14 April 2016

Guru SMK Negeri 33 Kelapa Gading Ditemukan Tewas di Mobil, Sopir Diburu Polisi

Guru tewas di dalam mobilnya diduga dianiaya sopir
Kamis, 14 April 2016 08:38 WIB
PUSKOMINFO -Seorang guru SMK Negeri 33 Jakarta di Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara ditemukan tewas di dalam mobil miliknya Toyota Avanza bernopol B 1368 KKI pada Rabu (13/4/2016) sekira pukul 18.00 WIB.

Korban, Nurdin, 51 tahun, ditemukan tewas dalam posisi duduk di jok samping pengemudi ketika mobilnya tengah terparkir di teras rumahnya Perum Pemda Jalan Arjuna Blok BI/32 RT 01/01 Kelurahan Jatiasih, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.

Jenazah Nurdin, pertama kali ditemukan tewas oleh Ida Nuraini, 52 tahun, istrinya sekira pukul 18:00 WIB.

“Korban ditemukan sudah tewas di dalam mobil,” kata Iptu Puji Astuti, Kasubbag Humas Polresta Bekasi Kota, saat dihubungi wartawan.

Iptu Puji mengatakan, Rabu sekira pukul. 18.00 WIB, Ida Nuraini, yang juga guru di SMKN 27 Jakarta, pulang ke rumah. Dia melihat pintu gerbang rumah tertutup, pintu garasi terbuka dengan posisi mobil ada digarasi, kemudian masuk ke dalam rumah ke ruang keluarga (ruang tengah).

“Saksi melihat darah yang tercecer dilantai ruang keluarga kemudian saksi memanggil suaminya (korban) namun tidak menjawab,” jelas Iptu Puji, sambil mengatakan Ida kembali ke garasi melihat lampu dalam mobil menyala dan melihat pintu kaca depan mobil pecah.

Saksi melihat korban (suaminya) tertidur di bangku depan sebelah kiri mobil Avanza B 1368 KKI,” lanjut Iptu Puji.

Saat itu korban mengenakan kaos dan celana pendek warna biru, sudah tidak sadarkan diri, kemudian saksi memanggil,Oleh Dewi Kartika, rekan guru SMKN 27 Jakarta Pusat, warga Perum Pondok Cikunir Indah Jatibening, Pondok Gede.

Bersama satpam perumahan bernama Tatang Sahroni, 63 tahun, korban selanjutnya diturunkan dari mobil dan dibawa ke RS Kartika Husada, Jatiasih dan yang lainnya menghubungi polisi.

Beberapa saksi mengatakan, sebelum ditemukan korban sedang bersama Herman, sopir yang baru beberapa bulan bekerja. Polisi mencurigai Herman, terlibat atau setidaknya tahu soal kejadian itu.

Rumah kontrakan Herman di Kampung Bulak, sudah sepi, kini dia diburu anggota Reskrim Polresta Bekasi Kota.

1 komentar: