31 Agustus 2015

Polres Metro Jakarta Pusat Ciduk Dua Pemeras Sepasang Kekasih di Monas, Satu Pelaku Pecatan Paspampres

Senin, 31 Agustus 2015 15:43 WIB
PUSKOMINFO - Dua orang pria diciduk aparat Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat karena melakukan pemerasan terhadap pasangan muda-mudi yang berpacaran di Parkir IRTI, Monas, Jakarta Pusat. Satu dari dua pelaku pemerasan adalah pecatan Paspampres.

"Mereka modusnya mengaku sebagai anggota Satpol PP, tetapi bukan anggota Satpol PP, cuma mengaku-aku saja buat menakut-nakuti korban. Salah satu pelaku merupakan pecatan Paspampres," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Siswo Yuwono, Senin (31/8/2015).

Kedua pelaku yang ditangkap adalah Mamad Fadilah alias Dilah, 35 tahun, dan Abdul Rauf alias Daeng, 37 tahun, yang merupakan pecatan Paspampres. Keduanya ditangkap selang beberapa jam usai memeras pasangan di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Sabtu (28/8/2015) malam sekira pukul 20:00 WIB.

Pada malam itu, tersangka Rauf melihat korban,seorang pelajar, yang duduk berduaan bersama perempuan di taman Monas. Tersangka Mamad kemudian mendatangi pasangan tersebut dan 'menggerebeknya'.

"Tersangka M lalu berkata pada korban "kamu sudah tertangkap basah mesum, dari tadi komandan saya ngeliatin" dan korban menjawab "nggak pak saya cuma ngobrol"," katanya.

Tersangka Mamad kemudian meminta identitas kepada korban, lalu korban memberikan kartu pelajar. Mamad lalu membawa korban ke dekat mobil Satpol PP di lokasi, dengan alasan untuk bertemu 'komandannya' yaitu tersangka Rauf.

Setelah bertemu tersangka Rauf, tas korban kemudian digeledah. Korban kemudian diajak 'berdamai' agar tidak dibawa ke panti sosial.

"Karena korban hanya punya uang Rp 200 ribu, lalu diberikan kepada tersangka, dan pasangan korban menambahnya dengan handphone samsung Galaxy Young," imbuhnya.

Setelah kejadian itu, korban kemudian melapor ke Polres Metro Jakarta Pusat. Kedua pelaku,ditangkap tidak lama setelah korban melapor.

"Kedua tersangka sebelumnya pernah melakukan tindak pidana pemerasan dengan melakukan orasi-orasi di dalam bus dan sekitar Taman Monas," tuturnya.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan.

Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Ungkap Peredaran Kosmetik Palsu, Masyarakat Diminta Waspada


Kosmetik Palsu Beredar, Masyarakat Diminta Waspada
Senin, 31 Agustus 2015 14:57 WIB  
PUSKOMINFO - Aparat Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus peredaran kosmetik palsu di wilayah DKI jakarta dan sekitarnya. Warga masyarakat diimbau berhati-hati dengan peredaran kosmetik palsu bermerk terkenal, seperti Garnier dan Citra.

Pengungkapan kasus produksi kosmetik ilegal tersebut berawal dari penggeledahan yang dilakukan aparat Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya di tempat usaha milik RE, 43 tahun, di Ruko Pallais de Europe 26, Lippo Karawaci, Tangerang.pada Rabu (26/8/2015). Dia menjalankan usaha ilegal selama enam tahun meraup keuntungan sekitar Rp 200 juta per tahun. Di tempat tersebut diamankan ratusan kosmetik palsu dalam bentuk sabun batang dan cream.

Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Agung Marlianto, mengatakan pelaku mendapatkan bahan baku untuk membuat kosmetik palsu di Pasar Asemka, Jakarta Barat.

Di tempat tersebut, dia mendapatkan bahan baku, seperti hydroquinone, pewarna makanan merek kura-kura, botol pewangi, dan gingseng merek charabot.

"Dia memproduksi, mengelola, dan mendistribusikan. Dia membeli bahan baku di Pasar Asemka. Bahan diramu. Dia mengemas dalam bentuk beda," ujar AKBP Agung ditemui di Mapolda Metro Jaya, Senin (31/8/2015).

Hasil produksi sediaan farmasi tanpa izin edar tersebut dipasarkan antara lain ke Pasar Asemka, Pasar Raung, dan toko Intan Serang Banten. Dia menjual satu produk seharga Rp 10 ribu sampai Rp 12 ribu ke pasar.

"Dia membuat kemasan, lalu, diedarkan. Dia mempekerjakan beberapa karyawan," tuturnya.

Atas perbuatan tersebut, pelaku diancam Pasal 197 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Dia diancam pidana penjara 15 tahun dan denda Rp 1,5 miliar.

Kapolda Metro Jaya Himbau Unjuk Rasa Buruh 1 September Besok Dilakukan di Monas

Senin, 31 Agustus 2015 12;25 WIB
PUSKOMINFO - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Tito Karnavian, mengimbau para buruh agar damai selama menggelar unjuk rasa, Selasa (1/9/2015) besokdan dipusatkan di lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Menurut Kapolda, penyampaian tuntutan secara terpusat di lapangan Monas dilakukan supaya tidak menggangu aktivitas masyarakat DKI Jakarta. Sebab, aksi buruh itu dilakukan tidak pada saat hari libur sehingga dikhawtirkan menggangu ketertiban.

“Aparat menghendaki tidak menghalangi kegiatan unjuk rasa. Kami menyarankan aksi dilaksanakan di Monas. Jakarta ada masalah kemacetan. Kalau ada penutupan ruas jalan akan berdampak ke seluruh Jakarta,” ujar Kapolda, Senin (31/8/2015).

Para buruh dipersilakan menyampaikan tuntutan dengan cara turun ke jalan, namun dia berpesan supaya penyampaian tuntutan tersebut dilakukan tanpa menggangu ketertiban masyarakat.

“Kami mengharapkan rekan-rekan dapat mengatur kegiatan dengan tertib tanpa menggangu masyarakat lainnya,” sambungnya.

Sebanyak 8.000 aparat kepolisian diterjunkan sebagai upaya mengantisipasi aksi elemen buruh. Aparat kepolisian melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di tempat buruhberaksi.

Polda Metro Jaya mengimbau warga DKI Jakarta supaya menghindari Bundaran Hotel Indonesia di ruas Jalan MH Thamrin dan kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Tak Bisa Bayar Utang, Seorang Ibu di Jatiasih Tewas Dianiaya Rentenir

Senin, 31 Agustus 2015 12:12 WIB
PUSKOMINFO - Nesih Fufilawati, seorang ibu yang tinggal di Jatiasih, Kota Bekasi, meninggal dunia, Senin (31/8/2015) dini hari tadi akibat penganiayaan.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polresta Bekasi Kota, AKP Siswo mengatakan, Nesih dianiaya oleh Alex Marbun yang merupakan seorang rentenir. "Jadi yang menganiaya korban adalah renternir. Karena korban enggak bisa bayar utang, langsung dihajar," ujar AKP Siswo ketika dihubungi wartawan, Senin (31/8/2015).

AKP Siswo mengatakan, penganiayaan yang dilakukan Alex terjadi pada Selasa (25/8/2015) lalu sekira pukul 11:00 WIB. Saat itu, Alex datang ke rumah Nesih bermaksud menagih utang. Akan tetapi, Nesih belum bisa membayar pada saat itu.

Tak mau kompromi, Alex langsung memukuli Nesih di bagian kepala belakang, leher, dan juga telinga.
Setelah menganiaya, Alex pergi dari rumah Nesih.
Akibat dipukuli, Nesih dibawa ke Rumah Sakit Sukanto Kramat Jati dan dirawat beberapa hari di sana.
Akan tetapi, kondisi Nesih tak kunjung membaik. Dia meninggal Senin (31/8/2015) dini hari tadi akibat sakit tersebut.
Saat ini, polisi masih memburu Alex yang telah melakukan penganiayaan terhadap Nesih. "Sekarang baru dalam pengejaran dan pelaku belum ketangkap," ujar AKP Siswo.

Kuli Bangunan Tewas di Gereja Diduga Korban Perampokan

Senin, 31 Agustus 2015 10:59 WIB
PUSKOMINFO - Seorang Kuli Bangunan yang sedang merenovasi gereja, ditemukan tewas di dalam Gereja Advant Gandaria, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (31/8/2015) pagi sekira pukul 03:00 WIB. Korban bernama Asep, 25 tahun, tewas  diduga sebagai korban perampokan.

Jasad warga asal Cianjur, Jawa Barat, itu ditemukan dalam kondisi terlentang dan terdapat luka tusukan di bagian tubuhnya.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Wahyu Hadiningrat, menuturkan pihaknya mendapatkan informasi adanya penemuan mayat di gereja sekira pukul 03:00 WIB.

“Kami mendapatkan informasi adanya penemuan mayat, untuk cek lokasi. di TKP ada bercak darah di lantai, dari hasil Olah TKP dugaan sementara korban mengalami Curas (Pencurian dengan Kekerasan),” kata Kapolres di lokasi.

Dari keterangan saksi korban merupakan kuli bangunan yang sedang merenovasi gereja. “Ada satu orang penjaga dan korban yang perbaiki gereja. Kami masih selidiki dan periksa saksi-saksi,” ujar Kapolres.

Usai dilakukan identifikasi, jenazah korban kemudian dikirim ke RS Jenazah Fatmawati untuk diotopsi. Kasus tersebut kini ditangani Polsek Metro Kebayoran Lama.

Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin, 31 Agustus 2015

Senin, 31 Agustus 2015 08:24 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM dan STNK Keliling di lima wilayah DKI Jakarta, Senin, 31 Agustus 2015, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : -
STNK :-

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK :TMP Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 12:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

Truk Terbalik di depan Terminal Pinang Ranti Jakarta Timur arah Asrama Haji Lalin Padat

Senin, 31 Agustus 2015 08:02 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah truk terbalik di depan Terminal Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur, Senin (31/8/2015) pagi sekira pukul 06:30 WIB. Akibatnya arus lalu lintas mengarah Asrama Haji mengalami kemacetan.

Informasi yang dihimpun dari TMC Polda Metro Jaya, akibat dari peristiwa tersebut arus lalu lintas di Jalan Raya Pondok Gede arah asrama haji mengalami kemacetan.

Saat ini petugas masih melakukan upaya evakuasi kendaraan truk tersebut.

Selain itu, sekira pukul 04:59 WIB sebuah minibus hangus terbakar di Jalan Transyogi, Cibubur, Bekasi. Belum diketahui adanya korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi di depan Plaza Cibubur tersebut.

Kebakaran Rumah di Bukit Duri, Pasutri Lansia Tewas

Intan fauzi - 31 Agustus 2015 05:38 wib
ilustrasi
Embedded image permalink 
Senin, 31 Agustus 2015 07:41 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran terjadi di sebuah rumah di kawasan Bukit Duri, tepat di belakang pasar Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (31/8/2015) dinihari tadi sekira pukul 01:45 WIB.

Akibat kebakaran tersebut, sepasang suami istri lanjut usia Kristono, 71 tahun, dan Yuliani, 59 tahun, tewas akibat terjebak kepulan asap, jenazah korban kini sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat.

"Ada dua yang meninggal, korban sudah dibawa ke rumah sakit," kata Kapolsek Metro Tebet, Kompol I Ketut Sudarma, Senin (31/8/2015).

Kapolsek mengatakan korban meninggal dunia disebabkan karena menghirup gas. “Diduga korban tewas karena hirup gas,” kata Kapolsek.

Menurut Kapolsek, kebakaran diduga akibat ledakan kompor gas yang berasal dari rumah tersebut. Api berhasil dipadamkan dengan menerjunkan 17 unit mobil pemadam kebakaran. Namun, pemilik tidak bisa ditolong. “Korban sempat mendapatkan pertolongan di Rumah Sakit Agung Manggarai. Akan tetapi, nyawa keduanya tidak bisa diselamatkan,” ucap Kapolsek.

Perusahaan Leasing Sepeda Motor di Cikokol Dibobol Maling, Pelaku Gasak BPKB

Senin, 31 Agustus 2015 07:26 WIB
PUSKOMINFO - Kantor perusahaan leasing kendaraan bermotor PT Finansia Multi Finance (Kreditplus) di kawasan Transmart, Cikokol, Kota Tangerang, dibobol maling. Sejumlah BPKB sepeda motor digasak para pelaku.

Kanit Reskrim Polsek Tangerang, Iptu Yunaedi mengatakan, pelaku sempat merusak brankas di dalam kantor namun upayanya gagal. Akhirnya pelaku hanya mencuri barang-barang seperti BPKB sepeda motor, ponsel, video kamera, dan sejumlah uang.

Menurut Iptu Yunaedi, pelaku beraksi pada Sabtu 29 Agustus 2015 malam dengan cara membobol atap plafon kantor. Pelaku sempat mencoba membongkar brankas, tapi tidak berhasil.

“Ada kerusakan pada brankas, tapi belum terbuka. Pelaku gagal membukanya,” kata Iptu Yuanedi. Pembobolan di kantor leasing ini baru diketahui oleh pegawai kantor pada Minggu (30/8/2015), sekira pukul 08.30 WIB.

“Kerugian masih diinventarisir. Kita juga belum tahu isi brankasnya, karena menunggu kunci untuk membuka brankasnya,” ungkap Iptu Yunaedi.

1 September Isneg dan Bundaran HI Ada Demo Buruh, Ini Rencana Pengalihan Arus Lalin


 
Senin, 31 Agustus 2015 07:08 WIB
PUSKOMINFOSehubungan dengan akan dilaksanakan kegiatan penyampaian pendapat/unjuk rasa oleh elemen Serikat Pekerja dari Jakarta, Tangerang, Bekasi dan Depok pada hari Selasa tanggal 1 September 2015 pukul 09:00 WIB di Kawasan Bunderan HI dan Istana Negara, disampaikan info dan himbauan kepada Masyarakat Pengguna Jalan di wilayah DKI Jakarta. Jika terjadi peningkatan konsentrasi massa dan peningkatan eskalasi, maka akan dilaksanakan pengalihan arus lalu lintas sebagai berikut:

1. Bunderan HI

A. Dari Semanggi/Jl. Sudirman arah ke Bunderan HI di alihkan ke Jl. Teluk Betung-Jl. Kebon Kacang/Dukuh Atas lalu Jl. Sultan Agung dan seterusnya.
B. Dari Jl. Diponegoro arah ke Jl. Imam Bonjol di alihkan ke Jl. Rasuna Said.
C. Dari Jl. Hayam Wuruk arah ke Harmoni dibelokan ke kiri Jl. Juanda - Pasar Baru - Lapangan Banteng dan seterusnya.
D. Dari Tanah Abang arah ke Jl. Budi Kemuliaan diluruskan ke Jl. Merdeka Selatan - Tugu Tani dan seterusnya.
E. Dari Jl. Merdeka Selatan arah ke Tanah Abang dialihkan ke kanan Harmoni dan seterusnya.
F. Dari Jl. Kebon Sirih diluruskan ke Jl. Kebon Kacang - Tanah Abang dan seterusnya.
G. Dari Tanah Abang arah ke Kebon Sirih diluruskan ke arah Tugu Tani dan seterusnya.

2. Istana Negara (Jl. Medan Merdeka Utara)

A. Arah Thamrin belok kiri ke Patung Kuda masuk ke Jl. Budi kemuliaan arah ke Jl. Majapahit - Harmoni dan seterusnya  
B. Dari Tugu Tani belok kanan arah ke Masjid Istiqlal - Pasar Baru dan seterusnya.
C. Dari Jl. Juanda di alihkan ke Jl. Pasar Baru - Lapangan Banteng - Jl. Gunung Sahari dan seterusnya.
D. Dari Jl. Merdeka Selatan diluruskan ke Jl. Budi Kemuliaan.

Bagi pengguna jalan yang tidak berkepentingan pada area tersebut agar menghindari jalan tersebut di atas, sehingga tidak terjebak kepadatan lalu lintas. Patuhi petunjuk Petugas Polri yang ada di lapangan demi terciptanya Kamseltibcar lalu lintas kita bersama.
Terimakasih atas kerjasamanya. (TMC Polda Metro Jaya)

28 Agustus 2015

Resmob Polda Metro Jaya Tembak Dua Perampok Sadis di Jagakarsa

Jumat, 28 Agustus 2015 13:06 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya mencokok dua pelaku pencurian dan kekerasan (curas) di wilayah Kebagusan, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kedua pelaku berinisial DN dan SN ditangkap di sebuah rumah kost di Jl. Kebon Anggrek Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2015).

Pelaksana Harian Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Eko Hadi mengatakan, saat ditangkap kedua tersangka melawan sehingga diberikan tembakan. Tersangka DN meninggal dunia, sementara tersangka SN ditangkap hidup-hidup dengan dihadiahi timah panas.

"Mereka adalah pelaku curas di Jagakarsa yang menembak korbannya," kata AKBP Eko Hadi, Jumat (28/8/2015).

AKBP Eko Hadi mengatakan, keduanya merupakan buronan kasus pencurian sepeda motor di Jagakarsa, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Kemudian baru saja kembali melakukan pencurian di Jagakarsa pada Senin 10 Agustus 2015 lalu terhadap korban Abdul Azis.

"Pelaku tengah mencongkel sepeda motor korban. Lalu korban yang melihat sepeda motornya hendak dibawa kabur kemudian meneriaki pelaku 'maling'. Lalu pelaku melakukan penembakan kepada korban," tutur AKBP Eko Hadi.

Dari catatan kepolisian, kata AKBP Eko Hadi, kedua tersangka merupakan anggota kelompok curat-curas dan penganiayaan berat asal Lampung Timur pimpinan AS alias Lemos serta Juwandi, yang sebelumnya ditembak mati polisi di depan Mall Graha Cijantung pada 19 April lalu.

.

Sebulan, Polres Metro Jakarta Barat Ungkap 13 Kasus 3C

Polres Metro Jakarta Barat Perang Terhadap Kejahatan Jalanan 
Jumat, 28 Agustus 2015 09:14 WIB
PUSKOMINFO - Polres Metro Jakarta Barat beserta Polsek Jajaran mengungkap 12 kasus kejahatan 3C (Curat, Curas, Curanmor) selama kurun waktu Juli sampai Agustus 2015.

Sebanyak 18 tersangka diamankan beserta barang bukti kejahatannya seperti empat unit sepeda motor, sebilah pisau, 20 liter bahan bakar minyak (BBM) jenis premium, tujuh buah telepon genggam dan uang tunai senilai Rp 550.000.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ruddy Heriyanto, mengatakan pengungkapan kasus 3C tersebut merupakan upaya aparat kepolisian menciptakan keamanan di wilayah Jakarta Barat.

"Kami menyatakan perang terhadap street crime. Jangan main-main. Segala bentuk street crime ditindak tegas sesuai prosedur berlaku," tutur Kombes Pol Ruddy Heriyanto dalam jumpa pers di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (27/8/2015).

Kapolres menilai kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang dilakukan pasangan suami-istri, IST, 30 tahun dan MAJ, 41 tahun, di Kembangan, Jakarta Barat, pada Sabtu (1/8/2015), merupakan kasus yang paling mencolok.

Hal ini karena pasutri itu sempat membuat korban AHM, 40 tahun, menderita luka di kepala sehingga menerima sebanyak 20 jahitan. Sebelum, ditangkap pelaku menjadi buruan polisi.

Sebagai upaya mencegah kejahatan 3C, aparat kepolisian melakukan patroli, membentuk zona wilayah pengamanan, dan mengadakan kring serse di lapangan.

Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat, 28 Agustus 2015

Jumat, 28 Agustus 2015 07:02 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM dan STNK Keliling di lima wilayah DKI Jakarta, Jumat, 28 Agustus 2015, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK :TMP Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Pospol Jembatan Tiga Pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 12:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

27 Agustus 2015

Simpan Sabu Dalam Kotak Rokok, Tukang Ojek Diciduk Polsek Metro Penjaringan

Kamis, 27 Agustus 2015 15:19 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria warga Teluk Gong, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, di‎amankan oleh anggota unit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, Kamis (27/8) dini hari di kediamannya. Ali Abin Satria, 36 tahun, yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang ojek online, ditangkap karena memiliki narkotika jenis shabu.

Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Metro Penjaringan, Kompol Bungin Misalayuk,‎ mengatakan penangkapan dilakukan setelah dirinya mendapat informasi dari warga yang mencurigai adanya aktifitas mencurigakan dari rumah kontrakan pelaku.

Polisi kemudian mendatangi kediaman pelaku yang terletak di Jalan Teluk Gong Raya Nomor 16, Kampung Kebon Pisang, RT08/RW07, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara pada Pukul 01:30 WIB sembari melakukan operasi cipta kondisi.

"‎Kami segera melakukan penyelidikan, dan setelah mengetahui bahwa tersangka sedang berada didalam rumah, kami segera melakukan penggeledahan di ruangan dan melakukan penangkapan setelah menemukan narkoba dari pelaku," ujar Kompol Bungin, Kamis (27/8/2015).

Menurutnya, pelaku menye‎mbunyikan sabu di sebuah kotak rokok yang tergeletak di lantai dalam kamar pelaku dan berisi sebuah bungkus plastik bening besar yang di dalamnya terdapaat 10 bungkus plastik bening kecil dengan berat total 3,84 gram kristal bening narkotika golongan satu.

"Pelaku saat ini masih dalam pemeriksaan apakah dia hanya memakai saja atau ikut menjadi kurir dan terlibat dari jaringan narkotika tertentu," lanjut Kompol Bungin.

Pengakuan sementara, pelaku mengaku hanya membeli sabu tersebut dari seorang pria yang baru dikenalnya beberapa bulan terakhir dan bertransaksi di rumahnya.

"Itu untuk saya pakai sendiri, soalnya sejak sma memang saya sering pakai sama teman-teman," kata pelaku kepada penyidik Polsek Metro Penjaringan.

Atas kepemilikan sabu tersebut, pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Junto Pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara di atas 5 tahun.

Dua Jambret di Depan KPU Diamuk Massa, Satu Sekarat

Kamis, 27 Agustus 2015 12:03 WIB
PUSKOMINFO - Dua penjahat jalanan beraksi di depan gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2015) pagi. Keduanya berhasil ditangkap setelah sepeda motor yang digunakan pelaku terjatuh akibat panik dikejar warga.

“Salah satu pelaku sekarat diamuk massa, kini dirawat di RS Polri, Kramatjati. Sedang satu lagi diamankan,”ujar Wakapolsek Metro Menteng, Kompol Wisnu.

Kini tersangka berinsial DD, sekarat akibat diamuk massa dibawa ke rumah sakit, sedang satu pelaku lainnya TN diamankan ke kantor polisi berikut sepeda motor Suzuki Satria yang mereka gunakan. Sementara, korban masih dimintai ketetangan di Mapolsek Metro Menteng.

Informasi yang diperoleh, peristiwa terjadi sekira pukul 08:00 WIB. Saat kejadian, korban tengah melintas di TKP tiba-tiba dua penjahat berboncengan merampas tas korban, pelaku kabur, massa pengojek segera mengejar pelaku. Karena terjebak macet pelaku dalam kondisi panik akhirnya terjatuh dari sepeda motor.

Tak pelak lagi pelaku begitu ketangkap jadi bulan-bulanan hingga babak belur. Petugas yang tiba segera mengamankan pelaku yang terluka parah. Lalu dikirim ke RS Polri sedang pelaku lainnya diamankan ke kantor polisi bersama sepeda motornya.

Polresta Bandara Soekarno-Hatta Ungkap Penyeludupan Narkoba Jaringan Guangzhou Cina

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 94 Kg Sabu dan Ekstasi Lewat Bandara Soekarno Hatta 

94 Kg Sabu dan 112.189 Butir Ecstasy Disita

Kamis, 27 Agustus 2015 09:45 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polresta Bandara Soekarno-Hatta berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis shabu seberat 94 Kg dan 112.189 butir Ecstasy, jaringan Internasional Guangzhou,Cina - Jakarta. Aparat juga menangkap 4 orang WNA China yang terlibat di jaringan ini.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Tito Karnavian mengatakan, pengungkapan kasus ini hasil kerja sama antara Dirjen Bea Cukai dan Polresta Bandara Soekarno-Hatta pada 9 Agustus 2015 lalu, yang berhasil menangkap 2 orang warga negara Tiongkok berinisial YMCB dan CSW. Keduanya ditangkap di Terminal kedatangan 2D Bandara setelah mendarat dari penerbangan Malaysia Airlines dengan rute penerbangan Guangzhou-Kuala Lumpur-Jakarta.

"Petugas Bea Cukai yang curiga dengan keduanya lalu memeriksa tas dan mendapatkan 10 bungkus plastik berisi sabu dengan berat 6 Kg," ujar Kapolda dalam konferensi pers di Terminal 2D Bandara Soekarno Hatta, Kamis (27/8/2015). Dalam rilis tersebut hadir pula Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi dan jajarannya.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol CH Patoppoi menjelaskan pengungkapan berawal pada hari Minggu tanggal 9 Agustus 2015 sekira pukul 22.00 WIB di Terminal 2D Kedatangan Luar Negeri Bandara Soekarno Hatta, Petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta mencurigai bagasi dari 2 orang penumpang yang diketahui berjenis kelamin laki-laki yang berinisial YMCB dan CWS yang merupakan penumpang Pesawat Malaysia Airlines MH-377 tanggal 09 Agustus 2015 rute Guangzhou-Kualalumpur-Jakarta, Indonesia.

"karena dari X-Ray terlihat bahwa ada sesuatu yang mencurigakan dari masing-masing dinding koper," jelas Kapolres.

Dari kecurigaan tersebut selanjutnya petugas Bea dan Cukai melakukan pemeriksaan badan secara detail sehingga diketahui dari masing-masing koper pada bagian dinding kedapatan membawa 10 bungkus plastik berisikan Narkotika jenis shabu dengan berat bruto 3.000 gram atau dengan berat bruto keseluruhan 6.000 gram.

Dari penemuan tersebut, kata Kapolres, pihak Bea Cukai kemudian menyerahkan barang bukti tersebut kepada Petugas Kepolisian dari Satuan Reserse Narkoba Polres Kota Bandara Soekarno Hatta guna dilakukan pengembangan dengan tehnik Control Delivery.

Selanjutnya pada hari Senin tanggal 10 Agustus 2015 sekitar pukul 16.00 WIB di Lantai 3 Kamar 368 Hotel Mega Anggrek, Jakarta Barat, Penyidik berhasil mengamankan 1 (satu) orang laki-laki warganegara China yang berinisial PCP yang diduga sebagai orang yang mengambil 2 (dua) buah koper yang berisikan Narkotika jenis shabu yang dibawa oleh YMCB dan CWS.

Petugas kemudian melakukan pengembangan kembali menuju Apartemen Marina Ancol Tower D Lantai 26 Kamar 19BE, Jakarta Utara, yang merupakan tempat dimana tersangka sebelumnya berangkat menuju Hotel Mega Anggrek untuk mengambil Narkotika jenis shabu.

Dari apartemen kamar 19BE tersebut, petugas menemukan 3 (tiga) butir diduga Narkotika jenis ecstacy warna kuning dengan logo “love”, 63 (enam puluh tiga) kardus berisikan 300 (tiga ratus) Kg soda api, 1 (satu) buah Passport asli yang dikeluarkan oleh negara China yang berinisial NKF dan 1 (satu) buah Kartu Identitas yang dikeluarkan oleh negara China yang berinisial NKF, yang seluruhnya diduga milik jaringan internasional tersangka PCP.

Kemudian pada hari Rabu tanggal 19 Agustus 2015 sekitar pukul 23.00 WIB di Lobby Apartemen Mediterania, Gajah Mada, Jakarta Pusat, Penyidik berhasil mengamankan 1 (satu) orang laki-laki warganegara China a.n. NKF, selanjutnya pada hari Kamis tanggal 20 Agustus 2015 sekitar pukul 19.00 WIB dilakukan pengembangan kembali menuju Apartemen Green Bay Tower E Lantai 10 Kamar BL, Muara Karang, Pluit, Jakarta Utara, dan ditemukan lagi barang bukti diduga Narkotika jenis shabu dengan berat bruto 88.000 (delapan puluh delapan ribu) gram dan 186 (seratus delapan puluh enam) butir diduga Narkotika jenis ecstacy warna kuning logo “love”.

Pada hari Jumat tanggal 21 Agustus 2015 sekitar pukul 20.00 WIB di Apartemen Mediterania Garden Residences Tower A Lantai 36 Kamar JB, Tanjung Duren, Jakarta Barat, ditemukan barang bukti diduga Narkotika jenis ecstacy sebanyak 112.000 (seratus dua belas ribu) butir warna kuning dan hijau dengan logo seluruhnya “love”.

"Total keseluruhan Tersangka yang berhasil ditangkap sebanyak 4 (empat) orang, inisial YMCB,CWS, PCP dan NKF yang seluruhnya merupakan warganegara China dengan total keseluruhan barang bukti  94.000 (sembilan puluh empat ribu) gram Narkotika jenis shabu, 112.189 (seratus dua belas ribu seratus delapan puluh sembilan) butir ecstacy dan 63 (enam puluh tiga) kardus berisikan 300 (tiga ratus) Kg soda api.

"Diduga Narkotika tersebut masuk ke Indonesia melalui jalur udara yang dikemas selanjutnya disamarkan dengan cara dicampur dengan soda api," jelas Kapolres.

Bila dihitung secara nominal bila harga Shabu per gramnya Rp. 1.600.000,- maka omzet diperkirakan Rp. 150.400.000.000,-dan bila harga Ecstacy per butirnya Rp. 500.000,- maka omzet diperkirakan Rp. 56.094.500.000,-jadi total kerugian negara seluruhnya adalah 206.494.500.000,.

Dengan demikian, kata Kapolres, dari pengungkapan ini petugas berhasil menyelamatkan 376.000 orang anak bangsa dari jeratan shabu bila 1 (satu) gram dikonsumsi 4 (empat) orang dan 112.189 orang anak bangsa dari jeratan ecstacy bila 1 (satu) butir dikonsumsi 1 (satu) orang.

Pasal yang dipersangkakan kepada tersangka pasal 114 ayat (2)juncto pasal 132 ayat (1) subsider pasal 113 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1) lebih subsider pasal 112 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman hukumannya mati atau seumur hidup atau paling lama 20 tahun.

Pagi Ini, 3 Bus TransJakarta Mogok

Ilustrasi--MI/Galih Pradipta
Kamis, 27 Agustus 2015 08:35 WIB
PUSKOMINFO - Pagi ini tiga bus TransJakarta mengalami kerusakan pada mesin. Akibatnya tiga Bus TransJakarta tak dapat mengantarkan penumpang ke tempat tujuan.

Berdasarkan informasi dari akun Twitter TMC Polda Metro Jaya, Kamis (27/6/2015) pukul 05.11 WIB bus TransJakarta gandeng mogok sebelum masuk gardu Tol TMII 2. Bus tersebut dari arah Jl Raya Pasar Rebo, Jakarta Timur.

"Bus TransJakarta gandeng mogok menjelang masuk gardu tol TMII 2 dari arah Jl Raya Pasar Rebo dan masih menunggu teknisi untuk perbaikan," tulis @TMCPoldaMetro.

Kemudian bus TransJakarta lainnya yang juga mogok terjadi di depan Polda Metro Jaya, Jl Jend Sudirman, Jakarta Pusat, Bus dengan nomor B 7037 IS itu mogok pada pukul 05.35 WIB.

"Bus TransJakarta gandeng B 7937 IS mogok depan Polda Metro Jaya Jl Sudirman arah Blok M, masih menunggu derek," cuitnya.

Hal serupa juga dialami Bus Transjakarta dengan nomor polisi B 7120 IX. Bus tersebut tidak dapat melanjutkan perjalanan lantaran kerusakan mesin di depan kantor Samsat Jakarta Timur, Jalan DI Pandjaitan arah ke Kelapa Gading, pada pukul 07:45 WIB. 

Pegawai SPBU Tertangkap Basah Curi Bensin di Cengkareng

Kamis, 27 Agustus 2015 08:17 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pegawai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Cendrawasih, Cengkareng, Jakarta Barat, diringkus petugas Polsek Metro Cengkareng.

Pelaku berinisial HAS, 30 tahun, ini ditangkap karena tepergok saat mencuri bensin di SPBU tempatnya bekerja. Kejadian tersebut berlangsung pada Selasa (25/8/2015) sekira pukul 21:45 WIB.

Polisi mendapatkan laporan dari AL, 35 tahun, yang juga pegawai SPBU itu. AL memergoki pelaku yang sedang asyik mencuri bensin dan memasukannya ke dalam jeriken. Melihat hal tersebut, AL segera melaporkan hal ini kepada pihak Polsek Metro Cengkareng.

"Dari pengakuan pelaku, dia (HAS) mencuri bensin ini dalam sehari sebanyak dua kali dimasukkan ke dalam jeriken," ujar Kanit Reskrim Polsek Metro Cengkareng,  AKP Tosriadi Jamal Rabu (26/8/2015).

Tersangka memasukan bensin dalam jumlah 80 liter setiap harinya. Ia melakukan perbuatannya pada saat malam hari.

"Setiap malam dia beraksi, karena pihak managemen SPBU kalau malam tak ada di situ," ucapnya.

AKP Tosriadi menambahkan pelaku sudah melakukan pencurian ini lebih dari 2 tahun lamanya. HAS sudah bekerja hampir 3 tahun di SPBU tersebut.

"Kerugian yang dialami pihak SPBU ya lumayan besar, saat ini pihak managemen sedang mengauditnya," kata AKP Tosriadi.

Hingga kini petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Pelaku saat ini mendekam di tahanan Polsek Metro Cengkareng guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Ruko Tekstile di Asemka Terbakar

Kamis, 27 Agustus 2015 07:59 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah rumah toko (ruko) tekstil di kawasan Asemka, tepatnya di Jalan Pasar Pagi Raya Gang Burung RT03/02 Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, dilalap Api, Kamis (27/8/2015) dini hari.

Berdasarkan akun resmi Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, menjelaskan kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 01.33 WIB dan petugas pemadam kebakaran menerjunkan 22 unit mobil pemadam ke lokasi menjinakkan amukan si jago merah..

Pada pukul 04:16 WIB, Ruko (Gd. tekstil) 4 lantai yang terbakar di Jl. Pasar Pagi, RT 3/2, Kel. Malaka Tambora sudah berhasil dipadamkan.

Kapolsek Metro Tambora, Kompol Wirdhanto Hadicaksono Sik, MSi yang dikonfirmasi wartawan mengatakan, pada peristiwa kebakaran itu tidak ada korban jiwa.”Kerugian dan penyebab kebakaran masih belum bisa diketahui,” ujar Kapolsek kepada wartawan, Kamis (27/8/2015) pagi. 

Kapolda Metro Jaya Bagikan Sembako Gratis kepada Warga Kampung Pulo Penghuni Rusun Jatinegara Barat











 


Kamis, 27 Agustus 2015 07:49 WIB
PUSKOMINFO - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Tito Karnavian (kanan) didampingi Ketua Umum Taruna Merah Putih Maruarar Sirait (kedua kanan) berdialog dengan warga saat pembagian bingkisan sembako gratis di Rusun Jatinegara Barat, Jakarta Timur, Selasa (25/8/2015).














Relawan Merah Putih bersama Polda Metro Jaya  membagikan ribuan paket sembako gratis bagi warga Kampung Pulo yang sudah menempati Rusun Jatinegara Barat.

Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2015

Kamis, 27 Agustus 2015 07:45 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM dan STNK Keliling di lima wilayah DKI Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2015, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK :TMP Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Pospol Jembatan Tiga Pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 12:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

26 Agustus 2015

Kesulitan Ekonomi, Pria Paruhbaya Nekat Gantung Diri

Rabu, 26 Agustus 2015 13:51 WIB
PUSKOMINFO - M A‎lfiansyah ditemukan tewas di kamar kosnya, Jalan Abbuserin No.2A, RT 01/06, Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (25/8/2015) malam sekira pukul 22:00 WIB. Pria Paruhbaya itu tewas dengan cara mengantungkan diri di tralis jendela rumah kos-kosannya.

Kapolsek Metro Cilandak, Kompol Safi'i menuturkan peristiwa penemuan jasad korban prtama kali ‎oleh istrinya sendiri, Ezca Rizqia, 30 tahun. Saat itu, saksi hendak menuju kamar kosnya tapi tidak dibukakan pintu oleh korban. "Pada saat saksi hendak masuk ke kamar kosan diketuk pintu, namun tidak ada jawaban," kata Safi'i saat dihubungi di Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (26/8/2015).

Penasaran dengan tidak dibukakan pintu, saksi langsung mengintip dari jendela kamar kos-kosan itu. Alhasil, Ezca melihat suaminya sudah tewas dengan cara menguntungkan dirinya. "Lalu diintip melalui kaca jendela terlihat suaminya sudah tergantung diteralis jendela lalu saksi meminta tolong‎ kepada warga sekitar," tutur Kapolsek.

Mendengar teriakan Ezca, kata Kapolsek, warga sekitar langsung mendatangi lokasi. Warga sempat memecahkan kaca jendela untuk membuka pintu kamar kos korban. Kemudian saksi-saksi dan pemilik kost menghubungi Polsek Metro Cilandak.

"Oleh petugas, korban langsung di bawa ke Rumah Sakit Fatmawati‎ untuk dilakukan visum," tutur Kapolsek.

Menurut Kapolsek, saat ini pihaknya sudah memeriksa tiga orang saksi untuk dimintai keterangan, dan untuk sementara kematian korban dengan cara gantung diri diduga karena motif kesulitan ekonomi.

"Diduga korban melakukan bunuh diri karena motif ekonomi dalam keluarga," tuturnya.

Kebakaran Rumah Mewah di Jalan Widya Chandra Diduga Akibat Korsleting Listrik

Rabu, 26 Agustus 2015 11:04 WIB
PUSKOMINFO - Api yang membakar rumah mewah di Jl Widya Chandra 5, No. 8 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan adalah rumah milik keluarga Sampoerna, Soetjahjono Winarko, yang dipinjamkan oleh pemilik untuk kantor sekretariat RT 08/05. Sejak tahun 2011, sang Ketua RT Jhony Budiono menempati rumah bangunan lama ini bersama seorang tukang kebun.

"Kebakaran asalnya dari kamar belakang. Kemungkinan karena korsleting listrik, ini rumah juga sudah tua ya. Tapi sementara masih dalam penyelidikan," ungkap Wakapolsek Metro Kebayoran Baru, Kompol Nurdin AR di lokasi, Rabu (26/8/2015).

Saat kejadian sekira pukul 08:11 WIB, Jhony sedang bekerja di ruang depan yang merupakan kantor tempat pelayanan warga. Ia mendapat laporan adanya asap dari tukang kebun.

"Pak RT nya lagi ngetik di depan. Lalu tukang kebun dari belakang bilang ada kebakaran. Ini ada 15 unit mobil kebakaran termasuk unit bantuan yang datang," kata Wakapolsek.

Hingga saat ini petugas masih melakukan pendiginan dan masih tersisa sedikit asap. Rumah habis terbakar di bagian dalam. Hanya tersisa tembok bagian depan dan ruang kecil yang berada di samping kanan dekat halaman.

Kayu-kayu dari rangka kusen dan atap berjatuhan dan tampak gosong. Beberapa pohon pisang di kebun yang berada di area dalam rumah juga terlihat hangus.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pihak kepolisian menduga penyebab kebakaran akibat korsleting listrik. 

Kebakaran Terjadi di Kompleks Widya Chandra Jakarta Selatan








Embedded image permalink
Rabu, 26 Agustus 2015 09:04 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran terjadi di kawasan Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan. Asap tebal terlihat membubung dari kompleks yang ditempati para menteri itu.

Informasi dari twitter TMC Polda Metro Jaya, peristiwa kebakaran terjadi sekira pukul 08:11 WIB. "Peristiwa kebakaran Perumahan mewah Widya Chandra Kav.5 N0.8 Jaksel terbakar & msh penanganan petugas Damkar," bunyi akun twitter @TMCPoldaMetro.

Saat ini, sebanyak 5 unit mobil pemadam kebakaran Jakarta Selatan telah diterjunkan.


Sementara itu, dari gambar yang diunggah, tampak kobaran api dan asap hitam tebal membubung dari jauh. 

Tipu Pedagang Pasar Senen, Polwan Gadungan Diringkus Polisi

20150825-polwan-gadungan_20150825_182727.jpg

Rabu, 26 Agustus 2015 08:56 WIB
PUSKOMINFO - Jajaran Polsek Metro Senen berhasil meringkus seorang wanita yang mengaku sebagai polisi wanita (Polwan). Natalia MBA, 60 tahun, diamankan lantaran diduga melakukan penipuan terhadap pedagang pakaian bekas di Blok I Pasar Senen, Sabtu 22 Agustus 2015.

Kapolsek Metro Senen, Kompol Kasmono mengatakan, pelaku dengan mengeluarkan identitas kartu anggota Polwan mengaku kepada Marihot Sitompul (pedagang), dapat mengurus dokumen surat izin baju bekas ke Kementerian Perdagangan (Kemendag) dengan imbalan Rp50 juta.

"Untuk pengurusan baju bekas itu Natalia meminta uang muka sebesar Rp10 juta sebagai tanda kesepakatan perjanjian," kata Kapolsek kepada wartawan, Selasa (25/8/2015).

Kapolsek melanjutkan, saat uang sudah diterima, wanita beranak empat itu selalu berjanji tanpa ada bukti. Akhirnya korban yang merasa tak terima melaporkan kasus penipuan itu ke Mapolsek Metro Senen.

Berdasarkan aduan itu, kata Kapolsek, jajarannya kemudian meringkus Natalia dengan cara memancing pelaku. Akhirnya Natalia sepakat bertemu di Restoran Happy Day, Juanda. Pelaku yang tidak berkutik, kemudian digelandang ke kantor polisi.

"Dari hasil penangkapan, polisi berhasil menyita jam tangan seharga Rp2,5 juta dan tiga buah cicin seharga Rp2,4 juta dari hasil penipuan pelaku terhadap korbanya, pedagang pakaian impor bekas, Marihot Sitompul," tambahnya.

Berdasarkan catatan polisi, sejak tahun 2013 pelaku sudah pernah ditangkap dengan kasus penipuan di Bandara Soekarno-Hatta dan di daerah Jakarta Selatan.

"Atas perbuatan itu palaku dijerat Pasal 372 dan Pasal 378 KUHP dijerat hukuman empat tahun penjara," katanya.

Brankas Venus Karaoke Dibobol Maling, Uang Rp200 Juta Raib


Venus Karaoke di Tangerang City Mall, Kota Tangerang  

Rabu, 26 Agustus 2015 08:28 WIB 
PUSKOMINFO - Venus Karaoke yang berlokasi  di kawasan Tangerang City Mall, Kota Tangerang disatroni maling. Dalam aksinya pelaku membobol brankas yang berisi uang senilai Rp200 juta hasil pemasukan selama beberapa hari itu yang disimpan di bawah meja salah satu ruangan. 

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Sutarmo mengatakan, peristiwa pencurian diperkirakan terjadi pada Senin (24/8/2015) dini hari sekira pukul 02:00 WIB. Pelaku diduga beraksi setelah karaoke sudah tutup.

"Brankas berisi uang pendapatan Venus Karaoke itu disimpan dibawah meja salah satu ruangan. Hilangnya baru diketahui pagi harinya oleh pegawai," katanya. 

Menurut AKBP Sutarmo, selain mencuri brankas, pelaku juga dengan pintarnya menggondol salah satu mesin recorder CCTV untuk menghilangkan jejak. 

"Rekamannya juga diambil, jadi pelaku tidak diketahui," katanya. 

Pengelola karaoke Venus sendiri baru membuat laporan ke Polres Metro Tangerang Kota pada Senin (24/8/2015) siang. 

Pihak kepolisian sendiri telah memeriksa saksi dan telah melakukan olah TKP. 

"Berdasarkan olah TKP, memang tidak ada kerusakan karena pintu ruangan  tempat menyimpan brankas tidak dikunci," katanya.

Terkait dugaan keterlibatan orang dalam, AKBP Sutarmo mengaku masih melakukan penyelidikan secara mendalam untuk mengungkap kasus pencurian karaoke yang juga menyediakan miras tersebut.

“Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan petugas, apakah ada kesengajaan dan keterlibatan orang dalam atau tidak," jelasnya.

Tips Terhindar dari Kejahatan Pembobolan ATM

Rabu, 26 Agustus 2015 08:08 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menangkap lima orang komplotan pembobol ATM sebuah bank swasta besar di Indonesia. Para pelaku membobol dana nasabah bank tersebut dengan modus skimming.

Kepala Unit IV Subdit Reserse Mobile Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kompol Teuku Arsya mengatakan, para nasabah bank diminta berhati-hati modus pembobolan ATM ini dan mencegahnya dengan beberapa hal.

"Pertama, yang jelas dalam penggunaan ATM, nasabah harus lebih awas, dalam artian kita jangan kasih ATM terus tidak dalam pengawasan kita, kadang-kadang kan orang kasih ATM buat bayar tapi tidak diliat yang digesek kemana," ujar Kompol Arsya ketika dihubungi wartawan.

Kemudian, kata Kompol Arsya, para nasabah harus sering-sering mengingat saldo terakhir dalam rekening. "Dengan mengingat dan mengecek saldo secara sering jika ada transaksi mencurigakan kita jadi tahu," tambahnya.

Kompol Arsya menyarankan, para nasabah untuk secara periodik mengganti PIN ATM. "Dengan secara periodik mengganti PIN ATM kita secara tidak langsung mencegah pembobolan ATM," kata dia.

Sebelumnya, Tim Subdit Resmob Polda Metro Jaya menangkap lima tersangka kasus pembobolan ATM yakni E alias ES, 41 tahun, YWR alias JT, 32 tahun, MFH alias BY, 32 tahun, AG alias A, 34 tahun, dan S, 31 tahun. Kelimanya ditangkap di lima lokasi berbeda pada 8 Agustus lalu, di bawah pimpinan Kanit IV Subdit Resmob Kompol Teuku Arsya Khadafi.

Menariknya, pembobolan ini ternyata didalangi oleh seorang tersangka yang saat itu masih menjalani hukuman di sebuah LP di Jakarta. "Salah satu tersangka berinisial E alias ES, dia pada saat kejahatan terjadi masih menjalani hukuman di LP Cipinang," kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Didik Sugiarto di Mapolda Metro Jaya, Minggu, 23 Agustus 2015.

AKBP Didik mengatakan, E saat itu mendekam di LP atas kasus yang sama yakni menggandakan kartu kredit. Dia baru bebas dari LP pada April 2015. "Pada saat di LP, tersangka E ini membeli data nasabah berupa kartu ATM melalui 3 website," ujar dia.

AKBP Didik menjelaskan, tersangka mendapatkan data dari website yang disinyalir servernya ada di luar negeri. "Dia dapatkan data hasil pencarian di google, kemudian dia dapatkan 3 website tersebut. Dulu dia pelaku skimmer saat ditangkap kasus penggandaan kartu kredit, tetapi kali ini dia hanya membeli data nasabah bank melalui website tersebut," kata dia.

AKBP Didik mengungkapkan, pelaku dalam aksinya memakai internet dalam fasilitas telepon selular.

Data ATM yang didapat oleh tersangka E yakni berupa nomor PIN ATM berikut kartu ATM-nya yang sudah dicetak atas nama korban atau nasabah bank tersebut. Setelah mendapatkan data tersebut, E menyuruh temannya untuk mengambil ATM tersebut di kantor pos.

"Kartu ATM dikirimkan via pos oleh penjual di website, kemudian tersangka E menyuruh temannya tukang ojek yang sering mangkal di LP tersebut untuk mengambilnya ke kantor pos. Temannya ini juga residivis dan kita tangkap juga," ujarnya menjelaskan.

Setelah mendapatkan kartu ATM tersebut, tersangka menyuruh temannya yang lain untuk menggunakan ATM palsu. Beberapa di antaranya, ATM palsu tersebut digunakan untuk melakukan transaksi pembelian sejumlah iPhone.

Tersangka E sendiri ditangkap di Jl Duri Kepa, Tanjung Duren, Jakarta Barat pada tanggal 8 Agustus 2015 lalu, beberapa bulan setelah bebas dari LP.

Sementara tersangka lainnya, AG alias A dan YWR alias JT ditangkap di Jl Ampera IV No 12 Pademangan, Jakut tanggal 4 Agustus; tersangka MFH ditangkap di Jl Karanganyar 2A No 17, Karanganyar, Sawah Besar, Jakpus dan tersangka S ditangka di Pasar Pramuka, Jakpus tanggal 5 Agustus.

"S ini dia menyediakan KTP palsu untuk komplotan ini," ujarnya.

Dari para tersangka, polisi menyita 26 kartu ATM palsu hasil skimming, 1 unit laptop merek Toshiba, 1 buah mesin printer, 1 buah komputer, sejumlah handphone dan 6 KTP palsu.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dan atau Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen.

Polres Metro Jakarta Barat Tangkap Perampok Sadis Bersenjata Api di Cengkareng


Polisi Tangkap Perampok Sadis Bersenjata Api di Cengkareng
Dua perampok sadis bersenpi yang ditangkap Polres Metro Jakarta Barat. 

Rabu, 26 Agustus 2015 07:55 WIB
PUSKOMINFO - Jajaran Polres Metro Jakarta Barat berhasil membekuk perampok sadis yang tak segan-segan melukai korbannya. Para pelaku yang diamankan yakni Robin, 35 tahun dan Veri, 31 tahun yang membawa senjata api (senpi) saat beraksi.

Kedua pengangguran itu melancarkan aksi jahatnya di Jalan Kapuk Raya tepatnya di depan Dealer Honda Cahaya Masa, Cengkareng, Jakarta Barat. Mereka melakukan pencurian dengan cara kekerasan.
"Kami berhasil mengungkap kasus ini atas laporan dari korban yang bernama Tini," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Rudy Heryanto Adi Nugroho, Selasa (25/8/2015).

Tini merupakan korban dari perampok ini. Perempuan itu mengalami pencurian sehingga uang senilai Rp20 juta miliknya raib digarong oleh kedua pelaku tersebut.

"Setelah mendapat laporan, kami segera bertindak cepat untuk menangkap pelaku," ucap Kapolres.

Kapolres menerangkan kejadian bermula ketika Tini keluar dari Bank BCA. Lalu korban dipepet oleh Veri dan merampas tas milik Tini. Tini pun berupaya dengan sekuat tenaga demi mempertahankan tas miliknya. Para pelaku pun mengancam korban dengan menggunakan senjata api. Untuk menakut-nakuti korban, pelaku sempat meletuskan senjata api ke udara.

Korban yang ketakutan akhirnya pasrah menyerahkan uang yang dibawanya sebesar Rp 20 juta kepada komplotan penjahat itu.

"Para tersanga ini terancam hukuman 9 tahun penjara. Mereka dikenakan Pasal 365 KUHP," pungkas Kapolres.

Dua Perampok Sepeda Motor Bersenpi Dibekuk di Bekasi

Rabu, 26 Agustus 2015 07:45 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Fadeli dan Ramdhani, dua bandit yang telah beraksi lebih dari 20 kali tersebut diamankan di daerah Cibitung, Bekasi, Jawa Barat.

“Kami mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan. Pelaku yang tertangkap atas nama Fadeli dan Ramdhani sebagai kapten. Modusnya mencuri sepeda motor,” tutur Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (25/8/2015).

Menurut Kombes Pol Krishna Murti, kedua pelaku curanmor tersebut sangat meresahkan masyarakat. Hal ini, karena mereka menggunakan senjata api (senpi) saat beraksi.

“Pelaku sudah beraksi melakukan pencurian sepeda motor lebih dari 20 TKP (tempat kejadian perkara). Kalau tertangkap tangan, mereka menggunakan senjata apii. Ada satu korban kakinya tertembak,” ujarnya.

Penyidik masih melakukan pengembangan dan mengejar komplotan pelaku yang belum tertangkap.
"Kami masih mengejar beberapa pelaku lainnya. Mudah-mudahan Jakarta semakin aman setelah pelaku ini ditangkap," tambahnya.

Dari para pelaku, petugas menyita barang bukti satu pucuk senjata api rakitan, lima butir peluru kaliber 38 milimeter, dan satu sepeda motor merk Honda vario.

Tersangka terancam dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan Pasal 2 Ayat (1) Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman di atas 5 tahun penjara.

Polda Metro Jaya Bekuk Perampok Nasabah Bank dengan Modus Ban Pecah

Rabu, 26 Agustus 2015 07:39 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan terhadap nasabah bank. Sebanyak tiga orang pelaku diamankan, sementara tiga orang lainnya masih buron.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari penangkapan Doni Iswanto, 30 tahun, di Kelurahan Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Lalu, polisi menciduk dua orang pelaku lainnya, yaitu Albert Ringgas Angelia, 33 tahun, dan Julio Andika, 28 tahun.

“Mereka melakukan kejahatan di delapan tempat kejadian perkara. Mereka melakukan pencurian dengan kekerasan bermodus pecah ban,” tutur Kombes Pol Krishna Murti di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (25/8/2015).

Menurut Kombes Pol Krishna Murti, para pelaku mempunyai peran masing-masing saat melakukan aksinya. Julio berperan memecahkan kaca mobil korban dengan kunci busi. Lalu, Doni, pelaku yang memasang paku saat mobil korban berhenti. Sedangkan Albert bertugas mengawasi situasi.

“Doni mengakui melakukan pencurian bersama lima rekannya. Yang sudah tertangkap, Julio Andika Albert dan Ringgas Angelia. Namun, tiga pelaku lain lagi yang masih buron, Andika, Ando, dan Yanto,” kata Kombes Pol Krishna Murti.

Dari hasil kejahatan, para pelaku membeli sebuah kendaraan roda empat (mobil), Nissan Juke dan satu motor trail. Aparat kepolisian masih mengejar tiga orang lainnya yang masih buron.

Para pelaku diancam pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Mereka mendekam di jeruji besi di atas lima tahun penjara.

Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2015


Rabu, 26 Agustus 2015 07:32 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM dan STNK Keliling di lima wilayah DKI Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2015, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK :TMP Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Pospol Jembatan Tiga Pluit

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 12:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

25 Agustus 2015

Terobos Perlintasan Tanpa Palang Pintu, Manula Tewas Disambar Argo Lawu

Terobos Perlintasan Kereta Manula Tewas Disambar Argo Lawu
Foto Ilustrasi: Seorang Manula tewas tersambar kereta Argo Lawu di perlintasan kereta tanpa palang pintu di bawah Fly Over Kranji di Jalan Kali Baru, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Senin (24/8/2015).

Selasa, 25 Agustus 2015 11:13 WIB
PUSKOMINFO - Seorang manusia lanjut usia (manula) nekat menerobos perlintasan rel kereta api di bawah Fly Over Kranji di Jalan Kali Baru, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Senin (24/8/2015). Akibatnya, Hamamudin, 68 tahun, tewas mengenaskan dengan luka berat disekujur tubuhnya.

Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Polresta Bekasi Kota, AKP Siswo mengatakan, korban terdata sebagai warga Cipinang Muara 3 RT8/11 NO 4, Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. "Tewas di tempat dengan luka parah," katanya.

AKP Siswo menjelaskan, peristiwa itu bermula saat korban mengendarai sepeda motor Suzuki Shogun nopol B 6690 KBX. Korban juga kala itu sedang berboncengan dengan istrinya dari arah Kali Baru menuju Bintara melewati rel kereta bawah fly over Kranji. "Pelintasan itu memang rawan, karena tidak ada palang pintunya," jelasnya.

Korban sebelumnya sudah tahu ada kereta Argo Lawu yang akan melintas. Namun ia nekat menerobos pintu perlintasan. "Sang isteri sempat turun dari sepeda motor hingga selamat dari peristiwa tersebut," tambahnya.

Saat itu, kata AKP Siswo, korban langsung dievakuasi pihak keluarga dan petugas ke Rumah Sakit Pondok Kopi, Jakarta Timur. Kasus ini ditangani Polsek Medan Satria dan Polresta Bekasi Kota.

"Kasus ini masih kita kembangkan, korban sudah dibawa pihak keluarga," tukasnya.

Mikrolet Menabrak Truk Tanah, Sopir Tembak Mikrolet Tewas

Menabrak Truk Tanah, Sopir Tembak Mikrolet Tewas
Mikrolet M13 ringsek setelah menabrak truk tanah di  jalan Ring Road Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (24/8/2015), sopir tewas.

Selasa, 25 Agustus 2015 10:54 WIB
PUSKOMINFO - Asep, 'sopir tembak' mikrolet M13 jurusan Kapuk - Kalideres, tewas setelah menabrak truk tanah di bahu jalan Ring Road Cengkareng, Jakarta Barat pada Senin (24/8/2015) petang. Ia mengemudikan angkot Nopol B-1331-TV dengan kecepatan tinggi diduga hendak kabur setelah menabrak pengendara sepeda motor.

"Korban ini merupakan 'sopir tembak'," ujar Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Rachmat kepada wartawan, Senin (24/8/2015).

AKP Rachmat menjelaskan kejadian tersebut bermula saat Asep terlebih dulu menabrak pendendara sepeda yang melintas di jalan. Ia panik dan menurunkan semua penumpang yang berada di dalam angkotnya.

Kemudian sopir tembak ini bergegas melarikan diri. Naas dirinya menabrak truk tanah bernopol B 9306 PXR yang berada di bahu jalan.

"Korban sebelumnya dari pintu air menabrak sepeda dan langsung kabur karena panik dikejar warga," ucapnya.

AKP Rachmat menambahkan korban tewas dalam kondisi terhimpit Dum Truk. Saat diperiksa polisi, identitas korban tak sesuai dengan identitas sopir asli yang biasa menarik mikrolet tersebut.

"Diketahui identitas korban tidak sesuai dengan identitas sopir asli angkot ini saat kami menemukan berbagai macam surat tilang di mobil itu," kata AKP Rachmat.