sudah ditindak pihaknya karena nekat menerobos busway di Jalan Buncir Raya, Mampang, Jakarta Selatan

Polsek Metro Cilandak Amankan 13 Orang Diduga Preman

Rabu, 19 Februari 2014 09:58 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Cilandak mengamankan 13 orang yang diduga sebagai preman di sekitar Jl. RS. Fatmawati Raya, Jl. H. Abdul Majid dan Jl. Pangeran Antasari, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (18/2/2014). Mereka terjaring dalam suatu operasi kepolisian cipta kondisi.

Wakapolsek Metro Cilandak, AKP Febriman Sarlase mengatakan dalam menindaklanjuti atensi, petunjuk dan arahan dari pimpinan dalam rangka untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif menjelang pelaksanaan pesta demokrasi Pemilu Legislatif maupun Capres – Cawapres tahun 2014, Polsek Metro Cilandak melakukan operasi terhadap orang-orang yang diduga sebagai Preman yang berada dan beroperasi di wilayah hukum Polsek Cilandak Jakarta Selatan.

Operasi Cipta Kondisi yang dilaksanakan pada hari Selasa (18/2/2014) sejak pukul 13.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB di sepanjang Jl. RS. Fatmawati Raya, Jl. H. Abdul Majid dan Jl. Pangeran Antasari, petugas berhasil mengamankan 13 orang yang semuanya laki-laki berprofesi tidak jelas. 

Namun pada saat terjaring semuanya kedapatan sebagai Pak Ogah dengan barang bukti uang recehan hasil kerja masing-masing yang jumlahnya bervariasi.

Mereka kemudian dibawa ke Mapolsek Metro Cilandak untuk didata dan diberikan arahan.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 19 Februari 2014

Rabu, 19 Februari 2014 08:31 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Rabu 19 Februari  2014, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : Citraland Grogol
STNK: Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK :  TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan 3 pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 15 :00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Edarkan Ganja di Gandaria Utara, Tukang Pompa Air Ditangkap Polsek Metro Kebayoran Baru

Rabu, 19 Februari 2014 08:17 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pengedar narkoba jenis ganja di wilayah Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ditangkap Buser Polsek Metro Kebayoran Baru. Dari penggeledahan di rumah tersangka berinisial M, 43 tahun, petugas menyita 350 gram ganja yang dibungkus dengan menggunakan kantong plastik berwarna merah yang disimpan di bawah tumpukan baju di dalam lemari pakaian.

Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Anom Setyadji mengungkapkan penangkapan tersangka bermula dari laporan warga yang merasa resah akan maraknya aksi peredaran narkotika di wilayah Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Bermodal kesaksian warga tersebut, Kapolsek kemudian menurunkan anggota Polsek Kebayoran Baru untuk menyelidiki dan mendalami kebenaran laporan tersebut. Benar saja, selama beberapa hari melakukan pengintaian, diketahui kalau seorang pengedar ganja yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang pompa air, warga Jalan Dasa IV RT 11/01 Kelurahan Gandaria Utara, Kebayoran Baru kerap beroperasi di lingkungan tersebut.

"Mengetahui fakta tersangka sering beroperasi di lingkungan Gandaria Utara, anggota segera melakuakan penggrebekan di rumahnya pada tanggal 15 Februari lalu," jelasnya.

M yang ditangkap tanpa perlawanan tersebut lanjutnya segera melakukan penggeledahan di rumah tersangka dan berhasil menemukan ganja sebanyak 350 gram yang dibungkus dengan menggunakan kantong plastik berwarna merah yang disimpan di bawah tumpukan baju di dalam lemari pakaian.

Atas perbuatannya, pelaku dikenai Pasal 114 ayat 1 subsider pasal 117 ayat 1 UU nomor 35 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun penjara.

Gardu PLN Kebayoran Lama Meledak dan Terbakar

Rabu, 19 Februari 2014 07:51 WIB
PUSKOMINFO - Gardu PLN UPT Kebayoran Lama yang terletak di pertigaan Al-Falah RT 02/04 Kelurahan Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, meledak dan terbakar, Selasa (18/2/2014) malam sekira pukul 21:30 WIB.Sampai saat ini petugas PLN masih terus melakukan perbaikan.

Akibat terbakarnya Gardu PLN Kebayoran Lama ini, listrik di Kelurahan Sukabumi Selatan, padam.

Informasi dari Polsek Metro Kebon Jeruk, berdasar keterangan saksi-saksi di lokasi, peristiwa terbakarnya gardu listrik diawali adanya percikan api dan menimbulkan ledakan, selanjutnya api membesar hingga menghanguskan gardu PLN tersebut.

Sebanyak 3 unit mobil pemadam kebakaran milik Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat pun dikerahkan untuk memadamkan api.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hingga saat ini lokasi gardu listrik yang terbakar masih dipasang garis polisi (police line) oleh petugas kepolisian Polsek Metro Kebon Jeruk.

Resmob Polda Metro Jaya Bekuk Dua Pencuri Mobil Spesialis Pick-Up dan Minibus

Rabu, 19 Februari 2014 07:36 WIB
PUSKOMINFO - Dua pelaku pencurian mobil spesialis jenis pick up dan minibus dibekuk aparat Resmob Polda Metro Jaya. Satu pelaku terpaksa ditembak kakinya karena nekat kabur dari sergapan polisi. Sementara tiga pelaku lain masih dalam buruan petugas.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Adex Yudiswan mengatakan kedua pelaku yang ditangkap berperan sebagai ‘pemetik’ dan penadah, mereka adalah Nurwanto, 46 tahun, dan  Abdul Gofur, 24 tahun.

“Keduanya disergap saat akan menjual mobil hasil curian mereka di tempat penadah mereka di Komplek Pertokoan Giant, Kota Bogor, ” kata AKBP Adex Yudiswan kepada wartawan, Selasa (18/2/2014).

AKBP Adex menjelaskan mereka mengincar kendaraan khusus Suzuki Carry tipe minibus dan pick-up yang diparkir di pasar, atau tempat mangkal angkutan umum.

“Mobil sasaran mereka ini, adalah pick-up yang digunakan untuk mengangkut barang dan sayur atau tipe minibus untuk angkot. Kendaraan ini banyak dicari orang terutama spare partnya,” katanya.

Menurut AKBP Adex, terungkapnya kawanan ini berawal dari laporan masyarakat. Menurutnya ia menerima laporan dari Darmin, warga Cipayung, Jakarta Timur pada Kamis (13/2/2014) malam lalu.   Menerima laporan itu, kata AKBP Adex, pihaknya langsung melakukan pengejaran dan diketahui pelaku menuju ke Bogor.

Ia mengatakan anggota juga melakukan pengintaian di sekitar lokasi pertokoan Giant dimana diketahui kawanan ini kerap menjual mobil curiannya ke sana. “Saat mereka datang dan hendak bertransaksi, mereka hendak kabur. Terpaksa satu orang kami tembak kakinya,” kata AKBP Adex.

Hasil penyidikan sementara diketahui kawanan ini beraksi sejak Desember 2013, kawanan ini sudah enam kali mencuri mobil di sejumlah lokasi di Jakarta.“Di wilayah Jakarta Selatan 2 kali, Jakarta Timur 3 kali dan Jakarta Pusat satu kali,” katanya.

Setiap kendaraan yang mereka curi dijual antara Rp4 Juta sampai Rp10 Juta. Dari kawanan ini, katanya, pihaknya menyita satu unit mobil Suzuki Futura Mini Bus B 1632 RX tahun 2004 yang merupakan hasil curian, satu sepeda motor Honda Beat F 6875 CK yang digunakan mereka untuk mengintai sasarannya.

18 Februari 2014

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Cisadane Tangerang

Selasa, 18 Februari 2014 15:44 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan mengambang di Sungai Cisadane, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Selasa (18/2/2014) siang.

Mayat yang diperkirakan berusia 30 tahun itu ditemukan oleh  Hendri,40 tahun, seorang karyawan PDAM Tirta Kerta Raharja. Oleh saksi, temuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Cisauk.

Petugas Polsek Cisauk yang datang ke lokasi kemudian melakukan identifikasi terhadap jasad korban. Petugas tidak menemukan bekas atau tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Pada saat ditemukan, korban hanya mengenakan celana panjang jeans tanpa menggunakan baju. Guna kepentingan penyelidikan, petugas membawa jenazah korban ke kamar mayat RSU Tangerang.

Pesta Ganja, Tiga Pria Pengangguran Digelandang ke Polsek Metro Menteng

Selasa, 18 Februari 2014 15:32 WIB
PUSKOMINFO - Tiga pria pengangguran yang sedang pesta ganja di rumah kosong di Jalan Anyer Gang Akom RT 13 RW 02 Menteng, Jakarta Pusat, dibekuk petugas Polsek Metro Menteng, Senin (17/2/2014) malam. Dari tangan mereka disita 2 gram sisa ganja yang belum terpakai.

Kapolsek Metro Menteng, AKBP Gunawan mengatakan penangkapan tiga tersangka ini setelah petugas menerima laporan dari warga yang resah melihat tiga pria yang dikenal suka mengkonsumsi narkoba jenis ganja. Begitu mendapat laporan itu, polisi segera melakukan pengecekan ke lokasi yang disebut mangkalnya tiga pria tersebut.

Setibanya di rumah tersebut, petugas melihat pelaku sedang mengkonsumsi ganja. Ketiga tersangka pun diamankan yakni  Sofyan alias Kempes,30 tahun, Vijay alias Jay,23 tahun, dan Rishalah alias Joy,28 tahun.

Dari rumah berukuran 4X5 meter itu, polisi juga menemukan dua gram lagi sisa daun ganja yang belum dipakai.

“Mereka akan kita proses secepatnya, dan terancam dengan pasal 111 ayat 1 UU Narkotika No35 Tahun 2009, dengan ancaman hukuman 5 tahun,” kata Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng, Kompol Parlin Gultom.

3 Pengemis Bobol Rumah Mewah di Menteng, Aksinya Terekam Kamera CCTV

Selasa, 18 Februari 2014 13:29 WIB
PUSKOMINFO - Anggota Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, membekuk tiga orang pengemis setelah menggondol barang-barang milik Kunal Gobind Lal Candhani, seorang Warga Negara India, di Jalan Jambu RT 05 RW 03, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, yang terjadi Agustus 2013 lalu. Pelaku yakni Su, Nas dan Mu, berhasil ditangkap karena aksi kejahatannya terekam kamera CCTV di lokasi.

Kanit I Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Aris Supriyono, mengatakan para pelaku  sehari-hari sebagai pengemis dan mereka ditangkap di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

"Para pelaku ini sehari-hari mengemis, disaat mengemis mereka mengincar rumah yang akan menjadi sasarannya," ujar Kompol Aris kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (18/2/2014).

Kompol Aris menuturkan aksi pencurian itu terjadi pada Agustus 2013 lalu, disaat korban sedang pergi ke luar negeri. Para pelaku masuk ke dalam rumah dengan cara merusak kunci pintu.

"Pelaku menggunakan obeng, linggis, dan tang. Ketiganya masuk dan mengambil barang berharga korban," paparnya.

Usai mengambil barang korban ketiganya langsung pergi, mereka pun tak menyadari aksi mereka terekam CCTV. "Mereka kabur naik bajaj sambil membawa karung hasil curiannya. Dan barang-barang korban sudah dijual oleh para pelaku," lanjutnya.

Saat itu, para pelaku menggondol barang korban seperti, laptop Apple, satu unit Handphone, 1 unit iPad merek Apple, kamera Canon dan Panasonic, 1 unit LCD 52 inch, tas merek Verra Carno, jam tangan merek Raimon Wil, tas merek Verra Carno, dan kacamata merek Tomford.

Namun tidak hanya itu, para pelaku juga berhasil menggondol beberapa barang antik seperti 9 set perabotan antik berupa piring, mangkok, dan baki yang terbuat dari perak. Total kerugian korban mencapai Rp120 juta. Kini seluruh barang hasil curiannya itu telah dijual tersangka.

Saat ditangkap, dari tangan pelaku polisi berhasil  menyita 1 unit motor hasil kejahatan, dan 5 unit telepon genggam.

Kini ketiga pengemis itu meringkuk di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya, dan akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.