30 Maret 2016

Usai Ngobrol Sama Anak, Dasuki Tewas Gantung Diri

Rabu, 30 Maret 2016 09:39 WIB
PUSKOMINFO - Seorang buruh bernama Dasuki, 38 tahun, ditemukan sudah tak bernyawa dengan kondisi tergantung di dalam kamar rumahnya yang berada di Jalan Talas V, RT 02, RW 09, Nomor 53, Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (29/3/2016) malam sekira pukul 23:15 WIB.

Menurut keterangan istri korban, May Marlina, 31 tahun, sebelum ditemukan tewas, suaminya sempat berbincang dengan dua orang anaknya sepulang bekerja pada Selasa malam pukul 21:00 WIB.

"Jam 9 malam masih ngobrol sama Dinda dan Iky (anak korban). Sedangkan saya di dalam kamar meninabobok anak saya yang kecil," jelas May kepada petugas Polsek Pamulang.

Berselang dua jam kemudian, saat sang istri menuju ke kamar mandi, dia curiga melihat botol cairan pemutih pakaian tergeletak di lantai dekat kamar mandi. Lantas dia bergegas kembali ke kamar, namun ketika melewati kamar tengah rumahnya terlihat seperti ada yang tergantung di dalam.

"Setelah pintu kamar dibuka lebar dan lampu dinyalakan, ternyata sosok yang tergantung itu suaminya," ujar Kepala Bagian Humas Polres Tangsel AKP Manshuri.

Melihat hal itu, istri korban syok dan langsung berupaya menurunkan suaminya yang tergantung menggunakan seutas tali tambang berwarna biru.

Selanjutnya diapun meminta pertolongan tetangganya dan melaporkan peristiwa itu kepada polisi.Tak lama kemudian, petugas Polsek Pamulang tiba di lokasi dan langsung melakukan identifikasi.

Setelah dicek, polisi tidak menemukan bekas atau tanda-tanda kekerasan pada tubuh Dasuki. Namun didapati ada cairan sperma dan air kemih yang keluar dari kemaluan korban, diduga korban tewas gantung diri.

"Setelah dilakukan identifikasi oleh petugas, di temukan cairan sperma dan air kemih dari kemaluan korban," ucap AKP Manshuri.

Kini kasus tersebut masih diselidiki oleh pihak kepolisian, termasuk untuk mengetahui motif kejadian dengan meminta keterangan dari istrinya dan saksi-saksi lain. Jenazah korban sendiri rencananya akan langsung disemayamkan.

1 komentar: