31 Desember 2015

Kabid Humas Polda Metro Jaya: Waspadai Aksi Pencurian di Malam Tahun Baru

Kamis, 31 Desember 2015 09:27 WIB
PUSKOMINFO - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mohammad Iqbal mengimbau masyarakat untuk mewaspadai aksi pencurian saat malam perayaan tahun baru 2016. Untuk mengantisipasi adanya pencurian di malam perayaan tahun baru 2016, aparat Polda Metro Jaya membentuk Satuan Petugas Rumah Kosong (Satgas Rumsong).

"Memang semua terkonsentrasi di malam pergantian tahun, tapi harus ada pengamanan ketat di wilayah masing-masing untuk mengantisipasi pelaku pidana," kata Kabid Humas kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (30/12/2015).

Diketahui, sebanyak 8.979 personel yang diambil dari Operasi Lilin diterjunkan untuk melakukan pengamanan. Namun, Kabid Humas mengimbau, selain mengandalkan bantuan dari kepolisian, dirinya juga meminta kepada masyarakat untuk tidak lupa mengunci pintu rumah ketika hendak bepergian.

"Cara bertindak kita dua, pertama sistem satu pintu. Kita minta masyarakat mengecek betul. Kedua kita tetap patroli di situ Tim Satgas Rumsong, curanmor tetap mengamankan," jelasnya.

Kabid Humas menambahkan, pihaknya sama sekali tidak ingin ada kecolongan dari pelaku kriminal. Selain mengamankan rumah warga, pihaknya pun turut melakukan pengamanan di markas sendiri untuk mengantisipasi adanya tahanan kabur. "Ini jangan sampai kecolongan, makanya semua aspek dimaksimalkan. Kita juga mengamankan Mako, itu kantor kita jangan sampai ada jebol ada tahanan lari dan sebagainya," pungkasnya.

30 Desember 2015 s/d 3 Januari 2016, Kendaraan Angkutan Barang Dilarang Beroperasi

Permalink gambar yang terpasang

Polda Metro Jaya Sita 106 Kilogram Sabu dan 145 Butir Ekstasi Pasokan Tahun Baru

 
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal dalam rilis pengungkapan ratusan kilogram sabu dan ratusan butir ekstasi pasokan tahun baru, Mapolda Metro Jaya, Rabu (30/12/2015).
 
Kamis, 31 Desember 2015 08:40 WIB
PUSKOMINFO - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menyita 106,7 kilogram sabu dan 145 ribu butir ekstasi selama Desember 2015. Sabu dan ekstasi tersebut rencananya untuk pasokan perayaan tahun baru 2016.
 
"Kadang-kadang malam tahun baru itu ada pesta narkoba. Makanya kita ada peningkatan operasi selama bulan Desember ini. Ada 7 kasus yang ditangani dan melibatkan 16 orang tersangka narkoba," kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian di Jakarta, Rabu (30/12/2015).
 
16 orang tersangka tersebut terdiri dari delapan warga negara Indonesia (WNI), empat warga negara (WN) China, tiga WN Malaysia dan satu WN Singapura. Mereka berinisial ZH, FA, DP, EM, NG, SH, MEF, DK, YS, RD, ER, PHC, TET, OSL, LH, dan LF.
 
Untuk sabu, pengungkapan berawal dari penggerebekan oleh Subdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya yang dipimpin AKBP Gembong Yudha pada Sabtu (5/12/2015) di Mangga Dua Square, Jakarta Utara.
 
Hasilnya, sebanyak 15,36 kilogram sabu dengan empat tersangka diamankan AKBP Gembong. Setelah itu, AKBP Gembong juga menangkap satu WN Singapura dan China di daerah Tanah Abang, Jakarta Pusat pada 16 Desember.
 
Dari tangan keduanya, polisi kembali menyita 31,068 kilogram sabu. Penggerebekan kembali berlanjut di Pondok Pinang pada 25 Desember 2015 lalu.
 
AKBP Gembong kembali menangkap satu WNI dan menyita 5 ribu butir ekstasi. Sisanya juga dilakukan pengembangan ke beberapa tempat seperti Sawah Besar, Johar Baru, Bekasi, Tambora, dan Mangga Dua.
 
"Sindikat tersebut memasukan sabu ke dalam klip plastik dan disembunyikan di berbagai tempat seperti gelas plastik, kotak makanan puding, bungkus kopi siap seduh, bungkus gula, dan teko pemanas listrik," kata Kapolda.

Rekayasa Lalu Lintas saat Malam Tahun Baru di Jakarta

Kamis, 31 Desember 2015 08;33 WIB
PUSKOMINFO - Kemacetan diperkirakan akan terjadi jelang detik-detik pergantian malam tahun baru di Jakarta. Aparat kepolisian Polda Metro Jaya pun mengantisipasinya dengan mengerahkan ratusan personel dan menerapkan rekayasa lalu lintas.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto mengatakan, sebanyak 702 polisi lalu lintas akan diterjunkan. Rekayasa lalu lintas pun sudah dibuat untuk mengurai kemacetan di malam pergantian tahun 2015 ke 2016.

"702 personel diterjunkan. Rekayasa lalu lintas pada malam tahun baru mulai pukul 19.00-02.00 WIB," kata Budiyanto dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (31/12/2015).

Berikut rincian rekayasa lalu lintas saat perayaan malam tahun baru: 

1. Arus lalu lintas yang dari Hayam Wuruk mengarah Harmoni diarahkan ke Jln Juanda-Pasar Baru-Gunung Sahari atau Jln Juanda-Pasar Baru-Lapangan Banteng-Merdeka Timur-Ridwan Rais-Tugu Tani dan seterusnya.

2. Arus lalu lintas dari Tugu Tani yang akan mengarah Merdeka Selatan di depan Kedubes AS belok kanan ke Monas Timur-Merdeka Timur-Jln Perwira-Lapangan Banteng-Pasar Baru-Gunung Sahari dan seterusnya atau ke Jln Veteran Raya-Harmoni dan seterusnya.

3. Arus lalu lintas dari Semanggi ke arah Bundaran HI di Dukuh Atas diarahkan ke Dukuh Bawah ke kanan ke Sultan Agung ke kiri ke Tanah Abang dan seterusnya.

4. Arus lalu lintas dari arah Imam Bonjol mengarah ke Bundaran HI dibelokan ke kiri ke Jln Sudirman atau ke kanan ke H Agus Salim dan seterusnya.

5. Arus lalu lintas dari Tanah Abang mengarah Simpang Sarinah dikembalikan ke arah Tanah Abang, dan yang dari Jembatan Serong Tanah Abang mengarah Simpang Kebon sirih dibalikkan ke arah Tanah Abang.

6. Arus lalu lintas dari Jln Agus Salim mengarah ke Simpang Sarinah dibalikan ke arah Jln Agus Salim ke arah Tugu Tani dan seterusnya.

7. Arus lalu lintas dari Simpang Agus salim mengarah Simpang Kebon Sirih-Thamrin dibalikan ke arah Jln Kebon Sirih-Tugu Tani dan seterusnya.

8. Arus lalu lintas Tanah Abang yang akan mengarah Patung Kuda diarahkan ke Abdul Muis-Majapahit-Harmoni dan seterusnya.

Polsek Batuceper Ringkus Enam Remaja Komplotan Pembobol Pabrik di Tangerang

Komplotan Remaja Ini Bobol 40 Pabrik di Tangerang
Komplotan remaja warga Serang dan Palembang ini sudah puluhan kali menyatroni puluhan pabrik di Tangerang.
Kamis, 31 desember 2015 08:20 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Batuceper meringkus enam remaja komplotan pencuri yang menyatroni pabrik di wilayah Tangerang. Komplotan remaja warga Serang dan Palembang ini sudah membobol 40 pabrik.
 
Keenam pelaku yang diringkus yakni Soleh Hidayat, 20 tahun, Jayadi alias Vijay, 19 tahun, Sukma, 23 tahun, Putra alias Bule, 22 tahun, Dhani Dahlan, 19 tahun, dan Wawan Setiawan, 20 tahun. Mereka beraksi bersama empat pelaku lain yang saat ini masih buron.

Kapolsek Batuceper, Kota Tangerang, Kompol Sugiyo mengatakan, para pelaku ini merupakan pemuda pengangguran yang berasl dari Serang dan Palembang.

Mereka tinggal di kontrakan di kawasan Dumpit, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang.

“Untuk LP (laporan polisi) ada 23 yang tersebar di polsek-polsek Tangerang. Tapi dari pengakuan mereka sudah membobol 40 pabrik,” jelas Kapolsek kepada wartawan di Mapolsek Batu Ceper, Rabu (30/12/2015).

Adapun 23 LP tersebut diantaranya Polsek Batuceper tujuh LP, Karawaci satu LP, Jatiuwung tujuh LP, Tangerang satu LP, Cipondoh satu LP, Neglasari satu LP, dan Cikupa lima LP.

“Mereka biasanya mengincar pabrik yang sepi dengan terlebih dahulu melakukan pengintaian,” kata Sugiyo.

Untuk pabrik di kawasan Batuceper yang berhasil dibobol pelaku diantaranya, PT Pelita Cengkareng Paper pada 7 November 2015 dengan kerugian uang tunai Rp12 juta, PT Everstar Auto pada 23 November 2015 kerugian Rp20 Juta, PT Muliapack pada 30 November 2015 kerugian Rp40 juta, PT Mata Pelangi Chemindo pada 30 November 2015 kerugian Rp31 Juta,  PT Aidong dan PT Industira tidak dibuat laporan.

“Dari aksi pelaku terakhir di wilayah Batuceper, kami mendapat petunjuk dan melakukan pengembangan hingga berhasil menangkap keenam pelaku di kawasan Dumpit. Saat ini kami masih melakukan pengembangan untuk menangkap tersangka lainnya, termasuk satu otak pencurian yakni Adam,” kata Kapolsek.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 31 Desember 2015

  Permalink gambar yang terpasang

Kamis, 31 Desember 2015 08:05 WIB

PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 31 Desember 2015 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :
1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan banteng

2. Jakarta Barat
SIM : Kolong Slipi
STNK : Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Bandar Jakarta Ancol
STNK : Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam operasional: 08:00 s/d 11:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

30 Desember 2015

Polresta Depok Gerebek Pabrik Petasan, Sita Ribuan Petasan

Rabu, 30 Desember 2015 18:40 WIB
PUSKOMINFO - Jelang akhir tahun, masih banyak pedagang petasan yang menjual petasan dengan daya ledak tinggi. Bahkan Polresta Depok menggerebek sebuah pabrik pembuat petasan di Cipayung, Depok. 

Dari pabrik rumahan itu akan diproduksi 9.735 petasan. Rencananya, petasan tersebut akan dipasaekan menjelang tahun baru.

Kapolresta Depok Kombes Pol Dwiyono mengatakan, pihaknya akan terus melakukan razia di seluruh wilayah Depok. Pabrik-pabrik petasan akan menjadi sasaran mengingat petasan dianggap membahayakan masyarakat. "Petasan langsung kami musnahkan karena membahayakan," kata Kapolres, Rabu (30/12/2015).

Selain di Depok pihaknya juga sedang melakukan pengembangan untuk menangkap produsen petasan berskala ledak besar yang berdomisili di Bogor. 

Kapolres menerangkan, petasan yang dijual di Depok juga dipasok dari Bogor. "Mungkin ada juga daerah lain yang memproduksi," tukasnya. 

Petasan yang disita dibandrol dengan harga kisaran Rp50-100 ribu. Petasan itu dijual ke seluruh wilayah Depok. 

Hingga tahun baru nanti, pihaknya akan terus melakukan razia untuk mengamankan situasi. "Kami akan terus merazia sampai malam pergantian tahun, untuk petasan dengan daya ledak yang berbahaya," pungkasnya.

Lokasi Sabung Ayam Terbesar di Depok Digerebek, 38 Penjudi Diamankan

Rabu, 30 Desember 2015 07:59 WIB
PUSKOMINFO - Petugas gabungan dari Polresta Depok dan TNI menggerebek lokasi judi sabung ayam terbesar di Jalan Pantumbak, Harjamukti, Cimanggis, Depok, Selasa (29/12/2015) malam. Dari lokasi diamankan 38 orang termasuk empat oknum tentara yang diduga menjadi beking praktik perjudian tersebut.

Dipimpin langsung Kapolresta Depok Kombes Dwiyono, penyergapan mengerahkan 60 personel gabungan.

Dijelaskan Kapolres, lokasi merupakan tempat pangkalan dump truk tanah yang selama ini dimanfaatkan sebagai arena perjudian.

“Kami mendapatkan informasi dari masyarakat terkait aktifitas perjudian yang sudah cukup lama berlangsung ini,” tambahnya.

Puluhan penjudi langsung kocar kacur sesaat setelah petugas menggerebek lokasi. Upaya mereka untuk melarikan diri kandas lantaran lokasi sudah dikepung petugas. Ada 38 orang yang berhasil diamankan, termasuk empat oknum anggota TNI AL. Dari penyergapan itu, petugas juga menyita 8 ekor ayam dan 20 unit sepeda motor.

“Kita bekerjasama dengan anggota garnisum mengamankan empat oknum tentara yang diduga menjadi beking di lokasi. Nanti akan langsung diserahkan ke satuan masing-masing,”ungkap Kapolres.

Para pemain judi sabung ayam sekaligus judi koprok, akan dikenakan pasal 303 KUHP tentang perjudian. “Ancaman hukuman paling tidak 3 tahun penjara,”tutupnya.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 30 Desember 2015

  Permalink gambar yang terpasang

Rabu, 30 Desember 2015 07:57 WIB

PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 30 Desember 2015 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :
1. Jakarta Pusat
SIM : Masjid Istiqlal
STNK : Masjid Istiqlal
 
2. Jakarta Barat
SIM : Citraland Grogol
STNK : Citraland Grogol
 
3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Ragunan
 
4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Ktr. Kecamatan Penjaringan
 
5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pintu 1 TMII
 
Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB
- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.
- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
 
Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

29 Desember 2015

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 29 Desember 2015

  Permalink gambar yang terpasang

Selasa, 29 Desember 2015 09:35 WIB

PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 29 Desember 2015 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :
1. Jakarta Pusat
SIM : Masjid Istiqlal
STNK : Masjid Istiqlal
 
2. Jakarta Barat
SIM : Citraland Grogol
STNK : Citraland Grogol
 
3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Ragunan
 
4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan Tiga Pluit
STNK : Ktr. Kecamatan Penjaringan
 
5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pintu 1 TMII
 
Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB
- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.
- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
 
Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-52960770
Fax : 021-5275090
SMS : 1717

24 Desember 2015

Subdit Jatanras Polda Metro Jaya Tembak Dua Pencuri Spesialis Rumsong

Kamis, 24 Desember 2015 22:25 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Kepolisian Daerah Metro Jaya menembak mati dua pencuri spesialis rumah kosong (Rumsong) yakni Herman dan Fitryanto karena berusaha melawan petugas saat dilakukan pengembangan.
"Kedua pelaku membahayakan petugas sehingga dilakukan tindakan tegas," kata Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Subdit Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Herry Heryawan di Jakarta, Kamis (24/12).
Selain menembak dua pelaku, anggota Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya meringkus dua tersangka lain yaitu Didi dan Kusnadi.
Herry menuturkan polisi menangkap Fitriyanto di kawasan Jakarta Selatan pada Senin (21/12/2015), lalu dikembangkan untuk menunjukkan penadah berinisial S di Pancoran.
Saat pengembangan itu, tersangka Fitriyanto berupaya melarikan diri hingga polisi melepaskan beberapa tembakan peringatan namun tidak dihiraukan pelaku.
Akhirnya, polisi melakukan tindakan tegas terhadap pelaku yang memiliki senjata api rakitan itu.
Diungkapkan AKBP Herry, komplotan Fitriyanto merupakan jaringan pencurian rumah kosong yang beroperasi lintas provinsi.
"Jika kepergok pemilik rumah, pelaku tidak segan melukai korban," ujar AKBP Herry.

Polda Metro Jaya Gerebek Rumah Pembuatan Petasan di Tangerang

 Kamis, 24 Desember 2015 15:28 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Sub Direktorat Industri dan Perdagangan Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya menggrebek tempat pembuatan petasan di Kampung Kandang, Kabupaten Tangerang, Rabu (23/12/2015).
Di tempat tersebut, aparat mengamankan pria berinisial J, 60 tahun dan menyita petasan berbagai jenis serta bahan-bahan peledak, seperti potasium dan brown (sejenis bubuk mesiu).
"Ditangkap pembuat petasan di rumahnya. Kami menyita ribuan butir petasan. Petasan disisihkan sebagian dan sebagian dimusnahkan," tutur Dir Reskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mujiono di Mapolda Metro Jaya, Kamis (24/12/2015).
Dari hasil penggerebekan ditemukan barang bukti petasan berbagai macam jenis, seperti 80.000 buah jenis mercon gangsing, 18.000 buah petasan jenis rentetan, 45.000 buah petasan kecil, dan 1.500 petasan bungkus kuning.
Terhadap barang bukti petasan yang sudah siap edar, telah dilakukan penyitaan. Setelah diperiksa, tersangka mengaku melakukan pembuatan petasan  sejak 2007.
"Harga beda-beda. Jadi omset sebulan Rp 15 juta," tutur Kombes Mujiono.
Untuk sementara, pelaku diamankan di Mapolda Metro Jaya, Dia diancam Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Pengawasan Senjata Api dan Bahan Peledak dengan ancaman Pidana Maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup atau 20 tahun.

Kebakaran Hanguskan 60 Rumah di Bukit Duri

Kamis, 24 Desember 2015 14:40 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran hebat terjadi di kawasan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan dan menghanguskan 60 rumah. Untuk memadamkan api, petugas mengerahkan 20 unit mobil pemadam kebakaran.

Kanit Reskrim Polsek Metro Tebet Iptu Mudiran mengatakan, kebakaran itu terjadi pada Kamis (24/12/2015) siang. Api melahap sekitar 60 rumah warga yang ada di Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan.

"Lokasinya dekat SMAN 8. Situasi masih dalam pemadaman," ujarnya pada wartawan, Kamis (24/12/2015).

Menurutnya, sekitar 20 unit mobil pemadam kebakaran tengah dikerahkan oleh Sudin Damkar Jaksel dan Jaktim. 

Polisi belum mengetahui penyebab api membakar 60 rumah warga. "Masih dalam proses pemadaman jadi belum tahu ada korban atau tidak," pungkasnya.

23 Desember 2015

Polres Metro Jakarta Utara Musnahkan Ribuan Botol Miras

Polres Jakut Musnahkan 8.255 Botol Miras
Polres Metro Jakarta Utara Musnahkan 8.255 Botol Miras 
Rabu, 23 Desember 2015 21:40 WIB
PUSKOMINFO - Sebanyak 8.255 botol minuman keras (miras) dari berbagai merek, dimusnahkan Polres Metro Jakarta Utara, Rabu (23/12/2015). Ribuan botol miras dengan kadar alkohol yang cukup tinggi tersebut merupakan hasil sitaan di wilayah  Jakarta Utara.
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Susetio Cahyadi mengatakan operasi miras yang digelar selama ini oleh pihaknya, untuk memberikan rasa. Sehingga situasi dan kondisi masyarakat yang aman dan tertib bisa tercipta jelang pelaksanaan natal dan tahun baru
"Miras ini merupakan salah satu bagian dari penyakit masyarakat yang harus diberantas," ungkapnya, Rabu (23/12/2015).
Kapolres menambahkan dengan adanya operasi miras yang rutin digelar, secara tidak langsung akan mengurangi aksi tawuran antar warga. Pasalnya sebagian besar aksi tawuran yang terjadi antar warga, para pelakunya berada dalam pengaruh miras.
"Miras terutama yang mengandung alkohol tinggi masih banyak beredar di pasaran. Selain itu miras dengan harga murah juga masih banyak beredar di pasaran baik legal maupun ilegal. Oleh sebab itu perlu dilakukan operasi untuk menekan peredarannya," tutupnya.

Jelang Natal dan Tahun Baru, Polresta Bekasi Musnahkan Miras dan Petasan

Rabu, 23 Desember 2015 21:15 WIB
PUSKOMINFO - Menjelang pergantian tahun baru dan perayaan Natal 2015, jajaran Polresta Bekasi melakukan pemusnahan ribuan minuman keras dan petasan. Barang bukti yang dimusnahkan itu merupakan hasil operasi penanggulangan penyakit masyarakat atau Operasi Cipta Kondisi selama bulan September-Desember 2015.
Pemusnahan minuman beralkohol ini dilakukan di halaman depan Mapolsek Cikarang Selatan, Rabu (23/12/2015), dengan cara dilindas kendaraan alat berat.
Kapolresta Bekasi, Kombes Pol Awal Chairuddin, dalam sambutannya mengatakan pemusnahan ini sebagai bukti nyata kepolisian dalam memberikan keamanan bagi masyarakat  pada perayaan ibadah keagamaan dan pergantian tahun. Serta sebagai peringatan kepada setiap warga agar tidak lagi sembarangan mengedarkan minuman keras dengan menyalahi peraturan.
“Mengkonsumsi miras dapat menyebabkan mabuk, yang kemudian dapat mengganggu ketertiban dan keamanan. Begitu juga petasan yang dapat meledak, bisa membahayakan diri pengguna dan orang lain, serta dapat mengganggu umat yang sedang beribadah,” kata Kombes Awal yang memimpin langsung pemusnahan tersebut, pada Rabu (23/12/2015) siang.
Ia menambahkan, ada 7.034 botol Miras berbagai merk dan oplosan, dengan kadar alkoholnya di atas 5%, serta 400 butir petasan yang mudah meledak, ikut dimusnahkan dalam giat tersebut.
“Miras yang dimusnahkan tersebut bernilai kurang lebih Rp 300 juta. Ini hasil sitaan selama 3 bulan terakhir,” ucapnya.
Ia pun berjanji jika pemusnahan miras tersebut akan rutin dilakukan pihaknya. “Kita tidak ada toleransi, siapapun yang membekingi akan kita tindak keras. Polri tidak memberikan tempat bagi siapapun terhadap pelaku pedagang miras,” pungkasnya.

Polres Metro Jakarta Barat Musnahkan Miras dan Narkoba Senilai Rp 25,9 Miliar

 pemusnahan miras di Jakarta Barat

Rabu, 23 Desember 2015 13:58 WIB
PUSKOMINFO - Polres Metro Jakarta Barat memusnahkan barang bukti narkoba terdiri dari 19,9 kilogram shabu, pil ecstasy 7.477 butir, dan ganja 38,8 kilogram seluruhnya senilai Rp 25,9 miliar, Rabu (23/12/2015) siang. Selain memusahkan barang bukti narkoba tersebut, polisi juga menghancurkan barang sitaan lainnya yakni 519 butir pil H5 dan 5.400 botol miras berbagai merek.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Rudy Hariyanto Adi Nugroho SH, MH, MBA mengatakan, dengan pemusnahan itu, sedikitnya 242.852 jiwa berhasil diselamatkan oleh pihaknya.

Barang bukti yang dimusnahkan itu merupakan sitaan sejak Oktober – Desember 2015 dari total tersangka sebanyak 19 orang, satu diantaranya wanita.

“Ini merupakan komitmen kami dalam pemberantasan narkoba dan melindungi warga dari bahaya narkoba,” ujar Kapolres kepada wartawan sebelum melakukan pemusnahan di halaman Polsek Metro Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (23/12/2015)..

Sementara Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Afrisal Sik, mengatakan dalam rangkaian kasus itu, beberapa kasus diantaranya masih dalam pengembangan. Salah satunya penangkapan dua WNA yang membawa 5 kilogram shabu oleh Polsek Metro Tanjung Duren, dan satu kilogram shabu hasil pengembangan di lokasari Tamansari.

Polresta Bekasi Kota Gerebek Tempat Penyuntikan Tabung Gas di Kampung Setu Bintara

 Ilustrasi. (dok.Okezone)
Foto Ilustrasi

Rabu, 23 Desember 2015 13:43 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Unit Reskrimsus Polresta Bekasi Kota menggerebek tempat penyuntikan tabung gas (LPG) di Kampung Setu RT 07 RW 02 Nomor 73 Kelurahan Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Dalam penggerebekan itu, petugas mengamankan dua pelaku yakni Siswanto alias Deden dan Rio Agung Sofjaya yang sedang bekerja melakukan penyuntikan tabung gas ukuran 3 kilogram ke tabung gas 12 kilogram.

Kasubbag Humas Polresta Bekasi Kota, Iptu Puji Astuti mengatakan penggerebekan gudang LPG itu berawal saat polisi mencurigai kegiatan di tempat tersebut.

"Saat digerebek kemarin, petugas memastikan rumah itu dijadikan tempat penyuntikan tabung gas ilegal dengan dua pelaku yang sedang bekerja," ujarnya, Rabu (23/12/2015).

Keduanya pun langsung digelandang ke Mapolresta Bekasi Kota. "Sampai saat ini kami masih periksa kedua pelaku," tutur Iptu Puji.

Barang bukti yang diamankan untuk mengembangkan kasus itu, yakkni satu unit mobil toyota pick up hitam bermuatan tabung gas ukuran 3 kilogram. Tabung gas itu 16, dan 14 tabung gas elpiji ukuran 12 kilogram.

Korban Melawan, Dua Jambret Terjatuh ke Aspal


Rabu, 23 Desember 2015 13;36 WIB
PUSKOMINFO - Dua orang jambret berinisial DF dan TA jatuh dari atas sepeda motornya saat menjambret handphone milik seorang wanita yang sedang menunggu angkutan umum di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng AKP Ridwan R Soplanit mengatakan, peristiwa berawal saat YM baru pulang kerja, menunggu angkutan umum di halte City Tower, Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (22/12/2015) malam sekira pukul 20:00 WIB.

Karena angkutan umum masih lama, korban melepas kejenuhan dengan memainkan handphone miliknya. Tak lama kedua pelaku yang naik sepeda motor Honda Beat B-3873-UFF melintas.

"Mendapat sasaran empuk, kedua pelaku mencoba menarik paksa handphone korban, sehingga terjadi tarik menarik," ujarnya pada wartawan, Rabu (23/12/2015).

Dalam aksi tarik menarik itu, mereka kalah dengan korban sehingga pelaku TA terjatuh. Lantaran temannya jatuh, pelaku DF yang memegang kemudi menjadi limbung dan ikut mencium aspal.

Panik dengan perlawanan korban, pelaku kabur karena di sekitar kondisinya masih ramai. Kedua pelaku kabur meninggalkan sepeda motornya.

"Belum sempat lari jauh, pelaku berhasil ditangkap warga. Kedua pelaku berikut barang bukti lalu dibawa ke Polsek Metro Menteng untuk dikembangkan lebih lanjut," paparnya.

Gudang Coca Cola di Cikarang Barat Terbakar

Gudang krat pabrik PT Coca Cola di Cikarang Barat terbakar. (saban)
Gudang krat pabrik PT Coca Cola di Cikarang Barat terbakar.
 
Rabu, 23 Desember 2015 11:16 WIB
PUSKOMINFO - Ribuan krat botol minuman bersoda terbakar di pabrik PT Coca Cola Amatil Indonesia di Jl Teuku Umar Km 46, Cikarang Barat, Rabu (23/12/2015) pagi.
 
Api diketahui mengepul sekira pukul 08:00 WIB, hingga pukul 10:00 WIB, api belum juga mengecil. Sejumlah mobil pemadam kebakaran dari Pemkab dan Kawasan industry Jababeka, didatangkan untuk memadamkan api. 
 
Beberapa warga menyebutkan asap hitam mengepul dari gudang yang berada di sisi timur, namun belum diketahui apa penyebab kebakaran tersebut. 
 
Saat ini petugas pemadam kebakaran masih melakukan pemadaman dan petugas kepolisian Polresta Bekasi juga membantu mengamankan lokasi.

Polsek Cikarang Barat Bekuk Pembunuh Wanita Pegawai Kafe

 
Rabu, 23 Desember 2015 11:00 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Satreskrim Polresta Bekasi berhasil menangkap pelaku pembunuhan wanita pegawai kafe di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, Rina Purnamasari, 30 tahun, yang tewas dibunuh di rumah kontrakan. Pelaku bernama Wakiran merupakan pacar korban.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Jumat (18/12/2015) sekira pukul 05:00 WIB di Kampung Rawa Citra RT 03/03, Desa Telaga Asih, Cikarang Barat, Bekasi. Korban saat itu dijemput pelaku saat pulang kerja ke kontrakan milik korban.

Pelaku menginap semalaman dan berbincang dengan korban hingga menjelang pagi pukul 05.00 WIB.

"Saat mengobrol korban mulai menyinggung masalah keuangan dan kata-kata korban menyinggung perasaan pelaku yang saat itu duduk berhadapan. Kemudian pelaku menampar leher korban dan setelah itu korban telentang di tempat tidur. Namun korban masih banyak bicaranya yang kasar, kemudian pelaku emosi lalu menutup mulut korban dan mencekik leher korban sampai korban tidak bernafas lagi," ujar Kasubbag Humas Polresta Bekasi, Iptu Makmur dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/12/2015) malam.

Setelah korban dipastikan meninggal dunia, pelaku pergi meninggalkan korban. Polisi menghimpun informasi dari saksi yang mendengar keributan antara korban dan pelaku.


Polisi langsung menangkap Wakiran pada Sabtu (19/12/2015) di kediamannya, Perumahan Telaga Murni, Desa Telaga asih, Cikarang Barat. Polisi menyita barang bukti sebuah bantal biru, handuk biru, baju wanita bewarna abu-abu, celana panjang bewarna coklat, pakaian dalam dan sebuah anting.