30 September 2015

Asyik Nyabu di Kos-kosan, Dua Warga Dibekuk Polsek Metro Cengkareng

Rabu, 30 September 2015 08:53 WIB
PUSKOMINFO - Dua orang warga Cengkareng berinisial ES (33) dan MS (32) dibekuk angggota Polsek Metro Cengkareng saat asyik mengonsumsi sabu di rumah kos di Jl Tenis Raya Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Kapolsek Metro Cengkareng, Kompol Febriansyah mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari warga setempat mengenai adanya tindak pidana narkoba di wilayahnya. "Pelaku sering menggunakan kamar kosnya," katanya, Selasa (29/9/2015).

Saat di lokasi, polisi mendapati kamar kos dalam keadaan terkunci namun terdengar ada orang yang sedang melakukan aktifitas di dalam kamar. Ketika diintip lewat celah pintu terlihat kedua pelaku sedang menggunakan narkoba.

Polisi pun langsung mendobrak pintu dan berhasil mengamankan barang bukti berupa satu bungkus plastik klip kecil sabu dan alat hisap sabu.

Atas perbuatannya, kedua pelaku diamankan di Mapolsek Metro Cengkareng, dijerat Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Pasal 112 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara.

"Saat ini kita masih menyelidiki sudah berapa lama para pelaku melakukan aktifitas itu dan dari mana mendapat narkoba," tambah Kapolsek.

Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 30 September 2015



Rabu, 30 September 2015 07:27 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM dan STNK Keliling di lima wilayah DKI Jakarta, Rabu, 30 September 2015, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : Citraland Grogol
STNK : Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK :TMP Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Citra Mall Klender

Jam Operasional: 08:00 s/d 12:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021 - 5275090
SMS : 1717

29 September 2015

Mantan Karyawan Dalangi Pencurian Mobil Box di Kawasan Mega Kuningan

Mantan Karyawan Dalangi Pencurian Mobil Box di Kawasan Mega Kuningan
Pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor K, 28 tahun dan N, 33 tahun, ditangkap Polsek Metro Setiabudi

Selasa, 29 September 2015 16:28 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Metro Setiabudi menangkap dua pelaku pencurian satu unit mobil Suzuki Carry Box  nomor polisi B9408I. Dua pelaku K, 28 tahun dan N, 33 tahun, ditangkap di Duren sawit, Jakarta Timur.

Penangkapan pelaku berselang lima jam dari peristiwa pencurian di tempat parkir lantai LG Gedung Menara Dea Tower Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan pada Jumat (25/9/2015) sekira pukul 12:30 WIB.

Kapolsek Metro Setiabudi, Kompol Tri Yulianto, mengatakan mobil itu milik Toko Harapan Agung, perusahaan di bidang alat tulis kantor.

Pencurian itu didalangi K, mantan karyawan  toko itu. "Dia sudah pernah bekerja disitu. Dia paham sehingga bisa mencuri di tempat dia bekerja. Dia kurang lebih dua bulan bekerja, lalu, resign," tutur Kapolsek kepada wartawan di Mapolsek Metro Setiabudi, Selasa (29/9/2015).

Menurut Kapolsek, K berniat mencuri mobil untuk dijual. Ini dilakukan membiayai kebutuhan hidup sehari-hari. Dia mengajak temannya berinisial N.

Dia menjelaskan, pelaku menggunakan kunci duplikat (palsu) yang sebelumnya telah tersangka K bawa dan persiapkan untuk membuka pintu mobil.

Kemudian, pelaku menggunakan kunci tersebut untuk menyalakan kontak. Pelaku menggunakan tiket yang tersimpan di dalam laci mobil untuk dapat keluar dari tempat parkir.

"Ada semacam keluhan karena kekurangan kebutuhan hidup. Dia mencuri mobil untuk dijual. Dijual untuk memenuhi kebutuhan hidup," kata dia.

Atas peristiwa tersebut, korban melaporkan ke Mapolsek Setiabudi. Aparat kepolisian tidak kesulitan mencari mobil itu. Sebab, di mobil telah dipasang alat Global Positioning System (GPS).

Kapolsek menambahkan, melalui alat GPS tersebut keberadaan mobil itu dan tersangka dapat diketahui. Tersangka sempat beristirahat di daerah Duren sawit, Jakarta Timur, sebelum sempat menjual mobil. Mereka diringkus di tempat itu.

Aparat kepolisian menyita barang bukti satu unit mobil Suzuki Carry Box Nomor Polisi B9408I, satu kunci duplikat, satu lembar STNK mobil Suzuki Carry Box, satu kunci kontak asli.

Kini kedua pelaku ditahan di Mapolsek Metro Setiabudi. Mereka dijerat pasal 363 KUHP Tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Satnarkoba Polresta Tangerang Bekuk Pemuda Bawa 75 Gram Sabu

Selasa, 29 September 2015 10:17 WIB
PUSKOMINFO - Andre Wijaya, seorang pemuda yang masih berusia 18 tahun ditangkap petugas Satnarkoba Polresta Tangerang karena membawa sabu seberat 75 gram, Senin (28/9/2015).

Andre ditangkap di Poris Pasar Nyamuk RT 03/10 No.56, Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Kasat Narkoba Polresta Tangerang Kompol Agus Hermanto mengatakan, pelaku ditangkap saat sedang menunggu pembeli di lokasi penangkapan.

"Penangkapan berawal dari informasi seorang pelaku yang tertangkap lebih dulu, dan Andre ini merupakan DPO kami," ungkap Kompol Agus kepada wartawan.

Kompol Agus menambahkan, saat hendak ditangkap pelaku sempat ingin melarikan diri. Namun, anggota Polresta Tangerang lebih sigap dari pelaku.

"Barang bukti sabu seberat 75 gram kita dapatkan dari rumah pelaku yang disimpan didalam kamar pelaku ini dari penjualan barang itu, pelaku bisa meraup untung Rp112 juta," ujar Kompol Agus.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat 2 Sub Pasal 112 ayat 1 UU RI tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Polsek Cikarang Barat Bekuk Pembunuh Dua Pria Di Persawahan Kampung Kedaung Cibitung

Selasa, 29 September 2015 09:48 WIB
PUSKOMINFO - Anggota Unit Reskrim Polsek Cikarang Barat dan Polresta Bekasi menangkap dua pelaku pembunuhan terhadap dua pria yang ditemukan tewas di pematang sawah dengan kondisi tubuh luka bacok. Kedua jasad korban ditemukan di Kampung Kedaung, Desa Kertamukti, Cibitung, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (22/9/2015) lalu.

Kapolsek Cikarang Barat, Kompol Aprima Suar, mengatakan para pelaku ini ditangkap pada Senin (28/9/2015) di dua lokasi berbeda.

"Kita sudah tangkap dua pelaku dan masih memburu pelaku lainnya. Mohon bersabar," kata Kompol Aprima Suar, Selasa (29/9/2015).

Dia menjelaskan, kedua pelaku yang diamankan bernama Saepudin, 35 tahun dan Sukimin, 35 tahun. "Kita tangkap di wilayah Cileungsi-Bogor dan satu lagi di Pasar Minggu-Jakarta Selatan. Mereka telah mengakui perbuatannya," kata Kapolsek.

Penangkapan kedua pelaku ini, kata Kapolsek, merupakan hasil penyelidikan bersama jajaran Polresta Bekasi serta Polda Metro Jaya.

"Kita langsung melakukan penyelidikan setalah penemuan tubuh korban di sawah dan meminta sejumlah keterangan dari saksi-saksi yang ada di lokasi dan saksi lainnya," imbuhnya.

Saat ini, kata Kapolsek, pihaknya masih mengembangkan kasus ini dan memburu pelaku lainnya yang juga terlibat. "Kita masih mengejar pelaku lainnya,"katanya.

Terkait motif pelaku, sambung Kapolsek, pihaknya masih mendalami dan menyelidikinya. "Kita belum sampai kesana (motif pelaku), masih fokus kepada para pelakunya," katanya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dua mayat pria dengan kondisi mengenaskan ditemukan di persawahan Kampung Kedaung, Desa Kertamurti, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Selasa (22/9/2015) sore.

Mayat tersebut penuh luka bacok dan isi perutnya keluar. Saat penemuan kedua korban, ditemukan barang bukti seperti sepeda motor korban, dua buah sarung celurit di sekitar lokasi.

Mikrolet M-26 Tercebur ke Kalimalang


Foto- Mikrolet yang nyemplung ke Kalimalang, jadi tontonan masyarakat. (saban)
Mikrolet M-26 yang tercebur ke Kalimalang, jadi tontonan masyarakat.
Selasa, 29 September 2015 09:36 WIB
PUSKOMINFO - Mikrolet M 26 jurusan Bekasi-Kampung Melayu, tercebur ke Kalimalang di Jalan KH. Noer Alie,  Jakasampurna, Kota Bekasi, Selasa (29/9/2015) pagi. Meski tidak ada korban jiwa, namun peristiwa itu sempat memacetkan arus lalu-lintas di jalan KH Noer Alie.

“Kejadiannya jam 06:00 WIB, pagi,” ujar Nugroho, saksi mata.

Dia menyebutkan Mikrolet kosong penumpang bermaksud mau ngetem di Sumber Artha, namun saat melintas di Kampung Dua, Jakasampurna, sepertinya sopir ugal-ugalan dengan mendahului kendaraan di depannya.

“Kata warga, sopir menghindari sepeda motor yang memotong arus lalu lintas dan membuang ke kiri lalu tercebur,” ujar Nugroho.

Akibat peristiwa tersebut arus lalu lintas di sekitar lokasi mengalami kemacetan. Sejumlah polisi lalu-lintas pun  mengatur kendaraan dari arah Jakarta dan Bekasi, karena pengendara berusaha menonton peristiwa itu.

“Belum tahu siapa sopirnya, kami hanya fokus melancarkan arus lalu-lintas,” jelas Brigadir Agus, satu petugas polisi.

Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 29 September 2015



Selasa, 29 September 2015 07:53 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM dan STNK Keliling di lima wilayah DKI Jakarta, Selasa, 29 September 2015, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : Citraland Grogol
STNK : Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK :TMP Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Citra Mall Klender

Jam Operasional: 08:00 s/d 12:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

28 September 2015

Polres Metro Jakarta Utara Amankan Mobil Diduga Dibawa Kabur Pria Mirip Limbad


Polres Metro Jakarta Utara mengamankan sebuah mobil Honda Jazz Nopol E 1717 PD yang dibawa kabur oleh orang mirip pesulap Limbad.

Senin, 28 September 2015 12:27 WIB
PUSKOMINFO - Polres Metro Jakarta Utara masih mendalami kasus pencurian mobil Honda Jazz yang melibatkan pria mirip pesulap, Limbad, 43 tahun. Polisi menerima laporan pada, Rabu (23/9/2015) lalu dari korban Ibrahim bahwa mobil Honda Jazz abu-abu Nopol E 1717 PD miliknya dibawa kabur mirip Limbad.

Tindakan pencurian diduga dilakukan pria mirip Limbad itu terjadi di area parkir Apartemen French Walk Tower Lourdnes Garden Lantai VI Unit F, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Aksi pencurian tersebut sempat terekam closed circuit television (CCTV).

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Susetio Cahyadi mengatakan, pihaknya masih menelusuri kasus tersebut lewat CCTV Apartemen French Walk Tower Lourdnes Garden. Sebanyak tiga pelaku, X (belum diketahui identitas), LD, dan pria yang diduga mirip pesulap, ML akan dilakukan pemanggilan dalam waktu dekat.

“Pelakunya ada 3 orang yang mendatangi apartemen itu, masih kita lidik soal dia (mirip Limbad). Kita akan lakukan investigasi dan pemanggilan terlebih dahulu dalam waktu dekat. Untuk mobil kita temui di rumah salah satu diduga pelaku, yakni LD, di Kawasan Pondok Indah,” katanya.

Roy Gembira Siregar, sopir pribadi Ibrahim mengaku, sebelum kejadian dirinya tanpa sengaja meninggalkan kunci mobil majikannya di apartemen, sekitar pukul 20:00 WIB. Beberapa jam kemudian, pukul 23:00 WIB, dua pelaku salah satunya mirip Limbad bersama seorang wanita  mendatangi apartemen Ibrahim menggunakan lift dan terekam CCTV.

Seorang pekerja di rumah Ibrahim mencoba mencegah pelaku masuk kedalam apartemen dengan menyatakan Ibrahim sedang istirahat. Namun salah satu pelaku, yaitu pria mirip Limbad, diduga menghipnotisnya dan berhasil mendapat kunci mobil Jazz milik Ibrahim di meja.

Terlihat, pelaku lalu membawa kabur mobil Ibrahim.

Polresta Depok Bekuk Perampok Spesialis Rumah Kontrakan

Senin, 28 September 2015 12:12 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Reskrim Polresta Depok berhasil membekuk Hikmah Aziz Raditya, 37 tahun, pelaku pencurian disertai kekerasan atau perampokan di sejumlah rumah kontrakan di wilayah Depok.

Hikmah dibekuk aparat Reskrim Polresta Depok di Terminal Leuwi Panjang, Cikopo, Bandung, pada Minggu (27/9/2015) siang.

"Pelaku kita buru sejak Sabtu dimana ia selalu berpindah tempat. Akhirnya pelaku kita tangkap di Terminal Leuwi Panjang, Cikopo, Minggu siang," kata Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Teguh Nugroho, Senin (28/9/2015).

Menurut Kompol Teguh, dari hasil interogasi petugasnya diketahui bahwa Hikmah sudah puluhan kali beraksi mencuri dan merampok di sejumlah kontrakan di wilayah Kota Depok.

"Pelaku spesialis beraksi di rumah kontrakan yang ada di Depok. Jika aksinya dipergoki korban, ia tak segan-segan menganiaya korbannya," kata Teguh.

Menurut Kompol Teguh, Hikmah adalah warga Dusun Pamegarsari RT 4/8, Desa Jatisari, Kecamatan Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat. Selama ini Hikmah mengontrak rumah di Depok, dan setiap harinya mencari sasaran rumah kontrakan di wilayah Depok.

Perampokan teranyar yang dilakukan Hikmah, kata Teguh dilakukan di rumah kontrakan di Jalan Bambon raya Nomor 27 RT 1/1, Beji Timur, Kota Depok, pada Jumat (11/9/2015) lalu.

Aksi pelaku sempat dipergoki oleh penghuni rumah kontrakan yakni Dea Susanti, 25 tahun. Namun Dea akhirnya dianiaya oleh Hikmah hingga harus dirawat di rumah sakit.

"Saat dipergoki korban, pelaku langsung mencekik korban dan menyeretnya ke kamar mandi. Di sana pelaku menendang dan menginjak injak perut dan dada korban. Pelaku juga memukul mata korban hingga pingsan. Setelah itu wajah korban ditutupi keset dan pelaku kabur dengan sepeda motor Yamaha Mio," kata Kompol Teguh.

Saat kejadian, kata Kompol Teguh, Dea berada seorang diri di rumah kontrakannya. Sementara suami Dea, Abdul Rohim, 30 tahun, tengah bekerja.

"Dari laporan korban terakhir inilah kita identifikasi pelakunya dan berhasil membekuk pelaku di Cikopo, Bandung," papar Kompol Teguh.

Menurut Kompol Teguh, dalam aksinya itu Hikmah berhasil menggasak barang berharga korban dengan nilai total Rp 10 Juta. Diantaranya adalah 1 unit Laptop merk Axio 17 inc, warna hitam, 1 unit hand phone merk Iphone, 1 pasang jam tangan, dan 1 buah kalung emas 10 gram. "Total kerugian mencapai Rp 10 Juta," kata Kompol Teguh.

Kompol Teguh menuturkan, dari pengakuan tersangka Hikmah sudah lebih dari 20 kali mencuri dan merampok di rumah kontrakan yang ada di Depok. Pelaku juga tidak segan-segan melukai korbannya apabila terpergok.

Menurut Teguh, akibat perbuatannya pelaku akan dijerat Pasal 365 KUHP tentang penncurian dengan kekerasan yang ancaman hukumannya diatas 5 tahun penjara.

Pembunuh Petugas Parkir Senayan City Berhasil Dibekuk Subdit Jatanras Polda Metro Jaya

Senin, 28 September 2015 08:34 WIB
PUSKOMINFO - Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil meringkus pelaku pembunuh petugas parkir Mall Senayan City dari tempat persembunyiannya daerah Depok, Minggu (27/9/2015) sore. Saat ini tersangka masih diperiksa secara intensif untuk mengungkap motif dibalik pembunuhan tersebut.

Namun dari informasi yang dihimpun, tersangka berinisial Ad tega membunuh korban lantaran ingin merampas uang parkiran.

“Pelaku sudah kami tangkap di wilayah Depok,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti saat dikonfirmasi wartawan, Senin (28/9/2015).

Sebelumnya diberitakan seorang petugas parkir Mall Senayan City bernama Asep Suryadi, 24 tahun, ditemukan tewas bersimbah darah di Basement 1 B1 Mal Senayan City, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2015) pagi. Korban tewas akibat tusukan senjata tajam di bagian pinggangnya. Hasil Olah TKP, Polisi mendapati uang parkir jutaan rupiah ternyata hilang diduga dibawa kabur pelaku.

Selain dari rekaman CCTV di lokasi kejadian, tersangka pembunuh petugas parkir berhasil dibekuk setelah polisi memeriksa telapak sepatu. Ternyata saat dicocokkan, jejak telapak sepatu yang ada di sekitar lokasi cocok dengan sepatu yang dipakai tersangka.

Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 27 September 2015



Senin, 27 September 2015 08:27 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM dan STNK Keliling di lima wilayah DKI Jakarta, Senin, 27 September 2015, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : Citraland Grogol
STNK : Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK :TMP Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Citra Mall Klender

Jam Operasional: 08:00 s/d 12:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

27 September 2015

Subdit Resmob Polda Metro Jaya Tangkap Pencuri Spesialis Rumah Kost

Minggu, 27 September 2015 21:29 WIB
PUSKOMINFO - Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap Ari alias Rifat, pelaku pencurian yang sudah puluhan kali beraksi di kos-kosan wilayah Kapuk, Jakarta Utara.

Kanit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Teuku Arsya Khadafi menyebutkan, tersangka Ari alias Rifat merupakan pencuri spesialias rumah kos yang kerap beraksi di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat. “Tersangka sudah 25 kali melakukan aksinya, ” ujar Kompol Arsya, Minggu (27/9/2015).

Diungkapkan Kompol Arsya, setiap kali beraksi Rifat tak sendirian. Pelaku dibantu seorang rekannya yang bertugas membawa sepeda motor untuk mengangkut barang hasil curian. “Saat ini kami masih memburu satu pelaku lain,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan Kompol Arsya, sebelum melancarkan aksinya, pelaku kerap mengincar dan mengintai situasi rumah kos dengan berpura-pura menjadi pengamen. “Ketika dipastikan rumah dalam kondisi sepi, pelaku langsung beraksi.”

Pelaku berhasil dibekuk setelah petugas kerap menerima laporan terkait aksi Rifat. “Kami lakukan penyelidikan dan berhasil membekuk tersangka di kawasan Kampung Bandan, Jakarta Utara, pada Jumat (25/9/2015) sekira pukul 09:30 WIB” ujar Kompol Arsya.

Selain menangkap Rifat, polisi juga menyita beberapa barang bukti di antaranya 31 buah anak kunci, gembok, televisi hasil kejahatan, dan satu buah gembok.

Satu Keluarga di Depok Tewas Terpanggang Api


Satu Keluarga di Depok Tewas Berpelukan Terpanggang Api
Lokasi kebakaran yang menewaskan satu keluarga di Kelurahan Grogol, Limo, Kota Depok, Minggu (27/9/2015) dinihari sekira pukul 00:30 WIB. 
 
Minggu, 27 September 2015 21:12 WIB
PUSKOMINFO - Satu keluarga tewas terpanggang api dalam kebakaran yang menghanguskan tiga rumah toko semi permanen di Jalan Grogol, RT 06 RW 01, Kelurahan Grogol, Limo, Kota Depok, Minggu (27/9/2015) dini hari pukul 00:30 WIB.
 
Korban tewas adalah pasangan suami istri, Mahmud, 25 tahun dan Elok Isrowiyah serta anak mereka Azzam, 3 tahun. Ketiganya ditemukan tewas terpanggang di depan rumah toko dalam kondisi berpelukan.
 
Sementara satu keluarga lainnya mengalami luka bakar ditubuhnya dan dirawat intensif di RS Fatmawati. Mereka adalah pasangan suami istri Yuliono, 35 tahun dan Dewi Halimah, 31 tahun serta dua anak mereka Karim, 4 tahun dan Sulis, 2 tahun.

Keterangan saksi, Rahman, 40 tahun, warga sekitar menuturkan, api membakar 3 rumah toko semi permanen berupa toko kayu dan furniture serta dua bengkel las yang bersebelahan, Minggu (27/9/2015) sekira pukul 00:30 WIB.

Saat api membakar bangunan yang sebagian besar dari kayu dan seng itu, kata Rahman, ada beberapa kali ledakan yang diduga berasal dari tabung las di dua bengkel las yang ada.

Rahman menuturkan, korban tewas yakni Mahmud dan istrinya Elok serta anak mereka Azzam, adalah karyawan toko dan bengkel furniture yang sehari-hari tinggal di sana.

Saat kebakaran terjadi, api sangat cepat membesar."Soalnya bangunan usaha yang terbakar adalah semi permanen yang sebagian besar dari kayu dan seng. Apalagi di toko sekaligus bengkel kayu itu banyak sekali kayu yang gampang terbakar," kata Rahman.

Menurut Rahman sekira pukul 01.00, sekitar 10 mobil pemadam kebakaran datang. "Sekitar pukul 03.00, api baru berhasil benar-benar dipadamkan. Saat itulah petugas menemukan tiga jenasah di depan ruko toko kayu," kata Rahman.

Kanit Reskrim Polsek Limo, Inspektur Satu (Iptu) Nirwan Pohan mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara tidak ditemukan ada indikasi kesengajaan atas terbakarnya tiga ruko semi permanen yang mengakibatkan satu keluarga tewas dan satu keluarga lainnya terluka bakar.

"Ada lima tabung gas yang ikut terbakar. Diduga ini lah yang menyebabkan api membesar dengan cepat. Apalagi di lokasi kejadian banyak ditemukan kayu dan bahan lain yang mudah terbakar," kata Iptu Nirwan.

Iptu Nirwan Pohan menuturkan, selain menghanguskan tiga ruko yang merupakan toko furnitur Mandiri dan dua bengkel las Sumber Rezeki, ada dua mobil dan tiga sepeda motor yang juga ikut terbakar.

"Satu mobil terbakar adalah Mitsubhisi Colt L-300 bak terbuka, serta mobil Honda Jazz dan tiga sepeda motor matik. Semua kendaraan adalah milik bengkel las," kata Iptu Nirwan Pohan.

Nirwan mengatakan pihaknya masih mendalami kasus ini untuk menyimpulkan penyebab kebakaran.

"Korban tewas dibawa ke RS Polri Kramatjati, sementara korban luka dirawat di RS Fatmawati," pungkas Iptu Nirwan Pohan.

26 September 2015

Polres Metro Jakarta Barat Ringkus Komplotan Pembuat dan Pengedar Uang Palsu

Sabtu, 26 September 2015 22:21 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polres Metro Jakarta Barat meringkus lima anggota komplotan spesialis pembuat dan pengedar uang palsu (upal). Sindikat ini mengaku sudah mengedarkan uang ratusan juta di wilayah Jakarta Barat selama enam bulan beroperasi.

"Dari pengakuan para pelaku sudah dieadarkan sekitar Rp200 juta selama enam bulan," kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rudy Hariyanto Adi Nugroho, Jumat (25/9/2015).

AKBP Rudy mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat bertransaksi, menerima uang ataupun hal terkait lainnya. Apabila menemukan adanya indikasi upal diharapkan segera melaporkan ke pihak kepolisian terdekat guna ditindak lanjuti.

"Kalau bisa jangan hanya diterawang atau diraba-raba saja uangnya. Tapi gunakan alat," tuturnya.

Petugas Polres Metro Jakarta Barat sendiri masih mengembangkan penyelidikan ini guna mencari pelaku atau sindikat lainnya yang juga beroperasi meredarkan dan mencetak upal.

"Semuanya masih kita selidiki belum bisa kita andai-andai ada unsur lainnya," pungkasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kini kelima pelaku yang diketahui bernama Adi Setiawan Siahaan, Sujanan, Aldi Vikaso Wowor, Muhammad Aminudin selaku pengedar upal, dan Luky otak sekaligus pencetak uang palsu tersebut sudah mendekam di balik jeruji Polres Metro Jakarta Barat.

Mereka akan dijerat Pasal 255 dan Pasal 224 KUHP tentang pemalsuan uang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Kebakaran Terjadi di dekat Puskesmas Tambora Jakarta Barat

Embedded image permalink
Sabtu, 26 September 2015 21:32 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran terjadi di kawasan padat penduduk di Kelurahan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, pada Sabtu (26/9/2015) malam.

Lokasi kebakaran tepatnya dekat Puskesmas Tambora, Jakarta Barat. Kebakaran ini dikabarkan juga berlokasi di dekat jalur KRL. Namun belum dapat diinformasikan apakah kebakaran ini mengganggu jadwal kereta komuter.

Informasi dari TMC Polda Metro Jaya, hingga pukul 20:30 WIB api masih berkobar. Sedikitnya sepuluh mobil Damkar dari Sudin Pemadam Kebakaran Jakarta Barat diturunkan ke lokasi memadamkan api.

Belum dapat dipastikan penyebab dan total kerugian akibat kebakaran ini.

Polsek Metro Duren Sawit Ringkus Dua Perampok di BKT Mengaku Polisi

Sabtu, 26 September 2015 21:07 WIB
PUSKOMINFO - Dua dari tiga perampok berhasil diringkus petugas Polsek Metro Duren Sawit, Jumat (25/9/2015) dinihari. Keduanya ditangkap setelah sebelumnya memeras korban dengan bermoduskan mengaku sebagai anggota polisi.

Kedua pelaku yang ditangkap yakni Kevin Alamsyah, 19 tahun dan Ketui, 19 tahun. Mereka ditangkap usai beraksi di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), Duren Sawit, Jakarta Timur.

Kejadian bermula saat pelaku melancarkan aksinya kepada korban yang bernama Suryadi, 21 tahun, Jumat (25/9) sekira pukul 02:45 WIB dinihari. Pelaku yang melihat korban tengah berduaan dengan teman wanitanya di atas sepeda motor Honda Beat B 3185 KPF, langsung menghampirinya.

Pelaku datang dengan menggunakan sebuah sepeda motor yang ditumpangi tiga orang pelaku. "Lalu dua orang pelaku langsung turun menghampiri korban, sementara satunya tetap duduk di atas motor," ujar Kapolsek Metro Duren Sawit, Kompol Panji Santoso, Sabtu (26/9/2015).

Tidak lama kemudian, pelaku berinisial AN langsung mengeluarkan pistol korek api untuk menakuti korban. Sementara Kevin langsung berteriak mengaku sebagai anggota polisi  dan meminta korban menunjukkan surat-suratnya.

"Pas korban mengambil dompet, pelaku langsung merampas dan kabur," ujar Kapolsek.

Mendapati hal tersebut, korban pun langsung berteriak meminta pertolongan serta menarik perhatian warga. Beruntung, anggota yang sedang melakukan patroli rutin, tengah melintas dan kemudian mengejar pelaku.
Hasilnya dua dari tiga pelaku yang berstatus pengangguran berhasil diamankan. Sementara rekannya yang berinisial AN berhasil melarikan diri.

"Saat penangkapan, petugas kami sempat melakukan aksi kejar-kejaran dengan pelaku. Pelaku lain yang melarikan diri sudah kami kantongi identitasnya dan kini dalam pengejaran petugas," tutup Kapolsek.

Besok Pagi, Ada Layanan SIM Online Saat HBKB (Hari Bebas Kendaraan Bermotor) di Bundaran HI

Sabtu, 26 September 2015 20:46 WIB
PUSKOMINFO - Dalam rangka Hari Ulang tahun Korps Lalu Lintas Polri ke-60, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan mengadakan kegiatan Launching sekaligus permohonan perpanjangan SIM A dan C online.

Bagi pemohon yang habis masa berlaku kepemilikan Surat Izin Mengemudinya (SIM A dan C). Kegiatan launching SIM online tersebut akan dilaksanakan bersamaan dengan acara HBKB (Hari Bebas Kendaraan Bermotor) di Bundaran HI, Minggu (27/9/2015) mulai pukul 06:00 s/d 11:00 WIB.

"Hal ini merupakan perwujudan pelayanan prima kepada Masyarakat, Negara, Pemerintah dan Polri. Ini untuk mempermudah masyarakat yang tinggal jauh dari tempat tinggal asalnya," ungkap Kepala Korlantas Mabes Polri, Irjen Pol Condro Kirono.

Namun untuk pengajuan SIM baru harus tetap di wilayah asal KTP masing-masing, melalui tahap  ujian teori dan praktek," ujarnya. Nanti Pembuatan SIM di Polri 2015 akan diseragamkan menjadi satu sistem aplikasi yakni centralized integrated dan itu bisa online.

Untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat yang mengeluhkan setiap pemilik SIM untuk memperpanjang harus kembali ke daerah asal mereka. Nantinya dengan sistem ini, pembuatan SIM bisa dilakukan secara terintegrasi.

Syarat untuk memperpanjang SIM A dan C adalah :

1. Fotocopy KTP (min 2 Lembar)
2. SIM lama yang akan diperpanjang
3. Cek Kesehatan di lokasi pembuatan SIM

Info lebih lanjut TMC Polda Metro Jaya : 021-5296 0770

Sidang Penetapan Kelulusan Akhir Penerimaan Bintara Polri Khusus Penyidik Pembantu T.A. 2015



PUSKOMINFO – Sabtu (26/09/2015)  Pukul 10.10 WIB di Aula Biro Personel Polda Metro Jaya dilaksanakan Sidang Penetapan Kelulusan Akhir Penerimaan Bintara Polri Khusus Penyidik Pembantu T.A. 2015.
Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol. Drs. Nandang Jumantara  memimpin sekaligus membuka acara sidang tersebut, dilanjutkan dengan laporan rangkaian pelaksanaan seleksi penerimaan Bintara Polri Khusus Penyidik Pembantu T.A. 2015 oleh Karo. SDM Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Drs. Rachmat Mulyana.
Disampaikan Karo SDM, animo awal peserta seleksi penerimaan Bintara Polri Khusus Penyidik Pembantu T.A. 2015 Panitia Daerah Polda Metro Jaya sebanyak 449 peserta. Setelah melalui serangkaian proses seleksi/tes dimulai dari Pemeriksaan Administrasi (Rikmin) awal,  Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes)  1,  Pemeriksaan Psikologi,  Uji Akademi,  Rikkes 2,  Uji Jasmani, Pemeriksaan Mental Kepribadian (PMK), dan Rikmin akhir yang memenuhi syarat untuk mengikuti sidang penetapan kelulusan akhir penerimaan Bintara Polri Khusus Penyidik Pembantu T.A. 2015 sebanyak 30 orang peserta,  Pria = 23 dan Wanita = 7.
Berdasarkan sidang penetapan kelulusan akhir penerimaan Bintara Polri Khusus Penyidik Pembantu T.A. 2015 pagi ini terpilihlah 20 orang yaitu 15 pria, 5 wanita untuk mengikuti Supervisi pusat di  Pusdik Polair. Dan nanti bila mereka lulus terpilih atau memenuhi syarat (MS) akan mengikuti pendidikan Bintara Polri Khusus Penyidik Pembantu T.A. 2015  di Pusdik Polair selama 7 bulan dimulai sejak pembukaan pendidikan pada 6 Oktober 2015 mendatang.
“Seleksi penerimaan Bintara Polri ini dengan prinsip  BETAH, Bersih Transparan, Akuntabel dan Humanis yang akan menghasilkan anggota Polri yang profesional, bermoral dan modern dengan pengawas internal dan eksternal”,  kata Karo SDM Polda Metro Jaya,  Kombes Pol. Drs. Rachmat Mulyana yang resmi menjabat Karo SDM Polda Metro Jaya sejak 18 September 2015. (YULIA/HUMAS PMJ).

25 September 2015

Pengedar Dibekuk Saat Antar Paket Ganja ke Konsumen

Jum'at, 25 September 2015 10:25 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pengedar narkotika jenis ganja dibekuk petugas Polsek Bekasi Utara saat mengantar barang haram tersebut ke konsumennya dengan mengendarai sepeda motor di Jalan Kaliabang Bahagia, Medansatria, Kota Bekasi. Tersangka Willy Winata, 49 tahun, dihentikan oleh petugas yang sedang melaksanakan operasi kepolisian di wilayah tersebut.

Kasubbag Humas Polresta Bekasi Kota, AKP Siswo mengatakan, pelaku ditangkap atas laporan masyarakat yang menyampaikan jika di lokasi tersebut sering dijadikan tempat transaksi narkoba.

"Laporan warga ditindaklanjuti dengan digelar operasi kepolisian dan hasilnya anggota berhasil menangkap pelaku yang sempat melawan. Namun, setelah ditemukan narkoba pada dirinya, pelaku pun pasrah,"kata AKP Siswo, Jumat (25/09/2015).

AKP Siswo mengatakan, barang haram yang ditemukan dari penggeledahan, antara lain satu kantong plastik warna hitam berisikan 2 bungkus besar dan 2 bungkus kecil kertas warna coklat berisikan narkotika jenis ganja.

"Selain itu kami juga temukan dalam bungkus Rokok, satu linting ganja,” tutur AKP Siswo.

Polsek Bekasi Utara terus mengembangkan kasus tersebut guna mengetahui jaringan para pelaku lainnya.

Polda Metro Jaya Olah TKP Tabrakan Kereta Juanda

Petugas mengecek gerbong yang rusak akibat tabrakan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Juanda, Rabu (23/9). Tabrakan dua KRL jurusan Jakarta Kota-Bogor tersebut mengakibatkan puluhan penumpang mengalami luka dan perjalanan KRL mengalami gangguan. [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]
Jum'at, 25 September 2015 08:09 WIB
PUSKOMINFO - Aparat gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (Olah TKP) guna menyelidiki tabrakan kereta rel listrik (KRL) di perlintasan Stasiun Juanda, Jakarta Pusat.

"Kasus masih dalam penyelidikan ditangani Polda Metro Jaya," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti di Jakarta, Jumat (25/9/2015).

Kombes Krishna mengatakan penyelidikan dilakukan petugas gabungan untuk mengetahui apakah terjadi tindak pidana atau tidak terkait kecelakaan antarkereta tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, Kata Kombes Krishna, kecelakaan terjadi diduga akibat salah satu asisten masinis tidak mengetahui posisi signal Blok 102.

"Sehingga tidak dapat memperhatikan warna lampu pada signal Blok 102," ungkapnya.

Akibatnya, asisten masinis itu diduga telah melanggar lampu signal Blok 102 sehingga menabrak ekor KRL yang berhenti di Jalur Dua Peron Stasiun Juanda.

Sebelumnya, Kereta Rel Listrik (KRL) Nomor K-1156 bertabrakan dengan KRL Nomor K-1155 di perlintasan rel Stasiun Juanda Jakarta Pusat pada Rabu (23/9/2015) sekira pukul 16:07 WIB. Kecelakaan kereta tersebut tidak memakan korban jiwa, namun 36 orang penumpang menjalani perawatan di Rumah Sakit Husada, RSPAD dan RS St Carolus.

Bus Kabur Usai Senggol Karimun di Tol JORR


Foto: TMC Polda Metro jaya
 
Jum'at, 25 September 2015 07:49 WIB
PUSKOMINFO - Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas tol Jakarta Outing Ring Road (JORR) KM 35.200 arah Pondok Indah. akibat kecelakaan tersebut, mobil karimun B 1149 ZFR menabrak bahu jalan setelah disenggol bus.

"Benar telah terjadi kecelakaan melibatkan kendaraan bus dan mobil Karimun dengan nomor polisi B 1149 ZFR atas nama Achmad Risa Harfit, warga Depok di tol JORR kilometer 35," kata petugas TMC Polda Metro Jaya, Bripda Faisal saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (25/5/2015) pagi.

Dari foto yang diunggah Twitter TMC Polda Metro Jaya, nampak mobil berwarna biru ini rusak berat pada bagian depan setelah membentur keras bahu jalan sebelah kiri.  Bripda Faisal mengatakan, pengemudi mengalami luka ringan dan petugas kepolisian telah berada di lokasi untuk menyelamatkan korban dan mengatur lalu lintas.

"Kejadian pada pukul 05:30 WIB. Informasi sementara pengemudi Karimun tidak bisa mengendalikan mobil setelah bersinggungan dengan bus. Kondisinya mengalami luka ringan. Arus lalu lintas dari CCTV terpantau ramai lancar," tuturnya.

Faisal mengatakan bis yang bersinggungan ini kabur setelah mengetahui pengendara Karimun oleng dan menabrak bahu jalan. "Bus kabur, saat ini petugas masih melakukan penyelidikan," ucapnya.

Ribut Soal Daging Kurban, Sadeli Tewas Ditusuk Tetangga

Jum'at, 25 September 2015 07:28 WIB
PUSKOMINFO - Diduga gara-gara membahas bakar sate kurban Idul Adha, Sadeli, 38 tahun, ditikam tetangganya hingga tewas di Jalan Haji Musa RT 09 RW 01, Kelurahan Petukangan, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (24/9/2015) malam.

Sadeli ambruk ditikam pakai pisau dapur pemotong daging hewan kurban tepat di bagian uluhatinya.

Pelaku penusukan, Sani Alamsyah, 37 tahun, yang merupakan tetangga korban kini diamankan di Mapolsek Metro Pesanggrahan.

Kapolsek Metro Pesanggrahan, Kompol Deddy Arnadi mengatakan dari keterangan saksi-saksi pemicu keributan penusukan tersebut hingga tewas lantaran membahas daging kurban yang akan mereka bikin sate.

“Pelaku  tersinggung sehingga terjadinya penusukan. Masih kami dalami lagi,” kata Kapolsek.

Penusukan  tersebut terjadi sekira pukul 20:00 WIB. Korban yang ambruk ditikam oleh tetangganya dengan pisau dapur  sempat dilarikan ke RS Aminah, Bintaro, Jakarta Selatan. Namun sesampainya di rumah sakit korban meninggal dunia.

“Saat ini pelaku kami amankan dan masih diperiksa lebih mendalam,” kata Kapolsek,Jumat (25/9/2015).

Sedangkan jenazah korban dibawa ke RS. Fatmawati guna keperluan otopsi.

Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 25 September 2015



Jum'at, 25 September 2015 07:18 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM dan STNK Keliling di lima wilayah DKI Jakarta, Jumat, 25 September 2015, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK :LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK :TMP Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 12:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

23 September 2015

Kapolda Metro Jaya juga Serahkan 2 Ekor Hewan Kurban ke Warga Johar Baru

Irwasda Kombes Didit Prabowo, mewakili Kapolda Metro Jaya memberi dua ekor sapi qurban ke daerah tawuran di Johar Baru.(Silaen)
Irwasda Polda Metro Jaya, Kombes Pol Didit Prabowo, mewakili Kapolda Metro Jaya menyerahkan dua ekor sapi qurban ke warga Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2015).

Rabu, 23 September 2015 15:45 WIB
PUSKOMINFO - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Tito Karnavian menyerahkan dua ekor sapi kepada warga Jalan Jembatan Besi dan Jalan Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2015) siang sekira pukul 13:00 WIB.

“Penyerahan sapi yang diterima ketua RW setempat, diserahkan Irwasda Polda Metro Jaya, Kombes Pol Didit Prabowo, yang mewakili Kapolda Metro Jaya,” papar Kapolres Metro Jakarta Pusat,  Kombes Pol Hendro Pandowo, di lokasi.

Menurut Kapolres, maksud dan tujuan pemberian hewan kurban pada masyarakat Johar Baru itu agar tercipta kerukunan antar warga mengingat di lokasi itu sering terjadi tawuran.

Kapolda Metro Jaya Sumbang Hewan Kurban ke Warga Kampung Pulo

Disambut FPI di Kampung Pulo, Kapolda Metro Sumbang Hewan Kurban  
Foto: Mei Amelia/detikcom 
 
Rabu, 23 September 2015 15:26 WIB
PUSKOMINFO - Sebulan setelah penertiban Kampung Pulo, Jakarta Timur, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Tito Karnavian kembali menyambangi warga di bantaran Kali Ciliwung tersebut. Kali ini, kedatangan Kapolda untuk memberikan sumbangan hewan kurban.

Kapolda tiba di lokasi sekira pukul 12:45 WIB, Rabu (23/9/2015), didampingi Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Umar Faroq dan istrinya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol  Mohammad Iqbal, Kabid Propam Kombes Pol Janner H Pasaribu, Kapolsek Metro Jatinegara Kompol Suganda.

Kedatangan Kapolda dan jajaran ini disambut oleh laskar FPI, dan tokoh agama yang disegani warga setempat, Habib Soleh Ali Idrus.

"Apa kabar Habib?," sapa Tito saat bersalaman dengan Habib Soleh di lokasi.

Tito dan jajaran polisi kemudian menuju ke majelis ta'lim Hidayatush Sholihin. Kapolda ditemani habib serta sejumlah anggota FPI juga Ketua DPD FPI Jakarta Habib Muchsin Zein Al'atas.

"Bukan kami yang meminta sapi, tetapi Bapak Kapolda lah yang bersimpati berikan hewan kurban melalui habib FPI Jakarta melalui Habib Muchhsin Zein Al'atas. Berkat beliau terjadilah pertemuan ini. Mudah-mudahan pertemuan tersebut dapat terjalin terus. Jika ulama dan umarahnya baik, tentu rakyatnya juga baik," ujar seorang tokoh yang membuka acara.

Pembunuh Juru Parkir Senayan City Juga Curi Uang Rp8 Juta

Rabu, 23 September 2015 15:11 WIB
PUSKOMINFO - Aparat kepolisian masih memburu pelaku pembunuhan terhadap Asep Suryadi, 24 tahun, juru parkir (sebelumnya ditulis Satpam) Mal Senayan City yang ditemukan tewas bersimbah darah di Basement 1 B1 Mal Senayan City, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2015) pagi. 

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Harry Sulistiadi, mengatakan sudah memeriksa beberapa saksi terkait kasus pembunuhan ini.

Tak hanya memeriksa saksi, polisi juga memeriksa lokasi kejadian. Hasilnya, uang parkir jutaan rupiah ternyata hilang dan diduga dibawa kabur pelaku.

"Duit di dalam lacinya itu kalau di total ada sekitar Rp6-8 jutaan hilang," ujar Kapolsek.

Kapolsek menduga motif sementara pembunuhan tersebut adalah perampokan. Dari hasil olah TKP, uang serta ponsel milik korban sudah hilang.

"Untuk saat ini dugaan sementara karena perampokan. Kita masih lihat dari CCTV yang merekam," kata Kapolsek.‎

Diketahui sekira pukul 05:00 WIB pagi tadi, Asep Suryadi ditemukan tewas nengenaskan dengan luka tusuk dibagian punggung belakang dan beberapa luka akibat benturan di kepala belakang.

5.700 Personel Polda Metro Jaya Siap Amankan Idul Adha 1436 Hijriah

Rabu, 23 September 2015 15:03 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya menerjunkan 5.700 personel untuk mengamankan perayaan Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriah pada Kamis (24/9/2015).

Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Martuani Sormin, mengatakan pengamanan dilakukan mulai malam takbiran sampai pemotongan hewan kurban.

Karo Ops menjelaskan 4.300 personel bertugas di masing-masing Polres dan jajaran. Sementara kekuatan cadangan 1.400 personel, yang terdiri dari 800 anggota Sabraha dan 600 anggota Brimob di Polda Metro Jaya.

"Mereka yang berada di Polda Metro Jaya, apabila ada kejadian maka akan dipindahkan ke berbagai tempat," ujar Karo Ops ditemui wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (23/9/2015).

Satpam Senayan City Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Rabu, 23 September 2015 12:24 WIB
PUSKOMINFO - Seorang Satpam Parkiran Mall Senayan City, Asep Suryadi, 24 tahun, ditemukan tewas bersimbah darah di Basement 1 B1 Mal Senayan City, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2015). Asep diduga sebagai korban pembunuhan karena terdapat luka tusuk di bagian pinggang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol M Iqbal mengatakan, pada Rabu (23/9/2015) dini hari, sekitar pukul 05.00 WIB, pihaknya menerima laporan akan adanya kasus penemuan mayat bersimbah darah di parkiran mal Senayan City.

Adalah Dodo Sudarso, 28 tahun, saksi yang menemukan korban terkapar bersimbah darah di tempat tersebut sekitar pukul 05.00 WIB. Saksi melaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek Metro Tanah Abang.

"Saat ini sedang dilakukan olah tempat kejadian perkara," tutur Kabid Humas.

Pihaknya pun menduga kalau korban tewas di bunuh dengan cara di tusuk. Sebab, pihaknya menemukan adanya luka bekas tusukan di tubuh korban. "Ada bekas tusukan di pinggangnya," terangnya.

Aparat kepolisian masih memburu pelaku pembunuhan tersebut.

Dugaan Sementara, Mayat Pria di Cibitung Bekasi Korban Curas

Rabu, 23 September 2015 09:17 WIB
PUSKOMINFO - Pihak kepolisian untuk sementara menyimpulkan tewasnya dua pria yang ditemukan di persawahan Kampung Kedaung, Desa Kertamurti, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Selasa 22 September 2015, karena pencurian dengan kekerasan (curas).

Demikian disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti yang hadir saat olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi tadi malam.

"Untuk sementara motifnya pencurian dengan kekerasan," katanya, Rabu (23/9/2015).

Menurut Kombes Pol Krishna, sejauh ini pihaknya telah memeriksa lima orang saksi terkait kejadian tersebut. "Kami juga menelusuri lokasi untuk penyelidikan kami," katanya.

Kini kasus tersebut, sambung Kombes Krishna, dalam penanganan Polsek Cikarang Barat, Polresta Bekasi, dan Polda Metro Jaya. "Kami saling koordinasi," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, kedua korban diketahui bernama Jayadi alias Alex (355) warga Kampung Bulak, Sukabudi, Sukawangi, Bekasi dan Arifin alias Emon (31), warga. Kampung Kalen Kramat, Setiabudi, Sukawangi, Kabupaten Bekasi.

Kedua korban ditemukan di persawahan Kampung Kedaung RT 3/2 Desa Kertamukti, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Selasa (22/9/2015) sekira pukul 18:30 WIB. Keduanya ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan, penuh luka bacokan.

Mayat lelaki satu ditemukan dalam posisi badannya tergeletak miring. Terdapat luka menganga di pinggang kanannya dan usunya terburai. Tak jauh dari temuan mayat pria tersebut, ditemukan lagi mayat pria terlentang di tepi Sungai Cibeel dalam kondisi perut sebelah kiri luka robek dengan usus terburai.

Dua Mayat Pria dengan Kondisi Mengenaskan Ditemukan di Cibitung Bekasi

Rabu, 23 September 2015 08:21 WIB
PUSKOMINFO - Dua mayat pria dengan kondisi mengenaskan ditemukan di persawahan Kampung Kedaung, Desa Kertamurti, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Selasa (22/9/2015) sore. Mayat tersebut penuh luka bacok dan isi perutnya keluar.

Petugas Polda Metro Jaya dan Polres Kota Bekasi bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara di Kawasan Cibitung.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti yang datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) menduga kedua pria tersebut adalah korban pembunuhan lantaran luka yang tampak. Pihaknya bersama Polres Bekasi berusaha mengungkap pelaku, motif dan identitas korban pembunuhan tersebut.

Sebelumnya, warga Kertamukti, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menemukan dua jasad pria tidak dikenal di dekat persawahan. Warga menemukan korban pertama dengan posisi badan tergeletak miring dan terdapat luka pada pinggang sebelah kanan.

Korban kedua yang tidak jauh dari korban pertama ditemukan di tepi Sungai Cibeel dengan posisi telentang terdapat luka terbuka pada perut sebelah kiri. Dua pria itu diduga menjadi korban pembunuhan karena terdapat luka terbuka hingga bagian isi perut keluar. Kedua korban juga dipenuhi dengan luka bacokan yang diduga menggunakan senjata tajam.

Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 23 September 2015



Rabu, 23 September 2015 07:44 WIB

PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM dan STNK Keliling di lima wilayah DKI Jakarta, Rabu, 23 September 2015, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK :LTC Glodok

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK :TMP Kalibata

 4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Honda Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam Operasional: 08:00 s/d 12:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
Info Keterangan Lebih Lanjut:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp :  021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717