28 Maret 2014

Pembunuh Janda Warung Nasi di Cengkareng Dibekuk



mayat-dievakuasi
Jumat, 28 Maret 2014 15:41 WIB
PUSKOMINFO - Misteri pembunuhan yang menimpa janda pemilik warung nasi khas Sunda di Jl. Kapuk Pulo RT 013/010 Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, yang terjadi pada Rabu (26/4/2014) pagi, akhirnya terkuak. Tersangka merupakan satpam perusahaan yang terletak dekat warung tempat korban berdagang.

Pelaku bernama Puncung, 46 tahun, ditangkap petugas Polsek Metro Cengkareng usai shalat Jumat (28/3/2014) siang. Ia sempat dimintai keterangan sebagai saksi, namun saat itu dirinya mempunyai alibi hingga polisi membebaskannya.

Tersangka mengaku nekat membunuh Ny.Jainah, 32 tahun, karena bingung mempunyai utang dengan tukang sayur yang biasa lewat di daerah itu. “Semula saya niat merampok warung yang dijaga Jainah. Namun kepergok korban hingga saya panik dan membunuhnya,” kata pelaku saat ditanya Kapolsek Metro Cengkareng Kompol Iqbal Simatupang MSi didampingi Kanit Reskrim AKP Widodo.

Menurut pelaku, uang yang diambil dari laci di warung tersebut hanya berjumlah Rp400 ribu. Uang tersebut selanjutnya dipakai tersangka untuk membayar utang. Usai pembunuhan terjadi, Puncung juga terlihat kerja seperti biasa sehingga rekan-rekannya tidak curiga kalau dia sebagai pelaku pembunuhan tersebut.

Sebelumnya, korban ditemukan tewas dengan luka tangan nyaris putus dibacok, serta kepala dipentung pakai benda keras. Janda satu anak ini ditemukan sekira pukul 05:00 WIB, saat kakaknya Ny.Endar, 34 tahun, hendak membantu pekerjaan adiknya yang akan belanja sayuran untuk keperluan jualan.

Setibanya di dalam warung, Endar kaget saat melihat adiknya sudah terbujur kaku di kasur dalam keadaan tubuh ditutupi kasur serta darah berceceran di sekitar tempat itu. Endar pun teriak minta tolong hingga didengar warga dan pengurus RT. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Metro Cengkareng dan Polres Metro Jakarta Barat.

Petugas yang bekerja keras untuk mengungkap kasus ini akhirnya berhasil menangkap pelaku.

Pelaku Pembunuhan Ratu Heryani yang Tewas di Dalam Mobil di Balaraja Dibekuk

C3---------------pns-tewas
Jumat, 28 Maret 2014 14:14 WIB
PUSKOMINFO - Petugas gabungan Polsek Balaraja, Polresta Tangerang dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya akhirnya berhasil membekuk dua pelaku pembunuhan Ratu Heryani, 40 tahun,  wanita Pegawai Negeri Sipil (PNS)  yang ditemukan tewas di dalam mobilnya di Jalan Raya Serang KM 24, Balaraja, Kabupaten Tangerang, Rabu (26/3/2014) lalu.

"Ya, sudah dibekuk dua orang," ujar  Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Irfing Jaya kepada wartawan, Jumat (28/3/2014).

Kapolres mengatakan, kedua orang tersebut merupakan saudara dekat dari korban. "Mereka berdua ponakan," imbuhnya.

Menurut Kapolres,  dugaan sementara motif pembunuhan tersebut soal uang. "Pemeriksaan sementara soal uang," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Heru Pranoto membenarkan penangkapan pelaku pembunuhan Ratu Heryani.

"Sudah, kini dalam pemeriksaan," ujarnya.

Hal yang sama juga dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto,  pelaku sudah ditangkap oleh Subdit Resmob Polda Metro Jaya, namun ia belum menjelaskan nama pelaku tersebut.

"Kalau sudah ditangkap yang lainnya, nanti kita ekspos," ujarnya.

Seperti telah diwartakan, Ratu Heryani (40),  wanita Pegawai Negeri Sipil (PNS) ditemukan tewas di dalam mobilnya di Jalan Raya Serang KM 24, tepat di depan toko elektronik "Linda", Balaraja, Kabupaten Tangerang, Rabu (26/3). Ratu Heryani yang diketahui sebagai staf Kecamatan Parung Panjang, Bogor ini sebagai korban pembunuhan setelah melihat luka-luka lebam di sekitar wajahnya.

Berdasarkan hasil visum yang diterima polisi, diduga kematian  wanita yang sudah bersuami ini karena dibekap di dalam mobil.

Korban menderita luka memar di mulut, jari kiri dan ditemukan bintik-bintik di paru-paru wanita yang sudah mempunyai suami tersebut. Dugaan awal korban diduga dibekap hingga mati lemas. Namun, berdasarkan olah TKP dan keterangan sejumlah saksi, Ratu Heryani tidak dibunuh di kawasan Balaraja tetapi di tempat lain. Balajara hanya menjadi tempat buangan saja.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 28 Maret 2014

Jumat, 28 Maret 2014 08:21 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI  Jakarta, Jumat 28 Maret 2014 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Thamrin City
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK:  LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Gepembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Mabes TNI Cilangkap
STNK: Ps Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 11 :00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Perampok Bertali Pocong Ditangkap Polsek Metro Cempaka Putih

(foto:Fardi/okz)  
Jumat, 28 Maret 2014 07:57 WIB
PUSKOMINFO - Polsek Metro Cempaka Putih membekuk dua residivis berilmu hitam di Jalan Rawasari Selatan, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (27/3/2014). Dalam menjalankan aksi kejahatannya mereka membawa 'tali pocong' sebagai jimat untuk melancarkan aksi kejahatannya.

Kedua tersangka bernama  Mahfuddin alias Saren, 27 tahun dan Aca Jen, 39 tahun, mereka berasal dari kelompok Bogor. Pelaku merampas sepeda motor milik seorang karyawati bernama Verawati, 21 tahun.

"Saat kejadian suasana lagi sepi, para  pelaku sempat memepet korban. Satu pelaku turun dan langsung merampas motor korban," kata Kapolsek Metro Cempaka Putih, Kompol Tofiq kepada wartawan, Kamis (27/3/2014).

Namun, aksi keduanya dipergoki  dua anggota berpakaian preman yang kebetulan sedang melintas di lokasi.  "Begitu melihat pelaku beraksi petugas yang diploting sepanjang jalan, polisi segera mengejar keduanya kearah Pospol Ahmad Yani," terangnya.

Melihat keduanya kabur, polisi langsung melepas tembakan ke udara. Karena mendengar suara tembakan, dua pelaku yang berboncengan sepeda motor itu mendadak berhenti di tengah jalan dan langsung dibekuk petugas.   "Kedua  residivis ini spesialis pemetik dan pencuri sepeda motor yang parkir di perkantoran maupun perumahan," ungkapnya.

Kapolsek melanjutkan, motor hasil kejahatan mereka jual ke kawasan Bandung, dengan harga yang sangat murah. "Pelaku juga sering beraksi selain di Coca-Cola juga di Bekasi dan Jakarta Barat, mereka ini juga tidak segan-segan melukai korban jika permintaan tak dikabuli," tegasnya.

Dalam menjalankan aksinya, keduanya juga membawa seutas tali pocong yang diyakini dapat melancarkan aksi keduanya.

Hasil pemeriksaan kepada pelaku, tali pocong itu juga bukan tali pocong sembarangan tapi pemberian dukun di Bogor. "Kata pelaku, keyakinan dia itu tali pocong dari gadis perawan yang meninggal malam Jumat," kata Kapolsek.

Jimat tali pocong yang didapat dari dukun itu diikat di motor yang hendak dicuri. Keyakinan pelaku, kalau motor yang diikat tali pocong perawan yang meninggal malam Jumat bisa membuat korban tak sadar.

"Jadi pemilik motor yang tidur makin lelap tidurnya, kalau kepergok juga korban nggak bisa ngapa-ngapain," imbuhnya.

Dari tangan pelaku, polisi menyita seutas  tali pocong, sepeda motor Honda Beat yang mereka pakai untuk menjalankan aksinya, kunci letter T,  cairan kimia, serta dua bilah badik. Keduanya kini mendekam di Mapolsek Metro Cempaka Putih. Mereka dijerat dengan pidana KUHP pasal 363 dengan ancaman 5 tahun penjara.

Pembunuh Bos Pabrik Oven di Balaraja Dibekuk, Motif Terpergok Saat Hendak Mencuri

Jumat, 28 Maret 2014 07:44 WIB
PUSKOMINFO - Setelah buron dua minggu, empat tersangka pembunuhan pria WN Tiongkok bernama Li Kang di areal pabrik oven di Jl. Raya Serang KM 29, akhirnya berhasil dibekuk Polsek Balaraja,Kabupaten Tangerang, Kamis (27/3/2014). Motif pembunuhan karena pelaku terpergok korban saat hendak mencuri.

Empat pelaku yang berhasil ditangkap yakni Aman Bin Jumanta, 30 tahun, Sujai, 19 tahun dan Kardi, 24 tahun, ketiganya warga Kampung Ampel, Desa Gembong, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang,  serta, Miftahudin, 27 tahun, warga Kampung Dangdeur, Desa Dangdeur, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang.

Kapolsek Balaraja, Kompol Dody Prawiranegara menyatakan, tersangka selain membunuh manajer pabrik juga mencuri uang Rp25 juta di pabrik. Korban ditemukan tewas di pabrik oven PT Lin Chen China (PT LCC) milik kakaknya, di Jalan Raya Serang Km 29, Desa Gembong, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Senin (10/3/2014) lalu.

Korban terkapar bersimbah darah ditemukan pertama kali oleh Yuliana karyawan yang ingin membuka pabrik pada sekira pukul 08:00 WIB. Saksi mendapati manajer produksi tersebut sudah tak bernyawa. Selain itu, Yuliana melihat banyak luka di sekujur tubuhnya. WN Cina ini wajahnya sudah tak berbentuk karena rusak seperti kena sabetan senjata tajam.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Siswo Yuwono, terdapat luka tusukan di dagu dan wajah yang hampir merusak muka korban akibat pukulan benda tumpuldan senjata tajam.  Awalnya, pelaku masuk ke pabrik tersebut berencana mencuri kabel listrik.

Namun, aksi mereka dipergoki oleh Li Kang hingga duel pun terjadi. Karena jumlah pelaku lebih banyak Li Kang akhirnya tewas bersimbah darah. Pelaku kemudian menggeledah ruangan kantor di pabrik dan menemukan uang gaji karyawan sebesar Rp25 juta di dalam laci. Uang itu kemudian dibagi rata oleh pelaku.

27 Maret 2014

Polsek Metro Pesanggrahan Bekuk Kurir Narkoba, Sita 2 Kg Ganja

kurir-narkoba
Kamis, 27 Maret 2014 13:53 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Metro Pesanggrahan, Jakarta Selatan membekuk seorang remaja sebagai kurir narkoba jenis ganja, di sebuah rumah kos di  Jalan H. Sulaiman, RT 03/01 Kel. Petukangan Utara, Kec. Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (26/3/2014) malam.Dari tangan tersangka Febriyanto, 19 tahun, warga Sawah Baru, Ciputat, Tangsel, polisi menyita dua kilo ganja yang sudah dilakban warna coklat.

Kapolsek Metro Pesanggrahan, Kompol Deddy Arnadi mengatakan, kasus ini terungkap berkat informasi masyarakat dan salah satu keluarga yang mencari keberadaan gadisnya tidak pulang-pulang. Keluarga mencurigai anaknya A,17 tahun, tinggal bersama alias kumpul kebo dengan tersangka.
Petugas dipimpin Kanit Reskrim Ipda Bowo Sutrisno menelusuri keberadaan tersangka hingga akhirnya melihat tersangka sedang berduaan bersama A. Petugas kepolisian bersama-sama keluarga A serta Ketua RT setempat langsung menghampiri anaknya tersebut.

“Kemudian dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti berupa satu kantong plastik warna hitam berisi dua paket seberat dua kilogram ganja,” kata Kompol Deddy Arnadi.

Tersangka berikut barang bukti 2 kg ganja kemudian diamankan ke Mapolsek Metro Pesanggrahan. Kepada petugas, tersangka mengaku menjalani bisnis haram ini sejak dua bulan dan dibayar Rp200 ribu perkilogram dari seorang pria berinisial I yang kini masih diburu petugas.

“Pelaku kami kenakan Pasal 111 ayat (2) tentang narkotika dengan ancaman hukuman di atas lima tahun,” kata Kapolsek.

Bantu Kendaraan Mogok, Polantas Tertabrak Di Tol Sedyatmo

Kamis, 27 Maret 2014 08:42 WIB
PUSKOMINFO - Briptu Rendi seoarang anggota Satuan PJR Ditlantas Polda Metro Jaya mengalami patah kaki karena tertabrak truk saat akan mengecek kendaraan yang mogok di ruas tol Sedyatmo KM 23.600, Kamis (27/3/2014) pagi sekira pukul 06:00 WIB.

Informasi dari Perwira Siaga TMC Polda Metro Jaya,  AKP Budiharsono, peristiwa terjadi sekira pukul 06:00 WIB, saat Briptu Rendi sedang melaksanakan patroli rutin di ruas tol Sedyatmo. 

Ketika di KM 23.600, ada sebuah truk yang mengalami kerusakan mesin. Lalu Briptu Rendi keluar dari kendaraan untuk mengecek truk yang mogok tersebut. Namun naas, tiba-tiba datang kendaraan berjenis Pick Up melaju kencang dari arah bandara dan menabrak Briptu Rendi yang tengah memeriksa truk yang mogok 

"Briptu Rendi tertabrak saat membantu kendaraan yang mogok di KM 23.600 ruas tol Sedyatmo Bandara Soetta menuju arah Pluit" kata AKP Budiharsono.


Akibatnya, Briptu Rendi mengalami patah di kaki kanannya dan langsung dibawa kerumah sakit terdekat.

Arus lalu lintas dilokasi kejadian sempat mengalami kepadatan. Namun kini kembali normal setelah petugas melakukan pengaturan.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 27 Maret 2014

Kamis, 27 Maret 2014 08:39 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI  Jakarta, Kamis 27 Maret 2014 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Thamrin City
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK:  LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Gepembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 11 :00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Wanita PNS Tewas di dalam Mobil di Balaraja



C3---------------pns-tewas

Kamis, 27 Maret 2014 08:00 WIB
PUSKOMINFO - Ratu Heryani, 40 tahun, wanita Pegawai Negeri Sipil (PNS) ditemukan tewas di dalam mobilnya di Jalan Raya Serang KM 24, tepat di depan toko elektronik "Linda", Balaraja, Kabupaten Tangerang, Rabu (26/3/2014) siang. Ratu Heryani yang diketahui sebagai staf Kecamatan Parung Panjang, Bogor ini diduga sebagai korban pembunuhan.

Jasad Ratu Heryani pertamakali oleh pemilik toko elektronik, Abuy, 27 tahun, yang curiga dengan keberadaan mobil Daihatsu Terios Nopol F 1589 JM , yang terparkir tepat di depan tokonya.

Karena mobil tersebut menghalangi tokonya, Abuy kemudian penasaran dan mencoba melihat lewat kaca kemudian membuka pintu yang ternyata tidak terkunci. Seketika itu, Abuy melihat korban di bagian bawah belakang jok depan dalam keadaan terlentang. Abuy kemudian melaporkan penemuannya itu ke Polsek Balaraja, Kabupaten Tangerang.

Petugas yang datang ke lokasi kemudian melakukan Olah TKP, mendapati jasad korban tergeletak di bawah jok tengah (belakang jok depan) dengan keadaan sudah meninggal dunia. Saat ditemukan, korban masih mengenakan seragam PNS. Oleh petugas jenazah korban kemudian dibawa ke Kamar Mayat RSU Tangerang untuk diotopsi.

Kanit Reskrim Polsek Balaraja, Ipda H. Napitupulu mengatakan pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kematian staf Kecamatan Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat tersebut. “Kita tunggu hasil otopsi dokter untuk mengetahui penyebab kematian korban,” ungkap Ipda Napitupulu.

"Dugaan sementara, korban tewas akibat dibunuh. Dugaan awal dibunuh karena terdapat luka lebam di sekitar wajah korban, diduga akibat pukulan benda tumpul," kata Ipda Napitupulu.

Hingga saat ini, lanjut Kanit, pihaknya telah memeriksa beberapa saksi untuk dimintai keterangannya dari saksi yang pertama kali menemukan dan dari pihak keluarga korban.

26 Maret 2014

Bawa Kabur Uang Rp 2 Miliar, Sopir Jasa Pengangkutan Uang Ditangkap Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya

Rabu, 26 Maret 2014 14:54 WIB
PUSKOMINFO - Theo Surentu alias Theo, 51 tahun,  Sopir PT Armorindo Artha, perusahaan jasa pengangkutan uang, ditangkap aparat Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Theo ditangkap karena membawa kabur uang Rp 2 miliar lebih milik Bank Central Asia (BCA) yang akan diisikan ke sejumlah mesin ATM di kawasan Jakarta Utara.

"Tersangka TS (Theo Surentu), ini sopir PT Armorindo Artha yang ditugaskan untuk mengangkut uang milik Bank BCA ke mesin ATM di Jakarta Utara," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (26/3/2014).

Kombes Rikwanto menjelaskan, pada tanggal 10 Maret 2014 pukul 22.30 WIB, tersangka bersama dua orang operator PT Armorindo Artha mendapat tugas untuk mengisi uang Rp 2.027.000.000 ke sejumlah mesin ATM BCA di kawasan Jakarta Utara, salah satunya ATM di RS Atmajaya, Jakarta Utara.

"Namun, pada prosesnya, tersangka membawa kabur uang tersebut ketika teman-temannya menuju ke ATM," kata Kombes Rikwanto.

Sementara itu, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan mengungkapkan, tersangka membawa kabur uang tersebut berikut mobil Grand Max milik PT Armorindo Artha B 9230 UCG yang mengangkut 14 cartridge berisi uang total Rp 2 miliar lebih.

"Setelah itu tersangka kemudian mampir lebih dahulu di Bandengan, Penjaringan, Jakarta Utara," ujar AKBP Herry.

Di lokasi tersebut, tersangka kemudian membawa 14 kotak mesin ATM ke dalam tas besar, lalu membawa kabur ke Gunung Putri, Bogor dengan menumpang taksi. Di Wisma Nusa Indah Desa Bojong Kulur Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, tersangka kemudian membuka kotak tersebut dengan menggunakan obeng.

"Tersangka sudah mengambil Rp 700 juta lebih untuk ia gunakan," imbuhnya.

Tersangka akhirnya ditangkap pada tanggal 14 Maret 2014, di Gunung Putri, Bogor setelah pihak PT Armorindo melaporkan kasus tersebut ke Polsek Penjaringan pada tanggal 11 Maret 2014.

Dari tersangka, polisi menyita 14 kotak mesin ATM milik Bank BCA, 1 unit mobil Toyota Avanza B 1526 TKN. Polisi berhasil menyelamatkan Rp 1.334.000.000 yang tersisa di kotak tersebut. Terhadap tersangka, dijerat Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Perampok Gondol Emas 140 gram dari Rumah Dukun di Cabang Bungin Bekasi

Rabu,  26 Maret 2014 13:32 WIB
PUSKOMINFO - Aksi perampokan terjadi di rumah seorang dukun di Kampung Pulo Ngandang RT 12/03, Desa Sindangsari, Cabang Bungin, Kabupaten Bekasi. Tiga kawanan perampok berhasil menggondol perhiasan emas senilai Rp80 juta rupiah.

Saat kejadian, Onih, 53 tahun, istri sang dukun bernama Boseng itu sedang berada di rumah seorang diri dan dalam kondisi tertidur.

Wakasat Reskrim Polresta Bekasi, AKP Suwardi mengatakan, saat itu tiga pelaku langsung masuk rumah dan menyekap korban. "Setelah itu korban diseret ke dapur dan diikat serta mulutnya disumpel kain," terangnya kepada wartawan, Rabu (26/3/2014).

Setelah melumpuhkan korban, kawanan perampok ini dengan leluasa menguras harta benda korban berupa, kalung emas seberat 50gram, satu buah gelang emas 50 gram, empat buah cincin 40gram dan juga mengambil motor korban B 6696 FUJ. "Total kerugian Rp80 juta rupiah," katanya.

Puas dengan hasil rampasan itu, kawanan pelaku ini pun meninggalkan lokasi kejadian. Saat hendak keluar rumah ketiga perampok berpapasan dengan Boseng. Karena panik, salah seorang pelaku memukul sang dukun hingga jatuh.

"Suaminya sempat melihat kawanan pelaku yang kabur dan ada orang yang dikenalnya," ujarnya.

Saat ini, kata AKP Suwardi, pihaknya sedang mendalami kasus tersebut dan anggota pun sudah di lapangan untuk menangkap para pelaku.

Janda Pemilik Warung Nasi Ditemukan Tewas Diduga Dibunuh Perampok di Cengkareng

warto-sub
Petugas sedang membawa jasad korban pembunuhan di warung kawasan Kapuk, ke RSCM.

Rabu, 26 Maret 2014 09:48 WIB
PUSKOMINFO - Seorang janda pemilik warung nasi khas Sunda di Jl. Kapuk Pulo RT 013/010 Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat diduga dibunuh perampok yang menyatroni tempat usahanya, Rabu (26/4/2014) pagi. Korban tewas bernama Jainah, 32 tahun, dengan luka tangan kanan akibat bacokan dan kepala memar akibat pukulan benda keras.

Informasi yang dihimpun, jasad janda satu anak, asal Pandeglang, Jawa Barat, ini ditemukan oleh kakaknya, Ny. Endar, 34 tahun, sekira pukul 05:00 WIB, saat hendak membantu pekerjaan korban yang akan belanja sayuran untuk keperluan jualan.

Setibanya di dalam warung, Ny. Endar kaget saat melihat adiknya sudah terbujur kaku di kasur dalam keadaan tubuh ditutupi kasur serta darah berceceran di sekitar tempat itu. Endar pun teriak minta tolong hingga didengar warga dan pengurus RT.

Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Metro Cengkareng dan Polres Metro Jakarta Barat.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Hengky Haryadi didampingi Kanit Reskrim Polsek Metro Cengkareng, AKP Widodo segera melakukan olah TKP. Petugas menemukan ember berisi air yang ada noda darah. Diperkirakan, usai menghabisi korban, pelaku sempat cuci tangan untuk membersihkan darah tersebut.

“Menurut keterangan kakak korban, uang yang ada di kotak yang biasa dipakai untuk belanja sebesar Rp800 ribu raib diduga diambil pelaku,” kata AKBP Hengky Haryadi.

Petugas menduga korban dibunuh oleh perampok yang menyatroni warungnya. “Kami masih mengembangkan kasus ini, dugaan sementara korban tewas akibat dibunuh perampok,” kata Kasat.

"Di lokasi, ditemukan juga sebilah pisau berikut sarungnya yang diduga digunakan pelaku'" tambah Kasat.

Guna kepentingan penyidikan, jasad korban kemudian dibawa ke RSCM untuk divisum.

Polresta Bekasi Tindak 164 Simpatisan Parpol Pelanggar Lalu Lintas Saat Kampanye

Rabu, 26 Maret 2014 09:33 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Lalu Lintas Polresta Bekasi, Jawa Barat, mencatat telah terjadi sedikitnya 164 kasus pelanggaran lalu lintas oleh simpatisan Parpol selama sepekan berlangsungnya kampanye Pemilu Legislatif 2014 di wilayah hukum setempat.

"Tindakan yang kita ambil berupa pemberian surat tilang, teguran, hingga penyitaan kendaraan," kata Kasatlantas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bekasi, Kompol Ojo Ruslani, di Bekasi, Selasa (25/3/2014).

Menurut Kompol Ojo Ruslani, jumlah pelanggar lalu lintas itu terjadi sepekan kampanye yaitu mulai 16 hingga 22 Maret 2014.

Adapun jenis pelanggaran yang terjadi berupa ketidaklengkapan alat pengaman berkendara, surat-surat kendaraan, mengabaikan rambu, dan lainnya. "Kami mendukung serta menghormati pesta demokrasi, tapi tetap harus mengedepankan keamanan berlalu lintas," katanya.

Menurutnya, polisi terus mengimbau simpatisan untuk menghindari segala bentuk pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan nyawa. "Selalu menggunakan helm, tidak memakai mobil bak terbuka, dan pelanggaran lalu lintas lainnya," katanya.

Dikatakan Kompol Ojo, pihak yang paling bertanggung jawab atas pelanggaran lalu lintas selama pemilu berlangsung adalah korlap dari masing-masing simpatisan. "Bila masih ada yang melanggar, teguran tegas akan diberlakukan," katanya.

Sedang 'Nyuntik' Heroin, Dua Pemuda Ditangkap Polsek Metro Koja

Rabu, 26 Maret 2014 08:40 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Koja menangkap dua pemuda yang kedapatan sedang menyuntikkan narkotika jenis Heroin di Stadion Rawa Badak, Koja, Jakarta Utara, Selasa (25/3/2014) siang.

Dari dua pemuda bernama Jeams Adrian, 24 tahun, dan Jenal, 21 tahun, itu petugas menyita barang bukti satu paket plastik klip berisi Heroin sisa pakai yang sudah dicampur air berat brutto 0.2 gram dan 2 buah insulin yang masih berisi darah.

Informasi dari Polsek Metro Koja, penangkapan kedua pemuda tersebut berawal ketika anggota Polsek Metro Koja sedang melakukan observasi wilayah. Sekira pukul 12:00 WIB, petugas melihat ada 2 orang laki-laki yang sedang menyuntik diduga narkotika jenis heroin.

Petugas kemudian menghampiri kedua pemuda tersebut dan ternyata benar mereka sedang mengkonsumsi narkotika jenis heroin dengan cara disuntik. Di dekat tersangka ditemukan satu paket plastik klip berisi Heroin sisa pakai yang sudah dicampur air berat brutto 0.2 gram dan 2 buah insulin yang masih berisi darah.

Keduanya berikut barang bukti kemudian dibawa ke Mapolsek Metro Koja untuk penyelidikan dan penyidikan selanjutnya.   

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Tangkap 9 Orang Terkait Dugaan Tindak Perdagangan Manusia

Rabu, 26 Maret 2014 08:05 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menggerebek sebuah rumah toko (Ruko) di kawasan Muara Baru pada Selasa (25/3/2014) malam. Dari penggerebekan itu, polisi mengamankan 9 orang yang diduga pelaku perdagangan manusia (human traficking).

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Asep Adi Saputra didampingi Kasat Reskrim, AKP Wirdhanto Hadicaksono, menjelaskan dari penggerebekan yang dilakukan di Lantai 3 Ruko Muara Baru Centre, Jakarta Utara pukul 21:30 WIB, pihaknya mendapati 23 anak dewasa dan satu masih berusia di bawah umur.

"Hasilnya ada anak di bawah umur satu orang yaitu usia 15 tahun, sedangkan 23 anak lainnya dewasa," ujar Kapolres kepada wartawan, Selasa (25/3/2014.

Kapolres menjelaskan, penggerebekan tersebut berawal dari laporan masyarakat ke Polsek Muara Baru bahwa anaknya bernama Muhamad Alwi, 15 tahun dan Nur Arifin, 23 tahun telah hilang. Menurut laporan tersebut anaknya berada berada di salah satu yayasan penyalurtenaga kerja di ruko Muara Baru Center Pelabuhan Muara Baru.

"Hasil penyelidikan rupanya anaknya ada di lokasi lantai 3 ruko Muara Baru Center, kantor BJM (Bina Jasa Mina). Mereka akan dipekerjakan ke Malaysia," ujar Kapolres.

Selanjutnya pihak kepolisian melakukan evakuasi. Dari lokasi petugas mengamankan 24 orang terdiri dari 9 orang pengurus dan 15 orang direkrut untuk dikerjakan sebagai ABK (Anak Buah Kapal).

Menurut Kapolres, pihaknya saat ini masih mendalami terlebih dahulu kasus tersebut. "Yang jelas ada tindak pidana perlindungan anak dan ketenagakerjaan," ujarnya.

Warga Temukan Mayat Wanita Terbungkus Kain di Pakuhaji

Ilustrasi
 
Rabu, 26 Maret 2014 07:51 WIB
PUSKOMINFO - Mayat wanita paruhbaya ditemukan warga di semak belukar,  Desa Kiara Payung, RT 01/02 Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Selasa (25/3/2014). Mayat yang dibungkus sarung tersebut diduga mayat wanita yang tewas beberapa hari lalu.

Informasi yang dihimpun, penemuan itu awalnya dari terganggunya warga dengan bau busuk di desa mereka. Beberapa warga akhirnya mencari sumber bau tersebut. warga penasaran untuk melihat gumpalan yang tertutup dedaunan dan rerumputan di salah satu pohon pisang di Desa Kiara Payung.

"Baunya menyengat hidung seperti bau bangkai," ujar Furqon, 46 tahun, seorang warga setempat.

Warga melihat ada sarung yang menutupi sesuatu di salah satu pohon pisang, yang ditengarai sebagai sumber bau. Karena penasaran, Furqon memberanikan diri untuk membuka sarung yang terikat tersebut. "Ternyata ada sesosok mayat perempuan paruhbaya sekita 35 tahun," katanya.

Kapolsek Pakuhaji AKP Edy Kusmanto mengatakan, pihaknya sudah membawa sosok mayat tersebut ke RSU Tangerang untuk dilakukan otopsi dan visum.

"Kami akan terus melakukan  penyidikan untuk mengungkap identitas siapa mayat yang dibungkus kain sarung warna biru itu," ungkapnya.

Kapolsek menjelaskan, mayat yang ditemukan warga tersebut menggunakan kaus berwarna warna hitam dan merah. "Perempuan mayatnya dan menggunakan celana pendek," terangnya.

Pihaknya, kata Kapolsek, belum bisa menyimpulkan apakah mayat itu korban pembunuhan atau bukan. "Masih dalam penyelidikan dan mayat masih dilakukan otopsi," tukasnya.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 26 Maret 2014

Rabu, 26 Maret 2014 07:36 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI  Jakarta, Rabu 26 Maret 2014 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Thamrin City
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK:  LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Gepembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 11 :00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

25 Maret 2014

Baku Tembak Dengan Polisi, Tiga Pelaku Curanmor Tewas


bb-pelaku
Selasa, 25 Maret 2014 11:28 WIB
PUSKOMINFO - Tiga penjahat spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor), tewas usai terlibat baku tembak dengan petugas Polsek Metro Cempaka Putih di semak-semak dekat perempatan Coca Cola, Jakarta Pusat, Selasa (25/3/2014) dinihari.

Ketiga pelaku yang tewas yakni Mispan Ibrahim, 22 tahun, asal Cikarang Utara, Joni Iskandar, 22 tahun, asal Lampung Tengah, dan Badri, 27 tahun, asal Lampung Tengah. Mereka pun terkenal sebagai 'kelompok Lampung'.

Informasi yang dihimpun, aksi baku tembak yang membuat tiga penjahat ini meregang nyawa berawal saat puluhan petugas Polsek Metro Cempaka Putih dipimpin Kapolsek, Kompol Taufik, sedang menggelar razia cipta kondisi di Jalan Letjend Suprapto, dengan mengerahkan 25 personel.

Sekira pukul 00.30 WIB, tiba-tiba meluncur sepeda motor Honda Beat bernopol B 3758 BID ke arah polisi yang sedang menggelar razia di pinggir jalan. Melihat ada razia, tiba-tiba motor yang ditumpangi tiga pria ini berbalik arah ke perempatan Coca Cola.

Petugas yang melihat aksi mencurigakan pengendara itu kemudian memberitahukan Kapolsek. Kapolsek kemudian memerintahkan anggotanya untuk mengejar pelaku yang kabur ke arah semak-semak di Perempatan Coca Cola. Bersama anggotanya, Kapolsek segera ke lokasi.

Setibanya di lokasi, ternyata rombongan polisi ini secara tiba-tiba ditembak oleh pelaku secara membabi buta. Akibatnya polisi sempat panik karena diberondong tembakan.

Akhirnya polisi terlibat baku tembak dengan pelaku yang memegang dua senjata api rakitan. Tembak-tembakan ini berlangsung sekitar 10 menit. Setelah itu, tembakan berhenti. Polisi pun menunggu karena khawatir menjadi korban penembakan yang dilakukan pelaku.

Setelah ditunggu setengah jam tidak ada lagi suara tembakan, polisi kemudian memeriksa semak-semak tersebut. Ternyata ketiganya sudah tewas terkena tembakan dalam aksi baku tembak dengan polisi.

“Mereka sudah lama masuk dalam DPO polisi. Sudah puluhan kali beraksi menggasak motor dengan berbagai modus operndi,” kata Kapolsek Metro Cempaka Putih, Kompol Taufik. Ketiganya kemudian dikirim ke RS Polri Kramatjati untuk keperluan visum.

Dari tangan kawanan penjahat ini disita dua pucuk senjata api rakitan serta sisa peluru sebanyak 4 butir, kunci leter T, cairan kimia yang diduga untuk merusak gembok serta motor Honda Beat hasil curian.

Satu Rumah Ludes Terbakar di Ciputat

Selasa, 25 Maret 2014 08:56 WIB
PUSKOMINFO - Satu rumah di Jl. Mutiara IV RT 02/04 Kelurahan Sawah Besar, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, ludes terbakar, pada Senin (24/3/2014) malam sekira pukul 20:45 WIB.

Rumah itu diketahui milik Hj. Sriwarsita, 75 tahun. Berdasarkan informasi dari Polsek Ciputat, peristiwa kebakaran itu diduga akibat korsleting listrik di dalam rumah tersebut.

Api membesar dan membakar seluruh rumah berikut isinya. Api baru bisa dipadamkan sekira pukul 21:30 WIB dengan menggunakan 5 unit mobil pemadam kebakaran.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian materi juga belum dapat ditafsir, masih dalam penyelidikan Polsek Ciputat.

Empat Perampok Motor Tembak Korbannya di Cimanggis

Selasa, 25 Maret 2014 08:34 WIB
PUSKOMINFO - Empat pelaku perampokan, berhasil membawa kabur sepeda motor di Jalan Sarinembah No 55 RT 002/007 Kelurahan harjamukti, Cimanggis, Kota Depok, Senin (24/3/2014) sore. Salah satu pelaku, sempat memuntahkan timah panas dari senjata api ke arah salah satu saksi, Arifin, 30 tahun. Peluru perampok itu menyerempet mengenai paha kiri Arifin.

Menurut keterangan korban, Jamiludin, 33 tahun, pemilik sepeda motor, saat ia mengeluarkan sepeda motor dari dalam rumah sekira pukul 15:00 WIB, kemudian korban masuk lagi ke dalam rumah untuk mengambil helm. Namun saat korban keluar rumah tiba-tiba ditodong senjata api oleh empat orang pelaku.

Korban kemudian  masuk kembali ke dalam rumah sambil berteriak minta tolong. Kemudian, Arifin, yang mendengar teriakan kemudian keluar rumah berusaha mencegah. Namun pelaku menembakkan senjata apinya ke arah Arifin. Beruntung, peluru yang dilepaskan pelaku hanya menyerempet mengenai paha kirinya.

Pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor milik korban Yamaha Byson Nopol Z 2820 BO.

Peristiwa tersebut dilaporkan dan ditangani Polsek Cimanggis, Polresta Depok.  

Satlantas Polresta Depok Beri Penyuluhan Ratusan Siswa SMA

tukaya
Selasa, 25 Maret 2014 08:14 WIB
PUSKOMINFO - Anggota Satuan Lalu Lintas Polresta Depok menyambangi SMAN 3, Jalan Raden Saleh, Studio Alam TVRI, Sukmajaya, Depok, Senin (24/3/2013) pagi. Petugas Polantas tersebut memberikan penyuluhan berlalu lintas kepada ratusan pelajar SMA tersebut.

Sebanyak 800 siswa yang terdiri dari kelas 10 dan 11 tersebut antusias saat mendengarkan sosialisasi yang diberikan langsung oleh Aiptu Ponco di lapangan upacara sekolah.

Kasat Lantas Polresta Depok, Kompol Kristanto Yoha mengatakan penyuluhan diberikan tentang mengetahui lebih jauh penjabaran dari UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalulintas dan angkutan jalan, UU No. 33 dan 34 tahun 1964 tentang asuransi jasa raharga, lalu UU No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak yang melarang untuk mengikuti kampanye.

Menurut Kasat, sejak usia dini terutama dalam kalangan pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan berlalulintas. Dengan cara memberikan cermin positif bagi pengendara lain untuk menaati peraturan dan tata terbit berlalulintas di jalan.

“Kita menggelorakan semangat gerakan nasional pelopor keselamatan berlalulintas,”katanya.

Selepas acara penyuluhan, para pelajar dibagikan helm oleh anggota Aiptu Ponco.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 25 Maret 2014

Selasa, 25 Maret 2014 07:38 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI  Jakarta, Selasa 25 Maret 2014 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Thamrin City
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK:  LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM    : Korlantas Polri, Jl. MT. Haryono
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Gepembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 11 :00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

24 Maret 2014

Polda Metro Jaya Tindak 185 Peserta Kampanye Pelanggar Lalu Lintas

Senin, 24 Maret 2014 10:15 WIB
PUSKOMINFO - Terhitung sejak pelaksanaan kampanye terbuka dideklarasikan pada sepekan lalu, tercatat  185 pelanggar lalu lintas ditindak Ditlantas Polda Metro Jaya. Simpatisan parpol tersebut ditindak karena saat kampanye mengabaikan keselamatan berlalu lintas dan melakukan pelanggaran. Mereka pun ditindak secara bervariasi, mulai dari teguran, ditilang hingga disita SIM dan STNK kendaraannya.

Kasubdit Pembinaan dan Penegakkan Hukum Polda Metro Jaya, AKBP Hindarsono mengatakan, penindakan tegas yang dilakukan pihaknya tersebut dilakukan guna menekan pelanggaran lalulintas atas maraknya peserta kampanye saat ini.

Keseluruhan pelanggar dikarenakan tidak mematuhi rambu lalulintas dan terbukti tidak memiliki kelengkapan berkendara maupun berkendara tidak sesuai kapasitas kendaraan seperti tidak memakai helm, berbonceng tiga, ataupun menumpang pada bagian atap kendaraan.

"Tingginya pelanggaran bisa dilihat seperti hari Minggu (23/03/2014), ada sebanyak 52 pelanggaran, antara lain 10 pengendara diberikan teguran, penilangan sebanyak 41 pengendara dengan menyita 12 SIM dan 39 STNK serta satu kendaraan roda dua yang kami amankan karena pemilik tidak dapat menunjukan bukti kepemilikannya," jelasnya kepada wartawan, Senin (24/03/2014).

Diungkapkannya, jumlah pelanggaran tersebut menggenapkan total penindakan yang dilakukan pihaknya yang tercatat mencapai sebanyak 185 pelanggar selama sepekan. Pelanggaran tersebut diantaranya dilakukan oleh sebanyak 179 sepeda motor, tiga mobil pickup, dan tiga angkutan umum dengan perincian penindakan sebanyak 34 SIM dan 150 STNK berhasil disita, satu kendaraan ditahan, dan sebanyak 39 teguran dilayangkan.

"Pelanggaran paling banyak masih didominasi oleh kendaraan roda dua karena pengendara tidak mengenakan helm dan mengemudi melebihi kapasitas. Mengenai usia pelanggar sendiri bervariatif mulai dari usia 22 sampai 40," tambahnya.

Dua Ibu Rumah Tangga Bius Sopir Rental, Gasak Belasan Mobil

Senin, 24 Maret 2014 10:05 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya membekuk 2 wanita ibu rumah tangga spesialis pencuri mobil rental yakni DA dan DI. Mereka diduga sudah beraksi belasan hingga puluhan kali dan berhasil menggasak belasan mobil rental.

Keduanya dibekuk di tempat terpisah di Jakarta dan Merak, Banten, Jumat (14/3/2013). Modusnya mereka berpura-pura menyewa mobil rental berikut sopir lalu membius sopir di tengah perjalanan atau di suatu tempat yang sudah direncanakan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Heru Pranoto mengatakan pihaknya masih memeriksa DA dan DI secara intensif untuk memastikan sudah berapa lama dan berapa kali mereka beraksi.

Diduga kuat, kata Kombes Pol Heru, keduanya sudah sering melakukan pencurian mobil rental dengan modus membius sang sopir.

Kombes Pol Heru menjelaskan terungkapnya kasus ini setelah pihaknya menerima laporan korbannya bernama Inan Sutaryan, sopir mobil rental di Bogor, yang merupakan korban pembiusan kedua ibu rumah tangga pada pekan lalu.

"Dari laporan tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan dan mengejar para tersangka," kata Kombes Pol Heru kepada wartawan, Senin (24/3/2014).

Menurutnya, DA dibekuk di Merak, Banten sementara DI dibekuk di salah satu apartemen di Jakarta Selatan.

"DA ini menyediakan tempat kepada DI untuk mengeksekusi korbannya dengan cara membiusnya," kata Kombes Pol Heru.

Ledek Tetangga Pakai Rok, Satpam Tewas Ditusuk

Lokasi peristiwa penusukan Satpam
 
Senin, 24 Maret 2014 09:05 WIB
PUSKOMINFO - Chairil Fahri ,50 tahun, seorang satpam di sebuah mini market yang berlokasi di Pondok Aren, Kota Tangsel tewas  setelah ditusuk tetangganya, Amordiah Widi Amara, warga Gang Sate RT 02/01, Pondok Betung, Pondok Aren, Kota Tangsel. Korban ditusuk hingga tewas karena sering mengejek pelaku sebagai banci dan pakai rok saja.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi berawal pada Jumat (21/3/2014) petang. Saat itu pelaku yang habis berbelanja di mini market tempat korban bekerja bertemu dengan korban. Dengan bercanda, korban mengejek pelaku seperti banci karena sering berbelanja.

Ketika mendengar itu, pelaku sempat tak ingin berekasi atas ledekan Chairil. Namun, rupanya hati Amordiah masih mendendam. Akhirnya,  pada sore hari, Jumat (21/3/2014)  itu juga dia kembali mendatangi tempat kerja korban.

Ketika datang, tanpa berkata-kata. Tiba-tiba Amordiah langsung menusukkan sangkur yang telah disiapkannya dibalik baju. Alhasil, korban tak sempat melawan dan harus menerima empat tusukan dan tewas seketika di lokasi.

"Dari pengakuan pelaku sakit hati, karena dibilang banci dan pakai rok saja," kata Kapolsek Pondok Aren, Kompol Hafidz Herlambang.

Tak lama kejadian berlangsung, pelaku langsung diamankan dikediamannya yang tidak jauh dari lokasi kejadian perkara.

Petugas mengamankan barang bukti sepeda motor jenis Suzuki FU B 6818 WHH, sebilah senjata tajam,  serta satu  pakaian safari berlubang dan penuh ceceran darah yang dikenakan Chairil.

"Pelaku dijerat Pasal 340 KUH Pidana Yo 338 Sub 351 Ayat 4 tentang pembunuhan dan penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia. Ancaman hukumannya seumur hidup atau paling lama 20 tahun kurungan penjara," terangnya.

Pasien RS Omni Pulomas Tewas Bunuh Diri Lompat dari Lantai 5

Senin, 24 Maret 2014 08:33 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pasien RS. Omni Pulomas, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, tewas setelah lompat dari lantai 5 hingga jatuh ke kanopi lantai 1 rumah sakit tersebut, Minggu (23/3/2014) sore. Korban bernama Saparudin Siregar, 39 tahun, warga Kampung Rawa Terate, Cakung,  adalah pasien penderita Deman Berdarah Dengue (DBD).

Informasi dari Polsek Metro Pulogadung, peristiwa terjadi pada Minggu (23/3/2014) sekira pukul 14:15 WIB. Korban bernama Saparudin Siregar, merupakan pasien penderita DBD di rumah sakit tersebut. Korban dirawat di lantai 5 dekat jendela.

Berdasar keterangan saksi-saksi di lokasi, korban melakukan bunuh diri dengan cara membuka jendela kamar lansung melompat dan jatuh membentur kanopi belakang di lantai 1.

Korban tewas dengan luka patah tulang lengan kanan dan perut robek, serta lengan kanan dan kiri baret. Korban meninggal dunia dilokasi kejadian.

Setelah dilakukan olah TKP dan identifikasi, oleh petugas jenazah korban kemudian dikirim ke RSCM guna dilakukan otopsi. Peristiwa ini ditangani Polsek Metro Pulogadung.  


Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 24 Maret 2014

Senin, 24 Maret 2014 08:16 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI  Jakarta, Senin 24 Maret 2014 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Thamrin City
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK:  LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM    : Korlantas Mabes Polri Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan
STNK :  Korlantas Mabes Polri Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 11 :00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Resmob Polda Metro Jaya Bekuk Perampok Rumah WN Korea di Cipayung, Satu Pelaku Tewas Tertembak

Senin, 24 Maret 2014 08:10 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuk perampok yang beraksi di rumah WN Korea, Mr. Choi Ung Su di Perum Premier Estate Cipayung, Jakarta Timur yang terjadi pada Jumat 21 Februari lalu. Satu dari dua pelaku terpaksa ditembak hingga tewas karena berusaha menyerang dan merebut senjata petugas.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Adex Yudiswan saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut.

"Betul, satu tersangka berinisial ME terpaksa tewas tertembak karena berusaha merebut senpi petugas dan menyerang petugas pada Sabtu (22/3/2014) lalu" ujar AKBP Adex kepada wartawan, Senin (24/3/2014).

Selain ME, sebelumnya polisi juga menangkap tersangka berinisial TON, pada tanggal 21 Maret 2014 di Pondok Gede, Bekasi.

Kedua tersangka melakukan perampokan di rumah Mr. Choi di Perum Premier Estate Blok L15 RT 007/005 Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur pada Jumat 21 Februari 2014 dini hari lalu. Kedua tersangka dan kawanannya saat itu membangungkan korban dan istrinya yang sedang tertidur lelap.

Para tersangka yang saat itu menggunakan penutup mata mengumpulkan korban bersama istri dan anak-anaknya dalam satu kamar. Korban kemudian diikat dan disekap di dalam satu ruangan.

Para tersangka kemudian membuka brankas di rumah tersebut dan mengambil uang tunai Rp 13 juta dan USD 5.800. Mereka juga mengambil 6 buah handphone, laptop dan sejumlah perhiasan emas, serta ATM.

Kompor Gas Meledak, Rumah Kontrakan di Cengkareng Terbakar

Senin, 24 Maret 2014 07:52 WIB
PUSKOMINFO - Kompor gas yang sedang diperbaiki mendadak meledak menyemburkan api, mengakibatkan kebakaran satu rumah kontrakan di Jalan Fajar Baru Selatan rt 12/17, Cengkareng Timur, Jakarta Barat, Minggu (23/3/2014) siang sekira pukul 11:45 WIB.

Menurut keterangan pemilik rumah kontrakan, Ny. Pujilah, 50 tahun, mengatakan kontrakan tersebut dihuni oleh Maksudi, 45 tahun.

Saat kejadian, kata Ny. Pujilah, kompor gasnya yang akan dipakai memasak air bersih tidak kunjung menyala. Saat itu salah satu anggota keluarga Pujilah memperbaikinya.

“Tak disangka-sangka kompor gas itu tiba-tiba meledak dan menyemburkan api,” kata Kanit Reskrim Polsek Metro Cengkareng, AKP S Widodo.

Ledakan tersebut menimbulkan kobaran api langsung membakar atap rumah tersebut.

Namun, kata AKP Widodo, kobaran api keburu dipadamkan warga sekitar dan dibantu satu dari tiga unit mobil pemadam, akhirnya kebakaran dapat diatasi dalam tempo 30 menit.

“Pemilik rumah diminta keterangan dan korban jiwa tidak ada. Sedangkan  kerugian belum bisa ditaksir.,” tambah AKP Widodo.

Pengakuan Pembunuh Gadis di Sukmajaya, Perkosa Perawan agar Kebal & Bisa Menghilang

Pembunuh gadis berjilbab-330
Senin, 24 Maret 2014 07:27 WIB
PUSKOMINFO -  Polisi berhasil membekuk dua pelaku pembunuhan gadis berjilbab di Depok. Pelaku bernama Sarifudin, 34 tahun dan Farilham, 36 tahun, dibekuk aparat Resmob Polresta Depok di kediamanya di Depok tanpa perlawanan, Sabtu (22/3/2014) lalu. Keduanya mengaku membunuh dan memperkosa korban Anita Ambarwati, 16 tahun, siswi SMK di Bogor, sebagai ritual untuk mendapatkan ilmu kebal dan menghilang.

Hal itu ditegaskan Wakapolresta Depok, AKBP Irwan Anwar sesuai pengakuan keduanya. "Motif pembunuhan dan pemerkosaan itu agar kedua tersangka dapat memiliki ilmu kebal dan menghilang," katanya di Mapolresta Depok, Minggu (23/03/2014).

AKBP Irwan menambahkan, kedua tersangka melakukan tindakan kriminal tersebut untuk menjalani ritual mendapatkan ilmu tersebut. Mereka lalu mencari korbannya melalui Facebook.

"Mereka mempercayai jika memperkosa perawan bisa kebal dan menghilang. Kami masih menyelidiki mereka belajar ilmu itu dimana," tuturnya.

Pengakuan salah satu tersangka, Sarifudin, mengatakan ia kenal korban sejak dia masih SD. Dan setelah SMP dia jatuh hati kepada korban. Sarifudin mengaku sama sekali tidak ada niat membunuh korban. Tindakan kejinya semata-mata untuk membantu temannya, Farilham, yang sedang mempelajari ilmu sakti. .

“Ilmu kebal dan bisa menghilang akan terwujud jika alat perantara berupa batu akik dan uang jaman dulu diberi darah keperawanan korban,” tuturnya.

Sebagai teman dekat, apalagi satu nasib yakni sama-sama sebagai tukang ojek, ajakan Farilham untuk membunuh korban pun disanggupi.

Pada Minggu (16/3/2014),  Sarifudin mengajak korban untuk bertemu di Perum Griya Pondok Rajeg. “Setelah bertemu, kami bertiga boncengan naik motor. Namun begitu sampai di lokasi dia berontak sehingga kita pukul dan jerat lehernya menggunakan jilbab yang dia pakai,” kata Sarifudin.

Oleh Farilham, korban sempat diperkosa sebelum jasadnya ditinggalkan oleh kawanan pembunuh itu.

Kemudian Farilham mengambil darah keperawanan korban untuk ditempelkan di batu akik dan uang jaman dulu yang dipercaya sebagai sarana mewujudkan ilmu saktinya itu.

Mayat korban yang tergeletak di bawah pohon bambu di Kampung Duren, Kalimulya, Cilodong, baru ditemukan pada Kamis (20/3/2014). Saat ditemukan kondisi korban sudah membusuk.

Kapolresta Depok, Kombes Achmad Kartiko, didampingi Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Agus Salim, mengatakan keberhasilan tim Resmob dipimpin Kanit Resmob Polresta Depok, Ipda Pradita S.Ik, menangkap kedua pelaku setelah menelusuri facebook korban.

“Sarifudin merupakan orang yang dekat dengan korban dari pertemanan di facebook. Ia ditangkap di rumahnya, Sukmajaya. Dari pengakuan pelaku pertama berkembang ke rekannya yang menjadi otak pembunuhan, Farilham,”ungkapnya.

Dari tangan kedua pelaku disita barang bukti berupa motor Honda Beat warna Oranye Nopol B 3988 EBR milik korban, serta motor pelaku milik Sarifudin, Honda Supra Fit warna hitam Nopol B 6504 EEB, serta batu akik, uang lama pecahan Rp5 dan Rp 1.000.

21 Maret 2014

Buser Polsek Metro Cilincing Bekuk Pengedar Narkotika Jenis Shabu di Marunda

Jumat, 21 Maret 2014 13:19 WIB
PUSKOMINFO - Tim Buru Sergap (Buser) Polsek Metro Cilincing membekuk seorang pengedar narkotika jenis Shabu di Jl. Bidara (Rumah Kontrakan Nenek Kunang) RT 02 RW 01 Kel.Marunda Kec.Cilincing Jakarta Utara, Kamis (20/3/2014) sekira pukul 12:10 WIB. Dari tersangka berinisial Had, 33 tahun, disita barang bukti 7 paket Shabu berat brutto 18,06 gram.

Penangkapan ini berawal ketika tim Buser Polsek Metro Clincing dipimpin Aiptu Irfan mendapat informasi dari masyarakat yang menyebutkan bahwa di daerahnya ada penyalahgunaan Narkotika. Selanjutnya Team Buser melakukan observasi, pemantauan, dan penyamaran.

Setelah diyakini kebenarannya, petugas kemudian melakukan penangkapan dan penggeledahan tersangka di rumah kontrakan yang diduga sebagai tempat tinggal pelaku pengedar Narkotika. Dari tersangka petugas menyita barang bukti 7 paket shabu berat brutto 18,06 gram yang ada didalam tas yang digunakan pelaku.

Selain menyita 7 paket shabu berat brutto 18,06 gram, dari rumah kontrakan itu petugas juga menyita 9 bungkus kantong plastik kecil kosong, 1 bungkus plastik Ciki Chitato warna coklat, 1 Unit timbangan digital warna silver merk Krischep, sebuah tas warna hitam merk Palonito, 1 buku Bank BNI dan kartu ATM, HP merk Esia warna silver hitam dan 2 lembar struk bukti transfer ATM BCA.

Pelaku berikut barang bukti selanjutnya di bawa ke Mapolsek Metro Cilincing untuk pengusutan dan proses hukum lebih lanjut.

Kasie Humas Polsek Metro Cilincing, Aiptu Heri Susanto mengatakan tersangka akan dijerat Pasal 114 UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.        




Pembantu Rumah Tangga (PRT) Tewas Terjun dari Lantai 34 Apartemen

Jumat, 21 Maret 2014 11:25 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pembantu rumah tangga (PRT) ditemukan tewas terjatuh dari lantai 34 Apartemen Bellagio Residence, Mega Kuningan, Kelurahan Kuningan Timur, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (21/3/2014) pagi. Diduga ia nekat mengakhiri hidup dengan cara terjun bebas dari apartemen majikan.

Korban yang dikenal bernama Rina, 18 tahun, ditemukan tewas di balkon di lantai 27 penghuni apartemen, sekira pukul 07:50 WIB.

Peristiwa ini membuah heboh penghuni apartemen mewah tersebut. Dalam waktu singkat, penghuni dan warga berkerumun untuk melihat dari dekat kondisi mayat.

Kapolsek Metro Setiabudi, AKBP Tri Suhartanto menerangkan diperkirakan korban melakukan aksinya pada dinihari saat penghuni sudah tidur hingga akhirnya jasadnya diketahui pada pagi hari.

“Diduga bunuh diri, namun kami masih mintai keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian,” ucap Kapolsek.

Saat ditemukan dalam keadaan posisi tertelungkup dengan luka kepala pecah dan patah tangan kiri.

Petugas Polsek Metro Setiabudi bersama Polres Metro Jakarta Selatan usai mengidentifikasi jasad korban kemudian mengirimnya ke RSCM guna keperluan visum.

WN Korea Selatan Ditemukan Tewas Diduga Over Dosis Miras

Jumat, 21 Maret 2014 09:20 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria WN. Korea Selatan tewas dalam perjalanan ke RS Jakarta, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (21/3/2014) dinihari. Diduga, ia tewas karena over dosis (OD) minuman keras (miras).

Korban bernama Young Bok Chow, 51 tahun, sebelumnya kos di Jalan Tion RT 04/01 Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan. Ia datang ke kos sekira pukul 21:30 WIB, Kamis (20/3/2014) malam.

Setelah sempat istirahat beberapa jam, tiba-tiba dirinya mengeluh kepada pemilik kos kalau dadanya mengalami sakit. Kemudian  pemilik kos Hani Hariani, menyuruh anak buahnya Ida Sari, 23 tahun, dan Darsono, 28 tahun membawa korban ke RS Jakarta untuk melakukan pemeriksaan dengan memanggil taksi.

“Sesampainya di UGD, dokter memeriksa korban dan diketahui telah meninggal. Kami kemudian membawa jasad korban ke RSCM untuk keperluan visum. Diduga korban mengalami OD miras karena menurut keterangan saksi Ida Sari, dari mulut korban tercium bau minuman keras jenis Soju,” kata Kapolsek Setiabudi, AKBP Tri Suhartanto.

Sedang Pesta Putaw di Rusun, 9 Orang Dibekuk Polres Metro Jakarta Pusat

Jumat, 21 Maret 2014 08:27 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat menggerebek Rumah Susun Baladewa, Tanah Tinggi, Johar baru, Jakarta Pusat, pada Rabu (19/3/2014) lalu. Delapan orang diamankan saat pesta narkoba di rusun tersebut dan seorang bandarnya.

Kepala Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) JR Sitinjak mengatakan, penangkapan terhadap para pelaku ini berdasarkan informasi dari masyarakat kalau ada sekelompok orang yang mencurigakan gerak-geriknya pada malam hari. Kemudian, petugas langsung melakukan penyelidikan ke lokasi dan ternyata benar ada beberapa pemuda yang sedang pesta narkoba.

"Akhirnya, petugas menangkap delapan orang yang sedang pesta narkoba jenis putaw, serta seorang bandarnya. Saat itu mereka sedang asyik pesta narkoba," kata AKBP Sitinjak kepada wartawan di Jakarta, Kamis, (20/3/2014).

Delapan orang yang diamankan yaitu PAH, 23 tahun, BS, 35 tahun, MO, 51 tahun, HV, 42 tahun, PA, 18 tahun, SK, 22 tahun, DD, 25 tahun dan seorang perempuan inisial YH, 35 tahun.

"Petugas juga menangkap bandarnya inisial RS, 31 tahun, yang kerap menyuplai narkoba di sekitar Rusun," ujarnya.

AKBP Sitinjak menuturkan, selain mengamankan pelaku pihaknya juga menyita barang bukti berupa 50 gram putaw serta satu alat timbangan dari tangan sembilan pelaku tersebut.

"Untuk delapan pelaku dijerat pasal 112 UU narkotika, sedangkan untuk tersangka RS akan dijerat pasal 114 UU Narkoba, ancamanya dua puluh tahun penjara," tegasnya.

Polsek Metro Pancoran Bekuk 2 Pemasok Narkoba ke Sekolah

Jumat, 21 Maret 2014 08:14 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Pancoran, Jakarta Selatan berhasil membekuk dua pengedar narkoba jenis ekstasy dan sabu di kalangan pelajar. Pelaku ditangkap ketika akan memasok narkoba ke sebuah sekolah.

Kapolsek Metro Pancoran, Kompol  I Nengah Adi Putra menuturkan, pelaku berinisial SF, 31 tahun, ditangkap saat petugas melakukan razia di Jalan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu 15 Maret 2014 lalu.

"Saat digeledah, petugas mendapati 500 butir ekstasi dan 3 paket kristal warna putih diduga sabu-sabu," katanya di Mapolsek Metro Pancoran, Kamis (20/3/2014).

Menurut pengakuan pelaku, dirinya akan mengantarkan barang haram tersebut ke STM Penerbangan dengan imbalan Rp2juta.

Selain itu, dari hasil pengembang petugas juga berhasil menangkap SA, 52 tahun, yang ditangkap karena menjadi pemasok untuk SF.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil menyita delapan paket sabu-sabu seberat 4,2 gram dan ganja 1.225 gram.

"Dari setiap gram penjualan sabu-sabu pelaku mendapat keuntungan Rp.200 ribu," tuturnya.

Keduanya dijerat pasal 114 ayat 1 jo pasal 112 ayat 1 dan pasal 111 ayat 1 UU RI No. 35/2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman kurungan 20 tahun penjara.

Wanita Tewas di Pohon Bambu adalah Pelajar SMK PGRI Cibinong

Jumat, 21 Maret 2014 07:54 WIB
PUSKOMINFO - Polisi menduga mayat remaja perempuan yang ditemukan di Kampung Duren RT01/02, Kalimulya, Cilodong, Depok, adalah korban pembunuhan. Diduga identitas mayat tersebut bernama Anita Ambarwati, 16 tahun, siswa kelas tiga SMK PGRI Cibinong, Bogor. Anita tinggal tak jauh dari tempat kejadian perkara.

Sejumlah pria yang diduga sebagai pelaku kini sudah diamankan di Polsek Sukmajaya untuk dimintai keterangan. Diduga pelaku adalah orang dekat.

Kapolsek Sukmajaya, Kompol Agus Widodo mengatakan, terdapat tiga pemuda yang sedang diperiksa. Seorang saksi diantaranya merupakan teman korban diduga sebagai pelakunya.

Menurut Kapolsek, dugaan itu muncul karena saksi tersebut berubah-ubah dalam memberikan keterangan.

"Saat ini kami masih dalami pemeriksaan saksi tersebut. Jika kami temukan bukti kuat maka saksi itu kami tetapkan jadi tersangka. Saat ini belum," imbuhnya.

"Motif pembunuhannya apakah karena cinta masih kami dalami. Tapi yang pasti korban bukan cabe-cabean," tambahnya.

Dikatakan Kapolsek, jenazah korban ditemukan di sebuah kebun singkong di Kampung Duren RT01/02, Kalimulya, Cilodong, Depok, sekira pukul 10:00 WIB. Jenazah korban tergeletak di bawah pohon bambu dan ditutupi dengan daun singkong. Warga yang menemukan pertama kali adalah Turayah, 39 tahun, warga RT01/02, Kalimulya, Cilodong, Depok.

Turayah yang akan ke pasar melihat ada onggokan tersebut. Saat pulang Turayah masih melihat onggokan itu. Ibu dua anak itu pun kemudian mengajak warga lain untuk melihatnya.

Ternyata dia dan warga menemukan mayat. "ABG itu tanpa identitas. Dia memakai kaos biru, celana pendek biru bergaris dan memakai kerudung warna cokelat. Muka korban sudah membusuk dan diduga korban telah tewas tiga hari lalu," paparnya.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 21 Maret 2014

Jumat, 21 Maret 2014 07:49 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI  Jakarta, Jumat 21 Maret 2014 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : Citra Land
STNK:  Citra Land

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK :  TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 15 :00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

20 Maret 2014

Mayat Wanita 20 Tahun di Semak-semak Kebun Bambu

Kamis, 20 Maret 2014 13:37 WIB
PUSKOMINFO - Mayat perempuan tanpa identitas ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Depok, Jawa Barat, Kamis (20/3/2014). Tubuh wanita itu ditutupi semak-semak di sebuah kebun bambu milik warga.

Dari identifikasi awal diketahui jasad wanita itu diperkirakan berusia 20 tahun, mengenakan baju warna ungu celana hitam. Saksi bernama Turaya yang pertama kali menemukan mayat tersebut sekira pukul 07:00 WIB.
      
Wanita yang belum diketahui identitasnya itu terlihat mengalami luka cukup serius khususnya di bagian wajah dan kepala. Guna penyelidikan lebih lanjut, polisi kini telah membawa jasad korban ke Rumah Sakit Polri Kramatjati untuk keperluan autopsi.

"Diperkirakan usianya 20 tahunan. Belum tahu tewasnya karena apa. Yang jelas memang ada luka di kepala dan wajah," kata salah seorang polisi.

Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dan memiliki ciri-ciri tersebut bisa menghubungi Polres Metro Depok di nomor telepon 0217520014, 02177202414 atau Rumah Sakit Kepolisian Pusat RS Sukanto Kramatjati, Jakarta Timur di nomor telepon 0218093288.

Cegah Kejahatan, Polsek Metro Kalideres Tempel Stiker Mikrolet Anti Bandit

stiker-anti-bandit
Kamis, 20 Maret 2014 11:33 WIB
PUSKOMINFO - Untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan penumpang di atas angkutan umum, petugas Polsek Metro Kalideres, Jakarta Barat menempel stiker di bodi Mikrolet di Terminal Bus Kalideres, Kamis (20/3/2014) siang.

Sebanyak 200 Mikrolet berbagai jurusan ditempel di bagian kaca belakang. Stiker tersebut bertuliskan ‘Mikrolet Anti Bandit Polsek Kalideres’ dengan himbauan jika terjadi tindak pidana kejahatan jalanan segera hubungi Polda Metro Jaya telpon 110, Polres Metro Jakarta Barat 021-53690110 dan Polsek Kalideres 021-5414665.

Menurut Kapolsek Metro Kalideres, Kompol Juang Andi Priyanto, pemasangan stiker ini untuk mendapat perhatian dan dukungan dari warga dan penumpang, agar waspada terhadap aksi kejahatan di angkutan umum. Pemasangan stiker tersebut juga bisa membuat penjahat berpikir dua kali jika hendak melakukan aksinya.

Kapolsek menghimbau kepada penumpang angkutan umum agar segera melapor ke polisi jika melihat ada tindak kejahatan di atas angkot atau menjadi korban dari penjahat yang beraksi di angkot. “Jangan takut, pasti kami tindaklanjuti laporan tersebut,” ujarnya.

Polsek Metro Pancoran Bekuk PRT Pencuri Dolar Majikan

Kamis, 20 Maret 2014 08:04 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Pancoran berhasil menangkap seorang pembantu rumah tangga (PRT) karena mencuri uang dolar milik majikannya di Perumahan Kalibata Indah RT10/6, Pancoran, Jakarta Selatan.

Pelaku yang bernama Suprayitno, 32 tahun, baru sekira empat bulan bekerja sebagai pembantu rumah tangga di rumah tersebut.

Kapolsek Metro Pancoran, Kompol I Nengah Adi Putra mengatakan, pelaku berhasil membawa kabur USD 4.700, 500 dolar Hongkong, dan Rp 4,4 juta.

Pelaku melakukan aksinya  tanpa direncanakan namun pelaku nekat mencuri setelah mendapati majikannya tengah lengah.

"Ketika di dalam rumah ada kesempatan untuk mencuri maka ia melakukannya," katanya kepada wartawan, Rabu (19/3/2014).

Ternyata ini bukan kasus pertama yang dilakukan Suprayitno. Pelaku ternyata juga pernah beraksi di kampung halamannya, Karang Anyar, Jawa Tengah.

"Dia juga buron di kampungnya karena mencuri sepeda motor. Jadi kabur ke Jakarta dan bekerja sebagai pembantu rumah tangga," jelasnya.

Pelaku ditangkap Jumat 14 Maret 2014 lalu di kampung halamannya. Saat ditangkap, polisi menyita USD1.000 dan satu untai perhiasan emas seberat 10 gram. Sedangkan, sisanya sudah dipakai untuk berfoya-foya.

Pelaku dijerat pasal 363 Jo Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun kurungan penjara.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 20 Maret 2014

Kamis, 20 Maret 2014 07:59 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI  Jakarta, Kamis 20 Maret 2014 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : Citra Land
STNK:  Citra Land

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK :  TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 15 :00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Ali Murtado Tewas Dibantai di Panti Pijat

Kamis, 20 Maret 2014 06:57 WIB
PUSKOMINFO - Ali Murtado,40 tahun, tewas dengan luka bacokan di kepala dan tangan di Panti Pijat Bunga Dahlia di Jalan Raya Lemah Abang, Kampung Citarik Menye RT 03/04, Desa Karang Sari, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Rabu(19/3/2014) dinihari. Murtado diduga dihabisi oleh pria idaman lain pelanggan istri korban yang bekerja di panti pijat itu.

Kapolsek Cikarang Timur, Kompol Ian Tambunan mengatakan Ros,35 tahun, istri korban kini masih dimintai keterangan dalam kasus ini. Sebab menurut saksi mata sebelumnya korban sempat cekcok dengan lelaki pelanggan istrinya yang bekerja di panti tersebut.

“Kami belum bisa memastikan motif dari kejadian ini. Kami masih mencari pelakunya,” papar Kompol Ian Tambunan.

Lanjutnya, saat pihaknya mendapat laporan adanya penemuan mayat di panti pijat, pihaknya langsung ke lokasi dan melakukan olah TKP. Petugas identifikasi mendapati korban dengan posisi mayat telentang dengan luka bacokan 4 luka di kepala dan 3 di bagian tangan. Setelah diperiksa mayat dikirim ke RS Polri Kramatjati.

Informasi yang diperoleh, kejadian berawal saat Ros, Isteri korban, sedang melayani tamu. Kemudian datang korban yang langsung membuka tirai gordeng. Selanjutnya terjadi cek cok mulut antara korban dengan pelaku, tamu istrinya,  hingga terjadi perkelahian yang menyebabkan korban meregang nyawa.

Kini kasus masih dalam penyelidikan Polsek Cikarang Timur.

19 Maret 2014

3 Pelaku Pemerasan Ditangkap Saat Membuat Laporan Palsu di Polresta Tangerang

 
Rabu, 19 Maret 2014 16:07 WIB
PUSKOMINFO - Jajaran Reskrim Polresta Tangerang menangkap tiga pelaku pemerasan di Jalan Raya Pemda, Bugel, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Ketiganya ditangkap setelah berupaya mengelabui petugas dengan memberikan laporan palsu di Mapolresta.

Ketiga pelaku ditangkap oleh petugas setelah melaporkan SW, pemilik pabrik raket yang diduga palsu, dikawasan Cukanggalih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Ketiganya mengaku anggota dari Polda yang hendak membawa SW untuk diproses di Polda.

"Modusnya mereka memberikan informasi kepada polisi dan berpura-pura akan membawa korban ke Mabes Polri untuk diproses, tapi di perjalanan para pelaku sudah merencanakan akan memeras korbannya," kata Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Siswo Yuwono, Rabu (19/3/2014).

Awalnya, kata Kompol Siswo, pihaknya tidak curiga dengan para pelaku. Akan tetapi tiba-tiba saja ketiganya melarikan diri saat dibuatkan surat serah terima.

"Petugas Reskrim langsung curiga saat mereka keluar, petugas langsung mengejarnya hingga akhirnya berhasil menangkap para pelaku, dan benar saja mereka ternyata petugas gadungan," tuturnya.

Ketiga petugas gadungan yang ditangkap adalah Rudi yang mengaku sebagai Intepol, Zulkarnain alias Rian mengaku sebagai penyidik KPK, dan Ading mantan polisi yang berpangkat terakhir AKBP di Polda Jambi.

"Dari hasil pemeriksaan mereka mengaku sudah dua kali melakukan aksi serupa, dan aksi pertama berhasil dilakukan di Polda Banten," kata Kompol Siswo.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan 1 pedang pora, 2 pucuk senjata api, uang Rp20 juta, 6 unit handphone berbagai merek, kartu pengenal sebagai penyidik, 1 seragam polisi lengkap dengan pangkatnya, 1 tas dan surat penangkapan palsu.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, ketiga pelaku dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan, Pasal 368 KUHP tentang Pemerasan dan UU Darurat No.12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Ruko Terbakar, Dua Balita Tewas Terpanggang

Rabu, 19 Maret 2014 15:17 WIB
PUSKOMINFO - Dua balita tewas setelah rumah toko (ruko) milik orangtuanya di Kampung Gabus Pabrik RT 04/01 Desa Sriamur, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, terbakar Rabu (19/3/2014) pagi. Dalam peristiwa tersebut, ibu korban juga mengalami luka bakar, kini kondisinya kritis.

Kasie Humas Polsek Tambun, Aiptu Nanang mengatakan korban meninggal dunia bernama Sheren Evelyn Angela, 5 tahun,  dan Tiffani Caroline Jeanet, 3 tahun, sedangkan Monalisa, 34 tahun, ibu dua balita itu kondisinya kritis kini dirawat di RSUD Kota Bekasi.

Beberapa saksi mata menuturkan kebakaran di toko Furniture Bintang Makmur di Jalan H Nausan, Kampung Gabus Pabrik itu, terjadi sekira pukul 08:00 WIB. Saat kejadian, Tjong Kiet Khiong, 38 tahun, pemilik toko yang baru pulang mengantar anak pertamanya sekolah di Duren Jaya, berteriak minta tolong.

Warga yang mendengar teriakan itu masuk untuk menolong, dan melihat ada tiga orang terbujur lemas dengan luka bakar hampir di sekujur tubuhnya di dalam kamar. Oleh warga, dua balita dan ibu itu di bawa ke Puskesmas Sriamur. Setiba di Puskesmas, dua balita dinyatakan telah meninggal dunia. Sedangkan sang ibu, Monalisa, kemudian dibawa ke RSUD Kota Bekasi.

Hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran itu. Petugas Polresta Bekasi Kabupaten masih melakukan penyelidikan di lokasi.

Terpergok Curi Handphone, Agus Babak Belur Dihajar Warga

Rabu, 19 Maret 2014 08:59 WIB
PUSKOMINFO - Agus, 30 tahun, babak belur dihajar warga saat terpergok mencuri handphone di rumah kost di Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat. Tersangka berikut barang bukti tiga buah handphone diserahkan ke petugas Polsek Metro Tambora.

Kanit Reskrim Polsek Metro Tambora, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Widharma Jaya menuturkan, peristiwa terjadi pada Selasa (18/3/2014) malam. Penangkapan tersangka berawal dari adanya laporan penghuni kosan yang kerap kehilangan ponsel. "Atas informasi itu kami lakukan penyelidikan," ujar AKP Widharma kepada wartawan, Rabu (19/3/2014).

Agus tertangkap ketika ingin masuk ke dalam kosan yang kebetulan pintunya tak tertutup. Melihat situasi kanan dan kiri, Agus langsung menyambar tiga unit handphone yang tergeletak di atas meja. "Tersangka kepergok oleh warga yang saat itu melintas di depan kamar kosan," lanjutnya.

Tersangka pun akhirnya dihujani pukulan bertubi-tubi oleh penghuni kosan, hingga babak belur. Oleh warga, Agus digiring ke Mapolsek Metro Tambora untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Dari pelaku diamankan 3 handphone hasil kejahatan. Pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara," tutupnya.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 19 Maret 2014

Rabu, 19 Maret 2014 08:49 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI  Jakarta, Rabu 19 Maret 2014 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : Citra Land
STNK:  Citra Land

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK :  TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 15 :00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Dua Perampok Agen Sembako di Cikarang Barat Akhirnya Tewas

Rabu, 19 Maret 2014 07:45 WIB
PUSKOMINFO - Dua dari tiga perampok agen sembako di kawasan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, akhirnya tewas. Satu pelaku tewas ditembak petugas saat pengembangan untuk menunjukkan persembunyian kawanan mereka di jalan Cacing, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (18/3/2014). Sedangkan satu pelaku lagi tewas akibat luka berat diamuk massa saat ditangkap warga.

Sebelumnya, tiga perampok tersebut ditangkap dan dihakimi warga hingga babak belur setelah merampok toko agen sembako milik Muhammad Jamil Sidiq, 46 tahun, di Kampung Warung Bongkok RT 06/07 Desa Sukadanau, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, pada Minggu (16/3/2014) sore sekira pukul 16:30 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat, IPTU Dwi Yanuar membenarkan tewasnya dua dari tiga perampok tersebut. Kedua pelaku perampokan yang tewas adalah HS dan HL.

"HS tewas ditembak petugas karena berusaha merebut senjata petugas. Kalau HL tewas akibat dihajar masa, sempat kritis tapi akhirnya tewas," kata IPTU Dwi Yanuar, Rabu (19/3/2014).

Tewasnya pelaku HS, kata dia, petugas sempat mengajak HS untuk melakukan pengembangan guna menangkap tiga pelaku lain yang saat aksinya berhasil kabur mencoba melawan petugas.

"HS berusaha merampas senjata petugas, dan kami menembak mati HS," ungkapnya.

Sedang, satu pelaku lain yang masih lolos dari maut adalah SP yang hingga saat ini masih dalam perawatan medis di RSUD Kabupaten Bekasi.

"Ketiga pelaku adalah perampok asal Madura yang bermarkas dan bersembunyi di daerah Cacing, Cilincing, Jakarta Utara," tegasnya.

Kini petugas masih mengejar tiga pelaku yang berhasil kabur.

18 Maret 2014

Irjen Pol Dwi Priyatno Disambut Kesenian Betawi 'Palang Pintu' di Polda Metro Jaya

Selasa, 18 Maret 2014 14:14 WIB
PUSKOMINFO - Setelah dilantik sebagai Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Dwi Priyatno langsung meluncur ke Markas Polda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta. Di Polda Metro Jaya, Irjen Pol DwiPriyatno dan istri, Susi Priyatno, disambut oleh Irjen Pol Putut Eko Bayuseno dan istri, Coreta Bayuseno serta pejabat teras Polda Metro Jaya.

Irjen Pol Dwi Priyatno tiba di Markas Polda Metro Jaya, Selasa (18/3/2014) sekira pukul 11:00 WIB. Kedatangan mantan Kapolda Jawa Tengah ini disambut kemeriahan kesenian budaya Betawi, tradisi palang pintu.

Sejumlah polisi cilik memperagakan silat dalam penyambutan Kapolda Metro Jaya yang baru ini. Polisi cilik ini juga berpantun saling bersahut-sahutan sehingga mengundang gelak tawa para pejabat yang hadir.

Begitu tiba di Polda Metro Jaya, alunan musik dari alat musik Gambang Kromong terdengar meriah. Sejumlah penari cantik meliuk-liuk menari tarian khas Betawi.

Irjen Pol Dwi Priyatno dan istri kemudian berjalan diikuti Irjen Pol Putut Eko Bayuseno dan istri, sambil menyalami sejumlah pejabat teras yang hadir yang sudah berdiri berjejer di dekat karpet merah yang menuju ke gedung utama Polda Metro Jaya.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari acara pisah-sambut Kapolda Metro Jaya. Pukul 15:00 WIB sore nanti, akan dilanjutkan dengan acara parade dan pisah sambut untuk melepas Kapolda Metro Jaya lama, Irjen Pol Putut Eko Bayuseno.

Dalam tradisi farewell ini, Kapolda Metro Jaya yang lama akan diarak oleh Kapolda Metro Jaya baru dan jajaran menggunakan mobil jeep terbuka. Dalam tradisi ini, anggota Polda Metro Jaya akan menaburkan bunga saat keduanya melintas di depan jajaran anggota hingga menuju ke gerbang utama, sebagai tanda pelepasan Kapolda Metro Jaya yang lama.

Kapolri Lantik Irjen Pol Putut Eko Bayuseno Jadi Kabaharkam

Selasa, 18 Maret 2014 08:29 WIB
PUSKOMINFO - Kapolri Jenderal Sutarman melantik Kepala Badan Pemelihara Keamanan Mabes Polri (Kabaharkam) Irjen Pol Putut Eko Bayuseno, Selasa (18/3/2014). Irjen Pol Putut Eko Bayuseno mendapat promosi jabatan sebagai Kabaharkam Polri menggantikan Komjen Pol Badrodin Haiti yang ditunjuk sebagai Wakapolri.

Sebelumnya, Irjen Pol Putut Eko Bayuseno yang menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya akan digantikan Irjen Pol Dwi Priyatno sebagai Kapolda Metro Jaya yang baru. Pelantikan digelar di Rupatama Mabes Polri pukul 08:00 WIB.

Irjen Pol Dwi Priyatno sebelumnya merupakan Kapolda Jawa Tengah. Posisi Irjen Pol Dwi Priyatno akan digantikan Brigjen Pol Noer Ali yang saat ini menjabat Kapolda Sumatera Barat.

Sedangkan posisi Kapolda Sumatera Barat akan ditempati Brigjen Pol Bambang Sri Herwanto yang saat ini menjadi Karosunluhkum Divkum Polri.

Selain itu, Kapolri juga melantik Brigjen Pol Budi Hartono Untung yang saat ini menjadi Kapolda Bangka Belitung. Brigjen Pol Budi Hartono Untung ditempatkan sebagai pejabat Widya Iswara di Sespim Polri. Posisi Brigjen Pol Budi Hartono Untung di Babel digantikan Brigjen Pol Gatot Subyaktoro yang saat ini menjadi Direktur Tindak Pidana tertentu di Bareskrim Polri.

Polri merotasi 11 perwira tinggi dan perwira menengah. Rotasi ini tertuang dalam surat telegram bernomor ST/539/III/2014, tertanggal 7 Maret 2014.

Kardi Tewas Dibunuh Anak Tiri di Taman Sari

Selasa, 18 Maret 2014 07:48 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria bernama Kardi, 50 tahun, tewas dibunuh  anak tirinya sendiri setelah keduanya terlibat perkelahian di sebuah rumah kos Jl Kampung Jawa, Kebon Sayur RT 12/10, Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (17/3/2014) malam sekira pukul 22:00 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Metro Taman Sari, Kompol Ferio Ginting mengatakan berdasar keterangan tersangka berinisial TH, 24 tahun, perkelahian yang berujung tewasnya korban disebabkan pelaku kesal kepada korban (Kardi) yang telah meninggalkan istrinya sejak hamil hingga melahirkan. Akibatnya, pemuda yang merupakan anak kandung dari sang ibu langsung kalap hingga akhirnya menghabisi nyawa ayah tirinya itu.

"Menurut keterangan demikian, tapi yang pasti kami dalami dulu," ujar Kompol Ferio Ginting, Selasa (18/3/2014).

Korban tewas dengan luka tusuk sajam badik di bagian dada kanan. Saat ini korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangungkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, untuk diotopsi. Sebelumnya, korban sempat dilarikan ke RS Husada untuk diberi tindakan medis, namun nyawanya tidak tertolong.

Peristiwa ini masih dalam penyelidikan dan penyidikan Polsek Metro Taman Sari.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 18 Maret 2014

Selasa, 18 Maret 2014 07:44 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI  Jakarta, Selasa 18 Maret 2014 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : Citra Land
STNK:  Citra Land

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK :  TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Pos Pol Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 15 :00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Polsek Metro Palmerah Bekuk Dua Bandar Shabu di Taman Sari

Selasa, 18 Maret 2014 07:23 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Palmerah membengkuk dua orang pria yang kedapatan tengah membungkus narkotika jenis sabu di sebuah rumah kos di Jl Mangga Besar IX Gang Losupan IV, RT 14/04, Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (17/3/2014).

Kapolsek Metro Palmerah, Kompol Sukatma mengatakan, penggerebekan ini dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat karena kawasan tersebut sering terjadi transaksi barang haram itu. Petugas selanjutnya melakukan penyelidikan dan pengintaian di lokasi.

"Saat digerebek, mereka sedang mengecak shabu. Tersangka bernama Regi, 32 tahun dan Sunarto, 33 tahun, dan masih ada lagi pelaku yang dalam penyelidikan inisial BL," kata Kapolsek.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Metro Palmerah, AKP Johari menuturkan, pihaknya menyita barang bukti narkoba jenis sabu seberat 109.08 gram, 1 buah alat hisap sabu (bong), 2 buah plastik kemasan, 1 buah timbangan, 1 handphone dan 2 buah korek api.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 114 sub 112 jo 132 UURI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 14 tahun penjara dan maksimal hukuman mati.

Wanita Bandar Narkoba Ditangkap Polsek Metro Menteng

Selasa, 18 Maret 2014 07:11 WIB
PUSKOMINFO - Seorang wanita jadi pengedar narkoba jenis shabu dibekuk petugas Polsek Metro Gambir di rumah kosan Jalan Duripulo, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (17/3/2014) malam. Dari tangan tersangka berinsial Mul, 26 tahun, disita barang bukti 13 paket shabu kelas satu.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Gunawan, menjelaskan tertangkapnya wanita bandar shabu itu berawal dari terjaringnya Yan, di Menteng dengan barang bukti 1 paket shabu. Polisi kemudian mengembangkan kasus ini hingga terungkap kalau obat terlarang itu berasal dari sosok wanita yang dikenal sebagai pengedar shabu di kawasan Tambora dan Gambir.

Sekira pukul 20:00 WIB, petugas membawa Yan, untuk menunjukan rumah kosan Mul. Polisi kemudian menghubungi wanita tersebut untuk menyediakan barang haram dalam`jumlah paketan.Mul membawa barang haram pesanan polisi yang menyamar.

Tanpa menaruh rasa curiga wanita ini keluar kamar sambil membawa pesanan yang telah dipesan. Petugas yang sudah menunggu langsung menciduknya. Mul kemudian dibawa ke kamar dan ditemukan 13 paket shabu siap edar.

Tersangka langsung digelandang ke Polsek Metro Menteng untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Kami masih memburu bandar narkoba yang memasok barang haramnya ke Mul. “Pengakuannya, shabu itu didapat dari Tambora, Jakarta Barat. Kalau barang terjual baru dibayar,” terang Kapolsek.

Karena di polsek tidak ada ruang tahanan wanita, Mul dititipkan ke Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

17 Maret 2014

3 Dari 6 Perampok Toko Sembako Babak Belur Dikeroyok Massa

Senin, 17 Maret 2014 09:41 WIB
PUSKOMINFO - Enam orang perampok gagal merampok toko agen sembako di Kampung Warung Bongkok RT 06/07 Desa Sukadanau, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Tiga orang pelaku berhasil ditangkap warga dan dihakimi hingga babak belur.

Mereka beraksi pada Minggu (16/3/2014) sore sekira pukul 16:30 WIB. Keterangan pemilik toko, Muhammad Jamil Sidiq, 46 tahun mengatakan, pelaku sebanyak 6 orang datang dengan menggunakan tiga sepeda motor. Tiga pelaku yang masih mengenakan helm langsung masuk kedalam toko, sambil mengancam mengunakan senjata tajam jenis parang. Sedangkan istri Jamil, Sulastri, 28 tahun, diancam dengan senjata airsoft gun. Tiga pelaku lainnya menunggu di luar.

Saat pelaku di dalam toko, mertua korban, Iwan, 57 tahun, berhasil kabur ke luar toko sambil berteriak minta tolong hingga mengundang perhatian warga.

Warga pun berdatangan ke toko milik Jamil dan mengejar pelaku. Tiga pelaku berhasil ditangkap warga sedangkan tiga pelaku lagi berhasil kabur dengan sepeda motor.

Saat warga menghajar tiga pelaku hingga kritis, kepolisian dari Polsek Cikarang Barat datang mengamankan pelaku berikut barang bukti uang sebesar Rp 19.230.000,-.

"Kini petugas masih melakukan pengembangan untuk menangkap tiga pelaku yang kabur," kata Kapolsek Cikarang Barat, Kompol Andri Librian, Senin (17/3/2014).

Tusuk Tukang Parkir, Pengamen Tewas Dikeroyok Massa

Senin, 17 Maret 2014 08:38 WIB
PUSKOMINFO - Solikin, 28 tahun, seorang pengamen, tewas diamuk warga di Kawasan Gunung Antang, Jl. Matraman Raya, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (16/3/2014). Sebelumnya korban sempat mengamuk dengan menusuk dua tukang parkir di kawasan tersebut.

Informasi dari Polsek Metro Jatinegara, peristiwa terjadi pada Minggu (16/3/2014) dinihari sekira pukul 03:00 WIB. Peristiwa berawal ketika korban mencurigai ponselnya dicuri oleh tukang parkir di kawasan Gunung Antang. Korban kemudian mendatangi salah satu tukang parkir bernama Yulianus Paembonan, 36 tahun, sambil bertanya keberadaan handphone miliknya . Oleh Yulianus dijawab tidak tahu. Selanjutnya  terjadi keributan antara keduanya, Solikin menusuk Yulianus.

Melihat adanya keributan, Sukirman, 28 tahun, yang juga tukang parkir berusaha untuk meleraikannya. Namun nahas, Sukirman juga ditusuk oleh Solikin.

Usai menusuk kedua tukang parkir itu, Solikin kemudian kabur. Oleh warga, Solikin dikejar dan ditangkap kemudian dikeroyok hingga babak belur.

Ketiga orang yang dalam kondisi bersimbah darah itu kemudian dilarikan ke RS. Budi Asih. Nahas, Solikin akhirnya tewas setelah tiba di RS. Budi Asih.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Didik Sugiarto saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya masih mendalami motif penusukan yang mengakibatkan tewasnya seseorang.

"Kami masih dalami motif yang sebenarnya. Sementara motif yang diketahui, karena salah satu tukang parkir dituduh mencuri handphone (HP) milik korban," ujar AKBP Didik

AKBP Didik menambahkan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap pelaku pengeroyokan tersebut.

Polsek Panongan Tangerang Bekuk Tersangka Penggelapan Mobil Rental, Dari Tersangka Disita 6 Unit Mobil Rental

Senin, 17 Maret 2014 08:23 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Reskrim Polsek Panongan, Polresta Tangerang, menangkap seorang tersangka pelaku penggelapan mobil rental. Tersangka bernama Yulius, 42 tahun, warga Cengkareng Jakarta Barat, telah menggelapkan sedikitnya 18 mobil rental.

Kanit Reskrim Polsek Panongan, Ipda Ucu Nuryadi mengatakan, Yulius dalam melakukan aksinya tidak sendiri. Namun, ada dua orang rekannya yang juga turut serta, kini masih dalam pengejaran petugas. Pelaku sendiri sudah menekuni aksinya sekitar satu tahun terakhir.

“Kendaaraan tersebut dirental dari kawasan Jakarta, kemudian digadaikan ke kawasan Tangerang,” ujar Ipda Ucu.

Menurut Ipda Ucu, mobil tersebut digadai dengan harga bervariasi. Mulai Rp 10 juta hingga Rp40 juta. Untuk meyakinkan calon penerima gadaian, pelaku menjelaskan bahwa BPKB kendaraan tersebut sedang digadai pada leasing. Selanjutnya, peran rekan pelaku berpura-pura menjadi pegawai leasing kendaraan.

“Informasi yang kami dapat, pelaku sudah memperdaya tiga pemilik rental roda empat di wilayah Jakarta. Mobil-mobil itu dibawa ke Tangerang untuk dicarikan penerima gadaian,” ujarnya.

Penangkapan pelaku berhasil dilakukan setelah diterima laporan dari para korban. Selajutnya, petugas berpura-pura tertarik untuk menerima gadaian tersebut. Setelah dilakukan pertemuan, maka pelaku ditangkap.

“Kami sudah amankan enam unit kendaraan roda empat yang digelapkan pelaku. Selebihnya masih  kami cari,” ujar Ipda Ucu. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.