29 Mei 2015

Satuan Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Gerebek Dua Lokasi Perjudian Ikan

Jumat, 29 Mei 2015 13:37 WIB
PUSKOMINFO - Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggerebek dua lokasi arena perjudian ikan di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara pada Jumat (29/5/2015) dinihari.

Penggerebekan dipimpin Kanit I Subdit Jatanras Kompol Buddy Towoliu dan Kanit II Subdit Jatanras Kompol Teuku Arsya Khadafi.

Dari lokasi penggerebekan, petugas menangkap tangan puluhan penjudi beserta barang bukti untuk mengadakan perjudian ikan di dua lokasi yakni di Taman Duta Mas, Jakarta Barat dan Jl Keting, Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan menjelaskan di tempat tersebut, pengelola menyelenggarakan perjudian jenis ikan-ikan, di mana terdapat meja kecil terdapat 8 tombol untuk 8 pemain dan meja besar dengan 10 tombol untuk 10 pemain.

"Perjudian ini mirip arena permainan anak-anak. Bedanya, pemain yang menang, menukarkan hadiah dengan uang. Selama menjalankan praktik ilegal, pelaku beroperasi di ruko secara tertutup," jelas AKBP Herry Heryawan, Jumat (29/5/2015).

Dari dua lokasi ini, polisi mengamankan 32 orang, 10 karyawan dan seorang pengelolanya. Selain itu, turut diamankan barang bukti, seperti 10 mesin judi ikan, uang tunai senilai puluhan juta rupiah, sejumlah CPU untuk menggesek kartu pemain.

Polsek Bojong Gede Tangkap Wartawan Gadungan Pelaku Pemerasan

Jumat, 29 Mei 2015 13:24 WIB
PUSKOMINFO -  Petugas Polsek Bojong Gede berhasil menangkap seorang oknum wartawan gadungan pelaku pemerasan. Pelaku bernama Andi Sahnan, 43 tahun, ditangkap saat memeras korbannya di kediaman korban di Kp.Kelapa,Rt 01/19 Desa Rawa Panjang, Kec.Bojong Gede, Kab.Bogor, Kamis (28/5/2015).

Berkat laporan H. Hambali, 50 tahun,wiraswasta ini mengaku mendapat tekanan lalu diperas dengan diminta pelaku uang sebesar Rp10 juta dari wartawan gadungan tersebut.

Dari laporan korban, anggota buser Polsek Bojong Gede dipimpin Kanit Reskrim kemudian meringkus  pelaku, saat berada di rumah korban ketika sedang transaksi.

“Pengakuan tersangka sebagai wartawan tabloid Radar Nusantara, Kompas Indonesia News, dan Forum Wartawan Pemantau Peradilan. Setelah anggota melakukan pengecekan terhadap surat tugas dan pelaku kartu identitas pelaku ternyata palsu,”ujar Kapolsek Bojong Gede Kompol Ganet Sukoco kepada wartawan, Jumat (29/5/2015).

Menurut Kapolsek, wartawan gadungan alias palsu tersebut kerap mencari target korbannya di hotel tempat biasa terjadi perselingkuhan.

“Modusnya pelaku memfoto teman wanita kencan prianya usai berkencan dari dalam hotel. Setelah itu, pelaku mencari identitas korban dengan menanyakan di pihak manajemen hotel setelah itu mengancam untuk dinaikan berita atau berdamai dengan menyerahkan sesuai uang,”katanya.

Menurut Kapolsek, pelaku warga Cibinong, Bogor, itu telah menerima uang dari korban sebesar Rp1 juta. “Pelaku meminta uang tebusan Rp10 juta, namun korban baru memberikan satu juta. Lantaran pelaku terus memaksa dan mengancam akan terus dinaikan berita jika tidak sesuai uang yang diminta korban merasa terintimidasi lalu langsung melapor ke polisi,” tutur Kapolsek.

Target sasaran pelaku adalah hotel-hotel sepanjang Jalan Raya Bogor perbatasan Depok hingga Cibinong.
“Selama beraksi pelaku telah mengerjai korbannya sebanyak 10 orang. Setiap meminta uang modusnya sama yaitu dengan cara menakuti dengan foto lalu memintai tebusan,”tegasnya.

“Barang bukti yang disita berupa uang hasil memeras Rp1 juta, satu kamera, kartu identitas,surat tugas, kamera foto. Pelaku dikenakan Pasal 368 ayat 1 pemerasan dengan mengancam hukuman 9 tahun penjara.”pungkas Kapolsek.

Sedang Asyik Isap Sabu, Bandar Ganja Ditangkap Polsek Metro Pesanggrahan

Jumat, 29 Mei 2015 07:54 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Pesanggarahan menangkap seorang pengedar narkoba jenis ganja di daerah Pondok Aren, Tangerang Selatan, Senin (25/5/2015) siang. Saat ditangkap, tersangka berinisial AL, yang sehari-hari juga sebagai tukang ojek, sedang asyik mengkonsumsi narkoba jenis sabu.

"Saat ditangkap, pelaku sedang asyik mengisap sabu. Saat digeledah, di rumah pelaku juga kedapatan barang bukti ganja seberat 1,5 kilogram siap edar," kata Kapolsek Metro Pesanggrahan, Kompol Deddy Arnadi kepada wartawan, Kamis (28/5/2015).

Sementara itu, kepada petugas pelaku mengaku terpaksa menjadi pengedar ganja karena penghasilannya sebagai tukang ojek tidak cukup untuk biaya hidupnya. Bisnis haram itu telah dilakukannya selama enam bulan, mengedarkan ganja di kawasan Tangerang, Ciputat, serta Pondok Aren.

Tidak hanya menemukan narkoba, polisi juga menemukan sejumlah senjata tajam saat memeriksa rumah AL. Sejumlah senjata tajam itu adalah celurit, samurai, golok sisir, dan pisau lipat yang biasa dibawanya ke mana-mana.

Atas perbuatannya itu, polisi menjerat AL dengan Pasal 114 ayat 2 sub 112, ayat 1 sub 111, dan ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 mengenai narkotika dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun penjara.

Dua Hari Operasi Patuh Jaya 2015, Polda Metro Jaya Tilang 11.689 Pengendara

Jumat, 29 Mei 2015 07:21 WIB
PUSKOMINFO - Dalam dua hari pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2015, Polda Metro Jaya sudah menilang 11.689 pelanggar lalu-lintas.Dua hari itu adalah mulai Rabu (27/5/2015) sampai dengan Kamis (28/5/2015). Dan operasi ini masih berlanjut sampai 9 Juni 2015.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Muhammad Iqbal, mengatakan, polisi menyita barang bukti SIM sebanyak 4.474 dan STNK sejumlah 7.128.

Lebih lanjut, Kabid Humas mengatakan pelanggar lalu-lintas paling banyak adalah pengemudi sepeda motor, yakni 8.292 pelanggar. Sedangkan kedua adalah kendaraan pribadi sebanyak 1.101 pelanggar. Sisanya adalah bus, metromini, taksi, dan kendaraan barang.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 29 Mei 2015

Jumat, 29 Mei 2015 07:17 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi SIM & STNK keliling wilayah DKI Jakarta, Jumat 29 Mei 2015 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

28 Mei 2015

Sepekan, Polda Metro Jaya Bekuk 12 Begal Jaringan Lampung

Kamis, 28 Mei 2015 15:30 WIB
PUSKOMINFO - Dalam sepekan, aparat Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil membekuk 12 pencuri kendaraan bermotor (curanmor) jaringan "Lampung" yang beraksi di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Khrisna Murti mengatakan pihaknya menangkap belasan pelaku pencurian dengan kekerasan (begal) di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) selama satu minggu.

Upaya ini dilakukan untuk menekan angka kriminalitas yang marak di kota metropolitan ini. "Semoga bisa tercapai," ujarnya dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya,Jakarta, Kamis (28/5/2015).

Sementara itu, Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Didik Sugiarto mengatakan mereka merupakan kelompok Erwin alias Win terdiri dari Er, An dan As yang beraksi di 30 TKP di wilayah Jakarta Selatan dan Depok.

Selain itu, kata AKBP Didik, kelompok Safrin Efendi alias Mail ini beraksi 20 TKP di wilayah Depok dan Tangerang terdiri dari Se, As, An, Mr, Rs dan Sul.

Serta kelompok Ar alias Yayan ditangkap dan beraksi di Jalan Kapuk Muara Penjaringan, Jakarta Utara.

AKBP Didik menjelaskan, modus operandi para pelaku yakni dengan menyisir lokasi lalu merusak kunci kontak sepeda motor menggunakan letter T jika sudah ada target operasi. "Pelaku rata-rata dibawah umur, pentolannya residivis ditembak mati yaitu Zakaria. Mereka diajak ke Jakarta untuk kerja lalu diajarkan memetik," katanya.

Dua Pengedar Sabu Dibekuk Polsek Metro Johar Baru

Kamis, 28 Mei 2015 15:06 WIB
PUSKOMINFO - Dua pria yang sudah menjadi DPO (daftar pencarian orang) dibekuk petugas Polsek Metro Johar Baru dari rumahnya di kawasan rumah susun (Rusun) Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (27/5/2015) malam.

Kedua tersangka yakni AS, 22 tahun, dan AT, 24 tahun, tak berkutik ketika petugas meringkusnya dengan barang bukti dua plastik kecil sabu siap edar. Keduanya selanjutnya digelandang ke Mapolsek Metro Johar Baru. Keduanya memang sudah tiga bulan masuk dalam daftar pencaharian orang (DPO).

Keterangan yang dihimpun, penangkapan kedua pria itu berawal dari terjaringnya AS sekira pukul 22:00 WIB, di Jalan Bala Dewas, Johar Baru, dan dari tangan pria itu disita 1 plastik kecil shabu.

Dari pemeriksaan terhadap AS, pelaku ini kemudian “bernyanyi” bahwa masih ada lagi yang punya sabu.

 Begitu pelaku itu buka mulut, petugas akhirnya berhasil menemukan rumah tersangka AT, di blok III Rusun Tanah Tinggi.

Saat petugas tiba di lokasi, pria yang sudah lama diincar itu sempat kabur begitu melihat kedatangan polisi.

Namun petugas yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Johar Baru, AKP Malawat, dengan sigap berhasil menangkap pria tersebut, dan dari tangan lelaki itu juga disita satu amplop kecil sabu. Keduanya kemudian digiring ke Mapolsek Metro Johar Baru.

Mantan Pekerja Toko Boneka Curi Uang Majikan Rp 20 Juta Ditangkap Polsek Panongan

Kamis, 28 Mei 2015 13:19 WIB
PUSKOMINFO - Seorang wanita muda bernama Amnah, 18 tahun, ditangkap aparat Polsek Panongan akibat membobol sebuah toko boneka di kawasan kampung Mekar Bhakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Kanit Reskrim Polsek Panongan, Ipda Fredian Hutabarat, Kamis (28/5/2015) membenarkan adanya penangkapan tersebut.

"Kejadiannya Senin (25/5/2015) lalu. Dia mencuri dari toko boneka di kompleks pertokoan Park View, Blok G1/20, Mekar Bhakti. Tersangka kami tangkap Rabu (27/5/2015) malam kemarin," kata Ipda Fredian Hutabarat.

Ipda Fredian menuturkan, dari toko boneka tersebut, Amnah yang belakangan diketahui merupakan mantan karyawan toko itu menggasak Rp 20 juta dari laci kasir. "Karena mantan karyawan, dia sudah hafal dimana majikannya biasa meletakkan uang penjualan. Masih kami periksa lebih lanjut. Kami tangkap di persembunyiannya di daerah Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten" kata Ipda Fredian.

Satuan Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Tangkap Pembunuh Juragan Sembako di Cengkareng

Kamis, 28 Mei 2015 13:04 WIB
PUSKOMINFO - Tim Unit II Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap ‎pelaku pembunuhan Syafrianto Jono, 49 tahun, juragan sembako yang tewas dibunuh perampok di rumahnya di Perumahan KFT, Cengkareng, Jakarta Barat, pada 20 Mei 2015 lalu. Tersangka berinisial MAB ditangkap di rumah kontrakannya di Cinere, Depok.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti mengatakan, petugas berhasil menangkap tersangka setelah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan para saksi.

"Dari hasil identifikasi dan olah TKP, pelaku mengerucut ke orang dalam yang diduga kuat bekas karyawannya, yaitu SG," kata Kombes Pol Krishna kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (28/5/2015).

‎SG sendiri telah ditangkap tim Buser Polres Metro Jakarta Barat di Brebes, Tegal, Jawa Tengah, pada tanggal 27 Mei 2015. SG merupakan eksekutor, sementara MAB berperan sebagai pengantar Sigit.

"MAB ini yang mengantar tersangka SG menggunakan sepeda motor ke TKP untuk melakukan pencurian," ungkapnya.

Sementara itu, Kanit II Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Teuku Arsya Khadafi mengatakan, aksi ini direncanakan oleh tersangka SG.

"SG dia ini ajak ‎tersangka MAB. Sementara SG ini bekas karyawan korban," ujar Kompol Arsya.

Setelah SG melakukan perampokan, ‎kedua tersangka melarikan diri, lalu membagi-bagi hasil perampokan di antaranya 5 unit telepon genggam. Kedua tersangka dijerat Pasal 365 KUHP dan atau 338 KUHP.

Polres Metro Tangerang Kota Gerebek Tempat Pengolahan Kikil Diduga Gunakan Zat Kimia Berbahaya

Kikil diduga bercampur zat kimia berbahaya  banyak dijumpai di pasaran
 
Kamis, 28 Mei 2015 08:29 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polres Metro Tangerang Kota menggerebek industri rumahan yang memproduksi kikil di wilayah Neglasari, Kota Tangerang. Rabu (27/5/2015) sore. Sejumlah kikil yang diduga dicampur zat kimia berbahaya disita petugas untuk dibawa ke laboratorium. ‎
 
Penggerebekan oleh petugas Satnarkoba Polres Metro Tangerang Kota ke sejumlah industri rumahan itu dilakukan atas laporan dari masyarakat. Diduga kuat, pengolahan kikil tersebut menggunakan zat kimia berbahaya seperti formalin, zat pemutih, dan tawas.‎
 
Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Juang, mengatakan sejumlah cairan bahan pemutih, formalin dan tawas disita petugas dari dalam pabrik. Para pengusaha pengolahan kikil sengaja menggunakan zat kimia berbahaya untuk mendapatkan keuntungan.
 
“Zat kimia berbahaya untuk memutihkan kikil agar terlihat lebih menarik dan mendapatkan untung lebih. Karena kikil tersebut akan tahan lama,” papar Kasat.

Lanjut AKBP Juang mengatakan jika pemilik pabrik pengolahan kikil tersebut terbukti menggunakan bahan berbahaya, pihaknya akan menjerat pengusaha kikil itu dengan Pasal 136 UU No 18/2012 tentang pangan dan Undang-undang perlindungan konsumen.

“Sementara kami menunggu hasil dari laboratorium. Jika terbukti pemilik pabrik akan kami jerat dengan Undang-undang pangan dan perlindungan konsumen,” katanya.

Kasat menghimbau kepada Pemerintah Kota Tangerang untuk bersama-sama menertibkan tempat produksi makanan yang menggunakan zat berbahaya bagi kesehatan. Terlebih, beberapa pekan mendatang telah memasuki bulan suci ramadhan. Dengan demikian masyarakat tak lagi resah.

Polsek Metro Kalideres Bekuk Lima Pengedar Sabu


Pengedar Sabu Ini Diberi Upah Rp 25.000 Sekali Transaksi
 
Kamis, 28 Mei 2015 07:58 WIB
PUSKOMINFO -  Petugas Polsek Metro Kalideres berhasil meringkus lima pelaku pengedar narkotika jenis sabu, Rabu (27/5/2015). Kelima tersangka yang ditangkap tidak memiliki hubungan apa pun tetapi bergerak sendiri-sendiri dan setiap kali transaksi masing-masing pelaku mendapat imbalan Rp 25.000,.
 
"Para pelaku ini sekali nganter atau ngedarin diberikan upah Rp 25.000," ujar Kapolsek Metro Kalideres, Kompol Dermawan Karosekali saat memberikan penjelasan di kantornya pada Rabu (27/5/2015).

Kapolsek menuturkan kelima tersangka tersebut mendapatkan imbalan dari bandar - bandar kecil yang menggunakan jasa mereka. "Pelaku semuanya ini pengedar, kurir yang mendapatkan imbalan dari bandar kecil," ucapnya.

Kapolsek menjelaskan modus operandi yang dilakukan para tersangka itu dengan cara memesan terlebih dahulu kemudian kirim selanjutnya baru melakukan transaksi. "Salah satunya kami amankan sedang menunggu pembeli lalu oleh anggota kami langsung ditangkap pengedar sabu ini," ungkap Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, kelima pelaku yang ditangkap ini tak memiliki hubungan apa pun. Mereka bergerak sendiri-sendiri dan merupakan sindikat jaringan narkoba yang berkeliaran di Jakarta.

"Mereka hubungannya lepas, enggak saling kenal. Karena ketika mengirim barang dengan memesan melalui telepon, ketika transaksi mereka sudah enggak ada hubungan lagi," jelas Kapolsek.

Kelima pria yang diamankan polisi ini warga asal Jakarta. Pendidikan para pelaku hanya tamatan SMP.
Para tersangka tersebut diantaranya A, 21 tahun, DS, 36 tahun, SF, 33 tahun, SP, 30 tahun, dan AH, 35 tahun.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 28 Mei 2015

Kamis, 28 Mei 2015 07:24 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi SIM & STNK keliling wilayah DKI Jakarta, Kamis 28 Mei 2015 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

27 Mei 2015

Kurang dari 12 Jam, Polsek Bojong Gede Berhasil Mengungkap Pembunuh Istri Pemilik Toko Material Bahan Bangunan

Rabu, 27 Mei 2015 13:31 WIB
PUSKOMINFO - Kurang dari 12 jam, Petugas Polsek Bojonggede berhasil menguak pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang wanita, istri pengusaha toko bahan bangunan di Desa Nanggerang, RT.01/04, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Bojonggede, Kompol Ganet Sokoco mengatakan, pelaku pembunuh Noviasari, 30 tahun, ternyata adalah anak buahnya sendiri yang bekerja di toko bahan bangunan. Pelaku berinisial FK berusia 14 tahun.

FK terungkap sebagai pelaku tunggal pembunuh ibu muda itu setelah polisi menemukan banyak luka bekas cakaran di tubuhnya saat ia diperiksa.

"Diduga luka cakaran itu dari cakaran korban sebelum dibunuh pelaku," kata Kompol Ganet Sukoco, Rabu (27/5/2015) siang.

Kapolsek menuturkan, sebelum tewas korban diduga sempat melakukan perlawanan. Tapi, pelaku lebih kuat dan mencekik leher korban hingga tak bernyawa di atas ranjang kamar tidurnya. "Dugaan sementara, korban dan pelaku sempat cek cok," ujar Kapolsek menambahkan.

Untuk mendalami kasus pembunuhan sadis ini, kata Kapolsek, pihaknya masih memeriksa FK secara intensif.

Sebelumnya,  Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Teguh Nugroho menuturkan, jasad Noviasari itu pertama kali ditemukan Rabu (27/5/2015) dinihari sekira pukul 01:00 WIB. Saat itu suami korban yang baru pulang kerja kaget mendapati  wajah istrinya membiru. Kemudian ia langsung membawanya ke RS Sentra Medika Cibinong, tapi ternyata sudah meninggal," kata Kompol Teguh.

Dugaan sementara Novi adalah korban pembunuhan, hal itu diperkuat dengan ditemukannya luka lebam bekas pukulan dan luka memar di lehernya. "Ada bekas cekikan di leher korban." kata Kompol Teguh.

Peristiwa tersebut, oleh suami korban dilaporkan ke Polsek Bojong Gede, yang kemudian ditindaklanjuti dengan memeriksa 5 orang karyawan korban.

Istri Pemilik Toko Material Ditemukan Tewas Diduga Dibunuh

Rabu, 27 Mei 2015 11:25 WIB
PUSKOMINFO -  Istri dari pemilik toko material bahan bangunan ditemukan tewas di rumahnya di Desa Nanggerang, RT.01/04, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, Rabu (27/5/2015) dini hari. Korban bernama Noviasari, 30 tahun, ditemukan telah meninggal dunia diduga akibat dibunuh karena terdapat bekas cekikan di leher.

Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Teguh Nugroho menyebutkan korban pertama kali ditemukan meninggal oleh sang suami yang baru pulang ke rumah sekira pukul 24:00 WIB. Saat ditemukan korban wajahnya sudah membiru dan langsung dilarikan ke RS. Sentra Medika Cibinong.

“Pada leher korban terdapat bekas cekikan. Korban diduga meninggal akibat dibunuh,”ucap Kompol Teguh kepada wartawan, Rabu (27/5/2015).

Menurut Kompol Teguh, saat kejadian suami korban langsung melaporkan ke Polsek Bojong Gede. Hingga saat ini petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembunuhan tersebut. Adapun saksi yang telah dimintai keterangan sebanyak lima orang karyawan korban.

Jelang Ramadhan 1436 Hijriyah, Polda Metro Jaya Gelar Operasi Patuh Jaya 2015

Embedded image permalink
Kapolda Metro Jaya, Dir Lantas & Karo Ops saat memberikan keterangan pers Operasi Patuh Jaya 2015 di Lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, Rabu (27/5/2015). 

Rabu, 27 Mei 2015 07:57 WIB
PUSKOMINFO - Menjelang bulan puasa Ramadhan 1436 Hijriyah, Polda Metro Jaya melaksanakan Operasi Kepolisian Patuh Jaya 2015. Operasi kepolisian dengan sasaran menciptakan situasi kemanan, ketertiban, keselamatan dan kelancaran lalu lintas ini serentak dilaksanakan selama 14 hari mulai hari Rabu (27/5/2015) hingga 9 Juni 2015 mendatang.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Unggung Cahyono dalam gelar pasukan Operasi Patuh Jaya 2015 di lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, Rabu (27/5/2015) pagi mengatakan total kekuatan yang dikerahkan dalam operasi ini sebanyak 2.199 personel yang disebar di sejumlah titik rawan pelanggaran.

Perlibatan personel merupakan gabungan dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro, TNI, dan Pemda DKI.

Kapolda Metro Jaya mengatakan, operasi ini sekaligus merupakan cipta kondisi menjelang bulan puasa atau ramadan yang jatuh pada pertengahan Juni mendatang.

"Menjelang Ramadhan ini kita dapat memanfaatkannya sebagai momentum untuk membangun trust building terhadap masyarakat melalui pencitraan dengan melaksanakan Operasi Patuh yang mengedepankan persuasif, edukatif, memberdayakan fungsi Dikmas Lantas secara optimal dengan penerangan masyarakat melalui media cetak dan elektronik" ujar Kapolda.

Polsek Metro Mampang Prapatan Gerebek Tempat Produksi Upal

Rabu, 27 Mei 2015 07:32 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek Metro Mampang Prapatan menggerebek sebuah rumah di kawasan Jalan Mampang Prapatan IV, yang dijadikan tempat memproduksi uang palsu (upal), Selasa (26/5/2015) Lokasi kejadian terletak di sebuah kos-kosan di tengah pemukiman warga.

Di lokasi kejadian ditemukan barang bukti sejumlah uang pecahan seratus ribu siap edar dan juga mesin cetak untuk memperbanyak uang palsu tersebut.

Kapolsek Metro Mampang Prapatan, Kompol Bambang Hari Wibowo mengatakan penggerebakan berdasarkan informasi masyarakat adanya peredaran uang palsu.

Setelah ditelusuri oleh petugas hingga Selasa malam akhirnya diketahui tempat memproduksi  uang palsu tersebut. “Ya kami menggerebek tempat produksi uang palsu,” kata Kapolsek Metro Mampang Prapatan membenarkan ketika dikonfirmasi wartawan.

Namun Kapolsek belum dapat memberikan keterangan lebih banyak karena pihaknya hingga kini masih menyelidiki kasus tersebut dan mengembangkan pelaku.

Kapolsek mengatakan akan memberikan keterangan resmi di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (27/5/2015) siang nanti.

Kecelakaan Truk dan Bus di Tol Cibitung



Rabu, 27 Mei 2015 07:20 WIB
PUSKOMINFO - Terjadi kecelakaan yang menimpa Truk dan Bus di KM 25 Tol Cibitung arah Jakarta pada Rabu (27/5/2015) sekira pukul 04:07 WIB.

Menurut informasi dari akun @TMCPoldaMetro, arus lalu lintas tersendat akibat kecelakaan ini hingga tiga kilometer.

"04:07 Kecelakaan Bus & Truk di KM 25 Tol Cibitung (arah ke Cawang), lalin tersendat & msh penanganan Polri," tulis TMC Polda Metro Jaya, Rabu (27/5/2015).

Truk yang mengalami kecelakaan bernomor polisi B 9433 UDD. Sementara, Bus berlabel Murni Jaya ini berplat nomer A 7645 KC.

Hingga saat ini belum diketahui adanya korban jiwa maupun penyebab kecelakaan.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 27 Mei 2015

Rabu, 27 Mei 2015 07:05 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi SIM & STNK keliling wilayah DKI Jakarta, Rabu 27 Mei 2015 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

Polda Metro Jaya Bekuk Penipuan Sektor Properti Rp 800 Miliar, Korbannya 1.157 Orang

Rabu, 27 Mei 2015 06:51 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Subdit Fiskal Moneter dan Devisa (Fismondev) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap seorang penipu ulung di bidang properti mengatasnamakan PT Royal Premier Internasional (PT RPI).

Tersangka bernama Christopher Andreas Lie ditangkap karena telah menipu sebanyak 1.157 orang dengan omzet penipuan sebesar Rp 800 miliar.

Pengungkapan kasus ini berawal dari sebanyak 10 laporan yang disampaikan ke Polda Metro Jaya. Dalam laporan itu, mereka merasa dirugikan oleh PT Royal Premier Internasional (PT RPI).

Kepala Sub Direktorat Fiskal, Moneter, dan Devisa, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, AKBP Arie Ardian mengatakan, pelaku bersama rekannya Indra Budiman beraksi menipu dengan menjual apartemen dan kondotel. Satu unit dijual dengan harga RP 1 miliar lebih.

“Totalnya ada 12 properti di berbagai lokasi yang mereka jual, tersangka CAL sudah kami amankan, dan IB melarikan diri ke Korea Selatan,” ujarnya di Polda Metro Jaya, Selasa (26/5/2015).

AKBP Arie Ardian mengatakan, modus operandi PT RPI adalah menipu pelanggan, atau investor pembeli unit kondotel dengan cara membuat suatu perusahaan konsultan properti.

Konsep penjualan properti yang dikemas dengan program futures trading gold dan asuransi dengan menjanjikan beberapa macam keuntungan termasuk dana investor atau pembeli dapat dikembalikan pada tahun ke-10 sampai tahun ke-15 sebagai bisnis masa depan yang menjanjikan.

“Pelanggan juga dijanjikan keuntungan, cash back sebesar dua persen, dan mendapatkan hadiah kendaraan mewah,” tuturnya.

Christopher melakukan kontrak pembelian dengan developer. Kemudian, menjual ke customer, tetapi uang tidak dibayarkan sepenuhnya kepada developer.

Christopher dan Indra melakukan kegiatan penipuan sejak September 2011 sampai Agustus 2014 dengan korbannya tersebar di Jakarta, Yogyakarta, Bandung, dan Bali.

Sebagian uang dari para investor oleh tersangka Indra juga digunakan trading dan asuransi. Sedangkan uang hasil penipuan sebagian besar dipergunakan untuk pembelian rumah, tanah, dan kendaraan.

Para pelaku diancam pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 dan pasal 3, pasal 4, pasal 5 Undang-Undang Nomor 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Edarkan Sabu, Sepasang Kekasih Ditangkap Polsek Metro Palmerah

Rabu, 27 Mei 2015 06:45 WIB
PUSKOMINFO - Sepasang kekasih ditangkap petugas Polsek Metro Palmerah saat mengedarkan narkotika jenis sabu, di Jalan Andong II, Kelurahan Bambu Selatan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.

Sepasang kekasih yakni Septian, 22 tahun dan Diah Rahmawati, 28 tahun, ditangkap anggota Polsek Metro Palmerah yang saat itu sedang menyamar sebagai pembeli.

Kapolsek Metro Palmerah, Kompol Dermawan mengatakan, penangkapan pasangan kekasih itu berdasarkan laporan dari masyarakat bahwa ada pengedar sabu di lokasi.

"Kami menggunakan operasi undercover untuk menjebak mereka, dengan menjadi pembeli," ujar Kompol Darmawan di kantornya, Selasa (26/5/2015).

Saat dilakukan penangkapan, polisi menyita barang bukti sebanyak lima paket sabu dari tangan keduanya.

"Dari tangan tersangka, kami berhasil menyita sabu seberat 5 gram yang siap diedarkan," tukasnya.

Sementara itu, Septian mengaku ia menjual barang haram tersebut dengan kekasihnya karena tidak ada pekerjaan yang tetap. " Saya jualan sabu sudah enam bulan, dan satu paketnya saya jual Rp400 ribu," katanya.

26 Mei 2015

Aparat Jajaran Polda Metro Jaya Serentak Gelar Sidak Beras di Pasar Tradisional

Selasa, 26 Mei 2015 13:32 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polda Metro Jaya dan Polres Jajarannya pada Selasa (26/5/2015) serentak melakukan sidak di pasar-pasar guna memastikan keberadaan beras plastik yang mulai meresahkan masyarakat.

Di wilayah Jakarta Selatan, sidak beras akan dilakukan di Pasar Tebet, Pasar Minggu, Pasar Cipete dan Pasar Pondok Labu. Dari empat pasar tradisional ini akan diambil sampel beras untuk diuji laboratorium.

"Ada empat titik pasar yang akan kita datangi dan ambil sampelnya. Di Pasar Minggu ada 50 kios beras. Ini kita lakukan dalam upaya antisipasi peredaran beras plastik," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Wahyu Hadiningrat, Selasa (26/5/2015).

Sementara di wilayah Jakarta Barat, sidak dilakukan Polsek Metro Tamansari bersama petugas kecamatan. Sidak dilakukan dengan mendatangi sejumlah agen dan pedagang beras eceran dengan mengambil sampel beras.

Pengujian langsung dilakukan di lokasi untuk mencari keberadaan beras sintetis. Operasi dilakukan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat. Kegiatan ini akan dilakukan secara rutin dan akan mengecek keberadaan beras sintetis di supermarket dan minimarket yang menjual beras.

Di Polresta Depok, sidak beras juga dilakukan bersama dinas terkait dari Pemerintah Kota Depok. Sidak dilakukan menyusul ditemukannya kasus dugaan keracunan beras plastik yang menimpa satu keluarga di Cipayung, Depok.
     
Sidak dipimpin langsung Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Teguh Nugroho, petugas mengambil beberapa sampel beras dari sejumlah pedagang. Nantinya, beras tersebut akan diuji di laboratorium.
     
Sidak yang juga melibatkan dinas kesehatan, dinas perindustrian dan perdagangan serta dinas pertanian ini, sempat membuat sejumlah pengunjung pasar geger. Sebab, isu beras plastik yang saat ini beredar di tengah masyarakat memang sudah membuat resah. Terlebih, ada satu keluarga di Depok yang mengaku menjadi korban beras berbahan dasar plastik tersebut.
      
"Terkait kasus keracunan dugaan beras plastik yang dialami satu keluarga di Cipayung, saat ini sedang kami dalami. Kami tengah menunggu hasil uji lab," ujar Kompol Teguh.

Lagi, Pelaku Curanmor Tembak Warga yang Mengejarnya di Bekasi

Selasa, 26 Mei 2015 11:47 WIB
PUSKOMINFO - Lagi, kawanan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menembak warga yang memergokinya di wilayah Kota Bekasi, Selasa (26/5/2015) dinihari sekira pukul 04:30 WIB.

Informasi yang dihimpun, aksi penembakan itu terjadi di sebuah rumah kontrakan Kp Rawa Roko Jl abadi Ujung RT 006/003 Kelurahan Bojong Rawa Lumbu, Kecamatan Rawa Lumbu, Kota Bekasi.

Pelaku diketahui berjumlah 4 orang menggunakan dua sepeda motor, dan berhenti di pagar kontrakan warga bernama Apen. Di lokasi ini mereka berhasil membawa dua motor milik warga.

Tiba-tiba aksi mereka diketahui oleh penghuni kontrakan dan penghuni langsung berteriak maling. Lantaran kaget, pelaku menembakkan senjata api ke udara sebanyak dua kali.

Warga terus melakukan pengejaran, disaat bersamaan ada seorang warga bernama Biru tengah minum kopi di depan rumahnya. Setelah mendengar teriakan warga, Biru lari ke depan rumahnya.

Bersamaan itu, rombongan pelaku melintas di depan Biru dan seorang pelaku melepaskan tembakan hingga mengenai perut Biru. Sampai akhirnya Biru jatuh tersungkur.

Melihat Biru tertembak, warga menghentikan pengejaran ke komplotan pelaku dan langsung melarikan Biru ke RS Elisabet, untuk mendapatkan pertolongan.

Dua sepeda motor yang berhasil dibawa kabur pelaku yakni milik Milah, jenis Honda Revo B 3509 KQN warna hitam, dan milik Muklis jenis Vario B 3040 KNJ, warna merah. Kedua korban tinggal di Kontrakan Apen di Kp Rawa Roko RT 006/003 Bojong Rawa Lumbu. Kasus ini tengah ditangani Polsek Bekasi Timur.

Kebakaran Rumah Makan di Jalan Cikajang Raya Jakarta Selatan

Selasa, 26 Mei 2015 08:53 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah rumah makan di Jalan Cikajang Raya, Jakarta Selatan terbakar, Selasa (26/5/2015) pagi.

Berdasarkan informasi dari TMC Polda Metro Jaya, kebakaran terjadi sekira pukul 07:00 WIB dan api berhasil diapamkan 15 menit kemudian dengan bantuan tiga unit mobil pemadam kebakaran. 

"07:15 WIB Kebakaran rumah makan di Jln Cikajang Raya, Jaksel sudah berhasil dipadamkan oleh 3 unit DPK", bunyi twitter TMC Polda Metro Jaya @TMCPoldaMetro. Belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran tersebut.

Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Gerebek Tempat Pembuatan Ijazah Palsu di Matraman

Selasa, 26 Mei 2015 08:37 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Subdit Jatantras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap dua pria pembuat ijasah palsu. Keduanya disergap di kiosnya di kawasan Jalan Raya Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, Senin (25/5/2015).

Dari penangkapan itu, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa lembaran ijasah yang diduga palsu serta seperangkat komputer dan printer yang diduga digunakan untuk membuat ijasah.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan mengatakan penangkapan ini untuk menjawab keresahan masyarakat terkait maraknya praktek pembuatan ijasah palsu. “Kami tidak tinggal diam, segala bentuk kejahatan pasti akan kami tindak, termasuk pembuatan ijasah palsu,” katanya.

Dari hasil penyelidikan,  petugas mendapat informasi kalau di wilayah Jalan Raya Pramuka, Matraman, Jakarta Timur marak akan praktek jual beli atau pembuatan ijasah palsu.

Petugas dipimpinan Kanit V Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Ananto Herlambang kemudian melakukan penyelidikan di lokasi.

Di satu warung kopi, petugas menyergap dua pria yang tengah membawa sejumlah berkas di antaranya beberapa lembar ijasah palsu. Kedatangan petugas membuat keduanya kaget. Namun mereka tak kuasa untuk kabur lantaran sudah dikepung. Selanjutnya petugas menggiring kedua pria itu menuju sebuah kios yang diduga menjadi tempat membuat ijasah palsu tersebut.

Dalam pemeriksaan, tersangka Bad, 34 tahun, dan Kus, 52 tahun, mengaku sudah cukup lama menjalani bisnis illegalnya itu. “Untuk ijasah S1 mereka mematok harga Rp3 juta dan hanya membutuhkan waktu 3 jam. Sementara untuk S2 tarifnya lebih tinggi, yakni mencapai Rp45 juta ,” kata Kompol Ananto.

Dijelaskan Kompol Ananto, untuk ijasah S2 ada indikasi bekerjasama dengan perguruan tinggi (PT) tertentu. “Karena si konsumen juga mengikuti kuliah di perguruan tinggi tersebut kendati hanya satu semester saja,” terangnya.

Saat ini, lanjut Kompol Ananto, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif. Dari barang bukti yang diamankan, petugas juga menduga kalau pelaku tak hanya membuat ijasah palsu namun juga surat kendaraan seperti STNK dan BPKB palsu. “Ada dugaan ke arah situ, kami masih mendalaminya,” jelasnya.

Tiga Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi Selasa Dinihari

Selasa, 26 Mei 2015 07:57 WIB
PUSKOMINFO - Dilansir dari akun twitter TMC Polda Metro Jaya @TMCPoldaMetro, pada Selasa (26/5/2015) dinihari terjadi tiga kecelakaan yang melibatkan berbagai jenis kendaraan bermotor terjadi di wilayah Jakarta dan wilayah penyangga.

Berikut informasi kecelakaan seperti disitat dari akun @TMCPoldaMetro:
01.15 WIB: Kecelakaan sebuah mobil di ruas Tol depan Mapolda Metro Jaya arah Semanggi
01:35 WIB: Kecelakaan melibatkan tiga truk di KM 44,500 Tol Cikunir (arah ke Cakung)
01:43 WIB: Kecelakaan Toyota Innova B 1991 EFX di KM 52 Tol Karawang Timur (arah ke Cikarang).

Ketiga kecelakaan tersebut sudah dalam penanganan petugas Polri. Masyarakat agar senantiasa berhati-hati dan fokus saat mengendarai kendaraan terlebih saat mengemudi di malam hari.

Pelaku Curanmor Tembak Korbannya di Jati Asih Bekasi

Selasa, 26 Mei 2015 07:43 WIB
PUSKOMINFO - Kawanan pencuri kendaraan bermotor (curanmor) melukai korbannya dengan senjata api saat aksinya terpergok di wilayah Jati Asih Kota Bekasi, Senin (25/5/2015) malam. Namun, kali ini pelaku gagal membawa kabur sepeda motor korban lantaran panik.

Peristiwa penembakan oleh kawanan pelaku curanmor itu terjadi di sebuah bengkel bernama Berkah Jati Rejeki di Jalan Parpostel RT 01/12, Jatiasih, Kota Bekasi, sekira pukul 18:30 WIB.

Menurut Kasie Humas Polsek Jatiasih, Aiptu Beni Susilo, seorang warga bernama Sri Yidianto, 41 tahun, menjadi korban penembakan saat memergoki pelaku curanmor yang hendak mengambil motornya. "Korban ini mendengar suara alarm sepeda motornya dan saat keluar dia melihat dua orang pelaku hendak mengambil sepeda motornya," tutur Aiptu Beni.

Lanjut Aiptu Beni, sepeda motor jenis Yamaha Vixion bernopol B 3406 KKJ milik korban sudah hampir dibawa pelaku. Akan tetapi, korban yang keluar dan berteriak berhasil membuat pelaku gagal membawa pergi sepeda motornya. "Sepeda motor gagal diambil karena korban teriak sehingga pelaku panik dan meletuskan senjata api miliknya,"ujar Aiptu Beni.

Pelaku, kata Aiptu Beni, meletuskan senjatanya dua kali. Satu diarahkan ke aspal jalan dan kedua ke arah korban yang akhirnya terluka dibagian punggung sebelah kiri tembus ke bagian kanan. "Korban saat ini sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta," jelasnya.

Lelaki Paruh Baya Ditemukan Tewas di Rumahnya

Selasa, 26 Mei 2015 07:31 WIB
PUSKOMINFO - Seorang laki-laki paruh baya ditemukan tewas di teras rumahnya di Jalan H. Mursalim No 28 RT 06/02 Pisangan, Cirendeu, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (25/5/2015) sore.

Korban bernama Zulkarnaen, 50 tahun, saat ditemukan mulut mengeluarkan darah dan kaki kanannya mengalami bengkak dan berwarna biru.

Kapolsek Ciputat, Kompol Hasudungan Damanik, menjelaskan  mayat tersebut ditemukan oleh keluarga di teras belakang rumahnya. “Keluarga korban melihat korban sudah tewas dalam keadaan tertelungkup,” katanya.

Dari hasil identifikasi kepolisian, pada korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jasad korban. “Ini bukan korban pembunuhan darahnya keluar dari mulut dan tidak ada unsur penganiayaan,” kata Kapolsek.

Dari keterangan saksi korban juga mengalami penyakit maag. “Keluarga bilang korban memiliki penyakit maag,” tambahnya. Kemudian jasad korban dikirim ke RS Fatmawati guna keperluan visum.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 26 Mei 2015

Selasa, 26 Mei 2015 07:21 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi SIM & STNK keliling wilayah DKI Jakarta, Selasa 26 Mei 2015 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

25 Mei 2015

Kronologi Kecelakaan Mobil yang Menewaskan Istri Yudi Latif

Senin, 25 Mei 2015 12:33 WIB
PUSKOMINFO - Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Gunawan menyebut kecelakaan yang menewaskan Linda Natalia Rahma, pengendara mobil Mercy Nopol B 8538 GT yang mengalami kecelakaan di Tol JORR KM 35 Bambu Apus, Senin (25/5/2015) dini hari, sebagai kecelakaan tunggal. Namun hingga saat ini petugas Satlantas Polres Metro Jakarta Timur masih menyelidiki penyebab kecelakaan mobil yang dikemudikan istri pengamat politik Yudi Latif itu.

"Kronologinya dari informasi yang kami terima, mobil yang dikendarai Natalia melaju dari arah timur menuju barat. Di Tol JORR kilometer 35.800 Bambu Apus tiba-tiba mobil out of control dan menabrak besi pemisah jalan. Saat ini baru saja dilakukan olah TKP penyebab kecelakaan," sebut AKBP Gunawan pada wartawan, Senin siang.

Menurut AKBP Gunawan, petugas patroli jalan raya (PJR) yang sedang bertugas di sekitar lokasi langsung menangani kecelakaan sekira pukul 02.00 WIB.

Setelah ditangani petugas, lima orang korban yang ada di dalam mobil langsung dievakuasi ke sejumlah rumah sakit terdekat. 
 
"Evakuasi tidak lama setelah pukul 02.00 WIB itu, yang luka-luka dibawa ke RS Harapan Bunda dan RS Tugu Ibu. Sementara korban meninggal Natalia dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Karena ini kecelakaan tunggal, tidak ada korban lain selain yang di mobil," kata AKBP Gunawan.

Setelah olah tempat kejadian perkara, polisi akan menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut. Mobil Mercy yang dikendarai Linda juga tengah diperiksa di Polsek Metro Ciracas.

Sebelum terjadi kecelakaan, Linda Natalia Rahma diketahui sedang dalam perjalanan pulang ke Jakarta dari Tasikmalaya, Jawa Barat.

Ia berangkat ke Tasik pada Jumat (22/5/2015) untuk menyekar almarhum ayahnya. Kemudian, Linda pulang pada Minggu (24/5/2015) malam.

Seorang Ibu, Penjual Kue Kering Ditangkap Polsek Metro Tanjung Duren

Senin, 25 Mei 2015 10:30 WIB
PUSKOMINFO - Seorang ibu rumah tangga, penjual kue kering, ditangkap petugas Polsek Metro Tanjung Duren. Tersangka bernama Johariah, 52 tahun, ditangkap karena juga mengedarkan narkotika jenis sabu.

Johariah ditangkap polisi di Pasar Inpres Jelambar, Jakarta Barat, Minggu (24/5/2015) kemarin. Dari tangan penjual kue kering ini, polisi menyita sabu sebanyak 10 paket.

Kapolsek Metro Tanjung Duren, Kompol Rokhmad Hari Purnomo mengatakan, penangkapan ibu empat anak itu berdasarkan laporan dari masyarakat ada penjual kue kering yang juga mengedarkan sabu.

"Tersangka mendapatkan sabu dari seorang kurir yang diperintahkan oleh pria berinisial A yang saat ini masih buron," ujar Kapolsek kepada wartawan, Senin (25/5/2015).

Johariah berkomunikasi dengan pelaku hanya melalui sambungan telefon dan tidak pernah bertemu langsung. "Begitu pun dengan hasil penjualan sabu, dikirim melalui transfer. Saat ini kasusnya masih kami kembangkan, tersangka utama pemasok sabu kepada tersangka perempuan ini masih kami buru," kata Kapolsek.

Sementara itu, Johariah mengaku menyesal karena sudah berjualan barang haram tersebut. Dari pekerjaan haramnya itu dia mendapat untung Rp200 ribu setiap paket sabu yang dijualnya. "Satu paket seberat satu gram harga ngambilnya Rp1,2 juta, saya jual lagi Rp1,4 juta," ujar Johariah.

Basement Hotel Pullman Jakarta Barat Terbakar

Permalink gambar yang terpasang
Senin, 25 Mei 2015 09:57 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran melanda basement Hotel Pullman di kawasan Central Park, Jakarta Barat. Hingga kini petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan api.

Berdasarkan informasi dari akun twitter TMC Polda Metro Jaya, kebakaran hebat melanda basement Hotel Pullman di Jakarta Barat. Belasan petugas pemadan kebakaran hingga pukul 09:18 WIB masih berjibaku memadamkan api.

Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut.

Gelar Razia, Polresta Depok Amankan 17 Preman dan Sita 10 Paket Sabu

Senin, 25 Mei 2015 09:21 WIB
PUSKOMINFO - Polresta Depok menggelar razia gabungan di tujuh titik yang dianggap rawan di Kota Depok, Minggu dinihari, 24 Maret 2015. Kepala Polresta Depok, AKBP Dwiyono mengatakan razia itu melibatkan 445 personel kepolisian, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Dinas Perhubungan Kota Depok.

Razia dilakukan untuk menciptakan kondisi lingkungan yang aman dan mengantisipasi terjadinya pencurian disertai kekerasan, premanisme, dan peredaran narkotik. "Ditemukan pelanggaran yang terjadi di beberapa lokasi," kata Kapolres.

Dalam razia gabungan ini polisi menangkap satu orang yang kedapatan membawa 10 paket sabu, empat penjudi domino, satu orang yang membawa senjata tajam, dan 17 preman yang berkeliaran di wilayah Cimanggis.

Selain itu, satu pengendara motor bebek bernomor polisi B-3602-EBP dilarikan ke rumah sakit lantaran mencoba lari dan terjatuh saat menghindari razia. Pengguna sepeda motor tersebut, kata Kapolres, menabrak pohon di bundaran akses Universitas Indonesia. "Masih kami cari tahu mengapa menghindari polisi dengan memutar arah dan mengebut kencang," ujar Kapolres.

Selain menyasar para pengguna jalan, polisi menyambangi tempat hiburan. Saat memeriksa tempat karaoke Venus Depok, polisi menemukan beberapa pasang pengunjung yang tidak mempunyai identitas diri. Satu ruangan karaoke pun didapati menjadi arena pesta pemuda bersama waria. "Warianya diminta pulang karena berpakaian tidak sopan," ujarnya.

31 WNA Diamankan dari Dua Hotel di Wilayah Jakarta Selatan

Senin, 25 Mei 2015 09:04 WIBPUSKOMINFO - Aparat Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya kembali mengamankan 31 warga negara asing (WNA) asal Tiongkok dan Taiwan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan pada Minggu (24/5/2015) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, WNA tersebut ditangkap di dua hotel berbeda. Sebanyak 20 orang di Hotel G dan 11 orang lainnya di Hotel F. Kedua hotel tersebut berada di wilayah Jakarta Selatan.

Ini merupakan hasil pengembangan penggerebekan sebuah rumah di kawasan elit Pondok Indah pada Minggu. Sebanyak 29 WNA, 17 pria dan 12 perempuan diamankan di tempat itu.

Dalam operasi penggerebekan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti. Masing-masing berupa sejumlah telepon, HP, modem internet, laptop, komputer, alat rekam dan lainnya.

Selanjutnya petugas mengembangkan kasus dan berhasil mengamankan 31 WNA di dua hotel.

Petugas juga berhasil mengamankan rumah mewah yang diduga dijadikan markas para WNA itu untuk melakukan penipuan. Rumah tersebut beralamat di Jalan Kemang Selatan 1D Nomor 15 A RT/RW 004/02, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan, membenarkan penangkapan tersebut. Dia menjelaskan, nanti akan ada pemberian informasi resmi mengenai kasus tersebut.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 25 Mei 2015

Senin, 25 Mei 2015 08:51 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi SIM & STNK keliling wilayah DKI Jakarta, Senin 25 Mei 2015 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

Tabrakan di Tol JORR, Pengemudi Mercy Tewas

Permalink gambar yang terpasang
Mobil Mercy B 8538 GT yang dikenderai Linda Natalia Rahma. (Foto: TMC Polda Metro Jaya)

Senin, 25 Mei 2015 07:48 WIB
PUSKOMINFO - Mobil Mercy B 8538 GT yang mengalami kecelakaan di Tol JORR KM 35 Bambu Apus, Senin (25/5/2015) dini hari tadi. Pengemudi Mercy meninggal dunia.

Korban, pengemudi Mercy diketahui bernama Linda Natalia Rahma. Diketahui pula korban adalah Istri Pengamat Politik Yudi Latif.

"Betul ada korban jiwa. Diketahui korban bernama Linda Natalia Rahma istri Pengamat Politik Yudi Latief," kata Petugas TMC Polda Metro Jaya, Ida saat dihubungi wartawan, Senin (25/5/2015).

Menurut Ida, mobil yang dikendarai Linda sempat bertabrakan dengan mini bus. Kemudian ia menabrak pembatas jalan. "Sempat terjadi tabrakan dengan mini bus sebelumnya," ucapnya.

Namun, Ida belum mengetahui apa penyebab pasti dari kecelakaan yang melibatkan istri pakar politik tersebut. "Kita belum dapat informasi pasti penyebab kecelakaan itu. Baru dapat laporan itu saja," ucapnya.

517 Preman Diamankan Polda Metro Jaya

Senin, 25 Mei 2015 07:23 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Sabtu (23/5/2015) malam hingga Minggu (24/5/2015) dini hari melakukan ‎razia preman di sejumlah tempat di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Sebanyak 517 terduga preman diamankan dalam razia yang dilakukan bersama Polres Jajaran Polda Metro Jaya tersebut.

Razia tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Unggung Cahyono didampingi Karo Ops Polda Metro Jaya, Kombes Pol Daniel Pasaribu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol M Iqbal mengatakan razia ini dilakukan guna mengantisipasi berbagai gangguan kamtibnas di wilayah hukum Polda Metro Jaya. "‎Razia dilakukan bersama Polres jajaran, ratusan orang yang diduga preman ini akan didata lalu dilakukan pemeriksaan lanjutan," ucap Kabid Humas, Minggu (24/5/2015).

Menurut Kabid Humas, apabila terbukti melakukan pelanggaran pidana, maka preman-preman ini akan langsung dijebloskan ke tahanan. Namun apabila tidak ditemukan tindak pidana mereka akan dibina lalu dipulangkan.

"Biasanya banyak preman-preman ini yang ditindak karena membawa narkoba dan senjata tajam. Mereka kami proses dan ditahan," tegasnya.

Kabid Humas menambahkan, preman-preman paling banyak diamankan dari wilayah Jakarta pusat yakni di Gambir dan Pasar Senen sebanyak 86 orang. Lalu sebanyak 37 preman lainnya diamankan di Jakarta Barat.

Polres Metro Jakarta Pusat Gerebek Judi Sabung Ayam di Kwitang

Ilustrasi
Senin, 25 Mei 2015 07:07 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polres Metro Jakarta Pusat menggerebek lapak judi sabung ayam di halaman belakang gedung kosong di Jalan Kwitang Raya, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Minggu (24/5/2015) sore. Sebanyak 60 penjudi ditangkap berikut 50 ekor ayam bangkok jantan dan uang taruhan senilai puluhan juta rupiah.

Penggerebekan tersebut dipimpin oleh Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP JR Sitinjak yang menjadi Kasatgas III dalam rangka pemberantasan narkoba dan judi (percepatan program prioritas 100 hari
Kapolri).

"Penggerebekan dilakukan pada pukul 14.00 WIB dengan mengerahkan sejumlah anggota Satuan Narkoba Polrestro Jakarta Pusat. Sebanyak 60 orang penjudi ditangkap. Penyidikan dilakukan sejak dua hari kemarin," ungkap AKBP JR Sitinjak, Minggu (24/5/2015).

AKBP JR Sitinjak mengungkapkan, dari lokasi penggerebekan selain menangkap para penjudi, petugas menyita uang senilai Rp43 juta dan 2 kalangan tempat sabung ayam.

"Para pelaku dijerat Pasal 303 tentang Perjudian dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara," ungkapnya.

23 Mei 2015

Penusuk dan Penyandera Bocah di Cilincing Ditembak Polres Metro Jakarta Utara

Sabtu, 23 Mei 2015 08:28 WIB
PUSKOMINFO -  Jajaran Polres Jakarta Utara menembak mati seorang penyandera anak kecil dan penusukan di jalan Kali Baru Barat, RT 05 RW 07, Kali Baru, Cilincing, Jakarta Utara. Pelaku bernama Aji Saputra, 25 tahun, terpaksa ditembak karena melawan dan menyerang petugas yang membekuknya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Muhammad Iqbal mengatakan, kejadian penyanderaan tersebut terjadi pada Jumat (22/5/2015) sekira pukul 06:00 WIB.

Kabid Humas menjelaskan kronologi kejadian itu bermula saat Aji Saputra, yang bekerja sebagai buruh, memiliki permasalahan utang dengan orang lain. Karena pusing, Aji meminum obat penenang jenis dextro sebanyak 9 butir.

Kemudian, Mulyani, 32 tahun dan Soleh, 34 tahun, yang merupakan tetangga Aji mendatanginya dan menanyakan permasalahannya. Kedatangan kedua orang tersebut bukannya memperbaiki keadaan namun membuat Aji berambah marah dan berubah agresif. 

"Lalu pelaku mengamuk dan menusuk korban pertama dan korban kedua," ujar Kabid Humas yang merupakan mantan Kapolres Metro Jakarta Utara kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (22/5/2015) malam.

Saat menusuk Mulyani dan menyayat Soleh, ulah Aji diketahui  warga sekitar. Karena takut dikeroyok massa, ia masuk ke rumah tetangganya dan menyandera salah satu anak tetangganya yakni Almas Khairul Basyar, 4 tahun. 

"Petugas Polsek Metro Cilincing dibantu Polres Metro Jakarta Utara berupaya untuk menyelamatkan Almas Khairul Basyar yang masih dalam sekapan pelaku dan dilakukan negoisasi dengan berbagai pendekatan atau tahapan oleh Waka Polres Metro Jakut dan tokoh masyarakat setempat agar pelaku menyerahkan diri dan membebaskan korban," jelasnya.

Tetapi bukan menyerahkan diri, pelaku malah menyerang petugas dengan senjata tajam sehingga petugas terpaksa menembaknya

"Saat hendak diamankan Aji melawan petugas dan mencoba menyerang dengan senjata tajam jadi petugas melumpuhkan dengan cara menyergap dan menembak,” katanya.

Adapun korban pertama, Mulyani meninggal dunia saat tengah dibawa ke RSUD Koja karena mengalami luka tusuk di bagian dada sebelah kiri. Korban kedua, Sholeh,  mengalami luka pada bagian punggung sebelah kanan. Sedangkan korban ketiga, Almas mengalami luka beberapa sayatan pada kaki kiri dan kanan.

Sholeh dan Almas kini masih mendapatkan perawatan di RSUD Koja. Sedangkan Aji yang ditembak aparat, tewas saat dalam perjalanan ke rumah sakit dan saat ini dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi.

Modus Minta Sumbangan, Pencuri Spesialis Rumah Kos Babak Belur Dihajar Massa

Sabtu, 23 Mei 2015 07:50 WIB
PUSKOMINFO - Dua pencuri spesialis di rumah kos babak belur dikeroyok massa lantaran kepergok mencuri gadget di kos-kosan mahasiswa. Kedua pelaku, Nurhadi, 21 tahun dan Yusup Maulana, 22 tahun, dalam kondisi babak belur kemudian digiring ke kantor polisi.

Kedua pelaku terpergok mencuri gadget milik mahasiswi, Aulia Selvia Ambar di rumah kos di Jalan Fatimah bawah Nomor 2, RT 002 RW 14 Kelurahan Kemirimuka, Beji, Depok, Jumat (22/5/2015) siang. Keduanya tertangkap tangan setelah korban berteriak maling.

Modusnya kedua pelaku masuk lewat pintu depan yang tidak dikunci. Kemudian pelaku mengambil sebuah iPad merek Apple warna putih yang sedang di-charge dan ditaruh di atas meja.

"Kemudian diketahui sama korban dengan ditegur, 'kamu ngapain?' Dijawab pelaku, minta sumbangan. Tapi korban tidak percaya dan ternyata benar, pelaku sudah mengambil iPad merk Apple warna putih," tegas Kanit Reskrim Polsek Beji AKP Syah Johan.

Pelaku ditangkap dan diserahkan ke Polsek Beji dengan barang bukti gadget milik korban. Pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian. "Mereka memang pemain spesialis rumah kos. Ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara," tandasnya.

22 Mei 2015

Enam Kapolres di jajaran Polda Metro Jaya Dimutasi

Jumat, 22 Mei 2015 16:19 WIB
PUSKOMINFO - Berdasar Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/1065 - 1067/V/2015, tercatat ada enam Kapolres di wilayah hukum Polda Metro Jaya yang dimutasi.

Acara serah terima jabatan (sertijab) dilaksanakan pada Jumat (22/5/2015) di Mainhall Gedung Utama Polda Metro Jaya dipimpin langsung Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono.

Enam Kapolres yang dimutasi dan diserahterimakan yakni Kapolres Metro Jakarta Timur, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kapolres Metro Jakarta Utara, Kapolresta Depok, Kapolresta Tanggerang Kota, Kapolresta Bekasi Kota.

Begitu juga Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Martinus Sitompul, yang baru beberapa bulan menjalankan tugasnya sebagai Kabid Humas, juga ikut dimutasi dalam rangka pendidikan Sespimti.

Posisi Kombes Pol Martinus Sitompul digantikan Kombes Pol M. Iqbal yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Utara. Sedangkan Kombes Pol Martinus dimutasi sebagai Anjak Madya Bidang Pid Divisi Humas Polri (dalam rangka Sespimti).

Selain Kombes Pol Martinus, posisi Kapolres Metro Jakarta Utara yang ditinggalkan Kombes Pol M. Iqbal diisi oleh Kombes Pol Susetio Cahyono  yang sebelumnya menjabat Kepala Biro SDM Polda Kepri.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Heru Pranoto dimutasi dari jabatannya, digantikan Kombes Pol Krisna Murti yang sebelumnya menjabat sebagai Pamen Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Mabes Polri. Sedangkan Kombes Pol Heru dipromosikan menjadi Wadir Binmas Baharkam Mabes Polri.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Mohammad Fadil Imran dimutasi sebagai Anjak Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri (dalam rangka Sespimti). Posisinya digantikan Kombes Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho yang sebelumnya menjabat sebagai Kabaginpam Ropaminal Divpropam Polri.

Selanjutnya, Kombes Pol Daniel Bolly Hyronimus Tifaona menduduki jabatan sebagai Kapolresta Bekasi Kota mengantikan Kombes Pol Rudi Setiawan. Sedangkan Kombes Pol Rudi diangkat sebagai Kasubdit IV Direktorat Tipidum Mabes Polri.

Kemudian, Kombes Pol Marolop Damanik yang saat ini menjabat sebagai Direktur Sabhara Polda Metro Jaya dimutasi sebagai Kasubdit Pamwaster Direktorat Pengaman Obyek Vital (Pamobvit) Baharkam Polri.  Sementara Kombes Pol Ahmad Subarkah yang saat ini menjabata sebagai Kapolresta Depok diangkat sebagai Direktur Sabhara Polda Metro Jaya menggantikan Kombes Pol Marolop.

Kombes Pol Umar Faroq yang selama ini menjadi Anjak Madya Bidang Pam Obvit Baharkam Polri diangkat sebagai Kapolres Metro Jakarta Timur, kemudian Kombes Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho yang saat ini menjabat sebagai Kabag Inpam Ropaminal Divisi Propam Mabes Polri diangkat sebagai Kapolres Metro Jakarat Barat.

Selanjutnya Wakapolresta Tangerang AKBP Irman Sugema diangkat sebagai Kapolresta Tangerang.
Kemudian  AKBP Hindarsono yang selama ini menjabat Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya diangkat sebagai Kapolres Kutai Barat Polda Kaltim.

Sementara Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Kus Subiyantoro diangkat sebagai Kapolres Tanah Bumbu Polda Kalsel.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Tatan Dirsan ditunjuk sebagai Kapolres Asahan Polda Sumut, dan AKBP Didi Hayamansyah yang menjabat sebagai Kasubdit Renakta Dit Reskrimum Polda Metro Jaya diangkat sebagai Kapolres Lebak Polda Banten.

Polresta Depok Bekuk Wanita Dokter Gadungan

Jumat, 22 Mei 2015 16:03 WIB 
PUSKOMINFO - Aparat Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polresta Depok berhasil meringkus seorang wanita berinisial IAD, 28 tahun, yang diduga sebagai dokter palsu (gadungan). 

Dalam aksinya, ibu satu anak ini diketahui sudah menjalankan profesi dokter gadungan tersebut di beberapa klinik di kawasan Bogor dan Depok selama lebih dari setahun terakhir. 

Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Teguh Nugroho, mengungkapkan, terbongkarnya praktek dokter palsu tersebut bermula dari adanya laporan kecurigaan sejumlah dokter asli yang bertemu dengan pelaku di salah satu klinik di kawasan Citayam, Depok.

"Berawal dari adanya laporan tersebut, maka kami (buser) langsung menindaklanjutinya dengan melakukan pengembangan. Setelah bukti dirasa cukup, maka yang bersangkutan kami amankan. Dan benar saja, IAD mengakui bahwa dirinya bukan dokter," kata Kompol Teguh, Jumat (22/5/2015).

Pelaku, lanjut Kompol Teguh, mengawali prakteknya melalui situs jejaring sosial. Pelaku yang menggunakan nama palsu mengaku bisa mengobati dan telah lulus sebagai dokter. "Dari situlah dia mendapat tawaran untuk membuka praktek di beberapa klinik di antaranya di kawasan Cibinong Bogor dan Depok. Klinik umum," beber Kompol Teguh. 

Sementara itu, Kanit Jatanras Polresta Depok, AKP Supriyadi, menambahkan, pelaku diketahui memang terobsesi sebagai dokter. Ini lantaran dia pernah menempuh pendidikan jurusan kedokteran di salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta. 

"Namun sampai semester delapan saja. Kuliahnya tidak tamat, nah dia ini terobsesi jadi dokter. Dia bisa lolos buka praktek karena memang sudah memiliki basic. Rata-rata yang ditanganinya penyakit umum. Sejauh ini, belum ada pasien yang menjadi korban. Namun akan kami telusuri lebih dalam," kata AKP Supriyadi.

Pengepul Besi Bekas di Penjaringan Ditangkap Karena Edarkan Sabu

Jumat, 22 Mei 2015 14:48 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pengepul besi bekas, Mustopa alias Ampe, 20 tahun, diringkus petugas Polsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara, karena mengedarkan narkotika jenis sabu. Dari tangan Mustopa, petugas menyita tujuh paket sabu seberat 5,40 gram.

Mostopa dibekuk polisi di Jalan Teluk Gong, Bandengan Terusan, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Kamis (21/5/2015) malam.

Kepada petugas, Mustopa yang tinggal di Muara Karang Timur RT 06/016, Pejagalan, Penjaringan mengaku rencananya sabu itu akan diambil oleh pelangganya yang berasal di Kawasan Tambora, Jakarta Barat.

"Kita biasa janjian di sana untuk transaksi," jelas Mustofa, Jumat (22/5/2015).

Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, Kompol Bungin ‎Misalayuk mengungkapkan, tertangkapnya tersangka bermula saat anggota Polsek Metro Penjaringan melakukan razia di Jalan Teluk Gong Bandengan Terusan, Pejagalan.

‎"Tersangka ketika itu sedang nongkrong di pinggir jalan. Ketika dilakukan penggeladahan kita temukan tujuh paket sabu," ungkap Kompol Bungin di Polsek Metro Penjaringan.

Atas perbuatannya tersangka terancam dengan hukuman maksimal seumur hidup bahkan hukuman mati karena melanggar Pasal 112 ayat 1 UU No 35/2009 tentang Narkotika.

Kebakaran di Senopati Jakarta Selatan, Satu Pekerja Bangunan Luka Bakar

Kebakaran di Senopati, Pekerja Terjun dari Bedeng
Jumat, 22 Mei 2015 13:37 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran terjadi di bedeng pekerja di lokasi pembangunan gedung di kawasan Jalan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2015) siang. Dalam peristiwa kebakaran ini, satu rumah, satu unit bedeng pekerja dan tiga warung hangus dilalap api.

"Kebakaran terjadi sekira pukul 10:45 WIB. Sumber Api dari bedeng," ujar Petugas Kepolisian dari Polres Metro Jakarta Selatan, Jabalnur saat berada di lokasi kejadian.

Menurut keterangan salah satu saksi mata, Gugun, menuturkan dalam peristiwa tersebut ada satu korban mengalami luka bakar. Korban adalah Ruslan HS, seorang pekerja bangunan dan telah dilarikan ke klinik Tiara di kawasan Blok-S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Tidak ada korban yang meninggal dunia dalam peristiwa ini. Hanya ada korban Luka-luka. Tadi ada satu orang yang sedang istrihat di dalam bedeng, karena kaget kebakaran. Dia langsung lompat keluar. Dia mengalami luka bakar," ujar Gugun kepada wartawan di lokasi kejadian.

Ada sekitar 12 unit mobil pemadam dari Sudin Jakarta Selatan yang diterjunkan untuk memadamkan api. Kebakaran berhasil dipadamkan dalam waktu 50 menit. Sejauh ini belum diketahui pasti penyebab kebakaran. Peristiwa masih dalam penyelidikan Polsek Metro Kebayoran Baru dan Polres Metro Jakarta Selatan.

Korban Dokter Kecantikan Gadungan Bertambah Jadi 6 Orang

Jumat, 22 Mei 2015 10:12 WIB
PUSKOMINFO - Korban dokter kecantikan gadungan terus bertambah. Pada Kamis, 21 Mei 2015, kemarin, seorang perempuan berinisial J, 33 tahun, melapor ke Polres Metro Jakarta Selatan karena menjadi korban JS, 37 tahun, dokter gadungan yang ditangkap di tolilet Plaza Semanggi, Jakarta Selatan, beberapa hari lalu.

J mengaku mengalami kerusakan pada wajahnya setelah dioperasi JS.

Wakapolres Metro Jakarta Selatan, AKBP Surawan mengatakan, J melapor menjadi korban JS pada Kamis 21 Mei 2015, kemarin. Dalam laporannya, JS telah menyulap wajah J hingga bengkak-bengkak dan berwarna merah kebiruan.

Saat diperiksa, kata AKBP Surawan, J mengaku mengeluarkan uang senilai Rp12 juta yang diberikan kepada JS untuk mengubah wajahnya agar tampak lebih cantik. Namun, usai dipermak oleh JS dengan cara menyuntikan cairan kimia pada wajahnya, wajah J justru mengalami kerusakan.

"Rekonstruksi wajah korban gagal, wajahnya lantas menjadi rusak. Dia terpaksa menjalani perawatan pada dokter ahli kecantikan yang asli sekarang. Dia terkena bujukan pelaku. Katanya harganya murah dan prosesnya kilat. Makanya dia mau hayar Rp12 juta. Jadi, total korban dokter gadungan menjadi enam sekarang," ujar AKBP Surawan pada wartawan di Polres Metro Jakara Selatan.

Kanit Reskrimsus Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Riki Yariandi mengungkapkan, hingga saat ini masih mendalami sampel cairan kimia, seperti vitamin E yang didapat JS dari toko kimia Brata Chem untuk mengetahui kelayakannya. Pihaknya pun akan memanggil pemilik toko tersebut untuk dimintai keterangannya sebagai saksi.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 22 Mei 2015


Jumat, 22 Mei 2015 07:24 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi SIM & STNK keliling wilayah DKI Jakarta, Jumat 22 Mei 2015 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : Citraland Grogol
STNK : Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling, Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Bekuk Tiga Jaringan Pengoplos Gas Bersubsidi


Mereka Mengoplos Gas dengan Alat Buatan Tukang Las
Tersangka pengoplos gas memperagakan cara memindahkan isi tabung gas 3 kilogram ke tabung gas 12 kilogram, Kamis (21/5/2015) kemarin, di halaman Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Jumat, 22 Mei 2015 07:12 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Sub Direktorat Sumber Daya Lingkungan (Subdit Sumdaling) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya membekuk tiga jaringan pengoplos gas bersubsidi, dari tabung gas 3 kg dipindahkan ke tabung 12 kg . Mereka beroperasi di tengah pemukiman padat dan menggunakan alat pemindah gas yang tak jelas standard dan spesifikasiknya.

Petugas dari Subdit Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengungkap tiga jaringan pengoplos gas ini pada pertengahan April 2015 lalu.

Jaringan pengoplos gas yang bermarkas di Jalan Jeran 2, Kampung Pedurenan, Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, memakai alat pemindah gas buatan sendiri.

Alat itu berupa pipa besi tebal seukuran lebih panjang sedikit dari jari tengah orang dewasa. Didalam pipa terdapat besi khusus dengan dua mata kepala diujung-ujungnya.

Kemudian untuk memindah isi tabung gas 3 kilogram (subsidi) ke tabung gas 12 kilogram (non-subsidi), hanya perlu menghubungkan kedua tabung dengan pipa besi tadi.

Posisinya tabung gas 3 kilogram harus diletakkan di atas tabung gas 12 kilogram. Selanjutnya dalam waktu sekitar 4 menit isi di tabung gas 3 kilogram akan berpindah. Untuk mengisi tabung 12 kilogram, dibutuhkan sekitar 3 tabung gas seberat 3 kilogram.

Kasubdit Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Adi Vivid, mengatakan, pipa besi pemindah isi tabung gas itu dibuat sendiri oleh pelaku.

"Dirancang sendiri, lalu dipesan pembuatannya ke tukang las," ucap Adi kepada wartawan, termasuk Wartakotalive.com usai jumpa pers pengungkapan kasus ini, Kamis (21/5/2015).

Sementara itu, jaringan pengoplos gas yang beroperasi di daerah Poris, Tangerang, Banten, membuat alat pemindah gas dengan bentuk berbeda. Jaringan ini memindahkan isi gas elipiji 3 kilogram (subsidi) ke tabung LPG 50 kilogram (non-subsidi).

Alatnya berupa selang karet memanjang yang berselubung besi. Lalu diujungnya ada kepala untuk mengunci lubang masuk ke tabung. Kemudian di setiap kepala ada keran untuk membuka dan menutup.
"Sama, ini juga dibuat di tukang las," ucap AKBP Adi Vivid.

Menurut AKBP Adi Vivid, hal itu amat berbahaya, sebab alat yang dibuat jaringan pengoplos gas ini tak jelas standardnya, lalu mereka beroperasi di tengah pemukiman. Sehingga membahayakan warga sekitar.

Lebih lanjut, AKBP Adi Vivid mengatakan, tiga jaringan pengoplos yang diungkap ini sudah beraksi antara enam bulan sampai sembilan bulan.

Selama itu ketiganya sudah menghasilkan uang sebesar Rp 100 Juta hanya dalam kurun waktu enam bulan saja.

Total ada delapan pelaku yang diringkus polisi dari tiga jaringan pengoplos ini. Antara lain tiga pemilik usaha, dua pegawai yang bertugas mengoplos gas, serta dua pegawai yang bertugas memasarkan gas.

Kini mereka terancam Pasal 62 ayat (1) UU RI No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Ancamannya 5 tahun penjara dan denda Rp 2 milliar. Lalu bisa pula terkena Pasal 32 ayat (2) UU RI No 2 tahun 1981 tentang Metrologi Legal. Bisa terkena pidana enam bulan penjara dan denda Rp 600.000.

21 Mei 2015

Empat Ruko di Perumahan Jatimulya Bekasi Terbakar


















Embedded image permalink
Kamis, 21 Mei 2015 08:28 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak empat ruko yang berada di Perumahan Jatimulya, Jalan Cemara Raya Blok F Nomor 1 Bekasi Timur, Kamis (21/5/2015) dinihari, ludes dilalap si jago merah.

TMC Polda Metro Jaya menginformasikan peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 03:38 WIB.
.
"Kebakaran di Perum Jatimulya Jl. Cemara Raya Blok F No. 1 Bekasi Timur & msh penanganan DPK," bunyi akun twitter @TMCPoldaMetro.

Hingga kini belum diketahui penyebab kebakaran dan adanya korban dalam peristiwa tersebut. Peristiwa ditangani Polresta Bekasi Kota.

Tawuran Warga Terjadi di Klender




Embedded image permalink
Kamis, 21 Mei 2015 08:13 WIB
PUSKOMINFO - Tawuran antar warga terjadi di Jalan Layang Klender, Jakarta Timur, pada Kamis (21/5/2015) dinihari.

TMC Polda Metro Jaya melansir, tawuran warga tersebut pecah sekira pukul 01:12 WIB. Belum diketahui, motif dari tawuran antar warga Kebon Singkong dan Pasar Jagal tersebut.

Imbas dari tawuran tersebut, pihak kepolisian telah mengalihkan jalan menuju ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Cipinang. TMC Polda Metro Jaya berpesan, agar penguna jalan berhati-hati terhadap tawura warga tersebut, dan diharapkan agar memilih alternatif jalan lain.

Polsek Metro Pesanggrahan Tembak Dua Pelaku Komplotan Pembobol Mobil Pick-Up

Kamis, 21 Mei 2015 08:04 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Metro Pesanggrahan menembak dua orang komplotan pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan kendaraan bermotor di Pasar Cipulir, Jalan Ciledug Raya, Ulujami Jakarta Selatan.

Kapolsek Metro Pesanggrahan, Kompol Dedi Arnadi mengatakan, pelaku berinisial Mur, 37 tahun dan Hen, 34 tahun, warga Bogor, Jawa Barat. Keduanya mencuri mobil pick up bernopol B 9590 SAB milik pengusaha tenda, Widi saat sedang diparkir.

"Sebelum melakukan pencurian, kedua tersangka berkumpul terlebih dahulu di Pasar Parung Bogor memakai sepeda motor Suzuki Satria. Kemudian mencari sasaran mobil pick up yang diparkir di pinggir jalan atau di depan toko," jelas Kapolsek kepada wartawan, Rabu (20/5/2015).

Ketika hendak ditangkap, kedua pelaku mencoba melarikan diri dan sempat menendang petugas yang bernama Bripka Saefudin. "Lantas kami beri tembakan dua kali dan mengenai kaki dan paha pelaku," sambung Kapolsek.

Polisi menyita barang bukti satu unit mobil pick up warna hitam bernomor polisi B 9590 SAB, satu unit sepeda motor Suzuki Satria FU warna hitam nopol F 4551 JM, dan satu set kunci letter T.

Kedua tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan hukuman maksimal sembilan tahun penjara.