29 Februari 2016

Polsek Metro Kebayoran Baru Ciduk 6 Perampas Sepeda Motor Modus Debt Collector

Enam
Enam Perampas Sepeda Motor dengan Modus Debt Colector yang menagih korban telat bayar 3 bulan Diciduk Polsek Metro Kebayoran Baru.
 
Senin, 29 Februari 2016 18:02 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Kebayoran Baru menciduk enam deb‎t collector yang melakukan perampasan sepeda motor. Para pelaku yang biasa berada di jalanan itu ditangkap karena mengambil sepeda motor milik masyarakat dengan cara memaksa dengan dalih korban telah menunggak bayar cicilan selama 3 bulan.
 
Keenam pelaku yang ditangkap itu bernama Nelson Rassi, 30 tahun, Nikmel Arison Nepa, 31 tahun, Jidro Nato Otemusu, 35 tahun, Soleman Adonis, 27 tahun, Benyamin Bureni, 27 tahun, dan Oktovianus Nepa, 44 tahun. Para tersangka itu ditangkap di depan Sekolah Tarakanita, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (26/2/2016) sore.
 
Saat itu, dua orang pelaku berhasil diamankan, dan pihak Satreskrim Polsektro Kebayoran Baru melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan empat pelaku lainnya. Para tersangka selalu bergerombol antara 3 sampai 4 orang ketika merampas kendaraan masyarakat yang diketahui lising belum membayar 3 bulan.
 
"Para pelaku mengambil motor secara paksa, dengan modus terlambat bayar motor selama tiga bulan," kata Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Ary Purwanto di Mapolsektro Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (29/2/2016).
 
Menurut Kapolsek, para pelaku bekerja disebuah perusahaan yang bekerjasama dengan lising. Namun, setiap beraksi pelaku tidak menunjukan surat tugas dan langsung merampas sepeda motor para korbannya. Walaupun tidak menggunakan senjata tajam, masyarakat yang takut karena mata elang berbadan gelap selalu menyerahkan motornya.
 
"Menurut keterangan tersangka mereka sudah beraksi sejak 3 bulan lalu. Setiap satu minggu mereka berhasil mengambil empat motor. Bayangkan tiga bulan sudah sekitar 50 motor berhasil diambil mereka," tutur Kapolsek.
 
Setelah berhasil mengambil sepeda motor korban, kata Kapolsek, para pelaku lalu mengadaikan motor tersebut ke perorangan sebesar Rp 2 juta. Setidaknya sudah ada empat laporan dari masyarakat yang sudah masuk ke Mapolsek Metro Kebayoran Baru terkait kejahatan itu. 
 
Sebanyak 10 kendaraan roda dua yang berhasil diamankan menjadi barang bukti dari pihak kepolisian. Selain itu, 3 buah handphone Nokia Komunikator Type 9300 dan uang tunai sebesar Rp 800.000. Tak hanya itu, satu buah ID card atas nama Nelson Rassi yang bertugas dari PT Olindo Nusantara.
Informasi yang dihimpun kepolisian, para pelaku tidak hanya melakukan aksi perampasan sepeda motor itu di Kebayoran Baru saja. Melainkan, wilayah Cilandak, Setiabudi, Tebet dan Pasar Minggu. Hal ini setelah pihak Polsek Metro Kebayoran Baru melakukan klarifikasi terhadap keempat polsek tersebut.

"Pelaku kita kenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan dengan kekerasan dimana ancaman hukuman 9 tahun penjara," tutur Kapolsek.

Kapolsek selanjutnya mengimbau bagi masyarakat yang mendapatkan perlakuan serupa, pengambilan sepeda motor tanpa menunjukan surat-surat maka diharapkan untuk melaporkan kejadian itu ke kantor Kepolisian. Karena dalam Undang-Undang lising diatur bagaimana tata cara pengambilan sepeda motor bagi masyarakat yang melakukan penunggakan pembayaran.

 

Besok, Polda Metro Jaya Gelar Operasi Simpatik Jaya 2016

Senin, 29 Februari 2016 17:05 WIB
PUSKOMINFO - Jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya akan menggelar operasi kepolisian "Simpatik Jaya 2016". Operasi kepolisian yang akan dilaksanakan hingga 22 hari kedepan secara  resmi digelar besok, Rabu 1 Maret 2016 di kawasan tertib lalu lintas.

Wadir Lantas Polda Metro Jaya, AKBP Valentino Tatareda‎ membenarkan adanya operasi tersebut, yang juga digelar di Polda-polda lainnya.

"‎Operasi ini rutin dilakukan dan digelar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tertib berlalu lintas," katanya, Senin (29/2/2016).

AKBP Valentine menambahkan‎ sasaran operasi adalah masyarakat pengendara dan juga oknum TNI-Polri yang melanggar aturan lalu lintas.

"Operasi ini merupakan operasi yang mengedepankan tindakan persuasif kepada para pengendara," katanya.

Seorang Pemuda Tertangkap Tangan Hendak Merampok Minimarket di Tebet

Senin, 29 Februari 2016 16:43 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pemuda bernama Ibrahim Kadir, 23 tahun, berhasil digelandang jajaran Polsek Tebet lantaran tertangkap tangan menodong karyawan sebuah minimarket di Jalan KH Abdullah Syafe'i, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (28/2/2016) malam.

Kanit Reskrim Polsek Tebet Iptu Mudiran menjelaskan, kejadian tersebut berawal saat dua karyawan minimarket tengah menutup tokonya pada Minggu 28 Februari 2016, sekira pada pukul 22.30 WIB, didatangi oleh seorang lelaki yang berpura-pura sebagai pembeli.

"Tiba-tiba tersangka menodongkan pisau lipat ke seorang karyawan, tapi berhasil mengelak," ujar Iptu Mudiran dalam pesan singkatnya di Jakarta, Senin (29/2/2016).

Alhasil, seorang karyawan yang lain berhasil mengepung pelaku dan melaporkan ke polisi patroli yang tengah melintas daerah tersebut. Pelaku pun langsung diamankan ke Mapolsek Tebet.

“Tersangka baru sebulan di Jakarta dan kos. Jadi, ini kasusnya percobaan penodongan,” tukasnya.

Semalam Dilaporkan Hilang, Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam

Senin, 29 Februari 2016 13:23 WIB
PUSKOMINFOSeorang bocah di Tangerang dilaporkan hilang oleh keluarganya, Minggu (28/2/20160 malam. Paginya, korban ditemukan sudah mengambang di Kali Gebyuran, Karang Tengah Kota Tangerang.

Sehari sebelumnya, Mohammad Ardiansyah, 10 tahun, warga Kampung Gaga No.62 RT 1/11 Kelurahan Gaga, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang dilaporkan hilang oleh keluarganya.  

Namun, Senin (29/2/2016) pagi, Ardiansyah ditemukan sudah menjadi mayat di Kali Gebyuran RT 04/05 Karang Timur, Kecamatan Karang Tengah.

Kasubbag Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Triyani Handayani mengatakan, mayat Ardiansyah ditemukan setelah adanya informasi dari masyarakat.

“Menurut keterangan saksi-saksi, korban bermain-main dengan mandi di kali dan diperkirakan tenggelam. Saat ditemukan, korban sudah meninggal dunia. Kasusnya ditangani Polsek Ciledug,” ujar AKP Triyani.

AKP Triyani menerangkan, sebelumnya, Sukamto, orangtua Ardiansyah telah melaporkan pada Minggu (28/2/2016) sekira pukul 23.00 WIB, bahwa anaknya meninggalkan rumah dan belum kembali.

Namun hari ini, Ardiansyah ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa di TKP dengan mengenakan baju kaus warna biru, bergaris merah, celana pendek warna hijau.

WNA Asal Amerika Serikat Ditemukan Tewas di Cikarang Selatan

Senin, 29 Februari 2016 13;10 WIB
PUSKOMINFO - Robert Harold Silverlieb, 70 tahun, warga negara asing asal Amerika Serikat ditemukan tak bernyawa di tempat tinggalnya, Perumahan Lembah Hijau, Jalan Katalia Raya No. 17 RT 02/07, Desa Serang Baru, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (29/2/2016) petang. Di dekat jenazah, petugas menemukan sejumlah obat yang diduga milik korban.

Kapolsek Cikarang Selatan, Kompol Ardi Rahananto mengatakan, korban diduga tewas karena mengidap penyakit jantung. Saat kejadian, korban hanya seorang diri di rumah sementara sang istri, Yeni Setyawati, 39 tahun, sedang pergi ke Bandung, Jawa Barat.

"Menurut keterangan istrinya, korban mengidap sakit jantung dan harus minum obat setiap hari. Jantungnya sudah lemah, karena sudah dipasang alat bantu berupa ring," kata Kapolsek, Senin (29/2/2016).

Kapolsek mengungkapkan, kejadian ini pertama kali diketahui oleh Asep, 40 tahun, kakak Yeni. Saat itu, Yeni meminta Asep untuk menjenguk adik iparnya yang berada di rumahnya, sebab korban tak menjawab sambungan telepon istrinya. 

Saat pintunya ketok, kata Kapolsek, Asep tak mendapat jawaban dari dalam rumah. Asep lalu melongok ke dalam rumah lewat jendela depan dan samping.

Menurut Kapolsek, terdapat luka memar di kepala korban. Luka itu muncul diduga, saat jatuh kepala korban terbentur dinding dan lantai kamar mandi. Sebab di dinding dan lantai, terdapat ceceran bekas darah korban. "Petugas kemudian membawa ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk divisum," jelas Kapolsek.

Balita Tewas Terseret Banjir di Cengkareng

Senin, 29 Februari 2016 10:49 WIB
PUSKOMINFO - Seorang bayi berusia 2 tahun, Muhammad Abdul Rauf, tewas akibat terseret arus deras anak kali Apuran di Jl. Nuri V RT 07/06 Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (28/2/2016) pagi. Abdul Rauf tewas terseret arus deras kali di belakang rumahnya saat bermain dengan kakaknya, Saidah, 5 tahun.

Informasi yang dihimpun, saat kejadian korban sedang bermain dengan kakaknya, Saidah, 5 tahun, di dalam rumah. Diduga korban keluar ke pintu belakang rumah, yang kebetulan bekalang rumah korban adalah anak kali Apuran yang airnya sedang meluap.

Seperti diketahui, hujan bercampur angin sejak Sabtu (27/2/2016) malam membuat air kali penghubung yang berada di belakang rumah orang tua korban itu meluap.

Setelah tiga jam dilakukan pencarian oleh sejumlah petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Cengkareng Barat, sekira pukul 09:00 WIB korban ditemukan tersangkut di sisi kali, tepatnya tidak jauh dari Kampus Bina Sarana Informatika (BSI) Cengkareng. Korban langsung dibawa ke Puskesmas Cengkareng namun sekira pukul 09:30 WIB korban dinyatakan meninggal dunia. Peristiwa dilaporkan dan ditangani Polsek Metro Cengkareng.

Gara-Gara Sepeda Motor Habis Bensin, Kurir Ganja Ditangkap Polsek Metro Pasar Rebo

Senin, 29 Februari 2016 10:37 WIB
PUSKOMINFO - Berawal dari sepeda motor mogok karena kehabisan bensin, seorang kurir narkoba jenis ganja dibekuk petugas Polsek Metro Pasar Rebo, Polres Metro Jakarta Timur. Dari tersangka bernama Farhabi Alamsyah, 18 tahun, didapati membawa tiga paket ganja.

Kejadian bermula saat pelaku tengah melintas di Jalan Raya Bogor KM 27 Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Sabtu (27/2/2016), sekira pukul 14.00 WIB. Namun, tiba-tiba, sepeda motornya kehabisan bensin saat berada di depan Toko New Eva Jaya.

Pada saat yang bersamaan, Patko Polsek Metro Pasar Rebo, yang melihat tersangka sedang berhenti di pinggir jalan, langsung berhenti dengan maksud menolong. Namun. Farhabi yang melihat hal tersebut malah melarikan diri karena ketakutan.

"Anggota yang melihat hal tersebut langsung mengejar pelaku dan berhasil ditangkap. Anggota yang melakukan penggeledahan, menemukan paket ganja di saku celana belakang sebelah kanan pelaku," ungkap Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Husaima.

Polisi yang mendapati tiga buah paket sabu, langsung menginterogasi Farhabi. Namun demikian menurut pengakuannya kepada penyidik, ia menolak bahwa barang haram tersebut miliknya. "Menurut pengakuan tersangka, barang tersebut milik merupakan milik temannya yang bernama Anoi," katanya.

Berdasarkan pengakuan pelaku, kata Kompol Husaima, barang tersebut baru diserahkan oleh seseorang yang tidak dikenal saat berada di daerah Cibubur. Hal itu berdasarkan perintah dari Anoi untuk kemudian setelah diambil akan diserahkan kepadanya di daerah air mancur Gandaria.

"Diduga pelaku berperan sebagai perantara (kurir) jual beli narkoba jenis ganja. Selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan dan dibawa ke Polsek Metro Pasar Rebo," ujarnya.

Berenang di Kali Cipinang, Pemuda 20 Tahun Hanyut Terbawa Arus Hingga Kini Belum Ditemukan

Senin, 29 Februari 2016 10:23 WIB
PUSKOMINFO - Asmawi, 20 tahun, hanyut saat berenang di Kali Cipinang, Jakarta Timur, pada Minggu (28/2/2016) siang. Hingga kini korban belum berhasil ditemukan.

Berdasarkan informasi dari Polres Metro Jakarta Timur, korban merupakan warga Jalan H Baping, Gang Subur, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Lokasi kejadian yaitu di Kali Cipinang, RT08/RW05, Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur.

Jajaran kepolisian telah memeriksa 2 saksi terkait kejadian ini, yaitu dua rekan korban yang berenang bersama korban saat kejadian. Kedua saksi tersebut yaitu Kelana dan Wartono.

Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Timur Kompol Husaima mengatakan, kejadian bermula saat korban bersama temannya, Kelana hendak berenang ke kali Cipinang pada Minggu (28/2/2016) sekira pukul 14.00 WIB.

Namun nasib malang langsung menghampiri Asmawi. Dirinya langsung hanyut terbawa derasnya arus Kali Cipinang.

"Jadi, ketika korban baru turun untuk berenang, ia langsung hanyut terbawa arus kencang," katanya, Senin (29/2/2016).

Melihat tersebut, lanjut Kompol Husaima, teman korban langsung berusaha menolong Asmawi. Sayang hal itu tidak membuahkan hasil.

"Namun, usahanya gagal hingga akhirnya korban belum ditemukan," ungkapnya.

Mendapati hal tersebut, aparat kepolisian bersama tim penyelamat langsung menelusuri arus aliran Kali Cipinang hingga ke pintu air Kampung Dukuh, namun hingga kini belum ditemukan.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin 29 Februari 2016

Permalink gambar yang terpasang
Senin, 29 Februari 2016 09:10 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Senin, 29 Februari 2016 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :
1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Ps Baru
STNK : Lapangan Banteng
 
2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok
 
3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata
 
4. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan 3
STNK : Graha Gepembri Kelapa Gading
 
5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Tamini square
 
Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB
 
- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.
 
- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
 
Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-52960770
Fax : 021-5275090

Ada Penertiban Kalijodo, Sejumlah Ruas Jalan Dialihkan


Wadir lantas Polda Metro Jaya  bersama Kasat PJR lakukan pengaturan lalu lintas di Tol Angke

Senin, 29 Februari 2016 08:38 WIB
PUSKOMINFO - Terkait adanya penertiban di kawasan Kalijodo, sejumlah ruas jalan menuju Kalijodo sudah ditutup petugas. Penutupan jalan dilakukan hingga proses penggusuran Kalijodo selesai.

Ditlantas Polda Metro Jaya menutup jalan dari Kawasan Jembatan tiga sampai dengan simpang Kampung Gusti. Lokasi Jembatan dua sampai dengan putaran Jabar Agung juga dialihkan.

Polisi mengimbau masyarakat yang tak berkepentingan agar menghindari jalan menuju Kalijodo. Berikut daftar lokasi yang mengalami pengalihan arus yang dirilis Ditlantas Polda Metro Jaya:

1. Lalu lintas dari Jalan Teluk Gong Raya menuju Jalan Bandengan Utara dialihkan melalui Jalan Kapuk Muara

2. Lalu lintas dari Jalan Bandengan Selatan menuju Jalan Teluk Gong Raya dialihkan melalui Jalan Jembatan Tiga dan Jalan Jembatan II. Pengendara dianjurkan memilih belok ke Jalan Jembatan 5 atau lurus menuju Latumenten.

3. Arus lalu lintas yang keluar di pintu Tol Angke 1 ditutup. Kendaraan diarahkan keluar di gerbang tol Empang 2.

4. Jalan Pangeran Tubagus Angke juga ditutup. Lalu lintas dari arah Pesing dialihkan ke Jalan Kampung Gusti. Pengendara juga bisa memilih berputar arah di depan Bakmi Santosa/Keramik.

5. Lalu lintas dari Jembatan 5 ke Tubagus Angke di Jembatan 2 dialihkan ke Jalan Latumenten menuju Grogol hingga Jalan S Suparman.

6. Lalu lintas dari arah Grogol dialihkan ke Jalan Jembatan II atau Jalan Daan Mogot.

7. Kendaraan yang keluar dari tol Tubagus Angke dialihkan ke arah Pesing, Jakarta Barat menuju Jalan Daan Mogot dan seterusnya.

"Dihimbau kepada masyarakat yang tidak berkepentingan ke kawasan Kalijodo agar menghindari ruas-ruas jalan tersebut," ujar Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budianto dalam keterangannya, Senin (29/2/2016).

Polres Metro Jakarta Timur Ciduk 3 Begal Sepeda Motor di Matraman

Senin, 29 Februari 2016 08:25 WIB
PUSKOMINFO - Kelompok begal yang biasa beraksi di Jalan Raya Matraman, Kebon Manggis, Jakarta Timur, diringkus petugas Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, Minggu (28/2/2016). Para pelaku yang terkenal sadis ini, diciduk petugas saat tengah nongkrok di pangkalan ojek.

Kawanan begal yang terdiri dari tiga orang itu adalah Ridwan alias Ambon, 18 tahun, Agam Melvin, 19 tahun dan Aldiansyah, 18 tahun. Ketiganya dikenal sebagai pelaku begal yang tak segan melukai korbannya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Nasriadi mengatakan, ditangkapnya pelaku berawal dari kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi pada Sabtu (27/2/2016). Kala itu, korbannya Risqi Ramdani, 19 tahun, dirampok di kawasan Jalan Matraman. “Korban mengalami luka tusuk dibagian perutnya,” kata AKBP Nasriadi.

Dari laporan itu, kata AKBP Nasriadi, tim reskrim langsung diterjunkan untuk mengungkap kasus tersebut. Awalnya, petugas menggali informasi dari korban yang kala itu mendapat perawatan di RSCM. “Berbekal keterangan korban dan saksi-saksi dilokasi kejadian, tim langsung menyusuri dan mengumpulkan data,” ujarnya.

Berdasarkan informasi dan ciri-ciri pelaku, akhirnya, petugas mendapatkan nama-nama kawanan tersebut. Pengejaran pun langsung dilakukan petugas, lantaran keberadaan pelaku sudah tercium. “Pelaku kami ringkus di sebuah pangkalan ojek saat tengah nongkrong,” tutur Kasat Reskrim.

Dari pengakuannya, para pelaku ini memiliki perannya masing-masing dalam setiap beraksi. Ada yang bertugas melakukan eksekusi, hingga menjarah harta benda korbannya. “Jadi selain membawa kabur sepeda motor, pelaku juga mengambil uang yang ada di dompet dan saku korban,” ungkap AKBP Nasriadi.

Dipaparkan Kasat Reskrim, dalam setiap aksinya kawanan ini sudah hafal dengan tugasnya masing-masing. Dimana Agam yang bertugas mengemudikan sepeda motor untuk berputar-putar mencari mangsa. “Jadi mereka berboncengan bertiga dengan menggunakan satu sepeda motor. Begitu melihat sasarannya, langsung dipepet pelaku,” tambah AKBP Nasriadi.

Ketika sudah dipepet, lanjut AKBP Nasriadi, Ridwan lah yang bertugas untuk mengeksekusi korbannya. Pria yang dikenal dengan nama Ambon ini, tak segan-segan melukai korban yang menjadi incarannya. “Hal ini seperti yang dialami Risqi yang dirampok sebelumnya,” tuturnya.

Melihat korban jatuh dan sudah tak berdaya, giliran Aldiansyah yang bertugas. Sebelum membawa kabur sepeda motor, pemuda ini juga masih sempat menjarah harta yang ada ditubuh korban. “Saat ini kami juga masih terus melakukan pemeriksaan mendalam terhdap ketiganya,” jelasnya.

Saat ini, kata AKBP Nasriadi, petugas sudah mengamankan sepeda motor Yamaha Jupiter MX yang menjadi hasil rampokan pelaku. Petugas juga masih mencari pisau yang digunakan untuk menusuk korbannya. “Kalau harta benda yang dijarah, diakui pelaku sudah digunakan untuk beli minuman keras,” tuturnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku kini mendekam diruang tahanan polres Jakarta Timur. Ketiganya juga akan dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. “Ancaman hukumannya sembilan tahun penjara,” tutup AKBP Nasriadi.

Sepeda Motor Nyemplung ke Galian di Kalimalang

Satu unit motor nyemplung yang masuk ke dalam kali di daerah Kalimalang (Foto: TMC Polda Metro)
Satu unit motor nyemplung yang masuk ke dalam kali di daerah Kalimalang, Jakarta Timur (Foto: TMC Polda Metro)

Senin, 29 Februari 2016 08:04 WIB
PUSKOMINFO - Satu unit sepeda motor nyemplung ke lubang galian di Jakarta Timur, Senin (29/2/2016) pagi. Tidak diketahui penyebab kecelakaan itu.

“07:12 Kecelakaan pemotor masuk kali di samping Transmart Kalimalang & masih penanganan,” tulis @TMCPoldaMetro.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Meski demikian, polisi masih terus menyelidiki penyebab terjadinya kecelakaan.

Untuk diketahui, di sepanjang Jalan di daerah Kalimalang yang menghubungakan Jakarta-Bekasi tengah ada pembangunan jalan layang Tol BECAKAYU (Bekasi - Cawang - Kampung Melayu) yang membuat jalan rusak serta banyak galian.

Bermodal Pistol Mainan, Seorang Wanita Rampok Tiga Minimarket di Tangsel

Senin, 29 Februari 2016 07:46 WIB
PUSKOMINFO - Bermodalkan senjata api mainan, seorang wanita berinisial AY nekat merampok tiga minimarket di Jurangmangu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten. Aksi AY akhirnya terhenti setelah dihadang karyawan minimarket yang dengan berani melawannya.

Kasubbag Humas Polres Kota Tangsel AKP Manshuri mengatakan, AY pertama kali melakukan aksinya pada Senin 22 Februari 2016 lalu sekira pukul 13.20 WIB dengan sasaran minimarket di Ceger, Jurangmangu.

“Di sana dia berhasil mendapatkan hasil Rp 2,5 juta,” ujar AKP Mansuri, Minggu 28 Februari 2016 malam.

Kemudian, AY melakukan perbuatan serupa di minimarket di Ceger, Jurangmangu Timur pada Kamis 25 Februari 2016 pagi. “Di sini dia berhasil lagi, tersangka mendapatkan uang Rp 3,8 juta,” ujarnya.

Aksi ketiga dilakukan di sebuah mini market di Bulakkepala, Jurangmangu. “Di situ karyawan minimarket menangkap dia karena karyawan di situ berani melawannya,” katanya.

Menurut AKP Manshuri, tersangka mengaku terpaksa melakukan perbuatan itu karena tidak memiliki uang. Dia mengatakan, tersangka mengaku suaminya tidak lagi memberikan nafkah kepada keluarga.

“Karyawan yang berhasil menangkapnya itu kemudian melaporkan ke Polsek Pondok Aren dibantu rekan-rekannya,” katanya.

Kini tersangka mendekam dibalik jeruji besi Polsek Pondok Aren, sedangkan barang bukti yang telah disita polisi, sepeda motor matic serta pistol mainan berwarna hitam.

26 Februari 2016

Polsek Metro Pulogadung Ciduk Pengedar Sabu di Kayu Putih

Rilis pengungkapan pengedar narkoba di Mapolres Pulogadung. (Foto: Syamsul Anwar Khoemaeni/Okezone)
Rilis pengungkapan pengedar narkoba di Polsek Metro Pulogadung.

Jumat, 26 Februari 2016 13:20 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Pulogadung berhasil membekuk seorang pengedar sabu bernama Rahwana alias Rono, 28 tahun, di Jalan Cemara, Kelurahan Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur. Pelaku diciduk pada Kamis 25 Februari malam usai polisi melakukan penyelidikan selama tiga pekan.

"Kita lidik tiga minggu. Kami dapat info dari warga di salah satu rumah di lokasi itu sering kumpul anak-anak muda yang disinyalir pakai narkoba," ujar Kapolsek Metro Pulogadung, Kompol Cahyo saat menggelar rilis penangkapan pelaku di Mapolsek Metro Pulogadung, Jumat (26/2/2016).

Kapolsek mengungkapkan, saat ditangkap, polisi menemukan satu paket sabu dari saku celana Rono.

Selanjutnya, kata Kapolsek, petugas mengembangkan kasus tersebut dengan menggiring pelaku ke tempat tinggalnya. Dari tempat indekost tersangka, petugas menyita barang bukti 75 paket sabu, sebuah timbangan dan uang tunai Rp650.000,-
 
"Dari saku celana ada satu paket, kita kembangkan di indekosnya ada 75 paket," ujarnya.

Atas perbuatannya, Rahwana dijerat Pasal 114 ayat (1), Pasal 113 Ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Cahyo menegaskan, pelaku terancam pidana seumur hidup. "Pelaku kita jerat pakai UU narkoba dengan ancaman hukuman seumur hidup," ujar Kapolsek.

Ini Lokasi Genangan di Ruas Jalan Jakarta

Jumat, 26 Februari 2016 11:08 WIB
PUSKOMINFO - Sejumlah wilayah di Jakarta dan sekitarnya diguyur hujan deras sejak Kamis (25/2/2016) hingga Jumat (26/2/2016) mengakibatkan sejumlah ruas jalan terendam dengan ketinggian air bervariasi antara 10 centimeter (cm) sampai 50 cm.

Berikut lokasi genagan air, berdasarkan data dari BPBD DKI Jakarta, Jumat (26/2/2016), pukul 02.00 WIB.

Jakarta Timur :


1. Jalan Rawa Bali II, Rawa terate, Jakarta Timur, genangan 10 cm.
2. Jalan Komp. Rusun Griya Tipar, Cakung, Jakarta Timur, genangan 20 cm.
3. Jalan Pengarengan, Cakung, Jakarta Timur, genangan 10 cm.

Jakarta Utara :

1. Jalan Yos Sudarso Astra Honda Motor, Kelurahan Sunter Jaya, Jakarta Utara, genangan 10 cm.
2. Jalan Gaya Motor depan panti sosial Kelurahan Sungai Bambu, Jakarta Utara, genangan 40-50 cm.
3. Jala Jaya Barat, Sunter, Jakarta Utara, genangan 20 cm.
4. Jalan RE. Marthadinata, Jakarta Utara, genangan 30 cm.
5. Jalan Enggano Ruas depan Bank Mandiri Kelurahan Tanjung Priok, Jakarta Utara, genangan 10 cm.
6. Depan Astra Internasional, Jakarta Utara, genangan 20 cm.
7. Jalan Raya Gading Kirana, Kelapa gading, Jakarta Utara, genangan 30 cm.
8. Jalan Rorotan 6, Jakarta Utara, genangan 20 cm.
9. Jalan Kapuas 3, RW. 07, Kelurahan Semper Barat, Jakarta Utara, genangan 10 cm.
10. Jalan Raya Cakung–Cilincing depan KBN, Jakarta Utara, genangan 30 cm.
11. Jalan Teluk Gong Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, genangan 40 cm.
12. Jalan Sunter Jaya dekat pos Kodim, Jakarta Utara, genangan 20 cm.
13. Jalan Serayu III, Semper Barat, Jakarta Utara, genangan 30 cm.
14. Jalan Warakas 1 Kelurahan Warakas, Jakarta Utara, genangan 15 cm.
15. Jalan Depan Sudin Damkar kel Semper Barat, Jakarta Utara, genangan 30-40 cm.
16. Jalan Depan SMU 92 Kelurahan Semper Barat, Jakarta Utara, genangan 10 cm.
17. Jalan Mindi RW 06 Kelurahan Lagoa, Jakarta Utara, genangan 10 cm.
18. Jalan Mindi RW 06 Kelurahan Lagoa, Jakarta Utara, genangan 10 cm.
19. Jalan Wayang Baru III, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, genangan 10 cm.
20. Jalan Deli dekat RS Koja, Jakarta Utara, genangan 10 cm.
21. Jalan Mengkudu RW 07 Kelurahan Lagoa, Jakarta Utara, genangan 10-20 cm.
22. Jalan Johar Kelurahan Lagoa, Jakarta Utara, genangan 10-15 cm.
23. Jalan Waru Kelurahan Lagoa, Jakarta Utara, genangan 10-15 cm.
24. Jalan Maja RW 011 Kelurahan Lagoa, Jakarta Utara, genangan 10-15 cm.
25. Jalan Pinus, Kel. Sukapura, Kec. Cilincing, Jakarta Utara, genangan 20 cm.
26. Jalan Asrama Pemadam, Kel. Semper Barat, Jakarta Utara, genangan 30 cm.
27. Jalan Muncang Kel. Lagoa, Jakarta Utara, genangan 10-15 cm.
28. Jalan Mantang, RT 11/08, Kel. Lagoa, Kec. Koca, Jakarta Utara, genangan 10 cm.
29. Depan Pengadilan Negeri Jakarta Utara Kel. Sunter Jaya, Jakarta Utara, genangan 10 cm.
30. Jalan Boulevard Barat Kel. Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, genangan 15 cm.
31. Jalan Pluit Samudera 2, Penjaringan, Jakarta Utara, genangan 5-10 cm.

Jakarta Barat :

1. Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, genangan 10 cm.
2. Jalan Jelambar Raya 3, Jakarta Barat, genangan 10 cm.
3. Jalan Palapa Kel. Rawa Buaya, Jakarta Barat, genangan 30 cm.
4. Jalan Dharma Wanita, Rawa Buaya, Jakarta Barat, genangan 30 cm.
5. Jalan Bojong Indah, Rawa Buaya, Jakarta Barat, genangan 20 cm.
6. Jalan Patra, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, genangan 50 cm.
7. Jalan Ratu mawar, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, genangan 10 cm.
8. Jalan Tomang Raya, Jati Pulo, Palmerah, Jakarta Barat, genangan 10 cm.
9. Jalan Slipi IX, Palmerah, Jakarta Barat, genangan 10 cm.
10. Jalan Srengseng Raya RW. 01/06, Kembangan, Jakarta Barat, genangan 20 cm.
11. Jalan Hadiah Utama Jelambar, Jakarta Barat, genangan 10 cm.
12. Jalan S. Parman depan Trisakti, Jakarta Barat, genangan 5-10 cm.
13. Jalan Marga Jaya, Rawa Buaya, Jakarta Barat, genangan 20-25 cm.
14. Jalan SMA 57, Kedoya Selatan, Jakarta Barat, genangan 5-10 cm.
15. Jalan Pulo Indah 6, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, genangan 30 cm.
16. Jalan Kencana Raya, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, genangan 35 cm.
17. Jalan Nusa Utara RT. 09, Kalideres, Jakarta Barat, genangan 10 cm.

Jakarta Pusat :

1. Jalan Pangeran Diponegoro, Kenari, Senen, Jakarta Pusat, genangan 10 cm.

Jakarta Selatan :

1. Jalan Pulo Mawar, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, genangan, 20 cm.
2. Jalan Kramat Putera Senayan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, genangan 20 cm.

Polsek Metro Menteng Bekuk Dua Pengedar Sabu di Jalan Tambak

Jumat, 26 Februari 2016 08:43 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Menteng membekuk dua pemuda yang sedang asyik mengkonsumsi narkotika jenis  sabu di Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (25/2/2016) malam. Hasil penyidikan diketahui kedua pelaku tidak hanya sebagai pemakai juga mengedarkan barang haram tersebut.

“Pelaku dibekuk petugas berkat adanya laporan dari masyarakat,” ujar Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Suyatno,SH, Jumat (26/2/2016) pagi.

Dari tersangka Roh alias Om, 26 tahun, dan AF alias Godek,24 tahun, keduanya warga Jalan Tambak, petugas menyita 0,13 gram lagi shabu kelas satu dalam bungkusan plastik serta cangklong berikt telepon genggam.

“Mereka ini selain pemakai juga pengedar karena di dalam telepon genggam ada isi pesan memesan narkoba,” tegas Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng Kompol Ridwan R Soplanit,SH, SIK.

Penangkapan berawal sekira pukul 23:30 WIB, polisi dapat informasi dari masyarakat yang menyebut ada peredaran narkoba di Jalan Tambak. Begitu petugas dapat laporan, tiga anggota serse segera meluncur kelokasi untuk mengecek kebenaran laporan tersebut.

Dari lokasi ternyata info itu akurat kemudian petugas melihat ada dua pemuda nongkrong di jalanan memakai narkoba, polisi berpakaian preman dengan sigap langsung membekuk dan disaat digeledah petugas masih menemukan 0,13 gram lagi sabu selain itu petugas juga menemukan HP serta alat hisap.

Kini kedua pria itu segera diamankan ke Mapolsek Metro Menteng. “Ada kemungkinan pria pemakai sekaligus pengedar sabu itu punya jaringan di luar wilayah Menteng,” tegas Kompol Ridwan R Soplanit.

Beberapa Ruas Jalan yang Tergenang Jumat Pagi Ini


 Banjir di depan KBN Cakung, Jakarta Timur

Jumat, 26 Februari 2016 08:03 WIB
PUSKOMINFO - Hujan yang turun sejak Kamis 25 Februari malam menimbulkan genangan di beberapa titik jalanan Jabodetabek. Akibatnya, kemacatan terjadi di sejumlah ruas jalan pagi ini, Jumat 26 Februari.

Seperti dilansir dalam akun @TMCPoldaMetro, genangan air setinggi 30 centimeter di Jalan Cakung menuju Cilincing, Jakarta Timur menyebabkan arus lalu lintas macet.

“Banjir di depan KBN Cakung 40 cm. Untuk kendaraan jenis sedan dan motor tidak bisa melintas. Agar cari jalur alternalif,” tulis @TMCPoldaMetro.

Air juga menggenangi persimpangan Green Garden, Kedoya, Jakarta Barat yang membuat lalu lintas tersendat. Genangan juga menghambat arus lalu lintas di depan SMAK 1 Tanjung, Duren, Jakarta Barat. Ketinggian air mencapai 30 centimeter.

Banjir yang melanda kawasan Daan Mogot arah Grogol, Jakarta Barat juga menimbulkan kemacetan. Sejumlah polisi pun tampak bertugas mengurai kemacetan.


Di jalan Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara macet tak terelakan. Air menggenangi jalan setinggi 30 hingga 40 centimeter. Imbas banjir di Kelapa Gading juga dirasakan kawasan Gunung Sahari dan Pasar Senen.

Tak hanya di kawasan Jakarta, kemacetan dan banjir juga dialami beberapa daerah lainnya, seperti Bekasi dan Depok.

Di Bulak Kapal. Bekasi, genangan air yang tinggi membuat beberapa kendaraan sepeda motor mati. Akibatnya, kemacetan tidak bisa dihindari. Begitu pun pada kawasan Sawangan, Depok, ketinggian air yang mencapai 30 centimeter membuat arus lalu lintas tersendat.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat 26 Februari 2016

Permalink gambar yang terpasang
Jumat, 26 Februari 2016 07:52 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Jumat, 26 Februari 2016 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :
1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Ps Baru
STNK : Lapangan Banteng
 
2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok
 
3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata
 
4. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan 3
STNK : Graha Gepembri Kelapa Gading
 
5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Tamini square
 
Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB
 
- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.
 
- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
 
Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-52960770
Fax : 021-5275090

25 Februari 2016

Terpental ke Sungai Ditabrak Kereta, Satu Tewas dan Satu Lagi Hanyut Belum Ditemukan

Kamis, 25 Februari 2016 20:05 WIB
PUSKOMINFO -  Dua orang yang sedang berboncengan mengendarai sepeda motor tertabrak kereta api pada Rabu (24/2/2016) sekira pukul 23.00 WIB. Satu orang tewas di tempat kejadian dan satunya lagi terpental masuk ke sungai dan sampai saat ini belum ditemukan. 

Kecelakaan itu terjadi di perlintasan rel kereta api Pasar Koneng, RT 07/RW 02, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Korban yang meninggal dunia diketahui bernama Murti Iskandar Sirait, 42 tahun, warga Jalan Cempaka Raya RT 03 / RW 11 Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.

Kapolsek Metro Kebon Jeruk, Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Eka Baasith menjelaskan peristiwa tersebut bermula saat Murti berboncengan bersama rekannya dengan menunggangi sepeda motor Honda Supra X warna merah nopol B 3241 BYL.

"Mereka menerobos palang pintu dan tertabrak kereta. Yang satu tewas, dan satunya lagi kecemplung ke dalam Kali Sekretaris," ujar Kapolsek kepada wartawan, Kamis (25/2/2016).

Kapolsek menambahkan, Murfi tersangkut di jembatan bersama sepeda motornya setelah diseruduk Commuter Line dari Jakarta ke arah Tangerang. Rekannya, yang belum diketahi identitasnya, tercebur ke Kali dan masih belum ditemukan.

"Korban yang terpental masuk ke Kali masih dalam pencarian," kata Kapolsek.

Jenazah Murfi telah dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Salemba, Jakarta Pusat. Pihak kepolisian sudah menghubungi keluarganya dan mencari informasi tentang identitas temannya yang masuk ke dalam Kali Sekretaris itu.

"Perkara ini masih ditangani oleh Polsek Metro Kebon Jeruk dan Laka Lantas Wilayah Polres Metro Jakarta Barat," paparnya.

Polsek Pancoranmas Gerebek Toko Jual Miras

Kamis, 25 Februari 2016 13:20 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Pancoranmas Depok menggerebek dua toko kelontong yang menjual minuman keras di Kampung Pitara dan Pondok Terong. Dari dua toko tersebut, polisi mendapat puluhan botol miras berbagai merek.

Kapolsek Pancoranmas Depok Kompol Tata Irawan mengatakan penggerebekan dilakukan setelah mendapat laporan dari masyarakat terkait dua warung tersebut yang meresahkan karena menjual miras.

"Warga resah karena warung itu menjual miras. Pembelinya juga kerap nongkrong di wilayah tersebut hingga larut malam," ungkap Kapolsek kepada wartawan, Kamis (25/2/2016).

Dalam operasi cipta kondisi itu, kata Kapolsek, sebanyak 82 botol miras berbagai merek diamankan dari toko Sukri (55), di Kampung Pitara.

Warung lainnya yang menjadi sasaran yakni toko kelontong milik Bongot Purba di Jalan Raya Citayam, Bojong Pondok Terong Depok. Disana polisi menyita 97 botol miras berbagai merek.

"Ini upaya melakukan pencegahan dan menciptakan situasi aman bagi warga masyarakat. Karena semua kejahatan, itu diawali dari miras," tegas Kapolsek.

Truk Trailer Terbalik di Tol Janger Km 6 Arah Tangerang, Lalin Macet


Kamis, 25 Februari 2016 09:11 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah truk trailer terbalik di Tol Jakarta Tangerang (Janger) Km 6 Tol Kebon Jeruk arah Meruya, Kamis (25/2/2016) pagi ini. Akibatnya lalu lintas yang mengarah ke Tangerang macet.

Informasi dari akun twitter TMC Polda Metro Jaya menyebutkan, kecelakaan itu terjadi, Kamis (25/2/2015) sekira pukul 07.00 WIB. trailer itu terbalik di Tol Janger KM 6, tepatnya di samping Meruya yang mengarah Tangerang.



Dari gambar yang diunggah, tampak truk trailer itu melintang menutupi dua lajur jalan tol. Akibatnya kepadatan lalu lintas jelang lokasi kecelakaan pun macet.

"Imbas Trailer Terbalik di Tol Janger KM 6 samping Meruya arah Tangerang lalin tersendat & masih dlm penangan," bunyi akun @TMCPoldaMetro.

Belum diketahui penyebab maupun adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Polda Metro Jaya Razia Tempat Hiburan di Jakarta Barat, 51 Orang Positif Konsumsi Narkoba

Kamis, 25 Februari 2016 08:41 WIB
PUSKOMINFO - Anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berserta jajarannya melakukan razia narkoba ke beberapa lokasi tempat hiburan pada Kamis (25/2/2016) dini hari. Salah satu lokasi yang dirazia adalah Grand Paragon karaoke dan Sun City Luxury Club, Jakarta Barat.

Dalam razia tersebut, polisi mendapai puluhan orang yang positif menggunakan narkoba.

"Hasil razia narkoba tempat Karaoke Paragon dan Sun City, dari hasil Test Urine yang dilakukan oleh petugas Biddokkes Polda Metro Jaya dan dokter BNNP DKI, yang positif  sebanyak 51 orang," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Eko Daniyanto, Kamis (25/2/2016).

Meski puluhan orang terdeteksi positif mengkonsumsi narkoba, namun polisi tidak menemukan barang bukti narkoba dalam razia tersebut.

Kombes Pol Eko menjelaskan, untuk puluhan orang tersebut, selanjutnya dibawa ke Polrda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dalam pemeriksaan tersebut, polisi juga mencari sumber narkoba yang didapat.

"Untuk barang bukti nihil dan saat ini ke 52 orang sudah dibawa ke Dit Narkoba Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan pendalaman dari mana narkoba tersebut dibeli," ujarnya.

"Kemudian,  setelah selesai dilakukan pemeriksaan oleh penyidik, maka akan ditindak lanjuti dengan Assesment oleh team gabungan (Jaksa, BNNP, polri dan dokter)," jelas Kombes Pol Eko.

"Setelah itu baru keluar hasilnya dalam bentuk rekomendasi untuk dilakukan rehabilitasi di pusat panti rehabilitasi pemerintah Lido atau swasta, dan juga dibuatkan surat pernyataan tidak akan mengulangi kembali," tambah Kombes Pol Eko.

Dalam razia yang dilakukan dini hari ini, ikut serta Wakil Gubernur DKI Jakarta Jarot Saiful Hidayat, Deputy penindakan Badan Narkotika Nasional Irjen Arman Defari, dan beberapa jajaran lainnya.

Gudang Furnitur di Duren Sawit Ludes Terbakar

Kamis, 25 Februari 2016 08:33 WIB
PUSKOMINFO - Kebakaran menghanguskan sebuah gudang furnitur di Jalan H Dogol, Pondok Bambu, Duret Sawit, Jakarta Timur, Kamis (25/2/2016) dinihari sekira pukul 04.55 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Api berhasil dipadamkan satu jam kemudian dengan bantuan 16 unit mobil pemadam kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, kerugian materi belum diketahui.

Begitu juga penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Polsek Metro Duren Sawit dan polres Metro Jakarta Timur.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis 25 Februari 2016

Permalink gambar yang terpasang
Kamis, 25 Februari 2016 08:21 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis, 25 Februari 2016 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :
1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Ps Baru
STNK : Lapangan Banteng
 
2. Jakarta Barat
SIM : LTC Glodok
STNK : LTC Glodok
 
3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata
 
4. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan 3
STNK : Graha Gepembri Kelapa Gading
 
5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Tamini square
 
Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB
 
- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.
 
- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.
 
Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-52960770
Fax : 021-5275090

24 Februari 2016

Praktik Aborsi di Cikini Berkedok Tour & Travel



Rabu, 24 Februari 2016 13:56 WIB
PUSKOMINFO - Satuan Petugas Subdit III Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya membongkar kasus aborsi berkedok tour & travel "Gayatri" dan salon kecantikan di Jalan Cimandiri 7, Kelurahan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat.

Tempat yang diduga sebagai praktik aborsi ini dinilai tidak sesuai dengan ketentuan dan tidak dilengkapi surat izin alias illegal.

Kasubdit III Sumbaling, AKBP Adi Vivid, mengatakan pihaknya bersama dengan Dinas Kesehatan telah melakukan rangkaian penyelidikan sejak Jumat 19 Februari 2016.

"Kami sudah menduga ini praktik ilegal. Ketemuan di KFC Cikini bukannya di tempat langsung. Polwan kami dua orang melakukan penyamaran, melakukan aborsi tanpa pemeriksaan awal," ucap AKBP Adi Vivid di lokasi.

Modus yang digunakan adalah dengan menawarkan jasa pengguguran kandungan (aborsi) kepada pasien yang merupakan wanita hamil dengan tarif sekitar Rp 2,5 - 3 juta tergantung umur kandungan.


Dalam pengungkapan tersebut, pihak kepolisian telah mengamankan sembilan tersangka dan berbagai alat bukti yang diduga sebagai alat untuk melakukan praktik aborsi.

"Sembilan orang termasuk calo, pengelola, asisten dokter, semalam ini soal dokter N, 37 tahun, masih ada satu lagi yang kita amankan. MN alias A dia adalah pengelola," pungkasnya.

Atas perbuatannya, pelaku akan dikenankan pasal berlapis dengan maksimal hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.