30 Juni 2015

HUT Bhayangkara, 1.718 Personel Polda Metro Jaya Naik Pangkat

Selasa, 30 Juni 2015 10:56 WIB
PUSKOMINFO - Dalam rangka HUT Bhayangkara ke-69 tanggal 1 Juli 2015, Pimpinan Polri  memberikan kenaikan pangkat kepada anggota yang berprestasi. Di jajaran Polda Metro Jaya, sebanyak 1.718 personelnya mendapat kenaikan pangkat.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mohammad Iqbal, Selasa (30/6/2015), mengatakan personel yang mendapat kenaikan pangkat itu mulai level bintara hingga perwira menengah (pamen).

Dari 1.718 personel, yang naik pangkat ke Brigadir sebanyak 1.468 personel, ke Perwira Pertama (Pama) sebanyak 119 personel dan ke Pamen sebanyak 121 personel.

Sementara untuk Pamen, yang naik pangkat ke Kompol sebanyak 69 personel, dari Kompol ke AKBP sebanyak 29 personel dan dari AKBP ke Kombes sebanyak 3 personel.

"Untuk yang naik pangkat ke Kombes yaitu Kapolresta Depok Kombes Pol Dwiyono, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Irman Sugema dan Kapolresta Bekasi Kombes Pol Daniel Bolly Tifaona," jelas Kabid Humas.

Upacara korps raport kenaikan pangkat ini digelar di Gedung BPMJ Polda Metro Jaya, pukul 10:00 WIB tadi, dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Tito Karnavian.

Perampok Bersenjata Api Gasak Alfamidi Kapuk Cengkareng

Selasa, 30 Juni 2015 10:00 WIB
PUSKOMINFO - Kawanan perampok bersenjata api beraksi di minimarket Alfamidi Jalan Kapuk Raya, RT 05/011, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat. Dalam aksinya, kawanan perampok berhasil menggasak uang tunai sebesar Rp3 juta.

Kanit Reskrim Polsek Metro Cengkareng, AKP Tosriadi Jamal mengatakan, perampokan yang terjadi Senin (29/6/2015) dini hari itu, dilakukan enam lelaki yang mengendarai dua sepeda motor. Para pelaku masuk ke dalam minimarket dan menodongkan pistol ke sejumlah karyawan yang sedang bertugas.

"Kerugiannya uang tunai Rp3 juta. Kami masih menyelidiki kasus ini," kata AKP Tosardi.

Lanjut AKP Tosriadi, pihaknya belum dapat mengetahui senpi yang digunakan kawanan pelaku berjenis airsoft gun atau berpeluru tajam.

Tersangka Penusuk Timer Angkot Hingga Tewas Dibekuk Polsek Metro Tanah Abang

Selasa, 30 Juni 2015 09:06 WIB
PUSKOMINFO - Hanya dalam beberapa jam, polisi bergerak cepat mengusut pelaku penikaman hingga tewas timer angkot di dekat Bundaran Senayan dekat Panin Bank Jalan Jenderal Sudirman, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pelaku berinisial I berhasil diamankan.

"Pelaku sudah kami amankan, Selasa (30/6/2015) dinihari.
Pelaku ketangkap petugas saat ia berada di Terminal Pasar Minggu, diduga ia mau kabur ke daerah." kata Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Harry Sulistiyo saat dihubungi, Selasa (30/6/2015).

Pelaku mengaku pisau yang dipakai membunuh dibuang di kali dekat terminal. “Pisau akan kami cari di kali tempat pembuangannya, sementara pelaku sudah diamankan ke kantor polisi. Ia mengaku menikam rekannya karena bagi hasil timer tidak merata,” jelas Kapolsek.


Sebagaimana diberitakan sebelumnya, seorang timer angkot, ITS, tewas mengenaskan setelah ditikam rekan sesama timer di Bundaran Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pria asal Sumatera Utara itu meninggal sesaat di ruang IGD RS Pertamina Pusat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Berkat informasi dua saksi yang diperiksa, polisi bisa cepat meringkus pelaku. Hingga saat ini I masih diperiksa secara intensif di Mapolsek Metro Tanah Abang. Dari hasil  pemeriksaan,dketahui  pelaku seorang diri.

Polsek Metro Duren Sawit Bekuk Pelaku Curanmor

Selasa, 30 Juni 2015 07:34 WIB
PUSKOMINFO - Pelaku pencurian bermodalkan senjata api mainan dibekuk petugas Polsek Metro Duren Sawit, Jakarta Timur. Pelaku berinisial AF, 27 tahun, sangat lihai dalam menjalankan aksinya karena hanya membutuhkan waktu 1 menit untuk mencuri sepeda motor.

Kapolsek Metro Duren Sawit, Kompol Johanes Kindangen mengatakan, AF diringkus di Jalan Nusa Indah F5 No 107 RT 03/13, Duren Sawit, Jakarta Timur. Pelaku dalam menjalankan aksinya sangat cepat tidak membutuhkan waktu lebih dari lima menit.

"Pelaku ini snagat profesional, dia hanya butuh waktu satu menit dua puluh detik untuk menggasak sepeda motor curian," kata Kapolsek di Mapolsek Metro Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (29/6/2015).

Menurut Kapolsek, untuk melancarkan aksinya, pelaku membawa senjata api mainan guna menakut-nakuti korban. Dalam pemeriksaan diketahui sepeda motor hasil curian dijual ke penadah di Cikarang dan Karawang.

Saat ini penyidik masih memburu seorang pelaku lain yang identitasnya masih dirahasiakan dengan alasan penyidikan. Barang bukti yang disita dari tersangka yaitu satu sepeda motor bernomor polisi B 4526 TDW, sembilan anak kunci letter T, dan satu kunci letter T.

Timer Angkot Tewas Ditusuk di Senayan

Selasa, 30 Juni 2015 07:30 WIB
PUSKOMINFO - Seorang timer angkutan kota (angkot) berinisial ITS, tewas ditusuk rekannya sesama timer berinisial I di Bunderan Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (29/6/2015) malam sekira pukul 18:30 WIB.

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Hary Sulistiyo mengatakan, peristiwa itu diduga masalah uang hingga menyebabkan keduanya berkelahi, hingga ITS tewas menderita delapan luka tusukan di tubuhnya.

"Korban di tusuk di bagian ulu hati, kemudian di bagian pinggang samping kiri dan kanan 8 tusukan," ujar Kapolsek, Senin (29/6/2015).

Menurut Kapolsek, usai ditusuk korban sempat melarikan diri dari pelaku yang menusuknya berkali-kali. Namun, naas korban kehabisan darah dan akhirnya meninggal dunia di lokasi.

"Korban berusaha melarikan diri, hingga akhirnya korban meninggal dunia di lokasi setelah kehabisan darah," sambungnya.

Usai menusuk korban, pelaku langsung melarikan diri dan korban di bawa ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta Selatan, dan rencananya jenazah korban akan dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangungkusumo, Jakarta Pusat untuk di autopsi.

Kapolsek mengaku, bahwa pihaknya sudah mengantongi identitas pelaku dan saat ini sedang dalam pengejaran petugas. "Pelaku sudah kita kantongi inisialnya, dan sedang kita kejar," tuturnya.

"Kita sudah minta keterangan dari 2 saksi, untuk sementara ini (penusukan-red) dikarenakan masalah uang," tutup Kapolsek.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa, 30 Juni 2015


Selasa, 30 Juni 2015 07:25 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM dan STNK Keliling di lima wilayah DKI Jakarta, Selasa, 30 Juni 2015, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : Kalibata
STNK : Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : GAPEMBRI Kelapa Gading
STNK : Pospol Jembatan Tiga Pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

29 Juni 2015

Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ringkus Kelompok Penipu Modus Pengobatan Alternatif.

Senin, 29 Juni 2015 13:18 WIB  
PUSKOMINFO - Petugas Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil meringkus komplotan penipu dengan modus pengobatan alternatif. Modus ini sudah berungkali terjadi di Jakarta. Bahkan cenderung meningkat saat jelang Lebaran.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan, mengatakan pelaku yang tertangkap ada lima orang. Antara lain, ketua kelompok tersebut, yakni Aluan alias Eli, 59 tahun, lalu empat anak buahnya, yakni. AH, AC, AW dan CGT.

"Setiap jelang Lebaran penipuan modus pengobatan alternatif ini pasti meningkat," kata AKBP Herry kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (29/6/2015).

Modus ini membuat korbannya terperdaya setelah ditakut-takuti terkena sakit keras. Lalu harus melakukan beberapa langkah tak masuk akal dengan menyetorkan uang dan benda-benda berharganya.

Kanit II Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Teuku Arsya Khadafi menuturkan, peristiwa yang terjadi pada April 2015 itu berawal ketika korban sedang berjalan di sekitar Pasar Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Korban saat itu didekati oleh seorang pelaku yang berpura-pura menanyakan alamat tempat pengobatan alternatif untuk anaknya. Pelaku lainnya juga berpua-pura melintas dan menanyakan tempat pengobatan alternatif.

Ketika korban dan dua pelaku berkumpul, tiba-tiba datang pelaku lainnya menggunakan mobil, yang berpura-pura menyapa salah satu pelaku. "Kemudian dua pelaku yang sedang ngobrol‎ ini diajak oleh pelaku yang ada di mobil, dengan alasan pelaku yang di mobil ini tahu alamat pengobatan alternatif tersebut," imbuhnya kepada wartawan, Senin (29/6/2015).

Kedua pelaku kemudian mengajak korban naik ke atas mobil. Di dalam mobil, para pelaku menceritakan kehebatan pengobatan alternatif kungkung yang sering didatangi mereka.

"Kemudian sopirnya ini membawa mobil berputar-putar sekeliling TKP. Lalu seorang pelaku yang katanya tahu tempat Kungkung itu pura-pura turun di depan gang sempit, seolah-olah menemui Kungkung," jelasnya.

Pelaku kemudian kembali ke dalam mobil, dan mengatakann bahwa Kungkung tidak ada tetapi bisa memberikan doa dari jarak jauh dengan dirinya sebagai perantara. Korban dan pelaku lain yang berpura-pura hendak menjalani pengobatan alternatif kemudian disuruh untuk mengumpulkan harta benda miliknya, jika tidak akan mendatangkan petaka.

"Kamu kumpulkan semua harta benda yang kamu miliki, termasuk tabungan di bank, ATM segala macem. Karena kalau tidak dicuci harta benda akan mendatangkan kematian bagi kamu dan keluargamu," tutur Kompol Arsya menirukan pelaku.

Saat itu, korban pun menuruti semua perkataan pelaku hingga akhirnya memasukan sejumlah perhiasan emas di safe deposit dan uang tunai dengan total senilai Rp2 miliar ke dalam kantong keresek.

Di dalam mobil, korban disuruh untuk berdoa menghadap kaca mobil dengan tangan menempel pada kaca.

"Pada saat itulah, para pelaku mengganti keresek korban berisi barang korban dengan keresek lain," ungkapnya. Selanjutnya, korban disuruh turun dan berjalan 100 meter tanpa melihat ke belakang. Pelaku berpesan agar korban menyimpan harta bendanya dalam keresek tadi di dalam lemari tertutup dan tidak boleh dibuka selama tiga hari.

Tiga hari berselang, korban membuka lemari pakaiannya dan mengambil keresek tersebut. Tetapi saat dibuka korban kaget karena kantong kresek yang semula berisi perhiasan dan uang korban telah berubah menjadi garam, mi instan, dan air mineral.

Barulah korban merasa terpedaya. Ia kemudian melaporkan ke Polda Metro Jaya. Salah satu tersangka baru bisa tertangkap pada Juni 2015, setelah polisi menyelidiki CCTV di sebuah toko emas. Dalam rekaman CCTV, tampak pelaku berbelanja sejumlah perhiasan emas menggunakan kartu debit ATM korban.

"Modus ini sudah sering terjadi dan kami duga sudah banyak korbannya, sehingga kami imbau masyarakat untuk melapor ke ‎call center kami di nomor 081380128780," tukasnya.

Patroli Polsek Metro Kalideres Gerebek Warung Miras di Bulak Teko

Senin, 29 Juni 2015 09:11 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Patroli Polsek Metro Kalideres menggerebek satu warung miras di Kampung Bulak Teko, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (29/6/2015) dinihari tadi. Ratusan botol minuman beralkohol serta lebih dari 20 bungkus plastik anggur merah diamankan.

Menurut Kapolsek Metro Kalideres, Kompol Dermawan Karosekali, penggerebekan dilakukan Senin dinihari sekira pukul 00:15 WIB, berawal ketika anggotanya berpatroli dipimpin Kanit Sabhara Iptu Sugiarto, menjumpai dua pemuda berjalan kaki sampai ke tengah jalan sehingga mengganggu  pengendara kendaraan bermotor yang melintas.

“Keduanya diamankan ternyata dari mulutnya bau minuman keras,” terang Kapolsek yang menyebutkan setelah kedua  pemuda itu ditanya mengaku menenggak minuman keras dari  warung miras di Kampung Bulak Teko, Kalideres.

Berdasarkan informasi kedua pemuda mabuk itu, didatangilah warung miras dimaksud.”Ternyata di warung tersebut selain menjual berbagai miras juga menyediakan miras dalam bungkus plastik,” kata Kapolsek.

Selama bulan Ramadhan, lanjut Kapolsek, selain anggota Sabhara dan Reskrim Polsek Metro Kalideres meningkatkan patrolinya ke beberapa titik rawan aksi kejahatan juga berpatroli di Jalan Daan Mogot kawasan Pesakih Kalideres.

“Di Jalan Daan Mogot perbatasan dengan wilayah Cengkareng kerap terjadi  tawuran sehingga mengganggu pengendara kendaraan bermotor yang sedang melintas di kawasan itu,” tambahnya.

Beli Batu Bacan Pakai Cek Kosong, Dua Bersaudara Ditangkap Polsek Metro Kalideres

Beli Batu Akik Bacan Rp200 juta, Orang Ini Ditangkap Polisi
Batu Bacan

Senin, 29 Juni 2015 08:55 WIB
PUSKOMINFO - Dua pemuda bersaudara diringkus jajaran Polsek Metro Kalideres, Jakarta Barat. Hendri Prasetyo, 33 tahun, dan adik iparnya, Asep Indrayana, 33 tahun diringkus usai melakukan penipuan dalam transaksi jual beli batu akik jenis bacan senilai Rp200 juta.

Kapolsek Metro Kalideres, Kompol Dermawan Karosekali mengatakan, terungkapnya kasus ini bermula saat David Marbun, 28 tahun, mempostingkan batu jenis bacan seberat 8,6 kilogram pada Senin 22 Juni 2015 di situs jual beli online.

Tak lama setelah mempostingkan jualan itu, David kemudian dihubungi oleh kedua pelaku yang tertarik dengan batu asal Ternate itu. Ketiganya pun menyepakati transaksi batu sebesar Rp200 juta. Pembayaran keduanya menggunakan cek salah satu bank swasta dengan kode no FN 3777750.

"Tapi setelah dicairkan ternyata cek tersebut kosong, korban pun kemudian melaporkan hal ini ke kami," ungkap Kapolsek, Minggu (28/6/2015).

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Metro Kalideres, AKP Khoiri mengatakan, usai mendapatkan laporan dari korban David, pihaknya langsung melakukan penyidikan dan berhasil mengamankan kedua pelaku dari kawasan BSD Tangerang, Banten, pada Jumat 27 Juni 2015 malam setelah dijebak oleh korbanya.

Kepada polisi, lanjut AKP Khoiri, pelaku mengatakan sudah menjual sebagian batunya seberat 1,3 kilogram seharga Rp25 juta di daerah Bandung, Jawa Barat. "Tapi pembeli Bandung baru membayar Rp2,5 juta saja," ujarnya.

Atas perbuatannya melakukan penipuan, dua saudara ini terancam melanggar Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin, 29 Juni 2015


Senin, 29 Juni 2015 08:09 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM dan STNK Keliling di lima wilayah DKI Jakarta, Senin, 29 Juni 2015, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : Kalibata
STNK : Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : GAPEMBRI Kelapa Gading
STNK : Pospol Jembatan Tiga Pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

Truk Tangki Terguling di Fly Over Kalibata





Embedded image permalink
Senin, 29 Juni 2015 08:06 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah truk bermuatan air terguling di jalan layang atau fly over Cililitan-Kalibata, tepatnya di depan Stikes Binawan, Kalibata, Jakarta Timur, Senin (29/6/2015) pagi.

Berdasarkan akun twitter TMC Polda Metro Jaya, truk dengan nomor polisi B 9409 TFU posisinya terbalik dan menutup arus lalu lintas di fly over Kalibata. Kecelakaan tunggal itu terjadi sekira pukul 05:35 WIB.

Akibat dari kecelakaan ini, arus lalu lintas mengalami kemacetan yang lumayan panjang di kedua arah jalan layang tersebut.

Pengemudi diminta untuk berhati-hati bila melewati jalan ini karena adanya tumpahan bensin dan oli dari truk tangki air itu.

Belum diketahui penyebab kecelakaan ini, Saat ini petugas masih mengevakuasi truk nahas ini agar tak menyebabkan kemacetan berkepanjangan. 

Petugas Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya Baku Tembak dengan Pelaku Curanmor di Depan Detos


Ditkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Krisna Mukti menunjukkan senjata api yang disita dari pelaku curanmor
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti menunjukkan senjata api yang disita dari pelaku curanmor

Senin, 29 Juni 2015 07:44 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya baku tembak dengan pelaku curanmor di depan pusat perbelanjaan Depok Town Square (Detos), Kemiri Muka, Beji, Kota Depok, Senin (29/6/2015) dini hari tadi.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti membenarkan bila jajarannya telah menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tersebut. "Iya betul ada (penembakan pelaku curanmor)," ujar Kombes Pol Krishna saat dikonfirmasi wartawan, Senin (29/6/2015).


Menurut Kombes Pol Krishna, aksi ini diawali dengan rencana para pelaku yang akan melakukan transaksi mobil Toyota Avanza hasil curanmor di Kawasan Cibubur, Minggu (28/6/2015) malam, sekira pukul 21:30 WIB.

Polisi pun berhasil menggagalkan rencana ini dan menangkap tiga orang pelaku masing-masing berinisial W, E, dan A. Saat diinterogasi, W mengaku sebagai anggota TNI, dan E mengaku sebagai anggota Polri. Namun polisi belum bisa memastikan pangkat keduanya.

"Kalau A, warga Bandung yang berperan mencopoti GPS mobil, sekaligus penyedia peralatan untuk melakukan curanmor," jelas Kombes Krishna.

Interogasi pun dilakukan terhadap ketiga pelaku itu untuk mendapatkan keterangan dan petunjuk lain. Alhasil, polisi berhasil mengembangkannya dan mengungkap dua pelaku lainnya yang berinisial D dan berinisial C.

Pelaku D, lanjutnya, merupakan pelaku curanmor, sementara C merupakan pemetik kendaraan curian. Polisi pun langsung bergerak dan menyusun rencana untuk menangkap D dan C, yang menurut keterangan A bahwa si C membawa senjata.

"Kemudian anggota berusaha memancing untuk menangkap D dan C dengan membuat janji untuk bertemu di depan Detos, Jalan Raya Margonda. Saat diadakan pengepungan terhadap dua tersangka tersebut, kedua tersangka ketakutan dan mencoba lari dengan menggunakan mobil Toyota Innova warna silver Nopol D 1028 RZ," sambungnya lagi.

Polisi sempat mendapatkan perlawanan dari kedua pelaku yang akan ditangkap itu. Setelah mengeluarkan dua kali tembakan peringatan kepada pelaku.

Akhirnya polisi menembak mobil pelaku yang melakukan perlawanan dan mengenai punggung pelaku berinisial C. Kini, kedua pelaku telah berhasil diamankan berikut barang bukti senjata api jenis makarov. "Sementara kasus akan dikembangkan," pungkas Kombes Krishna.

28 Juni 2015

Gay Merampok Pasangannya dengan Modus Kencan

Minggu, 28 Juni 2015 17:26 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria gay berinisial SYR, 36 tahun, berhasil menggasak mobil Xenia dengan modus mengajak korban kencan lewat Facebook. Pelaku juga berhasil membawa beberapa benda berharga lain milik korban yang notabene juga seorang laki-laki.

"Sebelumnya pelaku mengajak korban berkenalan lewat Facebook dengan modus suka sama suka, pelaku melancarkan aksinya dan mengajak korban kencan di sebuah hotel kelas bawah di daerah Cempaka Putih, Jakarta Pusat," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Khrisna Murti di Mapolda Metro Jaya, Minggu (28/6/2015).

Sehari sebelum pelaku merampok harta benda korban, keduanya sudah melakukan hubungan intim. Namun pada hari kedua, pelaku menyekap korban di kamar mandi dan mengambil seluruh barang-barang korban

"Hari kedua karena korban badannya bau disuruh mandi oleh pelaku, lalu pelaku mengunci korban dari luar dan mengambil seluruh barang-barangnya," tutur Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Siswo Yuwono.

Aksi perampokan ini ternyata telah direncanakan, pelaku melancarkan aksinya dibantu dua tersangka lainnya yang berinisial ADT, 30 tahun dan NR, 25 tahun. Mereka memiliki peran masing-masing, pelaku ADT berperan menjual barang hasil rampokan termasuk mobil korban. Pelaku SYR berperan sebagai gigolo dan melayani korban yang sesama jenis. Sementara pelaku NR berperan membantu menjual barang-barang korban.

Kini, para tersangka ditahan di Polda Metro Jaya dan dikenakan Pasal 365 KUHP ancaman hukuman diatas 5 tahun.

Polda Metro Jaya Bekuk Perampok di Rest Area Tol Pondok Aren

Nenek 63 Tahun Dirampok di Pondok Aren, ATM Dikuras, Dimasukkan ke Mobil, dan Dianiaya 
Komplotan pelaku perampokan yang merampok nenek-nenek berusia 63 tahun berinisial MY di Pondok Aren.

Minggu, 28 Juni 2015 17:05 WIB
PUSKOMINFO - Dua pelaku komplotan perampok yang merampok nenek-nenek berusia 63 tahun berinisial MY di Rest Area Tol Pondok Aren berhasil dibekuk oleh Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Aksi perampokan itu terjadi pada 14 Juni 2015 lalu sekira pukul 09:00 WIB di Rest area Tol Pondok Aren, Tangerang. Lalu korban melaporkan aksi itu ke Polda Metro Jaya dengan bukti laporan Nomor: LP/2339/VI/2015/PMJ/Ditreskrimum.

Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Siswo Yuwono mengatakan dua pelaku yang berhasil dibekuk berinisial JML alias SRL dan SFY. Sementara tiga pelaku lainnya yang masih DPO dan dalam pengejaran yaitu LBS, RN, dan DVD.

"Mereka dikenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman diatas lima tahun penjara," tegas AKBP Siswo, Minggu (28/6/2015).

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti ‎mengatakan para pelaku ini termasuk tega melakukan aksinya walaupun korbannya sudah berusia lanjut.

"Ini perampokan yang memprihatinkan di Pondok Aren, pelakunya empat orang. Mereka tega merampok nenek-nenek usia 63 tahun, ATM nya dikuras, dimasukkan mobil, dianiaya, dilakban, diajak berputar-putar lalu dibuang di pintu tol Serpong Tangerang. Korbannya sampai trauma," ungkap Kombes Pol Krishna.

Kombes Pol Krishna menambahkan ‎beberapa barang bukti yang disita dari para tersangka yakni satu unit mobil Honda Freed tahun 2012 warna silver metalik, hanpone dan beberapa perhiasan korban.

Polisi Ringkus 5 Pencopet PRJ Saat Beraksi di Lapak Takjil Benhil

Polisi Tangkap 5 Pencopet yang Tengah Intai Para Pemburu Takjil di Benhil 
Barang bukti yang diamankan dari para pencopet

Minggu, 28 Juni 2015 16:38 WIB
PUSKOMINFO - Petugas ‎Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya meringkus lima copet yang biasa beraksi di Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran, Jakarta Pusat. Kelima pelaku yakni YD alias Jenggot, HNDR, RD alias BL, IWN, dan WNM itu kini ditahan di tahanan Polda Metro Jaya.
 
Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Siswo Yuwono‎ mengatakan kelima pelaku tersebut ditangkap di wilayah Benhil, Jakarta Pusat saat hendak beraksi mengincar para pemburu takjil di sana.
 
Di Benhil memang ramai menjelang berbuka puasa karena banyak lapak yang membuka dagangan menu berbuka puasa alias takjil

"Para pelaku ini biasa beraksi di busway, kereta api, stasiun, dan PRJ. Mereka berpura-pura menjadi pengunjung dan penumpang lalu mengincar para korban," kata AKBP Siswo.

AKBP Siswo melanjutkan dalam beraksi, para pelaku menggunakan modus merobek tas korban menggunakan pisau atau cutter lalu menguras barang berharga seperti Handpone dan dompet.

Lebih lanjut, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti menuturkan masing-masing tersangka ditargetkan mencuri sebanyak 30 kali dalam sehari. Sehingga dalam sehari mereka bisa beraksi ratusan kali.

Beberapa barang bukti yang disita dari para tersangka yakni satu unit handphone samsung note 4, cutter, pisau serta beberapa buah tas perempuan.

Atas perbuatannya para tersangka dikenakan Pasal 363 ayat 1 ke 5 KUHP dan Pasal 362 KUHP dengan ancaman diatas 5 tahun penjara.

Polresta Tangerang Tangkap Bandar Judi Online di Warnet

Minggu, 28 Juni 2015 16:23 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polresta Tangerang, Banten, menangkap seorang bandar judi online di sebuah warung internet (warnet) di Kecamatan Curug. Bandar tersebut adalah pria bernisial DH, 26 tahun.

Kapolresta Tangerang, AKBP Irman Sugema mengatakan, bandar tersebut telah lama diintai. Ia ditangkap setelah mendapat informasi dari warga. "Kami telah mengintai sejak lama pelaku itu berkat adanya informasi dari warga," ujar Kapolres, Minggu (28/6/2015).

Kapolres menambahkan, petugas menyita sejumlah barang bukti dari tersangka yakni berupa kalkulator, telepon genggam, buku, laptop, dan uang tunai Rp120.000.

Saat ditangkap, tersangka tidak melakukan perlawanan. Bandar judi tersebut akan di jerta dengan pasal 303 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Perjudian.

Untuk mencegah maraknya judi online melalui warnet, Kapolres berharap warnet tidak beroperasi 24 jam. "Selain itu diharapkan pemilik warnet untuk menghormati warga yang sedang menjalankan ibadah puasa," kata Kapolres.

27 Juni 2015

Operasi Pekat Jaya, Delapan Terapis 'Digaruk' dari Pasar Seng Cikarang Utara

Sabtu, 27 Juni 2015 08:56 WIB
PUSKOMINFO - Beberapa lokasi panti pijat pinggir jalan di kawasan Pasar Seng, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jumat malam hingga dini hari, tadi dirazia oleh Jajaran Polsek Cikarang Utara bersama unsur TNI, serta Satpol PP.

Razia yang digelar dalam operasi Pekat Jaya 2015 ini dilkakukan di sepanjang Kaki Ulu dan Pasar Seng, Cikarang Kota. Dalam razia tersebut, petugas ternyata menemukan beberapa panti pijat yang buka selama bulan Ramadan.

"Kami temukan beberapa panti pijat yang buka. Padahal, sudah diimbaukan oleh seruan bupati bahwa tempat hiburan malam pada bulan suci Ramadan tidak boleh beroperasi," ungkap Kapolsek Cikarang Utara, Kompol Yudo saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (27/6/2016).

Diakui Kapolsek, operasi yang dilakukan olehnya itu sebetulnya rutin setiap harinya. Dan hasilnya di hari ketujuh ini pihaknya mendapatkan bukti adanya panti pijat yang beroperasi.

"Operasi ini atensi dari Kapolres dan Pemerintah Daerah. Sejak puasa pertama kita sudah bergerak hingga hari ketujuh ini kita berhasil mendapatkan panti pijat yang nekat beroperasi," katanya.

Kapolsek mengatakan, dalam operasi ini berhasil menjaring delapan wanita terapis dan empat pria hidung belang. Mereka tertangkap basah berada di tempat tersebut.

"Di antara yang kami amankan, enam wanita masih di bawah umur dan prianya satu orang di bawah umur," tandasnya.

Selanjutnya, ke-12 orang itu pun selanjutnya diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Bekasi untuk didata.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Sabtu, 27 Juni 2015


Sabtu, 27 Juni 2015 08:38 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM dan STNK Keliling di lima wilayah DKI Jakarta, Sabtu, 27 Juni 2015, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : Kalibata
STNK : Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Pospol Jembatan Tiga Pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

26 Juni 2015

Operasi Cipta Kondisi Polresta Bandara Soekarno-Hatta Amankan 16 Orang Calo Hingga Sopir Taksi Gelap


Jumat, 26 Juni 2015 22:49 WIB
PUSKOMINFO - Petugas gabungan dari Polresta Bandara Soekarno-Hatta, TNI dan Aviation Security (Avsec) melaksanakan penertiban di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (26/6/2015) sore tadi.  Di lokasi, petugas menjaring sejumlah calo hingga sopir taksi gelap yang beroperasi di kawasan bandara.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol CH Pattopoi mengatakan, razia dilakukan dalam rangka cipta kondisi menjelang lebaran.

"Bandara Soekarno-Hatta merupakan salah satu lokasi keberangkatan pemudik lebaran nanti, sehingga kita lakukan antisipasi agar para pemudik merasa nyaman akan praktik percaloan, taksi gelap dan gangguan kamtibmas lainnya," kata Kombes Pol Pattopoi kepada wartawan, Jumat (26/6/2015) malam.

Setiap sudut bandara tidak luput dari operasi ini, seperti area lobi terminal hingga parkiran di Terminal 1,2 dan 3. Penertiban yang dilakukan selama sekitar 1 jam ini membuahkan hasil.

Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Azhari Kurniawan mengatakan, dalam operasi ini, petugas berhasil menjaring 16 orang seperti calo, sopir taksi gelap hingga porter liar yang selama ini meresahkan masyarakat.

"Kemudian kami juga menertibkan puluhan angkutan penumpang gelap yang berkeliaran di area terminal," kata Kompol Azhari.

Menurut Kompol Azhari, pihaknya mengantisipasi kerawanan kamtibmas sejak dini karena bandara Soekarno-Hatta menjadi salah satu bandara tersibuk menjelang lebaran nanti. Keramaian di bandara internasional ini kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan seperti copet dan jambret hingga pencuri modus geser tas dan hipnotis.

Main Judi Koprok Saat Tarawih, Puluhan Lansia Bertato Diamankan Polres Metro Jakarta Utara

 
Aparat Polres Metro Jakarta Utara mengamankan LAY alias Ay, 45 tahun, dan DS alias De, 36 tahun, yang menggelar permainan judi koprok di Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (25/6/2015)  malam.
 
Jumat, 26 Juni 2015 22:15 WIB
PUSKOMINFO - Puluhan orang lanjut usia (lansia) bertato ditangkap polisi lantaran bermain judi jenis koprok di Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (25/6/2015). Mereka bermain judi saat warga melaksanakan sholat tarawih.

"Ada 33 pemain judi yang kita amankan. Dua di antaranya, LAY, 45 tahun selaku bandar dan DS alias De, 36 tahun, selaku kasir, ditetapkan sebagai tersangka," ujar Wakil Kepala Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Yully Kurniawan di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (26/6/2015).

Penangkapan dilakukan setelah polisi mendapat laporan warga terkait aktivitas para lansia yang bermain judi koprok di sebuah ruko kosong. Mereka tidak menghiraukan teguran warga terkait aktivitas mereka yang meresahkan tersebut.

Setelah menemukan momen yang tepat, aparat gabungan Unit Reskrimsus dan Jatanras Polres Metro Jakarta Utara serta Unit Resktim Polsek Metro Penjaringan langsung menggrebek lokasi perjudian.

Selain pelaku, bandar, dan kasir, polisi juga mengamankan uang tunai sebesar Rp 78.520.000 berikut alat permainan judi.

Kedua tersangka, LAY dan DS, mengaku baru tiga bulan menjalankan aktivitas tersebut. Selama jangka waktu tersebut, keduanya menghasilkan omset hingga ratusan juta rupiah. "Tersangka kita jerat pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara," ujar Wakapolres.

Sementara itu, puluhan pemain judi yang ikut diamankan dikenakan sanksi wajib lapor ke Mapolres Metro Jakarta Utara.

Polda Metro Jaya Ungkap Pemalsuan Beras Organik, Sita 30 Ton Beras

Polisi menunjukkan beras ogranik yang diduga palsu
Polisi menunjukkan beras ogranik yang diduga palsu

Jumat, 26 Juni 2015 22:02 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya membongkar praktek perdagangan beras dengan modus menjual beras non organik dengan harga beras organik. Dari pengungkapan itu, petugas menyita 30 ton beras.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mohammad Iqbal mengatakan pengungkapan ini terkait pengamanan operasi pasar selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.

Dijelaskan Kabid Humas, pihaknya tidak  berhenti dan bekal terus melakukan penyelidikan tindak pidana terkait ketersediaan barang bahan pokok. “Komitmen ini tidak akan berhenti. Kami akan terus lakukan untuk mendukug kebijakan pemerintah,” katanya saat menggelar Jumpa Pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (26/6/2015).

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mujiono menyebutkan, dari pengungkapan itu pihaknya mengamankan satu orang tersangka berinisial G.

“Tersangka G menerima beras dari Jawa Tengah dikirim ke Jakarta tepatnya ke Cipinang. Beras-beras itu dikumpulkan, dibeli dan dalam waktu sebulan bisa menjual 30 sampai 100 ton,” ujarnya.

Lanjut Kombes Pol Mujiono menjelaskan, beras yang dibeli G ini non organik bermerk ‘Burung Dara’. “Harganya Rp11.400 perkilogram,”.  Namun, lanjutnya, beras tersebut dipindah kemasan menjadi beras merk 'Riso' dengan menjanjikan delapan keunggulan di antaranya bebas pestisida (organik), bebas gula dan dikerjakan tenaga ahli. “Tetapi itu semua tidak benar,” tegas Kombes Pol Mujiono.

Ia menuturkan, beras beras itu sudah dicampur pewangi pandan dan dimasukkan ke  kemasan beras berlabel ‘Riso’ dengan label organik kemudian dijual ke swalayan dan supermarket di Jabodetabek dengan harga jauh lebih tinggi. “Dijual dengan harga sampai di atas 100 persen,” ungkapnya.

Polesek Metro Kalideres Tembak Pelaku Curanmor yang Beraksi Saat Berbuka Puasa

Jumat, 26 Juni 2015 21:54 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Kalideres menembak kaki Eep Haryanto, 29 tahun, pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) menjelang berbuka puasa kemarin. Eep dilumpuhkan dnegan timah panas karena melawan saat akan ditangkap.

Kanit Reskrim Polsek Metro Kalideres, AKP Khoiri mengatakan, Eep ditembak ketika berupaya kabur saat dilakukan pengembangan oleh kepolisian di sebuah tempat di Jakarta Barat, pada Kamis (25/6/2015) malam. Sebelumnya Eep diringkus petugas saat beraksi di Jalan Peta Utara, Kalideres, Jakarta Barat, menjelang waktu berbuka puasa kemarin.

Eep bersama seorang temannya saat itu mencuri motor Honda Supra 125 hitam nopol B 3074 BRV milik Edi Mariono, 40 tahun. Korban yang melihat aksi ini pun berteriak minta pertolongan.

Saat bersamaan ada polisi yang melintas di lokasi kejadian. Pengejaran pun dilakukan hingga akhirnya Eep tertangkap 500 meter dari lokasi kejadian.

Sedangkan pelaku lain berhasil kabur dalam pengejaran tersebut. "Kita masih mengembangkan kasus ini. Bila kondisinya membaik, kita akan kembali membawa Eep untuk memberitahu lokasi persembunyian pelaku lain," kata AKP Khoiri.

Pembunuh Pria di Tong Air di Cipondoh Berhasil Ditangkap

Jumat, 26 Juni 2015 15:35 WIB
PUSKOMINFO - Pembunuh seorang pria yang dimasukkan ke dalam tong air di Kampung Nerogtog, RT 5/2 Pinang, Cipondoh, Kota Tangerang berhasil ditangkap. Namun, polisi belum mengungkap identitas pelaku dan korban.

"Pelaku sudah tertangkap," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (26/6/2015).

Kombes Krishna mengatakan, ada lima pelaku yang teridentifikasi oleh polisi. Namun baru satu pelaku yang ditangkap, polisi masih mengejar keempat pelaku lainnya.

Sebelumnya, seorang pria tanpa identitas ditemukan sudah meninggal di dalam tong air di
Kampung Nerogtog, RT 5/2 Pinang, Kota Tangerang pada Rabu (24/6/2015) lalu.

Saat ditemukan, kondisi jenazah pria itu sudah membusuk dengan posisi kepala di bawah tong air tersebut. Selain diikat, polisi menemukan luka akibat sayatan benda tajam di kepala mayat tersebut. Luka yang cukup parah ditemukan di bagian leher dan banyak luka lebam di tubuhnya. Korban memiliki ciri khusus terdapat tato
daun di sekitar betis kanan serta di punggung.

Kapolda Metro Jaya Tinjau Pasar Benhil Tanah Abang


Jumat, 26 Juni 2015 14:15 WIB
PUSKOMINFO - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Tito Karnavian, mengadakan tinjauan kegiatan jual beli di Pasar Benhil, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kapolda tiba di Pasar Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, sekira pukul 09:00 WIB. Kapolda didampingi oleh pengurus Bulog DKI Jakarta, Awaludin Iqbal.

"Ayo antre yang tertib," ujar Kapolda kepada warga, Jumat (26/5/2015).

Di Pasar Benhil, Kapolda berinteraksi dengan para pedagang buah. Ia juga sempat bertanya soal harga pisang yang dijual.

"Ini seikatnya Rp12 ribu, pak," jawab seorang pedagang pisang.

Selain itu, Kapolda juga memantau kegiatan jual beli di truk sembako milik Bulog. Truk itu mengangkut sembako yang dijual murah untuk masyarakat di pasar-pasar tradisional. Adanya truk tersebut sendiri terkait dengan operasi pasar Bulog.

Sementara tujuan Irjen Pol Tito dan Awaludin Iqbal melakukan kunjungan ke Pasar Benhil  ialah meninjau pengamanan persediaan bahan makanan dan bahan pokok, terutama pada bulan puasa sampai nanti Lebaran di setiap pasar.

Awaludin Iqbal menyambut baik pengamanan yang dilakukan Polda Metro Jaya. Dia berharap pengamanan ini akan membantu Bulog konsisten menjual sembako murah untuk rakyat kecil.

"Polda menjamin keamanan dari persediaan bahan makanan pokok selama puasa. Kita juga menyiapkan 20 armada bahan pokok makanan, yang isinya bawang merah putih, cabai merah di setiap pasar-pasar di DKI. Kegiatan ini berlangsung hingga Lebaran nanti," tutur Awaludin.

Ribuan Botol Miras dan Narkoba Dimusnahkan Polres Metro Jakarta Pusat


Foto-Kapolres Jakpus Kombes Hendro Pandowo bersama Muspiko simbolis memusnahkan miras dan narkoba di Kemayoran.(Silaen)
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hendro Pandowo bersama Muspiko secara simbolis memusnahkan miras dan narkoba di Kemayoran, Jumat (26/6/2015).

Jumat, 26 Juni 2015 13:38 WIB
PUSKOMINFO - Ribuan botol minuman keras (Miras) dan narkoba hasil tangkapan dalam operasi cipta kondisi dimusnahkan Polres Metro Jakarta Pusat. Pemusnahan dilaksanakan di lahan PPKK (Pusat Pengelola Kawasan Kemayoran) Jalan Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/6/2015) pagi.

“Ada sekitar 4.297 butir ineks, sedang shabu 125 gram yang disita dari tiga pengedar dan 5.247 botol miras beralkohol tinggi disita dari pedagang yang dimusnahkan dengan alat berat serta diblender,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hendro Pandopo,MSI.

Dalam bulan suci Ramadhan ini, petugas kepolisian terus memerangi peredaran narkoba, miras dan pelaku kriminal lainnya. “Barang bukti yang dimusnahkan itu adalah merupakan hasil tangkapan selama dua bulan terakhir April hingga Juni, yang ditangkap dari pedagang dan bandar,” tegas Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Robert Sitinjak.

Dalam mencegah maraknya peredaran narkoba dan miras dalam bulan suci ramadhan, Kapolres terus memerintahkan jajaranya untuk memerangi peredaran barang haram itu.

Pemusnahan ribuan botol miras dan narkoba juga disaksi Dandim dan Walikota, Kajari, Jakarta Pusat, serta tokoh agama dan aparat kelurahan. Miras musnahkan dengan cara digilas menggunakan mobil alat berat dan narkoba diblender.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga meminta agar masyarakat harus bisa menciptakan keamanan pada saat bulan ramadhan mencegah peredaran miras dan narkoba.

Antisipasi Tawuran, Polda Metro Jaya dan Pemda DKI Jakarta Bentuk Tim Terpadu

Jumat, 26 Juni 2015 08:31 WIB
PUSKOMINFO - Menjelang lebaran, Polda Metro Jaya dan Pemprov DKI Jakarta menguatkan koordinasi untuk pengamanan Ibu Kota. Salah satunya adalah dengan pembentukan Tim Terpadu Pengamanan Konflik Sosial yang terdiri atas Pemprov DKI, Polisi, TNI, dan tokoh masyarakat.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Tito Karnavian mengatakan, pembentukan tim tersebut berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) nomor 1 tahun 2014 tentang penanganan konflik sosial. Mengingat di Jakarta sendiri, kata Kapolda, cukup sering terjadi tawuran antar warga yang merupakan salah satu konflik sosial sehingga perlu pencegahan.

"Jadi supaya kita lakukan langkah-langkah pencegahan pro aktif. Supaya di tempat-tempat tawuran ini, seperti di Johar Baru kan sekarang tidak ada lagi (tawuran) selama 2 tahun (Ramadan) ini. Konsepnya bagus sehingga kita adopsi untuk daerah-daerah lain," ujar Kapolda di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (25/6/2015) kemarin.

Selain itu, kata Kapolda, pihaknya juga menyampaikan langkah penanganan untuk penertiban para Pedagang Kaki Lima (PKL) serta ketertiban lalu lintas yang harus diiringi dengan tindakan tegas dari aparat hukum. Itu semua, kata Kapolda, didukung oleh Pemprov DKI termasuk untuk  penganggarannya.

"Ada 5 tertib. Kami juga dukung itu dari kepolisian. Kami sudah punya konsep. Konsep ini kami tawarkan kepada Pak Gubernur, dan Pak Gubernur siap untuk mendukung," kata Kapolda.

Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial tersebut, misalnya untuk mencegah  tawuran antar kampung, akan dibuat program yang lebih pro aktif kepada masyarakat  termasuk pencegahan kepada tokoh-tokoh. Salah satunya adalah dengan mengalihkan kegiatan menjadi olahraga bersama para pemuda. Konsepnya itu sendiri sudah dibuatkan dan titik-titik lokasi rawan tawuran ini akan segera diinventarisir.

"Nanti ada pospam (pos pengamanan), Prinsipnya adalah langkah pro aktif ditambah pengamanan yang diperkuat. Termasuk di sekolah, kami akan petakan juga," pungkas kapolda.

Mayat Bayi Laki-laki Dibuang di Selokan di Pesanggrahan

Jumat, 26 Juni 2015 08:21 WIB
PUSKOMINFO - Warga Kelurahan Pesanggrahan digegerkan dengan penemuan mayat bayi laki-laki di selokan Jalan Merpati IV RT/RW 004/06 Kelurahan Pesanggrahan, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2015) malam sekira pukul 20:00 WIB.

Kapolsek Metro Pesanggrahan, Kompol Deddy Arnadi, mengatakan jasad tersebut ditemukan oleh dua orang saksi bernama Bertha, 40 tahun dan Andrian, 17 tahun. Pada saat ditemukan, bayi dibungkus plastik hitam di dalam tas warna abu-abu hitam dan ari-ari dibungkus plastik merah.

"Saat ini mayat bayi sudah dibawa ke RS Fatmawati," ujar Kapolsek, Jumat (26/6/2015).

Kata Kapolsek, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa orang tua yang tega membuang bayi di selokan.

Polisi Temukan Ciri Tato Daun di Betis Kanan Mayat dalam Tong Air di Cipondoh


Mayat dalam Tong Air memiliki ciri tato bergambar daun di betis kanannya.

Jumat, 26 Juni 2015 08:10 WIB 
PUSKOMINFO - Mayat lelaki yang ditemukan di dalam tong air di Kampung Nerogtog, RT 5/2 Pinang, Kota Tangerang pada Rabu (24/6/2015) lalu ternyata memiliki ciri tato. 

Kanit Reskrim Polsek Cipondoh, Ipda Eko Hanindito mengatakan, sampai saat ini identitas korban belum terungkap. "Namun ada ciri pada tubuh korban. Yang paling menonjol adalah ciri ada tato daun di sekitar betis kanan,  serta di punggung," terangnya. 

Sejauh ini, kata Ipda Eko, pihaknya telah memeriksa enam orang saksi dalam kasus penermuan mayat yang  Ketika ditemukan mayat tersebut telah keadaan membusuk dan leher nyaris putus, serta  kaki dan tangan terikat.

"Tiga dari masyarakat sekitar, dan dua orang yang berhubungan dengan tanah sengketa. Serta seorang saksi yang pertama kali mengira di tong itu berisi buntalan baju," terangnya. 

Menurutnya, petugas masih terus melakukan penyidikan terhapap penemuan mayat di lokasi yang memang sedang 'panas' karena  merupakan tanah sengketa antara  H Alimi dengan Fredy. "Kami sangat berharap kerjasama masyarakat," ujarnya.

Edarkan Sabu di Tangerang, WN Nigeria Diringkus di Apartemen Kelapa Gading Jakut

Jumat, 26 Juni 2015 08:02 WIB
PUSKOMINFO -  Polrestro Tangerang Kota meringkus seorang pengedar narkoba jenis sabu asal Nigeria bernama Patrick Uzoebgu, 25 tahun, saat hendak melakukan transaksi sabu.

Kasat Narkoba Polrestro Tangerang Kota, AKBP Juang Andi Prianto mengatakan, Patrick diringkus pada Rabu (24/6/2015) malam di sebuah apartemen di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

"Kami temukan barang bukti berupa sabu seberat 3 gram, dan ganja siap edar seberat 14,84 gram," kata AKBP Juang.

Penangkapan Patrick sendiri berawal dari infomasi warga, dimana ada warga negara Nigeria yang kerap bertransaksi sabu di kawasan Karawaci, Kota Tangerang.

"Dari hasil penyelidikan, kami peroleh informasi bahwa yang bersangkutan juga beraksi sampai ke kawasan Kelapa Gading. Saat ditangkap, tersangka juga sempat melawan dan berusaha lari," kata  AKBP Juang.

Sabu dan ganja yang diamankan, kata AKBP Juang, didapatkan Patrick dari Tiongkok. "Masih kami kembangkan lebih lanjut," katanya.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 26 Juni 2015

Jumat, 25 Juni 2015 07:38 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi SIM & STNK keliling wilayah DKI Jakarta, Jumat 26 Juni 2015 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Halaman Parkir Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

25 Juni 2015

Pembunuh PRT dan Pembakar Rumah di Pasar Minggu Ditangkap Saat Tidur di Atas 20 Gepok USD

Kamis, 25 Juni 2015 15:09 WIB
PUSKOMINFO - Pelaku pembunuhan sadis pembantu rumah tangga (PRT) bernama Ariani dan pembakar rumah di Jalan Siaga 1D, Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mempunyai motif merampok uang ratusan ribu dollar Amerika Serikat USD) senilai Rp 3 miliar milik majikan Ariani.

Tersangka YAN, 39 tahun, mengambil sebanyak 20 gepok uang USD pecahan 100 USD dan barang berharga lain seperti perhiasan emas dan kamera digital.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti kepada wartawan, Kamis (25/6/2015), mengatakan, YAN yang merupakan mantan penjaga kos-kosan di samping rumah korban mendatangi rumah majikan Ariani.

"Tanpa banyak bicara, DH langsung menodongkan pisau ke arah Ariani dan meminta Ariani untuk menunjukkan di mana majikannya menyimpan uang," kata Kombes Pol Krishna.

Namun, lantaran Ariani menolak, pelaku kesal. "Korban Ariani  berteriak-teriak, dan pelaku langsung membekap mulut korban, lalu membawa Ariani ke kamar anak majikannya, A, di lantai dasar." jelas Kombes Pol Krishna.

"Saat di depan kamar, YAN menusuk Ariani sebanyak 15 kali.  YAN kemudian mengambil beberapa barang berupa HP, dompet, iPad, dan uang dollar Amerika," tambahnya.

Tersangka ditangkap di rumah saudaranya di Desa Sempu Indah Nomor 85, RT 3/1, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Depok, Jawa Barat, Kamis (25/6/2015) pukul 02.45 dini hari. Ia menaruh 20 ikat uang dolar AS di bawah bantalnya.

"Tadinya uang dollar itu disimpan di tas koper milik korban. Namun oleh pelaku kemudian dipindah ke plastik. Sejauh ini motif kasus ini adalah perampokan," ujarnya.

YAN dijerat pasal berlapis yakni 365 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, 339 KUHP tentang Pembunuhan, dan 187 KUHP tentang kejahatan yang membahayakan, yakni membakar rumah.

Pembunuh Sadis PRT di Pasar Minggu Adalah Satpam Sebelah Rumah

Kamis, 25 Juni 2015 14:59 WIB
PUSKOMINFO - Pelaku pembunuhan pembantu rumah tangga (PRT) serta pembakaran rumah di Jalan Siaga 1D, Pasar Minggu, Jakarta Selatan adalah petugas Satpam. Satpam itu biasa bertugas tak jauh dari rumah majikan korban alias masih tetangga.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Tito Karnavian mengatakan, berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) pelaku pembunuhan PRT di Pasar Minggu adalah Satpam tetangga majikan korban.

"Saya langsung bergerak turun sendiri bersama Kapolres ke sana tadi malam. Kemudian tadi malam sudah teridentifikasi pelakunya, Satpam sebelah rumahnya ternyata," kata Kapolda, Kamis (25/6/2015).

Motif pembunuhan Ariani, kata Kapolda, adalah pencurian. Karena, pelaku pembunuhan berinisial YAN hendak mencuri di rumah majikan Ariani, namun ketahuan.

"Kasusnya motifnya itu, ini kan pembantu. Dia mencuri (YAN), ketahuan pembantu (Ariani), kemudian pembantunya ditusuk, meninggal. Sesudah itu rumahnya dibakar," tutur Kapolda.

Pencari Belut Temukan Mayat Wanita Membusuk di Rawa

Kamis, 25 Juni 2015 11:25 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat perempuan yang telah membusuk ditemukan warga di Kampung Nagreg RT 04 RW 01, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Rabu (24/6/2015). Saat ditemukan, kondisi jasad perempuan tanpa identitas itu sudah sulit dikenali.

Kapolsek Balaraja, Kompol Mirodin saat dikonfirmasi menjelaskan, jasad pertama kali ditemukan seorang warga bernama Denny Haryanto yang akan mencari belut di sebuah rawa. Dari kejauhan, Denny justru mencium bau tak sedap. Ia lalu mencari dan mendekati sumber bau, dan akhirnya menemukan jasad perempuan tersebut.

"Dia kemudian memberi tahu kepada warga dan melaporkan temuan tersebut," ujar Kapolsek, Kamis (25/6/2015).

Setelah mendapat laporan, petugas kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Sayangnya, saat diidentifiksi kondisi jasad sudah tidak utuh.

"Diperkirakan jasad sudah berada di rawa sekira tiga minggu. Kondisinya tidak bisa dikenali dan tidak ditemukan identitas di tubuh korban," terang Kapolsek.

Kapolsek mengungkapkan, ciri-ciri jasad perempuan itu mengenakan celana jins berwarna biru dan kaus panjang berwarna merah tua.

"Kami mohon kerja samanya. Siapa pun warga yang merasa kehilangan, diharapkan menghubungi Polsek Balaraja. Saat ini korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang untuk diautopsi," himbau Kapolsek.

Pihaknya, lanjut Kapolsek, juga telah memeriksa sejumlah saksi yang menemukan jasad perempuan tersebut. 

Pembunuh Sadis PRT di Pasar Minggu Berhasil Ditangkap

Kamis, 25 Juni 2015 11:00 WIB
PUSKOMINFO - Pelaku pembunuhan Ariani, 30 tahun, serta pembakar rumah di‎ Jalan Siaga 1D Kelurahan Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan berhasil ditangkap. Pelaku ditangkap ‎oleh tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan.

"Iya betul, (pelaku pembunuhan PRT di Pasar Minggu) sudah ditangkap," ujar Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mohammad Iqbal di Jakarta, Kamis (25/6/2015).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku penganiaya Ariani hingga tewas adalah berinisial YAN. Pelaku diringkus di Jembatan Serong, Depok, dini hari tadi. Saat ini, YAN masih diperiksa untuk mendalami motifnya.

Seperti diketahui, salah satu rumah warga di Jalan Siaga 1D No 11 RT10/05 Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (24/6/2015) kemarin pagi mengalami kebakaran. Warga yang berupaya menyelamatkan kebakaran, dan menemukan Ariani, pembantu rumah tangga (PRT) yang sudah bercucuran darah karena ditusuk pelaku.

Tidak hanya itu, pelaku juga mengikat anaknya berbarengan dengan Ariani. Warga yang melihat korban dalam kondisi tertelungkup terikat tangannya di dapur dengan luka tusukan.

Kemudian warga berusaha memadamkan api di rumah tersebut dan menolong korban. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit, namun akhirnya meninggal pada Rabu 24 Juni 2015 petang.

Truk Bermuatan Gula Pasir Terguling di Tol Cawang








Embedded image permalink
Truk bermuatan gula pasit terguling di tol Cawang

Kamis, 25 Juni 2015 08:33 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah truk dengan nomor polisi B 9181 HL yang membawa ratusan karung gula pasir terbalik di KM 0.200 Tol Cawang ke arah Bekasi, Kamis (25/6/2015) sekira pukul 05:00 WIB.

Akibatnya, muatan truk tersebut tumpah ke badan jalan dan menghambat lajunya lalu lintas pengendara. Bahkan kemacetan terjadi sejak dari Pancoran.

Dalam beberapa foto yang di-posting oleh akun Twitter TMC Polda Metro Jaya, petugas polisi dan beberapa orang warga tampak bergotong-royong memindahkan karung berisi gula yang berhamburan ke jalan. Hingga saat ini, belum diketahui penyebab dan kemungkinan adanya korban dari kecelakaan tersebut.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 25 Juni 2015

Kamis, 25 Juni 2015 07:20 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi SIM & STNK keliling wilayah DKI Jakarta, Kamis 25 Juni 2015 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Halaman Parkir Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

24 Juni 2015

Polda Metro Jaya Sita Jutaan Keping DVD Bajakan dari Glodok


Polda Metro Jaya menyita dua juta keping DVD ilegal dari kawasan Glodok Jakarta Barat (toga)
Polda Metro Jaya menyita jutaan keping DVD ilegal dari kawasan Glodok Jakarta Barat.
Rabu, 24 Juni 2015 21:52 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya menggelar razia berskala besar dengan sasaran DVD/VCD porno dan bajakan di kawasan Glodok Jakarta Barat. Razia dilakukan karena di bulan  puasa ini tidak sedikit DVD/VCD porno dan bajakan dijajakan di lokasi ini.

Jutaan keping DVD/VCD illegal itu ditemukan petugas dalam  gudang yang menjadi lokasi penyimpanan barang terlarang tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal mengatakan, pihaknya kini tengah gencar merazia DVD atau VCD Porno dan bajakan. “Ternyata masih banyak yang menjual secara terang-terangan kendati di bulan puasa,” kata Kabid Humas.

Kabid Humas mengatakan pihaknya akan terus melakukan razia tak hanya di kisaran pedagang, namun juga pabrik yang memproduksi DVD illegal tersebut.

Lebih lanjut Kabid Humas mengatakan dari hasil razia tersebut, dua juta lebih keping DVD  disita. “DVD bajakan itu kami sita dari sejumlah lokasi di Dadap dan Glodok,” jelas Kabid Humas.

“Prinsipnya polisi akan konsisten dengan penegakan hukum. Apabila ada pelanggaran, polisi tidak segan menangkap pemilik pabrik tersebut,” pungkasnya.

Bocah 10 Tahun Tewas Terjatuh dari Apartemen Palem Mansion

Rabu, 24 Juni 2015 21:33 WIB
PUSKOMINFO - Seorang bocah berkebutuhan khusus tewas mengenaskan setelah terjatuh dari lantai 12 Tower G Apartemen Palem Mansion, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (24/6/2015) siang sekira pukul 14:00 WIB.

Murid kelas II di salah satu SLB di Kembangan, Jakarta Barat itu tewas saat sedang perjalanan ke Rumah Sakit Hermina, Daan Mogot. Korban mengalami luka parah di bagian kepala dan tubuhnya.

Kanit Reskrim Polsek Metro Kalideres, AKP Khoiri menjelaskan kejadian tersebut, berdasarkan olah tempat kejadian perkara sementara, sebelum korban terjatuh, dirinya berusaha menggedor pintu unit apartemen, untuk ikut kebawah dengan bapaknya.

"Karena tak dihiraukan, dia (Dave) akhirnya membuka jendela kamarnya dan terjatuh ke lantai dasar melalui jendela apartemennya, kemudian terjatuh," ujar Khoiri, Rabu (24/6/2015).

Saat di bawah ke Rumah Sakit Hermina, Daan Mogot, Kalideres, sejumlah luka luar dan dalam di bagian kepala dan kaki banyak temukan di tubuh Dave. Namun setiba di rumah sakit, Dave dinyatakan telah meninggal dunia.

Saat ini, pihak kepolisian sudah membawa jenazah Dave ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat untuk di autopsi.

Sesosok Mayat Membusuk Ditemukan di Tong Air di Cipondoh Tangerang

Rabu, 24 Juni 2015 21:23 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan warga di dalam sebuah tong air di Kampung Nerogtog, Pinang, Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (24/6/2015). Ketika ditemukan, mayat yang telah membusuk itu dalam kondisi leher nyaris putus diduga karena luka bacok, serta kaki dan tangan terikat.

Mayat lelaki yang belum diketahui identitasnya tersebut membuat geger warga sekitar. Sementara tong air plastik berwarna biru itu berada di sebuah rumah bedeng yang menjadi lahan sengketa antara H Alimi dengan Freddy.

Petugas Polres Metro Tangerang Kota yang mendapat laporan penemuan mayat tersebut langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Benar, terdapat luka di punggung, leher, dan kepala. Kondisi jasad juga dalam keadaan kaki dan tangan terikat," tutur Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Sutarmo.

Sementara itu, barang bukti yang diamankan di lokasi kejadian yakni sebuah senjata tajam dan pakaian. "Dugaan sementara dari hasil olah TKP, kondisi jasad sudah lebih dari satu hari karena mulai membusuk," jelas AKBP Sutarmo.

Polsek Metro Cempaka Putih Tangkap Penipu Berkedok Mualaf

Tersangka AS (pakai peci) yang berlagak jadi mualaf
Tersangka AS (pakai peci) yang berlagak jadi mualaf

Rabu, 24 Juni 2015 21:14 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Cempaka Putih berhasil menangkap seorang pria berinisial AS, 43 tahun, yang menipu dengan modus sebagai mualaf. Pria ini ditangkap di Masjid Jami Yarsi Cempaka Putih berdasarkan laporan dari pihak pengelola masjid, Rabu (24/6/2015).

"Atas dasar laporan dari pihak Masjid Jami Yarsi kami mendapatkan laporan bahwa terdapat mualaf penipu," tutur Kanit Reskrim Polsek Metro Cempaka Putih, Iptu Bambang.

Iptu Bambang menjelaskan, aksi AS ini sudah keempat kalinya. Foto AS ternyata juga sudah beredar di komunitas mualaf sebagai penipu. "Sudah beberapa kali dia lakukan aksi tersebut," kata Iptu Bambang.

Dari hasil pemeriksaan diketahui AS sudah sempat kali melakukan modus serupa di Masjid Raya Pondok Indah, dan Masjid Markas Marinir di Cilandak, masjid di Bendungan Hilir dan terakhir ke Masjid Yarsi, dengan modus berkedok jadi mualaf .

Akibat perbuatanya, AS kini dikenakan Pasal 378 tentang penipuan dan dijerat hukuman minimal lima tahun penjara.

Polda Metro Jaya Ungkap Praktik Illegal Gula Pasir Rafinasi

Rabu, 24 Juni 2015 21:03 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menyita dua unit truk tronton berisi gula pasir rafinasi. Penyitaan dilakukan karena telah terjadi tindakan illegal berupa pengurangan isi karung gula pasir.

Perbuatan ilegal itu dilakukan oleh pria berinisial MS. Dia melakukan perbuatan tersebut selama 1 tahun terakhir. Dia mempekerjakan sebanyak enam orang karyawan. Dari perbuatannya itu MS meraup keuntungan Rp 3 juta per hari.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Mujiono, mengatakan pengungkapan itu berawal dari tertangkapnya dua orang sopir truk di lapak tanah kosong Desa Jabaru, Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten pada Rabu (24/6/2015) dinihari.

Dua orang sopir berinisial SP dan U tersebut ditangkap saat sedang menurunkan sebagian gula pasir di lapak milik MS dengan cara dikurangi setiap karungnya satu kilo gram total yang diambil oleh SP sebanyak 700 kg.

"Barang bukti yang kita sita 60 ton. Baik gula umum maupun rafinasi," tutur Kombes Pol Mujiono dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (24/6/2015).

Kombes Pol Mujiono menjelaskan, pelaku secara sengaja memiliki dengan melawan hak gula pasir rafinasi yang sama sekali atau sebagiannya termasuk kepunyaan orang lain dan barang itu ada dalam tangannya bukan karena kejahatan.

"Karung-karung tersebut berbeda seperti karung yang asli. Oleh tersangka, gula di karung yang asli dikurangi isinya, lalu diganti karung yang lain. Kurangnya bervariasi kurangi beratnya. Para penimbun mendapatkan barang misalnya perkilo Rp4.000 dia jual Rp9.000 dan masyarakat tidak mengetahui ini gula rafinasi," kata Kombes Pol Mujiono.

Atas perbuatan tersebut, para tersangka diancam pasal berlapis, yaitu Pasal 372 KUHP, Pasal 480 KUHP, Pasal 62 Juncto Pasal 8 huruf F Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen, dan Ketentuan Pasal 7 dalam Permendag Nomor: No.18/M-DAG/PER/D/2007, dan Pasal 139 Juncto Pasal 84 Undang-Undang Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan.

Kebakaran Rumah Penduduk di Pasar Rebo, Satu Tewas












Embedded image permalink
Rabu, 24 Juni 2015 13:05 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran di kawasan permukiman padat penduduk di Pasar Rebo, Jakarta Timur, menelan 1 korban jiwa. Korban bernama Egi Erlina Siregar, 11 tahun.

Menurut Kapolsek Metro Ciracas, Kompol Budi Santoso, lokasi kejadian di Jl Raya Bogor, Pasar Binaan RT 5 RW 2 Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (24/6/2015) pagi sekira pukul 09:30 WIB. Saat kejadian Egi yang berada di ruko ditinggal ibunya ke pasar. Sang ibu sempat menolong anaknya dengan mendobrak pintu.

"Saat kejadian ibunya berusaha menolong anaknya yang terkunci terus berusaha menerobos tapi tidak bisa. Akhirnya anaknya tewas terkunci di dalam," ujar Kapolsek.

Menurut Kapolsek, jenazah Egi sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan otopsi.

"Api kini sudah padam, kerugian ditaksir miliaran rupiah, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan" pungkas Kapolsek.

Kebakaran Gedung Centennial Tower Jl. Gatot Subroto


Rabu, 24 Juni 2015 12:55 WIB
PUSKOMINFO - Proyek pembangunan gedung Centennial Tower di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (24/6/2015) terbakar. Api diketahui berasal dari lantai 5 gedung sekira pukul 10:45 WIB.

Kebakaran hanya terjadi di lantai 5 gedung yang dalam tahap pengerjaan, diduga akibat korsleting listrik.

Api berhasil dipadamkan sekira pukul 12:30 WIB dengan bantuan 10 unit mobil pemadam kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Mayat Lelaki Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di BKT Marunda





Embedded image permalink

Rabu, 24 Juni 2015 12:45 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat pria ditemukan mengambang di Kali Banjir Kanal Timul (BKT), Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (24/6/2015) pagi. Tidak ditemukan bekas atau tanda-tanda kekerasan pada mayat tanpa identitas tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Metro Cilincing, Iptu Andre Suharto mengatakan mayat tersebut ditemukan oleh warga sekira pukul 08:00 WIB. Saat ditemukan, mayat dalam kondisi telungkup dan mengambang.

"Kejadian bermula ketika saksi Ansori mendapat kabar dari warga yang memberitahukan bahwa di kali BKT ada mayat mengambang," ujar Iptu Andre kepada wartawan.

Mayat pria berbadan gemuk ini memiliki ciri-ciri sekitar umur 25 tahun, warna kulit sawo matang, tinggi 155 cm,  mengenakan kaos warna coklat dan celana pendek warna hitam. "Dalam tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan," terangnya.

Saat ini, mayat telah dilarikan ke RSCM untuk dilakukan autopsi.

Rumah Terbakar, PRT Ditemukan Dalam Kondisi Terikat dan Luka Tusuk

Rabu, 24 Juni 2015 12:24 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah rumah milik Ibu Irsyad di Jalan Siaga I D RT 01, RW 05 Nomor 11, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, ludes terbakar, Rabu (24/6/2015) pagi tadi.

Pada saat kejadian, pemilik rumah sedang tidak ada di rumah, hanya ada pembantu rumah tangga bernama Ariani, 30 tahun dan satu orang anak di dalam rumah tersebut. Kondisi Ariani mengalami luka cukup parah dengan luka bakar dan terdapat tusukan di bagian punggungnya.

"Informasi dari masyarakat pukul 09:15 WIB pagi terjadi kebakaran ditemukan korban tertusuk, petugas mendatangi TKP dan melihat warga sedang memadamkan api, tapi korban sudah tidak ada, dibawa ke rumah sakit," jelas Kapolsek Metro Pasar Minggu Kompol Doddy kepada wartawan di lokasi.

Dari kejadian tersebut pihak kepolisian menemukan ceceran darah di dalam rumah yang terbakar itu. Dugaan sementara rumah ibu Irsyad dirampok seseorang dan mengikat tangan PRT serta menyumpal mulutnya dengan kain.

"Ada ceceran darah dari informasi awal yang saya temukan. Dia mengalami kekerasan, dari info yang diterima ada luka di bagian punggung dengan luka tusuk," jelas Kapolsek.

Sementara itu, salah satu saksi mata bernama Haji Wiwit yang merupakan Ketua RT setempat memaparkan sebelum terjadinya kebakaran tersebut tidak ada aktivitas yang mencurigakan di dalam rumah. Namun, secara tiba-tiba ada kobaran api di rumah tersebut.

"Awalnya saya kira lagi nabun sampah, karena enggak ada aktivitas yang mencurigakan ternyata apinya membesar. Saya lihat ada orang terjatuh dengan kondisi mulut dan tangan terikat, akhirnya dibawa sama warga ke Rumah Sakit Siaga Raya," jelas Wiwit.

Tidak hanya Ariani yang mengalami luka, satu orang anak perempuan juga terkena imbas kebakaran itu, namun tidak dalam kondisi terikat seperti Ariani. "Juga ada tiga hewan kita selamatkan sambil menunggu damkar," sambungnya.

Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait dugaan adanya perampokan di rumah tersebut dan korban menjalani perawatan intensif karena mengalami luka cukup parah.

Truk Pengangkut Pasir Terguling di Jalan Raya Transyogi Cibubur

Embedded image permalink 
Rabu, 24 Juni 2015 09:43 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah truk pengangkut pasir terguling di  Jl. Raya Transyogi, Cibubur arah Cileungsi, tepatnya di TL Plaza Cibubur, Jatisampurna, Jawa Barat, Rabu (24/6/2015) subuh tadi. Kecelakaan tunggal itu terjadi sekira pukul 04:30 WIB, namun hingga pukul 07:30 WIB truk belum dievakuasi petugas.

Saat dikonfirmasi wartawan, petugas jaga TMC Polda Metro Jaya, Brigadir Satrio membenarkan insiden tersebut. "Ya, peristiwa tepatnya di perempatan Kranggan," katanya, Rabu (24/6/2015).

Dan hingga pukul 07:30 WIB, truk tersebut masih belum dievakuasi. Hal ini menyebabkan jalan di sekitaran tempat kejadian perkara padat. "Saat ini masih penanganan. terakhir infromasi mau dievakuasi," sambung Brigadir Satrio.

Dari foto di Twitter, tampak sebuah truk berwarna hijau yang masih utuh dan satu buah truk berwarna krem terbalik.

Alhasil pasir yang merupakan bawaan dari truk tersebut berserakan ke badan jalan. Belum ada korban jiwa dilaporkan sampai saat ini yang diakibatkan kecelakaan tersebut.

Lama Menganggur, Sarjana TI Berkomplot Cetak dan Edarkan Uang Palsu

Rabu, 24 Juni 2015 09:05 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Reserse Kriminal Polresta Bekasi Kota menangkap dua pelaku pencetak dan penjual uang palsu pecahan Rp100 ribu. Kedua pelaku yakni Hengky, 42 tahun, dan Herman, 37 tahun, diketahui sebagai sarjana Teknologi Informasi (TI) yang telah lama menganggur.

Kepala Unit Keamanan Negara (Kamneg) Satuan Reserse Kriminal Polresta Bekasi Kota, AKP Bambang mengatakan kedua pelaku, pencetak dan penjual uang palsu tersebut biasanya memroduksi bila ada pesanan melalui iklan di media internet.

Menurut AKP Bambang, para pelaku dengan pembeli tidak saling kenal, karena pemesanan melalui iklan di internet.

Lebih detil Bambang menjelaskan, dalam operasinya pelaku menscan uang asli pecahan Rp 100.000 menggunakan alat scan merk Canon type 110. Setelah selesai di-scan lalu diubah atau diedit melalui perangkat lunak (soft ware) photoshop menggunakan sebuah komputer rakitan.

Setelah di print di mesin print merk Canon warna type IP 2770 kemudian dipotong-potong dengan menggunakan pisau cutter sesuai ukuran pecahan uang seratus ribu.

AKP Bambang mengatakan, mereka nekat melakukan hal ini karena desakan ekonomi. Mereka yang merupakan sarjana Teknologi Informasi (TI) ini telah menganggur sejak lama karena habis kontrak. Karena bingung tak memiliki pekerjaan, mereka lalu bekerjasama mencetak dan mengedarkan uang palsu.

"Mereka itu lulusan Ilmu Komputer dari kampus swasta," ungkapnya.

Akibat perbuatannya, mereka dijerat Pasal 34 ayat 1, Pasal 24 ayat 1 dan 2 UU RI No 7 Tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Perampok Bersenpi Satroni Alfamart dan Indomaret di Bekasi

Rabu, 24 Juni 2015 08:42 WIB
PUSKOMINFO - Kawanan perampok spesialis mini market kembali melakukan aksinya di Kota Bekasi. Kali ini yang jadi sasaran adalah dua mini market di wilayah Jakasetia dan Jatiasih. Peristiwa tersebut pun dalam waktu yang bersamaan, hanya berselang waktu 1 jam pada Selasa (23/6/2015) malam.

Kedua minimarket yang menjadi sasaran perampok yakni Alfamart di Perumahan Jakasetia, Jalan Raya Nakula RT 05/07, Kelurahan Jatisetia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, sekira pukul 23:15 WIB

Komplotan perampok bersenjata api ini juga menjalankan aksinya di mini market Indomaret di Jalan Kemang Sari RT 03/07, Jatibening Baru, Jatiasih, Kota Bekasi, sekira pukul 22:15 WIB.

Para pelaku yang diduga dari kelompok yang sama berhasil membawa uang senilai Rp 14 juta dari Alfamat Jatisetia dan sebesar Rp 7 .juta dari Indomaret Jatiasih.

Petugas dari Polsek Bekasi Selatan melakukan olah TKP di mini market Alfamart Jatisetia.

Kanit Reskrim Polsek Bekasi Selatan, Iptu Dimas mengatakan, kerugian Alfamart akibat peristiwa perampokan tersebut sekitar Rp14 juta. "Kerugian yang ada di brangkas sekitar Rp 9 juta dan di kasir ada Rp 5 juta. Total semua ada Rp14 juta,"katanya kepada wartawan, Rabu (24/6/2015).

Tim Identifikasi Polresta Bekasi Kota sudah melakukan olah TKP di dua minimarket tersebut guna penyelidikan lebih lanjut.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 24 Juni 2015

Rabu, 24 Juni 2015 08:30 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi SIM & STNK keliling wilayah DKI Jakarta, Rabu 24 Juni 2015 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Halaman Parkir Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

23 Juni 2015

Polresta Depok Amankan Satu Truk Tahu Berformalin

Satu Truk Tahu Berformalin Diamankan Polisi
Selasa, 23 Juni 2015 14:27 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Narkoba Polresta Depok berhasil mengamankan seorang pemilik pabrik tahu berformalin. AR, 49 tahun, diamankan karena kedapatan sedang membawa satu truk tahu berformalin ketika hendak dikirim ke Pasar Cisalak, Depok.

Petugas yang curiga langsung melakukan tes menggunakan test kit. "Hasilnya positif mengandung formalin," ujar Kapolresta Depok AKBP Dwiyono kepada wartawan, Selasa (23/6/2015).

Dalam satu truk itu terdapat 7.940 tahu yang siap dijual. Setiap hari AR mengaku memproduksi tiga kuintal tahu dengan omzet jutaan rupiah. "Omzetnya Rp3,6 juta per hari," ungkap Kapolres.

Pelaku sudah memproduksi tahu berformalin sejak tahun 2010. Hal itu dilakukan agar tahu yang diproduksinya menjadi lebih tahan lama.

Pelaku merendam tahu menggunakan air formalin selama delapan jam. "Tujuannya agar tahunya awet," katanya.

Polsek Metro Tanah Abang Ringkus Sopir dan Kernet Truk Pembawa Kabur Ratusan Karung Pakaian dan Sepatu

Selasa, 23 Juni 2015 12:25 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Reserse Kriminal Polsek Metro Tanah Abang meringkus sopir truk ekspedisi AD, 35 tahun dan kernetnya RI, 30 tahun, yang telah membawa kabur truk bermuatan pakaian dan sepatu seharga Rp80 juta pada 9 Juni 2015 lalu.

"Ada ratusan karung pakaian jadi dan ratusan sepatu yang dikirim Selasa 9 Juni 2015 lalu. Oleh pemilik melalui pengiriman ekspedisi, namun barang sudah seminggu dikirim pakai angkutan truk bernomer polisi BH 8283 AD, tidak sampai. Biasanya barang tiga sampai empat hari sudah tiba," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang, Kompol Ardiansyah di Jakarta, Selasa (23/6/2015).

Karena barangnya tak kunjung sampai, lanjut Kompol Ardiansyah, korban lalu melapor ke Polsek Metro Tanah Abang. Petugas segera mendatangi asal pengirim barang di kawasan Tanah Abang.

Kepada pengelola ekspedisi, Kompol Ardiansyah meminta data serta foto sopir dan kernet truk yang membawa ratusan kain dan sepatu senilai Rp80 juta itu. Begitu data dan nomor kontak pelaku sudah dikantongi, petugas pun menyamar dengan berpura-pura membutuhkan mobil untuk mengantar barang ke daerah.

Sementara itu, Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Hary Sulistiadi mengatakan, petugas tidak terlalu sulit mengamankan pelaku karena telah mengantongi alamat serta data pelaku.

"Melihat pelaku pas dengan foto yang dibawa petugas, polisi lalu dengan gerak cepat segera menangkap pelaku," ujarnya.

Dari penangkapan itu, petugas baru mengamankan RI, selaku kernet. Dari pengakuan RI, petugas kemudian membekuk sang sopir di wilayah Serang, Banten.

Kini kedua pria yang membawa kabur ratusan karung sepatu dan pakaian itu masih menjalani pemeriksaan di Unit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang.


Polda Metro Jaya Tangkap 2 WN Nigeria dan 4 WNI Pengedar Sabu Jaringan Guangzhou - Jakarta


Selasa, 23 Juni 2015 12:08 WIB
PUSKOMINFO - Aparat gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri menangkap pengedar sabu jaringan Guangzhou-Jakarta. Dua warga Nigeria memanfaatkan empat warga Indonesia menjadi kurir.

“Ini merupakan operasi gabungan yang disupervisi Kabareskrim dan aparat Polda Metro Jaya sebagai pelaksana. Ini perlindungan negara kepada masyarakat. Pengungkapan ini menunjukkan tren narkoba masih beredar di Indonesia,” kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Tito Karnavian di Mapolda Metro Jaya, Selasa (23/6/2015).

Kapolda mengungkapkan, untuk mengungkap jaringan ini pihaknya membutuhkan waktu selama sebulan dengan cara surveilance dan undercover. Dua bandar yang ditangkap adalah warga Nigeria inisial OK alias JK, 30 tahun, dan MR DB, 22 tahun. Kemudian warga Indonesia inisial  DEB alias STY, 21 tahun, KYT, 48 tahun, LY alias EV, 33 tahun dan TYS, 40 tahun. “Mereka berperan sebagai kurir," ungkap Kapolda.

Penyidik mengamankan 70,3 kilogram sabu dari jaringan tersebut. Bila dikonversi ke rupiah nilainya Rp112 miliar.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Eko Daniyanto mengatakan pengungkapan jaringan tersebut bermula dari penangkapan DEB alias STY di rumah kos di Jalan Tebet Barat 1 Nomor 5 pada 16 Juni, lalu. Di tempat tersebut, petugas menemukan 27,245 kilogram sabu di dalam alat refleksi.

Dari penangkapan itu, dilakukan pengembangan yang akhirnya petugas menangkap empat pelaku lainnya termasuk dua warga Nigeria di berbagai tempat di wilayah Jabodetabek.

"Dari hasil pemeriksaan para tersangka diketahui seluruh kegiatan dikendalikan oleh EK alias KS (warga Nigeria) yang masih dalam pengejaran. Sedangkan pemilik barang adalah D.J, warga Nigeria yang tinggal di Malaysia (DPO)," terang Kombes Eko.

Para pelaku melanggar Pasal 114 ayat (2) sub Pasal 112 ayat (2) Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal lima tahun maksimal hukuman mati.

Ini Identitas Korban Tabrakan Bus TransJakarta di Koja

Kecepatan Motor Toni Normal, Saat Diseruduk Transjakarta
Pengendara motor Suzuki Skywave merah B 6676 WAW, Toni Saptoni, 49 tahun, tewas diseruduk Bus Transjakarta B 7721 IS jurusan Tanjung Priok - PGC Cililitan, di Jalan Yos Sudarso, Koja, Jakarta Utara, Selasa (23/6/2015), pagi.
 
Selasa, 23 Juni 2015 11:44 WIB
PUSKOMINFO - Berdasar informasi dari Polres Metro Jakarta Utara, identitas pengendara sepeda motor yang tewas akibat tertabrak bus TransJakarta di Jalan Yos Sudarso, Koja, Jakarta Utara, Selasa (23/6/2015), pagi tadi bernama Toni Saptoni, 49 tahun, warga Jalan Bulak Wangi RT 08/03, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan.
 
Saat ini korban tewas berada di RSCM, Salemba, Jakarta Pusat untuk dilakukan autopsi.
 
Menurut salah satu anggota satuan lalu lintas (lalin) Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Turyono, diketahui korban yang mengendarai Suzuki Skywave merah Nopol B-6676-WAW melaju dalam kecepatan normal memasuki jalur Busway.

"Korban memacu sepeda motornya dari arah pertigaan Plumpang menuju perempatan Mal Of Indonesia (MOI) berkecepatan normal. Hanya saja, mungkin karena situasinya macet, dia mau lewat jalur busway. Korban naik separator, lalu terpeleset. Mungkin karena separatornya ketinggian," ucapnya.

Lanjut Turyono, korban yang tak sadar ada bus Trasnjakarta B-7721-IS tengah melintas dibelakangnya, langsung diseruduk hingga korban sempat terpental.

"Kepala korban pecah dan tewas di lokasi kejadian. Korban langsung kami tangani," ucapnya.

Sementara itu, petugas juga mengamankan bus dan sopir transjakarta Andi Sumardi, 33 tahun, untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kasus kecelakaan nahas ini pun ditangani langsung oleh anggota Polantas Unit Laka Wilayah Jakarta Utara, dengan membawa sepeda motor korban, bus dan pengemudi, serta saksi mata.

Kembali Bus Transjakarta Tabrak Pengendara Sepeda Motor


Bus TransJakarta B 7721 IS tabrak sepeda motor di Plumpang, Jakarta Utara, Selasa pagi (foto ini diambil dari twitter TMC Polda Metro)
Bus TransJakarta B 7721 IS tabrak sepeda motor di Plumpang, Koja, Jakarta Utara, Selasa (23/6/2015) pagi 

Selasa, 23 Juni 2015 11:31 WIB
PUSKOMINFO - Bus Transjakarta kembali mengalami kecelakaan. Jika kemarin di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (23/6/2015) pagi tadi terjadi di Plumpang, Koja, Jakarta Utara. Informasi yang diperoleh, akibat kecelakaan tersebut seorang pengendara sepeda motor tewas.

Menurut keterangan saksi-saksi di lokasi, Bus Transjakarta Nopol B-7721-IS itu meluncur dari arah Tanjung Priok menuju Cawang di Jalan Yos Sudarso. Di depan Dipo Pertamina Plumpang, tiba-tiba ada pengendara sepeda motor nyelonong masuk ke jalur busway dan akhirnya tertabrak Bus Transjakarta, sekira pukul 06:00 WIB.

Korban berjenis kelamin pria itu terpental dan tewas. Oleh Polantas Polres Metro Jakarta Utara, korban dilarikan ke rumah sakit. Sepeda motor korban dengan nomor polisi B. 6676 WAW tampak ringsek.

Saat ini, Polisi sudah mengamankan sopir dan masih dimintai keterangannya  Sempat terjadi kemacetan arus lalulintas. Namun sudah bisa diatasi oleh petugas.

Cegah Kejahatan, Polres Jakarta Barat Bentuk Satgas Ramadhan

Selasa, 23 Juni 2015 08:55 WIB
PUSKOMINFO - Dalam mengantisipasi tindak kriminalitas dan kekerasan selama Ramadhan, Polres Metro Jakarta Barat membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ramadan yang beranggotakan Polri, TNI, Satpol PP dan ormas. Satgas yang beranggotakan 200 personel ini, tidak hanya bertugas menindak, tetapi juga  harus mampu menganalisis segala bentuk kejahatan agar tidak terjadi.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Rudy Heryanto Adi Nugroho mengatakan, Satgas Ramadan yang terdiri dari angota tiga pilar ini mempunyai tugas untuk mencegah tawuran, berandalan motor, balap liar, dan premanisme.

Selain itu, tempat hiburan juga menjadi bagian dari tugas satgas yang resmi bertugas hingga Idul Fitri ini. "Di sini tugas Satgas memiliki peran cukup sentral, bagaimana kejahatan jalan tidak terjadi," ujar Kapolres di Mapolres Metro Jakarta Barat, Senin 22 Juni 2015 kemarin.

Khusus untuk pencegahan tawuran yang kerap terjadi di wilayah Jakarta Barat, lanjut Kapolres, patroli rutin dengan diskusi masyarakat gencar dilakukan oleh satgas ini. Selain itu, Kapolres mengatakan pihaknya telah melakukan larangan obrog (bangun sahur) antarwilayah.

"Larangan demikian kami lakukan bukan bermaksud melarang untuk obrog. Boleh saja orang bangunkan sahur, tapi tahu etika dan waktu, jangan sampai bangunkan sahur jam 12 malam," jelasnya.

Menurut Kapolres, berdasarkan analisis yang dilakukannya, tawuran sendiri muncul karena adanya gesekan antarlingkungan yang disebabkan karena membangunkan sahur.

Hingga pembentukan satgas kemarin, Kapolres mengatakan sudah ada 11 kasus dengan 13 tersangka yang diamankan pihaknya dari berbagai polsek dengan kejahatan jalanan yang ada.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat menerangkan, 13 pelaku yang diamankan masing melakukan tindak kejahatan seperti curat, curas, dan curanmor. Dari tindakan itu, polisi juga mengamankan berbagai barang bukti seperti handphone, uang tunai, emas, hingga mikrolet yang diduga hasil kejahat.

"Kami menjerat pelaku dengan berbagai macam pasal seperti Pasal 362, 363, dan 365 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara," ungkap Kasat Reskrim.

Kapolda Minta Seluruh Polres Tiru Polres Metro Jakarta Pusat dalam Antisipasi Tawuran

Buka Puasa Bersama Warga Johar Baru, Kapolda Puji Upaya Jaga Perdamaian
Selasa, 23 Juni 2015 08:40 WIB
PUSKOMINFO - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Tito Karnavian menjadikan Polres Metro Jakarta Pusat sebagai contoh bagi Polres lain dalam hal menangani permasalahan tawuran. Polres Metro Jakarta Pusat dinilai berhasil mengantisipasi tawuran di wilayah tersebut.

Kapolda mengimbau seluruh Polres di wilayah hukum Polda Metro Jaya agar bisa mengikuti cara Polres Metro Jakarta Pusat dalam antisipasi tawuran. Menurut Kapolda, cara Polres Metro Jakarta Pusat mencari akar masalah dan menyelesaikan masalah tersebut.

Hal ini merupakan hal kecil yang dilakukan berulang menjadi hal yang besar. Dan hal ini yang harus dilakukan anggota Polri sebagai bentuk Pengabdian kepada masyarakat. "Apa yang kita raih tidak ada apa-apanya kecuali pengabdian kepada masyarakat membuahkan hasil," ujar Kapolda kepada wartawan, Senin 22 Juni kemarin.

Kapolda mengatakan, jika terjadi tawuran maka semua akan dirugikan baik petugas kepolisian dan masyarakat. Untuk itu sebisa mungkin petugas Polri harus bisa mencegah sebelum tawuran terjadi sudah harus bisa mengidentifikasi.

Dua Perampok Bermodus Layanan Seks Sejenis Dibekuk Polsek Metro Jatinegara


Tersangka perampok diperiksa Polsek Jatinegara.
Tersangka perampok modus layanan seks sejenis diperiksa Polsek Jatinegara.

Selasa, 23 Juni 2015 08:24 WIB
PUSKOMINFO - Dua perampok dengan modus operandi memberikan layanan nafsu seks yang suka dengan sejenis, dibekuk Polsek Metro Jatinegara. Pelaku usai melanyani hubungan seks menyimpang, kemudian merampok harta benda milik lelaki teman kencanya. Bahkan keduanya tega melumpuhkan korban dengan menjerat leher pakai rantai.


Dalam aksinya, kedua tersangka sangat sadis. Mereka melucuti harta benda korban setelah dilumpuhkan dengan menjeratnya menggunakan rantai, ketika tengah asyik berhubungan seks dengan cara oral di kawasan Taman Viaduk, Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur.

Tersangka  Dio, 27 tahun, dan Darma, 21 tahun, membuat  korban Mathius, 42 tahun, tak berdaya. Uang Rp400 ribu, handphone dan sepeda motor miliknya dibawa kabur.

Darma,  mengaku, dia sudah dua kali melakukan aksi serupa. Ia bertugas melayani nafsu lelaki menyimpang dan rekannya yang melakukan eksekusi. “Awalnya saya juga yang memancing mencari mangsa yang diminta untuk melayani nafsu bejatnya,” tutur Darma.

Usai mendapatkan mangsa, berbagai lobi  dilakukan pria 21 tahun ini. Ia  bersedia melayani nafsu pelanggannya dengan melakukan seks oral.

Ketika tengah merasakan nikmatnya dioral, disitulah peran Dio mulai berjalan. Dengan menggunakan rantai besi yang sudah disiapkan, pria dengan gaya perlente ini menjerat leher korban hingga tidak berdaya. “Kalau dia berontak, saya yang bertugas memukulnya hingga korban tak berdaya,” ungkap Darma.

Melihat korbannya tak berdaya, kedua pelaku langsung melucuti korban. Uang, handphone, jam tangan hingga sepeda motor milik korban dibawa kabur. “Kalau motornya saya jual Rp800 ribu. Semua uangnya saya bagi rata dengan Dio,” tuturnya.

Dari kejadian itu, Mathius  melaporkan ke Polsek Jatinegara,  Senin 27 April lalu. Perlu perjuangan panjang untuk dapat meringkus kedua pelaku. Pasalnya, beberapa polisi harus  menyamar jadi pelanggan.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Umar Faroq mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi kepada anggota dari Polsek Metro Jatinegara. “Ini modus baru, makanya kami memberi apresiasi atas pengungkapan ini,” ujarnya.

“Sejauh ini, baru dua korban yakni M dan MA yang melapor telah dirampok dan dianiaya kedua pelaku. Mudah-mudahan ini yang terakhir,” ungkap Kapolres.

Atas perbuatannya, keduanya dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukumannya  9 tahun penjara.