31 Maret 2016

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 30 Maret 2016

Permalink gambar yang terpasang

Kamis, 31 Maret 2016 07:07 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Kamis, 31 Maret 2016 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : Citraland Grogol
STNK : Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan 3
STNK : Graha Gepembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-52960770
Fax : 021-5275090

Sering Nyolong, Dua Pegawai Toko Diringkus Polsek Cisauk Polres Tangerang Selatan

Kamis, 31 Maret 2016 07:00 WIB
PUSKOMINFO - Muhammad Al'annuari, 20 tahun dan Miswari Zaelani Hasibuan, 20 tahun, ditangkap polisi ketika mencuri di toko sembako milik Marapada Hasibuan, 56 tahun, di Jalan Batan Indah, Blok L 22, RT 07 RW 04, Kademangan, Tangerang Selatan.
Dua remaja itu diketahui pegawai dari toko tersebut, karena telah berulang kali melakukan pencurian dengan cara menduplikat kunci toko.
Kabag Humas Polres Tangsel AKP Manshuri mengungkapkan, berdasarkan keterangan para saksi dan korban, kedua pelaku tersebut telah di curigai sebelumnya karena saat di lakukan pengecekan, banyak barang-barang dalam toko yang berkurang.
"Karena sudah sering kehilangan dan korban curiga pada kedua pelaku, akhirnya korban melaporkan kejadian itu ke petugas kepolisian," kata AKP Manshuri kepada wartawan, Rabu (30/3/2016).
Setelah ditelusuri oleh satuan Reskrim Polsek Cisauk, akhirnya petugas menggerebek dua pegawai toko itu saat berada di kontrakannya yang tak jauh dari tempatnya bekerja, saat di geledah didapati sejumlah barang-barang toko yang masih tersisa seperti sejumlah susu kaleng, rokok, parfum, dan sabun mandi.
"Saat di geledah di kontrakannya, di temukan barang bukti hasil curiannya itu," tutur AKP Manshuri.
Kini kedua pelaku diamankan di Mapolsek Cisauk berikut sejumlah barang bukti yang di temukan di dalam kontrakannya, sementara korban sendiri berdasarkan pengakuannya mengalami kerugian senilai Rp25 Juta.

30 Maret 2016

Diduga Depresi, Karyawan Toko Kain Jatuh dai Lantai 7 PGC

Rabu, 30 Maret 2016 23:04 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria diduga mengalami depresi jatuh dari lantai tujuh Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur, Rabu (30/3/2016) malam.

Pria yang belakangan diketahui identitasnya bernama Ngadiono, 32 tahun,  karyawan sebuah toko kain di PGC, telah dilarikan ke rumah sakit UKI.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Husaimah membenarkan kejadian tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi Budiyanto dan Agus yang dimintai keterangan polisi menyatakan kejadian tersebut terjadi antara pukul 18.30 WIB.

Budiyanto, yang juga karyawan PGC mengatakan kepada polisi, Ngadiono terlihat olehnya sekira pukul 18.00 WIB. Setelah itu, korban diketahui pergi menunaikan ibadah shalat.

"Saksi (Budiyanto) mengetahui korban izin untuk melaksanakan shalat maghrib dan korban langsung ke lantai tujuh untuk menuju ke masjid," kata Kompol Husaimah, melalui keterangan tertulis, Rabu malam.

Namun, sekira pukul 18.30 WIB, Budiyanto dikejutkan dengan kabar korban jatuh dari atas. Korban telah ditemukan di depan pintu utama PGC, di Jalan Letjen Sutoyo.

Kondisi korban mengalami luka parah di bagian kepala dan kaki patah dan korban ditangani oleh tim dokter di IGD RS UKI.

Sementara itu, saksi lainnya, Agus, juga menyatakan hal senada. Dirinya dikejutkan dengan adanya bunyi benturan. Setelah dicek ternyata orang jatuh, dan tak lain ia ketahui sebagai karyawan toko kain di lantai satu.

"Setelah mengetahui ada korban jatuh selanjutnya dia langsung menghubungi rekan korban yang ada di Toko Kain Sarah Textile yang di lantai 1," ucap Kompol Husaimah.

Bersama karyawan lain, korban dilarikan ke RS UKI, guna mendapatkan perawatan. Belum diketahui penyebab jatuhnya korban, apakah diduga bunuh diri atau hal lainnya. Kasus ini sedang ditangani polisi.

WNA Asal Jerman Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Fairmont Senayan

Bule Jerman Tewas di Kamar 2411 Hotel Fairmont Senayan

Rabu, 30 Maret 2016 20:35 WIB
PUSKOMINFO - Seorang WNA asal Jerman bernama Stephan ditemukan tak bernyawa di kamar nomor 2411 Hotel Fairmont Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (30/3/2016) sore.

"Betul, korban ditemukan di kamar tempatnya menginap," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Kasubbag Humas) Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Suyatno di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Rabu, 30 Maret 2016.

Kompol Suyatno mengatakan, peristiwa berawal sekira pukul 14.40 WIB housekeeping di hotel itu yang bernama Setiawan Heri Wibowo dan Asriyanto sedang mengecek ke kamar korban untuk bersih-bersih. Melihat tamu yang diduga sedang tidur, akhirnya keduanya keluar lagi dari kamar itu.

"Setelah satu jam kemudian, housekeeping itu kembali masuk pada pukul 16.20 WIB. Namun, posisi tamu tetap sama dan diketuk tidak ada respon," kata Kompol Suyatno.

Setelah itu, Setiawan dan Asriyanto melaporkan peristiwa itu ke atasannya bernama Yoga Prihatin. Lalu, Yoga bersama dengan kedua housekeeping itu kembali masuk ke kamar yang korban tempati dan memastikan apakah korban masih hidup.

"Lalu, Yoga menelepon atasan manager housekeeping dan dilanjutkan ke security dan dicek bersama ternyata tamu sudah meninggal dunia," katanya.

 Belum diketahui apa penyebab kematian pria berusia 41 tahun itu. Tapi, dari pengakuan istri, dikatakan kalau Stephen mengidap sakit Jantung.

Kini, jenazah Stephan sudah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk dilakukan visum. "Visum belum keluar, tapi diduga karena sakit. Karena, istrinya bilang dia mengidap sakit jantung," kata Kompol Suyatno.

Asyik Berjudi, Empat Orang Tua Ditangkap Polsek Metro Johar Baru

Rabu, 30 Maret 2016 20:12 WIB
PUSKOMINFO - Empat orang tua yang tengah asyik bermain judi ditangkap petugas Polsek Metro Johar Baru. Mereka adalah Sahidin, 64 tahun, Samro, 59 tahun, Holimah, 49 tahun dan Sulastri, 56 tahun ditangkap di sebuah rumah Jalan Letjen Suprapto RT 09/04, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, pada Rabu (30/3/2016) pagi.

Penangkapan mereka berawal dari laporan sebagian masyarakat yang gerah melihat aktivitas keempat orang tua itu. Mereka disebut sering berjudi remi di dalam bengkel vespa.

Dari informasi itu, polisi pun langsung melakukan penyelidikan. Keempatnya langsung ditangkap saat tengah asyik bermain judi. Mereka terlihat panik saat diamankan petugas.

“Mereka langsung kami bawa ke Polsek Johar Baru untuk kami proses hukum,” kata Kapolsek Metro Johar Baru, Kompol Wiyono.

Dari penangkapan ini, polisi mengamankan barang bukti seperti dua kartu remi dan uang sejumlah Rp 1.685.000,00 yang dipakai pelaku sebagai uang judi. Mereka akan dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan 6 tahun penjara.

Polsek Metro Cilandak Bekuk Tiga Bandar Shabu di Penjaringan

Rabu, 30 Maret 2016 19:44 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Reskrim Polsek Metro Cilandak bekuk tiga bandar shabu di sejumlah wilayah di Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (30/3/2016). Ketiga bandar yang dibekuk yakni Wawan, 27 tahun, Andri, 31 tahun dan Udin Daeng, 39 tahun. Dari ketiganya petugas menyita barang bukti setengah kilogram shabu kristal.

Kapolsek Metro Cilandak, Kompol M. Safi’I didampingi Kanit Reskrim, AKP Andung, menuturkan penangkapan berawal dari informasi masyarakat adanya peredaran narkotika. Setelah ditelusuri petugas, polisi menyergap tersangka Wawan di rumahnya kawasan Jalan Tanah Pasir, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (29/3/2016).

Dari tempat Wawan ditemukan satu paket seberat 1,2 gram dari kantong baju yang digantung di lemari pakaian di kamar tidur.

Dari penangkapan Wawan, petugas kemudian mengembangkan kasus dan berhasil menangkap Andri di Rusun Muara Angke, Jakarta Utara dan Udin Daeng di Hotel Maxley, Jakarta Utara.

“Dari tersangka UD disita seberat 504,5 gram yang disimpan di kamar hotelnya, sedangkan tersangka A di Rusun di atas plafoon kamar mandi seberat 1,15 gram beserta alat bong,” papar Kapolsek.

Kini ketiga tersangka meringkuk di sel tahanan Mapolsek Metro Cilandak. “Kami masih mengembangkan kasus ini barang yang didapat dari mana saja. Pengedar ini menjualnya paket-paketan gram kecil,” kata Kapolsek.

Akibatnya ketiga tersangka terancam pasal 112 (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 4 tahun penjara.

Mobil Hasil Curian Ditinggalkan di Rest Area Tol Tangerang

Rabu, 30 Maret 2016 19:35 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah mobil Honda Mobilio bernomor polisi B 1558 GFU ditinggalkan pelaku perampasan di Rest Area Pinang, Jalan Tol Tangerang-Jakarta, Rabu (30/3/2016) siang. Para pelaku meninggalkan mobil tersebut saat dikejar petugas Lalu Lintas Polres Metro Tangerang Kota.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Triyani mengatakan, peristiwa itu berawal adanya informasi perampasan di wilayah Polsek Kelapa Dua, yaitu Honda Mobilio warna merah marun.

“Berdasarkan informasi, pelaku yang diperkirakan berjumlah empat orang masuk ke tol menuju Jakarta,” katanya.

Ketika itu ada tiga petugas satlantas yang berada di sekitar lokasi langsung melakukan pengejaran. Berbekal informasi tersebut, anggota mengambil inisiatif masuk tol arah Jakarta dan benar mendapati barang bukti ditinggalkan pelaku di depan RM Padang Simpang Raya di Rest Area Pinang.

“Mobilnya ditinggalkan begitu saja. Sedangkan pelaku yang diperkiraan empat orang melarikan diri menggunakan taksi,” kata Kompol Triyani.

Akhirnya, barang bukti diderek ke Mapolres Metro Tangerang Kota untuk diamankan sementara sambil berkoordinasi dengan Polsek Kelapa Dua untuk menemukan pemilik mobil tersebut.

Selama Maret 2016, Polresta Depok Tangkap 31 Tersangka Narkoba

Polisi Tangkap Pemakai Narkoba Modus Tukar Tambah


Puluhan pemakai dan bandar narkoba yang ditangkap petugas Polresta Depok diperlihatkan dalam press release di Mapolresta Depok, Rabu (30/3/2016) siang.



Rabu, 30 Maret 2016 19:28 WIB
PUSKOMINFO - Selama Maret 2016, Polresta Depok berhasil menangkap 31 tersangka penyalahgunaan narkotika. Mereka terdiri dari bandar narkoba maupun pemakai yang di antaranya menggunakan modus baru dalam transaksi narkoba. 

Kapolresta Depok Kombes Pol Dwiyono menerangkan, puluhan tersangka kasus narkoba ini diringkus sepanjang Maret di wilayah hukum Polresta Depok."Ada modus baru transaksi narkoba yakni, membeli sabu dengan cara tukar tambah narkotika jenis ganja. Biasanya kan sistem barter ini kalau kita beli barang elektronik atau kendaraan bermotor," terang Kapolres, Rabu (30/3/2016).  

Kapolres menuturkan, dari tangan para tersangka ini petugas menyita 407 gram ganja dan 14 gram sabu. Dengan penangkapan para tersangka, Kapolres mengklaim telah menyelamatkan anak bangsa
sebanyak 1.290 orang dari bahaya narkoba. 


Kapolres mengungkapkan, salah satu pelaku yang bertransaksi dengan barter narkoba ini ialah IR, 30 tahun. Pria yang bekerja sebagai pemeran pengganti (stuntman) film aksi ini membeli sabu seharga Rp400.000 dengan menukar ganja Rp50.000. 

Sementara IR mengaku, sudah dua tahun mengonsumsi narkoba sekalipun sambil syuting film. "Biar nafsu makan dan enak tidur, kalau buat syuting film enggak ada pengaruhnya," ujar IR saat dipertemukan dengan wartawan di Mapolresta Depok, Rabu (30/3/2016).

Pencuri Bertato Ular Kobra Cungkil Kotak Amal Masjid di Meruya Selatan

Garong Bertato Ular Kobra Cungkil Kotak Amal Masjid
Tersangka Erlangga, 27 tahun, pencuri kotak amal Masjid Al Huda, Meruya Selatan

Rabu, 30 Maret 2016 19:12 WIB
PUSKOMINFO - Erlangga, 27 tahun, berwajah garang dan memiliki tato bergambar ular kobra di lengannya masuk ke dalam Masjid Al Huda di Gang Haji Damin Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat.

Ia merangsek ke dalam rumah ibadah kemudian mencungkil kotak amal dan mengambil isinya pada Rabu (30/3/2016) sekira pukul 01.30 WIB.

Lelaki berusia 27 tahun tersebut nekat melakukan seperti ini karena sudah terlalu lama menganggur dan tak punya uang sepeser pun. Ia mengaku hasil curiannya digunakan untuk kehidupannya sehari-hari.

 Erlangga berjalan pelan-pelan menghampiri kotak amal yang berada di depan halaman masjid. Situasi sepi memantapkan dirinya untuk mencuri.

"Dia (Erlangga) mengambil kotak amal kemudian mencungkilnya. Lalu semua uang yang ada di dalam kotak itu diambilnya," ujar Kapolsek Metro Kembangan, Kompol Imam Santoso, Rabu (30/3/2016).

Kapolsek mengungkapkan tersangka berhasil meraup uang sebesar Rp 520.000 di dalam kotak amal. Setelah mendapatkan uang, Erlangga pun melenggang untuk pulang. Namun aksi pelaku rupanya dipergoki oleh warga setempat.

Masyarakat dan pengurus masjid berusaha untuk meringkus Erlangga.

"Saat pelaku mau pulang ke arah Jalan Raya Meruya, saksi yang melihat aksi dari tersangka ini langsung mengejar," ucap Kapolsek.

Walaupun sudah mengambil langkah seribu, tapi Erlangga akhirnya berhasil diringkus. Warga berbondong-bondong mengepung pelaku yang badannya dipenuhi tato itu.

 "Masyarakat mengamankan tersangka dan membawanya berikut barang bukti hasil curian ke Mapolsek Kembangan," kata Kapolsek.

Polres Metro Jakarta Selatan Bekuk Dua Bandit yang Jambret Wanita Penumpang Mikrolet di Tebet

Rabu, 30 Maret 2016 11:19 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polres Metro Jakarta Selatan berhasil membekuk dua bandit yang menjambret ibu rumah tangga, Ana Suhana, yang sedang menumpang Mikrolet M44 hingga jatuh dan luka parah setelah dijambret di Jalan KH Abdullah Syafei, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan pada Minggu (20/3/2016) lalu. 

Kedua bandit yang dibekuk bernama Husen, 25 tahun, dan Amtando Yuda, 32 tahun. Satu pelaku lagi masih buron.

Wakapolres Metro Jakarta Selatan, AKBP Surawan mengatakan, peristiwa itu terjadi beberapa waktu lalu, korban seorang ibu rumah tangga bernama Ana Suhana dirampok saat naik angkot M44 jurusan Tanah Abang-Kampung Melayu di Jalan Raya KH.Abdullah Syafei, Tebet, Jakarta Selatan.

Saat korban baru masuk dan hendak duduk, kata AKBP Surawan, tiba-tiba datang dua orang pria menggunakan sepeda motor dan langsung menarik tas korban. Meski melawan, korban tak mampu mempertahankan tasnya hingga korban terjatuh.

"Korban terjatuh hingga kepalanya membentur aspal. Kepala bocor tubuhnya memar-memar dan dilarikan ke RS MMC Kuningan, Jakarta Selatan. Sedang pelaku berhasil kabur," ujarnya pada wartawan, Rabu (30/3/2016).

AKBP Surawan menjelaskan, polisi lantas mencari keberadaan pelaku dan berhasil menangkap kedua pelaku, Husein dan Yuda di kawasan Cipinang, Jakarta Timur pada Selasa, 29 Maret 2016. 

"Selain kedua orang itu, terdapat satu pelaku lagi yang masih DPO, yakni R berperan sebagai eksekutor dan yang menarik tas korban saat sedang duduk di dekat pintu angkutan tersebut," tuturnya. 

Pelaku dijerat pasal 265 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Usai Ngobrol Sama Anak, Dasuki Tewas Gantung Diri

Rabu, 30 Maret 2016 09:39 WIB
PUSKOMINFO - Seorang buruh bernama Dasuki, 38 tahun, ditemukan sudah tak bernyawa dengan kondisi tergantung di dalam kamar rumahnya yang berada di Jalan Talas V, RT 02, RW 09, Nomor 53, Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (29/3/2016) malam sekira pukul 23:15 WIB.

Menurut keterangan istri korban, May Marlina, 31 tahun, sebelum ditemukan tewas, suaminya sempat berbincang dengan dua orang anaknya sepulang bekerja pada Selasa malam pukul 21:00 WIB.

"Jam 9 malam masih ngobrol sama Dinda dan Iky (anak korban). Sedangkan saya di dalam kamar meninabobok anak saya yang kecil," jelas May kepada petugas Polsek Pamulang.

Berselang dua jam kemudian, saat sang istri menuju ke kamar mandi, dia curiga melihat botol cairan pemutih pakaian tergeletak di lantai dekat kamar mandi. Lantas dia bergegas kembali ke kamar, namun ketika melewati kamar tengah rumahnya terlihat seperti ada yang tergantung di dalam.

"Setelah pintu kamar dibuka lebar dan lampu dinyalakan, ternyata sosok yang tergantung itu suaminya," ujar Kepala Bagian Humas Polres Tangsel AKP Manshuri.

Melihat hal itu, istri korban syok dan langsung berupaya menurunkan suaminya yang tergantung menggunakan seutas tali tambang berwarna biru.

Selanjutnya diapun meminta pertolongan tetangganya dan melaporkan peristiwa itu kepada polisi.Tak lama kemudian, petugas Polsek Pamulang tiba di lokasi dan langsung melakukan identifikasi.

Setelah dicek, polisi tidak menemukan bekas atau tanda-tanda kekerasan pada tubuh Dasuki. Namun didapati ada cairan sperma dan air kemih yang keluar dari kemaluan korban, diduga korban tewas gantung diri.

"Setelah dilakukan identifikasi oleh petugas, di temukan cairan sperma dan air kemih dari kemaluan korban," ucap AKP Manshuri.

Kini kasus tersebut masih diselidiki oleh pihak kepolisian, termasuk untuk mengetahui motif kejadian dengan meminta keterangan dari istrinya dan saksi-saksi lain. Jenazah korban sendiri rencananya akan langsung disemayamkan.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu 30 Maret 2016

Permalink gambar yang terpasang

Rabu, 30 Maret 2016 08:07 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu, 30 Maret 2016 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : Citraland Grogol
STNK : Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan 3
STNK : Graha Gepembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-52960770
Fax : 021-5275090

Polres Metro Jakarta Timur Gulung Kawanan Jambret Sekitar Pulogadung

Rabu, 30 Maret 201 07:50 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polres Metro Jakarta Timur menggulung sindikat pelaku kejahatan spesialis jambret dengan modus menggunakan sepeda motor di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur.

"Pelaku menggunakan sepeda motor mengambil milik korban," kata Kepala Subbagian Humas Polres Metro Jakarta Timur, Komol  Husaimah di Jakarta, Selasa (29/3/2016) kemarin.
Petugas kepolisian meringkus tersangka Rahmat Riyadi,22 tahun,  warga Pulogadung, sedangkan dua pelaku lainnya berusia remaja EF, 17 tahun dan FA, 17 tahun, beralamat di Cakung.
Kompol Husaimah menjelaskan tersangka Rahmat menjambret Tab merk Advan milik Sigit Saputra saat berjalan kaki di Jalan Sunan Drajad, Kelurahan Jati, Pulogadung, Jakarta Timur pada Senin (28/3/2016) malam.
Saat itu, Sigit berjalan bersama Anggi Saputra sedangkan tersangka Rahmat berboncengan dengan pelaku lain langsung mengambil tab yang dipegang korban.
Korban Sigit secara spontan menarik kerah baju tersangka hingga terjatuh sehingga warga sekitar membekuk pelaku kejahatan tersebut.
Sementara itu, dua pelaku penjambretan berusia remaja beraksi di Jalan Raya Bekasi Timur Kelurahan Jatinegara Pulogadung.
Kedua pelaku mengambil tas milik Eva Susanti yang sedang naik sepeda motor bersama putranya Adhika Reo Syahputra.
"Petugas mengembangkan kelompok para pelaku penjambretan lainnya," ujar Kompol Husaimah.

29 Maret 2016

Jukir Liar Ditangkap Polres Kepulauan Seribu Saat Transaksi Sabu

Selasa, 29 Maret 2016 14:03 WIB
PUSKOMINFO - Seorang juru parkir (Jukir) liar diciduk anggota Polres Kepulauan Seribu pada Senin (28/3/2016) lalu karena kedapatan melakukan transaksi narkoba dengan seorang pengunjung restoran seafood di Jalan Enim, RT01/RW03, Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Dari tangan pelaku polisi mendapatkan satu paket sabu yang dikemas dalam sebuah plastik klip bening ukuran kecil dengan berat brutto sebesar 0,40 gram yang akan dijual oleh pelaku kepada pelanggannya.

Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP John Weynart Hutagalung‎, mengatakan anggotanya di lapangan mendapat informasi dari seorang warga Kepulauan Seribu yang biasa memasok ‎bahan baku seafood di restoran tersebut adanya aktifitas transaksi narkoba.

"Anggota kami langsung menelusuri informasi tersebut dan ‎memang benar ada seorang pria yang berprofesi sebagai juru parkir mengedarkan narkoba, kami tangkap saat dia akan melakukan transaksi dengan pelanggannya," ujar Kapolres, Selasa (29/3/2016) di markas Perwakilan Polres Kepulauan Seribu, Ancol, Jakarta Utara.

Pelaku diketahui bernama Murdianto, 37 tahun, warga Jalan Enim, RT02/RW03, Kelurahan Sungai Bambu, yang ditangkap polisi pada Senin (28/3/2016) sekira pukul  00.30 WIB saat sedang menjaga parkiran di salah satu restaurant seafood yang ada di Jalan Enim.

"Rupanya si pelaku ini memang sering melakukan transaksi sejak pukul 8 malam hingga 1 dini hari‎ kepada konsumen yang datang ke restaurant tersebut, jadi sembari menjaga parkiran, ia juga melakukan transaksi narkoba," tambah John.

Saat diciduk oleh salah satu anggota Reskrimnya, pelaku yang dari salah saku bekalang sebelah kiri celana panjang levis yang dikenakan oleh pelaku ditemukan sebuah paket sabu dalam klip bening.

"Saat kita tangkap pelaku mengaku sering mengedarkan narkoba tersebut kepada pemuda yang biasa tinggal di salah satu gang yang ada di Warakas‎, kita masih selidiki darimana ia mendapatkan narkoba tersebut," tutupnya.

Atas tindakannya melakukan transaksi narkotika, Murdianto dijerat ‎dengan Pasal 114 ayat 1 Junto Pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. ‎

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Operasi Katarak Gratis

Selasa, 29 Maret 2016 13:42 WIB
PUSKOMINFO - Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, hari ini Selasa (29/3/2016) menggelar operasi katarak gratis yang dibuka secara umum untuk warga. Dalam acara tersebut, hadir Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Nandang Jumantara.

Wakapolda mengatakan, operasi katarak gratis tersebut terbuka untuk masyarakat umum. "Barangkali ada saudara yang ingin dioperasi matanya, silakan saja daftar. Mungkin waktu lalu dengar, ingin ikut bisa. Siapa saja boleh ikut (operasi katarak)," ucap Wakapolda di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (29/3/2016).

Operasi katarak gratis itu disambut antusiasme masyarakat. Ada sekitar 35 orang mendaftar untuk operasi katarak.

"Operasi katarak sudah saya lihat tadi berjalan dengan baik, sekitar 35 orang," tutur Wakapolda.

Selain operasi katarak gratis, Polres Pelabuhan Tanjung Priok juga menggelar acara bakti sosial, pengobatan umum, dan sunatan masal gratis yang terbuka untuk umum.

Polda Metro Jaya Tangkap Kelompok Indramayu Pencuri Mobil

Lihat foto dalam pesan
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Moechgiyarto saat jumpa pers pengungkapan kasus penyelundupan mobil ke Timor Leste dan kasus pencurian Ranmor Kelompok Indramayu, Senin (28/3/2016) kemarin.

Selasa, 29 Maret 2016 08:19 WIB
PUSKOMINFO - Tersangka kelompok pencurian kendaraan roda empat, diringkus aparat kepolisian Subdit VI Ranmor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Kelompok pencuri dari Indramayu ini terkenal lihai dalam beraksi.

Kelompok tersebut telah memiliki tugas dan perannya masing-masing. Seperti salah satu tersangka bernama Warso Iswandi, 48 tahun, bertugas mematikan alarm sebelum rekan-rekannya beraksi.

"Dia (Warso) sebagai pilot dan tugasnya untuk mematikan alarm," kata Kasubdit Ranmor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Budi Hermanto di Polda Metro Jaya, Senin (28/3/2016).

Menurut AKBP Budi Hermanto, ditangkapnya kelompok spesialis pencurian kendaraan roda empat ini, setelah petugas terlebih dahulu menangkap Warka alias Kaji, 48 tahun, yang menjadi kapten dalam kelompok tersebut.

Warka diamankan usai beraksi di Jalan Cabe Rawit 1 No 12, Cengkareng, Jakarta Barat, mencuri Toyota Avanza B 1167 BIK, pada 24 Februari 2016.

"Biasanya saat beraksi, Warka bertugas mengawasi keadaan sebelum melakukan pencurian," ujar AKBP Budi.

Sementara, Sarji alias Bandrek, 48 tahun, turut digelandang oleh pihak berwajib. Bandrek diketahui berperan sebagai pengemudi mobil, setelah mobil berhasil dicuri.

Tersangka lain, yakni Rakim bin Cartama, 48 tahun, bertugas menunggu para rekannya apabila hendak beraksi di Jakarta.

AKBP Budi menambahkan, diperkirakan anggota yang sudah tergabung dalam sindikat tersebut sedikitnya berjumlah 73 orang.

"Kelompok ini terorganisir dan akan dikembangkan lebih lanjut dengan koordinasi bersama Polda Jawa Barat," ujarnya.

Dari penangkapan para tersangka, petugas berhasil menyita barang bukti berupa 25 mobil berbagai merk, dan didominasi oleh mobil keluarga. Sementara, atas perbuatannya, para tersangka akan dijerat dengan Pasal 363 tentang pencurian dan pemberatan.

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa 29 Maret 2016

Permalink gambar yang terpasang

Selasa, 29 Maret 2016 08:04 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Selasa, 29 Maret 2016 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut :

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : Citraland Grogol
STNK : Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pos Pol Jembatan 3
STNK : Graha Gepembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. Jika masa berlakunya habis lebih dari 3 bulan pemilik SIM harus datang ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot. KM 11 Jakarta Barat.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat.

Info Keterangan Lebih Lanjut:
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55
Jakarta Selatan
Telp : 021-52960770
Fax : 021-5275090

Kurir Narkotika Sembunyikan Sabu di Perutnya Ditangkap Polsek Metro Penjaringan

Selasa, 29 Maret 2016 07:36 WIB
PUSKOMINFO - Polsek Metro Penjaringan berhasil menggagalkan seorang kurir yang membawa narkotika jenis sabu dari Tiongkok menuju Jakarta. Tersangka bernama Isnani, 27 tahun, ditangkap di sebuah hotel di kawasan Jembatan Tiga, Penjaringan, Jakarta Utara. Ia menyembunyikan sabu di dalam perut dan anusnya.

Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Ruddi Setiawan menjelaskan tersangka datang ke Jakarta dengan membawa narkotika jenis sabu seberat 203 gram. Untuk mengelabui para petugas, tersangka membawa 50 unit jam tangan dari Tiongkok dengan alasan untuk dijual kembali di Indonesia.

Kapolsek menuturkan kejadian bermula saat tersangka meringis kesakitan dan mengeluhkan sakit pada bagian perutnya kepada petugas. Melihat tingkah laku tersangka yang mencurigakan, pihaknya kemudian melakukan penggeledahan di kamar yang telah disewa sebelumnya.

"Hasilnya petugas mendapati 11 kapsul berisi narkotika jenis sabu yang disimpan di dalam laundry bag di dalam kamarnya," ungkap Kapolsek kepada wartawan, Senin (28/3/2016).

Setelah penemuan tersebut, petugas kemudian membawa tersangka ke Rumah Sakit Atmajaya untuk diperiksa. Ternyata Isnani kedapatan menyimpan sabu di dalam perutnya untuk menghindari kejaran petugas.

"Dari dalam tubuh tersangka didapati sebanyak enam kapsul narkotika jenis yang sama yakni sabu," sambungnya.

Kemudian tersangka dan 17 kapsul sabu yang diamankan, langsung dibawa petugas ke Polsek Metro Penjaringan untuk dimintai keterangan.

Menurut pengakuan tersangka kepada petugas, ia baru satu kali melakukan aksinya tersebut. "Ia bekerja atas perintah seorang bandar besar asal Indonesia berinisial DAS di Tiongkok dengan pemilik warga negara asing. Tersangka diiming-imingi imbalan Rp 15 juta dari pengiriman barang haram tersebut," katanya.

Kapolsek menambahkan tersangka membawa barang haram tersebut dari Tiongkok menuju Jakarta dengan menggunakan pesawat komersil. Ia berhasil lolos dari pengamanan bandara Soekarno Hatta setelah menyimpan sabu tersebut di dalam tubuhnya.

Atas perbuatan tersangka dikenakan Pasal 115 ayat 2 juncto Pasal 114 juncto Pasal 112 ayat 2 UU Narkotika No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

28 Maret 2016

Polda Metro Jaya Ungkap Penyelundupan Mobil ke Timor Leste

Senin, 28 Maret 2016 19:34 WIB
PUSKOMINFO - Aparat Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku penyelundupan kendaraan bermotor dari Indonesia ke Timor Leste. Kendaraan yang diselundupkan tersebut tanpa dilengkapi BPKB.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Moechgiyarto mengatakan pelaku bernama Maryanto alias Gali, 34 tahun, menyelundupkan kendaraan tersebut melalui jalur laut, yaitu melalui pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta dan Tanjung Perak Surabaya.

"Tersangka menyelundupkan kendaraan, tanpa dilengkapi kelengkapan surat-surat yang sah," ujar Kapolda di Mapolda Metro Jaya, Senin (28/3/2016).

Penyelundupan kendaraan tersebut, bermula dari seorang pemilik modal asal Timor Leste bernama Ricardo Soares. Gali diminta untuk mengumpulkan kendaraan roda dua atau roda empat dengan harga di bawah standar, yang rencananya akan dipasarkan ke Dili, Timor Leste dengan dibantu rekannya, Krisdiantoro.

Setelah mengumpulkan pesanan kendaraan tersangka menyimpannya di PT Avindo Portlink. Rencananya, kendaraan tersebut akan dimasukan ke dalam kontainer.

"Sesuai dokumen pemesanan, kontainer berisi mobil akan dikirim ke Dili, Timor Leste," ucap Kapolda.

Kapolda menambahkan pelaku dibekuk pada (7/3/2016), di daerah Sragen, Jawa Tengah. Saat diamankan, Gali akan menyelundupkan lima buah kendaraan roda empat berbagai jenis.

Saat digeledah, polisi menemukan beberapa barang bukti, di antaranya enam BPKB Nusa Tenggara Timur, dua buku rekening, satu ATM dan satu unit mobil Toyota Rush.

Kapolda menuturkan, menurut keterangan dari pelaku ia sudah 5 kali melakukan penyelundupan kendaraan bermotor ke Dili, Timor Leste. Pada tahap pertama pelaku mengirim kendaraan bermotor tanpa BPKB Sebayak 27 kendaraan.

Kemudian, di tahap kedua pelaku mengirim 28 kendaraan, tahap ketiga mengirim 4 kendaraan, tahap keempat 7 unit kendaraan dan tahap kelima mengirim 5 unit kendaraan.

Atas perbuatannya, tersangka akan disangkakan dengan Pasal 481 KUHP Jo Pasal 3,4,5 UU Nomor 8 Tahun 2010. 

Sementara itu, polisi masih mengejar satu pelaku lain yang diketahui menjadi sumber dana bagi Gali mengumpulkan kendaraan, yakni Ricardo Soares.
"Kami masih mengejar satu rekan tersangka yang bewarga negara Timor Leste," tambahnya

Diduga Stres, Wanita Muda Todongkan Airsoftgun ke Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 28 Maret 2016 14:39 WIB
PUSKOMINFO - Seorang wanita yang belum diketahui identitasnya diamankan petugas Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Pasalnya, wanita muda tersebut menodongkan pistol airsoftgun kepada penumpang di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Senin (28/3/2016) tadi siang.

Kasaat Reskrim Polresta Bandara Soetta Kompol Azshari Kurniawan mengatakan, berdasar keterangan sejumlah saksi wanita tersebut turun dari taksi dan langsung menodongkan pistol ke semua penumpang yang ada didekatnya. "Wanita ini menodongkan pistol airsoft gun jenis revolver ke orang sekitar. Ini tentunya membuat kepanikan para penumpang," kata Kompol Azshari kepada wartawan, Senin (28/3/2016).

Sejumlah petugas kepolisian di lokasi pun, lanjut Kompol Azshari, bergegas mengamankan wanita muda tersebut. Untungnya upaya mengamankan wanita ini tak membutuhkan waktu lama dan pelaku hanya meludahi polisi yang hendak mengamankannya.

"Sudah kita amankan wanita itu. Pistolnya telah kami sita, dugaan sementara wanita muda ini memiliki kelainan jiwa sehingga menodongkan pistol ke orang di sekitar," ujarnya.

Kapolres Metro Jakarta Selatan: Kejahatan Eksploitasi Anak Turun 50 Persen

Kapolres Jaksel: Kejahatan Eksploitasi Anak Turun 50 Persen   
Tersangka kasus eksploitasi anak ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan, Jakarta, 27 Maret 2016. 
 
Senin, 28 Maret 2016 14:18 WIB
PUSKOMINFO - Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Wahyu Hadiningrat mengatakan kejahatan eksploitasi anak tahun 2015 di Jakarta Selatan sudah berkurang dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

Menurut Kapolres, tingkat kejadian eksploitasi di Jakarta Selatan pada 2014-2015 sudah berkurang 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya. "Turun kurang-lebih 50 persen. Namun kami tetap jaga agar tidak berkembang, dengan bersinergi bersama berbagai pihak," kata Wahyu dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Minggu (27/3/2016).

Kapolres mengaku pihaknya memang tengah berkonsentrasi untuk mengungkap kasus eksploitasi anak. Meski terlihat mudah, menurut Kapolres, hal ini cukup sulit. Pasalnya, kepolisian harus mendapatkan tindak pidana yang akan dikenakan terhadap pelaku.

Jika razia dilakukan asal-asalan, Kapolres khawatir pelaku justru akan kembali lepas dan melakukan kejahatan yang sama. Apalagi, kata Kapolres, kepolisian harus mencari bukti apakah anak tersebut merupakan anak kandung pelaku. Sehingga pihak kepolisian mengaku mencari terlebih dahulu modus kejahatannya sebelum ditangkap.

Sementara untuk saat ini polisi masih berkonsentrasi terhadap korban yang saat ini berada di RSPA Bambu Apus. Selain itu, kepolisian bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk mengungkap sindikat eksploitasi anak tersebut.

Dalam konferensi pers tersebut turut hadir Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise. Menteri mengapresiasi kinerja pihak kepolisian. "Kami akan bentuk satgas. Kami akan bekerja sama dengan polres di Jakarta. Satgas ini akan memantau anak-anak yang dieksploitasi," ujarnya.

Selain itu, dalam rangka menegakkan hukum untuk kejahatan eksploitasi anak, Menteri Yohanna mengaku akan memberi pelatihan bagi kepolisian dan kejaksaan. Hal ini ditujukan untuk meningkatkan implementasi peraturan perlindungan anak yang sudah ada. "Kami akan melakukan pelatihan untuk polisi dan jaksa sehingga mendapat sertifikat anak. Hal ini agar dapat mengimplementasikan dengan baik," ucapnya.

Polres Metro Jakarta Selatan menangkap empat tersangka kasus eksploitasi anak. Dalam operasi yang dilakukan Polres Jakarta Selatan ini, ditetapkan empat orang tersangka, yakni IR (perempuan, 35 tahun), NH (perempuan, 43 tahun), serta ER (laki-laki, 20 tahun) dan SM (perempuan, 21 tahun) yang mengaku suami-istri.

Keempat tersangka dapat dikenakan dua undang-undang sekaligus. Tersangka akan dijerat dengan Pasal 2 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Pasal 76b Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak apabila terbukti merupakan orang tua kandung korban.‎ Mereka terancam hukuman pidana 15 hingga 20 tahun penjara‎.

Operasi Cipta Kondisi, Polsek Cikarang Barat Amankan 40 Unit Sepeda Motor


Terjaring Aksi Balap Liar, Polisi Amankan 40 Unit Motor
Operasi Cipta Kondisi yang dilaksanakan Polsek Cikarang Barat mengamankan 40 unit sepeda motor dari anak-anak muda yang melakukan balapan liar di lingkungan kawasan MM 2100.


Senin, 28 Maret 2016 14:06 WIB
PUSKOMINFO - Anggota Polsek Cikarang Barat mengamankan 40 unit sepeda motor dari razia kendaraan bermotor dalam rangka Operasi Cipta Kondisi di kawasan MM 2100 Cikarang, Bekasi,  pada Minggu (27/3/2016) malam.

Operasi Cipta Kondisi yang digelar sejak Sabtu sekira pukul 23.00 WIB hingga Senin (28/3/2016) dinihari itu, dipimpin oleh Wakapolsek Cikarang Barat, AKP Nyoman Wilasa dengan menurunkan kekuatan anggota kepolisian sebanyak 25 orang dan dibantu oleh Security Kawasan MM.2100 sebanyak 10 orang.

“Razia ini digelar dalam rangka operasi Cipta Kondisi dan sasaran dari operasi ini adalah anak-anak muda yang melakukan balapan liar di lingkungan kawasan MM 2100,” ungkap Wakapolsek.

Hasil dari operasi tersebut, anggota kepolisian berhasil mengamankan 40 kendaraan sepeda motor yang tidak dilengkapi STNK.

“Saat ini, semua sepeda motor hasil operasi tersebut diamankan di Polsek Cikarang Barat,” tandas Wakapolsek.

Karyawan Katering Nyambi Jual Narkoba Ditangkap Polsek Metro Pancoran

Senin, 28 Maret 2016 13:32 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polsek Metro Pancoran berhasil menangkap seorang karyawan perusahaaan katering berinisial SF, 48 tahun, yang nyambi menjadi bandar narkoba. SF diciduk polisi di daerah Kebagusan, Jakarta Selatan pada Minggu (27/3/2016) kemarin.

Kapolsek Metro Pancoran, Kompol Aswin mengatakan, penangkapan tersangka tersebut dilakukan atas pengembangan kasus yang melibatkan seorang bandar narkoba berinisial MN oleh jajaran Polres Metro Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

"Kami lakukan pengintaian pria berinisial SF, terungkapnya setelah sebelumnya pernah ditangkap bandar narkoba inisial MN diamankan di Polres Pusat," ujar Kompol Aswin di Mapolsek Metro Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (28/3/2016).

Dari hasil penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan beberapa alat bukti yaitu berupa narkoba jenis sabu seberat 20 gram dengan nilai Rp 30 juta dan satu buah timbangan elektrik.

"Untuk kasus ini, kalau diuangkan senilai Rp 30 juta apabila digunakan bisa untuk 100 sampai 150 orang ini, tersangka sebagai kurir dan penjual juga," kata Kompol Aswin.

"Kami juga masih dalami kasus ini apakah ada keterlibatan orang lain yang juga ikut memasarkan narkoba tersebut," tambahnya.

Atas perbuatannya, tersangka diancam dengan Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika pasal 114 ayat (2) Jo 112 ayat (1) dengan hukuman penjara minimal lima tahun dan paling lama 20 tahun.

Pelaku Curanmor Babak Belur Setelah Tertangkap Menabrak Pagar Rumah Warga di Sawangan

Senin, 28 Maret 2016 12:17 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Reskrim Polsek Sawangan  mengamankan pencuri sepeda motor di  Kampung Kupu, Jalan Kemang RT.04/05, Pasir Putih, Sawangan Kota Depok, Minggu (27/3/2016) malam. Pelaku sebelumnnya sempat dihajar warga setelah sepeda motor curian yang dikendarainya menabrak pagar rumah warga.

Kapolresta Depok Kombes Pol Dwiyono mengatakan, pelaku SR als Alung, 25 tahun, warga Sawangan, tertangkap basah oleh korban Abel Marhabah,39 tahun, saat sepeda motor miliknya,  Yamaha V-Xion putih B 3279 EDV yang sedang diparkir di digasak pelaku.

Korban saat itu sedang menghadiri acara pernikahan, lalu saat akan pulang sepeda motor miliknya sudah hilang,” jelas Kapolres.

Dibantu warga, korban bersama warga kemudian menyisir lokasi untuk mencari. Sekitar 500 meter, korban melihat sepeda motor miliknya sedang dibawa pria tak dikenal. “Saat itu pelaku sedang berusaha melepas plat nomor motor curiannya,” kata Kapolres.

Melihat kehadiran korban dan warga, maling ini memilih tancap gas dengan motor curiannya.   Namun diduga panik, Alung tersungkur setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak pagar rumah warga.

Sementara itu berdasarkan keterangan dari pelaku beraksi dua orang bersama rekannya berinisial A. Temen pelaku A berhasil lolos dengan mengendarai Honda Scoppy merah.

Menurut Kapolres, pelaku A yang buron masih dalam pengejaran anggota buser. Hasil penyelidikan anggota Reskrim Polsek Sawangan tersangka sudah sebanyak 20 kali beraksi sebagai 'pemetik' sepeda motor untuk wilayah Sawangan dan Ciputat.

"Hasil curian dijual ke wilayah Ciseeng perunit motor dijual Rp,1,8 juta. Uang digunakan untuk kebutuhan foya-foya,” kata Kapolres.

Sedangkan barang bukti yang berhasil disita berupa 1 buah anak kunci Letter yang didapatkan di saku celana pelaku dan sepeda motor korban. Tersangka dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan dengan ancaman 7 tahun penjara.

Pelaku Curanmor di Cakung Mengaku Mencuri Buat Modal Judi

Senin, 28 Maret 2016 11:56 WIB
PUSKOMINFO - Pencurian sepeda motor terjadi di kampung Warudoyong, Rt 11/Rw 8, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Tersangka bernama Aprianto, 25 tahun, babak belur di amuk massa lantaran aksinya mencuri sepeda motor pada Minggu (27/3/2016) malam, dipergoki warga sekitar.

Menurut Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Husaimah, Aprianto tertangkap saat mencoba mencuri sepeda motor milik seorang warga bernama Indra Purnama Sari.

"Kami telah amankan pelaku pencurian kendaraan bermotor spesialis roda dua, bernama Aprianto. Pelaku ditangkap saat sedang menjalankan aksinya pada hari Minggu kemarin," kata Kompol Husaimah, Senin (28/3/2016).

Kompol Husaimah mengatakan, pelaku sengaja memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan bermotor. Terlebih saat itu, sepeda motor dengan transmisi otomatis bernomor polisi B 6430 TUP milik korban tidak dikunci setang sehingga pelaku lebih mudah melancarkan aksinya.

Kompol Husaimah melanjutkan, tak lama setelah pelaku mendorong sepeda motor curiannya, pelaku kemudian berusaha menghidupkan mesin dengan cara merusak kabel kontak. Namun sial, belum sempat membawa lari sepeda motor curiannya itu, tindakannya sudah terpergok warga. Alhasil, dia babak belur dipukuli massa.

Beruntung, tak lama Aprianto menjadi bulan-bulanan warga, petugas kepolisian segera datang dan mengamankan pelaku. "Kita amankan barang bukti berupa kunci letter T dan juga sebuah sepeda motor yang hendak dicuri pelaku," jelas Kompol Husaimah.

Ketika diinterogasi penyidik, pelaku mengaku nekat menjalankan aksinya akibat tak punya uang untuk modal berjudi. "Selain itu, juga pelaku mengaku hasil menjual sepeda motor curiannya akan dipakai untuk mencukupi biaya hidupnya sehari-hari," ujar Kompol Husaimah.

Pelaku kini mendekam di ruang tahanan Polsek Metro Cakung, dan atas perbuatannya pelaku disangkakan melanggar pasal 363 KUHP, dengan ancaman maksimal hukuman 7 tahun penjara.

Kapolri: Semua Polisi Harus Bisa Jadi Humas

Kombes Mohammad Iqbal mendapat penghargaan oleh Kapolri Jenderal Badrodin Haiti.
Senin, 28 Maret 2016 11:22 WIB
PUSKOMINFO - Kapolri, Jenderal Polisi Badrodin Haiti mengharapkan ada peningkatan kompetensi jurnalistik pada petugas Humas di kepolisian.

"Saya ingin humas kelak tidak hanya sekedar menyampaikan dan dokumentasi saja, tapi ada juga peningkatan kompetensi jurnalistik," ujar Kapolri, di rapat kerja teknis (Rakernis) Humas Polri tahun 2016 di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Senin (28/3/2016).

Kapolri juga meminta agar semua anggota Polri bisa menjadi agen Humas. Sehingga mereka bisa membantu menyampaikan berita-berita di seputar kepolisian. "Salah satu hasil reformasi yang paling terlihat adalah kebabasan pers," ujarnya.

Menurut Kapolri, saat ini banyak sekali yang bisa dijadikan bahan pembicaraan di media sosial. "Pembicaraan di media sosial diangkat media mainstream, sehingga saya minta semua anggota Polisi bisa dijadikan Humas agar informasi yang benar segera tersampaikan," kata Kapolri.

Selain itu, Kapolri mengatakan antara Polri dan media harus sering bermitra, karena misi keduanya sama. "Media sebagai penyebar informasi, edukasi, saranan hiburan dan sebagai kontrol sosial, sehingga media dan Polri harus saling bersinergi untuk hal yang positif," ujar Kapolri.

Truk Bermuatan Kayu Terbalik di Tol JORR




Senin, 28 Maret 2016 11:04 WIB
PUSKOMINFO - Sebuah truk bermuatan kayu terbalik di KM 33+400 Tol lingkar luar Jakarta (JORR) Kampung Dukuh, Bambu Apus. Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di sekitar lokasi padat.

Dilansir dari akun Twitter TMC Polda Metro Jaya, sebuah truk bernomor polisi BD 8413 CK bermuatan kayu terbalik. Saat ini petugas sedang di lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.

“08.50 Evakuasi truk terbalik di Km 33,400 Tol Jorr Kp Dukuh arah Bambu Apus menunggu mobil derek besar,” kata @TMCPoldaMetro, Senin (28/3/2016).

 


Terbaliknya truk bermuatan kayu itu menyebabkan kepadatan lalu lintas dari Taman Mini mengarah Bambu Apus padat.