30 April 2014

Peringatan May Day, Hindari Kawasan Ini

Rabu, 30 April 2014 15:20 WIB
PUSKOMINFO - Ratusan Ribu buruh akan terjun ke jalan –jalan protokol  di Ibukota  untuk memperingati Perayaan May Day pada, Kamis  (1/5/2014) besok.  Terkait hal tersebut Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya meminta masyarakat agar menghindari  lokasi yang akan dituju oleh para pengunjuk rasa.

Adapun beberapa lokasi unjuk rasa ribuan buruh yang harus dihindari warga adalah Bundaran HI,Istana Negara, Kantor Gubernur DKI dan Gelora Bung Karno,Senayan,Jakarta.

Rencananya Ratusan ribu buruh tersebut akan berorasi sambil melakukan long march dari Bundaran HI menuju Istana Negara.

Acara pengerahan massa tersebut dijadwalkan akan berlangsung mulai pukul 10.00 – 17.00 WIB.

Sementara itu,  Kapolri Jenderal Sutarman mengatakan, koordinasi dengan organisasi buruh sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari. Para pekerja sepakat untuk menggelar aksi dengan cara yang damai dan sejuk.

"Sehingga masyarakat tidak terganggu aktivitasnya dan Polri sudah menurunkan tim untuk pelayanan. Jadi mulai dari titik kumpul sampai dengan seluruh Polda kita standby," kata Kapolri sebelum mengikuti acara Musrenbangnas di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (30/4/2014).

"Kita sudah imbau kepada komunitas buruh di sana untuk tidak menutup fasilitas umum di sana, seperti jalan tol, bandara dan sebagainya karena mengganggu aktivitas masyarakat dan mereka sepakat," jelasnya.

Polda Metro Jaya Gerebek Ruko Tempat Simpan Narkoba, Sita 90 Kg Shabu

Rabu, 30 April 2014 15:03 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya menggerebek ruko (Rumah Toko) di Jalan Biak No. 43, Gambir, Jakarta Pusat, yang dijadikan tempat penyimpanan narkoba, Rabu (30/4/2014) siang. Dari ruko tersebut polisi menemukan 90 kilogram shabu-shabu.

Penggerebekan berlangsung sekira pukul 11:00 WIB, dilakukan anggota dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. “Petugas sebelum menggerebek rumah tersebut terlebih dulu melakukan undercover (penyamaran) dikawasan Roxy Mas, untuk mencari tahu keberadaan puluhan kilo barang haram itu.

Begitu petugas yang melakukan penyamaran itu, belasan anggota lengkap dengan membawa peralatan segera menggerebek ruko tersebut dan dari dalam ditemukan enam orang pria berikut puluhan kilo shabu berikut alat timbangan.

Guna mengelabui polisi, para bandar narkotika ini menggunakan sebuah Ruko mainan dan makanan anak untuk menutupi aksi peredaran narkoba.

"Dari beberapa keterangan tetangga dua hari sekali, pelaku melakukan perbuatannya dengan kamuflase, sabunya dimuat dan dimasukan dalam kardus bersama dengan mainan dan manisan," ujar Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Sudjarno di lokasi penggerebekan, Rabu (30/4/2014).

Toko ini, sambung Wakapolda, ketika disambangi oleh petugas seperti Babinkamtibmas selalu tutup dan selalu berkamuflase sebagai toko makanan dan manisan. "Ketika di-parani tutup. Kamuflasenya makanan dan manisan," terangnya.

Sabu yang diperkirakan senilai Rp180 miliar ini, diketahui berasal dari Hongkong. Barang ini dibawa melalui jalur laut, melewati Malaysia dan berhenti di Dumai, Kepulauan Riau. Dari situ kemudian, barang haram ini dibawa ke Jakarta melalui jalur darat.

Pelaku LSC, yang berkewarganegaraan Hongkong ini merupakan jaringan internasional. Namun, polisi masih memburu pemilik sabu yang saat ini berada di Hongkong.

Cekcok Saat Nonton TV, Tukang Parkir Tewas Ditusuk di Pasar Kramat Jati

Rabu, 30 April 2014 10:21 WIB
PUSKOMINFO - Seorang tukang parkir, Suhendi alias Otong, 41 tahun, tewas setelah ditusuk pedagang aksesoris keliling, Beni Saputra, 23 tahun, di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (30/4/2014) pagi sekira pukul 04:00 WIB. Korban tewas ditusuk oleh pelaku, setelah keduanya cekcok saat menonton televisi pertandingan Liga Champions di lapak ikan asin di dalam pasar.

"Saat itu, korban sedang menonton televisi, lalu datang pelaku dan menutupi korban. Korban tidak senang karena dihalangi menonton TV, mereka akhirnya cekcok," kata Kompol Handini, Kapolsek Metro Kramat Jati kepada Wartawan, Rabu (30/4/2014).

Otong yang tidak senang dihalangi saat nonton bola Real Madrid lawan Bayern Munchen itu   , lanjutnya, langsung melayangkan bacokan ke arah Beni menggunakan golok hingga jari kelingkingnya nyaris putus. Beni yang sudah mengalami luka bacok di jari kelingking kemudian melarikan diri menghindari percekcokan tersebut.

"Tapi tidak lama kemudian, pelaku kembali mendatangi korban, ia langsung menusuk korban berkali-kali menggunakan sebuah pisau," katanya.

Korban yang merupakan warga Jalan. Raya Condet No 15 RT 13/05 Cililitan, Kramatjati, Jakarta Timur itu pun langsung tewas di tempat dengan 10 luka tusuk di tubuhnya.

Sementara, pelaku berhasil ditangkap, kini masih menjalani perawatan di RS. Polri Kramat Jati.

18 Ribu Polisi Akan Kawal Demo May Day di Jakarta

Headline
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Dwi Priyatno

Rabu, 30 April 2014 09:30 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya mengerahkan 18 ribu personel untuk mengamankan peringatan hari buruh se-dunia (May Day) yang akan diisi dengan aksi unjuk rasa.

"Pengamanan dilakukan pada beberapa lokasi yang menjadi tempat unjuk rasa," kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Dwi Priyatno kepada wartawan di Jakarta, Selasa (29/4/2014).

Kapolda mengatakan sejumlah elemen buruh akan berunjuk rasa menyampaikan aspirasi di depan muka umum pada Jumat 2 Mei 2014.

Dwi menyebutkan jumlah buruh yang akan berunjuk rasa mencapai tujuh ribu hingga 10 ribu orang yang berada di wilayah Jabodetabeka.

Dwi menuturkan perwakilan pimpinan buruh telah bertemu dengan pihak kepolisian dan komitmen tidak akan membuat kericuhan saat aksi di lapagan.

Para buruh juga berjanji tidak akan melakukan aksi pemblokiran jalan tol maupun fasilitas umum lainnnya.

Kapolda menyatakan polisi akan mengawal pengunjuk rasa ke lokasi unjuk rasa yang telah ditentukan. Petugas kepolisian juga akan mengedepankan pendekatan persuasif terhadap para buruh yang menyampaikan aspirasi.

Namun, Kapolda menegaskan polisi akan bertindak tegas sesuai aturan yang berlaku saat pendemo berbuat anarkhis.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 30 April 2014

Rabu, 30 April 2014 08:23 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK keliling wilayah DKI Jakarta,  Rabu, 30 April 2014, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Thamrin City
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK: LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 12 :00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Narkoba Internasional

Headline
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Dwi Priyatno

Rabu, 30 April 2014 08:09 WIB 
PUSKOMINFO - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap sindikat internasional penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 14 kilogram senilai Rp.28 miliar.

Kapolda Metro Jaya Irjen Dwi Priyatno mengatakan, pihaknya mengamankan dua orang warga negara asing yakni YT warga Cina dan TPJ warga Taiwan yang ditangkap di Jalan Pluit Raya Selatan, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Senin 28 April 2014.

“Dalam penangkapan tersebut disita barang bukti satu klip berisi narkoba jenis sabu seberat dua gram dan empat unit handphone,” kata Kapolda kepada wartawan, Selasa, (29/4/2014).

Kapolda menjelaskan, penangkapan itu berawal dari informasi peredaran sabu jaringan internasional. Kemudian, polisi menyelidiki serta melakukan strategi under cover buy.

“Jadi, under cover buy ini untuk mengetahui bahwa ada orang yang menjual narkoba,” ujarnya.

Menurut Kapolda, pihaknya menyita delapan boks berisi delapan tabung sparepart alat berat bekas import yang didalamnya terdapat narkoba di apartemen kamar B06/37 Apartemen Laguna, Jakarta Utara.

“Kemudian, polisi juga sita 14 bungkus plastik berisi sabu-sabu masing-masing seberat satu kilogram atau total 14 kilogram,” jelas Kapolda.

Menurut Kapolda, tabung sparepart kendaraan alat berat itu cukup besar berbahan baja untuk mengelabui aparat khususnya petugas cargo Bandar Soekarno-Hatta, Banten.

"Karena, untuk membuka tabung itu harus menggunakan kunci khusus. Ini memudahkan mereka untuk memasukkan narkoba," kata Kapolda lagi.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat pasal primair yakni pasal 113 ayat (2_ juncto pasal 132 ayat (1) subsidair pasal 114 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1), lebih subsidair pasal 112 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1) Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman pidananya maksimal hukuman mati. Jika dikonversi dengan rupiah, itu senilai Rp 28 miliar,” tandasnya.

Sekeluarga Dibunuh di Tangerang, Pelaku Pacar Anak Korban



iluss
Rabu, 30 April 2014 07:29 WIB
PUSKOMINFO - Sekeluarga terdiri suami istri dan anak dibunuh di dalam rumahnya di Perumahan Periuk Jaya Permai Jl. Bungur III No. 184 RT 06 RW 06 Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Selasa(29/4/2014) sore.

Korban bernama Dukut Widowahyono, 50 tahun dan istrinya Heryanti, 45 tahun serta anak bungsunnya Prasetyo, 25 tahun. Korban tewas dengan luka memar di kepalanya. Dukut ditemukan di lantai atas sedang dua korban di lantai bawah. Sementara Bagus,16 tahun, anak kedua korban, selamat meski sempat dikepruk tersangka.

Pelaku pembunuhan Ramadhan Gumelar, 25 tahun, merupakan pacar anak korban bernama Dewi.

Peristiwa pembunuha sadis itu berawal ketika Ramadhani Gumelar, sekira pukul 12.00 WIB tiba di rumah korban. Dia memang selama ini dikenal pacar Dewi. Bahkan mereka sudah pacaran selama empat tahun.

Di rumah tersebut, Ramadhani sudah seperti keluarga. Ia bahkan sempat mengepel dan ikut membantu membereskan dagangan. Sebab rumah dua lantai itu juga dijadikan toko kelontong.

Tidak jelas apa yang terjadi. ‬‪Menurut Ketua RT 06 Ujang Umar, peristiwa itu terjadi sekira pukul 16.00 WIB sempat terjadi suara cekcok dari rumah tersebut.Namun warga tidak terlalu memperhatikan.

Tak lama kemudian, Bagus, pelajar SMK tiba di rumah tersebut. Dia kaget melihat ibu dan adiknya tergeletak di ruang tamu dengan tubuh berlumuran darah. Bagus semakin kaget meliahat Ramadhani membawa kunci inggris dengan mata beringas. Pacar kakaknya itu bahkan mengejar dirinya. Bagus berteriak-teriak minta tolong. Mendengar teriakan itu, tersangka semakin beringas lalu mengejar Bagus sambil memukulkan kunci inggris itu sehingga mengenai tubuhnya.

Meski dalam keadaan terluka Bagus terus berteriak sehingga warga berdatangan. Panik melihat massa datang mengepung, Ramadhani lari ke lantai dua rumah tersebut lalu melompat ke genteng rumah sebelah.

Warga terus mengepungnya sehingga ia terjatuh dan langsung diringkus. Ia lalu diselamatkan dan tak lama kemudian polisi datang membawanya ke Polsek Jatiwung.

Sementara Bagus yang luka dilarikan ke rumah sakit terdekat. Ketika rumah itu diperiksa polisi ditemukan tiga mayat, dua di lantai satu dan seorang lagi di lantai atas. Setelah melakukan olah TKP, ketiga jenazah itu dibawa ke RSU Tangerang.

Kapolsek Jatiuwung, Kompol Alamsyah Pelupessy, Sik, ketika melakukan olah TKP mengatakan ketiga korban tewas karena luka pukulan benda tumpul di kepala, wajah dan badannya.‬‪”Pelaku dan korban saling mengenal. Jadi pelaku memang sudah ada di rumah korban sejak pukul 12 siang, Pelaku ditangkap warga karena melarikan diri lewat atap rumah,” katanya.‬‪

Menurut Kapolsek, motif pembunuhan diduga karena hubungan Dewi dengan pelaku tak direstui orangtua Dewi. Korban selamat Bagus, luka-luka karena melawan pelaku.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Sutarmo mengatakan berdasar pemeriksaan sementara motif pembunuhan tersebut dilatar belakangi sakit hati dan hutang piutang. Pelaku menghabisi nyawa ketiga korban usai menyantap makan siang bersama di rumah korban.

“Motifnya sakit hati dan karena utang piutang. Pelaku membunuh usai makan siang bersama,” ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, AKBP Sutarmo kepada wartawan, Rabu (30/4/2014).

Pelaku, Rahmadani Gumelar alias Gugum mengaku sakit hati dengan Dewi, mantan pacarnya yang menolak kembali menjalin hubungan asmara yang telah dibina selama 7 tahun. Selain itu, pria berusia 25 tahun tersebut tersinggung dengan ucapan Heriyanti, orangtua Dewi, yang meminta pelaku untuk tidak lagi memaksa anaknya menjalin hubungan dengannya lagi.

“Pelaku tersinggung dengan ucapan korban yang mengatakan jika pelaku kondisinya menggangur dan memiliki hutang dengan korban. Sehingga korban meminta pelaku menerima keputusan anaknya secara realistis,” Kata AKBP Sutarmo.

AKBP Sutarmo menjelaskan, usai menghabisi nyawa ketiga korban, pelaku kemudian mengambil uang tunai sebesar Rp 6 juta, sebuah HP dan kartu ATM milik Heriyati. Disaat bersamaan, Bagus, anak kedua korban pulang kerumah dan bertemu dengan pelaku. Keduanya pun akhirnya terlibat perkelahian.

“Karena memegang senjata, anak korban kemudian keluar rumah dan meminta tolong kepada warga. Sedangkan pelaku yang mencoba kabur melalui atap rumah berhasil ditangkap warga,” kata AKBP Sutarmo.

Kini Ramadhani Gumelar alias Gugum diamankan di Polres Metro Tangerang Kota bersama barang bukti sebuah pisau, kunci Inggris, uang sebesar Rp 6 juta, HP dan kartu ATM.

“Kami kenakan pasal 338 dan 363 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” pungkas Kasat.

29 April 2014

Rumah Anak Pedangdut A. Rafiq Dibobol Maling, Rp300 Juta Raib

Selasa, 29 April 2014 15:40 WIB
PUSKOMINFO - Rumah anak pedangdut almarhum A. Rafiq di Jalan Industri Logam RT 04 RW 18, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, dibobol komplotan pencuri. Para pelaku berhasil menjarah barang berharga dari dalam rumah senilai Rp300 juta.
       
Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Agus Salim, mengatakan pelaku melancarkan aksinya saat Rani Meidiana, menantu A. Rafiq, tengah berlibur bersama keluarga pada hari Minggu kemarin. Rumah itu kosong karena asisten rumah tangganya juga ikut pergi.
        
"Saat kejadian rumah dalam keadaan kosong. Pelaku, masuk dengan cara menjebol paksa pintu utama. Ada beberapa saksi yang sudah kami periksa," kata Kompol Agus kepada wartawan, Selasa (29/4/2014).
       
Pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari satu orang ini berhasil kabur dengan membawa barang berharga seperti perhiasan emas, jam tangan merek Rolex dua dan dua jam tangan Swiss Army.

Lalu lima ponsel, satu Ipad, kamera dan uang tunai Rp35 juta. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp300 juta. 

"Saat ini kasusnya masih terus kami dalami untuk mengungkap pelaku dan motifnya," kata Kompol Agus.

17 Kg Ganja Dimusnahkan Polsek Metro Tanah Abang

silaen-sub
Selasa, 29 April 2014 15:23 WIB
PUSKOMINFO - Belasan kilo ganja kering seharga Rp 40 juta, hasil tangkapan dari pengedar dimusnahkan aparat Polsek Metro Tanah Abang di parkiran Mapolsek Metro Tanah Abang Jalan Penjernihan, Jakarta Pusat, Selasa (29/4/2014) siang.

Sekitar 17 kilo phisitropika jenis ganja yang dimusnakan Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Kus Subiyantoro,Sik,Msi, yang disaksikan Kasat Narkoba Polres Jakarta Pusat, AKBP R Sitinjak bersama dari Kejari Tumpal Bakara, SH.

AKBP Kus Subiyantoro menuturkan, ganja yang dimusnahkan itu disita dari tersangka berinsial SH,23 tahun, dikenal sebagai pengedar dan kaki tangan pemuda asal Aceh. “Lelaki ini tertangkap petugas pada Sabtu (1/1/2014) lalu ketika petugas mengadakan operasi cipta kondisi di Jalan Alteri, Tanah Abang," jelas Kapolsek.

Dari tangan pemuda yang terjaring itu disita paketan kecil narkotika jenis ganja dari saku celananya. Kemu dian petugas mengembangkan dan ditemukan lagi 17 kilo ganja kering berikut alat timbangan dari rumah kontrakan pria di Jalan H Muhil IX RT 09/4 Kelurahan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Dari tangan pria kurir itu disita belasan kilo lagi ganja yang baru datang dari Aceh.

Kini pria asal Jakarta itu masih mendekam di tahanan Mapolsek Metro Tanah Abang dan akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

Sedangkan bandarnya, si pemilik barang haram berinsial LIF, 40 tahun, masih di Aceh, sudah masuk DPO Polsek Metro Tanah Abang.

Berdasarkan dengan penetapan pemusnahan barang bukti nomer: B 253/ 0.1.10/Epp.2/02/2014 Tertanggal 2 Februari 2014 dari Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, petugas kepolisian melaksanakannya dengan cara membakar ganja kering tersebut.

Cegah Pelecehan, Polres Metro Jakarta Selatan Bekali Guru TK dan PAUD

Selasa, 29 April 2014 09:03 WIB
PUSKOMINFO - Untuk mengantisipasi tidak terulang kasus kekerasan seksual yang menimpa anak-anak seperti yang terjadi di Jakarta Internasional School (JIS), petugas kepolisian Polres Metro Jakarta Selatan bekerjasama dengan instansi terkait, pekan depan akan mengumpulkan perwakilan siswa dan guru TK, PAUD, dan SD di area wilayahnya. Tujuannya, untuk memberi bekal kepada guru dan siswa agar bisa menghindari ancaman tindak kejahatan yang mungkin terjadi seperti kekerasan seksual.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Wahyu Hadiningrat mengatakan, sebenarnya kegiatan dalam rangka memberikan pencerahan tentang ancaman dan kejahatan kepada anak-anak sudah lama dilaksanakan di sekolah-sekolah SD dan TK se-wilayah Jakarta Selatan.

Kegiatan ini, lanjut Kapolres, merupakan program Kapolda Metro Jaya terkait Polisi Sahabat Anak. “Disamping memberikan pengetahun kepada anak-anak tentang tugas-tugas kepolisian, juga diberikan tips bagaimana anak-anak bisa mencegah aksi para pelaku yang bertujuan menyakitinya dan melecehkan secara seksual,” papar Kapolres.

Sementara itu , Kepala Satuan Bimbingan Masyarakat Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Dri Hastuti mengatakan rencananya yang diundang 1.500 orang perwakilan guru SD dan TK se-wilayah Jakarta Selatan akan diberikan pembekalan.

"Rencananya acara tersebut akan dihadiri KPAI dan LPSK serta pakar ahli, seperti psikolog, sosiolog dan pemerhati anak," ujar AKBP Dri Hastuti.

"Ini bagian dari tugas polisi, agar anak bisa mencegah aksi pelaku yang bertujuan menyakitinya," ujar AKBP Dri.

Rencana pembekalan ini memang berkaitan dengan kasus kekerasan seksual di TK JIS. AKBP Dri menjelaskan, tak ada salahnya siswa diberi bekal untuk mengantisipasi tindak pidana yang mengancam diri mereka. Tak hanya kekerasan seksual, kasus lain yang perlu diawasi adalah penculikan. "Anak harus dibekali untuk berani menyampaikan apa yang mereka alami," ujarnya.

Salah satu caranya adalah mengajarkan anak agar mewaspadai orang asing yang mencoba mendekati dirinya. "Jika ada sentuhan, dan anak menolak tapi pelaku tak berhenti, anak harus berlari dan memberi tahu orangtua atau guru yang ada di dekat mereka," ujarnya.

Kini pihak kepolisian sudah mulai turun ke tiap sekolah untuk memberi pembekalan dini. "Sudah ada instruksi dari Polres agar Polsek jemput bola ke setiap TK dan SD," ujarnya.

Hal ini rencananya akan menjadi bagian rutin program Bimbingan Masyarakat Kepolisian bekerja sama dengan instansi pendidikan dan pemerhati anak di Kota Jakarta Selatan.

Edarkan Sabu, Dua Sopir Angkot Diciduk Polisi di Sawah Besar

Selasa, 29 April 2014 07:59 WIB
PUSKOMINFO -  Jajaran Polsek Metro Sawah Besar berhasil membekuk dua sopir angkot yang memiliki narkoba jenis sabu. ZLN alias Lani dan DS alias Alam ditangkap di rumah kosan Jalan Kartini XIII Kel. Kartini, Sawah Besar, Jakarta Pusat.


Kapolsek Metro Sawah Besar, Kompol Shinto Silitonga,Sik,Msi, menuturkan tertangkap ke dua pria itu berawal dari terjaringnya sopir angkot, ZLN alias Lani, di rumah kontrakannya.

Sekira pukul 01:00 WIB, petugas menerima informasi dari warga yang menyebutkan sopir angkot jadi pengedar narkoba. Begitu mendapat laporan,  petugas dipimpin Kanit Reskrim AKP A Kurniawan, Sik, bersama anggotanya segera ke lokasi dan setibanya di TKP, polisi dengan dibantu ketua RT setempat untuk menggerebek rumah tersebut.

Dalam pengeledahan di kediaman tersangka, ZLN menyimpan barang haram tersebut di bungkus rokok yang di simpan di tong sampah, hal tersebut bermaksud untuk mengelabui petugas.

"Barang bukti narkotika jenis sabu disimpan dalam bungkus Rokok Marlboro diletakkan di dalam tong sampah di dalam kamar kosnya," kata Kapolsek.

Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata, ZLN mendapatkan barang haram tersebut dari DS alias Alam yang diketahui juga merupakan residivis dengan kasus yang sama. Kemudian pihak kepolisian langsung menelusuri keberadaan serta menangkap DS yang tidak jauh dari lokasi Lani ditangkap.

Dari pengungkapan tersebut polisi mengamankan sejumlah barang bukti ditangan Lani dan DS. Yaitu, dompet warna biru berisi dua paket plastik klip ukuran kecil berisi sabu seberat 3,19 gram dan 0,79 gram serta satu buah plastik klip ukuran sedang berisi 19 buah plastik kosong ukuran kecil.

“Satu unit alat timbang warna silver, satu unit HP merek Nokia warna pink putih dengan nomor 02180380106," ungkapnya.

Kedua pelaku akan dijerat dengan Pasal 114 UURI No. 35 tahun 2009 dengan ancaman kurungan penjara selama-lamanya 20 tahun.

Resmob Polda Metro Jaya Bekuk Pengedar Uang Palsu

Selasa, 29 April 2014 07:47 WIB
PUSKOMINFO - Lee Akbir Ahmad Efendi dan Ogan Djayadikarta alias Yoga, kakak beradik ini terlibat dalam kasus pembuatan dan peredaran uang palsu pecahan Rp 100 ribu di Depok dan Bekasi.

Sebelumnya, Lee Akbir pernah ditangkap oleh Polres Metro Jakarta Timur karena terlibat kasus serupa dan menjalani hukuman di Lapas Cipinang.

Selama di tahanan, ia banyak berguru cara membuat uang palsu dengan kualitas baik dari para seniornya yang sudah ditangkap sebelumnya.
"Kakaknya ini, Lee Akbir belajar buat uang palsu di penjara dari senior-senior yang sudah ditangkap. Keluar penjara dia tidak tobat malah mengajak adiknya untuk menekuni usaha uang palsu," ucap Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Adex Yudiswan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (28/4/2014).

AKBP Adex mengatakan, kualitas uang palsu buatan kakak beradik ini kualitasnya cukup bagus karena dilapisi sebanyak empat lapis kertas sehingga menyerupai uang aslinya.

Pada penyidik, mereka mengaku sudah beroperasi selama enam bulan dan mencetak uang palsu di kediaman Lee Akbir di Jl H Kocen Kali Mulia, Depok Lama, Jabar. Kemudian uang palsu itu diedarkan ke wilayah Bekasi, Depok dan Jakarta.

Selain menangkap kakak beradik itu, polisi juga menciduk dua tersangka lain yakni, Marjuki alias Juki, Doni Antoni alias Oji alias Abang. Keduanya merupakan kurir pengedar uang palsu.

"Ada empat tersangka lainnya yang masih DPO, yakni IS, DI, PA, dan AR, mereka berperan mengedarkan uang palsu sejak tahun 2013," lanjutnya.

Selain mengamankan empat tersangka, polisi menyita beberapa barang bukti, seperti satu unit laptop, dua printer, anal scan, satu rim kertas, meja sablon, amplop master cetak uang, tiga penggaris, dan satu rim kertas bahan uang palsu.

Dan atas perbuatannya, keempat tersangka mendekam dibalik jeruji Polda Metro Jaya, dan dijerat dengan Pasal 244 dan 245 KUHP tentang tindak pidana memalsukan dan mengedarkan mata uang.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 29 April 2014

Selasa, 29 April 2014 07:41 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK keliling wilayah DKI Jakarta, Selasa,  29  April 2014, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Thamrin City
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK: LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 12 :00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

28 April 2014

Pembantu Gasak Harta WN Australia Dibekuk Polres Metro Jakarta Selatan




PR1
Senin, 28 April 2014 14:52 WIB
PUSKOMINFO – Petugas Polres Metro Jakarta Selatan membekuk seorang pembantu rumah tangga (PRT) yang menggasak harta majikannya, WN Australia, di Jalan Sinabung V Kel. Gunung, Kec. Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tersangka dibekuk di Cianjur, Senin (28/4/2014) setelah sempat buron dua hari.

Selain mengamankan Dian Susilowati, 20 tahun, petugas dipimpin Kanit Jatanras Polres Jakarta Selatan, AKP Hartono, juga mencokok penadah barang hasil curian Dian, yakni Erwin, 40 tahun. Hingga kini keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Metro Jakarta Selatan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Wahyu Hadiningrat didampingi Kasat Reskrim AKBP Novi Nurrohmad  menerangkan, Dian bekerja di tempat majikannya baru sehari lewat lamaran. Namun, ia langsung mengamati majikan untuk berbuat jahat. Hingga akhirnya pada Sabtu (26/4/2014) sore, sekira pukul 17:00 WIB, tersangka beraksi saat majikan tidak ada di rumah.

“Tersangka membobol kamar korban dan mengambil harta benda yang ada di lemari,” kata AKBP Novi.

Harta benda yang diambil berupa perhiasan emas berupa gelang, anting, giwang, uang asing berupa Dollar AS, Yen, Euro, uang tunai Rp9 juta, kamera SLR merk Nikon, dan laptop Macbook Apple beserta hardisk eksternal yang total kerugia mencapai ratusan juta rupiah.

Usai beraksi pelaku langsung kabur dari rumah WN Australia kemudian menjual hasil jarahannya kepada penadah Erwin.

Korban, Michelle Stephanie kemudian melaporkan kasus ini ke Polres Metro Jakarta Selatan. Petugas pun mengembangkan kasus ini dan berhasil menangkap pelaku di Cianjur.

Kepada penyidik, Dian mengaku terpaksa mencuri karena punya banyak utang di kampung.

Kedua tersangka dikenakan pasal 363 KUHP Jo 480 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Enam Dari 12 Perampok Rumah Farah Quinn Dibekuk, Satu Pelaku Diantaranya adalah Tukang Kebun Korban




tsk-pencuri
Senin, 28 April 2014 13:36 WIB
PUSKOMINFO - Enam dari 12 tersangka pelaku perampokan rumah selebriti Farah Quinn dibekuk petugas gabungan Polsek Metro Mampang Prapatan dan Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (28/4/2014). Satu pelaku merupakan orang dalam yakni tukang kebun di rumah korban.

Keenam pelaku yang ditangkap yakni Warsuri,42 tahun, Endang Listyo, 28 tahun, Nanang Fadila, 47 tahun, Said alias Ifan, 46 tahun, Dartan,34 tahun, dan Syamsul Huda, 33 tahun, dibekuk di kawasan berbagai wilayah Jakarta Barat dan Bekasi.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Wahyu Hadiningrat didampingi Kapolsek Metro Mampang Prapatan, Kompol Bambang Hari Wibowo menjelaskan dari 12 pelaku enam orang sudah diamankan.

“Dari enam pelaku merupakan salah satunya sempat berpura-pura menjadi korban bernama Warsuri sebagai tukang kebun yang menghubungi dan menggambarkan situasi. Sedangkan sisanya masih diburu,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan.

Setelah berupaya keras selama dua minggu, Polisi akhirnya berhasil membekuk 6 perampok di rumah Farah Quinn, yang terjadi pada Kamis (10/4/2014) lalu di Jalan Bangka VIII Blok C, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Dari kompolotan perampok itu, Polisi menyita barang bukti dua buah gembok warna silver, tiga tali sepatu abu-abu, lakban warna hitam, sarung golok warna hitam, sebuah brangkas merk krisbow yang rusak, sepasang sarung tangan, dua golok, lima unit HP, sebuah kalung emas 15 gram.

“Motif mereka berawal dari Warsuri yang mengajak teman-temannya untuk merampok dan akan dibagi hasil,” kata Kombes Wahyu. Tersangka dikenakan pasal 365 KUHP Dengan ancaman dua belas tahun penjara.

PNS Polda Metro Jaya Jadi Korban Tabrak Lari

Senin, 28 April 2014 11:37 WIB
PUSKOMINFO - Pesta Natalina Pian Gultom, 36 tahun, seorang Pegawai Neheri Sipil (PNS) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Metro Jaya yang ditemukan tewas di gerbang Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Jatiwarna, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (26/4/2014) dinihari sekira pukul 01:15 WIB, diduga korban tabrak lari.

"PNS itu korban tabrak lari. Hal itu terlihat dari luka-luka yang dialaminya dan sepertinya benturannya keras," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan, Senin (28/4/2014).

Kabid Humas menjelaskan, dugaan itu diperkuat dengan adanya luka di bagian betis kiri, luka memar di paha belakang kaki kiri, dan betis sebelah kanan. Bahkan bagian kaki kiri dan kanan patah. Selain melihat luka-luka tersebut, adanya dugaan tabrak lari diketahui pula dari hasil Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Diketahui saat itu, korban baru turun dari sebuah bus dan akan berjalan menuju ke jalanan umum. Untuk memperkuat informasi yang diperoleh pihak kepolisian itu, penyidik akan melakukan pengecekan pada  CCTV, mulai dari awalan sepanjang jalur yang diduga menjadi titik lokasi kejadian.

Mayat korban ditemukan di Jalan Tol Jatiwarna dari arah Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Sabtu 26 April 2014 oleh dua orang pemulung, Midi dan Herlen Gunawan.

Saat itu, korban yang masih mengenakan pakaian PNS Polri, berada di atas selokan dengan posisi tubuh masuk ke dalam selokan dan hanya terlihat kepala dari jalan. Setelah dilaporkan ke pihak kepolisian, barang-barang milik korban diketahui tidak ada yang hilang.

Kebakaran Pasar Rumput Hanya Hanguskan Satu Kios Sepatu

Senin, 28 April 2014 10:54 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran yang terjadi di Pasar Rumput, Manggarai, Setiabudi, Jakarta Selatan, telah menghanguskan satu kios sepatu. Petugas kepolisian menduga api dipicu oleh hubungan arus pendek.

"Diperkirakan karena arus listrik karena saat kejadian itu kiosnya kosong. Beruntung nggak ngerembet kemana-mana karena itu toko sepatu," ujar petugas Kepolisian Setiabudi, Iptu Agus Supri saat dihubungi wartawan, Senin (28/4/2014).

"Itu kiosnya tertutup dan bagian atasnya dari beton, jadi lebih cepat dipadamkan. Selain itu, petugas yang bergerak cepat membuat semua proses dapat ditangani dengan baik," lanjutnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh salah seorang karyawan toko di lantai 1 bernama Bayu. "Diduga api berasal dari hubungan arus listrik," jelasnya.

Iptu Agus mengatakan, api diketahui muncul pada pukul 05:20 WIB dan telah berhasil dipadamkan satu jam kemudian. Namun belum diketahui jumlah kerugian akibat kebakaran ini.

Pasar Rumput Manggarai Kebakaran

Breaking News: Pasar Rumput Manggarai Kebakaran
Kebakaran di Pasar Rumput Manggarai, Jakarta Selatan, Senin (28/4/2014)
 
Senin, 28 April 2014 07:54 WIB
PUSKOMINFO - Informasi dari Twitter TMC Polda Metro Jaya, Senin (28/4/2014) sekira pukul 05:52 WIB terjadi kebakaran di Pasar Rumput, Manggarai, Jakarta Selatan. Hingga saat ini sedang dalam penanganan petugas pemadam kebakaran.
 
Informasi yang dihimpun, api diketahui mulai terlihat dari lantai dua di toko sepatu. Belum diketahui apa penyebabnya.

Api diketahui mulai membesar pukul 05.50 WIB. Menurut saksi mata, Bayu yang berada di lokasi, api melalap toko sepatu.  "Api membesar," terang Bayu.

Bayu menjelaskan, para pedagang yang datang pagi segera mengemas barang mereka. Ada juga yang memanggil pemadam kebakaran.

Saat ini di lokasi telah ada tiga unit mobil pemadam kebakaran. Imbas dari penanganan kebakaran tersebut, arus lalu lintas di sekitar lokasi terjadi kepadatan. 
 

Rohani Ditemukan Tewas di Kontrakannya di Pasar Rebo

Senin, 28 April 2014 07:18 WIB  
PUSKOMINFO - Rohani, 57 tahun, ditemukan tewas di rumah kontrakannya di Jalan Gongseng Raya RT 01/RW 10 Kelurahan Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu (27/4/2014) pagi. Rohani diduga sebagai korban pembunuhan karena banyak darah yang berceceran di sekitar jasad korban.

Kapolsek Metro Pasar Rebo, Komisaris Polisi Didik Haryadi mengatakan, penemuan jasad bermula saat seorang warga datang ke rumah perempuan paruh baya tersebut untuk membayar hutang. Lama tak kunjung mendapat jawaban, warga tersebut meminta bantuan pemilik kontrakan untuk membukakan pintu.

"Karena curiga, sudah siang tapi lampu masih menyala, akhirnya meminta bantuan pemilik kontrakan untuk buka pintu pakai kunci serep," ujar Kapolsek saat dihubungi.

Kapolsek menambahkan, saat dibukakan pintu kontrakannya, korban sudah dalam posisi tergeletak tak bernyawa dengan bersimbah darah. Namun demikian, hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan luka pada tubuh korban. "Jadi dari hidung korban keluar darah. Tapi hasil pemeriksaan sementara, tidak ada luka tanda kekerasan. Masih kami dalami kasus ini," ujarnya.

Kapolsek menjelaskan pula, terdapat jejak kaki yang menginjak darah di dalam rumah kontrakan korban. Jejak kaki tersebut berjalan ke arah pintu keluar.

"Jadi ada jejak dari dalam kamar, ada juga di dekat pintu keluar. Jejak kaki ini terlihat karena menempel darah," tambahnya. Saat ini, jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta Pusat untuk diotopsi.

Rohani di lingkungannya dikenal sebagai seorang rentenir.

Menurut penuturan warga, kata Kapolsek, perempuan tersebut sering meminjamkan uang kepada warga sekitar dengan bunga sebesar 30 persen. Pembayarannya dibayarkan debitur dengan cara menyicil selama sekitar satu bulan. "Jadi dia suka minjemin uang, bunganya 30 persen. Misal minjam Rp 1 Juta bunganya Rp 300.000. Dibayarnya setiap hari Rp 50.000 selama 26 hari," kata Kapolsek.

Rohani juga diketahui memiliki banyak anak buah yang membantunya meminjam dan menagih uang kepada debiturnya. Selain itu, pihak kepolisian juga menemukan buku tabungan Bank Mandiri atas nama Rohani dengan jumlah yang tertulis sebesar Rp 918 Juta.

Dugaan sementara adalah sebagai korban pencurian dengan kekerasan. "Sementara ini diduga pencurian dengan kekerasan sebab handphone korban hilang dan korban ditemukan dalam posisi dianiaya dengan banyak darah di jasad korban," kata Kapolsek.

Dalam olah TKP, kata Kapolsek, lemari korban dalam keadaan terbuka. Namun, perhiasan korban masih utuh dan ada uang korban Rp 2 juta.

Menurut keterangan saksi, korban diketahui menerima tamu pada malam sebelumnya. Beberapa di antaranya adalah pelanggan dan anak buah korban. Salah seorang di antaranya adalah seorang pria dengan wajah ditutupi dengan topi. Pria tersebut duduk di ujung jalan dekat kontrakan korban.

"Menurut warga, gerak-geriknya mencurigakan, seperti orang yang tengah mempelajari medan," kata Kapolsek.

Pria misterius itu diduga orang terakhir yang bertemu korban. Polisi mencurigai pria tersebut sebagai pelakunya. Kapolsek mengatakan, pada tengah malam, tetangga korban juga sempat mendengar suara berisik di rumah korban. Suara itu seperti benda jatuh dan suara musik yang agak kencang. Suara musik itu berasal dari tape recorder yang menyala hingga jasad korban ditemukan Minggu pagi.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 28 April 2014

Senin, 28 April 2014 07:04 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK keliling wilayah DKI Jakarta, Senin,  28  April 2014, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Thamrin City
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK: LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 12 :00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

25 April 2014

Pencuri Gasak Uang Rp 22 Juta dari Mobil Pengangkut Kue

Jumat, 25 April 2014 10:37 WIB
PUSKOMINFO - Pencuri berhasil membawa kabur uang Rp 22 juta dari sebuah mobil boks pengangkut kue di Jalan Mekar Sari, Bekasi, Kamis (24/4/2014) siang. Saat kejadian sopir dan kernetnya sedang sibuk menurunkan kue kering ke dalam toko.

"Menurut laporan, kejadian itu terjadi kemarin siang sekira pukul 14.00 WIB. Si sopir yang bernama Iskandar dan kernet yang bernama Dadang sedang menurunkan barang bawaan. Saat itulah ada pencuri yang masuk ke dalam mobil dan mengambil uang yang ada di kursi kemudi," ujar Kasubbag Humas Polresta Bekasi Kota, AKP Siswo, Jumat (25/04/2014).

AKP Siswo mengatakan, sopir dan kernet mobil boks tersebut sedang fokus menurunkan barang bawaan ke dalam toko. Ketika mereka selesai dan kembali ke kemudi, pintu mobil sudah dalam keadaan rusak dan terbuka.

Terdapat bekas congkel paksa pada bagian pintu. Saat sopir dan kernet itu memeriksa ke dalam, ternyata boks tempat penyimpanan uang juga dalam kondisi terbuka dan rusak. Uang sebesar Rp 22 juta yang merupakan hasil penjualan kue pun raib.

AKP Siswo mengatakan, sopir dan kernet tidak menyadari sama sekali ada orang yang memasuki pintu mobilnya. Apalagi hingga mengambil uang hasil penjualan. Saat memarkir, mereka tidak merasakan kejanggalan apapun dan sibuk menurunkan barang. Diduga, pelaku telah memata-matai korban sebelumnya.

Kasus masih dalam proses penyelidikan Polresta Bekasi Kota dengan meminta keterangan saksi-saksi.

Tiga Pelajar SMA Jadi Bandar Ganja Dibekuk Polsek Ciledug, Disita 8,5 Kg Ganja

Ilustrasi

Jumat, 25 April 2014 09:44 WIB
PUSKOMINFO - Tiga pelajar SMA di Kota Tangerang ditangkap aparat Polsek Ciledug, Kamis (23/4/2014), karena sebagai bandar sekaligus pengedar narkotika jenis ganja di kalangan pelajar. Dari ketiga tersangka disita ganja seberat 8,5 kg.

Ketiga tersangka yang ditangkap yakni Yasin Rifai, 16 tahun, Ahmad Zaenudin, 16 tahun dan Ade Irawan,17 tahun.

Kapolsek Ciledug, Kompol Imam Santosa mengatakan, terungkapnya kasus tersebut berawal dari adanya informasi warga bahwa sering terjadi transaksi ganja di kalangan pelajar di Jalan Haji Mean, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. Dari info itu, petugas langsung melakukan penelusuran.

"Dari pengembangan itu, kita berhasil menangkap Yasin dan Ahmad dan menyita 1 Kg ganja," katanya.

Dari penangkapan itu, kasus berkembang ke tersangka Ade. Petugas pun memburunya ke wilayah Joglo, Jakarta Barat. Petugas sempat menabrak motor tersangka Ade ketika penyergapan.

"Tersangka hendak kabur mengendarai motor jenis bebek, terpaksa anggota kita menabrakkan motornya untuk menjatuhkan tersangka. Dari tangan Ade, petugas menyita ganja 7,5 Kg yang disimpan di jok motornya," jelas Kapolsek.

Menurut Kapolsek, para tersangka mengaku mengedarkan ganja dikalangan pelajar di wilayah Ciledug dan Joglo. Aksi mereka dikendalikan oleh rekannya Gondrong, mendekam di LP Jakarta "Kami akan kordinasi dengan pihak lapas untuk memeriksa Gondrong," jelas Kapolsek.

Para tersangka dijerat Pasal 111 ayat 1 UU RI No 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara

Mayat Bayi Perempuan Tanpa Kepala Ditemukan di Belakang PDAM Tangerang

Mayat Bayi Perempuan tanpa kepala ditemukan Kamis 24 April 2014 
 
Jumat, 25 April 2014 09:25 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat bayi perempuan tanpa kepala ditemukan warga di pinggir Sungai Cisadane, lokasi tepat di belakang Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang, Kampung Nanas, Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Kamis (24/4/2014) petang.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Hendra, 34 tahun, warga RT 7/1, Kampung Nanas, sekira pukul 17:30 WIB. Ketika itu dia hendak memancing di Sungai Cisadane, yang lokasinya juga tak jauh dari Aparteman Great Western.

Tiba-tiba dia dikejutkan dengan jasad bayi perempuan yang mengambang dalam posisi telungkup. "Saya kaget, ada bayi mengambang. Kondisinya mengenaskan, tidak mengenakan baju dan kepalanya tidak ada," katanya.

Dari temuan itu, dia langung melaporkan ke Ketua RT setempat kemudian diteruskan ke Polsek Cipondoh. Polisi yang datang ke lokasi langsung membawa jasad bayi ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk divisum.

Hingga saat ini orangtua mayat bayi tanpa kepala itu belum diketahui keberadaannya. Warga sekitar mengaku tidak ada yang kehilangan bayi.

Kasus tersebut masih diselidiki Polsek Cipondoh dan Polres Metro Tangerang Kota.

Polisi Jaga Lokasi Kebakaran Pasar Senen


Jumat, 25 April 2014 08:54 WIB
PUSKOMINFO - Puluhan petugas kepolisian dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat mengamankan lokasi kebakaran di Pasar Senen, Jakarta Pusat. Petugas juga membantu mengangkut barang dagangan yang masih bisa diselamatkan.

"Kami juga menjaga barang pedagang jangan sampai ada yang mengambil kesempatan dalam kesempitan," kata salah satu petugas Polres Metro Jakarta Pusat, Briptu Saleh, Jumat (25/4/2014).

Petugas polisi juga sibuk mengosongkan lokasi kebakaran dari warga yang tidak berkepentingan yang mengganggu gerak petugas pemadam kebakaran. Selain itu, ada juga yang sibuk mengatur arus lalu lintas.

Seperti diketahui, kebakaran melanda Blok III Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat sekira pukul 04:00 WIB. 33 unit mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk memadamkan api.

Api diduga berasal dari tengah bangunan di lantai satu. Lantai satu merupakan kios yang menjual baju bekas. Hingga berita ini diturunkan api masih berkobar membakar hampir seluruh gedung pasar.

Informasi TMC Polda Metro Jaya hingga saat ini, imbas kebakaran di Pasar Senen lalu lintas dari Cempaka Putih arah Senen padat merayap.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 25 April 2014

Jumat, 25 April 2014 08:26 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK keliling wilayah DKI Jakarta,  Jumat,  25  April 2014, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK: LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 12 :00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Pasar Senen Terbakar, Lalin Senen-Salemba Ditutup

Kebakaran di Pasar Senen (foto: Fardi) 
Kebakaran di Pasar Senen 

Jumat, 25 April 2014 07:51 WIB
PUSKOMINFO - Pasar Senen, Jakarta Pusat, terbakar, Jumat (25/4/2014) pagi. Menurut TMC Polda Metro Jaya, kebakaran berpusat di Blok 3 Lantai 3.

Asap hitam membumbung tinggi dan bisa terlihat dari ITC Cempaka Mas, yang berjarak kurang lebih dua kilometer dari lokasi.

Akibat peristiwa tersebut, arus lalu lintas di Jalan Senen Raya menuju Salemba ditutup. Informasi dari TMC, arus lalu lintas semua jenis kendaraan dialihkan menuju Jalan Gunung Sahari. Sedangkan untuk arah sebaliknya yakni Salemba menuju Ancol tetap dibuka.

Kendati demikian, masih beberapa pengendara nekat menerobos jalur yang telah di tutup. Arus lalu lintas sekitar lokasi terpantau mengalami kepadatan.

Peristiwa kebakaran itu diketahui sejak pukul 04:00 WIB. Hingga saat ini sebanyak 33 unit pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api. Belum diketahui penyebab kebakaran yang menghanguskan hampir seluruh gedung Blok III itu.

Pemadam sempat kesulitan memadamkan lantaran kios tersebut dipenuhi barang yang mudah terbakar yakni tekstil dan kue kering.

Pencuri Pecahkan Kaca Mobil, Gasak Uang Rp 85 Juta

Jumat, 25 April 2014 07:39 WIB
PUSKOMINFO - Modus pencuraian dengan pecah kaca mobil terjadi di depan showroom mobil Mega Cahaya Motor, Jalan Margonda Raya No. 203, Kel. Kemiri Muka, Kec. Beji, Kota Depok. Pelaku mengondol uang Rp 85 juta dari dalam mobil yang diparkir di depan showroom.

Peristiwa terjadi sekira pukul 12:50 WIB. Korban karyawan showroom bernama Imam Rahmayadi, 30 tahun, yang baru mengambil uang pembelian mobil di Bank BCA Jalan Margonda dengan mengendarai mobil Honda Jazz. Selesai mengambil uang, korban kemudian kembali ke Showroom Maga Cahaya Motor untuk mengembalikan stempel milik Showroom.

Saat korban di dalam showroom tiba-tiba, salah seorang karyawan showroom, Roni, memberitahu bahwa mobil korban telah dirusak orang. Korban keluar showroom mengecek mobil dan melihat 2 orang tak dikenal melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor.

Ketika korban mengecek ternyata kaca pintu depan sebelah kanan mobil pecah dan amplop coklat berisi uang Rp 85 juta yang ditaruh di bawah jok belakang sebelah kanan telah hilang.

Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Agus Salim mengatakan anggota telah melakukan cek TKP. “Petugas identifikasi sudah diturunkan untuk memerika TKP,”ungkapnya.

Kasat menghimbau, bagi nasabah yang baru mengambil uang dalam skala besar dari bank agar meminta pengawalan petugas. “Kasusnya sekarang masih dalam penyelidikan,”tuturnya

24 April 2014

Tiga Pria Disambar Petir, Satu Tewas

kesambar-petir 
Salah satu korban tersambar petir di Makam Kalimulya I Cilodong Depok
Kamis, 24 April 2014 12:45 WIB
PUSKOMINFO - Tiga orang lelaki, penggali kuburan tersambar petir ketika sedang berteduh di saung makam Kalimulya I RT 01 RW 07 Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Rabu (23/4/2014) petang. Satu orang tewas dan kedua lainnya terluka bakar serius.

Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya, AKP IK Garis mengatakan korban yang meninggal dunia bernama Robby,36 tahun, warga RT 01/02, Kalimulya, Cilodong. Ia tewas akibat luka bakar serius di sekujur tubuh. Korban sempat dirawat di rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong. Sedangkan dua orang lagi bernama Hambali, 30 tahun dan Abdul Somad, 45 tahun, keduanya kini dirawat di RS. Citra Medika.

“Ketiga korban dibawa ke RS  Citra Medika. Salah seorang korban tidak selamat, namun dua lagi yaitu Hambali,27, serta Abdul Somat, 45, warga Kampung Kebun Duren masih dalam perawatan intensif,” ujarnya, Kamis (24/4/2014) siang.

Informasi yang dihimpun, saat peristiwa itu terjadi ketiga korban berada dalam satu saung. Malam itu hujan deras bercampur petir gelegar terjadi di wilayah Depok dan sekitarnya. Karena takut tersambar petir, mereka sengaja berteduh di saung. Salah seorang korban memainkan telepon genggam saat hujan petir melanda. Tiba-tiba petir langsung menyambar hingga ketiganya jatuh terpental.

Jaringan Freddy Budiman Kendalikan Sipir Lapas Cipinang Selundupkan Sabu

Kamis, 24 April 2014 10:56 WIB
PUSKOMINFO - Kepala Satuan Narkotika Polres Metro Jakarta Timur AKBP Afrizal mengatakan, FM, 28 tahun, seorang pengawai Lapas Klas I Cipinang yang mencoba menyelundupkan sabu seberat 565 gram ke dalam penjara, diperintah HY yang merupakan napi di lapas tersebut.

Menurut AKBP Afrizal, FM dihubungi BW untuk mengambil sabu di depan Kodim Lama, Jatinegara, Jakarta Timur. Setelah bertemu, FM hanya diminta menyerahkan kepada HY.

"HY ini merupakan satu jaringan Freddy Budiman. Kami sedang melakukan pendalaman," kata AKBP Afrizal di Mapolrestro Jakarta Timur, Rabu (23/4/2014).

HY merupakan narapidana narkoba yang sedang menjalani hukuman seumur hidup karena kasus narkoba. Hanya saja pihaknya belum mendata berapa barang bukti yang menyebabkan HY mendekam di lapas hingga seumur hidup.

"Itu yang sedang kita data. Sampai saat ini juga kita kesulitan untuk memeriksa napi ini," lanjutnya.

Dikatakan AKBP Afrizal, untuk melakukan pemeriksaan di lapas tak semudah pemeriksaan pada umumnya. Polisi harus mengantongi izin dari Kementerian Hukum dan HAM untuk melakukan pemeriksaan lanjutan.
"Itu yang sedang kita usahakan. Karena tidak bisa kita begitu saja masuk dan memeriksa orang di lapas. Salah-salah keselamatan bisa terancam," jelasnya.

Selain FM dan HY, polisi menduga masih ada pihak lapas lainnya yang juga terlibat dalam jaringan ini. Tapi semua masih dalam pendalaman. "Kami curiga mereka tidak hanya berdua. Tapi semua masih didalami," jelasnya.

Freddy Budiman adalah gembong narkoba yang divonis hukuman mati. Dia ditahan di LP Nusakambangan karena ketahuan mengendalikan bisnis narkoba di LP Cipinang

Selundupkan Shabu, Sipir Lapas Cipinang Dibekuk Satnarkoba Polres Metro Jakarta Timur

Kamis, 24 April 2014 09:53 WIB
PUSKOMINFO - Seorang oknum Sipir di Lapas Cipinang, Jakarta Timur, menjadi kurir narkoba bagi tahanan. Sipir berinisial FM, 28 tahun, ditangkap petugas Satnarkoba Polres Metro Jakarta Timur dengan barang bukti 565 gram shabu senilai sekitar Rp750 juta. Barang haram itu disembunyikan di lipatan celana.

"Tersangka setiap mengirim shabu ke dalam lapas, mendapat upah satu juta sampai dua juta," kata Wakil Kepala Polres Metro Jakarta Timur, Ajun Komisaris Besar Muhammad Abrar Tuntalanai, kepada wartawan, di Mapolres Metro Jakarta Timur, Rabu (23/4/2014).

FM yang sehari-hari bertugas sebagai portir LP Cipinang, diciduk saat hendak masuk ke Lapas.

“Sebelumnya dia transaksi dengan seseorang berinisal BW (buron) di depan kodim. Setelah transaksi dia kembali ke lapas, petugas kami sudah menunggu,” Wakapolres.

Kepada petugas, FM mengaku baru pertama kali jadi kurir narkoba. Sekali transaksi ia dapat imbalan Rp1-2 juta dari napi berinisial HR. “Saya terpaksa karena kebutuhan ekonomi,” ucapnya. Bapak satu anak ini tergiur upah besar untuk tambahan beli susu anaknya yang baru berusia 4 tahun. “Gajinya cuma Rp1,6 juta, makanya tergoda,” katanya.

Atas perbuatannya, FM dijerat Pasal 114 Ayat 2 subsider Pasal 112 Ayat 2 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. FM diancam pidana penjara 6 sampai 20 tahun penjara.

Diduga Takut Kena Razia, Joki Three in One Nekat Lompat dari Jembatan

Takut kena razia, joki nekat lompat jembatan
Kamis, 24 April 2014 09:22 WIB
PUSKOMINFO - Seorang joki jalur three In one, Ibnu Sriyanto, 24 tahun, nekat melompat dari atas Jembatan Latuharihari, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (23/4/2014) sore. Diduga Ibnu nekat lompat dari jembatan ketinggian 8 meter itu karena takut ditangkap anggota satuan polisi pamong praja (Satpol PP) yang hendak melakukan razia.

Saat ditemukan, wajah Ibu lebam dan tangan kanannya patah. Warga kemudian membawanya ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Kapolsek Metro Menteng, AKBP Gunawan mengatakan sebelum lompat, korban sempat berlari menghindari kejaran petugas Satpol PP dan Suku Dinas Sosial. "Korban ketakutan melihat petugas yang mengejarnya," tuturnya.

Hingga saat ini petugas Polsek Metro Menteng masih menyelidiki peristiwa tersebut. Sedangkan korban masih berada di RSCM untuk menjalani perawatan.

Pelaku Penusukan Satpam Bandara Soetta Dibekuk

Kamis, 24 April 2014 09:09 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandara Soekarno Hatta akhirnya berhasil membekuk pelaku penusukan terhadap Muhammad Rowi security PT Cakra Perkasa Mandiri yang bertugas Terminal 1 C Bandara Soekarno Hatta. Pelaku berhasil diidentifikasi bernama Masri, 36 tahun, dari hasil rekaman CCTV. Pelaku kemudian berhasil ditangkap di wilayah Tangerang.

Kapolresta Bandara Soekarno Hatta, Kombes Pol Pattopoy mengatakan setelah melihat hasil rekaman CCTV pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil menangkap pelaku.

Pelaku, kata Kapolres, terlihat jelas menggunakan mobil Avanza B-1247-CFU yang berdomisi di Tangerang.

"Kepada penyidik pelaku mengaku emosi saat melakukan penusukan kepada korban, saat itu korban yang merupakan salah satu petugas keamanan menegurnya karena membuka pembatas jalur masuk Bus Damri," jelasnya.

Dari tangan tersangka petugas berhasil mengamankan satu unit mobil Avanza dengan plat nomor B-1247-CFU serta kunci pas yang digunakan untuk menusuk M. Rowi.

Karena perbuatannya tersangka Masri bisa dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Sebelumnya diberitakan,  seorang Satpam Bandara Soekarno Hatta ditusuk pengemudi minibus di pintu masuk Damri Terminal 1C, Bandara Soekarno Hatta pada Selasa 22 April sore kemarin.

Korban yang tercacat sebagai warga Kp Rawajati RT 01/04, Desa Rawa Renges Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang mengalami luka tusuk di bagian perut.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 24 April 2014

Kamis, 24 April 2014 08:15 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK keliling wilayah DKI Jakarta, Kamis,   23  April 2014, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK: LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 12 :00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Kepergok Curi Burung Babak Belur Dikeroyok Warga

Kamis, 24 April 2014 07:51 WIB
PUSKOMINFO - Sandi, 26 tahun, satu dari dua pelaku pencuri burung, babak belur dihajar warga. Sandi kepergok pemilik burung saat beraksi di Jalan Asem Baris Raya Gg. F Barat No. 28 RT 03/06 Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (23/4/2014) siang.

Kapolsek Tebet Kompol I Ketut Sudarma mengatakan tersangka memasuki rumah warga mengambil burung dalam sangkar dan langsung memasukkan burung ke dalam baju.

“Tersangka berdua bersama temannya ingin menuju motor melarikan diri akibat dipergoki warga. Sempat dikejar-kejar sampai ke Stasiun Tebet,” kata Kompol I Ketut Sudarma didampingi Kasie Humas Aiptu Recky Kansil.

Sandi tertangkap sedangkan temannya kabur. Tak pelak lagi dia menjadi bulan-bulanan massa, burung murai batu yang dicuri pun kabur terbang tinggi.

Petugas Polsek Tebet yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Budi Setiyono langsung mengamankan pelaku dari amukan massa. Sedangkan temannya masih dicari.

Tersangka akan dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman lima tahun penjara.

23 April 2014

Karyawati Hamil 8 Bulan Ditemukan Tewas di Kamar Kost

mayat-wanita-hamil
Rabu, 23 April 2014 14:44 WIB
PUSKOMINFO - Seorang karyawati hamil 8 bulan ditemukan tewas di sebuah rumah kos di Jalan KH Agus Salim Kelurahan Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Selasa(22/4/2014) malam. Dalam kamar kos, petugas Polsek Bekasi Timur menemukan sejumlah obat diduga milik korban.

Oleh petugas jenazah korban yang diketahui bernama Novia Sari,22 tahun, dikirim petugas ke RSCM guna diotopsi. Petugas juga telah meminta keterangan beberapa saksi yaitu teman korban maupun pemilik kost.

Menurut keterangan saksi Ardini Putri,21 tahun, teman kos korban, pada Selasa(22/4/2014) pagi Novia minta diantar ke sebuah rumah bersalin di bilangan Bekasi Selatan. Bidan klinik tersebut mengatakan kalau Novia belum waktunya melahirkan dan disuruh pulang.

Usai dari klinik bersalin, Ardini kemudian berangkat kerja, sementara Novia masih di kamar kost. Namun ketika Ardini pulang kerja malam hari melihat temannya Novia sudah tak bernyawa. Ardini kemudian melapor ke pemilik rumah kost, Mak Imas, 65 tahun, selanjutnya diteruskan ke petugas Polsek Bekasi Timur.

Diungkapkan Ardini, ia mengenal korban 7 bulan lalu dan sama-sama bekerja sebagai SPG di Lotte Mart Bekasi Timur, Almarhumah mengaku kalau ia sedang hamil dan suaminya bekerja di Bandung.

Sedangkan keterangan saksi Mak Imas, pemilik kos mengatakan korban sejak pagi terlihat pucat pamit mau memeriksakan kandungannya. Namun tak terlihat lagi sampai akhirnya malamnya ditemukan temannya meninggal dunia.

Kanitreskrim Polsek Bekasi Timur Iptu Ardiyan Yudo mengaku belum bisa memastikan sebab kematian korban yang sedang hamil antara 8 bulan hingga 9 bulan itu. “Kami masih memintai keterangan saksi. Identitas yang kami temukan bernama Novia Sari warga Taman Mutiara Indah Blok A Kecamatan Kaligando, Kabupaten Serang Banten,” papar Iptu Ardiyan Yudo.

Pabrik Celana Jins di Srengseng Terbakar

Rabu, 23 April 2014 12:54 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah pabrik pembuatan celana jins CV Sangkuriang terbakar di Jalan Swadharma Raya No 69 B, Srengseng, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (23/4/2014) pagi. Sebanyak 26 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk melakukan pemadaman.

Kebakaran terjadi sekira pukul 07:30 WIB. Api cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan pabrik seluas 10 x 50 meter. Petugas dari Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Selatan berhasil melokalisir titik api dan memadamkan satu jam kemudian.

Dugaan sementara, api berasal akibat korsleting listrik dari alat pengering pada pabrik pembuat celana jins tersebut. Tidak ada korban jiwa atas kejadian ini. Sedangkan kerugian akibat kebakaran ini belum dapat ditaksir. Peristiwa ditangani Polsek Metro Jagakarsa dan Polres Metro Jakarta Selatan.

Bermain Bola Saat Hujan, Bocah 10 Tahun Tewas di Gorong-Gorong

Rabu, 23 April 2014 12:30 WIB
PUSKOMINFO - Seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun tewas setelah terjerumus kedalam gorong-gorong di perumahan Pondok Sukmajaya Permai Blok G3 RT 07 RW 02 Kelurahan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat. Bocah bernama M. Akbar Fauzan terjerumus ke gorong-gorong saat bermain bola saat hujan lebat, Selasa (22/4/2014) sore.

Kejadian berawal ketika korban meminta ijin kepada Ibunya untuk bermain hujan. Karena terus merengek, ibu korban mengijinkannya namun dengan syarat jangan main terlalu jauh.

Namun baru sekira 5 menit, kakak korban, Audrey, 16 tahun, mendengar suara minta tolong dari anak-anak yang sedang bermain. Audrey pun langsung berlari dan melihat korban sudah masuk ke dalam gorong-gorong akibat terbawa arus hujan.

Audrey berusaha menarik korban namun tidak bisa karena korban terjepit di dalam gorong-gorong. Korban berhasil lolos dan ditarik dari gorong-gorong setelah Audrey merobek celana korban. Tapi nahas, nyawa korban sudah tidak dapat diselamatkan.

Peristiwa tersebut dilaporkan dan ditangani Polsek Sukmajaya Polresta Depok. 

Petugas Sekuriti Damri Bandara Soetta Ditusuk Sopir Minibus

Sekuriti yang ditusuk di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (22/4/2014). 
 
Rabu, 23 April 2014 10:34 WIB
PUSKOMINFO - Satpam di Bandara Soekarno-Hatta yang ditusuk orang tak dikenal di pintu masuk Damri Terminal 1C, pada  Selasa (22/4/2014) sore, saat sedang bertugas. Korban bernama Much. Rowi luka di bagian perut akibat ditusuk pengemudi Minibus yang menyerobot masuk ke jalur Bus Damri tanpa ijin.
 
Keterangan saksi Saefullah, rekan korban, kepada petugas Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengatakan peristiwa terjadi sekira pukul 15:30 WIB. Saat itu korban sedang sendirian berjaga di depan pintu masuk Damri Terminal 1C. Kemudian ada mobil pribadi jenis Minibus Nopol B-1247-CFU hendak masuk tanpa ijin melewati pintu masuk tersebut.   

"Lalu dia memberhentikan mobil itu dan menegur pengendaranya. Tapi pelaku tidak terima sehingga terjadi cekcok mulut antara korban dengan pelaku," ujar Saefullah.

Merasa tidak terima, kata Saefullah, pelaku langsung masuk ke dalam mobil dan mengambil badik. Dia pun menikam Rowi sebanyak satu kali dibagian perut.

"Korban sempat melakukan perlawan untuk menahan pelaku agar tidak kabur. Tapi dia malah ditabrak dan pelaku berhasil melarikan diri," ujarnya.  
 
Kasus penusukan itu kini ditangani Polresta Bandara Soekarno-Hatta.
 

Polsek Pamulang Amankan Satu Pencuri HP di Rumah Kost

Rabu, 23 April 2014 08:19 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Pamulang berhasil membekuk satu dari tiga orang pencuri yang melakukan aksinya di rumah kost di Jalan Citanduy RT 04 RW 09, Ciputat, Tangerang Selatan. Aksi pencurian itu terjadi pada Rabu (23/4/2014) dini hari tadi sekira pukul 01:45 WIB.

"Pelaku ada 3 orang, tapi yang berhasil kita tangkap satu berinisial MS alias S, 20 tahun. Mereka melakukan pencurian di rumah korban bernama Didi Mardinsyah, 32 tahun," ujar Kapolsek Pamulang, Kompol Dody Ferdinand Sanjaya kepada wartawan, Rabu (23/4/2014).

Menurut Kapolsek, polisi mengetahui peristiwa pencurian ini saat Patroli Polres Metro Jakarta Selatan yang melintas di kerumunan warga. Saat ditanyakan rupanya masyarakat baru saja berhasil meringkus satu dari tiga tersangka yang melakukan pencurian di sebuah rumah.

"Saat itu MS hampir saja diamuk massa, namun petugas langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti yang belum sempat dibawa kabur," kata Kapolsek.

Sementara dua orang rekan MS yang lain dapat melarikan diri menggunakan sepeda motor Suzuki Shogun berwarna biru.

"Dalam pencurian ini pelaku mengambil 2 buah HP, namun pelaku belum sempat membawa kabur. Saat ini kedua pelaku yang kabur dalam pengejaran anggota Polsek Pamulang," ungkap Kapolsek.

Kapolsek menghimbau kepada warga masyarakat untuk selalu tetap waspada karena pencuri zaman sekarang memiliki modus pencurian yang semakin beragam.

"Berhati-hati dalam menyimpan barang berharga. Walaupun saat ini yang dicuri HP, namun tidak menutup kemungkinan nanti mereka dapat mengambil barang berharga lain yang nominalnya lebih tinggi," pungkas Kapolsek.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 23 April 2014

Rabu, 23 April 2014 08:07 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK keliling wilayah DKI Jakarta, Rabu, 23  April 2014, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK: LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 12 :00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Tidak Punya Uang, Nekat Merampok dan Bunuh Sopir Taksi

gapunyaduit
Rabu, 23 April 2014 07:27 WIB  
PUSKOMINFO - Aksi perampokan sopir taksi terjadi di atas Flyover Klender, Durensawit, Jakarta Timur, Selasa (22/4/2014) sore. Korban bernama Muhtadin yang mengemudikan taksi bernomor polisi B 1244 BTC tewas dengan 20 luka tusuk di sekujur tubuhnya.

Rupanya Muhtadin dirampok oleh penumpangnya sendiri.

Keterangan salah satu saksi, Baim, 39 tahun, mengatakan, ketika itu ia sedang berada di pinggir jalan. Ia curiga melihat taksi putih itu berjalan oleng dari arah Terminal Pulogadung menuju Pondokbambu, Durensawit, Jakarta Timur.

"Saya udah curiga, karena mobilnya tahu-tahu oleng. Tadinya saya kira kecelakaan. Tapi pas saya hampiri, malah penumpangnya kabur. Yang bikin saya kaget, ternyata sopirnya sudah berlumuran darah," kata Baim saat ditemui wartawan di kamar jenazah RS Persahabatan Jakarta Timur.

Baim yang mengetahui kejadian tersebut, langsung meneriaki pelaku. Seketika pengendara sepeda motor langsung menabrak pelaku, hingga akhirnya berhasil ditangkap. Pelaku bernama  Setio Haryadi, 24 tahun.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Didik Sugiarto mengatakan korban tewas setelah menerima 20 luka tusuk di pipi, hidung, kepala belakang, pundak, tangan, dan pinggang, kini masih dilakukan otopsi di RS Persahabatan, Jakarta Timur.

Pengakuan tersangka Setio Haryadi, Kata Kasat Reskrim, ia nekat merampok sopir taksi karena kepepet tidak punya uang. Tersangka sudah empat hari berada di Jakarta, rencananya hendak mencari kerja. Selama empat hari itu, ia hidup menggelandang. Karena sudah mulai kehabisan uang, ia pun nekat melakukan perampokan tersebut.

Awalnya, Setio menumpang taksi B 1244 BTC dari Terminal Pulogadung. Taksi tersebut dikemudikan Muhtadin, 49 tahun. Ia pun meminta kepada Muhtadin untuk diantarkan ke rumah temannya di kawasan KBT, Durensawit, Jakarta Timur.

Saat itu, Setio duduk persis di bangku belakang sopir. Saat mobil berada di flyover Klender, ia langsung mengeluarkan pisau yang telah dibawanya.

"Saya todong, saya minta uang. Tapi dia malah ngelawan. Dia sempat ke kursi belakang buat ngelawan. Ya akhirnya saya tusuk pakai pisau dapur," kata Setio dihadapan petugas.

Setelah beberapa kali ditusuk, korban menghentikan kendaraannya. Saat itulah Setio berusaha melarikan diri. Namun aksinya diketahui pengendara sepeda motor. Ia pun dikejar dan tertangkap.


Menurut Kasat Reskrim, pihaknya akan mengenakan pasal berlapis pada perampok yang mengakibatkan meninggalnya Muhtadin.  Menurut Kasat Reskrim, perampok sempat membawa kabur uang korban sebesar Rp 200.000.

Pelaku sendiri, kata Didik, memang sejak awal, telah berniat melakukan perampokan tersebut.

"Kalau dari pengakuannya, ia mengambil uang Rp 200.000, tapi kami hanya temukan Rp 50.000. Sisanya, dibuang bersama pisau yang digunakan untuk merampok," kata Didik, ditemui di RS Persahabat, Pulogadung, Jakarta Timu, Selasa (22/4/2014) malam.

"Untuk mempertanggungjawabkan pperbuatannya, pelaku akan dijerat empat pasal berlapis seperti pasal 340 KHUP, pasal 338 KUHP, pasal 351 KUHP, dan pasal 365 KUHP. Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun dan hukuman mati," katanya.

22 April 2014

Polsek Metro Cilincing Bekuk Tiga Pemuda Sedang Pesta Sabu

https://mail-attachment.googleusercontent.com/attachment/u/0/?view=att&th=1457f3c594771c1d&attid=0.1&disp=inline&safe=1&zw&saduie=AG9B_P8BGTR0kugk9U0dWA01_l0C&sadet=1398146079887&sads=P-tucQIz2cZMK_0kAZvpHqqJ9Ys
Selasa, 22 April 2014 12:06 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Metro Cilincing membekuk tiga pemuda yang sedang pesta narkoba jenis sabu di Jl. Raya Cilincing RT 01 RW 04 Kel. Cilincing Kec. Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (20/4/2014) sore.

Kasi Humas Polsek Metro Cilincing, Aiptu Heri Susanto mengatakan ketiga tersangka berinisial AB, 24 tahun, F, 32 tahun dan  DR, 313 tahun, tertangkap tangan sedang menggunakan Narkoba jenis sabu.

Aiptu Heri Susanto menjelaskan penangkapan ketiga tersangka setelah petugas mendapat mendapat laporan dari warga, bahwa di tempat tersebut (TKP)sedang ada pesta Narkoba.

Informasi ditindaklanjuti dengan menerjunkan Tim Buser Polsek Metro Cilincing dipimpin Kanit Reskrim Polsek Cilincing, AKP Imam Tulus Budiono,SH ke lokasi.

Setelah di cek ternyata benar dan diadakan penggeledahan terhadap ketiga tersangka, kedapatan menggunakan Narkoba. Dari saku celana salah satu tersangka, petugas juga mendapatkan narkotika jenis ganja.

Dari ketiga tersangka disita barang bukti 3 empel kecil ganja kering, 2 plastik kecil sabu, dan 1 Bong alat hisap sabu. Ketiga orang tersangka dan barang bukti kemudian digelandang ke Mapolsek Metro Cilincing untuk proses hukum lebih lanjut.




Dikejar Warga Pelaku Curanmor Lepaskan Tembakan

Selasa, 22 April 2014 09:05 WIB  
PUSKOMINFO - Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) melepaskan tembakan mengancam korban dan warga yang hendak menangkap mereka, saat berusaha membawa lari sepeda motor curiannya di Jl MT Haryono, kolong fly over Cawang, Jakarta Timur, Senin (21/4/2014) sore.

Peristiwa bermula ketika dua kawanan pencuri tersebut mencuri motor Suzuki Satria B 3485 BWA milik korban berinisial DD, 26 tahun, di sebuah rumah makan di kawasan Asem Baris, Tebet, Jakarta Selatan.

Kepada wartawan, Senin (21/4/2014), DD mengungkapkan, dua pelaku datang berboncengan dengan Honda Beat B 3922 SKK. Kemudian, salah satunya turun lalu membawa kabur motor miliknya. DD yang mengetahui perbuatan dua pencuri itu sempat berteriak "maling." Namun, pelaku berusaha melarikan diri.

Korban bersama tukang ojek setempat lalu mengejar duanya. Kejar-kejaran terjadi antara korban dan pelaku di Jalan MT Haryono dari arah Tebet menuju arah Cawang. DD bersama tukang ojek sempat terkecoh karena berada di jalur yang salah. Pelaku mengambil jalur arah ke kolong Jembatan Cawang, sementara dia melalui fly over Cawang arah UKI.

Namun, ia melihat keduanya terjebak kemacetan, tak jauh dari Mapolsek Metro Jatinegara tersebut. Mengetahui dua pelaku terjebak macet akibat lampu merah, DD turun dari ojek dan kembali meneriaki "maling!"

Warga dan pengendara di lampu merah yang mendengar lantas berusaha menangkap dua pelaku. Mereka menabrak sepeda motor pelaku hingga akhirnya keduanya terjatuh ke aspal. Dua pelaku sempat dihajar oleh warga sampai akhirnya salah satu pelaku mencabut pistol dan melepaskan tembakan. Pelaku kemudian lari meninggalkan sepeda motor miliknya dan hasil curian.

Dua pelaku yang mengancam warga dengan senjata api itu melarikan diri ke arah Pancoran. Sementara dua sepeda motor milik pelaku dan korban diamankan di Mapolsek Metro Jatinegara. Adapun kasus pencurian dengan senjata api itu ditangani oleh Polsek Tebet, sesuai dengan lokasi awal aksi pencurian tersebut.

Sebelas Orang Diciduk Saat Pesta Sabu di Rumah Kontrakan




pesta1
Selasa, 22 April 2014 07:39 WIB
PUSKOMINFO - Sebelas orang terdiri delapan laki-laki dan tiga perempuan, diciduk anggota Unit Narkoba Polsek Metro Kalideres karena diduga sedang pesta shabu di rumah kontrakan di Kampung Pangkalan, Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (21/4/2014) dinihari.

Kapolsek Metro Kalideres, Kompol Juang Andi Priyanto, Sik, M.Hum, mengatakan, penggerebekan dilakukan setelah mendapat laporan dari masyarakat, ada satu rumah di kawasan Semanan yang kerap dijadikan pesta narkoba. Kemudian ditindaklanjuti dini hari tadi. Polisi mengamankan 11 orang dengan barang bukti sejumlah alat isap.

Mereka ditangkap di rumah kontrakan pasangan suami istri Hariri, 26 tahun, dan Ida, 25 tahun. Sembilan orang lainnya dua pasangan kekasih Haryadi, 22 tahun, dan Sifa,20 tahun, dan Nov, 19 tahun, dan cowoknya Mulyadi, 23 tahun.

Sedangkan yang lainnya Ag, 20 tahun, Ev, 22 tahun, Suh, 21 tahun, Adi, 23 tahun, dan Rud, 21 tahun.

Kapolsek menjelaskan, penggerebekan dilakukan setelah mendapat informasi bahwa di rumah itu sering didatangi tamu anak-anak muda.”Karena warga curiga tetapi tidak bisa berbuat apa-apa, maka setelah dilaporkan dilakukan penyelidikan,” ujar  Kapolsek.

Atas informasi tersebut, kata Kapolsek, maka pada Minggu (20/4/2014) malam, pengintaian dilakukan mulai pukul 23:00 WIB. Setelah dipastikan banyak tamu dan diduga sedang pesta shabu, selanjutnya Senin dinihari sekira pukul 02:00 WIB, kontrakan itu dikepung petugas dipimpin Kanit Reskrim AKP Ubadillah dan Iptu Hariyanto SH.

Ternyata ketika masuk ke kontrakan, lanjut Kapolsek, ditemukan alat isap shabu. “Mereka pesta shabu dengan cara membeli barang haram tersebut dengan cara patungan,” kata Kapolsek lagi.

Kapolsek menerangkan, sejauh ini pihaknya masih memeriksa dan lakukan tes urine ke sebelas orang tersebut.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 22 April 2014

Selasa, 22 April 2014 07:25 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK keliling wilayah DKI Jakarta, Selasa 22  April 2014, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK: LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 12 :00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

4 Anggota Komplotan Judi Togel Online Dibekuk Resmob Polda Metro Jaya

Selasa, 22 April 2014 07:10 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya membongkar komplotan judi togel online. Empat pelaku dibekuk di homebase atau tempat operasi judi togel online mereka di Apartemen Mediterania Palace, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 27 Maret 2014 lalu.

Keempat pelaku yang dibekuk adalah Tan Michael, Steven Salim, Hendra Tan, dan Tjo Julius.

Kanit V Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Handik Zusen, menuturkan dari pengakuan tersangka mereka baru beroperasi selama 2 bulan dengan omset Rp 100 Juta perbulan.

AKP Handik menjelaskan kawanan judi togel online ini menggunakan akun master agent milik F yang kini menjadi DPO dan disinyalir tinggal di Singapura. Menurut AKP Handik, taruhan judi togel online ini dari para pemasang diinput ke website www.isin4d.com dengan menggunakan akun milik tersangka F yang masih DPO.

"Dari sana pembayaran taruhan diperhitungkan secara langsung antara para agen dengan DPO F melalui akun agen masternya," kata AKP Handik.

Ia menjelaskan ke empat tersangka akan dijerat Pasal 303 KUHP dan UU RI nomor 8 tahun 2010 tentang Pencucian Uang dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

"Kami juga masih memburu F dan bekerjasama dengan kepolisian internasional," katanya.

Satpam Perusahaan Jasa Pengawalan Curi Uang ATM Rp 18 Juta, Dibekuk Polsek Pesanggrahan

Selasa, 22 April 2014 06:53 WIB
PUSKOMINFO - Seorang security PT TAG tergoda menggelapkan uang tunai Rp18 juta yang seharusnya dimasukkan ke mesin ATM. Namun, aksinya terungkap setelah anggota Polsek Pesanggrahan memeriksa rekaman CCTV kemudian membekuk tersangka pada Minggu (20/4/2014) malam.

Tersangka berinisial AM, 23 tahun, dibekuk saat berada di rumah kos di Jalan RC No. 100 RT 01/11 Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Tak cukup sampai di situ, polisi bergerak ke kampung halamannya di Banyumas, Jawa Tengah. Dari sana, polisi mendapati sisa uang Rp9,2 juta.

Kapolsek Pesanggrahan Kompol Deddy Arnadi mengatakan, terungkapnya aksi kejahatan Mubasir karena koordinator internal security mendapat laporan dari petugas CPC ATM bahwa di lokasi Food Arena Ciputat terjadi selisih uang yang sangat besar. “Akhirnya penelusuran dilakukan, termasuk mempelajari rekaman CCTV,” kata Kompol Dedy.

Dari rekaman itu terlihat kejanggalan perilaku sekuriti AM. Dia terlihat memasukkan tangannya ke tas dan terlihat mengangkat cassete (kotak isi uang) lalu membuka dan berusaha mengeluarkan uang yang ada di kotak tersebut,” terang Kapolsek.

Menurut Kapolsek, perbuatan AM berawal ketika melihat mobil dari kantor PT TAG hendak mengisi uang di ATM Food Arena Ciputat, Tangsel. AM bertugas sebagai security mencatat mobil dan tas berisi kotak cassete dari mobil ATM. Tiba-tiba ia tergiur melihat lembaran berwarna merah yang tercecer, lalu diambilnya.

“Tersangka memasukkan lembaran pecahan Rp100 ribu ke dalam kantong celananya menggunakan tangan kiri. Sementara tangan kanan aktif merogoh hingga ke dasar tas untuk mencari lembaran uang,” kata Kapolsek.

Pengakuan tersangka, uang curiannya tersebut tak langsung dilihatnya hingga dia pulang ke kosannya menggondol Rp18,3 juta. Uang tersebut disimpan dalam bungkus rokok kosong dan digunakan untuk foya-foya serta buat kebutuhan hidup.

21 April 2014

Asyik Balas SMS, Ford Viesta Nyemplung ke Saluran Air di Serpong

Asyik main HP, Ford Viesta <i>nyemplung</i> ke saluran
 air
Selasa, 21 April 2014 14:43 WIB
PUSKOMINFO - Mobil Ford Viesta masuk ke saluran air dengan kedalaman 3,5 meter di Summarecon Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Senin (21/4/2014) siang. Peristiwa terjadi karena pengemudi sibuk membalas Short Message Service (SMS) saat menyetir.

Peristiwa berawal ketika pengemudi Ford Viesta, Yusra, baru saja keluar dari SPBU yang hanya berjarak 200 meter dari lokasi kejadian. Saat masuk ke dalam mobil berwarna putih itu, Yusra melihat ada SMS yang masuk ke handphone-nya.

"Begitu masuk mobil ada SMS, lalu saya balas, saat itulah kejadiannya," kata Yusra kepada wartawan.

Saat membalas SMS itulah Yusra tidak sadar mobil yang dikendarainya melaju ke sisi kanan jalan, hingga akhirnya menabrak pembatas jalan dan masuk ke dalam saluran air sedalam 3,5 meter yang dipenuhi air.

Mobil yang masuk saluran air itu langsung terbalik, sementara Yusra dapat keluar dengan selamat tanpa ada luka yang berarti.

Kecelakaan tersebut pun langsung ditangani Polsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Sementara evakuasi dilakukan oleh petugas Damkar Summarecon Serpong.

Pengendara Sepeda Motor Tertabrak Bus Transjakarta Masih Menjalani Perawatan di RSI Cempaka Putih

Senin, 21 April 2014 13:12 WIB
PUSKOMINFO - Pengendara sepeda motor yang mengalami kecelakaan tertabrak bus Transjakarta di Jalan Letjen Suprpato, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (21/4/2014) siang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam (RSI) Cempaka Putih. Korban bernama Zaki, 22 tahun, warga Kampung Baru RT 06/01 Klender, Jatinegara, Jakarta Timur, masih dalam kondisi kritis dengan luka di kepala (sebelumnya diberitakan korban tewas di lokasi kejadian).

Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Pusat, AKP Bremen Endrico, menuturkan peristiwa terjadi sekira pukul 09:00 WIB. Korban saat itu mengendarai sepeda motor Yamaha Mio B 3178 BHM, datang dari arah Coca-Colla. “Semula korban melaju di jalur biasa bersama dengan puluhan kendaraan lainnya,” katanya.

Namun saat mendekati Galur, dekat SPBU, korban tiba-tiba masuk jalur busway setelah naik trotoar pembatas. Secara bersamaan melintas bus Transjakarta B 7015 IX, yang datang dari arah Pulogadung.

Tak disangka, pengendara bus Transjakarta Nurhayadi,49 tahun, menabrak pengendara sepeda motor itu. Korban sempat  masuk ke kolong mobil  mengalami luka di kepala, sedang motor yamaha yang dikendarainya hanya rusak ringan.

Pengendara Sepeda Motor Tewas Tertabrak Bus Transjakarta di Cempaka Putih

Senin, 21 April 2014 12:15 WIB
PUSKOMINFO - Diduga menyerobot jalur bus Transjakarta, seorang pria pengendara sepeda motor tewas setelah dilindas bus Transjakarta di Jalan Letjen Suprapto, dekat Halte Galur, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (21/4/2014) siang. Pria yang belum diketahui identitasnya itu tewas di lokasi kejadian dengan kondisi berlumuran darah.

Kecelakaan ini terjadi sekira pukul 09:10 WIB. Saat peristiwa terjadi, penumpang bus sempat berteriak kencang kepada sopir karena ada sesuatu yang terkena ban mobil. Sopir pun menghentikan kendaraannya.

Keterangan beberapa saksi penumpang bus Transjakarta, mengatakan saat kejadian korban menyalip bus dari arah kiri. Namun, diperkirakan ia tidak bisa menguasai kendaraannya kemudian tersenggol badan bus. Akibatnya fatal, pria malang ini mengalami kecelakaan dan tewas di tempat.

Oleh petugas, jasad korban telah dibawa ke RSCM untuk diotopsi. Sedang kasus kecelakaan ini ditangani petugas Ditlantas Polda Metro Jaya.

Polres Metro Jakarta Timur Amankan 2 Tersangka Pembakaran Warung Remang di Cipayung

Senin, 21 April 2014 08:44 WIB  
PUSKOMINFO - Polres Metro Jakarta Timur mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku pembakaran enam petak warung remang-remang di Jalan Kramat Duri RT 004/02, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (19/4/2014) pagi.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Didik Sugiarto mengatakan, dua tersangka yang diamankan berinisial DK, 29 tahun, dan HS, 35 tahun, diduga sebagai otak kasus kebakaran yang menewaskan tiga wanita pekerja sebuah warung tersebut.

Dikatakan AKBP Didik, kedua tersangka diketahui sempat terlibat keributan dengan salah satu pemilik warung di area tersebut, yang menolak memberikan uang kutipan keamanan. "Ada dugaan tersangka meminta uang keamanan kepada pengelola warung. Kemudian ada yang tidak memberikan sehingga terjadi keributan dengan kekerasan terhadap salah satu korban," kata AKBP Didik kepada wartawan.

AKBP Didik menuturkan, sebelum terjadi kebakaran, kedua tersangka terlibat keributan di salah satu warung yang tak jauh lokasi kebakaran. Bahkan, dalam keributan tersebut, salah seorang tersangka berinisial DK terlihat membawa senjata tajam dan mengancam pemilik warung.

"Ada satu senjata tajam berupa pisau yang digunakan pelaku untuk mengancam. Senjata tajam itu sudah diamankan," kata AKBP Didik.

Dugaan kebakaran itu disengaja semakin menguat, setelah petugas dari Puslabfor Mabes Polri yang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menemukan botol air mineral berisi bensin. Selain itu, sejumlah puing yang terbakar juga tercium bau bensin.

Meski demikian, kata AKBP Didik, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan mendalam di laboraturium untuk mengetahui hasilnya. "Puslabfor Mabes Polri yang melakukan pemeriksaan, menemukan ada media pembakar dan beberapa titik api yang dimungkinkan menjadi awal kebakaran. Yang jelas, pemeriksaan baik dari bukti-bukti di lokasi serta kedua pelaku masih terus kami lakukan," kata AKBP Didik.

Selain mengamankan dua tersangka, Didik mengatakan, pihaknya juga memeriksa enam orang saksi atas kasus ini. Keenam saksi tersebut antara lain dua pekerja yang berhasil selamat dari kebakaran, pemilik warung, dan sejumlah warga. Beberapa saksi mengatakan kebakaran itu diduga berkaitan dengan keributan yang terjadi beberapa waktu sebelumnya.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Mulyadi Kaharni mengatakan, jika terbukti adanya unsur kesengajaan dalam kasus ini, pelaku akan dijerat pidana dengan pasal 187 dan 188 KUHP tentang pembakaran dengan ancaman hukuman lebih dari 5 tahun penjara.

Dalam peristiwa kebakaran Sabtu (19/4/2014) sekira pukul 05:00 WIB itu menghanguskan enam warung remang-remang dan tiga orang meninggal dunia serta dua orang lainnya luka bakar.