30 September 2014

Diduga Terlilit Utang Hingga Bangkrut, Pengusaha Gantung Diri

Selasa, 30 September 2014 13:13 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pengusaha, Dian Purba, 48 tahun, warga Jalan Raya Condet RT 10/03, Kramatjati, Jakarta Timur, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Diduga, Purba stres lantaran usahanya bangkrut.
 
"Kejadian Selasa (30/9/2014) pagi tadi sekira pukul 09:45 WIB, korban ditemukan sudah tak bernyawa di sebuah ruko pada alamat tersebut," kata Kapolsek Metro Kramat Jati, Kompol Handini kepada wartawan, Selasa (30/9/2014).
 
Menurut Kapolsek, saat ditemukan urat nadi tangan kiri luka sajam, lidah menjulur, keluar sperma dan dubur mengeluarkan cairan. "Menurut saksi, korban banyak masalah, terlilit utang dan usahanya bangkrut," kata Kapolsek.
 
Saat ini, jenazah Purba sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum.

Truk Terbalik di Bawah Flyover Matraman

Foto: Akun twitter @TMCPoldaMetro 
Foto: Akun twitter @TMCPoldaMetro
 
Selasa, 30 September 2014 07:43 WIB
PUSKOMINFOSebuah kecelakan truk terjadi di kawasan Matraman, Jakarta Timur. Sebuah truk beroda sepuluh terbalik tepat di bawah Flyover Matraman.

"Kecelakaan Truk terguling di bawah Layang Matraman & masih penanganan Polri," tulis akun resmi TMC Polda Metro Jaya, Selasa (30/9/2014).

Kecelakaan tunggal tersebut terjadi sekira pukul 06:00 WIB, saat arus lalu lintas mulai meningkat. Saat ini polisi masih menangani kecelakaan tersebut.

Belum ada laporan mengenai korban jiwa atapun dampak kecelakaan.
Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 30 September 2014


Selasa, 30 September 2014 07:41 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Selasa 30 September 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

29 September 2014

Sedang Dirawat, WNA Gantung Diri di Rumah Sakit

Senin, 29 September 2014 14:57 WIB
PUSKOMINFO - Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Filipina diduga gantung diri di sebuah rumah sakit di wilayah Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan. Belum jelas penyebab WNA yang berprofesi sebagai guru tersebut nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Kanit reskrim Polsek Ciputat, AKP Budi R mengatakan korban berinisial AS, 33 tahun, asal Filipina,dan diketahui merupakan seorang guru.

Berdasarkan informasi, AS masuk rumah sakit pada 23 September 2014 menderita paru-paru.

"Korban gantung diri dengan cara leher dililit dengan kabel colokan tv dan korban gantung diri di breket tv dan baru diketahui sekitar Pukul 05:30 WIB oleh seorang perawat bernama Imas," jelasnya, Senin (29/9/2014).

Petugas RS yang mengetahui adanya pasien yang bunuh diri langsung melapor ke kepolisian Polsek Metro Ciputat dan diteruskan ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Petugas yang melakukan Olah TKP tidak menemukan bekas penganiayaan di tubuh korban. Jenazah kemudian dikirim ke RS Fatmawati untuk dilakukan Visum et Refertum.

Satpam Otaki Pencurian Sepeda Motor (Curanmor) di Ruko Golden Boulevard Serpong

pencuri-motor-1
Senin, 29 September 2014 13:41 WIB
PUSKOMINFO - Seorang satpam mendalangi rentetan aksi pencurian sepeda motor yang dilakukan komplotan asal Rangkasbitung di dalam area Ruko Golden Boulevard, Serpong, Kota Tangerang Selatan. Satpam itu pun dicokok Tim Unit IV Ranmor Polres Kota Tangerang setelah  melumpuhkan dua dari tiga anggota komplotannya dengan‎ timah panas.

Terbongkarnya topeng satpam ruko bernama Yayan,38 tahun, terungkap setelah petugas menangkap Anton,30 tahun, Heru,35 tahun, dan Jumri alias Jakir,45 tahun. Heru dan Jakir terpaksa dihadiahi timah panas di kaki karena mencoba kabur saat akan diborgol.

Ketiganya beberapa kali mencuri motor di Ruko Golden Boulevard, tempat dimana Yayan bertugas.

“Pelaku mengambil motor yang terparkir di dalam ruko. Untuk bisa keluar tanpa tiket parkir, mereka dibantu oknum satpam ruko,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Aris Tri Yunarko kepada wartawan, Senin (29/9/2014) siang.

Kompol Aris menjelaskan, terungkapnya kasus pencurian di Ruko Golden Boulevard itu berawal ketika tim buser pimpinan Kanit Ranmor, Ipda Febby Fahlevi menangkap tiga bandit jalanan di Jalan Raya Serang, Kec. Balaraja, Kab. Tangerang, pada Minggu (28/9/2014) malam.

Saat itu, tim buser yang sedang observasi wilayah mencurigai gerak-gerik dua pengendara sepeda motor di jalan tersebut. Kecurigaan itu ternyata benar, sebilah sajam dan kunci leter T ditemukan petugas di balik jaket dan jok motor yang dibawa pelaku.

Ketika akan dibawa ke kantor polisi, Heru dan Jumri nekat lari dari sergapan petugas yang akan memborgol tangannya. Tak mau kehilangan buruannya, petugas terpaksa menembak kaki kedua alap-alap asal Rangkasbitung, Lebak, Banten itu.

Keduanya yang tersungkur bersimbah darah pada betis kanan itu kemudian dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan medis.

Kepada petugas, komplotan Heru Cs ini mengaku sering mencuri motor di dalam area Ruko Golden Boulevard. Ketika di interogasi cara ketiganya membawa motor curian tanpa karcis parkir, mereka mengaku dibantu Yayan. Dari keterangan itu, tim buser langsung mencokok oknum satpam di kontrakan daerah Serpong, Kota Tangerang.

“Dari tangan komplotan Rangkas ini, kami mengamankan 6 unit sepeda motor hasil curian yang disembunyikan di daerah Pandeglang,” kata Kompol Aris.

Belasan Anggota Geng Motor Jahat Diciduk

Belasan anggota geng motor yang ditangkap dan barang bukti yang disita ditunjukkan di Polda Metro Jaya, Senin (29/9/2014). MTVN/Deny Irwanto
Belasan anggota geng motor yang ditangkap dan barang bukti yang disita ditunjukkan di Polda Metro Jaya, Senin (29/9/2014)
Senin, 29 September 2014 13:31 WIB
PUSKOMINFO - Belasan anggota kelompok geng motor yang sering kali beraksi di Cikarang Utara, Cikarang Barat, Cikarang Selatan, Tambelang serta Sukatani, dibekuk aparat Polresta Bekasi. Mereka tergolong ganas, karena selain mencuri mereka juga tak segan melukai korban. 
"Periode Agustus-September 2014 tersangka yang sudah ditahan 17 orang," kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Sudjarno di Mapolda Metro Jaya, Senin (29/9/2014). 
Wakapolda merinci, lima dari 17 pelaku adalah anggota geng motor Brigez. Enam anggota geng motor Moonracer (M2R) dan enam lainnya anggota XTC. 
Lima anggota Brigez masing-masing berinisial AFD, 23 tahun; MHY, 23 tahun, DE, 25 tahun, HG, 18 tahun dan FW, 21 tahun. 
Enam anggota Moonracer adalah BHJ, 17 tahun, BR, 20 tahun, RJB, 24 tahun, REN, 18 tahun, PAD, 31 tahun dan DW, 16 tahun. 
Sedangkan enam kelompok XTC terdiri dari FK, 19 tahun, ML, 22 tahun, IP, 21 tahun, OPL, 20 tahun, KMG, 23 tahun; dan JMY, 21 tahun. Bersama belasan tersangka tersebut ikut disita pula 15 sepeda motor, 10 senjata tajam, kunci letter T, kartu anggota genk motor, senjata air softgun, dan senjata api rakitan.

"Mereka dikenakan Pasal 365 KUHP, Pasal 170 KUHP dan 363 KUHP. Ancaman di atas 5 tahun penjara," tegas Wakapolda.

Mutasi Jabatan di Lingkungan Polda Metro Jaya

Senin, 29 September 2014 08:35 WIB
PUSKOMINFO - Sejumlah Kapolres di wilayah hukum Polda Metro Jaya, dimutasi. Mutasi jabatan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1883/IX/2014 tertanggal 28 September 2014.

Dalam Surat Telegram Kapolri nomor ST/1883/IX/2014 yang diterbitkan tanggal 28 September 2014 itu, Kapolri memutasi 170 perwira tinggi dan menengah. 


Berikut sejumlah pejabat di jajaran Polda Metro Jaya yang terkena rotasi yakni:

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Riad dimutasikan sebagai Kabid Investigasi Densus 88 Anti Teror Polri. Jabatannya di Polres Metro Tangerang Kota digantikan oleh Kombes Pol Agus Pranoto yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Penindakan Densus 88 AT Polri.

Selanjutnya, AKBP Hengki Haryadi yang menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat dipromosikan sebagai Kapolresta Pelabuhan Tanjung Priok. AKBP Hengki menggantikan posisi AKBP Asep Adi Saputra yang dimutasi sebagai Wakapolres Metro Jakarta Utara.

Sementara itu, Kasubdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Irsan diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Bogor Kota menggantikan AKBP Bahtiar Ujang Purnama. Sedangkan AKBP Bahtiar Ujang diangkat sebagai Wakapolres Metro Jakarta Barat.

AKBP Asep Safrudin yang tadinya Wakapolres Metro Jakarta Barat diangkat sebagai Kapolres Balerang, Polda Kepri. Sementara Kabagbinopsnal Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Luthfi Sulistiawan diangkat sebagai Kapolres Pekalongan.

Pejabat lain di Polda Metro yang mendapatkan promosi sebagai Kapolres yakni AKBP Suyudi Ario Seto. AKBP Suyudi yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbid Paminal Bid Propam Polda Metro Jaya diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Majalengka, Polda Jawa Barat.

Kasubdit I/Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Suwondo Nainggolan mendapatkan promosi sebagai Kapolres Karimun, Polda Kepri. 


Selanjutnya Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Anom Setyadi dipromosikan sebagai Kapolres Purbalingga, Polda Jateng menggantikan AKBP I Ketut Suwitra Adnyana.

Wakil Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Roycke Harry Langie dimutasikan dalam jabatan baru sebagai Kasubag Binfung Set Pus Inafis Bareskrim Polri. Posisinya sebagai Wakil Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya digantikan oleh AKBP Alberd Teddy Benhard Sianipar yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Tanah Karo.‎
Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 29 September 2014

Senin, 29 September 2014 08:09 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Senin 29 September 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id
Tawuran Pemuda di Manggarai, 5 Provokator Diamankan Polsek Metro Tebet
Senin, 29 September 2014 07:55 WIB
PUSKOMINFO - Tawuran dua kelompok pemuda di Jalan Swadaya II, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan kembali terjadi. Petugas kepolisian setempat terpaksa menembakan gas air mata untuk membubarkan aksi tersebut.  

Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Agus Minarno, menyatakan, peristiwa yang terjadi Minggu (28/9/2014) malam sekira pukul 23.00 WIB, merupakan bentrok susulan. Kedua kelompok tersebut sempat bentrok pada Minggu sore.

"Berawal kejadian tawuran sore hari di Jalan Saharjo depan Gang Manggis, namun berhasil dihalau personil Polsek Tebet. Saat anggota sedang patroli di Gang Manggis meletus kembali tawuran antara warga Rw 007 Manggarai dengan RW 09 Manggarai Selatan Gang Bendeng," ujar AKP Agus.

Petugas gabungan yang terdiri dari Brimob Polda Metro Jaya, Dalmas Polres Selatan dan Patroli Polsek Setia Budi, Pancoran dan Mampang berupaya melerai namun tak di hirukan. Petugas terpaksa menembakan gas air mata ke arah massa.

"Tembakan gas air mata tiga kali oleh petugas diarahkan di lokasi tawuran baru dapat dilerai," ungkapnya.

Petugas kemudian menyisir lokasi kejadian dan mengamankan lima orang pemuda yang diduga menjadi provokator dalam peristiwa tersebut. Selain itu, petugas juga mengamankan anak panah sebagai barang bukti.

"Mengenai pemicu tawuran masih dalam penyelidikan Polsek Metro Tebet. Petugas masih bersiaga di lokasi untuk mengantisiapsi tawuran susulan," ucap AKP Agus.

Komplotan Pembuat SIM Palsu Digerebek Polresta Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 29 September 2014 07:40 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Reserse Kriminal Polresta Bandara Soekarno-Hatta menggerebek rumah tempat pembuatan SIM palsu di  Kampung Pasir Salam Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Sabtu(27/9/2014). Dari lokasi, petugas meringkus tersangka RS, 28 tahun berikut alat peralatan pembuat SIM seperti komputer, printer, kertas untuk SIM palsu.

Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Pol CH Pattopoi,SIK Msimengatakan terungkapnya kasus pembuatan SIM palsu bermula dari temuan petugas Satlantas Polresta Bandara Soetta, Jumat (27/9/2014), saat petugas sedang merazia kendaraan di terminal 1 C kawasan Bandara Soetta.

Petugas mencurigai SIM milik pengemudi minibus berinisial R, 25 tahun, SIM B1-Umum miliknya ukuranya tidak sesuai.

 Karena ukuran SIM-nya tak sesuai dan SIM-nya ditanda tangani bukan pejabat berwenang(dirlantas) sehingga R diperiksa dikantor Satlantas.

“Ketika kami periksa, R mengaku bikin SIM-nya di Kronjo dengan biaya Rp1,3 juta,”jelas Kapolres.

Petugas masih mengembangkan kasus ini. Petugas menduga sudah banyak SIM palsu yang dicetak tersangka sehingga pelaku sudah meraup keuntungan puluhan juta.

”Kami masih melacak pemegang SIM palsu yang dicetak tersangka,”tegas Kapolres.

Polres Metro Jakarta Utara Gerebek Home Industri Miras Oplosan

oplosanmiras
Senin, 29 September 2014 07:29 WB
PUSKOMINFO - Aparat Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Utara membongkar home Industri minuman keras oplosan di Jalan Jati Raya No 10, Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (28/9/2014). Dari tiga rumah kontrakan itu, petugas mengamankan dua orang, sementara pemilik home industri itu sedang pulang kampung.

Kedua orang yang diamankan itu merupakan pekerja meracik miras oplosan persis seperti miras impor dari luar negeri, seperti Wisky. Dua tersangka yaitu Casmui Bin Encim, 31 tahun, dan Jakaria, 24 tahun, keduanya asal Luwung Bata, RT05/01, Tanjung, Brebes, Jawa Tengah.

Sementara itu, pemilik usaha bernama Suseno sedang diburu ke kampung halamannya Brebes Jawa Tengah.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Apollo Sinambela mengatakan penggerebekan home industri miras oplosan itu berawal dari laporan masyarakat tentang kegiatan di rumah kontrakan tersebut yang sudah meresahkan.

Petugas kemudian melakukan penyelidikan, dan sekira pukul 11:00 WIB dilakukan penggerebekan. Dua pekerja yang saat itu sedang menyuling miras ke botol sempat panik dan mereka hanya bisa diam lokasi rumah tersebut sudah di kepung.

Dari lokasi petugas menyita, berbagai merek miras import jenis wiski/ conag siap edar sebanyak 500 botol. Alkohol murni 10 liter, bahan pewarna, ember tempat pengolahan, plastik untuk alat segel, lem perekat, alat penyuling ke dalam botol dan ribuan botol kosong berbagai merk minuman import.

“Ini masih kita lakukan pendataan dan memeriksa dua tersangka. Kegiatan mereka sudah lama,” kata AKBP Apollo Sinambela.

“Miras oplosan ini sudah diedarkan ketempat hiburan malam dan toko-toko penjual minuman, omset mereka mencapai ratusan juta perminggu,” tambahnya.

26 September 2014

Kecelakaan Kerja

Dua Pekerja Tewas dan Satu Luka Akibat Lift Barang Gedung Alila yang Jatuh

Jumat, 26 September 2014 13:30 WIB
PUSKOMINFO - Dua orang pekerja proyek bangunan gedung Alila di kawasan SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tewas setelah lift yang ditumpangi keduanya terjatuh, Jumat (26/9/2014) siang sekira pukul 09:15 WIB. 

Lift barang di gedung Alila terhempas hingga ke Gedung Equity Tower yang berada di seberang proyek itu juga melukai seorang pekerja.

Dua pekerja yang tewas yakni Reki Anuri, 24 tahun, warga Jl Gensu Gang RT 03/02 No 18 Kelapa Tujuh, Kotabumi Selatan, Lampung Utara dan Sudadi, 48 tahun, warga Dusun Kedung Kendil RT 02/05 Bandungsari, Grobogan, Jawa Tengah.

Sedangkan yang luka bernama Junaedi, 38 tahun, warga Kampung Naggalang RT 03 RW 03, Tajur Halang, Bogor, luka pada kaki kanan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Indra Fadillah Siregar kepada wartawan di lokasi kejadian, Jumat (26/9/2014), mengatakan pihaknya masih menyelidiki kecelakaan kerja ini, apakah murni kecelakaan kerja atau ada kelalaian di dalamnya

."Kami masih melihat sudut jatuhnya lift barang (bandul) tersebut dengan melakukan olah TKP. Lift barang dari gedung Alila ke gedung Equity Tower," ujar Kompol Indra.

Kompol Indra mengungkapkan, proyek gedung 23 lantai tersebut dikerjakan oleh HK (Hutama Karya).

Gedung Alila terletak di belakang Mal Pacific Place dan berseberangan dengan Gedung Equity Tower yang berjarak sekitar 15 meter. Gedung Alila dan Equity Tower ini dipisahkan sebidang jalan terowongan yang merupakan akses dari kawasan SCBD ke Jl Gatot Subroto.

Bandul atau lift barang yang jatuh itu mengenai kaca gedung Equity Tower di lantai dasar di samping Tenant Buana Travel.

Saat ini gedung Equity Tower yang tertimpa lift barang tersebut sudah diberi garis polisi.

Informasi yang dihimpun, saat kejadian korban sedang berada di dalam lift barang dari lantai dasar ke lantai 23 untuk mengantar orang. Setelah menurunkan orang, lalu lift barang kembali turun. Namun tiba-tiba tali sling yang ada di lift tersebut lepas kemudian lift langsung merosot ke bawah.

Korban yang tewas berada di dalam lift barang, sedangkan korban luka akibat tertimpa tali sling. 

Narkoba

Polres Metro Jakarta Utara Bekuk Pengedar 1 Kg Ganja di Tanjung Priok

Jumat, 26 September 2014 13:16 WIB
PUSKOMINFO - Eko Saputro alias Bin Lasmin, 47 tahun, pemakai sekaligus pengedar ganja dibekuk petugas Polsek Metro Tanjung Priok di Jalan Kebon Bawang X, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (25/9/2014) malam sekira pukul 19:00 WIB. Dari tersangka disita satu kilogram ganja.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Apollo Sinambela mengatakan tersangka sudah lama menjadi target operasi kepolisian. “Pria beranak dua ini sudah lama kami incar karena dikenal sebagai pemasok barang haram,” ujar AKBP Apollo Sinambela.

Penangkapan tersangka berawal ketika dua anggota reserse narkoba melakukan observasi kawasan yang dianggap rawan peredaran narkoba. Ketika petugas melintas di depan sekolah di Jalan Kebon Bawang X tersebut memergoki pria yang sudah lama dicari.

Melihat pria tersebut, petugas kemudian membekuknya. Eko tidak berusaha kabur ketika ditangkap karena kondisi yang tidak memungkinkan. Kondisi jalan cukup ramai, dan banyak warga  berlalu-lalang.
Eko saat itu diduga akan menjual ganja kepada seseorang, namun keburu ketangkap. Eko kemudian digelandang ke Mapolres Metro Jakarta Utara untuk proses penyelidikan dan penyidikan selanjutnya.

Perjudian

Enam Tukang Ojek Main Judi Remi Dibekuk Polsek Metro Pamulang

Judi Remi
Jumat, 26 September 2014 13:00 WIB
PUSKOMINFO - Enam orang main judi remi, dicokok petugas Polsek Pamulang di Pangkalan Ojek Jalan Jalur Gas. RT 01/04 Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (25/9/2014). 

Keenam pemain judi, Tarmuji, 48 tahun, Samsi, 58 tahun, Tarto, 47 tahun, Waridin, 49 tahun, dan Hermanto, 34 tahun, dicokok petugas Polsek Metro Pamulang yang dipimpin Kanit Reskrim, AKP Sainan Lubis.

Kapolsek Metro Pamulang, Kompol Doddy F. Sanjaya, mengatakan, terungkapnya berawal adanya informasi masyarakat yang geram dengan ulah pelaku yang bermain judi di pangkalan ojek. Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan mencokok keenam pelaku yang sedang asyik bermain judi.

“Kami amankan judi berupa kartu remi dan uang Rp 65 ribu,” kata Kapolsek. Akibat perbuatannya keenam tersangka dikenakan pasal 303 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara.

Gunakan Kartu Kredit Palsu, Dua Pria Dibekuk

Perampok-Nasabah-Bank-Dibekuk
Jumat, 26 September 2014 11:30 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuk dua pelaku pembobolan kartu kredit. Modus yang digunakan pelaku dengan membeli data pemilik kartu kredit sejumlah WNA, selanjutnya data-data itu diinfut pelaku ke dalam kartu kredit sejumlah bank menggunakan nama pelaku.

Dari tangan kedua pelaku, Bakti Affandi, 31 tahun, dan  Handitya Mahesa Sani, 31 tahun, petugas menyita 35 kartu kredit palsu atas nama warga negara asing (WNA) buatan kedua pria tersebut.

Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Didik Sugiarto, mengatakan penangkapan terhadap kedua pelaku berdasarkan laporan dari Bank Mandiri terkait pembobolan uang melalui kartu kredit ‘ciptaan’ dua pria tersebut.

“Kita lakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil menangkap kedua tersangka,” kata AKBP Didik kepada wartawan, Kamis (25/9/2014).

Kanit V Subdit Resmob Polda Metro Jaya AKP Handik Zusen menjelaskan, modus kedua bandit itu adalah membeli data pemilik kartu kredit sejumlah WNA melalui situs www.greatdumps.cc  masing-masing seharga 15 dolar Amerika. “Seluruhnya ada 35 nama,” katanya.

Data-data itu kemudian diinput pelaku ke dalam kartu kredit sejumlah bank menggunakan nama pelaku.

Bermodal kartu kredit aspal  itu, Bakti dan Handitya, kerap berbelanja barang-barang mahal di antaranya di Plaza Indonesia  dan  Pacific Place Mall  SCBD, Jakarta Selatan. Selain itu  mereka juga memanfaatkan kartu kredit tersebut untuk tinggal di sebuah apartemen di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.

"Mereka sudah menjalankan aksinya selama sebulan," tambah AKP Handik.

Dari pengungkapan itu petugas menyita sejumlah barang bukti , di antaranya 1 unit card writer machine, 1 unit MacBook, 2 unit iPhone, 1 unit BlackBerry, 2 buah kartu kredit BII atas nama Bakti Affandi dan Handitya Mahesa Sani, 1 buah kartu kredit Bank Danamon, 1 buah modem merek Vodafone, 1 unit mobil Toyota Innova B 209 WR warna hitam.

Pelayanan Publik

Polresta Bekasi Kota Juara 3 Pelayanan SIM Terbaik

Polresta Bekasi Kota Juara 3 Pelayanan SIM Terbaik
 
Jumat, 26 September 2014 08:11 WIB
PUSKOMINFO - Polresta Bekasi Kota meraih juara tiga pelayanan SIM terbaik di jajaran Polres wilayah hukum Polda Metro Jaya. Penghargaan dan piala juara tiga ini diberikan saat acara Syukuran HUT Lalulintas di Gedung Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Kamis (24/9/2014) sore.
 
Penghargaan itu diberikan langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Unggung Cahyono, Dirlantas Polda Metro, Kombes Pol Restu Mulya Budyanto, dan pihak terkait lainnya.
 
Juara pertama pelayanan SIM terbaik diraih oleh Polres Metro Tangerang Kota dan juara kedua yakni Polres Metro Jakarta Pusat.
 
Sementara itu, yang menerima penghargaan yakni Kapolres Bekasi Kota, Kasatlantas Polres Bekasi Kota, Kadis Perhubungan Bekasi Kota, dan lainnya.
 
Polresta Bekasi Kota melakukan inovasi dalam pelayanan di bidang Surat Izin Mengemudi (SIM) diantaranya : pemberitahuan pelayanan melalui web, peningkatan pelayanan mulai pukul 06:00 WIB. Kemudian pemberitahuan SIM selesai dibuat melalui runing teks di layar, memberikan bimbingan belajar bagi para calon peserta uji dan mengoreksi nilai peserta uji.
 
"Kelebihan kami yakni ada pemandu untuk para pembuat SIM, SIM hanya bole dibuat oleh yang bersangkutan, one day service langsung jadi apabila lulus. Kalau tidal lulus diberikan bilbel," kata Kasatlantas Polresta Bekasi Kota, Kompol Heri Omposunggu di Mapolda Metro Jaya.
 
Kompol Heri melanjutkan, rata-rata penguji SIM tidak lulus karena pengetahuan mereka tentang lalulintas minim. Sehingga anggotanya akan memberikan bimbel pada mereka. Kedepan pihaknya mengaku akan terus memberangus calo SIM di lingkungan Polresta Bekasi Kota. "Harapan kedepan calo kita bersihkan, masyarakat tidak perlu gunakan calo," kata Kompol Heri.

Pelayanan Publik

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 26 September 2014

Jumat, 26 September 2014 08:02 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Jumat 26 September 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Operasi Cipta Kondisi

Terjaring Razia, Ade Kedapatan Bawa Ganja

Jumat, 26 September 2014 07:51 WIB
PUSKOMINFO - Polsek Beji menggelar razia untuk menertibkan pelanggar lalu lintas, Kamis (25/9/2014) malam. Selain menemukan pelanggar lalu lintas, petugas juga menemukan pengendara yang membawa narkoba jenis ganja.

Pengendara motor yang ditangkap bernama Ade Bilal Perdana, 30 tahun, warga Taman Jaya, Cipayung, Depok. Ade ditangkap petugas yang razia di Jalan Tanah Baru, Beji, Depok. Dia kedapatan menyimpan dua linting ganja di dalam bungkus rokok.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Beji, AKP Syah Johan, Polsek Beji menggelar Operasi Cipta Kondisi dengan sasaran berbagai tindak kriminal dan meningkatkan kedisiplinan pengendara dalam berlalulintas.

Petugas menghentikan laju sepeda motor matik yang dikendarai Ade, dan meminta diperlihatkan surat-surat kendaraan. Petugas juga meminta Ade untuk membuka tasnya. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui apakah Ade membawa barang terlarang atau tidak.

"Polisi yang memeriksa Ade curiga dengan prilaku Ade, sebab pemuda itu terlihat tidak fokus. Betul saat digeledah terdapat dua linting ganja," katanya.

Menurut AKP Syah Johan, Ade masih diperiksa untuk mengetahui dari mana dia mendapatkan barang haram itu. "Kasus ini masih kami kembangkan," paparnya

25 September 2014

Terpergok, Pencuri Babak Belur Dihajar Warga di Depok

Kamis, 25 September 2014 09:56 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pencuri babak belur dihajar warga karena terpergok mencuri di rumah seorang warga di Jalan Balongan RT 07 RW 12, Tanah Baru, Beji, Kota Depok. Pelaku bernama Suradi terpergok menyelinap masuk ke dalam rumah Lian Mulyadi, Kamis (25/9/2014) subuh tadi. 

Kapolsek Beji, Kompol Ni Gusti Ayu mengatakan modusnya pelaku masuk dengan menggunakan tangga dan menyelinap masuk melalui lantai dua rumah korban. 

Awalnya, aksi pelaku berjalan mulus. Namun, ketika ia akan keluar melalui lantai satu, korbannya terbangun lantaran mendengar suara gaduh. Korban berteriak maling hingga warga berdatangan.

Pelaku pun berhasil ditangkap warga dan menjadi bulan-bulanan warga.

"Dari yang bersangkutan, kami berhasil menyita sejumlah kunci dan gagang pintu yang telah dicongkel pelaku, berikut obeng dan sejumlah alat bantu kejahatan lainnya. Dugaan sementara, pelaku ini memang pemain lama," kata Kapolsek.


Guna penyelidikan lebih lanjut, pria yang tampak babak belur lantaran mendapat hadiah bogem mentah sejumlah warga itu, kini diperiksa di Mapolsek Beji.

"Kasusnya masih kami dalami. Belum tahu, apa ini sindikat, atau pemain tunggal. Masih akan kami kembangkan," ujar Kanit Reskrim Polsek Beji, AKP Syah Johan, didampingi Kasi Humas Polsek Beji, Aiptu, Asa Eli Batee.

Sepekan, Polres Metro Jakarta Barat Tangkap 56 Pelaku Kriminal

waka1 

Kamis, 25 September 2014 09:02 WIB
PUSKOMINFO - Dalam sepekan, jajaran Polres Metro Jakarta Barat menangkap 56 orang diduga pelaku tindak pidana curat, curas, curanmor, judi dan narkoba di wilayah Jakarta Barat.

Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Asep Safrudin Sik, didampingi Kasat Reskrim AKBP Hengky Haryadi Sik, MH dan Wakasat Narkoba Kompol Shinto Silitonga Sik, Rabu (24/9/2014) siang, mengatakan dalam kurun waktu satu minggu terakhir pihaknya mengamankan 56 pelaku tindak pidana.  

”Ada 56 tersangka dari 13 kasus yang kami tangani, 23 tersangka ditahan dan  tiga orang lainnya dibina. Barang bukti yang disita terdiri dari senjata airsoftgun FN Bareta, parang, clurit , tujuh HP, dan dua sepeda motor,” jelas Wakapolres.

Selain itu, dari Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, kata AKBP Asep, juga  mengungkap 18 kasus narkoba dengan tersangka 30 orang, tiga di antara mereka wanita. “Kami menyita barang bukti 110.48 gram shabu, 26 kilogram ganja, 132 butir ekstasi dan H-5 enam butir seluruhnya senilai Rp 312 juta.

Diakui AKBP Asep , pengungkapan kasus juga berkat gencarnya operasi cipta kondisi yang dilakukan malam, subuh dan siang hari di sejumlah lokasi rawan kejahatan.

Sementara Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Hengky Haryadi Sik, MH dengan tegas menyatakan pihaknya tidak segan-segan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan.

”Jika penjahat melawan atau membahayakan orang lain tentu kami beri tindakan tegas,” ujar AKBP Hengky.

Sebelumnya, pada minggu kedua September 2014, Polres Metro Jakarta Barat mengamankan 151 orang preman. 40 orang diantaranya ditahan karena terbukti melakukan tindak kriminal.

Penganiayaan Berat (Anirat)

Delapan Suporter Sepak Bola Dibekuk Polresta Depok


Misra, warga Depok korban penganiayaan suporter sepak bola.
Misar, warga Depok korban penganiayaan suporter sepak bola
 
Kamis, 25 September 2014 08:28 WIB
PUSKOMINFO - Upaya Polresta Depok dalam memburu para suporter sepak bola, yang diduga terlibat penganiayaan seorang warga Depok, Minggu pekan lalu, mulai membuahkan hasil.

Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Agus Salim, menuturkan, setelah melakukan pengembangan sekitar tiga hari, pihaknya berhasil menangkap delapan pemuda yang diduga terlibat penganiayaan.

"Delapan pemuda yang diamankan masing-masing berinisial IR, 35 tahun, A, 21 tahun, RD, 40 tahun, SA, 25 tahun, P, 21 tahun, RA, 31 tahun, JS, 30 tahun, dan I, 35 tahun," terang Kompol Agus.

Kini, kata Kompol Agus, delapan pemuda tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka. Selain mengamankan delapan pemuda itu, polisi juga berhasil menyita senjata tajam jenis celurit dan parang dari tangan mereka.

Lebih lanjut, Kompol Agus menyatakan, pihaknya akan terus mengembangkan kasus itu. Sebab, ia meyakini sangat mungkin jumlah pelakunya akan bertambah.

"Kasusnya masih terus kami kembangkan. Kemungkinan besar akan bertambah. Kami masih melakukan penyelidikan, nanti baru bisa kita ketahui setelah ada perkembangan," bebernya.

Sebelumnya, puluhan supporter sepakbola menyerang dan melakukan penganiayaan kepada salah satu warga Depok, Misar, 53 tahun. Akibat kejadian tersebut, warga Jalan H. Maksum RT 4 RW 3 Sawangan, Depok itu luka-luka di tangan kanan.

Unjuk Rasa

1.250 Personel Polda Metro Jaya Akan Amankan Sidang Pengesahan RUU Pilkada di DPR

Kamis, 25 September 2014 07:56 WIB
PUSKOMINFO - Menjelang sidang paripurna pengesahan RUU Pilkada, ribuan orang diperkirakan akan menggelar aksi unjuk rasa di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (25/9/2014) ini. 

Untuk mengamankan kegiatan tersebut, Polda Metro Jaya telah mempersiapkan 1.250 personel gabungan dari satuan Sabhara, Brimob, reserse, intel dan satuan lalulintas telah disiagakan di depan gedung parlemen tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengaku telah menerima surat pemberitahuan unjuk rasa Kamis (25/9/2014) ini. Termasuk dari Koalisi Merah Putih yang rencananya akan menurunkan ribuan orang.

"Sesuai pemberitahuan, dari Koalisi Merah Putih ada 3.000 orang. Peradi 1.000 orang. Nanti bercampur di sana," kata Kabid Humas, Kamis (25/9/2014).

Menurut Kabid Humas, alasan pihaknya menerjunkan ribuan personel adalah untuk mengantisipasi bentrok. Sebab yang akan melakukan aksi diketahui tak hanya dari massa yang pro-RUU Pilkada melainkan masa yang kontra juga akan turun.

"Itu nanti teknis di lapangan. Nanti kita koordinasi dengan korlapnya bagaimana posisi masing-masing atau orasinya tidak saling mengisi agar kegiatan mereka tidak berbenturan. Pemisahan, nanti itu teknis di lapangan," terang Kabid Humas.

Kabid Humas menuturkan, soal arus lalu lintas yang kemungkinan besar akan terkena dampak langsung, anggota satuan lalu lintas melakukan pengaturan arus kendaraan di sekitar gedung DPR. Jika diperlukan, diberlakukan pengalihan arus.

"Pengalihan arus bersifat situasional. Kalau masih bisa lewat, kita lewatkan kendaraan. Kalau sudah terlalu banyak dan padat, kita alihkan," kata Kabid Humas.

Sidang Paripurna akan digelar pukul 10.00 WIB di Gedung Nusantara II Gedung DPR RI.

Pelayanan Publik

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 25 September 2014 

Kamis, 25 September 2014 07:46 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Kamis 25 September 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB


- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

24 September 2014

Kebakaran

50 Rumah, Dua Mobil dan 12 Sepeda Terbakar, 3 Pekerja Luka

kebakaran-padam
Rabu, 24 September 2014 15:16 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran hebat melanda bedeng pekerja Apartemen Basura City, di RT 10/RW 08 Cipinang Besar Selatan dan permukiman warga di RT 15/RW 04 Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (24/9/2014) siang sekira pukul 10:00 WIB. Data sementara, kebakaran menghanguskan 50 rumah. Dua unit mobil, tiga unit sepeda motor dan 12 sepeda.

Tak hanya itu, tiga orang pekerja juga menderita luka bakar. Tiga korban luka bakar tersebut adalah Wahyudi, 37 tahun, Joko, 42 tahun, dan Bayu, 23 tahun. Wahyudi terluka di bagian punggung, sedangkan Joko di bagian wajah kanan dan tangan kanan. Luka terparah dialami Bayu, yang menderita luka bakar di hampir seluruh bagian kanan tubuh. 

Diceritakan Bayu, kala itu dirinya tengah berada di lantai 19 apartemen yang tengah dalam pengerjaan. Begitu api mulai menyala, pria inipun mencoba menyelamatkan diri. “Waktu pas lagi lari, tahu-tahu apinya langsung menyambar ke saya,” katanya.

Sementara itu, Kepala SPK Polres Metro Jakarta Timur, AKP Widada menuturkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendataan atas peristiwa kebakaran tersebut. “Data yang kami peroleh yang terbakar ada 50 bangunan, 2 mobil, 3 motor dan 12 sepeda,” tuturnya.

Untuk menjinakan api, 35 unit mobil pemadam kebakaran dari Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Timur. Proses pendinginan pun masih terus dilakukan petugas dikawasan tersebut.

Narkoba

Polres Metro Jakarta Utara Musnahkan 70 Kg Ganja

Rabu, 24 September 2014 13:19 WIB
PUSKOMINFO - Polres Metro Jakarta Utara memusnahkan barang bukti ganja seberat 70 Kilogram. Barang bukti tersebut merupakan sitaan dari 5 tersangka yang ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Utara selama Agustus-September 2014.

"Pemusnahan barang bukti merupakan amanah undang-undang dan sebagai wujud tranparansi pelaksanaan tugas Polri di bidang penanganan narkoba bahwa barang bukti yang disita dimusnahkan dan sebagian disisihkan untuk alat pembuktian di pengadilan nanti," jelas Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Apollo Sinambela, Rabu (24/9/2014).

Pemusnahan digelar di halaman Polres Metro Jakarta Utara pada pukul 10:30 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, pengadilan, Puslabfor dan tokoh masyarakat.

Barang bukti 70 kilogram ganja tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar setelah sebelumnya dicek oleh pihak puslabfor.

AKBP Apollo menambahkan barang bukti tersebut disita dari 5 orang tersangka yang ditangkap oleh penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Utara dalam beberapa kasus. Barang bukti yang dimusnahkan bernilai Rp 350 juta dan dapat menyelamatkan 10 ribu warga.

Kebakaran

Sekolah TK Alam di Depok Dilahap Si Jago Merah

Rabu, 24 September 2014 09:06 WIB
PUSKOMINFO - Sekolah TK Alam Indonesia Cabang Meruyung di Jalan Raya Meruyung RT 05 RW 10 Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok, ludes di lahap si jago merah, Selasa (23/9/2014) malam.

Sejumlah saksi mata menuturkan, api pun dapat dengan cepat membesar lantaran bangunan kantor itu bermaterialkan kayu.
 
Informasi dari petugas Polsek Pancoran Mas, Brigadir Erwin mengatakan laporan terjadi pada pukul 21.30. Setelah itu, dia langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran.
 
Sebanyak 8 unit mobil pemadam kebakaran yang datang ke lokasi berhasil memadamkan api sekira pukul 22:00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Dugaan sementara, kebakaran diakibatkan korsleting listrik.

Menurut keterangan saksi Fauzi, kebakaran selain menghanguskan seluruh bangunan, beberapa laptop dan berkas-berkas penting juga hangus tak tersisa.

Guna penyelidikan lebih lanjut, kasus kebakaran itu kini tengah diselidiki Polsek Pancoran Mas Depok. Sejumlah saksi pun telah dimintai keterangannya guna melengkapi temuan dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Narkoba

Edarkan Ganja, Pasutri Ditangkap Polres Metro Jakarta Barat 

Rabu, 24 September 2014 08:33 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menangkap pasangan suami istri (pasutri) HJK, 25 tahun dan DT, 22 tahun, karena mengedarkan ganja di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Pusat, Senin (22/9/2014) sekira pukul 23:00 WIB.

Menurut Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Gembong Yudha, penangkapan pasutri tersebut berawal dari penangkapan pengedar ganja berinisial AM, 20 tahun, yang ditangkap dikos-kosannya di Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

"Awalnya kami menangkap tersangka AM yang dikosannya. Kami menemukan ganja seberat 3,7 kilogram di dalam lemari. Dari sini pihaknya melakukan pengembangan," ujar AKBP Gembong kepada wartawan, Selasa (23/9/2014).

Dari pengembangan anggotanya kemudian diketahui bahwa AM yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang servis ac di kawasan Ambassador juga menjual ganja yang diambilnya dari pasangan suami istri berinisial HJK dan DT.

"Setelah mendapat informasi tersebut, anggotanya langsung melakukan penangkapan kepada bandarnya tersebut," ujar AKBP Gembong.

Berdasarkan pengakuan HJK yang merupakan supir Metromini Jurusan Sunter, Jakarta Utara itu dirinyalah yang memiliki ganja tersebut. Sementara sang istri DT berperan aktif sebagai pengarah dan penghubung pengedar dengan HJK selaku bandar.

"Jadi HJK ini yang punya ganja, sementara sang istri yang mengatur penjualan untuk wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Pusat," tutur AKBP Gembong.

Dari pengakuan ketiga tersangka keuntungan yang diperoleh dari menjual ganja tersebut sebesar Rp 500.000 per kilogramnya. "Mereka mendapat untung Rp 500 ribu per kgnya. Ketiganya menjadi pengedar lantaran pendapatan dari hasil bekerjanya jauh dari kata cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya," ungkapnya.

Saat ini, kata AKBP Gembong, anggotanya sedang melakukan 2 pengedar lainnya yang sudah teridentifikasi. "Dua orang sudah diketahui dan berdomisili di Jakarta Utara. Untuk ketiga pelaku yang sudah mendekam dijeruji besi dikenakan hukuman 20 tahun penjara," pungkasnya.

Curanmor

Polsek Babelan Bekuk Dua Pelaku Curanmor, Satu Terpaksa Ditembak
Rabu, 24 September 2014 08:15 WIB
PUSKOMINFO - Jajaran Unit Reskrim Polsek Babelan meringkus dua orang pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang biasa beraksi di wilayah Babelan, Kabupaten Bekasi. Satu pelaku terpaksa ditembak karena berusaha kabur.

Kasie Humas Polsek Babelan, Brigadir Anwar Fadillah mengatakan tersangka yang ditangkap adalah Irwanto alias Toge dan Ahmad Fauzi alias Aceh. Keduanya ditangkap di lokasi berbeda.


Menurut Brigadir Anwar,  yang pertama diamankan adalah Toge sekira pukul 02:00 WIB dinihari. Selanjutnya tersangka Aceh, dibekuk dua jam setelah penangkapan pelaku pertama.

“Lokasi penangkapan berbeda, Toge ditangkap di daerah PUP, Bekasi. Sedangkan Aceh hasil informasi Toge kami amankan di daerah Cakung, Jakarta Timur,”jelasnya.

Diakui Fadillah, tersangka  Aceh  sempat melawan, dan karena tidak mau buruannya lepas, petugas melumpuhkannya dengan tembakan di kaki kirinya. “Petugas awalnya beri peringatan tapi pelaku masih berusaha kabur dan terpaksa petugas menembak kaki pelaku,”ujarnya.

Berdasar catatan kriminal, Aceh merupakan residivis kasus curanmor yang sudah 4 kali masuk bui dan baru sekitar 1,5 bulan dia keluar dari penjara sampai saat ini diamankan Polsek Babelan untuk kelima kalinya.

“Iya Aceh pemain lama, sering keluar masuk penjara. Catatan kami dengan saat ini sudah 5 kali dia masuk penjara,”ungkapnya.

Disita barang bukti  dua sepeda motor matic jenis Mio yang merupakan hasil kejahatannya. Kedua pelaku terancam pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.

Operasi Cipta Kondisi

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Amankan 51 Diduga Preman, Tujuh Diantaranya Ditahan

polresprio
Rabu, 24 September 2014 08:06 WIB
PUSKOMINFO - Jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok menangkap 51 orang diduga preman  yang berada di lingkungan sekitar Pelabuhan. Tujuh orang diantarnya ditahan karena terlibat kasus kepemilikan senjata api tanpa izin, pengeroyokan dan penganiayaan, memiliki senjata tajam, dan pencurian.

Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Kompol Marwoto didampingi Kasat Reskrim AKP Ari Cahya Nugraha,  Selasa (23/9/2014),  menyebutkan puluhan preman tersebut terjaring sejak tanggal 15 hingga 22 September 2014 dalam operasi Cipta Kondisi.

Dari 51 preman tersebut, tujuh orang ditahan dan 44 lainnya dibina. Mereka yang ditahan dikarenakan terlibat kasus kepemilikan senjata api tanpa izin, pengeroyokan dan penganiayaan, memiliki senjata tajam, dan pencurian mesin motor dengan modus mempretelin mesinnnya lalu akan dibawa ke daerah dengan memasukan ke dalam karung.

Sedangkan 44 lainnya terlibat parkir liar dan pak ogah yang kerap membuat kemacetan dan mabuk-mabukan serta masuk ke dalam pelabuhan tanpa pas.

Barang bukti yang disita senjata api jenis revolver, empat butir peluru kaliber 99 mm dan dua butir peluru kaliber 38 spc, tiga unit handphone, satu bilah badik, satu  tas koper, uang tunai Rp 295.100, satu bilah golok, dan satu mesin sepeda motor Honda Supra.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Asep Adisaputra menjelaskan, mereka yang dijaring berpotensi menganggu ketertiban umum di dalam pelabuhan.  “Mereka ada yang sudah dua, tiga kali tertangkap. Oleh karenanya kali ini Ke-44 orang langsung kami bina dan diserahkan ke Dinas Sosial DKI Jakarta untuk penanganan lebih lanjut,” terang Kapolres.

Pelayanan Publik

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 24 September 2014

Rabu, 24 September 2014 08:02 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Rabu 24 September 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB


- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Curat

Empat Pembobol Konter HP Dibekuk Polsek Metro Ciputat, Dua Diantaranya Ditembak

hp1
Rabu, 24 September 2014 07:51 WIB
PUSKOMINFO - Empat dari enam tersangka pencurian spseialis konter HP dibekuk petugas Polsek Metro Ciputat. Dua diantaranya terpaksa ditembak kakinya karena berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap.

Keempat tersangka yang dibekuk yaitu Candra, 29 tahun, Demmy,36 tahun, Alim,29 tahun, dan Topa, 32 tahun. Mereka dibekuk di kawasan Kampung Sanja, Citeureup, Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/9/2014).

Kapolsek Metro Ciputat, Kompol Burhannudin mengatakan para tersangka telah membobol Konter HP gasak ratusan HP di Jalan Dewi Sartika No. 87, Ciputat, Tangerang Selatan.

Menurut Kapolsek, terungkapnya kasus tersebut berawal dari salah satu HP Blackberry milik pemilik konter HP ‘Toko Silver Phone’, Cin Frengky Cowondo, 28 tahun, dipancing oleh polisi untuk berkenalan dengan pelaku.

“Kami memasang PIN Blackberry mengundang sebagai perempuan dan memasang foto perempuan cantik yang ingin berkenalan oleh salah satu pelaku CEL hingga dipancing sampai kopi darat bertemu disitulah kami tangkap,” kata Kapolsek.

Modusnya keenam pelaku dengan naik motor menggunakan dua  linggis besar, satu buah gunting gembok besar, satu set gerjaji besi, dan dua buah obeng besar mereka membobol konter HP. Hanya dalam waktu kurang lebih dari sejam mereka beraksi menjarah sekira 100 gadget HP berbagai merk digasak dengan karung lalu melarikan diri.

“Kami amankan empat dari enam pelaku, keduanya sedang kami buru yang merupakan otaknya atau kapten pencuri,” ujar Kapolsek.

Saat disergap petugas, dua diantaranya terpaksa timah panas menembus ke betis kanan  Candra dan Demmy betis kiri saat hendak melarikan diri.

Dari barang bukti yang diamankan pelaku berupa 61 unit HP berbagai merk. Tersangka terancam dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara.

23 September 2014

Pembunuhan

Diduga Sakit Hati, Pemuda Tikam Teman Hingga Tewas
Selasa, 23 September 2014 15:26 WIB
PUSKOMINFO - Diduga karena sakit hati, seorang pria tewas ditikam teman dekat di warung Gareng RT 07/3 Kelurahan Kebon Singkong, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (23/9/2014) pagi. Pelaku yang sudah diketahui identitasnya kini dalam pengejaran petugas Polsek Metro Duren Sawit.

Korban bernama Boy Lamsar Simatupang,36 tahun, warga Kampung Pertanian RT 10/1 Kelurahan Kebon Kosong, Jakarta Timur, dalam kondisi sekarat sempat dibawa ke RS Persahabatan, namun karena lukanya cukup parah, putra pasangan Robinson Simatupang dan Ny Shinta Damanik, tewas di rumah sakit. Kini jenazahnya dikirim petugas Polsek Metro Duren Sawit ke RSCM.

Menurut keterangan kakak korban, Riri, 46 tahun, sebelum kejadian sekira pukul 07:00 WIB, pelaku Indra, yang dikenal sebagai teman adik mendatangi rumah sambil menanyakan mana si Boy…?? “Saya sakit hati mau tak bunuh dia, pelaku sambil menunjukan pisau yang terselip di pinggang, saya kira ia becanda,” ujar Riri.

Begitu sang kakak korban menjawab Boy tidak ada di rumah, pelaku pun mencari hingga akhirnya mereka ketemu di salah satu Warnet, dan melihat korban ada di dalam warnet gareng, pelaku Indra segera menemui.

“Lho enak, gua yang digampar, saya sakit hati sama lho karena digampar orang,”ujar pelaku seperti yang diceritakan saksi Jum pada sang kakak korban.

Pelaku dengan korban akhirnya cekcok dan korban ditarik dari kursi saat bermain warnet, korban kemudian dipepet ke tembok, dan di saat itu korban ditikam perut, dada kiri dan telapak lengan hingga pemuda itu ambruk bersimbah darah di lantai warnet.

Melihat korban terkapar mandi darah, pelaku segera meninggalkan lokasi sementara pengunjung warnet masih sepi tak berani menguber pelaku yang kabur membawa motor pengunjung warnet.

Sementara petugas kepolisian tiba di lokasi segera membawa korban ke RS Persahabatan, namun naas nyawa korban tak tertolong.

Pelaku yang diketahui identitasnya masih kini dalam pengejaran petugas. Tersangka selain membunuh korban juga merampas sepeda motor milik warga yang melintas di depan warnet.

Penipuan dan Penggelapan

Mengaku Bisa Gandakan Uang, Dukun Palsu Ditangkap Polsek Metro Kalideres

Selasa, 23 September 2014 15:20 WIB
PUSKOMINFO - Tersangka penipuan pengganda uang diringkus anggota Polsek Metro Kalideres, Jakarta Barat. Kasus ini terkuak setelah ada korban melapor ke polisi setempat.

Dukun palsu bernama Agus Syaefudin, 41 tahun, yang mengaku bisa menggandakan uang hingga Rp200 juta. Korban pun tergiur hingga melakukan 19 kali transfer uang kepada pelaku.

Dari rumah tersangka, petugas menyita sejumlah barang bukti seperti baskom berisi air, barang-barang untuk sesaji seperti kulit telur, kulit buah, serta 19 lembar bukti transfer uang, disita polisi. 

Atas ulahnya ini, Agus terancam Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

Tertabrak Kereta

Menyeberang Rel, Pekerja Galian Tanah Tewas Tertabrak Kereta di Pondok Kopi


Menyeberang Rel, Pekerja Galian Tanah Tewas Tertabrak Kereta
Selasa, 23 September 2014 15:08 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pekerja penggali tanah tewas seketika karena tertabrak kereta api di perlintasan Pondokkopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (23/9/2014) sekira pukul 09:30 WIB. Korban bernama Dede, 18 tahun, merupakan salah satu pekerja galian kabel, yang saat itu sedang melakukan pekerjaannya di dekat rel.
 
Keterangan saksi Wandi, 19 tahun, teman kerja korban, mengatakan, saat itu tengah menggali untuk kabel.
"Tadi dia mau nyeberang, saya teriakin, karena kereta mau lewat, jaraknya udah 10 meter. Tapi dia malah tetap nyeberang. Akhirnya ketabrak," kata Wandi kepada petugas, Selasa (23/9/2014).

Akhirnya, korban yang merupakan warga Desa Ketapang RT 03/06, Astana Japura, Cirebon, Jawa Barat, itu tertabrak dan terpental 10 meter hingga luka parah di bagian kepala dan tewas di lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut dilaporkan dan ditangani Polsek Metro Duren Sawit Polres Metro Jakarta Timur.

Perampokan

Dua Siswa SMK Rampok Sopir Taksi di Pasar Minggu

Selasa, 23 September 2014 14:58 WIB
PUSKOMINFO - Dua orang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jakarta terlibat aksi perampokan sopir taksi, di Jalan Pejaten Barat III, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (23/9/2014) dinihari sekira pukul 03:00 WIB.

Siswa berinisial MB, 18 tahun, dan FA, 16 tahun, itu berhasil ditangkap Polisi setelah mencoba merampok sopir taksi bernama Joni Efendi, 54 tahun.

Menurut Kapolsek Metro Pasar Minggu, Kompol Antonius Agus, pelaku berjumlah tiga orang namun hanya dua orang yang berhasil ditangkap.  "Temannya berhasil melarikan diri, hanya dua orang yang berhasil ditangkap," ujar Kapolsek kepada wartawan, Selasa (23/9/2014).

Antonius menceritakan kejadian tersebut, bermula pada pukul 03.00 WIB korban mengemudikan mobil taksi bernomor polisi B 1985 BU dan melintas di depan Mal Pejaten Village.

Tiba-tiba tiga orang pelaku memberhentikan taksi korban dan berdalih minta diantarkan di wilayah Kemang Utara, Jakarta Selatan.

Pelaku SU (Buron) duduk di samping sopir, sedangkan FA dan MB duduk di belakang sopir. Ketiga pelaku tersebut memang sudah mempersiapkan sebilah pisau stainless dan sebilah pedang kecil.

Tanpa basa-basi, pelaku MB langsung menempelkan pisau di leher korban sambil meminta untuk memberhentikan taksi. Korban yang kaget langsung memberikan perlawanan terhadap ketiga orang tersebut.

Karena melawan, korban terkena sabetan pisau di bagian lehernya. "Korban langsung berteriak minta tolong, sehingga mengundang perhatian warga yang saat itu berada dilokasi, ketiga pelaku panik dan langsung melarikan diri," katanya.

Warga pun mengejar para pelaku dan berhasil menangkap dua orang pelaku. Korban yang terkulai lemas langsung dilarikan ke Rumah Sakit JMC.

Operasi Cipta Kondisi

Pengendara Mobil Bawa Senpi Terjaring Operasi Cipta Kondisi Polsek Metro Cengkareng  
Selasa, 23 September 2014 10:40 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pengemudi mobil, Septiandi Firdaus, 25 tahun, ditangkap petugas Polsek Metro Cengkareng di Jl. Daan Mogot, Cengkareng Drain, Kelurahan Kedaung Kaliangke, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (23/9/2014) dinihari sekira pukul 03:30 WIB. Septiandi kedapatan membawa senjata api jenis FN Baretta.

Saat itu, petugas Polsek Metro Cengkareng yang tengah melaksanakan Operasi Cipta Kondisi, dipimpin Ipda Musrifin, mencurigai satu mobil Nopol B-1661-TRU yang melintas. Mobil tersebut kemudian diberhentikan dan dilakukan pemeriksaan.

Saat diperiksa, petugas menemukan tas yang berisi senjata api jenis FN Baretta Nomor KJ 355569. Ketika petugas menanyakan bukti kepemilikan senpi, pelaku tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat-surat kepemilikan.

Pelaku dan barang bukti kemudian dibawa ke Mapolsek Metro Cengkareng. Hingga kini petugas masih melakukan pemeriksaan.

Perjudian

Ibu Rumah Tangga Nyambi Jadi Agen Judi Internasional 

Selasa, 23 September 2014 10:27 WIB 
PUSKOMINFO - Petugas Polda Metro Jaya meringkus seorang ibu rumah tangga bernama Tjhia Fui Ha alias Hanna Fransisca, 35 tahun. Hanna diduga menjadi agen judi internasional yakni togel Singapura dan tasiauw. 

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Heru Pranoto mengungkapkan, Hanna diduga kuat menyelenggarakan kegiatan judi togel Singapura dan tasiauw yang telah beroperasi selama 1 tahun.

"Tersangka telah menjalankan praktik judi selama setahun," kata Kombes Pol Heru Pranoto di Jakarta, Selasa (23/9/2014).

Heru mengatakan petugas menangkap tersangka Hanna di rumahnya Jalan Pakis Raya Ruko Bojong Indah Nomor 88-E Rawa Buaya Cengkareng Jakarta Barat pada Kamis (4/9/2014). Polisi juga menangkap karyawan Hanna Chie Kit Jiu alias Jack yang membantu kegiatan judi Singapura dan tasiauw.

Kepala Subdit Reserse Mobil Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Didik Sugiarto menjelaskan pengungkapan bandar judi itu berdasarkan informasi masyarakat.

Sebelum menggerebek lokasi, kata AKBP Didik, petugas telah mengamati tempat praktik judi tersebut. Selanjutnya petugas menggerebek tempat kejadian perkara (TKP) dan menangkap dua tersangka yang menjalankan kegiatan judi tersebut. Didik menyebutkan Hanna berperan sebagai agen dan Jack bertugas merekap taruhan yang dipasang pelanggan.

Kepala Unit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Polisi Handik Zusen menambahkan tersangka menggunakan pesan singkat telepon selular guna menerima taruhan dari pelanggan. Handik mengatakan tersangka akan memberikan informasi hasil taruhan melalui telepon selular. Saat ini, petugas masih memburu seorang tersangka CW yang diduga bandar judi jaringan Hanna tersebut.

Selain menangkap dua tersangka, polisi menyita barang bukti berupa satu bundel berisi rekapan togel Singapore dan tasiauw, 3 telepon selular, 2 noken key BCA, 1 kalkulator, 1 komputer jinjing (laptop), 2 kartu kredit BCA, 5 buku tabungan BCA, 1 buku tabungan Bank Permata, 1 kartu debit BCA, dan uang tunai sekitar Rp60 juta.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 303  KUHP dan atau Pasal 5 ayat (1) jo Pasal 2 ayat (1) huruf t dan z UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Operasi Cipta Kondisi

Polsek Metro Tanjung Duren Tangkap Pengendara Motor Bawa Sajam

Selasa, 23 September 2014 09:36 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Tanjung Duren menangkap seorang pemuda yang kedapatan membawa senjata tajam parang, saat melaksanakan Operasi Cipta Kondisi di Jalan Muwardi Raya, Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (23/9/2014) dinihari sekira pukul 01:15 WIB.

Penangkapan pemuda bernama Agung Saputra, 22 tahun, berawal karena pelaku mengendarai sepeda motor berlawanan arah.

Petugas yang tengah patroli, Bripda , Bripda Iwang dan Bripda Akunami, yang melihat pengendara sepeda motor melawan arus kemudian berusaha memberhentikannya. Namun pelaku terus tancap gas dan kabur. Pada saat petugas mengejar, pelaku terlihat membuang tas punggung sambil terus kabur.

Tas punggung warna hitam itu ternyata berisi senjata tajam jenis parang.

Pelaku terus dikejar hingga sampai di rumahnya, kemudian dibekuk tanpa perlawanan. Tersangka berikut barang bukti kemudian dibawa ke Mapolsek Metro Tanjung Duren untuk proses penyelidikan dan penyidikan selanjutnya. 

Narkoba

Pengedar Sabu di Tempat Hiburan Malam Dibekuk Polsek Metro Taman Sari, Disita 2 Kg Sabu

Selasa, 23 September 2014 08:33 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pengedar narkoba jenis sabu ditangkap petugas Polsek Metro Taman Sari di apartemen tersangka di wilayah Jakarta Utara. Tersangka berinisial SW alias PPN, 55 tahun, kerap mengedarkan sbu di beberapa tempat hiburan di wilayah Taman Sari, Jakarta Barat. 

Kapolsek Metro Taman Sari, AKBP Tri Suhartanto mengatakan tersangka SW ditangkap di apartemennya wilayah Jakarta Utara pada Senin (15/9/2014) lalu sekira pukul 23:00 WIB. Selain menangkap SW, polisi juga menyita sabu seberat 2 kg.

"Kami dapat info dari masyarakat, kalau pelaku ini sering mengedarkan narkoba di wilayah Tamansari," kata Kapolsek.
 

Lalu petugas merespon info masyarakat dengan melakukan penyelidikan selama sebulan.
Akhirnya didapati SW sering memasok narkoba di tempat hiburan malam dengan mobil yang gonta ganti.
 

"Kemudian SW dipancing dengan diminta membawa Sabu sebanyak 3 paket ke wilayah Tamansari.
Tapi SW meminta agar Sabu diambil di apartemennya wilayah Jakarta Utara," terang Kapolsek.
 

Akhirnya anggota leluasa menangkap SW dengan barang bukti 3 paket Sabu yang disimpan dalam bungkus rokok. Lanjut anggota melakukan penggeledahan di apartemen SW.
 

Lalu ditemukan 2 kg Sabu yang disimpan di dalam koper milik SW. Pada penyidik, SW mengaku mendapat barang haram itu dari rekannya yang tinggal di Depok.
 

"Kasus selanjutnya dilimpahkan ke Polres Jakarta Barat. Dan rekan SW dalam perburuan anggota di lapangan," tambah Kapolsek.

Pelayanan Publik

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 23 September 2014

Selasa, 23 September 2014 08:13 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Selasa 23 September 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB


- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Penemuan Mayat

Sopir Angkot Ditemukan Membusuk di Rumahnya

Selasa, 23 September 2014 08:06 WIB
PUSKOMINFO - Warga perumahan Dasana Indah, Kelurahan Bojong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang digegerkan dengan penememuan sesosok mayat pria yang nyaris membusuk.  

Pria tersebut diketahui bernama Jhony Marbun, warga Perumahan Dasana Indah, Blok RD 5 No 28, RT 06/18, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang yang berprofesi sebagai sopir angkutan kota (Angkot).

Jenazah Jhony Marbun pertama kali ditemukan oleh tetangganya, Iyan Firmansyah, yang curiga korban sudah hampir satu minggu tidak terlihat keluar rumah. Dari dalam rumahnya juga tercium bau bangkai.

Iyan yang curiga dengan bau busuk yang ditimbulkan dari dalam rumah kemudian memberitahu warga sekitar dan melalukan pemeriksaan. Dan ternyata benar saja, warga menemukan mayat Marbun sudah nyaris membusuk di ruang tamu.

"Marbun memang punya riwayat sakit darah tinggi, dia tinggal sendiri di rumah itu," jelasnya lagi.

Anggota kepolisian dari Polsek Kelapa Dua yang datang ke lokasi segera melakukan olah TKP dan mengirim Jenazah Marbun ke RSUD Tangerang untuk diautopsi.

Dari keterangan saksi-saksi di lokasi, Marbun memang punya riwayat sakit darah tinggi dan dia tinggal sendiri di rumah itu.

Narkoba

Meski Tiga kali Ditembak, Bandar Sabu di Tangerang Tetap Berusaha Kabur

Selasa, 23 September 2014 07:50 WIB
PUSKOMINFO - Anggota Satuan Narkoba Polres Kota Tangerang melumpuhkan bandar sabu asal Kampung Cilongok, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Meski tersangka bernama Muhamad Junaedi,  28 tahun, telah dilumpuhkan dengan tiga peluru di paha, pinggang dan punggung, namun tersangka tetap berusaha kabur.

"Pelaku berhasil ditangkap di rumah sakit ketika hendak berobat mengeluarkan proyektil dari tubuhnya. Pelaku ini merupakan bandar yang sudah menjadi  target operasi," ungkap Wakasat Narkoba Polresta Tangerang, AKP Wempy Santoso.

Kronologis penanggakapan dilakukan, saat salah seorang anggota melakukan penyamaran untuk memesan sabu melalui telepon genggam tersangka.

"Itupun transaksinya baru bisa dilakukan setelah berpindah-pindah lokasi selama tiga kali, karena tersangka curiga," paparanya.

Namun, saat transaksi dilakukan, anggota langsung menyergap tersangka. Tersangka berontak dan melakukan perlawan. Setelah membuang tembakan peringatan ke atas, kemudian ditembaklah kaki tersanga bagian kiri.

"Junaedi terus melakukan perlawanan meskipun terjatuh, lalu ditempak lagi ke bagian pinggangnya, namun tetap saja melawan dan mencoba merebut senjata api, kemudian ditembak lagi mengenai punggung," ungkapnya.

Kemudian tersangka lari terbirit-birit dan anggota kehilangan jejak. Akan tetapi berdasarkan hasil penelusuran, maka diketahuilah di salah satu rumah sakit Sari Asih, Sagiang, Kecamatan Jati uwung, ada pasien yang sedang melakukan perawatan setelah luka tembak.

"Setelah diperiksa benar adanya, Junaedi sedang di UGD, dan kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati," katanya.

Atas perkelahian tersebut, anggota mengalami memar-memar sedangkan tersangka kini masih dalam perawatan dan akan dijerat pasal 114 ayat 1 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.
 

22 September 2014

Penggelapan

Gelapkan Kopi Rp1,2 Miliar, Sopir Truk Dicokok Polisi

Senin, 22 September 2014 16:29 WIB
PUSKOMINFO - Iwan Setiawan, 22 tahun, sopir truk tronton dibekuk petugas Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, karena menggelapkan truk beserta muatannya berisi kopi mix senilai Rp1,2 miliar.

Iwan tak berkutik saat ditangkap petugas di rumah kontrakannya di Ujung Harapan, Kelurahan Bahagia Babelan, Kabupaten Bekasi pada 17 September lalu.

"Muatan kopi mix yang digelapkan pelaku senilai Rp200 juta, sedangkan truk trontonnya mencapai Rp1 miliar. Total kerugian Rp1,2 miliar," ungkap Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Didik Sugiarto, Senin (22/9/2014) di Mapolda Metro Jaya.

AKBP Didik menuturkan, terungkapnya kasus ini bermula dari laporan PT Fastrata Buana di Kabupaten Karawang. Perusahaan itu  melaporkan adanya penggelapan 2.670 dus kopi mix, pada 2 September lalu.

Polres Karawang yang menangani kasus ini berkoordinasi dengan Resmob Polda Metro Jaya, karena diduga truk melintas ke Jakarta.

Selanjutnya, tim Opsnal Unit V Subdit Resmob berhasil menangkap tersangka di rumah kontrakannya.

Menurut AKBP Didik, saat dilakukan penangkapan, tidak ditemukan truk bernopol  B 9518 TEU yang digelapkan tersangka. Di lokasi, polisi justru menemukan mobil pikap Mitsubishi Colt 120 SS warna putih bernopol B 9914 MI.

"Berdasarkan keterangan tersangka, truk berisi kopi mix itu dibelokkan di rest area Tol Cibubur, Jakarta Timur," katanya.

Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Handik Zusen menambahkan, saat menggelapkan tronton tersebut, Iwan, sopir truk ini dibantu tersangka lainnya berinisial HD.

Sedangkan truk milik ekspedisi dijual kepada penadah berinisial HEN.

"Tersangka mengaku menjual truk tersebut kepada penadah seharga Rp20 juta. HD dan HEN masih kita buru" tambahnya.

Kebakaran

Empat Rumah di Cakung Terbakar

Senin, 22 September 2014 16:06 WIB
PUSKOMINFO - Sedikitnya empat unit rumah di kampung Petukangan, Kelurahan Rawaterate, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Senin (22/9/2014) siang, habis terbakar.

"Peristiwa kebakaran diduga hubungan pendek arus listrik dari rumah Saparudin itu terjadi sekira pukul 13:15 WIB," kata petugas Polsek Metro Cakung, Aiptu Marsudi.

Api berhasil dipadamkan selama 15 menit kemudian dengan bantuan 14 unit mobil pemadam kebakaran. Dalam peristiwa itu tidak terdapat korban jiwa, sementara kerugian materi belum dapat dipastikan.

Perjudian

Judi Sabung Ayam, Tujuh Pria Ditangkap Polsek Metro Kalideres

Senin, 22 September 2014 15:53 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak tujuh pria ditangkap anggota Polsek Metro Kalideres, Jakarta Barat karena melakukan judi sabung ayam di Jalan Bambu Larangan RT 07 RW 09, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (21/9/2014).

Ketujuh pria yang ditangkap itu yakni Awang, 36 tahun, Harto, 30 tahun, Dedi, 32 tahun, Maden, 36 tahun, Marjana, 50 tahun, Mulyadi, 42 tahun, dan Tarmuji, 55 tahun, hingga Senin (22/9/2014) masih diperiksa di Polsek Metro Kalideres.

"Warga resah dengan adanya judi sabung ayam di sana. Kami merespons laporan warga dan mendatangi lokasi," ucap Kanit Reskrim Polsek Metro Kalideres, Iptu Andika, Senin (22/9/2014).

Selain mengamankan beberapa orang, anggota juga menyita barang bukti di lokasi judi tersebut, yakni kurungan ayam, jam dinding, enam ekor ayam , dan 8 unit sepeda motor..

Operasi Cipta Kondisi

Jambret Tas Karyawati, Perampok Ditembak Polsek Metro Tanah Abang

Senin, 22 September 2014 15:31 WIB

PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro  Tanah Abang yang sedang melaksanakan Operasi Cipta Kondisi, Sabtu (20/9/2014) malam sekira pukul 23:00 WIB, terpaksa menembak betis kiri pelaku penjambretan di Jl. Asia Afrika, Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pemuda berusia 23 tahun itu terpaksa dibedil karena tidak mau menyerah usai menjabret tas karyawati.

“Kami juga masih memburu teman kejahatan tersangka. Ia membawa kabur tas korban berisi HP dan uang Rp478 ribu,” ujar Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Anom Setyadji. 

Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang, Kompol Ardiansyah, menyebutkan pada Sabtu (20/9/2014) malam sekira pukul 23:00 WIB, Endah Febrianti pulang kerja. Ia keluar dari Mal Senayan City lalu berjalan kaki di Jalan Asia Afrika. Satu temannya berjalan di depannya.

Tiba-tiba, dua pria berboncengan motor mendekat. Pria yang duduk di boncengan turun berpura-pura menanyakan sebuah alamat. Tapi sebelum jawaban lengkap, ia menempelkan badik ke pinggang wanita 22 tahun itu. Tas korban dirampasnya lalu berlari kembali motor yang menunggunya. Dua bandit itu pun kabur.

Dibantu teman, korban melawan dengan meneriakinya sebagai copet. Teriakan ini didengar mobil patroli kota 1957 yang melintas di jalan itu. Polisi mengejar penjahat itu. tembakan peringatan dilepas meminta mereka berhanti. “Tapi tembakan tak digubris, terpaksa ditembak kakinya,” ungkap Kompol Ardiansyah.

“Pria yang duduk di boncengan jatuh setelah pahanya kena peluru, sedangkan yang mengendarai motor berhasil kabur.” kata Kompol Ardiansyah.

Operasi Cipta Kondisi

Polsek Metro Gambir Tembak Pelaku Curanmor

silaen
Senin, 22 September 2014 15:20 WIB
PUSKOMINFO - Operasi Cipta Kondisi oleh Polsek Metro Gambir menggagalkan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Jalan Balik Papan, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (21/9/2014) dinihari. Empat pria dalam mobil Toyota Rush bernomer polisi B 805 NRY, yang diduga akan melakukan kejahatan, baku tembak dengan polisi yang mengepungnya  hingga salah satu pelaku ambruk kena timah panas.

Melihat dari berbagai jenis barang bukti yang ditemukan di mobil rental yang dipakai, pria kelompok Lampung ini diduga mereka akan merampok di perumahan atau mencuri kenderaan bermotor.

Petugas menemukan 3 pucuk pistol rakitan colt sudah terisi masing lima peluru dalam selongsong serta 15 butir peluru serta gunting besar, dua golok, 6 lembar plat nomer mobil, 4 nomer plat sepeda motor dan lakban, topeng Zipo, kartu ATM, serta berbagai jenis plat nomer mobil dan motor palsu yang akan dipakai menutup plat nomer mobil yang mereka sewa dari rental di Bekasi.

“Pelaku di dalam mobil ketika diuber petugas ada 4 orang, dan rencananya mau melakukan aksi kejahatan di Ibukota, karena ditemukan pistol, tang baja besar serta masker berikut badik namun keburu digagalkan petugas kepolisian yang sedang melaksanakan operasi cipta kondisi yang dilakukan Mapolsek Metro Gambir,lihat barang bukti yang ditemukan ada pistol, tang besar,mereka didiuga pelaku curanmor,” tegas Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hendro Pandowo,SIK, MM.

Tersangka bernama Syahmin,48 tahun, terpaksa ditembak petugas di kaki betis kiri karena menyerang petugas pakai badik, segera dibawa  petugas ke RS Polri, Kramatjati, sementara satu tersangka lagi, Andi Saputra,29 tahun, lolos dari tembakan petugas setelah ia merangkul petugas agar tidak ditembak polisi, sedang dua pelaku lainnya lolos dari sergapan petugas.

“Operasi cipta kondisi diterapkan atas atensi Kapolda Metro Jaya yang baru Irjen Pol Unggung Cahyono,” papar Kapolsek Metro Gambir, AKBP Putu Putra Sadana,SIK,MM, MHum.

19 September 2014

Polsek Pamulang Ciduk Tiga Pemuda Pengedar Shabu

Jumat, 19 September 2014 10:49 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Pamulang menangkap tiga orang pemuda yang jadi pengedar shabu di wilayah Tangerang Selatan. Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis Shabu seberat 1,5 gram beserta alat hisapnya.

Kapolsek Pamulang, Kompol Doddy F.Sanjaya menjelaskan, terungkapnya kasus ini setelah petugas mendapat informasi ada tiga pemuda yang sering ‘main’ di kawasan Pamulang.

Kapolsek kemudian memerintahkan Kanit Reskrim, AKP Sainan Lubis untuk menyelidiki informasi tersebut.
Penyelidikan membuahkan hasil dengan ditangkapnya seorang pemuda yang sedang mengkonsumsi shabu, berinisial Y. Dari tersangka Y disita barang bukti dua paket bungkus plastik kecil seberat 0,3 gram.

“Dari pengakuan salah satu pemakai Y ini didapat tersangka AY dan D lalu kami bekuk secara terpisah di wilayah Pamulang dan Ciputat,” kata Kapolsek, Jumat (19/9/2014).

Dari barang bukti yang diamankan ketiganya polisi mengamankan 15 paket Shabu seberat kurang lebih 1,5 gram, dua pipet kaca.

“Kami masih melakukan pengembangan untuk mencari pelaku lain serta bandarnya” ujar Kapolsek.

Pengendara Sepeda Motor Tewas Ditabrak di Jalan Jenderal Sudirman

Jumat, 19 September 2014 10:29 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah tertabrak mobil di Jalan Jenderal Sudirman, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (19/9/2014) dini hari tadi.

Korban diketahui bernama Mujiyatin, 36 tahun, warga Kampung Melayu Kecil, Tebet, Jakarta Selatan. Pria malang ini menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakik Cipto Mangunkusumo, (RSCM), Jakarta, subuh tadi, karena luka parah di sekujur tubuhnya.

Informasi yang dihimpun, korban yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor bebek, ditabrak oleh sebuah mobil yang berkecepatan tinggi dari arah belakang. Akibatnya, korban langsung terpental dari atas motor.

Polisi yang datang langsung membawa korban ke RSCM, namun tidak lama kemudian korban meninggal dunia. Belum diketahui jenis kendaraan yang menabrak korban. Kasus kecelakaan lalu lintas tersebut ditangani Unit Laka Lantas Ditlantas Polda Metro Jaya.