30 Juni 2014

Antisipasi Bajing Loncat, Polda Metro Jaya Kerja Sama dengan Dinas Perdagangan

Senin, 30 Juni 2014 14:57 WIB
PUSKOMINFO - Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan pihak kepolisian akan bekerjasama dengan pihak Dinas Perdagangan, terkait dengan distribusi sembako selama bulan Ramadhan.

Pengamanan polisi yaitu mengantisipasi terhadap para bandit jalanan dan bajing loncat yang sewaktu-waktu beraksi saat truk kontainer membawa distribusi sembako.

"Harus diketahui terlebih dahulu, kapan, dan bagaimana rute truk-truk distribusi sembako. Kalau sudah ada nanti akan disiapkan rute pengamanan untuk mereka," ujar Kabid Humas kepada wartawan, Senin (30/6/2014).

Kata Kabid Humas, beberapa anggota polisi akan disiagakan di rute yang dilalui oleh truk distribusi sembako tersebut. "Ini upaya antisipasi terjadinya perampokan atau bajing loncat," lanjutnya.

Nantinya, lanjut dia, kalau diperlukan pengawalan oleh petugas kepolisian, pihaknya akan melakukan pengawalan.

"Selama ini lokasi rawan bajing loncat ada di Tol Jagorawi, Tol Cikampek, areal Tanjung Priok, dan Tangerang," pungkasnya.

Ternyata Rumah Almarhum Ustadz Uje Sengaja Dibakar, Pelaku Mengaku Sakit Hati

Senin, 30 Juni 2014 14:31 WIB
PUSKOMINFO - Penyidik Polres Metro Jakarta Barat menemukan bukti hasil dari Puslabfor penyebab kebakaran di rumah alm.Ustad Uje yang ditempati istrinya, sengaja dibakar. Pelakunya Imanuel, 18 tahun, yang juga menggasak uang milik Umi Pipiek saat kebakaran terjadi.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Wahyu Hadiningrat, menyatakan, motif pembakaran rumah Uje yang terletak di Jalan Perumahan Bukit Mas, Jalan Narmada III, Blok I, RT 04/15 Kel. Bintaro Kec. Pesanggrahan, Jakarta Selatan, lantaran sakit hati atas perlakuan Pipiek terhadap dirinya.

“Tersangka membakar dengan cara pakai korek api gas kemudian membakar hordeng lantai satu ruang tamu lainnya. Setelah melakukan pembakaran melalui garasi keluar mencoba ikut membantu memadamkan api,” ujar Kapolres kepada wartawan, Senin (30/6/2014).

Tersangka bernama Imannuel,18 tahun, dibekuk petugas Polsek Pesanggrahan di Kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat. Dari tangan tersangka disita HP dan uang tunai Rp3 juta.  Uang tersebut merupakan sisa dari uang yang dicurinya sebsar Rp7 juta.

Menurut Kapolres, Immanuel  mengikuti ajaran agama Islam dari Umi Pipiek. Saat terjadi kebakaran pelaku memasuki ke lantai atas berpura-pura memadamkan api. Dan sempat dipergoki penghuni rumah. Setelah kebakaran, ia langsung kabur sambil membawa uang.

Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan pasal berlapis yakni 363 KUHP dan 187 KUHP tentang pembakaran dengan ancaman 12 tahun pidana.

"Tersangka saat ini mengalami sakit di perutnya dan dirawat di RS Polri Kramat Jati,” katanya.

Sebelumnya, rumah Ustadz Uje yang ditempati Umi Pipiek dan anaknya terbakar pada Jumat (20/6/2014). Kebakaran tersebut menghanguskan ruang tamu di lantai satu rumah tersebut. Bahkan, Umi Pipiek nekat melompat dari lantai dua demi menyelamatkan anak-anaknya hingga mengalami luka di kaki dan sempat dirawat di rumah sakit.

Polsek Metro Pasar Minggu Tangkap Pengedar Ganja di depan Apartemen Kalibata

Senin, 30 Juni 2014 11:57 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pengedar ganja ditangkap petugas Polsek Metro Pasar Minggu, Jakarta Selatan yang menyamar menjadi pembeli di depan Apartemen Kalibata City,  Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (28/6/2014) siang.

Pelaku bernama Lulus Abadi alias Tulus, 45 tahun, warga Gg. 10 Jalan Asem Baris, Tebet, ditangkap tanpa perlawanan oleh polisi sekira pukul 11:10 WIB.

Kapolsek Metro Pasar Minggu, Kompol Adri Desas Furianto mengatakan, penangkapan tersebut berdasarkan informasi masyarakat ada pengedar narkoba di wilayah Pasar Minggu.

Petugas yang dipimpin oleh Kanit Reskrim AKP Murgianto langsung menelusuri dengan cara menyamar sebagai pembeli.

"Setelah ditelusuri oleh anggota, tersangka mengajak janjian di lokasi penangkapan dan ditangkap," kata Kapolsek kepada wartawan, Senin (30/6/2014).

Dari tangan Tulus, petugas menyita 12 paket ganja kering seharga Rp 2 juta. Tersangka pun digelandang ke Mapolsek Metro Pasar Minggu untuk penyelidikan dan penyidikan selanjutnya.

"Kami masih kembangkan dapat dari mana barang tersebut," tukasnya.

Polresta Depok Bekuk 4 Pengedar Narkoba dan Uang Palsu

Senin, 30 Juni 2014 11:26 WIB
PUSKOMINFO - Polresta Depok membekuk 4 orang kawanan pengedar narkoba jenis sabu sekaligus pengedar uang palsu. Mereka yang ditangkap adalah Jimmy Arifin, 35 tahun, Silvia Megasari Sumayku, 38 tahun dan Arif Rahman, 44 tahun, dibekuk di rumah kontrakan mereka di Kampung Sindangkarsa, RT04/06, Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, pada Sabtu (28/6/2014), dini hari.

Satu pelaku lagi bernama Antoni, 45 tahun, ditangkap di rumahnya di Jalan Asam II, RT02/01, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Selain narkotika jenis sabu dan ganja serta alat timbangan digitalnya, dari rumah Antoni polisi menemukan uang palsu pecahan Rp 100.000 sebanyak 100 lembar atau senilai Rp 10 Juta.

Wakapolresta Depok, AKBP Irwan Anwar mengatakan dari pengakuan mereka, uang palsu pecahan Rp 100.000 mereka tukar di sejumlah SPBU yang ada di sepanjang Jalan Raya Bogor mulai dari Depok sampai Bogor.

"Sasaran utama mereka untuk peredaran uang palsunya memang SPBU di sepanjang Jalan Raya Bogor, dari Depok sampai Bogor," kata AKBP Irwan kepada wartawan.

Menurut AKBP Irwan, mereka mengaku baru beroperasi mengedarkan upal dan narkoba jenis sabu selama dua bulan terakhir. "Jadi keuntungan mereka sudah sangat banyak dan kemungkinan masih ada lagi, jaringan mereka ini di Depok," kata AKBP Irwan.

AKBP Irwan mengatakan dari pengakuan mereka diketahui bahwa sabu dan uang palsu didapat oleh Antoni dari rekannya yang tinggal di Cianjur, Jawa Barat berinisial DR. "Kami masih dalami untuk menangkap kaki tangan jaringan mereka lainnya dan bandar pemasok sabu dan upal diatas mereka," kata Irwan.

Dua Pencuri Spion Bonyok Dihajar Massa di Grogol Petamburan




spion1
Senin, 30 Juni 2014 11:06 WIB
PUSKOMINFO - Dua pencuri spion Toyota Yaris di Jalan Tawakal IX RT07/09 Kelurahan Tomang, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, bonyok digebuki massa, Minggu (29/6/2014) kemarin. Saat mereka beraksi alram mobil bunyi.

Tersangka yang tertangkap dan dihakimi warga yakni Sumantri, 38 tahun, dan Edy, 36 tahun, warga Jelambar, Jakarta Barat, berikut Honda Blade B 6483 GGD yang dipakai dalam aksi kejahatan, kini diamankan di Mapolsek Metro Tanjung Duren.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Metro Tanjung Duren, AKP H Khoiri, kedua tersangka beraksi di depan rumah kos Aryanti Putri, 22 tahun, di  Jalan Tawakal 8 RT 07/09 Kelurahan Tomang, Jakarta Barat. Saat itu, mahasisiwi Universitas Trisakti itu,  pemilik  Toyota Yaris E 1881 HP sedang menonton tv mendengar alram mobilnya bunyi keras.

Ia pun keluar dan minta tolong petugas keamanan setempat. “Kedua pelaku yang sudah mencopot spion sebelah kiri mencoba kabur tapi dikejar warga, akhirnya ketangkap dihakimi massa,” jelas AKP Khoiri.

27 Juni 2014

Polda Metro Jaya Amankan 37 Preman Monas

Jumat, 27 Juni 2014 15:16 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polda Metro Jaya mengamankan 37 orang preman dalam rangka Operasi Cipta Kondisi menjelang Ramadhan pada beberapa lokasi antara lain di sekitar Monumen Nasional (Monas).

"Kita gelar Operasi Cipta Kondisi agar ibadah Ramadhan berjalan lancar dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat," kata Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Herry Heryawan di Jakarta, Kamis (26/6/2014).

AKBP Herry mengatakan pelaksanaan kegiatan operasi berjalan dua kali sejak pekan kemarin dengan mengamankan 37 orang pada beberapa lokasi.

AKBP Herry menyebutkan polisi melakukan pembinaan terhadap 37 orang yang diduga terlibat aksi premanisme itu.

"Namun pelaku yang terbukti terlibat tindak kejahatan akan diproses secara hukum," ujarnya.

AKBP Herry menyatakan kegiatan razia preman itu tidak terkait dengan kasus oknum anggota TNI yang membakar seorang juru parkir, Yusri, di Parkir Timur Monas Jakarta Pusat pada Selasa (24/6/2014) lalu.

Pasalnya, Polda Metro Jaya menggelar operasi cipta kondisi secara rutin sejak dua pekan lalu.

Anggota Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggelar operasi di Pintu Selatan, Barat dan Timur Monas pada Kamis sore.

Anggota Polda Metro Jaya dibantu sejumlah aparat Pomdam Jaya menelusuri keberadaan orang yang diduga mengelola parkir liar di Monas.

"Kita amankan enam orang," ungkap AKBP Herry.

Menyambut Ramadhan, Polresta Bekasi Kota Musnahkan 16 Ribu Botol Miras




miras-sub

Jumat, 27 Juni 2014 15:04 WIB
PUSKOMINFO - Memasuki bulan Ramadhan, Polresta Bekasi Kota memusnahkan 16 ribu lebih minuman keras (Miras) berbagai merek yang dirazia dari warung penjual miras di wilayah Kota Bekasi, Jumat (27/6/2014) pagi. Belasan ribu miras itu digiling menggunakan alat berat.

Kapolresta Bekasi Kota, Kombes Pol Priyo Widyanto, didampingi Kasat Narkoba Kompol Sukardi mengungkapkan setiap tahunnya pengguna miras maupun narkoba semakin bertambah. Namun pihaknya tak kan pernah berhenti untuk memerangi bahaya narkoba tersebut dengan cara memberikan penyuluhan ke tingkat bawah seperti ke masyarakat maupun melakukan operasi miras dan narkoba.

Hadir pada acara pemusnahan tersebut tokoh masyarakat, tokoh agama, maupun ormas.


Selain miras, sebelumnya telah dimusnahkan sekira 255 kilo ganja maupun heroin, putau dan shabu hasil tangkapan Jajaran Polresta Bekasi, yang telah dimusnahkan di Bandara Soetta pada Kamis (26/6/2014) kemarin.

26 Juni 2014

Kapolres Metro Jakarta Pusat Resmikan Mushola di Polsek Metro Senen





polres-sub

Kamis, 26 Juni 2014 15:19 WIB
PUSKOMINFO - Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hendro Pandowo, Kamis (26/6/2014) siang tadi, meresmikan mushola di lingkungan Polsek Metro Senen. Mushola permanen berukuran 5X5 meter yang dilengkapi AC serta karpet yang tebal dengan menalan biaya dari swadaya masyarakat, dan digunakan untuk umum. Mushola tersebut diberi nama As-Salaam.

Kapolsek Metro Senen, Kompol Kartono, sebagai ketua panitia, menuturkan berdirinya musholla karena adanya kemauan masyarakat untuk berdirinya tempat ibadah dan mengingat bulan Ramadhan sudah dekat.

Sementara Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan meskipun di dalam lingkungan kantor polisi sudah punya musholla, namun di luar gedung juga sangat perlu bagi masyarakat. "Ini akan membuat para tamu maupun keluarga pembesuk tahanan bisa sholat,” tutur Kapolres.

“Kami sangat bergembira dan menyambut adanya musholla, hingga kaluarga tak perlu jauh kalau mau sholat, selama ini habis besuk, sholatnya terpaksa ke stasiun ataupun terminal,” papar Ny Irna, saat besuk di Polsek Metro Senen.

Kantor Pos Setu Cipayung Dirampok, Pelaku Bawa Kabur Uang Rp 7,5 Juta

Kamis, 26 Juni 2014 14:04 WIB
PUSKOMINFO - Aksi perampokan terjadi di Kantor Pos Setu di Jaan Mandor Munding RT 04 RW 01 Kelurahan Setu, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (26/6/2014) siang tadi. Pelaku yang diperkirakan berjumlah 6 orang berhasil membawa kabur uang Rp 7,5 Juta dari laci kasir.

Informasi dari petugas SPK Polsek Metro Cipayung, IPDA Rosdiana menjelaskan peristiwa terjadi sekira pukul 10:45 WIB. Pelaku yang diperkirakan berjumlah 6 orang datang ke kantor pos, empat orang masuk ke dalam kantor dan dua orang menunggu di luar.

Dua pelaku yang masuk ke dalam kantor, dua diantaranya menggunakan senjata api revolver diduga jenis air softgun.

Salah satu pelaku kemudian menodong dan memukul kepala seorang kasir bernama Ayu Selvia Aulia. Rekan Ayu bernama Lisa Cania sempat berteriak rampok, namun pelaku langsung dipukul bagian tengkuknya hingga luka memar.

Setelah kedua kasir dilumpuhkan, para pelaku mengambil uang yang berasa di laci kasir sebesar Rp 7,5 juta kemudian kabur. Sebelum kabur, pelaku sempat melepaskan tembakan sebanyak 3 kali ke udara.

Kini petugas Polsek Metro Cipayung masih melakukan Olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi.di lokasi.   

Terpergok saat Beraksi, Pencuri Tinggalkan Sepeda Motornya

Kamis, 26 Juni 2014 12:45 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pencuri gagal membawa kabur hasil curiannya karena dipergoki warga saat beraksi di Jalan KH Syahdan, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (26/6/2014) siang tadi. Saat kabur, pelaku bahkan meninggalkan sepeda motor yang dikendarainya.

Peristiwa terjadi sekira pukul 10:00 WIB. Pencuri yang berhasil kabur tersebut sempat ketahuan oleh warga, sedang merusak kunci sepeda motor. Takut tertangkap, pelaku selanjutnya kabur dan meninggalkan sepeda motor miliknya.


Menurut keterangan Uri, seorang warga sekitar mengatakan  warga sempat berhasil menangkap lalu memukuli pelaku. Namun pencuri itu berhasil melarikan diri.

Saat ini, polisi sedang menyelidiki kejadian tersebut. Barang bukti berupa kendaraan roda dua milik pelaku dibawa ke Polsek Metro Palmerah, Jakarta Barat.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Tangkap Bandar Narkoba

Polisi Tangkap Bandar Narkoba di Pademangan
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Asep Adi Saputra saat
menggelar konferensi pers bandar narkoba, Rabu (25/6/2014).
 
Kamis, 26 Juni 2014 12:12 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil membekuk bandar dan pengedar narkoba jenis sabu dan metilon, Rabu (25/6/2014). Seorang bandar berinisial DS, 36 tahun dan dua orang kaki tangannya, S, 67 tahun dan R, 33 tahun ditangkap di lokasi terpisah di Pademangan, Jakarta Utara dan wilayah Jakarta Selatan.
 
Pengungkapan berawal dari informasi akan ada transaksi narkoba yang dilakukan DS di depan Hotel PI di kawasan Pademangan, Jakarta Utara pada Selasa (24/6/2014) malam. Berbekal informasi itu, polisi langsung melakukan pengintaian dan membekuk tersangka beserta 336 tablet metilon dan 6,36 gram sabu serta uang tunai sebesar Rp 12.250.000.

Saat ditangkap, DS berkilah sebagai bandar narkoba dan mengaku sebagai seorang polisi.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP  Adi Saputra membenarkan tersangka mengaku sebagai mantan polisi. Namun pihaknya tidak mau langsung percaya dan akan mendalami perkataan pelaku.

"Masih kita selidiki apakah benar ia mantan polisi, yang jelas ia sudah setahun menjadi bandar narkoba dan mengedarkan di daerah Jakarta Utara," ujar Kapolres di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (25/6/2014).

Dari penangkapan DS, kemudian, polisi melakukan pengembangan. Diketahui DS memiliki dua anak buah untuk mengedarkan barang haram tersebut. Keduanya ditangkap di rumahnya di kawasan Jakarta Selatan.

"Dari hasil pengembangan, kami berhasil anak buah DS, yakni S, 67 tahun dan seorang wanita berinisial R, 33 tahun, di daerah Jakarta Selatan tadi malam," jelasnya.

Dari tangan S polisi berhasil mengamankan 140 tablet metilon dan 10,64 gram ganja. Sedangkan dari tangan R polisi mengamankan 16,64 gram shabu.

Kapolres menjelaskan, metilon adalah narkotika golongan 1 dan terdaftar dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 13 Tahun 2014. Pengaruh terhadap penggunaanya sama dengan ekstasi dimana metilon memiliki struktur kimia dan efek yang mirip dengan ekstasi.

Akibat perbuatannya para pelaku dijerat pasal 114 ayat 2 sub pasal 112 ayat 2 dan atau pasal 111 ayat 1 Jo pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan atau pasal 196 Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar.

Ratusan Rumah di Celedug Masih Tergenang 50 Cm

Kamis, 26 Juni 2014 12:01 WIB
PUSKOMINFO - Banjir yang merendam ratusan rumah warga di Perumahan Ciledug Indah Satu, Kota Tangerang akibat luapan Kali Angke mulai surut. Tetapi, sebagian rumah yang terletak di sisi Kali Angke masih tergenang sekira 50 centimeter (cm).

Informasi yang dihimpun, ketinggian air yang sebelumnya mencapai 1,5 meter kini hanya 50 cm. Ruas Jalan KH Hasyim Ashari, akses Tangerang-Jakarta yang ada tepat di depan perumahan yang sebelumnya terendam dan tidak bisa dilalui kendaraan kini sudah bisa dilalui.


Walaupun air mulai surut, tetapi beberapa warga masih ada yang bertahan di lokasi pengungsian dadakan yang dibuat warga.

Banjir yang menggenang perumahan ini sejak Rabu 25 Juni 2014 kemarin dipergunakan banyak anak-anak yang libur sekolah untuk bermain air di sekitar lokasi banjir.

22 Wanita Muda Terjaring di Tempat Hiburan Malam di Depok

Kamis, 26 Juni 2014 11:54 WIB
PUSKOMINFO - Jajaran Polresta Depok menjaring 25 orang dari tempat hiburan malam di Jalan Margonda Raya, Depok. Dalam razia yang digelar Selasa (24/6/2014) malam hingga Rabu (25/6/2014) dinihari itu, polisi mengamankan 22 wanita dan tiga laki-laki.

Dari 22 perempuan yang terjaring razia sebagian adalah pekerja hiburan malam dan sebagian lainnya adalah pengunjung. Sedangkan tiga laki-laki yang diamankan polisi adalah dua petugas kemanan dan satu manajer tempat hiburan tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Agus Salim mengatakan, razia rutin yang digelar pihaknya kali ini untuk mengantisipasi adanya keributan dan peredaran miras serta narkoba.

"Ini kami lakukan rutin untuk menjaga situasi wilayah agar kondusif. Kali ini, razia kami lakukan juga dalam menghadapi bulan Ramadan serta menjaga keamanan menjelang pilpres," kata Kompol Agus Salim.


Setelah menjaring puluhan orang, pihaknya kemudian melakukan pendataan dan meminta keterangan dari masing-masing orang. Dan dari pengakuan, mereka adalah pekerja di tempat hiburan. Sehingga akan mendapatkan pembinaan dari dinas terkait. Sedangkan yang merupakan pengunjung diperbolehkan pulang oleh petugas.

"Kami berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menangani sebagai perempuan yang kami razia," tandasnya.

Para pekerja yang merupakan pemandu di tempat hiburan malam itu diduga juga melakukan praktek prostitusi terselubung. Pihaknya akan terus melakukan razia di tempat hiburan malam selama bulan ramadhan.

"Kami akan lakukan razia juga di beberapa tempat hiburan malam dan lainnya," tegasnya.

24 Juni 2014

Malu Belum Menikah, Ibu Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkannya

Selasa, 24 Juni 2014 13:15 WIB
PUSKOMINFO - Sepasang muda mudi bernama Yayan, 22 tahun dan Nureti, 19 tahun, diamankan petugas Polsek Cikupa setelah kedapatan membawa mayat bayi  yang dimasukkan ke dalam tas ransel saat sedang melintas di Pasar Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Belakangan diketahui bahwa bayi laki-laki yang baru saja dilahirkan itu tewas dibunuh oleh ibunya sendiri, Nureti.

Nureti dan Yayan sendiri diamankan polisi pada Senin (23/6/2014) malam kemarin saat sedang berboncengan sepeda motor di depan Pos Polisi Pasar Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Informasi yang didapat, Yayan dan Nureti dicokok setelah anggota polisi mencurigai Nureti yang diboncengkan oleh Yayan, kakinya penuh bercak darah.

"Saat ditanya, mereka mengaku katanya habis kecelakaan. Tapi melihat kondisi tubuh serta sepeda motor yang mereka kendarai tidak ada tanda-tanda bekas kecelakaan, petugas langsung curiga," ujar Kanit Reskrim Polsek Cikupa, IPDA Sumiran.

Dari situlah, kecurigaan semakin bertambah setelah Nureti membawa tas punggung yang terlihat nampak berat.

"Tas punggung warna hitam yang dibawanya, memang terlihat berat. Dan setelah diperiksa, ternyata isinya bayi segar yang sudah meninggal. Dari situlah, kedua pelaku langsung dibawa ke Mapolsek," kata IPDA Sumiran.

Saat dimintai keterangan di Mapolsek Cikupa, Yayan mengaku,  membunuh bayinya di Jelambar, Jakarta Barat dengan cara menyumpal mulut bayinya dengan menggunakan kantong plastik. "Disumpal pakai kantong plastik mulutnya," kata Yayan.

Yayan juga mengaku, berniat menguburkan bayi hasil hubungan di luar nikahnya dengan Nureti di daerah Padeglang, tempat asalnya.


Pura-pura Hendak Beli Mobil, Seorang Pria Bawa Kabur Mobil Showroom

Selasa, 24 Juni 2014 12:58 WIB
PUSKOMINFO - Berpura-pura hendak membeli mobil,  pencuri gasak mobil showroom Mobil 88, di Jalan TB Simatupang, Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Tersangla dibekuk polisi di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (23/6/2014).

Pelaku bernama Lucky Sunipan, 40 tahun, menggasak kabur mobil Honda Jazz tahun 2010 warna hitam bernopol B 308 PIO.

Kapolsek Metro Cilandak, Kompol Sungkono mengatakan, aksi pencurian tersebut terjadi pada Minggu 22 Juni 2014 lalu. Saat itu, Lucky Sulipan berpura-pura hendak membeli mobil. 

"Saat pemilik showroom lengah, pelaku langsung membawa kabur mobil Honda Jazz ke arah jalan tol sehingga tidak terkejar oleh korbannya," katanya kepada wartawan, Selasa (24/6/2014).

Mobil keluaran  Tahun 2010 tersebut dibawa kabur pelaku kearah Pasar Minggu. Karena tidak lagi bisa dikejar, akhirnya korban melaporkan kasusnya ke Polsek Metro Cilandak.

Setelah mendapatkan laporan pihaknya langsung melakukan pelacakan terhadap mobil seharga Rp170 juta tersebut. Dari hasil pelacakan, ditemukan mobil tersebut berada di kawasan Permata Hijau dan melintas kearah HI lalu kearah Kemayoran, Jakarta Pusat. ‪

Akhirnya pelaku berhasil ditangkap di Kemayoran. Sementara, pelaku sempat menjual knalpot dan velg mobil tersebut seharga Rp1,5 juta.
"Mobil sudah dalam keadaan dimodif keempat velg dan knalpotnya," kata Kapolsek.

Salah Sasaran, Satpam Komplek Dibacok Sekelompok Pemuda di Pamulang

Selasa, 24 Juni 2014 12:40 WIB
PUSKOMINFO - Seorang satpam perumahan di hujani bacokan oleh sekelompok pemuda  di Jalan H. Saidin samping Minimarket Indomaret, Bambu Apus Timur RT 07/03, Pamulang, Tangerang Selatan. Selasa (24/6/2014) dinihari tadi.

Hanya dalam beberapa jam, petugas Polsek Pamulang  berhasil meringkus dua dari tiga pelaku. Diduga Satpam tersebut hanyalah korban salah sasaran bentrok antar pemuda di kawasan tersebut.

Korban Alimin, 52 tahun, kepada petugas menuturkan, insiden tersebut bermula saat dirinya sedang berjaga. Tiba-tiba dia didatangi oleh tiga orang pemuda.

"Satu orang nanya, saya orang mana. Terus saya jawab kalau saya satpam dan hanya bekerja disini," katanya.

Namun, satu orang lainnya yang membawa golok tanpa bertanya lagi langsung membacok dirinya.

"Saya sempat tangkis tapi dia terus membacok saya," ujarnya. Merasa terpojok, dia kemudian berlari hingga akhirnya ditolong oleh pedagang kopi. Usai membacok, pelaku langsung kabur.

Beberapa jam setelah mendapat laporan, petugas Polsek Pamulang berhasil membekuk dua dari tiga orang pelaku. Keduanya adalah Bachtiar Hijrah Prayogo als Iyang, 34 tahun,  dan Andi Kuswanto, 31 tahun, keduanya ditangkap diwilayah terpisah.

Kapolsek Pamulang, Kompol Doddy Sanjaya menuturkan,  kejadian dipicu salah paham antar kelompok warga di lokasi kejadian yang terlibat tawuran.

"Para tersangka memanfaatkan kesempatan untuk mengadu domba. Padahal tersangka itu bukan termasuk dari dua kelompok warga yang biasa tawuran mereka hanya ingin mengadu domba," jelasnya.

Korban merupakan salah sasaran tanpa sebab yang sedang berpatroli keliling wilayah dari Puskesmas untuk menongkrong di depan Indomaret. Tiba-tiba tanpa basa-basi korban dibacok kakinya. 

Setelah kabur, petugas Polsek Pamulang menyelidiki kasus tersebut hingga menangkap dua dari tiga pelaku.

"Salah satu tersangka merupakan residivis kasus yang sama. Baru keluar satu bulan yang lalu," jelasnya.  Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 170 KUHP.

Wanita Paruhbaya Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Bekasi

selasa, 24 Juni 2014 12:31 WIB
PUSKOMINFO - Lisa Findriani, 50 tahun, seorang wanita paruhbaya tanpa anak ditemukan tewas di dalam kamar lantai dua rumahnya di Perumahan Bumi Satria Kencana Jalan Intan V RT 06/20, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin (23/6/2014) sore kemarin.

"Dia tewas karena bunuh diri dengan cara minum karbol untuk pembersih porselen yang botolnya ditemukan di sekitar jasad korban dengan gelas air mineral," kata Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Edi Susilo.

Penemuan jasad korban kali pertama ditemukan suaminya, M Yahya, 50 tahun, yang baru saja pulang dari bekerja sebagai pengusaha jual beli mobil di daerah Kayuringin. "Ditemukan pertama kali oleh suaminya," katanya.

"Saat ditemukan korban dalam keadaan tertelungkup di lantai," jelas Kapolsek.

Diakui Kapolsek, pihaknya belum bisa memastikan penyebab pasti kematian korban dengan membawa korban ke RSUD Kota Bekasi untuk otopsi.

"Kita lakukan otopsi untuk penyebab pastinya. Sementara untuk motif aksi nekatnya, kami masih meminta keterangan suami korban," tandasnya.

23 Juni 2014

Polda Metro Jaya Gerebek Pabrik Obat Palsu di Tangerang

Senin, 23 Juni 2014 14:22 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Subdit Industri dan Perdagangan (Indag) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menggerebek pabrik obat palsu di Jl. Karet Jaya I No. 89 Kelurahan Karet, Sepatan, Kabupaten Tangerang. Pabrik ini memproduksi jutaan obat relaksan otot merk Tramadol, yang terdistribusi hingga ke Jakarta.

"Obat tersebut adalah obat relaksan otot. Obat yang sudah berhasil diproduksi 12 juta hasil cetak, 7 juta sudah dibersihkan dan 1 juta butir kapsul sudah isi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombespol Rikwanto di lokasi penggerebekan, Sepatan, Tangerang, Senin (23/6/2014).

Penggrebekan ini sudah dilaksanakan pada 12 Juni lalu. Dari hasil penggrebekan, selain mengamankan 2 orang tersangka yakni HI dan AP, petugas juha menyita 1 mobil Daihatsu Grand Max nopol B 186 GIV, puluhan kilogram bahan baku obat merek Lactochem, Microcrystalline Cellulose, dan Magnesium Stearate serta 25 unit alat produksi.

"Bahan dari tepung dan kimiawi yang dikeringkan kemudian dibentuk seperti pil, bentuk kemasan, dengan merk dagang Tramadol," sambungnya.

Obat yang disita oleh kepolisian sudah berbentuk kapsul dengan harga jual tertinggi Rp 21 ribu. Dan diduga diedarkan hingga ke Jakarta.

Pabrik tersebut baru beroperasi sekitar 3 bulan lalu namun sudah berhasil memproduksi 20 juta butir obat. Dulunya, pabrik tersebut dijadikan tempat memproduksi benang.

Saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki di mana tersangka memperoleh bahan baku untuk membuat obat oplosan tersebut.

Kedua tersangka, HI dan AP, dikenakan pasal 197 junto Pasal 106 ayat 1 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan tuntutan penjara 15 tahun serta pasal 9 ayat 1 UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan tuntutan lima tahun penjara.

Tersangka dan Barang Bukti Pembunuhan Ade Sara Resmi Diserahkan ke Kejaksaan


 
Senin, 23 Juni 2014 13:56 WIB
PUSKOMINFO - Penyidik Polda Metro Jaya melimpahkan kasus pembunuhan mahasiswi cantik, Ade Sara Angelina Suroto, 19 tahun, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat, Senin (23/6/2014) siang. Ini dilakukan setelah berkas kedua tersangka sudah lengkap (P21). 
 
Kedua tersangka yang juga pasangan kekasih yakni Asyifa Ramadhani, 19 tahun, dan Ahmad Imam Al Hafitd, 19 tahun, dibawa penyidik berikut barang bukti mobil Kio Visto nopol B 8328 JO serta alat kejut listrik.
 
Petugas yang menangani kasus ini menjerat kedua mahasiswa swasta ini dengan pasal 340 KUHP dan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati.
 
Ade Sara Angelina Suroto, sebelumnya dibunuh oleh mantan kekasihnya bersama kekasihnya Assyifa Ramadhani, pada 3 Maret 2014 lalu. Mahasiswi salah satu universitas swasta di kawasan Ancol, Jakarta Utara ini dihabisi di dalam mobil dengan cara disiksa pakai alat kejut listrik dan mulutnya disumpal tisu. Jasadnya lalu dibuang di Jalan Tol Bintara Kilometer 49, Bekasi Barat, Kota Bekasi.
 
Hafitd nekat membunuh Ade Sara lantaran korban tidak mau lagi berhubungan dengan dirinya setelah putus. Sedang Assyifa mau membantu Hafitd karena cemburu khawatir kekasihnya itu kembali lagi berhubungan dengan korban.

Polres Metro Jakarta Barat Sita 2 Rumah Milik bandar Narkoba Stadium

Polisi Sita 2 Rumah Milik Bandar Narkoba Stadium  
Barang bukti narkoba

Senin, 23 Juni 2014 13:50 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menyegel rumah milik bandar besar narkoba yang tertangkap di Diskotik Stadium, Hermon Tomasoa, pada 14 April 2014 lalu.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Gembong Yudha, mengatakan pihaknya telah menyita dua rumah mewah milik Hermon, berikut barang bukti dan uang ratusan juta rupiah.

"Saat ini kita telah menyita rumah tersangka H sebagai barang bukti di Pengadilan," ujar Gembong saat dikonfirmasi wartawan, Senin (23/6/2014).

Kedua rumah mewah itu, di sita di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan dan Jalan Dwi Warna II, Karang Anyar, Jakarta Pusat. "Kasusnya sudah P21, dan untuk itu kita minta rumah tersangka ini disita," pungkasnya.

Polisi sebelumnya menangkap Hermon di kamar Hotel Stadium, Tamansari, Jakarta Barat setelah menemukan 5357 ekstasi, 55 butir happy five, 6 ons sabu di dalam brangkas.

Tak hanya itu, polisi menemukan uang sebesar Rp273 juta hasil penjualan narkoba di lantai 1 Diskotik Stadium.

Sopir dan Kernet Truk Jadi Korban Perampasan di Tol Bekasi Timur

Senin, 23 Juni 2014 10:14 WIB
PUSKOMINFO - Dua sopir dan seorang kernet truk ditemukan dalam kondisi tangan diborgol dan mulut dilakban di pinggiran Tol Jakarta Cikampek tepatnya di KM 17 dan KM 20 Bekasi Timur Arah Jakarta, Senin (23/6/2014) pagi tadi. Saat ditemukan di lokasi berbeda-beda, mereka sempat dikira sudah meninggal dunia.

"Bukan penemuan mayat tetapi korban perampasan, mereka masih hidup" kata Kanit PJR, IPTU Jajuli saat dikonfirmasi wartawan, Senin (23/6/2014).

IPTU Jajuli menjelaskan, ketiganya merupakan korban perampasan pelaku kejahatan. Mereka ditemukan di pinggiran tol oleh petugas PJR Jakarta Cikampek. Satu korban ditemukan di KM 17 arah Cikampek dan dua orang lagi di KM 20 arah Halim. "Ditemukan dalam waktu yang bersamaan," katanya.

"Saat kami temukan korban dalam kondisi diborgol dan dilakban mulutnya," jelas IPTU Jajuli.

Karena TKP-nya di wilayah Bekasi Timur, korban selanjutnya diserahkan ke Polsek Bekasi Timur, Polresta Bekasi Kota untuk penyelidikan selanjutnya.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 23 Juni 2014


Senin, 23 Juni 2014 09:05 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Senin 23 Juni 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:
 
1. Jakarta Pusat
SIM  : Thamrin City
STNK: -

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM   : Sogo Kelapa Gading
STNK :  Sogo Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Preman Memalak Tewas Dikeroyok Pengamen

Senin, 23 Juni 2014 07:36 WIB
PUSKOMINFO - Diduga memalak HP dan dompet pengamen, seorang preman tewas dikeroyok para pengamen di Samping Balai Betawi, Jalan lingkar Pasar Rumput, Kelurahan Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (22/6/2014) subuh.

Korban Afriyansyah, 29 tahun, warga Jalan Menteng Atas Selatan I RT 04/12 No.37 Kelurahan Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan tewas saat berada di RS St. Carolus, Jakarta Pusat. Lelaki tersebut mengalami luka tusuk pada bagian bawah tulang rusuk kiri akibat benda senjata tajam jenis pisau.

Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 01:30 WIB. Saat kejadian, korban yang sedang berjalan menuju warung jamu di Kelurahan Guntur, menuju Jalan Tangkuban Perahu, ketemu pengamen berjumlah tiga orang.

Lalu korban tanpa basa-basi meminta topi pengamen, serta menggasak HP dan uang di kantong pengamen.

Usai mengambil sejumlah barang bersama temannya ia kembali melanjutkan perjalanan dan sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba korban dan saksi telah ditunggu oleh teman-teman pengamen yang diambil barangnya sekitar berjumlah delapan sampai 10 orang. Korban pun langsung dikeroyok.


Usai dikeroyok para pelaku pun mengambil kembali barang-barang yang telah diambil oleh korban. Korban seorang diri ambruk hingga ditusuk, para pelaku pun kabur melarikan diri, teman korban Agus Jana melihat temannya ambruk langsung mengantarkan ke RS St  Carolus.

Petugas Polsek Metro Setiabudi yang mendapatkan informasi sekira pukul 06:30 WIB pagi kemudian mendatangi RS Saint Carolus dan mendapati korban sudah meninggal dunia. Petugas Polsek maupun Polres Metro Jakarta Selatan, tiba dilokasi mengidentifikasi jasad korban.

Kapolsek Metro Setiabudi, AKBP Audiee Latianruwue mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. “Kami masih dalam penyelidikan dan melakukan pengejaran terhadap pelaku,” ucap Kapolsek.

Perampok Karyawati di JPO Lebak Bulus Ditangkap

Senin, 23 Juni 2014 07:14 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Cilandak berhasil menangkap pelaku perampokan terhadap seorang karyawati sebuah perusahaan swasta, Nurimah, 26 tahun, di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) depan Gedung Prasetia Mulya, Cilandak, Jakarta Selatan.

Pelaku yang diketahui bernama Mulyadi, 35 tahun, ternyata mantan narapidana yang pernah tersangkut kasus pembunuhan seorang model, Maria Francisca Berrnadatte Elen di tangga darurat Pasific Place pada April 2009 silam.

"Setelah bebas dari penjara, pelaku kembali bekerja sebagai satpam. Saat melihat korban lewat di JPO pelaku merampoknya dan memukuli korban hingga babak belur," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan, Sabtu (21/6/2014).

Kejadian perampokan tersebut terjadi pada Senin 16 Juni lalu sekira pukul 04:45 WIB.
Akibat pemukulan tersebut, Nurimah yang bekerja sebagai office girl menderita luka di bagian kepala, lebam di mata kanan, hidung berdarah.

Kepala korban di bagian belakang juga mengalami sobek, kening kanan lebam, bibir bawa sobek dan leher merah. Satu buah telefon genggam milik korban berhasil dibawa pelaku.

"Tersangka kami tangkap di tempat kerjanya di kawasan Kebon Jeruk Jakarta Barat pada Jumat 20 Juni malam," jelas Kombespol Rikwanto.

20 Juni 2014

Selama Ramadhan, Penjagaan Toko Emas dan Bank Diperketat

Jumat, 20 Juni 2014 14:23 WIB
PUSKOMINFO - Selama Ramadhan, Polda Metro Jaya akan menjaga ketat toko emas dan bank karena kedua sentra ekonomi ini sering menjadi sasaran perampokan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dwi Priyatno mengatakan, menjelang bulan Ramadhan ini pihaknya kembali menekankan kepada setiap Polres dan Polsek untuk menambah jam patroli khusus dibeberapa titik yang dinilai rawan.

Bank dan toko emas ini, lanjutnya, perlu perhatian khusus karena menjadi kegiatan ekonomi yang sibuk selama Ramadhan.

"Ada penjagaan khusus buat toko emas dan bank, karena kedua kegiatan ekonomi ini sering menjadi sasaran kejahatan khususnya jelang bulan Ramadhan," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (20/6/2014).

Selain peningkatan penjagaan dan patroli, pihaknya juga menambah jam razia. Karena, sampai saat ini kejahatan konvensional seperti kejahatan jalanan masih mendominasi wilayah hukum Polda Metro Jaya. 

Untuk razia jelang Ramadan dilakukan terhadap  Razia miras, senjata tajam, petasan dan razia kendaraan bermotor. 


Sementara, untuk di lingkungan perumahan pihaknya juga telah mengaktifkan kembali pengamanan lingkungan seperti siskamling.

"Karena keamanan lingkungan perumahan juga menjadi tanggung jawab bersama, dan kita kembali aktifkan sistem keamanan lingkungan," tegasnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto menuturkan, pihaknya juga melakukan kerjasama dengan polda tetangga untuk antisipasi kedatangan para pelaku kejahatan ke Ibu Kota.

"Ada razia juga di perbatasan, dan pengamanan di stasiun serta terminal juga ditambah," tuturnya.

Polda Metro Jaya Gelar Bakti Sosial Operasi Katarak, Bibir Sumbing dan Sunatan Gratis



Jumat, 20 Juni 2014 13:44 WIB
PUSKOMINFO - Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-68, Polda Metro Jaya mengadakan bakti sosial berupa donor darah, operasi katarak, bibir sumbing, dan sunatan massal serta pemberian kaca mata minus bagi anak-anak usia SD secara gratis. Ratusan warga gembira mengikuti acara bakti sosial itu.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dwi Priyatno dalam sambutannya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (20/6/2014), mengatakan selaras dengan tema pembinaan tradisi Bhayangkara, Polda Metro Jaya memanfaatkan momentum ini dengan menyelenggarakan kegiatan sosial bagi masyarakat yang kurang mampu.

Kapolda juga mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa polisi tidak hanya melakukan tindakan represif, tetapi juga memberikan pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

"Sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, maka hari ini kita lakukan kegiatan bakti sosial untuk membantu pemerintah dalam rangka membantu masyarakat yang tidak mampu," paparnya.

Sementara itu, Kepala Biddokes Polda Metro Jaya Kombes Pol Musyafak mengungkapkan rangkaian acara bakti sosial ini meliputi operasi katarak, operasi bibir sumbing, sunatan, donor darah dan pemberian kaca mata minus bagi anak-anak SD yang mengalami gangguan penglihatan.

"Kegiatan ini persiapannya dilakukan sejak Senin, 16 Juni 2014, kemudian telah dilakukan screening juga untuk pasien katarak dan bibir sumbing dengan melakukan cek fisik, tekanan darah, rekam jantung dan pemeriksaan mata," papar Musyafak.

Kegiatan bakti sosial ini digelar dua hari hingga Sabtu (21/6/2014) besok. Acara ini diikuti oleh 200 orang pasien penderita katarak, 29 pasien bibir sumbing, 200 pasien sunatan, 300 pendonor darah dan pemberian 500 set kacamata bagi anak-anak SD

5.000 Botol Miras, 63,5 Kg Ganja, Sabu dan Heroin, Dimusnahkan

5.000 Botol Miras, 63,5 Kg Ganja, Sabu dan Heroin, Dimusnahkan
 
Jumat, 20 Juni 2014 13:13 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak 5.000 botol minuman keras (miras) berbagai merek serta barang bukti narkotika jenis ganja, shabu dan heroin yang merupakaan hasil penyitaan Polresta Depok dan Kejaksaan Negeri Kota Depok, dimusnahkan jajaran Muspida Kota Depok, di Jalan Boulevard, Kota Kembang, Depok, Jumat (20/6/2014) siang sekira pukul 11:00 WIB.
 
Jajaran muspida yang hadir adalah Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail, Kapolresta Depok Kombespol Ahmad Subarkah, Dandim Depok Letkol Zamroni, serta Kepala Kejari Depok dan Kepala Pengadilan Negeri Kota Depok. Pemusnahan juga dihadiri para ulama dan tokoh agama di Depok.

Kapolresta Depok, Kombespol Ahmad Subarkah menuturkan sebanyak 5.000 botol miras lebih yang dimusnahkan ini sebagian besar hasil penyitaan yang dilakukan jajarannya dalam beberapa bulan terakhir menjelang bulan puasa kali ini. Sementara sebagian lagi adalah hasil penyitaan sejak tahun 2010 lalu.

Kapolres menjelaskan, pihaknya akan terus menerus melakukan penyitaan miras ilegal dan narkotika di wilayah Depok. Sebab, kata Kapolres, sesuai Perda pengendalian miras Kota Depok, tidak ada tempat legal untuk penjualan miras di Kota Depok.

"Ke depan, saya harapkan Kota Depok benar-benar bebas miras dan narkotika," tegas Kapolres.

Begitu juga Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail mengatakan  untuk peredaran narkotika sudah jelas diatur dalam perundangan-perundangan dan ada proses hukum yang jelas bagi penyalahgunanya serta pengedarnya. Namun untuk peredaran miras, kata Nur Mahmudi, belum ada undang-undang dan peraturan pelarangan yang jelas. Karena, menurutnya, peredaran miras masih bisa dilakukan dengan syarat atau artinya peredarannya itu dikendalikan dan diawasi pemerintah. Karena hal itulah, kata Nur Mamudi, pihaknya mengeluarkan Perda Miras tahun 2009 lalu.

"Yang secara umum menyatakan tidak ada tempat legal di Depok untuk berjualan miras. Penjualan miras bisa dilakukan di Depok dengan syarat jaraknya minimal 1.000 meter dari tempat pendidikan atau tempat ibadah. Dan itu tidak mungkin bisa. Jadi artinya tidak ada tempat untuk penjualan miras di Depok ini," kata Nur Mahmudi.

Pemusnahan 5000 botol miras dilakukan dengan dilindas menggunakan satu alat berat. Sementara pemusnahan ganja, shabu dan heroin dilakukan dengan dibakar dalam beberapat tong.

Mandor Bangunan Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kebun Pisang

Jumat, 20 Juni 2014 12:58 WIB
PUSKOMINFO - Kasidin, 35 tahun, ditemukan tewas tergantung di kebon pisang Graha Pasar Minggu, RT 10, RW 02, Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (20/6/2014) pagi tadi.

Mayat pria yang sehari-hari berprofesi sebagai mandor bangunan itu, ditemukan pertama kali oleh Parmanto, warga sekitar, saat sedang melintas di kebon pisang tersebut. Kasidin tewas tewas tergantung dengan mengenakan baju putih, celana jeans biru, dan sandal jepit.

Menurut Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Adri Desas Furianto, berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) tidak ditemukan adanya bekas tindak kekerasan di tubuh korban.

"Diduga korban gantung diri," ujar Kapolsek, Jumat (20/6/2014).

Jenazah warga Jalan Ahit, Pejaten Barat, Pasar Minggu itu selanjutnya dibawa ke RSCM, Jakarta Pusat untuk dilakukan visum.

Rumah Almarhum Ustad Uje Terbakar, Istri dan Anak Selamat

Lokasi kediaman mendiang Uje yang terbakar. (Foto: Egie/Okezone) 
Jumat, 20 Juni 2014 10:23 WIB
PUSKOMINFO - Rumah almarhum Ustadz Jeffry Al Buchori (Uje) di kawasan Perumahan Bukit Emas, Rempoa, Jakarta Selatan, terbakar Jumat 20/6/2014) dinihari. Tak ada korban jiwa, keluarga almarhum, istri dan anak-anak almarhum Uje selamat dari kobaran api.

Kebakaran terjadi sekira pukul 03.00 WIB. Saat kejadian istri Almarhum Uje, Pipik Dian Irawati dan anak-anaknya tengah tertidur lelap. Dari keteragannya terdengar suara letupan dari ruang tamu dan tercium asap dan api cepat menjalar di ruang tamu.

Warga sekitar yang melihat kebakaran menyiram dengan air seadanya untuk memadamkan sijago merah hingga padam selama sejam dibagian ruang tamu. Petugas Sudin penanggulangan dan Kebakaran Jaksel tiba dilokasi mengerahkan lima unit mobil.

Kapolsek Pesanggrahan Kompol Deddy Arnadi, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Yang terbakar ruang tamu di lantai satu. “Diduga korsleting listrik,” katanya.

Keterangan Pipik Dian Irawati, mengaku syok dan panik saat mengetahui lantai bawah rumahnya terbakar. Saat itu, kata Pipik, dia langsung membangunkan ketiga anaknya, Muhammad Abidzar Al Ghifari, Ayla Azuhro, dan Attaya Bilal Rizkilla, yang tengah tidur.

“Iya saya kaget pas dengar Mbok teriak kebakaran dari bawah. Saya langsung bangunin anak-anak, terus lompat dari balkon lantai dua,” ujar Pipik.pik dan anak-anaknya mengalami luka-luka.

Gudang Sandal di Tangerang Ludes Terbakar

Jumat, 20 Juni 2014 09:47 WIB
PUSKOMINFO - Gudang penyimpanan bahan baku sandal di kawasan Kebon Besar, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Jumat (20/6/2014) pagi sekira pukul 03:30 WIB, terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Api dengan cepat membakar hingga seluruh bagian gudang hangus.

Banyaknya bahan material sandal yang mudah terbakar mengakibatkan petugas pemadam sempat kewalahan menjinakkan api di gudang sandal tersebut. Api baru berhasil dipadamkan sekira pukul 06:30 WIB dengan mengerahkan 12 unit mobil pemadam milik Kota Tangerang.

Informasi dari Polres Metro Tangerang Kota, dugaan sementara penyebab kebakaran akibat hubungan arus pendek listrik.

BMW Tabrak Pembatas Jalan Taman Suropati

Jumat, 20 Juni 2014 08:43 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah mobil sedan mewah BMW mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, (20/6/2014) pagi.

Berdasarkan informasi dari TMC Polda Metro Jaya, peristiwa itu terjadi sekira pukul 05:40 WIB, dimana mobil berplat nomor B 133 VV itu terhenti di tengah-tengah setelah menabrak pembatas jalan.

Belum diketahui penyebab tabrakan mobil tersebut dan apakah ada korban jiwa juga belum diketahui. Karena, petugas Polri masih menangani kasus tersebut di lapangan.

Ada Jakarta Night Festival, Sabtu Malam Jalan Jend. Sudirman Ditutup

Jumat, 20 Juni 2014 08:39 WIB
PUSKOMINFO - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Polda Metro Jaya akan menutup Jalan Sudirman hingga Jalan Majapahit, pada Sabtu (21/6/2014) mendatang. Penutupan jalan itu terkait pelaksanaan Jakarta Night Festival (JNF) untuk menyambut HUT Kota Jakarta ke-487.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Muhammad Akbar mengatakan jalan-jalan yang akan ditutup adalah Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Medan Merdeka Selatan, dan Jalan Majapahit.

"Di sepanjang jalan tersebut akan diadakan acara Malam Muda Mudi dengan konsep car free night," ujarnya kepada wartawan, Kamis (19/6/2014).

Penutupan akan dilakukan mulai pukul 16:00 WIB secara bertahap dan ditutup total pada 19.00, hingga pukul 23.00 WIB. "Penutupannya bertahap mulai dari jalur lambat terlebih dahulu," katanya.

Ia menjelaskan, Petugas telah menyiapkan pengalihan arus dengan adanya penutupan jalan tersebut. Pengalihan yang dilakukan yakni di bundaran patung kuda, kendaraan diarahkan ke Jalan Budi Kemuliaan. Kemudian di traffic light Kebon Sirih, kendaraan diarahkan menuju ke Jalan Kebon Sirih arah timur (ke arah Tugu Tani) dan ke arah barat (ke arah Tanah Abang).

Sementara di traffic light Sarinah kendaraan diarahkan menuju ke Jalan Wahid Hasyim arah barat / ke arah Tanah Abang dan ke arah timur / ke arah traffic light Jalan Sabang. Di Bundaran HI kendaraan di arahkan menuju ke Jalan Imam Bonjol – traffic light Jalan Cokroaminoto - dan seterusnya.

Kendaraan dari Dukuh Atas dialihkan ke Jalan Galunggung-Jalan Cokroaminoto-Menteng-Tugu Tani-Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Juanda dan seterusnya. Sementara kendaraan di Jalan Sudirman arah utara akan dialihkan melalui Jalan Penjernihan.

Masyarakat yang ingin menghadiri dan meramaikan acara Malam Muda Mudi disarankan agar memarkirkan kendaraannya pada kantong-kantong parkir yang telah disediakan seperti di Lapangan Parkir IRTI Monas, Masjid Istiqlal, Gedung DPRD DKI, serta gedung-gedung parkir Off Street yang ada di sepanjang lokasi.

"Parkir di gedung-gedung yang ada di sepanjang lokasi juga bisa digunakan, karena kita sudah koordinasikan dan diimbau secara tertulis," katanya.

Akbar menambahkan, untuk dapat menuju lokasi-lokasi parkir tersebut diiimbau untuk melalui jalur-jalur sampingnya. Misalnya untuk menuju lapangan Parkir IRTI Monas bisa melalui Jalan Medan Merdeka Barat kemudian belok kearah Jalan Medan Merdeka Selatan

Bandit Monas Dibekuk Polsek Metro Gambir


mon1
Jumat, 20 Juni 2014 07:52 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Metro Gambir membekuk seorang bandit di kawasan Monumen Nasional (Monas), saat sedang beraksi. Pemuda berinisial H, 30 tahun, itu ditangkap, Kamis (19/6/2014), sekira pukul 14:00 WIB.

Kapolsek Metro Gambir, AKBP Putu Putera Sadana mengatakan penangkapan tersebut berawal, saat H tepergok mencuri sebuah handphone milik petugas UPT Monas, Opik. Saat itu, handphone sedang di-charger.

"Pelaku mengambil handphone milik salah satu  petugas UPT yang sedang di-charge di pos-nya," kata Kapolsek kepada wartawan, Kamis (19/6/2014).

Aksi pemuda asal Lampung itu diketahui oleh petugas UPT. Menyadari dirinya diawasi, pelaku langsung memacu sepeda motor honda Beat miliknya. "Aksi kejar-kejaran pun terjadi dan dapat dihentikan oleh petugas," tambahnya.

Ia pun dibekuk di depan gedung Indosat Jalan Medan Merdeka Barat.

Pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Metro Gambir. "Dia ngakunya butuh uang untuk keperluannya di kampung halamannya, tersangka juga diketahui Spesialis ranmor," tuturnya. 

“Dari tangan pria asal Lampung itu disita HP hasil kejahatan berikut sepeda motor hasil curian,” kata Kapolsek

Polsek Tarumajaya Masih Buru Perampok Penjual Alat Pancing

Jumat, 20 Juni 2014 07:42 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Tarumajaya, Polresta Bekasi, masih mengejar perampok yang beraksi di rumah pedagang alat pancing Siswadi, 36 tahun, di Kampung Tanah Baru RT 1/10 Desa Pantai Makmur, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

Kepala Sub Bagian Humas Polresta Bekasi, IPTU Makmur mengatakan, pelaku beraksi pada hari Kamis (19/6/2014) malam, dimana komplotan ini kerap dilengkapi senjata api dan senjata tajam dalam melakukan aksinya.

"Pelaku membawa uang dan barang berharga totalnya senilai Rp 100 juta dari rumah pasangan Siswadi dan Siti Nurhidayah, 33 tahun," kata IPTU Makmur.

Ia menjelaskan, pelaku yang berjumlah empat orang itu selalu menutup mukanya dengan topeng. Kemudian, pelaku masuk lewat dapur yang sudah dirusak pintunya. Setelah itu, perampok ini menyekap Siswadi yang sehari-harinya usaha jual alat pancing yang sedang tidak di ruang tamu.

"Korban diikat tali sumbu kompor dan ditutupi matanya menggunakan lakban hitam," ujarnya.

Ternyata, aksi penyekapan ini terdengar sampai ke kamar sehingga istri korban keluar mencari tahu. Begitu keluar kamar, istri korban pun langsung ditodong senjata api dan golok.

"Lalu, pelaku memaksa minta ditunjukkan tempat penyimpanan uang dan barang berharga lainnya," jelas dia.

Karena takut perampok berbuat nekat pada ia dan sang suami, Siti pun menunjukkan tempatnya menyimpan barang berharga sesuai permintaan perampok.

Uang senilai Rp 45 juta, perhiasan emas seberat 50 gram, sebuah laptop, dan dua telepon genggam pun raib dibawa kabur perampok yang langsung melarikan diri dengan barang jarahannya.

Siti yang tak mengalami kekerasan dari aksi para perampok segera membebaskan suaminya dan meminta bantuan warga sekitar sebelum melapor ke polisi.

"Hingga saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan petugas reskrim Polsek Tarumajaya dan Polresta Bekasi Kabupaten," tandasnya.

Maling Sepeda Motor Tewas Dihakimi Massa di Panongan Tangerang

Jumat, 20 Juni 2014 07:14 WIB
PUSKOMINFO -  Seorang alap-alap motor tewas bersimbah darah akibat dikeroyok massa usai mencuri sepeda motor milik salah satu warga di Kampung Ranca Kelapa, RT 05/02, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Kamis (19/6/2014) malam. Seorang pelaku lainnya babak belur kini dirawat di RSU Tangerang.

Kedua pelaku tewas dan luka-luka yang belum diketahui identitasnya itu selanjutnya dibawa petugas ke RSU Tangerang. Dari dalam kantong celana pemuda yang diperkirakan berusia 20 tahun itu, polisi menyita sebuah kunci leter T beserta 4 buah mata kunci.

Kanit Reskrim Polsek Panongan, Ipda Ucu Nuryandi, SH mengatakan, peristiwa pencurian sepeda motor yang menewaskan bandit jalanan itu terjadi sekira pukul 19:30 WIB. Saat itu pihaknya mendapat laporan tertangkapnya dua orang pencuri sepeda motor. Pemuda yang belum diketahui namanya itu kepergok warga menggasak sepeda motor Honda Scopy milik warga sekitar. Kedua pelaku berhasil ditangkap warga.

Warga yang geram dengan ulah alap-alap motor itu kemudian menghajar dengan menggunakan batu dan kayu hingga salah satu pelaku meninggal dunia. Sedangkan satu pelaku lainnya sekarat, kemudian keduanya dibawa ke RSU Tangerang.

Kasus ini ditangani Polsek Panongan.

19 Juni 2014

Polda Metro Jaya Musnahkan Narkoba Senilai Rp 312 Miliar

 
Kamis, 19 Juni 2014 10:39 WIB
PUSKOMINFO - Jajaran Polda Metro Jaya memusnahkan ratusan kilogram narkotika berbagai jenis. Jika diestimasi dengan nilai uang, barang bukti yang diamankan tersebut senilai Rp312 miliar.

"Kerugian mencapai Rp 312 miliar," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Dwi Priyatno di lokasi pemusnahan Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Kamis (19/6/2014).

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Eko Danianto mengatakan, narkotika yang diamankan yaitu ganja seberat 752 kg, sabu seberat 152,7 kg dan ekstasi sebanyak 15.347 butir. Untuk jenis psikotropika yang diamankan berupa 4.423 butir pil Happy Five dan 4,3 kg Ketamin.

Selain itu, Polda Metro Jaya juga mengamankan berbagai macam bahan pembuat shabu/prekusor. Diantaranya. Berupa cairan hcl sebanyak 1.995 ml, Toluene sebanyak 44.995 ml, Methanol 9.995 ml, Red fosfor 478 gram, tablet efedrin 390.000 butir dan 2 set peralatan destilasi.

"Ini merupakan hasil pengembangan selama 2 bulan yaitu pada April hingga Mei 2014," katanya.

Kapolda Metro Jaya mengatakan dalam pengungkapan kasus, Polda Metro Jaya juga bekerjasama dengan BNN, Bea Cukai dan beberapa pemerintah daerah setempat. Dari setiap penangkapan baik oleh BNN maupun Bea Cukai selalu diikuti pengembangan.

"Kami lakukan pengembangan terus sepanjang tahun. Kami harapkan zero narkoba 2015 terwujud," kata Kapolda.

103 Kg Ganja Disita Polresta Bekasi Kota dari Seorang Pemuda di Jati Asih

Kamis, 19 Juni 2014 10:20 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Satuan Narkoba Polresta Bekasi Kota menyita ganja seberat 103 kilogram dari seorang pemuda di Jalan Angkasa Puri, Jatiasih, Bekasi, Kamis (19/6/2014) pagi ini. Diduga, ganja tersebut kiriman dari LP Nusakambangan.

Kasat Narkoba Polresta Bekasi Kota Kompol Sukardi, Kamis (19/6/2014) mengatakan, pagi ini kami berhasil mengamankan ganja seberat 103 Kg diduga berasal dari LP Nusakambangan untuk diedarkan di wilayah Bekasi.

Kompol Sukardi mengatakan, penggrebekan ini dilakukan berdasarkan laporan warga sekitar yang mencium peredaran narkoba di wilayah itu. Berdasarkan laporan tersebut, akhirnya pihak kepolisian melakukan penyelidikan hingga menangkap si pengedar.

Pelaku pengedar ganja bernama Ipin itu mengaku hanya seorang kurir. Ipin bertugas mengantar barang tersebut kepada sejumlah orang yang sudah menjadi pelanggan.

"Dia hanya suruhan saja untuk mengantar dan memberikan barang berdasarkan arahan dari LP Nusakambangan," ujarnya.

Kasus tersebut dalam pengembangan oleh Satuan Unit Narkoba Polresta Bekasi Kota untuk menangkap kemungkinan adanya tersangka lain. Tersangka Ipin kini ditahan di Polresta Bekasi Kota.

Pejalan Kaki Tewas Tertabrak KRL di Lenteng Agung Jagakarsa

Kamis, 19 Juni 2014 09:52 WIB
PUSKOMINFO - Pria pejalan kaki tewas tertabrak kereta di perlintasan KRL Jakarta-Bogor di RT 14 RW 05 Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (18/6/2014) malam.

Dari tubuh korban, petugas Polsek Metro Jagakarsa menemukan identitas pria malang tersebut yang bernama Deni Setiawan, 45 tahun, asal Kampung Cigintung, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Peristiwa terjadi sekira pukul 19:40 WIB. Saat itu, palang pintu perlintasan sudah tertutup karena kereta akan lewat. Belasan pengendara motor dan mobil juga menghentikan kendaraannya.

Tiba-tiba, korban nekat berjalan kaki melintas di rel meski perlintasan sudah tutup. Warga sempat meneriaki korban agar berhenti dan tidak meneruskan jalannya. Namun, teriakan tersebut tidak diindahkan hingga akhirnya korban tertabrak KRL dan tewas seketika di lokasi.

Warga kemudian melaporkan kasus ini ke Polsek Metro Jagakarsa.  “Dari keterangan saksi, korban berjalan dari arah timur ke barat, kemudian terserempet kereta yang melintas, korban tewas di lokasi kejadian dan jenazahnya dibawa ke RS. Fatmawati untuk diotopsi” kata Kapolsek Metro Jagakarsa, Kompol Husaima.

Sopir Mobil Rental Ditusuk dan Dibuang di Tol Pluit

Kamis, 19 Juni 2014 09:25 WIB
PUSKOMINFO - Slamet Susanto, 45 tahun, pemilik sekaligus sopir mobil rental asal Citeureup, Bogor, Jawa Barat menjadi korban perampokan dan penganiayaan. Dia dibuang ke pinggir Tol Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (18/6/2014) malam.

Korban, yang ditemukan petugas pintu tol sekira pukul 20:00 WIB, langsung dilarikan ke RS Atma Jaya, Jakarta Utara, dan melaporkan kejadian ini ke kantor polisi. Petugas dari Polsek Metro Penjaringan dan Polres Metro Jakarta Utara kemudian mendatangi korban untuk diminta keterangannya.

Berdasarkan pengakuan korban, peristiwa ini bermula saat tiga orang pelaku mendatangi rumah korban untuk menyewa mobil bak untuk pindah rumah di kawasan Kapuk, Penjaringan.

"Saat perjalanan di ke pintu keluar tol Pluit, tiba-tiba saya dianiaya kemudian ditusuk di bagian punggung. Setelah menusuk, mereka membawa kabur mobil bak Suzuki Futura Nopol F 8502 GL, dompet berisi uang ratusan ribu dan telepon genggam," kata Slamet, Kamis (19/6/2014).

Hingga kini, korban masih menjalani perawatan intensif. Polisi juga masih melakukan pengejaran terhadap tiga pelaku dan memeriksa saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian.

Perampok Modus Debt Collector Dibekuk Polsek Bekasi Timur

Kamis, 19 Juni 2014 09:00 WIB
PUSKOMINFO - Jajaran Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Bekasi Timur berhasil meringkus lima perampok spesialis kendaraan truk di ruas Jalan Tol di wilayah Jabodetabek. Dalam aksinya, biasanya komplotan ini menggunakan modus sebagai debt collector yang menarik kendaraan karena menunggak cicilan.

Lima kawanan perampok yang berhasil diringkus yakni L.Manurung, I. Silalahi, S. Rumahorbang, J. Manurung, dan J. Silalahi.

”Kelimanya komplotan spesialis rampok kendaraan truk di ruas tol,” ujar Kapolsek Bekasi Timur, Kompol Suyud kepada wartawan, Rabu (18/6/2014).

Menurut Kapolsek, setiap beraksi para tersangka biasanya memberhentikan calon korban diruas jalan tol dan membawa kabur kendaraan korbanya. Terakhir kawanan ini merampok korban Indra Hafianto, pengemudi truk yang melintas di jalan tol.

Kanit Reskrim Polsek Bekasi Timur, IPTU Ardiyan Yudo menambahkan, komplotan ini sudah beraksi beberapa kali dan selalu berhasil membawa kabur barang berharga dan kendaraan korbannya.

IPTU Ardiyan Yudo mengatakan, para tersangka ditangkap petugas di tempat terpisah, di antaranya di daerah Pengasinan, Rawalumbu, dan Hotel Sentosa, Tambun Selatan.


”Modus yang digunakan pelaku dengan mengaku dari perusahaan leasing akan menyita mobil yang dikendarai korban karena menunggak bayar cicilan. Dengan menunjukkan surat tunggakan, namun surat itu palsu, hanya digunakan modus, padahal kendaraan tak ada tunggakan, mereka meresahkan sopir truk,” katanya.

Dari tangan pelaku, petugas menyita truk yang dirampok, serta kendaraan para tersangka. Demi mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 365 Kitab Undang-undang Hukum Pidana, dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 19 Juni 2014


Kamis, 19 Juni 2014 08:51 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Kamis 19 Juni 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:
 
1. Jakarta Pusat
SIM  : -
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK : Kompas Gramedia Palmerah

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM   : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK :  Gepembri Kalapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Pocil Polres Kota Bekasi Raih Juara 1 Lomba Pocil Sejajaran Polda Metro Jaya





jarno1
Kamis, 19 Juni 2014 08:42 WIB
PUSKOMINFO - Dalam rangka memperingati HUT ke-68 Bhayangkara, Polda Metro Jaya menggelar lomba Polisi Cilik 2014 antar Polres di Mal Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (18/6/2014).

Lomba antar perwakilan Polisi Cilik yang diselenggarakan Polda Metro Jaya ini diikuti 12 tim Polisi Cilik (Pocil), dengan memperagakan gerakan kepolisian. Aksi pelajar SD ini menarik perhatian pengunjung mal.

Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Sudjarno didampingi Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombespol  Wahyu Hadiningrat mengatakan kegiatan Pocil sudah dimulai sejak tahun 2012 dan dijalani sebanyak tiga kali.

“Seperti yang kami ingatkan bahwa masyarakat bisa mengikuti Pocil, dan bukan dari anak polisi saja tetapi anak dari orang tua sipil bisa mengikuti Pocil,” ucap Wakapolda.

Dalam perlombaan Pocil 2014 sejajaran Polda Metro Jaya ini, Pocil Polres Kota Bekasi meraih juara I, dan juara kedua didapati perwakilan Polres Metro Tangerang Kota dan ketiga tuan rumah Pocil Polres Metro Jakarta Selatan.

2 Pelaku Curanmor Ditembak Polisi, 1 Tertembak Pistol Sendiri

sendir1i
Kamis, 19 Juni 2014 08:23 WIB
PUSKOMINFO - Tiga pencuri sepeda motor (curanmor) berhasil dibekuk petugas Polsek Bantargebang i saat digerebek di lokasi tongkrongan kawanan ini di kasawan Mustika Jaya, Bantargebang, Kota Bekasi, Selasa (17/6/2014) malam. Dua pelaku terpaksa ditembak kakinya dan satu pelaku lagi tertembak pistol airsoftgun miliknya sendiri.

Tersangka Iw,23 tahun, dan Her,25 tahun, kini diperiksa intensif, sementara tersangka DN yang juga luka tembak di kaki kiri dilarikan ke RS Polri Kramatjati. Barang bukti yang disita lima sepeda motor jenis matik, kunci leter T, STNK, dan senjata air softgun. Sedangkan 2 penadahnya masih dalam pengejaran.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Bantargebang, AKP Aba Wahid Key, digerebeknya lokasi tempat nongkrong kawanan pencuri motor ini setelah anak buahnya beberapa hari melakukan pengintaian.

Pada Selasa (17/6/2014) malam sekira pukul 21:00 WIB, kawanan pencuri ini berkumpul di sebuah warung hendak mencari sasaran di Mustika Jaya.

Tak mau kecolongan, petugas yang sudah beberapa hari mengamati kemudian menyergapnya. Namun mereka kabur dan petugas terpaksa melepaskan tembakan. Tersangka Her dan DN ambruk tertembus timah panas di kaki kirinya. Sementara tersangka Iw yang saat penggerebekan ketakutan menyembunyikan pistol air softgun di selangkangan kakinya malah tertembak pistol air softgun tersebut.

ditemba1k

“Mereka sudah sekitar 10 kali mencuri di wilayah Bantargebang dan sekitarnya. Mereka kami jerat pasal 363 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara. Kawanan ini beroperasi 4 hari lalu di Perumahan Bekasi Timur Regency mencuri sepeda motor Honda Vario,” papar AKP Aba Wahid Key.

18 Juni 2014

Wanita Diduga PSK Ditemukan Tewas di Hotel





tewas-sub
Rabu, 18 Juni 2014 14:16 WIB
PUSKOMINFO - Seorang wanita diduga pekerja seks komersial (PSK) ditemukan tewas di hotel melati, Jalan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (18/6/2014) siang.

Kapolsek Metro Kemayoran, Kompol M Sagala mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab kematian korban. “Penyebab kematian belum kita ketahui, masih dalam penyelidikan”ujar Kapolsek saat dihubungi wartawan, Rabu (18/6/2014).

Keterangan yang dihimpun,  mayat korban pertama kali ditemukan oleh karyawan cleaning servis hotel sekira pukul 11:00 WIB. Saat mau memberesi satu ruang di lantai dua, tiba-tiba kaget dari pintu kamar sudah terbuka terlihat korban ditutupi selimut. Karena curiga, karyawan kemudian laporkan ke petugas satpam hotel.

Petugas Satpam yang masuk memeriksa kamar mendapati wanita itu sudah tak bernyawa. Satpam kemudian langsung melapor ke kantor polisi.

Petugas Polsek Metro Kemayoran yang datang ke lokasi mengidentifikasi mayat yang diketahui bernama Niny Mulyani,35 tahun. Saat ditemukan, mayat ditutupi selimut warna hijau. Petugas tidak menemukan bekas atau tanda-tanda penganiayaan. Usai dilakukan identifikasi, mayat wanita itu kemudian dikirim petugas ke RSCM Jakarta untuk dilakukan otopsi.

Keterangan saksi bernama Suroso,52 tahun, petugas keamanan hotel, pada Selasa (17/6/2014) siang sekira pukul 12:00 WIB, wanita itu chekin dan pada malam harinya ada teman pria yang masuk. Namun betapa kaget saat office boy lagi bersih-bersih di seluruh gang hotel berlantai 4,  tiba-tiba saja melihat wanita itu terkujur kaku di atas kasur.

“Hotel melati bertarip Rp80 ribu/12 jam, dan tamu rata-rata tidak ada yang hingga 24 jam, dan di saat tamu sudah habis masa chek-in, dan di saat petugas kebersihan mau bersih-bersihkan gang di kamar 130 yang dihuni korban, ternyata petugas kebersihan itu menemukan KTA bela negara setara dengan Banpol,” kata Kapolsek.

“Untuk memastikan penyebab kematian wanita itu, apakah tewas dibunuh atau bukan nanti setelah adanya hasil otopsi yang dilakukan dokter forensik, sedang pria yang ketinggalan KTA masih dicari polisi,” ujar Kapolsek.

Mutasi Jabatan Kapolsek Tambun dan Kapolsek Cikarang Barat

Rabu, 18 Juni 2014 11:00 WIB  
PUSKOMINFO - Mutasi jabatan di jajaran Polresta Bekasi juga dilakukan yakni Kapolsek Tambun dan Kapolsek Cikarang Barat. Acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) kedua Kapolsek tersebut dipimpin oleh Kapolresta Bekasi, Kombespol Drs. Isnaeni Ujiarto, M.Si di aula lantai 2 Polresta Bekasi, pada Selasa (17/6/2014) kemarin sekira pukul 08:00 WIB. 

Kapolsek Tambun, Kompol Indra Arya Yudha, SH, SIK digantikan AKP Ali Zusron, yang sebelumnya menjabat Wakapolsek Metro Kelapa Gading Polres Metro Jakarta Utara. Selanjutnya Kompol Indra Arya Yudha menduduki jabatan baru sebagai Kanit V Subditranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya. 

Begitu juga Kapolsek Cikarang Barat, Kompol Andre Librian, SIK digantikan oleh AKP Lintar Mahardhono, yang sebelumnya menjabat Kanit Idik VI/Krimsus Satreskrim Polresta Bekasi. Kompol Andre Librian selanjutnya diangkat dalam jabatan baru sebagai Sespripim Polda Metro Jaya. 

Dalam sambutannya Kapolresta Bekasi, Kombespol Isnaeni Ujiarto mengatakan bahwa saat ini masa kampanye Pilpres 2014 masih berlangsung dan kedepan kita akan menghadapi beberapa tantangan tugas yang harus kita hadapi, diantaranya Pemilu Pilpres dan Wapres 2014, bulan Ramadhan (Operasi Ketupat Jaya 2014) dan kegiatan-kegiatan lainnya.

Karena banyaknya tugas tersebut, Kapolres meminta kepada para pejabat baru untuk segera menyesuaikan diri dan langsung melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik serta meningkatkan profesionalitas sebagai anggota Polri. 

Selanjutnya Kapolresta Bekasi mengatakan Kapolsek harus dapat menguasai semua fungsi dikepolisian sehingga semua unit di Polsek dapat bersinergi dengan baik, keberhasilan Kapolsek dalam memimpin dapat tercermin dari situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayahnya. 

Kapolresta Bekasi juga mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama serta istri atas dedikasi dan loyalitasnya dalam pelaksanaan tugas selama di Polresta Bekasi.

Kapolsek Balaraja dan Kasat Intelkam Polresta Tangerang Dimutasi



mutasi2

Rabu, 18 Juni 2014 10:42 WIB
PUSKOMINFO - Kapolsek Balaraja dan Kasat Intelkam Polresta Tangerang dimutasi. Serah terima jabatan (Sertijab) yang dipimpin Kapolresta Tangerang, Kombespol Irfing Jaya digelar di aula Polresta Tangerang, Rabu (18/6/2014).

Dua perwira yang dimutasi yakni, Kapolsek Balaraja, Kampol Dody Prawira Negara digantikan oleh AKP Awal Awaludin Sik yang sebelumnya bertugas di Unit Jatanras Polda Metro Jaya. Kompol Dody Prawira Negara kini menjabat sebagai Wakapolsek Metro Tamansari, Jakarta Barat.

Sedangkan Kasat Intelkam Polresta Tangerang Kompol Eko Setyaryo SIK digantikan oleh Kompol Dasar Iman Zebua SIK yang sebelumnya menduduki jabatan yang sama di Polresta Bandara Soekarno Hatta. Kompol Eko Setyaryo kini bertugas di Unit Intelkam Polda Metro Jaya.

Kapolresta Tangerang, Kombespol Irfing Jaya dalam amanatnya menyebutkan mutasi yang dilakukan ini bertujuan untuk penyegaran dan merupakan sebuah dinamika dalam organisasi.

Polsek Metro Taman Sari Tangkap 9 Pelaku Pencuri Kayu Jati

Rabu, 18 Juni 2014 09:41 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Taman Sari menangkap sembilan orang pelaku pencurian kayu jati gelondongan dari sungai Ciliwung yang berada di Jalan Hayam Wuruk, Taman Sari, Jakarta Barat. Kayu yang digunakan sebagai pasak penahan tanggul itu rencananya akan dijual pelaku ke penadah kayu.

Menurut Kapolsek Metro Taman Sari, AKBP Tri Suhartanto, kesembilan pelaku yang ditangkap yakni CK, DT, SD, KT, TP, HS, KY, LT, dan RT. Kesembilannya ditangkap di tempat kejadian pada Senin (2/6/2014) malam.

"Berdasarkan informasi dari masyarakat ini di sungai ciliwung ada kegiatan mencurigakan. Setelah di cek, sembilan orang ini sedang melakukan pencurian pasak kayu tanggul," jelas Kapolsek kepada wartawan di Mapolsek Metro Taman Sari, Jakarta Barat, Selasa (17/6/2014).

Tri mengatakan, kayu-kayu yang pelaku curi merupakan peninggalan Hindia-Belanda yang kalau diambil akan mengakibatkan banjir. Dan dalam aksinya para pelaku dibagi dalam dua kelompok.

"Pelaku ini dibagi dua kelompok, kelompok pertama berhasil ambil 2 kayu jati dan kelompok kedua behasil menggasak satu kayu jati yang panjangnya 2 meter," jelas Kapolsek.

Dari pengakuan tersangka, kayu-kayu tersebut akan dijual kepada penadah barang hasil curian. Dan para pelaku mengaku baru sekali melakukan kejahatan seperti ini.

"Namun kita akan terus kembangkan dan mencari penadah barang hasil curian tersebut," jelasnya.

Dari para tersangka, petugas menyita barang bukti  3 kayu jati gelondongan, 2 mobil pick up, seling atau tambang untuk mengikat, katrol, linggis dan pacul. Kesembilan pelaku dikenai Pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 18 Juni 2014


Rabu, 18 Juni 2014 09:00 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Rabu 18 Juni 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:
 
1. Jakarta Pusat
SIM  : Kompas Gramedia Palmerah
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM   : LTC Glodok
STNK : Kompas Gramedia Palmerah

3. Jakarta Selatan
SIM    : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM   : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK :  Gepembri Kalapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Dua Pemuda Perampok dan Pemerkosa Penghuni Kos Dibekuk Polsek Pondok Aren





perkosaan1
Rabu, 18 Juni 2014 08:40 WIB
PUSKOMINFO - Dua pemuda dengan menutup wajah ala ninja merampok dan memperkosa wanita penghuni kos diringkus Buser Polsek Pondok Aren, Tangerang Selatan. Tersangka  bernama IMR,18 tahun dan RSB,15 tahun, warga Pondok Jaya, Pondok Aren disergap buser di rumahnya masing-masing tanpa perlawanan.

Kanitreskrim Polsek Pondok Aren, Ipda SM Sagala,SH menjelaskan, kedua tersangka melakukan perampokan dan pemerkosaan terhadap A, 21 tahun, pada Selasa (17/6/2014) sekira pukul 03:00 WIB. Peristiwa itu terjadi di tempat kos korban yang beralamat di Jalan Alhidayah RT01/02 Kelurahan Pondok Jaya, Pondok Aren, Kota Tangsel.

Tersangka, kata Ipda Sagala,  masuk kamar kos korban dengan cara mecongkel jendela nako. Sambil menghunus golok IMR mengancam tiga wanita kos yang tidur sekamar untuk menyerahkan harta bendanya.
Ketiga korban A,21 tahun, WH,21 tahun dan TK,21 tahun, ketakutan sehingga mereka menyerahkan Hp-nya masing-masing dan uang seratus ribu.

Namun setelah merampas tiga HP dan uang, tersangka IMR bukan langsung kabur tapi nafsu birahinya tergoda oleh A. Wanita yang menggigil ketakutan kemudian diseret ke tempat sepi tak jauh dari tempat kos.
IMR dengan kasar menodai korban di tengah kegelapan. Pada saat IMR memperkosa korban, rekannya RSB bertugas mengawasi keadaan sekelilingnya.

Setelah itu IMR dan RSB meninggalkan korban yang kesakitan dan ketakutan. Warga sekitar tempat kos korban kemudian menolong korban melapor ke Polsek Pondok Aren.

Petugas  menyita 3 Hp milik korban, golok yang untuk mengancam korban dan sepeda motor pelaku.

”Kedua tersangka kami jerat dua pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan 285 KUHP tentang perkosaan dan perbuatan cabul dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,”tegas Ipda Sagala.

7 Pelaku Curanmor Beda Kelompok Dibekuk Polresta Tangerang, 4 Diantaranya Ditembak

Para tersangka pencurian motor yang ditembak petugas Polresta Tangerang. 

Rabu, 18 Juni 2014 08:31 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polresta Tangerang berhasil mengamankan tujuh orang bandit spesialis curanmor yang berbeda kelompok. Dari tujuh orang tersebut, empat diantaranya terpaksa ditembak.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Aris Triyunarko, mereka merupakan dua kelompok spesialis curamor yang biasa beraksi di pemukiman warga, saat motor sedang terparkir di pekarangan rumah.

Mereka adalah masing-masing berinisial R alias E ,27 tahun, Y alias M ,26 tahun, A ,31 tahun, H ,27 tahun, IB ,24 tahun, N ,20 tahun, dan L ,17 tahun. "Empat diantaranya  terpaksa kami tembak di bagian kaki, sebab mencoba melawan petugas saat hendak ditangkap," imbuh Kasat Reskrim.

Kompol Aris Triyunarko mengungkapkan, para tersangka merupakan DPO yang kerap beraksi di wilayah hukum Polresta Tangerang. "Mereka terdiri dari dua komplotan berbeda, satunya kelompok Palembang dan satunya kelompok Lebak," jelasnya.

Dari para tangan tersangka, Polresta Tangerang mengamankan barang bukti berupa 12 unit sepeda motor hasil curian berbagai merk , selembar STNK, tiga buah senjata tajam berbentuk golok, pisau, badik,  sebuah gagang kunci letter T dan lima anak kuncinya.

Atas perbuatannya, ke tujuh pelaku tersebut terancam Pasal 363 dan atau 365 KUHP dan Undang-undang darurat dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Dilarang Pacaran, ABG Lulusan SD Tewas Gantung Diri

Rabu, 18 Juni 2014 08:20 WIB
PUSKOMINFO - Remaja lulusan SD, Santi,14 tahun, ditemukan tewas gantung diri di kamar rumahnya di Gang Bidong, RT 02/05, Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Selasa (17/6/2014) sore. Santi diduga nekat gantung diri karena dilarang berpacaran oleh orang tuanya.

Menurut Kapolsek Karawaci Kompol Jonni Panjaitan, jenazah Santi ditemukan keluarganya sekira pukul 16:00 WIB. Santi tewas tergantung di dalam kamarnya dengan kain.

"Korban diduga kecewa dan putus asa setelah dilarang pacaran oleh ibunya," kata Kapolsek kepada wartawan, Selasa (17/6/2014).

Hasil pemeriksaan saksi, kata Kapolsek, korban sebelum bunuh diri dimarahi ibunya karena sering keluar malam bersama pacarnya. "Bahkan pacarnya sempat kabur saat dimarahi. Kasus ini murni bunuh diri," jelas Kapolsek.

Namun pihak keluarga meminta kepolisian tidak mengotopsi jenazah Santi, sehingga dia tidak dibawa ke RSUD Tangerang. Jenazah korban langsung disemayamkan di rumah duka dan langsung dimakamkan.

17 Juni 2014

Tiga Pembacok Pelajar di Depok Ditangkap Polsek Pancoran Mas

Pembacok sesama pelajar diringkus polisi 
Selasa, 17 Juni 2014 15:23 WIB
PUSKOMINFO - Aparat kepolisian Polsek Pancoran Mas dibantu jajaran serse Polresta Depok meringkus pelaku pembacokan yang menyebabkan Dimas Anditio, pelajar SMK Pancoran Mas Depok, terbaring kritis di rumah sakit.

Para pelaku, yang juga masih berstatus pelajar ini diringkus di tempat persembunyiannya masing-masing pada Selasa (17/6/2014) dinihari.

Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Agus Salim mengatakan, para pelaku yang sudah diamankan tiga orang. Mereka mengaku sebagai pelajar di SMK Baskara. Ketiganya adalah, WM, PAN dan AF.

"Barang bukti yang diamankan berupa 1 buah pedang yang digunakan pelaku WM, 1 buah payung, baju werpak SMK Pancoran Mas sekaligus jaket  milik korban," kata Kompol Agus.

"Kasusnya akan terus kami dalami. Para pelaku membagi peran masing-masing, pelaku utama adalah WM sementara dua lainnya turut serta. Mereka akan kami ancam dengan pasal 351 dengan ancaman di atas 5 tahun. Namun kita akan perhitungkan melihat mereka masih di bawah umur," ujar Kompol Agus.

Aksi brutal sekelompok pelajar Depok ini bermula ketika korban berangkat sekolah bersama sejumlah temannya yang menumpangi angkot dihadang oleh para pelaku di depan SPBU RS. Bhakti Yudha Depok. Tanpa banyak basa-basi, para pelaku langsung menyerang angkot yang ditumpangi korban.

Apesnya, korban yang saat itu duduk didekat pintu terkena sabetan pedang pelaku tepat di bagian kepala. Alhasil, korban pun ambruk dengan 13 luka jahitan. Saat ini, ia masih menjalani perawatan medis di RS. Bhakti Yudha Depok.

Satuan Cybercrime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Bekuk Pemilik Situs Judi Online

Polisi Bekuk Pemilik Situs Judi Online
Ahli IT yang merangkap sebagai tukang judi online.
Selasa, 17 Juni 2014 15:10 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Subdirektorat Cybercrime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya meringkus para pemilik situs judi online. Empat situs dengan para operatornya dibekuk dalam beberapa pekan terakhir.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombespol Rikwanto menjelaskan, penangkapan dilakukan berdasarkan empat laporan polisi. Laporan pertama judi online ini diketahui berdasarkan Patroli petugas CyberCrime melalui situs Taipa88.com.

"Website tersebut merupakan sarana perjudian dengan nama bola tangkas, cara bermainnya dengan menginstal java dan game yang telah disediakan," ujar Kabid Humas di Mapolda Metro Jaya, Selasa (17/6/2014).

Untuk situs Taipa88.com, petugas menahan tersangka R, SP, BII, RL, CC alias K, dan RF alias A. Barang bukti token BCA, Mandiri, dan BNI. Modem, sms gateway, laptop, dan komputer PC.

"Kasus judi online lainnya, kata Kabid Humas, yaitu situs bonanza88.com, sarana perjudiannya menggunakan bola tangkas yang dikenal dengan nama Mickey Mouse, kita tahan tersangka EY dengan barang bukti dua token BCA, modem, ipad, dan dua handphone," ujar Kabid Humas.

Kemudian situs ketiga yakni xxxhabetxx.com. Dengan menyediakan judi online melalui live chat. Empat tersangka yakni BS, ACP, RA, dan JH diamankan dengan barang bukti 11 Hp, 3 CPU, kalkulator, dan uang Rp 4,6 juta.

Situs keempat yang diungkap yakni www.08110812.xxx dan www.sbo338.xxx. "URL lengkap kami rahasiakan, situs ini menyediakan perjudian taruhan sepakbola dan togel, serta permainan kasino lewat streaming. Kita amankan tersangka LY dengan barang bukti dua CPU, 10 HP, kalkulator, dan uang Rp 2,6 juta," ujarnya.

"Saat Piala Dunia sekarang ini, judi sejenis masih ada dan cukup banyak, omzet mereka mencapai Rp 3 juta sehari, bahkan ada yang mencapai Rp 50 juta sebulan. Para pelaku ada yang sudah enam bulan beroperasi, dan ada yang baru sebulan," jelasnya.
Kini, para tersangka ditahan di Mapolda Metro Jaya, mereka akan dijerat pasal 303 KUHP, dan pasal SD UU RU No 11 tentang ITE.

Pembuang Bayi di Sawangan Ternyata Ibunya Sendiri yang Alami Gangguan Jiwa

Selasa, 17 Juni 2014 14:29 WIB
PUSKOMINFO - Pelaku pembuang bayi laki-laki di depan bengkel Elsa Motor di Jalan Abdul Wahab, RT.03/09, Kel.Sawangan Lama, Kec. Sawangan Kota Depok, Selasa (17/6/2014) dini hari diketahui dilakukan oleh ibu kandungnya. Sang ibu tersebut tega membuang buah hatinya karena alami gangguan jiwa.

Menurut Bidan Nani Herawati yang merawat sang bayi mengatakan bahwa hal tersebut terungkap setelah seorang laki-laki bernama Wapriudin, 25 tahun, yang mengaku sebagai ayah bayi datang ke tempatnya subuh tadi sekira pukul 05:30 WIB.

“Bersama kader Posyandu dan tokoh masyarakat serta Ketua RT 03/09, bapak tersebut mengaku sebagai orang tua dari bayi itu. Dan memang dibenarkan bahwa bayi itu anak dari bapak tersebut,” ungkap Nani, Selasa (17/6/2014).

Dari pengakuan sang ayah, Nani menceritakan bahwa pelaku pembuang bayi tidak lain adalah ibunya bernama Nuryani alias Yani, 25 tahun. Pelaku diketahui mengalami gangguan jiwa akibat kemiskinan yang menghimpit kehidupannya.

“Memang kondisi kejiwaan pasiennya tersebut sedikit terganggu dan berdasarkan keterangan keluarga sempat dirawat di RS Jiwa Cilendek Bogor,” ungkapnya.

Sementara itu, Dolen paman pelaku, membenarkan bahwa Yani yang merupakan keponakannya tersebut mengalami gangguan jiwa. “Sebenarnya keponakan saya Yani tidak gila. Hanya saja memang mengalami tekanan jiwa akibat masalah ekonomi yang terjadi di keluarganya. Suaminya hanya sopir sembako di Bhakti Karya Sawangan,” ujar Dolen. Bahkan Eka Murdianto, 12 tahun, anak pertamanya tidak sekolah lantaran tidak memiliki biaya.

Lebih lanjut Dolen menceritakan kronologis hilangnya bayi berusia 40 hari yang diketahui bernama Albi bermula ketika Wapriudin alias Jepri, 25 tahun, bangun tidur dan mendapati anak ketiganya itu bersama sang istri tidak ada di kamar. Setelah sempat mencari-cari hampir lima jam kemudian sekira pukul 05:00 WIB warga mengetahui bahwa bayinya sudah di dititipkan di Bidan Nani.

Sebelumnya banyak yang menduga bayi Albi dibuang dari sebuah mobil Toyota Avanza berwarna abu-abu. Hal itu berdasarkan keterangan saksi-saksi di tempat kejadian.

Bayi Laki-Laki Dibuang Pengendara Mobil di Sawangan

Selasa, 17 Juni 2014 12:28 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok bayi laki-laki hidup ditemukan oleh pengendara sepeda motor digeletakkan di depan Bengkel Elsa Motor, Jalan Abdul Wahab, RT.03/09, Kelurahan Sawangan Lama, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (17/6/2014) dinihari sekira pukul 01:30 WIB.

Kapolsek Sawangan, Kompol Saderi, mengatakan bayi berusia sekitar 2 bulan dengan berat badan 4,5 Kg, pertama kali ditemukan oleh seorang pengendara sepeda motor bernama Tasuri,40 tahun, yang melintas di lokasi.

“Saksi melihat seorang pengendara mobil Toyota Avanza warna silver berhenti dan membuang seperti sampah di jalan. Pada saat didekati, ternyata bungkusan kardus berisi bayi hidup,”ujar Kapolsek kepada wartawan.

Petugas Polsek Sawangan yang mendapat laporan kemudian datang ke lokasi kemudian membawa bayi tersebut ke bidan terdekat. “Demi keselamatan sang bayi, sekarang bayi dititipkan pada bidan Nani Herawati, Jalan Raya Abdul Wahab RT 02/04, tidak jauh dari lokasi penemuan untuk dirawat,” kata Kapolsek.

Kapolsek menambahkan bahwa pihaknya masih menyelidiki untuk menangkap orangtua bayi yang tega membuang bayinya tersebut. “Sejumlah saksi sudah kita mintai keterangan,”tuturnya.

Seorang Pedagang Tewas Bunuh Diri di Rel Kereta Api Stasiun Klender

Selasa, 17 Juni 2014 10:31 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria ditemukan tewas di dekat Stasiun Klender, Jakarta Timur, Selasa (17/6/2014) pagi ini. Pria yang diketahui bernama Ismaun, 51 tahun, ini diduga bunuh diri di rel kereta api saat kereta tengah melintas.

Ismaun merupakan seorang pedagang yang biasa berdagang di kolong jembatan Klender yang berada tidak jauh dari Stasiun Klender. Diketahui dia tinggal di RT 8 RW 8, Kelurahan Jatinegara Kaum, Jakarta Timur.

Kapolsek Metro Pulogadung, Kompol Muhammad Nasir mengatakan peristiwa terjadi sekira pukul 07:00 WIB, korban diduga sengaja bunuh diri karena saat kejadian korban sedang berjalan di samping rel kereta dan ketika KA dari Bekasi Arah Jakarta melintas, korban sengaja merebahkan diri ke rel.

"Saksi sempat meneriaki korban agar menghindar, namun korban malah tengkurap di rel saat KA dari Bekasi arah Jakarta lewat," terang Kapolsek, Selasa (17/6/3014).

Korban langsung meninggal dunia dengan sejumlah luka, antara lain di bagian kepala, kaki putus, jari-jari tangan putus dan luka di bagian badan. Jenazah rencananya akan dibawa ke RSCM.