04 April 2016

Gara-gara Knalpot Bising, Irfan Tewas Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Bekasi Timur

Seorang Pria Tewas di Bekasi Diamuk Geng Motor
Senin, 4 April 2016 12:32 WIB
PUSKOMINFO - Gara-gara suara bising knalpot sepeda motor, Irfan, 22 tahun, tewas dikeroyok sekelompok pemuda di RT 08 RW 01, Kelurahan Arenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Minggu (3/4/2016) malam.

"Korban meninggal karena luka pukulan benda tumpul," kata Kepala Sub bagian Humas Polresta Bekasi Kota, Iptu Puji Astuti, Senin (4/4/2016).

Iptu Puji menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika korban berboncengan sepeda motor dengan temannya, Hilman, 21 tahun. Mereka melintas di Gang Ros. Saat itu sekelompok pemuda nongkrong. "Suara bising sepeda motor korban dianggap menganggu," kata Iptu Puji.

Karena itu, para pelaku menegur sambil melempar korban dengan botol plastik. Dianggap tak menghiraukan teguran, para pelaku yang berjumlah puluhan orang mendatangi tempat tongkrongan korban yang tak jauh dari Gang Ros.

"Di sana mereka bertemu kedua korban," ujar Iptu Puji.Tanpa banyak bicara pelaku memukuli Irfan dan Hilman dengan tangan kosong dan benda tumpul. Akibatnya, Hilman mengalami luka memar di bagian wajah, sementara Irfan luka parah di bagian mulut, dada, serta kepala.

"Irfan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi," ujar Iptu Puji.Sayangnya, meski sudah mendapatkan perawatan, nyawa Irfan tak tertolong. Pemuda yang tinggal di Perumnas 3, Kelurahan Arenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, tersebut tewas karena lukanya cukup parah.

"Jasad sudah diotopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya," kata Iptu Puji.

Iptu Puji menambahkan, kepolisian masih melakukan penyelidikan ihwal kasus tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk mengidentifikasi para pelaku. Hasilnya, polisi telah mengantongi identitas berikut ciri-ciri pelaku. "Kami sedang melakukan pengejaran," katanya.

1 komentar: