30 November 2015

Dua Penipu Bawa Kabur Emas dan Berlian Bernilai Ratusan Juta dari Toko Emas Greco Barcelona Mampang

Senin, 30 Novber 2015 20:38 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Mampang Prapatan memburu pelaku penipuan yang membawa kabur emas dan berlian senilai Rp186,5 juta di Toko Greco Barcelona, Jalan Kemang Bangka, Jakarta Selatan.
"Petugas sudah memeriksa dua pelayan toko sebagai saksi," kata Kepala Seksi Humas Polsek Mampang Prapatan Aiptu Sukarno di Jakarta, Senin (30/11/2015)
Aiptu Sukarno menjelaskan kronologis kejadian berawal saat pelaku mengaku berinisial ED mendatangi toko emas pada Sabtu (28/11) sekira pukul 20.30 WIB. Pelaku ED menyamar menjadi pembeli menanyakan mengenai perhiasan kepada pelayan bernama Alia Meirizkika.
Saat pelayan menunjukkan perhiasan, pelaku lain masuk untuk mengambil 30 gram emas seharga Rp37.530.000.
Sukarno mengungkapkan ED juga berpura-pura menunjukkan bukti transferan dari ATM BCA ke nomor rekening 2860056821 atas nama Neda Puspita.
ED mengaku telah mengirimkan uang untuk membeli perhiasan satu buah kalung emas 18 karat dan liontin berlian 1,25 karat seharga Rp149.000.000. "Ternyata bukti transferan itu palsu," ujar Aiptu Sukarno yang menambahkan pelaku juga membawa kabur emas itu.
Selanjutnya, korban atas nama Neda Puspita yang mengalami kerugian mencapai Rp186.5300.000 itu melaporkan peristiwa penipuan tersebut ke Polsek Mampang Prapatan pada Minggu 29 November.

Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Kali Depan Central Park Jakbar

Foto: Regina/Okezone
Evakuasi Mayat Perempuan Tanpa Identitas di depan Central Park Jakarta Barat

Senin, 30 November 2015 12:48 WIB
PUSKOMINFO - Sesosok mayat perempuan tanpa identitas diperkirakan berusia 50 tahun ditemukan di kali depan Mal Central Park, Jakarta Barat, Senin (30/11/2015) pagi.

Kanit Reskrim Polsek Metro Tanjung Duren, AKP Antonius mengatakan, jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh Abdul Gofur, petugas kebersihan sekira pukul 09:30 WIB. Saat ditemukan mayat dalam posisi tertelungkup dan tidak mengenakan pakaian (bugil).

"Pemeriksaan awal di TKP (tempat kejadian perkara) tidak ada kekerasan benda tajam," kata AKP Antonius kepada wartawan di lokasi, di Jakarta, Senin (30/11/2015).

Dikatakan Antonius, mayat tersebut saat ini sudah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) guna divisum.

Terkait tidak adanya identitas yang melekat di tubuh korban, AKP Antonius mengatakan akan menyebar informasi melalui polsek guna mencari tahu identitas korban.

Resmob Polda Metro Jaya Bekuk Dua Pelaku Curanmor di Tangerang

Senin, 30 November 2015 11:39 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Unit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menciduk komplotan curanmor yang biasanya melakukan aksinya di Kabupaten Tangerang, Banten.

Komplotan yang berhasil dibekuk adalah Suherman, 24 tahun, dan Sudirman, 27 tahun, kini mendekam di rumah tahanan Polda Metro Jaya. Sementara, masih ada tiga pelaku lainnya yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) yakni Didi, Heri dan Samsul.

Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Handik Zusen menjelaskan kelompok ini dalam melakukan aksinya diawali dengan menyisir daerah yang akan dijadikan target operasi. "Biasanya yang dilirik adalah motor yang terparkir di halaman rumah," kata Kompol Handik Zusen kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (30/11/2015).

Setelah mendapatkan motor yang akan dijadikan targetnya, selanjutnya pelaku akan merusak kunci kontak kendaraan dengan menggunakan kunci letter T.

Salah seorang korban kelompok ini adalah Subiyanto, warga Kelapa Dua, Tangerang, Banten yang kehilangan dua unit motor miliknya ketika tengah memarkir kendaraannya di garasi rumah.

"Dalam melakukan aksinya, para tersangka ini membekali diri dengan senjata tajam jenis pisau," imbuhnya.

Kompol Handik mengatakan, selain melakukan pencurian di daerah tersebut. Komplotan pelaku itu pun tak jarang melakukan aksinya di perumahan elite seperti di Perumahan II Tangerang, Banten. Dari wilayah tersebut, mereka telah merampas enam unit sepeda motor dan semuanya telah dijual ke penadah.

Atas tindakannya, tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan kurungan minimal lima tahun penjara.

"Kami masih melakukan pengembangan terhadap tiga tersangka lain yang masih DPO. Lalu kami juga masih menyelidiki kemungkinan TKP lain yang dilibatkan tersangka," tukasnya.

Pakai Narkoba, 15 Wisatawan Dibekuk di Kepulauan Seribu

Wisatawan yang terjaring Operasi Cipta Kondisi di Kepulauan Seribu (Fakhrizal Fakhri/Okezone)
Wisatawan yang terjaring Operasi Cipta Kondisi Polsek Kepulauan Seribu Utara.

Senin, 30 November 2015 09:37 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polsek Kepulauan Seribu Utara bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta, menggelar Operasi Cipta Kondisi. Mereka menyasar para wisatawan yang dirazia dengan melakukan tes urine, Minggu 29 November 2015.

Hasilnya, sebanyak 15 orang wisatawan terbukti menggunakan narkoba, dengan rincian 14 orang positif menggunakan ganja, satu orang positif narkoba jenis sabu.

Kapolsek Kepulauan Seribu Utara, AKP Zaroki mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu cara yang dilakukan pihaknya, untuk mencegah peredaran narkoba di wilayah hukum Kepulauan Seribu.

"Kita lakukan dengan cara melakukan Operasi Cipta Kondisi yang dilakukan saat week end dan bekerjasama dengan BNNP DKI Jakarta, dengan melalukan pemeriksaan urine bagi setiap wisatawan yang berkunjung di wilayah Kepulauan Seribu," kata Kapolsek, Senin (30/11/2015).

Menurut Kapolsek, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk menekan peredaran barnag haram tersebut di wilayahnya.

"Langkah yang dilakukan seterusanya berkoordinasi dan serah terima barang bukti orang yang positif dengan membawa ke Mapolres Kepuluan Seribu. Serta melakukan pemeriksaan dari para orang yang positif ini," pungkasnya.

Polsek Metro Tambora Ciduk Pengedar Togel Singapura

Senin, 30 November 2015 09:31 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Reskrim Polsek Metro Tambora telah menangkap pengedar togel Singapura, Yabi Yahya alias Yunlin, 53 tahun, di Jalan Jamblang I RT 09, RW 02, Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat.

Kapolsek Metro Tambora, Kompol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, tertangkapnya Yunlin berdasarkan atas laporan warga yang resah akan aktivitas pria pengangguran itu.

"Tersangka kami tangkap di rumahnya sedang mencatat tagihan ke pemasang togel," ujar Kapolsek kepada wartawan, Minggu (29/11/2015) kemarin.

Dari tangan tersangka, sambung Kapolsek, polisi telah menyita barang bukti seperti uang Rp29 ribu dan catatan tagihan ke pemasang.

"Saat ini tersangka masih di polsek untuk dilakukan pemeriksaan lebih intensif," tutupnya.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 30 November 2015

Senin, 30 November 2015 08:33 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin, 30 November 2015, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : Citraland Grogol
STNK : Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM : Depan TMP Kalibata
STNK : Stasiun Lenteng Agung

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Tamini Square

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

Polda Metro Jaya Ringkus Komplotan Perampok Truk Bermuatan Kopi

Senin, 30 November 2015 08:04 WIB
PUSKOMINFO -  Jajaran Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuk komplotan perampok truk muatan kopi di kawasan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara. Bahkan, pengungkapan tersebut sempat diwarnai aksi kejar-kejaran dengan 11 pelaku yang mengendarai mobil Toyota Avanza.

"Komplotan itu merampok truk bermuatan kopi dan dipindahkan ke mobil Toyota Avanza. Kemudian dibawa ke Kapuk Muara," ujar Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti kepada awak media, Minggu (29/11/2015).

Kombes Pol Khrisna menambahkan, peristiwa yang terjadi pada siang tadi itu bermula saat polisi mendapatkan laporan adanya sebuah truk bermuatan kopi yang dirampok. Adapun nilai jual kopi yang diangkut truk dari Surabaya, Jawa Timur menuju Bogor, Jawa Barat tersebut mencapai ratusan juta rupiah.

"Truk tersebut membawa kopi senilai ratusan juta rupiah," imbuhnya.

Usai mendapat laporan, Polda Metro lantas memberangkatkan tim yang dipimpin Kanit I Subdit Jatanras, Kompol Gunardi untuk melakukan pengejaran.

Para perampok, lanjut Kombes Krhisna, telah memindahkan muatan truk ke mobil Toyota Avanza. Namun, saat akan dibekuk, para pelaku justru kabur dan menghindari petugas. Polisi pun melepaskan tembakan dan mengenai pintu kanan mobil.

"Pelaku sudah kita amankan, total ada 11 orang," pungkasnya.

29 November 2015

Konsumsi Narkoba di JPO, Enam ABG Diciduk Polsek Pesanggrahan

Minggu, 29 November 2015 12:43 WIB
PUSKOMINFO - Enam Anak Baru Gede (ABG) diamankan jajaran Polsek Pesanggrahan dari atas Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan Alamanda, pesanggrahan, Jakarta Selatan. Enam ABG itu diamankan lantaran kedapatan tengah mengonsumsi ganja dan sabu.

"Setelah digeledah, petugas menemukan tiga linting ganja yang disimpan dalam bungkus rokok," ujar Kapolsek Pesanggrahan Kompol Afroni Sugiarto di Jakarta, Minggu (29/11/2015).

Selain itu, lanjut Kompol Afroni, petugas juga turut mengamankan dua  kendaraan roda dua yang tidak dilengkapi surat kendaraan. Para ABG  yang diamankan atas dugaan kepemilikan ganja tersebut masing-masing bernama RS, 19 tahun, M, 18 tahun, EY, 19 tahun, W, 20 tahun, S, 21 tahun, dan S, 19 tahun.

"Petugas kemudian mengamankan keenam orang remaja tersebut  ke Polsek Pesanggrahan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," tambahnya.

Keenamnya pun dijerat Pasal 112 jo Pasal 111 ayat 1 UU RI No  35 tahun 2009 tentang kepemilikan narkotika dengan ancaman tujuh tahun penjara.

"Kami terus melakukan operasi dan razia dengan sasaran wilayah atau tempat yang memiliki kerawanan tinggi," tutupnya.

Polsek Metro Kemayoran Bekuk Pengedar Shabu Modus Dicampur Permen

Minggu, 29 November 2015 12:22 WIB 
PUSKOMINFO - Berawal dari operasi cipta kondisi di Jalan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. Polisi berhasil membekuk bandar shabu di salah satu warnet di Jalan Johar Baru, Sabtu (28/11/2015) malam.
“Dari tangan pria itu disita 20 gram shabu yang sudah dicampur permen,” tegas Kapolsek Metro Kemayoran, Kompol Setyo Bimo Anggora,SIK,MSI.
Kini tersangka Denny Defashion, 32 tahun, sudah lama pengedar narkoba itu lalu diamankan ke kantor polisi, selain barang bukti shabu juga diamankan timbangan elektronik, alat hisap (canglong) serta telepon genggam yang dipakai buat menghubungi calon pembeli. “Pria ini sudah lama diincer polisi karena dikenal pengedar shabu di kawasan Kemayoran,” papar Panit Narkoba Polsek Metro Kemayoran, Iptu Prayogo,SH.
Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Suyatno, menuturkan tertangkapnya pria pengedar shabu itu berawal dari tertangkapnya salah satu pemuda terjaring razia, bernama Wahyudi, 21 tahun, di Jl Kebon Kosong, dari dalam jok motor polisi saat itu menemukan alat hisap (bong) yang baru dipakai. Berawal dari kecurigaan itu, polisi segera menindak lanjuti.
Berkat kinerja polisi yang terus bertanya asal usul alat hisap itu akhirnya pemuda pengangguran itu bercerita kalau shabu selalu ia beli dari Denny yang sekarang masih berada di salah satu warung internet (Warnet) Genet di kawasan Johar Baru. Dari pengakuan pria tersebut, petugas segera mendatangi Warnet itu.
Setibanya petugas di depan warnet, banyak anak muda yang keluar masuk dan diduga habis membeli shabu. Begitu percaya diri kalau pria pengedar ada di dalam warnet tiga anggota serse narkoba segera melakukan penangkapan terhadap pria dikenal bandar. Tak pelak lagi, saat petugas masuk melihat pelaku dengan tenang sempat menawari shabu pada polisi yang menyamar.
Begitu pria itu memberikan permen sudah bercampur shabu pada Iptu Prayogo, petugas segera memborgol namu pria itu tersontak kaget melihat petugas menangkapnya. “Kami polisi jangan bergerak, dengan posisi tangan diborgol belakang, petugas lalu membawa pria pengedar shabu ke Polsek Metro Kemayoran. Dari tempat kejadian petugas juga menyita puluhan permen coklat berbagai merek serta timbangan, HP dan alat hisap.
“Kami akan terus melakukan operasi disetiap wilayah, sasarannya selain pelaku kriminal juga narkotik yang semakin merajalela peredarannya, diminta pada pemakai maupun pengedar untuk menghentikan kegiatannya, jangan coba-coba bermain api kalau ingin sehat dan anggota tidak segan mengambil tindakan,” tegas Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Hendro Pandowo.

Perangi Kejahatan, Polda Metro Jaya Gandeng Artis Ibukota


Polda Metro Gandeng Artis Ibu Kota Kampanyekan Memerangi Kejahatan
Minggu, 29 November 2015 11:04 WIB
PUSKOMINFO - Tingkat kejahatan di Ibukota cukup tinggi. Hampir setiap hari, terjadi kejahatan di setiap sudut Kota Jakarta. Dalam satu hari saja, ada puluhan kejahatan terjadi.

Banyaknya kejahatan di kota metropolitan ini, mendorong jajaran Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk mengkampanyekan memerangi kejahatan dengan slogan 'Turn Back Crime'. Polisi menggandeng sejumlah Artis Ibukota seperti Cinta Penelope, Gunawan, Ramzi dan Pasha 'Ungu'.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Tito Karnavian menyebut kegiatan ini merupakan pesan bagi warga Jakarta agar mau turut berperan aktif dalam mencegah kejahatan. Slogan ini, lanjutnya, sekaligus merupakan brand dari jajaran reserse Polda Metro Jaya.

"Kita anggap perlu pesan pada masyarakat agar masyarkat memiliki persepsi opini kinerja dari jajaran reserse," kata Kapolda kepada wartawan di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (29/11/2015).

"Hanya dengan melihat brand ini, orang sudah tahu ini reserse, masyarakat yang gunakan seragam ini reserse berbuat negatif jadi tahu, kalau bagus masyarakat akan positif," imbuhnya.

Dengan brand yang melekat ini, Kapolda berharap agar jajaran reserse juga lebih profesional dalam menjalankan tugas-tugasnya.

"Kalau reserse berani mengeluarkan brand berarti mereka berani dinilai masyarakat dan konsekuensinya reserse harus positif, akan membangun positif terus," lanjutny

Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti mengatakan, kampanye ini dilakukan untuk membangun kesadaran masyarakat untuk turut serta dalam mencegah kejahatan. Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian, tidak luput dari kejahatan setiap harinya.

Turn Back Crime sebenarnya merupakan slogan kampanye interpol untuk memerangi kejahatan. Menurut Kombes Pol Krishna, Jakarta merupakan kota besar yang padat penduduknya sangat rentan dengan kejahatan, sehingga dengan slogan tersebut, akan lebih mudah bagi pihaknya mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keamanan Jakarta.

"Dengan kampanye ini, kami mengajak masyarakat memerangi bersama. Garda terdepannya polisi iya, tapi peran serta masyarakat agar tidak terjadi kejahatan," tutupnya

Karena Cemburu, Karyawati Kritis Ditusuk Pacar

Minggu, 29 November 2015 11:51 WIB
PUSKOMINFO - Seorang karyawati yang tinggal di Koang, RT 4/5 Kecamatan Pegadungan, Jakarta Barat, kritis setelah ditusuk sang pacar sebanyak tujuh kali di dekat ruko Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Triyani mengatakan, korban bernama Mega usianya sekitar 20 tahun. Sedangkan tersangka diketahui bernama Ruli Hariyanto alias Bengal, 18 tahun. Dia merupakan pengangguran yang tinggal tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) yakni Tanah Tinggi RT 2/6.

“Antara korban dan tersangka berpacaran, kemudian korban diduga memiliki kekasih lain atau kenal dengan pria yang membuat tersangka menjadi cemburu. Padahal itu hanya prasangka tersangka saja, tapi hingga kini korban masih kritis belum bisa dimintai keterangan,” kata AKP  Triyani, Sabtu (28/11/2015) kemarin.

Menurut AKP Triyani, korban ditusuk hingga tujuh kali di bagian badan. Korban selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, setelah sempat dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang. 

Dalam waktu kurang dari 12 jam, petugas Polres Metro Tangerang yang mendapat laporan atas kejadian tersebut berhasil menangkap Ruli. Selain menangkap tersangka, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa pisau dan sepeda motor yang digunakan tersangka saat kejadian. “Tersangka diduga juga akan merampas barang milik korban,” tandasnya.

28 November 2015

Anak Bunuh Ayah Kandung di Telaga Bestari Tangerang

Sabtu, 28 November 2015 14:08 WIB
PUSKOMINFO - Seorang ayah bernama Marwan, 43 tahun, dibunuh oleh anak kandungnya Abdul Rohim, 22 tahun. Marwan sebelumnya ditemukan tewas diduga karena menjadi korban perampokan di rumahnya di Perumahan Telaga Bestari Blok A9 No. 21 RT 07 RT0, Desa Wanakerta, Perumahan Telaga Bestari, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, kemarin. Namun setelah petugas Polresta Tangerang melakukan penyelidikan dan Olah Tempat Kejadian Perkara (Olah TKP) diketahui sebagai korban pembunuhan anak sendiri.
“Pelakunya adalah anak kandungnya sendiri,” ujar Kapolresta Tangerang Kombes Pol Irman Sugema melalui Kasat Reskrim Polresta Tangerang AKBP Arman, Sabtu (28/11/2015).
ban sebelumnya ditemukan dalam kondisi tewas dengan tangan terikat, mulut disumpal dengan kain. Di TKP, polisi menemukan sejumlah kejanggalan dalam perampokan tersebut.
 “Pelaku bernama Abdul Rohim adalah anak dari istri pertama korban. Saat melakukan aksi itu dia dibantu temannya Rusdeni. Sebelum melakukan aksinya, pelaku sempat menginap, dan merawat korban,” tambah Kapolres.
Abdul Rohim, lanjut Kapolres, sudah lama tidak bertemu dengan ayah kandung tersebut. Abdul Rohim mengaku mencari-cari ayah kandungnya dalam kurun waktu 10 tahun ini. Sampai akhirnya pelaku bertemu ayah kandung dan tinggal di Perumahan Telaga Bestari.
“Jadi sudah 10 tahun enggak ketemu, pas tahu alamat ayahnya tersangka kemudian merawat korban selama dua minggu. Rupanya pelaku ingin mendapatkan warisan. Kebetulan motor Vixion yang ada di rumah korban diincar pelaku. Tapi korban tidak mau menyerahkan motor itu dan sehingga pelaku dan temannya merampok dan membunuh korban,” kata Kapolres.
Usia merampok dan membunuh Marwah, pelaku dan temannya kabur. Dari hasil penyelidikan, petugas Polresta Tangerang dan Polsek Pasar Kemis Kabupaten Tangerang mendapati alamat tersangka di daerah Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.
 “Pelaku berhasil kami tangkap di daerah Cilincing Jakarta Utara,” jelasnya.

Polda Metro Jaya bersama Polisi Inggris Adakan Simulasi Pengamanan VIP

Sabtu, 28 November 2015 13:48 WIB  
PUSKOMINFO - Aparat Direktorat Pengamanan Obyek Vital (Dit Pam Obvit) Polda Metro Jaya menggandeng aparat kepolisian Inggris meningkatkan kemampuan personel. Sebanyak 50 orang mendapatkan pelatihan Close Protection Team (CPT) sejak 2 sampai 26 November 2015.

Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Metro Jaya, Kombes Pol Aan Suhanan, mengatakan personel mendapatkan pelatihan berupa cara mengamankan pejabat dan tamu negara dari jarak dekat. Pelatihan pengamanan ini dilakukan mengantisipasi gangguan keamanan.

"Kemampuan CPT memang bidang tugas. Kami bekerjasama dengan Inggris yang kami tahu CPT itu terbaik di dunia. Makanya, kami bekerjasama dengan Inggris ntuk peningkatan personel," tutur Kombes Aan saat kegiatan simulasi CPT di Lapangan Dit Lantas Polda Metro Jaya, Sabtu (28/11/2015). Dia menjelaskan, 50 personel, ada dibagi ke dalam satu tim yang terdiri dari empat orang.

Selain itu, ada pengamanan bodyguard melekat ke masing-masing orang. Penggunaan tidak hanya tim kalau dianggap tidak rawan cukup bodyguard.

"Yang jelas tim ini itu diperuntukkan VIP yang sudah kami amankan di dubes ada penggunaan untuk SO atau bodyguard. Bentuk tim ini hanya satu bodyguard kepala lembaga dan dubes. Ini untuk peningkatan kemampuan saja," tuturnya.

Aparat kepolisian memperagakan simulasi pelatihan CPT. Simulasi kegiatan dimulai dengan cara membongkar pasang senjata api jenis Glok 19. Setelah itu, dilakukan pemeriksaan kendaraan bermotor yang dipergunakan pengamanan. Apabila telah selesai diperiksa, maka kendaraan bermotor itu dapat dipergunakan untuk membawa tamu VIP. Jika di lapangan ditemui hadangan, maka dilihat intensitas, lalu, dilakukan pengamanan terhadap tamu undangan.

Polresta Depok Resmikan Ruang RDCC (Resta Depok Command Center) dan Pusdatro (Pusat Data Elektronik)

Kapolres Depok, Kombes Dwiyono, meresmikan  ruang portal media internal Polres Depok. (angga)
Kapolresta Depok, Kombes Pol Dwiyono, meresmikan ruang portal media internal Polresta Depok.
Sabtu, 28 November 2015 07:25 WIB 
PUSKOMINFO  – Dalam memperingati HUT ke-33 Polresta Depok, Kapolresta Depok Kombes Pol Dwiyono meresmikan ruang portal media internal Polres, Jumat (27/11/2015). 
“Sesuai perkembangan zaman, kami juga mengedepankan teknologi dalam pelayanan masyarakat supaya lebih cepat dan mudah,” ujar kapolres usai pemotongan pita tanda peresmian ruang Pusat Data Elektronik (Pusdatro). 

Menurut Kapolres, di era digital, Polresta Depok juga memiliki media sosial dan website resmi. “Masyarakat dapat melihat situs di www.polrestadepok.info, website ini sudah dapat diakses dan bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam mengetahui seputar informasi segala kegiatan Polres dan Polsek, pengamanan pilkada, serta tren kriminalitas yang terjadi,” katanya. 

Menyesuaikan perkembangan teknologi, lanjut Kapolres, kini Polres memiliki pengamanan berbasis teknologi terhubung ke pusat yaitu Resta Depok Command Center (RDCC).

“RDCC dapat mempermudah anggota dalam memonitor wilayah melalui rekaman CCTV yang berada di jalan-jalan. Selain itu, sejumlah pusat keramaian dan perkantoran juga sudah mempunyai panic button tersambung ke RDCC supaya anggota dapat bergerak cepat,” tambahnya. 

“Kita juga mempunyai tim Jaguar Quick Responce untuk mengatasi segala bentuk kejahatan jalanan baik pagi maupun malam hari.” kata Kapolres.

27 November 2015

Polda Metro Jaya Amankan 25 WN China Diduga Pelaku Penipuan dari Ruko Mangga Dua Square

Aparat Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya gerebek tempat penipuan warga negar asing (WNA) asal China di Blok B 17, Mangga Dua Square, Jakarta Utara, Jumat (27/11/2015).

Jumat, 27 November 2015 19:32 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Polda Metro Jaya kembali menggerebek tempat yang dijadikan penipuan oleh warga negara asing (WNA) asal China, Jumat (27/11/2015). Mereka beraksi dari ruko Blok B 17 Mangga Dua Square.

"Pada awalnya kita mendapat laporan masyarakat di ruko sini sering keluar masuk WNA dengan kegiatan tak jelas," kata Kanit 3 Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Dhany Aryanda di Mangga Dua Square, Jakarta Utara, Jumat. 

Penggerebekan dilakukan bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Sebab, awalnya diduga tempat tersebut dijadikan bisnis narkoba.

"Saat digerebek ternyata ditemukan alat untuk menipu," kata Dhany. 

Beberapa alat tersebut seperti telepon, ponsel, alat pemancar sinyal, laptop. Dalam aksinya mereka mengaku sebagai pejabat di China. 

Dari penggerebekan tersebut 25 WN China diamankan, yang terdiri dari 18 orang laki-laki dan tujuh orang perempuan. 

"Mereka pakai visa on arrival," jelas Kompol Dhany. 

Kini, 25 orang WN China tersebut dibawa ke Kantor Imigrasi Jakarta Utara. Mereka didata dan akan dideportasi ke negara asalnya.

Pemerkosa Karyawati di JPO Lebak Bulus Tewas Saat Ditangkap

Jumat, 27 November 2015 15:09 WIB
PUSKOMINFO - Pelaku perampokan disertai pemerkosaan terhadap RJ, 23 tahun, seorang karyawati saat melintasi jembatan penyeberangan orang (JPO) Pondok Indah-Lebak Bulus yang terjadi Sabtu (21/11/2015) lalu, berhasil ditangkap. Namun pelaku tewas tertembak petugas Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya saat ditangkap.

"Pelaku tewas saat akan ditangkap oleh petugas," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti, Jumat (27/11/2015).

Saat ini jenazah pelaku yang belum diungkap identitasnya itu dibawa polisi ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Peristiwa perampokan disertai perkosaan yang dialami RJ, warga Kelurahan Pulo, Kecamatan Kebayoran Baru, itu terjadi saat ia melintasi jembatan pada Sabtu, 21 November 2015, sekira pukul 16.30 WIB. Ia baru pulang dari Balai Diklat Pekerjaan Umum (PU).

Menurut pengakuan korban, situasi di atas jembatan tidak banyak orang yang melintas. Ia hanya melihat seorang lelaki yang berjalan dari arah berlainan. Awalnya, ia tidak menaruh curiga pada gerak-gerik lelaki itu.

Namun, saat dirinya dan lelaki itu berpapasan di tengah JPO, pelaku tiba-tiba menarik jaket RJ dan menyudutkannya ke pegangan jembatan. Lalu, pelaku meminta korban memberikan harta bendanya berupa uang Rp 200 ribu dan handphone iPhone 5.

"Korban tidak langsung dilepaskan, pelaku kemudian memperkosa korban. Pelaku satu orang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, pada Selasa 24 November 2015 lalu.

Korban melaporkan kejadian itu kepada Polres Metro Jakarta Selatan, Senin 23 November 2015 malam.

Polres Metro Jakarta Barat Bekuk Tiga Pengedar Sabu

Jumat, 27 November 2015 15:03 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil meringkus seorang pengedar narkoba jenis sabu, berinisial KO, 21 tahun, yang kerap melakukan transaksi barang haram tersebut di sebuah toko waralaba di daerah Taman Sari, Jakarta Barat.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Afrisal mengatakan, penangkapan terhadap pelaku dilakukan setelah adanya laporan dari pihak toko waralaba, jika tempatnya kerap dijadikan lokasi transaksi barang haram oleh pelaku.

"Kita lakukan pengintaian terhadap pelaku di lokasi. Dan benar saja, ketika digeledah dia membawa narkoba jenis sabu," kata AKBP Afrisal kepada wartawan, Jumat (27/11/2015).

AKBP Afrisal mengatakan, dari tangan pelaku, pihaknya mengamankan tiga paket sabu seberat 1,45 gram. Menurut pengakuan pelaku, barang haram tersebut didapat dari rekannya berinisial SH.

Berdasarkan pengakuan pelaku tersebut, pihaknya kemudian meluncur ke kediaman SH, 36 tahun, di bilangan Cibubur, Jakarta Timur. Di lokasi, petugas berhasil menangkap tangan pelaku SH, yang tengah melakukan transaksi dengan rekannya.

"Didapati SH sedang bersama temannya S, 37 tahun. Ketika digeledah ada empat plastik sabu seberat 3,66 gram dan satu buah plastik kecil daun ganja, seberat 0,72 gram," ujarnya.

Lebih lanjut, AKBP Afrisal menuturkan, ketiganya telah digelandang ke Polres Jakarta Barat guna menjalani pemeriksaan. Ketiganya akan dijerat dengan pasal 114 sub pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009, dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara.

Makam Balita Diduga Korban Malpraktek, Dibongkar


IMG-20151127-WA0000
Suasana pembongkaran makam balita dugaan malapraktek RS Awal Bros Kalimalang, Bekasi Selatan. 
 
Jumat, 27 November 2015 12:56 WIB
PUSKOMINFO - Tim Forensik Polda Metro Jaya, akhirnya membongkar makam almarhumah Falya Falya Rafaani Blegur, 14 bulan, korban dugaan malapraktek di Rumah Sakit Awal Bross,  Bekasi Selatan, Jumat (27/11/2015) pagi.
 
Di pemakaman umum Belit, Kranji Bekasi Barat, tujuh anggota tim forensik, membongkar makam disaksikan keluarga korban, “Dari awal saya sudah siap dan menyetujui kalau makan anak saya dibongkar untuk keperluan otopsi,” ujar Ibrahim Blegur, ayah korban.
 
Pembongkaran makan itu diperlukan polisi, setelah keluarga melaporkan dugaan malapraktik yang dilakukan tim medis RS Awal Bross, Jl KH Noer Alie, Kalimalang, Bekasi Selatan, ke Mapolda Metro Jaya, beberapa waktu lalu.
 
Sejak sepekan lalu, penyidik melakukan penyelidikan tahap awal atas meninggalnya Falya yang diduga karena kelalaian tim medis RS Awal Bross  Bekasi dan Jumat penambahan data soal penyebab kematian korban. Pembongkaran makam itu dilakukan untuk keperluan proses penyelidikan polisi.
 
“Sejak awal, saya hanya mempermasalahkan pemberian antibiotik kepada anak saya tanpa dilakukan tes pada kulit terlebih dahulu dan tanpa pengawasan dokter serta penjelasan apa yangg mengakibatkan meninggalnya anak saya," ungkapnya.
 
Keterangan Ibrahim Blegur, kronologis penanganan korban di RS Awal Bross berawal pada Rabu, 28 Oktober 2015, sekira pukul 10:00 WIB, ia datang ke Poli Anak ditangani dr. Yenni Wiyarni Abas, S.Pa. dan di diagnosa Diare dan Dehidrasi Ringan sehingga direkomendasikan oleh dokter untuk di rawat inap.
 
Kemudian pada hari Kamis, korban sudah agak pulih sudah mau makan dan bercanda. Kemudian sekira pukul 13:00 WIB, oleh suster korban diberikan Antibiotik Ampul yang disuntikkan pada infus.
 
Setelah diberikan antibiotik tersebut, sekira satu jam kemudian korban mengalami pembengkakan pada tubuh serta bercak merah dan mulut mengeluarkan busa. Mata naik keatas seperti sedang step dan kehilangan kesadaran. 
 
Kemudian pelapor memanggil perawat dan dokter melalui alat pemanggil darurat namun tidak datang, lalu pelapor menyusul keruang perawat. Pada saat itu detak jantung sudah 170 hingga pukul 19:00 WIB korban dimasukan keruangan ICU. Hingga meninggal dunia pada hari Minggu, tanggal 1 November 2015 pukul 06:05 WIB.
 

Direktorat Pembinaan Masyarakat (Dit Binmas) Polda Metro Jaya Beri Penyuluhan untuk Cegah Kejahatan di Minimarket

Jumat, 27 November 2015 10:23 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Direktorat Pembinaan Masyarakat (Dit Binmas) Polda Metro Jaya memberikan penyuluhan keamanan kepada 450 karyawan Alfamart. Penyuluhan dalam rangka mengantisipasi dan mencegah terjadi kejahatan di minimarket.

Penyuluhan disampaikan Wakil Direktur Binmas Polda Metro Jaya, AKBP Anjar Gunadi di Kantor Pusat Alfamart, Cikokol, Kota Tangerang, Kamis (26/11/2015) kemarin.

AKBP Anjar Gunadi mengatakan menjelang Hari Raya Natal dan pergantian tahun, aksi kriminal di wilayah ibu kota cenderung meningkat dan minimarket menjadi salah satu target incarannya.

Dari data yang dimiliki Polda Metro Jaya, kata AKBP Anjar, terdapat 30 kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat) terjadi sepanjang tahun 2015. Sebanyak 4 kasus berhasil terungkap. ‎

“Di luar penegakkan hukum, kami mengupayakan langkah preventif. Sebagai antisipasi, kami menjalin kerja sama dengan minimarket Alfamart untuk membentuk sistem keamanan khusus di toko yang terhubung dengan kepolisian,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, AKBP Anjar mengatakan mekanisme sistem keamanan kepada para personel toko Alfamart. Kegiatan ini, akan dilaksanakan di berbagai Kantor Cabang Alfamart lainnya.

“Penyuluhan ini merupakan salah satu langkah awal implementasi sistem keamanan, sekaligus meningkatkan kesadaran karyawan minimarket yang sebagai masyarakat untuk turut berperan dalam meminimalisasi peluang kejahatan,” tuturnya.

Menurut AKBP Anjar, ada beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi aksi kriminal di lingkungan, diantaranya memasang CCTV, memasang alarm kejahatan (panic button), mengenali modus operandi yang biasa dilakukan, serta melakukan koordinasi dengan warga sekitar dan polisi setempat.

Sementara itu, Corporate Communication Alfamart, Nur Rachman mengatakan pihaknya mendukung penuh upaya kepolisian untuk melindungi masyarakat termasuk pelaku usaha.

“Adanya sistem keamanan ini, kami berharap, kriminalitas dapat dicegah serta keamanan para personel toko dan konsumen kami lebih terjamin,” tutur Nur Rachman.

Alfamart akan memasang spanduk atau stiker yang menunjukkan tokonya dilindungi Kepolisian, serta memasang panic button yang terhubung langsung dengan kantor polisi terdekat.

Terrekam CCTV, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Polsek Metro Setiabudi

Jumat, 27 November 2015 09:47 WIB
PUSKOMINFO - Anggota Reserse Polsek Metro Setiabudi menciduk dua maling sepeda motor bersenjata api di kawasan Depok, Jawa Barat. Penangakapan dilakukan setelah aksi kedua pelaku terrekam CCTV yang terpasang di tempat parkir Apartemen Rasuna Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Kapolsek Metro Setiabudi, Kompol Tri Yulianto, didampingi Kanit Reskrim, Kompol Ali Yusron, mengatakan kedua pelaku yang ditangkap yakni Rini, 20 tahun dan Irwan, 22 tahun, dibekuk di wilayah Depok.

Kapolsek menjelaskan kejadian berawal ketika kedua bandit mengincar motor milik Dicky di tempat parkir Apartemen Rasuna Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Aksi dua penjahat itu kepergok warga, namun seorang di antaranya langsung mengeluarkan senjata api siap menembak. Beberapa orang yang melihatnya langsung tak berkutik. Dua bandit muda ini pun kabur membawa motor hasil kejahatannya.

“Kami masih mendalami dan mengembangkan kasus ini. Sudah berapa sudah berapa kali beraksi. Yang jelas setiap aksi mereka menggunakan kunci T,” papar Kapolsek.

Akibat perbuatannya kedua pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian. Mereka terancam hukuman tujuh tahun penjara.

Polda Metro Jaya Bentuk Satgas Siaga Banjir dan Macet di Jakarta

 
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Tito Karnavian Mengecek Kesiapan Peralatan Penanganan Banjir (Foto: Mei Amelia) 
 
Jumat, 27 November 2015 09:33 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya menggelar apel siaga banjir bersama sejumlah instansi terkait, Jumat (27/11/2015) pagi. Seluruh personil dan peralatan SAR digelar dalam apel tersebut.

Apel siaga banjir dipimpin Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Tito Karnavian di lapangan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jumat (27/11/2015) pagi ini. Apel ini dihadiri sekitar 2 ribu personel dari Polda Metro Jaya, Satpol PP DKI, BNPN dan unsur TNI.

Dalam apel ini, Irjen Tito mengecek kesiapan personil dan perlengkapan SAR seperti perahu karet, perahu rakitan, pelampung, tabung oksigen, kendaraan patroli hingga posko darurat.

Irjen Tito mengatakan, di musim hujan ini, permasalahan yang timbul di Jakarta bukan hanya banjir. Banjir berdampak terhadap kemacetan lalu lintas, sehingga perlu dibentuk Satgas Siaga Banjir.

"La Nina kan uap air mulai berkumpul di atas  mengakibatkan curah hujan cukup banyak, jadi banjir dan kemacetan lalu lintas. Kota Jakarta kan salah satu kota dengan kemacetan lalu lintas terparah di dunia, ditambah dengan genangan air saat hujan akan terjadi kemacetan," kata Irjen Tito di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (27/11/2015).

"Oleh karena itu, saya menugaskan kepada Dirlantas untuk membuat penangan kemacetan lalin akibat hujan. Baik ditingkat Polda atau pun Polres, yang melibatkan stakeholder terkait. Satpol PP, DLLAJ, dan lain-lain, Kodim dan Koramil, bantu," tambahnya.

Satgas siaga banjir ini sendiri bukan hanya fokus menangani korban banjir, tetapi juga permasalahan lain yang timbul akibat banjir seperti kemacetan lalu lintas. Di Jakarta sendiri, lokasi rawan banjir cukup banyak sehingga perlu upaya penanganan secara berkala.

"Kedua, banjir ini kan terjadi setiap tahun. Kita ingin pemerintah saat ini berjuang untuk menyelesaikan secara konseptual. Tapi kan belum selesai. Sekarang pun Kampung Pulo sudah banjir. Oleh karena itu, karena problem rutin seharusnya dibuat antisipasi baik. Caranya gimana? Dibentuk satgas. Tingkat Provinsi dibentuk satgas," imbuhnya.

Dengan adanya satgas ini, diharapkan pemerintah dan stakeholder terkait memiliki konsep dalam penanganan banjir berkala ini.

"Tugasnya (satgas) menangani banjir dalam skala besar atau membackup satgas di tingkat kotamadya kabupaten ketika memerlukan backup. Satgas dibentuk unsur mulai dari Kodam, BNPB, masyarakat, Polda. Ini dibuat siapa berbuat apa, bagian-bagiannya. Ada evakuasi, logistik, kemacetan lalin, evakuasi, kesehatan dan seterusnya," tutupnya.

Ngopi (Ngobrol Happy) Kapolsek Pancoran

 Lihat foto dalam pesan 
Ngopi (Ngobrol Happy) Kapolsek Pancoran dengan warga

Jumat, 27 November 2015 08:36 WIB
PUSKOMINFO - Banyak cara yang bisa dilakukan oleh petugas Kepolisian dalam mendekatkan diri kepada masyarakat. Tidak mengenal waktu dan tempat, polisi selalu berupaya hadir ditengah-tengah masyarakat. Memberikan perlindungan dan keamanan setiap saat walau sebagian masyarakat sudah terlelap dalam mimpi indahnya.

Seperti yang terlihat pada Jum'at (27/11/2015) dinihari, jarum jam telah menunjukkan pukul 23.17 WIB namun suara tawa ringan masih terdengar dipojokan warung kopi pinggir jalan Rawajati. Tampak dua orang petugas Polisi asik ngobrol dan bersenda gurau dengan sekumpulan orang tua. 

Usut punya usut, ternyata kedua petugas Polisi tersebut merupakan orang yang memiliki pengaruh dilingkungan Polsek Pancoran, yaitu Kompol Aswin yang menjabat sebagai Kapolsek Pancoran dan Iptu H. Sriyana selaku Kanit Binmas Polsek Pancoran.

Kira-kira apa saja yang dibicarakan oleh kedua pejabat Polsek Pancoran tersebut ?

"Kita membahas yang ringan-ringan saja kok, soal keseharian warga dan lingkungannya," tutur Kompol Aswin. "Yaa... Sambil diselingi candaan, biar pikiran lebih fresh. Kasihan bapak-bapak ini, masak harus diceramahin terus. Siang diceramahin istri, malamnya diceramahin lagi sama Polisi...." lanjut Kapolsek disambut gelak tawa warga saat ditanya kru TriBrataNewsPancoran disela-sela obrolan itu.

"Tapi jangan salah, dari obrolan ringan inilah masyarakat merasa lebih akrab dengan petugas sehingga bisa mengeluarkan keluh kesah terkait masalah keamanan dan ketertiban dilingkungannya. Jadi tidak ada yang ditutup-tutupi. Petugas juga harus peka dan tanggap dalam menangani keluhan warganya," ungkap Kapolsek yang belum genap menjabat satu bulan itu tentang tujuan dirinya menerapkan pendekatan langsung kepada masyarakat Pancoran.

"Saya namakan program ini NGOPI, kependekan dari Ngobrol happy. Kita patroli, bertemu warga, kita datangi lanjut ajak ngobrol masalah lingkungan diselingi gurauan sambil ditemani segelas kopi." jelasnya.

Ditanya manfaat dari pelaksanaan program itu, Kompol Aswin menerangkan, "Sebenarnya, untuk mengetahui masalah keamanan masyarakat secara nyata harus digali dari sumbernya langsung. Bukan hanya melihat statistik laporan polisi yang masuk di kantor. Bisa jadi masyarakat yang melapor itu jauh lebih sedikit daripada kejadian sesungguhnya. Dari obrolan ringan inilah saya dapat mengevaluasi kinerja jajaran Polsek Pancoran dan mengambil langkah-langkah perubahan." jelasnya.

Waktu pun terus berjalan. Tak terasa, 1 jam berlalu dengan cepatnya. Setelah bercengkrama dengan warga Rawajati, Kapolsek dan Kanit Binmas pamit untuk melanjutkan patrolinya.

Walau terkesan cukup sederhana dan sering dilakukan oleh bawahannya, program NGOPI sekiranya cukup meninggalkan kesan bagi warga Pancoran yang dikunjungi oleh kedua pejabat Polsek Pancoran tersebut.

Hal tersebut diungkapkan oleh M. Yunus, salah satu warga Duren Tiga yang pernah ngobrol bareng dengan Kapolsek beberapa hari yang lalu ketika dijumpai.

"Dengan bertemu dan ngobrol bareng, setidaknya Kapolsek jadi tahu situasi dan kondisi dilapangan. Saya berharap beliau dapat mengambil kebijakan yang tepat sesuai keadaan diwilayahnya saat ini," ujarnya. "Semangat terus yaa pak Kapolsek, jangan lupa tetap jaga kesehatan..." pesan Yunus menutup perjumpaan kami.







Wanita Pengendara Sepeda Motor Tewas Terlindas Truk di Kalimalang

Jumat, 27 November 2015 07:38 WIB
PUSKOMINFO - Seorang wanita pengendara sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B 4390 TIB tewas terlindas truk bermuatan tanah di Jalan Raya Inspeksi Kalimalang, tepat di depan RM Buger Grill, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (26/11/2015) malam.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Gunawan mengungkapkan identitas korban bernama Mayastri Rochana yang tinggal di Pondok Kelapa nomor 53 RT 5 RW 12, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

"Korban bernama Mayastri Rochana, beralamat di Pondok Kelapa," kata AKBP Gunawan saat dikonfirmasi, Jumat (27/11/2015).

AKBP Gunawan menambahkan, insiden tersebut terjadi saat korban mengendarai sepeda motornya dari arah Barat menuju Timur di Jalan Raya Inspeksi Kalimalang, Duren Sawit. Setibanya di depan Rumah Makan Burger Grill, korban ingin mendahului kendaraan dumptruk dari lajur kanan. 

"Dia ingin menyalip dari sebelah kanan. Karena jalan licin akibat hujan, sepeda motor tersebut tergelincir dan pengendara terlempar ke kanan," jelasnya. 

Bagian tubuh korban langsung terlindas roda belakang kanan kendaraan dumptruk. Maya pun langsung meninggal di lokasi. 

"Untuk barang bukti semua di amankan di Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur, untuk jenazah korban di bawa ke RSCM," pungkas AKBP Gunawan.

Dua Pelaku Curanmor Bersenjata Api Diringkus Polsek Teluk Naga

Jumat, 27 November 2015 07:25 WIB
PUSKOMINFO - Kepergok saat akan menjual sepeda motor curian, dua pelaku curanmor asal Lampung Timur ini mencoba melawan polisi dengan senjata api rakitannya. Nyali keduanya ciut setelah petugas melepas tembakan peringatan ke udara.

Kedua pelaku curanmor yang ditangkap yakni Hermansyah, 28 tahun dan Agustami, 30 tahun, ditangkap petugas tim Buser Polsek Teluknaga pimpinan Kanitreskrim, Ipda Madsani di pinggir Jalan Raya Prancis, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Kamis (26/11/2015).

Kapolsek Teluknaga, AKP Hadi Wiyono, mengatakan penangkapan dua alap-alap motor pada Kamis (26/11/2015) itu bermula ketika tim buser mencurigai dua pemuda yang saat itu berada di pinggir Jalan Raya Prancis, Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Kecurigaan petugas terbukti benar. Saat didekati, salah satu pelaku tiba-tiba mengeluarkan senjata api dari balik jaket. Tak mau kecolongan, petugas pun terpaksa melepas mengarahkan moncong senjatanya ke udara. Tembakan peringatan itu membuat nyali keduanya menciut.

“Saat ditangkap, keduanya diketahui akan bertransaksi menjual sepeda motor curian,” ‎kata Kapolsek.

“Selain menyita dua motor curian dan sepucuk senjata api revolver rakitan, kami juga menyita alat kejahatan berupa kunci T beserta anak kunci,” ‎tambah Kapolsek.

"Selain menjerat tersangka dengan pasal 363 KUHP, kedua pelaku juga dijerat Undang-undang Darurat tentang kepemilikan senjata api dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup," ungkap Kapolsek.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 27 November 2015

Jumat, 27 November 2015 07:16 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat, 27 November 2015, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :

1. Jakarta Pusat
SIM : Showroom Yamaha Cempaka Putih
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : Citraland Grogol
STNK : Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM : Depan TMP Kalibata
STNK : Depan TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Tamini Square

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

26 November 2015

Mabuk, Sopir Angkot Tewas Tersambar KRL di Pancoranmas Depok

Kamis, 26 November 2015 13:02 WIB
PUSKOMINFO - Kecelakaan lalu lintas dialami Abdurahman, 35 tahun, sopir angkutan kota. Warga Sawangan Baru RT 002 RW 03, Kelurahan Sawangan, Kota Depok itu tewas setelah tersambar Kereta Rel Listrik (KRL) di dekat rumahnya sekira pukul 00.00 WIB, Kamis (26/11/2015) dini hari tadi.

Abdurrahman sudah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan dimakamkan tak jauh dari tempat tinggalnya. Abdurrahman tertabrak KRL arah Bogor dari Jakarta.

Peristiwa berawal sewaktu korban berjalan di dekat rel kereta dan berencana menyeberang rel dalam keadaan mabuk kemudian datang KRL dari Jakarta. Dalam keadaan teler, ia tiba-tiba dihajar KRL dan korban terlempar ke jalan raya.

"Korban mengalami luka di kepala bagian kanan depan dan kaki patah," kata Kapolsek Pancoranmas Kompol Tata Irawan, Kamis (26/11/2015).

Korban selanjutnya dibawa ke RS Ciawi Bogor untuk diotopsi. Kasus ini dalam penyelidikan Polsek Pancoranmas.

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Awasi Pelaku Spesialis Kejahatan di JPO

Kamis, 26 November 2015 09:28 WIB
PUSKOMINFO - Polda Metro Jaya memetakan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di wilayah hukumnya. Berdasarkan pengamatan, JPO merupakan tempat rawan kejahatan.

Untuk mencegah aksi kejahatan, maka Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Tito Karnavian, memerintahkan kepada Kapolres Sejajaran untuk melakukan patroli mengawasi JPO di wilayah masing-masing.

"Membentuk tim mengamati tingkah laku spesialis JPO. Bukan hanya pelaku perkosaan, tetapi pencurian, kekerasan juga ada," tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mohammad Iqbal, Kamis (26/11/2015).

Menurut Kabid Humas, pengamanan dilakukan secara merata di seluruh JPO. Setelah terjadi tindak kejahatan, dia mengaku aparat kepolisian tidak boleh menganggap remeh.

Kabid Humas menilai rawan kejahatan di JPO terjadi pada waktu-waktu tertentu. Kabid Humas mencontohkan, pada hari-hari biasa saat jam kerja karena ramai orang, tidak rawan. Tetapi pada waktu tertentu rawan.

"Kami tidak under estimated. Ada beberapa yang sangat rawan. Kerawanan disamakan saja. Semua rawan, tetapi pada waktu-waktu tertentu," tuturnya.

Di kesempatan itu, Kabid Humas mengimbau, kepada pemerintah provinsi dan kota untuk memasang Closed Circuit Television (CCTV) di sekitar JPO. Hal ini dilakukan supaya dapat memantau aktivitas orang di tempat itu.

Diduga Mabuk, Pengemudi Mobil Mewah Diamuk Massa

Kamis, 26 November 2015 09:19 WIB
PUSKOMINFO -Diduga mabuk, seorang pria yang mengendarai mobil mewah BMW menabrak pejalan kaki di Tebet Barat, Jakarta Selatam. Akibat perbuatannya, ia diamuk massa yang berang dengan memecahkan kaca bagian belakang mobil pelaku.

Kapolsek Metro Tebet, Kompol Nurdin mengatakan, sementara pelaku diamankan untuk dimintai keterangan. "Iya benar (pengemudi dan mobilnya dibawa ke Polsek Tebet), sementara kita masih mengamankannya dari warga," kata Kapolsek saat dihubungi, Kamis (26/11/2015).

Kapolsek menjelaskan, peristiwa bermula saat sang sopir menunggangi mobilnya dalam keadaan mabuk. Pelaku kemudian menyenggol pengendara lainnya dan langsung melaju kencang, namun akibat tidak bisa mengendalikan kendaraan, pelaku menabrak mobil lainnya.


Warga sekitar yang merasa kesal dengan kelakuakn pelaku kemudian mengejar dan melakukan pelemparan batu yang berujung pecahnya kaca mobil pada bagian belakang.

"Dia habis minum di kuburan cina, Menteng Dalam, ada motor mungkin kesenggol, tapi kita tidak tahu karena belum ada laporan yang masuk ke kita (korban), mobil itu dikejar dan akhirnya dihancurkan sama warga," ujar Kapolsek.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 22:30 WIB. Puluhan massa yang berhasil memberhentikan pengendara tersebut, juga berusaha memukulinya. "Pengemudinya luka lecet di kepala," imbuh Kapolsek.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 26 November 2015

Kamis, 26 November 2015 09:11 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis, 26 November 2015, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :

1. Jakarta Pusat
SIM : Showroom Yamaha Cempaka Putih
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : Citraland Grogol
STNK : Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM : Depan TMP Kalibata
STNK : Stasiun Lenteng Agung

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Tamini Square

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

25 November 2015

Pria Pengangguran Simpan 15 Gram Sabu di Celana Dalam

Pengedar narkoba ditangkap. [ANTARA]
Pengedar narkoba ditangkap. [ANTARA]

Rabu, 25 November 2015 13:35 WIB
PUSKOMINFO - Anggota Satuan Narkoba Polresta Bekasi menangkap seorang pelaku penyalahgunaan narkoba. Pria berinisial Y, 29 tahun ini, ditangkap di kampung Cibuntu RT. 005 RW.003 Desa Cibuntu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Narkotika seberat 15 gram tersebut disembunyikan di celana dalam pelaku.

"Pelaku ditangkap saat sedang berdiri di depan kontrakannya berdasarkan informasi dari warga. Ternyata saat digeledah di dalam celananya ditemukan narkoba jenis sabu seberat 15 gram," ujar Kasubag humas Polresta Kabupaten Bekasi, Iptu Makmur dalam keterangannya, Selasa (24/11/2015).

"Pelaku menyembunyikan narkotika jenis sabu-sabu di celana dalamnya untuk mengelabui anggota yang akan menangkapnya," jelas Iptu Makmur.

Atas perbuatannya, pria pengangguran ini langsung dibawa ke Polresta Bekasi untuk kepentingan penyidikan.

"Pelaku dikenakan pasal 112 (1) subsider 114 (1) UU no.35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukuman 4 sampai 20 tahun," tegas Makmur.

Polres Metro Jakarta Selatan Bekuk Empat Begal Kelompok Lampung

barang bukti kejahatan begal asal Lampung (Foto: Arie/Okezone)
Barang bukti kejahatan begal Kelompok Lampung yang diamankan Polres Metro Jakarta Selatan

Rabu, 25 November 2015 12:39 WIB
PUSKOMINFO - Polres Metro Jakarta Selatan berhasil meringkus empat orang pelaku begal kelompok Lampung berinisial RS alias RD, F alias P, J alias S, dan YN, pada Senin, 23 November 2015 sekira pukul 22.00 WIB di daerah Bogor, Jawa Barat. Dalam melakukan aksinya, kelompok ini selalu menggunakan senjata api dan sangat sadis.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Audie Latuheru mengatakan, bahwa pelaku begal kelompok Lampung selalu menggunakan senjata api (senpi) dalam melakukan aksi perampasan kendaraan bermotor.

"Mereka gunakan senjata api, kita menemukan banyak senjata api, ada jenis revolver jenis senjata tajam juga, ada beberapa amunisi. Ada juga plat nomer sepeda motor yang kita sita," ujar Kasat Reskrim kepada wartawan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (25/11/2015).

Atas penangkapan tersebut, AKBP Audie menduga pelaku sudah ahli dan dikenal sadis dalam melancarkan aksinya, karena ditemukan beberapa plat nomor motor lintas wilayah, serta beberapa pucuk senpi rakitan. Selain itu, sejumlah barang bukti lainnya berhasil diamankan Polres Metro Jakarta Selatan diantaranya adalah tiga buah pisau, alat gerinda, dan beberapa plat nomor kendaraan bermotor.

"Kita duga ada kaitannya dengan kejahatan lain. Apa saja kejahatan lainnya, sedang kita koordinasi dengan wilayah lain. Kita juga duga mereka sudah sekira 20 kali melancarkan aksinya," paparnya.

AKBP Audie juga menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah mencari tahu asal muasal senjata api yang digunakan pelaku dalam menjalakan aksinya.

"Sedang kita dalami dapat darimana senjata ini. Yang jelas ini senjata rakitan dapat meledak dan membunuh, pelurunya asli," pungkasnya.

Mayat Waria Penuh Luka Tusuk Ditemukan di Cipayung

Rabu, 25 November 2015 12:15 WIB
PUSKOMINFO - Warga Cipayung digegerkan dengan penemuan mayat wanita pria (waria) di Jembatan Supriadi 2 RT 01 RW 01 Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (25/11/2015) dini hari tadi. Warga yang menemukan langsung melapor ke polisi.

"Mendapatkan laporan tersebut, petugas langsung menuju ke TKP (Tempat Kejadian Perkara). Ternyata benar ditemukan jasad seorang waria di Jembatan Supriadi," kata Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Timur Kompol Husaima di Jakarta, Rabu (25/11/2015).

Kompol Husaima melanjutkan, dari hasil identifikasi petugas Polres Metro Jakarta Timur, korban diketahui bernama Muhammad Safrizal alias Shella Aprilia. Saat ditemukan sekira pukul 01:30 WIB, kondisi korban penuh luka tusuk di beberapa bagian tubuhnya.

"Ada luka tusuk di bagian rusuk kiri dan paha kiri. Kami belum tahu motifnya masih kami selidiki," tambah Kompol Husaima.

Dari lokasi, petugas mengamankan barang bukti milik korban berupa satu unit motor Honda Beat putih B 4652 THE. Satu buah tas wanita warna hitam yang berisi tisu dan uang tunai Rp29.000, serta sebuah Tab Samsung.

"Saat ini korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati guna dilakukan visum," tutup Kompol Husaima.

Kasus Dwelling Time, 2 Berkas P21 Dilimpahkan ke Kejati DKI Jakarta

Dir Reskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Mujiono didampingi Kabid Humas, Kombes Mohammad Iqbal menunjukkan alat bukti sejumlah uang ratusan juta rupiah, dolar amerika, dan sejumlah mata uang asing. (ilham)
Dir Reskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mujiono didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mohammad Iqbal menunjukkan alat bukti sejumlah uang ratusan juta rupiah, dolar amerika, dan sejumlah mata uang asing, kasus Dwelling Time.
Rabu, 25 November 2015 08:18 WIB
PUSKOMINFO - Subdit Tipikor Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya melimpahkan dua berkas kasus dugaan suap dan gratifikasi bongkar muat atau dwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Selasa (24/11/2015).

Tersangka Imam Aryanta, Kasubdit Fasilitas Ekspor dan Impor Ditjen Daglu Kemendag dan Musafah, staf pekerja harian lepas (PHL) Kemendag, berikut barang bukti diserahkan, Selasa (24/11/2015) sore.

Dir Reskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mujiyono mengatakan, penyerahan terhadap dua tersangka kasus dwelling time merupakan yang terakhir dari total enam tersangka yang sudah ditetapkan. Menurut dia, tiga tersagka berasal dari oknum di Kemendag, mulai pegawai sampai pejabat tingkat dirjen. Tiga lainnya merupakan pengusaha impor.

“Empat tersangka sudah dilimpahkan ke jaksa penuntut. Hari ini kami nenyerahkan tahap dua barang bukti dua tersangka,” kata Kombes Pol Mujiyono didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mohammad Iqbal.

Dikatakan Kombes Pol Mujiyono, penyidikan kasus dwelling time dilakukan secara tuntas. Dari enam tersangka ada pejabat tinggi sampai importirnya. Dia berharap, terungkapnya kasus dwelling time proses pengurusan surat persetujuan impor dan penerbitan surat impor, bisa dilakukan tanpa bertele-tele.

Dengan biaya ringan juga waktu tunggu di pelabuhan menjadi cepat di harapkan barang impor sampai ke masyarakat harganya lebih rendah. “Yang untung nanti tetap masyarakat,” ujarnya. 

Menurutnya, dengan dibongkarnya kasus ini, penerbitan surat impor pangan ke depannya tidak ada lagi penyimpangan. Misalnya untuk penyediaan garam dalam negeri, bisa terlindungi dari serbuan garam impor.
Sehingga produksi garam dalam negeri bisa terdongkrak. Sebab, praktik suap para tersangka dengan menaikan kuota impor yang sudah ditentukam. “Jadi, penegakan hukum ini juga mendukung program pembanagunan nasional,” katanya.

Meski enam tersangka sudah masuk ke jaksa, Kombes Mujiono memastikan penyidikan kasus terus dilakukan. Sejauh ini belum ada alat bukti kuat yang bisa menetapkan tersangka baru. Jika ada dua alat bukti baru, pasti akan tetapkan tersangka. Sejauh ini, kementerian dan lembaga negara terkait sudah makin baik.

“Pengawasan tetap akan dilakukan di lokasi tersebut,” ujarnya. Barang bukti yang disita di antaranya, uang Rp 39.450.000, Dollar USA 10.300, Dollar Australia 5, Dollar Singapore 2, Bath Thailand 20 dan Ringgit Malaysia 10.

Kali Baru Meluap, Pertigaan Hek Kramat Jati Tergenang Banjir

pertigaan Hek Kramat Jati banjir (Foto: TMC Polda Metro Jaya)
Pertigaan Hek Kramat Jati banjir (Foto: TMC Polda Metro Jaya)

Rabu, 25 November 2015 08:01 WIB
PUSKOMINFO - Hujan yang melanda sebagian wilayah Jakarta Timur membuat kawasan pertigaan Hek, Kramat Jati, Jakarta Timur tergenang air dengan ketinggian 20-30 cm pada Rabu (25/11/2015) dini hari.

Berdasarkan informasi dari akun twitter @TMCPoldaMetro, air mulai tergenang sejak pukul 01:54 WIB
"Banjir 20-30 cm di pertigaan Hek Kramat Jati Jalan Raya Bogor, agar hati-hati bila sedang melintas," tulis akun tersebut.

Genangan air tersebut muncul akibat luapan Kali Baru imbas dari tingginya curah hujan. Jalan Raya Bogor merupakan akses dari Jakarta ke wilayah Depok dan Bogor.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 25 November 2015

Rabu, 25 November 2015 07:50 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu, 25 November 2015, terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :

1. Jakarta Pusat
SIM : Showroom Yamaha Cempaka Putih
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : Citraland Grogol
STNK : Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM : Depan TMP Kalibata
STNK : Stasiun Lenteng Agung

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Tamini Square

Jam Operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

24 November 2015

20 Pelajar Terjaring Razia Balap Liar, 3 Orang Kedapatan Bawa Senjata tajam


20 Pelajar Terjaring Razia Balap Liar, 3 Orang Kedapatan Bawa Senjata tajam  
Polisi memberikan penyuluhan terhadap pelajar yang terjaring razia balap liar.

Selasa, 24 November 2015 14:36 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak 20 orang remaja tanggung berstatus pelajar diciduk aparat Polsek Metro Kebayoran Baru saat melakukan aksi balap liar di Jl Pangeran Antasari, Jakarta Selatan. Saat diamankan, 3 orang kedapatan membawa sejumlah senjata tajam.

"Selasa subuh tadi kami amankan 20 pelajar, 3 diantaranya membawa penggaris besi panjang, golok sisir, dan clurit," ujar Kapolsek Metro Kebayoran Baru, Kompol Agustinus Ary Purwanto kepada wartawan, Selasa (24/11/2015).

Polsek Kebayoran Baru awalnya menerima laporan warga yang resah dengan aksi balap liar yang dilakukan para ABG ini. Benar saja, saat digelar razia, polisi langsung mengamankan para remaja yang masih duduk di bangku SMP dan SMK ini.

"Tiga pelajar yang membawa sajam itu berinisial AS, 16 tahun, dari SMP Uswatun Hasanah, MAR, 14 tahun,  dari Sekolah Pinang Ranti 287, dan ES, dari SMK 35.  Ketiganya akan diproses sesuai hukum yang berlaku," jelas Kapolsek.

"Orang tua dan guru kita panggil berkaitan anaknya terjaring razia. Akan kita lakukan pembinaan dan penyuluhan, selanjutnya kita serahkan kepada orang tua. Untuk yang kedapatan senjata tajam, tetap kita proses," sambungnya.

Kompol Agustinus menambahkan, dia meminta agar orang tua selalu mengawasi kegiatan yang dilakukan anak-anak mereka.

Edarkan Sabu di Pasar Koprok, Pelaku Ditangkap Polres Metro Jakarta Barat


Selasa,  24 November 2015 13:45 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pengedar narkoba disergap aparat Satnarkoba Polres Metro Jakarta Barat saat akan menjual narkotika jenis sabu kepada salah satu pelangganya di Pasar Koprok, Tanjung Duren, Jakarta Barat. Dari tangan tersangka polisi menemukan 5 paket shabu siap edar seberat 2,84 gram.

“Pelaku berinisial AAS, 28 tahun, kita tangkap saat akan menjual sabu ke salah satu pelanggannya di pasar koprok” ujar Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Afrizal kepada wartawan, Selasa (24/11/2015).

Saat di tangkap AAS kedapatan membawa 2 paket Narkoba jenis sabu di saku depan celana jeans nya seberat 1 gram. Tidak puas dengan barang bukti tersebut lantas petugas segera menggeledah tempat tinggal pelaku yang berada di daerah Tanjung Duren Selatan tidak jauh dari TKP. Selanjutnya petugas kembali menemukan 5 paket sabu siap edar seberat 2,84 gram yang pelaku sembunyikan di dalam laci lemari pakaian nya

Kepada petugas tersangka mengaku nekat menjadi pengedar sabu lantaran untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Kini pelaku di gelandang ke Mapolres Metro Jakarta Barat guna mempertanggungjwabkan perbuatannya. AAS akan dijerat pasal 114 UU RI no 35 thn 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun penjara.

Polda Metro Jaya Imbau Buruh yang Gelar Aksi Mogok Tak Lakukan Sweeping dan Blokir Tol

Embedded image permalink
Apel Gabungan Antisipasi Giat Unras Buruh Pelabuhan Tanjung Priok  

Selasa, 24 November 2015 08:48 WIB
PUSKOMINFO - Pihak Polda Metro Jaya mengimbau agar massa tidak melakukan aksi anarkis seperti sweeping atau memblokir jalan tol, saat melakukan aksi unjuk rasa mogok massal.

Pelaksanaan mogok kerja diatur Undang-Undang Serikat Pekerja  No 21 thn 2000 itu dalam pasal 4 dan pasal 28. Dalam UU tersebut, buruh berhak untuk melakukan penyampaian pendapat di muka umum sebagai wakil dari pekerja lain, membentuk serikat pekerja, diberi hak mogok kerja, bahkan dalam UU serikat pekerja itu tidak boleh dihalangi siapapun bila melakukan aspirasi.

"Tetapi ada juga UU Ketenagakerjaan No 13 tahun 2003  pasal 137 -144 diatur tentang mogok kerja itu diperbolehkan memang, tapi ada tata cara, tidak boleh melawan hukum, dilakukan dengan tertib dan damai," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal, Selasa (24/12/2015).

Sebaliknya, buruh dilarang melakukan aksi sweeping, menutup jalan tol, dan melakukan tindakan anarkis lainnya. Polisi mengingatkan, akan ada tindakan represif jika massa melakukan perbuatan melawan hukum.

"Yang tidak mau mogok tidak boleh dipaksa karena mogok itu sukarela. Bila teman-teman buruh melakukan sweeping, tutup jalan tol, maka kami dari kepolisian akan melakukan tindakan tegas," tegasnya.

Massa buruh juga diimbau untuk memperhatikan Undang-Undang No 9 Tahun 1998 tentang Penyampaian Pendapat di Muka Umum. Dalam penyampaian aspirasinya itu, massa tidak boleh mengganggu transportasi publik, public health, dan lain sebagainya.

Ribuan buruh hari ini akan melakukan aksi mogok nasional. Aksi massa tersebar di beberapa lokasj seperti kawasan Jababeka Bekasi, KBN Cakung, KBN Marunda, kawasan industri Tangerang dan di depan Istana Merdeka.

Polda Metro Jaya telah menyiapkan 6 ribu personel untuk menjaga aksi massa. Sementara aksi mogok diamankan oleh Polres masing-masing.