25 Juli 2014

Objek Vital Dijaga Khusus Saat Libur Lebaran

Jumat, 25 Juli 2014 15:01 WIB
PUSKOMINFO - Pengamanan saat libur Hari Raya Idul Fitri bukan hanya difokuskan pada pemukiman-pemukiman dan rumah ibadah. Direktorat Pengamanan Objek Vital (Dit Pam Obvit) Polda Metro Jaya juga melakukan penjagaan di gedung-gedung perwakilan kedutaan besar negara tetangga selama masa libur Lebaran.

Direktur Pengamanan Obyek Vital Polda Metro Jaya, Kombes Pol Adi Cahyo mengatakan, saat ini masih dalam masa pasca pengumuman hasil Pilpres, musim mudik serta antisipasi adanya isu terorisme. "Semua objek vital kita tetap fokuskan, terutama Kedutaan Besar, kita tempatkan anggota di sana," ujarnya kepada wartawan, Jumat (25/7/2014).

Menurut Dir Pam Obvit, pengamanan kedutaan dilakukan bervariasi. Mulai dari pengamanan per satu kedutaan, juga ada satu gedung yang terdapat lima perwakilan kedutaan. Selain itu, objek vital lainnya yang dijaga adalah gedung-gedung pemerintah, dan tempat-tempat wisata di Jakarta, seperti Ragunan, TMII, dan Ancol.

Kapolda Metro Jaya Himbau Warga Tidak Takbir Keliling

Headline
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dwi Priyatno 
 
Jumat, 25 Juli 2014 14:47 WIB
PUSKOMINFO - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Dwi Priyatno menghimbau warga tidak melakukan takbir keliling karena akan bisa mengganggu ketertiban dan keselamatan dalam berlalu lintas. Apalagi takbir keliling menggunakan truk dan hingga naik ke atasnya.

Menurut Kapolda, takbir yang bagus itu dilakukan di lingkungan rumah seperti di masjid atau mushala.

"Kami sarankan tidak takbir keliling," katanya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (25/7/2014).

Himbauan Polda Metro Jaya ini selalu dilakukan saat akan memasuki Hari Raya Idul Fitri. Sebab, hampir setiap tahun menjelang Lebaran banyak warga yang menyambutnya dengan bertakbiran keliling.

Berdasar data yang ada, takbir keliling tidak hanya menggangu ketertiban dalam berlalu lintas, tidak jarang juga terjadi keributan, kecelakaan lalu lintas dan menimbulkan luka yang disebabkan aksi melempar petasan. Orangtua dan tokoh masyarakat seyogyanya tidak mengizinkan warganya untuk melakukan takbir keliling guna menghindari permasalahan-permasalahan di atas.

Pemudik Motor Tewas Terlindas Bus Damri di Rawamangun

Salip Damri, Pemudik Tewas Terlindas Bus 
Jumat, 25 Juli 2014 13:11 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pemudik motor tewas setelah terlindas bus Damri di Jalan Penggambiran Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (25/7/2014) siang. Korban yang diketahui bernama Saeran, 51 tahun, warga Kayumas Utara, RT 07/RW 09, Pulogadung, Jakarta Timur, itu tewas seketika dengan luka berat di bagian kepala.  

Saksi mata, Joni Sinaga mengatakan peristiwa terjadi sekira pukul 11:30 WIB, Jumat (25/7/2014) siang  Saat itu korban yang mengendarai sepeda motor Honda Supra bernomor polisi F 5634 N, berjalan kencang dan menyalip bus Damri bernomor polisi B 7503 IZ, dari arah kiri.

Nahas, motor Saeran bersenggolan dengan badan bus sehingga terjatuh dan langsung terlindas ban belakang bus jurusan Rawamangun-Bandara Soekarno - Hatta itu.

"Dia mengebut dan nyalip dari arah kiri. Padahal bus Damri jalannya pelan. Begitu kesenggol, langsung jatuh terlindas ban belakang kiri bus," ujar Joni di lokasi.

Saeran diduga hendak dalam perjalan mudik ke kampung halaman. Hal itu terlihat dari barang bawaan korban yang tercecer di jalan.

Polisi yang tiba di tempat kejadian langsung mengamankan sopir dan kernet bus yang belum diketahui identitasnya itu. Sementara jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk keperluan otoupsi.


Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat macet sepanjang satu kilometer karena banyaknya pengendara yang memperlambat laju kendaraan untuk melihat kejadian.

Pekerja Tewas Kesetrum Saat Pasang Baja Ringan di Sukmajaya Depok

Jumat, 25 Juli 2014 12:50 WIB
PUSKOMINFO - Prayitno,42, warga Jalan Jelambar Raya, RT.07/02,No.2, Kel.Jelambar Baru, Kec.Grogol Jakarta Barat, tewas saat bekerja memasang atap baja ringan di rumah warga di Jalan Kapuas Raya No.115, RT.03/18, Abadijaya, Sukmajaya, Kota Depok, Jumat (25/7/2014) pagi. Prayitno tewas kesetrum  aliran listrik karena atap baja ringan yang dipasangnya menempel ke kabel yang teraliri listrik.

“Rumah yang sedang direnovasi korban memasang atap baja ringan. Tanpa sadar ada kabel yang masih dialiri listrik dan menyenggol baja ringan yang sedang dipasang korban lalu langsung tersengat listrik,”ujar Perwira Urusan (Paur) Humas Polresta Depok, IPDA Bagus Suwardi, Jumat (25/7/2014) siang.

Peristiwa terjadi sekira pukul 08:30 WIB. Korban mengalami luka bakar serius dari sengatan listrik tegangan tinggi dari kabel yang ada diatas plafon. Korban meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit Warsito Simpangan Depok.


Dalam peristiwa tersebut anggota reskrim Polsek Sukmajaya telah meminta keterangan sejumlah saksi termasuk pemilik rumah.

“Kejadian ini murni faktor kecelakaan kerja. Korban sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Dan oleh pihak kepolisian setempat sudah menghubungi pihak keluarga untuk mengambil jenasah,”kata IPDA Bagus Suwardi.

 

Mengaku Petugas PLN, Perampok Sekap Satu Keluarga di Serpong

Jumat, 25 Juli 2014 11:34 WIB
PUSKOMINFO - Perampok dengan berpura-pura sebagai petugas PLN, menyatroni dan menyekap keluarga Andi Permana Saputra, 44 tahun, di Perumahan Villa Melati Mas, Blok G V, No 2, RT 027/009, Kelurahan Jelupang, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Kamis (24/7/2014) malam.

Dalam aksinya, pelaku bersenjata tajam itu menyekap seluruh penghuni rumah, di antaranya Andi Permana Saputra dan istrinya Tjian Hong, 43 tahun, serta dua anaknya, Marko Prawira Saputra, 19 tahun dan Dian Angelene, 22 tahun.

Setelah kaki dan tangan para korban diikat dengan tali sepatu, mereka lalu disekap di kamar mandi.

Setelah menyekap penghuni rumah, pelaku menggasak hand phone jenis BlackBerry, Samsung NX, Laptop Acer, sepasang anting, dan 2 cincin emas, juga dompet berisi KTP dan ATM.

Kanit Reskrim Polsek Serpong, AKP Toto Daniyanto ketika dihubungi wartawan, Jumat (25/7/2014), membenarkan adanya laporan terkait peristiwa perampokan tersebut. Menurut dia, kasus perampokan itu dalam penyelidikan. "Sedang kami proses," kata AKP Toto.

 

Kapolda Metro Jaya: Gunakan Contact Center Polri 110 Jika Terjadi Kejahatan


Kapolda Metro: Gunakan Contact Center Polri 110 Jika Terjadi Kejahatan 
Jumat, 25 Juli 2014 10:52 WIB
PUSKOMINFO - Dalam mengantisipasi berbagai tindak kejahatan selama hari raya Idul Fitri 1435 Hijriyah/2014, Polda Metro Jaya melakukan patroli skala besar dan sambang ke lingkungan warga yang dilakukan oleh para Babinkamtibnas.
 
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Dwi Priyatno mengatakan apabila menjadi korban tindak kejahatan ataupun mengetahui adanya tindak kejahatan, ia menghimbau segera menghubungi Contact Center Polri 110.
 
"Di setiap kelurahan ada Babinkamtibmas, kalau ada tindak kejahatan bisa hubungi mereka. Ada juga 110, yang bisa langsung mengetahui lokasi dimana," terang Kapolda, Jumat (25/7/2014).
 
Kapolda berharap masyarakat bisa memanfaatkan Contact Center Polri 110. Agar apabila terjadi kejahatan bisa segera langsung ditindaklanjuti.
 
Contact Center Polri 110 sudah banyak digunakan warga dan ditelepon oleh jutaan warga. Rata-rata warga yang menghubungi 110 ialah mereka yang melaporkan kecelakaan lalu lintas, kemacetan, kriminalitas, tawuran, informasi soal BPKB, SIM, dan STNK serta sisanya meminta pengawalan. Tidak semua laporan diteruskan ke Polres, tetapi ada beberapa persoalan yang diselesaikan di tingkat agen atau penerima telepon masyarakat.

Ibu Rumah Tangga Dijambret, Uang Mudik Rp 13 Juta Raib




ta1s
Jumat, 25 Juli 2014 10:39 WIB
PUSKOMINFO - Ibu rumah tangga menangis saat tas berisi uang belasan juta dan surat penting dijambret penjahat bermotor di Jembatan Kali Ciliwung, Jalan Ir. Juanda, Kel. Bhakti Jaya, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Kamis (24/7/2014) siang. Korban melaporkan kasus ini ke Polresta Depok.

Korban bernama Sri Sukesmi, 48 tahun, warga Pancoran Mas, tampak shock saat melapor ke pos pelayanan lalulintas perempatan Cijago. Petugas kemudian mengantar korban ke Polresta Depok.

Korban menceritakan awal kejadian ketika sedang dalam perjalanan pulang dari bank di Jalan Raya Bogor melewati Jalan Juanda. Sewaktu melewati jembatan kali kedua dari arah Margonda ke Gas Alam, dirinya dipepet seorang pengendara motor lalu tasnya langsung dirampas.”Sebelum memepet dan merampas tas yang sedang ditaruh di depan stang, laju motor saya sempat dihalang-halangi oleh pengendara motor Honda Tiger,” ujarnya kepada petugas.

Pengendara motor yang berhasil membawa kabur tas miliknya dikenali menggunakan jaket hitam dengan tulisan putih di belakang jaket pelaku.


Kapolresta Depok, Kombes Pol Ahmad Subarkah yang menerima langsung laporan korban, mengatakan pihaknya segera merespon kasus ini dan sudah memerintahkan anggotanya melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Sementara, penyidik lainnya, kata Kapolres, mencoba mengidentifikasi pelaku dari keterangan korban. "Anggota reskrim sudah di lapangan melakukan pengejaran terhadap pelaku perampasan," kata Kapolres.

Atas kejadian ini, Kapolres mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati dalam masa mendekati Lebaran, saat membawa barang berharga. Dalam kasus ini, Ia menduga pelaku sudah mengikuti korban usai korban mengambil uang dari bank. "Kami juga aka coba telusuri jalur yang dilewati korban saat melintas," katanya

Sedang Pesta Ganja di Rumah Kosong, 4 Pemuda Dibekuk Polsek Pamulang

Jumat, 25 Juli 2014 09:44 WIB
PUSKOMINFO - Empat pemuda yang diduga sedang pesta ganja di sebuah rumah kosong disergap petugas Polsek Pamulang, Kota Tangsel. Kegiatan mereka terendus setelah petugas yang sedang melakukan patroli pengamanan rumah kosong mencium bau ganja yang dibakar.

Keempat pemuda yang tertangkap tangan sedang mabuk ganja tersebut masing-masing berinisial RA, 22 tahun, MH, 22 tahun, MRP, 22 tahun, dan BEP, 22 tahun.

Kepala Seksi (Kasie) Humas Polsek Pamulang, Aiptu Sucipto mengatakan, ke-empat pemuda tersebut ditangkap saat sedang nongkrong seraya menghisap ganja di Perumahan Pamulang Estate, Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel.

Saat itu, petugas Polsek Pamulang sedang melakukan monitoring wilayah. Sesampainya di lokasi penangkapan, petugas melintas dan mengendus bau asap daun ganja yang dibakar.

Lalu, petugas langsung turun dari mobil dan mengamankan keempat pemuda tersebut. Karena ketakutan, salah satu pelaku kedapatan hendak membuang barang haram tersebut.

Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan dua paket ganja kering siap hisap. Keempatnya langsung digelandang ke Mapolsek Pamulang guna pemeriksaan lebih lanjut.

"Pelaku sudah kita amankan. Masih kita lakukan pengembangan untuk mengungkap penegedar dan pemasoknya," ujar Aiptu Sucito.

Gedung Kemenkeu Terbakar

Jumat,  25 Juli 2014 09:28 WIB
PUSKOMINFO - Tiga ruangan di Gedung RM Notohamiprojo Radius Prawiro, Kementerian Keuangan di Jl Dr Wahidin Raya, Jakarta Pusat, Jumat (25/7/2014) pagi, hangus terbakar.

Informasi dari Polsek Metro Sawah Besar, dalam kebakaran tersebut api melahap tiga ruangan, yaitu dapur, koperasi, dan perpustakaan.

Peristiwa terbakarnya ruangan di lantai 2 itu diketahui sekira pukul 04:00 WIB. Penyebab kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek listrik.

Api berhasil dipadamkan pukul 05:00 WIB dengan mengerahkan 23 unit mobil pemadam kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kini masih dalam penyelidikan Polsek Metro Sawah Besar dan Polres Metro Jakarta Pusat.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 25 Juli 2014


Jumat, 25 Juli 2014 09:20 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Jumat 25 Juli 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:
 
1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gedung Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Grand Cakung

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

24 Juli 2014

Polres Metro Jakarta Utara Musnahkan Ribuan Botol Miras Hasil Operasi Selama Ramadhan



polres-sub
Kamis, 24 Juli 2014 13:28 WIB
PUSKOMINFO - Polres Metro Jakarta Utara memusnahkan 24.540 botol minuman keras di halaman Mapolres Metro Jakarta Utara, Jl. Yos Sudarso, Kamis (24/7/2014). Minuman keras tersebut merupakan hasil tangkapan operasi miras dari tanggal 1 sampai 22 Juli dari cafe, bar, warung, dan gudang penyimpanan yang ada di wilayah Jakarta Utara.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Mohammad Iqbal, mengatakan pemusnahan miras ini sebagai wujud komitmen kepolisian untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat saat bulan puasa.

“Pemusnahan miras ini merupakan hasil operasi penyakit masyarakat dan operasi cipta kondisi yang dilakukan Polres,” kata Kapolres.

“Secara tidak langsung pemusnahan ini akan mengurangi tingkat kriminalitas seperti kasus tawuran oleh sekelompok orang yang terpengaruh minuman tersebut,” tambah Kapolres.

Menurut Kapolres, selama bulan puasa ini sudah terjadi dua kali tawuran di wilayah Jakarta Utara, yaitu di kelurahan Kali Baru dan kelurahan Cilincing.

Kapolres mengungkapkan dengan keberadaan minuman keras baik yang memiliki izin maupun dijual secara ilegal saat ini dijual dengan harga yang murah sehingga mudah diperoleh masyarakat. “Oknum penjual biasanya mencampur (mengoplos) minuman dengan bahan-bahan lain sehingga harganya bisa lebih ekonomis,” tandasnya.

Bahkan menurut Iqbal saat ini banyak kalangan masyarakat yang menganggap minuman oplosan tersebut sebagai penambah tenaga dan dipakai sebagai campuran jamu.

“Begitu juga kasus Pencurian, penganiayaan, pembunuhan, dan perampasan saat ini menjelang hari Lebaran juga semakin marak, oleh sebab itu saya perintahkan untuk jajaran Polsek di Jakarta Utara agar lebih tanggap dan melakukan upaya preventif untuk mencegah tindakan kriminalitas agar suasana lebaran bisa dirayakan masyarakat secara kondusif dan angka kriminalitas turun,” tandas Kapolres.

Dalam pemusnahan tersebut juga dihadiri oleh Dandim 05/02, Kajari Jakarta Utara, serta ormas Front Pembela Islam (FPI) wilayah Jakarta Utara dan Front Betawi Rempuk (FBR) Jakarta Utara.

Usai sambutan tersebut Kapolres Jakarta Utara, Dandim 05/02, Kajari dan Pengadilan Negeri Jakarta Utara, serta ormas masyarakat menandatangani kesepemahaman lebaran damai tanpa minuman keras agar kondisi kemanan masyarakat terjaga dan perayan hari raya Lebaran berjalan aman dan kondusif.

Polres Metro Jakarta Barat Periksa Urine Sopir Bus di Terminal Kalideres

Kamis, 24 Juli 2014 09:09 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat akan melakukan tes urine terhadap ratusan sopir bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Kalideres, sebelum mengantarkan para pemudik ke kampung halamannya masing-masing.

Menurut Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Gembong Yudha, pihaknya akan melakukan tes urine terhadap para sopir sebelum keberangkatan bus, mulai pukul 07.00 WIB-11.00 WIB.

"Pemeriksaan ini dilakukan agar perjalanan mudik menjadi aman, dan terhindar dari kecelakaan yang disebabkan karena lalainya sopir. Dan nanti bisa terlihat pengemudi mana yang positif pakai narkoba," ujar AKBP Gembong kepada wartawan, Kamis (24/7/2014).

Menurut AKBP Gembong, kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi disaat mudik bukan hanya karena akibat kondisi kendaraan yang tak layak untuk beroperasi. "Bisa juga karena kondisi fisik pengemudi yang kurang fit. Sehingga, mengurangi kesadaran dan kewaspadaan pengemudi saat berkendara," bebernya.

"Berkurangnya ketahanan tubuh ini, bisa karena faktor kelelahan, pengaruh mengkonsumsi minuman keras, obat-obatan dan narkotika," lanjutnya.

AKBP Gembong juga menegaskan, jika terbukti ada salah satu sopir positif menggunakan narkoba, pengelola bus diwajibkan untuk mengganti pengemudi tersebut.

"Kita sudah pegang datanya dari masing-masing P.O, pengemudi dan nomor bus yang dikendarai sudah disesuaikan. Ini untuk menghindari pengemudi aplusan," pungkasnya.

Dalam pemeriksaan tersebut, polisi juga bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), Dinas Kesehatan, dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Operasi Ketupat 2014, Polda Metro Jaya Terjunkan 7.276 Personel

Kamis, 24 Juli 2014 08:08 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya mengerahkan ribuan personelnya untuk mengatur arus mudik jelang lebaran Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriyah. 
Hal itu dikatakan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, yang menjelaskan ada sedikitnya 7.276 personil yang diterjunkan dalam Operasi Ketupat Jaya 2014.

"Operasi Ketupat kita kerahkan 7.276 personel, Polda, Polres dibantu TNI, dan Pemda. Seperti, pemadam kebakaran, Jasa Marga dan lainya," kata Kabid Humas kepada wartawan, Rabu (23/7/2014) kemarin.

Menurut Kabid Humas, dalam Operasi Ketupat Jaya 2014 ada 14 posko yang disebar di setiap polres dan 122 pos pengamanan yang digelar di sepanjang jalur padat lalu lintas, keramaian serta pusat perekonomian.

"Ini sudah masuk insert di beberapa tempat. Dimaksudkan supaya dekat dengan masyarakat, sehingga kalau terjadi sesuatu ada polisi di situ dan bisa segera melaporkannya," ujarnya.

Untuk kegiatan operasional nanti sesuai dengan tugas masing-masing terutamadi sekitar lalulintas padat supaya membantu kelancaran pemudik di Jakarta, seperti mudik bareng maupun perlintasan Sumatera dan Banten.

"Pengamanan juga dilakukan ketika calon pemudik melewati Jakarta menuju ke daerah Jawa, maupun sebaliknya," tambahnya.

Tangan Karyawan Pabrik Putus Ditebas Perampok Motor di Tangerang

Kamis, 24 Juli 2014 07:55 WIB
PUSKOMINFO - Seorang karyawan pabrik tangan kanannya putus akibat ditebas perampok karena melawan saat sepeda motornya hendak dirampas di Jalan Raya Cadas,  Kecamatan Priuk, Kota Tangerang, Rabu (23/7/2014) dinihari.

Kapolsek Jatiuwung, Kompol Rully, menjelaskan korban Sunandar, karyawan pabrik dalam perjalanan pulang dari Alam Sutra Serpong mengendarai motor Honda Beat. Ketika melintas di lokasi, dekat PT Jaya Mix, sekira pukul 02:00 WIB dipepet pelaku menggunakan 4 sepeda motor semuanya berboncengan.

Sepeda motor korban dirampas oleh para pelaku, namun korban melawan hingga terjatuh dari sepeda motor. Satu pelaku menggayunkan parang ke tubuh korban mengenai tangan kanan hingga putus.

Meskipun sudah terluka, korban terus berusaha melawan sehingga pelaku membabat tangan kiri Sunandar hingga nyaris putus. Pada saat korban sudah tak berdaya, pelaku membawa kabur sepeda motor korban ke arah Jalan Raya Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Menurut Kapolsek, saat ini korban yang mengalami luka berat itu dirawat di rumah sakit.  “Korban masih dirawat belum bisa dimintai keterangan,” jelasnya sambil menyebutkan petugas sedang mengejar pelakunya.

Selama ini di Jalan Cadas rawan perampok sepeda motor karena suasananya yang sepi pinggir kali dan kawasan pabrik. “Kami imbau warga ekstra waspada bila melintas di daerah itu,” ucap Kapolsek.

PRT Berkomplot Curi Mobil Majikan di Cempaka Putih

Kamis, 24 Juli 2014 07:43 WIB
PUSKOMINFO - Seorang  wanita pembantu rumah tangga (PRT) bersekongkol dengan penjahat, mencuri  mobil milik majikan di Jalan Pramuka, Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, dibekuk polisi, Rabu (23/7/2014) subuh. Mobil berhasil ditemukan 10 jam kemudian oleh polisi di samping perumahan Bintara Jaya, Bekasi Barat.

Tersangka Ren, 44 tahun, asal Cilacap, Jawa Tengah, baru sebulan bekerja  di rumah Deni,35 tahun, majikannya, tak berkutik ketika  dibekuk. “Semula wanita ini tak mengaku saat diintrogasi polisi, namun berbagai rayuan akhirnya tersangka mengakui perbuatannya,” ujar Kapolsek Metro Cempaka Putih, Kompol Tofiq.

Informasi yang dihimpun, sekira pukul 05:00 WIB, wanita pembantu ini mengambil kunci mobil berikut STNK mobil dari dalam tas majikan yang tergantung di dinding ruang tamu. Namun sebelum wanita itu  mengambil  kunci mobil ia terlebih dulu mengontak pria  temannya  untuk datang ke alamat  yang telah diberikan dengan jelas. Karena sudah bersekongkol dengan bandit, pria  yang dihubungi datang tepat waktu.

Saat majikan masih tidur, pembantu itu keluar sambil menyerahkan kunci mobil berikut STNK ke teman pria yang sudah menunggu di luar rumah. Dengan kerja yang rapi dan seakan-akan majikan mau berangkat kerja, warga yang sedang sahur tidak curiga dengan modus pelaku.

Setelah  mobil dibawa kabur teman pembantu itu,  wanita ini bersandiwara  seakan tidak ada kejadian, ia menyapu dan membersihkan semua ruangan kamar kemudian menyuci pakaian majikan.

Saat Deni bangun, melihat  mobil Sedan Accord  warna putih yang diparkir persis di dekat rumah sudah tidak ada. Ia sempat bertanya pada pembantu dan mengaku tidak melihat ada orang di depan. Korban kemudian bertanya kepada tetangganya dan sempat melihat sang pembantu mengobrol dengan seorang pria sambil menyerahkan sesuatu. “Kami kira majikannya  yang keluar bawa mobil itu,” ujar Harno, warga.

Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Metro Cempaka Putih. Petugas dipimpin Kanit Reskrim, AKP Supriyadi segera melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan olah TKP. Setelah 4 jam dimintai keterangan, sang pembantu akhirnya mengakui berkomplot dengan pelaku dan menyebut mobil ada di kawasan Bekasi Barat. Petugas pun mencari mobil itu dan berhasil ditemukan. “Kami masih memburu pelaku lain yang mengambil mobil,” ujar Kanit.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 24 Juli 2014


Kamis, 24 Juli 2014 07:37 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Kamis 24 Juli 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:
 
1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gedung Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Grand Cakung

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Empat Toko di Kebayoran Lama Terbakar

Kamis, 24 Juli 2014 07:28 WIB
PUSKOMINFO - Empat toko ludes dilahap si jago merah di Jalan Masjid Al Muyassarin RT 02/01 Kelurahan Cipulir, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (23/7/2014) malam sekira pukul 20:30 WIB.

Kebakaran menghanguskan empat toko yaitu toko kelontong milik Memet, warung nasi uduk milik Yeyen, kios penjahit ditempati Amar dan warung nasi Padang milik ibu Yus.

Kapolsek Metro Kebayoran Lama, Kompol Riftazudin mengatakan dari keterangan saksi Tika, 34 tahun, pedagang pecel lele, ia melihat asap dari salah satu warung kelontong milik pak Memet.

“Api langsung membesar dan keluar dari jendela depan dan merembet ke tiga warung sebelah,” ujar Kapolsek.

Petugas Sudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana mengerahkan 21 unit mobil DPK untuk menjinakkan api. Api dapat dipadamkan sekira pukul 22:00 WIB. “Tidak ada korban jiwa,  penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” pungkas Kapolsek.

23 Juli 2014

Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya Sediakan Ambulance di Terminal dan Stasiun

Rabu, 23 Juli 2014 13:52 WIB
PUSKOMINFO - Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya membangun tujuh posko kesehatan selama Operasi Ketupat Jaya 2014.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Musyafak mengatakan ketujuh posko kesehatan itu ditempatkan di beberapa stasiun, terminal dan pelabuhan.

"Dalam rangka Operasi Ketupat, kami tempatkan ambulance di poskotis seperti di terminal dan stasiun," kata Kabid Dokkes di Mapolda Metro Jaya, Rabu (23/7/2014).

Kabid Dokkes melanjutkan, beberapa titik yang ditempatkan ambulance yakni di Terminal Kampung Rambutan, Terminal Rawamangun, Terminal Kalideres, Pelabuhan Tanjung Priok, hingga Kemayoran.

Selain menyiapkan ambulance, Biddokkes Polda Metro Jaya juga menyediakan dua paramedis, satu dokter serta satu sopir ambulance.

"Kamu mulai menyiapkan ambulance sejak H-5, itu sudah beroperasi bersama pihak terkait lainnya, seperti Jasa Raharja," tambah Kombes Pol Musyafak.

Polsek Sukmajaya Tangkap 5 Penjudi





judi-sub
Rabu, 23 Juli 2014 13:27 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Sukmajaya menggerebek tempat perjudian tersembunyi di sebuah ruko di Jalan Keadilan Ujung,Sukmajaya,Depok, Rabu (23/7/2014) sekira pukul 03:30 WIB. Sebanyak lima penjudi yang sedang asyik main judi kartu berhasil ditangkap.

Pelaku yang ditangkap yakni II,27 tahun, DF,25 tahun, ID,39 tahun, SS,51 tahun, dan TH,34 tahun.

“Dari lokasi penggerebakan yang dilakukan buser Polsek Sukmajaya, petugas mengamankan alat bukti berupa 2 set kartu gaple, dan uang tunai Rp.450 ribu,”ujar Kapolsek Sukmajaya, Kompol Agus Widodo.

Menurut Kapolsek, para pelaku tertangkap tangan oleh petugas yang tengah melaksanakan patroli dalam rangka operasi cipta kondisi.


“Pada saat sedang patroli kita melihat sebuah ruko sekira pukul 03:30 dalam kondisi terbuka. Kami kira ruko tersebut telah dicuri, ternyata pada saat didekati lima pemuda yang sedang asyik main judi sedang duduk melingkar ,”ungkapnya.

Kapolsek menuturkan, pihaknya akan komitmen tidak hanya selama bulan puasa maupun lebaran tapi dihari-hari bisa akan membasmi segala praktek perjudian.

“Perjudian adalah salah satu kegiatan yang melanggar hukum dan juga salah satu penyakit masyarakat yang perlu diberantas,”tuturnya.

Untuk mempertangggung jawabkan perbuatannya, lanjut Kapolsek, kelima pelaku yang merupakan karyawan swasta ini dikenakan pasal 303 KUHP tentang perjudian. “Pelaku diancam kurungan selama 3 tahun penjara,”tegasnya.

Tabung Gas 3 Kg Meledak di Kembangan, 11 Orang Luka-luka

Rabu, 23 Juli 2014 08:33 WIB
PUSKOMINFO - Sedikitnya 10 orang menderita luka akibat ledakan tabung gas tiga kilogram di Kampung Pasar Minggu RT 02 RW 01 Kelurahan Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (22/7/2014) malam. Kesebelas korban ledakan tabung gas dilarikan ke RS Puri Indah dan beberapa klinik sekitar tempat kejadian.

Informasi yang dihimpun, selepas berbuka puasa sekira pukul 18:30 WIB, pedagang dan pemilik agen gas bernama Herman, 35 tahun, dengan mengendarai sepeda motor membawa 15 tabung gas untuk diantar ke sebuah warung.

Herman mengatakan, waktu dalam perjalanan tidak terjadi apa-apa. Namun saat berhenti di warung Zainudin, 35 tahun, yang akan menerima tabung gas tersebut, salah satu tabung gasnya bocor.

Herman mencium salah satu tabung gasnya bocor lalu mengambil dan merendamnya di bak yang dipenuhi air.

Saat itu, ada sejumlah anak-anak dan orang dewasa  yang menonton. Namun tanpa diketahui sebabnya, tiba-tiba tabung gas meledak dan mengenai anak-anak yang ada di lokasi.

Kapolsek Metro Kembangan, Kompol Heru Agus S Sos, yang datang ke lokasi melakukan Olah TKP belum dapat memastikan penyebab ledakan. Dugaan sementara, kata Kapolsek, saat tabung gas tiga kilogram itu bocor menyebar terkena angin. Apakah meledak karena terkena api berasal dari penjual bakso atau bukan, karena di TKP dekat dengan tukang bakso, masih dalam penyelidikan.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Metro Kembangan AKP Robinson Manurung dan Ipda Anggoro yang berada di tempat kejadian mendata nama-nama korban yang dibawa dan dirawat di RS Puri Indah dan RSUD Cengkareng. Sebelas nama di antaranya:
  1. M. Raihan, 12 tahun
  2. Bagus Permanto, 11 tahun
  3. M.  Febriansyah, 13 tahun
  4. Mirja, 7 tahun
  5. Maulana Malik Ibrahim, 10 tahun.
  6. Yulia, 31 tahun
  7. Lutfi, 3 tahun
  8. Dika, 12 tahun
  9. Afid, 44 tahun
  10. Herman, tukang gas
  11. Syaiful Juhri, 49 tahun

Pria Berusia 60 tahun Tewas di Panti Pijat Saat 'Bercinta'

Rabu, 23 Juli 2014 08:15 WIB
PUSKOMINFO - Seorang lelaki berusia 60 tahun ditemukan tewas disebuah kamar panti pijat Flamboyan di RT 02, RW 06, No 40, Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (22/7/2014) sekira pukul 16.00 WIB.

Pria yang diketahui bernama Joenoes, 60 tahun,  itu tewas usai berhubungan intim dengan seorang wanita pekerja panti pijat tewas dengan posisi terlentang. Tak ditemukan luka ditubuh korban yang menyebabkan nyawanya melayang.

Informasi yang dihimpun, Joenoes merupakan langganan tetap di panti pijat tersebut, sebelum tewas Joenoes memilih terapis bernama Desi, 29 tahun. Korban dipijit selama satu jam, namun usai memijit korban, tubuhnya ditarik oleh korban yang sudah tidak kuat menahan hasrat birahinya.

Dan akhirnya, Desi melayani nafsu pria warga Malaka Duren Sawit, Jakarta Timur itu. Desi pun kaget disaat sedang 'bercinta', tiba-tiba korban langsung mengorok, Desi pun kaget dan langsung melaporkan kepada sang pemilik panti pijit.

Sebelum dipijit, korban sempat mengeluhkan sesak nafas kepada Desi, namun Desi hanya mendengarkan keluh kesah pelanggannya itu. Desi pun tak menyangka korban tewas saat sedang bercinta dengan dirinya.


Atas kejadian itupun, ia langsung melaporkan ke rekan-rekannya dan dilanjutkan ke Polsek Metro Jatinegara. Petugas identifikasi yang datang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Petugas menemukan korban dalam posisi terlentang di atas tempat tidur dengan mengenakan pakaian kaos abu-abu dan celana jeans biru.

Di dalam kamar, polisi menemukan rokok Djarum Super, dan Handbody merk Marina.

Jenazah korban kemudian di bawa ke RSCM, Jakarta Pusat, guna kepentingan otopsi. Kasus ini ditangani Polsek Jatinegara. “Sejauh ini kita tidak menemukan luka ditubuh korban, diduga korban tewas karena sakit,” kata petugas Identifikasi Polsek Metro Jatinegara, Aiptu Suharso.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 23 Juli 2014


Rabu, 23 Juli 2014 08:06 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Rabu 23 Juli 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:
 
1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gedung Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Grand Cakung

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

22 Juli 2014

Polda Metro Jaya Tindak 31 Peserta Sahur on The Road (SOTR)

Selasa, 22 Juli 2014 14:10 WIB
PUSKOMINFO - Maraknya kelompok yang melakukan Sahur On The Road (SOTR) dan melakukan tindakan kriminal membuat Polda Metro Jaya melakukan razia skala besar.

Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Hindarsono mengatakan, razia dilakukan setiap malam oleh petugas gabungan dari lalulintas dan serse. Operasi digelar mulai pukul 00:00 WIB hingga 05:00 WIB.

"Razia kita gelar di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya yang dilakukan tiap malam sejak minggu kedua Ramadan," katanya, Selasa (22/7/2014).

Hingga Selasa (22/7/2014) ini pihaknya telah menindak tegas sebanyak 31 pengendara dan menegur 53 pengendara.

"Kita juga menyita SIM 17 lembar dan STNK 14 lembar," katanya. Dari 31 pengendara seluruhnya menggunakan sepeda motor tidak ada roda empat yang ditindak.

Dia melanjutkan, penindakan dilakukan dengan tegas karena para peserta SOTR ini sudah menyalahi aturan seperti membonceng tiga dan tidak menggunakan helm. Banyak juga dari peserta SOTR ini tidak memiliki SIM. Bahkan mereka telah melakukan tindak kriminal.


Rencananya, operasi ini akan terus dilakukan hingga akhir ramadhan.

"Setiap malam tim selalu berkeliling menindak peserta SOTR yang melakukan pelanggaran," tukasnya.

Lebaran, Kantor Samsat Tutup Sepekan

Selasa, 22 Juli 2014 13:58 WIB
PUSKOMINFO - Operasional Pelayanan Samsat dan pembuatan SIM akan tutup pada 26 Juli dan kembali dibuka pada tanggal 4 Agustus mendatang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan, terkait dengan libur lebaran kedua kantor pelayanan tersebut akan melayani untuk terakhir pada tanggal 25 Juli 2014.

"Ini menyangkut dengan libur lebaran, jadi seluruh Samsat yang ada diwilayah hukum Polda Metro Jaya tutup selama satu minggu," katanya kepada wartawan, Selasa (22/7/2014).

Sementara, terkait dengan pelayanan pajak kendaraan tersebut. Para wajib pajak yang jatuh tempo dalam waktu libur tidak akan dikenakan biaya tambahan atau denda.

"Tidak ada denda untuk yang jatuh tempo tanggal 26 Juli-4 Agustus," tuturnya.

Namun,
bila tidak mau ribet, kata Kabid Humas, para wajib pajak bisa membayarnya diawal atau pada minggu-minggu ini.


Dua WN Australia Digetok Pistol di Tebet

Selasa, 22 Juli 2014 13:40 WIB
PUSKOMINFO - Lima perampok menyatroni rumah WN Australia di Jalan Jaya Mandala I RT 08/01 Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (22/7/2014) pagi. Korban digetok pistol karena melawan. Usai menyekap orang asing tersebut, para pelaku menguras harta benda korban senilai belasan juta rupiah.

Korban bernama James Parker, 53 tahun, mengalami luka di pelipis kanan akibat digetok pistol dan Jeffry, 57 tahun, mengalami luka di kaki kanan, kini masih dirawat di RS Medistra, Jakarta Selatan.

Informasi yanh dihimpun sekira pukul 05:30 WIB pagi, pelaku yang diduga lima orang mengendarai mobil Toyota Kijang Kapsul Warna biru tersebut langsung memasuki rumah korban setelah mengikat seorang security.

Setelah melumpuhkan security, pelaku langsung menodong dua WN Australia tersebut. Rupanya korban melawan hingga membuat pelaku marah dan menggetok kepala korban pakai gagang pistol. Kedua korban kemudian disekap dan diancam akan ditembak jika melawan.

Pelaku selanjutnya menggasak Uang tunai Rp4 juta, tiga HP, satu cincin, dua tas berisi isi dokumen. Kerugian mencapai belasan juta rupiah. Usai mengambil harta benda, kawanan perampok ini kabur ke arah Cawang.

Kanit Reskrim Polsek Tebet, Iptu Budi Setiyono, mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus perampokan yang terjadi di rumah WN Australia tersebut.

Mayat Lelaki dengan Luka 10 Tusukan di Cimanggis

Selasa, 22 Juli 2014 10:49 WIB
PUSKOMINFO - Mayat seorang pemuda tanpa identitas ditemukan warga di pinggir Situ Jemblung, Kavling DDN, Jalan Danau Asri, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Selasa (22/7/2014) pagi. Mayat diduga sebagai korban pembunuhan karena terdapat luka bacokan 10 lubang di sekujur tubuhnya.

Jasad pemuda tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang mencari barang rongsokan di sekitar danau. “Usai mencari rongsokan di danau saya pulang. Tiba-tiba melihat timbunan tanah dengan keluar tangan manusia yang berlumuran darah,”ujar Padeh Darvin, 50 tahun, warga yang menemukan.

Menurut Darvin, darah banyak berceceran di sekitar lokasi berada di antara semak-semak pinggiran danau. “Ceceran darah segar yang ditutupi karpet biru yang juga kena darah ditemukan berjarak lima meter dari lokasi korban,”katanya.

Pada saat ditemukan jasad korban dalam posisi tertelungkup dan terdapat luka sabetan senjata tajam. “Seperti terkena sabetan golok luka mengangah di bagian punggung sebanyak 10 sabetan,” ungkapnya.

Penemuan mayat tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Cimanggis dan Polresta Depok. Petugas identifikasi Polresta Depok yang melakukan Olah TKP tidak menemukan kartu identitas pada tubuh korban. “Kami masih menyelidiki kasus ini,” ujar seorang polisi

Pria Pecatan Brimob Jadi Kurir Narkoba Ditangkap Polsek Metro Menteng

Selasa, 22 Juli 2014 09:34 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria sudah dipecat dari Brimob, jadi pengedar narkoba dibekuk petugas Polsek Metro Menteng, di Jalan Narada Ujung, Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Senin (21/7/2014) kemarin.

“Tersangka ketangkap karena hasil dari pengembangan di Menteng, Rabu (16/7/2014) lalu seorang pria ada yang ketangkap dengan barang bukti 0,1 gram putau,” kata Kapolsek Metro Menteng AKBP Gunawan, Selasa (22/7/2014) pagi saat dikonfirmasi.

Tersangka berinsial JS,52 tahun, yang sudah dipecat belasan tahun lalu dari kesatuan Brimob berikut barang bukti 31 paket putau atau setara 0,8 gram, yang terdapat dari saku celananya.

Informasi yang dihimpun, tertangkapnya kaki tangan bandar narkoba itu sekira pukul 20:00 WIB, saat itu dua polisi sedang melakukan pengembangan, mencurigai seorang pria yang diduga sebagai pengedar shabu, sesuai dengan ciri-ciri yang disebutkan tersangka sebelumnya.

Pria tersebut kemudian dibuntuti, namun ia malah mempercepat langkahnya, dan akhirnya polisi segera membekuk dan menggeledah pria tersebut. Saat digeledah, dari saku celananya ditemukan 0,8 gram putau. Pria tersebut kemudian digiring ke Mapolsek Metro Menteng untuk penyidikan selanjutnya.

TNI Gadungan Bawa Kabur Motor Buruh, Babak Belur Dikeroyok Warga



TN1
Selasa, 22 Juli 2014 08:35 WIB
PUSKOMINFO - Pria mengaku-ngaku anggota Polisi Militer babak belur dihajar massa usai membawa kabur sepeda motor milik seorang buruh di Kampung Lamporan, Desa Dukuh, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Pelaku bernama Panadi alias Sarjo, 43 tahun, warga Jalan Jayakatwang, Perumnas IV, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang kini diamankan di Polsek Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Anggota TNI gadungan itu ditangkap polisi karena tega membawa kabur sepeda motor Honda Tiger milik Dede.

Kapolsek Cikupa, Kompol Daniel Brismen Simanjutak didampingi Kanit Reskrim, Ipda Sumiran menjelaskan penangkapan anggota TNI gadungan tersebut berawal ketika pelaku berkenalan dengan korban. Saat itu pelaku yang mengaku tengah bertugas menjaga keamanan pilpres di wilayah Cikupa itu mengajak makan korban di sebuah warung makan.

Saat korban sedang makan, anggota TNI gadungan itu kemudian meminjam sepeda motor korban dengan cara memaksa. Korban yang curiga kemudian menolak memberikan sepeda motornya tersebut, namun pelaku tetap saja mengambil kunci sepeda motor.

“Sempat terjadi tarik-menarik sepeda motor antara korban dengan pelaku,” ungkap Kapolsek.

Korban yang sadar jika pelaku merupakan anggota TNI gadungan kemudian berteriak minta tolong. Teriakan buruh pabrik itu kemudian didengar warga yang akhirnya langsung mengeroyok pelaku.

Beruntung nyawa pelaku berhasil diselamatkan setelah anggota buser Polsek Cikupa yang sedang observasi wilayah langsung mengamankannya ke kantor polisi.

Kepada petugas, Panadi mengaku nekat membawa kabur sepeda motor milik korban untuk bisa berlebaran di kampung halamannya di Madiun Jawa Tengah. “Alasannya pelaku ingin pulang kampung naik motor,” ujar Kapolsek.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 22 Juli 2014


Selasa, 22 Juli 2014 08:02 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Selasa 22 Juli 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:
 
1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gedung Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Grand Cakung

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Bawa Celurit, Peserta Sahur on the Road Diamankan Polsek Metro Tanah Abang

Polsek Metro Tanah Abang mengamankan seorang peserta sahur on the road (SOTR) di Jl. Asia Afrika, Senayan, Jakarta, karena membawa senjata tajam, Selasa 22 Juli 2014. Selasa, 22 Juli 2014 07:49 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pelajar SMP kedapatan membawa tajam jenis celurit ketika melakukan Sahur on the Road (SOTR) di kawasan Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta Pusat.

Pelajar SMP itu diamankan petugas Patroli Polsek Metro Tanah Abang ketika dilakukan pemantauan terhadap kelompok masyarakat yang melakukan kegiatan SOTR. Pelaku berinisial ILH adalah warga Kampung Baru II, Kelurahan Pesanggrahan, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Dia tidak dapat berkutik ketika diamankan oleh petugas, Selasa (22/7/2014) dini hari tadi.

"Petugas patroli kami mendapati seorang pelajar membawa senjata tajam berupa celurit pada saat SOTR, dan langsung kami amankan barang bukti baik tersangka dan saksi untuk penyidikan lebih lanjut," ujar Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Anom Setyadji kepada wartawan, Selasa,(22/7/2014).

Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan, selang beberapa jam, atau sekira pukul 02:30 WIB, sekitar 600 motor yang diduga rekan atau kelompok SOTR dari pelaku berhenti di depan Mapolsek Metro Tanah Abang. Diduga, kelompok tersebut datang ke Mapolsek setelah diberitahu oleh pelaku. Selain itu, kelompok tersebut diduga berasal dari sekolah yang sama (tingkat SMP dan alumni).

Setelah dihimbau untuk membubarkan kegiatan SOTR oleh Kapolsek, kelompok tersebut langsung melarikan diri ke arah Permata Hijau. Saat membubarkan diri, empat orang dan 3 motor tertinggal, sehingga langsung kembali dievakuasi ke Polsek Metro Tanah Abang. "Disimpulkan sementara bahwa  kegiatan SOTR hanya bersifat konvoi, tidak ada kegiatan sosialnya," terang Kapolsek.

Selain itu, Kapolsek menegaskan bakal memberikan sanksi tilang terhadap pelanggaran lalu lintas yang dilakukan peserta SOTR yang tidak memiliki SIM dan STNK. "Secepatnya kami akan panggil orangtua dan hubungi pihak sekolah," pungkasnya.

Penodong Wanita Pejalan Kaki Ditembak Polsek Metro Kembangan

Selasa, 22 Juli 2014 07:29 WIB
PUSKOMINFO - Zainuri, 21 tahun, tersangka penodong wanita pejalan kaki di Taman Kota Kembangan, Jakarta Barat, ambruk setelah dihadiahi timah panas petugas Polsek Metro Kembangan. Zainuri mencoba kabur sehabis merampas handphone milik Destya Dewi Rahayu, 21 tahun.


Tersangka Zainuri yang menderita luka tembak di kaki kanannya dilarikan ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur. Sedangkan korbannya Destya Dewi Rahayu, 21, diminta keterangan di Polsek Metro Kembangan.

Kapolsek Metro Kembangan, Kompol Heru Agus menjelaskan kejadian tersebut bermula saat korban sedang berjalan kaki dengan temannya, Susanti, 23 tahun. Tiba-tiba korban dihampiri oleh tersangka dan langsung menodong korban dengan pisau.

"Tersangka mengancam korban dengan pisau untuk meminta handphonenya. Korban menodongkan pisau ke perut korban," ujar Kapolsek kepada wartawan, Senin (21/7/2014).

Lantaran dibawah ancaman, akhirnya korban menyerahkan handphonenya. Namun, pria asal Lampung itu langsung mengambil langkah seribu, saat korban berteriak dan mengundang perhatian warga.

Beruntung, anggota Buser Polsek Metro Kembangan sedang patroli di lokasi kejadian dan langsung mengejar tersangka hingga akhirnya dilumpuhkan kaki kanannya karena tetap lari walaupun polisi sempat melepaskan tembakan ke udara sampai tiga kali.

Sementara itu, kata Kapolsek, berdasarkan pengakuan tersangka dirinya sering melakukan aksi serupa di wilayah hukum Polsek Metro Kembangan. "Kami masih memeriksa tersangka kemungkinan ada korban lainnya yang pernah ditodong pelaku," pungkasnya.

Kini, Zainuri harus merayakan Lebaran dibalik jeruji besi Mapolsek Kembangan. Dia bakal dijerat pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

21 Juli 2014

Kebakaran Hanguskan 4 Rumah di Tebet

Senin, 21 Juli 2014 13:56 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran terjadi di pemukiman padat  penduduk di Jalan Dr Saharjo RT 04 RW 05, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (21/7/2014) siang. Belasan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal akibat rumah mereka hangus dilahap si jago merah dalam waktu singkat.

Kebakaran yang menimpa empat rumah yang dihuni sembilan Kartu Keluarga (KK) dan 38 jiwa tersebut ludes terbakar sekira pukul 10:45 WIB. Api tiba-tiba muncul dari rumah milik Haji Matsani kemudian merembet kebeberapa rumah lainnya.

Petugas Sudin Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Jakarta Selatan dan Polsek Metro Tebet mengerahkan 15 mobil DPK untuk menjinakkan api. Petugas dapat memadamkan sekira 45 menit. “Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut, diduga korsleting listrik dari salah satu rumah,” kata Kanit Reskrim Polsek Metro Tebet, Iptu Budi Setiyono.


Mayat Wanita Tanpa Identitas Tergeletak di Pangkalan Truk

Senin, 21 juli 2014 11:14 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat wanita tanpa identitas ditemukan di sebuah lahan kosong, dekat pangkalan truk, di Kampung Gardu Sawah RT 03/01, Kalijaya, Cikarang Barat, Senin (21/7/2014) pagi.

"Diduga wanita gelandangan, dilihat dari kondisi pakaiannya yang sudah lusuh," kata Kasie Humas Polsek Cikarang Barat, Aiptu Waluyanto.

Petugas yang melakukan identifikasi tidak menemukan bekas atau tanda-tanda kekerasan di tubuhnya. "Kami menduga korban sakit. Karena saat kami temukan ada muntahan dari mulutnya," ujarnya.

Jasad wanita yang mengenakan baju putih dan celana biru itu, kini sudah dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi. "Perkirakan kami korban meninggal tadi malam," jelasnya.

Besok Kantor KPU Disterilkan, Arus Lalu Lintas Dialihkan





KPU-pusat
Senin, 21 Juli 2014 09:54 WIB
PUSKOMINFO - Demi lancarnya pelaksanaan penghitungan hasil rekapitulasi surat Pemilihan Presiden 2014, maka kawasan sekitar kantor Komisi Pemiluhan Umum (KPU), Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat petugas kepolisian akan mensterilkan lokasi tersebut pada Selasa, 22 Juli 2014, besok.

Tidak ada yang bisa mendekat kantor KPU dan Polda Metro Jaya akan membuat barikade hingga radius sekitar 200 meter. Tidak itu saja, Jalan Imam Bonjol dan Jalan Diponegoro akan ditutup dan akan ada pengalihan arus lalu lintas.

Bagi masyarakat yang akan melakukan aktivitas di sekitar KPU, berikut rekayasa pengalihan arus lalu lintasnya:

1. Arus lalu lintas yang datang dari Jalan Cik Ditiro yang akan menuju Jalan M. Yamin maupun Jalan Teuku Umar dialihkan ke kanan ke Jalan Teuku Umar-Jalan Cut Mutia dan seterusnya. Begitu juga dari arah sebaliknya, arus lalu lintas yang datang dari arah Cut Meutia mengarah ke Teuku Umar dialihkan ke kiri Jl M. Yamin-Cikini dan seterusnya.

2. Arus lalu lintas yang datang dari Jalan Diponegoro mengarah ke Taman Suropati dialihkan ke kanan ke Jl Cik Ditiro.

3. Arus lalu lintas yang datang dari arah HR Rasuna Said yang mengarah ke Jl HOS Cokroaminoto diputarbalikan menuju Jl Latuharhary dan seterusnya.

4. Arus lalu lintas yang datang dari arah Jl Jendal yang menuju ke Jl Cimahi diluruskan ke arah Jl Latuharhari dan seterusnya.

5. Arus lalu lintas yang datang dari arah Jl Sutan Syahrir yang menuju ke Jl HOS Cokroaminoto maupun ke Jl Teuku Umar dialihkan ke Jl Sam Ratulangi maupun Jl Teuku Umar-Cikini dan seterusnya.

6. Arus lalu lintas yang datang dari arah Jl MH Thamrin yang menuju ke Jl Imam Bonjol maupun Sumenep diluruskan menuju ke Jl Jenderal Sudirman maupun Jl Blora dan seterusnya. Ini semua dilakukan jika terjadi hal-hal yang tidak-diinginkan. Namun jika semua berjalan normal maka tidak akan pengalihan arus lalulintas dan barikade.

Polda Metro Jaya dan BPOM Razia Daging Celeng dan Gelonggongan

Senin, 21 Juli 2014 09:25 WIB
PUSKOMINFO - Untuk mengantisipasi terjadinya peredaran daging celeng dan gelonggongan pada Ramadhan dan Idul Fitri 2014, Petugas gabungan Polda Metro Jaya dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menggelar razia bersama.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan razia dilakukan sebagai upaya antisipasi adanya oknum tertentu yang ingin meraup keuntungan besar saat Idul Fitri 1435 Hijriyah ini.

"Memang berkaitan dengan Idul fitri ada oknum tidak bertanggung jawab yang memasukkan daging celeng (Babi) hasil berburu, lalu dikemas, dibawa ke Jakarta dan dioplos," kata Kabid Humas kepada wartawan, Senin (21/7/2014).

Kabid Humas mengatakan dalam operasi minggu lalu, pihaknya belum menemukan adanya peredaran daging celeng, daging gelonggolngan maupun daging busuk.

"Dalam operasi yang sudah dilakukan, hingga saat ini belum ditemukan. Nantinya bagi pedagang yang kedapatan menjual daging tersebut bisa dikenakan UU Kesehatan, KUHP dan kurungan diatas 5 tahun penjara," tutur Kabid Humas.

Tawuran SOTR Terjadi di Sarinah, 2 Orang Terluka

Senin, 21 Juli 2014 09:06 WIB
PUSKOMINFO - Tawuran terjadi antar peserta sahur on the road (SOTR) di kawasan Sarinah, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (21/7/2014) dinihari.

Informasi dari Polsek Metro Menteng, peristiwa terjadi sekira pukul 01:30 WIB di perempatan Jl. MH Thamrin dan Jl. KH. Wahid Hasyim. Satu kelompok dari Jl. MH Thamrin mengarah Monas dan satu kelompok lagi dari Jl. KH Wahid Hasyim mengarah Tanah Abang, dan ketika di lokasi bertemu, mereka saling ejek hingga terjadi tawuran.

Akibat tawuran tersebut, dua korban yang merupakan peserta SOTR mengalami luka-luka. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan, selanjutnya dirujuk ke RSCM akibat luka tusuk yang cukup parah.

Korban bernama Dimmy Rachmadana mengalami luka tusuk di bagian dada dan perut, dan Aditya Ramadhan mengalami luka robek di kaki kiri dan luka memar diwajah, Keduanya dirawat di RSCM.
 
Hingga saat ini petugas Polsek Metro Menteng masih memeriksa 4 orang saksi untuk diminta keterangannya.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 21 Juli 2014


Senin, 21 Juli 2014 08:59 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Senin 21 Juli 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:
 
1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gedung Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Grand Cakung

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Diduga Depresi, WN India Loncat dari Lantai 25 Apartemen Sudirman Park

Senin, 21 Juli 2014 08:40 WIB
PUSKOMINFO - Seorang perempuan, penghuni Apartemen Sudirman Park ditemukan tewas diduga akibat terjatuh dari kamarnya. Mayat perempuan WN India itu ditemukan tergeletak di area lobby Tower B, Kavling 35, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (20/7/2014) sore.

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Anom Setyadi mengatakan perempuan yang diketahui bernama Rachne, seorang WN India ditemukan sekira pukul 17.35 WIB oleh seorang petugas keamanan setempat, Tuhono.

Berdasarkan keterangan saksi Tuhono, sebelum korban ditemukan, terdengar ada sesuatu yang terjatuh. Saat dicek di lokasi ternyata, jasad wanita tersebut sudah tergeletak.

"Yang (saksi) menjelaskan ketika berada di sekitar lokasi sedang berdiri tiba-tiba terlihat sesuatu jatuh dan ternyata sesosok manusia dengan kondisi posisi tidur miring ke kanan, dengan kondisi perut pecah terurai, kaki dan tangan patah," terang Kapolsek.

Dijelaskan Kapolsek, pascapenemuan mayat tersebut, sekira pukul 19.30 WIB, datang seorang pria WN India bernama Sanjay bersama dengan anak laki-lakinya yang menangis dan mengaku bahwa yang terjatuh itu adalah istrinya.

Masih kata Kapolsek, Sanjay saat itu menuturkan bahwa istrinya tengah berada seorang diri di kamar apartemen tersebut. "Korban berada sendirian di kamar di lantai B 25 BG Apartemen Sudirman Park," katanya.

Saat dilakukan olah TKP polisi menemukan semacam surat wasiat dalam bahasa India. "Pintu belakang terbuka, ditemukan satu lembar kertas dengan tulisan India, di antaranya diterjemahkan artinya 'Saya sering marah-marah sama anak-anak'," papar Kapolsek.

Hingga kini, pihak Kepolisian belum bisa menyimpulkan motif dari aksi nekat wanita berusia 40 tahun tersebut.

"Motifnya diduga mengalami depresi karena sering marah-marah," pungkasnya.

Asyik Nyimeng, Pengedar Narkoba Dibekuk Polsek Metro Penjaringan

Senin, 21 Juli 2014 08:20 WIB
PUSKOMINFO - Sedang asyik menghisap ganja alias  nyimeng, seorang pengedar narkoba ditangkap anggota Polsek Metro Penjaringan di rumahnya Jalan Muara Baru, Kebon Tebu RT17/17 Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (20/7/2014). Dari saku celana, Ramli alias Keling, 48 tahun, diamankan paket kecil daun ganja kering.

“Sudah lama kita intai pelaku. Selain mengkonsumsi narkoba, ia juga pengedar. Kasus ini masih kita kembangkan,” kata Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Kus Subiyantoro.

Kapolsek mengatakan, tersangka mendapatkan ganja tersebut dari seorang bandar yang dikenal dengan nama Arip. “Ia membeli ganja tersebut dengan harga Rp 50 ribu dan dilakukan setiap hari karena ketergantungan narkoba,” ujar Kapolsek.

Ramli ditangkap berawal dari laporan masyarakat bahwa tersangka dengan terang-terangan mengisap ganja di depan umum. Laporan itu ditindak lanjuti dengan melakukan pengintaian.

“Saat kita tangkap tersangka ada di rumahnya dan habis menggunakan ganja. Saat digeledah di dalam kantong celana, kita sita 9,16 Gram daun ganja,” tukas Kapolsek.

Sampai saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengembangan dan penyelidikan terhadap jaringan bandar narkoba tersebut. Akibat perbuatannya ia dijerat pasal 111 Ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Coba Kabur, Perampok Toko Emas Ditembak

Senin, 21 Juli 2014 08:02 WIB
PUSKOMINFO - Mencoba kabur saat disuruh memberitahu teman anggota kelompoknya, satu perampok toko emas  "Anugrah Baru 2" di Jalan Warung Gantung RT 08/06 , Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, ditembak kaki kirinya di kawasan Jakarta Barat, Sabtu (19/7/2014) dinihari.

Tersangka Angga, 23 tahun, terpaksa dilumpuhkan karena kabur di tengah kegelapan malam. Ia pun harus mendapat perawatan intensif di RS Cengkareng, Jakarta Barat.  Sebelumnya, petugas membawa pelaku untuk pengembangan penyidikan karena masih ada dua tersangka perampokan yang kabur.

Informasi yang dihimpun, perampokan yang menimpa toko emas ini terjadi sekira pukul pada Jumat (18/7/2014) sekira pukul 17.00 WIB, saat pemilik toko Kicil, 31 tahun, hendak bersiap-siap menutup toko. Tiba-tiba, datang empat pria naik dua motor yang seluruhnya pakai helm dan penutup muka. Mereka langsung menodong Kicil pakai senjata api, yang belakangan diketahui jenis soft gun. Karena takut ditembak, korban menyerahkan sekitar 100 gram emas yang sebenarnya akan dimasukkan ke dalam brankas.

Setelah menerima emas tersebut, pelaku langsung kabur. Namun, warga dan korban mencatat nomor plat nomor yang dikenakan para perampok tersebut. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Metro Kalideres diteruskan ke Polres Metro Jakarta Barat.

“Petugas langsung menyelidiki kasus ini, termasuk minta keterangan sejumlah saksi,” kata Kapolsek Kalideres, KOmpol Dermawan Karo Sekali. Dari ciri-ciri dan olah TKP, petugas mendapati identitas pelaku yang kemudian disergap di daerah Semanan, Kalideres. “Kami masih memburu dua pelaku yang kabur,” ujar Kapolsek.

18 Juli 2014

Pria Tewas Misterius di Perlintasan Kereta Matraman

Jumat, 18 Juli 2014 12:51 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria ditemukan tewas secara misterius di sekitar perlintasan kereta api di kawasan Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur, Jumat (18/7/2014) pagi. Belum diketahui penyebab pasti tewasnya pria yang bernama Kosasih itu.

Warga Cirebon, Jawa Barat itu diduga tewas tertabrak kereta api. Namun, menurut saksi mata, Syarifudin, saat kejadian dirinya mendengar suara teriakan dari arah korban, tapi tak mendengar suara kereta api melintas di daerah tersebut.

"Tadi pagi saya dengar ada teriakan, saya cari tahu asal suara itu. Saya menemukan korban sudah tewas. Awalnya saya pikir orang ketabrak kereta. Tapi tidak ada suara kereta melintas," ujar Syarifudin kepada petugas Polsek Metro Matraman.

Penemuan mayat itu juga menggegerkan warga sekitar. Warga berbondong-bondong berkumpul di lokasi untuk melihat kejadian tersebut.

Petugas kepolisian Sektor Metro Matraman yang tiba di lokasi langsung melakukan identifikasi terhadap jenazah korban. Untuk kepentingan autopsi lebih lanjut, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.

Dua Janin Bayi Ditemukan di Kali Joe Kebagusan Pasar Minggu

Jumat, 18 Juli 2014 10:01 WIB
PUSKOMINFO - Dua jenazah bayi ditemukan warga di Kali Joe, Jalan Lenteng Agung Raya, Gang Ikhlas RT 08/08 Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (17/7/2014) malam.

Dua jenazah bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan oleh dua orang warga sekitar sekira pukul 21:00 WIB. Ketika Sukri, 31 tahun, dan Bahtiar, 53 tahun, melintas di TKP, ia melihat dua sosok bayi yang tersangkut di bebatuan pinggir kali.

Penemuan selnjutnya dilaporkan ke Polsek Metro Pasar Minggu yang kemudian datang ke lokasi mengidentifikasi kedua bayi yang masih terdapat ari-arinya itu.

Oleh petugas, kedua mayat bayi dikirim ke RSCM untuk diotopsi. Kasusnya masih dalam penyelidikan Polsek Metro Pasar Minggu.

Seorang Ibu Jualan Ganja di dalam Angkot

Jumat, 18 Juli 2014 09:32 WIB
PUSKOMINFO - Seorang ibu rumah tangga nekat menjual narkotika jenis ganja, di kawasan Tamansari, Jakarta Barat.Tersangka bernama Sugiarti, 46 tahun, mengedarkan ganja bekerjasama dengan sopir angkot bernama Memet, 46 tahun.

Kapolsek Tamansari, AKBP Tri Suhartanto mengatakan, penangkapan Sugiarti dan Memet berdasarkan adanya laporan warga yang mengatakan, adanya transaksi narkoba di mobil angkot M12 jurusan Senen-Kota itu.

"Saat petugas menangkap kedua tersangka, ditemukan 3,5 kg ganja di dalam angkot, dan sudah dipaket-paketan sebanyak 53 paket," ujar Kapolsek kepada wartawan di Mapolsek Tamansari, Kamis (17/7/2014).

Menurut pengakuan tersangka, kata Kapolsek, mereka membelinya seharga Rp1,5 juta per kilogram. "Oleh tersangka ganja itu dijual per paket dengan harga Rp350 ribu, dan mereka mengaku baru menjual ganja," tuturnya.

Kini tersangka Memet sudah mendekam di balik jeruji Mapolres Metro Jakarta Barat, sedangkan Sugiarti mendekam di Mapolsek Metro Tamansari. Keduanya dijerat UU Nomor 35 tentang Narkotika dengan ancaman seumur hidup penjara.

Dua Bandar VCD Porno Glodok Ditangkap Polsek Metro Taman Sari

Jumat, 18 Juli 2014 09:23 WIB
PUSKOMINFO - Dua orang bandar VCD Porno diamankan Buser Polsek Metro Tamansari. Keduanya yaitu Marfu, 32 tahun, dan Tahyani, 43 tahun. Mereka ditangkap di kawasan Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, Kamis (17/7/2014).

Menurut Kapolsek Metro Taman Sari, AKBP Tri Suhartanto, polisi menyita 10.115 keping VCD bajakan dan bergambar porno.

"Saat kami gerebek para pelaku sudah tahu, saat mereka kabur kami memberikan tembakan peringatan dan berhasil menangkap dua pelaku," ujar Kapolsek.

Kata Kapolsek, pelaku lainnya berhasil melarikan diri hanya Marfu dan Tahyani berhasil diamankan petugas. "Dari tangan tersangka petugas menyita 10.115 keping VCD bergambar porno dan bajakan. Keuntungan hasil menjual VCD ini hingga jutaan rupiah," lanjutnya.

Kedua tersangka, kini menjalani proses penyidikan di Mapolsek Metro Tamansari dan dikenakan pasal pornografi, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Maling Terjatuh Dari Loteng Saat Membobol Counter HP

Jumat, 18 Juli 2014 09:12 WIB
PUSKOMINFO - ZA, 18 tahun, seorang tukang parkir warga Pasir Putih, Sawangan, Depok, nyaris menjadi sasaran bogem mentah warga lantaran terpergok hendak mencuri. ZA apes jatuh dari loteng counter telepon seluler di Toko HP JJ Cell, Jalan KH. M Usman RT 002/06 Kukusan, Beji, Kota Depok, Kamis (17/7/2014) dinihari.

Kejadian tersebut diketahui warga yang tengah menunaikan sahur sekira pukul 03.00 WIB. Kejadian berawal saat ZA tengah membobol counter HP milik Romli dan saat berada di atas genteng, perbuatannya diketahui oleh warga.

Saat itu warga langsung teriak maling ke arah pelaku. "Kemudian pelaku diminta turun, namun pelaku bingung dan akhirnya pelaku terjatuh ke dalam loteng. Lalu warga mengamankan pelaku," kata Kanit Reskrim Polsek Beji, AKP Syah Johan.

Saat diamankan, kata AKP Johan, pelaku kedapatan menyimpan sebuah obeng dan sebuah pahat besi. Selanjutnya atas kejadian tersebut di korban melaporkan ke Polsek Beji guna pengusutan lebih lanjut.

"Modusnya pelaku memanjat genteng. Kami sita barang bukti, dan periksa saksi-saksi, motifnya ekonomi," tutupnya.

Polresta Tangerang Bekuk Enam Pelaku Curanmor, Dua Terpaksa Ditembak




luka1

Jumat, 18 Juli 2014 08:56 WIB
PUSKOMINFO - Tim Ranmor Polres Kota Tangerang membekuk enam anggota komplotan curanmor asal Lampung di bawah Fly Over Tol Bitung, Curug, Kabupaten Tangerang. Kamis (17/7/2014) siang. Dua dari enam pelaku terpaksa ditembak kakinya lantaran mencoba kabur saat diringkus petugas.

Pelaku yang dibekuk, Ahmad Novi Dasika,23 tahun, Rudi Septa Irawan,28 tahun, Epriadi,25 tahun, Rendo Harnizon,26 tahun, Riski Pratama,25 tahun, dan Dedi Warman,26 tahun. Petugas terpaksa melumpuhkan Novi dan Rudi dengan timah panas karena berusaha kabur saat diminta menunjukan sepeda motor hasil curian di daerah Rangkas Bitung, Lebak, Banten. Dari tangan mereka, polisi menyita 4 unit sepeda motor hasil kejahatan.

Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang, Kompol Aris Tri Yunarko menjelaskan penangkapan komplotan alap-alap motor asal Lampung tersebut. Saat itu, tim buser pimpinan Kanit Ranmor, Iptu David Kanitero sedang melakukan observasi di wilayah Curug, Kabupaten Tangerang.

Ketika petugas yang tengah melintas di Jalan Raya Serang mencurigai sepeda motor Honda Mega Pro yang dibawa Epriadi. Kecurigaan petugas terbukti benar. Usai diberhentikan oleh petugas, Epriadi yang saat itu berboncengan dengan pacarnya tidak dapat menunjukan kelengkapan surat kendaraan.

“Pelaku mengaku jika motor itu hasil curian dan akan dibawa ke Lampung untuk dijual,” ungkap Kompol Aris Tri Yunarko.

Dari pengakuan Epriadi, petugas kemudian memburu pelaku lainnya. Tanpa membuang waktu, tim buser langsung meringkus empat pelaku lainnya di bawah kolong fly over Tol Bitung.

Kuat dugaan, para bandit jalanan asal Lampung itu hendak melakukan aksi pencurian di daerah Curug, Kabupaten Tangerang.

“Mereka sedang berkumpul menyusun rencana pencurian rumah kosong. Karena selain mencuri motor, komplotan ini juga mengincar rumah kontrakan yang ditinggal penghuninya,” ujar Kompol Aris.

Dari keterangan para tersangka, sepeda motor hasil curian dijual kepada Dedi, seorang penadah di daerah Rangkasbitung, Lebak, Banten. Pada saat melakukan pengembangan guna mencari sepeda motor curian tersebut, Novi dan Rudi mencoba kabur ketika diminta menunjukan lokasi barang bukti curian. Tak mau kehilangan buruannya, petugas terpaksa melumpuhkan keduanya dengan timah panas.

“Dua pelaku mencoba kabur dengan mengecoh petugas ketika diminta menunjukan tempat sang penadah,” ungkap Kanit Ranmor, Iptu David Kanitero.

Dari pengakuan para alap-alap motor tersebut, kata Iptu David, mereka mengaku sudah melakukan aksi pencurian sepeda motor sebanyak 7 kali. Selain menggasak sepeda motor yang diparkir di depan rumah, komplotan Novi Cs ini juga sering melakukan pencurian dirumah kosong.

“Satu sepeda motor yang kami amankan didapat mereka dari dalam kontrakan yang ditinggal penghuninya,” kata Iptu David.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 18 Juli 2014


Jumat, 18 Juli 2014 08:45 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Jumat 18 Juli 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:
 
1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gedung Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

17 Juli 2014

Kabid Humas Polda Metro Jaya : Pemudik Waspadai Pembiusan Melalui Minuman Kopi

Kamis, 17 Juli 2014 14:37 WIB
PUSKOMINFO - Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto menghimbau kepada  pemudik untuk mewaspadai aksi pembiusan dengan media minuman. Karena mendekati lebaran disinyalir modus pembiusan mulai menyasar sejumlah pemudik di terminal, pelabuhan, hingga bandara.

Menurut Kabid Humas, selain pembobolan rumah kosong, warga juga dihimbau waspada dengan kejahatan modus pembiusan dan hipnotis. Kejahatan yang biasanya menyasar pemudik ini biasanya terjadi di terminal, bandara maupun stasiun kereta.

"Biasanya mereka mengincar pemudik yang membawa barang banyak," tutur Kabid Humas kepada wartawan, Kamis (17/7/2014).

Dalam melakukan aksinya, pembiusan ini dilakukan dengan modus menawarkan minuman. Pelaku terlebih dulu mengajak calon korbannya untuk mengobrol. Korban kemudian ditanya-tanya kemana tujuan mudiknya.

Setelah korban merasa nyaman dengan pembicaraan mereka, lalu korban ditawari minuman kaleng. Biasanya, minuman yang ditawarkan itu jenis minuman kopi dalam kemasan kaleng. Karena jenis minuman kopi bisa menyamarkan obat bius dengan rasa pahitnya.

"Kopi kan rasanya sedikit pahit, sehingga tidak berasa atau tercium obat biusnya jika menggunakan kopi," ucapnya.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 17 Juli 2014


Kamis, 17 Juli 2014 08:48 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Kamis 17 Juli 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:
 
1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gedung Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Ps Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat Tangkap Pengedar Bawa Sekilo Ganja

Kamis, 17 Juli 2014 08:20 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat menangkap seorang pengedar ganja di depan Hotel Shangrila, Jalan Jenderal Sudirman, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (14/7/2014) malam. Dari jok sepeda motor tersangka, petugas mendapati satu kilogram ganja kering siap edar.

Kepala Satuan Narkoba Poles Metro Jakarta Pusat, AKBP JR Sitinjak mengatakan pelaku berinisial R, 28 tahun, ditangkap saat para petugas sedang melakukan operasi rutin. Saat itu pelaku bertindak mencurigakan sehingga petugas melakukan pemeriksaan hingga ke dalam jok sepeda motornya. Alhasil ditangan tersangka polisi berhasil mengamankan satu kilogram ganja kering siap edar.

"Dari tangan pemuda itu petugas menyita satu kilo ganja, yang akan dijual pada seseorang yang telah janjian," tegas AKBP Sitinjak di Mapolrestro Jakarta Pusat, Rabu (16/7/2014).

Tersangka R kemudian digelandang ke Mapolrestro Jakarta Pusat  untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Pemeriksaan sementara, R mengaku dirinya terpaksa menjadi pengedar ganja karena butuh uang untuk biaya pernikahan setalah hari raya Idul Fitri. "Saya terpaksa jual ganja, uangnya buat tambah-tambah biaya nikah abis lebaran," ucap AKBP Sitinjak menirukan pengakuan tersangka.

Akibat perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat 1 dengan ancaman kurungan penjara delapan tahun.

Anggota SAR Jakarta Barat Jadi Anggota Jaringan Narkoba Internasional Ditangkap Polres Metro Tangerang Kota

Kamis, 17 Juli 2014 08:14 WIB
PUSKOMINFO - Seorang Anggota Tim Search and Rescue (SAR) Jakarta Barat berinisal OR, 44 tahun, ditangkap petugas Polres Metro Tangerang Kota karena terbukti mengedarkan narkoba jenis sabu. OR ditangkap bersama kedua rekannya, yakni AS, 42 tahun, dan MR, 40 tahun.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Riad mengatakan, ketiganya merupakan anggota jaringan narkotika internasional. Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan dari informasi masyarakat terkait peredaran narkotika di Kota Tangerang.

"Dari informasi tersebut, kita kembangkan ke Tebet, Jakarta Selatan. Setelah dua minggu penyelidikan, akhirnya kami berhasil menangkap AS yang memiliki 10 bungkus sabu yang disimpan di rumah OR," ujar Kapolres.

Berdasarkan pengembangan tersebut, Satuan Narkoba Polres Metro Tangerang Kota terus melakukan pengejaran ke tempat OR di Tebet. Alhasil, petugas berhasil menemukan 10 bungkus sabu dengan total berat mencapai 1,75 kg. Dengan estimasi harga barang mencapai kisaran Rp2 miliar.

Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, OR mengaku bahwa barang itu adalah milik rekannya, MR, yang tinggal di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. "Dari keterangan OR, kita kembangkan lagi ke Kebon Jeruk. MR juga berhasil ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan.," jelas Kapolres.

Kapolres menambahkan, barang bukti tersebut berasal dari bandar narkoba asal Negeria, Mr X yang hingga saat ini masih buron. Sementara peredaran narkobanya, selama ini dikendalikan dari Lapas Nusa Kambangan.

"Kita masih kembangkan terus sampai mengerucut ke pengedarnya, karena ini sudah jaringan internasional. Rencananya barang ini akan diedarkan ke Tangerang, namun berhasil kita cegah sebelum masuk ke sini," ujarnya.

Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Ruli mengatakan, tersangka OR merupakan anggota Tim SAR dan PMI Jakarta Barat. Dia sudah mengedarkan narkoba selama setahun lebih. "Dia jadi jaringan narkoba sudah lama, jadi sudah profesional.  Dia mengaku jual sabu untuk kebutuhan hidup," jelasnya.

Ketiga tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 Sub Pasal 112 ayat 2 hurud a Jo Pasal 132 UU No 53/2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun sampai seumur hidup.

Polresta Bekasi Kota Amankan 10 Preman Dalam Operasi Cipta Kondisi

Kamis, 17 Juli 2014 08:05 WIB
PUSKOMINFO - Selama Operasi Cipta Kondisi 2014 yang berlangsung sejak 8 - 21 Juli 2014 dari semua Polsek di Jajaran Polresta Bekasi Kota, telah mengamankan 10 preman yang ada di wilayahnya.

Menurut Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota, AKP Siswo menjelaskan, kesepuluh preman yang terkena jaring merupakan para preman yang meresahkan masyarakat.

Mereka ditangkap diantaranya, di Polsek Medan Satria empat orang, di Polsek Bantar Gebang dua orang, Polsek Pondokgede dua orang, dan Polsek Jatiasih dua orang.

"Barang bukti yang diamankan dari mereka adalah 15 botol minuman oplosan jenis gingseng," terang AKP Siswo kepada wartawan, Rabu (16/7/2014) kemarin.

Lebih lanjut, AKP Siswo mengatakan mereka saat ini sudah diserahkan ke Dinas Sosial Kota Bekasi untuk dilakukan pembinaan.

”Kami serahkan semua preman ini ke pemerintah daerah untuk dilakukan binaan,” katanya.

AKP Siswo menambahkan, penertiban preman ini dilakukan untuk memberi kenyamanan masyarakat dalam menjalankan bulan Ramadan. Menurutnya, apabila dalam penertiban itu ditemukan adanya tindak kriminal, maka mereka akan ditangkap.

”Kalau yang bermasalah dengan hukum, hari itu juga kami tangkap,” jelasnya.

Operasi ini, kata Siswo bukan hanya dilakukan menjelang lebaran, melainkan sudah menjadi kegiatan rutin Kepolisian. Hanya saja, untuk lebaran kali ini, operasi lebih ditingkatkan lagi.

”Kami tingkatkan lagi pengawasan buat gerak-gerik preman di jalan-jalan,” paparnya.

16 Juli 2014

Polsek Bojong Gede Bekuk 4 Garong Spesialis Mobil

Polisi Tangkap Garong Spesialis Mobil  
Empat pelaku pencurian spesialis kendaraan roda empat 

Rabu, 16 Juli 2014 14:45 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Bojong Gede Depok berhasil menangkap empat pelaku perampokan kendaraan roda empat yang biasa beraksi di wilayah Depok, Tangerang, dan Kabupaten Bogor. Keempatnya merupakan sindikat asal Cirebon dan Indramayu, Jawa Barat.

Keempat pelaku yakni E alias ED, M alias D, S alias R, dan D alias A.

Kapolsek Bojong Gede, Kompol Ganet Sukoco megatakan para pelaku ditangkap berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa ada transaksi dari para pelaku untuk menjual barang hasil rampokan tersebut. Berbekal informasi warga, anggota langsung melakukan penyamaran ke rumah tersangka di Kali Suren, Kabupaten Bogor.

"Ada satu unit mobil Avanza yang akan dijual ke masyarakat, sebelumnya belum ada laporan kehilangan, ada informasi saja, mau dijual atau transaksi, dengan harga yang tak standar," papar Kapolsek di Polsek Bojonggede, Rabu (16/7/2014).

Mereka menjual mobil dengan harga yang tak biasa yakni Rp 17 juta. "Baru ada satu TKP, dan seluruhnya residivis. Sasarannya mobil yang ada di jalan, kunci kontak yang dirusak," tandas Ganet.

Menurut Kapolsek, keempat pelaku dalam melakukan aksinya memiliki peran masing-masing. Tersangka M alias D berperan sebagai pengebor pintu dan memutus aliran listrik serta alarm. Tersangka D alias A dan S berperan sebagai pengawas di lokasi. Tersangka E berperan sebagai perantara jual beli mobil.

"Mereka biasanya mengambil kendaraan R4 dipinggir jalan, merusak rumah kunci, menggunakan bor dan alarm dirusak supaya tak bunyi," tutupnya.

Barang bukti disita dari tangan tersangka di TKP Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Empat tersangka akan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian maksimal 5 tahun penjara dan berkoordinasi dengan Polres Jakarta Selatan.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Bentuk Forum Lalu Lintas

Rabu, 16 Juli 2014 12:51 WIB
PUSKOMINFO - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya membentuk Forum Lalu Lintas untuk membicarakan berbagai masalah lalu Lintas di ibukota.

Direktur Lalu Lintas (Dir Lantas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Restu Mulya Budiyanto mengatakan forum tersebut bermanfaat untuk menyelesaikan masalah lalulintas secara cepat dan pragmatis di lapangan.

"Kami adakan rapat forum Lalu Lintas, dihadiri  Dinas PU, Dishub, Pertamanan, Perindustrian, Perdagangan, Pemukiman, Organda, Akademisi, Pakar Lalulintas dan Pemerhati Lalulintas," ungkap Kombes Pol Restu kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (16/7/2014).

Dirlantas melanjutkan dalam rapat tersebut, para pakar ikut pula membeberkan masalah lalulintas di Jakarta Raya. Termasuk pula bagaimana cara mengatasi dan mengurai kemacetan. 

Berbagai masalah lalu lintas di Jakarta menurut rapat forum tersebut turut disumbang pula oleh beberapa hal diantaranya fisik dari jalan itu sendiri  serta berbagai pernak pernik yang ada di sana, seperti : pertamanan, pembangunan halte busway dan sparator busway yang tinggi.

"Termasuk pula perilaku pengemudi roda dua dan empat yang tidak taat aturan, angkutan umum yang berhenti di sembarang tempat dan terminal bayangan," kata Dir lantas.

Dir Lantas menambahkan, hasil rapat tersebut akan diajukan ke Gubernur DKI Jakarta melalui Sekda.

Polda Metro Jaya Lakukan Kawal Berantai Mudik Gratis

Rabu, 16 Juli 2014 12:44 WIB
PUSKOMINFO - Kepolisian Daerah Metro Jaya akan melakukan pengawalan kegiatan mudik gratis yang diselenggarakan sejumlah instansi. 

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar (Pol) Rikwanto, mengatakan pengawalan yang dilakukan Polda Metro Jaya akan bekerja sama dengan polda-polda lain di sepanjang jalur mudik.

"Pengawalannya berantai akan dilepas di tempat awal di Polda Metro Jaya dan disambung dengan polda setempat yang dilewati, misalnya Polda Jabar, Jateng, dan Timur," ujar Kabid Humas kepada wartawan, Rabu (16/7/2014).

Menurut Kabid Humas, kegiatan mudik massal umumnya sudah dilaksanakan tujuh hari sebelum hari Raya Idul Fitri. Sampai saat ini, tercatat sudah ada 16 perusahaan yang mendaftarkan program mudik massal gratis ke Polda Metro Jaya.

"16 perusahaan menyewa 1.790 bus dan mengangkut 128.060 orang," katanya.

Kabid Humas menambahkan, dalam mudik gratis tahun ini memang banyak donatur yang memberikan layanan mudik gratis bagi masyarakat. Sementara itu, instansi yang terdaftar di antaranya Adira, Astra, Indomaret, Yamaha Motor, Sidomuncul, PT Indofood, Kementerian Perhubungan, Telkomsel, dan Pertamina.