23 Maret 2016

Selama Operasi Simpatik Jaya 2016, Polda Metro Jaya Tindak 18.350 Pelanggar Lalin

22.530 Sepeda Motor Kena Tilang Selama Operasi Simpatik

Rabu, 23 Maret 2016 11:22 WIB
PUSKOMINFO - Operasi Kepolisian Simpatik Jaya 2016 yang dilaksanakan jajaran Polda Metro Jaya sejak 1 hingga 21 Maret 2016, petugas menilang 29.997 kendaraan.

“Itu data rekapitulasi pelaksanaan Operasi Simpatik Jaya 2016 selama 21 hari di bulan Maret,” tutur Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budianto, Rabu (23/3/2016).

AKBP menjelaskan, rekapitulasi kendaran motor melanggar lalu lintas sebanyak 29.977 kendaraan.

Sebanyak 29.977 kendaraan ini terdiri dari 290 bus, 1.790 mikrolet, 342 metro mini, 1.059 taksi, 912 kendaraan barang, 3.052 kendaraan pribadi, 22.530 sepeda motor dan dua bajaj.

Adapun jenis pelanggarannya, kata AKBP Budianto, antara lain pelanggaran melawan rambu-rambu seperti stop line, berada di jalur busway, naik turun penumpang sembarangan, melawan arus, lajur kiri, traffic light dan marka jalan.

Seluruhnya polisi mencatat ada 18.350 pelanggar rambu lalu lintas. Selain itu, aparat kepolisian juga menegur 7.636 kendaraan.

Sedangkan barang bukti yang disita dalam Operasi Simpatik tersebut di antaranya 11.979 surat izin mengemudi (SIM), 17.967 surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan kendaraan roda dua sebanyak 31 motor.

"Jenis pelanggaran sendiri kami temukan 18.350 pelangaran dan itu dengan bermacam-macam pelanggaran," ujarnya.

Pelanggaran lain terjadi seperti 370 orang tidak menggunakan sabuk pengaman, 3.696 orang tak menggunakan helm, 79 orang menggunakan ponsel saat berkendara, 2.070 lampu utama siang, 651 kendaraan yang kelebihan muatan, dan 3.342 kelengkapan surat-surat.

Untuk kejadian kecelakaan lalu lintas, kata AKBP Budiyanto, data yang dimiliki polisi 20 laporan dengan 36 korban. Rinciannya lima orang meninggal dunia, 11 orang luka berat, dan 13 orang luka ringan. Sementara kendaraan terlibat laka 24 sepeda motor, tiga kendaraan umum, empat kendaraan pengantar barang, dan satu bus.

1 komentar: