28 November 2014

Curanmor

Polsek Metro Kramat Jati Ringkus Komplotan Curanmor Bersenpi

Foto-Kapolsek Kramatjati, Kompol Handini memintai keterangan kepada para tersangka.(ifand)
Kapolsek Metro Kramat Jati, Kompol Handini memintai keterangan kepada para tersangka.

Jumat, 28 November 2014 14:45 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Unit Reskrim Polsek Metro Kramat Jati meringkus sembilan anggota komplotan pencuri kendaraan bermotor (curanmor) bersenjata api. Komplotan ini dalam enam bulan beraksi berhasil membawa kabur 200 sepeda motor berbagai jenis dari wilayah Kramat Jati, Jakarta Timur.

Sembilan pelaku yang dibekuk yakni Eko Susanto, Agus Kausar, Aris Pujianto, Nur Hidayat, Abdul Gofur, Aris Risandi, Supriyatna, Rahmat Hidayat dan Rudiansyah, saat ini mendekam di ruang tahanan Polsek Metro Kramat Jati.

Kapolsek Metro Kramat Jati, Kompol Handini, mengatakan kesembilan tersangka itu memiliki tugas masing-masing dalam setiap aksi pencurian yang dilakukannya. Mereka juga melengkapi aksinya dengan membawa senjata api serta tidak segan-segan melukai korbannya yang melawan.

Menurut Kapolsek, terungkapnya kasus ini merupakan hasil pengembangan yang dilakukan anggotanya, dimana berawal dari maraknya pencurian sepeda motor, kemudian dibentuk tim Khusus Ranmor.

“Pembentukan tim yang terdiri dari anggota Intel, serse, provos dan petugas patroli, membuahkan hasil. Sembilan orang komplotan curanmor kami amankan,” kata Kapolsek, Jumat (28/11/2014).

Menurutnya, tim yang kala itu tengah melakukan patroli pada Jumat (21/11/2014) memergoki aksi pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di satu minimarket. Kejar-kejaran dengan pelaku Eko dan Agus dilakukan petugas. “Saat itu, petugas hanya bisa menangkap Eko. Sementara rekannya Agus kabur dengan sepeda motor Yamaha Vixion hasil curian,” ujar Kapolsek.

Dari hasil penangkapan itu, petugas pun melakukan pengembangan. Dimana selanjutnya petugas mengamankan Agus (yang sebelumnya kabur), Aris dan Nur Hidayat yang saat itu akan beraksi dengan menggunakan sebuah mobil Toyota Avanza B 1954 NVB ketiganya ditangkap.

“Penangkapan selanjutnya dilakukan Sabtu (22/11/2014) sekira pukul 03:00 WIB, saat mereka akan kembali mencuri sepeda motor di kawasan Condet,” tambah Kapolsek.

Tak sampai di situ, lima orang joki Abdul Gofur, Aris Risandi, Supriyatna, Rahmat Hidayat dan Rudiansyah, yang bertugas untuk mengatarkan motor hasil curian ke kawasan Sukabumi juga ikut digulung. “Kami masih mengejar para penadah yang identitasnya sudah kami kantongi,” ujar Kapolsek.

Judi

Pengecer dan Pemasang Judi Togel Dibekuk Polsek Metro Penjaringan

Jumat, 28 November 2014 14:28 WIB 
PUSKOMINFO - Sakun, 48 tahun dan Candi, 50 tahun, masing-masing sebagai pengecer dan pemasang judi togel, ditangkap petugas Polsek Metro Penjaringan pada Jumat (28/11/2014) dini hari, di sebuah Empang Damai di perumahan Rawa Indah RW 04, Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Kus Subiantoro mengatakan, anggota kepolisiannya mendapatkan laporan dari masyarakat yang merasa resah dengan aktivitas perjudian di lingkungannya.

"Atas dasar laporan masyarakat tersebut, anggota kami melakukan pengecekan ke lokasi dan mengamankan keduanya yang kedapatan sedang melakukan judi togel," ujar Kapolsek kepada wartawan, Jumat (28/11/2014) pagi, saat peluncuran mobil identifikasi di lobby Polres Metro Jakarta Utara.

Menurut Kapolsek, pelaku dalam perjudian togel tersebut yakni, Sakun bin Sirun warga Tangerang yang menjadi bandar eceran dan Candi yang berprofesi sebagai pemulung salah satu pemainnya.

"Dari penangkapan tersebut anggota kepolisian mengamankan barang bukti berupa Uang Rp 57.000, lima buku bon kosong, enam lembar rekapan pasangan angka-angka, dua kertas gambar tafsir mimpi, tiga pulpen, satu buah staples, satu buah papan tatakan," tambah Kapolsek.

Atas dasar perbuatannya tersebut, Kapolsek mengungkapkan keduanya dikenakan pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara.

"Kamimengimbau masyarakat untuk berperan aktif melaporkan kegiatan-kegiatan yang mencurigakan, meresahkan, dan melanggar hukum kepada anggota Kepolisian sehingga tercipta keamanan lingkungan yang baik," tutup Kapolsek.

Narkoba

Terjaring Operasi, Kuli Bangunan Bawa Ganja Ditangkap Polsek Metro Johar Baru

Jumat, 28 November 2014 14:09 WIB
PUSKOMINFO - Pria kuli bangunan asal Cirebon, Jawa Barat, bawa ganja dibekuk polisi yang sedang razia di Jalan Letjen Suprapto, Galur, Johar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (28/11/2014) dinihari.

Kini tersangka bernama Azhar,24 tahun, pekerja bangunan proyek di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, diamankan bersama barang bukti ganja sudah bercampur rokok.

Panit Narkoba Polsek Metro Johar Baru, Aiptu Hadi Prasetyo, menuturkan tertangkapnya pria kuli bangunan berawal adanya operasi cipta kondisi sekira pukul 00:30 WIB, petugas yang melakukan razia memeriksa setiap kendaraan roda dua maupun roda empat yang dicurigai.

Ketika petugas tengah memeriksa kendaraan mobil, tiba-tiba melintas pelaku dengan mengendarai sepeda motor lewat jalur bus way. Karena ada petugas kepolisian sedang operasi, pria pekerja bangunan itu sempat menghindar dengan cara melewati jalur busway.

Melihat pria itu kabur di jalur khusus, petugas semakin curiga dan segera menguber pria tersebut, karena petugas ramai pria itu kemudian berhasil dibekuk di depan pom bensin.

Ketika petugas menggeledah saku celana, ternyata ditemukan ganja yang sudah bercampur rokok.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pria itu bersama barang bukti ganja bercampur rokok dengan sepeda motor yang mereka pakai kemudian dibawa ke Mapolsek Metro Johar Baru untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Narkoba

Penyelundupan Paket Sabu asal Afrika Digagalkan Bea Cukai dan Polresta Bandara Soekarno-Hatta

Penjaga Warung Nasi Dikirimi Paket Sabu-sabu 
Penyelundupan narkoba modus buku Nelson Mandella digagalkan petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta dan Polresta Bandara Soetta, Jumat (28/11/2014).
Jumat, 28 November 2014 13:22 WIB
PUSKOMINFO - Polresta Bandara Soekarno-Hatta meringkus seorang wanita berinisial H, 37 tahun, akibat menerima paket narkotika jenis sabu yang dikirim dari Afrika Selatan. Sabu tersebut masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.

H ditangkap di rumahnya di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat setelah kedapatan menerima narkotika jenis sabu seberat 388 gram yang dikirim dari kota Bedfordview, Afrika Selatan pada 7 November silam.

Wakasat Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Ajun Komisaris Subekti pada Jumat (28/11/2014) menjelaskan, H diminta menerima sabu yang disembunyikan dalam majalah dengan judul cover The World That Made Mandela, oleh warga negara Afrika Selatan berinisial M.

"H dan M ini saling mengenal di situs jejaring sosial Facebook sejak dua bulan lalu. Mereka belum pernah ketemu langsung, hanya lewat Facebook. M pun akhirnya memacari H," kata AKP Subekti.

Setelah berpacaran, kata AKP Subekti, M pun lalu meminta H untuk menerima kiriman barang berupa buku Nelson Mandela. "Dia juga diiming-iming uang oleh M," kata AKP Subekti.

AKP Subekti menambahkan, barang bukti berupa sabu seberat 388 gram itu bernilai sekitar Rp 523 juta. "Kami masih selidiki lebih lanjut kasus ini," kata Subekti.

Narkoba

Kampus UKI Digerebek, 4 Orang Diamankan

Jumat, 28 November 2014 08:00 WIB
PUSKOMINFO - Petugas gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat menggerebek Kampus Universitas Kristen Indonesia (UKI) di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Empat orang ditangkap karena ditengarai menjadi pemakai dan pengedar narkoba.

"Penggerebekan kami lakukan karena diduga mahasiswa memakai narkoba dan razia ini berdasarkan permintaan dari pihak kampus pascasarjana. Karena takut merambat lalu dilaporkan ke polisi," ucap Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hendro Pandowo, Kamis (27/11/2014).

Petugas satu per satu menyusuri setiap ruangan yang terindikasi menjadi tempat disembunyikannya narkoba. Meski memerlukan waktu yang cukup lama, petugas kepolisian akhirnya menemukan narkoba jenis ganja seberat 1 kilogram dan 4 gram sabu beserta alat timbangannya di ruangan lantai satu di Kampus UKI Pascasarjana.

Sebanyak empat orang yang terdiri dari tiga alumni kampus dan satu mahasiswa aktif diamankan karena diduga berkaitan dengan penemuan barang haram tersebut.

"Keempatnya yakni Aris, 32 tahun, Leo, 30 tahun, Edward, 40 tahun, dan Indra, 32 tahun. Keempat pria yang diamankan itu diduga pemilik barang bukti," ungkap Kapolres.  Selain itu, petugas juga menemukan senjata tajam jenis golok, parang, dan pisau.

Keempatnya diamankan ke Mapolres Metro Jakarta Pusat.

Operasi Zebra Jaya 2014

Hari Kedua, Melawan Arus Dominasi Pelanggaran

Operasi Zebra 2014 yang dilkakukan Polda Metro Jaya
 
Jumat, 28 November 2014 07:46 WIB
PUSKOMINFO - Melawan arus menjadi jenis pelanggaran lalulintas di hari kedua Operasi Zebra Jaya 2014, Kamis (27/11/2014). Ditlantas Polda Metro Jaya mencatat ada lebih dari 1.085  pengendara yang terjaring.
 
Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Hindarsono, mengatakan ada 4.764 pengendara ditilang dengan berbagai jenis pelanggaran. “Sepeda motor masih mendominasi jumlah pelanggar yakni sebesar 3.418,” katanya.

Di hadi kedua ini, katanya terjadi 3 peristiwa kecelakaan dengan korban meninggal dunia sebanyak 2 orang.

Layanan Publik

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 28 November 2014

sim.jpg















Jumat, 28 November 2014  07:37 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Jumat 28 November 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

27 November 2014

Selundupkan Sabu, Pengantin Baru Ditangkap Polresta Bandara Soekarno-Hatta

Suami Bawa Sabu di Bandara Soekarno Hatta

Kamis, 27 November 2014 13:32 WIB
PUSKOMINFO - Pasangan pengantin baru ditangkap Satuan Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta dan Aviation Security (AVSEC), karena kedapatan membawa sabu seberat 1,3 Kg. Tersangka berinisial MBR, 26 tahun, ditangkap saat transit di Terminal 1C Bandara Internasional Soekarno Hatta, Rabu (12/11/2014) lalu.

MBR membawa sabu tersebut dari Medan, bersama istrinya N, dengan menumpangi pesawat Lion Air. Namun dia tidak memberitahu barang haram itu kepada istrinya.

Tersangka MBR, tenyata  mengajak istrinya bulan madu ke Medan sebagai kedok untuk menyelundupkan sabu-sabu seberat 1,3 Kg melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Wakasat Narkoba Polresta Bandara Soekarno Hatta, AKP Subekti mengatakan, MBR dan istrinya, N, merupakan pengantin baru. Keduanya tinggal di Aceh. Lalu MBR mendapat perintah dari rekannya, ABG, untuk membawa sabu dari Medan ke Balikpapan.

"Dia ajak istrinya ke Medan, tapi dia bilang untuk bulan madu. Di Medan, MBR bertemu orang suruhan ABG, yakni pria berinisial Y. Dia dititipkan ransel berisi Sabu 1,3 Kg yang disembunyikan dalam kemasan Teh China. Dia bilang ke istri kalau barang itu gula batu," katanya, Kamis (27/11/2014).

"Saat keduanya tiba di X-Ray Boarding Gate Terminal 1C, pada Rabu (12/11/2014), petugas AVSEC mencurigai isi kopernya. Akhirnya petugas melakukan pemeriksaan mendalam," kata AKP Subekti.

Benar saja, petugas menemukan sabu berupa kristal bening seberat 1,3 Kg, yang dikemas dalam 10 kantong plastik. Sabu tersebut disembunyikan dalam bungkus teh China. Mengetahui barang itu adalah narkoba, N langsung pingsan di tempat. Akhirnya, N dibawa ke kantor kesehatan Terminal 1, sementara suaminya diamankan di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta.

Sementara istri MBA tidak ditahan karena tidak memenuhi unsur keterlibatan dalam penyelundupan sabu tersebut. Namun dia tetap wajib lapor. "N masih di Jakarta bersama saudaranya. Tidak kita tahan," kata AKP Subekti.

"Berdasar pengakuan tersangka, dia diperintah oleh temannya berinisal ABG, untuk membawa barang tersebut ke Balikpapan. Barang itu diambil di sebuah hotel di Medan, di sana dia bertemu dengan rekan ABG, berinisial Y," kata AKP Subekti.

Subekti menambahkan, ABG yang kini masih DPO merupakan teman lama tersangka karena pernah bekerja bersama di tambang minyak di Kalimantan Barat. Tersangka MBA kembali menghubungi ABG untuk meminta dicarika pekerjaan. Lalu dia ditawari kerja di tambang batu bara di Balik Papan.

"Tapi dia diperintah untuk mengambil sabu tersebut di Medan dan membawanya ke Balikpapan. Tidak dapat upah, hanya dijanjikan pekerjaan," jelas AKP Subekti.

"Kini petugas masih mengembangkan kasus ini," pungkasnya. 

Tukang Kebun Ditemukan Tewas dengan Posisi Sujud

Kamis, 27 November 2014 13:20 WIB
PUSKOMINFO - Ali Sahid, 65 tahun, ditemukan tewas terkelungkup seperti sedang bersujud, di Taman Penghijauan di Jalan Budi Raya RT 04 RW 12 Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (27/11/2014) sekira pukul 10:00 WIB.

Menurut Kapolsek Metro Kebon Jeruk, Kompol Slamet, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Satiri saat sedang mengecek taman.

"Saat ditemukan korban dalam keadaan telungkup di depan pintu ruang tidurnya seperti sujud, dengan menggunakan kaos hitam dan celana hitam," ujar Kapolsek.

Menurut Kapolsek, korban diduga tewas karena sakit yang dideritanya, karena petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

"Tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan tidak ada, korban meninggal dunia diduga karena sakit," lanjutnya.

Saat ini, kata Kapolsek, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangungkusumo, Jakarta Pusat untuk divisum.

Siswi SMA Melahirkan di Kebun Warga

Kamis, 27 November 2014 09:11 WIB
PUSKOMINFO - Seorang siswi SMA swasta di Kota Tangerang, berinisial ID, kepergok tengah melahirkan bayi di sebuah kebun warga di pinggir Jalan Untung Suropati, RT 4 RW 7, Kelurahan Cimone Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Rabu (26/11/2014). Diduga ID melahirkan bayi dari hasil hubungan gelap.

ID berdasarkan informasi warga awalnya berboncengan dengan temannya yang sama-sama masih mengenakan seragam sekolah. Tiba-tiba saja, ia turun dari motor dan masuk ke kebun.

"Awalnya ibu saya yang lihat. Dikira anak itu mau buang air kecil di kebun, tapi pas dilihat dia melahirkan," kata seorang warga, Khairul Anwar.

Saat dihampiri warga, lanjut khairul, kondisi ID sudah lemah dan banyak mengeluarkan darah. Sementara bayinya terlihat masih terlilit tali pusar.

"Langsung dipanggil warga lain dan dibawa ke rumah sakit," tuturnya.

Petugas Rumah Sakit (RS) Melati, Eva Kusnilawati, mengatakan ID datang sekira pukul 13:00 WIB. Saat ini kondisinya masih lemah dan trauma. "Bayinya selamat," terangnya.

Kapolsek Karawaci, Kompol Jony Panjaitan, belum bisa memastikan tujuan ID melahirkan di kebun. "Sampai saat ini kami belum bisa memintai keterangan siswi itu, karena kondisinya masih lemah. Kita tunggu sehat dulu," jelasnya.

Hari Pertama Operasi Zebra Jaya, Ribuan Pelanggar Kena Tilang

Kamis, 27 November 2014 08:54 WIB
PUSKOMINFO - Pada hari pertama pelaksanaan Operasi Zebra Jaya 2014, Rabu 26 November, hingga pukul 15:00 WIB sebanyak 3.930 pengendara ditilang dan 1.485 diberikan teguran. Sedangkan barang yang disita ada SIM sebanyak 1.532, STNK 2.349, kendaraan roda dua sebanyak 48 unit dan kendaraan roda empat 1 unit.

Kendaraan bermotor yang melanggar ketertiban lalu lintas ada 3.930 yang terdiri dari 86 bus, 272 mikrolet, 50 metromini, 219 taksi, 173 kendaraan barang, 357 kendaraan pribadi, dan 2.773 sepeda motor.

Penindakan yang menjadi target operasi zebra jaya 2014 di antaranya naik turun penumpang sebanyak 411 kejadian, kendaraan yang melawan arus sebanyak 790 kejadian.

Selama operasi hari Rabu ini ditemukan juga tujuh kecelakaan lalu lintas yang melibatkan 8 korban dengan 2 meninggal dunia, 2 luka berat, dan 4 luka ringan. Total kerugian materi mencapai Rp 23 juta.

Sementara itu kendaraan yang terlibat kecelakaan sepanjang operasi Rabu ini di antaranya 2 sepeda motor, 2 kendaraan umum, 3 kendaraan pribadi, 1 kendaraan barang, 1 bus, dan 1 sepeda angin.

Operasi Zebra akan dilaksanakan hingga 9 Desember 2014 mendatang.

Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Pemalsuan KIR


Pemohon Tidak Lulus Menjadi Sasaran Tersangka Pemalsu KIR 
 
Kamis, 27 November 2014 08:35 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Suddit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus pemalsuan Uji Kelayakan Kendaraan (KIR) dan menangkap tiga orang tersangka yang menjadi calo pembuatan KIR tersebut.
 
Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Didik Sugiarto mengatakan dalam melakukan aksinya ketiga tersangka pemalsuan Uji Kelayakan Kendaraan (KIR) ini berpura-pura menjadi calo dan menyasar pemohon yang tidak lulus dalam uji KIR.
 
Tiga tersangka yang ditangkap, yaitu BN, 41 tahun, TSB, 19 tahun dan NSB, 25 tahun, ditangkap pada Sabtu (8/11/2014) siang lalu. Sedangkan satu tersangka lagi, NA, yang bertugas mencari pemohon di lokasi-lokasi uji KIR masih diburu.
 
“Pemohon yang tidak lulus uji KIR atau yang masih bertanya-tanya, itu menjadi sasaran para tersangka. Modusnya mereka seperti calo di tempat uji KIR. Di situ, ditawarkan mengurus KIR, bisa lulus uji KIR,” kata AKBP Didik kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (26/11/2014).

Tersangka menawarkan jasa pembuatan KIR dengan tarif yang tergolong murah. Untuk perpanjangan uji KIR berkala, konsumen dibebankan biaya Rp 50 ribu. Kalau buku KIR lama sudah habis, pakai buku KIR baru, ditambah Rp 50 ribu, jadi total Rp 100 ribu.

Menurut AKBP Didik, kegiatan tersangka ini sudah berlangsung selama 6 bulan. Polisi saat ini masih menyelidiki, apakah pemohon uji KIR melalui tersangka ini tahu akan praktek ilegal tersebut.

Untuk mendalami keaslian buku KIR yang dibuat para tersangka itu, aparat kepolisian akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan. Buku KIR palsu ini tidak hanya merugikan, tetapi juga membahayakan keselamatan si pengemudi dan juga orang lain.

“Belum ada indikasi ke sana dan mereka tidak ada keterangan soal adanya oknum. Kita koordinasi dengan LLAJ, apakah material ini asli atau bukan. Mereka lebih kompeten. Kendaraan tidak layak jalan diberi buku KIR ini bisa membahayakan keselamatan,” ujar AKBP Didik.

Gembong Perampok Tewas Ditembak Polsek Metro Cipayung

Kamis, 27 November 2014 08:22 WIB
PUSKOMINFO - Berupaya melarikan diri saat disergap, residivis kasus perampokan ditembak mati petugas Polsek Metro Cipayung, Selasa (25/11/2014) malam.  Tersangka Adim, 42 tahun, terpaksa mendapatkan tindakan tegas petugas atas upayanya kabur dari sergapan. Meski sudah dilarikan ke RS Polri untuk mendapatkan pertolongan, namun nyawa tersangka tak bisa diselamatkan.

Kapolsek Metro Cipayung, Kompol Cecep Subagia menjelaskan, tindakan tegas yang diambil anggota berawal dari upaya penangkapan pelaku. Polisi sudah mengintai gerak-gerik pelaku dan menyergapnya di rumah kontrakan di Jalan Beringin RT 01/04 Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur.

“Pelaku sudah menjadi target operasi petugas atas aksi perampokan yang dilakukan selama ini. Ia puluhan kali beraksi di berbagai wilayah dan Jakarta Timur dan sekitarnya,” kata Kapolsek kepada wartawan, Rabu (26/11/2014).

Kala itu, pelaku yang sudah diamankan langsung dibawa pakai mobil oleh buser Polsek Metro Cipayung. Namun di perjalanan, pelaku mengaku kebelet dan mau buang air kecil. “Saat itu, pelaku meminta untuk mengendurkan jeratan borgolnya,” ujar Cecep.

Tak disangka, pelaku berupaya melarikan diri. Tembakan peringatan pun diberikan petugas, akan tetapi tetap tak diindahkan Adim. Hingga akhirnya petugas mengarahkan pistolnya ke kaki korban.  “Meski tiga kali tembakan peringatan sudah diberikan dan kakinya tertembak, pelaku masih terus berupaya kabur. Dari situ, kami memberikan tindakan tegas,” ungkap Kapolsek.

Setelah pelaku tertembak, polisi mencoba menyelamatkan nyawanya dengan membawa ke rumah sakit. Namun, karena kehabisan darah, nyawa pelaku tak dapat tertolong dan Adim menghembuskan nafas terakhirnya.

Ditambahkan Kanit Reskrim Polsek Metro Cipayung, AKP Entong Raharja, dalam setiap aksi kejahatannya, pelaku bersama dua orang. Mereka mengincar mobil yang sedang diparkir di pinggir jalan, rumah dan lainnya.

“Ia juga pernah merampok dan melukai sopirnya,” ujar Kanit. Selain mobil, pelaku juga mencuri sepeda motor yang terparkir sembarangan.

Dari hasil curian, pelaku menghubungi penadah lalu menjual barang tersebut ke daerah dengan kisaran harga Rp1,5 juta sampai dengan Rp3 juta rupiah. “Kalau mobil biasanya dijual Rp10 sampai Rp15 juta,” tambah Kanit.

Dipaparkan Kanit, catatan kriminal Adim sendiri sudah tak terhitung. Di wilayah Polsek Metro Cipayung, pelaku sudah masuk sebanyak empat kali. Sedang di Polsek Metro Ciracas, pelaku sudah merasakan dinginnya ruang tahanan tiga kali keluar masuk.

“Beberapa Polsek lain juga mengaku sudah beberapa kali penjaranya dimasukin pelaku dengan kasus yang sama yaitu pencurian dan perampokan,” ungkap Kanit.

Petugas menemukan sejumlah alat untuk melakukan kejahatan yakni lima buah kunci leter T, tiga motor, satu mobil pick up Mitsubishi dan sebuah penggaris untuk nyongkel mobil. “Kami masih memburu rekan-rekan pelaku yang menjadi anggotanya,”  ujar AKP Entong Raharja.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 27 November 2014

sim.jpg















Kamis, 27 November 2014  08:19 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Kamis 27 November 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

26 November 2014

Polres Metro Jakarta Barat Bekuk Dua Perampok Modus Tukang Service CCTV


Foto - Dua perampok, Ndreas dan Gusti yang terpaksa ditembak pada bagian kakinya. (warto)
Dua perampok, Andreas dan Gusti yang terpaksa ditembak pada bagian kakinya
 
Rabu, 26 November 2014 15:58 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat berhasil membekuk dua perampok dengan modus berpura-pura menjadi petugas servis kamera pengintai (CCTV). Pelaku, masing-masing bernama Andreas,24 tahun dan Gusti dibekuk di daerah Lampung, Selasa (25/11/2014) kemarin.
 
Salah satu pelaku, Gusti, terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena mencoba kabur dari sergapan petugas.
 
Mereka adalah kawanan perampok yang berpura-pura menjadi petugas servis kamera pengintai (CCTV) di rumah milik warga di kawasan Perumahan Casagoya Residen, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (24/11/2014) siang.
 
Saat itu, pelaku mengetuk pintu rumah dan disambut dua orang pembantu bernama  Tika,28 tahun dan Fitri,26 tahun. Begitu kedatangan petugas tak dikenal, satu di antara pembantu ini mencoba menghubungi majikannya yang saat itu masih berada di kantor. Tiba-tiba kedua pembantu tersebut  ditodong pistol, yang belakangan diketahui pistol mainan, dan alat strum. 
 
Kemudian kedua pembantu ini  diancam lalu digiring ke kamar korban, selanjutnya tangan dan kaki diikat, mulut pun dilakban.
 
Penjahat ini berpencar, satu mengacak-ngacak kamar majikan, satu lagi ke grasi mobil. Penjahat ini menggondolkan sejumlah HP dan harta benda lainnya, termasuk Mobil Velfire B.2103 BP. Total kerugian mencapai Rp525 juta.
 
Petugas yang mendapat laporan selanjutnya melakukan Olah TKP dan memburu pelaku yang berjumlah tiga orang. Dalam tempo 24 jam, petugas  Polres Metro Jakarta Barat, berhasil membekuk kawanan penjahat itu hingga di daerah Lampung, Sumatera. Satu di antara pelaku  terpaksa dibedil pada kaki kiri, sementara yang satu lagi masih dikejar berdasar ciri dan data sudah di kantong polisi.
 
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Fadil Imran didampingi Wakapolres AKBP Bachtiar Ujang Purnama, menyatakan akan mengembangkan kasus ini lebih dalam.

Kamis Besok, Polda Metro Jaya Ujicoba Kanalisasi Truk di Tol Dalam Kota untuk Kurangi Kemacetan

Rabu,  26 November 2014 09:27 WIB
PUSKOMINFO - Truk dan angkutan beban berat menjadi salah satu faktor yang menghambat kelancaran lalulintas di ruas Tol Dalam Kota. Banyaknya angkutan beban berat yang tidak melaju pada jalurnya, sering kali membuat kemacetan di ruas tol.

Untuk mengurai kemacetan di ruas tol dalam kota ini, Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya membuat terobosan rekayasa lalu lintas yakni dengan melakukan kanalisasi bagi kendaraan truk.

"Kita akan buat kanal, yang sebenarnya sudah ada di situ, tetapi tidak dipatuhi, yaitu satu, kendaraan berat harus di sebelah kiri," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono kepada wartawan, usai memimpin upacara gelar pasukan Operasi Zebra Jaya 2014 di Mapolda Metro Jaya, Rabu (26/11/2014).

Kanalisasi kendaraan truk ini dilakukan dengan pemasangan traffic cone untuk membatasi lajur kiri atau lajur khusus truk. Kendaraan truk diarahkan untuk tetap berada di lajur tersebut hingga arah pintu keluar tol.

"Nanti juga akan ada anggota di sana yang berjaga," imbuhnya.

Sedangkan untuk kendaraan roda empat berada di lajur 2 dan 3. Dengan adanya kanalisasi ini, diharapkan laju kendaraan kecil bisa dipercepat tanpa adanya hambatan.

"Kita akan coba seperti itu. Kita tidak akan biarkan kemacetan ini," ungkap Kapolda.

Kanaliasai ini akan diujicobakan selama 14 hari mulai Kamis (27/11/2014) besok di sepanjang ruas Tol Cawang hingga Semanggi.

Ini Sanksi bagi Pelanggar Lalu Lintas yang Kena Tilang

Rabu, 26 November 2014 09:10 WIB
PUSKOMINFO - Mulai hari ini Rabu, 26 November hingga 9 Desember 2014, Polda Metro Jaya akan melakukan Operasi Zebra Jaya 2014 untuk menindak pelanggar lalu lintas. Para pengendara yang melanggar aturan lalu lintas akan dikenai sanksi tilang.

Berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, sanksi bagi pengendara adalah denda. Jumlah denda bagi pengendara yang kena Tilang bervariasi, mulai dari Rp 250 ribu sampai Rp 1 juta, tergantung bobot kesalahannya.

Berikut daftar sanksi tilang lalu lintas:

1. Pengendara yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) terancam pidana kurungan paling lama 4 bulan atau denda paling banyak Rp 1 juta.

2. Pengendara yang memiliki SIM namun tak dapat menunjukkannya saat razia dikurung paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

3. Pengendara yang tidak memasang Tanda Nomor Kendaraan Bermotor alias plat nomor terancam kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

4. Pelanggaran syarat teknis laik jalan seperti spion, lampu utama, lampu rem, lampu mundur, pengelap kaca, bumper, klakson, pengukur kecepatan, dan knalpot dipidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu untuk sepeda motor dan Rp 500 ribu untuk mobil.

5. Pengendara mobil yang tidak membawa ban cadangan, segitiga pengaman, dongkrak, pembuka roda, dan peralatan pertolongan pertama pada kecelakaan dipidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

6. Melanggar rambu lalu lintas terancam kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

8. Melanggar aturan batas kecepatan paling tinggi atau paling rendah dipidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

9. Pengendara yang tidak membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor dipidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

10. Tidak memakai sabuk keselamatan dipidana dengan kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

11. Pengendara atau penumpang sepeda motor yang tidak mengenakan helm standar nasional (SNI) dipidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda Rp 250 ribu.

12. Pengemudi yang tidak menyalakan lampu utama pada malam hari dan kondisi tertentu dipidana dengan kurungan satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

13. Mengendarai sepeda motor tanpa menyalakan lampu utama pada siang hari dipenjara paling lama 15 hari atau denda paling banyak Rp 100 ribu.

14. Berbelok atau balik arah tanpa memberi isyarat lampu dipidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

Polres Metro Jakarta Timur Bekuk Tukang Parkir Jadi Bandar Ganja

Rabu, 26 November 2014 08:43 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Timur berhasil membekuk seorang tukang parkir yang beralih profesi menjadi bandar ganja. Tersangka bernama Marjuki yang kesehariannya sebagai tukang parkir tersebut diamankan petugas berikut barang bukti ganja seberat 7,5 Kg ganja.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Afrisal mengatakan, tersangka ditangkap bersama empat rekannya pada Senin (24/11/2014) lalu.

"Ini merupakan tindak lanjut laporan masyarakat yang sudah resah dengan ulah tersangka," ujar AKBP Afrisal, Rabu (26/11/2014).

Menurut AKBP Afrisal, pihaknya berhasil menangkap bandar ganja ini setelah melalui kerja keras anggota serta proses yang panjang.

"Awalnya kita mengamankan Sanusi, 27 tahun. Dia kita amankan di Setu. Dari hasil penggeledahan didapatkan satu linting ganja dan 2,4 gram ganja kering yang disimpan di sakunya," imbuhnya.

AKBP Afrisal mengatakan proses penyidikan tak terhenti sampai di situ. Anggotanya pun kembali melakukan pengembangan hingga akhirnya berhasil menangkap Husin, 31 tahun, yang berpofesi buruh bangunan.

"Husin merupakan rekan Sanusi, yang selalu menyuplai ganja untuk dikonsumsi sehari-hari. Dari kedua pelaku inilah, kami akhirnya bisa meringkus bandar ganja tersebut," kata AKBP Afrisal

Afrisal mengatakan dirinya bersama anak buahnya pun langsung bergerak ke kawasan Jatimurni, Bekasi. Di lokasi itu Marjuki berhasil diamankan dengan barang bukti ganja 9,22 gram.

"Dari hasil pemeriksaan, Marjuki mengaku menyimpan ganja di rumah Anwar, kemudian kita lakukan pengembangan hingga akhirnya mendapatkan barang bukti 7,5 Kg ganja dari sebuah rumah di Pondok Melati," tuturnya.

Menurutnya, dari hasil penggeledahan selain menyita barang bukti ganja, pihaknya juga mengamankan Zakaria dan Anwar. "Hasil penggeledahan keduanya didapati sabu seberat 5,57 gram. Saat ini keempat pelaku tengah dilakukan pemeriksaan intensif di Polres Metro Jakarta Timur.

Para tersangka akan dijerat UU Narkotika Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Polsek Cibarusah Tembak Pembobol Mobil


Pembobol Mobil Didor 
Rabu, 26 November 2014 07:54 WIB
PUSKOMINFO - Penjahat spesialis bobol mobil yang sedang parkir ditembak aparat Polsek Cibarusah, Bekasi. Pelaku berinisial D terpaksa ditembak kakinya karena berusaha kabur saat akan ditangkap karena terpergok tengah membobol mobil boks di Kampung Cibogo, Cibarusah.
 
Saat itu, D tak sendirian. Dia beraksi bersama seorang rekannya, namun berhasil kabur saat akan ditangkap. Kejahatan ini diketahui polisi patroli pada Rabu pekan lalu.

"Saat kami akan tangkap mereka kabur, maka dari itu pelaku yang kami tangkap harus dilumpuhkan dengan senjata," kata Kapolsek Cibarusah, AKP Suriyat, Selasa (25/11/2014).

Pengakuan D, rekannya yang saat ini diburu petugas berinisial R. "Informasi R setiap aksinya membawa senjata api," jelas AKP Suriyat.

"Mereka beraksi dengan sepeda motor dan selalu membawa senjata pada saat beraksi guna menjaga setiap aksinya jika dipergoki korban," tambahnya.

Dari tersangka D, polisi mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul B 3006 ETJ, satu tas warna coklat, dan sebilah senjata tajam.

D akan dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana dan Pasal 2 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 12 tahun 1951 tentang Senjata Tajam dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Jadi Agen Imigran Tiongkok, Dua Pria Ditangkap Polres Metro Jakarta Utara

Rabu, 26 November 2014 07:31 WIB
PUSKOMINFO - Dua pria yang mendatangkan 29 imigran gelap asal Tiongkok, diamankan oleh anggota Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara. Keduanya berinisial AK dan TJ yang merupakan warga Indonesia.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Azhar Nugroho mengatakan, dua agen tersebut diamankan pada Selasa (25/11/14) dini hari, sekira pukul 03:00 WIB. Keduanya kedapatan telah menampung para imigran gelap di sebuah kontrakan di Jalan Danau Agung IV Blok E No.3A RW 16, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Saat ini kedua orang agen tersebut masih dalam pemeriksaan. Apabila keduanya terbukti melakukan tindak pidana akan dilakukan penahanan," tegasnya.

Kompol Azhar menjelaskan, dari pengakuan para agen, 29 imigran yang terdiri dari 14 perempuan dan 15 laki-laki tersebut, datang ke Indonesia melalui jalur udara secara bertahap.

"Mereka datang menggunakan visa kunjungan, bukan visa kerja. Selanjutnya mereka tinggal di penampungan yang sudah disediakan oleh agen. Rencananya agen ini akan menyalurkan mereka ke tempat kerja seperti hotel dan restoran yang ada di Jakarta," paparnya.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 26 November 2014

sim.jpg















Rabu, 26 November 2014  07:24 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Rabu 26 November 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

25 November 2014

Lagi, Pengendara Sepeda Motor Tewas Terlindas Truk Kontainer di Jalan Lodan Jakarta Utara

Selasa, 25 November 2014 14:30 WIB
PUSKOMINFO - Lagi, seorang pengendara sepeda motor tewas terlindas setelah gagal menyalip sebuah truk kontainer di wilayah Jakarta Utara. Kali ini terjadi di Jalan Lodan, Kecamatan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (25/11/2014) pagi.

Dalam insiden tersebut, pengendara nahas tersebut bernama Aryanto, 34 tahun, menunggangi Honda Scoopy bernopol B 3689 BHT. Korban merupakan warga Jalan Anyar Raya No 11 RT 07 RW 10, Grogol, Petamburan, Jakarta Barat.

Sedangkan sopir truk kontainer bernopol B 9842 UEM yang belum diketahui identitasnya itu langsung melarikan diri ke pos polisi Ancol, karena takut menjadi bulan-bulanan massa.

Trio, salah seorang saksi mata mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 08:20 WIB pagi tadi. Korban saat itu tidak bisa mengendalikan sepeda motornya saat menyalip truk tersebut.

"Saya lihat motor berusaha nyalip truk kontainer yang ada di depannya dari arah Sunda Kelapa, tapi enggak dapat akhirnya jatuh dan terlindas truk kontainer," katanya di lokasi kejadian, Selasa (25/11/2014).

Korban tewas seketika dengan kondisi mengenaskan. "Mayatnya sudah dibawa sama polisi lalu lintas tadi," ujarnya.

Polres Metro Jakarta Barat Ungkap Kasus Narkoba Jaringan China-Jakarta-Bali, Sita 12 Kg Sabu

Foto- Kapolres Jakarta Barat, Kombes Fadil Imran sedang menunjukkan barang bukti shabu yang disita. (warto)
Selasa, 25 November 2014 14:09 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menangkap tujuh tersangka kasus narkotika jenis sabu, jaringan China, Jakarta, dan Bali.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Fadil Imran mengatakan, pihaknya menangkap para tersangka di dua tempat yakni di Jakarta dan Bali.

"Dari tangan para tersangka kami menyita barang bukti sabu seberat 12,8 kilogram dan 58 butir ecstasy," ujar Kapolres kepada wartawan di Mapolres Metro Jakarta Barat, Selasa (25/11/2014).

Para tersangka yang diamankan berinisial SP, 40 tahun, BR, 27 tahun, IN, 31 tahun, BD, 50 tahun, RZ, 26 tahun, HD, 33 tahun, dan RU, 22 tahun.

"Para pelaku menyimpan sabu di dalam lampu bohlam dan kamera CCTV, yang sudah dikemas peti," lanjutnya.

Saat ini, kata Kapolres, pihaknya masih melakukan penyidikan terkait cara tersangka mengirimkan sabu tersebut ke Indonesia. "Sedang kita dalami, apakah lewat ekspedisi kapal laut atau pesawat, yang jelas untuk melabui petugas bea cukai, barang-barang tersebut dikemas pakai lampu bohlam dan kamera CCTV, pengakuan tersangka narkoba itu dikirim dari Tiongkok," jelas Kapolres.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Gembong Yudha menjelaskan penangkapan para tersangka, berawal dari penangkapan SP di wilayah Gandaria Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dengan barang bukti tiga paket plastik sabu dengan berat 248 gram, dan satu paket plastik berisi 200 butir ecstasy.

"SP mengaku barang tersebut diperoleh dari BR yang sudah melarikan diri ke Bali. Kita lakukan pengembangan ke Bali," lanjutnya.

Saat di Bali, kata dia, pihaknya kembali menangkap empat orang tersangka di Guest House Seruni, di Jalan Mahendra Data, Denpasar, Bali, yakni BR , IN, BD, dan RZ seorang mahasiswa di salah satu Universitas di Bandung, Jawa Barat.

"Dari Bali kami menyita beberapa barang bukti seperti satu paket sabu dengan berat 0,24, satu paket sabu seberat 0,40 gram, sabu seberat 0,73 gram, dan 58 butir ekstasi dan lima potongan setengah butir," tutur AKBP Gembong.

Lalu, kata AKBP Gembong, pihaknya melakukan pengembangan kembali di Jakarta dan menemukan beberapa kilogram sabu disalah satu kontrakan di Jalan Parung Serap, Pondok Kacang, Tangerang.

Di Pondok Kacang, petugas berhasil menyita sabu dua kilogram di dalam mobil Honda Jazz, 10,63 kilogram sabu, 78 gram heroin di dalam mobil sedan Corolla Great, empat peti besar yang berisi lampu bolam, sembilan dus panjang, dan 41 kotak yang berisi kamera CCTV.

"Para tersangka dikendalikan oleh seorang narapidana di LP Cipinang berinisial GO berkebangsaan Afrika," kata AKBP Gembong.

Wakasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Shinto Silitonga juga menambahkan, dari tangan tersangka polisi menyita barang bukti seluruhnya yakni 12,08 kilogram sabu, satu buah timbangan elektrik, dua buah buku tabungan, satu buah laptop, 58 butir ekstasi, dua unit mobil, dan uang tunai hasil penjualan narkotika sebesar Rp114 juta.

"Kami juga melakukan pemburuan salah satu tersangka yang menjadi DPO yakni SB," ujar Shinto.

Para tersangka, kata Shinto, dikenakan Pasal 114 jo Pasal 132 UU No.35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana seumur hidup atau denda Rp10 miliar.

Gudang Indomaret di Pondok Petir Dibobol Maling

Selasa, 25 November 2014 11:55 WIB
PUSKOMINFO - Dengan cara merusak plafon, pelaku pencuri menguras gudang penyimpanan produk susu, rokok serta makanan ringan lain milik toko Indomaret, di Jalan Raya Pondok Petir, RT.003 RW 01, Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojong Sari, Depok, Selasa (25/11/2014).

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh pegawai toko, Jamaludin,20 tahun, sekira pukul 06:30 WIB, saat hendak masuk kerja, gudang sudah dalam keadaan berantakan.

“Pelaku masuk dengan cara menjebol plafon dan langsung turun ke gudang penyimpanan stok sembako,”ujar Kapolsek Sawangan, Kompol Saderi.

Pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari satu orang ini mengambil puluhan dus susu bayi berbagai merek, rokok, makanan dan minuman ringan dengan total kerugian mencapai Rp25 juta.

“Kita kesulitan mengecek pelaku, di toko tidak dipasang perekam cctv serta sama sekali tidak dijaga satpam sehingga rentan menjadi sasaran pencuri,”ungkapnya.

Meski demikian, Kapolsek mengimbau agar kepada pemilik toko minimarket malam hari dijaga orang untuk keamanan. “Mayoritas daerah Sawangan pemilik minimarket tidak peduli hanya mengembok tokonya dan langsung pergi. Tidak dipasang CCTV dan dijaga security. Sehingga memudahkan aksi pencuri untuk membobolnya.,” kata Kapolsek

“Total kerugian ditaksir mencapai Rp25 juta. Kasusnya kini masih dalam penyelidikan. Dan petugas memintai sejumlah keterangan saksi-saksi,” pungkas Kapolsek

Pengendara Sepeda Motor Tewas Terlindas Truk di Kelapa Gading

Selasa, 25 November 2014 08:25 WIB
PUSKOMINFO - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Pegangsaan II, Kelapa Gading, Jakarta Utara, tepatnya dekat sekolah Daecon, Senin (24/11/2014) sore sekira pukul 18:00 WIB. Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah dilindas truk.

Korban bernama Rahmad Soleh, warga Jalan Suka Pura Gang Taruna. Saat menggendarai Yamaha Jupiter MX bernomor polisi B 6524 UMN, Soleh melaju di Jalan Pengangsaan II dan bertabrakan dengan truk B 9144 UEI, yang dikemudikan Samdani.

Kanit Laka Satwil Lantas Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Heri Amran menjelaskan, korban tewas akibat luka di bagian kepala.

"Saat itu korban sedang mendahului truk trailler, namun saat mendahului tiba-tiba dari arah berlawanan korban bersenggolan dengan kendaraan lain, korban terjatuh, dan dari belakang langsung ditabrak trailler" terang AKBP Heri.


Saat ini korban dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk menjalani otopsi. Sedangkan kasus ditangani Unit Laka Satwil Lantas Polres Metro Jakarta Utara.

Polsek Metro Taman Sari Tangkap Tiga Bandar Judi Togel

Selasa, 25 November 2014 08:10 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Reskrim Polsek Metro Taman Sari berhasil menangkap 3 bandar judi togel, salah satunya wanita. Ketiga tersangka ditangkap di tiga tempat berbeda di wilayah Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (24/11/2014) sore.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Metro Taman Sari, Kompol Ferio Ginting, ketiga orang yang berhasil ditangkap ialah Efendi, Lo Jan Lie dan Ony seorang ibu rumah tangga.

"Tersangka Efendi sudah selama 6 bulan jadi pengecer togel, kalau Ony yang merupakan seorang ibu rumah tangga beranak dua dan Lo Jan Lie sudah setahun menjadi pengecer," jelas Kompol Ginting.

Kompol Ferio Ginting menjelaskan, ketiganya ditangkap di tiga tempat berbeda. Dari tangan ketiganya polisi berhasil menyita tiga unit handphone, lembar rekapan dan uang tunai sebesar RP 900.000,-.

Polsek Metro Kelapa Gading Ciduk Dua Wanita Bandar Sabu

Selasa, 25 November 2014 07:51 WIB
PUSKOMINFO - Dua wanita bandar narkoba diringkus anggota Polsek Kelapa Gading di rumahnya di Jalan Pinang, RT 08 RW 05, Lagoa, Koja, Jakarta Utara, Senin (24/11/14). Dari tangan kedua wanita tersebut, petugas menyita, 0,90 gram sabu, timbangan digital, empat telepon genggam, dua pak bungkus sabu, bong, uang Rp677 ribu, ATM dan sendok sabu terbuat dari sedotan plastik warna putih.

Kapolsek Metro Kelapa Gading, Kompol Sutriyono, mengatakan, kedua tersangka ditangkap dari adanya laporan masyarakat, jika rumah di rumah kontrakan tersebut sering didatangi orang tak dikenal.

Petugas kemudian melakukan penyelidikan, dan saat dilakukan penggerebekan berhasil meringkus Uti, 47 tahun, berikut satu plastik klip bening kecil sabu 0,90 gram, timbangan digital dan dua unit telepon genggam.

“Dari keterangan tersangka Uti, sabu tersebut bukan miliknya namun milik rekannya Riri, 48 tahun, yang dititipkan kepadanya. Anggota kemudian melakukan pengembangan dengan membawa tersangka,” ujar Kapolsek.

Dari hasil pengembangan tersangka, Riri berhasil ditangkap di kediamannya di Jalan Maja, RT 07 RW 06, Lagoa, Koja, sekira pukul 18:30 WIB. Dari tangan Ibu rumah tangga ini petugas mengamankan dompet berisi bong, dua pak plastik klip bening kecil, uang Rp677 ribu, ATM BCA, dua handphone, dan sendok shabu terbuat dari sedotan plastik putih.

“Kami masih melakukan pengembangan kasus ini, dari keterangan tersangka baru sebulan memasok sabu di kawasan Koja, Jakarta Utara. Sabu tersebut didapat dari mantan suaminya yang kini ditahan di LP Cipinang karena ditangkap dalam kasus narkoba di kawasan Koja,” ujar Kapolsek.

Kepada petugas, Riri menjelaskan, sejak mantan suaminya masuk penjara tidak ada yang memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

“Meski sudah bercerai, suami saya masih sering ngasih kebutuhan kepada saya dan anak,” tukas Riri.

Untuk mendapatkan sabu tersebut, Riri terlebih dulu komunikasi dengan teman mantan suaminya dengan mentransfer uang. Begitu uang ditransfer, sehari kemudian sabu tersebut datang diantar seorang kurir menggunakan sepeda motor.

"Saya jualan sabu juga untuk membantu biayanya di tahanan," pungkas Riri.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 25 November 2014

sim.jpg















Selasa, 25 November 2014  07:33 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Selasa 25 November 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

24 November 2014

Polsek Metro Cilincing Ringkus Dua dari Tiga Pembunuh Rekan Sendiri


Foto- Kanit Reskrim Polsek Cilincibg, AKP Andri Suharto memeriksa dua tersangka pembunuh rekannya sendiri diamankan di Polsek Cilincing. (ilham)
Kanit Reskrim Polsek Metro Cilincibg, AKP Andri Suharto memeriksa dua tersangka pembunuh rekannya yang jenazahnya dibuang di BKT Rorotan, Minggu (2/11/2014) lalu. 
 
Senin, 24 November 2014 12:56 WIB
PUSKOMINFO - Dua dari tiga pelaku pembunuh remaja yang ditemukan membusuk di pinggir kali Banjir Kanal Timur (BKT), Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara diringkus anggota Polsek Cilincing, Senin (24/11/2014). Dua tersangka yakni AB,16 tahun dan MT, 15 tahun, tak lain merupakan rekan korban sendiri. Satu rekan tersangka lagi, AJ masih diburu petugas.
 
Korban, Samu’un, 17 tahun, warga Kampung Bali Tanggul RT 01/17, Segara Makmur, Tarumajaya, Bekasi tewas akibat jeratan rantai di bagian lehernya. “Para tersangka melakukan pembunuhan ingin menguasai sepeda motor Mio Soul milik korban,” kata Kapolsek Metro Cilincing, Kompol Edi Purnawan.
 
Terungkapnya kasus pembunuhan itu berawal dari ditangkapnya tersangka AB, warga Jalan Harapan Mulya Tahap 1, Tarumajaya, Bekasi melakukan pencurian motor di Cilincing. Dari hasil penyelidikan petugas menemukan kesamaan nama dan foto AB dengan pelaku pembunuh Samu’un.
 
“Kami lakukan pemeriksaan, tapi AB tidak mengakuinya. Namun dari hasil pengembangan kita tangkap rekannya, MT di Pos sentul RT04/09, Balaraja Barat, Tangerang dan mengakui ikut membunuh Samu’un,” ujar Kapolsek.
 
Keterangan, MT tersebut membuat AB tidak bisa menghindar lagi dan mengakui bahwa ikut membunuh dengan cara menjerat leher korban menggunakan kalung rantai motor, sekitar pukul:02.00 WIB dinihari.
 
“Awalnya korban, AB dan MT jalan bersama menggunakan seped motor di Tarumajaya, tapi ditengah jalan ban motor AB bocor. Dan korban sempat mendorong motor tersangka pakai kaki sambil jalan naik motor,” tukas Kapolsek.
 
“Di tengah jalan korban dan tersangka bertemu dengan AJ (DPO), mereka kemudian ke jalan perumahan Bojong Mas, Tarumajaya. Di situ korban dihabisi dan mayatnya dibonceng dipegangi dan dikenakan helem. Kemudian dibuang dipinggir BKT,” sambung Kapolsek, sembari mengatakan untuk menutupi identitas korban para tersangka melucuti pakaiannya hingga tinggal celana dalam.

Rekan tersangka, AJ sebagai otak pembunuhan hingga kini masih dilakukan pengejaran oleh petugas.

“Dari keterangan tersangka aksi perampasan sepeda motor yang sering terjadi di BKT ternyata dilakukan kawanan tersebut. Untuk pakaian korban kita temukan 500 meter dari lokasi pembuangan mayat,” tambah Kanit Reskrim Polsek Metro Cilincing, AKP Andri Suharto.

Karena lokasi pembunuhan berada di Tarumajaya, Polsek Cilincing melimpahkan kasus tersebut ke Polsek Tarumajaya untuk pengembangan selanjutnya.

Seperti diberitakan, Sesosok mayat lelaki ditemukan warga di pinggir kali BKT, Sungai Kendal RT 05 RW 08 Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (2/11/2014) pagi. Saat ditemukan mayat tanpa identitas itu dalam keadaan telanjang dan hanya mengenakan celana dalam warna abu-abu. Saat ditemukan, wWajah korban tidak dapat dikenali karena kulit kepala telah mengelupas akibat membusuk dalam posisi telungkup di sampah ditumpukan sampah.

Dihajar Truk, Tiga Orang Tewas Saat Boncengan Sepeda Motor

Senin, 24 November 2014 11:40 WIB
PUSKOMINFO - Tiga orang tewas saat berboncengan sepeda motor dihajar truk trailer di Jalan Kapuk Kamal Muara 4, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (24/11/2014) pagi. Tiga korban tersebut tidak diketahui namanya, lantaran tidak ditemukan identitasnya.

Kecelakaan terjadi sekira pukul 06:30 WIB, saat kejadian ketiga korban melaju menggunakan motor B 6412 GBG. Persis di depan PT Budi Muara Text, tiba-tiba dihajar truk trailer B 9892 UCC.


Ketiga korban yang terdiri dari 1 pria dan perempuan dewasa berusia sekitar dua puluhan itu tewas bersama seorang bocah lelaki yang turut membonceng di motor.

Namun sayangnya, pihak kepolisian belum mengetahui identitas korban yang ditabrak oleh truk trailer yang dikemudikan oleh Jepri Priatna.

Kanit Lantas Polsek Metro Penjaringan, Kompol Sugeng, mengatakan para korban yang tewas belum diketahui identitasnya. Hal itu dikarenakan tidak ditemukan identitas pada korban.

“Petugas kita masih lakukan penanganan. Korbannya, 1 pria dan wanita dewasa serta 1 anak sudah dievakuasi ke RSCM untuk otopsi,” ujarnya.

Dikatakan Kompol Sugeng, saat ini pihak Kepolisian masih menghimpun keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui bagaimana kecelakaan terjadi. Sopir dan kendaraan yang menabrak pun sudah diamankan ke unit laka lantas untuk dimintai keterangan.

“Kita menduga mereka sekeluarga. Saat ini petugas kita masih lakukan olah TKP di lokasi,” tandasnya.

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 24 November 2014

sim.jpg















Senin, 24 November 2014  07:54 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi mobil SIM & STNK keliling di wilayah DKI Jakarta, Senin 24 November 2014  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM   : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM    : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM     : TMP Kalibata
STNK  : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM    : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM  : Honda Jl Dewi Sartika
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

- Jam Operasional: 08:00 s/d 13:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717
email : tmc@lantas.metro.polri.go.id

23 November 2014

Pesta Ganja di Ruang Karaoke, 10 Pemuda Diamankan Polsek Metro Pamulang

Minggu, 23 November 2014 20:44 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Pamulang mengamankan 10 pemuda saat sedang pesta ganja di kamar karaoke di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (22/11/2014) malam.

Sebelumnya, polisi mencium bau ganja di dalam ruang karaoke yang berisi 10 pemuda tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Metro Pamulang, AKP Sainan Lubis membenarkan penangkapan ke-10 pemuda tersebut.

"Saat ini para pemuda itu masih menjalani pemeriksaan, guna penyelidikan lebih lanjut," kata AKP Sainan kepada wartawan, Minggu (23/11/2014).

Saat diamankan, menurut dia, sembilan pemuda diduga menjadi pengguna. Sedangkan satu orang terbukti kedapatan membawa barang terlarang itu.

“Hingga saat ini kami masih memintai keterangan dari sejumlah pekerja tempat hiburan malam, guna mengungkap bisa masuknya barang haram tersebut,” terangnya.


Nongkrong di Rel Sambil Gunakan Earphone, Dua ABG Tewas Disambar Cirebon Ekspres

Minggu, 23 November 2014 20:36 WIB
PUSKOMINFO - Asyik nongkrong di rel sambil mendengarkan musik gunakan earphone, dua ABG di Bekasi tewas tersambar kereta api Cirebon Ekspres.

Peristiwa maut tersebut terjadi di perlintasan kereta yang berada di Kampung Bojong Koneng, Telagamurni, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Sabtu (22/11/2014) malam sekira pukul 20:30 WIB.


Kedua remaja yang tewas adalah M Zamiardi Fazri, 14 tahun dan Muhfid Rohmat, 15 tahun.

Keterangan saksi-saksi di lokasi, saat kejadian kedua korban bersama teman-temannya sedang asyik mendengarkan musik pakai earphone.

Saat keduanya asyik bermain, tiba-tiba dari arah barat KA Cirebon Ekspres, jurusan Gambir-Cirebon melintas dengan kecepatan tinggi. Bahkan, warga sudah meneriaki korban bahwa ada kereta yang akan lewat, namun korban hanya tertawa sambil mendengarkan musik.

Alhasil, kata dia, kedua korban kaget setelah kereta mendekat kemudian teserempet dan jatuh. Warga berusaha menolong korban yang terserempet tersebut. Namun, kedua korban tewas di lokasi kejadian dan petugas membawanya ke RSUD Kabupaten Bekasi.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas Polresta Bekasi Kabupaten, Iptu Makmur membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, korban tewas berjumlah dua orang dan masih remaja.

”Dugaan sementara korban tak mendengar ada kereta akan melintas,” katanya.

Saat ini, kata dia, jenasah kedua korban sudah diambil pihak keluarga untuk segera dikebumikan. Kasus ini ditangani Polsek Cikarang Barat dan Polresta Bekasi Kabupaten.

Polresta Bekasi Kota Bekuk Pembuat Uang Palsu Beromzet Miliaran Rupiah

Minggu, 23 November 2014 20:25 WIB
PUSKOMINFO - Unit Reskrim Polresta Bekasi Kota menangkap sembilan pelaku pengedar uang palsu beromzet miliaran rupiah, di wilayah Bekasi Timur, Kota Bekasi. Mereka ditangkap berikut barang pembuatan uang palsu tersebut.

Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan dua mesin cetak pembuat uang palsu, printer, komputer, tinta, serta kertas yang dijadikan bahan pembuat uang palsu.

Tertangkapnya sembilan tersangka pembuat uang palsu ini, oleh pihak Kepolisian disebutkan hasil laporan dari masyarakat. Pasalnya, peredaran uang palsu tersebut sudah meresahkan masyarakat di wilayah Kota Bekasi.

Tak lama mendapat laporan, polisi langsung mencium lokasi pembuatan bisnis haram tersebut. Polisi langsung menggerebek sebuah rumah di wilayah Bekasi Timur, Kota Bekasi yang dijadikan tempat pembuatan uang palsu tersebut.

"Iya benar, sudah kami tangkap," kata Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kota, Kompol Ujang Rohanda, saat dihubungi wartawan, Sabtu (22/11/2014).

Namun, Kompol Ujang tak mau banyak berkomentar atas hasil penangkapan yang dilakukan pada Jumat 21 November 2014, malam. Dia hanya mengatakan, baru akan membeberkan penangkapan ini Senin 24 November mendatang.
"Rencananya, Senin baru akan kami rilis kasus penangkapan uang palsu ini," paparnya.

Saat ini kesembilan pelaku masih dalam pemeriksaan pihak Kepolisian, untuk kepentingan pengembangan. Kabarnya, masih ada beberapa tersangka lain yang dalam pengejaran pihak Mapolresta Bekasi Kota.

22 November 2014

Polsek Metro Pademangan Bekuk Pengedar Narkoba di Tempat Hiburan

Sabtu, 22 November 2014 21:19 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Pademangan membekuk seorang pengedar narkoba yang kerap beraksi di tempat hiburan malam di wilayah Jakarta Utara.Pria yang diketahui bernama Hendri Gunawan, 44 tahun, dibekuk di Jalan Aladin Fajar Raya Blok 3A Kelurahan Penjagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Tersangka Hendri dibekuk pada Jumat (21/11/2014) dinihari, usai pulang dari tempat hiburan malam. Saat polisi membekuk Hendri, dari dalam kantong celananya, polisi menemukan satu kantong plastik klip berukuran sedang berisi sabu seberat 26,12 gram dan 39 butir ecstasy.

Dihadapan polisi, Hendri mengaku sudah setahun mengedarkan barang haram tersebut. Untuk mengelabui polisi, Hendri mengirimkan barang haram itu menggunakan jasa kurir tukang ojek.

"Saya pakai kurir ojek dalam mengedarkan, dengan upah Rp 200.000 sampai Rp 300.000 untuk sekali antar," ujar Hendri kepada petugas.

Hendri mengakui, mendapatkan barang haram tersebut dari rekannya yang berada di Jakarta Barat, kemudian narkoba tersebut diedarkan ke jaringannya melewati jasa tukang ojek.

"Jika ada permintaan, mereka tidak bertemu dengan saya hanya berkomunikasi lewat handphone," katanya.

Sementara itu, Kapolsek Metro Pademangan, Kompol Benny Alamsyah, mengatakan ditangkapnya Hendri berdasarkan hasil laporan dari warga sekitar. Warga di sana mengaku kerap melihat tersangka pulang dini hari dan dikenal tertutup dengan warga sekitar.

Berbekal informasi itu, kata Kapolsek, polisi langsung melakukan pengintaian. Saat pelaku keluar dari tempat hiburan berupa cafe, polisi langsung menciduk tersangka. "Saat di jalan langsung kita bekuk dia (tersangka)," kata Kapolsek.

Kapolsek menjelaskan, saat digeledah polisi mengamankan beberapa barang bukti. Kemudian polisi melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah tersangka di Jalan Bakti Mulia RT 06/02 Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.

Dalam penggeledahan di rumah tersangka, pihak kepolisian menemukan beberapa barang bukti seperti uang Rp 1.680.000, lima bungkus plastik klip kecil berisikan Narkotika jenis sabu dengan jumlah berat 2,96 gram.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Undang-undang No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun.

Bengkel Las Ludes Terbakar di Kalibata

Sabtu, 22 November 2014 20:57 WIB
PUSKOMINFO - Bengkel las Sinar Jaya di Jalan Warung Jati Timur, RT 04 RW 09, Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (22/11/2014) sore, ludes terbakar. Kebakaran disebabkan tiner yang terkena percikan api dari proses pengelasan sebuah teralis di bengkel itu.

Kasi Humas Polsek Metro Pancoran, Bripka Rubiyanto mengatakan, saat kejadian empat orang karyawan bengkel las milik Yanto M sedang melakukan pengelasan teralis di bengkel tersebut.

"Ada sebuah tiner di samping saksi, Mulyadi, 30 tahun. Saat mengelas, percikan apinya mengenai tiner tersebut. Tiba-tiba saja api pun membesar dengan cepat dan membakar seluruh bengkel," ujarnya.


Namun, kata Bripka Ruby, tidak terdapat korban jiwa atas insiden tersebut. Sebab, saat api membesar, keempat orang karyawan itu langsung lari keluar bengkel.

"Api akhirnya dapat dipadamkan menggunakan lima unit mobil damkar pada sekira pukul 15:10 WIB. Sedang saat ini, kami masih mengumpulkan informasi terkait kerugiannya. Tapi, diperkirakan kerugiannya mencapai ratusan juta rupiah," tutupnya.

Polda Metro Jaya Kerahkan 2.700 Polantas untuk Operasi Zebra Jaya 2014

Sabtu, 22 November 2014 20:41 WIB
PUSKOMINFO - Sedikitnya jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan mengerahkan 2.700 personel dalam rangka Operasi Zebra Jaya 2014 yang mulai digelar pekan depan.

Personil kepolisian yang bertugas akan disebar di sejumlah lokasi yang dinilai sebagai titik rawan pelanggaran lalu lintas.

"Personel yang diturunkan sebanyak 2.700 Personel, mulai tanggal 26 November sampai 9 Desember 2014," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Restu Mulya Budiyanto, Sabtu (22/11/2014).

Berdasarkan peta yang telah digambarkan, wilayah Ibukota terdapat cukup banyak yang menjadi lokasi rawan pelanggaran lalu lintas. Seperti halnya di kawasan Lenteng Agung, Kampung Melayu, Joglo, Dukuh Atas dan Slipi.

"Kebanyakan melawan arus (lalu lintas) untuk sepeda motor. Parahnya lagi kalau melawan arus juga tidak pakai helm. Kalau di Slipi kebanyakan bus-bus yang menaikan dan menurunkan penumpang," ujarnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga tidak menutup kemungkinan akan menindak kendaraan yang dilarang melintas di jalur Bus Transjakarta.

"Termasuk kegiatan bersayap, menerobos jalur busway. Ini dilakukan di kegiatan rutin yang ditingkatkan," tambahnya.

Tabrak Pengendara Sepeda Motor, Bus TransJakarta Diamuk Massa

Sabtu, 22 November 2014 20:29 WIB
PUSKOMINFO - Seorang wanita pengendara sepeda motor tertabrak bus Transjakarta di perempatan lampu merah jalan Buncit 4, Jakarta Selatan, Sabtu (22/11/2014) siang.

Tri Ratu Martini, wanita yang menjadi korban kecelakaan ini mengatakan kejadian tersebut disebabkan bus Transjakarta dari arah Mampang Prapatan menuju Ragunan menerobos lampu lalu lintas.

"Dia yang salah, padahal lampu giliran dia sudah merah," kata Tri Ratu kepada petugas kepolisian.

Ratu mengatakan, kejadian tersebut begitu cepat. Parahnya, sepeda motornya sempat terseret beberapa meter dari lokasi kejadian.

"Motor saya nyangkut di depan kolong bus, saya sendiri berhenti keseret karena ada pembatas jalan," ujar Tri Ratu.

Peristiwa yang terjadi sekira pukul 12:30 WIB tersebut membuat Ratu mengalami luka-luka, terutama pada bagian kaki, tangan dan kepala. Demikian juga dengan sepeda motor yang rusak karena terseret.

Kecelakaan yang melibatkan bus Trans Jakarta, di wilayah Buncit, memang bukan kali pertama. Bahkan, usai Ratu tertabrak, massa yang melihat dan berada di sekitar lokasi geram, serta merusak bus milik pemerintah kota DKI Jakarta tersebut.

Akibatnya, kaca bagian belakang bus Trans Jakarta pecah karena terkena timpukan batu.

Beruntung saat kejadian, petugas patroli sedang melintas, dan sang sopir bus Trans Jakarta yang diketahui bernama Komang Putra, langsung diamankan guna menghindari amukan massa.

"Ini aksi spontanitas masa langsung, tapi begitu kita datang, kita langsung evakuasi penumpang, korban, dan juga tersangka," kata petugas patroli, Heru M.A.

Heru menyatakan, korban yang mengalami luka-luka langsung dilakukan perawatan.

"Korban, saksi dan tersangka akan kita mintai keterangan guna penyelidikan lebih lanjut," katanya.

Dua Jambret Nyaris Dibakar Massa di Gambir

Sabtu, 22 November 2014 20:17 WIB
PUSKOMINFO - Setelah dikejar-kejar polisi,  dua jambret mengaku "Kelompok Depok" dibekuk dan nyaris dibakar massa setelah tertangkap usai beraksi di dekat halte Pasar Thomas Jalan Cideng Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (22/11/2014) siang. Polisi dengan sigap  menyelamatkan  bandit yang sudah diguyur bensin,

Tersangka Rohim,32 tahun, dan Ivan Ali,35 tahun, dengan luka parah, diamankan ke kantor Polsek Metro Gambir berikut sepeda motor Suzuki Satria B 3841 EAE, yang mereka sewa dari rental juga diamankan  bersama tas milik korban berisi pakain anak serta cincin emas 5 gram.

Kanit Reskrim Polsek Metro Gambir, AKP Budi Setiadi,SH,MH, menuturkan sekira pukul 11:00 WIB, korban Agus Tadjudin,48 tahun, dan istrinya Thio Siok Tjun,44 tahun, berboncengan sepeda motor Honda, baru pulang belanja dari Pasar Tanah Abang.

Tanpa curiga terhadap kendaraan yang mendahului, Agus Tadjudin terus melaju kendaraannya, namun disaat mendekati halte Pasar Thomas, tiba-tiba dua pria berboncengan sepeda motor Suzuki Satria memepet kendaraan Pasutri itu hingga berhenti di pinggir jalan.

Satu pelaku turun dan sambil berpura-pura menanyakan sesuatu pada Ny Thio yang berada dalam satu boncengan sepeda motor, disaat  suasana  macet total.

Dalam waktu singkat disaat korban lengah, tas kulit warna ungu berisi pakaian anak kecil serta perhiasan emas 5 gram dirampas penjahat tersebut. Agus Tadjudin, sempat mengejar pelaku sambil berteriak rampok…rampok hingga menarik perhatian massa pengojek.

Bandit yang kabur masuk gang ke luar gang, terus dikejar massa . Disaat pelaku masuk gang kecil dan tembus ke Jalan Petojo Sagangan XI, kedua bandit itu ditabrak massa pengojek hingga jatuh.

Disaat itu, warga sudah kesal  kedua pria itu jadi bulan-bulanan bahkan ada warga yang mengambil bensin dari pedagang eceran menyiram ke tubuh kedua pelaku.

Namun petugas yang ikut menguber bandit tersebut, begitu melihat kedua pejambret disiram bensin petugas dengan sigap menghalau amukan warga hingga kedua pelaku berhasil diselamatkan petugas serse ke Mapolsek Metro Gambir.

“Dari catatan di kepolisian, ternyata kedua bandit ini juga sering manjambret di sekitar Monas, dan pelaku ini juga tidak segan-segan melukai korban jika permintaan tak dituruti,” ujar AKP Budi Setiadi.

Pengakuan Sementara JAH Nekat Membunuh Sri Wahyuni karena Dituduh Selingkuh

Sabtu, 22 November 2014 19:41 WIB
PUSKOMINFO -  Jean Alter Huliselan (JAH), 31 tahun, menuturkan bahwa ia membunuh Sri Wahyuni, 42 tahun, akibat sakit hati. Perasaan sakit hati JAH dipicu oleh pertengkaran karena dituduh telah berselingkuh.

"Motifnya bertengkar, kemudian emosi, karena dituduh JAH berselingkuh dengan perempuan lain," kata Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Azhari Kurniawan, di Mapolres Bandara, Sabtu (22/11/2014).

Kompol Azhari menjelaskan, berdasarkan pengakuan JAH kepada petugas, JAH sempat jalan bareng Sri ke Puncak. "Jadi bermula dari hubungan korban dengan tersangka (JAH). Nah, pada hari Jumat mereka dari puncak, kemudian pulang ke Jakarta. Sempat singgah ke rumah makan di daerah blok M,"ungkap Kompol Azhari.

Setiba di kawasan blok M Jakarta Selatan, tiba-tiba dua sejoli itu bertengkar. Sri menuduh JAH telah mengkhianati cintanya. "Di situlah awal mulanya, sedikit minum-minum, ditemani rekan, dari situ si SW merasa bahwa JAH memiliki hubungan dengan wanita lain," ungkapnya.

Pertengkaran itu berlanjut, dari rumah makan hingga di dalam mobil. "Setelah itu di kawasan Glodok dia sempat mengusir pelaku dia (SW) bilang pergi kamu, minta putus hubungan," ucapnya.

Tak terima dengan berbagai tuduhan yang ditujukan kepadanya, akhirnya pelaku memutus meminta korban untuk mengantarkannya ke Bandara. "Di sana pelaku meminta diantarkan ke Bandara untuk pulang kampung," jelasnya.

Percekcokan terus terjadi sepanjang jalan hingga di Bandara. Saat itulah JAH nekat menghabisi korban dengan cara mencekiknya.

"Itu pengakuan sementara tersangka, kami masih terus melakukan penyidikan termasuk juga mengorek sejauhmana 'hubungan khusus' antara JAH dan korban," kata Kompol Azhari.

"Sementara tersangka akan dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara, namun petugas masih terus mengembangkannya misalnya jika ada unsur pencurian barang milik korban maka Pasal yang disangkakan akan ditambah," pungkasnya. 

Warung Sembako Ludes Terbakar

Sabtu, 22 November 2014 19:04 WIB
PUSKOMINFO - Diduga akibat konsleting listrik, warung sembako di Kampung Kebon, Jalan H.Aman RT 01 RW 06, Kelurahan Cinangka, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, ludes terbakar, Sabtu (22/11/2014) siang. Puluhan tabung gas ukuran 3 kg ikut hangus terbakar.

Pemilik warung, Ahmad Rivai Hasibuan tidak sempat menyelamatkan barang-barang sembako. Pasalnya, api menyambar cepat hingga membuat panik warga.  Mereka berupaya memadamkan api dengan cara mengambil air dari selokan dan rumah-rumah.

Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah satu mobil DPK tiba di lokasi. Kasus ini diselidiki petugas Polsek Sawangan.

Kapolsek Sawangan, Kompol Saderi menjelaskan, api diduga berasal dari korsleting listrik.
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sedangkan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp100 juta. Kami masih menyelidiki kasus ini,” ujar Kapolsek.

21 November 2014

Ini Kronologi Penangkapan JAH Pelaku Pembunuhan Sri Wahyuni

Jumat, 21 November 2014 21:30 WIB
PUSKOMINFO - Polisi menangkap Jean Alter Huliselan (JAH) di Nabire, Papua. JAH merupakan teman dekat Sri Wahyuni, 42 tahun, yang ditemukan tewas membusuk di area parkir Bandara Soekarno-Hatta. Saat ini JAH sudah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Sri Wahyuni.

JAH ditetapkan sebagai tersangka karena ia merupakan orang terakhir yang diketahui bersama Sri Wahyuni. Ini dilihat dari hasil pemeriksaan capture CCTV yang terdapat di pintu masuk parkir bandara Soekarno-Hatta.

Sri ditemukan tewas dalam kondisi membengkak dan membusuk di sebuah mobil Honda Freed bernomor polisi B 136 SRI yang terparkir di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada Rabu (19/11/2014).

"Motif belum diketahui. Pemeriksaan sementara, JAH bertengkar di bandara, JAH disuruh ke luar mobil. Namun, JAH masuk kembali ke mobil dan mencekik sampai meninggal," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol  Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (21/11/2014).

Kabid Humas mengatakan penangkapan bermula dari penggeledahan yang dilakukan polisi di indekos JAH, kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Dalam penggeledahan itu, polisi memang tidak mendapatkan sosok JAH. Namun polisi menemukan petunjuk untuk melacak keberadaan JAH.

Polisi menemukan satu boks ponsel yang berisi nomor handphone.

"Penyidik kemudian menghubungi, ternyata nomornya aktif dan mengaku kalau orang yang di ujung telepon adalah kakaknya (JAH)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jumat (21/11/2014).

Berdasarkan keterangan sang kakak, polisi mengetahui kalau JAH itu memiliki istri di Nabire, Papua. Mendapatkan petunjuk tersebut, penyidik kemudian meminta kepada Polres Nabire untuk memantau rumah istri pelaku.

"Ternyata pelaku memang ada di sana (Nabire). Menemukan itu, tim dari Polres Bandara dan Polda berangkat ke Nabire," ungkapnya.

Selama menunggu kedatangan Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dan Polda Metro Jaya, petugas Polres Nabire diminta melakukan pengintaian. Setelah tiba di Nabire, akhirnya petugas dari Jakarta dibantu anggota Polres Nabire melakukan penangkapan.

"Sekarang pelaku masih diperiksa di Polres Nabire sambil menunggu jadwal pesawat untuk kembali ke Jakarta pada Sabtu (22 November)," tukasnya.

Pembunuh Sri Wahyuni Ditangkap di Nabire Papua

Jumat, 21 November 2014 20:57 WIB
PUSKOMINFO - Pria yang diduga sebagai pelaku pembunuh wanita muda, Sri Wahyuni, 42 tahun, yang jasadnya membusuk di dalam mobil  di parkiran Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, berhasil dibekuk aparat Polresta Bandara Soekarno Hatta (Soetta) di Nabire, Papua, Jumat (21/11/2014).

“Ya JAH sudah ditangkap di Nabire Papua,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto.

Kabid Humas menambahkan saat ini JAH tengah menjalani pemeriksaan di Polres Nabire untuk mengungkap kematian ibu rumah tangga itu. “Kita sedang tunggu hasil pemeriksaannya,” ujarnya.

"Diharapkan dalam waktu secepatnya bisa dibawa ke Jakarta, dan sesuai rencana besok akan dibawa ke Jakarta," lanjutnya.

Kabid Humas belum bisa mengungkapkan motif pembunuhan Sri Wahyuni tersebut. "Yang jelas pemeriksaan sementara menyatakan JAH sempat bertengkar didalam mobil di dalam Bandara, kemudian JAH disuruh keluar oleh korban dari mobil, namun setelah keluar JAH masuk kembali dengan marah dan mencekik korban sampai meninggal dunia," tutur Kabid Humas.

Sementara Kanit II Jatanras Polda Metro Jaya AKP Teuku Arsya Khadafi mengatakan motif pembunuhan diduga karena sakit hati JAH yang sudah lama menjalin hubungan asmara diputus korban. “Diduga JAH sakit hati karena mau diputusin oleh korban. Mereka sudah 3 tahun menjalin hubungan asmara,” kata AKP Teuku Arsya Khadafi, Jumat (21/11).

“Kita masih mendalami terkait bagaimana korban dibunuh,” katanya lagi.

Informasi yang dihimpun, JAH memiliki nama asli Jean Alter Huliselan, kelahiran Papua tahun 1981. JAH sendiri sudah memiliki istri dan dua orang anak. Pertemuan dan jalinan hubungan asmara di antara keduanya berlangsung saat mereka sama-sama bekerja di sebuah kafe.  JAH juga disebut-sebut anak seorang dosen di Universitas Pattimura, Maluku.

Seperti diketahui Sri Wahyuningsih juga telah memilik dua anak namun belakangan ini sedang dalam proses percairan dengan suaminya. Bahkan saat ditemukan tewas Rabu 19 November lalu, harusnya Sri menghadapi gugatan cerai di Pengadilan Agama Jakarta Timur.

Sri Wahyuni ditemukannya wanita tak bernyawa di mobil Honda Freed Nopol B-136-SRI. yang  terparkir di tempat parkir Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (19/11/2014).

Anggota TNI AL Tewas di Pulogadung Akibat Ditusuk Debt Collector, 9 Pelaku Ditangkap Polres Metro Jakarta Timur

Jumat, 21 November 2014 09:21 WIB
PUSKOMINFO - Seorang anggota TNI AL, Kopral Kepala (Kopka) Sugiyarto, 38 tahun, yang tewas ditusuk belasan orang di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (21/11/2014), ternyata dikeroyok oleh debt collector perusahaan leasing. Aparat Polres Metro Jakarta Timur sudah menangkap 9 orang pelaku hingga kini masih menjalani pemeriksaan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Ade Rahmat Idnal mengatakan, kejadian berawal saat anggota TNI yang diketahui bernama Kopral Kepala (Kopka) Sugiyarto terlibat cekcok mulut dengan para pelaku.

"Para pelaku tiba-tiba mendatangi korban dan meminta korban menyerahkan sepeda motornya," ujar Ade saat dikonfirmasi.

Korban yang menolak memberikan motornya langsung ditikam oleh para pelaku dengan menggunakan senjata tajam. Korban pun jatuh tersungkur bersimbah darah. "Saat dibawa ke rumah sakit, nyawa korban tak dapat ditolong," ungkapnya.

Polisi yang mendapat laporan tersebut langsung bergerak mencari pelaku. Hingga saat ini ada sembilan pelaku yang diamankan. Setelah melakukan pemeriksaan, diketahui para pelaku merupakan debt collector atau penagih hutang salah satu leasing.

"Mereka debt collector. Kami masih kembangkan kasus ini. Kami akan telusuri siapa yang paling berperan," jelasnya.

Dari tangan pelaku, polisi menemukan barang bukti senjata tajam berupa dua parang, sebuah golok, sebuah belati, dan beberapa anak panah. "Kami juga mengamankan belasan sepeda motor milik pelaku," ucap AKBP Ade.

Kini para pelaku telah diamankan di Polres Metro Jakarta Timur. Sementara jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk dilakukan autopsi.

Anggota TNI AL Tewas Dikeroyok Belasan Preman di Pulogadung

Jumat, 21 November 2014 08:16 WIB
PUSKOMINFO - Seorang anggota TNI Angkatan Laut tewas dibunuh oleh belasan orang di Jalan Pemuda, Kelurahan Jati, Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (21/11/2014) dinihari.

Korban bernama Sugiyarto, 38 tahun, berdinas di Armabar Jl. Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

Informasi yang dihimpun, saat kejadian korban sedang berada di tempat makan dekat lokasi kejadian. Namun entah kenapa, tiba-tiba saja ada belasan orang yang datang dengan sepeda motor mendatangi korban. Tak diketahui penyebabnya, kemudian terjadi cekcok mulut sampai berbuntut perkelahian.

Korban tidak berdaya karena dikeroyok oleh belasan orang dan ditikam dengan berbagai jenis senjata tajam yang dilakukan para pelaku.

Sementara informasi dari Kepala SPKT Polsek Metro Pulogadung, Aiptu Sarip mengatakan pihaknya mendapat informasi dari Rumah Sakit Harapan Jayakarta yang memberitahukan ada korban meninggal dunia atasnama Sugiyarto, anggota TNI AL  berpangkat Koptu.

Setelah dilakukan pengecekan ke rumah sakit, ternyata benar korban sudah meninggal dunia dengan luka tusuk di dada kiri, dahi dan kepala sebelah kanan luka bacok. Keterangan saksi-saksi, korban meninggal dunia akibat dikeroyok.

Kini, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Cipo Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat untuk diautopsi. Sementara, kasus ditangani Polres Metro Jakarta Timur.

Polresta Bekasi Kota Ciduk Geng Motor Sadis "Suka Maling"

Terkenal Sadis, Geng Motor Sukmal Diciduk
Jajaran Polresta Bekasi Kota menciduk 10 anggota Geng Motor Sukmal (suka maling) yang biasa merampok dan merampas kendaraan bermotor di Bekasi.
Jumat, 21 November 2014 07:49 WIB
PUSKOMINFO - Jajaran Polresta Bekasi Kota menciduk 10 anggota Geng Motor Sukmal (suka maling) yang biasa merampok dan merampas kendaraan bermotor di Bekasi. Para anggota geng motor tersebut ditangkap di dua lokasi yakni fly over Kranji, Bekasi Barat, dan fly over Summarecon di wilayah Bekasi Utara.

10 pelaku komplotan yang diciduk di antaranya, Yahya Fahmi alias Dagol, 19 tahun sebagai pemimpin Geng Sukmal, Muslim, 21 tahun, IIS Sutrisno, 20 tahun, Ahmad Jenudin, 20 tahun, Nurul Ibad, 20 tahun, Nahrowi, 21 tahun, Aryanto, 23 tahun, Rizkal Mosafar, 24 tahun, Ahmad Fauzi alias Daday, 19 tahun, dan Endi Apriyandi alias Jambrey, 19 tahun.

Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kota Kompol Ujang Rohanda mengatakan, komplotan geng motor ini sudah beroperasi sejak tahun 2012, dan selama aksinya banyak masyarakat yang menjadi korban perampokan dan perampasan sepeda motor.

"Banyak korban yang terluka akibat dibacok," katanya di Bekasi, Kamis (20/11/2014).

Kompol Ujang mengatakan, pengungkapan geng motor ini berawal ketika petugas melakukan observasi bersama warga mengamankan pelaku Aldi Fahmi yang saat itu sedang berusaha melakukan perampokan.

Bahkan, saat ditangkap pelaku sempat melakukan perlawanan dengan menyabetkan senjata clurit kepada petugas.

Alhasil, Aldi terpaksa dilumpuhkan dengan timah putih di kaki bagian kananya. Kemudian dari pengakuan pelaku, petugas berhasil menangkap pimpinan geng motor yakni Dagol beserta komplotannya di Kampung Kali Abang Nangka, Bekasi Utara.

"Mereka komplotan remaja yang meresahkan," ujarnya.

Dalam aksinya, kata dia, komplotan ini biasanya berkumpul dengan pesta minuman keras dan merencanakan aksinya perampokan di bawah jembatan Bintang Metropolitan Bekasi Utara.

Setelah itu mereka jalan dengan mengendarai tiga sampai empat motor dengan bergonta-ganti pasangan lalu mencari sasaran.

Setelah mendapatkan sasarannya, lanjut dia, komplotan ini dengan menggunakan sepeda motor memepet korbannya sambil mengancam pakai senjata tajam dan mengambil sepeda motor korban beserta barang berharga.

"Jika korban melawan, komplotan ini membacok korban hingga tewas," ungkapnya.

Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Polresta Bekasi Kota, AKP Siswo menambahkan, usai melakukan perampokan biasanya komplotan ini menjual sepeda motor ini ke Karawang kepada penadah bernama Tatang yang saat ini menjadi DPO. "Uang itu untuk beli minuman keras," tambahnya.

AKP Siswo mengatakan, komplotan ini sudah beraksi sebanyak belasan kali di wilayah hukumnya dan komplotan ini memang sulit ditangkap petugas.

Karena setiap petugas melakukan observasi, komplotan ini menghilang. "Mereka memang terkenal kejam, dan sadis dalam aksinya," katanya.

Sementara barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya, empat sepeda motor, tiga senjata tajam, 15 buah kunci letter T. Kini, komplotan ini dijerat dengan Pasal 363 dan 365 KHUP dengan ancaman 20 tahun penjara.

Dagol mengaku, aksinya dilakukan karena terpengaruh dengan minuman keras dan memang sudah merencanakan aksinya.

"Kalau korban melawan, kami bacok, baru kita ambil kendaraannya beserta harta bendanya," ungkap pria yang baru saja lulus SMK ini.

Polresta Depok Sita 1800 Botol Miras


Miras yang disita Polres Depok
Miras yang disita Polresta Depok

Jumat, 21 November 2014 07:39 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Reserse Kriminal Polresta Depok  menggrebek tempat penjualan minuman dan menyita ribuan botol minuman keras (miras) di Kp. Baru, RT.01/07, Harjamukti, Kec. Cimanggis Kota Depok, Jumat (21/11/2014) dini hari. Pemilik toko Sovan Madiri  diperiksa petugas.

Operasi cipta kondisi yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Agus Salim, dibantu 50 personil reskrim Jatanras dan Resmob  menyita 1800 botol  berbagai jenis.

“Kita razia saat pemilik toko minuman Herlita Lumban Batu, sedang menjual miras ke orang lain,”ujar Kompol Agus Salim.


Sebanyak 150 krat atau setara 1800 botol miras berbagai jenis merek diperoleh Herlita dari distributor di Jakarta.

Kasat Reskrim mengatakan penggerebekan dilakukan karena penjualan miras yang sudah dilakukan setahun ini kerap dikeluhkan warga sekitar. Banyak yang minum miras lalu membuat onar lantaran tengah mabuk.

Operasi rutin ini, lanjut Kasat, untuk memberantas gangguan kamtibmas khususnya peredaran miras, dan narkoba.

“Pemicu naiknya kejahatan di Depok lantaran terpengaruh minuman keras. Oleh karena itu kita akan memberantasnya. Pelaku dikenakan Perda peredaran minuman keras yang diperjualbelikan tanpa umum." tambahnya.