31 Maret 2015

5 Orang Main Judi Sambil Hisap Ganja, Dibekuk Polsek Metro Pesanggrahan

Selasa, 31 Maret 2015 14:11 WIB
PUSKOMINFO - Lima pria yang sedang main judi sambil menghisap narkoba jenis ganja, dibekuk petugas Polsek Metro Pesanggrahan di Warung Nasi Uduk, di Jalan Haji Buang RT 07/07 Kel. Ulujami, Kec. Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (31/3/2015) dinihari.

Kelima tersangka yakni AM, 25 tahun, Ek, 30 tahun, SY, 28 tahun, F, 30 tahun, dan FIT, 25 tahun, kini masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Metro Pesanggrahan

Kapolsek Metro Pesanggrahan, Kompol Deddy Arnadi, mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan informasi masyarakat bahwa ada perjudian di wilayahnya. Setelah ditelusuri oleh petugas Buser yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Budi Bowo Leksono menyergap kelima penjudi kartu remi di warung Nasi Uduk sekira pukul 01:00 WIB dinihari.

“Setelah digeledah kami temukan uang Rp 40 ribu dan Satu set kartu Remi selain itu ditemukan satu paket narkoba jenis ganja seberat 8,6 gram,” kata Kapolsek.

Kemudian kelima penjudi tersebut digelandang ke Mapolsek untuk diperiksa. Akibat perbuatannya kelima tersangka terancam dikenakan Pasal 303 KUHP. “Untuk narkotikanya kami masih menunggu hasil tes urine,” kata Kompol Deddy.

Mulai Besok Polda Metro Jaya Gelar Operasi Simpatik Jaya 2015





Embedded image permalink
Selasa, 31 Maret 2015 10:25 WIB 
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya menggelar Operasi Simpatik Jaya 2015 dalam upaya mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Operasi ini berlangsung mulai Rabu (1/4/2015) besok sampai Selasa (21/4/2015).

Sebanyak 2.200 personel kepolisian gabungan dari berbagai kesatuan di Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dan seluruh jajaran Polres di wilayah hukum akan diterjunkan selama operasi ini.

"Dalam operasi ini, tugas pokoknya yakni kegiatan penekanan pada operasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul,, Selasa (31/3/2015).

Kabid Humas menambahkan, agar operasi ini bisa berjalan lancar, Polda Metro berharap setiap anggota yang diturunkan di lapangan selalu mengedepankan upaya melihat akar permasalahan, pencegahan, dan penegakan hukum.

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk melengkapi kelengkapan kendaraan bermotor. Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan," imbuhnya.

"Kami turunkan 1.030 personel dari Polda Metro Jaya, sedangkan sisanya masing-masing dari Polres jajaran," kata Kabid Humas.

Masing-masing Polres jajaran itu ialah, Polres Metro Jakarta Pusat menurunkan 110 personel, Polres Metro Jakarta Utara sebanyak 100 personel, Polres Metro Jakarta Barat 110 personel, Polres Metro Jakarta Selatan sebanyak 110 personel, dan Polres Metro Jakarta Timur 110 personel.

Sementara itu, untuk Polres-polres di wilayah penyangga ibu kota masing-masing Polres Tangerang Kota 100 personel, Polres Tangerang Kabupaten 100 personel, Polres Bekasi Kota 100 personel, Polres Bekasi Kabupaten 100 personel, Polres Depok 80 personel, Polres Pelabuhan Tanjung Priok 80 personel, dan Polres Bandara Soetta 70 personel.

Identitas Mayat di Danau UI Depok Akhirnya Dikenali


Kapolsek Beji, Kompol Ni Gusti Ayu Supiati bersama anggota menggeledah kamar kos korban.
Kapolsek Beji, Kompol Ni Gusti Ayu Supiati bersama anggota menggeledah kamar kos korban.

Selasa, 31 Maret 2015 09:47 WIB
PUSKOMINFO - Setelah lima hari dalam proses penyelidikan atas kematian pemuda yang ditemukan mengambang di Danau Kenanga, Balairung Universitas Indonesia - Depok, akhirnya petugas Reskrim Polsek Beji dibantu Polresta Depok dapat mengungkap identitas korban.

Identitas jenazah pemuda bersweter hitam bertuliskan Universitas Indonesia akhirnya diketahui setelah orang tua korban datang dari Yogjakarta ke Polsek Beji, Senin (30/3/2015) sekira pukul 18:00 WIB. Didampingi Kanit Reskrim Polsek Beji, AKP Syah Johan, orang tua mendatangi RS Polri Kramat Jati. Setelah dilihat, orangtua korban memastikan korban adalah anaknya bernama Akseyna Ahad Dori, 18 tahun.

Korban adalah  mahasiswa jurusan MIPA semester 4. Berdasarkan keterangan orang tua korban kepada penyidik, Akseyna Ahad Dori dikenal mempunyai prestasi gemilang di kampus. Bahkan korban juga pernah mengikuti lomba olimpiade science.

“Orangtua yakin betul korban adalah anak mereka. Hal itu dikenali dari pakaian serta ciri-ciri fisik korban,”ujar Kapolsek Beji Kompol Ni Gusti Ayu Supiati didampingi Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Agus Salim beserta anggota sewaktu mengeledah kamar kostan korban di daerah Beji, Senin (30/3/2015) malam.

Untuk memastikan hal itu, setelah ada petunjuk dari keluarga korban pemeriksaan pun dilakukan ke tempat tinggal kost korban yang berada di lantai dua Wisma Widya Gang M. Usman, RT.4/5, Beji Kota Depok.

“Setelah dilakukan penggeledahan, diamankan sejumlah barang berharga milik korban. Seperti laptop, buku-buku, dan secarik kertas bertuliskan tangan tentang permohonan maaf korban,”ungkap Kapolsek.

Sementara itu, Kasat Reskrim menduga, dari penemuan kertas berisi permohonan maaf korban diduga melakukan bunuh diri. “Dugaan sementara, kasus ini bunuh diri. Hal itu diperkuat dengan petunjuk ditemukan kertas permohonan maaf di dalam kamar kost, namun demikian kami akan tetap menyelidiki untuk mengungkap kepastiannya”ucapnya.

Menurut Kompol Agus Salim, barang bukti hasil pengeledahan di kamar kos korban akan diselidiki lebih dalam. “Tetap akan kita selidiki lebih dalam. Sudah beberapa temannya yang sudah kami periksa dan dimintai keterangan,”katanya.

Sebelumnya, sesosok jenasah pemuda ditemukan mengambang di danau Kenanga, Balairung UI, Kamis (26/3/2015) sekira pukul 09:00 WIB. Tas punggung yang dikenakan korban diisi sejumlah batu diduga untuk menenggelamkan jasad.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 31 Maret 2015

Selasa, 31 Maret 2015 08:46 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi SIM & STNK keliling wilayah DKI Jakarta, Selasa 31 Maret 2015 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Gepembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

30 Maret 2015

Seorang Pria Ditemukan Tewas Mengambang di Kali Angke Kembangan

Foto;    Pria ditemukan tewas di Kali Angke, Kembangan. (Warto)
Sesosok Mayat Pria ditemukan mengambang di Kali Angke, Kembangan.

Senin, 30 Maret 2015 14:49 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat pria ditemukan mengambang di Kali Angke, dekat Perum Permata Buana, Kelurahan Kembangan Utara, Jakarta Barat, Senin (30/3/2015) siang. Korban diketahui bernama Encas, beralamat di Kampung Bojong RT 04/04 Kelurahan Kembangan Utara, Jakarta Barat.

Saat ditemukan, korban mengenakan celana levis pendek warna biru, tanpa mengenakan baju.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Jaya, petugas pembersihan kali Pemda DKI Jakarta, sekira pukul 10:30 WIB. Siang itu, Jaya tengah menelusuri kali menggunakan perahu. Tiba-tiba melihat sesosok mayat mengambang di pinggiran Kali Angke.

Jaya kemudian melaporkan kepada security sekitar komplek yang diteruskan ke petugas kepolisian.

Petugas identifikasi Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Metro Kembangan yang datang ke lokasi selanjutnya melakukan olah TKP. Petugas yang melakukan pemeriksaan, pada jasad Encas terdapat luka luar di bagian dada sebelah kanan.

“Kami masih menyelidiki kasus ini,” kata Kapolsek Metro Kembangan, Kompol Sukatma.

Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Tangkap Dua Pengusaha Menjalankan Judi Online

Senin, 30 Maret 2015 14:36 WIB
PUSKOMINFO - Dua pengusaha diciduk tim dari  Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Keduanya ditangkap karena menjalankan judi online yang diselenggarakan melalui situs www.sbobet.com dan www.ibc.com.

Kedua tersangka yaitu Napin Sadikin alias Apin, 53 tahun, dan Khemal Radhomal, 57 tahun, ditangkap di dua lokasi berbeda di Jakarta Barat dan Jakarta Utara.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Didik Sugiarto mengatakan, ditangkapnya dua orang pengusaha itu berdasarkan laporan dari masyarakat. "Tersangka Khemal menyelenggarakan taruhan judi bola online," ujar AKBP Didik kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (30/3/2015).

Dari tangan Khemal, polisi menyita barang bukti dua unit handphone, satu unit laptop, satu buah buku rekapan, dua buah buku tabungan BCA dan sebuah token key BCA.

Selain Khemal, petugas juga menangkap Apin pada, 24 Maret 2015.di kawasan Kalideres, Jakarta Barat. "Dia (Apin) merupakan level agen judi bola online. Dia bertugas mengumpulkan taruhan dari para pemain, kemudian hasilnya dia serahkan ke bandarnya," lanjut AKBP Didik.

AKBP Didik menuturkan, Apin merupakan pengusaha sarang burung walet di Anyer, Banten. Pelaku menjadi agen judi bola di sebuah website. Dari tangan Apin, polisi menyita barang bukti lima unit handphone, satu unit laptop, tiga buah kalkulator, satu buah buku rekapan, enam buah buku tabungan BCA, dan satu kartu ATM BCA berikut key tokennya.

Kini keduanya di tahan di Mapolda Metro Jaya, dan dikenakan pasal judi.

Baru Kerja Satu Jam, Amin Curi Pakaian dan Sepeda Motor Majikan

Senin, 30 Maret 2015 11:48 WIB
PUSKOMINFO - Baru bekerja satu jam, Sim On Thin alias Amin, 39 tahun, harus berurusan dengan petugas kepolisian setelah nekat mencuri pakaian dan sepeda motor milik majikannya, Kong Miau Kong, 40 tahun. Aksi itu terjadi di Jalan Krendang Barat RT 02 RW 07, Krendang, Tambora, Jakarta Barat.

Kapolsek Metro Tambora, Kompol Dedy Tabrani, menjelaskan, kejadian tersebut berawal ketika pelaku baru diterima bekerja oleh korban. Lalu, diminta mengantarkan puluhan kodi pakaian pesanan pelanggan dengan menggunakan sepeda motor Honda Supra X hitam bernomor polisi B 3851 EL.

"Pakaian itu tidak diantar, tapi dibawa kabur oleh pelaku ke kontrakannya di Angke," ujar Kapolsek, Senin (30/3/2015).

Lalu, pelaku kembali ke pabrik konveksi tersebut dan meminta kepada korban untuk menginap di tempatnya bekerja. Oleh majikannya dipersilakan. Namun saat pagi hari, korban kaget setelah lokasi konveksi itu terkunci rapat dan sepeda motor yang biasa digunakan untuk mengantar barang pun tak lagi di ruangan.

"Setelah itu, pelaku sudah tidak bekerja lagi, dan korban melapor ke polisi," tuturnya.

Petugas yang mendapat laporan itu langsung bergerak cepat, dan mendapat kabar bahwa pelaku pulang ke kampung halamannya di Kampung Gajluk, Dukuh Lebak, Banten. Saat polisi menggerebek rumahnya, pelaku bersama sang istri Yanti, 26 tahun, serta kedua putrinya Devi, 7 tahun dan Vina, 5 tahun, tengah menghitung pakaian konveksi hasil curian.

"Tersangka juga menggunakan nama palsu, bermodus mencari kerja ingin menguras harta majikannya," jelas Kapolsek.

Kini pria berdarah Tionghoa itu mendekam di balik jeruji Mapolsek Metro Tambora, dan akan dijerat Pasal 363 KUHPidana atas pidana pencurian.

Curi Motor di Kampus, Mahasiswa STT PLN Diciduk Polsek Metro Cengkareng

Senin, 30 Maret 2015 11:45 WIB
PUSKOMINFO - Seorang mahasiswa Sekolah Tinggi Teknik PLN (STT PLN), nekat mencuri sepeda motor di basement kampus, di Jalan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Pelaku bernama Lutfhillah Azis, 19 tahun, terpaksa mencuri karena tergiur saat melihat kunci sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi B 3861 NKL masih tergantung di kontak sepeda motor.

Kapolsek Metro Cengkareng, Kompol Sutarjono mengatakan, ditangkapnya Azis karena ada laporan dari mahasiswa STT-PLN, Fajar Tanjung, 20 tahun, yang kehilangan sepeda motornya pada Rabu 18 Maret sekira pukul 15:40 WIB.

"Pelaku mencuri karena melihat kunci motornya belum di cabut, saat itu sepeda motor langsung dibawa pulang," ujar Kapolsek kepada wartawan, Senin (30/3/2015).

Lalu, lanjut Kapolsek, sepeda motor korban oleh pelaku diubah plat nomornya dan diganti dengan nomor D 3446 KAF.

"Saat kita meminta menunjukan surat kendaraan, dia tidak bisa menunjukan suratnya, dan nomor polisinya palsu," lanjutnya.

Kini mahasiswa semester dua STT-PLN itu, harus menghabiskan masa kuliahnya di penjara Polsek Metro Cengkareng. Ia akan dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman lima tahun penjara. "Dia mengakui motor itu hasil curian dari kampus 10 hari yang lalu," tutupnya.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 30 Maret 2015

Senin, 30 Maret 2015  08:15 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling, Senin 30 Maret 2015, di lima lokasi DKI Jakarta, sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

SIM Keliling Tangerang Kota : Plaza Shinta Karawaci

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

Tiga Kecelakaan di Tol Terjadi Senin Pagi Ini


Embedded image permalink
Senin, 30 Maret 2015 08:00 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak delapan mobil terlibat kecelakaan beruntun di Tol Tangerang KM 15 arah Jakarta pada Senin (30/3/2015) pagi ini.

Informasi dari TMC Polda Metro Jaya, kecelakaan beruntun tersebut tepatnya terjadi di kilometer 15 arah Tomang, Jakarta Barat, sekira pukul 05:55 WIB.

Terlihat, beberapa mobil diantaranya seperti Toyota Avanza/Xenia dihantam pada bagian belakang oleh sebuah mobil jenis MPV. Akibat peristiwa ini, arus lalu lintas dilokasi padat dan dalam penanganan oleh petugas.

Sementara itu, kecelakaan beruntun juga terjadi di Tol Cikarang, arah Tambun, Bekasi. Kecelakaan ini melibatkan lima unit mobil. Belum diketahui penyebab peristiwa ini. Lalu lintas dilokasi dikabarkan padat.

Kemudian, kecelakaan juga terjadi di tol Jagorawi arah Jakarta yang melibatkan dua buah mobil. Tepatnya di kilometer 20. Saat ini dalam penanganan petugas.

Dua Pengedar Ganja Dibekuk Polsek Serpong

Senin, 30 Maret 2015 07:17 WIB
PUSKOMINFO - D‎ua pengedar narkoba jenis ganja di Kota Tangerang Selatan diringkus tim buser Polsek Serpong. Keduanya ditangkap di dua lokasi berbeda yakni di wilayah Serpong dan Cisauk, Minggu (29/3/2015) siang. Sebungkus plastik berisi sabu dan ganja disita petugas dari tangan keduanya.

Kanit Reskrim Polsek Serpong, AKP Toto Daniyanto mengatakan tersangka bernama Suherman alias Acun,25 tahun, dibekuk polisi saat menunggu pembeli sabu di sebuah SPBU German Centre yang berada di Kel. Lengkong Gudang, Kec. Serpong, Tangerang Selatan.

Menurut AKP Toto Daniyanto, penangkapan berawal ketika tim buser melakukan observasi wilayah di Lengkong Gudang. Saat itu, petugas mencurigai gerak gerik Suherman saat berada di pom bensin. Suherman yang mengaku tengah menunggu temannya itu akhirnya pasrah dibawa petugas ke kantor polisi. “Kecurigaan kami terbukti benar. Saat digeledah, kami temukan sabu seberat 0,4 gram di kantong celananya,” ujar Toto .

Dalam pemeriksaan polisi, Acun mengatakan barang haram itu didapat dari Gerry,36 tahun, yang tinggal di wilayah Cisauk, Kabupaten Tangerang. Tak mau membuang waktu, tim buser langsung menggerebek rumah pria asal Solo, Jawa Tengah tersebut. Ganja seberat 0,5 Kg berhasil ditemukan petugas di plafon kamar mandi.

“Kedua pelaku sudah kami bawa ke kantor polisi untuk diperiksa penyidik,” kata AKP Toto Daniyanto.

Keduanya akan dijerat dengan Pasal 112 dan 114 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

27 Maret 2015

Buang Air Kecil di Pinggir Rel, Suyitno Tewas Tersambar KA

Jumat, 27 Maret 2015 14:50 WIB
PUSKOMINFO - Seorang laki-laki ditemukan tewas tersambar kereta di perlintasan kereta api Jalan Stasiun RT 01/01 Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (27/3/2015) pagi. Korban tersambar kereta usai buang air kecil di pinggir rel.

Korban diketahui bernama Suyitno, 57 tahun, asal Yogyakarta, warga Jl. Kramat I RT 07 RW 01 Kelurahan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Kapolsek Metro Kebayoran Lama, Kompol Riftazudin, mengatakan penemuan mayat tersebut terjadi sekira pukul 09:00 pagi. Jasad korban pertama kali diketahui oleh Hambali, 59 tahun, pedagang di lokasi. Menurut keterangan Hambali, saat itu korban sedang buang air kecil di pinggir rel kereta api dekat tiang lampu. Selesai buang air kecil datang kereta api dari arah Serpong menuju ke Kebayoran Lama hingga korban terserempet.

“Sehingga akhirnya korban terpental dan masuk ke selokan hingga mengakibatkan luka pada bagian Kepala dan korban tewas seketika di lokasi kejadian,” kata kapolsek.

Pada saat kejadian korban menggunakan Kaos Abu-abu dan menggunakan Celana Bahan Panjang warna cokelat. Oleh petugas Polsek Metro Kebayoran Lama jenazah korban kemudian dibawa ke RS Fatmawati guna keperluan visum.

Demi Kebutuhan Sehari-hari, Sekuriti Mencuri di Kantornya Sendiri

Jumat, 27 Maret 2015 09:12 WIB
PUSKOMINFO - Dua sekuriti PT Nusantara Card Semesta (NCS), diamankan polisi lantaran mencuri di kantornya sendiri, Kamis (26/3/2015) siang. Tersangka Erick Saputra, 35 tahun dan Samsul Bahri, 29 tahun, mengaku nekat mencuri handphone (HP) di perusahaan jasa pengiriman barang tersebut lantaran terdesak masalah ekonomi.

"Pengakuan pelaku, hasil curiannya (HP) dijual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujar Kapolsek Metro Palmerah, Kompol Darmawan kepada wartawan, Kamis (26/3/2015).

Kapolsek menerangkan kejahatan mereka terkuak setelah  pegawai IT perusahaan resah karena kantornya sering kemalingan.

Pegawai kantor tersebut sudah mencurigai terhadap perilaku para pelaku. Mereka kemudian mengintai kedua pelaku yang kepergok tengah beraksi di dalam kantor.

Pelaku yang tertangkap basah itu lalu digelandang ke petugas Polsek Palmerah untuk diberkas lalu dijebloskan ke dalam sel tahanan Mapolsek. Dari hasil pemeriksaan,  kata Kapolsek, keduanya mengaku sudah empat kali beraksi. Mereka sukses menggondol sedikitnya 13 handphone dari kantor ekspedisi tersebut.

“Modusnya, pelaku sebelum mengambil (handphone) menutupi kamera CCTV kantor dan masuk ke dalam kantor dengan mengambil kartu akses milik salah satu karyawan,” jelas Kapolsek.

Meski demikian, Kapolsek mengatakan tidak semua handphone curian diamankan pihaknya. Beberapa barang hasil curian itu telah dijual pelaku di sebuah lapak kaki lima. "Beberapa barang bukti lainnya masih bisa diselamatkan. Karena pelaku masih menyimpannya di rumah," ujar Kapolsek.

Atas perbuatannya, pelaku terancam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. g.

Tingkatkan Pelayanan, Pemkot Bekasi Bangun Polsek Jatisampurna

 Peletakan batu pertama pembangunan gedung Polsek Jatisampurna, Polresta Bekasi Kota di Perumahan Kranggan RW 15, Kamis (26/3). [SP/Mikael Niman]  
Acara peletakan batu pertama pembangunan gedung Polsek Jatisampurna, Polresta Bekasi Kota di Perumahan Kranggan RW 15, Kamis (26/3/2015).

Jumat, 27 Maret 2015 08:40 WIB
PUSKOMINFO - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Jawa Barat, mulai pembangunan gedung Polsek Jatisampurna yang berlokasi di Perumahan Kranggan RW 15, Kecamatan Jatisampurna. Peletakan batu pertama tanda dimulai pembangunan dilakukan pada Kamis (26/3/2015) kemarin.

Pembangunan gedung Polsek ini, untuk mempermudah pelayanan masyarakat dan mengurangi tanggung jawab Polsek Pondokgede, dalam menjaga keamanan wilayahnya.  

Selama ini, tiga kecamatan yakni Kecamatan Pondokgede, Jatisampurna dan Pondokmelati merupakan wilayah hukum dari Polsek Pondokgede. Idealnya, satu kecamatan berada di bawah naungan satu Polsek.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, menjelaskan tahap awal pembangunan Polsek Jatisampurna menyerap anggaran Rp 800 juta.

Dengan anggaran itu, Polsek yang berdiri di atas lahan 1.000 meter persegi dan memanfaatkan lahan fasos fasum, pembangunan hanya bisa dilakukan untuk satu lantai saja. Rencananya, akan dibangun hingga tiga lantai dengan total biaya mencapai Rp 3,1 miliar hingga tahun 2016 nanti.

"Kekurangan biayanya, pemerintah daerah akan menggandeng 30 perusahaan yang ada di Jatisampurna," ujar Rahmat Effendi.

Rahmat Effendi mengatakan, apabila tidak tercapai dari penggalangan dana perusahaan di sekitar lokasi, Pemkot Bekasi dan DPRD Kota Bekasi akan bersinergi dengan menggunakan anggaran dari APBD.

Sementara itu, Kapolresta Bekasi Kota, Kombes Pol Rudi Setiawan mengatakan, keberadaan Polsek Jatisampurna menjadi kebutuhan masyarakat dan prioritas Polri dalam meningkatkan pelayanan. Nantinya, Polsek Jatisampurna akan diisi sekitar 100 personel.

Saat ini, kekuatan personel Polsek Pondokgede mencapai 164 personel untuk menjaga kamtibmas dari 3 kecamatan yang mencapai 442.419 orang dengan perbandingan 1:2.961 jiwa. Satu personel polisi menjaga sekitar 2.961 orang. 

"Negara maju idealnya 1: 400 jiwa. Anggota Polsek Pondokgede kelebihan beban tugas sehingga pelaksanaan tugas tidak maksimal dijalankan," ujar Kapolres.

Polsek Pamulang Ringkus Tiga Pengedar Ganja


Tiga Warga Ciputat Dibekuk Polisi

Jumat, 27 Maret 2015 08:11 WIB
PUSKOMINFO - Tiga pengedar ganja di kawasan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, dicokok petugas Polsek Pamulang, Kamis (26/3/2015). Dari ketiganya disita ratusan gram ganja yang ditemukan di rumah para pelaku.

"Kami terima laporan adanya praktik peredaran ganja di kawasan Ciputat. Lantas kami mendalami laporan tersebut, ternyata benar," kata Kapolsek Pamulang, Kompol Dody Ferdinand Sanjaya kepada wartawan, Kamis (26/3/2015).

Usai melakukan pendalaman, kata Kapolsek, pihaknya mendapatkan identitas para pelaku tersebut, yakni RG, 21 tahun dan CA, 21 tahun. Keduanya diketahui sebagai warga Kampung Sawah Lama, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

"Mereka kami amankan di kediamannya. Di rumah RG kami temukan satu paket ganja kering seberat 96,34 gram dan satu paket ganja kering berisi 37,36 gr‎am. Sedang di rumah CA ditemukan satu paket ganja kering berat 972 gram,"‎ bebernya.

Usai ditangkap, kata Kapolsek, keduanya diperiksa. Hasil pemeriksaan itu, pihaknya kembali mengantongi identitas dua pelaku lainnya yang di duga sebagai pengedar dari komplotan yang sama, yakni SP dan AS, 28 tahun, yang juga warga Ciputat.

"AS kami tangkap dikediamannya, di rumahnya kami temukan enam bungkus paket ganja. Ada yang berisi 829 gram, 55,30 gram, 5,74 gram, 6,48 gram, 6,50 gram, dan 11,16 gram. Sedang SP, saat kami gerebek rumahnya dia tidak ada. Sampai sekarang SP masih kami kejar," jelas Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, meskipun SP berhasil kabur dari penggerebekan di rumahnya. Pihaknya menemukan tujuh kilogram daun ganja kering di rumahnya.

Kini, ketiga orang tersebut sudah berada di Polsek Pamulang untuk menyelidiki lebih lanjut.

Edarkan Sabu, Pensiunan PNS Dibekuk Polres Metro Jakarta Pusat

Jumat, 27 Maret 2015 08:01 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pensiunan PNS berinisial M alias Pakde, 58 tahun, dibekuk petugas Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, karena mengedarkan sabu. Dari tangan Pakde disita 9,8 gram narkoba jenis sabu.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Robert Sitinjak mengungkapkan, penangkapan Pakde bermula dari keterangan T alias Kebo, 37 tahun, pengedar sabu yang sebelumnya ditangkap di kontrakan di Jalan Peta Selatan, Kalideres, Jakarta Barat pada Jumat 20 Maret lalu. Kebo diamankan bersama barang bukti sabu seberat 3,7 gram.

Usai diamankan, lanjutnya, Kebo pun menjalani pemeriksaan dan mengaku barang haram tersebut didapatkan dari Pakde beberapa hari sebelum penangkapan. Dari keterangan Kebo, polisi menangkap Pakde beserta sabu seberat 9,8 gram dan ekstasi warna hijau seberat 3,34 gram di rumahnya yang beralamat di Jalan Mira Nomor 182 RT 15/07, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu 21 Maret lalu.

“Selain Kebo dan Pakde, kita menangkap lima pengedar lain. Mereka adalah kelompok Kalideres yang narkobanya boleh beli dari Pakde,” ujar AKBP Sitinjak di Polres Metro Jakarta Pusat, Kamis (26/3/2015) kemarin. Lima pengedar yang diringkus di antaranya,  EST, 49 tahun, OH alias Jawa, 20 tahun, M alias Arab, 43 tahun dan WS alias Mr X, 34 tahun.

"Semuanya ditangkap di Gang Laler, Kemayoran, Jakarta Pusat bersamaan. Total sabu yang kita sita dari kelompok Kemayoran dan Kalideres sebanyak 55 gram atau senilai Rp120 juta jika diuangkan,” tutupnya.

Pemalsu KTP Dibekuk Polsek Metro Cilincing


Tersangka pemalsu KTP diamankan di Mapolsek Cilincing berikut barang bukti KTP palsu, Stempel dan satu set computer.
Tersangka pemalsu KTP diamankan di Mapolsek Metro Cilincing berikut barang bukti KTP palsu, Stempel dan satu set komputer.

Jumat, 27 Maret 2015 07:42 WIB
PUSKOMINFO - Memalsukan Kartu Tanda Penduduk (KTP), seorang pria diringkus anggota Resmob Polsek Metro Cilincing di rumahnya Jalan Dukuh Utara, RT12 RW 15, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (26/3/2015). Dari tangan tersangka bernama Lalu Irfan, 35 tahun, petugas menyita puluhan stempel palsu, kertas dan balangko KTP palsu berikut satu set Komputer.

“Kami masih lakukan pengembangan kasus ini. Dari keterangan sementara, tersangka mengaku sudah dua tahun melakukan aksi pemalsuan tersebut. Kami sendiri banyak mendapat laporan terkait KTP palsu,” kata Kapolsek Metro Cilincing, Kompol Edi Purnawan, didampingi Kanit Reskrim, AKP Andre Suharto.

Terungkapnya kasus KTP palsu ini berawal dari informasi warga bahwa ada seseorang bisa mennggandakan KTP. Dari informasi tersebut kemudian dilakukan penyelidikan anggota Resmob Polsek Metro Cilincing.

Dari penyelidikan itu, petugas lalu menggerebek rumah kontrakan tersangka di Jalan Dukuh Utara, Blok S, No 11, RT12/15, Semper Barat, Cilincing, sekira pukul:01:00 WIB. Saat rumahnya digeledah petugas menyita 13 KTP palsu, 3 blangko KTP kosong, 1 KTP asli, 1 set komputer dan 90 buah stempel palsu dari beberapa kelurahan dan catatan sipil luar kota dan Kelurahan Semper Barat, Cilincing.

Kapolsek menjelaskan, dalam menjalankan aksinya tersangka memalsukan KTP tersebut berdasarkan pesanan. Satu KTP asli kemudian digandakan hingga beberapa lembar tergantung pesanan konsumen.

“KTP asli digandakan jadi banyak, fotonya sama tapi identitas dan alamat di KTP tersebut dipalsukan. KTP palsu itu digunakan kemungkinan untuk kejahatan,” ujar Kapolsek.

Dikatakan Kapolsek, dari pemeriksaan pria kelahiran Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut kebanyakan pemesan menggunakan KTP palsu untuk mengaburkan identitasnya saat membuka rekening bank, dan juga mengambil kenderaan dari leasing.

"Tersangka mendapatkan banyak Blagko kosong, stempel dan catatan sipil dari daerah Pramuka. Kemudian dia baru mencetak balngko dan kertas kosong tersebut begitu ada permintaan,” tukas Kapolsek.

Tersangka men-scaning dan mencetak KTP palsu tersebut lewat perangkat komputer dari KTP Asli. Dalam sebulan tersangka mendapat orderan sekitar lima KTP yang akan di palsukan. Untuk satu KTP palsu, tersangka mengantongi uang Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu per KTP.

“Tidak hanya KTP yang dipalsukan, tapi juga kami temukan kertas untuk pembuatan STNK dan ini masih kami dalami,” kata Kapolsek.  

Lokasi Layanan Mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 27 Maret 2015

Jumat, 27 Maret 2015  07:37 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling, Jumat 27 Maret 2015, di lima lokasi DKI Jakarta, sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : Citraland Grogol
STNK : Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

SIM Keliling Tangerang Kota : Plaza Shinta Karawaci

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770 & 021-91304959
Fax : 021-5275090
SMS : 1717