31 Oktober 2014

Polsek Sepatan Bekuk Remaja Lulusan SMP Ahli Palsukan Surat Penting

 
Jumat, 31 Oktober 2014 13:24 WIB
PUSKOMINFO - Seorang remaja yang hanya lulusan SMP ditangkap petugas Polsek Sepatan, Tangerang karena melakukan pemalsuan sejumlah surat penting. Bahkan karena hampir mirip dengan ahlinya, Akte Jual Beli (AJB) aspal buatan remaja tersebut bisa diagunkan hingga Rp500 juta. 

Kapolsek Sepatan, AKP Hidayat Iwan Irawan, mengatakan tersangka berinisial WG,  warga Kampung Kelor RT 04/01 Desa Kampung Kelor, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang ini ditangkap karena bisa memalsukan bermacam-macam dokumen penting.

"Bahkan ada Akte Jual Beli (AJB) yang bisa lolos diagunkan mencapai Rp500 juta," terangnya di Mapolsek Sepatan.

Menurut Kapolsek, selain AJB pelaku juga berhasil memalsukan KTP, setifikat tanah, kartu keluarga, akte kelahiran, akte nikah, Surat Tanda Nomor Kendraan (STNK), Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT), dan hingga Ijazah.

"Dokumen-dokumen itu dibayar oleh pemesan berkisar antara Rp50 ribu-Rp600 ribu," terang Kapolsek.

Pelaku ditangkap di kontrakannya, dengan barang bukti satu set komputer, satu gunting, satu kater, 15 stempel, tiga penggaris, satu mesin tik.

"Dia bekerja sendiri, tersangka cerdas walau cuma lulusan SMP. Pelanggannya lebih dari 14 orang. Saat ini masih kami kejar, termasuk yang membawa hasil Rp500 juta dari Bank," ujar Kapolsek.

Sedangkan tersangka WG mengaku keberhasilan AJB hasil karya-nya yang tembus Rp500 juta tak lepas dari peran orang dalam Bank. "Saya sudah empat tahun bekerja seperti ini. Tetapi soal AJB, itu enggak akan cair kalau tak ada orang dalam," jawabnya kepada wartawan. 
Pengendara Sepeda Motor Tewas Terlindas Truk Tronton di Kalideres

Jumat, 31 Oktober 2014 13:14 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pengendara sepeda motor, Stefani Hana Maria, 26 tahun, tewas terlindas truk tronton di Jalan Taman Kencana, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (31/10/2014) pagi tadi sekira pukul 07:00 WIB. Korban langsung meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah di bagian kepala dan badan.

Wakasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Budiyono mengatakan, peristiwa tersebut bermula ketika korban sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi B 3975 BBE tersenggol mobil Toyota Kijang Innova hingga akhirnya korban terjatuh.

"Korban tidak bisa mengendalikan motornya hingga terjatuh ke jalan aspal," kata Wakasat Lantas Polres Jakarta Barat, Kompol Budiyono saat dihubungi Jumat (31/10/2014).

Saat korban terjatuh, kata Kompol Budiyono, tiba-tiba mobil Truk Tronton bernomor polisi A 9209 X yang dikendarai oleh Syahrul, 21 tahun, tepat berada di belakangnya. Sang sopir pun tak bisa menghindari korban dan akhirnya terlindas.
"Korban langsung meninggal dunia di lokasi kejadian, dengan luka parah di bagian kepala dan badannya," ungkapnya.

Sementara supir truk berhasil diamankan oleh warga, dan dibawa ke Kantor Unit Laka Polres Metro Jakarta Barat untuk dilakukan pemeriksaan.
Subdit Jatanras Polda Metro Jaya Bekuk Komplotan Perampok Bermodus "Guna-guna", Satu Tersangka Tewas Tertembak

Jumat, 31 Oktober 2014 13:03 WIB
PUSKOMINFO - Komplotan perampokan dengan modus 'guna-guna' dibekuk tim Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Satu dari tiga tersangka, Deddy Sahputra alias Ustad alias Mbah tewas tertembak karena melakukan perlawanan ketika akan ditangkap.

Selain ustad alias mbah, polisi juga menangkap dua tersangka lainnya yakni Andy Ade Putra alias Ayah dan Herman alias Ateng. Mereka ditangkap di Hotel Transit, Grogol, Jakarta Barat, pada Kamis (30/10/2014) dinihari.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto menjelaskan, Ustad Cs melakukan perampokan di rumah mewah dengan menggunakan modus 'guna-guna'.

"Para pelaku memperdaya pembantu di rumah korban dan mengatakan bahwa pembantu terkena guna-guna karena ada barang milik majikannya yang membuat pembantu ini terkena penyakit yang tidak bisa disembuhkan," jelas Kabid Humas kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (31/10/2014).

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Heru Pranoto menjelaskan, dalam aksinya ini, para tersangka menggunakan mobil sewaan berkeliling mencari sasaran. Mereka mengincar rumah yang pembantunya sedang berada di luar rumah.

"Kemudian mereka ini mendekati pembantu tersebut, dan berpura-pura menanyakan alamat seseorang kepada pembantunya. Padahal hanya pura-pura saja," ujarnya.

Tersangka Andy dan Herman yang bertugas mencari sasaran, kemudian mengajak ngobrol pembantu tersebut. Korban kemudian digiring untuk menemui tersangka 'Ustad' yang berada di dalam mobil yang diparkir tidak jauh dari lokasi.

"Kemudian pembantu diperdaya untuk bertemu dengan tersangka DS (Deddy alias Ustad) yang disebut 'mbah' yang sedang berada di dalam mobil. Dikatakan 'ayo ketemu mbah'," tuturnya.

Pembantu yang terbujuk itu kemudian bertemu dengan tersangka Ustad. Pada saat itu, tersangka Ustad mengatakan kepada pembantu bahwa dia terkena guna-guna karena majikannya menyimpan barang-barang yang membuat pembantu berpenyakitan.

"Dikatakan kepada pembantunya 'kamu terkena guna-guna karena majikan kamu simpan barang yang membuat kamu penyakitan. Ini tidak bisa disembuhkan, ini hanya bisa sembuh kalau kamu menyerahkan barang-barang miliki majikan kamu'," papar dia.

Untuk meyakinkan korbannya, tersangka Ustad kemudian menyuruh korban untuk meludah di atas selembar tisu. Beberapa saat kemudian, tisu tersebut berubah warnanya menjadi merah seperti darah.

"'Ini buktinya, liur kamu berdarah'. Padahal tisu tersebut sudah diberi cairan kimia sebelumnya," ungkapnya.

Hingga akhirnya pembantu tersebut terpedaya, lalu membawa masuk para tersangka ke dalam rumah korban. Para tersangka kemudian mengambil barang-barang berharga di rumah korban dan selanjutnya melarikan diri.

Dari para tersangka, polisi menyita barang bukti berupa sejumlah uang, obeng, koper, sejumlah jam tangan, dompet dan lain-lain. Atas perbuatannya para tersangka dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.
Bangunan di Komplek TIM Ambruk, Empat Tewas dan Lima Luka

Petugas tengah mengevakuasi korban bangunan ambruk.

Jumat, 31 Oktober 2014 11:15 WIB
PUSKOMINFO - Kontruksi bangunan yang rencananya akan dijadikan jembatan penghubung antar satu gedung ke gedung lain di komplek Taman Ismail Marzuki (TIM) Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, ambruk, Jumat (31/10/2014) pagi. Akibatnya, empat pekerja tewas dan lima luka-luka tertimpa puing kontruksi bangunan.

Menurut informasi di dapat, ambruknya kontruksi diduga akibat tidak kuatnya sejumlah tiang penyangga yang ada. Hingga saat ini sejumlah petugas masih melakukan evakuasi dan pencari dua korban yang masih tertimbun reruntuhan.

Kecelakaan kerja tersebut terjadi Jumat (31/10/2014) sekira pukul 06.05 WIB. saat itu para pekerja sedang melakukan persiapan pengecoran. Tiba-tiba jembatan roboh dan menimpa para pekerja.

Data yang dihimpun, terdapat sembilan pekerja menjadi korban dengan perincian 5 luka dan empat tewas di lokasi. Mereka yang tewas adalah Nur ucup, Arden, Harno, dan Budi. Sedangkan korban luka sebanyak lima orang, yakni Wanto, Bayu, Imam, Harto, dan Agung. Semua korban dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Sementara itu, Wakapolsek Metro Menteng, Kompol M.Nababan, mengatakan masih memintai keterangan sejumlah saki akibat runtuhnya bangungan tersebut. “Sekarang kita masih fokus pencarian korban lebih dulu, tapi sudah ada saksi dimintai keterangan sementara,” ucapnya di lokasi kejadian.
Polsek Metro Sawah Besar Bekuk Pengedar Uang Palsu di Diskotik
 
 
Ilustrasi uang palsu
 
Jumat, 31 Oktober 2014 08:10 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Sawah Besar menangkap lima pengedar uang palsu. Kelima tersangka yang terdiri tiga orang pria dan dua wanita itu ditangkap saat bayar minuman menggunakan uang palsu (upal) di Diskotek Eksotek Jalan Mangga Besar Raya, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (30/10/2014) dinihari.
 
Dari tersangka Chandra Sitompul,27 tahun, disita upal Rp 300 ribuan sedang dari Iskandar,41 tahun, ditemukan juga upal 98 lembar pecahan Rp 100 ribu atau setara Rp 9,8 juta, sedang Mursalim,37 tahun, disita lagi upal Rp 1,8 juta, sementara dua teman wanita Ny Sri Ponirah,33 tahun, dan Ny Andi Ratna,43 tahun, tak berkutik ketika mereka digelandang petugas. Dan dari tangan mereka disita upal Rp 11,8 juta, pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribuan.
 
“Mereka ini sudah lama menggunakan upal dan selalu dipakai saat mereka berkunjung ke diskotek karena suasana dilokasi itu ramai dan gelap,” tegas Kapolsek Metro Sawah Besar, Kompol Ronald Purba,SIK.
 
Terjaring kelompok pengedar uang palsu ini berawal dari laporan karyawan diskotek, karena awalnya tersangka Chandra Sitrompul dan Iskandar, yang ketika itu  membayar minuman menggunakan uang pecahan Rp 100 ribuan sebanyak 4 lembar. 
 
Begitu petugas keuangan Diskotek Eksotik menerawang uang tersebut palsu, karyawati ini segera melapor ke satpam diskotek dan segera melakukan penangkapan terhadap kedua pria itu. Dan tak lama kemudian petugas kepolisian segera dilapori.
 
Sekira pukul 01:30 WIB, petuga pimpinan Kanit Reskrim AKP Ryanto,SH, segera tiba ke lokasi dan kemudian membawa kedua pria tersebut ke Mapolsek Metro Sawah Besar. Saat diperiksa, pria asal Medan itu mengaku soal asal uang didapat dari Ny Andi Ratna, yang ditangkap di rumah di Jalan Tanah Tinggi, Senen.
 
Andi Ratna selanjutnya mengaku kalau upal didapat dari Sri Ponirah, yang kemudian dibekuk di Atrium Senen, Jakarta Pusat.
 
Petugas kemudian mengembangkan kasus dan berhasil membekuk Mursalim,37 tahun, di Cipinang, Jakarta Timur. 
 
Kini kelima pelaku  mendekam di kantor polisi, sedang dua wanita itu segera dikirim ke Rutan Pondok Bambu.
Sementara pria pemilik upal masih diburu di kawasan Bogor.
Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 31 Oktober 2014

Jumat, 31 Oktober 2014 07:38 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Jumat 31 Oktober 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Polsek Metro Kemayoran
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : Mall Citraland Grogol
STNK : Mall Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Pos Pol Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

30 Oktober 2014

Cekcok Gara-gara HP Rusak, Romadhon Tewas Ditusuk di Pasar Minggu

Kamis, 30 Oktober 2014 15:28 WIB
PUSKOMINFO -  Dua pedagang terlibat cekcok mulut hingga berakhir dengan tewasnya seorang pedagang terjadi di Jl. Saco RT 13/RW 08 Kelurahan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (30/10/2014) siang. Seorang pedagang bernama Romadhon, 22 tahun, tewas setelah ditusuk rekannya, Salju Sovi, 22 tahun.

Kepala SPKT Polsek Metro Pasar Minggu, Ipda Wawan Sukirwan, mengatakan Romadhon tewas setelah tiba di RS marinir Cilandak karena luka tusuk di bagian ulu hati, dada kiri dan perut. "Korban luka tusuk senjata tajam badik di bagian ulu hati, dada sebelah kiri dan perut atau lambung," terang Ipda Wawan.

Menurut Ipda Wawan Sukirwan, peristiwa diawali cek-cok mulut antara korban dan pelaku. Pelaku menjual handphone (HP) kepada korban. Namun HP yang dibeli Romadhon dari Salju Sovi itu ternyata rusak, sehingga terjadi ribut mulut. Ribut mulut semakin panas hingga Romadhon memukul Salju dengan batu bata.

Salju pun kemudian membalas, dengan mengambil badik dari dalam tasnya selanjutnya menusuk Romadhon berkali-kali hingga Romadhon ambruk.

Romadhon yang terkapar mersimbah darah, oleh warga kemudian dibawa ke Rumah Sakit Marinir Cilandak. Namun beberapa saat tiba di rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Sementara pelaku, Salju Novi, berhasil dibekuk petugas dan kini masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Metro Pasar Minggu..      

Polres Metro Jakarta Barat Tangkap 114 Penjudi

Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Bahtiar Ujang Purnomo Sik, MSi, memberikan nasihat kepada para penjudi

Kamis, 30 Oktober 2014 15:20 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak 114 tersangka penjudi ditangkap di jajaran Polres Metro Jakarta Barat. Di antara mereka terdapat juga empat wanita pengedar toto gelap.

Menurut Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Bahtiar Ujang Purnama Sik, MSi, sebanyak 114 tersangka itu merupakan pengungkapan dari 39 kasus perjudian.

“Mereka kami tangkap dalam operasi rutin di wilayah Kalideres, Cengkareng, Kembangan, Kebon Jeruk, Palmerah, Tanjung Duren, Tambora dan Tamansari,” kata AKBP Bahtiar Ujang Purnama, Kamis (30/10/2014) siang.

Wakapolres didampingi Plt Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKP Slamet R, mengimbuh kepada masyarakat untuk tidak bermain judi karena pihaknya tetap komitmen akan memberantas segala bentuk perjudian.

“Jauhilah perjudian, sebab akan menyengsarakan diri sendiri dan keluarga,” ujarnya seraya menyebutkan para tersangka itu terlibat kasus judi togel, koprok, domino, kyu-kyu, judi online dan lain sebagainya.
Edarkan Dolar Palsu, WNA Mantan Pemain Bola Arema Malang Ditangkap Polsek Metro Pulogadung

Kamis, 30 Oktober 2014 14:41 WIB
PUSKOMINFO - Malunda, mantan pemain sepak bola klub Arema Malang, ditangkap aparat Polsek Metro Pulogadung karena mengedarkan uang dolar palsu. Malunda ditangkap bersama 3 orang komplotannya di sebuah kantor di Jalan Kanci No.22 Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (29/10/2014) malam.

"Semalam sekira pukul 20:30 WIB kami mengamankan para tersangka," kata Kapolsek Metro Pulogadung, Kompol M Nasir kepada wartawan di kantornya, Kamis (30/10/2014).

"Keempatnya yaitu dua orang yang merupakan pasangan suami istri dan dua pria merupakan warga negara asing," terangnya.

Tersangka Malunba merupakan warga negara Kongo yang sudah menetap di Jakarta selama 17 tahun.
Berdasar pengakuan Malunba, dirinya sempat menjadi atlet sepakbola di Indonesia bermain di Klub Arema Malang. 

Sedangkan tersangka WNA lainnya adalah M Lami Sayidi yang merupakan warga negara Gambia.

Dari tangan tersangka, petugas menyita uang palsu sekitar USD1.600 dengan pecahan USD100, kertas hitam sebanyak 9200 lembar yang akan diubah menjadi uang dolar serta minyak noxime oxide satu botol  yang jika digosokkan ke kertas hitam berubah menjadi uang dolar.

Para tersangka dijerat dengan pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Forum Wartawan Polri (FWP) Polda Metro Jaya Gelar Seminar Narkoba
 
b_300_187_16777215_0___images_2014b_seminar.jpg
Kamis, 30 Oktober 2014 14:24 WIB
PUSKOMINFO - Forum Wartawan Polri (FWP) Polda Metro Jaya menggelar acara seminar narkoba di Balai Wartawan Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (30/10/2014). Agenda bulanan FWP yang dipimpin Gardi Gazarin itu, kali ini bertajuk "Ancaman Narkoba di Ibukota Metropolitan".

Salah satu narasumber yang didatangkan pada Kamis (30/10/2014) antara lain Kepala BNN Komjen Pol Anang Iskandar. Dalam seminar tersebut Komjen Pol Anang Iskandar memaparkan upaya kepolisian dalam pencegahan dan penanggulangan narkoba.

Polsek Metro Taman Sari Tangkap Bandar Judi Togel di Apartemen

Kamis, 30 Oktober 2014 10:16 WIB
PUSKOMINFO - Liong, 48 tahun, ditangkap petugas Polsek Metro Taman Sari lantaran menjadi bandar judi togel. Liong ditangkap di sebuah apartemen di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, Jumat (24/10/2014) lalu sekira pukul 21:30 WIB.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Metro Taman Sari, Komisaris Polisi Ferio Ginting, penangkapan Liong berawal dari informasi masyarakat yang resah akan judi togel di wilayahnya. Berdasarkan laporan masyarakat itulah, kemudian pihaknya berhasil menangkap Djoko, 44 tahun, selaku pengecer.

"Jadi setelah dapat informasi dari masyarakat, kami menangkap pelaku Djoko yang diketahui sebagai pengecer di Jalan Mangga Besar Raya depan Rumah Makan Padang Sederhana Kelurahan Maphar. Dari Djoko ini kami ketahui kalau bandar besarnya si Liong," tuturnya kepada wartawan, Kamis (30/10/2014).

Ternyata, saat digerebek di apartemennya, Liong memang betul bandarnya. Di kamar pelaku ditemukan laptop serta dua modem, satu buah Key BCA, 3 buku tabungan BCA, dua unit handphone serta uang tunai ratusan ribu.

"Pelaku bertransaksi judi togel melalui online dari dalam apartemen. Sehingga sulit di identifikasi petugas, untungnya ada informasi dari masyarakat, jadi kami bisa menangkapnya," ujarnya.


Sepekan, Polresta Depok Bekuk 113 Penjudi

Kamis, 30 Oktober 2014 10:05 WIB
PUSKOMINFO - Dalam waktu sepekan jajaran Polresta Depok serta Polsek berhasil membekuk 113 tersangka berbagai macam kasus perjudian dengan barang bukti uang puluhan juta rupiah.

Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Agus Salim mengatakan upaya memberantas salah satu penyakit masyarakat. Pihaknya melakukan operasi skala besar bersama tujuh Polsek jajaran menangkap pelaku perjudian.

“Dalam sepekan ini,  jajaran Polresta Depok mengungkap 29 kasus perjudian, dengan rincian judi kartu 20 kasus, togel 5 kasus, Koprok 1 kasus, Billiar 1 kasus, dan dua lainnya judi koin,”ujar Kasat Reskrim kepada wartawan, Kamis (30/10/2014).

Kasat Reskrim mengungkapkan, mayoritas kasus perjudian yang banyak di wilayah Depok adalah judi toto gelap (Togel), disusul judi koprok lalu kartu.

“Warga Depok yang memasang togel kebanyakan dari kalangan menengah kebawah. Selain murah pemasangan nomor dengan keuntungan hasil besar jika dapat,”katanya.

Kasat mengatakan upaya dalam pemberantasan perjudian di Kota Depok, menciptakan kondisi yang kondusif dan situasi aman.

“Segala bentuk perjudian selain dilarang norma agama, juga dapat memicu konflik kesenjangan sosial,”tambahnya.

Dan operasi pemberantasan judi ini, akan berlangsung rutin. "Tiada hari tanpa operasi judi," janjinya. 
Asyik Berjudi di Pangkalan Bemo, Tiga Pria Diciduk Polsek Metro Tambora 

Kamis, 30 Oktober 2014 09:50 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Tambora menciduk tiga pria yang sedang asyik berjudi kartu remi di pangkalan bemo Jalan Duri Raya, Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (29/10/2014) malam.

Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Herru Julianto mengatakan, tertangkapnya ketiga tersangka berdasarkan laporan masyarakat yang resah dengan aksi perjudian di wilayah Duri Raya.

"Petugas Polsek Tambora lalu melakukan pengintaian dan ternyata ada tiga orang yang sedang bermain judi remi," ujar Kompol Herru kepada wartawan, Kamis (30/10/2014).

"Ketiganya tak berkutik setelah disergap anggota buser Polsek Metro Tambora saat bermain judi di balik Bemo," tambahnya.

Oleh petugas ketiganya kemudian digiring ke Mapolsek Metro Tambora untuk dimintai keterangannya. Dari tangan ketiganya, polisi menyita satu set kartu remi dan uang tunai Rp143.000.

Kini ketiganya masih menjalami proses penyidikan di Mapolsek Metro Tambora untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Empat Pengangguran Main Judi di Poskamling Dicokok Polsek Metro Kemayoran 

Kamis, 30 Oktober 2014 09:08 WIB
PUSKOMINFO - Empat pelaku judi kartu remi, ISK, 54 tahun, SUR, 37 tahun, EK, 45 tahun dan TE, 46 tahun, dicokok petugas Polsek Metro Kemayoran, Selasa (28/10/2014) malam. Keempatnya dibekuk saat berjudi di Poskamling tepatnya di Jalan Pinus, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kapolsek Metro Kemayoran, Kompol Suyud mengatakan sebelum penangkapan, keempat pria pengangguran ini tengah asik bermain judi, dengan bermain kartu remi. Di tangan para pelaku ini, ditemukan barang bukti pecahan uang Rp 2.000, dan Rp 5.000.

Menurut Kapolsek, total uang yang digunakan untuk alat judi, sebesar Rp 12.000 lebih.

"Peristiwa penangkapan itu awalnya ketika petugas mendapatkan informasi dari warga. Tak hanya uang, sebanyak satu set kartu remi kami sita," ujar Kapolsek.

Menurut Kapolsek, adanya kegiatan judi itu ternyata sempat membuat resah warga. Ditakutkan warga, keeempat pria tersebut mengajak warga lain untuk ikut-ikutan berjudi. "Dalam bentuk dan jenis apapun, kalau namanya judi ya tetap bersalah. Kita terus berantas kegiatan negatif seperti itu," katanya.

Para pelaku mendapat ancaman hukuman selama 4 tahun penjara. Sesuai dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian.
Teknisi AC Tewas Tersetrum di JIS

Kamis, 30 Oktober 2014 09:01 WIB
PUSKOMINFO - Cartim, 46 tahun, pekerja yang sedang memasang kabel instalasi mesin AC tewas tersengat listrik di Gedung Jakarta Internasional School (JIS)
Terogong, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2014) siang.

Kapolsek Metro Cilandak, Kompol Sungkono mengatakan, korban bersama enam rekan kerjanya dari PT Johson Control, yakni Sutrisno, Abdul Aziz, Wagimin, Agus, Datung, dan Gatot Prasetyo Batang sedang melakukan pekerjaannya di Planroom dekat parkiran PIE JIS untuk memasang kabel instalasi mesin AC.

Sekira pukul 12:50 WIB, korban bersama Sutrisno melakukan pemasangan kabel AC di Scafulding.

Sedangkan lima orang rekannya berada di bawah. Saat itu, korban duduk di tempat kabel atau trey arus lemah yang dialiri kabel telpon, dan internet.

Berdasarkan keterangan Sutrisno, lanjut Kapolsek, korban yang sedang duduk itu tiba-tiba berteriak. Sutrisno yang merasa khawatir pun menghampiri korban dan meraih tubuh korban.

Namun, saat tangan saksi bersentuhan dengan tubuh korban, Sustrisno terpental jatuh. Kondisi ruangan sendiri saat itu tiba-tiba menjadi gelap dan korban ikut terjatuh meniban tubuh saksi.

"Korban lalu dilarikan ke Rumah Sakit Pondok Indah, namun sesampainya di sana korban meninggal. Korban mengalami luka bakar di tangan kiri dan luka sobek di kepala belakang yang diduga akibat kesetrum dan terjatuh dari ketinggian 5 meter," kata Kapolsek di kantornya, Rabu (29/10/2014).

Kapolsek menambahkan, saat ini jenazah korban dibawa ke RS Fatmawati guna keperluan visum
Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 30 Oktober 2014

Kamis, 30 Oktober 2014 08:43 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Kamis 30 Oktober 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Polsek Metro Kemayoran
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : Mall Citraland Grogol
STNK : Mall Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Pos Pol Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

Polda Metro Jaya Bekuk Komplotan Pembantu Palsu Gasak Brankas Majikan


Kamis, 30 Oktober 2014 08:35 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya berhasil menangkap komplotan pembantu rumah tangga palsu yang mencuri brankas majikannya, di rumah milik Rieny Marlina di daerah Jakarta.

Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Heru Pranoto, para pelaku berjumlah delapan orang. Untuk memudahkan aksinya, kedelapan pelaku tersebut berpura-pura sebagai pembantu rumah tangga (PRT).

Polisi baru berhasil menangkap lima pelaku yaitu Mualimin alias Imin dan istrinya Nasekhatuk Khasanah alias Seha, Sumarno, Sukiman alias Gimin alias Pakde, serta Sumarto alias Uda alias Vito alias Iwan. Sedangkan tiga pelaku lainnya yaitu Rohim, Bedun dan Ci'um masih dalam pengejaran

"Modus para tersangka yaitu berpura-pura menjadi jasa penyalur pembantu rumah tangga, padahal mereka tidak mempunyai kantor. Nama PT yang mereka gunakan itu palsu," ujar Kombes Pol Heru kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (28/10/2014).

Komplotan bandit ini, kata Kombes Pol Heru, diketuai oleh Rohim. Ia menjadikan Nasekhatul Khasanah alias Seha yang juga istri dari Imin sebagai pembantu di rumah korban.

"Dan tersangka R (buron) meminta kepada sang pemilik rumah agar tersangka S dijadikan pembantu. Sedangkan R menjaminnya dengan alasan dia dari penyalur resmi," tutur Kombes Pol Heru.

Korban pun langsung percaya kepada Rohim. Selama seminggu bekerja, Seha memantau lokasi brankas milik korban. "Saat kondisi rumah sepi, tersangka S menghubungi teman-teman lainnya untuk beraksi," lanjutnya.

Lalu para pelaku langsung masuk ke dalam rumah mewah tersebut dan berhasil membawa kabur satu buah brankas yang berisi perhiasan emas dengan total seberat 1,5 kilogram. Perhiasan tersebut dijual para tersangka seharga Rp200 juta. "Padahal perhiasan emas itu nilainya Rp2 miliar," jelas Kombes Pol Heru.

Setelah menjual hasil pencurian tersebut, Rohim pun membagi hasilnya, tersangka Seha mendapatkan Rp30 juta, Imin Rp10 juta, Sumarno Rp30 juta, Sukiman, Rp15 juta, dan sisanya dibawa oleh Rohim dan Bedun. Usai berbagi hasil pencurian para tersangka langsung melarikan diri ke berbagai daerah.

Polisi berhasil menangkap para tersangka di kawasan Batang, Jawa Tengah pada tanggal 22 Oktober 2014.
"Ternyata para tersangka satu kampung dan bertemu di Jakarta untuk melakukan aksi pencurian ini," pungkasnya.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita delapan unit telefon seluler, tiga buah cincin emas, satu untai kalung emas, dua buah liontin, satu pasang anting mutiara, tiga dompet, satu buah cash box, satu buah brangkas, dan satu buah brangkas. Dan para tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian pemberatan dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara.

28 Oktober 2014

Polsek Cikarang Timur Tangkap Mantan Kades Saat Berjudi

Selasa, 28 Oktober 2014 14:21 WIB
PUSKOMINFO - Jajaran Unit Reserse dan Kriminal Polsek Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menangkap seorang mantan kepala desa atas tuduhan bermain judi.

"Tersangka berinisial R, 47 tahun, berhasil kami tangkap saat bermain judi kartu dengan delapan orang rekannya," kata Kanit Reskrim Polsek Cikarang Timur, AKP Sukarman, kepada wartawan di Cikarang, Selasa (28/10/2014).

R diketahui merupakan mantan Kepala Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, ditangkap petugas di Kampung Gandaria, RT 01/02, Desa Cipayung, Cikarang Timur, Sabtu (25/10/2014) lalu.

"Warga sekitar merasa resah dengan sekumpulan orang yang sering bermain judi kartu di teras depan rumah salah satu tersangka," ungkap AKP Sukarman.

Atas dasar laporan warga tersebut, lanjut dia, petugas kemudian melakukan pengintaian dan menyergap para tersangka.

"Saat penyergapan, polisi menangkap sembilan orang yang diduga terlibat, satu di antaranya adalah R," terangnya.

Dalam penggerebekan tersebut, Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai jutaan rupiah, satu set kartu remi yang dipakai para tersangka untuk bermain judi.

"Para tersangka saat ini sedang dalam proses pemeriksaan petugas," pungkas AKP Sukarman.
Simpan 2 Bungkus Sabu, Saoma Ditangkap Polsek Metro Palmerah

Selasa, 28 Oktober 2014 10:21 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Palmerah berhasil menangkap seorang pria pemilik dua bungkus narkoba jenis sabu di rumahnya di Jalan Semangka IV, Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat. Dua bungkus sabu itu ditemukan di sebuah tas yang tergantung di dapur rumah.

Menurut Kapolsek Metro Palmerah, Kompol Sukatma penangkapan dilakukan pada Senin (28/10/2014) dini hari. Tersangka bernama Saoma Bin Damiri, 30 tahun.

"2 paket sabu seberat 0,66 gram kita dapatkan di dalam tas merah di dapur rumah," ujar Kapolsek kepada wartawan, Senin (28/10/2014) pagi.

Kepada petugas, tersangka Saoma mengaku dua paket sabu tersebut akan dipakai sendiri. Barang haram tersebut didapat dari seorang pria berinisial FG, yang kini jadi DPO polisi.

"Barang didapat dari FG namun saat kita mau tangkap ke rumahnya ternyata FG sudah tidak ada," tutup Kapolsek.
Berjudi, 5 Kuli Bangunan Ditangkap Polsek Beji  
Selasa, 28 Oktober 2014 08:52 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Beji, Depok, menangkap lima orang kuli bangunan yang tengah bermain judi domino di rumah kontrakan mereka, di Jalan H Amat II, RT 3 RW 3, Kukusan, Beji, Depok, Senin (27/10/2014) siang.

"Kami sergap kelimanya saat bermain domino di rumah kontrakan mereka," kata Kepala Unit Reskrim Polsek Beji, AKP Syah Johan kepada wartawan, Senin (27/10/2014).

Menurut AKP Syah Johan, awalnya polisi mendapat laporan dari masyarakat tentang rumah kontrakan yang kerap dipakai sebagai arena berjudi. Polisi kemudian menyergap buruh asal Purbalingga tersebut karena dianggap telah meresahkan masyarakat. "Karena meresahkan ya kami tangkap." ujarnya.

Kelima kuli bangunan tersebut adalah Samidi Daryo, 49 tahun, Ari Santosa, 54 tahun, Edy Wiratno, 53 tahun, Riyono, 23 tahun, dan Slamet, 18 tahun. Dari kelima tersangka, polisi menyita barang bukti berupa uang Rp 67.000 yang digunakan untuk taruhan judi. "Kami juga menyita satu set kartu domino," kata Johan.

Saat ini, kelima buruh tersebut masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Beji. Kelimanya itu akan dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang Perjudian dengan ancaman hukuman kurungan maksimal 5 tahun.
Sejumlah Kecelakaan Lalu Lintas Warnai Ibukota pada Selasa Dinihari

Selasa, 28 Oktober 2014 08:35 WIB
PUSKOMINFO - Sejumlah kecelakaan lalu lintas terjadi pada Selasa (28/10/2014) dini hari tadi. Berdasar  informasi yang dilansir TMC Polda Metro Jaya, kecelakaan terjadi pada:

Pukul 04:42 WIB, Truk B 9540 TYV terlibat kecelakaan dengan pemotor Honda B 4142 TCI di dekat SPBU Jalan Basuki Rahmat, Jakarta Timur. Pengendara motor, Lili Afriyanti, 40 tahun, tewas di lokasi kejadian.

Pukul 04:49 WIB, kecelakaan melibatkan dua truk, yakni bernopol B 9571 SI dan truk B 9576 SI di KM 0 Tol Cawang (arah ke Rawamangun). Arus lalu lintas di sekitar lokasi kecelakaan menjadi tersendat.

Pukul 04:34 WIB, kecelakaan antara truk trailer Nopol N 8384 UM dan truk trailer Nopol P 8296 UV di KM 17 Tol Angke (arah ke Pluit). Saat ini masih ditangani polisi.

Pukul 04:27 WIB, terjadi kecelakaan taksi Blue Bird Nopol B 1964 KTD dengan pemotor Honda Mega Pro Nopol B 6283 WKE di depan Holland Bakery, Ciputat.

Pukul 04:21 WIB, kecelakaan melibatkan dua pemotor di halte Busway Cipinang Lontar, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Ti,mur. Korban luka-luka langsung dibawa ke RS Persahabatan untuk perawatan.
Jadi Bandar Togel, Perempuan Paruh Baya Ditangkap Polsek Metro Kebayoran Lama

Selasa, 28 Oktober 2014 08:15 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Kebayoran Lama membekuk seorang wanita paruh baya karena menjadi bandar judi togel. Tersangka bernama Turni, 45 tahun, menjalani bisnis judi togel di rumahnya yang beralamat di Jalan Praja Dalam K, RT 12/016 Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, Kecamatan Kebayoran lama, Jakarta Selatan.

Kasi Humas Polsek Metro Kebayoran Lama, Aiptu Maryanto mengatakan penangkapan tersangka berdasar informasi dari warga yang menyebutkan Turni biasa menjalankan bisnis haramnya di rumah dan telah meresahkan masyarakat. Dari rumahnya ini ia biasa menerima order judi dari pelangganya.

Atas informasi itu, petugas Polsek Metro Kebayoran Lama langsung bertindak dengan melakukan operasi penggerebekan pada Senin (27/10/2014) siang. Sang bandar pun langsung digelandang ke Mapolsek Metro Kebayoran Lama untuk mempertanggungkan perbuatannya.

Dari lokasi, petugas menyita barang bukti uang tunai Rp. 914.000, satu bedel rekap catatan togel, satu HP Samsung dan Dua buah pulpen.

"Kepada warga masyarakat bila di lingkungannya ada perjudian agar segera melapor ke Polsek Metro Kebayoran Lama tidak perlu takut, perjudian jenis apapun akan diberantas di wilayah Kebayoran Lama," kata Aiptu Maryanto.
Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 28 Oktober 2014

Selasa, 28 Oktober 2014 07:46 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Selasa 28 Oktober 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Polsek Metro Kemayoran
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : Mall Citraland Grogol
STNK : Mall Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Pos Pol Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

27 Oktober 2014

Lima Nelayan Main Judi di Atas Kapal, Ditangkap Polres Kepulauan Seribu

Senin, 27 Oktober 2014 13:46 WIB
PUSKOMINFO - Tim Resmob Polres Kepulauan Seribu menggerebek kapal Nelayan dijadikan tempat berjudi di perairan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara. Dari lokasi petugas mengamankan 5 orang nelayan berikut barang bukti gaple, 3 dompet, 4 Hanphone dan uang Rp 1,4 juta.

“Kegiatan mereka bermain judi kiyu-kiyu sudah lama. Dan dilakukan ketika lagi santai di atas kapal KM Putra Baru. Tersangka masih kami proses,” kata Kasat Reskrim Polres Kepulauan Seribu, AKP Armunanto kepada wartawan, Senin (27/10/2014).

Kelima tersangka yang ditangkap yakni Ilham, 29 tahun, Hasan, 28 tahun, Madcitah, Edi, 41 tahun, dan  Syamsudin, 34 tahun.

Menurut AKP Armunanto, penangkapan dilakukan setelah mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di kapal tersebut sering dijadikan tempat permainan judi. Anggota lalu melakukan penyelidikan ke TKP dan ternyata benar, para pelaku sedang asik bermain judi.

Ketika digerebek, kata AKP Armunanto, para penjudi sempat panik dan berusaha kabur. Namun area kapal sudah dikepung membuat para penjudi hanya bisa terdiam. Petugas menyita gaple, 3 dompet, 4 HP serta uang Rp 1.4 juta. Kelima tersangka yang berprofesi sebagai nelayan kemudian dibawa ke Mapolres Kepulauan Seribu untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Atas perbuatannya para tersangka dijerat pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman di atas 5 tahun penjara.
Sedang Belanja, Mobil Pengusaha Warteg Hilang Digondol Maling

Senin, 27 Oktober 2014 13:30 WIB
PUSKOMINFO - Pemilik sebuah Warteg di Jatimulya, Bekasi kehilangan mobil saat berbelanja di Pasar Baru yang berada di Jalan IR H Juanda, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/10/2014) pagi.

Mobil jenis Suzuki Carry Nopol B 1287 FMB milik seorang pengusaha warteg bernama Daliyu Siswo Miharjo, 64 tahun, hilang saat ditinggal berbelanja kebutuhan warteg dan diparkir di depan Gereja Pasundan, Bekasi.

"Kejadian sekira pukul 05:00 WIB. Korbannya sedang berbelanja saat itu," kata Kanit SPKT Polresta Bekasi Kota, Aiptu Komarudin, Senin (27/10/2014).

Aiptu Komarudin menceritakan, peristiwa itu bermula ketika korban datang ke pasar baru untuk berbelanja kebutuhan usaha wartegnya. Mobilnya lalu diparkir di depan Pasar Baru atau di depan Gereja Pasundan.

"Informasi dia sudah mengunci mobilnya," ungkap Aiptu Komarudin.

Menurut Aiptu Komarudin, pihaknya sudah melakukan olah TKP dan mencari keterangan sejumlah saksi untuk menyelidiki kasus tersebut.

"Kasusnya kini sudah ditangani Unit Ranmor Satuan Reskrim Polresta Bekasi Kota," jelasnya.
7 Rumah Kontrakan dan Gudang Alat-alat Panggung di Jakarta Selatan Terbakar

Senin, 27 Oktober 2014 12:54 WIB
PUSKOMINFO - Tujuh rumah kontrakan dan gudang penyimpanan alat-alat panggung di Jalan Perdagangan Dalam No 2, RT 02/03, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, ludes terbakar, Senin (27/10/2014) sekira pukul 10:30 WIB. Api juga merembet membakar satu rumah warga lainnya.

Informasi dari Perwira Pengawas SPK Polsek Metro Pesanggrahan, Ipda Bowo Sutrisno, mengatakan kebakaran menghanguskan 7 rumah kontrakan milik Jarkasih, 39 tahun. Api kemudian menyambar gudang penyimpanan alat-alat panggung (dekorasi) milik Dodot dan satu rumah permanen milik Jawandi.


Api berhasil dipadamkan sekira pukul 11:30 WIB dengan bantuan 23 unit mobil pemadam kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Menurut Ipda Bowo Sutrisno, berdasar keterangan saksi-saksi di lokasi penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik dari rumah Jarkasih. Saat ini masih dalam penyelidikan Polsek Metro Pesanggrahan.

Diduga Alami Kecelakaan, Pengendara Sepeda Motor Ditemukan Tewas di Jalan Ciledug Raya

Senin, 27 Oktober 2014 08:57 WIB
PUSKOMINFO - Diduga akibat kecelakaan, seorang pengendara sepeda motor ditemukan tewas di Jalan Ciledug Raya, Tangerang Selatan, Senin (27/10/2014) sekira pukul 02:59 WIB.

Berdasarkan informasi dari TMC Polda Metro, kecelakaan tersebut tepatnya terjadi di dekat SPBU tak jauh dari kompleks perumahan Puri Beta.

Diduga pengendara sepeda motor yang belum diketahui identitasnya itu kehilangan kendali saat melaju kencang. Kasus kecelakaan ini ditangani Polsek Metro Ciledug.

Sementara itu, Senin (27/10/2014) sekira pukul 03:10 WIB, sebuah truk Nopol B 9501 DC juga mengalami kecelakaan. Truk tersebut terguling di depan Gandari City, tepatnya arah ke Permata Hijau. Kecelakaan ini ditangani aparat Polsek Metro Kebayoran Lama.
Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 27 Oktober 2014

Senin, 27 Oktober 2014 08:51 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Jumat 24 Oktober 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Off, Alami gangguan
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : Mall Citraland Grogol
STNK : Mall Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Pos Pol Jembatan 3 Pluit

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id
Pria Ditemukan Tewas di Kapuk Muara, Diduga Korban Perampasan Sepeda Motor

Senin, 27 Oktober 2014 08:12 WIB
PUSKOMINFO -  Sosok mayat pria ditemukan warga di Jalan SMP 122 Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (27/10/2014) dinihari tadi sekira pukul 02:30 WIB. Korban yang diketahui bernama Ahmad Landung Apipudin, 26 tahun, warga Rusun Kapuk Muara, diduga sebagai korban perampasan sepeda motor.

Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, AKP Bungin Misalayuk, mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh warga setempat yang kemudian melaporkan kepada pihak kepolisian.

Menurut AKP Bungin Misalayuk, korban diduga sebagai korban perampasan sepeda motor sebab saat ditemukan korban masih mengenakan jaket, sarung tangan dan helm. Namun sepeda motor korban tidak ditemukan.

Ketika petugas melakukan identitifikasi, kata AKP Bungin Misalayuk, pada tubuh korban didapati luka tusuk di bagian rusuk kiri.

Dari dompet korban ditemukan kartu identitas atasnama Ahmad Landung Apipudin dan STNK Sepeda motor Honda Beat Nopol B-3024-UAU.

Setelah dilakukan olah TKP dan pengambilan sidik jari korban, kini mayat Ahmad Landung Apipudin dikirim petugas kepolisian ke RSCM untuk diotopsi, sementara kasus ini ditangani Polsek Metro Penjaringan.
Polsek Metro Tanah Abang Ciduk 5 Petugas GBK Sedang Main Judi Sambil Tenggak Miras

Senin, 27 Oktober 2014 07:54 WIB
PUSKOMINFO - Lima petugas Gelora Bung Karno (GBK), Senayan ditangkap Polsek Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (26/10/2014). Kelima tersangka itu ditangkap saat berjudi sambil minum minuman keras.

Kelima pelaku yang ditangkap yakni Usman, 36 tahun, Sabri, 29 tahun, Cahyo Darmo, 42 tahun, Agus Bilmas, 44 tahun, dan Hari Sujatmiko, 36 tahun. Dari kelimanya polisi menyita barang bukti uang taruhan sebesar Rp1,2 juta.

Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang, Kompol Ardiansyah mengatakan, penangkapan pelaku berdasarkan laporan dari masyarakat yang resah dengan aksi para pelaku.

"Kita tangkap mereka berkat laporan para warga yang sudah resah melihat para petugas kerap bermain judi. Kita tangkap mereka di pos jaga pintu lima Gelora Bung Karno," kata Kompol Ardiansyah.

Dari keterangan warga, saat itu sejumlah warga yang akan pulang dari berolahraga di GBK merasa janggal lantaran tak ada petugas jaga maupun penjaga parkir yang meminta tiket. Banyak kendaraan yang hilir mudik tanpa diperiksa.

"Ada warga yang penasaran, kemudian langsung mengecek di pos jaga pintu lima. Pas dilihat para petugas lagi asik main judi sambil minum-minuman keras," ujarnya.

Menurut Kompol Ardiansyah, ketika ada aksi perjudian, maka di sekitar kawasan tersebut akan berpotensi terjadi tindak kejahatan lainnya, bisa jadi saling tikam, atau pemerasan. Untuk itu pihaknya terus melakukan pemberantasan terhadap aksi perjudian. "Perjudian merupakan tindak kriminal yang berpotensi menimbulkan aksi kriminal lainnya," tuturnya.


Kelimanya akan dikenakan Pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.
Tukang Ojek Jadi Pengedar Togel Dibekuk Polsek Bojong Gede

Senin, 27 Oktober 2014 07:44 WIB
PUSKOMINFO - Seorang tukang ojek yang juga menjadi pengedar judi toto gelap (togel) berhasil dibekuk Unit Reskrim Polsek Bojong Gede, di Jalan RH Panji, Kp. Mesjid RT.01/04, Desa Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Minggu (26/10/2014).

Pelaku bernama Arifinsyah, 43 tahun, dibekuk berkat penyamaran anggota reskrim dipimpin Kanit Reskrim Polsek Bojong Gede Iptu Eko dengan melakukan transaksi pemasangan togel.

Kapolsek Bojong Gede, Kompol Ganet Sukoco mengatakan tersangka yang juga berprofesi sebagai tukang ojek sehari-harinya ini sudah tiga bulan menekuni sebagai pengedar judi togel.

“Pelaku sudah mencari target operasi reskrim. Pada saat ada informasi warga diketahui keberadaan saat sedang masang di rumahnya, petugas berpura-pura menyamar memasang nomor dan langsung ditangkap,”ujar Kapolsek.

Saat petugas menggeledah rumah pelaku, ditemukan satu unit HP, pensil, buku rekapan nomor togel, serta uang tunai Rp60 ribu hasil pasangan nomor.

“Modus pelaku melakukan pasang nomor dengan SMS. Lalu ditulis ke buku rekapan togel. Petugas kesulitan menangkap pelaku lantaran licinnya pelaku memasang togel melalui sms HP,”ungkapnya.

Pelaku mempunyai pelanggan mulai dari tukang ojek, sopir angkot, bahkan buruh sekitar rumahnya.

“Omset pelaku setiap kali pasang bisa mencapai ratusan ribu bahkan jutaan rupiah. Keuntungan yang diperoleh dari togel digunakan untuk menambah kebutuhan hidup sehari-hari.”

“Atas atensi pimpinan segala perjudian harus diberantas.Tersangka dikenakan Pasal 303 KUHP tentang perjudian togel dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.” kata Kapolsek.

24 Oktober 2014

Polda Metro Jaya Siapkan 800 Personel Jaga Keamanan "Mandiri Jakarta Marathon 2014"

Jumat, 24 Oktober 2014 15:09 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya menyiapkan sekira 800 personel untuk mengamankan Mandiri Jakarta Marathon 2014, pada Minggu (26/10/2014) mendatang. Nantinya 800 anggota Polisi ini akan disebar ke titik-titik rute Mandiri Jakarta Marathon 2014 yang memiliki titik start dan finish di Silang Monas Barat Daya, Jakarta.

"Kami siapkan untuk pengamanan ada 800 personel. Nanti apabila dibutuhkan bisa ditambah lagi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan, Jumat (24/10/2014).

Kabid Humas mengatakan, 800 personel tersebut, paling banyak dari satuan lalulintas yang nantinya akan mengatur arus lalulintas di titik tertentu. Karena akan adanya pengalihan arus di jalan-jalan yang menjadi rute Mandiri Jakarta Marathon 2014.

Untuk diketahui, sebanyak 14.120 pelari dari dalam maupun luar negeri, akan ikut serta dalam perlombaan Mandiri Jakarta Marathon. Mandiri Jakarta Marathon 2014 akan melombakan lima kategori, yakni Full Marathon 42,195 km, Half Marathon 21 km, 10 km, 5 km, dan Maratoonz yang ditujukan khusus anak-anak.

Seperti pada tahun sebelumnya, rute Mandiri Jakarta Marathon 2014 akan menggunakan jalur seperti di kawasan Kota Tua, Fatahilah Square, Gereja Katedral, Masjid Istiqlal, Monas, dan Bundaran HI.
Lima pelari elite nasional juga dijadwalkan akan ikut meramaikan perburuan menjadi yang tercepat dan bersama dengan lima belas pelari elite dunia. Adapun pelari internasional seperti, Ethiopia, Kenya, Thailand, Malaysia, Australia, dan Jepang juga akan ikut berlari.
Pabrik Minyak Goreng di Bekasi Terbakar
Jumat, 24 Oktober 2014 14:24 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran hebat melanda pabrik minyak goreng PT Bina Karya Prima, Bekasi. Hingga kini petugas pemadam masih melakukan upaya pemadaman.

Saat ini sebanyak 34 unit mobil pemadam kebakran sedang berjibaku memadamkan api di pabrik yang berada di Jalan Raya Bekasi, KM. 27, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.

Sementara, dari Bekasi sendiri sudah mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi, kebakaran mulai terjadi sekira pukul 10:00 WIB. Namun hingga kini api belum berhasil dipadamkan. Laporan adanya korban jiwa, kerugian materi maupun penyebab kebakaran belum diketahui.
Nurhayati Ditemukan Sekarat di Jalan Tol Jakarta - Cikampek 

Jumat, 24 Oktober 2014 09:06 WIB
PUSKOMINFO - Seorang perempuan ditemukan tergeletak dalam kondisi sekarat di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek pada Kamis (24/10/2014) malam. Polisi yang menemukannya mengetahui nama wanita itu Nurhayati.

"Nurhayati ditemukan sudah tergeletak di lajur 3 arah Jakarta menuju Cikampek," ujar Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polresta Bekasi Kota, Ajun Komisaris Siswo, kepada wartawan, Jumat (24/10/2014).

AKP Siswo mengatakan, ketika ditemukan, Nurhayati sudah dalam kondisi luka-luka pada bagian bibir. Selain itu, tangan kiri Nurhayati juga patah dan sudah bersimbah darah. Polisi belum melihat ada indikasi Nurhayati dibuang di tengah jalan tol tersebut.

Dugaan sementara, Nurhayati pada malam itu hendak menyeberang, kemudian dia tertabrak oleh mobil yang tidak dikenal. Tidak diketahui alasan Nurhayati sehingga dia menyeberang di ruas jalan tol tersebut.

Setelah ditemukan, Nurhayati langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Bekasi untuk mendapat pertolongan lebih lanjut. Namun setiba di rumah sakit, Nurhayati dinyatakan telah meninggal dunia.
Polsek Mauk Tangkap Pengedar Togel
Barang bukti yang disita dari pengedar togel di Mauk Tangerang

Jumat, 24 Oktober 2014 08:45 WIB
PUSKOMINFO -  Petugas Buser Polsek Mauk menangkap seorang pengedar kupon judi togel di Desa Tegal Kunir, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Kamis (23/10/2014) malam. Tersangka bernama Saidi, 45 tahun, ditangkap polisi saat menunggu pemasang judi togel di rumahnya. Di lokasi petugas menyita barang bukti berupa uang sebesar Rp 133 ribu dan buku kupon togel.

Kanit Reskrim Polsek Mauk, Aiptu Sutiyo mengatakan penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat tentang adanya kegiatan perjudian yang dilakukan buruh harian tersebut di rumahnya di Kampung Masjid RT 06/12. Informasi itu kemudian ditindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan.

“Pelaku kami tangkap saat menunggu pemasang togel,” kata Aiptu Sutiyo.

Kepada penyidik, tersangka mengaku baru 3 bulan menjadi pengecer kupon togel. Dia mendapat keuntungan 15 persen dari omset berjualan kupon togel. ”Keuntungan yang didapat tidak menentu, tergantung dari omset penjualan kupon togel,”ujar Kanit Reskrim.

Kini Buruh harian yang memiliki 3 orang anak itu masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik, tersangka akan dijerat Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.
Honda Jazz Tabrak Pohon di Jalan Juanda Depok, Dua Tewas dan Empat Luka

Honda Jazz ringsek setelah tabrak pohon di Depok

Jumat, 24 Oktober 2014 08:28 WIB
PUSKOMINFO - Mobil Honda Jazz menabrak pohon di Jalan Juanda, Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jumat (24/10/2014) dinihari sekira pukul 01:30 WIB. Empat orang mengalami luka dan dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kepala SPKT Polresta Depok, Ipda Harianto,SH mengatakan pada saat tugas piket datang seorang warga melaporkan ada kecelakaan. Menanggapi laporan tersebut petugas piket meluncur ke TKP.

“Pada saat anggota ke lokasi, mobil Honda Jazz warna silver sudah posisi terbalik menabrak pohon di kiri jalan. Didapati dua orang tewas di tempat yaitu penumpang dan sopir dan empat orang lainnya mengalami luka-luka dilarikan ke rumah sakit terdekat” ujarnya kepada wartawan, Jumat (24/10/2014).

“Yang meninggal sopir karena tergencet keadaan mobil ringsek, seorang penumpang lainnya terpental ke jalan meninggal dunia, tiga orang lagi dilarikan ke RS. Sentra Medika, Depok. Sedangkan seorang lagi sudah pulang karena mengalami luka ringan,” jelas Ipda Harianto.

Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, mobil Jazz berpenumpang enam orang remaja melaju dari arah Margonda menuju Tol Cijago. Namun seketika menuju jembatan kali pertama Tugu Belimbing, tiba-tiba mobil oleng langsung menabrak pohon sisi kiri jalan hingga terbalik. Keadaan mobil ringsek berat.

Saat ini kasus kecelakaan tunggal tersebut ditangani oleh unit Laka Lantas Polresta Depok. Sedangkan barang bukti berupa mobil sudah disita petugas.
Sipir LP Cipinang Terlibat Narkoba Dicokok Polres Metro Jakarta Timur

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Afrisal bersama sipir kurir narkoba

Jumat, 24 Oktober 2014 07:33 WIB
PUSKOMINFO - Setelah sebelumnya warga berhasil meringkus kurir pengedar sabu yang akan disuplai ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Cipinang. Kali ini, unit narkoba Polres Metro Jakarta Timur akhirnya meringkus sipir yang diduga terlibat sebagai kurir sabu terhadap seorang napi penghuni Lapas Cipinang.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Afrisal menyebutkan, pihaknya dapat meringkus Ir, setelah berkoordinasi dengan pihak lapas. “Sipir berinisial Ir ini akhirnya kami amankan, Rabu (22/10/2014) kemarin,” kata AKBP Afrisal, Kamis (23/10/2014).

Menurut AKBP Afrisal, tersangka Ir sendiri bertugas  membawa masuk kantong plastik berisi 1 kilogram shabu yang ditaruh Gilang, 24 tahun, (pelaku yang ditangkap warga). Pengambilan barang haram itu merupakan perintah dari seorang napi di LP tersebut berinisial YF dan merupakan WN malaysia.

“Ir sendiri mendapatkan imbalan Rp2 juta untuk membawa masuk barang haram tersebut,” tambahnya.

Dari pengakuannya, sipir tersebut sudah dua kali menyelundupkan sabu ke lapas. Hal tersebut dilakukan Ir lantaran ia tergiur dengan upah cukup besar dari pekerjaan yang sangat simpel itu. “Sebelumnya Ir mengambil 200 gram shabu yang diselipkan pelaku yang sama dari atas jembatan penyebrangan,” tuturnya.

Saat ini, kata AKBP Afrisal, pihaknya masih mengembangkan kasus ini. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Dirjen Pemasyarakatan Kemkumham dan pihak Lapas untuk meminta keterangan YF.

”Kami masih terus memburu pelaku lain dengan terus memeriksa YF yang saat ini mendekam di LP Narkotika Cipinang,” katanya.
Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 24 Oktober 2014

Jumat, 24 Oktober 2014 07:30 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Jumat 24 Oktober 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

23 Oktober 2014

Sembilan Komplotan Curanmor Dibekuk Polsek Metro Kelapa Gading, Satu Diantaranya Ditembak
Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Sutriyono, didampingi Kanit Reskrim AKP Remondias memeriksa tersangka dan senpi rakitan.

Kamis, 23 Oktober 2014 15:26 WIB
PUSKOMINFO - Komplotan pencuri kendaraan bermotor (curanmor) diringkus Tim Resmob Polsek Metro Kelapa Gading, Kamis (23/10/2014). Sembilan pelaku diamankan salah satunya terpaksa ditembak lantaran kabur saat ditangkap di Jalan Pelepah Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dari para pelaku, petugas menyita senjata api rakitan berikut peluru, mobil, dua sepeda motor, 9 handphone, satu set kunci leter T dan uang Rp 5 juta.

Kesembilan pelaku adalah Tamrin, 20 tahun, (ditembak), Samat Efen, 22 tahun, Rosidi, 35 tahun (otak pelaku), Safri, 29 tahun, Nanan, 25 tahun, Suhadi, 32 tahun, Nurdin, 22 tahun, Sudir, 34 tahun, dan Rizki, 22 tahun.

Aksi kawanan curanmor ini sudah berlangsung 3 tahun beraksi di kawasan Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Jakarta Utara. Sepeda motor hasil curian kemudian di pasok ke daerah Karawang, Jawa Barat.

Kapolsek Metro Kelapa Gading,  Kompol Sutriyono, mengatakan terungkapnya sindikat curanmor ini ketika tersangka Tamrin beraksi bersama rekannya D, yang berhasil buron, menggunakan sepeda motor Yamaha Mio.

Thamrin yang duduk di boncengan kemudian turun melihat motor Vixon hitam B 4538 TAH terparkir di depan warung jamu Jalan Pelapah Raya.

Saat itu juga, Thamrin langsung menggasak motor vixon menggunakan kunci leter T lalu membawa kabur. Namun aksinya tersebut diketahui pemiliknya, Nata, 52 tahun, yang sedang minum jamu. Spontan Nata berteriak minta tolong sambil berlari mengejar pelaku.

Secara bersamaan melintas anggota Patroli Polsek Metro Kelapa Gading membuat tersangka Thamrin panik hingga terpeleset dan jatuh.

Saat itu juga pelaku langsung mengumbar tembakan ke udara menggunakan pistol rakitan. Petugas yang tak ingin buruannya kabur langsung melumpuhkannya dengan tembakan mengenai betis kiri hingga tersungkur. Sementara rekan tersangka kabur dan kini dalam pengejaran.

“Dari penangkapan ini kita kembangkan dan menangkap 8 rekannya terpisah di kawasan karawang. Sepeda hasil curian di jual Rp 2 hingga 5 juta tergantung sepeda motornya. Dari pengakuan para tersangka sudah 44 kali beraksi,” jelas Kapolsek.
Gugur Dalam Tugas, Dua Anggota Polres Pelabuhan Tanjung Priok Korban Tertabrak KA Naik Pangkat

Kamis, 23 Oktober 2014 15:18 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya memberikan penghargaan kenaikan satu pangkat kepada dua anggota Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Brigadir Polisi Kepala (Bripka) Irwandi Malik dan Brigadir Polisi Triono yang meninggal dunia usai bertabrakan dengan Kereta Api Bahari di perlintasan kereta api, Desa Suci, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

"Kami berikan penghargaan karena korban gugur saat menjalankan tugas," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Kamis (23/10/2014).

Kabid Humas mengatakan bahwa Irwandi mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Aipda dan Triono menjadi Brigadir Polisi Kepala.

Kabid Humas menjelaskan Kedua korban bersama dua anggota lainnya, yakni Iptu Martua Malau dan Briptu Hadi Santoso bertugas mengembangkan kasus penggelapan kontainer berisi 20 ton kacang tanah.

Keempat polisi itu membawa tersangka Nana Mulyana, Wartono, H Ridad, Momon Rukmana dan Rosi guna mengembangkan kasus itu ke Cirebon, Jawa Barat, dan Tegal, Jawa Tengah.

Namun saat menuju Cirebon, kendaraan mobil APV yang ditumpangi anggota dan tersangka itu ditabrak kereta api di Desa Suci Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Rabu (22/10/2014) sekira pukul 14.30 WIB.

Selain menghilangkan nyawa dua anggota kepolisian, kejadian naas itu juga menewaskan Nana dan Wartono.
Polsek Metro Kebon Jeruk Bekuk Empat Kuli Bangunan Pencuri Brankas

Kamis, 23 Oktober 2014 12:18 WIB
PUSKOMINFO - Empat orang kuli bangunan ditangkap tim buser Polsek Metro Kebon Jeruk, setelah kepergok hendak masuk mencuri di ruko kawasan Green Garden, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (22/10/2014) siang.

Kapolsek Metro Kebon Jeruk, Kompol Slamet mengatakan empat orang kuli bangunan yang ditangkap adalah Woro alias Toro, Aji Tarmuji alias Genjit, Makmur, dan Sadam. Mereka sehari-hari bekerja kuli bangunan, namun di saat sepi proyek keempatnya berubah menjadi maling spesialis brankas.

Kapolsek mejelasakan, modus yang digunakan keempat kuli bangunan tersebut, yakni mereka berputar-putar wilayah melakukan pemantuan. "Jika saat mengetuk pintu dan apabila kosong, pelaku masuk melalui atap dan menggasak seluruh barang terutama brankas," jelas Kapolsek kepada wartawan, Kamis (23/10/2014).

Kata Kapolsek, para pelaku kerap melakukan aksi tersebut di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. "Pelaku selalu menggasak brankas yang ada di dalam rumah maupun perkantoran," lanjutnya.

Dalam aksinya, para pelaku menggunakan obeng, tang pemotong besar dan kecil, gergaji, linggis, dongkrak, dan kunci letter T. Kini keempat kuli bangunan tersebut mendekam di balik jeruji besi Mapolsek Kebon Jeruk dan dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman lima tahun penjara.
Saat Pengembangan Kasus di Cirebon, Mobil Buser Polres Pelabuhan Tanjung Priok Tertabrak Kereta

Mobil APV yang ditumpangi polisi dan tersangka ditabrak KA di Cirebon, Jawa Barat

Kamis, 23 Oktober 2014 08:56 WIB
PUSKOMINFO - Jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok berduka. Dua anggota Tim Buser terbaiknya tewas dan dua rekannya kritis setelah mobil yang mereka gunakan kecelakaan di perlintasan kereta api, Desa Suci, Mundu, Cirebon, Rabu (22/10/2014). Dua dari lima tersangka yang ikut dalam mobil APV hitam juga ikut tewas.

Dua anggota Polri yang tewas yakni Bripka M. Irwandi Malik dan Brigadir Sutriono, dan dua tersangka yang juga tewas bernama Wartono, 34 tahun, warga Desa Talun kecomberan, Cirebon dan Nana Kusmana, 40 tahun, warga Desa Ciputat, Kuningan.

Sedangkan, Iptu Martua Malau, 38 tahun, dan Briptu Mahmud Hadi Santoso, 24 tahun, kondisinya kritis dan masih dirawat RS Ciremai. Sedangkan mobil APV hitam B 1818 TR yang mereka kendarai diamankan di Polres Cirebon.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan itu terjadi sekira pukul:15:00 WIB. Menurut saksi mata, Bachtiar Edi Wibowo, 52, pekerja double track tak jauh dari lokasi perlintasan kereta api Desa Suci, Mundu, Cirebon saat melintasi rel diduga sang sopir tidak melihat kereta Tegal Bahari tujuan Jakarta-Tegal melaju hingga tersampar dan terseret sejauh 30 meter.

Anggota Polres Cirebon yang mendapat informasi kemudian memeriksa dan menemukan sembilan penumpang yang empat diantaranya meninggal. Dua diantara penumpang yang masih hidup langsung dievakuasi. Selain itu didalam mobil petugas mengamankan 2 pucuk senjata jenis revolver no. 679678 dan FN Soft gun.

Ketiga orang yang selamat didalam mobil adalah Momom Rukmana, H. Ridad,  dan Rosi merupakan tersangka dan kini masih menjelani pemeriksaan di Mapolres Cirebon.

Menurut keterangan, empat anggota Polres Pelabuhan Tanjung Priok melakukan pengembangan kasus tindak pidana penipuan dengan  tersangka, Nana Kusmana, Mereka berangkat dari Jakarta , pada Rabu (22/10/2014) sekira pukul 08:00 WIB. Kemudian menangkap Momom Rukmana, 50 tahun, perantara penjualan kacang tanah,  di rumahnya Desa Gresik, Ciawi Gebang, Kuningan.

Dari keterangannya petugas kembali menciduk H. Ridad, 53 tahun, perantara, ditangkap di Desa Sampiran Blok Kaligandu, RT02/04, Talun, Cirebon.

Kemudian berkembang lagi menangkap Wartono, 32 tahun, di Desa Kecomberan Blok Tegal Pondo, Talun, Cirebon. Selanjutnya, Rosi, 30 tahun, di Desa Sampiran Blok Kaligandu, Talun, Cirebon dan terakhir Amir, 40 tahun, dagang kacang di Banjar Desa Setu, Cirebon.

Saat kejadian, petugas sedang mengembangkan kasus tersebut untuk menagkap tersangka lainnya.  
PRT Gasak Rp1 Miliar Harta Majikan di Menteng

Kamis, 23 Oktober 2014 08:35 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pembantu rumah tangga (PRT) menggasak harta majikannya senilai Rp1 miliar di rumah milik Listiawan Widiatmiko, 51 tahun, di Jl. Surabaya No.39 RT 15/RW 05 Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (22/10/2014) siang. 

Kapolsek Metro Menteng AKBP Gunawan menerangkan, pencurian ini baru diketahui oleh korban setelah pulang ke rumah bersama sopir pribadinya Mardani sekitar pukul 13:30 WIB.

Saat itu Mardani yang diminta korban untuk memanggil PRT bernama Siti, begitu terkejut melihat kamar utama milik majikannya itu dalam keadaan berantakan.

Mardani pun bergegas memberitahu sang majikan. Benar saja, ketika dilakukan pengecekan sejumlah harta berharga seperti perhiasan berupa berlian, giwang, gelang dan liontin telah raib.

Tidak itu saja, sebanyak tujuh BPKB mobil milik korban pun dibawa kabur Siti. "Kerugiannya bila ditotal mencapai Rp1 miliar. Pelaku diduga kuat Siti, PRT yang baru sehari bekerja di rumah tersebut," ungkap Kapolsek kepada wartawan di kantornya Rabu (22/10/2014) siang.

Menurut Kapolsek, saat itu di rumah memang hanya ada Siti. Adapun Listiawan bersama Mardani sedang keluar. Sementara anak-anak korban sekolah. Sedangkan istri korban tugas ke luar kota.

"Siti bisa bekerja di rumah tersebut atas rekomendasi Mardani, sehingga pemilik rumah setuju. Kita telah membentuk empat tim guna memburu pelaku," ujarnya.
Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 23 Oktober 2014

Kamis, 23 Oktober 2014 08:30 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Kamis 23 Oktober 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

22 Oktober 2014

Polsek Metro Taman Sari Bekuk Spesialis Pencuri Spion Mobil Mewah

Polisi Tamansari Bekuk Spesialis Pencuri Spion Mobil Mewah
Rabu, 22 Oktober 2014 10:38 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Reserse Kriminal Polsek Metro Taman Sari berhasil membekuk dua pelaku pencurian spion mobil mewah. Dua pelaku yakni Arvisco, 22 tahun dan Prastyo, 18 tahun, dibekuk saat beraksi mengambil spion mobil Toyota Harier hitam metalik milik Juliana di Jalan Gajah Mada sebrang LTC Glodok, Rabu (22/10/2014) pagi tadi.

Kanit Reskrim Polsek Metro Taman Sari, Kompol Ferio Ginting mengatakan, kejadian itu bermula saat korban yang warga Cengkareng melintas dari Jalan Jenderal Sudirman melaju ke arah LTC Glodok. Namun sesampainya di Jalan Gajah Mada, mobilnya dipepet 4 orang yang mengendarai 2 sepeda motor.

"Dua sepeda motor itu memepet di kanan serta kiri mobil korban sebelum belokan di depan LTC Glodok. Otomatis mobil korban berhenti karena dipepet. Dua pelaku yang dibonceng langsung turun dan mengambil kaca spion mobil korban," kata Kompol Ferio Ginting kepada wartawan, Rabu (23/10/2014).

Menurut Kompol Ferio Ginting, aksi kedua tersangka tersebut terbilang cepat, untuk mencopot dua kaca spion masing-masing pelaku hanya butuh waktu 20 detik. "Sudah profesional sekali, satu spion 20 detik. Tetapi meskipun demikian korbannya juga sigap, langsung ke luar dari mobilnya dan berteriak minta tolong," tutur  Kompol Ginting.

Saat mendengar korban teriak minta tolong, lanjut Kompol Ginting, dua joki pelaku langsung tancap gas dan meninggalkan kawannya yang sudah berhasil mencopot spion mobil korban.

"Keempat pelaku panik dan coba kabur, hanya saja dua pelaku selaku joki kabur meninggalkan dua temannya. Dua pelaku yang ditinggal temannya juga berusaha kabur dengan berlari dan membuang barang curiannya tak jauh dari TKP," ujarnya.

Kedua pelaku yang lari terus dikejar oleh warga dan anggota Polsek Metro Taman Sari yang sedang patroli.

Menurut Kompol Ginting, karena pelaku terus berlari, akhirnya diberhentikan oleh anggotanya dengan memberikan tembakan peringatan.

"Mendengar suara tembakan, kedua pelaku yang sedang berlari kemudian berhenti dan segera dibawa ke Mapolsek Metro Taman Sari," ucap Kompol Ginting.

Dari pengakuan tersangka kepada penyidik, mereka sudah melakukan aksinya selama setahun lebih.

"Mereka komplotan yang sudah setahun lebih. Waktu beraksinya seminggu 3 kali mengambil spion di Jalan Protokol. Para pelaku ini merupakan spesialis pemetik spion untuk mobil mewah jenis Alphard dan Harier," pungkasnya.
Apel Konsolidasi Pengamanan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

Kapolri Nyatakan Polri dan TNI Sukses Mengawal Pesta Demokrasi dengan Aman 

 
Rabu, 22 Oktober 2014 10:18 WIB
PUSKOMINFO - Kapolri, Jenderal Polisi Sutarman menyampaikan, Polri dan TNI telah sukses mengawal pesta demokrasi dari mulai tahapan kampanye hingga pelantikan presiden dan wakil presiden dengan aman. Tidak ada gangguan yang cukup signifikan selama pesta demokrasi itu berlangsung.

Hal itu diungkapkan Kapolri saat memimpin Apel Konsolidasi Pengamanan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden dalam Operasi Mantap Brata 2014 di lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, Rabu (22/10/2014). Dengan dilakukannya apel konsolidasi ini maka status Siaga 1 dicabut dan Operasi Mantap Brata dinyatakan selesai.

"Pesta demokrasi baru saja selesai, Polri dan TNI sebagai aparat keamanan negara telah mengawal mulai dari tahap perencanaan sampai tahap pelantikan presiden dan wakil presiden. Kita mampu mengamankan seluruh tahapan ini dengan baik, aman, tertib dan lancar," jelas Kapolri.

Kapolri mengatakan, proses demokrasi merupakan awal suatu pemerintahan untuk menuju cita-cita bangsa Indonesia yang adil, tertib, aman dan sejahtera. Untuk itu, ia meminta agar seluruh lapisan masyarakat mendukung pemerintahan baru ini.

"Kita dukung bersama pemerintahan ini. Tanpa dukungan dari lapisan masyarakat kita tidak akan mampu membangun bangsa yang besar ini," katanya.

Ia mengatakan, dengan terciptanya keamanan yang kondusif selama rangkaian tahapan pesta demokrasi tersebut, kini saatnya dunia belajar bagaimana berdemokrasi yang baik.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga mengapresiasi seluruh anggota yang ikut terlibat dalam pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden tersebut.

"Saya ucapkan terima kasih kepada saudara-saudara dari daerah yang akan pulang ke daerah masing-masing. Selamat, semoga selamat sampai di rumah bertemu dengan keluarga dan sampaikan salam saya kepada seluruh anggota di daerah," paparnya.

Kendati tugas pengamanan pelaksanaan Pemilu 2014 ini telah usai, namun masih ada tugas-tugas berat yang menanti.

"Terima kasih atas dedikasi dan kinerja yang diberikan sehingga mampu mengawal pesta demokrasi. Sehingga Polri mampu mengawal proses pemilu dengan baik," pungkasnya.
Tangani Kecelakaan Lalulintas, Satwil Lantas Polres Metro Jakarta Timur Bangun Pos TAC



Pos Traffic Accident Centre (TAC) yang dibangun Satwilantas Polres Metro Jakarta Timur

Rabu, 22 Oktober 2014 08:00 WIB
PUSKOMINFO - Supaya cepat tanggap menangani kecelakaan lalulintas, Satuan Wilayah Lantas Polres Metro Jakarta Timur, membentuk Pos TAC (Traffic Accident Centre). Dengan melibatkan lima instansi terkait, pos tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam  penanganan awal dan penyelidikan kasus kecekalaan.

Kelima instansi yang terlibat seperti Satwil Lantas Jakarta Timur, Sudin Perhubungan Jakarta Timur, Sudin PU Jalan Jakarta Timur, RS UKI dan PT Jasaraharja, dinilai dapat dengan mudah menangani setiap kejadian kecelakaan yang ada.

Kanit Lakalantas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Robiin mengatakan, pembuatan Pos TAC  disiapkan dalam menyamakan masalah titik yang menjadi tempat kecelakaan. Pasalnya, kelima instansi ini saling terlibat antara satu sama lain.

“Angka kecelakaan saat ini terus meningkat, namun dari setiap kejadian ada saja permasalahan yang muncul,” katanya.

Menurutnya, dengan adanya Pos Traffic Accident Centre, jika penyebabnya jalan rusak maka Sudin atau Dinas PU harus bertindak mengatasinya. Kemudian rumah sakit segera menangani korban kecelakaan lalulintas. Begitu juga dengan pihak jasa raharja yang bertugas klaim asuransi. “Kalau dinas perhubungan yang memiliki CCTV, yang berguna untuk proses penyelidikan,” ungkapnya.

Dikatakan AKP Robiin, pihaknya sangat berharap keterlibatan rumah sakit lain untuk penanganan korban kecelakaan yang terjadi selama ini. Pasalnya, setiap terjadinya kecelakaan baru RS UKI saja yang mau bekerja sama.

“Padahal di Jakarta Timur terdapat lebih dari 10 rumah sakit pemerintah maupun swasta. Seharusnya rumah sakit lain turut peduli ketika ada kecelakaan,” ujarnya.

Dipaparkan AKP Robiin, dibuatkannya pos tersebut juga untuk mengurangi angka kecelakaan selama ini. Pasalnya, berdasarkan data Satwil LantasPolres Metro  Jakarta Timur, sejak Januari hingga September 2014, angka kecelakaan di Jakarta Timur sebanyak 531 kasus dengan korban sebanyak 604.

“Akibat dari kejadian ini, 74 korban tewas, 161 luka berat dan 369 luka ringan. Kecelakaan ini juga menimbulkan kerugian materi sebesar Rp2,317 miliar,” paparnya.

Kecelakaan Lalu Lintas di Jabodetabek Rabu Pagi Ini

Headline
Rabu, 22 Oktober 2014 07:31 WIB
PUSKOMINFO -   Berdasar informasi dari Twitter TMC Polda Metro Jaya terjadi beberapa kecelakaan lalu lintas di wilayah Jabodetabek pada Rabu (22/10/2014) pagi ini.

Pukul 05:38 WIB terjadi kecelakaan pemotor di Jalan Otista Raya tepatnya di gang Mandor, Pamulang arah ke RS Sariasih Ciputat dan masih  dalam penanganan petugas;

Pukul 05:21 WIB, Kecelakaan truk terguling di Km 12.200 tol Jagorawi arah Bogor dan masih penanganan petugas;

Serta pada dini hari sekira pukul 01:42 WIB, terjadi kecelakaan mobil Ford Fiesta dekat Margonda Residence Depok. Ford Fiesta Nopol B 81 GEO menabrak separator di Jalan Margonda Raya tepatnya di depan Apartemen Margonda, Depok.
Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 22 Oktober 2014

Rabu, 22 Oktober 2014 07:08 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Rabu 22 Oktober 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id