30 April 2015

Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ringkus Pembobol Brankas di Bekasi

Kamis, 30 April 2015 14:32 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, menangkap satu dari empat orang tersangka pembobol brankas perusahaan properti, di Jalan Joyomartono, Margahayu, Kota Bekasi, Jawa Barat. Tersangka berinisial CW, 25 tahun, tak berkutik ketika ditangkap di daerah Paseban, Senen, Jakarta Pusat.

"Satu tersangka berhasil kami tangkap berinisial CW. Dia merupakan salah satu tersangka pembobol brankas di Bekasi," ujar Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Didik Sugiarto kepada wartawan, Kamis (30/4/2015).

Tersangka membobol perusahaan properti itu pada tanggal 9 Februari 2015, pada pukul 23.30 WIB, dengan lewat jendela menggunakan linggis.

"Mereka mencari brankas dan berhasil membawa kabur. Di dalam brankas diduga ada uang sebesar Rp 396 juta, dan hasilnya untuk foya-foya," katanya.

Saat ini, kata AKBP Didik, pihaknya masih mengejar tiga orang rekan tersangka yang masih buron. "Tiga orang kawannya masih buron, berinisial Y, NT, dan A, " tutupnya.

Terpergok, Pencuri Burung Dipukuli dan Ditelanjangi

Kamis, 30 April 2015 10:30 WIB
PUSKOMINFO - Agus Suprianto, 32 tahun, menjadi bulan-bulanan warga ketika kepergok mencuri seekor burung murai batu di Jalan Adhi Karya, RT 08, RW 05, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Tak hanya dipukuli oleh warga, Agus pun ditelanjangi hingga mengenakan celana dalam saja. Dengan jalan terlunta-lunta Agus digiring ke Mapolsek Metro Kebon Jeruk.

Kapolsek Metro Kebon Jeruk, Kompol Slamet mengatakan, aksi ini bermula ketika Agus sedang keliling mencari lokasi pencurian. Tiba-tiba langkahnya terhenti, ketika melihat seekor burung murai batu milik Sutiyo, 43 tahun, di dalam sangkar sedang tergantung di garasi rumah.

Wajahnya pun celingak-celinguk untuk memastikan kondisi lokasi aman, lalu Agus memanjat pagar rumah Sutiyo dan mencuri burung murai batu dari sangkarnya.

"Saat pelaku memasukkan tangannya ke dalam sangkar, istri korban melihatnya dan berteriak," ujar Kapolsek, Kamis (30/4/2015).

Sontak, Agus pun panik mendengar teriakan korban dan belasan warga pun berduyun-duyun berkumpul dan mengepung Agus.

Tertangkap, pukulan demi pukulan mendarat di wajah serta badan Agus, tak hanya itu pakaian yang dikenakannya pun dilepaskan hingga tinggal celana dalam.

"Pelaku langsung diamankan beserta barang bukti burung murai batu. Ditaksir harga burung itu Rp2 jutaan," pungkasnya.

Mayat Tanpa Busana Sudah Membusuk Ditemukan di Kebun Kosong di Ciputat

Kamis, 30 April 2015 10:16 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan warga di kebun kosong di Jalan Dewi Sartika RT 02/09 Kel. Ciputat,  Tangerang Selatan, Rabu (29/4/2015) pagi. Mayat tanpa mengenakan busana itu dalam kondisi membusuk hingga terlihat tengkorak.

Mayat pertamakali ditemukan oleh Sigih, 30 tahun, warga sekitar yang hendak membuka ruko Millenium sekira pukuk 09:00 WIB. Sigih curiga mencium aroma tidak sedap di area tersebut. “Setelah dicek ternyata ada mayat lalu kami laporkan ke pihak yang berwajib,” katanya kepada petugas.

Saat ditemukan, mayat dalam posisi tertelungkup tanpa busana, memiliki ciri badan kurus rambut panjang sebahu tinggi sekira 160 cm.

Kapolsek Ciputat, Kompol Hasudungan Damanik mengatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki penyebab kematian korban. “Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Kapolsek.

Kemudian jenazah dikirim ke RS Jenazah Fatmawati guna keperluan visum.

Polda Metro Jaya Lakukan Gladi Lapangan Kesiapan Pengamanan May Day

Kamis, 30 April 2015 08:28 WIB
PUSKOMINFO - Jajaran Polda Metro Jaya, Kamis (30/4/2015) pagi ini melakukan gladi lapangan di sekitar Bundaran HI dan Istana Negara dalam rangka pengemanan May Day pada Jumat (1/5/2015) besok Gladi lapangan dilakukan untuk mengetahui kesiapan personel yang ditempatkan di titik-titik lokasi pengamanan.

"Gladi lapang dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh kesiap-siagaan personel dalam pengamanan Hari Buruh ini," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Unggung Cahyono di lokasi gladi.

Gladi lapangan dilakukan pada pukul 08:00-10:00 WIB. Dalam gladi lapang ini, personel mensimulasikan SOP dan Protap yang berlaku dalam pengamanan unjuk rasa. Masing-masing personel yang dilibatkan dalam pengamanan May Day ini juga harus sudah mengetahui posisinya masing-masing. "Siapa bertugas apa dan bertanggung-jawab kepada siapa," kata Kapolda.

Menurut Kapolda, gladi lapangan itu juga untuk mengetahui pengaturan arus lalu lintas dan lokasi parkir kendaraan yang digunakan para buruh.

Sebagaimana diketahui bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya akan memberlakukan car free day di Jalan Jenderal Sudirman dan MH Thamrin hingga Jalan Medan Merdeka Barat pada saat peringatan hari buruh internasonal atau May day 1 Mei 2015, besok. Sejumlah ruas jalan pun akan ditutup dan dialihkan.

Arus lalu lintas yang ditutup adalah Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan Thamrin. Selama peringatan May Day lalu lintas akan dialihkan.

Kendaraan tujuan Jalan Merdeka Barat dari arah utara (Harmoni) dibelokan ke kiri melalui Pos Pasar Baru lalu melintas ke Lapangan Banteng, hingga Tugu Tani, dan Menteng.

Dari arah timur yang melintas melalui Bunderan Semanggi akan ditutup. Hanya bus massa peserta May Day yang boleh melintas, sementara mobil pribadi dilarang masuk.

Apabila massa sudah penuh di Bunderan HI, maka massa yang baru datang akan disetop di Dukuh Atas dan wajib jalan kaki. Kendaraan diminta lewat bawah dan parkir di Monas.

Jika Semanggi sudah penuh dengan massa, maka massa yang datang dari arah Tangerang akan dibelokan melalui Tomang, lalu belok kiri ke arah Harmoni.

Penutupan jalan Sudirman-Thamrin berlaku pukul 06.00-13.00 WIB. Jika massa ternyata masih berada di lokasi, maka penutupan jalan bersifat tentatif.

Polsek Serpong Gerebek Pabrik Obat Mengandung Sabu

Kamis, 30 April 2015 07:29 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Serpong menggerebek sebuah ruko tempat memproduksi obat di Golden Boulevard Blok F1-09 BSD City, Serpong, Kota Tangsel, Rabu (29/4/2015) pagi. Dari tempat ini petugas mendapati sejumlah obat yang mengandung narkotika jenis methamphetamine (sabu).

Dalam penggerebekan yang dilakukan sekira pukul 06:00 WIB itu petugas juga menangkap 12 orang termasuk di antaranya pemilik pabrik obat tersebut.

Kapolresta Kabupaten Tangerang, Kombes Pol Irfing Jaya mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan secara mendalam melalui narkoba test, obat yang seharusnya memiliki izin dari Kemenkes tersebut ternyata mengandung methamphetamine. "Pabrik ini tidak berizin. Produk ini memang positif mengandung methamphetamine," jelas Kapolres.

Kapolres menuturkan, hasil dari penyelidikan obat yang diproduksi itu bermerek Carnophen. Dalam satu hari, pabrik ini memproduksi obat sebanyak 240.000 butir dengan lima mesin aktif.

"Pemilik berinisial N serta 11 karyawannya telah kita tangkap. Kami masih mengembangkan kasus ini," ucapnya. Kapolres menerangkan, Carnophen merupakan obat keras karena selain mengandung methaphetamine, juga terdapat kafein.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 30 April 2015


Kamis, 30 April 2015 07:19 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi SIM & STNK keliling wilayah DKI Jakarta, Kamis 30 April 2015 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

29 April 2015

Polres Metro Jakarta Timur Bekuk 8 Anggota Geng Motor 'Babe'

Rabu, 29 April 2015 15:10 WIB
PUSKOMINFO - Komplotan geng motor yang kerap melakukan aksi kriminal dibekuk petugas Polres Metro Jakarta Timur. Dari 20 anggota geng motor bernama 'Babe' ini polisi baru menangkap delapan orang.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur Kompol Tejo Yuantoro mengungkapkan, para pelaku yang diringkus ini berinisial YBH, 15 tahun, DJ, 17 tahun, DA, 17 tahun, RH alias P, 17 tahun, AP, 17 tahun, FYS, 17 tahun, AF alias B, 19 tahun, dan MP, 19 tahun.


"Mereka ini kelompok geng motor Babe yang miliki base camp di Rawa Kuning, Cakung, Jakarta Timur. Kelompok ini terkenal sebagai komplotan begal sadis yang tak segan-segan melukai dan membunuh korban," ungkap Kompol Tejo di Mapolres Metro Jakarta Timur, Rabu (29/4/2015). 

Kompol Tejo menjelaskan, kelompok geng motor ini kerap beraksi pada Sabtu malam di kawasan Pulo Gadung, Duren Sawit dan Cakung. Dalam menjalankan aksinya mereka sangat profesional karena telah memiliki peran masing-masing.

"Terakhir kali geng motor ini beraksi pada 19 April lalu di Jalan Bekasi Timur Nomor 17 tepatnya didekat Indomaret. Kita masih mengembangkan kasus ini," jelasnya.

Kapolda Metro Jaya: Saat May Day Tak Ada Buruh yang Menutup Tol, Sweeping Pabrik dan Anarkhis

Rabu, 29 april 2015 12:54 WIB
PUSKOMINFO - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Unggung Cahyono dalam apel gelar pasukan pengamanan hari buruh Internasioal atau Mayday di Mapolda Metro Jaya, Rabu (29/4/2015) pagi, mengatakan pihaknya sudah bertemu 105 orang perwakilan serikat pekerja, mereka berjanji untuk tidak melakukan penutupan jalan tol, sweeping di pabrik-pabrik dan tindakan lainnya yang mengganggu keamanan dan ketertiban.

“Sudah disepakati tidak ada yang akan menutup tol, sweeping pabrik, dan kegiatan lainnya yang mengganggu ketertiban. Mulai pukul 07.00 mereka akan bergeser dari titik kumpul, dan kita kawal ke Bundaran HI,” ujar Kapolda.

Polda Metro Jaya menurunkan 14.404 personel gabungan dalam pelaksanaan pengamanan Mayday. Terdiri dari, 5.217 personel Satgasda, 6.809 personel Satgasres, 1.597 personel BKO Mabes, 300 personel bantuan Kodam Jaya, dan 601 personel Pemprov DKI Jakarta.

“Berdasarkan data pemberitahuan aksi unjuk rasa buruh akan dilakukan di Istana Negara, Bundaran HI, Pantai Carnaval Ancol, Stadion Gelora Bung Karno Senayan, serta kawasan industri Tangerang dan Bekasi, lalu sebagian akan menuju ke Gelora Bung Karno, Senayan untuk menghadiri hiburan musik,” jelas Kapolda.

Aksi unjuk rasa buruh kali ini, lanjut Kapolda, beragendakan menolak kenaikan upah dua tahun sekali, menuntut adanya jaminan dana pensiun dan kesehatan, penghapusan outsourching, menolak pasar bebas, masalah ketenagakerjaan, serta menolak kenaikan harga BBM dan gas.

“Mereka akan longmarch dari Bundaran HI ke Istana Negara, orasi di depan Istana, dan melaksanakan Shalat Jumat. Usai shalat Jumat, mereka kembali orasi ke Istana Negara dan sebagian ada yang menuju Gelora Bung Karno. Seluruh kendaraan ditempatkan di kantong parkir IRTI, sekitar Monas, Masjid Istiqlal, Lapangan Banteng, dan stasiun Gambir, semua kegiatan berakhir pada pukul 17.00,” kata Kapolda.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya: Car Free Day Saat Hari Buruh Berlangsung Pukul 06:00 - 13:00 WIB

Rabu, 29 April 2015 12:42 WIB
PUSKOMINFO - Dalam rangka Hari Buruh Dunia (May Day) 1 Mei mendatang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya akan menggelar Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Istana Negara.

Kegiatan tersebut akan berlangsung pada pukul 06:00-13:00 WIB. "Akan berlangsung hingga shalat Jumat. Setelah itu, kendaraan boleh melintas kembali," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Risyapudin di Mapolda Metro Jaya, Rabu (29/4/2015).

Kombes Risyapudin menjelaskan, setelah pukul 13.00 WIB, sebagian buruh akan menuju Senayan untuk menonton konser musik. Kemungkinan kendaraan akan banyak melintasi kawasan car free day (CFD). Oleh karena itu, CFD dihentikan pada pukul 13.00 WIB.

"Aksinya sendiri akan berlangsung hingga pukul 17.00 WIB sesuai izin ke Polda Metro Jaya," kata Kombes Risyapudin.

Dengan adanya CFD di kawasan tersebut, lanjut dia, tidak ada kendaraan yang boleh melintasi Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, dan Jalan Medan Merdeka Barat. Namun, polisi memberikan pengecualian untuk bus-bus yang mengangkut para buruh ke Bundaran Hotel Indonesia.

"Kalau bus buruh masih kami perbolehkan. Selanjutnya, mereka harus parkir di kantong-kantong parkir yang kami sediakan," katanya.

Kantong-kantong parkir itu antara lain Lapangan IRTI Monas, Stasiun Kereta Api Gambir, dan lahan parkir Masjid Istiqlal. Ia menegaskan, bus tidak boleh diparkir selain di tempat pakrir yang sudah disediakan.

Kebakaran Terjadi di Samping RS Siloam Lebak Bulus


Api Lalap Rumah Samping RS Siloam Lebak Bulus
Kebakaran samping RS Siloam Lebak Bulus
 
Rabu, 29 April 2015 10:32 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran terjadi pada rumah pekerja yang berada di dekat rumah sakit Siloam, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (29/4/2015). Belum diketahui apakah ada korban jiwa dalam pertistiwa ini, saat ini api masih berkobar.

Informasi dari Twitter Traffic Management Center Polda Metro Jaya, kebakaran itu terjadi sekira pukul 08:00 WIB, dan saat ini api belum behasil dijinakkan.

Dari foto yang diunggah ke twitter @TMCPoldaMetro, terlihat api masih menyala besar, tiupan angin juga membuat api merembet ke bagian lain. Kepulan asap tebal juga membumbung tinggi.

Sementara itu, akibat kebakaran tersebut, situasi lalu lintas tepatnya di Jalan TB Simatupang dilaporkan macet parah. Itu disebabkan adanya mobil pemadam yang parkir di pinggir jalan.

Polda Metro Jaya Gelar Pasukan Kesiapan Pengamanan May Day

Rabu, 29 April 2015 07:46 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya pada Rabu (29/4/2015) pagi ini menggelar pasukan kesiapan pengamanan peringatan Hari Buruh Dunia (May Day), Rabu (29/4/2015) pagi. Dalam pengamanan 1 Mei nanti, Polda Metro Jaya mengerahkan kekuatan sekira 18 ribu personel dengan dibantu oleh personel TNI dan Pemda DKI Jakarta.

Gelar pasukan dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Unggung Cahyono selaku Inspektur Upacara di Lapangan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, pukul 07.00 WIB.

Menurut Kapolda, gelar pasukan ini, selain untuk pengecekan kesiapan personel pengamanan, juga kesiapan peralatan yang dimiliki.

Adapun, satuan yang dilibatkan terdiri dari Satuan Brimob, Satuan Sabhara, Satuan Lalu Lintas, Satuan Intelkam, dan Satuan Reserse, serta TNI, Satpol PP dan Damkar DKI Jakarta.

Peringatan Hari Buruh, Jumat (1/5/2015) mendatang diperkirakan akan diikuti oleh sekitar 75 ribu massa yang terdiri dari elemen buruh yang tergabung dari pelbagai organisasi serikat buruh seperti KSBI, KSPSI, FPSI, SPSI dan lainnya.

Sebelum melakukan aksi, massa terkonsentrasi di Bundaran HI, selanjutnya akan melakukan long march ke dua lokasi yakni depan Istana Negara dan Gedung DPR RI.

Dua Sejoli Mencuri Sepeda Motor untuk Modal Menikah

Rabu, 29 April 2015 07:24 WIB
PUSKOMINFO - Sepasang kekasih nekat mencuri sepeda motor milik temannya sendiri di panti pijat di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Keduanya mencuri sepeda motor Honda Vario milik Unasih karena terdesak untuk modal biaya pernikahan.

Tersangka bernama Nani Kurniasih, 27 tahun, berhasil ditangkap petugas Polsek Metro Kelapa Gading di kawasan Cakung, Jakarta Timur, sedangkan pacarnya, K, 29 tahun, kini masih dalam pengejaran petugas.

Kapolsek Metro Kelapa Gading, Kompol Sutriyono, di kantornya, Selasa (28/4/2015) mengatakan tersangka Nani mengaku diajak berkomplot dengan pacarnya, K, untuk ikut mencuri sepeda motor karena akan dinikahi dan uang hasil penjualan sepeda motor tersebut digunakan buat modal menikah.

Menurut Kapolsek, aksi pencurian itu dilakukan keduanya saat dini hari. Tersangka Nani yang mengatur pencurian tersebut dengan mendorong sepeda motor yang tidak dikunci ke luar panti, lalu diserahkannya kepada pacarnya. "Nani berhasil diciduk, sementara pacarnya masih dalam pengejaran," sambungnya.

Kepada petugas, wanita yang tinggal di Cakung, Jakarta Timur ini diminta pacarnya untuk membantu melancarkan aksi pencurian itu. "Tersangka Nani mengakui ikut membantu pacarnya mencuri motor," tukasnya.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 29 April 2015


Rabu, 29 April 2015 07:16 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi SIM & STNK keliling wilayah DKI Jakarta, Rabu 29 April 2015 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

28 April 2015

Mayat Pria Tergantung di Pohon Ternyata Pedagang Pakaian Asal Jambi


Foto-Kapolsek Pademangan, Kompol Benny Alamsyah memeriksa korban gantung diri di lokasi Hutan Kota Golf, Jalan Benyamin Sueb, Pademangan, Jakarta Utara. (ilham)
Kapolsek Metro Pademangan, Kompol Benny Alamsyah memeriksa korban gantung diri di lokasi Hutan Kota Golf, Jalan Benyamin Sueb, Pademangan, Jakarta Utara. 

Selasa, 28 April 2015 12:19 WIB
PUSKOMINFO - Pria yang tewas tergantung di pohon Hutan Kota Golf, Jalan Benyamin Sueb, Pademangan Timur, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (28/4/2015) pagi, ternyata seorang pedagang pakaian asal Jambi.

Setelah petugas Polsek Metro Pademangan dan Polres Metro Jakarta Utara melakukan identifikasi, identitas korban ditemukan yakni bernama Tatang Hidayat, 38 tahun, warga Dusun Sidomulyo RT 026 RW 01, Bukit Bungkul, Renah Pamenang, Merangin, Jambi.

Di lokasi petugas juga menemukan dua handphone dan botol minuman. Oleh petugas, jasat korban kemudian dibawa ke RSCM untuk di outopsi.

Kapolsek Metro Pademangan, Kompol Benny Alamsyah mengatakan, jasad korban ditemukan pertama kali, sekira pukul: 07:30 WIB oleh Piran, 36 tahun dan Mustaq biroh, 45 tahun, petugas kebersihan sedang menyapu jalan dan melihat korban sudah tergantung di atas pohon.

“Kami mendapat laporan dari dua saksi melapor ke pos pantau yang lokasinya tak jauh dari lokasi,” kata Kapolsek.

Petugas yang datang ke lokasi menemukan korban dalam posisi gantung diri di pohon Ketapang menggunakan tali tambang putih, mengenakan kaos sweater biru, dan celana panjang Jeans biru.

Di lokasi petugas juga mengamankan tas selempang hitam berisi dua handphone, uang sebesar Rp 2,4 juta dan STNK sepeda motor.

“Dekat korban ada botol minuman dan sepatunya. Kemungkinan korban melakukan aksinya terlebih dahulu memanjat pohon karena tingginya sekitar 3 meter lebih,” tukas Kapolsek.

Dikatakan Kapolsek, dari handphone yang ditemukan diketahui jika korban adalah seorang pedagang pakaian kemudian dijual di daerahnya Jambi. “Kami sudah hubungi keluarganya dari nomor handphone milik korban,” tutup Kapolsek..

Dua Jambret Tertangkap Warga Setelah Terjatuh dari Sepeda Motor

Selasa, 28 April 2015 11:58 WIB
PUSKOMINFO - Dua penjahat jalanan, CA, 25 tahun, dan MU, 22 tahun, berhasil ditangkap kemudian dikeroyok warga, Selasa (28/4/2015) pagi. Keduanya tertangkap saat sepeda motor yang ditungganginya menabrak trotoar jalan saat dikejar warga, setelah menjambret tas pasangan suami isteri di Jalan Raya Puri Kembangan, Jakarta Barat.

Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Herru Julianto menjelaskan kronologi kejadian bermula saat korban EU bersama suaminya melintas di lokasi kejadian.

"Tiba-tiba datang pelaku yang berboncengan dengan sepeda motor, lalu merampas tas korban dan melarikan diri," ujar Kompol Herru, Selasa (28/4/2015).

Warga Tambora itu pun kaget sehingga berteriak dan mengundang belasan warga. Warga pun berduyun-duyun mengejar kedua pelaku dengan sepeda motor.

Lantaran bingung dan panik dikejar belasan warga, kedua pelaku akhirnya menabrak trotoar jalan hingga terpental. Keduanya pun berhasil dibekuk dan pukulan demi pukulan mendarat empuk di kedua wajah dan badan pelaku.

"Saat ini, kedua pelaku dan barang bukti sudah dibawa ke Polsek Metro Kembangan untuk perkembangan lebih lanjut," pungkasnya.

Mayat Pria Tergantung di Pohon Pinggir Jalan

Selasa, 28 April 2015 09:25 WIB
PUSKOMINFO - Puluhan warga dan pengendara sepeda motor kaget melihat sosok mayat lelaki tergantung di pohon di depan lapangan Golf Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (28/4/2015) pagi sekira pukul 07:20 WIB

Hingga berita ini diturunkan, petugas kepolisian belum yang menangani belum datang kecuali petugas lalulintas yang mengatur arus lalu lintas yang tersendat akibat banyaknya pengendara yang hendak melihat pria tergantung yang memakai celana jeans biru dan pakai jaket tersebut.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 28 April 2015


Selasa, 28 April 2015 08:02 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi SIM & STNK keliling wilayah DKI Jakarta, Selasa 28 April 2015 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

27 April 2015

Polda Metro Jaya Kerahkan 18.307 Personel Amankan Mayday

Senin, 27 april 2015 15:46 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya akan mengerahkan 18.307 personelnya untuk mengamankan perayaan May Day pada Jumat (1/5/2015) mendatang.

Menurut Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Widjanarko, 18.307 personel tersebut terdiri dari 6.504 Satgassus, 7.085 personal Satgas Res, BKO Mabes 1.597, dan  TNI 2.520 serta dari unsur Pemda DKI ada 601 petugas.

Kombes Pol Budi Widjanarko menambahkan, belasan ribu aparat petugas keamanan dikerahkan untuk mengawal perayaan hari Buruh Internasiol yang diikuti 75 ribu buruh serta dipusatkan di Gelora Bung Karno dan Istana Merdeka.

“Kegiatan dimulai pukul 07:00 WIB hingga sore. Kami juga nanti akan melakukan buka tutup serta rekayasa lalulintas,” katanya.

Kurang dari 24 Jam, Polresta Bekasi Ungkap Penemuan Mayat di Tol Cikarang

Senin, 27 April 2015 14:39 WIB
PUSKOMINFO - Dalam waktu singkat, kurang dari 24 jam, Aparat Polresta Bekasi berhasil mengungkap penemuan mayat lelaki, yang diduga korban perampokan di Tol Jakarta-Cikampek KM 33,8 arah Cikampek, Desa Cibatu, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (26/4/2015) siang sekira pukul 11:20 WIB. Lima pelaku perampokan disertai pembunuhan tersebut berhasil ditangkap, satu diantaranya tewas tertembak karena berusaha kabur saat akan ditangkap.

Kelima pelaku yakni Eko Irawan, 28 tahun, tewas ditembak petugas, Eko Desi Ariyanto, 30 tahun, Dwi Ariyanto alias Dwi, 30 tahun, Witnu Setiawan alias Gawir, 24 tahun dan Ugi, 33 tahun.

Menurut Kapolresta Bekasi, AKBP Rickynaldo Chairul mengatakan pengungkapan kasus ini setelah petugas berhasil mengungkap identitas korban. Petugas setelah menerima laporan masyarakat pada hari Minggu tanggal 26 April 2015 sekira pukul 11: 45 WIB bahwa ada penemuan mayat tak dikenal / tanpa identitas kemudian dilakukan olah TKP oleh unit identifikasi.

"Berdasarkan sidik jarikorban diketahui identitas korban bernama Burhanudin, 26 tahun, pekerjaan sopir ekspedisi asal Lampung," ujar Kapolres, Senin (27/4/2015).

Petugas kemudian melakukan koordinasi dengan Polres Lampung Selatan dan Lurah tempat tinggal korban. Hasil koordinasi tersebut kemudian dilakukan penyelidikan dan disimpulkan bahwa korban merupakan korban perampokan karena pada saat kejadian korban tengah bertugas membawa truk mengangkut 13 ekor sapi.

Selanjutnya, kata Kapolres, petugas mendapat informasi ada dua orang yang akan melakukan transaksi jual beli barang hasil curian berupa 13 ekor sapi di Rengasdengklok Karawang. Tak membuang waktu, petugas pun bergerak dan mendapati 2 orang tersangka, Eko Irawan dan Eko Desi Ariyanto, yang membawa truk yang berisikan 13 ekor sapi. Keduanya berhasil ditangkap setelah petugas melumpuhkan kaki dan punggungnya.

Pengakuan keduanya, mereka beraksi bersama 3 orang kawannya yakni Dwi, Gawir, dan Ugi, yang menggunakan mobil Daihatsu Xenia.

Petugas kemudian melakukan pengejaran terhadap ketiga pelaku tersebut. Setelah mobil pelaku berhasil dihentikan dengan cara ditembak lalu 3 orang pelaku berusaha melarikan diri kemudian 2 orang pelaku berhasil dilumpuhkan pada bagian kaki dan 1 orang meninggal dunia karena luka tembak pada bagian punggung.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Bekasi, Kompol Sukatmo menambahkan,  bahwa dalam melakukan aksinya, mereka memiliki peran masing masing. Dua pelaku, Eko Irawan dan Gawir berpura-pura menumpang di mobil korban dari pelabuhan Bakauheni ke arah Bandung dan 3 orang pelaku lainnya mengikuti dari belakang dengan menggunakan mobil Daihatsu Xenia.

Selanjutnya ketika berada di jalur tol Balaraja Tangerang 2 orang pelaku mengeluarkan senjata tajam berupa pisau dan mengancam sopir kemudian mengambil alih kemudi lalu mengikat sopir dengan menggunakan lakban pada bagian mulut, kaki, tangan, dan mata.

Setelah itu korban dipindahkan kedalam mobil Daihatsu Xenia. Sesampainya di KM 33 arah Cikampek, pelaku berhenti di KM 33 lalu korban dikeluarkan dari mobil dengan didorong oleh Dwi hingga korban masuk kedalam got.

Selanjutnya, sambung Kompol Sukatmo, Eko Irawan kemudian menusuk korban di bagian dada sebanyak 2 kali, di bagian ketiak sebanyak 1 kali, di bagian rusuk sebanyak 1 kali, dan luka sobek pada bagian jempol tangan kiri hingga korban meninggal dan mayat korban ditinggal oleh pelaku.

Dari kelompok perampok sadis ini petugas menyita barang bukti 1 ( satu ) unit mobil truk Hino nopol BE-9307-EU warna hijau, 1( satu ) unit mobil Daihatsu Xenia no.pol : BE-2817-DP warna silver, 13( tiga belas ) ekor sapi, 1( satu ) buah dompet berisi KTP dan SIM korban (disita dari pelaku), 1(satu ) buah baju kaos warna hijau, 1( satu ) buah celana pendek warna biru, 1( satu ) buah kaos dalam warna putih dan 1( satu ) bendel potongan lakban warna hitam.

Kini para pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolresta Bekasi. Mereka akan dijerat pasal 365 KUHP Jo pasal 338 KUHP dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Seorang Wanita Bandar Ecstasy Ditangkap Polres Metro Jakarta Selatan

Empat Pengedar Ganja ke Anak SMP Dibekuk Polres Jaksel

Senin, 27 april 2015 12:54 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak 1.000 butir pil ecstasy bergambar bebek asal Belanda berhasil disita Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan dalam sebuah penggerebekan di Perumahan Keroncong Permai RT 01 RW 05, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang.Pemilik barang haram tersebut yakni seorang wanita turut diamankan petugas.


Wakapolres Metro Jakarta Selatan, AKBP Surawan mengatakan penggerebekan berlangsung pada Senin 13 April 2015 lalu. Polisi berhasil meringkus tersangka yang diketahui berjenis kelamin wanita berinisial AH alias B bin K, 40 tahun, sekira pukul 01:30 WIB di rumah itu.

"Dari tersangka kami amankan 1.000 butir ekstasi, 10 bungkus plastik sabu seberat 9,54 gram yang disimpan di dalam kotak HP," ungkap Wakapolres saat menggelar jumpa pers di Mapolres Jakarta Selatan, Senin (27/4/2015).



Penangkapan tersangka, kata Wakapolres, bermula dari informasi masyarakat yang resah terhadap AH yang mengedarkan ecstasy dalam jumlah besar ke beberapa diskotik di kawasan Kota.

"Dari keterangan tersangka, ekstasi dan sabu itu didapat dari penghuni lapas di kawasan Jakarta Timur berinisial R yang merupakan DPO," tambah Wakapolres.

Untuk mengungkap peredaran narkoba di lapas pihak kepolisian akan melakukan sidik lanjutan. Dia juga menegaskan bahwa peredaran narkoba jenis sabu dan ekstasi tersebut bukan jaringan Freddy Budiman.

"Tidak ada kaitannya dengan FB ini murni dari penghuni lapas. Jadi bandarnya di dalam (lapas) inisial R," jelasnya.

Atas perbuatannya tersangka AH dijerat Pasal 114 Ayat (2) sub 112 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal seumur hidup.

Polres Metro Jakarta Selatan Tangkap 4 Pengedar dan Sita 200 Kg Ganja di Depok

Empat Pengedar Ganja ke Anak SMP Dibekuk Polres Jaksel

Senin, 27 April 2015 11:19 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan berhasil menyita 200 kilogram ganja kering asal Aceh di sebuah rumah kontrakan di Jalan Kramat Benda Kampung Sugu Tamu RT 004/RW 27, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok. Selain menyita barang bukti, petugas juga menangkap empat pengedarnya.

Wakapolres Metro Jakarta Selatan, AKBP Surawan memaparkan, ganja tersebut didapat dari jaringan Aceh dan akan disebarkan ke wilayah Jakarta dan sekitarnya.

"Peredaran ganja di wilayah Jabodetabek, kami berhasil menyita 200 kilogram ganja dari tersangka J bin AY, 35 tahun, S alias N bin S, 30 tahun, DKI bin K, 35 tahun dan MI bin MG, 30 tahun," kata AKBP Surawan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (27/4/2015).

Wakapolres mengatakan penyitaan dan penangkapan barang haram tersebut bermula dari info masyarakat yang resah dengan keberadaan tersangka yang diketahui menyuplai narkoba jenis ganja asal Aceh.

"Awalnya polisi mendapat informasi ada beberapa anak SMP ngumpulin uang jajan masing-masing Rp2.000 dan terkumpul Rp10 ribu untuk membeli dua puntung ganja yang dihisap ramai-ramai. Ini meresahkan orangtua dan masyarakat setempat kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian," kata AKBP Surawan.

Dari informasi tersebut, Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya menggeledah dan menangkap empat tersangka berserta barang bukti yakni 200 kilogram ganja kering.

Keempat tersangka dijerat Pasal 115 Ayat (2) Sub Pasal 114 Ayat (2) Sub Pasal 111 Ayat (2) juncto 132 Ayat (1) Sub Pasal 131 Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dan dikenakan sanksi hukuman penjara seumur hidup.

Mayat Lelaki Terikat dan Luka Tusuk ditemukan di Tol Cikarang

Senin, 27 April 2015 11:02 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat laki-laki dalam kondisi mengenaskan ditemukan di pinggir jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 33,8 Arah Cikampek, Desa Cibatu, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (26/4/2015) siang sekira pukul 11:20 WIB. Kini jenazah korban berada di RS. Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Petugas Polsek Cikarang Selatan dan Polresta Bekasi yang datang melakukan Olah TKP menduga pria tersebut sebagai korban perampokan.

Saat ditemukan jasad pria tanpa identitas itu dalam kondisi kaki dan tangan terikat, mulut dilakban dan terdapat luka tusuk di rusuk kiri, dada dan ketiak kiri. Korban yang diperkirakan berusia 35 tahun itu mengenakan kaos warna hijau, kaos dalam putih dan celana jeans pendek. 

Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh petugas Jasa Marga, Romli dan Suryadi, yang sedang melaksanakan patroli. Kedua petugas itu mendapati orang tergeletak di pinggir jalan tol dalam kondisi tangan dan kaki terikat. Oleh saksi peristiwa tersebut ke petugas kepolisian.

Saat ini petugas Polsek Cikarang Selatan dan Polresta Bekasi masih menyelidiki peristiwa tersebut.

Sekarang Warga Jadetabek Dapat Mengurus SKCK Secara Online

Senin, 27 April 2015 08:44 WIB
PUSKOMINFO - Kabar gembira bagi warga Jadetabek (Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi) bahwa saat ini dapat mengurus SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) secara online di link http://skck.polri.go.id

Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK adalah surat keterangan resmi yang diterbitkan oleh POLRI melalui fungsi Intelkam kepada seseorang pemohon/warga masyarakat untuk memenuhi permohonan dari yang bersangkutan atau suatu keperluan karena adanya ketentuan yang mempersyaratkan, berdasarkan hasil penelitian biodata dan catatan Kepolisian yang ada tentang orang tersebut. (Vide Peraturan Kapolri Nomor 18 Tahun 2014).

SKCK memiliki masa berlaku sampai dengan 6 (enam) bulan sejak tanggal diterbitkan. Jika telah melewati masa berlaku dan bila dirasa perlu, SKCK dapat diperpanjang oleh yang bersangkutan. 

Tata cara permohonan untuk memperoleh SKCK dapat dilakukan dengan cara :
  • manual/mendaftar secara langsung di loket pelayanan SKCK yang berada di kantor Polsek/Polres/Polda/Markas Besar dengan membawa dokumen yang dipersyaratkan serta mengisi formulir yang telah disiapkan oleh petugas; atau
  • melakukan pendaftaran permohonan SKCK secara online dengan cara mengunggah (upload) dokumen yang dipersyaratkan serta mengisi form yang tersedia sesuai dengan urutan.
Dokumen yang dipersyaratkan untuk permohonan SKCK secara online adalah sebagai berikut :
1. Pemohon Warga Negara Indonesia (WNI):
  • Copy Scan KTP asli;
  • Copy Scan Kartu Keluarga (KK) asli;
  • Copy Scan Akte Kenal Lahir asli;
  • Copy Scan identitas lain bagi pemohon yang belum memenuhi syarat memperoleh KTP;
  • Copy Scan foto diri ukuran 4 x 6 berwarna latar belakang merah, berpakaian sopan, tampak muka. Bagi pemohon yang mengenakan jilbab harus tampak muka;
  • Copy Scan Paspor bagi WNI yang akan keluar negeri dalam rangka sekolah/kunjungan/penerbitan VISA;
Pada saat pengambilan SKCK di loket pelayanan, pemohon WAJIB menunjukkan dokumen asli yang dipersyaratkan di atas kepada petugas loket guna keperluan verifikasi.

2. Pemohon Warga Negara Asing (WNA):
  • Copy Scan Surat permohonan (asli) sponsor, perusahaan, lembaga yang mempekerjakan, menggunakan atau yang bertanggung jawab terhadap WNA;
  • Copy Scan Paspor asli;
  • Copy Scan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) asli atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) asli;
  • Copy Scan foto diri ukuran 4 x 6 berwarna latar belakang kuning, berpakaian sopan, tampak muka. Bagi pemohon yang mengenakan jilbab harus tampak muka;
  • Copy Scan Surat Nikah asli dan KTP asli suami/istri bagi WNA yang mendapat sponsor dari WNI.
Pada saat pengambilan SKCK di loket pelayanan, pemohon WAJIB menunjukkan dokumen asli yang dipersyaratkan di atas kepada petugas loket guna keperluan verifikasi.

Ketentuan pengambilan SKCK :
  • Pemohon SKCK yang melakukan registrasi online sebelum pukul 08:00 waktu setempat dapat mengambil SKCK di loket pelayanan sampai dengan pukul 14:00 pada hari yang sama dengan membawa dan menunjukkan kode registrasi serta dokumen yang dipersyaratkan kepada petugas loket pelayanan;
  • Pemohon SKCK yang telah melakukan registrasi online diberikan kesempatan untuk mengambil SKCK paling lama 3 (tiga) hari kerja. Bila melebihi waktu tersebut, sistem akan otomatis menghapus data pemohon dan pemohon harus melakukan registrasi ulang.

Bayi Baru Dilahirkan Ditemukan di Kebun Kosong di Depok

Senin, 27 April 2015 07:58 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok bayi mungil ditemukan terkulai lemas dalam sebuah dus mie instan di kebun kosong kawasan perumahan elit, Rafles Hills, Cimanggis Depok, Minggu (26/4/2015) pagi.

Bayi berjenis kelamin laki-laki ini pertama kali ditemukan oleh Neni, salah seorang warga yang melintas. Saat itu, Neni dikejutkan dengan suara tangisan bayi di lahan kosong. Setelah ditelusuri, suara tangisan itu berasal dari sebuah dus mie instan. Neni pun memeriksa dus tersebut dan di dalamnya ada bayi yang diduga kuat sengaja dibuang dengan sehelai kain berwarna putih itu.

"Setelah saya dekati, masyaAllah ternyata isinya bayi. Saya langsung lapor pak RT dan polisi. Kasihan anak ini, sepertinya dia kedinginan," tutur Neni kepada petugas Polsek Cimanggis.

Bayi yang diperkirakan baru berusia setengah hari ini kondisinya baik, meski agak sedikit lemah lantaran kurang cairan. Oleh warga, si mungil ini pun diantar ke salah satu puskesmas terdekat untuk mendapat pertolongan pertama.

Menurut salah satu dokter di Puskesmas Cimanggis, dr Diah Nastitiningrum, mengatakan bayi laki-laki itu dalam kondisi sehat dengan berat badan 2,330 kg dan panjag 43cm. Diduga baru 1/2 hari. Untuk bayi laki-laki, berat ini tidak normal. "Sementara waktu, biar kami rawat dulu, untuk selanjutnya akan kami koordinasikan dengan dinas sosial," ujar dr Diah Nastitiningrum.

Sementara itu, aparat kepolisian kini tengah mendalami keterangan sejumlah saksi. Kasus pembuangan bayi ini ditangani Polsek Cimanggis.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 27 April 2015


Senin, 27 April 2015 07:50 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi SIM & STNK keliling wilayah DKI Jakarta, Senin 27 April 2015 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : -
STNK : -

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

Ditinggalkan Anak Istri di Kontrakan, Kakek 66 Tahun Ditemukan Sudah Jadi Tulang Belulang

Senin, 27 April 2015 07:08 WIB
PUSKOMINFO - Seorang kakek bernama H. Asian, 66 tahun, warga Jalan Karya Utama RT 06/03 Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia, dalam kondisi tinggal tulang belulang di dalam rumah kontrakan, Minggu (26/4/2015).

Kanit Reskrim Polsek Metro Kembangan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Robinson Manurung mengungkapkan penemuan mayat tulang belulang itu sekira pukul 09:30 WIB. Penemuan bermula saat seorang saksi bernama Sunarko, 43 tahun, hendak membersihkan rumah kontrakan yang dihuni oleh korban.

Tidak beberapa lama, usai masuk ke dalam rumah, saksi kemudian terkejut saat menemukan tulang belulang tergeletak utuh pada salah satu kamar.

Karena merasa takut, Sunarko pun kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada Ketua RT 03 Srengseng, Andi yang selanjutnya diteruskan kepada pihaknya.

"Korban memang tinggal sendirian di rumah itu, oleh karena tidak ada kabar, rencananya rumah itu mau dikontrakkan oleh pemiliknya, Anwar, warga Jalan Karya Utama No 25 RT 03/03 Srengseng," ungkap AKP Manurung.

Terkait penemuan tersebut, dirinya kemudian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menghubungi pihak keluarga korban.

Diketahui, kakak kandung korban, Azwan Helmi, 70 tahun, sudah lama tidak berjumpa dengan korban.
Korban pun diketahui memang sudah lama sakit dan mengalami stres berat, karena istri dan anaknya meninggalkan korban.

Selanjutnya, guna mencari tahu sebab kematian korban, seluruh kerangka korban pun dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk menjalani autopsi.

"Olah TKP dan pemeriksaan saksi termasuk pihak keluarga sudah kami lakukan, sementara penyebab kematian belum dapat dipastikan karena masih menunggu hasil autopsi dari rumah sakit," kata AKP Manurung.

26 April 2015

Car Free Day, Beberapa Ruas Jalan Ditutup Pagi Ini


Embedded image permalink
Minggu, 26 April 2015 07:42 WIB
PUSKOMINFO - Beberapa ruas jalan di wilayah DKI Jakarta akan ditutup untuk kendaraan pada Minggu (26/4/2015). Penutupan ini dalam rangka kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day.

Dilansir dari akun @TMCPoldaMetro, kegiatan HBKB akan berlangsung di beberapa wilayah di Jakarta. Ruas jalan akan ditutup untuk kegiatan yang kerap disebut warga sebagai car free day tersebut.

Di Jakarta Timur, kegiatan HBKB akan berlangsung di sebagian ruas jalan Pemuda. HBKB akan berlangsung mulai dari perempatan Arion Mal hingga simpang Tugas atau Kawasan Industri Pulogadung. Ruas jalan itu akan ditutup untuk kendaraan mulai pukul 06.00-11.00 WIB.

Dari Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat, seperti biasa, jalan Jalan Sudirman-Thamrin juga akan ditutup untuk kegiatan car free day. Selain itu, ruas jalan Suryopranoto di Jakarta Pusat juga akan ditutup untuk kegiatan HBKB.

Seperti Jalan Pemuda, ruas jalan Sudirman-Thamrin dan Suryopranoto akan ditutup mulai pukul 06.00-11.00 WIB. Pengendara yang akan melintasi pada jalur tersebut, diharap untuk mencari jalan alternatif.

Polsek Metro Tamansari Razia Kos-kosan di Glodok, 60 Pasangan Diamankan

Minggu, 26 April 2015 07:26 WIB
PUSKOMINFO - Polsek Metro Tamansari melakukan razia tempat kos-kosan di kawasan Glodok, Jakarta Barat, Sabtu (25/4/2015) tengah malam hingga Minggu (26/4/2015) dinihari. Sebanyak 60 pasangan yang diduga melakukan praktek prostitusi diamankan.

Hingga kini petugas masih melakukan pendataan terhadap puluhan pasangan tersebut.

Sebagaimana diketahui, petugas gabungan berbagai unsur mengintensifkan razia di rumah kos-kosan pasca pengungkapan tewasnya Deudeuh Alfisahrin alias Tata di kos-kosan kawasan Tebet, Jakarta selatan, untuk mencegah praktik prostitusi.

Terobos Palang Perlintasan, Pajero Tertabrak Kereta di Cipinang

























Embedded image permalink 
Minggu, 26 April 2015 07:04 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah Mitsubishi Pajero tertabrak kereta api di pintu perlintasan Cipinang, Jalan Raya Bekasi, Jakarta Timur, Minggu (26/4/2015) dinihari tadi. Mobil mewah tersebut tertabrak akibat nekat menerobos perlintasan kereta api.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari TMC Polda Metro Jaya, Minggu (26/4/2015), mobil bernopol B 1487 TJE itu mengalami kecelakaan sekira pukul 02.23 WIB. Belum diketahui apakah ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Kondisi mobil juga mengalami kerusakan yang parah, yaitu pada bagian bodi mobil.

Polda Metro Jaya Gerebek Apatemen Kalibata City Tempat Prostitusi Online

Minggu, 26 April 2015 06:58 WIB
PUSKOMINFO - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menggerebek lokasi prostitusi Online di Apartemen Kalibata City Tower H dan Tower J, Jakarta Selatan, Sabtu (25/4/2015). Enam wanita berusia belasan tahun diamankan dari dalam kamar apertemen, berikut seorang mucikari, FS Alias Ical, 25 tahun.

Dari lokasi petugas juga menyita handphone, dua kartu akses untuk masuk ke Apartemen Kalibata City Jakarta Selatan, kondom, uang Rp 600 ribu, KTP FS als Ical, dan kunci kamar No.08AU tower H Apartemen Kalibata City.

Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Didi Hayamansyah, mengatakan, kegiatan prostitusi online itu sudah beroperasi ejak enam bulan lalu tepatnya November 2014 lewat website semprot.com.

Saat diamankan dari enam wanita tersebut satu orang diantaranya dalam kondisi hamil 6 bulan. Wanita berambut panjang dengan usia 16 tahun ini diketahui berasal dari daerah Bogor, Jawa Barat. Polisi hingga kini masih menelusuri jaringan tersangka karena mereka memiliki tempat penampungan sendiri buat pelacuran.

“Modus masuk website semprot.com, selanjutnya di sana di-browsiing ada tata cara mencari password, dengan transfer Rp 200 ribu. Kemudian diberi password, nomor telepon dan pin BB dan langsung komunikasi dengan tersangka. Selanjutnya nanti pemesan bebas memilih cewek yang mau dipakai,” kata AKBP Didi.

AKBP Didi menjelaskan,  perempuan yang menjual diri itu mulai usia 14 hingga 20 tahun. Mereka berasal dari berbagai daerah di Pulau Jawa, seperti Bandung, Sukabumi, Depok dan Jakarta. Keenam wanita tersebut yaitu, NSP, 14 tahun, warga Jalan Baladewa, Jakarta Pusat, SN, 16 tahun (sedang hamil 6 bln), warga Jalan Dayak, Kp Kelapa, Bojong Gede, Bogor, MSP, 17 tahun, warga Jalan Sasak Panjang, Bogor, EM, 19 tahun, warga Jalan Pancoran Barat, Jakarta Selatan, LY, 19 tahun, warga Jalan Gedebage, Bandung Selatan, dan CL, 20 tahun, warga Jalan IPTN, Cimanggis, Depok.

Tarif untuk memakai jasa perempuan itu mulai dari Rp 600 ribu sampai Rp 3 juta. Tersangka, Ical mengambil 80 persen dari uang pembayaran, para PSK hanya mendapat 20 persen. “Tersangka menyewa perbulan di unit Tower J lantai 5 dan unit tower H lantai 8. Kami masih kembangkan kasus ini karena diduga pelakunya tidak sendiri dan korbannya banyak,” jelas AKBP Didi.

Terhadap tersangka polisi menjerat Pasal 76i Jo Pasal 88 UU RI No. 35 Tahun 2014 atas perubahan UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak dan Pasal 296 KUHP dan Pasal 506 KUHP tentang tindak pidana Eksploitasi Ekonomi atau seksual  anak dan memudahkan perbuatan cabul dan mucikari.

25 April 2015

Polsek Metro Tamansari Tangkap Pria Karena Sok-sokan Tembakkan Senjata Api Air Softgun di Tempat Umum

Sabtu, 25 April 2015 07:31 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Tamansari, Jakarta Barat mengamankan seorang pria yang melepaskan tembakan senjata air softgun terhadap sopir taksi.

Pelaku berinisial A, 25 tahun, menodongkan pistol ke sopir taksi bernama Muliadi, 35 tahun, di tangga Hotel Jayakarta samping Club 36 Jalan Labu Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat pada Jumat (24/4/2015) pukul 04.45 WIB.

Awalnya keduanya terlibat percekcokan yang sengit. Petugas sekuriti yang berjaga di situ berusaha untuk melerai. Namun, pelaku kemudian mengeluarkan senjata api. Pria berusia 25 tahun ini pun tak segan-segan menembakkan pistolnya sebanyak dua kali bak koboi.

Karena merasa terancam, korban bergegas melaporkan perkara ini ke Polsektro Tamansari, Jakarta Barat. Jajaran buru sergap pun segera merespon laporan korban dan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Tersangka dapat dibekuk di depan pertigaan White Coffe, Tamansari, Jakarta Barat pda hari ini. Polisi pun membawa pelaku ke Polsektro Tamansari untuk diproses lebih lanjut.

"Tersangka membawa senjata api Air Softgun jenis Revoler merk Wingun dengan nomor 09000229. Hingga kini kami masih melakukan pemeriksaan," ujar Kapolsek Metro Tamansari, AKBP Afrisal kepada Wartawan, Jumat (24/4/2015) petang.

Kapolsek mengungkapkan pelaku berprofesi sebagai wiraswasta. Ia tinggal di Apartemen Mediterania Jalan Gajah Mada, Kelurahan Keagungan, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat.

Jadi Korban Tabrak Lari Truk Trailer, Pengendara Sepeda Motor Tewas di Pademangan

Embedded image permalink
Sabtu, 25 April 2015 07:14 WIB
PUSKOMINFO - Pengendara sepeda motor Honda Kharisma hitam Nopol G 5099 VP tewas di Jalan RE Martadinata, Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (24/4/2015) sore sekira pukul 16:00 WIB. Pria yang belum diketahui identitasnya itu tewas seketika lantaran kepala pecah.

Informasi yang dihimpun, pria tersebut diduga sebagai korban tabrak lari. Keterangan warga sekitar, pria yang mengenakan jaket hitam itu tewas diduga terlindas truk trailer di Jalan RE Martadinata arah Tanjung Priok.

Saat ditemukan, kondisi korban mengenaskan dengan kepala pecah hingga isi otaknya pun berceceran di jalan.Tak hanya itu, darah segar pun membasahi jalan di lokasi kejadian.

Kejadian ini pun sontak membuat warga mengerumuni jenazah yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Oleh petugas, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi guna penyelidikan lebih lanjut.

Polres Metro Jakarta Utara Resmikan Pos Pol Bintang Mas

Peresmikan pembangunan Pos Polisi Sub Sektor Bintang Mas yang berada di Jalan RE Martadinata Nomor 1, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara. [SP/Carlos Roy Fajarta Barus]
Sabtu, 25 April 2015 07:01 WIB
PUSKOMINFO - Polres Metro Jakarta Utara, Jumat (24/4/2015) meresmikan pembangunan Pos Polisi Sub Sektor Bintang Mas yang berada di Jalan RE Martadinata Nomor 1, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.

Bangunan dua lantai tersebut lokasinya berada di persimpangan lampu merah Jalan RE Martadinata, Jalan Gunung Sahari Raya, dan Pintu Masuk Hailai Ancol.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Muhammad Iqbal, mengatakan pembangunan pos polisi tersebut dimaksudkan untuk mempermudah anggota kepolisian untuk melayani masyarakat.

"Bangunan ini sebenarnya sudah lama, namun baru Desember tahun lalu kita rehab total dengan dana hibah dan dibangun dalam kurun waktu 4 bulan, dan hari ini sudah bisa digunakan," ujar Kapolres saat peresmian di halaman Pos Pol Sub Sektor Bintang Mas , Jumat (24/4/2015) siang.

Kapolres menghimbau bagi seluruh warga masyarakat sekitar Ancol, Pademangan, dan sekitar WTC Mangga Dua/Mangga Dua Square yang membutuhkan bantuan polisi bisa menghampiri pos pol tersebut karena lokasinya cukup strategis berada di pertigaan jalan utama.

Sementara itu, Wakil Camat Pademangan, Abdul Chalik, yang ikut dalam peresmian pos pol tersebut, mengapresiasi keberadaan pos polisi yang baru dibangun tersebut.

"Semoga dengan keberadaan pos pol ini, keamanan dan pelayanan di lingkungan masyarakat bisa lebih responsif karena fasilitas infrastruktur yang memadai," ujar Abdul Chalik.

Menurut Abdul Chalik, saat ini tingkat kriminalitas di wilayahnya sudah berangsur-angsur menurun drastis bila dibandingkan beberapa waktu lalu.

"Kalau anggota polisi ada dimana-mana, tentu keamanan dan ketertiban masyarakat bisa dijamin, dan penjahat juga enggan untuk melakukan niat jahatnya," lanjutnya.

Abdul Chalik juga mengungkapkan kesadaran warga Pademangan terhadap potensi gangguan Kamtibmas sudah terbantu dengan adanya Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa yang ada di tingkat Kelurahan.

"Setiap ada kejadian atau peristiwa, warga pasti langsung melaporkan ke Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa, jadi sinergi tiga pilar antara Polres Metro Jakarta Utara, Kodim 0502 JU, dan Walikota Jakarta Utara bisa terwujud dan berjalan dengan baik," tutup Abdul.

Gerebek Toko Obat, Polresta Depok Amankan Ratusan Obat Keras

Sabtu, 25 April 2015 06:49 WIB
PUSKOMINFO - Jajaran Satuan Narkoba Polresta Depok menyita 9.800 butir obat keras atau obat berbahaya daftar G dari sebuah toko obat milik YS, 40 tahun, di Jalan Raya Abdul Wahab, Kedaung, Sawangan, Depok.

Toko obat itu digerebek lantaran menjual obat keras dengan cara bebas. Pembeli bisa membeli obat tanpa resep dokter. Padahal, sesuai ketentuan, obat-obatan itu harus dibeli berdasarkan resep dokter.

"Tapi mereka menjualnya secara bebas dan kebanyakan adalah remaja. Jadi mereka menyalahi prosedur penjualan obat keras," kata Kasat Narkoba Polresta Depok, Kompol Vivick Tjangkung di Depok , Jumat (24/4/2015).

Dari ribuan butir obat keras itu terdiri dari 57 jenis. Di antaranya, Tramadol serta trihexyphenidyl HCL Parkinal yang diketahui sebagai obat penyakit parkinson. Kebanyakan obat yang disita merupakan jenis  obat penenang.

"Obat-obat berbahaya ini selain memiliki efek menenangkan juga halusinasi dan ketergantungan dengan dosis yang terus harus naik," katanya.

Obat-obatan itu dijual dengan harga murah yaitu Rp10.000 untuk 10 butir. Saking murahnya, maka banyak remaja yang membeli di toko itu. Kebanyakan adalah anak punk yang membeli.

"Perpaket berisi tujuh sampai 10 butir obat keras, dijual hanya Rp10.000. Jadi pembeli membelinya satu botol yang berisi 500 butir obat keras lalu dipecah dan dikemas perpaket," katanya.

Terungkapnya penjualan obat keras secara bebas ini berdasarkan laporan masyarakat. Kemudian pihaknya melakukan penelusuran hingga menggerebek toko.

"Dari laporan masyarakat, kami lalu melakukan pengintaian. Dan dipastikan mereka menjual obat keras secara bebas tanpa menggunakan resep dokter. Hingga akhirnya kami membekuknya," kata Vivick.

YS, pemilik toko kini masih diperiksa penyidik Polresta Depok. Dia dijerat UU Kesehatan Nomot 36, Tahun 2009, Pasal 189 dengan ancaman denda maksimal Rp100 Juta.

Kos-kosan di Setiabudi Dirazia, Pengguna Narkoba Terjaring

Sabtu, 25 April 2015 06:31 WIB
PUSKOMINFO - Petugas gabungan dari Polres Metro Jakarta Selatan, BNN, Koramil, Kecamatan Setiabudi, dan Polsek Metro Setiabudi melakukan razia di rumah kos-kosan di kawasan Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2015) malam.

Dari sebuah kamar kos Wisma Budiman II, Setiabudi, Jakarta Selatan, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa narkoba jenis sabu, ecstasy dan ganja. Selain mengamankan barang bukti, petugas juga mengamankan tiga pemuda yaitu dua laki-laki dan satu wanita yang kedapatan membawa narkoba jenis Sabu.

Ketiga remaja tersebut sempat mengelak ketika diperiksa Polisi dan BNN. Namun setelah, kemudian petugas melakukan tes urine dan ternyata ketiganya  positif gunakan narkona.

Dari tersangka, Es, 27 tahun, Di, 27 tahun, dan Al, 24 tahun, petugas menemukan  paket narkoba yang disembunyikan  dengan cara diduduki oleh Al.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Audie Latuheru, mengatakan diamankan barang bukti berupa 21 paket shabu, dan alat hisap bong .”Ketiganya langsung kami serahkan ke BNNP DKI Jakarta,” kata Audie Latuheru.

Sementara, Kapolsek Metro Setiabudi, Kompol Arsal mengatakan mendapati barang haram tersebut Polsek Metro Setiabudi bekerjasama dengan Kelurahan Karet Kuningan akan menindak tegas pemilik kos yang telah lalai mengelola kamar sewa itu.

"Tindak tegasnya berupa penyegelan dan penutupan kos. Karena sudah didapatkan seperti ini (narkoba) harus ditindaklanjuti," ungkap Kapolsek, Jumat (24/4/2015) malam.

Di waktu yang sama, Lurah Karet Kuningan, Fredy Setiawan mengaku akan memberikan sanksi tegas kepada pemilik kos. Ditambah lagi, kosan Wisma Budiman II tidak memiliki izin dari Pemprov DKI Jakarta.

"Kosan itu tidak ada izinnya dan akan kami tindaklanjuti secepatnya," tambah Fredy.

Dalam waktu dekat rencananya juga mengikutsertakan Babinkamtibnas dalam menginvestigasi kamar kos yang ada di wilayah Jalan Anggrek, Setiabudi. Termasuk memanggil pemilik kos untuk dimintai keterangannya terkait temuan narkoba.

"Kami akan segera panggil pemilik kosnya untuk tindak lanjut apakah dia tahu penghuni kosnya memiliki narkoba atau tidak," sebutnya.

24 April 2015

Polsek Pondok Aren Tembak Dua dari Tiga Pelaku Curanmor Asal Pandeglang

Jumat, 24 April 2015 13:52 WIB
PUSKOMINFO - Polsek Pondok Aren meringkus komplotan curanmor asal Pandeglang. Dua dari tiga alap-alap sepeda motor yang ditangkap terpaksa ditembak kakinya lantaran berusaha kabur saat penyergapan.

Ketiga pelaku yang ditangkap yakni Oyok Suherman,35 tahun, Asep Rolin,25 tahun , dan Ubaidillah,17 tahun, kini telah mendekam di sel tahanan Polsek Pondok Aren.

Ketiganya ditangkap tim buser ditempat persembunyiannya di daerah Pandeglang, Banten. pada Kamis (23/4/2015) kemarin. Dari tangan mereka, sejumlah sepeda motor curian dan alat kejahatan berupa kunci leter T disita sebagai barang bukti.

“Ketiga pelaku mengaku 6 kali mencuri motor di wilayah Serpong dan Pondok Aren,” kata Kapolsek Pondok Aren, Kompol Bachtiar Alponso kepada wartawan, Jumat (24/4/2015).

Menurut Kapolsek, ketiganya kerap menggasak sepeda motor yang diparkir di depan ruko dan pinggir jalan. Dalam aksinya, komplotan curanmor Pandeglang yang ditangkap ini kerap beraksi pada subuh hari. “Masing-masing pelaku punya tugas masing-masing,” paparnya.

Kantor Walikota Bekasi Terbakar

Kantor Wali Kota Bekasi terbakar
Kantor Walikota Bekasi terbakar. Tak ada korban jiwa. 

Jumat, 24 April 2015 13:11 WIB
PUSKOMINFO - Kantor Walikota Bekasi di Jl Ahmad Yani, Margajaya, Kota Bekasi, terbakar, Jumat (24/4/2015) sekira pukul 11:00 WIB.Kebakaran terjadi di dalam ruangan Sekretaris Daerah, Rayendra Sukarmadji, yang terletak di lantai dua paling ujung sebelah kanan.

Belum diketahui penyebab pasti kebakaran. Sejumlah pegawai panik saat kebakaran terjadi. Mereka berhamburan lari keluar dari gedung.

Selain membakar hampir seluruh ruangan kerja Sekda Kota Bekasi, karena kencangnya hembusan angin api juga merembet ke ruangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang ada di sebelahnya.

Asap tebal juga tampak memenuhi hampir seluruh ruangan kantor. Bahkan, hingga ruangan kantor Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu yang berada di lantai satu. Percikan api juga tampak di sejumlah tempat akibat banyak kabel listrik yang terbakar.


Kantor Wali Kota Bekasi Terbakar

Untuk proses pemadaman api, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi menerjunkan dua unit mobil Damkar. Kaca-kaca kantor dipecahkan dengan batu, untuk memudahkan air masuk untuk pemadaman dari bawah.

Belum diketahui berapa kerugian akibat kebakaran ini. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat kebakaran terjadi Sekda Rayendra Sukarmadji tengah tidak berada di ruangannya.

Hingga kini sejumlah petugas Satpol PP dibantu kepolisian masih mengamankan Gedung kantor Wali Kota Bekasi, karena di khawatirkan masih ada titik api yang memicu kebakaran susulan.

Subdit Jatanras Polda Metro Jaya Bongkar Prostitusi via Twitter, Satu Mucikari Ditangkap

Jumat, 24 April 2015 09:59 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Unit II Vice Control (VC) Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya membongkar jaringan prostitusi online yang menawarkan jasa haram tersebut melalui Twitter. Seorang tersangka yang merupakan mucikari ditangkap polisi usai mengantar PSK untuk melayani pelanggannya.

"Ada satu tersangka laki-laki, dia ini mucikarinya. Biasa dipanggil papi," ujar Kanit II Vice Control Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Teuku Arsya Khadafi kepada wartawan, Jumat (24/4/2015).

Tersangka berinisial MS alias Mike, 30 tahun, ditangkap di sebuah hotel di Jl HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/4/2015) pukul 00.30 WIB. Warga Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara itu bertugas menerima pesanan dari para pelanggan.

"Tersangka ini menawarkan PSK lewat Twitter," ungkapnya.

"Saat penangkapan, kita juga amankan dua orang perempuan cantik yang akan melayani pria hidung belang," jelasnya.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih mendalami penangkapan tersangka. Polisi juga tengah mendalami kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar dalam praktek ‎prostitusi online ini.

Kebakaran di Hotel Sepinggan Tanjung Priok Jakarta Utara












Embedded image permalink
Jumat, 24 April 2015 08:38 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran melanda Hotel Sepinggan di Jalan Enggano, Tanjungpriok, Jakarta Utara, Jumat (24/4/2015) pagi. Saat ini api masih berkobar di lantai 7 dan 8 bangunan hotel tersebut.

Peristiwa kebakaran diketahui sekira pukul 08:00 WIB. Saat ini sudah 14 unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan untuk memadamkan kebakaran tersebut.

Hingga kini belum diketahui penyebab maupun adanya korban dalam kebakaran tersebut.

Polisi Baku Tembak dengan Kawanan Perampok di Tamansari, Satu Perampok Tewas

Jumat, 24 April 2015 08:23 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggerebek sebuah kontrakan yang menjadi sarang persembunyian kawanan perampok di kawasan Tamansari, Jakarta Barat, Jumat (24/4/2015) dini hari tadi. Penggerebekan yang diwarnai baku tembak ini menewaskan seorang perampok.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Heru Pranoto saat dihubungi wartawan, Jumat (24/4/2015), membenarkan adanya penangkapan para pelaku.

"Iya betul, ada tujuh orang yang ditangkap. Salah satu di antaranya meninggal karena tertembak di bagian dada," ujar Kombes Pol Heru.

Kombes Pol Heru menjelaskan, penangkapan bermula saat tim Opsnal Unit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan observasi pelaku perampokan. Petugas mendapatkan informasi keberadaan para tersangka di dalam suatu rumah kontrakan di lokasi tersebut pada pukul 01:00 WIB.

Tim kemudian bergerak ke lokasi dan menyergap para pelaku. Namun mereka menghalangi upaya petugas dengan menembak petugas hingga terjadi baku tembak. Seorang pelaku tewas dalam baku tembak tersebut. Sementara 6 pelaku lagi digiring ke Mapolda Metro Jaya.

Polsek Metro Senen Gerebek Tempat Prostitusi Berkedok Panti Pijat

Jumat, 24 April 2015 07:28 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Senen menggerebek tempat prostitusi yang berkedok panti pijat di Jalan Bungur Besar VI, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2015).

Kapolsek Metro Senen, Kompol Kasmono, mengatakan penggerebekan tersebut dilakukan atas adanya laporan masyarakat bahwa panti pijat tersebut merupakan kedok belaka untuk menutupi usaha postitusi. “Setelah diselidiki ternyata benar,” ungkap Kapolsek.

Saat digerebek petugas mendapati seorang pekerja wanitanya yang tengah ‘ngamar’ dan hanya mengenakan handuk tanpa pakaian dalam, bersama tamu lelakinya panik dan berusaha kabur.

Tak hanya itu, di kamar petugas juga menemukan bekas kondom bersperma dan saat itu pula keduanya tidak dapat mengelak. Sambil menutupi wajahnya, pelaku bersama tamu lelakinya dan pemilik panti pijat pun kemudian dibawa ke kantor Polsek Senen untuk dimintai keterangan.

Dari buku tamu yang juga ikut dijadikan barang bukti polisi, diketahui dalam sehari panti pijat yang di dalamnya memiliki kamar-kamar berukuran sekitar 3×4 tersebut dapat dikunjungi tamu sebanyak 10 orang.

Jika terbukti, sambung Kasmono, wanita pekerjanya beserta tamu lelaki dan pemilik panti pijat tersebut akan dikenakan sanksi pidana. “Kita juga lakukan penyegelan terhadap lokasi panti pijatnya,” tegas Kapolsek.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 24 April 2015


Jumat, 24 April 2015 07:24 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi SIM & STNK keliling wilayah DKI Jakarta, Jumat 24 April 2015 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : Citraland Grogol
STNK : Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Pospol Jembatan Tiga Pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

23 April 2015

Polda Metro Jaya Lacak Penyebar Undangan "Pesta Bikini Pelajar"

Polda Lacak Penyebar Undangan Pesta Bikini Pelajar

Kamis, 23 April 2015 15:10 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya melalui Unit Khusus Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Umum sedang melakukan pelacakan terhadap penyebar undangan pesta bikini pelajar yang rencananya akan digelar di The Media Hotel and Tower pada 25 April 2015.

"Unit khusus cyber crime Ditreskrimum sedang melacak siapa yang menyebarkan undangan pesta bikini pelajar tersebut," kata Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Widjanarko kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Kamis (23/4/2015).

Kombes Pol Budi mengatakan, nantinya setelah pelaku penyebar undangan pesta bikini pelajar berhasil diungkap akan dikenai tindakan, namun ia enggan menjelaskan secara detail apa sanksi yang akan dikenakan. "Nanti kita akan segera tindak," sambungnya.

Akibat banyaknya hujatan masyarakat terhadap acara pesta bikini pelajar itu, pihak EO langsung membatalkan acara.

Grandmax Ditabrak KRL di Perlintasan Pesing Jakarta Barat


Embedded image permalink

Kamis, 23 April 2015 14:58 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah mobil Daihatsu Gran Max ditabrak KRL Commuter Line jurusan Tangerang-Duri di sekitar perlintasan Pesing, Jakarta Barat. Mobil berwarna putih dengan nomor polisi B 9130 GAH itu nampak mengalami rusak parah.

Informasi yang dilansir akun Twitter @TMCPoldaMetro, Kamis (23/4/2015), peristiwa itu pertama kali dilaporkan sekira pukul 12.25 WIB. Kondisi mobil tersebut nampak ringsek dan tersangkut di bagian bawah kereta.
Banyak warga berkerumun di sekitar lokasi. Seseorang yang diduga pengemudi mobil nahas itu sudah dievakuasi oleh warga setempat untuk dilarikan ke rumah sakit terdekat.

"Sudah selesai ditangani," tulis TMC Polda Metro melalui akun twitternya pukul 13:01 WIB.

Baru Ambil Uang di Bank, Ibu Guru Khumaeroh Dijambret, Duit Rp 30 Juta Melayang

Kamis, 23 April 2015 14:48 WIB
PUSKOMINFO - Seorang wanita paruhbaya bernama Khumaeroh, 43 tahun, menjadi korban penjambretan di Jalan Raya Legok, Legok, Kabupaten Tangerang, Kamis (23/4/2015) pagi tadi. Uang sebesar Rp 30 juta yang baru diambil dari bank raib dibawa kabur penjambret.

Kapolsekta Legok, AKP Purwadi, saat dihubungi membenarkan adanya kejadian tersebut. "Peristiwanya terjadi pagi tadi sekira pukul 09:00 WIB. Korban tidak mengalami penganiayaan, hanya dijambret tasnya," kata Kapolsek.

Kapolsek mengatakan, Khumaeroh yang berprofesi sebagai guru saat itu baru saja mengambil uang di Bank BRI Jalan Raya Legok. "Menurut keterangan korban, saat itu kondisi sedang sepi. Korban baru mengamvil uang sebesar Rp 30 juta," kata Kapolsek.

Usai mengambil uang, Khumaeroh pun berjalan menuju sekolah tempat ia mengajar, yakni MTS Negeri Legok. "Lalu tiba-tiba seorang pemotor memepet dirinya dan merampas tas berisi uang yang dibawanya," katanya.

Dari keterangan Khumaeroh kepada polisi, pelaku berjumlah satu orang dan berbadan tegap. "Pelaku diduga mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam. Kasus masih kami selidiki lebih lanjut," katanya.

Polsek Metro Cilincing Bekuk Pengedar Sabu di Kalibaru

Menampilkan Barang bukti Haris bin Ras.jpg
Barang bukti yang disita Polsek Metro Cilincing dari tersangka Haris
 
Kamis, 23 April 2015 14:25 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Unit Narkoba Polsek Metro Cilincing membekuk seorang pengedar narkoba jenis sabu. Tersangka bernama Haris, 48 tahun, ditangkap di rumahnya di Jl. Baru Kalibaru Gg. Macan No.34 RT 09 RW 06 Kel.Kalibaru Kec.Cilincing Jakarta Utara, Rabu (22/4/2015) sekira pukul 05:00 WIB.

Kasie Humas Polsek Metro Cilincing, Aiptu Heri Susanto mengatakan penangkapan tersangka berkat informasi dari warga masyarakat bahwa pelaku merupakan pengedar Narkoba jenis Sabu. "Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata benar, petugas kemudian melakukan penangkapan terhadap tersangka dirumahnya," ujar Aiptu Heri Susanto.

"Saat dilakukan penggeledahan rumah tersangka, petugas mendapati barang bukti sabu dan diakui tersangka bahwa sabu tersebut adalah miliknya yang akan diedarkannya di kawasan Cilincing," tambah Aiptu Heri.

Adapun barang bukti yang disita berupa 1 kantong kain warna merah, 6 plastik klip bening berisi kristal putih yang diduga Narkotika jenis Sabu dengan berat 2,24 gram, 1 bungkus plastik berisi klip plastik 3X5 dan uang hasil penjualan Rp.380.000,-

Kini tersangka berikut barang bukti di amankan di Polsek Metro Cilincing guna proses hukum lebih lanjut.

Sedang Mengutak-atik Sepeda Motor, Jahadi Ditangkap Warga

Kamis, 23 April 2015 13:57 WIB
PUSKOMINFO - Diduga akan mencuri sepeda motor, Jahadi, 25 tahun, ditangkap warga saat terpergok sedang mengutak-atik sepeda motor milik penghuni kos-kosan di Beji, Depok. Pelaku tak berkutik ketika di dalam tas yang dibawanya terdapat obeng dan kunci letter T.

Aksi pencurian yang gagal tersebut terjadi di Mess Parawita RT 002/008, Pondok Cina, Beji, Depok pada Rabu (22/4/2015) dinihari sekira pukul 03:00 WIB.

Modusnya, pelaku berpura-pura hendak buang air besar di Mess tersebut. Namun saat keadaan sepi dan penghuni masih tertidur lelap, pelaku berusaha mencuri sepeda motor yang diparkir di luar mess. Beruntung aksi pelaku kepergok warga. "Pelaku sudah sedang mengutak-atik setang sepeda motor," kata Kanit Reskrim Polsek Beji, AKP Syah Johan, Kamis (23/4/2015).


Ketika ditegur seorang warga, pelaku menjawab dengan gagap. "Warga curiga kemudian memeriksa tas pelaku yang ternyata berisi obeng dan kunci T. Pelaku dibawa untuk diperiksa," ungkapnya.

Warga Kampung Babakan Saga, Sukarasa, Cigudeg, Bogor itu pun kemudian digelandang ke Polsek Beji.

Di kantor polisi dia mengakui jika hendak mencuri sebuah sepeda motor Yamaha Mio GT B 3955 CAC warna merah hitam milik Abdul Ajid. Beruntung aksinya keburu diketahui.

"Pelaku masih kami periksa. Belum diketahui apakah pemain tunggal atau jaringan," tutupnya.

Bayi Baru Dilahirkan Dibuang Orangtuanya di Babelan

Kamis, 23 April 2015 11:27 WIB
PUSKOMINFO - Warga Perumahan VGH Blok AF-4 RT 04/22 Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi digegerkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki pada Selasa (21/4/2015) pagi sekira pukul 06:30 WIB. Diduga bayi yang baru dilahirkan itu sengaja dibuang oleh orangtuanya untuk menutupi aibnya.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Babelan, Inspektur Satu (Iptu) Wito mengatakan, bayi nahas itu ditemukan oleh Nurhayati, 48 tahun, salah seorang warga di perumahaan setempat.

Nurhayati yang hendak menuju ke pasar itu, tak sengaja mendengar tangisan bayi. Saat ditelusuri, Nurhayati menemukan bungkusan kain sarung warna coklat.

"Saat bungkusannya dibuka, saksi terkejut bahwa isinya sesosok bayi," kata Iptu Wito kepada wartawan, Kamis (23/4/2015).

Iptu Wito melanjutkan, mengetahui hal itu lalu Nurhayati membawa bayi malang itu ke kantor RT setempat. Oleh Ketua RT 04, Taufik Hidayat, bayi itu dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapat penanganan.
Setelah itu, Taufik melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Babelan untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Kondisi bayinya sehat dan tidak terdapat luka di tubuhnya," ujarnya.

Polres Metro Tangerang Kota Gerebek Pabrik Saos Berbahan Kimia Berbahaya


Penggerebekan rumah industri saos berbahan baku berbahaya  di Tangerang.  (imam)
Lokasi penggerebekan rumah industri saos berbahan kimia berbahaya di Tangerang.
 
Kamis, 23 April 2015 08:03 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Satuan Narkoba Polres Metro Tangerang Kota menggerebek sebuah rumah industri yang memproduksi saos di Perumahan Taman Jaya, Cipondoh Makmur, Kota Tangerang, Rabu (22/4/2015) siang. Saos yang diproduksi di tempat itu menggunakan bahan kimia berbahaya.
 
Sejumlah bahan pembuat saos berbahaya seperti zat pengawet, pewarna tekstil, ekstrak cabai dan ratusan kemasan sachet saos siap edar disita petugas. Selain menyita barang bukti, seorang pemilik dan empat karyawan pabrik digelandang ke Satnarkoba Polres Metro Tangerang Kota untuk diperiksa.
 
Saat penggerebekan, sejumlah karyawan tengah serius memasukkan saos ke dalam kemasan. Kegiatan itu terhenti setelah polisi membawa mesin dan bahan baku pembuat saos berbahaya ke dalam mobil petugas.
 
Belakangan diketahui, saos bermerk Esa itu telah diproduksi selama 10 tahun dan diedarkan di Jabodetabek. Tak sedikit pembelinya pedagang makanan anak yang biasa mangkal di depan sekolah-sekolah.
 
Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Juang Andi Prianto, mengatakan penggerebekan itu berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan bau menyengat dari rumah tersebut. “Banyak laporan dari masyarakat yang terganggu bau menyengat dari dalam rumah. Setelah diselidiki, rumah tersebut memproduksi saos dengan menggunakan zat berbahaya,” kata AKBP Juang.
 
“Dari kandungan saos ini sangat berbahaya bila dikonsumsi, khususnya anak-anak. Makanya banyak laporan siswa-siswa SD yang sakit akibat mengkonsumsi saos ini,” sambung AKBP Juang.
 
AKBP Juang mengatakan hingga kini pihaknya masih menggali keterangan dari pemilik pabrik rumahan itu
 
“Sehari bisa memproduksi 10 dus. Omsetnya Rp1 juta per hari,” ungkap AKBP Juang meniru ucapan sang pemilik.
 
Sejumlah barang bukti, lanjut AKBP Juang, akan dibawa untuk diuji ke laboratorium. Jika terbukti benar mengandung zat berbahaya, ia akan menjerat pemilik pabrik dengan pasal 196 UU Kesehatan No 36 Tahun 2009 dan Pasal 62 UU Perlindungan Konsumen No 8 tahun 1999 dengan ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara.

Pelaksanaan KAA, Jalan-jalan Utama Jakarta Kembali Diberlakukan Sistem Buka-Tutup





Embedded image permalink

Kamis, 23 April 2015 07:38 WIB
PUSKOMINFO - Demi kelancaran pelaksanaan Konferensi Asia-Afrika, pemberlakuan sistem buka-tutup di sejumlah jalan utama (protokol) di Jakarta kembali dilakukan pada hari ini, Kamis (23/4/2015). Penutupan jalan akan dilakukan pada waktu-waktu tertentu, terutama pada pagi, sore, dan malam.

Kepala Subdirektorat Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Warsinem mengatakan, penutupan jalan masih sama seperti yang dilakukan pada Rabu (22/4/2015) kemarin.

Penutupan pagi, kata AKBP Warsinem, akan dilakukan sekira pukul 07:30-09:30 WIB. Penutupan sore pada pukul 17:00-18:30 WIB pada sore, dan 19:00-22:00 WIB pada malam.

Namun ia kembali menegaskan, penutupan akan dilakukan situasional. Sehingga pengguna jalan diminta untuk mengikuti arahan polisi.

"Kami berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Oleh karena itu, kami juga lihat situasi, kalau jalan sudah tidak bisa menampung kendaraan, akan kami buka," ujar AKBP Warsinem.

AKBP Warsinem menjelaskan, pada pukul 07:54 WIB, kepala negara akan diberangkatkan menuju JCC dan harus tiba pada pukul 08:45 WIB. Pemberangkatan akan dilakukan dalam tiga klaster. Pertama, klaster 3 yaitu kepala negara yang diinapkan paling dekat dengan JCC, antara lain Hotel Dharmawangsa, Hotel Mulia, dan Hotel Vermont. Sehingga jalan yang akan ditutup yakni jalan-jalan sekitar Senayan.

Selanjutnya, pemberangkatan klaster 2 yaitu dari hotel-hotel yang di sekitar Kuningan, antara lain JW Marriot dan Ritz Carlton. Sehingga penutupan jalan yakni untuk jalan-jalan sekitar Kuningan dan Sudirman.

Pemberangkatan klaster 1 yaitu hotel yang berada di sekitar Sudirman-Thamrin yakni Hotel Sari Pan Pasific, Grand-Hyatt, Kempinski, dan Mandarin. Penutupan jalan akan dilakukan untuk Jalan MH Thamrin dan Jalan Jenderal Sudirman.

Sementara itu, untuk sore, kepala negara akan pulang ke hotel tidak secara serentak. Maka penutupan jalan dimulai secara situasional.

Selain jalan arteri, jalan tol juga mengalami dampak penutupan jalan. Sejumlah pintu tol tidak bisa jadi jalan keluar kendaraan selama penutupan yakni Pintu Tol Slipi, Senayan, dan Semanggi.

Warga Pondok Kopi Berhasil Gagalkan Aksi Curanmor Bersenjata Api

Kamis, 23 April 2015 07:32 WIB
PUSKOMINFO - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil digagalkan warga yang sedang melintas di kawasan Pondok Kopi, Duren Sawit,  Jakarta Timur.

Aksi curanmor tersebut terjadi di Apotek K-24, yang ada di Jalan Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur. Beruntung, aksi itu berhasil digagalkan warga meski pelaku sempat melepaskan tembakan.

Petugas kepolisian dari Polsek Metro Duren Sawit langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) begitu mendapat informasi tersebut.

"Itu bukan perampokan, hanya aksi pencurian sepeda motor yang tidak sempat dilakukan," ungkap Kapolsek Metro Duren Sawit, Kompol Yohanes Kindangen kepada wartawan, Rabu (22/4/2015).

Kapolsek menambahkan, saat ini pihaknya sedang melakukan pengejaran kepada pelaku curanmor tersebut. "Saat ini kami sedang lakukan pengejaran," tukasnya.

Informasi yang dihimpun, peritiwa ini berawal ketika salah satu pekerja apotek sekaligus pemilik sepeda motor Honda CBR, Adam, diberitahu oleh temannya, bahwa ada orang yang menduduki sepeda motor miliknya sekira pukul 18:30 WIB.

Merasa curiga, Adam pun langsung menghampiri kedua pelaku itu dan bertanya dengan sedikit membentak. "Saya bilang, woy ngapain loe," ucap Adam kepada wartawan, Rabu (22/4/2015).

Adam menambahkan, para pelaku sudah berhasil membuka kunci stang sepeda motor. Namun, saat hendak dibawa sepeda motor tersebut dalam keadaan tergembok pada bagian rodanya. "Dia enggak tahu kalau bannya digembok," tegas Adam.

Kendati demikian, ketika pelaku tersebut sudah merasa terpergok, Adam segera masuk ke dalam apotek untuk mengambil sebilah kampak. Setelah itu pihaknya langsung berteriak dan mengangkat kampak tersebut guna bermaksud untuk menggertak pelaku curanmor itu.

Akan tetapi, para pelaku justru mengarahkan temabakan kepadanya. Beruntung dua kali tembakan yang diarahkan kepada Adam tidak tepat sasaran. Setelah itu, kedua pelaku tersebut melarikan diri sambil melepaskan tembakan kembali.

Sementara itu, petugas Polsek Metro Duren Sawit yang datang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menemukan satu proyektil peluru yang masih menyangkut di kaca dan dua selongsong peluru.

Dua WN Nigeria, Kurir dan Bandar Narkoba Lapas Jaringan Internasional Diciduk Polda Metro Jaya

Kurir & Bandar Narkoba Lapas Jaringan Internasional Diciduk Polisi
Polisi amankan barang bukti sabu dari pencidukan dua WN asal Nigeria yang jadi kurir dan bandar jaringan internasional

Kamis, 23 April 2015 07:22 WIB
PUSKOMINFO - Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Eko Daniato mengatakan, telah berhasil mengamankan dua orang kurir narkoba yang dikendalikan dari dalam satu Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Keduanya berinisial AIH, 42 tahun dan AEC, warga negara Nigeria yang merupakan pengedar narkoba jenis sabu jaringan internasional

"Kita telah menangkap dua orang kurir narkoba jaringan internasional yang dikendalikan dari dalam salah satu lapas," kata Kombes Pol Eko saat konferensi pers di gedung Ditres Narkoba Polda Metro Jaya, Rabu (22/4/2014).

Kombes Pol Eko mengatakan, untuk saat ini demi kelancaran penyidikan pihaknya belum bisa menyampaikan perihal dari lapas mana dua orang kurir tersebut dikendalikan untuk mengedarkan narkoba.

Menurut Kombes Pol Eko, penangkapan itu berawal dari laporan masyarakat, tentang adanya peredaran narkoba di daerah Depok. Dari situ polisi langsung menyelidiki kebenaran informasi tersebut, dengan cara undercover buy (menyamar sebagai pembeli) dan pengembangan IT.

"Demi penyidikan, kita belum bisa menyebutkan dari lapas mana. Penangkapan tersangka berawal dari laporan masyarakat," ujarnya.

Dari situ, lanjutnya, polisi kemudian menangkap AIH di Jalan Margonda Raya, depan Terminal Depok. Dari hasil penggeledahan, ditemukan barang bukti sabu sebanyak 200 gram yang dibungkus makanan kecil.

Pengembangan dari penangkapan AIH selanjutnya dilakukan penangkapan AEC yang berperan sebagai bandar narkoba di daerah Srengseng, Kembangan, Jakarya Barat. Dari hasil peggeledahan dalam rumah kos tersangka, ditemukan sabu sebanyak dua kilogram.

Para tersangka dikenai pasal 144 ayat (2) Sub Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009, tentang Narkotika. "Ancaman bagi para pelaku minimal lima tahun, maksimal hukuman mati," tandasnya.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 23 April 2015


Kamis, 23 April 2015 07:15 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi SIM & STNK keliling wilayah DKI Jakarta, Kamis 23 April 2015 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : Citraland Grogol
STNK : Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Pospol Jembatan Tiga Pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

22 April 2015

Pelaksanaan KAA, Rabu Ini Diberlakukan Tiga Kali Sistem Buka-Tutup Jalan di Jakarta

Rabu, 22 April 2015 08:41 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polda Metro Jaya memberlakukan tiga kali pengalihan arus lalu lintas dengan sistem buka-tutup jalur protokol saat rombongan para delegasi dan kepala negara mengikuti pertemuan Peringatan Ke-60 Konferensi Asia Afrika (KAA) di Jakarta Convention Center (JCC) pada Rabu (22/4/2015) ini.

"Buka-tutup jalur dilakukan 50 meter sebelum ’traffic Light’ dengan interval setiap rombongan dua menit untuk prioritas penuh VVIP," kata Kepala Subdirektorat Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Warsinem.

AKBP Warsinem mengatakan jalur protokol yang terkenal imbas pengalihan kawasan Jalan MH Thamrin, Jalan Sudirman, Jalan Gatot Subroto, Jalan MT Haryono, Jalan Sisingamangaraja dan Jalan HR Rasuna Said.

Penutupan pertama jalur protokol akan diberlakukan pada pukul 06.30 WIB-09.30 WIB saat para delegasi dan kepala negara secara serentak keluar hotel di kawasan Jalan MH Thamrin menuju tempat pertemuan JCC.

Penutupan kedua ketika para delegasi dan kepala negara selesai pertemuan menuju hotel penginapan pada pukul 17.00 WIB-18.30 WIB.

Penutupan ketiga dilakukan petugas saat para peserta KAA dan kepala negara keluar hotel menuju Istana Presiden mengisi acara jamuan makan malam bersama Presiden Joko Widodo pada pukul 19.00 WIB-22.00 WIB.

AKBP Warsinem mengimbau masyarakat pengguna kendaraan memilih jalur alternatif saat pengalihan arus tersebut terkait dengan aktifitas 33 kepala negara dalam mengisi pertemuan tingkat tinggi tersebut.

Perampok Bersenjata Api Bawa Kabur Uang Setoran SPBU Sebesar Rp 185 Juta di Depok

Rabu, 22 April 2015 08:17 WIB
PUSKOMINFO - Tiga kawanan perampok yang beraksi Jalan Raya Cipayung, Depok berhasil membawa kabur uang tunai sebesar Rp 185 Juta yang disimpan di bawah jok sepeda motor korban.

Korban yang bernama Endang Suhendar, 34 tahun, pegawai SPBU, saat itu mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih biru B 3934 EBX dan hendak menyetorkan uang setoran SPBU tempatnya bekerja ke bank Mandiri Margonda Depok. Uang setoran ditaruh di jok sepeda motor.

"Korban merupakan pengawas SPBU 34.16420 Pondok Terong, Cipayung. Ia akan menyetorkan uang hasil penjualan ke bank Mandiri, Margonda,"ujar Perwira Urusan Humas Polresta Depok, Ipda Bagus Suwardi, Selasa (21/4/2015).

Ipda Bagus menuturkan, saat kejadian Endang mengendarai sepeda motor miliknya dan melaju di Jalan Raya Cipayung arah ke Jalan Margonda.

Tepat di dekat SMK Ijatah, katanya, Endang dipepet tiga pelaku yang mengendarai dua sepeda motor Suzuki Satria. Satu sepeda motor menyalip sepeda motor korban, satu lagi memepet disamping kanan korban.

Salah satu pelaku kemudian menembak korban mengenai pelipis mata kiri dan kanan. Korban pun tersungkur dan terjatuh dari sepeda motornya.

Saat itulah pelaku menggasak sepeda motor korban dan kabur ke arah Pitara, Depok.

Oleh warga, korban kemudian dilarikan ke klinik Citama di Pabuaran dan selanjutnya dirujuk ke RS. Eye Center Bogor.

Hingga saat ini, kata Ipda Bagus, pihaknya masih mendalami kasus ini dan mengidentifikasi pelaku perampokan.

Pembunuh Tukang Pijat di Bekasi Berhasil Diringkus

Rabu, 22 April 2015 07:24 WIB
PUSKOMINFO - Dibakar api cemburu, Samiran, 37 tahun, nekat membunuh pasangan selingkuhnya, Wagiran, 35 tahun, pada Minggu 22 April 2015. Samiran nekat membunuh perempuan yang sudah tinggal satu atap sejak 2007 di sebuah rumah kontrakan di Gang Sepakat RT 02/07, Jatisampurna, Kota Bekasi, dengan cara yang sadis menggunakan pacul dan seuntas tali.

"Dia bunuh korban saat sedang tidur dengan cara memukul pala korban dengan pacul. Saat dipukul itu korban tidak mati dan akhirnya mencekik leher korban dengan tali," ungkap Kapolresta Bekasi Kota, Kombes Pol Rudi Setiawan, Selasa (21/04/2015).

Menurut Kapolres, Jajaran Polresta Bekasi Kota dan Polsek Pondokgede berhasil mengungkap kasus ini setelah pelakunya yang buron selama satu bulan berhasil diringkus di Depok, Jawa Barat.

"Kita tangkap Senin, siang kemarin. Sebelum ditangkap dia sempat melarikan diri ke daerah Lampung Barat,"kata Kapolres.

Lanjut Kapolres, Samiran yang berstatus duda ini nekat membunuh korban dengan motif karena cemburu pasangan selingkuhnya itu memiliki pasangan lainnya. "Pelaku tidak terima jika korban berhubungan lagi dengan pria lain. Padahal, dia dan korban sudah berjanji sehidup semati," katanya.

Sementara itu, kata Kanit Reskrim Polsek Pondokgede, AKP Untung Riswaji mengatakan, kasus pembunuhan Wagiran yang bekerja sebagai tukang pijit panggilan itu setelah mendapatkan laporan dari masyarakat.

Saat itu, kata dia, pihaknya langsung datang ke lokasi dan melakukan olah TKP dan identifikasi korban. Dari hasil itu, diketahui korban ada luka pada bagian kepala dan leher.

"Ada luka di kepala dan lehernya dan kami meyakini korban dibunuh oleh seseorang. Dari situ, kami mencari informasi dan didapatkan nama pelaku yang biasa tinggal bersamanya,"tambah AKP Untung.

Sementara itu, kata AKP Untung, saat dilokasi pihaknya mendapatkan barang bukti seperti pacul, kabel charger handphone, pisau, tambang plastik dan uang Rp200 ribu.

Terkait penangkapan pelaku, Kanit Reskrim mengatakan, pihaknya mengejar pelaku sejak kasus ini dilaporkan keesokan harinya setelah kasus pembunuhan. "Kita langsung gerak mengejar pelaku dari Lampung sampai kita tangkap di Depok,"tuturnya.

Dalam pengejaran pelaku, kata Kanit, pelaku sempat mencoba melawan saat akan ditangkap hingga akhirnya dilumpuhkan petugas dengan cara menembak kakinya pada bagian paha kanannya.

“Waktu kami tangkap dia berusaha kabur dan masuk rumah warga, terpaksa kami lumpuhkan,” ujarnya.

Kini, akibat perbuatannya pun pelaku akan dijerat pasal 338 tentang Pembunuhan dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.