29 Agustus 2014

PRT dan Kekasihnya Rampok Rp 257 Juta Uang Majikan, Ditangkap Polres Metro Jakarta Selatan

Jumat, 29 Agustus 2014 14:50 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pembantu rumah tangga (PRT) dan kekasihnya ditangkap petugas Polres Metro Jakarta Selatan karena merampok rumah majikannya. 

Pelaku bernama Ade Santo alias Ade,  23 tahun, warga Tegal, Jawa Tengah, dan Tia Sustia, 23 tahun, warga Indramayu, Jawa Barat. Keduanya menguras sejumlah uang dolar dengan perkiraan mencapai ratusan juta rupiah di rumah majikannya, Ny. deatrisa Maria, di Jalan Sanjaya IV/1 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Indra Fadillah Siregar mengatakan, keduanya ditangkap pada Kamis 28 Agustus kemarin pagi di Tegal, Jawa Tengah.

Menurut Kasat Reskrim, kasus pencurian tersebut terjadi pada sekira awal Juli 2014 lalu. "Pelaku masuk ke dalam kamar majikannya saat majikannya sedang bekerja," jelasnya.

Di dalam kamar korban, pelaku mengambil mata uang asing USD, dolar Australia dan EURO yang jika dirupiahkan mencapai Rp257 juta.

Untuk menghilangkan jejaknya, kedua sejoli ini lalu memotong kabel CCTV di rumah korban.

Polsek Sukmajaya Amankan Truk Pengangkut Ratusan Botol Miras Asal banten


Polisi sita truk berisi miras 
Jumat, 29 Agustus 2014 14:15 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Sukmajaya Depok mengamankan satu unit truk boks berisi ratusan botol minuman keras (Miras) asal Banten. Diduga, minuman haram ini akan diedarkan ke sejumlah pengecer di wilayah Depok dan Jakarta.

Kapolsek Sukmajaya, Komisaris Agus Widodo, mengatakan, tertangkapnya truk pengangkut botol miras ini bermula dari kecurigaan anggotanya yang saat itu tengah menggelar razia, di kawasan Jalan Tole Iskandar, Jumat (29/8/2014).

Ini bermula ketika pengemudi truk, yang diketahui bernama Didik W, 37 tahun dan kernetnya, Udin, 32 tahun tampak gugup saat akan diperiksa petugas. Karena curiga, petugas pun meminta keduanya untuk membuka pintu boks. Kecurigaan ternyata benar, setelah pintu mobil boks dibuka ditemukan banyak botol miras yang tersimpan rapih di berbagai dus dengan terdiri dari sejumlah merek.

"Setelah kami lakukan pemeriksaan dan penggeledahan, ternyata isinya minuman haram yang dikhawatirkan berbahaya karena tercampur oplosan. Dari pengakuan sopir dan kernetnya, miras ini akan diedarkan ke sejumlah toko dan warung di wilayah Depok dan Jakarta," jelas Kapolsek.

Guna penyelidikan lebih lanjut, truk berisi minuman haram itu selanjutnya dibawa ke Mapolsek Sukmajaya sebagai barang bukti.


"Kasusnya masih terus kami kembangkan. Kami sedang mengorek keberadaan pabrik dan pemilik dari minuman-minuman beralkohol tersebut," kata Kapolsek.

Diduga Hendak Melakukan Penyerangan ke Lokasi Sengketa Lahan, 112 Orang Ditangkap Polres Metro Jakarta Utara

Jumat, 29 Agustus 2014 13:57 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polres Metro Jakarta Utara mengamankan 112 orang dari dalam bus Sinar Remaja yang melintas di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (29/8/2014) siang. Mereka diamankan karena membawa senjata tajam dan diduga hendak melakukan penyerangan terkait sengketa lahan.

112 orang tersebut diduga ingin melakukan penyerangan di sebuah lahan di daerah Kelapa Dua, Cilincing, Jakarta Utara. 

Informasi yang diperoleh, sebelumnya petugas kepolisian mendapat laporan dari salah satu pihak yang merasa mendapat ancaman serangan para preman bersenjata tajam.

"Kami mendapat informasi akan ada sejumlah massa yang akan melakukan tindakan kekerasan, jadi segera kami antisipasi," ujar seorang petugas yang ikut mengamankan gerombolan tersebut. 

Kini 112 orang tersebut tersebut masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Metro Jakarta Utara. 16px;">

Perampok Berpistol Gasak Uang Rp 9 Juta dari Indomaret Ciledug

Jumat, 29 Agustus 2014 11:13 WIB
PUSKOMINFO - Minimarket Indomaret yang berlokasi di Jalan Dr Cipto Mangunkusumo, No.16 RT 03/01 Kelurahan Sudimara Timur, Ciledug, Kota Tangerang dirampok pada Kamis (28/8/2014) malam. Perampok yang berjumlah dua orang menggunakan senpi  berhasil membawa hasil rampokan senilai kurang lebih Rp9 juta.

Informasi dari petugas SPK Polsek Ciledug, Aiptu Atang Sanjaya, peristiwa terjadi sekira pukul 22:30 WIB. Saat kejadian toko akan tutup, kemudian datang pelaku yang mengendarai sepeda motor, mereka berdalih akan mengambil uang di ATM yang ada di dalam minimarket.

Dua pelaku kemudian menodong tiga karyawan toko yakni Arief Firmansyah,19 tahun, Adi Nugroho,22 tahun, dan Ahmad Fauzi, 20 tahun, dengan menggunakan pistol berwarna silver dan sebilah pisau.

“Mereka pada saat toko akan tutup. Pelaku menggunakan sepeda motor kemudian berdalih akan mengambil ATM. Namun, ketika sudah di dalam toko,  pelaku langsung menodongkan dengan benda yang menyerupai pistol warna silver dan sebilah pisau ke arah tiga pelayan toko,” katanya.

Dua orang korban  langsung dimasukan kedalam ruangan gudang,  sedangkan seorang karyawan, yakni Adi Nugroho  diancam dan dipaksa untuk membuka brankas uang dan boks CCTV.

“Selesai membuka kemudian dimasukan ke dalam ruangan gudang disatukan dengan dua korban lainnya,” ujarnya.

Selanjutnya ketiga korban bisa keluar dari ruangan gudang setelah meminta tolong kepada Bambang yang ruang tidurnya tepat diatas ruang gudang. Bambang mendobrak pintu gudang untuk menolong korban.

Kasus ini ditangani petugas Polsek Ciledug, Kota Tangerang.

Grand Livina Tabrak Truk Trailer Parkir di Cilincing, Tiga Tewas Satu Kritis

Jumat, 29 Agustus 2014 10:34 WIB
PUSKOMINFO - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Tol JORR Cakung - Cilincing KM 60 A, tepatnya di depan PT TANI, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (29/8/2014) pagi sekira pukul 05:00 WIB. Minibus Grand Livina Nopol B 280 FAT menabrak truk trailer yang berhenti parkir di bahu jalan tol.

Sopir dan dua penumpang Grand Livina tewas seketika di lokasi kejadian, sedangkan satu penumpang lagi kritis dengan kondisi patah kaki dan tangan kini dirawat di RS UKI Cawang, Jakarta Timur.

Kanit Laka Lantas Satwil Jakarta Utara, AKP Heri Amran, mengatakan peristiwa berawal ketika mobil Grand Livina Nopol B 280 FAT yang dikemudikan Ali Jasa Ratono, 35 tahun, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Selatan (Cakung) menuju Utara (Cilincing). Sesampai di KM 60 A, tepatnya depan PT. TANI, diduga sopir mengantuk kemudian tidak terkendali dan menabrak truk trailer yang tengah parkir di bahu jalan.

Akibatnya, sopir dan dua penumpang Grand Livina, Santa M, 46 tahun, dan Uus Rusmana, 37 tahun, tewas seketika. Satu penumpang lagi, Fatmawati, 34 tahun, luka parah oleh petugas dibawa ke RS UKI, Cawang, Jakarta Timur.

Mobil Grand Livina yang ringsek, kata AKP Heri Amran, kini diamankan di Satlantas Wilayah Jakarta Utara. Sedangkan truk trailer yang kabur setelah kejadian, kini masih dalam pencarian petugas.  

Polsek Metro Sawah Besar Bekuk Pencuri Spesialis Mobil Majikan

Jumat, 29 Agustus 2014 10:10 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Sawah Besar membekuk seorang pencuri mobil yang menyamar sebagai sopir pribadi. Pelaku bernama Kasmi Mayarana, 37 tahun, dibekuk setelah melakukan penggelapan mobil majikannya. 

Pelaku ditangkap anggota buser Polsek Metro Sawah Besar di  Ruko Boulevard Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Kamis 28 Agustus 2014 malam.

Pelaku ditangkap dengan barang bukti satu unit mobil Daihatsu Ayla Type X tahun 2013 bewarna Silver dengan nopol B 1068 PZR berikut STNK dan kuncinya.

Kapolsek Metro Sawah Besar, Kompol Ronald Purba mengatakan, pelaku dikenal licin dalam beraksi. Petugas terpaksa memancing pelaku dengan membuat lowongan iklan di internet sedang membutuhkan jasa sopir pribadi.

Setelah pelaku melamar, kendaraan petugas dibawa kabur. Namun tanpa diketahui mobil tersebut dipasangi GPS.

"Pelaku ditangkap di Ruko Boulevard Kelapa Gading setelah dipancing anggota untuk menjadi sopir lagi. Sedangkan barang bukti diambil di Bandung, barang bukti dititip temannya untuk disewakan," tegas Kapolsek kepada wartawan, Jumat (29/8/2014).

Lebih lanjut Kapolsek mengatakan dalam melakukan aksinya, pelaku melamar, setelah diterima, pelaku langsung membawa kabur mobil majikannya ke Bandung.

Biasanya pelaku setelah melakukan aksinya bersembunyi selama satu minggu. Setelahnya pelaku kembali mencari pekerjaan.

Untuk menanggung perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 372 KUHP dengan ancaman diatas 5 Tahun kurungan penjara.

"Pelaku sudah berada didalam sel tahanan," tandasnya.

Setelah Beraksi Puluhan Kali, Kawanan Penjahat Bermodus Ban Kempes Dibekuk Polisi

Jumat, 29 Agustus 2014 09:26 WIB
PUSKOMINFO - Empat penjahat yang biasa beraksi dengan modus ban kempes di sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Metro Tambora, Kamis (28/8/2014). Mereka sudah beraksi puluhan kali menggasak harta korban.

Empat pelaku yang berhasil dibekuk yakni Darmawan, 32 tahun, Beny, 33 tahun, Hola, 35 tahun, dan Omon, 36 tahun. Mereka dalam menjalankan aksinya menggunakan sepeda motor dan berganti-ganti pasangan agar korban percaya saat diberitahu ban mobilnya kempes.

Kapolsek Metro Tambora, Kompol Dedy Tabrani MSi menyatakan, terungkapnya kasus ini setelah mereka dibekuk petugas Reskrim Polsek Bekasi Timur saat sedang beraksi. “Ketika diperiksa mereka mengaku sudah bermain di Jakarta Barat, Jakarta Timur dan Bekasi,” katanya.

Terakhir mereka beraksi pada Senin (25/8/2014) ) sore  lalu  di Jalan Prof Dr Latumeten Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Pelaku secara berpencar mengendarai sepeda motor menghampiri sedan dikemudikan Lindawati, 34 tahun, warga Angke, Jakarta Barat.

“Korban sepulang belanja dari sebuah mal lalu diteriaki salah seorang pelaku yang memberitahu ban belakangnya kempes,” jelas Kapolsek. Rupanya, korban panik lalu turun mengecek ban kiri belakang yang dibilang kempas.

Ternyata, para pelaku menggasak  tas warna warna hitam berisikan dompet yang di dalamnya terdapat KTP, ATM dan uang Rp300.000. Selanjutnya mereka kabur. Namun esoknya Selasa (26/8/2014) siang lalu kawanan itu beraksi lagi di Jalan Kartini Bekasi Kota.

Tapi kali ini mereka dibekuk anggota reskrim Polsek Bekasi Timur, dipimpin Iptu Ardiyan Yodu. Dari tersangka, semuanya warga Petamburan, Jakarta Pusat disita sejumlah barang bukti  di antaranya laptop merk Karena TKP lebih banyak di wilayah Tambora, Jakarta Barat, tersangka kemudian diserahkan ke Polsek Metro Tambora untuk pengembangan lebih lanjut. Toshiba, Ipad, Hp dan 2 buah tas wanita.

Korban Teriak, Penjambret Masuk Gang Sempit dan Terjatuh

Jumat, 29 Agustus 2014 09:00 WIB
PUSKOMINFO - Dua penjambret yang biasa melakukan aksinya di wilayah Tambora, Jakarta Barat, gagal melakukan aksinya karena korbannya berteriak, Kamis (28/8/2014) siang sekira pukul 14:00 WIB. Karena panik, pelaku yang mengendarai sepeda motor kemudian masuk ke gang sempit dan terjatuh, satu diantaranya  tertangkap warga dan dihakimi massa hingga babak belur.

Pelaku yang tertangkap bernama Andrian, 19 tahun, sedangkan rekannya bernama Ari berhasil melarikan diri.

Peristiwa itu terjadi ketika korban bernama Turbayati, 49 tahun, warga Pekojan, Jakarta Barat, sedang mengendarai sepeda motor. Saat melintas di Jalan Pekapuran, Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, dirinya dipepet dua pelaku yang menggunakan Yamaha Jupiter MX warna hitam.

Menurut Kapolsek Metro Tambora, Kompol Dedi Tabrani, saat itu Ari pelaku yang dibonceng oleh Andrian, dengan cepat menarik kalung emas seberat 10 gram milik korban. "Naas bagi pelaku, korban yang kalungnya ditarik pelaku, lantas berteriak histeris meminta tolong," ungkapnya kepada wartawan, Kamis (28/8/2014).

Warga yang mendengar teriakan korban lantas mengejar kedua pelaku yang berupaya kabur masuk ke gang sempit. "Saat masuk gang sempit itu motor yang mereka tunggangi jatuh," katanya.

Saat jatuh ini Andrian tak sempat melarikan diri karena posisinya di depan sementara Ari yang dibonceng berhasil lolos. Warga kemudian menghakimi pelaku hingga wajahnya babak belur.

"Untungnya petugas kami datang dan mengamankan pelaku kemudian membawanya ke kantor Polsek Metro Tambora," ucapnya.

Dari tangan pelaku diamankan barang bukti kalung emas dan motor. Berdasarkan hasil penyidikan pelaku mengaku baru pertama kali melakukan aksinya. Ia mengaku hanya diajak oleh temannya yang berhasil kabur. Petugas kepolisian menjerat tersangka dengan pasal 365 KUH Pidana tentang pencurian dengan kekerasan yang ancaman hukumannya diatas lima tahun penjara.

Toyota Alphard Tertabrak Kereta di Patal Senayan, Sopir dan Pembantu Luka Dalam

Toyota Alphard Tertabrak Kereta Api di Senayan


FOTO: Akun Twitter @TMCPoldaMetro
FOTO: Akun Twitter @TMCPoldaMetro
Jumat, 29 Agustus 2014 08:18 WIB
PUSKOMINFO - Satu unit kendaraan mewah jenis Toyota Alphard berwarna hitam tertabrak Kereta Api yang melintas di perlintasan kereta api Patal Senayan, Jakarta Selatan.

Berdasarkan informasi yang didapat dari akun TMC Polda Metro Jaya, @TMCPoldaMetro, insiden tersebut terjadi di sekira pukul 06:10 WIB, Jumat (29/8/2014) pagi.

"Toyota Alphard tertabrak Kereta di perlintasan KA Patal senayan , dlm penanganan Polri," tulis akun tersebut.

Belum ada informasi mengenai korban jiwa.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 29 Agustus 2014


Jumat, 29 Agustus 2014 08:12 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Jumat 29 Agustus 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:
 
1. Jakarta Pusat
SIM   : Thamrin City
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

50 Kg Ganja Kering Dimusnahkan di Balaraja

 
Jumat, 29 Agustus 2014 07:58 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak 50 Kg ganja kering hasil ungkap kasus, dimusnahkan di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Kamis (28/8/2014) siang di halaman Mapolsek Balaraja.

Kapolsek Balaraja, AKP Awaludin Amin mengatakan, barang bukti ganja seberat 50 Kg yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil operasi gabungan Cipta Kondisi antara jajaran kepolisian Polsek Balaraja beserta Polresta Tangerang sejak Senin 07 Juli 2014 hingga kemarin di Rest Area jalan Tol Jakarta-Merak, Kampung Galebeg,  Desa Sukamurni,  Kecamatan Balaraja.

Dalam acara tersebut, Kapolsek mengatakan penanganan narkoba merupakan tanggung jawab bersama.“Bukan hanya petugas keplisian akan tetapi seluruh unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama dan tokoh pemuda,untuk bersama-sama memerangi peredaran Narkoba," kata Kapolsek di hadapan sejumlah tamu undangan.

Ganja seberat 50 Kg itu disita dari empat orang  tersangka, yang masing-masing  berinisial MI,21 tahun, Ha, 25 tahun,Yud,37 tahun, dan MA, 22 tahun.


"Keempat tersangka akan kami jerat dengan pasal 111 jo 114 jo 115 UU NO 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,"ungkapnya.

Suami Isteri Jualan Sabu Ditangkap Polsek Mauk

Jumat, 29 Agustus 2014 07:45 WIB
PUSKOMINFO - Pasangan suami istri, BH dan IS ditangkap anggota Satreskrim Polsek Mauk setelah diketahui mengedarkan narkotika jenis sabu. Keduanya ditangkap saat hendak bertransaksi di Terminal Poris Plawad, Kelurahan Poris, Kecamatan Cipondoh, Rabu (27/8/2014) lalu.

Kapolsek Mauk, AKP E. Suhendar, mengatakan penangkapan BH dan IS dilakukan setelah mengintrogasi SH, rekan keduanya yang lebih dulu ditangkap.

"Awalnya kita tangkap SH, dari pengakuan SH kami dapati nama pemasok sabu ini, barulah pasangan suami isteri ini kami bekuk karena menjadi pemasok," katanya kepada wartawan, Kamis (28/8/2014).

Suhendar mengatakan, BH sehari-harinya berprofesi sebagai satpam sementara IS istrinya hanya ibu rumah tangga. Namun, dalam melancarkan aksinya ini keduanya terbilang kompak. BH sebagai penyedia barang dan pengedar, sementara IS ditugaskan untuk menjadi kurir.

"Setiap ada pesanan BH akan meminta istrinya mengambil narkoba yang disimpan di rumah, dan mengantarkan kepadanya. Jadi, BH yang mengedarkan, sedangkan istrinya sebagai kurir," jelasnya kembali.

Dari tangan kedua pelaku polisi berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 5 gram. Para pelaku dijerat dengan pasal 114 dan 112 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Polsek Metro Kramat Jati Gerebek Markas Curanmor di Ciracas




pelaku1
Jumat, 29 Agustus 2014 07:28 WIB
PUSKOMINFO - Tim Reskrim Polsek Metro Kramatjati menggerebek markas tersangka pencuri sepeda motor (curanmor) di rumah kontrakan  Kampung Pormos, kawasan Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (28/8/2014) malam. Lima  pelaku, lima unit sepeda motor dan 12 anak kunci leter T diamankan dari lokasi penggerebekan.

Empat pelaku yang bertugas sebagai “pemetik” yakni Franky Panjaitan, 23 tahun, Apri Andi, 25 tahun, Tusty Sianbola, 24 tahun, dan Ronald Sirait, 16 tahun, tak berkutik saat petugas menyergapnya. Tak hanya itu, satu penadah Mamat Kadori, 52 tahun, juga ikut digelandang ke kantor polisi.

Kapolsek Metro Kramatjati, Kompol Handini mengatakan, tertangkapnya komplotan ini berawal dari laporan hilangnya sepeda motor milik Samsul Purnomo di Jalan Masjid Al-Khairat, Condet Batu Ampar, Kramatjati,  pada 7 Agustus lalu.

“Kami kembangkan dan dari hasil olah TKP mengarah ke salah satu lokasi persembunyian pencuri tersebut,” kata Kapolsek kepada wartawan, Kamis (28/8/2014).

Menurut Kapolsek, petugas  kemudian mengintai kontrakan yang diduga menjadi markas komplotan tersebut. Selama satu minggu petugas mengamati beberapa kontrakan yang memanjang tersebut.

“Setelah memastikan target pelaku kita lakukan penggerebakan, Rabu (27/8/2014) sekira pukul 23:00 WIB,” katanya.

Penggerebekan dilakukan , lantaran polisi melihat dua pelaku masuk ke kontrakan dengan mengendarai motor yang diduga hasil curian. Polisi juga menemukan lima orang di dalam. ” Mereka sedang mengubah sepeda motor yang baru saja diambil. Dengan cara mengganti plat nomor dan melepas body motor,” kata Kapolsek.

Dari tangan  pelaku, polisi menyita 12 anak kunci leter T, lima plat nomor, dan cover body hasil curian serta pecahan-pecahan bodi motor. Tak hanya itu, lima unit motor yang diduga hasil curian juga ikut dibawa ke Mapolsek Metro Kramatjati untuk dijadikan barang bukti.

27 Agustus 2014

Ini Nama-nama Korban Kapal Paus yang Terbakar di Kepulauan Seribu

Rabu, 27 Agustus 2014 15:43 WIB
PUSKOMINFO - Informasi dari Kepala Satuan Reskrim Polres Kepulauan Seribu, AKP Armunanto, berikut ini nama-nama korban kapal Paus yang terbakar di perairan Pulau Seribu, Rabu (27/8/2014) siang.

Korban sebanyak 32 orang dengan luka bakar bervariasi, antara lain:
1.Arif (penumpang).
2. Maulana (penumpang).
3. Asifa (penumpang).
4. Lutfi (penumpang).
5. Zaenal (ABK).
6. Junaidi (penumpang). -
7. A Kadir (penumpang).
8. Sarmadi (penumpang).
9. Trisno (penumpang).
10. Paulus (penumpang).
11. Masruf (penumpang).
12. Irfan Haidir (penumpang).
13. Ifan (penumpang).
14. Yunus (penumpang).
15. Fahri (penumpang).
16. Aldi (penumpang).
17. Romi (penumpang).
18. Mansyur Jaya (penumpang).
19. Budi (ABK).
20. Arianto (penumpang).
21. Sidik (penumpang).
22. Khatib (ABK).
23. Andika (penumpang).
24. Nurjaya (ABK).
25. A Afandi (ABK).
26. Yoga R (penumpang).
27. Tigor (penumpang).
28. Akbar (penumpang).

Kapal Penumpang Milik Dishub DKI Jakarta Terbakar di Kepulauan Seribu, 10 Orang Luka-Luka

Rabu, 27 Agustus 2014 13:17 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah kapal penumpang milik Dishub DKI yang disebut kapal 'Paus' terbakar di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara. Sedikitnya ada 10 orang korban luka bakar akibat ledakan kapal tersebut.

"Kapal meledak di bagian tengah sehingga menimbulkan korban kurang lebih 10 orang luka bakar. Saat ini dirawat di RS Pramuka," kata Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Johanson Ronald Simamora kepada wartawan, Rabu (27/8/2014).

Kapolres mengatakan, lokasi ledakan kapal ini berada sekitar 10 mil dari Pulau Pramuka atau ada di sekitar Pulau Busung. Peristiwa ini terjadi sekira pukul 10:00 WIB.

"Kapal berangkat dari Dermaga Kali Adem sekira pukul 08:30 WIB menuju Pulau Pari, Pulau Lancang, Pulau Pramuka dan Pulau Kelapa," katanya.

Hingga saat ini petugas masih melakukan upaya pertolongan terhadap para korban dengan membawanya ke RSUD Kepulauan Seribu. Korban yang mengalami luka bakar serius akan dirujuk ke Rumah Sakit di luar Pulau Seribu.

Pedagang Mainan Tewas Tertabrak KRL di Tangerang

 
Rabu, 27 Agustus 2014 12:36 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pedagang mainan tewas mengenaskan karena tertabrak Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line yang sedang melintas di rel KM 4 PJL 28, Kampung Suka Asih, Rt 03/02, Kota Tangerang, Rabu (27/8/2014) pagi. Keterangan saksi mata, korban yang diketahui bernama Wempi diduga sengaja bunuh diri dengan menabrakkan dirinya ke kereta.

Keterangan saksi, Udin, seorang tukang balon yang juga teman korban berjualan mengatakan, ketika itu Wempi berjalan di pinggir rel. Dia sempat mengingatkan karena ada kereta yang melintas.

"Saya sudah mengingatkan untuk tidak berjalan dipinggiran rel kereta api, tapi dia cuma bilang enggak apa-apa dan tetap melakukannya," katamya.

Baru saja Udin selesai mengingatkan Wempi, kereta jurusan Jakarta-Tangerang melintas dan langsung menabrak tubuh Wempi hingga terbelah menjadi dua bagian. Udin yang melihat kejadian tersebut langsung lari melapor kejadian tersebut ke petugas keamanan Stasiun Kereta Tangerang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.

Pihak kepolisian dari Polres Metro Tangerang Kota yang mendatangi lokasi segera melakukan evakuasi terhadap korban. Jenazah Wempi kemudian dibawa ke RSUD Tangerang guna dilakukan autopsi.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Metro Tangerang AKBP Gunawan mengatakan ada dugaan korban bunuh diri karena sudah diingatkan sebelumnya oleh tukang balon, namun untuk sementara ini pihak kepolisian menduga penyebab tewasnya Wempi karena terpeleset dan jatuh ke tengah rel.

"Korban terpeleset dan jatuh, kemudian kereta melintas dan korban tertabrak hingga meninggal dunia" kata AKBP Gunawan.

Sopir Truk Penimbun Solar di Tangerang Ditangkap Polsek Sepatan

Sopir dan Kernet Truk Penimbun Solar ditangkap Polsek Sepatan
 
Rabu, 27 Agustus 2014 08:09 WIB
PUSKOMINFO - Kelangkaan solar bersubsidi di sejumlah wilayah mulai dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk mencari keuntungan. Salah satunya komplotan penimbun bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di wilayah Tangerang yakni AU dan KJ. Namun aksi mereka berhasil diketahui petugas kepolisian Polsek Sepatan hingga akhirnya tertangkap.

Kapolsek Sepatan AKP Hidayat Iwan mengatakan, modus yang digunakan kedua tersangka ini adalah dengan cara membeli solar bersubsidi disetiap SPBU yang ada di wilayah Tangerang. Penimbunan dilakukan dengan menggunakan Truk Mitsubishi warna kuning dengan nopol B-9784-SK yang sudah dimodifikasi khusus.

"Sebenarnya itu mobil truk bak terbuka, tapi di dalamnya ada tangki untuk menampung solar," kata Kapolsek kepada wartawan, Selasa (26/8/2014).

Untuk memindahkan solar tersebut, kata Kapolsek, pelaku menggunakan mesin pompa penyedot. Solar yang awalnya berada di tangki bahan bakar truk, langsung tertarik ke tangki penampungan. Adapun kapasitas yang digunakan di dalam tangki yang disediakan dalam truk mencapai 2.500 liter.

“Agar mereka tidak ditolak pegawai SPBU, mereka mengisi solar paling banyak 50 liter saja. Setelah keluar dari SPBU, dalam perjalanan mereka memindahkan solar tersebut, tinggal memencet tombol saklar mesin pompa yang berada di dashboard mobil," katanya.

Rencananya timbunan solar ini akan dikirim kepada tersangka TT yang merupakan bos kedua tersangka. Namun sampai dengan saat ini masih menjadi DPO Polsek Sepatan.

 "Solar ini akan dikirim ke daerah Neglasari dengan penerima TT. Namun setelah kita lakukan pengecekan ternyata alamat yang ditujukan hanyalah sebuah lahan kosong," tambah Kapolsek.

Tersangka AU yang bertugas sebagai sopir truk mengaku dirinya diupah sebesar Rp 500 rupiah perliternya. Mereka telah beraksi selama tiga bulan. "AU sebelumnya sebagai kernet namun sekarang jadi sopir" katanya.

Penangkapan kedua tersangka sendiri berawal dari kecurigaan petugas pada saat melakukan operasi Cipta Kondisi mengantisipasi kelangkaan BBM. Petugas melihat truk Mitsubishi warna kuning dengan nopol B-9784-SK sedang mengisi solar di SPBU Jalan Raya Kutabumi, Kampung Teriti, Desa Karet Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.

"Saat dilakukan pemeriksaan, supir truk dengan inisial AU mencoba untuk melarikan diri. Tapi kami kejar, dan setelah tertangkap kami langsung melakukan peneriksaan. Ternyata dalam truk tersebut ada tangki yang berisi solar sebanyak 1.400 liter. Mereka pun tidak memiliki STNK dan surat izin mengangkut BBM bersubsidi," jelas Kapolsek.

Saat ini, kedua tersangka dan barang bukti berupa truk modifikasi dan uang tunai Rp 2.980.500 diamankan di Mapolek Sepatan. Kedua tersangka bisa dijerat pasal 55 dan 53 UU RI no 22/2001 tentang migas dengan ancaman pidana penjara selama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp 60 miliar.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 27 Agustus 2014


Rabu, 27 Agustus 2014 07:56 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Rabu 27 Agustus 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:
 
1. Jakarta Pusat
SIM   : Thamrin City
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

26 Agustus 2014

Curi Tabung Gas di Warung Sembako, Seorang Pemuda Babak Belur Dihajar Warga

Selasa, 26 Agustus 2014 15:36 WIB
PUSKOMINFO - Hanz Pangihutan, 23 tahun, babak belur dikeroyok massa lantaran mencuri tabung gas di warung sembako di Jalan Pasar Dangut, RT 04/16, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (26/8/2014) pagi. 

Kanit Reskrim Polsek Metro Cengkareng, AKP Tosriadi Jamal mengatakan, pelaku tertangkap tangan saat mencuri tabung gas di warung sembako milik pasutri Muhammad Syaiful Gilang, 25 tahun dan Siti Mahardianti, 23 tahun, Selasa tadi pagi sekira pukul 04:30 WIB. 

Saat kejadian, kedua pasutri ini baru saja membuka warungnya, tiba-tiba datang Hanz bersama seorang temannya dengan mengendarai sepeda motor Honda CBR nopol B 3718 BVB.

"Hanz pura-pura belanja. Ketika korban lengah, tersangka membawa kabur tabung gas," kata AKP Tosriadi Selasa (26/8/2014) siang.

Siti yang melihat kejadian itu pun berteriak minta tolong hingga membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah dan mengejar tersangka. Hasilnya tak sia-sia Hanz pun dibekuk dan dipukuli hingga babak belur. 

Oleh warga, Hanz pun dibawa ke Polsek Metro Cengkareng untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Hanz tetap mengelak dituduh mencuri. Padahal korban melihat tersangka membawa kabur tabung gas tersebut." kata AKP Tosriadi.

Kini Hanz masih menjalani proses pemeriksaan di Mapolsek Metro Cengkareng.

3 Kamar Santri Ponpen Asshiddiqiyah Terbakar

Selasa, 26 Agustus 2014 15:22 WIB
PUSKOMINFO - Tiga Unit kamar asrama santri di Pondok Pesantren Ashidiqiyah di Jalan Panjang, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat ludes terbakar, Selasa (26/8/2014) siang sekira pukul 10:45 WIB. Kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek listik.

Menurut keterangan saksi kejadian, api mulai berkobar pada pukul 10:45 WIB. Akibat peristiwa ini, kegiatan belajar mengajar di pondok pesantren tersebut akhirnya ditiadakan.

Petugas Polsek Metro Kebon Jeruk yang datang ke lokasi kejadian segera mengamankan saksi mata untuk diminta keterangan.

Wakapolsek Metro Kebon Jeruk, AKP Supriyadi mengatakan, kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek listrik.”Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan mengenai kerugian belum bisa diketahui,” katanya.

Polri dan TNI Gelar Apel Konsolidasi Pengamanan Pilpres 2014

BREAKING NEWS: Polisi dan Tentara Gelar Apel Siaga
Selasa, 26 Agustus 2014 10:00 WIB
PUSKOMINFO - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar apel konsolidasi di lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, Selasa (26/8/2014) pukul 08:00 WIB. Apel konsolidasi ini untuk mengevaluasi pengamanan yang diterapkan selama tahapan Pilpres 2014 berlangsung. 

"Ini apel konsolidasi setelah Operasi Mantap Brata pasca pengamanan sidang PHPU Pilpres 2014," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto.

Menurut Kabid Humas, pada apel hari ini, 21 kompi dari kesatuan Brimob di beberapa Polda daerah yang diperbantukan ke ibukota akan dipulangkan ke daerahnya masing-masing.

Kapolri Jenderal Sutarman sebagai Irup Apel tersebut menyatakan seluruh tahapan dalam Pemilu sampai dengan sidang putusan sengketa Pilpres 2014 berlangsung aman.

"Seluruh tahapan pemilu kita bisa laksanakan pengamanannya dengan baik, sehingga sidang. PHPU (Perselisihan Hasil Pemilihan Umum) berjalan dengan baik dan kami terapkan beberapa langkah teknis maupun strategis sheingga kami dapat menyampaikan ke seluruh masyarakat, walaupun jalanan sedikit terganggu, ini kita sedang pesta demokrasi," kata Kapolri.

"Apel konsolidasi digelar secara serentak di seluruh Indonesia, ini merupakan tahapan penting dalam sistem manajerial untuk mengevaluasi pengamanan PHPU, sekaligus pemeriksaan pengamanan tahapan Pilpres selanjutnya yaitu pelantikan anggota DPRD, DPD dan DPR dan sumpah janji presiden pada tanggal 20 Oktober nanti," papar Kapolri.

Kapolri mengungkapkan, evaluasi dilakukan untuk penyesuaian dalam pelasanaan pengamanan Pilpres. Dengan demikian, TNI/Polri dapat mengetahui apa yang menjadi keberhasilan serta kendala-kendala yang dilalui selama pengamanan tersebut.

Apel konsolidasi ini dihadiri pejabat tinggi Polri lainnya seperti Wakapolri Komjen Badrodin Haiti, Kabaharkam Komjen Putut Eko Bayuseno, Kadiv Propam Polri Irjen Syarifudin, Kapolda Metro Jaya Irjen Dwi Priyatno, Kabareskrim Irjen Suhardi Alius serta Pangkostrad dan staf dan Kasdam Jaya. Apel diikuti oleh 3.380 personil TNI dan Polri.

Pura-pura Cari Kosan, 3 Pemuda Mencuri Tas Berisi Pakaian Kotor

Selasa, 26 Agustus 2014 09:33 WIB
PUSKOMINFO - Tiga orang pemuda tertangkap lalu digebuki warga karena mencuri sebuah tas di sebuah kosan di kawasan Palmerah, Jakarta Barat. Apesnya lagi, ketiganya hanya mendapatkan tas ransel berisikan pakaian kotor.

Kanit Reskrim Polsek Metro Palmerah, AKP Johari Bule mengutarakan peristiwa terjadi Senin (25/8/2014) siang. Ketiga pelaku tersebut ialah Agus Supriyadi, 23 tahun, Putra Dwi, 18 tahun dan Alit Hari, 26 tahun.

Menurut AKP Johari Bule, kejadian itu berawal ketika ketiga pelaku datang ke rumah kos berpura-pura mencari kamar kos yang kosong.

"Mereka bukannya mencari kosan kosong, tapi malahan mencuri," ujar AKP Johari kepada wartawan, Selasa (26/8/2014).

Ketiganya dengan percaya diri masuk ke lingkungan kos tersebut dan melihat kondisi sepi, ketiganya pun langsung menyambar tas ransel milik penghuni kos, Namun sialnya, aksi mereka kepergok oleh pemilik kos.

Lalu pemilik tas tersebut teriak maling, sehingga mengundang belasan warga yang saat itu berada dilokasi kejadian, ketika hendak melarikan diri para pelaku pun akhirnya tertangkap dan dihadiahkan pukulan bertubi-tubi oleh warga. "Anggota kami yang sedang berpatroli langsung mengamankan ketiga pelaku dari amukan massa," lanjutnya.

Selain mengamankan ketiga pelaku, polisi menyita tas ransel yang berisikan pakaian kotor, dan satu tas warna hitam yang berisikan senjata tajam jenis clurit. Dan dari hasil pemeriksaan dikepolisian, celurit tersebut milik tersangka Putra Dwi, warga Komplek Sandang Blok B1, Palmerah, Jakarta Barat. "Pelaku lainnya menunjuk bahwa dia (Putra) yang punya Clurit," jelasnya.

Kini ketiga tersangka sudah mendekam dibalik jeruji besi Mapolsek Palmerah, dan akan dijerat dengan pasal 363 KUHPidana, dan undang-undang darurat yang ancaman hukumannya diatas lima tahun penjara.

Dua Pemuda Simpan Ganja 1 Kg di Pekarangan Rumah, Dibekuk Polsek Batu Ceper




ganja
Selasa, 26 Agustus 2014 08:46 WIB
PUSKOMINFO - Dua pemuda berinisial MR, 17 tahun, dan AS, 22 tahun, diringkus Polsek Batu Ceper, Kota Tangerang, karena menyimpan ganja seberat 1 Kg di kebun pekarangan dekat rumahnya. Ganja tersebut rencananya dijual eceran, namun keburu terendus polisi.

Kapolsek Batu Ceper Kompol Krismi Widodo,  mengatakan, barang bukti ganja tersebut didapatkan dari dua tersangka yang masing-masing menyimpan 500 gram. Mereka mengaku ganja tersebut didapat dari seseorang atas perintah Bule yang saat ini medekam di LP Pemuda Tangerang.

“Kedua tersangka diperintah  narapidana melalui telepon seluler untuk mengambil ganja tersebut pada seseorang, untuk mereka jual lagi,” katanya, Senin (25/8/2014) kemarin.

Awalnya Bule memerintah tersangka MR mengambil 5 Kg ganja di daerah Munjul Serpong . Kemudian 4 kg dijual ke seseorang di daerah Ciledug.Sisanya 1 Kg dibawa pulang dan dibagi dua dengan AS untuk diedarkan.

Kanit Reskrim Polsek Batuceper,  Iptu Nurjaya menjelaskan penangkapan kedua tersangka berawal dari adanya informasi masyarakat terkait peredaran ganja di wilayah Batu Ceper. Dari informasi tersebut pihaknya melakukan penyelidikan hingga diketahui salah satu pelaku adalah MR.

”Setelah kita intai beberapa hari, akhirnya kita tangkap MR. Kemudian dari keterangan MR kita ringkus AS. Dari penggeledahan di rumah  tersangka di Kampung Pengodogan, Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang,  didapatkan ganja masing-masing seberat 500 gram yang di simpan disemak-semak dekat rumah mereka” katanya.

Berdasarkan pengakuan tersangka, untuk mengedarkan ganja tersebut mereka mendapatkan upah k Rp 200 ribu. Polisi sudah kordinasi dengan pihak LP untuk memeriksa Bule terkait pengendalian peredaran ganja tersebut.”Kedua tersangka dijerat Pasal 114 sub 111 KUHP mengenai menyimpan dan memiliki serta menjual narkotika jenis ganja dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 10 tahun kurungan penjara,” kata Iptu Nurjaya.

Pesta Ciu di Penjaringan, Satu Orang Tewas

Selasa, 26 Agustus 2014 08:36 WIB
PUSKOMINFO - Alvian Indrayana, 23 tahun, tewas setelah menenggak minuman keras (miras) jenis ciu arak di Jalan Kapuk Muara, RT 06, RW 04, Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Kepala SPKT Polsek Metro Penjaringan, AKP Sudiono membenarkan adanya kejadian tersebut. Kata dia, tewasnya korban berawal saat Alvian bersama tiga rekannya menggelar pesta minuman keras.

"Korban bersama-sama minuman keras jenis ciu arak," ujar AKP Sudiono saat dikonfirmasi wartawan, Senin (25/8/2014) malam.

Namun, usai menenggak minuman haram tersebut korban merasa pusing dan mual sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Atmajaya, Penjaringan bersama rekan dan keluarganya.

Saat dilakukan penanganan oleh dokter, nyawa korban tidak bisa tertolong lagi dan menghembuskan napas terakhirnya sekira pukul 21:00 WIB. Sedangkan tiga temannya hingga kini masih dalam perawatan di Rumah Sakit Atmajaya.

Curi Sepeda Motor, Oknum TNI Tembak Warga

Selasa, 26 Agustus 2014 08:20 WIB
PUSKOMINFO - Seorang oknum TNI AL atas nama Kopda AR, warga Cengkareng, Jakarta Barat dihajar massa karena tertangkap tangan hendak mencuri sepeda motor milik seorang warga, di Jalan Cinere Raya No. 10, Cinere, Limo, Kota Depok, Senin (25/8/2014) malam.

Tidak hanya akan mencuri, AR juga melepaskan beberapa tembakan dengan senjata api jenis FN yang dibawanya hingga melukai sang pemilik motor yakni Nahrowi warga Pengasinan, Sawangan, Depok.

Akibatnya, Nahrowi menderita luka tembak di kaki kanannya. Sedangkan Kopda AR berhasil dibekuk dan diamuk massa hingga mengalami luka berat di kepala, kini dirawat di RS Bhakti Yuda, di Jalan Sawangan, Depok.

Sementara Nahrowi yang menderita luka tembak di punggung dan kakinya dibawa ke RS Prikasih, Pondok Labu, Jakarta Selatan.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu berawal saat Nahrowi memarkikan sepeda motor jenis matic miliknya di Jalan Jaeran di lokasi. Tak lama kemudian Kopda AR datang dan hendak menggasak motor milik Nahrowi. Tetapi Nahrowi memergokinya dan berteriak maling.

AR yang diteriaki maling lalu panik dan mengeluarkan senjata api miliknya. Bersamaan dengan itu, warga merespon teriakan Nahrowi dan mengepung AR. AR akhirnya melepaskan tembakan senjata apinya dan mengenai kaki kanan Nahrowi. Walau mengeluarkan senjata api, massa tidak gentar dan tetap berupaya mengepung pelaku.

AR akhirnya berhasil dibekuk warga dan menjadi bulan-bulanan massa yang kesal. Apalagi saat massa tahu bahwa AR melukai Nahrowi dengan senjata apinya, massa makin beringas. Amuk massa ini membuat AR mengalami luka berat di kepala dan wajahnya.

Petugas Polsek Limo dan Polresta Depok yang datang ke lokasi kejadian lalu membawa AR ke RS Bhakti Yuda di Jalan Sawangan. Dari dompetnya ditemukan kartu identitas TNI AL atas nama Kopda AR.

Kapolresta Depok Kombes Pol Ahmad Subarkah membenarkan adanya peristiwa ini. Menurutnya seseorang yang diduga pelaku pencurian kendaraan bermotor dihajar warga di Cinere, Depok. Pelaku katanya diduga oknum TNI. Karenanya untuk memastikan hal itu, pihaknya bekerjasama dengan Garnisun.

"Saat ini pelaku masih dalam perawatan di rumah sakit. Karena kasusnya masih dalam penyelidikan, kita tunggu saja nanti," kata Kapolres.

Pencuri Sepeda Motor Tewas Dihakimi Massa di Duren Sawit




matikau
Selasa, 26 Agustus 2014 07:54 WIB
PUSKOMINFO - Satu dari dua pencuri sepeda motor ditangkap dan dihakimi warga hingga tewas di Kawasan Kampung Sumur Selatan II RT 005/10 Klender, Duren Sawit, Jakarta timur, Senin (25/8/2014) malam. Satu pelaku lainnya melarikan diri.

Pelaku bernama Jalil, 23 tahun, tewas dengan kondisi mengenaskan. Wajahnya hancur akibat hantaman kayu dan pukulan ratusan warga yang memergoki aksinya. Tak hanya itu, pistol milik pelaku juga digunakan warga untuk menghantam bagian kepala da wajahnya hingga pria ini menghembuskan nyawa terakhirnya.

Keterangan korban Hafifah, 34 tahun, kepada petugas Polsek Metro Duren Sawit menjelaskan, peristiwa terjadi sekira pukul 18:30 WIB, bermula saat pelaku tengah mencongkel motor Yamaha Mio B 3293 TZE yang tengah terparkir di depan  warnet miliknya.

Karena curiga, Hafifan  memberanikan diri ke depan warnet dan bertanya kepada pelaku yang mengutak-atik motornya. Namun, seorang pelaku yang merasa aksinya kepergok, menodongkan senjata api rakitan sejenis revolver sambil mengancam agar Hafifah tidak berteriak.

“Saya ditodong senjata api, tapi langsung pukul saja pelaku itu dengan galon air mineral. Saya reflek karena kebetulan lagi bawa galon,” ujarnya sambil mengaku dia langsung teriak.

Atas teriakan itu, warga langsung berkumpul dan berupaya menangkap pelaku. Meski pelaku sempat memuntahkan timah panasnya, namun beruntung tak ada satupun warga yang menjadi korban. Satu pelaku yang memegang senjata api rakitan kemudian berhasil ditangkap warga, selanjutnya dipukuli hingga tewas.


Kapolsek Metro Duren Sawit, Kompol Imran Goeltom mengatakan pelaku yang tewas kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri untuk diautopsi.

Menurut Kapolsek, pihaknya juga tengah memburu seorang pelaku yang melarikan diri. "Kami sedang mengembangkan kasus ini dan mengejar pelaku lainnya," kata Kapolsek.

Selain sepeda motor milik korban, pihaknya juga mengamankan sepucuk senjata api rakitan, dan leter T yang digunakan pelaku untuk beraksi. "Dari berbagai barang bukti yang kami amankan, kami menduga mereka pemain lama," katanya.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 26 Agustus 2014


Selasa, 26 Agustus 2014 07:50 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Selasa 26 Agustus 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:
 
1. Jakarta Pusat
SIM   : Thamrin City
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

25 Agustus 2014

Komplotan Pencuri Spesialis Sekolah dan Kampus Diringkus Subdit Jatanras Polda Metro Jaya

Senin, 25 Agustus 2014 13:44 WIB
PUSKOMINFO - Enam pelaku pencurian brankas di Kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), ditangkap aparat Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Keenam pelaku merupakan kawanan spesialis pencurian di kampus-kampus dan sekolah.

Kasubdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan mengatakan, keenam pelaku ditangkap pada Rabu 20 Agustus hingga Jumat 22 Agustus 2014 di lokasi yang berbeda.

"Mereka kelompok spesialis pencurian dan pemberatan dengan sasarannya kampus dan sekolah-sekolah," katanya kepada wartawan di Jakarta, Senin (25/8/2014).

Keenam pelaku yakni Mohammad Jupri Polanunu alias Jupri, 28 tahun, selaku pimpinan kelompok, ditangkap di Ambon, Zulfikar alias Zul, 27 tahun, ditangkap di Jalan Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur dan Fajri Tuarita alias Aji, 24 tahun, ditangkap di Parung, Bogor.

Selanjutnya, polisi menangkap Salani Lestaluhu alias Salani, 28 tahun, Samsul Marasabessy alias Samsul, 25 tahun, dan Effendy Sahubawa alias Boban, 23 tahun. Dari pengakuan tersangka Jupri, sang pimpinan, komplotan mereka telah membobol di 10 sekolah dan kampus.

Terakhir, mereka bekerja sama membobol brankas di kampus UMJ pada April lalu dengan total kerugian mencapai Rp60 juta. "Kelompok mereka beraksi satu sampai dua kali dalam seminggu sejak awal 2011," jelasnya.

Para pelaku juga pernah melakukan pencurian 10 unit LCD dan empat unit CPU di SMP di kawasan Serpong. Mereka juga pernah beraksi di SD di kawasan Tangerang dan mengambil dua unit LCD berikut empat buah CPU.

Selanjutnya, kawanan ini juga mengambil empat unit monitor, tiga unit CPU dan satu unit televisi merek LG di sebuah TK di kawasan Serpong.

Di Kampus Bina Insani Bogor, komplotan asal Ambon ini juga mengambil uang tunai senilai Rp20 juta berikut 20 unit LCD plus dua unit laptop. Kawanan ini juga pernah menjarah di kantor Puspiptek di Tangerang, sebuah SMA di Bogor dengan hasil curian 12 unit LCD dan empat unit CPU.

Masih di Bogor, sebuah sekolah di Parung juga pernah diobrak-abrik para pelaku. Mereka juga pernah beraksi di Ciawi dan Cibadak, Sukabumi. 


Dari para tersangka, polisi menyita dua buah linggis panjang, delapan buah obeng besar, satu unit kamera merek Cannon, empat unit telepon genggam milik tersangka dan satu unit mobil Terios warna silver.

Seorang Pensiunan Pertamina Ditemukan Tewas dalam Kamar Kost di Tebet

Senin, 25 Agustus 2014 10:18 WIB
PUSKOMINFO - Leonard Francis, 68 tahun, seorang pensiunan Pertamina, ditemukan tewas di kamar kostnya di Jalan Tebet Barat Raya RT 07 RW 05, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (25/8/2014) dini hari sekira pukul 01:00 WIB. Petugas Polsek Metro Tebet masih menyelidiki penyebab kematian korban.

Informasi dari Polsek Metro Tebet, mayat warga Jl. KH Mas Mansyur, Kebon Melati, Tanah Abang, itu pertama kali ditemukan oleh teman korban bernama Edi, dia kaget saat sampai di depan kos korban. Pintu dalam keadaan tidak terkunci dan lampu menyala serta mencium bau tak sedap. Saat dibuka pintu, korban ditemukan sudah tak bernyawa di atas kasur.

Edi kemudian memberitahukan pemilik rumah kost, Hilda Hutagalung, kemudian diteruskan ke petugas Polsek Metro Tebet.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Polisi tidak menemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Namun dompet milik korban diketahui telah hilang. Untuk penyelidikan lebih lanjut,  petugas membawa jasad korban ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, guna dilakukan otopsi untuk penyelidikan lebih lanjut. Kasus tewasnya korban, kini ditangani Polsek Metro Tebet.

Ungkap Judi Online, Polda Metro Jaya Akan Kerjasama dengan PPATK

Senin, 25 Agustus 2014 09:12 WIB
PUSKOMINFO - Subdit Resmob Polda Metro Jaya berhasil mengungkap judi online di Jakarta yang rekening hasilnya kejahatannya menampung uang Rp 2 miliar. Aksi judi itu dilakukan oleh dua tersangka yang bermarkas di Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Kedua tersangka itu ditangkap pada 15 Agustus 2014 lalu di dua lokasi berbeda. Kedua tersangka itu yakni AA selaku agent dan DH selaku master agent. AA ditangkap di Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Lalu tersangka DH ditangkap di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.

"Dari tangan keduanya kami amankan beberapa HP, rekaman judi online, uang tunai Rp 40 juta, laptop, komputer, PC dan lainnya," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Heru Pranoto kepada wartawan, Minggu (24/8/2014) di Mapolda Metro Jaya.

Kombes Pol Heru melanjutkan judi yang dilakukan dua tersangka ini berinduk di luar negeri seperti di Singapura, Kamboja dan lainnya."Mereka sudah beraksi dalam dua tahun terakhir. Rekening mereka mencapai Rp 2 miliar dan ini sudah diblokir untuk dijadikan barang bukti," tegasnya.

Lantaran besarnya uang hasil kejahatan tersebut, kata Kombes Pol Heru, pihaknya akan berkoordinasi dengan PPATK untuk pengembangan lebih lanjut.

Atas perbuatannya mereka disangkakan Pasal 303 KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara. Selain itu mereka juga dijerat dengan Undang-undang RI no 8 tahun 2010 tentang Pencegakan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang ancaman 20 tahun penjara.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 25 Agustus 2014


Senin, 25 Agustus 2014 08:59 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Senin 25 Agustus 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:
 
1. Jakarta Pusat
SIM   : Thamrin City
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Bocah SD Tewas Tenggelam di Kolam Renang Sekolah Global School Internasional

Senin, 25 Agustus 2014 08:46 WIB
PUSKOMINFO - Fadilah Ramadhan, bocah 9 tahun, tewas tenggelam saat berenang di kolam renang Sekolah Global School International, Taman Meruya Ilir, Kembangan, Jakarta Barat, Minggu (24/8/2014) sore.

Kanit Reskrim Polsek Metro Kembangan, AKP R.Manurung mengatakan kematian bocah sekolah dasar itu diduga karena tenggelam di kolam renang. Hal itu berdasarkan hasil keterangan saksi yang bernama Herman, 32 tahun, Satpam di lokasi dan Arifin, 10 tahun, teman korban yang berenang bersamanya sore itu sekira pukul 15:30 WIB.

"Saat korban diangkat dari kolam renang, sejumlah saksi melarikan korban ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Kembangan. Hanya saja nyawanya tidak bisa diselamatkan," kata Kanit Reskrim.

Berdasarkan keterangkan saksi, sore itu usai bermain futsal, Fadilah mengaku kepanasan. Ia pun mengajak Arifin berenang. Tapi karena belum terlalu bisa, Fadilah justru malah tenggelam.

Anak yang tercatat sebagai warga RT 07 RW10, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, itu tidak berdaya saat sadar kedalaman kolam melebihi ukuran tinggi badannya.

Mengetahui ada anak tenggelam, Herman penjaga kolam, langsung menyelamatkannya. Tapi, karena terlalu banyak meminum air kolam, Fadilah tidak juga sadarkan diri. Saat dilarikan ke Puskesmas, nyawanya tidak tertolong," kata Kanit Reskrim.

Polsek Sawangan Sita Ratusan Botol Miras Dari Tukang Jamu

Senin, 25 Agustus 2014 08:36 WIB
PUSKOMINFO - Polsek Sawangan menggerebek tempat penjual minuman keras di Jalan Raya Muchtar, Pengasinan, Sawangan, Kota Depok, Minggu (24/8/2014) malam. Ratusan botol miras tidak berijin disita.

Sebanyak 323 jenis miras terdiri dari 264 plastik miras oplosan, 24 botol anggur, 10 botol vodka, 13 botol wiski drum, dan 12 botol iceland, disita petugas kedapatan dari pedagang minuman jamu.

“Suryanto Liu,35, pedagang minuman jamu kita mintai keterangan karena menjual miras tidak berijin,”ujar Kapolsek Sawangan, Kompol Saderi.


Berdasarkan pengakuan pelaku, dia baru berjualan miras tiga bulan. “Miras itu dibelinya dari pengecer minuman di daerah Parung,”katanya kepada petugas penyidik. Selain itu, pelangganannya berupa anak-anak muda setiap akhir pekan selalu ramai.

“Seringnya anak-anak muda yang kerap mabuk dan berbuat onar di jalan, kemudian aksi balap liar motor  di Jalan Ciputat – Parung diduga karena mereka mudah membeli miras,” jelas Kapolsek.

“Antisipasi tindakan kriminal akibat pengaruh minuman keras, kami akan meningkatkan operasi cipta kondisi dengan sasaran penjual minuman keras ilegal, premanisme, pencurian, serta tawuran,”tegas Kapolsek.

Modus Dipereteli, Pelaku Curanmor Dibekuk Polsek Metro Kebayoran Lama

Senin, 25 Agustus 2014 08:24 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pencuri sepeda motor (curanmor) yang mempreteli hasil curiannya untuk dijual sebagai suku cadang, dibekuk petugas Polsek Metro Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Pencuri bernama Bada, 20 tahun,  ini ditangkap di Jalan Pahlawan Anggur 5 RT 04/09 Kelurahan Rempoa, Ciputat, Tangerang Selatan, Minggu (24/8/2014) dinihari.

Kapolsek Metro Kebayoran Lama, Kompol Riftazudin mengatakan, tersangka merupakan warga Juraganan RT 06/08 Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. "Tersangka mencuri sepeda motor milik Anggun Setiawan, 24 tahun, di rumahnya Jalan Simprug RT 07/05 Grogol Selatan, Kebayoran Lama, tidak terlalu jauh dari rumah tesangka," ujar Kapolsek kepada wartawan, Minggu (24/8/2014).

Kapolsek menerangkan, tersangka mencuri sepeda motor korban saat motor tersebut diparkir di halaman rumahnya Sabtu (23/8/2014) kemarin sekira pukul 18:00 WIB. Korban menyadari sepeda motor Honda Scoopy warna putihnya hilang setelah terbangun karena mendengar adzan Maghrib.

Ia pun melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Metro Kebayoran Lama. Petugas pun menelusuri dan menemukan tersangka di kawasan Ciputat dan sudah mempreteli sepeda motor korban. Tersangka dan barang bukti pun digiring ke Mapolsek Metro Kebayoran Lama untuk proses penyelidikan dan penyidikan selanjutnya.

Satu Rumah di Komplek Kejaksaan Lebak Bulus Hangus Terbakar

Senin, 25 Agustus 2014 08:08 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran menghanguskan satu rumah di Komplek Kejaksaan Agung (Kejagung), Jalan Adhiyaksa IV Blok 6, No 1 RT 03 RW 05, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (24/8/2014) malam. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Informasi Polsek Metro Cilandak, peristiwa terjadi sekira pukul 23:45 WIB. Menurut keterangan saksi Teguh, 45 tahun, api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian dapur. Api kemudian membesar hingga menghanguskan seluruh bangunan rumah milik Andi Bratamiharja.

Api berhasil dipadamkan dengan bantuan 7 unit mobil pemadam kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Belum diketahui penyebab maupun kerugian materi akibat kebakaran ini, peristiwa dalam penyelidikan Polsek Metro Cilandak dan Polres Metro Jakarta Selatan.

22 Agustus 2014

Terlibat Tawuran, Belasan Pelajar Diamankan Polsek Metro Menteng





pelajar-tawuran
Jumat, 22 Agustus 2014 15:50 WIB
PUSKOMINFO - Dua kelompok pelajar SMP terlibat tawuran di lampu merah Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (22/8/2014) siang. Belasan pelajar yang sempat diuber lawan pakai senjata tajam  diamankan petugas patroli Polsek Metro Menteng.

Namun, pelajar yang menyerang dan melihat mobil petugas melintas langsung kocar-kacir. Polisi menyita dua senjata tajam tak bertuan ditemukan di lokasi.

Tawuran terjadi sekira pukul 12:40 WIB, saat bubaran sholat Jumat. Menurut warga, ada belasan pelajar SMP berseragam putih-putih naik Metromini 502 jurusan Tanah Abang – Kampung Melayu. Ketika melewati lokasi, dekat toko buku, Metromini  tersebut dihentikan rombongan pelajar lain.

Melihat gelagat tidak baik, sopir Metomini sempat menegor pelajar itu agar tidak berbuat onar di dalam angkutan, namun tidak diindahkan. Pasalnya, saat melihat ada kelompok pelajar lain, mereka langsung menyerang hingga membuat lawannya berlarian.

Warga sekitar berupaya menolong. Beruntung, ada petugas Polsek Menteng yang sedang observasi wilayah. Melihat mobil polisi melintas, para pelajar ini buron. “Kami masih memeriksa pelajar SMP yang diserang pelajar lain,” kata Kapolsek Menteng AKBP Gunawan.

Buron Selama Setahun, Pelaku Penggelapan Mobil Rental Dibekuk Polsek Kelapa Dua Tangerang

Jumat, 22 Agustus 2014 15:17 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Reskrim Polsek Kelapa Dua menangkap MN, 48 tahun, pelaku pengelapan mobil Daihatsu Xenia yang sudah hampir satu tahun buron. Pelaku ditangkap di kediaman kerabatnya di Perumahan Bogor Raya Permai blok FK 2 no.17, Kelurahan Bogor, Kecamatan Bogor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Menurut Kapolsek Kelapa Dua, Kompol Gatot Hendro, awal mulanya pelaku menyewa mobil Daihatsu Xenia dengan Nopol B 1461 VFE kepada Semi Utomo, 36 tahun, dengan biaya sewa Rp 4.500.000 per bulannya.

Akan tetapi hingga masa sewa selesai, pelaku tidak juga mengembalikan mobil tersebut, melainkan menggadaikannya pada orang lain tanpa sepengetahuan pemiliknya.

"Mobil yang disewa pelaku sudah digadaikan ke orang lain sebesar Rp30.000.000 tanpa sepengatahuan pemilik mobil melalui perantara tukang ojek. Dari sanalah kami telusuri hingga akhirnya berhasil membekuk pelaku," tegasnya.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa surat perjanjian sewa kendaraan dan satu buah kunci kontak mobil Daihatsu Xenia. Pelaku dijerat dengan pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 4 tahun penjara.

Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Bongkar Judi Online di Perumahan Elite Sunter

Jumat, 22 Agustus 2014 13:00 WIB
PUSKOMINFO - Tim Unit II Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya membongkar praktik judi online di perumahan elite di kawasan Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dari lokasi, petugas mengamankan empat orang penyelenggara perjudian tersebut.

Kepala Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut.

"Iya betul, lokasi tersebut kami gerebek pada Selasa (19/8/2014) lalu dan saat ini masih dalam pengembangan lebih lanjut," ujar AKBP Herry, Jumat (22/8/2014).

Sementara itu, Kanit II Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Arsya Kadafi mengungkapkan, pihaknya membongkar praktik judi online tersebut berdasarkan informasi masyarakat.

"Kami mendapatkan informasi bahwa adanya tindak pidana yang diselenggarakan melalui website www.sb***.com dan www.ic***.com masih marak," kata AKP Arsya.

Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan penyamaran dengan mendaftar ke situs judi tersebut. Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil menemukan lokasi perjudian tersebut.

"Setelah kami cek ternyata lokasinya ada di perumahan elit di kawasan Sunter, Tanjung Priok yang pengamanannya sangat ketat," jelasnya.

Petugas selanjutnya menggerebek lokasi tersebut, dan mengamankan 4 pelaku di lokasi. Keempatnya, kata Arsya, merupakan master agent situs judi tersebut. Keempatnya kini diamankan di Mapolda Metro Jaya untuk penyidikan lebih lanjut. Mereka dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 22 Agustus 2014


Jumat, 22 Agustus 2014 08:07 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Jumat 22 Agustus 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:
 
1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 22 Agustus 2014


Jumat, 22 Agustus 2014 08:07 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Jumat 22 Agustus 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:
 
1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 22 Agustus 2014


Jumat, 22 Agustus 2014 08:07 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Jumat 22 Agustus 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:
 
1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 22 Agustus 2014


Jumat, 22 Agustus 2014 08:07 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Jumat 22 Agustus 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:
 
1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Diduga Pengikut ISIS, Pedagang Es Keliling Diamankan Polresta Depok

dagangisis
Jumat, 22 Agustus 2014 08:07 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polresta Depok mengamankan seorang pedagang es keliling terkait dugaan pengikut Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di kediamannya di Jalan STM Mandiri, RT 4/9, Kelurahan Kemiri Muka, Beji, Depok, Jumat (22/8/2014) dinihari. Disita sejumlah antribut ISIS yang terpasang di dalam rumah.

Kapolresta Depok, Kombes Ahmad Subarkah mengatakan, berdasarkan laporan warga di lingkungannya ada pengikut ISIS. Petugas reskrim cepat merespon langsung menggerebek dan mengamankannya.

“Warga yang diamankan tersebut adalah F, 37 tahun, dikenal pedagang es keliling. Dalam rumahnya ditemukan  empat bendera hitam bertuliskan kaligrafi tentang ISIS sedang terpasang di dinding rumah,”ujar Kapolres.

Sesuai pengakuan F, dirinya merupakan salah satu pengemar ISIS karena dalam jaringan garis keras tersebut membela kaum lemah dan tertindas.

“Setelah kita selidiki lebih dalam, ternyata F ini dikategorikan sebagai sosok penggemar dan senang saja terhadap ISIS. Bukan pengikut jaringan garis keras ISIS (Teroris),”katanya.

Kapolres menambahkan, warga memberikan informasi bahwa pedagang es bum-bum ini dikenal sebagai sosok tertutup dan jarang bersosialisasi. “Orangnya tertutup, warga tidak banyak mengenal tentang kesehariannya di lingkungan,”tuturnya.
“Kasus ini masih diselidik. Kami menduga ada pengikut lainnya di Depok,” kata Kapolres.

Pria Paruh Baya Ditemukan Membusuk di Kamar Mandi

Jumat, 22 Agustus 2014 08:07 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria paruhbaya ditemukan tewas membusuk di kamar mandi dalam rumahnya yang terletak di Perumahan Rawalumbu Jembatan 7, Kelurahan Bojongrawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Kamis (21/8/2014) siang.

Pria malang itu diketahui bernama Hardiman, 60 tahun, yang tinggal seorang diri. Dugaan sementara korban tewas karena sakit.

Penemuan jenazah itu berawal ketika warga sekitar mencium aroma tak sedap dari rumah tersebut. Warga selanjutnya melakukan pemeriksaan.

Melalui atas genting rumah korban, warga melihat ada sesosok mayat tergeletak di dalam kamar mandi. Warga pun langsung melaporkan temuan itu ke Polsek Bekasi Timur untuk melakukan penyelidikan.

Hasil identifikasi Kepolisian, tak ditemukan bekas tanda penganiayaan di tubuh korban. Diduga, pria itu tewas karena sakit. Jasad kemudian dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi.

"Diduga korban meninggal lebih dari dua hari, karena jasadnya sudah mengeluarkan bau tak sedap," kata Kapolsek Bekasi Timur, Kompol Sagi.

Komplotan Perampok Orang Pacaran, Dibekuk Polsek Pondok Gede




beddil1
Jumat, 22 Agustus 2014  07:47 WIB 
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Pondok Gede, Polresta Bekasi Kota membekuk dua perampok sepeda motor yang kerap beraksi terhadap sejoli yang sedang pacaran di kawasan BKT (Banjir Kanal Timur). Kedua penjahat  tersebut terpaksa ditembak pada kakinya, karena melawan saat ditangkap, di Plaza Pondokgede, Kota Bekasi.

Tersangka Egi Fajar, 23 tahun dan Abdul Manan, 19 tahun, selalu beraksi di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT) wilayah Pondokgede, Jatiasih dan Durensawit, Jakarta Timur.

Kapolsek Pondok Gede, AKP Cahyo mengatakan  yang ditangkap pertama  adalah Egi Fajar dan setelah itu  Abdul Manaf  ditangkap setelah Egi Fajar ‘menyanyi’.

“Mereka kami tangkap setelah masyarakat melaporkan aksi brutal dua pemuda pengangguran itu,” jelas Kapolsek, sambil mengatakan dari laporan warga diketahui ciri-ciri pelaku dan tim buru sergap (Buser) Polsek Pondokgede, akhirnya berhasil menemukan mereka.

Saat ditangkap, dua pelaku sempat melawan petugas sehingga diambil tindakan tegas dengan cara menembak kaki pelaku. “Mereka mencoba melawan maka kami tembak kaki para pelaku,”katanya.

Dijelaskan Kapolsek, komplotan ini biasa beraksi di wilayah Pondogede, Jatiasih, Durensawit, dan wilayah Jakarta lainnya. “Dari pengakuan pelaku, mereka sudah beraksi delapan kali di tahun 2014 ini,”jelasnya.

Sementara itu, dari penangkapan pelaku, ada delapan barang bukti yang berhasil disita petugas dari kedua pelaku. Selain itu, ada dua senjata tajam jenis pedang dan arit serta dua HP Blackberry  dan Amstrong

Diakui Kapolsek, delapan kendaraan yang berhasil diambil pelaku dari korbannya itu rencananya akan dijual ke daerah Karawang, Jawa Barat dengan harga bervariasi.  “Mereka jual ke daerah Jawa Barat dengan kisaran harga Rp 2- Rp 3 juta,’ ujar Kapolsek.

21 Agustus 2014

Gasak HP di Atas Bus, Pencopet Babak Belur Diamuk Massa

Kamis, 21 Agustus 2014 13:57 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pencopet babak belur diamuk massa lantaran kepergok menggasak HP milik pelajar di atas Metromini 75 jurusan Blok M-Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (21/8/2014) siang.

Dari tangan tersangka bernama Suryadharma, 30 tahun, disita HP merk Samsung S 720 milik Ikrimah, 16 tahun, warga Tegal Parang Utara, Mampang, Jakarta Selatan yang diambil saat naik angkot bersama dua temannya.

Keterangan saksi Dewi, 16 tahun, rekan Ikrimah menjelaskan, mereka usai mengikuti seminar dari Walikota Jakarta Selatan, mereka naik angkot menuju Tegal Parang Utara. Saat dalam perjalanan Ikrimah ingin turun dipepet oleh pelaku.

“Saya dipepet dan tiba-tiba tas terbuka. Pelaku bawa HP saya dan kepergok langsung disimpan di bangku,” jelas Dewi.

Pelajar ini pun langsung meneriaki copet. Teriakan tersebut didengar warga yang mengepung dan menangkapnya. Pelaku akhirnya dihakimi dan ditelanjangi.

Petugas Polsek Metro Mampang Prapatan yang mendapatkan informasi segera mengamankan pelaku dari emosi warga. Kanit Reskrim Polsek Metro Mampang Prapatan, AKP Masyhuri mengatakan pelaku saat ini masih dalam pemeriksaan.

Ini Pengalihan Arus Lalu Lintas Jelang Putusan MK

Berikut Pengalihan Arus Lalulintas Jelang Putusan MK 
Kamis, 21 Agustus 2014 08:48 WIB
PUSKOMINFO - Mengantisipasi serbuan massa pendukung kandidat capres-cawapres saat pengumuman hasil putusan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), Kamis (21/8/2014) ini, pihak kepolisian sudah meyiapkan langkah antisipasi dengan mengalihkan beberapa titik arus lalu lintas di Jakarta.

"Pengalihan lalu lintas akan dimulai dari jam 06.00 WIB pagi sampai selesai," ucap Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hendro Pandowo kepada wartawan di Jakarta.

Untuk mengurangi kepadatan di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), arah lalu lintas dari Semanggi menuju Istana Negara atau Patung Kuda Indosat dialihkan ke arah Budi Kemuliaan-Abdul Muis-Majapahit-Harmoni dan seterusnya. Alternatif lainnya adalah dialihkan ke Budi Kemuliaan - Tanah abang atau ke arah Merdeka Selatan-Merdeka Timur/ Ridwan Rais.

Untuk arus dari Gajah Mada menuju ke arah Harmoni akan dibelokkan ke kiri masuk ke Jalan Juanda-Pasar baru-Gunung Sahari  atau menuju arah Jalan Juanda-Pasar baru-Kantor Pos-Lapangan Banteng sampai Merdeka Timur.

Selanjutnya pengalihan juga terjadi dari arah Tugu Tani ke arah Medan Merdeka Selatan yang diluruskan ke arah Medan Merdeka Timur-Jalan Perwira.

Terakhir, Lalu lintas dari arah Tanah Abang II ke arah Medan Merdeka Barat dibelokkan ke kiri menuju arah Abdul Muis-Majapahit-Harmoni dan seterusnya.

Kepergok Berbuat Mesum Mahasiswa dan Kekasih Digerebek Warga

Kamis, 21 Agustus 2014 08:35 WIB
PUSKOMINFO - Seorang mahasiswa kepergok warga sedang memadu kasih layaknya hubungan suami istri di Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Kamis (21/8/2014) dinihari. Dua sejoli, AK, 23 tahun dan En, 24 tahun,  yang sedang dimabuk asmara itu akhirnya digiring warga ke Polsek Kelapa Dua.

Saat tiba di kantor polisi, pasangan bukan suami istri ini langsung menangis ketika petugas meminta keduanya untuk menghubungi keluarganya masing-masing. Meski telah mengakui kesalahan dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi, petugas Polsek Kelapa Dua tetap memanggil orangtua kedua belah pihak.

Sementara menurut Seketaris RW 02,  Suherman, mengatakan kedua sejoli ini dibawa ke kantor polisi guna menghindari amukan ratusan massa yang sudah berkumpul di lokasi kejadian. Untuk meredam emosi warga, keduanya diminta untuk segera angkat kaki dari kampung itu.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 21 Agustus 2014


Kamis, 21 Agustus 2014 08:26 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Kamis 21 Agustus 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:
 
1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

20 Agustus 2014

Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan di Toilet SPBU Duren Sawit

Rabu, 20 Agustus 2014 15:29 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat bayi ditemukan di toilet Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34-13401 Jalan Kalimalang, RT 02/16, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (20/8/2014) pagi.

Bayi berjenis kelamin laki-laki itu pertama kali ditemukan Supri, 28 tahun, seorang petugas kebersihan SPBU. Lantaran belum mengeluarkan bau, bayi yang lengkap dengan ari-ari tersebut, diduda dibuang oleh orangtuanya sejak malam hari.

Supri mengatakan, dirinya tengah membersihkan toilet sekira pukul 10:00 WIB pagi tadi. Saat akan mengangkut kotak sampah di dalam toilet wanita, Supri merasa curiga terhadap isinya.

"Awalnya saya curiga isi kantong kresek itu, agak berat soalnya. Setelah dilihat, kaget ada bayi masih ada ari-arinya," kata Supri kepada wartawan, Rabu (20/8/2014).

Dirinya pun langsung melaporkan temuan tersebut ke kantor Polsek Metro Duren Sawit yang terletak tak jauh dari SPBU.

"Tidak bau jenazah bayi ini. Mungkin semalam dibuangnya. Karena setiap pagi toilet pasti dibersihkan," katanya.

Sementara itu Kapolsek Metro Duren Sawit, Kompol Imron Gultom mengatakan, diduga bayi tersebut dibuang pada malam hari. Jenazah kemudian dibawa ke RSCM untuk dilakukan otopsi.

"Kami masih menyelidiki temuan ini. Saksi yang pertama lihat Supri juga sudah kita mintai keterangan," ujarnya.

Dikatakan Kapolsek, pihaknya akan berusaha keras melakukan penyelidikan soal penemuan bayi tersebut. "Masalahnya kalau yang buang orang sambil lewat akan sulit dilacak. CCTV juga tidak ada," katanya.

Warga Mustikajaya Bekasi Digegerkan Penemuan Mayat Bayi dengan Kelamin Rusak

Rabu, 20 Agustus 2014 15:02 WIB
PUSKOMINFO - Warga Kampung Babakan RT 04/01, Kelurahan Mustikasari, Mustikajaya, Kota Bekasi, digegerkan dengan penemuan ayat bayi di pemakaman, Rabu (20/8/2014) siang. Warga geger karena saat ditemukan kondisi mayat bayi dengan kelamin telah hilang diduga dimakan anjing.

Mayat bayi malang tersebut pertama kali ditemukan oleh warga bernama Lisin, 40 tahun, yang sedang membersihkan makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) persis di belakang Ruko Suramadu. Lisin mengaku dia diberitahu seseorang kalau ada orang yang sengaja membuang bungkusan plastik dan ternyata isinya jasad bayi.

Kondisi bayi saat ditemukan sudah membusuk dan menimbulkan bau, sedangkan alat kelaminnya rusak, kemungkinan dimakan binatang.

Berita penemuan mayat bayi tersebut kemudian menyebar dari satu warga ke warga lain hingga akhirnya dilaporkan ke petugas Polsek Bantar Gebang.

Kanit Reskrim Polsek Bantar Gebang, AKP Wahid Key, yang datang ke lokasi melakukan Olah TKP, menyatakan, petugas masih menyelidiki kasus penemuan jasad bayi tersebut. Soal dugaan jasad itu dimakan hewan, ia belum mengetahui karena menunggu visum dokter.